Sabtu, Oktober 31, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 145

Angkat Lebih dari 56 Ton Sampah dari Sungai, Bukti Nyata PT Vale Peduli Lingkungan

0

KENDARIKINI.COM — Sungai bukan sekadar aliran air; ia adalah urat nadi kehidupan kota dan penentu masa depan lingkungan yang kita wariskan. Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, PT Vale Indonesia Tbk bagian dari Grup Mining Industry (MindId) bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) bergandengan tangan dalam Gerakan Bersih Sungai Cipinang 2025, sebuah inisiatif nasional untuk memulihkan kualitas air, menumbuhkan kesadaran masyarakat, dan memperkuat jejaring komunitas sungai di wilayah Jakarta Timur dan Depok.

Gerakan yang berada di bawah arahan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, ini telah menggerakkan energi kolektif dari berbagai lapisan masyarakat. Hingga pertengahan Oktober, sebanyak 225 relawan komunitas Sungai Cipinang telah terlibat dalam kegiatan gotong royong di empat segmen utama, mengangkat lebih dari 56 ton sampah dari badan dan bantaran sungai, serta mendukung pemasangan 19 unit trashboom dan CCTV di titik strategis untuk menahan serta memantau aliran sampah. Catatan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bahkan menunjukkan bahwa sepanjang September 2025, beban sampah yang teridentifikasi di aliran Sungai Cipinang telah mencapai 302 ton, mempertegas urgensi aksi bersama ini. “Sungai adalah urat nadi kota yang harus dijaga bersama. Pengukuhan Komunitas Sungai Cipinang bukan akhir, tetapi awal dari gerakan panjang menjaga air bersih, mengurangi risiko banjir, dan membangun budaya baru bagi kota-kota kita,”
ujar Hanif.

Kementerian menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sungai tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kedisiplinan dan partisipasi masyarakat. Hal itu disampaikan pula oleh Dr. Rasio “Roy” Ridho Sani, Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, yang menekankan pentingnya integritas dan penegakan hukum dalam menjaga kualitas air. “Kita tidak bisa bicara pengelolaan tanpa penegakan hukum. Disiplin lingkungan harus dimulai dari individu hingga institusi. Gerakan ini membuktikan bahwa sinergi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dapat menghasilkan dampak nyata,” ujar Roy.

Bagi PT Vale, partisipasi dalam gerakan ini bukan sekadar kegiatan tanggung jawab sosial, melainkan bagian dari filosofi keberlanjutan perusahaan yang menempatkan air sebagai sumber kehidupan yang harus dijaga bersama. Sebagai perusahaan tambang nikel yang mengandalkan energi 100% terbarukan dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Sulawesi Selatan, PT Vale memahami bahwa air bersih adalah fondasi dari keberlanjutan industri, masyarakat, dan lingkungan. Melalui kolaborasi ini, Vale berupaya memperluas praktik terbaik dalam pengelolaan air dan konservasi lingkungan dari kawasan operasi ke ruang perkotaan — di mana tantangan sampah dan polusi air membutuhkan keterlibatan aktif lintas sektor. “Air adalah sumber kehidupan, bukan hanya bagi tambang, tetapi juga bagi masyarakat. Gerakan ini sejalan dengan filosofi Vale bahwa setiap tetes air harus dijaga dan dikembalikan lebih bersih. Kami bangga menjadi bagian dari inisiatif KLHK dalam memperkuat budaya peduli sungai,” tutur Budiawansyah, Director & Chief of Sustainability and Corporate Affairs Officer (CSCAO), PT Vale Indonesia Tbk.

Pekan ini, kegiatan akan terus berlanjut di wilayah Depok dan Jakarta Timur dengan agenda bersih sungai, pembekalan komunitas, dan sosialisasi aplikasi Peduli Lingkungan yang dikembangkan untuk memperkuat sistem pemantauan berbasis masyarakat. Inisiatif ini diharapkan menjadi model kolaborasi lintas pemangku kepentingan (public–private–community partnership) yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di daerah lain di Indonesia.

Sebagai tindak lanjut dari rangkaian kegiatan ini, pada 19 Oktober 2025 Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq memimpin langsung rapat evaluasi di Depok bersama para pemangku kepentingan, termasuk perwakilan pemerintah daerah, DPRD, dan komunitas sungai. Pertemuan tersebut menegaskan kembali pentingnya kesinambungan gerakan dan peningkatan kapasitas komunitas dalam menjaga kebersihan dan fungsi ekologis Sungai Cipinang. Dalam forum itu, PT Vale turut menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program pemulihan lingkungan dan penguatan literasi air melalui pendekatan kolaboratif, berbasis sains, dan berorientasi pada perubahan perilaku.

Gerakan Sungai Cipinang kini menjadi simbol kolaborasi dan harapan — bahwa menjaga sungai berarti menjaga kehidupan. Dari setiap karung sampah yang diangkat, setiap relawan yang terlibat, dan setiap tetes air yang kembali mengalir jernih, kita belajar bahwa perubahan besar dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan bersama.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menegaskan, sungai bukan sekadar tentang aliran air, tetapi sumber kehidupan sekaligus energi yang menopang berbagai aktivitas bagi industri pertambangan nasional Grup MIND ID.

Oleh karena, perseroan bersama seluruh Anggota terus berupaya memastikan sungai dapat terus hidup dan menghidupi serta terus mampu menjadi penopang bagi keberlanjutan operasional sekaligus keseimbangan alam di masa depan.

“Hilirisasi yang Grup MIND ID jalankan bukan hanya soal menciptakan nilai tambah ekonomi, tetapi memastikan kemajuan industri berjalan berdampingan kelestarian dengan alam. Dengan semangat kolaborasi, kami akan terus menjaga sungai sehingga mampu menjadi energi bagi pembangunan peradaban masa depan,” katanya.*

YBM PLN Tebar Kebahagiaan di Dua Panti Asuhan

0

KENDARIKINI.COM – Suasana haru menyelimuti ruang sederhana di Panti Asuhan Guppi dan Panti Asuhan Nur Alyatima. Dinding-dindingnya mungkin tampak usang, namun kehangatan dan kebahagiaan terpancar jelas dari wajah puluhan anak yang menyambut hangat kedatangan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN.

Kunjungan bertajuk ‘Anjangsana Panti Asuhan’ ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, yang jatuh pada tanggal 27 Oktober 2025. Melalui kegiatan ini, YBM PLN bertekad untuk menghadirkan energi kebahagiaan dan kepedulian bagi anak-anak yatim dan dhuafa yang tinggal di panti asuhan.

Dua panti yang dikunjungi dalam kegiatan adalah Panti Asuhan Guppi dengan 27 anak binaan, serta Panti Asuhan Nur Alyatima yang menampung 35 anak. Dalam kunjungan tersebut, YBM PLN menyerahkan santunan untuk masing-masing panti, serta bantuan bahan pokok berupa beras, terigu, gula dan sebagainya untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak.

Kedatangan Manajemen PLN UID Sulselrabar dan tim YBM PLN disambut penuh haru oleh para pengasuh dan anak-anak panti. Di tengah ruangan sederhana berlantai ubin tua dan beratap kayu, tawa kecil dan doa bergema bersahutan, menciptakan suasana yang hangat dan menyentuh hati.

Zatil, pengasuh Panti Asuhan Guppi, menyampaikan rasa syukur dan harunya atas perhatian PLN.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur, senang, dan berterima kasih banyak atas bantuannya. Kami berharap keluarga besar PLN akan selalu bisa berkunjung ke tempat kami dan menyisihkan rezekinya untuk anak-anak binaan kami. Semoga keluarga besar PLN senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, kebahagiaan, umur panjang, rezeki berlimpah, serta kelancaran dalam setiap urusannya. Aamiin,” tuturnya penuh haru.

Sementara itu, Ibu Kasmawati Nurun, pengasuh Panti Asuhan Nur Alyatima, juga mengungkapkan kebahagiaannya atas kunjungan tersebut.
“Senang dan bahagia sekali sudah dikunjungi Pak GM PLN. Harapan saya, semoga kantor PLN dimudahkan segala urusannya dan diberkahi apapun yang dikerjakan. Semoga karyawan dan karyawati PLN selalu diberi kesehatan, umur panjang, dan keberkahan untuk terus berbagi kepada sesama. Amin ya Rabbal Alamin,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

General Manager PLN UID Sulselrabar sekaligus Pembina YBM PLN UID Sulselrabar, Bapak Edyansyah, juga menyampaikan bahwa peringatan HLN ke-80 menjadi momentum penting bagi PLN untuk kembali mendekatkan diri dengan masyarakat.

“Cahaya yang kami hadirkan bukan hanya lewat listrik, tetapi juga lewat kepedulian dan kebersamaan. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan, mempererat tali silaturahmi, dan menjadi pengingat bahwa berbagi adalah bagian dari misi kami untuk menerangi negeri,” tutur Edyansyah.

Ketua YBM PLN UID Sulselrabar, Rachmat Nur, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata semangat berbagi yang diusung oleh insan PLN, khususnya melalui dana zakat pegawai muslim PLN yang disalurkan lewat YBM.

“Anjangsana ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tapi bentuk kasih sayang dan kepedulian kami. Melihat senyum dan kebahagiaan anak-anak panti hari ini menjadi pengingat bagi kami semua bahwa kebahagiaan sejati lahir dari berbagi,” ungkapnya.

Kunjungan ditutup dengan doa bersama dan momen penuh kehangatan antara tim PLN dan anak-anak panti. Di tengah kesederhanaan bangunan dan suasana yang apa adanya, kebahagiaan terasa begitu tulus menerangi hati setiap orang yang hadir hari itu.*

Berkat PLN, Pulau Samalona Kini Bersinar Terang dari SuperSUN untuk Pariwisata Hijau Berkelanjutan

0

KENDARIKINI.COM – Cakrawala sore itu dihiasi cahaya mentari yang perlahan tenggelam di ufuk barat Pulau Samalona. Di antara desiran ombak dan tawa anak-anak yang bermain di tepi pantai, tampak deretan panel surya berkilau memantulkan sinar senja. Dahulu, raungan genset kerap terdengar di pulau kecil nan eksotis yang berada dalam gugusan Kepulauan Spermonde, Kota Makassar. Namun berkat inovasi SuperSUN dari PT PLN (Persero), kini masyarakat resmi menikmati keheningan listrik ramah lingkungan.

Sebanyak 20 rumah tangga di Pulau Samalona kini telah teraliri listrik SuperSUN. Pulau Samalona merupakan salah satu pulau kecil yang terletak di lepas pantai barat Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Berjarak sekitar tujuh kilometer dari pusat kota, pulau ini dapat ditempuh sekitar 30 menit perjalanan laut menggunakan perahu dari dermaga atau pelabuhan kecil di pesisir Kota Makassar.

Dengan luas sekitar 2,3 hektare, Pulau Samalona dikelilingi pasir putih halus, air laut jernih bergradasi biru toska, dan terumbu karang yang masih terjaga, menjadikannya destinasi wisata bahari populer berkat keindahan alamnya yang menawan. Selain itu, keindahan bawah lautnya juga menjadikan Pulau Samalona salah satu spot snorkeling dan _diving_ terbaik di Kota Makassar, dengan aneka biota laut seperti ikan hias, karang warna-warni, dan penyu laut yang kerap terlihat.

Dengan potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata berkelanjutan, pulau tersebut dihuni oleh 41 warga yang sebagian besar bermata pencaharian sebagai pengelola _homestay_ dan nelayan. Kehadiran listrik bersih dari inovasi SuperSUN PLN kini membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk meningkatkan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pulau.

SuperSUN sendiri merupakan inovasi energi bersih karya anak bangsa yang mengintegrasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro dengan _Battery Energy Storage System_ (BESS), yang menghadirkan listrik di wilayah-wilayah yang selama ini belum terjangkau jaringan konvensional. Dengan sistem penyimpanan energi berbasis baterai, listrik di Pulau Samalona kini menyala 24 jam tanpa henti, menggantikan pasokan sebelumnya yang terbatas dan bergantung pada genset berbahan bakar minyak.

Warga Pulau Samalona, Kamaruddin, menjelaskan bahwa dengan adanya listrik PLN, warga dapat menghemat biaya operasional hingga 88 persen untuk usaha wisatanya, yaitu _homestay_. Sebelum hadirnya listrik PLN, warga yang kebanyakan berprofesi di bidang pariwisata mengandalkan genset dan menghabiskan sekitar 180 liter bahan bakar minyak (BBM) per bulan — itu pun hanya digunakan pada malam hari. Dengan harga BBM sekitar Rp15 ribu per liter, warga mengeluarkan biaya sekitar Rp2,7 juta per bulan.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Setelah hadirnya listrik PLN dari inovasi SuperSUN, rata-rata kami hanya mengeluarkan biaya sekitar Rp300 ribu per bulan atau menghemat hingga 88 persen. Selain itu, kami juga bisa menikmati listrik 24 jam untuk kegiatan lainnya seperti mengaji dan anak-anak belajar di malam hari,” ujar Kamaruddin.

Ia menambahkan, listrik bersih PLN sangat bermanfaat dan berdampak positif bagi kenyamanan wisatawan. “Jika genset menyala, suara menjadi sangat bising dan menimbulkan polusi di malam hari. Dengan hasil penghematan biaya operasional, saya juga berencana mengembangkan dan merenovasi homestay,” katanya.

Tercatat sejak listrik PLN beroperasi 24 jam pada Agustus 2025, terjadi peningkatan wisatawan yang berkunjung ke Pulau Samalona. Sebelumnya hanya rata-rata 800 wisatawan per bulan, kini meningkat menjadi sekitar 1.000 wisatawan per bulan.

Dalam momen penyalaan listrik desa yang dilaksanakan secara simbolis di Pulau Samalona pada Jumat (24/10), Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, turut mengapresiasi sumbangsih PLN dalam melistriki hingga ke pelosok. Pada kesempatan tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan penyalaan program listrik di 80 desa yang tersebar di 11 kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Selatan, dengan total pemasangan SuperSUN di 1.486 titik — salah satunya di Pulau Samalona.

“Walaupun dihadapkan dengan tantangan, melistriki daerah terpencil adalah mimpi lama yang akhirnya berhasil kita wujudkan. Alhamdulillah, dalam momentum HUT Sulsel ke-365 ini, wilayah yang selama ini listriknya terbatas kini telah diterangi berkat kerja keras banyak pihak dan kehadiran teknologi ramah lingkungan, yaitu SuperSUN dari PLN,” kata Sudirman.

“Ini bukan sekadar soal listrik, tapi soal keadilan energi. Kami bersyukur dan bangga bisa menghadirkan terang bagi saudara-saudara kita di pelosok Sulawesi Selatan. Terima kasih kepada seluruh tim, khususnya PLN, atas komitmen dan inovasinya untuk menerangi negeri,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, juga mengucapkan terima kasih atas inisiasi PLN melalui inovasi SuperSUN dalam melistriki kepulauan. “Kami optimis program ini bisa menyentuh pulau-pulau lainnya, karena untuk memberikan kesejahteraan dibutuhkan listrik. Alhamdulillah, Pulau Samalona menjadi percontohan. Dengan hadirnya listrik PLN tentu bisa memberikan manfaat dan berkah bagi masyarakat. Selain itu, dengan adanya listrik masyarakat dapat melakukan kegiatan ekonomi untuk menambah penghasilan,” ujar Munafri.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, menyampaikan komitmen PLN untuk terus mewujudkan keadilan energi di seluruh Indonesia, termasuk wilayah 3T. “SuperSUN adalah wujud keseriusan PLN dalam mewujudkan listrik berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Kami tidak hanya membawa cahaya, tapi juga harapan. SuperSUN dirancang agar masyarakat kepulauan bisa mandiri energi dengan memanfaatkan potensi alam sekitar, sekaligus mendukung pariwisata hijau yang berkelanjutan di Sulawesi Selatan,” kata Edyansyah.

Edyansyah menambahkan bahwa listrik sangat vital dalam kehidupan sehari-hari. Walaupun dihadapkan dengan tantangan yang cukup berat, tim PLN berhasil menyeberangi laut dari Kota Makassar ke Pulau Samalona dengan mengangkut material berbobot hingga 100 kilogram (kg) per unit. Tak jarang, petugas PLN juga dihadapkan pada cuaca yang kurang bersahabat dan ombak besar. Namun semua itu tidak menyurutkan semangat PLN dalam melistriki Pulau Samalona.
“Dengan adanya listrik, warga di sini dapat memaksimalkan potensi wisatanya. Nelayan juga dapat menggunakan kulkas untuk menyimpan ikan. Hasil tangkapan lebih awet, pengunjung meningkat, dan otomatis perekonomian menjadi lebih baik,” jelasnya.

Bagi warga setempat, kehadiran listrik berkelanjutan ini bukan sekadar penerangan, tetapi harapan baru bagi kehidupan dan ekonomi pulau wisata tersebut. Aktivitas UMKM seperti _homestay_, warung makan, hingga penyewaan alat _snorkeling_ kini bisa berjalan tanpa batas waktu.

Hingga September 2025, rasio elektrifikasi di Sulawesi Selatan telah mencapai 99,99 persen. Selain itu, sebanyak 1.486 unit SuperSUN di 80 desa telah terpasang di Sulawesi Selatan, membawa perubahan nyata bagi masyarakat — mulai dari tumbuhnya perekonomian lokal hingga hadirnya harapan baru. Hal ini menjadi bukti komitmen PLN terhadap prinsip _Environmental, Social, and Governance_ (ESG) dalam mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.*

Donasi Insan PLN UID Sulselrabar Bantu Terangi 448 Rumah Warga Prasejahtera

0

KENDARIKINI.COM – Pada momentum peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) kembali menyalakan harapan bagi lebih dari tiga ribu keluarga prasejahtera di Indonesia. Melalui program bertajuk “Berbagi Cahaya, Menumbuhkan Harapan” insan PLN turun langsung membantu masyarakat yang hingga kini masih hidup dalam gelap.

Bertepatan dengan Hari Listrik Nasional ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melakukan penyalaan bantuan penyambungan listrik gratis bagi 448 warga di Sulselrabar secara serentak. Melalui program kepedulian pegawai PLN, kini keluarga kurang mampu bisa menikmati sambungan listrik secara gratis. Program Light Up The Dream ini merupakan bantuan yang berasal dari donasi pegawai PLN dengan tujuan meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan listrik.

Hamka, salah seorang tukang batu dan penerima bantuan pemasangan baru listrik gratis dari program Light Up The Dream di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengaku bersyukur dengan adanya bantuan pemasangan listrik baru dari PLN.

Bagi seorang tukang batu seperti dirinya, akses listrik di momen HLN ke-80 menjadi impian yang kini terwujud. “Terima kasih kepada pegawai PLN atas bantuan listrik gratis ini. Sebelumnya saya menyalur listrik dari tetangga. Sekarang, dengan adanya meteran kWh sendiri, saya bisa menikmati listrik dengan lebih leluasa. Semoga hal ini bermanfaat bagi kehidupan keluarga kami,” ujar Hamka.

Apresiasi terhadap Program Light Up The Dream PLN juga datang dari Wakil Bupati Polewali Mandar, Andi Nursami Masdar. Dalam kesempatan tersebut, ia mengucapkan terima kasih atas niat tulus pegawai PLN yang membantu masyarakat di Kabupaten Polewali Mandar. “Kami bersyukur atas bantuan PLN di Polewali Mandar. Semoga masyarakat dapat merasakan manfaat positif dari kehadiran listrik ini dan dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Kami sangat menikmati cahaya yang bisa masuk ke rumah atas bantuan program PLN,” ungkap Andi.

Pada lokasi yang berbeda, Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani juga sangat berterima kasih atas aksi mulia pegawai PLN. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Bombana, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN atas pelaksanaan program Light Up The Dream di wilayah kami. Program ini benar-benar membawa kebahagiaan bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini belum menikmati terang listrik di rumahnya,” kata Ahmad Yani

“Kini, mereka bisa hidup lebih layak, anak-anak bisa belajar di malam hari, dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin terbantu. Kami berharap kolaborasi positif ini terus berlanjut agar seluruh pelosok Bombana dapat merasakan manfaat nyata dari hadirnya listrik untuk kehidupan yang lebih baik,” tutupnya.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, menjelaskan bahwa HLN merupakan momentum bagi insan PLN untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, utamanya dengan membantu saudara-saudara di sekitar kita.

Salah satu upaya yang dilakukan PLN adalah berbagi kebahagiaan dengan mewujudkan mimpi keluarga pra-sejahtera di seluruh Indonesia untuk merasakan energi yang berkeadilan melalui Light Up The Dream. Selain itu, sebanyak lima paket sembako juga diberikan oleh Yayasan Baitul Maal PLN kepada masyarakat sekitar.

Edyansyah mencatat bahwa pada momen ini, di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar, insan PLN telah membantu melistriki 448 keluarga secara gratis. “Listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerang, tetapi juga berperan dalam peningkatan ekonomi. Dengan adanya listrik, anak-anak dapat belajar lebih baik karena listrik merupakan kebutuhan pokok,” ungkap Edyansyah.

“Insya Allah, kegiatan ini akan terus berlanjut dan berkembang. Tujuan kami bersama adalah menumbuhkan semangat berbagi di antara sesama untuk meningkatkan taraf hidup saudara-saudara kita yang kurang mampu. Oleh karena itu, kita dapat saling bahu-membahu untuk mewujudkan akses listrik bagi masyarakat,” tutup Edyansyah.

Tercatat insan PLN UID Sulselrabar sudah menyalakan mimpi sebanyak 5.866 keluarga sejak program Light Up The Dream diluncurkan tahun 2020.*

PT ST Nickel Akui Gunakan BBM Subsidi untuk Kepentingan Industri

0

KENARIKINI.COM – Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang labengki lantai 1 gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara, Korps Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (Komando) Sultra menyoroti dugaan kendaraan angkutan hauling panjang PT ST Nickel Resourcee gunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, Selasa, 28 Oktober 2025.

Dugaan ini disampaikan langsung oleh Penanggungjawab Komando Sultra, Sulkarnain, dalam penyampaian RDP di ruang labengki lantai 1 gedung DPRD Sultra kepada pihak manajemen PT ST Nickel Resourcee.

“Dugaan kendaraan yang digunakan perusahaan angkutan hauling adalah menggunakan BBM subsidi,” ungkapnya.

Menanggapi dugaan tersebut, manajemen PT ST Nickel Resourcee, Jufri, mengakui persoalan unit kendaraan PT ST Nickel menggunakan BBM subsidi itu sesuai kondisi ketersediaan BBM nonsubsidi.

Alasannya karena BBM nonsubsidi sulit di lapangan, sehingga kami melepaskan kepada sopir kendaraan PT ST Nickel Resourcee menggunakan BBM subsidi.

“Persoalan BBM subsidi nilai yang kami muat ke sopir itu BBM nonsubsidi cuma kami melepaskan kepada sopir untuk mengisi sendiri tahulah mereka karena susahnya cari solar biasanya mereka pakai BBM subsidi tapi kami untuk sepuluh unit kendaraan ada yang memakai BBM nonsubsidi,” tutupnya.(Faldi)*

Putus Kontrak dengan PT PAL, PT ST Nickel Hauling Tanpa IUJP

0

KENDARIKINI.COM – Korps Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (Komando) Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) menyoroti terkait dugaan kerjasama pengangkutan ore nikel atau hauling panjang PT ST Nickel Resourcee yang menggunakan Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) PT Pancar Alam Lestari (PAL) di ruang labengki lantai 1 gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Selasa, 28 Oktober 2025.

Penanggungjawab Komando Sultra, Sulkarnain, dalam keterangan RDP menyebutkan bahwa PT ST Nickel Resourcee dalam melaksanakan hauling panjang di jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota berdasarkan dugaan kontrak kerjasama dengan IUJP PT PAL.

Tapi untuk mengetahui lebih lanjut mengenai dugaan tersebut, Sulkarnain meminta penjelasan dari pihak PT PAL.

“Tahun ini tiba-tiba PT ST Nickel Resourcee ada kontrak terhadap PT PAL. Kontrak itu kemudian diberikan dari PT ST Nickel Resource ke PT PAL untuk pengangkutan ore nikel. Tapi kita belum verivikasi PT PAL apakah memiliki syarat melakukan hauling atau tidak,” sebutnya.

Menanggapi dugaan tersebut, Direktur Utama PT PAL, Agussalim Patondro, mengungkapkan bahwa sejak tabggal 28 April 2025 PT ST Nickel Resourcee menjalani kontrak kerjasama dengan PT PAL dalam menangani pengangkutan ore nikel menuju Jety milik PT TAS.

Namun PT ST Nickel Resourcee telah memutus kontrak kerjasama dengan PT PAL pada tanggal 14 Oktober 2025 kemarin. Alasannya karena menganggap PT ST Nickel Resourcee sudah bisa melaksanakan hauling panjang menggunakan IUJP perusahaan lain. Hal ini ia tidak tahu.

“Selama saya berkontrak dengan PT ST Nickel Resourcee itu sejak dari tanggal 28 April 2025. Kemudian saya diputus kontrak kemarin tanggal 14 Oktober 2025 mungkin karena PT ST Nickel Resourcee sudah bisa melaksanakan hauling sendiri menggunakan IUJP lain ataukah dilaksanakan secara sendiri itu saya tidak tahu,” ungkapnya.

Agussalim pun menjelaskan Alasan-alasan dibalik PT ST Nickel Resourcee memutuskan kontrak kerjasama dengan PT PAL. Alasan pertama PT PAL tidak mempunyai alat unit kendaraan.

“Alasan pemutusan kontrak yang pertama pihak kedua tidak mempunyai alat sendiri sementara selama ini sejak saya berkontrak dengan PT ST Nickel Resourcee itu memang sudah ada unit kendaraan kendaraan 6 roda untuk pengangkutan ore nikel. Pada saat saya selama berkontrak itu saya tidak bisa mengambil unit lain daripada unit dari luar. Karena sudah ada aturan-aturan internal yang sudah diatur sebelum saya masuk berkontrak. Jadi saya tidak mengadakan unit lagi, saya tinggal melanjutkan apa yang ada didalam tidak bisa saya rubah itu aturan internal perusahaan,” jelasnya.

Kemudian PT ST Nickel Resourcee memutuskan kontrak kerjasama dengan PT PAL. Karena PT ST Nickel Resourcee beralasan PT PAL tidak berkemampuan menangani hambatan hauling panjang di jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.

Namum alasan kedua ini Agussalim tidak mengerti. Sebab selama PT ST Nickel Resourcee kerjasama PT PAL tidak pernah mendapat hambatan melaksanakan hauling panjang dalam pengangkutan ore nikel menuju Jety milik PT TAS.

“Alasan kedua pemutusan kontrak adalah pihak kedua tidak mampu menangani hambatan hauling. Yang saya tidak mengerti juga di sini tidak mampu menangani hambatan hauling. Selama ini yang melaksanakan hauling itu adalah PT PAL dan berjalan lancar selama berjalan,” pungkasnya.

Sekadar informasi kontrak kerjasama PT ST Nickel Resourcee dengan PT PAL berjalan selama hampir 4 bulan. Tapi diputuskan kontrak kerjasama hanya karena PT PAL tak mampu menangani hambatan hauling.(Faldi)*

JMSI dan ACJA Teken MoU, Dirikan Rumah Wartawan Indonesia-Tiongkok

0

KENDARIKINI.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) dan Asosiasi Wartawan Seluruh Tiongkok (All China Journalists Association/ACJA) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk meningkatkan saling pengertian, pertukaran, dan kerja sama di antara para profesional media kedua negara.

MoU tersebut ditandatangani Sekretaris Eksekutif ACJA Wu Xu dan Ketua Umum JMSI Teguh Santosa di gedung VOI Media Jalan Tanah Abang III, Jakarta, hari Selasa, 28 Oktober 2025.

“ACJA dan JMSI sepakat untuk memperkuat komunikasi dan pertukaran, dan bersama-sama mempromosikan pembangunan “Rumah Wartawan Tiongkok-Indonesia” melalui kegiatan seperti pertukaran personel, seminar berita, dan pertemuan budaya,” ujar Ketua Umum JMSI Teguh Santosa.

Dia mengatakan, hubungan baik kedua organisasi telah berlangsung sejak lama, sejak Belt and Road Journalist Network (BRJN) didirikan pada tahun 2017 di Beijing di mana Teguh Santosa hadir dan berpartisipasi aktif dalam pertemuan itu.

“Pendirian wadah ini sejalan dengan slogan kerja JMSI bahwa wartawan profesional bekerja di perusahaan pers yang profesional,” sambungnya.

Sementara Sekretaris Eksekutif ACJA Wu Xu menggarisbawahi arti penting kerja sama masyarakat pers kedua negara dalam kerangka yang lebih besar, yakni hubungan baik Tiongkok dan Indonesia di berbagai bidang sejalan dengan Belt and Road Initiative yang dikembangkan Presiden Xi Jinping.

Dia menambahkan, “Rumah Wartawan Tiongkok-Indonesia” akan mengorganisir dan mengirimkan delegasi wartawan untuk kunjungan timbal balik. Selain itu, menyelenggarakan kegiatan pelaporan bersama yang berfokus pada tema Belt and Road Initiative.

“Rumah Wartawan Tiongkok-Indonesia” juga mendorong pengorganisasian dan partisipasi dalam kegiatan pelatihan wartawan serta mendukung pertukaran dan kerja sama antar sekolah jurnalistik di kedua negara.

Dalam acara penandatanganan MoU ini hadir pengurus JMSI, Ketua Harian Ari Rahman, Ketua Hubungan Antar Lembaga Wayan Sudane, Ketua Dewan Pakar, Hendry Ch Bangun, Utusan Khusus Luar Negeri Yophiandi Kurniawan, dan Wakil Sekjen Sambri.

Sementara dari ACJA,  selain Sekretaris Eksekutif ACJA Wu Xu, juga hadir Wakil Direktur Internasional ACJA Wang Lin, Sekretaris Asosiasi Wartawan Provinsi Shaanxi Fu Hangzhen, Direktur Eksekutif Asosiasi Wartawan Provinsi Chongqing Ni Ning, Direktur Pelaksana China Daily Wang Shanshan, serta Pemimpin Redaksi VOI Iqbal Irsyad beserta jajaran redaksi.

Kunjungan ke RRI

Sebelum penandatanganan MoU, JMSI dan ACJA berkunjung ke Radio Republik Indonesia (RRI) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.

Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo, dalam sambutannya mengatakan bahwa tantangan utama yang mendorong kolaborasi antara media Indonesia dan Tiongkok adalah masalah disinformasi, misinformasi, dan hoaks.

Hendrasmo memandang penanganan informasi yang masif ini tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu-dua entitas, melainkan melibatkan banyak pihak.

“Intinya kita saling berkolaborasi untuk verifikasi berita,” katanya.

Adapun Teguh mengatakan, kunjungan ke RRI juga dilakukan karena kehadiran ACJA bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang merupakan salab satu tonggak penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

“RRI adalah alat perjuangan kemerdekaan yang tumbuh sebagai faktor penting dalam pembangunan kebangsaan Indonesia,” ujar Teguh lagi.

Dia mengatakan, di tengah tantangan yang dihadapi di era digital dan disrupsi, RRI dapat menyesuaikan diri dan terus berkembang sebagai salah satu sumber informasi arus utama.*

Maut di Jalan Hauling PT OSS, Pria Ditemukan Tewas Tergantung

0

KENDARIKINI.COM – Seorang pria yang belum diketahui identitasnya ditemukan tewas tergantung di kawasan jalan Hauling PT OSS di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa 28 Oktober 2025.

Dari informasi yang diperoleh Jurnalis Kendarikini.com korban diduga meninggal dunia saat hendak mencuri kabel hingga tersengat arus listrik bertegangan tinggi.

Berdasarkan video amatir yang tersebar di media sosial memperlihatkan tubuh korban kaku dan tidak bernyawa dalam posisi tergantung.

“Ehh pencuri da mati kena strom,” ucap warga dalam video tersebut.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Bondoala IPTU Heder Payapo membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Iya benar,” singkatnya.

Belum diketahui secara pasti identitas dan kronologi dibalik meninggalnya korban. Pihak kepolisian saat ini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Masih di TKP,” tutupnya.(Amin)*

Program ‘Polantas Menyapa’ Polresta Kendari Diapresiasi

0

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas, Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas) Polresta Kendari Polda Sultra terus menghadirkan inovasi pelayanan yang humanis, cepat, dan transparan.

Melalui program “Polantas Menyapa”, personel lalu lintas berkomitmen untuk senantiasa hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya dalam pengaturan dan penegakan hukum, tetapi juga dalam memberikan pelayanan prima di bidang registrasi dan identifikasi pengemudi.

Pelayanan di Satpas Polresta Kendari kini didukung dengan sistem digitalisasi dan standar pelayanan modern, sehingga proses pembuatan dan perpanjangan SIM dapat dilakukan dengan lebih mudah, efisien, dan akuntabel.
Setiap petugas dibekali dengan prinsip senyum, sapa, dan semangat pelayanan presisi, guna memastikan masyarakat memperoleh pengalaman pelayanan yang aman dan nyaman.

Kehadiran Satpas Polresta Kendari sebagai garda terdepan pelayanan publik di bidang lalu lintas menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mewujudkan Pelayanan Lalu Lintas yang Modern dan Berkeselamatan Menuju Astacita Indonesia.

Apresiasi itu datang dari Salah satu masyarakat bernama, Irman, dia mengaku puas dengan pelayanan cepat dan ramah yang diberikan oleh petugas pemandu SIM.
Dirinya disambut hangat oleh petugas pemandu. Petugas tersebut menyapa sambil melemparkan senyuman dan membantu para pemohon.

“Prosesnya sangat cepat. Kemarin saya nunggu dua minggu, tapi pas datang ke sini lagi, belum sampai sejam sudah dipanggil untuk pengambilan. Pelayanannya bagus, tidak perlu antri lama. Sistem dari depan sampai dalam sudah tertata baik,” tutur Irman

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Mukhsin, pemohon lain yang datang ke Satpas Polresta Kendari Polda Sultra.
Menurutnya pelayanan petugas sangat baik dan perlu dipertahankan.

“Alhamdulillah pelayanannya baik dan cepat, semua sesuai,” ucapnya setelah dibantu petugas pemandu di loket pelayanan.*

SSDM Polri dan Polda Sultra Gelar Assessment Center Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Konsel

0

KENDARIKINI.COM – SSDM Polri dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) menggelar kegiatan Assessment Center Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sekretaris Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan Tahun Anggaran 2025, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Assessment Center Polda Sultra tersebut dibuka oleh Asesor SDM Kepolisian Madya TK III SSDM Polri Kombes Pol ABDOEL HARRIS JAKIN, S.IK., M.Si dan dihadiri oleh Kabagwatpers Ro SDM Polda Sultra, perwakilan BKPSDM Konawe Selatan, Kasubbagkompeten, Paursubbagkompeten Bagbinkar Biro SDM Polda Sultra, para asesor, panitia seleksi Kabupaten Konawe Selatan, serta staf Bagbinkar Biro SDM Polda Sultra.

Sebanyak empat peserta atau asesi mengikuti seluruh tahapan asesmen secara lengkap. Pelaksanaan kegiatan meliputi pembukaan, coffee break, pelaksanaan tools In-Tray, LGD (diskusi kelompok), BEI (wawancara berbasis kompetensi), Psikometri, serta sesi integrasi gabungan (INGAB) sebelum penutupan.

Assessment ini bertujuan untuk mengukur kompetensi manajerial, sosial kultural, dan teknis para peserta dalam rangka mendukung proses seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkup Pemkab Konawe Selatan, sesuai dengan prinsip merit system dan transparansi yang diatur dalam ketentuan ASN.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan lancar, dengan dukungan penuh dari tim assessor Polda Sultra serta koordinasi yang baik antara panitia seleksi daerah dan jajaran Biro SDM.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata Polda Sultra dalam mendukung profesionalisme aparatur pemerintah daerah melalui penyelenggaraan asesmen berbasis kompetensi yang objektif dan akuntabel.*

Wujudkan SDM Unggul Lewat SMA Kemala Taruna Bhayangkara Diapresiasi

0

KENDARIKINI.COM – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Brian Yuliarto, mengapresiasi langkah Polri dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB). Hal itu disampaikan dalam sambutan virtual pada acara Launching Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung di Ruang Pusdalsis, Gedung Utama Mabes Polri, Selasa (28/10/2025).

Dalam arahannya, Brian Yuliarto menegaskan bahwa Polri menjadi mitra strategis dalam upaya pemerintah mewujudkan generasi emas Indonesia 2045. Dengan struktur hingga pelosok desa, Polri dinilai mampu menjangkau sekaligus menemukan anak-anak berbakat yang selama ini belum mendapat kesempatan untuk berkembang.

“Bangsa besar ditentukan oleh kemampuannya mencetak manusia unggul. Melalui kolaborasi pendidikan ini, Polri menunjukkan komitmen nyata dalam menyiapkan generasi cerdas, berkarakter, dan berdaya saing global,” ujarnya.

Acara launching SPMB turut dihadiri Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo, As SDM Kapolri Irjen Pol Anwar, Aslog Kapolri Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Kadivpropam Polri Irjen Pol Abdul Karim, Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho, Kadivkum Polri Irjen Pol Viktor Theodorus Sihombing, Koorsahli Kapolri Irjen Pol Herry Nahak, serta sejumlah pejabat Mabes Polri. Hadir pula Ketua Dewan Pembina Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia (YPKBI) Dirgayuza Setiawan, M.Sc, dan Wakil Ketua Pembina YPKBI, Martha Dedi Prasetyo, bersama jajaran pengurus yayasan.

Prosesi launching ditandai dengan penekanan tombol secara simbolis oleh Wakapolri, Ketua YPKBI, Wakil Ketua Pembina YKB, dan As SDM Kapolri.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara yang berlokasi di Gunung Sindur, Jawa Barat, hadir sebagai sekolah berasrama dengan kurikulum International Baccalaureate (IB). Sekolah ini memadukan keunggulan akademis dengan pembentukan karakter kebhayangkaraan, serta menjadi bagian dari ekosistem sekolah unggulan Garuda.

Pada penerimaan siswa tahun ajaran 2025, sekolah ini mencatat antusiasme tinggi dengan 11.765 pendaftar dari 38 provinsi. Dari jumlah itu, 120 siswa terbaik terpilih melalui sistem blind admission yang menjamin kesempatan setara bagi seluruh anak Indonesia.

Dengan fasilitas berstandar internasional, tenaga pengajar dari universitas ternama, serta program beasiswa penuh. Tahun ini, kesempatan kembali dibuka bagi generasi muda dari seluruh penjuru negeri untuk bergabung melalui jalur daring di s.id/spmbktb26-27.

“Langkah ini bukan hanya menghadirkan sekolah unggulan, tetapi juga menjadi pintu lahirnya calon pemimpin bangsa yang berintegritas, tangguh, dan mencintai tanah air,” tutup Brian Yuliarto.*

Lemdiklat Polri Kunjung Polda Sultra, Ini Tujuannya

0

KENDARIKINI.COM – Lemdiklat Polri melaksanakan Pengkajian Gabungan Hasil Didik Dikbang Tahun Anggaran 2022 dan Diktukba Polri Tahun Anggaran 2025 serta Pengukuran Indeks Kontribusi Hasil Didik Lulusan Tahun 2022 terhadap Kinerja Organisasi dan Pengukuran Kepuasan Masyarakat yang dilaksanakan di Polda Sultra, Selasa (28/10/2025).

Kegiatan yang digelar di Aula Dhacara Polda Sultra tersebut dipimpin oleh Ketua Tim Kombes Pol Joehanis Riyanto, S.I.K beserta anggota Tim dan diikuti oleh personel dari berbagai satuan kerja, dengan tujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap efektivitas hasil pendidikan dan pelatihan (Dikbang) serta pendidikan pembentukan bintara (Diktukba) Polri dalam mendukung peningkatan kinerja organisasi.

Dalam kegiatan ini, dilakukan pengukuran terhadap seberapa besar kontribusi lulusan pendidikan Polri tahun 2022 terhadap capaian kinerja organisasi, serta penilaian terhadap tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian. Hasil pengkajian tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi strategis bagi Polri dalam menyusun kebijakan pengembangan SDM yang lebih tepat sasaran di masa mendatang.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Polda Sultra untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan publik melalui peningkatan kompetensi anggota Polri di seluruh jajaran serta sebagai langkah evaluatif sebagai upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia Polri yang unggul dan responsif terhadap dinamika kebutuhan masyarakat.

Kapolda Sultra Buka Rakor Forum Lalu Lintas

0

KENDARIKINI.COM – Angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi sorotan serius setelah Kepolisian Daerah (Polda) Sultra mengungkapkan data yang mengejutkan. Tercatat, sebanyak 2.068 kasus kecelakaan terjadi sepanjang periode Januari hingga September 2025, dengan korban meninggal dunia mencapai 208 orang.

Data ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Provinsi Sultra yang digelar hari ini, Selasa, 28 Oktober 2025. Rapat ini mengusung tema “Strategi dalam Menurunkan Angka Fatalitas Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Provinsi Sulawesi Tenggara”.

Rapat tersebut bertempat di Aula Kanwil PT Jasa Raharja Kendari yang dihadiri Oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K, M.H., Kakanwil PT.Jasa Raharja Kendari, Ka Bappeda Prov Sultra, Kadis Perhubungan Prov Sultra, Kadis Kesehatan Prov Sultra, Kadis Diknas Prov sultra, Ka Balai Pengelola Transportasi darat, Ketua Organda Sultra, Ka BPJN, Ka BPTD, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Sulawesi Tenggara, PJU Polda Sultra dan Para Kasat Lantas.

Berdasarkan data Biro Operasi Polda Sultra, dari total 2.068 kasus, rincian korban menunjukkan 1.950 orang mengalami luka ringan, 150 orang luka berat, dan 208 orang meninggal dunia. Angka fatalitas ini menunjukkan permasalahan keselamatan di jalan yang memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan, mengingat kecelakaan tidak hanya berdampak pada kerugian jiwa, tetapi juga kerugian sosial dan ekonomi.

Polres Kendari menjadi wilayah hukum dengan catatan kecelakaan tertinggi, yakni 577 kasus. Disusul oleh Polres Konawe dengan 430 kasus di peringkat kedua, dan Polres Bombana di urutan ketiga dengan 142 kasus. Kondisi ini menuntut penanganan yang lebih terfokus berdasarkan karakteristik dan potensi risiko masing-masing daerah.
Dalam sambutannya, Kapolda Sultra menyampaikan bahwa tingginya angka kecelakaan ini dipicu oleh berbagai faktor. Pelanggaran terhadap rambu lalu lintas masih menjadi faktor dominan. Selain itu, perilaku berkendara yang belum tertib, seperti pelanggaran batas kecepatan, tidak menggunakan helm standar SNI, mengemudi dalam kondisi mabuk, hingga penggunaan telepon genggam saat berkendara, turut menyumbang tingginya angka kerawanan.

Menanggapi tantangan ini, Polda Sultra menegaskan komitmennya untuk menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas).

Sebagai langkah nyata, Polda Sultra telah mengeluarkan Kebijakan Zero Knalpot Brong di seluruh wilayah hukumnya. Kebijakan ini dilaksanakan melalui penegakan hukum yang tegas. Beberapa waktu lalu, Polda Sultra juga telah melakukan pemusnahan knalpot brong sebagai upaya nyata dalam menertibkan penggunaan kendaraan yang mengganggu kenyamanan dan membahayakan keselamatan masyarakat.

“Tantangan keselamatan lalu lintas di era mobilitas tinggi harus dihadapi dengan strategi terpadu, mulai dari rekayasa lalu lintas, penegakan hukum yang konsisten, peningkatan kesadaran masyarakat, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana jalan,” ujar Kapolda.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat melahirkan komitmen bersama dan langkah-langkah efektif yang langsung diimplementasikan. Setiap rekomendasi ditekankan harus berbasis data, terukur, dan dievaluasi secara berkala untuk menekan angka fatalitas secara signifikan.

“Keselamatan adalah prioritas dan merupakan hak setiap pengguna jalan,” pungkas Irjen Didik Agung Widjanarko, sembari membuka secara resmi Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas Angkutan Jalan Provinsi Sulawesi Tenggara pada hari ini.*

Kapolda Sultra Ajak Pemuda Wujudkan Indonesia Emas

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025, yang berlangsung pada Selasa, 28 Oktober 2025, di Lapangan Apel Presisi Mapolda Sultra.

Upacara dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., dan diikuti oleh para pejabat utama (PJU) Polda Sultra, personel Polri, serta PNS Polri.

Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, yang menggambarkan semangat kolaborasi lintas elemen bangsa untuk membangun kejayaan Indonesia di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sultra membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora) pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025.

Menpora dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap tanggal 28 Oktober menjadi momentum penting untuk mengingat perjuangan dan semangat para pemuda Indonesia yang telah menyatukan visi kebangsaan melalui Sumpah Pemuda 1928.

“Peringatan Hari Sumpah Pemuda mengingatkan bangsa Indonesia terhadap sejarah perjuangan seluruh elemen pemuda yang berhasil menyatukan visi kebangsaan, melahirkan komitmen bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia,” ujar Menpora dalam sambutannya.

Menpora menekankan bahwa bangsa Indonesia kini tengah menanti bangkitnya generasi muda dalam momentum bonus demografi untuk membangun masa depan bangsa. Semangat ini, kata dia, selaras dengan arah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 dan Asta Cita Presiden, yang menempatkan generasi muda sebagai subjek utama pembangunan manusia unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

“Pemuda harus menjadi motor penggerak perubahan dan bagian dari fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Menpora juga menyinggung berbagai persoalan bangsa seperti korupsi, kemiskinan, pengangguran, dan hoaks yang masih menjadi tantangan. Namun, ia menegaskan bahwa hal itu tidak boleh membuat pemuda berhenti berjuang dan pesimis menatap masa depan.

“Pemuda dituntut tetap kritis sekaligus optimistis dalam membangun bangsa. Gerakan kepemudaan harus inklusif, intelektual, dan berlandaskan semangat moral serta transformasi sosial,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa jiwa dan semangat Sumpah Pemuda perlu terus diaktualisasikan agar tetap relevan di tengah dinamika zaman. Pembangunan nasional harus menekankan pada penguatan karakter kebangsaan dan partisipasi generasi muda.

“Pembangunan fisik tanpa membangun mental dan karakter masyarakat akan sia-sia. Karena itu, kebijakan pembangunan dalam RPJMN menempatkan pemuda sebagai bagian penting dari transformasi sosial dan kebangsaan,” katanya.

Menpora juga mendorong pemuda Nusantara untuk memiliki visi jangka panjang, memproyeksikan masa depan hingga 30 tahun ke depan, dengan semangat transformasi ekonomi, sosial, budaya, dan inklusi bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

“Tema Hari Sumpah Pemuda ke-97, Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu, mengandung pesan bahwa kejayaan Indonesia di masa depan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi lintas elemen bangsa,” pungkas Menpora dalam sambutan yang dibacakan Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H.*

RDP di DPRD Sultra, Terungkap PT ST Nickel Abaikan Teguran Pemprov Sultra Soal Kapasitas Muatan

0

KENDARIKINI.COM – Gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang labengki lantai 1 gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Korps Mahasiswa dan Pemuda Indonesia (Komando) Sultra minta Komisi III DPRD Sultra untuk menghentikan sementara aktivitas hauling panjang PT ST Nickel Resourcee, Selasa, 28 Oktober 2025.

Menurut Penanggungjawab Komando Sultra, Sulkarnain, dalam RDP di DPRD Sultra bahwa Komisi III DPRD Sultra, Aflan Zulfadli perlu menghentikan sementara aktivitas hauling panjang PT ST Nickel Resourcee.

Karena dalam temuannya di lapangan, PT ST Nickel Resourcee diduga melanggar aturan terkait menggunakan jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota tanpa kantongi Izin Usaha Jasa Pertambangan (IUJP) pengangkutan ore nikel menuju Jety milik PT TAS.

“Kalau kita mengacu pada pasal 36 peraturan menteri ESDM nomor 7 tahun 2020 terkait masalah indentifikasi jenis perusahaan. Yang namanya perusahaan ketika izin usahanya pertambangan maka harus pertambangan. PT ST Nickel Resource ini izin usahanya adalah pertambangan bukan jasa pertambangan,” ungkapnya.

Bahkan Sulkarnain menjelaskan PT ST Nickel Resourcee telah melakukan hauling panjang atas nama perusahaannya, tidak berdasarkan IUJP pengangkutan ore nikel.

“Bahkan PT ST Nickel Resource melakukan hauling atas nama PT ST Nickel Resource. Padahal yang namanya pengangkutan ore nikel itu ada izin usaha pertambangan. Bahkan PT ST Nickel Resource melakukan hauling atas nama PT ST Nickel Resource. Padahal yang namanya pengangkutan ore nikel itu ada izin usaha pertambangan,” jelasnya.

Tak hanya itu PT ST Nickel Resourcee juga menurutnya telah mengangkut ore nikel tanpa diketahui jumlah pasti muatan menuju Jety.

“Kemudian masalah over kapasitas muatan maksimal 8 ton itu diatur. Masalah muatan ini data nota dari PT ST Nickel Resource menuju Jety menggunakan nota cuma ada nama sopir termasuk kode nama sopir. Isi dari muatan tidak dicantumkan untuk memverivikasi berapa jumlah muatan ore nikel di kendaraan yang akan mengantar ke Jety ini tidak ada. Kemudian tiba di Jety baru dilakukan penimbangan untuk memferivikasi berapa muatan untuk melakukan pembayaran. Kami punya bukti semua ini kalau dibutuhkan,” ujarnya.

Sementara itu Kasi Angkutan Tidak Dalam Trayek Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Tenggara, Ringo Taufan Laode, mengungkapkan bahwa terkait kapasitas muatan pengakutan ore nikel PT ST Nickel Resourcee menuju Jety milik PT TAS ini juga sudah diberikan Surat Teguran dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Nomor Surat 500.11/-13582.

Tapi Surat Teguran Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara itu tidak dipatuhi PT ST Nickel Resourcee.

“Perusahaan sudah diberikan surat teguran dari Sekretaris Daerah dan ditandatangani oleh Sekda Provinsi nomor surat 500.11/-13582. Jadi di situ hal yang ditegurkan mengenai jenis kendaraan pengangkut dump truck 6 roda dengan ketinggian bak 0,70 meter. Kemudian muatan sumbu terberat maksimal 8 ton dan jumlah rute maksimal 500 ret per hari,” ungkapnya.

Tapi dengan dalil demi menjaga iklim investasi di Sultra, maka setiap perusahaan tambang yang melanggar syarat-syarat regulasi diusulkan untuk melengkapi persyaratan perizinan.

Hal ini sebagaimana disusulkan Wakil Ketua Komisi III DPRD Sultra, Aflan Zulfadli, dalam RDP di ruang lantai 1 gedung DPRD Sultra. Alasannya karena terdapat dua jenis IUJP penggalian ore nikel dan IUJP pengangkutan ore nikel.

Dari alasan itu Wakil Ketua Komisi III DPRD Sultra mengusulkan kepada PT ST Nickel Resourcee untuk mengurus IUJP pengangkutan ore nikel.

“Karena ada dua jenis IUJP penggalian dan IUJP pengangkutan. Jadi harus dipihak ketigakan karena di regulasi kita pemilik IUP itu tidak boleh memiliki IUJP. IUJP perusahaan tersendiri pemilik IUP juga perusahaan tersendiri,” ujarnya.

Sehingga berdasarkan alasan itu maka Wakil Ketua Komisi III DPRD Sultra, Aflan Zulfadli, tetap membiarkan PT ST Nickel Resourcee melakukan hauling panjang di jalan nasional, provinsi, dan kabupaten/kota dengan catatan dipihak ketigakan IUJP pengangkutan ore nikel dengan perusahaan berbadan hukum yang memiliki izin.

“Untuk sementara aktivitasnya masih bisa berjalan tapi pihak ketigakan angkutannya yang berbadan hukum,” pungkasnya.(Faldi)*

Dua Kelompok Pemuda di Baubau Terlibat Bentrok, Satu Orang Terkena Busur

0

KENDARIKINI.COM – Seorang pemuda di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi korban pembusuran saat terjadi bentrokan pada Senin 27 Oktober 2025.

Hal ini dibenarkan Kapolsek Wolio IPTU Muh. Rusdi. Ia mengatakan bahwa bentrokan itu terjadi di Jalan Yustisari Kelurahan Nganaumala, Kecamatan Batupoaro.

“Kemarin dijalan Yustisari Kelurahan Nganaumala,” kata Rusdi melalui pesan WhatsApp, Selasa 28 Oktober 2025.

Lanjut, kata dia, bentrokan ini melibatkan kelompok Kanakea dan La Ode Boha.

“Kanakea dan ld boha,” ujarnya.

Atas kejadian ini, korban telah melayangkan laporan ke Polres Baubau untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.

Sementara itu, Jurnalis Kendarikini.com telah melakukan upaya konfirmasi kepada Polres Baubau melalui Kasi Humas, IPTU Rino Asnan terkait penyebab dibalik bentrokan tersebut.

Namun, hingga sampai berita ini diterbitkan Polres Baubau tak kunjung memberikan tanggapan.(Amin)*

Cegah Penyalahgunaan Obat Bebas, Tim Dosen UHO Sosialisasi ke Pelajar Ditengah Dampak Pergaulan Digital

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka mencegah penyalahgunaan obat yang bebas di jual di pasaran dan ditengah dampak pergaulan digital, Tim Dosen UHO melakukan Sosialisasi ke Pelajar di SMAN 4 Kendari.

Sebanyak 50 siswa kelas XI SMAN 4 Kendari mengikuti kegiatan “Sosialisasi Pencegahan Penyalahgunaan Obat Bebas sebagai Dampak Literasi Digital” yang diselenggarakan oleh tim dosen Universitas Halu Oleo (UHO) pada Jumat 24 Oktober 2025.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja terhadap bahaya penyalahgunaan obat bebas yang marak terjadi akibat misinformasi di media sosial.

Tim sosialisasi dipimpin oleh Prof. Dr. Jamaluddin HOS, M.Si, guru besar bidang sosiologi Universitas Halu Oleo, bersama tim yang terdiri atas dosen sekaligus apoteker dari Fakultas Farmasi dan dosen Ilmu Komputer dari Fakultas FMIPA UHO.

Dalam penjelasannya, Prof. Jamaluddin mengungkapkan bahwa kegiatan ini berangkat dari hasil pengamatannya terhadap perilaku remaja masa kini yang sangat terpengaruh oleh media sosial.

“Banyak remaja yang mengikuti tren tanpa menyaring informasi terlebih dahulu. Akibatnya, muncul fenomena penyalahgunaan obat bebas karena kesalahpahaman terhadap fungsi dan efek obat,” ujarnya.

Salah satu dosen farmasi yang turut menjadi narasumber menjelaskan, beberapa obat yang sering disalahgunakan adalah Antimo dan CTM.

“Keduanya memiliki efek samping mengantuk sehingga sering disalahartikan sebagai obat tidur. Meskipun keduanya bisa dibeli tanpa resep dokter, obat ini tetap berbahaya jika digunakan tanpa indikasi medis yang jelas,” jelasnya.

Selain mendapatkan materi edukatif, para siswa juga menerima cinderamata berupa apotek mini, yaitu kotak plastik berisi beberapa contoh obat bebas yang aman digunakan, seperti Antasida Doen untuk mengatasi gangguan asam lambung.

Setiap obat dilengkapi dengan aturan pakai yang jelas agar siswa dapat memahami cara penggunaan yang benar dan bijak.

Melalui kegiatan ini, tim dosen UHO berharap para siswa dapat menjadi generasi yang cerdas digital dan bijak dalam mengonsumsi obat, terutama dalam menghadapi banjir informasi di dunia maya.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa tidak semua informasi di media sosial bisa dipercaya, apalagi yang berkaitan dengan kesehatan,” tutup Prof. Jamaluddin.

Sebagai langkah selanjutnya, tim dosen Universitas Halu Oleo berencana mengadakan sosialisasi serupa kepada para guru dengan materi yang lebih mendalam.

Dalam kegiatan lanjutan tersebut, akan dibahas mengenai obat-obat tanpa resep yang termasuk kategori prekursor farmasi dan obat-obat tertentu, yaitu zat aktif yang dapat menimbulkan efek menyerupai narkotika atau psikotropika apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Materi ini tidak diberikan kepada siswa karena dikhawatirkan dapat menimbulkan penyalahgunaan informasi. Oleh karena itu, tim menilai bahwa guru memiliki peran strategis dalam memahami dan menyampaikan informasi yang benar mengenai bahaya penyalahgunaan obat bebas di lingkungan sekolah.

Melalui peningkatan kapasitas guru, diharapkan upaya pencegahan dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan, sehingga sekolah dapat menjadi garda terdepan dalam membentuk kesadaran remaja tentang penggunaan obat yang aman dan bertanggung jawab.*

Pemotor di Muna Adu Banteng, Dua Orang Tewas dan Satu Patah Tulang

0

KENDARIKINI.COM – Dua motor terlibat dalam peristiwa kecelakaan lalulintas di Jalan Umum Poros Desa Lasalepa, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Selasa 28 Oktober 2025.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Muna, IPDA Andi Sri Yusuf menjelaskan bahwa kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 02.30 WITA.

Saat itu pengemudi motor Suzuki Satria F150 bernama Sarfin Anis bergerak menuju rumahnya dengan kecepatan tinggi.

Ketika berada dijalan tikungan yang menurun, Sarfin Anis mengambil jalur sebelah kanan hingga bertabrakan dengan motor Suzuki Satria F150 yang dikemudikan Wa Fatma bersama rekannya, Lanang.

“Pada saat itu Wa Fatma tidak dapat menghindar sehingga terjadi tabrakan,” kata Andi.

Atas peristiwa tersebut, Wa Fatma meninggal dunia saat perjalanan menuju RSUD Dr. Lm. Baharuddin sedangkan Lanang mengalami patah tulang dan luka-luka.

Sementara Sarfin Anis juga meninggal dunia setelah mendapat perawatan medis dari RSUD Dr. Lm. Baharuddin.

“Kemudian saudara Sarfin Anis meninggal dunia setelah mendapat perawatan di Rumah Sakit,” pungkasnya.(Amin)*

Anak Perempuan Dibawah Umur Jadi Korban Penikaman di Muna, Polisi Kejar Pelaku

0

KENDARIKINI.COM – Anak berusia 12 tahun inisial AMM menjadi korban penikaman oleh seorang pria inisial LH di Pasar Laino Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Senin 27 Oktober 2025 malam.

Hal ini dibenarkan Kasi Humas Polres Muna IPTU Jufri. Ia mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WITA.

“Terkait dengan hal tersebut, benar telah terjadi tindak pidana kekerasan anak di bawah umur pada hari senin tanggal 27 Oktober 2025, sekitar pukul 20.00 WITA, di Pasar Laino Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna,” kata Jufri, Selasa 28 Oktober 2025.

Belum diketahui kronologi dan penyebab dibalik penikaman ini. Korban saat ini dibawa ke RSUD Muna Barat untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban sementara di rawat di rumah sakit sehingga belum bisa dimintai keterangan,” ujarnya.

Jufri menambahkan setelah menjalankan aksinya, pelaku melarikan diri. Tim Opsnal Polres Muna saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Terduga pelaku masih dalam pencarian,” pungkasnya.(Amin)*

Peringati Hari Jadi ke 23, Bidpropam Polda Sultra Anjangsana ke Panti Asuhan

0

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Propam Polri ke-23, Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan anjangsana ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al-Ikhlas, yang berlokasi di Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Kegiatan yang berlangsung penuh keakraban dan kepedulian sosial tersebut dipimpin oleh Kabidpropam Polda Sultra Kombes Pol Eko Tjahyo Untoro, S.H., S.I.K., M.H. serta dihadiri oleh para Kasubbid Bidpropam Polda Sultra, yaitu Kasubbid Provos, Kasubbid Paminal, dan Kasubbid Wabprof, bersama seluruh personel Bidpropam Polda Sultra.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembukaan dan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan dari Kabidpropam Polda Sultra yang diwakili oleh Kaur Binplin Subbid Provos, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan anjangsana ini merupakan bentuk rasa syukur dan kepedulian sosial keluarga besar Propam Polri kepada masyarakat, khususnya anak-anak di panti asuhan.

> “Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian dan rasa syukur kami dalam memperingati Hari Jadi Propam Polri ke-23. Kami berharap kehadiran kami dapat membawa kebahagiaan dan menumbuhkan semangat kepada anak-anak di LKSA Al-Ikhlas,” ujar Kaur Binplin mewakili Kabidpropam Polda Sultra.

Dalam kesempatan tersebut, Bidpropam Polda Sultra juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada pengurus LKSA Al-Ikhlas Baruga sebagai bentuk dukungan terhadap keberlangsungan kegiatan sosial di lembaga tersebut.

Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan terlihat jelas sepanjang kegiatan. Anak-anak panti menyambut dengan gembira, sementara personel Bidpropam turut berinteraksi langsung, menebarkan semangat kebersamaan dan kasih sayang.

Melalui kegiatan anjangsana ini, Bidpropam Polda Sultra berharap dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menumbuhkan semangat berbagi dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan.*

Kapolda Sultra Resmikan Launching PAMAPTA di Polres Kendari

0

KENDARIKINI.COM — Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H, memimpin secara langsung kegiatan Launching Nomenklatur Perwira Samapta (PAMAPTA) yang dilaksanakan di Mapolres Kendari, Selasa (21/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, unsur Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara, Kapolres Kendari beserta Forkopimda Kota Kendari. Launching tersebut juga digelar secara serentak di seluruh Polres jajaran Polda Sultra sebagai bentuk komitmen Polri dalam memperkuat sistem pelayanan kepolisian di tingkat wilayah.

Dalam sambutannya, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menegaskan bahwa perubahan nomenklatur dari Kanit menjadi PAMAPTA di tingkat Polres merupakan implementasi dari Keputusan Kapolri Nomor: KEP/1438/IX/2025 tanggal 24 September 2025 tentang Penyesuaian Nomenklatur Kanit menjadi PAMAPTA pada Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

“Perubahan ini bukan sekadar penyebutan jabatan, namun merupakan bentuk penyempurnaan sistem pelayanan dan pengendalian operasional kepolisian agar fungsi SPKT semakin kuat, efektif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Kapolda.

Lebih lanjut, Kapolda Sultra menjelaskan bahwa PAMAPTA memiliki peran penting sebagai garda terdepan Polri dalam memberikan pelayanan cepat dan responsif, mulai dari penerimaan laporan, penanganan awal di tempat kejadian perkara (TPTKP), hingga penanganan perkara ringan.

“PAMAPTA menjadi representasi Polri yang siap hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sultra juga mengingatkan seluruh jajaran agar memahami esensi perubahan nomenklatur ini, bukan hanya sebagai pergantian struktur, tetapi sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang lebih humanis, profesional, dan terintegrasi.

Kegiatan ditutup dengan penandatanganan simbolis launching nomenklatur PAMAPTA oleh Kapolda Sultra, disaksikan oleh para pejabat utama dan undangan yang hadir.

Dengan diluncurkannya nomenklatur PAMAPTA ini, Polda Sultra berharap pelayanan kepolisian di seluruh jajaran semakin responsif, cepat, dan memberikan kepastian hukum yang berpihak pada masyarakat.*

Kapolda Sultra Kunjungi Dua Polsek di Butur, Upaya Kuatkan Pelayanan Masyarakat

0

KENDARIKINI.COM – Hari Selasa, 21 Oktober 2025, Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Polsek Wakorumba dan Polsek Kulisusu Barat, Polres Buton Utara, Polda Sultra. Kegiatan dimulai pukul 15.00 Wita dan berlangsung hingga selesai.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sultra, di antaranya Irwasda, Dirlantas, Dirbinmas, Dirpolairud, serta Kabid Propam. Kehadiran rombongan juga turut disertai Ketua Bhayangkari Daerah Sultra, Ny. Yani D.A. Widjanarko.

Kedatangan Kapolda Sultra disambut langsung oleh Kapolres Buton Utara AKBP Totok Budi S., S.I.K., M.H., beserta jajaran personel Polres Butur.

Kunker ini merupakan bagian dari upaya memperkuat pembinaan internal serta memastikan pelayanan kepolisian di tingkat Polsek berjalan optimal. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sultra memberikan arahan kepada personel agar terus meningkatkan kedekatan dengan masyarakat dan menjaga profesionalisme dalam melaksanakan tugas.

“Polisi harus hadir memberikan rasa aman dan menjadi mitra masyarakat dalam menjaga kamtibmas,” pesan Kapolda.

Usai mengunjungi Polsek, dalam kesempatan kunker tersebut, Kapolda Sultra juga bersilaturahmi ke Rujab Bupati Buton Utara yang disambut langsung Bupati Butur Afirudin Mathara, S.H., M.H didampingi Wakil Bupati Rahman, S.KM., M.Kes.*

Polda Sultra Kumpulkan 155 Kantong Darah, Semarak HUT Humas Polri ke 74

0

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara berhasil mengumpulkan 155 kantong darah dalam kegiatan donor darah serentak yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Humas Polri ke-74.

Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di Aula Dharana Lastarya Polda Sultra, serta diikuti jajaran Humas Polres di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Donor darah ini juga diikuti langsung oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, bersama para pejabat utama Polda Sultra dan personel gabungan, Rabu 22 Oktober 2025.

Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian, S.I.K. menjelaskan bahwa dari peserta yang mendaftar dan berpartisipasi, sebanyak 155 orang dinyatakan layak dan berhasil mendonorkan darahnya.

“Dari peserta donor Polda Sultra dan jajaran, terdapat 155 yang memenuhi syarat kesehatan dan berhasil mendonorkan darah. Hasil ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri kepada masyarakat,” ujar Kombes Pol Iis Kristian.

Adapun rincian darah yang terkumpul berasal dari berbagai satuan wilayah yakni Polda Sultra: 112 kantong darah, Polres Kolaka Timur: 18 kantong darah dan Polres Baubau: 25 kantong darah

Ia menambahkan, kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari program nasional yang dilaksanakan serentak oleh seluruh Bidang Humas di Indonesia, sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas Polri terhadap kebutuhan masyarakat akan darah.

Selain personel Polri, kegiatan ini juga melibatkan tim medis Bid Dokkes Polda Sultra dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Kendari yang berperan dalam pemeriksaan kesehatan serta pengambilan darah.

“Darah yang terkumpul akan disalurkan melalui PMI untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal sekaligus mempererat hubungan Polri dengan masyarakat,” tambah Kabid Humas.

Kegiatan donor darah tersebut menjadi salah satu rangkaian dari peringatan HUT Humas Polri ke-74 yang mengusung tema “Polisi Humanis, Harapan Masyarakat”.*

Mobil di Muna Ambil Jalur Sebelah Kanan Hingga Tabrak Pemotor, Satu Orang Luka-Luka

0

KENDARIKINI.COM – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kelurahan Wapunto, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, Senin 27 Oktober 2025.

Insiden tersebut melibatkan sebuah mobil Mitsubishi Xpander bernomor polisi DT 1736 ED warna hitam dan sepeda motor Yamaha Vega ZR bernomor polisi 5148 CD warna hijau.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Muna, IPDA Andi Sri Yusuf mengatakan mobil Mitsubishi Xpander yang dikemudikan oleh Rosnani bergerak dari arah utara menuju selatan dengan kecepatan sedang.

Sementara itu, sepeda motor Yamaha Vega ZR yang dikendarai oleh La Adi berboncengan dengan Wa Sahida melaju dari arah berlawanan.

Saat melintas di lokasi kejadian, mobil Mitsubishi Xpander diduga mengambil jalur sebelah kanan sehingga terjadi tabrakan atau bersentuhan dengan sepeda motor tersebut.

Benturan itu mengakibatkan Wa Sahida mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuh. Korban segera dilarikan ke RSUD Raha untuk mendapatkan perawatan medis.

“Atas peristiwa kecelakaan tersebut mengakibatkan Wa Hasida mengalami luka-Luka beberapa tempat di badan dan mendapat perawatan di RSUD Raha,” ujarnya.

Pengemudi mobil dan pengendara sepeda motor dilaporkan selamat. Pihak kepolisian dari Satlantas Polres Muna telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan kendaraan yang terlibat untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan menjaga kecepatan kendaraan, terutama di jalur padat dan berlawanan arah, guna menghindari kecelakaan serupa di kemudian hari.(Amin)*

Polda Sultra Tertibkan Sejumlah Kendaraan di Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Personel Unit Patroli 2 Ditlantas Polda Sulawesi Tenggara yang dipimpin oleh IPDA Muhammad Rizal, S.H, bersama anggota Aipda Arif H dan Bripka Nur Alim, melaksanakan kegiatan patroli rutin di wilayah Kota Kendari.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.00 Wita hingga selesai ini bertujuan untuk memantau aktivitas masyarakat serta melakukan penertiban terhadap kendaraan yang melanggar kasat mata, seperti tidak menggunakan helm, melawan arus, dan pelanggaran lalu lintas lainnya.

Selama pelaksanaan patroli, situasi arus lalu lintas di wilayah Kota Kendari terpantau lancar dan kondusif. Personel juga memberikan imbauan kepada para pengendara agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan.

Kegiatan patroli rutin ini merupakan bagian dari upaya Ditlantas Polda Sultra dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polda Sulawesi Tenggara.*

Peringati HKGB ke 73, Bhayangkari Sultra Teguhkan Komitmen

0

KENDARIKINI.COM – Peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-73 Tahun 2025 di Polda Sultra berlangsung di Aula Dachara, Senin 27 Oktober 2025.

Peringatan HKGB diikuti oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., Wakapolda Brigjen Pol Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, Irwasda Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., M.H serta para pejabat utama Polda Sultra.

Tidak lupa Ketua Bhayangkari Sultra Ny. Yani DA Widjanarko, Wakil Ketua Bhayangkari Ny. Luciana Gidion beserta pengurus Bhayangkari turut serta dalam acara ini.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Bhayangkari Sultra membacakan Amanat ketua Bhayangkari pusat Ny. Juliati Sigit Prabowo. Dalam amanatnya, Ketua Bhayangkari meneguhkan semangat pengabdian dan komitmen untuk terus berkarya mendukung tugas Polri dalam melayani masyarakat. Peringatan yang penuh makna ini menjadi momentum penting bagi seluruh anggota Bhayangkari untuk memperkuat peran dan kontribusi mereka di berbagai bidang kehidupan sosial.

Ketua Umum Bhayangkari juga menyampaikan rasa syukur atas limpahan rahmat Tuhan Yang Maha Esa sehingga seluruh keluarga besar Bhayangkari dapat berkumpul dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan. Ia menegaskan bahwa peringatan HKGB bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan ajang untuk memperkuat semangat berkarya, berbakti, dan berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Dengan mengusung tema “Bhayangkari Berkarya Mendukung Polri untuk Masyarakat,” kegiatan ini menekankan bahwa Bhayangkari bukan hanya pendamping setia anggota Polri, tetapi juga mitra sejajar yang turut memperkuat citra, moral, dan semangat pengabdian Polri melalui karya nyata dan kepedulian sosial.

“Bhayangkari berkomitmen untuk menjadi support system yang kokoh, penopang moral, serta mitra pengabdian bagi anggota Polri. Di balik setiap pengabdian anggota Polri, ada keluarga yang selalu mendukung dan memberi semangat,” ujar Ketua Umum Bhayangkari dalam sambutannya.

Berbagai kegiatan turut mewarnai peringatan HKGB tahun ini, antara lain pemberian penghargaan dan lencana bakti kepada anggota Bhayangkari dari seluruh Indonesia, bazar kreasi Nusantara dan lomba pembuatan hampers di JCC Senayan, doa bersama lintas agama untuk kedamaian bangsa, serta ziarah ke makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pejuang.

Melalui peringatan ini, Bhayangkari menegaskan tekad untuk terus memperkuat solidaritas internal, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga citra positif Polri di mata masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Bhayangkari berkomitmen menjadi bagian penting dalam upaya mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur.*

Wujud Peduli Sesama, Humas Polri Berbagi

0

KENDARIKINI.COM – Divisi Humas Polri memberikan tali kasih kepada sejumlah anak yatim dalam rangka Hari Jadi ke-74. Kegiatan ini diselenggarakan usai khataman Al-Qur’an yang melibatkan 74 orang Tahfiz Quran dari sejumlah pesantren beserta personel anggota Divhumas Polri.

Pendamping Yatim dari Yayasan BSC Al Futuwwah Cipete, Ust. Achmad Suluki, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini. Dia bersyukur peringatan hari jadi dirayakan dengan kegiatan positif.

“Alhamdulillah hari jadi Divisi Humas Polri yang ke-74 ini dawali dengan kegiatan yakg sangat positif dengan diadakannya khotmul Qur’an serra santunan yatim sebanyak 100 anak,” ujarnya, Senin (27/10/25).

Ia menilai, kegiatan ini menunjukan Divisi Humas Polri yang relegius serta humanis adalah bentuk nyata dari Divisi Humas Polri. Ucapan terima kasih pun disampaikan kepada Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho atas kepeduliannya kepada anak yatim dengan cara berbagi kebahagiaan.

“Semoga ke depannya Divisi Humas yang dipimpin oleh bapak Irjen Pol. Sandi Nugroho lebih baik lagi dan semakin maju, sukses doa kami semoga dalam menjalankan tugasnya selalu dalam lindungan Allah SWT serta dalam bimbingan dan taufiq hidayahnya serta diberikan keselamatan,” ungkapnya.

Diketahui, dalam kegiatan ini juga diisi ceramah oleh Ust. H. Taufiqurrahman S.Q. Ust. Taufiqurrahman pun mengucapkan selamat kepada Divisihumas Polri atas hari jadi yang ke-74.

“Selamat Milad Humas Polri yang ke-74, sebagai ungkapan tanda bersyukurnya di hari ini mengundang 74 para hafidz dan hafidzah quran 30 juz dan menyantuni sampe 74 anak-anak Yatim,

Ia bersyukur bahwa peringatan hari jadi ini diperingati dengan cara khatam Al-Qur’an. Diyakini dengan kegiatan ini, ke depan pasti akan menambah keberkahan, Istiqomah, dan mendatkan ridho Allah SWT.*

Gerakan Mahasiswa di Sultra yang Dibiayai Beli Tiket Pesawat ke Jakarta dapat Kritik Tajam dari Pengamat Politik

0

KENDARIKINI.COM – Gerakan Mahasiswa yang terjadi di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 1 September 2025 kemarin mendapat kritik tajam dari pengamat politik sekaligus akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari Prof. Najib Husain, Senin, 27 Oktober 2025.

Bagaimana tidak dikritik ditengah kesulitan kondisi ekonomi masyarakat, namun pada sisi lain Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) menaikkan tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta per bulan pada bulan Agustus 2025 lalu.

Kenaikan tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta itu dengan dalil penyediaan fasilitas perumahan anggota DPR RI.

Keputusan DPR RI itu akhirnya tuai sorotan publik dari berbagai daerah Indonesia yang berujung demonstrasi besar-besaran untuk membatalkan keputusan tunjangan perumahan sebesar Rp50 juta tersebut.

Aksi demontarasi pun digelar di jalan-jalan dari kalangan masyarakat dan lembaga-lembaga kemahasiswaan di seluruh tanah air Indonesia, tak terkecuali di daerah Sultra.

Di mana aksi demonstrasi lembaga-lembaga kemahasiswaan itu digelar di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DRPD) Sultra pada 1 September 2025 lalu.

Walau aksi demonstrasi itu berjalan tanpa caos, tapi dibalik itu ternyata ada kesepakatan yang dilakukan oleh lembaga-lembaga kemahasiswaan dan DPRD Sultra.

Kesepakatan itu adalah kesepakatan aksi bersama untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan rakyat di DPR RI yang diketahui difasilitasi langsung DPRD Sultra dengan membeli tiket pesawat terbang dari Kendari ke Jakarta.

Kejadian itu akhirnya mendapatkan kritik tajam dari pengamat politik sekaligus akademisi FISIP UHO Kendari Prof. Najib Husain.

Di mana ia menilai gerakan mahasiswa itu bukan menggambarkan satu isu satu gerakan. Karena menurutnya jika kembali ke masa gerakan mahasiswa di tahun 1998 lalu itu gerakan mahasiswa satu isu dan satu gerakan. Tetapi melihat gerakan mahasiswa yang kemarin itu satu isu tapi banyak gerakan.

“Selama ini kalau ada gerakan biasanya gerakan yang terjadi membawa bendera masing-masing. Karena perjuangan kita pada 1998 dengan satu isu dengan satu gerakan. Jangan kemudian kita pergerakan kita satu isu tapi banyak gerakan,” ungkap Prof. Najib Husain pada hari Senin, 27 Oktober 2025 dalam kegiatan dialog kebangsaan yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Sultra di sebuah Coffee Shop di Kota Kendari.

Lebih lanjut Prof. Najib Husain pun menyayangkan sikap gerakan mahasiswa di DPRD Sultra pada 1 September 2025 lalu.

Ia menyinggung jangan gara-gara dibelikan tiket pesawat ke Jakarta menyebabkan isu gerakan tergadaikan di DPR RI.

“Jangan gara-gara mau dibelikan tiket pesawat selesai itu perjuangan tiada gunanya itu,” pungkasnya.(Faldi)*

Polisi Sigap Tanggap Penanganan Banjir Kolaka

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Resor Kolaka tanggap membantu warga yang terdampak bencana alam, banjir di beberapa desa dalam Kec. Watubangga, Senin tangga 27 Oktober 2025.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi dampak banjir dan memastikan keamanan masyarakat setempat, kegiatan dipimpin langsung oleh Bapak Kapolres Kolaka AKBP Yudha Widyatama Nugraha, S.I.K., M.H., CPM didampingi Bapak Waka Polres Kolaka Kompol. Dr.Mochamad Salma, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Samapta Polres Kolaka AKP La Ode Tamuli, S.H.M.H.,

Dalam kesempatan tersebut Kapolres Kolaka memberikan himbauan kepada masyarakat untuk sementara mengungsi ke tempat yang aman dan mengikuti petunjuk serta arahan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama, selain itu Polres Kolaka dan pemerintah Desa akan terus memantau situasi dan memberikan dukungan yang diperlukan kepada masyarakat terdampak.

Aksi ini merupakan bagian dari Bakti Polres Kolaka dan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Tim mengevakuasi sejumlah warga yang terjebak di rumah mereka, terutama kelompok rentan seperti lansia, anak-anak, dan ibu hamil.

Kapolsek Watubangga Ipda Hendra,S.H. menuturkan personel Polsek Watubangga segera bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat untuk memastikan keselamatan warga, sekaligus membantu pemerintah daerah dalam penanganan tanggap darurat. “Kapolres Kolaka menyampaikan apresiasi atas kesiapsiagaan dan dedikasi personel dilapangan.

Polres Kolaka bukan hanya sebagai pelindung keamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat dalam situasi darurat. “Kehadiran Polres Kolaka ditengah bencana bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai garda kemanusiaan. Kami bergerak cepat untuk memastikan keselamatan masyarakat yang terdampak,” tutup Kapolres Kolaka.*

Polda Sultra: Kematian Tahanan di Rutan BNN Murni Bunuh Diri

0

KENDARIKINI.COM – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara menegaskan bahwa peristiwa meninggalnya seorang tahanan atas nama FA (40) di Rumah Tahanan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sultra merupakan murni bunuh diri, bukan tindak pidana.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 7 Oktober 2025 sekitar pukul 20.20 WITA di ruang tahanan Rutan BNN Provinsi Sultra. Menindaklanjuti laporan tersebut, Ditreskrimum Polda Sultra segera melakukan langkah-langkah penyelidikan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum.

Langkah penyelidikan yang dilakukan meliputi:
• Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Tim Inafis Polda Sultra;
• Pemeriksaan saksi-saksi, termasuk petugas jaga dan sesama tahanan; serta
• Pemeriksaan medis (visum et revertum) oleh Tim Forensik RS Bhayangkara Kendari.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik maupun indikasi keterlibatan pihak lain dalam kematian korban. Berdasarkan hasil visum, diketahui bahwa penyebab kematian adalah asfiksia akibat gantung diri menggunakan celana jeans warna hitam yang diikatkan pada ventilasi ruang tahanan.

“Berdasarkan seluruh alat bukti dan hasil pemeriksaan, penyidik menyimpulkan bahwa peristiwa ini merupakan murni bunuh diri dan bukan tindak pidana, sehingga penyelidikan dinyatakan selesai dan dihentikan sesuai dengan Pasal 109 ayat (2) KUHAP,” ujar Direktur Reskrimum Polda Sultra, Kombes Pol Wisnu Wibowo, S.I.K., M.Si.

Polda Sultra melalui Dirreskrimum turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum, serta memastikan bahwa seluruh proses penanganan kasus telah dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel.*

Deklarasi dan Dialog Kebangsaan, DPW AMAN Sultra Dukung Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

KENDARIKINI.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Aliansi Mahasiswa Nusantara (AMAN) Sulawesi Tenggara (Sultra) gelar kegiatan dialog kebangsaan dengan tema “Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kebijakan, Harapan dan Dukungan Kaum Muda” yang dibuka langsung oleh Ketua DPW AMAN Sultra Firman Adhyaksa, Senin, 27 Oktober 2025.

Kegiatan ini bertempat di sebuah Coffee Shop di Jalan Martandu, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sultra.

Narasumber dalam kegiatan ini yakni Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sultra Triawan Rizbar Taha, Akademisi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universal Halu Oleo (UHO) Kendari Prof. Najib Husain.

Dalam membuka kegiatan ini Firmansyah menyinggung beberapa aspek progam kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran yaitu progam Makanan Bergizi Gratis (MBG), 3 Juta Rumah Subsidi, dan Sekolah Rakyat sebagai isu pembahasan kuam muda.

Di mana diketahui ketiga progam kebijakan pemerintahan Prabowo-Gibran itu merupakan progam strategis yang kini banyak menjadi sorotan masyarakat di daerah dari segi kelebihan dan kekurangan dalam pelaksanaan di lapangan untuk dievaluasi dan diperbaiki.

Melihat isu pembahasan tersebut Ketua BPD HIPMI Sultra Triawan Rizbar Taha dalam penyampaian materi tentang “kolaborasi pemerintah dan swasta” mengungkapkan bahwa program MBG Pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan program yang baik dari aspek kesehatan dan ekonomi, namun perlu untuk terus dievaluasi.

Karena dalam program MBG itu banyak keperluan bahan pokok dan membentuk rantai ekonomi pasar bagi kaum muda, sehingga Triawan mendorong kaum muda untuk berani berpikir menjadi pelaku usaha di sektor ketahanan pangan, bukan hanya berpikir Aparat Sipil Negara (ASN).

“Pemerintahan hari ini memang kalau saya melihat konsepnya yang harus sukses itu adalah Makanan Bergizi Gratis. Teman-teman yang masih muda jangan kita hanya diam melihat progam ini. Sehingga marih kita maksimalkan untuk tingkatkan di sektor ketahanan pangan ini agar kita dapat mendukung program Makanan Bergizi Gratis. Jangan hanya selesai kuliah hanya manset mau jadi ASN,” ungkap Triawan, pada hari Senin, 27 Oktober 2025.

Pada sisi lain Akademisi FISIP UHO Kendari Prof. Najib Husain, dalam penyampaian materi tentang “Politik Generasi Muda di Era Pemerintahan Prabowo-Gibran” menyinggung gerakan mahasiswa di Sultra pada 1 September 2025 di Sultra kemarin.

Di mana gerakan mahasiswa pada saat itu mengangkat satu isu yang sama yakni isu nasional tentang tunjangan perumahan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI), tetapi berbeda dengan gerakan mahasiswa di Sultra mengangkat satu isu yang sama namun banyak gerakan.

Prof. Najib Husain pun menunjukkan fakta gerakan mahasiswa yang banyak gerakan itu saat dibayai beli tiket pesawat terbang ke Jakarta.

“Semoga Aliansi Mahasiswa Nusantara ini menjadi tempat pemersatu mahasiswa. Karena selama ini kalau ada gerakan biasanya gerakan yang terjadi membawa bendera masing-masing. Karena perjuangan kita pada 1998 dengan satu isu dengan satu gerakan. Jangan kemudian kita pergerakan kita satu isu tapi banyak gerakan. Jangan gara-gara mau dibelikan tiket pesawat selesai itu perjuangan tiada gunanya itu,” pungkasnya.

Sekadar informasi kegiatan dialog kebangsaan ini dirangkaikan dengan hari sumpah pemuda pada tanggal 28 Oktober 2028 – 28 Oktober 2025. Diharapkan dalam kegiatan ini kaum muda kembali mempersatukan pandangan kebangsaan untuk kembali sadar peran dan tanggungjawab bersamaa kaum muda dalam mewujudkan cita-cita perjuangan kaum muda pada masa lalu.(Faldi)*

DPRD Kendari Nilai Janggal Insiden Tewasnya Tahanan Rutan BNN Sultra, Komisi III: Tidak Masuk Akal

0

KENDARIKINI.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari menilai sangat janggal insiden meninggalnya tahanan inisial F di Rumah Tahanan (Rutan) Badan Narkotika Nasional (BNN) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa 7 Oktober 2025.

Pasalnya, bukti dokumentasi pada bagian leher korban terlihat berwarna hitam dan disebut bukan tindakan bunuh diri.

“Kalau almarhum itu bunuh diri kalau kita lihat foto-foto ini, itu tidak menceritakan bahwa almarhum meninggal karna bunuh diri,” kata Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari La Ode Azhar.

Menurut Azhar, warna hitam yang berada di leher korban sangat susah dipercayai sebagai tindakan bunuh diri.

“Kalau seandainya gantung diri masa iya bekas ikatannya di tengah leher, kan tidak masuk akal ini,” ujar Azhar penuh tanya.

Ditambah lagi korban disinyalir bunuh diri dengan menggunakan celana jeans, Azhar makin menilainya sebagai hal yang janggal.

“Apalagi diikat pakai celana jeans, seberapa kuat sih celana jeans menggenggam leher. Nah inilah yang membuat kami menduga almarhum meninggal tidak bunuh diri,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Brantas BNNP Sultra Kombes Pol Alam Kusuma menambahkan bahwa berdasarkan fakta lapangan, korban meninggal dunia karna bunuh diri.

“Yang jelas kalau kami sementara fakta yang kami lihat di TKP itu bunuh diri,” imbuhnya.

Alam Kusuma menegaskan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab meninggalnya korban menunggu informasi dari Polda Sultra.

“Untuk proses hukumnya terkait dengan ada dugaan atau bunuh diri atau dugaan dugaan lainnya kita serahkan kepada Polda,” tutupnya.(Amin)*

DPRD Kendari Gelar RDP Masalah Ketenagakerjaan PT MGM Upah Dipotong Untuk Makan Siang, Karyawan: Makanan Ekspayer

0

KENDARIKINI.COM – PT Maju Giat Makmur (MGM) akan mendapatkan binaan dari Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnaker) Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pasalnya, perusahaan ini diadukan oleh Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Kendari karna masalah ketenagakerjaan.

Anggota SBSI Sarman mengatakan PT MGM tidak memberikan kontrak kerja kepada karyawan. Selain itu, pihak perusahaan tidak menyediakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) serta melakukan pemotongan upah tanpa didasari peraturan perusahaan.

Koordinator Karyawan PT MGM Marsalub menanggapi bahwa setiap karyawan yang baru bekerja akan diberikan waktu bekerja selama 3 bulan setelahnya dilakukan evaluasi.

“Artinya selama tiga bulan itu kita mengevaluasi kinerjanya apakah ini bisa diterima sebagai karyawan tepat atau tidak,” ujarnya, Senin 27 Oktober 2025.

Setelah melewati masa percobaan selama 3 bulan, karyawan tersebut secara otomatis menjadi karyawan tetap tanpa menggunakan surat kontrak kerja.

Mursalub menyampaikan bahwa sebagian karyawan belum terdaftarkan di BPJS Ketenagakerjaan. Alasannya, karna dikhawatirkan tidak akan bertahan lama seperti karyawan sebelumnya.

Sedangkan terkait dengan pemotongan upah, kata Mursalub, dialihkan untuk konsumsi para karyawan.

Mantan Karyawan MGM, Ninda menambahkan bahwa makanan yang diberikan pihak perusahaan telah kadaluwarsa.

“Selama kita makan disitu, itu kadang juga kita dikasih makanan sudah mau ekspayerd seperti kerupuk kadang juga mie sama bumbu bumbu. Kalau misalnya menunya ayam kadang-kadang kita dikasihkan bumbu-bumbu yang sudah ekspayerd,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Fungsional Mediator Hubungan Industrial Disnaker Kota Kendari, Ilham Baftim menerangkan bahwa pihak PT. MGM telah menyalahi Undang-Undang.

“Pada dasarnya itu melanggar peraturan perundang-undangan yah melanggar Undang-Undang melanggar putusan Gubernur tentang upah minimum, dilarang membayar upah di bawah upah minimum,” imbuhnya.

Selanjutnya, Disnaker akan melakukan pembinaan terhadap kebijakan yang dilakukan oleh PT MGM.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari Zulham Damu menegaskan bahwa Disnaker harus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap PT MGM.(Amin)*

Transparansi PT Vale dapat Dijadikan Pilot Project Perusahaan Tambang Lainnya

0

KENDARIKINI.COM – Transparansi PT Vale dalam mengelola perusahaan dapat dijadikan pilot project perusahaan tambang lainnya.

Bahkan tercatat beberapa perusahaan tambang melaksanakan kunjungan dan studi tiru di PT Vale

Transparansi PT Vale juga secara berkelanjutan diumumkan ke publik, berbanding terbalik dengan perusahaan tambang lain yang sangat jauh dari kata transparan dalam pengelolaannya.

Hal ini sejalan dengan upaya PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) yang membuktikan bahwa pertambangan nikel di Indonesia bisa bersih dan berkelanjutan dengan menerapkan standar Environmental, Social, and Governance (ESG).

PT Vale telah beroperasi selama 57 tahun dan mengedepankan prinsip keseimbangan antara manusia, laba perusahaan, dan lingkungan (People, Profit, Planet) dalam setiap operasinya.*

Identitas Mayat Pria yang Ditemukan di Jalan Poros Kolaka-Pomaala Kini Terungkap

0

KENDARIKINI.COM – Identitas mayat pria yang ditemukan di Jalan Poros Kolaka-Pomaala kini terungkap, Senin 27 Oktober 2025.

Hal ini dibenarkan Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif saat dikonfirmasi Jurnalis Kendarikini.com melalui pesan WhatsApp.

“Berdasarkan hasil sidik jari korban MDS 62 tahun, alamat P. Barrtang Lompo, Barrang Lompo, Kepulauan Singkarrang, Kota Makassar Provinsi Sulsel,” kata Dwi Arif.

Korban ditemukan oleh warga inisial LN yang hendak menuju pasar dengan menggunakan sepeda motor.

Dilokasi kejadian, LN melihat beberapa warga di lokasi berkumpul dan menyaksikan korban terbaring di tepi jalan dengan mengenakan sebuah sarung.

“Ketika lewat di sekitar TKP melihat ada seorang yang sementara terbaring di pinggir jalan hanya menggunakan sarung dan sudah beberapa orang juga berada di sekitar TKP dan pengguna jalan lainnya singgah untuk melihat korban,” ujarnya.

Saat ini, sudah ada warga di Perumahan Biru Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka yang mengaku sebagai keluarga korban.

Sebelumnya diberitakan, warga di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di pinggir Jalan Poros Kolaka–Pomaala.

Mayat ini ditemukan sekitar pukul 05.30 WITA. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), diduga korban meninggal akibat tabrak lari.(Amin)*

Konstatering Lahan Tapak Kuda Dijadwalkan Ulang 30 Oktober 2025

0

KENDARIKINI.COM – Sejumlah massa yang tergabung dalam relawan keadilan kembali mendatangi Pengadilan Negeri Kendari untuk meminta konstatering atau pematokan batas lahan yang akan di ekseskusi di lahan tapak kuda, Senin 27 Oktober 2025.

Di depan awak media Fianus Arung kuasa khusus Kopperson yang didampingi sejumlah relawan keadilan mengatakan bahwa setelah dilakukan komunikasi dengan pihak PN Kendari maka diputuskan bahwa tanggal 30 Oktober 2025 akan dilaksanakan konstatering.

“Jadwal konstatering lahan tapak kuda dijadwalkan pada tanggal 30 Oktober 2025, itu tadi yang disampaikan oleh Humas PN Kendari,” kata Fianus.

Atas nama relawan keadailan, dirinya pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak PN Kendari yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik untuk menegakkan supermasi hukum, begitu juga dengan instansi yang terkait.

Di ketahui di mana sebelumnya konstatering sudah dijadwalkan pada tanggal 15 September 2025, namun ditunda karena adanya kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional XXVIII yang berlangsung pada tanggal 8-19 September 2025.*

Kapolda Sultra Resmikan Satuan Pelayanan SPPG Polres Butur

0

KENDARIKINI.COM – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Kapolda Sultra) Irjen Pol Didik Agung Widjanarko meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Buton Utara (Butur), yang berlokasi di Desa Wasalabose, Kecamatan Kulisusu, Rabu (22/10/2025).

Peresmian tersebut turut dihadiri oleh Bupati Buton Utara Afirudin Mathara, Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, Ketua Bhayangkari Daerah Sultra Ny. Yani D.A. Widjanarko, Kapolres Butur AKBP Totok Budi S., S.I.K., M.H., serta perwakilan Forkopimda Kabupaten Buton Utara.

Dalam sambutannya, Kapolda Sultra menyampaikan bahwa pembangunan SPPG Polres Butur merupakan langkah strategis untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG Polri) yang diinisiasi pemerintah serta dilaksanakan sesuai petunjuk dan arahan Kapolri. Program ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak usia sekolah.

“SPPG Polres Butur ini merupakan yang ketiga setelah SPPG Satbrimob Polda Sultra dan SPPG Polres Kolaka,” ujar Irjen Pol Didik Agung Widjanarko.

Ia menjelaskan, SPPG Polres Butur dibangun di atas lahan seluas 1.593 meter persegi dengan anggaran sebesar Rp1,15 miliar. Fasilitas tersebut didesain sesuai standar dari Badan Gizi Nasional (BGN) dan akan melayani 5 sekolah dengan total 3.237 siswa penerima manfaat, terdiri dari 1 taman kanak-kanak, 2 sekolah dasar, 1 SMP, dan 1 SMA.

“Ini adalah wujud nyata kontribusi Polri, khususnya Polda Sultra, dalam membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Pemenuhan gizi yang baik adalah fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan kuat demi mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tambah Kapolda.

Kapolda Sultra juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dunia pendidikan, dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan program pemenuhan gizi tersebut.

Sementara itu, Bupati Buton Utara Afirudin Mathara menyampaikan apresiasi atas berdirinya SPPG Polres Butur. Menurutnya, kehadiran fasilitas tersebut bukan hanya memperbaiki asupan gizi siswa sekolah, tetapi juga membentuk kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya pola hidup sehat bagi tumbuh kembang anak.

“SPPG Polres Butur diharapkan menjadi contoh pelayanan gizi yang higienis, profesional, dan berkelanjutan di wilayah lain,” ujar Bupati Butur.

Peresmian SPPG ini menandai komitmen Polri untuk terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah dalam bidang kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat dan berkualitas.*

Polri Catat Capaian Signifikan dalam Program Gugus Tugas 2025

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Gugus Tugas Polri berhasil mencatat berbagai capaian penting sepanjang tahun 2025 dalam mendukung program prioritas nasional di bidang ketahanan pangan, perumahan, dan pendidikan. Laporan capaian ini menjadi bukti konkret kontribusi Polri dalam mendorong kesejahteraan masyarakat serta mendukung agenda pembangunan pemerintah.

Dalam bidang ketahanan pangan, Polri telah melaksanakan program penanaman jagung di berbagai wilayah dengan total luas lahan mencapai 566.572 hektar dan produksi sebesar 2,83 juta ton per Oktober 2025. Program ini ditargetkan mencapai 1 juta hektar atau produksi 4 juta ton jagung pada akhir tahun. Selain itu, Gugus Tugas Polri turut melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan 85.556 kegiatan yang menyalurkan lebih dari 111 ribu ton beras SPHP ke berbagai daerah di Indonesia.

Polri juga aktif mengawal program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pendirian 771 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia, dengan dua lokasi – SPPG Pejaten dan Cipinang – telah memperoleh sertifikat halal dan laik higiene sanitasi dari BPJPH. Langkah ini merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga keamanan pangan dan kesehatan masyarakat.

Di sisi lain, dalam program perumahan bagi anggota Polri (PNPP), Polri bekerja sama dengan Asabri dan 104 pengembang lokal dengan target 2.000 kuota PUM per tahun. Hingga triwulan IV 2025, tercatat 27.914 unit rumah telah dibangun dan dimanfaatkan oleh anggota Polri beserta keluarga. Atas capaian ini, Polri menerima penghargaan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman atas perannya dalam mendukung penyediaan hunian layak.

Sementara di bidang pendidikan, pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) terus menunjukkan kemajuan. Pembangunan di Gunung Sindur ditargetkan rampung pada pertengahan 2026, dengan angkatan pertama saat ini telah menjalani proses belajar di Global Darussalam Academy. Progres pembangunan fisik, termasuk masjid, akademik center, dan asrama siswa, telah mencapai 14,5 persen.

Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho menyampaikan bahwa seluruh capaian ini merupakan hasil kerja sama lintas fungsi di lingkungan Polri dan dukungan dari berbagai kementerian serta lembaga terkait.

“Polri terus berupaya mendukung kebijakan strategis pemerintah melalui berbagai gugus tugas yang dibentuk. Keberhasilan ini tidak hanya memperkuat ketahanan nasional di sektor pangan, tapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta anggota Polri sendiri,” ujar Irjen. Sandi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Gugus Tugas Polri tidak hanya berorientasi pada target angka, tetapi juga pada manfaat langsung yang dirasakan masyarakat.

“Kami berkomitmen memastikan setiap program berjalan transparan, terukur, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut menyejahterakan bangsa,” tambahnya.

Dengan beragam capaian tersebut, Gugus Tugas Polri menunjukkan konsistensinya dalam mendukung agenda pembangunan nasional 2025–2026, terutama pada bidang ketahanan pangan, energi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.*

Wakapolda Sultra Tekankan Transparansi dan Efisiensi Pelayanan Publik

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) melalui Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) menggelar kegiatan Taklimat Awal Audit Kinerja Tahap II Tahun Anggaran 2025, yang dipimpin oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arif Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Rupattama Polda Sultra pada Senin, 27 Oktober 2025 pukul 08.30 WITA hingga selesai. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., M.H, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra, serta Kapolres dan perwakilan satuan kerja (Satker) jajaran Polda Sultra.

Dalam arahannya yang mewakili Kapolda Sultra, Brigjen Pol Gidion menegaskan bahwa pelaksanaan audit kinerja ini merupakan langkah penting untuk mengukur tingkat efisiensi dan efektivitas kinerja jajaran Polda Sultra dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pelaksanaan audit bukan sekadar penilaian administratif, tetapi juga sebagai bentuk evaluasi terhadap implementasi lima pilar pelayanan publik yang profesional, transparan, akuntabel, efektif, dan efisien,” ujar Wakapolda.

Ia juga menekankan agar seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Sultra dapat menyajikan data secara maksimal dan akurat, sehingga hasil audit dapat memberikan masukan yang konstruktif bagi peningkatan kinerja organisasi.

Selain itu, audit kinerja ini diharapkan menjadi sarana perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) bagi setiap satuan kerja di bawah Polda Sultra, guna menciptakan tata kelola kepolisian yang semakin baik dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Semoga tim audit Itwasda Polda Sultra dapat bekerja secara profesional dan maksimal, sehingga hasilnya benar-benar bermanfaat untuk kemajuan organisasi,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar, menandai komitmen Polda Sultra dalam mewujudkan pengawasan internal yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.*

Terpilih Jadi Tuan Rumah Muswil III Permikomnas, Ketua STMIK Bina Bangsa Kendari Ajak Mahasiswa Pilih Pemimpin Berakhlak dan Berilmu

KENDARKINI.COM – Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Bina Bangsa Kendari gelar Musyawarah Wilayah (Muswil) III Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (Permikomnas) Wilayah XIV Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin, 27 Oktober 2025.

Kegiatan Muswil ke III ini dilaksanakan selama 7 hari terhitung dari tanggal 27 Oktober 2025 hingga 3 November 2025 bertempat di Imperial Hotel Kendari Jalan Jendral Ahmad Yani Nomor 77, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sultra.

Ketua STMIK Bina Bangsa Kendari, Faisal Aris, dalam pidatonya menjelaskan bahwa tujuan Wuswil III Permikomnas Wilayah XIV Sultra ini untuk selain menciptakan pemimpin baru, juga untuk menciptakan ide-ide baru yang berdampak membantu pemerintah daerah membangun peradaban teknologi.

“Tujuan bermuswil ini adalah selain menciptakan pemimpin baru, kalian juga menciptakan ide-ide baru yang berdampak pada pemerintah di daerah masing-masing dari sisi keilmuan bidang teknologi,” ungkap Ir. Faisal Aris, pada hari Senin, 27 Oktober 2025.

Untuk itu Faisal Aris, berpesan bahwa dengan adanya kegiatan ini dapat melahirkan kapasitas pemimpin yang berakhlak dan berilmu pengetahuan di bidang teknologi.

“Saya berharap kegiatan ini berjalan dengan baik dan lancar sehingga bisa memilih atau melahirkan pemimpin Permikomnas Wilayah XIV Sultra yang memiliki kapasitas yang luar biasa dari segi akhlak, keilmuan, dan manajerial kepemimpinan,” pungkasnya.

Sementara itu pada sisi lain Ketua Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) SK STMIK Bina Bangsa Kendari, Fikram Palengano, dalam keterangannya mengatakan bahwa kegiatan merupakan bentuk konsolidasi antara mahasiswa dan mahasiswi komputer se-Sulawesi Tenggara. Dan melalui kegiatan Muswil III Permikomnas Wilayah XIV Sultra bisa melahirkan pemimpin yang berintegritas dan kolaboratif.

“Kegiatan ini bukan sekadar formal, tetapi wadah silaturahmi dan konsolidasi antara mahasiswa komputer se-Sulawesi Tenggara. Dan Melalui Muswi ini kita berharap lahir gagasan-gagasan baru, pemimpin-pemimpin pemuda yang berintegritas serta semangat kolaboratif yang terus menghidupkan peradaban teknologi,” terangnya.(Faldi)*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti