KOLAKA, KENDARIKINI.COM – Seorang pria lanjut usia bernama Daeng Mahid (64), warga Desa Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, dilaporkan hilang di sungai belakang rumahnya. Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari langsung mengerahkan tim rescue untuk melakukan pencarian.
Informasi hilangnya korban diterima Comm Centre KPP Kendari pada Rabu (12/2/2025) sekitar pukul 11.50 Wita dari Ibu Ita, keluarga korban. Laporan menyebutkan satu orang diduga hilang di sekitar sungai di Desa Tangkutiri, Ulunggolaka, Kecamatan Latambaga.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 12.05 Wita Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan menuju lokasi kejadian perkara (LKP) untuk memberikan bantuan pencarian dan pertolongan. Jarak tempuh antara Pos SAR Kolaka dan LKP sekitar 18 kilometer.
Berdasarkan informasi BMKG, cuaca di lokasi dalam kondisi mendung saat operasi SAR dimulai.
Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan kronologis kejadian bermula pada Selasa (11/2/2025) sekitar pukul 18.00 Wita. Saat itu korban berpamitan kepada istrinya untuk buang air besar (BAB) di sungai belakang rumah.
Namun hingga pukul 20.00 Wita, korban tak kunjung kembali. Istri dan keluarga korban sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi, tetapi tidak menemukan keberadaan korban. Hingga akhirnya peristiwa tersebut dilaporkan ke Basarnas.
“Tim telah diberangkatkan untuk melakukan pencarian dan memberikan bantuan SAR di lokasi,” ujar Amiruddin dalam keterangan resminya.
Identitas korban diketahui bernama Daeng Mahid, laki-laki, 64 tahun, warga Ulunggolaka, Kabupaten Kolaka.
Dalam operasi pencarian ini, unsur yang terlibat antara lain Staf Ops KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, Polsek setempat, Babinsa, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.
Adapun peralatan yang digunakan meliputi rescue car, rubber boat, aquaeye (alat pendeteksi bawah air), peralatan SAR medis (palsar medis), peralatan evakuasi, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan pendukung lainnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung dan perkembangan selanjutnya akan disampaikan kemudian.*










