Jumat, Juli 24, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 337

PT Vale Salurkan Dana PPM ke Desa Lingkar Tambang

0

Pelaksana Kegiatan (PK) program PPM Dukungan SDGs Desa & pemangku kepentingan di Desa Pasi-pasi Kecamatan Malili, Luwu Timur, menggelar Pelatihan Keterampilan Operasi Alat Berat bagi angkatan kerja setempat.

Kegiatan diselenggarakan bekerja sama dengan PK Desa Pasi Pasi, dan menyepakati menggandeng Lembaga Pelatihan Kerja Swasta (LPKS) Mandiri sebagai pelaksana.

Pelatihan direncanakan akan berlangsung mulai 6 Februari 2024 sampai 6 Mei 2024. Kegiatan ini dilaksanakan tiga hari dalam sepekan dan diikuti oleh 25 warga Desa Pasi-pasi. Muatan pelatihan yang diberikan mencakup kompetensi pengoperasian alat berat, yaitu excavator dan dump truck.

Director External Relations PT Vale Endra Kusuma mengatakan, pelatihan keterampilan warga desa ini merupakan salah satu perwujudan komitmen perseroan untuk turut mendorong kemandirian warga di lingkar tambang.

“Semoga dengan bekal keterampilan ini para peserta memiliki kompetensi dan daya saing, di saat bersamaan juga berkontribusi pada target peningkatan ekonomi khususnya di SDGs 8 yakni Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata. Pendekatan SDGs Desa yang diadopsi pada program PPM PT Vale memungkinkan sasaran dampak program lebih terkonfirmasi secara by name by address, sehingga turut berkontribusi pada pencapaian status di desa, lokal, regional, nasional hingga pembangunan berkelanjutan di tingkat global, bahwa ditargetkan tidak ada lagi yang tertinggal (no one left behind)”, jelas Endra.

Pj Kepala Desa Pasi-pasi Rakhsan mengatakan, program ini bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Desa Pasi-pasi seperti yang tercantum dalam SDGs 8 yaitu Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata, termasuk di pedesaan.

“Sebelum pelatihan dimulai, lembaga pelatihan melakukan pre test untuk mengukur tingkat kompetensi peserta sebelum mengikuti proses pembelajaran. Di akhir program, peningkatan kompetensi pada peserta kembali diukur dengan post test,” jelas Rakhsan.

Seluruh peserta pelatihan nantinya akan menerima sertifikat kemampuan teknis yang di antaranya bisa menjadi bekal untuk melamar pekerjaan yang lebih baik ke depannya. Dengan begitu jumlah angkatan kerja yang sudah tersertifikasi di Desa Pasi-pasi mengalami peningkatan.

Sebelumnya, Bupati Luwu Timur Budiman menyampaikan apresiasinya pada Program PPM Dukungan SDGs PT Vale. Menurut Budiman, program itu sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan Kabupaten Luwu Timur.

“SDGs Desa merupakan arah pembangunan yang telah diadopsi oleh pemerintah sebagai kompas yang memandu pembangunan dari tingkat global, nasional sampai pada tingkat desa,” katanya.

Budiman berharap program ini akan memberikan dampak yang signifikan terhadap perkembangan dan kemajuan di desa. Termasuk peningkatan perekonomian masyarakat, dan pada gilirannya dapat mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan.*

Polda Sultra Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Pemilu 2024

0

Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Mabes Polri menggelar doa bersama melalui sambungan Zoom Meeting di Aula Dachara untuk memohon kelancaran tugas pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan berlangsung pada Rabu, 14 Februari 2024.

Doa bersama lintas agama ini dibuka langsung oleh Asisten Sumber Daya Manusia (Ass SDM) Irjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo M.Hum., M.Si., M.M.

Irjen Dedi dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini seluruh anggota Polri dari Sabang sampai Merauke bergerak tanpa mengenal lelah untuk melaksanakan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) selama pemungutan suara.

“Dalam momentum pesta demokrasi ini, seluruh anggota Polri berjuang tanpa kenal lelah untuk mengamankan TPS,” ujar Irjen Dedi.

Doa lintas agama ini memiliki tujuan, yakni memohon kepada Allah agar pesta demokrasi berjalan dengan aman, lancar, dan damai serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Acara ini dihelat pada Selasa, 13 Februari 2024.

Irjen Dedi juga mengingatkan akan pengalaman pahit dalam pemilu sebelumnya. Pada Pemilu 2019, ada anggota Polri yang meninggal dalam tugas menjalankan tugas. Oleh karena itu, doa bersama ini menjadi momen penting untuk memohon perlindungan Allah dan kemudahan serta kesehatan bagi seluruh anggota Polri yang bertugas.

“Kami berdoa agar seluruh anggota Polri diberikan perlindungan Allah dan diberikan kemudahan serta kesehatan dalam melaksanakan tugasnya,” tambah Irjen Dedi.

Doa bersama ini menjadi bentuk solidaritas dan kebersamaan dalam menjaga keamanan dan keselamatan selama pelaksanaan Pemilu 2024.*

Henry Yosodiningrat Klarifikasi Informasi Kapolri Beri Arahan ke Dirbinmas Polda Jajaran Tidak Benar

0

Advokat Henry Yosodiningrat bertemu dengan Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran untuk meminta klarifikasi terkait ucapannya yang menyebut Polri tidak netral di Pemilu 2024. Dalam pertemuan ini, ia pun memastikan bahwa apa yang diucapkannya terkait Kapolri yang memberikan arahan ke Dirbinmas Polda jajaran guna memenangkan salah satu paslon tidak benar.

“Beliau (Kabaharkam Polri) telepon saya mengatakan bahwa sudah konfirmasi dengan pak Kapolri dan sudah terkonfirmasi bahwa informasi itu tidak betul, memberikan arahan kepada Dirbinmas,” kata Henry di Gedung Baharkam Polri, Jakarta, Senin (12/2/2024).

Henry pun menceritakan awal mula dirinya mengucapkan informasi adanya arahan ke Dirbinmas Polda jajaran. Saat itu dirinya menghadiri sebuah acara dan mendapatkan informasi ada perintah khusus dari Kapolri kepada Direktur Binmas di seluruh Polda.

Ia mengakui, seharusnya informasi itu ia konfirmasi langsung, Setelahnya, ia pun mendapatkan konfirmasi dari beberapa Kapolda bahwa apa yang diucapkannya tidak benar.

“Saya bilang kenapa? Saya (Kapolda) sudah cek ke Dirbinmas saya tidak pernah ada Dirbinmas diundang oleh Kapolri dan diberi arahan seperti itu,” katanya.

Ia pun tidak langsung percaya hingga kemudian Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran menghubunginya guna memberikan konfirmasi.

Pada hari ini, ia pun berkesempatan bertemu langsung dengan Kabaharkam Polri untuk mengonfirmasi pernyataan dirinya.

“Saya perlu ketemu untuk menanyakan langsung gitu ya, kemudian tadi juga dijelaskan bahwa apa yang beliau sampaikan lewat telepon itu memang benar tidak pernah ada arahan dari kapolri, itu saja,” katanya.

Henry pun menegaskan, apa yang disampaikannya merupakan semata-mata kecintaannya terhadap Polri. Dengan konfirmasi ini, Henry menegaskan bahwa informasi yang ia sampaikan sudah terkonfirmasi tak benar.

“Saya pun menyampaikan harapan kepada institusi Polri agar netral dalam perhelatan demokrasi ini,” katanya.*

Persiapan POLRI Amankan Pemilu 2024 Jelang Pencoblosan

0

Polri telah siap mengamankan pelaksanaan jelang hari pencoblosan Pemilu 2024. Pengamanan dalam Operasi Mantap Brata 2023-2024 telah digelar agar pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan lancar, aman dan damai.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, Polri telah membagi pengamanan wilayah ke seluruh wilayah Indonesia. Setiap pengamanan wilayah di seluruh Indonesia sudah ada pejabat dari kombes hingga jenderal bintang dua.

“Setiap tim dibagi habis untuk memonitor pelaksanaan pemilu di masing-masing provinsi. Jadi kalau memang nanti ada yang sifatnya incidentil atau mungkin ada hal-hal yang lainnya apakah Pak Kapolri mau turun atau tidak, nanti melihat perkembangan berikutnya. Nanti kita komunikasikan sekarang dan kita sampaikan kepada teman-teman,” kata Sandi di Baharkam Polri, Jakarta, Senin (12/2/2024).

Saat ini, kata Sandi, personel yang ditugaskan mengamankan Pemilu 2024 sudah ditempatkan. Para personel akan mengamankan setiap tahapan Pemilu hingga akhir agar berjalan aman, damai dan kondusif.

“Tapi sekali lagi, polisi tidak bisa sendiri mohon bantuannya, mohon dukungannya, dan mohon doanya agar semuanya aman,” katanya.

Sementara itu, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Polda jajaran sudah melaksanakan apel gelar pasukan kesiapan personel dalam rangka pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Perlu diketahui terkait dengan hakikat ancaman di seluruh wilayah, ada Kasatgas Operasi daerah baik itu tingkat Polda maupun tingkat Polres yang sudah memetakan tingkat kerawanan, baik kerawanan kamtibmas maupun juga kerawanan geografis atau bencana alam,” katanya.

Lebih lanjut, Trunoyudo mengatakan, jumlah personel dalam rangka pengamanan TPS yang disiapkan berjumlah 195.819. Nantinya, ratusan ribu personel ini akan bergeser pada H-1 pencoblosan. Nantinya personel akan berkoordinasi dengan para petugas TPS.

“Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan dan ketertiban sehingga mendapatkan pemilu yang aman, damai, dan tentunya bermartabat. Sehingga tidak terlepas semua juga dari doa kita bersama, doa seluruh stakeholder, tokoh-tokoh masyarakat, tokoh agama, termasuk dari semua calon-calon pemimpin nasional maupun legislatif yang nantinya akan mengikuti kontestasi,” katanya.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menyampaikan terkait dengan pengamanan logistik di TPS untuk pemilu turut diamankan dan pengawalan.

“Ini sudah sampai ke wilayah-wilayah dan juga masih berlangsung beberapa daerah yang jangkauan-jangkauannya agak sulit secara geografis ya. Ini sudah dilakukan pengawalan dan pengamanan logistik sampai dengan ke tempat-tempat TPS dan tentunya tadi dari KPU. Kami sudah koordinasikan dan seluruhnya siap dan dalam keadaan layak untuk logistik ini digunakan pada saat pemilu nanti pada tanggal 14 Februari 2024,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Trunoyudo mengimbau pada masa tenang ini masyarakat lebih terkonsentrasi untuk melihat calon-calon pemimpin nasional yang akan dipilihnya dengan tenang dan baik.

“Tentunya kami juga mengimbau seluruhnya tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Sehingga pemilu seperti yang sudah disampaikan aman, damai dan tentunya bermartabat ya,” ucapnya.*

Jaga Keandalan Listrik Selama Rangkaian Pemilu 2024, PLN Siagakan Ribuan Personil di SulSel, SulTra dan SulBar

0

Makassar – Menjelang perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) jauh-jauh hari telah melakukan persiapan untuk memastikan pasokan distribusi listrik aman.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Selatan, Hasbullah turut mengapresiasi komitmen PLN UID Sulselrabar dalam mendukung pesta demokrasi tersebut. “Terima kasih atas dukungan PLN yang telah menyiagakan personil di posko siaga dalam menjaga kelancaran pasokan listrik untuk pemilu mendatang mulai dari Kantor KPU Provinsi Sulawesi Selatan hingga Tempat Pemungutan Suara,” ungkap Hasbullah.

“Kami optimis dengan kesiapan dan komitmen PLN mengawal Pemilu serentak 2024 akan membantu dalam penyelenggaraan pemilu di semua tingkatan,” tambahnya.

Dalam apel siaga kelistrikan Pemilu 2024, General Manager PLN UID Sulselrabar, Moch. Andy Adchaminoerdin menegaskan selama masa siaga Pemilu dari tanggal 11 – 18 Februari 2024, PLN menyiagakan 2.755 personil yang tersebar dalam 136 posko siaga PLN. “Kami berkomiten untuk menghadirkan pasokan distribusi listrik yang andal agar pesta demokrasi tersebut dapat berjalan lancar tanpa adanya gangguan listrik, selain itu untuk kenyamanan pengguna mobil listrik kami juga menyiapkan 20 SPKLU di 12 lokasi tersebar,” ujar Andy.

Andy mencatat selain menyiagakan personil, PLN juga menyiapkan 141 unit genset, 86 Unit Gardu Bergerak (UGB) dan 28 unit _Uninteruptible Power Supply_ (UPS) guna memastikan keandalan pasokan distribusi listrik di 50 Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan 169 Kantor Pemda, TNI/POLRI dan dinas terkait dalam wilayah kerja PLN UID Sulselrabar. “Kami juga telah menyiapkan skenario dan _standard operating procedure_ sebagai _back up_ pasokan listrik,” ujar Andy.

Di sisi pasokan pembangkit di Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel), Andy menambahkan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 2.054,6 Mega Watt (MW), Beban Puncak (BP) adalah 1.650 MW dengan cadangan daya sebesar 404,6 MW. “Kami juga mengimbau apabila ada potensi gangguan seperti pohon yang mulai mendekati jaringan, masyarakat dapat melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile,” tutup Andy.*

Rangkaian Peringatan Bulan K3, PT Tiran Indonesia Gelar Donor Darah

0

Konawe Utara – Salah satu anak perusahaan Tiran Group yakni PT Tiran Indonesia yang beroperasi di Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerja sama dengan RSUD Bahteramas Kota Kendari menggelar kegiatan donor darah, Senin, 12 Februari 2024.

Aksi kemanusiaan itu dilaksanakan di Blok Studio AAS Blok 4 PT Tiran Indonesia Desa Lameruru Kecamatan Langgikima Kabupaten Konut yang diikuti oleh staf dan karyawan PT Tiran Indonesia dengan jumlah peserta 117 orang.

Kegiatan ini juga dihadiri beberapa pimpinan dari Tiran Group yang juga ikut mendonorkan darah diantaranya Direktur Operasional Mayjend TNI (Purn) Iskandar M Salih, Deputi Mining, serta Deputi Teknik dan Pengadaan, KTT PT Tiran Indonesia One Nurhamdan dan Wakil KTT.

Ketua Panitia Kegiatan Fajrianto, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan bulan K3 nasional tahun 2024 dengan tujuan untuk membantu sesama yang membutuhkan darah dalam proses pengobatannya.

“Karena ini juga adalah bagian dari misi kemanusiaan sehingga kami dari PT Tiran Indonesia sangat bersungguh-sungguh untuk menyukseskan kegiatan ini”, kata Fajrianto.

Sementara itu, tim medis dari RSUD Bahteramas yang dikoordinir oleh Bapak Ruhiyat bersama empat anggotanya memberikan apresiasi kepada PT Tiran Indonesia yang telah sukses menyelenggarakan kegiatan donor darah.

“Kami sangat mengapresiasi atas kerja sama yang baik ini, sehingga kegiatan donor darah di lokasi PT Tiran Indonesia dapat berjalan lancar dan sukses sesuai dengan yang diharapkan,” ujar Ruhiyat.

Secara terpisah H La Pili selaku Humas Tiran Group saat dikonfirmasi mengucapkan terima kasih kepada pihak RSUD Bahteramas yang telah membantu dalam pelaksanaan donor darah di lokasi PT Tiran Indonesia.

“Tentu kami sangat bersyukur bisa ada ruang untuk kami dapat membantu mereka yang membutuhkan darah. Harapan kami ini bisa dirutinkan minimal enam bulan sekali dalam pelaksanaannya,” pungkasnya.*

Bejat, Seorang Ayah di Kendari Cabuli Anak Kandung Hingga Hamil

0

Kendari – Aksi bejat nekat dilakukan seorang ayah terhadap anak kandungnya sendiri kembali terjadi di Kota Kendari.

Aksi tersebut dilakukan sebanyak dua kali dan dalam pengaruh minuman beralkohol hingga anaknya hamil.

Terkait peristiwa tersebut Kasatreskrim Polresta Kendari AKP Fitryadi mengatakan bahwa peristiwa tersebut diketahui saat Ibu Anak tersebut mengadukan ke pihaknya.

“Pada hari Minggu, tanggal 11 Februari 2024, sekitar pukul 23.50 WITA, telah melakukan penangkapan Pelaku dugaan Tindak Pidana Persetubuhan Terhadap Anak dan atau Pencabulan Terhadap Anak Secara Berlanjut,” katanya melalui keterangan resminya pada Senin 12 Februari 2024.

Sambungnya peristiwa tersebut terjadi di Bulan Agustus dan Bulan September Tahun 2023, bertempat Kota Kendari.

“Untuk korban masih berstatus pelajar,” tambahnya.

Lanjutnya adapun kronologis kejadian saat pelaku (Bapak Kandung Korban) pulang ke rumahnya dalam keadaan mabuk berat dan masuk kedalam kamar dan langsung memeluk korban dan melakukan persetubuhan terhadap korban yang merupakan anak kandungnya sendiri.

“Saat itu pelapor (Ibu kandung korban) tidak berada di rumah kemudian pada sekitar bulan September 2023 kembali pelaku pulang kerumah dalam keadaan mabuk dan melakukan persetubuhan yang kedua kalinya terhadap korban yang mengakibatkan korban saat ini dalam keadaan hamil,” bebernya.

Pihaknya juga menuturkan bahwa pelaku terancam pidana penjara selama 15 (Lima Belas Tahun) kurungan.

“Tersangka di persangkakan dengan Pasal 81 dan Pasal 82 Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang  – Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang, Undang Jo. Pasal 64 KUHPidana dengan ⁠Ancaman paling lama 15 tahun kurungan,” pungkasnya.*

PPI Sebut Tiga Nama Caleg Bersaing Ketat di Pileg DPRD Sultra Dapil I

Kendari – Dua hari lagi menuju hari pencoblosan, pertarungan Pileg DPRD Provinsi Sultra Dapil I Kota Kendari tergolong cukup sengit. Pasalnya kursi yang diperebutkan hanya ada enam saja. Sedangkan pertarungan calegnya cukup kompetitif. Baik yang berstatus petahana maupun para penantang.

Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia menjelaskan, jika peta pertarungan Pileg Provinsi Dapil Sulta I memang tergolong kompetititif terutama di klaster papan atas.

Ia menambahkan, jika hanya ada tiga saja partai politik yang berada dalam klaster papan atas. Yaitu partai Nasdem, PDI Perjuangan dan Golkar.

“Ya, ketiga Parpol ini cukup ketat. Kekuatan tiga Parpol ini bukan karena faktor Partainya, tapi faktot calegnya,” jelasnya, Senin (12/2).

Menurutnya, di tiga partai tersebut, masing-masing punya bintang. Itulah, kata dia, yang membuat mengapa tiga parpol ini bersaing di klaster papan atas.

“Contoh di partai Nasdem, Bintangnya ada Sitya Giona Nur Alam. Di PDI Perjuangan Bintangnya Hj. Nirna Lachmuddin. Sedangkan Aksan Jaya Putra tampil sebagai bintang partai Golkar,” kata Ras MD.

Kekuatan elektoral tiga bintang ini, tambahnya, bukan hanya tampil kuat di internal partai masing-masing, tapi tampil kuat juga secara eksternal.

Di data Parameter Publik Indonesia terakhir, Sitya Giona Nur Alam, Hj. Nirna Lachmuddin dan Aksan Jaya Putra secara internal, keterpilihannya mencapai angka di atas 50 persen.

Ras menyampaikan, dari 85 caleg provinsi, tiga figur inilah yang menurutnya bertarung secara eksternal.*

Tegaskan Netral di Pemilu 2024, POLRI Minta Masyarakat Tak Sebarkan Hoax

0

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam memilah informasi di media sosial. Masyarakat diminta jangan terlibat dan menyebarkan informasi hoax yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, Polri selalu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, edukasi dan informatif termasuk tentang maraknya berita bohong atau hoax yang lagi marak di media sosial.

“Pada umumnya, informasi palsu atau berita palsu di internet disebarkan ulang dengan cara copy dan paste. Setelah dicopas, konten di edit sedemikian rupa dan disisipi dengan gagasan kepentingan tujuan hoax yang tentunya tanpa menyertakan link sumber,” kata Trunoyudo dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (11/2/2024).

Dalam kesempatan ini, ia pun membantah beberapa informasi yang menyatakan Polri tidak netral dalam pemilu 2024.

“Polri akan netral dan itu adalah harga mati bagi Polri. Karena Polri terikat oleh peraturan perundang Undangan dan perkap,” ujarnya.

Saat ini, kata Trunoyudo, Polri fokus pada tanggungjawab pengamanan pemilu 2024 bersama seluruh stakeholder untuk mewujudkan pemilu 2024 yang aman, sejuk, damai dan bermartabat.

“Polri terus berkomitmen menciptakan pemilu 2024 berjalan aman, damai, sejuk dan bermartabat guna hingga tuntas serta terpilihnya pemimpin nasional yang baru,” katanya.*

Beban Penyakit Global, Mengatasi Tantangan Kesehatan di Era Modern

0

Kesehatan global adalah isu yang semakin mendesak di tengah perkembangan dunia modern. Penyakit-penyakit yang menyebar dengan cepat, meningkatnya beban penyakit tidak menular, dan dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh perubahan lingkungan dan gaya hidup modern menjadi tantangan besar yang harus dihadapi.

Perubahan Lingkungan dan Gaya Hidup
Era modern ditandai dengan perubahan lingkungan dan gaya hidup yang signifikan, yang berdampak pada kesehatan global.

Urbanisasi yang pesat, polusi udara, peningkatan konsumsi makanan olahan yang tidak sehat, rendahnya tingkat aktivitas fisik, dan peningkatan penggunaan teknologi telah menjadi faktor-faktor utama yang berkontribusi pada meningkatnya beban penyakit.

Penyakit-penyakit tidak menular seperti penyakit kardiovaskular, diabetes, dan kanker telah melonjak secara dramatis, sebagian besar disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat.

Urbanisasi yang cepat telah mengubah pola hidup dan menciptakan lingkungan yang tidak mendukung kesehatan. Ketika manusia bergerak dari pedesaan ke perkotaan, mereka sering kali menghadapi tekanan sosial dan ekonomi yang tinggi, akses terbatas terhadap makanan segar, lingkungan yang tercemar, dan kurangnya fasilitas rekreasi yang memadai. Semua faktor ini dapat menyebabkan peningkatan risiko terkena penyakit seperti obesitas, penyakit jantung, dan diabetes.

Polusi udara juga menjadi masalah serius dalam era modern. Emisi dari kendaraan bermotor, industri, dan pembakaran bahan bakar fosil telah menciptakan kualitas udara yang buruk di banyak kota di seluruh dunia.

Polusi udara ini telah dikaitkan dengan berbagai penyakit pernapasan, seperti asma dan pneumonia, serta dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular.

Pola makan juga berubah drastis di era modern. Makanan olahan yang tinggi lemak, gula, dan garam telah menjadi konsumsi harian bagi banyak orang. Konsumsi makanan yang tidak seimbang ini telah menyebabkan peningkatan masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kardiovaskular.
Kurangnya aktivitas fisik juga menjadi permasalahan serius.

Gaya hidup modern yang cenderung tidak aktif, seperti bekerja di depan komputer sepanjang hari dan menghabiskan waktu luang dengan menggunakan teknologi, telah menyebabkan penurunan aktivitas fisik. Kurangnya aktivitas fisik berkontribusi pada peningkatan risiko obesitas, penyakit kardiovaskular, dan masalah kesehatan lainnya.

Penyebaran Penyakit Menular
Selain tantangan yang disebabkan oleh penyakit tidak menular, penyebaran penyakit menular juga merupakan isu serius di era modern. Kejadian pandemi COVID-19 adalah contoh nyata dari bagaimana penyakit menular dapat menyebar dengan cepat dan mengancam kesehatan global. Meningkatnya mobilitas manusia, perjalanan internasional yang lebih mudah, serta perubahan dalam pola migrasi manusia telah mempercepat penyebaran penyakit menular di seluruh dunia.

Faktor-faktor seperti urbanisasi yang pesat, populasi yang padat, dan perjalanan internasional yang sering kali tidak terkontrol, semakin mempercepat penyebaran penyakit menular.

Selain itu, perubahan iklim juga dapat mempengaruhi pola penyebaran penyakit dengan mempengaruhi habitat vektor penyakit, seperti nyamuk yang membawa malaria atau demam berdarah.

Ketidaksetaraan Akses Terhadap Perawatan Kesehatan

Di era modern yang maju secara teknologi ini, masihterdapat ketidaksetaraan yang signifikan dalam akses terhadap perawatan kesehatan di seluruh dunia. Banyak negara yang menghadapi tantangan dalam menyediakan infrastruktur kesehatan yang memadai, kurangnya tenaga medis terlatih, dan biaya perawatan yang tinggi. Ketidaksetaraan ini memperburuk beban penyakit global, karena individu yang tidak memiliki akses terhadap perawatan yang tepat rentan terhadap penyakit dan komplikasi yang dapat dicegah.

Di negara-negara berkembang, akses terhadap perawatan kesehatan sering kali terbatas oleh faktor-faktor seperti kemiskinan, jarak geografis, dan kurangnya infrastruktur kesehatan. Banyak orang tidak memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan dasar, obat-obatan yang diperlukan, dan tenaga medis yang terlatih. Hal ini menyebabkan banyak penyakit dapat berkembang tanpa pengobatan yang tepat, dan individu tidak dapat menerima perawatan yang mereka butuhkan.

Di sisi lain, di negara-negara yang lebih maju, masalah akses terhadap perawatan kesehatan juga masih ada. Meskipun infrastruktur kesehatan yang lebih baik dan akses terhadap tenaga medis yang terlatih tersedia, biaya perawatan yang tinggi dan sistem yang kompleks membuat beberapa orang sulit mendapatkan akses ke perawatan yang mereka butuhkan. Ini terutama mempengaruhi mereka yang tidak memiliki asuransi kesehatan yang memadai atau sumber daya finansial yang cukup.*

Jelang Pencoblosan Pemilu 2024, POLRI Imbau Masyarakat Tetap Jaga Persatuan dan Kesatuan

0

Mabes Polri beserta jajaran Polda dan Polres telah memetakan potensi kerawanan kamtibmas dan geografis dalam pelaksanaan Operasi Mantap Brata 2024 guna mengamankan Pemilu 2024.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho mengatakan, pengamanan kerawanan dalam Operasi Mantap Brata 2024 diantisipasi dengan pola preemtif maupun preventif yang dikedepankan.

“Dengan kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat melalui bhabinkamtibmas, patroli perintis presisi dan asistensi seluruh personel Polri dalam rangka harkamtibmas, serta bekerja sama dengan seluruh stakeholder seperti TNI, Pemda, KPU dan Bawaslu termasuk seluruh elemen masyarakat,” kata Sandi dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (11/2/2024).

Sandi menuturkan, sejauh ini keamanan dan ketertiban masyarakat kondusif lantaran kolaborasi dan koordinasi dengan seluruh elemen masyarakat berjalan baik.

Lebih lanjut, Sandi mengatakan, Polri diberikan tanggungjawab keamanan untuk mendukung terselenggaranya pemilu 2024 yang aman, damai, dan bermartabat.

Dalam kesempatan ini, Sandi mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan, untuk bersama-sama menciptakan keteduhan dan kondusivitas menjelang pencoblosan hingga terpilihnya kepemimpinan nasional dan anggota legislatif.

“Polri mengucapkan terima kasih kepada semua elemen bangsa yang telah membantu Polri merawat perbedaan preferensi politik masyarakat selama setahun terakhir, namun tetap dalam semangat kekeluargaan dengan menjaga toleransi dan semangat Kebhinekaan dalam frame Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya.

Selain itu, ia mengajak kepada seluruh masyarakat bergandengan tangan, menguatkan kembali Kebhinekaan sambil menanti terpilihnya pemimpin nasional dan wakil-wakil rakyat yang baru.

“Diucapkan terima kasih atas segala masukan dan saran kepada Polri dalam merawat demokrasi selama rangkaian proses Pemilu 2024,” ujarnya.

Terakhir, ia pun memastikan bahwa Polri bersama TNI dan seluruh komponen bangsa siap menjaga keamanan proses pemilu hingga tuntas.*

Menuju Pemilu 2024, Aksan Jaya Putra Hadiri Penyerahan Mandat Saksi Golkar untuk Mandonga dan Puuwatu

0

Kendari – Untuk menjamin Pemilu berjalan jujur dan adil sesuai peraturan perundang-undangan, keberadaan saksi TPS menjadi sangat penting. Saksi TPS pemilu adalah saksi yang telah mendapatkan surat mandat tertulis dari tim kampanye atau pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Wilayah Daratan Partai Golkar Sulawesi Tenggara, Aksan Jaya Putra, B.Bus (AJP) menghadiri penyerahan mandat Saksi TPS Pemilu 14 Februari 2024 dari Partai Golkar untuk Kecamatan Mandonga dan Puuwutao di Tobuuha Kendari pada 11 februari 2024.

Aksan Jaya Putra (AJP) mengungkapkan para saksi memiliki tanggung jawab untuk melaporkan segala ketidakberesan atau pelanggaran yang mereka saksikan selama proses pemilu.

“Jaga kekompakan dan solidaritas dalam Pemilu ini. Jaga baik-baik suara Golkar, jangan ada yang berkurang,” pesan AJP kepada para Saksi.

Acara penyerahan mandat saksi Golkar ini dihadiri pula anggota DPRD Kota Kendari, Sahabuddin, pengurus DPD Golar Kota, pengurus Kecamatan, Kelurahan Mandonga dan Puuwatu.

Seperti diketahui dalam Buku Saku Saksi Peserta Pemilu, Peraturan KPu No.3 Tahun 2019 serta Peraturan KPU Nomor 66 Tahun 2024 dijelaskan sebagai berikut :

Pengertian Saksi TPS Pemilu

Saksi TPS pemilu adalah saksi yang telah mendapatkan surat mandat tertulis dari tim kampanye atau pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik.

Tugas saksi ini adalah untuk berpartisipasi dalam pemilihan umum (Pemilu) pada berbagai tingkatan, seperti pemilu presiden dan wakil presiden, anggota DPR, DPRD provinsi, DPRD kabupaten/kota, dan anggota DPD.

Dengan kata lain, saksi TPS pemilu bertindak sebagai perwakilan atau pengamat yang diutus oleh pihak terkait (tim kampanye atau pasangan calon yang diusulkan oleh partai politik) untuk mengawasi dan memastikan keberlangsungan proses pemilu secara adil dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Para saksi memiliki tanggung jawab untuk melaporkan segala ketidakberesan atau pelanggaran yang mereka saksikan selama proses pemilu.

Syarat Saksi TPS Pemilu

Berikut ini adalah beberapa persyaratan untuk menjadi saksi TPS pemilu.

Saksi harus seorang Warga Negara Indonesia (WNI)

Hadir tepat waktu

Tidak membawa atau mengenakan atribut yang mencitrakan salah satu peserta pemilu

Mendapatkan dan menyerahkan surat mandat yang sudah ditandatangani oleh paslon atau tim kampanye tingkat kabupaten/kota atau tingkat di atasnya, pimpinan parpol tingkat kabupaten/kota atau tingkat di atasnya, atau calon anggota DPD.

Tugas Saksi TPS Pemilu

Lalu apa saja tugas dari seorang saksi TPS pada Pemilu 2024 mendatang? Berikut ini adalah uraian tugasnya.

Menghadiri prosesi persiapan, pembukaan TPS, setra pelaksanaan pemungutan suara hingga perhitungan suara di TPS;

Mengikuti pemeriksaan kelengkapan pemungutan suara dan perhitungan suara di TPS;

Menyaksikan pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara di TPS;

Meminta penjelasan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pelaksanaan dan perhitungan suara di TPS kepada ketua KPPS;

Mengajukan keberatan jika terdapat pelanggaran dan/atau kesalahan dalam pelaksanaan pemungutan dan perhitungan suara ke KPPS;

Menerima beberapa dokumen, antara lain salinan formulir Model A.3-KPU, Model A.4-KPU dan Model A.DPK-KPU, berita acara pemungutan dan perhitungan suara, serta salinan sertifikat hasil pemungutan suara.

Larangan Saksi TPS Pemilu

Selain memiliki tugas seperti di atas, saksi TPS Pemilu dilarang melakukan beberapa hal berikut ini:

Mengintimidasi dan memengaruhi pemilih untuk menentukan pilihannya;

Melihat pemilih ketika mencoblos surat suara di dalam bilik suara;

Mengerjakan atau membantu mempersiapkan perlengkapan pemungutan serta perhitungan suara maupun mengisi formulir pemungutan suara dan hasil perhitungan suara;

Mengganggu KPPS dalam bekerja melaksanakan tugas dan wewenangnya;

Mengganggu jalannya pelaksanaan pemungutan suara dan perhitungan suara;

Mengenakan atau membawa atribut kampanye yang memuat nomor, nama, foto calon/pasangan calon, simbol/gambar partai politik, atau mengenakan seragam dan/atau atribut lain yang memberikan kesan mendukung atau menolak peserta pemilu tertentu.

Acara Penyerahan Mandat Saksi Golkar di Tobuuha ini berlangsung pada minggu pagi.*

Kapolda Sultra Pimpin Apel Pergeseran Pasukan BKO PAM TPS

0

Kendari – Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol Drs. Teguh Pristiwanto memimpin Apel Pergeseran Personel Pengamanan TPS (Tempat Pemungutan Suara) di Lapangan Apel Presisi, Minggu, 11 Februari 2024. Apel tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra serta 1.787 personel yang akan terlibat dalam pengamanan TPS selama tahap pemungutan hingga penghitungan suara.

BKO adalah personel organik suatu Satker yang diperbantukan pada Satker lain untuk melaksanakan tugas operasional berdasarkan perintah Kasatker atau Kepala Operasi tempat BKO. Dalam melaksanakan tugasnya, personel yang bertugas dikendalikan oleh Kasatwil setempat.

Dalam sambutannya, Kapolda Sultra menyampaikan bahwa apel tersebut merupakan bagian dari persiapan untuk Pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. “Apel Serpas ini merupakan kepercayaan yang diberikan oleh negara kepada kita untuk mengamankan pelaksanaan pemilu, suatu tanggung jawab besar yang harus kita jalankan dengan penuh dedikasi dan profesionalisme,” ujar Irjen Pol Drs. Teguh Pristiwanto.

Tugas yang diemban oleh personel sangat berat, di mana mereka bertanggung jawab untuk mengamankan 8.154 TPS di Sultra selama tahap pemungutan hingga penghitungan suara. Kapolda Sultra menekankan pentingnya kondisi kesehatan dan ketahanan fisik yang prima, terutama mengingat beberapa TPS berada di daerah dengan kondisi medan yang berat.

“Kita harus siapkan kondisi kesehatan dan ketahanan fisik yang prima. Beberapa TPS berada di daerah dengan kondisi medan yang sulit, namun kita harus tetap melaksanakan tugas dengan baik,” tambah Kapolda.

Dalam pengendalian pengamanan pemungutan suara, Kapolda Sultra menjelaskan bahwa pihaknya menugaskan PJU ke Polres/Ta jajaran sebagai bantuan asistensi dan supervisor. Upaya ini dilakukan agar pemilu dapat berjalan sesuai harapan dan terhindar dari potensi gangguan keamanan.

Kapolda Sultra juga mengingatkan personel untuk selalu mengikuti pedoman yang telah disusun, antara lain mengenali wilayah tugas, mengamankan logistik pemilu, ikuti buku petunjuk pam TPS, serta melarang melakukan pencatatan atau dokumentasi perolehan suara. Selain itu, pentingnya koordinasi dengan TNI dan Linmas serta menjaga keselamatan dan kesehatan selama melaksanakan pengamanan TPS juga menjadi prioritas utama.

“Komitmen netralitas Polri dalam pemilu harus dipegang teguh. Kita harus bekerja sama dengan TNI dan Linmas, menjaga ketertiban dan keamanan, serta tetap berkomunikasi dengan baik,” pungkas Kapolda Sultra dalam arahannya.

Terakhir ia juga menyampaikan bahwa dengan semangat dan kesadaran tugas yang tinggi, diharapkan pengamanan TPS di Sulawesi Tenggara dapat berjalan lancar dan aman selama pelaksanaan Pemilu 2024.*

Maju DPR RI, Ali Mazi Hadir untuk Sultra dan Indonesia

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), yang juga sebagai Ketua Badan Kerjasama (BKS) Provinsi Kepulauan se Indonesia, H Ali Mazi SH, tidak hanya bertekad mendedikasikan diri untuk Bumi Anoa, namun juga menjadi ikon pemersatu provinsi kepulauan di Indonesia, yang ditandai dengan perjuangan pengesahan RUU Daerah Kepulauan agar dapat menjadi UU.

Dari perjuangannya tersebut, tidak heran jika Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo), menobatkan H Ali Mazi SH sebagai Tokoh penggerak provinsi kepulauan pada Tanggal 10 Oktober 2021 lalu.

Usai menerima apresiasi tertinggi atas penganugerahan tersebut, Ali Mazi langsung meminta kepada semua komponen dan stakeholder dari lingkup lokal hingga nasional, untuk menjadikan Aspeksindo Award sebagai semangat untuk terus mendorong pengesahan UU Daerah Kemaritiman menjadi UU, mengingat kebutuhan daerah kepulauan sangat berbeda dengan daerah lainnya, yang bertujuan untuk :

1. Menjamin kepastian hukum bagi pemda daerah di daerah kepulauan.
2. Mengakui dan menghormati kekhususan dan keragaman geografis dan sosial budaya daerah kepulauan.
3. Mewujudkan pembangunan daerah kepulauan yang berkeadilan
4. Mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan berdaya saing.
5. Meningkatkan kesejahteraan rakyat secara bekelanjutan, memberikan perlindungan, dan keberpihakan terhadap hak- hak masyarakat di daerah kepulauan.

Menurut H Ali Mazi SH, Sabtu (10/2/2024), perjuangan RUU untuk menjadi UU sangat diperlukan agar menjadi sebuah regulasi khusus, dalam rangka mengatur ruang kewenangan dan anggaran daerah kepulauan. Mengingat, latar belakang proses perjuangan RUU Daerah Kepulauan ini, dirasakan terjadi disparitas pembangunan nasional jawa dengan non jawa, kota dan desa, Kawasan Barat Indonesia (KBI) dan Kawasan Timur Indonesia (KTI), pulau besar dengan kepulauan.

Selain itu, lanjutnya, pembangunan nasional terlalu berpihak kepada KBI karena penduduk lebih padat dan pusat industri dibangun di KBI atau pulau-pulau besar serta infrastuktrunya lebih lengkap. Sedangkan kepulauan serba tertinggal, termasuk kebutuhan dasar juga infrastuktur, dan masih termiskin.

“Seperti yang kerap saya sampaikan sebelumnya, dalam membangun republik, terdapat sejumlah daerah yang memiliki otonomi khusus seperti Aceh, Yogyakarta, dan Jakarta karena memiliki kekhususan, artinya terdapat asismetri spesifikasi daerah dan kebutuhan daerah yang menuntut hal tersebut, sehingga negara memberikannya. Demikian dengan daerah kepulauan, juga memiliki masalah dan kekhususan,” tuturnya.

Ali Mazi menerangkan, delapan provinsi kepulauan dimaksud memiliki karakteristik dan memiliki masalah klaster, sehingga jika UU ini bisa diwujudkan, maka diyakini mampu menjawab permasalahan yang ada di kawasan timur Indonesia.
Ali Mazi mengatakan, jika RUU tersebut merupakan sebuah desain hukum untuk optimalisasi kehadiran negara, dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan di daerah kepulauan, sehingga bukan hanya janji kepada daerah.

“RUU ini telah selesai di DPD RI dan kini ada di DPR RI. Presiden RI juga telah mengutus sejumlah kementerian untuk ikut pembahasan RUU ini, namun sampai sekarang belum dilakukan. Meskipun demikian, kami tidak akan pernah berhenti berjuang. Jika jabatan sebagai Gubernur Sultra telah usai, maka kita akan dorong lagi pada level lebih tinggi yakni DPR RI,” ucapnya.

Untuk diketahui, sembilan belas tahun telah berlalu, sejak dipercaya menjadi Ketua Badan Kerjasama Provinsi Kepulauan se Indonesia, melalui Deklarasi Ambon tahun 2005, H Ali Mazi, SH tetap konsisten memperjuangkan cita-cita pencetus Forum BKS Provinsi Kepulauan, yang terdiri dari delapan provinsi se Indonesia.

Forum BKS Provinsi Kepulauan se Indonesia, beranggotakan Provinsi Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Tujuannya yakni, memperjuangkan terbitnya payung hukum UU Daerah Kepulauan, yang saat ini masih menjadi agenda antrian program legislasi nasional (Prolegnas) DPR RI, sejak tahun 2021.

Mantan Gubernur Sultra dua periode ini, H Ali Mazi SH, Sabtu (10/2) mengatakan, perjuangan Forum BKS Provinsi Kepulauan se Indonesia, mengalami pasang surut sejak tahun 2005, dimana hal tersebut turut dipengaruhi oleh dinamika pemerintahan dan keinginan politik, khususnya para pengawal demokrasi di lembaga legislatif tingkat pusat.

Dia mengakui, meskipun pembahasan Rancangan Undan-Undang (RUU) Provinsi Kepulauan terkesan stagnan, seiring berakhirnya masa jabatan periode pertama kepemimpinan H. Ali Mazi, SH di Bumi Anoa Provinsi Sulawesi Tenggara, (2003-2008), namun perjuangan tak pernah surut apalagi padam.

Hal ini dibuktikan melalui periode kedua kepemimpinan H. Ali Mazi, SH, dirinya kembali mendorong percepatan RUU Provinsi Kepulauan tersebut, dengan melibatkan peran strategis DPD RI sebagai fasilitator, dalam rangka penetrasi RUU Kepulauan agar masuk dalam meja sidang sebagai agenda Proglegnas DPR RI, sejak tahun 2021 hingga 2024.

Lobi-lobi tingkat nasional diupayakan oleh Ketua BKS Provinsi Kepulauan H. Ali Mazi, SH bersama para anggota, melalui pertemuan High Level Meeting Badan Kerjasama Provinsi Kepulauan, difasilitasi DPD RI. Tujuannya, membedah permasalahan keterlambatan pengesahan RUU Daerah Kepulauan menjadi UU, dimana telah diperjuangkan sejak 19 tahun silam, sejak awal periode pertama kepemimpinan H Ali Mazi SH sebagai Gubernur Provinsi Sultra, hingga periode kedua masa jabatannya sebagai Gubernur Sultra, (2018-2023).

Dalam pertemuan High Level Meeting Badan Kerjasama Provinsi Kepulauan yang berlangsung di Gedung Nusantara Empat Kompleks Parlemen MPR-DPR RI, Jakarta pada tanggal 6 Oktober 2021, tiga tahun lalu, kami meminta agar pengesahan RUU menjadi UU Daerah Kepulauan tidak tertunda lagi pada sidang DPR RI tahun itu, urai H. Ali Mazi, SH. Ketua BKS Provinsi Kepulauan, dalam rilisnya (10/2/2024).

Namun hingga kini jelang tahun 2024, upaya terus dilakukan demi menghadirkan legitimasi RUU menjadi UU Provinsi Kepulauan. Menurut H. Ali Mazi, SH Gubernur Sultra dua periode ini (2003-2008) — (2018-2023), cakupan Provinsi Kepulauan sebagai bagian integral dari wilayah NKRI, harus mendapat bagian pembangunan yang adil antara daerah Jawa dan luar Jawa, sehingga tak ada lagi daerah yang merasa terdiskriminasi terkait pemenuhan kebutuhan layanan pemerintahan.

Ia berharap perjuangan menghadirkan sebuah landasan konstitusional RUU Provinsi Kepulaun menjadi UU Provinsi Kepulauan segera terwujud. Konstestasi Pemilu 14 Februai 2024, membuatnya makin semangat jika dipercaya rakyat Sultra, mengemban amanah menuju gedung parlemen DPR RI, untuk membawa solusi, membuka kunci pintu perubahan, yang selama ini tertutup sehingga membuat mandek lahirnya regulasi kepentingan rakyat banyak.

“Minta doa rakyat Sultra, kiranya dapat dipercaya menuju senayan melanjutkan pengabdian memperjuangkan kepentingan rakyat di lembaga parlemen, insya Allah termasuk percepatan UU Provinsi Kepulauan adalah amanah terbesar,” H, Ali Mazi, SH Ketua BKS Provinsi Kepulauan.*

Ikuti Kampanye Akbar di Jakarta, Baret Sultra Yakin Prabowo Gibran Menang Satu Putaran

Jakarta – Ratusan ribu massa pendukung, relawan serta simpatisan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memadati kampanye akbar yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Sabtu 10 Februari 2024.

Di antara lautan manusia itu, ternyata hadir pula perwakilan Barisan Relawan Tangguh (Baret) Prabowo Sulawesi Tenggara (Sultra). Ia adalah Sultan, tim Baret Prabowo Sultra asal Kabupaten Kolaka.

Keberadaan Sultan di momen kampanye hari terakhir itu dibenarkan oleh Ketua Baret Prabowo Kolaka, Syamsir dan Ketua Baret Prabowo Sultra, Triawan Rizbar Taha.

Menurut Syamsir, kehadiran Sultan di kampanye akbar Prabowo-Gibran itu mewakili Baret Prabowo Sultra khususnya Kolaka.

Dengan melihat antusiasme massa yang hadir pada kampanye akbar ini, Syamsir optimis pasangan Prabowo-Gibran dapat memenangkan gelaran Pilpres 2024 dalam satu putaran.

“Kami berharap semua tim Baret Prabowo tetap solid mengawal proses jalannya pencoblosan pada tanggal 14 Februari 2024 nanti. Semoga seluruh tahapan berjalan lancar, tertib, aman dan terkendali,” kata Syamsir penuh optimis.

Dilansir dari laman Kompas.com, massa pendukung Prabowo-Gibran berbondong-bondong masuk ke dalam stadion, meski harus berdesak-desakan. Bahkan, bagian tribun di dalam stadion terlihat dipenuhi oleh massa pendukung.

Massa bergerak ke bagian lapangan untuk mencari tempat ideal untuk menonton kampanye Prabowo-Gibran. Panggung kampanye juga tersedia di tengah-tengah lapangan.

Sejumlah penyanyi menghibur massa sembari menanti dimulainya acara kampanye akbar. Di dekat panggung, terdapat balon helium raksasa berbentuk animasi Prabowo-Gibran.

Di sisi lain, para pendukung mayoritas hadir menggunakan kaos berwarna biru bergambar Prabowo-Gibran. Prabowo sendiri terpantau tiba di lokasi sekitar pukul 12.00 WIB.

Sementara itu, sejumlah tokoh pendukung Prabowo-Gibran juga nampak hadir. Di antaranya, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), eks Ketua Umum PAN Hatta Rajasa, hingga Jenderal (Purn) TNI Dudung Abdurachman.*

Masuki Masa Tenang Kampanye, Aksan Jaya Putra Imbau Caleg Patuhi Aturan

Kendari – Tahapan 2024, akan segera memasuki masa tenang kampanye. Masa tenang sebelum hari pencoblosan dan pemungutan suara sendiri, digelar selama tiga hari yakni pada 11-13 Februari 2024.

Masa tenang dilaksanakan, tepat setelah berakhirnya tahapan kampanye. Menurut Pasal 1 angka 36 Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, masa tenang adalah masa yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas kampanye pemilu.

Mengingat hal demikian, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Wilayah Daratan DPD I Partai Golkar Sulawesi Tenggara (Sultra), Aksan Jaya Putra (AJP) mengimbau seluruh calon legislatif (Caleg), khususnya di Partai Golkar agar mengikuti aturan yang telah ditetapkan KPU.

Segala aktifitas kampanye dalam bentuk apapun, kiranya tidak dilanggar di masa tenang, yang mulai dilaksanakan Minggu 11 Februari 2024. Jangan karena ego caleg yang tidak mematuhi aturan KPU, kemudian berimbas dan mencedarai nama baik partai.

“Semua Caleg Partai Golkar kita minta untuk menjaga dan mematuhi aturan di masa tenang ini, yang sudah tidak boleh kampanye. Tinggal bagaimana setiap caleg memainkan strateginya untuk tetap mempertahankan kursi di dapil masing-masing,” kata dia saat dihubungi awak media ini, Sabtu (10/2/2024).

Selain itu, lanjut Ketua Fraksi Golkar DPRD Sultra periode 2019-2024 ini kembali menekankan agar atribut kampanye yang telah terpasang sebelumnya, supaya diturunkan.

Namun jika sudah tidak sempat, karena melihat keterbatasan waktu yang begitu singkat, mungkin penurunan alat peraga kampanye (APK) dapat bisa dilakukan pihak Bawaslu maupun Panwascam.

“Ya untuk teman-teman Caleg Golkar atribut yang ada silahkan dibuka di masa tenang ini. Tapi kalau sudah tidak sempat, dengan keterbatasan waktu, itu menjadi kewenangan Panwascam,” jelas Caleg DPRD Sultra Dapil Kota Kendari ini.

Dalam kesempatan itu juga, ia berharap selama kurang lebih dua bulan kampanye, Partai Golkar bisa meraih hasil positif, baik diskala DPR RI maupun kabupaten/kota.

“Semoga semua berjalan dengan baik, sehingga target Partai Golkar di Pileg 2024 ini bisa terpenuhi, khususnya merebut kursi Ketua DPRD Sultra,” tukasnya.*

Maju di Pilwali, Aksan Jaya Putra Survei 12 Nama Calon Pendamping

Kendari – Aksan Jaya Putra (AJP) salah satu figur atau politisi Partai Golkar yang akan maju di Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) November 2024 mendatang.

Keseriusan AJP menatap pertarungan memperebutkan tahta orang nomor satu di Kota Kendari itu, dibuktikan dengan dirinya mulai melalukan survei internal untuk calon pendampingnya nanti di pilwali.

Dia menyebut, ada 12 orang figur calon wakil yang masuk dalam daftar surveinya. Nama-nama ini kemudian akan dilihat seberapa besar elektabilitas dan popularitas.

“Ya kita sudah lakukan survey internal kita,” ungkap dia, Rabu (7/2/2024).

Hanya saja, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sultra ini belum mau membeberkan secara rinci 12 nama yang di survei. Tapi yang jelas, mereka berasal dari kalangan politisi, ASN bahkan pengusaha.

Menurut dia, survei ini dilakukan untuk mencari bakal calon wakil yang tepat. Katanya, dirinya berpeluang untuk berpasangan dengan calon dari daratan maupun kepulauan bahkan dari luar daerah Sultra tapi sudah berkarir di daerah ini.

“Ya semua bisa saja, mau darat-darat atau darat kepualuan,” jelasnya.

Saat ini, AJP sedang mempersiapkan diri menghadapi Pemilihan Legislatif DPRD Provinsi Sultra pada 14 Februari 2024. Hasil dari pemilihan ini akan menjadi modal untuk maju di Pilwali Kota Kendari.

Tim pemenangannya menargetkan AJP merit 30 ribu suara untuk daerah pemilihan Kota Kendari. Serta mendorong Parati Golkar meraih 11 kuis tau sekurang-kurangnya 7 kursi pada pemilihan legislatif Kota Kendari.

“Kita fokus ini dulu, kalan kita capai insyaallah menuju kursi nomor satu Kota Kendari, tidak terlalu kerja keras,” tukasnya.

Sebagai informasi, AJP pada November 2023 telah mendapat surat tugas dari DPP Partai Golkar untuk maju Pilwali Kota Kendari.*

NU dan Muhammadiyah Berharap Pilpres Tetap Kondusif

0

Jakarta – Dua organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhamadiyah sangat berharap jika pemilihan presiden yang akan berlangsung lima hari lagi tetap kondusif hingga seluruh proses selesai.

NU dan Muhammadiyah juga berharap agar pilpres 2024 bisa berlangsung dengan jujur, adil dan transparan sesuai dengan asas pemilu yang telah disepakati bersama. Bahkan sangat bersyukur selama proses kampanye berlangsung lancar tanpa ekses.

“Kami gembira kampanye berjalan lancar, tidak ada insiden yang menggangu proses politik ini. Harapan kita tetap lancar sampai seluruh tahapan selesai. Apa pun hasilnya kita terima,” kata Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf di Jakarta, Jumat (9/2/2024).

Pria yang karib disapa Gus Ipul ini mengakui selama proses pilpres, suhu politik memanas. Kendati demikian semua pihak bisa menempatkan diri dengan baik dan memaklumi bahwa hal tersebut bagian dari dinamika politik.

“Pemilu ini adalah proses yang harus kita lewati. Setelah itu kita bersatu kembali, mencari cara supaya kita bisa menata masa depan bangsa yang lebih baik,” tandasnya

Senada dengan Gus Ipul, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengajak seluruh warga Indonesia bisa menerima apa pun hasil pilpres. Siapa pun pemenangnya sebagai hasil pilihan rakyat dan wujud kedaulatan rakyat.

Mu’ti juga berpesan kepada pemenang pilpres dan yang kalah bisa bersikap patut dan menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau kelompok. “Yang menang jangan jumawa dan yang kalah legawa, setelah pemilu kembali bersatu,” tuturnya.

Dia mengajurkan agar setelah pilpres ada proses rekonsiliasi dan akomodasi. Sehingga sambung Mu’ti, tidak ada istilah “the winner takes it all”, yang memang mengambil semuanya, sementara yang kalah disingkirkan.

“Saya kita itu bukan bagian dari karakter dan sistem politik kita. Kita tidak mengenal pemerintah yang berkuasa dan partai yang oposisi. Semua bagian dari pilar demokrasi Indonesia,” imbuhnya.

NU dan Muhammadiyah juga berharap tidak ada pihak yang mengerahkan massa, manakala terjadi perselisihan hasil pemilihan presiden dan menyerahkan sesuai mekanisme hukum.*

Momentum Isra Mi’raj, Kapolri Ajak Jaga Persatuan untuk Indonesia Emas

0

Jakarta – Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memperingati Isra Mi’raj 1445 H/2024.

Kapolri menekankan pentingnya keberkahan dan kemuliaan Rasulullah SAW serta semangat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan dalam mencapai Indonesia Emas 2045.

“Segenap keluarga besar Kepolisian Negara Republik Indonesia mengucapkan selamat memperingati Israj Mi’raj 1445 H,” ujar Kapolri dalam instagramnya, Jumat (9/2/2024).

Dalam pernyataannya, Kapolri juga menegaskan pentingnya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sebagai landasan dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.

Kapolri turut mengajak seluruh anggota kepolisian untuk memanfaatkan momentum peringatan Isra Mi’raj sebagai inspirasi dalam meningkatkan kinerja dan dedikasi dalam melayani masyarakat.

Selain itu, Kapolri menututkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kapolri menegaskan bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong merupakan fondasi yang kuat dalam mencapai cita-cita besar bangsa.

“Semoga keberkahan dan kemuliaan Rasulullah SAW senantiasa menyertai kita semua untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, sekaligus sebagai semangat dalam merawat persatuan kesatuan guna percepatan pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.*

Ketua Umum DPP Nasdem Surya Paloh Serukan Kemenangan Pemilu 2024 di Bumi Anoa

Kehadiran Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem, Surya Paloh beserta para petinggi Partai Nasdem di Bumi Anoa Provinsi Sulawesi Tenggara, memberi semangat kader Partai Nasdem untuk makin solid dan pantang surut memenangkan Pemilu 2024, yang tersisa kurang sepekan lagi, menuju hari pelaksanaan pencoblosan suara, Rabu 14 Februari 2024. Pesan tersebut disampaikan Ketum DPP Partai Nasdem Surya Paloh di hadapan ratusan kader baik ditingkat Provinsi Sultra dan perwakilan 17 kabupaten – kota se Sultra, termasuk para calon anggota legislative tingkat DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten – Kota.

Sprit Ketua Umum DPP Partai Nasdem Surya Paloh, yang disampaikan dalam konsolidasi pemenangan tingkat Provinsi Sultra itu, disambut antusias oleh kader partai yang hadir di Ballroom Hotel Claro Kendari, Kamis (8/2/2024).

Surta Paloh menekankan para kader menjaga soliditas dan kekompakan untuk memenangkan Pemilu legislative dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, dimana sejauh ini dalam pandangan Ketum Partai Nasdem di Sultra dinilai sangat baik. Ia pun menekankan kader Partai Nasdem untuk wajib memenangkan Anies – Muhaimin sebagai Presiden dan Wakil Presiden.

“Konsolidasi partai Nasdem Sultra dalam pengamatan Ketua Umum, sangat baik dan insya Allah akan memberikan hasil yang baik pada tanggal 14 Februari,” harap Surya Paloh Ketua Umum DPP Partai Nasdem.

Ditegaskannya pula, bahwa kehadiran Partai Nasdem di tengah-tengah masyarakat, harus membawa angin segar solusi untuk rakyat, bukan malah mendatangkan masalah.

“Kehadiran kader Partai Nasdem di masyarakat bukan menjadi beban rakyat, tapi justru menjadi solusi bagi permasalahan rakyat. Kader Partai Nasdem wajib menjalankan instruksi Ketum DPP Nasdem,” tegas Surya Paloh Ketum DPP Partai Nasdem, disambut aplous para Partai Nasdem yang menghadiri kegiatan konsolidasi pemenangan tersebut.

Surya Paloh pun memuji hasil pembangunan Gubernur Sultra saat dijabat H. Ali Mazi, SH, Ketua DPP Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Tenggara. Pembangunan Sumberdaya Manusia melalui pembangunan perpustakaan modern, rumah sakit jantung, dan jalan tol, adalah salah satu tolak ukur kemajuan untuk meningkatkan kualitas SDM di Bumi Anoa, yang merupakan solusi kebutuhan masyarakat kedepan.

“Sebagai kader Nasdem, H. Ali Mazi, SH, sudah berkarya nyata sebagai Gubernur membangun perpustakaan nasional dalam rangka peningkatan SDM generasi, rumah sakit jantung, dan jalan tol gratis Toronipa , satu-satunya di Indonesia,” kagum Surya Paloh kepada H. Ali Mazi, SH.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi, SH, menyampaikan rasa optimis, memenangkan Pemilu 2024 di Bumi Anoa. Diyakininya target dua kursi bagi DPR RI, berdasarkan hasil survey, serta target perolehan kursi Partai Nasden tingkat DPRD Provinsi, setidaknya meraih sembilan kursi diyakini pula dapat merebut posisi ketua di DPRD Provinsi Sultra, serta meraih kursi pada setiap Daerah Pemilihan (Dapil) tingkat DPRD Kabupaten – Kota.*

Peduli Terhadap Masyarakat Lingkar Tambang, PT Valeb Kembali Salurkan Bantuan Lengkapi Fasilitas Gedung Serbaguna Sorowako

0

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menyalurkan bantuan donasi 500 kursi untuk Gedung Serbaguna Sorowako. Donasi berikan langsung kepada Pengelola Gedung Serbaguna dan disaksikan oleh Ketua Kerukunan Wawainia Asli Sorowako (KWAS) di Gedung Serbaguna Sorowako (GGS), Kecamatan Nuha, Senin (29/01/2024).

Director External Relations PT Vale Indonesia, Endra Kusuma berharap bantuan ini bisa menjadi prasarana tambahan untuk dikelola oleh pengelola GSS. Dapat pula membantu masyarakat dalam melakukan berbagai kegiatan di gedung tersebut.

“Eksistensi perusahaan tidak lepas dari partisipasi dan dukungan masyarakat. Olehnya, PT Vale akan senantiasa berkontribusi dalam pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM) di wilayah pemberdayaan PT Vale di berbagai sektor diantaranya bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, pertanian, pelestarian lingkungan, penguatan kelembagaan, dan penyediaan infrastruktur penunjang PPM serta kegiatan sosial dan budaya. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan dikelola dengan baik,” kata Endra.
“Program-program sosial perusahaan sejalan dengan tujuan PT Vale, hadir untuk memperbaiki kualitas kehidupan dan membangun masa depan bersama,” tutup Endra.
Apresiasi dan rasa terima kasih disampaikan Penanggung Jawab Pengelola Gedung, Jufri Tosalili kepada PT Vale.
Menurutnya, Gedung Serbaguna Sorowako sudah lama membutuhkan penambahan prasarana guna menunjang aktivitas masyarakat. “Terima kasih PT Vale atas bantuannya. FK-PAS selaku yang ditetapkan untuk pengelolaan Gedung ini, mengharapkan agar kerjasama terus terbangun dan berlanjut untuk pembenahan beberapa fasilitas yang dibutuhkan di gedung tersebut,” terangnya.

Sementara, Ketua KWAS, Andi Baso Makmur menyambut baik niat PT Vale. Baso menyampaikan apresiasinya kepada perusahaan atas bantuan yang diberikan, semoga pengelolaan GSS kedepan makin baik” tutur Baso.*

Bantu Masyarakat Konawe Selatan Peroleh Beras Murah dan Layak, DPW PBB Sultra Gelar Bazar Beras

Konawe Selatan – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar bazar beras murah di Kabupaten Konawe Selatan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membantu masyarakat mendapatkan beras yang layak dikonsumsi dengan harga terjangkau.

Selain itu menurut Sekertaris DPW PBB Sultra Drs. H. Abdul Halik langkah tersebut dilakukan untuk membantu pemerintah menekan angka inflasi.

“Salah satu kebutuhan pokok adalah beras, jadi partai PBB mengadakan bazar beras murah, mengingat harga beras dipasaran yang melambung tinggi,” ujarnya.

Abdul Halik juga mengungkapkan bahwa langkah tersebut diambil untuk membantu masyarakat mendapatkan beras yang layak dengan harga yang terjangkau.

“Ini salah satu langkah partai membantu masyarakat, hadir ditengah-tengah masyarakat, saat masyarakat membutuhkan, kita sediakan beras yang layak dengan harga yang terjangkau,” bebernya.

Pihaknya juga berharap dengan adanya bantuan ini semoga bisa membantu masyarakat meringankan bebannya.

Sementara itu salah satu warga, Budi mengapresiasi langkah partai Bulan Bintang dalam membantu masyarakat.

“Kami berterimakasih kepada partai Bulan Bintang sudah membantu kami,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Warga lainnya Wati juga berterima kasih kepada DPW PBB Sultra atas bantuan beras murah.

“Kami merasa sangat berterimakasih atas bantuan PBB Sultra,” katanya.

Untuk diketahui Bazar murah DPW Partai Bulan Bintang Sultra secara total menyalurkan 8 (Delapan) Ton beras murah di Kabupaten Konawe Selatan.

Diketahui di Kabupaten Konawe Selatan beberapa titik yang menjadi tempat bazar beras murah diantaranya Kecamatan Ranomeeto, Ranomeeto Barat, Mowila, Sabulakoa, Moramo, Kolono, dan Kolono Timur.*

Antisipasi Lonjakan Kasus DBD, Pj Gubernur Sultra Cek Mendadak RSUD Bahteramas

0

Kendari – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto melakukan kunjungan secara mendadak ke RSUD Bahteramas Kendari, Rabu (07/02/24).

Dalam kunjungannya ke rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sultra tersebut, Pj Gubernur mengecek pelayanan dan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus DBD yang trennya meningkat dalam 3 (tiga) bulan terakhir.

“Ditenggarai adanya info yang menyatakan bahwa kurangnya fasilitas ketersediaan kamar oleh masyarakat, saya tergerak untuk mengecek secara langsung informasi tersebut,” ujar Pj Gubernur.

RSUD Bahteramas memiliki 360 kamar untuk pasien rawat inap, dimana pada hari ini terisi 305 pasien, 49 diantarannya adalah pasien DBD.

“Sampai dengan saat ini ketersediaan kamar rawat inap masih 55 lagi yang tersebar di beberapa ruang perawatan. Kami berkomitmen berikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat sesuai arahan Bapak Gubernur, Insya Allah,” kata Direktur RSUD Bahteramas, dr. Hasmudin.

Lebih lanjut, Pj Gubernur kembali mengingatkan untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan, jangan sampai ada complain dalam pelayanan kesehatan. Wujudkanlah pelayanan kesehatan yang semakin baik.

“Layanilah masyarakat semakin baik dan berkualitas, sosialisasikan juga langkah-langkah pencegahan yang efektif untuk berbagai penyakit, utamanya saat ini adalah DBD. Dalam kesempatan ini saya juga menghimbau seluruh lapisan masyarakat agar intens menjaga lingkungan sosial dan lingkungan kerja masing-masing ditengah musim penghujan ini dengan menerapkan 3M plus,” tegasnya.

Terakhir, Andap instruksikan Direktur RSUD Bahteramas untuk berkoordinasi dengan Ketua KPU mengenai pemenuhan hak politik pasien yang sedang dirawat saat hari pemungutan suara.

“Segera koordinasi dengan Ketua KPU, apakah dialokasikan TPS keliling untuk mengakomodir pasien yang dirawat. Yang terpenting, jangan sampai hak politik masyarakat terabaikan,” tutup Andap.*

Pastikan Hari Pemungutan Suara Berjalan Lancar, Pj Gubernur Sultra Sambangi BMKG, Basarnas dan PLN

0

Kendari – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andap Budhi Revianto melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke 3 (tiga) instansi vertikal yang berada di Sultra, masing-masing BMKG Sultra, Basarnas Kendari, serta PLN UPDK Kendari, Rabu (07/02/24).

Pj Gubernur dalam kunjungannya untuk memastikan segala aspek pendukung pemungutan suara tanggal 14 Februari mendatang agar dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Mengawali kunjungannya, Pj Gubernur sambangi Kantor BMKG Sultra guna mendapatkan info mengenai prakiraan cuaca hidrometeorologi dan kegempaan di Sultra sepanjang tahun 2024.

“Saya harap Rekan-Rekan BMKG dapat menginfokan prakiraan cuaca dan kegempaan, dalam waktu dekat ini sehingga pelaksanaan distribusi logistik Pemilu, pemungutan dan penghitungan suara dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.

Dalam kesempatannya, Kepala Stasiun Meteorologi Sugeng didampingi Kepala Stasiun Klimatologi Aris, mengatakan akan mengupdate prakiraan cuaca dan kegempaan untuk memberikan informasi aktual sehingga dapat berkontribusi untuk lancarnya Pemilu 2024. Ia juga menerangkan bahwa pada bulan Februari ini curah hujannya relatif tinggi, bahkan diatas rata-rata.

“Prakiraan kami Pak Gubernur, pertengahan Februari sampai dengan bulan Juni curah hujan tinggi dan puncaknya pada bulan Maret yang berpotensi terjadinya banjir. Diharapkan, kita untuk tingkatkan kewaspadaan,” jelas Ka Stasiun Klimatologi.

Pj Gubernur mengatakan bahwa BMKG diharapkan untuk intens memberikan informasi aktual sehingga seluruh masyarakat dan kita semua lebih siap untuk mengantisipasi dan menghadapi berbagai kemungkinannya.

Selesai kunjungan di BMKG, Pj Gubernur melanjutkan Kunker ke Kantor Basarnas Kendari. Setibanya di lokasi, Andap diterima oleh Plh Ka Basarnas Kendari. Disana, Pj Gubernur selanjutnya mengecek kesiapan dan kecepatan personel Basarnas untuk memakai alat perlengkapan SAR.

“Hasilnya baik, hanya butuh 51 detik Saudara menggunakan perlengkapan repling. Belajar dari pengalaman bencana di tempat kita, Rekan-rekan diharapkan lebih meningkatkan _quick respon time_ sehingga dapat menolong dengan cepat masyarakat apabila terjadi bencana,” ucap Pj Gubernur.

Ia menambahkan, “kita tidak berharap adanya terjadi bencana, namun kita semua harus siap mengantisipasi berbagai kemungkinan, utamanya menyikapi curah hujan yang infonya relatif tinggi dan berpotensi terjadi bencana banjir. Ingatlah _Salus Populi Suprema Lex Esto_, keselamatan rakyat merupakan hukum yang tertinggi,” tambahnya.

Selesai dari Kantor Basarnas, Pj Gubernur berkunjung ke Kantor PLN UPDK Kendari. Disana, Pj Gubernur mengajak untuk bersama sukseskan Pemilu tahun 2024 dengan memastikan agar tidak ada pemadaman H-2 sampai dengan H+3 pemungutan suara.

“Agar menjadi atensi dan mohon atensi dari Jajaran PLN untuk tidak melakukan pemadaman mulai sekarang sampai dengan H+3 pemungutan suara. Mari kita sukseskan dan wujudkan Pemilu 2024 di Sultra yang berjalan baik dan lancar,” pungkas Pj Gubernur.

“Berdasarkan info dari BMKG, bulan depan intensitas curah hujan akan lebih tinggi. Jangan sampai instalasi listrik PLN mengalami gangguan distribusi. Terus intens memonitor dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten Manager PLN UP3 Kendari melaporkan bahwa PLN telah menyiapkan personel untuk piket siaga menyambut Pemilu. PLN juga akan _membackup_ Kantor KPU Provinsi dan KPU Kabupaten dengan genset 8.000 VA milik PLN yang telah dibagikan ke masing-masing ULP (Unit Layanan Pelanggan).

“Kondisi kelistrikan PLN UP3 Kendari diproyeksikan aman terkendali dalam rangka siaga Pemilu terhitung mulai tanggal 11 sampai dengan 17 Februari 2024 mendatang,” tegasnya.*

Polri Siap Amankan Libur Panjang Peringatan Isra Miraj dan Imlek

0

Polri siap mengamankan libur panjang dalam rangka peringatan Isra Miraj dan Imlek mulai dari Kamis 8 Februari hingga Minggu 11 Februari 2024. Pengamanan dilakukan baik dari lalu lintas hingga objek wisata.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, dengan adanya libur nasional dan cuti bersama diperkirakan akan terjadi peningkatan mobilitas masyarakat baik di bandara, pelabuhan, stasiun, jalan tol hingga objek wisata.

“Untuk mengantisipasi hal tersebut Polri telah menyiapkan pengamanan demi kelancaran mobilitas masyarakat,” kata Trunoyudo di Jakarta, Rabu (7/2/2023).

Trunoyudo menuturkan, pihaknya juga mengantisipasi kemacetan yang disebabkan volume kendaraan yang meningkat di beberapa ruas jalan tol yang rawan kemacetan

Selain itu, kata Trunoyudo, Polri juga mengantisipasi gangguan kamtibmas lainnya dengan meningkatkan patroli dan kesiapsiagaan personel di wilayah. Selain itu, Polri juga mengantisipasi bencana alam lantaran curah hujan yang tinggi.

“Polri menyiapkan pasukan atau personel baik dalam rangka keamanan termasuk diketahui sekarang cuaca hujan, maka perlu mengantisipasi adanya bencana alam dan terhadap gangguan kamtibmas Polri melakukan langkah-langkah proses penegakan hukum secara tegas dan terukur terhadap pelaku-pelaku kejahatan untuk menciptakan kamtibmas,” ujarnya.

Dalam pengamanan ini, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan, Polri berkoordinasi dan berkolaborasi dengan stakeholder-stakeholder terkait.

Trunoyudo juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar benar-benar menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban berlalu lintas.

“Semoga sampai ditujuan dengan lancar, aman dan selamat sampai ditujuan dapat berkumpul dengan keluarga serta berdoa agar Pemilu 2024 berjalan dengan aman dan damai, jaga persatuan dan kesatuan bangsa” katanya.*

Ini Pesan Kabarhakam POLRI ke Jajaran dalam Pengamanan Pemilu 2024

0

Kabaharkam Polri Komjen Pol Fadil Imran memimpin apel gelar pasukan pengamanan pemilu dan harkamtibmas 2024 di Lapangan Singa Lodaya, Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/2/2024).

Fadil mengatakan, apel gelar pasukan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kesiapaan personel, peralatan, kendaraan, serta sarana dan prasarana dalam pengamanan pemilu dan Harkamtibmas 2024 sehingga dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar.

Fadil menuturkan, pemilu adalah sebuah proses keberlanjutan tata pemerintahan yang dilaksanakan setiap 5 tahun sekali. Oleh karena itu, Polri bertanggung jawab untuk mengamankan tahapan pemilu yang saat ini sedang berjalan dengan Sandi Operasi Mantap Brata 2023-2024.

“Menindaklanjuti hal tersebut yang harus menjadi atensi bersama bahwa saat ini rangkaian pemilu sudah memasuki tahapan inti saat ini kita sedang menghadapi kampanye yang akan berakhir pada tanggal 10 Februari 2024, kemudian pada tanggal 11-13 Februari 2024 memasuki masa tenang dan selanjutnya akan memasuki tahapan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024 yang menjadi puncak rangkaian pemilu yang dilanjutkan dengan penghitungan suara,” kata Fadil.

Lebih lanjut, mantan Kapolda Metro Jaya ini mengatakan, tingkat kerawanan dalam pemilu pasti akan terjadi dinamika. Untuk itu, ia meminta jajaran Polri harus siap mengantisipasinya.

Untuk mengantisipasi perkembangan situasi kamtibmas, kata Fadil, Polri telah menyiapkan pasukan sebanyak 1.500 personel dengan kualifikasi PHH, Anti Anarkis, Jibom, Wanteror dan KBR.

“Sebagai insan Tribrata kita harus mampu dan siap mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan yang akan terjadi, serta menentukan pola tindak yang efektif dan efisien dalam mewujudkan situasi yang kondusif, sejuk dan damai,” ujarnya.

Fadil pun menyampaikan beberapa hal yang ditekankan untuk para personel Polri. Pertama ia meminta untuk memastikan peralatan dan perlengkapan pendukung yang lainnya dalam kondisi siap operasional.

“Jaga kondisi kesehatan agar setiap saat kita siap melaksanakan tugas,” ucapnya.

Selanjutnya, anggota diminta mengisi waktu dengan latihan dan pastikan anggota paham menggunakan peralatan dan persenjataan yang akan dilaksanakan dalam tugas sesuai dengan SOP.

Lalu, anggota juga harus selalu berkoordinasi dan membangun komunikasi, serta pengamatan perkembangan situasi sehingga selalu siap kapanpun dibutuhkan.

“Jalin komunikasi dan pertajam fungsi koordinasi dengab fungsi intelejen sebagai sumber informasi awal,” katanya.

Kepada unsur pimpinan, Fadil mengatakan, agar senantiasa memonitor dan melaksanakan analisa dan evaluasi situasi harian agar selalu mendapatkan perkembangan terkini dalam menghadapi situasi.

“Junjung tinggi etika pengabdian, etika kenegaraan dan etika kelembagaan sebagai insan Bhayangkara,” ujarnya.*

KBST Laksanakan Giat UKBI Adaptif Merdeka di Kabupaten Buton

0

Buton – Kantor Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (KBST) melaksanakan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif di Kabupaten Buton pada 5 sampai 6 Februari 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan di tiga sekolah, yakni SMAN 1 Pasarwajo, SMKN 1 Buton, dan SMPN 1 Buton dan diikuti oleh 300 siswa.

Kegiatan ini dibuka Kepala KBST Uniawati menyosialisasikan manfaat dan keunggulan UKBI sebagai alat ukur kemahiran berbahasa Indonesia.

Selain itu, Uniawati dan tim UKBI turut mendampingi para siswa dalam melakukan pendaftaran dan pengujian UKBI. Ia berharap agar sekolah yang telah mendapatkan sosialiasi dan pengujian UKBI dapat menyebarluaskan informasi tersebut secara menyeluruh, baik kepada pihak internal maupun eksternal sekolah, di Kabupaten Buton.

Pihak sekolah antusias dan menyambut baik Giat UKBI Adaptif Merdeka ini. Sayangnya, Jaringan internet yang masih kurang memadai menjadi kendala tersendiri dalam pelaksanaan kegiatan. Sebagian besar siswa terkendala dalam mengerjakan soal karena jaringan yang tidak stabil. Akibatnya, tidak semua siswa dapat menyelesaikan ujian.

“Dari sekitar 300 siswa yang berhasil mendaftar, hanya 182 siswa yang berhasil mengikuti ujian sampai selesai”, ujar Febri, Koordinator Tim UKBI di Kab. Buton.

Siswa yang belum berhasil menyelesaikan ujian dijadwalkan kembali untuk melaksanakan ujian secara mandiri yang difasilitasi pihak sekolah.*

Kapolda Pimpin Sertijab Lima Pejabat Utama Polda Sultra

0

Kendari – Bertempat di Aula Dachara Polda Sultra dilaksanaan serah terima jabatan (sertijab) yang dipimpin langsung oleh Kapolda Irjen Pol Drs. Teguh Pristiwanto pada Rabu, 7 Februari 2024. Sertijab ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Surat Telegram Kapolri Nomor: STST/172/I/KEP/2024 tanggal 23 Januari 2024, yang mencatat adanya mutasi dalam jajaran pejabat utama (PJU) Polda Sultra.

Sebanyak lima pejabat utama mengalami mutasi, dengan Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan, menjadi salah satu yang mengemban tugas baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang PID Bid Humas Polri. Penggantinya di kursi Kabid Humas adalah Kombes Pol Iis Kristian, SIK yang sebelumnya menjabat sebagai Kabid Humas Polda Sulawesi Utara (Sulut).

Dir Intelkam Polda Sultra, Kombes Pol Andhika Visnu, juga mengalami pergeseran jabatan ke Analis Kebijakan Madya Bidang Sosbud Baintelkam Polri, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan untuk mengikuti pendidikan Sespimti. Posisinya akan diisi oleh Kombes Pol Andi Hermawan, yang sebelumnya menjabat sebagai Kasubdit Kerawanan Sendi Kehidupan Bernegara Ditpolitik Baintelkam Polri.

Pergantian jabatan juga melibatkan Kombes Pol Dra Yulia Agustin Selfa Triana MM, yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Rena Polda Sultra. Ia akan melanjutkan tugasnya di Polda Kalimantan Barat (Kalbar) sebagai Karo Rena, sedangkan posisi Karo Rena di Polda Sultra diemban oleh AKBP Danang Widaryanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Strajemen Rorena Polda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Kepala SPN Polda Sultra, Kombes Pol Arri Vaviryanto, mendapatkan penugasan baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pamobvit Baharkam Polri dalam rangka Sespimti. Kombes Pol Stefanus Michael Tamuntuan akan menggantikan posisinya sebagai Kepala SPN Polda Sultra, setelah sebelumnya menjabat sebagai Dir Krimsus Polda Sulut.

Sementara itu, jabatan Dir Narkoba Polda Sultra yang sebelumnya dipegang oleh Kombes Pol Bambang Tjahjo Bawono, kini ditempati oleh AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro. Bambang sendiri dipercaya untuk mengemban tugas baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pidnarkoba Bareskrim Polri.

Sertijab ini menjadi momentum penting dalam pengembangan karier dan penyegaran di tubuh kepolisian, diharapkan dapat memperkuat kinerja dan sinergi antara pejabat utama guna mendukung tugas-tugas kepolisian di Sulawesi Tenggara.*

HPMPP Sultra Sesalkan Kondisi SMA 12 Kendari

0

Kendari – Ketua Bidang Pendidikan Himpunan Pemuda Mahasiswa Pemerhati Pendidikan (HPMPP) Sulawesi Tenggara (Sultra), Ikbal Darmansyah sangat prihatin dengan Kondisi SMAN 12 Kendari yang sangat minim fasilitas belajar mengajar hingga siswa siswi belajar harus melantai.

“Buka hanya itu, beberapa siswa Juga mengatakan Kepala Sekolah SMAN 12 Kendari sangat tidak layak jadi pemimpin sebab pada saat apel kepsek tersebut sering mengungkapkan lewat mic sumpah sumpah kan Muridnya di Makan Buaya,” katanya.

Terkait hal tersebut HPMPP Sultra juga akan membuat laporan resmi di Kepolisian terkait dugaan penyalahgunaan anggaran pendidikan di SMA 12 Kendari.

“Kami menduga siswa-siswi mengikuti pembelajaran dengan duduk diatas lantai dengan menggunakan meja lipat sebagai sarana belajar,” ungkapnya.

Selain itu salah satu orang tua siswa, Imran menungkapkan anaknya yang saat ini duduk dibangku kelas XII tersebut harus belajar melantai.

“Hal ini menunjukkan ketidakmampuan pihak sekolah dalam memanage sekolah karena hanya persoalan kursi saja tidak mampu di akomodir,” bebernya.

Menurutnya, sebagai Kepala Sekolah seharusnya mampu mengkomunikasikan dengan pihak terkait untuk mendapatkan kursi yang digunakan siswa siswi untuk melaksanakan proses belajar mengajar.

“Anak kami ini sudah tidak kondusif untuk melakukan pembelajaran dengan melantai itu,” tuturnya.

Tak hanya itu, Orang Tua Siswa Tersebut menilai pihak komite tidak transparan dalam mengelola yuran komite yang dibayarkan setiap bulannya sebesar Rp 75.000.

“Komite juga ini kesannya tidak transparan, seharusnya mereka melakukan pertanggungjawaban penggunaan anggaran setiap tahunnya,” sesalnya.

Dikatakan, pihak komite dan sekolah memang melaksanakan rapat komite namun yang diundang hanya orang tua siswa baru atau kelas X.

“Kan kelas X orang Tanya belum bayar turan sebelummya, karena Hanya meraka yang diundang. Seharusnya kami ini orang tua kelas sebelas tau kelas duabelas yang diundang untuk mendengarkan pertanggungjawaban uang yang kami setor ke pihak komite,” ungkapnya.

Sehingga dengan adanya masalah sepeti ini, kami meminta transparansi sekolah dan komite agar masalah disekolah ini bisa selesai.

“Kalau tidak mampu yah ngga usah menjadi kepala sekolah, harus dicari gantinya yang lebih kreatif lagi,” pungkasnya.

Sementara itu terkait dugaan tersebut saat dikonfirmasi via WhatsApp Kepala Sekolah SMAN 12 Kendari Sudarso membantah hal tersebut.

“Tidak pernah saya mengatakan seperti itu, fasilitas sedang di proses,”.

Saat ditanyakan terkait pungutan 75.000/ Bulan pihaknya juga menampik hal tersebut.

“Bukan pungutan sumbangan orang tua tidak ditentukan besarannya,orang tua semua diundang,” pungkasnya.*

22.289 Personel Gabungan Amankan Pemilu 2024 di Sultra

0

Kendari – Pj Gubernur Sultra Komjen Pol (Purn) Andap Budhi Revianto memimpin upacara kesiapan pengamanan pemilu 2024 bertempat di lapangan Mapolda Sultra.

“Dalam rangka pengamanan pemilu 2024, selaku PJ Gubernur dan sekaligus perwakilan pemerintah pusat, mohon atensi kepada seluruh pihak pengamanan pemilu 2024, agar disiapkan segalanya dengan rapi dan cermat untuk tujuan terjadinya pemilu aman dan damai,” katanya saat membawakan sambutan dalam upacara pada Rabu 7 Februari 2024.

Ia menambahkan untuk pengamanan pemilu 2024 di Sultra akan diamankan oleh 22.289 personel gabungan, personel TNI sebanyak 2838, Personel POLRI sebanyak 3743, dan Linmas sebanyak 16.308.

“Terdapat 1,7 Juta DPT, 8.154 TPS yang tergelar di 17 Kabupaten Kota di Sultra, bahwa berdasarkan penilaian KPU perlu menjadi atensi kita semua karena berdasarkan kondisi geografis dan prakiraan cuaca, akan ada 95 TPS yang berkategori sulit untuk itu perlu adanya kewaspadaan dan kesiapsiagaan personel pengamanan,” ungkapnya.

Lanjutnya bahwa hari ini selain melakukan upacara persiapan, pihaknya juga melepas secara resmi personel gabungan.

“Hari ini hari besar kita melepas rekan-rekan kita personel gabungan TNI POLRI, linmas dan stakeholder terkait, 6 hari lagi kita akan melaksanakan Pemilu 2024,” tuturnya usai melaksanakan upacara saat dimintai tanggapannya oleh awak media.

Terakhir pihaknya berharap agar Pemilu 2024 khususnya di Sultra dapat berjalan dengan baik.

“Esensinya adalah tugas dapat terlaksana dengan baik, mohon doa restu agar semua terlaksana dengan baik,” pungkasnya.*

Seorang Nelayan Dikabarkan Hilang saat Hendak Melaut di Perairan Wabula Buton

0

Buton – Seorang nelayan rumpon di Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton dikabarkan hilang saat hendak menuju rumponnya.

KPP Kendari Muhammad Arafah mengatakan “awalnya pada hari selasa 6 Februari 2024 pukul 17.30 Wita korban pamit kepada istrinya untuk turun melaut menuju rumpon milik korban dengan menggunakan longboat.

Sambungnya Jarak rumpon korban dari Desa sekitar 1,5 NM, Pada pukul 18.15 Wita seorang nelayan La Tini yang juga warga Desa Holimombo menemukan longboat milik korban dalam keadaan kosong sekitar 1 NM dari daratan.

“Selanjutnya membawa longboat tersebut menuju darat dan memberitahukan istri korban terkait penemuan longboat tersebut. Pencarian telah dilakukan hingga informasi ini diterima dengan hasil nihil,” ungkapnya.

Kemudian pihaknya pada pukul 07.10 Wita Comm Centre KPP Kendari menerima informasi dari Bapak La Sahari (Bhabinkamtibmas Desa Holimombo) yang melaporkan bahwa 1 (satu) orang nelayan hilang disekitar perairan Desa Holimombo Kecamatan Wabula.

“Berdasarkan laporan tersebut diatas, pada pukul 07.30 Wita Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju LKP dengan menggunakan RIB untuk memberikan bantuan SAR,” pungkasnya.*

Perkara Tipikor Pembangunan Jembatan Cirauci Naik Tahap Dua

0

Kendari – Perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pembangunan jembatan Cirauci II di Kabupaten Buton Utara yang melekat anggarannya pada Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra Tahun Anggaran 2021 memasuki babak baru, Selasa 6 Februari 2024.

Kasipenkum Kejati Sultra Dody mengatakan bahwa berkas perkara kedua tersangka telah memasuki tahap dua.

“Hari ini agenda Penyerahan Tersangka dan Barang Bukti ( Tahap 2) dari penyidik Kejati Sulawesi Tenggara kepada Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Muna,” katanya.

Sambungnya bahwa untuk saat ini kedua tersangka kembali diperpanjang masa tahanannya selama 20 Hari.

“20 hari lagi di tahan di Rutan Kendari,” tambahnya.

Saat ditanyakan terkait status Mantan Pj Bupati Bombana B yang sebelumnya sempat dilakukan pemeriksaan saat ini masih berstatus sebagai saksi.

“Yang bersangkutan (Mantan Kadis Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sultra) masih berstatus sebagai saksi,” pungkasnya.*

Untuk diketahui berdasarkan keterangan Kejati Sultra kedua tersangka Direktur CV Bela Anoa TUS, dan Peminjam bendera CV Bela Anoa R.

Dan proyek pembangunan jembatan tersebut menelan anggaran Rp2,1 miliar yang melekat di Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga Provinsi Sultra. Tapi pengerjaannya tidak selesai, dan hanya mencapai 2 persen.*

Rugikan Negara 5,7 Miliar, Lima Tersangka Perkara Tipikor Pengerjaan Jalan di Kolaka Timur Resmi Ditahan

0

Kendari – Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) proyek pengerjaan jalan di Kabupaten Kolaka Tidak Timur tahun anggaran 2021 yang menyebabkan kerugian negara 5,7 Miliar memasuki babak baru.

Terbaru, Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sultra secara resmi melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejati Sultra.

Kasubdit III Tipidkor Kompol I Gede Pranata Wiguna mengatakan pihaknya baru saja menyelesaikan penyerahan tersangka dan barang bukti.

“Iya sudah diselesaikan tahap dua, ini baru selesai,” ujarnya saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Selasa 6 Februari 2024.

Senada dengan hal tersebut Kasipenkum Kejati Sultra Dody juga mengatakan hal serupa.

“Tadi lima tersangka sudah penyerahan dengan barang bukti,” ujarnya.

Sambungnya bahwa kelima tersangka sudah dilakukan penahanan di Rutan Kendari.

“Sudah ditahan di Rutan Kendari, dan akan ditahan 20 hari kedepan,” tambahnya.

Terkait perkara tersebut akan ditangani oleh JPU dari Kejari Kolaka.

“Sidangnya nanti di PN Tipikor Kendari, menunggu pelimpahan dari JPU ke PN,” tuturnya.

Untuk diketahui kelima tersangka yang ditahan di Rutan Kendari diantaranya, JR, AG, HS, AS dan NS.*

Ali Mazi Siap Melanjutkan Pengabdian untuk Masyarakat Sultra

Meski Jatuh Bangun, Demi Sultra Ali Mazi Tak Tobat Tarung di Dunia Politik
Kurun waktu lima tahun, mantan Gubernur Sultra, yang kini sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Tenggara, H Ali Mazi SH, mampu membuktikan keberpihakannya terhadap daerah, bahkan tiga diantaranya menjadi ikon pembangunannya, mulai dari Rumah Sakit Jantung, Jalan Tol Kendari-Toronipa, hingga Perpustakaan Modern, dimana manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Sultra untuk saat ini maupun jangka panjang.

Bagi Ali Mazi, untuk melakukan pembangunan di tanah asalnya yakni Bumi Anoa, diperlukan nyali kuat, pantang menyerah, tidak mudah goyah karena kritikan ataupun hujatan yang datang dari masyarakatnya, mampu meredam bahkan mendeteksi dini terjadinya konflik, terpenting bisa menerapkan sikap bijaksana tanpa melanggar aturan. Kesemua hal itulah, yang selama ini diterapkannya dalam memimpin Provinsi Sultra.
Menurut Ali, adanya kritikan terhadap pembangunan yang dilakukannya, utamanya terhadap tiga ikon tersebut, tidak lain dianggapnya sebagai respon positif, yang nantinya dapat berubah menjadi sebuah dedikasi, yang akan terus dikenang oleh masyarakat Sultra, sebab dampaknya akan bersifat jangka panjang dan secara terus menerus.
Hal itulah yang menjadi penyampaian Bung Ali, demikian sapaan akrbanya di tanah rantau, ketika saat melakukan kampanye di sejumlah tempat di daerah kepulauan Provinsi Sultra, diantaranya Desa Bahari Kabupaten Buton Selatan hingga ke Desa Lowulowu Kabupaten Buton Tengah.
Selain menyampaikan rencana kerja hingga aksi nyata yang telah dilakukannya selama mendapat amanah memimpin Sultra, Ali Mazi juga mendengar aspirasi serta menyerap harapan masyarakat, mulai dari masalah air bersih, peralatan tangkap, terkait pelabuhan perikanan di Kecamatan Lombe, termasuk melakukan penyaluran bantuan bagi UMKM di wilayah setempat.
“Insya allah, saya Ali Mazi siap melanjutkan pengabdian, untuk lebih memaksimalkan penyerapan aspirasi masyarakat Sultra, dari desa hingga ke kota, dari masalah ekonomi, pendidikan, hingga kesehatan, ke tingkat nasional pada lembaga DPR RI,” ucapnya.
***Demi Sultra dan Pengabdian, Meski Jatuh Bangun, Ali Mazi Tak Tobat Tarung di Dunia Politik****
Dalam masa kampanye tersebut, Ali Mazi memaparkan, dirinya sebagai mantan Gubernur Sultra dua periode 2003-2008 dan 2018-2023 sangat semangat mencurahkan dedikasi demi kemajuan Bumi Anoa, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Semangat tersebut, tentu tak muncul begitu saja, bahkan sejak remaja, Ali Mazi putra kepulauan yang merantau ke tanah jawa usai menamatkan pendidikannya di SMAN 2 Baubau, Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara, telah berkomitmen pada dirinya sendiri, yakni tak akan pulang jika tak menjadi gubernur di kampungnya kelak (Sulawesi Tenggara-red).

Hidup dirantau orang jauh dari kampung halaman, keluarga dan sahabat, tak pernah dibayangkan sebelumnya oleh Ali Mazi rejama kala itu. Berbekal sebuah tekad besar dibalik dadanya, yakin untuk meninggalkan semua kesenangan hidup berdampingan dengan orang-orang tercinta di kampung, demi meraih masa depan yang belum tentu mulus dilaluinya.

Merantau ke Jogyakarta usai menamatkan bangku SMA pada tahun 1981 dengan tekat melanjutkan pendidikan perguruan tinggi disana, Ali Mazi remaja mulai menyesuaikan diri beradaptasi dengan lingkungan, baik lingkungan kampus maupun lingkungan sosial kemasyarakatan. Berbagai organisasi kampus yang dimasukinya membentuk karakter jiwa aktivis tumbuh di dalam diri seorang Ali Mazi muda, termasuk sebagai Ketua Umum Senat Mahasiswa Fakultan Hukum Universitas Proklamasi 45.

Interaksi di kota besar mengasah kepekaan kritisnya terhadap ketimpangan pembangunan antara kampung halaman (Sulawesi Tenggara-red) dengan daerah Jawa, khususnya kota Jogyakarta. Pikiran Ali Mazi kepada kampung halaman melesat, tatkala membandingkan kondisi daerah tempat ia merantau dan kampung halaman, jauh memprihatinkan. Mimpi besar seorang anak rantau kepulauan dimulai dari sini.

“Pesan orang tua ditanamkan sejak lama, saat menduduki bangku SMP dan SMA. Usai tamat sekolah SMA melanjutkan pendidikan tinggi di tanah Jawa. Jangan pulang kalau tidak jadi gubernur, itu ditancapkan dikepala,” tutur H. Ali Mazi mengisahkan perjalanan masa remaja.

Seiring perjalanan waktu, sang penakluk Sultra Raya ini akhirnya membuktikan mimpi besar namun nyata itu. Ia benar kembali menginjakkan kaki di Bumi Sulawesi Tenggara. Kehadiran sosok dirinya seketika menghebohkan masyarakat Sultra, yang tak pernah sama sekali diperhitungkan dalam pembicaraan atmosfer politik di Bumi Anoa, khususnya jelang pergantian kekuasaan usai masa bakti kepemimpinan Gubernur Drs. H. La Ode Kaimoeddin, yang telah berakhir masa jabatannya sebagai Gubernur Sultra periode kedua, 1997-2002.

Sosok Ali Mazi, terpilih menjadi Gubernur Sulawesi Tenggara melalui mekanisme pemilihan di lembaga parlemen, dan meraih suara terbanyak pada pemungutan suara di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara. Ia memimpin Sultra kali pertama, periode masa bakti 2003-2008. Meski ditengah perjalanan kepemimpinannya, badai melanda diirinya, diberhentikan sementara selama kurang lebih satu tahun sebagai gubernur, guna fokus menyelesaikan kasus terkait profesi masa lalunya, sebagai advokat pada perusahaan besar, yakni kasus perpanjangan Hak Guna Bangunan (HGB) Hotel Hilton di Senayan, Jakarta. Badai kasus Hilton itu ditorehkan perjalanan kisahnya, dalam buku ke-III yang diterbitkan saat periode kedua kepemimpinannya di Bumi Anoa, periode 20018-2023, dengan judul “Ali Mazi Memimpin di Tengah Badai”.

Kini, paska mengemban amanah masyarakat Sulawesi Tenggara sebagai Gubernur periode kedua (2018-2023), Sultra dalam pikiran Ali Mazi tak pernah putus. Pribadi seorang H. Ali Mazi, SH yang berlatar belakang pengusaha sekaligus advokat, dan hobi membaca, menjadikan visi hidupnya melambung tinggi demi melihat daerah Sultra semakin maju. Tengok saja pembangunan periode pertama yakni perluasan bandara yang telah dapat disinggai oleh pesawat berbadan besar dan skala penerbangan yang meningkat, kemudian menopang masuknya investasi tumbuh di Bumi Anoa Provinsi Sulawesi Tenggara ini. Selanjutnya pembangunan periode kedua kepemimpinannya, yakni jalan tol, rumah sakit jantung, serta perpustakaan modern adalah program strategis, yang berorientasi kedepan, telah diperhitungkannya, yang manfaatnya boleh jadi dirasakan tidak saja saat ini, namun bagi kepemimpinan generasi berikutnya, dan juga masyarakat Sultra kedepan. Bagi H. Ali Mazi, SH, membangun Sultra butuh nyali dan resiko, namun harus terus dilewati demi sebuah perubahan di masa depan, demi Sultra yang lebih baik dan maju.

Kontestasi politik yang digelar 14 Februari 2024, pekan ini adalah momentum pengabdian berikutnya bagi Ketua DPW Nasdem Sultra ini, untuk mengawal pembangunan daerah melalui lembaga parlemen DPR RI. Ia berharap masyarakat Sultra dapat kembali memberikan kepercayaan kepadanya, mendedikasikan pengabdiannya, guna menyonkong pembangunan di Sultra melalui lembaga legislative tingkat pusat, melalui partai Nasdem nomor urut 1.

“Atas dukungan dan kepercayaan masyarakat Sultra, melalui partai Nasdem nomor urut 1, ijinkan sya mengabdikan diri membangun Sultra dari senayan Jakarta, sebagai calon anggota DPR RI Dapil Sultra,” pungkas Ketua DPW Partai Nasdem yang juga tim pemenangan paslon Capres – Cawapres Anies Rasyid Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN).*

Pastikan Netralitas TNI, Danrem 143 Halu Oleo Buka Posko Pengaduan

0

Kendari – Dalam rangka pengamanan pemilu 2024, terkhusus di wilayah Sultra, Korem 143 Halu Oleo menurunkan ribuan personel.

Danrem 143 Halu Oleo Brigadir Jenderal TNI Ayub Akbar mengatakan pihaknya melakukan pengamanan seperti Pemilu sebelumnya.

“Sama Pemilu sebelumnya, kami membantu pihak kepolisian untuk melakukan pengamanan,” katanya saat ditemui diruangannya pada Selasa 6 Februari 2024.

Ia juga mengungkapkan bahwa kisaran personel yang diturunkan sekitar ribuan.

“Semua tergantung situasi dan kondisi, ini sementara kita rapatkan dan mantapkan, sekitar ribuan dan nanti juga dibantu dari Kodam XIV Hasanuddin,” ungkapnya.

Pihaknya juga menegaskan Netralitas personelnya dalam menjalankan tugas.

“Tiap personel telah kita bekali dengan buku saku, itu menjadi pegangan untuk menjaga netralitas personel TNI dilapangan,” tuturnya.

Lebih lanjut pihaknya mengatakan bahwa jika ada personel dilapangan yang ditemukan dugaan tidak netral, pihaknya juga telah membuka posko pengaduan.

“Untuk wilayah yang jauh jaraknya seperti di Wakatobi juga, personel kami sudah berkordinasi dengan KPU, Bawaslu dan Polisi setempat dalam menjalankan tugas agar pemilu berjalan aman dan damai,” pungkasnya.*

Pererat Silaturahmi dengan Insan Pers, Polda Sultra Gelar Kenal Pamit Kabid Humas

0

Kendari – Polda Sultra kembali melaksanakan Coffe Morning dengan Insan Pers di salah satu warung kopi di Kota Kendari, Selasa 6 Februari 2024.

Agenda Coffe Morning kali ini berbeda dengan sebelumnya, dalam momen ini juga sebagai ajang kenal pamit Kabid Humas lama Kombes Pol Ferry Walintukan ke Kabid Humas baru Kombes Pol Iis Kristian

Kombes Pol Ferry Walintukan saat membawakan sambutan mengatakan “Sejak 2017 saya bertugas di Kendari, banyak kesan juga, awalnya datang disini belum ramai seperti sekarang, perkembangan Kendari begitu pesat,”.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa Polda Sultra dan Insan Pers adalah mitra.

“Selama ini sudah terbangun kemitraan yang baik, dan saya yakin dengan pengganti saya ini kemitraan yang baik dapat terus berjalan seperti sebelumnya,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut Kombes Pol Iis Kristian juga mengungkapkan hal serupa, akan membangun kemitraan dengan Insan Pers yang telah terbangun sebelumnya.

“Kita tetap akan membangun kemitraan dengan media, apalagi ini mendekati momen Pemilu, kita perlu bersinergi untuk memfilter berita-berita hoax,” pungkasnya.*

Ketua DPW Nasdem Sultra Ajak Kader Tetap Solid Jaga Keutuhan dan Persatuan

Ali Mazi Pesan Seluruh Kader Nasdem Tetap Solid Jaga Keutuhan dan Persatuan
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Tenggara, H Ali Mazi SH, memberi sinyal kepada para kader untuk tetap solid menjaga keutuhan dan persatuan, utamanya dalam menghadapi pesta demokrasi yang akan tergelar pada 14 Februari 2024 mendatang.

Putra kelahiran Pasar Wajo Kabupaten Buton itu, menyampaikan, sebagai Ketua DPW Partai Nasdem, dirinya mengimbau kepada seluruh para kader, untuk tidak terpancing dan terpengaruh dengan hal-hal negatif, apalagi sampai menyurutkan semangat dalam perjuangan. Kekuatan struktur partai diharapkan tetap solid hingga ke tingkat akar rumput.

Bagi Ali Mazi, sejumlah isu yang ada saat ini, terlebih menjelang Pemilu, berbagai manuver politik maupun persaingan adalah strategi masing-masing pihak, dan itu tak dapat dicegah.

“Menjadi pemimpin, memang dibutuhkan kombinasi skill dan pengalaman yang kadang jatuh bangun, namun tak boleh menyurutkan semangat untuk bangkit menatap kedepan, sebab nawaitu alias niat pengabdian tak boleh surut oleh terpaan badai,” pesannya.

Ali Mazi mengingatkan kepada seluruh kader, bahwa Partai Nasdem yang dikendarai pada kontestasi Pemilu 2024 ini, juga merupakan salah satu dari empat partai koalisi (Nasdem, PKB, PKS, Umat), yang mengusung tagline ‘Perubahan’ bagi pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 1 AMIN, Anies Rasyid Baswedan Muhaimin Iskandar, merupakan sebuah mandat besar yang diamahkan, sehingga dipertaruhkan segala-galanya demi menghantarkan sebuah kemenangan, yang kesemuanya akan dipersembahkan kepada seluruh Bangsa Indonesia.

“Kontestasi Pemilu 2024 yang akan digelar 14 Februari, tak kurang dalam waktu dua pekan sebelum memasuki masa tenang menuju hari pelaksanaan pemungutan suara, adalah masa pertarungan bagi figur publik di dunia politik, tanpa terkecuali Partai Nasdem. Untuk itu, bagaimana cara kita makin meningkatkan elektabilitas politisi di mata masyarakat sehingga masyarakat yakin menentukan pilihannya pada figur-figur di Partai Nasdem,” tuturnya.

Ali, demikian sapaan akrabnya, juga mengingatkan kepada seluruh kader bahwa, Partai Nasdem saat ini menjadi sorotan tajam, bukan hanya karena mengusung pasangan AMIN, namun juga di daerah, dimana terdapat tokoh-tokoh politik yang diusung partai Nasdem, yang akan memback-up kekuatan parlemen di Senayan khusunya Daerah Pemilihan (Dapil) Sultra, memiliki sumberdaya manusia yang tidak diragukan ketokohannya, sehingga dari segi kapabilitas, popularitas hingga elektabilitas tak dapat disanggah lagi. Ini diperhitungkan bagi kompetitor, utamanya diluar koalisi AMIN.

“Tentu semua partai yang mengikuti kontestasi berusaha ingin yang tebaik bagi para kadernya, tujuan yang ditargetkan, diharapkan tentu bisa maksimal tercapai, sehingga bersaing meningkatkan elektabilitas demi memperebutkan suara agar dapat memegang mandat menjadi wakil rakyat duduk di kursi baik kabupaten – kota, provinsi hingga DPR RI,” katanya.

Guna menuju kemenangan, maka ia berharap kepada para kader partai, untuk senantiasa mengedepankan kewaspadaan, menjaga diri demi menghindari jebakan serta tidak melakukan kecurangan.

Namun bila menemukan adanya kecurangan baik kader maupun masyarakat, ia menghimbau untuk melakukan upaya penanganan sesuai prosedur dan mekanisme.

“Partai Nasdem maupun partai pengusung AMIN dari PKB, PKS, Umat, dalam kacamata politik saat ini sangat seksi untuk dipebincangkan, karena berani mengusung sosok Anies Baswedan. Figur Anies Baswedan yang tak memiliki jabatan apapun, saat diusung partai koalisi, juga bukanlah seorang tokoh politik atau pejabat yang sedang mengendalikan struktur dan sumberdaya, merupakan keputusan berani yang diambil oleh para pemimpin dan pembesar partai koalisi,” terangnya.

Menurut H. Ali Mazi, SH, sikap siaga dan antusias tetap dilakukan, serta kader diharapkan merapatkan barisan agar tetap solid. Dengan demikian jumlah suara menuju Senayan dapat terjaga.

“Kader harus solid, rapatkan barisan, siaga dan antusias menuju hari H pelaksanaan Pemilu 14 Februari 2024, jangan tidur dan terlena akan hitungan di atas kertas, masyarakat dilibatkan untuk mengawal Pemilu bermartabat, agar hasilnya benar-benar sesuai mandat rakyat, kedaulatan rakyat tercipta apabila bersuara,” tutup H. Ali Mazi SH.*

Persiapan PAM TPS, Polresta Kendari Gelar Upacara Pengecekan Personel dan Sarpras

0

Kendari – Dalam rangka mempersiapkan pengamanan (PAM) Tempat Pemungutan Suara (TPS), Polresta Kendari melaksanakan upacara pengecekan personel dan sarana prasarana (Sarpras), Selasa 6 Februari 2024.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Aris Tri Yunarko mengatakan “Dalam rangka pengamanan TPS pada tanggal 14 Februari 2024, pada hari ini kami laksanakan pengecekan, bagaimana persiapan dalam melakukan pengamanan TPS,”.

Ia menambahkan bahwa pada tanggal 12 Februari akan kembali dilaksanakan apel untuk pergeseran ke TPS masing-masing.

“Kita juga akan mendapatkan bantuan BKO dari Polda Sultra sebanyak 200 Personel,” tambahnya.

Lanjutnya bahwa saat ini pihaknya telah membagikan tugas ke personelnya di TPS yang telah ditempatkan.

Pihaknya juga menekankan kepada personel untuk netral dalam menjalankan tugas.

“Kita mesti netral, tidak boleh memihak pada siapapun dan terlibat politik praktis,” tegasnya.

Terakhir pihaknya juga menuturkan bahwa personel untuk menitipkan persenjataannya, jangan dibawa ataupun disimpan dirumah.

“Personel mesti bertugas sebelum pemungutan suara, pemungutan suara dan usai pemungutan suara,” pungkasnya.*

BPS: Pertumbuhan Ekonomi Sultra Ditahun 2023 Melambat Dibanding Tahun 2022

0

Kendari – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Tenggara Tahun 2023.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Agnes Widiastuti, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin 5 Februari 2024.

“Perekonomian Sulawesi Tenggara berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tahun 2023 mencapai Rp 176,18 triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp 108,15 triliun,” katanya.

Kemudian pihaknya menuturkan bahwa “Ekonomi Sulawesi Tenggara tahun 2023 mengalami pertumbuhan sebesar 5,35 persen (c-to-c), dimana melambat dibandingkan tahun 2022 yang tumbuh sebesar 5,53 persen,”.

Lanjutnya dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri Pengolahan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 12,81 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 7,64 persen.

“Ekonomi Sulawesi Tenggara triwulan IV-2023 terhadap triwulan IV-2022 mengalami pertumbuhan sebesar 5,25 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri Pengolahan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 28,25 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi LNPRT mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 13,18 persen,” ungkapnya.

Pihaknya juga membeberkan bahwa ekonomi Sulawesi Tenggara triwulan IV-2023 terhadap triwulan III-2023 mengalami pertumbuhan sebesar 6,03 persen (q-to-q).

“Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Industri Pengolahan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 21,60 persen. Sementara dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Komponen Ekspor Barang dan Jasa sebesar 27,46 persen,” bebernya.

Lanjutnya bahwa dari sisi produksi, Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan memberikan kontribusi paling dominan terhadap PDRB Sulawesi Tenggara tahun 2023 sebesar 23,02 persen.

“Sedangkan dari sisi pengeluaran, kontribusi paling dominan terjadi pada Komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga sebesar 46,18 persen,” pungkasnya.*

ACG Mangkir dari Panggilan Sidang Perkara Tipikor Antam Konut

0

Kendari – Sidang Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di IUP PT Antam site Konut terus bergulir baik di PN Tipikor Kendari dan PN Tipikor Jakarta.

Diketahui ACG kerap disebut oleh beberapa lembaga swadaya masyarakat atas dugaan keterlibatan dalam perkara ini.

Selain itu sebelumnya Kejati Sultra menyebutkan bahwa ACG sebagai salah satu saksi kunci, yang sebelumnya juga telah diperiksa oleh penyidik Kejati Sultra dalam tahap penyelidikan dan penyidikan.

Untuk membuat perkara tersebut terang, JPU Kejati Sultra kembali menghadirkan ACG dalam agenda sidang pemeriksaan saksi-saksi.

Namun, ACG tidak menghadiri agenda sidang tersebut, hal tersebut dibenarkan Kasipenkum Kejati Sultra Dody saat dikonfirmasi via WhatsApp.

“Kedua saksi sudah dipanggil secara patut oleh Penuntut Umum namun tidak hadir di persidangan,” katanya, Senin 5 Februari 2024.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa ACG tidak menghadiri sidang tanpa alasan yang jelas.

“Acg tidak ada keterangan, sementara TF meminta penjadwalan ulang sebagai saksi dikarenakan ada kesibukan,” ungkapnya.

Selain itu JPU akan melakukan penjadwalan ulang terhadap kedua saksi tersebut.

“Nanti Penuntut Umum akan jadwalkan,” pungkasnya.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti