Minggu, November 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 192

Kapolri Ajak Tokoh Lintas Agama Dukung Program Pemerintah hingga Jaga Persatuan

KENDARIKINI.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan silaturahmi kamtibmas dengan tokoh lintas Agama se-Sumatera Utara di Pondok Pesantren Al Kautsar Al Akbar, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (11/7/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Sigit mengajak seluruh tokoh lintas Agama untuk ikut mendukung Program Asta Cita Pemerintah hingga menjaga serta memperkuat nilai persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia.

“Terima kasih bahwa kegiatan silaturahmi tokoh lintas agama di Sumatera Utara begitu luar biasa jalinan silaturahminya. Sehingga mungkin juha menjadi suatu kekuatan untuk menyatukan keberagaman yang memang identitas Bangsa Indonesia, yang memang terkenal semboyan Bhinneka Tunggal Ika, berbeda-beda tapi kita menjadi satu kesatuan Bangsa Indonesia di dalam NKRI,” kata Sigit dalam sambutannya.

Sigit menjelaskan, silaturahmi bersama lintas tokoh agama menjadi salah satu kunci untuk menghadapi segala macam tantangan dan dinamika yang terjadi baik di luar maupun dalam negeri.

“Tentunya ini juga yang menjadi kekuatan kita bersama untuk terus menjaga negara kita. Apabila kita tidak bersatu, tidak menjalin silaturahmi yang kuat tentunya implikasi masalah tersebut bisa juga kemudian berdampak dalam negeri baik dari sisi memecah belah persatuan,” ujar Sigit.

Bahkan, kata Sigit, jika tidak Bangsa Indonesia terpecah belah maka dampak dari dinamika global akan terasa di dalam negeri seperti kondisi perekonomian masyarakat.

“Tentunya akan berdampak pada stabilitas kamtibmas yang ada di Indonesia. Karena itu Pak Presiden selalu sampaikan kita semua di dalam rapat-rapat beliau selalu sampaikan walaupun kita berbeda namun saat ini kita semua harus bersati untuk sama-sama bangun Bangsa Indonesia,” ucap Sigit.

Oleh karena itu, Sigit mengajak kepada seluruh tokoh lintas Agama dan elemen masyarakat untuk mendukung program Pemerintah yang dicanangkan dalam Asta Cita.

“Dan beliau (Presiden) mengeluarkan program tentunya kita ketahui bersama Asta Cita. Dan program ini tentinya program untuk membawa Indonesia menjadi negara lebih baik menjadi negara bermartabat, negara yang kita persiapkan agar memiliki kualitas SDM yang unggul untuk mengisi visi kita menuju Indonesia Emas 2045,” papar Sigit.

Dalam kesempatan itu, Sigit memaparkan bahwa Polri telah melaksanakan Groundbreaking pembangunan 29 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sumut dan Polres jajaran, hari ini.

Sigit mengatakan langkah Groundbreaking ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto

“Alhamdulillah hari ini kami mendapatkan kesempatan bersama Pak Kapolda kita kompak sama-sama mendukung program tersebut salah satunya adalah program makan bergizi gratis. Dengan dukungan dari masyarakat yang ada kita laksanakan groundbreaking 29 SPPG,” tutup Sigit.*

IOH Jalin Sinergi dengan Insan Pers Kendari

KENDARIKINI.COM – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) jalin sinergi bersama Insan Pers Kota Kendari bertempat di Padi Padi Restaurant Kendari, Kamis 10 Juli 2025.

Agenda kali mengangkat tema “Media Update Jelajahi Tri Sulawesi Tenggara Bersama Tri Hemat Sinyal Cepat”.

VP Head of Region Sulawesi Indosat Ooredoo Hutchison, Beni Iskandar, mengatakan jaringan Tri kini lebih luas menjangkau 100 persen untuk wilayah kota Kendari dan 72 persen Sulawesi Tenggara.

Jaringan Tri juga semakin kuat diberbagai keramaian seperti, Rumah Sakit, Hotel, Bandara, Terminal Bus, Stadion, Universitas, Mall, tempat Ibadah, dan Objek Wisata.

Selain itu, hasil survei perluasan jaringan, Indosat sangat memuaskan di tiga wilayah Kabupaten/ Kota yakni Muna, Kendari dan Buton.

Beni menambahkan bahwa perluasan jaringan ini sebagai bentuk komitmen IOH dalam menghubungkan seluruh masyarakat.

“Ini adalah komitmen kami untuk menghubungkan seluruh masyarakan,” kata Herman.

Kemudian, IOH sudah memiliki 177 kios distributor di Sulawesi. Hal ini bertujuan untuk membuka kesempatan peluang usaha untuk putra putri daerah.

Tak hanya itu, IOH bertujuan membuat distribusi produk layanan hingga ke rural dan mendorong pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja di area rural.(Amin)*

Wujud Nyata PLN untuk Rakyat, PLN Gelar Khitan Sehat Ceria

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram 1447 Hijriah dan sebagai wujud kepedulian sosial, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN sukses menggelar kegiatan Khitan Massal Gratis bertajuk “Khitan Sehat Ceria, Muharram Bercahaya 1447 H” pada Kamis (10/7).

Kegiatan yang berlangsung di kantor PLN UID Sulselrabar ini bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu dalam memenuhi salah satu kewajiban syariat Islam sekaligus memberikan akses kesehatan gratis bagi anak-anak. Sebanyak 110 anak, terdiri dari 107 anak laki-laki dan 3 anak perempuan yang berasal dari berbagai wilayah di Makassar mendapatkan layanan khitanan secara gratis dengan didampingi oleh tim medis profesional.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kepedulian PLN terhadap kesehatan anak-anak.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dapat kembali mengadakan kegiatan Khitan Sehat Ceria di bulan Muharram yang penuh berkah ini. Khitanan bukan hanya sekadar syariat, tetapi juga aspek kesehatan yang penting. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meringankan beban orang tua dan memastikan anak-anak mendapatkan pelayanan khitan yang aman dan higienis,” jelas Edyansyah.

Lebih lanjut, Edyansyah menyampaikan bahwa dana yang digunakan dalam kegiatan ini berasal dari zakat seluruh pegawai muslim PLN UID Sulselrabar. “Dana yang digunakan di dalam kegiatan ini bersumber dari zakat penghasilan pegawai PLN setiap bulannya yang dikelola oleh Yayasan Baitul Maal PLN,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua YBM PLN UID Sulselrabar, Rachmat Nur menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat pada kegiatan khitan massal ini sangat luar biasa.

“Target kami adalah mengkhitan 100 anak, dan Alhamdulillah hari ini kami berhasil melampaui target tersebut dengan antusiasme yang luar biasa dari masyarakat,” ujar Rachmat.

Peserta khitan massal tidak hanya mendapatkan layanan khitan gratis, tapi juga diberikan bingkisan berupa peralatan sekolah dan uang saku yang diharapkan dapat menambah keceriaan mereka setelah menjalani proses khitan. Suasana acara berlangsung penuh antusiasme dari para peserta dan orang tua yang hadir.

“Kami sangat berterima kasih kepada YBM PLN UID Sulselrabar atas terselenggaranya acara ini. Anak saya jadi bisa khitan tanpa perlu memikirkan biaya. Semoga PLN dan YBM selalu sukses dan terus menebar kebaikan,” ucap St Khadijah, salah satu orang tua peserta khitan.*

Peduli Kesehatan Rakyat, PLN UID Sulselrabar Gelar Donor Darah

KENDARIKINI.COM — Sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen terhadap kesehatan masyarakat, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (UID Sulselrabar) kembali menyelenggarakan aksi sosial donor darah bekerja sama dengan UPT Transfusi Darah Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Co-working space Kantor PLN UID Sulselrabar dan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan melalui UPT Transfusi Darah. Yang semula ditargetkan hanya sebanyak 40 peserta, kegiatan ini ternyata berhasil menarik 56 pendonor, terdiri dari pegawai PLN, mitra kerja, beserta masyarakat umum. Antusiasme ini menjadi cerminan kuatnya semangat berbagi dan kesadaran akan pentingnya donor darah di lingkungan kerja PLN.

Donor darah kali ini merupakan bagian dari agenda rutin yang diselenggarakan setiap dua hingga tiga bulan sekali. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wujud nyata solidaritas sosial, tetapi juga berperan penting dalam mendukung ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan di rumah sakit.

“Kegiatan donor darah ini merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi PLN bagi masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa PLN hadir tidak hanya untuk menerangi, tetapi juga untuk menyelamatkan. Kami sangat mengapresiasi semangat seluruh pegawai yang telah dengan sukarela berdonor hari ini. Semoga aksi kecil ini membawa dampak besar bagi mereka yang sedang berjuang di rumah sakit,” ujar Edyansyah, General Manager PLN UID Sulselrabar.

Pihak UPT Transfusi Darah juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PLN UID Sulselrabar atas konsistensi dan partisipasi aktifnya dalam mendukung kegiatan donor darah.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN UID Sulselrabar atas dukungan dan solidaritasnya. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dalam memenuhi kebutuhan darah yang terus meningkat dari waktu ke waktu. Sukses selalu untuk seluruh jajaran PLN,” lanjut pernyataan dari tim medis yang bertugas.

Selain sebagai aksi sosial untuk membantu sesama, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonor. Dengan rutin mendonorkan darah, tubuh akan mengalami regenerasi sel secara alami, yang berdampak positif terhadap kesehatan jantung dan sistem kekebalan tubuh.

PLN UID Sulselrabar berharap kegiatan ini dapat terus menjadi agenda berkelanjutan yang tak hanya berdampak bagi penerima darah, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai bagian dari pola hidup sehat.*

PLN untuk Rakyat, Nyala Listrik dari Inovasi SuperSUN Hadir di Dua Sekolah Terpencil

KENDARIKINI.COM — Haru dan sukacita mewarnai penyalaan listrik pertama di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 084 Amballong dan SDN 080 Turong, Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan. Lewat sentuhan tangan PT PLN (Persero), energi berkeadilan telah hadir dan dinikmati siswa/i di sekolah tersebut. Berkat inovasi SuperSUN, PT PLN (Persero) berhasil menghadirkan listrik bersih sekaligus menjadi tonggak sejarah penting bagi masyarakat Seko yang sekarang menikmati listrik.

Upaya PLN dalam melistriki kedua sekolah tersebut tidaklah mudah. Petugas PLN harus menempuh jarak sejauh 471 kilometer (km) selama 14 jam dari Kota Makassar ke Dusun Palandoang, Kabupaten Luwu Utara. Selanjutnya, dengan akses jalan yang sangat ekstrem, petugas PLN harus menggunakan motor yang dimodifikasi khusus untuk mencapai Kecamatan Seko dengan jarak tempuh 30 km dan memakan waktu 10 jam melalui jurang, jalanan berlumpur, dan terjal. Namun tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat PLN dalam memobilisasi material SuperSUN, bahkan beberapa kali material dipikul untuk melewati jembatan sempit.

Sekolah yang selama ini bergelut dengan keterbatasan kini memiliki akses listrik yang andal dan ramah lingkungan. Bagi para guru dan murid, nyala listrik ini bukan sekadar penerangan, hal tersebut merupakan simbol harapan baru untuk belajar lebih lama, mengakses teknologi pendidikan, dan mengejar mimpi. Bukan sekadar menyalakan lampu, kehadiran listrik ini menjadi suluh bagi pendidikan, membuka peluang baru bagi puluhan pelajar yang selama ini belajar dalam keterbatasan. Terobosan ini menjadi bagian dari program Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang diinisiasi oleh pemerintah sekaligus menjadi bukti nyata komitmen PLN untuk mendukung pendidikan yang terang dan setara untuk seluruh anak bangsa.

SuperSUN merupakan inovasi energi bersih dari PLN dengan wujud Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro yang terintegrasi dengan _energy storage_. Ini merupakan solusi elektrifikasi karya anak bangsa yang menjadi bukti komitmen PLN dalam menghadirkan terang ke pelosok negeri, terutama di wilayah 3T.

Kepala sekolah SDN 084 Amballong, Usman S.Pd, menyambut gembira kehadiran listrik di sekolahnya. “Terima kasih PLN. Kami sangat bersyukur, ini adalah hadiah besar untuk anak-anak kami. Semoga ini menjadi awal kemajuan pendidikan di daerah kami,” tuturnya.

Ia menuturkan, sebelumnya ia tidak menyangka listrik PLN hadir di sekolahnya karena akses yang menantang. Kini siswa dapat belajar lebih leluasa dan bisa menggunakan peralatan elektronik untuk menunjang kegiatan pembelajaran berkat hadirnya listrik.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) Edyansyah menyampaikan bahwa kehadiran listrik yang bersumber dari energi bersih melalui program SuperSUN ini merupakan bagian dari misi besar PLN untuk menyediakan akses energi yang adil bagi seluruh rakyat

“Penyalaan listrik di sekolah ini merupakan bagian dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yaitu revitalisasi sekolah di wilayah 3T yang didorong oleh pemerintah melalui Kementerian ESDM bersama PLN, yakni dengan menghadirkan PLTS Individu Supersun PLN di SDN 084 Amballong dan SDN 080 Turong, Kecamatan Seko, harapan baru hadir bagi dunia pendidikan di kawasan terpencil tersebut,” kata Edyansyah.

Dirinya melanjutkan SuperSUN adalah wujud dari teknologi terbarukan, karya anak bangsa, yang menghadirkan listrik bersih dan andal di tempat-tempat yang selama ini sulit dijangkau. Pemerintah bersama PLN tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak.

“Listrik bukan sekadar cahaya. Ia adalah jembatan menuju masa depan dan bisa menunjang dunia pendidikan. SuperSUN menjadi simbol bahwa pembangunan tidak boleh berhenti hanya di kota-kota besar. Ia juga menekankan bahwa listrik telah mendorong aktivitas ekonomi baru dan mendukung aktivitas pendidikan,” tambahnya.

SuperSUN merupakan inovasi berbasis PLTS _rooftop_ yang dipadukan dengan Battery Energy Storage System (BESS) serta _smart meter_ berkapasitas 450 VA, 900 VA, hingga 1300 VA. Hingga Mei 2025, sebanyak 1.226 unit SuperSUN telah terpasang dan membangkitkan ekonomi masyarakat di daerah 3T dalam wilayah kerja PLN UID Sulselrabar. Selain itu untuk turut mendukung program Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran, PLN turut hadir dengan memastikan 358 sekolah dapat dialiri listrik.

“Dengan penyalaan listrik Supersun ini, anak-anak di sekolah kini bisa menikmati listrik, menggunakan perangkat digital, dan merasakan manfaat teknologi seperti sekolah-sekolah lain di perkotaan,” ujarnya.*

Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Lokal, PT Vale Hadirkan Livelihood Restoration Program

KENDARIKINI.COM – Dalam semangat mendorong percepatan pembangunan berkelanjutan dan penguatan ekonomi lokal, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale)—anggota dari Mining Industry Indonesia (MIND ID)—mengimplementasikan Livelihood Restoration Program (LRP) sebagai bagian dari kontribusi nyata perusahaan terhadap agenda besar Indonesia Emas 2045 dan pengarusutamaan ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam sektor industri strategis nasional.

Program ini menjadi bagian dari komitmen PT Vale dalam mendukung transisi ekonomi masyarakat, khususnya kelompok terdampak atas perubahan tata guna lahan dan pengembangan proyek strategis nasional seperti Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa. Melalui pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan lokal, LRP bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan kemandirian masyarakat agar mampu membangun mata pencaharian berkelanjutan.

“Sebagai perusahaan pertambangan berkelanjuta, PT Vale Indonesia tidak hanya hadir sebagai pelaku industri, tetapi juga sebagai mitra pembangunan. Melalui Livelihood Restoration Program, kami memastikan bahwa proses transformasi kawasan industri tetap inklusif dan memberdayakan masyarakat sekitar,” ujar Hasmir, Manager External Relations IGP Pomalaa.

LRP dirancang untuk mendorong ekonomi sirkular dan pemberdayaan komunitas melalui pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, penyediaan sarana produksi, serta fasilitasi akses pasar. Fokus utama diarahkan pada sektor-sektor strategis seperti pertanian, perikanan, peternakan, hingga industri rumah tangga dan tata boga.

Hingga saat ini, lebih dari 50 penerima manfaat telah merasakan dampak langsung program ini—mulai dari peningkatan keterampilan, pendapatan, hingga penguatan struktur usaha berbasis komunitas. Untuk memastikan keberlanjutan, program juga melibatkan tenaga ahli dan pendamping profesional dalam merancang model bisnis yang adaptif dan resilien terhadap perubahan ekonomi.

“Program ini adalah contoh konkret bahwa investasi tidak hanya harus membawa nilai ekonomi, tetapi juga meninggalkan warisan sosial yang memperkuat ketahanan komunitas,” tambah Hasmir.

Saat ini PT Vale terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, organisasi masyarakat sipil, dan para pemangku kepentingan lainnya guna memastikan keberlanjutan program serta kesesuaiannya dengan rencana tata ruang dan pembangunan daerah.

Dengan pendekatan ini, LRP tak hanya menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan, namun menjadi fondasi penting dalam menciptakan transformasi ekonomi masyarakat menuju Pomalaa yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing global.*

Perambahan di Kawasan PPKH Kehutanan, Kepala BPKH Sulawesi Beri Warning

KENDARIKINI.COM – Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sulawesi mengimbau perusahaan yang mengantongi IPPKH atau Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan, untuk ikut mengamankan wilayah hutan dari aksi pembalakan liar.

Aksi perambahan hutan bertatus IPPKH di berbagai daerah oleh masyarakat atau perorangan yang tak mengantongi izin, termasuk di Luwu Timur, ikut disoroti Gakkum Sulawesi, karena termasuk pelanggaran pidana.

Kepala Balai Gakkum Sulawesi, Ali Bahri, menyampaikan, pihaknya sedang gencar melakukan pengawasan hingga penindakan pelanggaran hukum kehutanan di sejumlah daerah. Adapun di wilayah kehutanan yang dikuasai oleh perusahaan yang mengantongi izin PPKH, diminta untuk dijaga oleh perusahaan tersebut.

Ali Bahri mengungkapkan hal itu lantaran pembalakan liar menjadi satu dari penyebab kerusakan lingkungan, dan turut memicu bencana akhir-akhir ini, seperti di Bulukumba, Sinjai dan Bantaeng baru-baru ini.

Sementara, aksi pembalakan liar di kawasan hutan berstatus IPPKH PT Vale Indonesia di Luwu Timur, juga baru-baru ini ramai melalui tayangan video viral. Masyarakat diduga memotong pohon, untuk membuka lahan merica.

“Aktifitas perambahan hutan maupun pembalakan liar tidak terkecuali menjadi salah satu faktor selain tingginya curah hujan di seluruh wilayah saat ini. Kami turut berduka cita atas bencana banjir yang baru-baru ini terjadi di beberapa daerah di Provinsi Sulawesi Selatan,” ungkap Ali Bahri, Kamis 10 Juli 2025.

Beberapa kasus pembalakan liar di berbagai daerah, telah tuntas ditindaki oleh Balai Gakkum Sulawesi, dan diserahkan ke kepolisian dan kejaksaan.

Pada tahun 2025 ini, Gakkum Sulawesi sudah menyelesaikan hingga proses P21 (diserahkan ke Kejaksaan/Kepolisian) sebanyak 3 kasus, yakni di Gorontalo dan Sulawesi Tengah, serta ada 8 kasus Tindak Pidana Kehutanan yang masih dalam proses penyidikan.

Perambahan di Kawasan PPKH, Gakkum Imbau Pemegang Konsesi Melapor

Gakkum juga menyoroti perambahan hutan yang dilakukan oleh masyarakat ataupun pihak lain yang tidak memiliki izin melakukan pembalakan liar di kawasan hutan berstatus PPKH, atau hutan yang konsensinya dipegang perusahaan.

Menurut Ali Bahri, hutan berstatus PPKH adalah tanggung jawab pemilik izin usaha/perusahaan tersebut, namun jika langkah-langkah pengamanan kawasan atau konsesi yang sudah dilakukan oleh perusahaan diabaikah oleh pelaku, agar segera diaduhkan ke Apararat Hukum, dalam hal ini Gakkum Kehutanan.

“Jadi artinya perusahaan betkewajiban melakukan langkah pengamanan mandiri sebelum mengadukan ke penegak hukum,” ungkapnya.

Peringatan untuk Perusahaan yang Menambang di Luar Area Konsesi

Bukan cuma masyarakat, Ali Bahri juga menegaskan jika ada perusahaan atau perorangan yang melakukan penambangan atau perambahan kawasan hutan di dalam konsensi IUP tapi di luar area PPKH mereka, maka Balai Gakkum tidak segan-segan akan melakukan penindakan hukum.

“Kita akan melakukan pengawasan hingga penindakan terhadap perusahaan yang melakukan kegiatan eksploitasi di luar areal kerja PPKH yang dikeluarkan oleh Menteri Kehutanan,” ungkap dia lagi.

Sanksi Tegas Para Pelaku Pembalakan Liar

Adapun tindakan hukum terhadap perusakan hutan bisa berupa sanksi administratif, perdata, hingga pidana.

Bagi perseorangan, sanksi pidana dijatuhkan sesuai pasal dalam Undang-Undang Kehutanan dan UU Cipta Kerja. Di antaranya Pasal 78 ayat (2) jo. Pasal 50 ayat (3) huruf a UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, yang telah diperbarui melalui UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

“Bagi perusahaan pemegang IUP, pelanggaran bisa dikenai sanksi administrasi hingga pidana. Sedangkan untuk perorangan, ancaman pidananya juga tegas,” jelasnya.

Masyarakat Diimbau Laporkan Perambahan Hutan

Ali Bahri menekankan pentingnya peran masyarakat dalam pengawasan dan pencegahan perusakan hutan. Masyarakat didorong untuk melapor jika menemukan aktivitas ilegal di sekitar kawasan hutan.

Hal ini sejalan dengan UU No. 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan, khususnya Pasal 64–66, yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk melaporkan tindak pidana kehutanan. Juga ditegaskan dalam UU No. 32 Tahun 2024 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, di mana masyarakat berperan dalam pelestarian alam melalui pelaporan, pendidikan, pengawasan, dan kemitraan dengan pemerintah serta pihak swasta.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kami butuh dukungan masyarakat dalam menjaga kawasan hutan agar tetap lestari,” pungkas Ali Bahri.*

Cegah Bullying Sejak Dini, Polda Sultra Gelar Sosialisasi di SDN 86 Kendari

KENDARIKINI.COM – Sebagai upaya membentuk lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi siswa, Subdit Binpolmas Ditbinmas Polda Sultra melaksanakan kegiatan sosialisasi pencegahan bullying di SDN 86 Kota Kendari, pada Jumat pagi (11/7/2025).

Kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA dengan menghadirkan lima personel sebagai narasumber, dipimpin oleh AKP Mukhammad Basuni, bersama Ipda Muhammad Aris, S.H., M.M., Aiptu Suherman, S.H., M.H., Aipda Abu Rizal, dan Briptu Zulkifli.

Sosialisasi ini menyasar para pelajar sekolah dasar sebagai bentuk pencegahan sejak dini terhadap tindakan perundungan (bullying) yang dapat mengganggu perkembangan psikologis dan prestasi belajar anak.

“Penting bagi anak-anak untuk tahu bahwa saling menghormati dan menghargai adalah bagian dari kehidupan di sekolah. Kita ingin mereka tumbuh di lingkungan yang positif, bebas dari rasa takut,” ujar AKP Basuni.

Kegiatan ini juga memperkuat kemitraan antara pihak sekolah dan kepolisian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya di lingkungan pendidikan.

Ditbinmas Polda Sultra berharap melalui edukasi yang rutin dan pendekatan persuasif seperti ini, angka kasus bullying di sekolah dapat ditekan dan budaya saling menjaga antar siswa semakin menguat.*

Polisi Ungkap Peredaran 45 Sachet Sabu di Lasusua

KENDARIKINI.COM – Polres Kolaka Utara kembali menorehkan prestasi dalam upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, satu orang pelaku berinisial H (21) asal Desa Patowonua, Kecamatan Lasusua, berhasil diamankan dalam kasus peredaran narkotika jenis sabu di Jl. Tomaranginang, Kelurahan Lasusua, pada Kamis (10/7) sekitar pukul 13.30 WITA.

Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Ipda Muliadi Kala, S.H., yang saat ini menjabat sebagai Plh. Kasat Resnarkoba Polres Kolut, setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan seorang pria pengguna sepeda motor jenis CRF warna hijau yang diduga membawa narkotika.

Petugas segera melakukan pengejaran dan berhasil mencegat pelaku di jalan. Dalam proses penggeledahan, ditemukan sejumlah barang bukti sabu seberat 25,30 gram bruto, yang disembunyikan dalam botol minuman bekas warna hijau berisi 18 bungkus plastik hijau strip putih, bungkus rokok Sampoerna berisi 7 sachet, serta 19 sachet lainnya yang disembunyikan dalam bungkus rokok. Total sebanyak 45 sachet sabu berhasil diamankan, beserta satu unit sepeda motor Honda CRF warna hijau dan satu buah telepon genggam milik pelaku.

Kapolres Kolaka Utara AKBP Todoan Gultom, S.I.K menegaskan bahwa pemberantasan narkoba adalah prioritas utama Polres Kolut. “Kami tidak akan pandang bulu dalam memberantas peredaran narkotika. Setiap informasi dan masukan dari masyarakat akan kami tindak lanjuti dengan serius. Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras tim dan dukungan masyarakat,” ujarnya.

Pelaku H kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, karena diduga kuat telah mengedarkan, memiliki, dan menguasai narkotika jenis sabu.

Pihak Polres Kolaka Utara mengimbau masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi terkait peredaran narkoba sebagai bentuk partisipasi bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkotika.*

Polda Sultra Monitoring Dugaan Pungli Berkedok Parkir di Area Kolam Retensi Kendari

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka mengantisipasi potensi praktik pungutan liar (pungli) berkedok uang keamanan di lokasi publik, Satgas Preventif Penanganan Aksi Premanisme dan Pungli 2025 Polda Sultra melakukan monitoring langsung terhadap aktivitas juru parkir di kawasan Kolam Retensi, Jl. Poros Bolevard, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, pada Kamis sore (10/7/2025).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 16.00 WITA ini menyasar individu yang diduga melakukan pungli dengan memungut tarif tertentu kepada pengunjung. Petugas Satgas mengamankan seorang juru parkir berinisial HS (38), warga asal Kota Ambon, bersama sejumlah uang tunai sebesar Rp58.000 yang diduga hasil pungutan dari pengunjung.

Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa yang bersangkutan telah menjalin kerja sama dengan pengelola Kolam Retensi dan memiliki surat izin resmi dari Pemerintah Daerah untuk mengkoordinir parkiran. Namun demikian, Satgas tetap memberikan imbauan tegas agar tidak melakukan pungutan di luar ketentuan, tidak melakukan pemaksaan terhadap pengunjung, serta tidak membawa senjata tajam dalam pelaksanaan tugasnya.

“Kami tetap melakukan langkah pembinaan dan pendataan terhadap juru parkir tersebut. Meskipun mengantongi izin, kami minta agar ke depan lebih tertib, menggunakan atribut resmi seperti rompi parkir, dan tidak melakukan praktik yang merugikan masyarakat,” ujar salah satu anggota Satgas di lokasi mewakili Kasatgas Preventif Ipda Arif Rahman, S.H., M.PWk.

Polda Sultra menegaskan bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk perlindungan nyata terhadap masyarakat dari aksi-aksi yang berpotensi mengganggu kenyamanan di ruang publik.*

Kapolri Terima Penghargaan dari Organisasi Buruh Dunia

KENDARIKINI.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerima penghargaan dari Internasional Trade Union Confederation-Asia Pasifik (ITUC-AP). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Indonesian Arena, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Pusat (Jakpus), Kamis (10/7/2025).

Menurut Sigit, penghargaan tersebut menunjukkan dukungan konstruktif yang selama ini telah terjalin antara Polri dengan seluruh khususnya elemen buruh di seluruh Indonesia.

“Dan tentunya ini akan memperkuat komitmen kita bersama khususnya Polri dalam memberikan pelindungan dan meningkatkan kesejahteraan hidup rekan-rekan buruh sekalian,” kata Sigit.

Kapolri sendiri diberikan penghargaan atas dedikasinya dalam perlindungan buruh selama ini. Di antaranya, Polri mengedepankan pendekatan humanis dalam pengamanan aksi unjuk rasa buruh.

Kemudian, Polri berperan aktif dalam memfasilitasi hubungan Industrial yang konstruktif dan membentuk peraturan ketenagakerjaan yang lebih baik. Serta, Polri turut serta menjaga akses pekerja terhadap penghidupan yang layak.

“Seperti kita ketahui, Bapak Presiden telah mencanangkan visi Asta Cita sebagai arah kebijakan dan pembangunan nasional, tentunya kita semua menyadari dan mengakui bahwa rekan-rekan buruh adalah salah satu elemen tulang punggung dan motor penggerak perekonomian bangsa,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit menyebut bahwa, dewasa ini terjadi perkembangan dinamika global yang memunculkam sejumlah permasalahan di bidang industri khususnya ketenagakerjaan. Sehingga, kata Sigit, membutuhkan kehadiran Pemerintah untuk memberikan solusi yang tepat.

“Oleh karena itu tentunya kami, institusi Polri bersama stakeholder terkait, mencoba untuk memberikan solusi terhadap situasi yang ada dengan menginisisasi pembentukan desk ketenagakerjaan,” ucap Sigit.

Polri, kata Sigit, akan terus berperan aktif dalam upaya pemulihan sosial ekonomi melalui kolaborasi dengan serikat buruh dan pelaku usaha. Oleh sebab itu, Polri telah memberikan lapangan pekerjaan baru kepada buruh yang terdampak PHK.

“Alhamdulillah dari hasil komunikasi tersebut ada potensi kurang lebih 35.000 lapangan tenaga yang siap untuk menyerap rekan-rekan yang mungkin terdampak PHK,” tutur Sigit.

Sigit menegaskan, penghargaan dari kelompok buruh ini bakal dijadikan motivasi untuk seluruh insan Korps Bhayangkara. Oleh karena itu, Sigit mengajak kepada seluruh elemen buruh di Indonesia untuk terus bersinergi mewujudkan Indonesia Emas 2045.

“Terima kasih atas apresiasi dari seluruh rekan-rekan apresiasi dari ITUC Semoga kita semua diberikan kekuatan, kesehatan untuk terus membangun, mengisi dan melakukan yang terbaik untuk bangsa dan negara ini,” tutup Sigit.*

Kapolri: Pembiayaan Hingga Distribusi Jagung Akan Libatkan KMP

KENDARIKINI.COM – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo menyatakan akan menggandeng koperasi dan Koperasi Merah Putih dalam upaya pembiayaan, distribusi, serta penyimpanan hasil panen jagung. Hal itu sebagai bagian dari strategi hilirisasi pertanian jagung.

Jenderal Sigit mengemukakan, hal ini penting untuk memberikan kepastian harga dan memperkuat posisi tawar petani di lapangan.

“Kami berharap ini dapat terus dikembangkan pada seluruh wilayah pengusaha jagung di Indonesia, sehingga dapat memberikan kemudahan akses permodalan dan penyerapan hasil panen memperkuat posisi tawar petani, serta memberikan jaminan harga penyerapan sesuai dengan standar pemerintah,” ungkap Kapolri, Rabu (9/7/25).

Ditegaskan Jenderal Sigit, Polri akan terus mendukung program-program pemerintah dan menyukseskannya. Dengan begitu, diharapkan kesejahteraan rakyat semakin terwujud demi Indonesia Emas 2045.

“Kami tegaskan bahwa Polri berputminen tidak pernah suruh dalam mendukung dan mengawal seluruh agenda pemerintah, termasuk dalam mewujudkan cita-cita mulia untuk menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” jelas Kapolri.

Diketahui, Kapolri melaksanakan penanaman jagung kuartal III di lahan seluas 795.339,53 hektare yang tersebar di 36 wilayah Indonesia. Penanaman jagung ini dilakukan bersama Ketua Komisi IV Siti Hediati Soeharto, Menteri Pertanian Andi Amran dan Menteri Perhutanan Raja Juli Natoni.

Secara simbolis, Kapolri memimpin penanaman jagung di wilayah Hutan Selo Lestari, Desa Selojari, Kec. Klambu, Kab. Grobogan, Jawa Tengah. Sedangkan di daerah lainnya dilaksanakan serentak dan terhubung melalui daring.

Di lahan yang berada di area wilayah hukum Polda Jawa Tengah itu memiliki luas 38.750,14 hektare, terdiri dari 36.287 hektare lahan produktif serta 2.463,14 hektare lahan perhutanan sosial dan akan dikelola para petani binaan polres hingga polsek. Total 220 petani akan terlibat dalam penanaman dan perawatan jagung tersebut hingga masa panen tiba.

“Pada kuartal III tahun 2025, dilakukan penanaman pada lahan seluas 168.432,23 Hektar, terdiri dari 117.510,29 Hektar lahan perhutanan sosial yang sudah ditanami, serta 48.082,40 Hektar lahan produktif dan 2.839,54 Hektar lahan perhutanan sosial yang akan dilakukan penanaman pada hari ini,” ujar Kapolri dalam sambutannya, di Jawa Tengah, Rabu (9/7/25).

Menurut Kapolri, penanaman jagung ini dilakukan dengan berkolaborasi bersama Inhutani dan Perhutani. Kolaborasi antar stakeholder, kementerian, dan lembaga terkait ini dilakukan demi mewujudkan swasembada pangan di Indonesia.

“Saat ini terdapat potensi lahan seluas 795.339,53 hektare, di mana 301.672,049 hektare di antaranya merupakan lahan perhutanan sosial. Dan total potensi lahan tersebut 431.233,36 hektare telah ditanami,” ungkap Kapolri.

Ditegaskan Kapolri, kegiatan ini merupakan bentuk dukungan Polri terhadap pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui keterlibatan pada setiap tahapan, mulai dari pencarian lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, hingga jaminan penyerapan hasil panen. Selain itu, Polri memberikan dukungan operasional secara bertahap kepada penyuluh pertanian lapangan berupa 500 unit alat penguji kesuperan tanah, serta kepada kelompok tani dan koperasi 89 unit alat pemibil jagung, 100 unit alat penguji kadar air, dan 93 unit alat pengering.*

Produksi Jagung Naik, Menteri Pertanian Apresiasi Kapolri dan Jajaran

KENDARIKINI.COM – Menteri Pertanian, Andi Amran, mengungkap produksi jagung naik drastis setelah adanya keterlibatan Polri. Penanaman jagung yang dilakukan Polri sendiri merupakan buah dari MoU Menteri Andi dengan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo.

“Begitu ditanda tangan, produksi langsung naik, Pak. Jadi hari itu juga langsung naik. Tahu dampaknya, Pak? Ini dulu begitu tanda tangan, 25 April. Pas di hari ulang tahun saya, kurang dua hari ditanda tangan MOU, langsung produksi naik,” ungkap Menteri Amran, Rabu (9/7/25).

Menteri Amran menerangkan, produksi jagung yang naik tersebut karena tepat sasaran. Ia pun mengapresiasi Kapolri beserta jajaran atas keikutsertaan mewujudkan ketahanan pangan tersebut.

“Kenapa? Produk jagung tepat sasaran, benih tidak lagi diperjual belikan. Alat mesin pertanian tidak ada lagi pencurian alat mesin pertanian. Jadi dampaknya luar biasa, Pak. Jadi inilah membuat produksi naik,” jelas Menteri Amran.

Lebih lanjut ia mengemukakan, kerja Polri sangat membantu membenahi tata kelola pertanian. Menteri Amran mencontohkan, salah satu aduannya mengenai penyalahgunaan pupuk di Jawa Tengah langsung ditindaklanjuti kapolda, sehingga petani tak lagi kesulitan.

Dalam mewujudkan swasembada pangan, ujar Menteri Pertanian, dirinya pun mendapatkan target lebih tinggi dari Presiden Prabowo Subianto. Target itu disanggupinya karena ada dukungan dari Kapolri dan jajaran.

“Bisa nggak kira-kira bagaimana kalau kita swasembada pangan 1 tahun. Hari ke-45. Kira-kira kita mau bilang apa sebagai pembantu. Namanya pembantu, ya tidak ada kata lain siap seperti kepolisian,” ujar Menteri Amran.

Diketahui, Menteri Amran menghadiri penanaman jagung kuartal III di lahan seluas 795.339,53 hektare yang tersebar di 36 wilayah Indonesia. Penanaman jagung ini dilakukan bersama Ketua Komisi IV Siti Hediati Soeharto, Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Perhutanan Raja Juli Antoni.

Secara simbolis, Kapolri memimpin penanaman jagung di wilayah Hutan Selo Lestari, Desa Selojari, Kec. Klambu, Kab. Grobogan, Jawa Tengah. Sedangkan di daerah lainnya dilaksanakan serentak dan terhubung melalui daring.

Di lahan yang berada di area wilayah hukum Polda Jawa Tengah itu memiliki luas 38.750,14 hektare, terdiri dari 36.287 hektare lahan produktif serta 2.463,14 hektare lahan perhutanan sosial dan akan dikelola para petani binaan polres hingga polsek. Total 220 petani akan terlibat dalam penanaman dan perawatan jagung tersebut hingga masa panen tiba.

“Pada kuartal III tahun 2025, dilakukan penanaman pada lahan seluas 168.432,23 Hektar, terdiri dari 117.510,29 Hektar lahan perhutanan sosial yang sudah ditanami, serta 48.082,40 Hektar lahan produktif dan 2.839,54 Hektar lahan perhutanan sosial yang akan dilakukan penanaman pada hari ini,” ujar Kapolri dalam sambutannya, di Jawa Tengah, Rabu (9/7/25).*

Tutup Pendidikan Taruna Akpol, Kapolri Tekankan Pentingnya Sosok Polri Untuk Masyarakat

KENDARIKINI.COM – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi menutup pendidikan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tingkat IV Angkatan ke-56 Batalyon Presisi dan tingkat III Angkatan ke-57 Batalyon Adhi Wiratama dalam sebuah upacara khidmat di Lapangan Bhayangkara, Semarang, Kamis (10/7/2025).

Sebanyak 198 Capaja dari Batalyon Presisi dan 249 Capaja dari Batalyon Adhi Wiratama resmi menyandang status sebagai calon perwira remaja Polri setelah menjalani proses pendidikan di Bumi Bhayangkara.

Dalam amanatnya, Kapolri mengucapkan selamat kepada seluruh Capaja, khususnya para taruna berprestasi yang menerima penghargaan seperti Adi Makayasa, Ati Tanggap, Ati Tanggon, Ati Trengginas, serta Wira Karya Nugraha dan Srikandi Cendekia. Ia menegaskan, “Jadikan prestasi sebagai semangat untuk menunjukkan dedikasi terbaik bagi bangsa dan negara.”

Upacara penutupan dimulai sejak pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai tokoh, termasuk President APTA, delegasi internasional, Gubernur Jateng, serta pejabat utama Mabes Polri. Rangkaian acara meliputi penyumpahan, pemberian penghargaan, penandatanganan berita acara sumpah, dan pembacaan amanat Kapolri.

Dalam amanatnya, Kapolri menyoroti pentingnya peran Polri dalam mendukung pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, melalui pengamanan agenda strategis dan program-program prioritas seperti ketahanan pangan, penanggulangan terorisme, dan pemberantasan narkoba.

Kapolri menyatakan bahwa “Keberhasilan seluruh kebijakan pemerintah, tentunya tidak dapat dipisahkan dari peran seluruh elemen bangsa, khususnya Institusi Polri dalam menjaga Stabilitas Kamtibmas, sebagai prasyarat utama tercapainya pembangunan yang berkelanjutan”. Sebagai penutup, Kapolri menekankan pentingnya untuk dapat senantiasa menghadirkan sosok Polri untuk masyarakat.*

Polda Sultra Gencarkan Penyuluhan Bahaya Premanisme dan Pungli

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka mendukung upaya nasional memberantas praktik premanisme dan pungutan liar (pungli), Satgas Preemtif Operasi Penanganan Aksi Premanisme dan Pungli Polda Sultra menggelar kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, Selasa (8/7/2025).

Kegiatan berlangsung sejak pukul 09.00 WITA, dengan menyasar kawasan Pasar Anduonohu dan Bundaran Tank, Kota Kendari, sebagai titik utama pelaksanaan. Dalam kegiatan ini, personel Satgas menyampaikan himbauan langsung kepada masyarakat untuk menghindari keterlibatan dalam praktik premanisme maupun pungli serta mengajak masyarakat untuk berani melaporkan jika menemukan aksi serupa di lingkungan sekitarnya.

Langkah ini merupakan bagian dari pendekatan preemtif Polri, yakni mengedepankan upaya edukatif dan preventif kepada masyarakat sebelum tindakan penegakan hukum dilakukan. Diharapkan, melalui penyuluhan langsung di lokasi rawan seperti pasar, masyarakat menjadi lebih sadar hukum dan turut menjaga ketertiban di ruang publik.

“Kegiatan ini juga untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri, serta menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari aksi-aksi yang meresahkan,” ujar salah satu personel Satgas di lapangan mewakili Kasatgas Preemtif IPTU Abdul Razak.

Polda Sultra menegaskan bahwa operasi serupa akan terus digelar di berbagai titik strategis dan potensi kerawanan tinggi di seluruh wilayah hukum Sultra, sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara menyeluruh.*

Dukung Ketahanan Pangan, Kapolda Sultra Bersama Forkopimda Laksanakan Penanaman Jagung di Konawe

KENDARIKINI.COM – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama jajaran Forkopimda Provinsi Sultra menggelar kegiatan Penanaman Jagung Kuartal III dan Penanaman di Lahan Perhutanan Sosial, yang dilaksanakan di wilayah Wawotobi, Kabupaten Konawe, pada Selasa (9/7/2025), pukul 14.00 Wita. Total luas lahan untuk penanaman jagung serentak di Kabupaten Konawe seluas 15 Ha.

Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., didampingi oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., Sekda Provinsi Sultra Asrun Lio, serta para Pejabat Utama Polda Sultra dan unsur Forkopimda Provinsi Sultra.

Penanaman jagung ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani, khususnya yang berada di wilayah perhutanan sosial. Program ini diharapkan mampu membantu menstabilkan pasokan bahan pangan strategis di Sulawesi Tenggara.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko juga menyerahkan secara simbolis bantuan benih jagung kepada para petani sebagai bentuk dukungan konkret dari institusi Polri terhadap produktivitas pertanian di daerah.

“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga ikut berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, termasuk dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Kita berharap kegiatan ini bisa menjadi pemicu semangat petani dalam mengelola lahan produktif,” ujar Kapolda.

Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan, menandai kolaborasi erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong kemandirian pangan di wilayah Sulawesi Tenggara.*

Wujudkan Keamanan yang Kondusif, Polda Sultra Jalin Silaturahmi dengan Forum Komunikasi Ormas

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara menjalin silaturahmi bersama Forum Komunikasi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Sultra dalam rangka memperkuat sinergi dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Sultra. Kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan, Rabu 09 Juli 2025, di Aula Ditkrimum Polda Sultra.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wadirbinmas Polda Sultra AKBP Pol. Yusuf Mars, para perwira Ditbinmas, serta perwakilan dari berbagai Ormas yang tergabung dalam Forum Komunikasi Ormas Sultra.

Dalam sambutannya, Dirbinmas menyampaikan pentingnya peran serta ormas dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Ia menekankan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat sipil merupakan kunci keberhasilan menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif.

“Silaturahmi ini bukan hanya sebagai ajang temu, tapi juga memperkuat komunikasi dan kerja sama yang harmonis antara Polri dan ormas dalam menjaga persatuan dan keamanan daerah,” ujar Dirbinmas.

Forum Dialog dan Komitmen Bersama, Kegiatan silaturahmi dilanjutkan dengan dialog interaktif antara Ditbinmas dan perwakilan ormas. Dalam forum tersebut, sejumlah ormas menyampaikan masukan, harapan, serta kesiapan mereka untuk turut membantu dalam upaya deteksi dini, pencegahan konflik, hingga pemberdayaan masyarakat.

Ditbinmas menegaskan bahwa peran ormas sangat strategis dalam menyebarkan nilai-nilai toleransi, memperkuat wawasan kebangsaan, dan mencegah paham-paham radikalisme yang dapat mengganggu keamanan.

“Kami mengajak seluruh ormas untuk tetap menjaga netralitas, menjauhi provokasi, dan menjadi agen perubahan yang positif di tengah masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Ditbinmas Polda Sultra berharap tercipta hubungan yang lebih solid antara kepolisian dan elemen masyarakat, khususnya ormas. Ke depan, sinergi ini akan diwujudkan dalam bentuk program-program kemitraan seperti penyuluhan, pembinaan komunitas, serta patroli bersama pada momen-momen strategis.

“Kami percaya bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama. Mari kita terus bersinergi menciptakan Sulawesi Tenggara yang aman, damai, dan bermartabat,” tutup Dirbinmas.*

Meski Banjir Berangsur Surut Tim Polda Terus Siaga

KENDARIKINI.COM – Polda Metro Jaya masih terus bersiaga meski sebagian besar wilayah banjir di Jakarta telah surut.

Penyiagaan terus dilakukan mengingat adanya prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait potensi cuaca ekstrem selama sepekan ini.

“Tim SAR Polda Metro Jaya masih terus siaga menghadapi cuaca ekstrem di Jakarta, sebagaimana prediksi BMKG bahwa sepekan ke depan wilayah DKI Jakarta berpotensi mengalami cuaca ekstrem,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi, Rabu (9/7/2025).

“Kami siap kapan pun memberikan pelayanan kepada masyarakat,” lanjutnya.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto menyebut pihaknya memberi atensi khusus terhadap wilayah yang terdampak banjir. Ia telah menginstruksikan jajarannya untuk terus melakukan patroli rayonisasi SAR sebagai langkah antisipasi lanjutan.

“Hingga saat ini, personel masih terus melaksanakan upaya penyelamatan secara intensif di lokasi, mengingat curah hujan tinggi yang masih mengguyur wilayah tersebut,” jelas Dansat Brimob.

Ia menyampaikan, kegiatan ini menjadi bukti nyata dedikasi Brimob dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Brimob, lanjutnya, turut memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama di tengah kondisi darurat.*

Polisi Kembalikan Motor Curian ke Warga

KENDARIKINI.COM – Polda Metro Jaya mengembalikan motor curian kepada masyarakat usai menangkap para pelaku. Penyerahan dilakukan oleh Wadirreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Putu Kholis Aryana, saat pengungkapan penindakan kejahatan jalanan periode Apri-Juni 2025.

Para pemilik motor pun menyampaikan apresiasi atas kerja keras tersebut. Mereka menerima penyerahan kendaraannya dengan bukti kepemilikan yang dibawa sebagai tanda pencocokan.

“Alhamdulillah, ini kita pinjam pakaikan kepada bapak ibu sebagai pemilik sah. Saya pesan agar kendaraan ini tidak ada yang diubah dulu karena masih dalam proses hukum sampai ke penuntutan nanti di persidangan,” jelas AKBP Putu di Polda Metro Jaya, Selasa (8/7/25).

Salah satu korban pencurian, Sunirah, menyatakan rasa senangnya karena kendaraan miliknya ditemukan dan dikembalikan Polda Metro Jaya. Ia berharap Polda Metro terus mengungkap kasus pencurian dan bisa mengembalikan lebih banyak kendaraan yang dicuri.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada kepolisian, wabilkhusus bagian reskrimum. motor ini kita bisa dapat lagi kembali, mudah mudahan kepolisian ke depan bisa lebih kerja keras lagi untuk menjaga masyarakat,” ujarnya.

Korban pencurian lainnya, Andi, juga mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polda Metro Jaya. Ia mendoakan jajaran Polda Metro bisa terus bekerja memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Saya sangat bangga dengan pihak kepolisian, ini belum sampai satu bulan sudah bisa ditemukan, itu menurut saya sesuatu yang luar biasa, dan mudah mudahan ke depan bisa lebih baik lagi,”
ujar Andi.

Tak jauh berbeda, korban bernama Budi juga memberikan rasa hormatnya kepada jajaran Polda Metro Jaya. Ia berterima kasih karena polisi menangkap pelaku dan mengembalikan kendaraannya.

“Saya berterima kasih kepada seluruh anggota sudah membantu saya menemukan motor saya dan menangkap pelaku,” ungkap Budi.*

Polisi Bongkar Praktik Gula Oplosan

KENDARIKINI.COM – Polisi membongkar praktik gula oplosan yang tidak memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI) di Banyumas, Jawa Tengah. Lebih dari 1.000 karung gula diamankan sebagai barang bukti.

Pengungkapan dilakukan hari Selasa (8/7) sore di Kabupaten Banyumas. Perkara yang terjadi di sana yaitu dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dengan modus produksi gula campuran rafinasi dan menggunakan merek pihak lain.

Satu orang diamankan, yaitu MS (52), warga Karangtengah, Cilongok, Kabupaten Banyumas. Ia dijerat Pasal 113 jo pasal 57 ayat (2) UU RI nomor 7 tahun 2014 tentang Perdagangan dan/atau pasal 62 ayat (1) jo pasal 8 ayat (1) huruf (a) dan/atau pasal 9 ayat (1) huruf a UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Tindak pidana memperdagangkan barang di dalam negeri yang tidak memenuhi SNI.

Barang bukti dalam perkara tersebut adalah 855 sak gula kemasan Raja Gula dengan total berat 42.750 kg, kemudian 587 sak gula rafinasi dengan total berat 29.350 kg. Benda lainnya antara lain 3 unit mixer, timbangan digital, alat jahit karung, karung, plastik, dan sebagainya.

Saat dimintai konfirmasi soal pengungkapan praktik ilegal itu, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Tengah, Kombes Arif Budiman, membenarkan.

“Betul ada pengungkapan. Lengkapnya saat press rilis,” ujar Kombes Arif, Rabu (9/7/2025).*

Polisi Sigap Bantu Korban Banjir

KENDARIKINI.COM – Banjir terjadi di sejumlah daerah usai hujan deras pada Minggu (6/7/25). beberapa wilayah yang terdampak adalah Kelurahan Paku Jaya, Pakulonan, Pondok Jagung, Jalan Raya Serpong, dan Perumahan Griya Sutera.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang mengatakan, salah satu titik yang paling terdampak adalah perumahan di Kelurahan Paku Alam, Kecamatan Serpong Utara, dengan ketinggian air mencapai 50 cm. Total ada 275 rumah di kawasan tersebut yang tergenang banjir.

Ia menerangkan, personel kepolisian dengan sigap langsung mengerahkan bantuan kepada warga terdampak. Ditegaskannya, hal ini karena kepolisian sadae bahwa tugas kemanusiaan adalah bagian dari panggilan hati personel Polri.

“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga untuk memastikan masyarakat merasakan kehadiran negara saat mereka membutuhkan. Tugas,” kata Victor kepada wartawan, Minggu (6/7/2025).

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih siaga di lokasi banjir tersebut. Polisi mengimbau masyarakat tetap waspada dan melapor apabila membutuhkan bantuan
saat adanya bencana banjir.

Berikut daftar titik banjir yang masih terjadi sampai pagi ini berdasarkan data BPBD:

1. Kayu Gede 1 RW 04, Kelurahan Pakujaya. Tinggi muka air (TMA): 25–130 cm 120. KK yang terdampak. Kondisi berangsur surut dengan TMA 35 cm;

2. Griya Sutera RW 06, Kelurahan Pakualam. TMA: 40–90 cm. 280 KK yang terdampak. Kondisi berangsur surut dengan TMA 25 cm;

3. H. Juna RT 008 RW 04, Kelurahan Pakujaya. TMA: 25–90 cm. 70 KK terdampak. Kondisi berangsur surut dengan TMA 10 cm.*

Polisi Bantu Warga Mengungsi

KENDARIKINI.COM – Polisi mengungkap 71 warga di Kebon Pala, Jakarta Timur, mengungsi akibat banjir yang melanda sejak Sabtu (5/7/25). Banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya.

Dirsamapta Polda Metro Jaya Kombes Pol. Yully Kurniawan menyebut, pihaknya melakukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak di dalam rumah. Evakuasi dilaksanakan pada Minggu (6/7/25) pagi. Dia pun menurunkan 10 personel untuk proses evakuasi tersebut.

“Anggota yang di lokasi melaksanakan patroli dan evakuasi serta mengimbau kepada masyarakat agar memadamkan listrik supaya tidak tersengat aliran listrik,” ungkap Kombes Pol. Yully dalam keterangannya, Minggu (6/7/25).

Menurutnya, banjir di RW 04 Kebon Pala, Kampung Melayu, lantaran luapan Kali Ciliwung. Ketinggian banjir di lokasi sendiri mencapai 1,8 meter.

“Untuk kejadian banjir disebabkan karena luapan Kali Ciliwung (kiriman dari Bogor), ketinggian air di lokasi mencapai 180 cm,” ujarnya.

Pengungsian warga, ujarnya, dilakukan ke SDN Kampung Melayu dan Aula Masjid Ittihadul Ikhwan. Namun, tak dipungkiri bahwa sebagain warga masih bertahan di lokasi dan ada juga yang mengungsi ke rumah sanak saudaranya.

“Pengungsi ada 71 jiwa: SDN Kampung Melayu terdapat pengungsi 14 KK di antaranya, 11 dewasa, 18 lansia, 5 anak-anak, 8 balita. Aula Masjid Ittihadul Ikhwan RW 8 Terdapat 13 KK di antaranya, 15 dewasa, 6 lansia, 4 anak-anak, 4 balita,” ungkap Kombes Pol. Yully.*

Berbekal Ember, Polisi Sigap Evakuasi Balita

KENDARIKINI.COM – Tim SAR Batalyon B Pelopor Polda Metro Jaya mengevakuasi balita menggunakan ember saat musibah banjir terjadi di Kebon Pala, Kampung Melayu, Jakarta Timur. Di lokasi tersebut, debit air banjir mencapai 170 cm.

Terlihat evakuasi dilakukan dengan ember yang berbentuk cukup besar. Brimob Polda Metro lalu mendorong ember yang berisi balita tersebut di tengah air banjir yang semakin naik.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Ade Ary mengatakan patroli, ini dilakukan untuk memastikan kondisi warga. Ia menyebut patroli ini juga untuk mempercepat evakuasi.

“Meskipun status saat ini masih berada pada level siaga 2, kewaspadaan tetap menjadi prioritas. Patroli SAR bertujuan untuk memastikan kondisi warga, mengantisipasi potensi bahaya, serta mempercepat respons jika terjadi eskalasi situasi,” jelas Kombes Pol. Ade Ary kepada wartawan, dikutip Senin (7/7/25).

Evakuasi dilakukan di bawah pimpinan Bripda Tommy Brayen, tiga personel Brimob dikerahkan sejak pagi hari dalam pemantauan langsung ke lokasi terdampak. Titik fokus pemantauan dilakukan di gang sempit yang berisiko sulit dijangkau.

“Dalam pelaksanaan tugas, Tim SAR Brimob bekerja sama dengan Ketua RT setempat, Bapak Sanusi, untuk memastikan akurasi data dan koordinasi evakuasi berjalan efektif,” ungkapnya.

Menurutnya, Brimob Polda Metro juga mengevakuasi 43 warga di Kebon Pala yang terdampak banjir. Hasil patroli mencatat sebanyak 43 jiwa yang telah dievakuasi, yaitu 8 lanjut usia (lansia), 9 anak-anak, 23 dewasa, dan 3 balita. Tak ada korban sakit dan jiwa dalam bencana banjir tersebut.

“Polda Metro Jaya hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu warga yang kena musibah. Dari Satuan Brimob Polda Metro, Samapta kami turun memberikan melakukan evakuasi terhadap warga yang terdampak,” ujarnya.

Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Henik Maryanto, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan tidak ragu menghubungi petugas apabila membutuhkan bantuan darurat.

“Kehadiran Brimob di tengah masyarakat adalah bentuk nyata dari peran Polri dalam pelayanan kemanusiaan. Patroli SAR akan terus kami gelar untuk memastikan keamanan dan keselamatan warga di wilayah rawan banjir,” ungkapnya.*

Atasi Krisis Air Bersih Kapolres Berikan Bantuan Sumur Bor

KENDARIKINI.COM – Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono memberikan bantuan sumur bor di Desa Bungkeng, Kecamatan Tanjungbumi, Bangkalan. Bantuan ini merupakan bagian dari wujud kepedulian Polri untuk Masyarakat, sejalan dengan tema Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025.

“Bapak Kapolri memerintahkan seluruh jajaran untuk turun langsung ke masyarakat, membantu warga yang terdampak kekeringan dengan menyediakan air bersih. Kami berharap keberadaan sumur bor ini bisa memberikan manfaat nyata,” ujar AKBP Hendro, Sabtu (5/7/2025).

Kapolres menjelaskan, pembangunan sumur bor ini merupakan bagian dari program Presisi Kapolri yang juga dilaksanakan di berbagai wilayah Jawa Timur. Polres Bangkalan memprioritaskan wilayah-wilayah yang mengalami krisis air bersih selama musim kemarau.

“Masih banyak daerah di Bangkalan yang kesulitan air bersih saat kemarau. Kami akan terus mengupayakan bantuan seperti ini ke wilayah lain. Kami hanya minta doa agar Polri diberi kelancaran rezeki agar dapat terus hadir membantu masyarakat,” lanjutnya.

Ia juga berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas sumur bor tersebut agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Air bersih ini sangat penting, baik untuk konsumsi, pertanian, peternakan, maupun pekerjaan lainnya. Kami berharap ini bisa menunjang produktivitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolres.

Peresmian sumur bor ini disambut antusias oleh para tokoh agama dan masyarakat setempat. Bantuan yang datang menjelang puncak musim kemarau ini dinilai sangat tepat waktu karena masyarakat setempat sedang sangat membutuhkan pasokan air bersih.

Kehadiran Kapolres Bangkalan beserta pejabat utama (PJU) Polres di lokasi juga disambut hangat oleh sejumlah kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.*

Anak Korban KMP Tunu Pratama Jaya Dapat Beasiswa

KENDARIKINI.COM – Duka mendalam menyelimuti keluarga Elok Rumantini (33), salah satu korban meninggal dalam insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Elok, yang sehari-hari bekerja sebagai penjaga kantin, ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Ia meninggalkan dua anak yang kini berstatus yatim piatu.

Sebagai bentuk kepedulian, Polresta Banyuwangi memberikan perhatian khusus kepada anak-anak Elok. Anak sulungnya mendapatkan beasiswa pendidikan hingga jenjang SMA, sementara anak bungsunya yang berusia 4 tahun ditawarkan untuk bersekolah di PAUD Bhayangkara.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Rama Samtama Putra bersama Ketua Bhayangkari, Nova Samtama Putra, langsung mendatangi kediaman keluarga korban untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan bantuan. Kedua anak Elok saat ini diasuh oleh kakak kandung almarhumah.
8oj
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya Ibu Elok. Selain perhatian dari pemerintah daerah, kami juga menawarkan beasiswa pendidikan untuk putri almarhumah. Anak bungsunya kami tawarkan bersekolah di PAUD Bhayangkara, sementara anak sulungnya kami bantu pendidikan hingga SMA,” ujar Kombes Rama, Sabtu (5/7/2025).

Selain itu, Kapolresta juga mengunjungi keluarga korban lain, Eko Satriyo, yang meninggal dalam pelukan putranya. Ia mengajak semua pihak untuk mendoakan proses pencarian korban lainnya yang masih hilang agar berjalan lancar.

“Mohon doanya agar seluruh tim SAR gabungan diberi kelancaran dalam menemukan para korban yang belum ditemukan,” tambahnya.

Ketua Bhayangkari Polresta Banyuwangi, Nova Samtama Putra, menyebut kegiatan ini merupakan bagian dari kepedulian sosial Polresta Banyuwangi yang selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.

“Kami hadir untuk memberikan pendampingan psikososial pascabencana. Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri bagi masyarakat,” ujarnya.

Hingga Sabtu (5/7/2025), proses pencarian masih terus dilakukan. Tim SAR gabungan mengerahkan berbagai alutsista dan kapal milik swasta untuk mencari 29 korban yang belum ditemukan.*

Aksi Maling Sembako di Wakatobi Terekam CCTV

KENDARIKINI.COM – Seorang wanita berhasil terekam kamera CCTV saat melakukan aksi pencurian sejumlah barang sembako di Toko Dhana Wajo, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal ini berdasarkan video berdurasi 1.18 menit yang diterima media ini. Dalam video tersebut memperlihatkan pelaku bergerak dengan tingkah yang mencurigakan.

Pelaku terlihat berpura-pura memilih barang sebelum menyembunyikan beberapa produk di balik tubuhnya.

Pemilik toko, Dhana, mengaku wanita tersebut sudah tujuh kali melakukan aksi pencurian di tempat miliknya.

“Sudah tujuh kali dia mencuri di toko saya. Saya sudah kasih peringatan, bahkan saya bilang kalau toko ini dipantau CCTV setiap saat,” katanya, Rabu 9 Juli 2025.

Dhana mengaku sudah memberikan teguran dan dimaafkan berkali-kali. Namun pelaku tetap melakukan tindakan yang sama, bahkan pelaku melakukan pencurian hampir setiap minggu.

“Barang-barang yang dia curi biasanya disembunyikan di bawah ketiak. Sudah sering saya tegur, tapi tetap diulangi,” ungkapnya.

Dhana pun mengimbau para pemilik toko lain di wilayah Wawotobi dan sekitarnya untuk waspada jika mendapati wanita tersebut datang berbelanja.

“Kalau lihat dia datang, harap berhati-hati. Jangan sampai jadi korban selanjutnya,” tandasnya.(Amin)*

Empat Saksi Diperiksa Polisi dalam Kasus Penemuan Bayi di Kolaka

KENDARIKINI.COM – Sebanyak empat orang saksi diperiksa oleh pihak kepolisian mengenai kasus penemuan bayi di Desa Towua, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka.

Hal ini dikemukakan oleh Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp.

“Saksi yang sudah diperiksa empat orang termasuk pemerintah desa,” katanya, Rabu 9 Juli 2025.

Dari hasil keterangan para saksi belum ada yang mengarahkan kepada siapa pelaku dari pembuangan bayi tersebut.

“Dari keterangan saksi-saksi belum ada keterangan yang menunjuk kepada siapa pelaku yang meletakkan bayi,” ujarnya.

Dwi Arif menambahkan pihaknya akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap pelaku dibalik kasus ini.

Selain itu, sambung Dwi Arif, bayi tersebut sementara diasuh oleh warga yang pertama kali menemukannya.

“Untuk anak sampai saat ini dipelihara oleh yang menemukan pertama,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya penemuan bayi ini terjadi pada Selasa 24 Juni 2025 lalu. Bayi tersebut ditemukan terbungkus sarung dalam keadaan hidup.(Amin)*

Belasan Jerigen Berisi Miras Ilegal Diamankan Polresta Kendari

KENDARIKINI.COM – Tim Opsnal Sat Narkoba bersama Tim Samapta Polresta Kendari berhasil mengamankan sejumlah jerigen berisi miras ilegal di terminal Baruga, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Selasa 8 Juli 2025.

Kasi Humas Polresta Kendari, IPDA Haridin, mengatakan miras ilegal ini berasal dari Kota Raha dengan jumlah 14 jerigen.

“Tim opsnal Sat Narkoba Polresta Kendari bersama Tim Samapta Polresta Kendari telah mengamankan 14 jerigen miras ilegal berasal dari Kota raha,” katanya.

Lanjut, kata dia, sebelumnya diperoleh informasi dari warga bahwa ada pengiriman miras ilegal sebanyak 14 jerigen dari Kota Raha menuju Kota Kendari yang akan diberikan kepada seseorang.

Mengetahui hal ini, Tim Opsnal Sat Narkoba bersama Samapta Polresta Kendari kemudian mengamankan kendaraan jenis damri yang mengangkut miras ilegal tersebut.

Haridin menambahkan miras ilegal dan penanggung jawab kendaraan tersebut dibawa ke Polresta Kendari untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(Amin)*

22 Adegan Diperagakan dalam Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sopir Kendari-Bombana

KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari bersama penyidik Satreskrim Polresta Kendari melakukan adegan rekonstruksi mengenai kasus pembunuhan supir mobil inisial DW (54) rute Kendari-Bombana bertempat halaman Satlantas Polresta Kendari.

Kasubsi II Kejari Kendari Muhammad Irham Roihan, mengatakan terdapat 22 adegan yang diperagakan dalam proses rekonstruksi.

Dalam perjalanannya, pihaknya belum mendapatkan sebuah kejanggalan. Tersangka inisial AA (57), kata dia, tidak mengidap gangguan kejiwaan.

“Secara keseluruhan terkait dengan kejanggalan kami masih mengikuti apa yang ada didalam berkas perkara dan sampai saat ini kami belum menemukan ada kejanggalan. Dan memang terkait dengan kasus ini kami melihat pelaku secara langsung untuk meyakini bahwa pelaku atau tersangka ini memang tidak memiliki gangguan kejiwaan,” ujarnya, Selasa 8 Juli 2025.

Selain itu, motif tersangka melakukan pembunuhan dikarenakan merasa marah terhadap korban sehingga terjadi kontak fisik antar keduanya.

“Motifnya untuk saat ini yang kami lihat adalah marah yah, kecewa. Dan tadi posisinya juga kita lihat sendiri ada cekcok, ada sentuhan fisik antara korban dengan pelaku. Jadi itulah yang menyebabkan tersangka marah,” terangnya.

Sebagai langkah tindak lanjut, penyidik akan melimpahkan berkas perkara kepada Kejari Kendari untuk dibawa ke agenda persidangan.

“Mungkin setelah ini penyidik akan melimpahkan berkas perkara untuk kami tindak lanjuti kembali untuk kami sidangkan,” pungkasnya.(Amin)*

AP2 Sultra Ungkap Dugaan Pungli di SMKN 3 Kendari Berkedok Pengadaan Atribut

KENDARIKINI.COM – Aliansi Pemuda dan Pelajar (AP2) Sulawesi Tenggara (Sultra) soroti dugaan aktivitas pungutan liar (pungli) berkedok pengadaan atribut seragam di SMK Negeri 3 Kendari.

Ketua AP2 Sultra, Fardin Nage, menyebut terdapat nama dan NIP oknum guru yang diduga terlibat dalam aktivitas pungli ini.

“Fokus pada SMK 3 dimana disitu tertera nama dan NIP dan itu ada unsur pidana disitu,” katanya saat ditemui media ini dan beberapa media lainnya, Senin 7 Juli 2025.

Lebih ironisnya, kata dia, oknum guru tersebut berani mencantumkan harga seragam sekolah yang berbeda dengan harga pasar.

Tindakan ini, sambung Fardin, masuk dalam pelanggaran Undang-Undang Konsumen dan pasal penyalahgunaan NIP.

“Ini bisa dikenakan Undang-Undang konsumen dan ini juga bisa dikenakan pasal penyalahgunaan NIP,” ujarnya.

Selain SMK Negeri 3 Kendari, Fardin menerangkan, telah menerima sejumlah laporan dari masyarakat melalui posko aduan yang dibuka di Markas Besar AP2 Sultra.

Masyarakat merasa resah dengan dugaan aktivitas pungli yang diterapkan di SMK Negeri 3 Kendari ini. Melihat hal ini, AP2 Sultra akan melaporkan kasus ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Polda Sultra.

Sebagai bentuk atensi terhadap keberlangsungan mutu pendidikan di Sultra, Fardin menegaskan bahwa AP2 Sultra akan melakukan pengawalan secara penuh untuk menyelesaikan kasus ini.

“Kami dari AP2 Sultra akan mengawal kasus ini sampai tuntas, dan itu bagian dari komitmen kami dan atensi kami terhadap pendidikan,” pungkasnya.(Amin)*

Mayat Pria Ditemukan di Perairan Saponda

KENDARIKINI.COM – Seorang nelayan bernama La Ali (56) asal Desa Waelumu, Kecamatan Wangi Wangi, Kabupaten Wakatobi, ditemukan mengapung di sekitar perairan Saponda, Kabupaten Konawe.

Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Soropia IPTU M. Rijal saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp.

“Benar pak. Korban atas nama La Ali dari Wangi Wangi Wakatobi,” katanya, Senin 7 Juli 2025.

Rijal menjelaskan korban ditemukan sekitar pukul 12.00 WITA oleh seorang nelayan dari Desa Saponda dalam kondisi tak bernyawa.

Lanjut, kata dia, penemuan mayat ini lalu dilaporkan ke Pemerintah Desa setempat dan selanjutnya diberitahukan ke Polsek Soropia.

“Ditemukan oleh nelayan dari saponda, dilaporkan kepada kami oleh kades Saponda Laut,” ujarnya.

Rijal menambahkan mayat korban saat ini dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari disaksikan keluarga korban.

Diketahui, sebelumnya pada Rabu 2 Juli 2025 dini hari lalu korban pergi melaut. Namun sampai pada pukul 17.00 WITA, korban tak kunjung kembali ke rumah sehingga pihak keluarga melakukan pencarian dan tidak membuahkan hasil.(Amin)*

Kadis Perkebunan dan Holtikultura Koltim Ditetapkan sebagai Tersangka

KENDARIKINI.COM – Sebelumnya beredar pesan berantai dibeberapa group WhatsApp yang menerangkan Kadis Perkebunan dan Holtikultura Koltim ditetapkan sebagai Tersangka Soal Pengadaan Kopi di Tahun 2021.

“Kasus lama tapi penetapan tersangka tdi langsung di ambil,” kata salah satu anggota Group WhatsApp.

Pesan tersebut dibarengi foto dan video yang menggambarkan Tiga orang menggunakan rompi kejaksaan bersama pegawai kejaksaan.

Terkait hal tersebut, Kajari Kolaka, Herlina yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp mengarahkan untuk menghubungi Kasi Intel Kejari Kolaka.

Sementara itu Kasi Intel Kejari Kolaka, Bustanil yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp membenarkan perihal pesan berantai tersebut.

“Iya betul,” ujarnya singkat.*

PT TMM Bantah Tuduhan Terlibat Tambang Ilegal di Konut, Manajemen: Kami Selalu Patuh Hukum

KENDARIKINI.COM – Menanggapi pemberitaan yang menyebutkan PT Tristaco Mineral Makmur (TMM) diduga kembali melakukan kejahatan pertambangan di wilayah Konawe Utara, Direktur Utama PT TMM, Feri Irawan, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan sangat menyesatkan publik.

Feri menyatakan bahwa seluruh kegiatan operasional perusahaan dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku di sektor pertambangan nasional.

“Kami sangat menyayangkat adanya isu seperti itu. PT Tristaco tidak pernah melakukan penambangan ilegal, apalagi di wilayah celah antara dua IUP sebagaimana dituduhkan.
Semua kegiatan kami dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,” tegas Feri Irawan, Rabu (9/7/2025).

Menurut Feri, lokasi yang disebutkan dalam koordinat oleh pihak tertentu dalam pemberitaan tersebut tidak berada dalam area kerja PT TMM secara legal. Ia menjelaskan bahwa tuduhan itu tidak memiliki dasar yang valid dan patut diduga sebagai bagian dari upaya mendiskreditkan perusahaan.

“Kami meminta semua pihak agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, “lanjutnya.

Lebih lanjut, Feri menegaskan bahwa pihaknya tidak segan menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan fitnah atau tuduhan tanpa bukti yang sah.

“Kami menghormati kebebasan berpendapat, namun bukan berarti membenarkan penyebaran informasi keliru tanpa konfirmasi kepada kami sebagai pihak yang diberitakan. Kami akan mempertimbangkan langkah hukum terhadap pihak yang mencemarkan nama baik perusahaan,” pungkasnya.

PT Tristaco Mineral Makmur berharap media dan masyarakat dapat menyikapi isu-isu pertambangan secara objektif, dan senantiasa mengedepankan prinsip verifikasi sebelum menyebarkan informasi ke publik.,

PT MMP Bantah Tuduhan FMS, Kuasa Hukum: Semua Kegiatan Sesuai Izin dan Prosedur

KENDARIKINI.COM – Menanggapi tuduhan yang dilayangkan oleh Forum Mahasiswa Sultra (FMS) Jakarta terkait dugaan pelanggaran operasional oleh PT Mulia Makmur Perkasa (MMP), pihak perusahaan melalui kuasa hukumnya, Jamal, menyatakan bahwa semua kegiatan yang dilakukan oleh PT MMP telah mengikuti ketentuan hukum yang berlaku dan memiliki legalitas yang sah.

“Kami menyayangkan tuduhan sepihak yang disampaikan oleh pihak FMS Jakarta dan dimuat tanpa konfirmasi dalam pemberitaan media. PT MMP memiliki seluruh perizinan yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan pertambangan, termasuk izin RKAB yang telah disahkan oleh Kementerian ESDM,” tegas Jamal.

Terkait tuduhan bahwa PT MMP melakukan pengapalan ore nikel tanpa izin Terminal Khusus (Tersus) atau TUKS, Jamal menjelaskan bahwa perusahaan memiliki legalitas kepelabuhanan yang lengkap.

“Penting untuk diketahui bahwa pengapalan oleh PT MMP telah mengantongi ini Terminal Khusus dari Kementrian Perhubungan. Oleh karena itu, tuduhan bahwa PT MMP melanggar izin pelabuhan adalah keliru dan menyesatkan,” ujar Jamal lebih lanjut.

Mengenai tuduhan produksi sebelum persetujuan RKAB diterbitkan, Jamal dengan tegas membantah hal tersebut. Ia menyatakan bahwa tidak ada aktivitas produksi atau pengapalan yang dilakukan sebelum RKAB tahun berjalan diterbitkan pada 16 April 2025.

“Seluruh aktivitas yang dijalankan perusahaan dimulai setelah RKAB disahkan. Tuduhan bahwa PT MMP memproduksi dan mengirimkan ore secara ilegal sebelum RKAB terbit adalah asumsi yang tidak berdasar dan dapat dikategorikan sebagai fitnah,” tegasnya.

Jamal juga menyesalkan pernyataan dari FMS Jakarta yang menyebut adanya “pelanggaran sistematis” dan mendesak pencabutan RKAB PT MMP. Menurutnya, hal tersebut adalah bentuk tekanan tanpa dasar yang justru melemahkan iklim investasi dan kepastian hukum di sektor pertambangan.

“Kami menilai tuduhan ini bernuansa politis dan dapat merugikan reputasi perusahaan. Kami sedang mengkaji langkah hukum terhadap pihak-pihak yang menyebarkan informasi bohong yang mencemarkan nama baik klien kami,” ujar Jamal.

PT MMP menyatakan komitmennya terhadap praktik pertambangan yang bertanggung jawab, patuh terhadap regulasi, serta menjunjung prinsip tata kelola lingkungan dan sosial yang baik.*

Masyarakat Wumbubangka Bombana Dukung Penuh Aktivitas PT PLM dan PT AABI

KENDARIKINI.COM – Masyarakat Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana menyatakan dukungan penuh terhadap PT Panca Logam Makmur (PLM) dan PT Anugrah Alam Buana Indonesia (AABI), Senin 7 Juli 2025.

Kepala Desa Wumbubangka, Karman, S.H. bersama masyarakat menyatakan dukungan terhadap aktivitas kedua perusahaan tersebut.

“Seluruh masyarakat Desa Wumbubangka hari ini bersilaturahim, dan menyatakan dukungan terhadap PT Panca Logam Makmur dan PT Anugrah Alam Buana Indonesia,” katanya.

Pihaknya juga meminta agar kedua perusahaan tersebut kembali beraktivitas.

“Kami juga minta agar kedua perusahaan tersebut untuk segera beraktivitas,” tambahnya.

Lanjutnya bahwa kedua perusahaan tersebut juga telah memiliki legalitas yang lengkap.

“Kedua perusahaan tersebut juga telah memiliki legalitas yang lengkap,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Karang Taruna Desa Wumbubangka, Hamdan, S.Ip menambahkan bahwa kedua perusahaan tersebut juga selama ini mendukung ekonomi masyarakat.

Sementara itu perwakilan, PT PLM dan PT AABI, Merry Febriyanti Rumbayan, S.Si menyampaikan terimakasih dan apresiasi terhadap dukungan masyarakat.

“Kami berterimakasih dan mengapresiasi atas dukungan masyarakat terhadap PT Panca Logam Makmur dan PT Anugrah Alam Buana Indonesia,” katanya.*

Polres Kolut Amankan Pelaku Pelecehan Seksual Pelajar

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polres Kolaka Utara berhasil meringkus terduga pelaku pelecehan seksual terhadap seorang pelajar asal Kolaka Utara di kapal Ferry Tobaku pada Selasa 1 Juli 2025.

Kasat Reskrim Polres Kolaka Utara, AKP Fernando Oktober menjelaskan bahwa pelaku merupakan anak buah kapal (ABK) berinisial Y (28).

“Kami telah menerima laporan mengenai dugaan tindak pidana pencabulan ini. Saat ini, fokus utama kami adalah memastikan keamanan dan kenyamanan korban,” tuturnya.

“Pelaku ini diduga mencabuli seorang penumpang remaja berinisial STA (14) di dalam kamar ABK,” ungkapny.

Pelaku, Lanjut Alumni Akpol 2016 ini, yang berasal dari Desa Malewang, Takalar, Sulawesi Selatan, kini telah diamankan setelah diburu hingga Kabupaten Wajo.

Lebih lanjut, Fernando menambahkan bahwa aksi bejat pelaku terbongkar usai orang tua korban mendapati pelaku di dalam kamar yang telah disewa oleh orang tua korban.

“Terbongkarnya kasus ini bermula ketika ibu korban mendapati pelaku Y berada didalam kamar yang telah disewa setelah korban keluar. Mengetahui aksinya terbongkar, pelaku Y berusaha kabur dan bersembunyi,” bebernya.

Ibu korban kemudian melaporkan kejadian yang menimpa anaknya di SPKT Polres Kolaka Utara, dan Unit PPA merespon dengan cepat dari laporan masyarakat.

Dia menambahkan bahwa proses visum et repertum telah dilakukan untuk menjadi salah satu alat bukti penting yang akan digunakan penyidik untuk memperkuat proses hukum.

“Pelaku Y diketahui telah melarikan diri ke Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Berkat kesigapan Satreskrim Polres Kolaka Utara, pelaku akhirnya berhasil ditangkap bekerja sama dengan personil Polsek Wotu dan dijerat dengan pasal 82 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2014,” tutupnya.*

13 Rumah di Pomalaa Kolaka Dilahap Sijago Merah

KENDARIKINI.COM – Sebanyak 13 unit rumah warga di Kelurahan Dawi Dawi, Kecamatan Pomaala, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dilahap Si Jago Merah, Minggu 6 Juli 2025

Saat dikonfirmasi media ini, Kasi Humas Polres Kolaka, IPTU Dwi Arif, membenarkan adanya kebakaran ini.

“Pada hari Minggu, tanggal 6 Juli 2025 sekira pukul 04.00 Wita, bertempat di Jalan Sunu Kelurahan Dawi-dawi, Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka, telah terjadi kebakaran 13 unit rumah permanen, semi permanen dan rumah panggung,” katanya.

Kebakaran ini bermula saat warga inisial RZ mencium bau kabel yang terbakar. Kemudian dirinya melihat asap dan memberitahukan kepada warga lainnya.

Saat keluar dari rumah, dirinya melihat kobaran api hingga meminta pertolongan kepada warga setempat. Kobaran api tersebut sempat hendak dipadamkan dengan cara manual, akan tetapi tidak bisa ditangani.

Tak lama, kemudian masyarakat dan personil Polsek Pomaala berserta pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman sampai selesai.

“Beberapa saat kemudian masyarakat sekitar TKP bersama Personil Piket Polsek Pomalaa melakukan pemadaman menggunakan 2 Unit kendaraan Damkar PT. Antam, Tbk Pomalaa, 4 unit Damkar Pemda Kab. Kolaka dan 3 unit kendaraan Damkar PT. IPIP. Sekira pukul 06.30 Wita api berhasil dipadamkan,” ujarnya.

Adapun kerugian material dari kebakaran ini diperikirakan sebesar Rp200 Juta. Selain itu, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

Dwi Arif menambahkan penyebab dibalik kebakaran 13 rumah ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

“Penyebab kebakaran dalam penyelidikan,” pungkasnya.(Amin)*

P3D Konut Ungkap Dugaan Penambangan Ilegal di Lahan Koridor Antara PT Apolo, PT Roshini dan PT KKA

KENDARIKINI.COM – Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah (P3D) Konawe Utara (Konut) kembali mengungkapkan dugaan penambangan Ilegal di lahan koridor.

Kali ini di lahan koridor atau celah IUP PT Apolo, PT Roshini dan PT KKA. P3D menduga ada bukaan seluas 5,5 Hektar Are (HA).

Ketua Umum P3D, Konut juga menyebutkan ada aktor besar dalam dugaan praktik penambangan Ilegal di Desa Waturambaha, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konut.

“Ada istilah yang berkembang di lapangan itu ada namanya tambang koridor kemudian ada Spanyol. Spanyol itu istilahnya separuh nyolong. Kemudian ada pelakor juga penambang di lokasi orang ini yang ilegal,” kata Jeje sapaan akrabnya, Minggu 6 Juli 2025.

Pemuda asli Konut juga ini dalam Keterangannya menjelaskan bahwa dugaan kegiatan Tersebut berada pada koordinat 03*23**14*98 S 122* 21* 24.80 dengan luasan bukaan sekitar 5,5 HA.

“Diantara lahan celah PT Rosini indonesia dan PT appolo Nickel Indonesia dan koordinat 03*23*26* 28 S 122 *20* 55* 40 E antara lahan celah PT Apollo dan PT KKA seluas 3,6 ha sehingga ini patut di investigasi secara meyeluruh siapa aktor di balik bukaan luasan koridor tersebut,” ungkap jebolan aktivis HmI.

Magister Manajemen ini juga menuturkan bahwa bukan cuman itu dugaan bukaan baru juga pada tahun ini terdapat antara Lahan celah PT Appolo dan PT KKA dengan seluas 3,3 HA sehingga menambah deretan penambangan di luar IUP untuk di investigasi.

“Dari lahan koridor tersebut juga berada pada lokasi kawasan hutan yang di lindungi negara dan tanpa izin pinjam pakai kawasan hutan sehingga jika kita mengacu pada ketetapan undang undang ada pasal 158 UU minerba dan UU kehutanan yang jelas sangat di langgar,” bebernya.

Jefri menambahkan jika dilihat dari trasenya kemungkinan dugaan kegiatan tersebut diketahui oleh PT Rosini Indonesia.

“PT appolo maupun PT KKA karena jalan menuju Ke lokasi tersebut berada pada tiga iup ini,” tuturnya.

“Sehingga dengan hasil investigasi kami berharap atas nama lembaga Di Konawe Utara mendesak gakkum wilayah Sulawesi Polres Konut dan Polda Sultra melalukan Sidak lapangan dan Melakukan investigasi pull terhadap temuan P3D Konut.

Sementara itu media ini masih berusaha mengkonfirmasi ke pihak terkait lainnya.*

Polisi Temukan Kerangka Manusia di Buteng

KENDARIKINI.COM – Polres Buton Tengah temukan kerangka manusia tanpa identitas di Kecamatan Lakudo, Jumat 4 Juli 2025.

Dari hasil identifikasi Tim Inavis Sat Reskrim Polres Buton Tengah, kerangka manusia ini ditemukan dalam hutan dengan kondisi utuh dan tidak terkubur.

Kapolres Buton Tengah AKBP Wahyu Adi Waluyo melalui Kasi Humas IPTU Thamrin, menjelaskan kerangka manusia ini tidak diketahui identitasnya.

“Dari hasil penemuan kerangka manusia ini tidak ditemukannya adanya tanda-tanda yang menunjukkan identitas dari kerangka tersebut, baik kartu identitas, pakaian, perhiasan ataupun benda lainnya yang membuat kerangka manusia ini masih belum di ketahui identitasnya,” katanya.

Masyarakat setempat juga tidak ada seorang pun yang mengakui bahwa kerangka tersebut bagian dari keluarganya.

Dikarenakan tidak memiliki identitas, sambung Thamrin, kerangka tersebut segera dimakamkan secara islami.

“Kerangka manusia tanpa identitas yang ditemukan di Kecamatan Lakudo, akhirnya dimakamkan secara Islam setelah dua hari pasca ditemukan,” pungkasnya.(Amin)*

Begini Kronologi Penemuan Bayi Laki-laki di Baruga Kendari

KENDARIKINI.COM – Begini kronologi penemuan bayi laki-laki di Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sabtu 5 Juli 2025.

Hal ini dikemukakan warga setempat, Ainun (32), saat dikonfirmasi media ini melalui pesan WhatsApp.

Penemuan bayi ini bermula saat dirinya mendengar suara tangisan sekitar pukul 02.45 WITA.

“Sekitar jam 2.45 pagi, saya bangun karena saya dengar ada suara di luar. Kemudian saya pastikan dulu suara apa itu, saya dengar lagi seperti suara bayi menangis,” katanya.

Ketika terbangun, Ia memeriksa diluar dan melihat seorang bayi yang disimpan dalam kardus.

“Terus saya kasih bangun mi keluarga yang kebetulan lagi nginap dirumah. Pas kami periksa keluar ternyata memang benar ada anak bayi yang disimpan didalam kardus ditaruh di atas kursi teras rumahku sambil menangis,” ujarnya.

Dalam keadaan panik, Ainun segera menghubungi Polresta Kendari untuk melaporkan temuan bayi ini.

Selanjutnya, bayi tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan medis.

“Setelah melapor datang mi tim dari polres jemput bayinya kemudian kita bawa di RS Bhayangkara,” pungkasnya.(Amin)*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti