Minggu, November 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 194

AMSI Sultra Bakal Gelar Pelantikkan Pengurus

KENDARIKINI.COM – Para pemilik dan pemimpin media daring yang tergabung dalam Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal segera dilantik.

Pelantikan pengurus AMSI periode 2024-2028 tersebut juga bakal dirangkai dengan diskusi publik nasional bertema: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Sultra Berbasis Potensi Lokal.

Acara ini akan dilaksanakan pada Jumat, 4 Juli 2025 di Hotel Claro Kendari.  Istimewanya, Ketua Umum AMSI yang juga CEO Tempo Digital, Anak Agung Gde Bagus Wahyu Dhyatmika dijadwalkan bakal hadir langsung untuk melakukan pelantikan sekaligus menjadi narasumber di acara tersebut.

Ketua AMSI Sultra, Nuryadi, mengatakan bahwa pada hari yang sama sebelum pelantikan, AMSI Sultra juga akan menggelar Kuliah Umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Halu Oleo (UHO). Kegiatan tersebut akan melibatkan sekitar 200 peserta, yang terdiri dari mahasiswa dan dosen.

“Kuliah umum ini menjadi bagian dari upaya kami untuk membangun kesadaran mengenai pentingnya jurnalisme yang sehat dan bertanggung jawab di era digital. Selain itu juga akan dibahas terkait kecerdasan buatan (AI) di era jurnalisme masa kini. Nara sumbernya Ketua Umum AMSI sekaligus CEO Tempo Digital” ujar Nuryadi, Selasa (1/6/).

Adi-sapaan akrab Nuryadi- menambahkan, pelantikan pengurus AMSI Sultra sekaligus menjadi tonggak untuk memperkuat peran media online dalam ekosistem informasi yang kredibel dan profesional. Selain itu, mendorong bagaimana media siber bisa sehat secara bisnis agar tetap bisa bertahan dan hadir untuk melayani masyarakat dengan berita-berita yang bermutu dan mencerdaskan.

“AMSI Sultra tentu mendorong bagaimana media-media online ini bisa berkembang secara kualitas, termasuk dari sisi integritas. Ini, penting. Kita ingin media online di Sulawesi Tenggara menjadi bagian dari solusi atas masalah informasi, menyediakan informasi yang akurat dan relevan kepada masyarakat, serta berfungsi sebagai alat kontrol sosial serta edukasi” tegasnya.

Melalui pelantikan ini, AMSI Sultra berharap media online memegang peran strategis bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi daerah. Di Sultra, peran ini menjadi semakin penting dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang berpangkal pada kekuatan lokal.

“Itulah mengapa kami juga menggelar juga Workshop dengan tema Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Sultra berbasis Potensi Lokal karena media memang punya peranan strategis,” tambah Adi.

Salah satunya, media berperan dalam mengawal kebijakan pemerintah. Lewat pemberitaan, media mengawasi implementasi program ekonomi pemerintah, menyoroti hambatan-hambatan di lapangan, serta menyuarakan kebutuhan masyarakat. Fungsi kontrol seperti ini dapat mendukung pertumbuhan sektor-sektor produktif daerah.*

Sopir Truk Tuntut Perbaikan Jalan Pelabuhan Bungkutoko

KENDARIKINI.COM – Puluhan Kendaraan Tronton di kota Kendari menggelar aksi unjuk rasa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Rabu 2 Juli 2025

Aksi tersebut bentuk protes terhadap kondisi jalan yang dinilai cukup parah sehingga menghambat aktivitas kendaraan terlebih saat musim penghujan.

Perwakilan Ikatan Driver Truck Kontainer Kendari, Alisman Iskandar menjelaskan bahwa kondisi jalan di Pelabuhan Bungkutoko sangat memprihatikan. Dimana, jalan rusak tersebut menjadi ancaman bagi para sopir.

“Jalan disana (Pelabuhan Kendari New Port) sangat berbahaya. Tidak hanya menjaga mobil agar tidak rusak tapi kami juga was-was karena membahayakan kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sultra, Sulaiha Sanusi terkait persoalan jalan rusak, DPRD Sultra bakal memanggil pihak terkait untuk mencari solusi terbaik.

“Kami ingin carikan solusi buat teman-teman sopir sehingga saat bekerja tidak ada kendala,” tegasnya.

Dirinya mengaku saat ini, jalan tersebut masih tumpang tindih terkait pengalihan aset baik dari Pemerintah Provinsi, Kota maupun perusahaan.

“Nanti, kami akan panggil semua pihak untuk menjelaskan jalan di Pelabuhan Bungkutoko merupakan kewenangan siapa,” tutupnya.*

Berikut Susunan Pengurus Pusat JMSI Periode 2025-2030

KENDARIKINI.COM — Sepekan setelah kembali terpilih sebagai Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa merampungkan susunan Pengurus Pusat JMSI yang akan membantunya menjalankan roda organisasi pada periode 2025-2030.

Susunan Pengurus Pusat JMSI Periode 2025-2030 dituangkan dalam Surat Keputusan No. 1/PP/SK/JMSI/VII/2025 yang ditandatangani Teguh Santosa sebagai Ketua Umum dan Rahimandani sebagai Sekretaris Jenderal.

Dalam susunan Pengurus Pusat JMSI ini, posisi Wakil Ketua Umum diduduki Eko Pamuji yang pada periode sebelumnya sempat menjadi Sekretaris Jenderal. Ia bertukar posisi dengan Rahimandani yang pada periodenya adalah Wakil Ketua Umum.

Dalam menjalankan tugasnya, Rahimandani didampingi Wakil Sekjen Sabri. Sementara posisi Bendahara Umum dipercayakan pada Akhiruddin Mahyuddin yang dalam periode sebelumnya adalah Ketua Bidang Kordinasi Program.

Dalam kepengurusan periode ini, sesuai rekomendasi Munas ke-2 JMSI yang diselenggarakan 22 Juni 2025, Pengurus Pusat JMSI memiliki Ketua Harian. Posisi kunci ini diserahkan Teguh kepada Ari Rahman yang pada periode sebelumnya adalah Ketua Bidang Sekretariat dan Pendataan Anggota.

“Susunan Pengurus Pusat JMSI periode ini lebih sederhana, dengan titik tekan pada tiga sektor, yakni penguatan kapasitas bisnis perusahaan, jurnalisme berkualitas, serta bidang IT dan digital,” ujar Teguh dalam keterangan, Selasa, 1 Juli 2025.

Untuk urusan internal organisasi, posisi ketua bidang dipercayakan kepada Faisal Mahrawa yang didampingi Yayan Sopyani Al Hadi.

Untuk Bidang Jurnalisme Berkualitas, Teguh mempercayakan posisi ketua bidang kepada Dino Umahuk dari Maluku yang didampingi Satria Utama Batubara dari Riau, serta Ninding Julius Permana yang merupakan praktisi dunia radio.

Sementara posisi Ketua Bidang Platform Digital dipercayakan kepada Herwan Acong yang sempat menjadi Bendahara Umum pada periode sebelumnya. Ia didampingi Rohadi dan Ejang Hadian.

Sebagai organisasi perusahaan pers yang berusaha membangun kultur kewirausahaan di kalangan pemilik dan pengelola media, sejak awal JMSI memiliki Bidang Potensi Daerah.

“Pengusaha media harus mulai memikirkan strategi terbaik untuk mendiversifikasi usaha. Ini penting juga untuk menjaga independensi ruang redaksi. Diversifikasi usaha ini menjadi fokus dari Bidang Potensi Daerah,” kata Teguh.

Posisi ketua Bidang Potensi Daerah dipercayakan kepada Pandji Weskantio didampingi Akbar Endra.

Selanjutnya posisi ketua Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga diduduki I Wayan Sudane yang didampingi Irwansyah.

Sejalan dengan keinginan membangun tradisi kemandirian dan keberlanjutan bisnis media, JMSI juga memiliki Lembaga Kerjasama Bisnis dan Advokasi yang dipimpin Zulpen Zuhri sebagai direktur, didampingi Kadafi Azwar sebagai wakil direktur dan Revy Alicya sebagai sekretaris.

Adapun posisi Kepala Sekretariat dipercayakan kepada Sekretariat Riki Susanto dari Bengkulu yang didampingi dua staf Nurfaiza Al Adabiyah dan Jamaluddin.

Pengurus Pusat JMSI Periode 2025-2030 memiliki tiga penasehat hukum, yakni Novermal Yuska, S.H., M.H., Hardi Firman, S.H., M.H., dan Eko Sembiring, S.H.

“Dalam waktu dekat Pengurus Pusat JMSI akan memfinalisasi susunan Dewan Pembina dan Dewan Pakar,” tambah Teguh mengakhiri.

Berikut susunan Pengurus Pusat JMSI Periode 2025-2030

Ketua Umum : Dr. Teguh Santosa
Wakil Ketua Umum : Dr. Eko Pamuji
Ketua Harian : Ari Rahman
Sekretaris Jenderal : Dr. Rahimandani
Wakil Sekjen : Sabri, SKM., M.Kes
Bendahara Umum : Akhiruddin Mahjuddin, S.E., Ak., M.E.

Bidang Organisasi
Ketua : Dr. Faisal Mahrawa
Sekretaris : Yayan Sopyani Al Hadi

Bidang Jurnalisme Berkualitas
Ketua : Dino Umahuk
Sekretaris : Satria Utama Batubara
Anggota : Ninding Julius Permana

Bidang Platform Digital
Ketua : Herwan Acong
Sekretaris : Rohadi
Anggota : Ejang Hadian

Bidang Potensi Daerah
Ketua : Pandji Weskantio
Sekretaris : Akbar Endra

Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga
Ketua : I Wayan Sudane
Sekretaris : Irwansyah

Lembaga Kerjasama Bisnis dan Advokasi
Direktur : Zulpen Zuhri
Wakil Direktur : Kadafi Azwar
Sekretaris : Revy Alicya

Sekretariat
Kepala : Riki Susanto
Anggota : Nurfaiza Al Adabiyah
Jamaluddin

Penasehat Hukum
Novermal Yuska, S.H., M.H.
Hardi Firman, S.H., M.H.
Eko Sembiring, S.H.*

DPD LAKI Sultra Minta Pemerintah Turun Tangan Soal Penutupan Jetty di Pomalaa

KENDARIKINI.COM – Ribuan karyawan perusahaan baik pertambangan maupun industri yang berada di Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka hari ini (1/7) terpantau berkumpul di beberapa titik. Mereka tidak bisa masuk ke tempat kerja karena semua akses jalan di tutup.

Dari pantauan media di lapangan, beberapa titik lokasi ditutup oleh PT. Tambang Rejeki Kolaka (TRK) menyebabkan terjadinya penumpukan karyawan yang menunggu portal dibuka agar mereka bisa kembali bekerja.

Sebelumnya beredar surat penutupan akses jalan yang dikeluarkan oleh TRK berisi pemberitahuan bahwa seluruh akses jalan akan ditutup mulai tanggal 1 juli sampai dengan batas waktu yang tidak ditentukan.

Salah seorang karyawan perusahaan Tambang yang tidak bisa masuk ke area kerja berharap agar segera ada solusi. “Awal bulan waktunya gajian tapi kami tidak bisa masuk kerja, semoga segera ada solusi”, Keluhnya

Dihubungi terpisah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara Mardin Fahrun mengatakan bahwa pihaknya telah melihat surat yang beredar mengenai penutupan akses jalan. Dirinya mendesak pemerintah daerah Kolaka segera turun tangan. Tindakan penutupan jalan ini tidak sesuai dengan Visi Misi Bupati untuk mencetak ribuan lapangan pekerjaan.

“Pemda harus turun, periksa kembali legalitas pada jalan tersebut, jangan sampai penutupan jalan mengorbankan karyawan yang bekerja,” urai Mardin sapaan akrabnya.

Ketua DPD LAKI Sultra juga mengatakan bahwa tindakan menutup jalan seperti ini akan mencoreng nama Kabupaten Kolaka di mata Investor. “Semua pihak akan meragukan kondisi iklim investasi di Kolaka,” pungkasnya.*

Seorang Nelayan Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Pulau Cempedak

KENDARIKINI.COM – Seorang nelayan ditemukan meninggal dunia di antara perairan Pulau Cempedak dan Pulau Hari pada sabtu 28 Juni 2025.

Nelayan tersebut bernama La Gata (77) asal Desa Bahopu Uwulu, Kecamatan Wawonii tengah, Kabupaten Konawe Kepulauan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula pada Rabu 25 Juni 2025 ketika itu korban berangkat memancing perairan antara Pulau Cempedak dan Pulau Hari.

Kronologisnya pada tanggal 25 Juni 2025 pukul 05.30 Wita korban berangkat memancing disekitar perairan antara Pulau cempedak dan Pulau hari,” katanya.

Korban biasanya kembali ke darat pada siang hari. Namun kali ini tak seperti biasanya sehingga keluarga korban melakukan pencarian, akan tetapi tidak membuahkan hasil.

“Kebiasaan korban kembali dari aktifitas memancingnya pada siang hari namun hingga informasi ini diterima, korban belum pulang. Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dengan hasil nihil,” ujarnya.

Korban berhasil ditemukan pada Sabtu 28 Juni 2025 sekitar pukul 13.35 WITA dalam keadaan meninggal dunia. selanjutnya korban di bawa ke rumah duka Desa Bahopu Uwulu dan diserah terimakan kepada pihak keluarga.

Dengan telah ditemukannya korban, maka seluruh Ops SAR yang ikut terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.(Amin)*

Gegara Cuaca Buruk Kapal Karam di Perairan Tanjung Goram, Satu Orang Meninggal Dunia

KENDARIKINI.COM – Kapal TB. Iska 1165 kandas di perairan tanjung goram, Desa Lantagi, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara, akibat cuaca buruk sehingga mendapat hantaman gelombang, Sabtu 28 Juni 2025.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan bahwa Kapal TB. Iska 1165 ini berlayar dari Ereke menuju Moramo.

Lanjut, kata dia, pada pukul 05.40 WITA Tim Rescue Pos SAR Wakatobi tiba di lokasi kejadian dan menemukan TB Iska 1165 dalam kondisi kandas namun Rigid Inflatable Boat (RIB) belum dapat merapat dikarenakan gelombang yang cukup besar.

Pada pukul 08.40 WITA diterima informasi dari Tim yang berada dilapangan bahwa pada pukul 07.40 WITA enam orang penumpang berhasil turun dari kapal dikarenakan air sudah surut.

Enam korban di evakuasi ke Puskesmas Bone Rambo dalam keadaan selamat. Sementara satu orang korban meninggal dunia dan dibawa ke RSUD Buton Utara.

Amiruddin menambahkan bahwa sebelumnya pada sekitar pukul 22.25 WITA, 3 dari total 8 penumpang melompat ke laut untuk mencari pertolongan. 1 orang berhasil menuju daratan dan 1 orangnya kembali ke dalam kapal dalam keadaan selamat. Sedangkan 1 penumpang meninggal dunia akibat terseret air laut.

“Dimana sebelumnya pada malam hari sekitar pukul 22.25 Wita 3 orang POB dari total 8 orang POB kapal melompat kelaut untuk mencari pertolongan, 1 orang POB berhasil ke darat, 1 orang tidak berhasil mencapai daratan dan kembali ke kapal dalam keadaan selamat. Sementara 1 orang POB lainnya terseret arus dan ditemukan dalam keadaan MD sekitar pukul 01.00 WITA,” katanya, Sabtu 28 Juni 2025.

Dengan telah ditemukannya keseluruhan penumpang kapal TB. Iska 1165 tersebut, seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke satuan masing-masing.

Diinformasikan, berikut data 8 orang penumpang yang selamat, yakni Leo (37), Yulius Solu (37), Rinto (31), Natan (29), Marten (34), Petrus Rante (40), ulius Karo Rama (40).

Sementara penumpang yang meninggal dunia hanya satu orang, yakni Antonius Parantuan (44).(Amin)*

WALHI Sultra Ungkap Pendapatan Petani Tambak Berkurang Sejak Ada Aktivitas PT VDNI dan OSS

KENDARIKINI.COM – PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS), disebut merusak aktivitas pendapatan ekonomi masyarakat.

Hal ini dikemukakan Direktur Eksekutif Walhi Sultra, Andi Rahman, pada Sabtu 28 Juni 2025 kepada awak media.

“Pendapatan ekonomi menurun karna wilayah-wilayah kelola mereka (masyarakat) itu menjadi tercemar akibat kegiatan PLTU yang masih menggunakan energi fosil,” kata Andi Rahman.

Lanjut, kata dia, tambak milik masyarakat setempat tercemar akibat kandungan kadium dan timbal yang dihasilkan oleh dua perusahaan besar ini.

“Misalnya tampaknya menjadi tercemar. Bahkan hasil laboratorium Walhi di Universitas Halu Oleo itu kami temukan kandungan logam berat kadium dan timbal diatas baku mutu air dimana yang diperuntukkan dalam peraturannya,” ujarnya.

Ironisnya, problem ini, kata Andi Rahman, belum ada masyarakat yang berani menyuarakannya. Menurutnya dipengaruhi oleh tekanan yang bersifat represif dari sejumlah oknum.

“Hanya yang menjadi problemnya adalah ada masyarakat yang tidak berani menyuarakan soal dampak yang sedang dialami karna begitu banyak tekanan bahkan intimidasi itu mereka rasakan,” ungkapnya.

Selain itu, diharapkan masalah lingkungan yang kerap terjadi di kawasan industri tersebut segera teratasi dan tidak merugikan masyarakat setempat.(Amin)*

WALHI Sultra Sebut Aktivitas PT VDNI dan OSS Sebabkan 5.000 Warga Derita Penyakit ISPA

KENDARIKINI.COM – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Tenggara (Sultra) sebut polusi dari aktivitas industri PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS), di Kabupaten Konawe menimbulkan penyakit pernapasan.

Hal ini dikemukakan Direktur Eksekutif Walhi Sultra, Andi Rahman, saat ditemui media ini dan beberapa awak media lainnya pada Sabtu 28 Juni 2025.

Andi menerangkan bahwa sekitar 5.000 orang terkena penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).

“Kasus terjadi di Morosi, Konawe, dua industri besar VDNI dan OSS itu menyebabkan sekitar 5.000 masyarakat terkena penyakit ISPA,” terangnya.

Berdasarkan data yang diperoleh Walhi Sultra, penyakit ISPA yang dialami masyarakat ini terjadi sejak dua industri besar ini memulai aktivitas operasionalnya.

“Nah kalau data yang kami ambil tingkat penyakit ISPA itu ada pada saat industri ini (VDNI dan OSS) beroperasi terutama PLTU nya,” ujarnya.

Ironisnya, kata Andi Rahman, masyarakat yang menderita penyakit ISPA ini mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

“Kalau dilihat trendnya tahun per tahun itu meningkat penyakit ISPA,” ungkapnya.

Kemudian, dari hasil diagnosa memperlihatkan bahwa penyakit ISPA ini disebabkan oleh polusi yang dihasilkan dua industri besar ini.

“Jadi diagnosa awal dan dugaan awal itu karna kegiatan industri yang ada di Morosi,” pungkasnya.(Amin)*

WALHI Sultra Sebut Aktivitas PT VDNI dan OSS Sebabkan Kerusakan Ekologis, Pihak Berwenang Diminta Hentikan Aktivitas

KENDARIKINI.COM – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar seminar pengelolaan industri nikel bertempat di Aula Universitas Nahdatul Ulama Sultra (Unusra), Sabtu 28 Juni 2025.

Seminar ini mengangkat tema “Menata Ulang Tata Kelola Industri Nikel: Jalan Pemulihan Krisis Sosial-Ekologis di Sulawesi”, yang dihadiri oleh unsur akademisi, pemerintah daerah, masyarakat sipil, dan komunitas kampus.

Disisi lain, seminar ini menjadi momentum penting untuk membangun kesadaran kolektif dan memperkuat sinergi lintas sektor demi mendorong transisi energi yang adil, berkelanjutan, dan berpihak pada rakyat.

Direktur Eksekutif Walhi Sultra, Andi Rahman, mengatakan bahwa narasi yang disampaikan pemerintah mengenai hilirisasi dan ekpansi tambang nikel sampai hari ini dampak positifnya belum dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat.

“Dan hasil riset kita (Walhi) banyak fakta yang kami munculkan secara empiris bahwa ternyata yang disampaikan oleh pemerintah tidak seindah yang terjadi di lapangan,” katanya.

Lanjut, kata dia, bahkan yang terjadi adalah tingkat kemiskinan dan kerusakan ekologis mengalami eskalasi.

“Karna yang terjadi adalah tingkat kemiskinan di wilayah industri itu meningkat dan kerusakan ekologis maupun lingkungan itu masif yang ada dampak buruknya,” ujarnya.

Andi Rahman menyebut, salah satu episentrum krisis ini adalah Kawasan Industri Morosi di Kabupaten Konawe, tempat beroperasinya dua korporasi raksasa, PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS), yang merupakan anak perusahaan dari Tsingshan Group asal Tiongkok.

Selain itu, perluasan tambang yang masif merusak Daerah Aliran Sungai (DAS), mencemari sungai, dan mengganggu mata pencaharian warga seperti nelayan dan petani.

Konflik agraria pun merebak akibat ekspansi kawasan industri yang mengabaikan hak tenurial masyarakat lokal. Warga yang berani menyuarakan penolakan kerap menghadapi intimidasi dan tindakan represif.

Ironisnya, kontribusi industri terhadap ekonomi lokal dinilai tidak sebanding dengan dampak kerusakan lingkungan dan beban sosial yang harus ditanggung masyarakat.

Menanggapi situasi ini, Walhi Sultra bersama mitranya merilis hasil riset yang mengidentifikasi enam langkah strategis untuk pembenahan sektor nikel, penghentian PLTU captive, moratorium dan penertiban izin industri, perlindungan wilayah kelola rakyat, reformasi penegakan hukum, demokratisasi tata kelola tambang, serta pemulihan dan rehabilitasi wilayah terdampak.

Andi Rahman menegaskan bahwa krisis yang dihadapi tidak bisa lagi diselesaikan dengan pendekatan sektoral atau solusi tambal sulam.

“Diperlukan reformasi menyeluruh dengan meletakkan keadilan ekologis, hak asasi manusia, dan partisipasi masyarakat sebagai pondasi utama. Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi soal masa depan kehidupan di Sulawesi,” tegasnya.

Selain itu, Andi Rahman berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi pijakan awal menuju arah kebijakan yang lebih manusiawi dan berdaulat atas ruang hidup masyarakat lokal.(Amin)*

AMPLK Sultra Soroti Aktivitas PT BEM di Konsel, Pihak Berwenang Diminta Hentikan Aktivitas

KENDARIKINI.COM – Aliansi Mahasiswa Pemerhati Lingkungan (AMPLK) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyoroti aktivitas perusahaan tambang pasir silika di Desa Landipo, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Selasa 28 Juni 2025.

AMPLK Sultra khususnya memberi sorotan terhadap aktivitas PT Bintang Energi Mineral (BEM) yang diduga memberikan dampak lingkungan hingga ke pekarangan masyarakat.

Ketua AMPLK Sultra, Ibrahim mengatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi dan aduan warga setempat terkait aktivitas PT BEM yang diduga memberikan dampak negatif terhadap masyarakat.

“Kemarin kan hujan deras beberapa hari dengan intensitas tinggi, hingga menyebabkan luapan yang diduga dari aktivitas PT BEM ke pekarangan warga,” kata Alumni Hukum UHO.

Lanjutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa pihak perusahaan diduga belum siap mengelola penambangan dengan baik.

“Ketika PT BEM mematuhi kaidah penambangan yang baik pasti hal ini tidak akan terjadi,” tegas jebolan aktivis HmI.

Pihaknya juga meminta pihak berwenang untuk mengevaluasi AMDAL dan RKAB PT BEM.

“Kalau perlu dihentikan sementara aktivitasnya oleh pihak berwenang, dan bila perlu dicabut IUPnya,” pungkasnya.

Sementara itu beberapa penanggung jawab PT BEM, Sabar yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp mengarahkan untuk menghubungi KTT PT BEM.

“Hubungi saja ini KTT BEM,” ujarnya singkat.

Sementara itu KTT PT BEM, Taufik yang dikonfirmasi via pesan dan panggilan WhatsApp, serta SMS dan panggilan telepon belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.*

Polda Sultra Laksanakan Penilaian Polisi Cilik di Polres Bau-bau

KENDARIKINI.COM – Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Tenggara terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang disiplin dan cinta tanah air. Hal ini ditunjukkan melalui kegiatan penilaian Polisi Cilik (Pocil) yang digelar di Lapangan Apel Polres Baubau pada Sabtu (28/6), dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 Wita ini dibuka secara resmi oleh Wakapolres Baubau, Kompol Ronal Abd Gani Sirait, S.E., S.I.K., M.H., dan turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Baubau. Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusias, baik dari peserta Pocil maupun para tamu undangan yang hadir.

Penilaian terhadap penampilan Polisi Cilik dilakukan oleh empat personel Ditbinmas Polda Sultra, yakni AKP Mukhammad Basuni, IPDA Muh Aris, S.H., M.M., AIPTU Suherman, S.H., M.H., dan AIPDA L.D. Muh Foad, S.S.H. Mereka menilai aspek disiplin, kekompakan, gerakan baris-berbaris, serta semangat nasionalisme yang ditunjukkan oleh anak-anak Pocil binaan Polres Baubau.

Melalui kegiatan ini, Ditbinmas Polda Sultra berharap agar para peserta Pocil dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki karakter kuat, cinta tanah air, serta memiliki kesadaran bela negara sejak dini. Pendidikan kedisiplinan melalui Pocil diharapkan menjadi fondasi penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) yang kondusif di masa mendatang.*

Semarak Hari Bhayangkara ke 79, Polda Sultra Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Polda Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan jalan sehat dan senam bersama yang berlangsung meriah di pelataran Ex MTQ Kota Kendari, Sabtu pagi (28/6/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.IK., M.H., dan turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., para pejabat utama Polda Sultra, serta jajaran Forkopimda Sultra.

Kemeriahan acara tampak dari antusiasme ratusan peserta yang terdiri dari personel Polri dan keluarganya, personel TNI, serta masyarakat umum yang turut ambil bagian dalam jalan sehat dan senam bersama.

Selain olahraga bersama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pelayanan publik, seperti pembuatan SKCK, pelayanan kesehatan gratis, dan pemeriksaan kesehatan umum yang dapat dinikmati langsung oleh masyarakat secara cuma-cuma.

Menambah semangat peserta, panitia menyediakan berbagai doorprize menarik, mulai dari kulkas, mesin cuci, televisi, sepeda, hingga motor listrik sebagai hadiah utama.

Dalam sambutannya, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menyemarakkan Hari Bhayangkara, tetapi juga menjadi ajang mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Momentum Hari Bhayangkara ini menjadi momen kebersamaan antara Polri dan seluruh elemen masyarakat. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam pelayanan dan kedekatan dengan masyarakat,” ujar Kapolda.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh kegembiraan. Masyarakat berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya sebagai wadah kebersamaan dan silaturahmi.*

47 PLTS Diresmikan Presiden, 5.383 Rumah Tangga di Wilayah 3T Kini Nikmati Listrik Bersih

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Indonesia terus meningkatkan utilisasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai langkah strategis dalam menghadirkan pemerataan energi di seluruh penjuru tanah air. Terbaru, Pemerintah bersama PT PLN (Persero) dan mitra swasta meresmikan operasional 47 PLTS yang tersebar di 47 desa pada 11 provinsi di Indonesia.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyatakan bahwa pengembangan energi surya memiliki peran krusial dalam menjangkau wilayah yang selama ini belum teraliri listrik secara optimal, terutama di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Dengan energi tenaga surya, setiap desa bisa swasembada energi, setiap kecamatan bisa swasembada energi, setiap kabupaten bisa swasembada energi, pulau-pulau terpencil akan punya energi, dan bisa swasembada desa-desa yang sangat terpencil, yang di gunung-gunung juga bisa punya akses terhadap energi, terhadap listrik,” ucap Presiden dalam peresmian 55 proyek EBT yang dipusatkan di PLTP Ijen, Bondowososo, Jawa Timur, Kamis (26/6).

Presiden pun mengapresiasi sinergi yang tejalin dalam pengembangan PLTS secara masif tersebut. Menurutnya langkah ini tidak hanya penting dalam mewujudkan swasembada energi tapi juga selaras dengan target _Net Zero Emissions_ di tahun 2060.

“Kita akan mungkin jadi negara di dunia mungkin yang bisa menuju _zero carbon emissions_ tepat pada waktu yang direncanakan. Tetapi yang lebih penting adalah bahwa kita bisa menghasilkan energi dengan memotong jalur-jalur logistik yang mahal inilah dampak daripada program besar kita,” tegas Presiden.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menambahkan bahwa proyek PLTS akan menjadi tulang punggung pemerintah dalam meningkatkan rasio elektrifikasi di desa-desa yang belum terjangkau listrik.

“Tadi, Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa dalam waktu 4-5 tahun, _insyaallah_ desa-desa yang tidak ada listrik akan kita pasang listriknya lewat PLTS, kerja sama nanti swasta, PLN, sama negara. Inilah kabar baik dalam rangka memberikan pemerataan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya yang belum mendapatkan fasilitas listrik,” ujar Bahlil.

Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen penuh PLN dalam mendukung pemerintah untuk mewujudkan keadilan energi di wilayah 3T melalui pemanfaatan PLTS secara masif.

“Program ini bukan sekadar menghadirkan listrik, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai pemimpin dalam transisi energi global. Ini adalah bentuk gotong royong nasional untuk mewujudkan masa depan yang bersih, hijau, dan inklusif,” ujar Darmawan.

Ia menjelaskan bahwa 47 PLTS yang diresmikan hari ini memiliki total kapasitas 27,8 megawatt (MW) dan berhasil memberi akses listrik bagi 5.383 rumah tangga di 47 desa, yang tersebar di 11 provinsi seluruh Indonesia.

“Dulu, anak-anak belajar ditemani lampu minyak, layanan kesehatan terbatas, dan roda ekonomi desa berhenti saat malam tiba. Kini, listrik dari energi bersih mengubah segalanya, anak bisa belajar lebih lama, Puskesmas dapat melayani masyarakat dengan optimal, dan usaha rakyat tumbuh. Inilah keadilan energi. PLN siap menjalankan visi Presiden menuju kemandirian energi lewat akselerasi energi terbarukan,” tutup Darmawan.*

Bahtra Sosialisasi Empat Pilar ke Rakyat Bombana

KENDARIKINI.COM – Kegiatan Sosialisasi yang dilakukan oleh setiap Anggota MPR dengan masayrakat, merupakan wadah untuk berdialog dengan masyarakat agar Anggota MPR lebih dekat dengan masyarakat serta sebagai wadah untuk menampung saran dan pendapat dari masyrakat.

Mengenai pelaksanaan nilai – nilai luhur bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagaimana terdapat pada Pancasila, Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indoensia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Empat pilar kebangsaan Indonesia terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945), Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Masing-masing pilar ini memiliki kedudukan yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, serta saling mendukung untuk menjaga keutuhan dan stabilitas negara.

Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, empat pilar kebangsaan sangat penting karena menjadi pedoman utama dalam menjalankan sistem pemerintahan, menjaga persatuan, dan membangun keharmonisan masyarakat. Mereka saling melengkapi untuk memastikan bahwa bangsa Indonesia tetap kokoh dan berlandaskan nilai-nilai luhur.

Sebagai wujud dan tanggungjawab tersebut, maka setiap anggota MPR mendapat tugas untuk melakukan sosialisasi Putusan MPR di daerah pemilihannya. Pentingnya sosialisasi di daerah pemilihan Anggota MPR adalah dalam rangka manifestasi tanggung jawab Anggota MPR untuk membangun daerah agar seluruh penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di daerah dilaksanakan dengan mengedepankan nilai-nilai luhur bangsa sebagaimana terdapat pada Pancasila, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Tanpa terkecuali Anggota MPR RI Bahtra dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar yang dilaksanakan oleh seluruh anggota MPR RI.

Anggota MPR RI Bahtra melakukan sosialisasi kepada masyarakat Desa Pabiring, Kecamatan Poleang Barat Kabupaten Bombana pada Sabtu 28 Juni 2025.

Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan masyarakat dapat lebih memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dikehidupan sehari-hari, serta diharapkan karakter kebangsaan kita dapat diperkuat dan keutuhan NKRI tetap terjaga ditengah era kemajuan teknologi dan informasi.*

PLN untuk Rakyat, Nyala Listrik dari Inovasi SuperSUN Hadir di Sekolah Terpencil

KENDARIKINI.COM – Di tengah sunyi hutan dan terpencilnya dusun di pelosok Sulawesi Barat, cahaya harapan kini menyala terang di sebuah Sekolah Dasar yang selama ini bergantung pada sinar mentari. Berkat inovasi SuperSUN, PT PLN (Persero) berhasil menghadirkan listrik untuk pertama kalinya di Sekolah Dasar Negeri 1 Mariri, Dusun Mariri, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Sekolah yang selama ini bergelut dengan keterbatasan kini memiliki akses listrik yang andal dan ramah lingkungan. Bagi para guru dan murid, nyala listrik ini bukan sekadar penerangan, hal tersebut merupakan simbol harapan baru untuk belajar lebih lama, mengakses teknologi pendidikan, dan mengejar mimpi.

Lewat sentuhan tangan PT PLN (Persero), energi berkeadilan telah hadir dan dinikmati anak Sekolah Dasar Negeri 1 Mariri, Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat. Bukan sekadar menyalakan lampu, kehadiran listrik ini menjadi suluh bagi pendidikan, membuka peluang baru bagi puluhan pelajar yang selama ini belajar dalam keterbatasan. Terobosan ini menjadi bagian dari program Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) yang diinisiasi oleh pemerintah sekaligus menjadi bukti nyata komitmen PLN untuk mendukung pendidikan yang terang dan setara untuk seluruh anak bangsa.

SuperSUN merupakan inovasi energi bersih dari PLN dengan wujud Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) mikro yang terintegrasi dengan _energy storage_. Ini merupakan solusi elektrifikasi karya anak bangsa yang menjadi bukti komitmen PLN dalam menghadirkan terang ke pelosok negeri, terutama di wilayah 3T.

Upaya PLN dalam melistriki SDN 1 Mariri tidaklah mudah. Ditempuh dalam waktu empat jam dengan jarak 140 Kilometer dari Kabupaten Mamuju, PLN melalui akses medan ekstrem, jurang, dan jalan terjal. Namun tantangan tersebut tidak menyurutkan semangat PLN dalam memobilisasi material bahkan hanya dengan menggunakan motor. SuperSUN hadir memberi perubahan nyata, bukan hanya sekadar lampu yang menyala, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan.

Kepala sekolah SDN 1 Mariri, Yuliani Y. Siendong, menyambut gembira kehadiran listrik di sekolahnya. “Terima kasih PLN. Kami sangat bersyukur, ini adalah hadiah besar untuk anak-anak kami. Semoga ini menjadi awal kemajuan pendidikan di daerah kami,” tuturnya.

Ia menuturkan, sebelumnya ia tidak menyangka listrik PLN hadir di sekolahnya karena akses yang menantang. Kini siswa dapat belajar lebih leluasa dan bisa menggunakan peralatan elektronik untuk menunjang kegiatan pembelajaran berkat hadirnya listrik.

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) Edyansyah menyampaikan bahwa kehadiran listrik yang bersumber dari energi bersih melalui program SuperSUN ini merupakan bagian dari misi besar PLN untuk menyediakan akses energi yang adil bagi seluruh rakyat

“Listrik bukan sekadar cahaya. Ia adalah jembatan menuju masa depan dan bisa menunjang dunia pendidikan. SuperSUN menjadi simbol bahwa pembangunan tidak boleh berhenti hanya di kota-kota besar. Ia juga menekankan bahwa listrik telah mendorong aktivitas ekonomi baru dan mendukung aktivitas pendidikan,” ungkap Edyansyah.

Dirinya melanjutkan SuperSUN adalah wujud dari teknologi terbarukan, karya anak bangsa, yang menghadirkan listrik bersih dan andal di tempat-tempat yang selama ini sulit dijangkau. Pemerintah bersama PLN tidak hanya membangun infrastruktur, tapi juga membangun masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak.

SuperSUN merupakan inovasi berbasis PLTS _rooftop_ yang dipadukan dengan Battery Energy Storage System (BESS) serta _smart meter_ berkapasitas 450 VA, 900 VA, hingga 1300 VA. Hingga Mei 2025, sebanyak 1.181 unit SuperSUN telah terpasang dan membangkitkan ekonomi masyarakat di daerah 3T dalam wilayah kerja PLN UID Sulselrabar. Selain itu untuk turut mendukung program Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran, PLN turut hadir dengan memastikan 358 sekolah dapat dialiri listrik.

“Dengan penyalaan listrik Supersun ini, anak-anak di SD Negeri 1 Mariri kini bisa menikmati listrik, menggunakan perangkat digital, dan merasakan manfaat teknologi seperti sekolah-sekolah lain di perkotaan,” ujarnya.*

PLN Luncurkan Fitur Terbaru REC

KENDARIKINI.COM – Layanan Green as a Service (GEAS) Renewable Energy Certificate (REC) PT PLN (Persero) kini semakin diminati oleh pelanggan. Guna memudahkan pelanggan dalam mendapatkan layanan tersebut, PLN bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan meluncurkan fitur REC di dalam Aplikasi PLN Mobile bertepatan dengan acara PLN Mobile Run 2025 di Benteng Rotterdam, Kota Makassar (22/6).

Menariknya, _launching_ fitur terbaru di PLN Mobile tersebut ditandai dengan hadirnya dua srikandi Sulawesi Selatan yaitu Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Hj. Fatmawati Rusdi, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) yang diwakili oleh Executive Vice President Niaga dan Pemasaran PT PLN (Persero), Fintje Lumembang, dan didampingi oleh General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah.

REC adalah salah satu instrumen produk hijau inovasi PLN untuk mempermudah pelanggan dalam mendapatkan pengakuan atas penggunaan energi baru terbarukan (EBT) yang transparan, akuntabel, dan diakui secara internasional. REC PLN memvalidasi bahwa produksi tenaga listrik per Megawatt hour (MWh) yang digunakan pelanggan berasal dari energi listrik hijau yang telah terverifikasi.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Hj. Fatmawati Rusdi turut mendukung peluncuran Fitur REC di Aplikasi PLN Mobile dan pelaksanaan_event_ PLN Mobile Run 2025 karena memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Provinsi Sulawesi Selatan. “Atas nama pemerintah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PLN yang telah melaksanakan acara ini dan ternyata sudah nasional. Selain menggerakan roda ekonomi UMKM, ternyata _event_ ini juga bentuk _charity_ untuk masyarakat Sulawesi Selatan. Kita juga melakukan peluncuran fitur _Renewable Energy Certificate_ di PLN Mobile. Melalui _event_ ini mari kita perkuat dan tumbuhkan semangat penggunaan energi bersih,” kata Fatmawati.

Executive Vice President Niaga dan Pemasaran PT PLN (Persero), Fintje Lumembang menyatakan, REC merupakan solusi bagi sektor industri dan bisnis untuk memperoleh listrik hijau yang andal dan terjangkau. Pasalnya, seiring perkembangan zaman, permintaan produk yang dihasilkan melalui energi bersih menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing industri, oleh karena itu kini PLN menghadirkan layanan REC di aplikasi PLN Mobile untuk semakin memudahkan pelanggan.

“Sebagai tulang punggung penyedia EBT nasional, PLN berkomitmen meningkatkan daya saing industri dengan menyediakan layanan listrik hijau yang 100% dipasok oleh pembangkit EBT kami melalui REC. Kami siap melayani kebutuhan listrik hijau untuk sektor bisnis dan industri dengan proses yang mudah dan cepat,” ujar Fintje.

Lebih lanjut, Fintje memaparkan saat ini ada delapan pembangkit PLN yang telah menyuplai listrik hijau untuk pelanggan REC. Kedelapan pembangkit tersebut yakni Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Kamojang, PLTP Ulubelu, PLTP Lahendong, PLTP Ulumbu, Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata, PLTA Bakaru, PLTA Orya Genyem, dan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Lambur.

“REC memberikan jaminan atas penggunaan EBT secara transparan dan diakui internasional. Setiap sertifikat REC memastikan listrik yang digunakan pelanggan berasal dari pembangkit EBT atau nonfosil, dengan sistem pelacakan APX Tradable Instrument for Global Renewables (TIGRs) dari Amerika Serikat yang memastikan sertifikat telah memenuhi standar internasional,” kata Fintje.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), Edyansyah mengatakan, PLN Mobile Run 2025 ini menjadi ajang bagi perseroan mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya mereduksi emisi karbon. Salah satunya dengan peluncuran fitur REC di PLN Mobile untuk semakin memudahkan pelanggan dalam mengakses layanan energi hijau dari PLN tersebut.

“Selain mengampanyekan gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, hadirnya _event_ ini juga sekaligus momen PLN dalam meningkatkan _awareness_ masyarakat pada layanan digitalisasi PLN Mobile dengan peluncuran fitur _Renewable Energy Certificate_ (REC) di Aplikasi PLN Mobile,” ungkap Edyansyah.

Edyansyah mencatat hingga Mei 2025 penjualan REC di wilayah PLN UID Sulselrabar sudah mencapai 95.909 unit atau setara 95,9 Terawatt Hour (MWh). Hal ini tidak lepas dari semakin tingginya minat pelanggan khususnya sektor bisnis dan industri terhadap REC.*

Polisi Amankan Seorang Pria di Koltim Gegara Kedapatan Maling Iphone

KENDARIKINI.COM – Seorang pria terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian atas tindak pidana pencurian Handphone merek Iphone 14 Pro di Kabupaten Kolaka Timur.

Pria tersebut berinisial RPU (26) yang merupakan warga dari Kelurahan Welala, Kecamatan Ladongi, Kabupaten Kolaka Timur.

Kasi Humas Polres Kolaka Timur, IPTU Irwan Pansha, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula pada Jumat 30 Mei 2025 bertempat disebuah salon tempat kerja saudara Leni (47) di Kelurahan Welala.

Pada saat itu pula, pelaku masuk rumah dan melihat Handphone merek Iphone 14 Pro di atas meja salon tempat kerja saudara Leni.

“Pelaku masuk kedalam rumah saudara LENI dan melihat handphone Iphone 14 Pro warna biru dengan no Imei 1 350046789411120 dan Ime 2 350046789011730 diatas meja salon tempat kerja Saudara Leni,” kata Irwan, Jumat 27 Juni 2025.

Lanjut, kata dia, melihat kondisi ruangan tidak ada orang, pelaku memiliki niatan untuk mencuri Handphone tersebut. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian sebesar Rp13.000.000.

“Karena pelaku melihat tidak ada orang jadi berniat mencuri handphone tersebut, akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp13.500.000,” ujarnya.

Irwan menambahkan bahwa saat dilakukan interogasi, pelaku mengakui perbuatannya dan menunjukkan barang bukti berupa Handphone Iphone warna biru yang di curinya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 362 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pidana perjara paling lama 5 tahun.(Amin)*

P3D Konut Ungkap Dugaan PT Primastian Nambang Dilahan Koridor

KENDARIKINI.COM – Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah (P3D) Konawe Utara (Konut) kembali mengungkapkan dugaan penambangan Ilegal di lahan koridor.

Ketua P3D Konut, Jefri mengatakan bahwa PT Primastian Metal Pratama (PMP) diduga melakukan aktivitas penambangan Ilegal di lahan koridor PT BSJ.

“Selain diduga melakukan aktivitas tanpa memiliki legalitas yang jelas, PT Primastian juga diduga menggarap kawasan hutan,” kata Jeje sapaan akrabnya.

Lanjut pemuda asal Konut ini juga menyoroti dugaan pelanggaran pertambangan yang sangat serius terhadap PT PMP.

“Ini pelanggaran berat apakah bisa Penambangan di legalkan dalam kawasan hutan tanpa PPKH jika benar terjadi di PT PMP maka sangat di sayangkan lolos dari pantauan aAPH dan Kami secara lembaga akan melaporkan Secara resmi kepada penegak hukum agar segera di tindak lanjuti,” jelas jebolan aktivis HmI.

Magister Manajemen ini juga menuturkan bahwa bukan cuman itu hasil investigasi dilapangan Ada bukaan Koridor di lahan celah antara PT Primastian dan PT BSJ.

“Sehingga ini juga akan kami usut kapan Kegiatan tersebut berlangsung dan jika terbukti maka ini jelas pelanggaran yang tidak dapat di tolerir dan melanggar pasal 158 UU Minerba,” bebernya.

“Dan kami akan segera melakukan investigasi mendalam mengecek apakah PT PMP ini sudah di keluarkan RKAB Oleh Kementerian ESDM apa belum dan apakah Denda administratif kehutanannya sudah di bayar atau belum dan kami pastikan akan melakukan Investigasi secara kesuluruhan dugaan pelanggaran yang di lakukan PT PMP di lasolo Kepulauan,” pungkasnya.

Terkait hal tersebut media ini masih berusaha mengkonfirmasi ke pihak terkait, apabila ada pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan ini bisa menggunakan hak jawab berdasarkan UU Pers.*

Triple C Dukung Program KLH dalam Penerapan Predikat Kota Kotor

KENDARIKINI.COM – Celebes Concervation Center atau Triple C dukung program baru Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) soal konsep baru penghargaan Adipura.

Sejumlah media massa maupun elektronik baru-baru ini mengabarkan bahwa KLH dan BPLH dibawa kepemimpinan Menteri Hanif Faisol.

Menteri Hanif Faisol memperkenalkan konsep baru yakni memasukkan penilaian berdasarkan pengelolaan tempat pemerosesan akhir (TPA).

Dalam program tersebut akan ada predikat kota kotor.

Menurut Ketua Umum Celebes Concervation Center atau Triple C, Fingki mengatakan bahwa harusnya penilaian Adipura dengan konsep baru tersebut pemerintah kota atau pemerintah daerah dapat lebih memperhatikan tata cara pengolaan sampah.

“Memang dipandang perlu diberikan predikat kota kotor bagi wilayah atau kota yang tidak terlalu memperhatikan atau abai terhadap persoalan sampah,”Kata Fingki.

Fingki juga mendukung langkah KLH/BPLH dalam mengambil langkah tegas soal penilaian Adipura.

“Apa yang diinisiasi Menteri Hanif Faisol tersebut merupakan langkah awal yang cukup baik bagi pegelolaan sampah yang ada di daerah-daerah, nah KLH/BPLH juga kan menerapkan pelarangan TPA Terbuka atau Open Dumping, kota-kota yang masih menerapkan pembuangan terbuka secara otomatis tidak lagi memenuhi syarat Adipura dan menurut kami ini langkah KLH/BPLH yang harus di dukung oleh pemerintah daerah maupun masyarakat,”Ujar Fingki.

Fingki juga menuturkan bahwa ini adalah transformasi baik bagi pengelolaan lingkungan perkotaan.

Sehingga kata Fingki Adipura tak lagi menjadi simbolis saja.

Diketahui pernyataan tersebut dikatakan Menteri Hanif Faisol dalam rapat Koordinasi Nasional Pengelolaan Sampah 22 Juni 2025 lalu.*

PT Tanto Diadukan ke Polda Sultra Soal Dugaan Penahanan Dokumen Pribadi Mantan Karyawan

KENDARIKINI.COM – PT Tanto Intim Line diadukan ke Polda Sultra soal dugaan penahanan dokumen pribadi mantan karyawannya.

Mantan Karyawan perusahaan tersebut, Ramadhan Akbar yang terakhir mengisi jabatan Kepala Cabang melalui kuasa hukumnya, Yusran Yastono Yasin Idrus resmi melaporkan hal tesebut ke Polda Sultra pada Rabu 25 Juni 2025.

Yusran dalam aduannya melaporkan HRD perusahaan tersebut, SHS. Menurut Yusran HRD ataupun manajemen tersebut diduga melakukan penahanan ijazah kliennya.

“Dimana Pihak manajemen dan HRD tersebut telah diduga menahan atau menggelapkan dokumen pribadi klien kami Ramadhan Akbar,” katanya.

Lanjutnya bahwa sebelumnya Ramadhan Akbar telah bekerja di perusahaan tersebut sejak Tanggal 1 September 2020 dan berakhir pada tanggal 31 Mei 2025.

“Dengan jabatan terakhir sebagai kepala Cabang cabang di PT Tanto Intim Line, Klien saya ini telah di PHK dengan cara sepihak tepat pada tanggal 31 Mei 2025 dan kasus perbuatan PHK sepihak ini juga kami sudah aduhkan di Disnaker,” ungkapnya.

Sambungnya bahwa selama klien kami bekerja di Perusahaan tersebut, pada tanggal 9 sampai dengan 13 September 2024 bertempat di Surabaya, Bahwa kliennya telah diperintahkan pihak perusahaan untuk mengikuti Pelatihan.

“Kliennya juga telah mengikuti ujian sertifikasi penanganan dan pengangkutan barang berbahaya di pelabuhan,” tambahnya.

Kemudian setelah mengikuti Pelatihan dan Ujian Sertifikasi tersebut, kliennya dinyatakan lulus dan mendapatkan dokumen surat tanda tamat pelatihan dan sertifikat.

“Perlu kami jelaskan terkait petihan dan ujian sertifikasi yang diikuti klien kami seperti penjelasan diatas adalah perintah dari Perusahaan kepada klien kami sehingga klien kami mengikuti dan menjalani hal tersebut. Akan tetapi klien kami terkait mengenai Pelatihan dan Ujian tersebut, klien kami mengikuti selain dasar permintaan dan perintah dari Perusahaan, klien kami juga berposisi/berstatus sebagai Pekerja/Kariyawan di Perusahaan tersebut kala itu,” bebernya.

Kemudian bahwa sejak setelah mengikuti hingga terbit dan keluarnya 2 (Dua) Dokumen dari pihak Lembaga Pelatihan, yakni Surat Tanda Tamat Pelatihan dan Sertifikat yang atas nama kliennya seperti penjelasan tersebut diatas.

“Bahwa klien kami selama itu hanya diberikan dan diperlihatkan melalui kiriman Whatshhap dari Pihak anggota/staff HRD Perusahaan PH dalam bentuk File Pdf yang di Scand dan dikirim ke whatshaap klien kami,” tuturnya.

Lanjutnya lagi bahwa terkait kegunaan dua dokumen tersebut selama kliennya dalam menjalankan proses pekerjaannya di Perusahaan PT Tanto Intim Line Cabang Kendari, dokumen tersebut berguna sebagai dokumen kelengkapan pendukung dalam penanganan (Pemuatan/Pembongkaran) barang Khusus kategori berbahaya di Pelabuhan.

“Bahwa atas dasar PHK yang alami/didapatkan kepada Klien kami, maka secara otomatis klien kami dengan sendirinya tidak lagi berstatus sebagai Pekerja / Karyawan di Perusahaan PT Tanto Intim Line Cabang Kendari, sehingga atas dasar tersebut klien kami kemudian meminta 2 Dokumen Pribadi yang atas nama pribadinya tersebut untuk dikembalikan, yang dimana hal tersebut sudah menjadi Hak kepemilikannya karena sudah tidak bekerja lagi di Perusahaan,” bebernya.

Kemudian tepat pada tanggal 14 Juni 2025 kliennya mengabari 2 orang pihak Perusahaan .

“Yaitu Kepala Cabang/Oprasional Kendari PT Tanto Intim Line yang baru, TP dalam bentuk komunikasi Whatshaap, perihal agar dapat mengembalikan / dikirimkan terkait 2 Dokumen Pribadi Hak kepemilikan klien kami yang Asli. Dan pihak kepala cabang yang baru tersebut menjawab “Siap Pak Kami Sampaikan”,” bebernya.

“nggota/staff HRD yakni Ibu PH dalam bentuk komunikasi Whatshap, perihal agar dapat mengembalikan / dikirimkan terkait 2 Dokumen Pribadi Hak kepemilikan klien kami yang Asli dalam bentuk Fisik ke klien kami pribadi. Dan jawaban dari pihak Anggota/staff HRD tersebut : “Selamat Sore Pak, Iyaa Pak Akan Dikirimkan”,” tambahnya.

“Bahwa setelah klien kami mengabari pihak Perusahaan klien kami menunggu tapi tak kunjung di kembalikan dokumen Pribadi tersebut, sehingga tepat pada tanggal 19 Juni 2025, kami pihak Kuasa Hukum yang bertindak atas nama Klien memberikan Surat secara resmi tertulis Perihal Permintaan Pengembalian Dokumen Pribadi, yang pada prinsipnya bermaksud untuk meminta 2 Dokumen Pribadi tersebut yang telah menjadi Hak Klien kami yang dipegang selama ini oleh Perusahaan untuk segera dikembalikan dengan tenggang waktu selambat-lambatnya pada tanggal 21 Juni 2025,” jelasnya.

Kemudian setelah suratnya diterima langsung oleh Kuasa Hukum PT Tanto Intim Line, dan sesuai dengan tenggang waktu yang kami harapkan agar dapat dikembalikan Perihal 2 Dokumen Pribadi milik Kliennya.

“Tetapi hingga sampai detik ini taka da niat bahkan kabar dari pihak Perusahaan terkait permintaan kami, oleh karena itu kami merasa tidak adanya niat dan Itikad Baik dari Perusahaan PT Tanto Intim Line untuk mengembalikan atau memberikan Dokumen Pribadi tersebut kepada klien kami,” ungkapnya lagi.

Lanjutnya lagi sehingga atas dasar itikad baik dari klien kami untuk meminta dua Dokumen pribadinya agar dapat dikembalikan, yang dimana segala upayah yang telah ditempuh kliennya tetapi tak kunjung untuk dikembalikan dari Pihak Perusahaan PT Tanti Intim Line.

“Maka klien kami merasa di rugikan atas perbuatan tersebut, sehingga kami sebagai Kuasa Hukum yang bertindak untuk dan atas nama Klien menduga kuat atas perbuatan Pihak pimpinan Manajemen dan HRD Perusahaan PT Tanto Intim Line telah memenuhi unsur Dugaan Perbuatan Penggelapan Dokumen Pribadi serta Pelanggaran HAM dan aturan lainnya yang mengatur tentang Dokumen Pribadi,” jelasnya lagi.

Yusran juga membeberkan sebagaimana yang telah diatur dalam ketentutuan Peraturan sebagai berikut Pasal 374 tentang Penggelapan ( “Penggelapan yang dilakukan oleh orang yang penguasaannya terhadap barang disebabkan karena ada hubungan kerja atau karena pencarian atau karena mendapat upah untuk itu, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun.” ) UU Tentang KUHP.

“Pasal 9 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan (“Setiap tenaga kerja berhak memperoleh perlakuan yang sama tanpa diskriminasi dari pengusaha.”). Pasal 36 ayat (2) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia (“Tidak seorang pun boleh dirampas hak milik pribadinya secara sewenang-wenang dan melawan hukum.”),” jelasnya.

Kemudian Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/5/HK.04.00/V/2025 Tentang Larangan Penahanan Ijazah dan/atau Dokumen Pribadi Milik Pekerja/Buruh oleh Pemberi Kerja.

“Yang dimana pemberi kerja dilarang mensyaratkan dan/atau menahan ijazah dan/atau dokumen pribadi milik pekerja/buruh sebagai jaminan untuk bekerja. Dokumen pribadi tersebut merupakan dokumen asli antara lain sertifikat kompetensi, paspor, akta kelahiran, buku nikah, dan buku pemilik kendaraan bermotor. Kedua Pemberi kerja dilarang menghalangi atau menghambat pekerja/buruh untuk mencari dan mendapatkan pekerjaan yang lebih layak. Ketiga Galon pekerja/buruh dan pekerja/buruh perlu mencermati dan memahami isi perjanjian kerja terutama jika terdapat ketentuan yang mensyaratkan penyerahan ijazah dan/atau dokumen pribadi sebagai jaminan untuk bekerja. Keempat Dalam hal adanya kepentingan mendesak yang dibenarkan secara hukum untuk adanya persyaratan penyerahan ijazah dan/atau sertifikat kompetensi milik pekerja/buruh kepada pemberi kerja,” bebernya lagi.

Lanjutnya lagi hanya dapat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. ijazah dan/atau sertifikat kompetensi tersebut diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan yang dibiayai oleh pemberi kerja berdasarkan perjanjian kerja tertulis;
b. pemberi kerja wajib menjamin keamanan ijazah dan/atau sertifikat kompetensi yang disimpan dan memberikan ganti rugi kepada pekerja apabila ijazah dan/atau sertifikat kompetensi tersebut, rusak atau hilang.

Kemudian b Pasal 28 G ayat (1) UUD 1945 (“Setiap orang berhak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat, dan harta benda yang di bawah kekuasaannya.”).

Pihaknya juga meminta kepada Kapolda Sulawesi Tenggara, Dirkrimum Polda Sulawesi Tenggara agar berkenan memerintahkan anggota penyidik yang memeriksa untuk segera memproses serta melakukan penyelidikan/penyidikan atas dugaan tindak pidana seperti penjelasan laporan tersebut diatas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku demi tegaknya hukum dan keadilan di Negara Hukum Republik Indonesia.

“Kami berharap dengan maraknya kasus penahanan atau penggelapan dokumen pribadi para pekerja yang selama ini telah menjadi atensi Kementerian Ketenagakerjaan, untuk itu kami meminta Polda Sultra untuk segera mengambil tindakan tegas,” pungkasnya.

Terkait hal tesebut, Kepala Cabang PT Tanto Intim Line Cabang Kendari, Teguh yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp mengarahkan untuk menghubungi perwakilan kantor pusat, David.

“PSaya izin share nomor pak David perwakilan kantor pusat. Biar bapak yang tanya beliau ya,” katanya.

Sementara itu David saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan pengiriman dokumen tersebut.

“Dikirim hari ini (Kamis 26 Juni 2025) ke kantor cabang kendari, Mohon sabar ya,” ujarnya.*

Polda Sultra Salurkan 100 Paket Bansos untuk Warga di TPA Puwatu

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-79, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan bakti sosial (bansos) dengan membagikan 100 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Puwatu, Kota Kendari, Kamis (26/6).

Kegiatan berlangsung mulai pukul 15.30 Wita hingga selesai, dipimpin oleh Kasubdit Binpolmas Kompol Redi Hartono dan Kasubdit Bhabinkamtibmas Kompol Susanto, S.E., yang mewakili Dir Binmas Kombes Pol Antonius Danang H.W., S.H., S.IK, M.M serta melibatkan seluruh personel dan Bhayangkari Ditbinmas Polda Sultra.

Sasaran utama dari kegiatan ini adalah masyarakat yang tinggal di sekitar TPA Puwatu, yang sebagian besar merupakan kelompok ekonomi rentan. Dengan semangat kepedulian sosial, bansos ini disalurkan sebagai bentuk nyata hadirnya Polri dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

Dalam keterangannya, jajaran Ditbinmas berharap kegiatan ini dapat mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif.*

Polisi Amankan Remaja di Kendari Gegara Kedapatan Bawa Sajam

KENDARIKINI.COM – Polsek Kendari berhasil mengamankan seorang remaja inisial Y (15) yang membawa senjata tajam jenis badik di sekitaran jembatan teluk kendari pada Rabu 25 Juni 2025.

Kejadian ini bermula saat pihak kepolisian sedang melaksanakan pengamanan pos pantau jembatan teluk kendari.

Disaat itu, pihak kepolisian mendapat informasi dari warga bahwa ada seorang remaja menahan beberapa kendaraan yang sedang melintas.

Kapolsek Kendari, AKP Andriyas Saroy, SH.MH, mengatakan saat melakukan penggeledahan, pihak kepolisian menemukan sebilah badik pada tubuh pelaku.

“Ketika tiba petugas jaga melakukan penggeledahan terhadap pelaku dan menemukan sebilah badik yang dalam penguasaan pelaku,” katanya, Jumat 27 Juni 2025.

Barang bukti yang berhasil diamankan ialah satu bilah badik ukuran 10 cm beserta gagangnya yang terbuat dari kayu dengan panjang 5 cm dan sarung badik yang dililit dengan tali nylon.

Kemudian pelaku beserta badik miliknya segera dibawa ke Polsek Kendari untuk di proses secara hukum.

“Pelaku dan badik yang dimiliki langsung diamankan ke kantor Polsek Kendari untuk dilakukan proses hukum,” ujarnya.

Selanjutnya, sambung Andriyas, pelaku dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kendari.

“Pelaku di titip di Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak Kelas II Kendari,” pungkasnya.(Amin)*

Bangun Tiga PLTA, PT Vale Gunakan Energi Terbarukan dan Bantu Supply Listrik Masyarakat Lingkar Tambang

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia dalam operasinya senantiasa menerapkan ESG, yang dimana Environmental (Lingkungan), Social (Sosial), dan Governance (Tata Kelola) yang diterapkan dalam operasional perusahaan pertambangan.

Komitmen tersebut bukan hanya teori saja, tetapi dipraktekkan dengan adanya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang dibangun PT Vale Indonesia.

Tak seperti Smelter Nikel dibeberapa perusahaan lain yang masih mengkonsumsi energi listrik dari batu bara.

PT Vale menggunakan energi listrik terbarukan dari Tiga PLTA yang menjadi sumber produksi listrik ramah lingkungan dibangun PT Vale yakni PLTA Balambano, PLTA Larona dan PLTA Karebbe.

Bahkan dari ketiga PLTA itu PT Vale juga menyuplai kebutuhan listrik masyarakat Kabupaten Luwu Timur. Setengah dari kebutuhan listrik masyarakat Luwu Timur diketahui berasal dari tiga pembangkit listrik rendah emisi karbon milik PT Vale tersebut.

Senior Manager Communication PT Vale Indonesia Bayu Aji mengatakan, selain mendukung konsumsi listrik perusahaan, PT Vale berkontribusi membantu pemerintah daerah setempat memenuhi kebutuhan listrik masyarakat masyarakat Luwu Timur dan sekitarnya.

Selama 54 tahun, perusahaan multi tambang asal Brazil ini terbukti sukses menjaga kelestarian Danau Matano sehingga debit airnya tetap jernih dan terus mengalir deras menghidupkan pembangkit listrik sekaligus menjadi sumber penghidupan masyarakat Sorowako.

PLTA Balambano yang dioperasikan sejak tahun 1999 diketahui memiliki dua turbin ini mampu menghasilkan daya listrik sebesar 110 MW. Energi listrik dari PLTA inilah yang kemudian disalurkan PT Vale ke masyarakat melalui PLN setempat. Tahun lalu, perseroan memasok total 10,7 MW kepada penduduk di luar wilayah tambang.

“Alurnya dari dari PLTA Balambano ke PLN, kemudian PLN lah yang mendistribusikan ke masyarakat,” ujar salah seorang operator PLTA Balambano.

PLTA Balambano memanfaatkan aliran Danau Matano sebagai motor penggerak turbin. Hal sama dengan PLTA Karebbe dan PLTA Larona. Tiga PLTA ini diketahui menghasilkan sekitar 365 MW energi listrik.

Kekinian, surplus energi listrik juga digadang menyokong program transisi penggunaan mobil listrik yang kini menjadi bagian kampanye green mining PT Vale.

Untuk mencapai target menuju pertambangan rendah emisi karbon, PT Vale Indonesia tengah mempersiapkan alih teknologi dari kendaraan bertenaga fosil ke mobil listrik yang rendah emisi karbon dalam kegiatan operasional pertambangan.*

Semarak Hari Bhayangkara ke 79, Dirpolairud Polda Sultra Salurkan Bansos untuk Nelayan Teluk Kendari

KENDARIKINI.COM – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Sulawesi Tenggara menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat pesisir dengan menggelar kegiatan “bantuan sosial (bansos) kepada nelayan di perairan Teluk Kota Kendari”, Rabu (25/6), dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Polairud Polda Sultra, Kombes Pol Saminata, S.I.K., M.M., dan dilaksanakan menggunakan kapal Sea Raider – 2015. Kegiatan dimulai pukul 13.00 Wita dan melibatkan para Pejabat Utama (PJU), Perwira Menengah (Pama), serta seluruh personel Ditpolairud Polda Sultra.

Aksi kemanusiaan ini tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, namun juga bertujuan menjalin silaturahmi dan mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat pesisir. Dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, kegiatan bansos ini menjadi salah satu wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Kombes Pol Saminata berharap sinergi antara Polri dan masyarakat nelayan terus terjalin kuat demi menciptakan suasana perairan yang aman dan kondusif.*

Dua Orang Pria di Kendari Terekam CCTV Maling Helm

KENDARIKINI.COM – Dua orang pria melakukan pencurian helm di parkiran Fakultas Hukum (FH) Universitas Halu Oleo (UHO).

Mahasiswa FH, Ical Darkol (20), menerangkan bahwa dua orang pria tersebut mulanya berdiri diparkiran sembari memantau situasi.

“Kalau untuk awal mulanya kami juga kurang tau kak, yang penting sebelumnya mereka ini berdiri-berdiri dulu, untuk pantau situasi di rasa sudah aman,” katanya saat dikonfirmasi media ini, Kamis 26 Juni 2025.

Pencurian ini pernah terjadi pada bulan Ramadhan 2025. Namun pada saat itu, belum terpasang kamera CCTV sehingga aksi para pelaku tidak diketahui.

Peristiwa pencurian helm ini kemudian berlanjut dan aksi keduanya berhasil terekam kamera CCTV.

“Sudah beberapa kali terjadi kecurian helm,” ujarnya.

Aksi pencurian ini sangat meresahkan seluruh mahasiswa FH. Ical menegaskan bahwa peristiwa ini akan dilaporkan ke pihak kepolisian.

“Iya kami akan melakukan langkah-langkah sesuai dengn prosedur hukum,” pungkasnya.(Amin)*

Sambut Hari Bhayangkara ke 79, Kapolda Sultra Perkuat Sinergi dengan Insan Pers

KENDARIKINI.COM – Bidang Humas Polda Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Coffee Morning bersama Kapolda Sultra dan para pimpinan media, baik dari organisasi media maupun direktur media lokal. Kegiatan ini berlangsung sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-79.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.IK., M.H., didampingi Wakapolda Sultra Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., Irwasda Kombes Pol Hartoyo, S.IK, serta para pejabat utama Polda Sultra.

Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian, S.IK., dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi antara Polda Sultra dengan insan pers. Ia berharap, kehadiran Kapolda dapat memperkuat sinergi dan kerja sama yang telah terjalin baik selama ini, khususnya dalam hal penyebaran informasi publik yang akurat dan berimbang.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas antusiasme serta kontribusi para jurnalis. Ia juga mengenang kedekatannya dengan kalangan wartawan selama perjalanan karirnya di berbagai wilayah tugas.

“Kita berharap sinergitas ini terus terjaga dan semakin kuat ke depan, saling mendukung untuk memberikan kontribusi terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolda.*

Mutasi dan Rotasi Polda Sultra, Kapolresta Kendari dan Sejumlah PJU Berganti

KENDARIKINI.COM – Gelombang rotasi dan mutasi jabatan kembali bergulir di tubuh Polri, tanpa terkecuali di Polda Sultra.

Sebelumnya berdasarkan Surat Telegram (ST) Nomor ST/1422/VI/KEP./2025 tertanggal 24 Juni 2025, sejumlah perwira menengah (Pamen) di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengalami pergeseran posisi. Perubahan signifikan terjadi pada posisi Kapolresta Kendari dan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sultra.

Jabatan Kapolresta Kendari kini akan diemban oleh Kombes Pol Edwin Louis Sengka yang sebelumnya menjabat sebagai Kabidpropam Polda Riau. Ia menggantikan Kombes Pol Eko Widiantoro yang mendapatkan promosi sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Tk. II Bareskrim Polri. Perubahan ini menandai estafet kepemimpinan di jajaran Polresta Kendari yang membawahi wilayah hukum ibu kota provinsi Sultra.

Dirreskrimsus dan Dirreskrimum Polda Sultra Juga Bergeser

Tak hanya Kapolresta Kendari, posisi strategis Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sultra juga mengalami pergantian. Kombes Pol Bambang Wijanarko yang sebelumnya menduduki jabatan tersebut, kini diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubdit IV Dittipidter Bareskrim Polri. Penggantinya adalah Kombes Pol Dodi Ruyatman yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sultra.

Sementara itu, kursi Dirreskrimum Polda Sultra yang ditinggalkan oleh Kombes Pol Dodi Ruyatman akan diisi oleh AKBP Wisnu Wibowo yang sebelumnya menjabat sebagai Kabagbinkar Ro SDM Polda Sultra. Rotasi ini menunjukkan adanya pergeseran internal yang strategis untuk mengisi posisi-posisi kunci dalam penegakan hukum di Polda Sultra.

Mutasi Lainnya di Lingkungan Polda Sultra

Selain pergeseran pada Ditreskrimsus dan Polresta Kendari, mutasi ini juga mencakup beberapa perwira lainnya. Kombes Pol Zainal Rio Chandra Tangkari yang sebelumnya menjabat DirLantas Polda Sultra, kini diangkat sebagai Kabidkum Polda Jateng. Posisinya sebagai DirLantas Polda Sultra akan diisi oleh AKBP Dr. Argowiyono sebelumnya merupakan Wadirlantas Polda Metro Jaya.

Tak ketinggalan, AKBP Ario Putanto Tuhu Mangabdi Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Sultra, mendapatkan promosi sebagai Kapolres Luwu Timur Polda Sulawesi Selatan.

Secara keseluruhan, mutasi ini mencatat 8 perwira yang mengalami pergeseran jabatan, dengan 4 di antaranya keluar dari Polda Sultra, 2 masuk ke Polda Sultra, dan 2 lainnya merupakan pergeseran internal di lingkup Polda Sultra. Rotasi jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk penyegaran dan peningkatan kinerja dalam melayani masyarakat.

Terkait hal tersebut, Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian mengatakan bahwa hal tersebut lumrah terjadi di instansinya.

“Mutasi merupakan bagian dari penyegaran organisasi yang rutin dilakukan guna meningkatkan efektivitas, profesionalisme dan kinerja organisasi,” jelasnya.*

Komitmen Beri Layanan Prima, Polda Sultra Gelar Sosialisasi Forum Konsultasi Publik

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Sosialisasi Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Rabu, 25 Juni 2025, pukul 09.00 WITA, bertempat di Hotel Qubah 9, Kendari.

Kegiatan ini dibuka oleh Karo Rena Polda Sultra Kombes Pol Danang Widaryanto, S.I.K., dan dihadiri oleh Waka Polres jajaran Polda Sultra beserta perwakilan dari masing-masing Polres. Turut hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini, Holid Alamsyah, S.H., dari Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kombes Pol Danang Widaryanto menyampaikan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan bagian penting dari implementasi reformasi birokrasi Polri, khususnya dalam membangun pelayanan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Forum ini menjadi wadah yang strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mengevaluasi kualitas pelayanan yang diberikan oleh Polri. Kami ingin memastikan bahwa setiap bentuk layanan publik yang diberikan oleh Polda Sultra dan jajaran benar-benar sesuai dengan harapan masyarakat,” ujar Danang.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh satuan kerja di lingkungan Polda Sultra dapat lebih memahami pentingnya pelibatan masyarakat dalam penyusunan dan evaluasi kebijakan layanan, sehingga tercipta pelayanan yang transparan, partisipatif, dan berkualitas.

Acara berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Forum ini menjadi momentum penting dalam mendorong transformasi pelayanan publik sejalan dengan semangat Polri yang Presisi.*

Semarak Hari Bhayangkara ke-79, Forkopimda Sultra Adu Ketangkasan dalam Fun Game Menembak

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara menggelar lomba menembak bertajuk fun game yang melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tenggara, pada Rabu, 25 Juni 2025, bertempat di Lapangan Tembak Ade Yahya Sat Brimob Polda Sultra.

Kegiatan ini menjadi momen kebersamaan yang sarat makna, diikuti langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., bersama Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, serta unsur Forkopimda lainnya. Dalam suasana santai namun tetap kompetitif, para pejabat lintas instansi saling unjuk kemampuan menembak, menjadikan arena lomba penuh semangat soliditas dan solidaritas.

Lomba menembak dikemas dalam bentuk fun game dengan tujuan utama untuk *mempererat sinergi dan soliditas antar instansi*, sekaligus menjadi sarana *refreshing dan membangun kekompakan* dalam suasana yang penuh keakraban bersamaan dengan momentum menyambut Hari Bhayangkara ke-79.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Suasana keakraban yang tercipta mencerminkan semangat Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan keharmonisan di wilayah Sulawesi Tenggara. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini juga menjadi ajang penting untuk memperkuat koordinasi serta kolaborasi lintas instansi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Lomba menembak Forkopimda ini menjadi penutup yang berkesan dari rangkaian kompetisi menembak Hari Bhayangkara ke-79, sekaligus penegas komitmen bersama dalam membangun sinergitas demi pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.*

Polda Sultra Gelar Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap Dua

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Taklimat Akhir Audit Kinerja Tahap II Tahun Anggaran 2025 oleh Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri pada Rabu, 25 Juni 2025, pukul 07.30 Wita. Kegiatan berlangsung di Aula Dhacara Polda Sultra dan merupakan bagian akhir dari proses audit terhadap aspek pelaksanaan dan pengendalian tugas-tugas Polri.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakapolda Sultra, Brigjen Pol Amur Chandra Juli Buana, S.H., M.H., yang didampingi oleh Irwasda Polda Sultra, Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., serta Irwil III Itwasum Polri, Brigjen Pol Drs. Herukoco, M.Si. Acara ini turut dihadiri oleh para pejabat utama Polda Sultra serta perwakilan dari satuan kerja yang menjadi objek audit.

Dalam pelaksanaannya, taklimat akhir ini menjadi momen penyampaian hasil audit yang telah dilakukan sejak pertengahan Juni 2025. Audit kinerja yang dimaksud menekankan pada efektivitas pelaksanaan tugas dan sistem pengendalian internal dalam rangka mewujudkan Polri yang presisi, akuntabel, dan transparan.

Brigjen Pol Drs. Herukoco selaku Irwil III menyampaikan bahwa audit bukan sekadar bentuk pengawasan, melainkan sarana perbaikan berkelanjutan guna memastikan seluruh proses manajerial di tubuh Polri berjalan sesuai dengan prinsip good governance dan clean government. Ia juga mengapresiasi kerja sama dan keterbukaan Polda Sultra selama proses audit berlangsung.

Sementara itu, Wakapolda Sultra dalam sambutannya menegaskan komitmen jajaran Polda Sultra untuk terus meningkatkan kinerja serta melakukan perbaikan atas rekomendasi yang diberikan tim audit. “Kami menjadikan hasil audit ini sebagai bahan evaluasi strategis demi peningkatan kualitas pelayanan dan tata kelola organisasi yang lebih baik,” ujarnya.*

Delapan Saksi Diperiksa dalam Perkara Korupsi Kantor Pos Kendari, Kejaksaan Bakal Selidiki Lebih Lanjut

KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari akan melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus dugaan korupsi di PT. Kantor Pos Indonesia Cabang Utama Kendari.

Hal ini dikemukakan oleh Kepala Kejari Kendari, Ronal H. Bakara, dihadapan awak media pada Rabu 25 Juni 2025 malam.

“Tentunya kita terus bekerja apakah ada melibatkan pihak lain,” katanya.

Sejauh ini, kata Ronal, telah terdapat delapan orang saksi yang diperiksa.

“Sudah 8 orang. Nanti kita kembangkan dulu mohon nanti saudara-saudara monitor perkara ini dan sabar menunggu perkembangan yang akan kami infokan selanjutnya,” ujarnya.

Ronal menambahkan bahwa kedelapan saksi tersebut merupakan anggota internal dari kantor pos Indonesia cabang utama Kendari.

Sebelumnya, Kejari Kendari telah menetapkan satu tersangka inisial AA atas dugaan kasus korupsi anggaran PT. Kantor Pos Indonesia Cabang Utama Kendari.

Diketahui, tersangka AA pernah menjabat sebagai Manager Keuangan pada tahun 2020-2024.(Amin)*

Rugikan Negara 5,2 Milyar, Mantan Manajer Keuangan Kantor Pos Kendari Ditetapkan sebagai Tersangka Kejaksaan

KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari amankan satu tersangka terkait dugaan kasus tindak pidana korupsi anggaran PT. Kantor Pos Indonesia Cabang Utama Kendari.

Tersangka tersebut berinisial AA yang pernah menjabat sebagai Manager Keuangan tahun 2020-2024.

Kepala Kajari Kendari, Ronal H. Bakara, menerangkan bahwa tersangka melakukan manipulasi laporan keuangan kantor pos.

“Modus yang dilakukan tersangka ini, dia melakukan manipulasi, memalsukan laporan-laporan keuangan sehingga seolah-olah dana yang ada di kantor pos itu sama antara pemasukan dengan yang dilaporkan,” terangnya, Rabu 25 Juni 2025.

Lanjut, kata dia, setelah dilakukan audit, terdapat kerugian sekitar Rp5.000.000.000 dan telah diakui oleh tersangka.

“Dan pernah dilakukan audit memang ada kerugian sekitar lima milyar dan ini sudah diakui tersangka,” ujarnya.

Ronal menambahkan bahwa uang milyaran tersebut digunakan tersangka untuk kepentingan pribadi.

“Dia gunakan untuk kepentingan pribadi,” tambahnya.

Kemudian, Ronal mengungkapkan perbuatan tersangka ini mengakibatkan kerugian negara sekitar Rp5.200.000.000

“Jadi kerugian negara disini yang diakibatkan oleh perbuatan tersangka sekitar 5,2 milyar rupiah,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 2, 3 dan 9 Undang-Undang tindak pidana korupsi Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah Undang-undang Nomor 20 tahun 2001.(Amin)*

Delapan Lapak di Baruga Kendari Dilahap Sijago Merah

KENDARIKINI.COM – Sebanyak 8 tempat usaha atau lapak warga di Jalan Kapten Piere Tendean, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, hangus dilahap Si Jago Merah. Peristiwa ini terjadi pada Rabu 25 Juni 2025 sekitar pukul 16.35 WITA.

Kasi Humas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, menyebut bahwa tempat usaha tersebut diantara toko sembako, Laundry, BRILink, dan warung ayam geprek.

“Jenis kejadian kebakaran toko sembako, laundry, BRILink, warung ayam geprek, dan lain-lain,” kata Martoyo dalam keterangan tertulisnya, Rabu 25 Juni 2025.

Martoyo menerangkan bahwa adapun kerugian material dari kebakaran ini masih dalam proses perhitungan.

“Kerugian material masih dalam proses perhitungan,” ujarnya.

Lanjut, kata Martoyo, penyebab kebakaran tersebut sampai saat ini belum diketahui oleh pihaknya.

“Belum diketahui,” singkatnya.

Kemudian, Ia menambahkan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” pungkasnya.(Amin)*

Sajikan Data Pemprov Sultra Lewat Aplikasi, Gubernur Sultra Launching SIMDATA

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, resmi meluncurkan dan membuka kegiatan sosialisasi aplikasi SIMDATA (Sistem Informasi dan Manajemen Data) di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Rabu 25 Juni 2025.

Aplikasi ini bertujuan untuk menghimpun, menyimpan, serta menyajikan data sektoral dari seluruh OPD di lingkungan Pemprov Sultra. Selain menjadi pusat penyimpanan data, SIMDATA juga berperan sebagai sarana diseminasi yang terintegrasi dan terkoneksi dengan sistem utama pemerintah daerah.

Andi Sumangerukka menyampaikan bahwa kehadiran SIMDATA merupakan wujud nyata Pemprov Sultra dalam membangun sistem data yang terintegrasi, berkualitas, dan dapat diakses oleh seluruh pemangku kepentingan.

Lanjut, kata dia, sistem ini sejalan dengan semangat Satu Data Indonesia yang menekankan pentingnya data yang valid, terpadu, serta dapat dipertanggungjawabkan sebagai landasan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

“Sistem pengelolaan data sebelumnya kerap menemui kendala seperti simpang siur, perbedaan angka, dan bahkan tidak dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya. SIMDATA hadir sebagai solusi untuk itu,” katanya.

Andi Sumangerukka menekankan bahwa SIMDATA merupakan aplikasi pengelolaan dan publikasi data statistik sektoral yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sultra.

Selain itu, Andi Sumangerukka juga menyinggung persoalan klasik yang sering dihadapi OPD, yaitu hilangnya data akibat kerusakan perangkat, human error, atau terbawa oknum saat mutasi pegawai. Dengan SIMDATA, hal tersebut diharapkan dapat diatasi secara sistematis dan terjamin keamanannya.

Dalam arahannya, Gubernur menekankan empat poin penting kepada seluruh perangkat daerah, yakni:

1. Melaksanakan pengumpulan, pengelolaan, penyediaan, dan penyajian data berbasis teknologi informasi.

2. Melakukan entry data secara berkala dan menjalankan fungsi administrator dalam SIMDATA.

3. Menghindari tumpang tindih data antar-OPD melalui sinergi dan penguatan peran Dinas Kominfo sebagai walidata.

4. Mengintegrasikan serta memutakhirkan data secara rutin untuk mendukung pengambilan kebijakan berbasis data.

Ia juga mendorong seluruh peserta untuk aktif bertanya kepada narasumber jika masih belum memahami teknis penggunaan aplikasi. “Kesempatan pelatihan ini jangan disia-siakan. Kalau tidak tahu, jangan malu bertanya,” pesan Gubernur.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sultra, Ridwan Badallah, selaku Ketua Panitia, melaporkan bahwa kegiatan Launching dan Sosialisasi Aplikasi SIMDATA digelar sebagai upaya memperkuat sistem pengelolaan data sektoral berbasis digital yang terintegrasi di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Aplikasi SIMDATA merupakan platform resmi Pemprov Sultra yang dirancang untuk menghimpun dan mempublikasikan data sektoral dari seluruh perangkat daerah, baik tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Ridwan menjelaskan bahwa pada tahun 2025, SIMDATA resmi berkolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara. Kolaborasi ini menjadikan SIMDATA sebagai fondasi utama dalam mendukung implementasi kebijakan Satu Data Indonesia di tingkat daerah.

Ridwan menyebutkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi seperti Perpres Nomor 39 Tahun 2019, Pergub Sultra Nomor 10 Tahun 2021, dan SK Gubernur Nomor 446 Tahun 2022.

Terakhir, Ia menerangkan bahwa aplikasi ini juga dirancang untuk menopang pelaksanaan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS), agar seluruh data pembangunan yang dihasilkan OPD dapat disajikan secara akurat, seragam, terintegrasi, dan mudah diakses oleh semua pihak yang membutuhkan.(Amin)*

Pengemudi Motor Asal Koltim Tewas di Jalur Pondidaha Konawe yang Sementara Diperbaiki

KENDARIKINI.COM – Seorang warga asal Kolaka Timur bernama Abang Saputra L (41) dinyatakan meninggal dunia usai mengalami kecelakaan lalu-lintas di Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Selasa 24 Juni 2025 malam.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Umum Poros Konawe – Kendari, tepatnya di Kelurahan Pondidaha, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe.

Kanit Gakkum Lantas Polres Konawe, IPDA Andi Mappangara, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula saat korban yang tengah mengendarai sepeda motor Yamaha Fino bergerak dari arah Kendari menuju Konawe.

Saat itu korban melintasi jalan yang masih dalam tahap perbaikan. Lalu korban mengalami kecelakaan tunggal akibat melintasi irisan aspal hingga berbenturan dengan pengendara motor Honda Revo dari arah berlawanan.

“Akibat irisan perbaikan aspal lalu lepas kendali dan terjatuh sendiri (kecelakaan tunggal). Kemudian sepeda motor terseret lalu membentur sisi kanan bagian depan sepeda motor honda revo yang saat itu dikendarai oleh lelaki atas nama Rahmat Ifki membonceng lelaki atas nama Muh. Rabilsyah yang ketika itu bergerak dari arah barat menuju kearah timur (dari arah Konawe menuju kearah Kendari),” katanya melalui keterangan tertulisnya.

Akibat kecelakaan ini, korban mengalami luka-luka dan sempat mendapatkan perawatan medis dari Puskesmas Podindaha.

Namun, sekitar satu jam kemudian, korban dinyatakan meninggal dunia saat hendak di rujuk ke Rumah Sakit Umumum Daerah (RSUD) Bahteramas Sultra.

“Sekitar 1 jam lalu dirujuk namun dalam perjalanan menuju ke RSU Bahreramas meninggal dunia,” ujarnya.

Sementara kondisi pengendara Honda Revo, Rahmat Ifki (20), mengalami luka pada bagian bahu dan boncengannya, Muh. Rabilsyah (17) mengalami luka lecet pada kaki kanan.

“Rahmat Ifki mengalami lecet dibahu kanan. Muh. Rabilsyah mengalami luka lecet dipergelangan kaki kanan,” pungkasnya.(Amin)*

Perihal Menjadi Penulis yang Benar Menulis

Aku tahu, banyak yang bertanya-tanya perihal perempuan yang tak lagi memegang pena setelah tragedi pembungkaman. Bukan tak mau lagi menggoreskan pena. la hanya teringat tentang petuah “Penulis yang benar-benar menulis itu miskin,”. Yaa, sekiranya demikian. Bahkan jika tak miskin, akan dimiskinkan.

Katanya, dengan menulis maka aku abadi. Tapi disisi lain orang juga bilang, tak ada yang abadi. Dunia memang lucu, kebenaran diyakini sesuai sudut pandang yang dibutuhkan dan menguntungkan.

Sudahlah.. Tuhan menakdirkan manusia hanya boleh eluhkan dua hal. Yakni tentang keuangan dan kesehatan yang terganggu. Selebihnya itu adalah gimik dalam menjalani hidup. Bahkan tentang abjad yang berbaris rapi mendeskripsikan ini itu, semua hanyalah pemanis dalam meraih uang untuk menjadi sehat. Tak ada yang lebih penting dari itu di muka bumi.

Tapi jika kamu bertanya lagi, lalu setelah kedua hal itu, kenapa masih banyak dari mereka yang tetap menginginkan yang lebih? Aku jawab, itu adalah keserakahan. Mereka makan bukan untuk mengenyangkan perut, melainkan mengenyangkan pikiran.*

Jadi Tuan Rumah TWKM ke 35, Mahacala UHO Bakal Angkat Pariwisata Sultra

KENDARIKINI.COM – Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mahacala) Universitas Halu Oleo (UHO) ditunjuk menjadi tuan rumah Temu Wicara Kenal Medan (TWKM) ke 35 pada tahun 2026.

Diketahui sebelumnya Mahacala UHO ditunjuk sebagai Tuan Rumah TWKM ke 35 pada forum TWKM ke 34 di Universitas Tadulako, Provinsi Sulteng pada 31 Mei 2025.

Ketua Mahacala UHO, Endi Apriansyah mengatakan bahwa pihaknya akan membuat kegiatan ini menjadi momentum yang mengangkat potensi Pariwisata Sultra.

“Melalui forum TWKM ini kita juga akan kenalkan potensi Pariwisata Sultra,” katanya ditemui di sekretariat Mahacala UHO, Rabu 25 Juni 2025.

Endi menambahkan bahwa kegiatan TWKM ke 35 akan dilaksanakan pada Tahun 2026 dan berpusat di Kota Kendari.

“Kita rencanakan kegiatan di bulan Oktober 2026,” ungkapnya.

Pihaknya juga membeberkan bahwa selain itu di kegiatan TWKM juga akan membahas beberapa isu lingkungan.

“Kita juga akan membahas isu lingkungan terkini dan akan melahirkan beberapa rekomendasi,” tuturnya.

Ditempat yang sama Ketua Panitia, Ahmad Cahyadi menambahkan bahwa persiapan kegiatan sementara dilaksanakan.

“Kita sudah mulai rapat terkait persiapan kegiatan kedepan,” ujarnya.

Terakhir pihaknya menyampaikan meminta dukungan dari semua pihak untuk mensukseskan kegiatan ini.

“Kami minta dukungan semua pihak untuk mensukseskan kegiatan ini,” tuturnya.

Untuk diketahui TWKM adalah sebuah forum tahunan bagi Mahasiswa Pecinta Alam (MAPALA) se-Indonesia. Forum ini menjadi ajang berkumpulnya MAPALA dari berbagai perguruan tinggi untuk berdiskusi, berbagi informasi, dan mempererat tali silaturahmi.

TWKM juga menjadi wadah untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan anggota MAPALA dalam bidang kepecintaalaman, seperti SAR, gunung, hutan, panjat tebing, arung jeram, dan lingkungan hidup.

Selain itu Mahacala UHO sebelumnya juga pernah menjadi tuan rumah TWKM pada Tahun 1996 dan mencatatkan sebagai forum TWKM terbaik se Indonesia hingga hari ini.*

KBM UHO Dukung Hasil Pilrek

KENDARIKINI.COM – Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Halu Oleo (UHO) dukung kemenangan Prof. Armid melalui pemilihan rektor UHO periode 2025 – 2029.

Hal ini dikemukakan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UHO, Nabil Al Mahmud, saat dijumpai oleh beberapa awak media di pelataran Gedung Rektor UHO.

“Kami selaku perwakilan dari kemahasiswaan menyatakan mendukung penuh hasil Pilrek UHO dan berharap kepada Pak Prof. Armid untuk membawa UHO sesuai dengan visi-misinya yaitu UHO Go Internasional,” katanya, Selasa 24 Juni 2025 sore.

Lanjut, kata dia, penyediaan fasilitas akademik maupun organisasi perlu kiranya masuk dalam program utama Prof. Armid selaku rektor UHO terpilih.

“Itu harapan kami dari mahasiswa, bisa terpenuhi secara merata fasilitas akademik maupun kemahasiswaan di 14 fakultas Universitas Halu Oleo,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Permusyawatan Mahasiswa (MPM) UHO, Alvin Rezky Saputra, menyatakan sangat mengapresiasi proses pemilihan Rektor UHO yang berjalan dengan lancar, aman, dan damai.

KBM berharap hasil pemilihan Rektor UHO ini dapat diterima oleh semua pihak dan semoga apa yang menjadi visi misi rektor terpilih bisa diwujudkan dalam masa kepemimpinan empat tahun mendatang.(Amin)*

Gubernur Sultra Tinjau Aset Milik Pemprov di Nanga-nanga

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangeruka, melakukan peninjauan terhadap aset Pemerintah Provinsi Sultra yang bertempat di kawasan Nanga – Nanga, Kota Kendari.

Peninjauan ini berguna untuk menyelesaikan masalah sengketa tanah yang kerap terjadi di Nanga – Nanga.

“Ini untuk menyelesaikan masalah pertanahan. Nah ini suatu langkah yang bagus, kenapa ? biasanya kalau menyelesaikan tanah itu otot-ototan sekarang kita duduk sama-sama dari meja terus kita ke lapangan ngecek yang sebenarnya,” kata Andi Sumangeruka di hadapan awak media, Selasa 24 Juni 2025.

Lanjut, kata dia, luasan tanah Pemerintah Provinsi Sultra sebelumnya 1.000 hektare namun berkurang menjadi 793 hektare

“Dulu aspek legalnya ini 1.000 hektare tapi pada kenyataannya sudah berubah menjadi 793 hektare,” ujarnya.

Saat ditanya mengapa terjadi pengurangan luasan wilayah, Andi Sumangeruka menyebut akan dilakukan penyelidikan.

“Jadi kalau tanya kenapa bisa nyusut, kita cari siapa yang menyusutkan itu,” jelasnya.

Selain itu, Andi Sumangeruka menerangkan bahwa lahan ini akan mendapatkan sentuhan pembangunan. Namun Ia belum menjelaskan secara spesifik seperti apa model pembangunannya.

“Nanti panjang ceritanya pembangunan disini. Pokoknya nanti, disini nanti akan ramai,” pungkasnya.(Amin)*

Peringati Hari Bhayangkara ke 79, Polres Buteng Gelar Tabur Bunga

KENDARIKINI.COM – Polres Buton Tengah menggelar upacara tabur bunga di laut yang merupakan rangkaian untuk menyambut Hut Bhayangkara ke-79 tahun 2025

Upacara tabur bunga di laut sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pahlawan bangsa Indonesia yang telah gugur dalam menjalankan tugas dan pengabdian yang tulus untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia

Upacara tabur bunga berlangsung dengan khidmat di Dermaga Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, pada Selasa pagi, pukul 08.00 Wita (24/6/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Buton Tengah KOMPOL Bagio, S.H., M.H., yang didampingi oleh Pejabat Utama Polres Buton Tengah, Kapolsek jajara, personel Polres Buton Tengah, serta perwakilan Bhayangkari.

Kapolres Buton Tengah AKBP Wahyu Adi Waluyo, S.I.K., melalui Wakapolres Buton Tengah KOMPOL Bagio, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan upacara tabur bunga di laut ini adalah sebuah momen penting untuk mengenang dan mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam menjalankan tugas demi Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta menjadi pengingat akan nilai-nilai perjuangan dan pengabdian yang harus terus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Upacara tabur bunga pada pagi hari ini bukan hanya untuk menaburkan bunga di permukaan laut, tetapi juga untuk menanamkan kembali nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya di dalam hati melalui pelayanan yang tulus kepada masyarakat”

” Dengan upacara tabur bunga ini juga mengingatkan kembali bahwa semangat pengabdian para pahlawan harus menjadi inspirasi bagi seluruh personel Polri dalam menjalankan tugas, khususnya bahwa Polri untuk masyarakat ”

Kegiatan ini juga menjadi komitmen Polres Buton Tengah untuk terus menjaga warisan nilai-nilai kepahlawanan, dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat, serta menjadi garda terdepan dalam menciptakan rasa aman dan damai di wilayah hukum Polres Buton Tengah.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti