KENDARIKINI.COM – Wakil Menteri Dalam Negeri RI Akhmad Wiyagus memimpin Apel Gerakan Indonesia ASRI di Anjungan Teluk Kendari, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan wisata pungut sampah sebagai upaya meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Wamendagri mengatakan Gerakan Indonesia ASRI merupakan program nasional Presiden Prabowo Subianto untuk pengelolaan sampah terpadu.
Program itu juga bertujuan memperkuat budaya gotong royong dan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Menurutnya, persoalan sampah berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, dan kawasan perkotaan.
Data nasional 2025 mencatat sekitar 109 ribu ton sampah per hari belum terkelola secara optimal.
Karena itu, pemerintah mendorong kolaborasi pemerintah daerah, TNI-Polri, komunitas, dan masyarakat dalam penanganan sampah.
“Kolaborasi menjadi kunci menyelesaikan berbagai persoalan, termasuk masalah kebersihan,” kata Akhmad Wiyagus.
Selain apel, Wamendagri meninjau Gerakan Pangan Murah di pelataran Kantor Balai Kota Kendari.
Ia menyoroti pentingnya ketahanan pangan menghadapi tantangan geopolitik global, perubahan iklim, dan cuaca ekstrem.
Meski demikian, ekonomi nasional tetap terjaga dengan pertumbuhan 5,61 persen pada kuartal I 2026.
Wamendagri mengapresiasi Pemkot Kendari yang telah menggelar sekitar 200 kali Gerakan Pangan Murah.
Menurutnya, program tersebut membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Usai menyerahkan bantuan korban banjir, Wamendagri meninjau stand UMKM dan kebutuhan pokok.
Wakil Gubernur Sultra Hugua menyebut ketersediaan pangan daerah masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan Gerakan Indonesia ASRI mengajak masyarakat memilah dan mengelola sampah dari rumah secara mandiri.*










