KENDARIKINI.COM – Genangan limbah kembali meluap dan mengganggu arus lalu lintas di ruas Jalan Adi Bahasa, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, usai hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut pada Senin sore 26 Januari 2026 sekitar pukul 17.50 WITA.
Luapan limbah terpantau cukup parah di depan Rumah Makan (RM) Bang Awal, sehingga menghambat aktivitas pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Menanggapi kondisi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari, Muh. Jayadi, mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terkait penanganan lokasi tersebut.
“Upaya sebelumnya dengan pembuatan dua sumur resapan belum mampu mengendalikan genangan air. Karena lokasi tersebut merupakan aset provinsi, kami langsung berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi,” ujar Jayadi saat dikonfirmasi, Senin (26/1/2026).
Jayadi menjelaskan, setelah koordinasi dilakukan, Pemerintah Provinsi Sultra melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (SDA) langsung mengambil alih penanganan genangan limbah di lokasi tersebut.
“Penanganan saat ini sudah diambil alih oleh Dinas Bina Marga dan SDA Provinsi Sultra,” katanya.
Sebelumnya, PUPR Kota Kendari telah menganggarkan pembangunan dua sumur resapan di depan RM Bang Awal Baruga pada 14 Januari 2026, menyusul kejadian serupa yang terjadi sehari sebelumnya, yakni pada 13 Januari 2026, di mana luapan limbah menggenangi badan Jalan Adi Bahasa.
Hingga kini, masyarakat dan pengguna jalan berharap penanganan yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sultra dapat menjadi solusi permanen agar genangan limbah tidak kembali mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan.*










