KENDARIKINI.COM – Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian menghadiri World Press Freedom Day 2026 di Kendari.
Kegiatan digelar AJI Kendari, KKJ Sultra, dan IJTI Sultra, mengusung tema “Hentikan Kekerasan, Rawat Kemanusiaan”.
Acara berlangsung di Degan Coffee Studio, Jalan H Lamuse, Lepo-Lepo, Baruga, Kendari, Senin, 4 Mei 2026.
Hadir narasumber Marsia Sumule, Ramaddan Hakki, serta moderator Fadli Aksar dari KKJ Sultra.
Iis Kristian menilai peran pers sangat strategis di tengah era disrupsi informasi saat ini.
Menurutnya, disrupsi membuka partisipasi publik, namun juga memicu polarisasi opini di masyarakat.
Ia menyebut kondisi ini menjadi tantangan Polri dalam menangani sengketa produk jurnalistik.
Iis menegaskan Polri tetap mengacu pada MoU dengan Dewan Pers tahun 2022.
“Polri berkomitmen mendukung kerja pers melalui MoU 2022 dalam penanganan laporan,” tegasnya.
MoU tersebut bernomor 03/DP/MoU/III/2022 dan NK/4/III/2022 tentang perlindungan kemerdekaan pers.
Dokumen itu mengatur koordinasi penegakan hukum terkait produk jurnalistik.
Polri memastikan sengketa pemberitaan diselesaikan melalui Dewan Pers sesuai Undang-Undang Pers.
Pendekatan pidana tidak menjadi langkah utama dalam menangani konflik jurnalistik.*










