Minggu, November 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 170

Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Polres Bombana Amankan Seorang Petani

0

KENDARIKINI.COM – Polres Bombana mengamankan seorang pengedar sabu MA (32) yang sehari-harinya bekerja sebagai seorang petani.

Kapolres Bombana AKBP Wisnu Hadi mengatakan bahwa pihaknya mengamankan pelaku yang kedapatan memiliki sabu 3,95 Gram.

“Pada Hari Kamis Tanggal 21 Agustus 2025 sekitar jam 19.00 WITA, bertempat di Kelurahan Boepinang Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana Personil Polsek Poleang Polres Bombana telah mengamankan 1 orang laki-laki yang diduga melakukan Tindak Pidana Narkotika Golongan I jenis Sabu,” katanya.

Lanjutnya bahwa berawal dari informasi masyarakat, kemudian pihaknya melakukan pengamanan terhadap pelaku.

*Pada saat dilakukan penggeledahan ditemukan pada kantong celana MA berupa 6 paket bubuk kristal di duga narkotika jenis sabu-sabu yang dikemas dalam plastik kemudian dimasukkan dalam wadah berbentuk kerucut yang disimpan dalam dos kecil lem korea serta 10 paket bubuk kristal di duga narkotika jenis sabu-sabu yang dikemas dalam plastik kemudian dimasukkan dalam wadah berbentuk kerucut yang disimpan dalam tas hitam kecil,” ungkapnya.

Pihaknya juga membeberkan bahwa berdasarkan hasil interogasi awal, dirinya mengakui bahwa paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu-sabu tersebut adalah sisa paket yang telah MA edarkan di 3 kecamatan yang merupakan wilayah hukum Polsek Poleang.

“Saat ini terhadap terduga pelaku dan barang bukti diamankan di Polsek Poleang dan selanjutnya di serahkan ke Sat Resnarkoba Polres Bombana untuk penanganan lebih lanjut,” ungkapnya.

Untuk diketahui terduga pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) UU. RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.*

Ringankan Beban Masyarakat, Polres Bombana Gelar Pasar Murah

0

KENDARIKINI.COM – Polres Bombana beserta Polsek jajaran menggelar gerakan pasar murah (GPM) dalam rangka perayaan HUT RI ke 80.

Langkaah tersebut juga diambil untuk meringankan beban masyarakat untuk mendapatkan sembako dengan harga terjangkau.

Kapolres Bombana AKBP Wisnu Hadi mengatakan bahwa giat ini juga untuk mendukung program pemerintah.

“Giat ini dilakukan secara nasional, giat ini juga untuk menunjukkan bahwa Polri hadir untuk masyarakat,” katanya.

Lanjutnya pihaknya juga melakukan upaya sidak ke pasar-pasar untuk menstabilkan harga sembako di pasaran.

“Dalam sidak kita juga memberikan imbauan agar pedagang tidak melakukan Pengoplosan beras,” pungkasnya.*

Keluarga Pasien Beberkan Dugaan Penipuan Administrasi di RS Hermina Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Seorang pasien Rumah Sakit (RS) Hermina Kendari merasa dirugikan akibat dugaan penyalahgunaan data penjaminan kesehatan dalam proses administrasi rumah sakit. Kasus ini kini tengah ditempuh melalui jalur hukum dan mendapat sorotan publik.

Ahmad Ariansyah, suami dari pasien bernama Yayuk Sapta Bella, mengaku kecewa sekaligus merasa ditipu oleh oknum pihak rumah sakit. Menurutnya, RS Hermina diduga mencoba memanfaatkan data pasien untuk kepentingan klaim ke BPJS Kesehatan, meskipun dirinya telah membayar secara mandiri dengan status perawatan umum.

“Saya sudah membayar Rp20.273.000 untuk biaya operasi sesar dan perawatan istri serta anak kembar saya. Tetapi di dalam kwitansi, penjamin justru tercatat BPJS Kesehatan. Setelah saya konfirmasi ke BPJS, ternyata RS Hermina berusaha melakukan klaim dengan jumlah yang sama seperti yang saya bayarkan,” ungkap Ari (sapaan akrabnya) Sabtu, (23/8)

Adapun Kronologi Kejadian, pada 23 Juli 2025, Istri Ahmad diperiksa di klinik dr. Indah dan direkomendasikan menjalani operasi sesar di RS Hermina.

kemudian, 24 Juli 2025, Ahmad membawa istrinya ke RS Hermina. Awalnya menggunakan BPJS, namun kemudian memilih jalur umum dengan membayar paket operasi dan perawatan senilai Rp17,4 juta.

Setelah itu, 26 Juli 2025 Operasi sesar dilakukan. Istri Ahmad melahirkan bayi kembar prematur yang harus dirawat dalam inkubator.

Selanjutnya pada, 30 Juli 2025, Istri Ahmad diperbolehkan pulang, sementara kedua bayi masih dalam perawatan. Ahmad diminta menambah biaya hingga total pembayaran Rp20,273 juta. Namun, kwitansi resmi tidak langsung diberikan.

31 Juli 2025, Kwitansi dikirim melalui WhatsApp, namun tertera penjamin adalah BPJS Kesehatan, bukan perawatan umum. dan pada 6 Agustus 2025, Ahmad melapor ke BPJS Kesehatan Kendari. Pihak BPJS membenarkan adanya upaya klaim dari RS Hermina dengan nilai Rp21,923 juta. Berkat laporan Ahmad, klaim tersebut berhasil diblokir.

Kemudian pada 8 Agustus 2025, Mediasi digelar antara BPJS, RS Hermina, dan Ahmad. RS Hermina mengakui adanya kesalahan administrasi dan meminta maaf. Namun, Ahmad menolak permintaan maaf karena pada 3 Agustus salah satu bayi kembarnya meninggal dunia.

Ahmad bersama sejumlah aktivis berencana melakukan aksi unjuk rasa menuntut pertanggungjawaban RS Hermina. Namun rencana tersebut batal karena anak kembar keduanya yang masih dirawat di inkubator kembali meninggal dunia pada pagi hari.

Ariansyah menyatakan pihaknya akan menempuh jalur hukum agar kasus ini diusut tuntas, sehingga tidak ada lagi pasien lain yang mengalami hal serupa. Selain itu, ia bersama sejumlah aktivis dan organisasi masyarakat berencana kembali menggelar aksi unjuk rasa untuk mendesak pertanggungjawaban pihak RS Hermina dan pengawasan ketat dari BPJS Kesehatan.

“Kami ingin kasus ini dibuka seterang-terangnya. Jangan sampai musibah keluarga saya dijadikan peluang mencari keuntungan dengan cara yang tidak benar,” tegas Ahmad.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Hermina Kendari belum memberikan keterangan resmi terkait pernyataan Ahmad Ariansyah.*

Terpilih Secara Aklamasi Pimpin IPSI Sultra, Begini Target Dessy Indah Rachmat

KENDARIKINI.COM – Ketua terpilih Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sultra Dessy Indah Rachmat usai terpilih di Musprov IPSI Sultra ke VIII (Delapan) menyampaikan beberapa target yang akan dilaksanakan dalam kepemimpinannya.

“Kita sudah mulai bekerja, mulai besok, besok pagi itu ada seleksi di GOR untuk menghadapi PON Bela Diri,” katanya, Sabtu 23 Agustus 2025.

Lanjutnya pihaknya juga menargetkan mendapatkan medali di PON Bela Diri maupun event pencak silat lainnya.

“Kita targetkan bawa medali,” ujarnya.

Pihaknya juga akan melakukan perbaikan administrasi.

“Kita juga akan tingkatkan kualitas pelatih melalui sertifikasi, agar atlet-atlet yang dihasilkan lebih berkualitas dan membawa prestasi,” pungkasnya.*

Dessy Indah Rachmat Terpilih secara Aklamasi Pimpin IPSI Sultra

KENDARIKINI.COM – Dessy Indah Rachmat (DIR) terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sultra di salah satu hotel di Kota Kendari, Sabtu 23 Agustus 2025.

Dessy usai terpilih secara aklamasi saat membawakan sambutannya mengatakan bahwa Ia akan bersungguh-sungguh dalam memimpin IPSI Sultra.

“Capaian Ketua sebelumnya akan kita tingkatkan dan maksimalkan lagi,” katanya.

Lanjutnya usai terpilih pihaknya akan melakukan konsolidasi internal untuk menghadapi event nasional maupun internasional.

“Kita mulai dari internal, kita konsolidasikan menuju event nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Pihaknya juga menyampaikan akan melakukan sertifikasi pelatih dan juri agar event di daerah lebih berkualitas.

“Kita juga akan melakukan sertifikasi pelatih dan juri,” pungkasnya.

Untuk diketahui kegiatan ini turut di hadiri, Wakil Ketua Umum (Waketum) PB IPSI, Laksda TNI (Purn) Dr. Djayen Tirto Sudarsono, Wasekjen PB IPSI Wasekjen PB IPSI Arko Musrjoko, Kadis Pora Prov Sultra, La Ode Daerah Hidayat, pengurus cabang IPSI Kabupaten dan Kota.

Kegiatan ini juga dibuka langsung oleh Ketua KONI Sultra Andi Ady Aksar yang juga Mantan Ketua IPSI Sultra.*

APH Diminta Tindaki Dugaan Penambangan Ilegal di Lahan Celah CV UBP dan PT Antam

0

KENDARIKINI.COM – Ketua Harian Forum Kajian Hukum dan Lingkungan (Forkam HL) Sulawesi Tenggara (Sultra), Iqbal menyoroti kondisi kawasan hutan pada lahan celah antara Izin Usaha Pertambangan (IUP) CV Unaaha Bakti Persada (CB UBP) dan PT Aneka Tambang (PT Antam) di Blok Morombo.

Iqbal sangat prihatin dengan kondisi hutan di Blok Morombo Kabupaten Konawe Utara, yang terlihat jelas telah ditambang atau diambil nikelnya oleh oknum-oknum penambang koridor.

“Kita yang notabene anak putra daerah Konawe Utara sangat prihatin dengan kondisi kawasan hutan kita yang diobrak Abrik oleh oknum-oknum nakal,” kata Iqbal, Jumat 22 Agustus 2025.

Anehnya, lanjut Iqbal, aktivitas dilahan koridor tersebut bagaimana bisa terlepas dari pantauan dan pengawasan dari instansi terkait.

“Ini yang menjadi pertanyaan, bagaimana bisa aksi ilegal di kawasan koridor itu tidak terpantau dan bahkan tidak ada yang tertangkap. Ini kan ameh,” katanya.

Lebih parahnya, nikel yang diambil didalam kawasan hutan dan lahan koridor tersebut dapat dijual secara mulus tanpa tercium oleh para pemanggu kebijakan di negeri ini.

“Nambang di lahan celah atau koridor, mana kawasan hutan, kemudian nikel dijual sudah dapat dipastikan menggunakan dokumen terbang. Nah, lengkap sudah kerugian negara ini dirampok atau dicuri sumber daya alamnya tanpa tindakan. Ini tidak bisa dibiarkan, wajib kita pertanyakan ke instansi terkait bagaimana ini bisa terjadi. Ini ada kesan pembiaran atau jangan sampai kegiatan oknum-oknum ini direstui oleh mereka,” tutupnya.*

Polres Butur Amankan Pelaku Asusila Anak di Bawah Umur

0

KENDARIKINI.COM – Polres Buton Utara (Butur) melalui Satreskrim Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) menangkap seorang pemuda berinisial IK (21), warga Desa Waode Angkalo, Kecamatan Bonegunu. Ia diduga kuat menyetubuhi anak di bawah umur.

Penangkapan dilakukan pada Kamis (21/8) setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup. Kasus ini terungkap usai keluarga korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bonegunu sehari sebelumnya, 20 Agustus 2025.

Hasil penyidikan sementara mengungkap, aksi bejat IK diduga berlangsung berulang kali sejak Januari hingga Mei 2025 di Desa Waode Angkalo.

Kapolres Buton Utara AKBP Totok Budi S. melalui Kasat Reskrim Iptu Muslimin menegaskan, proses hukum akan berjalan tanpa pandang bulu.

“Tersangka sudah kami lakukan penahanan dan saat ini menjalani pemeriksaan intensif oleh Unit PPA,” kata Iptu Muslimin.

Ia menekankan, kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut perlindungan anak.

“Kami menegaskan bahwa Polres Buton Utara berkomitmen memberikan perlindungan hukum terhadap anak sebagai korban,” ujarnya.

Atas perbuatannya, IK terancam hukuman berat dengan jeratan Pasal 81 Ayat (2) Jo. Pasal 76D Subs. Pasal 82 Ayat (1) Jo. Pasal 76E UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak sebagaimana diubah dengan UU RI No. 17 Tahun 2016.

Kini, tersangka mendekam di Rutan Polres Buton Utara menunggu proses hukum lebih lanjut.*

Alumni Akpol 90 Gelar Baksos, Warga Rasakan Manfaat Langsung

0

KENDARIKINI.COM – Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1990 Batalyon Dhira Brata menggelar rangkaian bakti sosial dan bakti kesehatan bagi masyarakat terdampak banjir rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Sabtu (23/8/2025). Kegiatan ini dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan

Rombongan alumni Akpol 90 yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, SH, MHum, MSi, MM hadir disambut sejumlah Pejabat Utama Polda Jawa Tengah dan Kapolres Demak AKBP Ary Cahya Nugraha. Kegiatan dipusatkan di Mapolsek Sayung, dengan agenda penyerahan 400 paket bantuan sosial kepada masyarakat serta pelayanan kesehatan gratis meliputi pemeriksaan tensi darah, mata, gigi, hingga pemberian obat-obatan.

Dalam kesempatan tersebut, Komjen Dedi juga turut menyapa warga yang sedang memanfaatkan pelayanan kesehatan. Dengan bahasa Jawa yang hangat, ia menanyakan kondisi masyarakat. “Sampun (sudah) diperiksa pak, bu? Mugi-mugi sehat-sehat sedoyo njeh,” ucapnya.

Bagi warga, kehadiran alumni Akpol 90 dengan kegiatan sosial ini menjadi angin segar. Maulida, salah satu penerima bantuan, mengaku sangat terbantu. “Tadi ada pemeriksaan kesehatan, tensi darah dan dapat bantuan juga,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut, sekaligus mendorong adanya penanganan lebih serius terhadap banjir rob yang kerap melanda wilayah mereka. “Semoga banjir cepet bisa diatasi dan tidak macet terus,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, alumni Akpol 90 berupaya menghadirkan kepedulian nyata di tengah masyarakat, sekaligus mempererat kedekatan antara Polri dan warga, terutama saat mereka menghadapi bencana maupun kesulitan sehari-hari.*

Wagub Sultra: Wakatobi Semakin Berwarna

0

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Wagub Sultra), Ir Hugua, menghadiri sekaligus membuka event budaya yakni Festival Wowine di Kabupaten Wakatobi. Jumat 22 Agustus 2025.

Festival Wowine adalah satu dari dua Festival budaya di Sulawesi Tenggara yang masuk dalam 110 Karisma Event Nusantara (KEN) 2025 yang ditetapkan Kementerian Pariwisata RI pada 21 Februari 2025 lalu. Dan satu lagi event di Sultra masuk dalam KEN adalah Wakatobi Wave di Wakatobi.

Menurut Hugua, filsafat Festival Wowine terlalu dalam. Dimana, Festival itu menggambarkan budaya dan keberanian perempuan maritim di Wakatobi. Sebagai Wagub Sultra, Hugua menilai Bupati Wakatobi sangat menghargai figur seorang perempuan.

“Dengan masuknya event ini dalam KEN, pertanda peradaban di Wakatobi lebih maju dari Kabupaten/kota lain. Karena membuat Festival yang mencerminkan seorang perempuan,” ucap Hugua.

Hugua, yang pernah menjabat Bupati Wakatobi dua periode mengungkapkan jika perempuan di Wakatobi sangat tangguh. Hal itu bisa dilihat dari kesehariannya menjalani kehidupan.

“Tangguh karena bertahun-tahun ditinggal suami pergi merantau. Tapi tetap utuh menjaga serta mengharapkan suami kembali. Begitu suami kembali, maka aman-aman saja. Daya tahan yang luar biasa,” kata Hugua.

“Saat suami merantau karena tidak ada kehidupan di kampung, perempuan di Wakatobi menafkahi anak-anaknya hingga sekolah. Bahkan saya dan Pak Bupati ini saja bisa sekolah karena kegigihan seorang ibu,” Hugua, menambahkan.

Selain itu juga lanjut Hugua, perempuan di Wakatobi saat ditinggal suami pergi merantau. Mampu mengembangkan kehidupan sosial dan kemasyarakatan. Seluruh masalah budaya bergerak, apalagi menegakan nilai-nilai agama.

“Jadi kegiatan ini bukan hanya getarkan Indonesia, tapi juga menggetarkan dunia,” ujarnya.

Hugua menegaskan, bahwa Pemprov Sultra mensuport 100 persen kegiatan Festival Wowine di Wakatobi termasuk kegiatan budaya di semua pemerintah daerah di Sultra.

“Kita ada Festival tetap nanti yang akan dimasukan dalam event kalender Sultra yakni Wakatobi dan tujuh kawasan penyangga di 17 kabupaten/kota di Sultra. Kenapa, karena Wakatobi sebagai kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) harus membawa manfaat di 17 kabupaten/kota di Sultra,” beber Hugua.

Kabupaten Wakatobi sebagai wilayah KSPN. Hugua menjelaskan bahwa Pemprov Sultra akan mendukung akses penunjang pariwisata Wakatobi.

“Pak Gubernur ASR mengatakan kepada saya bahwa, Pak Hugua, di sisa empat bulan tahun ini. Kita anggarkan Rp 1 Milyar untuk penerbangan dari dan ke Wakatobi. Tahun depan (2026), kita anggarkan lagi agar penerbangan tidak terhenti,” jelas Hugua.

Dalam pembukaan kegiatan itu, Wagub Sultra menambahkan jika meninggalkan pesan dan kesan. Dimana kegiatan itu sudah berjalan sangat alamiah. Karena kealamian dan kesederhanaan adalah kecanggihan itu sendiri.

“Berarti Wakatobi canggih dong, kita sudah buktikan bahwa kita bisa lakukan. Wakatobi memang semakin berwarna,” tutup Hugua.*

Ketua KONI Sultra: Musprov IPSI Sultra ke VIII Spesial

KENDARIKINI.COM – Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melaksanakan Musyawarah Provinsi (Musprov) ke VIII (Delapan) di salah satu hotel di Kota Kendari.

Dalam kesempatan tersebut turut di hadiri, Wakil Ketua Umum (Waketum) PB IPSI, Laksda TNI (Purn) Dr. Djayen Tirto Sudarsono, Wasekjen PB IPSI Wasekjen PB IPSI Arko Musrjoko, Kadis Pora Prov Sultra, La Ode Daerah Hidayat serta pengurus cabang IPSI Kabupaten dan Kota.

Waketum PB IPSI Djayen Tirto Sudarsono mengatakan bahwa momentum Musprov adalah ajang pemilihan Ketua tingkat Provinsi.

“Mari sama-sama kita jadikan ajang pemilihan Ketua sebagai momentum untuk meningkatkan prestasi, bukan menjadi ajang untuk mengkotak-kotakkan,” katanya.

“Perbedaan adalah hal yang lumrah, namun tidak untuk jadi ajang mengkotak-kotakkan,” tambahnya.

Lanjutnya bahwa pihaknya berharap IPSI di Sultra terus membawa prestasi.

“Apalagi di Musprov ini hadir Kadis Poranya tinggal di komunikasikan saja bagaimana pengembangan atlet, apalagi Presiden Prabowo merupakan Ketua Umum PB IPSI, jadi tidak susah lagi untuk pengembangan atlet,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Ketua Umum KONI Sultra Andi Ady Aksar mengatakan bahwa Musprov kali ini sangat spesial.

“Saat Musprov lalu itu tidak dihadiri Ketua KONI Sultra, dan Kadis Pora, nah ini ada dua-duanya di Musprov kali ini,” kata Mantan Ketua IPSI Sultra.

Lanjut Triple A bahwa pihaknya berharap di Musprov ini menjadikan momentum untuk meningkatkan prestasi.

“Semoga Ketua Terpilih bisa mengukir prestasi dan menumbuhkan kembangkan atlet-atlet pencak silat kita,” pungkas Ketua DPD Gerindra Sultra.*

SBSI Adukan Dugaan Pelanggaran Hak Pekerja Hotel Wixel ke Kemenaker

0

KENDARIKINI.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia Kota Kendari (SBSI) Kendari menggelar Aksi Sekaligus Melaporkan Wixel Hotel Kendari Atas Dugaan Gaji Di Bawah Skala Upah Minimum Kota, Uang Pesangon Pekerja Yang Tidak Di Berikan Serta Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) yang tidak dilakukan Ke Kementrian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI)

Ketua SBSI Kota Kendari Iswanto Sugiarto, mengatakan bahwa pelanggaran yang dilakukan Hotel Wixel Kendari Merupakan Tindakan Yang Tidak Bisa Di Toleransi, Sehingga Ia Bertandang Di Kemnaker RI untuk meminta agar perusahaan tersebut segera di periksa dan ditindak tegas.

“Sesuai data yang kami dapatkan dari pekerja, yaitu slip gaji bahwa Hotel Wixel Kendari hanya memberikan gaji pokok sebesar Rp.2.500.000 sedangkan kalau kita merujuk SK. Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 100.3.3.1/488 Tahun 2024 Tentang Upah Minimum Skala Kabupaten/Kota, yaitu Rp.3.314.389, Sehingga ini merupakan pelanggaran hak pekerja dan pemerintah harus tegas menindak masalah ini”. ujar Ketua SBSI Kendari.

ia juga menduga bahwa telah ada indikasi laporan palsu ke BPJS ketenagakerjaan terkait upah pokok

“jika berdasar pada slip gaji pekerja gaji pokok yang diberikan Rp.2.500.000 sedangkan upah yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan adalah upah pokok yang diberikan Rp.3.314.389 sehingga kami menduga telah terjadi laporan palsu terkait upah pokok,” tambahnya.

Iswanto juga mengatakan berdasarkan temuan kami dapatkan bahwa Wixel Hotel Kendari juga memberikan kontrak hanya sekali kepada pekerja berstatus PKWT, Sehingga Ketidakjelasan ini berbahaya bagi pekerja jika terjadi pemutusan hubungan kerja.

Ia juga menambahkan bahwa hasil dari investigasi kami SBSI Kendari di Dinas Ketenagakerjaan Dan Transmigrasi Kota Kendari, rupanya WLKP Hotel Wixel Kendari tidak terdaftar.

“Jika kita merujuk UU. No. 7 Tahun 1981 Tentang Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan hal itu tentunya bertentang” tuturnya.

Ketua SBSI Kendari memberikan Seluruh data dan bukti-bukti terkait pelanggaran hak pekerja akan kepada pihak Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Dirjen Binwas Naker K3) untuk segera di tindak lanjuti.

“Data temuan ini kami berikan kepada Binwas dan K3 Kemnaker RI untuk segera di tindak lanjuti karna jika terbukti dan merujuk UU Ketenagakerjaan, UU BPJS, dan UU WLKP maka sanksi yang harus didapatkan pihak Hotel Wixel Kendari adalah pencabutan izin sementara dan bahkan tindak pidana”. tutupnya.

Sementara itu HRD Hotel Wixel yang dikonfirmasi via pesan dan panggilan WhatsApp, serta SMS dan panggilan telepon enggan memberikan tanggapan.*

Mahasiswa Sultra Geruduk Kantor PT VDNI di Jakarta

0

KENDARIKINI.COM – Puluhan Massa dari Pemuda 21 Sultra-Jakarta menggelar aksi demonstrasi di kawasan kantor pusat PT Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI), Thamrin Jakarta. puluhan pendemo melakukan aksi telanjang dada.

“Kami melakukan aksi unjuk rasa sambil buka baju karena Pihak PT VDNI melakukan Aksi refresif. salah seorang peserta aksi di pukuli oleh pihak pengamanan Perusahaan. Ya udah kita telanjang aja sekalian,” kata pemimpin demo, Eghy seftiawan, Jumat (22/8/2025).

Eghy yang berasal dari Konawe menjelaskan, aksi demo ini dilakukan karena sudah bertahun-tahun Aktivitas Smelter PT VDNI di Kabupaten Konawe melakukan Pencemaran lingkungan. Selama bertahun-tahun, tak ada Tindakan berarti dari Pemerintah terkait dugaan kuat keterlibatan PT VDNI dalam merusak lingkungan dan Pencemaran udara di sekitar kawasan operasional Kecamatan Morosi.

“Hari ini Kita mendesak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia segera memanggil direksi ataupun unsur Pimpinan Perusahaan PT VDNI,” ujarnya.

“Ini masalah serius. jangan hanya sekedar di evaluasi tapi berikan sanksi hukum terhadap unsur pimpinan maupun direksi PT.VDNI Kita tidak bisa membiarkan industri merusak lingkungan tanpa ada tindakan sigap dari Pemerintah pusat,” kata Eghy.

Salah satu kordinator Aksi Asrawan Sumardin mendesak kementerian ESDM RI segera memberikan sanksi terhadap PT VDNI serta menelaah kembali perizinan lingkungan serta standar Keselamatan kerja perusahaan tersebut.

Asrawan juga mengecam keras sikap PT VDNI yang selama beberapa tahun terakhir dinilai abai terhadap tunggakan pajak kepada pemerintah Daerah senilai Miliaran Rupiah yang diduga sampai saat ini belum dibayarkan oleh perusahaan.

Problematika yang harus menjadi perhatian serius juga kata Asrawan terkait rentetan kecelakaan Kerja di kawasan Smelter PT VDNI “Insiden tragis kematian buruh di tambang dan smelter nikel dimana ini menunjukkan lemahnya komitmen kepatuhan entitas usaha PT.VDNI terhadap standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3),” ujarnya.

Asrawan menegaskan agar Pemerintah Indonesia melalui Kementerian ESDM dan Kementerian Investasi untuk segera mencabut izin operasional kawasan PT.VDNI.

Eghy meminta agar Pemerintah segera membentuk Tim Investigasi Gabungan yang terdiri dari DPR RI, Kementerian ESDM, KLHK dan KEMENAKER untuk segera mengambil langkah tegas terkait Operasional PT.VDNI

Saat ditemui Eghy juga menyampaikan jika pihaknya akan melakukan aksi unjuk rasa lanjutan di kantor pusat VDNI di Autograph Tower jakarta dan Kementerian ESDM RI.

“Kami tidak bisa tinggal diam ya melihat rentetan peristiwa ini, kami tidak ingin masalah-masalah semacam ini terjadi terus terjadi, maka dari itu kami akan menggelar aksi lanjutan sebagai bahan evaluasi di kantor VDNI dan Kementerian terkait,” tutupnya.*

Kakanwil Kemenag Sultra Buka Giat Olimpiade Bahasa Arab

0

KENDARIKINI.COM – Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Muhamad Saleh membuka kegiatan Olimpiade Bahasa Arab Ke-8 Tahun 2025 Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang berlangsung di Aula Pondok Pesantren Ummusshabri Kendari, Sabtu (23/8/2025).

Hadir, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sultra, Ketua dan Pengurus Yayasan Ummusshabri Kendari, Kepala Madrasah serta Guru MTs dan MA Ummusshabri Kendari.

Muhamad Saleh dalam sambutannya mengatakan, Bahasa Arab bukan hanya sekedar bahasa komunikasi, tetapi juga bahasa agama, bahasa ilmu dan bahasa peradaban Islam.

“Al-Qur’an, Hadis dan khazanah keilmuan Islam lahir dalam bahasa Arab. Maka menguasai bahasa Arab berarti membuka pintu untuk memahami sumber ajaran Islam secara lebih mendalam,” ucap Saleh.

Melalui kegiatan Olimpiade Bahasa Arab ini, lanjut Saleh, diharapkan lahir generasi muda yang cerdas, religius dan berdaya saing, sekaligus memiliki kecintaan terhadap bahasa Arab.

“Inilah salah satu ikhtiar kita dalam menyiapkan generasi Qur’ani yang moderat, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Saleh berharap, momentum tersebut tidak hanya dijadikan ajang silaturahmi, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran guru dalam mengembangkan kurikulum pembelajaran bahasa Arab yang kreatif, inovatif dan berbasis cinta.

“Guru bahasa Arab adalah ujung tombak yang akan menanamkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan dan kemanusiaan melalui bahasa,” imbuh Saleh.

Untuk itu, Saleh mengajak seluruh guru agar terus meningkatkan kompetensi, menguasai metode pembelajaran modern, serta membimbing peserta didik dengan penuh kasih sayang dan keteladanan.

“Melalui seleksi Olimpiade ini, mari kita dukung bersama lahirnya siswa-siswa terbaik yang kelak akan mewakili Sulawesi Tenggara di tingkat nasional, bahkan internasional. Kepada para peserta, bertandinglah dengan jujur, sportif dan penuh semangat. Jadikan olimpiade ini sebagai pengalaman berharga untuk meningkatkan kualitas diri,” pungkasnya.

Anis Baswedan: LK II HMI Cabang Raha Ruang Penting Kader HMI Asah Daya Pikir Kritis

0

KENDARIKINI.COM – Kegiatan Intermediate Training Latihan Kader II (LK II) Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Raha, Sulawesi Tenggara, kini mendapat respon kritis dari Calon Presiden Periode 2024-2029 Anis Baswedan, yang juga sebagai Alumni HMI, Jum’at, 22 Agustus 2025.

Kegiatan Intermediate Training LK II HMI Cabang Raha, ini rencana akan mulai dilaksanakan pada tanggal 29 Agustus 2025 – 4 September 2025 dengan Tema Nasiona “Trajektori HMI: Aktualisasi Peran HMI sebagai Organisasi Perjuangan” di Kabupaten Muna, Sulawasi Tenggara.

Dalam menyambut Kegiatan Intermediate Training LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Raha tersebut, Anis Baswedan yang juga sebagai Alumni HMI mengucapkan selamat.

“Selamat dan sukses atas penyelenggaraan LK II tingkat nasional HMI Cabang Raha,” ucap Anis Baswedan melalui rekaman video berdurasi 00.34 detik yang diterima media ini pada hari Jum’at, 22 Agustus 2025 malam.

Selain itu Anis Baswedan, juga mengucapkan kegiatan Intermediate Training LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Raha merupakan kegiatan ruang penting bagi kader HMI mengasah nalar dan daya pikir kritis.

“Kegiatan ini merupakan ruang penting bagi kader HMI untuk memperdalam Nilai-nilai Keislaman, memperkuat kapasitas kemimpinan, juga mengasah naral dan daya pikir kritis,” ucap Anis Baswedan.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan melahirkan kader-kader (HMI) tangguh yang siap berkontribusi nyata bagi umat bagi bangsa” tutupnya.

Menanggapi hal itu, Ketua HMI Cabang Raha, Kadirman mengungkapkan respon Calon Presiden Periode 2024-2029 yang juga sebagai Alumni HMI dalam video berdurasi 00.34 detik itu merupakan bentuk dukungan Kegiatan Intermediate Training LK II Tingkat Nasional HMI Cabang Raha, Sulawesi Tenggara.

“Untuk video ini adalah bentuk dukungan kegiatan LK II HMI CABANG RAHA,” ungkap Kadirman saat dikonfirmasi media ini melalui via pesan dan telfon WhatsApp pada hari Jum’at, 22 Agustus 2025 malam.(Faldi)*

Semarak Kemerdekaan, PT AWK Cabang Kendari Gelar Berbagai Lomba

0

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Anindya Wiraputra Konsult (AWK) Cabang Kendari, Sulawesi Tenggara, menggelar serangkaian lomba antar karyawan, Sabtu (23/8/2025).

Lomba tahun ini mengusung tema “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”. Berbagai jenis perlombaan disiapkan, baik perorangan maupun kelompok. Untuk kategori perorangan, di antaranya lomba cerdas cermat, memindahkan air menggunakan sendok, dan menurunkan karet melalui hidung. Sementara kategori kelompok meliputi lomba pesan berantai, serta estafet sarung.

Kepala Cabang PT Anindya Wiraputra Konsult Cabang Kendari, Soesanto Eko Wardojo, mengatakan kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme karyawan.

“Kami ingin mengedukasi generasi muda khususnya karyawan tentang arti penting kemerdekaan. Melalui lomba-lomba ini, kami harap seluruh karyawan bisa merasakan kegembiraan dan kebanggaan dalam memperingati HUT ke-80 RI,” ujar Soesanto.

Ia menambahkan, meski pelaksanaan lomba sempat tertunda karena kesibukan audit, namun kegiatan akhirnya tetap bisa terlaksana dengan penuh semangat.

“Sejatinya lomba ini kami laksanakan pekan lalu. Namun karena ada kesibukan audit, kami fokuskan ke situ terlebih dahulu sehingga baru bisa digelar hari ini. Meski sederhana dan hanya melibatkan internal perusahaan, maknanya tetap besar bagi kami,” ungkapnya.

Selain itu, Soesanto juga berpesan agar seluruh karyawan terus meningkatkan sikap, adab, keterampilan, dan keilmuan untuk kesuksesan bersama.

“Dengan momen HUT ini, PT Anindya mengucapkan syukur karena masih diberikan kesempatan untuk berkarya dan mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur mendahului kita semua,” katanya.*

Alasan Ekonomi Jadi Motif Dua Pria di Kolaka, Nekat Curi Emas dan Uang hingga Berujung Diamankan Polisi

0

KENDARIKINI.COM – Tim Elang Anti Bandit Polres Kolaka amankan dua orang pelaku atas tindak pidanan pencurian. Dua pelaku ini masing-masing berinisial AR (19) dan RF (22) dari Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, Jumat 22 Agustus 2025.

Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif menyampaikan bahwa AR mencuri emas milik korban inisial RH seberat 40 gram beserta uang tunai senilai Rp1.300 juta rupiah.

Lanjut, kata Dwi Arif, dari pengakuan AR, emas dan uang tersebut diberikan kepada RF.

“Terduga pelaku mengakui bahwa setelah mengambil emas sekitar 40 gram dan uang sebanyak Rp1.300 juta rupiah tersebut, pelaku memberikan emas tersebut kepada saudara RF,” kata Dwi Arif.

Atas kejadian ini, korban mengalami kerugian materil sekitar Rp61.300 juta rupiah.

Sambung Dwi Arif, para pelaku melakukan aksi pencurian untuk memenuhi kebutuhan pribadi.

“Ekonomi, untuk memenuhi kebutuhannya,” ujarnya.

Dwi Arif menambahkan saat ini kedua pelaku telah diamankan ke Mako Polres Kolaka guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kedua pelaku diancam dengan pasal 362 KUH Pidana dan atau Pasal 480 Ayat (1) KUH Pidana.(Amin)*

Kadivhumas Polri Ajak Perkuat Rasa Cinta Tanah Air

0

KENDARIKINI.COM – Kadivhumas Polri Irjen Pol. Sandi Nugroho mengisi materi dalam kuliah umum di Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru.

Kepada mahasiswa di Fakultas Hukum USU tersebut, Kadivhumas Polri menyinggung mengenai peran penting generasi muda dalam membangun bangsa. Ia menyebut, sebagai generasi penerus bangsa, para mahasiswa harus menjadi agen perubahan.

“Jadilah agen perubahan yang membawa kebaikan bagi bangsa dan negara. Teruslah berjuang dan jangan pernah menyerah dalam meraih cita-cita. Ingatlah bahwa masa depan bangsa ada di tangan kita,” ujar Kadivhumas Polri, Jumat (22/8/25).

Menurut Kadivhumas, di tengah dinamika global yang berdampak juga pada Indonesia, negeri ini tetap bisa terjaga. Ke depan akan semakin kompleks tantangannya.

Ditegaskan Kadivhumas Polri, untuk menghadapi tantangan ke depan tersebut, seluruh elemen bangsa harus bersatu. Persatuan dan kesatuan disebutnya menjadi hal yang sangat penting.

“Jadi nilai yang paling utama dari kesatuan bangsa adalah utamanya adalah mengutamakan persatuan dan persaudaraan bangsa,” ungkap Kadivhumas.

Lebih lanjut Kadivhumas menekankan, kecintaan terhadap negeri ini harus dimiliki oleh masyarakat, terutama generasi muda. Dengan keberagaman yang ada di Indonesia, mulai dari budaya, adat, istiadat, semua menjadi kekayaan yang patut dibanggakan.

“Setelah kita bersatu, persatuan yang kita kembangkan, maka jangan lupa identitas nasional harus kita lakukan untuk selalu meningkatkan kecintaan kita kepada bangsa dan negeri. Siapa lagi yang mempertahankan bangsa dan negeri kita kalau bukan kita?” jelas Kadivhumas yang merupakan alumnus S2 dan S3 Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.*

Sambut Rakornas PHD, Diskominfo Sultra Gelar Rapat Persiapan Bersama Media

0

KENDARIKINI.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar rapat persiapan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah (PHD) tahun 2025 bersama sejumlah perwakilan media di Kota Kendari. Kegiatan ini berlangsung di Aula Diskominfo Sultra, Jumat (22/8/2025).

Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sulawesi Tenggara, Dr. M. Ridwan Badallah, S.Pd., MM., serta dihadiri oleh Kepala Biro Hukum Setda Sultra, Sekretaris Diskominfo, Pranata Humas, staf bidang IKP, dan perwakilan media.

Dalam arahannya, Kepala Diskominfo Sultra menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, termasuk fasilitas ID Card khusus bagi awak media yang akan meliput kegiatan Rakornas. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran akses dan peliputan.

“Media adalah mitra strategis pemerintah dalam menyosialisasikan program dan agenda penting. Rakornas PHD ini akan dihadiri para menteri, gubernur se-Indonesia, hingga bupati dan wali kota. Kami berharap media dapat mengawal dan mempublikasikan kegiatan ini sehingga memberi dampak positif bagi Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa Rakornas PHD bukan hanya seremoni, melainkan juga diharapkan memberi efek berganda pada perekonomian daerah. Kehadiran tamu dari berbagai provinsi akan mendorong sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pariwisata lokal. Karena itu, peran media sangat penting dalam memperkenalkan potensi Sulawesi Tenggara di tingkat nasional.

Sementara itu, Kepala Biro Hukum Setda Sultra, Syafril, menambahkan bahwa Pemprov Sultra telah menaruh perhatian besar terhadap kesiapan acara. Beberapa hal teknis yang menjadi fokus adalah pengaturan akomodasi, konsumsi, transportasi, hingga fasilitas peliputan media.

“Kami berharap sinergi dengan media dapat terjalin dengan baik. Apa yang menjadi kekurangan akan menjadi bahan evaluasi bersama, agar pelaksanaan acara strategis berikutnya bisa lebih efektif dan efisien,” ungkapnya.

Rakornas PHD 2025 akan diselenggarakan di Provinsi Sulawesi Tenggara pada 26–28 Agustus 2025.*

Polda Sultra Jemput Keluhan Masyarakat Tobimeita, Warga Sampaikan Aspirasi Mulai dari Narkoba hingga Lalu Lintas Sekolah

0

KENDARIKINI.COM – Polda Sultra kembali menggelar program Jumat Curhat bersama masyarakat, yang kali ini berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Tobimeita, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Jumat (22/8/2025).

Kegiatan dimulai pukul 08.00 Wita dipandu oleh AKBP Dodik Totok Subiantoro, S.IK (Wadir Polairud Polda Sultra) selaku moderator, serta dihadiri pejabat utama dari berbagai satker Polda Sultra, tokoh masyarakat, perangkat kelurahan, hingga warga setempat.

Dalam forum terbuka tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya kekhawatiran terhadap peredaran narkoba dan keamanan pelapor, permintaan keringanan biaya pengurusan SIM C, serta penjelasan terkait perizinan galian C. Selain itu, warga juga menyoroti masalah anak di bawah umur yang terlibat tindak pidana, pentingnya program P4GN untuk siswa sekolah dasar, serta pencegahan narkoba melalui kegiatan olahraga bagi generasi muda.

Guru dan tokoh masyarakat setempat juga meminta agar personel lalu lintas ditempatkan di depan sekolah pada jam masuk, demi keselamatan siswa. Tak ketinggalan, pertanyaan mengenai status tes urine sebagai barang bukti dalam proses hukum juga mengemuka.

Seluruh pertanyaan dan keluhan masyarakat langsung ditanggapi oleh pejabat Polda Sultra sesuai bidang tugasnya. Satresnarkoba menegaskan bahwa identitas pelapor narkoba akan dilindungi, Ditreskrimsus memberikan penjelasan terkait galian C, sementara Ditlantas menyatakan siap berkoordinasi dengan Polsek setempat untuk pengaturan lalu lintas di sekolah.

Kegiatan ini juga menjadi ruang apresiasi, dimana seorang guru SD 4 Kendari menyampaikan terima kasih atas respon cepat Polsek Abeli dalam menangani kasus anak di sekolah.

“Melalui Jumat Curhat, masyarakat bisa menyampaikan langsung persoalan yang mereka hadapi, dan kami berupaya merespons serta mencarikan solusi bersama,” ujar salah satu pejabat Polda Sultra yang hadir.

Program Jumat Curhat ini berjalan lancar, penuh suasana partisipatif, dan menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam membangun komunikasi yang harmonis dengan masyarakat.*

Baksos Siswa SIP, Ringankan Beban LPQ Al Hidayah Konsel

0

KENDARIKINI.COM – Sebagai bentuk kepedulian dan rasa syukur, Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 54 Gelombang 2 Tahun 2025, Resimen Citta Dharma Laksita, menggelar kegiatan bakti sosial di Lembaga Pendidikan Quran (LPQ) Al Hidayah. Berlangsung di Desa Laikaaha, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (21/8/2025), kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebaikan dan mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat.

Berbagi dengan Hati Mengusung tema “Berbagi dengan Hati”, para siswa SIP menyerahkan bantuan berupa beras, telur, mi instan, dan minyak goreng. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap para santri dan pengurus LPQ.

Jaswan, salah satu perwakilan siswa, menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar penyerahan bantuan. “Kami hadir di sini membawa semangat berbagi. Sedikit yang kami berikan ini semoga bisa bermanfaat bagi adik-adik santri dan membantu meringankan beban pengurus yayasan,” ujarnya.

Kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi. Momen kebersamaan terlihat jelas saat para santri menyambut rombongan dengan gembira.

Cerminan Nilai Citta Dharma Laksita
Bakti sosial ini adalah implementasi dari nilai-nilai Citta Dharma Laksita, yaitu semangat tulus mengabdi kepada bangsa dan negara. Selain mempererat hubungan, kegiatan ini juga menegaskan komitmen siswa SIP untuk hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, dan memberikan manfaat nyata.

Jaswan berharap kegiatan ini menjadi berkah dan awal dari sinergi berkelanjutan antara institusi pendidikan kepolisian dan masyarakat.

“Kami berharap langkah kecil ini menjadi berkah, baik bagi kami maupun bagi LPQ Al Hidayah. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari sinergi yang berkelanjutan antara institusi pendidikan kepolisian dan masyarakat,” tutup Jaswan.

Haru dan Syukur dari LPQ Al Hidayah
La Onta, pemilik sekaligus pengelola LPQ Al Hidayah, menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya. “Kami sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mendidik anak-anak menghafal Al-Qur’an dan menanamkan nilai-nilai akhlak mulia,” ungkapnya.

Dengan semangat kebersamaan, SIP Angkatan 54 Gelombang 2 Resimen Citta Dharma Laksita membuktikan bahwa kepedulian dan rasa kemanusiaan adalah fondasi penting dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat ikatan kebangsaan.*

Putusan MK Perintahkan Sekolah Gratis, Kadis Dikbud Kendari: Masih Tunggu Regulasi Teknis Kemendikdasmen

0

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Pusat dan Daerah diperintahkan untuk menggratiskan pendidikan Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP), maupun sekolah Swasta.

Perintah tersebut berdasarkan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 3/PUU-XXIII/2024 tentang pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP, baik negeri maupun swasta, yang dibacakan MK pada tanggal 27 Mei 2025 kemarin.

Menanggapi perintah tersebut, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kendari, Saemina, masih menunggu regulasi teknis Kementerian Pendidikan Dasar dak Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia.

“Kita msh (masih) menunggu regulasi di keluarkan dari kementrian,” kata Saemina saat dikonfirmasi media ini melalui via pesan dan telfon WhatsApp pada hari Jum’at, 22 Agustus 2025 siang.

Terkait putusan tersebut, Saemina juga mengaku Pemerintah Kota Kendari mendukung keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang pendidikan gratis untuk jenjang SD dan SMP, baik negeri maupun swasta.

“Klau (kalau) kami pemerintah kota termasuk ibu wali mendukung penuh dgn (dengan) ada keputusan MK, dan selama ini sekolah negeri sdh (sudah) gratis tdk (tidak) ada pembayaran,” akui Saemina.

Untuk diketahui total pelajar tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tahun 2025 hingga kini tercatat mencapai lebih 62.268 ribu Siswa. Dan total sekolah tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tercatat capai sebanyak 180 sekolah, Sekolah Dasar (SD) capai sebanyak 126 sekolah, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) capai sebanyak 42 sekolah sehingga total satuan pendidikan capai sebanyak 348 sekolah.(Faldi)*

Seorang Wanita Tunawisma di Baubau Ditemukan Tewas

0

KENDARIKINI.COM – Seorang wanita inisial W (35) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di Kelurahan Wangkanapi, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Kamis 21 Agustus 2025.

Kapolsek Wolio IPTU Muh. Rusdi membenarkan kejadian ini, bahwa wanita ini merupakan warga dari Desa Walompo, Kecamatan Siontapina, Kabupaten Buton.

“Benar kemarin. Korban inisial W umur 35 tahun dari Desa Walompo, Kecamatan Siontapina, Buton,” katanya, Jumat 22 Agustus 2025.

Muh. Rusdi menerangkan korban merupakan seorang tunawisma yang memiliki latar belakang gangguan mental.

Dari keterangan warga setempat, korban meninggal dunia diduga akibat penyakit yang sejak lama dideritanya.

“Dugaannya itu menurut teman-temannya dia (korban) sudah lama sakit,” ujarnya.

Jasad korban segera di evakuasi ke RSUD Palagimata Baubau. Dari hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.

Muh. Rusdi menambahkan keluarga korban menerima dengan lapang dada atas kejadian ini. Selanjutnya, jasad korban segera dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

“Pihak keluarga sudah mengikhlaskan. Korban langsung dibawa ke rumah duka,” pungkasnya.(Amin)*

Keluarga Korban Siswa SMAN 12 Kendari Minta APH Proses Hukum Pelaku Pengeroyokan Seadil-adilnya

0

KENARIKINI.COM – Keluarga dari korban pengeroyokan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 12 Kendari berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) yang sementara menangani kasus pengeroyokan terhadap Siswa SMAN 12 Kendari diproses hukum Seadil-adilnya.

Hal ini disampaikan langsung oleh Ayah kandung dari korban bernama Alfiansyah (17) tahun, setelah ditanya terkait kasus pengeroyokan yang menimpa anaknya.

“Iya, wajib diproses hukum seadil-adilnya,” katanya sembari menitihkan air mata.

Purwo Setiono (ayah kandung dari korban) saat diwawancara media ini pada hari Kamis, 21 Agustus 2025 malam di RSUD Bahteramas Kota Kendari, Sulawesi Tenggara

“Karena anak saya tidak bersalah, tidak tahu apa-apa dikroyok sampai seperti itu parahnya,” lanjut Pria yang sehari-harinya menggantungkan hidup dari usaha warung makan Sari Laut.

Sementara itu mengenai keadaan pasien Siswa SMAN 12 Kendari kini menurut Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Saiful mengatakan keadaan anaknya mulai membaik.

“Keadaan sudah baik. Alat bantu pernapasan sudah dicabut. Selang makanan juga ssh dicabut, sudah belajar minum pake sendok,” kata Saiful, saat dikonfirmasi media ini melalui via pesan WhatsApp pada hari Kamis, 21 Agustus 2025 malam.

Sebelumnya kasus pengeroyokan siswa SMAN 12 Kendari ini terjadi saat korban melintas di kawasan THR, Jalan Budi Utomo, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), sekitar pukul 15.00 WITA sore, Minggu 17 Agustus 2025.(Faldi)*

Yayasan Hadji Kalla Perluas Penerima Beasiswa Kalla 2025 di Sultra

0

KENDARIKINI.COM – Yayasan Hadji Kalla melalui LAZ Hadji Kalla kembali menghadirkan Beasiswa Kalla 2025 untuk mahasiswa di Sulawesi Tenggara (Sultra). Program ini merupakan wujud nyata kepedulian Yayasan Hadji Kalla untuk menjaga generasi muda agar tetap melanjutkan pendidikan hingga tuntas.

Data statistik pendidikan tinggi Kemendikbud, mencatat adanya penurunan angka putus kuliah dari tahun 2020 sampai dengan 2022 yakni dari 8.173 (8%) menjadi 3.470 (3%). Angka tersebut menunjukkan bahwa tantangan akses dan kelanjutan pendidikan tinggi masih banyak yang belum terwujud di kawasan Sultra.

Manager Educare Yayasan Hadji Kalla, Therry Alghifari mengatakan guna menekan angka putus kuliah di wilayah Sultra, pihaknya menyediakan program beasiswa untuk jenjang sarjana (S1), Diploma 4 (D4) dan Diploma 3 (D3) baik yang berasal dari kampus negeri maupun swasta.

“Kami butuh meningkatkan jumlah penerima manfaat di Sulawesi Tenggara. Karena itu, kami ingin memperluas kerja sama dengan perguruan tinggi setempat agar semakin banyak mahasiswa dapat terbantu,” ujar Therry Alghifari, saat ditemui jurnalis Kendarikini.com di salah satu Coffe Shop di Kendari pada Kamis 21 Agustus 2025.

Ia menegaskan, beasiswa ini bukan hanya soal biaya kuliah, tetapi juga tentang menjaga semangat belajar agar tidak padam.

Dukungan program Beasiswa Kalla juga hadir dari berbagai perguruan tinggi, diantaranya Wakil Rektor II Universitas Mandala Waluya Kendari Toto Surianto yang memberikan apresiasi terhadap program tersebut.

“Banyak mahasiswa kami berprestasi tetapi terkendala biaya. Program ini menghadirkan harapan baru, dan kami berharap sinergi ini dapat berlanjut,” ungkap Toto Surianto.

Sementara Wakil Rektor III Universitas Sulawesi Tenggara, Herman Titop menambahkan, kerjasama Yayasan Hadji Kalla merupakan langkah nyata dalam menekan angka putus kuliah.

“Kerja sama ini sangat berarti bagi mahasiswa kami. Kehadiran Beasiswa Kalla menjadi langkah nyata dalam menekan angka putus kuliah di Sulawesi Tenggara.” tambahnya.

Selain itu, penerima Beasiswa Kalla tahun 2022, Amanda Apriyanti, Jurusan Farmasi dan Nurfadillah Jurusan Ilmu Komunikasi di Universitas Halu Oleo menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap Yayasan Hadji Kalla. Menurut mereka, Beasiswa yang diterima dari Yayasan Kalla sangat membantu mahasiswa yang terkendala financial untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

“Bagi saya beasiswa ini sebagai jembatan bagi yang kekurangan biaya untuk melanjutkan kuliah. Kegiatan-kegiatannya juga sangat bermanfaat untuk pengembangan diri,” tutur Nurfadillah.

Pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 telah dibuka mulai 16 Juni 2025 dan akan ditutup pada 5 September 2025. Berikut ini link pendaftaran Beasiswa Kalla tahun 2025:
https://form.yayasanhadjikalla.or.id/beasiswa_Kalla_2025_2026

Rumah Warga di Konawe Dilahap Sijago Merah, Satu Unit Motor Hangus Terbakar

0

KENDARIKINI.COM – Satu unit rumah milik warga, Ambo Upe (56), di Desa Padang Mekar, Kecamatan Padangguni, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) hangus dilahap Si Jago Merah pada Rabu 20 Agustus 2025.

Kejadian ini bermula saat korban sedang mandi yang lokasinya berjarak sekitar 30 meter dari rumahnya.

Seorang warga bernama Tiara melihat sebuah asap keluar dari rumah korban. Saat mendekati rumah korban, Tiara melihat kobaran api dari arah ruang tamu hingga perlahan api tersebut makin membesar.

Kapolsek Abuki IPTU Asmuddin mengatakan warga kemudian berdatangan membantu memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya.

Akan tetapi, kobaran api yang makin membesar sehingga membakar isi rumah rumah berupa satu unit TV, satu unit motor, mesin genset beserta barang-barang lainnya.

“Namun api makin besar dan membakar rumah serta seluruh isi rumah antara lain yaitu TV, satu unit motor revo, mesin genset dan barang barang lainnya,” kata Asmuddin, Kamis 21 Agustus 2025.

Kebakaran ini, kata Asmuddin, diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

Asmuddin menambahkan adapun total kerugian materil dari kebakaran ini diperkirakan sebesar Rp150 juta.

“Atas kejadian kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa namun korban material diperkirakan sekitar Rp150 juta,” pungkasnya.(Amin)*

Polda Sultra Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine di THM

0

KENDARIKINI.COM – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Bagian Binopsnal melaksanakan kegiatan penyuluhan peran serta masyarakat dalam pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, disertai tes urine bagi karyawan, pegawai, dan LC di THM Omnia Executive Karaoke and Resto, Kendari, Kamis (21/8/2025).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 hingga 17.30 WITA tersebut dibuka oleh Manejer Omnia, Gom Amran, S.Pd. Selanjutnya, Kabag Binopsnal Ditresnarkoba Polda Sultra, Kompol Jumardin, SH., MH., memberikan materi penyuluhan. Materi yang disampaikan meliputi edukasi bahaya narkoba melalui video, pengertian dan gejala penggunaan narkoba, dampak serta ciri-ciri penyalahgunaan, hingga modus operandi peredaran gelap narkoba. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman terkait UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika serta UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Kompol Jumardin menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap jalur masuk narkoba dan berbagai faktor penyebab penyalahgunaan. Ia juga menekankan peran aktif masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba di Sultra.

Usai penyuluhan, tim Bid Dokkes Polda Sultra melaksanakan tes urine kepada 27 orang yang hadir. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba.*

Semarak Kemerdekaan, Diskominfo Sultra Bagikan Hadiah Lomba 17 Agustus

0

KENDARIKINI.COM – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar acara pembagian hadiah bagi para pemenang lomba dalam rangka memeriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Kegiatan ini berlangsung di Aula Mepokoaso Diskominfo Sultra, pada Kamis (21/8/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfo Sultra, Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang, Kasubag Kepegawaian, staf lingkup Diskominfo, serta para pelajar yang sedang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Jenis perlombaan yang digelar sebelumnya meliputi lomba makan kerupuk, lomba kelereng, lomba bola gotong, lomba lari karung, lomba joget kursi, lomba estafet sarung, dan lomba estafet balon. Setiap perlombaan dibagi dalam kategori putra dan putri.

Kepala Dinas Kominfo Sultra dalam sambutannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian lomba bukan hanya menghasilkan para juara, tetapi juga mempererat persaudaraan, menumbuhkan kebersamaan, serta menghadirkan keceriaan bagi seluruh peserta.

“Melalui lomba ini kita bisa melihat semangat kebersamaan, kekompakan, dan keceriaan yang tercipta. Inilah yang menjadi nilai utama dari kegiatan dalam rangka peringatan HUT RI ke-80,” ungkapnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pengumuman dan penyerahan hadiah bagi pemenang lomba di tiap bidang. Adapun juara umum pada rangkaian lomba tahun ini diraih oleh Sekretariat Diskominfo Sultra.*

Polres Bombana Gelar Upacara Peringatan Hari Juang POLRI

0

KENDARIKINI.COM – Polres Bombana menggelar upacara peringatan hari juang POLRI bertempat di lapangan apel Tatag Trawang, Kamis 21 Agustus 2025.

Kapolres Bombana AKBP Wisnu Hadi saat membawakan sambutannya mengatakan bahwa momentum peringatan hari juang POLRI merupakan momentum refleksi tiap insan Bhayangkara.

“Ini momentum tahunan yang menjadi momentum untuk kita bersama merefleksikan tugas dan tanggung jawab kita,” katanya.

Lanjutnya bahwa di momentum ini pihaknya menekankan kepada tiap personil untuk menjadikan lembaga Polri selalu hadir ditengah masyarakat.

“Polri untuk Masyarakat, bukan hanya sekedar slogan, bagaimana kita aplikasikan dalam pelaksanaan tugas,” pungkasnya.*

Pemprov Sultra Ikuti Rakorwil Sulampua Triwulan III Tahun 2025 di Maluku

0

KENDARIKINI.COM – Mewakili Gubernur, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Sekda Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, mengikuti Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) Triwulan III Tahun 2025 bertajuk “Akselerasi Pembiayaan Inklusif untuk Memperkuat Ekonomi Sulampua”, bertempat di Ballroom Santika Hotel, Ambon, Maluku, Kamis (21/8/2025).

Sekda Asrun Lio mengatakan, mewakili Gubernur Sultra menyampaikan bahwa kegiatan tersebut cukup penting dalam rangka memperkuat fungsi advisory, baik kepada pemerintah pusat maupun daerah.

Untuk itu, masih dia, Pemprov Sultra memberikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan yang telah menggelar diseminasi kebijakan wilayah, untuk memperkuat pembiayaan inklusif dan berkualitas, guna mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua).

Sekda Sultra, Asrun Lio menerangkan, melalui hasil Rakorwil yang disampaikan oleh Koordinator Wilayah Sulampua, yakni Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan bahwa wilayah Sulampua secara konsisten menjadi growth driver perekonomian nasional. Berdasarkan rilis Q2’25, 2 provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi berasal dari wilayah Sulampua.

“Rilis Q2’25 atau laporan resmi mengenai data ekonomi untuk periode April–Juni 2025 menunjukan bahwa ada lima Provinsi di Sulampua termasuk Provinsi Sulawesi Tenggara, tercatat memiliki pertumbuhan ekonomi diatas pertumbuhan ekonomi nasional yaitu sebesar 5,12% (yoy). Sedangkan khusus untuk Sultra mencapai5,89 %,” terangnya.

Dia melanjutkan, perekonomian Sulampua pada Q2’25 tumbuh 5,12% (yoy) lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya (5,03%) dan menyamai capaian pertumbuhan Nasional (5,12%). Dari sisi LU, pertumbuhan yang lebih baik ditopang sektor pertambangan, perdagangan, konstruksi, dan infokom. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan utamanya didukung perbaikan PMTB, Net Ekspor dan Kons. LNPRT.

Sekda Sultra menyampaikan, berdasarkan berita resmi statistik per 1 Agustus 2025 bahwa 38 provinsi mengalami inflasi termasuk Sultra. Tingginya pertumbuhan ekonomi di wilayah Sulampua perlu didukung dengan laju inflasi yang rendah dan stabil. Pada Juli’25, lima provinsi dengan inflasi tahunan terbesar berada di wilayah Sulampua, tertinggi oleh Papua Selatan. Sedangkan Papua Barat merupakan inflasi terendah se nasional.

“Komoditas yang paling banyak menjadi penyumbang inflasi secara ytd atau Year-to-Date di wilayah Sulampua adalah emas perhiasan, cabai rawit, beras, tomat, dan ikan layang. Meskipun demikian, melalui sumber BPS dan proyeksi BI bahwa inflasi Sulampua tahun 2025 diprakirakan terjaga dalam rentang sasaran inflasi 2,5±1%,” ujarnya.

Sekda Sultra melanjutkan lagi, adapun usulan tindak lanjut rakorwil Sulampua TW III 2025 yakni diperlukan peningkatan penyaluran kredit produktif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Sulampua sebagai growth driver perekonomian nasional. Serta diperlukan inovasi skema pembiayaan guna memastikan alokasi kredit lebih optimal ke sektor-sektor produktif.

Jenderal ASN Provinsi Sultra ini menyampaikan hasil rakorwil yang dipaparkan oleh Koordinator Wilayah Sulampua, dimana menyimpulkan sejumlah tantangan dan rekomendasi pengendalian inflasi:

Pertama yakni bagaimana melakukan penyaluran beras SPHP secara masif melalui berbagai kanal distribusi seperti GPM Intensif, ritel modern, kios pangan, dan mitra distribusi, dengan penyederhanaan mekanisme verifikasi yang cepat dan efektif oleh BULOG dan pihak terkait.

Kedua, melaksanakan GPM yang fokus ke komoditas inflasi, terutama beras dan hortikultura seperti Cabai Rawit, Bawang Merah, dan Tomat, yang bekerja sama dengan petani Champion Enrekang (Cabai Rawit, Bawang Merah) & Petani Malino (tomat), melalui fasilitasi distribusi pangan (FDP).

Ketiga, Perluasan Gerakan Tanam Barito (Bawang Merah, Rica, Tomat) di Pekarangan & Lahan Menganggur, misalnya pekarangan Sekolah, Lapas, Pekarangan Desa (Penguatan Peran PKK)

Empat, optimalisasi Cold Storage, melalui penguatan peran BUMD sebagai penyedia fasilitas. Cold Storage disediakan dengan kapasitas yang tidak terlalu besar (cukup untuk kebutuhan), mempertimbangkan kapasitas ketersediaan Listrik biaya operasional.

Lima, pemanfaatan Mesin D’Ozone (Teknologi Plasma Ozone) untuk memperpanjang masa simpan komoditas pangan hortikultura. Contoh implementasi di Kelompok Tani Cabai Magelang Jateng (2017), dan Kelompok Tani Bawang Sultra (2021)

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir diantaranya Wakil Gubernur Maluku sekaligus membuka kegiatan rakorwil. Selanjutnya para Gubernur se Sulampua atau yang mewakili, Kepala Perwakilan Bank BI se Sulampua, dan berbagai pihak terkait lainnya.*

OPINI: Perbedaan Zakat, Wakaf, Pajak dalam Ekonomi Islam

KENDARIKINI.COM – Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang maha pengasih lagi maha penyayang. “Langkah yang pertama untuk menghancurkan suatu bangsa adalah menghapus ingatannya. Hancurkan buku-bukunya, budayanya, dan sejarahnya.” Maksud dan tujuan tulisan ini bukan untuk menghancurkan ingatan suatu bangsa, tapi untuk membangun ingatan suatu bangsa. Harta yang rakyat punya ada hak pejabat negara. Fokus pembahasan adalah perbedaan zakat, wakaf, dan pajak.

Zakat adalah bagian dari satu rukun Islam yang lima. Membayar zakat, yaitu sebagian harta yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim untuk diberikan kepada golongan yang berhak menerimanya, seperti fakir miskin dan lainnya. Zakat memiliki dampak luas dalam kehidupan sosial dan ekonomi.

Kewajiban dan Keutamaan Zakat

Pertama; Membersihkan dan Mensucikan Harta: Allah berfirman dalam QS. At-Taubah ayat 103; “Ambillah zakat dari harta mereka (guna) menyucikan dan membersihkan mereka, dan doakanlah mereka karena sesungguhnya doamu adalah ketenteraman bagi mereka. Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. At-Taubah:103).

Kedua; Keimanan dan Ketaqwaan: Dalam QS. Al-Baqarah: 177; Allah menyebutkan bahwa salah satu ciri orang yang bertakwa adalah mereka yang menunaikan zakat. “Tegakkanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang-orang yang rukuk.” (QS. Al-Baqarah ayat 43).

Ketiga; Membantu Kaum Dhuafa dan Mengurangi Kemiskinan: Allah berfirman dalam QS. Al-Hasyr ayat 7; “(Demikian) agar harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja di antara kamu.” “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim dan tidak menganjurkan untuk memberi makan orang miskin. Celakalah orang-orang yang melaksanakan salat, (yaitu) yang lalai terhadap salatnya, dan enggan (memberi) bantuan.” (QS. Al-Ma’un ayat 1-7).

Keempat; Menumbuhkan Empati dan Kepedulian Sosial: “Perumpamaan kaum mukminin dalam hal saling mencintai, menyayangi, dan mengasihi, seperti satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuhnya sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut merasakan sakit dengan demam dan tidak bisa tidur.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kelima; Sifat Kikir dan Cinta Dunia: Secara fitrah, manusia cenderung mencintai harta. Namun, Islam mengajarkan agar harta digunakan untuk kebaikan dan bukan semata-mata untuk kepentingan duniawi.

Kewajiban dan Keutamaan Wakaf

Wakaf secara umum merujuk pada penahanan dan pemberian manfaat harta secara berkelanjutan dalam ajaran Islam. Meskipun tidak disebutkan secara eksplisit dengan kata “wakaf”, Al-Qur’an memuat ayat-ayat yang menjadi dasar dan dorongan untuk berwakaf, seperti QS. Ali Imran ayat 92 dan QS. Al-Baqarah ayat 267 yang mendorong umat untuk berinfak dari harta yang dicintai sebagai bentuk kebajikan. QS. Al-Hajj ayat 77 juga menegaskan pentingnya berbuat baik dan tolong-menolong dalam kebajikan, yang mencakup wakaf sebagai salah satu bentuk sedekah jariyah.

Kewajiban dan Keutamaan Pajak

Kedua, hadis nabi, “Tidak halal harta seseorang muslim kecuali dengan kerelaan dari pemiliknya. Dalil lain yang bisa dicantumkan “Sesungguhnya pelaku/pemungut pajak (diazab) di neraka” (HR Ahmad 4/109, Abu Dawud). Hadits ini diperkuat dengan hadits yang lain. “Dari Abu Khair Radhiyallahu ‘anhu beliau berkata ; “Maslamah bin Makhlad (gubernur di negeri Mesir saat itu) menawarkan tugas penarikan pajak kepada Ruwafi bin Tsabit Radhiyallahu ‘anhu, maka ia berkata : ‘Sesungguhnya para penarik/pemungut pajak (diazab) di neraka”(HR Ahmad 4/143, Abu Dawud 2930).

Pungutan pajak hanya boleh, kecuali pendapatan negara dalam keadaan darurat sebagaimana dalam konteks ekonomi Islam. Penjelasan ini sejalan dengan konsep dasar pada firman Allah dalam Al-Qur’an: “Siapa yang dalam kondisi terpaksa memakannya (sesuatu yang haram) sedangkan dia tidak menginginkannya dan tidak pula melampaui batas, maka tidak ada dosa baginya” (QS. Al-Baqarah ayat 173). “Dan sesungguhnya Allah telah menjelaskan kepada kalian apa yang Dia haramkan, kecuali yang terpaksa kalian makan” (QS. Al-Nahl ayat 115).

Prinsip kepastian zakat sudah diperkenalkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah, sebab persentase zakat untuk setiap jenis harta sudah ditetapkan. Sedangkan kewajiban pajak untuk terpenuhi, dipungut dengan cara yang bijaksana. Sehingga zakat telah memiliki sifat-sifat seperti pajak, walau tidak persis sama. (Ahmad A.F. EI-Ashker dan Rodney Wilson, Islamic Economocs-A Short History, (Leiden: Brill NV, 2006), hlm. 97-99).

Sampai sini kita mengerti perbedaan zakat, wakaf, dan pajak. Kita tidak menolak pemerintah pungut pajak, hanya cara memungut pajak tidak boleh dengan cara memberatkan masyarakat, namun dipungut dengan cara yang bijaksana. Sebagaimana yang dilakukan Abu Bakar ash-Shiddiq, Umar bin Khatab, Utsman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib pada masa Khulafaur Rasyidin. Mereka adalah orang-orang yang bijak dan takut pada murka Allah.

Beriku ini adalah merupakan pernyataan Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani tentang keadilan ekonomi dan keuangan syariah;

“Jadi kalau kita bicara tentang keadilan bagaimana yang lemah kita bantu. Kalau dalam bahasa syariah (Islam) itu yang disebut menggunakan zakat, wakaf. Pada dasarnya mereka yang mampu menggunakan kemampuannya, karena di dalam setiap rezeki dan harta yang kamu dapatkan ada hak orang lain. (Saya) bukan ustadzah ya dalam hal ini. Tapi ini karena Menteri Keuangan juga dalam setiap rezeki anda ada hak orang lain. Caranya hak orang lain itu diberikan ada yang melalui zakat, ada yang melalui wakaf, ada yang melalui pajak. Dan pajak itu kembali kepada yang membutuhkan,” kata Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani dikutip dari video detik.com dalam acara Sarasehan Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah, Rabu (13/8/2025).

Di Indonesia dalam konteks pungutan pajak selain “pajak tambahan” telah menjadi pendapatan utama Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Berbagai bermacam-macam jenis; pajak penghasilan (PPh), pajak konsumsi (Pajak pengeluaran dari masyarakat konsumsi keperluan primer seperti makanan dan minuman), pajak bumi dan bangunan (PBB), dan berbagai jenis pajak lainnya. Akibat negara menetapkan pajak sebagai pendapatan utama APBN menyebabkan APBN bergantung pada pendapatan pajak dalam membiayai pembangunan sosial, ekonomi, infrastruktur fisik seperti jalan dan jembatan.

Misal di pasar seperti “gerai market modern” memasukkan pajak konsumsi dalam penjualan keperluan primer kepada semua masyarakat tanpa terkecuali masyarakat itu mampu dan tidak mampu “just time” satu ukuran sama untuk semua. Sehingga menyebabkan setiap hari masyarakat menabung uang dalam keadaan darurat, tapi ternyata setiap hari adalah keadaan darurat, sebab pungutan pajak terus naik.

Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat 29; “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan cara yang batil.” Jadi berdasar fokus pembahasan “Perbedaan Zakat, Wakaf, dan Pajak” terang membuka mata batin kita bahwa sesungguhnya dasar pernyataan Menteri Keuangan Ibu Sri Mulyani, adalah suatu bentuk kekeliruan yang sangat fatal mengobrak-abrik ajaran Islam dalam ekonomi Islam tanpa ilmu. Sebab, zakat, wakaf, tidak sama persis pajak dalam konteks ekonomi Islam.

Maka kesimpulan serta saran dari beberapa poin penting dalam fokus tulisan adalah: Pertama; Bayar zakat adalah bagian rukun Islam yang lima. Kedua; Wakaf adalah pemanfaatan harta bagi keperluan masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. Ketiga; Pajak adalah suatu keharaman dalam ekonomi Islam. Keempat; Tidak bisa menyamakan atau sandingkan antara yang haram dan yang halal. Kelima; Yang halal zakat yang haram pajak, boleh pungut pajak kecuali dalam keadaan darurat dengan cara yang bijaksana. Keenam; Indonesia dalam keadaan darurat pajak wajib pajak.*

Usai Dinyatakan Hilang Tiga Hari, IRT di Mubar Berhasil Ditemukan di Kota Ambon

0

KENDARIKINI.COM – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), Eva Yulianti (25), warga Desa Lailangga, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil ditemukan di pelabuhan Yos Soedarso, kota Ambon, Provinsi Maluku, Kamis 21 Agustus 2025.

Saat dikonfirmasi Jurnalis Kendarikini.com, Kapolsek Lawa IPDA Haswan membenarkan kejadian tersebut.

“Kebetulan itu pelapor tadi dia sampaikan bahwa (Eva Yulianti) sudah ditemukan di Ambon, di pelabuhan,” kata Haswan melalui sambungan telpon WhatsApp.

Lanjut, kata dia, keluarga dari Eva Yulianti berkoordinasi dengan kerabat yang ada di Ambon untuk menunggunya di pelabuhan Yos Soedarso. Sebab sebelumnya, pihak keluarga mendapat informasi bahwa Eva Yulianti meninggalkan rumah menuju Kota Ambon.

“Kebetulan keluarga dari sini (Muna Barat) telpon kesana (Ambon) jadi dia (Eva Yulianti) di tunggu di pelabuhan,” ujarnya.

Saat ini Eva Yulianti masih berada di Kota Ambon, rencananya akan dipulang ke rumahnya di Desa Lailangga, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat.

“Informasinya begitu, cuman kita belum tahu kepastiannya kapan. Kalau menurut pelapor ini katanya mau dikembalikan kesini,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Eva Yulianti meninggalkan rumah pada Senin 18 Agustus 2025 sekitar pukul 08.00 WITA dan tak kunjung kembali.

Selanjutnya, pihak keluarga membuat laporan kepolisian ke Polsek Lawa agar dilakukan pencarian terhadap Eva Yulianti.(Amin)*

Kasus Dugaan Ijazah Palsu Anggota Dewan di Kendari Bakal Masuk Tahap Persidangan

0

KENDARIKINI.COM – Kasus dugaan ijazah palsu yang menjerat anggota DPRD Kota Kendari LA terus bergulir.

Terbaru, Kejari Kendari telah melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri (PN) Kendari.

Kajari Kendari, Ronal H Bakara yang dihubungi via pesan WhatsApp Kamis 21 Agustus 2025 mengatakan bahwa pihaknya telah melimpahkan berkas perkara yang bersangkutan.

“Sudah dilimpahkan siang ini,” ujarnya.

Lanjutnya saat ditanyakan perihal jadwal sidang perdana, ia menunggu penetapan hakim.

“Menunggu penetapan Hakim,” katanya.*

PT Daka Diduga Beraktivitas Tanpa Kantongi RKAB

0

KENDARIKINI.COM – Karut-marut dunia pertambangan di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara (Sultra), makin terlihat jelas. Seolah tak ada habisnya, sejumlah perusahaan tambang masih nekat beroperasi meski melanggar aturan maupun sejumlah kewajiban yang harus dipenuhi.

Salah satunya yakni PT Daka Group yang tengah melakukan aktivitas penambangan di Desa Boedingi, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Perusahaan ini (PT Daka Group) yang dinahkodai oleh Isra (Komisaris) dan Adik mantan Gubernur Sultra Ali Mazi yakni Sahrin (Direktur) tidak masuk dalam data base yang mengantongi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Padahal, berdasarkan data resmi Dinas ESDM Sultra, hingga Agustus 2025 sudah ada 74 perusahaan tambang nikel di provinsi ini yang telah memperoleh persetujuan RKAB dari pemerintah pusat.

Di Konawe Utara sendiri tercatat ada 36 perusahaan yang namanya jelas tercantum dalam daftar Kementerian ESDM. Namun, PT Daka Group tak masuk dalam daftar tersebut.

“Sebanyak 74 perusahaan yang telah memiliki kuota RKAB itu berdasarkan tembusan langsung dari Kementerian ESDM RI,” ungkap Kepala Bidang Minerba Dinas ESDM Sultra, Hasbullah, Jumat (15/8/2025).

Hasbullah menegaskan, jika sebuah perusahaan tidak tercatat dalam data base RKAB, berarti memang tidak mendapatkan persetujuan resmi dari pemerintah pusat.

“Kalau tidak ada itu (RKAB), berarti tidak ditembuskan,” tegasnya.

Kemudian berdasarkan sumber yang identitasnya diminta dirahasiakan. Tambang itu tengah akan melakukan pengiriman ore. 

“Itu perusahaan kabarnya akan mengirim ore sudah mau pengapalan, mereka lagi beraktivitas itu, “terangnya

Ironisnya, meski tidak terdaftar, PT Daka Group tetap gencar melakukan aktivitas pertambangan di Konut. Bahkan, media ini masih berusaha mengonfirmasi langsung pihak manajemen perusahaan terkait aktvitas mereka tanpa adanya RKAB.

Padahal, sesuai regulasi, aktivitas tambang tanpa RKAB bisa berujung fatal. Berdasarkan Permen ESDM Nomor 10 Tahun 2023, perusahaan yang beroperasi tanpa RKAB dapat langsung dijatuhi sanksi berat berupa pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP), bahkan tanpa harus melalui tahapan peringatan tertulis terlebih dahulu.

Hal ini diatur dalam Pasal 27, yang menyebutkan bahwa pencabutan IUP sah dilakukan apabila perusahaan terbukti melakukan kegiatan penambangan tanpa persetujuan RKAB, atau tidak mengajukan permohonan RKAB selama dua tahun berturut-turut.

Dengan kata lain, pemerintah memiliki dasar hukum yang kuat untuk menghentikan aktivitas PT Daka Group jika benar terbukti melanggar aturan tersebut.

Untuk diketahui, berikut 36 perusahaan tambang nikel di Konawe Utara yang telah disetujui RKAB-nya yakni.

1) PT Adhi Kartiko Pratama
2) PT Tiran Indonesia
3) PT Bhumi Karya Utama
4) PT Stargate Pasific Resources
5) PT Mitra Utama Resources
6) PT Konawe Nikel Nusantara
7) PT Bumi Nikel Nusantara
8) PT Apollo Nickel Indonesia
9) PT Bumi Sentosa Jaya
10) PT Indrabakti Mustika
11) PT Bumi Konawe Minerina
12) PT Bosowa Mining
13) PT Alam Raya Indah
14) PT Konutara Sejati
15) PT Manunggal Sarana Surya Pratama
16) PT Indonusa Arta Mulya
17) PT Kelompok Delapan Indonesia
18) PT Karyatama Konawe Utara
19) PT Makmur Lestari Primatama
20) PT Elit Kharisma Utama
21) PT Kembar Emas Sultra (321)
22) PT Sultra Sarana Bumi
23) PT Tataran Media Sarana
24) PT Bangun Mega Cemerlang
25) PT Kembar Ermas Sultra (255)
26) PT Paramitha Persada Tama
27) PT Raodah Bumi Sultra
28) PT Sumber Bumi Putera
29) PT Pertambangan Bumi Indonesia
30) PT Arga Morini indah
31) PT Bososi Pratama
32) PT Bumi Konawe Abadi
33) PT Pernick Sultra
34) PT Wisnu Mandiri Batara
35) PT Tambang Matarape Sejahtera
36) PT Putra Intisultra Perkasa.*

Polres Muna Bakal Tetapkan Tersangka Penipuan Travel Haji Plus

0

KENDARIKINI.COM – Polres Muna memastikan akan segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan penipuan berkedok perjalanan Haji Plus yang menjerat puluhan calon jamaah di Kabupaten Muna. Kasus yang sempat mandek di Polsek Katobu itu kini memasuki tahap krusial setelah diambil alih penyidik Polres.

Kasi Humas Polres Muna, Ipda Baharuddin, menegaskan bahwa penyidik telah memeriksa para pihak, termasuk pelapor, terlapor, hingga pemilik biro perjalanan. Fokus utama saat ini adalah penelusuran aliran dana yang disetorkan korban.

“Kami pastikan penanganan laporan ini tetap berjalan sesuai SOP. Kami rampungkan dulu semua dan secepatnya kita penetapan tersangka,” tegas Baharuddin, Rabu (20/8).

Dalam pengembangan penyidikan, muncul fakta mengejutkan. Pemilik PT Al Ikhlas Wisata Mandiri (AWM Tour) yang berinisial FR ternyata berstatus narapidana di Lapas Kelas IIA Kendari.

“Pemilik perusahaan travel ini merupakan narapidana di Lapas Kendari. Dia juga sudah diperiksa di sana,” ungkap Baharuddin.

Meski belum merinci kasus pidana yang menjerat FR, penyidik memastikan keterlibatan pemilik biro perjalanan tidak berdiri sendiri. Nama DH dan WN, yang sebelumnya dilaporkan korban, juga disebut berpotensi ikut ditetapkan sebagai tersangka.

“Ya sudah pasti, karena dia yang meyakinkan para calon jemaah haji, kemudian menyetorkan uang mereka,” terang Baharuddin.

Kasus ini bermula dari laporan seorang pensiunan PNS, NP (60), warga Jalan Abdul Kudus, Kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu. Ia mengaku kehilangan Rp160 juta setelah dijanjikan berangkat haji musim 2023 melalui AWM Tour.

NP menyetor uang sejak 28 Desember 2021 hingga 8 Maret 2023. Keyakinannya diperkuat dengan adanya izin resmi yang ditunjukkan perusahaan serta pelaksanaan manasik haji di Hotel Nes Inn, Raha, yang bahkan dihadiri Kepala Kemenag Muna. Namun, setelah seluruh setoran terkumpul, janji pemberangkatan justru berubah menjadi tuntutan biaya tambahan hingga dua kali lipat dari kesepakatan awal.

Harapan berangkat ke Tanah Suci pun pupus. Uang tidak kembali, sementara musim haji 2023 sudah berlalu.

NP menyebut dirinya bukan satu-satunya korban. Ada pasangan petani dari Kecamatan Kabawo yang juga menyetor Rp300 juta, namun hingga kini nasibnya sama: gagal berangkat.*

Tekan Angka Putus Kuliah, Yayasan Hadji Kalla Buka Pendaftaran Beasiswa

0

KENDARIKINI.COM – Yayasan Hadji Kalla membuka pendaftaran Program Pendidikan Beasiswa Kalla untuk menekan angka putus kuliah di empat provinsi di Pulau Sulawesi yaitu Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tengah (Sulteng) dan Sulawesi Barat (Sulbar).

Manager Educated Yayasan Kalla, Therry Alghifari mengatakan, pendaftaran Beasiswa Kalla terbuka dari Juni 2025 sampai dengan 5 September 2025 dan akan di umumkan pada Oktober 2025.

“Beasiswa kalla ini kami hadirkan untuk misi mencegah angka putus kuliah, dan juga memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi para mahasiswa di empat provinsi tersebut khususnya di Sulawesi Tenggara,” ungkap Therry saat ditemui oleh jurnalis Kendarikini.com di salah satu Coffe Shop di Kendari pada Kamis, 21 Agustus 2025.

Menurut Therry penerima Beasiswa Kalla akan menerima bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dengan maksimal senilai Rp7.500.000. Selain itu penerima beasiswa juga akan diberikan kesempatan pengembangan diri, kepemimpinan dan profesionalisme melalui kegiatan-kegiatan kepemimpinan, kelas pengembangan diri, kelas pengabdian masyarakat, kolaborasi kampus untuk KKN dan magang di Kalla.

Ia menjelaskan terdapat enam jalur untuk mendaftar pada Beasiswa Kalla, yakni jalur akademik satu, akademik dua, Hafiz Qur’an, keaktifan organisasi, seni dan olahraga serta disabilitas.

“Jalur akademik ada dua, jalur akademik satu dan dua. Yang satu itu untuk sepuluh perguruan tinggi terbaik diseluruh Indonesia, yang dua untuk seluruh perguruan tinggi di sulsel, sulbar, sulteng dan sultra. Non akademik ada yang Hafiz Qur’an, ada keaktifan organisasi, ada seni dan olahraga. Sedangkan untuk jalur khusus itu untuk teman-teman mahasiswa disabilitas,” bebernya.

Ia berharap, penerima beasiswa di Sultra khususnya di Kota Kendari semakin meningkat sehingga dapat meminimalisir angka putus kuliah.

“Melalui kegiatan hari ini bisa semakin banyak penerima manfaat di Kendari, di kampus-kampus di Sulawesi Tenggara sehingga angka putus kuliah di Sultra kami bisa berkontribusi untuk menekan itu semakin kecil,” pungkasnya.

Untuk diketahui, syarat dan ketentuan serta formulir pendaftaran Beasiswa Kalla dapat diakses melalui website resmi Yayasan Kalla www.yayasanhadjikalla.or.id/educare/beasiswa-kalla/.

Aksi Maling di Kendari Bobol dan Gondol Isi Rumah BTN Warga

0

KENDARIKINI.COM – Aksi pencurian di Lorong Durian, Kelurahan Wua-Wua, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari, terus meresahkan warga. Rumah-rumah yang seharusnya bisa ditempati kini terbengkalai akibat ulah pelaku yang kerap beraksi berulang kali.

Albar, pemilik rumah BTN, menceritakan kondisi rumahnya yang kerap dibobol.

“Barang-barang di rumah seperti tempat tidur, rice cooker, kursi, tower air, parang, hingga instalasi listrik dicuri,” kata Albar, Rabu (20/8).

Bukan hanya itu, pencuri bahkan mengambil pintu rumah yang sudah terpasang.

“Bahkan seng, kosen jendela, bahkan pintu yang sudah terpasang ikut hilang. Rumah ini akhirnya terbengkalai dan tidak bisa ditinggali. Beberapa kali diperbaiki, tapi selalu dicuri lagi,” tambahnya.

Tetangga Albar juga menjadi korban.

“Ranjang springbed dan CCTV milik tetangga saya ikut diambil. Mereka sudah melapor ke Polresta Kendari, tapi pelaku belum tertangkap,” kesalnya.

Pemilik BTN lainnya, Khaidir, mengeluhkan terganggunya pembangunan rumah akibat pencurian berulang.

“Besi untuk fondasi dipotong, peralatan tukang dicuri. Kondisi ini membuat kami resah dan takut,” keluhnya.

Mereka mendesak pihak kepolisian segera bertindak. Jejak pelaku yang masih terlihat di lokasi bisa menjadi kunci untuk menuntaskan kasus ini dan memberi efek jera.*

Habis Manis Sepah Dibuang, Oknum ASN di Sultra Diduga Telantarkan Istri dan Anak Kandung

0

KENDARIKINI.COM – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Biro Hukum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial Ahmad diduga menelantarkan anak hasil hubungannya dengan seorang perempuan berinisial R (21). Ahmad bahkan disebut tidak mengakui R sebagai istrinya, meski keduanya pernah tinggal bersama selama hampir setahun.

Kasus ini terungkap ketika R mendatangi DPRD Sultra bersama Aliansi Pelajar dan Pemuda (AP2) Sultra untuk meminta pendampingan hukum. R mengaku, sejak melahirkan pada 8 April 2025, Ahmad semakin menjauh dan akhirnya meninggalkan dirinya bersama bayi yang baru lahir.

“Awalnya kami kenal lewat media sosial tahun 2024. Ahmad mengaku duda dengan dua anak. Kami lalu menjalin hubungan asmara hingga tinggal di rumah kos di Jalan Kedondong, Poasia. Selama itu semua kebutuhanku ditanggung Ahmad, termasuk biaya persalinan di rumah sakit,” ungkap R, Kamis (21/8/2025).

Namun setelah keluarganya mengetahui peristiwa tersebut, hubungan R dan Ahmad semakin meruncing. Kakak yang tidak terima memukul Ahmad hingga akhirnya dipenjara di Polsek Abeli. Sejak saat itu, R menegaskan, Ahmad berhenti menafkahi dirinya dan anak yang baru dilahirkan.

“Setelah kakak saya masuk penjara, Ahmad sudah tidak pernah datang lagi dan menelantarkan kami,” ucap R.

R menuturkan, dirinya bersama AP2 Sultra telah melaporkan Ahmad ke Polresta Kendari hampir dua bulan lalu. Namun hingga kini laporan tersebut belum menunjukkan perkembangan berarti.

“Penyidik beralasan saksi tidak kuat sehingga laporan belum ditindaklanjuti. Karena itu saya bersama AP2 Sultra minta DPRD membantu memperjuangkan hak saya dan anak saya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua AP2 Sultra Fardin Nage menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh dibiarkan. Pasalnya, tindakan Ahmad mencederai martabat ASN dan dapat menjadi preseden buruk jika tidak ditindaklanjuti.

“Kami minta DPRD serius menangani kasus ini. Aparat harus memberikan penindakan tegas agar ada efek jera dan tidak ada lagi anak-anak masyarakat yang jadi korban di kemudian hari,” pungkasnya.*

Wisata dan Keberlangsungan Ekosistem Laut Waworaha Terancam

KENDARIKINI.COM – Sempat berpolemik dan tiba-tiba isunya hilang, terkait rencana pembangunan Jeety Storage Tank di kawasan perairan Wisata Desa Waworaha, kecamatan Soropia kini masalah tersebut mencuat kembali.

Mencuatnya kembali masalah ini setalah pihak PT. Wisan Petro Energi selaku perusahaan yang terakit rencana tersebut, melakukan Sosialisasi didampingi pemerintah desa Waworaha yang dihadiri Kepala Desa Waworaha, Ketua BPD Desa Waworaha dan Camat Soropia pada Kamis (21/8/2025)

Saat dihubungi untuk mengkonfirmasi kegiatan sosialisasi yang dilakukan pihak perusahaan, Kepala Desa Waworaha Samsidin tidak merespon pertanyaan yang diajukan awak media melalui sambungan telpon maupun pesan watssapp.

Terkait hal ini salah satu Praktisi Pariwisata Sultra, Ahmad Nizar saat dihubungi menegaskan bahwa jika terwujud pendirian Jetty Storage Tank di Kawasan Waworaha maka aktifitas pariwisata perairan dikawasan itu otomatis terganggu bahkan bisa gulung tikar.

“ya pasti kalau sudah ada aktifitas Jetty Storage Tank di kawasan perairan wisata waworaha, maka siap-siap saja prospek pengembangan wisata disitu akan redup. Tapi dikasus ini publik harus tau untuk peruntukan kawasan itu banyak tinjauan legal standing harus dilewati. Mungkin publik dan rekan-rekan media bisa menelusuri banyak hal, diantaranya seperti apa RTRW Kabupaten Konawe terkait peruntukan kawasan desa waworaha, kemudian bagaimana dengan kawasan mangrove yang ada disitu, jika status kawasan mengrove adalah APL maka dimungkinkan kawasan mangrove dikeluarkan SKT untuk penguasaan lahan, karena saya dengar ada SKT diterbitkan tapi ini bisa di kroscek kembali benar atau tidak jika statusnya sudah APL. “ujar nizar (21/8/2025)

Lanjut nizar yang perlu dikroscek juga adalah bagaimana status pengajuan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL) oleh PT. Wisan Petro Energi, ” yang saya tau dokumen itu ditolak kalau tidak salah sampai 2 kali, karena masih ada penolakan atas kehadiran aktifitas Jeety Storage Tank di kawasan itu. Seharusnya memang pihak pemerintah desa mengundang terbuka masyarakat yang mewakili kepentingan dan dampak langsung kedepannya. Baik itu nelayan yang masih aktif, pengelola wisata, pemerhati lingkungan dan unsur lain di masyarakat, jangan menghubungi warga door to door karena itu meragukan juga, ini dianggap perlu agar penerimaan atau penolakan terjadi betul-betul murni dari aspirasi setiap elemen masyarakat di kawasan itu dengan kepentingan masing-masing ” tutupnya.

Diketahui kawasan perairan desa waworaha saat ini khususnya kegiatan kepariwisataan sedang bangkit-bangkitnya, bagaimana pemanfaatan kawasan perairan dikelola langsung masyarakat setempat, selain nelayan dan aktifitas perikanan lainnya. Bahkan sejumlah kegiatan kemahasiswaan yang bersentuhan dengan dunia bawah laut sudah terjadi sejak beberapa tahun silam dari berbagai kampus jauh sebelum ada rencana penggunaan kawasan sebagai area jetty strorage tank. Tentu sangat disayangkan jika kemudian kawasan ini berubah peruntukan yang bisa mengancam keberlangsungan ekosistem dan dunia pariwisata tentunya.*

Bid TIK Polda Sultra Gelar Rakernis

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun Anggaran 2025 pada Kamis (21/8/2025) pukul 08.00 WITA di Hotel Kubah 9, Kendari. Kegiatan ini mengusung tema *“Transformasi Digital Polri Berbasis Artificial Intelligence (AI) Guna Meningkatkan Kualitas Layanan Publik dalam Rangka Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045”*.

Rakernis dibuka secara resmi oleh Kabid TIK Polda Sultra Kombes Pol H. Hendrik Widyana, S.IK. dan diikuti oleh seluruh personel Bid TIK. Dalam sambutannya, Kabid TIK menekankan pentingnya transformasi digital sebagai bagian dari upaya Polri menjawab tantangan zaman.

Adapun tujuan Rakernis Bidang TIK ini adalah untuk menyamakan persepsi dan strategi pengembangan teknologi di lingkungan Polri, meningkatkan kemampuan personel Bid TIK dalam menghadapi tantangan digitalisasi, serta memperkuat integrasi layanan berbasis teknologi agar lebih responsif, efisien, dan transparan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung program *Asta Cita* pemerintah menuju Indonesia Emas 2045.

“Perkembangan teknologi, khususnya Artificial Intelligence, harus kita manfaatkan untuk memperkuat kualitas pelayanan publik. Dengan sistem yang modern, cepat, dan transparan, Polri dapat semakin dipercaya oleh masyarakat,” ujar Kombes Pol Hendrik.*

Polda Sultra Peringati Hari Juang Polri 2025

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar upacara peringatan Hari Juang Polri 2025 di Lapangan Apel Presisi, Kamis (21/8/2025).

Upacara dipimpin oleh Kepala Biro Logistik (Karo Log) Polda Sultra, Kombes Pol Lilik Istiyono, S.IK dan diikuti para pejabat utama serta seluruh personel Polda Sultra.

Peringatan tahun ini mengusung tema *“Dengan Semangat Hari Juang, Polri untuk Masyarakat Menuju Indonesia Maju”*, yang menegaskan komitmen kepolisian dalam memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa.

Momentum Hari Juang Polri berakar pada peristiwa bersejarah 21 Agustus 1945, ketika Inspektur Polisi Kelas I Mochamad Jasin memproklamasikan “Polisi sebagai Polisi Republik Indonesia”––sebagai bentuk kesetiaan pada NKRI tidak lama setelah Proklamasi Kemerdekaan.

Hari Juang Polri kemudian ditetapkan secara resmi melalui *Keputusan Kapolri Nomor 95/I/2024 pada 22 Januari 2024*, setelah melalui proses penelitian sejarah dan Focus Group Discussion (FGD) selama kurang lebih 14 tahun.

Upacara perdana Hari Juang Polri digelar pada 21 Agustus 2024 di Monumen Perjuangan Polri, Surabaya, dipimpin langsung oleh Kapolri. Kegiatan tersebut disertai drama kolosal perjuangan dan pembacaan teks proklamasi polisi sebagai simbol kebangkitan Polri dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Tahun ini, peringatan Hari Juang Polri dilaksanakan serentak di seluruh Polda dan jajaran se-Indonesia dengan berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari upacara bendera, pementasan drama kolosal, bakti sosial, hingga pemberian penghargaan bagi personel berprestasi.

Hari Juang Polri menjadi bukan sekadar seremoni, melainkan momen refleksi untuk memperkuat nilai dasar kepolisian: pengabdian, profesionalisme, serta perlindungan terhadap masyarakat.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti