KENDARIKINI.COM, KONAWE UTARA — Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun bernama Muh. Ichank Harlin, warga Kelurahan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut), dilaporkan diduga tenggelam di Sungai Lasolo pada Rabu 17 Desembee 2025.
Informasi tersebut diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari melalui Comm Centre pada pukul 21.00 WITA dari pihak keluarga korban. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Konawe Utara langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan tim SAR bergerak ke lokasi pada pukul 21.10 WITA dengan jarak tempuh sekitar 12 kilometer dari Pos SAR Konawe Utara.
“Tim SAR telah dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap korban yang diduga tenggelam di Sungai Lasolo,” ujar Amiruddin.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan awal, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WITA. Korban diketahui bermain dan berenang di Sungai Lasolo bersama dua orang sepupunya. Sekitar pukul 17.40 WITA, kedua sepupu korban naik ke darat dan mengajak korban pulang, namun korban memilih tetap berada di sungai dan meminta kedua sepupunya pulang lebih dulu.
Selanjutnya saat tiba di rumah, orang tua korban menanyakan keberadaan korban. Setelah mengetahui korban masih berada di sungai, keluarga bersama warga kembali ke lokasi, namun korban tidak ditemukan. Dugaan sementara, korban tenggelam di sungai tersebut.
“Pencarian awal sempat dilakukan oleh keluarga dan masyarakat sekitar, namun belum membuahkan hasil hingga laporan disampaikan ke pihak berwenang,” terang Amiruddin.
Dalam operasi pencarian, unsur yang terlibat meliputi KPP Kendari, Pos SAR Konawe Utara, BPBD Konawe Utara, aparat setempat, masyarakat, serta keluarga korban. Peralatan yang digunakan antara lain mobil rescue, perahu karet, alat pendeteksi bawah air, peralatan medis, evakuasi, serta alat komunikasi.
Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca di lokasi saat pencarian berlangsung dilaporkan hujan ringan dengan kecepatan angin sekitar 2 kilometer per jam dari arah barat.
Hingga berita ini diterbitkan, tim SAR masih melakukan upaya pencarian terhadap korban. Perkembangan selanjutnya akan disampaikan sesuai hasil di lapangan.*










