Minggu, November 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 188

Kasus Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Kendari Dilimpahkan ke Kejaksaan

KENDARIKINI.COM – Kasus dugaan tindak pidana pemalsuan ijazah yang dilakukan Anggota DPRD Fraksi Partai NasDem Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), inisial LA dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari.

Pelimpahan berkas perkara La Ami ke Kejari Kendari, disampaikan oleh Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polresta Kendari, AKP Nirwan Fakabuan saat dihubungi lewat pesan WhatsApp, Rabu (23/7/2025).

“Iya sudah di Kejaksaan semua,” singkat dia.

Saat kembali ditanya mengenai apakah berkas perkara sudah status P21 atau dinyatakan telah lengkap, termaksud kapan dilimpahkan, Kasat Reskrim Polresta Kendari ini enggan menjawab.

Dihubungi terpisah, Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Kendari, Aguslan belum merespons atau menanggapi pertanyaan awak media ini.

Sebelumnya diberitakan, LA ditetapkan tersangka dugaan pemalsuan dokumen oleh penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari, tertanggal 9 Oktober 2024 lalu.

LA dilaporkan oleh La Ode Dzulfijar ke Polresta Kendari. Pelaporan ini terkait dugaan pemalsuan dokumen, lantaran menggunakan ijazah paket C palsu milik orang lain untuk kepentingan pencalonan LA di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.

Terlapor mengajukkan pergantian nama yang tertera di ijazah paket C dengan atas nama La Rasani di Pengadilan Negeri (PN) Kendari, dan permohonan LA dikabulkan.

Untuk membuktikan laporannya, ia lalu menyurati Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra perihal keabsahan ijazah atas nama La Rasani, peserta ujian paket C Tahun 2008 dari PKBM Bina Ilmu Wawesa Kabupaten Muna.

Surat balasan Dikbud Sultra, kemudian menerangkan bahwa nama La Rasani peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Tahun 2008 PKBM Bina Ilmu Wawesa Kabupaten Muna dengan nomor peserta 08-20-02-27-225 tidak terdaftar dalam data base Lembar Jawaban Komputer (LJK) di Pusat Assesmen Pendidikan.

Sehingga dari, surat balasan dari Dikbud Sultra tersebut kemudian dijadikan salah satu bukti untuk melaporkan dugaan pemalsuan dokumen LA ketika mendaftar sebagai Calon Legislatif (Caleg).

“Kami apresiasi terhadap kinerja Polresta Kendari yang telah memproses laporan kami sampai pada tahapan penetapan tersangka. Sebab LA telah melakukan perbuatan yang mencederai marwah pengadilan dengan menjadikan ijazah paket C atas nama La Rasani yang diduga merupakan ijazah palsu sebagai bukti dalam permohonan penggantian nama,” tutupnya.*

Musprovlub KONI Sultra, Triple A Kembalikan Berkas Pendaftaran

KENDARIKINI.COM – Andi Ady Aksar (AAA) menjadi satu-satunya kandidat yang mengembalikan dokumen pendaftaran sebagai calon Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Sesuai jadwal pendftaran Tim Panitia Penjaringan (TPP) KONI Sultra, hari ini jadwal terakhir pengembalian berkas, dari 2 calon yang memgambil dokumen pendaftaran, hanya AAA yang mengembalikan berkas, Rabu (23/7/2025).

AAA bersama timnya, secara resmi mengembalikan dokumen pendaftaran pada Rabu 23 Juli 2025 sekitar pukul 16.40 WITA di Claro Hotel Kendari.

Ketua Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua KONI Sultra masa bakti 2025-2029, La Sawali mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan tahapan pengembalian formulir pendaftaran.

Dari dua nama yang mengambil formulir, hanya Andi Ady Aksar yang mengembalikan berkas pendaftarannya.

“Kami telah bekerja secara maksimal dalam proses penjaringan. Formulir pendaftaran diambil oleh Laode Hasanuddin Kansi dan Andi Ady Aksar. Namun, hanya Andi Ady Aksar yang mengembalikan berkas tersebut,” beber La Sawali.

Menurutnya, berkas yang diserahkan oleh tim pemenangan Andi Ady Aksar sudah lengkap dan aman, serta memenuhi syarat dukungan yakni minimal mendapat 30 persen dukungan dari kepengurusan KONI Kabupaten/Kota, dan 30 persen dukungan dari pengurus Cabang Olahraga (Cabor).

Selanjutnya, TPP akan melakukan verifikasi terhadap dokumen yang telah diserahkan.

“Berkasnya sekitar 13 berkas diantaranya adalah Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), surat keterangan dokter, dan kurang lebih delapan formulir lainnya. Semua dokumen lengkap. Nanti akan kita verifikasi apakah dokumennya diterima atau tidak. Yang pasti tim pemenangan AAA telah memenuhi syarat,” ujar La Sawali.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Andi Ady Aksar, Sofyan mengatakan, dukungan yang diperoleh pihaknya telah melebihi syarat yang ditetapkan. Andi Ady Aksar didukung oleh 15 dari 17 kepengurusan KONI Kabupaten/Kota dan 50 Cabor dari 55 pengurus.

“15 dari kepengurusan telah mendukung, kecuali KONI Wakatobi dan Buton. Sementara dari 55 Cabor ada 50 yang dukung, 5 cabor lainnya tidak dapat memberikan dukungan karena masa kepengurusan mereka telah berakhir,” tutur Sofyan.

Dalam kesempatan tersebut, Andi Ady Aksar menyampaikan visi dan misinya untuk kemajuan olahraga Sultra.

“Visi dan misi saya adalah mensinergikan KONI dengan Pemerintah Provinsi Sultra, serta membawa olahraga Sultra ke kancah nasional dan internasional,” optimis Andi Ady Aksar.

Ia juga menyatakan kesiapannya untuk membawa perubahan, terutama dalam manajemen KONI Sultra.

“Insyaallah, KONI Sultra ke depan kita akan upayakan dan optimalkan sinergitas. Memaksimalkan prestasi yang ada, dan siap memajukan olahraga di Sultra,” tutupnya.*

Polres Kolut Bantu Warga Evakuasi Motor Trail yang Terjebur di Sungai

KENDARIKINI.COM – Satu unit motor trail KLX berwarna merah ditemukan tenggelam di dekat jembatan sungai Batu Putih, Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolaka Utara. Motor tersebut ditemukan oleh warga setempat dalam keadaan tidak bertuan, Selasa 22 Juli 2025.

Kasubsi PDIM Humas Polres Kolaka Utara, AIPDA Ahmad Syaiful, menjelaskan motor ini milik warga bernama Egi dari Desa Tolala, Kecamatan Tolala, Kabupaten Kolaka Utara.

“Pemilik motor disebut Egi warga Desa Tolala,” katanya, Rabu 23 Juli 2025.

Lanjut, kata dia, peristiwa ini terjadi pada malam hari dimana Egi hendak membawa motornya ke sungai. Area sungai ini selalu dijadikan tempat untuk cuci motor.

Egi mengira volume sungai masih dangkal, ternyata tinggi air mencapai dada manusia dewasa, hal ini membuat motornya tenggelam.

“Sungai di situ sering dipakai cuci kendaraan makanya dia kasih turun tapi ternyata sampai dada airnya dan motor langsung tenggelam,” ujarnya.

Motor tersebut tidak bisa dievakuasi seorang diri. Keesokan harinya Polsek Batu Putih melakukan evakuasi dan mengamankan motor tersebut.

“Nanti pagi baru di evakuasi diamankan ke Polsek Batu Putih kemudian datang pemilik motor bahwa motornya yang tidak bisa evakuasi sendri pada malam kejadian,” pungkasnya.(Amin)*

Kasus Dugaan Suap Pemilihan Wakil Bupati Koltim Masuk Tahap Susun Kesimpulan Penyelidikan

KENDARIKINI.COM – Kasus dugaan Suap pada pemilihan Wakil Bupati Kolaka Timur (Koltim) AA pada tahun 2022 kini masuk pada tahapan penyusunan kesimpulan penyelidikan.

Kasi Intel Kejari Kolaka, Bustanil Arifin yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp pada Selasa 22 Juli 2025 mengatakan bahwa saat ini pihaknya sementara tahapan susun kesimpulan.

“Kami sementara susun kesimpulan,” katanya.

Diketahui Kesimpulan penyelidikan adalah bagian akhir dari laporan atau tulisan yang merangkum temuan utama, menghubungkannya dengan tujuan penelitian, dan memberikan generalisasi yang didukung oleh data.

Sebelumnya kasus dugaan suap yang masih tahap penyelidikan telah memeriksa sejumlah saksi.

Saksi-saksi yang diperiksa diantaranya anggota DPRD Koltim periode 2019-2024. Diantaranya Rosdiana, Hj. Jumhani, dan Ketua DPRD Koltim saat itu, Suhaemi Nasir, telah dimintai keterangannya pada Selasa (15/6/2025). Menyusul kemudian, Yudo Handoko, Rika Safitri, Yunianti, dan Eka Widiawati diperiksa pada Rabu (16/6/2025).

Namun, gelombang keterkejutan publik justru muncul dari pengakuan salah satu saksi kunci, Rosdiana. Di hadapan penyidik, ia blak-blakan mengungkap fakta yang mencengangkan.

Bersama 12 anggota DPRD lainnya yang memberikan dukungan kepada AA dalam Pemilihan Wabup Koltim pada beberapa tahun lalu delapan diantaranya merupakan Fraksi dari Partai Nasional Demokrat (NasDem).

Saat itu mereka ternyata diterbangkan ke Jakarta oleh sosok yang kini menjabat sebagai Bupati Koltim tersebut.

Di ibukota, Rosdiana mengaku difasilitasi menginap di Hotel Borobudur Jakarta. Tak hanya itu, ia juga menerima sejumlah uang dalam pecahan Dollar sebagai imbalan atas dukungannya kepada AA.

Uang haram tersebut bahkan langsung ditukarkannya di salah satu money changer di Jakarta, yang jika dirupiahkan mencapai angka fantastis Rp90 juta.

Tak berhenti di uang tunai, para loyalis AA dalam pemilihan Wabup Koltim tahun 2022 yang digelar di Kendari itu juga mendapatkan “bonus” berupa satu unit handphone merk Vivo. Alat komunikasi ini diduga digunakan untuk mendokumentasikan jalannya pemilihan.

Keterangan Rosdiana semakin diperkuat oleh saksi lain bernama Eri, yang baru-baru ini turut diperiksa Kejari Kolaka.

Eri mengaku memiliki peran sentral dalam proses penukaran uang Dollar yang diterima Rosdiana dari Bupati Koltim saat ini. Setelah menukar, Eri langsung menyerahkan kembali uang rupiah tersebut kepada Rosdiana.

Bahkan, Eri membeberkan percakapannya dengan Rosdiana di dalam mobil, yang mengindikasikan bahwa uang Dollar tersebut merupakan “jatah” dari Penjabat Bupati Koltim terpilih, lengkap dengan satu unit telepon genggam sebagai “bonus”.

“Di dalam mobil, saya tanya asal uang dolar itu. Kata Bu Rosdiana, ‘ini dibagi-bagikan sama PJ Bupati yang terpilih, seratus juta plus HP’,” ungkap Eri, mengutip pemberitaan media.

Pengakuan serupa juga datang dari anggota DPRD lainnya, Yudo Handoko. Di hadapan penyidik Kejari Kolaka pada 13 Februari 2025 lalu, Yudo mengaku menerima amplop putih berisi uang pecahan Dollar dari Abdul Azis yang diserahkan langsung di Kabupaten Kolaka.

Kini, dengan terpenuhinya unsur bukti permulaan yang cukup, yang minimal terdiri dari dua alat bukti sah seperti keterangan saksi, publik menanti keberanian Kejari Kolaka untuk menaikkan status kasus ini ke tahap penyidikan.

Untuk diketahui juga saat ini AA tengah menikmati kursi nahkodanya sebagai Bupati Kolaka Timur (Koltim) bersama Wakilnya Yosep Sahaka usai memenagkan kontestasi Pilkada Koltim tahun 2024 lalu.*

Program Muharam Ceria YBM PLN UP3 Kendari dan IZI Sultra Berbagi Kebahagiaan dengan 100 Anak Yatim dan Dhuafa

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka bulan Muharram 1447 H, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Kendari bekerja sama dengan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sulawesi Tenggara menggelar program bertajuk “Muharram Ceria”, yang menyasar anak-anak yatim dan dhuafa di Kota Kendari dan sekitarnya.

Program ini bertujuan memberikan semangat baru di tahun hijriah bagi anak-anak yang membutuhkan, melalui penyaluran bingkisan perlengkapan sekolah berupa tas dan alat tulis. Sebanyak 100 anak yatim dan dhuafa menjadi penerima manfaat dalam kegiatan ini.

Pelaksanaan program diawali dengan penyerahan simbolis di kantor PLN UP3 Kendari, yang berlokasi di Jl. Khairil Anwar, Kelurahan Wua-wua, Kota Kendari. Acara ini dihadiri oleh perwakilan manajemen PLN UP3 Kendari, tim YBM PLN, serta perwakilan IZI Sultra.

Setelah seremoni simbolis, tim gabungan dari YBM PLN dan IZI Sultra melanjutkan proses penyaluran langsung ke beberapa titik lokasi, yang telah ditentukan sebagai target distribusi. Titik-titik ini mencakup berbagai wilayah di Kota Kendari dan sekitarnya, dengan harapan bantuan dapat menjangkau anak-anak yang benar-benar membutuhkan.

“Melalui program ini, kami ingin menanamkan semangat baru di tahun yang baru, agar adik-adik kita yang kurang mampu tetap bisa semangat belajar dan merasa diperhatikan. Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa. Semoga bingkisan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus semangat menuntut ilmu” ujar Munawir, selaku manager PLN UP3 Kendari dalam sambutannya.

Dengan terlaksananya program Muharram Ceria, YBM PLN dan IZI berharap kegiatan ini tidak hanya meringankan beban para penerima manfaat, tetapi juga mempererat ukhuwah dan kepedulian sosial di masyarakat.*

IZI Sultra Bahagiakan Anak Yatim Dhuafa dengan Nobar dan Makan Siang Bersama

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka memperingati 10 Muharram yang dikenal sebagai Hari Raya Anak Yatim, Lembaga Amil Zakat Nasional Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sulawesi Tenggara menghadirkan keceriaan istimewa bagi ratusan anak yatim Dhuafa melalui program Muharram Ceria 1447 H

Salah satu agenda dalam rangkaian program ini adalah nonton bareng film anak-anak “Jumboo” di Bioskop Hollywood Cinema Kendari, yang disambut antusias dan penuh tawa oleh ratusan anak yatim. Tak hanya disuguhi hiburan inspiratif, anak-anak juga diajak makan siang bersama di Rumah Makan Ayam Penyet Surabaya, suasana hangat dan penuh kebersamaan.

“Ini adalah momen langka dan membahagiakan bagi mereka. Banyak dari anak-anak ini belum pernah masuk bioskop sebelumnya,” ujar salah satu pendamping yatim Ibu Misnawati salah satu pendamping anak yatim dari Desa Tapulaga.

Ramli, kepala Kantor Perwailan IZI Sultra menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh donatur IZI yang telah terlibat dalam pelaksanaan program muharram ceria bahagiakan anak yatim ini.

Kami tentunya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh donatur IZI yang telah mensuport atau menyalurkan donasinya shingga program ini bisa terlaksana dengan baik. InsyaAllah ini akan menjadi kebahagian tersendiri bagi anak – anak yang yatim dan InsyaAllah menjadi amal jariyah buat seluruh donatur.. Aamiin. Ucar Ramli

Usai menikmati film dan makan siang, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian bingkisan spesial dan santunan untuk anak-anak yatim. Dalam suasana haru dan syukur, anak-anak diajak untuk mendoakan para donatur IZI Sultra yang telah berkontribusi mewujudkan kebahagiaan ini.

“Saya sangat senang saat nonton film tadi karena ini pertama kalinya saya ke bioskop. Layarnya besar sekali dan suaranya bagus, saya ingin cerita ke teman-teman saya nanti,” ujar Nur Rahmadani, anak yatim yang akrab disapa Ami.*

Majelis Ta’lim Al Jamiilah MAN 1 Kendari Salurkan Donasi untuk Palestina Melalui IZI Sultra

KENDARIKINI.COM – Dalam semangat kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, Majelis Ta’lim Al Jamiilah yang terdiri dari siswa-siswi MAN 1 Kendari menyalurkan donasi sedekah daging untuk Palestina sebesar Rp1.000.000. Donasi ini diserahkan secara resmi kepada Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Perwakilan Sulawesi Tenggara untuk diteruskan kepada warga Palestina, khususnya para pengungsi yang terdampak konflik kemanusiaan.

Program ini merupakan bagian dari upaya memperluas kebermanfaatan momen Hari Raya Idul Adha 1446 H, di mana IZI Sultra membuka kesempatan kepada masyarakat, sekolah, hingga komunitas untuk berpartisipasi dalam program Sedekah Daging untuk Palestina. Donasi yang terkumpul akan disalurkan dalam bentuk daging olahan siap saji kepada saudara-saudara kita di wilayah pengungsian Palestina, termasuk di kamp-kamp pengungsi di Yordania dan sekitarnya.

“Kami sangat mengapresiasi semangat berbagi dari adik-adik di Majelis Ta’lim Al Jamiilah MAN 1 Kendari. Ini adalah bukti bahwa semangat kepedulian bisa tumbuh sejak dini,” ujar Arsyil Salido perwakilan IZI Sultra saat acara serah terima donasi.

IZI Sultra juga menyampaikan komitmennya untuk semakin aktif menggalang dukungan sedekah daging dari masyarakat Sulawesi Tenggara, agar lebih banyak saudara kita di Palestina yang bisa merasakan keberkahan Hari Raya Idul Adha.

Selain menerima dari lembaga pendidikan, IZI Sultra juga membuka ruang kolaborasi dengan komunitas-komunitas, masjid, maupun organisasi lainnya yang ingin ikut ambil bagian dalam misi kemanusiaan ini.

“Kami membuka seluas-luasnya ruang kolaborasi. Jika ada sekolah, komunitas, atau siapa pun yang ingin ikut berbagi sedekah daging untuk Palestina, kami siap bantu salurkan hingga ke pos-pos pengungsian, bagi yang ingin kolaborasi bisa menghubungi saya secara langsung melalui no telp. 085256954063” tambahnya.

Dengan adanya program ini, IZI berharap masyarakat tidak hanya merasakan keberkahan qurban di dalam negeri, tetapi juga mampu menyentuh kehidupan mereka yang jauh di sana, yang sangat membutuhkan kepedulian kita bersama.*

Tinjau Perumahan Puri Mega Amalia, Pemkot Kendari Temukan Belum Kantongi Dokumen KRK dan PBG

KENDARIKINI.COM – Dugaan perusakan properti milik warga yang dilakukan oleh pengembang Perumahan Puri Mega Amaliah yang bertempat di Jl. Subsidi, kelurahan lepo-lepo Kec. Baruga kota kendari mendapatkan perhatian langsung dari Wakil Wali Kota Kendari Sudirman.

Investigasi langsung yang dilakukan oleh Sudirman beserta OPD terkait, sebagai bentuk Tindak lanjut dari aksi demonstrasi dan pelaporan Aliansi Keadilan Rakyat (AKAR) Sultra merupakan bagian dari titik terang atas dugaan pengrusakan ini.

Ketua Aliansi Keadilan Rakyat (AKAR) sultra, Eko Ramadhan menyatakan sangat mengapresisasi langkah peninjauan langsung yang dilakukan oleh Pemkot Kendari.

Kasus dugaan pengrusakan ini akhirnya mendapatkan titik terang, penyampaian oknum penyidik krimum polda sultra yang tidak menemukan tindakan pidana dalam dugaan pengrusakan ini disanggah langsung oleh Sudirman beserta OPD terkait berdasarkan dengan hasil tinjauan langsung dilokasi menemukan adanya pelanggaran teknis dan lingkungan dalam proses pembangunan tersebut.

Selain itu pihak developer belum menyelesaikan dokumen keterangan rencana kota (KRK) maupun persetujuan bangunan gedung (PBG) termaksud lokasi pembangunan yang tidak sesuai dengan site plan.

Ini kan kontradiktif dari apa yang dikatakan oleh oknum penyidik krimum polda sultra yang justru melayangkan SP2HP penghentian penyidik dengan dalih berdasarkan hasil investigasi yang mereka lakukan tidak menemukan tindak pidana dalam dugaan pengrusakan yang dilakukan oleh pihak developer.

“Sehingga Kami dari AKAR SULTRA menilai ada kejanggalan atas pernyataan penyidik yang kami duga melindungi pihak developer puri mega amaliah dan aipda agusman, SH selaku anggota kepolisian yang turut serta dilaporkan dipropam polda sultra atas dugaan keterlibatan langsung dalam aktivitas pengembangan perumahan dan juga melakukan back-up kepada developer puri mega amaliah,” jelasnya.

Padahal dalil pelaporannya jelas, terkandung dalam pasal 406 ayat (1) KUHP dan pasal 170 KUHP. Begitu juga setelah diselami ternyata pihak developer melakukan pembangunan tanpa persetujuan bangunan gedung (PBG) dapat dipidanakan sesuai yang Tertuang dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja.

Lebih lanjut dikatakan oleh Wakil Wali Kota Kendari Sudirman ia menemukan pelanggaran teknis dan lingkungan dalam proses pembangunan perumahan tersebut. Selain itu, pihak developer diketahui belum menyelesaikan dokumen Keterangan Rencana Kota (KRK) maupun Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), termasuk lokasi pembangunan yang tidak sesuai site plan.

“Kegiatan yang dilakukan pengembang ini tidak sesuai mekanisme. Pertama, pengurusan KRK putus, tidak lanjut pada PBG, sehingga pembangunan dilakukan tidak mengikuti kaidah-kaidah pengembangan yang benar dan sesuai. Yang kedua, lokasi yang dibangun kedua ini tidak sesuai lokasi yang diajukan” ucap Sudirman.

Pihak Pemkot Kendari saat meninjau kawasan Perumahan Puri Mega Amaliah menyempatkan langsung untuk menggelar diskusi dengan warga sekitar untuk mengetahui secara langsung dampak yang ditimbulkan dari aktivitas pengembangan perumahan puri mega amaliah, bahkan salah seorang warga setempat menyampaikan pada pak sudirman, SE bahwa dampak dari pembangunan yang mereka lakukan kami rasakan langsung, apa lagi kalau hujan rembesan air dan lumpur meluap hingga kerumah kami.

Ia juga menegaskan, ketentuan KRK diatur dalam PP Nomor 21 Tahun 2021 dan Permen ATR/BPN Nomor 11 Tahun 2021. Sementara PBG diatur dalam UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Pembangunan tanpa mengikuti aturan itu dapat dikenai sanksi pidana sesuai aturan yang berlaku.

Olehnya itu AKAR SULTRA mendesak Polda Sultra membuka kembali penyidikan, menetapkan pihak developer sebagai tersangka, memeriksa dugaan pelanggaran kode etik oleh oknum polisi, serta mengevaluasi kinerja penyidik yang menangani kasus tersebut.

“Apabila persoalan ini belum mendapatkan kepastian hukum sesuai tuntutan yang kami layangkan, maka kami akan bertandang dipolda sultra untuk mengelar aksi demonstrasi besar-besaran,” pungkasnya.*

Polres Koltim Amankan Pengedar Sabu dengan BB 59 Gram

KENDARIKINI.COM – Polres Kolaka Timur berhasil mengamankan seorang pria atas tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis shabu. Pelaku berinisial AY (22) dari Kelurahan Loea, Kecamatan Loea, Kabupaten Kolaka Timur.

Pelaku berhasil diamankan di kediaman temannya yang beralamat Desa Putemata, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Koltim, pada Selasa 22 Juli 2025 subuh.

Kasi Humas Polres Kolaka Timur, IPTU Irwan Pansha, menjelaskan terdapat 2 (dua) titik yang menjadi tempat penemuan narkotika.

Pada titik pertama, Polres Kolaka Timur menemukan barang bukti berupa 1(satu) buah tas Merk Jimshoney hitam yang berisi 31(tiga puluh satu) dan potongan pipet hitam masing-masing berisi 1 (satu) sachet kemasan plastik klip bening yang di duga narkotika jenis sabu.

17 (tujuh belas) potongan pipet warna merah masing-masing berisi 1(satu) sachet kemasan plastik klip bening yang di duga narkotika jenis sabu.

2(dua) potongan plastik warna biru masing-masing berisi 1(satu) sachet kemasan plastik klip berisi butiran kristal bening yang di duga narkotika jenis sabu.

1 (satu) buah potongan pipet warna putih strip merah yang ujngnya di buat runcing,1(satu) unti handpone merek IPHONE 11 warna putih nomor Whatsap 082319627302.

1(satu) schet kemsan plastik klip sedang berisi 49(empat puluh semblilan) schet plstik klip kecil kosong, 1 (satu) unt timbangan merek CAMRY warna Silver dan 1 (satu) unit motor merk HONDA SCOOPY warna silver tanpa plat nomor Polisi.

Sementara pada titik kedua, terdapat 1(satu) schet kemasan plastik klip besar berisi 4 (empat) schet plastik klip sedang masing-masing berisi butiran kristal bening yang di duga narkotika jenis sabu.

Irwan menambahkan adapun total barang bukti narkoba yang berhasil diamankan seberat 59,01 Gram.

“Berat keseluruhan Barang Bukti Bruto 59,01 Gram,” katanya, Rabu 23 Juli 2025.

Lebih lanjut, menurut Irwan, dalam melakukan aktivitasnya, pelaku bertugas sebagai tukang tempel. Saat ini pelaku telah dibawa ke Polres Kolaka Timur untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, hukuman 6 (enam) sampai 20 (dua puluh) tahun pidana penjara.(Amin)*

Warga Digegerkan Penemuan Mayat Pria Gantung Diri di Mandonga Kendari

KENDARIKINI.COM – Warga di Kota Kendari kembali dihebohkan dengan penemuan mayat di Jalan Supu Yusuf, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga pada Selasa 22 Juli 2025 sekitar pukul 18.00 WITA.

Penemuan mayat ini turut dibenarkan oleh Kasi Humas Polsek Mandonga AIPTU Jamesto Sinaga.

“Iya betul pak ada kejadian tersebut,” katanya, Rabu 23 Juli 2025.

Lanjut, kata dia, mayat tersebut berjenis kelamin laki-laki inisial A (34) dari Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka.

“Korban seorang laki laki inisial A diketahui berasal dari Baula, Kolaka,” imbuhnya.

Jamesto menambahkan korban ditemukan tepat di belakang salah satu rumah kost dalam posisi badan tergantung.

Belum diketahui secara pasti motif dan penyebab dibalik peristiwa ini. Saat ini korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk dilakukan penyelidikan.

“Selanjutnya korban di bawa ke RS Bhayangkara guna penyelidikan,” pungkasnya.(Amin)*

Event Toyota Auto Show 2025 Bakal Digelar di Eks MTQ Kota Kendari

KENDARIKINI.COM – Press Conference Toyota Auto Show 2025 sukses digelar Kalla Toyota Cabang Kendari, di Kopi Kita 1 Kendari, Jln. Abunawas, Bende, Kec. Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu, 23 Juli 2025.

Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Cabang Kalla Toyota Ahamd Yani, Gunawan Syuphian, Kepala Cabang Kalla Toyota Tendean, Agussalim, Kepala Cabang Kalla Toyota Andunohu, Armin Anas, Kepala Cabang ACC, Ogie Sanjaya, Kepala Administrasi TAF, Erick Rahman, Kepala Cabang MUF, Ronny Steven Loindong.

Dalam acara ini Kepala Cabang Ahmad Yani, Gunawan Syuphian, mengatakan bahwa pertumbuhan pasar penjualan mobil Toyota di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, cukup baik.

“Kalau kita melihat dari market yan ada, pertumbuhannya cukup baik di Sulawesi Tenggara, walaupun memang ada sedikit terkontraksi, tapi masih dalam kategori yang baik-baik saja,” kata Syuphian.

Dalam acara ini Gunawan Syuphian, juga mengatakan bahwa Event Toyota Auto Show 2025 ini sudah dilakukan dua kali pertama di Kota Makassar, kedua di Kota Palu, dan ketiga kalinya akan dilakukan di Kota Kendari.

“Salah satu antusias kita dalam terkait market yang ada, kita membuat event toyota auto show, ini untuk yang kali ketiga setelah makassar, palu, dan ini kendari yang ketiga,” kata Syuphian.

Lanjut, Syuphian, untuk lokasi Event Toyota Auto Show 2025 ini akan digelar di Pelataran Timur MTQ Kota Kendari, dan dia juga berharap antusias masyarakat Sulawesi Tenggara untuk datang ke acara tersebut.

“Tempat event ini kami akan lakukan di parkir timur mtq, dalam acara ini otomatis akan banyak program yang kami buat, hadiah-hadiah yang kita harap akan diterima oleh masyarakat, dan memberi antusias untuk masyarakat datang ke acara ini,” kata Syuphian.(Faldi)*

Yuk Ikuti One Make Race di Kendari, Asmo Sulsel Hadirkan Balapan Seru dan Hiburan Lengkap

KENDARIKINI.COM – Event balap motor bergengsi Honda One Make Race (OMR) yang diselenggarakan oleh Asmo Sulsel, sebagai main dealer sepeda motor Honda bagi wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon, akan digelar dalam waktu empat hari lagi, tepatnya pada 26–27 Juli 2025. Event ini siap memeriahkan Sirkuit NP Terminal Baruga, Kota Kendari, yang sebelumnya sempat direncanakan berlangsung di Lapangan MTQ Kendari.

OMR 2025 ini terbuka untuk masyarakat umum, termasuk para pecinta otomotif dan komunitas motor Honda yang ingin menyaksikan langsung ketangkasan para pebalap di lintasan. Gelaran ini menjadi ajang bagi para pebalap untuk menyalurkan bakatnya secara positif dalam atmosfer yang kompetitif, namun tetap mengedepankan keselamatan.

Tahun ini, kompetisi akan mempertandingkan sejumlah kelas utama, tambahan, dan juga kelas spesial Vario 160, yang akan memperebutkan total hadiah hingga Rp20 juta, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Tak hanya balapan, OMR 2025 juga menghadirkan serangkaian aktivitas seru, mulai dari pameran motor, servis gratis, penjualan Honda Genuine Parts & Apparel, hiburan musik, hingga penampilan band lokal yang siap menyemarakkan suasana.

Erick Winardi Kusumo, selaku Marketing Manager terkhusus di wilayah Sulawesi Tenggara, menyampaikan bahwa event ini merupakan wadah yang disediakan bagi para pebalap lokal untuk menunjukkan bakatnya, sekaligus menjadi ruang hiburan untuk semakin dekat dengan masyarakat Kendari dan sekitarnya.

“One Make Race ini adalah komitmen kami untuk memberikan wadah bagi para pebalap lokal agar bisa unjuk gigi di lintasan balap. Tidak hanya itu, event ini juga menjadi ruang apresiasi dan hiburan untuk seluruh masyarakat Kendari dan sekitarnya,” ujar Erick.

Dengan persiapan matang yang sudah dilakukan, Asmo Sulsel mengajak seluruh masyarakat untuk datang dan meramaikan OMR 2025, serta menikmati semangat sportivitas, kreativitas modifikasi, hingga layanan eksklusif khas Honda yang akan tersedia selama acara.*

Polda Sultra Berkunjung ke SMAN 5 Kendari Bahas Pencegahan Tawuran Antar Pelajar

KENDARIKINI.COM – Dalam upaya mencegah dan menanggulangi maraknya aksi tawuran antar pelajar di wilayah Kota Kendari, Ditbinmas Subdit Tibsos Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan sambang dan koordinasi kepada kepala sekolah dan guru di SMA Negeri 5 Kendari.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 23 Juli 2025 pukul 09.30 Wita, bertempat di lingkungan SMA Negeri 5 Kendari. Sasaran utama kegiatan ini adalah Kepala Sekolah beserta jajaran tenaga pendidik di sekolah tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, personel Ditbinmas Subdit Tibsos menyampaikan himbauan serta pesan-pesan kamtibmas kepada pihak sekolah agar turut aktif dalam mencegah terjadinya aksi kekerasan dan tawuran antar pelajar. Edukasi diberikan mengenai pentingnya peran guru dan pihak sekolah dalam membina karakter siswa serta menjalin koordinasi dengan pihak kepolisian apabila ditemukan indikasi gangguan kamtibmas di lingkungan sekolah.

Kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib serta mendapat respon positif dari pihak sekolah. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan tugas.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergitas antara pihak kepolisian dan lingkungan pendidikan dapat semakin meningkat guna menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif, khususnya di kalangan pelajar.*

Kapolda Sultra Buka Gelar Operasional 2025

KENDARIKINI.COM – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara, Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.IK., M.H., secara resmi membuka kegiatan *Gelar Operasional Polda Sultra Tahun Anggaran 2025* yang berlangsung pada Rabu, 23 Juli 2025 di Kendari.

Acara strategis ini dihadiri oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H, Irwasda Kombes Pol Hartoyo, S.IK, jajaran pejabat utama Polda Sultra, para Kapolres/TA, dan seluruh perwira dari berbagai satuan wilayah. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Regional Badan Gizi Nasional Provinsi Sultra, Rifani Agnes Eka Wahyuni, S.I.P., M.Han., yang dijadwalkan menyampaikan paparan mengenai program nasional *Makan Bergizi Gratis (MBG)* di Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Kapolda Sultra menekankan pentingnya sinergi, kerja keras, dan semangat kebersamaan untuk mewujudkan Polda Sultra yang profesional dan memenuhi harapan masyarakat sesuai dengan semangat Polri yang Presisi.

Irjen Pol. Didik juga mengajak seluruh peserta untuk tidak ragu menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi di wilayah masing-masing, serta berbagi strategi dan inovasi yang terbukti efektif. Menurutnya, tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks, terutama dalam mendukung program prioritas pemerintah seperti ketahanan pangan dan MBG.

“Gelar Operasional ini menjadi forum penting untuk mengevaluasi kinerja, memetakan permasalahan, dan merumuskan solusi yang aplikatif sesuai kondisi di lapangan,” tegas Kapolda.*

BADKO Bakal Gelar Pelantikkan, Ketum PB HmI Dijadwalkan Hadir

KENDARIKINI.COM — Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (BADKO HMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) periode 2024-2026 akan segera menggelar prosesi pelantikan pengurus baru dalam waktu dekat.

Kegiatan yang dinanti-nantikan tersebut direncanakan berlangsung secara meriah dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Ketua Umum Pengurus Besar HMI (PB HMI), yang dijadwalkan hadir langsung ke Kota Kendari.

Formatur Sekertaris Umum BADKO HMI Sultra, Andi Aswar, menyampaikan bahwa pelantikan yang akan digelar bakal mendapat perhatian khusus karena akan di hadiri lansung oleh Ketua Umum PB HMI, Bagas Kurniawan.

“Kehadiran Ketua Umum PB HMI Bagas Kurniawan adalah bentuk dukungan moril dan simbolik yang penting bagi kader HMI di daerah. Ini menjadi energi baru bagi kami untuk lebih progresif dan terorganisir dalam mengawal agenda keumatan dan kebangsaan,” ujar Andi Aswar.

Pelantikan yang akan digelar melibatkan jajaran alumni, tokoh masyarakat, civitas akademika, serta organisasi kepemudaan.

Kegiatan ini juga akan dirangkaikan dengan dialog publik yang mengangkat isu-isu krusial di Sulawesi Tenggara, termasuk persoalan lingkungan, pertambangan, dan peran mahasiswa dalam pengawasan kebijakan publik.

“Kami ingin menjadikan Badko HMI Sultra sebagai ruang kaderisasi dan konsolidasi problematika ke ummatan yang tidak hanya aktif dalam diskursus, tapi juga hadir dalam kerja nyata untuk masyarakat. Kami akan fokus pada gerakan yang solutif dan berbasis nilai,” tambah Aswar.

Dengan semangat Yakin Usaha Sampai Badko HMI Sultra berkomitmen untuk terus menjadi lokomotif perubahan dan menjadikan momentum pelantikan ini sebagai ajang refleksi dan afirmasi bahwa HMI tetap relevan, dinamis, dan adaptif dalam setiap era dan perkembangan zaman.*

Rembuk Pemuda Sebut Andi Ady Aksar Figur Tepat Pimpin KONI Sultra

KENDARIKINI.COM — Rembuk Pemuda Sulawesi Tenggara secara terbuka menyampaikan dukungan moril kepada Andi Ady Aksar sebagai sosok yang dinilai paling tepat untuk memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Tenggara.

Koordinator Rembuk Pemuda Sultra, Ripaldi Rusdi, menyatakan bahwa dukungan ini bukan bersifat politis, melainkan dukungan moril kepada Andi Ady Aksar, yang selama ini dikenal sebagai pribadi yang membina, terbuka terhadap gagasan baru, dan konsisten memberi ruang bagi anak muda untuk berkembang.

“Kami tentu tidak punya hak suara dalam proses pemilihan Ketua KONI. Tapi kami punya kepedulian, karena masa depan olahraga Sulawesi Tenggara juga menyangkut masa depan anak-anak muda. Kakanda Andi Ady bukan hanya sosok senior beliau adalah mentor, figur yang hadir dan relevan dalam proses tumbuh kami sebagai generasi yang ingin berbuat,” ujar Ripaldi.

Dikenal sebagai Ketua DPD Partai Gerindra Sultra dan juga seorang pengusaha, Andi Ady Aksar dianggap memiliki modal kepemimpinan yang komplit, pengalaman, jaringan, kemampuan manajerial, serta pemahaman tentang pentingnya pembinaan jangka panjang dalam dunia olahraga.

“Kami percaya, beliau tidak akan membawa KONI hanya sebagai wadah administratif atau seremoni. Tapi sebagai ruang kerja nyata—untuk membina atlet dari bawah, membangun sistem yang terukur, dan menjadikan olahraga sebagai jalan untuk menciptakan karakter serta prestasi daerah,” lanjut Ripaldi.

Menurut Ripaldi Rusdi, olahraga membutuhkan pendekatan yang seimbang, idealisme pembinaan dan pragmatisme tata kelola. Dan di tengah kondisi KONI yang perlu penataan ulang, kepemimpinan Kakanda Andi ady dinilai mampu menjembatani kebutuhan itu dengan pendekatan yang terukur, sistematis, dan inklusif.

“KONI harus kembali ke tujuannya: menjadi lokomotif pembinaan atlet dan organisasi olahraga daerah. Kami yakin, Kakanda Andi Ady bisa menavigasi organisasi ini ke arah itu karena beliau paham struktur, memahami medan, dan tahu bagaimana menggerakkan orang dalam satu visi,” ujar Ripaldi lagi.

Rembuk Pemuda Sultra juga menyampaikan harapan agar proses Pemilihan ketua Koni berlangsung secara sehat, transparan, dan terbuka terhadap aspirasi yang lebih luas dari sekadar pemilik suara. Karena, menurut Ripaldi, olahraga adalah ranah kebersamaan.

“Dukungan ini bukan sekadar pilihan personal. Ini ekspresi harapan kolektif kami sebagai generasi muda yang ingin melihat KONI Sultra dikelola dengan lebih segar, lebih bersih, dan lebih berpihak pada atlet serta pelatih di akar rumput. Kami percaya Kakanda Andi Ady Aksar adalah figur yang bisa membawa perubahan itu secara elegan dan terukur,” tutup Ripaldi.*

Rianti Natasya Rusdi Terpilih sebagai Ketua Komisariat HMI MPO Kesmas UHO

KENDARIKINI.COM – Rianti Natasya Rusdi resmi terpilih sebagai Ketua Komisariat Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Halu Oleo (Kesmas UHO) dalam forum Rapat Anggota Komisariat (RAK) yang berlangsung dengan khidmat dan demokratis.

Pemilihan berlangsung pada tanggal 21 juli 2025, dihadiri oleh kader-kader aktif HMI MPO Kesmas UHO beserta Ketua cabang. Rianti terpilih melalui mekanisme pemilihan terbuka setelah melalui proses musyawarah dan diskusi strategis di antara para anggota.

Sebelum mengambil keputusan ,saya telah memikirkan dengan matang bahwasanya,Kepemimpinan bukan hanya soal jabatan, tapi soal tanggung jawab. Maka setelah memikirkan dengan baik-baik serta penuh pertimbangan ,maka saya memutuskan berkontribusi mengabdi dan berikhtiar agar HMI MPO Komisariat Kesmas UHO dapat menjadi wadah kaderisasi yang lebih bermakna dan berdampak,” ujar Rianti.

Dimana dalam pembacaan visi misi, yang disampaikan oleh Rianti, Ia menegaskan komitmennya untuk membawa komisariat ke arah yang lebih progresif dan solid.

RAK merupakan forum tertinggi di tingkat komisariat yang menjadi wadah evaluasi kinerja pengurus serta ajang regenerasi kepemimpinan. Terpilihnya Rianti diharapkan membawa semangat baru dalam mengembangkan potensi kader serta menghidupkan gerakan keummatan dan kebangsaan di lingkungan kampus maupun masyarakat.*

GMNI di Sultra Komitmen Siap Jadi Tuan Rumah Rapimnas

KENDARIKINI.COM – Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) secara resmi menggelar Kongres ke-XXII di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Jawa Barat.
‎
‎Kongres yang berlangsung di Gedung bersejarah Konferensi Asia Afrika itu turut dihadiri sejumlah tokoh penting GMNI, termasuk Mas Soko Sudarso, guru kader GMNI, serta Mas Totok Suryawan, yang dikenal sebagai putra bungsu Bung Karno dari Ibu Kartini Manopo. Hadir pula Mas Cokro, mantan Sekretaris Jenderal Presidium GMNI.
‎
‎Dalam kongres tersebut, Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) di Sulawesi Tenggara komitmen dan siap menjadi tuan rumah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) di agenda dan hajatan Nasional ke depan.
‎
‎Mewakili GMNI Sulawesi Tenggara, Ketua DPC GMNI Kendari Rasmin Jaya menyampaikan dengan di adakannya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) GMNI ke depan kami sangat siap untuk menjadi tuan rumah dalam perhelatan hajatan Nasional yang sangat bergengsi tersebut.
‎
‎”Dengan dukungan Pemerintah Kota/Kabupaten dan Provinsi Sulawesi Tenggara kami sangat yakin mampu menyelenggarakan dan menjadi tuan rumah dalam kegiatan tersebut,” Tegasnya pada 22 Juli 2025.
‎
‎Tak hanya itu, potensi daerah di Sulawesi Tenggara yang di karuniai berbagai kekayaan dan Sumber Daya Alam yang sangat melimpah harus berorientasi kepada kepentingan masyarakat dan di kelola secara baik agar pembangunan dan pertumbuhan ekonomi bisa lebih merata secara keseluruhan.
‎
‎”Olehnya itu, kami ingin mengkonsolidasikan potensi tersebut di seluruh daerah di Indonesia serta bisa menjadi sorotan dunia internasional. Kami sangat yakin, potensi sumber daya alam nikel, aspal, pariwisata, maritim, batu bara, perikanan, peternakan, pertanian serta masih banyak lagi yang lainnya” Bebernya.
‎
‎Ia juga membeberkan persiapannya, dengan berbagai fasiltas yang di miliki oleh Sulawesi Tenggara dari segi perhotelan, jalur transportasi laut, daerah dan udara yang sangat lengkap serta yang tak kalah penting adalah dukungan pemerintah kota/kabupaten serta pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara agar menjadi tanggung jawab bersama.
‎
‎Ia menegaskan bahwa momentum nasional ini merupakan kesempatan terbaik untuk mengonsolidasikan berbagai isu urgen dan strategis di daerah agar mendapat perhatian serius di tingkat nasional.
‎
‎“Ini adalah peluang untuk menggaungkan isu-isu strategis di Sulawesi Tenggara. Terlepas dari ide dan gagasan perbaikan organisasi, isu daerah menjadi prioritas utama untuk disuarakan agar dapat segera diselesaikan dan terealisasikan dengan baik,” tegas Rasmin.
‎
‎Dengan mengangkat tema “Melawan Penjajahan Gaya Baru”, Kongres XXII GMNI diharapkan menjadi ruang refleksi bagi seluruh kader dalam mengidentifikasi dan memperjuangkan berbagai permasalahan rakyat. Menurut Rasmin, GMNI sebagai organisasi perjuangan kaum marhaen memiliki tanggung jawab moral untuk membela hak-hak masyarakat kecil.
‎
‎“Kami berkomitmen memperjuangkan isu-isu kerakyatan seperti pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, pertambangan, agraria, serta pelanggaran HAM yang kerap menyasar masyarakat dan mahasiswa,” bebernya.
‎
‎Lebih lanjut, Kabid Politik DPC GMNI Kendari Wandi Budiman mengajak seluruh anggota dan kader GMNI di seluruh Indonesia untuk tetap solid bergerak bersama.
‎
‎“Kongres ini adalah momen penting untuk memperkuat soliditas, solidaritas, dan semangat gotong royong dalam melanjutkan perjuangan sesuai cita-cita Bung Karno,” tambahnya.
‎
‎Di akhir pernyataannya, Rasmin Jaya berharap Kongres XXII GMNI mampu menghasilkan keputusan strategis yang membawa GMNI ke arah lebih baik, serta melahirkan pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab.
‎
‎“Kita harap Kongres ini bisa melahirkan keputusan organisasi yang dapat diimplementasikan di seluruh cabang GMNI, serta melahirkan kepemimpinan DPP yang loyal dan mampu mengawal hasil-hasil keputusan sidang,” tutupnya.
‎
‎Sekali lagi ia mempertegas dengan adanya Cabang yang ada di Sulawesi Tenggara berjumlah 9 Cabang, DPC GMNI Kendari, DPC GMNI Kolaka, DPC GMNI Muna, DPC GMNI Kolaka Utara, DPC GMNI Konawe Selatan, DPC GMNI Konawe, DPC GMNI Buton Raya, DPC GMNI Muna Barat, DPC GMNI Bombana dan 1 DPD GMNI Sulawesi Tenggara, mereka yakin mampu dan sangat siap untuk mengkonsolidasikan itu.
‎
‎Terakhir ia mempertegas bahwa, GMNI Sulawesi Tenggara sangat siap menjadi tuan rumah Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dalam agenda dan hajatan Nasional selanjutnya.*

Pastikan Tak Ada Beras Oplosan, Kapolda Sultra Sidak Distribusi Beras di Kendari

KENDARIKINI.COM – Menindaklanjuti maraknya isu beras oplosan yang meresahkan masyarakat, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) Irjen Pol Didik Agung Widjanarko bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Provinsi Sultra, melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik distribusi beras di Kota Kendari, pada Selasa (22/7/2025).

Sidak dilakukan dengan menyambangi sejumlah tempat seperti Gudang Bulog Punggaloba di Kelurahan Benu-benua, Kecamatan Kendari Barat, Ditributor beras premium PT Nagamas di Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Mandonga, serta Retail moderen Indogrosir di Poasia.

Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko dan Tim Satgas Pangan berkomunikasi secara langsung dengan pihak terkait di tiap-tiap titik sidak untuk memastikan tidak ada beras oplosan yang beredar di Kota Kendari.

Tak hanya itu, kualitas serta harga beras yang dijual juga langsung dicek dengan seksama.

Upaya itu dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan harus terpenuhi setiap daerah di Indonesia .

Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko memastikan hasil dari sidak kali itu tidak ditemukan indikasi adanya beras oplosan yang beredar setelah pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari Gudang Bulog, distributor dan supermarket.

“Kami cek langsung ke lapangan bersama instansi terkait. Untuk wilayah Kota Kendari terutama kategori beras premium, seluruhnya masih sesuai standar. Tidak ada indikasi beras medium yang dikemas ulang dan dijual dengan harga premium,” kata Kapolda Sultra.

‘’Beras premium dan medium dijual sesuai dengan kualitasnya, berat jenis sesuai, tidak ada pengurangan berat atau pemalsuan label, bahkan harga yang di perjual belikan untuk beras premium sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan’’ imbuhnya.

Menurut dia, pengecekan itu bukan kali pertama dilakukan, pengawasan terhadap distribusi bahan pangan sudah dilakukan rutin setiap hari guna memastikan ketersediaan dan kestabilan harga kebutuhan pokok. Sidak itu kedepan juga terus digencarkan secara berkelanjutan oleh Satgas Pangan.

‘’Hari ini kami memastikan saja mengecek langsung kondisi riil di lapangan apakah memang berita beras oplosan ada di provinsi kita. Ternyata tidak kami ditemukan,’’ jelasnya.

‘’Kualitas, kemasan, dan berat jenis beras yang kami temukan semuanya sesuai,’’ sambung dia.

Irjen Didik Agung mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan jika menemukan indikasi beras oplosan.

“Jika ada masyarakat melihat langsung atau mendapatkan informasi kredibel, segera laporkan ke Satgas Pangan Polda Sultra,” pesannya.*

Rugikan Negara 541 Juta, Kejaksaan Tetapkan Dua Pejabat Koltim sebagai Tersangka

KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek pembangunan dua jembatan di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim). Proyek tersebut yakni Jembatan Lere Jaya di Kecamatan Lambandia dan Jembatan Sungai Alaaha di Desa Alaaha, Kecamatan Uesi, yang dikerjakan oleh BPBD Koltim melalui skema swakelola pada tahun anggaran 2023.

Kepala Kejari Kolaka, Herlina Rauf, menjelaskan bahwa proyek tersebut bersumber dari dana Bantuan Tidak Terduga (BTT). Total anggaran proyek mencapai Rp954.263.000, dengan rincian Rp682.363.000 untuk Jembatan Lere Jaya dan Rp271.900.000 untuk Jembatan Sungai Alaaha.

Berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian negara oleh Inspektorat Provinsi Sulawesi Tenggara, negara dirugikan sebesar Rp541.765.416,67.

“Dua orang telah ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Muawia, selaku eksekutan dari BPBD Koltim, dan Bastian, mantan Plt. Kepala BPBD Koltim yang kini menjabat sebagai Kasat Pol PP Koltim,” kata Herlina Rauf kepada media ini, Selasa (22/7/2025).

Lebih lanjut, Herlina menjelaskan bahwa saat ini baru satu tersangka yang telah ditahan, yaitu Muawia, dan telah dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kolaka. Sementara tersangka lainnya, Bastian, belum dilakukan penahanan karena alasan kesehatan.

“Seyogyanya kedua tersangka hari ini ditahan. Namun, karena Bastian sedang sakit, maka pemeriksaan lanjutan dijadwalkan pada Kamis, 24 Juli 2025 mendatang. Kami sudah melayangkan panggilan wajib hadir di Kejaksaan,” jelasnya.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara.*

Polisi di Koltim Tambal Jalan Berlubang

KENDARIKINI.COM – Dalam upaya menjaga keselamatan berlalu lintas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kolaka Timur (Koltim) melakukan penambalan jalan di empat titik yang berlubang, di Desa Simbune, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Koltim, pada Senin (21/7/2025) pagi.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Koltim Iptu Enos Kadang S.H,M.H yang menyampaikan penambalan jalan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan pengguna jalan.

“Upaya penambalan jalan ini kami lakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, demi keselamatan berlalu lintas para pengguna jalan,” kata Kasat Lantas Polres Koltim.

Iptu Enos menambahkan kegiatan tersebut, melibatkan personel Satlantas Polres Koltim bersama masyarakat setempat, yang secara gotong royong bekerja menutup lubang-lubang di jalan yang berpotensi membahayakan pengendara.

“Langkah itu adalah salah satu upaya kami untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, yang salah satunya disebabkan oleh kondisi jalan yang rusak,” jelas Iptu Enos.

Kasat Lantas juga mengimbau para pengendara untuk selalu berhati-hati dan tetap waspada ketika melintasi jalan yang rusak atau berlubang.

“Ketika melewati jalan berlubang tetap waspada dan berhati-hati. Perlambat laju kendaraan, serta tetap memperhatikan jalanan dan pengguna jalan yang lainnya, demi keselamatan bersama,” tutup Iptu Enos Kadang.

Dengan kegiatan itu, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas, serta mempererat sinergi antara kepolisian dan warga dalam menjaga lingkungan yang aman dan nyaman.*

Polda Sultra Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba di THM

KENDARIKINI.COM – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan penyuluhan tentang bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) Gatsby, Kota Kendari, pada Selasa, 22 Juli 2025. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 17.00 WITA ini dihadiri oleh sekitar 40 orang yang terdiri dari para karyawan, LC, dan pegawai di THM Gatsby.

Penyuluhan ini dibuka secara resmi oleh Manajer Gatsby, Arif Rahman, yang turut didampingi oleh pihak HRD bernama Nawar. Dalam sambutannya, Arif menyampaikan apresiasi atas kepedulian aparat kepolisian dalam memberikan edukasi langsung kepada para pekerja tempat hiburan malam yang rentan terhadap paparan narkoba.

Materi penyuluhan disampaikan langsung oleh Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Sultra, Kompol Jumardin, S.H., M.H. Materi meliputi berbagai aspek mulai dari pengertian dan jenis narkoba, ciri-ciri pengguna, hingga modus operandi dan jalur masuk narkoba. Selain itu, turut ditampilkan video edukasi mengenai dampak bahaya narkoba serta informasi mengenai peran masyarakat dalam mendukung pemberantasan peredaran narkoba.

Kompol Jumardin juga memaparkan data terkait hasil pengungkapan kasus narkoba oleh Ditresnarkoba Polda Sultra serta menjelaskan upaya yang telah dilakukan kepolisian dalam memerangi penyalahgunaan narkoba. Dalam sesi tanya jawab, peserta terlihat antusias berdiskusi dan menyampaikan berbagai pertanyaan seputar isu narkotika. Informasi mengenai call center Ditresnarkoba juga diberikan kepada peserta sebagai bentuk keterbukaan komunikasi dengan masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara pihak kepolisian dan peserta penyuluhan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak pihak di lingkungan hiburan malam yang memiliki kesadaran dan peran aktif dalam mencegah peredaran narkoba. Kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar hingga pukul 17.00 WITA.*

Triple A Siap Maju di Musprovlub KONI Sultra, Janji Bakal Bawa Prestasi yang Lebih Baik

KENDARIKINI.COM — Salah satu figur yang digadang-gadang sebagai calon kuat Ketua KONI Sulawesi Tenggara, Andi Ady Aksar, menyatakan komitmennya untuk mendorong kemajuan olahraga di Bumi Anoa melalui pendekatan yang sinergis, strategis, dan responsif terhadap peluang-peluang yang ada.
‎
‎Dalam pernyataannya, Triple A menegaskan bahwa seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan untuk pendaftaran calon ketua KONI Sultra masa bakti 2025-2029 tengah dipersiapkan secara serius.
‎
‎Ia juga menyampaikan kesiapannya untuk mendaftar secara resmi, meskipun masih akan mengonfirmasi waktu pengajuan berkas kepada timnya.
‎
‎“Insya Allah, siap. Pastinya kami siap,” ujarnya, Senin 21 Juli 2025.
‎
‎Lebih jauh, Andi menekankan pentingnya peran KONI sebagai motor penggerak kemajuan olahraga daerah.
‎
‎Menurutnya, KONI Sultra harus mampu berjalan seiring dengan visi pembangunan pemerintah daerah.
‎
‎“Kita ingin melihat olahraga Sultra lebih baik. KONI Sulawesi Tenggara harus selalu bersinergi dengan pemerintah daerah. Cita-cita pemerintah untuk memajukan daerah ini harus dijalankan bersama. Kalau KONI tidak menyikapi dan tidak bergerak cepat melihat peluang, maka olahraga kita akan stagnan,” tegasnya.
‎
‎Ia juga menambahkan bahwa KONI harus hadir sebagai pengayom dan penggerak yang mampu menciptakan atmosfer positif bagi perkembangan atlet dan cabang olahraga.
‎
‎Dengan semangat tersebut, Andi Ady Aksar berharap bisa membawa energi baru dalam kepemimpinan KONI Sultra ke depan jika mendapat amanah dari para pemilik suara.*

Dua Pria di Kendari Terekam CCTV Maling Motor

KENDARIKINI.COM – Dua orang pria berhasil terekam kamera CCTV usai diduga melakukan pencurian motor (Curanmor) milik salah satu kader aktif Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Kendari.

Peristiwa ini terjadi pada Selasa 22 Juli 2025 dini hari bertempat di Jalan HEA. Mokodompit, Lorong Pelangi, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Saat ditemui media ini, korban bernama Ardin (23) mengatakan bahwa peristiwa ini bermula sekitar pukul 22.00 WITA saat dirinya sedang memakir motor di depan rumah kost yang ditempatinya.

“Awalnya itu tadi malam waktu saya parkir motor sekitar jam 10 malam didepan kamar kost,” kata Ardin usai membuat laporan kepolisian di Polresta Kendari, Selasa 22 Juli 2025 siang.

Lanjut, kata Ardin, pada saat bangun pagi, ia tidak lagi melihat motor miliknya di tempat parkir. Kemudian ia pergi memeriksa kamera CCTV terlihat 2 (dua) orang pria diduga mencuri motor miliknya.

Ardin menambahkan atas kejadian ini, ia mengalami kerugian materil yang diperkirakan sebesar Rp39 Juta.

Kemudian, Ardin melaporkan peristiwa ini kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Pencurian ini saya sudah laporkan di Polres supaya segera ditangkap pelakunya,” pungkasnya.

Sekedar informasi, motor ini bermerek Honda CRF berwarna putih hitam dengan nomor polisi DT 2519 ER dan nomor rangka MH1KD1112RK56810 dan nomor mesin KD11E-1561001.(Amin)*

Lepas di Kasus Antam Mandiodo, Lepes di Kasus KDRT

KENDARIKINI.COM – Kasus video viral beberapa waktu lalu, berbuntut panjang setalah Fajar melaporkan istrinya inisial HJR ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), atas dugaan perselingkuhan usai menggerebek HJR sedang di tempat karaoke dengan penambang.

Namun dibalik pelaporan itu, ternyata M Fajar sudah lebih dulu dilaporkan oleh istrinya ke Polda Sultra atas dugaan tidak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Pelaporan itu dilayangkan pada tanggal 2 September 2024 di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra. Dan beberapa bulan kemudian usai di polisikan, M Fajar yang juga diketahui sebagai Direktur PT Altan Bumi Barokah (AMBO) telah ditetapkan tersangka.

Penetapan tersebut diketahui melalui laman resmi Sistem Manajemen Perkara Kejaksaan (CMS) dengan nomor SPDP/98/VII/RES.1.24/Ditreskrimum tertanggal 17 Juli 2025, dan diterima Jaksa pada tanggal 18 Juli 2025.

Kuasa Hukum korban, Andre Dermawan membenarkan jika berdasarkan informasi yang ada di laman resmi CMS tersebut, terlapor sudah resmi menjadi tersangka.

“Sudah tersangka, namanya sudah ada dalam SPDP yang terdaftar di kejaksaan. Itu menandakan status hukumnya jelas,” ucap dia kepada awak media di Kantornya, Senin (21/7/2025) kemarin.

Andre juga menegaskan, terkait kasus video viral tersangka yang menggrebek kliennya beberapa waktu lalu, itu hanya sebatas skenario yang dibuat-buat oleh tersangka.

Penggebrekan yang berujung pelaporan ke Polda Sultra, kata Andre tersangka hanya untuk mencari alasan pembenaran akan perilaku sebelumnya terhadap istrinya.

Yang mana beber dia, sebagaimana apa yang dilaporkan tersangka bahwa kliennya selingkuh, itu tidak benar.

“Ini perlu di klarifikasi, karena seakan-akan bahwa kejadian itu (penggerebekan yang kliennya disebut selingkuh) benar adanya, padahal faktanya tidak demikian dan itu sengaja di skenario tersangka,” tutur Andre.

Ia mengatakan masalah dimulai dengan adanya masalah rumah tangga, yang berujung pada pelaporan korban karena adanya KDRT, hingga proses cerai yang diajukan kliennya, dan saat ini sudah sementara berposes di Pengadilan Negeri (PN) Agama Kendari.

Mengenai video viral itu, ia mengatakan kliennya sebelumnya ada pertemuan dengan pihak rumah sakit di salah satu hotel untuk mengklarifikasi surat, yang menurut Andre itu dipalsukan tersangka.

Setelah dari situ, masih ditempat yang sama, kliennya diminta temannya inisial I untuk masuk ditempat karaoke. Kliennya yang saat itu bersama teman lainnya, kemudian masuk.

Ketika memasuki room karaoke, disana sudah ada temannya inisial I, dengan seseorang yang diketahui penambang, dan juga ada manajer hotel. Tiba-tiba, muncul segerombolan orang dengan maksud untuk datang menggrebek.

Ternyata yang datang untuk menggrebek adalah suami korban. Bukan hanya suami korban, tetapi ada juga wartawan, dan pengacara suami korban.

“Sepertinya, saat itu sudah dikondisikan, untuk seperti itu. Jadi sudah persiapkan sedemikian rupa untuk menggrebek. Jadi bagaimana mau dikategorikan selingkuh, nah sementara itu tempat yang banyak orang, dan tidak ada juga aktivitas seperti yang dituduhkan perselingkuhan,” jelas Andre.

Dari pengakuan korban, HJR terpaksa melaporkan suaminya, lantaran tidak sanggup lagi menahan rasa sakit baik verbal maupun non verbal. Menurut dia, KDRT yang dialaminya, diduga karena suaminya berselingkuh dengan seorang wanita inisial BC.

Bahkan, ia mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari suaminya, saat sedang mengandung anak pertama. Salah satu penyebab, ketika ia hanya bertanya siapa perempuan yang meminta uang tiket pesawat kepada suaminya.

“KDRT karena hal sepele. Saya tanya baik-baik, ini siapa perempuan minta uang. Dia arogan, sensitif sekali. Jadi langsung main pukul, memaki, lalu memukul secara berulang,” ucap dia.

Korban mengaku, sudah lima kali bos tambang itu melakukan KDRT kepadanya. Puncaknya pada 2 September 2024 hingga menjalani perawatan selam berhari-hari di rumah sakit. KDRT ini disaksikan oleh asisten rumah tangganya.

Selain mengalami kekerasan fisik, korban juga merasakan gangguan psikologis akibat kerap dianiaya suaminya, bahkan HJR mendapat ancaman pembunuhan menggunakan pistol air softgun.

“Saya trauma sekali. Dengar orang mengetuk pintu saja, saya sudah ketakutan. Jadi selalu saya ke psikolog untuk mengecek kondisi mental saya,” kata HJR.

Meski sudah mendapatkan penyiksaan sejak awal pernikahan hingga dalam kondisi hamil, korban enggan melaporkan KDRT tersebut ke polisi, lantaran banyak pertimbangan dari sisi HJR. Salah satunya karena rumah tangganya masih seumur jagung dan anaknya masih bayi.

Sementara itu, Direktur Ditreskrimum Polda Sultra, AKBP Wisnu Wibowo mengatakan untuk status kasus dugaan tindak pidana KDRT M Fajar masih dalam tahap penyidikan.

“Untuk kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyidikan oleh penyidik,” singkat dia.

Ditanya lebih lanjut ihwal informasi yang ada di laman CMS Kejaksaan mengenai status M Fajar jadi tersangka, Wisnu Wibowo enggan menjawab.

Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra, Rahman Morra mengarahkan awak media ini untuk langsung mengkonfirmasi ke Jaksa Pidana Umum (Pidum) Kejati Sultra.

“Ini masalah Pidum, langsung ke Jaksanya. Kalau Penkum kami hanya menerima soal masalah kasus korupsi,” katanya.

Sedangkan, Kuasa Hukum M Fajar yang dihubungi awak media ini melalui pesan WhatsApp, masih berstatus centang satu.*

APH Diminta Usut Dugaan Penambangan Ilegal di Pulau Maniang

KENDARIKINI.COM – Aliansi Mahasiswa Pemerhati Lingkungan dan Kehutanan (AMPLK) Sultra mengungkapkan dugaan Penambangan Ilegal di Pulau Maniang, Selasa 22 Juli 2025.

Ketua Umum AMPLK Sultra, Ibrahim mengatakan bahwa Pulau Maniang adalah salah satu pulau kecil yang ada di Sultra.

“Sangat jelas bukaan aktivitas tambang di Pulau Maniang, dan itu diluar IUP PT Antam site Pomalaa, Kolaka,” kata jebolan aktivis HmI.

“Bahkan pulau Maniang masuk kategori Pulau-pulau kecil,” tambahnya.

Jebolan Fakultas Hukum kampus ternama ini menambahkan bahwa Pulau Maniang dengan luasan 4,39 km2. Yang dimana
Pulau Kecil berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (PWP3K).

Dalam UU tersebut Pulau Kecil adalah pulau dengan luas lebih kecil atau sama dengan 2.000 km2 (dua ribu kilo meter persegi) beserta kesatuan Ekosistemnya.

Lanjutnya bahwa hal tersebut dikuatkan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 35/PUU-XXI/2023 yang melarang aktivitas tambang di wilayah pesisir dan pulau kecil.

“MK menegaskan bahwa penambangan mineral di wilayah-wilayah tersebut dapat menimbulkan kerusakan yang tidak dapat dipulihkan (irreversible), melanggar prinsip pencegahan bahaya lingkungan dan keadilan antargenerasi,” tambahnya lagi.

Untuk itu pihaknya meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mencabut IUP di di pulau Maniang seperti IUP di pulau di Raja Ampat

“Kami minta Presiden Prabowo untuk mencabut IUP di Pulau Maniang,” tuturnya.

Pihaknya juga meminta aparat penegak hukum untuk menindak dugaan Penambangan Ilegal di Pulau Maniang yang berada diluar IUP PT Antam site Pomalaa Kolaka.

“Kita minta APH menindak dugaan penambangan Ilegal di Pulau Maniang,” pungkasnya.*

AMPLK Sultra Beberkan Dugaan Pencemaran Lingkungan PT GMS

KENDARIKINI.COM – Aliansi Mahasiswa Pemerhati Lingkungan dan Kehutanan (AMPLK) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti aktivitas PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS).

PT GMS yang beroperasi di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konsel itu disoroti perihal dugaan pencemaran lingkungan.

Ketua Umum AMPLK Sultra, Ibrahim mengatakan bahwa pihaknya menduga hal tersebut berdasarkan peta citra satelit yang diambil pada Juni 2025.

“Di peta citra satelit Juni 2025 nampak daerah pesisir yang berada di WIUP PT GMS kecoklatan, selain itu berdasarkan jejak digital hal ini bukanlah persoalan baru, tapi sejak beberapa waktu lalu dugaan pencemaran lingkungan ini mencuat,” kata jebolan aktivis HmI.

“Yang paling akan merasakan dampaknya adalah nelayan yang sehari-harinya pergi melaut mencari ikan, mereka akan semakin jauh melaut,” ungkapnya, Selasa 22 Juli 2025.

“Belum lagi flora fauna di kali dan pesisir pantai, pasti terdampak,” tambahnya.

Pihaknya juga mempertanyakan sedimont pond PT GMS.

“Apakah PT GMS dalam aktivitasnya memiliki sediment Pond atau kolam endapan, yang dimana hal ini adalah barang wajib, ini berdasarkan Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 113 Tahun 2003,” jelas jebolan Fakultas Hukum kampus ternama di Sultra.

“Dalam Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 113 Tahun 2003 sudah mengatur jelas tentang kewajiban perusahaan untuk membuat sedimen pont, dan memperhatikan baku mutu air,” tambahnya lagi.

Untuk itu AMPLK Sultra meminta Gakkum KLHK untuk turun ke PT GMS.

“Kita minta Gakkum KLHK untuk turun lapangan, meninjau langsung,” pungkasnya.

Sementara itu Humas PT GMS, Sakir mengatakan pihaknya akan melihat terlebih dahulu.

“Saya lihat dulu,” ujarnya singkat saat dikonfirmasi via panggilan WhatsApp.*

Wagub Sultra: Sensus Ekonomi 2026 untuk Data Dasar Bangun Negeri di Sektor Ekonomi

KENDARIKINI.COM – Literasi Keuangan dan Edukasi Statistik untuk Ekonomi Inklusif Menuju Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dibuka Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara, di Gedung Pola Bahteramas Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Selasa, 22 Juli 2025.

Tentang Literasi Keuangan dan Edukasi Statistik untuk Ekonomi Inklusif ini Wakil Gubenur Provinsi Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, juga mengatasi bahwa negara Indonesia saat ini berada di atas Di atas garis middle up dimana harga barang dan jasa sedang naik dan melampaui harga rata-rata barang dan jasa yang menjadi indikasi positif di pasar keuangan.

“Hari ini kan kita literasi keuangan dan statistik atau data, negara kita sekarang mengarah di atas garis middle up, berarti pengusaha kita harus bergeser dari pengusaha kecil menjadi penguasa besar UMKM, sensus 2016 datanya itu pengusaha besar dimaksud baru 1% berarti usaha kecil 99%,” kata Hugua.

Wagub Sultra, Ir. Hugua, berharap kunci untuk menaikkan pengusaha kecil UMMK menjadi pengusaha besar UMKM adalah memanfaatkan Otoritas Jasa Keuangan dan data Badan Pusat Statistik.

“Kunci untuk menaikkan pengusaha kecil menjadi pengusaha besar UMKM, dengan bagaimana memanfaatkan jasa keuangan dan dan statistik,” kata Hugua.

Lanjut, Wagub Sultra, Ir. Hugua, juga mengatakan bahwa Sensus Ekonomi 2026 ini untuk data dasar semua pemangku kepentingan mengetahui kondisi ekonomi daerah maupun pusat.

“Sensus ekonomi ini kan untuk mengetahui secara menyeluruh data-data berkaitan ekonomi yang bisa dikategorisasi untuk kepentingan apa saja, bagaimana membangun negeri ini kedepan di sektor ekonomi,” kata Hugua.(Faldi)*

Gelar Sensus Ekonomi 2026, BPS Sultra Minta UMKM Siapkan Data Pada Saat Pendataan

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik Provinsi Sulawesi Tenggara Menggelar Literasi Keuangan dan Edukasi Statistik untuk Ekonomi Inklusif Menuju Sensus Ekonomi Tahun 2026 di Gedung Pola Bahteramas Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Selasa, 22 Juli 2025.

Dasar pelaksanaan kegiatan ini berdasar Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Dan nota kesepahaman antara Otoritas Jasa Keuangan dan Badan Pusat Statistik Nomor 15KS.M/07-12/2021 dan MOU-13/D.01/2021 tentang kerja sama dalam bidang statistik dan sektor jasa keuangan 07 Desember 2021 dalam mewujudkan sensus ekonomi tahun 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) Sultra, Andi Kurniawan, mengatakan bahwa ekonomi adalah jantung sebuah Negara. Detak jantung yang berdetak, berpendar, dan saling mempengaruhi. Kecil atau besar, semua sama-sama berdampak. Semua memiliki peran masing-masing, demi kemajuan perekonomian bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya bersama dalam rangka meningkatkan literasi keuangan dan mengedukasi statistik serta mendongkrak ekonomi masyarakat, kami mendapat amanah dari presiden RI untuk berupaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi 8%, kata Andi.

Lanjut, Andi Kurniawan, mengatakan bahwa sensus ekonomi 2026 ini perlu dukungan, karena tanpa dukungan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ini sensus ekonomi tidak berjalan dengan lancar, dan diharapkan siapkan data pengeluaran, pendapatan, ketenagakerjaan, administrasi, dan output yang dihasilkan di tempat usaha. Karena BPS Sultra akan meminta itu pada saat melakukan pendataan UMKM.

“Tentu sensus ekonomi ini perlu dukungan dari UMKM, karena tanpa dukungan dari UMKM ini sensus ekonomi tidak berjalan lancar, dan UMKM dapat siapkan data pengeluaran, pendapatan, ketenagakerjaan, administrasi, dan output yang dihasilkan di tempat usaha, kami akan meminta itu pada saat melakukan pendataan UMKM,” kata Andi.

Ini Manfaat Sensus Ekonomi 2026 yakni:

1. Pemerintah daerah maupun pusat mendapatkan data terkini sebagai landasan perencanaan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran, serta sebagai bahan evaluasi atas berbagai kebaikan sbelumnya.
2. Sektor Bisnis memperoleh info dan data tentang pasar untuk strategi bisnis, investasi, da ekspansi usaha. Data sensus ekonomi tahun 2026 juga membantu pelaku usaha dalam memahami tren industri serta peluang dan tantangan bisnis di berbagai wilayah.
3. Akademisi dan Peneliti memiliki akses ke data yang lebih lengkap dan detail untuk mendukung penelitian ekonomi, sosial, dan kebijakan publik yang berbasis data.
4. Masyarakat menerima manfaat dari kebijakan ekonomi pemerintah, dan bisa mengakses data hasil sensus ekonomi tahun 2026 untuk berbagai kepentingan.(Faldi)*

Polisi Amankan Pelaku Pencurian Telepon Genggam di Kolaka

KENDARIKINI.COM – Tim Elang Anti Bandit Polres Kolaka berhasil mengamankan seorang pria atas tindak pidana pencurian sebuah Handphone, Selasa 22 Juli 2025.

Pelaku berinisial NW (23) dari Desa Kelurahan Jojjolo, Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan.

Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif, menerangkan kejadian ini bermula saat korban inisial SL (22) menginap di kediaman seseorang inisial RH dilingkungan Kalimerah, Kelurahan Tahoa, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka.

Sekitar pukul 03.30 WITA, korban tidak lagi melihat 2 (dua) Handphone merek Samsung A54 dan Realme C35 miliknya di samping tempat ia tidur. Korban mendapat kerugian materil sebanyak Rp7 Juta.

Dwi Arif menambahkan korban lalu melaporkan kejadian ini kepada Polres Kolaka untuk diproses secara hukum.

Berkat penyelidikan yang mendalam, Polres Kolaka melalui Tim Elang Anti Bandit berhasil mengamankan pelaku di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka.

“Ada informan yang menyampaikan bahwa NW ada di Desa oko oko sehingga Tim melunjur dan berdasarkan informasi tersebut Tim mendekati sasaran dan langsung di grebek, NW tidak bisa bergerak karna terkepung,” kata Dwi Arif.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 3e Sub sider 362 KUHP dengan ancaman 7 (tujuh) tahun pidana penjara.(Amin)*

Rebranding Usaha, Cegah Sengketa Bisnis dengan Penelusuran Merek

KENDARIKINI.COM – Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum mengimbau para pelaku usaha yang hendak rebranding untuk melakukan penelusuran merek di pangkalan data kekayaan intelektual (PDKI) terlebih dahulu. Langkah ini penting supaya mereka tidak menggunakan merek yang memiliki kemiripan atau bahkan identik dengan yang telah terdaftar sebelumnya.

Dalam wawancara di Gedung DJKI, pada Selasa, 22 Juli 2025, Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Razilu mengatakan, merek bukan hanya sekedar nama usaha, tetapi merupakan bagian dari identitas yang dapat dilindungi oleh hukum. Oleh sebab itu, penelusuran merek merupakan langkah awal yang sangat penting dalam strategi pembangunan merek usaha.

“Banyak pelaku usaha yang ingin rebranding, langsung mengganti nama atau logo bisnisnya tanpa mengecek terlebih dahulu apakah merek tersebut sudah digunakan dan didaftarkan oleh pihak lain atau belum. Ketidaktahuan dan kelalaian ini bisa menimbulkan kerugian bagi bisnisnya,” ujar Razilu.

Dalam beberapa kasus, penggunaan merek yang sama atau mirip dengan merek yang telah terdaftar dapat berujung pada gugatan hukum, pembatalan merek, atau kewajiban ganti rugi. Hal ini tidak hanya berdampak pada kerugian materi, tetapi juga dapat merusak reputasi bisnis.

“Rebranding harus dilakukan secara hati-hati dan strategis. Jangan sampai niat untuk memperkuat citra usaha justru membuat bisnis kita terjerat masalah hukum karena kelalaian dalam memeriksa kekayaan intelektualnya, dalam hal ini merek,” tegas Razilu.

Oleh sebab itu, DJKI menyediakan pangkalan data kekayaan intelektual yang tersedia secara daring dan dapat diakses oleh masyarakat umum melalui laman dgip.go.id. Fitur ini telah memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dengan tujuan mempercepat proses penelusuran kekayaan intelektual (KI) sebelum pemohon mengajukan permohonannya ke DJKI.

“Melalui penelusuran merek di PDKI, pelaku usaha dapat dengan mudah mencari informasi terkait status pendaftaran merek, pemiliknya, dan jenis barang atau jasa yang dilindungi. Ini adalah alat penting untuk pengambilan keputusan yang cerdas dalam membangun identitas usaha,” terang Razilu.

Lebih lanjut, DJKI juga membuka layanan konsultasi dan pendampingan bagi para pelaku usaha, termasuk para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang ingin memahami lebih dalam terkait proses penelusuran dan pendaftaran merek. Layanan ini tersedia di jam kerja melalui livechat di dgip.go.id, email halodjki@dgip.go.id, dan call center 152.

DJKI juga bekerjasama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum di seluruh Indonesia untuk menggelar sosialisasi dan pelatihan tentang pentingnya pelindungan merek dan kekayaan intelektual lainnya di berbagai daerah, khususnya menyasar pelaku usaha dan komunitas kreatif.

“Kami ingin membangun kesadaran bahwa merek bukan hanya simbol dagang, tetapi aset intelektual yang bernilai. Pelindungannya bukan hanya soal hukum, tapi juga investasi jangka panjang untuk keberlanjutan bisnis yang telah susah payah dibangun,” pungkas Razilu.*

Kanwil Kemenag Sultra Evaluasi Pelaksanaan Haji

KENDARIKINI.COM – Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Muhamad Saleh bersama Sekda Prov. Sultra diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Prov. Sultra, Nur Saleh memimpin Rapat Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1446 H/2025 M Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Aula Asrama Haji Kendari, Senin (21/7/2025).

Turut hadir Staf Ahli Gubernur Prov. Sultra, Forkopimda Prov. Sultra, Pimpinan DPRD Prov. Sultra, Karo Kesra Prov. Sultra, Kepala Kantor Kemenag bersama Kabag Kesra Kab/Kota se Sultra, Kepala UPBU Kelas I Haluoleo, Kepala Kantor Kesehatan Kendari, Ketua Umum MUI Prov. Sultra, dan segenap Petugas Ibadah Haji Provinsi Sulawesi Tenggara.

Mengawali sambutannya, Muhamad Saleh memyampaikan ucapan terima kasih kepada Gubernur Sultra, Forkopimda, instansi terkait serta Bupati dan Walikota, atas koordinasi dan kolaborasi yang terbangun, sehingga penyelenggaraan haji dapat berjalan sesuai harapan.

“Terimakasih kepada semua, terutama bapak Gubernur Sultra yang memberikan dukungan dan perhatian penuh, baik dalam bentuk tenaga, pikiran, materi dan motivasi kepada seluruh jemaah haji Sultra. Alhamdulillah, jemaah haji Sultra tahun ini mendapatkan uang saku langsung dari Gubernur ” ungkap Saleh.

Saleh juga memberikan apresiasi kepada para petugas haji yang tak kenal lelah mendampingi jemaah sejak awal keberangkatan, saat di tanah suci hingga kembali lagi ke tanah air. Menurutnya, kesuksesan penyelenggaraan haji 1446 H/2025 H tidak terlepas dari peran dan dedikasi maksimal yang diberikan oleh para petugas haji kepada jemaah.

“Terima kasih kepada seluruh pejuang haji kita yang luar biasa. Mereka tidak hanya bekerja, tetapi juga melayani dengan hati. Bahkan sampai menggendong dan mendorong jemaah yang kelelahan karena cuaca atau usia,” ungkap Saleh.

Sebagai anggota Tim Monev Haji Indonesia 1446 H / 2025 M, Saleh menilai kesuksesan haji tahun ini bukan hanya soal teknis operasional, tapi juga tentang ketangguhan dan respons cepat para petugas menghadapi berbagai dinamika di lapangan. Saleh mengaku, menyaksikan langsung bagaimana perjuangan para petugas yang tidak mudah, mendampingi jemaah sehingga bisa melaksanakan ibadah dengan baik dan nyaman.

“Peran petugas sangat signifikan. Mereka hadir mendampingi jemaah dengan sepenuh hati, menjadi penopang utama kelancaran ibadah. Para petugas haji adalah ruh dari pelayanan kita,” tegasnya.

“Kita berharap, kesuksesan penyelenggaraan haji dapat terus ditingkatkan dan hal-hal yang menjadi catatan dapat kita benahi untuk penyelenggaraan haji yang lebih baik di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Prov. Sultra, Nur Saleh mewakili Gubernur Sultra, mengapresiasi penyelenggaraan Ibadah Haji 1446 H/2025 M, yang sukses digelar.

“Terimakasih kepada Kementerian Agama yang telah memfasilitasi mulai dari keberangkatan, pendamping di tanah suci, hingga pada akhirnya penjemputan kedatangan di bandara beberapa waktu yang lalu,” ucapnya.

Nur Saleh menyebut, Pemprov. Sultra senantiasa berkomitmen kuat untuk menyukseskan setiap tahapan penyelenggaraan haji di Sultra.

Dikatakannya, Gubernur menilai penyelenggaraan haji tahun 2025 ini sukses besar dan hal ini minimal bisa dipertahankan atau ditingkatkan dalam pelaksanaan dan pelayanan. Sehingga semua tamu Allah dapat melaksanakan tahapan ibadahnya berjalan dengan baik.

“Terima kasih atas kerjasama, dukungan dan dedikasi semua pihak, termasuk para petugas haji, sehingga penyelenggaraan Haji pada musim haji tahun 2025 ini bisa berjalan sukses sebagaimana harapan kita bersama. Jika masih ada kekurangan, kita berkomitmen agar tahun depan kita sempurnakan,” pungkasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, Pada kesempatan tersebut Kakanwil bersama Asisten 1 menyerahkan piagam penghargaan kepada semua petugas haji Sultra tahun 1446 H/2025 M, yang disaksikan Staf Ahli Gubernur Sultra, Forkopimda Sultra, Ketua Umum MUI Sultra serta segenap tamu undangan yang hadir.*

Operasi Patuh Anoa 2025, Polres Konut Edukasi Pelajar

KENDARIKINI.COM — Edukasi tertib berlalu lintas dan kampanye keselamatan jalan digelar di SMA Negeri 1 Asera, Keluruhan Wanggudu, Kecamatan Asera, pada Selasa (22/7/2025).

Setidaknya, lebih dari 500 ratus siswa mengikuti kegiatan ini.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Konawe Utara IPTU Aldiansyah As’ad, dan melibatkan beberapa personel serta di hadiri Kepala Sekolah Samsuddin, S.Pd, Dewan Guru dan para Siswa

Diantaranya AIPTU Yani selaku Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali), AIPDA Melky sebagai Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel), serta dua personel lainnya yaitu Bripda Agil dan Bripda Dwiki.

Kegiatan berlangsung lancar sejak awal hingga akhir.

Selain memberikan edukasi seputar pentingnya keselamatan di jalan raya, petugas juga menyelenggarakan kuis pengetahuan lalu lintas.

Jika menjawab benar, diberikan helm gratis sebagai bentuk apresiasi.

“Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada para siswa tentang pentingnya keselamatan berkendara dan tertib berlalu lintas,” jelas Kasat Lantas IPTU Aldiansyah As’ad.

Ia mengungkapkan, respons siswa terhadap kegiatan ini sangatlah antusias.

Antusiasme terlihat dari keikutsertaan dalam sesi tanya jawab dan interaksi langsung dengan petugas.

Para pelajar tampak aktif menyimak materi dan menunjukkan rasa ingin tahu terhadap aturan berlalu lintas.

Ia pun menyebut agenda ini tidak akan berhenti di satu sekolah saja.

Pihaknya berencana melaksanakan kegiatan serupa di sejumlah sekolah lain pada tingkat Sekolah Menengah Umum (SMU) sederajat, di wilayah hukum Polres Konawe Utara.

“Direncanakan juga akan dilaksanakan di beberapa sekolah di wilayah hukum Konawe Utara,” terangnya Iptu Aldiansyah

Sementara itu, dikutip dari laman Badan Pusat Statistik (BPS) Konut, sepanjang tahun 2021 hingga 2023, jumlah korban kecelakaan mencapai 238 korban.

Jumlah korban meninggal dunia sebanyak 42, terbanyak pada tahun 2022.

Data lain menunjukkan, sejak Januari hingga pertengahan April 2025, Satlantas Polres Konawe Utara telah menangani 18 kasus kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di Konut.

Kasat Lantas Polres Konut IPTU Aldiansyah As’ad mengatakan penyebab utama kecelakaan masih didominasi oleh kelalaian manusia, salah satunya kurang tertib berlalulintas.*

Toyota Hybrid Jadi Idola di Sulawesi

Di tengah meningkatnya kesadaran akan efisiensi dan keberlanjutan, mobil hybrid semakin menjadi pilihan utama bagi masyarakat Indonesia yang mencari solusi mobilitas yang hemat dan ramah lingkungan. Toyota, sebagai pionir teknologi hybrid global, menegaskan komitmennya untuk menyediakan kendaraan hybrid yang tidak hanya irit bahan bakar, tetapi juga menawarkan keandalan mesin yang telah teruji dan terpercaya.

Pada periode Semester I (satu) 2024, penjualan Kalla Toyota 469 unit mobil hybrid. Angka ini melonjak menjadi 666 unit pada periode yang sama di tahun 2025. Dengan peningkatan penjualan sebesar 42% ini, juga meningkatkan Market Share Toyota Hybrid mencapai 76,4% hingga periode Juni 2025. Angka dapat merefleksikan pergeseran preferensi konsumen yang semakin sadar akan efisiensi dan keberlanjutan. Data ini mengindikasikan semakin tingginya minat masyarakat akan kendaraan ramah lingkungan dan hemat bahan bakar di wilayah penjualan Kalla Toyota.

Suliadin selaku General Manager Marketing Kalla Toyota menyatakan, “Peningkatan penjualan mobil hybrid ini adalah bukti nyata penerimaan positif masyarakat Sulawesi terhadap teknologi ramah lingkungan yang ditawarkan oleh Kalla Toyota. Kami melihat adanya pergeseran signifikan dalam pola pikir konsumen yang kini tidak hanya mencari kenyamanan dan performa, tetapi juga efisiensi bahan bakar dan kontribusi terhadap lingkungan yang lebih baik.”

Peningkatan harga bahan bakar dan kebutuhan akan efisiensi operasional kendaraan mendorong konsumen untuk beralih ke teknologi yang lebih canggih. Mobil hybrid Toyota hadir sebagai jawaban atas tantangan ini. Dengan kombinasi cerdas antara mesin bensin dan motor listrik, kendaraan hybrid mampu mengoptimalkan penggunaan energi, menghasilkan konsumsi bahan bakar yang jauh lebih efisien dibandingkan mobil konvensional.

“Kami sadar betul dengan kebutuhan masyarakat akan mobilitas yang efisien dan berkelanjutan. Mobil hybrid Toyota dirancang untuk memberikan pengalaman berkendara yang optimal dengan konsumsi bahan bakar yang minimal, tanpa mengorbankan performa dan kenyamanan”, sambung Suliadin.

Keunggulan utama mobil hybrid Toyota terletak pada teknologi Toyota Hybrid System (THS) yang telah disempurnakan selama lebih dari dua dekade. THS secara otomatis mengelola transisi antara mesin bensin dan motor listrik, memastikan efisiensi maksimal dalam berbagai kondisi berkendara, baik di perkotaan padat maupun perjalanan jarak jauh. Fitur regenerative braking juga memungkinkan pengisian ulang baterai secara otomatis saat pengereman, semakin meningkatkan efisiensi energi.

“Yang membuat mobil hybrid Toyota begitu dipercaya adalah reputasi mesinnya yang telah terbukti keandalan dan durabilitasnya. Jutaan unit mobil hybrid Toyota telah beroperasi di seluruh dunia, membuktikan ketangguhan sistem hybrid kami dalam jangka panjang. Pelanggan tidak perlu khawatir akan biaya perawatan yang mahal, karena teknologi hybrid Toyota dirancang untuk minim perawatan dan memiliki garansi komponen hybrid yang komprehensif,” pungkas Suliadin.

Kalla Toyota menawarkan berbagai pilihan model hybrid di area penjualannya yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, mulai dari segmen SUV hingga sedan, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup pelanggan. Dengan demikian, setiap individu dapat menemukan mobil hybrid Toyota yang paling cocok untuk mendukung aktivitas sehari-hari maupun petualangan mereka.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap seputar Kalla Toyota, pelanggan dapat berkunjung ke website Kalla Toyota di kallatoyota.co.id atau sosial media Kalla Toyota di Instagram @KallaToyotaID, Twitter @KallaToyotaID dan Facebook KallaToyota.me. Dapat pula menghubungi hotline Kalla Care di nomor 04113000103 atau live chat via WhatsApp di nomor 08114414030.*

Polisi Amankan Tiga Pelaku Pencurian di Rumah Warga Mandonga Kendari

KENDARIKINI.COM – Tiga orang pria melakukan aksi pencurian di salah satu rumah warga di Kelurahan Watulondo, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, pada Sabtu 19 Juli 2025.

Tiga pria ini masing-masing berinisial RI (20), MH (16) dan JZ (19). Ketiganya melakukan aksi pencurian saat pemilik rumah inisial DH (38) sedang berada diluar kota.

Kasi Humas Polsek Mandonga AIPTU Jamesto Sinaga, menjelaskan pada Sabtu 19 Juli 2025 korban pulang ke rumah melihat pintu belakang terbuka dan beberapa barang lainnya hilang.

“Pada tanggal 19 juli korban pulang kerumahnya dan mendapati bahwa pintu belakang keadaan terbuka serta barang barang berupa alat alat tukang hilang,” katanya.

Barang-barang tersebut berupa 2 (dua) buah bor tangan, 1 (satu) buah mesin gurinda, dan 1 (satu) buah mesin las. Total kerugian materil korban diperkirakan sebesar Rp6 Juta.

Jamesto menambahkan para pelaku berhasil membuka pintu rumah korban dengan menggunakan kunci palsu.

Selain itu, sambung Jamesto, para pelaku mengaku baru sekali dalam melakukan pencurian.

“Pengakuannya baru kali ini,” singkatnya.

Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang tidak pidana pencurian dengan pemberatan, hukuman pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun.(Amin)*

Gegara Pengering Rambut Satu Rumah di BTN Tunggala Kendari Dilahap Sijago Merah

KENDARIKINI.COM – Satu unit rumah di BTN Tunggala, Jalan Seratus Ribu, Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, mengalami kebakaran ringan. Kebakaran tersebut terjadi pada Minggu 20 Juli 2025 malam.

Warga bernama Ryanmadong (21) mengatakan peristiwa bermula saat salah seorang anak menggunakan hair dryer untuk mengeringkan pakaian.

“Awal kebakarannya itu karna hair dryer (pengering rambut), Dia sempat kasih kering bajunya pakai hair dryer terus dia tinggalkan,” katanya, Senin 21 Juli 2025.

Setelah pakaian mengering, hair dryer yang digunakan lupa dimatikan dan langsung disimpan tepat diatas kursi sofa. Dikarenakan suhu yang terlalu panas, kursi sofa ini terbakar.

“Nda lama dia tinggalkan adeknya dia cium bau hangus ternyata sudah terbakar sofanya,” imbuhnya.

Warga segera menghubungi Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) guna melakukan pemadaman. Adapun barang-barang yang terbakar hanya horden, meja dan sofa.

Dalam kebakaran ini, kata Ryanmadong, terdapat 2 (dua) orang mengalami luka bakar ringan. Sementara total kerugian materil diperkirakan sebanyak Rp5 Juta.(Amin)*

Warga Kadia Kendari Digegerkan Penemuan Ular Piton

KENDARIKINI.COM – Warga jalan Budi Utomo, Lorong Lasiwoy, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, digegerkan dengan penemuan seekor ular piton di dalam rumah, Minggu 20 Juli 2025 malam.

Warga bernama Mahfuzd (58) mengatakan bahwa ular piton ini diperkirakan berukuran 4 (empat) sampai 5 (lima) meter.

Lebih lanjut, kata Mahfuzd, penemuan ular piton ini bermula saat seorang warga sedang mencuci piring di dapur sekitar pukul 23.00 WITA.

“Pas ada anak yang lagi cuci piring, itu ular sudah mau melilit,” katanya saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan telpon WhatsApp.

Kemudian, sambung Mahfudz, keberadaan ular tersebut sontak membuat warga tersebut kaget dan segera meninggalkan area dapur.

Binatang reptil ini lalu masuk ke dalam sebuah got saluran air yang telah di cor sebagai tempat mencuci piring.

“Ularnya membalikkan arah Kepalanya masuk ke got yang telah ditutup cor di atasnya dijadikan ruang tempat cuci piring,” ujarnya.

Warga setempat beramai-ramai melakukan proses pencarian dengan menggunakan parang dan linggis di tempat persembunyian ular tesebut.

“Lama di korek kolong tempat sembunyiannya akhirnya keliatan ekornya lalu ekornya ditangkap dan dipegang erat erat ditarik keluar dengan susah payah,” imbuhnya.

Sekitar pukul 23.35 WITA Tim Damkar Kota Kendari bersama warga setempat berhasil mengevakuasi ular tersebut.

Ular ini rencananya akan diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk dilepas ke habitatnya.(Amin)*

Begini Kronologi Lansia di Mubar Diterkam Buaya

KENDARIKINI.COM – Begini kronologi peristiwa seorang lansia bernama Wa Sarina (55) dari Desa Wanseriwu, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, diterkam seekor buaya saat mencari kerang di pesisir pantai tondasi, Minggu 20 Juli 2025.

Peristiwa ini terjadi pada Minggu 20 Juli 2025 sekitar pukul 10.20 WITA, korban bersama La Dahlan (60), Anton (28) dan Ali (25) hendak mencari kerang pada saat air sedang surut.

Sebelum menuju lokasi yang dituju, La Dahlan memperingatkan kepada tiga orang rekannya agar tidak menyebrang sungai. Pasalnya, seekor buaya kerap terlihat di pesisir pantai tempat dimana mencari kerang.

Kasi Humas Polres Muna IPDA Baharuddin, menerangkan sekitar pukul 10.40 WITA mereka berpencar untuk mencari kerang. Karna merasa khawatir, Anton sesekali menoleh ke arah korban.

Pada pukul 14.35 WITA, Anton melihat korban sudah berjalan menuju ke tengah sungai. Disaat itu pula korban berteriak kesakitan, mendengar hal itu Anton segera berlari kearah korban dan melihat seekor buaya telah menggigit bagian perut korban.

Anton lalu berusaha menyelamatkan korban dengan menarik tangan korban dan menendang badan buaya agar melepaskan gigitannya.

“Melihat hal itu Anton berupaya melepaskan gigitan buaya tersebut dengan cara memegang tangan korban dan menendang buaya yang menggigit korban tersebut,” katanya.

Selanjutnya, Ali datang membantu korban agar terlepas dari gigitan buaya dengan memegang kepala buaya dan memijit mata buaya tersebut. Atas usaha ini, buaya tersebut melepaskan gigitannya dari perut korban.

Lalu korban diangkat ke sebuah perahu untuk dibawa menuju pelabuhan tondasi. Selanjutnya korban dirujuk ke ruangan operasi RSUD Muna Barat guna mendapatkan penanganan medis.

“Pada pukul 16.30 WITA korban di pindah di ruang operasi RSUD Muna Barat guna dilakukannya tindakan operasi atas luka-luka yang dialami oleh gigitan buaya,” pungkasnya.(Amin)*

Lansia di Mubar Diterkam Buaya

KENDARIKINI.COM – Seorang lansia bernama Wa Sarina (55) dari Desa Wanseriwu, Kecamatan Tiworo Tengah, Kabupaten Muna Barat, diterkam seekor buaya saat hendak mencari kerang, Minggu 20 Juli 2025.

Peristiwa turut dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Muna IPDA Baharuddin saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp.

“Seorang masyarakat Desa Wanseriwu, Kecamatan Tiworo Tengah, diterkam buaya pada saat mencari kerang,” katanya.

Ketika itu korban sedang mencari kerang di pesisir pantai Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Tengah, Muna Barat.

Korban saat itu sempat di peringatkan oleh adik iparnya bernama La Dahlan (60) agar tidak menyebrang ke anak sungai.

La Dahlan melihat korban telah berjalan agak jauh dan kembali menegurnya agar tidak terlalu jauh melangkah.

Tak lama kemudian korban langsung diterkam seekor buaya. La Dahlan bersama dua rekannya segera menolong korban dari gigitan buaya.

Kemudian korban di gendong di naikan diatas perahu, lalu dibawa menuju pelabuhan Tondasi.

Selanjutnya, Baharuddin menambahkan, korban segera dibawa RSUD Muna Barat untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban diantar ke RSUD Muna Barat guna mendapatkan perawatan secara medis,” pungkasnya.(Amin)*

Srikandi PLN UID Sulselrabar Bangun Budaya Kerja Inklusif Lewat Workshop Respectful Workplace

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) terus menunjukan komitmennya dalam mendukung implementasi Respectful Workplace Policy dan program Journey Women Empowerment tahun 2025. PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menyelenggarakan kegiatan Workshop Respectful Workplace dan Rapat Kerja Srikandi pada 17–18 Juli 2025 di Co-Working Place Kantor PLN UID Sulselrabar, Makassar. Acara ini diikuti oleh sekitar 100 pegawai perempuan dari seluruh unit kerja PLN di wilayah Sulselrabar.

Mengangkat tema “Perempuan Hebat, PLN Kuat”, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman, inklusif, dan bebas dari diskriminasi, kekerasan, serta pelecehan.

Workshop yang berlangsung pada Kamis (17/7) ini menghadirkan Ananda Zhafira, M.Psi., Psikolog, seorang trainer dan career coach yang berpengalaman dalam isu-isu psikologi kerja dan pemberdayaan perempuan. Dalam sesi yang interaktif, Ananda membawakan empat pokok materi utama, yakni pentingnya penerapan Diversity, Equity, & Inclusion (DEI) di lingkungan kerja, pencegahan pelecehan melalui budaya saling menghargai, komunikasi asertif dan persuasif sebagai fondasi kepemimpinan, serta pengembangan ide internalisasi budaya kerja yang inovatif dan inklusif.

General Manager PT PLN (Persero) UID Sulselrabar, Edyansyah, dalam sambutannya menyampaikan bahwa komitmen terhadap lingkungan kerja yang respectful adalah bagian dari transformasi budaya PLN yang lebih humanis dan produktif.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh insan PLN, khususnya para Srikandi, merasa aman, dihargai, dan berdaya dalam lingkungan kerjanya. Budaya kerja yang inklusif akan membawa perusahaan menjadi lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Edyansyah.

Sementara itu, Ketua Srikandi PLN UID Sulselrabar, Yuli Ashaniais, yang juga menjabat sebagai Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan, menekankan pentingnya kolaborasi antar unit untuk mewujudkan budaya kerja yang saling menghargai.

“Melalui workshop ini, kami ingin membekali para Srikandi dengan pemahaman dan keterampilan yang aplikatif agar bisa menjadi agen perubahan di unitnya masing-masing. Respect bukan hanya nilai, tapi harus diwujudkan dalam tindakan sehari-hari,” ujar Yuli.

Workshop ini dilanjutkan dengan agenda Capacity Building Srikandi pada Jumat (18/7) sebagai forum koordinasi dan konsolidasi internal komunitas Srikandi PLN UID Sulselrabar dalam menyusun rencana kampanye Respectful Workplace ke depan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Respectful Workplace Policy yang telah dicanangkan oleh PLN secara nasional sebagai wujud komitmen terhadap tata kelola perusahaan yang inklusif, bebas diskriminasi, dan berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PLN UID Sulselrabar berharap nilai-nilai Respect, Empowerment, and Inclusion dapat semakin tertanam di seluruh lini organisasi dan menjadi bagian dari transformasi budaya kerja yang berkelanjutan.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti