Jumat, Juli 24, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 341

Praktik Pertambangan PT Vale Diapresiasi PJ Gubernur

0

Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Bahtiar Baharuddin melakukan kunjungan kerja ke PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) selama dua hari mulai Kamis-Jumat (4-5/01/2024).

Bahtiar Baharuddin mengaku terkesan dengan tata kelola pertambangan yang dilakukan PT Vale. Menurutnya, PT Vale menjadi salah satu perusahaan tambang nikel terbaik yang patut dicontoh.

Dalam kunjungannya tersebut, Mantan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri melihat proses produksi di Process Plant dan pengelolaan tambang di Departemen Mining. Dia juga sempat menikmati panorama Danau Matano, dilanjutkan menanam buah Dengen di Nursery. Bahtiar didampingi Wakil Presiden Direktur PT Vale, Adriansyah Chaniago, jajaran manajemen PT Vale, Forkopimda Luwu Timur, dan jajaran Pemprov Sulsel.

Bahtiar takjub melihat tata kelola pertambangan PT Vale yang terintegrasi dari aktivitas tambang hingga pasca tambang dengan hadirnya nursery yang mampu memproduksi bibit tanaman untuk kembali dimanfaatkan pada lahan bekas tambang dan kegiatan reklamasi lainnya.

Bahtiar menjelaskan, selama 55 tahun beroperasi, PT Vale berhasil mengelola industri pertambangan nikel dengan sangat baik. “Sebuah perusahaan yang mampu bertahan dari zaman ke zaman dan mendunia. Tentu dengan komitmen 3P yaitu Planet, People, dan Profit. Jadi PT Vale tidak hanya mengejar profit tetapi juga memanusiakan manusia, sekaligus menjaga keberlangsungan alam,” jelasnya.

Bahtiar mengatakan, kehadiran PT Vale di Luwu Timur telah membawa kemajuan besar khususnya memberikan pendapatan asli daerah lewat industri pertambangan. Dia mengatakan, PT Vale telah membantu banyak masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup di Bumi Batara Guru.

“PT Vale ini bisa menjadi contoh perusahaan di Indonesia bahkan dunia, bagaimana melakukan penambangan, sekaligus menjaga lingkungan. Ini luar biasa menjaga ekosistemnya, alamnya dijaga sedemikian rupa. Inilah mungkin menjadi salah satu perusahaan tambang terbaik yang kita miliki,” puji Bahtiar.

Wakil Presiden Direktur PT Vale Indonesia, Adriansyah Chaniago dalam kesempatan makan malam bersama di Taman Antar Bangsa, Kamis (04/01/2024), menyambut hangat kedatangan Pj Gubernur Sulsel beserta jajaran. Adriansyah menyampaikan pengelolaan tambang yang berkelanjutan sejak awal berdiri telah dilakukan. “Bahkan kami sudah lebih dulu melakukan hilirisasi, yang jadi program unggulan Pemerintah Indonesia,” ujarnya.

Adriansyah mengatakan, tolok ukur keberhasilan perusahaan tak lepas dari komitmen 3P. PT Vale juga mengukuhkan komitmen untuk menjaga keanekaragaman hayati dengan melakukan rehabilitasi Daerah Aliran Sungai dengan menanam 200.000 bibit pohon Pinus dan akasia di lahan seluas 250 hektar yang ada di 13 Kabupaten di Sulsel. Rehabilitasi DAS juga dilakukan di Provinsi Jawa Barat.

“Mudah-mudahan apa yang kami lakukan ini bisa berkontribusi terhadap program pemerintah utamanya hilirisasi. Kami berharap kehadiran bapak bisa membawa penguatan kolaborasi kami dan juga tidak terlepas dari arahan Pemprov Sulsel bagaimana kami berkontribusi ke Sulsel, dan tentu Indonesia secara keseluruhan,” tutur Adriansyah.*

Tiba di Kendari, Anies Disambut dengan Teriakkan Perubahan

Kendari – Salah satu Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1 (Satu) Anies Rasyid Baswedan tiba di Kota Kendari dengan beberapa agenda kampanye, Selasa 9 Januari 2023.

Setibanya di Bandara Halu Oleo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Anies langsung mengikuti agenda yang telah diagendakan sebelumnya.

Anies saat melakukan kampanye tertutup di salah satu Hotel di Kota Kendari disambut dengan teriakkan perubahan.

“Anies Presiden,”.

“Perubahan,”.

Berdasarkan pantauan media ini Ribuan Tim, Simpatisan dan Masyarakat memadati salah satu aula Hotel di Kota Kendari.*

Barisan Pengusaha Pejuang Sultra Makin Yakin Prabowo Gibran Menang Satu Putaran

0

Kendari – Barisan pengusaha pejuang di Sulawesi Tenggara makin optimis Prabowo-Gibran menangi pilpres 2024 dengan satu putaran.

Hal tersebut disampaikan Ketua Barisan Pengusaha Pejuang (BPP) Prabowo-Gibran, Hartanto Bangun usia nobar debat cepres edisi ketiga di salah satu cafe di Kota Kendari, Minggu (07/1/2024).

Nobar debat capres dengan Tema Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, dan Geopolitik tersebut ramai dihadiri kalangan milenial.

Pada agenda nonton bareng kali ini, tidak hanya BPP Prabowo-Gibran Sultra yang hadir tetapi ada juga dari teman-teman komunitas Gibran Center, Bara JP Sultra, Rampai Nusantara, dan Prabowo Gibran Center 08, terang Ketua Panitia Rily April.

Hartanto Bangun selaku Ketua BPP Prabowo-Gibran Sultra mengapresiasi pendalaman visi-misi ketiga Capres khususnya dalam aspek pertahanan cyber. Dimana pada paparan Capres 01 Anies Baswedan, beliau menitik beratkan fokus utama pada pengadaan teknologi sistem recovery (pemulihan) saat mengalami serangan cyber.

Sementara Capres 02 Prabowo Subianto, dan Capres 03 Ganjar Pranowo, lebih fokus pada pengembangan SDM yaitu Prabowo dengan langkah taktisnya membuat 4 universitas yang fokus pada pengembangan SDM dalam bidang ketahanan Cyber untuk mengatasi Cyber Crime dan Ganjar Pranowo dengan rancangan pemanfaatan LPDP untuk mencetak sumber daya manusia yang paham akan keamanan cyber.

“Semua ide Capresnya bagus hanya saja ide Pak Prabowo paling realistis. Perkuat SDM nya dulu kemudian object teknologi Recoverynya di perkuat, maka secara perlahan masalah Cyber Crime ini bisa teratasi, itu sistematikanya,” jelasnya.

Selain itu, Hartanto juga sangat tertarik dengan tantangan membuka data di publik yang di sampaikan Capres 03 Ganjar Pranowo soal data Global Military session index dan proporsi anggaran militer yang mengalami penurunan.

Hartanto mengatakan bahwa tidak sepantasnya informasi detail seperti itu dibuka di publik, data terkait pertahanan negara beberapa itu sifatnya rahasia disamping menyangkut keamanan negara, pembahasan itu tentunya telah selesai di Komisi 1 DPR RI.

“Selain itu dalam debat yang mesti diketahui persoalan pertahanan itu rahasia negara, jadi tidak bisa semuanya dibuka ke publik,” ungkapnya.

Dari jawaban pak Prabowo sebetulnya sudah dijelaskan secara singkat dan jelas bahwa dari kementerian pertahanan sendiri telah mengajukan program-program serta rencana anggaran tetapi tidak semuanya disahuti Kementerian Keuangan karena adanya Covid-19 selama 2 tahun sehingga terjadi Recofusing anggaran, urainya.

“Keseluruhan jalannya debat Sesi 3 kali ini sangat memuaskan untuk Prabowo, dan kita yakin Prabowo-Gibran akan menang satu putaran di 14 Februari 2024,” pungkasnya.*

Polda Sultra Sikat Bandar Shabu Jaringan Aceh

0

Kendari – Masih diawal tahun 2024, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra kembali mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis shabu dari jaringan asal Aceh. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Dir Resnarkoba Kombes Pol Bambang Tjahjo Bawono didampingi Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan dalam Konferensi Pers di Aula Ditresnarkoba, Senin 8 Januari 2024 tersebut.

Kombes Bambang mengatakan, dari salah satu tersangka bernama Haryono alias HN petugas mengamankan barang bukti shabu-shabu seberat 300 gram lebih saat melakukan penggerebekan terhadap HN disalah satu hotel di Kota Kendari.

Usut punya usut sebagian barang bukti yang dimiliki oleh HN ternyata sudah di bawa ke Raha, Kabupaten Muna.

“Keterangan dari tersangka ada sekitar 800 gram lebih shabu², sebagian barang dibawa ke Raha 500 gram. Tersangka hasil pengungkapan kita 30 Desember lalu, ” kata Kombes Bambang.

Mengejutkan, ternyata HN dikontrol oleh salah seorang Napi dari Lapas yang ada di Sultra. Ia dijadikan tempat penampungan atau dalam istilah perSHABUan disebut ‘Gudang’ untuk menampung shabu antar pulau.

Selain HN, petugas juga turut mengamankan Yunita alias (YN), seorang wanita yang mengedarkan inex atau xtc (ekstasi) dengan modus operandi menyelundupkannya kedalam sol sepatu melalui jasa pengiriman.

Petugas mengamankan barang bukti 500 butir xtc yang rencana semula akan diedarkan pada saat malam tahun baru terutama dengan sasaran tempat hiburan malam. Serupa dengan HN, YN juga ternyata dikontrol oleh seorang napi dari dalam lapas, tetapi keduanya ternyata tidak saling mengenal satu sama lain.

Sekedar informasi, satu butir inex dihargai sekitar Rp1,2 juta. Kedua tersangka dijerat pasal 114-112 UU Narkoba No. 35 Tahun 2009 dengan ancaman 5 hingga 20 tahun penjara.*

Awali Kinerja Tahun 2024 KUPP Kelas I Molawe Berbagi Sembako ke Masyarakat

0

Konawe Utara – Kantor Unit Penyelenggara Pelayanan (KUPP) Kelas I Molawe, Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) menggelar bakti sosial (Baksos), berupa pembagian paket sembako dan daging sapi ke warga, Senin (8/1/2024).

Kepala KUPP Kelas I Molawe, Capt. Kristina Anthon mengatakan, baksos ini dilaksanakan institusinya, sebagai bentuk kepedulian antar sesama, dan dalam rangka mengawali pelaksanaan program kerja tahun 2024.

Selain itu, baksos ini menandai bahwa Syahbandar bukan hanya menjalankan fungsi dan tugas pengawasan, keselamatan dan keamanan pelayaran serta pelayanan, namun KUPP Molawe juga hadir untuk masyarakat sekitar.

“Sebaik-baiknya sebuah instansi adalah instansi yang dapat bermanfaat untuk masyarakat, dan lewat baksos ini pula masyarakat disekitar bisa lebih dekat dengan jajaran KUPP Molawe, begitupun sebaliknya,” ujar dia.

Dia berharap silaturahmi antar KUPP Molawe dan masyarakat sekitar perkantoran, terus terjalin, sehingga kian membuat sinergitas, interaksi serta koordinasi semakin baik kedepannya.

“Dengan begitu masyarakat dan KUP Molawe merasa memiliki satu sama lain, kalau boleh tidak ada sekat-sekat,” jelas Capt. Kristina.

Dia juga menyampaikan, apa yang sudah disalurkan, kiranya masyarakat tidak melihat besar dan kecilnya sembako dan daging yang diberikan, namun lihat bagaimana keinginan jajaran KUPP Molawe ingin berbagi manfaat kepada masyarakat yang betul-betul membutuhkan.

“Ada beras, daging walupun tidak terlalu banyak, tapi kami berharap ini dapat bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya.*

Membangun Citra Hukum Humanis dan Modern

0

Kita tidak bisa mengembalikan waktu yang sudah lewat, yang bisa kita lakukan hanya berbuat kebaikan setiap harinya. Waktu itu ibarat es, dipakai atau tidak akan habis pada waktunya, akan mencair dan menghilang pada waktunya.

Ketika saya diberikan amanah menjadi Jaksa Agung, sedikitpun tidak menyangka kalau ini merupakan perjalanan sang waktu, yang saya pikirkan dan akan saya laksanakan sebagai seorang pimpinan adalah melakukan pembenahan internal (membangun soliditas dan integritas) sebagai penegak hukum, membuat aturan-aturan yang fleksibel bilamana perlu dibuat progresif dalam rangka penegeakan hukum modern dan humanis, kemudian menggeliatkan bidang-bidang penindakan sehingga manfaatnya dirasakan oleh masyarakat.

Awalnya hanya sebuah mimpi, tapi suka tidak suka ini adalah pilihan yang harus dilakukan. Bulan demi bulan saya lihat progresnya memang rintangan internal dan tekanan eksternal sangat kuat dalam membawa Kejaksaan yang seperti sekarang ini, sehingga harus diperkuat dengan sistem pengawasan yang mobile, cepat, tepat dan akurat dalam mengambil suatu keputusan dan tindakan, bahkan harus diberikan contoh kepada seluruh Insan Adhyaksa sehingga sering saya disebut Raja Tega, karena tidak mungkin kita membersihkan halaman dengan sapu yang kotor.

Dalam membangun kinerja di bidang penindakan, harus menyasar kasus-kasus yang berhubungan dengan kepentingan publik, menyentuh kebutuhan pokok masyarakat, dan bermanfaat bagi masyarakat, serta mengutamakan perkara-perkara “Big Fish”, sehingga masyarakat memahami bahwa korupsi itu tidak hanya merampas ekonomi masyarakat, tetapi juga melemahkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Dalam perjalanannya, ternyata penindakan harus diimbangi dengan perbaikan tata kelola, perbaikan manajemen, termasuk menggandeng proyek-proyek strategis nasional agar bisa berjalan dan dinikmati hasilnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, harus dilakukan pendampingan sekaligus pengamanan walaupun itu tugas yang berat.

Dengan jargon “Penegakan Hukum Humanis dan Modern”, suatu renungan yang mendalam dari kami bahwa hukum yang baik adalah hukum yang mengandung nilai-nilai kemanusiaan, karena hukum yang tertinggi adalah kemanusiaan itu sendiri. Hukum yang modern itu adalah hukum yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjamin kebutuhan hukum masyarakat. Digitalisasi di bidang hukum juga menjadi keniscayaan untuk mempermudah, mempercepat dan mengefektifkan akses pelayanan informasi hukum kepada masyarakat dan media guna mengedepankan transparansi.

Program-program Penegakan Hukum Humanis juga harus diluncurkan dalam rangka penyadaran hukum dan melek hukum masyarakat, sehingga ketika kesadaran hukum masyarakat menjadi semakin baik maka penegakan hukum yang sifatnya represif tidak diperlukan lagi karena telah tercipta keharmonisan dan kedamaian di dalam masyarakat itu sendiri, sehingga tujuan hukum sudah dirasakan manfaat, kepastian dan keadilannya di masyarakat.

Kuncinya agar Kejaksaan ke depan eksistensinya dapat dipercaya oleh masyarakat yakni “Mereformasi diri dan Bertransformasi” yaitu mereformasi untuk mengubah mindset, perilaku yang nantinya menjadi budaya kerja Kejaksaan dan Bertransformasi artinya mampu beradaptasi dan agile dengan kebutuhan hukum masyarakat modern di era kekinian dan di masa yang akan datang.*

Relawan BPP Sultra Ajak Warga Menangkan Prabowo Gibran

Konawe -Relawan dari Barisan Pengusaha Pejuang (BPP) Indonesia Maju Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melaksanakan kegiatan sosial dengan membagikan bantuan beras kepada warga Desa Lakomea Kecamatan Angalomoare Kabupaten Konawe pada Hari Jumat (5/1/2024).

Selain memberikan bantuan beras, para relawan juga mengajak warga untuk memilih pasangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 2, yakni Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.

Hartanto Bangun, Ketua Barisan Pengusaha Pejuang (BPP) Indonesia Maju Sultra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen mereka untuk peduli terhadap kesejahteraan anak-anak dan masyarakat, sejalan dengan program Prabowo-Gibran dalam menciptakan masyarakat yang adil dan inklusif.

“Kami melihat program Asta Cita Prabowo-Gibran sebagai solusi untuk memperbaiki kualitas hidup masyarakat, khususnya terkait pemenuhan gizi bagi ibu dan anak,” ujarnya.

Menurutnya, upaya seperti ini merupakan bagian dari program relawan BPP Sultra untuk meningkatkan kualitas gizi warga Sultra, terutama ibu dan anak-anak.

“Program yang diusung Prabowo-Gibran terkait pemenuhan gizi bagi ibu dan anak dianggap tepat sasaran dan berpotensi meningkatkan kesehatan generasi muda,” tambahnya.

Hartanto juga mengajak masyarakat Sultra untuk aktif dalam Pemilu yang akan datang dan bersama-sama memilih pemimpin yang dianggap sesuai dengan visi dan program yang jelas.

“Dengan program-program yang terarah ini, kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilu pada 14 Februari 2024 dan memilih pemimpin yang sesuai dengan program yang mereka inginkan,” pungkasnya.*

Jelang Debat Pilpres Ribuan Personel Gabungan dan Rekayasa Lalin Disiapkan untuk Pengamanan

0

Polda Metro Jaya mengerahkan 3.041 personel gabungan untuk mengamankan acara debat Pilpres 2024 yang digelar di Istora Senayan, GBK, Jakarta Pusat, Minggu (7/1) besok.

“Untuk pengamanan kita kerahkan 3.041 personel gabungan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri sekaligus Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangan tertulis, Sabtu (6/1).

3.041 personel gabungan itu terdiri dari 2.877 personel Polri (Satgaspus 727 personel, Satgasda 2.000 personel, dan Satgasres 100 personel), 120 personel TNI (TNI AD 100 personel dan POM AD 20 personel), serta 94 personel Pemda DKI (Satpol PP 40 personel, Dishub 35 personel, Derek 5 personel dan Damkar 14 personel).

“Pengamanan personel gabungan Polri, TNI dan Pemerintah Propinsi DKI, sesuai dinamika hakekat tugas fungsi sasaran pengamanan kegiatan Debat Capres Cawapres ke 3 melalui satgas Preemtif, Preventif, Humas dan Bantuan Operasi,” tutur Trunoyudo.

Trunoyudo menerangkan dari 12 pintu akses di kawasan GBK, beberapa di antaranya juga akan dilakukan penutupan sebagain bagian dari pengamanan.

Pintu akses yang ditutup yakni pintu 1, 2, 3, 4, 6, 9, 11, dan 12. Sedangkan untuk pintu 5 dan 8 hanya digunakan untuk akses keluar.

“Sedangkan untuk pintu 7 dan 10 digunakan untuk pintu akses masuk dan keluar,” ucap dia.

Lebih lanjut, Trunoyudo menuturkan Ditlantas Polda Metro Jaya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan GBK. Namun, penerapan rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional, tergantung pada kondisi dan situasi di lapangan.

Berikut rekayasa lalu lintas yang disiapkan Ditlantas Polda Metro Jaya:
1. Arus lalu lintas yang dari Jalan Gatot Subroto yang akan menuju ke Jalan Gerbang Pemuda diarahkan lurus ke Jalan Gatot Subroto arah Slipi
2. Arus lalu lintas dari arah Jalan Asia Afrika diarahkan lurus ke arah Jalan Hang Tuah Raya
3. Arus lalu lintas yang dari Bundaran Senayan yang akan menuju ke Jalan Pintu Senayan diarahkan lurus ke Jalan Jenderal Sudirman.*

Lagi, Kinerja POLRI dalam Pengamanan Natal dan Tahun Baru Diapresiasi Kompolnas

0

Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional Republik Indonesia (Kompolnas), Irjen (Purn) Benny J Mamoto, memberikan apresiasi yang tinggi kepada Polri atas keberhasilan dalam mengamankan perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Benny mengungkapkan kebanggaannya terhadap kinerja luar biasa dari seluruh jajaran Polri yang telah memastikan jalannya acara-acara tersebut dengan aman dan lancar.

“Kompolnas memberikan apresiasi kepada seluruh jajaran Polri atas kinerja yang sangat baik dalam pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024. Semua berjalan aman dan lancar,” ujar Benny saat dihubungi, Jumat (5/1/2023).

Salah satu poin yang ditekankan Benny adalah keberhasilan jajaran Densus 88 dalam mencegah potensi serangan teror. Ia menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap langkah-langkah preventif yang diambil oleh Densus 88 dalam menangkap para tersangka sebelum mereka berhasil melakukan aksinya.

Benny menegaskan bahwa berkat tindakan preventif ini, tahun 2023 tidak terjadi satu pun serangan teror yang dilaporkan.

“Khusus kepada jajaran Densus 88, Kompolnas menyampaikan apresiasi yang tinggi karena berhasil mencegah serangan teror dengan menangkap para tersangka sebelum melakukan aksinya dengan langkah preventive strike,” tuturnya.

“Tahun 2023 zero serangan teror,” sambungnya.

Lebih lanjut, Benny juga menyampaikan harapannya agar kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif selama kegiatan pemilu tahun 2024.

Ia berharap keberhasilan dalam menjaga keamanan pada perayaan Natal dan Tahun Baru ini merupakan landasan kuat bagi Polri untuk terus menjaga stabilitas dan ketertiban masyarakat, terutama dalam konteks proses demokrasi yang akan datang.

Lebih lanjut, Benny memberikan dukungan penuh kepada Polri sambil mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung tindakan-tindakan keamanan yang diambil oleh aparat kepolisian.

“Semoga selama kegiatan pemilu tahun 2024 kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dapat tetap kondusif,” pungkas Benny.*

Gangguan Keamanan Nihil, IPW Puji Kinerja Polri saat Natal dan Tahun Baru

0

Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi kerja Polri dalam mengamankan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Hal tersebut, tidak terlepas dari kemampuan Polri dalam memitigasi potensi gangguan keamanan.

Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso menyampaikan jika dilihat data keamanan nyaris nihil tidak ada gangguan dalam arti serangan terhadap tempat beribadah selama perayaan Natal.

“Secara umum pengamanan Nataru ini berhasil baik oleh Polri,” ucap Sugeng saat dihubungi, Jumat (5/1/2024).

“IPW menyoroti pengmaanan Nataru oleh Kepolisian itu berhasil karena tidak ada gangguan keamanan berarti yang signifikan, terutama gangguan dalam beribadah,” sambungnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang dilakukan sangat baik Polri dalam menjaga perayaan Natal dan tahun baru 2024 berjalan aman dan damai. Pertama, jauh sebelum Desember Densus 88 melakukan penyisiran, penangkapan yang sangat intens di seluruh wilayah.

“Semua disisir itu, di Jawa Tengah serta daerah lain itu sudah dideteksi oleh Polri bahwa kelompok kelompok yang ditangkap ini, berpotensi melakukan gangguan keamanan, mungkin serangan fisik kepada tempat beribadah,” jelas Sugeng.

“Jadi antisipasi Kapolri melalui Densus 88 itu sudah diprediksi, dimitigasi karena pemetaannya, gangguan Natal selalu dikaitkan dengan kegiatan terorisme. Jadi sudah ditangkap tuh sejak Kadensus lama Pak Martinus. Kalau tidak salah sudah 60-an yang ditangkap. Setelah penggantian Kadensus juga ada penangkapan.”
Kedua, ujar Sugeng, pimpinan Polri dari Kapolri, Kapolda, Kapolres itu turun langsung ke tempat-tempat ibadah.

“Itu ada perintah turun langsung mendatangi tempat-tempat beribadah, menyapa, berkoordinasi dengan aparat pengamanan daerah. Intelejennya berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Meski demikian, Sugeng menyoroti juga daerah yang masih berperilaku tidak toleran. Misalnya, Kepala Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Riau melarang perayaan Natal umat Kristiani di desanya.

“Ada surat larangan melakukan kegiatan Natal. Itu kan kewajiban pemerintah daerah untuk menertibkan kepala desanya. Jadi secara umum pengamanan Polri berhasil baik,” tutur Sugeng.

Selain berhasil menjaga perayaan Natal, dia pun menilai penurunan kecelakaan lalu lintas selama Nataru 2024 juga tidak terlepas dari peran Polri.

Sugeng melihat koordinasi yang baik antara Polri dan pemangku kepentingan terkait menjadi kunci suksesnya Operasi Lilin 2023, ditambah lagi dengan semakin modernnya peralatan Polri, sehingga mampu mencegah gangguan yang muncul, antara lain tersedianya pusat komando (command center) di setiap Polda yang terhubung dengan seluruh jajaran Polres dan Polsek, hingga ke pos-pos pantau.

“Berdasarkan data Polri pada Nataru 2023/2024, tepatnya sejak 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024, terjadi penurunan kecelakaan lalu lintas sebesar 12 persen dengan jumlah sebanyak 3.412 kejadian,” ujar Sugeng mengutip data Kepolisian.*

Romo Benny Apresiasi Kinerja POLRI dalam Pengamanan Natal dan Tahun Baru

0

Tokoh agama Romo Benny Susetyo menilai kinerja Polri dalam mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024 sangat sukses. Sehingga, menurutnya, Natal dan Tahun Baru kali ini sangat aman dan damai.

“Penanganan Polri dalam pengamanan Perayaan Natal dan Tahun Baru menurut saya sangat baik dan sukses, berhasil. Sehingga kita harus memberi penghargaan kepada Polri,” ujar Romo Benny saat dihubungi, Jumat (5/1/2024).

Tokoh Katolik itu menambahkan, kesuksesan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban saat Nataru tersebut karena turut serta melibatkan masyarakat. “Polri dalam hal ini juga karena melibatkan semua pihak termasuk masyarakat untuk bersama-sama mengamankan Natal dan tahun baru,” imbuh Benny.

Keberhasilan Polri juga, menurutnya tidak terlepas dari kemampuan Polri dalam manajemen dan tata kelola sistem keamanan yang merangkul semua pihak.
“Kita berharap pengalaman saat ini menjadi modal Polri untuk semakin mampu dan mengayomi masyarakat dari semua hal, sehingga Polri dapat terus menjaga ketertiban dan menjaga keharmonisan beragama di Indonesia,” tandas Romo Benny yang juga menjabat Tenaga Ahli Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Sebelumnya, total sebanyak 39.495 gereja di seluruh Indonesia diberikan pengamanan oleh Polri. Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan pengamanan ini termasuk dalam kegiatan Operasi Lilin Nataru 2023 sebagai upaya memastikan seluruh rangkaian Natal hingga Tahun Baru 2024 berjalan dengan lancar.

“Untuk hari ini ada kurang lebih 39.495 gereja yang saat ini kita amankan. Tentunya itu berada di seluruh Indonesia,” kata Listyo di Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Minggu (24/12/2023).

Lebih jauh, Listyo juga mengapresiasi organisasi masyarakat Islam, dan agama lain yang telah membantu melaksanakan kegiatan pengamanan pada perayaan Natal 2023.

“Ada Ormas dari NU, Muhammadiyah, dan Ormas-ormas keagamaan lain. Ini menunjukkan bahwa toleransi beragama di Indonesia sangat luar biasa dan itu dibuktikan tanpa memandang agama dan suku. Semuanya ikut dalam kegiatan pengamanan ibadah,” pungkasnya.*

KSBSI Sultra Desak J&T Cabang Kendari Berikan Pesangon Karyawan yang Diduga di PHK Sepihak

0

Kendari – Pegiat Aktivis Buruh yang tergabung dalam KSBSI Sultra menggelar aksi demontrasi di depan kantor J&T dipimpin langsung oleh ketua konsolidasi KSBSI Sultra Agus Rohi pada Kamis 4 Januari 2023.

Dalam aksi tersebut Agus rohi menyampaikan banyaknya pelanggaran yang dilakukan oleh pihak J&T dalam hal ini UU no 13 THN 2003 tentang ketenagakerjaan dan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Omnibus Law.

“Aksi kami hari ini karena pihak perusahaan diduga telah melakukan PHK sepihak pada 14 karyawan beberapa bulan lalu sementara hak bagi karyawan yang telah di PHK hingga saat ini sebagimana diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan belum diberikan,” ungkapnya melalui keterangan resminya yang diterima media ini pada Jum’at, 5 Januari 2023.

Dia mengecam tindakan pimpinan perusahaan yang telah melakukan PHK dan tidak bertangungjawab. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut hanya pemanasan saja dan ia bersama rekan rekannya bakal melakukan aksi besar-besaran bahkan akan menyegel perusahaan tersebut apa bila hak eks karyawan belum dipenuhi.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua Konsolidasi KSBSI Provinsi Sultra Sahibut Firdaus atau yang biasa di panggil bang Yogi, menyebut jika PT J&T telah melalaikan kewajibannya dalam menuntaskan hak hak eks karyawan tersebut yang berjumlah 14 orang,

Ia menambahkan bahwa pada ketentuan yang lain Pihak J&T, tidak mau membayarkan gaji karyawan, hal itu setelah dilakukan Tripartit yang dilaksanakan oleh mediator ketenagakerjaan, Dimana sangat jelas bahwa dalam UU No 13/2003 tentang ketenagakerjaan pasal 62 Apabila salah satu pihak mengakhiri hubungan kerja sebelum berakhir masa kerja dalam perjanjian kerja waktu tertentu.

“Maka pihak yang mengakhiri harus membayar ganti rugi sisa masa kontrak,” tegasnya.

Lanjut dia, begitupun jga uang pesangon, uang kompensasi dll, tetapi sampai hari ini pihak PT J&T mengabaikan semua itu

“Pihak perusahaan hanya mau memberikan hak karyawan sekitar 50% yang kurang manusiawi dan jauh dari kesejahteraan buruh,” kesalnya.

Selain itu, sambungnya, ia juga menyoroti terkait Perubahan status karyawan PKWT menjadi PKWTT, Sesuai PP35 tahun 2021 peraturan pelaksana UU cipta kerja Pasal 10 ayat 4 dalam hal pekerja buruh bekerja lebih dari 21 hari berturut selama 3 bulan Demi Hukum berubah menjadi pegawai tetap

Dan didalam PP tersebut, kata dia, ada salah satu pasal terkait jenis pekerjaan yang bersifat tidak musiman dan tidak berubah ubah itu merupakan jenis pekerjaan yang seharusnya PKWTT bukan PKWT.

“Sangatlah disayangkan kalau ada Perusahaan seperti J&T tidak mematuhi aturan Hukum yang berlaku, kasian para Buruh apalagi sekarang mereka sedang tidak bekerja, sepatutnya pihak PT J&T haruslah punya rasa kemanusiaan,” tutup Sahibut Firdaus atau yang biasa di panggil Bang Yogi

Sementara itu terkait hal tersebut, HRD J&T Cabang Kendari saat dimintai tanggapannya via pesan WhatsApp, SMS dan panggilan telepon belum memberikan tanggapannya hingga berita ini diterbitkan.*

PT Vale Dukung Pengembangan Talenta Lokal Sepakbola

0

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) terus mewujudkan komitmennya dalam mendukung pengembangan talenta lokal dibidang sepak bola. Kali ini, PT Vale memberikan dukungannya pada klub sepak bola kebanggaan masyarakat di Sulawesi Selatan, PSM Makassar. PT Vale turut mensponsori PSM Makassar dalam kompetisi musim ini.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Vice President PT Vale Indonesia Adriansyah Chaniago dengan Direktur Utama PT Persaudaraan Sepakbola Makassar, Sadikin Aksa, di Kantor PT Vale Jalan Somba Opu, Jumat 5 Januari 2023.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan Direktur Eksternal Relation PT Vale Indonesia Endra Kusuma dan Direktur PT PSM Makassar Rafiuddin Razak.

Dari MoU tersebut, Logo PT Vale akan terpasang di Bagian Punggung atas Jersey Pemain PSM Makassar selama sisa kompetisi Liga 1 tahun 2023-2024 yang berlangsung hingga Bulan April 2024.

Adriansyah Chaniago mengatakan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) sangat mengapresiasi keberadaan klub sepak bola di Indonesia. Salah satunya PSM yang merupakan salah satu klub sepak tertua di Indonesia. Apalagi, PSM juga merupakan klub kebanggaan warga Sulawesi Selatan, dimana area operasional PT Vale berada tepatnya di Luwu Timur.

Adriansyah Chaniago menjelaskan, PT Vale kembali mensponsori klub sepak bola PSM Makassar. Selain itu, PT Vale juga berkeinginan mendukung pengembangan talenta-talenta lokal sepak bola khususnya di Luwu Timur.

“Kita harapkan, sponsor yang kita berikan ini bisa bermanfaat bagi dunia sepak bola di Indonesia khususnya di Sulsel. Langkah ini juga merupakan bagian dari komitmen kami untuk upaya Diversity, Equity Inclusion (DEI) perusahaan. Alhamdulillah, MoU ini bisa ditandatangani hari ini setelah beberapa bulan kita mempelajari, dan melihat kita punya banyak kesamaan,” jelasnya.

Dia mengatakan, kolaborasi dengan PSM diharapkan juga dapat membantu mendukung promosi produk-produk unggulan UMKM di Luwu Timur untuk bisa berkembang dengan memanfaatkan branding PSM Makassar.

Adapun Sadikin Aksa menyampaikan apresiasi yang besar karena bertambah lagi perusahaan yang turut mendukung PSM Makassar.

“Akhirnya ada lagi perusahaan yang wilayah operasinya di Sulawesi yang ikut mensupport PSM Makassar.Alhamdulillah kini ada PT Vale,” jelas dia.

Sadikin berharap, support dari PT Vale juga bisa memberi dampak positif untuk perusahaan tambang tersebut dan masyarakat di Sulsel khususnya di Luwu Timur.

Sadikin juga menjelaskan,bahwa meskipun MoU sponsorship tersebut cuma untuk sisa musim 2023-2024 Liga 1, tetap ada pembicaraan untuk sponsorhip di musim selanjutnya.*

Sepanjang Tahun 2023, PLN Nusantara Power UPDK Kendari Salurkan 22 Program CSR ke Masyarakat

0

Kendari – PLN Nusantara Power UPDK Kendari telah menyalurkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) sepanjang tahun 2023. Total bantuan CSR yang disalurkan sebanyak 22 kegiatan.

Direktur Utama PLN Nusantara Power Ruly Firmansyah mengatakan, bantuan CSR yang disalurkan ini merupakan bentuk komitmen PLN Nusantara Power dalam memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar wilayah operasinya.

“Kami selaku subholding pembangkita terbesar di Asia Tenggara, selain memastikan pasokan listrik berkualitas tetap terjaga, juga berkomitmen untuk memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar wilayah operasi kami. Bantuan CSR ini merupakan salah satu wujud komitmen kami tersebut,” ujar Ruly.

Manager PLN Nusantara Power UPDK Kendari Muhammad Rusli Sain menambahkan, bantuan CSR yang disalurkan ini difokuskan pada bidang pemberdayaan masyarakat, capacity building dan infrastruktur.

“Kami fokus pada bidang pemberdayaan masyarakat, capacity building dan infrastruktur. Hal ini karena kami ingin memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Rusli.

dari 22 Kegiatan CSR tersebut, lima diantaranya adalah kegiatan bantuan CSR yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat yang telah disalurkan oleh PLN Nusantara Power UPDK Kendari sepanjang tahun 2023:

– Pemberdayaan wanita budidaya tanaman hias di Kabupaten Konawe
– Pemberdayaan masyarakat dalam mengelola sampah di Kabupaten Wakatobi
– Pemberdayaan pedagang dengan bantuan gerobak bagi warga sekitar PLTD Raha, Kabupaten Muna.
– Pemberdayaan masyarakat sekitar PLTM Sabilambo dengan pembagian tanaman produktif.
– Pemberdayaan dengan Budidaya Ikan Laut & Lobster di Kabupaten Konawe Kepulauan.

Selain lima kegiatan tersebut, PLN Nusantara Power UPDK Kendari juga menyalurkan bantuan CSR di bidang Infrastuktur misalnya Pembangunan instalasi air bersih di Kelurahan Balandete sekitar PLTD Kolaka, Pembangunan Rumah Edukasi Mangrove dengan memanfaatkan FABA di Desa Sawapudo dan juga Pembangunan Fasilitas PJU untuk Desa Mantowu dan Desa Winning.

Ruly berharap, bantuan CSR yang disalurkan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar wilayah operasi PLN Nusantara Power UPDK Kendari.*

Menangkan Ganjar Mahfud, Ratusan Gen Z dan Milenial di Kendari Deklarasi Sahabat Muda GAMA

Kendari – Ratusan Gen Z dan Milenial di Kota Kendari melakukan deklarasi sahabat muda Ganjar Mahfud (GAMA) dalam rangka turut memenangkan pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Nomor Urut 3 (Tiga) Ganjar Mahfud.

Bertempat di salah satu warung kopi di Kota Kendari pada Jum’at 5 Januari 2024 kegiatan tersebut selain agenda deklarasi juga dilakukan sesi dialog dengan mengangkat tema ” Bicara Politik.

Ketua Relawan Milenial dan Gen Z Kota Kendari, Andika Yayang Perdana mengatakan bahwa pihaknya bersama Milenial dan Gen Z turut mengambil bagian dalam pesta politik ini untuk menunjukkan bahwa generasi muda tidak buta politik.

“Untuk saat ini kami total 150 (Seratus Lima Puluh) dan kami pastikan akan terus bertambah, kita akan juga melakukan sosialisasi dan dialog ke beberapa tempat untuk memenangkan Ganjar Mahfud,” katanya disela-sela kegiatan.

Ia juga mengungkapkan pihaknya menjatuhkan pilihan terhadap pasangan Ganjar Mahfud, dikarenakan dengan program yang akan dibawa pasangan tersebut.

“Program-program nya sangat bagus untuk kita perjuangkan, salah satunya program dalam satu keluarga satu sarjana, ini sangat bagus mengingat saat ini masih banyak keluarga yang belum mampu menguliahkan anaknya,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Ketua DPD Pospera Sultra, Hartono mengapresiasi dukungan dari Gen Z dan Milenial.

“Kita apresiasi dukungan dari Gen Z dan Milenial, ini akan menambah relawan pemenangan, sekarang ada total 30an kelompok relawan, dan untuk target pemenangan kita berpikir realistis terkhusus di Sultra kita targetkan 40 Persen,” tuturnya.

Pihaknya juga menuturkan bahwa dalam memilih Capres dan Cawapres, pihaknya menyarankan untuk melihat rekam jejak dan program yang dibawa.*

Jumat Curhat Polda Sultra Terima Laporan Nelayan Abeli dari Pencurian Hingga Ancaman Bom Ikan

0

Kendari – Polda Sultra melalui Direktorat Polairud Polda Sultra menggelar “Jumat Curhat” perdana di awal tahun ini, menyambut masyarakat nelayan dari kelurahan Abeli. Acara yang dipimpin oleh Wadir Pam Obvit Polda Sultra, AKBP Darmono, serta dihadiri oleh Wadansat Brimob AKBP Indra Yanitra Irawan SIK MSi dan jajaran perwakilan pejabat utama Polda Sultra ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat nelayan untuk menyampaikan permasalahan yang mereka alami.

Salah satu keluhan yang disampaikan oleh Islahudin, seorang nelayan, adalah seringnya mengalami pencurian di kapalnya saat bersandar di Pelabuhan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kendari. “Sudah berapa kali peralatan dan perlengkapan di kapal saya dicuri orang,” ungkap Islahuddin dengan nada kecewa.

Yusran, seorang anggota kelompok nelayan dan pengusaha ikan, juga turut melaporkan bahwa anak buahnya yang melaut dan menggunakan jaring sering mendapat ancaman dari para pelaku bom ikan. “Bayangkan pak, kami ada 30 orang di kapal, kalau kami dilemparkan bom bagaimana jadinya,” tambahnya.

Menanggapi keluhan-keluhan tersebut, Kasubdit Gakkum Dit Polairud AKBP Ali Rais SH, SIK memberikan respons positif. Ia meminta kepada para nelayan untuk segera melaporkan pelaku pencurian dan pengancaman bom ikan agar pihak kepolisian dapat segera mengambil tindakan. “Akan kami segera tindak lanjuti keluhan nelayan sekalian. Kami dari polair sangat terbantu untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap laporan masyarakat,” ungkap Ali Rais, yang sebelumnya menjabat sebagai Korspri Polda Sultra.

Diharapkan, “Jumat Curhat” ini menjadi sarana efektif dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat nelayan, serta memperkuat kerjasama antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan di perairan Sulawesi Tenggara.*

Kadin Sultra Topang Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Galakkan Program Hilirisasi Hingga Bantu UMKM Kembangkan Usaha

Kendari – Perekonomian Sulawesi Tenggara (Sultra) tumbuh positif. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi daerah pada Periode Oktober 2023 tumbuh sebesar 4,92 persen year on year (yoy). Peningkatan ekonomi daerah tak lepas dari dukungan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dibawah komando Anton Timbang.

Dukungan Kadin terhadap pertumbuhan ekonomi daerah tercermin dari beberapa program Kadin seperti program hilirisasi di sektor perikanan dan pertanian.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang melalui
Kordinator Bidang Budidaya Perikanan dan Kelautan Kadin Sultra, Eddy Nurdin menjelaskan program hilirisasi merupakan upaya pihaknya dalam mengoptimalkan nilai jual produk baik disektor usaha perikanan maupun pertanian. Tujuannya agar memberi nilai tambah bagi masyarakat (pelaku usaha perikanan dan pertanian) juga meningkatkan pendapatan pemerintah.

Eddy mencontohkan, program hilirisasi pada sektor perikanan telah dilaksanakan pihaknya melalui misi dagang antar daerah yang telah dikerjasamakan dengan Pemprov Jawa Timur (Jatim). Belum lama ini pihaknya mengirim sebanyak 34 ton ikan ke Surabaya. “Alhamdulillah, berkat arahan dari Ketua Kadin Sultra, Bapak Anton Timbang, kita bisa mengirim sebanyak 34 ton ikan ke Surabaya,” ungkap Eddy Nurdin.

Lanjut dia, puluhan ton ikan didapatkan dari koperasi nelayan di Kendari. Koperasi tersebut menyerap ikan nelayan untuk kemudian didistribusikan lewat Kadin.

Ia mengungkapkan, sebanyak 34 ton ikan yang dikirim ke Jatim bernilai sekira Rp 1 miliar. Adapun ikan yang dikirim jenis Ikan Layang dan jenis Ikan Deho. “Ini baru langkah awal. Kedepan kita akan kirim ikannya dalam jumlah yang besar,” kata Eddy.

Sementara untuk program hilirisasi disektor pertanian, Kadin Sultra belum lama ini juga menjalankan misi dagang berupa pengiriman komoditi jagung sebanyak 24 ton ke Jatim.

Wakil Ketua Kadin Sultra, Sastra Alamsyah mengungkapkan, jagung merupakan salah satu komoditi yang dilirik pasar. Oleh karena itu, pihaknya belum lama ini menyiapkan komoditi tersebut untuk pasarkan ke Jatim.

“Pengiriman sebanyak 24 juta ton jagung ini merupakan upaya kami untuk mengakselerasi sektor pertanian dalam rangka mendukung perekonomian daerah,” kata Sastra.

Kedepan, pihaknya akan terus melaksanakan pendampingan kepada suplier sehingga pengiriman jagung bisa terus dilaksanakan dan dalam jumlah yang lebih besar.

“Salah satu binaan kami adalah CV. Sengkang Duta Komoditi yang mengumpulkan seluruh jagung petani di Sultra. Kami akan lakukan pendampingan sehingga bisa menyerap hasil panen petani,” kata Sastra.

Pada sektor UMKM, Kadin Sultra berhasil membantu ribuan pelaku usaha kecil mikro mendapatkan legalitas usaha.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang mengatakan, pembuatan legalitas usaha bagi UMKM sangat penting agar usaha masyarakat memiliki payung hukum dan bisa dimanfaatkan untuk mengakses berbagai kemudahan dari pemerintah.

“Ada beberapa kegiatan khususnya pengembangan UKM. Misalnya membuat perseroan perorangan kepada seribu UMKM sehingga mereka punya legalitas sehingga pada akhirnya nanti mereka mudah mendapatkan akses batuan dari pemerintah,” pungkasnya.*

Anis Dijadwalkan Bakal Berkunjung ke Sultra

0

Calon Presiden RI Anis Rasjid Baswedan bakal menggelar kampanye tertutup di Kota Kendari pada, 9 Januari 2024 mendatang.

Ketua Tim Kampanye Sultra, La Ode Bariun
Rencana kampanye tersebut akan dipusatkan di hotel Claro Kendari yang akan dihadiri oleh sekitar 3000 relawan dan simpatisan.

Jadi kampanyenya itu akan dilaksanakan di hotel Claro Kendari. Ada dua agendanya, pertama pemaparan visi misi yang kedua desak Anis dari kelompok mahasiswa. Kemudian dari nelayan, petani, dan guru honorer.

Jadi dari peserta Desak Anis ini akan memperdalam tentang visi misinya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Anis merupakan satu-satunya Calon presiden yang sangat terbuka dan melayani semua kalangan.

“Baik dari kelompok masyarakat, kelompok mahasiswa, kelompok nelayan, buruh, semua dia layani”,

Saat ini, sudah ada 27 relawan yang terdaftar dari 17 Kabupaten dan Kota se Sultra. Para relawan itu akan melakukan penjemputan di bandara dan dilanjutkan dengan konfoi sampai ke Claro.

“Saya sudah dihubungi dari semua kabupaten dan kota di Sultra mereka akan hadir. Rencana agendanya dari jam 1 sampai jam 5 sore. Tapi waktunya ini kondisional.

Ia juga mengatakan bahwa target kemenangan pasangan Amin di Sultra 56 persen. Saat ini, tim AMIN sudah terbentuk di tingkat kecamatan sampai kelurahan dan desa yang siap memenangkan pasangan AMIN di Sulawesi Tenggara.*

WALHI Sultra Ajak Masyarakat Tak Pilih Caleg Perusak Lingkungan

Kendari – Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Sulawesi Tenggara (Sultra), mengajak masyarakat agar tidak memilih Calon Anggota Legislatif (Caleg) perusak lingkungan.

Kampanye Pemilu 2024 sudah mulai di laksanakan, tahapan ini di anggap sebagai momentum bagi para caleg untuk menyampaikan Visi Misi kepada Masyarakat sebagai pemilik suara yang akan menentukan siapa yang akan lolos dalam pemilu tahun 2024.

WALHI, mengingatkan Masyarakat agar tidak memili Caleg perusak lingkungan serta perusak sumber-sumber penghidupan Masyarakat.

“Kami harap orang-orang yang akan menjadi wakil rakyat dan pemimpin kedepan, mereka yang mampu memberikan contoh yang baik, tidak melakukan Tindakan yang mengakibatkan kerusakan lingkungan, serta tidak melakukan tindakan yang menghalalkan segala cara untuk memenangi pertarungan politik dalam pesta demokrasi rakyat lima tahunan,” Kata Direktur Eksekutif WALHI Sultra, Andi Rahman melalui keterangan resminya yang diterima media ini.

Dalam pantauan WALHI, sosialisasi dan kampanye para Caleg saat ini, banyak yang secara sengaja melakukan perusakan lingkungan bahkan ada juga yang diduga telah dibiayai oleh Perusahaan tambang yang selama ini dalam aktivitasnya telah merusak lingkungan dan sumber-sumber penghidupan Masyarakat.

Selain itu Baleho Para Caleg sangat memprihatinkan bagi lingkungan, banyak baleho-baleho yang di paku di pohon dan membuat pohon menjadi rusak selain itu banyak juga baleho yang di pasang tidak beraturan yang membuat pemandangan kota kendari jadi tidak bagus.

“Kami minta agar KPU dan Bawaslu segera turun menertibkan APK yang telah melanggar, tidak sesuai dengan aturan, dalam Pasal 70 PKPU No. 15 tahun 2023 jelas mengatur terkait larangan pemasangan APK, sehingga KPU maupun Bawaslu harus segara bertindak menertibkan APK-APK tersebut,” pintanya.

WALHI juga, akan giat melakukan sosialisasi dan kampanye kepada Masyarakat terutama Komunitas local, Masyarakat Adat, Para Petani maupun Organisasi rakyat yang selama ini kami dampingi agar tidak memili Calon Legislatif maupun Eksekutif yang berpotensi merusak dan mencemari lingkungan serta sumber-sumber penghidupan Masyarakat.

“Pada tanggal 14 Februari 2024, kami pastikan tidak akan memilih Caleg yang berpotensi merusak dan mencemari lingkungan,” pungkasnya.*

PN Jakarta Tolak Eksepsi Delapan Terdakwa Perkara Tipikor di WIUP PT Antam Konut

0

Jakarta – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat menolak eksepsi dari delapan terdakwa perkara dugaan korupsi pertambangan PT Antam Blok Mandiodo.

Asisten Bidang Intelegen (Asintel) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) Ade Hermawan membenarkan hal tersebut. Sidang pembacaan putusan atas eksepsi para terdakwa digelar hari ini, Rabu, 3 Januari 2023 di PN Tipikor Jakarta Pusat.

“Hari ini sidangnya dan majelis menolak eksepsi para terdakwa, ” Ujar Ade Hermawan, Rabu, 3 Januari 2023, via seluler.

Ke delapan terdakwa yang ditolak eksepsinya tersebut ialah

1. Windu Aji Sutanto selaku Pemegang Saham/ pemilik PT Lawu Agung Mining (LAM),

2. Pelaksana Lapangan PT Lawu Agung Mining Glenn Ario Sudarto

3. Direktur PT Lawu Agung Mining Ofan Sofwan

4. Mantan Dirjen Minerba Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin

5. mantan Direktur Pembinaan dan Pengusahaan Minerba Dirjen Minerba Sugeng Mujiyanto

6. Koordinator Pengawasan Usaha Operasi Produksi dan Pemasaran Mineral Yuli Bintoro

7. Subkoordinator Pengawasan Usaha Operasi Produksi Mineral Henry Julianto

8. Evaluator Pengawasan Usaha Operasi Produksi dan Pemasaran Mineral Eric Viktor Tambunan

Lebih lanjut, Ade Hermawan menjelaskan dengan telah ditolaknya eksepsi para terdakwa maka agenda sidang selanjutnya ialah sidang pembuktian dimana Jaksa Penuntut Umum (JPU) akan menhadirkan sejumlah saksi di persidangan selanjutnya.

“Berikutnya sidang pembuktian, JPU akan hadirkan lima saksi, ” Jelasnya.

Untuk diketahui, dalam perkara dugaan korupsi PT Antam Blok Mandiodo ini digelar di dua pengadilan terpisah yaitu di PN Tipikor Jakarta Pusat dan PN Tipikor Kendari.*

Pasca Dilantik, Kadinsos Kota Kendari Gerak Cepat Pimpin Rakor Bahas Penanganan Anak Jalanan

0

Kendari – Pasca dilantik sebagai Plt Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kota Kendari, Asman Saaby langsung bergerak cepat melakukan rapat koordinasi (Rakor) internal membahas persoalan anak jalanan (Ajal) di Kota Kendari, Rabu, 3 Januari 2024.

Hasil dari Rakor tersebut disepakati untuk segera melakukan penertiban dan pembinaan terhadap anak-anak jalanan yang kerap mangkal di beberapa simpang jalan di Kota Kendari. Hal itu sesuai dengan arahan lansung Pj Wali Kota Kendari.

“Langkah awal yang akan kita lakukan adalah melakukan pendataan dan monitoring terkait dengan anak jalanan di wilayah Kota Kendari. Dari hasil monitoring tersebut ini tentunya akan melakukan sosialisasi dan edukasi terhadap anak jalanan”, kata Asman Saaby saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 3 Januari 2024.

Langkah berikutnya akan melakukan koordinasi dengan semua stakeholder termasuk Satpol PP untuk membahas langkah-langkah apa yang harus dilakukan untuk mengurangi atau paling tidak mencegah adanya anak jalanan yang sering mangkal atau mengamen di setiap simpang jalan.

“Kalu kita langsung lakukan penindakan saya kira itu bukan solusi yang tepat, tapi paling tidak kita memberikan arahan menyampaikan bahwa di Kota Kendari itu diupayakan agar anak jalanan tidak mangkal di setiap simpangan yang takutnya dapat mengganggu arus lalu lintas”, tulasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pembina AP2 Sultra La Ode Hasanudin Kansi mengatakan bahwa memang anak jalanan yang kerap mangkal di simpang-simpang jalan sudah meresahkan masyarakat di Kota Kendari.

Untuk itu, ia mengapresiasi dan mendukung penuh langkah yang dilakukan pemerintah Kota Kendari melalui Dinas Sosial untuk segera menertibkan anak-anak jalanan di Kota Kendari.

“Anak-anak jalanan ini sudah cukup meresahkan di Kota Kendari sehingga harus segera diambil langkah-langkah untuk melakukan penertiban”, katanya.

Ia juga mengaku siap mengawal Dinas Sosial Kota Kendari untuk melakukan pendampingan dan pemberdayaan terhadap anak-anak jalanan.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa anak jalanan yang sering mangkal di simpang jalan bukan hanya anak-anak yang berdomisili di Kota Kendari, melainkan dari luar Kendari bahkan dari luar Sulawesi Tenggara yang sengaja dieksploitasi oleh oknum-oknum tertentu untuk kempentingan pribadi.

“Kalau ada anak-anak dari luar Sultra yang kedapataan langsung dipulangkan saja ke daerah asalnya”, tegas Hasan.*

Ini Program Caleg DPRD Provinsi dari PSI

Konawe – Calon Anggota legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Heny Ramayana. Dapil 6 Konawe, Konawe Utara dan Konawe Kepulauan. Melakukan Kampanye politiknya ke masyarakat Kecamatan Lalonggasumeto Desa lalonggasumeto. Kabupaten Konawe.

Dalam kampanyenya di hadiri puluhan warga yang tersebar dari beberapa wilayah yang ada di Kecamatan lalonggsumeto.

Heny menjelaskan, kegiatan kampanye kali ini, selain memperkenalkan jabatannya sebagai bendahara di DPW PSI Sultra, ia juga memperkenalkan diri sebagai calon anggota DPRD Provinsi Sultra khususnya Dapil 6 sultra (konawe, konut & konkep).Ungakpnya Pada Rabu (3/1/2024).

Saat kampanye Heny menyampaikan 3 progam PSI yang akan diperjuangkan jika ia terpilih sebagai Caleg DPRD Provinsi Sultra.

Program Pertama, akan memperjuangkan Undang undang tentang perampasan aset bagi koruptor.

“Karena memang kami di PSI, antikorupsi , caleg ataupun kader membuat bukti berupa surat pernyataan diatas materai jika terpilih sebagai wakil rakyat di DPRD, apabila salah satunya terbukti terkena kasus korupsi maka harus siap keluar dari PSI” Ujar Heny

Program Kedua memperjuangkan BPJS gratis untuk masyarakat.

Program Ketiga pendidikan gratis Untuk di Perguruan Tinggi

“Saya melihat kalau tingkat SD hingga SMA pendidikan itu sudah gratis tapi kami dari PSI bagaimana caranya pendidikan gratis itu tidak hanya tingkat SMA saja tetapi sampai diperguruan tinggi,” pungkasnya.*

Film Mosonggi Karya Anak Lokal yang Mengangkat Kearifan dan Destinasi Pariwisata Sultra

Kendari – Sebuah Film karya anak lokal yang di adopsi dari sebuah cerita pendek (cerpen) berjudul Cinta dalam Segulung Sinonggi karya Arham akan tayang perdana pada Kamis 4 Januari 2024.

Film yang mengangkat kearifan lokal khas Sultra ini mengambil lokasi shooting dari beberapa Kabupaten Kota di Sultra.

Selain berfokus mengangkat potensi kearifan lokal, film mosonggi juga berfokus mengangkat potensi pariwisata di Sultra.

Film yang bernuansa romantis ini juga mengangkat kisah percintaan sepasang kekasih yang berbeda latar belakang.

Produser film mosonggi, H. Herry Asiku mengatakan “Film ini mengangkat kearifan lokal daerah kita, dan mengangkat potensi pariwisata daerah kita,”.

Ia juga mengungkapkan bahwa film ini bertujuan menonjolkan sisi lain dari Sultra.

“Kendari atau Sultra ini kan sempat booming karena nikelnya, dan melalui film ini kita coba booming kan potensi kearifan lokal dan pariwisata kita,” ungkap Wakil Ketua DPRD Sultra.

Pihaknya juga membeberkan bahwa dalam proses produksi hampir secara keseluruhan melibatkan anak lokal.

“Hampir Seratus Persen dari pemain film, kru dan editing itu anak lokal,” katanya pada Rabu 3 Januari 2024.

Pihaknya juga berharap agar masyarakat Sultra dapat mendukung karya anak lokal.

“Kami harap masyarakat Sultra dapat menontonnya sebagai bentuk dukungan terhadap karya anak lokal,” harapnya.

Pihaknya juga menuturkan bahwa film mosonggi akan tayang perdana pada Kamis 4 Januari 2024.

“Film ini juga akan tayang secara nasional di bioskop-bioskop,” pungkasnya.

Untuk diketahui saat kegiatan launching film mosonggi turut dihadiri Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yusuf, pemain film, kru dan sejumlah tokoh masyarakat.*

PJ Gubernur Sebut Angka Inflasi Sultra Dibawah Rata-rata Nasional

0

Kendari – Sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, NTP, Ekspor-Impor, TPK, dan Transportasi.

Hal tersebut disampaikan Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Amin, dalam siaran persnya yang diterima media ini, Selasa 2 Januari 2023.

“Pada Desember 2023 terjadi Inflasi year on year (yoy) 2,58 persen pada gabungan dua kota IHK di Sulawesi Tenggara, dengan IHK sebesar 118,84. Secara month to month (mtm) inflasi gabungan dua kota IHK sebesar 0,47 persen dan tingkat inflasi year to date (ytd) sebesar 2,58 persen,” katanya.

Terkait hal tersebut melalui keterangan resminya yang diterima media ini, Pj. Gubernur Sultra Andap Budhi Revianto menyampaikan ucapan terimakasih atas peran serta dan kontribusi rekan-rekan semua dalam pengendalian inflasi di Provinsi Sultra.

“Alhamdulillah, angka inflasi Sultra saat ini turun, angkanya dibawah rata-rata nasional,” katanya dalam keterangan resminya yang diterima media ini.

Sambungnya sebagai informasi angka inflasi Sultra pada Desember 2023 sebesar 2,58, pada bulan sebelumnya, November sebesar 2,87 dan masih diatas rata-rata nasional.

“Sedangkan angka inflasi nasional sendiri pada Desember 2023 angkanya sebesar 2,61,
Target Sultra untuk mencapai dibawah angka inflasi nasional, Alhamdulillah sudah tercapai,” ungkapnya.

Lanjutnya pihaknya menuturkan bahwa “Sebaiknya, kita janganlah cepat berpuas diri, Pada tahun 2024 ini, akan ada tambahan 2 Kabupaten lagi yang akan dipantau IHK (Indeks Harga Konsumen) yakni Konawe dan Kolaka,”.

“Mulai Januari 2024 ini akan dipantau, selanjutnya pada bulan Februari 2024 hasilnya akan dirilis BPS, Dengan tambahan 2 ( dua ) Kabupaten, kedepan akan dihitung angka inflasinya, yakni, Bau Bau, Kendari, Kolaka dan Konawe,” bebernya.

“Namun demikian, kita haruslah tetap semangat dan juga tetap optimis. Insyaa Allah,” pungkasnya.*

Warga Poleang Timur Bombana Digegerkan dengan Penemuan Buaya 3,5 Meter

0

Bombana – Warga Kabupaten Bombana digegerkan dengan kemunculan seekor buaya berukuran sekitar 3,5 meter, di kawasan perkebunan warga, tepatnya di Desa Biru, Kecamatan Poleang Timur, Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (2/1/2024).

Buaya tersebut berhasil ditangkap hidup-hidup, oleh warga setempat. Sebagaimana dituturkan salah satu warga bernama Maswah (50).

“Ada sekitar 4 orang tadi, yang tangkap itu buaya,” kata Maswah (50).

Awalnya, Maswah mendapatkan informasi dari pemilik kebun sekitar pukul 00.30 Wita dini hari soal penemuan buaya itu. Pemilik kebun menyampaikan buaya tersebut muncul di bawah kolong rumah kebun miliknya.

“Pertama ini ada informasi dari yang punya kebun pukul 00.30 Wita tadi, katanya ada buaya di bawah kolong rumah kebunnya,” bebernya.

Warga pun belum berani menuju kebun tersebut dengan alasan tidak mampu menangkap saat malam hari. Ternyata, pagi tadi buaya tersebut masih berada di sekitar lokasi penemuan awal.

“Karena masih ada di sana, jadi kita pergi tangkap langsung,” ujar dia.

Ia menuturkan proses penangkapan dengan menggunakan bambu dan tali. Tali kemudian disimpul dan diarahkan untuk mengikat moncong buaya tersebut.

“Kita pakai bambu dan tali, setelah dibuat simpul langsung diikat rahangnya dulu. Setelah itu baru kita tangkap ramai-ramai,” ungkapnya.

Maswah mengatakan buaya tersebut sempat mengamuk saat hendak ditangkap. Namun akhirnya berhasil ditangkap dan diikat. Buaya itu lalu disimpan di bawah pohon dengan kondisi terikat.

“Dia mengamuk, ekornya itu dipukulkan di pohon-pohon langsung patah pohonnya. Tapi bisa kita menghindar dan kita tangkap,” terangnya.

Terpisah, Koordinator Rescue Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sultra, Ashar mengaku sudah mendapatkan laporan penangkapan buaya itu. Ashar mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan proses evakuasi.

“Tim Rescue BKSDA Sultra besok subuh berangkat ke lokasi untuk proses evakuasi,” katanya.*

BPS Catat Sultra Masih Alami Inflasi

0

Kendari – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, NTP, Ekspor-Impor, TPK, dan Transportasi.

Hal tersebut disampaikan Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Amin, dalam siaran persnya yang diterima media ini, Selasa 2 Januari 2023.

“Pada Desember 2023 terjadi Inflasi year on year (yoy) 2,58 persen pada gabungan dua kota IHK di Sulawesi Tenggara, dengan IHK sebesar 118,84. Secara month to month (mtm) inflasi gabungan dua kota IHK sebesar 0,47 persen dan tingkat inflasi year to date (ytd) sebesar 2,58 persen,” katanya.

Sambungnya bahwa komoditas yang memberikan sumbangan inflasi yoy antara lain beras, angkutan udara, cabai rawit, rokok kretek filter, mobil, akademi/perguruan tinggi, rokok putih, ikan layang/ikan benggol, emas perhiasan serta sekolah menengah atas.

“Nilai ekspor Sulawesi Tenggara November 2023 mencapai US$434,90 juta atau turun 11,48 persen dibanding ekspor Oktober 2023 yang tercatat US$491,31 juta. Sejalan dengan itu, volume ekspor November 2023 tercatat 294,20 ribu ton atau turun 17,57 persen dibanding volume ekspor Oktober 2023 yang tercatat 356,92 ribu ton. Penurunan terbesar Ekspor Sulawesi Tenggara November 2023 terjadi pada komoditas besi dan baja senilai US$56,58 juta (turun 11,64 persen) dimana pada bulan Oktober 2023 sebesar US$485,93 juta turun menjadi US$429,35 juta di bulan November 2023. Menurut Sektor, Ekspor Sulawesi Tenggara November 2023 didominasi oleh sector industri pengolahan sebesar US$432,98 juta (99,56 persen),” ungkapnya.

Lanjutnya sementara nilai impor Sulawesi Tenggara November 2023 mencapai US$169,70 juta, naik 34,96 persen dibandingkan Oktober 2023 atau turun 16,83 persen dibandingkan November 2022. Volume impor November 2023 senilai 497,89 ribu ton, naik 44,70 persen dibandingkan Oktober 2023 atau naik 27,55 persen dibandingkan November 2022.

“Neraca perdagangan Sulawesi Tenggara November 2023 mengalami surplus US$265,21 juta,” tambahnya.

Pihaknya juga menuturkan bahwa jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada November 2023 tercatat sebanyak 53.322 orang atau turun 4,62 persen dibanding Oktober 2023 yang tercatat sebanyak 55.905 orang. Sedangkan jumlah penumpang yang datang pada November 2023 turun 4,35 persen dibandingkan Oktober 2023, dari 56.636 orang menjadi 54.171 orang.

“Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Sulawesi Tenggara pada November 2023 tercatat sebesar 51,40 persen atau mengalami penurunan 2,08 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Oktober 2023) yang tercatat sebesar 53,48 persen,” tuturnya.

“NTP Sulawesi Tenggara pada Desember 2023 tercatat 106,47 atau mengalami kenaikan sebesar 0,23 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 106,23,” pungkasnya.*

Rujab Ketua Pengadilan Tinggi Sultra Dimasuki Dua Maling

0

Kendari – Rumah Jabatan (Rujab) Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Sulawesi Tenggara (Sultra) dimasukki dua maling sekitar Pukul 10.00 WITA pada Selasa 2 Januari 2023.

Peristiwa yang terjadi di Rujab yang terletak di Jalan Made Sabara, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga itu pertama diketahui oleh security yang menjaga di Rujab tersebut.

Security Rujab Kepala PT Sultra, Rommy mengatakan peristiwa tersebut terjadi pagi tadi selang beberapa waktu pergantian shift.

“Tidak lama pergantian shift, pergantian shift jam 8, dan kejadiannya jam 10 pagi tadi,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya sempat terlibat adu mulut dan mendapatkan ancaman menggunakan senjata tajam.

“Sempat berbincang dan sempat juga diayunkan parang, namun tidak kena, karena saya menghindar, pelakunya dua orang, satu yang ayunkan parang ke saya tadi dan satunya yang masuk ke dalam,” ungkapnya.

Terakhir ia menyampaikan bahwa untuk saat ini pihaknya belum mengetahui apa-apa yang hilang dari peristiwa tersebut.*

Destinasi Wisata Kendari Water Sport Diduga Tak Terawat

Kendari – Salah satu destinasi wisata alternatif yang berada dalam Kota Kendari yaitu Kendari Water Sport yang terletak di Kelurahan Tipulu, Kecamatan Kendari Barat diduga tak terawat.

Berdasarkan pantauan media pada Senin 1 Januari 2023 nampak fasilitas pembatas tracking mangrove tidak ada, Gazebo tempat pengunjung bersantai nampak berlubang, hingga sampah disejumlah titik di areal tersebut.

Terkait hal tersebut Kadispar Sultra Belli membenarkan bahwa destinasi wisata tersebut masih dikelola oleh pihaknya.

“Ya,” ujarnya saat ditanyakan perihal pengelolaan Kendari Water Sport.

Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2024 diagendakan untuk destinasi wisata tersebut untuk direhabilitasi.

“Sampai saat ini pengusahaanya belum ada langkah konkgrit yang serius, 2024 ada anggaran untuk rehab terbatas,” pungkasnya.*

Hendak Berwisata, Dua Pengunjung Pulau Bokori Temukan Granat

0

Sebelumnya media ini menerima informasi terkait adanya temuan granat di destinasi wisata Pulau Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Senin 1 Januari 2023.

Dua wisatawan menemukan sebuah granat jenis nanas saat berlibur Tahun Baru, terkait hal tersebut saat dikonfirmasi Danramil Soropia Kapten Inf. Herman membenarkan peristiwa penemuan granat tersebut.

“Sudah diserahkan sama Kapolsek,” kata Herman dihubungi via telefon selulernya dari Kendari.

Informasi yang dihimpun media ini, kronologi temuan granat ini berawal ketika seorang wisatawan bernama Abdul Rahman hendak mencuci tangan di pantai usai sarapan pagi.

Sekitar pukul 09.00 WITA, Abdul Rahman menuju pantai untuk mencuci tangan sesudah makan. Ia melihat barang mencurigakan di pesisir pantai dengan kondisi masih terendam air laut sehingga memberitahukan istri dan mertuanya terkait keberadaan barang tersebut.

Selanjutnya granat tersebut diangkat oleh Abdul Rahman dan memberikan kepada ibu mertuanya yang bernama Mega dan selanjutnya menyerahkan kepada petugas Pos PAM Pulau Bokori.

Setelah granat tersebut diserahkan di Pos PAM Pulau Bokori dan diterima oleh petugas Pos PAM bernama Bripka Jumbran yang kemudian diamankan dan selanjutnya menghubungi Kapolsek Soropia.

Polsek Soropia kemudian berkoordinasi dengan pimpinan atas guna penanganan lebih lanjut.

Selain itu media ini juga menerima informasi bahwa terkait penemuan granat tersebut telah ditindaklanjuti dan dilakukan evakuasi.

Sementara itu terkait perkembangan lebih lanjut media ini masih berusaha mengkonfirmasi pihak terkait lainnya.*

Natal Bersama Badan Kerjasama Gereja-gereja Sulawesi Tenggara, Sambut Tahun Baru 2024 Dengan Penuh Cinta Kasih

0

Kendari – Badan Kerjasama Gereja-gereja Sulawesi Tenggara (BKSG) merayakan Natal bersama pada Sabtu (30/12/2023) di Claro Hotel Kendari.

Turut hadir dalam pelaksanaan natal ini perwakilan dari Kanwil Kemenag Sultra, Kanwil Kemenkumham serta jajaran Forkopimda Sultra beserta tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Sukacita Natal yang bertemakan “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi” ini dirayakan dengan penuh kegembiraan oleh umat kristiani yang ada di Sulawesi Tenggara.

Diawali dengan serangkaian ibadah sejak petang hari yang dipimpin oleh Ketua Umum Persekutuan Gereja Indonesia Pendeta (Pdt) Gomar Gultom., M. Th. Kemeriahan berlanjut pada acara paduan suara gerejawi hingga ditutup dengan penampilan penyanyi papan atas nasional Regina Idol setelah sebelum rangkaian sambutan dari Ketua BKSG Pdt Marthen Sambira, S. Th, dan Sekretaris BKSG Pdt Dr. Samuel Zakka, S.E., MM. M. Th.

Ketua panitia pelaksana kegiatan Benyamin Patondok didampingi sekretaris Eky Varlianto mengatakan, perayaan Natal ini dilaksanakan oleh seluruh gereja-gereja yang ada di Sultra.

“Dahulu namanya natal bersama Pemerintah dan TNI – Polri. Ini luar biasa karena kita bisa laksanakan dan kita berharap setiap tahun bisa kita laksanakan. Karena bagaimanapun kita sebagai masyarakat bersuka cita dan mengajak pemerintah dan seluruh masyarakat,” ujar Benyamin.

Dalam perayaan natal ini, juga turut dihadiri Rais Syuriah PWNU Sultra dan Kepala Kantor Perwakilan Kementerian Agama Provinsi Sultra.

Benyamin mewakili umat kristiani Sulawesi Tenggara menyatakan dukungan penuh terhadap kampanye moderasi beragama yang digaungkan oleh Kemenag RI.

“Kalau moderasi itu ya harus kita dukung, karena itu bagaimana menghargai keberagaman. Kita mendukung pemerintah dalam rangka menjaga eksistensi kita sebagai sebuah bangsa karena apapun agama kita itu adalah pilihan tetapi kita adalah satu dalam bangsa Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sultra Muhammad Saleh dalam sambutannya mengatakan, perayaan Natal berlangsung hikmat di Kota Kendari.
Tema perayaan natal mewujudkan kedamaian ini sejalan dan senafas dengan program moderasi beragama yang sedang digaungkan Kemenag.

“Tahun 2023, atas restu Presiden Jokowi, kampanye moderasi beragama bukan lagi semata tugas Kemenag tapi menjadi tanggung jawab semua kementerian. Natal tahun ini berada di tahun politik, pemilu serentak tinggal beberapa hari lagi, maka melalui moderasi beragama satu indikatornya adalah komitmen kebangsaan kita,” kata Saleh.

Ia mengatakan, silakan masyarakat berberda, tetapi NKRI berada di atas segalanya.

“Perbedaan silakan, tapi NKRI adalah segalanya. Boleh berbeda suku etnis agama tapi persatuan dan kesatuan adalah segala-galanya. Mari kita bergandengan tangan berangkulan, melalui momen Natal 2023, Sultra milik semua umat, semua etnis, semua agama dan menjadi tanggungjawab bersama untuk dimajukan oleh kita semua. Mari kita rawat harmoni dalam kemajemukan ini,” pungkas Saleh.*

Keseriusan Polres Konut Tindaki Dugaan Ilegal Mining di Blok Marombo Dipertanyakan

0

Konawe Utara – Sebelumnya Aliansi Mahasiswa Pemerhati Lingkungan dan Kehutanan (AMPLK) Sultra menyoroti dugaan penambangan ilegal di Blok Marombo, Konut.

Kali ini kembali datang dari Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah (P3D) Konut melalui Ketua Umum Jefri.

Jefri dalam keterangan resminya menduga ada kesamaan dalam foto patroli ilegal mining tersebut.

“Ini hanya dugaan yah, tapi biar publik yang nilai, apakah itu foto Patroli bulan 5 (lima) dan itu bisa kita cek dipemberitaan yang beredar sebelumnya,” ujar Jeje sapaan akrabnya, Sabtu 30 Desember 2023.

Jeje yang juga putra daerah Konut ini mengungkapkan bahwa dalam foto pemberitaan pada bulan Mei dan Desember 2023 diduga memiliki kesamaan.

“Dari foto yang beredar dipemberitaan media itu ada kesamaan, foto kapal dibelakangnya diduga tidak bergerak, dan foto pakaian yang digunakan personil yang melakukan patroli ilegal mining pada bulan Mei dan Desember itu juga kami duga sama,” ungkap Kepala Bidang Hukum Asosiasi Penambang Lokal Konawe Utara (APLKU).

Selain itu pihaknya membeberkan bahwa, jika memang benar ada patroli ilegal mining, kenapa tidak Polres Konut langsung ke titik koordinat yang pihaknya duga ada dugaan penambangan ilegal.

“Itu kan jelas seperti data yang kami lampirkan pada beberapa media, lengkap dengan koordinatnya, kenapa pihak Polres Konut yang melakukan patroli tidak berfoto-foto disana, ada apa sebenarnya?,” bebernya.

Berdasarkan hal tersebut pihaknya mempertanyakan keseriusan Polres Konut dalam menindak dugaan penambangan ilegal di Blok Marombo, Konut.

“Sejauh ini kami masih berharap besar dengan kinerja Kapolres Konut yang juga mantan Kasubdit Tipidter, kami yakin dan percaya bahwa seperti sebelumnya saat ia menjabat Kasubdit Tipidter ia tak pandang bulu dalam menindak para penambang Ilegal,” tuturnya.

Lebih jauh ia kembali menuturkan bahwa dugaan ilegal mining masih terjadi di Blok Marombo, Konut.

“Kami duga aktivitas ilegal mining masih terjadi di Blok Marombo, Konut, dan kami duga perusahaan yang diduga beraktivitas ilegal diantaranya PT Kosindo dan PT BMI,” ungkapnya.

“PT Kosindo ini kami duga sudah sekitar 5 (lima) bulan ini beraktivitas, dan PT BMI ini kami duga seakan kebal hukum karena sebelumnya pernah di Police Line namun tetap kembali beraktivitas,” tandasnya.

Sementara itu sebelumnya berdasarkan keterangan resmi yang diterim media ini, Kapolres Konut, AKBP Priyo Utomo mengatakan hasil dari patroli tersebut ia menyebut tidak ada ditemukan aktivitas penambangan ilegal di kawasan Blok Marombo.

“Kami menerima laporan masyarakat terkait adanya kegiatan penambangan ilegal. Kami turun ke seluruh titik lokasi yang ada di Marombo dan Langgikima, tidak ada ditemukan aktivitas lagi. Saat ini kondisinya sudah kosong dan sisa-sisa bukaan lama bekas pertambangan,” ujar Priyo 11 Desember 2023.

Mantan Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra itu mengungkapkan, pihaknya telah menugaskan personelnya untuk intens melakukan pengawasan dan patroli di kawasan pertambangan yang ada di Langgikima dan Marombo.

“Untuk memastikan tidak ada lagi yang melakukan penambangan ilegal, saya sudah perintahkan personel intens patroli di kawasan tersebut,” ucapnya.*

Sepanjang Tahun 2023, Basarnas Kendari Catat Jumlah Kecelakaan Kapal Meningkat

0

Kendari – Sepanjang tahun 2023, Basarnas atau Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari mencatat kenaikan jumlah kecelakaan kapal dibandingkan tahun 2022.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah pada 30 Desember 2023 bertempat di dek kapal KN SAR Pacitan.

“Jumlah data kecelakaan sepanjang tahun 2023 di Wilayah Kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari, Periode 1 Januari – 30 Desember 2023, Kecelakaan Kapal 43 Kasus, dan kondisi Membahayakan Manusia 24 Kasus, Total keseluruhan 67 Kasus,” katanya didepan awak media.

Lanjutnya adapun korban jiwa selamat 1.103 Orang, Meninggal 35 Orang, dan Hilang 12 Orang, Total Keseluruhan 1.150 Orang.

“Sebagai Perbandingan data di Tahun 2022 Kecelakaan Kapal 38 Kasus, kondisi Membahayakan Manusia 28 Kasus, Bencana 1 Kasus dan Total Keseluruhan 67 Kasus, Korban Jiwa Selamat 210 Orang, Meninggal 29 Orang, Hilang 7 OrangTotal Keseluruhan 246 Orang,” ungkapnya.

Sambungnya bahwa dari jumlah keseluruhan kecelakaan yang terjadi diwilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Kendari apabila dibandingkan dengan Tahun 2022 jumlahnya sama, tidak terjadi penurunan ataupun kenaikan jumlah kecelakaan untuk di Tahun 2023 ini.

“Jumlah kecelakaan kapal yang masih mendominasi dan terjadi kenaikan dimana tahun sebelumnya sebanyak 38 Kasus dan tahun ini sebanyak 43 Kasus, sementara kecelakaan kapal terbanyak berada diwilayah Perairan Buton sebanyak 19 kasus yang terjadi dimana di tahun sebelumnya Kasus kecelakaan kapal banyak terjadi diwilayah Perairan Wakatobi,” bebernya.

Pihaknya juga menuturkan bahwa sebagai informasi tambahan untuk Kasus Kondisi Membahayakan Manusia diterkam buaya pada tahun 2023 terjadi 4 Kasus yang ditangani.

“2 Kasus di Kabupaten Konawe Selatan, 1 Kasus di Kab. Buton Utara, 1 Kasus di Kolaka Timur sedangkan pada Tahun 2022 terjadi 2 Kasus 1 Kasus di Kabupaten Muna dan 1 Kasus di Kab. Kolaka Timur,” pungkasnya.*

Kuasa Hukum PT FBS Tegaskan Perusahaan Telah Berikan Kompensasi ke Masyarakat

0

Kendari – Aksi unjukrasa yang dilakukan beberapa oknum masyarakat di areal jetty PT Fatwa Bumi Sejahtera pada tanggal 27 Desember 2023, salah satunya Guntur cs tidak berdasar secara hukum.

Pasalnya, areal jetty yang diklaim tersebut merupkan areal laut, meskipun demikian pihak perusahaan tetap memberikan konpensasi bagi masyarakat yang mengklaim sepanjang mendapat persetujuan atau diketahui oleh pemerintah desa setempat.

Hal itu diungkapkan kuasa hukum PT FBS, La Ode Muhammad Kadir saat ditemui di Kediamannya di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (29/12/2023).

Dikatakannya hal tersebut terbukti karena pihak perusahaan telah memberikan kompensasi kepada oknum masyarakat yang mengklaim tanah di lokasi jetty sebagaimana dokumen infentarisasi klaim lahan garapan pada bulan Maret tahun 2022 yang diketahui dan ditandatangani oleh kepala desa Pitulua, kepala desa Sulaho dan saksi-saksi lain.

Dengan adanya kompensasi lahan kepada masyarakat yang mengklaim tanah garapan diareal jetty PT FBS yang terletak di desa Pitulua Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) tersebut, membuktikan bahwa pihak perusahaan tetap memberikan konpensasi klaim lahan masyarakat sepanjang dapat dibuktikan dan diketahui atau atas persetujuan pemerintah desa setempat.

Berkait aksi oknum masyarakat tanggal 27 Desember 2023 beberapa hari yang lalu, perusahaan secara tegas tidak akan memberikan konpensasi karena berdasarkan peta dokumen infentarisasi klaim tanah garapan yang diketahui dan ditandatangani oleh pemerintah desa setempat oknum-oknum masyarakat yang mengklaim lahan pada aksi tersebut tidak termasuk sebagai pengklaim lahan sebagaimana dokumen inventarisasi.

“Lahan mana yang diklaim massa aksi, pasalnya kami sudah memberikan konpesasi kepada masyarakat pengklaim halan di PT FBS,” jelasnya.

Disisi lain perusahaan menyayangkan tindakan oknum masyarakat yang bernama Guntur cs, karena telah berulangkali melakukan aksi unjuk rasa dengan dalih menuntut konpensasi atas tanah garapan miliknya padahal faktanya perusahaan telah membayarkan konpensasi kepada yang bersangkutan sejak tahun 2022.

“Pemberian konpensasi kepada Gunturncs dapat dibuktikan secara sah oleh perusahaan,” ungkapnya.

Pihak perusahan juga menilai ada kejanggalan tindakan oknum masyarakat yang saat ini melakukan aksi unjuk rasa karena pada saat proses inventarisasi klaim tanah garapan bersama pihak pemerintah desa, oknum-oknum itu sama sekali tidak pernah melakukan keberatan.

“Klaim saat ini adalah suatu kejanggalan, lebih fatal lagi justru ada salah satu oknum masyarakat atas nama Guntur cs yang sudah menerima konpensasi namun masih tetap melakukan aksi unjuk rasa dengan tuntutan meminta konpensasi atas klaim lahan di lokasi jetty perusahaan,” tutupnya.*

Ini Penjelasan Polres Kolut Soal Tudingan Pemukulan Terhadap Warga oleh Oknum Polisi

0

Kolaka Utara – Kepolisian Resor Kolaka Utara buka suara terkait pemberitaan soal adanya oknum polisi yang diduga melakukan pemukulan terhadap warga yang menuntut haknya di PT Fatwa Bumi Sejahtera, beberapa hari yang lalu.

Terkait pemberitaan tersebut Kapolres Kolaka Utara AKBP Arif Irawan melalui Kasi Humas Aiptu Arif Afandi memastikan bahwa tidak ada oknum Polres Kolaka Utara yang melakukan pemukulan terhadap warga yang menuntut haknya di PT Fatwa Bumi Sejahtera.

“Kita pastikan, tidak ada aksi pemukulan terhadap warga, karena saat itu, personil Polres Kolaka Utara di dampingi Oleh Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, Kasat Binmas, KBO Sat Intelkam beserta Kapolsek juga berada di lokasi Jetty milik PT Fatwa Bumi Sejahtera, untuk melakukan pengamanan,” jelasnya.

Kasi Humas juga mengungkapkan pengamanan di Jetty milik PT Fatwa Bumi Sejahtera tersebut, kita lakukan sesuai dengan SOP yang berlaku.

“Pengamanan tersebut dilakukan oleh Polres Kolaka Utara, guna menindaklanjuti laporan dari Pihak Perusahaan tentang dugaan terjadinya tindak pidana yang menghalangi aktifitas pertambangan yang dilakukan oleh sekelompok warga dengan cara memarkirkan mobil tepat di depan Rampdoor tongkang, sehingga aktifitas Barging terhenti ,” ungkapnya.

Selain itu, Kasi Humas juga menampik Bahwa terkait dengan adanya isu perintah dari Kapolres Kolaka Utara untuk melakukan pemukulan terhadap warga, itu sama sekali tidak benar dan itu merupakan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Isu terkait adanya perintah dari Kapolres Kolaka Utara untuk melakukan pemukulan terhadap warga tersebut, itu merupakan informasi yang tidak benar serta tidak dapat dipertanggungjawabkan ,” tandasnya.

Senada dengan hal tersebut Kasat Reskrim Polres Kolaka Utara Itu Tommy Subardi Putra juga menerangkan, Terkait dengan adanya pemberitaan tentang pemukulan terhadap warga oleh oknum Polres Kolaka Utara, itu tidak benar.

“Kami jelaskan, Bahwa kami turun melakukan pengamanan di Jetty milik PT. Fatwa Bumi Sejahtera, untuk menindaklanjuti laporan dari pihak perusahaan yang memiliki Legalitas yang sesuai dengan aturan yang diberlakukan oleh pemerintah terhadap usaha pertambangan. Dimana saat itu pihak PT. Fatwa Bumi Sejahtera meminta bantuan pengamanan di Lokasi Jetty milik mereka, dikarenakan adanya dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh sekelompok warga yang menghalangi aktivitas pertambangan, dengan memarkirkan mobil mereka tepat di depan Rampdoor tongkang,” jelas Kasat Reskrim.

Kasat Reskrim Polres Kolaka Utara, juga menerangkan bahwa saat bersamaan, pihaknya juga tengah melakukan penyelidikan terhadap Laporan pengaduan dari pihak PT. Fatwa Bumi Sejahtera.

“Jadi pada saat bersamaan, kami dari Satreskrim Polres Kolaka Utara, juga tengah melakukan penyelidikan terkait dugaan tindak pidana menghalangi aktivitas pertambangan di Jetty milik PT. Fatwa Bumi Sejahtera, karena perbuatan tersebut dilakukan secara berulang-ulang, dan itu sebelumnya juga telah dilaporkan oleh pihak Perusahaan pada tanggal 28 Oktober 2023. Yang mana pihak dari warga mengklaim memiliki hak atas tanah tersebut, tetapi hingga saat ini belum bisa menunjukan atas hak kepemilikan lokasi tersebut,” jelasnya.

Dibeberkan juga oleh Kasat Reskrim bahwa sebelumnya Polres Kolaka Utara juga telah menyarankan agar warga menuntut perusahaan secara perdata, tetapi enggan dilakukan, malah sebaliknya melakukan tindakan menghalangi aktivitas pertambangan.

Ditambahkan oleh Kasat Reskrim. Pada saat pengamanan di Jetty milik PT. Fatwa Bumi Sejahtera tersebut, pihaknya telah berkomunikasi secara humanis dan meminta, agar mobil yang diparkirkan oleh para terlapor dipindahkan, agar proses barging dapat berjalan kembali, akan tetapi oleh terlapor mengatakan bahwa ban mobil tersebut bocor dan sedang dibawa ke bengkel untuk ditambal, dan kami menunggu ban tersebut hingga 4 jam lamanya.

Tetapi ketika para terlapor ini datang, mereka bukannya membawa ban, malah berteriak-teriak tidak mengindahkan permintaan kami untuk memindahkan kendaraan tersebut. dan tentunya perbuatan itu merupakan perbuatan bertentangan dengan hukum. Sehingga kami mengamankan dan membawa 11 orang terlapor ke Mapolres Kolaka Utara untuk dimintai keterangan.

“11 orang terlapor kita amankan di Mapolres Kolaka Utara pada saat itu untuk dimintai keterangan agar seluruh pihak merasakan keadilan, pihak perusahaan dapat menjalankan aktivitasnya. dan warga yang memperjuangkan haknya juga dapat melakukannya dengan cara yang dibenarkan oleh Undang-undang, dan dari hasil pemeriksaan awal, bahwa kesebelas orang yang kami amankan ini, bukanlah pemilik lahan, melainkan hanya orang yang disuruh atau didatangkan oleh seseorang yang mengklaim lahan tersebut miliknya,” tutup Kasat Reskrim Polres Kolaka Utara.*

Sepanjang 2023, Polda Sultra Catat Angka Kriminalitas Meningkat

0

Kendari – Angka kasus tindak pidana kejahatan atau kriminalitas di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), meningkat sepanjang 2023, Kamis 28 Desember 2023.

Berdasarkan data rilis tahunan Polda Sultra, tercatat angka kriminalitas totalnya mencapai 4.602 kasus.

“Adanya peningkatan kasus pidana kejahatan selama 2023. Peningkatan capai 8,66 persen dibandingkan dengan tahun 2022.” kata Waka Polda Sultra, Brigjen Pol Dwi Iriyanto saat menyampaikan data rilis akhir tahun di aula Dhacara Polda Sultra.

Jenderal Polisi Bintang Satu itu menerangkan, kasus kriminalitas yang meningkat terjadi di Sultra selama 2023, masih didominasi oleh kejahatan konvensional.

“Adapun 5 kasus kejahatan konvensional yang mendominasi yakni, penganiayaan 1098 kasus, pencurian 398 kasus, pengeroyokan 392 kasus, penipuan 317 kasus dan KDRT 224 kasus,” tutupnya.*

Berkas Perkara Tipikor Proyek Pengerjaan Jalan di Kolaka Timur Dinyatakan Lengkap

0

Kendari – Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sultra sebelumnya melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan terhadap dugaan Tipikor pengerjaan jalan di Kolaka Timur.

Berdasarkan hasil penyidikan Subdit Tipidkor menetapkan tiga tersangka dan berhasil mengamankan kerugian negara senilai 5,7 Miliar.

Berkas perkara penyidikan sempat dilimpahkan dan dikembalikan ke penyidik Subdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sultra guna dilengkapi.

Terbaru usai memenuhi petunjuk Jaksa, Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kompol I Gede Pranata Wiguna mengatakan bahwa berkas perkara tersebut telah dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU)

“Perkara tersebut telah dinyatakan P21 (berkas perkara sudah lengkap) oleh JPU Kejati Sultra pada Rabu 27 Desember 2023,” katanya melalui keterangan resminya yang diterima media ini.

Lanjutnya pihaknya membeberkan bahwa sebelumnya ruang lingkup perkara yang diajukan dalam tahapan penyidikan in casu terdapat 3 (tiga) item permasalahan dugaan tindak pidana korupsi berupa penyalahgunaan wewenang dan penyalahgunaan anggaran pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Kolaka Timur

“Pekerjaan peningkatan jalan ruas Penanggo Jaya-Lere Jaya (DAK) Tahun Anggaran 2021 yang dilaksanaan oleh PT. TAC, Pekerjaan Pengaspalan jalan ruas Penanggo Jaya – Lere Jaya (DAU) Tahun Anggaran 2021 yang dilaksanakan oleh PT. SNP dan Pekerjaan Pengaspalan Jalan Ruas Gunung Jaya – Poli-Polia (DAU) Tahun Anggaran 2021 yang dilaksanakan oleh PT. HCG,” jelasnya.

Sambungnya bahwa pada hari dan tanggal yang tidak dapat disebutkan lagi dengan pasti pada Bulan Januari 2021 sampai dengan Bulan Maret 2022 bertempat di lokasi pekerjaan Jalan Ruas Penanggo Jaya – Lere Jaya dan lokasi pekerjaan Jalan Ruas Gunung Jaya – Poli-Polia yang terletak di Kabupaten Kolaka Timur Provinsi Sulawesi Tenggara telah terjadi tindak pidana korupsi berkaitan dengan penyalahgunaan wewenang dan penyalahgunaan anggaran pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Kolaka Timur T.A.2021 terkait Pekerjaan peningkatan jalan ruas Penanggo Jaya-Lere Jaya (DAK) yang dilaksanaan oleh PT. TAC dengan nilai anggaran Rp8.860.000.000,00, Pekerjaan Pengaspalan jalan ruas Penanggo Jaya – Lere Jaya (DAU) yang dilaksanakan oleh PT. SNP dengan nilai anggaran Rp4.215.000.000,00 dan Pekerjaan Pengaspalan Jalan Ruas Gunung Jaya – Poli-Polia (DAU) yang dilaksanakan oleh PT. HCG dengan nilai anggaran Rp4.200.000.000,00, yang dilakukan oleh tersangka JR selaku Plt. Kepala Dinas PUPRP Kab. Kolaka Timur (Pengguna Anggaran/Pejabat Pembuat Komitmen), bersama-sama dengan Tersangka AS selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Tersangka HS selaku Direktur PT. TAC, Tersangka MS selaku Direktur PT. SNP dan Tersangka YP sebagai pelaksana lapangan PT. HCG (masing-masing diajukan dalam berkas perkara terpisah).

“Bahwa perbuatan para tersangka tersebut di atas yang tidak melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya masing-masing telah melawan hukum dan menyalahgunakan kewenangan, kesempatan dalam kedudukannya bertentangan dan melanggar ketentuan-ketentuan tentang Keuangan Negara dan tentang Pengadaan Barang / Jasa Pemerintah serta Syarat – Syarat Umum Kontrak dengan tidak melaksanakan apa yang diperjanjikan dalam kontrak, tidak menyerahkan hasil pekerjaannya secara tepat biaya, tepat mutu, dan/atau tepat waktu, tidak menyelesaikan pekerjaan, melakukan kesalahan dalam perhitungan volume hasil pekerjaan berdasarkan hasil audit, menyerahkan barang/jasa yang kualitasnya tidak sesuai dengan Kontrak berdasarkan hasil audit dan tidak cermat dalam mengendalikan kontrak,” ungkapnya.

Kemudian bahwa tersangka JR dan Tersangka AS telah memperkaya dan menguntungkan orang lain yang telah menyetujui dengan tujuan mencairkan anggaran proyek padahal diketahuinya pekerjaan tersebut tidak sesuai dengan kemajuan pekerjaan sebenarnya, dan selanjutnya uang tersebut diterima oleh Tersangka HS, Tersangka MS dan Tersangka YP yang kemudian penggunaan uang itu tidak sesuai dengan peruntukannya.

“Bahwa dalam tahap penyidikan ini, Penyidik telah melakukan pemeriksaan saksi sebanyak 38 (tiga puluh delapan) orang dan telah meminta keterangan ahli,” ujarnya.

Pihaknya juga menuturkan akibat perbuatan tersangka maka merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sesuai PKKN Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara sejumlah Rp5.777.666.550,76 (lima milyar tujuh ratus tujuh puluh tujuh juta enam ratus enam puluh enam ribu lima ratus lima puluh rupiah tujuh puluh enam sen) atau setidak-tidaknya sekira jumlah itu.

“Pekerjaan Peningkatan Jalan Ruas Penanggo Jaya – Lere Jaya (DAK) dengan nilai anggaran sebesar Rp.8.860.000.000,00 yang dikerjakan oleh PT. TAC telah merugikan keuangan negara Cq. Pemda Kab. Kolaka Timur sebesar Rp3.861.947.228,42 (tiga milyar delapan ratus enam puluh satu juta sembilan ratus empat puluh tujuh ribu dua ratus dua puluh delapan rupiah empat puluh dua sen),” katanya.

Lanjutnya pekerjaan pengaspalan jalan ruas Penanggo Jaya – Lere Jaya (DAU) dengan nilai anggaran sebesar Rp.4.215.000.000,00 yang dikerjakan oleh PT. SNP telah merugian keuangan negara Cq. Pemda Kab. Kolaka Timur sebesar Rp1.484.393.154,60 (satu milyar empat ratus delapan puluh empat juta tiga ratus sembilan puluh tiga ribu seratus lima puluh empat rupiah enam puluh sen).

“Pekerjaan Pengaspalan Jalan Ruas Gunung Jaya – Poli-Polia (DAU) dengan nilai anggaran sebesar 4.200.000.000,00 yang dikerjakan oleh PT. HCG telah merugian keuangan negara Cq. Pemda Kab. Kolaka Timur sebesar Rp431.326.167,74 (empat ratus tiga puluh satu juta tiga ratus dua puluh enam ribu seratus enam puluh tujuh rupiah tujuh puluh empat sen),” tuturnya.

Pihaknya juga membeberkan berdasarkan bukti yang cukup terhadap para tersangka patut diduga telah melakukan tindak pidana korupsi berupa penyalahgunaan wewenang dan penyalahgunaan anggaran pada Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan Kabupaten Kolaka Timur tahun anggaran 2021 terkait Pekerjaan peningkatan jalan ruas Penanggo Jaya-Lere Jaya (DAK) yang dilaksanaan oleh PT. TAC, Pekerjaan Pengaspalan jalan ruas Penanggo Jaya – Lere Jaya (DAU) yang dilaksanakan oleh PT. SNP dan Pekerjaan Pengaspalan Jalan Ruas Gunung Jaya – Poli-Polia (DAU) yang dilaksanakan oleh PT. HCG sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 subsidiair Pasal 3 jo. Pasal 18 lebih subsidiair Pasal 9 Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah ditambah dan diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) Ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.*

Barisan RFG Siap Menangkan Prabowo Gibran di Sultra

Kendari – Barisan Relawan For Gibran (RFG) mengadakan deklarasi besar-besaran di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), yang dilaksanakan di Kopi Kita 1 Kendari, Selasa (24/12/2023).

Pada deklarasi ini, ratusan kalangan muda (Generasi Z) sangat antusias turut berpartisipasi mengikutinya, dengan tujuan memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada pemilu 2024.

Untuk diketahui, Barisan RFG ternyata sudah tersebar di seluruh provinsi yang ada di Indonesia, dan untuk wilayah Sulawesi Tenggara dinakhodai (Koordinator) oleh La Santon.

Hal tersebut diungkapkan oleh Abdul Karim Rahanar selaku Koordinator Nasional barisan RFG pusat.

Kehadiran Abdul Karim Rahanar membawa energi positif bagi barisan RFG Sultra, dengan memberikan penguatan terhadap relawan muda yang siap mendukung Prabowo-Gibran.

“Makanya kita hadir disini untuk menjelaskan, bahwa program-program Prabowo-Gibran itu yaitu pengembangan UMKM, pemberantasan kemiskinan, bagaimna digitalisasi, dan itu harus mulai dari anak muda, karena hari ini kita sudah bisa berdiri, Indonesia masuk Bonus Demografi,”kata Abdul Karim Rahanar.

Dia juga mengungkapkan jumlah Relawan For Gibran di Sulawesi Tenggara sekitar 10.000-an relawan.

“Itu data yang masuk yah. Semalam saya liat itu kurang lebih 10.000, karena kita menggunakan google from untuk mengidentifikasi yang masuk,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dengan jumlah relawan yang begitu banyak di Sultra pihaknya menargetkan untuk mencapai hatrick untuk memenangkan Prabowo Subianto kembali dibumi anoa, sebagaimana pada Pilpres 2014 dan 2019 Prabowo Subianto selalu unggul.

“Karena di Sultra ini Prabowo sudah dua kali menang dan kami pengen hatrick. Kita nda bicara satu kali putaran tapi sekali putaran Prabowo-Gibran harus menang,” pungkasnya.*

Momen Nataru BPOM Kendari Masifkan Insentifikasi Pengawasan Pangan Olahan

0

Kendari – Dalam rangka pengawalan keamanan pangan bagi masyarakat menjelang hari raya Natal tahun 2023 dan Tahun Baru 2024, Balai POM di Kendari perlu melakukan intensifikasi pengawasan pangan olahan untuk memastikan produk pangan di peredaran aman dan bermutu.

Ketua Tim Pengawasan Distribusi Obat dan Makanan BPOM Kendari Sienny mengatakan Balai POM di Kendari telah melakukan intensifikasi pengawasan pangan olahan dengan target diutamakan pada pangan olahan Tanpa Izin Edar (TIE), kedaluwarsa dan rusak (kemasan penyok, kaleng berkarat, dan lain-lain) pada sarana peredaran pangan (importir/distributor, toko, supermarket, hypermarket, pasar tradisional, para pembuat dan atau penjual parsel).

“Dalam pelaksanaan Intensifikasi Pengawasan Pangan Olahan, petugas wajib selalu memastikan penerapan protokol kesehatan, baik dalam pengawasan mandiri maupun pengawasan terpadu Bersama lintas sektor daerah,” katanya, Rabu 27 Desember 2023.

Intensifikasi Pengawasan Pangan Olahan dilakukan sesuai dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Target pengawasan pada 2 (dua) minggu pertama bulan Desember 2023, dititikberatkan pada bagian hulu rantai peredaran produk pangan (Importir/ distributor/ grosir), terutama terhadap sarana yang memiliki track record pelanggaran/ temuan pangan TΙΕ.

2. Mengingat hingga saat ini tren belanja online masih menjadi pilihan masyarakat, maka pengawasan ke Gudang dari market place juga menjadi target prioritas dengan tetap memperhatikan wilayah tugas masing-masing.

3. UPT Badan POM yang tidak memiliki sarana importir/ distributor pangan maupun Gudang dari marketplace, maka prioritas pengawasan dititikberatkan terhadap sarana peredaran yang paling banyak di wilayahnya (ritel, toko/ supermarket, hypermarket, pasar tradisional, dan para pembuat dan/ atau penjual parsel). Lebih lanjut, sebagai bahan pertimbangan prioritas pengawasan adalah pengawasan ritel pangan tradisional sebagai rantai pangan terakhir yang berhubungan langsung dengan konsumen atau masyarakat.

4. Intensifikasi pengawasan dapat dilakukan bersama lintas sektor, asosiasi, maupun melalui pemberdayaan masyarakat.

Lanjutnya petugas Balai POM di Kendari dalam hal ini Fungsi Pemeriksaan dan Fungsi Pengujian turun bersama lintas sektor yang terdiri dari Dinas Kesehatan Kota/Kabupaten dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota/ Kabupaten, telah melakukan Intensifikasi Pengawasan Pangan Olahan di beberapa sarana distributor, ritel modern dan ritel tradisional. Pengawasan sampai tahap IV dilakukan di Kota Kendari, Kabupaten Konawe Kolaka dan Bombana.

Sambungnya masuk tahap V akan dilakukan pengawasan di Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan dan Kolaka Timur.

Hasil Pengawasan Intensifikasi Pangan Olahan sebagai berikut:

a. Jumlah Pemeriksaan Sarana (hingga tahap IV, 26 Desember 2023)

1. Sarana Distributor: 11 sarana dengan hasil 10 MK (90,91%) dan 1 TMK (9,09%)

2. Sarana Ritel Modern 21 sarana dengan hasil 17 MK (80,95%) dan 4 TMK (19,05%)

3. Sarana Ritel Tradisional 14 sarana dengan hasil 4 MK (28,57%) dan 10 TMK (71,43%)

b. Jumlah Temuan Produk Tidak Memenuhi Ketentuan (TMK)

1. Produk Rusak: 100 item 276 pcs (50,76%)

2. Produk Kedaluarsa: 91 item 454 pcs (46, 19%)

3. Produk Tanpa Izin Edar: 6 item 46 pcs (3,05%)

Adapun total nilai ekonomis temuan dari hasil Intensifikasi Pangan Olahan Menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 adalah sebesar Rp. 7.795.600,- (Tujuh Juta Tujuh Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Enam Ratus rupiah)

Selain itu Balai POM di Kendari juga menghimbau agar pelaku usaha untuk patuhi peraturan perundang-undangan.

“Pelaku usaha untuk patuh terhadap peraturan perundang-undangan dalam menjalankan usahanya” serta diharapkan agar “Masyarakat menjadi konsumen cerdas dalam memilih pangan aman dengan selalu melakukan cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar dan Kedaluarsa),” tutupnya.*

SODA Siap Sosialisasi 9 Program PSI di Sultra

Kendari – Usai Kedatangan Ketua umum PSI Kaesang Pangarep di Kota Kendari Sulawesi Tenggara Pada sabtu lalu (23/12/2023). Sekolompok pemuda dan pemudi bernama Solidaritas Muda (SODA) Kendari. Antusias mendeklasrikasikan dirinya untuk mensosialisakan program program dari PSI ke masyarakat.

Setelah mendengarkan beberapa penyampaian program unggulan PSI dari Ketum Kaesang di acara kopsan (ngopi bareng milenial) di kopi kita 2.

“Kami dari (SODA) yang merupakan bagian dari PSI tergerak untuk mendeklarasikan diri membantu mensosialisaikan program program unggulan dari PSI ke masyarakat” Ungkap Ketua Soda Kendari Adi akbara izulhaq Selasa (26/12/2023).

Program yang di usung oleh PSI ialah merupakan peran Anggota DPR nantinya di senayan yang kemudian di sahkan menjadi Undang Undang.

Adapun program program unggulan PSI :

1. Mendorong pengesahan RUU perampasan aset.

2.Memastikan setiap warga negara ibadah dengan keyakinan masing-masing dengan rasa nyaman tanpa rasa diskriminasi.

3.Berjuang agar anak generasi muda mendapat pendidikan setara dan berkualitas di mana pun berada. Sekolah, pesantren, seminar, universitas, harus memiliki kualitas yang sama di mana pun berada, untuk mencerdaskan bangsa, memberantas angka pengangguran. Serta menyejahterakan semua guru di Indonesia.

4.Memperjuangkan BPJS gratis untuk semua lapisan masyarakat.

5.PSI berdiri paling depan menjaga lingkungan hidup, peduli isu perubahan iklim. PSI akan mempercepat kebijakan transisi energi terbarukan.

6.PSI akan memperjuangkan hak akses untuk internet dari semua negara dari Aceh sampai Papua, semua berhak memberikan akses informasi untuk belajar, bekerja dan berkembang di mana pun tempat tinggalnya.
PSI akan fokus pengembangan tiga hal, olahraga, musik, film.

7.PSI akan mendorong ketahanan pangan. Indonesia adalah wilayah yang subur, tata kelola pupuk dan kebijakan pascapanen perlu dibuat menguntungkan bagi petani dan masyarakat Indonesia secara umum.

8.Berkomitmen untuk turut adil dan melanjutkan menyempurnakan program dan kebijakan Presiden Joko Widodo untuk membangun Indonesia Emas Tahun 2045, di antaranya adalah meneruskan pembangunan IKN, infrastruktur jalan-jalan di desa. Ide Indonesia sentris ala Jokowi yang membangun di seluruh Nusantara.

9.Memberikan dampak positif kepada semua kader muda PSI dalam menentukan hak politiknya untuk memilih.

Selain program unggulan PSI yang akan di sosialisakan. SODA juga bakal menggelar event seperti musik, dan melakukan bakti sosial ke masyarakat.*

Perkara Dugaan Tindak Pidana Pemerkosaan Oknum Kontraktor, Kasi Intel Kejari Kendari: Berkas Masih Diteliti

0

Kendari – Sebelumnya Polresta Kendari melalui Satreskrim menetapkan salah seorang kontraktor alat berat IB (22) sebagai tersangka dugaan tindak pidana kekerasan seksual terhadap H (24) warga Konawe Utara.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 19 Juli 2023 di salah satu kompleks perumahan di Kota Kendari.

Perkara tersebut juga sebelumnya telah dilimpahkan ke Kejari Kendari, namun karena belum memenuhi syarat formil dan materil sempat dikembalikan ke penyidik Polresta Kendari.

Belakangan berkas perkara tersebut telah dikembalikan lagi ke Kejari Kendari, menanggapi hal tersebut Kasi Intel Kejari Kendari Bustanil Arifin mengatakan bahwa saat ini berkas perkara tersebut sementara diteliti oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Iya ada masuk ke Kejari Kendari dari penyidik Polresta Kendari pada bulan Oktober terkait dugaan tindak pidana kekerasan seksual atau pemerkosaan,” katanya.

Lanjutnya bahwa perkara tersebut sempat dikembalikan ke penyidik Polresta Kendari untuk dipenuhi syarat formil dan materil.

“JPU sementara meneliti apakah berkasnya telah memenuhi syarat formil dan materil, untuk kemudian ditingkatkan ke tahap lebih lanjut,” ungkapnya Rabu 27 Desember 2023.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti