Kamis, Juni 18, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Operasi Patuh Karantina, Pengawasan Komoditas Mudik Diperketat

KENDARIKINI.COM – Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Sultra memperketat pengawasan komoditas menjelang arus mudik Idulfitri 1447 H.

Pengawasan dilakukan melalui Operasi Patuh Karantina di berbagai titik pemeriksaan resmi, Selasa (17/3/2026).

Selain titik resmi, petugas juga memantau lokasi belum ditetapkan sebagai tempat pemeriksaan, termasuk Pelabuhan Torobulu.

Kepala Karantina Sultra, A. Azhar, menyebut pelabuhan ini menjadi jalur ramai penghubung wilayah daratan dan kepulauan.

Menurutnya, lalu lintas komoditas antarwilayah berpotensi membawa hama dan penyakit jika tidak diawasi.

“Pengawasan tetap dilakukan untuk mencegah penyebaran organisme pengganggu,” ujar Azhar.

Ia menegaskan, komoditas tanpa prosedur karantina berisiko merugikan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Kepatuhan terhadap aturan karantina dinilai penting menjaga keamanan hayati dan sumber daya alam.

Sementara itu, Ketua Tim Gakkum Karantina Sultra, Abd. Rachman, mengungkap masih ditemukan pelanggaran di lapangan.

Beberapa komoditas seperti ayam, sayur, dan hasil perikanan dibawa tanpa dokumen karantina.

“Komoditas wajib memiliki sertifikat kesehatan dari daerah asal,” tegasnya.

Petugas saat ini mengedepankan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat di lapangan.

Namun, pelanggaran berulang akan ditindak sesuai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2019.

Langkah ini menjadi komitmen Karantina menjaga komoditas tetap aman, sehat, dan sesuai aturan.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -