Minggu, November 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 171

Begini Penjelasan Camat Kendari Barat Soal Tudingan Pemberhentian Sepihak Ketua RT dan RW

0

KENDARIKINI.COM – Camat Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, membantah dugaan pemecatan sejumlah Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW), Kamis, 21 Agustus 2025.

Camat Kendari Barat, Asmada, bahwa kabar tentang pemecatan 16 ketua RT dan 1 ketua RW di Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, yang disampaikan warganya, tidak benar,

“Tidak benar, karena belum kita tindak lanjuti usulan lurah lama, dan juga sekarang ada pergantian lurah. Lurah lama La ode Alimuddin dan lurah baru ibu mirawati hasyim,” kata Asmada, saat dikonfirmasi media ini melalui via pesan dan telepon WhatsApp, pada hari Rabu, 20 Agustus 2025 malam.

Menurut Asmada pada waktu lurah lama La ode Alimuddin memberi usulan pergantian 18 Ketua RT dan 7 Ketua RW di Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, karena tidak pernah hadir mengikuti rapat.

“Waktu itu lurah lama usulkan pergantian, alasannya karena diundang rapat, kerja bakti tidak pernah hadir,” jelas Asmada.

Setelah ditanya mengenai ada pemecatan 16 ketua RT dan 1 ketua RW, ini menurut Asmada, tidak ada, ada kecuali 18 RT dan 7 RW mencukupi jumlah kouta 40 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari Sulawesi Tenggara berdasarkan Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 55 Tahun 2021 tentang Rukun Warga dan Rukun Tetangga.

“Tidak ada, kecuali ada yang tergeser kalau yang jadi perampingan yang tidak sesuai jumlah 40 kk dan maksimal 80 kk sesuai perwali no 55 tahun 2021,” kata Asmada.

Asmada menegaskan terkait penerbitan Surat Keputusan (SK) Camat mengenai perampingan KK pada sejumlah RT dan RW di Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, dari usalan lurah lama belum ada keluar SK hingga kini.

“Itu usulan lurah lama, dan belum juga ada sk keluar. Penertiban SK berdasarkan usulan Lurah, jadi Camat menunggu usulan dari kelurahan kalau mau dirampingkan yang tidak keluar dari aturan yang ada yakni Perwali Nomor 55 tahun 2021,” tegas Asmada.

Sebelumnya diberitakan dugaan mengenai Camat Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Asmada memecat secara sepihak 16 ketua RT dan 1 ketua RW ini berdasar dari laporan warga setempat inisial (S) tanpa dasar SK Camat tentang Parampingan Rukun Tetangga dan Rukun Warga berdasarkan Perwali Nomor 55 Tahun 2021 tentang Rukun Warga dan Rukun Tetangga.(Faldi)*

Semarak Kemerdekaan, PLN Salurkan Bantuan Pasang Listrik Gratis 2.821 Keluarga Prasejahtera

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) memberikan kado spesial bagi masyarakat di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia dengan menyalurkan bantuan sambungan listrik gratis kepada 2.821 keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia. Bantuan ini disalurkan secara serentak di 38 provinsi melalui program Light Up The Dream (LUTD) pada Rabu (20/8).

LUTD merupakan program bantuan pemasangan sambungan listrik gratis bagi keluarga prasejahtera yang tinggal di wilayah berlistrik, namun belum mampu menyambung listrik ke rumah mereka. Kegiatan yang berasal dari inisiasi dan donasi sukarela pegawai PLN ini telah dilaksanakan sejak tahun 2020 dan berhasil memberikan sambungan gratis kepada 37.088 pelanggan di seluruh Indonesia.

Romi Wahyudi, warga Ulak Karang Utara, Padang, Sumatera Barat yang merupakan salah satu penerima manfaat program LUTD, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan penyambungan listrik yang diberikan. Dirinya menyampaikan, setiap harinya Ia sekeluarga harus hidup dengan penuh keterbatasan tanpa listrik, bahkan untuk penerangan sekalipun.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai PLN dari pusat sampai daerah. Alhamdulilah, saya menikmati sambung listrik gratis yang diberikan sama PLN. Semoga berkat ini keluarga saya bisa memanfaatkannya menjadi lebih baik,” ujar Romi.

Bukan hanya penerima manfaat, program ini juga mendapatkan respons positif dari Pemerintah Daerah. Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, mengapresiasi program inisiasi dari pegawai PLN ini, yang secara konsisten memberikan akses listrik untuk masyarakat kurang mampu.

“Apresiasi yang luar biasa untuk PLN dengan Light Up The Dream atau penyalaan listrik di Papua Barat Daya. Di kesempatan ini kita sampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya memberikan dukungan penuh untuk program ini dan diharapkan berlanjut di waktu mendatang. Mari kita berjuang bersama-sama untuk masyarakat kita bisa menikmati listrik,” kata Elisa.

Dukungan juga hadir dari Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos. Menurutnya, Light Up The Dream merupakan program yang sangat positif dari seluruh pegawai PLN untuk masyarakat Indonesia.

“Kita bersama-sama memastikan bahwa di Kemerdekaan Indonesia yang ke-80 seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Maluku Utara bisa benar-benar merdeka dari rasa gelap dan merdeka untuk menikmati fasilitas listrik, sehingga mereka bisa mendapatkan akses pendidikan dan pekerjaan. Kami doakan yang terbaik kepada PLN untuk terus memastikan Indonesia menyala,” ujar Sherly.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa listrik adalah kebutuhan dasar masyarakat dan PLN sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional memiliki tanggung jawab untuk memastikan akses tersebut dapat dinikmati oleh semua kalangan.

“Kegiatan ini merupakan cerminan kepedulian dan solidaritas insan PLN. Melalui LUTD, PLN ingin semua keluarga di Indonesia dapat memanfaatkan listrik untuk kehidupan lebih baik,” ucap Darmawan.

Pada tahun ini, sampai dengan Agustus 2025 tercatat sebanyak 7.978 keluarga prasejahtera di 38 provinsi telah mendapat sambungan listrik gratis lewat program tersebut. Ke depan, PLN memastikan program LUTD akan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai bagian dari misi besar PLN mewujudkan keadilan energi untuk semua.

“Kami percaya bahwa akses terhadap listrik adalah pintu pembuka menuju kemajuan. Dengan hadirnya listrik, anak-anak bisa belajar, keluarga bisa lebih produktif, dan perekonomian serta kualitas hidup masyarakat juga meningkat,” pungkas Darmawan.*

Upaya PT Vale Tumbuh Kembangkan Pelaku UMKM

0

KENDARIKINI.COM – Komitmen PT Vale terhadap keberlanjutan senantiasa berpegang teguh menerapkan ESG, yang dimana Environmental (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola) yang diterapkan dalam operasional perusahaan pertambangan.

PT Vale juga dalam aktivitasnya selalu berupaya memegang teguh kaidah penambangan yang baik atau good Mining Practice.

Tiga item penting dalam proses penambangan, yaitu pra Penambangan, Penambangan dan Pasca Tambang.

Dalam kegiatan pra Penambangan, PT Vale melaksanakan rekayasa sosial terhadap masyarakat lingkar perusahaan.

Masyarakat yang dulunya bekerja sebagai petani, dan nelayan diberikan pelatihan untuk direkrut sebagai tenaga kerja dan diberikan pendampingan untuk lebih menumbuh kembangkan usahanya.

PT Vale dalam aktivitasnya terus berkomitmen terhadap keberlanjutan itu juga terus memberikan support bagi para pelaku UMKM.

Bagi masyarakat yang memiliki minat dibidang UMKM diberikan pelatihan, tak hanya diberikan pelatihan, para UMKM juga diberikan pendampingan bahkan hingga dibantu untuk melakukan penjualan hasil produksinya.*

Beda Pilihan saat Pilwalkot, Camat Kendari Barat Diduga Pecat Sepihak Ketua RT dan RW

0

KENDARIKINI.COM – Camat Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara diduga pecat sepihak sejumlah Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW), Rabu 20 Agustus 2025.

Hal ini berdasar dari laporan warga setempat inisial (S) bahwa Camat Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, melakukan pemecatan sejumlah ketua RT dan ketua RW secara sepihak tanpa dasar hukum yang jelas.

“Jadi RT yang dipecat masih aktif SKnya 2028, dasar pemberhentian berdasar SK usulan, tidak memilih melalui Warga, tapi ditunjuk langsung oleh pak camat,” kata warga setempat inisial (S) saat dikonfirmasi media ini melalui pesan dan telepon WhatsApp.

S yang menempati rumah di lorong Sodohoa, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, juga mengatakan bahwa sejumlah ketua RT dan RW yang diduga dipecat ini dampak dari Pemilihan Wali Kota Kendari dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 kemarin.

“Peristiwa ini dari efek (dampak) pemilihan wali Kota Walkot Kendari, ini pak Camat orang Wali Kota Kendari, pada saat ia menjabat sekarang, mengganti RT yang diduga bukan pendukungnya, ada 16 Ketua RT dari 18 RT oleh pak camat, hanya 1 rw nda di ganti 7 rw,” kata warga setempat inisial (S).

“Konteksnya, ada rencana penggabungan RT, jadi pak Camat berhentikan sepihak RT dan RW,” lanjutnya.

Selain itu Camat Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, juga mengucapkan kepada warganya yang tidak mau disebut namanya dengan sebuah ucapan yang merendahkan martabak manusia.

“Pembantuji, Gembel kau,” ucap Camat, melalui via pesan WhatsApp kepada warga yang tak mau disebut namanya yang diterima media ini pada hari Rabu, 2025.

Sementara itu Camat Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, saat dikonfirmasi media ini melalui via pesan dan dua (2) kali telfon (berdering) WhatsApp, perihal dugaan ini, hingga kini belum memberikan tanggapan.(Faldi)*

Pemasukan dari Sektor Pajak di Kota Kendari di Tahun 2025 Baru Capai 46,87 Persen

KENDARIKINI.COM – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Kendari mencatat pemasukan pajak di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada periode Januari hingga Agustus 2025 mencapai Rp 159 miliar, Selasa, 19 Agustus 2025.

Menurut Kepala Dinas (Kadis) Bapenda Kendari, Sasriati, pemasukan pajak Rp 159 miliar ini dari Rekonsiliasi Pajak Masukan (Rekon) pada 18 Agustus 2025 kemarin.

“Pas 18 Agustus itu kita sudah bisa rekon sudah masuk 159 miliar lebih jadi baru 46,87 Persen,” kata Sasriati, saat diwawancarai media ini di ruangannya pada hari Selasa, 19 Agustus 2025 di Kantor Bapenda Kota Kendari.

Sasriati, merincikan beberapa terget dan item pajak dari Rekon pajak Rp 159 miliar pada 18 Agustus 2025 kemarin.

“Di PBJ (Pajak Barang dan Jasa) itu ada makan minum, tenaga listrik, jasa perhotelan, jasa parkir, sama kesenian dan hiburan, jadi ada empat belas (14) item pajak. Khusus hotel sekitar 49%, listrik sampai saat ini sudah di atas 60% hampir 70%, makan minum secara keseluruhan sudah di atas 70%,” kata Sasriati.

“Pajak reklame itu target 4,4 miliar, tapi sampai saat ini 2,2 miliar sekitar 50,56%, PBJT tenaga listrik target kita tahun ini 55 miliar itu sampai saat ini sudah 60,7%, jadi sudah ada 36 miliar,” lanjutnya.

Mengenai perkembangan penerimaan Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) menurut Sasriati, menunggu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Kendari 2025.

“Kemarin kita lagi optimalisasi dari target 340 miliar, tapi pas perubahan ini kan pasti kita tidak 340 miliar lagi, karena obsen PKB dengan BBNKB itu adanya baru di 2025,” katanya.

“Kalau beli kendaraan di 2024 itu belum masuk obsen (PKB dengan BBNKB), nanti di 2025 baru masuk obsen (PKB dengan PNKB),” jelasnya.(

Walau kondisi penerimaan pajak periode Januari hingga Agustus 2025 baru mencapai sebesar Rp 159 miliar dari total target penerimaan pajak sebesar Rp 340 miliar, namun Kadis Bapenda Kendari, Sasriati, tetap kita optimis.

“Tetap kita optimis,” kata Sasriati.*

Kadis Bapenda Kota Kendari Ingatkan Warga Taat Bayar Pajak, Sebelum Dikenakan Denda

0

KENDARIKINI.COM – Upaya optimalisasi PAD ini merupakan Giat-giat Kadis Bapenda Kendari untuk meningkatkan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kota Kendari, Selasa, 19 Agustus 2025.

Mengenai Giat-giat ini dari Kepala Dinas Badan Pendapatan Daerah (Kadis Bapenda) Kendari, Sasriati mengiatkan kepada masyarakat dan Aparat Sipil Negara (ASN) sebagai wajib pajak segera bayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tepat waktu.

“Dalam upaya optimalisasi PAD khususnya di sektor Pajak Bumi Bangunan (PBB) agar masyarakat sebagai wajib pajak untuk membayar tepat waktu,” kata Sasriati, saat diwawancarai media ini di ruangannya pada hari Selasa, 19 Agustus 2025 di Kantor Bapenda Kota Kendari.

“ASN harus juga jadi contoh,” lanjutnya.

Hal ini sebagai upaya niat baik Kadis Bapenda Kendari, Sasriati, untuk menghindari ASN dan Masyarakat dari sebelum kena denda keterlambatan bayar PBB yang jatuh tempo pada tanggal 30 September tahun 2025.

“Sebelum tanggal 30 september 2025 agar tidak kena denda,” kata Sasriati.

Selain optimalisasi PAD dari sektor PBB, Kadis Bapenda Kendari, Sasriati, juga melakukan Giat-giat turun di beberapa lokasi yang punya potensi pajak lain sebagai upaya optimalisasi penerimaan pajak tahun 2025 bisa optimal.

“Seperti tempat hiburan malam (THM), di restoran, di rumah makan itu kita turun,” tegas Sasriati.(Faldi)*

Kanwil BI Sultra Launching QJI

KENDARIKINI.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara menyelenggarakan Launching QRIS Jelajah Budaya Indonesia (QJI) Sulawesi Tenggara 2025, yang dipadukan dengan rangkaian pembukaan Pesta Rakyat Claro.

Kegiatan ini sekaligus sebagai penutupan rangkaian Pekan QRIS Nasional (PQN) yang berlangsung sejak 11 –17 Agustus 2025, bertepatan dengan momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-88 tahun.

Acara turut dihadiri oleh Dr. Ir. Nismawati, M.Si, Asisten (II) Perekonomian & Pembangunan Kota Kendari, serta Syahrir Ramadan, General Manager Hotel Claro Kendari, bersama stakeholder, komunitas, dan pelaku UMKM.

Dikolaborasikan dengan Pesta Rakyat Claro sebagai ruang inklusif bagi para UMKM, Launching QRIS Jalajah Budaya Indonesia berlangsung meriah. Pesta Rakyat Claro merupakan kegiatan tahunan dalam rangka memeriahkan HUT RI dengan berbagai rangkaian diantaranya FnB Bazaar, Perlombaan Tradisional, Panggung Hiburan, dan Fun Run 5K yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus 2025.

Dalam upaya mendukung digitalisasi sistem pembayaran di Pesta Rakyar Claro, Bank Indonesia juga menyediakan voucher belanja Rp15.000,- transaksi minimal Rp50.000,- dengan QRIS di tenant UMKM Bazaar dengan kuota 200 Voucher/hari selama satu minggu.

Kegiatan ini diproyeksikan memberi dampak positif pada perputaran keuangan dan perekonomian Kota Kendari, khususnya sektor UMKM. Berdasarkan pengalaman Festival Bakul Ramadhan Claro yang mampu menghadirkan lebih dari 20 ribu pengunjung, kegiatan ini juga menjadi ruang strategis untuk memperluas digitalisasi pembayaran karena seluruh tenant bazaar menerapkan pembayaran QRIS.

Momentum kemeriahan Launching QRIS Jelajah Budaya Indonesia (QJI) Provinsi Sulawesi Tenggara diawali dengan vespa tour edukatif dengan rute Claro – Jembatan Bahtera Mas – MTQ – Masjid Al Alam bersama komunitas vespa Kota Kendari dan perwakilan peserta QJI Sultra. Selanjutnya pada hari ini tanggal 20 Agustus 2025, bertempat di halaman Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, telah dilepas secara resmi 10 Tim QRIS Jelajah Budaya Indonesia Sulawesi Tenggara 2025 yang akan mulai berkompetisi dengan melaksanakan 10 misi utama sebagai bagian dari edukasi QRIS.

Adapun misi QRIS Jelajah Budaya Indonesia Sultra 2025 akan dilaksanakan sampai dengan 24 Agustus 2025 di tiga lokasi yaitu Kota Kendari, Kota Baubau, dan Kabupaten Wakatobi, sebagai upaya memperluas literasi dan inklusivitas keuangan digital sekaligus mempromosikan kekayaan budaya Sulawesi Tenggara.*

Sidak ke Disketapang, Wagub Sultra Tekankan Kedisiplinan ASN

0

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Hugua, M.Ling, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Provinsi Sulawesi Tenggara pada Rabu pagi (20/8/2025). Sidak dimulai pukul 07.30 WITA dengan diawali apel pagi yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur di halaman Kantor Disketapang.

Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Sultra, Sukanto Toding; Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sultra, Nur Saleh; Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Sultra, La Haruna; Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sultra, Ari Sismanto; serta sejumlah pejabat teknis terkait.

Dalam arahannya kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Disketapang, Wakil Gubernur menegaskan pentingnya apel pagi sebagai sarana pembinaan disiplin dan pembentukan budaya kerja yang positif. Menurutnya, apel bukan hanya sebatas formalitas absensi, melainkan harus memberi nilai lebih bagi seluruh pegawai.

“Apel itu jangan sekadar hadir absen, tetapi harus memberi nilai. Nilai yang paling utama adalah doa, karena dengan berdoa kita memohon kesehatan, keselamatan, dan manfaat besar untuk keluarga serta bangsa. Selain itu, saya merekomendasikan agar apel juga diisi dengan pembacaan buku atau artikel motivasi. Kita harus membiasakan diri membaca, sebab banyak yang merasa cukup pintar karena sarjana, tetapi tidak lagi membaca buku. Padahal membaca adalah kebutuhan bagi pengembangan diri,” ujar Wagub.

Hugua meminta agar setiap apel pagi ke depan, para Kepala Bidang menyampaikan satu pesan singkat yang bernilai bagi kehidupan, entah dari buku motivasi, artikel, atau jurnal. Dengan begitu, apel akan lebih bermakna karena selalu ada sesuatu yang ditunggu oleh peserta apel.

Lebih lanjut, Wagub menegaskan bahwa dirinya akan terus melakukan sidak ke seluruh OPD secara mendadak dan tanpa jadwal pasti. Sidak ini diharapkan dapat membangun budaya disiplin ASN Sultra. “Saya akan melakukan sidak Kapan pun waktunya, saya bisa hadir untuk memastikan budaya disiplin benar-benar melembaga. Karena disiplin adalah kunci menuju Sulawesi Tenggara yang lebih maju,” tegasnya.

Pada kesempatan apel, Kepala Disketapang Sultra, Ari Sismanto, melaporkan jumlah pegawai di instansinya sebanyak 64 orang, termasuk yang bertugas di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) serta kios pangan yang setiap hari melayani masyarakat. Dari jumlah tersebut, terdapat pegawai yang sedang cuti dan yang ditugaskan mengikuti Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Konawe. Berdasarkan absensi, tingkat kehadiran ASN Disketapang pagi itu mencapai 87 persen.

Menanggapi laporan tersebut, Wagub mengapresiasi capaian kedisiplinan pegawai Disketapang. “Kehadiran apel pagi sebesar 87 persen sudah di atas 75 persen, artinya sudah baik. Ini mencerminkan bahwa pemerintah Sultra perlahan tetapi pasti mulai melembagakan disiplin ASN sebagai gaya hidup atau lifestyle. Kalau disiplin sudah jadi budaya, maka Sultra ke depan akan semakin maju,” ungkapnya.

Namun demikian, ia juga menyoroti adanya perbedaan antara sistem absensi manual dan elektronik di beberapa OPD. “Saya melihat ada fenomena unik. Penilaian absensi manual bisa berbeda jauh dengan elektronik. Misalnya, ada yang manualnya peringkat 11 tetapi elektroniknya peringkat 1. Ini membingungkan karena seolah-olah ada yang bisa disiasati. Idealnya, kedua sistem itu konsisten, misalnya manualnya peringkat 2 dan elektroniknya peringkat 3, itu masuk akal. Maka ke depan saya minta keduanya diperhatikan agar benar-benar mencerminkan kedisiplinan ASN,” jelasnya.

Wagub menekankan, secara aturan yang diakui adalah absensi elektronik, sementara absensi manual hanya sebagai pendukung. Untuk itu, ia meminta agar Satpol PP dan pejabat pengawas memastikan pencatatan kehadiran dilakukan secara obyektif.

Wagub juga mengaitkan kedisiplinan ASN dengan cita-cita Indonesia Emas 2045. Menurutnya, bangsa yang maju ditandai dengan masyarakat yang disiplin, sehat, dan berkarakter. “Indonesia pada tahun 2045 sudah masuk usia 100 tahun dan diharapkan menjadi negara maju. Untuk itu, disiplin ASN menjadi jaminan. ASN yang disiplin akan mendukung tercapainya visi Indonesia Emas, yaitu melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia,” jelasnya.

Dalam arahannya, Wagub menekankan tiga substansi penting dalam apel pagi, yaitu:

1. Doa sebagai wujud permohonan rahmat Ilahi sebelum bekerja.

2. Pesan motivasi singkat yang dapat memperkaya wawasan dan memberi nilai bagi kehidupan.

3. Gotong royong untuk membangun kebersamaan dan meningkatkan kinerja organisasi.

“Apel harus menjadi sarana membangun doa, motivasi, dan kebersamaan. Kalau hanya hadir absen tanpa substansi, tidak ada artinya. Mari kita tegakkan kembali kedisiplinan agar kita semua menjadi the best,” tegas Hugua.

Usai apel, Wakil Gubernur bersama pejabat pendamping melakukan pengecekan langsung di Kantor Disketapang Sultra. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Klinik Hewan milik Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra yang berlokasi di UPTD, Jalan Abunawas, Kendari.*

Peduli Kesehatan Anak Pra Sejahtera, Pemprov Sultra Gelar Sunatan Massal

0

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Bakti Sosial Layanan Khitanan Massal Gratis, Rabu, (20/8/2025), di Klinik Kesehatan TNI Angkatan Laut Kendari. Kegiatan yang merupakan rangkaian perayaan HUT Ke 80 RI tahun 2025 ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka.

“Kegiatan ini tidak lain adalah bentuk rasa syukur kita sekaligus bentuk pengabdian nyata pemerintah kepada masyarakat terutama dalam rangka memberikan pelayanan kesehatan secara gratis”, ujar Gubernur dalam sambutannya.

Bakti sosial ini menyasar anak-anak dari keluarga pra sejahtera dan diikuti oleh sekitar 300 anak dari berbagai wilayah di Kota Kendari.

Gubernur menekankan bahwa khitan secara medis memiliki manfaat bagi kesehatan anak. Oleh karena itu, ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilanjutkan di masa mendatang.

“Jelas bahwa kegiatan sunatan ini bermanfaat untuk kesehatan anak, terutama dalam hal kebersihan”, sebutnya.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa kegiatan ini berhasil terlaksana berkat kolaborasi dan kerja sama antara Pemerintah Provinsi, Dinas Kesehatan, rumah sakit, serta Forkopimda, khususnya Danlanal Kendari yang telah memfasilitasi melalui tempat kegiatan

“Doakan agar kami, para pemimpin selalu dalam keadaan sehat wal-afiat, sehingga kedepan kita selalu berpikir bagaimana memajukan dan menyejahterakan masyarakat” harapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Danlanal Kendari, Ketua TP PKK Sultra, Ibu Ir. Hugua, dan Ketua DWP Sultra.*

Pajak Bumi dan Bangunan di Kota Kendari Tahun 2025 Tidak Naik

0

KENDARIKINI.COM – Isu nasional yang saat ini sedang hangat yaitu terkait kenaikan pajak bumi dan bangunan, di Kota Kendari hal tersebut tidak terjadi.

Kadis Bapenda Kendari, Sasriati, saat ini tarif PBB di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, tidak naik, kecuali mungkin kedepan naik Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Kota Kendari.

“Tarif PBB tidak naik tahun ini, kecuali mungkin kedepannya naik NJOP,” kata Sasriati, saat diwawancarai media ini di ruangannya pada hari Selasa, 19 Agustus 2025 di Kantor Bapenda Kendari.

Menurut Sasriati, kenaikan tarif PBB itu semua berdasarakan perhitungan perkalian di lokasi rumah, luas tanah, dan luas bangunan rumah dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Kota Kendari.

“Tarif pajak PBB itu dari berdasarakan NJOP, dan tidak semua rumah sama hitungan perkalian NJOPnya, karena kita lihat lokasi rumah berapa, luas lahan (tanah) berapa, dan luas bangunan rumah berapa, itu ada hitung-hitungan perkaliannya itu yang totalkan NJOP,” kata Sasriati.

Sasriati juga menjelaskan perhitungan tarif pajak PBB dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) berdasar perbedaan lokasi lahan dan luas bangunan rumah dari masing-masing rumah di Kota Kendari.

“Rumah yang ada di depan (jalan) terus rumah yang ada di lorong beda hitungan NJOPnya, begitu juga luas lahan (tanah) dan luas bangunan rumah,” jelasnya.

Sasriati menegaskan jadi yang menentukan tarif PBB naik atau tidak naik dari Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) Kota Kendari.

“Jadi NJOP yang menentukan tarif PBB,” tegasnya.(Faldi)*

Tak Kunjung Kembali ke Rumah, IRT di Mubar di Laporkan Hilang

0

KENDARIKINI.COM – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kabupaten Muna Barat dikabarkan hilang, Rabu 20 Agustus 2025.

IRT ini bernama Eva Yulianti (25) asal Desa Lailangga, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Eva Yulianti meninggalkan rumah pada Senin 18 Agustus 2025 sekitar pukul 08.00 WITA, namun sampai saat ini tak kunjung kembali ke rumah.

“Yang bersangkutan telah meninggalkan rumah yang beralamat di Desa Lailangga, Kecamatan Wadaga, Kabupaten Muna Barat, pada hari Senin tanggal 18 Agustus 2025 sekitar jam 08.00 WITA dan tidak pulang kerumah sampai saat ini,” dikutip dari laporan polisi nomor : B1/VIII/2025/SPKT/POLSEK LAWA/POLRES MUNA/POLDA SULTRA.

Adapun ciri fisik diantaranya tinggi badan 158 cm, rambut hitam lurus, mata biasa dan warna kulit sawo matang.

Bagi yang menemukan Eva Yulianti segera menghubungi nomor 0852-3350-1515 atau siaga Polsek Lawa melalui nomor : 0812-6489-4540.

Saat dikonfirmasi Jurnalis Kendarikini.com, Kapolsek Lawa IPDA Haswan membenarkan adanya laporan orang hilang ini.

“Iya benar ada laporannya,” kata Haswan saat dihubungi melalui sambungan telpon Whatsapp, Rabu 20 Agustus 2025.

Haswan menambahkan bahwa laporan tersebut telah dilimpahkan ke Polres Muna untuk ditindak lanjuti.(Amin)*

Sambangi Pasar KOREM Mandonga Kendari, Polisi Sosialisasikan Kamtibmas dan Ketahanan Pangan

0

KENDARIKINI.COM — Dalam rangka memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat, Subdit Bintibsos Ditbinmas Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan sambang dan penyuluhan di Pasar Basah atau Pasar KOREM, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Rabu (20/8/2025) pukul 11.30 WITA.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKP Mukhammad Basuni, didampingi Ipda Muhammad Aris, S.H., M.M., Aipda Abu Rizal, Aipda LD Muh Foad Sjafrun, S.H., dan Brigadir Nening Fitriani, dengan total lima personel yang turut hadir di lokasi.

Sasaran utama dari kegiatan ini adalah para pedagang dan pegawai pasar yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan Pasar KOREM. Dalam penyuluhan tersebut, personel Ditbinmas menyampaikan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), terutama di tengah fluktuasi harga sembako dan tantangan ketahanan pangan yang tengah dihadapi.

> “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para pegawai dan pedagang pasar, untuk ikut serta menjaga keamanan lingkungan pasar. Sinergi antara Polri dan masyarakat sangat penting guna mewujudkan ketahanan pangan dan stabilitas harga yang berdampak langsung pada ketertiban masyarakat,” ujar AKP Mukhammad Basuni dalam keterangannya.

Selain penyuluhan, personel kepolisian juga melakukan koordinasi dengan pengelola pasar untuk mempererat kerja sama, khususnya dalam pembinaan pedagang serta pengawasan distribusi bahan pokok yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan disambut antusias oleh para pedagang maupun pegawai pasar. Polri berharap, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan berkelanjutan antara kepolisian dan pengelola pasar guna menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif di kawasan Pasar KOREM Mandonga dan sekitarnya.

Seluruh kegiatan telah didokumentasikan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan dan evaluasi kegiatan pembinaan masyarakat.*

Dirbinmas Polda Sultra Hadiri Kegiatan Baksos Sunatan Massal

0

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Polda Sulawesi Tenggara melalui Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) menghadiri kegiatan Bakti Sosial Sunatan Massal yang diselenggarakan di Klinik Kesehatan Lanal Kendari, Rabu pagi (20/8/2025).

Dirbinmas Polda Sultra hadir mewakili Kapolda Sultra dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai ini. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian peringatan HUT RI yang bertujuan untuk mempererat sinergi antara TNI-Polri dan masyarakat serta memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan.

“Partisipasi kami dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polda Sultra untuk terus hadir di tengah masyarakat, serta memperkuat kemitraan dengan semua pihak dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Dirbinmas Polda Sultra saat diwawancarai di lokasi acara.

Kegiatan sunatan massal ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar. Puluhan anak turut serta dalam kegiatan yang juga melibatkan tenaga medis dari berbagai unsur, termasuk personel dari Lanal Kendari.

Kegiatan ini turut mendapatkan dukungan dari berbagai pihak dan menjadi momentum penting untuk menunjukkan soliditas serta kepedulian institusi negara terhadap kesehatan dan kesejahteraan rakyat.*

Kado Kemerdekaan, Donasi Insan PLN UID Sulselrabar Bantu Nyalakan Sambungan Listrik di 216 Rumah

0

KENDARIKINI.COM – Bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Disteibusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melakukan penyalaan bantuan penyambungan listrik gratis bagi 216 warga di Sulselrabar secara serentak. Melalui program kepedulian pegawai PLN, kini keluarga kurang mampu bisa menikmati sambungan listrik secara gratis. Dengan tajuk ‘Terangi Negeri, Wujudkan Indonesia Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju,’ Program Light Up The Dream ini merupakan bantuan yang berasal dari donasi pegawai PLN dengan tujuan meringankan beban masyarakat kurang mampu dalam mendapatkan listrik.

Saidiman, salah seorang penerima bantuan pemasangan baru listrik gratis dari program Light Up The Dream di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, mengaku bersyukur dengan adanya bantuan pemasangan listrik baru dari PLN.

Bagi seorang tukang batu seperti dirinya, akses listrik di momen Hari Kemerdekaan menjadi impian yang kini terwujud. “Terima kasih kepada pegawai PLN atas bantuan listrik gratis ini. Sebelumnya saya menyalur listrik dari tetangga. Sekarang, dengan adanya meteran kWh sendiri, saya bisa menikmati listrik dengan lebih leluasa. Semoga hal ini bermanfaat bagi kehidupan keluarga kami,” ujar Saidiman.

Apresiasi terhadap Program Light Up The Dream PLN juga datang dari Lurah Katimbang, Kota Makassar, Alifian Mudhary. Dalam kesempatan tersebut, ia mengucapkan terima kasih atas niat tulus pegawai PLN yang membantu masyarakat di kelurahannya. “Kami bersyukur atas bantuan PLN di Kelurahan Katimbang. Semoga masyarakat dapat merasakan manfaat positif dari kehadiran listrik ini dan dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,” ungkap Alifian.

Pada kesempatan yang berbeda, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah, menjelaskan bahwa Hari Kemerdekaan merupakan momentum bagi insan PLN untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, utamanya dengan membantu saudara-saudara di sekitar kita.

Salah satu upaya yang dilakukan PLN adalah berbagi kebahagiaan dengan mewujudkan mimpi keluarga pra-sejahtera di seluruh Indonesia untuk merasakan energi yang berkeadilan melalui Light Up The Dream. Selain itu, sebanyak xx paket sembako juga diberikan oleh Yayasan Baitul Maal PLN kepada masyarakat sekitar.

Edyansyah mencatat bahwa pada momen ini, di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar, insan PLN telah membantu melistriki 216 keluarga secara gratis. “Listrik tidak hanya berfungsi sebagai penerang, tetapi juga berperan dalam peningkatan ekonomi. Dengan adanya listrik, anak-anak dapat belajar lebih baik karena listrik merupakan kebutuhan pokok,” ungkap Edyansyah.

“Insya Allah, kegiatan ini akan terus berlanjut dan berkembang. Tujuan kami bersama adalah menumbuhkan semangat berbagi di antara sesama untuk meningkatkan taraf hidup saudara-saudara kita yang kurang mampu. Oleh karena itu, kita dapat saling bahu-membahu untuk mewujudkan akses listrik bagi masyarakat,” tutup Edyansyah.

Tercatat insan PLN UID Sulselrabar sudah menyalakan mimpi sebanyak 5.115 keluarga sejak program Light Up The Dream diluncurkan tahun 2020.*

Gelar Festival Merah Putih, Toyota Kendari Hadirkan Promo Tukar Tambah, Diskon Spesial, dan Doorprize Logam Mulia

0

KENDARIKINI.COM– Kalla Toyota Kendari kembali hadirkan berbagai promo menarik kepada customer setianya, dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-80.

Toyota Kendari menggelar Festival Merah Putih yang berlangsung mulai Kamis, 21 Agustus 2025 sampai dengan Sabtu, 23 Agustus 2025 di Laika Kendari dan Anua Car Wash.

Branch Manager Kalla Toyota Kendari, Armin Anas mengungkapkan, festival ini terbuka untuk umum dan menghadirkan berbagai program menarik, mulai dari promo penjualan, layanan purna jual, hingga hiburan bagi masyarakat.

“Dalam event ini kami memberikan tambahan diskon spesial untuk customer yang melakukan tukar tambah semua merek kendaraan. Selain itu, kami juga menyiapkan doorprize berupa logam mulia dan berbagai hadiah menarik lainnya,” ujar Armin saat ditemui oleh jurnalis Kendarikini.com, Rabu 20 Agustus 2025.

Kata Armin, selama acara berlangsung masyarakat yang hadir dapat menikmati layanan cuci kendaraan gratis, layanan taksasi bagi yang ingin melakukan trade-in, hingga konsultasi langsung dengan tim sales, after sales, dan used car Toyota yang standby setiap hari mulai pukul 10.00 WITA hingga malam.

“Kalau datang dengan mobil lama, bisa pulang dengan mobil baru. Atau kalau hanya ingin bertanya seputar pembelian kendaraan, simulasi kredit, maupun konsultasi rencana kepemilikan, tim marketing kami siap membantu,” bebernya.

Menurut Armin, produk yang paling banyak diminati oleh masyarakat Kendari adalah SUV Toyota Rush, Agya dan Calya.

Sedangkan untuk kebutuhan pertambangan, Toyota Kendari menghadirkan Hilux dan saat ini pihaknya tengah memperkenalkan produk baru yaitu Toyota Rangga.

“Per Juli 2025, Toyota berhasil menguasai market share sebesar 36,91% di Kota Kendari, menjadikan Toyota sebagai pemimpin pasar. Data ini membuktikan bahwa Toyota tetap menjadi pilihan nomor satu bagi masyarakat Kendari,” tegas Armin.

Dengan rangkaian promo tukar tambah, diskon spesial, hadiah menarik, serta berbagai layanan tambahan, Armin optimis Festival Merah Putih 2025 dapat semakin memperkuat posisi Toyota sebagai brand kendaraan favorit masyarakat Sulawesi Tenggara.

Untuk diketahui, Toyota Kendari juga merangkaikan kegiatan olahraga fun run sebagai puncak acara Festival Merah Putih 2025.

Saat ini, Toyota Kendari juga memiliki tiga cabang utama, yakni Kalla Toyota Ahmad Yani, Baruga Tendean, dan Anduonohu.*

Polresta Kendari : Siswa SMAN 12 Kendari Jadi Korban Salah Sasaran Pengeroyokan

0

KENDARIKINI.COM – Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari AKP Welliwanto Malau, membenarkan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 12 Kendari merupakan korban pengeroyokan salah sasaran.

“Iya, salah sasaran siswa-siswa,” kata Welliwanto, saat dikonfirmasi jurnalis Kendarikini.com melalui via pesan WhatsApp pada Rabu, 20 Agustus 2025 siang.

Menurut Welliwanto, pihaknya telah menetapkan lima orang tersangka dan satu orang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada kasus pengeroyokan tersebut.

“Lima tersangka di bawah umur,” tambahnya.

Sebelumnya, kasus pengeroyokn siswa SMAN 12 Kendari itu terjadi saat korban melintas di kawasan THR, jalan Budi Utomo, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), sekitar pukul 15.00 WITA.

Akibat pengeroyokan salah sasaran itu, korban mengalami luka berat sehingga harus dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sultra.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadis Dikbud) Sultra, Aris Badara saat dikonfirmasi melalui WhatsApp (WA) perihal asal sekolah siswa yang menjadi tersangka pelaku pengeroyokan, hingga saat ini belum memberikan tanggapan. (Faldi)*

PT WIN Hadir untuk Rakyat, Warga Torobulu Beri Apresiasi

0

KENDARIKINI.COM -Kehadiran PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) justru membawa manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Demikian klarifikasi warga sekitar lingkar tambang di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya Kabupaten Konawe Selatan terkait pemberitaan yang menyebut aktivitas pertambangan di sekitar pemukiman warga menimbulkan keresahan.

Hardin, salah seorang warga didusun dua, menuturkan bahwa keberadaan PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) sangat membantu masyarakat di Desa Torobulu, baik dari sisi penataan lingkungan maupun kontribusi sosial.

“Saya selaku warga di Desa Torobulu menegaskan, adanya PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) ini sangat membantu masyarakat. Revitalisasi sungai yang dilakukan perusahaan merupakan respon atas permintaan warga melalui pemerintah desa. Penataan drainasenya juga jelas, dan setiap kendala selalu ditanggapi dengan baik oleh pihak perusahaan,” ungkap Hardin, Rabu (20/8/2025).

Menurutnya, tidak benar jika ada yang mengatakan aktivitas tambang PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) menimbulkan keresahan. Ia menegaskan, sebagai warga asli yang lahir dan besar di di Desa Torobulu, dirinya tidak pernah merasa terganggu dengan aktivitas perusahaan.

“Saya bukan karyawan PT Wijaya Inti Nusantara (WIN), tapi saya lihat langsung bagaimana perusahaan ini bekerja baik-baik saja. Tidak ada keresahan seperti yang diberitakan. Justru, PT WIN adalah satu-satunya perusahaan di sini yang betul-betul tanggap dengan keluhan masyarakat,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Kaisar, warga Torobulu ia menilai keberadaan PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) memberikan dampak positif, terutama dari sisi ekonomi masyarakat.

“Saya pribadi sangat terbantu dengan adanya PT WIN. Kalau bicara soal perekonomian, perusahaan ini sangat membantu masyarakat Torobulu. Tidak benar kalau ada yang bilang meresahkan, karena saya sendiri tinggal di sini, lahir di sini, besar di sini, dan melihat langsung aktivitasnya,” ujar Kaisar.

Salah satu bentuk nyata kontribusi PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) adalah revitalisasi sungai di wilayah permukiman warga. Program ini merupakan tindak lanjut atas permintaan masyarakat melalui pemerintah desa, dan kini mendapat apresiasi positif dari warga.

Ia menambahkan, revitalisasi sungai yang dilakukan PT WIN juga merupakan permintaan warga yang disampaikan melalui pemerintah desa. Upaya itu, kata Hardin, membantu mengatasi persoalan drainase di sekitar permukiman.

“Kami selalu melaporkan kalau ada keluhan masyarakat, termasuk soal sungai. PT WIN menanggapi dengan cepat dan melakukan perbaikan yang dibutuhkan,” jelas Hardin.

Selain penataan lingkungan, PT WIN disebut konsisten memberikan dukungan terhadap pembangunan di daerah, khususnya di Kabupaten Konawe Selatan. Perusahaan juga aktif berkontribusi pada kegiatan sosial di sekitar lingkar tambang.

Masyarakat berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar, sehingga tidak ada pihak yang menyalahartikan aktivitas perusahaan.

“Kami mendukung penuh aktivitas PT WIN. Selama ini masyarakat dan perusahaan baik-baik saja. Justru keberadaan PT WIN memberikan kontribusi besar untuk kesejahteraan warga,” tegas Hardin.

Sementara Kaisar juga menyebut kontribusi PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) tidak hanya untuk warga lingkar tambang, tetapi juga masyarakat luas. Mulai dari perbaikan infrastruktur hingga program sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.*

Remaja Pria di Kendari Hilang Usai Disuruh Beli BBM

0

KENDARIKINI.COM – Seorang remaja pria dinyatakan hilang setelah meninggalkan rumah sejak Senin 18 Agustus 2025, sekitar pukul 15.00 WITA.

Remaja ini bernama Delpin (14) alamat Jalan Drs. H. La Ode Kaimoeddin, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut di Polsek Baruga dengan nomor : B/08/VIII/2025/Sultra/Resta Kdi/Sek Baruga.

Awalnya remaja ini disuruh orang tuanya, Kenderwanto, untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) premium di SPBU Baruga menggunakan motor Honda CB.

“Pada hari Senin 18 Agustus 2025 sekitar pukul 15.00 WITA yang disuruh oleh pelapor yaitu orang tuanya untuk membeli BBM premium di SPBU Baruga dengan menggunakan sepeda motor merek Honda CB,” dikutip dari laporan polisi nomor B/08/VIII/2025/Sultra/Resta Kdi/Sek Baruga.

Remaja tersebut meninggalkan rumah mengenakan switer warna hitam, celana panjang kain warna hitam, dan sendal jepit warna putih.

Adapun ciri fisik diantaranya tinggi badan 130 cm, berat badan 50 kg, rambut hitam lurus, mata hitam, dan kulit sawo matan.

Bagi masyarakat yang menemukannya segera menghubungi orang tuanya, Kenderwanto, di nomor 0896-7731-2564 atau menghubungi Polsek Baruga di nomor 0811-4003-531.(Amin)*

Kecelakaan Motor dan Mobil di Bombana, Satu Orang Tewas

0

KENDARIKINI.COM – Seorang perempuan yang mengendarai sepeda motor meninggal dunia akibat terlibat Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) dengan satu unit mobil.

Kecelakaan ini terjadi di Desa Lombakasi, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa 19 Agustus 2025.

Saat dikonfirmasi Jurnalis Kendarikini.com, Kasat Lantas Polres Bombana AKP Kevin membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut

“Iya mas, pengendara roda duanya meninggal dunia,” kata Kevin melalui pesan WhatsApp pada Rabu, 20 Agustus 2025.

Menurut Kevin, kecelakaan yang melibatkan pengendara motor Honda Beat inisial IZ dan pengendara mobil Daihatsu Grand Max inisial MA terjadi sekitar pukul 17.30 WITA.

“Kecelakaan tersebut terjadi kurang lebih pukul 17.30 WITA antara kendaraan roda dua yang dikendarai perempuan IZ dan kendaraan roda empat yang dikendarai oleh laki-laki MA,” ujarnya.

Kevin menambahkan, adapun penyebab terjadinya kecelakaan ini masih dalam tahap penyelidikan.

“Sementara masih diselidiki mas,” tambahnya.

Atas kejadian ini, Satlantas Polres Bombana menghimbau kepada seluruh pengendara agar lebih berhati-hati guna menghindari kecelakaan lalulintas.(Amin)*

Aktivitas Diskotik dan Restoran THM Exodus Dihentikan Sementara

0

KENDARIKINI.COM – DPRD Kota Kendari mengeluarkan keputusan tegas dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait dugaan pelanggaran operasional Tempat Hiburan Malam (THM) Exodus.

Seluruh aktivitas diskotik dan restoran di THM tersebut diperintahkan untuk dihentikan sementara waktu mulai hari ini, 19 Agustus 2025.

Pihak manajemen Exodus juga diwajibkan mengurus kembali perizinan yang sesuai dengan ketentuan berlaku.

RDPU yang dipimpin oleh Laode Abd. Arman ini digelar di Ruang Rapat DPRD Kota Kendari, dihadiri sejumlah anggota dewan dan perwakilan dari berbagai instansi terkait, termasuk Bapenda, Dinas Pariwisata dan Ekraf, Dinas PM dan PTSP, serta Bagian Hukum Kota Kendari.

Perwakilan dari pihak THM Exodus dan Konsorsium Aktivis dan Ormas Menggugat juga turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Adapun agenda utama rapat adalah membahas dugaan ketidaksesuaian operasional THM Exodus dengan aturan dan dokumen pendukung yang legal.

Setelah mendengarkan berbagai pernyataan dan berdiskusi, DPRD Kota Kendari mengambil dua kesimpulan penting:

Mulai 19 Agustus 2025, kegiatan diskotik dan restoran di THM Exodus harus dihentikan.
Pihak THM Exodus diwajibkan segera mengurus perizinan kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, DPRD Kota Kendari juga akan menjadwalkan peninjauan langsung ke lapangan di THM Exodus untuk memastikan keputusan ini dijalankan.

Pimpinan rapat, Laode Abd. Arman, menegaskan bahwa keputusan ini diambil untuk memastikan seluruh kegiatan usaha di Kota Kendari berjalan sesuai dengan aturan.

“Kami ingin memastikan semua THM memiliki izin yang lengkap dan beroperasi sesuai dengan aturan yang ada. Ini demi ketertiban dan kenyamanan masyarakat Kota Kendari,” ujar Arman.

Keputusan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam penertiban THM di Kota Kendari agar semua pihak mematuhi regulasi yang berlaku demi menjaga ketertiban umum.*

Terima Audiensi BPD PHRI, Wagub Sultra Bahas Dukungan Sukseskan Rakorda Produk Hukum Daerah dan STQH Nasional

0

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., menerima audiensi Badan Pimpinan Daerah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPD PHRI) Provinsi Sultra dan pelaku industri Pariwisata, di Hotel Venus Kendari, Rabu (20/8/2025). Audiensi tersebut digelar dalam rangka membangun sinergi untuk menyukseskan Rapat Koordinasi Produk Hukum Daerah (Rakorda) pada 25 Agustus 2025 serta Seleksi Tilawatil Qur’an dan Musabaqah Al-Hadis (STQH) Tingkat Nasional XXVIII pada 9–19 Oktober 2025 di Kendari.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Asisten Setda Sultra, Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi, serta sejumlah pejabat dan pelaku usaha perhotelan dan restoran di Sulawesi Tenggara.

Dalam arahannya, Wakil Gubernur Sultra
Ir. Hugua, menegaskan pentingnya kesiapan menyeluruh seluruh ekosistem daerah dalam menyambut dua event besar tersebut. Menurutnya, Rakorda dan STQH tidak hanya sekadar agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk menunjukkan kapasitas Sultra sebagai tuan rumah yang ramah, profesional, dan siap menghadirkan pelayanan terbaik bagi para tamu.

“Sebentar lagi kita akan menyelenggarakan Rakorda Produk Hukum Daerah dan STQH Tingkat Nasional XXVIII. Tentu keberhasilan dua event ini sangat bergantung pada kesiapan kita secara menyeluruh sebagai ekosistem. Ribuan tamu dari seluruh Indonesia akan hadir, menginap, dan berinteraksi dengan masyarakat. Karena itu, koordinasi lintas sektor harus kita perkuat,” ujar Hugua.

Lebih lanjut, Wagub menyampaikan bahwa penyelenggaraan event nasional maupun internasional harus dipandang sebagai bagian dari strategi besar pembangunan daerah, khususnya dalam pengembangan sektor pariwisata. Ia menekankan bahwa Sultra memiliki potensi besar untuk menjadi epicentrum pertumbuhan ekonomi dan pariwisata global, seiring dengan bergesernya pusat peradaban dan kekuatan ekonomi dunia ke kawasan Asia Timur, terutama Tiongkok dan India.

“Kalau kita melihat arus pergeseran peradaban, maka pusat kekuatan ekonomi dunia sekarang berada di Asia Timur. Itu berarti peluang besar ada di depan kita. Sulawesi Tenggara punya posisi strategis, kita punya Wakatobi, punya sumber daya alam, budaya, dan kuliner yang luar biasa. Bandara kita menuju internasional, pelabuhan berkembang, sehingga semua ini adalah modal besar,” jelasnya.

Menurut Hugua, arah pembangunan Sulawesi Tenggara saat ini sejalan dengan visi nasional yang digariskan Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita. Pemerintah Provinsi juga telah menurunkan visi tersebut ke dalam RPJMD dengan empat pilar utama pembangunan, yaitu pendidikan, kesehatan, pertanian, dan pariwisata.

“Prinsip pembangunan kita jelas, pendidikan harus maksimal, kesehatan menjadi prioritas, sumber daya manusia terus kita tingkatkan, dan pariwisata menjadi penggerak ekonomi. Tiga sektor unggulan yang kita dorong adalah hilirisasi industri pertanian, hilirisasi industri berbasis masyarakat, serta hilirisasi industri pariwisata,” tegasnya.

Hugua juga menyampaikan bahwa sektor pariwisata memiliki efek pengganda (multiplier effect) yang luas terhadap berbagai bidang usaha. Jika pariwisata digarap serius, maka akan menggerakkan setidaknya 17 hingga 18 sektor lainnya, mulai dari transportasi, akomodasi, kuliner, perdagangan, hingga jasa kreatif.

“Itulah mengapa kita genjot pariwisata, karena dampaknya bisa menggerakkan semua sektor. Pariwisata bukan sekadar atraksi, tetapi juga industri yang membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Menutup arahannya, Wagub Hugua mengajak seluruh pihak, baik pemerintah maupun pelaku usaha, untuk bersama-sama berkomitmen menyukseskan Rakorda dan STQH Nasional XXVIII, sekaligus menjadikan momentum ini sebagai pijakan dalam memperkuat posisi Sultra di peta pariwisata nasional dan global.

“Sulawesi Tenggara punya potensi pariwisata yang tidak kaleng-kaleng. Dengan kerja sama kita semua, saya yakin kita bisa menjadikan dua event nasional ini sukses, sekaligus memperlihatkan kepada Indonesia dan dunia bahwa Sultra siap menjadi pusat pertumbuhan pariwisata dan ekonomi ke depan,” pungkasnya.

Dalam keterangannya kepada awak media, Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua, menyampaikan bahwa audiensi tersebut dihadiri oleh komunitas pariwisata yang terdiri dari BPD PHRI, HPI, ASITA, pelaku travel, para chef dan Seluruh elemen pariwisata ini berkumpul untuk memastikan kesiapan menyukseskan dua event nasional, yakni Rakorda Produk Hukum Daerah dan STQH Nasional XXVIII. Dari aspek perhotelan, sekitar 3.400 kamar mulai dari kelas 1, hotel berbintang hingga homestay berkelas telah disiapkan. Selain itu, pelaku usaha juga sepakat tidak menaikkan tarif secara berlebihan, mengangkat kuliner tradisional sebagai identitas daerah, serta menyiapkan paket tur ke berbagai kabupaten/kota lengkap dengan transportasi, keamanan, dan standar pelayanan yang memadai.

Lebih lanjut, Wagub menjelaskan bahwa dukungan komunitas pariwisata juga diarahkan untuk mendukung agenda berkelanjutan pemerintah daerah. Selain konsistensi kalender event pariwisata di 17 kabupaten/kota dengan 7–8 agenda tahunan, Sultra juga tengah mempersiapkan event internasional, yakni International Conference on Sustainable Tourism dan Executive Bureau Meeting pada pertengahan 2026 yang akan dihadiri perwakilan dari negara-negara Eropa, Afrika, Asia Pasifik, hingga Amerika Latin.

“Dengan sinergi seluruh pihak dan arahan dari Gubernur ASR, kami meyakini sektor pariwisata Sultra akan terus berkembang dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” pungkasnya.*

Polisi Tetapkan 5 Tersangka dan 1 DPO pada Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 12 Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari telah menetapkan tersangka pada kasus pengeroyokan siswa SMA Negeri 12 Kendari yang terjadi pada Minggu 17 Agustus 2025 lalu.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau menyebut pihaknya menetapkan 5 orang tersangka dan 1 orang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) pada kasus pengeroyokan tersebut.

“lima orang tersangka anak di bawah umur,” kata AKP Welliwanto, Rabu 20 Agustus 2025.

Menurutnya, pihaknya sempat mengamankan sebanyak 24 orang pelajar setelah kejadian pengeroyokan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, 5 orang terbukti melakukan tindak pidana.

Diketahui, sebelumnya diberitakan siswa SMA Negeri 12 Kendari inisial ANR dikeroyok saat melintasi jalan Budi Utomo, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.

Atas kejadian ini, korban mengalami luka-berat sehingga harus dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Kendari untuk mendapatkan perawatan medis.(Amin)*

Karyawan Workshop PT VDNI Tewas Akibat Ledakan Ban Mobil

0

KENDARIKINI.COM – Seorang karyawan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan kerja pada Selasa, 19 Agustus 2025 malam.

Korban bernama Afdol Wahid (32) dari Desa Lamoen, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) yang merupakan karyawan workshop PT VDNI.

Kapolsek Bondoala IPTU Heder Payapo mengatakan, kejadian tersebut bermula saat korban memasang baut ban belakang sebelah kanan mobil dump truk dengan menggunakan alat.

Ban mobil tersebut mengalami ledakan dan mengenai paha bagian kanan korban hingga mengalami pendarahan.

“Kemudian ban tersebut seketika meledak dan mengenai bagian paha kanan atas korban sehingga mengalami luka dan pendarahan,” kata Heder Payapo saat dikonfirmasi Jurnalis Kendarikini.com pada Rabu, 20 Agustus 2025.

Saat itu korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas provinsi Sultra menggunakan mobil ambulance PT VDNI guna mendapatkan perawatan medis.

Akan tetapi, nyawa korban tidak bisa diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia saat berada di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Bahteramas.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban meninggal dunia disebabkan adanya pendarahan masif pada paha kanan atas sehingga mengalami pendarahan fatal.

“Karyawan meninggal dunia tersebut murni kecelakaan kerja,” pungkasnya.(Amin)*

Cerita Residivis Kasus Narkotika Kembali Ditangkap di Kendari, Petugas Amankan Hampir Satu Kilo Gram Sabu

0

KENDARIKINI.COM – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis sabu dalam jumlah besar.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin oleh Dir Narkoba Polda Sultra Kombes Pol Bambang Sukmo Wibowo, S.IK., S.H., M.Hum di Aula Ditresnarkoba, Rabu 20 Agustus 2025.

Dalam kasus tersebut diketahui, Seorang pria berinisial FA alias Oca (37), warga Kota Makassar, ditangkap dalam operasi yang berlangsung sejak Kamis (7/8/2025) hingga Jumat (8/8/2025). Dari tangan tersangka, polisi menyita total barang bukti sabu dengan berat brutto 977,40 gram atau hampir 1 kilogram.

Penangkapan bermula pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.00 WITA, saat tim opsnal Unit 1 Subdit 2 menangkap FA di BTN Pradana 1, Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Dari lokasi pertama ini, petugas menemukan 3 paket sabu seberat 24,94 gram beserta sejumlah alat bukti lainnya seperti timbangan digital, ponsel, tas, dan perlengkapan konsumsi sabu.

“Dari hasil pemeriksaan awal, FA terindikasi bukan hanya kurir atau “penempel”, tetapi juga berperan sebagai pengedar aktif,” kata Kombes Bambang. Urine tersangka juga dinyatakan positif narkotika.

Pengembangan kasus berlanjut pada Jumat (8/8/2025). Polisi melakukan penggerebekan dirumah kost Living Anaway, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu. Di lokasi tersebut, petugas menyita 5 paket sabu dengan berat 159,94 gram yang disimpan dalam sebuah tas kecil merek Gucci.

Tidak berhenti di sana, tim kembali bergerak ke Jl. La Ode Hadi, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, dan menemukan 5 paket sabu seberat 507,22 gram yang dikemas dalam kardus bertuliskan Lion Parcel.

Penggeledahan terakhir dilakukan di BTN Pradana 1, Kelurahan Watulondo, yang merupakan lokasi awal penangkapan. Dari sana, polisi kembali menemukan 8 paket sabu seberat 285,30 gram yang disembunyikan dalam sebuah tas merah merek Eleven, lengkap dengan puluhan plastik sachet kosong.

Selain sabu, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti non-narkotika, seperti timbangan digital, ponsel Redmi 13C, sendok takar sabu dari pipet, serta berbagai tas dan plastik kemasan.

Dengan penangkapan ini, total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 21 paket sabu dengan berat brutto 977,40 gram.

Saat ini tersangka FA alias Oca telah diamankan di Mapolda Sultra untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi masih melakukan pendalaman guna mengungkap jaringan yang lebih besar di balik kasus ini.*

Kakanwil Resmi Tutup Festival dan Gebyar PAI Tingkat Sultra Serta Porseni, Berikut Juaranya

0

KENDARIKINI.COM – Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Muhamad Saleh hadiri Ramah Tamah sekaligus menutup secara resmi Festival dan Gebyar PAI dalam rangka HUT Kemerdekaan RI ke-80 Tahun 2025, di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Selasa (19/8/2025).

Hadir, Pejabat Administrator, Ketua DWP dan Pengurus, Ketua Tim Kerja, Pejabat Fungsional serta Pelaksana pada Kanwil Kemenag Sultra, Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari beserta Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional dan Pelaksana, Ketua dan Pengurus AGPAII Sultra, Kepala Madrasah beserta Guru, RA, MTsN, MA serta Kepala Sekolah beserta Guru SMP dan SMA/SMK, Kepala KUA, Penyuluh dan Penghulu Agama se Kota Kendari.

Muhamad Saleh mengatakan, Festival dan Gebyar PAI serta Porseni yang telah berjalan dengan lancar, tertib dan penuh semangat ini, bukan sekadar ajang lomba untuk mencari juara, tetapi lebih dari itu, menjadi wahana silaturahmi, pengembangan bakat dan penguatan karakter siswa Madrasah dan Sekolah Umum.

“Melalui kegiatan ini, kita belajar bahwa dalam setiap kompetisi ada yang menang dan ada yang belum beruntung. Namun sesungguhnya, semua peserta adalah pemenang, karena telah berani tampil, berusaha dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkap Saleh.

Saleh menyebut, kegiatan ini selaras dengan nilai-nilai Moderasi Beragama yang sedang digaungkan Kementerian Agama, serta sejalan dengan Asta Protas Kementerian Agama 2025–2029, khususnya dalam poin Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan dan pada poin Pendidikan Unggul, Ramah dan Terintegrasi. Di Madrasah dan Sekolah Umum, penguatan karakter siswa dilakukan melalui implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

KBC itu sendiri, lanjut Saleh, menyangkut Lima Panca Cinta. Diantaranya, Cinta Kepada Sang Pencipta. Cinta Kepada Diri Sendiri dan Sesama. Cinta Lingkungan. Cinta Kepada Ilmu Pengetahuan dan yang terakhir Cinta Kepada Bangsa dan Negara,”

“Melalui kegiatan ini, diharapkan adanya pengembangan talenta, serta pembinaan generasi muda yang unggul dan berkarakter. Festival dan Gebyar PAI serta Porseni ini, merupakan bagian nyata dari upaya tersebut, yaitu membentuk generasi yang cerdas intelektual, matang emosional, sehat jasmani, dan kuat spiritual,” ujar Saleh.

Muhamad Saleh memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia, dewan juri, para guru pembina, serta semua pihak yang telah bekerja keras demi suksesnya kegiatan ini. Tak lupa, Saleh memberikan ucapan selamat kepada para juara.

“Semoga prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus berlatih, berjuang dan mengharumkan nama Madrasah maupun daerah. Kepada peserta yang belum meraih juara, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga dan semangat untuk berprestasi lebih baik di masa depan,” pungkasnya.

Adapun, dafar Juara pada festival dan Gebyar PAI tingkat Provinsi Sultra, antara lain :

HAFALAN SURAH PENDEK TINGKAT TAMAN KANAK-KANAK

HAFIDZ :
JUARA I TK TUNAS MAKARTI
JUARA II TK AL KAUTSAR
JUARA III TK SATRIA AKBAR

HAFIDZAH :
JUARA I TK ISLAM KEMARAYA
JUARA II TK AL QALAM
JUARA III TK AL KAUTSAR

TARTIL AL-QURAN TINGKAT SD

MURATTIL :
JUARA 1 SDN 3 KENDARI
JUARA II SDN 84 KENDARI
JUARA III SDN 96 KENDARI

MURATTILAH :
JUARA I SDN 61 KENDARI
JUARA II SDN 25 KENDARI
JUARA III SDN 95 KENDARI

TARTIL AL-QURAN TINGKAT SMP

MURATTIL :
JUARA I SMPN 1 KENDARI
JUARA II SMP AL QALAM
JUARA III SMPN 17 KENDARI

MURATTILAH :
JUARA I SMPN 9 KENDARI
JUARA II SMPN 5 KENDARI
JUARA III SMPN 7 KENDARI

TARTIL AL-QURAN TINGKAT SMA/SMK

MURATTIL :
JUARA I SMA QURAN WAHDA ISLAMIYAH
JUARA II SMA TQ. MUADZ BIN JABAL
JUARA III SMA 9 KENDARI

MURATTILAH :
JUARA I SMA MUHAMMADIYAH KENDARI
JUARA II SMA QURAN AL WAHDA ISLAMIYAH
JUARA III SMA ISLAM TERPADU AL QALAM

CERAMAH TINGKAT SMP

DAI :
JUARA I SMPN 20 KENDARI
JUARA II SMP HIDAYATULLAH
JUARA III SMPN 17 KENDARI

DAIYAH :
JUARA I SMPN 5 KENDARI
JUARA II SMPN 17 KENDARI
JUARA III SMPN 20 KENDARI

CERAMAH TINGKAT SMA/SMK
DAI :
JUARA I SMAN 1 KENDARI
JUARA II SMA HIDAYATULLAH KENDARI
JUARA III SMAN 2 KENDARI

DAIYAH :
JUARA I SMAN 1 KENDARI
JUARA II SMAN 4 KENDARI
JUARA III SMAN 12 KENDARI

Sedangkan untuk lomba Porseni diantaranya :

Lomba Tenis Meja putera :
Juara I : Pendis Kanwil Kemenag Sultra
Juara II : Setjen Kanwil Kemenag Sultra
Juara III : Kanwil Kemenag Sultra dan Kemenag Kota Kendari

Lomba Tenis Meja puteri :
Juara I : GPAI
Juara II : Bidang Pakis Kanwil Kemenag Sultra
Juara III : Kantor Kemenag Kota Kendari

Bulutangkis putera :
Juara I : MAN IC Kendari
Juara II : Kantor Kemenag Kota Kendari
Juara III : MTsN 1 Kendari

Bulutangkis puteri :
Juara I : Kantor Kemenag Kota Kendari
Juara II : MTs 2 Kendari
Juara III : Kantor Kemenag Kota Kendari

Lomba Catur :
Juara I : Kantor Kemenag Kota Kendari
Juara II : KKD Kota Kendari
Juara III : Bidang Urais Kanwil Kemenag Sultra

Estafet Sarung :
Juara I : DWP Kemenag Kota Kendari
Juara II : ASN Kemenag Kota Kendari
Juara III : DWP Kanwil Kemenag Sultra

LOMBA KEBERSIHAN RUANGAN :

Antar Madrasah :
Juara I : MIN 1 Kendari
Juara II : MTsN 1 Kendari
Juara III : MAN 1 Kendari

Antar KUA se Kota Kendari :
Juara I : KUA Kec. Baruga
Juara II : KUA Kec. Kadia
Juara III : KUA Kec. Abeli

Antar Ruang Kantor Kemenag Kota Kendari :
Juara I : Ruang Kerja Pokjawas
Juara II : Ruang Kerja Seksi Pakis
Juara III : Ruang Kerja Seksi PHU

Antar Ruang Kanwil Kemenag Sultra :
Juara I : Ruang Kerja Umum dan Humas
Juara II : Ruang Kerja Bidang Penmad
Juara III : Ruang Kerja Bidang Pakis

Lomba Menghias Tumpeng :
Juara I : Setjen Kanwil Kemenag Sultra
Juara II : Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sultra
Juara III : MTsN 1 Kendari
Juara IV : Kantor Kemenag Kota Kendari
Juara V : KUA Mandonga
Juara VI : Bidang Pakis Kanwil Kemenag Sultra.*

Gubernur Sultra: Jaga Cita-Cita, Jangan Hancurkan Masa Depan dengan Kekerasan

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melakukan pembinaan terhadap pelajar SMA/SMK, dimulai dari siswa-siswi SMKN 2 Kendari. Kegiatan ini merupakan respons atas aksi pengeroyokan yang terjadi di Kendari beberapa waktu lalu dan menyebabkan korban jiwa dari siswa SMAN 12 Kendari. Pembinaan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Sultra, pada Selasa (19 Agustus 2025).

Gubernur Andi Sumangerukka dalam arahannya banyak berdialog dan memberikan motivasi kepada para pelajar untuk menyiapkan diri sebagai agen perubahan yang akan memimpin Sultra di masa mendatang. Gubernur juga berharap para pelajar dapat menahan diri untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka sendiri.

“Kalian semua akan menjadi pemimpin suatu hari nanti, mungkin di kantor ini atau dalam profesi dan bidang kerja lainnya di Sultra. Oleh karena itu, saya ingin kalian menjaga diri. Jangan biarkan diri kalian terkontaminasi oleh hal-hal buruk. Jaga mimpi dan cita-cita kalian”, ucap Gubernur.

Gubernur menambahkan, terdapat nilai-nilai yang harus ditanamkan dalam mengawal pendidikan di Sultra agar aksi kekerasan antarpelajar tidak menjadi suatu budaya yang terus berulang.

“Kita butuh ketegasan. Sebab jika tidak ada ketegasan, maka tidak akan ada kedisiplinan. Disiplin diawali dari kepatuhan.”, ujarnya lagi.

Menutup arahannya, Gubernur menyatakan bahwa pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh bagi pelajar berprestasi dalam mengembangkan potensi diri. Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Sultra akan terus melakukan upaya pencegahan terhadap pelanggaran kedisiplinan melalui patroli gabungan antara Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan guru.

Selain itu, akan dilakukan inspeksi mendadak yang mencakup tes urine bagi guru dan pelajar.

Gubernur juga menyampaikan keprihatinannya atas aksi tidak terpuji yang dilakukan oleh sejumlah oknum pelajar. Menurutnya, pelajar seharusnya fokus pada hal-hal positif yang dapat menunjang masa depan mereka.

Untuk diketahui, terdapat 19 kepala sekolah, 740 siswa, dan 130 guru SMKN 2 Kendari yang hadir mengikuti kegiatan pembinaan oleh Gubernur Sultra.*

Pemprov Sultra Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi dan Evaluasi Program 3 Juta Rumah

0

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) turut serta dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan pembahasan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah. Kegiatan ini digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Selasa (19/8/2025) dan diikuti oleh seluruh pemerintah daerah se-Indonesia.

Rakor dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri RI,Tomsi Tohir dari Kantor Kemendagri, Gambir, Jakarta Pusat. Dari lingkup Pemprov Sultra, pelaksanaan rakor diikuti dari Ruang Rapat Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Biro Perekonomian, serta perwakilan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Bulog, Inspektorat, serta sejumlah OPD teknis terkait lainnya.

Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, dalam paparannya menyampaikan kondisi inflasi nasional dari Januari hingga Juli 2025. Menurutnya, pada minggu ke-2 Agustus 2025 tercatat 14 provinsi mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH), sementara 22 provinsi mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya, dan 2 provinsi lainnya relatif stabil.

Adapun 14 provinsi yang mengalami kenaikan IPH di antaranya Sumatra Utara, Aceh, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Bengkulu, Jambi, Sumatra Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Maluku, Papua Tengah, Papua Selatan, Papua Barat, Papua Barat Daya, serta Papua Pegunungan.

Sementara 22 provinsi mengalami penurunan IPH, termasuk Sulawesi Tenggara, Lampung, Kalimantan Utara, Papua, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Banten, Nusa Tenggara Timur, Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Yogyakarta, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.

“Komoditas yang menjadi penyumbang kenaikan IPH di 14 provinsi tersebut adalah cabai merah, bawang merah, dan beras,” ungkap Ateng.

Terkait hal ini, Sekjen Kemendagri menekankan pentingnya peran Bulog untuk lebih intensif bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) guna menjaga kestabilan harga di pasaran.

Selain membahas inflasi, rakor juga dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program 3 Juta Rumah yang merupakan program prioritas nasional. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Imran, menyampaikan bahwa berdasarkan data per 8 Agustus 2025, terdapat 154 kabupaten/kota yang belum menerbitkan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) khusus bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Di Sulawesi Tenggara, beberapa daerah yang belum menerbitkan PBG khusus MBR meliputi Kabupaten Buton, Bombana, Konawe Utara, Buton Utara, Kolaka Timur, Konawe Kepulauan, Muna Barat, dan Buton Selatan. Kami berharap 154 kabupaten/kota ini segera merealisasikan penerbitan dokumen tersebut,” tegas Imran.

Ia menambahkan, Program 3 Juta Rumah telah ditegaskan sebagai program prioritas nasional yang harus segera didukung pemerintah daerah. Hal ini juga dikuatkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025–2029, di mana program perumahan ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) dan menjadi salah satu indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang akan dievaluasi setiap tahun oleh Kemendagri.

Dalam kesempatan tersebut, Dirjen Perumahan Perdesaan KemenPKP juga menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah, yaitu:

1. Mengoptimalkan layanan pengaduan konsumen perumahan terpadu bernama BENAR-PKP (Bantuan Edukasi dan Asistensi Ramah untuk Pengaduan Konsumen Perumahan).

2. Menyampaikan informasi pembangunan baru atau renovasi rumah bagi masyarakat yang dibiayai APBD maupun APBN namun belum tercantum dalam Sistem Informasi Perencanaan Daerah (SIPD).

3. Mengimplementasikan kebijakan pembebasan Bea PBG dan BPHTB bagi MBR.

4. Mengalokasikan anggaran renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada APBD 2025 bagi daerah yang belum melakukannya.

5. Mendorong desa untuk mengalokasikan anggaran renovasi RTLH dalam APBDes.

6. Melaporkan hasil pendataan perumahan kepada KemenPKP dan Kemendagri.

Mengakhiri rakor, Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir mengingatkan kembali arahan Presiden RI pada pidato kenegaraan HUT Kemerdekaan, agar pemerintah daerah menjadikan pengendalian inflasi sebagai fokus kerja bersama.

“Bicarakan dengan serius, jadikan renungan, dan mari kita laksanakan bersama. Arahan Presiden pada sambutan Hari Kemerdekaan kemarin harus menjadi pemicu semangat kita untuk bekerja lebih sungguh-sungguh, mengendalikan harga,” pungkasnya.*

Ketua TP PKK Sultra Hadiri Peringatan HAN 2025

0

KENDARIKINI.COM – Pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2025 tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, Sekda Sultra, Drs. H. Asrun Lio., M.Hum., Ph.D, bertindak mewakili sekaligus menyampaikan pesan dan sambutan Gubernur, Mayjen TNI (PURN) Andi Sumangerukka, Selasa (19/8/2025) di Kendari. Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK yang juga Bunda PAUD dan Bunda Literasi Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny Arinta Nila Hapsari Andi Sumangerukka.

“Mengawali sambutan ini, Bapak Gubernur Sulawesi Tenggara dan sebagai orang tua menyampaikan pesan selamat Hari Anak Nasional Tahun 2025, kepada seluruh anak-anak di Provinsi Sultra. Semoga melalui peringatan ini, anak-anakku dapat lebih rajin untuk beribadah, belajar, berolahraga, lebih berbakti kepada kedua orang tua, hormat pada guru, dan menjadi generasi penerus untuk melanjutkan cita-cita bangsa,” ucap Sekda menyampaikan pesan Gubernur Sultra.

Melanjutkan amanat Gubernur, Sekda Sultra melanjutkan bahwa tema HAN Tahun ini adalah “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini bukan sekedar slogan, tetapi mencerminkan semangat untuk membentuk anak-anak Indonesia yang sehat, cerdas, dan juga memiliki jiwa kebersamaan dalam keberagaman.

Dia mengatakan, tema ini juga merupakan refleksi harapan besar kepada anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus yang akan memimpin dan membentuk wajah bangsa di masa depan. Anak bukan hanya penerima manfaat, melainkan juga aktor utama dalam peradaban bangsa.

“Anak-anak adalah tunas bangsa dan aset strategis yang harus dilindungi dan diberdayakan. Mereka punya hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi dan dilindungi dari segala bentuk kekerasan. Mereka adalah calon pemimpin yang kita harapkan unggul, berkarakter kuat, peduli sosial, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya,” ucap Gubernur melalui Sekda Sultra.

Dia menyampaikan, dalam pembangunan anak-anak Indonesia di era modernisasi dan globalisasi dewasa ini, Indonesia diperhadapkan pada berbagai tantangan yang besar dan semakin kompleks, seperti : persoalan stunting, penyalahgunaan narkoba, penggunaan gadget yang tidak tepat, tindak kekerasan dan eksploitasi anak, tawuran antara pelajar, serta masuknya budaya asing yang beberapa diantaranya bertentangan dengan nilai pancasila seperti pornografi dan pergaulan bebas, yang berdampak pada tumbuh kembang, sikap dan perilaku generasi muda.

“Oleh karena itu, selama beberapa tahun terakhir dalam kaitan dengan pembangunan anak-anak Indonesia, pemerintah melaksanakan dua agenda utama, yaitu perlindungan atau protection dan pemberdayaan atau empowerment bagi anak-anak kita. Disinilah pentingnya peran orang tua dan keluarga dalam hal perlindungan anak, kita berkewajiban untuk memenuhi asupan gizi dan menjaga serta melindungi anak-anak kita dari berbagai bentuk kejahatan, kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi,” paparnya.

Disamping itu, lanjutnya lagi, upaya terus dilakukan agar anak-anak tidak diterlantarkan dan tidak mendapatkan sanksi hukuman yang tidak adil dan tidak tepat ketika mengalami persoalan hukum.

“Kita juga harus melindungi mereka dari pergaulan yang tidak baik. Terkait pemberdayaan anak dalam arti luas adalah pemberian pendidikan dan pengembangan kepada anak-anak kita, sehingga dibutuhkan komunikasi dan empati terhadap bakat, minat dan cita-cita anak. Sebagai orang tua, kita harus memahami bahwa anak-anaknya adalah investasi masa depan,” pesannya.

Dia mengingatkan melalui ungkapan pepatah bijak bahwa ”semua bunga hari esok adalah benih-benih hari ini”. Indahnya bunga-bunga Indonesia masa depan sangat tergantung kepada bagaimana bersama menyiapkan bibit-bibit unggulnya saat ini.

Dia juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Provinsi Sultra terus mendorong pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak, antara lain :
1. Melakukan upaya pencegahan dan penurunan stunting melalui intervensi pencukupan gizi terutama 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) anak
2. Melaksanakan program rehabilitasi sosial dasar di dalam panti bagi anak terlantar
3. Memberikan bantuan pendidikan berupa perlengkapan dan seragam sekolah gratis
(program penggaris), serta beasiswa bagi anak dari keluarga kurang/tidak mampu dan anak beprestasi, dan
4. Mempercepat terwujudnya kabupaten / kota layak anak pada tahun 2025. Terdapat enam kabupaten / kota di Sultra, telah mendapatkan predikat kabupaten/kota layak anak, yaitu: Kabupaten Kolaka, Kabupaten Kolaka Utara, Kabupaten Buton, Kabupaten Konawe Utara, Kota Kendari, dan Kota Baubau.

“Pada kesempatan ini juga Bapak Gubernur mengucapkan selamat kepada kabupaten/kota yang telah mendapat predikat kabupaten/kota layak anak. Semoga predikat ini menambah motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan program perlindungan dan pemberdayaan anak di wilayahnya,” katanya.

Gubernur juga berharap, masih Sekda Sultra, capaian tersebut dapat menjadi inspirasi dan memotivasi daerah lainnya yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara, untuk segera mendapatkan predikat kabupaten/kota layak anak, untuk mewujudkan Provinsi Sulawesi Tenggara yang layak anak menuju Indonesia Layak Anak (idola) 2030.

“Anak-anak Sultra yang saya cintai dan banggakan, melalui kesempatan ini, saya mewakili Gubernur Sultra dan orang tua menyampaikan pesan dan harapan kepada anak-anak Sulawesi Tenggara dimanapun berada, kami para orang tua, sungguh sayang kepada kalian semua. Kami berharap agar kalian terus belajar, rajin beribadah dan berolahraga, teruslah hidup rukun bersama teman-teman kalian. Selalu hormat dan taatilah orang tua dan guru-guru kalian. Teruslah berprestasi dan berkreasi, agar kalian menjadi manusia yang unggul di masa depan,” tuturnya.

“Kepada anak-anakku yang berusia praremaja dan remaja, saya berpesan jauhi narkoba, dan hindarkan diri dari kegiatan menyimpang dan tidak terpuji yang dapat merusak diri dan orang lain. Gunakanlah teknologi iinformasi dan komunikasi yang ada di sekitar kalian secara bijak untuk hal-hal yang bersifat positif dalam membangun diri, keluarga, masyarakat, dan bangsa serta agama,” pesannya lagi.

Sebelum mengakhiri sambutan, dia mengajak kepada para pemangku kepentingan dan seluruh komponen masyarakat, untuk menjadikan momentum peringatan HAN Tahun 2025 ini sebagai titik tolak untuk meningkatkan perlindungan dan perhatian pada anak-anak, sehingga lahir generasi yang sehat, kuat, cerdas dan berakhlak mulia, serta unggul dan maju, agar kelak menjadi aktor pembangunan yang dapat membawa Sulawesi Tenggara menjadi bagian penting dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.*

Peringatan HAN 2025, Pemprov Sultra Dorong Perlindungan dan Pemberdayaan Anak Menuju Generasi Emas 2045

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., secara resmi membuka Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2025 dengan tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”. Acara tersebut berlangsung di Hotel Claro Kendari, Selasa (19/8/2025).

Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sultra yang juga Bunda PAUD Sultra, unsur Forkopimda, Danlanal Kendari atau yang mewakili, Danlanud Haluoleo atau yang mewakili, staf ahli gubernur, para kepala OPD lingkup Pemprov Sultra, sejumlah bupati/wali kota atau perwakilan, pimpinan lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Sultra, Dr. Dra. Zanuriah, M.Si., menjelaskan bahwa peringatan HAN dimaknai sebagai bentuk kepedulian seluruh bangsa Indonesia terhadap pemenuhan hak anak agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Subtema yang diusung pada tahun ini adalah “Stop Perkawinan Anak, Wujudkan Impian Anak Indonesia.”

“Peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk mendorong keluarga sebagai lembaga pertama dan utama dalam perlindungan anak, sehingga lahir generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, dan berakhlak mulia. Kita berharap seluruh lapisan masyarakat dapat berpartisipasi aktif menghormati dan menjamin hak-hak anak tanpa diskriminasi,” ujar Zanuriah.

Sementara itu, dalam sambutan gubernur yang dibacakan Sekda Sultra, Drs. H. Asrun Lio, dirinya mengawali dengan ucapan selamat Hari Anak Nasional 2025 kepada seluruh anak-anak di Sulawesi Tenggara. Ia berharap momentum ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, melainkan dapat menumbuhkan semangat bagi anak-anak untuk terus beribadah, belajar dengan tekun, berolahraga, berprestasi, serta lebih berbakti kepada orang tua dan menghormati guru sebagai wujud karakter mulia generasi penerus bangsa.

“Tema Hari Anak Nasional tahun ini, Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045, bukan hanya slogan. Tema ini mencerminkan harapan dan semangat kita bersama untuk melahirkan anak-anak yang sehat, cerdas, memiliki jiwa kebersamaan, keberagaman, serta keimanan yang kuat. Anak-anak yang hadir hari ini, insya Allah, 20 tahun ke depan akan menjadi pemimpin, menggantikan kita semua dalam memimpin bangsa menuju Indonesia Emas,” ujar Sekda.

Sekda menegaskan bahwa anak-anak adalah aset strategis bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberdayakan. Anak bukan sekadar penerima manfaat pembangunan, tetapi juga faktor utama dalam membentuk peradaban bangsa di masa depan.

Namun, ia juga menyoroti berbagai tantangan besar yang dihadapi anak-anak Indonesia saat ini, mulai dari persoalan stunting, maraknya penyalahgunaan narkoba, penggunaan gawai yang berlebihan, tindak kekerasan dan eksploitasi anak, tawuran antar pelajar, hingga masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila seperti pornografi dan pergaulan bebas.

“Persoalan ini sangat kompleks dan dapat mengancam tumbuh kembang serta akhlak anak-anak kita. Karena itu, pemerintah menempatkan dua agenda utama dalam pembangunan anak, yakni perlindungan dan pemberdayaan anak. Perlindungan anak berarti memastikan mereka mendapat gizi yang cukup, terhindar dari kekerasan, eksploitasi, diskriminasi, serta perlakuan tidak adil. Sedangkan pemberdayaan anak mencakup pendidikan, pengembangan bakat dan minat, serta pembentukan karakter melalui komunikasi dan empati antara orang tua dengan anak,” jelasnya.

Sekda kemudian memaparkan sejumlah program nyata yang telah dijalankan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, antara lain:

1. Pencegahan dan penurunan angka stunting melalui intervensi pada 1.000 hari pertama kehidupan.

2. Program rehabilitasi sosial dasar di panti bagi anak terlantar.

3. Program seragam sekolah gratis (Penggaris) untuk meringankan beban keluarga kurang mampu.

4. Bantuan beasiswa bagi anak dari keluarga prasejahtera maupun anak-anak berprestasi.

5. Percepatan terwujudnya Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di seluruh wilayah Sultra.

Saat ini, enam daerah di Sulawesi Tenggara telah meraih predikat KLA, yaitu Kabupaten Kolaka, Kolaka Utara, Buton, Konawe Utara, Kota Kendari, dan Kota Baubau. “Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada daerah-daerah tersebut. Semoga capaian ini menjadi inspirasi dan motivasi bagi kabupaten/kota lainnya untuk berkomitmen mewujudkan daerah layak anak, sehingga Sulawesi Tenggara dapat segera mewujudkan Provinsi Layak Anak menuju Indonesia Layak Anak 2030,” tegas Sekda.

Tidak hanya menyampaikan program, Sekda juga menitipkan pesan khusus kepada anak-anak Sultra agar senantiasa menjaga diri, rajin belajar, berolahraga, berprestasi, serta menghindari perilaku menyimpang.

“Kepada anak-anakku remaja, jauhilah narkoba, pergaulan bebas, dan tindak kekerasan. Gunakan teknologi informasi dengan bijak untuk hal-hal positif. Jadilah generasi yang cerdas secara intelektual, emosional, spiritual, dan sosial. Ingatlah bahwa kalian adalah generasi yang dipersiapkan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045,” pesannya.

Lebih lanjut, Sekda juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari orang tua, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media massa, hingga pemerintah, untuk menjadikan momentum HAN sebagai tolok ukur dalam meningkatkan kepedulian terhadap anak.

Anak-anak kita adalah benih-benih masa depan. Semua bunga hari esok adalah benih-benih hari ini. Karena itu, mari bersama-sama memastikan mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, kuat, berakhlak mulia, serta mampu menjadi aktor pembangunan di masa depan. Dengan anak-anak yang hebat, kita yakin Sulawesi Tenggara dapat berkontribusi besar dalam mewujudkan Generasi Emas 2045,” tutupnya.

Acara ditandai dengan penekanan tombol oleh Sekda Sultra bersama Ketua TP PKK Provinsi Sultra dan Kepala DP3APPKB sebagai simbol dimulainya rangkaian HAN Tingkat Provinsi Sultra Tahun 2025.*

Kecewa dengan Orang Tua Jadi Alasan Perempuan di Kendari Minggat dari Rumah

0

KENDARIKINI.COM – Seorang perempuan di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dinyatakan hilang setelah meninggalkan rumah sejak Selasa 12 Agustus 2025 lalu.

Perempuan ini bernama Ririn Novayanti (24) dari Jalan RE. Martadinata, Kelurahan Mata, Kecamatan Kendari, Kota Kendari.

Hariani, selaku orang tuanya, mengatakan penyebab Ririn meninggalkan rumah karna merasa kecewa kepada orang tuanya.

“Dia ini pergi karna marah. Menurut teman-temannya, dia kecewa dengan mamanya,” kata Hariani saat dikonfirmasi Jurnalis Kendarikini.com, Selasa 19 Agustus 2025.

Pihak keluarga telah melakukan upaya pencarian, namun Ririn tak kunjung ditemukan hingga sampai saat ini.

“Saya sudah keliling Kota Kendari, tidak ada sama teman-temannya yang saya kenal juga sudah saya cari tidak ada juga sampai sekarang,” ujarnya.

Atas kejadian ini, pihak keluarga telah membuat laporan ke Kantor Polsek Kendari agar dilakukan pencarian.

Bagi yang mengetahui keberadaan Ririn segera menghubungi orang tuanya, Hariani, di nomor 0853-9476-2524 atau melaporkan ke kantor polisi terdekat.(Amin)*

Potret Intelektual Kader HMI Kendari, Endang Sebut Alami Penurunan

0

KENDARIKINI.COM – Koordinator Presidium Majelis Wilayah (MW) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Muh. Endang SA, sebut kader HMI Cabang Kendari saat ini mengalami penurunan spirit intelektual.

Menurut Endang, kader HMI saat ini kurang memiliki daya dan upaya dalam memperoleh ilmu pengetahuan.

Hal ini bisa dilihat dari minimnya minat kader dalam menghadiri kegiatan intelektual dan kondisi sekretariat yang kian sepi tanpa percakapan intelektual.

“Sedikit sekali animo, hasrat atau libido berdiskusi di kita (HMI) itu yang tumbuh. Apalagi di HMI, di cabang didepan pintu gerbang KAHMI Center itu,” kata Endang saat menjadi narasumber webinar yang diselenggarakan MW FORHATI Sultra pada Senin 18 Agustus 2015.

Padahal, kata Endang, kader HMI pada tahun-tahun sebelumnya mengalami eskalasi secara intelektual ditengah minimnya fasilitas organisasi.

“Padahal saya masih ingat dulu ditengah kurangnya fasilitas gedung yang papan yang ada kalau hujan begini banjir. Kadang sepatu baru kita kena lumpur karna datang ke cabang ada alumni, ada tokoh, akademisi, datang ke cabang misalnya luar biasa ramainya, sekarang hilang itu,” ungkap Endang penuh heran.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sultra ini menghimbau agar tradisi dan spirit intelektual sebagai kader HMI harus tetap lestari.

Tentunya, sambung Endang, langkah kongkrit yang harus diambil ialah dengan membumikan spirit dan tradisi diskusi intelektual, sebab spirit itulah yang menjadi ciri khas dari kader HMI.(Amin)*

Berkunjung ke Sultra, Tim Stranas PK Puji Kinerja KSOP Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Tim Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) melaksanakan kunjungan ke Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kunjungan Stranas PK diawali dengan Rapat Koordinasi di Kantor KSOP Kendari bersama Tim NLE, Kemenhub, Kemenko Bidang Infrawil, PT Pelindo, CIQ Pelabuhan Kendari, dan Pemkot Kendari.

Kunjungan tersebut sebagai langkah pencegahan korupsi khususnya pada isu kepelabuhan.

Koordinator Harian Stranas PK, Didik Mulyanto di sela-sela rakor saat dimintai tanggapannya mengatakan bahwa kunjungannya akan dilaksanakan selama dua hari dari Selasa sampai Rabu 20 Agustus 2025.

“Programnya kan program nasional, Kendari menjadi salah satu wilayah yang menjadi locus Tim Stranas PK, kita saat ini berfokus pada Isu Kepelabuhanan, ini juga untuk mencapai target-target Stranas PK,” katanya.

Lanjutnya bahwa pihaknya juga akan meninjau kondisi lapangan.

“Kita juga akan tinjau kondisi lapangan, bagaimana implementasinya di lapangan, soal kebijakan nasional,” ungkapnya.

Pihaknya juga memberikan apresiasi terkait kinerja KSOP Kendari yang sudah sangat baik.

“Sudah sangat baik kita lihat kinerjanya,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala KSOP Kendari, Capt Rahman juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik.*

Mahasiswa Baru IAIN Kendari Dapat Pembekalan Nasionalisme dari Polda Sultra

0

KENDARIKINI.COM – Direktorat Binmas Polda Sulawesi Tenggara memberikan materi dalam kegiatan *Pengenalan Budaya Akademik Kampus* (PBAK) kepada mahasiswa baru (MABA) IAIN Kendari, Selasa (19/8/2025). Kegiatan berlangsung di Gedung Lab Multimedia (Ballroom) IAIN Kendari pukul 10.00 Wita dan berjalan aman serta lancar.

Dalam kesempatan tersebut, Dirbinmas Polda Sultra yang diwakili oleh AKBP Selphanus Eko Widhi Nugroho, A.Md.Par., S.M., M.M. menyampaikan materi bertema *Peran Strategis Mahasiswa dalam Membangun Nasionalisme di Era Disrupsi*.

Materi yang dibawakan mencakup beberapa pokok penting, antara lain Asta Gatra (delapan aspek kehidupan nasional), tantangan yang dihadapi NKRI saat ini seperti peredaran narkoba, hoaks, judi online, isu SARA, serta radikalisme dan terorisme.

Selain itu, mahasiswa juga diberi pemahaman mengenai era disrupsi yang ditandai dengan perubahan besar akibat inovasi teknologi, serta pentingnya nasionalisme sebagai pondasi persatuan, kemajuan, dan kedaulatan bangsa.

Dalam konteks peran mahasiswa, AKBP Selphanus menekankan bahwa mahasiswa merupakan agen perubahan, agen moral, serta *iron stock* atau cadangan kekuatan bangsa. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi teladan, menjaga nilai moral, berpikir kritis, serta memanfaatkan media sosial untuk menumbuhkan nasionalisme dan mengembangkan potensi diri.

“Mahasiswa adalah generasi penerus yang memiliki tanggung jawab besar terhadap masa depan bangsa. Dengan semangat nasionalisme, mereka diharapkan dapat menjadi motor penggerak perubahan yang positif bagi Indonesia,” ungkap AKBP Selphanus.

Kegiatan PBAK ini mendapat sambutan positif dari civitas akademika IAIN Kendari, serta menjadi momentum penting dalam menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda di era modern.*

Wagub Sultra Hadiri Rapat Senat Luar Biasa Dies Natalis ke 44 UHO

0

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir. Hugua, M.Ling., menghadiri Rapat Senat Luar Biasa dalam rangka Dies Natalis XLIV Universitas Halu Oleo (UHO). Acara tersebut berlangsung di Gedung Auditorium Mokodompit Kampus Hijau Bumi Tridharma UHO, Anduonohu, Kendari, Selasa (19/8/2025).

Perayaan Dies Natalis UHO turut dihadiri sejumlah pejabat penting di Sulawesi Tenggara, antara lain Wakil Ketua DPRD, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra, Kapolda, Danrem 143/HO, Kajati, Kabinda, Ketua Pengadilan Tinggi, Danlanal Kendari, Danlanud Halu Oleo, pimpinan perguruan tinggi se-Sulawesi Tenggara, Ketua, Sekretaris dan Anggota Senat Akademik UHO, Ketua, Sekretaris dan Anggota Dewan Pertimbangan UHO, para guru besar, para wakil rektor, dekan, direktur pascasarjana, kepala lembaga, wakil dekan, wakil direktur pascasarjana, ketua jurusan, koordinator program studi, serta seluruh civitas academica UHO.

Kegiatan diawali dengan upacara senat terbuka yang dibuka secara resmi oleh Ketua Senat UHO, Prof. Dr. Jamili, M.Si.

Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Halu Oleo, Prof. Dr. Armid, S.Si., M.Si., M.Sc., D.Sc., dalam pidatonya menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang baru saja diperingati pada 17 Agustus 2025. Tema peringatan tahun ini adalah “Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” Tema tersebut, menurut Rektor, menjadi pengingat sekaligus ajakan bagi seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif dalam pembangunan nasional demi mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan disegani di dunia.

Sementara itu, peringatan Dies Natalis ke-44 UHO tahun ini mengusung tema “Inovasi Berkelanjutan Menuju UHO Global.” Tema ini mencerminkan komitmen UHO untuk membangun lingkungan pendidikan yang bermutu, adil, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong pengembangan penelitian dan inovasi yang berakar pada kearifan lokal namun tetap berorientasi global.

“Melalui semangat inovasi berkelanjutan, UHO meneguhkan langkahnya untuk meraih tujuan besar sebagai perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing, dan diakui di tingkat internasional. Tema ini pula diharapkan mampu memberikan dorongan bagi seluruh sivitas akademika untuk terus berkarya melalui lahirnya inovasi-inovasi baru dalam membangun Indonesia,” ujar Rektor.

Lebih lanjut, Rektor menyampaikan bahwa hal ini sejalan dengan paradigma “kampus berdampak” yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi, serta sejalan pula dengan semangat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.

Rektor juga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada para pendiri, pimpinan universitas terdahulu, serta seluruh keluarga besar UHO yang telah memberikan kontribusi besar dalam memajukan universitas tercinta. “Semoga kerja keras dan pengorbanan yang telah diberikan mendapat balasan dari Allah SWT,” ungkapnya.

Sebagai informasi, sebelum berstatus Perguruan Tinggi Negeri, Universitas Halu Oleo bermula sebagai kampus swasta yang berdiri pada tahun 1964 dengan nama UNHOL. Saat itu UNHOL merupakan cabang dari Universitas Hasanuddin di Makassar. Setelah perjuangan panjang selama 17 tahun, pada 14 Agustus 1981, melalui Keputusan Presiden RI Nomor 37 Tahun 1981, Universitas Halu Oleo resmi berdiri sebagai perguruan tinggi negeri.

Kini, pada usia yang ke-44 tahun, UHO terus berkembang, baik dalam pembangunan fisik maupun dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, dan berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi unggul bagi bangsa dan daerah.*

Alasan Ambil Ijazah di Sekolah, Remaja Perempuan di Konsel Dinyatakan Hilang

0

KENDARIKINI.COM – Seorang remaja perempuan bernama Indra Kasih Bunga Cinta (15) dari Desa Ranooha Lestari, Kecamatan Abuke, Kabupaten Konawe Selatan dinyatakan hilang sejak Sabtu 16 Agustus 2025 lalu.

Hal ini berdasarkan laporan polisi nomor : 02/VIII/2025/POLSEK BUKE POLRES KONAWE SELATAN.

Remaja tersebut meninggalkan rumah dengan alasan mengambil ijazah di sekolah MTSN 4 Konawe Selatan. Namun sampai sore hari, remaja tersebut tak kunjung kembali ke rumahnya.

“Namun hingga sore hari saudari Indra Kasih Bunga Cinta tidak juga kembali ke rumah,” tulis dalam laporan polisi.

Menyadari hal tersebut, pihak keluarga segera melakukan pencarian bersama warga di sekitaran wilayah Desa Ranooha Lestari, Kecamatan Buke namun tak kunjung membuahkan hasil.

Adapun ciri fisik remaja tersebut diantaranya tinggi badan 120 cm, rambut hitam panjang ikal, warna kulit sawo matang dan bentuk wajah oval.

Bagi warga yang mengetahui keberadaannya diharapkan segera menghubungi pihak keluarga di nomor 0852-4289-2320 atau menghubungi nomor pelayanan Polsek Buke di nomor 0813-5626-9024.(Amin)*

Ditlantas Polda Sultra Gelar Rakernis

0

KENDARIKINI.COM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lantas bersama jajaran Satlantas se-Polda Sultra dan diikuti oleh Wakasat dan seluruh kanit Polres Jajaran melalui during Zoom meeting. Kegiatan ini berlangsung di Aula RTMC Polda Sultra pada Selasa, 19 Agustus 2025, mulai pukul 08.00 WITA hingga selesai.

Rakernis dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.Si., yang sekaligus membuka kegiatan. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinergi antara Ditlantas dan seluruh Satlantas jajaran dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat di bidang lalu lintas.

Adapun narasumber yang menyampaikan materi dalam kegiatan tersebut yaitu Kasubdit Regident, Kasubdit Gakkum, Kasubdit Kamsel, Kasat PJR, Kabag Bin Opsnal, Kasat Lantas Polresta Kendari dan Kasat Lantas Polres Konawe.

Peserta yang hadir meliputi seluruh Kasat Lantas wilayah daratan dan Resor Wakatobi secara tatap muka, sedangkan Kasat Lantas di wilayah kepulauan mengikuti kegiatan melalui Zoom Meeting.

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Sultra berharap agar seluruh jajaran Satlantas dapat semakin meningkatkan koordinasi, profesionalitas, dan inovasi dalam mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polda Sultra.

Dirlantas Polda Sultra, KBP Dr. Argowiyono, mengungkapkan bahwa Rakernis ini juga menjadi sarana evaluasi sekaligus menyamakan persepsi dalam menghadapi tantangan lalu lintas yang semakin kompleks.

“Dengan adanya Rakernis ini, kita harapkan seluruh personel lalu lintas lebih siap, responsif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan ditutup dengan sesi diskusi interaktif serta penyampaian rekomendasi untuk ditindaklanjuti oleh masing-masing Satlantas jajaran.*

Polda Sultra Gelar Sosialisasi Perpres tentang PBJ

0

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Presiden (Perpres) No. 46 Tahun 2025 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (PBJ), sekaligus pelatihan serta sertifikasi PBJ di lingkungan Polda Sultra Tahun Anggaran 2025. Acara berlangsung di Hotel Zahra, Kendari, Selasa (19/8/2025) pukul 09.00 Wita hingga selesai.

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Biro Logistik Polda Sultra Kombes Pol Lilik Istyono, S.IK, dengan peserta dari jajaran PJU Polda Sultra, Kapolres/ta, Kabaglog, Kasilog/Kaurlog, para PPK, pejabat pengadaan satker, hingga personel yang telah memiliki sertifikasi PBJ tingkat dasar maupun yang ditunjuk sebagai peserta pelatihan dan sertifikasi tahun 2025.

Sosialisasi menghadirkan pemateri Dr. Fahrurazi dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP). Dalam sambutannya, Karo Logistik menyampaikan pesan dari Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.IK., M.H, bahwa melalui kegiatan ini proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Polda Sultra diharapkan berjalan sesuai dengan aturan dan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi.

Selain sosialisasi, kegiatan juga bekerjasama dengan Lemdiklat Polri dalam penyelenggaraan pelatihan. Para peserta nantinya akan mengikuti tes sertifikasi PBJ, sebagai bentuk peningkatan kompetensi dan profesionalisme aparat Polri dalam pengelolaan logistik.*

Hadir untuk Rakyat, Gubernur Sultra Besuk Korban Pemukulan Siswa SMA 12 Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menunjukkan kepedulian mendalam terhadap insiden kekerasan yang menimpa seorang siswa SMA Negeri 12 Kendari. Gubernur secara langsung menjenguk korban di Rumah Sakit Bahteramas, Minggu (18 Agustus 2025).

Sebagai bentuk tanggapan cepat atas peristiwa tersebut, Gubernur mengundang sejumlah kepala sekolah SMA/SMK se-Kota Kendari untuk melakukan rapat koordinasi di ruang pertemuan RS Bahteramas. Dalam rapat tersebut, Gubernur menekankan pentingnya sinergi berbagai pihak dalam menangani dan mencegah tawuran antarpelajar.

Gubernur Andi Sumangerukka menginstruksikan sejumlah langkah strategis sebagai upaya penanggulangan tawuran pelajar, antara lain: Pertama, patroli gabungan sekolah dan Satpol PP Provinsi guna mencegah potensi konflik pelajar di titik-titik rawan.

Kedua, Identifikasi akar permasalahan oleh kepala sekolah bersama Dinas Pendidikan melalui pendekatan personal dan analisis situasi di lingkungan sekolah. Ketiga, Penguatan kegiatan ekstrakurikuler kolaboratif yang menumbuhkan interaksi sosial positif antar pelajar, bukan kompetisi yang memicu konflik.

Keempat, Pendekatan humanis dari guru dan kepala sekolah, baik dalam komunikasi maupun tindakan pembinaan kepada siswa. Kelima, Pelaksanaan tes urin secara acak sebagai langkah preventif terhadap penyalahgunaan zat terlarang di kalangan pelajar. Terakhir Penyelenggaraan apel umum pelajar bersama Gubernur sebagai upaya mempererat komunikasi, menanamkan nilai kedisiplinan, dan membangun semangat kebersamaan.

Gubernur berharap langkah-langkah ini dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pelajar di Sulawesi Tenggara.

Setelah menggelar pertemuan dengan para kepala sekolah, Gubernur berkunjungan ke ruang perawatan korban di RS Bahteramas. Di sana, Gubernur menyampaikan dukungan moril kepada orang tua Alfiansyah.

“Sabar ya, semoga cepat pulih. Seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemerintah Provinsi. Kita doakan yang terbaik,” ujar Gubernur kepada keluarga korban.*

Gubernur Sultra Bahas Kerja Sama dengan Rektor UHO

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bertemu dengan Rektor Universitas Halu Oleo (UHO), Prof. Armid, di Kota Kendari, Senin (18 Agustus 2025). Pertemuan tersebut dikemas dalam acara makan siang bersama.

Gubernur didampingi oleh Ketua Tim Ahli Gubernur, Purnomo Sidi, Plt. Kepala BKD, Prof. Andi Khaeruni, serta Plt. Kepala Biro Adpim, Andi Syahrir. Turut hadir pula Direktur Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar.

Sementara itu, Rektor UHO diwakili oleh seluruh wakil rektor, yakni Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Santiaji Bande, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Keuangan, Prof. Ida Usman, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Dr. Herman, serta Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Prof. Takdir Saili.

Pembicaraan yang berlangsung hangat dan santai tersebut membahas rencana kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sultra dan UHO dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat Sultra.*

Terlibat Kasus Jual Beli Ijazah Palsu, Oknum Kades di Kolaka Masih Bebas Berkeliaran

0

KENDARIKINI.COM – Setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Kolaka mengenai kasus jual beli ijazah palsu paket B dan C, Kepala Desa Konaweha, Hastu, tetap bebas berkeliaran.

Jual beli ijazah paket B dan C ini masing-masing dibanderol dengan harga Rp2,5 juta rupiah.

Kepala Desa, Hastu, terlihat menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia (RI) ke 80 di Lapangan Karaeng Badong, Kecamatan Samaturu, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu 17 Agustus 2025.

Koordinator Lembaga Kotak Katik Kolaka, Haeruddin mengatakan dengan bebas berkeliarannya Kepala Desa, Hastu, menandakan buruknya penegakan hukum oleh Polres Kolaka.

“Hastu ini kan hanya oknum Kepala Desa, mereka (Polres Kolaka) yang menetapkannya sebagai tersangka tapi diduga mereka juga yang membiarkan Hastu berkeliaran dengan bebas,” kata Haeruddin.

Haeruddin juga turut mempertanyakan independensi Polres Kolaka dari sudut pandang penegakan hukum.

“Melihat ini kita sebagai masyarakat akan bertanya-tanya, ada apa sebenarnya dengan Polres Kolaka,” ungkap Haeruddin penuh tanya.

Lebih lanjut, Haeruddin menegaskan agar Polres Kolaka segera menangkap Kepala Desa, Hastu, yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif menerangkan, alasan belum adanya penahanan karna tersangka berjiwa kooperatif.

“Alasan subjektif dan kooperatif,” terangnya saat dikonfirmasi Jurnalis Kendarikini.com melalui pesan WhatsApp, Senin 18 Agustus 2025 malam.

Saat ditanya kapan rencana penahanan terhadap tersangka, Dwi Arif mengungkapkan belum ada informasi dari pihak penyidik.

“Belum ada informasi dari penyidik,” ungkapnya.

Kendati demikian, sambung Dwi Arif, Polres Kolaka tetap akan menegakan hukum sebagaimana mestinya.

“Proses hukum berjalan. Perkembangan prosesnya sudah disampaikan ke pihak pelapor,” tutupnya.(Amin)*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti