Minggu, November 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 169

Oknum Anggota Polres Konut Dilaporkan ke Propam Polda Sultra Gegara Dugaan Penganiayaan

0

KENDARIKINI.COM – Bripda LOI anggota Polres Konawe Utara dilaporkan ke Bidang Propam dan Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara karena diduga menganiaya kekasihnya AR (25) secara brutal hingga mengalami luka-luka.

Insiden penganiayaan ini dipicu cekcok masalah asmara, yakni persoalan mantan kekasih pelaku. Korban cemburu lantaran Bripda La Ode Isnardin masih berkomunikasi dengan mantan kekasihnya.

“Saya blokir sosmed dan nomor WhatsApp jya, tapi pacar saya membuka blokirannya kembali,” ujar Senin (25/8/2025).

RA menceritakan, penganiayaan itu bermula saat ia dan Bripda Isnardin nongkrong di coffee shop Sinar Heritage, pada Jumat (23/8/2025) dinihari. Saat tengah nongkrong, korban mendapati Bripda Isnardin tengah membuka blokiran whatsapp dan media sosial mantan kekasihnya.

Keduanya pun bersitegang hingga memilih meninggalkan coffee shop itu dan pulang ke kediaman Bripda Isnardin di BTN Baruga Saranai Lestari.

Keributan pun berlanjut, AR dan Bripda Isnardin terlibat adu mulut. Korban mengaku cemburu dengan tindakan Bripda Isnardin yang masih berkomunikasi dengan mantan kekasihnya.

“Karena dua kali saya dapati pacar saya masih chattingan dengan mantannya. Saya tidak tahu apa isi chatnya, karena sudah dihapus,” ujar RA.

Korban yang mempertanyakan masalah itu malah balik dimarahi Bripda Isnardin. Tak hanya dimarahi, korban juga dianiaya secara brutal. Wajah dan lengan korban mengalami luka lebam.

“Memukul menggunakan tangan di wajah dan bibir serta menginjak punggung saya sehingga luka lebam. Setelah itu saya diusir dari BTN,” katanya.

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian mengatakan, Bripda Isnardin sudah ditempatkan di penahanan khusus (patsus) Propam Polda Sultra. “Saat ini terlapor sudah diamankan (dipatsus) Propam,” ujarnya.

Kapolres Konut, AKBP Nico Fernanda menyebut, kasus ini merupakan persoalan pribadi antara Bripda Isnardin dan kekasihnya. Meski begitu, kasus ini sudah diproses secara hukum yang berlaku. Ia juga mendukung proses hukum tersebut.

“Pasti akan diproses, karena semua warga negara Indonesia sama kedudukannya di mata hukum, tidak melihat pekerjaan mereka,” tegasnya.*

Desakan Ekonomi, Pria di Kolaka Nekat Gasak Empat Buah Telepon Genggam

0

KENDARIKINI.COM – Pria inisial FJ (29) asal Kelurahan Lalombaa, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil diamankan aparat kepolisian setelah mencuri 4 buah Telepon Genggam.

Pencurian 4 Handphone ini terjadi pada Kamis 21 Agustus 2025 berlokasi di Kelurahan 19 Nopember, Kecamatan Wundulako. Saat itu korban inisial NR (26) menyimpan 1 buah Handphone merek Vivo Y21 didalam tasnya dan 3 buah lainnya Oppo AX, Samsung Galaxi A15 5G dan Oppo A11K didalam kamar.

Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif mengatakan malam itu, saudara korban melihat ada seseorang berada didalam rumah yang tidak diketahui identitasnya.

Korban bersama saudaranya sempat mengejar pelaku namun tidak berhasil menangkapnya. Setelah itu, korban mengalami kehilangan 4 buah Handphone miliknya.

Akan hal ini, Korban mengalami kerugian materil diperkirakan senilai Rp12.500 juta rupiah dan langsung membuat laporan kepolisian ke Polres Kolaka.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp12.500 juta rupiah dan melaporkan kepada pihak polres kolaka guna dilakukan proses hukum lebih lanjut,” kata Dwi Arif, Selasa 26 Agustus 2025.

Pelaku berhasil diamankan pada Senin 25 Agustus 2025 sekitar pukul 00.50 WITA bertempat di Kelurahan 19 Nopember, Kecamatan Kolaka. Pelaku juga mengakui telah melakukan aksi pencurian pada Kamis 21 Agustus 2025.

“Untuk saat ini pelaku dan barang bukti telah diamankan di Polres Kolaka,” bebernya.

Dwi Arif menambahkan pelaku melakukan aksi pencurian ini didasarkan pada faktor ekonomi. Sehingga hasil curian itu akan dipergunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Dijual untuk kebutuhan pribadi,” jelasnya.

Untuk diketahui, pelaku dijerat dengan pasal 363 Ayat (1) Ke 3e,5e Subs Pasal 362 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan, hukuman pidana penjara paling singkat 2 tahun dan paling lama 6 tahun.(Amin)*

Kementerian Tunjuk Dr Herman Sebagai Plt Rektor UHO

KENDARIKINI.COM – Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Herman, resmi tunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

Penunjukan ini dibuktikan dengan surat keputusan (SK) Menteri Diktisaintek RI Nomor 096/M/Kp.06.00/2025.

“Bahwa untuk melaksanakan Pasal 16 Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 19 Tahun 2017 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Pemimpin Perguruan Tinggi Negeri, perlu menetapkan Dr. Herman, S.H., LL.M. sebagai Plt. Rektor Universitas Halu Oleo,” tulis dalam surat keputusan.

Wakil Rektor II UHO, Prof. Ida Usman turut membenarkan penunjukkan Dr. Herman sebagai Plt. Rektor UHO

“Iye alhamdulillah, tadi malam sudah keluar surat perintah dari pak Menteri kepada Pak Herman sebagai Plt Rektor,” kata Ida Usman, Selasa 26 Agustus 2025 pagi.

Selama bertugas, Dr. Herman diberikan amanah untuk mempersiapkan penjaringan serta pemilihan ulang Rektor UHO.

Diketahui, Dr. Herman ditunjuk sebagai Plt. Rektor UHO untuk menggantikan Rektor sebelumnya, Prof. Armid, yang meninggal dunia diduga akibat serangan jantung di Rumah Sakit (RS) Korem Kendari pada Sabtu 23 Agustus 2025 malam.(Amin)*

Komitmen Pekerjakan Masyarakat Lingkar Perusahaan, PT Vale Beri Pelatihan hingga Utamakan Perekrutan Bagi Warga Lokal

0

KENDARIKINI.COM – Komitmen PT Vale terhadap keberlanjutan senantiasa berpegang teguh menerapkan ESG, yang dimana Environmental (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola) yang diterapkan dalam operasional perusahaan pertambangan.

PT Vale juga dalam aktivitasnya selalu berupaya memegang teguh kaidah penambangan yang baik atau good Mining Practice.

Tiga item penting dalam proses penambangan, yaitu pra Penambangan, Penambangan dan Pasca Tambang.

Dalam kegiatan pra Penambangan, PT Vale melaksanakan rekayasa sosial terhadap masyarakat lingkar perusahaan.

Salah satu bentuk komitmen PT Vale terhadap masyarakat lingkar perusahaan yaitu dengan memberikan pelatihan agar masyarakat lingkar perusahaan memiliki skill yang dibutuhkan perusahaan.

Tak hanya itu dalam proses perekrutan tenaga kerja, PT Vale juga selalu berkomitmen memprioritaskan masyarakat lingkar perusahaan.

PT Vale juga terlibat aktif dalam memberdayakan pengusaha lokal, upaya tersebut untuk menumbuh kembangkan ekonomi masyarakat lingkar perusahaan.*

Kadis Dishub Kendari Pastikan Juru Parkir Ilegal yang Terlibat Penikaman Tentara

0

KENDARIKINI.COM – Kepala Dinas Perhubungan Kota Kendari minta Aparat Penegak Hukum (APH) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari tindak pelaku juru parkir ilegal yang menikam seorang Tentara di Kendari untuk diproses hukum, Senin, 25 Agustus 2025.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan (Kadis Dishub) Kota Kendari, Paminuddin, mengungkapan terkait kasus juru parkir ilegal (liar) yang menikam seorang Tentara ini kami harap pelaku segara ditemukan dan diproses hukum.

“Terkait dengan kejadian ini kami sangat sesalkan karena yang pelakunya ini kami memastikan bukan juru parkir resmi karena tempat kajadian perkaranya belum ada rekomendasi resmi dari pemerintah,” ungkap Paminuddin saat dikonfirmasi media ini pada hari Senin, 25 Agustus 2025 pagi di Kantor Dinas Perhubungan Kota Kendari.

“Kami berharap agar pelaku segera ditemukan dan diproses secara hukum agar menjadi efek jerah bagi juru parkir liar yang ada dalam wilayah kota kendari,” lanjut Paminuddin.

Terkait ditanya keberadaan Satuan Tugas (Satgas) penanganan dan pengamanan juru parkir ilegal di Kendari, Paminuddin, menegaskan terkait Satgas itu sudah kami perintahkan Polisi Pamong Praja (Pol PP) untuk mengindentifikasi juru-juru parkir ilegal di Kota Kendari.

“Kami dishub bersama pol pp kota kendari tengah mengidentifikasi juru parkir yang ada beroprasi disekitar tempat kejadian perkara (TKP)nya,” tegas Paminuddin.

Untuk diketahui seorang Tentara ditikam juru parkir ilegal di depan pusat perbelanjaan The Park, Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara pada hari Sabtu 23 Agustus 2025 malam. Dan saat ini pihak Polresta Kendari dalam proses pengajaran pelaku juru parkir ilegal tersebut.(Faldi)*

Jabatan Rektor UHO yang Kosong Tunggu Keputusan dari Menteri

KENDARIKINI.COM – Setelah Prof. Armid tutup usia pada Sabtu 23 Agustus 2025, jabatan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) kini mengalami kekosongan.

Menurut Wakil Rektor II UHO, Prof. Ida Usman, figur yang akan mengisi jabatan Rektor UHO menunggu keputusan dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).

“Jadi, untuk saat ini kami masih menunggu ketetapan dari pak menteri, siapa yang diamanahkan untuk menjalankan tugas Rektor,” kata Ida Usman, Senin 25 Agustus 2025.

Lanjut, kata dia, hal ini sesuai dengan ketentuan Permendikti-Saintek nomor 21 tahun 2025 pasal 77 dan Pasal 16 Permenristek-Dikti nomor 19 Tahun 2017.

Bahwa, kementerian memiliki kewenangan untuk menentukan salah satu dari 4 Wakil Rektor guna mengisi kekosongan jabatan sebagai Rektor.

“Pak menteri akan menetapkan salah satu dari 4 Wakil Rektor untuk mengisi kekosongan jabatan Rektor,” jelasnya.

Selain menjalankan tugas sebagai Rektor, figur yang terpilih juga bertugas mempersiapkan serta melaksanakan agenda pemilihan Rektor paling lambat dalam kurun waktu 1 tahun.

“Tugasnya adalah selain menjalankan fungsi sebagai rektor, juga mempersiapkan dan melaksanakan pemilihan rektor selambatnya dalam waktu 1 tahun,” tutupnya.

Senada dengan hal tersebut, Humas UHO, Sarman juga mengungkapkan hal serupa.

“Belum ada,masih menunggu keputusan kementrian,” jelasnya.(Amin)*

Inflasi Daerah Jadi Perhatian Pemprov Sultra

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan pembahasan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Kegiatan ini diselenggarakan secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Senin (25/8/2025) dan diikuti oleh seluruh pemerintah provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia.

Rakor dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri RI, Tomsi Tohir. Hadir pula sejumlah perwakilan dari kementerian dan lembaga terkait, Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta Bulog. Dari lingkup Pemprov Sultra, kegiatan ini diikuti di Ruang Rapat Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Sultra oleh Sekretaris Daerah Sultra, Kepala Biro Perekonomian, perwakilan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bulog, Inspektorat, BPS, serta OPD teknis terkait lainnya.

Dalam arahannya, Tomsi Tohir menekankan bahwa pengendalian inflasi merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya kewajiban pemerintah pusat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan semua pihak terkait sangat penting untuk menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok, terutama komoditas pangan strategis yang masih mengalami fluktuasi.

“Masalah inflasi ini bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Pusat, tetapi tanggung jawab kolektif kita semua. Oleh karena itu, koordinasi dan sinergi lintas sektor harus terus diperkuat,” tegasnya.

Tomsi menyampaikan bahwa jumlah daerah yang mengalami kenaikan harga beras pada minggu ketiga Agustus 2025 bertambah dibanding minggu sebelumnya. Pada minggu kedua, kenaikan harga beras tercatat di 193 kabupaten/kota, meningkat menjadi 200 kabupaten/kota pada minggu ketiga. Meski demikian, jumlah daerah dengan penurunan harga beras juga bertambah, dari 50 menjadi 54 kabupaten/kota.

Ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Berdasarkan data Bulog, sekitar 50 persen keberhasilan penyaluran SPHP merupakan hasil kolaborasi Pemda, selain dukungan dari kementerian dan lembaga terkait. Dukungan tersebut diwujudkan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) maupun pemanfaatan outlet milik pemerintah daerah.

“Tolong pastikan operasi pasar atau SPHP ini bisa sampai ke desa atau kelurahan, tidak hanya sebatas di kecamatan,” imbau Tomsi.

Selain itu, ia mendorong agar Bulog melibatkan pemerintah daerah dalam membantu pedagang kecil yang kesulitan mengakses aplikasi Klik SPHP. Menurutnya, masih banyak kendala teknis di lapangan, seperti keterbatasan jaringan internet serta keterbatasan pedagang kecil dalam menggunakan smartphone atau aplikasi digital. Oleh karena itu, ia menyarankan agar pembelian oleh pengecer difasilitasi pula secara manual dengan sejumlah ketentuan yang memudahkan.

Lebih lanjut, Tomsi mengusulkan agar pemerintah daerah juga dilibatkan sebagai penanggung jawab atau Person in Charge (PIC) penyaluran SPHP di tingkat kecamatan. Ia menilai, meski Bulog sudah menempatkan PIC di pasar, keterbatasan jumlah personel di lapangan membuat keterlibatan Pemda menjadi sangat penting.

“Untuk teman-teman pemerintah daerah, saya minta kita sama-sama jemput bola. Kalau Bulog belum menghubungi, kita yang menghubungi Bulog,” tegasnya.

Berdasarkan laporan BPS, pada minggu ketiga Agustus 2025 tercatat 14 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), 23 provinsi mengalami penurunan, sementara 1 provinsi relatif stabil. Komoditas utama yang memicu kenaikan harga antara lain cabai merah, bawang merah, dan beras di wilayah Pulau Jawa dan Sumatera. Adapun di luar Jawa dan Sumatera, kenaikan IPH didorong oleh cabai rawit, cabai merah, dan bawang merah.

Rakor juga membahas sejumlah langkah konkret yang perlu dilakukan pemerintah daerah untuk menjaga kestabilan harga pangan. Antara lain dengan memperkuat koordinasi dan konsolidasi dengan pihak terkait, mengintensifkan operasi pasar, memantau stok dan distribusi bahan pangan strategis, serta menggencarkan gerakan tanam pangan cepat panen di wilayah masing-masing.

Mengakhiri arahannya, Tomsi mengingatkan bahwa kerja sama dan kebersamaan berbagai pihak adalah kunci keberhasilan dalam menekan laju inflasi. “Kita harus terus berjuang sekeras-kerasnya. Teman-teman Bulog, jangan lelah, mari kita bersama-sama menjaga kestabilan harga untuk masyarakat,” pungkasnya.*

Pimpin Apel Gabungan ASN, Sekda Sultra Tekankan Kesiapan Rakornas PHD

0

KENDARIKINI.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., memimpin Apel Gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur, Senin (25/8/2025). Apel diikuti oleh Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda, Kepala OPD, Kepala Biro, pejabat struktural dan fungsional, serta ribuan ASN dari berbagai instansi di lingkungan Pemprov Sultra.

Dalam arahannya, Sekda Sultra menekankan pentingnya kedisiplinan ASN dalam mengikuti apel gabungan setiap Senin sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab aparatur pemerintah. “Alhamdulillah, kehadiran kita pada pagi ini saya kira sudah baik. Saya menilai kehadiran mencapai 80 hingga 85 persen,” ungkap Asrun Lio.

Lebih lanjut, Sekda menyampaikan beberapa arahan penting terkait agenda besar yang akan segera dilaksanakan, yakni Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah pada 26–28 Agustus 2025. Menurutnya, panitia tengah mempersiapkan seluruh rangkaian kegiatan dengan sebaik-baiknya, mulai dari penjemputan tamu, pelaksanaan acara, hingga kepulangan.

“Puncak kegiatan Rakornas akan berlangsung pada 27 Agustus di halaman Kantor Gubernur. Oleh karena itu, saya minta khususnya kepada pegawai lingkup Sekretariat untuk pada tanggal 27 dan 28 menggunakan kendaraan umum. Hal ini agar area parkir kita bisa digunakan secara maksimal untuk tamu-tamu yang hadir,” jelasnya.

Selain itu, Sekda menekankan bahwa seluruh ASN di lingkup Sekretariat tetap berkantor seperti biasa dan harus siap menjadi pelayan bagi para tamu yang membutuhkan informasi seputar kegiatan maupun fasilitas yang ada di Kantor Gubernur. “Kita adalah tuan rumah, maka sudah sewajarnya kita memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Sekda juga menegaskan bahwa produk hukum daerah merupakan urusan semua perangkat daerah tanpa terkecuali. Setiap dinas maupun biro pasti berhubungan dengan peraturan daerah (Perda) maupun peraturan gubernur (Pergub). Karena itu, sinkronisasi antar-perangkat daerah menjadi hal penting yang harus diwujudkan dalam rangka mendukung suksesnya Rakornas ini.

“Untuk memeriahkan Rakornas, kita sudah bagi tugas bagi seluruh perangkat daerah. Mulai dari pintu masuk bundaran hingga area Kantor Gubernur, perangkat daerah bertanggung jawab mengisi ruang-ruang yang ada, misalnya dengan pemasangan umbul-umbul dan atribut lainnya. Semua harus terlihat semarak,” ujarnya.

Sebagai penutup, Sekda Sultra mengingatkan bahwa seluruh ASN harus bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing serta berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Rakornas. Ia juga menginformasikan bahwa pada 28 Agustus akan digelar Apel Rakornas.

“Rakornas Produk Hukum Daerah ini adalah momentum besar bagi Sulawesi Tenggara. Mari kita sukseskan bersama, mulai dari awal hingga kegiatan penutup,” ujarnya.*

Gubernur Sultra Sampaikan Duka Cita pada Pelepasan Jenazah Rektor UHO

0

KENDARIKINI.COM – Suasana duka menyelimuti Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Prosesi upacara persemayaman jenazah Rektor UHO, Prof. Armid, S.Si., M.Si., M.Sc., D.Sc., berlangsung khidmat di gedung Auditorium UHO pada Minggu (24 Agustus 2025).

Almarhum yang baru menjabat sebagai Rektor UHO selama 23 hari ini tutup usia pada Sabtu (23/8) sekita pukul 20.00 Wita di Rumah Sakit Korem Kendari, diduga akibat serangan jantung. Beliau wafat di usia 50 tahun.

Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, hadir langsung dalam prosesi tersebut dan menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam atas kepergian almarhum.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya, Gubernur Sulawesi Tenggara, atas nama Pemerintah Provinsi Sultra dan keluarga besar Universitas Halu Oleo, dengan berat hati namun penuh keikhlasan menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Prof. Armid. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas pengabdian beliau selama memimpin UHO,” tutur Gubernur dalam sambutannya.

Gubernur menyebut almarhum sebagai sosok akademisi sekaligus pemimpin yang memiliki dedikasi tinggi dalam memajukan dunia pendidikan di Sulawesi Tenggara. Ia juga menyampaikan permohonan maaf setulus-tulusnya atas segala khilaf almarhum semasa hidupnya, baik dalam hubungan kerja maupun interaksi dengan masyarakat.

“Kami berdoa semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi ujian ini,” tambahnya.

Prosesi pelepasan jenazah turut dihadiri jajaran pimpinan universitas, civitas akademika, keluarga besar almarhum, mahasiswa, masyarakat, serta sejumlah pejabat daerah. Suasana penuh haru menyelimuti penghormatan terakhir ini. Dalam kesempatan tersebut, Gubernur secara simbolis menyerahkan jenazah Prof. Armid kepada pihak Universitas Halu Oleo untuk disemayamkan.

Diketahui, Prof. Armid terpilih sebagai Rektor UHO periode 2025–2029 dan resmi menjabat sejak 1 Agustus 2025. Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi, dengan karya dan pengabdian yang memberi kontribusi besar bagi kemajuan pendidikan di Sulawesi Tenggara.

Karya, dedikasi, dan jejak pengabdian Prof. Armid akan senantiasa dikenang, menjadi teladan serta inspirasi bagi generasi penerus, khususnya di lingkungan akademik Sulawesi Tenggara.*

Dukungan Polri pada Program 3 Juta Rumah Subsidi Diganjar Penghargaan

0

KENDARIKINI.COM – Polri mendapat penghargaan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait. Penghargaan ini diberikan karena Polri dinilai bersinergi dan berkolaborasi secara nyata dengan Kementerian PKP dalam upaya realisasi program 3 Juta Rumah Subsidi.

Penghargaan ini diberikan tepat di Hari Perumahan Nasional ke-75 2025 di Ruang Menteri PKP, Wisma Mandiri, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025). Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo hadir mewakili Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam acara ini.

Penghargaan dari Kementerian PKP kepada Polri diberikan dalam bentuk piagam. Penghargaan tersebut diserahkan langsung kepada Komjen Dedi oleh Menteri Ara.

“Saat ini telah terbangun sekitar 13.000 rumah subsidi. Dan target pembangunan yakni 16.000 rumah subsidi. Tentunya sesuai petunjuk Bapak Kapolri, bahwa Polri selalu siap mendukung apa yang menjadi kebijakan dan program-program strategis Bapak Presiden,” ucap Komjen Dedi.

Bentuk dukungan Polri dalam upaya mewujudkan 3 Juta Rumah Subsidi di antaranya dari sisi pengawasan bersama kejaksaan. Polri juga membangun perumahan subsidi untuk anggota Polri, salah satunya di Karawang Timur, Jawa Barat, yakni Ayyasa Residence; dan perumahan subsidi lainnya di sejumlah provinsi.

Diketahui pada 4 Maret lalu, Jenderal Sigit melakukan groundbreaking serentak program perumahan subsidi bagi anggota Polri dan pegawai negeri sipil Polri. Acara terpusat di Karawang dan dihadiri Menteri Ara serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

“Alhamdulillah hari ini kita semuanya berkumpul untuk bersama-sama mendukung apa yang menjadi program dan kebijakan Bapak Presiden terkait dengan pembangunan 3 juta rumah,” ujar Jenderal Sigit saat itu.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Ara berterima kasih kepada Jenderal Sigit atas dukungannya. Dia mengatakan Pemerintah memberikan karpet merah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Pertama Pak Kapolri, terima kasih Bapak membantu pekerjaan kami,” tutur Ara di lokasi.*

Wakapolri Buka Lemdiklat Literation Expo 2025

0

KENDARIKINI.COM – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, secara resmi membuka Lemdiklat Literation Expo 2025 yang digelar di Balai Budaya Jakarta, Senin (25/8/2025). Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Lemdiklat Polri dalam memperkuat budaya literasi di lingkungan lembaga pendidikan Polri.

Dalam keterangannya, Wakapolri menegaskan bahwa Literation Expo 2025 bertujuan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Polri agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, informasi, dan tuntutan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan wujud dari Lemdiklat Polri untuk penguatan literasi di seluruh lembaga pendidikan yang ada di Polri, dalam rangka mewujudkan SDM yang lebih bisa beradaptasi dengan teknologi, kecepatan informasi, serta penguatan karakter personel Polri,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo.

Pada Literation Expo 2025 ini, Lemdiklat Polri menampilkan sekitar 50 ribu produk buku. Seluruh buku tersebut tidak hanya tersedia dalam bentuk cetak, tetapi juga telah didigitalisasi agar dapat diakses dengan mudah oleh seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Lemdiklat Polri.

“Selain produk buku fisik, semuanya juga dimasukkan ke dalam bentuk digital yang mudah diakses oleh siapa saja di seluruh lembaga pendidikan Lemdiklat Polri. Ada juga produk-produk inovasi lainnya yang terintegrasi dengan lembaga pendidikan,” jelas Wakapolri.

Komjen Dedi juga menyoroti hasil riset UNESCO yang menunjukkan bahwa tingkat literasi Indonesia masih rendah. Dari 208 negara, Indonesia menempati peringkat 100, berada di bawah Filipina, Brunei, Malaysia, dan Singapura. Menurutnya, Literation Expo ini merupakan bagian dari Gerakan Literasi Nasional yang dicanangkan pemerintah dan harus terus berkelanjutan.

“Oleh karena itu, Literation Expo ini merupakan upaya Polri mendukung gerakan literasi nasional agar kesadaran membaca di masyarakat terus meningkat,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Polri juga memberikan reward kepada kepala-kepala lembaga pendidikan yang dinilai berkontribusi signifikan dalam memperkuat literasi di lingkungan Lemdiklat Polri. Wakapolri pun menyampaikan apresiasi dari Kapolri kepada seluruh jajaran penyelenggara kegiatan.

“Kami ucapkan terima kasih dari Bapak Kapolri dan apresiasi kepada Kalemdiklat Polri bersama seluruh jajaran atas penyelenggaraan kegiatan ini,” pungkasnya.*

Rakornas PHD 2025, Akademisi UHO Tekankan Harmonisasi Produk Hukum

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional Produk Hukum Daerah (Rakornas PHD) Tahun 2025, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan wawancara dengan akademisi Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO), Jumat, 22 Agustus 2025.

Wakil Dekan I Fakultas Hukum UHO, Dr. Handrawan, S.H., M.H., menegaskan pentingnya harmonisasi dalam produk hukum daerah agar tidak terjadi tumpang tindih dengan peraturan yang lebih tinggi. Menurutnya, masih banyak produk hukum daerah yang mengalami disharmonisasi sehingga berpotensi menimbulkan masalah di lapangan.

“Rakornas ini diharapkan menjadi ruang temu pikir dan temu gagasan untuk menciptakan peraturan daerah yang ideal, berpihak pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan politik. Harmonisasi sangat dibutuhkan agar regulasi dari pusat hingga daerah bisa sejalan dan sinkron,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dr. Handrawan berharap Rakornas semacam ini dapat dilaksanakan secara rutin minimal sekali setahun di berbagai provinsi. Hal tersebut dinilainya penting mengingat dinamika regulasi terus berkembang sesuai kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman.

Sementara itu, Dosen Fakultas Hukum UHO, Dr. Jabalnur, S.H., M.H., menambahkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, produk hukum daerah yang memiliki kekuatan hierarkis adalah Peraturan Daerah (Perda), baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
“Urgensinya sangat penting karena pembuatan Perda hingga keputusan kepala daerah harus sejalan dengan aturan yang lebih tinggi. Koordinasi antara pemerintah kabupaten/kota, provinsi, hingga Kementerian Dalam Negeri mutlak diperlukan agar produk hukum bisa dilegalkan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya melibatkan akademisi dalam proses penyusunan produk hukum daerah. Fakultas Hukum UHO, kata dia, telah banyak berkontribusi dalam pembuatan ratusan Perda di Sulawesi Tenggara. “Keterlibatan dosen memberikan nuansa akademis sehingga penyusunan Perda memenuhi unsur yang ditetapkan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya.*

RSU Hermina Kendari Akui Kesalahan Teknis Jaminan Pembayaran BPJS Kesehatan Keluarga Pasien

0

KENDARIKINI.COM – Rumah Sakit Umum (RSU) Hermina Kendari mengakui kesalahan jaminan pembayaran berdasarkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dari keluarga pasien, Senin, 25 Agustus 2025.

Hal ini berdasarkan pengakuan penanggung jawab hubungan masyarakat (Humas) Dokter Fauziah, bahwa dalam pelaksanaan Rumah Sakit Umum (RSU) Hermina Kendari, kami menggunakan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang mengelola seluruh aspek operasional dan klinis rumah sakit, mulai dari pendaftaran pasien, rekam medis elektronik (RME), manajemen obat, hingga keuangan dan personalia, untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan kualitas pelayanan pasien.

“Jadi dalam pelaksanaan rumah sakit, kami menggunakan SIMRS yang berbasis online. SIMRS online ini berlaku riil time,” kata Dokter Fauziah saat diwawancarai media ini pada hari Senin, 25 Agustus 2025 siang di RSU Hermina Kendari.

Dokter Fauziah, pun menjelaskan sebab kesalahan teknis tersebut berdasarkan pertama kali pasien bernama Yayuk Sapta Bella ini masuk ke RSU Hermina Kendari.

“Jadi kita kembali dulu dari awal pasiennya pertama kali masuk ke rumah sakit. Jadi pada awal pasien berpindah penjaminan, pasien menggunakan jaminan BPJS. Sehingga dalam SIMRSnya kami sudah terdata bahwa pasien menggunakan penjaminan BPJS kesehatan sehingga tertulislah penjaminnya penjamin BPJS kesehatan,” jelas Dokter Fauziah.

“Dalam bergulirnya waktu kemudian berpindah penjaminan tanpa kami menutup alur SIMRSnya dulu. Sehingga walaupun secara teknis pasien sudah berpindah, namun dalam SIMRSnya kami masih tetap tercatat penjaminnya BPJS Kesehatan,” lanjutnya.

Sehingga, menurut Dokter Fauziah, katika pasien berpindah dari kepesertaan BPJS kesehatan ke kepesertaan umum harus kami lakukan cek lebih dahulu sebelum memberikan tagihan kwitansi (billing).

“Hal itulah sebenarnya ketika harusnya kami memberikan biling kepada pasien, seharusnya kami lakukan doubel cek lebih dahulu lalu kita hilangkan penjaminan tersebut,” kata Dokter Fauziah.(Faldi)*

Begini Penjelasan RSU Hermina Kendari Mengenai Keterlambatan Pemberian Tagihan Kwitansi ke Keluarga Pasien

0

KENDARIKINI.COM – Isu mengenai keterlambatan pemberian kwitansi pembayaran kepada keluarga pasien dijawab pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Hermina Kendari, Senin, 25 Agustus 2025.

Menurut pelayanan eksekutif RSU Hermina Kendari, Nining, terkait keterlambatan mengapa keluarga pasien yakni suami pasien bernama Ahmad Ariansyah terlambat menerima kwitansi pembayaran dari pihaknya sebenarnya pada saat pasien bernama Yayuk Sapta Bella pulang kami sudah jelaskan total billing (tagihan pembayaran) kepada suaminya berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) RSU Hermina Kendari.

“Sebenarnya lansung, karena pada saat pasien pulang itu sebenarnya kami sudah jelaskan total billingnya. Jadi SOPnya untuk pasien umum di ruang perawatan pasien dan ada kasir kami yang naik ke ruangan, tetapi bapaknya nda mau saya saja yang turun ke kasir,” kata Nining saat diwawancarai media ini pada hari Senin, 25 Agustus 2025 siang di RSU Hermina Kendari.

Nining melanjutkan penjelasan bahwa pada pada waktu itu kami juga sudah mengiatkan kepada suami pasien bernama Ahmad Ariansyah bahwa ada tagihan pembayaran deposit (DP) di tempat kasir RSU Hermina Kendari.

“Oke, bapak saja yang turun ke kasir, setelah turun ke kasir ada bapak ada deposit Rp 7.400.000., jadi bapak bayar itu transaksi di kasir. “Setelah transaksi, bapak naik lagi, kan di suruh tunggu kwitansi akhir, tapi bapakya bilang sebentar saja soalnya istriku mau pulang jadi bapak naik dulu siap-siap,” jelas Nining.

Semetara itu Nining lanjut jelaskan kepada suami pasien bernama Ahmad Ariansyah bahwa sebelum pulang ke rumah bapak tunjukan bukti kwitansi transfer ke pihak kasir RSU Hermina Kendari.

“Oke naiklah bapak, ketemu sayalah di atas, pak sudah selesai, iya sudah selesai kata bapak, bapak tunjukan bukti transfer ke saya, bapak buktinya sudah diambil tanya saya, nanti saja saya singgah pada saat saya turun,” lanjut Nining.

Nining menjelaskan bahwa SPO RSU Hermina Kendari ini untuk pasien sebelum pulang ada proses pengguntingan gelang rawat inap. Namun ternyata keluarga pasien tidak datangi pihak kasir RSU Hermina Kendari.

“Kan kita ada pengguntingan gelang rawat inap yang harus digunting pada saat pulang. Pada saat digunting gelangnya, kita cek lagi sudah ada obat pulangnya pak, sudah kata bapak, sudah ada surat kontrol di klinik dokter pak, sudah kata bapak, untuk buktinya bapak jangan lupa mampir ke kasir ya pak untuk ambil buktinya. Ternyata pasiennya tidak mampir ke kasir,” jelasnya lagi.

Saat ditanya mengenai mengapa pasien sendiri yang harus turun ke kasir, Nining, menegaskan bahwa kalau bukan pasien kepesertaan BPJS yang jelaskan adalah pihak kasir RSU Hermina Kendari.

“Kalau pasien umum itu penjelasannya kasir atau administrasi rawat inap yang menjelaskan ke kamar pasien, tetapi pasien yang meminta untuk turun sendiri ke kasir. Tapi soal pasien pulang mau BPJS atau non-BPJS turun ke kasir itu sama saja tidak ada perbedaan,” tegas Nining.

Untuk diketahui pada tanggal 24 Juli 2025 dari suami pasien bernama Ahmad Ariansyah melakukan pembayaran deposit (DP) untuk pasien bernama Yayuk Sapta Bella, sebanyak Rp 7.400.000 dan pada tanggal 29 Juli 2025 dari pihak RSU Hermina Kendari mengeluarkan perincian kwitansi pasien bernama Yayuk Sapta Bella, sebanyak Rp 2.873.000.(Faldi)*

Begini Penjelasan RSU Hermina Kendari Soal Tuduhan Double Klaim Pembayaran Perawatan Pasien

0

KENDARIKINI.COM – Dugaan doubel klaim pembayaran berdasarkan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS) dari keluarga pasien, kini mendapat tanggapan langsung dari pihak Rumah Sakit Umum (RSU) Hermina Kendari.

Sebelumnya suami pasien bernama Ahmad Ariansyah sudah melalukan pembayaran untuk biaya operasi sesar dan perawatan istri dan anak bayi kembarnya sebanyak Rp 20.273.000 ke pihak RSU Hermina Kendari. Tapi penanggung jawab pembayaran dalam catatan kwitansi yang dikirim dari pihak RSU Hermina Kendari ke suami pasien bernama Ahmad Ariansyah, justru penanggung jawab pembayaran pasien bernama Yayuk Sapta Bella dalam kwitansi tersebut tercatat BPJS sebanyak Rp 20.273.000., bukan tercatat penanggung jawab pembayaran dari suami pasien bernama Ahmad Ariansyah.

Tidak hanya itu, suami pasien bernama Ahmad Ariansyah, juga menduga pihak RSU Hermina Kendari melakukan klaim di Kantor BPJS Kesehatan Kendari dengan jumlah pembayaran yang sama seperti yang sudah dibayarkan sebelumnya oleh suami pasien bernama Ahmad Ariansyah, sebanyak Rp 20.273.000.

Menanggapi doubel klaim itu pihak RSU Hermina Kendari yang diwakili oleh penanggungjawab hubungan masyarakat (Humas) Dokter Fauziah, mengatakan bahwa terkait doubel klaim penanggung jawab pembayaran BPJS sebanyak Rp 20.273.000 itu bukan dikenakan kepada pasien nama Yayuk Sapta Bella, tapi hanya dikenakan kepada pasien anak bayi kembarnya.

“Yang pake BPJS itu bayinya. Jadi untuk hal ini kami menegaskan tidak ada kami lakukan doubel klaim pada pasien nama Yayuk Sapta Bella,” kata Dokter Fauziah saat diwawancarai media ini pada hari Senin, 25 Agustus 2025 siang di RSU Hermina Kendari.

Selain tanggapan Dokter Fauziah, menurut bagian penanggungjawab pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Dokter Indah, setelah ditanya terkait dasar regulasi pengenaan kepesertaan aktif BPJS kepada pasien anak bayi kembar tersebut, ia mengatakan bahwa pasien bernama Yayuk Sapta Bella itu bersatus pasien umum bukan bersatus pasien aktif kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (BPI) BPJS yang ditanggung pemerintah.

“Jadi dasar anak bayi ini didaftarkan sebagai pasien BPJS berdasarkan regulasi BPJS dan anak bayi emergency yang membutuhkan pertolongan, karena pada waktu itu kondisi berat bayi dalam keadaan belum normal sehingga itu bisa dikategorikan sebagai emergency, dan ini diketahui kedua orang tua anak bayi tersebut, sementara ibu adalah pasien umum,” kata Dokter Indah saat diwawancarai media ini pada hari Senin, 25 Agustus 2025 siang di RSU Hermina Kendari.

“Jadi regulasi BPJS ini jika pasien memiliki status aktif kepesertaan BPJS mau PBI maupun non-BPI itu ketika persalinan bayi secara operasi sesar atau persalinan bayi secara normal. Jadi ada prosedur di masukkan ke dalam aplikasi BPJS memasukan semua data-data pasien dari bukti Kartu Keluarga, surat nikah suami dan istri seperti itu langsung aktif BPJS untuk si anak tersebut,” lanjutnya.

Selain tanggapan Dokter Fauziah dan Dokter Indah terkait polemik double klaim, dalam kesempatan ini pelayanan eksekutif RSU Hermina Kendari, Nining, juga menginformasikan kepada masyarakat bahwa syarat untuk setiap anak bayi masuk unit perawatan intensif (NICU/PICU) langsung ditanggung BPJS Kesehatan itu kalau anak bayi dalam kondisi emergency.

“Untuk anak bayi yang baru lahir itu kalau bayinya normal atau tidak perlu masuk intensif itu BPJS anak bayi menggunakan BPJS ibu. Kalau anak bayi masuk intensif itu BPJS anak bayi bisa langsung diaktifkan jadi BPJS anak bayi, tapi nama BPJS anak bayi itu menggunakan nama ibu. Anak bayi tersebut bisa merubah BPJSnya ketika sudah ada akta kelahiran atau Kartu Keluarga yang sudah diperbaharui,” kata Nining saat diwawancarai media ini pada hari Senin, 25 Agustus 2025 siang di RSU Hermina Kendari.

“Kalau anak bayi BPJS bersama ibu atau anak bayi normal yang tidak perlu intensif itu orang tua wajib lapor setelah bayi kurang dari 30 hari, agar BPJSnya bisa digunakan, kalau orang tuanya tidak lapor, maka BPJS bayi tidak bisa berlaku,” tambahnya.(Faldi)*

RSU Hermina Kendari Bantah Upaya Klaim BPJS Kesehatan yang Dituduh Keluarga Pasien

0

KENDARIKINI.COM – Isu Rumah Sakit Umum (RSU) Hermina Kendari melakukan upaya klaim jaminan pembayaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kesehatan dari laporan keluarga pasien dibantah pihak RSU Hermina Kendari, Senin, 25 Agustus 2025.

Menurut bagian penanggung jawab pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Dokter indah, terkait upaya klaim itu berdasarkan surat SEP (Surat Eligibilitas Peserta) untuk treaking pasien termasuk kepesertaan BPJS atau tidak, bukan untuk mengklaim jamanin pembayaran BPJS.

“Jadi surat SEP itu bentuk treaking terkait pasien termasuk kepesertaan BPJS atau tidak, bukan supaya untuk mengklaim jamanin pembayaran BPJS,” kata Dokter indah saat diwawancarai media ini pada hari Senin, 25 Agustus 2025 di RSU Hermina Kendari.

Dokter Indah, pun menjelaskan kaidah-kaidah dalam SEP untuk memastikan pasien termasuk kepesertaan BPJS kelas 1,2, atau 3 dan termasuk BPJS Bantuan Penerima Iuran (BPI) atau non-BPI.

“Pertama, setiap pasien yang memiliki kepesertaan BPJS itu memiliki hak untuk bisa mendapatkan pelayanan dengan kepesertaan BPJS. Upaya yang dimaksudkan di sini adalah salah satunya penerbitan SEP (Surat Eligibilitas Peserta) itu berfungsi untuk memastikan peserta memiliki kelayakan untuk menerima pelayanan dan fasilitas kesehatan yang menjadi mitra BPJS kesehatan dapat pelayanan yang adil dan kepastian akses bagi peserta. Kedua; Hak kelasnya itu kelas berapa. Ketiga; PBI atau non-BPI jelas Dokter Indah.

Dokter Indah, pun menegaskan bahwa penerbitan SEP di RSU Hermina Kendari bukan untuk klaim jaminan pembayaran BPJS.

“Jadi SEP yang diterbitkan oleh rumah sakit itu bukan semata-mata untuk diklaim dibayarkan oleh BPJS, tetapi untuk memastikan bahwa pasien ini aktif kepesertaannya atau tidak,” tegas Dokter Indah.

“Di SEP juga ada nomor kepesertaannya jadi di situ bisa kita lihat pasien bisa pake BPJS. Dan memang pasien ini masuk awalnya pake BPJS, Cuma pasien berpindah umum itu setelah pasien mau dapat kamar VIP itu,” tutupnya.

Sementara itu pihak BPJS Kesehatan Kendari mengakui tidak ada klaim jaminan pembayaran BPJS dari RSU Hermina Kendari terkait pasien bernama Yayuk Sapta Bella

“Tidak ada yang klaim dari Hermina terkait pasien tersebut,” akui Sandi Paskirab Nugroho bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Kendari pada hari Senin, 25 Agustus 2025 siang di RSU Hermina Kendari.(Faldi)*

Dewan Bakal Panggil RS Hermina Soal Dugaan Penyalahgunaan Data Pasien

0

KENDARIKINI.COM – DPRD Kota Kendari angkat bicara soal dugaan penyalahgunaan data jaminan kesehatan oleh pihak Rumah Sakit (RS) Hermina Kendari.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Komisi I DPRD Kota Kendari, Zulham Damu, saat dikonfirmasi Jurnalis Kendarikini.com pada Senin 25 Agustus 2025.

“Solusinya kalau kita mau tangani dia (korban) bersuara ke DPRD itu kita panggil,” jelasnya, Senin 25 Agustus 2025.

Apabila benar terdapat indikasi penyalahgunaan, Damu menyebut DPRD bisa mendorong BPJS Kesehatan Cabang Kendari melakukan pemutusan hubungan kerja sama dengan pihak RS Hermina Kendari.

“Karna nanti itu ujungnya betul-betul kita dorong BPJS untuk melakukan pemutusan hubungan kerja dengan Hermina, kalau itu memang betul,” kata Damu.

Terkait sanksi yang bakal diberikan, pihak DPRD Kota Kendari akan melakukan peninjauan lapangan terlebih dahulu.

“Kalau untuk sanksinya kita tinjau lapangan dulu kita klarifikasi dulu dengan pihak Rumah Sakit Hermina karna ini kan pelanggaran yang berat,” tegasnya.

Melihat hal ini, kata Damu, DPRD Kota Kendari dipastikan akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) guna membahas masalah ini.

Sebelumnya diberitakan, RS Hermina Kendari diduga menyalahgunakan data penjaminan kesehatan seorang pasien bernama Yayuk Sapta Bella.

Yayuk Sapta Bella dijadikan peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan secara sepihak meski seluruh biaya perawatan telah dibayar tunai oleh keluarganya.

Hal ini mulai mencuat saat suami pasien, Ahmad Ariansyah, mengaku merasa tertipu dikarenakan pihak RS mencoba melakukan klaim ganda ke BPJS dengan jumlah yang sama seperti yang ia bayarkan.

Ahmad berkomitmen akan mendorong kasus ini menuju ranah hukum. Selain itu, Ahmad juga berencana akan menggandeng sejumlah aktivis dan organisasi kemasyarakatan guna menuntut bentuk pertanggungjawaban pihak RS Hermina Kendari.(Amin)*

Pria Lansia di Muna Ditemukan Gantung Diri Didahan Pohon Jambu Mente

0

KENDARIKINI.COM – Warga di Kabupaten Muna kembali digegerkan dengan penemuan mayat pria tergantung di dahan pohon jambu mente setinggi 180 cm, Senin 25 Agustus 2025.

Peristiwa ini terjadi di Lorong I, Desa Kontumere, Kecamatan Kabawo sekitar pukul 06.00 WITA.

Kasi Humas Polres Muna IPDA Baharuddin mengatakan korban bernama La Mpalei (83) sebelumnya datang di rumah anak kandungnya, Wa Anta (50), pada Minggu 24 Agustus 2025.

Lanjut, kata dia, ketika besoknya, Senin 25 Agustus 2025 pukul 04.00 WITA, korban dilihat sedang duduk santai diatas kursi.

Berselang satu jam kemudian, Wa Anta tidak lagi melihat korban. Pada pukul 06.00 WITA korban ditemukan dalam kondisi gantung diri dengan menggunakan sarung yang terlilit di dahan pohon jambu mente.

Kemudian korban dievakuasi ke Puskesmas Kabawo untuk dilakukan pemeriksaan fisik. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

“Dibadan korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Baharuddin.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) korban diduga dengan sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri

“Korban di duga dengan sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” ujarnya.

Dengan adanya kejadian ini, pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban dan tidak ingin melakukan autopsi yang di buktikan dengan surat pernyataan penolakan autopsi.(Amin)*

Kisah Dua Pria di Bau-bau Berujung Diamankan Polisi Gegara Nekat Penuhi Kebutuhan Hidup dengan Jual Sabu

0

KENDARIKINI.COM – Satrenarkoba Polres Baubau amankan dua orang pelaku penyalahgunaan narkotika jenis shabu. Kedua pelaku masing-masing benisial LJ (21) dan BLM (19), Senin 25 Agustus 2025.

Kedua pelaku diamankan ditempat yang berbeda. LJ (21) Jalan La Ode Makmuni Kelurahan Sulaa, Kecamatan Betoambari, Kota Baubau tepatnya di Masjid Ikhsan Al Mahdi pada Selasa 19 Agustus 2025.

Sedangkan BLM (19) diamankan di Pelabuhan Jembatan Batu, Kelurahan Wale, Kecamatan Wolio, Kota Baubau pada Kamis 21 Agustus 2025.

Kasi Humas Polres Baubau IPTU Rino Asnan mengatakan pelaku LJ (21) diamankan setelah personel Satrenarkoba mendapat informasi dari warga bahwa melihat tingkah seorang pria yang mencurigakan dengan mengambil sesuatu di pondasi Masjid Ikhsan Al Mahdi.

Mendengar laporan ini, personel Satresnarkoba melakukan pemantauan dan berhasil mengamankan pelaku.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 19 (sembilan belas) sachet plastik bening berisi serbuk kristal yang diduga Narkotika jenis sabu dengan Berat bruto 5,89 gram bersama Pembungkus Yang di simpan di dalam bungkusan Permen Fox’s.

5 (lima) Lembar kain Coklat, 1 (satu) buah jarum jahit, 1 (satu) buah handphone merek Oppo Tipe A17 dan 1(satu) buah benang jahit berwarna putih.

Sementara BLM (19) berhasil diamankan saat hendak menyebrang dari pelabuhan jembatan batu menuju pelabuhan wamengkoli Buton Tengah.

“Pelaku saat itu akan menyeberang menggunakan Speedboat ke pelabuhan Wamengkoli Buton Tengah melalui pelabuhan Jembatan batu, sehingga atas laporan tersebut anggota Opsnal Satresnarkoba Polres Baubau langsung mendatangi TKP dan melakukan pemantauan terhadap pelaku,” kata Rino Asnan.

Adapun barang bukti yang di amankan berupa 1(satu) sachet plastik Bening berisi serbuk kristal yang diduga Narkotika jenis sabu dengan Berat bruto 49,30 gram, 1 (satu) pcs bungkusan rokok sampoerna besar, 1 (satu) buah handphone merek Vivo Tipe Y22 dan 1 (Satu) buah tas berwarna hitam.

Motif kedua pelaku melakukan penyalahgunaan narkotika yakni untuk memperoleh keuntungan pribadi guna mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Rino Asnan menambahkan saat ini kedua pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres Baubau guna di proses berdasarkan hukum yang berlaku.

Kedua pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (1) subs pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun atau pidana mati serta denda Rp13 milyar rupiah.(Amin)*

Rumah di Bombana Alami Kebakaran Hebat, Diduga Bersumber dari Api Kompor yang Lupa Dimatikan

0

KENDARIKINI.COM – Satu unit rumah milik warga Hanimin (50) di Kabupaten Bombana alami kebakaran hebat.

Kebakaran ini bertempat di Desa Rakadua, Kecamatan Poleang Barat pada Sabtu 23 Agustus 2025 sekitar pukul 15.30 WITA.

Kasubsi Penmas Polres Bombana IPDA Muh. Ridwan mengatakan bahwa kebakaran ini bermula saat tetangga korban, Muh. Atmal, melihat kobaran api yang saat itu korban sedang berada di kebun.

Kemudian Muh. Atmal memanggil warga setempat guna melakukan pemadaman dengan menggunakan alat seadanya.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.30 Wita dengan menggunakan alat seadanya oleh masyarakat sekitar,” jelas Muh. Ridwan, Senin 25 Agustus 2025

Muh. Ridwan menyebut penyebab dari kebakaran ini diduga korban lupa mematikan api dari kompor yang ada dirumahnya.

“Penyebab terjadinya kebakaran untuk saat ini diduga disebabkan oleh pemilik rumah lupa mematikan kompornya pada saat keluar rumah menuju ke kebunnya,” katanya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Adapun total kerugian materil diperkirakan senilai Rp100 juta rupiah.

“Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Kerugian materil ditaksir kurang lebih Rp100 juta,” pungkasnya.(Amin)*

Sambangi Pasar Anduonuhu Kota kendari, Polisi Sampaikan Penyuluhan Kamtibmas

0

KENDARIKINI.COM — Dalam upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Subdit Bintibsos Ditbinmas Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan sambang dan penyuluhan di Pasar anduonuhu Kota Kendari, pada Senin (25/08/2025) pukul 11.30 WITA.

Kegiatan ini dipimpin oleh Ipda Muhammad Aris,S.H.,M.M, dan didampingi oleh Aipda Abu Rizal, Aipda LD Muh Foad Sjafrun, S.H.,dan Brigadir Nening fitriani dengan total personel sebanyak 4 orang.

Sasaran utama kegiatan ini adalah para pegawai pasar dan pedagang yang beraktivitas di Pasar anduonuhu kota kendari. Dalam kegiatan tersebut, personel Ditbinmas menyampaikan penyuluhan terkait situasi Kamtibmas yang berpotensi terganggu akibat fluktuasi harga sembako dan isu ketahanan pangan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pegawai dan pedagang pasar, untuk ikut serta dalam menjaga keamanan lingkungan pasar. Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting guna mewujudkan ketahanan pangan dan stabilitas harga yang berdampak langsung pada ketertiban masyarakat,” ujar Ipda Muhammad Aris,S.H.,M.M. dalam penyampaiannya.

Pihak kepolisian juga melakukan koordinasi dengan pengelola pasar guna mempererat kerja sama dalam pembinaan pedagang dan pengawasan terhadap aktivitas jual-beli, terutama yang berkaitan dengan distribusi bahan pokok penting.

Harapan dari kegiatan ini, Polri menginginkan adanya kemitraan berkelanjutan antara petugas pasar dan kepolisian agar terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan Pasar anduonuhu kota kendari dan sekitarnya.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme dari para pedagang serta pegawai pasar. Dokumentasi kegiatan telah disertakan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan.*

Program TJSL PLN Kelola Sampah Plastik Jadi Produk Bernilai Guna

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) terus menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Kali ini, PLN UID Sulselrabar bekerja sama dengan Rappo Indonesia, sebuah usaha sosial yang bergerak di bidang pengelolaan sampah, untuk mengurangi sampah plastik dan mengolahnya menjadi barang bernilai guna.

Rappo Indonesia sendiri dikenal sebagai inisiator pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dengan memanfaatkan teknologi dan pemberdayaan komunitas. Founder Rappo Indonesia, Akmal, menegaskan bahwa kerja sama ini akan menciptakan dampak positif ganda, khususnya di wilayah pesisir. Dengan rumah produksi yang terletak di Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, program ini diharapkan mampu mengurangi pencemaran lingkungan dari sampah plastik, menciptakan produk bernilai ekonomi yang bisa dipasarkan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya memilah serta mendaur ulang sampah.

Akmal mencatat, sejak program TJSL PLN terkait pemberdayaan masyarakat untuk pengolahan sampah berjalan, telah memberikan dampak ekonomi yang signifikan dengan menciptakan peluang kerja baru bagi sekitar 150 masyarakat, serta penghasilan tambahan bagi masyarakat pesisir melalui produksi furnitur daur ulang.

“Program ini membuka peluang masyarakat untuk memperoleh lapangan kerja sekaligus mendukung perekonomian lokal. Rappo berhasil menciptakan kesempatan kerja dengan merekrut dua mitra pengrajin dan empat mitra pengolah plastik, serta menjalin kemitraan dengan dua tempat Pengolahan Sampah Reuse, Reduce, Recycle (TPS3R), satu bank sampah, empat pengepul, dan berbagai Waste Collecting Event untuk pengumpulan bahan baku. Hingga kini, Rappo telah mengelola 1,36 ton sampah menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis tinggi,” ujar Akmal.

Ia menambahkan, dengan memanfaatkan potensi daur ulang sampah plastik, program ini mendukung terciptanya industri kecil yang berbasis pada produk ramah lingkungan.

Pada kesempatan yang berbeda, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan komitmen PLN dalam mendukung keberlanjutan lingkungan sesuai dengan _Sustainable Development Goals_ (SDGs), khususnya poin Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Ia menambahkan, tujuan ini bertujuan untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, pekerjaan penuh dan produktif, serta pekerjaan yang layak untuk semua.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan lingkungan adalah bagian penting dari layanan energi yang bersih dan berkeadilan. Melalui kolaborasi dengan Rappo Indonesia, PLN ingin menghadirkan solusi konkret untuk mengurangi sampah plastik sekaligus memberdayakan masyarakat,” kata Edyansyah.

Edyansyah memaparkan, selain berfokus pada aspek lingkungan, program TJSL ini juga diarahkan untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat lokal. Melalui pelatihan dan pendampingan, masyarakat diharapkan mampu mengelola sampah secara mandiri dan menjadikannya sebagai peluang usaha baru.

Kerja sama PLN UID Sulselrabar dengan Rappo Indonesia merupakan bukti nyata bahwa transisi energi bersih harus berjalan beriringan dengan transisi hijau dalam pengelolaan lingkungan. Dengan langkah ini, PLN tidak hanya menghadirkan listrik andal bagi masyarakat, tetapi juga solusi inovatif dalam menjaga bumi tetap lestari.*

Upaya PT Vale Hentikan Kebocoran Pipa Minyak, Pulihkan Lingkungan dan Tangani Dampak

0

KENDARIKINI.COM – Memasuki hari ketiga insiden kebocoran pipa minyak di Kecamatan Towuti, Luwu Timur, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menegaskan komitmen penuh untuk menangani situasi ini secara cepat, transparan, dan bertanggung jawab. Sumber kebocoran telah berhasil diidentifikasi dan diisolasi, dan hingga saat ini seluruh tim teknis bekerja siang dan malam untuk menghentikan penyebaran aliran minyak sebagai prioritas utama.

Presiden Direktur PT Vale, Bernardus Irmanto, yang hadir langsung di lokasi, menekankan bahwa perusahaan menempatkan keselamatan masyarakat dan pemulihan lingkungan di atas segalanya. “Kami memahami betapa berat situasi ini bagi masyarakat Towuti. Doa dan dukungan semua pihak sangat berarti bagi kami. Fokus utama kami adalah menghentikan penyebaran aliran minyak, dan kami bekerja bersama pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan langkah penanganan berjalan dengan cepat dan tepat. Dengan semangat gotong royong, kita percaya dapat melewati situasi ini bersama,” ujarnya.

PT Vale menyadari sepenuhnya bahwa masyarakat berhak mengetahui perkembangan penanganan yang sedang dilakukan. Karena itu, perusahaan membuka akses informasi secara berkala melalui posko pengaduan dan kanal resmi, serta menyusun laporan harian bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Luwu Timur untuk memastikan akuntabilitas publik. Perusahaan juga terus berkoordinasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Kecamatan Towuti, BPBD, DLH, aparat kepolisian, TNI, serta seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk menerima kunjungan Inspektur Tambang dan tim dari Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Ditjen Gakkum KLHK) sebagai bentuk keterbukaan dan transparansi.

Di tengah penanganan darurat, PT Vale juga menaruh perhatian pada masyarakat terdampak. Perusahaan menyediakan dukungan logistik dan layanan kesehatan, serta melibatkan warga setempat dalam upaya penanganan untuk memastikan solidaritas dan kebermanfaatan ekonomi tetap terjaga. Posko pengaduan dan informasi resmi telah dibuka di Kantor Camat Towuti sebagai ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan maupun mendapatkan informasi langsung dari tim.

Selain fokus menghentikan penyebaran aliran minyak, PT Vale berkomitmen penuh untuk bertanggung jawab dalam melakukan pemulihan lingkungan secara menyeluruh dan menanggulangi dampak sosial yang ditimbulkan. Upaya pemulihan ini akan dilakukan secara bertahap, mencakup rehabilitasi ekosistem di area terdampak, dukungan sosial-ekonomi bagi masyarakat, serta evaluasi dan penguatan sistem keamanan pipa agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Semua proses pemulihan akan dilakukan dalam koordinasi yang erat dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan pihak-pihak terkait, dengan prinsip transparansi serta akuntabilitas publik.

“Kami menyadari bahwa masih ada banyak pertanyaan yang belum dapat dijawab sepenuhnya saat ini. Namun, kami berkomitmen untuk menyampaikan perkembangan secara terbuka dan tepat waktu. Semua langkah kami akan berfokus pada keselamatan warga, pemulihan lingkungan, dan keberlanjutan kehidupan masyarakat Towuti,” tambah Endra Kusuma, Head of External Relations PT Vale.*

Polisi Kejar Juru Parkir Ilegal yang Tikam Tentara di Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari sementara melakukan pengejaran terhadap salah seorang juru parkir ilegal di depan The Park Kendari yang sebelumnya melakukan penikaman terhadap seorang tentara pada Sabtu 23 Agustus 2025 malam.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau mengatakan bahwa pihaknya sementara melakukan pengejaran terhadap pelaku.

“Kami masih dilapangan,” ujarnya.

Lanjutnya untuk keterangan lebih lanjut pihaknya mengarahkan untuk mengkonfirmasi Kasi Humas Polresta Kendari.

Peristiwa tersebut juga dibenarkan Dandim Kendari, Letkol Inf Herry Indriyanto.

“Iya benar, anggota Korem,” ujarnya saat ditanyakan persoalan tersebut, Minggu 24 Agustus 2025.

Senada dengan hal tersebut, DandenpmDanden POM XIV/3 Kendari Letnan Kolonel CPM Haryadi Budaya Pela yang dikonfirmasi juga membenarkan kabar tersebut.

Ia mengatakan bahwa terkait kasus tersebut ditangani oleh Polresta Kendari.

“Yang menangani Polresta Kendari, pelakunya sipil,” katanya.

Sebelumnya diberitakan parkir Liar di Kota Kendari menelan korban, kali ini korbannya adalah salah satu pengunjung The Park.

Korban ditikam di depan pusat perbelanjaan The Park, Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu 23 Agustus 2025 malam oleh salah satu Juru Parkir (Jukir) ilegal.

Salah satu saksi berinisial A (18) menuturkan korban keluar dari kawasan The Park dan hendak menuju mobilnya yang diparkir di tepi jalan.

Saat bersiap pulang, korban didatangi tukang parkir berinisial IP, pelaku lalu meminta biaya parkir. Namun, korban meminta karcis terlebih dahulu sebelum melakukan pembayaran, kemudian permintaan itu memicu adu mulut antara keduanya.

“Ini tukang parkir (IP) dia minta uang parkir Rp5 ribu, tetapi mungkin ada miskomunikasi, makanya ribut,” ucap A.

Menurut keterangan saksi, korban turun dari mobil dan terlebih dahulu mendorong punggung IP. Diduga tersulut emosi, IP kemudian membalas dengan menikam dada korban menggunakan benda tajam.

“Korban sempat mendorong duluan, lalu tukang parkir balas menikam dada korban,” ungkapnya.

Setelah penikaman terjadi, pelaku langsung melarikan diri. Warga sekitar yang melihat peristiwa itu segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Tak berselang lama, aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar kejadian.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas korban maupun pelaku.*

Tentara di Kendari Jadi Korban Penikaman Juru Parkir Ilegal

0

KENDARIKINI.COM – Parkir liar di Kota Kendari menelan korban, belakangan diketahui korban penikaman juru parkir (Jukir) ilegal adalah seorang Tentara.

Hal tersebut dibenarkan Dandim Kendari, Letkol Inf Herry Indriyanto.

“Iya benar, anggota Korem,” ujarnya saat ditanyakan persoalan tersebut, Minggu 24 Agustus 2025.

Senada dengan hal tersebut, Danden POM XIV/3 Kendari, Letnan Kolonel CPM Haryadi Budaya Pela yang dikonfirmasi juga membenarkan kabar tersebut.

Ia mengatakan bahwa terkait kasus tersebut ditangani oleh Polresta Kendari.

“Yang menangani Polresta Kendari, pelakunya sipil,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa terkecuali pelakunya anggota Tentara, baru pihak POM yang melakukan penanganan.

Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan.

Sebelumnya diberitakan parkir Liar di Kota Kendari menelan korban, kali ini korbannya adalah salah satu pengunjung The Park.

Korban ditikam di depan pusat perbelanjaan The Park, Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu 23 Agustus 2025 malam oleh salah satu Juru Parkir (Jukir) ilegal.

Salah satu saksi berinisial A (18) menuturkan korban keluar dari kawasan The Park dan hendak menuju mobilnya yang diparkir di tepi jalan.

Saat bersiap pulang, korban didatangi tukang parkir berinisial IP, pelaku lalu meminta biaya parkir. Namun, korban meminta karcis terlebih dahulu sebelum melakukan pembayaran, kemudian permintaan itu memicu adu mulut antara keduanya.

“Ini tukang parkir (IP) dia minta uang parkir Rp5 ribu, tetapi mungkin ada miskomunikasi, makanya ribut,” ucap A.

Menurut keterangan saksi, korban turun dari mobil dan terlebih dahulu mendorong punggung IP. Diduga tersulut emosi, IP kemudian membalas dengan menikam dada korban menggunakan benda tajam.

“Korban sempat mendorong duluan, lalu tukang parkir balas menikam dada korban,” ungkapnya.

Setelah penikaman terjadi, pelaku langsung melarikan diri. Warga sekitar yang melihat peristiwa itu segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Tak berselang lama, aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar kejadian.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas korban maupun pelaku.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi korban.*

Rektor Berpulang, UHO Kibarkan Bendera Setengah Tiang

0

KENDARIKINI.COM – Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof Armid meninggal dunia kemarin Sabtu 23 Agustus 2025. Rangkaian acara kedukaan juga digelar dikampus tersebut pada Minggu 24 Agustus 2025.

Penghormatan terakhir diadakan di auditorium UHO dengan menggelar upacara persemayaman yang dipadati banyak pelayat.

Tak sampai disitu UHO juga melakukan pengibaran bendera setengah tiang atas berpulangnya sang rektor.

“Pengibaran bendera setengah tiang, selama 2 (dua) hari, mulai hari ini,” kata Humas UHO Sarman, Minggu 24 Agustus 2025.*

Gerak Cepat PT Vale Tangani Kebocoran Pipa di Towuti

0

KENDARIKINI.COM – Insiden kebocoran pipa minyak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, pada Sabtu, 23 Agustus 2025, menjadi bukti nyata bahwa kekuatan gotong royong adalah kunci menghadapi krisis. Sejak detik pertama, pemerintah, PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale”) dan pemangku kepentingan berkolaborasi memastikan penanggulangan dilakukan dengan cepat, terkoordinasi, dan berorientasi pada keselamatan warga serta pemulihan lingkungan.

Sejak pukul 07.30 WITA, PT Vale mengaktifkan prosedur tanggap darurat dan menurunkan Emergency Response Group (ERG) ke lokasi. Melalui koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Towuti, BPBD, DLH Luwu Timur, aparat kepolisian, dan TNI, terbentuklah tim terpadu yang hingga kini bekerja siang dan malam. Namun di balik langkah teknis, solidaritas warga memberi kekuatan tambahan. Di Dusun Malindowe, para ibu membuka dapur mereka untuk memasak bagi ratusan petugas lapangan, menjadikan kebersamaan sebagai energi pemulihan.
Head of External Relations PT Vale Indonesia Tbk, Endra Kusuma, menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor adalah kunci penanganan. “Kami melihat kekuatan luar biasa ketika pemerintah, PT Vale dan pemangku kepentingan bekerja sebagai satu tim. Dari tindakan teknis di lapangan hingga dukungan ibu-ibu yang memanfaatkan dapur mereka memasak untuk petugas dan relawan yang ada di lapangan. Hal ini adalah bagian dari energi pemulihan,” ujarnya.

Endra menjelaskan, PT Vale berkomitmen untuk memastikan penanganan cepat, transparan, dan bertanggung jawab, dengan tujuan utama memulihkan kondisi masyarakat dan lingkungan.

Hingga saat ini, tim terpadu telah melakukan isolasi dan perbaikan pipa, pemasangan slick bar dan boom absorbent di titik kritis, pengurasan minyak (MFO) dengan mobilisasi tangki penampung, serta inventarisasi area terdampak untuk pemulihan transparan. Semua langkah dipantau setiap hari oleh DLH Luwu Timur guna memastikan akuntabilitas publik.

Bagi PT Vale, insiden ini menegaskan kembali bahwa keberlanjutan bisnis tidak terlepas dari manusia dan lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan menjadi bukti bahwa pemulihan bukan hanya sebuah proses teknis, melainkan perjalanan bersama untuk menjaga kehidupan dan alam di Luwu Timur.*

XLSMART Lanjutkan Ekspansi Layanan Smartfren

0

KENDARIKINI.COM – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui brand Smartfren resmi menghadirkan layanan Smartfren di Kota Palu, Sulawesi Tengah. Mulai hari ini, pelanggan di Palu dan sekitarnya dapat menikmati layanan 4G LTE dan VoLTE yang cepat dan andal melalui jaringan XLSMART. Langkah ini melanjutkan peta jalan ekspansi Smartfren di kawasan Sulawesi, setelah sebelumnya hadir di Provinsi Gorontalo. Antusiasme masyarakat Gorontalo di acara Fun Run yang diikuti lebih dari 500 pelari diharapkan juga akan terjadi di gelaran Smartfren Fun Run Palu 2025 dengan pengalaman yang lebih meriah.

Chief Marketing Officer Smartfren XLSMART, Sukaca Purwokardjono, mengatakan, “Pengaktifan layanan Smartfren di Palu menegaskan komitmen kami menghadirkan konektivitas yang cepat, stabil, dan mudah diakses. Ekspansi ini kami lakukan agar semakin banyak masyarakat merasakan manfaat ekonomi digital mulai dari komunikasi harian, hiburan, hingga aktivitas belajar dan bekerja.”

Sukaca menambahkan, XLSMART terus memperkuat jaringan di koridor utama Palu secara bertahap, termasuk area permukiman, pusat niaga, pendidikan, dan titik keramaian. Fokus kami adalah kualitas pengalaman pelanggan, sehingga pelanggan baru dapat langsung merasakan kelancaran akses data dan panggilan VoLTE.

Untuk merayakan kehadiran layanan ini, Smartfren mengajak masyarakat memeriahkan Smartfren Fun Run Palu 2025 merupakan rangkaian ke-16 setelah hadir di berbagai kota di Indonesia. Acara dimulai pukul 06.00 WITA dan menghadirkan beragam aktivitas: lari 5K, Zumba, pertunjukan hiburan, bazar UMKM local seperti Bakso Bar Bar, Kebab Sedap, ⁠Kedai Ibu Arka, Iyya Kitchen, Nayspudding, dan Kedai Kiki,, serta pembagian doorprize senilai puluhan juta rupiah. Berbagai mitra turut mendukung kelancaran acara ini, Pristine, Wonhae, Sunpride, Makarizo, Scarlet, Erafone, Fitbar, 3Second, Nutrisari, Isoplus, PT. Patrako Motor Abadi, 91KICKS, dan Vivo.

Acara turut dihadiri oleh Division Head Brand Communication Smartfren XLSMART, Edtine Pamilien Gensana, Division Head Product & ARPU Management Smartfren XLSMART, Astiyanto Tri Muktiwibowo; Head Of Sales XLSMART Sulawesi Area, Andi Ikhsan dan Regional Head Sulawesi Kalimantan Smartfren XLSMART, Muhammad Natsir.

Pada kesempatan yang sama, Smartfren memperkenalkan produk unggulan UNLIMITED SUKA-SUKA, paket internet fleksibel untuk menunjang produktivitas pekerja, ibu rumah tangga, keluarga, pelaku usaha, pelajar, hingga kreator digital. Penawaran ini sejalan dengan semangat “Bersama, Melaju Tanpa Batas,” mempertegas komitmen XLSMART menjadi mitra andal dalam transformasi digital masyarakat.

Ke depan, XLSMART akan terus memperluas jaringan di Sulawesi Tengah dan Palu serta menjalin kolaborasi strategis dengan pemerintah daerah, pelaku usaha lokal (UMKM), dan komunitas di berbagai kota guna menciptakan dampak sosial-ekonomi yang lebih luas melalui konektivitas dan pemanfaatan teknologi yang inklusif.

Tentang XLSMART
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (“XLSMART” atau “IDX: EXCL”) adalah perusahaan telekomunikasi terpadu terbaru di Indonesia yang terbentuk dari penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom. Mengusung semangat “innovation with heart”, XLSMART hadir memimpin era digital Indonesia dengan menghadirkan konektivitas yang inklusif, andal, dan siap menghadapi masa depan bagi lebih dari 82,6 juta pelanggan di seluruh Indonesia.

Dengan warisan keunggulan teknologi dan pelayanan pelanggan dari dua perusahaan besar, XLSMART menggabungkan keahlian XL Axiata dalam layanan seluler dan tetap sebagai bagian dari Axiata Group, serta inovasi Smartfren dalam layanan 4G, VoLTE, dan eSIM sebagai bagian dari Grup Sinar Mas.

Dengan tagline “Bersama, Melaju Tanpa Batas”, XLSMART berkomitmen untuk mendorong inklusi digital, mempercepat kemajuan nasional, dan menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia. (Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi www.xlsmart.co.id.*

Jelang Rakornas PHD 2025 di Sultra, Pemprov Gelar Simulasi

0

KENDARIKINI.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., menghadiri kegiatan simulasi pengamanan dan pendampingan dalam rangka Simulasi Liaison Officer (LO) dan Driver untuk penjemputan tamu kehormatan VVIP dan VIP di Bandara Haluoleo, Kendari, Minggu (24/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional Produk Hukum Daerah (Rakornas PHD) Tahun 2025 yang dipusatkan di Kompleks Kantor Gubernur Sultra pada 26–28 Agustus 2025.

Turut hadir dalam kegiatan ini Danlanud Haluoleo atau yang mewakili, serta para Event Organizer (EO) dan Liaison Officer (LO) di Provinsi Sultra. Dalam arahannya, Sekda Sultra, Asrun Lio, menekankan pentingnya kesiapan seluruh pihak, khususnya EO, LO, dan para driver yang bertugas di area bandara, mengingat titik awal penerimaan tamu terletak pada kesan pertama saat kedatangan.

“Kita semua yang bertugas sebagai LO maupun pendamping, serta yang berada di area bandara, harus siap menyambut tamu sesuai prosedur dan protap yang berlaku. Kesan pertama yang baik akan memberikan keyakinan lebih kepada para tamu selanjutnya. Karena itu, kita juga akan mendengarkan arahan teknis dari pihak bandara dan Danlanud terkait dengan area parkir maupun pengaturan lainnya,” ujarnya.

Asrun Lio menambahkan bahwa seluruh rangkaian persiapan ini dilaksanakan sesuai dengan arahan Gubernur Sultra agar pelaksanaan Rakornas PHD 2025 berjalan sukses dan memberikan citra positif bagi daerah.*

Sail to Indonesia 2025 di Busel Resmi Dibuka

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling menghadiri Pembukaan Sail to Indonesia 2025 yang digelar di Kabupaten Buton Selatan, bertempat di Pantai Singku, Desa Gerak Makmur, Kecamatan Sampolawa, Minggu (24/8/2025).

Acara pembukaan turut dihadiri perwakilan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, jajaran Forkopimda Provinsi Sultra, Bupati dan Wakil Bupati Buton Selatan bersama jajaran Pemerintah Daerah, bupati/wali kota se-Sultra yang sempat hadir, Ketua dan Anggota DPRD Buton Selatan, Forkopimda Buton Selatan, Kadis Pariwisata Sultra, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh budaya, serta para pelaku usaha pariwisata dan UMKM. Kehadiran para peserta dan kru pelayaran Sail dari berbagai negara juga menambah semarak acara pembukaan.

Dalam sambutan Gubernur Sulawesi Tenggara yang dibacakan oleh Wakil Gubernur Ir. Hugua, disampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta Sail to Indonesia 2025, khususnya para yachter dan wisatawan mancanegara. Gubernur menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya ajang pelayaran internasional, melainkan juga jembatan diplomasi budaya serta sarana strategis untuk mempromosikan pariwisata Sulawesi Tenggara ke kancah dunia.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, saya menyampaikan selamat datang dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kepada seluruh peserta Sail to Indonesia. Kami merasa bangga atas pilihan Anda untuk singgah di Buton Selatan, daerah kaya budaya, sejarah, dan keindahan alam yang masih asri. Semoga para tamu membawa pulang pengalaman mendalam tentang keramahtamahan masyarakat Sultra,” ungkap Hugua.

Wagub menambahkan, kehadiran Sail di Buton Selatan merupakan momentum penting untuk memperkenalkan potensi alam, budaya, dan kuliner khas daerah ke panggung global. Ia mencontohkan keindahan Pantai Batu Atas, atraksi tari tradisional Lariangi, hingga warisan budaya perahu tradisional lepa-lepa yang menjadi kekayaan khas masyarakat Buton.

“Sulawesi Tenggara memiliki lebih dari 600 pulau dengan potensi bahari luar biasa. Kehadiran Sail akan menjadi pemicu berkembangnya sektor produktif seperti ekonomi kreatif, UMKM, jasa pariwisata, hingga kuliner lokal. Inilah saatnya kita mendorong potensi ini agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata,” tambahnya.

Pemerintah Provinsi Sultra, kata Hugua, berkomitmen mendukung penuh pengembangan pariwisata daerah, namun hal tersebut hanya dapat terwujud melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, komunitas lokal, dan masyarakat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, aparat keamanan, panitia lokal, serta seluruh masyarakat yang telah berperan aktif dalam penyelenggaraan Sail to Indonesia 2025.

“Kebersamaan inilah yang menjadi kunci. Dengan kolaborasi yang solid, saya percaya Buton Selatan tidak hanya akan dikenal sebagai daerah singgah dalam pelayaran, tetapi juga akan tumbuh menjadi destinasi unggulan pariwisata bahari Indonesia,” tegas Hugua.

Rangkaian kegiatan Wonderful Sail to Indonesia 2025 di Buton Selatan akan berlangsung pada 24–28 Agustus 2025. Agenda pembukaan dimulai dengan parade kapal, penyambutan peserta di Singku Lande, penampilan tari daerah, sajian kuliner khas, hingga tarian kolosal Badendda. Agenda berikutnya mencakup kunjungan pasar tradisional, wisata pantai, makan malam bersama masyarakat, sesi foto dengan busana adat, pameran UMKM, serta Gala Dinner yang diisi atraksi budaya. Acara akan ditutup pada Kamis (28/8/2025) dengan keberangkatan para peserta menuju destinasi selanjutnya.

Berdasarkan data terbaru, jumlah peserta Sail to Indonesia 2025 tercatat mencapai 109 orang dengan 36 kapal yacht. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 orang dengan 26 kapal telah meninggalkan Wakatobi untuk melanjutkan perjalanan menuju Buton Selatan. Sementara itu, saat ini di Wakatobi masih terdapat lima orang peserta resmi dengan dua kapal yacht, serta dua orang dengan satu kapal yacht yang tidak termasuk peserta resmi. Kapal-kapal tersebut di antaranya Kiskadee (Belanda dan Jerman), Alicat (Australia), serta Independence (Amerika Serikat).

Dengan semaraknya kegiatan internasional ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap Sail to Indonesia 2025 tidak hanya memperkuat promosi pariwisata, tetapi juga membuka peluang investasi, meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, serta mempererat hubungan masyarakat lokal dengan komunitas internasional.*

Pengurus Mabicab dan Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Konawe Resmi Dilantik

0

KENDARIKINI.COM – Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara, Kakak Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., secara resmi melantik jajaran Majelis Pembimbing Cabang (MABICAB) dan Kwartir Cabang (KWARCAB) Gerakan Pramuka Kabupaten Konawe Masa Bakti 2025–2030, Sabtu, (23/8/2025).

Acara yang berlangsung khidmat dan semarak ini digelar di tengah suasana bulan kemerdekaan. Dalam sambutannya, Kakak Asrun Lio mengawali dengan menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia serta Hari Pramuka ke-64 tahun 2025.

“Dirgahayu Republik Indonesia yang ke-80 dan selamat Hari Pramuka ke-64. Semoga bangsa kita dapat mewujudkan cita-cita proklamasi kemerdekaan: menjadi bangsa yang berdaulat, maju, adil, dan sejahtera,” ucapnya di hadapan peserta pelantikan.

Gerakan Pramuka dan Sejarah Kemerdekaan Kakak Asrun Lio menegaskan bahwa kemerdekaan bangsa Indonesia tidak lepas dari peran gerakan kepanduan, jauh sebelum terbentuknya Gerakan Pramuka secara resmi pada tahun 1961. Nilai-nilai perjuangan itu, lanjutnya, hidup dan tertanam dalam pendidikan kepramukaan melalui sistem kiasan dasar yang membentuk karakter peserta didik: Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega.

“Kiasan dasar ini mengandung nilai sejarah yang mendalam. Siaga berasal dari semangat ‘mensiagakan rakyat’ di awal perjuangan, Penggalang dari semangat ‘menggalang persatuan’ seperti Sumpah Pemuda, Penegak berarti ‘menegakkan kemerdekaan’, dan Pandega mencerminkan semangat ‘memandegani pembangunan’ bangsa,” jelasnya.

Ia juga menyinggung bukti sejarah perjuangan Pandu yang termuat dalam lirik lagu kebangsaan Indonesia Raya, seperti “Jadi Pandu ibuku” dan “Majulah negerinya, majulah pandunya,” sebagai pengingat bahwa kepanduan memiliki akar kuat dalam sejarah perjuangan bangsa.

Gerakan Pramuka Harus Adaptif dan Inklusif

Dalam konteks kekinian, Kakak Asrun mengajak seluruh jajaran Gerakan Pramuka untuk lebih inklusif dan adaptif terhadap perubahan zaman. Pramuka tidak hanya bertugas membina generasi muda berkarakter, tetapi juga hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan bangsa.

“Gerakan Pramuka harus aktif mendukung program pemerintah pusat dan daerah, dan hadir di setiap momentum pembangunan. Seperti filosofi tunas kelapa yang berguna dari akar hingga buahnya, begitu pula kader Pramuka harus berguna di mana pun berada,” ungkapnya.
Khusus kepada jajaran MABICAB dan KWARCAB Konawe, ia menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan Kakak Yusran Akbar sebagai Ketua MABICAB dan Kakak Syamsul Ibrahim sebagai Ketua KWARCAB.

“Saya yakin pelantikan ini akan menjadi awal dari kebangkitan dan kejayaan Gerakan Pramuka di Kabupaten Konawe,” tegasnya.

Gerakan Pramuka sebagai Kawah Candradimuka Kader Bangsa
Kakak Asrun juga menekankan pentingnya pendidikan kepramukaan sebagai bagian dari pembentukan karakter dan sumber daya manusia unggul yang dibutuhkan untuk pembangunan nasional. Ia menyebut bahwa jika ingin mencari kader terbaik untuk birokrasi atau kepemimpinan, carilah dari anggota Pramuka.

“Gerakan Pramuka adalah wadah untuk menempa jiwa patriotik, akhlak mulia, disiplin, dan semangat kebangsaan. Nilai-nilai ini selaras dengan visi pendidikan nasional,” ujarnya.

Penutup Penuh Semangat: Pantun untuk Pramuka Konawe

Di akhir sambutannya, Kakak Asrun Lio menutup dengan tiga bait pantun yang disambut antusias oleh peserta yang hadir:

Dari Sampara ke Unaaha…
Jangan lupa lanjut ke Lambuya…
Satukan hati bersama Pramuka…
Untuk Konawe yang maju dan sejahtera…

Ke Toronipa beli kelapa muda…
Jangan lupa makan sate pokea…
Kalau mau senang dan awet muda…
Sudah di Pramuka inilah tempatnya…

Makan sinonggi pake ikan putih…
Cukup sekian dan terima kasih…

Acara ini turut dihadiri, Bupati Konawe Kakak Yusran Akbar Selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Konawe. Wakil Bupati Konawe Kakak Syamsul Ibrahim selaku Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Konawe.

Selanjutnya, Ketua dan Pimpinan Dprd Kabupaten Konawe, kakak-kakak unsur Fokopimda Kabupaten Konawe, Para Pejabat Sipil dan Tni/Polri.

Kakak-kakak Pimpinan Kwarda, Pengurus Kwarcab Konawe, Pengurus Kwartir Ranting, Pimpinan Saka, para Ketua Mabigus, ketua gudep, para pembina, pelatih, adik-adik dewan kerja, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta berbagai pihak terkait lainnya.*

OPINI: Urat Nadi di Abeli Benuanirae Rusak, Potret Ketimpangan Pembangunan Kota Kendari

0

Kondisi infrastruktur jalan poros penghubung Kelurahan Abeli dan Kelurahan Benuanirae di Kecamatan Abeli, Kota Kendari, patut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Kendari. Jalan tersebut, khususnya di ruas Jalan Konawe Lorong Puskesmas Abeli, saat ini dalam keadaan rusak dan bahkan tidak layak dilalui.

Kondisi jalan itu, Menurutnya merupakan akses vital yang digunakan masyarakat setiap hari, baik untuk menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, pasar, maupun aktivitas ekonomi lainnya.

Selain itu kerusakan jalan mengakibatkan mobilitas warga terganggu, menimbulkan potensi kecelakaan lalu lintas, dan memperlambat perputaran roda ekonomi masyarakat. Ironisnya, sapaan Chute itu bilang, hingga kini belum terlihat adanya langkah nyata dari Pemerintah Kota Kendari untuk melakukan perbaikan yang memadai, padahal alokasi anggaran infrastruktur setiap tahunnya cukup besar dan seharusnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Perhatian pemerintah Kota lebih terkesan banyak tersedot pada proyek-proyek pusat kota, sementara daerah penyangga seperti Abeli justru dianaktirikan.

Pemkot Kendari dan DPRD dalam hal ini Khususnya Dapil Abeli-poasia dan Nambo semestinya hadir dengan kebijakan hingga aspirasi pembangunan yang merata dan berkeadilan, bukan hanya fokus pada wilayah yang dianggap etalase kota maupun basis secara keuntungan politik para wakil rakyat.

Jalan poros Abeli –Benuanirae adalah urat nadi masyarakat di wilayah timur Kendari, sehingga kerusakannya sama saja menghambat pelayanan publik, termasuk akses menuju Puskesmas Abeli yang menjadi fasilitas kesehatan utama warga.

Kondisi jalan poros penghubung Kelurahan Abeli dan Kelurahan Benuanirae di Kecamatan khususnya di ruas Jalan Konawe Lorong Puskesmas Abeli, saat ini berada dalam kondisi rusak parah. Aspal yang terkelupas, lubang besar di beberapa titik, hingga badan jalan yang tergenang air saat hujan menjadi pemandangan sehari-hari.

Kerusakan ini menimbulkan dampak serius seperti Keselamatan warga terancam, Jalan berlubang menyebabkan risiko tinggi kecelakaan. Akses kesehatan terganggu, sebab Jalan ini merupakan jalur utama menuju Puskesmas Abeli. Kerusakan jalan dapat memperlambat mobilisasi pasien, termasuk pelayanan gawat darurat.

Aktivitas ekonomi tersendat, Banyak warga menggantungkan hidupnya pada aktivitas perdagangan, pertanian, dan jasa. Jalan rusak memperlambat distribusi barang dan meningkatkan biaya transportasi.

Ketimpangan pembangunan bahwa anggaran infrastruktur Kota Kendari tiap tahun mencapai ratusan miliar rupiah, tetapi wilayah Abeli yang juga bagian integral kota seolah olah dianaktirikan karena perbaikan jalan lebih difokuskan di pusat kota.

Minimnya prioritas pembangunan merata. Menurutnya, Jalan poros Abeli Benuanirae bukan hanya jalur lokal, tetapi urat nadi transportasi ribuan warga di Kecamatan Abeli. Pemerintah Kota Kendari seolah lebih menitikberatkan pada pembangunan estetika kota seperti taman, trotoar, pusat kota, ketimbang infrastruktur dasar di wilayah penyangga.

Kondisi jalan disana tentu salah satunya kurangnya pemeliharaan rutin, Jalan rusak di Abeli bukan fenomena baru. Kerusakan sudah terjadi bertahun-tahun, tetapi dibiarkan hingga makin parah. Hal ini menunjukkan absennya program pemeliharaan jalan berkala.

Dengan demikian, ia mengklaim bahwa Kerusakan jalan di Kelurahan Abeli dan Benuanirae, khususnya ruas Jalan Konawe Lorong Puskesmas Abeli, adalah potret nyata ketimpangan pembangunan di Kota Kendari. Sebab kata itu, Pemerintah tidak boleh hanya mengejar proyek mercusuar di pusat kota, sementara kebutuhan mendasar masyarakat di kecamatan penyangga diabaikan.

Kondisinya kan sudah jelas, tentu solusinya adalah perbaikan darurat, rekonstruksi menyeluruh, drainase memadai, dan pemeliharaan rutin. Tinggal bagaimana komitmen Pemerintah untuk benar-benar menjadikan masalah ini sebagai prioritas.

Jika langkah nyata tidak segera diambil, maka dampaknya bukan hanya pada kerusakan infrastruktur, tetapi juga pada hilangnya kepercayaan publik terhadap pemerintah kota.*

OPINI: Dulu Dicap Bodoh, Kini Menginspirasi, Saat EQ dan SQ Lebih Penting Daripada IQ

0

Ketika masih duduk di bangku sekolah di Pulau Buton, saya termasuk murid yang sering kali dianggap nakal. Guru-guru saya sudah hafal, selalu punya cerita bolos, bahkan ada guru yang terang-terangan membenci saya karena sikap yang dianggap sulit diatur. Matematika, misalnya, adalah pelajaran yang benar-benar membuat saya merasa tersiksa. Bahkan bukan sekali dua kali saya harus tidur di bawah pohon demi menghindari kelas tersebut. Saya tidak hanya gagal memahaminya, tetapi sering menghindar agar tidak berhadapan langsung dengan pelajaran itu. Label “bodoh” atau “nakal” begitu mudah melekat.

Namun, siapa sangka, di usia belasan tahun saya sudah dipercaya menjadi guru di sebuah Playgroup dan TK di Jakarta dengan kurikulum standar internasional. Saat itu, saya menyadari sesuatu yang penting: ternyata kemampuan saya bukan di angka-angka atau rumus yang rumit, melainkan di kemampuan berinteraksi, menyampaikan sesuatu, dan membangun hubungan dengan anak-anak maupun orang dewasa. Tak berhenti di situ, saya bahkan dipercaya untuk menjadi pembicara termuda di Jakarta, dalam wadah Business Office Ministry (B.O.M.). berbicara di hadapan karyawan perusahaan para profesional yang usianya jauh di atas saya tentang spiritual quotient (SQ).

Itulah titik balik yang membuat saya sadar: keberhasilan seseorang tidak ditentukan oleh IQ semata.

IQ, EQ, dan SQ: Memahami Secara Singkat

Secara keilmuan, IQ (Intelligence Quotient) adalah ukuran kemampuan kognitif—logika, analisis, dan kemampuan akademik seseorang. Itulah yang sering dijadikan patokan utama di sekolah melalui ujian dan nilai rapor.

Namun, ada dua aspek lain yang jauh lebih menentukan kehidupan jangka panjang:

EQ (Emotional Quotient) → kemampuan memahami, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi, serta menjalin hubungan yang sehat dengan orang lain.

SQ (Spiritual Quotient) → kemampuan menemukan makna, tujuan, dan nilai dalam hidup, yang membuat seseorang bisa tetap teguh sekalipun menghadapi kesulitan.

Riset psikologi modern menunjukkan bahwa IQ hanya menyumbang sekitar 20% pada kesuksesan seseorang. Sisanya, sebagian besar ditentukan oleh EQ dan SQ.

Antara Juara Kelas dan “Anak Biasa Saja”

Saya teringat sebuah cerita nyata. Ada dua orang murid yang akhirnya sama-sama mencapai cita-cita masa kecil. Yang satu pilot dan yang lain dokter.

Yang pertama, seorang anak yang berhasil menjadi dokter. Semasa SMA dikenal cerdas luar biasa. Ia selalu juara umum, dielu-elukan guru dan teman, bahkan sering menjadi kebanggaan sekolah. Tetapi ketika sang guru bertemu kembali dengannya setelah ia sukses menjadi dokter, ia justru menunjukkan sikap yang dingin, arogan, bahkan tidak ramah. Ia seolah lupa bahwa guru itu pernah menjadi bagian penting dalam perjalanannya.

Berbeda dengan murid kedua yang menjadi pilot. Semasa sekolah, ia tidak menonjol. Biasa saja, nilai tidak spektakuler. Namun ia dikenal rendah hati, suka membantu teman, bahkan rela berutang demi mentraktir temannya yang tidak mampu. Saat akhirnya juga berhasil menjadi pilot, dan bertemu sang guru, sikap yang ia tunjukkan membuat sang guru terharu. Ia menyambut dengan hangat, penuh rasa hormat, dan membuat gurunya menitikkan air mata karena tidak menyangka, anak yang dulu tidak disanjung, justru tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter mulia.

Kisah ini menegaskan: IQ mungkin bisa menjadikan seseorang sukses secara profesi, tetapi EQ dan SQ lah yang membuat kesuksesan itu bermakna dan berharga.

Temperamen Dasar: Cermin Diri yang Perlu Dikenal

Selain IQ, EQ, dan SQ, ada satu hal lagi yang sering dilupakan: temperamen dasar. Dalam psikologi klasik, temperamen dibagi menjadi empat:

Sanguinis: periang, mudah bergaul, penuh semangat.

Kolerik: tegas, ambisius, cenderung menjadi pemimpin.

Melankolis: perfeksionis, teratur, detail, tapi sering terlalu idealis.

Plegmatis: tenang, sabar, mudah menyesuaikan diri.

Mengenal temperamen dasar diri membantu kita mengasah EQ dan SQ. Misalnya, seorang kolerik yang sadar dirinya mudah marah, bisa belajar menahan ego. Seorang melankolis bisa belajar menerima ketidaksempurnaan. Inilah bekal penting agar kita bisa membina diri menjadi pribadi yang matang.

Nasehat untuk Orang Tua: Jangan Cepat Melabeli Anak

Dari pengalaman saya, ada pesan yang ingin saya sampaikan kepada para orang tua: jangan pernah melabeli anak “bodoh” hanya karena ia tidak cemerlang dalam akademik.

Bisa jadi anak Anda tidak pandai matematika, tetapi ia memiliki empati yang tinggi, suka menolong, atau mampu memimpin. Bukankah dunia membutuhkan pemimpin yang berhati baik, bukan sekadar pintar angka?

Saya sendiri adalah contohnya. Saya dulu dibenci guru karena sering dianggap nakal, bahkan jauh dari predikat “anak pintar”. Namun pengalaman saya di usia belasan tahun mengajar di TK dengan kurikulum standar internasional, lalu berdiri di depan karyawan perusahaan sebagai pembicara, telah membuktikan bahwa setiap anak punya jalan masing-masing. Saya menemukan bakat saya dalam menulis, berbicara, dan memberi inspirasi. Sesuatu yang dulu sama sekali tidak terlihat di bangku sekolah.

Mengasah EQ dan SQ untuk Hidup yang Lebih Bermakna

Pertanyaan berikutnya: bagaimana mengasah EQ dan SQ?

Latih empati: belajar mendengar dengan tulus, bukan sekadar merespon.

Kelola emosi: jangan reaktif, biasakan jeda sebelum bereaksi.

Perkuat spiritualitas: apa pun keyakinannya, luangkan waktu untuk refleksi diri, mencari makna di balik setiap peristiwa.

Perluas pengalaman sosial: hadapi beragam orang, situasi, dan masalah agar kepekaan meningkat.merespon.

Penutup

Hidup mengajarkan saya bahwa nilai rapor bukan penentu masa depan. Anak yang dianggap bodoh hari ini bisa saja kelak berdiri di panggung sebagai pembicara, guru, atau pemimpin yang memberi manfaat.

IQ mungkin membantu kita memulai, tetapi EQ dan SQ lah yang membuat kita bisa bertahan, berkembang, dan meninggalkan jejak yang baik.

Maka, berhentilah meremehkan diri sendiri hanya karena tidak pandai dalam satu bidang. Dan berhentilah meremehkan anak hanya karena nilainya jelek. Karena, bisa jadi, dari tangan-tangan yang dianggap “biasa saja” itulah lahir pribadi-pribadi luar biasa.*7

Parkir Liar Telan Korban, Pengunjung The Park Ditikam Jukir Ilegal

0

KENDARIKINI.COM – Parkir Liar di Kota Kendari menelan korban, kali ini korbannya adalah salah satu pengunjung The Park.

Korban ditikam di depan pusat perbelanjaan The Park, Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu 23 Agustus 2025 malam oleh salah satu Juru Parkir (Jukir) ilegal.

Salah satu saksi berinisial A (18) menuturkan korban keluar dari kawasan The Park dan hendak menuju mobilnya yang diparkir di tepi jalan.

Saat bersiap pulang, korban didatangi tukang parkir berinisial IP, pelaku lalu meminta biaya parkir. Namun, korban meminta karcis terlebih dahulu sebelum melakukan pembayaran, kemudian permintaan itu memicu adu mulut antara keduanya.

“Ini tukang parkir (IP) dia minta uang parkir Rp5 ribu, tetapi mungkin ada miskomunikasi, makanya ribut,” ucap A.

Menurut keterangan saksi, korban turun dari mobil dan terlebih dahulu mendorong punggung IP. Diduga tersulut emosi, IP kemudian membalas dengan menikam dada korban menggunakan benda tajam.

“Korban sempat mendorong duluan, lalu tukang parkir balas menikam dada korban,” ungkapnya.

Setelah penikaman terjadi, pelaku langsung melarikan diri. Warga sekitar yang melihat peristiwa itu segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Tak berselang lama, aparat kepolisian tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di sekitar kejadian.

Polisi juga telah meminta keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap identitas korban maupun pelaku.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pengejaran terhadap pelaku dan belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi korban.*

Rapimprov Kadin Sultra 2025 Bakal Digelar, Anton Timbang: Satukan Visi Dorong Sultra Jadi Magnet Investor

0

KENDARIKINI.COM – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) 2025 pada Rabu, 27 Agustus mendatang di Ballroom Phinisi, Claro Hotel Kendari.

Forum strategis yang dipimpin langsung oleh Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, ini akan mempertemukan para pemimpin Kadin dari seluruh Kabupaten dan Kota di Sultra.

Rapimprov dipandang sebagai ruang konsolidasi untuk merumuskan arah kerja, menentukan prioritas utama, sekaligus memperkuat jejaring antara pengusaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya khususnya di Sulawesi Tenggara.

Dalam pernyataannya, Anton Timbang menegaskan bahwa Rapimprov tahun ini difokuskan pada tiga pilar utama, yakni penguatan sektor ekonomi lokal, menarik investasi baru, dan mengoptimalkan potensi daerah.

“Rapimprov 2025 ini akan menjadi momen krusial bagi Kadin Sultra untuk menyatukan langkah dan visi. Kami berupaya untuk memastikan bahwa Kadin memiliki peran yang lebih signifikan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif di Sultra,” kata Anton Timbang.

Anton menekankan bahwa Kadin Sultra tidak hanya akan menjadi wadah komunikasi antar-pelaku usaha, tetapi juga motor penggerak bagi terciptanya iklim investasi yang sehat. Rapat ini, kata dia, disiapkan sebagai momentum untuk memetakan peluang baru sekaligus memperkuat peran Kadin sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Rapimprov 2025 juga diproyeksikan menghadirkan sejumlah tokoh penting. Ketua Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, dijadwalkan hadir bersama beberapa pengusaha nasional dan calon investor. Kehadiran mereka menjadi sinyal positif bahwa Sultra kini kian diperhitungkan sebagai destinasi investasi potensial di Indonesia timur.*

Kanwil Kemenag Sultra Tingkatkan PAI Melalui Pemanfaatan AI

0

KENDARIKINI.COM – Era digital dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini telah menjadi bagian dari kehidupan manusia. Perkembangan ini tidak bisa kita hindari, bahkan sudah merambah ke dunia pendidikan, termasuk pendidikan agama.

Demikian dikatakan Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Muhamad Saleh, saat membuka kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) melalui AI Tahun 2025, di Aula Hotel Plaza Kubra Kendari, Sabtu 23 Agustus 2025.

Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Pembelajaran Abad 21, Pemanfaatan Al Untuk Guru SMA/SMK/SMP/SD dalam Pembelajaran”, dihadiri Pejabat Administrator Kanwil Kemenag Sultra, Katim Kerja dan Pelaksana pada Bidang Pakis Kanwil Kemenag Sultra, para Narasumber serta Guru PAI Kab/Kota se Sultra.

“Maka, menjadi tugas kita bersama untuk memastikan bahwa teknologi ini bukan sekadar alat, tetapi menjadi wasilah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan penguatan karakter peserta didik,” ungkap Saleh.

Menurut Saleh, Workshop tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas para guru Agama Islam agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman.

Saleh menyebut, guru harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai agama dengan teknologi modern, sehingga pendidikan agama tetap relevan, menarik dan menyentuh hati peserta didik. Dengan pemanfaatan AI, guru dapat lebih kreatif dalam menyusun bahan ajar, mengembangkan metode pembelajaran, hingga melakukan evaluasi yang lebih efektif.

Kendati demikian, Saleh menilai peningkatan kompetensi guru tidak hanya soal penguasaan teknologi, tetapi juga tentang menjaga ruh keikhlasan dan nilai-nilai luhur dalam mendidik dan membentuk karakter peserta didik. Guru Agama Islam tetap harus menjadi teladan akhlak, meskipun memanfaatkan kecerdasan buatan dalam proses mengajar.

Saleh menyinggung pentingnya Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digagas oleh Menteri Agama. Karena, KBC adalah sebuah paradigma pendidikan yang menempatkan cinta sebagai inti dari proses belajar-mengajar.

“KBC ini menyangkut Panca Cinta, diantaranya Cinta Kepada Sang Pencipta. Cinta Kepada Diri Sendiri dan Sesama. Cinta Lingkungan. Cinta Kepada Ilmu Pengetahuan dan yang terakhir Cinta Kepada Bangsa dan Negara,” tegasnya.

Saleh menambahkan, dengan cinta guru akan mendidik dengan ketulusan, siswa akan belajar dengan gembira dan pendidikan akan melahirkan generasi yang berkarakter mulia. Inilah yang membedakan pendidikan agama dari sekadar transfer ilmu, yakni adanya sentuhan spiritualitas dan keteladanan.

Oleh karena itu, Saleh berharap melalui kegiatan ini, para guru semakin siap menghadapi tantangan abad 21, tanpa kehilangan jati diri sebagai pendidik yang berakhlak mulia.

“Mari kita jadikan teknologi sebagai mitra, bukan pengganti peran guru. Sebab, kecerdasan buatan hanyalah alat, sedangkan kecerdasan hati dan jiwa seorang guru tidak bisa tergantikan. Mari kita terus bergerak, berinovasi dan berkhidmat untuk mencetak generasi yang cerdas, beriman dan berakhlak mulia,” pungkasnya.*

Manajemen RSJPDO Bantah Tudingan Korupsi

0

KENDARIKINI.COM – Sebelumnya Lembaga KAMI Sultra melayangkan tudingan korupsi anggaran Rp 6 miliar yang berdasarkan hasil audit pengelolaan anggaran Rumah Sakit Jantung, Pembuluh Darah dan Otak (RSJPDO) Oputa Yi Koo Sulawesi Tenggara sepanjang tahun 2025.

KAMI Sultra duga terdapat kelebihan pembayaran gaji honor tenaga cleaning service di RS Jantung. Kedua; KAMI Sultra duga pembayaran gaji honor tidak sesuai dengan jumlah tenaga honorer yang terdata di RS Jantung. Ketiga; KAMI Sultra duga keberadaan pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) sebanyak 5.000 liter untuk operasional mesin genset rumah sakit pada tahun anggaran 2024 tidak dapat dipertanggungjawabkan oleh RS Jantung.

Terkait tudingan tersebut, Koordinator bagian hubungan masyarakat (Humas) RSJPDO Oputa Yi Koo menjelaskan terkait keberadaan dugaan korupsi Rp 6 miliar yang diduga KAMI Sultra itu tidak benar.

“Tidak benar adanya”, jelas Hasrianto saat diwawancarai media ini di ruangannya pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025 siang.

Menurut Hasrianto, karena data anggaran dan honor tenaga cleaning service di RSJPDO Oputa Yi Koo itu semua sesuai berdasarkan Dokumen Kontrak Satuan Kerja Pejabat Nomor SP : 02/SP-CS/RSJPDO-OYK/2025 pada tanggal 02 Januari 2025.

“Karena menurut kontrak yang ada di dokumen kami, nilai yang tertera tidak sebanyak itu. Untuk jumlah data honor tenaga kerja cleaning service sesuai data kontrak yang ada itu sudah sesuai dengan data yang kami lakukan pendataan tiap bulan di tuangkan dalam berita acara serah terima pekerjaan.” jelas Hasrianto.

“Di situ kami mencocokkan data tenaga (kerja cleaning service) yang ada dengan data kontrak yang sudah disepakati sehingga dasar pembayaran itu sudah sesuai isi kontrak yang disepakati kedua belah pihak untuk tiap bulan dengan jumlah tenaga (cleaning service) yang disepakati,” lanjut Hasrianto.

Sementara itu terkait pengadaan Bahan Bakar Minyak (BBM) 5.000 liter pada tahun 2024 yang tidak diketahui keberedaanya, menurut Hasrianto, juga tidak benar seperti yang diduga KAMI Sultra.

“Tidak benar adanya. Karena BBM pada akhir tahun 2024 itu sudah tersalurkan, dan itu punya pertanggungjawaban sendiri sehingga itu dapat dipertanggungjawabkan keberadaannya,” jelas Hasrianto.

“BBM juga masih ada sampai saat ini, karena belum dioperasikan secara maksimal, karena BBM tahun 2024 yang digunakan pemeliharaan biasa saja sehingga pada tahun 2025 kami tidak melakukan penambahan BBM,” tutup Hasrianto.

Hasrianto juga menginformasikan bahwa RSJPDO Sulawesi Tenggara, dalam waktu dekat akan melakukan persiapan visitasi atau kunjungan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Kendari.

“Melalui kesempatan ini kami juga RSJPDO Oputa Yi Koo menginformasikan dalam waktu dekat ini akan segera melakukan visitasi dengan BPJS Kesehatan (Kota Kendari) terkait percepatan rumah sakit kami bisa menerima BPJS Kesehatan bagi masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara, khusus nya Kota Kendari,” pungkasnya.(Faldi)*

Pelayat Padati Upacara Persemayaman Jenazah Rektor UHO Prof Armid

KENDARIKINI.COM – Upacara ini merupakan penyerahan dari keluarga Almarhum Rektor UHO Prof. Armid ke Civitas Akademika Universitas Halu Oleh (UHO) Kendari di Gedung Auditorium UHO Kendari, Minggu, 24 Agustus 2025.

Dalam memimpin upacara persemayam jenazah Almarhum Rektor UHO Kendari Prof. Armid, Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen Purn Andi Sumangerukka, yang mewakili keluarga jenazah Almarhum Prof. Armin, mengucapkan “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un”.

“Atas nama keluarga besar Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Prof. Armid, S.Si. M.Si. M.Sc D.Sc., kami ucapakan terima kasih perhatian dukungan dan penghargaan yang diberikan kepada institusi Universitas Halu Oleo (UHO). Kami juga menyampaikan permohonan maaf setulus-tulusnya atas segala khilaf dan kesalahan Almarhum (Prof. Armid) selama menjalin hubungan dengan rekan-rekan kerja maupun masyarakat,” ucap Andi Sumangerukka dalam gedung auditorium UHO Kendari, pada hari Minggu, 24 Agustus 2025 siang.

“Kami berdo’a agar Almarhum (Prof. Armid) mendapatkan tempat yang layak disisi Allah Subhanahu wa Ta’ala, “Aamiin” (reaksi ribuan pelayat dalam gedung auditorium UHO,” lanjutnya.

Selain itu, dari civitas akademika UHO Kendari yang diwakili Prof. Dr. Weka Widayati sebagai Ketua Dewan Pertimbangan UHO Kendari, mengucapakan upacara penghormatan ini merupakan bentuk menghormati tanggungjawab kami kepada Almarhum Rektor UHO Prof. Armid.

“Hari ini kami civitas akademika UHO berduka, hari ini kami menerima jenazah Almarhum Prof. Armid, S.Si. M.Si. M.Sc D.Sc., untuk upacara penghormatan kami pada seluruh dedikasi tanggungjawab Almarhum, semoga seluruh amalan Almarhum diterima disis Tuhan yang Maha Esa Allah Subhanahu wa Ta’ala,” ucapa Weka Widayati dalam memimpin do’a upacara jenazah Almarhum Rektor UHO di ruang gedung auditorium UHO Kendari, pada hari Minggu, 24 Agustus 2025 siang.

Dalam prosesi upacara ini juga berdasarkan pemantauan media ini suasana duka batin dari ratusan pelayat selimuti pelataran halaman dan seisi ruang gedung auditorium UHO Kendari dalam mengenang dedikasi Almarhum Rektor UHO Prof. Armid, sebelum jenazah Almarhum dishalatkan di Masjid Arauf Rahim, sebelum jenazah Almarhum dikebumikan di pemakaman Punggolaka, Jalan Perkuburan, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Untuk diketahui sebelumnya Prof. Armid, dikabarkan sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Dr Ismoyo atau yang biasa dikenal RS Korem Kendari sekitar waktu 18.10 Wita malam, setelah dalam proses perawatan medis Prof. Armid, dinyatakan meninggal dunia perihal serangan jantung sekitar waktu 20.08 Wita hari Sabtu, 23 Agustus 2025 malam di RS Korem Kendari dalam usia 50 tahun.

Profil dan Biodata Almarhum Prof. Armid,

Nama: Prof. Armid, S.Si. M.Si. M.Sc D.Sc.
Lahir: Kendari, Sulawesi Tenggara, 18 Juni 1975. Istri: Dr. Fahmiati, S.Si. M.Si. M.Sc.
Anak: 2 orang. Wafat: Kendari, Sultra, 23 Agustus 2025.

Jenjang Pendidikan Tinggi Almarhum Prof. Armid,

S1 Universitas Hasanuddin bidang ilmu kimia, 1994-1999. S2 Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, 2001-2003. S2 University of the Ryukyus bidang Marine Chemistry, Jepang, 2005-2007. S3 University of the Ryukyus Marine and Environmental Science, Jepang, 2008-2011.

Pengabdian Akademik Almarhum Prof. Armid,

Sebagai dosen UHO Kendari sekitar 25 tahun sejak tahun 2000 silam. Sebagai dosen program studi (prodi) kimia pada Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (F-MIPA) UHO Kendari. Almarhum Prof. Armid, dikukuhkan menjadi Guru Besar bidang Ilmu Kimia Kelautan UHO Kendari, pada tanggal 18 Oktober 2023.

Sejumlah Jabatan Fakultas hingga Universitas yang diemban Almarhum Prof.Armid,

Kepala Laboratorium Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (F-MIPA) UHO Kendari. Kepala Pusat Studi Mitigasi dan Penanggulangan Bencana (PMPB) UHO hingga Sekretaris Senat UHO. Wakil Rektor (Warek) IV Bidang Perencanaan dan Kerja Sama UHO Kendari sejak 2017. Rektor UHO Kendari periode 2025-2029.

Karya Buku Almarhum Prof. Armid,

Adab, Indramayu (ISBN: 978-623-497-079-1) Pengelolaan Limpasan Air Permukaan Proyek Smelter Di Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara 182, tahun 2022. Adab, Indramayu (ISBN: 978-623-497-078-4) Pengelolaan Persampahan Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara 218, tahun 2019. Yayasan Publikasi Yasmi, Bandung, Indonesia Nikel dan Produksi Ferronikel (Studi pada PT Aneka Tambang, Pomalaa, Indonesia) 75, tahun 2006.

Hak Kekayaan intelektual (HaKI) Almarhum Prof. Armid,

Pertama; 000464185 Preliminary Investigation of Land Cover/Use, Water Source, Coastal Environment and Socio-Economic Condition in Wangi-Wangi, Wakatobi Regency, Indonesia Buku, tahun 2023.

Dua; 000423503 Geochemical Characteristics of Coastal Environment of Kendari Bay, Indonesia: Metal and Paleoclimatic Studies Associated With Global Warming Laporan Penelitian, tahun 2022.

Tiga; 000423859 Biogeochemical Features Of Elements In The Marine System Of Starring Bay, Indonesia Associated With Global Warming Laporan Penelitian, tahun 2021.

Empat; 000423634 Scleractinian Corals of Kendari Bay, Indonesia: Their Roles as Bioindicator of Metals Pollution and Reconstructor of Climate Changes Laporan Penelitian, tahun 2017.

Lima; 000444246 Material Magnetik dari Pasir Besi Terlapis Silika-Tris untuk Adsorpsi Ion Logam Emas di Lingkungan Pertambangan Laporan Penelitian, tahun 2017.

Penghargaan Almarhum Prof. Armid,

Satyalancana Karya Satya X Tahun (SK Presiden RI No. 56/TK/Tahun 2013).(Faldi)*

Rektor UHO Prof Armid Meninggal Dunia

0

KENDARIKINI.COM – Sebelumnya beredar kabar mengenai Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Armid yang meninggal dunia dikarenakan serangan jantung.

Ucapan turut berdukacita juga berseliweran digrup WhatsApp, selain itu juga dikabarkan bahwa Rektor UHO sempat dirawat di rumah sakit Dr Ismoyo atau lebih dikenal dengan RS Korem.

Prof Armid sebelum dibawah ke rumah sakit dikabarkan mengalami serangan jantung.

Hal tesebut juga dibenarkan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UHO, Dr. Herman, SH, LL.M.

“Iya betul, baru-baru (meninggal dunia),” ujarnya saat dikonfirmasi via telepon WhatsApp, Sabtu 23 Agustus 2025.

Saat ditanyakan perihal kabar Rektor UHO terkena serangan jantung, pihaknya juga membenarkan kabar tersebut.

Untuk diketahui sebelumnya Prof. Armid baru saja dilantik sebagai Rektor UHO untuk periode 2025-2029 pada hari Jumat, 1 Agustus 2025. Upacara pelantikan dilakukan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemdiktisaintek, Prof. Togar Mangihut Simatupang, di Gedung Kemdiktisaintek, Jakarta.*

Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Polres Bombana Amankan Seorang Petani

0

KENDARIKINI.COM – Polres Bombana mengamankan seorang pengedar sabu MA (32) yang sehari-harinya bekerja sebagai seorang petani.

Kapolres Bombana AKBP Wisnu Hadi mengatakan bahwa pihaknya mengamankan pelaku yang kedapatan memiliki sabu 3,95 Gram.

“Pada Hari Kamis Tanggal 21 Agustus 2025 sekitar jam 19.00 WITA, bertempat di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana Personil Polsek Poleang Polres Bombana telah mengamankan 1 orang laki-laki yang diduga melakukan Tindak Pidana Narkotika Golongan I jenis Sabu,” katanya.

Lanjutnya bahwa berawal dari informasi masyarakat, kemudian pihaknya melakukan pengamanan terhadap pelaku.

*Pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan pada kantong celana MA berupa 6 paket bubuk kristal di duga narkotika jenis sabu-sabu yang dikemas dalam plastik kemudian dimasukkan dalam wadah berbentuk kerucut yang disimpan dalam dos kecil lem korea serta 10 paket bubuk kristal di duga narkotika jenis sabu-sabu yang dikemas dalam plastik kemudian dimasukkan dalam wadah berbentuk kerucut yang disimpan dalam tas hitam kecil,” ungkapnya.

Pihaknya juga membeberkan bahwa berdasarkan hasil interogasi awal, dirinya mengakui bahwa paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu tersebut adalah sisa paket yang telah MA edarkan di 3 kecamatan yang merupakan wilayah hukum Polsek Poleang.

“Saat ini terhadap terduga pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Poleang dan selanjutnya di serahkan ke Sat Resnarkoba Polres Bombana untuk penanganan lebih lanjut,” ungkapnya.

Untuk diketahui terduga pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU. RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti