Senin, November 2, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 196

Wujud Kontribusi ke Negara, PLN Setor Rp65,59 Triliun

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) terus meningkatkan kontribusinya terhadap penerimaan negara sepanjang 2024. Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dilaksanakan di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jakarta, pada Rabu (18/6), PLN melaporkan setoran kepada negara senilai Rp65,59 triliun. Angka ini meningkat 17,98% dibandingkan tahun 2023.

Pada RUPS tahun buku 2024 ini, PLN mencatatkan setoran dividen ke negara sebesar Rp3,35 triliun. Di luar dividen, PLN juga berhasil berkontribusi melalui pendapatan pajak sebesar Rp62,17 triliun, jumlah ini mencakup pajak penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai (PPN), bea materai, bea masuk, serta pajak daerah dan retribusi daerah. Di samping itu, PLN turut menyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) senilai Rp73,68 miliar.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan bahwa setoran dividen, pendapatan pajak, dan PNBP yang dilakukan PLN ini merupakan bentuk peran serta perusahaan dalam agenda pembangunan nasional.

“Ini bukan hanya soal angka, tapi juga tentang akuntabilitas dan kepercayaan. Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil PLN mampu memberi hasil yang optimal bagi seluruh pemangku kepentingan, khususnya negara sebagai pemegang saham utama,” ujar Darmawan.

Capaian konkret dalam Kinerja Keuangan Tahun Buku 2024 didukung oleh transformasi _end-to-end_ yang telah diimplementasikan sejak 2020 dan terus memberikan dampak signifikan serta berkelanjutan terhadap kinerja perusahaan.

PLN mencatatkan kinerja apik sepanjang tahun 2024 dengan meraih laba bersih sebesar Rp17,76 triliun. Capaian ini turut ditopang oleh pendapatan perseroan yang mencapai rekor tertinggi dalam sejarah, yakni sebesar Rp545,38 triliun, meningkat 11,90% dibanding tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp487,38 triliun.

Darmawan menjelaskan bahwa dukungan berkelanjutan dari Pemerintah menjadi fondasi penting dalam menghadapi gejolak ekonomi global, sehingga PLN mampu meraih kinerja positif secara konsisten.

“Kami sangat berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Danantara, Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, Kementerian Keuangan, dan _stakeholder_ terkait yang mendorong PLN untuk tetap kuat dan tangguh dalam menghadapi tantangan global. Pemerintah secara konsisten menjaga daya beli masyarakat dan menghadirkan ekosistem investasi yang menarik bagi para pelaku bisnis dan industri sehingga konsumsi listrik terus tumbuh,” jelas Darmawan.

Lebih lanjut, Darmawan menegaskan bahwa PLN akan terus melaksanakan amanah Pemerintah dalam mewujudkan keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia. PLN berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, terjangkau dan merata hingga pelosok negeri.

“Listrik merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat. Kami meyakini bahwa akses terhadap listrik yang andal dan berkualitas akan membuka lebih banyak peluang ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan mendorong kesejahteraan masyarakat,” tutup Darmawan.
*

Semarak Hari Bhayangkara ke 79, Polda Sultra Gelar Car Free Day dan Pelayanan Publik Gratis

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menggelar rangkaian kegiatan Car Free Day di kawasan Ex MTQ Kendari pada Minggu, 22 Juni 2025. Kegiatan ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Kota Kendari.

Beragam pelayanan publik disediakan secara gratis dalam kegiatan tersebut. Di antaranya pelayanan kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh Bidang Dokkes Polda Sultra bekerja sama dengan Rumah Sakit Bhayangkara Kendari. Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses pelayanan penerbitan SKCK oleh Direktorat Intelkam, perpanjangan SIM, dan Samsat Keliling yang disediakan oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Sultra.

Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama para pejabat utama Polda Sultra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin lebih mendekatkan diri kepada masyarakat serta memberikan pelayanan yang mudah dan cepat. Ini adalah bagian dari komitmen dan semangat presisi Polri untuk terus melayani, dan mengayomi,” ujar Wakapolda Sultra.

Kegiatan Car Free Day ini diawali dengan pelaksanaan Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang secara nasional membuka kegiatan serupa di berbagai wilayah.

Salah satu warga Kota Kendari, Handriyani (31), yang turut hadir dalam acara tersebut, mengaku senang dan berterima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Alhamdulillah, sangat membantu sekali, apalagi ada pelayanan kesehatan gratis dan perpanjangan SIM. Semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Car Free Day Polda Sultra ini menjadi wujud nyata sinergi Polri dan masyarakat dalam membangun kedekatan, kesehatan, dan kemudahan layanan publik dalam suasana yang penuh kegembiraan.*

Ditpolairud Polda Sultra Amankan Seorang Nelayan Penguna Handak di Perairan Pulau Bokori

KENDARIKINI.COM – Tim Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sulawesi Tenggara berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku pengeboman ikan di wilayah perairan Bokori, Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Provinsi Sultra, Sabtu (21/6/2025) sekitar pukul 08.15 WITA.

Dalam operasi patroli rutin yang dilaksanakan, tim Subdit Gakkum mengamankan SF (45), warga Desa Bajo Indah, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, beserta sejumlah barang bukti bahan peledak siap pakai.

Dari hasil penangkapan, tim menemukan 14 botol bom ikan siap ledak, sekitar 1 kilogram pupuk merek Cantik, 13 botol kosong, potongan obat nyamuk, satu unit kompresor, dua korek api gas, tiga bungkus serbuk korek, tiga buah kaki katak, satu buah kacamata selam, dua gulung benang, tiga buah gabus, dan satu unit kapal berwarna merah yang digunakan untuk melakukan aktivitas ilegal tersebut.

Dir Polairud Kombes Pol Saminata, S.IK., M.M melalui Kasubdit Gakkum AKBP Tendri Wardi.,S.I.K.,M.H menyampaikan bahwa dari hasil pemeriksaan awal, SF mengakui merakit sendiri bahan peledak tersebut yang rencananya akan digunakan untuk melakukan pengeboman ikan di perairan Pasi Jambe dan perairan Bokori.

“Pelaku berikut barang bukti telah diamankan di Mako Ditpolairud Polda Sultra guna pemeriksaan lebih lanjut. Tindakan ini sebagai bagian dari komitmen kami dalam menjaga kelestarian ekosistem laut dan menindak tegas pelaku destructive fishing,” tegasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang bahan peledak dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Saat ini, Tim subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sultra tengah melengkapi administrasi penyidikan dan merencanakan gelar perkara untuk proses lebih lanjut.*

Ditresnarkoba Polda Sultra Gelar Baksos di Panti Asuhan Sambut Hari Bhayangkara

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan bakti sosial sebagai wujud kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 20 Juni 2025, sekitar pukul 13.30 hingga 14.30 Wita ini dilaksanakan di Panti Asuhan Berkah Hidayah, yang berlokasi di Jalan MT Haryono, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Penyerahan bantuan sosial secara simbolis diserahkan oleh Iptu W. Hairun Rijal dan diterima langsung oleh Nur Atika Islamyyah Suriani selaku pengelola panti. Sebanyak 15 anak asuh turut hadir dan menerima bantuan yang diberikan oleh Ditresnarkoba Polda Sultra.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa 100 paket sembako dan perlengkapan alat tulis. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari pihak panti asuhan dan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak asuh.

Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra, Kombes Pol Bambang Sukmo Wibowo, S.IK., S.H., M.Hum mengatakan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan bagian dari semangat Polri untuk terus hadir dan peduli kepada masyarakat, khususnya kepada anak-anak yatim piatu.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Polri bukan hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga selalu berupaya memberikan manfaat dan membantu sesama, khususnya dalam momentum Hari Bhayangkara ke-79 ini,” ujar Kombes Pol Bambang Sukmo Wibowo.*

Tiga Polsek di Sultra Ikuti Visitasi Kompolnas Award

KENDARIKINI.COM – Pada Jumat, 20 Juni 2025, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan *Visitasi Kompolnas Award 2025* yang berlangsung di Polsek Ranomeeto, Polresta Kendari. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian penilaian nasional dalam ajang Kompolnas Award yang menilai kinerja satuan wilayah kepolisian di seluruh Indonesia. Dalam giat visitasi tersebut Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, S.IK mendampingi langsung Ketua Tim Visitasi Kompolnas Award, Dr. Yusuf, S.Ag., M.H.

Dalam kegiatan tersebut, Polsek Ranomeeto Polresta Kendari, Polsek Laonti Polres Konawe Selatan, dan Polsek Kulisusu Polres Buton Utara menjadi tiga satuan yang mengikuti visitasi secara daring melalui *Zoom Meeting*.

Kompolnas Award 2025 merupakan penghargaan tahunan yang diberikan oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) kepada satuan kepolisian yang dinilai unggul dalam pelayanan publik, keterbukaan informasi, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan kehadiran Kapolresta Kendari, Kombes Pol Eko Widiantoro, S.I.K., M.H., yang menyambut langsung tim Kompolnas. Dalam sambutannya, Kapolresta Kendari menyampaikan apresiasi dan kesiapan jajarannya dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Visitasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian yang Presisi, humanis, dan berintegritas,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung lancar hingga selesai dan diharapkan dapat memberikan hasil maksimal bagi satuan yang dinilai, sebagai bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan pelayanan prima kepada masyarakat.*

Polda Sultra Limpahkan Tersangka Kasus Bahan Peledak ke Kejaksaan

KENDARIKINI.COM – Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi melimpahkan tiga orang tersangka beserta barang bukti tindak pidana bahan peledak ke Kejaksaan Negeri Kolaka, Kamis (19/6/2025).

Pelimpahan tahap dua ini dilakukan Oleh Personil Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sultra.
Ketiga tersangka yang dilimpahkan adalah CA, HA, dan ZU. Mereka diduga melanggar Pasal 1 Ayat 1 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang bahan peledak Jo Pasal 55 KUHP, sebagaimana tertuang dalam Laporan Polisi Nomor: LP/A/05/V/2025/SPKT Ditpolairud Polda Sultra, tanggal 3 Mei 2025.

Adapun barang bukti yang diserahkan dalam proses pelimpahan tersebut meliputi satu unit perahu beserta mesin, satu set kompresor, dua botol bom ikan siap ledak, dua buah dopis, sebungkus pupuk, seperempat botol serbuk korek api, dan satu buah obat nyamuk semprot.

Direktur Polairud Polda Sultra, Kombes Pol Saminata, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa pelaksanaan kegiatan ini berjalan aman dan lancar dengan tetap memperhatikan keselamatan serta kesehatan para personel yang bertugas.

“Proses hukum akan terus kami kawal hingga tuntas sebagai upaya tegas Ditpolairud Sultra dalam memberantas tindak pidana yang dapat merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan masyarakat,” tegasnya.*

Biro Logistik Polda Sultra Raih Penghargaan Satker Pengelolaan BMN Terbaik

KENDARIKINI.COM – Biro Logistik Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan sebagai Satuan Kerja (Satker) dengan Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Terbaik Tahun 2024. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulseltrabar), Wibawa Pram Sihombing, S.E., Ak., M.Acc., pada Kamis, 19 Juni 2025, bertempat di Lobby Presisi Polda Sultra.

Penghargaan diterima langsung oleh Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., didampingi Irwasda Polda Sultra, Kombes Pol Hartoyo, S.IK. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Karo Logistik Polda Sultra, Kombes Pol Lilik Istiyono, S.IK., Kabid Keuangan Kombes Pol Mochamad Kunto Wibisono, S.H., S.I.K., M.Si., dan Kabid Humas Kombes Pol Iis Kristian, S.IK.

Pengelolaan BMN (Barang Milik Negara) merupakan aspek penting dalam tata kelola keuangan negara yang mengacu pada prinsip akuntabilitas, efisiensi, dan transparansi. BMN meliputi seluruh aset negara yang digunakan untuk mendukung operasional dan pelayanan publik, termasuk di lingkungan kepolisian. Biro Logistik Polda Sultra dinilai mampu mengelola BMN dengan sangat baik, tertib administrasi, serta optimal dalam pemanfaatan aset sesuai peraturan yang berlaku.

Kepala Kanwil DJKN Sulseltrabar, Wibawa Pram Sihombing, mengapresiasi kinerja Biro Logistik Polda Sultra yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam pengelolaan BMN secara profesional. Ia berharap capaian ini dapat menjadi contoh bagi satuan kerja lainnya dalam mengelola aset negara dengan bertanggung jawab.

Sementara itu, Wakapolda Sultra dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Polda Sultra untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga aset negara dengan baik, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Penghargaan ini menjadi bukti bahwa Polda Sultra tidak hanya unggul dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mampu menunjukkan tata kelola aset negara yang transparan dan akuntabel.*

Sambut Hari Bhayangkara ke 79, Polda Sultra Doa dan Dzikir Bersama

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menggelar kegiatan Doa dan Dzikir bersama dalam rangka menyambut peringatan Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025. Kegiatan yang penuh khidmat ini berlangsung di Masjid Al-Amin Polda Sultra, pada Kamis, 19 Juni 2025, dan dipimpin langsung oleh Ustadz Bahnur Damau.

Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., hadir mewakili Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.IK., M.H. Turut hadir pula Irwasda Polda Sultra, Kombes Pol Hartoyo, S.IK., para pejabat utama Polda Sultra, personel gabungan, serta para pengurus Bhayangkari yang dengan penuh kekhusyukan mengikuti rangkaian kegiatan.

Pelaksanaan Doa dan Dzikir bersama ini bertujuan untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kelancaran dalam setiap tugas pengabdian anggota Polri, khususnya jajaran Polda Sultra. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel dapat semakin memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menjadi momentum introspeksi diri agar Polri semakin dekat dengan masyarakat.

Dalam doa dan dzikir bersama, segenap personel menaruh harapan agar di usia ke-79 ini, Polri khususnya Polda Sultra semakin profesional, dicintai masyarakat, serta senantiasa diberikan kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Sulawesi Tenggara.

Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-79, Polda Sultra berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, menjaga sinergitas dengan seluruh elemen, serta mewujudkan Polri yang presisi, berintegritas, dan humanis.*

KNPI Kolaka Sebut PT CNI sebagai Harapan dan Aset Strategis untuk Masa Depan Daerah

KENDARIKINI.COM – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kolaka, Ripaldi Rusli, menilai kehadiran PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di Kecamatan Wolo bukan sekadar proyek industri biasa.

Menurutnya, kehadiran perusahaan nasional itu adalah peluang emas yang harus dijaga dan dikawal demi masa depan Kolaka.

Ripaldi menekankan bahwa pembangunan Smelter Merah Putih oleh PT CNI—yang telah ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN)—merupakan investasi besar yang tidak hanya berdampak pada perekonomian, tetapi juga menyentuh langsung kehidupan masyarakat lokal, terutama generasi muda.

“Ini bukan ancaman, melainkan berkah. PT CNI adalah aset bangsa yang hadir di Kolaka. Investasi ini tidak bisa kita pandang sebelah mata karena menyangkut masa depan daerah dan rakyat,” ungkapnya, Selasa (17/6/2025).

Ripaldi menambahkan, PT CNI berbeda dari banyak perusahaan tambang lain yang dimiliki asing. Perusahaan ini adalah milik anak bangsa sendiri yang berkomitmen membangun negeri dengan kekuatan sendiri.

“PT Ceria bukan milik asing, ini milik putra terbaik Indonesia. Kami di KNPI Kolaka akan terus mendukung dan mengawal investasi ini agar berjalan sehat, adil, dan memberi manfaat maksimal bagi rakyat,” ujarnya.

Enam Alasan Kenapa PT CNI Harus Didukung

Dalam penjelasannya, Ripaldi memaparkan enam poin utama mengapa kehadiran PT CNI patut mendapatkan dukungan luas:
1. Proyek Strategis Nasional (PSN)
Smelter PT CNI tercatat dalam daftar PSN, menjadikannya prioritas pembangunan nasional. Ini menempatkan Kolaka sebagai salah satu pusat industri nikel nasional.

2. Perusahaan Nasional, Bukan Asing
Kepemilikan penuh oleh Warga Negara Indonesia menunjukkan bahwa sumber daya alam Kolaka dikelola oleh anak negeri, bukan oleh korporasi asing.

3. Penggerak Ekonomi Lokal
PT CNI telah berkontribusi besar terhadap perputaran ekonomi di Kecamatan Wolo dan sekitarnya, dengan investasi bernilai triliunan rupiah yang membuka ribuan lapangan kerja dan menghidupkan UMKM.

4. Peluang untuk Pemuda Lokal
Perusahaan ini membuka akses kerja luas bagi pemuda Kolaka, terutama di sekitar wilayah tambang, yang secara langsung berkontribusi mengurangi angka pengangguran.

5. Dukung Hilirisasi Nasional
Smelter Merah Putih adalah bagian dari kebijakan hilirisasi mineral yang dicanangkan Presiden RI. Artinya, PT CNI juga mengambil peran dalam memperkuat kemandirian industri nasional.

6. Program Sosial Nyata
Melalui CSR, PT CNI telah menjalankan berbagai kegiatan sosial di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, hingga pembangunan infrastruktur desa. Ini manfaat langsung yang dirasakan masyarakat.

Seruan Kolaborasi dan Penolakan Terhadap Provokasi

Ripaldi juga mengingatkan bahwa dalam konteks pembangunan dan investasi, semua pihak harus menciptakan iklim yang aman dan kondusif. Ia mengajak pemuda untuk mengambil peran aktif sebagai pengawal, bukan penghambat.

“Kita butuh investasi yang berpihak pada rakyat. Kalau ada yang coba memprovokasi atau menyebar disinformasi, itu jelas bukan sikap yang mencerminkan semangat membangun Kolaka,” tegasnya.

Sebagai Ketua KNPI Kolaka, Ripaldi menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemuda, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat sipil untuk mendorong Kolaka menjadi kawasan industri strategis berbasis kedaulatan nasional.

“Kami siap berdiri di barisan depan untuk menjaga investasi ini tetap sehat dan berorientasi pada rakyat. Kolaka bisa maju, asal kita satu suara dan satu tujuan,” pungkasnya.*

Pemda dan APH Diminta Beri Jaminan Keamanan Investasi di Kolaka

KENDARIKINI.COM – Aksi demonstrasi yang dilakukan sekelompok massa saat kunjungan investor asal Jepang ke kawasan IUP PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) di Kecamatan Wolo, Kabupaten Kolaka, memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Direktur Eksekutif Indonesia Government Watch (IGW), Risal Hidayatullah.

Dalam keterangannya pada Senin (16/6/2025), Risal meminta Pemerintah Daerah (Pemda) dan Aparat Penegak Hukum (APH) untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan kemudahan berinvestasi, khususnya di kawasan industri strategis nasional.

“Pemerintah daerah dan aparat keamanan wajib memberikan jaminan kenyamanan, kemudahan, dan keamanan investasi,” tegas Risal.

Ia menyatakan bahwa demonstrasi sah dilakukan jika murni untuk menyuarakan kepentingan masyarakat. Namun, aksi yang mengatasnamakan kelompok “Masyarakat Lingkar Tambang” (MATA) pada saat kunjungan strategis investor dinilai mencurigakan.

Risal menilai, aksi tersebut berpotensi sebagai bentuk premanisme yang disamarkan dalam aktivitas organisasi masyarakat (ormas).

“Meski pihak perusahaan telah terbuka menerima aspirasi, tindakan yang mengarah pada premanisme harus diproses hukum secara adil dan terbuka,” katanya.

Ia juga mendesak pemerintah daerah dan aparat hukum untuk segera memulihkan situasi dan menjamin stabilitas di wilayah investasi, terutama di lokasi Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti milik PT CNI. Ia menilai aksi tersebut berpotensi mengganggu agenda strategis negara.

“Mereka (investor) adalah tamu negara. Kedatangan mereka membawa harapan bagi masyarakat dan pemerintah. Maka gangguan terhadap agenda tersebut tak bisa dipandang enteng,” jelasnya.

Aktivis nasional yang dikenal aktif dalam isu lingkungan dan pertambangan ini juga menekankan bahwa iklim sosial masyarakat sekitar tambang harus dijaga, agar tidak menjadi penghambat masuknya investasi asing yang tengah digencarkan pemerintah.

“Presiden Prabowo menekankan pentingnya iklim investasi yang sehat. Jika dibiarkan, kejadian seperti ini bisa menjadi antitesis dari semangat tersebut,” tambahnya.

Menurut Risal, ormas seharusnya berperan menciptakan harmoni, bukan menyulut konflik. “Organisasi masyarakat seharusnya membawa cahaya, bukan api,” ujarnya.

Lebih lanjut, Risal menilai keberadaan PT CNI sebagai perusahaan yang telah membangun fasilitas smelter dan masuk dalam PSN, adalah bagian dari transformasi energi nasional. Ia berharap, semua pihak mendukung langkah pembangunan tersebut untuk kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, sumber internal yang dekat dengan proses investigasi menyebutkan bahwa salah satu kendaraan yang digunakan dalam aksi penghadangan adalah milik Asbar, vendor dari Kalla Beton. Asbar diketahui sebagai kerabat dekat inisial HS, pengusaha penyedia kendaraan operasional dan vendor resmi PT CNI.

“Keterlibatan ini membuka kemungkinan adanya konflik kepentingan dan kebocoran informasi dari internal perusahaan kepada jejaring aksi,” ungkap sumber tersebut.

Diketahui, kelompok MATA Wolo memiliki kedekatan dengan sejumlah warga pengklaim lahan dan beberapa karyawan lokal. Tokoh utama dalam aksi ini, yakni Mallapiang dan Fasil Wahyudi, disebut sebagai penggerak narasi perlawanan terhadap perusahaan dengan mobilisasi massa.

Keduanya juga terlibat dalam kasus pendudukan lahan Hutan Produksi Terbatas (HPT) oleh tersangka Rustam, yang kini ditangani oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polda Sultra. Proses hukum kasus ini disebut masih terus berjalan.

“Kami berharap Kapolda Sultra memberi kepastian hukum dan menindak tegas oknum-oknum yang terlibat dalam aksi yang mengganggu stabilitas daerah serta menghambat investasi, terutama di kawasan PSN dan Objek Vital Nasional,” pungkas Risal.*

Pengadilan Lakukan Pemeriksaan Setempat atas Gugatan Lingkungan Hidup terhadap PLTU PT OSS dan PT VDNI

KENDARIKINI.COM – Pengadilan Negeri Unaaha hari ini melaksanakan Pemeriksaan Setempat (PS) terkait gugatan lingkungan hidup dengan nomor perkara 28/Pdt.Sus-LH/2024/PN Unh yang diajukan oleh WALHI Sulawesi Tenggara bersama warga terdampak. Gugatan ini ditujukan terhadap dua perusahaan industri nikel terbesar di Sulawesi Tenggara, yaitu PT Obsidian Stainless Steel (OSS) dan PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), yang beroperasi di Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengecek langsung kondisi lapangan dan objek-objek vital yang menjadi dasar gugatan, termasuk area tambak milik warga yang rusak parah akibat aktivitas industri, serta sejumlah titik indikatif pencemaran lingkungan.

Direktur WALHI Sulawesi Tenggara, Andi Rahman, menyampaikan bahwa langkah pemeriksaan setempat ini menjadi bukti penting bahwa persoalan lingkungan hidup akibat operasi PT OSS dan PT VDNI bukan sebatas wacana, melainkan realitas nyata yang telah merugikan warga secara langsung.

“Kerusakan tambak dan menurunnya kualitas lingkungan hidup telah menyebabkan kerugian ekonomi yang besar bagi para petambak. Selain itu, warga juga terus mengeluhkan gangguan kesehatan seperti sesak napas, iritasi kulit, dan masalah pernapasan lainnya akibat debu dan emisi dari PLTU Captive dan aktivitas industri yang masif,” ungkap Andi Rahman.

Warga yang hadir dalam pemeriksaan setempat turut menyampaikan langsung keluhan mereka kepada majelis hakim, menunjukkan tambak yang tertimbun sedimentasi, tercemar limbah, serta akses air bersih yang kian sulit didapat.

Pemeriksaan ini menjadi bagian dari proses pembuktian dalam gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan atas dasar kerusakan lingkungan, pelanggaran hak atas kesehatan, dan kerugian ekonomi warga akibat pencemaran dari aktivitas industri, khususnya dari PLTU Captive dan kegiatan produksi nikel.

WALHI Sultra menegaskan bahwa kasus ini merupakan preseden penting bagi penegakan hukum lingkungan di Sulawesi Tenggara. Diharapkan proses hukum ini dapat menjadi momentum untuk menghentikan praktik industrialisasi yang ugal-ugalan dan mengabaikan keselamatan ruang hidup rakyat.

Sementara itu Humas PT VDNI dan OSS, Bahar yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.*

Bertabrakan dengan Mobil Truk, Pengemudi Motor di Kolut Tewas

KENDARIKINI.COM – Seorang pengendara motor Yamaha Mio M3 meninggal dunia akibat bertabrakan dengan mobil Truck Hino di Kabupaten Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu 18 Juni 2025.

Peristiwa ini bermula saat pengendara mobil Truck hino bernama Suardi (22) melaju dari arah Kecamatan Katoi menuju Kecamatan Pakue Utara berpasasan dengan mobil Truck sampah warna hijau.

Kasat Lantas Polres Kolaka Utara, Iptu Muhammad Subhan, mengatakan dari arah yang berlawanan muncul pengendara motor Yamaha Mio M3 bernama Muh. Khaerul (15) bersama boncengannya, Levi (17), yang ingin menyalip mobil sampah di depannya.

“Kemudian dari arah berlawanan muncul pengendara Spm Yamaha Mio M3 warna hitam Tanpa TNKB yang di kendarai oleh Muh. Khaerul berboncengan dengan Levi yang hendak menyalip Mobil Truck Sampah warna hijau dengan kecepatan tinggi tanpa memperhatikan Mobil Truck Hino warna hijau,” kata Subhan melalui keterangan tertulisnya.

Disaat yang bersamaan, Muh. Khaerul tidak mampu mengendalikan motor miliknya sehingga terjadi tabrakan.

“Pengendara sepeda motor Yamaha Mio M3 panik dan tidak dapat mengendalikan kendaraannya sehingga terjadi tabrakan,” ujarnya.

Kemudian, Muh. Khaerul dan Levi dibawa ke Puskesmas Katoi lalu di rujuk ke RS Djafar Harun Lasusua untuk mendapatkan perawatan medis.

Subhan menambahkan, namun berselang beberapa saat, Levi dinyatakan meninggal dunia

“Selang beberapa saat boncengan atas nama Levi dinyatakan meninggal dunia,” pungkasnya.(Amin)*

Sebuah Rumah di Koltim Dilahap Sijago Merah

KENDARIKINI.COM – Satu unit rumah di Kabupaten Kolaka Timur dilahap Si Jago Merah hingga mengalami kerugian material mencapai Milyaran Rupiah.

Peristiwa kebakaran ini terjadi di Kelurahan Penanggo Jaya, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, pada Sabtu 14 Juni 2025 sekitar pukul 07.15 WITA.

Kasi Humas Polres Kolaka Timur, IPTU Irwan Pansha, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula saat tetangga korban bernama Rosmini (42) melintas didepan rumah korban bernama Hajrah (59) dan melihat kobaran api menyala di bagian garasi mobil.

Selanjutnya, Rosmini segera masuk kedalam rumah korban dan menyampaikan bahwa terdapat kobaran api digarasi.

“Karena melihat api yang menyala di garasi sehingga Rosmini masuk kedalam rumah korban dan menyampaikan bahwa ada api yang menyala di garasi,” kata Irwan Pansha, Senin 16 Juni 2025.

Mendengar hal tersebut, korban segera keluar dari rumah dan melihat api sudah melahap dua buah mobil yang berada digarasi.

Kemudian masyarakat setempat beramai-ramai memberikan bantuan untuk memadamkan kobaran api. Namun api cepat menyebar dan melahap mobil serta motor yang terparkir di garasi.

Irwan Pansha menambahkan bahwa kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik.

“Penyebab Kebakaran diduga berasal dari Korsleting Listrik pada kendaraan yang berparkir digarasi,” tambahnya.

Selain itu, adapun barang-barang yang hangus terbakar yakni sebagai berikut :

-Satu buah rumah Permanen milik korban dengan ukuran bangunan kurang lebih 20×20 M.
-Kendaraan roda empat 5 unit merek Hartop, Hilux, Pajero, Raise, Grand Max.
-Kendaraan roda dua 3 unit merek N-Max, Scoopy, dan Revo.
-Uang tunai sekitar Rp250.000.000.
-Emas 30 Gram.
-Sertifikat tanah dan ijazah.
-Satu buah genset.
-Satu buah alkon.
-Satu buah tower berisi solar.
-Dua drum berisi solar.
– Puluhan jerigen yang berisi solar.
– Perabotan rumah tangga.

Kerugian material yang ditimbulkan dalam peristiwa ini, kata Irwan Pansha, diperkirakan sebesar Rp3.000.000.000.

“Adapun kerugian yang di timbulkan akibat kejadian tersebut ditaksir sekira Rp. 3.000.000.000,” pungkasnya.(Amin)*

Pelantikan Rektor UHO Terpilih Bakal Digelar Juli 2025

KENDARIKINI.COM – Pelantikan rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2025 – 2029 diperkirakan bakal terlaksana pada bulan Juli 2025 mendatang.

Hal ini dikemukakan oleh Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO, Weka Widyawati, saat ditemui media ini dan beberapa awak media lainnya.

“Waktunya kita harap tidak lebih dari tanggal 2 Juli,” katanya, senin 16 Juni 2025.

Namun sebelum itu dilakukan proses pelengkapan berkas-berkas untuk keperluan penetapan dan pelantikan sebagai rektor.

“Tahap selanjutnya ini nanti administrasinya dilengkapi langsung dikirim ke Kementerian untuk mendapatkan penetapan dan juga pelantikan,” ujarnya.

Weka Widyawati menambahkan bahwa suasana pilrek UHO kali ini berjalan dengan aman dan kondusif.

“Suasananya sebetulnya ini yah tidak ada masalah. Malahan penuh dengan gurauan, candaan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam pilrek UHO kali ini Prof. Armid memperoleh sebanyak 31 suara. Kemudian disusul oleh Prof. Takdir Saili 30 suara dan Prof. Ruslin sebanyak 13 suara dengan total jumlah suara sebanyak 74.

Dengan perolehan suara tersebut, Prof. Armid di pastikan menjadi Rektor UHO periode 2025 – 2029 mendatang.(Amin)*

Prof Armid Terpilih di Pilrek UHO

KENDARIKINI.COM – Prof. Armid memperoleh suara terbanyak dalam Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2025 – 2029.

Hal ini berdasarkan rapat senat khusus UHO yang terselenggara di gedung rektorat, ruang rapat senat pada senin 16 Juni 2025.

Prof. Armid memperoleh sebanyak 31 suara yang disusul oleh Prof. Takdir Saili 30 suara dan Prof. Ruslin sebanyak 13 suara dengan total jumlah suara sebanyak 74.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek), Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., menyebut bahwa pemilihan rektor UHO mencerminkan nilai-nilai akademis.

“Pilrek di Universitas Halu Oleo berjalan dengan bagus sesuai dengan keinginan bersama dan mencerminkan budaya akademik yang tinggi,” katanya saat di temui media ini dan beberapa awak media lainnya, Senin 16 Juni 2025.

Selain itu, Fauzan menekankan, bahwa dalam kepemimpinan yang baru ini dapat memberikan dampak positif terhadap kemajuan perguruan tinggi.

“Satu hal yang saya catat, pimpinan boleh berganti jabatan tetapi memperjuangkan anak bangsa menjadi lebih baik tidak boleh berubah,” pungkasnya.

Dari pantauan media ini, suasana pilrek UHO 2025 – 2029 berjalan dengan aman dan kondusif.(Amin)*

Gerobak Dorong di Kendari Dicuri OTK, Aksinya Terekam CCTV

KENDARIKINI.COM – Sebuah gerobak dorong milik warga di Kecamatan Kambu, Kota Kendari, dicuri oleh Orang Tak Dikenal (OTK) pada Minggu 15 Juni 2025 dini hari.

Gerobak dorong tersebut dicuri saat terparkir di teras rumah, tepatnya di BTN Kendari Permai, Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

Pemilik gerobak, Adil menjelaskan bahwa aksi pencurian tersebut berhasil direkam oleh kamera CCTV yang terpasang di depan rumahnya.

Lanjut, kata dia, dalam rekaman tersebut terlihat pelaku melancarkan aksinya seorang diri dengan berpakain jaket hijau dan celana jeans hitam.

Adil menambahkan bahwa pencurian ini merupakan kali kedua dan gerobak tersebut belum lama dimilikinya.

“Sudah dua kali mi dicuri artco-ku. Kejadian pertama itu dua minggu yang lalu, dan tadi malam terjadi lagi,” tambanya, Minggu 15 Juni 2025.

Selain itu, Adil menerangkan bahwa aksi pencurian bukanlah hal baru. Melainkan kerap terjadi di lingkungan tempat tinggalnya.

Atas kejadian itu, Adil akan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Poasia dan berharap pihak kepolisian segera meringkus pelaku.(Amin)*

Dua Kasus Curanmor Lamban Ditangani, Kinerja Polres Kolaka Dipertanyakan

KENDARIKINI.COM – Dua kasus yang diadukan ke Polres Kolaka belum mendapatkan kejelasan. Aduan tersebut menyangkut tindakan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor).

Selaku korban, Ismayani (29), mengaku tidak diberikan keadilan hingga dirinya beranggapan percuma melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Dari dua aduan tersebut, aduan pertama dilayangkan pada Jumat 31 Mei 2025 lalu. Dalam aduan ini, motor korban di panjang oleh sorang pria. Namun motor tersebut tidak dikembalikan.

“Alasannya itu hari, motor mau dipinjam saja. Tapi tidak dikasi kembali sampai sekarang,” katanya, Sabtu 14 Juni 2025.

Untuk aduan kedua dilayangkan pada Jumat 11 April 2025. Dalam aduan tersebut, motor yang dijual dibawa kabur oleh seorang pria. Modus operandi yang dilakukan pelaku adalah mengecek kendaraan terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi.

Ismayani menambahkan, dua aduannya itu belum menemui titik terang. Bahkan, untuk berkoordinasi saja dengan penyidik yang menangani, ia harus rutin bertanya atau berkunjung ke Polres Kolaka.

“Saya terus yang hubungi mereka, kadang habis juga waktu mau ke polres mempertanyakan aduan ku tapi tidak ada juga kejelasan, hanya disuru tunggu terus,” ujarnya.

Pada Jumat 13 Juni 2025 lalu, Ismayani mendapat kabar jika rekannya juga kehilangan motor di Kolaka pada Minggu 8 Juni 2025. Tetapi, Ia mengaku kesal sebab polisi telah mendatangi kediaman rekannya guna melakukan penyelidikan.

“Temanku sudah dicek-cek semua di tempatnya yang hilang. Sementara saya, dua aduannya belum pernah mereka datangi di sini. Percuma kita lapor polisi ini kalau begini. Masa mau tunggu viral dulu,” ucapnya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif menyebut, untuk aduan yang pertama, ia sedang mengecek di tim yang menangani kasus itu. Sedangkan aduan kedua, tim sedang melakukan penyelidikan.

“(Aduan pertama) untuk terduga inisial A saya up dulu ke tim. (Aduan kedua), wajah di CCTV tidak jelas. Rekam jejak, terduga pelaku berada di luar Sultra,” jelasnya.

Sembari melakukan penyelidikan, Dwi berharap agar korban bersabar dan bisa mempercayakan kasus ini di polisi. Saat ini, tim masih terus bekerja guna menangkap para pelaku.(Amin)*

Sebuah Kamar Indekos di Kendari Dilahap Sijago Merah

KENDARIKINI.COM – Satu kamar kos di Jalan ilmiah, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua Wua, Kota Kendari, dilahap Si Jago Merah. Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Minggu 15 Juni 2025 sekitar pukul 05.20 WITA.

Warga setempat, Muh. Dimas, menerangkan bahwa kebakaran ini bermula saat penghuni kos tidak berada di tempat. Sekitar pukul 05.00 WITA terjadi kebakaran dan disadari oleh tetangga kos sehingga langsung diberitahukan kepada penghuni kos.

“Dari yang saya ketahui penghuni kos nya sedang di luar. Sekitar jam 5an (masih solat subuh), api menyala dan di sadari oleh tetangga kos nya, buru burulah mereka melaporkan ke pemilik kos,” terangnya saat dikonfirmasi media ini melalui pesan via WhatsApp, Minggu 15 Juni 2025.

Selanjutnya warga berbondong-bondong membantu memadamkan kobaran api sampai datang petugas pemadam kebakaran.

“Karena teriakan kebakaran akhirnya warga yang lain terbangun dan membantu memadamkan api sampai petugas pemadam kebakaran datang,” katanya.

Muh. Dimas menambahkan bahwa kebakaran tersebut diduga disebabkan oleh korsleting arus listrik.

“Dugaan sementara di sebabkan korsleting listrik,” tambahnya.

Sementara itu, Kasi Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, menyampaikan dalam peristiwa ini terdapat satu kamar kos mengalami kebakaran.

Selain itu, sambung Martoyo, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran ini.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” pungkasnya.(Amin)*

Ini Penyebab KM Alif Berkah Kandas di Perairan Pulau Bokori

KENDARIKINI.COM – Peristiwa kecelakaan laut yang menimpa KM Alif Berkah 01 pada Senin 9 Juni 2025 petang menyisakan kepanikan di antara ratusan penumpangnya.

Kapal rute Langara – Kendari tersebut kandas bukan karena menabrak karang, melainkan terperosok di pasir daerah dangkal sekitar Pulau Bokori, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal ini dikemukakan oleh salah satu penumpang bernama Rita (44) yang menceritakan detik-detik insiden tersebut.

“Bukan karang, tapi seperti pasir di daerah dangkal. Air laut sedang surut, dan tiba-tiba terasa seperti benturan keras. Kapal langsung miring dan air masuk dari pintu belakang,” katanya.

Lanjut, kata dia, suasana di kapal pun seketika berubah menjadi kepanikan. Para penumpang, termasuk ibu hamil, anak-anak, dan lansia, mulai berteriak.

Akan tetapi, awak kapal langsung mengimbau penumpang untuk tetap tenang demi mencegah kapal terbalik akibat terlalu banyak gerakan.

“ABK menyuruh kami tetap di tempat dan jangan panik. Tapi ada yang histeris, bahkan dua perempuan di dekat saya pingsan. Salah satunya sampai belum sadar saat dievakuasi oleh tim Basarnas,” ungkapnya.

Sayangnya, menurut kesaksian penumpang, kapal tidak dilengkapi dengan perlengkapan keselamatan yang memadai.

Sekitar satu jam setelah kejadian, tim SAR dari Basarnas Kendari tiba di lokasi untuk melakukan proses evakuasi menggunakan RIB dan KN SAR Pacitan.

Rita menambahkan total penumpang sebanyak 346 orang dan 6 ABK berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Kendati tidak terdapat korban jiwa, peristiwa tersebut menjadi alarm akan pentingnya keselamatan pelayaran dan kelengkapan standar keselamatan kapal.(Amin)*

KM Alif Berkah Kandas di Perairan Pulau Bokori

KENDARIKINI.COM – KM Alif Berkah 01 GT 91 dengan pelayaran rute Langara – Kendari mengalami kandas di sekitar perairan pulau Bokori, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin 9 Juni 2025.

Diketahui, kapal tersebut mengangkut total 352 orang, terdiri dari 346 penumpang dan 6 orang ABK.

Kepala KPP Kendari Amiruddin A.S, mengatakan informasi pertama kali diterima oleh Comm Centre Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari pada pukul 18.32 WITA dari Ibu Heni, salah satu penumpang kapal yang melaporkan kondisi darurat tersebut.

Saat berada di lokasi, Tim menemukan KM Alif Berkah 01 dalam posisi kandas. Dikarenakan penumpang kapal yang terlampau banyak, maka Basarnas Kendari mendapat bantuan tambahan dari KN SAR Pacitan.

Lanjut, kata dia, KN SAR Pacitan diberangkatkan pada pukul 19.30 WITA guna membantu proses evakuasi.

“Proses evakuasi dimulai pukul 20.15 WITA hingga 22.00 WITA, memindahkan seluruh penumpang dari kapal kandas ke KN SAR Pacitan menggunakan RIB,” katanya.

KN SAR Pacitan tiba di dermaga Basarnas Kendari pada pukul 22.30 WITA dengan membawa 345 penumpang dalam kondisi selamat.

Sedangkan enam orang ABK tetap berada di atas kapal untuk menunggu air pasang guna mengantisipasi pergerakan selanjutnya.

Dalam proses evakuasi, kondisi penumpang dinyatakan dalam kondisi selamat sehingga operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.(Amin)*

Polisi Amankan Pelaku Tabrak Lari di Kolaka

KENDARIKINI.COM – Pelaku tabrak lari di Kabupaten Kolaka pada Jumat 6 Juni 2025 berhasil diamankan oleh pihak kepolisian.

Pelaku inisial MR (31) yang merupakan warga Desa Bali Baru, Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana.

Kasi Humas Polres Kolaka, IPTU Dwi Arif, menerangkan pelaku diamankan pada Senin 9 Juni 2025 di Polsek Watubangga, Kecamatan Watubangga, Kabupaten Kolaka.

Lanjut, kata dia, MR bersifat kooperatif dengan cara melaporkan tindakannya ke Kepala Desa di kampungnya.

“MR proaktif melaporkan ke Kades di Kampungnya. Kades menghubungi Polsek dan Koordinasi dengan Polsek Watubangga,” katanya, Selasa 10 Juni 2025.

Dwi Arif menambahkan atas perbuatannya pelaku di jerat dengan pasal 310 dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun.

“Sesuai UU LLAJ Pasal 310 diancam maksimal 6 tahun,” pungkasnya.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa 1 unit mobil Toyota Agya.

Untuk diketahui, peristiwa ini bermula saat pengendara motor inisial AS (14) melaju dari arah Tanggetada menuju arah Watubangga.

Disaat yang sama, AS bertabrakan dengan pengemudi mobil yang belum diketahui identitasnya yang bergerak dari arah berlawanan.

Hal ini menyebabkan AS terjatuh dari kendaraannya dan pengemudi mobil tersebut langsung melarikan diri.

Atas peristiwa ini, AS mengalami luka-luka dan meninggal dunia saat menuju Puskesmas Tanggetada.(Amin)*

Polisi Amankan IRT di Kolut Gegara Kedapatan Miliki Sabu

KENDARIKINI.COM – Polres Kolaka Utara berhasil mengamankan seorang perempuan sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika jenis shabu, Selasa 10 Juni 2025.

Perempuan tersebut berinisial IM (32) yang merupakan seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berhasil diamankan di Desa Lambai, Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara.

Kapolres Kolaka Utara, AKBP Ritman Todoan Agung Gultom, menyatakan bahwa pelaku ditemukan menyimpan narkotika jenis shabu di kediamannya dengan barang bukti 1 sachet plastik bening ukuran kecil.

Kemudian, saat dilakukan penggeledahan di kediaman orang tua pelaku ditemukan sebuah kantong plastik ukuran besar yang diduga shabu.

“Kemudian dilakukan lagi penggeledahan dirumah milik orang tua pelaku karna diduga pelaku menyimpan barang bukti lainnya dan hasil penggeledahan tersebut ditemukan satu kantong plastik ukuran besar yang diduga narkotika jenis shabu yang tersimpan didalam kotak jam tangan,” katanya.

Selain itu, ditemukan barang bukti sebanyak 39 sachet plastik bening yang dibungkus dengan tissue serta mengamankan barang bukti lainnya.

“Dan 39 sachet plastik bening ukuran kecil yang terbungkus dalam tissue serta mengamankan barang bukti lainnya yang diduga ada kaitannya dengan tindak pidana narkotika,” ujarnya.

Selain itu, Ritman menambahkan total shabu yang berhasil diamankan sebesar 102,51 gram bruto.

Adapun motif pelaku dalam melakukan tindakan disebabkan oleh faktor ekonomi dan hasrat untuk memperoleh keuntungan yang banyak.

“Faktor ekonomi dan keuntungan lebih banyak,” pungkasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.(Amin)*

Parade untuk Bumi Jilid Dua di Pantai Nambo Sukses Digelar

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Celebes Conservation Center (Triple C), sebuah organisasi non-pemerintah (NGO), kembali menggelar kegiatan bertajuk Parade Untuk Bumi Jilid II dengan tema “Pertunjukan Semalam Untuk Selamanya”.

Kegiatan ini berlangsung di kawasan Pantai Nambo, Kecamatan Abeli, Kota Kendari sukses digelar, pada Sabtu malam (21/6/2025).

Parade ini menjadi wadah ekspresi bagi generasi muda dalam menyuarakan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya terkait permasalahan polusi plastik yang kian mengancam ekosistem.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari Pemerintah Kota Kendari. Kepala Bidang Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Kendari, Ratna Sakay, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara yang dinilai kreatif dan relevan dengan isu lingkungan saat ini.

“Kami sangat mengapresiasi semangat adik-adik dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup. Menyampaikan pesan peduli lingkungan melalui seni seperti ini sangat positif,” ujar Ratna di lokasi kegiatan.

Ia menambahkan bahwa saat ini pemerintah, baik pusat maupun daerah, tengah serius menangani persoalan sampah plastik yang mencemari tanah, air, dan udara.

“Sampah plastik telah mencemari berbagai media lingkungan, bahkan dikonsumsi oleh biota laut. Pembakarannya juga memicu polusi udara yang bersifat karsinogenik,” jelasnya.

Ratna juga menyebutkan adanya sinergi antara pemerintah dan NGO dalam menangani isu lingkungan, yang ditunjukkan melalui kehadiran Wakil Wali Kota Kendari saat membuka acara tersebut.

“Kehadiran Bapak Wakil Wali Kota Kendari dalam pembukaan acara menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah kota menaruh perhatian serius terhadap isu-isu lingkungan,” tuturnya.

Triple C berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.*

Oknum Pengusaha di Sultra Diduga Tipu Sejumlah Media, Janji Kerjasama Pemberitaan Politik Tak Kunjung Dibayarkan

KENDARIKINI.COM – Salah satu oknum pengusaha dan juga tim pemenangan salah satu Cagub-cawagub Sultra, AB diduga menipu sejumlah media di Sultra, Minggu 22 Juni 2025.

AB saat itu pada masa kampanye menjanjikan kerjasama pemberitaan terhadap salah satu Cagub dan Cawagub Sultra.

AB saat itu berhubungan dengan salah satu perwakilan media dan menyepakati kerjasama media dengan nilai kontrak 2 Juta Perbulan per media dengan jumlah media sebanyak 10 Media.

“Perwakilan kami yang dan sempat bertemu sekali dengan AB, saat itu jasa publikasi kami di bulan pertama kami pertanyakan, bertemulah kami di salah satu warung kopi, dan saat itu ia janji akan membayarkan jasa publikasi kami, tapi hingga saat ini dua bulan kerjasama pemberitaan belum dibayarkan,” jelas Faizal.

Senada dengan hal tesebut, Kadamu masih menunggu itikad baik dari AB, namun apabila masih janji-janji yang didapatkan pihaknya akan mengambil langkah hukum.

“Kita masih tunggu itikad baiknya, ini kan wanprestasi namanya, kami sudah bekerja tapi tak kunjung dibayarkan, jika begini terus, jangan salahkan kami mengambil langkah hukum,” ungkapnya.

Sementara itu AB yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp, SMS dan panggilan telepon hingga berita ini diterbitkan belum memberikan tanggapan.*

Munas Kedua, JMSI Gaungkan Pentingnya Media Sebagai Pilar Demokrasi

KENDARIKINI.COM – Mengusung tema “Bikin Terang Indonesia”, Musyawarah Nasional II Jaringan Media Siber Indonesia (Munas I JMSI) resmi dibuka di Ballroom salah satu hotel di Jakarta, Sabtu malam, 21 Juni 2025.

Dalam sambutannya, Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menyoroti pergeseran peran media sebagai arus utama informasi di tengah dominasi media sosial. la mempertanyakan posisi jurnalisme dan keberadaan perusahaan pers, terutama media online di daerah, yang selama ini menjadi pengabar utama dari berbagai pelosok.

“Masih pentingkah jurnalistik, masih pentingkan perusahaan pers, terutama perusahaan media online yang berada di daerah-daerah, di tempat-tempat terujung yang merupakan pengabar utama tentang kehidupan Republik ini. Nah, ini yang ingin kita dengarkan dari pak Gubernur, dari pak Wamen, dari mas Totok (Dewan Pers) juga,” kata Teguh.

Pertanyaan tersebut langsung direspons Gubernur Lemhanas, Ace Hasan Syadzily yang menekankan pentingnya media menjaga peran fundamentalnya sebagai instrumen demokrasi.

“Melihat secara historis dunia pers ini adalah mereka yang umumnya lahir dalam sejarah panjang negara ini. Jurnalis kita adalah jurnalis pejuang yang saya kira juga penting untuk terus kita tumbuhkan dalam semangat jurnalis kita yang sudah bermetamorfosis menjadi instrumen yang fundamental,” ujar Ace.

Sementara itu, Pengamat Politik Hendri Satrio, menggarisbawahi perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. la menyebut bahwa kini publik lebih memilih mendapat informasi dari media sosial dibanding media konvensional.

“Tentang kebutuhan informasi, kelihatannya masyarakat punya cara tersendiri untuk mendapatkan informasinya. Tidak terlalu membutuhkan pasokan informasi dari
wartawan, kecuali orang-orang seperti saya, saya pasti cari di media massa,” tuturnya.

Hendri bahkan memprediksi ada peluang, Dewan Pers diperluas mandatnya untuk turut mengurusi ekosistem media sosial. Namun, ia menegaskan satu keunggulan media massa yang tidak dimiliki media sosial: kewajiban untuk memberitakan secara cover both sides atau berimbang, yang mana hal ini tidak dilakukan oleh media sosial pemburu konten viral.

Sejumlah Tokoh Penting Hadiri Munas Il JMSI. Selain ketiga tokoh tersebut, hadir pula
sejumlah tamu penting lainnya, di antaranya:

1. Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria
2. Wakil Ketua Dewan Pers, Totok Suryanto
3. Ketua Dewan Direktur Great Institute, Syahganda Nainggolan
4. Juru bicara Presiden ke-4 RI Gus Dur, Adhie M. Massardi
5. Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Kemasyarakatan, Abdullah Rasyid
6. Kepala Diskominfo DKI Jakarta, Budi Awaludin
7. Wakil Ketua DPRD Papua Barat, Syamsudin Seknun

Kehadiran para Ketua Pengurus Daerah JMSI dari seluruh Indonesia-dari Sabang hingga
Merauke-menandai kuatnya konsolidasi organisasi ini sebagai konstituen Dewan Pers.

Sebagai simbol pembukaan resmi Munas ll JMSI, para tokoh memukul beduk secara rampak di atas panggung. Aksi simbolik ini
menandai komitmen bersama untuk menerangi ruang publik dengan informasi yang benar, bertanggung jawab, dan menjunjung etika jurnalistik.

Agenda Munas lIl JMSI akan dilanjutkan pada Minggu pagi (22/6), dengan rangkaian kegiatan: Laporan Pertanggungjawaban Ketua Umum JMSI Pusat, Pemilihan Ketua Umum JMSI Pusat periode 2025–2030, dan Pembahasan AD/ART serta program kerja lima tahun ke depan.

Melalui Munas ll JMSI menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran media sebagai pilar demokrasi dan mitra strategis pembangunan nasional. Peran tersebut semakin relevan dalam mendukung agenda besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.*

DPD Pemuda Tani Indonesia Sultra Minta Presiden Prabowo Cabut IUP di Pulau Kecil di Sultra

KENDARIKINI.COM – DPD Pemuda Tani Indonesia (PTI) Sultra mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang mencabut IUP di Pulau-pulau kecil di Raja Ampat.

Selain mengapresiasi langkah Presiden, DPD PTI Sultra juga meminta Presiden untuk mencabut IUP di Pulau-pulau kecil yang ada di Sultra.

Diantaranya Pulau Kabaena, Wawonii, dan Maniang. Pasalnya ketua pulau tersebut termasuk Pulau Kecil berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (PWP3K).

Dalam UU tersebut Pulau Kecil adalah pulau dengan luas lebih kecil atau sama dengan 2.000 km2 (dua ribu kilo meter persegi) beserta kesatuan Ekosistemnya.

Ketua DPD PTI Sultra, Muhammad Miradz bilang bahwa ketiga pulau tersebut ukurannya masuk dalam pulau kecil karena luasannya dibawah 2.000 km2.

“Pulau Kabaena dengan luasan 873 km2, Pulau Wawonii dengan luasan, pulau Wawonii 715 Km2 dan Pulau Maniang 4,39 km2,” katanya dalam keterangan resminya yang diterima media ini, Jum’at 20 Juni 2025.

Ia menambahkan bahwa hal tersebut dikuatkan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 35/PUU-XXI/2023 yang melarang aktivitas tambang di wilayah pesisir dan pulau kecil.

“MK menegaskan bahwa penambangan mineral di wilayah-wilayah tersebut dapat menimbulkan kerusakan yang tidak dapat dipulihkan (irreversible), melanggar prinsip pencegahan bahaya lingkungan dan keadilan antargenerasi,” tambahnya.

Lanjutnya bahwa di Pulau Kabaena dan Pulau Wawonii juga ada masyarakat yang telah menetap sebelum adanya aktivitas tambang.

“Masyarakat disana sudah turun temurun tinggal di pulau Kabaena dan Wawonii, bahkan jauh sebelum adanya IUP tambang nikel di kedua pulau tersebut,” ungkapnya.

Pihaknya juga membeberkan bahwa berdasarkan data yang berhasil himpun, aktivitas perusahaan tambang di kedua pulau itu kerap berkonflik dengan masyarakat setempat.

“Tak hanya itu dampak negatif aktivitas tambang di kedua pulau itu sudah sering kita dapatkan kabarnya,” bebernya.

Untuk itu pihaknya meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mencabut IUP di ketiga pulau tersebut.

“Kami minta Presiden Prabowo untuk mencabut IUP di Pulau-pulau kecil yang ada di Sultra, di Pulau Kabaena, Pulau Wawonii, dan Pulau Maniang,” pungkasnya.*

Polemik Pembangunan Pagar di Jalan Umum, Warga Alolama Minta Ketegasan Pemkot dan BPN Kendari

KENDARIKINI.COM – Badan Pertanahan Nasional (BPN) melalui Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Kendari bersama Pemkot Kendari, turun tangan dalam persoalan selisih paham warga Kelurahan Alolama, Kecamatan Mandonga, terkait pembangunan pagar tembok di atas jalan umum, Rabu (18/6/2025).

Petugas Kantah Kendari langsung memanggil kedua belah pihak yang berselisih. Petugas datang dan langsung mengukur tapal batas tanah yang diklaim oleh kedua belah pihak. Pihak pertama pembangun tembok, Bahrun dan pihak kedua Sri Damayanti.

Berdasarkan pantauan media ini petugas Kantah melakukan pengukuran dengan titik koordinat terhadap sertifikat milik Bahrun. Sedangkan pengukuran koordinat milik Sri Damayanti sudah dilakukan lebih dulu.

Setelah melakukan pengukuran, petugas Kantah akan melakukan analisis terhadap tapal batas masing-masing warga dan dalam waktu dekat akan menentukan hasilnya.

“Kami sudah melakukan pengukuran, dan akan kami olah data dulu setelah itu akan kami ekspos. Kalau nanti ada perbedaan dengan data kami, akan kami sampaikan,” ujar petugas Kantah Kota Kendari, Rio kepada kedua belah pihak.

Sementara, Kasi Pengendalian dan Kelayakan Tata Ruang Dinas PUPR Kota Kendari, Firman Oktafian mengatakan pihaknya sudah melihat jelas persoalan yang terjadi di tempat itu. Ia mengaku saat ini menunggu hasil pendataan dari BPN untuk menindaklanjuti persoalan itu.

Firman mengatakan apapun hasilnya, harapan warga bisa saling merangkul dan membicarakan persoalan itu dengan baik. Menurut dia, perlunya ada komunikasi antara kedua belah pihak untuk menyelesaikan polemik itu agar tidak berkepanjangan.

“Saya sudah temui ibu Sri dan sudah bicara sama pak Bahrun, nanti kita tunggu hasil dari BPN baru kami temui lagi. Kami harap semua bisa diajak untuk komunikasi dan mediasi,” bebernya.

Senada dengan Firman, Lurah Alolama, Suwardi mengatakan pihaknya akan menunggu hasil ekspos dari Kantah Kota Kendari. Setelah itu, pihaknya akan kembali melakukan komunikasi antar kedua belah pihak.

“Kita menunggu hasil gambar dari BPN (Kantah Kota Kendari), kita mau melihat batas-batas tanah ini,” ujar dia.

Meski begitu, Suwardi berharap agar masing-masing pihak menurunkan ego dan membicarakan perkara ini dengan kepala dingin. Sebab, sudah beberapa kali pihaknya mencarikan jalan damai, namun kerap tidak menemukan titik terang.

“Yang jelas kami sebagai pemerintah selalu mencari jalan untuk damai tapi selalunya buntu. Ya dengan adanya BPN ini, setelah ada ekspos dan melihat batas-batas tanah, ya baru kita dudukkan lagi bersama,” tutupnya.*

ALH Ditetapkan sebagai Tersangka Gegara Dugaan Surat Tanah Palsu di Bombana

KENDARIKINI.COM – ALH diduga memalsukan dokumen kepemilikan tanah demi menguasai lahan seluas 12 kilometer persegi di desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Lahan yang terletak di desa wumbubangka itu merupakan tanah hak ulayat yang di miliki oleh beberapa rumpun keluarga kerajaan yang di naungi oleh raja Mokole Pauno Rumbia yang menjadi warisan turun-temurun.

Dugaan pemalsuan surat tanah itu pertama kali disuarakan oleh tokoh adat Kerajaan Moronene, Alfian Pimpie, yang menyebut bahwa dokumen yang digunakan ALH, cacat hukum dan penuh kejanggalan administratif.

“Saudara ALH diduga telah memalsukan surat keterangan kepemilikan tanah, yang digunakan untuk mengusai, menjual dan mengotrakkan kepada beberapa masyarakat,” ungkap Alfian Pimpie kepada media ini, Kamis 19 Maret 2025.

Menurut Alfian, surat keterangan kepemilikan tanah yang dimiliki Abdul Latif haba ditanda tangani oleh Mokole I Pimpie dengan cap Camat poleang, padahal saat itu (1961) Mokole I pimpie bukan camat Poleang, melainkan Kepala Distrik Rumbia. Mokole I Pimpie diangkat menjadi camat Rumbia pada tahun 1962.

“Kecamatan itu secara resmi baru dibentuk tahun 1962. Jadi bagaimana mungkin ada surat keterangan yang ditandatangani Camat pada tahun sebelumnya. Ini saja sudah janggal,” tegasnya.

Alfian juga mengungkapkan adanya keanehan pada dokumen tersebut. Dalam surat itu, cap atau stempel yang digunakan disebut berasal dari Camat Poleang, padahal wilayah Rumbia tidak pernah berada dalam administrasi Kecamatan Poleang.

“Rumbia dan Poleang itu beda wilayah administratif. Tidak pernah ada sejarahnya Rumbia berada di bawah Poleang. Jadi kenapa stempel Camat Poleang bisa muncul di surat untuk tanah di Rumbia,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Alfian mengungkapkan ada keanehan lain ketika di lihat dari segi penulisan surat terdapat tulisan ejaan yang sudah di sempurnakan, padahal ejaan di sempurnakan baru berlaku pada tahun 1968.

“Masa penulisan dalam surat tanah ALH, terdapat penulisan ejaan yang sudah di sempurnakan, padahal tahun 1961 belum berlaku ejaan yang di sempurnakan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Alfian menegaskan bahwa Kerajaan Moronene sebagai salah satu komunitas adat yang masih eksis di Bombana merasa keberatan dengan praktik penguasaan tanah yang diduga tidak sah ini.

“Pada dasarnya, saudara ALH diduga memalsukan dokumen agar bisa menguasai, menjual lahan adat dan kemudian menjadikannya aset pribadi untuk di manfaatkan sendiri. Hal ini tentu merugikan masyarakat adat,” jelas Alfian.

Atas pelanggaran tersebut, ALH tambahnya telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polda sultra dalam kasus surat palsu dan penggunaan dokumen palsu yang telah di sewa kontrakkan dengan menggunakan surat tanah tahun 1961.

“Sudah P21. Artinya sudah lengkap berkas sebagai tersangka, tetapi pihak Polda Sultra masih kasihan dan tidak tahan tersangka yang mengaku sakit parah. Atas dasar rasa kemanusiaan,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, ALH belum memberikan tanggapan atas tudingan tersebut. Namun, media masih berupaya melakukan konfirmasi.*

Komitmen PT Vale Jaga Lingkungan

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia adalah salah satu perusahaan yang berkomitmen menerapkan kaidah penambangan yang baik atau Good Mining Practice sebagaimana diatur dalam Undang-undang Pertambangan.

Selain itu PT Vale Indonesia juga dalam operasinya senantiasa menerapkan ESG, yang dimana Environmental (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola) yang diterapkan dalam operasional perusahaan pertambangan.

Terkhusus pada lingkungan PT Vale Indonesia aktif melaksanakan reklamasi dan rehabilitasi baik didalam Izin Usaha Pertambangan (IUP) dan di daerah aliran sungai (DAS) sekitar IUP.

PT Vale Indonesia menyiapkan segala sesuatunya dari perencanaan hingga pemanfaatan wilayah IUP pasca tambang.

Dari penyiapan bibit tanaman untuk ditanami dilahan pasca tambah, hingga bukaan lokasi tambang yang tidak asal-asalan.

PT Vale dalam melaksanakan reklamasi berupaya mengembalikan ekosistem awal saat lahan pertama kali di tambang.

Bahkan, beberapa lokasi pasca tambang di sulap menjadi taman ataupun ruang terbuka hijau.

PT Vale juga aktif melakukan sosialisasi tentang pentingnya menjaga lingkungan, dan perusahaan tersebut juga aktif melakukan kampanye lingkungan.

Langkah tersebut diambil sebagai upaya pertambangan yang berkelanjutan. Upaya tersebut juga berbuah manis, PT Vale mendapatkan apresiasi tinggi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menganugerahi mereka PROPER Emas pada tahun 2024.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo secara langsung memuji PT Vale sebagai perusahaan pertambangan percontohan dalam kunjungannya pada akhir Maret 2023, menegaskan posisi PT Vale sebagai pemimpin dalam praktik pertambangan berkelanjutan di Indonesia.*

Festival Smart Upgrade and Trade In, Kalla Toyota Kendari Permudah Miliki Toyota Baru

KENDARIKINI.COM – Kalla Toyota Kendari kembali menghadirkan promo dengan Promo DP 2x dan Cicilan Gratis 2x.

Memasuki pertengahan tahun, Kalla Toyota Kendari terus gencar membagikan promo-promo spesial untuk pelanggan setianya melalui event yang diselenggarakan.

Spesial dibulan Juni ini, Kalla Toyota Kendari menggelar event Festival
Smart Upgrade & Trade In di Looka, Laika, Anoa Car wash tanggal 20 – 22 Juni 2025.

Pada event kali ini Kalla Toyota
menawarkan beragam keuntungan dan kesempatan memenangkan hadiah menarik sepanjang bulan Juni.

Adapun penawaran pada event Festival Smart Upgrade & Trade In ini meliputi pelanggan bisa mendapatkan
keuntungan pembayaran DP 2 kali, Gratis Cicilan 2 kali, dan Program Spektakuler dengan Free Asuransi hingga 2 Tahun.

Selain itu, kita masih ada lagi Program yang tidak kalah menariknya yaitu Program Smart Cash Nyicil rasa Tunai dengan Bunga 0%, Diskon PPnBM untuk Hybrid hingga 10 Juta-an, serta Ekstra Diskon Hingga 5 Juta untuk yang melakukan Tukar Tambah.

Agusalim selaku Branch Manager Kalla Toyota Tendean mengungkapkan, “Festival ini dirancang untuk memudahkan pelanggan dalam melakukan upgrade atau trade in kendaraan lama mereka ke unit Toyota terbaru. Kalla Toyota berkomitmen memberikan kemudahan dan keuntungan maksimal dengan promo Trade In dengan Harga Tinggi.”

Adapun promo dengan subsidi hingga 5 juta rupiah, Beragam Doorprize Menarik dan Special Doorprize 1 unit Motor
Listrik United MX 1200. Di event ini juga ada cuci mobil gratis & test drive, serta pelanggan bisa menikmati program
Trade In dengan harga tinggi.

Dengan lokasi dealer Kalla Toyota yang tersebar di 4 Provinsi Sulawesi yakni ada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat,
Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara, diharapkan akses pelanggan untuk pembelian unit Toyota semakin mudah,
aman, dan nyaman. Karena di Kalla Toyota tidak hanya melakukan transaksi pembelian mobil baru, namun juga
melakukan transaksi pembelian tukar tambah atau trade in.

Selain promo pembiayaan yang menggiurkan, Kalla Toyota juga menyiapkan Beragam Doorprize Menarik bagi pelanggan yang melakukan transaksi selama acara. Hadiah-hadiah fantastis siap menanti, termasuk sepeda motor dan berbagai hadiah lainnya, menjadikan momen pembelian kendaraan semakin istimewa.

Kalla Toyota mengajak seluruh masyarakat Kendari dan sekitarnya untuk tidak melewatkan kesempatan emas ini.
Kunjungi “Festival Smart Upgrade & Trade In” di Looka, Laika, Anoa Car Wash Kendari pada 20-22 Juni 2025. Berbagai
aktivitas seru ditawarkan pada event ini, antara lain Stand Up Comedy, Reels Competition, Free Taksasi, Free Car Wash, Games, dan Test Drive.

Kedepannya, Kalla Toyota akan terus menghadirkan aktivitas yang menginspirasi anak muda untuk berani tampil beda dan aktif mengejar prestasi.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap seputar Kalla Toyota, pelanggan dapat berkunjung ke website Kalla Toyota
di kallatoyota.co.id atau sosial media Kalla Toyota di Instagram @KallaToyotaID, Twitter @KallaToyotaID dan Facebook KallaToyota.me. Dapat pula menghubungi hotline Kalla Care di nomor 04113000103 atau live chat via WhatsApp di nomor 08114414030.*

Kalla Toyota Ajak Pelanggan Jelajahi Agya Youth Fest, Drive In Style dengan Penawaran Terbaik

KENDARIKINI.COM – Memasuki pertengahan tahun, Kalla Toyota Kendari terus gencar membagikan promo-promo spesial untuk pelanggan setianya melalui event yang diselenggarakan. Spesial dibulan Juni ini, Kalla Toyota Kendari menggelar event Agya Youth Fest: Drive In Style di Looka, Laika, Anoa Car wash tanggal 20 – 22 Juni 2025. Pada event kali ini Kalla Toyota menawarkan beragam keuntungan dan kesempatan memenangkan hadiah menarik sepanjang bulan Juni.

Adapun penawaran pada event Agya Youth Fest: Drive In Style ini meliputi pelanggan bisa mendapatkan keuntungan pembayaran DP 2 kali, Gratis Cicilan 2 kali, dan Program Spektakuler dengan Free Asuransi hingga 2 Tahun. Selain itu, kita masih ada lagi Program yang tidak kalah menariknya yaitu Program Smart Cash Nyicil rasa Tunai dengan Bunga 0%, Diskon PPnBM untuk Hybrid hingga 10 Juta-an, serta Ekstra Diskon Hingga 5 Juta untuk yang melakukan Tukar Tambah.

Agusalim selaku Branch Manager Kalla Toyota Kendar Tendean mengungkapkan, “Kalla Toyota bertujuan untuk membuat kepemilikan Toyota baru menjadi lebih mudah diakses dan menguntungkan bagi pelanggan. Program dengan berbagai benefit terus kami gencarkan untuk kenyamanan pelanggan yang ingin melakukan pembelian Toyota di kami. Tidak hanya itu, pelanggan juga dapat berkendara dengan tenang dengan memiliki cakupan asuransi gratis yang diperpanjang”.

Adapun benefit tambahan dari pembelian Toyota dibulan Juni ini adalah pelanggan berkesempatan memenangkan doorprize 1 unit MX 1200 hanya untuk Customer yang melakukan transaksi selama periode event 20-22 Juni 2025.

Dengan lokasi dealer Kalla Toyota yang tersebar di 4 Provinsi Sulawesi yakni ada di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara, diharapkan akses pelanggan untuk pembelian unit Toyota semakin mudah, aman, dan nyaman. Karena di Kalla Toyota tidak hanya melakukan transaksi pembelian mobil baru, namun juga melakukan transaksi pembelian tukar tambah atau trade in.

Sebagai rangkaian dari Event Agya Youth Fest-Drive in Style, Kalla Toyota juga menggelar event 3×3 Agya Basketball Competition di SMAN 1 Kendari pada tanggal 16 hingga 17 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari promosi Toyota AGYA STYLIX yang menyasar segmen anak muda dengan tampilan sporty, fitur canggih, dan kenyamanan berkendara.

Berbagai aktivitas seru ditawarkan pada event ini, antara lain Stand Up Comedy, Reels Competition, Free Taksasi, Free Car Wash, Games, dan Test Drive. Kedepannya, Kalla Toyota akan terus menghadirkan aktivitas yang menginspirasi anak muda untuk berani tampil beda dan aktif mengejar prestasi.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap seputar Kalla Toyota, pelanggan dapat berkunjung ke website Kalla Toyota di kallatoyota.co.id atau sosial media Kalla Toyota di Instagram @KallaToyotaID, Twitter @KallaToyotaID dan Facebook KallaToyota.me. Dapat pula menghubungi hotline Kalla Care di nomor 04113000103 atau live chat via WhatsApp di nomor 08114414030.*

Ketua JMSI Sumut Sebut Pemilik Media Harus Berani Naik Kelas

KENDARIKINI.COM – Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Sumatera Utara, Rianto, SH, MH, menegaskan bahwa pemilik media siber seharusnya tampil sebagai pengusaha media profesional, bukan berperilaku seperti wartawan lapangan.

Dalam pertemuan bersama pengurus JMSI, Rianto menyoroti fenomena pemilik media yang masih bersikap layaknya jurnalis biasa. Padahal, kata dia, JMSI merupakan wadah bagi para pemilik media untuk membangun ekosistem pers yang profesional dan berdaya saing.

“JMSI ini adalah wadah para pemilik media. Jadi kalau kita memang pemilik, mari tampil seperti pemilik. Jangan bergaya seperti wartawan,” tegas Anto Genk sapaannya, jelang Munas JMSI ke di Jakarta, pada pers Selasa (17/6/2025).

Rianto menyampaikan keprihatinannya terhadap sejumlah pemilik media yang belum memiliki struktur kelembagaan memadai. Bahkan, menurutnya, banyak media yang dijalankan tanpa kantor tetap dan sumber daya manusia (SDM) yang profesional.

“Bikin media itu gampang. Tapi apa punya kantor? Punya SDM dan sistem? Kalau hanya bermodal WiFi gratis di warung kopi, tukang becak pun bisa buat media. Tapi apakah kapasitasnya ada?” sindirnya.

Bangun Struktur Profesional

Rianto menekankan bahwa tantangan besar JMSI adalah mendorong para pemilik media untuk menghadirkan struktur organisasi yang jelas dan profesional, sehingga dapat dipercaya publik dan berperan nyata dalam ekosistem pers nasional.

Sebagai Direktur Utama PT Media Sumutduaempat Sukses dan PT Media Britama Sukses, Anto Genk menaungi sejumlah media siber ternama seperti Harian Sumut24 (Cetak) halomedan.co, garda.id, sumut24.co, dan medan24news.com. Dengan pengalamannya, ia ingin mendorong sesama pemilik media untuk tidak hanya eksis, tapi juga berwibawa dan kredibel.

Aktif di Berbagai Organisasi Strategis

Pria kelahiran Kandangan, 15 Januari 1970 ini juga dikenal sebagai sosok multitalenta yang aktif di berbagai organisasi penting, antara lain:

Ketua Harian DPP Pujakesuma Bersatu, Wakil Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Sumut, Ketua Bidang Informasi Komunikasi Taekwondo Indonesia (TI) Sumut, Wakil Ketua SPS Sumut, Penasehat PWI Sumut dan Ormas Pemuda Pancasila Sumut.

Peran strategis ini menjadikannya sebagai jembatan antara masyarakat, media, dan berbagai lembaga sosial maupun politik di Sumatera Utara.

Dukung Kepemimpinan Teguh Santosa di JMSI Pusat

Dalam kesempatan yang sama, Rianto menyatakan dukungannya kepada Teguh Santosa untuk kembali memimpin JMSI Pusat. Menurutnya, Teguh memiliki kontribusi besar dalam memperkuat posisi JMSI di tingkat nasional, termasuk di Dewan Pers.

“Saya belum melihat ada yang bisa menandingi kapasitas Teguh Santosa. Beliau sangat besar kontribusinya untuk memperjuangkan posisi JMSI di Dewan Pers.”

“Kalau Orang Lain Bisa, Kenapa Kita Tidak?”

Sebagai penutup, Rianto mengajak seluruh pemilik media di Indonesia untuk terus belajar, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas kelembagaan.

“Tanamkan bahwa diri kita bisa. Kalau orang lain bisa, kenapa kita tidak bisa? Semuanya kembali ke kemauan dan mentalitas kita,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi, integritas, dan profesionalisme, Rianto optimistis JMSI akan terus berkembang menjadi kekuatan media siber yang solid, berintegritas, dan berpengaruh di kancah nasional.*

Sri Resqina Wakili Sultra Terima Penghargaan dari Asosiasi Desa Wisata Indonesia

KENDARIKINI.COM – Sri Resqina R. Laydi menjadi salah satu penerima Penghargaan Tokoh Berjasa dan Masyarakat Berprestasi dari Asosiasi Desa Wisata Indonesia. Ia menjadi salah satu tokoh yang berjasa dalam pengembangan bidang pariwisata di Bumi Anoa. Mengingat pengalamannya selama bertahun-tahun, mengabdi dan berdedikasi pada dunia pariwisata.

Sri Resqina R. Laidi aktif sebagai Sekretaris DPD Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Provinsi Sulawesi Tenggara sejak tahun 2017. Ia juga merupakan salah satu PNS di Dinas Pariwisata Prov. Sultra, menjabat sebagai Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Kiprahnya sebagai Sekretaris DPD GIPI Sultra, mampu merumuskan dan menjadi pelopor pengembangan 7 destinasi pariwisata unggulan prioritas di Sulawesi Tenggara. Tujuh destinasi tersebut diantaranya: Keraton Buton Wolio, Liang Kabori Muna, Kawasan Mangrove Butur, Taman Nasional Rawa Aopa, Pulau Padamarang, Matarombeo dan Toronipa MICE Center.

Tak tanggung-tanggung, ketujuh destinasi itu telah ditetapkan menjadi destinasi pariwisata unggulan prioritas di Sulawesi Tenggara melalui Surat Keputusan Gubernur Nomor 310 Tahun 2022.

“Saya sangat bersyukur dan terhormat atas penghargaan sebagai Tokoh Pelopor Pengembangan 7 Destinasi Pariwisata Sultra. Ini adalah bukti nyata kolaborasi dan kerja keras seluruh tim di GIPI Sultra dalam merumuskan destinasi unggulan penyangga KSPN Wakatobi,” kata Sri Resqina saat menerima penghargaan pada Kamis, 12/06/2025, di Aula salah satu hotel di Kendari.

“Adanya penghargaan ini, semoga bisa menjadi motivasi ke depan bagi kita semua, agar bisa membangkitkan pariwisata Sultra ke pentas dunia”, lanjutnya.

Sri Resqina berharap penghargaan ini dapat menjadi pendorong bagi semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan Sulawesi Tenggara yang lebih maju bidang pariwisatanya, Insya Allah kita bisa mewujudkan itu bersama-sama,” tutupnya.*

Semarak Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Triple C Bakal Gelar Beragam Giat

KENDARIKINI.COM — Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, organisasi non-pemerintah (NGO) Celebes Conservation Center akan menggelar kegiatan bertema “Pertunjukan Semalam untuk Selamanya” pada tanggal (21/6/2025) pekan depan.

Kegiatan ini akan berlangsung di Pantai Nambo, Kota Kendari, dengan fokus utama pada kampanye penghentian polusi plastik dan pentingnya pelestarian lingkungan hidup.

Ketua Panitia Parade Untuk Bumi Episode 2, Ughi, menyampaikan bahwa acara ini akan melibatkan berbagai elemen masyarakat.

“Kami mengajak partisipasi aktif dari warga Kota Kendari, instansi pemerintah, mahasiswa, serta berbagai komunitas lingkungan. Kami percaya kolaborasi semua pihak adalah kunci untuk mewujudkan kota yang bersih dan sehat,” jelasnya.

“Pertunjukan Semalam untuk Selamanya” diharapkan tidak hanya menjadi momentum refleksi, tetapi juga langkah konkret dalam memperjuangkan lingkungan bebas dari sampah plastik, khususnya di kawasan pesisir dan laut yang semakin terancam.

Sementara Itu, Ketua Umum Celebes Conservation Center, Fingky, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif besar yang menggabungkan edukasi, aksi nyata, dan seni sebagai media kampanye lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat Kota Kendari untuk lebih sadar akan dampak polusi plastik dan pentingnya peran bersama dalam menjaga bumi. Ini bukan hanya acara peringatan, tapi seruan untuk perubahan,” ujarnya.

Beragam kegiatan telah dipersiapkan dalam perhelatan ini, di antaranya:
• Kampanye pentingnya menjaga lingkungan hidup
• Aksi penanaman pohon
• Kegiatan bersih-bersih lingkungan sekitar Pantai Nambo
• Orasi lingkungan antar mahasiswa
• Pertunjukan seni, seperti teater dan pembacaan puisi bertema lingkungan
• Camping ilmiah bersama komunitas dan akademisi
• Pemberian nominasi perusahaan tertib lingkungan sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia usaha yang peduli pada keberlanjutan

Acara ini terbuka untuk umum dan akan menjadi wadah inspiratif bagi siapa saja yang peduli pada masa depan bumi.(*)

Residivis Tiga Kali Dipenjara Ditangkap Usai Curi AC Ruko

KENDARIKINI.COM – Tim URC Buser77 Satreskrim Polresta Kendari mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan di Kota Kendari.

Seorang pelaku berinisial BA ditangkap pada Rabu (17/6/2026) sekitar pukul 21.00 Wita.

Pelaku diamankan setelah diduga terlibat pencurian unit AC di sebuah ruko di Jalan La Ode Hadi, Kecamatan Kadia.

Korban berinisial SY menerima informasi dari tetangganya mengenai aktivitas mencurigakan di sekitar rukonya.

Saat tiba di lokasi, korban mendengar suara seseorang membongkar AC yang terpasang di dalam ruko.

Pelaku berusaha melarikan diri setelah aksinya diketahui. Namun, korban berhasil melakukan pengejaran dan mengamankannya.

Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polresta Kendari untuk proses hukum lebih lanjut.

Dari hasil interogasi, BA mengaku beraksi bersama dua rekannya berinisial ST alias Hendrik dan NA alias Arifin.

Ketiganya diduga mencuri AC indoor dan outdoor milik korban pada Senin (15/6/2026) sekitar pukul 15.00 Wita.

Pelaku masuk melalui jendela ruko, lalu melepas AC menggunakan tangga dan sejumlah peralatan.

Barang hasil curian kemudian diangkut menggunakan mobil dan dijual kepada seseorang yang dikenal para pelaku.

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa obeng, kunci pas, kunci inggris, dan kunci L.

Berdasarkan catatan kepolisian, BA merupakan residivis yang telah tiga kali menjalani hukuman penjara.

Ia pernah terlibat kasus pembunuhan pada 2015, begal pada 2017, dan pencurian kendaraan bermotor pada 2023.

Saat ini, Satreskrim Polresta Kendari masih melakukan pengembangan untuk memburu pelaku lainnya yang terlibat.*

Berdayakan Masyarakat Lingkar Tambang, PT Vale Kembali Salurkan Bantuan Fasilitas Pendukung Pertanian ke Petani

KENDARIKINI.COM – Mendorong pertanian yang berkelanjutan bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga menciptakan masa depan ekonomi lokal yang tangguh dan inklusif. Inilah yang menjadi dasar langkah strategis PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID) melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali dalam menyerahkan berbagai alat dan mesin pertanian kepada petani organik binaannya pada Selasa (17/6/2025) di Desa Ululere, Kecamatan Bungku Timur.

Bantuan ini diharapkan memberi manfaat besar dalam jangka panjang—tidak hanya mempercepat transformasi menuju sistem pertanian ramah lingkungan, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan pendapatan petani, dan menjaga kesuburan lahan untuk generasi mendatang.

Bantuan sarana dan prasarana pertanian yang diserahkan berupa 33 unit mesin potong rumput modifikasi, 6 mesin pencacah rumput, 1 mesin pompa air, serta 1 paket kemasan beras dengan label produk lokal.

Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir, menyampaikan apresiasinya terhadap ketekunan para petani yang telah menjalani proses transformasi menuju pertanian organik secara konsisten.

“Kami paham bahwa peralihan dari pertanian konvensional ke organik tidaklah mudah. Namun semangat para petani untuk menjaga keberlangsungan tanah dan menghasilkan pangan sehat adalah bukti nyata bahwa perubahan dimulai dari bawah. Bantuan ini adalah bentuk dukungan kami untuk memastikan bahwa praktik pertanian yang lestari dapat terus berkembang dan diwariskan ke generasi mendatang,” ungkapnya.

Wafir juga menekankan bahwa dukungan ini merupakan bagian dari visi PT Vale untuk menjadikan sektor pertanian sebagai mitra strategis dalam pembangunan wilayah operasional perusahaan.

“Kami ingin lahan ini tidak hanya bertahan, tapi berkembang. Kita perlu menjaga sawah agar dapat terus memberikan manfaat secara berkelanjutan, karena dari sinilah kesejahteraan dan kesehatan masyarakat dimulai,” tambahnya.

Transformasi Pertanian Organik: Dulu Bingung Menjual, Kini Berdaya Saing di Pasar

Transformasi yang dialami para petani binaan PT Vale menjadi bukti nyata bahwa keberlanjutan dapat diraih melalui pendekatan holistik: mulai dari produksi yang ramah lingkungan, efisiensi pengelolaan sumber daya, hingga akses pasar yang lebih luas. Salah satu perwakilan petani, Rudin, menuturkan pengalaman perubahan positif yang ia alami.

“Dulu saat bertani konvensional, hasilnya banyak tapi kami tidak tahu dijual ke mana. Sejak ada pembinaan dari PT Vale, kami belajar bertani secara organik, membuat pupuk sendiri, dan bahkan kini produk kami punya kemasan dan label. Ini membuat kami lebih percaya diri dan harga jual juga meningkat,” ungkapnya.

Bagi petani, bantuan alat bukan sekadar memudahkan pekerjaan lapangan. Mesin pencacah, misalnya, kini bisa digunakan untuk memproduksi pupuk organik sendiri. Mesin penyiangan untuk meningkatkan efektifitas serta efisiensi, dan kemasan beras menjadikan produk mereka tampil lebih profesional dan siap bersaing di pasar.
“Kami berharap program ini terus berlanjut. Jangan sampai beras organik ini hilang. Kami ingin anak cucu kami menikmati hasil dari tanah ini. Terima kasih PT Vale,” tambahnya.

Investasi Sosial untuk Masa Depan Hijau dan Sehat

Program pertanian organik ini merupakan bagian dari inisiatif Pertanian Sehat Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan (PSRLB) yang digagas PT Vale. Program ini tidak hanya mencakup pelatihan teknis dan pendampingan, tetapi juga penguatan kelembagaan petani, pembentukan jaringan distribusi, serta promosi merek lokal yang menjunjung nilai-nilai keberlanjutan dan kearifan lokal.

Bantuan ini bukan hanya ditujukan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian, namun merupakan bagian dari strategi jangka panjang PT Vale untuk menciptakan ekosistem pertanian yang tangguh, bernilai tambah tinggi, dan ramah lingkungan. Program ini juga sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs), khususnya poin-poin terkait ketahanan pangan, pengurangan kemiskinan, dan perlindungan terhadap ekosistem darat.

“Bagi kami, ini bukan soal bantuan sesaat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk membangun sistem pangan lokal yang sehat, adil, dan resilien. Dengan melibatkan petani sebagai mitra strategis, kami yakin bahwa pertanian bisa menjadi tulang punggung ekonomi lokal sekaligus pendorong utama dalam menjaga keseimbangan ekosistem,” tutup Wafir.*

PT Vale Indonesia Masuk Daftar Fortune Southeast Asia

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale” atau “Perseroan”; Kode Saham: INCO), perusahaan tambang nikel terintegrasi dan berkelanjutan terkemuka di Indonesia, dengan bangga mengumumkan bahwa Perseroan masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2025, yaitu pemeringkatan bergengsi terhadap 500 perusahaan terbesar di kawasan Asia Tenggara berdasarkan pendapatan. Daftar tahunan ini diterbitkan oleh Fortune untuk mengapresiasi perusahaan-perusahaan yang membentuk lanskap ekonomi kawasan.

Pencapaian ini bertepatan dengan peringatan 57 tahun PT Vale beroperasi secara berkelanjutan di Indonesia yang akan datang—menandai keberadaan perusahaan yang kokoh, adaptif, dan konsisten dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan industri dan ekonomi nasional. Sejak 1968, PT Vale terus menunjukkan ketahanan dan relevansi lintas generasi, dengan berevolusi memenuhi tuntutan pertambangan berkelanjutan, sembari menjaga komitmen kuat terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

Di tengah kondisi ekonomi global yang menantang dan tren penurunan harga nikel, Perseroan mampu mempertahankan kinerja yang kuat dan terus menegaskan posisinya sebagai pemimpin industri dalam bidang keberlanjutan, inovasi, dan kemajuan. Pada tahun 2024, PT Vale mencatat pendapatan sebesar US$950,4 juta dan laba bersih sebesar US$57,8 juta, menempatkannya sebagai salah satu pemain utama di sektor industri, energi, dan sumber daya alam di kawasan ini.

“Masuknya PT Vale dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 merupakan tonggak penting yang mencerminkan kekuatan strategi jangka panjang kami, operasi yang disiplin, dan komitmen tanpa henti terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Bernardus Irmanto, Plt. Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk. “Pengakuan ini terasa istimewa karena bertepatan dengan lebih dari lima dekade kehadiran kami di Indonesia. Ini menjadi penegasan bahwa nilai-nilai dan visi kami tetap relevan di tengah dinamika global saat ini.”

Masuknya PT Vale dalam daftar ini juga menegaskan kepemimpinan Perseroan dalam praktik pertambangan yang bertanggung jawab, serta perannya dalam mendorong agenda hilirisasi yang mendukung ambisi Indonesia menjadi pemain utama dalam ekosistem kendaraan listrik (EV) global.

Melalui tiga proyek pertumbuhan strategisnya—Bahodopi, Pomalaa, dan Sorowako—PT Vale terus memperluas kontribusinya terhadap pengembangan rantai pasok nikel yang tangguh dan rendah karbon. Inisiatif-inisiatif ini tidak hanya dirancang untuk meningkatkan nilai tambah nasional, tetapi juga untuk memberdayakan masyarakat dan melindungi lingkungan.

“Kami percaya bahwa kinerja finansial dan keberlanjutan bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Pengakuan ini menjadi bukti bahwa menjalankan bisnis secara bertanggung jawab bukan hanya keputusan yang tepat, tetapi juga jalur menuju keberhasilan jangka panjang,” tambah Irmanto.*

Didepan Wamenaker RI, PT Vale Tegaskan Bangun Industri Pertambangan yang Inklusif, Berkelanjutan, dan Patuh Regulasi

KENDARIKINI.COM – Dalam upaya mendorong pertumbuhan industri pertambangan nasional yang lebih inklusif dan berkeadilan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari Holding Industri Pertambangan MIND ID menegaskan komitmennya terhadap pemenuhan hak-hak pekerja, perlindungan perempuan, serta kesetaraan kesempatan kerja bagi seluruh masyarakat lokal.

Komitmen ini mendapat pengakuan langsung dari Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Immanuel Ebenezer, yang melakukan kunjungan kerja ke site PT Vale di Pomalaa bersama Anggota DPR RI Komisi IX Ahmad Safei dan Bupati Kolaka Amri. Dalam kunjungan tersebut, Wamenaker menyampaikan apresiasi terhadap langkah-langkah progresif PT Vale dalam menerapkan praktik ketenagakerjaan yang selaras dengan prinsip hak asasi manusia dan regulasi nasional, termasuk ratifikasi Konvensi ILO No. 190 tentang penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja.

“Luar biasa. PT Vale adalah contoh nyata industri yang menjunjung tinggi integritas ketenagakerjaan—dari rekrutmen berbasis kompetensi, tidak ada penahanan ijazah, hingga perlindungan maksimal bagi pekerja perempuan. Ini sejalan dengan arah kebijakan negara,” ujar Wamenaker Immanuel Ebenezer.

Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan terbebas dari kekerasan seksual, sebuah hal yang telah menjadi perhatian serius PT Vale dalam seluruh lini operasionalnya.

Anggota DPR RI sekaligus mantan Bupati Kolaka, Ahmad Safei, turut menyampaikan optimisme atas kehadiran investasi strategis seperti PT Vale yang dinilainya mampu menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat dan daerah.

“Jika investasi ini dikelola dengan berkeadilan dan sesuai aturan, maka manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh ekosistem: perusahaan tumbuh, masyarakat sejahtera, dan pemerintah daerah kuat. Inilah esensi bernegara,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kolaka Amri menegaskan pentingnya keberpihakan perusahaan terhadap tenaga kerja dan pelaku usaha lokal. Ia menyampaikan harapan agar PT Vale terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat sekitar melalui rekrutmen lokal yang berkeadilan, sesuai amanat Perda yang telah ditetapkan.

“Komitmen terhadap masyarakat lokal bukan hanya soal kewajiban moral, tapi menjadi fondasi bagi keberlanjutan sosial perusahaan,” tegas Bupati.

Menanggapi hal ini, Head of Pomalaa Project PT Vale, Mohammad Rifai, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk kepercayaan dan dukungan strategis yang akan memperkuat komitmen PT Vale dalam membangun industri pertambangan yang patuh regulasi, menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan, dan berorientasi pada masa depan.

“Bagi kami, ini bukan sekadar kunjungan. Ini adalah bentuk amanah, evaluasi, sekaligus dukungan yang memperkuat semangat kami untuk membuktikan bahwa tambang bisa menjadi ruang tumbuh bersama bagi negara, masyarakat, dan generasi mendatang,” pungkas Rifai.

Sebagai bagian dari ekosistem hilirisasi nasional, PT Vale terus memastikan bahwa operasionalnya tak hanya memenuhi standar teknis, namun juga menghadirkan nilai tambah sosial melalui praktik ketenagakerjaan yang adil, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan pemberdayaan masyarakat lokal secara berkelanjutan.*

Dihadapan Menteri Kehutanan RI, PT Vale Tegaskan Komitmen Berkelanjutan

KENDARIKINI.COM – Di tengah meningkatnya tuntutan global terhadap praktik industri yang berkelanjutan, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari grup Mining Industry Indonesia (MIND ID), menegaskan kembali perannya sebagai pelopor dalam transformasi industri pertambangan nasional menuju model yang lebih hijau, transparan, dan berkeadilan. Selama lebih dari lima dekade, PT Vale telah membangun fondasi yang kuat dalam menerapkan prinsip Good Mining Practices secara konsisten.

Kunjungan kerja Menteri Kehutanan Republik Indonesia, Dr. Raja Juli Antoni, ke wilayah operasional PT Vale di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada Jumat, 13 Juni 2025, menjadi momentum penting yang menegaskan pengakuan atas komitmen keberlanjutan yang dijalankan perusahaan. Dalam kunjungan tersebut, Menteri meninjau beberapa lokasi dan fasilitas pendukung kegiatan penambangan PT Vale, termasuk arboretum Himalaya yang merupakan salah satu lokasi konservasi beberapa spesies tanaman lokal dan endemik serta fasilitas nursery modern di Taman keanekaragaman hayati Sawerigading Wallacea.
Kunjungan ini mencerminkan relevansi praktik PT Vale dalam menjawab tantangan masa depan industri ekstraktif di Indonesia. Di tengah upaya nasional menuju transisi energi bersih, pelestarian hutan tropis, dan tata kelola industri yang akuntabel, PT Vale hadir sebagai mitra strategis pemerintah yang mampu menyelaraskan pertumbuhan ekonomi dengan perlindungan lingkungan secara nyata.
“Kami memahami bahwa mewujudkan pertambangan yang berkelanjutan bukanlah tugas yang sederhana. Namun kami percaya, ini adalah tanggung jawab yang tak bisa ditunda. Kami tidak mengklaim telah sempurna, namun kami terus berupaya belajar, berbenah, dan melangkah maju agar kehadiran kami memberikan nilai nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan negara,” ujar Plt. Presiden Direktur PT Vale, Bernardus Irmanto.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui sejumlah aksi nyata, antara lain:
Rehabilitasi area di dalam dan di luar wilayah konsesi yang mencapai luasan 3x lipat area yang telah di buka PT Vale untuk kegiatan pertambangan. Sampai akhir 2024, 3.791 Ha dalam konsesi dan 17.264 Ha di luar konsesi telah ditanam masing-masing lebih dari 5 juta dan 12 juta pohon yang tersebar di 32 kabupaten pada 5 provinsi. Lebih dari 40% pohon yang ditanam adalah pohon lokal dan endemik termasuk 80 ribu pohon ebony di area Luwu Timur.
Praktek reklamasi paska tambang secara progresif untuk meminimalkan luasan bukaan dan mengurangi resiko erosi dan sedimentasi. Lebih dari 60% lahan yang dibuka untuk pertambangan telah direklamasi. Dalam pelaksanaan reklamasi, PT Vale menggunakan pendekatan ekosistemik, termasuk melakukan konservasi spesies tanaman untuk menjaga keanekaragaman hayati baik di lokasi tambang maupun di luar lokasi tambang. Kegiatan reklamasi ini didukung dengan adanya fasilitas Nursery modern dengan kapasitas produksi 700 ribu bibit per tahun. Selain itu, PT Vale juga membangun Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Sawerigading Wallacea sebagai pusat pelestarian biodiversitas lokal;
Pemanfaatan 100% energi bersih dari PLTA untuk proses peleburan di pabrik pengolahan nikel, yang berkontribusi menghindari emisi karbon sekitar ±1 juta ton CO₂ setiap tahunnya;

Menteri Kehutanan, Dr. Raja Juli Antoni, menyampaikan apresiasinya atas pendekatan PT Vale dalam menyeimbangkan kepentingan ekonomi, konservasi lingkungan, dan kesejahteraan sosial. “Pembangunan tidak boleh berhenti. Namun hutan juga tak boleh punah. Kita harus menyeimbangkan keduanya. PT Vale menunjukkan bahwa industri dapat bergerak maju tanpa mengorbankan kelestarian ekosistem,” ungkap Menteri.

Beliau juga secara khusus mengapresiasi keberhasilan restorasi Hutan Himalaya serta kehadiran Taman Kehati sebagai bentuk nyata dari reklamasi yang berdampak.
“Sebagai salah satu perusahaa pertambangan yang melakukan pertambangan secara berkelanjutan, saya ingin membuktikan dan hal ini langsung saya saksikan bagaimana proses pertambangan mereka yang memang sangat sesuai aturan,’ujarnya.
“Sumber energi dari air, kemudian kaidah-kaidah lingkungan hidup dipenuhi dan dalam konteks kehutanan sebagai perusahaan yang diberikan IPKKH dan kemudian mereka dapat mereklamasi dengan baik dan kemudian menanam pohon, bahkan tadi kita lihat ada yang dari tahun 2025, sudah hampir sama dengan hutan alam, “tuturnya.
Kata Raja Juli Antoni, hal ini yang menandakan bahwa sebenarnya antara pembangunan dengan lingkungan bisa sejalan, antara ekonomi dan ekologi bisa berjalan kalau regulator bisa memastikan dan mengenforce untuk menegakkan aturan dengam baik, tidak kongkalikong, tidak negosiasi, dan pihak swasta juga memiliki komitmen tinggi untuk memberikan yang terbaik untuk alam.
“Pulang dari sini saya akan duduk bareng dengan Ibu Dirjen, nanti kita formulasikan best practice apa yang bisa kita pelajari dari sini, lesson learn dari sini, nanti kita akan buat sebuah aturan baru, juknis baru yang kemudian bisa kita enforce dan pindahkan, gakkum, kita akan kumpulkan pengusaha pertambangan, kita akan membuka ruang untuk memberikan ippkh yang diikuti dengan tanggung jawab maksimal untuk keberlanjutan alam kuta untuk anak cucu kita, “ungkapnya.
Kunjungan ini semakin mempererat sinergi antara pemerintah dan PT Vale dalam mendukung agenda prioritas nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat hilirisasi industri yang ramah lingkungan, ketahanan ekonomi nasional, serta pelestarian sumber daya alam untuk generasi mendatang.

“Kami meyakini bahwa keberhasilan industri tambang Indonesia di masa depan tidak hanya akan diukur dari seberapa besar kapasitas produksinya, namun juga dari sejauh mana kontribusinya dalam menjaga bumi, melindungi hutan, dan menyejahterakan masyarakat. Di situlah kami ingin terus mengambil peran,” tutup Bernardus.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Komisaris Independen MIND ID Grace Natalie dan Bupati Luwu Timur, Irwan Bachry Syam.*

Aksi Nyata PT Vale di Momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia, PT Vale Gelar Aksi Bersih-bersih

KENDARIKINI.COM – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan tidak cukup hanya diwacanakan. Ia harus dihidupkan, dijalankan, dan diinternalisasi oleh setiap individu. Hal inilah yang menjadi semangat PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari Mining Industry Indonesia (MIND ID)—melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 yang mengangkat tema global “Hentikan Polusi Plastik.” Dengan semangat #SustainabilityStartsWithMe, PT Vale menyelenggarakan berbagai kegiatan kolaboratif dan edukatif yang menyentuh aspek operasional hingga perubahan perilaku sehari-hari.

*Aksi Bersih-bersih Port: Kolaborasi untuk Lingkungan Kerja yang Sehat dan Bebas Sampah Plastik*

Mengawali peringatan ini, 446 peserta yang terdiri dari karyawan dan kontraktor IGP Morowali turut ambil bagian dalam aksi bersih-bersih di area Port Jetty, perkantoran, pantai, serta fasilitas pendukung lainnya. Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antar departemen dalam menciptakan ruang kerja yang bersih, aman, dan terbebas dari polusi plastik yang kian mengancam ekosistem laut dan darat.

Dari kegiatan ini, tercatat sebanyak 0,8 ton sampah berhasil dikumpulkan hanya dalam waktu kurang dari empat jam. Seluruh sampah yang terkumpul selanjutnya dikelola melalui kerja sama dengan Pemerintah Daerah Morowali, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), guna memastikan proses pengolahan di hilir berjalan optimal dan berkelanjutan. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen PT Vale untuk tidak hanya menyelesaikan persoalan sampah di hulu, tetapi juga menjamin tanggung jawab hingga tahap akhir penanganan yang ramah lingkungan.

Head of Bahodopi Project, Wafir, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah refleksi dari budaya keberlanjutan yang ditanamkan PT Vale kepada seluruh insan perusahaan. “Tagar #SustainabilityStartsWithMe bukan sekadar slogan, ini adalah filosofi. Bahwa setiap individu di perusahaan ini punya peran krusial dalam menciptakan dampak positif terhadap lingkungan. Kita percaya bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil,” ujarnya.

*Kampanye Kreatif dan Edukatif: Dari Media Sosial ke Aksi Sehari-hari*

Semangat pelestarian lingkungan juga ditanamkan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. IGP Morowali menggelar kampanye sosial media bertema keberlanjutan yang mengajak seluruh karyawan dan mitra kerja menyuarakan kepedulian terhadap isu lingkungan dalam bentuk poster dan video pendek. Karya-karya yang dihasilkan menyoroti pentingnya penerapan 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta mengangkat gerakan LISA (Lihat Sampah Ambil) sebagai bentuk sederhana namun berdampak.

Tak hanya itu, di lingkungan PT Vale sendiri, budaya memilah sampah berdasarkan jenisnya telah menjadi kebiasaan sehari-hari. Kebiasaan ini ditanamkan agar proses pengelolaan di hilir menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan. Dengan memilah dari sumbernya—organik, anorganik, residu, hingga limbah berbahaya. PT Vale memastikan bahwa setiap sampah ditangani dengan cara yang tepat dan bertanggung jawab.

Salah satu pemenang lomba poster, Nurul Fitri, menyampaikan rasa bangganya bisa berkontribusi dalam kampanye ini. “Lomba ini jadi sarana saya untuk menyuarakan keresahan terhadap banyaknya sampah plastik di sekitar kita. Saya ingin mengingatkan lewat visual yang sederhana, bahwa kita bisa mulai dari hal kecil seperti membawa tumbler atau tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya. Nurul juga berharap budaya peduli lingkungan semakin mengakar di lingkungan kerja.

*Dari Langkah Kecil Menuju Perubahan Besar*

Rangkaian kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025 ini menjadi pengingat bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama. Tidak ada aksi yang terlalu kecil ketika dilakukan secara konsisten dan kolaboratif. PT Vale percaya bahwa keberlanjutan adalah warisan terbaik yang dapat diberikan kepada generasi mendatang.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh karyawan, kontraktor, dan mitra kerja untuk melihat bahwa keberlanjutan bukan beban, tapi peluang—peluang untuk menciptakan lingkungan yang lebih sehat, tempat kerja yang lebih nyaman, dan komunitas yang lebih tangguh,” tambah Wafir.

“Karena keberlanjutan tidak hanya dimulai dari kebijakan perusahaan, tetapi dimulai dari setiap individu yang memilih untuk peduli,” pungkasnya.

Untuk diketahui gerakan #SustainabilityStartsWithMe bukan sekadar ajakan, melainkan sebuah komitmen yang terus hidup dalam tindakan nyata. PT Vale siap melanjutkan perjalanan ini, bersama seluruh pemangku kepentingan, demi masa depan bumi yang lebih baik.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti