Jumat, Oktober 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 130

Polda Sultra Salurkan Bantuan Logistik Korban Bencana Alam di Pulau Sumatera

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menunjukkan komitmen dan kepeduliannya terhadap masyarakat yang tengah dilanda musibah. Pada Senin, 1 Desember 2025, Polda Sultra menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban bencana alam di tiga provinsi sekaligus, yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Bantuan tersebut diberikan sebagai wujud solidaritas dan empati terhadap masyarakat yang terdampak banjir dan bencana alam lainnya di wilayah tersebut.

Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, mengatakan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehadiran institusi kepolisian di tengah masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kita dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak banjir,” ujar Kapolda Sultra.

Adapun bantuan yang dikirimkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok serta perlengkapan darurat. Untuk Provinsi Aceh, Polda Sultra menyalurkan 10 ton beras, 200 box Pop Mie, 1.000 lembar selimut, dan 500 unit kasur.

Sementara untuk Provinsi Sumatra Utara, dikirimkan 5 ton beras, 100 box Pop Mie, 500 lembar selimut, serta 300 unit kasur. Adapun untuk Provinsi Sumatra Barat, bantuan yang disalurkan meliputi 10 ton beras, 200 box Pop Mie, 1.000 lembar selimut, dan 500 unit kasur.

Didik Agung Widjanarko menegaskan bahwa pengiriman bantuan ini dilakukan setelah melalui koordinasi bersama jajaran kepolisian di tiga provinsi tersebut.

“Kami kemarin sudah berkoordinasi dengan Polda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh untuk pengiriman barang ini,” jelasnya.

Dengan adanya bantuan ini, Polda Sultra berharap dapat meringankan beban masyarakat serta memenuhi kebutuhan dasar para korban selama masa pemulihan. Institusi kepolisian juga memastikan akan terus hadir dan memberikan dukungan bagi masyarakat yang tertimpa musibah.

Bantuan kemanusiaan ini menjadi bukti nyata bahwa solidaritas antarwilayah tetap terjalin kuat, terutama dalam menghadapi bencana alam yang membutuhkan penanganan bersama.(Amin)*

BWS IV Kendari dan PT PJP Diadukan ke KPK Soal Dugaan Suap Proyek di Raha ‎

0

‎KENDARIKINI.COM – Puluhan massa dari Ikatan Pemuda dan Pelajar Muna (IPPM) kembali aksi mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Aksi tersebut, merupakan aksi jilid ke tiga setelah aksi yang digelar pada tanggal 13 November 2025.

Aksi jilid ke tiga kali ini IPPM mendatangi KPK dengan membawa bukti-bukti dugaan penyimpangan serta suap pada proyek Pengaman Pantai Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan bukti-bukti dugaan tersebut IPPM mendesak mendesak KPK untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai (BWS) Wilayah IV Kendari berinisial MA, serta Direktur PT Pinar Jaya Perkasa (PJP) berinisial M.
‎
‎Koordinator Lapangan IPPM, Muhamad Ramadan Sawal, mengatakan pihaknya mendatangi KPK untuk menyerahkan berkas lengkap berisi bukti-bukti dugaan yang pihaknya temukan di lapangan.

Menurutnya, proyek tersebut tidak selaras dengan spesifikasi teknis dalam Detail Engineering Design (DED).
‎
‎“Kami mendesak KPK segera memanggil dan memeriksa RB beserta kroninya, Kepala Satker BWS IV Kendari, serta Direktur PT Pinar Jaya Perkasa dalam pembangunan infrastruktur di Sulawesi Tenggara,” kata Sawal kepada media ini pada hari Jum’at, 28 November 2025.

‎Hal ini dipertegas Ketua Umum IPPM, Mirap, menuntut agar lembaga antirasuah bekerja tanpa pandang bulu.

Karena dugaan pengerjaan yang tak memenuhi spesifikasi teknis, kami menduga ada keterlibatan oknum anggota DPR RI Dapil Sulawesi Tenggara berinisial RB yang diduga sudah disuap.

Ia menegaskan ke KPK agar gelar penyelidikan untuk dugaan menelusuri aliran dugaan suap dalam bentuk fee proyek yang ditangani oleh BWS Sulawesi IV Kendari.

“KPK RI harus profesional. Siapa pun yang terlibat dalam kasus korupsi dan suap harus segera ditangkap dan diproses hukum, kami akan kembali Kamis depan,” ujar Mirap.
‎
‎Dalam aksinya, mereka juga meminta KPK memanggil pihak-pihak terkait untuk klarifikasi dan memeriksa jejak aliran dana proyek tersebut.

‎Menanggapi desakan tersebut, perwakilan Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) KPK N. Hidayati, saat menerima massa mengatakan lembaga akan menelaah bukti yang diserahkan terlebih dahulu.

“Jika terbukti bersalah maka tentu akan ditindaklanjuti, tapi akan diselidiki dulu bukti dan kebenarannya,” ujarnya.

‎Sementara, oknum anggota DPR RI berinisial RB saat dikonfirmasi memberi tanggapan singkat.

Ia menekankan hak masyarakat untuk berpendapat dan menyarankan menanyakan pengawasan proyek kepada institusi terkait.

“Itu hak masyarakat, siapa pun boleh berpendapat. Sudah ada pengawasnya, baik dari PUPR maupun pengawas konsultan yang setiap saat ada di lapangan. Tanya saja mereka itu,” ujarnya.

Namun, Ketua IPPM, Mirap, menegaskan akan terus mengawal kasus ini dan berencana menggelar aksi lanjutan di Gedung KPK pekan depan.

‎“Ketiadaan tindakan hanya akan memberi ruang bagi budaya impunitas. Kami tidak akan berhenti sampai semua pihak yang diduga terlibat dipanggil dan diperiksa,” pungkasnya.
‎
Sekadar informasi dalam aksinya IPPM menyerahkan bukti awal berupa dokumen, rekaman, dan hasil investigasi lapangan kepada petugas KPK terkait dugaan tersebut.(Faldi)*

Akibat Tergerus Derasnya Aliran Air, Jalan di Konsel Alami Longsor

0

KENDARIKINI.COM – Satlantas Polres Konawe Selatan bergerak cepat menangani situasi darurat dengan memasang police line pada titik jalan yang mengalami longsor di Lorong Saluran, Desa Punggaluku, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, Minggu 30 November 2025 malam.

Kegiatan berlangsung sejak pukul 21.00 WITA hingga selesai. Garis polisi dipasang untuk memberikan peringatan kepada masyarakat sekaligus memastikan tidak ada pengendara yang melintasi jalur berbahaya tersebut.

Kasat Lantas Polres Konawe Selatan, IPTU Muhammad Subhan, menjelaskan bahwa kondisi jalan pada lokasi longsor sudah tidak memungkinkan untuk dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat karena berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Lebih lanjut, Subhan menerangkan bahwa ruas jalan tersebut berada di sisi aliran kali. Meski telah dipasang beton penghalang, derasnya arus air tetap menggerus badan jalan hingga menyebabkan longsor.

“Tergerus aliran air yang deras. Kedua sisi samping memang ada kali, beton penghalang samping-sampingnya yang jebol,” ujar Subhan.

Pemasangan police line dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk mencegah kecelakaan lalu lintas, terlebih di tengah meningkatnya curah hujan di wilayah Konawe Selatan beberapa hari terakhir.

Pihak kepolisian pun mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, menghindari jalur yang terdampak longsor, serta mengikuti rute alternatif hingga jalan dinyatakan aman untuk dilalui kembali.(Amin)*

Upaya PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan di Lokasi Bencana

0

KENDARIKINI.COM — Upaya pemulihan kelistrikan Aceh pascabencana banjir bandang dan longsor terus dipercepat melalui kolaborasi lintas sektor. Pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Aceh, TNI, Polri, dan PLN bergerak bersama memastikan penanganan darurat berjalan efektif agar layanan kelistrikan untuk masyarakat terdampak dapat segera pulih.

Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin menekankan bahwa distribusi bantuan logistik akan dikerahkan mengingat banyaknya wilayah yang masih terisolasi dan sangat membutuhkan pertolongan.

“Prioritas utama pemerintah saat ini adalah pendorongan logistik bagi masyarakat, mulai dari bahan makanan, kebutuhan pribadi seperti pakaian, hingga obat-obatan. Seluruh bantuan akan didistribusikan menggunakan alutsista TNI ke titik-titik terdampak,” ucapnya.

Sjafrie juga menegaskan bahwa percepatan pemulihan listrik merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat terdampak. Ia mengapresiasi langkah cepat PLN di lapangan, sekaligus mendorong agar proses pemulihan dapat terus dioptimalkan.

“Langkah pertama adalah memperkuat mobilitas udara. Semua logistik kita konsentrasikan. Listrik harus segera hidup dalam waktu singkat. Kita akan tambah kekuatan helikopter. Evakuasi darat dan udara harus dipercepat,” ujarnya.

Dukungan untuk percepatan pemulihan Aceh juga ditunjukkan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dengan mengirimkan tim khusus ke wilayah terdampak untuk membantu mengakselerasi penanganan. Dirinya menekankan pentingnya stabilisasi layanan publik, termasuk layanan kelistrikan untuk masyarakat.

“Kebutuhan listrik ini sangat krusial. Kami bersama pemerintah daerah, TNI, Polri, dan PLN terus mempercepat pemulihan untuk memastikan masyarakat terdampak dapat segera menikmati layanan listrik,” ucap Tito.

Selaras dengan arahan Pemerintah, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, PLN terus mengerahkan sumber daya dan personel terbaik dari unit-unit se-Indonesia untuk memulihkan jaringan listrik di wilayah terdampak. Dirinya juga terus berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk mendorong percepatan _recovery_ kelistrikan pascabencana di Aceh.

“Kami mendapat arahan dari Bapak Presiden bahwa seluruh kekuatan PLN harus dikerahkan untuk membantu pemulihan bencana, baik banjir bandang maupun tanah longsor yang terjadi di Aceh. Untuk itu, sesuai arahan Bapak Presiden, kami semua berkolaborasi,” ujar Darmawan.

Dalam proses pemulihan tersebut, PLN terus berkolaborasi dengan Pemprov Aceh, Komando Daerah Militer (Kodam) Iskandar Muda, Pangkalan TNI Angkatan Udara (AU) Sultan Iskandar Muda, Kepolisian Daerah (Polda) Aceh, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh di bawah arahan pemerintah pusat. Salah satu langkah krusial adalah pengiriman unit-unit _tower emergency_ dari Jakarta menuju Banda Aceh menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU). Selain itu, beberapa unit juga diangkut melalui jalur darat dan laut dengan dukungan TNI Angkatan Darat (AD) dan jajaran Kepolisian.

Darmawan memberikan apresiasi terhadap Polri yang membantu memastikan kelancaran komunikasi di tengah kondisi jaringan terputus. Dari sisi logistik, TNI AD memfasilitasi pengiriman material menggunakan truk dan membuka akses menuju wilayah terdampak yang masih hampir mustahil untuk dilewati. Bahkan, helikopter dikerahkan untuk mengangkut material tower ke titik-titik yang tidak mungkin dicapai melalui jalur darat.

“Kami harus menggunakan helikopter untuk membawa material ke lokasi. Ada helipad yang perlu dibuka, dan di sana pasukan dari TNI dan Kepolisian ikut membantu. Kekompakan ini menjadi kekuatan besar dalam percepatan pemulihan,” kata Darmawan.

Tidak hanya pemulihan infrastruktur, dukungan kemanusiaan juga digalang. Posko, dapur umum, serta fasilitas pendukung lain dibangun bersama sebagai bentuk solidaritas antar instansi.

“Seluruh komponen kekuatan Indonesia bergerak bersama. Dengan semangat perjuangan dari tim PLN, Pemerintah Daerah, TNI, Polri, serta masyarakat, kami merasakan kekompakan luar biasa. Semoga Allah SWT memudahkan segala ikhtiar ini, sehingga Aceh dapat segera pulih,” pungkas Darmawan.*

OPINI: Pergantian Ketua DPRD Sultra, Untuk Apa?

Salah satu berita politik paling hot minggu ini adalah pergantian Ketua DPRD Sultra Laode Tariala yang baru menjabat kurang lebih setahun, Ia dicopot oleh Partainya sendiri Partai Nasdem. Politisi kawakan yang berangkat dari bawah, pernah menjadi anggota DPRD Muna dan Muna Barat, kemudian sejak periode 2019 lalu menjadi anggota DPRD Provinsi, diganti oleh Syahrul Said rekan separtainya sendiri.

Adapun alasan pencopotan Tariala sebagaimana disampaikan oleh Tahir Kimi Sekretaris Partai Nasdem Sultra karena Ia dipandang tidak mampu memimpin fraksi-fraksi di DPRD Sultra, jauh dari rakyat, dan dianggap terlalu dekat dengan Gubernur Andi Sumangerukka, bahkan karena kedekatan itu Ia digambarkan seolah sudah menjadi seperti “ajudan” bagi Sang Gubernur.

Benarkah Laode Tariala bersikap seperti yang disampaikan DPW Partainya itu ?. Saya kira biarlah publik yang menjadi “wasit” untuk soal ini. Dan banyak cara untuk itu, contohnya saat ini banyak sekali tersedia platform digital seperti Google untuk “melacak” rekam jejak politisi seterkenal Laode Tariala. Dan pemilih yang baik adalah mereka yang selalu meluangkan waktu melacak rekam jejak wakil-wakilnya.

Bila alasan pemecatan seperti yang dijelaskan Tahir ini benar, Saya kira Kita harus memberi apresiasi kepada Partai Nasdem Sultra yang ingin menegaskan kembali khitah pembentukan DPRD. Langkah Partai pemenang pemilu di Sultra ini yang mengganti Ketua DPRD bahkan sekaligus dengan Ketua Fraksinya bisa Kita baca sebagai satu langkah serius untuk mengembalikan institusi DPRD ke fungsi dan tugasnya yang sebenarnya

Sesuai Undang-Undang nomor 13 tahun 2019 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD. Tugas DPRD adalah mengawasi jalannya pemerintahan dan pengelolaan pembangunan daerah, menyusun dan membentuk Perda, bersama Gubernur menyusun dan menetapkan APBD. Terhadap ini banyak gugatan publik soal belum terwujudnya tugas-tugas DPRD Sultra itu.

Lalu dari mana Nasdem “belajar” soal perlunya “jarak” antara Ketua DPRD dan Gubernur Sultra ?. Dalam rumus pembelajaran kontekstual disebutkan, biasanya orang belajar dari hal-hal yang terdekat atau sudah dikenal sebelumnya, jadi tidak mustahil dalam penggantian ini Nasdem justru belajar dari pengalaman kesejarahan “hubungan” antara Ketua DPRD dan Gubernur dari rezim pemerintahan Gubernur Sultra sebelumnya, Ali Mazi.

Di zaman pemerintahan Ali Mazi banyak sekali kebijakan pembangunan khususnya dibidang pengelolaan anggaran yang mendapatkan kritik keras dari publik. APBD Sultra yang terbatas itu disusun secara serampangan. Digunakan membiayai pembangunan proyek-proyek besar yang nir manfaat, belum urgen, dan hanya bersifat memorabilia.

Menariknya berdasarkan pernyataan beberapa anggota DPRD di media, proyek-proyek tersebut sebagian besar “tidak dibahas” oleh mereka. Sesuatu yang aneh bin ajaib bisa terjadi. Ada proyek bisa berjalan tanpa pembahasan anggota DPRD. Mungkin hanya dibahas antara Gubernur bersama Ketua DPRD saja.

Proyek seperti pembangunan gedung perpustakaan internasional, gedung kantor Gubernur Sultra 21 lantai, rumah sakit jantung Oputa Yiko (kini statusnya diturunkan Depkes sekelas Puskesmas), jalan wisata Toronipa, Gerbang Toronipa, pagar dan aspal Rujab Gubernur, patung Oputa Yiko di Bau-Bau dan Kota Kendari. Semua proyek-proyek mercusuar tersebut menelan anggaran kurang lebih empat triliun rupiah.

Akibat dari kesalahan alokasi anggaran untuk proyek-proyek mercusuar ini kemudian berimplikasi pada hilangnya alokasi anggaran untuk pembangunan sektor lain yang sebenarnya lebih dibutuhkan publik seperti pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan. Sehingga banyak sekali terjadi pemblokiran jalan oleh rakyat sebagai bentuk protes terhadap jalan dan jembatan yang rusak, bahkan di beberapa tempat Ali Mazi dituding berbohong terhadap janji kampanyenya.

Di Lalembuu Konsel misalnya Ali Mazi dituding berbohong atas pernyataannya diatas meterai yang menyanggupi akan membangun jalan di sana bila dipilih menjadi Gubernur Sultra, begitu juga di Buton Utara Ia juga dikatakan berbohong karena tidak memperbaiki jalan di mana Ia menang 80 persen saat Pilgub. Bahkan di Lipu Tinadeakono Sara inj Ali Mazi sebagai Gubernur dianggap sudah mati oleh para mahasiswa melalui aksi teatrikal nya, dan karena Ali Mazi tidak terima Ia melaporkan aksi itu ke Polda, dan seorang mahasiswa Butur Baada Hum Yung Marasa menjadi tersangka karenanya.

Mungkin belajar dari pengalaman efek negatif kedekatan Ketua DPRD dan Gubernur di zaman Ali Mazi itulah sehingga Partai Nasdem Sultra yang juga kebetulan dipimpin Ali Mazi mengambil tindakan tegas mengganti Laode Tariala ini, bukan karena isu lain yang beredar di medsos seperti karena “kurangnya setoran” dari Tariala, karena kedekatan pribadi pengganti Tariala dan Ali Mazi, atau ini merupakan “pukulan balasan” dari Ali Mazi kepada Gubernur ASR karena anaknya diganti ditengah jalan dari jabatan Ketua KONI Sultra oleh kemenakan ASR.

Yang sudah jelas Laode Tariala kini sudah diganti, dan Ia mencetak sejarah sebagai satu-satunya Ketua DPRD Sultra yang dicopot ditengah jalan, lalu apakah DPRD Sultra akan berfungsi dan bertugas sebagaimana sejatinya dengan pergantian ini ?. Saya kira kini menjadi tugas Syahrul Said sebagai Ketua DPRD pengganti dan Partai Nasdem untuk membuktikannya, apakah pergantian ini memang dilandasi niat mulia atau sekedar pergantian biasa saja ?.Kita hanya bisa menunggu.*

Pembalap Asal Kendari Cedera Parah di Road Race Championship Bombana

0

KENDARIKINI.COM – Seorang pembalap asal Kota Kendari, Muh Fadil Audat, mengalami cedera parah setelah terlibat kecelakaan dalam ajang Road Race Championship 2025 Bombana yang berlangsung di Sirkuit Non Permanen (NP) Ex-MTQ, Kecamatan Kasipute, Kabupaten Bombana, Sabtu 29 November 2025.

Insiden itu terjadi saat Fadil melaju bersama sejumlah pembalap lainnya di salah satu tikungan lintasan. Berdasarkan video yang diterima Jurnalis Kendarikini.com, terlihat sebuah motor berwarna kuning menyenggol motor hitam yang diduga dikendarai Fadil. Akibat senggolan tersebut, Fadil kehilangan kendali hingga menabrak tiang gapura di area lintasan.

Ketua Panitia kegiatan, Anto Kojo, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa setelah kecelakaan, korban langsung dilarikan ke BLUD RSUD Kabupaten Bombana untuk mendapatkan penanganan medis.

“Tadi dari pihak asuransi IMI Pemprov Sultra yang mengantar ke rumah sakit,” ujar Anto saat dikonfirmasi pada Sabtu malam.

Dikonfirmasi terpisah, Adi, selaku Racing Komite, menjelaskan bahwa kecelakaan tersebut terjadi saat balapan sedang berlangsung.

Adi menjelaskan insiden senggolan antara pembalap merupakan hal yang bisa terjadi di arena balap.

“Itu memang bersenggolan, insiden di balapan kan memang seperti itu. Senggolan itu pasti ada, namanya juga di lintasan,” jelasnya.

Setelah dilakukan pemeriksaan radiologi, Adi membenarkan bahwa kaki kiri Fadil mengalami patah tulang di bagian paha. Penanganan medis disebut telah dilakukan sesuai prosedur.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi Fadil dilaporkan masih dalam pemantauan pihak keluarga setelah menjalani perawatan awal di rumah sakit.(Amin)*

PT Vale Indonesia Tanam Pohon Serentak sebagai Komitmen Keberlanjutan

0

KENDARIKINI.COM – Perubahan iklim kini menjadi tantangan terbesar abad ini. Di tengah situasi global yang menuntut aksi nyata, Indonesia kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu negara kunci solusi iklim dunia. PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota grup Mining Industry Indonesia (MIND ID), menegaskan kontribusinya melalui aksi penanaman pohon serentak di seluruh wilayah operasional, sebuah langkah yang tidak hanya relevan bagi Indonesia, tetapi juga penting bagi agenda lingkungan global.

Aksi ini digelar bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), dan dilakukan bersama Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, IGP Sorowako Limonite Ore (SLO), serta Blok Sorowako. Lebih dari sekadar seremoni tahunan, kegiatan ini menjadi simbol investasi jangka panjang menuju masa depan yang lebih hijau dan resilien bagi generasi mendatang.

Di *IGP Morowali*, kegiatan dipusatkan di area reklamasi Gabriella Hills. Sebanyak 1.038 bibit telah ditanam dari total target 2.038 bibit tahun ini, sebagian dari upaya pemulihan lahan seluas 7,3 hektare yang telah direhabilitasi dengan lebih dari 5.000 pohon.

Jenis pohon yang dipilih: sengon, bitti, hingga spesies endemik Sulawesi, dirancang untuk memperkuat struktur tanah, meningkatkan kualitas udara, dan mengembalikan keanekaragaman hayati yang menjadi kebanggaan kawasan Wallacea.

Di *IGP SLO*, penanaman di MRAL Enggano mengusung pendekatan berbeda: durian musang king, mangga, jambu air, alpukat, dan tabebuya dipilih untuk memberikan nilai ekologis ke depan.

Sementara itu, di *Sorowako*, kolaborasi dilakukan bersama mahasiswa KKN Tematik Universitas Andi Djemma, menghubungkan dunia akademik, industri, dan masyarakat dalam mendorong pendidikan lingkungan, pengetahuan konservasi, serta praktik keberlanjutan berbasis sains.

Sebagai produsen nikel strategis bagi transisi energi global, PT Vale memahami bahwa keberlanjutan bukan hanya tuntutan industri, ini adalah amanah moral untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak mengorbankan warisan ekologis bangsa.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah inti dari bisnis kami. Produksi memang penting untuk mendukung transisi energi global, tetapi menjaga bumi agar tetap lestari adalah tanggung jawab yang tidak dapat ditawar,” ujar Wafir, Head of Bahodopi Project PT Vale Indonesia.

Dengan langkah ini, PT Vale menegaskan bahwa praktik Good Mining Practices bukan hanya konsep teknis, tetapi filosofi operasional yang menghubungkan ekonomi, lingkungan, dan keberlanjutan sosial dalam satu ekosistem.

Kegiatan penanaman pohon hari ini adalah investasi jangka panjang. Pohon yang kita tanam kini akan menjadi sumber oksigen, keteduhan, dan kehidupan bagi generasi yang belum lahir. Ini adalah warisan hijau yang menjadi bagian dari identitas PT Vale.

*Kolaborasi: Kunci Perubahan di Indonesia dan Dunia*

Aksi penanaman pohon melibatkan ratusan karyawan, kontraktor, serta mitra kerja. PT Vale juga memberikan apresiasi kepada kontraktor yang menjalankan pengelolaan lingkungan terbaik melalui lomba 5S dan penerapan 3R.

Putri, kontraktor pemenang lomba 5S, menyampaikan:
“Kami menjalankan 5S setiap periode dengan inspeksi rutin dan reward dari manajemen. Ini mendorong kami menjaga area kerja yang bersih, rapi, dan ramah lingkungan.”

Keterlibatan kolektif ini mencerminkan bahwa keberlanjutan bukan hanya agenda perusahaan, tetapi gerakan yang tumbuh dari budaya kerja, partisipasi masyarakat, dan kepemimpinan sektor industri.

Program reklamasi dan penanaman pohon ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang PT Vale dalam mendukung tujuan nasional, termasuk Asta Cita, ketahanan ekologi, serta pemulihan lahan pascatambang sesuai regulasi. Lebih dari itu, aksi ini memberikan manfaat nyata, mulai dari peningkatan kualitas udara, pemulihan ekosistem, hingga peluang ekonomi bagi masyarakat lokal.

Dengan langkah-langkah strategis ini, PT Vale semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan Indonesia yang memberikan kontribusi pada agenda global: menjaga 30% bumi tetap hijau, memperlambat laju pemanasan global, dan memastikan generasi mendatang mewarisi bumi yang lebih baik dari yang kita temui.*

Polda Sultra Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas untuk Pengemudi Angkutan Barang

0

KENDARIKINI.COM — Ditlantas Polda Sulawesi Tenggara melalui Subdit Kamsel menggelar kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada perusahaan angkutan barang serta melakukan pemasangan spanduk dan pembagian brosur keselamatan, Minggu (30/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran disiplin berlalu lintas di kalangan sopir kendaraan barang dan masyarakat umum.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 Wita tersebut dilaksanakan di beberapa titik, di antaranya depan Taman Hutan Kota, depan Padang Golf Sanggoleo Kendari, serta di PO Sabar Menanti.

Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sultra selaku penanggung jawab kegiatan menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan menekan angka pelanggaran lalu lintas dan meminimalisir potensi kecelakaan, terutama yang melibatkan kendaraan bermuatan besar.

“Pengemudi kendaraan angkutan barang memiliki peran strategis dalam menjaga keselamatan berlalu lintas. Melalui kegiatan ini, kami mengingatkan kembali pentingnya disiplin, mematuhi rambu-rambu, menjaga kondisi kendaraan, serta mengutamakan keselamatan,” ujarnya.

Rangkaian Kegiatan

Dalam kesempatan tersebut, personel memberikan penyuluhan langsung kepada sopir PO Sabar Menanti mengenai aturan berlalu lintas, etika berkendara yang aman, serta kewajiban kelengkapan kendaraan maupun dokumen administrasi.

Selain binluh (pembinaan dan penyuluhan), tim juga melakukan pemasangan materi sosialisasi antara lain:

10 spanduk imbauan keselamatan

170 leaflet

230 stiker edukasi

Materi tersebut disebar di lokasi rawan pelanggaran serta pada kendaraan masyarakat dan armada perusahaan.

Tidak hanya itu, penyampaian pesan keselamatan juga dilakukan melalui berbagai media, di antaranya media cetak, elektronik, hingga platform media sosial yang menjangkau lebih luas masyarakat.

Penguatan Edukasi Keselamatan

Pihak Ditlantas menekankan bahwa keberhasilan dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga melalui edukasi dan peran aktif masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran pengemudi dan masyarakat bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” pungkasnya.*

Polri Siapkan Perangkat Starlink di Lokasi Bencana

0

KENDARIKINI.COM – Setelah empat hingga lima hari terputus dari jaringan komunikasi akibat bencana, masyarakat di wilayah terdampak akhirnya dapat kembali menghubungi keluarga mereka. Polri melalui Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi (Div TIK) turun langsung ke lokasi bencana untuk memastikan akses komunikasi darurat dapat dipulihkan secepat mungkin.

Sebagai bagian dari respons cepat tersebut, Mabes Polri telah mengirimkan total 8 perangkat Starlink ke wilayah terdampak bencana dengan rincian yaitu 2 unit di Aceh, 4 unit di Sumatera Utara dan 2 unit di Sumatera Barat.

Salah satu unit di Aceh telah dioperasikan oleh Tim Bid TIK Polda Aceh yang dipimpin Ipda Edi Amran bersama dua personel lainnya di Desa Tingkem, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireun. Mereka memasang dan mengaktifkan akses WiFi Starlink, yang langsung dimanfaatkan warga untuk berkomunikasi dengan keluarga mereka yang sebelumnya tidak dapat dihubungi selama beberapa hari.

“Alhamdulillah, masyarakat sekarang sudah bisa menghubungi keluarganya setelah empat hari tidak ada sinyal. Mereka sangat antusias memanfaatkan akses WiFi yang kita pasang,” ujar Ipda Edi Amran dari lokasi bencana.

Kehadiran layanan komunikasi ini disambut haru dan rasa syukur oleh para pengungsi. Salah satu warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, menyampaikan langsung testimoninya:

“Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Terima kasih kepada pihak Polri yang sudah menyediakan WiFi kepada kami warga Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen Aceh yang sedang mengungsi. Saya bisa menelpon seluruh keluarga saya yang beberapa hari tidak bisa dihubungi. Alhamdulillah hari ini saya sudah terkoneksi dengan keluarga kami di luar. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Polri. Semoga Polri semakin sukses ke depan. Terima kasih.”

Langkah cepat Polri dalam memulihkan konektivitas ini menjadi salah satu bentuk dukungan kemanusiaan yang krusial, membantu masyarakat tetap terhubung dengan keluarga dan mendapatkan informasi penting selama masa tanggap darurat. Akses WiFi Starlink ini akan terus dioperasikan hingga kondisi komunikasi di wilayah terdampak kembali pulih.*

Hadiri Jalan Santai HPN, Kapolri Tekankan Pentingnya Sinergi dengan Pers

0

KENDARIKINI.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri acara jalan santai Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Kick Off menuju Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Kegiatan ini berlangsung di Alun-Alun Kota Serang, Banten, Minggu, 30 November 2025.

Dalam kesempatan tersebut, Sigit menekankan pentingnya sinergisitas dan kolaborasi antara Polri dan insan Pers. Di antaranya adalah sama-sama memerangi penyebaran informasi palsu atau hoaks yang merugikan masyarakat luas.

“Kolaborasi dan sinergitas pers dengan stakeholder terkait dengan tetap menjaga independensi. Kita sedang menghadapi era di mana penggunaan teknologi, masyarakat bisa menjadi pembuat berita yang isinya perlu diverifikasi,” kata Sigit.

Sigit memastikan, kehadiran Pers di ruang publik menjadi sangat penting untuk bisa memberikan informasi yang terpercaya. Media, kata Sigit bisa menyampaikan kebenaran dan memberikan edukasi kepada masyarakat.

“Kita memasuki era post truth belum tentu isinya benar tapi dianggap kebenaran. Pers bisa memberikan masukan agar masyarakat dapat informssi yang benar,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menegaskan bahwa, Polri terus berkomitmen untuk memberikan keamanan kepada seluruh awak media yang melaksanakan tugas. Sehingga semya wartawan dapat mendapatkan rasa aman ketika melakukan peliputan berita.

Di sisi lain, Sigit tak lupa menyampaikan duka cita yang mendalam terhadap bencana alam yang terjadi di Aceh, Sumatera Barat dan Sumatera Utara.

“Polri, TNI, pemerintah terus mengirimkan bantuan termasuk pakaian, alat komunikasi. Termasuk kami menyiagakan personel dan peralatan untuk evakuasi bencana, mengamankan jalur distribusi. Kami dapat informasi beberapa personel sudah bisa masuk memberikan bantuan logistik,” papar Sigit.

Dalam hal ini, diperlukan sinergisitas dan partisipasi seluruh pihak untuk bergerak membantu masyarakat yang terdampak bencana alam. Polri bersama stakeholder lainnya terus berkomitmen di garis terdepan untuk warga khususnya korban.*

Bantuan Logistik pada Hari Kedua Polri Tiba di Lokasi Bencana

0

KENDARIKINI.COM – Polri kembali mengirimkan bantuan logistik guna memperkuat operasi tanggap darurat bencana di wilayah Sumatera Utara pada hari Minggu, 30 November 2025. Total 4.459 kilogram perlengkapan diberangkatkan pada hari kedua pengiriman, sebagai lanjutan dari upaya percepatan penanganan di area terdampak.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menegaskan bahwa pengiriman hari kedua ini merupakan bentuk konsistensi Polri dalam mendukung penanganan bencana. “Hari ini adalah pengiriman hari kedua, dan Polri terus memastikan seluruh kebutuhan perlengkapan lapangan terpenuhi agar operasi tanggap darurat berjalan optimal,” ujar Erdi.

Ia menjelaskan bahwa berbagai kebutuhan pokok dan peralatan operasional kembali dikirim. “Kami mengirimkan Gajahfood 684 kilogram (57 koli), perahu karet 280 kilogram (4 koli), tiang tenda 630 kilogram (14 koli), tenda 316 kilogram (4 koli), serta besi konektor tenda 200 kilogram (4 koli),” jelasnya.

Selain itu, pengiriman juga mencakup perlengkapan hunian sementara. “Sebanyak 15 unit velbed dengan total bobot 450 kilogram turut diberangkatkan untuk mendukung kenyamanan personel di lapangan,” tambahnya.

Erdi menerangkan bahwa perlengkapan teknis turut menjadi prioritas. “Kami menyalurkan MTP-FT 850 kilogram (50 koli), pemanas MTP-FT 75 kilogram (25 koli), genset portabel 129 kilogram (3 koli), serta panel surya 105 kilogram (7 koli),” ujarnya. Selain itu juga dikirim jas hujan 620 kilogram (17 koli), goni 90 kilogram (2 koli), dan lampu penerangan 30 kilogram (3 koli).

Seluruh logistik tersebut telah dikemas dalam puluhan koli agar pendistribusian berjalan cepat dan tepat sasaran. “Kami berharap bantuan pada hari kedua ini dapat segera digunakan di area terdampak dan mempercepat penanganan di titik-titik kritis,” tutupnya.*

Ketum JMSI Hadiri Gala Dinner dan Kick Off HPN

0

KENDARIKINI.COM – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa, menghadiri acara Gala Dinner dan Kick Off Hari Pers Nasional (HPN) 2026. Gala dinner diadakan di Gedung Negara Provinsi Banten pada Sabtu malam, 29 November 2025 sedang Kick Off berlangsung pada, Minggu, (30/11/25).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi insan pers untuk memperkuat kolaborasi jelang agenda besar organisasi pers pada tahun mendatang.

Acara Gala dinner dihadiri Asisten Daerah III Pemprov Banten, Deni Hermawan, yang mewakili Pemerintah Provinsi Banten dalam memberikan dukungan terhadap penguatan ekosistem pers yang sehat dan profesional. Hadir pula Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ahmad Munir, serta perwakilan berbagai organisasi konstituen Dewan Pers.

Gala dinner ini juga diikuti oleh jajaran pengurus media dan wartawan dari Banten serta berbagai provinsi di Indonesia. Kehadiran para tokoh pusat dan daerah menandai komitmen bersama untuk menghadirkan ruang dialog, sinergi, dan inovasi di tengah tantangan dunia media yang terus berkembang.

Melalui pertemuan ini, para pemimpin organisasi pers berkesempatan bertukar gagasan mengenai profesionalisme jurnalisme, penguatan industri media digital, hingga langkah-langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan ekosistem pers di tingkat nasional maupun daerah.

Pagi harinya, Minggu, 30 November 2025, dilakukan Kick Off HPN 2026 dengan jalan sehat bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri langsung memimpin start yang diikuti ratusan awak media dari berbagai daerah.

Kapolri mengaku bangga dengan pelaksanaan HPN di Banten. Karena menurutnya pers adalah salah mitra utama Polri. Ia berharap Polri dan pers akan tetap solid menjadi mitra pembangunan Indonesia.

“Terima kasih kepada insan pers di seluruh Indonesia. Kebersamaan Polri dan pers harus terus dijaga dan ditingkatkan,” ujarnya.

Acara berlangsung hangat dan penuh keakraban sebagai pembuka rangkaian kegiatan resmi yang akan digelar pada Februari 2026 mendatang di Provinsi Banten.*

Masyarakat Lingkar Tambang Sebut PT KS di Konut Langgar Kesepakatan Pemberdayaan Warga Lokal

0

KENDARIKINI.COM – Salah seorang masyarakat lingkar tambang yang merupakan seorang sopir dump truk PT KS bernama Bayu mengaku menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak oleh pihak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Konawe Utara.

Bayu, yang telah bekerja selama kurang lebih empat bulan, menyatakan bahwa sejak awal perusahaan memiliki kesepakatan dengan masyarakat lokal mengenai perekrutan tenaga kerja. Perjanjian tersebut, kata Bayu, menjadi dasar dirinya bekerja sebagai mitra perusahaan.

“Saya pikir tidak sinkron juga. Saya kan dari mitranya perusahaan artinya kita ada perjanjian antara masyarakat dengan perusahaan dan itu sudah tertera pokoknya ada surat perjanjiannya,” kata Bayu, Jumat 28 November 2025.

Menurut Bayu, dalam kesepakatan itu memuat berbagai kewajiban yang harus dipatuhi perusahaan. Jika kewajiban tersebut tidak dijalankan, maka masyarakat lokal memiliki hak untuk menghentikan sementara aktivitas operasional perusahaan.

“Bahwasanya disitu sudah tertera ketika masyarakat lokal tidak sesuai dengan apa yang didalam poin poin tersebut berarti masyarakat berhak menghalang halangi perusahaan dari aktivitas perusahaan,” ujarnya.

Bayu juga menceritakan pengalaman terkait adiknya yang berniat melamar pekerjaan di PT KS. Meski telah mempersiapkan berkas sejak tahun lalu, pihak perusahaan justru meminta agar adiknya membuat berkas baru.

Setelah menyerahkan berkas tersebut, adiknya dijanjikan menunggu panggilan selama satu minggu. Namun yang terjadi, perusahaan justru merekrut orang lain.

“Begitu saya tanyakan satu minggu ternyata sudah orang dari luar yang masuk. Itu yang membuat saya emosi, loh bapak ini kok gak sinkron,” ungkapnya.

Merasa diperlakukan tidak adil oleh manajemen PT KS, Bayu kemudian melakukan aksi protes dengan menahan jalur hauling perusahaan di Desa Sari Mukti, Kecamatan Langkikima.

Aksi tersebut menjadi bentuk ketidakpuasan dirinya terhadap dugaan pelanggaran perjanjian yang dilakukan perusahaan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Humas PT KS yang dikonfirmasi via pesan whatsapp belum memberikan keterangan resmi terkait pemberdayaan masyarakat likngkar tambang.*

WIUP PT BSB Diduga Caplok Lahan TNI AU di Bombana

0

KENDARIKINI.COM – Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) PT Bukit Silika Bombana (BSB) diduga caplok lahan Tentara Angkatan Udara, Jum’at, 28 November 2025.

Berdasarkan data yang dikantongi jurnalis Kendarikini.com luas WIUP PT BSB yang diduga caplok lahan Tentara Angkatan Udara seluas 267,00 Hektar.

WIUP PT BSB bertempat di Desa Waemputang dan La Ea, Kecamatan Paleang Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).

WIUP PT BSB itu diterbitkan Gubernur Sultra pada tahun 2022 dengan Nomor Surat Keputusan (SK) 540/5.

Kabarnya lahan TNI AU yang diduga dicaplok WIUP PT BSB itu terdapat cakar budaya, yakni “Bunker Jepang”.

Diketahui WIUP PT BSB itu direncanakan bakal beroperasi produksi pasir kuarsa yang berada di daerah tersebut.

Sementara itu hingga kini wartawan media ini telah berupaya konfirmasi Kepala Penerangan (Kapentak) Lanud Haluoleo melalui via pesan dan telepon WhatsApp.

Namun belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.(Faldi)*

Pemprov Sultra Pastikan Prioritas Layanan Dasar Tetap Terjaga

0

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Hugua, M.Ling, mewakili Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menghadiri kegiatan Penyerahan Dokumen, dan Pidato Pengantar Gubernur Atas Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun Anggaran 2026 di Kantor DPRD Sultra, Kamis malam 27 November 2025.

Dalam pidatonya, Wagub menyampaikan bahwa pada struktur APBD tahun 2026 secara keseluruhan, terjadi penurunan target pendapatan daerah dibandingkan tahun 2025 yakni sebesar 18,88%, dengan nilai Rp. 4,06 Triliun dengan penurunan sebesar Rp.946,86 milyar.

“Pengurangan angka yang terjadi ini dipengaruhi adanya penurunan dana transfer daerah dari pemerintah pusat,” ujar Wagub Hugua

Selanjutnya menurut Wagub, belanja daerah akan diprioritaskan untuk mendanai urusan wajib terkait dengan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur pelayanan publik, serta belanja modal.

“Dengan demikian struktur anggaran pendapatan dan belanja daerah Provinsi Sultra tahun anggaran 2026 harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dengan memenuhi ketentuan tersebut,” pungkasnya.*

Jetty PT DMS Disegel KKP, Lanal Kendari Tangani Kapal Tongkang Hasil Penindakan KRI

0

KENDARIKINI.COM – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari secara resmi menerima penyerahan dua unit kapal tunda dan tongkang yang ditindak oleh KRI Bung Hatta-370.

Penindakan ini dilakukan saat operasi patroli di Perairan Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara, karena kedua kapal tersebut diduga kuat melakukan aktivitas pengangkutan ore nikel tanpa dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan.

Pasops Lanal Kendari, Mayor Laut (P) Nur Yusroni, kepada media, Sabtu (29/11/2025), mengungkapkan bahwa penyerahan kapal dilaksanakan pada Rabu, 26 November, untuk penanganan lebih lanjut di tingkat satuan wilayah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, muatan ore nikel yang dibawa kedua kapal tersebut berasal dari PT DMS, perusahaan yang sebelumnya telah dilakukan penyegelan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait dugaan pelanggaran pemanfaatan ruang laut.

Selain bergerak dari Jetty PT DMS, kedua kapal juga diketahui menuju area lego jangkar tanpa memiliki Surat Persetujuan Olah Gerak (SPOG).

“Petugas KRI Bung Hatta-370 juga mendapati nahkoda tidak berada di kapal saat olah gerak berlangsung serta tidak ditemukan dokumen kapal maupun dokumen muatan,” jelas Mayor Laut (P) Nur Yusroni.

Temuan awal tersebut mengarah pada indikasi pelanggaran serius terhadap ketentuan perundang-undangan di bidang Mineral dan Batubara (Minerba) serta Pelayaran.

Saat ini, kedua kapal, berikut awak, serta muatannya telah diamankan di area labuh Teluk Kendari.

Lanal Kendari tengah melaksanakan tahapan penyidikan secara berjenjang untuk memastikan seluruh unsur pelanggaran dapat teridentifikasi secara menyeluruh.

“Lanal Kendari akan melaksanakan pemeriksaan lanjutan secara objektif, transparan, dan sesuai prosedur hukum dengan memastikan tidak ada intervensi pihak manapun,” tegas Mayor Laut (P) Nur Yusroni.

Penanganan perkara ini merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut dalam menegakkan hukum dan menjaga ketertiban aktivitas pelayaran di wilayah maritim nasional, terutama terkait pengangkutan hasil tambang yang berpotensi menimbulkan kerugian negara serta dampak ekologis.

Lanal Kendari selanjutnya akan menetapkan status hukum terhadap kapal, muatan, dan pihak-pihak yang diduga terlibat sesuai hasil penyidikan yang sedang berlangsung.*

Upaya PT Vale Dorong Daya Saing Generasi Muda

0

KENDARIKINI.COM – Di tengah pesatnya transformasi digital, kemampuan bermedia yang bertanggung jawab menjadi salah satu fondasi penting untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Literasi digital tidak lagi sekadar keterampilan tambahan, tetapi prasyarat bagi generasi muda agar mampu berkontribusi dalam ekonomi masa depan, mendorong inovasi lokal, serta menghadapi arus informasi global yang semakin cepat dan kompleks.

Selaras dengan Asta Cita Presiden untuk meningkatkan kualitas manusia Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari MIND ID, menyelenggarakan Pelatihan Komunikasi Digital #WriteYourVoice bagi anak muda Loeha Raya (26–27 November 2025). Program ini dirancang untuk membekali generasi muda dengan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi efektif, melawan misinformasi, dan memanfaatkan teknologi—including Artificial Intelligence—secara positif dan produktif.

Pelatihan ini diikuti 35 peserta lintas latar belakang dari Desa Loeha, Rante Angin, Bantilang, Masiku, dan Tokalimbo; mulai dari OSIS SMP–SMA, mahasiswa, perangkat desa, hingga petani dan fresh graduate. Keberagaman ini menunjukkan bahwa transformasi digital adalah gerakan inklusif yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Selama dua hari, tim Komunikasi PT Vale berbagi pengetahuan mengenai penggunaan media sosial yang bijak, prinsip anti-hoaks, pembuatan konten kreatif, serta teknik menulis yang inspiratif. Para peserta juga diajak mempraktikkan pemanfaatan AI untuk produksi konten serta menulis artikel yang bercerita. “Kami ingin anak-anak daerah tidak kalah saing. Mereka harus percaya diri menyuarakan aspirasinya dan siap menghadapi tantangan dunia digital,” kata Mercy Balebu, Senior Project Manager Tanamalia.

Bagi Wirda Afiyah, mahasiswa UIN Palopo asal Desa Tokalimbo, pelatihan ini membuka ruang baru bagi kolaborasi dan keberanian. “Kita diajak berani mencoba, berani menulis, dan mengolah ide. Selama mau belajar, semua mungkin,” ujarnya.

Inisiatif ini juga beririsan dengan agenda global seperti Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
• SDG 4 – Quality Education: peningkatan kapasitas dan akses pendidikan nonformal
• SDG 8 – Decent Work & Economic Growth: kesiapan talenta menuju ekonomi digital
• SDG 16 – Peace, Justice & Strong Institutions: literasi anti-hoaks dan tangkal disinformasi

Investasi pada manusia diyakini oleh PT Vale adalah pilar utama keberlanjutan. Oleh karena itu, selain pelatihan digital, peserta juga diajak melihat penerapan pertambangan berkelanjutan melalui kunjungan ke Taman Kehati Sawerigading Wallacea, bukti nyata bagaimana perusahaan menghormati ekosistem dan mengembalikan fungsi lingkungan pascatambang.

Nasruddin, pemuda asal Bantilang, mengaku kunjungan ini membuka perspektif baru. “Kami melihat sendiri bagaimana perusahaan menata kembali alam bekas tambang. Ini pengalaman yang luar biasa dan memberi keyakinan bahwa keberlanjutan itu nyata,” ujarnya.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian panjang upaya peningkatan kualitas SDM yang dilakukan PT Vale di Loeha Raya, antara lain, Pelatihan vokasional, Bimbingan belajar masuk perguruan tinggi, Pelatihan Kurikulum Merdeka untuk guru TK–SMP, Donasi buku dan alat tulis untuk Perpustakaan Jendela Dunia, Kunjungan edukatif sekolah dan lembaga terkait lingkungan

Inisiatif ini memperkuat komitmen bahwa pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan tumbuhnya kualitas manusia di sekitar operasi.

Direktur External Relations PT Vale, Yusri Yunus, menegaskan bahwa pemberdayaan talenta lokal adalah bagian dari visi jangka panjang perusahaan.

“Kami tidak hanya membangun operasi yang berkelanjutan, tetapi juga masyarakat yang berdaya dan generasi muda yang siap bersaing di panggung nasional dan global. Transformasi digital harus membawa manfaat bagi semua, termasuk di desa-desa sekitar operasi,” tuturnya.

Kontribusi positif terhadap masyarakat dan lingkungan lokal oleh PT Vale akan terus diperkuat sejalan dengan agenda pembangunan nasional dan komitmen global terhadap keberlanjutan.*

Polri Salurkan 2,5 Ton Logistik dan RON Bantuan untuk Korban Bencana Banjir Bandang

0

KENDARIKINI.COM — Sebanyak 2,5 ton logistik dan Ransum Operasi Nusantara (RON) bantuan Mabes Polri tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu, 29 November 2025. Bantuan tersebut diterima Karolog Polda Aceh Brigjen Pol. Drs. Nazluddin Zulkifli, serta akan segera didistribusikan untuk masyarakat terdampak bencana.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menyampaikan bahwa pengiriman logistik dan RON tersebut dilakukan dengan menggunakan pesawat Polri CN 295/P-4501. Sebelum mendarat di Aceh, pesawat tersebut terlebih dahulu menyalurkan bantuan serupa di Sumatera Barat via Minangkabau.

“Pesawat logistik berangkat dari Jakarta terlebih dahulu menuju Minangkabau untuk drop logistik. Kemudian pada pukul 11.30 WIB melanjutkan penerbangan ke Aceh via Bandara SIM. Mereka membawa 2,5 ton logistik dan ransum darurat untuk mendukung operasi penanggulangan bencana atau RON,” ujar Joko, dalam rilisnya, Sabtu, 29 November 2025.

Selain logistik untuk korban banjir, Mabes Polri juga mengirimkan tambahan peralatan SAR untuk Polda Aceh, seperti perahu karet, dayung, helm, dan rompi, guna memperkuat proses evakuasi serta penanganan dampak bencana alam.

“Terima kasih atas dukungan dari Mabes Polri. Seluruh bantuan ini akan segera kami distribusikan ke wilayah-wilayah terdampak. Semoga proses penanggulangan dapat berjalan cepat, tepat, dan optimal,” harap Joko.*

Petani Pomalaa Geruduk PT IPIP

0

KENDARIKINI.COM – Gabungan Kelompok Tani Bersatu Padu Desa Lamedai dan Oko-oko menggelar aksi unjuk rasa di kawasan industri Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) yang berada di Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka pada Kamis 25 November 2025.
‎
‎Jendral lapangan aksi, Johan mengatakan bahwa Pembukaan lahan yang dilakukan oleh PT IPIP menghasilkan deforestasi yang cukup luas, yang beririsan langsung dengan sungai oko-oko.
‎
‎Akibat pembukaan lahan tersebut, kata dia, menyebabkan lemahnya daya dukung dan daya tampung di Sungai Oko-Oko sehingga air hujan turun langsung ke sungai Oko-Oko dan menyebar ke sawah di Lamedai beserta lumpur yang merendam sawah di Desa Oko-Oko dan lamedai.
‎
‎Dirinya menjelaskan bahwa PT Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP), yang berlokasi di Kabupaten Kolaka Kecamatan Pomalaa dengan luas lahan sekitar 11.100 hektar.
‎
‎Saat ini, lanjut dia, PT IPIP dalam masa pembangunan jalan hauling, HPAL (High Pressure Acid Leaching), Smelter dan pembangunan lainnya untuk menunjang proses kesiapan Operasional PT IPIP.
‎
‎Proyek Strategi Nasional itu, sambung dia, menyisahkan luka bagi ratusan Petani sawah di desa Lamedai dan Oko-Oko, terhitung 247 Ha sawah terendam banjir pada tanggal 18 Oktober dan 10 November 2025.
‎
‎”Ancaman gagal panen menghantui ratusan petani di desa Lamedai dan oko-Oko, Pematang yang jebol karena banjir, akses jalan yang sulit di lewati dan irigasi yang macet,” ungkapnya dalam rilis yang diterima media ini.
‎
‎Pihaknya mendesak PT IPIP untuk melakukan ganti rugi bagi sawah petani yang terendam banjir serta melakukan normalisasi sungai Oko-Oko dan Tanggul sepanjang aliran sungai sampai di muara.
‎
‎”Kami meminta perusahaan melakukan pembangunan saluran sekunder pada tanggul sungai oko-oko menuju Persawahan Lawani dan melakukan perbaikan terhadap jalan usaha tani yang rusak akibat banjir,” pungkasnya.
‎
‎Masa aksi juga meminta kepada pemerintah terkait untuk melakukan pengawasan terhadap kerusakan lingkungan yang di akibatkan oleh PT IPIP yang mengancam ketahanan pangan bagi ratusan masyarakat di desa Lamedai dan Desa Oko-Oko.
‎
‎Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari PT IPIP.*

Peduli Bencana, Telkomsel Salurkan Bantuan Sosial dan Percepatan Pemulihan Jaringan

0

KENDARIKINI.COM – Telkomsel menyampaikan duka cita yang mendalam atas bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Banjir, longsor, yang mengakibatkan padamnya pasokan listrik di sejumlah wilayah sehingga mempengaruhi aktivitas masyarakat dan operasional layanan telekomunikasi. Telkomsel berkomitmen mempercepat pemulihan jaringan dan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak.

Vice President Consumer Business Area Sumatera Telkomsel, Saki Hamsat Bramono, mengatakan, “Kami turut berduka atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di berbagai wilayah Sumatera. Di tengah tantangan akses dan infrastruktur yang masih sulit, kami berkomitmen untuk terus hadir dan memaksimalkan seluruh upaya untuk mempercepat pemulihan jaringan, sekaligus memperluas bantuan kemanusiaan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, untuk dapat meringankan beban mereka yang terdampak”.

Di Aceh, gangguan signifikan masih terjadi pada lebih dari 1.430 site, 2.400 BTS, dan 15 STO, disebabkan oleh pemadaman listrik, robohnya tower SUTET, serta akses jalan yang terputus sehingga proses pemulihan membutuhkan dukungan khusus, termasuk di antaranya perahu karet dan perangkat satelit. Di Sumatera Utara, sekitar 1.100 site, 1.900 BTS, dan 10 STO juga masih terdampak, terutama di wilayah Gunung Sitoli, Teluk Dalam, dan Sibolga, yang diakibatkan FO cut ruas jalur Sibolga–Barus. Sementara di Sumatera Barat, gangguan terjadi pada lebih dari 190 site, 360 BTS, serta 1 STO, dengan kerusakan infrastruktur dan jalur backbone di beberapa titik.

Selain memaksimalkan upaya pemulihan jaringan, Telkomsel juga menyalurkan bantuan sosial berupa sembako dan air bersih bagi lebih dari 400 KK pengungsi di Aceh Singkil dan +1200 KK di posko tanggap bencana wilayah Pidie Jaya. Selain itu, Telkomsel juga menghadirkan bantuan dapur umum untuk masyarakat terdampak di Sibolga, serta bantuan sembako dan air bersih untuk masyarakat terdampak bencana di Sipirok, Tapanuli Selatan, Agam, Tanah Datar, Pasaman Barat dan beberapa titik lainnya di wilayah Provinsi Sumut, Aceh serta Sumbar melalui posko kemanusiaan setempat.

Telkomsel terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk mendukung percepatan pemulihan serta memastikan bantuan kemanusiaan menjangkau masyarakat terdampak serta mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengutamakan keselamatan selama masa darurat.*

Polda Sultra Tetapkan Kades Mandiodo Konut sebagai Tersangka Gegara Dugaan Pemerasan dan Pungli

0

KENDARIKINI.COM – Kepala Desa (Kades) Mandiodo, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Alias Manan ditetapkan tersangka atas kasus dugaan tindak pidana pemerasan dan pungutan liar (Pungli).

Kasusbit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Kompol Niko Darutama mengatakan pihaknya menetapkan Kades Mandiodo tersangka belum lama ini.

Penetapan ini terkait dugaan pemerasan dan pungutan liar terhadap perusahaan tambang nikel di Mandiodo, yang mana Kades Mandiodo ini meminta Rp500 ribu per tongkang atau setiap pengapalan, lalu ada yang diminta untuk membayar biaya administrasi setiap dokumen penguasaan fisik.

Perusahaan tambang tersebut kemudian menyetujui, dan membayar secara bertahap. Kendati demikian, tersangka Kades Mandiodo enggan menandatangani dokumen penguasa fisik tersebut.

“Perkara Kepala Desa Mandiodo, saat ini kita sudah tetapkan tersangka kasus dugaan pemerasan,” ujar dia saat ditemui diruang kerjanya, Kamis 27 November 2025.

Bahkan, lanjut dia, berkas perkara Kades Mandiodo itu telah diserahkan ke Jaksa Penutut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra.

“Kami sudah sudah serahkan ke Jaksa, tahap I,” katanya.

Saat ini, pihaknya tinggal menunggu petunjuk Jaksa pasca berkas perkara dilimpahkan.

“Sisa menunggu petunjuk dari Jaksa,” jelas Niko Darutama.

Ia menambahkan, meski telah ditetapkan tersangka, tetapi pihaknya tidak menahan Kades Mandiodo, dengan alasan selama proses penyelidikan hingga penyidikan Kades Mandiodo dianggap kooperatif.

“Bersangkutan tidak di tahan, cuman wajib lapor,” tutupnya.*

Soal Dugaan Kasus Korupsi Pembangunan Gerbang Wisata Toronipa, Polda Sultra Tunggu Hasil Audit BPKP

0

KENDARIKINI.COM – Dugaan kasus korupsi proyek pembangunan Gerbang Wisata Toronipa, hingga kini masih terus bergulir di meja penyidik Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).

Belum ada ditetapkan tersangka dalam kasus tersebut, penyidik menyebut masih dalam proses penyelidikan dan pemeriksaan para pihak sebagai saksi

“Sejauh ini sudah ada sekitar 29 saksi yang diperiksa, diantaranya dari Pemerintahan 9 orang telah dimintai keterangan,” kata Kasubit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sultra, Kompol Niko Darutama.

Niko menerangkan, kasus tersebut layak dinyatakan naik status dari penyelidikan ke penyidikan jika telah ada hasil audit dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Sultra).

“Kami masih menunggu hasil audit BPKP, jika sudah ada baru akan dilakukan gelar perkara untuk menentukan kasus ini layak dinaikan statusnya atau tidak,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sultra menangani kasus tersebut berawal viralnya gerbang Wisata Toronipa di Media Sosial (Medsos) setelah beberapa ornamennya dicuri.

Awal Mula Kasus Gerbang Wisata Toronipa Ditangani Polda Sultra

Viralnya gerbang Wisata Toronipa itu lantas menjadi sorotan publik. Pasalnya, dinding gerbang banyak yang jebol rupanya bukan terbuat dari semen cor melainkan dari bahan fiber.

Disebut ada kejanggalan yang tidak sesuai dengan anggaran dihabiskan mencapai Rp 33 miliar, lantas muncul desakan publik agar Penegak Hukum untuk mengusut adanya dugaan indikasi korupsi pada gerbang Wisata Toronipa.*

Dugaan Bukaan dalam Kawasan Hutan Lindung hingga Izin Lintas Bermasalah, P3D Konut Desak Minerba Tolak RKAB PT Indonusa

0

KENDARIKINI.COM – Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah Konawe Utara (P3D Konut) kembali menggetarkan gedung Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM RI melalui aksi unjuk rasa yang menyoroti dugaan pelanggaran berat yang melibatkan PT Indonusa Artha Mulya.

Aksi ini menegaskan bahwa masyarakat Konawe Utara tidak akan tinggal diam ketika tata kelola pertambangan di daerah mereka dinilai penuh kejanggalan dan berpotensi merusak lingkungan serta merugikan negara.
‎
‎Dalam aksi tersebut, P3D Konut menuding bahwa izin lintas koridor yang digunakan PT Indonusa memiliki cacat fundamental karena tidak dilengkapi dokumen AMDAL dan RKL-RPL yang merupakan syarat mutlak sebelum aktivitas lintasan dilakukan.

Selain itu, izin lintas tersebut diduga tidak pernah mendapatkan persetujuan dari PT ANTAM, pemegang WIUP yang sah di wilayah yang dilintasi. Kondisi ini membuka ruang penyalahgunaan lintasan, dugaan penyerobotan wilayah tambang, dan praktik pengangkutan ore yang tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
‎
‎P3D Konut juga mengangkat persoalan dugaan pembukaan hutan secara ilegal sesuai SK KLHK No. 1345 serta penggunaan jetty yang izinnya telah berakhir untuk proses pengangkutan ore nikel. Dalam orasinya, massa menegaskan bahwa seluruh rangkaian aktivitas tersebut menggambarkan adanya potensi pelanggaran yang sistematis, yang apabila dibiarkan akan menjadi preseden buruk bagi tata kelola minerba nasional.
‎
‎Usai menyampaikan aspirasi, perwakilan P3D Konut diterima secara langsung oleh Humas Ditjen Minerba dalam sebuah sesi hearing. Dalam pertemuan itu, Humas Ditjen Minerba memberikan penjelasan bahwa PT Indonusa Artha Mulya saat ini sedang berada dalam proses pengajuan RKAB untuk periode berikutnya.

Menanggapi laporan dan dokumen yang diserahkan P3D Konut, pihak Humas menegaskan bahwa aspirasi tersebut akan segera diteruskan kepada Dirjen Minerba untuk menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut resmi apa lagi terkait Kawasan Hutan Pihaknya Memastikan akan mengevaluasi secara total untuk menjadi bahan pertimbangan Pengajuan RKAB, ucapnya
‎
‎Ketua Umum P3D Konut, Jefri, menegaskan bahwa hasil hearing tersebut menjadi landasan bahwa pemerintah pusat sudah mengetahui persoalan ini dan tidak boleh gegabah dalam mengambil keputusan. Ia menyampaikan bahwa kehadiran P3D Konut bukan semata menyampaikan keluhan, tetapi untuk memberikan ultimatum langsung kepada Ditjen Minerba agar tidak mengesahkan atau menyetujui RKAB PT Indonusa Artha Mulya sebelum seluruh dugaan pelanggaran diperiksa tuntas.
‎
‎“Kami sudah serahkan data, bukti, dan kronologi. Humas Ditjen Minerba sudah mengakui bahwa perusahaan ini sedang mengajukan RKAB. Untuk itu kami tegaskan: Ditjen Minerba harus menolak RKAB PT Indonusa Artha Mulya. Memberikan RKAB kepada perusahaan yang diduga kuat melakukan pelanggaran adalah bentuk pembiaran kerusakan. Kami tidak akan berdiam diri,” tegas Jefri dalam pernyataannya.
‎
‎Ia juga menambahkan bahwa publik harus mendapat jaminan bahwa Ditjen Minerba akan bertindak objektif dan tidak menutup mata terhadap masalah perizinan, lingkungan, dan potensi kerugian negara yang telah diungkapkan dalam aksi tersebut. P3D Konut menegaskan akan terus mengawal proses ini hingga pemerintah pusat mengeluarkan keputusan yang berpihak pada kepastian hukum, keselamatan lingkungan, dan hak-hak masyarakat Konawe Utara.
‎
‎Aksi damai ini menjadi pesan keras bahwa masyarakat daerah siap berdiri di garis terdepan untuk memastikan bahwa tanah mereka tidak dijadikan ruang bermain bagi perusahaan-perusahaan yang abai terhadap regulasi. P3D Konut menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan keadilan lingkungan dan menolak segala bentuk praktik pertambangan yang merugikan rakyat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Indonusa.*
‎

Berkunjung ke SMK Negeri 1 Konut, Upaya PT BKM Tingkatkan Wawasan Siswa di Dunia Pertambangan Nikel

0

KENDARIKINI.COM – PT Bumi Konawe Minerinal (BKM) bekerja sama dengan SMK Negeri 1 Konawe Utara (Konut) mengadakan sesi sharing belajar yang diikuti oleh siswa di sekolah tersebut .

Acara ini berlangsung di SMK Negeri 1 Konawe Utara, Selasa 18 November 2025 dengan menghadirkan narasumber profesional sebagai guru tamu dari PT BKM, Yovi Fajar Tindean.

Di sekolah itu, Yovi membagikan pengalaman dan pengetahuannya tentang dunia pertambangan nikel dan metode penambangan modern.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan siswa agar lebih siap menghadapi industri pertambangan yang terus berkembang.

“Melalui sharing ini, kami ingin siswa memahami tidak hanya teori, tapi juga praktik langsung di lapangan,” kata Yovi Fajar Tindean.

Dalam sesi proses belajar mengajar itu, siswa sangat antusias mengikuti pelajaran yang membahas teknik eksplorasi, pengolahan mineral, dan pengelolaan lingkungan di area tambang.

Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari kerjasama yang di bangun PT BKM kepada pihak SMK Negeri 1 Konawe Utara untuk meningkatkan dunia pendidikan dan kualitas ilmu pengetahuan siswa sekolah.

“Pelajaran ini sangat bermanfaat. Kami jadi tahu bagaimana pertambangan nikel dikelola secara profesional,”ungkap salah seorang siswa.

Kerjasama antara PT BKM dan SMK Negeri 1 Konawe Utara diharapkan dapat mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di industri pertambangan.*

Bhayangkari Pecahkan Rekor MURI Lewat Workshop Eco Enzym Nasional

0

KENDARIKINI.COM – Gerakan nasional pengolahan limbah organik melalui pembuatan Eco Enzym oleh Bhayangkari resmi mencatatkan sejarah baru. Sebanyak 59.800 calon peserta terdaftar anggota Bhayangkari dari seluruh Indonesia mengikuti Workshop Eco Enzym secara daring, Jumat (28/11/2025), yang dipusatkan di Mako Brimob Kelapa Dua, Jakarta. Kegiatan yang diinisiasi Seksi Kebudayaan Pengurus Pusat Bhayangkari ini berhasil memecahkan Rekor MURI untuk pembuatan Eco Enzym serentak terbanyak.

Ketua Umum Bhayangkari, Ny. Juliati Sigit Prabowo, dalam sambutannya menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar pemecahan rekor, tetapi menjadi momentum perubahan dalam pengelolaan limbah rumah tangga.

“Jumlah peserta Bhayangkari yang mengikuti kegiatan ini secara serentak merupakan yang terbanyak dan akan tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia. Tetapi lebih dari itu, ini adalah bukti bahwa Bhayangkari mampu mengambil peran nyata dalam pelestarian lingkungan hidup,” ujar Ny. Juliati.

“Eco Enzym adalah solusi sederhana namun sangat bermanfaat. Kita ingin mengubah kebiasaan rumah tangga dalam mengolah limbah dapur menjadi sesuatu yang bernilai,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi langkah awal agar setiap cabang Bhayangkari dapat meneruskan edukasi dan implementasi Eco Enzym secara berkelanjutan di daerah masing-masing.

Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) yang hadir dalam kegiatan tersebut turut mengesahkan pencapaian Bhayangkari sebagai rekor nasional.

Direktur Marketing MURI, Awana Hargo, menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki dimensi penting bukan hanya dari jumlah peserta, tetapi juga dari dampak ekologisnya.

“MURI dengan bangga menyaksikan pencapaian luar biasa ini. Pembuatan Eco Enzym serentak oleh puluhan ribu Bhayangkari di seluruh Indonesia memenuhi kriteria pemecahan rekor dan memberikan inspirasi bahwa gerakan nasional dapat dimulai dari rumah,” ujarnya.

“Gerakan ini bukan hanya prestasi organisasi, melainkan kontribusi nyata bagi masa depan lingkungan,” tambahnya.

MURI juga mengapresiasi keterlibatan komunitas dan lembaga pendukung seperti Komunitas Eco Enzym Nusantara serta Yayasan Upakara Bio Enzym Nusantara yang turut memperkuat substansi kegiatan.

Dari Lombok Utara, Ketua Bhayangkari Cabang, Ny. Heny Agus Purwanta, mengikuti kegiatan ini secara daring bersama jajaran pengurus cabang. Ia menilai workshop ini relevan dengan kondisi lingkungan di Lombok Utara yang masih menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah rumah tangga dan pemanfaatan limbah SPPG.

“Eco Enzym memberi kami solusi praktis untuk mengurangi limbah organik di rumah. Lombok Utara masih menghadapi banyak persoalan sampah, KLU juga punya potensi limbah dapur cukup besar dari sektor pariwisata tiga gili dan Senaru yang dapat menjadi bahan baku Eco Enzyme sehingga edukasi ini sangat penting untuk diterapkan,” kata Ny. Heny.

“Kami akan mendorong anggota Bhayangkari untuk mempraktikkannya dalam keluarga masing-masing dan mengedukasi masyarakat sekitar agar perubahan ini menyebar lebih luas,” lanjutnya.

Ia memastikan Bhayangkari Lombok Utara berkomitmen menjalin kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas lingkungan, hingga sekolah-sekolah guna memperluas dampak gerakan ini.

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Pengurus Pusat Bhayangkari, Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari, Ketua Pengurus Gabungan dan PCBS, serta seluruh pengurus daerah, cabang, dan ranting. Turut hadir Ketua Komunitas Eco Enzym Nusantara Jabodetabek Ketut Budiarto, Ketua Umum Yayasan Upakara Bio Enzym Nusantara Sugeng Waluyo, dan Customer Relation MURI Lutfi S. Pradana.

Dengan pemecahan Rekor MURI tersebut, gerakan Eco Enzym Bhayangkari menandai lahirnya budaya baru dalam pengelolaan limbah organik di Indonesia—gerakan kecil dari rumah yang membawa dampak besar bagi bumi.*

LBH HAMI Sultra Harap Putusan Hakim dalam Kasus yang Menimpa ‘Guru’ SD di Kendari Berdasarkan Fakta dan Bukti Persidangan

0

KENDARIKINI.COM – Mansur seorang guru di SD Negeri 2 Kendari yang dituduh melakukan dugaan pelecehan terhadap siswinya kini menanti vonis dari majelis hakim.
‎
‎Rencananya, Pengadilan Negeri Kendari bakal membacakan vonis pada Senin 1 Desember 2025 setelah dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) 6 tahun penjara.
‎
‎Ketua LBH HAMI Sultra, Andre Darmawan dalam konferensi persnya menjelaskan bahwa pihaknya berharap putusan hakim terhadap Mansur dilakukan berdasarkan bukti dan fakta persidangan.
‎
‎Ia menilai, banyak hal yang janggal selama persidangan tersebut dilangsungkan. Sebagai contoh, Andre menyebut jika alat bukti yang dihadirkan tidak memenuhi ketentuan pembuktian seperti yang diatur dalam KUHAP.
‎
‎”Kalau berdasarkan fakta persidangan, bukti-buktinya sangat minim sekali. Pertama, tidak ada keterangan saksi yang disumpah, yang melihat langsung pak Mansur melakukan pelecehan. Cuma berdasarkan keterangan korban anak itu. Hanya bersandar pada satu keterangan saja”, ungkapnya pada Jumat (28/11/2025).
‎
‎Andre menambahkan bahwa mereka menghadirkan saksi lain yang berdasarkan pengakuan, pernah dilecehkan oleh guru Mansur empat tahun lalu.
‎
‎”Saat dipersidangan, korban anak lain ini mengaku hanya disuruh buka jilbab dan cadar pada saat itu, hal itu dilakukan guru Mansur lantaran mencurigai diduga kalau anak itu seorang laki-laki. Itu sudah dikonfirmasi ke pihak wali mereka saat itu dan dibenarkan kejadian tersebut namun tidak ada perbuatan dalam hal ini pelecehan. Kalaupun ada pelecehan, kenapa bukan dari dulu di laporkan, kenapa baru sekarang bicara, ini kan aneh”, terangnya.
‎
‎Lebih lanjut, Andre menuturkan bahwa mereka pihak korban menunjukkan bukti lain seperti rekaman suara termaksud screenshot percakapan di HP.
‎
‎”Bukti yang dibawa itu tidak juga tidak didapatkan secara legal. Dari mana mereka memperoleh itu, bisa dijamin otentik atau keaslian dari bukti itu. Di era saat ini, rekaman suara itu bisa diubah, apalagi screenshot percakapan bisa dihadirkan padahal kejadian sudah 4 tahun berlalu”, terangnya.
‎
‎Saksi yang dihadirkan dari Pihak Mansur.
‎
‎Andre mengungkapkan bahwa pihaknya telah menghadirkan saksi dewasa dalam hal ini Guru yang mengajar di sekolah tersebut.
‎
‎”saksi yang kita hadirkan juga mengatakan melihat pak Mansur memegang jidat dan pipinya. Karena saat itu, korban anak mengaku sedang sakit demam”, bebernya.
‎
‎Lebih lanjut, Ketua DPD KAI Sultra ini menyebut selain saksi dewasa dari guru di tempat pak Mansur, pihaknya juga menghadirkan guru dari salah satu madrasah yang disebut Siswinya jadi korban dari Pak Mansur.
‎
‎Olehnya itu, Pihaknya berharap majelis hakim dapat memutuskan perkara ini secara adil tanpa ada intervensi dari pihak manapun.
‎
‎”Harapan kita, pak Mansur dibebaskan dari segala tuduhan”, harapnya.
‎
‎Kasus Penganiayaan Pak Mansur, Pelaku Divonis Percobaan.
‎
‎Andre menjelaskan bahwa kasus penganiayaan terhadap pak Mansur sudah berlangsung. ia mengungkapkan bahwa kasus penganiayaan tersebut para pelaku sudah divonis.
‎
‎”Kami sangat sayangkan, vonis terhadap pelaku hanya 4 bulan itupun percobaan padahal pak Mansur ini dikeroyok sampai kepalanya robek”, katanya kepada awak media ini.
‎
‎Andre menyayangkan sikap jaksa yang tidak melakukan banding dalam perkara penganiayaan terhadap seorang guru dalam hal ini pak Mansur.
‎
‎”Kalau hukuman itu turun setengah dari tuntutan, maka JPU harus banding namun dalam perkara ini tidak sama sekali”, terangnya.
‎
‎Bagi Andre, tak diajukan nya banding oleh jaksa penuntut umum menjadi tanda tanya besar bagi penegakan hukum.
‎
‎Dukungan dari Orang Tua Murid untuk Pak Mansur.
‎
‎Sejumlah orang tua murid mengaku prihatin dengan kejadian tersebut. Menurut para orang tua, sosok Guru Mansur tidak seperti yang dituduhkan.
‎
‎”Saya ini tau persis bagaimana pak Mansur sayang sama anak-anak di sekolah. Kadang, anak-anak ini dikasih uang atau dibelikan makanan baru di makan bersama”, tutur salah seorang wali murid.
‎
‎Mereka juga siap hadir dalam sidang vonis pak Mansur sebagai bentuk dukungan dan kepedulian terhadap guru yang selalu berbuat baik kepada para siswanya.
‎
‎”Kami dari orang tua murid, Insyaallah akan hadir nanti di persidangan”, pungkasnya.

Upaya BI Sultra Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lebih Tinggi dan Berdaya Tahan

KENDARIKINI.COM – Penyelenggaraan Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Prov. Sultra) Tahun 2025 dilaksanakan secara hybrid yang berpusat di Aula Wakatobi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara (KPwBI Sultra) dan turut dihadiri oleh Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sulawesi Tenggara Ibu Yuni Nurmalawati, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara Bapak Herry Asiku, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara Thathit Suryono, Kepala Daerah dan perwakilan Kabupaten/Kota, Pimpinan Lembaga dan Instasi terkait di lingkup Provinsi Sulawesi Tenggara, serta berbagai Mitra Strategis dan Stakeholders terkait lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Deputi Kepala KPwBI Prov. Sultra Edwin Permadi menyampaikan kondisi global dan nasional yang mencakup kinerja perekonomian serta outlook perekonomian 2025. Senada dengan arahan Gubernur Bank Indonesia, Dalam sambutannya, Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Sultra, Thathit Suryono, menyampaikan bahwa perekonomian global pada tahun 2025 masih diliputi ketidakpastian akibat berlanjutnya ketegangan geopolitik, terutama konflik di Timur Tengah yang menghambat rantai pasok dunia. Kebijakan tarif dagang Amerika Serikat turut menekan keyakinan pelaku ekonomi, melemahkan konsumsi rumah tangga, dan meningkatkan pengangguran sehingga menahan kinerja ekspor Tiongkok, Jepang, dan berbagai negara mitra.

Meskipun demikian, ekonomi Eropa tumbuh lebih tinggi dari perkiraan berkat perbaikan konsumsi dan investasi, sementara IMF, World Bank, dan Bank Indonesia tetap memperkirakan pertumbuhan global 2025 berada pada kisaran 2,3–3,2%.

Di tengah kondisi tersebut, perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang baik didukung konsumsi rumah tangga, belanja pemerintah, investasi, serta peningkatan ekspor termasuk ekspor jasa. Inflasi nasional tetap terjaga dalam sasaran, dengan inflasi inti yang rendah dan imported inflation yang terkendali. Ke depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia diprakirakan berada pada kisaran 4,7–5,5% pada 2025 dan meningkat pada 2026, didorong oleh sinergi kebijakan fiskal–moneter, proyek prioritas pemerintah, dan bauran kebijakan Bank Indonesia yang menjaga stabilitas sekaligus mendorong aktivitas ekonomi.

Pada tingkat regional, pada Triwulan III 2025 perekonomian wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) tumbuh positif 4,96% (yoy) dengan inflasi tetap terkendali. Di Sulawesi Tenggara, kinerja ekonomi Triwulan III 2025 tumbuh sebesar 5,65%(yoy) dan tetap terjaga dalam tren pertumbuhan positif serta diatas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,04%(yoy), utamanya didorong oleh kinerja lapangan usaha industri pengolahan berbasis ekspor dan konsumsi rumah tangga.

Optimalnya kinerja perekonomian juga diimbangi dengan tekanan inflasi yang terjaga, pada Oktober 2025 inflasi Prov. Sultra kembali masuk pada target sasaran melalui upaya TPID dan strategi 4K. Aktivitas ekonomi masyarakat turut meningkat sejalan dengan pesatnya digitalisasi sistem pembayaran; transaksi QRIS tumbuh signifikan hingga mencapai 23,29 juta transaksi dan jumlah merchant terus meningkat.

Ke depan, perekonomian Sulawesi Tenggara pada 2026 diperkirakan tumbuh lebih tinggi, ditopang pertumbuhan sektor pertanian melalui ekstensifikasi lahan, peningkatan kapasitas industri pengolahan logam dasar yang masuk rantai pasok baterai kendaraan listrik, serta kelanjutan pembangunan kawasan industri strategis.

Meski pertumbuhan tersebut berpotensi meningkatkan daya beli dan risiko inflasi, sinergi kebijakan antar-stakeholders menjadi kunci untuk menjaga stabilitas perekonomian. Bank Indonesia berkomitmen memperkuat kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran serta senantiasa bersinergi dengan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan sekaligus menjaga inflasi dalam sasaran menuju Indonesia Emas 2045.

Pada kesempatan tersebut, Asisten II Bidang Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Sulawesi Tenggara membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Tenggara yang berisi arah kebijakan 2026 Sulawesi Tenggara. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia Sulawesi Tenggara atas sinergi kuat dalam pengendalian inflasi, percepatan pertumbuhan ekonomi, dan digitalisasi daerah. Melalui peran aktif di TPID, penguatan pemantauan harga, fasilitasi GPM, dan pengembangan klaster pangan, inflasi daerah dapat dikendalikan dengan lebih antisipatif.

Di sisi ekonomi, Bank Indonesia berkontribusi memetakan sektor unggulan, mendukung UMKM, memperkuat ekosistem halal, serta meningkatkan inklusi keuangan sehingga pertumbuhan lebih inklusif. Pada saat yang sama, BI bersama pemerintah daerah mempercepat digitalisasi melalui ETPD dan perluasan penggunaan QRIS hingga menjadikan seluruh pemda di Sulawesi Tenggara menjadi Pemda kategori Digital.

Seluruh capaian ini mencerminkan kemitraan strategis yang perlu terus diperkuat untuk menjaga stabilitas dan mendorong pembangunan Sulawesi Tenggara yang semakin maju dan berdaya saing.

Selain penyampaian outlook perekonomian daerah, PTBI Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025 juga dirangkaikan dengan penyerahan BI Sultra Award kepada 18 Mitra Strategis KPwBI Sultra yang secara aktif bersinergi dan berinovasi dalam memperkuat ketahanan dan kebangkitan ekonomi daerah Prov. Sultra selama tahun 2025. Kedepannya, KpwBI Sultra akan senantiasa berkomitmen memberikan dedikasi terbaik untuk Provinsi Sultra melalui sinergi dan inovasi bersama Pemerintah Daerah dan berbagai stakeholders demi mewujudkan ekonomi daerah yang kuat dan berdaya saing.*

Wali Kota Kendari Diminta Evaluasi Lurah Korumba

0

KENDARIKINI.COM – Aliansi Keadilan Rakyat (AKAR) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Walikota Kendari, Jum’at 28 November 2025.

Aksi ini dilaksakan untuk meminta Walikota Kendari mengevaluasi dan melakukan pencopotan Lurah Korumba. Pasalnya Lurah tersebut diduga menghalangi investasi di bidang usaha kuliner F&B Food And Beverage yang berada di wilayah Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari

“Hari ini kami bertandang di kantor walikota guna meminta lurah korumba di evaluasi kinerjanya bahkan di lakukan pemberhentian atau pencopotan,” kata Ketua Umum Akar Sultra, Eko Rama.

Ia menambahkan bahwa lurah sebagai perpanjangan tangan pemerintah harusnya mendukung investasi bukan menghalangi dengan tetap memastikan kepatuhan terhadap Undang-undang .

“Sikap lurah terhadap investor haruslah mendukung, profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat lokal, sambil tetap memastikan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Lurah, sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah, memainkan peran penting dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif di wilayahnya,” bebernya.

Ia menegaskan bahwa Lurah Korumba hari ini dinilai gagal dalam menjalankan tugas untuk menjembatani antara Masyarakat dan Pelaku Usaha.

“Lurah Korumba, Kami nilai tidak Mampu menjembatani pelaku usaha dengam masyarakat malah justru tendensi provokatif yang seakan akan atas nama masyarakat lalu menekan pelaku usaha sehingga memicu konflik, bahkan pelaku usaha akan pergi dan masyarakat akan kehilangan lapangan perkejaan,” pungkasnya.

Sementara itu hingga berita ini diterbitkan belum ada keterarangan resmi dari pihak Lurah Korumba.*

Mantan Sopir Dump Truk di PT KS Sebut Dirinya Jadi Korban PHK Sepihak

0

KENDARIKINI.COM – Seorang sopir dump truk PT KS bernama Bayu mengaku menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) sepihak oleh pihak perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Konawe Utara.

Bayu, yang telah bekerja selama kurang lebih empat bulan, menyatakan bahwa sejak awal perusahaan memiliki kesepakatan dengan masyarakat lokal mengenai perekrutan tenaga kerja. Perjanjian tersebut, kata Bayu, menjadi dasar dirinya bekerja sebagai mitra perusahaan.

“Saya pikir tidak sinkron juga. Sayakan dari mitranya perusahaan artinya kita ada perjanjian antara masyarakat dengan perusahaan dan itu sudah tertera pokoknya ada surat perjanjiannya,” kata Bayu, Jumat 28 November 2025.

Menurut Bayu, dalam kesepakatan itu memuat berbagai kewajiban yang harus dipatuhi perusahaan. Jika kewajiban tersebut tidak dijalankan, maka masyarakat lokal memiliki hak untuk menghentikan sementara aktivitas operasional perusahaan.

“Bahwasanya disitu sudah tertera ketika masyarakat lokal tidak sesuai dengan apa yang didalam poin poin tersebut berarti masyarakat berhak menghalang halangi perusahaan dari aktivitas perusahaan,” ujarnya.

Bayu juga menceritakan pengalaman terkait adiknya yang berniat melamar pekerjaan di PT KS. Meski telah mempersiapkan berkas sejak tahun lalu, pihak perusahaan justru meminta agar adiknya membuat berkas baru.

Setelah menyerahkan berkas tersebut, adiknya dijanjikan menunggu panggilan selama satu minggu. Namun yang terjadi, perusahaan justru merekrut orang lain.

“Begitu saya tanyakan satu minggu ternyata sudah orang dari luar yang masuk. Itu yang membuat saya emosi, loh bapak ini kok gak sinkron,” ungkapnya.

Merasa diperlakukan tidak adil oleh manajemen PT KS, Bayu kemudian melakukan aksi protes dengan menahan jalur hauling perusahaan di Desa Sari Mukti, Kecamatan Langkikima.

Aksi tersebut menjadi bentuk ketidakpuasan dirinya terhadap dugaan pelanggaran perjanjian yang dilakukan perusahaan.

Sementara itu Humas PT KS, Rahmat Manangkiri yang dikonfirmasi via pesan whatsapp membantah tudingan tersebut.

“Tidak benar,” ujarnya singkat.*

Kapolda Sultra Terima Penghargaan Nominator Polri Award

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), melalui Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri, kembali menegaskan komitmennya terhadap kesetaraan gender dan pemberdayaan Polisi Wanita (Polwan) dengan menggelar “Polri Awards in Support of the UN HeForShe Movement” atau disingkat HeForShe Awards 2025.

Ajang bergengsi ini merupakan hasil kolaborasi antara Polri dengan UN Women Indonesia, dan menjadi bagian integral dari gerakan global HeForShe, yang secara khusus mengajak laki-laki untuk berperan sebagai mitra setara dan agen perubahan dalam mewujudkan kesetaraan gender. Penghargaan ini dilombakan untuk para Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dan Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) di seluruh Indonesia yang dinilai berkontribusi dan berkomitmen kuat dalam mendukung peran Polwan.

Dalam perhelatan HeForShe Awards 2025 ini, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., masuk sebagai Nominator. Pencapaian ini menyoroti peran kepemimpinan beliau dalam mendukung pemberdayaan Polwan dan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan gender di lingkungan kerja Polda Sultra melalui kontribusi nyata dan komitmen dalam menciptakan lingkungan Kerja yang inklusif dan bebas diskriminasi gender. _Irjen Didik Agung Widjanarko memiliki kontribusi dan komitmen dalam kesetaraan gender dan pemberdayaan polisi wanita._

Senior Polwan RI, Irjen Arradina Zessa Devy, sebelumnya telah menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kontribusi dan komitmen para pimpinan di Polri dalam mendukung Gerakan HeForShe. Dengan adanya ajang ini, diharapkan semangat solidaritas laki-laki sebagai mitra setara perempuan dapat terus ditingkatkan di seluruh institusi Polri.
Perlu diketahui Kapolda Sultra masih terus berbenah terkait hal ini dengan perencanaan yang visioner mengenai pengembangan Polwan dan pelayanan perempuan termasuk menjalan kerjasama dengan berbagai stickholder yg senada di lingjungan wilayah hukum Polda Sultra.*

Kolaborasi dengan IWAPI, Upaya BNNP Sultra Cegah Penyalahgunaan Narkoba

0

KENDARIKINI.COM – Dalam upaya memperkuat gerakan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara (Sultra) berkolaborasi dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) tentang bahaya narkoba di SMP Negeri 2 Kendari, Jumat (28/11/2025).

Kegiatan yang diikuti oleh 815 siswa dan siswi ini berlangsung meriah, penuh semangat serta antusias pelajar yang sangat luar biasa. Acara ini menghadirkan dua narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara dan dari Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Tampak pula kehadiran kepala sekolah SMP Negeri 2 Kendari, Abdul Wahid, S.Pd., M.Pd, turut mendampingi para pemateri dan memberikan arahan langsung kepada peserta selama kegiatan berlangsung.

Kepala Sekolah menyatakan apresiasi dan berharap program pencegahan ini dapat dipertahankan secara rutin, bahkan diintegrasikan ke dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Baginya, pendidikan antinarkoba merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang imun dan berdaya sebagai agen perubahan.

Intervensi dini di lingkungan Pendidikan dinilai krusial untuk membentengi generasi muda dari ancaman narkoba. Pemateri dari BNNP Sultra, M. Syarif S.K.M., M.Kes. menegaskan bahwa kelompok remaja Tingkat SMP sangat rentan menjadi target peredaran gelap narkobatika. Ia juga menjelaskan bahwa pengaruh mengkonsumsi narkoba bukan saja merusak tubuh namun penyalahgunaan Narkoba juga dapat merusak mimpi dan harapan dan menghambat masa depan generasi muda.

Sekolah merupakan benteng utama pertahanan kita. Melalui IWAPI kami berharap adanya sentuhan motivasi dan mentorship dari para pengusaha wanita dapat membentuk karakter siswa yang tangguh, visioner, dan memiliki cita-cita tinggi, sehingga terhindar dari bujuk rayu narkoba ujar Ketua Umum DPD IWAPI Sultra, Rina diazela, S.M., M.M.

Kegiatan ini kolaborasi antara program BNNP Sultra yakni roadshow go to school bersama IWAPI yang akan dilaksanakan setiap bulannya disekolah yang berbeda.

Sambutan luar biasa datang dari peserta didik dan tenaga pendidik. Suasana di lokasi menjadi sangat hidup berkat interaksi aktif dari para pemateri, yang menggunakan diskusi terbuka sebagai sarana untuk menggugah kesadaran. Melalui dialog ini, pemahaman peserta tentang betapa seriusnya bahaya narkoba dan potensi kerusakan pada masa depan mereka meningkat secara signifikan.

Melalui kegiatan ini, BNNP Sultra bersama IWAPI berharap generasi muda di kota Kendari, khususnya SMP Negeri 2 Kendari, menjadi fondasi strategis untuk membangun kesadaran proteksi diri sejak dini bagi siswa-siswi, sekaligus memotivasi mereka menjadi agen perubahan baik dilingkungan Sekolah maupun lingkungan keluarga dalam menjaga dari penyalahgunaan narkoba. Komitmen dan dukungan dari berbagai pihak sangat esensial untuk meminimalisir angka penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar dan di harapkan tumbuh menjadi pemuda-pemudi tangguh, berprestasi, dan bebas dari narkoba, demi mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan narkotika (Indonesia Bersinar).*

Ribuan Pelajar di Kendari Ikuti Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba

0

KENDARIKINI.COM – Sebanyak 1.200 siswa-siswi SMA Negeri 6 Kendari mengikuti kegiatan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba yang digelar pada saat apel pagi di lapangan sekolah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pihak sekolah dalam mendukung program pemerintah dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja, khususnya di lingkungan pendidikan.

Acara yang berlangsung dengan suasana penuh antusiasme ini menghadirkan dua narasumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Tenggara. Tampak pula kehadiran Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 6 Kendari, wakasek yang turut mendampingi para pemateri dan memberikan arahan langsung kepada para peserta selama kegiatan berlangsung. Kehadiran wakil kepala sekolah menunjukkan komitmen sekolah dalam menanamkan karakter positif dan kesadaran akan bahaya narkoba sejak dini.

Dalam sambutannya, Wakil Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif tersebut. Ia berharap agar kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin, tidak hanya di lapangan namun juga di setiap kelas saat proses belajar mengajar. Menurutnya, edukasi seperti ini sangat penting untuk membentuk generasi muda yang bebas dari pengaruh narkoba dan mampu menjadi agen perubahan di lingkungannya.

Pemateri dari BNN, Nur Adnan Aga, SKM., M.Kes., menegaskan bahwa “narkoba tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga dapat berdampak luas terhadap lingkungan dan masyarakat serta berkontribusi pada kerusakan tatanan negara.” Penjelasan tersebut disambut serius oleh para siswa yang tampak memperhatikan dengan seksama. Ia juga menjelaskan berbagai jenis narkoba yang beredar di masyarakat serta dampaknya terhadap kesehatan mental dan fisik pengguna.

Selain itu, pemateri kedua dari BNN, Melis Y Lebo, SKM., membawakan materi edukatif tentang bahaya penyalahgunaan narkoba khususnya bagi remaja di lingkungan pendidikan. Ia turut turun ke tengah-tengah peserta untuk memberikan penjelasan secara langsung dan membuka sesi diskusi serta tanya jawab yang berlangsung hangat dan penuh semangat. Para siswa diberikan kesempatan untuk bertanya mengenai langkah-langkah pencegahan serta strategi menghindari pengaruh narkoba.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari seluruh peserta didik maupun tenaga pendidik. Suasana semakin hidup saat para pemateri aktif berinteraksi dengan peserta melalui diskusi terbuka yang memancing keingintahuan dan kesadaran mereka akan pentingnya menjaga diri dari bahaya narkoba. Peserta terlihat lebih memahami risiko besar yang mengancam masa depan mereka apabila terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja Indonesia menunjukkan angka yang cukup mengkhawatirkan dengan sekitar 4% dari usia 15-24 tahun dilaporkan pernah menggunakan narkoba pada tahun 2024. Angka ini menjadi perhatian serius karena masa remaja adalah fase kritis dalam pembentukan karakter dan masa depan seseorang.

Wakil Kepala Sekolah menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya memperkuat kerja sama dengan BNN dan lembaga terkait lainnya guna melakukan edukasi dan pencegahan secara berkelanjutan. Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini sangat penting agar pesan tentang bahaya narkoba dapat tersampaikan secara efektif kepada seluruh siswa-siswi.

Kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran sejak dini agar generasi muda mampu melindungi dirinya sendiri serta ikut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari pengaruh negatif narkoba. Dengan dukungan penuh dari semua pihak, diharapkan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dapat diminimalisir.*

Luncurkan Fitur Baru OCTO Loan, Limit Pinjaman CIMB Niaga Kini Bisa Digunakan untuk Transaksi QRIS

KENDARIKINI.COM – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus berinovasi untuk menghadirkan solusi finansial yang relevan dengan kebutuhan nasabah dan masyarakat sesuai purpose Advancing Customers and Society. Terbaru, CIMB Niaga melalui produk pinjaman OCTO Loan meluncurkan fitur Bayar Transaksi Pakai QRIS dari aplikasi OCTO dengan memanfaatkan limit pinjaman OCTO Loan.

Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi menyatakan, kehadiran fitur baru ini menjadikan OCTO Loan sebagai produk personal loan yang memiliki fitur lengkap dan dapat digunakan sesuai preferensi nasabah, baik dicairkan ke rekening tabungan sebagai dana tunai maupun untuk transaksi QRIS. Hal ini semakin memudahkan nasabah dalam memenuhi beragam kebutuhan mendesak atau gaya hidup sehari-hari, tanpa harus menunggu tanggal gajian.

“Kami memahami di tengah kondisi perekonomian saat ini nasabah dan masyarakat membutuhkan solusi keuangan yang cepat, mudah, dan aman, termasuk dana talangan yang fleksibel untuk membantu mengelola keuangan harian secara efisien. Karena itu, kami terus memperkuat OCTO Loan dengan menambahkan fitur transaksi QRIS dari aplikasi OCTO yang bisa digunakan untuk bertransaksi di merchant mana saja dan kapan saja. Dengan demikian, nasabah tidak perlu khawatir dan tetap bisa memenuhi beragam kebutuhannya secara bijak,” kata Noviady di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Seperti diketahui, OCTO Loan merupakan fasilitas pinjaman digital yang fleksibel dengan limit kredit bergulir hingga Rp10 juta. Nasabah dapat mencairkan limit secara instan melalui aplikasi maupun website OCTO, dengan suku bunga harian 0,0833% (setara 2,5% per bulan). Fasilitas ini menyediakan dua opsi pembayaran: bayar saat tagihan atau cicilan 1, 3, 6, dan 12 bulan, yang bisa dilunasi lebih awal kapan saja. Setelah pelunasan, limit akan otomatis ter-update dan siap digunakan kembali.

Nikmati beragam promo menarik

Inovasi ini juga didukung dengan berbagai promo menarik hingga 31 Desember 2025. Nasabah bisa menikmati cashback hingga Rp100 ribu untuk transaksi QRIS di merchant pilihan seperti Erafone, Urban Republic, Atria, Depo Bangunan, dan Blibli Store Offline. Untuk pembelanjaan di Blibli.com dan Superindo, tersedia cashback hingga Rp50 ribu. Khusus pengguna baru, tersedia cashback spesial mulai dari Rp30 ribu hingga Rp100 ribu untuk transaksi pertama, baik tarik tunai maupun QRIS.

Tak hanya itu, CIMB Niaga juga menghadirkan program bebas bunga untuk tenor cicilan 3 bulan, di mana bunga akan dikembalikan dalam bentuk cashback ke rekening nasabah pada bulan angsuran pertama. Seluruh cashback diberikan langsung ke OCTO Pay atau rekening tabungan sesuai ketentuan program.

Bagi nasabah yang tertarik untuk memanfaatkan fasilitas OCTO Loan, dapat mengajukan dengan proses mudah dan sepenuhnya digital melalui aplikasi OCTO. Nasabah hanya perlu mengisi formulir di aplikasi OCTO, menyertakan e-KTP, dan memiliki penghasilan tetap minimal Rp2 juta per bulan. Proses persetujuan berlangsung cepat dalam 2 hingga 3 hari kerja, dan limit akan langsung tersedia begitu disetujui. Informasi lengkap tentang produk OCTO Loan dapat diakses di cimb.id/kta/octoloan.

“Dengan fitur baru dan promo yang ditawarkan, OCTO Loan tak sekadar menjadi solusi keuangan digital yang praktis, tetapi juga mendorong nasabah untuk mengelola keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab. Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk terus menghadirkan layanan yang memudahkan sekaligus memberikan dampak positif bagi nasabah dan masyarakat luas,” pungkas Noviady.*

SBSI Apresiasi Kehadiran Aplikasi SIGA sebagai Upaya Polda dan Pemprov Sultra Tuntaskan Persoalan Hubungan Industrial

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menggelar Launching Aplikasi Siga Tenggara sekaligus penandatanganan kesepakatan bersama terkait Deks Ketenagakerjaan antara Polda Sultra Dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra).

Acara tersebut di buka langsung oleh Wakil Gubernur (Wagub) Ir. Hugua dan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Sultra Irjen Pol Gidion Arif Setyawan.

Siga merupakan gagasan terbaru antara Polda Sultra dan Pemprov Sultra berbasis aplikasi layanan pengaduan pelanggaran tenaga kerja.

Didalam launching tersebut perwakilan Serikat Buruh yang ada di Sultra di undang salah satunya Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI).

Pada Sesi Focus Group Discussion (FGD), Ketua SBSI Kota Kendari Iswanto Sugiarto memberikan apresiasi sekaligus saran terkait aplikasi Siga.

Iswanto mengatakan bahwa pengaduan yang berbasis online agar di benahi lagi sedikit dalam jenis pengaduannya.

“Dalam aplikasi Siga ini masih kurang jenis pengaduannya seharusnya terkait BPJS Kesehatan Juga dimasukkan,” ujarnya.

Kemudian, Iswanto menegaskan bahwa implementasi deks ketenagakerjaan, APH dan Pemerintah harus menjamin status pekerja yang melakukan pengaduan agar tidak kehilangan pekerjaan.

“Polri dan Disnakertrans harus menjamin ketika ada pekerja yang statusnya masih bekerja melapor terkait hak normatif yang tidak diberikan perusahaan. jangan sampai pekerja sudah melapor kemudian haknya dikembalikan oleh perusahaan setelah itu terdengar kabar pekerja ini di PHK atau tidak perpanjangan kontraknya,” bebernya.

Ia juga berharap dengan adanya gagasan baru ini pihak pemerintah, APH dan Serikat buruh bisa berkolaborasi sehingga penerapan sistem ketenagakerjaan berjalan sesuai aturan yang berlaku.*

PT Vale Tegas Budayakan Keselamatan Pekerja Tanpa Kompromi

0

KENDARUKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keselamatan pekerja dengan mengadakan Safety Day yang bertema “Budayakan Keselamatan, Lindungi Keluarga”. Acara ini dihadiri oleh Presiden Direktur PT Vale, Febriany Eddy, dan diikuti oleh seluruh karyawan dan kontraktor.

Dalam sambutannya, Febriany Eddy menekankan pentingnya keselamatan pekerja dan keluarga mereka.

“Keselamatan adalah prioritas utama kami, dan kami tidak akan berkompromi dalam hal ini,” ujarnya.

PT Vale telah menetapkan target Zero Harm, yaitu nol kecelakaan dan nol cedera, dalam operasionalnya. Untuk mencapai target ini, perusahaan telah mengimplementasikan berbagai program keselamatan, termasuk pelatihan keselamatan, inspeksi rutin, dan pengawasan ketat.

“Kami ingin setiap pekerja pulang dengan selamat dan sehat ke keluarga mereka,” tambah Febriany Eddy.

“Kami akan terus meningkatkan kesadaran dan budaya keselamatan di seluruh operasional kami,” ungkapnya.

PT Vale juga telah melakukan berbagai inovasi dalam keselamatan, seperti penggunaan teknologi wearable device untuk memantau kondisi pekerja dan lingkungan sekitar. Perusahaan juga telah mengembangkan program keselamatan berbasis komunitas, yang melibatkan masyarakat sekitar dalam upaya keselamatan.

Dengan komitmen dan inovasi ini, PT Vale berharap dapat mencapai target Zero Harm dan menjadi contoh bagi industri lainnya dalam menjaga keselamatan pekerja.*

Laka Tunggal Mobil Truk di Muna, Tabrak Pohon hingga Tercabut dari Akarnya

0

KENDARIKINI.COM — Peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di Kabupaten Muna. Kali ini musibah tersebut berlangsung di Desa Lindo, Kecamatan Kontukowuna, Jumat 28 November 2025.

Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit mobil truk berwarna oranye. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

Dalam video amatir berdurasi 2 menit 26 detik yang diterima Jurnalis Kendarikini.com, tampak truk dalam posisi miring di tepi jalan.

Bagian kabin atau kepala truk terlihat menabrak satu batang pohon hingga tercabut dari akarnya. Akibat benturan itu, kabin mengalami penyok cukup parah.

Sejumlah warga tampak berada di lokasi kejadian, menyaksikan kondisi truk yang tergeletak miring di sisi jalan. Hingga kini belum diketahui muatan yang dibawa kendaraan tersebut.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Muna, IPDA Andi Sri Yusuf, membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia mengatakan bahwa insiden itu terjadi pada Jumat 28 November 2025.

“Iya pak,” ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp.

Andi menambahkan, pihaknya belum menerima laporan resmi terkait kejadian itu, termasuk kronologi maupun penyebab kecelakaan. Ia menduga para pihak yang terlibat telah menempuh penyelesaian secara kekeluargaan.

“Belum ada laporannya pak. Kayaknya sudah berdamai karena sampai saat ini belum ada laporan,” tutupnya.

Kecelakaan ini merupakan peristiwa yang telah terjadi berulang kali di Kabupaten Muna. Unit Satlantas menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berkendara guna menghindari kecelakaan lalu lintas.(Amin)*

Upaya Polri Maksimalkan Operasi SAR dan Bantuan Kemanusiaan

0

KENDARIKINI.COM — Gelombang bencana alam melanda berbagai wilayah di Sumatera Utara sejak 24 hingga 27 November 2025. Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Sumatera Utara merilis data terkini yang menunjukkan sebanyak 311 kejadian bencana terjadi dalam kurun waktu tersebut, terdiri dari 127 tanah longsor, 162 banjir, 20 pohon tumbang, dan 2 angin puting beliung. Bencana ini tersebar di 17 kabupaten/kota dan menimbulkan dampak besar bagi masyarakat.

Dari seluruh kejadian, tercatat 228 korban, dengan rincian 46 orang meninggal dunia, 11 luka berat, 85 luka ringan, serta 86 warga masih dalam pencarian. Sementara itu, jumlah pengungsi diperkirakan mencapai 10.000 orang, dengan Kota Medan menjadi wilayah dengan pengungsian terbanyak, yakni 6.782 jiwa. Beberapa daerah juga melaporkan kondisi terparah, seperti Kota Sibolga dengan 59 korban jiwa, termasuk 46 yang masih hilang, Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 99 korban jiwa, serta Kabupaten Mandailing Natal yang mencatat lebih dari 1.400 warga mengungsi.

Dalam upaya menanggulangi situasi tersebut, Polri telah mengerahkan 1.754 personel dari berbagai satuan, mulai dari Polres jajaran, Brimob, Ditsamapta, hingga tim Dokkes dan logistik. Di lapangan, Korps Brimob Polda Sumut melakukan operasi SAR, evakuasi korban, membuka akses jalan yang tertutup longsor, serta mendirikan posko darurat dan dapur lapangan. Ditsamapta turut membantu patroli tanggap bencana, distribusi logistik, hingga memberikan trauma healing bagi warga terdampak. Bid TIK menyediakan layanan komunikasi darurat dan internet Starlink untuk mendukung koordinasi, sementara Dokkes Polri menangani layanan kesehatan dan pemantauan sanitasi pengungsian. Ditlantas mengatur rekayasa lalu lintas serta mengawal ambulans dan distribusi bantuan. Di sisi lain, Bhayangkari Daerah Sumut mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa makanan, selimut, pakaian, kasur lipat, dan perlengkapan bayi ke wilayah yang paling terdampak.

Polda Sumut juga mencatat adanya penambahan wilayah terdampak, meliputi Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Tanah Karo, Tebing Tinggi, dan Batu Bara, seiring curah hujan ekstrem yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol Erdi A. Chaniago, menyatakan bahwa Polri berkomitmen memberikan respon cepat dan maksimal dalam penanganan bencana ini. Ia menegaskan bahwa seluruh personel bekerja tanpa henti untuk melakukan pencarian korban, evakuasi, pengamanan lokasi, dan penyaluran bantuan. “Prioritas Polri adalah keselamatan warga dan memastikan kebutuhan darurat dapat terpenuhi,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan.*

Polda Sultra Jemput Keluhan Warga Anawai, Soroti Maraknya Kekerasan Anak dan Minta Maksimalkan Kinerja Bhabinkamtibmas

0

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menggelar program rutin “Jumat Curhat” yang kali ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari, pada Jumat (28/11/2025). Kegiatan yang dipimpin oleh Wadir Pamobvit Polda Sultra, AKBP Darmono, ini bertujuan utama untuk mendengar langsung dan mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif.

Sejumlah perwakilan dari satuan kerja Polda Sultra, termasuk Ditbinmas, Ditresnarkoba, Satbrimob, Ditlantas, Ditreskrimum, Ditreskrimsus, Ditsamapta, dan Biddokkes, turut hadir dalam kegiatan yang diawali dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Kelurahan Anawai.

Keluhan Masyarakat Menonjol
Dalam sesi curhat, Lurah Anawai, Syahrir Amin, dan sejumlah tokoh masyarakat menyampaikan beberapa permasalahan mendesak. Salah satu isu utama yang disoroti adalah maraknya tindak pidana kekerasan terhadap anak yang belakangan sering terjadi di wilayah tersebut.
Selain itu, masyarakat menyampaikan untuk maksimalkan kinerja Bhabinkamtibmas di Kelurahan Anawai.

Ketua RT 005, Tene, juga menyoroti Pos Ronda yang jarang dikontrol, sehingga pos tersebut kerap menjadi tempat berkumpul anak muda. Ia mendesak agar sosialisasi bahaya narkoba lebih digencarkan di kelurahan tersebut.

Isu lain yang mengemuka adalah perilaku debt collector yang membawa-bawa nama RT saat menagih utang, serta permintaan agar Polri bertindak tegas terhadap pelanggaran masalah sampah yang merusak fasilitas umum.

Menanggapi keluhan tersebut, Pejabat Polda Sultra yang hadir menyampaikan apresiasi atas masukan yang diberikan.
“Kami akan segera melakukan analisa dan evaluasi ulang untuk maksimalkan kinerja Bhabinkamtibmas, khususnya di wilayah Kelurahan Wua-Wua Kota Kendari,” ujar AKBP Darmono. Ia juga menegaskan bahwa setiap anggota Polri yang tinggal di suatu wilayah wajib menjadi “Polisi RT/RW” agar lebih berbaur dengan masyarakat.

Terkait maraknya kekerasan terhadap anak, Polda Sultra menyarankan agar masyarakat saling mengingatkan dan melibatkan Bhabinkamtibmas untuk edukasi. Jika kasus berulang, pemerintah setempat dapat melaporkan ke Unit Renakta/PPA Dit Reskrimum Polda Sultra atau Polres Kendari.

Pihak Polda Sultra juga mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau Call Center Polri 110 jika terjadi gangguan Kamtibmas. Untuk mempermudah pengawasan internal, panitia membagikan stiker barcode Propam Presisi agar masyarakat dapat melaporkan pelanggaran yang dilakukan anggota Polri.

Kegiatan “Jumat Curhat” yang dihadiri sekitar 35 peserta ini berakhir pada pukul 10.30 WITA dan berlangsung dalam situasi aman dan kondusif. Program ini ditegaskan sebagai bentuk pelayanan langsung Polri untuk mendengar dan mencari solusi atas permasalahan di masyarakat.*

Hadirkan Aplikasi SIGA, Upaya Ditreskrimsus Polda Sultra Selesaikan Persoalan Hubungan Industrial

0

KENDARIKINI.COM – Polda Sultra terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat tanpa terkecuali.

Hal tersebut seperti hari ini menjadi momentum penting bagi kemajuan layanan perlindungan ketenagakerjaan di Sulawesi Tenggara, inovasi ini merupakan sebuah Gagasan Proyek Perubahan terkait Desk Ketenagakerjaan yang digagas oleh Dirreskrimsus Polda Sultra Kombes Pol. Dodi Ruyatman sebagai langkah nyata dalam memberikan pelayanan dan respon cepat terhadap masyarakat yang selalu membutuhkan kehadiran Negara ditengah-tengah masyarakat khususnya di Sulawesi Tenggara.

Pada kegiatan tersebut, Dilaksanakan Sosialisasi dan Launching Aplikasi SIGA Tenggara (Sistem Informasi Garda Terpadu Ketenagakerjaan Sulawesi Tenggara) sebagai bentuk inovasi dalam memperkuat kehadiran negara dalam menyelesaikan persoalan hubungan industrial.

“Kegiatan diawali dengan penandatanganan Kesepakatan bersama antara Gubernur Sulawesi Tenggara dan Kapolda Sulawesi Tenggara serta dilanjutkan dengan Perjanjian Kerjasama antara Dirreskrimsus Polda Sultra dan Kadis Transnaker Provinsi Sultra sebagai simbol komitmen bersama dalam memberikan pelayanan yang cepat, responsif, transparan dan terpercaya kepada masyarakat pekerja di seluruh wilayah Sultra,” jelasnya.

Lanjutnya melalui Forum Group Discussion (FGD), juga dihadiri Narasumber Anton Hardianto Subkoor bidang pelaksanaan pembinaan Arbiter HI, Konsiliator HI dan Hakim AdHoc PHI Kementerian Ketenagakerjaan RI) dan AKBP Dr. Didik Efrianto Wadir Ditreskrimsus Polda Sultra seluruh stakeholder berkolaborasi memberikan pemikiran dan masukan konstruktif untuk memastikan aplikasi SIGA Tenggara mampu menjadi solusi nyata dalam peningkatan kualitas layanan pengawasan dan penyelesaian masalah ketenagakerjaan secara terpadu.

“Dengan hadirnya SIGA Tenggara, pengaduan ketenagakerjaan kini dapat dilakukan lebih mudah, cepat, dan transparan—dimanapun dan kapanpun,” tuturnya.

“Mari kita dukung bersama langkah strategis ini, demi terwujudnya hubungan industrial yang harmonis dan perlindungan maksimal bagi pekerja di Bumi Anoa,” pungkasnya.

Untuk diketahui acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi serta Kabupaten/Kota, Serikat Pekerja dan Serikat Buruh perwakilan dari beberapa perusahaan Para Kasatreskrim dan Para Kanit Jajaran Polda Sultra serta
Personel Ditreskrimsus Polda Sultra sebagai Tim efektif dalam pengembangan aplikasi.*

Kecelakaan Kerja Berulang Kerap Terjadi di PT KS Konut

0

KENDARIKINI.COM – Kecelakaan kerja dikawasan lingkar pertambangan di Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali terulang. Kali ini terjadi di PT Konutara Sejati (KS) yang beroperasi di Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Informasi perihal kecelakaan kerja ini dikemukakan oleh mantan Supir Dump Truk, Bayu. Ia mengatakan bahwa peristiwa memilukan ini terjadi di bulan November 2025.

“Bulan ini kalau tidak salah kecelakaannya,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, Kamis 27 November 2025.

Lanjut, kata dia, peristiwa naas ini menimpa rekan kerjanya yang juga punya posisi yang sama, yakni supir dump truk.

Bayu menambahkan kecelakaan ini menimbulkan cedera serius pada bagian anatomi tubuh korban.

“Lumayan cedera juga,” singkatnya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa peristiwa kecelakaan kerja di PT KS Konut kerap terjadi, walaupun tak berujung timbulnya korban jiwa.

Sementara itu Humas PT kS, Rahmat Manangkari mengatakan bahwa pihaknya akan memverifikasi perihal kecelakaan kerja tersebut.

“Ini masih di verifikasi ke departemen terkait, Soalnya ini foto foto lama. Diketerangan waktunya ada foto yang di ambil tahun 2022. Jadi saya verifikasi terlebih dahulu,” jelasnya saat dihubungi via pesan Whats App.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti