Minggu, November 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 184

Gubernur Sultra Tekankan Profesionalisme ASN

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 3.886 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Penyerahan SK dilakukan secara simbolis pada Senin, 16 Juni 2025, bertempat di halaman Kantor Gubernur Sultra.

Kegiatan diawali dengan prosesi penandatanganan Surat Perjanjian Kerja oleh perwakilan penerima PPPK dari formasi jabatan fungsional guru, tenaga kesehatan, dan teknis. Prosesi ini menjadi simbol kesiapan para ASN baru untuk mengemban tugas sesuai perjanjian yang telah ditetapkan.

Usai penandatanganan, Gubernur Sultra turut membubuhkan tanda tangan pada dokumen SK PPPK, menandai pengesahan resmi status kepegawaian para penerima. Penyerahan SK secara simbolis kemudian dilakukan oleh Gubernur Sultra, didampingi
Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua, Sekretaris Daerah Asrun Lio, serta Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Sultra, Prof Andi Khaeruni.
kepada perwakilan PPPK yang telah menyelesaikan proses administrasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan SK bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang berasal dari berbagai formasi, termasuk tenaga teknis dan tenaga kesehatan. Penyerahan ini juga dilakukan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan CPNS.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tenggara menyampaikan selamat kepada 3.886 ASN yang resmi diangkat, terdiri dari 1.234 orang CPNS dan 2.652 orang PPPK tahap I formasi tahun 2024. Beliau menyebut bahwa momentum ini merupakan awal dari pengabdian dan perjalanan karir sebagai abdi negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Hari ini adalah hari bersejarah yang membanggakan, terutama bagi saudara-saudari yang untuk pertama kalinya diangkat sebagai ASN. Ini adalah awal dari pengabdian. SK ini bukan akhir, tapi titik awal untuk membuktikan dedikasi dan kontribusi kalian terhadap bangsa dan daerah,” ujar Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur mengingatkan bahwa PPPK memiliki masa kontrak kerja selama lima tahun dan akan dievaluasi secara berkala. Oleh karena itu, para ASN diminta menunjukkan kinerja yang lebih baik, bukan hanya karena telah menerima SK, namun sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kepercayaan yang diberikan.

“Jangan pernah merasa bahwa setelah menerima SK berarti tugas selesai. Justru dari sinilah perjuangan dan pengabdian dimulai. Tunjukkan bahwa kalian layak menjadi bagian dari birokrasi Pemprov Sultra,” tegasnya.

Gubernur juga memaparkan bahwa total formasi ASN tahun 2024 di lingkup Pemprov Sultra berjumlah 7.494 orang. Terdiri dari 1.509 formasi CPNS (442 tenaga kesehatan dan 1.067 tenaga teknis) serta 5.988 formasi PPPK (981 guru, 702 tenaga kesehatan, dan 4.305 tenaga teknis).

“Dengan adanya pengangkatan PPPK tahap I sebanyak 2.652 orang tahun ini, maka jumlah PPPK di lingkungan Pemprov Sultra kini mencapai 8.235 orang. Ini adalah jumlah terbesar yang pernah ada, dan kami harapkan kehadiran saudara-saudari bisa memperkuat pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik,” ujarnya.

Dalam arahannya, Gubernur Andi Sumangerukka menekankan pentingnya empat komponen utama yang wajib dimiliki oleh ASN, yakni:

1. Integritas moral – tidak mudah terpengaruh dan menjalankan tugas sesuai sumpah jabatan.

2. Kompetensi – kemampuan teknis dan profesional dalam menjalankan tugas.

3. Kemampuan adaptif – cepat menyesuaikan diri terhadap perubahan zaman dan kebijakan.

4. Kinerja – capaian kerja yang terukur dan berdampak bagi masyarakat.

“Kalau kalian punya empat hal ini, maka insyaa Allah kalian akan menjadi ASN yang berkualitas, menjadi agen perubahan, dan turut memperbaiki wajah birokrasi kita,” katanya.

Gubernur juga mengingatkan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, pegawai ASN berperan sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat pemersatu bangsa. Oleh karena itu, ASN dituntut profesional, bebas dari intervensi politik, serta menjauhi praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Saya minta saudara-saudari memahami betul tugas, fungsi, arah, dan target organisasi tempat kalian mengabdi. ASN harus menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.

Terkait penempatan ASN, Gubernur menegaskan bahwa keputusan penempatan bukan didasarkan pada kedekatan personal atau kepentingan politik.

“Kalau ada yang ditempatkan bukan di tempat asal atau posisi awal, itu bukan karena saya tidak suka. Saya lebih mengutamakan kepentingan organisasi daripada kepentingan pribadi” ujarnya

Ia juga menegaskan bahwa sebagai pemimpin, dirinya rela mengorbankan kepentingan pribadi demi keberlangsungan dan kelancaran organisasi. Hal tersebut mencerminkan komitmen dan keteladanan dalam menjalankan tugas kepemimpinan.

Menutup arahannya, Gubernur berpesan agar seluruh ASN yang telah menerima SK dapat bekerja dengan penuh rasa syukur, tanggung jawab, dan komitmen yang tinggi.

“Bekerjalah dengan sebaik-baiknya. Jauhkan diri dari perilaku menyimpang. Jadilah contoh yang baik dalam organisasi dan masyarakat. Sekecil apa pun upaya kalian membantu menyelesaikan persoalan masyarakat, akan saya hargai. Mari kita bersama-sama membangun masa depan Sulawesi Tenggara yang lebih baik,” tutup Gubernur.

Turut hadir dalam kegiatan ini, para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Struktural dan Fungsional lingkup Pemerintah Prov. Sultra seluruh ASN yang sempat hadir, serta para penerima SK pengangkatan CPNS dan PPPK formasi tahun 2024.*

Gubernur Sultra Launching Desa Ketahanan Pangan, Tegaskan Komitmen Bangun Kedaulatan Pangan dari Desa

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka secara resmi melaunching Program Desa Ketahanan Pangan di Desa Alebo, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sabtu, 14 Juni 2025. Kegiatan ini merupakan program Quick Win 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra (ASR-Hugua). Serta menjadi langkah awal memperkuat peran desa sebagai garda terdepan kemandirian dan kedaulatan pangan di daerah.

Hadir bersama Ketua DPRD Prov. Sultra, Forkopimda Tk.1 Prov. Sultra, Bupati Konsel, Ketua TP PKK Prov. Sultra, Koordinator Program Quick Win 100 Hari Kerja Gubernur dan Wakil Gubernur, Mayjen TNI (Purn) Purnomo Sidi, Para Kepala OPD Pemprov. Sultra dan Konsel, Pimpinan Instansi Vertikal di Sultra, Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Provinsi Sulawesi Tenggara, para kepala camat, kepala desa, tenaga pendamping, pelaku BUMDes se-Kab. Konsel

Kegiatan ini diawali dengan laporan Ketua Panitia, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Sulawesi Tenggara, I Gede Panca, yang menyampaikan bahwa launching program ini merupakan bentuk implementasi nyata dari visi dan misi Pemerintah Provinsi dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis desa.

Ia melaporkan bahwa kegiatan ini melibatkan 1.000 peserta yang terdiri dari kepala desa, pengurus BUMDes, camat, lurah, tenaga pendamping desa, serta OPD terkait dari kabupaten dan provinsi. Selain launching program, juga dilakukan penandatanganan MoU strategis, penyerahan bantuan pertanian, serta penanaman bibit dan peletakan batu pertama pembangunan masjid.

Selanjutnya, Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sultra atas perhatian besar kepada masyarakat Konsel.

“Bapak Gubernur bersama Ibu hampir setiap minggu menyapa kami di Konawe Selatan. Ini bukti cinta pemimpin kepada rakyatnya,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan data perkembangan desa di Konsel: dari 336 desa, terdapat 8 desa tertinggal, 264 desa berkembang, dan 64 desa mandiri. Dari 322 BUMDes, 194 aktif dan 128 belum aktif. Menindaklanjuti Kepmendesa Nomor 3 Tahun 2025 tentang Panduan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan, Pemda Konsel telah menginstruksikan revitalisasi BUMDes tidak aktif dan percepatan pembentukan pengurus baru melalui musyawarah desa.

“Kami menyambut baik program ini karena sangat sejalan dengan visi Kabupaten Konawe Selatan, yaitu sehat, cerdas, dan sejahtera. Bahkan, visi Bapak Gubernur sangat relevan dengan visi kami di Konsel,” tambahnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam melaksanakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 25 kecamatan, memohon agar Konsel menjadi prioritas pembangunan dapur gizi oleh Badan Gizi Nasional.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, yang menyampaikan bahwa pangan adalah kebutuhan dasar paling esensial dan menjadi pilar utama pembangunan bangsa.

“Desa adalah tulang punggung negeri. Jika desa kuat, maka negara akan kuat. Maka ketahanan pangan harus dimulai dari desa-desa kita,” tegas Gubernur.

Ia juga menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Indonesia khususnya Sultra karena telah berkontribusi menjaga stabilitas pangan lokal. Gubernur menegaskan pentingnya memanfaatkan minimal 20% Dana Desa untuk program ketahanan pangan sebagaimana amanat Permendesa PDTT Nomor 2 Tahun 2024 dan Kepmendesa Nomor 3 Tahun 2025.

Gubernur mengajak perguruan tinggi, swasta, dan NGO untuk terlibat dalam pendampingan teknis, riset, serta investasi dalam pembangunan desa yang berkelanjutan. Ia juga memastikan pengembangan Program Makan Gizi Gratis (MBG) di Sultra dengan target 318 unit dapur gizi di seluruh kabupaten/kota.

Sebagai bagian dari kegiatan ini, dilakukan penandatanganan MoU antara BUMDes Mandiri Sejahtera Desa Alebo dengan:

1. Pengusaha nasional dari JAPNAS (Ibu Sri Wahyudi dan Bapak Sugeng Raharjo) untuk fasilitasi pemasaran dan promosi produk lokal.

2. STIE 66 Kendari untuk pembinaan manajemen usaha.

3. Primer Koperasi (Primkop) Kodim 1417 Kendari (Kapten Inf. Salmar Gona) tentang peningkatan kapasitas SDM dan kualitas produk.

4. Kodim 1417 Kendari bersama Dinas PMD Provinsi Sultra untuk kerja sama pemberdayaan masyarakat desa.

Selanjutnya, dilakukan penyerahan bantuan pupuk dan pestisida organik oleh Kodim 1417 Kendari dan Biota Grup kepada kelompok tani Desa Alebo, disusul penanaman bibit sayuran di lahan unit usaha BUMDes dan ditempat lain juga panen sayuran di lokasi mitra usaha Bumdes oleh Gubernur, Bupati Konsel, Ketua Tim PKK Prov. Sultra dan pejabat terkait.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Ar-Rahman Desa Alebo oleh Gubernur Sultra dan pejabat lainnya, sebagai simbol penguatan spiritualitas dalam pembangunan desa.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dan strategis bagi Prov. Sultra untuk membangun desa sebagai pusat ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.*

Patroli Gabungan Hari Kedua, KSOP Kendari Periksa Dua Kapal Rakyat yang Belum Miliki Dokemen Lengkap

KENDARIKINI.COM – Patroli Gabungan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Kendari kembali melakukan pemeriksaan dokemen kapal penumpang rakyat di wilayah KSOP Kendari pada Kamis 31 Juli 2025.

Dalam patroli gambungan hari ke- 2 ini, tim Patroli yang terdiri dari KSOP Kelas II Kendari, KUPP Kelas III Lapuko, Lanal Kendari, Polairud Polda Sultra, Dishub Sultra, Dishub Konsel, Dishub Konkep dan Basarnas kembali berhasil memeriksa dua kapal rakyat yang melintas di wilayah terluka Kendari.

“Alhamdulilah hari ini ada dua kapal rakyat lagi yang kita buatkan surat pernyataan. Belum ada sangsi, masih tahap pembinaan kita kasih waktu sampai tanggal 15 Agustus. Makanya kita hanya buatkan surat pernyataan untuk segera melengkapi dokumen-dokemenya,” kata Kepala KSOP Kelas II Kendari Capt Rahman kepada awak media.

Ia mengungkapan, tujuan Patroli ini guna menekankan para pemilik-pemilik kapal rakyat agar segera melengkapi dokumen kapal. Seperti surat ukur Kapal, pas besar dan lainnya.

“Tujuan kami, semua kapal-kapal tradisional ini memiliki dokumen kapal. Sehingga pada saat berlayar bisa terbit surat persetujuan berlayarnya atau SPB,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dari puluhan kapal rakyat yang lalu-lalang di wilayah KOSP Kendari. Baru beberapa kapal yang memiliki dokumen lengkap, untuk itu, ia menghimbau para pemilik kapal agar segera melengkapi dokumen yang di persyartakan.

“Sudah ada beberapa yang sudah memiliki SPB kalo sudah terbit SPB pasti dokemen kapal lengkap. Makanya kita menghimbau para pemilik kapal ini segera melengkapi dokumen kapalnya sehingga ketika nanti terjadi apa-apa kita tidak dibuat pusing semua,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Konsel, yang diwakili Kabid Perhubungan Laut Dishub Konsel, Syahrial Jailani menghimbau para pemilik kapal segera melengkapi seluruh dokemen yang butuhkan.

“Kami menghimbua segera melengkapi dokumen, agar terbit SPB demi kelancaran aktivitas dilaut dan keselamatan penumpang,” singkatnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Kabid Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupeten Konawe Kepulauan, Ahmad Nur Alim. Menurut dia, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan ini.

“Tentu selanjut kami akan menyampaikan hasil kegiatan kepada pimpinan kami di Daerah bahwa kegiatan ini sangat penting demi menjaga keselamatan pelayaran,” pungkasnya.*

Berikan Pelayanan Nyata Kepada Rakyat , Polres Konut Gelar Kegiatan Strong Point Pagi

KENDARIKINI.COM — Kepolisian Resor (Polres) Konawe utara melalui satuan lalu lintas (Satlantas) menggelar kegiatan strong point pengaturan lalu lintas pagi

Strong point pengaturan pagi dipimpin Kasat Lantas Iptu Aldiansyah Asad di beberapa titik lokasi seperti perempatan wanggudu, gerbang pemda, SDN 5 Wanggudu, perkiraan rujab, bundaran andowia serta SDN 5 Andowia, Kamis (31/7/25)

Kasat Lantas Iptu Aldiansyah mengatakan penggelaran personel satlantas Polres konut dilakukan rutin setiap hari pada titik rawan kecelakaan dan kemacetan

Kegiatan pengaturan pagi merupakan wujud nyata kehadiran Polri dimasyarakat guna memberikan pelayanan dan menjamin kamseltibcar lantas

Strong point pengaturan pagi bertujuan untuk menciptakan keamanan, keselamatan ketertiban dan kelancaran lalu lintas pada saat masyarakat memulai aktivitasnya “ungkap Iptu Aldiansyah

Dengan kegiatan pengaturan pagi ini kita harapkan aktivitas masyarakat di jalan dapat berjalan lancar dengan adanya personel Polri.*

Personel Polres Konut Ikuti Pembinaan Rohani Agama Islam Melalui Zoom Mabes Polri

KENDARIKINI.COM – Wakapolres Konawe utara Kompol Sumarso, S.Sos didampingi Kabag SDM Kompol Untung Subagio, S.Sos pimpin kegiatan pembinaan rohani agama Islam bertempat di Aula Sanika Satyawada, Kamis (31/7/25)

Pembinaan rohani melalui zoom Mabes Polri merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan oleh Divisi sumber daya manusia (SSDM) Mabes Polri untuk personel Polri diseluruh Indonesia

Pembinaan rohani dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting dengan mengakomodasi berbagai agama yang dianut personel seperti Islam, Katolik, Protestan, Hindu dan Budha

Pembinaan rohani mencakup ceramah agama, pembacaan kitab suci serta doa bersama

Wakapolres Kompol Sumarso menerangkan bahwa kegiatan pembinaan rohani bertujuan meningkatkan Iman dan Takwa personel Polri, memperkuat mental dan spiritual, meningkatkan toleransi serta mendukung terwujudnya Polri yang profesional dan berintegritas.*

Jurnalisme Berkelanjutan dalam Era ESG, PT Vale Fasilitasi UKW

KENDARIKINI.COM – Di tengah dinamika media nasional yang semakin kompleks, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota MIND ID Group, mengambil langkah nyata untuk memperkuat fondasi jurnalisme yang independen dan bertanggung jawab melalui fasilitasi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap prinsip Environment, Social, and Governance (ESG) dan tata kelola yang transparan.

Dalam beberapa tahun terakhir, ekosistem media di Indonesia menghadapi tekanan yang signifikan — mulai dari rendahnya kesejahteraan jurnalis daerah, minimnya pelatihan etik dan kompetensi, hingga meningkatnya disinformasi digital yang mengikis kepercayaan publik. Data AJI menunjukkan lebih dari 60% jurnalis belum tersertifikasi, sementara laporan Dewan Pers 2024 mencatat penurunan indeks kebebasan pers nasional.

Selain itu, terjadi banyak kasus kekerasan terhadap jurnalis yang meningkat dari tahun ke tahun, yaitu 41 kasus di 2021, 61 kasus di 2022, hingga 87 kasus di 2023 dengan jenis kekerasan yang mendominasi berupa kekerasan fisik, terror dan intimidasi, ancaman, hingga pelarangan liputan.

Di tengah kondisi ini, peningkatan kapasitas jurnalis menjadi kebutuhan mendesak yang tak terpisahkan dari upaya memperkuat demokrasi informasi.

Kolaborasi PT Vale dalam penyelenggaraan UKW ini dilakukan bersama Dewan Pers dan Lembaga Uji Bisnis Indonesia, dengan melibatkan 30 jurnalis dari Makassar dan Luwu Raya yang mengikuti proses sertifikasi selama tiga hari pada 31 Juli–2 Agustus 2025. Para peserta diuji dalam aspek etik, teknik peliputan, dan akurasi penulisan berbasis kepentingan publik, mencakup jenjang muda, madya, dan utama.

“Di tengah sorotan terhadap sektor pertambangan dan menurunnya kualitas jurnalisme akibat tekanan struktural, kami percaya bahwa solusi yang dibutuhkan bukan sekadar hubungan baik dengan media, tetapi membangun fondasi yang memperkuat media itu sendiri,” ujar Vanda Kusumaningrum, Head of Corporate Communications PT Vale Indonesia. “Kompetensi jurnalis adalah pondasi dari transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan sosial.”

Sampai saat ini PT Vale telah memfasilitasi lima sesi UKW sejak 2022 di tiga provinsi utama wilayah operasinya — dengan total 111 jurnalis yang telah dijangkau dan sebagian besar dinyatakan kompeten oleh Dewan Pers. Adapun rinciannya sebagai berikut:

Makassar (2022) – 21 wartawan
Kendari (2022) – 20 wartawan
Sorowako (2023) – 19 wartawan
Palu (2024) – 21 wartawan
Makassar & Luwu Raya (2025) – 30 wartawan

Langkah ini menandai investasi sosial jangka panjang PT Vale dalam memperkuat kapasitas jurnalisme, terutama di wilayah timur Indonesia, di mana peran media sangat strategis dalam mengawal narasi pembangunan, transformasi industri, dan keberlanjutan lingkungan.

“Kami tidak hanya melihat media sebagai saluran komunikasi,” lanjut Vanda. “Kami melihat media sebagai mitra strategis dalam memastikan pembangunan yang inklusif dan dapat dipertanggungjawabkan. Inisiatif ini adalah investasi jangka panjang dalam ekosistem demokrasi yang sehat.”

Para jurnalis yang terlibat aktif meliput isu-isu pembangunan, lingkungan, transformasi industri, hingga transisi energi di wilayah operasi PT Vale seperti Luwu Timur, Morowali, dan Pomalaa. Melalui peningkatan kapasitas ini, mereka diharapkan dapat menjalankan peran sebagai penghubung antara industri, masyarakat, dan kebijakan, sekaligus meningkatkan literasi publik.

Abdul Manan, Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan Dewan Pers, menyampaikan apresiasinya. “Kami menyambut baik kerja sama antara PT Vale dan Lembaga Uji Bisnis Indonesia. Ini adalah bukti konkret bagaimana dunia industri dapat ikut menjaga kualitas demokrasi dengan meningkatkan kapasitas pers.”

Menurut dia, UKW merupakan kegiatan penting bagi Dewan Pers karena profesi wartawan yang sangat terbuka dan memudahkan siapa saja. Hal ini menjadi tantangan karena berpengaruh pada pemahaman dan kemampuan wartawan yang tidak standar.

“Ekosistem kita less regulated sehingga menjadi wartawan sangat mudah karena membuat media juga sangat mudah. Ini menjadi tantangan,” ungkap Abdul, di sela-sela sambutan pada pembukaan UKW, di Makassar.

Lebih dari sekadar program CSR, fasilitasi UKW merupakan bagian dari kerangka ESG yang dijalankan PT Vale secara menyeluruh. Dalam pilar Governance, ini mencerminkan komitmen perusahaan terhadap keterbukaan informasi dan tata kelola yang transparan. Sedangkan dalam pilar Social, ini adalah upaya konkret dalam memperkuat kapasitas sosial masyarakat melalui media yang andal.

“ESG bagi kami bukan hanya tentang karbon, energi, atau pelaporan,” tutup Vanda. “Ini tentang manusia dan relasi sosial yang dibentuk melalui narasi yang adil dan terpercaya. Maka memperkuat jurnalis adalah bagian dari memperkuat masa depan.”

Ke depan, PT Vale akan terus mendukung penguatan kapasitas jurnalis melalui UKW berkelanjutan, pelatihan tematik ESG, hingga kerja sama strategis dengan komunitas pers lokal dan nasional, sebagai bagian dari visinya untuk mewujudkan pertambangan yang berkelanjutan dan diterima oleh masyarakat.*

Polres Konut Bagikan Bendera Hingga Pesan Keselamatan kepada Sopir Truk

KENDARIKINI.COM — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Konawe Utara melaksanakan kegiatan bertajuk ‘Polantas Menyapa’ pada Kamis, 31 Juli 2025.

Kegiatan bertujuan mempererat hubungan silaturahmi dengan para sopir truk, saat melintas di wilayah hukum Polres Konawe Utara.

Kasat Lantas Polres Konawe Utara, Iptu Aldiansyah Asad, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama sejumlah personil lalu lintas.

Selain menyapa sopir truk, petugas juga memasang bendera pada kendaraan truk.

Ini dilakukan sebagai bentuk partisipasi dalam semangat kebangsaan menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam kegiatan ini, petugas juga membagikan bendera, air mineral, dan snack kepada para sopir.

Mereka juga melakukan pengawasan serta pengaturan lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan.

“Pembagian bendera, air mineral, dan snack kepada para supir truk yang melintas. Juga pengawasan dan pengaturan lalu lintas oleh personil Satlantas Polres Konawe Utara,” terang IPTU Aldiansyah As’ad.

Lebih lanjut, sopir truk diberi pembinaan langsung oleh personel Satlantas.

Petugas menyampaikan pesan keselamatan berlalu lintas demi menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Menurut Iptu Aldiansyah Asad, kegiatan ini merupakan bentuk pendekatan humanis kepada masyarakat pengguna jalan, khususnya sopir truk.*

DJKI: Pelindungan Hak Cipta untuk Ahli Waris saat Pencipta Telah Meninggal

KENDARIKINI.COM — Warisan bisa berupa rumah, tanah, atau harta benda lainnya kepada keluarga. Namun, tak sedikit yang lupa bahwa karya cipta seperti lagu, buku, lukisan, atau program komputer juga merupakan warisan berharga yang dilindungi hukum. Hak cipta tidak otomatis berakhir saat sang pencipta meninggal dunia. Sebaliknya, hak tersebut tetap hidup dan dapat diwariskan kepada ahli waris, memberikan manfaat ekonomi yang sah dan perlindungan moral yang tak lekang oleh waktu.

“Pelindungan hak cipta tetap berlanjut kepada ahli waris, penerima wasiat, atau pihak lain yang menerima hak secara sah, setelah pencipta wafat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta,” jelas Agung Damarsasongko Direktur Hak Cipta dan Desain Industri. Kamis, (31/07/2025). Artinya, selama masa perlindungan tersebut masih berlaku, tidak boleh ada pihak lain yang menggunakan karya cipta tersebut tanpa izin dari pemegang hak.

Menurut UU Hak Cipta, hak moral pencipta, seperti pencantuman nama dan larangan distorsi terhadap karya, tidak dapat dialihkan dan tetap dilindungi selamanya, bahkan setelah pencipta meninggal dunia.

Sedangkan hak ekonomi atas karya cipta dapat berpindah melalui pewarisan, hibah, wasiat, perjanjian tertulis, atau sebab lain yang dibenarkan hukum. Dalam konteks kewarisan, ahli waris sah seperti keluarga kandung, pasangan, atau pihak yang disebut dalam wasiat secara otomatis mewarisi hak ekonomi dari karya tersebut.

Hak Cipta yang dimiliki pencipta yang belum, telah, atau tidak dilakukan pengumurnan, pendistribusian, setelah Penciptanya meninggal dunia menjadi milik ahli waris atau milik penerima wasiat, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, khususnya Pasal 19 ayat (1). Agar memperoleh pelindungan secara maksimal, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) mengimbau para pemegang karya dan ahli waris untuk mencatatkan karya ciptanya ke DJKI melalui hakcipta.dgip.go.id.

Meskipun masa pelindungan hak cipta atas program komputer lebih singkat dibandingkan karya cipta seperti lagu atau buku, yaitu selama 50 tahun sejak pertama kali diumumkan hak ekonomi dari ciptaan tersebut tetap dapat diwariskan kepada ahli waris. Hal ini sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 pasal 16 (2) yang menyatakan bahwa hak ekonomi dapat dialihkan melalui pewarisan, hibah, wasiat, atau perjanjian tertulis. Dengan demikian, selama masih dalam masa pelindungan, program komputer tetap memiliki nilai ekonomi yang sah secara hukum bagi ahli waris.

“Kami mendorong para ahli waris untuk aktif memastikan bahwa hak moral dan hak ekonomi yang melekat pada karya cipta yang ditinggalkan oleh pencipta tetap terjaga. Negara hadir untuk memberikan kepastian hukum bagi mereka,” pungkasnya.*

Sidang Lapangan Gugatan Lingkungan Rakyat Morosi terhadap PT VDNI dan OSS, WALHI Sultra: Hakim Tak Diperbolehkan Masuk oleh Manajemen Perusahaan

KENDARIKINI.COM — Sidang lapangan dalam perkara gugatan lingkungan hidup terhadap PT Obsidian Stainless Steel (PT OSS) dan PT Virtue Dragon Nickel Industry (PT VDNI) di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, menemui hambatan serius. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kendari yang turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan setempat justru tidak mendapatkan izin masuk ke dalam kawasan industri PT OSS, tempat sejumlah objek gugatan berada.

Padahal, di dalam area tersebut terdapat tanah dan tambak milik warga yang secara hukum masih sah dan menjadi bagian penting dari objek gugatan yang diajukan WALHI Sulawesi Tenggara bersama masyarakat terdampak.

Petugas keamanan perusahaan menyatakan bahwa tidak ada perintah dari manajemen untuk memberikan akses kepada Majelis Hakim, meskipun sidang lapangan telah ditetapkan secara resmi dalam proses hukum yang tengah berjalan.

“Ini bukan sekadar penghalangan akses fisik. Ini adalah bentuk pengabaian terhadap proses peradilan yang sah dan legal. Ketika tanah dan tambak warga yang menjadi objek sengketa tidak bisa diperiksa oleh hakim, maka transparansi dan keadilan hukum dipertaruhkan,” ujar Andi Rahman, Direktur Eksekutif WALHI Sulawesi Tenggara.

Menurut WALHI, tindakan tidak memberikan akses kepada hakim mencerminkan rendahnya komitmen korporasi terhadap keterbukaan dan akuntabilitas dalam proses hukum, terlebih dalam kasus yang menyangkut keselamatan lingkungan hidup dan hak masyarakat.

Berdasarkan laporan warga dan investigasi WALHI, PLTU batu bara yang dioperasikan oleh PT OSS diduga menyebabkan pencemaran air, udara, dan kerusakan ekologis di sekitar permukiman warga. Gugatan ini berfokus pada dampak langsung dan tidak langsung dari aktivitas industri terhadap kehidupan masyarakat Morosi, termasuk hilangnya akses terhadap lahan produktif dan sumber air bersih.

“Penolakan ini justru memperkuat dugaan bahwa perusahaan berupaya menyembunyikan dampak lingkungan yang terjadi. Ini adalah bentuk nyata dari ketimpangan kekuasaan yang menutup ruang keadilan ekologis bagi warga,” tambah Andi.

WALHI mendesak agar Majelis Hakim mencatat peristiwa ini secara resmi dalam berita acara persidangan dan mendorong pengadilan serta aparat penegak hukum untuk mengambil langkah-langkah lanjutan. Termasuk menegaskan hak-hak warga atas tanah dan tambak yang masih sah secara hukum, meski kini berada dalam klaim sepihak perusahaan.

Sebagai catatan penting, menurut WALHI, penolakan terhadap akses hakim bisa dilihat sebagai bentuk pengabaian terhadap asas due process of law dan prinsip partisipasi dalam pengelolaan lingkungan hidup sebagaimana diatur dalam UU No. 32 Tahun 2009.*

Ratusan Mahasiswa UMKendari KKA di Konkep

KENDARIKINI.COM – Sebanyak 330 Mahasiswa dan Mahasiswi Universitas Muhamadiyah Kendari (UMK) kini melaksanakan program Kuliah Kerja Amalia (KKA) di Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, Kamis, 31 Juli 2025.

Dalam kedatangan ratusan Mahasiswa dan Mahasiswi UMK ini disambut baik oleh Bupati Konawe Kepulauan, Rifqi Saifullah Razak, ST., di Kantor Bupati Konkep. Dalam sambutannya, Bupati Konkep, Rifqi, mengatakan bahwa Konkep kaya akan potensi pertanian, perikanan, dan pariwisata.

“Konkep ini kaya potensi. Mulai dari sektor pertanian, perikanan, hingga pariwisata. Kami harap mahasiswa tidak hanya datang dan tinggal, tapi juga menghidupkan semangat kolaborasi, terutama dengan generasi muda di desa,” kata Rifqi.

Selain itu Rektor Universitas Muhamadiyah Kendari (UMK), Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc, IPU, ASEAN Eng, juga dalam kesempatan ini mengatakan bahwa kehadiran Mahasiswa dan Mahasiswi UMK ini mampu bermitra bersama masyarakat di Konkep.

“Kami ingin mahasiswa hadir sebagai mitra masyarakat, menggali potensi desa dan mengembangkannya bersama aparatur desa. Ini bukan hanya tugas akademik, tetapi juga bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat,” kata Muhammad Nurdin.

Program KKA periode 2025/2026 ini mengusung Tema “Penguatan Potensi Lokal Masyarakat Kabupaten Konawe Kepulauan Melalui Program KKA”. Progam ini akan berlangsung sebulan.

Dalam program ini ratusan Mahasiswa dan Mahasiswi UMK KKA ditempatkan 32 Desa di empat Kecamatan di Konawe Kepulauan, Sulawesi Tenggara, yakni: Kec.Wawonii Selatan, Kec. Wawonii Tenggara, Kec. Wawonii Timur, dan Kec. Wawonii Utara.(Faldi)*

Rehabilitasi Jalan Made Sabara Senilai Rp 2,6 Miliar Lebih Masuk Tahap Pengaspalan

KENDARIKINI.COM – Paket Pekerjaan Rehabilitasi Jalan Made Sabara, Mandonga, Kota Kendari, kini masuk tahap pengaspalan, Kamis, (31/7/2025).

Paket pekerjaan ini dilaksanakan kontraktor CV. Danindo Pratama Pusat Kendari, berdasar nomor kontrak : 602/54/VI/2025 dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sulawesi Tenggara (Sultra) Tahun 2025 senilai Rp2.660.000.000,-.

Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Sultra, Harmunadin, setelah ditanya mengenai kecukupan jumlah anggaran dalam paket pekerjaan ini di ruangannya mengatakan bahwa anggaran cukup.

“Yang pastinya anggaran 2,6 miliar itu cukup untuk diselesaikan volume pekerjaan,” kata Harmunadin.

Lanjut, Harmunadin, mengatakan bahwa anggaran dalam paket pekerjaan ini juga sudah termasuk pajak.

“Anggaran 2,6 miliar ini sudah termasuk pajak 20%,” kata Harmunadin.

Rehabilitasi Jalan Made Sabara ini menjadi salah satu dari sejumlah program prioritas Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, tahun 2025 yang fokus membenahi konektivitas dan peningkatan kualitas jalan di wilayah perkotaan maupun perdesaan.(*Faldi)

MTT Telkomsel Regional Sulawesi Salurkan Bantuan Ekonomi Lapak Berkah

KENDARIKINI.COM – Majelis Telkomsel Taqwa (MTT) Telkomsel Regional Sulawesi bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan bantuan ekonomi dalam program “Lapak Berkah” kepada lima penerima manfaat. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor IZI Sultra yang berlokasi di Jl. Jati Raya No. 10, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Program Lapak Berkah merupakan bentuk kepedulian sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat prasejahtera melalui bantuan fasilitas usaha. Dalam kegiatan ini, masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa satu unit gerobak usaha dan modal kerja awal untuk memulai atau mengembangkan usaha mikro mereka.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Ketua MTT Telkomsel Sulawesi Tenggara dan Kepala Perwakilan IZI Sultra.

“Program ini kami harapkan bisa menjadi langkah awal bagi para penerima manfaat untuk membangun usaha yang lebih stabil dan mandiri, serta memberikan dampak jangka panjang bagi keluarga mereka untuk kehidupan yang lebih layak kedepan dan sebagai pendorong untuk anak-anaknya menjadi orang-orang sukses dimasa yang akan datang,” ujar Fachri Ramadhan selaku ketua MTT Telkomsel Sulawesi Tenggara.

Kepala Perwakilan IZI Sultra (Ramli), menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kolaborasi yang telah terjalin bersama MTT Telkomsel.

“Kami senantiasa terbuka untuk bersinergi dalam berbagai program pemberdayaan ekonomi umat. Semoga bantuan ini membawa keberkahan dan manfaat yang berkelanjutan serta menjadi pioneer pemberdayaan ekonomi di Tengah Masyarakat,” ujarnya.

Para penerima manfaat menyambut gembira bantuan yang diterima. Mereka berharap dukungan ini dapat menjadi titik awal bangkitnya usaha mereka, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Salah seorang penerima manfaat Ibu Rosmani (50) menyampaikan rasa terima kasihnya kepada MTT Telkomsel dan IZI Sultra yang telah menjadikannya sebagain salah satu penerima manfaat bantuan ekonomi ini.

“Terima kasih banyak kepada MTT Telkomsel dan IZI Sultra yang sudah memberikan bantuan ekonomi ini kepada kami semua. Semoga bantuan ini menjadi berkah dan menjadi amal jariyah kepada semua karyawan MTT dan IZI,” jelasnya.*

Selain Amankan Ayah Kandung di Kolaka, Polisi Temukan Sabu dengan BB 9 Gram

KENDARIKINI.COM – Polres Kolaka temukan narkotika jenis shabu saat melakukan penangkapan terhadap seorang Ayah inisial AS yang tega melakukan penganiayaan terhadap inisial MS selaku anak kandungnya di Jalan Pendidikan, Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka.

Hal ini disampaikan Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp.

“Saat melakukan penangkapan Tim menemukan beberapa paket narkotika jenis shabu,” katanya, Kamis 31 Juli. 2025.

Lanjut, kata dia, narkotika jenis shabu ini ditemukan sebanyak 18 sachet dibungkus dengan plastik jet.

“Paket jenis narkotika jenis shabu sebanyak 18 sachet yang terbungkus kemasan plastik jet,” ujarnya.

Dwi Arif menambahkan, adapun total narkotika jenis shabu yang diamankan mencapai sekitar 9.34 gram.

“Di total kurang lebih 9,34 gram,” pungkasnya.

Untuk diketahui, saat ini pelaku sedang berada di Polres Kolaka guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.(Amin)*

Rumah Tangga Tak Harmonis, Anak Kandung Jadi Korban Penganiayaan Ayah di Kolaka

KENDARIKINI.COM – Seorang Ayah inisial AS di Jalan Pendidikan, Kelurahan Laloeha, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tega melakukan penganiayaan terhadap inisial MS selaku anak kandungnya.

Informasi ihwal penganiayaan ini diketahui pada Senin 28 Juli 2025, dimana keluarga korban menerima video dari ibu korban yang sementara berada di Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif, menyebut video tersebut memperlihatkan ayah korban melakukan penganiayaan terhadap anaknya.

“Dalam video tersebut bapak dari anak MS merekam didalam video sembari melakukan tindak penganiayaan,” katanya, Kamis 31 Juli 2025.

Lanjut, kata dia, merasa keberatan dengan tindakan ini, ayah korban lalu dilaporkan ke Polres Kolaka guna di proses secara hukum.

Motif dibalik penganiayaan ini disebabkan oleh kondisi rumah tangga yang tidak harmonis, sehingga anaknya menjadi korban.

“Masalah rumah tangga, bapak dan mama tidak harmonis. Sehingga anak jadi korban,” ujarnya.

Atas tindakannya, pelaku dijerat Pasal 76 C Undang undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Terhadap anak.(Amin)*

Terlindas Mobil Tangki Pertamina, Pengemudi Motor di Muna Tewas

KENDARIKINI.COM – Kecelakaan tragis menimbulkan korban jiwa di Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Kecelakaan ini melibatkan pengemudi motor dan pengemudi mobil truk tangki pertamina.

Kecelakaan ini terjadi di Jalan Poros Raha-Wamengkoli tepatnya di Hutan Warangga, pada Rabu 30 Juli 2025 sore.

Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Muna, IPDA Andi Sri Yusuf, menjelaskan bahwa peristiwa ini berawal dari pengemudi motor Yamaha Vega bernama Muniri bergerak dengan kecepatan tinggi.

Ketika berada dijalan yang menikung ke kiri, motor ini terguling ke badan jalan bagian kanan sehingga pengemudi motor terlindas mobil truk tangki pertamina yang dikemudikan Sapdin Samsul.

“Pada saat jalan menikung ke kiri tiba-tiba sepeda motor tersebut tergelincir dan terguling ke badan jalan bagian kanan hingga pengemudi sepeda motor tersebut terlindas dengan mobil truk tangki pertamina yang dikemudikan Sapdin Samsul,” jelasnya, kamis 31 Juli 2025.

Pengemudi mobil truk tangki pertamina sempat berusaha menghindar, namun ban belakang bagian kanan mobil tersebut melindas pengemudi motor.

Kecelakaan ini membuat pengemudi motor mengalami pembengkakan pada bagian paha kanan, mengeluarkan darah lewat hidung dan mulut hingga meninggal dunia dalam perjalanan menuju RSUD Dr. LM. Baharuddin.(Amin)*

Begini Kronologi Remaja yang Tewas di Permandian Wakante Mubar

KENDARIKINI.COM – Begini kronologi peristiwa meninggalnya remaja perempuan inisial SJ (19) di permandian wakante, Desa Latugho, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Awalnya pada Rabu 30 Juli 2025 sekitar pukul 14.40 WITA korban datang bersama rekannya bernama Elsa (20) di permandian wakante.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 15.30 WITA korban memberitahu rekannya ingin berenang di permandian wakante. Namun rekannya melarangnya karna korban tidak membawa pakaian ganti, akan tetapi korban tetap ingin berenang.

Kasi Humas Polres Muna IPDA Baharuddin, menerangkan rekan korban lalu pergi menyimpan Handphone di tanggul permandian sementara korban lalu turun ke air untuk segera berenang. Tak lama, korban rupanya sudah berada di dasar air.

“Setelah itu korban turun dalam air langsung berenang, tidak lama kemudian saksi menyimpan Handphonenya di tanggul permandian lalu saksi kembali melihat korban ternyata sudah berada di dasar air,” katanya, Kamis 31 Juli 2025.

Rekan korban berusaha memanggil korban, tetapi korban bersuara. Selanjutnya rekan korban meminta pertolongan kepada warga setempat, La Ode Mustakim (38), dan langsung dibawa diatas permukaan tanah.

Sekitar pukul 16.00 WITA, Anggota Polsek Lawa tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan selanjutnya berkordinasi dengan Puskesmas Lawa untuk mengevakuasi korban.

Berlangsung satu jam kemudian, dokter dari Puskesmas Lawa langsung melakukan pemeriksaan fisik terhadap korban dan tidak ditemukan indikasi kekerasan pada tubuh korban.

Keluarga korban mengikhlaskan meninggalnya korban dan menolak dilakukan autopsi yang dibuktikan dengan surat penolakan surat autopsi.

“Keluarga Korban menerima dengan ikhlas kematian korban adalah musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi yang mana dikuatkan dengan membuat surat pernyataan penolakan autopsi,” pungkasnya.(Amin)*

Kiai Marzuki Mustamar Bawa Tausyiah di Polda Sultra, Jaga Keamanan agar Syariat Bisa Dijalankan dengan Tenang

KENDARIKINI.COM – Ulama kharismatik dan dai nasional, Dr. KH. Marzuki Mustamar, M.Ag, yang juga menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur, berkunjung ke Kota Kendari dan mengisi kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binroh) rutin Polda Sulawesi Tenggara, Kamis, 31 Juli 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Amin Polda Sultra dan diikuti oleh para pejabat utama serta personel gabungan Polda Sultra.

Dalam tausiyahnya, Kiai Marzuki menekankan pentingnya menjaga keamanan dan menciptakan suasana yang kondusif agar pelaksanaan syariat agama dapat dilakukan dengan tenang dan khusyuk.

“Ketika situasi tidak aman, ibadah pun terganggu. Lihatlah situasi di Timur Tengah, banyak wilayah tidak kondusif sehingga umat kesulitan beribadah dengan tenang,” ujar beliau dalam ceramahnya.

Beliau juga mengingatkan bahwa setiap anggota Polri yang diberi rezeki oleh Allah SWT untuk mengemban tugas sebagai penjaga keamanan, memiliki amanah besar dalam menjaga stabilitas sosial dan ketenangan umat.

“Keberadaan kalian sebagai anggota Polri adalah nikmat dan amanah. Jadikanlah profesi ini sebagai ladang ibadah, karena menjaga keamanan berarti menjaga kehidupan beragama agar tetap berjalan dengan damai,” tegasnya.

Kegiatan ini menjadi pengingat spiritual dan moral bagi seluruh personel Polda Sultra dalam menjalankan tugas, bahwa menjaga keamanan bukan hanya tugas institusional, melainkan juga ibadah sosial yang bernilai tinggi di hadapan Allah SWT.*

Green Shipyard Berbasis Listrik PLN yang Hemat Biaya Operasional

KENDARIKINI.COM – Program layanan kelistrikan untuk galangan kapal atau electrifying marine di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, terbukti berhasil mewujudkan industri yang ramah lingkungan. Program kerja sama dengan PT Layar Perkasa Nusantara tersebut juga akan menurunkan biaya operasional hingga 23 persen per tahun.

Penyalaan listrik dengan daya 555 kilovolt ampere (kVA) tersebut merupakan bagian dari upaya PLN dalam mendorong pertumbuhan sektor industri dan memperluas akses kelistrikan yang andal di kawasan pesisir.

Manager Production & Engineering PT Layar Perkasa Nusantara, Ashawir, menuturkan saat ini seluruh peralatan di galangan kapal telah menggunakan listrik. Menurutnya, penggunaan listrik sangat membantu operasional.

“Dengan menggunakan listrik, biaya operasional yang dikeluarkan jauh lebih murah. Jika menggunakan mesin diesel, biaya operasional diprediksi hampir mencapai satu miliar per tahun, namun jika menggunakan listrik hanya Rp 730 juta-an per tahun,” kata Ashawir.

Ia menambahkan, penghematan biaya operasional yang diperoleh mencapai 23 persen dengan hadirnya listrik. “Apresiasi tinggi untuk PLN, pelayanannya sangat memuaskan, pasokan listriknya andal, dan respons petugas yang cepat,” pungkas Ashawir.

Tidak hanya membantu menghemat dan memudahkan operasional, penggunaan listrik juga dapat turut serta dalam program green shipyard untuk mengurangi emisi gas buang di galangan kapal.

Pada kesempatan yang berbeda, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah menjelaskan, upaya elektrifikasi galangan kapal di Kabupaten Barru merupakan wujud komitmen PLN mendukung produktivitas aktivitas industri perkapalan yang ramah lingkungan.

“Kami menyasar elektrifikasi galangan kapal dengan program kami yaitu electrifying marine, PLN menjadi solusi bagi pelaku usaha dengan menghadirkan pasokan listrik yang andal tanpa polusi suara dan lebih ramah lingkungan,” ungkap Edyansyah.

Edyansyah menjabarkan, PLN sebelumnya telah menyuplai daya sebesar 394 kVA, sehingga dengan tambahan daya tersebut total pasokan daya listrik PLN adalah sebesar 949 kVA. Hal itu dilakukan untuk menunjang mobilitas tinggi aktivitas galangan kapal guna mendukung roda ekonomi.

Ia merinci, berkat sumbangsih di sektor Rumah Tangga, Bisnis, dan Industri, pertumbuhan penjualan tenaga listrik Year on Year (YoY) di Sulselrabar meningkat sebesar 9,79% pada Semester I tahun 2025 atau sebesar 521,57 Gigawatt hour (GWh). Pada Semester I tahun 2024, penjualan tenaga listrik PLN UID Sulselrabar adalah sebesar 5.329,99 GWh dan meningkat menjadi 5.851,56 GWh pada Semester I tahun 2025.

“PLN berkomitmen untuk mendukung program green industry yang telah dicanangkan pemerintah dengan melakukan elektrifikasi pada galangan kapal dan kami siap menjawab kebutuhan listrik dengan tingkat keandalan yang tinggi. Yang tadinya emisi dan biaya operasional pelanggan tinggi, saat ini jauh lebih rendah,” tutup Edyansyah.

Tercatat saat ini sistem kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan adalah salah satu yang paling hijau di Indonesia dengan sumber pasokan listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 42 persen.*

Cerita Penipuan di Kendari Berakhir Ditangkap Polisi

KENDARIKINI.COM – Seorang pria inisial MY berhasil diamankan Personil Polsek Mandonga atas tindak pidana penipuan, Kamis 31 Juli 2025.

Kasi Humas Polsek Mandonga AIPTU Jamesto Sinaga mengatakan peristiwa ini bermula saat pelaku memberitahu korban inisial AR bahwa ada sebuah pintu bekas kamar mandi yang akan dijual senilai Rp200 ribu.

Kemudian korban meminjamkan satu unit sepeda motor Yamaha Mio warna kuning kepada pelaku untuk keperluan tertentu. Sialnya, motor tersebut tidak dikembalikan oleh pelaku.

Selanjutnya, korban bertemu dengan pelaku dan dengan gampangnya pelaku menjawab bahwa motor tersebut telah digadaikan senilai Rp700 ribu.

“Korban bertemu dengan pelaku dan dijawab olehnya (pelaku) bahwa motor tersebut sudah digadaikan sebesar Rp700 ribu,” katanya.

Hal ini membuat korban mengalami kerugian materil senilai Rp7 Juta. Merasa tidak terima, korban lalu melaporkan pelaku ke Polsek Mandonga agar di proses sesuai hukum yang berlaku.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan Pasal 372 KUHPidana tentang tindak pidana penggelapan dengan hukuman paling lama 4 tahun pidana penjara.(Amin)*

Polisi Amankan Seorang Pelaku Penggelapan Mobil di Kendari

KENDARIKINI.COM – Polsek Mandonga lakukan penangkapan terhadap pelaku inisial MK (27) atas tindak pidana penggelapan sebuah mobil.

Peristiwa ini bermula pada kamis 20 Juni 2024, dimana saat itu pelaku datang ke rumah korban inisial WA berniat meminjam mobil untuk keperluan urusan partai Hanura.

Pada bulan Oktober 2024 korban meminta pelaku untuk mengembalikan mobil tersebut, namun pelaku beralasan masih digunakan untuk mengantar orang tuanya yang sedang sakit.

Kasi Humas Polsek Mandonga AIPTU Jamesto Sinaga mengatakan pada saat bulan Desember 2024 korban kembali menghubungi pelaku karna mobil tersebut akan digunakan untuk mobilisasi massa di Pilkada Konawe Kepulauan (Konkep).

Akan tetapi, nomor pelaku tidak aktif dan pelaku tidak diketahui keberadaannya. Korban lalu melaporkan peristiwa ini ke Polsek Mandonga untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Nomor pelaku sudah tidak aktif dan tidak diketahui keberadaanya sehingga atas kejadian tersebut dilaporkan kepolsek Mandonga,” katanya, Kamis 31 Juli 2025.

Setelah dilakukan penyelidikan lebih lanjut, pelaku berhasil ditemukan pada Rabu 30 Juli 2025 di Jalan Supu Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Selanjutnya pelaku dibawa ke Polsek Mandonga guna menjalani penyelidikan lebih lanjut.

“Tersangka dibawa ke Polsek Mandonga guna dilakukan proses penyidikan,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 372 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan atau Pasal 56ke-1KUHPidana.(Amin)*

Begini Capaian PT Vale di Triwulan Kedua Tahun 2025

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale” atau “Perseroan”, IDX Ticker: INCO) hari ini mengumumkan pencapaian pada triwulan kedua tahun 2025 (“2T25”).

Perseroan mencatat peningkatan volume produksi sebesar 9% pada triwulan kedua 2025 dibandingkan triwulan sebelumnya.

Perkembangan positif ini mencerminkan fokus Perseroan yang berkelanjutan pada kualitas dan pelaksanaan kegiatan pemeliharaan terencana yang efektif, yang keduanya penting bagi keberlanjutan operasional.

Secara tahunan (year-on-year), produksi pada 2T25 juga menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 12%, yang menggarisbawahi kinerja operasional Perseroan yang konsisten.

Lebih lanjut, produksi pada paruh pertama tahun 2025 (“1H25”) tercatat 2% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024, didukung oleh strategi pemeliharaan yang proaktif dilakukan oleh Perseroan
dan berbagai peningkatan operasional lainnya sepanjang tahun.

Kedepannya, PT Vale tetap optimis terhadap prospek produksi dan yakin akan kemampuan kami untuk mempertahankan stabilitas operasional sepanjang sisa tahun ini.

Perseroan menargetkan total produksi sekitar 71.234 metrik ton (“t”) nikel dalam matte untuk tahun 2025, meningkat dari target
tahun lalu.

Pada 2T25, pengiriman nikel matte PT Vale juga meningkat menjadi 18.023 ton, dibandingkan dengan 17.096 ton pada triwulan pertama tahun 2025.

“Hal ini mencerminkan kinerja operasional
yang stabil dan peningkatan efisiensi produksi,” lapor Abu Ashar, Wakil Presiden Direktur dan Chief Operation and Infrastructure Officer Perseroan.

Harga realisasi rata-rata nikel matte pada triwulan kedua 2025 mencapai AS$12.091 per ton, sedikit meningkat dari AS$11.932 pada triwulan sebelumnya. Kenaikan harga yang moderat, dikombinasikan dengan volume pengiriman yang lebih tinggi, berkontribusi pada peningkatan total pendapatan, mencapai AS$220,2 juta — meningkat 7% dari AS$206,5 juta pada triwulan
sebelumnya.

Di sisi lain, selain penerapan royalti baru, keputusan kami untuk mempercepat jadwal
pemeliharaan terencana (sekitar 20 hari) mulai paruh kedua tahun 2025 juga berdampak pada operasi triwulan kedua PT Vale.

Namun demikian, PT Vale berhasil mempertahankan EBITDA pada tingkat yang sehat sebesar AS$40,0 juta dengan laba bersih positif sebesar AS$3,5 juta untuk triwulan tersebut dan diharapkan dapat mengoptimalkan tingkat produksi untuk paruh kedua tahun ini.

“Kami akan memiliki baseline yang lebih kuat mulai paruh kedua tahun ini. Kami telah mencapai kesepakatan baru untuk penetapan harga nikel matte dengan para pelanggan dan juga memperoleh persetujuan untuk revisi Rencana Kerja dan Anggaran Belanja (RKAB) sekitar 2,2 juta ton bijih saprolit dari blok Bahodopi. Perkembangan ini diharapkan dapat menghasilkan lebih banyak aliran pendapatan dan memperkuat baseline PT Vale ke depannya,” ujar Rizky Putra, Direktur dan Chief Financial Officer Perseroan.

Peningkatan konsumsi HSFO dan batubara secara triwulanan, terutama didorong oleh volume produksi yang lebih tinggi selama triwulan tersebut.

Sebaliknya, konsumsi diesel pada 2T25 kembali ke tingkat normal, menunjukkan stabilisasi aktivitas operasional dan penggunaan energi.

Selama triwulan tersebut, harga HSFO dan batubara masing-masing turun sebesar 1% dan 19%, sementara harga diesel naik sebesar 8% dibandingkan 1T25. Penurunan harga batubara yang signifikan ini sejalan dengan tren penurunan harga komoditas global secara umum dan peningkatan efisiensi melalui penerapan strategi pengadaan material curah dalam operasional PT Vale .

Selain penghematan dari belanja energi, pada 2T25, PT Vale juga telah melakukan optimalisasi biaya yang ketat dan berkelanjutan, terutama dalam hal SG&A dan pengeluaran korporat lainnya untuk memastikan disiplin dalam menghadapi pasar yang penuh tantangan.

Per 30 Juni 2025, kas dan setara kas Perseroan mencapai AS$506,7 juta, turun dari AS$601,4 juta pada akhir triwulan sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan belanja modal sekitar AS$96,4 juta
pada 2T25, dibandingkan dengan AS$128,1 juta pada 1T25. PT Vale tetap berkomitmen untuk menjaga disiplin keuangan yang bijaksana dan akan terus mengelola pengeluaran dengan cermat untuk menjaga kas dan mendukung stabilitas keuangan jangka panjang.

Perseroan tetap teguh dalam komitmennya untuk meningkatkan produktivitas dan mendorong peningkatan efisiensi biaya, memastikan daya saing jangka panjang dan keunggulan operasional.

Upaya ini didasarkan pada penerapan praktik penambangan yang bertanggung jawab, sejalan dengan tujuan utama yakni Kami hadir untuk meningkatkan kualitas hidup dan mengubah masa depan.

Pihaknya menghimbau pembaca untuk melihat ikhtisar pencapaian Perseroan. Pencapaian operasional dan hasil keuangan interim telah dirangkum pada halaman-halaman selanjutnya – semua angka dinyatakan dalam AS$ kecuali untuk produksi nikel dalam matte dan pengirimannya yang dinyatakan dalam metrik ton.*

KAHmI Sultra Dukung Kreativitas Anak Daerah Lewat Nobar Film Gak Nyangka

KENDARIKINI.COM – Dalam semangat mendukung kreativitas putra daerah, Korps Alumni Himpunan mahasiswa Islam (KAHmI) Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) Film “Gak Nyangka” yang dibintangi oleh komedian sekaligus aktor kebanggaan Sultra, Arie Kriting.

Acara ini berlangsung meriah di salah satu bioskop di Kota Kendari dan dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai kalangan.

Koordinator Presidium KAHMI Sultra, Dr. Endang, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami bangga dengan capaian Arie Kriting sebagai anak Sultra yang mampu menembus industri film nasional. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan dukungan penuh terhadap karya-karya kreatif anak daerah yang mengangkat nilai-nilai lokal dan nasional secara sekaligus,” ujarnya.

Film “Gak Nyangka” yang bergenre drama-komedi ini tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat akan pesan moral dan semangat perjuangan yang relevan dengan kondisi sosial masyarakat saat ini.

Kehadiran Arie Kriting sebagai tokoh sentral dalam film ini menjadi magnet tersendiri, mengingat kiprahnya yang konsisten dalam membawa nama baik daerah di kancah hiburan nasional.

Kegiatan nonton bareng ini juga menjadi ajang silaturahmi antaranggota KAHMI dan masyarakat umum, sekaligus mempererat solidaritas dalam mendukung karya positif dari putra-putri terbaik Sulawesi Tenggara.

Melalui kegiatan ini, KAHMI Sultra berharap akan semakin banyak generasi muda daerah yang terinspirasi untuk berkarya dan percaya diri menembus panggung nasional dan internasional.*

Produksi Nikel Matte, Upaya PT Vale Menghasilkan Produk dengan Nilai Jual Tinggi

KENDARIKINI.COM – Upaya PT Vale terhadap Hilirisasi tak lekang oleh waktu, tercatat sejak Tahun 1977 PT Vale di Sorowako telah menghasilkan produk nikel matte.

Nikel matte merupakan produk antara dengan kandungan nikel sekitar 78% dan kobalt sekitar 1%-2%.

Produksi ini, yang rata-rata mencapai 75.000 metrik ton per tahun, dijual berdasarkan kontrak jangka panjang kepada pabrik pemurnian di Jepang.

Dengan adanya kontrak tersebut pemerintah mendapatkan banyak keuntungan, dikarenakan PT Vale melakukan ekspor keluar negeri.

Langkah PT Vale juga menunjukkan komitmen perusahaan yang tak menjual produk mentah dengan harga rendah.

Upaya tersebut telah dilaksanakan sebelum adanya kebijakan pemerintah terhadap Hilirisasi Nikel pada Tahun 2014 dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi.

Sebelum adanya kebijakan tersebut banyak perusahaan yang menjual produk mentah, gundukan tanah ore Nikel diekspor keluar negeri dengan harga rendah.

PT Vale dalam aktivitas Smelter dan Penambangan berkomitmen pada keberlanjutan.*

Wagub Sultra Dorong Pembinaan Atlet Muda

KENDARIKINI.COM – Gubernur di wakili oleh Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Wagub), Ir. Hugua, M.Ling., membuka secara resmi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Atletik se-Sulawesi Tenggara Tahun 2025 yang diselenggarakan di Lapangan Benu-Benua, Kota Kendari, pada Jumat, 13 Juni 2025.

Kegiatan ini diawali dengan upacara pembukaan yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan, Ketua KONI Sultra, Ketua Umum Pengurus Provinsi PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) Sultra beserta jajaran, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Sultra, serta para ketua dan pengurus PASI kabupaten/kota se-Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tenggara yang diwakili oleh Wakil Gubernur Ir. Hugua menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kejuaraan tersebut. “Pemerintah Provinsi sangat mendukung event olahraga seperti ini, karena sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah, khususnya dalam membangun kualitas kesehatan fisik,” ujarnya

Lebih lanjut, pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk menjaring bibit-bibit atlet potensial di cabang olahraga atletik, yang ke depan dapat menjadi kebanggaan daerah, bangsa, dan negara. Wakil Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus PASI Provinsi dan Kabupaten/Kota atas komitmennya dalam membina atlet-atlet muda di Sultra.

Wakil Gubernur menekankan pentingnya sportivitas dan kejujuran dalam dunia olahraga. “Dua nilai utama dalam organisasi olahraga adalah sportivitas dan kejujuran. Olahraga adalah jalur penting dalam membina generasi muda yang unggul dan berkarakter,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan pesan dari Gubernur Andi Sumangerukka yang senantiasa antusias terhadap kegiatan olahraga. “Pak Gubernur sangat senang dengan kegiatan seperti ini. Jika tidak ada tugas di luar kota, beliau pasti hadir langsung,” katanya.

Sebagai penutup sambutannya, Wakil Gubernur menyampaikan harapan besar terhadap pembinaan atlet Sultra menuju ajang nasional. “Mudah-mudahan dari kejuaraan ini menjadi langkah awal yang cemerlang bagi atletik Sultra, dan kita bisa meraih prestasi di tingkat nasional, khususnya PON 2028 di NTB-NTT.”

Acara ditutup dengan pernyataan resmi pembukaan oleh Wakil Gubernur. “Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kejuaraan Daerah Atletik se-Sulawesi Tenggara Tahun 2025 saya nyatakan resmi dibuka. Selamat bertanding dengan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.”

Menurut laporan Ketua Panitia, kejuaraan ini diikuti oleh 11 kabupaten/kota dengan total 257 peserta, yang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial. Kegiatan ini bertujuan sebagai langkah awal rekrutmen atlet dan pelatih menuju persiapan PON 2028, serta menjadi motivasi dalam membina atlet-atlet muda berbakat dari Sulawesi Tenggara.

Kemudian Pengumuman pemenang lomba jalan cepat 10 kilometer putra yaitu: Juara pertama Mustamin Kota Kendari, Juara kedua Muhammad Ridho Kota Bau-Bau dan Juara Ketiga Arinil Syawal Kota Bau-Bau,selanjutnya pemberian medali oleh Wakil Gubernur Prov. Sultra. Dilanjutkan dengan pertandingan Kejuaraan Daerah yang telah di buka oleh Wagub Sultra.*

Wagub Sultra Pimpin Kerja Bakti di Lahan Pemprov di Kendari Barat

KENDARIKINI.COM — Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Wagub Sultra), Ir. Hugua, M.Ling, bersama Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., meninjau langsung kegiatan kerja bakti di lahan milik Pemerintah Provinsi Sultra yang berlokasi di samping Same Hotel Kendari, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat, pada Jumat (13/6/2025).

Turut hadir mendampingi dalam peninjauan tersebut antara lain Asisten II Setda Sultra, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Kepala BPBD Sultra, serta para kepala OPD dan pegawai dari 48 instansi perangkat daerah lingkup Pemprov Sultra yang terbagi dalam beberapa kapling kerja bakti.

Usai meninjau area kerja bakti, Wagub dan Sekda Sultra juga menyambangi kantor Kelurahan Lahundape dan berdiskusi dengan Lurah Lahundape, Juhardin Dema, terkait rencana penataan lahan milik pemerintah daerah yang telah lama ditempati warga.

Dalam wawancaranya di sela-sela peninjauan, Wagub Hugua menyampaikan bahwa tanah bersertipikat atas nama Pemprov. Sultra sejak 1989, kini direncanakan untuk digunakan sebagai lokasi pembangunan berbagai fasilitas publik.

“Pak Gubernur selalu menyampaikan bahwa di atas tanah-tanah pemda itu ada rakyat di dalamnya. Maka pendekatannya harus pelan tapi pasti, agar masyarakat bisa diyakinkan secara aman, damai, dan sejahtera,” ujar Hugua.

Wagub menjelaskan, total luas lahan milik Pemprov di kawasan tersebut mencapai kurang lebih 4 hektar dan ke depan akan dimanfaatkan untuk pembangunan strategis, termasuk untuk menampung kebutuhan lembaga vertikal yang membutuhkan lahan di ibu kota provinsi.

“Banyak instansi pusat seperti UPT kementerian, imigrasi, dan instansi kebudayaan yang meminta lahan untuk fasilitas perkantoran. Sementara kita sangat kekurangan lahan. Maka lahan ini sangat strategis untuk dimanfaatkan secara optimal demi kepentingan bersama,” katanya.

Pemerintah, lanjut Wagub, tidak akan melakukan penggusuran sepihak. Penanganan akan dilakukan secara persuasif dan manusiawi, dengan pendekatan dialog, pendataan, dan pendampingan dari Satpol PP, Sekda, serta pihak notaris.

“Kita akan duduk bersama dengan masyarakat, menentukan batas waktu, dan memberi kesempatan mereka mencari tempat tinggal baru. Prosesnya harus adil dan bermartabat,” ucapnya.

Di kantor Kelurahan Lahundape, pembahasan juga difokuskan pada upaya penertiban lahan Pemprov agar dapat selaras dengan rencana tata ruang dan program prioritas pemerintah daerah. Wagub memastikan pemerintah akan melibatkan pihak kelurahan agar proses penataan berjalan tertib dan terjaga keberlanjutannya.

“Kami akan bekerja sama dengan Pak Lurah untuk memastikan penataan ini berjalan baik. Aset daerah ini akan kita manfaatkan secara tertib, dan ke depan harus dirawat bersama-sama,” tegasnya.

Kegiatan kerja bakti ini menjadi simbol awal dari penataan kawasan milik Pemprov Sultra menuju pemanfaatan yang lebih terarah. Selain untuk menciptakan lingkungan yang bersih, aksi ini juga mempertegas komitmen pemerintah dalam menjaga aset daerah serta memperkuat kolaborasi dengan masyarakat demi kepentingan publik.*

Wagub Sultra Sidak RS Jantung Oputa Yi Koo, Fokus pada Pelayanan, SDM, dan Konsep Rumah Sakit Wisata

KENDARIKINI.COM — Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Jantung Oputa Yi Koo Prov. Sultra pada sore hari ini, sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan kesehatan berjalan optimal dan sesuai standar. Dalam kunjungan tersebut, Wagub didampingi tim pengawas layanan kesehatan serta pejabat teknis terkait dari Dinas Kesehatan.

Sidak berlangsung menyeluruh, dengan sejumlah aspek menjadi sorotan utama. Salah satunya adalah peninjauan kehadiran pegawai, baik tenaga medis maupun non-medis. Wagub menekankan pentingnya kedisiplinan sebagai kunci keberhasilan pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan yang sangat menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

“Saya ingin memastikan semua pegawai hadir dan bekerja sesuai tugasnya. Tidak ada pelayanan yang maksimal tanpa kedisiplinan,” tegas Hugua saat meninjau ruang administrasi dan unit pelayanan.

Wakil Gubernur juga melakukan pemeriksaan terhadap perawat-perawat yang bertugas, terutama yang mengoperasikan alat-alat medis modern milik rumah sakit jantung tersebut. Ia mengapresiasi kinerja sejumlah perawat yang terbukti telah memiliki keahlian dalam menangani peralatan spesialis jantung dan berstandar tinggi.

Tak hanya itu, kebersihan rumah sakit menjadi perhatian khusus. Wagub secara langsung mengecek kondisi ruang rawat inap, ruang tunggu pasien, hingga fasilitas kamar mandi. Ia menekankan bahwa kebersihan adalah indikator manajemen rumah sakit yang baik dan merupakan bagian dari kenyamanan serta keselamatan pasien.

Dalam sesi terpisah, Wagub berdiskusi dengan sejumlah perawat yang telah mengikuti pelatihan perawat spesialis di luar Sulawesi Tenggara. Diskusi ini menjadi ruang penting untuk mendengar masukan serta pengalaman mereka dalam meningkatkan standar pelayanan keperawatan di RS Jantung Oputa Yi Koo.

“Saya ingin rumah sakit ini menjadi benchmark pelayanan jantung, tidak hanya di Sultra, tapi di kawasan timur Indonesia. Bekal pelatihan dan pengalaman perawat-perawat kita harus dimanfaatkan maksimal,” ujar Hugua.

Menariknya, dalam kunjungan ini, Hugua juga mewacanakan pengembangan RS Jantung Oputa Yi Koo menjadi rumah sakit berbasis wisata kesehatan (medical tourism). Menurutnya, Sulawesi Tenggara memiliki potensi besar sebagai tujuan wisata sekaligus tempat layanan kesehatan unggulan.

“Kita bisa menjadikan rumah sakit ini sebagai ikon rumah sakit wisata, menggabungkan antara pengobatan dengan kenyamanan dan keindahan alam sekitar. Ini akan mendatangkan pasien dari luar daerah, bahkan luar negeri,” jelasnya.

Sidak ini mempertegas komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam menghadirkan layanan kesehatan yang bermutu, ramah, dan inovatif. RS Jantung Oputa Yi Koo terus berbenah, baik dari segi sarana, sumber daya manusia, hingga konsep pengembangan jangka panjang, demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sultra dan sekitarnya.*

Remaja di Mubar Ditemukan Tewas Tenggelam di Permandian Wakante

KENDARIKINI.COM – Seorang remaja berjenis kelamin perempuan inisial SJ (19) meninggal dunia di permandian wakante, Desa Latugho, Kecamatan Lawa, Kabupaten Muna Barat, Rabu 30 Juli 2025.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.00 WITA, korban datang ke permandian wakante untuk berenang.

Warga Desa Latugho, Asni, mengatakan sebelumnya korban mengaku pintar berenang. Namun ketika lompat ke air, korban tidak bisa berenang.

“Ditanya dia (korban) pintar berenang. Tapi pas lompat dia tidak naikmi diatas,” katanya saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan telpon WhatsApp.

Sementara itu, Kapolsek Lawa IPDA Haswan, menyebut korban merupakan Desa Parura Jaya, Kecamatan Tiworo Selatan, Kabupaten Muna Barat.

Saat ditanyakan penyebab meninggalnya korban, Haswan mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalkan korban.

“Belum. Masih sementara diambil datanya,” tutupnya.(Amin)*

Indosat Ooredoo Hutchison Pertahankan Profitabilitas Ditengah Dinamika Pasar yang Menantang

KENDARIKINI.COM — PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison atau IOH; IDX: ISAT) hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk kuartal kedua tahun 2025. Di tengah situasi pasar yang menantang, perusahaan berhasil mempertahankan kinerja secara tangguh seraya melanjutkan perluasan infrastruktur jaringan, mempercepat inovasi yang inklusif di seluruh Indonesia, dan melanjutkan perjalanan transformasi perusahaan menjadi AI-TechCo.

Pada kuartal kedua tahun 2025, Indosat mencatat pendapatan sebesar Rp13,5 triliun, turun tipis sebesar 0,3% dibandingkan kuartal sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh perubahan perilaku pelanggan di pasar serta dinamika industri yang terus berkembang. Meski demikian, Indosat tetap mempertahankan profitabilitas yang konsisten dengan mencatatkan Laba Periode yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk sebesar Rp1,024 triliun, sementara EBITDA tercatat Rp6,4 triliun dengan margin EBITDA yang sehat sebesar 47,6%, didukung oleh pengelolaan biaya yang efisien dan disiplin operasional.

Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan “Indosat terus menjaga komitmennya untuk menciptakan nilai jangka panjang dengan dukungan dan dedikasi yang konsisten dari seluruh pihak yang terlibat. Kami melanjutkan komitmen untuk berfokus pada keberlanjutan profitabilitas, peningkatan efisiensi operasional, dan terus berada pada transformasi menuju AI TechCo. Namun yang terpenting, kami tetap fokus pada tujuan besar kami: memberdayakan Indonesia melalui teknologi yang inklusif.”

*Pertahankan Kinerja Sekaligus Mendorong Inovasi dan Memberdayakan Indonesia*
Di tengah tantangan, Indosat mampu mengelola biaya secara disiplin dan efisien di seluruh lini operasional. Rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) tercatat di angka Rp38,9 ribu, mencerminkan nilai layanan yang semakin relevan bagi pelanggan. Jumlah pelanggan tercatat mencapai 95,4 juta, sejalan dengan tren konsolidasi SIM secara keseluruhan. Sementara itu, trafik data terus menunjukkan pertumbuhan positif, naik 10,3% dibandingkan kuartal sebelumnya, didorong oleh investasi berkelanjutan dalam pengembangan infrastruktur digital.

Untuk memenuhi permintaan data yang terus berkembang, Indosat telah memperluas jaringan 4G dengan total lebih dari 203.000 BTS beroperasi, bertambah lebih dari 15.000 BTS selama paruh pertama tahun ini, mencerminkan momentum operasional yang solid sekaligus memperkuat kepercayaan terhadap arah pertumbuhan digital Indonesia yang terus berkembang. Belanja modal (CAPEX) tercatat sebesar Rp7,5 triliun, dengan hampir sekitar 79% dialokasikan untuk mendukung inisiatif yang meningkatkan pengalaman pelanggan. Perusahaan tetap menjaga fleksibilitas keuangan untuk mendukung investasi jangka panjang, mengakhiri periode ini dengan rasio utang bersih terhadap EBITDA sebesar 0,49 kali, yang menunjukkan kestabilan finansial.

Sebagai wujud komitmen terhadap inovasi yang inklusif, Indosat meresmikan AI Experience Center (AIEC) di Jayapura, Papua, membawa transformasi AI untuk masyarakat di wilayah yang kurang terlayani, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. Langkah ini mencerminkan tujuan besar Indosat untuk memberdayakan Indonesia sekaligus memastikan teknologi dapat memberikan manfaat yang merata bagi seluruh lapisan masyarakat.

Indosat juga mencatat tonggak strategis baru dengan menjadi mitra utama AI Center of Excellence, sebuah inisiatif nasional yang diprakarsai oleh Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi). Berkolaborasi dengan perusahaan teknologi global seperti NVIDIA dan Cisco, Indosat berkomitmen untuk mengakselerasi pengembangan AI di Indonesia. Inisiatif ini dirancang untuk memperkuat ekosistem AI nasional, dengan fokus pada pengembangan talenta lokal, mendukung transformasi bisnis menuju perusahaan berbasis AI, serta mendorong inovasi.

“Perjalanan ini belum selesai. Kami optimis telah berada di jalur yang tepat dengan berfokus pada inovasi dan kolaborasi, serta komitmen untuk memberikan dampak yang nyata dan signifikan, tidak hanya bagi kemajuan bisnis, tetapi juga untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutup Vikram.*

Gegara Gempa Bumi Banguna Puskesmas Towea Retak

KENDARIKINI.COM – Dinding gedung kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Towea, Kabupaten Muna, mengalami retak usai gempabumi tektonik berkekuatan 4.2 Magnitudo, Rabu 30 Juli 2025.

Berdasarkan video berdurasi 0:54 detik yang diterima media ini, terlihat dindin gedung UPTD Puskesmas Towea mengalami retak.

Peristiwa ini sontak menjadi perhatian sejumlah tenaga kesehatan. Terlihat pada bagian jendela dan dindin dekat pintu masuk mengalami retak.

“Habis kasihan retak akibat gempa, kita takut sekali” kata wanita dalam rekaman video sambil menunjuk bagian dindin yang retak.

Selain itu, terdapat sebuah retakan di dekat pintu masuk ruang rekam medis yang panjangnya berbeda dengan retakan yang lain.

“Wih ini retak semua puskesmas kasihan gempa,” tambahnya.

Sementara itu, Dilansir dari tribunnewsSultra.com, Kapolsek Towea, Ipda Lukman, menyampaikan tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini.

Sebelumnya diberitakan, gempabumi ini mengguncang tiga kabupaten di Sultra diantaranya kabupaten Muna, Konawe Selatan dan Buton Utara.

Kepala Stasiun Geofisika Kendari Rudin, mengatakan pusat gempabumi ini terletak pada titik koordinat 4.50 Lintang Selatan (LS) dan 122.72 Bujur Timur (BT) tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3 km TimurLaut Towea, Muna pada kedalaman 5 Kilometer (Km).

Dari hasil pengawasan hingga pukul 11:01 WITA belum ada indikasi gempabumi sususlan.

“Hingga pukul 11:01 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempabumi susulan,” kata Rudin.

Selain itu, Rudin menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi bangunan yang gampang rentak dan membahayakan saat terjadi gempabumi.

“Masyarakat dihimbau agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,” pungkasnya.(Amin)*

Polisi Amankan Dua Pelaku Pencurian di Kolaka

KENDARIKINI.COM – Dua orang pria berhasil diamankan aparat kepolisian usai mencuri barang milik seorang warga inisial JM (40) di Kabupaten Kolaka, Selasa 29 Juli 2025.

Dua pria tersebut berinisial ZU (23) asal warga Kelurahan Ulu Wolo, Kecamatan Wolo dan AZ (32) dari Desa Sani-Sani, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka.

Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif menerangkan awalnya korban pergi ke kebunnya di Desa Sani-Sani untuk mengecek sejumlah barang-barang di rumah kebunnya.

Setibanya, korban tidak lagi melihat barang-barang miliknya berupa gergaji mesin merek STIHL, Handphone merek Oppo A17 dan sebilah badik.

“Pada saat pengecekan ternyata barang-barang sudah hilang diantaranya gergaji mesin merek STIHL, handphone merek oppo A17 dan sebilah badik,” kata Dwi Arif, Rabu 30 Juli 2025.

Dwi Arif menambahkan, atas peristiwa ini korban mengalami kerugian materil senilai Rp12 Juta. Tidak terima dengan kejadian ini, korban melayangkan laporan ke pihak kepolisian untuk di lakukan penyelidikan lebih lanjut.

Berkat penyelidikan lebih lanjut, kedua pelaku ini berhasil diamankan di Desa Sani-Sani, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa 1 unit chainsaw merek STHIL, 1 buah Handphone merek oppo dan sebilah badik.

Untuk diketahui, kedua pelaku diancam dengan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dan pemberatan dengan hukuman paling lama 7 tahun pidana penjara.(Amin)*

Ketum JMSI Disebut Masuk Bursa Caketum PWI

KENDARIKINI.COM – Bila tidak ada aral melintang, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akan menggelar “Kongres Persatuan” di Jakarta akhir bulan Agustus 2025. Kongres digelar untuk mengakhiri konflik yang telah terjadi selama dua tahun di tubuh organisasi wartawan Indonesia tertua dan terbesar ini.

Kesepakatan mengenai “Kongres Persatuan” dicapai bulan Juni lalu setelah kubu Hendry Ch. Bangun dan kubu Zulmansyah Sekedang mencapai kesepakatan damai disaksikan Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat.

Hendry Ch. Bangun terpilih sebagai ketua umum dalam Kongres di Bandung bulan September 2023. Sementara Zulmansyah Sakedang terpilih sebagai ketua umum dalam KLB bulan Agustus 2024 yang dimaksudkan untuk mengkoreksi kepemimpinan Hendry.

Sebulan menjelang “Kongres Persatuan”, sejumlah nama muncul di bursa calon ketua umum. Di samping Hendry dan Zulmansyah, ada juga nama Atal Sembiring Depari yang merupakan ketua umum PWI periode 2018-2023 serta Akhmad Munir yang kini menjadi anggota Dewan Kehormatan PWI kubu Zulmansyah.

Selain keempat nama itu, belakangan nama Teguh Santosa juga masuk bursa calon ketua umum PWI. Teguh bukan sosok asing di PWI. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Luar Negeri periode 2013-2018 dan anggota Dewan Kehormatan PWI dari 2018 sampai 2020.

Teguh mengundurkan diri dari Dewan Kehormatan PWI segera setelah mendapatkan amanah untuk memimpin Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).

Teguh disebut telah melakukan pembicaraan dengan sejumlah unsur pimpinan PWI di sejumlah daerah.

“Teman-teman PWI di daerah baik pengurus maupun anggota membutuhkan sosok yang dapat mempersatukan pihak-pihak yang bertikai, dan mengembalikan marwah organisasi. Ini pesan yang kami terima dalam setiap komunikasi ” ujar Ari Rahman, Ketua Harian JMSI, kepada wartawan di Batam, Kepulauan Riau, Rabu, 30 Juli 2025.

“Mereka menilai Bang Teguh sangat mampu, dan berharap Bang Teguh bersedia mencalonkan diri,” kata Ari lagi.

Ari juga menjelaskan, pengurus PWI di daerah menilai Teguh sebagai sosok yang ideal dan merupakan “paket lengkap”. Selain pernah jadi Ketua Bidang dan Anggota Dewan Kehormatan di PWI Pusat, Teguh juga merupakan wartawan utama dan pemegang Press Card Number One (PCNO). Teguh juga dipercaya sebagai ketua panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di NTB yang diakui sebagai salah satu HPN terbaik.

Ketika ditanya mengenai posisi Teguh di JMSI bila terpilih sebagai ketua umum PWI, Ari mengatakan hal itu sudah dibicarakan di Munas JMSI bulan Juni lalu.

“Ada mekanisme yang sudah disiapkan. Yang penting sekarang ini kita bekerja sama untuk menyelamatkan PWI dan mengembalikan marwahnya. Yang pas, Bang Teguh untuk persatuan,” demikian Ari Rahman.*

MK Kabulkan Uji Materil UU Advokat Soal Rangkap Jabatan Pimpinan Organisasi

KENDARIKINI.COM – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia (RI), Suhartoyo memimpin sidang putusan uji materil Undang-Undang (UU) Advokat yang dilaksanakan di Gedung MKRI di Jakarta, Rabu (30/7/2025).

Hadir dalam sidang tersebut, Andre Dermawan selaku pengadu atau yang mengajukan uji materil UU Advokat di MKRI.

Dalam putusannya, Ketua MKRI Suhartoyo mengabulkan permohonan uji materil UU Advokat.

“Alhamdulillah, hari ini MK sudah memutuskan atau mengabulkan pengajuan uji materil UU Advokat,” ujar dia.

Andre mengatakan, poin dalam putusan ini, setiap pimpinan organisasi advokat yang merangkap jabatan negara baik menteri maupun wakil menteri (Wamen) harus berstatus nonaktif sebagai ketua organisasi advokat.

Sehingga dari putusan ini, karena subjek permohonan uji materil UU Advokat berangkat dari pengangkatan Otto Hasibuan sebagai Wamen Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Kementerian Hukum RI, maka Otto Hasibuan dihadapkan dua pilihan.

Pilihan pertama, apabila Otto Hasibuan
masih ingin menjabat sebagai Wamen, maka Otto Hasibuan mesti nonaktif dari jabatan Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi.

Jika tidak demikian, maka pilihan kedua, Otto Hasibuan harus mundur dari jabatan Wamen.

“Jadi pilihannya ada dua, nonaktif dari Ketua Peradi, atau mundur sebagai Wamen. Terimakasih kepada MK yang telah mengabulkan permohonan ini untuk menjaga indenpendensi kelembagaan, dan mencegah penyalahgunaan wewenang organisasi advokat sebagai organisasi bebas dan mandiri,” tukasnya.

Diberitakan sebelumnya, Uji Materil UU Advokat yang diajukkan Andre Dermawan, pengacara kondang yang berasal dari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini, berangkat dari kasus pengangkatan Otto Hasibuan sebagai Wamen Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Kementerian Hukum RI.

Otto Hasibuan diangkat oleh Presiden Prabowo Subianto untuk menduduki jabatan Wamen Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Wamen Koordinator Bidang Hukum Kementerian Hukum RI tertanggal 21 Oktober 2024.

Pengangkatan Otto Hasibuan, kemudian memicu perdebatan dikalangan profesi advokat. Sebab, disaat bersamaan, Otto Hasibuan masih menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi untuk periode 2020-2025.

“Merangkap jabatan negara, membuat organisasi advokat tidak bebas dan mandiri, karena ada intervensi kekuasaan pemerintahan dalam organisasi advokat, dan cenderung akan didominasi kelompok advokat tertentu,” kata Andre.

Andre mencontohkan, saat Otto Hasibuan memimpin Rakernas DPN Peradi di Bali sebulan setelah diangkat jadi Wamen, Otto Hasibuan mendesak Mahkamah Agung (MA) mencabut Surat Edaran MA Nomor 73 tahun 2015 tentang Penyumpahan Advokat.

Selain itu, Otto menyarankan agar semua advokat yang telah disumpah bergabung ke organisasi Peradi serta meminta MA hanya melakukan penyumpahan terhadap calon advokat yang diusulkan Peradi.

Menurut Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sultra ini, rekomendasi yang disampaikan Otto Hasibuan dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Peradi tidak dapat dipisahkan dari kapasitasnya saat ini sebagai wamen.

Sehingga ia mengatakan, rekomendasi tersebut dapat saja dimaknai sebagai rekomendasi dari Kementerian Koordinator Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.

“Rekomendasi ini bertentangan dengan kondisi faktual saat ini terkait banyaknya organisasi advokat yang secara de facto ada melaksanakan tugas dan fungsi organisasi advokat,” katanya.

Selain itu juga, lanjut Andre, bahwa rekom Peradi kepada MA tidak sesuai dengan Putusan MK Nomor 112/PUU-XII/2014 yang menyatakan Pasal 4 ayat (1) UU Advokat bertentangan dengan UUD NKRI 1945 sepanjang tidak dimaknai bahwa Pengadilan Tinggi atas perintah UU wajib mengambil sumpah bagi para advokat sebelum menjalankan profesinya tanpa mengaitkan dengan keanggotaan organisasi yang secara de facto ada yaitu Peradi dan KAI.

Ia pun menilai, justru tindakan Otto Hasibuan ada upaya melemahkan kelompok organisasi advokat lainnya, dengan rekomendasi yang disampaikan ke MA.

Hal inilah yang kemudian ia tolak dengan mengajukan pengujian materil terhadap UU Advokat dengan harapan, ada pasal yang mengantur pimpinan organisasi advokat tidak boleh merangkap jabatan negara.

Sebab alasan lainnya, akan menimbulkan konflik kepentingan (conflict of interest), karena tidak bisa memisahkan antara kepentingan individu dan organisasi dengan kepentingan tugas jabatannya sebagai pejabat negara.

“Bahkan cenderung menyalahgunakan kekuasaannya dengan mengabaikan putusan Mahkamah untuk kepentingan individu atau kelompok organisasi dan ke depan dapat dipastikan Prof. Dr. Otto Hasibuan SH, MH dalam kapasitasnya Wakil Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan,” tutupnya.*

Tembus Fortune Global, PLN Terus Perkuat Daya Saing di Kancah Dunia

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) mencetak sejarah baru dengan masuk ke daftar Fortune Global 500 tahun 2025, menempati peringkat ke-469 dunia! Capaian ini menjadikan PLN sebagai perusahaan utilitas satu-satunya di Asia Tenggara yang berhasil menembus daftar perusahaan terbesar di dunia berdasarkan pendapatan.

Sebelumnya, dalam peluncuran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan harapannya agar badan usaha milik negara (BUMN) Indonesia semakin kompetitif, profesional, dan terintegrasi dalam ekonomi global.

“Kita ingin lihat BUMN Indonesia masuk dalam daftar Global Fortune 500. Membuktikan bahwa Indonesia bukan sekadar pengikut, tapi juga menjadi pelopor dalam ekonomi dunia,” ungkap Prabowo pada Senin (24/2/2025) lalu.

Prestasi ini mencerminkan pertumbuhan dan transformasi PLN secara signifikan dalam satu dekade terakhir. Sepanjang tahun 2024 PLN berhasil mencatatkan kinerja keuangan impresif dengan pendapatan sebesar Rp545,4 triliun. Jumlah ini meningkat 11,9% dari Rp487,38 triliun pada tahun sebelumnya (YoY).

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyebutkan bahwa PLN telah mampu menunjukkan transformasi yang terukur, tata kelola yang kuat, dan inovasi yang konsisten dapat menjadikan perusahaan nasional di Indonesia sebagai salah satu pemain utama di ekosistem energi dunia.

“Pencapaian ini mencerminkan kapasitas global BUMN Indonesia dalam membangun model bisnis yang berdaya saing tinggi dan berkelanjutan. Danantara Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung agenda transformasi ini demi menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia dan mitra global kami,” ujarnya.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menekankan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari transformasi menyeluruh yang telah dijalankan PLN dalam beberapa tahun terakhir.

“PLN terus berkomitmen untuk memberikan layanan kelistrikan terbaik bagi masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang berada di pelosok negeri. Torehan ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi PLN, tetapi juga bagi seluruh bangsa Indonesia karena menandai posisi kita di pentas ekonomi regional dan global,” ujar Darmawan.

Sepanjang tahun 2024, PLN mencatat penjualan listrik sebesar 306,22 terawatt hour (TWh), meningkat 6,17% dibanding tahun sebelumnya dan melampaui target pemerintah yang sebesar 299,99 TWh. Dari total pendapatan, sebesar Rp353,17 triliun berasal dari penjualan tenaga listrik, naik dari Rp333,19 triliun pada 2023. Kinerja tersebut menghasilkan laba bersih sebesar Rp17,76 triliun.

Capaian ini memperkuat kedudukan PLN sebagai perusahaan utilitas terbesar di Asia Tenggara dan semakin mengukuhkan posisinya dalam kancah bisnis global.

“Kami menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kepercayaan masyarakat serta pemerintah, yang membuat PLN semakin tangguh dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan energi nasional. Keberhasilan ini selaras dengan visi PLN untuk menjadi bagian dari Top 500 Global Company,” tutup Darmawan.*

PUSPAHAM: Kompromi Ekologis di TWAL Teluk Lasolo, Izin Lintas atau Legalisasi Perusakan

KENDARIKINI.COM – Kawasan Taman Wisata Alam Laut (TWAL) Teluk Lasolo di Konawe Utara seharusnya menjadi benteng terakhir perlindungan ekosistem pesisir yang vital—mulai dari hutan mangrove, padang lamun, terumbu karang, hingga habitat biota laut endemik. Lebih dari itu, kawasan ini berdekatan dengan wilayah wisata unggulan seperti Labengki dan Sombori, yang memiliki nilai ekologis tinggi dan potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi ekowisata berkelanjutan.

Namun realitas menunjukkan kontradiksi serius: TWAL Teluk Lasolo justru menjadi jalur lalu lintas kapal tambang, sebuah praktik yang secara langsung mengancam fungsi ekologis kawasan konservasi. Situasi ini menggambarkan lemahnya sistem perlindungan dan pengawasan di kawasan konservasi laut Sulawesi Tenggara, sekaligus mempertanyakan konsistensi kebijakan negara dalam menjaga ruang hidup pesisir.

Salah satu perusahaan tambang, PT Sinar Jaya Sultra Utama (SJSU), telah menyatakan komitmennya terhadap regulasi dengan mengajukan izin lintas kawasan. Namun komitmen ini tidak menjawab pertanyaan mendasar: mengapa kawasan konservasi bisa menjadi jalur sah bagi aktivitas tambang? Lebih jauh, apakah seluruh proses perizinan telah berbasis pada kajian daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup laut?

Fakta Penting:

12 perusahaan telah mengantongi izin lintas kawasan konservasi, termasuk PT Antam dan PT Makmur Lestari Primatama.

16 perusahaan lain sedang dalam proses, termasuk PT SJSU.

Beberapa perusahaan tidak memiliki dermaga (jetty), membuka celah terhadap praktik logistik tidak terkendali yang berpotensi melanggar batas kawasan konservasi.

Meski pejabat dari BKSDA Sultra menyatakan bahwa patroli belum menemukan pelanggaran langsung oleh PT SJSU, pernyataan tersebut tidak serta merta menghapus kekhawatiran atas dampak ekologis yang mungkin muncul akibat padatnya aktivitas kapal tambang di sekitar TWAL.

Ancaman Nyata terhadap Ekosistem Laut
TWAL Teluk Lasolo adalah kawasan yang menopang:

Fungsi ekologis sebagai penyerap karbon dan pelindung pantai dari abrasi.
Fungsi perikanan sebagai habitat pembesaran ikan dan biota laut lainnya.
Fungsi sosial-ekonomi dalam menopang mata pencaharian nelayan tradisional dan pengembangan pariwisata bahari berbasis alam.

Ketika aktivitas tambang merangsek masuk dan dilegalkan dengan dalih “izin lintas,” maka kawasan konservasi kehilangan makna dan fungsi utamanya. Di tengah krisis iklim dan kerusakan biodiversitas global, Indonesia tidak bisa terus bersikap permisif terhadap pelanggaran prinsip-prinsip perlindungan lingkungan hidup.

Tuntutan PUSPAHAM Sulawesi Tenggara:
Evaluasi menyeluruh terhadap seluruh izin lintas di kawasan TWAL Teluk Lasolo.
Moratorium lalu lintas kapal tambang di dalam dan sekitar kawasan konservasi laut.

Transparansi penuh dan pelibatan publik dalam proses perizinan serta pengawasan kawasan konservasi.
Penegakan hukum yang tegas dan adil terhadap pelanggaran oleh perusahaan tambang.

Penguatan kapasitas kelembagaan, termasuk teknologi pengawasan dan pelibatan masyarakat lokal dalam pemantauan wilayah pesisir.

“Kawasan konservasi bukan zona kompromi. Ia adalah ruang lindung terakhir yang harus kita jaga dari ekspansi industri yang merusak. Konawe Utara tidak boleh menjadi panggung tragedi ekologis berikutnya di Indonesia,” tegas Direktur PUSPAHAM Sulawesi Tenggara Kisran Makati.*

Tiga Kabupaten di Sultra Diguncang Gempa Bumi 4,2 Magnitudo

KENDARIKINI.COM – Tiga Kabupaten di Sulawesi Tenggara (Sultra) dilanda gempabumi tektonik berkekuatan 4.2 Magnitudo, Rabu 30 Juli 2025.

Kepala Stasiun Geofisika Kendari Rudin, mengatakan tiga Kabupaten ini adalah Muna, Buton Utara (Butur), dan Konawe Selatan (Konsel).

Pusat gempabumi ini terletak pada titik koordinat 4.50 Lintang Selatan (LS) dan 122.72 Bujur Timur (BT) tepatnya berlokasi di darat pada jarak 3 km TimurLaut Towea, Muna pada kedalaman 5 Kilometer (Km).

Dari hasil pengawasan hingga pukul 11:01 WITA belum ada indikasi gempabumi sususlan.

“Hingga pukul 11:01 WITA, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum terjadi aktivitas gempabumi susulan,” kata Rudin.

Selain itu, Rudin menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjauhi bangunan yang gampang rentak dan membahayakan saat terjadi gempabumi.

“Masyarakat dihimbau agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa,” pungkasnya.(Amin)*

PT Vale Resmikan Tahap Konstruksi Infrastruktur Strategis IGP Pomalaa

KENDARIKINI.COM – Salah satu perusahaan nikel berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) yang menjadi bagian dari MIND ID menandai langkah strategis dalam pengembangan industri nikel berkelanjutan dengan dimulainya pembangunan infrastruktur penunjang untuk Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Proyek ini merupakan bagian dari komitmen PT Vale untuk mendukung visi hilirisasi pemerintah dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok energi global berbasis kendaraan listrik (EV).

Bekerja sama dengan PT Leighton Contractors Indonesia (LCI), seremoni peletakan batu pertama dilaksanakan di View Point Living Area, dan dihadiri oleh pemangku kepentingan kunci, termasuk Bupati Kolaka Amri, S.STP., M.Si., Ketua Komisi III DPRD Kolaka Israfil Sanusi, President Director LCI Simon Burley, serta perwakilan Kedutaan Besar Australia dan jajaran manajemen PT Vale IGP Pomalaa.

Pembangunan infrastruktur ini mencakup Workshop, Office Area, Operational Camp, Main Entrance, serta fasilitas pendukung lainnya, termasuk Operation Building, Maintenance Building, Residence, dan Support Building.

Proyek yang dikembangkan oleh LCI ini ditargetkan rampung dalam waktu 26 bulan, hingga 31 Oktober 2026, dengan penerapan standar keselamatan kerja tertinggi dan efisiensi berbasis teknologi mutakhir.

Sebagai informasi, hingga Juli 2025, progres fisik keseluruhan proyek IGP Pomalaa telah mencapai 31 persen, termasuk tahap awal konstruksi pabrik HPAL yang menggandeng Huayou, perusahaan global terkemuka di bidang pengolahan nikel laterit.

Blok Pomalaa menyimpan potensi besar dari jenis bijih limonite yang sebelumnya kurang dimanfaatkan. Melalui teknologi High Pressure Acid Leaching (HPAL), PT Vale membuka peluang baru untuk menjadikan limonite sebagai sumber daya strategis bagi bahan baku baterai kendaraan listrik.

“Sejak awal 2022 kami mengambil posisi strategis untuk menggandeng Huayou yang memiliki keunggulan teknologi HPAL. Proyek ini menjadi simbol bahwa limonite Kolaka bisa menjadi sumber kesejahteraan, bukan limbah. Dan kami tidak bisa melakukannya sendiri—kolaborasi dengan mitra seperti LCI membuat kami optimistis bahwa proyek ini akan membangun warisan untuk generasi mendatang,” ujar Mohammad Rifai, Head of Pomalaa Project PT Vale.

President Director LCI, Simon Burley, menyatakan kebanggaannya bisa kembali berkarya di Indonesia melalui kerja sama dengan PT Vale. “PT LCI merasa terhormat dapat berkontribusi dalam proyek strategis nasional ini. Dengan teknologi konstruksi yang cepat, efisien, dan standar internasional, kami menjunjung tinggi keselamatan sebagai prioritas utama. Kami juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-57 untuk PT Vale—mitra luar biasa kami dalam perjalanan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Second Secretary Economic Trade and Investment Kedutaan Besar Australia, Julia DeLorenzo, menegaskan pentingnya investasi jangka panjang Australia di Indonesia, terutama di luar Jawa.

“CIMIC Group (induk LCI) telah hadir lebih dari 50 tahun di Indonesia. Kolaborasi ini mencerminkan masa depan kerja sama bilateral yang semakin kuat dan inklusif,” ungkapnya.

Bupati Kolaka, Amri, S.STP., M.Si., menggarisbawahi pentingnya keterlibatan tenaga kerja lokal. “Regulasi kita jelas—minimal 70% tenaga kerja tidak terampil harus dari lokal. Pengangguran terbuka masih tinggi. Saya minta semua mitra Vale patuh pada ini, juga pada pajak, retribusi, dan keterlibatan pengusaha lokal. Jangan lupa, realisasikan pembangunan smelter bersama PT KNI seperti yang dijanjikan,” tegasnya.

Seremoni ini ditutup dengan penanaman pohon oleh para pejabat dan undangan, sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan di setiap tahap pembangunan.*

Polda Sultra Koordinasi dengan SMKN 6 Kendari Soal Penyuluhan Pelajar

KENDARIKINI.COM — Subdirektorat Bintibsos Direktorat Binmas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan kegiatan koordinasi dengan pihak SMK Negeri 6 Kendari dalam rangka perencanaan penyuluhan kepada pelajar. Kegiatan ini berlangsung pada hari Rabu, 30 Juli 2025, pukul 11.00 WITA bertempat di SMK Negeri 6 Kendari.

Tim dari Subdit Bintibsos yang hadir dalam kegiatan inidipimpin oleh Akp Basuni selalu PS kasi binturmas subdit bintibsos Ditbinmas Polda Sultra
Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan pihak sekolah dalam merancang program penyuluhan yang akan diberikan kepada para siswa. Penyuluhan yang direncanakan akan menyasar isu-isu penting seputar ketertiban dan keamanan lingkungan sekolah serta pembinaan karakter pelajar.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah menyambut baik inisiatif dari Ditbinmas Polda Sultra dan berharap sinergi ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan pelajar serta menciptakan situasi harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat) yang kondusif di lingkungan sekolah.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Dokumentasi kegiatan telah disiapkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan tugas.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan institusi pendidikan semakin kuat, khususnya dalam mendukung pembinaan generasi muda yang berkarakter dan taat hukum.*

Tim Taekwondo Polda Sultra Raih 5 Emas di Kapolri Cup

KENDARIKINI.COM – Tim Taekwondo Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Pekan Olahraga Nasional Polri Kapolri Cup 6 Cabang Beladiri Taekwondo Tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 27 Juli 2025, bertempat di GOR Jatidiri, Kota Semarang, Jawa Tengah, ini menjadi ajang unjuk kemampuan bagi para atlet TNI/Polri dan umum dari seluruh Indonesia. Sejak pukul 07.00 WITA, rangkaian acara dimulai dengan upacara pembukaan, dilanjutkan pertandingan, penyerahan sertifikat, pengalungan medali, dan ditutup secara resmi oleh panitia.

Kehadiran para pejabat penting seperti Karo SDM Polda Jateng selaku pengurus Persatuan Taekwondo Garbha Presisi Polri, panitia pelaksana, para ketua kontingen, serta seluruh atlet dari berbagai kesatuan, menambah semarak dan khidmatnya pelaksanaan kejuaraan tersebut. “Dari Polda Sultra kita kirimkan atlet-atlet terbaik untuk berlaga di dua kategori, yakni kategori khusus TNI/Polri dan kategori umum,” kata Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol Arief Fitrianto, S.H., S.IK., M.M.

Hasil yang dicapai tim Taekwondo Polda Sultra sangat menggembirakan, dengan raihan total lima medali emas dan tiga medali perak. Pada kategori TNI/Polri, Briptu Rizky Irma Suryani berhasil menyumbangkan satu medali perak di kelas Poomsae individu putri. Sementara itu, di kategori umum, medali emas berhasil diraih oleh Briptu Rizky Irma Suryani, Bripda Tito Prasetya, Bripda Farhat Qayum, Bripda Erik Strada, dan Gibraldi Al Muisu. Medali perak juga disumbangkan oleh Bripda Muh. Arief Wijaya dan Bripda Muh. Biyan Akbar Togala.

Prestasi luar biasa juga ditorehkan oleh Gibraldi Al Muisu yang dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Kyorugi Junior. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi dan kemampuan teknik yang dimilikinya, serta mencerminkan hasil pembinaan yang baik dari jajaran pembina olahraga di lingkungan Polda Sultra. Pencapaian ini tak hanya mengharumkan nama institusi, tetapi juga memotivasi atlet lain untuk terus berlatih dan berprestasi.

Secara keseluruhan, pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat sportivitas. Keikutsertaan tim Taekwondo Polda Sultra dalam ajang nasional ini membuktikan bahwa pembinaan dan pengembangan SDM di bidang olahraga terus menjadi perhatian serius. Keberhasilan ini diharapkan mampu mendorong prestasi yang lebih tinggi di ajang-ajang selanjutnya serta memperkuat sinergi antara institusi kepolisian dan masyarakat dalam bidang olahraga.*

Polda Sultra Laksanakan Pengawasan di Polsek Mandonga

KENDARIKINI.COM – Subdit Bhabinkamtibmas Ditbinmas Polda Sulawesi Tenggara bersama Bakomsus Polda Sultra melaksanakan kegiatan pengawasan, pengendalian (waskat dan wasdal), serta pembinaan kepada personel Bhabinkamtibmas di wilayah hukum Polsek Mandonga, Polresta Kendari, pada Rabu (30/7).

Kegiatan dimulai pukul 09.30 WITA dan berlangsung hingga selesai dengan lancar dan tertib. Adapun sasaran utama dalam kegiatan ini adalah Kanit Binmas dan para Bhabinkamtibmas Polsek Mandonga.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan peran aktif Bhabinkamtibmas dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). Selain itu, juga diberikan pembinaan kemampuan dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Ditbinmas Polda Sultra dalam membina dan meningkatkan profesionalisme para personel Bhabinkamtibmas agar semakin siap menghadapi berbagai dinamika tugas di lapangan.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Dokumentasi kegiatan terlampir sebagai bukti pelaksanaan.*

Kapolda Sultra Tekankan Peran Strategis Tenaga Pendidik SPN

KENDARIKINI.COM – Kapolda Sulawesi Tenggara, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.IK., M.H., memberikan arahan kepada para pembina, instruktur, dan tenaga pendidik di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sultra pada Rabu, 30 Juli 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembukaan resmi Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Tahun 2025/2026 yang digelar di SPN Polda Sultra, Anggotoa, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe.

Dalam arahannya, Kapolda Sultra menekankan pentingnya peran seluruh unsur tenaga pendidik dalam mencetak anggota Polri yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, etika, dan jiwa pengabdian kepada masyarakat.

“Pembina, instruktur, dan gadik memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa. Oleh karena itu, pendidikan yang diberikan tidak hanya terbatas pada teori, tetapi juga harus mampu menanamkan nilai-nilai disiplin, keteladanan, dan semangat melayani,” ujar Irjen Didik.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan kerja sama dalam tim pendidikan, serta mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas selama proses pembinaan berlangsung.

Di akhir kegiatan, Irjen Didik memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan kerja keras seluruh personel SPN Polda Sultra. Ia berharap agar kualitas pendidikan di lingkungan SPN terus ditingkatkan guna mencetak Bintara Polri yang unggul dan siap menghadapi tantangan tugas di lapangan.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti