KENDARIKINI.COM — Pengprov Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) Sultra mulai mendorong domino menjadi cabang olahraga resmi.
Langkah itu ditandai pertemuan Pengprov ORADO Sultra dengan Sekum KONI Sultra, Senin (25/5), di Kendari.
Pertemuan tersebut membahas registrasi ORADO sebagai cabang olahraga baru di bawah naungan KONI Sultra.
Ketua Umum ORADO Sultra, Hajarudin, mengatakan langkah itu menindaklanjuti keputusan Rakernas KONI Pusat 2026 di Jakarta.
Dalam forum nasional tersebut, ORADO resmi ditetapkan sebagai cabang olahraga baru tingkat nasional.
“Keputusan pusat harus segera ditindaklanjuti di daerah, termasuk Sultra,” kata Hajarudin kepada wartawan.
Pengprov ORADO Sultra dibentuk November 2025 dan dikukuhkan PB ORADO pada Januari 2026 di Jakarta.
Kepengurusan ORADO Sultra dipimpin Hajarudin sebagai ketua umum, Sarjoyo sekretaris umum, dan Rony bendahara umum.
Selain itu, ORADO Sultra telah membentuk pengurus cabang di 17 kabupaten dan kota se-Sultra.
Hajarudin menyebut ORADO menargetkan domino dipertandingkan pada Porprov Sultra 2026 mendatang.
“Kami akan mulai menggelar event resmi menuju Porprov Sultra bulan November nanti,” ujarnya.
ORADO Sultra juga telah mengirim atlet senior mengikuti Kejurnas Domino di Bogor untuk pertama kalinya.
Menurut Hajarudin, Sultra memiliki banyak pemain domino potensial karena permainan itu dekat dengan masyarakat.
Kini domino menggunakan alat standar ORADO dan mulai dibina sebagai olahraga prestasi serta industri olahraga modern.*










