KENDARIKINI.COM – Jumlah penduduk Sulawesi Tenggara berdasarkan hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 mencapai 2,84 juta jiwa.
Data tersebut menunjukkan pertumbuhan penduduk Sultra masih berlangsung dalam lima tahun terakhir.
Rata-rata laju pertumbuhan penduduk tahunan Sulawesi Tenggara tercatat sebesar 1,65 persen.
Dari sisi fertilitas, Angka Kelahiran Total atau Total Fertility Rate (TFR) mencapai 2,48 anak per perempuan.
Angka tersebut masih berada di atas tingkat penggantian penduduk atau replacement level sebesar 2,1.
Sementara itu, kualitas kesehatan penduduk menunjukkan perbaikan.
Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate/IMR) terus menurun hingga mencapai 19,53 per 1.000 kelahiran hidup.
Mobilitas penduduk juga menjadi salah satu indikator penting dalam hasil SUPAS 2025.
Sebagian besar kabupaten di Sulawesi Tenggara tercatat sebagai daerah tujuan migrasi.
Kondisi tersebut terlihat dari angka migrasi risen neto yang menunjukkan nilai positif di banyak wilayah.
Di sisi lain, jumlah penduduk lanjut usia terus meningkat.
Persentase penduduk lansia di Sulawesi Tenggara mencapai 8,86 persen dari total populasi.
Adapun rasio ketergantungan penduduk tercatat sebesar 48,75 persen.
Data SUPAS 2025 menjadi gambaran terbaru kondisi kependudukan Sulawesi Tenggara sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah.*










