Jumat, Oktober 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 129

Dirjen GTKPG Prioritaskan Penguatan Kompetensi hingga Kesejahteraan Guru

0

KENDARIKINI.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG) menegaskan capaian signifikan dalam realisasi seluruh program prioritas yang dirancang untuk memperkuat kualitas dan kesejahteraan guru di Indonesia.

Serangkaian program strategis tersebut menjadi fondasi penting dalam menghadirkan ekosistem pendidikan yang lebih profesional, modern, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru, Nunuk Suryani, menyampaikan bahwa pelaksanaan berbagai program prioritas ini dilakukan secara terukur dan berkesinambungan sepanjang tahun berjalan.

Menurutnya, seluruh inisiatif tersebut dirancang untuk menjawab dua kebutuhan utama: peningkatan kesejahteraan dan penguatan kompetensi guru.

“Seluruh program yang kami jalankan memiliki satu tujuan besar, yakni memastikan meningkatnya kesejahteraan guru melalui sertifikasi, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi agar guru profesional benar-benar terwujud dan dirasakan manfaatnya di seluruh satuan pendidikan,” ujarnya dalam Taklimat Media NgoPi Bareng Media di Jakarta, Senin (01/12/2025).

Adapun program prioritas yang berhasil direalisasikan Ditjen GTKPG meliputi lima pilar utama. Pertama, pemberian tunjangan bagi guru ASN daerah maupun non-ASN sebagai dukungan terhadap stabilitas kesejahteraan pendidik. Kedua, Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang terus diperkuat untuk memastikan guru memiliki standar kompetensi sesuai kebutuhan pembelajaran modern.

Ketiga, peningkatan kualifikasi akademik melalui jenjang S-1/D-4, sebagai bagian dari upaya pemerintah menyetarakan kualitas tenaga pendidik di seluruh Indonesia. Keempat, peningkatan kompetensi guru melalui berbagai pelatihan berbasis kebutuhan masa depan, seperti pembelajaran mendalam, penguatan literasi teknologi melalui coding dan kecerdasan buatan, matematika GEMBIRA, bimbingan konseling, pendidikan STEM, hingga penguatan kemampuan bahasa Inggris.

Kelima, Ditjen GTKPG juga menjalankan Pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) sebagai langkah untuk menyiapkan pemimpin pendidikan yang visioner, kompeten, dan mampu mengelola sekolah secara profesional.

Dengan capaian tersebut, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya untuk terus mendorong transformasi pendidikan nasional melalui peningkatan kualitas guru sebagai pilar utama. Upaya ini diharapkan dapat melahirkan generasi pendidik yang adaptif, unggul, dan mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi peserta didik di era perubahan cepat saat ini.*

Akpol 1990 Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor

0

KENDARIKINI.COM – Batalyon Dhira Brata Alumni Akpol 1990 yang diwakili Brigadir Jenderal Polisi Mashudi, S.I.K., S.H., M.Hum. (Kepala Pusat Inafis Bareskrim Polri), bersama Brigjen Pol (Purn) Purwoko Y., Brigjen Pol (Purn) Fajarudin, dan Kombes Pol Ponadi, menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang yang saat ini terdampak parah banjir bandang dan longsor.

Aceh Tamiang menjadi salah satu wilayah paling parah terdampak bencana. Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi dan Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muliadi melaporkan bahwa 90 persen wilayah setempat terendam banjir, menyebabkan aktivitas sosial serta ekonomi lumpuh total. Bahkan kantor pemerintahan, Kodim, hingga Polres pun ikut terdampak. Banyak daerah masih terisolir dan sebagian warga belum menerima bantuan.

Bantuan dari Batalyon Dhira Brata Akpol ’90 diserahkan kepada Perwakilan Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, yakni Kadis Sosial Safii, anggota DPRD Saiful Bahri, dan tokoh masyarakat Popon. Penyerahan dilakukan di atas Kapal KN Berhala milik Navigasi Ditjen Perhubungan Laut.

Adapun bantuan yang disalurkan meliputi:

A. Bantuan Pembelian
1. Beras @5 kg dan @10 kg dengan total ± 32 ton
2. Mie instan ± 1.100 kardus
3. Minyak makan 310 dus kemasan 1 liter (12 botol/dus)
4. Tambahan mie instan 200 dus
5. Air mineral 300 dus

B. Bantuan dari Warga Aceh Tamiang di Medan
1. Popok anak
2. Air mineral ± 30 dus
3. Kue roti Unibis 5 kardus
4. Biskuit 30 kardus
5. Minyak makan 50 kardus

Pengangkutan seluruh bantuan tersebut dilakukan bersamaan dengan bantuan dari berbagai instansi di wilayah Medan, dan langsung ditinjau oleh Menteri Perhubungan serta para Dirjen di lingkungan Kementerian Perhubungan. Secara khusus, Menteri Perhubungan memberikan apresiasi kepada Alumni Akpol 1990, karena bantuan yang diinisiasi oleh Wakapolri selaku Ketua Umum Alumni Akpol ’90 ini menjadi salah satu yang terbesar jumlahnya di antara seluruh bantuan yang diberangkatkan hari ini.

Batalyon Dhira Brata Akpol 1990 menegaskan komitmennya untuk terus hadir bagi masyarakat yang membutuhkan, serta memastikan bantuan menjangkau wilayah-wilayah yang masih terisolir akibat bencana besar di Aceh Tamiang.*

KKJ Sultra Kecam Pemanggilan Jurnalis di Polres Konawe

0

KENDARIKINI.COM – Komite Keselamatan Jurnalis Sulawesi Tenggara (KKJ Sultra) mengecam tindakan pemanggilan dan pemeriksaan oleh Polres Konawe terhadap Ifal Chandra Moluse, jurnalis Amanahsultra.id pada Selasa (2/12/2025) siang.

Ifal dipanggil penyidik Polres Konawe atas laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Yusrin Usbar yang diwakili kuasa hukumnya dari Kantor Law Office Jn & Jn Partner pada 8 November 2025

Pemanggilan itu dilakukan setelah Ifal Chandra menerbitkan berita berjudul “Kongsian Bupati Yusran dan Escobar Versi Konawe di Tanah Tambang” di portal berita Amanahsultra.id.

Laporan Yusrin Usbar tertuang dalam surat perintah penyelidikan Sp.Lidik/623/XI/Res.1.14/Sat Reskrim Polres Konawe tanggal 17 November 2025.

Ifal kemudian dihubungi oleh penyidik melalui panggilan telepon WhatsApp tanpa disertai surat pemanggilan untuk menjalani pemeriksaan ruang Satreskrim Polres Konawe, pada Selasa (2/12/2025) siang.

Atas panggilan itu, Ifal mendatangi ruang Satreskrim Polres Konawe dan menjalani permintaan keterangan berita acara klarifikasi selama setengah jam dan menjawab 23 pertanyaan penyidik.

Kordinatoe KKJ Sultra, Fadli Aksar menilai, polisi tidak berhak memanggil dan melakukan pemeriksaan terhadap jurnalis atas berita yang ditulis. Sebab, sengketa jurnalistik bukan merupakan pidana melainkan perkara etik yang harus diselesaikan lewat mekanisme di Dewan Pers.

“Pemeriksaan terhadap jurnalis Ifal juga melanggar Perjanjian Kerjasama Kepolisian dan Dewan Pers nomor: 01/PK/DP/XI/2022 – PKS/44/XI/2022 tentang Teknis Pelaksana Perlindungan Kemerdekaan Pers dan Penegakan Hukum Terhadap Penyalahgunaan Profesi Wartawan,” katanya.

Lanjutntnya bahwa pemeriksaan terhadap jurnalis Ifal merupakan bentuk pembungkaman, intimidasi dan kriminalisasi terhadap jurnalis yang mengancam kemerdekaan pers dan demokrasi.

“Berita yang ditulis Ifal Chandra bagian dari fungsi pers dalam melakukan kontrol sosial yang dilindungi Undang-undang Pers 40 Tahun 1999,” tambahnya.

Kemudian dalam pasal 310 KUHP ayat (3) disebut perbuatan yang dilakukan demi kepentingan umum tidak merupakan pencemaran atau pencemaran tertulis.

“Jika tindakan polisi ini dibiarkan dan kasus ini terus berlanjut, maka ini akan menjadi preseden buruk bagi profesi jurnalis, sehingga siapapun bisa mengalami pelaporan serupa, semua jurnalis bisa kena,” tuturnya.

Maka, dengan itu, KKJ Sultra menyatakan sikap:

1. Mengecam pemeriksaan yang dilakukan Polres Konawe terhadap jurnalis Ifal Chandra.

2. Mendesak Polres Konawe menghentikan penyelidikan kasus ini dan mencabut berita acara klarifikasi Ifal Chandra sebagai saksi.

3. Mendesak Polda Sultra memeriksa Kapolres Konawe AKBP Noer Alam yang diduga melanggar perintah atasan sebagaimana tertuang dalam PKS Dewan Pers dan Kepolisian karena memeriksa Ifal Chandra tanpa menyerahkan kasus ini ke Dewan Pers.

3. Mengingatkan aparat kepolisian untuk mematuhi PKS 2022 antara Dewan Pers dan Kepolisian setiap menerima laporan terkait pemberitaan.
4. Mengingatkan semua pihak, ketika keberatan dengan pemberitaan agar melakukan hak koreksi, hak jawab dan atau mengadukan ke Dewan Pers.

5. Dalam menjalankan profesinya, jurnalis wajib mematuhi kode etik profesi dan UU Pers Nomor 40 Tahun 1999.*

Terbukti Bersalah Cabuli Muridnya, Oknum Guru di Kendari Divonis 5 Tahun Penjara

0

KENDARIKINI.COM – Mansur, seorang guru sekolah dasar di Kendari, Sulawesi Tenggara, dijatuhi hukuman 5 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kendari setelah dinyatakan terbukti mencabuli muridnya yang masih duduk di kelas IV SD.

Putusan itu dibacakan Ketua Majelis Hakim PN Kendari, Wa Ode Sangia, pada Senin (1/12) siang.

“Mengadili, satu, menyatakan terdakwa Mansur B alias Maman terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana kekerasan memaksa anak untuk melakukan perbuatan cabul sebagaimana dakwaan pertama,” ujar Wa Ode Sangia saat membacakan amar putusan.

“Dua, menjatuhkan pidana penjara selama lima tahun,” tegas Sangia membacakan putusannya.

Hukuman ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kendari yang sebelumnya menuntut 6 tahun penjara.

Namun, kuasa hukum Mansur, Andri Darmawan, merasa tak puas dengan putusan tersebut, dan langsung menyatakan banding.

Kasus ini mencuat pada Januari 2025. Ayah korban, SM, diketahui sempat mendatangi sekolah anaknya dan mencari Mansur. Sempat terjadi kericuhan saat itu.

SM mengungkapkan, ia terpukul mendengar cerita anaknya tentang perlakuan sang guru yang dirasa tidak wajar dan jauh melampaui batas hubungan profesional.

“Anakku bilang, guruku ini sayang sekali sama saya. Saya kaget sebagai orang tua. Sayangnya seperti apa, Dia bilang sering dikasih uang, sering dipegang, dipeluk. Beda sekali dengan kasih sayang guru biasanya, sudah terlalu berlebihan,” kata SM.

Kasus ini menyita perhatian publik Kendari, terutama karena pelakunya merupakan seorang pendidik yang seharusnya menjadi teladan dan pelindung bagi siswanya.*

Warga Bombana Digegerkan Penemuan Mayat Tinggal Kerangka di Area Persawahan

0

KENDARIKINI.COM – Warga Desa Kalaero, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi tinggal kerangka di area persawahan milik warga setempat pada Senin sore, 1 Desember 2025, sekitar pukul 16.30 WITA.

Kapolsek Lantari Jaya lpda Prasetyo Nento mengatakan penemuan tersebut pertama kali dilaporkan oleh Komang Pasek, pemilik lahan, yang saat itu hendak menutup pematang sawah miliknya.

“Ketika tiba di lokasi, ia melihat sebuah objek mencurigakan dan mendekatinya untuk memastikan. Setelah disadari bahwa objek tersebut merupakan kerangka manusia, saksi segera memberitahukan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lantari Jaya,” jelasnya, Selasa 2 Desember 2025.

Lanjutnya mendengar informasi tersebut, pihak keluarga yang sebelumnya kehilangan anggota keluarga sejak 15 November 2025—yakni Sri Rahayu, anak korban—langsung menuju lokasi.

“Setibanya di TKP, keluarga mengenali pakaian yang melekat pada kerangka tersebut sebagai pakaian terakhir yang digunakan ibunya, Tentrem, 50 tahun, warga Desa Langkowala. Berdasarkan kecocokan pakaian serta riwayat korban yang diketahui mengalami gangguan ingatan (pikun), keluarga meyakini bahwa kerangka tersebut adalah ibunya,” ungkapnya.

Kapolsek Lantari Jaya bersama personel Polsek segera mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan Kasat Reskrim Polres Bombana.

“Petugas kemudian melakukan identifikasi, pengamanan area, dan olah TKP sesuai prosedur. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke Puskesmas Lombakasi untuk dilakukan pemeriksaan medis (visum luar),” tuturnya.

Kemudian dari hasil pemeriksaan luar oleh tenaga medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dokter memperkirakan bahwa korban telah meninggal sekitar dua minggu sebelum ditemukan. Pemeriksaan juga memastikan bahwa jenazah berjenis kelamin perempuan.

“Keluarga korban menjelaskan bahwa almarhumah kerap keluar rumah seorang diri dan memiliki gangguan ingatan. Mereka juga mengakui belum pernah melaporkan kehilangan secara resmi kepada pihak kepolisian dan hanya menginformasikannya melalui media sosial. Karena sudah sering kali ibu kami pergi keluar dan lupa utk jalan pulang, Keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut dengan ikhlas,” bebernya.

Pihak kepolisian dalam hal ini telah mendatangi serta mengamankan lokasi kejadian, melakukan identifikasi awal dan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi dan keluarga, mengevakuasi jenazah ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan visum luar, serta melakukan koordinasi lanjutan dengan pihak keluarga sesuai prosedur penanganan temuan mayat.*

Polisi Bangun Jembatan Darurat di Lokasi Bencana, Bantu Pulihkan Akses Warga

0

KENDARIKINI.COM – Polda Sumatera Utara bergerak cepat memulihkan akses transportasi vital yang terputus akibat bencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah. Sejak pagi, sejumlah satuan dari Polda Sumut yakni Karo Log, Direktorat Polairud, Direktorat Siber, serta personel Brimob dan Polairud bersama jajaran Polres Tapteng bergotong royong membangun jembatan darurat penyambung dengan peralatan seadanya.

Jembatan yang dikerjakan secara kolaboratif ini merupakan akses penting yang menghubungkan Pandan dengan Kalangan, sekaligus menjadi ruas vital pada Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) Tapteng–Sidempuan. Kerusakan akses tersebut sempat menghambat mobilitas warga, distribusi bantuan, hingga arus logistik.

Meski bekerja dengan kondisi terbatas dan medan yang cukup berat, tim gabungan terus melakukan upaya percepatan agar jalur darurat dapat segera digunakan masyarakat dan kendaraan darurat yang membawa bantuan.

Kabid Humas Polda Sumut menegaskan bahwa langkah cepat semua unsur yang diterjunkan merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam membantu percepatan penanganan bencana.

“Polda Sumut tidak membiarkan masyarakat terisolasi. Hari ini, berbagai satuan kami turun langsung membangun jembatan darurat agar Pandan dan Kalangan kembali terhubung. Ini juga demi memulihkan mobilitas di Jalinsum yang merupakan jalur strategis pergerakan logistik,” ujar Kabid Humas Polda Sumut.

Beliau menambahkan bahwa kehadiran aparat bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memastikan percepatan pemulihan infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada masyarakat.

“Dengan peralatan seadanya, personel bekerja keras demi kepentingan warga. Ini adalah bentuk nyata aksi kemanusiaan Polri. Polda Sumut akan terus berada di lapangan sampai akses benar-benar pulih dan masyarakat dapat beraktivitas kembali dengan aman,” lanjutnya.

Polda Sumut memastikan bahwa setelah jembatan darurat ini selesai, distribusi bantuan dan aktivitas warga dapat kembali berjalan normal secara bertahap.*

Sutami Award 2025, Sultra Raih Peringkat Tiga

0

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) meraih penghargaan dalam ajang Sutami Award 2025 yang digelar Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Auditorium Kementerian PU, Jakarta, Senin, 1 Desember 2025.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menyerahkan langsung penghargaan sebagai peringkat ketiga untuk kategori “Pemerintah Daerah Provinsi dengan Kinerja Terbaik dalam Penyelenggaraan Jalan” kepada Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka.

Penghargaan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Bakti PU ke-80 yang mengangkat tema Infrastruktur Berkeadilan, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

Tampil sebagai peringkat pertama dan kedua untuk kategori tersebut masing-masing Provinsi Kalimantan Tengah dan Bali. Atas prestasi tersebut, ketiga provinsi diganjar insentif berupa alokasi inpres jalan daerah.

Penilaian kategori penyelenggaraan ini terdiri dari dua tahapan. Tahap pertama, penilaian usulan yang diikuti 25 provinsi. Tahap kedua, evaluasi dan finalisasi yang terdiri dari sejumlah parameter penilaian, di antaranya besaran proporsi alokasi APBD dalam penanganan jalan dan jembatan.

Dalam sambutannya, Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan memperkokoh tekad serta menyatukan kekuatan untuk mendukung program-program pembangunan infrastruktur yang tantangannya semakin tidak ringan dari hari ke hari.

“Kehadiran bapak dan ibu pada malam hari ini merupakan bukti kepedulian untuk terus mengawal pelaksanaan pembangunan infrastruktur semakin baik dan berkualitas,” kata Menteri Dody.

Sementara itu, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kementerian PU atas penghargaan itu. Dia berharap, penghargaan ini bisa menjadi poin penguat untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan di Sultra menjadi lebih baik lagi.

“Salah satu yg kita harapkan, Jembatan Muna-Buton dapat segera diwujudkan pembangunannya agar semakin meningkatkan konektifitas dan mobilitas masyarakat Sultra,” tutupnya.*

Polda Sultra Tangkap Pengedar Sabu dengan BB 6 Kilo Gram

0

KENDARIKINI.COM – Seorang Pria diamankan aparat kepolisian di kawasan jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari pada Selasa 2 November 2025.
‎
‎Dari video yang diterima media ini, sejumlah aparat kepolisian berpakaian preman sedang mengamankan terduga pelaku.
‎
‎Dimana, Pria yang diamankan memakai pakaian berwarna hitam sedang dikerumuni petugas dari jajaran kepolisian.
‎
‎”Dia Bawa sabu, infonya 6 kilo,” kata sumber dalam video tersebut.

Terkait peristiwa tersebut, Dir Narkoba Polda Sultra, KBP Bambang Sukmo Wibowo yang dikonfirmasi media ini via pesan whats app membenarkan soal penangkapan tersebut.

“Iya barusan,” ujarnya singkat.

Saat ditanya lebih jauh terkait penangkapan tersebut, pihaknya enggan berkomentar lebih jauh, dikarenakan pihaknya masih melakukan pengembangan perkara penangkapan tersebut.

“Masih pengembangan dulu,” tandasnya.*

Mengakar Bersama untuk Energi Bersih, PLN Group Sulawesi Tanam 10.150 Pohon

0

KENDARIKINI.COM – Dalam semangat menjaga keberlanjutan energi dan lingkungan, 320 pegawai PLN Group di Sulawesi Selatan beserta 180 orang TNI-POLRI beserta masyarakat menggelar aksi penanaman 10.150 pohon di Kabupaten Jeneponto. Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dan gerakan nasional PLN bertajuk Roots of Energy, sebuah inisiatif yang menegaskan komitmen perusahaan untuk menghijaukan bumi dan memperkuat ketahanan energi melalui rehabilitasi lingkungan.

Acara penanaman pohon yang dipusatkan di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto ini dihadiri oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir, jajaran manajemen PLN Group di Sulawesi Selatan, TNI-POLRI, komunitas lingkungan, serta masyarakat setempat. Ribuan bibit pohon tersebut ditanam di lahan-lahan kritis sebagai upaya menekan laju erosi, meningkatkan kualitas udara, dan memperkuat ekosistem lokal yang rentan kekeringan.

Bupati Jeneponto, Paris Yasir menyambut baik aksi kolaboratif ini. Ia, menyampaikan apresiasi atas komitmen PLN dalam kegiatan menanam pohon di Kabupaten Jeneponto.

“Program penanaman pohon ini sangat dibutuhkan, terutama bagi daerah kami yang memiliki banyak wilayah rawan kekeringan. Kehadiran PLN tidak hanya menghadirkan energi bagi masyarakat, tetapi juga menghadirkan harapan bagi keberlanjutan lingkungan,” ungkapnya.

“Kami bangga PLN senantiasa hadir bagi masyarakat di Jeneponto. Terima kasih atas kegiatan yang sangat kami nantikan ini. Kegiatan ini adalah salah satu kegiatan yang nantinya akan sangat berdampak positif bagi lingkungan kami,” tutur Paris Yasir.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan prinsip keberlanjutan PLN dalam menyediakan energi bersih bagi masyarakat.

“Hari Menanam Pohon Indonesia menjadi momentum penting bagi kita untuk kembali menguatkan akar-akar energi yang bukan hanya bersumber dari pembangkit listrik, tetapi juga dari alam yang harus kita jaga bersama. Dengan menanam 10.150 pohon di Jeneponto, kami optimis ekosistem daerah ini semakin kuat, hijau, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,” ujarnya.

Edyansyah menegaskan, selain sebagai bentuk kepedulian lingkungan, program menanam pohon juga menjadi pengingat bahwa ketahanan energi masa depan bergantung pada keberlanjutan ekosistem hari ini. Penanaman pohon merupakan langkah konkret PLN untuk menekan jejak karbon dan mendukung visi menuju transisi energi hijau.

“Listrik adalah denyut nadi pembangunan. Namun kita semua menyadari bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat tercapai jika pertumbuhan energi berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan. Pohon yang kita tanam hari ini akan menjadi penopang ekosistem, penjaga air, penyerap karbon, serta pelindung kehidupan di masa depan,” kata Edyansyah.

Melalui kegiatan Roots of Energy, PLN Group di Sulawesi Selatan mempertegas komitmennya terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta terus berkontribusi dalam menjaga bumi, menjaga masyarakat, dan membangun masa depan yang hijau serta lebih baik bagi generasi berikutnya.*

Jelang Pelantikan, Pengurus JMSI Silaturahmi dengan Wagub Sultra

0

KENDARIKINI.COM – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Wakil Gubernur Sultra, Hugua, di Kendari pada Selasa, 2 Desember 2025.

Kunjungan yang dipimpin langsung Ketua JMSI Sultra Adhi Yaksa Pratama yang diwakili Sekretaris Muh. Irvan S., ini bertujuan untuk menyampaikan rencana strategis organisasi ke depan.

Dalam pertemuan tersebut, Sekum JMSI Sultra, Muh. Irvan S., menyampaikan agenda utama organisasi, yakni rencana pelaksanaan Pelantikan Pengurus JMSI Sultra Periode 2025-2030.

“Kami datang bersilaturahmi sekaligus memohon arahan dari Bapak Wakil Gubernur terkait rencana besar kami. Pelantikan ini rencananya akan kami rangkai dengan kegiatan menarik lainnya, yaitu JMSI Talk dan JMSI Awards 2025,” ujar Irvan S.

Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat menjadi momentum konsolidasi pers siber di Sultra sekaligus memberikan penghargaan kepada tokoh dan instansi yang berkontribusi terhadap pers.

Menanggapi kunjungan tersebut, Wakil Gubernur Sultra, Hugua, menyambut baik kedatangan pengurus JMSI dan menyampaikan apresiasi tinggi terhadap rencana pelantikan.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan pelantikan dan rencana JMSI Talk serta JMSI Awards 2025. Ini adalah hal positif untuk membangun ekosistem pers siber yang berkualitas di Sulawesi Tenggara,” kata Hugua.

Lebih lanjut, Hugua menyoroti pentingnya dialog dan kerja kolektif antara pemerintah, pers, dan masyarakat, mengambil pelajaran dari berbagai peristiwa yang terjadi di Indonesia.

“Kita tersentak bahwa betapa dialog ini tidak terbangun. Setiap pemerintah jangan dengan caranya sendiri, masyarakat dengan caranya sendiri. Kita perlu menyadari bahwa kami sebagai pemerintah provinsi diberi amanah. Dengan peristiwa ini (berbagai kejadian di Indonesia) sebetulnya kita tersentak semua,” jelas Wagub Hugua.

Ia menekankan bahwa banyak masalah kolektif timbul karena pihak-pihak bekerja secara sendiri-sendiri, tanpa membangun pemahaman bersama.

“Sesungguhnya, secara kolektif, kita tidak perlukan hasil pekerjaan yang kita tidak butuhkan. Kenapa kita bekerja dengan sendiri-sendiri? Setiap orang sekarang bekerja untuk kepentingan organisasi tanpa memahami bahwa secara kolektif, secara kebersamaan kita tidak butuhkan semua hasil pekerjaan ini,” tegasnya.

Wagub Hugua juga berpesan kepada insan pers untuk tidak bekerja hanya demi kepentingan pribadi atau organisasi, melainkan menjadi sumber inspirasi yang menyadarkan tentang cita-cita diri untuk memperbaiki diri secara kolektif.

“Saudara-saudara, wartawan, Anda tidak bekerja untuk kepentingan publik? Ini juga keliru. Tapi kalau Anda bekerja, memampukan jaminan itu sebagai suatu sumber inspirasi yang menyadarkan tentang cita-cita dirinya di mana akan suatu segar bertolak dengan niat baik Anda untuk memperbaiki diri. Di sana kebersamaan,” tutupnya.

Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen dari pemerintah provinsi untuk mendukung penuh kegiatan JMSI Sultra, terutama dalam upaya membangun sinergi antara pemerintah dan media siber di daerah.*

Kabid Humas Paparkan Kesiapan Polda Sultra Jelang Nataru

0

KENDARIKINI.COM – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Kombes Pol Iis Kristian, S.I.K., menegaskan bahwa jajaran Polda Sultra siap mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) melalui Operasi Lilin Anoa yang telah disiapkan secara matang. Penegasan ini disampaikan Kombes Pol Iis Kristian dalam dialog interaktif bertajuk “Bincang Kita” yang diselenggarakan oleh MekTV Kendari pada hari Selasa (2/12/2025). Menurutnya, operasi ini memprioritaskan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat, khususnya umat Kristiani yang akan menjalankan ibadah Natal.

Kombes Pol Iis Kristian menjelaskan bahwa Polda Sultra telah menyelesaikan pemetaan seluruh potensi kerawanan dan objek pengamanan di wilayah Sultra. Fokus utama dari Operasi Lilin Anoa adalah memastikan ibadah Natal di gereja-gereja dan perayaan tahun baru serta tempat-tempat wisata lainnya dapat berlangsung dengan aman, khidmat, dan tanpa gangguan.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Polda Sultra akan menerjunkan ribuan personel gabungan yang berasal dari unsur Polri, TNI, dan berbagai instansi pendukung lainnya. Sinergi lintas sektoral ini menjadi kunci utama kesuksesan pengamanan Nataru.

Secara teknis, personel gabungan tersebut akan ditempatkan di Pos Pengamanan (Pos Pam), Pos Pelayanan (Pos Yan), dan Pos Terpadu yang tersebar di titik-titik krusial. Pos Pam akan fokus didirikan di sekitar lokasi gereja dan pusat perbelanjaan, sementara Pos Yan akan disiagakan di area pelayanan publik seperti terminal, pelabuhan, bandara, dan lokasi-lokasi wisata yang diprediksi akan mengalami lonjakan pergerakan masyarakat.

Selain pengamanan tempat ibadah dan pusat keramaian, Kombes Pol Iis Kristian juga menyoroti pentingnya penanganan kelancaran arus lalu lintas. Pengaturan lalu lintas akan ditingkatkan secara intensif, terutama di jalur-jalur padat dan pintu masuk atau keluar kota, guna mencegah terjadinya kemacetan parah dan menekan angka kecelakaan.

Langkah ini diambil untuk menjamin mobilitas masyarakat, baik yang mudik maupun berwisata, dapat berjalan lancar.
Lebih lanjut, Kabid Humas Polda Sultra itu menambahkan bahwa operasi ini juga mencakup upaya pencegahan dan antisipasi terhadap tindak kejahatan konvensional. Polisi akan meningkatkan patroli di wilayah perumahan dan perkantoran yang ditinggalkan penghuninya untuk berlibur, guna mengantisipasi aksi pencurian. Ia juga mengimbau masyarakat untuk secara proaktif mengamankan properti mereka dan berkoordinasi dengan petugas keamanan lingkungan setempat sebelum bepergian.

Mengakhiri dialog, Kombes Pol Iis Kristian berharap perayaan Nataru di Sultra dapat berjalan dengan baik dan kondusif. Ia menekankan bahwa dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. “Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat harus terus terjalin solid demi mewujudkan Sultra yang damai selama momen perayaan Natal dan Tahun Baru 2026,” pungkasnya.*

Anak Asal Konawe Dilaporkan Hilang, 5 Hari Tak Pulang ke Rumah

0

KENDARIKINI.COM – Seorang anak asal Kabupaten Konawe, inisial MF, dilaporkan hilang selama 5 hari, Selasa, 2 Desember 2025.

Laporan tersebut berdasarkan postingan pemilk akun bernama Adi Pramudya Wuleho, di dalam group Facebook Sultra Watch, pada hari Senin, 1 Desember 2025.

Dalam postingannya, ia mengatakan bahwa MF, telah hilang selama 5 hari.

Hal itu sesuai Laporan Keterangan Orang Hilang Polsek Wawotobi, Kabupaten Konawe bernomor B/04/XII/SPKT/2025/SEK WTB.

“Kabarnya sudah 5 hari dia tidak pulang,” ungkap pemilik akun Facebook Adi Pramudya Wuleho, pada hari Senin, 1 Desember 2025.

Untuk mengetahui kebenaran postingannya jurnalis media Kendarikini.com langsung menghubungi pihak Polsek Wawotobi, Kabupaten Konawe.

Dan dibenarkan langsung Kapolsek Wawotobi, Kabupaten Konawe, Ipda Laode Istiqlal.

Ia mengatakan anak tersebut dalam proses pencarian bersama masyarakat setempat.

“Kami sudah buatkan Laporan orang hilang, saat ini anak tersebut sedang dilakukan pencarian, berkerja sama dengan teman-teman masyarakat,” pungkas Ipda Laode Istiqlal, saat dikonfirmasi media ini pada hari Selasa, 2 Desember 2025.(Faldi)*

Resmi Dilantik, Pengurus BADKO HmI Sultra Tegaskan Independensi dan Transformasi Sosial untuk Dorong Perekonomian Daerah

0

KENDARIKINI.COM — Pengurus Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HmI) Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dilantik dengan mengusung tema “HMI untuk Indonesia: Mempertegas Peran BADKO HMI Sultra dalam Transformasi Sosial untuk Mendorong Perekonomian Daerah,” bertempat di Hotel Claro, Kamis 27 November 2025.

Prosesi pelantikan yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB) HmI menandai dimulainya babak baru gerakan keummatan dan kebangsaan HMI di Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, mantan Ketum BADKO HmI Sultra Umar menegaskan dua pesan penting bagi pengurus baru.

“Pertama, Menjaga independensi HMI dari kepentingan sempit dan pengaruh pihak mana pun. Dan memperkuat kualitas intelektual dan marwah organisasi sebagai bagian dari perjuangan menegakkan kebenaran, keadilan, dan kebermanfaatan bagi umat,” jelasnya.

Ia mengingatkan bahwa sejarah besar HMI harus dijaga melalui etika, solidaritas, dan keberanian mengambil keputusan demi kepentingan masyarakat Sultra.

Sementara Ketum BADKO HmI Sultra yang baru dilantik Hesti Wayana Bastian menegaskan bahwa HmI adalah organisasi kader yang mengutamakan proses pembentukan karakter, intelektualitas, dan nilai perjuangan.

“Kami mengajak seluruh pengurus untuk “bekerja, berjuang, dan mengabdi bersama demi terwujudnya tujuan HMI,” sekaligus menolak praktik perebutan posisi yang hanya berpotensi memecah organisasi,” katanya.

Ketua Umum PB HmI Bagas Kurniawan mengingatkan bahwa dinamika dan perbedaan pandangan adalah hal biasa dalam organisasi. Namun hal tersebut harus diselesaikan dengan cepat agar roda organisasi tetap berjalan.

“Kami mendorong kader untuk menjaga marwah, memperkuat kualitas diri, dan siap bersaing di era teknologi yang berkembang pesat,” katanya.

Presidium KAHMI Sultra, Arafa meminta BADKO HMI memperkokoh kepengurusan dan melahirkan kader terbaik yang siap menjadi pilar keadilan di Sulawesi Tenggara.

Sementara itu Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka turut mengucapkan selamat atas pelantikan dan berharap kepengurusan baru dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah.*

Kasus Dugaan Korupsi Proyek Gerbang Toronipa-Kendari, BPKP Sultra Bakal Rampungkan Hasil Audit Desember 2025

0

KENDARIKINI.COM – Penyelidikan perihal kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Gerbang Wisata Kendari-Toronipa makin bergulir, Selasa 2 Desember 2025.

Sebelumnya Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) telah melakukan penyelidikan terhadap 29 saksi. Namun dalam perjalanannya, pihak kepolisian sementara menunggu hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sultra untuk dinaikan ke penyidikan.

Pengendali Teknis Bidang Investigasi Perwakilan BPKP Sultra, Syahman, menjelaskan dalam tahap pengumpulan bukti-bukti, BPKP membutuhkan waktu yang relatif lama.

Lebih lanjut, kata dia, sejauh ini pihaknya sementara mengumpul bukti-bukti yang berkaitan dengan penyimpangan anggaran.

“Lagi proses mempertajam pengumpulan bukti-bukti penyimpangannya,” kata Syahman saat ditemui Jurnalis Kendarikini.com di ruang rapat BPKP Sultra.

Dalam perjalanannya, bukti-bukti dugaan penyimpangan telah diperoleh ahli Pekerja Umum (PU). Temuan ahli tersebut nantinya akan dilakukan pengkajian untuk mengetahui letak dugaan penyimpangan bangunan proyek.

Kemudian BPKP akan mengambil langkah observasi sebagai bahan laporan temuan dilapangan. Setelah itu, akan dilakukan Quality assurance (QA) atau penjaminan kualitas oleh BPKP Republik Indonesia.

Syahman menegaskan hasil dari pengumpulan bukti-bukti tersebut ditargetkan bakal diselesaikan pada akhir bulan Desember 2025 mendatang.

Untuk diketahui, proyek Gerbang Wisata Kendari-Toronipa tersebut dikerjakan pada September 2023 lalu melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga dengan menelan anggaran sebesar Rp32 miliar rupiah.

Nilai fantastis ini diduga menggunakan kualitas bahan yang tidak sesuai dengan jumlah anggaran yang telah digelontorkan. Pasalnya, dinding gerbang tersebut telah mengalami bolong dengan lebar sekitar 1 meter.

Mega proyek yang dikerjakan oleh PT Karya inti Bumi Konstruksi itu diduga sarat akan penyimpangan anggaran. Alhasil, publik kian bertanya-tanya dan berharap agar Aparat Penegak Hukum (APH) berperan aktif dalam menyelesaikan masalah ini.(Amin)*

Kanwil Kemenag Sultra Raih Humas Kemenag Award

0

KENDARIKINI.COM – Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Sulawesi Tenggara raih penghargaan Humas Kemenag Award Tahun 2025 Kategori Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi Kanwil Kemenag Provinsi Kualifikasi Informatif. Hal ini diketahui saat malam Penganugerahan Humas Kemenag Award 2025, Senin (1/12/2025).

Penghargaan tersebut diterima langsung Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara H. Mansur, S.Pd., MA yang hadir pada malam penganugerahan Humas Kemenag Award, yang digelar di Hotel Aryaduta Jakarta Pusat.

Humas Kemenag Award 2025 mengangkat tema “Satu Kemenag, Berjuta Cerita Baik”, dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar., MA. Menag menegaskan bahwa kerja humas bukan sekadar komunikasi, tetapi bagian dari identitas moral Kemenag.

“Tema malam ini bukan sekadar slogan. Ini identitas kita sebagai kementerian yang bekerja dengan nilai, empati, dan tanggung jawab moral,” ujarnya.

Menag juga menekankan perubahan paradigma komunikasi publik Kemenag ke arah yang lebih berdampak dan human-centered. Bukan lagi Kemenag yang bicara, tapi umat yang memberikan testimoni, bukan klaim tapi pengakuan.

Menag menginginkan, arah komunikasi publik Kementerian Agama kedepan tidak sebatas program dan kinerja, tetapi harus lebih mencerminkan dampak yang dirasakan umat.

Pada malam penghargaan tersebut, Menag menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan humas dan media yang selama ini menjaga narasi positif Kemenag.

“Penghargaan ini hanyalah simbol. Yang kita rayakan sesungguhnya adalah integritas, kerja senyap, dan komitmen untuk menjaga reputasi Kementerian Agama,” kata Menang.

Menag mengajak seluruh insan humas Kemenag untuk terus menyalakan cerita-cerita kebaikan dari berbagai pelosok negeri sebagai bagian dari pelayanan publik yang inklusif.

Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar., MA, menegaskan pentingnya penguatan komunikasi publik yang solid dan selaras di seluruh satuan kerja Kementerian Agama. Ia menyebut bahwa di setiap unit kerja, mulai dari Kanwil, KUA, Madrasah, Pondok Pesantren, hingga Kampus PTKN, selalu lahir cerita-cerita kebaikan dari kerja tulus ASN Kemenag.

“Tugas kita sebagai pimpinan adalah memastikan cerita baik itu terdengar, tersampaikan dan dirasakan publik,” tambahnya.

Menag juga menekankan penguatan Narasi untuk Mendukung Asta Cita sebagai mandat besar bagi bangsa. Di Kemenag, agenda ini diwujudkan melalui penguatan Pendidikan, Layanan Publik, Harmoni, Digitalisasi, dan Keberlanjutan.

“Penghargaan ini bukan hanya apresiasi, tetapi komitmen bersama untuk menghadirkan narasi kebaikan yang lebih kuat, inklusif dan berdampak bagi publik. Mari terus menyalakan cerita-cerita baik dari setiap penjuru Indonesia,” tutup Menag.*

PT Hoffmen Energi Perkasa Salurkan Bantuan Bibit Kakao untuk Kelompok Tani

0

KENDARIKINI.COM – Wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan warga di area lingkar tambang kembali ditunjukkan oleh PT Hoffmen Energi Perkasa pada senin 1 desember 2025

Perusahaan ini secara resmi menyalurkan bantuan pertanian berupa bibit kakao beserta sarana penunjangnya kepada masyarakat Kelompok Tani Mepokoaso di Desa Mata Wawatu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel)

​Bantuan ini diserahkan langsung kepada para petani sebagai langkah strategis perusahaan dalam mendorong produktivitas pertanian lokal. Paket bantuan yang diberikan mencakup bibit kakao kualitas siap tanam serta berbagai fasilitas pendukung yang diperlukan untuk memastikan keberhasilan masa tanam.

​Humas PT Hoffmen Energi Perkasa menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab moral perusahaan (Corporate Social Responsibility) terhadap masyarakat yang hidup berdampingan dengan operasional perusahaan.

​”Kami menyuport penuh dana untuk pengadaan bibit yang nantinya akan dikelola langsung oleh kelompok tani. Hal ini kami lakukan untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat serta meringankan beban warga, khususnya dalam hal penyediaan bibit kakao siap tanam,” ujar Humas PT Hoffmen Tri Ajis

​Langkah perusahaan ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah desa setempat. Kepala Desa Mata Wawatu, Marsilan, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif PT Hoffmen Energi Perkasa yang dinilai proaktif dalam memperhatikan kebutuhan warganya.
​Marsilan berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh Kelompok Tani Mepokoaso agar menghasilkan panen yang sukses di masa depan.

​”Terima kasih kepada pihak perusahaan yang telah memberikan bantuan. Semoga ke depannya warga dan perusahaan bisa terus berkolaborasi dalam program-program lain, khususnya dalam rangka pemberdayaan masyarakat,” pungkas Marsilan.*

Istri Sah Labrak Pelakor Diacara Wisuda STIE 66, Tuduh Kantongi Buku Nikah Palsu

0

KENDARIKINI.COM – Prosesi wisuda di Ballroom Hotel Claro Kendari, Senin 1 Desember 2025, mendadak ricuh setelah seorang wisudawati Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Enam-Enam Kendari berinisial TA didatangi dan dilabrak oleh seorang wanita berinisial RSK.

Dalam sebuah rekaman video yang diterima Jurnalis Kendarikini.com, terlihat TA tengah berjalan di area ballroom sambil memegang ijazah. Tiba-tiba, RSK menghampirinya sambil melontarkan kalimat bernada tuduhan.

“Ko wisuda di, pelakor, ih kasihannya ini pelakor, tidak ada malunya ini perempuan. Ih ngerinya, dia wisuda, dia ambil suaminya orang,” ujar RSK dalam rekaman video tersebut.

Meski mendapat serangan verbal, TA tetap berjalan tanpa merespons. Sikap tenang TA memicu emosi RSK yang kemudian berusaha menarik tangan TA. Aksi itu langsung ditepis oleh TA sambil mengatakan, “Ih kenapa kah ini.”

Situasi sempat memanas, namun sejumlah tamu wisuda segera melerai keduanya sehingga tidak terjadi keributan lebih lanjut.

Di depan pintu masuk ballroom, sebuah karangan bunga berukuran besar juga tampak terpajang dengan nama serta foto TA. Namun bukan berisi ucapan selamat, karangan bunga tersebut justru memuat kalimat bernada sindiran tajam.

Salah satu tulisan di karangan bunga tersebut berbunyi:

“Pelakor yang sudah bertahun-tahun tidur sama suami orang sampai punya anak yang tidak punya status sah di mata hukum dan agama. Tidak perlu dihina karena sudah terhina.”

Saat dikonfirmasi, RSK mengaku melabrak TA karena sakit hati atas dugaan perselingkuhan antara TA dan suaminya, HRY.

“Kurang lebih empat sampai lima tahun mereka berhubungan. Perempuan ini sering ditinggalkan, tapi datang lagi jadi pelakor,” ungkap RSK, Senin malam.

Ia juga menuduh bahwa dari hubungan yang diduga dijalin TA dan HRY itu telah lahir seorang anak, serta menyebut adanya dugaan pemalsuan dokumen pernikahan.

“Ada buku nikah palsu yang mereka beli. Mereka berzina tanpa status,” klaim RSK.

RSK kemudian menjelaskan bahwa dirinya telah menikah dengan HRY sejak 2006. Keduanya sempat bercerai pada 2024, namun kembali menikah secara resmi pada 2025.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak TA maupun HRY belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai tuduhan yang disampaikan RSK.

Jurnalis Kendarikini.com masih berupaya meminta konfirmasi dari TA dan HRY untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut guna keberimbangan pemberitaan.(Amin)*

Tim Patroli Polda Sultra Amankan Dua Pria di Anduonohu Gegara Kedapatan Miliki Badik

0

KENDARIKINI.COM – Tim Patroli Perintis Presisi Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengamankan dua orang pria yang kedapatan membawa sebilah badik di Jalan Madusila, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, pada Minggu malam, 30 November 2025.

Kedua pria tersebut ditangkap sekitar pukul 23.00 WITA saat petugas tengah melakukan patroli rutin di kawasan tersebut. Hal itu dibenarkan oleh Dantim 1 Patroli Perintis Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita.

“Iya pak, kejadiannya hari Minggu sekitar jam 23.00, berlokasi di Jalan Madusila Anduonohu, sederetan Kantor DPRD Kota Kendari,” ujar Boy Sagita, Selasa 2 Desember 2025.

Boy mengungkapkan, pihaknya belum mengetahui identitas lengkap kedua pria itu. Namun, keduanya diketahui berdomisili di Jalan Kedondong, Kelurahan Anduonohu.

“Identitas jelasnya belum kami ketahui, tapi keduanya tinggal di Jalan Kedondong Anduonohu,” jelasnya.

Ia menjelaskan, penangkapan dilakukan saat tim patroli melintas dan melihat dua pria sedang mendorong sepeda motor di pinggir jalan. Merasa curiga, petugas kemudian mendekati keduanya. Namun, salah satu pria sempat mencoba melarikan diri sebelum akhirnya berhasil diamankan.

“Awalnya saat kami melintas terlihat dua orang lelaki sedang mendorong motor. Saat kami datangi, salah satunya mencoba melarikan diri namun berhasil dicegah. Karena terlihat mencurigakan, saat diperiksa ditemukan sebilah badik,” kata Boy.

Selain itu, ketika petugas meminta menunjukkan surat-surat kendaraan, keduanya mengaku motor tersebut bukan milik mereka dan hanya milik teman mereka.

Lebih lanjut, kata Boy, karena tidak dapat menunjukkan dokumen kendaraan yang sah, keduanya kemudian dibawa ke Polsek Poasia untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Untuk diketahui, kedua pria tersebut masih menjalani proses pemeriksaan di Polsek Poasia untuk mendalami kepemilikan senjata tajam dan kendaraan yang mereka bawa.(Amin)*

Mesin Mati Jadi Penyebab Truk Hino Dutro Bermuatan Mobil Kecelakaan di Pendakian Letter S Kolut

0

KENDARIKINI.COM – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Trans Sulawesi, tepatnya di area pendakian Letter S Desa Walasiho, Kecamatan Wawo, Kabupaten Kolaka Utara, pada Senin 1 Desember 2025 sekitar pukul 14.20 WITA.

Kecelakaan ini melibatkan sebuah truk Hino Dutro berwarna hijau dengan nomor polisi DT 9193 UB dan hanya menyebabkan satu orang terluka.

Kanit Laka Lantas Polres Kolaka Utara Bripka Hardiansah menjelaskan truk yang dikemudikan Firman (39), warga Kota Makassar, melaju dari arah selatan menuju utara.

Sesampainya di penurunan Letter S, kendaraan yang diketahui memuat sebuah mobil di bagian bak tersebut tiba-tiba mengalami mati mesin. Kondisi itu membuat truk meluncur tanpa kendali dan akhirnya menabrak dinding batu di sisi jalan poros Trans Sulawesi.

“Setibanya di penurunan di Letter S mobil truk Hino yang memuat Mobil tersebut tida -tiba mengalami mati mesin sehingga mobil tersebut langsung meluncur dan menabrak dinding batu,” kata Hardiansah, Selasa 2 Desember 2025.

Akibat benturan keras, Gilang, kernet truk, terjepit di dalam kabin dan mengalami luka-luka serius serta patah tulang. Ia segera dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Wawo, sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Jafar Harun Lasusua untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara sang sopir, Firman, kata Hardiansah, berhasil menyelamatkan diri dengan melompat keluar dari kendaraan dan tidak mengalami luka.

Kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan parah pada bagian depan truk Hino Dutro, termasuk kabin yang tampak ringsek akibat benturan.

“Mobil truk Hino Dutro Warna Hijau dengan nomor polisi DT 9193 UB mengalami kerusakan pada bagian depan dan Ringsek pada Kabin mobil,” tutupnya.

Satlantas Polres Kolaka Utara mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu memeriksa kesehatan mesin sebelum berkendara guna meminimalisir kecelakaan lalu lintas.(Amin)*

Begini Persentase Jumlah Penumpang dan Barang yang Keluar dan Masuk di Sultra

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, Perkembangan Pariwisata serta Luas Panen dan Produksi Padi.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa 2 Desember 2025.

“Pada Oktober 2025, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat dari Sulawesi Tenggara tercatat sebanyak 61.455 orang, naik sebesar 8,81 persen dibandingkan September 2025 yang mencapai 56.478 orang,” jelasnya.

Lanjutnta Jumlah penumpang yang datang juga mengalami kenaikan sebesar 13,11 persen, dari 55.461 orang pada September menjadi 62.732 orang pada Oktober 2025.

Kemudian Jumlah penumpang angkutan laut domestik yang berangkat pada Oktober 2025 tercatat 95.884 orang, naik sebesar 1,17 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 94.774 orang. Penumpang yang datang juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 1,95 persen, dari 92.914 orang pada September menjadi 94.724 orang pada Oktober 2025.

Sementara Jumlah barang yang dibongkar dari kapal domestik pada Oktober 2025 tercatat sebesar 806.078 ton, atau naik 20,89 persen dibandingkan September 2025 yang mencapai 666.761 ton.

“Sementara itu, jumlah barang yang dimuat mengalami penurunan sebesar 23,75 persen, dari 2.255.149 ton pada September menjadi 1.719.640 ton pada Oktober 2025,” pungkasnya.*

Begini Perkembangan Ekspor dan Impor di Sultra

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, Perkembangan Pariwisata serta Luas Panen dan Produksi Padi.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa 2 Desember 2025.

“Nilai ekspor Sulawesi Tenggara Oktober 2025 mencapai US$340,37 juta atau naik 11,98 persen dibanding ekspor Oktober 2024 yang tercatat US$303,94 juta,” katanya.

Lanjutnya sejalan dengan itu, volume ekspor Oktober 2025 tercatat 238,45 ribu ton atau naik 12,14 persen dibanding volume ekspor Oktober 2024 yang tercatat 212,64 ribu ton.

Sementara Nilai impor Sulawesi Tenggara Oktober 2025 mencapai US$159,05 juta, naik 37,84 persen dibandingkan Oktober 2024.

“Volume impor Sulawesi Tenggara Oktober 2025 senilai 490,20 ribu ton, naik 63,73 persen dibandingkan Oktober 2024,” tandasnya.*

BPS: Sultra Alami Inflasi 2,94 Persen, Tertinggi Bau-bau 3,95 Persen

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, Perkembangan Pariwisata serta Luas Panen dan Produksi Padi.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa 2 Desember 2025.

“Pada November 2025, Provinsi Sulawesi Tenggara mencatat inflasi y-on-y sebesar 2,94% dengan IHK 109,37. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Baubau (3,95%; IHK 110,54) dan terendah di Kabupaten Konawe (2,01%; IHK 108,77),” jelasnya.

Lanjutnya kenaikan harga terjadi pada kelompok: makanan, minuman dan tembakau (4,33%); perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga (1,06%); perlengkapan rumah tangga (0,03%); kesehatan (2,20%); transportasi (1,85%); rekreasi dan budaya (1,13%); pendidikan (5,07%); restoran (2,37%); serta perawatan pribadi dan jasa lainnya (8,83%). Deflasi terjadi pada pakaian dan alas kaki (–0,74%) serta informasi, komunikasi, dan jasa keuangan (–0,06%).

“Secara m-to-m, Sulawesi Tenggara mengalami deflasi 0,02%, dan secara y-to-d mencatat inflasi 2,64%,” pungkasnya.*

Nilai Tukar Petani di Sultra Alami Kenaikan

0

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, Perkembangan Pariwisata serta Luas Panen dan Produksi Padi.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa 2 Desember 2025.

Ia mengatakan bahwa NTP Sulawesi Tenggara pada November 2025 tercatat 101,99 atau mengalami peningkatan sebesar 0,16 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 101,82.

“Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Tenggara bulan November 2025 naik 0,16 persen dari 101,82 menjadi 101,99. Peningkatan NTP ini disebabkan karena indeks harga yang diterima petani (It) turun sedalam 0,29 persen lebih rendah dari indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang turun sedalam 0,45 persen,” jelasnya.

Lanjutnya NTP masing-masing subsektor tercatat sebagai berikut: Subsektor Tanaman Pangan (NTPP) 101,93; Subsektor Hortikultura (NTPH) 106,81; Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) 98,60; Subsektor Peternakan (NTPT) 106,82 dan Subsektor Perikanan (NTNP) 108,54. Sedangkan Indeks NTP Nasional sebesar 124,05 atau turun sedalam 0,23 persen dari bulan sebelumnya sebesar 124,33.

“Pada November 2025 terjadi penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Sulawesi Tenggara sedalam 0,49 persen yang salah satu penyebabnya oleh penurunan nilai indeks pada kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau,” pungkasnya.*

Tingkat Penghunian Kamar Hotel Bintang di Sultra Alami Kenaikan

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, Perkembangan Pariwisata serta Luas Panen dan Produksi Padi.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa 2 Desember 2025.

“Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Sulawesi Tenggara pada Oktober 2025 tercatat sebesar 46,34 persen atau mengalami peningkatan 12,90 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya (September 2025) yang tercatat sebesar 33,44 persen,” katanya.

Lanjutnya, Tingkat Pemakaian Tempat Tidur (TPTT) hotel bintang di Sulawesi Tenggara pada Oktober 2025 tercatat sebesar 45,47 persen atau mengalami peningkatan 12,93 poin dibandingkan dengan TPTT bulan sebelumnya (September 2025) yang tercatat sebesar 32,54 persen.

“Rata-rata lama menginap tamu hotel bintang di Sulawesi Tenggara pada Oktober 2025 tercatat selama 1,18 malam atau tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan bulan sebelumnya (September 2025) yang juga tercatat selama 1,18 malam,” ungkapnya.

Kemudian Persentase perbandingan antara tamu asing dan tamu dalam negeri (domestik) pada Oktober 2025 tercatat 99,10 persen adalah tamu domestik dan sisanya 0,90 persen adalah tamu asing atau mengalami pergeseran 0,64 poin.*

Terdakwa Guru Mansur Divonis 5 Tahun Penjara, PH Nyatakan Banding

0

KENDARIKINI.COM – Suasana sidang putusan perkara dugaan pelecehan siswa dengan terdakwa seorang guru bernama Mansur berlangsung riuh di Pengadilan Negeri (PN) Kendari Kelas IA, Senin 1 Desember 2025.

Sidang yang digelar di Ruang Wirjono Prodjodikoro itu dipimpin langsung oleh Ketua Majelis Hakim, Wa Ode Sania.

Dalam amar putusannya, majelis menyatakan Mansur terbukti bersalah dan menjatuhkan vonis 5 tahun penjara serta denda Rp1 miliar, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan 3 bulan kurungan.

Ketika putusan dibacakan, ruang sidang dipadati oleh sejumlah guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

Suasana berubah riuh ketika para guru memberikan reaksi keras atas vonis tersebut, sebagai bentuk ketidakterimaan terhadap keputusan hakim.

Usai persidangan, Penasehat Hukum (PH) terdakwa, Andre Darmawan, menyatakan pihaknya langsung mengajukan upaya hukum banding.

“Kami akan menyatakan banding sekarang juga,” tegas Andre.

Ia menegaskan bahwa perjuangan mereka belum selesai dan proses hukum akan tetap mereka tempuh hingga tuntas.

Pihak keluarga maupun organisasi guru yang hadir akan memberikan pendampingan terhadap terdakwa Mansur.(Amin)*

Mahasiswi STIE 66 Kendari Diduga Pelakor, Istri Sah Kirimkan Karangan Bunga

0

KENDARIKINI.COM – Suasana wisuda STIE 66 Kendari mendadak menjadi sorotan publik setelah terdapat sebuah karangan bunga di area depan Hotel Claro Kendari, Senin, 1 Desember 2025.

Karangan bunga tersebut diduga dikirimkan dari istri sah yang ditujukan kepada salah satu mahasiswi STIE 66 Kendari, berinisial TA, yang sedang ikut wisuda di Hotel Claro Kendari.

Pada karangan bunga itu menampilkan foto sosok perempuan serta tulisan bernada sindiran.

Akibat tulisan itu memancing perhatian para tamu dan menjadi bahan perbincangan bagi peserta wisudawan dan wisudawati STIE 66 Kendari.

Kabarnya nampak terjadi keributan di dalam area acara wisuda STIE 66 Kendari, namun prosesi wisuda tetap berlangsung lancar.

Tak hanya itu bahkan banyak warga yang mengabadikan momen tersebut lalu membagikannya ke media sosial hingga akhirnya menjadi sorotan publik.

Sementara itu, pihak STIE 66 Kendari, Iksan, dalam keterangannya mengatakan bahwa kejadian tidak ada hubungannya dengan kampus.

“Kejadian itu tidak ada hubungan dengan kami dengan acara kegiatan wisuda hari ini karena itu urusan pribadi seseorang dengan pelakornya,” kata Iksan, saat ditemui media ini pada hari Senin, 1 Desember 2025 di Loby Hotel Claro Kendari.(Faldi)*

Claro Kendari Bakal Gelar Acara Spektakuler Sambut New Year’s Eve 2026

KENDARIKINI.COM – Menjelang pergantian tahun 2025, Claro Kendari kembali menghadirkan rangkaian acara spektakuler untuk menyambut New Year’s Eve 2026, Senin, 1 Desember 2025.

Perayaan tahun baru kali ini akan digelar di empat venue eksklusif: Phinisi Ballroom, Sky Pool, Sky Lounge, dan D’Liquid Kendari, masing-masing dengan tema dan pengalaman berbeda.

Toys Universe – Phinisi Ballroom (Main Venue)

Marketing Communication Manager Claro Kendari, Irma, menjelaskan bahwa Phinisi Ballroom menjadi main venue dengan mengusung tema “Toys Universe New Year’s Eve 2026”.

“Paket gala dinner kami dibanderol mulai Rp425.000 nett/pax. Sementara paket kamar mulai Rp2.850.000/malam nett, sudah termasuk kamar tipe superior, gala dinner untuk dua orang di Phinisi Ballroom, sarapan untuk dua orang, free parking, free access ke gym, serta kesempatan mengikuti undian grand prize 1 unit motor Honda,” ungkap Irma.

Grand prize 1 unit motor honda, TV, kulkas, sepeda sponsor dari Polygon, dan masih banyak hadiah menarik lainnya. Untuk bintang tamu ada Bella KDI & Rio Lida yang siap menghibur acara gala dinner kali ini. Dan akan ada pertunjukkan kembang api spektakuler, “ tambahnya.

Magical New Year’s Eve with Snow White – Sky Pool

F&B Manager Claro Kendari, Omha Setiawan, menambahkan bahwa Sky Pool hadir dengan tema “Magical New Year’s Eve 2026 with Snow White”, menghadirkan dekorasi bernuansa negeri dongeng lengkap dengan sajian barbeque.

“Untuk paket barbeque dinner di Sky Pool, harga mulai Rp300.000 nett/pax. Ada berbagai door prize juga”, jelas Omha.

Nevermore New Year’s Eve 2026 – Sky Lounge

Sky Lounge menawarkan suasana lebih intimate dengan tema “Nevermore New Year’s Eve 2026”, menghadirkan view terbaik di Kota Kendari untuk menikmati pesta kembang api.

“Untuk dinner di Sky Lounge, harga mulai Rp240.000 nett/pax, dan ada undian door prize juga”, terang Omha.

Kuliner Spesial Pergantian Tahun

Executive Chef Claro Kendari, Chef Asiz, memaparkan rangkaian menu yang telah disiapkan.

“Untuk gala dinner Toys Universe di Phinisi Ballroom, kami menghadirkan ratusan pilihan menu mulai dari Asian, Western, street food, hingga berbagai dessert spesial,” jelasnya.

Sementara di Magical New Year’s Eve with Snow White, kami menyiapkan berbagai pilihan barbeque fresh.

Untuk Sky Lounge, tersedia main course dan snack spesial ala Nevermore yang siap menemani malam pergantian tahun,” jelas Chef Asiz.

Avatar Fire & Ash – D’Liquid Kendari

Manager Entertainment Claro Kendari, Anto, turut menjelaskan konsep acara di D’Liquid Kendari.

“Untuk malam tahun baru kali ini, D’Liquid mengangkat tema ‘Avatar Fire & Ash’. Tema unik ini kami hadirkan untuk memberikan new experience bagi para tamu pada malam pergantian tahun,” pungkasnya.(Faldi)*

Soal Vonis Putusan 5 Tahun Terdakwa Mansur, PH Nilai Ada Kejanggalan

0

KENDARIKINI.COM – Penasehat Hukum (PH), Andre Darmawan, beri tanggapan setelah pembacaan tuntutan guru bernama Mansur, terdakwa kasus dugaan pelecehan seksual, Senin 1 Desember 2025.

Menurutnya, terdapat indikasi kejanggalan dalam proses peradilan terdakwa Mansur. Pasalnya, perkara ini hanya menghadirkan satu orang saksi dan ironisnya tidak disumpah.

“Selama saya bersidang baru kali ini saya dengar putusan cuma berdasarkan keterangan satu keterangan saksi, yaitu keterangan saksi korban yang tidak disumpah,” kata Andre ditengah kerumunan guru.

Parahnya, kata Andre, sejumlah saksi yang hendak dihadirkan oleh PH tidak dipertimbangkan oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Kendari.

“Semua saksi yang kita hadirkan tidak pertimbangkan termasuk saksi guru yang melihat bapak Mansur tidak melakukan pelecehan, yang melihat pak Mansur hanya memegang kepalanya saja karna pada saat itu demam,” ujar Andre.

Selanjutnya, Andre akan meminta Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara (Sultra) agar meninjau kembali perkara ini serta menghadirkan sejumlah saksi yang diduga sempat mendapatkan tindakan intimidasi.

Selain itu, Andre juga bakal melaporkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan Majelis Hakim yang memutus perkara ini ke Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia.

Untuk diketahui, dalam perkara ini, terdakwa Mansur divonis 5 tahun penjara serta denda Rp1 miliar, dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan 3 bulan kurungan.(Amin)*

TKA Asal Cina Nekat Lompat dari Lantai Empat Mes PT VDNI

0

KENDARIKINI.COM – Seorang tenaga kerja asing (TKA) asal Cina berinisial HC (34) nekat melompat dari lantai empat mes karyawan PT Virtu Dragon Nickel Industri (VDNI) di Desa Morosi, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 05.00 WITA.

Kapolsek Bondoala, Iptu Heder Payapo, menjelaskan bahwa sebelum kejadian, HC sedang beristirahat di kamarnya. Tanpa alasan yang jelas, korban tiba-tiba keluar dan langsung melompat dari ketinggian.

“Korban mengalami patah pada kaki kanannya akibat benturan keras,” ungkap Heder, Minggu (30/11/2025).

Usai insiden tersebut, HC segera dievakuasi ke RS Bhayangkara Kendari. Namun karena ruang perawatan penuh, ia kemudian dirujuk ke RSUD Bahteramas Kendari untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Hasil pemeriksaan dokter memastikan bahwa HC mengalami patah tulang pada kaki kanan dan dijadwalkan menjalani operasi.

Iptu Heder Payapo menambahkan bahwa aksi nekat korban diduga kuat dipicu tekanan psikologis. HC disebut mengalami stres berat lantaran ingin segera kembali ke kampung halamannya di Cina.

“Korban depresi karena ingin pulang ke Cina,” jelasnya.

Pihak kepolisian kini terus berkoordinasi dengan tim medis RSUD Bahteramas untuk memantau perkembangan kondisi korban selama menjalani perawatan.*

PT TRK Diadukan ke Binwas Kemenaker RI

0

KENDARIKINI.COM – Dinilai mengabaikan penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sehingga mengakibatkan Kecelakaan Kerja (Laka Kerja) bagi karyawannya, PT Tambang Rejeki Kolaka (TRK) di adukan ke Direktorat Jendral Pembinaan dan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Kesehatan dan Keeelamatan Kerja (Ditjen Binwaskaner dan K3) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

Pengaduan tersebut dilayangkan oleh Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) usai melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Kemenaker RI, Senin, 1 Desember 2025.

Koordinator Lapangan (Korlap) Ampuh Sultra, Rendy Salim mengatakan, sebelum melakukan pengaduan, pihaknya terlebih dulu melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Kemenaker RI.

“Iya betul, sebelum membuat pengaduan, kami terlebih dulu melakukan aksi demonstrasi sebagai wujud protes kami kepada PT TRK”. ujarnya kepada media ini

Rendy sapaan akrabnya menjelaskan, pengaduan pihaknya terhadap PT TRK mengacu pada bukti-bukti yang jelas.

“Kami menduga bahwa PT TRK ini memang abai dalam menerapkan K3, akibatnya dalam 7 bulan terakhir PT TRK mengalami 2 kali kecelakaan kerja,” jelasnya.

Ia menyebut, kecelakaan kerja pertama terjadi pada bulan April 2025 lalu di jetty PT Indinesia Pomalaa Industrial Park (IPIP) Desa Oko-Oko, Kec. Pomalaa, Kab. Kolaka yang menyebabkan 1 karyawan PT. TRK meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka.

“Kejadian tragis itu terjadi pada bulan April lalu, 1 orang meninggal dunia di jetty PT IPIP sedangkan satu lainnya mengalami luka,” katanya.

Selanjutnya, lanjut Rendy, kecelakaan kerja kedua terjadi pada bulan November kemarin di perempatan Desa Oko-Oko, Kec. Pomalaa, Kab. Kolaka. Dump Truck milik PT TRK melindas pengendara motor hingga pengendara motor tersebut mengalami luka serius.

“Ini membuktikan bahwa PT TRK diduga telah mengabaikan penerapan K3 yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan kerja yang berulang yakni pada bulan April dan November 2025,” bebernya.

Sementara itu, direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo yang juga merupakan penanggungjawab aksi terkait dugaan pelanggaran K3 oleh PT TRK yang di konfirmasi oleh media ini membenarkan perihal aksi di Kemenaker RI.

“Iya aksi hari ini di Kemenaker terkait dugaan pelanggaran K3 oleh PT TRK yang mengakibatkan kematian bagi karyawannya,” tuturnya.

Pihaknya berharap agar Binwasnaker & K3 Kemenaker RI bisa turun ke lokasi dan melalukan pemeriksaan menyeluruh terhadap dugaan pelanggaran K3 oleh PT TRK.

“Kami harap agar Binwasnaker dan K3 turun melakukan pemeriksaan langsung di lokasi,” harapnya

Menurut dia, meski telah 2 (dua) kali terlibat kecelakaan kerja, namun PT TRK belum mendapatkan sanksi dari pihak-pihak berwenang.

“2 kali kecelakaan kerja PT TRK belum di berikan sanksi, bahkan Disnaker Kab. Kolaka maupun Polres Kolaka seolah tutup mata,” tutupnya.

Terkait hal tersebut hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak PT TRK.*

PT GAN Vs PT CSM, Kuasa Hukum Ungkap Dugaan Kriminalisasi

0

KENDARIKINI.COM – Penetapan tersangka Direktur Utama PT Golden Anugrah Nusantara (GAN) atas kasus dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terhadap PT Citra Silika Mallawa (CSM), diindikasi bentuk kriminalisasi. Hal itu merujuk pada dugaan keterlibatan mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra dalam kasus tersebut.

Kuasa hukum Direktur Utama PT GAN, La Ode Abdul Kadir menuturkan bahwa dirinya baru saja selesai menyelesaikan pendampingan terhadap clientnya yang menjalani pemeriksaan atas penetapan tersangka kasus dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah.

“Namun, untuk pemeriksaan kali ini kita menolak untuk dilanjutkan. Hal itu dikarenakan saksi kunci yang mengetahui fakta utama yakni mantan Bupati Nur Rachman Umar dan Rusda Mahmud belum dilakukan pemeriksaan,” tuturnya saat ditemui di Kantor Polda Sultra, Senin 1 Desember 2025.

Abdul Kadir menjelaskan bahwa kasus yang menimpa klientnya merupakan bentuk kriminalisasi. Ia membeberkan bahwa kasus ini dilaporkan oleh Syamsul Pado yang merupakan Direktur PT CSM pada Agustus 2025.

“Entah ini prestasi atau tekanan pimpinan terhadap penyidik. Dari Agustus pelaporan hingga November penetapan tersangka ini waktu yang cukup singkat. Ada apa?,” katanya.

“Sementara pada saat kami yang melapor terkait dengan dugaan pemalsuan dokumen oleh PT CSM, mulai dari tahun 2022, hingga saat ini tak kunjung mendapatkan kejelasan. Ini aneh, pelapor yang jadi tersangka,” imbuhnya,

Abdul Kadir kemudian menjelaskan bahwa kasus ini bermula pada tahun 2022. Dimana PT CSM diduga melakukan pemalsuan dokumen Izin Usaha Pertambangan (IUP), pemalsuan itu khususnya terkait dengan total luasan lahan. Berdasarkan Keputusan Bupati Kolaka Nomor 540/62 tahun 2011 memutuskan memberikan IUP Oprasi produksi kepada PT CSM yang terletak di Desa Sulaho, Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara dengan luas 20 Hektar, dengan jangka waktu 10 tahun.

Namun, kemudian Keputusan Bupati Kolaka Utara kembali keluar dengan nomor 540/62 tahun 2011 namun dengan total luasan yang berbeda yakni 475 hektar dengan waktu 15 tahun.

“Ini ada dua SK yang keluar. Dengan judul dan nomor yang sama namun perbedaannya yakni terkait dengan luasan lahan dan waktu pengelolaan IUP OP. Ini yang menjadi tanda tanya,” terangnya.

Lanjut Abdul Kadir menjelaskan ada 3 keputusan lembaga negara yakni Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sultra dan Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sultra terkait dengan klarifikasi terkait dengan total luasan lahan.

“Ketiga keputusan 3 lembaga negara itu kompak menyatakan bahwa luasan lahan PT CSM itu 20 hektar,” jelasnya.

Kemudian, Abdul Kadir juga menjelaskan bahwa atas dasar tersebut, sehingga kliennya mengajukan laporan atas dugaan pemalsuan yang dilakukan oleh PT CSM. Namun, perjalanannya kliennya justru ditetapkan sebagai tersangka.

“Laporan awal klien kami bahkan sampai diintimidasi oleh petinggi Polda Sultra untuk melakukan pencabutan laporan, untuk lebih lengkapnya, biar klien kami yang menjelaskan,” katanya.

Dirut GAN MJ pun menjelaskan bahwa pada tahun 2021 terkait laporannya tentang dugaan pemalsuan dokumen PT CSM telah memasuki tahap penyidikan.

“Tetapi hal itu tidak berlanjut. Saya cabut laporan saya setelah mendapatkan intimidasi dari mantan Kapolda Sultra kala itu. Beliau mengatakan bahwa laporan saya harus dicabut, kalau tidak saya akan dipermasalahkan dan saya ditawari untuk atur damai oleh penyidik,” terangnnya.

“Dan saya baru tahu, dipermasalahkan itu maksudnya hari ini terjadi bahwa saya menjadi tersangka dari apa yang saya perjuangkan,” imbuhnya.

“Saya merasa IUP tersebut merupakan hak saya, sehingga saya juga harus memperjuangkan hal tersebut,” tegasnya.

Terkait dengan pokok pemeriksaan, kembali Abdul Kadir mempertanyakan terkait dengan bukti dokumen fisik IUP milik PT CSM. Menurutnya, bukti tersebut harusnya ikut diperiksa.

“Namun, sampai detik tadi, usai pemeriksaan klient kami, bukti IUP itu tidak juga diperiksa, atau minimal diperlihatkan oleh pihak Penyidik,” katanya.

Sementara itu, Kasubdit IV Kompol Indra Asrianto yang melakukan penyidikan mengatakan telah menetapkan tersangka dengan insial JO. Penetapan tersangka tersebut juga telah melalui mekanisme gelar yang dilakukan pada tanggal 21 November 2025.

“Tentu penetapan itu berdasarkan dua alat bukti. Dan yang bersangkutan saat ini telah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka, kemudian setalah lengkap kita akan lakukan pemberkasan untuk dikoordinasikan dengan Jaksa Penuntut Umum,” terangnya.

Indra juga mengungkapkan dalam perkara tersebut, telah memeriksa 9 saksi dan menyita sejumlah dokumen sebagai bukti.

“Untuk saksi kita juga sudah memeriksa 9 saksi. Dan sebanyak 30 dokumen juga telah kami situ sebagai barang bukti dalam perkara ini,” bebernya.

Terkait dengan dokumen yang disitu, Indra juga membenarkan bahwa salah satunya adalah bukti IUP milik PT CSM.

“Ia salah satunya (dokumen yang disita sebagai barang bukti, red) adalah IUP tersebut,” tutupnya.*

LBH HAMI Sultra Sorot ASN Terdakwa Penganiayaan Guru di Kendari Hanya di Vonis Hukuman Percobaan

0

KENDARIKINI.COM – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) HAMI Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti penanganan perkara penganiayaan dan pengeroyokan terhadap Mansur, seorang guru honorer di SDN 2 Kendari pada 9 Januari 2025.

Bagaimana tidak, terdakwa penganiayaan dan pengeroyokan, Sumaryono Sasmita dan Andi Sadli Tenry Sampiang, seorang ASN di Pemprov Sultra, di vonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kendari pada 11 Juli 2025, dengan hukuman penjara empat bulan, tanpa dijalani masa penahanan atau hukuman percobaan.

Hukuman empat bulan penjara tersebut, berdasarkan tuntutan Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari.

Parahnya, selama ditetapkan tersangka, keduanya tidak pernah di tahan polisi atau jaksa, hingga sampai pada penjatuhan vonis di PN Kendari.

‎”Kami sangat sayangkan, vonis terhadap pelaku hanya empat bulan itupun percobaan padahal pak Mansur ini dikeroyok sampai kepalanya robek,” ucap dia kepada awak media ini, Minggu (30/11/2025).

Menurutnya, para terdakwa harusnya mendapat hukuman penjara lebih dari putusan pengadilan. Pasalnya, kasus penganiayaan dan pengeroyokan ini termaksud tindak pidana berat yang mengakibatkan luka yang cukup serius kepada korban.

“Pasal 170 KUHP itu kan maksimal pidana penjara lima tahun enam bulan, mestinya JPU menuntut minimal setengah dari hukuman, tapi ini justru jauh lebih ringan, kan aneh,” tuturnya.

‎Selain itu, ia menyayangkan sikap JPU yang tidak melakukan banding dalam perkara penganiayaan dan pengeroyokan yang telah jatuh vonis tersebut

Andri menilai, dengan tidak diajukannya banding oleh JPU menjadi tanda tanya besar bagi penegakan hukum yang adil di negara ini.
‎
‎”Kalau hukuman itu turun setengah dari tuntutan, maka JPU harus banding namun dalam perkara ini tidak sama sekali,” tegas dia.

Kondisi penanganan perkara ini, kata Andri berbeda dengan yang dialami oleh Mansur, yang dituduh telah melakukan dugaan tindak pidana pelecehanan anak, yang membuat dirinya dituntut enam tahun penjara.

Padahal menurut dia, selama sidang dilangsungkan tidak ada fakta yang memberatkan terdakwa Mansur, justru meringankan kleinnya.

“Ini bisa kita liat bagaimana fenomena peradilan kita yang mempertontonkan penegakan hukum tajam dibawah, tumpul diatas,” pungkasnya.*

Gelar Apel Pergeseran Pasukan, Polri Tegaskan Komitmen Percepatan Bantuan Bencana

0

KENDARIKINI.COM — Polri pada Senin pagi menggelar Apel Pergeseran Pasukan dan Pengiriman Bantuan Logistik sebagai langkah lanjutan penanganan bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung di Mako Polisi Udara Pondok Cabe dan dipimpin langsung oleh Wakapolri dengan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel dan pesawat pengangkut logistik.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa apel ini menjadi momentum penting memastikan seluruh dukungan operasional bergerak cepat dan terkoordinasi. “Kegiatan hari ini masih merupakan rangkaian penanganan bencana alam di beberapa daerah dengan dukungan Mabes Polri, baik berupa perlengkapan, peralatan maupun personel,” ujarnya saat doorstop.

Ia menjelaskan bahwa sejak pukul 06.00 WIB, seluruh unsur yang terlibat telah mengikuti rangkaian apel sebelum menyaksikan keberangkatan pesawat jenis CN dan Fokker. Apel ini juga menjadi tindak lanjut arahan Kapolri pada rapat evaluasi malam sebelumnya. “Logistik yang telah didistribusikan ke Sumatera Barat, Aceh, dan Sumatera Utara sebagaimana dibahas dalam Anev tadi malam telah dilaksanakan melalui langkah-langkah konkret,” tegasnya.

Pada apel pagi ini juga dipastikan kesiapan gelombang lanjutan personel SAR, medis, serta pasukan pendukung kemanusiaan lainnya. Pesawat CN295 diberangkatkan pukul 06.30 WIB membawa kebutuhan mendesak seperti perlengkapan SAR, makanan, tenda, genset, panel surya, peralatan bayi, serta berbagai logistik kemanusiaan. Sementara pesawat Fokker Mk 27 dan Mk 50 diarahkan untuk pengiriman bantuan ke Sumatera Utara.

Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk kesiapan nyata Polri. “Sejak bulan lalu, Polri telah menyiapkan 155 ribu personel dan kelengkapannya dalam pra-bencana. Saat ini memasuki masa pascabencana yang membutuhkan tindakan cepat,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh kekuatan polda sekitar juga telah bergerak mendukung, mulai dari Polda Riau, Jambi, Lampung, hingga Jawa Timur dan Banten, dengan bantuan yang didistribusikan baik melalui udara maupun darat.

Di akhir keterangannya, Trunoyudo kembali mengajak semua pihak untuk mendoakan para korban. “Kita masih berduka… Semoga para almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan keluarga korban diberikan kekuatan serta ketabahan,” tutupnya.*

Solidaritas Polda Sultra, Gelar Doa Bersama Lintas Agama untuk Korban Bencana Alam

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menunjukkan solidaritas dan dukungan spiritual yang mendalam terhadap korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) dengan menggelar kegiatan doa bersama lintas agama pada Senin, 1 Desember 2025. Acara ini melibatkan seluruh personel Polda Sultra yang mencerminkan semangat toleransi dan persatuan dalam menghadapi musibah nasional.

Kegiatan spiritual tersebut dilaksanakan secara serentak di lingkungan Polda Sultra. Personel beragama Islam melaksanakan sholat ghoib dan istigosah sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi korban meninggal. Sementara itu, personel umat Kristen menggelar ibadah dan doa bersama di Gereja Oikumene Polda Sultra, sedangkan personel beragama Hindu melaksanakan doa di Pura Dharma Chakti Raharja Polda Sultra.

Kapolda Sultra, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H mengatakan bahwa tujuan utama dari kegiatan doa bersama ini adalah untuk memberikan penguatan spiritual dan moral. “Kita saling mendoakan untuk memberikan penguatan kepada saudara-saudara kita yang terkena bencana di Aceh, Sumbar, dan Sumut,” kata Kapolda. Beliau menekankan bahwa dukungan doa menjadi energi penting bagi para korban yang tengah menghadapi ujian berat.

Pelaksanaan doa bersama lintas agama ini turut melengkapi respons kemanusiaan Polda Sultra yang telah dilakukan pada hari yang sama, yaitu pelepasan ekspedisi bantuan logistik. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian yang diberikan oleh institusi kepolisian daerah tersebut tidak hanya terbatas pada bantuan materi, tetapi juga menjangkau aspek kejiwaan dan spiritualitas korban bencana.

Doa bersama ini menjadi simbol kuat kerukunan dan kebersamaan di tengah jajaran Polda Sultra. Diharapkan, lantunan doa yang dipanjatkan oleh umat dari berbagai keyakinan ini dapat memberikan ketenangan batin, serta menjadi kekuatan bagi keluarga korban dan seluruh tim penanggulangan bencana yang bertugas di daerah terdampak.*

Akses Darat Terputus, Polri Bantu Salurkan Bantuan dengan Operasi Udara ke Lokasi Bencana

0

KENDARIKINI.COM — Polri mengakselerasi pengiriman bantuan kemanusiaan dengan mengerahkan operasi udara di tiga provinsi terdampak banjir, yakni Sumatera Utara (Sumut), Sumatera Barat (Sumbar), dan Aceh. Di wilayah yang akses daratnya terputus total, bantuan dikirim melalui airdrop helikopter, sementara distribusi logistik berskala besar dilakukan dengan pesawat angkut yang mendarat di bandara sebagai pusat distribusi lanjutan. Upaya ini dilakukan dengan prinsip berpacu dengan waktu, mengedepankan manajemen logistik yang efisien agar bantuan tidak terhambat kondisi medan dan segera diterima masyarakat.

Di Sumut, helikopter AW-169 (P-3309) difokuskan untuk masuk ke titik terdalam yang tidak dapat dijangkau kendaraan maupun pesawat. Tiga desa terisolasi total menjadi sasaran prioritas, yakni Desa Pagaran Lambung (Adian Koting, Tapanuli Utara), Desa Naga Timbul dan Desa Nauli (Sitahuis, Tapanuli Tengah). Airdrop membawa bahan pangan, pakaian layak pakai, obat-obatan, serta perlengkapan darurat untuk memastikan suplai tetap masuk meski jalur darat belum terbuka.

Di saat yang sama, Polri mengoperasikan pesawat Fokker 27 MK50 dan CN 295 untuk pendistribusian logistik dalam jumlah besar tanpa sistem airdrop, melainkan melalui pendaratan langsung di bandara sebagai jalur penyangga bantuan. Dalam dua hari operasi, 29–30 November 2025, total suplai udara yang berhasil dikirim mencapai 11,1 ton, dengan rincian 9 ton pada hari pertama dan tambahan 2,1 ton ke Sumut pada hari kedua. Untuk memperkuat respon di Aceh, Polri juga mengirim 20 ton logistik Slog serta 905,5 kg perlengkapan Brimob yang mencakup perahu karet, helm, rompi, hingga dayung untuk memfasilitasi evakuasi di kawasan genangan air.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan bahwa percepatan distribusi tidak boleh berhenti, terutama selama akses darat belum pulih. “Hari kedua pemberangkatan udara, kami terus menginventarisasi lokasi yang masih terputus. Sambil menunggu akses darat terbuka, Polri akan terus bekerja sama dengan TNI, BPBD, dan pemerintah daerah untuk memasok bantuan dari udara. Distribusi harus tetap berjalan,” ujarnya. Polri menekankan bahwa operasi ini adalah perlombaan dengan waktu, mengutamakan kecepatan suplai agar kebutuhan warga tercukupi sebelum pasokan lokal habis.

Untuk mendukung kelancaran operasi, Polri saat ini menyiagakan 3 pesawat angkut dan 14 helikopter yang dapat digerakkan setiap saat untuk evakuasi, pemantauan udara, dan distribusi bantuan ke wilayah-wilayah sulit dijangkau. Selain itu, penguatan udara juga dilakukan di provinsi terdampak dengan dislokasi 2 helikopter ke Aceh, 2 ke Sumatera Utara, dan 1 ke Sumatera Barat. Konfigurasi armada ini dipilih berdasarkan urgensi lapangan, cakupan dampak bencana, serta kebutuhan evakuasi dan distribusi logistik yang harus terus berlangsung tanpa henti.

Di darat, laut, dan udara — Polri hadir memastikan bantuan tidak berhenti, bergerak cepat dan terukur agar masyarakat terdampak dapat segera pulih dan kembali bangkit.*

Hari Ketiga, Polri Kirim 3,8 Ton Logistik ke Lokasi Bencana

0

KENDARIKINI.COM — Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali menerima kiriman logistik operasional dari Mabes Polri dengan total 3.851 kilogram. Pengiriman ini merupakan hari ketiga dari rangkaian distribusi logistik yang dialokasikan untuk memperkuat sarana dan prasarana kepolisian di wilayah Sumatera Utara.

Kabag penum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menjelaskan bahwa pengiriman logistik ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk memastikan optimalisasi dukungan operasional bagi seluruh jajaran.
“Hari ini memasuki pengiriman hari ketiga. Seluruh logistik yang tiba langsung dilakukan pengecekan dan pendataan sebelum nantinya didistribusikan sesuai kebutuhan satuan kerja di Polda Sumut,” ujarnya.

Beliau menambahkan bahwa kelengkapan yang dikirim merupakan kebutuhan penting untuk mendukung kegiatan operasional di lapangan.
“Kami memastikan bahwa setiap item dalam kondisi baik, termasuk perlengkapan K9 dan perangkat tenda taktis yang sangat diperlukan dalam berbagai operasi kepolisian,” kata Kombes Pol Erdi.

Adapun rincian logistik yang diterima hari ini sebagai berikut:
• MTP – FT: 1.190 kg (70 koli)
• Pemanas MTP: 81 kg (27 koli)
• Velbet: 600 kg (20 koli)
• Perlengkapan K9: 260 kg (7 koli)
• K9: 180 kg (4 ekor)
• Daun Tenda: 300 kg (4 koli)
• Konektor Tenda: 180 kg (4 koli)
• Tiang Tenda: 900 kg (20 koli)
• Goni Baju: 160 kg (4 koli)
• Kasur Palembang: 32 kg (20 koli)

Kombes Pol Erdi menegaskan bahwa pengiriman ini diharapkan semakin meningkatkan kesiapan personel dan perlengkapan taktis di wilayah Sumut.
“Dengan distribusi bertahap ini, kami ingin memastikan seluruh unit mendapatkan dukungan logistik yang memadai untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tutupnya.*

Pledoi Kepala Inspektorat Baubau, JPU Dinilai Abaikan Fakta Persidangan

0

KENDARIKINI.COM – Kepala Inspektorat Kota Baubau, Amrin Abdullah, kembali menjalani sidang lanjutan dengan agenda pembacaan nota pembelaan (pledoi) terkait dugaan kasus korupsi yang menjeratnya, Senin 1 Desember 2025.

Dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri (PN) Kendari Kelas IA, Amrin menilai tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang meminta hukuman delapan tahun penjara telah mengabaikan fakta-fakta yang terungkap selama proses persidangan.

Dalam keterangannya, Amrin menyebut bahwa tiga dasar dakwaan jaksa yakni tidak membantu penegakan tipikor, berperilaku korup, dan tidak mengaku korup merupakan tuduhan yang ia anggap mengada-ada dan tidak berdasar.

Bantah Langgar Pasal 12E Tipikor

Amrin secara tegas membantah tuduhan melanggar Pasal 12E Undang-Undang Tipikor, yang mengatur mengenai tindakan pemerasan, ancaman, atau permintaan potongan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ia menyebut tidak pernah memerintahkan, mengarahkan, apalagi menerima sesuatu dalam bentuk apa pun terkait dugaan pemerasan tersebut.

“Saya tidak pernah memeras atau mengarahkan seseorang untuk menerima sesuatu dalam bentuk apa pun. Dan itu sudah terbukti dalam sidang-sidang sebelumnya,” tegas Amrin setelah sidang.

Ia menyatakan, bantahan tersebut diperkuat oleh keterangan 12 saksi yang telah dihadirkan dan dianggap mendukung posisinya.

Soroti Keterangan Ahli

Dalam pledoinya, Amrin juga menyoroti kesaksian ahli yang menerangkan bahwa adanya surat penunjukan pejabat pengadaan menegaskan adanya pembagian tanggung jawab yang jelas antara dirinya dan terdakwa lainnya.

Secara hukum, menurut ahli, apabila ada pihak yang bertindak di luar tugas pokoknya, maka tanggung jawab penuh berada pada individu tersebut, bukan pada atasan.

Terkait dugaan pemerasan, ia menegaskan bahwa pejabat pengadaan hanya menyampaikan sanksi sesuai dengan aturan pengadaan barang dan jasa kepada vendor, bukan tindakan ancaman atau pemerasan.

Kritik Tuntutan Jaksa

Amrin juga mengkritik keras JPU yang dinilainya lebih bertumpu pada hasil penyidikan atau Berita Acara Pemeriksaan (BAP) ketimbang fakta-fakta yang muncul dalam persidangan.

“Kalau jaksa menuntut berdasarkan BAP dan bukan fakta persidangan, lalu untuk apa ada sidang?” ujarnya.

Ia mengaku siap menghadapi vonis setinggi apa pun, bahkan hingga 20 tahun penjara, apabila dirinya benar-benar terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

Meski melontarkan kritik tajam terhadap jaksa, Amrin menyatakan tetap menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada majelis hakim. Ia meyakini bahwa hakim akan memutus perkara berdasarkan fakta persidangan, dengan menjunjung tinggi nilai moral dan Ketuhanan Yang Maha Esa.

Untuk diketahui, sebelumnya Amrin Abdullah diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi pada kegiatan belanja modal aset tidak berwujud atau software peralatan jaringan aplikasi sedang pada Inspektorat Daerah Kota Baubau Tahun Anggaran 2025.(Amin)*

Kecelakaan Maut di Mubar, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk Terparkir

0

KENDARIKINI.COM – Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Muna Barat. Seorang pengendara motor Yamaha Fino bernama Junarsih meninggal dunia usai menabrak bagian belakang sebuah truk yang sedang terparkir di badan jalan. Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 30 November 2025 sekitar pukul 17.50 WITA.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Muna, IPDA Andi Sri Yusuf menjelaskan kecelakaan bermula saat sepeda motor Yamaha Fino DT 5563 BD berwarna biru yang dikendarai korban melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Selatan menuju Utara.

Lebih lanjut, saat melintas di lokasi kejadian, motor tersebut menabrak atau bersentuhan dengan ban belakang sebelah kanan mobil truk Hino Dutro DT 9042 AD berwarna hijau yang dikemudikan Muh. Zainal Fanani. Saat itu, truk dalam kondisi terparkir di badan jalan sebelah kiri.

Benturan keras membuat sepeda motor korban terseret dan masuk ke bawah truk. Akibatnya, pengendara mengalami luka berat di bagian kepala serta mengeluarkan darah dari mulut, hidung, dan telinga.

“Atas peristiwa kecelakaan tersebut pengemudi Sepeda Motor Yamaha Fino Warna Biru mengalami luka-luka pada bagian kepala serta mengeluarkan darah lewat Mulut, Hidung dan telinga,” ujarnya, Senin 1 Desember 2025.

Andi menambahkan korban sempat dilarikan ke RSUD Muna Barat, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia dalam perjalanan.

“Korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Muna Barat,” tambah Andi.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian saat berkendara, terutama pada kondisi jalan yang terdapat kendaraan terparkir.(Amin)*

Aksi Nekat! Pria di Muna Terekam CCTV Gasak Uang di Hokky Laundry

0

KENDARIKINI.COM – Aksi pencurian kembali terjadi di wilayah Kota Raha. Seorang pria terekam kamera pengawas (CCTV) diduga tengah melakukan pencurian di Hokky Laundry yang terletak di Jalan La Ode Abdul Kudus Nomor 72, Raha, Kabupaten Muna, pada Minggu 30 November 2025.

Dalam rekaman CCTV, tampak seorang pria mengenakan kaus putih, celana pendek, sandal jepit, serta helm full face memasuki ruangan laundry. Sejak awal gerak-geriknya terlihat mencurigakan.

Pelaku kemudian menuju meja kasir dan terlihat membungkuk sambil menggeledah area bawah meja, tepat di samping timbangan pakaian pelanggan. Aksinya terlihat cepat dan terarah, seolah telah mengetahui lokasi penyimpanan barang berharga.

Setelah berhasil mengambil dompet berisi uang hasil operasional, pelaku langsung kabur tanpa melepas helm, yang mengindikasikan aksi tersebut telah direncanakan.

Pemilik Hokky Laundry, Sulastri, membenarkan kejadian itu. Ia menyebutkan bahwa aksi pencurian terjadi sekitar pukul 18.45 WITA.

“Iya benar, kejadiannya sekitar jam setengah tujuh lewat,” ujar Sulastri kepada Jurnalis Kendarikini.com melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin 1 Desember 2025.

Ia menambahkan, peristiwa tersebut terjadi saat karyawan sedang bekerja. Namun tanpa disadari, pria tersebut tiba-tiba masuk dan langsung melancarkan aksinya.

Akibat kejadian itu, pelaku berhasil menggasak uang ratusan ribu rupiah yang merupakan penghasilan pada hari tersebut.

“Hanya dompet uang penghasilan kemarin satu hari,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sulastri mengaku belum melaporkan kejadian ini kepada pihak kepolisian. Ia masih menunggu iktikad baik dari terduga pelaku untuk mengembalikan uang yang dicurinya.

Peristiwa ini menambah kekhawatiran para pelaku usaha kecil di Raha terkait keamanan lingkungan sekitar. Warga berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti kasus ini dan mengungkap identitas pelaku guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.(Amin)*

Puluhan Massa Budiman Kembali Geruduk PN Kendari, Tuntut Adanya Transparansi Surat Visum

0

KENDARIKINI.COM – Puluhan massa aksi kembali memadati halaman Kantor Pengadilan Negeri (PN) Kendari Kelas IA pada Senin, 1 Desember 2025. Kehadiran mereka merupakan bentuk penolakan terhadap putusan pengadilan dalam perkara yang menjerat terdakwa Budiman, yang menurut mereka sarat akan rekayasa dan kejanggalan.

Aksi ini dipicu oleh dugaan ketiadaan surat visum dalam proses persidangan kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan Budiman. Massa menilai absennya dokumen visum tersebut membuka ruang manipulasi dan rekayasa dalam proses hukum.

Pantauan Jurnalis Kendarikini.com pada pukul 11.12 WITA memperlihatkan puluhan demonstran yang terdiri dari mahasiswa dan masyarakat umum membawa berbagai poster, salah satunya bertuliskan “Menolak Peradilan Sesat Peradilan Budiman”. Situasi ini sempat membuat arus lalu lintas di sekitar PN Kendari melambat.

Dalam aksi tersebut, massa juga melakukan pembakaran ban bekas di depan gerbang pengadilan sebagai simbol kekecewaan terhadap putusan perkara Budiman. Asap hitam membumbung tinggi, menunjukkan tingginya tensi protes.

Istri Budiman, Asriani, turut menyampaikan orasi di hadapan massa. Ia menduga ketiadaan hasil visum dalam berkas perkara menjadi indikasi adanya upaya rekayasa. Ia juga menuding ada pihak tertentu yang memiliki kedekatan dengan keluarga korban dan diduga mencoba mengarahkan proses hukum.

“Ini membuka peluang besar untuk manipulasi. Ada pihak yang kami curigai berusaha mengatur arah perkara,” teriak Asriani dalam orasinya.

Menanggapi aksi tersebut, Ketua PN Kendari Kelas IA, Rustam, memberikan pernyataan singkat kepada massa. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan majelis hakim menyelesaikan perkara sesuai fakta dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Nanti kita akan perintahkan majelis hakim untuk menyelesaikan masalah ini sesuai dengan fakta,” ujarnya.

Usai memberikan tanggapan, Rustam kembali masuk ke dalam gedung PN Kendari. Tak berselang lama, ketegangan kembali pecah di barisan massa aksi, meski aparat keamanan telah berusaha meredam situasi.

Hingga aksi berakhir, massa masih menuntut keterbukaan pihak pengadilan terkait keberadaan dan keabsahan surat visum dalam perkara dugaan pelecehan seksual tersebut. Mereka bersikeras bahwa transparansi diperlukan agar proses hukum berjalan jujur dan tanpa rekayasa.(Amin)*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti