KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan 2026, Selasa (2/6/2026).
RUPS menyetujui Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan tahun buku yang berakhir 31 Desember 2025.
Pemegang saham juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab kepada Direksi serta Dewan Komisaris.
Sepanjang 2025, PT Vale membukukan laba bersih US$76 juta atau naik 32 persen.
Pendapatan perusahaan meningkat menjadi US$990 juta dengan EBITDA mencapai US$228 juta.
Produksi nikel matte mencapai 72.027 ton, sedangkan penjualan menembus 73.093 ton.
Penjualan bijih saprolit melampaui 2,3 juta ton metrik basah sebagai sumber pendapatan baru.
RUPS menyetujui dividen tunai sebesar US$45,64 juta atau 60 persen laba bersih 2025.
Sisa laba ditetapkan sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi dan pengembangan bisnis perusahaan.
PT Vale juga melanjutkan proyek strategis HPAL, pengembangan Bahodopi, serta proyek Pomalaa.
Dalam bidang keberlanjutan, perusahaan mencatat peningkatan kinerja ESG dan meraih sejumlah penghargaan nasional maupun internasional.
RUPS menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris, termasuk pengangkatan Kristina Gauthier sebagai Wakil Presiden Komisaris.
Direktur Utama Bernardus Irmanto menegaskan PT Vale fokus memperkuat hilirisasi, keberlanjutan, dan penciptaan nilai jangka panjang.*










