KENDARIKINI.COM – Rumah adat Laika Mbuu di Kelurahan Arombu, Konawe, mendadak menjadi sorotan publik.
Perhatian muncul setelah spanduk tuntutan pembayaran upah pekerja terpasang di lantai dua bangunan tersebut.
Dalam spanduk tertulis proyek rehabilitasi Laika Mbuu selesai setahun lalu, namun upah pekerja belum dibayarkan.
Tulisan dalam spanduk meminta pihak terkait segera membayar hak pekerja atas pekerjaan rehabilitasi bangunan adat itu.
Belum diketahui pihak yang memasang spanduk tersebut, namun diduga berasal dari pekerja atau tukang proyek rehabilitasi.
Awak media berupaya mengonfirmasi Dinas Pariwisata Konawe, namun hingga kini belum mendapat sambungan.
Dilansir dari Timorindo, Informasi dihimpun, jabatan Pelaksana Kadis Pariwisata Konawe tercatat sudah tiga kali mengalami pergantian.
Kapolsek Unaaha IPTU Laode Anti membenarkan adanya pemasangan spanduk tuntutan pembayaran upah di lokasi.
“Iya benar dipasangkan baleho,” ujar Laode Anti saat dikonfirmasi.
Kasus ini memicu perhatian masyarakat karena Laika Mbuu merupakan simbol budaya penting bagi masyarakat adat Tolaki.
Publik kini menunggu penjelasan pemerintah terkait dugaan tunggakan upah pekerja proyek rehabilitasi tersebut.*










