Jumat, Oktober 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 127

Polda Lepas Ratusan Paket Bantuan untuk Lima Titik Bencana

0

KENDARIKINI.COM — Polda Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam merespon cepat dampak bencana yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang. Pada Senin pagi, Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA memimpin apel pemberangkatan personel sekaligus melepas lebih dari 200 paket bantuan untuk didistribusikan secara mobile ke lima titik terdampak bencana.

Bantuan tersebut akan didistribusikan oleh personel yang ditempatkan di posko-posko bencana di Kelurahan Ikur Koto, Surau Gadang, Batu Busuak, Lapai, dan Sungai Lareh.

Dalam arahannya, Kapolda Sumbar menegaskan pentingnya kehadiran negara melalui Polri untuk membantu masyarakat di masa sulit.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga yang terdampak mendapatkan bantuan tepat waktu dan tepat sasaran. Ini adalah wujud kepedulian kami dan bagian dari tugas humanis Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Jenis bantuan yang dibawa pun disesuaikan dengan kebutuhan mendesak di lapangan, mulai dari paket sembako, pakaian sekolah, paket untuk ibu hamil dan menyusui, hingga bantuan khusus bagi para lansia.

Kapolda menambahkan bahwa kolaborasi dan kecepatan personel sangat dibutuhkan mengingat situasi di titik-titik terdampak masih membutuhkan penanganan berkelanjutan.
“Saya minta seluruh personel bekerja dengan cepat, tetap humanis, dan menjaga keselamatan diri. Pastikan seluruh bantuan diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, menandai kesiapan Polda Sumbar dalam memberikan dukungan kemanusiaan secara berkelanjutan kepada warga terdampak bencana.*

Polri Bantu Evakuasi Warga di Lokasi Bencana

0

KENDARIKINI.COM — Polri bergerak cepat di garis terdepan untuk menyelamatkan warga terdampak banjir lahar dingin di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang. Sejak pagi, personel Polres Lumajang bersama BPBD, TNI, perangkat desa, dan relawan terus melakukan evakuasi warga serta mengamankan harta benda di sepanjang Desa Besuk Kobokan hingga Besuk Regoyo.

Akses jalan menuju lokasi terdampak sempat terhambat oleh material vulkanik, menyulitkan warga untuk menyelamatkan harta benda. Kehadiran personel Polri menjadi penopang utama bagi warga yang masih memiliki kesempatan memindahkan dokumen penting, barang elektronik, peralatan rumah tangga, hingga perlengkapan usaha ke tempat aman.

“Saat ini, 395 warga telah mengungsi di tiga titik di Dusun Sumber Langsep. Terdiri dari laki-laki, perempuan termasuk ibu hamil, anak-anak, dan bayi. Polri terus memantau kondisi pengungsian serta memastikan seluruh warga berada di lokasi yang aman.” Ujar Akbp Alex Sandy.

Sebanyak 90 personel Polri diterjunkan dalam operasi kemanusiaan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, S.I.K., S.H., M.H. Mereka bekerja dalam kondisi medan berat, menghadapi lumpur tebal, batu, dan sisa material vulkanik. Polri bersama warga bahu-membahu mengamankan harta benda, banyak di antaranya harus dipikul secara manual karena jalan yang sulit dilalui.

Untuk barang-barang berukuran besar, kendaraan dinas Polri dikerahkan menembus genangan lahar dan material erupsi agar harta warga dapat diselamatkan sebelum kondisi memburuk. Selain itu, Polri mengevakuasi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Beberapa di antaranya harus digendong karena tidak mampu melewati jalur yang tertutup lumpur.

Aktivitas Gunung Semeru yang masih berada pada Level III (Siaga) menunjukkan peningkatan signifikan. PVMBG mencatat 35 kali erupsi dalam enam jam, dengan asap kawah menjulang hingga 1.000 meter serta hujan di area puncak yang memicu aliran lahar.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengimbau kepada masyarakat untuk menjauhi bantaran sungai dan tidak memasuki area berisiko karena aliran lahar dapat datang tiba-tiba.

“Jika ada peringatan dini dari petugas, segera lakukan evakuasi dan ikuti arahan di lapangan. Informasi yang cepat dan akurat sangat menentukan keselamatan masyarakat.” tegasnya.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian relawan, namun kami tegaskan agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian. Situasi di lapangan berubah cepat dan dapat membahayakan siapa pun. Dengan koordinasi yang baik, setiap bantuan dapat diberikan secara aman, efektif, dan tepat sasaran.” Imbuh Karopenmas.

Lima Atlet Sultra Harumkan Daerah di Kejurnas III Kun Khmer Indonesia

KENDARIKINI.COM – Lima atlet terbaik asal Sulawesi Tenggara dari Patriot 143 Fighting Camp berhasil menunjukkan prestasi gemilang pada ajang Kejurnas III Kun Khmer Indonesia yang berlangsung pada 4–7 Desember 2025 di Kota Makassar. Dengan 10 provinsi dan 105 atlit yang ikut serta dalam kerjunas ini.
Turun dengan biaya pribadi, para atlet ini tetap mampu tampil maksimal dan membawa pulang sejumlah medali bergengsi untuk daerah.

Kelima atlet tersebut adalah:

Alimudin, kelas 60 kg semi pro (putra)
Afrijal, kelas 54 kg semi pro (putra)
Rahma Faucia, kelas 54 kg senior (putri)
Heppy Amelda Tuada, kelas 51 kg junior (putri)
Muhammad Kurniawan, kelas 67 kg senior (putra)

Dalam pertandingan tersebut, empat atlet berhasil meraih medali emas, yaitu Alimudin, Afrijal, Rahma Faucia, dan Happy Amelda Tuada. Sementara Muhammad Kurniawan turut menyumbang medali perak, menambah daftar prestasi membanggakan bagi kontingen Sulawesi Tenggara.

Pelatih Patriot 143 Fighting Camp, Azis Priyatno, menyampaikan rasa bangga atas kerja keras para atlet binaannya.

“Semoga ke depan kami bisa lebih berpartisipasi lagi dan terus membawa nama daerah ke event berikutnya, terutama event nasional,” ujarnya.

Keberhasilan kelima atlet ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Sulawesi Tenggara untuk terus mengembangkan bakat di olahraga beladiri Kun Khmer serta memperkuat posisi daerah di kancah nasional.*

PLN Tuntaskan Pemulihan Kelistrikan 100 Persen di Lokasi Bencana

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) berhasil memulihkan 100% sistem kelistrikan yang terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara (Sumut). Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, menjadi wilayah terakhir yang kembali menyala pada Minggu (7/12), menandai tuntasnya pemulihan pascabencana yang melanda sejak 25 November 2025.

Gubernur Sumatera Utara, M. Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas PLN yang bekerja tanpa lelah meski menghadapi medan ekstrem dan risiko tinggi.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas PLN yang terjun langsung ke lapangan, membantu mempercepat proses pemulihan jaringan listrik hingga saat ini, listrik tentunya sangat membantu agar aktivitas warga tidak terhambat dan pembersihan rumah dapat dilakukan dengan cepat,” ujar Bobby.

Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu turut mengapresiasi kerja keras seluruh tim PLN yang terus berupaya memulihkan kelistrikan di tengah kondisi darurat bencana. Ia menegaskan bahwa dedikasi PLN sangat berarti bagi masyarakat, terutama di wilayah yang masih terisolasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN yang terus berjuang di tengah bencana. Komitmen mereka luar biasa. Kami juga telah menerima bantuan berupa 20 genset untuk melistriki desa yang masih terisolir,” ujar Gus Irawan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa keberhasilan pemulihan ini merupakan hasil kerja keras antara petugas PLN dan seluruh unsur yang memperkuat dukungan di lapangan.

“Sesuai arahan Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), Bapak Bahlil Lahadalia, seluruh personel tak kenal lelah berkerja _nonstop_ menembus medan berat untuk merampungkan pemulihan kelistrikan di semua titik terdampak. Dukungan penuh dari pemerintah daerah, TNI/Polri, dan masyarakat menambah kekuatan kami di lapangan. Tantangannya luar biasa, tetapi semangat untuk menghadirkan terang bagi rakyat jauh lebih besar,” ujar Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Mundhakir menjelaskan bahwa proses pemulihan dilakukan dengan mengedepankan aspek keselamatan, kecepatan, dan ketepatan.

“Kami menerjunkan 949 personel dengan prosedur keamanan ketat. Banyak titik hanya bisa dijangkau dengan berjalan kaki sambil membawa material berat. Petugas harus menyusuri tebing, jalur berlumpur, hingga wilayah terisolasi. Dedikasi inilah yang memungkinkan kami menuntaskan pemulihan ini,” jelas Mundhakir.

Ia menambahkan bahwa 103 penyulang yang sebelumnya terdampak kini telah kembali beroperasi sepenuhnya, dan PLN memastikan seluruh pelanggan di wilayah terisolir akan segera menyala secara bertahap.

“Rampungnya pemulihan ini bukan hanya keberhasilan teknis, tetapi bukti bahwa kolaborasi lintas pihak mampu menembus medan tersulit,” pungkas Mundhakir.*

Polda Sultra Taklimat Akhir Audit Kinerja Tahap II

0

KENDARIKINI.COM — Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan _Taklimat Akhir Audit Kinerja_ Itwasda Polda Sultra Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian Tahap II Tahun Anggaran 2025 pada Senin, 8 Desember 2025, mulai pukul 10.00 Wita hingga selesai. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Dhacara Polda Sultra dan menjadi bagian penting dari rangkaian agenda pengawasan internal di lingkungan kepolisian daerah.

Kegiatan taklimat akhir ini dipimpin oleh Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum. Turut mendampingi dalam pelaksanaan tersebut Irwasda Polda Sultra, Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., M.H., serta Karo Ops Polda Sultra, Kombes Pol Wasis Santoso, S.I.K. Kehadiran para pejabat utama ini menunjukkan komitmen Polda Sultra dalam memperkuat aspek akuntabilitas dan transparansi kinerja satuan kerja.

Audit kinerja Itwasda Tahap II ini merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk menilai efektivitas pelaksanaan tugas, program, dan penggunaan anggaran pada setiap satuan kerja. Pemeriksaan tersebut juga bertujuan memastikan bahwa seluruh kegiatan dilaksanakan sesuai ketentuan serta mengarah pada hasil yang optimal bagi organisasi. Dalam tubuh Polri, audit kinerja menjadi instrumen penting untuk menjaga profesionalisme sekaligus mendorong peningkatan kualitas layanan publik.

Secara umum, audit kinerja berfungsi untuk menilai apakah suatu instansi telah menjalankan program secara efisien, efektif, serta sesuai dengan aturan yang berlaku. Melalui audit ini, Itwasda Polda Sultra mengidentifikasi berbagai temuan, baik yang bersifat administratif maupun teknis operasional, yang kemudian akan diberikan rekomendasi perbaikan. Hal ini menjadi langkah strategis dalam memastikan tata kelola organisasi berjalan dengan baik.

Pelaksanaan taklimat akhir menandai berakhirnya rangkaian pemeriksaan Tahap II Tahun Anggaran 2025, yang mencakup penyampaian hasil audit, evaluasi, dan saran perbaikan kepada satuan-satuan kerja terkait. Rekomendasi yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas kerja, memperbaiki sistem pengawasan internal, serta meminimalkan potensi penyimpangan di masa mendatang.

Dengan terselenggaranya audit kinerja ini, Polda Sultra menegaskan komitmennya terhadap peningkatan transparansi, akuntabilitas, dan mutu pelayanan kepada masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik serta memastikan bahwa pelaksanaan tugas kepolisian di Sulawesi Tenggara berjalan sesuai prinsip profesionalisme dan integritas.*

Tiba di Sultra, Ini Agenda Kajagung

0

KENDARIKINI.COM – Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin, 8 Desember 2025.

Informasi yang dihimpun kendarikini.com menyebutkan bahwa orang nomor satu di Korps Adhyaksa itu akan menyambangi tiga satuan kerja kejaksaan di wilayah Sultra.

Dalam agenda kunjungan kerjanya, Jaksa Agung direncanakan mengunjungi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari, serta Kejari Konawe.

Rencana kunker tersebut dibenarkan oleh Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung RI, Anang Supriatna.

“Insya Allah,” ujar Anang Supriatna melalui pesan WhatsApp, Minggu, 7 Desember 2025.

Selain itu terkait Kabid Kehumasan dan Media Tri Sutrisno yang dikonfirmasi mengarahkan untuk mengkonfirmasi ke Kasipenkum Kejati Sultra.

“Saya belum dapat agenda resmi beliau terkait kunjungan di Sultra. Mohon konfirmasi ke kasi Penkum kejati Sultra,” katanya.

Sementara itu Kasipenkum Kejati Sultra, Rahman yang dikonfirmasi via pesan whats app belum memberikan tanggapannya hingga berita ini diterbitkan.

Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin tiba di Bandara Halu Oleo pagi tadi berdasarkan gambar yang diterima media ini.

Berikut agenda Kajagung selama di Sultra 8-10 Desember 2025:
-Senin 8 Desember 2025
1) 07.30 WITA, Rombongan Jaksa Agung tiba di Bandara Haluoleo, langsung menuju VIP Lounge untuk Sarapan Pagi
2) 08.30 WITA, Rombongan Jaksa Agung berangkat menuju Kejari Konawe
3) 10.15 WITA Rombongan Jaksa Agung tiba di
Kejari Konawe
4) 11.15 WITA Rombongan Jaksa Agung Berangkat menuju Kejari Konawe Selatan
5) 13.55 WITA Rombongan Jaksa Agung tiba di
Kejari Konawe Selatan
6) 15.25 WITA Rombongan Jaksa Agung berangkat menuju Hotel

– Selasa 9 Desember 2025
1) 08.00 WITA Rombongan Jaksa Agung berangkat menuju ke Kejaksaan Negeri Kendari
2) 08.10 WITA Rombongan Jaksa Agung tiba di Kejaksaan Negari Kendari langsung melakukan peninjauan sarpras
3) 09.10 WITA Rombongan Jaksa Agung berangkat menuju ke Kejaksaan Tinggi Sulawes Tenggara
4) 09.15 WITA Rombongan Jaksa Agung tiba di Kejaksaan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara langsung melakukan peninjauan sarpras
5) 10.15 WITA Pengarahan Jaksa Agung diikuti oleh Kajari, Wakajati, Para KTU, Koordinator, Seluruh Kajari, Seluruh Kasi Intel, 1 dan Kasi Pidum, serta Eselon IV Kejati Kendari

– Rabu 10 Desember 2025
1) Rombongan Kajagung balik ke Jakarta.(Irvan)*

Polri Peduli, Salurkan Air Bersih dan Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Banjir

0

KENDARIKINI.COM — Personel Kompi 3 Batalyon C Pelopor, Polda Aceh, menyalurkan air bersih dan membagikan masker kepada masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Sabtu (6/12/2025) pukul 16.00 WIB. Kegiatan kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Wadanki 3 Batalyon C Pelopor, Ipda Ulil Azmi Azwni, S.E.

Penyaluran air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat yang tengah mengalami keterbatasan akses air layak konsumsi akibat bencana banjir. Selain itu, masker juga dibagikan kepada warga mengingat sisa lumpur yang mulai mengering berpotensi menjadi debu tebal ketika tersapu angin atau dilintasi kendaraan, sehingga dapat mengganggu kesehatan pernapasan.

“Bantuan air bersih ini sangat dibutuhkan warga saat kondisi banjir seperti sekarang. Begitu juga masker, karena debu sisa lumpur sudah mulai beterbangan dan dapat membahayakan kesehatan masyarakat,” ujar Ipda Ulil Azmi di sela kegiatan.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, turut mengapresiasi langkah cepat personel di lapangan dalam membantu masyarakat. “Polri hadir untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi di tengah bencana. Penyaluran air bersih dan masker ini merupakan bentuk kepedulian kami agar warga tetap sehat dan bisa beraktivitas dengan aman,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus memantau perkembangan situasi dan siap menambah bantuan apabila diperlukan.

Kegiatan ini disambut baik oleh warga setempat yang mengaku sangat terbantu dengan kehadiran personel Polri di tengah situasi sulit akibat banjir.*

HUT KORPRI ke 54, Gubernur Ajak Lebih Berempati

0

KENDARIKINI.COM – Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) memasuki usia ke-54. Untuk memeriahkan momen ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Jalan Santai yang diinisiasi oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) di Lapangan Eks MTQ Kendari, Minggu 7 Desember 2025

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Gubernur mengajak seluruh peserta menunjukkan empati melalui aksi sosial bagi masyarakat di Sumatera yang sedang terdampak bencana.

“Mari kita doakan masyarakat di Sumatera. Semoga mereka kuat dan tabah, dan kita semua berharap agar perekonomiannya dapat segera pulih,” ujar Gubernur.

Pada kesempatan itu, Gubernur memberikan hadiah langsung kepada puluhan masyarakat umum dan ASN, selain hadiah undian (doorprize) yang disiapkan panitia. Gubernur membagikan langsung hadiah tersebut kepada masyarakat yang hadir.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan jalan santai ini. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dengan melibatkan partisipasi lebih luas dari masyarakat.

Menutup sambutannya, Gubernur memberikan pesan khusus kepada seluruh ASN.

“Selamat Hari Ulang Tahun KORPRI ke-54. Semoga kita selalu siap melayani dan berdedikasi untuk kemajuan Sulawesi Tenggara yang kita cintai,” tutupnya.*

OPINI: Drama RB versus Formasi, dan dugaan ‘Bancakan’ APBN, Bagaimana seharusnya?

0

Saat ini, masyarakat Sulawesi Tenggara kembali disuguhi tontonan wajib: drama politik hukum edisi terbaru berjudul “Ridwan Bae versus Formasi”. Pemeran utamanya, Ridwan Bae, Anggota DPR RI Dapil Sultra sekaligus Wakil Ketua Komisi V DPR RI, berhadapan dengan Formasi (Forum Masyarakat Anti Korupsi), sekelompok mahasiswa yang tampaknya sudah menjadikan KPK sebagai “rumah kedua” karena terlalu sering berdemo di sana. Konfliknya? Ya seperti sinetron politik pada umumnya: saling tuding, saling merasa jadi korban, dan saling melempar label paling dramatis.

Pokok persoalannya sederhana sekaligus tidak sederhana: Ridwan menuduh Formasi hendak memeras dirinya. Formasi balik menuduh ada “tangan-tangan dermawan” dari kubu Ridwan yang mencoba menyuap mereka agar aksi dihentikan. Publik pun bingung: ini debat politik hukum atau kompetisi lempar bola panas?

Formasi memang sudah beberapa kali bertandang ke KPK, menuntut agar lembaga antikorupsi itu memeriksa Ridwan Bae. Tuduhan yang dilempar? Dugaan korupsi lewat praktik pungutan atas program bantuan APBN yang, menurut mereka, cuma bisa turun kalau lewat “gerbang Ridwan”. Istilah halusnya: aspirasi. Istilah kasarnya: ya begitu itu.

Sebenarnya, isu semacam ini bukan barang baru. Nama-nama lain juga pernah kebagian sorotan. Misalnya Fahri Fahlevi Konggoasa, anggota DPR RI periode 2019–2024, atau Bahtra Banong, anggota DPR RI periode 2019–2024 dan 2024–2029. Mereka ikut meramaikan daftar politisi yang diduga terlalu kreatif mengelola bantuan yang bersumber dari APBN. Drama lama, pemain berganti, plot tetap sama.

Fahri Fahlevi Konggoasa, putra dari Kery Saiful Konggoasa, Bupati Konawe dua periode (2013–2023), juga pernah diduga bermain-main dengan proyek bibit UPPO tahun 2020 senilai 25 miliar rupiah. Belum cukup, ia juga disebut-sebut ikut “mengatur” proyek RST dan bantuan lain dari berbagai kementerian. Laporannya pernah masuk ke Kejati Sultra, tapi mengendap begitu lama sehingga mungkin arsipnya sudah lebih akrab dengan debu daripada dengan penyidik.

Bahtra Banong juga tak kalah tampil. Ia beberapa kali dilaporkan, mulai dari dugaan korupsi bantuan sembako hingga UMKM bersama pihak Bank Indonesia. Yang terbaru, ia masuk dalam daftar 44 anggota Komisi XI DPR RI periode 2019–2024 yang diduga berjamaah menikmati “CSR rasa kolaborasi” dari BI. Kalau ini sinetron, rating-nya pasti tinggi.

Sementara Ridwan Bae sendiri bukan wajah baru dalam gosip serupa. Sudah bertahun-tahun ia disebut-sebut sebagai tokoh penting dalam berbagai proyek bantuan dari APBN: IBM, bedah rumah, P3-TGAI, PISEW, rusun, dan berbagai proyek lainnya. Rumornya selalu sama: ada pungutan, ada perantara, ada rekening misterius. Bahkan pernah ada bukti transfer ratusan juta rupiah ke rekening MSR, yang katanya orang dekat Ridwan, dari P3A. Dramanya lengkap: ada alur, ada pemeran pembantu, ada bukti.

Di Polsek Andoolo, Konawe Selatan, drama tambahan sedang berlangsung. Beberapa warga yang merasa sudah menyetor uang untuk bantuan tapi tidak menerima apa-apa, malah dilaporkan kembali ke polisi dengan tuduhan pencemaran nama baik. Di negeri ini, tampaknya kadang lebih berisiko protes menyampaikan kebenaran daripada rugi.

Terkait drama Ridwan vs Formasi, Saya menyarankan daripada saling monolog di media, sebenarnya ada cara sederhana: ya laporkan saja ke Polisi. Siapa memeras, siapa menyuap, biar hukum yang bicara. Kan sudah ada asas, actori in cumbent probatio, yang menuduh, dia yang membuktikan. Tinggal dijalankan, bukan cuma dijadikan aksesoris pidato. Jadi kalau Ridwan duluan menuduh hendak diperas yah sebaiknya segera lapor polisi begitu juga sebaliknya.

Kemudian untuk meminimalkan potensi serupa di masa depan, tentu saja kita butuh reformasi sistem dan pengawasan yang benar-benar bekerja, bukan sekadar formalitas. Transparansi publik itu wajib, publikasi, dokumentasi, semua harus jelas, tidak seperti kontrak rumah tangga tanpa saksi. BPK dan KPK juga harus punya ruang lebih luas untuk mengawasi. Peran anggota legislatif juga perlu diperjelas, bukan dibiarkan multitugas sebagai wakil rakyat sekaligus “penyalur bantuan”. Masyarakat sipil pun perlu pintu pengaduan yang aman, bukan pintu jebakan.

Mengapa ? Karena penyaluran bantuan yang rawan korupsi seperti ini harus segera dibenahi. Politik “gentong babi” saja sudah cukup memalukan dalam demokrasi kita, apalagi jika ada pungutan di dalam gentong tersebut. Aleg yang bermain-main dalam urusan bantuan ini menikmati paket lengkap: dapat popularitas, dapat suara, dapat cuan. Publik? Ya cuma dapat tontonan dan tagihan pajak.*

Polisi Kejar OTK Pelaku Penyerangan Sejumlah Pemuda di Wawotobi Konawe

0

KENDARIKINI.COM – Orang tak dikenal (OTK) dengan membawa senjata tajam (sajam) tiba-tiba menyerang sejumlah pemuda yang sedang asik berbelanja di salah satu kios warga, Minggu, 7 Desember 2025.

Kejadian itu bertempat di Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan rekaman video CCTV berdurasi 00.54 detik yang diterima jurnalis Kendarikini.com, OTK tiba-tiba masuk di salah satu kios warga langsung menyerang sejumlah pemuda dengan sajam.

Dalam kejadian tersebut terluka seorang pemuda inisial R akibat hantaman sajam dari OTK sekitar pukul 00.42 WITA dini hari.

Karena kejadian dalam rekaman video CCTV begitu cepat sehingga media ini belum mengetahui persis secara pasti kronologinya. Namum kini dugaan pelaku OTK dalam pengejaran polisi.

“Kami sedang mengejar pelaku,” ungkap Kapolsek Wawotobi, Ipda Laode Istiqlal, saat dikonfirmasi media ini pada hari Minggu, 7 Desember 2025.(Faldi)*

Polda Sultra Patroli dan Razia Malam Minggu, 140 Pelanggar Terjaring

0

KENDARIKINI.COM — Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara bersama Satlantas Polres dan Polresta jajaran melaksanakan kegiatan patroli dan razia malam minggu di sejumlah titik rawan pelanggaran lalu lintas, Sabtu (6/12/2025) mulai pukul 22.00 WITA hingga selesai.

Patroli terpadu ini digelar untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya pada akhir pekan yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di jalan raya.

140 Pelanggaran Ditindak

Berdasarkan hasil rekapitulasi, sebanyak 140 kendaraan bermotor terjaring penindakan selama kegiatan berlangsung.

Rinciannya sebagai berikut:

Roda Dua (R2):

27 tilang

103 teguran

Roda Empat (R4):

0 tilang

10 teguran

Roda Enam (R6):

0 tilang

0 teguran

Secara keseluruhan, petugas menerbitkan 27 surat tilang dan memberikan 113 teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran.

Komitmen Meningkatkan Disiplin Berlalulintas

Ditlantas Polda Sultra menegaskan bahwa patroli dan razia malam minggu ini akan terus dilakukan secara rutin untuk menekan angka pelanggaran dan potensi kecelakaan lalu lintas. Kegiatan juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat agar selalu mematuhi aturan demi keselamatan bersama.

Rekapitulasi lengkap hasil kegiatan dari masing-masing Satlantas Polres/ta jajaran turut dilampirkan sebagai bahan laporan dan dokumentasi.*

Peti Pendingin Jenazah Bantuan Polda Tiba di RSUD

0

KENDARIKINI.COM – Polda Riau mengirimkan bantuan peti pendingin (cool storage) untuk jenazah korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Bantuan tersebut telah tiba pagi ini di RSUD Lubuk Pasung, Agam.

Peti jenazah tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wakapolda Riau Brigjen Adrianto Jossy Kusumo kepada pihak rumah sakit, Sabtu (6/12/2025). Brigjen Jossy mengatakan bantuan peti jenazah ini merupakan bentuk dukungan Polda Riau untuk mem-back up penuh penanganan bencana di Sumatera Barat.

Kabid Dokkes Polda Riau selaku Kasatgas DVI Posko Ante Mortem, Kombes Wahono Edi, menyampaikan peti pendingin ini bermanfaat untuk penempatan jenazah korban bencana selama proses identifikasi mayat berlangsung. Ia menyampaikan Kabupaten Agam merupakan wilayah yang terdampak bencana paling parah dengan perkiraan jumlah korban paling banyak.

“Sehingga, arahan Kapolda Riau untuk memberikan cool storage. Gunanya untuk apa, dengan korban sebegitu banyak dengan kamar jenazah yang terbatas, kita harus memanage penguasaan jenazah sehingga proses identifikasi berjalan baik,” kata Kombes Wahono.

Cool storage ini sangat diperlukan, mengingat jenazah perlu perhatian khusus, mengingat kondisinya yang mudah mengalami pembusukan. Jenazah yang terpapar udara dengan cepat mengalami pembusukan, sehingga akan lebih sulit untuk dikenali.

Asisten II Sekda Kabupaten Agam, Adrinaldi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan dari Polda Riau tersebut.

“Kita sangat bersyukur dan berterima kasih kedatangan pendingin jenazah ini bisa membantu dalam pekerjaan bapak-bapak dari DVI, sehingga ke depannya,” kata Adrinaldi.

Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Polda Riau dalam upaya penanganan bencana, khususnya di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

“Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Agam mengucapkan terima kasih yang sangat besar kepada Bapak Kapolda dan Wakapolda, umumnya Polda Riau yang membantu full dalam penanganan bencana di Kabupaten Agam ini,” jelasnya.

Ia menambahkan, di tengah kondisi berduka ini, Pemkab Agam merasa bangga karena bantuan mengalir dari mana-mana.

“Memang kita sedang berduka, tetapi kita sangat bangga bahwa kita tidak sendiri. Banyak teman-teman dari pemerintahan kota, TNI, Polri yang membantu kuta, mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa mempercepat pemulihan di Kabupaten Agam. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Polda Riau, salam untuk Bapak Kapolda Riau, mudah-mudahan ini menjadi ladang ibadah,” katanya.*

Jaringan Internet Polri Hadir di 76 Titik Bencana

0

KENDARIKINI.COM — Di tengah jalan yang tertutup lumpur, jembatan patah, serta desa-desa yang terisolasi total, Polri setiap hari menerobos medan sulit demi satu tujuan: memastikan masyarakat bisa segera memberi kabar kepada keluarganya bahwa mereka selamat. Per 6 Desember 2025, Polri telah menempatkan 76 unit jaringan internet di wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Jaringan ini menjadi tumpuan utama warga yang berhari-hari kehilangan sinyal dan akses komunikasi.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa percepatan pemasangan jaringan internet adalah bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkan Transformasi Polri yang responsif, adaptif, dan berorientasi pelayanan.
“Setiap menit sangat berarti bagi warga di lokasi bencana. Polri memastikan masyarakat bisa kembali terhubung dengan keluarga mereka karena ketenangan itu penting untuk pemulihan. Kami hadir membuka jalur komunikasi yang sempat terputus total,” ujar Brigjen Trunoyudo, Sabtu (6/12/25).

Jaringan yang kembali menyala bukan hanya sekadar sambungan digital, tetapi juga sambungan harapan. Di Masjid Raya Baing Nag Batipuh Selatan, di tenda pengungsian Polres Agam, hingga di Pos Pengungsian SDN 05 Kayu Pasak Palembayan, suasana haru terjadi berulang kali. Warga menangis sambil memeluk telepon mereka saat video call pertama setelah berhari-hari tanpa kabar.

Salah satu momen yang paling menyentuh terjadi ketika seorang ibu pengungsi akhirnya dapat menghubungi anaknya di Medan. Saat personel bertanya, “Telepon dengan siapa Bu?” ia menjawab sambil tersenyum, mata berkaca-kaca:
“Sama anak saya… Alhamdulillah, sudah bisa terhubung lagi.”

Brigjen Trunoyudo menjelaskan bahwa layanan jaringan internet tersebut diberikan 100 persen gratis, tanpa pungutan apa pun. Jaringan ini juga membantu mempercepat arus informasi lapangan kepada pemerintah dan tim penanganan bencana.
“Begitu jaringan internet menyala, warga dapat langsung mengabarkan kondisi mereka. Informasi cepat dan akurat sangat menentukan langkah penanganan darurat. Karena itu, pemasangan kami prioritaskan di titik-titik yang selama ini gelap sinyal,” tegasnya.

Proses pemasangan pun penuh tantangan. Banyak personel harus berjalan kaki menembus longsor, memanggul perangkat secara manual, hingga memasang antena di lokasi yang tidak bisa dijangkau kendaraan. Semua dilakukan agar jalur komunikasi kembali hidup, karena setiap pesan yang terkirim adalah kekuatan bagi para pengungsi untuk bertahan.

⸻

Lokasi Pemasangan Jaringan Internet Polri per 6 Desember 2025

ACEH — 36 Unit
• Polres Aceh Tamiang — 5 titik
• Polres Aceh Timur — 2 titik
• Polres Langsa — 2 titik
• Polres Aceh Tengah — 2 titik
• Polres Bener Meriah — 1 titik
• Ditlantas Polda Aceh — 1 titik

SUMATERA UTARA — 32 Unit
• Polres Taput — 2 titik (Polres Taput, Polsek Adiankoting)
• Polres Tapsel — 2 titik (Polsek Sipirok, Polsek Batang Toru)
• Polres Sibolga — 3 titik (Polres Sibolga, Polsek Sambas, Polsek Selatan)
• Polres Tapteng — 8 titik (Pinang Sori, Kolang, Manduaman, Sorkam, Barus, Sibabangun, Pandan, Polres Tapteng)
• Polres Langkat — 4 titik (Polres Langkat, Brandan, Pangkalan Susu, Besitang)

SUMATERA BARAT — 8 Unit (seluruhnya aktif)
• Polda Sumbar — 1 titik
• Polres Agam — 2 titik
• Polres Padang Panjang — 3 titik
• Polres Solok Kota — 2 titik

⸻

Menutup keterangannya, Brigjen Trunoyudo menyampaikan kembali komitmen Polri.

“Kami ingin masyarakat tahu bahwa mereka tidak sendirian. Setiap jaringan internet yang terpasang adalah jembatan harapan. Polri akan terus bekerja sampai seluruh kebutuhan komunikasi dan bantuan benar-benar pulih,” ungkapnya.*

Polresta Kendari Tetapkan Delapan Tersangka Pelaku Pengeroyokan

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kota Kendari menetapkan 8 tersangka pengeroyokan seorang pria berinisial AW. Tindak pidana ini berawal saat pria AW ini melakukan tindak pidana penganiayaan kepada seorang wanita IN. Diketahui IN ini merupakan mantan pacar dari AW.

AW membanting, mencekik, IN hingga pingsan di kamar kos di Jalan Supu Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Minggu 16 November 2025.

Tak terima perlakuan sadis AW, rekan-rekan korban IN mencari keberadaannya. Usai didapati, pelaku digiring ke tempat biliar, di Jalan Suprapto, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, lalu terjadilah dugaan pengeroyokan ini.

Selanjutnya AW digiring ke Polresta Kendari oleh IN bersama rekan-rekannya. Proses ini terpantau rekaman CCTV di mana terlihat 5 pria dan 1 wanita menemani AW saat diserahkan ke Polresta Kendari.

Lalu pada Senin 17 November 2025 AW diperiksa hingga akhirnya ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan. Selanjutnya tak terima perlakuan rekan-rekan IN, pelaku juga melaporkan tindakan pengeroyokan ini ke Polresta Kendari pada Selasa 18 November 2025.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polresta Kendari melakukan olah TKP. Olah TKP ini berlangsung di salah satu tempat biliar di Jalan Suprapto, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Jumat 5 Desember 2025.

Kapolresta Kendari Kombes Pol. Edwin L. Sengka, melalui Kasatreskrim AKP Welliwanto Malau mengatakan kasus ini terjadi saling lapor antara IN korban penganiayaan dan AW pelaku penganiayaan yang melaporkan kasus pengeroyokan.

“Hari Kamis kami menerima hasil visum dari AW. IN, sebelumnya kami layangkan pemanggilan tapi dua kali tidak hadir. Nanti sore kemarin baru hadirnya, lalu kami lakukan pendalaman hingga naik sidik, dan tadi jam 02.00 secara maraton melakukan gelar perkara penetapan 8 tersangka,” jelasnya Minggu 7 Desember 2025.

Pihaknya juga menegaskan bahwa dalam perkara ini tidak ada keterlibatan anggota Polri dalam insiden pengeroyokan

“Peristiwa ini tidak ada anggota polisi, semuanya masyarakat sipil. Kami juga sudah mengambil beberapa keterangan saksi, dan subuh ini kami telah mengamankan satu pelaku,” pungkasnya.(Irvan)*

Konsel Diguncang Gempa Bumi 3,1 Magnitudo, Terasa hingga di Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Kabupaten Konawe Selatan diguncang gempa bumi 3,1 Magnitudo hingga terasa di Kota Kendari, Minggu, 7 Desember 2025.

Kepala BBMKG Wilayah IV, Irwan Slamet mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 02:25:37 WITA, wilayah Kota Kendari dan Kabulaten Konawe Selatan diguncang gempabumi tektonik.

“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 3.1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 4.03 Lintang Selatan 122.43 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 43 kilo meter Timur Laut Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada kedalaman 5 kilo meter,” jelasnya berdasarkan keterangan resmi yang diterima media ini.

Sambungnya dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Aktif.

Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap) dan laporan masyarakat, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di wilayah Kota Kendari dengan skala III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

“Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu) dan Konawe Selatan dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensu Tsunami.

“Hingga pukul 03:30 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempabumi susulan (aftershock),” pungkasnya.(Irvan)*

IPB University Resmi Serahkan Hasil Penelitian Perkebunan Kelapa ke Disnakertrans Konsel

0

KENDARIKINI.COM – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Institut Pertanian Bogor (IPB) University secara resmi menyerahkan hasil penelitian ke Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Sulawesi Tenggara (Sultra).

TEP IPB University yang terdiri dari lima akademisi yaitu, Mutiara Probokawuryan, Ricky Astawan, Eka Rindah Yani, Muh Arif Fitrah Cahyadi, dan Muallifah Shofiatun.

Hasil penelitian tersebut secara resmi diserahkan oleh TEP IPB University kepada Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan (Disnakertrans) Konsel, Erna Yustiana, dalam kegiatan desiminasi akhir yang digelar di ruang rapat Kantor Bupati pada hari Jumat, 5 Desember 2025.

Dalam desiminasi akhir turut terlibat Universitas Indonesia (UI) dan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS).

Hasil penelitian itu bakal menjadi rekomendasi strategis untuk mempercepat pembangunan di kawasan transmigrasi Tinanggea, Pemda Kabupaten Konsel, Sultra.

Di mana hasil kajian dalam penelitian tersebut berfokus pada sektor perkebunan kelapa dan diharapkan dapat menjadi peta jalan dalam meningkatkan daya saing serta kesejahteraan bagi masyarakat transmigrasi di Tinanggea, Konsel, Sultra.

Sebelum penyerahan hasil penelitian, ketua TEP IPB University memaparkan hasil temuan lapangan dan rekomendasi sebagai panduan strategis untuk mengoptimalkan potensi perkebunan kelapa di kawasan transmigrasi Tinanggea, Konsel, Sultra.

“Penelitian tersebut telah dilaksanakan selama tiga bulan, terhitung mulai dari sejak bulan September hingga Desember 2025,” Mutiara Probokawuryan, kepada media ini pada hari Sabtu, 6 Desember 2025.

Pada sisi lain Kepala Disnakertrans Konsel, Erna Yustiana, mengapresiasi hasil penelitian dari TEP IPB University. Ia mengungkapkan penelitian ini bagian dari upaya untuk mendorong percepatan pembangunan kawasan transmigrasi Tinanggea.

Ia mengatakan rekomendasi hasil penelitian ini akan menjadi instrumen penting bagi Pemda Konsel dalam merumuskan kebijakan, mengoptimalkan potensi sumber daya alam.

Tak hanya itu hasil penelitian tersebut diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat transmigrasi agar lebih maju, mandiri, dan berdaya saing, selaras dengan visi pembangunan daerah.

”Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi ilmiah dari Ekspedisi Patriot. Hasil kajian ini bukan hanya sekadar laporan, melainkan peta jalan yang terukur untuk kita implementasikan,” kata Erna Yustiana, kepada media ini pada hari Sabtu, 6 Desember 2025.(Faldi)*

Berikut Jadwal Kapal Jetliner Rute Raha, Wanci, dan Kendari Periode Desember 2025

0

KENDARIKINI.COM – Kapal Feri Cepat Fast Ferry Ship (KFC) Jetliner adalah kapal laut milik PT Pelni (Persero) yang beroperasi di kawasan Timur Indonesia, Sabtu, 6 Desember 2025.

Kapal KFC Jetliner beroperasi terkhusus di perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) dengan melakukan perjalanan rute Kendari, Raha, dan Wanci dengan harga tiket yang ramah dan terjangkau di kantong.

Berikut jadwal KFC Jetliner yang diterima jurnalis Kendarikini.com yang berlayar di perairan Sultra periode bulan Desember tahun 2025.

Wanci ke Kendari

• Jadwal berangkat 7 Desember 2025 pukul 22.00 Wita

• Waktu tiba 8 Desember 2025 pukul 11.00 Wita

Kendari ke Wanci

• Jadwal berangkat 8 Desember 2025 pukul 17.00 Wita

• Waktu tiba 9 Desember 2025 pukul 06.00 Wita

Wanci ke Kendari

• Jadwal berangkat 9 Desember 2025 pukul 08.00 Wita

• Waktu tiba 9 Desember 2025 pukul 21.00 Wita

Kendari ke Raha

• Jadwal berangkat 9 Desember 2025 pukul 23.00 Wita

• Waktu tiba 10 Desember 2025 pukul 07.00 Wita

Raha ke Kendari

• Jadwal berangkat 10 Desember 2025 pukul 08.00 Wita

• Waktu tiba 10 Desember 2025 pukul 16.00 Wita

Kendari ke Wanci

• Jadwal berangkat 10 Desember 2025 pukul 18.00 Wita

• Waktu tiba 11 Desember 2025 pukul 07.00 Wita

Wanci ke Kendari

• Jadwal berangkat 11 Desember 2025 pukul 09.00 Wita

• Waktu tiba 11 Desember 2025 pukul 22.00 Wita

Kendari ke Wanci

• Jadwal berangkat 12 Desember 2025 pukul 17.00 Wita

• Waktu tiba 13 Desember 2025 pukul 06.00 Wita

Wanci ke Kendari

• Jadwal berangkat 13 Desember 2025 pukul 08.00 Wita

• Waktu tiba 13 Desember 2025 pukul 21.00 Wita.

Untuk diketahui harga tiket KFC Jetliner rute Kendari ke Raha Rp 72.500, Raha ke Wanci Rp 168.500, sedangkan untuk tiket rute Wanci ke Kendari Rp 92.000.(Faldi)*

SBSI Minta Binwasnaker dan Deks Ketenagakerjaan Polda Sultra Tindak Tegas CV Duta Setia Soal Pembayaran Kompensasi Mantan Karyawan

0

KENDARIKINI.COM – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Kendari meminta Binaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Binwasnaker da K3) Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertras) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Deks Ketenagakerjaan Polda Sultra tindak tegas CV Duta Setia (DS).

Hal ini menyusul dengan tindakan pihak CV.Duta Setia (DS) selaku Kontraktor Mining IUP PT Bumi Konawe Abadi Kecamatan Motui Kabupaten Konawe Utara yang tak membayarkan kompensasi setelah masa kerja karyawan CV Duta Setia yang diberhentikannya.

Berdasarkan Surat Keputusan Direksi No. 593/SK-PHK/CVDS/XI/2025 bahwa 12 karyawan tidak diperpanjangan kontrak kerja mereka pada tanggal 28 November 2025 yang di tandatangani langsung oleh direktur atas nama Heriyanto.

Dalam SK Direksi tersebut pada konsideran memutuskan point 3 dituangkan bahwa gaji dan kompensasi yang menjadi hak pekerja akan tetap dilaksanakan oleh perusahaan dan tetap mengikuti aturan yang berlaku.

Tetapi, Anehnya berdasarkan keterangan pekerja pada tanggal 5 Desember 2025 hanya gaji pekerja yang dibayarkan tidak dengan kompensasi setelah masa kerja.

Ketua SBSI Kendari Iswanto Sugiarto mengatakan bahwa pihak perusahaan wajib membayarkan kompensasi setelah masa kerja pada saat berakhirnya kontrak dan yang dilakukan CV DS telah menyalahi aturan.

“CV DS jelas telah menyalahi jika melihat kasus yang terjadi pada 12 karyawan dengan status PKWT yang di tidak diperpanjang kontraknya,” ucap Alumni S1 Hukum UHO, Sabtu 6 Desember 2025.

Iswanto juga menegaskan bahwa Pasal 15 PP No. 35 Tahun 2021 Tentang PKWT bahwa Pengusaha wajib memberikan uang kompensasi kepada pekerja yang hubungan kerjanya berdasarkan PKWT saat berakhirnya kontrak.

“Pasal 15 PP No. 35 tahun 2021 itu pointnya jelas sekali disitu pada berakhirnya kontrak, bukan sebulan atau dua bulan berakhirnya kontrak pekerja,” tegas Magister Manajemen ini.

Ia menilai bahwa perusahaan tak patuh dengan SK Direksi yang dibuatnya.

“Kalau perusahaan patuh tentunya jangan menunda apalagi sampai tidak membayarkan uang kompensasi pekerja yang tidak diperpanjang kontraknya,” tutur jebolan aktivis HmI.

Iswanto juga meminta agar Binwasnaker dan Deks Ketenagakerjaan Polda Sultra untuk menindak tegas CV DS yang tak membayarkan kompensasi kepada pekerja yang diberhentikannya.

“Ini persoalan menyangkut hak pekerja sehingga, kita sebagai LKS tripartit bersama Kepolisian kita bersinergi menuntaskan persoalan pelanggaran dan perselisihan hubungan industrial,” pungkasnya.

Sementara itu HRD CV Duta Setia membantah tudingan tersebut.

“Tidak benar, Kompensasi tetap dibayar hanya saja manajemen selesaikan dulu pembayaran upah/gaji. Baru menyusul pembayaran kompensasi,” katanya saat dikonfirmasi via pesan Whatsapp.(Irvan)*

Ibu Bhayangkari Salurkan Bantuan ke Desa Terisolasi di Lokasi Bencana

0

KENDARIKINI.COM – Di tengah upaya penanggulangan bencana banjir bandang di Tapanuli Tengah, nama Marlina Wiguna Lumban Tobing muncul sebagai salah satu sosok kunci di lapangan. Ia bukan pejabat, bukan petugas berseragam, tetapi seorang ibu Bhayangkari, istri dari anggota Polri Ipda Nardus Sefri Siahaan yang bertugas di Satlantas Polres Tapanuli Tengah.

Ketika desanya terdampak banjir bandang dan akses darat terputus akibat longsor dan timbunan material, Marlina mengambil keputusan yang tidak mudah. Ia berjalan kaki menembus hutan dari desanya menuju Kota Pandan, Sibolga, untuk mencari bantuan bagi warga. Perjalanan itu bukan hanya soal jarak, tetapi soal tekad untuk memastikan pertolongan bisa datang secepat mungkin.

Perjuangan Marlina kemudian membawanya bertemu dengan unsur TNI, Polri, dan pihak terkait yang sedang mempersiapkan misi bantuan menggunakan helikopter. Dalam penerbangan itu, Marlina ikut serta, bukan sebagai penumpang biasa, tetapi sebagai pemandu menuju Desa Bonandolok, salah satu desa yang paling terisolasi akibat bencana.

Dari udara, tampak warga berkumpul dan menanti kedatangan helikopter di bawah sana. Berdasarkan arahan Marlina, pilot akhirnya menemukan sebuah area terbuka yang dinilai cukup aman untuk dijadikan titik pendaratan. Di lokasi itulah helikopter AS-332 C+1 Super Puma / H-3217 menurunkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan pokok lainnya.

Di sela-sela proses penurunan logistik, Marlina sempat bertemu dengan keluarganya. Pertemuan itu berlangsung singkat, namun cukup untuk saling berpelukan dan memastikan bahwa semua dalam keadaan selamat. Tanpa banyak kata, fokus utamanya tetap pada misi: memastikan bantuan benar-benar sampai kepada warga desa.

Sebagai istri seorang anggota Polri yang sehari-hari bertugas di Satlantas Polres Tapanuli Tengah, Marlina menunjukkan bahwa peran Bhayangkari bukan hanya di balik layar. Dalam situasi darurat, ia hadir sebagai jembatan antara warga dan aparat, membawa informasi, menunjukkan lokasi, dan membantu proses distribusi bantuan dengan tenang dan terukur.

Misi kemanusiaan di Tapanuli Tengah ini melibatkan banyak pihak, mulai dari Polri, TNI, hingga para relawan. Apresiasi disampaikan kepada Komandan Lanud Soewondo Marsma TNI Tiopan Hutapea, S.Sos., M.A.P beserta seluruh anggota Lanud Soewondo, serta seluruh crew helikopter AS-332 C+1 Super Puma / H-3217 yang berperan dalam operasi udara.

Di antara rangkaian unsur resmi itu, kehadiran seorang ibu Bhayangkari seperti Marlina menjadi pengingat bahwa respon bencana tidak hanya bertumpu pada kekuatan institusi, tetapi juga keberanian individu. Tanpa banyak sorotan, ia menjalankan peran sebagai istri, ibu, dan warga desa yang peduli, sekaligus menjadi bagian penting dari rantai pertolongan bagi desanya.*

Brimob Polri Bangun MCK dan Tandon Air Bersih untuk Korban Banjir Bandang

0

KENDARIKINI.COM – Upaya pemulihan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor di wilayah Tapanuli Bagian Selatan terus berjalan. Pada Jumat (05/12/2025), sejak pukul 08.00 WIB, personel Batalyon-C Satbrimob Polda Sumut yang berada di Posko Utama Desa Garoga kembali melaksanakan pelayanan kemanusiaan dengan membangun fasilitas MCK dan tandon air bersih bagi warga terdampak.

Kegiatan yang dipimpin Danki-2 Batalyon C, IPTU Januar Fazhari, S.H., tersebut menjadi langkah nyata Polri dalam memberikan layanan mendasar kepada masyarakat yang saat ini masih bertahan di posko pengungsian. Proses pembangunan memanfaatkan berbagai peralatan seperti cangkul, senso, palu, dan gergaji untuk mempercepat penyelesaian fasilitas.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan bahwa kebutuhan air bersih dan sanitasi telah menjadi fokus utama setelah kondisi kawasan terdampak mulai stabil.

“Setelah proses evakuasi dan penyaluran bantuan berjalan, kini kami memastikan kebutuhan sanitasi warga terpenuhi. Personel Brimob membangun fasilitas MCK dan tandon air agar masyarakat dapat menjaga kebersihan dan kesehatan selama berada di lokasi pengungsian,” ujar Kombes Ferry, Sabtu (6/12).

Ia menegaskan bahwa fasilitas tersebut bukan hanya bentuk bantuan fisik, namun juga bagian dari pemulihan psikologis warga yang terdampak bencana.

“Ketersediaan air bersih dan fasilitas sanitasi sangat penting untuk menjaga kesehatan, terutama di lokasi yang padat pengungsi. Polri akan terus memastikan layanan ini hadir secara optimal,” tambahnya.

Hingga kegiatan selesai, pembangunan MCK telah memasuki tahap finishing, sementara dudukan tandon air telah siap digunakan. Proses pengerjaan berlangsung aman dan tertib serta mendapat respons positif dari warga setempat.

Polri melalui Satbrimob Polda Sumut menegaskan komitmennya untuk tetap hadir membantu masyarakat hingga seluruh kebutuhan dasar di wilayah terdampak dapat terpenuhi secara baik dan berkelanjutan.*

Tim Trauma Healing Polri Beri Dukungan Psikososial Bencana

0

KENDARIKINI.COM – Tim Trauma Healing Bagian Psikologi SDM Polda Aceh memberikan dukungan Psikososial Bencana Alam di wilayah Langsa, Jum’at, 5 Desember 2025.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S. I. K, Sabtu, 6 Desember 20250, dalam keterangannya, menyebutkan Tim Trauma Healing Bagian Psikologi SDM Polda Aceh yang dipimpin Kasubbagsipol Kompol Raswan Effendi, S. Psi., M. Psi., Psikolog, bersama anggotanya melakukan kegiatan dalam rangka memberikan dukungan Psikososial Bencana Alam di wilayah Kota Langsa, serta bersama Tim Psikologi SSDM Polri dan Tim Polwan Mabes Polri.

Anggota Trauma Healing Biro SDM Polda Aceh yang mendampingi Kasubbagsipol Bagian Psikologi Biro SDM Polda Aceh terdiri dari :
1. Iptu Rahmi Muhammad, S.Psi., M.Psi., Psikolog. (Pamin 2 Urren Subbagrenmin Biro SDM Polda Aceh);
2. Ipda Amiruddin, S.Psi., M.Psi. (Ps. Paursubbagpsipers Biro SDM Polda Aceh);
3. Bripda Mentari Mahbengi, S.Psi. (Banum Subbagpsipers Biro SDM Polda Aceh).

Kegiatan Trauma Healing itu digelar di Kota Langsa pada hari ini, tepatnya untuk memberikan dukungan Psikososial kepada Personel Polres Langsa dan masyarakat terdampak bencana, sambung Kabid Humas.

Tim tersebut juga melakukan home visit ke Asrama Polres Langsa dan memberikan Trauma Healing untuk Personel Polres Langsa dan keluarga, lanjutnya lagi.

Kedatangan Tim Trauma Healing ke tempat mereka disambut dengan dengan baik dan mereka juga menyampaikan terima kasih kepada tim yang telah memberikan bantuan Psikososial, sehingga dapat mengurangi beban dalam situasi terdampak bencana saat ini, tutup Kabid Humas.*

Pilrek UHO Dijadwalkan Awal 2026

KENDARIKINI.COM – Proses Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode berikutnya dipastikan akan dimulai pada awal tahun 2026, yakni sekitar Januari atau awal Februari.

Rektor UHO saat ini, Dr. Herman, mengungkapkan komitmen untuk memastikan proses ini berjalan transparan, diawali dengan keterbukaan pembahasan aturan senat yang melibatkan publik.

Dr. Herman menjelaskan bahwa langkah awal yang akan diambil adalah membenahi mekanisme Senat Universitas.

“Saya makanya Januari itu atau awal Februari (2026) mulai proses, tapi saya awali dulu yang ada, Senat terbuka. Undang semua warga kampus,” ujar Dr. Herman, Rabu (03/12/2025).

Selama ini, aturan main Pilrek hanya dibahas oleh anggota Senat. Ke depan, Dr. Herman ingin melibatkan pihak-pihak lain di luar Senat, karena selama ini banyak ketidakpuasan muncul akibat kurangnya penjelasan terkait keputusan Senat.

“Setiap sebenarnya yang diributkan oleh pihak-pihak yang tidak puas dengan keputusan Senat itu, sebenarnya mereka itu bisa dijelaskan oleh anggota Senat itu sendiri. Tapi justru anggota Senat ini sendiri juga tidak tahu kenapa bisa begitu. Itu sudah dampaknya di luar itu sudah luar biasa,” pungkasnya.

Dikonfirmasi mengenai keikutsertaannya dalam Pilrek UHO, Dr.Herman mengaku belum berencana untuk maju. Saat ini dirinya fokus mengawal dan mempersiapkan proses pemilihan agar berjalan jujur, adil, dan demokratis sembari menunggu arahan dari pusat.

“Saya mengajak semua pihak untuk mensukseskan Universitas Halu Oleo,” pungkasnya.*

Gerak Cepat PLN, Sistem Kelistrikan Sumbar Pulih 100 Persen Pascabencana

0

KENDARIKINI.COM — PT PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan Sumatra Barat pascabencana banjir dan tanah longsor yang terjadi akhir November lalu. Berkat kerja keras tim di lapangan, listrik wilayah Sumatra Barat pulih 100% setelah Kabupaten Agam sebagai wilayah terdampak terakhir berhasil dinyalakan pada Jumat (5/12) pukul 17:53 WIB.

Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi atas langkah cepat PLN dan kolaborasi lintas sektor dalam pemulihan kelistrikan di berbagai wilayah terdampak bencana. Dengan pulihnya kelistrikan di Sumatra Barat, aktivitas masyarakat perlahan dapat kembali berjalan normal.

“Kami mengapresiasi dedikasi petugas PLN dan seluruh pihak yang bekerja tanpa henti untuk memulihkan kembali listrik di wilayah-wilayah terdampak banjir dan tanah longsor, meski kondisi medan yang sangat berat. Insyaallah listrik sudah bisa dinikmati oleh masyarakat dan aktivitas bisa berjalan seperti biasa,” ucap Mahyeldi.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa hadirnya listrik merupakan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak. Maka, sejak awal pihaknya _all out_ untuk merampungkan proses pemulihan kelistrikan pascabencana di wilayah Sumatra Barat.

“Sesuai arahan Pemerintah, melalui Menteri ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), Pak Bahlil Lahadia, seluruh personel bekerja 24 jam penuh di lapangan untuk memastikan semua titik terdampak mendapatkan suplai listrik kembali. Alhamdulillah, saat ini pasokan listrik Sumatra Barat telah pulih 100%. Semoga ini semakin memudahkan masyarakat untuk melakukan aktivitasnya serta mengoptimalkan layanan publik,” ucapnya.

Darmawan juga menyampaikan, pemulihan cepat yang dikerjakan tak lepas dari kolaborasi erat berbagai pihak. Menurutnya, sinergi Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat sangat krusial dalam proses penormalan kelistrikan Sumatra Barat.

“Kami menyaksikan bagaimana semangat gotong royong benar-benar hidup. Pemerintah Daerah, TNI, Polri, masyarakat, dan tim PLN bergerak sebagai satu tubuh. Ini merupakan misi kemanusiaan untuk mengembalikan terang pascabencana di Sumatra Barat,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat, Ajrun Karim menyampaikan, proses pemulihan di berbagai lokasi terdampak, seperti Agam, Pasaman Barat, Padang Pariaman, Dharmasraya, Sawah Lunto, Pasaman Timur, Solok, Pesisir Selatan, Padang Panjang, Solok Selatan, dan Kota Padang memiliki tantangan yang besar. Menurutnya, penanganan tersebut memerlukan langkah teknis yang kompleks akibat terputusnya akses sejumlah lokasi jaringan listrik tegangan menengah (JTM), jaringan tegangan rendah (JTR) dan gardu distribusi terdampak.

“Petugas kami bersama TNI, Polri, dan masyarakat menembus jalur terjal, membawa peralatan berat secara manual, dan bekerja hingga malam hari karena akses ke titik-titik lokasi yang hanya bisa dilalui dengan berjalan kaki,” ujar Ajrun.

Dirinya melanjutkan, untuk memulihkan kondisi kelistrikan Sumatra Barat, pihaknya membangun kembali beberapa tiang jaringan listrik dan gardu trafo distribusi pada sejumlah daerah terdampak.

“Dalam pemulihan ini, PLN berhasil memasang 619 tiang JTM dan JTR, serta 30,95 kilometer sirkuit (kms) kabel listrik pengganti untuk memastikan suplai listrik untuk masyarakat kembali normal,” tutupnya.*

PLN UID Sulselrabar Kirim Tim Khusus ke Lokasi Bencana, Bantu Pemulihan Kelistrikan

0

KENDARIKINI.COM – Upaya pemulihan kelistrikan Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor terus dipercepat melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, TNI, Polri, dan PLN bergerak bersama memastikan penanganan darurat berjalan efektif agar layanan kelistrikan untuk masyarakat terdampak dapat segera pulih.

Guna mempercepat pemulihan pasokan listrik di Aceh, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menerjunkan tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) yang berjumlah 41 personel.

Tim khusus yang akan diberangkatkan pada Minggu (7/12) berasal dari PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Makassar Selatan, PLN UP3 Makassar Utara, PLN UP3 Mamuju, PLN UP3 Parepare, PLN UP3 Bulukumba, PLN UP3 Watampone, PLN UP3 Palopo, PLN UP3 Pinrang, dan PLN UP3 Kendari.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah menjelaskan tim yang ditugaskan adalah personel khusus yang terlatih dan siap ditugaskan ke medan menantang. “Keberangkatan rekan-rekan bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi membawa misi kemanusiaan demi mempercepat pemulihan pasokan listrik. Tetap jaga semangat dan keselamatan saat bertugas,” pungkas Edyansyah.

Edyansyah optimis, kehadiran tim PLN mampu memberikan secercah harapan kepada masyarakat di Aceh.

Sementara itu, ketua tim khusus PLN UID Sulselrabar, Haryadi Kasim mengaku merasa terpanggil untuk membantu saudara-saudara sebangsa yang ada di Aceh. “Bagi kami ini adalah panggilan dan tugas mulia, walaupun harus berpisah jauh dengan keluarga. Niat kami adalah turut membantu saudara-saudara kita agar pasokan kelistrikan lekas pulih,” kata Haryadi.*

JMSI Sumut Celebration Night dan Donasi untuk Masyarakat Terdampak Bencana

0

KENDARIKINI.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara menggelar “JMSI Celebration Night” di Garage Kopi, Jalan Sakti Lubis, Medan, Jumat malam (5/12/2025). Acara yang dimulai pukul 19.30 WIB ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus gerakan donasi yang untuk membantu wartawan dan keluarga besar pers, masyarakat yang terdampak bencana Sumatera Utara terdampak.

Kegiatan ini dihadiri pengurus JMSI, para jurnalis, tokoh masyarakat, dan relawan kemanusiaan. Ketua JMSI Sumut Rianto SH MH yang disampai Anto Genk memimpin jalannya kegiatan, menegaskan bahwa jurnalis hari ini bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga bagian dari solidaritas kemanus“JMSI hadir bukan hanya dengan berita, tetapi dengan kepedulian. Banyak saudara kita, termasuk wartawan , yang terdampak bencana. Malam ini kita buktikan bahwa dunia pers tidak pernah meninggalkan anggotanya,” tegas Rianto.

Didukung PTPN 1 Regional 1 dan Pemko Medan

Panitia menyampaikan bahwa JMSI Sumut telah berkoordinasi PTPN 1 dan Pemko Medab langsung direspon Walikora Medan Rico Waas yang disampaikan Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, yang menyampaikan apresiasi atas gerakan cepat insan pers dalam membantu sesama, khususnya jurnalis terdampak bencana.

Rianto mengapresiasi dukungan tersebut.

“Sinergi pemerintah dan jurnalis adalah kekuatan besar. Dengan dukungan PTPN 1 Reg 1 Kasubag Humas Rahmat dan Wakil Walikota Zakiyuddin, gerakan kemanusiaan ini semakin kuat,” ujarnya.

Doa untuk Dua Wartawan Anggota JMSI yang Dirawat

Acara juga diisi dengan doa bersama untuk dua anggota JMSI yang tengah menjalani perawatan intensif. Seorang mengalami penyempitan pembuluh darah, sementara satu lainnya dirawat di rumah sakit di Langkat. JMSI menegaskan komitmen untuk terus mendampingi keluarga keduanya sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama insan pers.

Dimeriahkan HR Akustik

Penampilan HR Akustik turut memeriahkan suasana malam penggalangan dana tersebut. Meski bernuansa santai, fokus kegiatan tetap pada misi utama: membantu wartawan dan warga terdampak bencans yang membutuhkan uluran tangan.

Donasi disalurkan melalui Bank Sumut atas nama JMSI, sebagaimana tertera dalam publikasi resmi acara.

Gerakan Kemanusiaan yang Berkelanjutan

Dalam beberapa bulan terakhir, JMSI Sumut aktif menyalurkan bantuan ke berbagai wilayah terdampak bencana di Sumatera Utara. JMSI Celebration Night menjadi momentum lanjutan dari gerakan kemanusiaan yang terus dibangun oleh organisasi tersebut.

“Kami tidak menunggu besar untuk berbuat. Kami mulai dari apa yang mampu kami lakukan. Dari kepedulian itulah pintu-pintu kebaikan terbuka,” ujar Rianto.

Acara ditutup dengan seruan solidaritas untuk terus mengalirkan donasi, terutama bagi wartawan dan saudara-saudara. Dan pemberian paket sembako yang terdampak Hasan Basri mewakili Ketua JMSI Deliserdang, Warkop Jurnalis diwakili Dedy, JMSi Medan, Anggota JMSI Sumut, dan kru Media Sumut24 Group yang saat ini sangat membutuhkan perhatian.*

Pemkot Kendari Anggarkan Rp1 Miliar Keruk Sedimentasi Saluran Air Eks MTQ Kendari, Mahasiswa: Tak Beri Dampak Signifikan

0

KENDARIKINI.COM – Pengerukan sedimentasi saluran air di Kawasan eks MTQ Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kini nampak belum berdampak efektif, Jum’at, 5 Desember 2025.

Hal itu terlihat saat air hujan yang mengguyur wilayah kota Kendari cuma beberapa jam, namun di kawasan eks MTQ Kendari masih terdapat genangan air.

Melalui video berdurasi 00.59 detik yang diterima Jurnalis Kendarikini.com nampak terlihat air menggenangi beberapa titik jalan yang disebabkan luapan saluran air yang berada di kawasan eks MTQ Kendari.

Padahal sebelumnya telah dianggarkan Rp1 miliar untuk melakukan pengerukan sedimentasi saluran air yang berada di kawasan eks MTQ Kendari.

Anggaran tersebut disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Erlis Satya Kencana, kepada TribunnewsSultra.com pada hari Rabu, 5 Februari 2025.

Anggaran yang diajukan Dinas PUPR Kota Kendari adalah sekira Rp1 miliar meliputi biaya alat, BBM, hingga tenaga kerja.

“Kami akan melakukan normalisasi terhadap drainase di Kawasan Eks MTQ, sudah kita anggarkan,” katanya.

Namun jumlah anggaran tersebut nampak belum berdampak efektif karena faktanya masih tetap banjir di kawasan eks MTQ Kendari dari luapan saluran air.

Sementara itu aktivis Mahasiswa UM Kendari, Rahman menilai proyek pengerukan sedimentasi saluran air di kawasan eks MTQ Kendari yang menelan Rp 1 miliar hanyalah pekerjaan tambal sulam tanpa kajian matang.

Ia menegaskan banjir yang masih terjadi membuktikan pemerintah kota Kendari gagal memahami akar persoalan.

Buruknya desain drainase, penyempitan alur pembuangan, dan tata ruang yang tidak teratur.

“Stop proyek seremonial warga butuh solusi permanen bukan program yang hanya mengabiskan anggaran,” tegas Rahman, saat dikonfirmasi media ini melalui via pesan dan telepon WhatsApp pada hari Jum’at, 5 Desember 2025.

Rahman, juga mendesak pemerintah kota Kendari membuka secara transparan detail penggunaan anggaran, metode pengerjaan, serta melakukan evaluasi teknis menyeluruh terhadap pengerukan sedimentasi saluran air di Kawasan eks MTQ Kendari.

“Saya juga menyoroti potensi pemborosan anggaran karena hasil pekerjaan tidak memberi dampak signifikan,” pungkasnya.(Faldi)*

Polda Kawal Penyaluran Bansos untuk Korban Bencana

0

KENDARIKINI.COM – Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR turun langsung mengawal sekaligus menyerahkan bantuan sosial dari Panitia Natal Nasional 2025 serta Kantor Staf Kepresidenan kepada masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Agam pada hari Kamis (05/12/2025). Bantuan disalurkan di tiga wilayah yang mengalami kerusakan paling signifikan, yakni Kecamatan Palembayan, Tiku, dan Malalak.

Dalam kegiatan tersebut, Brigjen Pol. Solihin memastikan seluruh bantuan diterima oleh warga yang membutuhkan. Ia juga melakukan peninjauan menyeluruh ke posko bencana serta desa-desa yang terdampak. “Kami ingin memastikan setiap bantuan yang datang tepat sasaran dan langsung menyentuh masyarakat yang membutuhkan. Tidak boleh ada yang terlewat, terutama mereka yang wilayahnya terisolasi akibat bencana,” ujarnya saat meninjau Desa Tiku.

Selain memantau kondisi warga dan kebutuhan mendesak di lokasi, Brigjen Pol. Solihin juga mengevaluasi upaya penanganan bencana yang masih berjalan. Ia menegaskan pentingnya koordinasi lintas instansi agar proses pemulihan dapat berlangsung cepat dan efektif.

Tak hanya itu, Brigjen Pol. Solihin turut memberikan dukungan moril kepada personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, serta relawan yang bekerja di lapangan. “Kami sangat menghargai dedikasi seluruh personel yang terus bekerja tanpa mengenal lelah. Semangat kalian adalah kekuatan utama dalam misi kemanusiaan ini,” kata Solihin dalam arahannya kepada tim tanggap darurat.

Penyaluran bantuan sosial ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta mempercepat proses pemulihan di wilayah Kabupaten Agam pascabencana.*

Polri Persilakan Masyarakat Salurkan Bantuan Logistik melalui Posko Pondok Cabe

0

KENDARIKINI.COM – Semangat gotong royong kembali menjadi kekuatan utama dalam penanganan bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Pada Jumat, 5 Desember 2025, Polri kembali memberangkatkan bantuan kemanusiaan dalam jumlah besar menuju sejumlah titik terdampak, terutama wilayah Sumatera Barat seperti Padang Pariaman, Agam, dan Pesisir Selatan yang hingga kini masih memerlukan bantuan logistik tambahan. Bantuan juga diarahkan ke Aceh dan Medan sebagai bagian dari dukungan lintas-provinsi untuk memenuhi kebutuhan mendesak para pengungsi.

Polri menyampaikan bahwa masyarakat, komunitas relawan, serta lembaga kemanusiaan dipersilakan memanfaatkan fasilitas pengiriman bantuan melalui Posko Bantuan Terpusat di Lanud Pondok Cabe sebagai bagian dari gerakan gotong royong nasional membantu saudara-saudara kita. Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, menegaskan bahwa Polri siap mendampingi proses pendataan, pengangkutan, hingga memastikan bantuan tiba dengan aman. Untuk kemudahan koordinasi, masyarakat dapat menghubungi Call Center Posko Bantuan Terpusat: +628113864906.

Pada hari yang sama, Polri bersama masyarakat dan relawan memberangkatkan 4.093,5 kg bantuan logistik menggunakan Pesawat Polri CN 295 registrasi P-4501 dari Pondok Cabe menuju Bandara Kualanamu. Penerbangan dimulai dengan Start Engine pukul 06.50 WIB dan Take Off pada 07.11 WIB. Dua relawan KitaBisa, Mailan Arafi dan Naya Devisa, turut serta memastikan kelancaran distribusi bantuan setibanya di lokasi.

Bantuan yang dibawa merupakan hasil gotong royong berbagai pihak. Dari Korlantas Polri, logistik yang dikirimkan berjumlah 1.197,5 kg, terdiri dari kebutuhan dasar seperti sikat gigi, pasta gigi, sabun, sampo, pembalut, selimut, handuk, matras, kaos, serta pakaian dalam. Dari Korpri, bantuan mencapai 224,5 kg, meliputi mi instan, biskuit, susu kaleng, dan air mineral. Sementara itu, KitaBisa mengirimkan 2.671,5 kg logistik, seperti gula pasir, beras premium, family food, popok bayi dan dewasa, minyak goreng, makanan instan, perlengkapan kebersihan, makanan ringan, serta beberapa kebutuhan tambahan seperti makanan hewan peliharaan. Seluruh bantuan disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat terdampak di lapangan.

Polri telah menyiapkan sejumlah posko distribusi untuk memastikan bantuan diterima secara merata dan tepat sasaran. Di antaranya Posko Logistik Polda Aceh dan Posko Terpadu Lanud Banda Aceh, Posko Logistik Polda Sumbar di Padang Utara, serta tiga posko di Sumatera Utara—Polda Sumut, Kualanamu, dan Silangit. Selain jalur udara, Polri juga mengerahkan helikopter, kapal Ditpolairud, dan kendaraan taktis untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses.

Pada hari sebelumnya, Kamis, pukul 12.45 WIB Pesawat Polri Fokker 27 P-4401 tiba di Bandara Internasional Kualanamu membawa bantuan logistik dari masyarakat, relawan KitaBisa bersama Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumut memberikan keterangan doorstop. Ferry Irwandi dari KitaBisa menjelaskan bahwa setelah melakukan penggalangan dana selama 24 jam dan berhasil mengumpulkan Rp 10,3 miliar, mereka mulai mengirimkan 2,6 ton bantuan awal yang diprioritaskan ke wilayah dengan kebutuhan tertinggi, seperti Aceh Tamiang. Bantuan tersebut berisi makanan siap konsumsi bergizi, perlengkapan bayi, kebutuhan ibu menyusui, pembalut, pakaian dalam, dan perlengkapan kebersihan. Mereka juga berkolaborasi dengan penyedia air bersih karena banyak titik terdampak yang kekurangan pasokan. Ia menyampaikan apresiasi kepada Ditpolairud Polri yang membantu mengangkut 2,5 ton bantuan ketika akses transportasi udara terbatas, serta menegaskan bahwa percepatan distribusi hanya bisa terwujud melalui kolaborasi semua pihak—pemerintah, relawan, masyarakat, dan institusi.

Dari KitaBisa Sumut, Haikal menyampaikan bahwa distribusi lanjutan akan diarahkan ke Desa Tualang, Kabupaten Langkat, serta beberapa titik tambahan lainnya. Apabila jalur menuju Aceh Tamiang memungkinkan, wilayah tersebut akan menjadi prioritas utama. Hibat dari KitaBisa Jakarta menambahkan bahwa bantuan yang dibawa mencakup pampers, pakaian, kebutuhan anak, dan makanan siap konsumsi.

Brigjen Pol Trunoyudo menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah bergotong royong mendukung saudara-saudara kita yang terdampak. Ia menegaskan bahwa Polri akan terus mendampingi setiap proses pengiriman dan bekerja bersama relawan serta masyarakat agar bantuan tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran. Semangat gotong royong inilah, lanjutnya, yang menjadi kekuatan terbesar bangsa Indonesia dalam menghadapi situasi kebencanaan. Polri mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat solidaritas melalui pemanfaatan posko dan call center sebagai pusat kolaborasi kemanusiaan.*

Ajang Wonderful Indonesia Award, Desa Wisata Namu Juara 3 Wisata Terbaik Nasional Berbasis Alam

KENDARIKINI.COM – Perjuangan panjang Desa Wisata namu, Kecamatan Laonti, kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawes Tenggara (sultra) membuahkan hasil yang membanggakan dunia pariwisata Sultra.

Dalam malam pengunguman sekaligus penganugerahaan Wonderful Indonesia Warad (WIA) 2025 Kementrian Pariwisata Republik Indonesia seagai ajang bergensi dunia kepariwisataan Nasional. Desa Wisata Namu mencatatkan Sejarah baru dan menambah prestasi kepariwisataan Konawe Selatan dan Sulawesi Tenggara. Des Wisata Namu mampu meraih Juara ke 3 Sebagai Desa Wisata Terbaik Nasional, Kategori Desa Wisata berbasis Alam.

Menyisihkan ribuan Desa Wisata Lainnya di Indonesia yang bersaing pada tahapan awal hingga akhir, tentu prestasi ini membuktikan kemapuan Desa Wisata namu yang cukup diperhitungkan dalam kancah pariwisata nasional.

Kepala Dinas pariwisata Provinsi Sultra H. Belli HT yang hadir langsung dilokasi malam Awarding WIA 2025 mengungkapkan bahwa Namu membuktikan kerja-kerja kolaboratif yang patut di apresiasi, Masyarakat menjadi kunci kekuatan pergerakan desa wisata Namu hingga saat ini.

“Ini kemenangan Masyarakat Namu dan pemerintah Desa, Tentu ini kebanggaan Sulawesi Tenggara . Dan menjadi catatan perjalanan desa wisata disultra yang setiap tahunnya mampu bersaing dan meraih predikat membanggakan di level nasional,“ ujar belli.

Sementara itu Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Konawe Selatan Hj. Arni yang juga turut hadir mendampingi kepala Desa namu di kegiatan ini menegaskan, bahwa satu kesyukuran bahwa Desa Namu dengan dukungan pemerintah kabupaten mampu mencapai prestasi nasional seperti di WIA ini.

“Konawe Selatan turut berbangga atas pencapaian ini, pemerintah konawe Selatan memberikan dukungan untuk desa namu di ajang ini atas instruksi Bupati Konawe Selatan tentunya. Dan kedepan tentu pemerintah konawe Selatan khususnya melalui Dinas Pariwisata akan berusaha memberikan perhatian untuk keberlanjutan pengembangan desa wisata namu tentunya,“ Ungkap Arni.

Nikson selaku Kepala Desa Namu sendiri yang menerima langsung penghargaan ini pada Jum’at (05/12/2025) di ballroom Gedung Sapta pesona Kementrian Pariwisata mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah membantu namu sehingga bisa mencapai prestasi Nasional seperti sekarang ini.

“Tentu saya berterima kasih kepada Masyarakat dan aparat Saya, yang tanpa kenal Lelah mau Bersatu untuk membenahi Desa Wisata Namu. Demikian pula dengan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan kontribusi positif terhadap desa namu, baik pemerintah kabupaten, provinsi, komunitas, kampus-kampus,Lembaga-lembaga eksternal, Media dan pihak-pihak yang selama ini menganggap namu sebagai desa yang dicintai Bersama. Tanpa mereka semua belum tentu Desa Kami bisa mencapai prestasi sekarang ini,“ lugas Nikson usai menerima penghargaan WIA 2025.*

Warga Sultra Protes Penghargaan Kementerian ATR

0

PROTES WARGA SULTRA SOAL PENGHARGAAN “PIN EMAS” KEPADA POLDA SULTRA

KENDARIKINI.COM — Gelombang kekecewaan dan protes keras muncul dari masyarakat Sulawesi Tenggara (Sultra) setelah pemberian Pin Emas dari Kementerian ATR/BPN kepada Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara atas klaim keberhasilan pemberantasan mafia tanah.

Bagi warga yang selama bertahun-tahun berjuang mempertahankan hak atas tanah, penghargaan itu dinilai sangat melukai perasaan rakyat, bahkan dianggap sebagai bentuk pengabaian terhadap kenyataan pahit di lapangan.

“Mafia tanah yang mana sudah diberantas?” — pertanyaan warga

Ratusan warga pemilik lahan, aktivis agraria, serta tokoh masyarakat mempertanyakan dasar penghargaan tersebut. Mereka menyebut klaim pemberantasan mafia tanah sebagai narasi kosong yang tidak mencerminkan kondisi nyata masyarakat.

Seorang tokoh masyarakat menegaskan:

“Mafia tanah yang mana diberantas Polda Sultra? Sejak kapan Polda bergerak memberantas mafia tanah? Kapan, di mana, dan siapa saja oknum yang sudah ditangkap? Kami tidak melihat itu terjadi.”

Warga menilai justru kebalikannya yang terjadi: kasus-kasus sengketa tanah semakin marak, laporan masyarakat tidak mendapat tindak lanjut jelas, dan sebagian oknum aparat malah terkesan berada di pihak para mafia tanah.

Rakyat Sultra: “Kami belum merdeka dalam urusan agraria”

Warga menilai pemberian Pin Emas adalah tindakan yang kontras, berlebihan, dan sekadar formalitas. Mereka menganggap pemerintah pusat, khususnya Kementerian ATR/BPN, tidak memahami betapa kompleks dan sakitnya persoalan agraria di Sultra.

Banyak masyarakat menyatakan mereka “belum merdeka” dalam urusan tanah, karena:

proses hukum yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah,

laporan warga digantung tanpa kepastian,

sertifikat tumpang tindih terus bermunculan,

konflik masyarakat dengan perusahaan dibiarkan berlarut-larut.

Ismunahadi: “Lebih berharga besi berkarat daripada penghargaan ini”

Pengamat dan analis administrasi pertanahan, Ismunahadi, memberikan komentar tajam terkait pemberian penghargaan tersebut.

Menurutnya:

“Penghargaan itu tidak ada nilainya. Lebih berharga besi berkarat daripada Pin Emas yang hanya menertawakan penderitaan rakyat,”.

Ismunahadi menilai penghargaan ini justru menunjukkan minimnya pemahaman kementerian terhadap realitas konflik agraria di Sultra. Ia menegaskan bahwa kementerian tampak terburu-buru, tidak melakukan pendalaman, dan tidak mendengar jeritan rakyat sebelum mengambil keputusan.

Kekecewaan kepada Menteri ATR/BPN

Warga menilai Menteri ATR/BPN seolah buta terhadap fakta lapangan, sebab banyak kasus tanah hingga kini justru mandek di bawah kewenangan BPN. Mereka melihat tindakan pemberian penghargaan ini sebagai keputusan yang tidak mempertimbangkan:

keadaan nyata konflik agraria di Sultra,

Ratusan korban sertifikat ganda dan tumpang tindih,

proses hukum yang berjalan lambat,

serta dugaan keterlibatan oknum-oknum yang tidak ditindak tegas.

Seruan kepada Pemerintah Pusat: “Lihatlah penderitaan kami sebelum memberi penghargaan”

Warga Sultra meminta Presiden dan Menteri ATR/BPN untuk turun melihat langsung situasi lapangan, bukan sekadar menerima laporan internal yang terkesan bersih dan steril.

Masyarakat mendesak agar:

1. Dilakukan audit nasional atas penanganan kasus mafia tanah di Sultra.

2. Dipublikasikan daftar oknum mafia tanah yang benar-benar telah ditindak, apabila memang ada.

3. Pemerintah menghentikan penghargaan formalitas sebelum rakyat merasakan keadilan yang nyata.

4. Seluruh konflik agraria diselesaikan secara transparan dan tidak kosmetik.

Penutup

Pemberian Pin Emas yang semestinya menjadi simbol prestasi justru berubah menjadi simbol ketidakadilan, kehilangan kepercayaan, dan kemarahan rakyat Sultra. Warga berharap pemerintah tidak menutup mata dan segera melakukan langkah nyata—bukan sekadar seremoni penghargaan yang dianggap tidak pantas dan menyakitkan.*

Desa Wisata Namu Wakili Sultra dalam Networking Session WIA Kemenpar

KENDARIKINI.COM – Desa Wisata Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara (sultra) dalam gelaran Networking Session Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025 Kementrian Pariwisata (kemenpar) di Jakarta, Jum’at (05/12/2025).

Networking Session merupakan salah satu kegiatan dalam program Wonderful Indonesia Award (WIA) 2025 yang bertujuan untuk mempertemukan para finalis WIA dengan mitra strategis Kemenpar.

Dalam kegiatan kali ini sejumlah mitra strategis diantaranya Bank Central Asia (BCA), Asosiasi Travel Agen Indonesia (ASTINDO), manajemen AQUA, Manajemen Atourin, dan Manajemen Rekosistem, memberikan paparan dan diskusi singkat bersama para peserta.

Adapun finalis dari WIA 2025 kali inim diantaranya perwakilan Desa Wisata Terbaik Nasional, Daya Tarik Wisata Terbaik Nasional, Kelompok Sadar Wisata Terbaik Nasional, Toilet Bersih terbaik Nasional, Hotel Berkelanjutan dan beberapa finalis Apresiasi WIA 2025 diantarnaya perwakilan Pemimpin Pariwisata terinspiratif, Pejuanga Pariwisata, Tokoh Kunci Industri Event, Event Hijau Terbaik 2025, dan Kolaborasi mitra co-Brand teraik, hadir dalam Netrworking Session kali ini.

Wakil Mentri Pariwisata Republik Indonesia Ni Luh Enik Ermawati , saat membuka kegiatan ini mengungkapkan kebanggannya kepada 30 Finalis Wonderfull Indonesia Award 2025. Bangga melihat pergerakan pariwisata di berbagai latar belakang baik desa wisata, daya tarik wisata, pejuang pariwisata dan kategori lain dalam WIA kali ini.

” Terima kasih dan bangga melihat perjuangan 30 Finalis Wonderfull Indonesia Award khususnya Sub Bidang Destinasi yang hadir dalam Networking Session. Mungkin sebagian orang menganggap Awarding ini hanya sebatas apresiasi atau ceremonial, namun saya yakin sebagai orang desa dan pernah berjuang dari bawah, saya yakin bahwa apresiasi yang diberikan seseorang memberikan makna, dorongan, dan juga memberia energi yang luar biasa untuk terus dan tulus tumbuh menjadi lebih baik. Jadi Awarding ini bukan hanya sekedar ceremonial, tapi ini bentuk komitmen kami ingin selalu bersama masyarakat tidak hanya menguatkan sekotr pariwisata tapi terus menjadi sebuah bentuk keberlanjutan ” ujar Wamenpar saat membuka acara.

Setelah kegiatan ini, akan dilanjutkan dengan malam pengunguman pemenang sekaligus Penganugerahan Wonderful Indonesia Awarad (WIA) 2025 bertempat di gedung Sapta Pesona Kementrian Pariwisata. Juma’at malam (05/12/2025).

Untuk diketahui kembali, Desa Wisata Namu, Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan masuk sebagai finalis 15 besar terbaik Kategori Desa Wisata WIA 2025 , yang merupakan satu-satunya perwakilan sultra, sekaligus satu-satunya perwakilan pulau sulawesi yang lolos dalam seleksi terakhir menyisihkan ribuan desa wisata calon finalis lainnya dari seluruh indonesia, setelah melwati proses panjang, mulai asessment administrasi hingga visitasi atau pembuktian lapangan oleh tim juri nasional.*

Upaya PT Vale Lakukan Penguatan Pendidikan Tinggi

0

KENDARIKINI.COM — Pembangunan manusia Indonesia yang unggul tidak dapat menunggu. Di tengah percepatan industrialisasi dan transformasi ekonomi, kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi utama untuk mewujudkan Asta Cita Presiden—khususnya Cita 1 (Manusia Indonesia Unggul), Cita 6 (Transformasi Ekonomi Berkelanjutan), dan Cita 7 (Penguatan Tata Kelola).

Sejalan dengan agenda nasional tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari grup MIND ID, terus memperkuat peran industri dalam pengembangan pendidikan tinggi di Sorowako melalui dukungan untuk Politeknik Sorowako (Poliwako).

Presiden Direktur & CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menyampaikan bahwa perubahan ATS menjadi Politeknik Sorowako adalah momentum penting, bukan hanya bagi PT Vale, tetapi bagi ekosistem industri yang terus berkembang di Luwu Timur.

“Transformasi menjadi Politeknik Sorowako harus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas. Bukan hanya dengan PT Vale, tetapi juga dengan berbagai industri yang akan bertumbuh di Luwu Timur. Kita membutuhkan talenta yang mampu bersaing melalui keterampilan, teknologi, dan pola pikir inovatif,” ujar Bernardus.

Poliwako diharapkan menjadi pusat unggulan vokasi yang menghasilkan lulusan siap industri, mendukung hilirisasi, dan memperkuat rantai nilai ekonomi daerah.

Dukungan penuh juga disampaikan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dalam kegiatan Peletakan Batu Pertama Gedung Perkuliahan dan Peresmian Papan Nama Politeknik Sorowako. Pemerintah melihat pendidikan tinggi sebagai kebutuhan mendesak. Data menunjukkan lebih dari 10.000 putra-putri Luwu Timur terpaksa menempuh pendidikan di luar daerah. Kehadiran Poliwako menjadi solusi pemerataan akses pendidikan tinggi berkualitas.

Bupati Irwan turut menyampaikan perkembangan penting, “Kami telah mendapatkan respons positif dari Kementerian Kehutanan untuk menjadikan sekitar 200 hektare kawasan sebagai area pendidikan terpadu. Di lokasi ini akan dibangun kampus, boarding school, sentra UMKM, hingga fasilitas rehabilitasi. Ini komitmen kami membangun SDM Luwu Timur secara berkelanjutan.”

Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita dalam menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis manusia dan inovasi.

Ketua Yayasan Pendidikan Sorowako, Firman Fauzih, menjelaskan bahwa Poliwako lahir dari perjalanan panjang bermula dari Training Center yang dibangun PT Vale, berkembang menjadi ATS, dan kini bertransformasi menjadi politeknik. “Kami ingin memberikan kontribusi lebih besar bagi PT Vale dan masyarakat Luwu Timur. Poliwako harus menjadi institusi yang tidak hanya mencetak tenaga terampil, tetapi juga generasi pembawa perubahan,” ujar Firman.

Direktur Poliwako, Harjuma, menambahkan bahwa perubahan ini telah mendapatkan pengesahan resmi melalui SK Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Sebagai bagian dari kontribusi jangka panjang terhadap SDM Indonesia, PT Vale menjalankan beberapa dukungan strategis untuk Poliwako, antara lain:

1. Peningkatan Kurikulum & Pelatihan Berbasis Industri
Pengembangan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan operasi pertambangan, hilirisasi nikel, teknologi, keselamatan, dan green mining.

2. Vocational Short-Term Training (VST)
PT Vale bersama Pemerintah Luwu Timur dan Poliwako menandatangani MoU VST untuk memperkuat pelatihan vokasi jangka pendek bagi pemuda daerah agar siap kerja dan kompetitif.

3. Fasilitasi Magang dan Link-and-Match
Akses praktek industri di unit operasi PT Vale, membuka kesempatan lulusan untuk memahami teknologi, maintenance, dan operasi kelas dunia.

4. Ekosistem Riset untuk Energi & Reklamasi
Kolaborasi penelitian terkait energi baru terbarukan, metalurgi, reklamasi, dan konservasi lingkungan agar mahasiswa dapat berkontribusi pada teknologi masa depan.

Kontribusi ini merupakan bagian dari upaya PT Vale menjalankan mandat Asta Cita dan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan di wilayah operasional.

Kegiatan dilanjutkan dengan penekanan tombol peresmian papan nama Politeknik Sorowako oleh Bupati Luwu Timur dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia, diikuti penandatanganan MoU VST sebagai simbol kerja sama industri–pemerintah–pendidikan yang semakin solid. Pembangunan pendidikan tinggi di Sorowako bukan sekadar proyek infrastruktur. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun generasi yang lebih unggul, mandiri, adaptif, dan berdaya saing global.

Dengan pendekatan kolaboratif, PT Vale dan Pemerintah Daerah Luwu Timur berkomitmen menjadikan Poliwako sebagai pusat pendidikan vokasi terbaik di Kawasan Timur Indonesia, sehingga SDM lokal tidak hanya siap menyambut masa depan,tetapi juga membangunnya.*

Menata Ulang Keadilan Ekonomi Media di Era Platform Digital

0

KENDARIKINI.COM – KOMITE Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas (KTP2JB) berkolaborasi dengan sejumlah lembaga dan kementerian menggelar Seminar Nasional dengan tema “Upaya Berkelanjutan untuk Keberlanjutan Media” pada Kamis (4/12/2025) di Antara Heritage Center. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari “Media Sustainability Forum 2025).

Dalam seminar ini, Anggota Bidang Kerja Sama KTP2JB, Guntur Syahputra Saragih menyoroti tantangan dalam mendorong perusahaan platform digital dengan perusahaan media. Apalagi rezim UU Hak Cipta saat ini tidak mendukung hak cipta untuk karya jurnalistik.

‘“Sehingga membuat kami kesulitan menjalin kerja sama karena tidak ada ketentuan copyright, jadi tidak bisa membuat lisensi berbayar,” tutur Guntur Saragih.

Melalui KTP2JB, pihaknya berupaya mendorong kerja sama formal antara industri media dan perusahaan platform global. Hal ini dimulai dengan peran KTP2JB memfasilitasi konteks kerja sama yang membuat perusahaan platform mendapatkan benefit timbal balik. Dengan begitu, diharapkan perusahaan platform semakin termotivasi untuk melakukan kerja sama dengan perusahaan media.

Adapun kerja sama yang diupayakan dalam Perpres No. 32 Tahun 2024 bersifat wajib tetapi tanpa sanksi. Sedangkan perjanjian dapat dilakukan berbentuk lisensi berbayar, bagi hasil, berbagi data agregat tanpa payung yang memaksa, dan bentuk lain yang disepakati.

“Kami juga melakukan fungsi pengawasan yang tidak ada sanksinya. Saya tidak tahu, sanksi moral apakah akan efektif? Kami juga memberikan rekomendasi untuk diberikan kepada Komdigi,” jelasnya.

Seminar ini juga menghadirkan sejumlah pembicara dari lembaga lain yakni Dewan Pers, Kementerian Hukum, Bappenas, Viva Group, dan AJI Indonesia.

Ketua Komisi Kemitraan, Hubungan Antar-Lembaga, dan Infrastruktur Dewan Pers, Rosarita Niken Widiastuti menyebutkan disrupsi teknologi, anjloknya pendapatan iklan konvensional, serta ketergantungan media pada algoritma pihak ketiga sebagai tekanan utama yang menggerus ketahanan ekosistem pers nasional.

Kondisi inilah yang melandasi lahirnya Peraturan Presiden (Perpres) No 32 Tahun 2024 tentang Tanggung Jawab Perusahaan Platform Digital untuk Mendukung Jurnalisme Berkualitas.

Perpres ini, kata Niken, memiliki tiga substansi yang ditawarkan untuk merespons situasi iklim industri media saat ini.

Pertama keadilan, yakni menciptakan iklim bisnis yang setara antara platform digital global dengan perusahaan lokal dalam hal bagi hasil serta pemanfaatan data. Kedua jurnalisme berkualitas, yang bertujuan mendorong algoritma platform untuk memprioritaskan konten jurnalistik yang taat pada kode etik dan bukan sekadar clickbait.

“Ketiga soal transparansi, yang mewajibkan keterbukaan dalam perubahan algoritma yang berdampak signifikan pada distribusi konten berita,” kata Niken.

Untuk itu, ia mengusulkan tiga bentuk konkret kolaborasi yang bisa dilakukan. Pertama, media dan platform melakukan negosiasi lisensi konten berbayar, menggelar program pelatihan, dan transparansi data pembaca. Kedua, media dan media melakukan sindikasi konten investigasi, berbagi infrastruktur teknologi, dan jaringan iklan bersama (shared ad network).

Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Visi Media Asia Tbk, Neil Tobing, mengusulkan empat pilar penting kesetaraan publisher dan platform digital di Indonesia.

Pertama, menentukan nilai ekonomi karya jurnalistik. Kedua, menyusun aturan teknis Perpres No. 32/2024 yang diharapkan Neil dapat menjadi langkah awal penataan ekosistem digital. Ketiga, perlunya menjaga ekosistem tetap kredibel. Hal ini dapat dilakukan dengan pembenahan ekosistem media yang membutuhkan standar kompetensi, verifikasi perusahaan pers yang memenuhi standar redaksional, serta penerapan parameter anti-clickbait dan anti-misinformasi, dengan Dewan Pers sebagai pengawas utama.

Keempat, menentukan batas yang dapat dinegosiasikan dan yang harus dilindungi. Bagi Neil, kolaborasi tidak boleh mengorbankan independensi editorial, akses publik terhadap informasi, integritas algoritma distribusi, dan privasi audiens.

Peluang dapat insentif

Fungsional Penyuluh Pajak Ahli Madya, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Timon Pieter, mengungkapkan adanya peluang bagi perusahaan media mendapatkan insentif pajak vokasi bagi perusahaan media yang melakukan kegiatan praktik kerja, pemagangan, dan/atau pembelajaran berbasis kompetensi tertentu.

Kemudian juga ada peluang mendapatkan insentif dari kegiatan penelitian dan pengembangan, insentif ekonomi digital dengan kriteria tertentu. Selain itu, Pieter menjelaskan peluang perusahaan media mendapat fasilitas pengurangan tarif pajak penghasilan (PPh) badan.

“Untuk industri media tidak ada insentif khusus. Apabila merasa perlu mengusulkan insentif dengan alasan transformasi digital yang menghantam media, maka itu bisa diajukan ke Direktorat Jenderal Strategi dan Kajian Fiskal,” kata Timon.

Ia mencontohkan insentif untuk industri hotel, pariwisata, dan angkutan udara. “Juga ada insentif PPh untuk pekerja di sektor pariwisata, insentifnya ditarget,” kata Timon. Dalam catatan Timon, media pernah mendapatkan insentif PPh untuk kertas dan pekerjanya saat Covid-19.

Sementara itu, Perencana Ahli Muda Direktorat Ideologi, Kebangsaan, Politik dan Demokrasi Kementerian PPN/Bappenas, Yunes Herawati, memaparkan Bappenas telah memasukkan media dan pers berkualitas dalam RPJPN 2025–2045. Tujuannya untuk penguatan komunikasi publik yang merata, adil, berdaulat, dan akuntabel guna meningkatkan kepercayaan dan partisipasi masyarakat.

Untuk itu, Bappenas telah melakukan diskusi terpimpin guna mendapatkan masukan dari pemangku kepentingan. Dari diskusi itu, Bappenas menghasilkan intervensi kebijakan penguatan pers dan media massa yang Bertanggung Jawab, Edukatif, Jujur, Objektif, dan Sehat Industri (BEJO’S).

“Tindak lanjutnya saat ini mengawal pelaksanaan tahapan awal pembangunan media massa yang BEJO’S bersama mitra K/L (Dewan Pers, KPI, BKP, KTP2JB), organisasi dan asosiasi pers, organisasi masyarakat sipil (OMS), dan pemda,” paparnya.

Kepala Pusat Strategis Kebijakan Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan dan Pembinaan Hukum, Kementerian Hukum, Junarlis, menerangkan lebih dari 95 persen jurnalis dan pelaku industri media di Denmark telah terkonsolidasi dalam satu Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) atau Danish Press Publications Collective Management Organisation (DPCMO).

Konsolidasi tidak semata-mata didorong kebutuhan bertahan, melainkan untuk menjaga keberlangsungan jurnalisme sebagai pilar utama sistem demokrasi. Karena itu, Junarlis bilang, sangat relevan memperjuangkan hak cipta berita. “Hak cipta berita bukan sekadar urusan hukum. Ini adalah infrastruktur ekonomi media masa depan,” katanya.

Ketua Umum Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Nany Afrida, memaparkan kondisi jurnalis saat ini mengalami sejumlah persoalan mulai dari digaji di bawah UMR, dikontrak seumur hidup, PHK sepihak tanpa kompensasi, hingga tidak punya jaring pengaman seperti BPJS dan asuransi.

Di tengah situasi tersebut, Nany mengusulkan media wajib menunjukkan komitmen kesejahteraan seperti upah layak, kontrak jelas, jaminan kesehatan, dan SOP keselamatan jurnalis sebagai syarat menerima dana dari platform. Tak kalah penting, Nany menyarankan platform dan donor memiliki alokasi khusus untuk jurnalis, baik berupa gaji, pelatihan, atau jaminan keselamatan.

Selain itu, transparansi dana diperlukan agar media melaporkan secara terbuka porsi dana yang digunakan untuk redaksi dan jurnalis. Termasuk akses dana jurnalis lepas dengan skema pendanaan yang tidak hanya berorientasi pada korporasi saja. Nany juga mengingatkan keberadaan serikat jurnalis juga dapat menjadi mitra strategis, bukan dipandang sebagai musuh.

“Jurnalis sejahtera yang lebih independen dan kredibel akan membuat jurnalisme berkualitas bisa terwujud,” pungkasnya.*

Polda Sultra Doa Bersama Peringati HUT Reserse Polri ke 78

0

KENDARIKINI.COM — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Reserse Polri ke-78 tahun 2025, Direktorat Reserse Polda Sulawesi Tenggara yang meliputi Ditreskrimum, Ditreskrimsus, dan Ditresnarkoba menggelar kegiatan doa bersama di Aula Ditreskrimum pada Jumat siang, 5 Desember 2025.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sultra, Kombes Pol. Wisnu Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si. Beliau menyampaikan bahwa momentum HUT Reserse Polri ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kekompakan, meningkatkan integritas, serta memantapkan komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Setelah acara dibuka, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ustadz Muh. Yasir, S.Pd. Suasana berlangsung khidmat, diikuti oleh seluruh personel dari tiga direktorat reserse yang hadir.

Kegiatan doa bersama ini menjadi bentuk rasa syukur dan harapan agar jajaran reserse Polda Sultra senantiasa diberikan kemudahan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian ke depannya. Momentum ini juga diharapkan semakin mempererat hubungan antarpersonel dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Tenggara.*

Semarak HUT Reserse ke 78, Polda Sultra Gelar Baksos

0

KENDARIKINI.COM — Jajaran reserse Polda Sulawesi Tenggara yang terdiri dari Ditreskrimum, Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba melaksanakan kegiatan bakti sosial di dua lokasi berbeda dalam rangka HUT Reserse Polri ke-78 tahun 2025.

Kegiatan bakti sosial ini dilaksanakan pada 4 dan 5 Desember 2025 dengan melibatkan personel dari ketiga direktorat tersebut secara bersama-sama. Aksi sosial pertama dilaksanakan pada Kamis, 4 Desember 2025, di Desa Kota Bangun, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan. Sementara kegiatan berikutnya digelar pada Jumat, 5 Desember 2025, di Yayasan Pesantren Hidayatullah Kendari.

Di kedua lokasi tersebut, personel gabungan menyerahkan bantuan berupa paket bahan pokok kepada masyarakat dan lembaga pendidikan yang dikunjungi. Kehadiran mereka disambut hangat oleh warga dan pihak pesantren, yang mengapresiasi kepedulian jajaran reserse Polda Sultra.

Pelaksanaan bakti sosial oleh tiga direktorat ini menjadi bukti nyata komitmen reserse Polda Sultra untuk terus hadir di tengah masyarakat. Momentum HUT Reserse Polri ke-78 tidak hanya menjadi peringatan institusional, tetapi juga sarana memperkuat kedekatan Polri dengan warga melalui aksi sosial yang bermanfaat.*

Polda Sultra Jemput Keluhan Warga, Sampaikan Keluhan Soal SIM hingga Kamtibmas

0

KENDARIKINI.COM — Ditlantas Polda Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat di Kelurahan Kambu, Kota Kendari, Jumat (5/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Kedai Universe Martandu ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan langsung berbagai pertanyaan dan permasalahan terkait layanan kepolisian maupun kondisi keamanan lingkungan.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WITA ini dipimpin oleh Kabagbinops Ditlantas Polda Sultra, AKBP Faisal, S.Sos, dengan dukungan personel dari Dit Intel Polda Sultra. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk memperkuat komunikasi dua arah serta meningkatkan kehadiran pelayanan kepolisian di tengah masyarakat.

Dalam sesi dialog yang berlangsung terbuka dan interaktif, masyarakat menyampaikan sejumlah keluhan dan pertanyaan. Di antaranya mengenai apakah perpanjangan SIM masih dikenakan biaya, apakah denda pajak kendaraan tetap berlaku, keluhan terkait banjir yang terjadi di area Jembatan Kambu RT 21, serta laporan mengenai kasus pencurian laptop dan kendaraan roda dua di RT 02.

Seluruh aspirasi warga dicatat oleh petugas untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan. Pihak Ditlantas juga berkomitmen melakukan koordinasi lintas fungsi agar permasalahan yang muncul dapat direspons secara cepat dan tepat.

Kegiatan Jumat Curhat merupakan agenda rutin yang digelar Polri di berbagai wilayah sebagai sarana membangun kedekatan, meningkatkan pelayanan publik, serta memetakan potensi kerawanan kamtibmas secara langsung melalui masukan warga.*

Genset PLN Dukung Layanan Perawatan Korban Pascabencana

0

KENDARIKINI.COM – Prioritas penyalaan listrik terus dikebut PLN dalam penanganan kondisi bencana di Aceh Tamiang. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muda Sedia, Aceh Tamiang yang menjadi pusat layanan kesehatan korban bencana berhasil menyala pada Kamis (4/12) dengan mesin genset PLN yang didatangkan dari kota Langsa untuk kebutuhan prioritas layanan rumah sakit.

Petugas PLN di lapangan membawa genset berkapasitas 66.000 Watt dan lampu-lampu _emergency_ sambil menembus jalur darat berlumpur, tanah amblas, hingga ruas jalan yang terputus untuk menjangkau fasilitas kesehatan dan posko pengungsian.

Direktur Utama RSUD Muda Sedia, Aceh Tamiang, Andika Putra menyampaikan apresiasi mendalam atas respons PLN dalam situasi darurat tersebut.

“Di tengah kondisi yang serba sulit, kehadiran listrik dari PLN adalah penyelamat. Tanpa itu, banyak tindakan medis yang tidak bisa kami lakukan. Kami sangat berterima kasih karena respons cepat ini benar-benar menjaga keselamatan pasien,” ujar Andika.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa dalam situasi darurat, kehadiran listrik menjadi penopang utama bagi layanan publik yang tidak boleh berhenti.

“Atas arahan langung dari Bapak Menteri Kesehatan, Bapak Budi Gunadi Sadikin, kami prioritaskan rumah sakit harus menyala lebih dulu, karena di sana ada nyawa yang dipertaruhkan. Tim PLN bergerak _all out_ tanpa mengenal waktu, tanpa mengenal batas, menembus medan apa pun agar layanan kritis tetap berjalan,” ujar Darmawan.

Tidak hanya rumah sakit, posko pengungsian di Tamiang Sport Center juga berhasil menyala menggunakan jaringan PLN pada Kamis (4/12), sehingga proses evakuasi, distribusi logistik, hingga pendataan warga dapat berjalan.

Untuk mendukung pasokan air bersih, PLN juga telah mengoperasikan genset 33.000 watt yang dikirim dari Binjai untuk PDAM Aceh Tamiang sehingga kebutuhan air bersih masyarakat telah berhasil dinormalkan pada Kamis (4/12). Selain itu, untuk mendukung layanan publik dan pemerintahan, PLN juga menyediakan genset 100.000 watt yang saat ini masih dalam proses pengiriman dari Banda Aceh menggunakan KP Wisanggeni milik POLRI.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Aceh, Eddi Saputra, menegaskan bahwa pemulihan kelistrikan diprioritaskan pada layanan publik.

“Jalan putus, banyak titik terisolir, tapi kami tidak boleh berhenti. Fasilitas vital seperti rumah sakit, posko pengungsian, dan titik pelayanan masyarakat harus mendapatkan listrik terlebih dahulu. Kami berterima kasih kepada TNI dan POLRI yang telah membantu mobilisasi peralatan dan berbagai kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

Dengan pemulihan jaringan yang terus berlangsung dan dukungan suplai darurat di lapangan, PLN memastikan masyarakat Aceh Tamiang mendapatkan akses listrik dan lampu penerangan untuk melewati masa tanggap darurat ini.*

Polda Sultra Gelar Pengobatan Gratis dan Pembagian Kacamata di Lepo-Lepo

0

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-54, Korpri Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerja sama dengan Biddokkes Polda Sultra dan Klinik Utama Mata JEC Orbita Kendari menggelar pengobatan umum, pemeriksaan mata, serta pembagian kacamata gratis di Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Jumat (5/12/2025).

Kegiatan bakti kesehatan tersebut mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Menurut Ketua Panitia Pelaksana Baktikes dr. Lisdia Ratnawati, M.Kes, dari target awal 150 peserta pengobatan umum, jumlah warga yang hadir mencapai 217 orang. Sementara untuk pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis, kuota yang disiapkan sebanyak 100 orang, namun 150 peserta berhasil terlayani, sedangkan sekitar 75 warga lainnya tidak dapat diakomodasi karena keterbatasan waktu dan fasilitas.

Menariknya, peserta yang datang tidak hanya berasal dari Kelurahan Lepo-Lepo saja. Warga dari Konawe, Konawe Selatan hingga Kabupaten Muna turut hadir demi mendapatkan layanan kesehatan gratis tersebut.

Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H. memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan sosial tersebut. Ia menilai, pelayanan kesehatan gratis merupakan bentuk kepedulian nyata Korpri Polda Sultra kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan akses layanan kesehatan.

Sementara itu, Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M. selaku pembina harian PNS Polda Sultra menyampaikan dukungan penuh atas terselenggaranya kegiatan bakti kesehatan yang melibatkan berbagai pihak tersebut.

Lurah Lepo-Lepo Ridlan Nurung, S.Sos. turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Polda Sultra, Biddokkes, dan Klinik Utama Mata JEC Orbita Kendari. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses layanan pengobatan dan pemeriksaan mata.

“Kami berterima kasih karena warga Lepo-Lepo bisa mendapatkan pengobatan gratis dan kacamata tanpa biaya. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berkelanjutan,” ujarnya.

Direktur Klinik Mata JEC Orbita Kendari, dr. Deby Trisnawaty Mansyur, Sp.M, mengaku bangga dapat turut serta dalam kegiatan sosial tersebut. Ia berharap pelayanan kesehatan seperti ini bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami senang bisa berbagi dan membantu masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan mata serta kacamata gratis,” ujarnya.

Kegiatan bakti kesehatan dalam rangka HUT Korpri ke-54 ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara kepolisian, tenaga medis, dan pemerintah kelurahan dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di Kota Kendari.*

Korban Pencabulan Oknum Guru di Kendari Alami Stress Akut, JPU Ajukan Banding

0

KENDARIKINI.COM – Pengadilan Negeri (PN) Kendari menjatuhkan vonis 5 tahun penjara dan denda Rp1 miliar kepada terdakwa MS, seorang guru di SDN 2 Kendari yang terbukti melakukan tindak pidana pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 9 tahun. Putusan dibacakan pada Senin, 1 Desember 2025, dalam perkara nomor 249/Pid.Sus/2025/PN Kdi.

Putusan ini menyatakan Mansur bersalah melanggar Pasal 82 Ayat (2) Jo. Pasal 76E UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan rumusan perbuatan “melakukan kekerasan memaksa anak melakukan perbuatan cabul oleh pendidik”.

Kasus ini bermula pada 8 Januari 2025 saat apel pagi di SDN 2 Kendari. Korban, siswi berusia 9 tahun, hendak keluar mengikuti apel ketika terdakwa diduga menahan dan melarangnya keluar kelas.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari Ronal H. Bakara melalui Kasi Intelijen Aguslan mengatakan terdakwa kemudian memaksa korban tetap duduk seorang diri di dalam kelas setelah menyuruh dua teman korban pergi mengikuti apel.

“Terdakwa lalu menahan anak korban dan melarang anak korban untuk mengikuti apel pagi sedangkan teman-teman anak korban yang lain terdakwa tidak larang untuk mengikuti apel pagi,” kata Aguslan, Jumat 5 Desember 2025.

Saat kelas dalam keadaan sepi, terdakwa duduk rapat di sisi korban, memegang pipinya dengan kuat, dan mencoba mencium bibir korban.

Korban berusaha melawan dengan memalingkan wajah. Setelah terdakwa pergi ke depan kelas, korban langsung mengirim pesan suara kepada ibunya: “Mama tolong saya, pak guru mau cium saya, tolong cepat datang.”

Ibu korban segera datang dan menemukan anaknya dalam kondisi ketakutan. Saat dikonfirmasi, terdakwa membantah tuduhan tersebut.

Hasil penyelidikan mengungkap bahwa perbuatan terdakwa tidak hanya terjadi sekali. Sejak Agustus 2024 hingga Januari 2025, terdakwa diduga berulang kali melakukan pelecehan, termasuk merangkul, mengelus pinggang dan bahu, mencium pipi dan dahi, serta memberi uang kepada korban hampir setiap hari. Perilaku itu dilakukan saat kelas sepi, jam istirahat, atau ketika teman-teman korban tidak memperhatikan.

Laporan pemeriksaan psikologis pada 10 Januari 2025 menyatakan korban mengalami Gangguan Stres Akut (Acute Stress Disorder/ASD).

“Akibat perbuatan terdakwa tersebut, anak korban menjadi trauma dan takut bertemu terdakwa dan pasca kejadian yang dialaminya sikap anak korban menjadi berubah dari biasanya,” ujarnya.

Korban menunjukkan gejala intrusi, penghindaran, dissosiatif, kewaspadaan berlebih, hingga distress signifikan dalam kehidupan sehari-hari. Psikolog merekomendasikan terapi bermain dan terapi seni untuk pemulihan korban.

Pekerja Sosial Kementerian Sosial RI juga memastikan bahwa korban mengalami gangguan psikososial akibat kekerasan seksual tersebut, sehingga harus pindah sekolah demi keselamatan dan kenyamanannya.

Sidang pertama digelar pada 4 Agustus 2025 dengan dakwaan alternatif berlapis, termasuk UU Perlindungan Anak dan UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Jaksa menghadirkan sejumlah alat bukti, di antaranya, rekaman voice note korban kepada ibunya, screenshot percakapan korban dengan sang ibu, laporan psikologis, laporan sosial pendampingan anak dan keterangan saksi dan ahli pidana.

Pada 11 November 2025, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar. Namun majelis hakim kemudian menjatuhkan vonis 5 tahun penjara, denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan, serta menetapkan terdakwa tetap ditahan.

Usai putusan dibacakan, baik pihak terdakwa maupun JPU mengajukan banding. Jaksa menilai penegakan hukum dalam kasus ini penting untuk memberikan perlindungan maksimal kepada anak sebagai korban, terutama karena tidak ada indikasi rekayasa dari pihak korban.

Aparat penegak hukum menegaskan bahwa tindakan tegas terhadap pelaku kekerasan seksual di sekolah perlu dilakukan untuk mencegah kasus serupa terulang kembali di Kota Kendari.(Amin)*

CIMB Niaga Perkuat Wealth Solution untuk Dampingi Nasabah Sambut 2026

0

KENDARIKINI.COM – Menjelang 2026, kebutuhan terhadap strategi pengelolaan keuangan dan investasi yang tepat semakin meningkat. Pasalnya, pada tahun depan Indonesia diproyeksi masih menghadapi beragam tantangan seperti risiko inflasi dari harga pangan dan energi, prospek investasi yang belum sepenuhnya produktif, serta tekanan nilai tukar akibat dinamika geopolitik. Menjawab tantangan dan kebutuhan tersebut, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) kembali menghadirkan signature event Wealth Xpo 2025 di Jakarta, Kamis (4/12/2025), setelah sebelumnya sukses diselenggarakan di Surabaya.

Mengusung tema “Tambah Wawasan, Tumbuhkan Kekayaan”, Wealth Xpo menjadi wadah edukasi finansial lengkap dan terintegrasi bagi nasabah dan masyarakat untuk memperkuat literasi keuangan dan membangun fondasi kekayaan jangka panjang secara berkelanjutan. Dalam acara ini, peserta tidak hanya mendapatkan insight dari pakar keuangan melalui kelas praktis dan talkshow inspiratif, tetapi juga pengalaman perbankan yang bernilai melalui produk, layanan, dan program CIMB Niaga.

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi menyatakan, menjelang 2026, masyarakat membutuhkan insight yang akurat dan strategi yang tepat dalam mengelola kekayaan. Karena itu, Wealth Xpo dihadirkan untuk memberikan edukasi dan solusi komprehensif agar nasabah dapat mengambil keputusan finansial yang lebih bijaksana dan terarah.

“Kami percaya edukasi keuangan adalah investasi jangka panjang. Melalui Wealth Xpo, kami ingin membantu nasabah dan masyarakat menyusun perencanaan keuangan yang solid mulai dari proteksi, investasi, hingga perencanaan waris, sesuai kebutuhan dalam setiap tahap kehidupan. Hal ini sejalan dengan purpose CIMB Niaga yaitu Advancing Customers and Society,” kata Noviady di Jakarta, Kamis (4/12/2025).

CIMB Niaga juga terus berinovasi untuk menjadi pilihan utama bagi nasabah istimewa. Dalam acara ini, bank memperkenalkan CIMB Private Wealth, segmen baru yang dirancang untuk mendukung kebutuhan HNWI dalam mengelola dan mengembangkan kekayaan secara optimal – bukan hanya untuk bertumbuh, tetapi juga memberikan warisan bermakna bagi generasi penerus. Melalui tiga pilar utama: True Experiences, True Value, dan True Access, CIMB Private Wealth fokus untuk menghadirkan standar baru dalam pengelolaan kekayaan melalui tim Wealth Partner khusus, solusi kekayaan yang dirancang secara personal, keistimewaan perjalanan dan perolehan bonus miles dua kali lipat, solusi perencanaan warisan, serta akses layanan di seluruh jaringan CIMB Group.

Dari kelas praktis hingga talkshow inspiratif

Wealth Xpo Jakarta 2025 menghadirkan enam kelas dan tiga sesi talkshow inspiratif bersama para pembicara yang kompeten dari berbagai latar belakang. Kelas pertama, “Menyiapkan Generasi yang Tangguh”, menghadirkan Devy Anastasia (Chef & Content Creator) yang menekankan pentingnya literasi finansial sejak dini agar generasi muda siap menghadapi tantangan ekonomi. Kelas berikutnya, “Investasi Cerdas di Era Global: Emas vs Valas”, bersama David Noah (CEO Fortis Holdings), mengulas strategi diversifikasi aset untuk menjaga nilai kekayaan di tengah fluktuasi pasar. Selanjutnya, Pandji Pragiwaksono (CEO Comika) menginspirasi peserta melalui kelas “Empowered to Lead: From Purpose to Action”, yang menekankan kepemimpinan berbasis tujuan.

Dalam acara ini, topik properti juga menjadi sorotan di kelas “Tetap Cuan Invest Property in This Economy” bersama Leonard Hartono (Founder The Overpost), yang membahas peluang investasi properti di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Sementara itu, Raditya Dika (Penulis & Content Creator) mengajak peserta memperbaiki pola pikir melalui sesi “Benerin Mindset Biar Tidak Kena Financial Trap”. Sebagai penutup rangkaian kelas, Andrew Susanto (Owner Pusatemas.id) memberikan panduan praktis memulai usaha dengan modal terjangkau dalam sesi “100% Real! Mulai Bisnis dengan Rp100 Juta”.

Selain kelas finansial praktis, Wealth Xpo juga menghadirkan tiga talkshow yang membahas isu strategis. Talkshow pertama, “Next Gen, Next Game Changer”, menghadirkan Raymond Chin (Founder Sevenpreneur) dan Grace Tahir (Direktur Mayapada Hospital) yang berbagi kiat generasi penerus bisnis untuk beradaptasi dan menjadi pemimpin masa depan. Talkshow kedua, “Legacy in Motion: The Art of Passing Values, Wealth, and Business”, menghadirkan keluarga figur publik entrepreneur Ferry Salim dan Brandon Salim serta Ruping Lolo Alias Vince (Notary Public & Land Deed Official) dan Octavianus Ariwan (Chief Partnership Distribution Officer Sun Life Indonesia). Diskusi ini mengupas cara mewariskan nilai, kekayaan, dan bisnis agar menjadi fondasi inovasi masa depan.

Sebagai penutup, talkshow menghadirkan sesi wealth roundtable bagi nasabah CIMB Preferred mengulas “Thriving Through Economic Transitions” bersama Aviliani (Senior Economist) dan Lilis Setiadi (CEO Batavia Prosperindo Aset Manajemen). Sesi yang dipandu oleh Mika Martumpal (Economist CIMB Niaga) ini memberikan insight mendalam tentang strategi inovatif agar pelaku usaha dapat bertahan, beradaptasi, dan mempercepat pertumbuhan menghadapi transisi ekonomi. Acara ditutup dengan penampilan spesial dari Kris Dayanti, menambah kesan bermakna bagi para peserta yang terdiri dari para nasabah istimewa CIMB Niaga.

Selain mendapatkan inspirasi dari beragam sesi bersama para pakar, Wealth Xpo juga memberikan pengalaman bernilai dan menguntungkan melalui program promo spesial. Nasabah berkesempatan mengikuti undian emas dengan total hadiah mencapai 70 gram yang bisa diperoleh dengan membeli produk, menukar Poin Xtra, atau menyelesaikan misi seru di program Wealth Race. Selain itu, CIMB Niaga juga memberikan kesempatan nasabah untuk menukarkan 700.000 Poin Xtra menjadi travel miles favorit seperti Asia Miles, KrisFlyer, GarudaMiles, AirAsia Points, dan Traveloka Points. Setelah melakukan penukaran, nasabah berkesempatan mengikuti 1x Spin Wheel of Fortune untuk memenangkan Bonus Miles hingga 70.000. Penukaran Poin Xtra menjadi miles kini semakin praktis, karena dapat dilakukan langsung melalui OCTO.

Kemudahan ini menjadi bukti kapabilitas lengkap OCTO dalam mendukung gaya hidup digital nasabah, termasuk dalam pengelolaan reward perjalanan. Selain program tersebut, pengunjung Wealth Xpo juga dapat mengikuti beragam program promo lainnya. Informasi lengkap tentang program dan promo dapat diakses di https://cimb.id/wealthxpo.

Wealth Xpo 2025 terselenggara atas dukungan dan kolaborasi dengan berbagai mitra, mulai dari Sun Life, Sompo, Trimegah Asset Management, Manulife Investments, Principal, Batavia Prosperindo, Mandiri Investasi, hingga Sinar Mas Land. Tidak ketinggalan merchant partners yang memberikan pengalaman seru termasuk Boost, Chatime, Dewata, Häagen-Dazs, dan Cinema XXI.

“Memasuki tahun ketiga sejak pertama kali digelar pada 2023, Wealth Xpo telah menjadi signature event yang selalu dinantikan nasabah. Terima kasih atas antusiasme yang luar biasa dari nasabah dan seluruh peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan serta program spesial kali ini. Kami berharap acara ini memberikan pengalaman yang lebih bermakna, sehingga nasabah dapat terus mewujudkan mimpi dan aspirasinya bersama CIMB Niaga,” ujar Noviady.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti