Kamis, Juli 9, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Warga Lambusango Tuding PT BBDM Intimidasi dalam Sengketa Lahan Tambang

BUTON, KENDARIKINI.COM – Konflik lahan antara warga Desa Lambusango dan PT Bumi Buton Delta Megah (BBDM) memanas.

Warga melakukan blokade jalan hauling tambang di Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton, Minggu (24/5/2026).

Aksi dilakukan karena perusahaan dituding memakai lahan warga tanpa kesepakatan baru yang sah.

Warga bernama Aldi menyebut manajemen baru PT BBDM tidak pernah melakukan perjanjian ulang dengan pemilik lahan.

Menurutnya, perusahaan hanya mengacu pada kontrak lama yang hingga kini belum diperlihatkan kepada masyarakat.

“Jika masih melakukan penutupan akses jalan akan dilaporkan ke polisi,” kata Aldi menirukan pernyataan pihak perusahaan.

Situasi memanas setelah Humas PT BBDM, Mustakim Wenno, mendatangi rumah warga bersama dua anggota Brimob bersenjata laras panjang.

Kehadiran aparat bersenjata membuat warga merasa tertekan dan takut menyampaikan penolakan terhadap aktivitas perusahaan.

Warga juga menilai pendekatan perusahaan dilakukan secara personal tanpa melibatkan pimpinan utama perusahaan.

Masyarakat menginginkan negosiasi langsung dengan pengambil keputusan, bukan melalui perantara lapangan.

Selain itu, muncul nama Yusman dan Arman yang disebut aktif mendampingi perusahaan di lokasi tambang.

Keduanya disebut merupakan anggota Polri dan TNI AL yang diduga ikut mendorong warga menerima kesepakatan lama.

Warga menolak dikaitkan antara persoalan pekerjaan dengan hak kepemilikan lahan yang dianggap berbeda.

Konflik bertambah setelah seorang pekerja sekaligus pemilik lahan diberhentikan sebagai petugas keamanan perusahaan.

Warga menduga pemberhentian dilakukan karena pekerja menolak tekanan terkait persoalan lahan.

Meski aksi blokade berlangsung aman, masyarakat khawatir konflik dapat berkembang lebih besar sewaktu-waktu.

Hingga berita diterbitkan, KENDARIKINI.COM masih berupaya mengonfirmasi pihak PT BBDM dan aparat terkait.*

spot_img
RELATED ARTICLES

Most Popular

- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -spot_img
- Advertisment -