KENDARIKINI.COM, KONAWE – Sebuah video yang memperlihatkan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima pelajar di Kecamatan Uepai, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, beredar luas di media sosial dan menuai sorotan.
Dalam video berdurasi 27 detik tersebut, seorang pria yang merekam menyampaikan keprihatinannya terhadap menu MBG yang dinilai jauh dari kata layak. Ia menyebut makanan yang disajikan tidak sesuai dengan standar makan bergizi.
“Muhamma ini MBG, tidak ada nasinya ini,” ujar pria dalam video tersebut.
Dalam rekaman yang sama, salah seorang siswi juga menyampaikan keluhannya.
“Tidak ada, tiap hari begini,” ucap siswi tersebut.
Perekam video juga menanyakan asal dapur penyedia makanan tersebut.
“Dapurnya di mana ini? Di Uepai, Tamesandi,” katanya.
Keluhan juga datang dari seorang guru yang turut menilai kualitas makanan MBG tersebut tidak layak dikonsumsi oleh anak-anak.
“Baru ini dela minya keras, tidak layak dimakan sama anak-anak. Jeruknya juga kecut,” ucap guru tersebut dengan nada kecewa.
Informasi yang dihimpun, menu MBG tersebut diduga disajikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Uepai yang berlokasi di Desa Tamesandi.
Hingga berita ini ditayangkan, Kendarikini.com masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak SPPG Kecamatan Uepai maupun instansi terkait untuk memperoleh penjelasan resmi terkait menu MBG yang dipersoalkan tersebut.










