Senin, November 2, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 195

Semarak Hari Bhayangkara ke 79, Polres Buteng Gelar Bakti Religi

KENDARIKINI.COM – Kegiatan ini melibatkan pembersihan tempat ibadah yang melibatkan seluruh personel Polres Buton Tengah, pada Sabtu pagi, pukul 09.00 Wita (14/06/25).

Bakti religi juga di laksanakan pada seluruh Polsek jajaran yang berada di wilayah hukum Polres Buton Tengah

Kapolres Buton Tengah AKBP Wahyu Adi Waluyo, S.I.K., melalu Kasi Humas Iptu Thamrin mengatakan, “Kegiatan bakti religi ini adalah salah satu upaya Polres Buton Tengah dan juga seleruh Polsek Jajaran untuk lebih mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menunjukkan kepedulian kami terhadap kebersihan dan kenyamanan tempat ibadah,”.

Kegiatan bakti religi ini di laksanakan di beberapa titik tempat ibadah yang berada di Kabupaten Buton Tengah, khususnya Mesjid Babusalam, Mesjid Ibnu Hasan, Mesjid Al- Ihksan, dan Gereja Katolik St. Santa Maria Ratu Damai.

Kegiatan bakti religi ini menargetkan dua sasaran utama pembersihan, yaitu pembersihan bagian dalam tempat ibadah, serta pembersihan bagian luar tempat ibadah.

Terlihat jelas semangat gotong royong dalam kegiatan bakti religi ini, para personel Polres Buton Tengah dan Polsek jajaran serta pengurus tempat ibadah bekerja sama dengan baik dalam membersihkan area yang sudah ditargetkan.

Kegiatan pembersihan ini bukan hanya tentang kebersihan fisik yang dapat di lihat saja, tetapi juga untuk memperlihatkan bahwa Polri untuk masyarakat.

“Kami berharap semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar dan meningkatkan rasa persaudaraan dan kekeluargaan antar umat beragama,” tambah Kasi Humas Iptu Thamrin.

Bakti religi ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan yang dilaksanakan Polres Buton Tentah dalam rangka menyambut hari jadi Bhayangkara ke-79.

Dengan adanya kegiatan bakti religi ini, diharapkan masyarakat dapat merasakan manfaat langsung dari Polres Buton Tengah dan seluruh Polsek jajaran di wilayah Buton Tengah.

Polres Buton Tengah berkomitmen untuk terus melakukan berbagai kegiata positif yang bermanfaat bagi masyarakat, selain dalam aspek keamanan tetapi juga dalam aspek sosial dan lingkungan.

Perayaan hari jadi Bhayangkara ke-79 ini menjadi suatu momentum penting bagi Polres Buton Tengah untuk menunjukkan dedikasi dan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Buton Tengah.*

Warga Kolaka Digegerkan Penemuan Bayi Laki-laki

KENDARIKINI.COM – Warga di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki, Selasa 24 Juni 2025.

Bayi malang ini ditemukan di dusun 1 By Pass, Desa Towua, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, sekitar pukul 05.00 WITA.

“Pada hari Selasa tanggal 24 Juni 2025 pukul 05.00 Wita di Dusun 1 By Pass Desa Towua, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka,” kata Kasi Humas Polres Kolaka, IPTU Dwi Arif, saat dikonfirmasi media ini.

Kejadian ini bermula saat warga inisial N mendengar suara tangisan bayi sekitar pukul 02.00 WITA di depan rumah warga. Namun warga inisial N takut untuk pergi mengeceknya dan menunggu suaminya pulang dari kerja.

Saat suaminya pulang, warga inisial N menceritakan perihal suara tangisan bayi tersebut. Sekitar pukul 05.00 WITA, suaminya hendak pergi ke empang dan mendengar suara tangisan bayi.

Kemudian suami N mendekati suara tangisan bayi ini, tak disangkanya terlihat seorang bayi terbungkus dengan menggunakan sarung.

“Ternyata benar ada seorang anak bayi di tinggal oleh orang tuanya dengan keadaan badan bayi di bungkus sarung,” ujarnya.

Lanjut, kata dia, bayi tersebut kemudian langsung dibawa oleh warga setempat bersama personil piket Polsek Wundulako ke Puskesmas Wundulako untuk mendapatkan perawatan medis.

Selain itu, Dwi Arif menegaskan bahwa kejadian ini akan dilakukan penyelidikan lebih untuk mengungkapkan pelaku dibalik penemuan bayi tersebut.(Amin)*

Yuk Ikuti Konsultasi Hukum Gratis DPD KAI Sultra

KENDARIKINI.COM – Beragam kegiatan sosial akan dilaksanakan Dewan Pengurus Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam waktu dekat ini.

Gelaran agenda sosial ini dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kongres Advokat Indonesia ke 17 Tahun yang jatuh 30 Mei 2025 kemarin.

Adapun kegiatan sosial yang nantinya digelar yakni diawali dengan jalan sehat dan zumba bersama Advokai dimulai ada pukul 06.30 Minggu (29/6/2025) mendatang.

Setelah selesai gelaran jalan sehat dan zumba, dilanjutkan dengan agenda donor darah kemanusiaan dengan mengusung tema “Advokai memberikan Darah, memberikan Kehidupan”.

Terakhir, DPD KAI Sultra membuka konsultasi hukum gratis bagi masyarakat, yang merupakan puncak kegiatan sosial tersebut.

“Semuanya gratis, tanpa dipungut biaya. Misal bagi masyarakat yang ingin ikut jalan sehat dan zumba tinggal datang di MTQ Kendari samping Drive THRU Bank Sultra, dan sudah disiapkan baju kaos,” ucap Ketua DPD KAI Sultra, Andre Darmawan, Selasa (24/6/2025).

“Sama halnya dengan konsultasi semua permasalahan hukum, gratis dan seluruh golongan. Dan KAI juga menyiapkan fasilitas bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu,” sambung dia.

Ia mengatakan, perayaan HUT KAI kali ini berbeda dari sebelumnya, yang mana hanya melibatkan antara sesama pengurus KAI.

Tetapi pada perayaan tahun ini, KAI ingin melibatkan masyarakat dalam perayaan hari lahir organisasi advokat yang didirikan oleh mendiang Adnan Buyung Nasution dan Indra Shanun Lubis.

“Wujud ulang tahun kami (KAI) tahun ini, kita ingin lebih memberikan sesuatu yang bermanfaat dan bersifat nyata kepada masyarakat,”pungkasnya.*

Tingkatkan Profesionalisme, Polda Sultra Gelar Sertifikasi Penyidik dan Penyidik Pembantu

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka meningkatkan profesionalisme dan kompetensi personel, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menggelar kegiatan **Sertifikasi Penyidik dan Penyidik Pembantu** pada Selasa, 24 Juni 2025, bertempat di Swiss-Belhotel Kendari. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh **Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, S.IK** dan dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra.

Sertifikasi ini bertujuan untuk memberikan standar kompetensi kepada para penyidik dan penyidik pembantu agar mampu melaksanakan tugas penyidikan secara profesional, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Melalui sertifikasi ini, diharapkan penyidik memiliki keahlian yang terverifikasi dalam menangani perkara, mulai dari proses penyelidikan hingga penyidikan, sehingga dapat memberikan pelayanan hukum yang berkualitas kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, **Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, S.IK** menegaskan pentingnya pelaksanaan sertifikasi ini sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Kepolisian.

> “Sertifikasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi tolak ukur kompetensi dan integritas penyidik dalam menjalankan tugasnya. Dengan adanya sertifikasi, kita ingin memastikan bahwa setiap proses penyidikan yang dilakukan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum, transparan, dan berkeadilan,” ungkap Kombes Pol Hartoyo.

Beliau juga menekankan bahwa penyidik dan penyidik pembantu harus terus mengembangkan kemampuan, memperdalam pengetahuan, dan senantiasa menjunjung tinggi etika profesi dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri, khususnya dalam penegakan hukum yang adil dan berintegritas di wilayah Sulawesi Tenggara.*

Tim Polda A Sabet Juara Umum Turnamen Tenis Lapangan

KENDARIKINI.COM – Turnamen Tenis Lapangan dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-79 bertajuk Kapolda Cup 2025 resmi berakhir pada Senin, 23 Juni 2025. Kejuaraan yang digelar di lapangan tenis Polda Sultra tersebut mempertandingkan babak final dengan diikuti oleh sejumlah tim dari berbagai instansi.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Panitia Pertandingan Cabang Olahraga Tenis Lapangan Kapolda Cup 2025, Kasubdit Tipidter Polda Sultra Kompol Edi Raharjono, S.IK., M.Si yang mewakili Dir Krimsus Kombes Pol Bambang Widjanarko, S.IK., M.H, CPM bahwa hasil pertandingan final menunjukkan dominasi tim Polda A yang berhasil meraih Juara I kategori Ganda Beregu. Disusul oleh Tim Bank Sultra sebagai Juara II, Tim Polda B sebagai Juara III, dan Tim Korem 143 Haluoleo di posisi Juara IV.

Sementara itu, pada kategori Ganda Perorangan, pasangan Ramon/Dafin keluar sebagai Juara I. Juara II diraih oleh Jaja/Bernard, Juara III oleh Rendy/Zohor, dan Juara IV oleh Thalib/Innong.

Ketua Panitia melaporkan bahwa seluruh rangkaian pertandingan berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Penyerahan hadiah bagi para pemenang direncanakan akan dilaksanakan serentak pada upacara Hari Bhayangkara pada 1 Juli 2025 mendatang, yang akan diserahkan langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.IK., M.H.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk semangat sportivitas dan kebersamaan dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-79, serta upaya mempererat silaturahmi antar institusi di Sulawesi Tenggara.*

Remaja di Muna Tertangkap Basah Maling Ayam

KENDARIKINI.COM – Seorang remaja di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), tertangkap basah saat diduga mencuri ayam milik warga, Minggu 22 Juni 2025 malam.

Aksi nekat tersebut terjadi di Jalan Pendidikan, tepatnya di samping kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna.

Berdasarkan video berdurasi 0:16 detik yang diterima media ini, terlihat seorang remaja mengenakan topi, baju biru, dan celana pendek, digiring oleh warga dalam kondisi panik.

Remaja tersebut tampak didorong-dorong dan ditarik kerah bajunya oleh sejumlah warga yang geram atas perbuatannya.

“Orang dari mana kau?” tanya salah satu warga dengan nada tinggi.

Saat dikonfirmasi media ini, Kapolsek Katobu IPTU La Ode Alimusmin, menjelaskan bahwa remaja tersebut di tangkap atas dugaan hendak mencuri ayam milik anggota Polres Muna.

Namun, tindakan remaja ini tidak sampai diproses hukum. Melainkan dibuatkan surat pernyataan agar tidak melakukan perbuatan yang sama.

“Tapi kemarin sudah keluar karna yang punya ayam itu anggota Polres,” katanya, Selasa 24 Juni 2025.

Senada dengan pemilik ayam, Wahyudin, bahwa kejadian tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

“Paginya jam 11 lewat katanya adami datang orang tuanya diselesaikan saja dikasi pulang, dia sekolah juga itu anak,” pungkasnya.(Amin)*

Semarak Hari Bhayangkara ke 79, Polda Sultra Gelar Lomba Menembak

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar lomba menembak dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 79 tahun 2025.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni dari Selasa 24 Juni sampai Rabu 25 Juni 2025 mendatang bertempat di Mako Sat Brimob Polda Sultra.

Terdapat 102 peserta yang mengikuti lomba menembak ini, diantaranya Forkopimda Sultra sebanyak 11 orang, Aparatur Penegak Hukum (APH) sebanyak 10 orang, perwakilan instansi terkait sebanyak 8 orang, pejabat utama Polda Sultra sebanyak 29 orang, dan Satres Polda dan Polres jajaran sebanyak 44 orang.

Selain itu, kegiatan ini dibuka langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Didik Agung Widjanarko, Melalui kesempatan ini, Ia mengatakan bahwa kegiatan menembak ini direncanakan dilakukan secara berkelanjutan.

Didik menjelaskan bahwa pada hari pertama yakni Selasa 24 Juni 2025, lomba ini di khususkan untuk jajaran APH. Sedangkan pada hari kedua Rabu 25 Juni 2025 dikhususkan untuk jajaran Forkopimda.

“Hari ini kita fokuskan kepada rekan-rekan dari APH kemudian besok kami laksanakan hari kedua dengan Forkopimda,” jelasnya.

Lanjut, kata dia, lomba menembak ini bukan sekedar pertandingan melainkan juga sebagai ajang untuk mempererat hubungan antara Polri, Forkopimda, aparat penegak hukum, dan instansi pemerintah di Sultra.

“Lomba ini bukan sekedar ajang untuk kompetisi melainkan sebagai sarana mempererat sinergi antara Polri, Forkopimda, aparat hukum serta unsur pemerintah,” katanya, Selasa 24 Juni 2025.

Ia menambahkan bahwa lomba menembak ini juga bagian dari upaya komunikasi strategis lintas sektor di wilayah Sultra.

“Lomba ini menjadi bentuk kebersamaan sekaligus bagian dari komunikasi strategis dalam memperkuat solidaritas, sinergitas, dan soliditas lintas sektor di wilayah Sulawesi Tenggara,” tambahnya.

Terakhir, para peserta diharapkan untuk menjunjung tinggi sportifitas dan menjaga keselamatan selama mengikuti lomba menembak.

“Saya menghimbau kepada seluruh peserta lomba untuk mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportifitas, serta tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam berlomba,” pungkasnya.(Amin)*

P3D Konut Beberkan Dugaan Penambangan Ilegal di Bekas IUP PT Mandala Jakarta Dua

KENDARIKINI.COM – Lembaga Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah (P3D) Konawe Utara (Konut) mengungkap adanya dugaan aktivitas penambangan ilegal yang terjadi di wilayah bekas Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Mandala Jakarta II di Kabupaten Konut, Sulawesi Tenggara (Sultra). Aktivitas tersebut diduga dilakukan tanpa izin resmi dan berpotensi merugikan negara serta merusak lingkungan.

Ketua Umum P3D, Jefri, dalam keterangannya kepada media menyatakan bahwa pihaknya telah menemukan sejumlah indikasi kuat terkait operasi penambangan liar di lokasi yang seharusnya telah ditinggalkan pasca berakhirnya izin perusahaan tambang tersebut.

“Kami menemukan aktivitas penggalian dan pengangkutan ore nikel di lokasi bekas IUP PT Mandala Jakarta II. Padahal, izin perusahaan itu sudah dicabut sejak beberapa waktu lalu. Ini jelas-jelas melanggar hukum,” tegas Jefri.

P3D menduga bahwa praktik tambang ilegal ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk oknum perusahaan baru yang tidak memiliki legalitas yang sah di lokasi tersebut. Aktivitas tersebut dilakukan secara sembunyi-sembunyi, namun jejak operasi mereka terpantau oleh tim investigasi lapangan P3D sejak beberapa minggu terakhir.

Selain dugaan pelanggaran administratif, aktivitas tambang ilegal tersebut juga ditengarai menimbulkan kerusakan lingkungan yang cukup serius. P3D menyebut bahwa terjadi penggundulan hutan dan sedimentasi aliran sungai di sekitar area tambang.

Temuan terbaru, P3D Konut menduga bahwa pengerukan ore nikel di lahan celah antara PT Bosowa Mining dan PT Karyatama Konawe Utara (KKU) masih berkaitan dengan pemilik bekas IUP PT Mandala Jakarta II.

“Saya menduga aktivitas ilegal itu masih ada kaitannya dengan pemilik Eks IUP PT Mandala Jayakarta II, karena pasti dia lebih tau terkait area tersebut,” katanya.

Kata Jeje sapaan akrabnya menyampaikan, pihaknya akan melaporkan temuan ini kepada aparat penegak hukum (APH), termasuk Polda Sultra dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Ia mendesak agar aparat segera mengambil tindakan hukum terhadap pelaku penambangan ilegal dan mengusut tuntas jaringan yang terlibat.

“Jangan sampai ada pembiaran terhadap praktik seperti ini. Negara bisa kehilangan potensi penerimaan yang besar, belum lagi dampak ekologis yang ditimbulkan,” ujarnya.

P3D juga meminta Polres Konut untuk lebih aktif melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah bekas tambang yang rawan disalahgunakan. Lembaga ini menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan melaporkan segala bentuk aktivitas tambang ilegal di wilayah Sulawesi Tenggara.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Mandala Jakarta II maupun instansi pemerintah terkait.*

Masyarakat Geruduk PT CKS, Ungkap Sejumlah Dugaan Pelanggaran

KENDARIKINI.COM – Aliansi masyarakat Moramo Utara Peduli Lingkungan Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melaksanakan aksi unjuk rasa di Perusahaan PT Citra Khusuma Sultra (CKS).

Masyarakat menilai aktivitas penambangan batu PT CKS di Moramo Utara syarat akan dugaan pelanggaran yang bertentangan dengan aturan perundang-undangan.

Kordinator Aksi Unjuk Rasa, Samsir, menilai aktivitas penambangan batu moramo yang dilakukan oleh PT CKS berdampak pada kerusakan lingkungan.

“Kami duga aktivitas PT CKS berdampak pada kerusakan lingkungan. Utamanya bagi penambak akibat pencucian material batu moramo,” nilai Samsir.

Disisi lain, masyarakat mempertanyakan izin lokasi pencucian yang dilakukan oleh PT CKS.

“Apakah ada izin pencucian, karena lokasi pencucian berada di luar IUP dari PT CKS,” kata Samsir.

Aliansi Masyarakat Moramo Utara Peduli Lingkungan juga mempertanyakan program PPM dan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT CKS.

“Kami juga mempertanyakan apakah program PPM dan CSR PT CKS ini sudah berjalan kepada masyarakat atau tidak. Sebab ini tidak disosialisasikan kepada masyarakat dan pemerintah,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kordinator Lapangan Aksi Unjuk Rasa Masyarakat Moramo Utara, Merdin mengungkapkan PT CKS diduga telah melakukan pemberhentian karyawan secara sepihak dan tidak sesuai dengan aturan ketenagakerjaan.

“PT CKS diduga telah melakukan pemutusan hubungan kerja kepada karyawan secara sepihak. Tidak berdasarkan aturan ketenagakerjaan,” ungkap Merdin.

Lanjut, Merdin, berbagai dugaan penyimpangan aktivitas PT CKS juga datang dari Izin Jetty.

“Kami mempertanyakan izin jetty yang digunakan oleh PT CKS, apakah sudah dilakukan pembaharuan. Sebab izinnya berakhir di bulan Desember 2024 dan kami duga selama ini masih menyewakan,” kata Merdin.

Oleh Masyarakat Moramo Utara Peduli Lingkungan, menduga ada indikasi PT CKS membeli material dari luar IUP dan menjual menggunakan dokumen sendiri alias dokumen terbang.

Merdin menambahkan terdapat indikasi aktivitas PT CKS tidak sesuai dengan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

“Kami menduga aktivitas pemuatan batu oleh PT CKS tidak sesuai RKAB. Karena koordinat lokasi yang di RKAB tidak sesuai dengan lokasi produksi dimana material yang diangkut diduga berasal dari luar IUP PT CKS.

Sebelumnya, ratusan Aliansi Masyarakat Moramo Utara Peduli Lingkungan melaksanakan orasi di Lapangan Sepak Bola Matawawatu.

Sementara itu media ini juga masih berusaha mengkonfirmasi ke pihak terkait.*

Semarak Hari Bhayangkara ke 79, Polda Sultra Gelar Upacara Ziarah di TMP Watubangga

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar upacara ziarah di Taman Makam Pahlawan (TMP) Watubangga, Kendari, pada Senin, 23 Juni 2025, pukul 08.00 WITA.

Upacara ziarah ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra. Kegiatan tersebut diikuti oleh pasukan gabungan yang terdiri dari Perwira Menengah (Pamen), Perwira Pertama (Pama), personel Brimob, Ditsamapta, Polwan, serta PNS Polri.

Dalam sambutannya, Kapolda Sultra menyampaikan bahwa upacara ziarah ini merupakan bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah gugur dalam pengabdian untuk bangsa dan negara.

“Ziarah ini mengingatkan kita untuk senantiasa meneladani perjuangan para pahlawan. Kita sebagai insan Bhayangkara harus terus melanjutkan perjuangan mereka melalui pengabdian terbaik bagi masyarakat,” ujar Kapolda Sultra.*

Peringatan Hari Bhayangkara ke 79, Polda Sultra Laksanakan Upacara Tabur Bunga

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar upacara tabur bunga di perairan Teluk Kendari sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79, pada Senin, 23 Juni 2025.

Upacara tersebut dipimpin oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H dan dihadiri oleh para Pejabat Utama Polda Sultra. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan, khususnya anggota Polri yang gugur dalam menjalankan tugas di wilayah perairan.

Wakapolda Sultra menuturkan bahwa upacara tabur bunga ini menjadi simbol penghargaan dan doa untuk para pahlawan yang telah memberikan pengorbanan terbaik bagi bangsa dan negara.

“Upacara tabur bunga ini adalah wujud rasa hormat kita kepada para pahlawan yang telah mendahului kita. Melalui kegiatan ini, kita diingatkan untuk terus menjaga semangat pengabdian dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Wakapolda Sultra.

Rangkaian kegiatan ini berlangsung dengan khidmat dan menjadi wujud nyata komitmen Polda Sultra dalam melanjutkan perjuangan para pahlawan melalui pengabdian di institusi Polri.*

Peringati Hari Bhayangkara ke 79, Polres Konawe Gelar Lomba Menembak dan Bagikan Bansos ke Masyarakat

KENDARIKINI.COM – Polres Konawe menggelar Kejuaraan Menembak Senapan Angin PCP (Pre-Charged Pneumatic) dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung pada Minggu, 22 Juni 2025, di Lapangan Tembak M. Jasin, Kelurahan Puunaaha, Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe. Kejuaraan ini dibuka langsung oleh Kapolres Konawe, AKBP Noer Alam, S.Ik, dan dihadiri oleh Waka Polres Konawe, Kabag SDM Polres Konawe, para Ketua Komunitas Senapan Angin Kabupaten Konawe, tamu undangan, serta para peserta lomba menembak.

Dalam sambutannya, Kapolres Konawe, AKBP Noer Alam, S.Ik, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah untuk menyalurkan hobi, meningkatkan keterampilan menembak, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kehadiran Polres Konawe dalam kegiatan ini adalah bentuk nyata dari kepedulian dan komitmen Polri dalam menjalin sinergi dengan masyarakat sekitar.

Adapun kelas yang dipertandingkan dalam kejuaraan ini meliputi kategori Benchrest Multi Range jarak 50 meter, 40 meter, 30 meter, dan 20 meter (metsil), Benchrest 35 meter (metsil), serta Three Position jarak 27 meter. Para peserta tampil dengan penuh semangat dan sportivitas selama perlombaan berlangsung. Selain kejuaraan menembak, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembagian bantuan sosial kepada masyarakat sekitar lapangan tembak. Sebanyak 20 paket sembako diserahkan langsung oleh Waka Polres Konawe bersama Kabag SDM Polres Konawe sebagai wujud kepedulian sosial Polres Konawe kepada warga sekitar.

Dalam hasil perlombaan, Obin Asrijal berhasil meraih Juara 1 pada kelas Benchrest Multi Range, disusul oleh Jhoni di posisi kedua dan Zulkifli di posisi ketiga. Untuk kelas Benchrest 35 meter, Jhoni meraih Juara 1, Beni di posisi kedua, dan Obin Asrijal di posisi ketiga. Sementara itu, pada kelas Three Position jarak 27 meter, Juara 1 diraih oleh Jamil, Juara 2 oleh Zulkifli, dan Juara 3 oleh Sugianto.

Kegiatan Kejuaraan Menembak Senapan Angin PCP Polres Konawe ini ditutup secara resmi oleh Kabag SDM Polres Konawe, AKP Sriyanto, S.E., M.M., pada pukul 15.15 WITA, dengan situasi yang berjalan lancar, tertib, dan kondusif hingga selesai pada pukul 15.30 WITA. Kapolres Konawe berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat.*

Masuk Kategori Pulau Kecil dan Ancam Kehidupan Rakyat, WALHI Sultra Desak Pencabutan IUP di Pulau Kabaena

KENDARIKINI.COM – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyerukan agar Izin Usaha Pertambangan (IUP) di pulau Kabaena untuk segera dicabut.

Hal ini dikemukakan oleh Direktur Eksekutif WALHI Sultra, Andi Rahman, usai pelaksanaan kegiatan peluncuran laporan riset dan diskusi publik yang bertema “Kabaena Jilid II : Menelusuri Pintu Awal Kerusakan dari Jejaring Politically Exposed Person” di salah satu Warkop di Kota Kendari.

“Nah yang kami ingin minta adalah dimomen kali ini bagaimana pertanggungjawaban dari pihak perusahaan kemudian pemerintah terkait dengan IUP IUP yang ada di Kabaena. Walhi dan Satya Bumi dan masyarakat sipil lainnya menginginkan sebenarnya semua IUP di Kabaena itu di cabut,” katanya, Senin 23 Juni 2025.

Seruan pencabutan IUP ini, kata Andi Rahman, dikarenakan terdapat regulasi yang dilanggar oleh pihak perusahaan. Misalnya, dalam proses penerbitan, perusahan melanggar UU Nomor 1 tahun 2014 tentang pengelolaan wilayah pesisir dan pulau pulau kecil serta perihal izin lingkungan.

“Padahal dalam kajian kami itu sebenarnya ada dua pelanggaran hukum yang mereka (perusahaan) lakukan. Pertama dalam proses penerbitan ada satu Undang-Undang yang mereka langgar. Satu Undang-Undang Nomor 1 tahun 2014 terkait pengelolaan wilayah pesisir dan pulau pulau kecil. Yang kedua itu terkait dengan izin lingkungan,” ujarnya.

Andi Rahman menambahkan bahwa gugatan masyarakat sipil terhadap aktivitas pertambangan di Kabaena memiliki landasan konstitusi yang sama dengan aktivitas pertambangan di Pulau Raja Ampat.

Dalam perkembangannya, IUP di Pulau Raja Ampat dapat di cabut. Sementara IUP perusahaan di pulau Kabaena tak kunjung di cabut. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar yang sampai saat ini belum terjawab.

“Kok Raja Ampat berhasil dicabut IUPnya dengan memakai landasan hukum yang masyarakat di Sulawesi Tenggara itu yang mereka perjuangkan. Misalnya dari putusan MA nya sampai putusan Mahkamah Konstitusinya itu dijadikan sebagai dasar untuk mencabut IUP IUP yang ada di Raja Ampat,” tambahnya.

“Sementara masyarakat yang sedang berjuang sejak dulu sampai di tingkat Mahkamah Konstitusi itu tidak dicabut IUP yang mereka permasalahkan, misalnya di Kabaena,” lanjutnya.

Olehnya itu, Andi Rahman menegaskan bahwa pulau Kabaena dan pulau-pulau kecil lainnya tidak boleh dijadikan sebagai wilayah pertambangan.

“Dan kami selalu mengatakan bahwa di Kabaena maupun di pulau pulau kecilnya, pulau pulau kecil yang ada di Sulawesi Tenggara, apapun alasannya itu tidak boleh dijadikan sebagai wilayah pertambangan karna regulasinya jelas, Undang-undangnya jelas,” pungkasnya.(Amin)*

Danau Matano Bukti Nyata PT Vale Jaga Lingkungan

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia dalam operasinya senantiasa menerapkan ESG, yang dimana Environmental (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola) yang diterapkan dalam operasional perusahaan pertambangan.

Terkhusus pada upaya menjaga lingkungan terlihat pada Danau Matano yang berada disekitar Izin Usaha Pertambangan PT Vale Indonesia.

Danau Matano yang berada di Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sangat terjaga kondisi lingkungannya.

Walaupun ada aktivitas PT Vale Indonesia, masyarakat tetap bisa beraktivitas seperti sediakala.

PT Vale dalam menjaga baku mutu air banyak membuat kolam endapan, dan serangkaian jaringan penyaringan air. Sehingga kualitas baku mutu air tetap terjaga.

Flora dan fauna di Danau Matano juga tetap terjaga, nelayan tetap bisa mencari ikan di danau tersebut.

Tak hanya itu, melalui program CSR PT Vale membangun beberapa tempat untuk menjadi objek wisata di Danau Matano.

Selain itu PT Vale Indonesia juga aktif melakukan pemberdayaan masyarakat sekitar Danau Matano dengan melakukan pelatihan dan pendampingan UMKM.*

Disnakertrans Belum Terima Aduan Kecelakaan Kerja Dua Kontraktor Mining PT KKU, Sanksi Menanti!

KENDARIKINI.COM – Disnakertrans Sultra melalui Binwasnaker dan K3 belum menerima aduan kecelakaan kerja yang diduga melibatkan dua kontraktor mining di PT Karyatama Konawe Utara (KKU).

Kadisnakertrans LM Ali Haswandi melalui Kabid Binwasnaker dan K3 Asnia Nidi mengatakan pihaknya belum menerima aduan peristiwa tersebut.

“Kalau dibidang belum ada saya terima,” katanya saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp, Minggu 22 Juni 2025.

Sambungnya bahwa terkait kabar kecelakaan kerja dua kontraktor mining PT KKU pihaknya juga sudah melakukan tindak lanjut.

“Ini sudah ada atensi dari Binwasnaker,” tegasnya.

Pihaknya juga mengungkapkan berdasarkan aturan setiap peristiwa kecelakaan kerja, pihak perusahaan wajib melaporkan hal tersebut.

“Apabila kecelakaan tersebut mengakibatkan korban mengalami cacat atau memiliki penyakit, perusahaan juga wajib melaporkan kecelakaan serta dampaknya tidak lebih dari 2×24 jam setelah pekerja dinyatakan mengalami penyakit, cacat, atau meninggal dunia,” ungkapnya.

Lanjutnya hal tersebut berdasarkan Pasal 11 Ayat 1 UU Nomor 1 Tahun 1970, Pengurus diwajibkan melaporkan tiap kecelakaan yang terjadi dalam tempat kerja yang dipimpinnya, pada pejabat yang ditunjuk oleh Menteri Tenaga kerja.

“Serta di atur juga dalam Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor: Per.03/Men/1998 tentang tata cara pelaporan dan pemeriksaan kecelakaan,” tuturnya.

Terakhir pihaknya mengatakan bahwa jika pihak perusahaan tidak melaporkan akan ada sanksi yang diberikan.

“Ada, Sanksi, berdasarkan Pasal 15 Juncto pasal 3 ayat 1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1970,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitaka kecelakaan kerja kembali terjadi di Jalan Hauling PT Indra Bakti Mustika (IBM) yang melibatkan dua kontraktor mining PT Karyatama Konawe Utara (KKU) di Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Hal tersebut diungkapkan Konsorsium Pemerhati Investasi Pertambangan (KPIP) menyoroti terkait kecelakaan kerja.

Dimana, dump truk (DT) milik PT PII dan PT GHI diduga terlibat dalam insiden kecelakaan kerja saat hauling, kedua perusahaan itu diduga kontraktor mining PT KKU.

“Peristiwa naas tersebut diduga melibatkan dua kontraktor PT.KKU, yaitu PT PII dan PT GHI,” kata Fauzan Dermawan, Minggu 22 Juni 2025.

Menurut Fauzan, berdasarkan informasi yang pihaknya terima kecelakaan kerja tersebut diduga terjadi Sabtu sore 21 Juni 2025, sekitar pukul 17.00 WITA.

“Iya, informasi yang kami terima insiden tersebut terjadi kemarin sore. Akibatnya, 2 driver milik PT PII dan PT GHI mengalami luka berat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengungkapkan bahwa insiden tersebut diduga terjadi akibat kondisi dump truk yang tidak layak operasi, kelalaian serta kurangnya penerapan sistem K3 yang dilakukan oleh PT KKU.

“Kami telah melakukan penelusuran, dan Informasi yang kami terima dari salah satu karyawan bahwa terdapat beberapa permasalahan diantaranya dugaan kondisi dump truk yang tidak layak operasi, serta adanya kelalaian dalam penerapan sistem K3 yang dilakukan oleh PT KKU. Pasalnya, saat hujan dan kondisi jalan sangat licin driver masih biarkan melakukan hauling,” bebernya.

Sementara itu, Koordinator II KPIP, Habrianto
mengatakan bahwa insiden tersebut menambah deretan kasus kecelakaan kerja di bidang pertambangan khususnya di Kabupaten Konawe Utara.

Sayangnya, meski kerap mengalami kecelakaan kerja namun tidak ada tindakan tegas yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sultra melalui Bidang Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker dan K3).

“Kinerja dan keberadaan Disnaker Sultra melalui Binwasnaker dan K3 perlu dipertanyakan. Sebab, ketiga perusahaan tersebut sering kali mengalami
insiden kecelakaan kerja, namun ironisnya tidak ada tindakan tegas yang diberikan, bahkan beberapa insiden kecelakaan kerja mereka kerap tidak dilaporkan ke instansi terkait,” tuturnya.

Sehingga pihaknya secara kelembagaan mendesak Binwasnaker dan K3 Sultra, untuk melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut, serta memberikan sanksi tegas terhadap PT KKU, PT PII dan PT GHI yang diduga lalai dalam menerapkan sistem K3.

“Tentunya insiden ini harus menjadi atensi serius. Pasalnya, baik PT KKU maupun kontaktor nya sering terlibat kecelakaan kerja. Jadi sudah seyogyanya Disnaker Sultra melalui Binwasnaker dan K3, harus segera mengevaluasi terkait penerapan sistem K3 perusahaan tersebut, serta melakukan penyelidikan dan memberikan sanksi tegas terhadap PT KKU maupun PT PII dan PT GHI,” jelasnya.

Habri juga memberikan warning kepada Binwasnaker dan K3 Sultra, agar profesional serta tidak main mata dengan PT KKU, PT PII dan PT GHI dalam insiden tersebut

“Insiden kecelakaan kerja ini bukan yang pertama kali untuk PT KKU, PT PII maupun PT GHI. Jadi, kembali kami ingatkan kepada Binwasnaker Sultra agar tidak main main dengan pihak pihak terkait,” tegasnya.

Sementara itu Kapolres Konut, AKBP Rico Fernanda saat dihubungi mengaku belum menerima laporan terkait insiden tersebut, baik dari pihak perusahaan maupun personel Kepolisian.

“Belum ada,” ujarnya singkat saat dihubungi via pesan WhatsApp.

Hal yang sama juga saat Kasat Reskrim Polres Konut AKP Patria Wanda Sigit.

“Belum ada, saya baru monitor juga dari kita,” katanya saat dihubungi via pesan WhatsApp

Terkait hal tersebut media ini juga telah berusaha mengkonfirmasi ke penanggung jawab PT KKU via pesan WhatsApp, SMS dan panggilan telepon, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan tanggapan.*

Teguh Santosa Kembali Terpilih Pimpin JMSI

KENDARIKINI.COM – Teguh Santosa, pendiri kantor berita politik Republik Merdeka (RMOL) dan dosen di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) untuk periode 2025-2030. Keputusan ini merupakan hasil Musyawarah Nasional (Munas) II JMSI yang berlangsung sukses di Hotel The Acacia Jakarta pada 21-22 Juni 2025.

Dukungan penuh dari 22 pengurus daerah JMSI se-Indonesia menjadi bukti kuat kepercayaan anggota terhadap kepemimpinan Teguh Santosa dalam mengarungi tantangan industri media siber ke depan.

Dalam sambutannya, Teguh Santosa menyoroti tantangan besar yang dihadapi media siber saat ini. Ia menekankan bagaimana dunia informasi sedang diserang oleh media sosial dan berbagai platform daring milik institusi, lembaga, atau bahkan swasta. Kondisi ini menuntut perusahaan pers untuk lebih adaptif dan inovatif.

Teguh juga memaparkan dua indikator keberhasilan sebuah perusahaan pers: kemampuan menyejahterakan karyawannya dan kemampuan membangun konten informasi yang berimbang. Ia mengakui bahwa membangun perusahaan pers yang profesional di tengah kondisi saat ini bukanlah hal yang mudah, dan di sinilah peran penting JMSI.

“Ber-JMSI diibaratkan sebagai wadah ‘kaum lemah’ yang ingin naik kelas,” ujar Teguh, menganalogikan kolaborasi antarperusahaan pers anggota JMSI. Melalui wadah ini, perusahaan-perusahaan dapat memanfaatkan sumber daya yang ada untuk saling mendukung dan menjadikan perusahaan pers anggota JMSI sebagai sandaran hidup bagi karyawannya.

Lebih lanjut, Teguh Santosa juga menekankan pentingnya penguatan model bisnis media digital. Menurutnya, ekosistem pers tidak hanya bisa hidup dari sisi idealisme semata, tetapi juga harus berkelanjutan secara ekonomi. Ia mendorong lahirnya inovasi dalam pengelolaan media, termasuk diversifikasi pendapatan dan pemanfaatan teknologi, demi menjaga kelangsungan hidup dan perkembangan media siber di Indonesia.

Dengan terpilihnya kembali Teguh Santosa, JMSI diharapkan akan semakin solid dan mampu menjawab tantangan industri media yang dinamis, serta terus berkontribusi dalam menyajikan informasi yang berkualitas dan berimbang bagi masyarakat.*

Lansia di Konawe Ditemukan Terjebak Didalam Sumur

KENDARIKINI.COM – Seorang lansia asal Desa Wadonggo, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan, bernama Harmin (68), ditemukan didalam sumur usai mencari pakan ternak kambing.

Peristiwa ini bermula pada kamis 19 Juni 2025 lalu, ketika korban meninggalkan rumah untuk mencari pakan ternak kambing.

“Awalnya pada hari kamis tanggal 19 juni 2025 jam 17.30 WITA perempuan Harmin meninggalkan rumahnya untuk mencari makanan ternak kambingnya,” kata Kapolsek Tinanggea, IPTU Mursadin, saat dikonfirmasi media ini, Minggu 22 Juni 2025.

Lanjut, kata dia, pada pukul 18.00 WITA anak korban merasa khawatir karna korban tak kunjung pulang ke rumah.

Disaat yang sama, anak korban juga berusaha menghubungi keluarga lainnya namun tak ada yang mengetahui keberadaan korban.

Kemudian anak korban menghubungi Pemerintah Desa Wadonggo untuk dilakukan pencarian bersama warga dan Polsek Tinanggea.

Keesokan harinya, Pada Jumat 20 Juni 2025, korban berhasil ditemukan didalam sumur yang tidak jauh dari kandang kambingnya.

“Pada hari jumat tanggal 20 juni 2025 sekitar jam 19.35 WITA, perempuan harmin telah di temukan oleh warga di dalam sumur yang tidak jauh dari kandang ternak kambing milik ibu harmin di Desa Watumelewe,” ujarnya.

Sambung Mursadin, korban lalu di evakuasi dengan cara ditarik dengan menggunakan tali dari sumur dalam kondisi lemas dan segera dibawa ke Puskesmas Tinanggea untuk mendapatkan perawatan medis.

“Kemudian warga melakukan evakuasi dengan menggunakan tali untuk menarik ibu Harmin dari dalam sumur dengan kondisi lemas, pipi luka syatan dan kaki terkelupas yang selanjutnya Ibu Harmin di bawa ke Puskesmas Tinanggea untuk jalani perawatan medis,” pungkasnya.(Amin)*

Upaya BPP Sultra Lestarikan Bahasa Wolio

KENDARIKINI.COM – Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menyelenggarakan peningkatan kompetensi guru utama dalam rangka revitalisasi Bahasa daerah (RBD) 2025.

Bahasa sasaran RBD kali ini, yaitu bahasa Wolio yang penuturnya tersebar di kepulauan Buton.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 16-20 Juni ini diikuti oleh 80 orang yang terdiri atas 76 guru SD/SMP dan 4 pegiat komunitas yang ada di Kota Baubau dan Kabupaten Buton Selatan.

Hadir pula dalam pembukaan kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, Eko Prasetya, yang mewakili Wali Kota Baubau; Ketua Lembaga Adat Kesultanan Buton yang juga merupakan Sultan Buton, La Ode Muh. Shamsul Qomar; Kepala BBP Sultra, Dewi Pridayanti; Kepala Dinas Pendidikan Kab. Buton Selatan; Kepala Dinas Kebudayaan Kab. Buton Selatan.

Kepala BBP Sultra, Dewi Pridayanti mengatakan bahwa tahun ini, revitalisasi dilaksanakan dengan sasaran dua bahasa, yaitu bahasa Tolaki dan bahasa Wolio. Ia juga berterima kasih kepada para pakar, maestro, dan para pemangku kepentingan atas dukungannya dalam pelaksanaan kegiatan ini.

“Dalam melaksanakan revitalisasi ini kami tidak bisa sendiri. Kami harus bergandengan tangan dengan pemerintah daerah. Kami (BBP Sultra) hanya pemantik, tetapi kewenangan bahasa daerah tetap berada di tangan pemerintah daerah, ” Ujarnya.

Ia berharap setelah kegiatan peningkatan kompetensi guru utama ini, peserta dapat melaksanakan pengimbasan di kepada rekan sejawat maupun generasi muda, siswa SD dan SMP. “Bahasa daerah mulai ditinggalkan generasi muda. Padahal bahasa daerah adalah identitas dan jari diri kita yang perlu dijaga. Terlambat tidak mengapa karena jika bukan kita siapa lagi yang akan melestarikan” jelasnya.

Sultan Buton yang hadir pada pembukaan ini menyampaikan bahwa revitalisasi bahasa daerah ini sangat penting untuk melestarikan bahasa daerah, khusus bahasa Wolio. “Harapannya dengan revitalisasi dapat meningkatkan kebangaan penutur bahasa terhadap bahasanya,” Jelasnya.

Ia juga menyarankan agar pembelajaran bahasa daerah dilaksanakan sejak usia dini. Oleh karena itu, sumber bahan bacaan berbahasa Wolio juga sangat penting dalam pembelajaran bahasa daerah. Ia juga berterima kasih kepada BBP Sultra telah melaksanakan kegiatan ini, semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dalam melestarikan bahasa Wolio.

Eka Prasetya, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau, mewakili Wali Kota Baubau menyampaikan bahwa kegiatan ini sesuai dengan visi Kota Baubau, yaitu Baubau Kota budaya yang cerdas, sejahtera, dan bermartabat. “Bahasa Wolio menjadi kebanggan bersama. Tidak semua daerah memiliki bahasa. Salah satu bentuk peradaban tinggi yaitu, kepemilikan bahasa,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Baubau telah melaksanakan program dalam pelestarian bahasa daerah, “Pada tingkat SD kami adakan ‘Belajar Wolio’ dan SMP ‘Buri Wolio'”.

Dalam kesempatan yang sama Kepala BBP juga memberikan cendera mata kepada Pemkot Baubau dan Lembaga Adat Kesultanan Buton berupa buku terbitan BBP Sultra. Narasumber yang memberikan materi pada peningkatan kompetensi guru utama, yaitu La Ode Alirman (Maestro Bahasa Wolio) , Arif Tasila (komedi tinggal), La Ode Kamaluddin (pidato), Abdul Weas (menulis cerpen), Agus Slamet (mendongeng), dan Asri (menyanyi kabanti).

Kegiatan Peningkatan Kompetensi Guru Utama Bahasa Wolio ini merupakan salah satu rangkaian Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) 2025 yang dicanangkan oleh Badan Bahasa dan dilaksanakan oleh 30 balai/kantor bahasa di seluruh Indonesia. Setelah kegiatan ini dilakukan pengimbasan di sekolah/komunitas oleh para guru utama yang kemudian dilaksanakan Festival Tunas Bahasa Ibu pada tingkat kabupaten/kota dan berlanjut ke tingkat provinsi.*

Komitmen Pemerintah Tekan Angka Putus Sekolah melalui SPMB

KENDARIKINI.COM – Memasuki minggu kedua bulan Juni tahun 2025, sejumlah kabupaten/kota telah sukses menggelar Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Kesuksesan SPMB ini merupakan hasil perencanaan dan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dan sejumlah mitra pendidikan di masing-masing daerah.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, mengatakan bahwa SPMB 2025 berprinsip dan mengedepankan aspek pemerataan, berkeadilan, dan kualitas layanan pendidikan. “Terkait dengan pemerataan akses, kami mendorong kepada pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota untuk melakukan pendekatan wilayah/rayonisasi. Sehingga pelibatan sekolah swasta sangat penting untuk memastikan ketercukupan daya tampung seluruh calon murid baru,” ujar Dirjen Gogot.

Dengan pelaksanaan SPMB yang sudah berlangsung di sejumlah wilayah, Dirjen Gogot mengapresiasi kerja keras pemerintah daerah dalam menyukseskan SPMB. “Perencanaan SPMB dengan melakukan pemetaan pendudukan dan sebaran sekolah menjadi hal utama terpenuhnya daya tampung murid di daerah. Selain itu, pelibatan sekolah swasta dan pemberian beasiswa kepada murid untuk bersekolah di sekolah swasta juga penting dalam menekan angka anak putus sekolah di suatu daerah,” tambah Dirjen Gogot.

Salah satu kesuksesan tersebut diungkap oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah, Sadimin. Ia mengungkapkan bahwa pelaksanaan SPMB di Jawa Tengah menghasilkan sejumlah praktik baik, di antaranya adalah pemberian perluasan akses bagi keluarga kurang mampu melalui sekolah boarding di tiga SMK negeri yang berada di Kota Semarang, Pati, dan Purbalingga. Selain itu, terdapat juga pemberian kuota sebanyak 3% daya tampung khusus kepada anak tidak sekolah dan anak panti asuhan.

“Pelaksanaan SPMB di Jawa Tengah juga memberikan prioritas utama kepada calon murid penyandang disabilitas. Lebih lanjut, kami juga memberikan kuota sebesar 5% daya tampung bagi calon murid yang tinggal di wilayah kecamatan yang belum ada SMA atau SMK Negeri melalui jalur domisili khusus,” ungkap Sadimin.

Sadimin menambahkan, pada SPMB tahun ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga telah melakukan program kemitraan bersama 139 sekolah SMA dan SMK swasta. Masing-masing sekolah tersebut membuka satu rombongan belajar dengan total 5.004 kursi untuk calon murid.

“Sasaran Program Kemitraan kami adalah calon murid yang termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kategori P1 (Miskin Ekstrim), P2 (sangat Miskin), dan P3 (Miskin) yang kami peroleh dari Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Sekolah penyelenggara program ini tentunya harus memenuhi persyaratan, yakni nilai akreditasi minimal B, memiliki ketercukupan sarana prasarana, memiliki ketercukupan tenaga guru, dan bersedia menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah,” tuturnya.

Selanjutnya, Sadimin menuturkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus berupaya menekan jumlah angka anak tidak sekolah dan anak rentan putus sekolah dengan mengalokasikan anggaran lebih dari 2 miliar rupiah dengan sasaran sebanyak 1.100 anak. Selain itu, Beasiswa Siswa Kurang Mampu (BSM) juga kembali diberikan kepada 15.000 sasaran penerima bantuan dengan jumlah anggaran 15 miliar rupiah.

“Setiap tahunnya kami mengikutsertakan sebanyak 10 anak untuk mengikuti pendidikan sampai lulus di SMA Taruna Nusantara Magelang dengan sepenuhnya pembiayaan dari APBD Jateng. Hingga saat ini, jumlah anak dari keluarga kurang mampu yang mengikuti program ini sebanyak 100 anak, dengan total biaya untuk tahun 2025 sebesar Rp. 2.520.000.000,00 kepada 10 anak,” pungkas Sadimin.

*Pemerintah Daerah Terbitkan Imbauan Cegah Kecurangan SPMB*
Praktik baik lainnya juga dilakukan oleh Pemerintah Kota Sawahlunto, Sumatra Barat, yang merilis Surat Edaran (SE) Walikota terkait Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi dalam Penyelenggaraan SPMB Tahun Ajaran 2025/2026. Dalam SE tersebut ditegaskan Pemerintah Kota Sawahlunto menghimbau untuk tidak memanfaatkan pelaksanaan SPMB untuk tindakan koruptif dan tidak yang menimbulkan konflik kepentingan, bertentangan dengan peraturan, dan memiliki resiko tindak pidana.

Selain itu, dalam SE yang ditandatangani oleh Penjabat (Pj.) Walikota Sawahlunto, Fauzan Hasan, juga mengajak kepada para pemangku kepentingan pendidikan untuk melakukan langkah-langkah pencegahan dan memberikan imbauan secara internal kepada pegawai ASN dan Non ASN di wilayah kerjanya untuk menolak gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajibannya.*

Kemendikdasmen Aktif Terjunkan Tim Pemantau ke Sekolah

KENDARIKINI.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus mengawal pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di seluruh daerah agar tidak ada satu pun anak Indonesia yang tertinggal dalam memperoleh layanan pendidikan. Dibangun dengan semangat pemerataan dan keadilan, SPMB dirancang bukan sebagai sistem seleksi, melainkan sistem yang memastikan setiap anak mendapatkan tempat di sekolah.

Untuk itu, Kemendikdasmen berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan dan validasi data prestasi, domisili, afirmasi, dan mutasi melalui koordinasi dengan dinas pendidikan di daerah, serta mendorong satuan pendidikan untuk melakukan verifikasi.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, menjelaskan bahwa seluruh pemerintah daerah telah menetapkan petunjuk teknis pelaksanaan SPMB Tahun 2025 sebagai turunan dari Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025.

“Sampai saat ini, kurang lebih 50% pemerintah daerah sudah masuk ke fase implementasi. Sebanyak 232 pemerintah kabupaten/kota dan 10 pemerintah provinsi sudah mulai melaksanakan SPMB. Sisanya akan dimulai minggu depan sampai dengan awal bulan Juli 2025,” ujar Dirjen Gogot.

Berdasarkan laporan dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen di 38 provinsi dalam rapat koordinasi bulan Juni 2025, proses pendaftaran baik daring maupun luring secara umum berjalan baik dan lancar. Kendala-kendala teknis yang muncul pun telah ditangani.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang telah mengawal pelaksanaan SPMB 2025 dengan komitmen penuh dan langkah-langkah konkret di lapangan,” ungkap Dirjen Gogot.

Komitmen Daerah untuk Pendidikan Inklusif

Implementasi SPMB yang inklusif telah banyak dijalankan di berbagai daerah. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan, misalnya, telah menjalin kerja sama dengan 92 sekolah swasta untuk menampung siswa yang tidak diterima di sekolah negeri.

“Kami punya bantuan pendidikan bagi siswa-siswi yang tidak keterima di negeri. Kami bekerja sama dengan 92 sekolah swasta. Jadi ketika murid-murid itu tadi tidak keterima di sekolah negeri, mereka akan tersalurkan ke sekolah-sekolah pendamping yang sudah bekerja sama dengan kami,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Deden Deni.

Deden menguraikan bahwa di Tangerang Selatan, terdapat 24 SMP negeri, dengan daya tampung 7 ribu siswa. Sementara itu, tren setiap tahunnya, dari 25 ribu lulusan SD, 12 ribu di antaranya mendaftar ke sekolah negeri. Sehingga ada selisih sebanyak 5 ribu siswa. “Ini solusi kami untuk akses pendidikan bagi warga Tangsel tanpa terkecuali. Sekolah swasta tadi juga terverifikasi di awal ketika bermitra dengan kami. Kami pun meyakinkan sekolah swasta untuk meningkatkan kualitasnya,” tambah Deden.

Hal serupa juga dilakukan oleh Pemerintah Kota Pekanbaru. Irpan Maidelis, Kepala Bidang Pembinaan SMP, menyebutkan bahwa Pemkot Pekanbaru telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan 16 sekolah swasta. Siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri akan dibebaskan dari seluruh biaya, dan status pembiayaan mereka disamakan dengan siswa di sekolah negeri.

“Status pembiayaannya nanti sama dengan sekolah-sekolah negeri yang ada di Kota Pekanbaru. Jadi tidak ada diminta biaya, baik SPP, ujian, dan biaya lainnya. Gratis sama dengan sekolah negeri yang ada di Kota Pekanbaru,” kata Irpan.

Selain itu, Wali Kota Pekanbaru akan memberikan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) Afirmasi kepada seluruh sekolah swasta di Kota Pekanbaru bagi siswa yang tidak mampu, yang tidak tertampung di sekolah negeri, termasuk uang pakaian siswa juga diberikan sebanyak tiga pasang. Irpan menyebut, “Akan diberikan dana BOSDA Afirmasi sebesar 1,5 juta per siswa. Itu sudah dimasukan ke dalam APBD untuk tahun 2025 ini.”

*Mitigasi Kecurangan: Masyarakat Diminta Aktif Mengawasi*

Untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tidak diskriminatif, Kemendikdasmen mengimbau masyarakat turut mengawasi pelaksanaan SPMB dan melaporkan jika menemukan pelanggaran. Pengaduan dapat dikirim melalui laman ult.kemdikbud.go.id dan posko-pengaduan.itjen.kemendikdasmen.go.id, atau langsung ke dinas pendidikan/inspektorat daerah setempat.

Sejumlah pemerintah daerah juga telah menerbitkan surat imbauan terkait pencegahan kecurangan dalam SPMB, salah satunya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor: 86/PK.03/DISDIK Tentang Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang Bersih dan Akuntabel di Provinsi Jawa Barat.

Dalam Surat Edaran tersebut, Pemprov Jawa Barat menekankan agar pelaksanaan SPMB harus berlangsung bersih dan akuntabel, serta objektif, transparan dan berkeadilan. Semua pemangku kepentingan, termasuk satuan pendidikan dan panitia seleksi SPMB wajib mematuhi dan berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hal tersebut salah satunya dilakukan dengan memastikan seluruh pihak terkait menandatangani pakta integritas tentang pelaksanaan SPMB. Selain itu, ditegaskan untuk tidak melakukan intervensi, titipan, dan/atau permintaan khusus yang tidak sesuai dengan asas-asas umum pemerintahan yang baik, dari pihak manapun kepada panitia seleksi SPMB.*

Mendikdasmen Beri Tiga Tips untuk Murid di SIKL

KENDARIKINI.COM – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, berdialog dengan pendidik, tenaga kependidikan, murid Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), maupun pengelola sanggar bimbingan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Rabu (18/6). Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan bahwa kunci keberhasilan Anak Indonesia Hebat terletak pada tiga hal utama, yaitu memiliki cita-cita yang tinggi, percaya diri, dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

“Bercita-citalah setinggi dan semulia mungkin. Kalian harus memiliki keyakinan untuk senantiasa menjadi pribadi yang lebih baik. Untuk dapat menggapai yang lebih baik, kalian harus memiliki cita-cita dan impian untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Selain itu, ia juga mendorong agar generasi muda menjadi individu yang percaya diri, bukan rendah diri. Menurutnya, rasa percaya diri merupakan kunci penting dalam meraih cita-cita. Dengan memiliki kepercayaan diri, setiap individu akan menyadari bahwa dirinya mampu dan memiliki potensi untuk mencapai tujuan sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

“Janganlah cepat puas dengan apa yang sudah kita capai. Dengan membaca dan mempelajari hal-hal baru, kita dapat tumbuh menjadi anak-anak yang mutitalenta,” tambahnya seraya mendorong agar generasi muda senantiasa bersemangat menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Dalam suasana yang penuh semangat dan antusiasme, ia juga menyampaikan berbagai pesan motivasi kepada seluruh peserta, khususnya untuk generasi muda. Ia menyampaikan bahwa dalam meraih sesuatu, tidak selalu segalanya berjalan dengan mudah. Setiap individu akan selalu dihadapi oleh berbagai rintangan dan tantangan. Oleh karena itu, jadilah individu yang tidak mudah menyerah terhadap berbagai kesulitan yang muncul di sepanjang perjalanan.

“Kalian juga harus senantiasa memiliki semangat dan energi untuk terus berbuat lebih baik. Oleh karena itu, jangan menyerah kepada keadaan,” tutupnya.

Ratusan Peserta Ikuti Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) di Kuala Lumpur

Sebelum berdialog, Mendikdasmen menyempatkan diri untuk senam pagi bersama ratusan pendidik, tenaga kependidikan, murid Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), maupun pengelola sanggar bimbingan di Kuala Lumpur.

Program Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) bertujuan untuk meningkatkan kesehatan fisik dan menanamkan kebiasaan baik pada anak-anak Indonesia. SAIH merupakan bagian dari Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Upaya ini menjadi langkah nyata Kemendikdasmen dalam menanamkan nilai-nilai karakter positif sejak dini kepada peserta didik, baik di dalam maupun luar negeri. Melalui kegiatan ini, anak-anak Indonesia diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, tangguh, dan berkarakter unggul, sebagai bagian dari upaya kolektif mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.*

Pengalaman Positif Orang Tua dan Siswa Mengikuti SPMB

KENDARIKINI.COM – Untuk mewujudkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2025/2026 yang transparan, akuntabel, adil dan inklusif, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Dirjen Diksi PKPLK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Tatang Muttaqin, melalukan peninjauan langsung ke SLBN Pembina Tingkat Provinsi Sumatra Utara, SMKN 9 Medan, dan SMKN 8 Medan, Sumatra Utara, pada Rabu (18/6).

Salah satu sekolah penyelenggara pendidikan inklusif, SLBN Pembina Tingkat Provinsi Sumatra Utara menerapkan layanan prima dengan mengedepankan SPMB yang transparan, akuntabel, adil dan inklusif. Kepala SLBN Pembina, Mardi Panjaitan, menuturkan jika sekolahnya membuka pendaftaran secara tatap muka. Hal ini merupakan salah satu layanan prima yang diberikan sekolah, karena SPMB untuk SLB berbeda dengan sekolah umum lainnya.

”SLB memang memerlukan penanganan khusus karena kualifikasi cukup berbeda dengan sekolah lainnya, sehingga kami membuka pendaftaran secara _offline_ agar orang tua murid juga mendapatkan penjelasan secara detil,” ujarnya.

Senada dengan pelaksanaan di SLBN Pembina, Kepala SMKN 8 Medan, Wilma Handayani, mengungkapkan jika sekolahnya memberikan pelayanan secara terbuka bagi para pendaftar yang mengalami kendala dalam koneksi internet maupun proses unggah dokumen. ”Mungkin ada sekitar 20 orang tua atau murid yang ke sekolah dan kami bantu menyelesaikan kendala dalam sistem, baik karena koneksi internet, maupun berkas yang harus diunggah. Pasti akan kita bantu di sekolah,” ucap Wilma.

Layanan terbaik pun diberikan SMKN 9 Medan dengan memberikan pelayanan terbuka bagi orang tua dan murid yang memerlukan bimbingan dalam proses pendaftaran SPMB melalui _call center_ yang disediakan oleh sekolah.

Salah seorang orang tua murid, Zeni Anwar, turut bangga jika anaknya diterima pada SMKN 8 Medan dengan Kompetensi Keahlian Desain dan Produksi Busana. ”Kami coba mengajukan melalui jalur nilai rapor. Alhamdulillah, tanpa ada kesulitan dalam prosesnya, anak saya diterima pada sekolah ini,” tutur Zeni.

Komentar yang sama disampaikan oleh Yunidar Wati, orang tua murid dari Ayu Sartika yang diterima di SMKN 9 Medan. Ia mengungkapkan jika anaknya diterima melalui jalur domisili dengan Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan tanpa mengalami kendala dalam proses pendaftaran. ”Kami tidak ada masalah dalam proses pendaftaran, memang hanya memerlukan waktu lebih karena pada saat itu yang sedang mengakses sistem cukup banyak,” ujar Wati.

Wati menambahkan jika dirinya tinggal dengan jarak yang dekat sekitar 60 meter dari sekolah, sehingga memudahkan anaknya untuk berjalan kaki saat berangkat dan pulang dari sekolah.

Pada kesempatan ini, Dirjen Tatang menuturkan bahwa pelaksanaan SPMB untuk SMK di Medan baru selesai dilaksanakan pada 17 Juni 2025 tanpa kendala. ”Secara proporsi, SMK memiliki ruang yang masih tersisa terutama di SMK negeri. Memang peminatnya berada di SMK tertentu dengan tingginya animo pada keahlian khusus yang menjadi pilihan,” ujarnya.

Dirjen Tatang juga menerangkan bahwa Kemendikdasmen telah mengantisipasi jika terdapat permasalahan dalam pelaksanaan SPMB. ”Apabila ada aduan-aduan, akan diproses oleh Unit Layanan Terpadu (ULT) di Kemendikdasmen. Kemudian, jika ditemukan secara spesifik, Inspektorat Jenderal langsung mengirimkan tim untuk melakukan proses pengecekan dan pengawasan lebih lanjut,” terangnya.

”Dengan ikhtiar pelaksanaan SPMB yang Transparan, Akuntabel, Adil dan Inklusif, mudah-mudahan pemerataan Pendidikan Bermutu untuk Semua dapat tercapai,” pungkas Dirjen Tatang.*

Arnol dan Aprilia Jadi Terbaik I Duta Bahasa Sultra

KENDARIKINI.COM – Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (BBP Sultra) sukses menyelenggarakan Malam Penganugerahan Duta Bahasa Sulawesi Tenggara pada 21 Mei 2025 di Hotel Claro Kendari. Kegiatan ini merupakan kegiatan puncak dari rangkaian kegiatan Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara yang diselenggarakan mulai tanggal 14—21 Mei 2025. Arnol Saputra dan Wa Ode Mekar Aprilia Akhwat terpilih menjadi terbaik I dalam Pemilihan Duta Bahasa Sulawesi Tenggara tahun 2025.

Menurut Koordinator Pelaksana Kegiatan, Dwi Pratiwi S. Husba, tercatat 134 yang mendaftar pada ajang ini hingga terpilih 86 peserta untuk mengikuti seleksi wawancara. Setelah seleksi wawancara, terpilih 20 finalis yang terdiri atas 10 finalis putra dan 10 finalis putri untuk mengikuti kegiatan pembinaan dan penilaian mulai tanggal 14—21 Mei 2025.

“Pembekalan finalis diisi dengan pemberian materi oleh beberapa narasumber, seperti kebijakan dan program prioritas balai bahasa, etika seorang duta, teknik wicara publik, bimbingan penulisan krida, pemahaman kebahasaan, kesastraan, dan budaya, pemanfaatan media sosial, serta materi pengembangan diri. Penilaian dimulai dari Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia(UKBI), penilaian bakat, presentasi proposal kegiatan kebahasaan dan kesastraan, dan wawancara substansi.”

Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara, Dewi Pridayanti, mengucapkan rasa terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir dan mendukung acara tersebut. “Kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2006 dan kami konsitsten untuk melaksanakan kegiatan ini karena ini merupakan wadah dan ruang untuk para generasi muda yang ada di Sulawesi Tenggara mengembangkan bakat dan minat terkait kebahasaan. Kedua puluh finalis merupakan generasi muda yang menjadi perpanjangan tangan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara yang mnjadi mitra kerja dalam melakasanakan pembinaan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra serta literasi,” jelasnya.

Dewi Pridayanti berharap agar kehadiran Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara dan Duta Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara dapat sama-sama bersinergi dengan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota yang ada di Sulawesi Tenggara dalam rangka pembinaan dan pemasyarakatan bahasa dan sastra dan literasi.

Dewan juri yang menilai para finalis pada malam penganugerahan ini antara lain, Bunda Literasi Kota Kendari Shintya Putri Anawula Sudirman, Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara Dewi Pridayanti, S.Sos., M.Adm.S.D.A., Dr. Irianto Ibrahim, Ravianty Dony, S.Psi., M.Psi. Psikolog., dan Idul Fatra.

Pada acara malam penganugerahan, terpilih 6 besar terbaik putra dan putri, serta 3 pasang pemenang kategori sebagai berikut:

Terbaik 1 Putra Arnol Saputra
Terbaik 1 Putri Wa Ode Mekar Aprilia Akhwat
Terbaik 2 Putra Muh. Aksel Takatuliang
Terbaik 2 Putri Khalilah Tun Nikmah Karany A.
Terbaik 3 Putra Ainal Yaqin
Terbaik 3 Putri Fera
Terbaik 4 Putra Dimas Ezy Yunus
Terbaik 4 Putri Wa Ode Yasrina Wati
Terbaik 5 Putra Muh. Nurfauzi Buburanda
Terbaik 5 Putri Sitti Annisa
Terbaik 6 Putra Fahmi Muhsin
Terbaik 6 Putri Annisa Aulia Hakim
Duta Bahasa Favorit Putra Rezha Dwi Iswanto
Duta Bahasa Favorit Putri Nurfaidah
Duta Bahasa Intelegensi Putra Aldi
Duta Bahasa Intelegensi Putri Jessy Muthia Ayu Ningtyas
Duta Bahasa Persahabatan Putra Arun Zulfikar Ramadhan
Duta Bahasa Persahabatan Putri Alifia Virgine Pratini M.
Duta Bahasa Sastra dan Budaya Putra Kadek Darmawan
Duta Bahasa Sastra dan Budaya Putri Elda Wati.*

Sepenggal Kisah Perjalanan ‘Bahtra’

Malam itu di Astana, Ibukota Kazakhstan, Negara terkaya dan terbesar di Asia Tengah, kami bercerita satu sama lain bagaimana memulai perjalanan, lika liku, jatuh bangun, bahkan seringkali melewati tanjakan yang hampir membuat kami menyerah hingga akhirnya berkat kebaikan sang pencipta, nasib membawa kami menjadi anggota DPR.

Sahabat kami Gulam Mohamad Sharon, atau yang biasa kami panggil Sharon memulai karirnya dari berjualan pulsa semenjak menjadi mahasiswa di IPB Bogor hingga menjadi pengusaha di Kalimantan Barat dan pada tahun 2024 ia berhasil terpilih sebagai anggota DPR-RI dapil Kalimantan Barat.

Sahabat kami yang kedua adalah Ujang Bey, sapaan akrabnya Bey atau biasa kami memanggilnya Jhon. Ia memulai dari Tenaga Ahli (TA) di DPR. Biasanya para TA disebut sebagai “Fraksi Balkon”. Bey akhirnya berhasil menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem untuk periode 2024-2029.

Kami memang berbeda partai, Beliau berdua berasal dari Fraksi yang sama yaitu Fraksi Nasdem, sementara saya berasal dari Fraksi Gerindra. Walau kami berbeda partai tapi perjalanan hidup kami mirip. Kami dilahirkan di pelosok negeri, Ujang bey (Bey) dilahirkan dipelosok desa di Karawang, Sharon dilahirkan di pelosok desa di Kalimantan Barat yaitu Sintang, begitupun saya yang juga dilahirkan di pelosok desa dari orang tua yang paspasan.

Kami hanyalah orang kampung yang bermodalkan semangat, ketekunan, keyakinan yang kuat, bahkan seringkali kami memiliki kenekatan.

Sambil menatap Istana Presiden Kazakhstan yang begitu megah, sesekali kami merenung, dan berucap bahwa kebaikan apa yang pernah kami perbuat hingga Tuhan begitu baik memberi takdir ini kepada kami. Semoga Takdir yang sedang Tuhan titip kepada kami membuat kami bisa berbuat lebih banyak untuk daerah yang kami wakili dan untuk Indonesia tercinta.

Dan teruntuk anak-anak kampung Teruslah Bermimpi, dan Semoga Tuhan yang Maha Kuasa Terus menuntunmu untuk menggapai mimpi yang sedang kamu perjuangkan.*

Dua Kontraktor Mining PT KKU Dikabarkan Terlibat Kecelakaan Kerja

KENDARIKINI.COM – Kecelakaan Kerja kembali terjadi di Jalan Hauling PT Indra Bakti Mustika (IBM) yang melibatkan dua kontraktor mining PT Karyatama Konawe Utara (KKU) di Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Hal tersebut diungkapkan Konsorsium Pemerhati Investasi Pertambangan (KPIP) menyoroti terkait kecelakaan kerja.

Dimana, dump truk (DT) milik PT PII dan PT GHI diduga terlibat dalam insiden kecelakaan kerja saat hauling, kedua perusahaan itu diduga kontraktor mining PT KKU.

“Peristiwa naas tersebut diduga melibatkan dua kontraktor PT.KKU, yaitu PT PII dan PT GHI,” kata Fauzan Dermawan, Minggu 22 Juni 2025.

Menurut Fauzan, berdasarkan informasi yang pihaknya terima kecelakaan kerja tersebut diduga terjadi Sabtu sore 21 Juni 2025, sekitar pukul 17.00 WITA.

“Iya, informasi yang kami terima insiden tersebut terjadi kemarin sore. Akibatnya, 2 driver milik PT PII dan PT GHI mengalami luka berat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengungkapkan bahwa insiden tersebut diduga terjadi akibat kondisi dump truk yang tidak layak operasi, kelalaian serta kurangnya penerapan sistem K3 yang dilakukan oleh PT KKU.

“Kami telah melakukan penelusuran, dan Informasi yang kami terima dari salah satu karyawan bahwa terdapat beberapa permasalahan diantaranya dugaan kondisi dump truk yang tidak layak operasi, serta adanya kelalaian dalam penerapan sistem K3 yang dilakukan oleh PT KKU. Pasalnya, saat hujan dan kondisi jalan sangat licin driver masih biarkan melakukan hauling,” bebernya.

Sementara itu, Koordinator II KPIP, Habrianto
mengatakan bahwa insiden tersebut menambah deretan kasus kecelakaan kerja di bidang pertambangan khususnya di Kabupaten Konawe Utara.

Sayangnya, meski kerap mengalami kecelakaan kerja namun tidak ada tindakan tegas yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sultra melalui Bidang Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker dan K3).

“Kinerja dan keberadaan Disnaker Sultra melalui Binwasnaker dan K3 perlu dipertanyakan. Sebab, ketiga perusahaan tersebut sering kali mengalami
insiden kecelakaan kerja, namun ironisnya tidak ada tindakan tegas yang diberikan, bahkan beberapa insiden kecelakaan kerja mereka kerap tidak dilaporkan ke instansi terkait,” tuturnya.

Sehingga pihaknya secara kelembagaan mendesak Binwasnaker dan K3 Sultra, untuk melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut, serta memberikan sanksi tegas terhadap PT KKU, PT PII dan PT GHI yang diduga lalai dalam menerapkan sistem K3.

“Tentunya insiden ini harus menjadi atensi serius. Pasalnya, baik PT KKU maupun kontaktor nya sering terlibat kecelakaan kerja. Jadi sudah seyogyanya Disnaker Sultra melalui Binwasnaker dan K3, harus segera mengevaluasi terkait penerapan sistem K3 perusahaan tersebut, serta melakukan penyelidikan dan memberikan sanksi tegas terhadap PT KKU maupun PT PII dan PT GHI,” jelasnya.

Habri juga memberikan warning kepada Binwasnaker dan K3 Sultra, agar profesional serta tidak main mata dengan PT KKU, PT PII dan PT GHI dalam insiden tersebut

“Insiden kecelakaan kerja ini bukan yang pertama kali untuk PT KKU, PT PII maupun PT GHI. Jadi, kembali kami ingatkan kepada Binwasnaker Sultra agar tidak main main dengan pihak pihak terkait,” tegasnya.

Sementara itu Kapolres Konut, AKBP Rico Fernanda saat dihubungi mengaku belum menerima laporan terkait insiden tersebut, baik dari pihak perusahaan maupun personel Kepolisian.

“Belum ada,” ujarnya singkat saat dihubungi via pesan WhatsApp.

Hal yang sama juga saat Kasat Reskrim Polres Konut AKP Patria Wanda Sigit.

“Belum ada, saya baru monitor juga dari kita,” katanya saat dihubungi via pesan WhatsApp

Terkait hal tersebut media ini juga telah berusaha mengkonfirmasi ke penanggung jawab PT KKU via pesan WhatsApp, SMS dan panggilan telepon, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan tanggapan.*

Rumah Lansia di Kolaka Dilahap Sijago Merah

KENDARIKINI.COM – Satu unit rumah semi permanen milik seorang lansia di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dilahap Si Jago Merah.

Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Lalombaa, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka, pada minggu 22 Juni 2025 sekitar pukul 12.30 WITA.

“Pada hari minggu tanggal 22 Juni 2025 sekira pukul 12.30 Wita, telah terjadi kebakaran rumah semi permanen di Jalan Pelanduk, Kelurahan Lalombaa, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka,” kata Kasi Humas Polres Kolaka, Iptu Dwi Arif, Minggu 22 Juni 2025.

Dwi Arif menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula saat pemilik rumah inisial AB (68) sedang berada di ruang tamu. Disaat itu, AB (68) mencium bau hangus sehingga dirinya mencari sumber dari bau hangus tersebut.

Ketika beralih ke bagian lantai dua rumahnya, AB (68) melihat kobaran api yang sudah membakar dinding rumah yang berbahan kayu sehingga AB (68) segera keluar dan meminta pertolongan masyarakat setempat.

“Pada saat pemilik rumah naik ke atas lantai dua rumahnya sudah terlihat kobaran api yang membakar dinding rumah yang terbuat dari kayu. Sehingga pemilik rumah bergegas keluar dari rumah dan meminta pertolongan kepada warga disekitar,” ujarnya.

Sekitar pukul 12.30 WITA Bhabinkamtibmas kelurahan Lalombaa, Bripka Imran Tonapa, bersama peronel piket siaga polsek Kolaka tiba di lokasi dan segera menghubungi Pemadam Kebakaran Kolaka.

Dwi Arif menambahkan, akibat kobaran api yang sangat besar seisi rumah habis dilahap Si Jago Merah.

“Namun besarnya kobaran api dan material serta perabot rumah tangga yang terbuat dari kayu sehingga mengakibatkan rumah saudara AB habis terbakar,” tambahnya.

Untuk penyebab terjadinya kebakaran tersebut, sambung Dwi Arif, masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Adapun barang-barang yang hangus terbakar yakni sebagai berikut :

-1 Unit Rumah semi permanen ukuran 8X10 hangus terbakar.

-2 buah spring bed.

-2 buah lemari pakaian.

-Prabotan rumah tangga.

-1 unit TV.

-1 unit kulkas.

Kemudian total kerugian material yang ditimbulkan dari kebakaran ini diperkirakan kurang lebih sekitar Rp100.000.000.(Amin)*

Soal Dugaan Pembangunan Perumahan yang Ancam Keselamatan Warga, Dewan Desak Djavino Bertanggung Jawab

KENDARIKINI.COM – Anggota DPRD Kota Kendari, LM Rajab Jinik menyoroti pembangunan perumahan Djavino 5, 6 dan 7 di Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Minggu 22 Juni 2025.

“Terkait dengan permasalahan yang mengancam keselamatan warga di perumahan Djavino, saya pikir ini menjadi tanggung jawab pihak Djavino,” kata Politisi Golkar.

Sambungnya bahwa jika dikemudian hari sampai terjadi peristiwa maka pihak Perumahan Djavino mesti bertanggung jawab.

“Jika memang dikemudian hari terjadi kelalaian dan dikemudian hari menimbulkan korban, saya pikir aturan dari pemerintah kita tegas, cabut izinnya,” tambah Anggota DPRD Kota Kendari Dapil Kambu-Baruga.

Lanjutnya ketika hal tersebut menjadi tanggung jawab perumahan, maka pihak Perumahan juga mesti melakukan langkah pencegahan.

“Ketika dia menjadi tanggung jawab pihak Perumahan, maka dia harus melakukan pencegahan, dia harus menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya,” ungkap Wakil Ketua Bapemperda Kota Kendari.

Pihaknya juga meminta pemerintah setempat melihat persoalan ini.

“Kita juga minta pihak RT, RW, lurah dan camat untuk turun dan memberikan teguran terhadap perumahan Djavino,” tutur anggota Komisi III DPRD Kota Kendari.

Pihaknya juga menyampaikan jika belum ada tindak lanjut, pihaknya juga akan memanggil pihak Perumahan Djavino.

“Kita juga akan memanggil pihak Perumahan Djavino,” pungkas anggota DPRD Kota Kendari Dua Periode.

Sebelumnya diberitakan Ketua Hippmakot Kendari, Ibrahim mengatakan berdasarkan informasi yang pihaknya terima ada beberapa unit perumahan warga yang terancam ketika musim penghujan datang.

Ibrahim merinci sekitar belasan rumah terancam terkena longsor, untuk itu pihaknya mempertanyakan izin lingkungan perumahan Djavino.

“Ada bekas potongan atau cutting di wilayah yang berbukit di perumahan Djavino, nah ini belum di pondasi atau ditaluk,” katanya.

“Posisi ini membahayakan warga perumahan itu sendiri,” tambahnya.

Ibrahim yang juga menerima informasi dari warga tersebut, telah turun ke lapangan untuk memastikan hal tersebut.

“Tadi kita turun, dan kita lihat ada beberapa titik yang menjadi ancaman keselamatan perumahan warga saat penghujan datang,” ungkapnya.

Lanjutnya terkait hal tersebut pihaknya pun menanyakan perizinan yang dimiliki oleh Perumahan Djavino.

“Kita minta perumahan Djavino untuk segera melakukan perbaikan, jangan menunggu terjadi bencana longsor baru mau bergerak,” tegasnya.

“Kami juga minta pihak berwenang untuk turun lapangan dan mengevaluasi perizinan yang dimiliki perumahan Djavino,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu penanggung jawab perumahan Djavino, Ranla yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp, SMS dan panggilan telepon belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.*

Diduga Ancam Keselamatan Warga, Pihak Berwenang Diminta Evaluasi Perizinan Perumahan Djavino di Kendari

KENDARIKINI.COM – Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kota (Hippmakot) Kendari mempertanyakan izin lingkungan perumahan Djavino 5, 6 dan 7 di Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Minggu 22 Juni 2025.

Ketua Hippmakot Kendari, Ibrahim mengatakan berdasarkan informasi yang pihaknya terima ada beberapa unit perumahan warga yang terancam ketika musim penghujan datang.

Ibrahim merinci sekitar belasan rumah terancam terkena longsor, untuk itu pihaknya mempertanyakan izin lingkungan perumahan Djavino.

“Ada bekas potongan atau cutting di wilayah yang berbukit di perumahan Djavino, nah ini belum di pondasi atau ditaluk,” katanya.

“Posisi ini membahayakan warga perumahan itu sendiri,” tambahnya.

Ibrahim yang juga menerima informasi dari warga tersebut, telah turun ke lapangan untuk memastikan hal tersebut.

“Tadi kita turun, dan kita lihat ada beberapa titik yang menjadi ancaman keselamatan perumahan warga saat penghujan datang,” ungkapnya.

Lanjutnya terkait hal tersebut pihaknya pun menanyakan perizinan yang dimiliki oleh Perumahan Djavino.

“Kita minta perumahan Djavino untuk segera melakukan perbaikan, jangan menunggu terjadi bencana longsor baru mau bergerak,” tegasnya.

“Kami juga minta pihak berwenang untuk turun lapangan dan mengevaluasi perizinan yang dimiliki perumahan Djavino,” pungkasnya.

Sementara itu salah satu penanggung jawab perumahan Djavino, Ranla yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp, SMS dan panggilan telepon belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.*

Turnamen Voli Afika Group Perebutkan Hadiah Puluhan Juta Rupiah

KENDARIKINI.COM – Open turnamen bola voli Afika Group PT. Sahir Propetindo Niaga hadirkan hadiah puluhan juta rupiah, Minggu 22 Juni 2025.

Total hadiah dari kegiatan ini sebesar Rp66.000.000. Untuk juara 1 mendapatkan hadiah sebesar Rp15.000.000, juara 2 sebesar Rp10.000.000, juara 3 sebesar Rp5.000.000 dan juara 4 sebesar Rp3.000.000.

Pemilik Afika Residence dan Afika Land, Sahirudin, mengatakan kegiatan tersebut akan berlangsung dari selama 16 hari.

“Rencana kegiatan berdasarkan jadwalnya ini akan berlangsung kurang lebih 16 hari,” katanya pada sejumlah awak media.

Lanjut, kata dia, latar belakang kegiatan ini untuk mengembangkan olahraga bola voli dan meningkatkan sportifitas antar sesama atlet.

“Untuk mengembangkan seni olahraga di bidang bola voli dan mudah-mudahan menumbuhkan semangat juang dan sportifitas para atlet,” ujarnya.

Selain itu, dalam kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet baru yang sangat berkompeten di bidang olahraga bola voli.

Untuk diketahui, dalam kegiatan ini pula terdapat sekitar puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).(Amin)*

Dukung Atlit, Afika Group Gelar Turnamen Voli se Sultra

KENDARIKINI.COM – Afika Group PT. Sahir Propetindo Niaga menggelar open turnamen bola voli putra – putri se Sulawesi Tenggara, Minggu 22 Juni 2025.

Kegiatan ini bertempat di lapangan voli perumahan afika park, jalan KS. Tubun, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Disisi lain, kegiatan ini pula turut di ikuti oleh sebanyak 62 tim yang diantaranya terdiri dari 40 tim putra dan 22 tim putri.

Adapun tujuan dari kegiatan ini ialah untuk menumbuhkan kembangkan atlet bola voli di jazirah Sultra.

Melalui kesempatan ini turut hadir Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman. Ia mengatakan bahwa kegiatan merupakan event terbesar di Sultra dalam pelaksanaan kegiatan turnamen bola voli.

“Alhamdulillah kami sangat support kegiatan ini,” kata Sudirman saat dihadapan awak media.

Selain itu, Sudirman juga turut mengapresiasi model pembangunan perumahan Afika Group. Menurutnya, Afika Group adalah perusahaan properti yang patuh regulasi dalam menjalankan aktivitasnya.

Kemudian, Sudirman berharap bahwa kegiatan ini sebaiknya diselenggarakan secara berkelanjutan agar terciptanya bibit-bibit atlet bola voli yang berkualitas.

“Kami berharap kedepannya ada lagi kegiatan kedua supaya ini menjadi agenda tahunan dan kami pemerintah kota kendari akan mensupport baik itu materi maupun non materi,” pungkasnya.(Amin)*

Begini Nilai Ekspor Impor di Sultra

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, serta Perkembangan Pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin 2 Juni 2025.

“Nilai ekspor Sulawesi Tenggara April 2025 mencapai US$317,79 juta atau turun 0,51 persen dibanding ekspor April 2024 yang tercatat US$319,41 juta. Sejalan dengan itu, volume ekspor April 2025 tercatat 226,34 ribu ton atau turun 1,84 persen dibanding volume ekspor April 2024 yang tercatat 230,58 ribu ton,” jelasnya.

Sementara Nilai impor Sulawesi Tenggara April 2025 mencapai US$181,47 juta, naik 70,53 persen dibandingkan April 2024. Volume impor Sulawesi Tenggara April 2025 senilai 533,83 ribu ton, naik 75,43 persen dibandingkan April 2024.*

Nilai Tukar Petani di Sultra Alami Peningkatan

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, serta Perkembangan Pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin 2 Juni 2025.

“NTP Sulawesi Tenggara pada Mei 2025 tercatat sebesar 113,94 atau meningkat sebesar 0,82 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 113,02,” katanya.

Sambungnya Nilai Tukar Petani (NTP) Sulawesi Tenggara pada Mei 2025 mengalami peningkatan sebesar 0,82 persen dari 113,02 menjadi 113,94. Peningkatan NTP tersebut disebabkan oleh indeks harga yang diterima petani (It) yang meningkat sebesar 0,82 persen, sedangkan indeks harga yang diterima petani (Ib) mengalami penurunan sebesar 0,02 persen.

“NTP masing-masing subsektor tercatat sebagai berikut: Subsektor Tanaman Pangan (NTPP) 101,71; Subsektor Hortikultura (NTPH) 110,47; Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat (NTPR) 125,82; Subsektor Peternakan (NTPT) 106,55 dan Subsektor Perikanan (NTNP) 103,25. Sementara itu, Indeks NTP Nasional sebesar 121,15 atau naik 0,07 persen dari bulan sebelumnya sebesar 121,06,” ungkapnya.

Lanjutnya Pada Mei 2025 terjadi penurunan Indeks Konsumsi Rumah Tangga (IKRT) di Sulawesi Tenggara sedalam 0,10 persen yang salah satu penyebabnya oleh penurunan nilai indeks pada kelompok pengeluaran makanan, minuman dan tembakau.*

Tingkat Penghunian Kamar Hotel Bintang di Sultra Alami Peningkatan

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, serta Perkembangan Pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin 2 Juni 2025.

“Perkembangan Pariwisata Bulan April 2025 Provinsi Sulawesi Tenggara Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Sulawesi Tenggara pada April 2025 tercatat sebesar 29,12 persen atau mengalami peningkatan 6,40 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Maret 2025) yang tercatat sebesar 22,72 persen,” jelasnya.

Sambungnya Tingkat Pemakaian Tempat Tidur (TPTT) hotel bintang di Sulawesi Tenggara pada April 2025 tercatat sebesar 27,37 persen atau mengalami peningkatan 5,75 poin dibandingkan dengan TPTT bulan sebelumnya (Maret 2025) yang tercatat sebesar 21,62 persen.

“Rata-rata lama menginap tamu hotel bintang di Sulawesi Tenggara pada April 2025 tercatat selama 1,15 malam atau mengalami penurunan dibandingkan dengan bulan sebelumnya (Maret 2025) yang tercatat selama 1,16 malam,” tambahnya.

Lanjutnya Persentase perbandingan antara tamu asing dan tamu dalam negeri (domestik) pada April 2025 tercatat 98,56 persen adalah tamu domestik dan sisanya 1,44 persen adalah tamu asing atau mengalami pergeseran 0,01 poin.*

Begini Perkembangan Penggunaan Transportasi di Sultra

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, serta Perkembangan Pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin 2 Juni 2025.

“Pada April 2025, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat dari Sulawesi Tenggara tercatat sebanyak 62.543 orang, mengalami kenaikan sebesar 23,00 persen dibandingkan Maret 2025 yang mencapai 50.848 orang. Kenaikan serupa juga terjadi pada jumlah penumpang yang datang, yaitu sebesar 19,91 persen, dari 52.163 orang pada Maret menjadi 62.548 orang di bulan April,” jelasnya.

Sambungnya Jumlah penumpang angkutan laut domestik yang berangkat pada April 2025 meningkat sebesar 59,16 persen dibandingkan bulan sebelumnya, dari 112.797 orang menjadi 179.528 orang.

“Sementara pada penumpang yang datang terjadi penurunan sebesar 16,74 persen, dari 155.307 orang pada Maret menjadi 129.308 orang di bulan April.

“Jumlah barang yang dibongkar dari kapal domestik mengalami penurunan sebesar 25,20 persen, dari 1.286.459 ton pada Maret menjadi 962.249 ton pada April 2025. Sejalan dengan itu, jumlah barang yang dimuat juga mengalami penurunan sebesar 2,57 persen, dari 2.111.915 ton menjadi 2.057.742 ton,” pungkasnya.*

Begini Catatan BPS Soal Inflasi dan Deflasi di Sultra

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, serta Perkembangan Pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Kurniawan, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin 2 Juni 2025.

“Pada Mei 2025 terjadi inflasi year on year (yoy) Provinsi Sulawesi Tenggara 1,71 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 108,72. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Kolaka 3,15 persen dengan IHK 109,86 dan inflasi terendah tercatat di Kota Kendari 1,12 persen dengan IHK 107,87,” katanya.

Lanjutnya Inflasi yoy terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks kelompok pengeluaran.

“Yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau 2,29 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,60 persen; kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,91 persen; kelompok kesehatan 2,52 persen; kelompok transportasi 0,39 persen; kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 2,08 persen; kelompok pendidikan 1,50 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/ restoran 2,57 persen; dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 6,89 persen. Kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi y-on-y, yaitu: kelompok pakaian dan alas kaki 1,28 persen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,09 persen,” ungkapnya.

Sambungnya Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami deflasi month to month 0,14 persen dan mengalami inflasi year to date pada bulan Mei 2025 2,03 persen.*

Kapolda Sultra Cup Resmi Digelar

KENDARIKINI.COM – Kejuaraan Olahraga Kapolda CUP dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-79, resmi dibuka di Lapangan Tenis Mapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat (20/6/2025) pagi.

Pembukaan kejuaraan Kapolda CUP Hari Bhayangkara ke-79 2025 ini, dipimpin langsung Waka Polda Sultra, Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana dan juga dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Sultra.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana menyampaikan kejuaraan olaharaga ini selain dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, juga sebagai wadah untuk silaturahmi dan ajang peningkatan prestasi atlit dalam pencarian bibit yang potensial.

“Sesuai dengan slogan kami, “Polisi Untuk Masryarakat”, sehingga Kejuaraan ini dibuka untuk masyrakat umum. Ini bukan hanya ajang untuk berkompetisi, tetapi lebih dari itu, ini adalah sarana untuk membangun tali persaudaraan dalam bingkai persatuan dan kesatuan,” kata Amur.

Jenderal Polisi Bintang satu itu juga memberikan apresiasi terhadap seluruh panitia yang terlibat, karena telah sukses menyelenggarakan kegiatan kejuaraan Hari Bhayangkara ke-79 2025.

“Saya memberikan apresiasi dan ucapkan terima kasih kepada panitia penyelenggara yang sudah bekerja keras dan sukses melaksanakan kegiatan ini,” ucapnya.

Ketua Panitia Kejuaraan Olahraga Hari Bhayangkara ke-79 Polda Sultra, Kombes Pol Bambang Wijanarko mengatakan, jumlah Cabang Olahraga (Cabor) yang dilagakan diantaranya Mini Soocer, Tenis dan Badminton.

“Untuk Cabor Mini Soccer ada 16 tim, Tenis 18 peserta damn Badminton sebanyak 100 pasangan. Ketiga Cabor ini akan bertanding di Mapolda Sultra,” ujarnya.

Bammbang juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kejuaraan Olahraga dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79 di Polda Sultra.

“Kami sebagai ketua panitia pelaksana pertandingan dari 3 Cabor tersebut, dalam rangka Kejuaraan Kapolda Cup Hari Bhayangkara ke-79 2025, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini,” tutupnya.*

Wujud Proaktif Mitigasi Potensi Bencana, PT Vale Simulasi Rencana Tindak Darurat Bendungan

KENDARIKINI.COM – Sebagai perusahaan pertambangan nikel berkelanjutan yang berakar kuat di Indonesia dan berkomitmen pada prinsip-prinsip keselamatan khususnya pada area sekitar operasional, PT Vale Indonesia Tbk bagian dari group MIND ID melaksanakan kewajiban melaksanakan Rencana Tanggap Darurat (RTD) sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanggulangan keadaan darurat, 18 Juni 2025.

Salah satu wujud pelaksanaan tersebut dengan menggelar simulasi implementasi Rencana Tindak Darurat (RTD) Bendungan Seri Sungai Larona di Malili, pada Rabu, 18 Juni 2025. Simulasi RTD dilangsungkan mulai 07.30-12.00 WITA di beberapa lokasi; Lapangan Merdeka, Lapangan Verbeck, Desa Balantang, Desa Wewangriu, dan Desa Karebbe.

Simulasi dilakukan berdasar studi dan konsultasi penerapan Rencana Tindak Darurat (RTD) yang diatur sesuai Undang-Undang (UU) Penanggulangan Bencana (UU No. 24/2007), Peraturan Pemerintah tentang Bendungan (PP No. 37/2010), Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Permen PUPR No. 27/PRT/M/2015), dan Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana (PP No. 21/2008). Juga bagian dari ketentuan yang diatur dalam Dokumen Panduan RTD Bendungan Seri Sungai Larona yang telah disetujui dan ditandatangani PT Vale, dan Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang (BBWS-PJ), dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur pada Juli 2017.

Head of Mine Sorowako Operation PT Vale, Iqbal Al Farobi mengatakan, perseroan berkewajiban secara berkala melakukan updating dokumen RTD dan simulasi sebagai pemilik dan pengelola bendungan, yakni Bendungan Batubesi yang dibangun 1978, Balambano yang dibangun 1999 dan Karebbe yang dibangun tahun 2011. Dimana, tiga bendungan tersebut berfungsi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di ketiga bendungan yang memasok energi listrik sebesar 365 megawatt untuk mendukung operasi Perusahaan.

“Simulasi RTD yang pertama kami lakukan pada akhir 2018, direncanakan berkala lima tahun sekali untuk mengetahui sekaligus mengevaluasi kesiapan kita dalam krisis dan kondisi darurat baik karena sebab alam atau ulah manusia,” kata Iqbal Al Farobi, mewakili Chief Operation and Infra PT Vale Abu Ashar.

“Kami berpandangan mitigasi sangat penting. Jangan menunggu krisis terjadi, baru membuat rencana setelah kejadian. Itu sudah terlambat,” tegas Iqbal, sembari mengapresiasi kolaborasi multipihak dalam kegiatan ini dan mengundang evaluasi pelaksanaan dari pihak-pihak yang terlibat.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyatakan penghargaan atas langkah proaktif dan kolaboratif PT Vale dalam memitigasi bencana. “Kita tidak pernah berharap adanya bencana, tetapi kalau terjadi banjir akibat kegagalan bendungan maka wilayah paling terdampak adalah Malili. Sekitar 12.000 warga berpotensi menjadi korban dan kerugian dikalkulasi bisa mencapai 300 miliar rupiah,” kata Bupati. “Alhamdulillah simulasi ini menjadi mekanisme warning untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat sehingga dampak bisa diminimalisir,” lanjut Bupati.

Pelaksanaan simulasi melibatkan personel PT Vale dan perangkat Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, perwakilan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur, Koramil, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Kesehatan, Basarnas, Palang Merah Indonesia, Pemadam Kebakaran, perangkat kecamatan, desa, hingga dusun, Satpol PP, Potensi SAR, serta sejumlah relawan. Simulasi juga dipantau oleh tim penilai yang berasal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD) Provinsi Sulawesi Selatan, dan BBWS-PJ.

Selain personel lintas-instansi, simulasi ini juga diikuti sekurangnya 315 warga dari delapan perwakilan delapan desa yang berada di dataran sepanjang aliran Sungai Larona, yakni Desa Wewangriu, Baruga, Balantang, Malili, Laskap, Puncak Indah, Pongkeru, dan Pasi-pasi.

*Skenario Eskalasi Status*

Skenario simulasi digodok mulai Mei 2025 dengan penyelenggaraan Table Top Exercise, suatu forum untuk mendiskusikan dan melatih skenario-skenario koordinasi dan tindakan penanganan situasi darurat. Dilanjutkan sosialisasi kepada masyarakat pada 10-14 Juni 2025, serta gladi bersih pra-simulasi pada Selasa, 17 Juni 2025.

Skenario simulasi merangkaikan alur komunikasi antar pihak saat terjadi eskalasi status, evakuasi warga dari lokasi terdampak, penanganan kondisi darurat, serta teknis pengakhiran kondisi darurat. Secara garis besar jalannya simulasi sebagai berikut:

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menginformasikan potensi curah hujan tinggi dan badai. Hujan lebat terus-menerus mengguyur wilayah Luwu Timur, membuat ketinggian air di aliran Sungai Larona naik secara signifikan. Operator PLTA PT Vale pun mengaktifkan status Waspada.

Status tersebut dikomunikasikan oleh hydro operator kepada Head Energy and Logistics yang meneruskannya kepada Emergency Management Team (EMT) Coordinator. EMT bersurat kepada Bupati Luwu Timur, dengan tembusan kepada BPBD Luwu Timur, Kepolisian Resort Luwu Timur, Komandan Komando Militer 1403, dan pihak-pihak terkait lain sesuai dengan bagan alir laporan dan pemberitahuan RTD. Bupati menyebarkan informasi tersebut ke unit-unit kerja terkait agar siap siaga.

Sejalan waktu, kondisi muka air waduk menunjukkan kondisi makin mengkhawatirkan. Muka air waduk Karebbe mencapai elevasi 79,50m, muka air waduk Balambano mencapai elevasi 166,50m, dan muka air waduk Batubesi mencapai elevasi 319,70m. Sementara hujan masih berlanjut dengan intensitas tinggi, terjadi kerusakan pada struktur bendungan di mana tingkat keberhasilan perbaikan di bawah 50%. Status pun dinaikkan menjadi Siaga.

Oleh pihak External Relations PT Vale kondisi tersebut dikomunikasikan kepada Bupati Luwu Timur Luwu Timur, yang selanjutnya menginstruksikan jajarannya untuk bersiap melakukan evakuasi kalangan rentan. Antara lain anak-anak di bawah 12 tahun, ibu hamil, penyandang disabilitas, orang sakit, dan lanjut usia.

Saat kondisi berkembang cepat, di mana perbaikan kerusakan struktur bendungan tidak berhasil dan bendungan terancam jebol, status Awas pun ditetapkan. Sirene menjadi penanda bagi warga di wilayah terdampak genangan banjir untuk dievakuasi seluruhnya. Bupati kembali memerintahkan jajarannya untuk melakukan evakuasi menyeluruh.

Beberapa insiden terjadi saat evakuasi. Akibat kepanikan saat menuju muster point, beberapa warga terlibat kecelakaan lalu lintas di Balantang, juga seorang warga terpeleset masuk sungai dan terbawa arus Sungai. Seorang ibu hamil dievakuasi di Wewangriu. Sementara sejumlah lansia membutuhkan bantuan di Desa Karebbe. Tim kesehatan, personel pemadam kebakaran, Satpol PP, kepolisian, dn SAR bahu-membahu bersama personel Fire and Emergency Services PT Vale mengarahkan warga menuju pos utama di Lapangan Merdeka dan Lapangan Verbeck. Tim gabungan melakukan clearance untuk memastikan semua warga di area berisiko telah dievakuasi.

Seiring waktu, kondisi cuaca berangsur membaik. Muka air bendungan telah kembali ke level normal operasi. Status pun diturunkan menjadi Aman dan dikomunikasikan ke pihak-pihak terkait. Sirene penanda dibunyikan. Bupati Luwu Timur kemudian secara resmi mengumumkan berakhirnya kondisi darurat banjir.

*Peluncuran Aplikasi Early Warning System (EWS)*

Bersamaan dengan pelaksanaan simulasi, PT Vale meluncurkan aplikasi Early Warning System (EWS), sistem peringatan dini banjir yang memberikan informasi cepat, tepat, dan akurat mengenai kondisi terkini setiap bendungan yang dimiliki dan dioperasikan Perusahaan. Aplikasi ini melengkapi sistem peringatan banjir Flood Warning System (FWS) yang telah diimplementasikan sejak 2018, berupa peringatan suara sirene apabila level ketinggian air sungai dianggap melebihi batas normal atau berpotensi banjir.

“Aplikasi EWS dirancang untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat serta stakeholder internal dalam menghadapi potensi kondisi darurat, juga menambah pengetahuan masyarakat dan meminimalkan risiko korban jiwa dan kerugian harta benda,” ujar Anom Prasetio, Manager Hydro Dams & Surveillance.

Aplikasi EWS PTVI menampilkan beberapa menu, termasuk informasi terkini mengenai Status Bendungan: Normal, Siaga, dan Awas. Kemudian menu Jalur Evakuasi yang menginformasikan estimasi jarak dan posisi pengguna aplikasi ke muster point (tempat berkumpul dalam keadaan darurat) serta pilihan rute penyelamatan.

Selanjutnya menu Pelaporan Temuan di mana pengguna aplikasi dapat mengirimkan foto dan informasi temuan kondisi darurat di lapangan. Menu Informasi Panduan memuat infografis mengenai sistem peringatan dini banjir, peta zona bahaya, dan panduan penggunaan aplikasi. Aplikasi EWS PTVI dapat diunduh pada platform Android dan iOS.*

Sukses Digelar, PLN Mobile Run 2025 Berhasil Bangkitkan EnergyMU

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) sukses menggelar PLN Mobile Run 2025 di Benteng Rotterdam, Kota Makassar pada 22 Juni 2025. Dengan mengusung tema ‘Bangkitkan ENERGYMU: Satu Langkah, Sejuta Energi Kebaikan”, _event_ lari nasional sekaligus ajang bagi PLN untuk mengajak peserta menggaungkan _spirit_ ramah lingkungan ini pun berhasil menyumbang gerakan pengurangan emisi karbon sebanyak 3.096 kilogram CO2. _Flag off_ dilakukan dari titik start-finish di Benteng Rotterdam, Kota Makassar secara bertahap sesuai kategori jarak mulai pukul 05.30 WITA.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Hj. Fatmawati Rusdi turut mengapresiasi _event_ PLN Mobile Run 2025 karena memberikan banyak manfaat bagi kesehatan masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan. “Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLN yang telah melaksanakan acara ini dan ternyata sudah nasional. Kita lihat _tagline_ Bangkitkan EnergyMU, seperti apa para runners menjaga semangat sampai _finish strong._ Kita juga turut serta dalam keberlanjutan energi dengan semangat menjaga lingkungan,” ujar Fatmawati.

Ia juga menjelaskan pada _event_ yang bergembira ini, ternyata bisa menggerakan sektor ekonomi dan semangat para pelaku UMKM. “Selain menggerakan roda ekonomi UMKM, ternyata _event_ ini juga bentuk _charity_ untuk masyarakat Sulawesi Selatan. Kita juga melakukan peluncuran fitur _Renewable Energy Certificate_ di PLN Mobile,” kata Fatmawati.

“Melalui _event_ ini mari kita perkuat dan tumbuhkan energi bersih dan semangat gotong royong,” tutup Fatmawati.

Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) yang diwakili oleh Executive Vice President Niaga dan Pemasaran PT PLN (Persero), Fintje Lumembang menjelaskan PLN Mobile Run 2025 bukan hanya sekedar olahraga, namun juga memberikan dampak nyata bagi lingkungan. “Dengan semangat _green, fun, and charity_, seluruh donasi dari acara ini akan disalurkan utk kepentingan masyarakat,” pungkas Fintje.

Fintje mencatat saat ini fitur REC sudah bisa didapatkan di PLN Mobile untuk terus mendorong transisi energi dan juga wujud transformasi PLN. “Seiring dengan semangat transformasi tersebut, kami mengajak pelanggan untuk terus aktif menggunakan. Semua fitur yang mengubungkan pelanggan dengan PLN saat ini bisa diakses, diantaranya fitur EV Charging, marketplace, dan banyak fitur lainnya,” ujar Fintje.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah mengatakan, PLN Mobile Run 2025 ini menjadi ajang bagi perseroan mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya mereduksi emisi karbon. Hal ini bentuk upaya menjaga lingkungan sekaligus memitigasi dampak perubahan iklim.

“PLN Mobile Run 2025, sebuah ajang olahraga yang tidak hanya menyehatkan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan semangat kolaborasi. Kita lakukan ini untuk memastikan generasi yang mendatang lebih baik dari generasi saat ini. Tidak hanya itu, _event_ ini juga mengajak kita untuk beramal membantu 1.800 saudara kita untuk menikmati listrik,” kata Edyansyah.

Edyansyah juga mencatat pengurangan emisi melalui PLN Mobile Run 2025 terjadi karena berlari merupakan mobilitas tanpa emisi, dibandingkan menggunakan kendaraan berbasis BBM yang menghasilkan emisi 2,4 kg CO2 per 10 kilometer. Maka, dengan total jarak yang ditempuh dan diikuti 2.000 pelari tersebut mampu mengurangi emisi sekitar 3.096 kg CO2.

Edyansyah pun optimis _event_ lari ini dapat membangun _awareness_ para pelari untuk ikut serta menjaga bumi melalui upaya mengurangi emisi karbon. Hal ini sejalan dengan komitmen PLN untuk menekan emisi karbon demi mencapai target _Net Zero Emissions_ pada 2060 atau lebih cepat. Apalagi, dengan antusiasme tinggi para peserta yang mengikuti PLN Mobile Run 2025 kali ini.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih atas partisipasi dari seluruh peserta yang sudah mengikuti PLN Mobile Run 2025. Dalam _event_ kali ini tergambar nyata bahwa terdapat semangat untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan bisa mendinginkan bumi,” ujar Edyansyah.

Selain mengampanyekan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, hadirnya _event_ ini juga sekaligus momen PLN dalam meningkatkan _awareness_ masyarakat pada layanan digitalisasi PLN Mobile dengan peluncuran fitur _Renewable Energy Certificate_ (REC) di Aplikasi PLN Mobile.

Sementara itu juara 1 kategori pria jarak 5K, Sahroni Saputra turut bahagia dengan diadakannya PLN Mobile Run 2025. “Terima kasih atas acara yang meriah dan baik ini, kami berharap acara ini terus diadakan dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Sahroni.*

Terang Bawa Harapan, Kampung Terpencil Nikmati Listrik Bersih PLN 24 Jam

KENDARIKINI.COM – Menembus kabut pegunungan, terang akhirnya datang ke Kampung Menra.

Electrizen, after years life in dark, now residents in Kampung Menra, Sinjai Barat, can enjoy clean listrik from PLN 24 jam full!

PLN berhasil mengalirkan terang ke salah satu daerah terpencil di Sulawesi Selatan. This is bukan sekadar penyambungan listrik—ini adalah komitmen untuk meningkatkan energi bersih dan berkelanjutan di seluruh penjuru negeri. Pasokan listrik yang hadir mengedepankan prinsip transisi energi, memanfaatkan teknologi dan sumber daya yang ramah lingkungan untuk masa depan yang lebih hijau.

PLN terus berupaya menghadirkan terang, mewujudkan sila kelima Pancasila: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Karena untuk PLN, listrik bukan sekadar cahaya. This is about expectations, welfare, and futures for its sustainable future.*

Durasi dan Frekuensi Gangguan Listrik Menurun, PLN Catat Kinerja Positif

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) mencatat capaian signifikan dalam meningkatkan keandalan pasokan listrik sepanjang tahun 2024. Melalui transformasi digital dan pemeliharaan yang intensif, PLN berhasil menurunkan rata-rata frekuensi gangguan kelistrikan (_System Average Interruption Frequency Index_ / SAIFI) sebesar 24,32% atau menjadi 3,23 kali per pelanggan per tahun pada 2024. Tidak hanya itu, perseroan juga sukses menurunkan rata-rata durasi gangguan kelistrikan (_System Average Interruption Duration Index_ / SAIDI) sebesar 5,29% pada 2024 atau menurun sebesar 17,89 menit jika dibandingkan dengan tahun 2023.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan bukti konkret komitmen perseroan dalam memberikan pelayanan kelistrikan yang andal dan berkualitas kepada seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini juga menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mewujudkan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mencapai ketahanan energi nasional.

”Listrik saat ini telah menjadi kebutuhan primer bagi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, PLN akan terus berusaha meningkatkan kualitas kelistrikan demi mendukung peningkatan kualitas hidup dan pertumbuhan perekonomian masyarakat,” jelas Darmawan.

Selain itu, realisasi susut jaringan sampai dengan Desember 2024 tercatat sebesar 8,55% atau 100,45% dari sasaran yang ditetapkan sebesar 8,51%. Dengan begitu, secara _trend_ 5 tahunan menunjukkan bahwa realisasi susut jaringan lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Darmawan mengatakan capaian tersebut tak terlepas dari upaya yang dilakukan seluruh insan PLN yang terus berkomitmen untuk meningkatkan keandalan listrik. Dirinya sangat mengapresiasi kinerja para insan PLN di seluruh tanah air karena terus berupaya meningkatkan kualitas ketenagalistrikan bagi seluruh masyarakat.

“Ini adalah buah dari semangat dan kinerja para insan PLN yang terus berupaya meningkatkan keandalan dan pelayanan listrik di seluruh Tanah Air. Seluruh insan PLN tak kenal lelah dan penuh kebanggaan dalam menjalankan tanggung jawab demi meningkatkan ketahanan energi nasional,” ujar Darmawan.

Darmawan mengungkapkan bahwa keberhasilan ini juga merupakan hasil dari transformasi digital yang telah dijalankan perseroan secara menyeluruh sejak tahun 2020. Lewat digitalisasi secara _end-to-end_ mulai dari pembangkitan, transmisi, distribusi, hingga layanan pelanggan memungkinkan perseroan melakukan pemetaan gangguan secara presisi, pemantauan secara _real-time_, dan penanganan gangguan yang lebih responsif.

“Keandalan pasokan listrik yang terus meningkat merupakan buah dari strategi yang kami terapkan, khususnya digitalisasi di seluruh lini ketenagalistrikan. Alhamdulillah, melalui upaya ini, PLN mampu menjaga stabilitas dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” imbuhnya.

Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas layanan pelanggan, tetapi juga memperkuat kepercayaan publik terhadap PLN sebagai institusi strategis negara yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

“Dengan tren positif ini, kami optimistis PLN dapat terus meningkatkan keandalan pasokan listrik, memperkuat peran dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Salah satu wujud inovasi digital yang sukses dilakukan PLN ialah aplikasi PLN _Mobile_. Melalui aplikasi ini, pelanggan dapat terhubung langsung dengan petugas PLN untuk layanan pelaporan gangguan. Aplikasi ini juga terhubung dengan _Virtual Command Center_ (VCC) dan Pelayanan Teknik (Yantek) _Mobile_, sehingga penanganan gangguan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.

Darmawan mengatakan, angka pengguna PLN Mobile pada tahun 2024 juga mengalami peningkatan sebesar 5.454.018 jika dibandingkan dengan tahun 2023. Di mana, sampai dengan Desember 2024 pengguna PLN Mobile telah mencapai 52.480.387 pengguna atau meningkat jika dibandingkan dengan Desember 2023 sebanyak 47.026.369.

Darmawan menambahkan, lonjakan jumlah pengguna PLN Mobile menjadi cerminan capaian kinerja perusahaan dalam kurun waktu satu tahun terakhir, hal tersebut tergambar dari stabilnya rating perusahaan pada _Playstore_ dengan capaian 4,9 poin.

“Lima tahun lalu, keluhan terkait keterlambatan penanganan masalah listrik cukup sering kami terima. Kini, dengan PLN _Mobile_, pelanggan dapat melaporkan gangguan secara langsung, dan petugas kami di lapangan dapat merespons lebih cepat melalui sistem yang terintegrasi,” jelas Darmawan.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti