KENDARIKINI.COM – Bupati dan Wakil Bupati Buton Tengah Azhari dan Muhammad Adam Basan bakal realisasikan program Kota Santri.
Hal ini dikemukakan Bupati Buton Tengah, Azhari, pada Jumat (21/3/2025).
Azhari mengatakan bahwa langkah yang perlu di laksanakan diawal yakni membuat Peraturan Daerah (Perda) mengenai bebas buta huruf Al Qur’an.
Ia menyembut, langkah tersebut merupakan gagasan yang di lakukannya saat menjadi staff khusus mantan Bupati Kolaka, Buhari matta.
“Kita awali dengan seperti saya masih jadi staffnya pak Buhari matta 15 tahun lalu. Kita pertama itu Perda bebas buta huruf Al Qur’an,” katanya.
Perda tersebut nantinya akan mewajibkan para siswa, khusunya yang beragama Islam, untuk selalu mengaji.
“Pola ini akan kita terapkan di Buton Tengah,” ujarnya.
Azhari menambahkan, langkah ini akan mendorong lahirnya sejumlah pesantren-pesantren baru di Kabupaten Buton Tengah.
Selain itu, Ia mengaku telah berkoordinasi dengan Wakil Ketua DPR RI Komisi V, Ridwan Bae mengenai bantuan pembangunan Rumah Susun (Rusun) bagi para mahasiswa santri.
“Dan alhamdulillah, saat pertemuan saya dengan pak Ridwan Bae di Jakarta, beliau akan membantu Rusun mahasiswa untuk santri,” pungkasnya.(Amin).*










