Jumat, Juli 24, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 332

Cegah Bahaya, PLN Imbau Masyarakat Jaga Keamanan Penggunaan Listrik saat Musim Penghujan

Kendari – PT PLN (Persero) terus mengimbau keamanan masyarakat dalam menggunakan listrik di dalam rumah pelanggan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Manager PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan (UP3) Kendari, Munawir Liling mengimbau masyarakat untuk dapat memastikan listrik di rumah dalam kondisi aman saat digunakan demi kenyamanan pelanggan dalam menggunakan listrik khususnya di musim penghujan.

“Keselamatan manusia merupakan hal yang utama, dengan tertib memanfaatkan tenaga listrik, masyarakat juga turut memiliki komitmen untuk menjaga hal tersebut,” ujar Munawir.

Untuk terhindar dari bahaya kelistrikan, PLN memberikan kiat kepada pelanggan agar aman memanfaatkan tenaga listrik, seperti: 

1. Memastikan peralatan listrik dimatikan dan dicabut saat tidak digunakan serta saat meninggalkan kantor, rumah dan sekolah.

2. Penggunaan kabel instalasi agar sesuai dengan standard Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL), wajib memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO) dan Nomor Identitas Instalasi (NIDI).

3. Hindari menyambung kabel dan stop kontak secara paralel saat menggunakan listrik karena dapat memicu korsleting.

4. Tidak mengambil listrik langsung dari tiang atau dari Kabel yang sebelum masuk kWh Meter;

5. Jika memerlukan listrik tambahan baik untuk sementara maupun permanen, bisa menghubungi PLN secara resmi melalui aplikasi PLN Mobile; 

6. Jika terjadi masalah kelistrikan yang menjadi wewenang PLN, pelanggan bisa menghubungi PLN di aplikasi PLN Mobile, sehingga pengaduannya tercatat dan petugas yang datang juga merupakan petugas resmi yang ditugaskan PLN; 

7. Jika terdapat masalah kelistrikan di dalam rumah, pelanggan bisa menghubungi teknisi kelistrikan melalui PLN Mobile pada fitur ListriQu

8. Apabila menggunakan lilin sebagai penerangan saat padam listrik, harap memastikan lilin dimatikan apabila tidak digunakan.

Munawir juga menjelaskan PLN berkomitmen untuk menjaga keandalan tenaga listrik sampai ke rumah pelanggan dengan mengutamakan prinsip keselamatan ketenagalistrikan. 

Hal itu dilakukan dengan berbagai upaya, antara lain memasang APP yaitu Alat Pengukur (kWh meter) yang berfungsi mengukur pemakaian energi listrik dan dilengkapi Mini Circuit Breaker (MCB) untuk membatasi daya listrik yang masuk ke rumah pelanggan, listrik yang masuk sesuai dengan daya berlangganan dan dengan kapasitas kabel yang terpasang di rumah pelanggan. 

“MCB berfungsi untuk membatasi dan mengamankan arus listrik yang masuk, apabila tidak ada MCB di rumah pelanggan, dikhawatirkan arus listrik yang masuk itu berlebih sehingga kabelnya panas dan berpotensi korsleting sampai timbul percikan api dan kebakaran,” ujar Munawir.

Langkah PLN selanjutnya, yaitu inspeksi rutin terhadap jaringan listrik yang menjadi aset PLN mulai dari pembangkit sampai ke Alat Pengukur dan Pembatas (APP) yaitu Alat Pengukur (kWh Meter) dan Pembatas (Mini Circuit Breaker). 

Munawir juga menegaskan bahwa batas dan wewenang PLN, adalah dari mulai gardu distribusi sampai dengan APP yaitu Alat Pengukur (kWh Meter) dan MCB. Sementara instalasai listrik setelah APP ke dalam rumah pelanggan menjadi hak dan wewenang pelanggan.*

Kasat Reskrim Polres Konsel Berganti, Jabatan Baru Diisi Oleh Kanit 3 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Sultra

Konawe Selatan – Bertempat di Aula Pesat Gatra Polres Konawe Selatan ( Konsel ) Polda Sulawesi Tenggara ( Sultra ) dilaksanakan Serah Terima Jabatan ( Sertijab ) Kasat Reskrim , Kapolsek Mowila Dan Kapolsek Basala, Kamis 7 Maret 2024.

Dimana Kasat Reskrim AKP Henryanto Tandirerung, STK, SIK digantikan oleh AKP Nyoman Gede Arya Triadi Putra , SIK yang sebelumnya menjabat Kanit 3 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Sultra. Sementara itu, Kapolsek Mowila Diisi oleh IPDA Herman Eka Purnama, SH, MH yang sebelumnya menjabat Gadik SPN Polda Sultra, dimana IPDA Komang Budayana , SH selaku pejabat lama Kapolsek Mowila menduduki jabatan baru sebagai Kasikum Polres Konsel. Untuk Kapolsek Basala IPDA Muhamad Saleh, SH tidak hadir dalam pelaksanaan serah terima dikarenakan sedang melaksanakan pendidikan kejuruan digantikan oleh IPDA Muhdin Tidore , SH yang selanjutnya IPDA Muhamad Saleh , SH akan melaksanakan tugas sebagai Kapolsek Tiworo jajaran Polres Muna.

Pelaksanaan sertijab tersebut dipimpin oleh Kapolres Konawe Selatan AKBP Wisnu Wibowo, SH, SIK, M.Si yang dihadiri oleh Pejabat Utama , Para Kapolsek Jajaran serta personel Polres Konsel.

Pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan Pakta Integritas yang merupakan rangkaian kegiatan sertijab tidak luput dari pelaksanaan yang di lakukan oleh personel yang melangsungkan serah terima jabatan.

Pada sambutanya, Kapolres Konawe Selatan menegaskan bahwa mutasi jabatan dalam lingkungan kepolisian adalah sesuatu yang wajar sebagai bentuk peningkatan karir di jajaran kepolisian. Selain itu, Kapolres Konawe Selatan mengingatkan kepada seluruh yang hadir , bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Serah terima jabatan berlangsung secara hikmat dan berakhir pada pukul 08.00 Wita.

“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggung jawabkan, baik pertanggung jawaban kepada Institusi Kepolisian terlebih lagi pertanggung jawaban kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ungkap AKBP Wisnu Wibowo.*

Biro SDM Polda Sultra Gelar Pelatihan dan Peningkatan Kemampuan Bagi Konselor Psikologi

Kendari – Pelatihan dan peningkatan kemampuan (Lakatpuan) bagi konselor psikologi pegawai negeri pada polri (PNPP) di Polda Sultra bertempat di Aula Dharan Lastarya (Dhalas), Kamis 7 Maret 2024, yang dibuka langsung oleh Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol Danang Beny K., S.I.K., M.H.

Tujuan dari lakatpuan ini adalah agar konselor menjadi lebih berkualitas dan profesional dalam setiap pelaksanaan giat konseling untuk memberikan pelayanan bagi personel polda sultra hingga polres jajaran.

Saat ini personel polri dengan tugas pokok sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat sekaligus penegak hukum, sangat rentan mengalami tekanan baik fisik maupun psikologis.

Karena masalah psikologis tersebut tidak sedikit personel yang dinyatakan masih bermasalah hingga melakukan pelanggaran disiplin, penyalahgunaan narkoba, kode etik, maupun pidana umum yang tentu akan berimbas terhadap menurunnya citra polri.

Beberapa penyebabnya antara lain berpisah dengan keluarga dalam jangka waktu lama, perbedaan budaya tempat bekerja serta beban tugas yang berlangsung secara terus menerus.

“Hal tersebut menimbulkan stress bagi personel, untuk itu dibutuhkan manajemen stress bagi masing-masing personel,” ungkap Kombes Beny.

Personel juga membutuhkan dukungan sosial yang diberikan oleh rekan kerja, atau atasan langsung hingga konselor yang mendeteksi secara dini permasalahan personel tersebut.

Karo SDM berharap dengan pelayanan konseling yang maksimal akan membantu dalam meningkatkan kompetensi personel polri menjadi unggul dan produktif sehingga berimplikasi pada berkurangnya jumlah personel bermasalah.*

Hari ke 5 Operasi Keselamatan Anoa, Satgas Gakkum Operasi Keselamatan Anoa 2024 Tindak Pengendara yang Melawan Arus

Kendari – Satgas Gakkum Ops Keselamatan Anoa 2024 menggelar operasi di Jl. Buburanda dan Jl. Malaka, Kendari. Operasi kali ini dipimpin langsung oleh Kasatgas Gakkum AKBP I Gusti Putu Adi Wirawan, S.I.K., dan melibatkan 10 personel, Kamis 7 Maret 2024.

Petugas melakukan pengaturan lalu lintas dan penindakan berupa teguran terhadap pelanggar lalu lintas yang melawan arus dan tidak melengkapi TNKB.

Kasatgas Gakkum Ops Keselamatan Anoa 2024, AKBP I Gusti Putu Adi Wirawan, S.I.K., mengatakan bahwa operasi ini bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

“Ini merupakan bagian dari Ops Keselamatan Anoa 2024 yang bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Kami harap dengan adanya operasi keselamatan ini, angka kecelakaan lalu lintas di Kendari dapat menurun,” kata AKBP I Gusti Putu Adi Wirawan, S.I.K.

Pelaksanaan operasi keselamatan mendapat respon positif dari masyarakat. Salah seorang pengendara, Andi, mengatakan bahwa operasi ini perlu dilakukan untuk menertibkan pengendara yang tidak disiplin.

“Saya mendukung operasi keselamatan anoa ini yang perlu dilakukan untuk menertibkan pengendara yang tidak disiplin. Dengan begitu, lalu lintas di Kendari akan menjadi lebih aman dan nyaman,” kata Andi.*

Pemukiman dan Rumah Sakit Diterjang Banjir, Brimob Polda Sultra Turun Tangan

Kendari – Hujan yang mengguyur Kota Kendari Rabu (6/3/2024) malam, menyebabkan banjir di sejumlah lokasi. Seperti di Kelurahan Kelurahan Sodohoa dan Sanua.

Debit air yang sangat luar biasa. Hal itu membuat sejumlah selokan di berbagai titik di Kota Kendari meluap.

Banjir parah terpantau Kelurahan Sodohoa, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari. Ketinggian air bahkan sampai dada orang dewasa.

Banjir di perumahan ini merendam banyak pemukiman, dan banyak perabotan rumah tangga warga nyaris tak terselamatkan akibat terbawa arus banjir.

Banjir parah di lokasi tersebut, memaksa personel Brimob Polda Sultra turun tangan mengevakuasi warga.

Kabag Ops Brimobda Polda Sultra, AKP Erwin Setiawan menjelaskan bahwa terkait penanganan banjir ini ada sekitar 70 personil diturunkan untuk membantu warga yang rumahnya terendam.

“Untuk personil yang kami turunkan pada malam hari ini, ada 1 kompi kurang lebih ada 70 personil yang kita siapkan dalam membantu masyarakat untuk malam ini,” ungkapnya.

Saat ini personel Polri, TNI dan Basarnas sudah berada di lokasi banjir untuk membantu masyarakat. Polisi akan mengawal korban dan akan bersiaga hingga air surut dan aktivitas warga kembali normal.

“Untuk personil tetap kita disiagakan sampai nanti benar-benar masyarakat kami bantu, dan masyarakat bisa melaksanakan aktivitas seperti biasanya,” ucapnya.

Erwin akui, Kelurahan Sodohoa, Kecamatan Kendari Barat, menjadi lokasi yang paling terdampak banjir. Bahkan sejumlah rumah warga hanyut terbawa arus.

“Sampai saat ini laporan yang kami dapat saat ini belum ada korban jiwa, namun kerugian materil banyak kendaraan yang terkena dampak banjir, kemudian ada perumahaan yang rusak akibat banjir ini,” jelasnya.

Selain di Kelurahan Sodohoa, lebih lanjutnya, Rumah Sakit Santa Anna yang berada di Kelurahan Sanua tak luput dari banjir. Sehingga Polri, TNI dan Basarnas siap membantu.

“Titik yang di prioritaskan malam ini di rumah sakit santana dan di daerah Lasolo, karna dampak banjir yang paling parah sudah disini,” pungkasnya.*

Tingkatkan Silaturahmi dan Kordinasi, KSOP Kelas II Kendari Gelar Coffe morning dengan Seluruh Unsur Maritim Pelabuhan

Kendari – Kantor kesyahbandaran dan Otoritas pelabuhan (KSOP) kelas II Kendari menggelar Coffe morning dengan seluruh pemerintah dan unsur pelabuhan, di salah satu warung kopi di Kendari, Kamis 7 Maret 2024.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi dan kordinasi antar unsur pemerintah dan semua pengguna jasa pelabuhan.

Kepala KSOP Kelas II Kendari Capt Raman berharap acara coffee morning menjadi wadah diskusi dan sharing dengan semua pihak di pelabuhan sehingga bisa mengetahui masalah dan kendala dalam pelayanan di pelabuhan.

Sejumlah Steholhder yang menghadiri kegiatan ini diantaranya adalah Pelindo Kendari, Lanal Kendari, Balai Karantina Pertanaian, Distrik Navigasi Kendari, Dishub Sultra, BPTD Sultra, Polairud Polda Sultra, DPW INSA Sultra, Alfii Ilfa, APBMI Sultra, perusahaan peti kemas, perusahaan agen kapal dan para Ketua TKBM serta pemilik terminal khusus (tersus).*

Rumah hingga Mobil Hanyut Gegara Banjir, Oknum Pejabat Asyik Karaoke

Kendari – Intensitas hujan yang tinggi di Kota Kendari menyebabkan beberapa titik di Kota Kendari kembali kebanjiran.

Sebelumnya juga pada 28 Maret 2024 peristiwa banjir merendam sejumlah titik hingga menyebabkan timbulnya korban jiwa meninggal dunia 1 (Satu) orang.

Kemudian pada Minggu 3 Maret 2024 peristiwa serupa kembali terulang dan menyebabkan seorang bayi hanyut terbawa arus dan menyebabkan 1 (satu) orang korban meninggal dunia.

Sebelumnya juga pada 28 Maret 2024 peristiwa banjir merendam sejumlah titik hingga menyebabkan timbulnya korban jiwa meninggal dunia 1 (Satu) orang.

Kemudian pada Minggu 3 Maret 2024 peristiwa serupa kembali terulang dan menyebabkan seorang bayi hanyut terbawa arus dan menyebabkan 1 (satu) orang korban meninggal dunia.

Dan pada Rabu 6 Maret 2024, berdasarkan data yang dihimpun media ini akibat peristiwa tersebut, nampak rumah salah seorang warga dan mobil hanyut dibawa arus air akibat hujan deras yang mengguyur kota Kendari.

Namun ditengah hujan deras dan banjir yang melanda Kota Kendari, pemandangan kontras terjadi disebuah kegiatan yang diduga dilaksanakan Pemkot Kendari.

Dalam video live streaming yang sempat dilakukan akun Facebook Sartriyawan Abidin memperlihatkan sejumlah oknum pejabat asyik melakukan karaoke di kegiatan pasar kreatif Dekranasda Kota Kendari.

Saat live streaming berlangsung pada pukul 22.16 WITA, Rabu 6 Maret 2024, Netizen Andi Tendri Yampa mengeluhkan persoalan tersebut.

“Tambah keras hujan,” ujarnya di kolom komentar live streaming.

“Pada nyanyi-nyanyi disitu tidak lihat warganya mulai kebanjiran,” katanya.

Selain itu berdasarkan pantauan media ini dibeberapa group WhatsApp banyak netizen juga berkomentar dan mengeluhkan persoalan banjir.

Sementara itu Kadis Kominfo Kota Kendari Nismawati yang dikonfirmasi via pesan WhatsApp saat ditanyakan perihal kegiatan karaoke mengatakan bahwa sebenarnya itu bukan karokean
Jadi dalam rangka menekan inflasi Dekranasda kota kendari melaksanakan kegiatan pasar kreatif.

“Dimana salah satu kegiatannya adalah lurah idol untuk menarik pengunjung atau masyarakat datang ke pasar tersebut.
Jadi tidak semua lurah ada di pasar kreatif tersebut tadi malam yg punya jadwal tampil saja, Yang tidak punya jadwal ada di lapangan pada saat banjir,” jelasnya.

Media ini juga berusaha mengkonfirmasi via pesan WhatsApp ke Kepala BPBD Kota Kendari Fadlil Suparman perihal update dampak banjir pada Minggu 3 Maret.

“Kami masih penanganan, Segera juga kami update data korban,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin 4 Maret 2024.

Namun saat kembali dikonfirmasi via pesan WhatsApp terkait peristiwa banjir pada Rabu 6 Maret, hingga berita ini diterbitkan belum mendapatkan tanggapan terkait data update dampak banjir di Kota Kendari.*

Sultra Taekwondo Fighter Kembali Raih Prestasi, Borong 18 Medali Emas di Ajang Kapolri Cup

Kendari – Dojang Sultra Taekwondo Fighter (STF) kembali meraih prestasi, kali ini di ajang Kapolri Cup yang dilaksanakan di Cilangkap, GOR Ahmad Yani Mabes TNI pafa 1 sampai 4 Maret 2024.

Diketahui STF pada kompetisi ini meraih 18 (Delapan Belas) Emas dan dan 3 (Tiga) medali perak.

Humas Dojang STF, Gibral mengatakan bahwa pihaknya membawa 17 (Tujuh) Atlet yang mengikuti beberapa kelas.

“Total peraihan medali dari Kelas Cadet Junior Putra Putri dan yang diperlombakan Poomsae dan Kyorugi total 18 Emas dan 3 Perak,” katanya, Rabu 6 Maret 2024.

“Kita sudah beberapa kali dalam kompetisi meraih prestasi, sempat di Konawe Piala Lakiende CUP adi juara 3 Umum, dan di Makassar juga sudah sempat itu bawa pulang medali Emas juga,” tuturnya.

Lanjutnya untuk saat ini pihaknya sementara mempersiapkan untuk mengikuti kompetisi Bahteramas CUP II.

“Di kompetisi Bahteramas CUP kita akan menurunkan 40 (Empat Puluh) atlet, untuk saat ini sementara kita persiapan,” katanya.

“Total semua di Dojang Sultra Taekwondo Fighter saat ini 60 (enam puluh) atlet,” tambahnya.

Pihaknya juga berharap kembali mendapatkan hasil maksimal.

Hal tersebut tak lepas dari tangan dingin dari Pelatih Kepala Jailan dan Asisten Pelatih Brilian Alifka Adiaya serta kekompakan orang tua yang memberikan support dan dukungan terhadap para atlet.

“Di Dojang Sultra Taekwondo Fighter kami juga fokus mencari bibit-bibit muda,” pungkasnya.*

Jaksa Masuk Sekolah di Kendari Edukasi Soal ITE, Narkotika, dan Bahaya Bullying

Kendari – Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Di SMPN 5 Kendari. Selaku narasumber pada kegiatan tersebut adalah Kasi Penkum Kejati Sultra Dody dengan materi UU ITE, UU Narkotika dan Bahaya Bullying, Rabu 6 Maret 2024.

Kegiatan tersebut di ikuti 50 siswa dan didampingi oleh Kepala Sekolah Di SMPN 5 Kendari beserta guru-guru.

Pada kesempatan itu Kasi Penkum Kejati Sultra menjelaskan tentang dampak penggunaan media sosial oleh siswa/i kaitannya dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE. Kasi Penkum juga menjelaskan bahaya Narkotika dan bahaya Bullying dilingkungan sekolah yang saat ini sedang marak terjadi.

Setelah selesai pemberian materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Siswa/i Di SMPN 5 Kendari antusias bertanya dan menjawab pertanyaan dari nara sumber karena di beri hadiah. Acara selesai jam 12.00 Wita di tutup dengan pemberian cindera mata kepada siswa-siswi dan foto bersama.*

Satgas Preemtif Sosialisasi Keselamatan di Perempatan Traffic Light Pasar Baru dan Wua-Wua

Kendari – Kasubsatgas Binluh Satgas Preemtif Ops Keselamatan Anoa 2024 Polda Sultra yang dipimpin AKP Izak, S.H., melaksanakan kegiatan intensif pada Rabu, 6 Maret 2024, pukul 09.30 WITA, di perempatan traffic light Pasar Baru Wua-Wua Kota Kendari. Sebanyak 12 personel dipimpin langsung oleh Akp Izak, S.H., aktif turun ke lapangan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di wilayah tersebut.

Personel Subsatgas Binluh memberikan edukasi kepada masyarakat pengguna jalan. Kegiatan ini bertujuan menciptakan kamseltibcarlantas yang optimal di wilayah kota Kendari.

Hasil yang positif tercapai melalui penyuluhan yang dilaksanakan. Masyarakat pengguna jalan, termasuk pengendara roda 2 maupun pengemudi roda 4 dan roda 6, mendapatkan informasi tentang pentingnya tertib berlalu lintas. Subsatgas Binluh juga melakukan pendistribusian brosur himbauan kamseltibcarlantas sebagai langkah edukatif tambahan.

Langkah yang dilakukan dengan pemasangan stiker himbauan pada kendaraan bermotor, termasuk roda 2, roda 4, dan roda 6. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan bahwa pesan keselamatan dapat terus diingat oleh masyarakat sehari-hari.

“Harapan kami masyarakat semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara, dan Satgas Preemtif terus berkomitmen menciptakan kamseltibcarlantas dengan terus melakukan penyuluhan,” pungkas AKP Izak.*

Penantian Tenun Ikat Sekomandi Kalumpang Menjadi Indikasi Geografis Terdaftar

Mamuju – Asa para penenun Ikat Sekomandi Kalumpang Mamuju di Sulawesi Barat menanti tenun warisan leluruhnya menjadi indikasi geografis (IG) terdaftar kian terbuka menjadi kenyataan.

Sebab, mereka kedatangan tamu jauh dari Jakarta, yaitu Tim Ahli IG bernama Abdul Rachman dan Gunawan serta perwakilan dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Martha Tampubolon.

Tidak hanya itu, Tim Ahli IG dan DJKI didampingi oleh Kepala Bidang Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kemenkumham Sulawesi Barat, Wardi; perwakilan dinas pariwisata Kabupaten Mamuju, Marwan Haruna; serta Ketua Asosiasi Masyarakat pelindungan IG (MPIG) Tenun Ikat Sekomandi Kalumpang, M. Abdi.

Kedatangan Tim Ahli IG ke Desa Hinua di Kecamatan Bonehau serta Desa Karatun dan Desa Kondo Bulo di Kecamatan Kalumpang untuk melakukan pemeriksaan substantif atas permohonan pendaftaran IG Tenun Ikat Sekomandi Kalumpang.

“Tujuannya untuk memastikan kesesuaian antara isi dokumen deskripsi dengan kondisi nyata di lapangan,” kata Abdul Rachman saat sampai di Desa Hinua pada Jumat, 1 Maret 2024.

Untuk menuju ke tempat pengrajin Tenun Ikat Sekomandi Kalumpang tidaklah mudah. Tim Ahli IG harus melewati jalan berbatu dan melintasi anak sungai yang tentunya memakan waktu. Seperti saat mendatangi Desa Hinua di Kecamatan Bonehau.

Setelah perjuang melewati akses jalan yang tidak biasa, akhirnya Tim Ahli IG sampai di tempat yang dituju yaitu Rumah Kreatif Sekomandi yang beranggotakan 10 orang pengrajin pimpinan ibu Grace.

Grace menjelaskan tahapan proses pembuatan Tenun Ikat Sekomandi Kalumpang dari tahapan pengikatan motif, penenunan, hingga beberapa motif-motif yang biasa digunakan dalam tenun ikat ini.

Proses pembuatan Tenun Ikat Sekomandi Kalumpang ternyata cukup unik dan memakan waktu yang lama hingga berbulan-bulan. Tenun ini terbuat dari kulit kayu yang ditumbuk, lalu diolah untuk dipintal. Bahan itu lalu ditambah pewarna alami, salah satunya cabai yang dicampur dengan pewarna lainnya.

Diceritakan Gunawan, salah satu penenun menjelaskan bahwa untuk bahan kapas maupun bahan pewarna masih dihasilkan dan didapat dari lingkungan sekitar rumah, beberapa bahan pewarna bahkan hanya didapatkan dari kawasan hutan.

“Seperti halnya daun kandun untuk campuran akar mengkudu agar menghasilkan warna merah, kulit kayu palli sebagai campuran bahan untuk proses perekatan atau proses perminyakan,” tutur Gunawan.

Selesai melakukan pemeriksaan lapangan, Tim Ahli IG bersama perwakilan DJKI dan Kantor Wilayah Kemenkumham Sulawesi Barat kemudian melakukan pertemuan dengan Bupati Mamuju, Hj. Sitti Sutinah Suhardi.

Dalam pertemuan tersebut, Hj. Sitti Sutinah berterima kasih atas kunjungan Tim Ahli IG dan DJKI dalam melakukan pemeriksaan lapangan permohonan pendaftaran IG Tenun Ikat Sekomandi Kalumpang.

“Saya sangat gembira dengan kedatangan tim pemeriksa substantif, karena produk masyarakat Suku Makki yang ada di Kecamatan Kalumpang dan Bonehau sudah memasuki tahapan pemeriksaan lapangan,” ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan akan segera membuat aturan mengenai kepemilikan hutan adat di wilayah kecamatan penghasil Tenun Ikat Sekomandi Kalumpang tidak dialihfungsikan.

Sebagai informasi, pemerintah melalui DJKI Kemenkumham telah mencanangkan tahun 2024 sebagai Tahun Indikasi Geografis. Tahun Indikasi Geografis dicanangkan secara resmi oleh Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly pada 25 Oktober 2023 lalu dengan mengusung tema “Cinta dan Bangga Produk Indikasi Geografis Indonesia”.

Mengutip dari laman dgip.go.id, Selasa, 5 Maret 2024, Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (Dirjen KI) Min Usihen mengatakan dasar atas pencanangan tahun IG karena Indonesia kaya akan sumber daya alam dengan masing-masing daerah memiliki produk khas daerah yang tidak dimiliki daerah lain.

“Indikasi Geografis ini harus dijaga, dilindungi, dilestarikan dan diberdayakan karena memiliki nilai ekonomi,” kata Min Usihen.

Dalam menjalankan Tahun Indikasi Geografis ini, DJKI akan menjalankan beberapa program kerja, diantaranya adalah

1. Membangun Hubungan antar Lembaga/ pemerintahan yang kuat melalui Sinergi dan Kolaborasi

2. Fokus pada Produk yang berpotensi memiliki IG melalui Penelitian dan Inventarisasi

3. Pengembangan dan peningkatan Kualitas Produk IG yang berkelanjutan

4. Penegakan Hukum terkait IG dengan memberikan penguatan regulasi di wilayah pusat Maupun daerah

5. Menjalankan program GI Goes to Marketplace yang merupakan program peningkatan kapasitas dan peran pemilik Indikasi Geografis dalam melakukan promosi dan komersialisasi produk Indikasi Geografis yang memiliki target akhir berupa pemasaran pada marketplace.*

879 Orang Jadi PPPK Kemenkumham, Bentuk Penataan Pegawai Non ASN

Jakarta – Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menata pegawai non ASN, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) telah menyelesaikan penataan tenaga non ASN dengan menetapkan 879 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berhasil lulus tahapan seleksi akhir. Penetapan tersebut ditandai dengan kegiatan Serah Terima PPPK tahun anggaran 2023 di lapangan upacara Kemenkumham, Rabu (6/3).

Kepala Biro Sumber Daya Manusia (SDM), Supartono, mengatakan bahwa pelaksanaan seleksi PPPK yang berintegritas merupakan upaya strategis Kemenkumham dalam memperoleh tenaga teknis yang profesional sesuai dengan bidang tugasnya. Peran PPPK bertujuan untuk memperoleh pegawai ASN yang memiliki keahlian sesuai bidang tugas agar mampu menyeimbangkan harapan dan ekspektasi organisasi.

“Seleksi tidak hanya memastikan bahwa setiap individu memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis yang diperlukan, tetapi juga nilai-nilai etika dan moral, sehingga menjadi insan Kemenkumham yang semakin PASTI dan BerAKHLAK” tegas Tono. Seleksi PPPK, tambah Tono, dilaksanakan Kemenkumham secara kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari KKN dan tidak dipungut biaya, sehingga individu yang terpilih merupakan sumber daya yang profesional.

Tahun 2023 menjadi tahun pertama Kemenkumham membuka lowongan bagi PPPK. PPPK merupakan ASN yang diangkat sebagai pegawai dengan perjanjian kerja oleh Pejabat Pembina Kepegawaian, sesuai dengan kebutuhan Instansi Pemerintah dan ketentuan Undang-Undang. Proses pengadaan PPPK Kemenkumham sendiri dilaksanakan secara terpusat dengan jumlah keseluruhan pendaftar sebanyak 4.364 orang dan sebanyak 2.631 orang lulus seleksi administrasi. Selanjutnya terdapat seleksi kompetensi teknis dan seleksi kompetensi teknis tambahan, kemudian dilakukan pengintegrasian nilai akhir yang menghasilkan sebanyak 879 orang dinyatakan lulus.

Peserta yang telah dinyatakan lulus tersebut pun melewati tahapan penetapan Nomor Induk PPPK (NIPPPK) setelah mendapatkan pertimbangan teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan melewati tahapan akhir sebelum menjadi PPPK Kemenkumham. Adapun 879 orang tersebut terdiri dari empat formasi yakni PPPK Teknis Khusus sejumlah 532 orang, PPPK Teknis Umum sejumlah 213 orang, PPPK Tenaga Kesehatan Khusus sejumlah 24 orang, dan PPPK Tenaga Kesehatan Umum sejumlah 110 orang.

“Kepada para PPPK, untuk mengedepankan sopan santun serta terus mengembangkan diri, profesionalisme, bertanggung jawab, dan jujur dalam bekerja sebagai ASN agar turut aktif dalam memberikan saran dan gagasan demi meningkatkan kualitas layanan Kemenkumham,” tekan Tono. Kemenkumham, lanjutnya, percaya bahwa dengan pengetahuan, keterampilan dan komitmen yang kuat, para PPPK mampu menghadapi tantangan yang ada dan memberikan kontribusi positif untuk Kemenkumham.

“Bekerjalah dengan baik, pelajari hal yang baru, jaga nama baik Kemenkumham serta hindati berbagai bentuk penyimpangan yang akan berdampak negatif bagi organisasi, diri sendiri, keluarga dan masyarakat luas,” ujar Tono sekaligus mengakhiri sambutannya.

Kegiatan serah terima ini ditandai dengan penyerahan surat keputusan Pengangkatan PPPK kepada perwakilan peserta, dilanjutkan dengan serah terima PPPK kepada Sekretaris Unit Utama dan Kepala Kantor Wilayah DKI Jakarta yang mendapatkan formasi PPPK Tahun 2023. Diharapkan para PPPK mampu menunjukan kinerja yang baik sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan di lingkungan Kemenkumham.*

Perkuat Ekonomi Sirkuler di Rammang-rammang, PT Vale Donasi 5.000 Bibit Pohon

Upaya penghijauan terus dilakukan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) hingga ke luar area operasionalnya. Kawasan wisata Rammang-rammang di Salenrang Kabupaten Maros menjadi salah satu target penghijauan di awal tahun 2024 ini.
Kawasan yang menjadi bagian dari Geopark Maros-Pangkep dan mendapat pengakuan dari Unesco ini mendapat donasi 5.000 bibit pohon terdiri dari 3.000 bibit pohon kayu putih dan 2.000 bibit pohon sukun dari PT Vale Indonesia. Bantuan bibit diserahkan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Desa Salenrang, serta Komunitas Anak Sungai Rammang-rammang yang mengelola Kawasan Wisata di Desa tersebut.

Chief Technical Officer PT Vale Indonesia Jinan Syakir secara resmi menyerahkan bibit pohon tersebut ke Koordinator Koordinator Komunitas Anak Sungai Rammang-rammang, Iwan Dento bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan Andi Hasbi, disaksikan Director of Environment & Permit Management PT Vale Indonesia Zainuddin, dan Director External Relations PT Vale, Endra Kusuma, Senin 4 Maret 2024, di Dermaga 2 Rammang-rammang – Salenrang, Kabupaten Maros.

Turut hadir dalam penyerahan tersebut, Kepala Kantor Camat Bontoa Mulyadi, Kepala Desa Salenrang Jidong, Manager Permit & License Management PT Vale Indonesia, Yohan Lawang serta Senior Coordinator Government & Stakeholder Relations PT Vale, Esse Yuspianti.

Chief Technical Officer PT Vale, Jinan Syakir menjelaskan, komitmen PT Vale terhadap lingkungan sangat tinggi, untuk itu dimanapun berada Perseroan senantiasa ingin andil dalam percepatan pemulihan lingkungan melalui penanaman pohon.
Salah satunya dengan ikut menyalurkan lebih dari 5.000 bibit pohon ke Kawasan Wisata Rammang-rammang.
“PT Vale punya visi untuk memperbaiki kehidupan, dan berkomitmen untuk tumbuh bersama stakeholder yang ada. Kita punya tagline 3P, yakni people, planet and profit. Jadi yang pertama adalah manusia, lalu planet. Terakhir baru profit atau keuntungan,” ungkap Jinan Syakir saat memberi sambutan.

Jinan menjelaskan, pilihan PT Vale untuk menyalurkan ribuan bibit pohon tersebut karena Rammang-rammang merupakan destinasi wisata yang melibatkan sektor mikro dan komunitas-komunitas masyarakat sebagai pelaku utama.
Rammang-rammang di Desa Salenrang merupakan kawasan wisata yang masuk terbaik lima nasional Desa Wisata dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tahun 2023. Pada tahun yang sama, Rammang-rammang juga ditetapkan sebagai Kampung Iklim Lestari oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
“Ini adalah area yang bisa dijadikan referensi baik dari sisi lokasi wisata yang diberdayakan menjadi area ekonomi, maupun lingkungan karena ini memang lahannya bisa mewakili. Ini kan air payau, kalau (bibit-bibit pohon) bisa tumbuh dengan baik, akan menghidupkan sirkuler ekonomi di sini, itulah salah satu alasan kenapa kita memilih menyalurkan bibit pohon di kawasan ini,” jelasnya.

Menurut Jinan Syakir, upaya penghijauan PT Vale di Rammang-rammang merupakan langkah rehabilitasi Perseroan di luar area operasi. Menurut Jinan, PT Vale terus berkontribusi untuk merehabilitasi hutan dan Daerah Aliran Sungai (DAS) di luar area operasional, seperti di Barru, Maros hingga Toraja.

“Kita juga lakukan penghijauan di luar Sulsel seperti di Sumedang, Tasikmalaya dan Pangandaran di Jawa Barat dan di Nusa Penida Bali. Ini sesuai komitmen kita dengan KLHK (Kementeian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), ketika kita mendapat Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan. KLHK akan menunjukkan daerah-daerah mana saja yang bisa direhabilitasi,” ungkapnya.

Untuk menggencarkan penghijauan itu, PT Vale sebelumnya telah menghadirkan fasilitas nursery serta pusat pembibitan Taman Kehati Sawerigading Wallacea di Sorowako dengan kapasitas produksi 700 ribu bibit pohon per tahun.

Koordinator Komunitas Anak Sungai Rammang-rammang, Iwan Dento menyampaikan apresiasi untuk PT Vale, karena bukan sekadar menyalurkan bantuan bibit pohon, namun juga menyalurkan pohon-pohon yang tepat untuk kawasan Rammang-rammang.

“Kami awalnya dikirimi 2.000 pohon kayu putih. Ini pohon yang produktif, karena selain daunnya bisa disuling menjadi minyak kayu putih, ini juga pengusir nyamuk. Kemudian dikirmi 1.500 pohon sukun dan nangka. Pohon sukun ini bisa tumbuh di daerah agak asin, bisa memperbaiki sistem air dan buahnya bisa digoreng. Lalu menyusul 500 pohon jeruk, sehingga nantinya lebih dari 5.000 pohon yang dikirimkan PT Vale,” ungkap dia.
Adapun Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Hasbi yang hadir mewakili Gubernur Sulsel, menyampaikan banyak terima kasih untuk PT Vale.

Andi Hasbi lebih khusus menekankan kepada kelompok-kelompok masyarakat di Salenrang yang memanfaatkan bibit tersebut, untuk merawat dengan baik. “Ini butuh perawatan yang serius, karena 5.000 lebih bibit pohon ini berarti kita akan merawat tanaman di lahan yang sangat luas. Jika satu hektare saja ditanami 400 pohon, tentu lahannya luas dan perawatannya harus serius,” imbaunya.

Dia pun mengingatkan bahwa menanam pohon itu dalam agama adalah sebuah amal jariyah. Sehingga pahalanya akan terus mengalir, selama pohon terus memberi manfaat bagi orang banyak.

Adapun Kepala Kantor Kecamatan Bontoa, Mulyadi, mengungkapkan cara terbaik dan jangka panjang untuk memperbaiki kualitas air adalah menanam pohon. Karena itu, dia pun mengingatkan masyarakat untuk terus menanam pohon.

“Kita harus terus menanam, karena pohon itu yang menghidupi kita. Mungkin masih banyak yang belum sampai ke situ pikirannya. Tapi dampak menanam pohon itu akan sangat dirasakan orang-orang 10-15 tahun ke depan,” ungkap Mulyadi.*

Ciptakan Keamanan dan Kenyamanan, Tim Gegana Sat Brimob Sterilisasi Tempat Pleno KPU Sultra

Kendari – Satuan Brimob Polda Sultra melaksanakan sterilisasi ruangan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilihan Umum Tahun 2024 ditingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Ballroom Claro Hotel Kendari, Rabu 6 Maret 2024.

Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Iis Kristian, S.I.K yang berada di lokasi mengatakan kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan ruangan yang akan dipakai untuk dilaksanakannya Rapat Pleno Terbuka.

“Tim dari Brimob diterjunkan untuk melaksanakan sterilisasi. Giat ini sekaligus sebagai upaya kita memastikan keamanan tempat berlangsungnya acara agar dapat berjalan dengan aman,” ujar Kabid Humas.

Ia menjelaskan tim dari Brimob melakukan pengecekan sesuai dengan prosedur standar operasi. Bahkan, tindakan sterilisasi tersebut bukan hanya dilakukan pada ruangan saja, tetapi juga pada pintu masuk ruangan.

Lebih lanjut, selain melaksanakan sterilisasi ruangan Rapat Pleno Terbuka, Brimob Sultra nantinya juga akan memeriksa setiap peserta yang memasuki maupun keluar ruangan rapat dengan menggunakan alat metal detectors.

Hal ini bertujuan untuk mengetahui benda benda yang mencurigakan, bahkan berbahaya bagi peserta Rapat Pleno tersebut. Jumlah personel polda sultra yang melaksanakan pengamanan sebanyak 382 personel.*

Tim Pengawas Internal Paminal Propam Mabes Polri Awasi Pelaksanaan Tes SIP di Polda Sultra

Kendari – Bertempat di lapangan sepak bola Polda Sultra dilaksanakan tes kesamaptaan untuk calon perwira Polri Sekolah Inspektur Polisi (SIP) TA 2024. Sebanyak 156 peserta, terdiri dari 150 pria dan 6 wanita, dengan semangat mengikuti tes kesamaptaan sebagai bagian dari seleksi penerimaan calon perwira polri, Rabu 6 Maret 2024.

Pejabat utama Polda Sultra hadir untuk memantau pelaksanaan tes tersebut, antara lain Karo SDM Kombespol Danang Beni K, S. Ik., MH, Kabid Propam Kombes Pol H. Moch. Sholeh, S. Ik, SH, MH, dan Kabid Dokes Kombespol Drg. Ignatius Hendra Arifianto, S pkg. Keberadaan para pju tersebut menunjukkan dukungan dan keterlibatan instansi dalam kelancaran pelaksanaan tes kesamaptaan ini.

Selain itu, tes yang dilaksanakan kali ini mendapatkan atensi khusus dari Tim Internal Paminal Div Propam Mabes Polri yang diterjunkan untuk memantau langsung proses pelaksanaan tes SIP di Polda Sultra yang dipimpin oleh AKBP Fahrurozi, S.I.K., M.M., M.H.

Sebagai upaya untuk memudahkan pelaksanaan tes, peserta dibagi menjadi dua gelombang. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa tes kesamaptaan berjalan dengan lancar dan tertib.

Tes kesamaptaan jasmani SIP TA 2024 mencakup beberapa ujian fisik, seperti tes lari, pull-up, sit-up, dan shuttle run. Tes-tes tersebut dirancang untuk mengukur tingkat kesamaptaan fisik dan kesehatan calon perwira Polri dengan tujuan untuk menilai seberapa baik kondisi fisik calon peserta didik, mereka harus mampu menjaga kesehatan dan kesamaptaan fisiknya dalam mengikuti pendidikan SIP dan menjalankan tugas-tugas kepolisian selanjutnya. Kegiatan ini merupakan salah satu tahap dalam seleksi, yang menjadi penentu bagi calon perwira Polri yang akan diterima di SIP TA 2024.*

Hari ke Empat Operasi Keselamatan Anoa 2024 Tindak Pengendara Tanpa Nomor Plat

Kendari – Satuan Tugas (Satgas) Gakkum Ops Keselamatan Anoa kembali melaksanakan kegiatan penegakan disiplin lalu lintas. Kali ini, operasi dilaksanakan di Jalan Brigjen M. Yunus dan Jalan Y. Wayong. Kegiatan ini melibatkan 10 personel yang dipimpin oleh Kasatgas Gakkum, AKBP I Gusti Putu Adi Wirawan, S.I.K.

Dalam pelaksanaan giat tersebut, Satgas Gakkum fokus pada pengaturan lalu lintas di persimpangan strategis, yaitu Jalan Brigjen M. Yunus dan Jalan Y. Wayong. Personel dengan sigap melaksanakan tugasnya untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan mencegah terjadinya kemacetan.

“Hasil yang dicapai dari operasi ini mencakup penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Teguran dan tilang kita berikan kepada pengendara yang melawan arus dan tidak menggunakan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB),” ungkap Kasatgas.

Satgas Gakkum mengimbau seluruh pengendara untuk mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk penggunaan TNKB. TNKB bukan hanya sebagai kewajiban hukum, tetapi juga sebagai langkah preventif untuk menciptakan keamanan dan ketertiban di jalan raya.

AKBP I Gusti Putu Adi Wirawan, S.I.K., menegaskan komitmen Satgas dalam menjaga keselamatan jalan raya. Operasi ini bukan hanya sebagai upaya penegakan hukum, tetapi juga sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat. Kesadaran dan partisipasi aktif dari para pengendara diharapkan dapat menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman dan tertib.

Melalui kegiatan ini, Satgas Gakkum Ops Keselamatan Anoa 2024 berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga keselamatan lalu lintas. Himbauan untuk melengkapi TNKB menjadi langkah sederhana yang dapat memberikan kontribusi besar dalam menciptakan kamseltibcarlantas yang optimal di wilayah Sultra.*

Polda Sultra Beberkan Penetapan Dua Tersangka Warga Trobulu Sesuai Prosedur

Kendari – Penyidik Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sultra, angkat bicara soal penetapan tersangka dalam kasus pertambangan yang terjadi di Desa Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

Dirreskrimsus Polda Sultra, Kombes Pol Bambang Wijanarko mengatakan dalam penetapan tersangka itu, disebut tidak ada tindakan kriminilasisasi. Melainkan, penanganan kasusnya murni berdasarkan laporan dan bukti unsur pidana.

“Jadi dalam penetapan tersangka ini, dasarnya berawal adanya aduan dari pihak PT WIN. Kemudian dilakukan proses penyelidikan dan penyidikan hingga gelar perkara,” kata Bambang kepada awak media, Rabu (6/3/2024).

Bambang menambahkan, dalam kasus ini yang memenuhi unsur pidana berdasarkan alat bukti untuk ditetapkan jadi tersangka hanya dua orang.

Sedangkan beberapa orang lainnya tidak memenuhi unsur pidana, karena dianggap hanya ikut-ikutan namun tidak terlibat melakukan tindakan menghalangi kegiatan penambangan.

“Yang dua jadi tersangka ini memenuhi bukti yang cukup, melakukan pelemparan ke arah alat yang melakukan kegiatan penambangan dan melakukan tindakan menghasut orang lain untuk melakukan tindakan menghalang-halangi kegiatan pertambangan,” ungkapnya.

“Sekedar informasi, dari hasil pemeriksaan, dua orang yang menolak tambang ini bukan pemilik lahan. Kemudian rumahnya juga tidak berada diatas lahan yang sedang digarap oleh perusahaan melakukan kegiatan penambangan,” tambahnya.

Lebih lanjut perwira berpangkat tiga melati ini menerangkan, pihaknya masih memberikan kesempatan terhadap kedua belah pihak untuk menempuh jalur damai. Agar kasus ini dapat dihentikan dan status tersangka dua warga tersebut dicabut.

Namun, dia menyebut pihaknya tidak dapat mengintervensi jalur yang akan ditempuh oleh kedua belah pihak.

“Masih ada kesempatan dengan menempuh jalur Restorative Justice (RJ). Dengan catatan, pelapor mencabut laporannya dan kedua belah pihak siap berdamai melalui RJ tersebut,” pungkasnya.*

Toko Dunia Motor Sebut Pemkot Kendari punya Utang 290 Juta Soal Perbaikan Randis

Kendari – Pemilik Toko Dunia Motor, Lenny Chendana membeberkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari memiliki utang sekitar 290 Juta soal perbaikan kendaraan dinas (Randis).

Lenny mengatakan bahwa pihaknya telah lama melakukan kerjasama dengan pihak Pemkot Kendari sejak kantor Pemkot masih di sekitaran Benua-benua.

“Saya sudah lama bekerjasama dengan Pemkot Kendari soal perbaikan kendaraan dinas sejak tahun 90 an saat kantor Pemkot masih di benua-benua,” katanya, Selasa 5 Maret 2024.

Sambungnya bahwa setiap melakukan perbaikan, Pihak Pemkot Kendari terlebih dahulu melakukan pengerjaan, usai pengerjaan dan ada anggaran baru dibayarkan.

“Sebelumnya sistemnya diperbaiki terlebih dahulu kendaraannya, nanti ada anggaran baru dibayarkan, namun saat itu ada pergantian, saat itu masih zaman Wali Kota Asrun pengerjaan perbaikan kendaraan dinas dan ada pergantian Wali Kota karena pemilihan dari ADP, kemudian ADP berganti ke Sulkarnain Kadir, saat itu kami melakukan penagihan sampai sekarang masih dijanji-janji,” bebernya.

“Masih ada sekitar 290 juta total utang perbaikan kendaraan dinas,” tambahnya.

Lanjutnya bahwa pihaknya telah beberapa kali melakukan bahkan sempat memberikan keringanan namun hingga kini belum ada penyelesaian.

“Saya sudah berulang kali melakukan penagihan di Pemkot Kendari, pernah disuruh ke inspektorat, sudah ketemu sama ini dan itu namun sampai sekarang belum ada penyelesaian,” tuturnya.

“Saya juga sudah sempat menawarkan keringanan untuk dibayarkan 50 persen saja dari nilai total tagihan tapi sampai sekarang belum dibayarkan,” tambahnya.

Pihaknya juga berharap agar Pemkot Kendari dapat menyelesaikan persoalan utang ini.

“Ini kan bukan uang pribadi mereka, ini uang negara, dan kami juga sudah menyelesaikan pengerjaan, kami minta hak kami untuk dibayarkan, mau ada pergantian Wali Kota atau apa hak kami mesti dibayarkan,” ungkapnya.

“Persoalan ini sudah sejak tahun 2017, dan waktu itu pihak Pemkot masih sempat melakukan perbaikan sekali dan itu telah dibayarkan, namun pihaknya menolak untuk bekerjasama kembali, terkecuali dilunasi terlebih dahulu tunggakan sebelumnya,” bebernya.

Pihaknya juga menuturkan akan mengambil upaya hukum apabila perkara ini tidak segera diselesaikan.

“Kami akan ambil upaya hukum baik perdata ataupun pidana,” tegasnya.

Terkait hal tersebut, Kadis Kominfo Kota Kendari Nismawati saat dihubungi via telepon WhatsApp mengatakan “Jadi memang ada utang, sekitar tahun 2019, ada tiga toko masih berutang kisaran 800 Juta,”.

Lanjutnya bahwa saat tahun 2019 pihaknya sudah menganggarkan, dan sudah berpesan ke Bendahara untuk dibayarkan.

“Sudah dianggarkan dan saya sudah berpesan ke Bendahara saya untuk dibayarkan, namun Bendahara saya tidak dibayarkan, hingga saya mengganti Bendahara saya,” ungkapnya.

Pihaknya juga sempat berkomunikasi dengan ketiga toko saat masih menjabat Kadis DLHK Kota Kendari.

“Sudah berapa kali saya tanda tangan, dan kenapa ini tidak pernah lunas utang, ternyata bendahara dia campur pembayarannya,” ungkapnya.

“Saya tidak tahu pasti sejak tahun berapa itu utang,” tambahnya.

Pihaknya juga menuturkan bahwa dari tiga toko, ada dua toko yang pencatatannya kurang jelas.

“Satu toko sudah dilunasi, dan dua toko belum saat itu pencatatannya kita minta namun kurang jelas, saat itu juga saya mengarahkan ke inspektorat karena anggaran di dinas sudah tidak ada,” bebernya.

Terakhir pihaknya menyampaikan bahwa sampai saat ini pihaknya belum mengetahui jelas terkait penyelesaian perkara utang itu.*

Mantan Gubernur Sultra Hadiri Sidang Perkara Tipikor di IUP Antam Konut

Kendari – Mantan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) AM menghadiri sidang perkara dugaan korupsi tambang nikel di IUP PT Antam, Blok Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa 5 Maret 2024.

Mantan orang nomor satu di Bumi Anoa itu, hadir dipersidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Jakarta Pusat, usai mangkir dua kali mangkir atau tidak menhadiri panggilan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra.

“Pak AM, hari ini hadiri sidang perkara dugaan tindak pidana korupsi pertambangan PT Antam di PN Jakarta,” kata Kasi Penkum Kejati Sultra. Dody saat dihubungi awak media ini lewat panggilan telepon.

Dody menerangkan, AM mengikuti jalannya sidang, datang dengan kapasitas sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pertambangan, yang telah merugikan keuangan negara senilai Rp5,7 triliun.

Terkait materi pemeriksaan terhadap Mantan Gubernur Sultra, Dody menambahkan, pihaknya belum dapat menyampaikan.

Alasannya, JPU Kejati Sultra yang ditugaskan, belum memberikan informasi ihwal subtansi sidang pemeriksaan tersebut.

“Kalau terkait apa yang disampaikan pak AM dipersidangan hari ini, kita belum dapat informasinya. Nanti kita cari dulu informasinya ke tim penuntut umumnya ya,” pungkasnya.*

Kantor Dinas ESDM Sultra Digeledah Penyidik Kejari Kendari

Kendari – Penyidik Tipikor Kejari Kendari menggeledah kantor dinas ESDM Sultra terkait perkara dugaan korupsi pengerjaan Kantor Dinas ESDM Sultra pada tahun 2021 yang diduga mangkrak.

“Hari ini kami penyidik tipikor Kejari Kendari menggeledah Kantor Dinas ESDM Sultra terkait dengan kegiatan pembangunan Gedung Kantor Dinas ESDM Sultra tahun 2021 senilai 7 Miliar,” kata Kasi Intel Kejari Kendari Bustanil Najumudin Arifin usai melakukan pemeriksaan pada Selasa 5 Maret 2024.

Sambungnya hari ini pihaknya telah melakukan penyelidikan, bahwa penyidik berkeyakinan ada dugaan perbuatan melawan hukum.

“Untuk selanjutnya kita sementara mengumpulkan barang bukti dan menetapkan tersangka,” tambahnya.

Lanjutnya untuk nilai pasti kerugian kita masih menunggu audit dari inspektorat, adanya indikasi korupsi karena proyek ini mangkrak.

“Saksi yang diperiksa sejauh ini sebanyak 12,” pungkasnya.*

Pilkada Kendari 2024, Ketua DPD Golkar Sultra Sebut Survei AJP Bagus

Kendari – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sebentar lagi dilaksanakan secara serentak, termasuk di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Sesuai jadwal, Pilkada akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.

Meski masih jauh, sejumlah bakal calon kepala daerah (Bacakada) dari berbagai partai politik telah bermunculan, bahkan diantara para calon kandidat itu, telah diberikan surat tugas dari partai.

Sebut saja Aksan Jaya Putra (AJP), La Ode Muhamad Inarto, dan La Ode Muhamad Rajab Jinik. Ketiga kader Partai Golkar ini, masing-masing sudah menerima surat tugas DPP Partai Golkar.

Surat tugas ini merupakan langkah awal yang diberikan kepada calon kandidat dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Kendari.

Tentu, pada akhirnya dari tiga calon kandidat, akan mengurucut menjadi satu, yang nantinya calon kandidat tersebut bakal diberikan pintu menuju pencalonan kepala daerah.

Menurut Ketua DPD I Partai Golkar Sultra, semua calon kandidat yang diberikan surat tugas tentu memiliki peluang yang sama mendapat restu dari DPP Partai Golkar.

Namun, yang perlu digaris bawahi, banyak faktor yang menjadi acuan DPP Partai Golkar, sebelum memutuskan pintu Golkar diberikan ke kandidat mana. Utamanya penilaian partai, soal hasil survei internal.

“Tergantung hasil survei yang dilakukan oleh pusat, (DPP Partai Golkar),” katanya saat ditemui di Kantor DPRD Sultra, Senin (4/3/2024).

Bila melihat dari survei internal sementara yang dilakukan pusat, Herry Asiku menilai diantara ketiga kader tersebut, AJP masih unggul, dan diproyeksikan figur yang nanti mendapat pintu Partai Golkar.

“AJP masih bagus (surveinya),” singkatnya.

Meski begitu, Herry Asiku menilai semua calon kandidat khususnya tiga kader Partai Golkar tersebut punya kesempatan yang sama. Namun, untuk La Ode Inarto sendiri, kata dia, partai mempersiapkan untuk menjadi Ketua DPRD Kota Kendari periode 2024-2029.

Mengingat, berdasarkan hasil pleno rekaputalasi suara KPU Kota Kendari, Partai Golkar menjadi partai dengan suara terbanyak secara akumulasi, walupun perolehan kursi dengan PKS sama yakni 6 kursi.

“Inarto kan mungkin kita, cenderung jadi Ketua DPRD Kota Kendari,” pungkasnya.*

PT SDP Raih Dua Penghargaan dari Bank BTN

PT Swarna Dwipa Property (SDP), sebuah perusahaan properti terkemuka di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meraih dua penghargaan bergengsi dalam industri properti.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Bank Tabungan Negara (BTN) Regional Office V pada Awarding Night And Developer Gathering, di Hotel The Rinra Makassar, Sabtu 2 Maret 2024.

Award ini diberikan kepada 45 mitra pengembang wilayah Sulampapua yang memiliki kontribusi terhadap capaian realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Yasa Griya (KYG) terbaik selama 2023.

Melalui awarding tersebut, PT Swarna Dwipa Property dianugerahi penghargaan kategori ‘Pengembang Properti Terbaik’ dan ‘Penjualan Terbaik’ di tahun 2023.

PT SDP merupakan satu-satunya pengembang di wilayah Indonesia Timur yang meliputi Sulawesi, Maluku dan Papua yang menyabet dua penghargaan sekaligus.

Penghargaan tersebut bentuk pengakuan BTN atas dedikasi dan inovasi PT SDP dalam menghadirkan proyek-proyek properti berkualitas tinggi yang memenuhi kebutuhan dan harapan pelanggan.

CEO PT Swarna Dwipa Property, Roni Sianturi, S.,Si menyampaikan rasa syukurnya atas raihan penghargaan tersebut.

Penghargaan yang diraih, kata dia, merupakan apresiasi atas kerja keras seluruh tim PT SDP,l dan menjadi pemantik semangat untuk terus bekerja, dalam rangka memberikan yang terbaik kepada masyarakat bumi anoa.

“Kami sangat bangga dan bersyukur atas penghargaan ini. Ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen kami untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan kami. Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan produk kami,” ujar Roni Sianturi, S., Si, Selasa 5 Februari 2024.

Untuk diketahui, PT Swarna Dwipa Property telah dikenal luas dalam industri properti atas portofolio proyek-proyeknya yang berkualitas tinggi, termasuk hunian subsidi, komersil, dan pusat bisnis.

Dengan penghargaan ini, PT SDP semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pengembang properti terkemuka di Sulawesi Tenggara.*

PT Adaro Energy Belajar Pengelolaan Lingkungan dan Program CSR di PT Vale

Keberhasilan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dalam mengintegrasikan aspek lingkungan dan sosial dalam operasionalnya, telah menarik perhatian industri dan membuatnya menjadi rujukan bagi perusahaan pertambangan lain. Salah satunya PT Adaro Energy Indonesia.

Perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan batu bara ini, melakukan kunjungan ke PT Vale untuk belajar pengelolaan lingkungan dan program Corporate Social Responsibility (CSR). External Relation Division Head Balangan Coal Adaro Energy Thoha, menyampaikan ketertarikannya pada sejumlah program-program PT Vale dalam berbagai bidang.

“PT Adaro Energy di berbagai unit bisnis juga mengelola hal yang sama. Namun, apa yang sudah kami lakukan barangkali bisa lebih meningkat atau terdorong setelah mendapat masukan dan melihat langsung kegiatan di PT Vale. Dengan melihat, biasanya kita bisa lebih turn in untuk melakukan hal-hal positif itu,” ungkap Thoha.

Pada kunjungan yang berlangsung Jumat (1/3/2024), rombongan PT Adaro mengunjungi berbagai lokasi di PT Vale. Di antaranya, PLTA Balambano, Utilities Control Room, Process Plant Area, Solia Mining Area, Nursery dan Taman Keanekaragaman Hayati, Arboretum Himalaya, Lamela Gravity Settler (LGS), Galeri Kareso Anatowa, dan Panti Sehat HIPHO.

Thoha mengatakan, dalam hal teknis pihaknya juga menerapkan pengelolaan lingkungan dengan regulasi dan SOP yang sudah diatur pemerintah. Begitu juga dengan sejumlah program dari External Relation perseroan. Namun, pihaknya ingin belajar lebih banyak lagi.

“Dengan begitu, dalam penerapan program berkelanjutan, PT Adaro Energy juga bisa meningkatkan kualitas maupun kuantitasnya. Apalagi kita tahu bahwa PT Vale ini selalu mendapatkan reward di berbagai bidang,” jelas Thoha.

Kedatangan rombongan PT Adaro Energy tentu disambut hangat oleh PT Vale. Turut mendampingi kunjungan tersebut yakni Specialist Environment Sustainability PT Vale Rizki Pratiwi.

Director Environment & Permit Management PT Vale, Zainuddin mengatakan, kegiatan ini merupakan benchmark di area kerja kedua perusahaan terkait pengelolaan lingkungan dan program CSR.

“Sesi benchmark tidak hanya dilakukan satu arah melainkan saling berbagi program lingkungan, program cleaner energy, dan CSR. Kami menyambut baik kedatangan rombongan PT Adaro, jadi kita bisa sama-sama belajar,” katanya.

Kunjungan tersebut, Menurut Zainuddin, membuka kesempatan adanya diskusi berkelanjutan tentang pengelolaan berbagai program yang dilakukan perseroan. Termasuk terbukanya kemungkinan bagi PT Vale untuk melakukan kunjungan serupa ke PT Adaro.

Dia berharap, melalui kunjungan ini kedua pihak bisa saling berbagi pengetahuan tentang hal-hal positif dari berbagai program yang sudah diterapkan kedua perusahaan. Utamanya, program berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Tujuannya bukan untuk ego masing-masing perusahaan. Tetapi bagaimana program pengelolaan lingkungan dan CSR kita bisa memberi manfaat yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia,” ungkap Zainuddin

*Sub Judul*
*Jadi Pengalaman Berharga*

CSR and Comrel Department Head Balangan Coal Adaro Energy Nico Seniar mengungkap apresiasinya selama kunjungan PT Adaro di PT Vale. Menurutnya, kunjungan tersebut akan menjadi pengalaman berharga bagi pihaknya.

“Kami jadi bisa belajar banyak hal. Berangkat dari banyaknya penghargaan yang diterima Vale. Itu pengakuan atas best practice yang sudah dilakukan PT Vale, terutama terkait pengelolaan lingkungan,” ungkap Nico.

Tak hanya dari pengelolaan lingkungan, Nico menyebut pihaknya juga belajar banyak terkait program CSR yang dijalankan PT Vale. Pada sesi kunjungan terakhir, rombongan PT Adaro mengunjungi Galeri Kareso Anatowa yang merupakan galeri UMKM inisiasi PT Vale.

Di galeri itu, rombongan PT Adaro berkesempatan untuk melihat berbagai produk UMKM di Sorowako binaan PT Vale. Menurut Nico, adanya galeri tersebut menunjukkan bagaimana PT Vale membangun kemitraan dengan masyarakat setempat, termasuk sinergitas dan kolaborasi yang bisa dilakukan dengan baik bersama pemerintah daerah.

“Ada hal berharga yang kami tidak malu katakan yang harus diaplikasikan. Walaupun sebenarnya semangatnya sudah sama, tapi semangat kami semakin terlecut untuk bisa melakukan itu juga,” jelas Nico.

Nico menambahkan, pengembangan atau pemberdayaan masyarakat itu harus berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) seperti yang diterapkan PT Vale. Hal itulah yang juga menjadi konsen PT Adaro untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Hal itu agar menjadi satu visi misi dalam menjalankan program-program CSR. Kami melihat itu juga menjadi konsennya PT Vale. Kami berharap bisa lebih baik lagi terkait pengelolaan masyarakat, dan kegiatan CSR. Sinergi kami dengan pemerintah daerah bisa lebih baik seperti beberapa best practice yang dilakukan PT Vale,” terang Nico.*

Peduli Lingkungan, PT Vale Gelar Lomba Kreativitas Daur Ulang Sampah

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menggelar Lomba Karya Produk Hasil Bank Sampah di pelataran Galeri UMKM Kareso Anatoa, Sorowako, Rabu (28/2/2024). Lomba ini dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2024.

Kegiatan ini bagian dari kampanye perseroan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap kepedulian lingkungan, khususnya permasalahan sampah. Kegiatan yang mengangkat tema “Mengubah Sampah Menjadi Berkah, Melangkah Menuju Ekonomi Sirkular yang Berkelanjutan” merupakan kontribusi nyata perseroan dalam upaya penurunan emisi gas rumah kaca. Lomba ini juga merupakan wujud komitmen untuk nol limbah ke tempat pembuangan atau zero waste to landfill pada 2025, lebih cepat lima tahun dari target pemerintah.

Lomba ini diikuti sebanyak 11 peserta dengan 33 karya yang dilombakan. Peserta sangat antusias menampilkan kreativitas dan karya yang inovatif. Berbagai kreasi daur ulang sampah ditampilkan para peserta, mulai dari busana, hiasan meja, aksesoris baju, vas bunga, meja, hingga sejumlah kerajinan tangan, dan aksesoris menarik lainnya. Pesan yang ingin disampaikan bahwa sampah plastik dapat bernilai jual melalui sebuah kreativitas.

Acting Chief Technology Officer (CTO) PT Vale Indonesia, Jinan Syakir mengatakan, masalah utama yang dihadapi saat ini adalah mengubah kebiasaan masyarakat dalam pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Menurutnya, sampah itu sangat merugikan, dan merusak lingkungan. Sehingga, kepedulian terhadap sampah memberi dampak positif terhadap kesehatan.

“Kebiasaan buruk terhadap sampah harus diubah mulai dari diri sendiri, kemudian memberikan contoh kepada orang lain. PT Vale telah menunjukan cara mengelolah sampah dengan baik melalui kegiatan positif seperti ini. Selain itu, sejumlah program-program yang menunjang juga dilakukan oleh perusahan,” ujar Jinan.

Dia melanjutkan, salah satu proyek yang dijalankan oleh PT Vale untuk mendukung pengentasan sampah, yaitu refuse-derived fuel (RDF). RDF ini bagian dari cara perseroan mengolah sampah dengan baik dan benar, serta memberikan kontribusi terhadap pengembangan ekonomi masyarakat.

“Kita harapkan generasi selanjutnya lebih peduli lagi terhadap bahaya sampah. Sampah bisa memberikan manfaat kalau kita kelola dengan baik dan bijak. Hal itu yang harus saya tekankan di sini, karena saya tidak mau kegiatan ini hanya seremonial belaka, tidak ada tindak lanjutnya. Mari bergerak bersama, untuk memberikan solusi yang lebih baik lagi terhadap sampah,” jelasnya.

Sementara itu, Director Director Health, Safety and Operational Risk PT Vale, Adli Lubis ikut menyalakan semangat seluruh peserta, agar terus semangat dalam membuat karyawan yang inovatif dari sampah. Dia juga meminta kepada Tim Environment dan External Relations, untuk terus memotivasi para peserta khususnya ibu-ibu dan para siswa yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Saya mewakili manajemen mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta. Saya berharap tahun depan pesertanya lebih banyak lagi, sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang terlibat, dan memiliki kesadaran terhadap pengelolaan sampah,” kata Adli.

Lebih lanjut, Adli memaparkan bahwa dalam pengelolaan sampah PT Vale menerapkan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R). Tujuan penerapan 3R untuk mengurangi atau mencegah produksi sampah lebih awal. Katanya, salah satunya dengan pemilahan kemudian diolah menjadi bahan yang bernilai jual.

“Kita harapkan dengan pendampingan yang diberikan, kreativitasnya semakin meningkat dan produknya juga semakin bagus. Produk yang kita hasilkan, kalau memiliki nilai jual akan menambah pendapatan. Bukan hanya ibu-ibu bisa lakukan, tetapi para siswa juga bisa melakukannya, supaya ke depan lebih termotivasi dan lebih semangat lagi. Sekali lagi saya mewakili manajemen mengucapkan terima kasih atas partisipasinya. Dan saya harap tetap dijaga spirit dan motivasinya. Semoga ke depan bisa jauh lebih bagus lagi,” jelasnya.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga dilontarkan Pengawas Lingkungan Hidup Furqan Hidayat, mewakili Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur. Furqan mengatakan kegiatan ini sangat bagus, karena memberikan edukasi kepada masyarakat mengolah sampah menjadi barang yang dapat dimanfaatkan atau bernilai jual. Menurutnya, kegiatan ini harus terus berkelanjutan karena melibatkan para siswa Sekolah Dasar (SD), sehingga mereka memiliki kesadaran terhadap pengelolaan sampah sejak dini.

“Kegiatan seperti harus digaungkan karena sangat positif. Sampah yang tadinya dibuang masyarakat, ternyata bisa dimanfaatkan kembali menjadi suatu barang yang bisa bernilai ekonomis oleh pengurus bank sampah. Kami berharap seluruh bank sampah tetap aktif, dan tapi harus sejalan dengan pengetahuan masyarakat, karena masih banyak masyarakat yang belum memiliki kesadaran mengenai pemilahan sampah,” jelasnya.

Untuk itu, dia mengajak kepada seluruh pihak terkait mulai dari pemerintah, masyarakat, dan PT Vale gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat khususnya para ibu-ibu terkait pentingnya pemilahan sampah rumah tangga. Katanya, para ibu harus diberikan edukasi mengenai pemilahan sampah organik, dan non-organik. Kemudian mengajarkan mereka cara membuat pupuk kompos dari sampah organik.

“Sampah organik itu bisa dimanfaatkan kembali untuk pupuk kompos dan non-organik bisa dijual ke bank sampah, sehingga sampah yang dibuang ke TPA berkurang, karena tersisa sampah yang tidak bisa diolah kembali atau residu. Para pengurus bank sampah juga harus turun memberikan edukasi kepada para ibu-ibu, bahwa sampah dapat dijual ke bank sampah sehingga secara tidak langsung sampah dapat menjadi sumber pendapatan,” tutupnya.*

Satgas Preemtif Operasi Keselamatan Anoa, Sosialisasi di Pasar Baruga

Kendari – Kasubsatgas Binluh Satgas Preemtif Ops Keselamatan Anoa 2024 yang dipimpin AKP Izak, S.H., melaksanakan pembinaan dan penyuluhan himbauan kamseltibcarlantas di Pasar Baruga Kota Kendari. Dalam operasi tersebut, 12 personel operasi keselamatan anoa diterjunkan untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di wilayah tersebut, Selasa 5 Maret 2024.

Personel ops keselamatan anoa aktif menyuarakan pesan-pesan keselamatan kepada pengemudi angkutan barang, pedagang, dan pengunjung pasar. Satgas Binluh memberikan penyuluhan guna menciptakan kamseltibcarlantas di wilayah Baruga, Kota Kendari.

Penyuluhan juga dilakukan kepada pengunjung pasar untuk mendapatkan informasi lengkap tentang tata tertib berlalu lintas. Satgas Binluh juga melakukan pendistribusian brosur himbauan kamseltibcarlantas sebagai langkah edukatif tambahan. Selain itu, pemasangan stiker himbauan pada kendaraan bermotor roda 2 maupun roda 4 menjadi upaya nyata dalam menciptakan lingkungan berkendara yang lebih aman.

“Dengan penyuluhan yang kami lakukan, masyarakat diimbau untuk mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ungkap Kasatgas.

Dengan kegiatan ini, SubSatgas Binluh Satgas Preemtif terus mendorong kesadaran keselamatan di kalangan pengguna jalan. Dukungan dari masyarakat diharapkan untuk menciptakan lingkungan berlalu lintas yang lebih tertib dan aman di Kota Kendari.*

Satgas Gakkum Operasi Keselamatan Anoa 2024, Pengendara Motor Tanpa Helm Jadi Sasaran

Kendari – Satuan Tugas (Satgas) Gakkum Ops Keselamatan Anoa melaksanakan kegiatan penegakan disiplin lalu lintas di Jalan M. Yasin dan Jalan L.D. Kaimuddin. Dengan melibatkan 10 personel yang dipimpin langsung oleh Kasatgas Gakkum, AKBP I Gusti Putu Adi Wirawan, S.I.K., operasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas, Selasa 5 Maret 2024.

Salah satu fokus utama dalam kegiatan ini adalah pengaturan lalu lintas di depan Kantor Polisi Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Sultra. Personel Satgas Gakkum dengan sigap melaksanakan tugasnya untuk menjaga kelancaran arus kendaraan dan mencegah kemacetan yang bisa menjadi pemicu kecelakaan.

Tak hanya itu, Tim Satgas juga berhasil melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas yang merugikan keselamatan berkendara. Beberapa pengendara yang tidak menggunakan helm saat berkendara mendapatkan tilang sebagai sanksi hukum. “Langkah tegas ini diambil untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar dan sekaligus meningkatkan kesadaran pentingnya menggunakan perlengkapan keselamatan, terutama helm,” ungkap Kasatgas Gakkum.

Selain itu, Satgas Gakkum juga memberikan teguran kepada pengendara mobil pickup yang membawa penumpang tanpa plat nomor. Tindakan ini dilakukan guna memastikan bahwa setiap kendaraan yang beroperasi di jalanan telah memenuhi kelengkapan dan aturan yang berlaku.

Masyarakat dihimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk menggunakan helm sebagai perlengkapan wajib saat berkendara. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama, dan kehadiran Satgas Gakkum Ops Keselamatan Anoa 2024 menjadi langkah utama kepolisian dalam menciptakan kamseltibcarlantas yang aman dan tertib bagi seluruh pengguna kendaraan.*

Empat Tersangka Pelaku Pencurian Mobil Open di Kendari Diamankan Polisi

Kendari – Polresta Kendari mengamankan 4 (Empat) tersangka tindak pidana pencurian kendaraan roda empat.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Aris Tri Yunarko melalui Kasatreskrim AKP Fitryadi mengatakan sebelumnya ke empat Tersangka tersebut berdasarkan bukti permulaan yang cukup diduga keras telah melakukan Tindak Pidana Pencurian yang terjadi pada hari Jum’at tanggal 15 Desember 2023 sekitar Pukul 04.00 WITA.

“Kemudian pada hari ini senin tanggal 4 Maret 2024, sekitar pukul 17:00 WITA Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari telah melakukan penangkapan terhadap 4 orang Tersangka,” katanya melalui keterangan resminya yang diterima media ini.

Sambungnya keempat tersangka diantaranya, WPP (21), RM (43), HN (38) dan IR (35).

“Awalnya pada tanggal 15 Des 2023 sekitar Pukul 04.00 Wita TERSANGKA-1 mengambil dan membawa mobil milik korban beserta BPKB dan STNKnya tanpa seijin dan sepengetahuan Korban sebagai pemilik,” ungkapnya.

Lanjutnya mobil tersebut di ambil oleh Tersangka saat sedang diparkir didepan Toko FROZEN. Beberapa hari kemudian, TERSANGKA-1 menjual kepada TERSANGKA-2 seharga Rp. 8 juta. Setelah beberapa minggu, TERSANGKA-2 menjual kepada TERSANGKA-4 dengan perantara oleh TERSANGKA-3 dengan harga Rp. 25 juta.

“Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp. 150.000.000,- (seratus lima puluh juta rupiah),” tuturnya.

“Ke 4 Tersangka di persangkakakan, Tersangka 1 dengan Pasal 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara, ⁠TERSANGKA 2, TERSANGKA 3 dan TERSANGKA 4 dengan pasal 480 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara,” pungkasnya.*

Perempuan Korban Pemerkosaan di Konsel Akhiri Hidup dengan Bunuh Diri

Kendari – F perempuan asal Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) ditemukan bunuh diri didalam rumahnya pada Minggu 3 Maret 2024.

Ardi kakak korban mengatakan, Fitriani ditemukan oleh ibunya sudah kondisi tidak bernyawa. Korban mengakhiri hidupnya, dengan cara gantung diri.

“Ditemukan bunuh diri itu kemarin pagi sekitar setengah sembilan (09.30 Wita). Itu kemarin mamaku sedang keluar, jadi sendirinya ji ini almarhum adiku di rumah,” ungkap dia kepada awak media ini saat dihubungi via telepon, Senin (4/4/2024).

Ardi menuturkan, adiknya bunuh diri akibat kasus dugaan pemerkosaan yang dialaminya. Dimana, korban merasa malu, sampai depresi mengingat dirinya pernah dilecehkan dua kali oleh terduga pelaku inisial ADN, yang bukan lain masih ada hubungan keluarga.

Bahkan, kata dia, sebelum peristiwa bunuh diri itu, adiknya pernah menyampaikan kepada ibunya, bahwa ia sudah bosan hidup, karena berat menanggung malu.

Apalagi, setiap korban melihat pelaku, korban selalu menghindar dan memilih mengurung diri didalam rumah. Sehingga alasan itulah, adiknya bunuh diri.

“Jadi setiap adikku ini melihat pelaku, dia ketakutan dan lari ke dalam rumah. Itu mi dia bilang sama mamaku, bosan mi hidup karena tanggung malu, tidak ada mi harga diriku,” tutur Ardi.

Lebih lanjut Ardi menjelaskan, bahwa awal mula diketahui adiknya menjadi korban pemerkosaan, setelah ibunya curiga usai diberi sejumlah uang dari terduga pelaku.

Yang mana, pengakuan adiknya saat itu, terduga pelaku telah menyetububuhi korban sebanyak dua kali di Bulan Agustus dan September 2023 lalu.

Menurut dia, terduga pelaku mencabuli korban, ketika orang tua korban sedang berada diluar. Kebetulan yang tinggal dirumah tersebut, hanya berdua saja, korban dan ibunya. Sehingga terduga pelaku bebas masuk.

“Ini kan posisi adeku, lagi pengobatan gangguan jiwa, itupun kadang-kadang kena saja. Sehingga karena dia fikir ini pelaku adeku kurang waras, jadi seenaknya saja mau lecehkan,” bebernya.

Pasca kejadian dugaan pemerkosaan ke dua kali yang terjadi di September 2023 itu, korban bersama dan ibunya termaksuk kakak korban melaporkan kejadian itu ke Unit Perempuan dan Anak (PPA) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sultra.

Menurut dia, laporan tersebut masuk pada 21 September 2023, dan telah dilakukan visum. Namun hasil pemeriksaan visum tersebut, tidak diberitahukan pihak kepolisian kepada keluarga.

“Hasilnya kita belum tahu, mereka (polisi) yang pegang hasil pemeriksaan. Hanya saja, adeku sudah meninggal, tapi belum ada perkembangan laporan dari Polda Sultra. Kita sudah hubungi juga penyidik, tapi selalu diabaikan,” imbuhnya.

Sementara itu, awak media ini yang coba mengkonfirmasi penyidik PPA Polda Sultra, justru pihak penyidik mengarahkan untuk mengkonfirmasi terlebih dahulu ke Bidang Humas Polda Sultra, dengan alasan SOP.

Kemudian, awak media ini mencoba mendatangi Kabid Humas Polda Sultra, dan yang bersangkutan meminta waktu, sembari menunggu data dari penyidik PPA.

Sampai berita ini diterbitkan media ini masih menunggu keterangan resmi dari pihak kepolisian.*

Pria Asal Raha Meninggal Dunia Usai Kecelakaan Kerja saat Pengecatan Papan Reklame Indomaret Wolasi

Konawe Selatan – Seorang Pria asal Raha atas nama Udin (25) meninggal dunia usai mengalami kecelakaan kerja.

Kapolsek Wolasi, Ipda Muh Heder Payapo mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada hari Minggu tanggal 03 Maret 2024, sekitar jam 16.25 wita, bertempat di halaman parkir Indomaret Wolasi, telah terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Kronologis kejadiannya, awalnya korban bersama 1 (satu) orang rekannya yang bernama Irfan, 23 Tahun, islam, kendari, karyawan indomaret Wolasi, datang ke indomaret Wolasi sekitar jam 10.00 WITA,” katanya.

Sambungnya untuk melakukan pekerjaan pengecetan papan reklame indomaret Wolasi setinggi 5 meter.

“Namun setelah korban berada di atas papan reklame dengan menggunakan tangga, korban di duga tersengat listrik sehingga korban tiba-tiba terjatuh dan kepala korban di duga terbentur tembok pagar indomaret Wolasi sehingga menyebabkan kepala korban mengalami luka yang cukup parah dan mengelurkan banyak darah dan korban pun meninggal dunia di tempat kejadian,” bebernya.

Lanjutnya korban merupakan Karyawan CV Indo Sultra.

“CV Indo Sultra yang bekerja sama dengan Indomaret untuk pekerjaan pengecetan di Indomaret,” ungkapnya.

“Atas kejadian tersebut, piket SPKT Polsek Wolasi mendatangi TKP dan langsung mengevakuasi korban ke Rumah sakit bhayangkara Kendari,” pungkasnya.*

Brimob Polda Sultra Bantu Bersihkan Rumah Warga Pasca Banjir di Kota Kendari

Kendari -Satuan Brimob Polda Sultra bergerak cepat menerjunkan personil guna membantu warga yang menjadi korban banjir di Kota Kendari.Senin 04/03/24

Hujan deras melanda Kota Kendari, Sulawesi Tenggara Sekitar pukul 24.00 wita mengakibatkan beberapa wilayah terendam banjir.

“Personel Brimob Sultra dibawah pimpinan Komandan Batalyon A Pelopor Kompol Aris Rallang diterjunkan ke lokasi banjir.

Personel Brimob Polda Sultra diturunkan untuk membantu membersihkan sejumlah wilayah yang terdampak banjir diantaranya di Jln. Haeba Wua-Wua, Kec. Wua-Wua dan Jln. veteran Bonggoeya, Kec. Wua-Wua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Untuk proses pembersihan sendiri melibatkan 84 personel Brimob Polda Sultra didukung dengan perlengkapan seadanya yang sudah dibagi tugas masing-masing, ada yang bertugas membersihkan lumpur dan ada yang bertugas untuk membantu mengevakuasi barang-barang milik warga. Kata Aris Rallang

Selain Pembersihan rumah warga, Anggota kami juga membersihkan sepanjang Drainase yang dipenuhi tumpukan sampah, tumpukan sampah ini kita bersihkan agar nantinya jika sewaktu-waktu hujan kembali turun air akan langsung mengalir dengan lancar sehingga potensi terjadinya banjir kurang. pungkasnya

Dilokasi kejadian Danyon A Pelopor Kompol Aris rallang menyampaikan kegiatan Bakti Sosial tersebut dilaksanakan dalam rangka Bhakti Brimob untuk Masyarakat. “Dengan upaya mengurangi dampak yang dialami masyarakat yang diakibatkan musibah banjir,” ucap Aris.

Danyon A Pelopor Kompol Aris berharap dengan adanya Kegiatan Bhakti Sosial yang dilaksanakan oleh personel brimob ini, tidak lain agar situasi dan kondisi kembali normal tanpa adanya gangguan dari dampak banjir tersebut.

Salah seorang warga di Jln. Haeba Wua-Wua yang menjadi korban banjir, Arifin Rahman menjelaskan banjir menggenangi kawasan permukiman sekitar pukul 02.00 wita dini hari ketinggian air kurang lebih 70 cm, yang di akibatkan oleh curah hujan yang sangat deras.

“Untuk itu kami Sangat berterimakasih kepada Anggota kepolisian khususnya brimob Polda Sultra telah membantu kami membersihkan rumah akibat banjir, semoga kegiatan yang dilaksanakan ini bernilai pahala dan brimob tetap menjadi kebanggan masyarakat,” bebernya.

“Melayani dan membantu masyarakat itu sudah menjadi kewajiban dari Personel Brimob.Kami akan memberikan bantuan semaksimal mungkin untuk masyarakat, itu sebagai Bhakti Brimob untuk Masyarakat dan menjadi motto pengabdian Brimob yaitu Jiwa Ragaku Demi Kemanusiaan,” tutup Danyon Kompol Aris.*

Mayat Pria Ditemukan di Indokes Kendari, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

Kendari – Sebelumnya masyarakat Kota Kendari khususnya di Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari pada Senin 4 Maret 2024.

Terkait peristiwa tersebut, Kapolresta Kendari Kombes Pol Aris Tri Yunarko melalui Kasatreskrim AKP Fitryadi mengatakan mayat laki-laki tersebut di temukan dalam kamar indekos bertempat di Jalan Malik Raya.

“Pada hari Senin tanggal 04 Maret 2024 sekitar Pukul 13.00 Wita, bertempat di rumah kos Mama Firman yang bertempat di belakang hotel Zenit, LN asal Watumelaa kelahiran 1972, pekerjaan Karyawan Toko Bangunan,” katanya.

Sambungnya saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian.

Lanjutnya berdasarkan keterangan saksi-saksi menjelaskan bahwa awalnya korban tinggal dirumah kos Mama firman sudah sejak lama sekitar 3 (tiga) tahun yang lalu dan korban bekerja di Toko Baja Raya.

“Pada hari Jumat tanggal 01 Maret 2024 korban menghubungi saksi LOT dengan menyampaikan bahwa korban dalam keadaan sakit pinggang sehingga korban tidak bisa masuk kerja,” ungkapnya.

Lanjutnya pada hari Senin tanggal 04 Maret 2024 sekitatjam 11.30 wita dimana saksi mencoba menghubungi handphone korban namun tidak ada tanggapan, atas hal Saksi LOT telah menghubungi nomor handphone korban yang tidak ada respon sehingga Saksi berinisiatif bersama dengan temannya yang bernama VGW untuk pergi melihat korban dikamar kosnya.

“Sesampainya saksi LOT bersama dengan VGW berada dirumah kos korban ketika itu saksi mencoba memanggil korban dan mengetuk pintu kamar kos korban namun tidak ada respon atau tanggapan dari korban Atas hal tersebut kemudian saksi mencium bau busuk dari dalam kamar korban lalu saksi berusaha mendorong pintu kamar kos korban dan saat pintu kamar kos korban telah terbuka yang pada saat itu pintu kamar kos korban tidak dalam keadaan terkunci dimana selanjutnya saksi melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi badan sudah mulai membusuk yang mana saksi tidak mengetahui penyebab kematian korban,” bebernya.

Lanjutnya setelah saksi mengetahui korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dimana selanjutnya saksi berusaha meminta pertolongan warga sekitar untuk menghubungi pihak Kepolisian sehingga warga menghubungi pihak kepolisian.

“Atas hal adanya informasi warga tentang adanya penemuan mayat tersenit selanjutnya Piket Reskrim yang dipimpin oleh Kasat Reskrim bersama dengan Kanit Pidum, Anggota Identifikasi dan Anggota Polsek Mandonga mendatangi dan mengolah TKP,” ungkapnya.

“Untuk saat ini mayat korban sedang dibawa di Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan pemeriksaan secara medis,” pungkasnya.*

Tim SAR Brimob Sultra Bersama Basarnas Kendari Laksanakan Pencarian Korban Balita yang Terbawa Arus Banjir

Kendari – Hujan deras melanda Kota Kendari, Sulawesi Tenggara Sekitar pukul 24.00 wita mengakibatkan beberapa wilayah terendam banjir.Senin (4/3/2024)

Banjir kali ini merenggut nyawa seorang balita berusia dua tahun bernama Fani.

Diketahui korban bersama ibunya terjatuh masuk ke dalam selokan dan terbawa arus air yang disebabkan oleh hujan deras. Ibu korban terseret sejauh 25 meter dan dapat diselamatkan, namun korban terlepas dari ibunya.

Korban atas nama Fani (2) tahun, yang dilaporkan hilang oleh personel Brimob Polda Sultra Bripda Farid pada pukul 03.45 Wita. kepada Basarnas Kendari.

Menurut keterangan orang tua korban, Sumardin, sekitar pukul 02.30 Wita, ia bersama istri dan anaknya mengungsi ke rumah Ketua RW 07, Suyitno. 30 menit kemudian, ia melihat situasi air sudah mulai surut. Sumardi bersama istri dan 2 orang anaknya yang masih balita pulang ke kamar kosnya. Namun di saat berjalan pulang, ibu korban, Dea Deyanti Permata bersama anaknya Fani Fatul Jannah, terpeleset ke saluran drainase hingga terbawa arus.

Ketua RT setempat bersama warga berusaha menolong Dea dan anaknya karena arus air begitu deras. Dea berhasil diselamatkan namun korban tidak ditemukan.

Kepala Basarnas Kendari Muhammad Arafah menyebutkan setelah pihaknya menerima informasi balita hilang terseret arus, pihaknya langsung memberangkatkan Tim Penyelamat Basarnas Kendari menuju lokasi untuk memberikan bantuan SAR.

Pada pukul 03.30, tim SAR dari Basarnas Kendari tiba di lokasi kemudian melakukan upaya penyisiran dan pencarian terhadap korban di saluran drainase hingga ke Sungai Wanggu, namun korban tidak ditemukan.

Komandan Satuan Brimob Polda Sultra Kombes Pol Sugianto Marweki, S.I.K., M.Si, melalui Komandan Batalyon A Pelopor Kompol Aris Rallang juga menyiapkan Personel siaga SAR untuk membantu melaksanakan pencari balita yang terseret arus banjir di Lorong Puao, Kelurahan Bende, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pukul 07.00 pagi, 1 (satu) peleton Tim SAR Brimob Polda Sultra dipimpin oleh Komandan Batalyon A Pelopor Kompol Aris Rallang tiba di lokasi kemudian melakukan upaya penyisiran dan pencarian terhadap korban di sekitar saluran drainase.

Pada pukul 08.25, tim SAR Brimob Polda Sultra bersama warga berhasil menemukan korban dalam keadaan sudah meninggal dunia di bawah pohon pisang tertimbun lumpur dan sampah.Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Kota Kendari guna dilakukan pemeriksaan medis lebih lanjut setalah dari RSUD Kota Kendari korban diserahkan kepaada pihak keluarga di rumah duka untuk disemayamkan.

Komandan Batalyon A Pelopor Kompol Aris Rallang membenarkan bahwa pihak nya bersama Basaranas Kendari berhasil menemukan Korban balita berusia dua tahun bernama Fani dalam keadaan meninggal jasadnya tertutup daun-daun dan sampah ditemukan sekitar 100 meter dari rumah Ketua RW.

“Dengan ditemukannya terhadap seorang balita yang terjatuh di selokan akibat banjir di Lorong Puao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, dinyatakan selesai dan ditutup, seluruh unsur yang terlibat di kembalikan ke kesatuannya masing-masing,” pungkasnya.*

Terpanggil Membangun Muna, La Ode Kardini Siap Maju di Pilkada

Muna – Perhelatan Pilkada serentak 2024 yang akan dilaksanakan pada Bulan November, mulai memunculkan beberapa figur tanpa terkecuali di Kabupaten Muna.

Salah satu figur yang santer dikabarkan maju adalah La Ode Kardini.

La Ode Kardini yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra saat ditemui mengatakan kesiapannya untuk maju di Pilkada Muna.

“Saya maju bukan karena keinginan sendiri, tapi permintaan masyarakat, saat itu saya pulang kampung menghadiri acara duka salah satu tokoh masyarakat yang juga Mantan Bupati Muna Dr Baharudin, tak berselang lama usai acara duka beberapa tokoh masyarakat mendatangi saya untuk meminta saya maju di Pilkada Muna,” katanya, Senin 4 Maret 2024.

Pria kelahiran Muna 14 Juni 1968 yang telah malang melintang di dunia birokrat juga menuturkan bahwa pihaknya usai diminta oleh beberapa tokoh masyarakat, pihaknya menyiapkan diri untuk maju di Pilkada Muna.

“Saya siapkan diri dulu, saat ini saya masih berstatus PNS aktif dan untuk maju di Pilkada saya mesti pensiun dini terlebih dahulu,” ungkapnya.

Mantan Camat Tongkuno juga ini mengungkapkan beberapa sektor yang akan ia genjot apabila pihaknya nanti diberikan aman oleh masyarakat.

“Segala sektor yang berpotensi mesti kita maksimalkan, perikanan, perkebunan, pertanian, pariwasata bahkan pertambangan,” ungkap Mantan Kadis Kehutanan Kabupaten Muna.

Lebih lanjut Mantan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi di Kabupaten Muna saat ini pihaknya sementara membangun komunikasi dengan partai dan beberapa figur yang akan maju di Pilkada Muna.

“Saat ini kami sementara komunikasi dengan partai dan beberapa figur yang akan maju,” tutur Mantan Kadis Capil Kabupaten Muna.

Terakhir pihaknya juga menuturkan bahwa ia terpanggil membangun kampung halaman karena saat ini kabupaten Muna membutuhkan figur yang mengerti dan mampu membangun Kabupaten Muna.

“Kita butuh figur yang memiliki pengalaman untuk membangun Kabupaten Muna,” pungkasnya.*

Jelang Arus Mudik Lebaran, KSOP Kelas II Kendari Gelar Ramp Check

Kendari – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari melaksanakan Ramp Check kapal dalam rangka persiapan arus mudik lebaran.

Kepala KSOP Kelas II Kendari Capt. Raman mengatakan pihaknya melakukan pengecekkan kapal guna menyiapkan persiapan menghadapi arus mudik lebaran.

“Ini instruksi Dirjen Perhubungan Laut dalam rangka persiapan jelang arus balik bulan ramadhan,” katanya.

Sambungnya bahwa hari ini pihaknya melakukan pengecekkan kapal dan SDM.

“Kita cek Kapala dan SDMnya,” tambahnya.

Lanjutnya pihaknya juga mengimbau semua pihak untuk sama-sama menjaga ketertiban selama diatas kapal.

Ditempat yang sama Kepala Cabang PT Pelni Kendari Anita Lestari menuturkan bahwa pihaknya menyiapkan tiga kapal untuk arus mudik lebaran.

“Kalau di Pelabuhan Kendari kami menyiapkan tiga kapal untuk menghadapi arus mudik lebaran,” tuturnya.*

KSOP Kelas II Kendari Mediasi Persoalan Tambang Batu Moramo

Kendari – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukung investasi dan perekonomian masyarakat.

Sebelumnya KSOP Kendari bersama instansi terkait juga melakukan mediasi terhadap persoalan tambang pasir Nambo

Kali ini KSOP Kendari Kendari melakukan mediasi terhadap persoalan tambang batu di Kecamatan Moramo Utara, Senin 4 Maret 2024.

Bertempat di aula KSOP Kelas II Kendari, mediasi dilaksanakan dengan mengundang dan menghadirkan semua pihak yang berwenang dan terlibat.

Kepala KSOP Kelas II Kendari Capt. Raman mengatakan hari ini pihaknya melakukan mediasi untuk mencari solusi terkait aktivitas penambangan batu di Kecamatan Moramo Utara yang sempat terhenti.

“Kalau dari pihak kami tidak ada kendala, selama ada kuota RKABnya pasti kami akan terbitkan Surat Persetujuan Berlayar, dan ini yang sementara jadi kendala,” katanya

“Dan untuk itu kita mediasi dan bantu carikan solusinya, ini komitmen kami untuk mendukung Investasi dan perekonomian masyarakat,” tambahnya usai pertemuan.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa tadi dari pihak Dinas ESDM Sultra sudah membantu mencarikan solusinya dengan fasilitasi pihak perusahaan tambang batu melakukan pengurusan RKAB.

“Berikutnya nanti pihak Dinas ESDM Sultra, dan pihak perusahaan yang akan melanjutkan pertemuan,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Kepala Dinas ESDM Sultra Andi Aziz melalui Kabid Minerba Hasbullah menuturkan bahwa pihaknya akan membantu pihak perusahaan untuk percepatan pengurusan RKAB.

“Kita bantu percepatan pengurusan RKAB, memang kemarin ada kendala, karena kemarin ada beberapa perubahan dalam persyaratan pengurusan RKAB,” tuturnya.

“Usai pertemuan ini akan ada pertemuan lanjutan untuk kita bantu percepatan pengurusan dokumen RKAB,” tambahnya

Selain itu Robin yang juga masyarakat Moramo Utara berterimakasih kepada pihak KSOP Kelas II Kendari.

“Kami berterimakasih kepada pihak KSOP Kelas II Kendari yang telah membantu melakukan mediasi,” katanya.

Pihaknya juga mengungkapkan ia bersama masyarakat menggantungkan hidup terhadap aktivitas penambangan batu di Kecamatan Moramo Utara.

“Kami masyarakat Moramo Utara mencari nafkah dengan aktivitas penambangan batu, seperti saya sebagai sopir di salah satu perusahaan dan untuk itu kami berharap semoga secepatnya ada jalan,” pungkasnya.

Untuk diketahui kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan pihak perusahaan, kepolisian dan surveyor.*

Hadir di Kolaka Job Fair, PT Vale Edukasi Pengunjung Bahaya Lowongan Kerja Palsu

Kolaka – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) memeriahkan Job Fair dan Festival Pelatihan Vokasi yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kolaka, di Lapangan Tenis Stadion Gelora 45, Kolaka, Kamis (22/2/2024). Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, disaksikan oleh Kepala Disnakertrans Sultra LM Ali Haswandi, Pj. Bupati Kolaka Andi Makkawaru, Wakil Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk Adriansyah Chaniago, Forkopimda Kolaka, serta ribuan pencari kerja.

Pada kesempatan itu, PT Vale menghadirkan beragam informasi terkait selayang pandang operasional PT Vale pada pengunjung. Termasuk pengetahuan tentang tata kelola perekrutan menjadi karyawan PT Vale maupun pada perusahaan kontraktornya. Selain itu, PT Vale juga mengedukasi para pengunjung mengenai bahaya lowongan kerja palsu.

Wakil Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Adriansyah Chaniago mengatakan, informasi mengenai lowongan kerja palsu yang mengatasnamakan PT Vale sering beredar di masyarakat dan media sosial. Karena itu, ia meminta masyarakat untuk lebih teliti dan waspada terhadap lowongan kerja palsu yang mengatasnamakan PT Vale.

“Mohon cermati informasi dari kami. Kemudian, yang tidak kalah pentingnya, masyarakat harus waspada terhadap situs-situs tidak resmi yang mengatasnamakan PT Vale. Untuk itu, langsung masuk ke situs resmi PT Vale Indonesia,” pesan Adriansyah Chaniago.

Adriansyah menegaskan, proses rekrutmen tenaga kerja yang dilakukan di PT Vale dilakukan secara transparan dengan mengacu pada regulasi yang ditetapkan pemerintah. PT Vale juga memberikan kesempatan yang sama kepada kaum perempuan serta penyandang disabilitas. Hal itu sejalan dengan komitmen diversity, equity and inclusion (DEI) yang diterapkan perusahaan.

Salah seorang pencari kerja yang ditemui, Misrani Madjid (23) mengaku datang ke Job Fair untuk mencari kesempatan dan peluang kerja yang lebih baik. Ia bersyukur keberadaan PT Vale pada kegiatan tersebut membuka wawasannya agar tidak mudah percaya dengan informasi mengenai lowongan kerja palsu.

“Kadang di media sosial maupun di masyarakat beredar kabar bahwa PT Vale membuka rekrutmen tenaga kerja, tapi kami ragu informasi itu benar atau hoax. Tapi tadi kami telah diterangkan mengenai rekrutmen tenaga kerja itu dilakukan terbuka dan terdapat di situs resmi PT Vale,” ucap alumni Teknik Pertambangan USN Kolaka ini.

Seorang pencari kerja lainnya, Habibi (31) menilai, kegiatan Job Fair sangat membantu para pencari kerja seperti dirinya untuk mendapatkan informasi tentang kebutuhan kerja perusahaan. Menurutnya, PT Vale merupakan perusahaan yang cukup terbuka dalam hal rekrutmen tenaga kerja.

Sebelumnya, Pj. Bupati Kolaka Andi Makkawaru mengungkapkan data dari Disnakertrans Kolaka, jumlah pencari kerja pada 2023 sekitar 8.661 orang, sedangkan lowongan kerja yang tersedia sekitar 1.108 orang. “Tentu gap ini cukup besar. Karena itu saya mengajak seluruh angkatan kerja agar memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya. Persiapkan diri kalian untuk bertemu dengan perusahaan pemberi kerja,” ujarnya.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menyebutkan, sebanyak 40 perusahaan mengikuti Job Fair di Kolaka. Ia berharap, kegiatan ini dapat dilakukan secara reguler guna membuka peluang bagi para pencari kerja.

Kata dia, Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Perpres Nomor 57 Tahun 2023 tentang Wajib Lapor Lowongan Pekerjaan. Karena itu, ia meminta seluruh perusahaan melaksanakan Perpres tersebut. “Seluruh perusahaan di Kolaka ini wajib memberikan informasi lowongan kerja,” tegasnya.*

Banjir di Kendari, DPRD Sultra Dorong Semua Pihak Terlibat Turun Tangan

Kendari – Sebelumnya Kader Golkar yang juga anggota DPRD Kota Kendari, Rajab Jinik menyoroti dan mendesak Pemprov dan Balai Kementerian yang ada di Sultra turut terlibat aktif menangani peristiwa banjir dan longsor di Kota Kendari.

Sebelumnya juga kritik Rajab Jinik mendapatkan tanggapan dari Kadis Kominfo Sultra, Ridwan Badalah.

Selain itu hal tersebut juga ditanggapi oleh Ketua DPD I Golkar Sultra, Herry Asiku.

Pihaknya mendorong agar semua pihak terlibat aktif menangani peristiwa dan musibah ini.

“Mari kita sama-sama dudukkan peristiwa ini, saling bergotong royong, bekerjasama untuk mengatasi musibah banjir dan longsor,” kata Wakil Ketua DPRD Sultra.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa semua pihak memiliki tanggung jawab yang sama.

“Baik Pemerintah Kota, Provinsi dan Pusat memiliki tanggung jawab yang sama, terkait batas-batas kewenangan untuk menangani dan untuk itu perlunya kita bekerjasama dan bergotong royong menangani musibah ini,” pungkasnya saat ditemui diruangannya pada Senin 4 Maret 2024.

Untuk diketahui sebelumnya berdasarkan data yang dihimpun media ini sejauh ini akibat peristiwa banjir dan longsor di Kendari telah menelan 2 Korban Jiwa meninggal dunia.*

Fajar Hasan Siap Maju di Pilkada Mubar

Muna Barat – Pilkada Kabupaten Muna Barat (Mubar) menjadi sorotan publik sejak beberapa waktu lalu. Salah satu figur yang mencuat sebagai calon yang potensial adalah Muhammad Fajar Hasan.

Fajar Hasan sapaan akrabnya dikenal sebagai pengusaha sukses dan sosok yang peduli terhadap kemajuan daerah, telah mendapat dukungan luas dari berbagai kalangan.

Kendatipun demikian, selaku Wakil Ketua Bappilu DPD I PDI Perjuangan Sultra, Fajar Hasan masih menunggu perintah dan penugasan secara resmi dari partai.

“Sebagai kader, selalu siap dan sa’mina wa atho’na jika partai memberi perintah untuk maju sebagai calon Bupati Muna Barat dari PDIP,” ujar Fajar Hasan, dalam keterangannya, Sabtu (2/3/2024) malam.

Ia membeberkan ada aspirasi besar yang mengalir dari masyarakat Muna Barat, untuk menghendakinya maju sebagai calon Bupati.

“Saya menghormati dan menyambut baik aspirasi dimaksud, dengan mempersiapkan diri sembari menunggu perintah partai. Saya juga perlu meminta pendapat kader dan struktur partai, khususnya teman-teman DPC PDIP Mubar,” tutur Fajar Hasan.

Sebab kata Fajar, para pengurus DPC PDIP Muna Barat lah yang selama ini mengabdi dan membesarkan partai. Sehingga atas kinerja tersebut, partai mampu memperoleh 5 kursi di DPRD Muna Barat. Capain itu menjadikan PDIP Muna Barat bisa mengusung calon kepala daerah walau tanpa koalisi.

“Atas prestasi yang sangat membanggakan tersebut, kami di DPD I PDIP Sultra mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran PDIP Mubar. Salam hormat untuk teman-teman di PDIP Mubar,” kata Fajar memberikan apresiasi.

Terkait maju sebagai calon kepala daerah, menurut Fajar, harus memenuhi beberapa syarat-syarat indikator primer dan sekunder.

Ia menguraikan, untuk syarat primer misalnya berkaitan tentang kesiapan gagasan atau visi calon kepala daerah, apa motivasinya ketika maju sebagai calon kepala daerah, apakah visinya reliable dan sesuai dengan kebutuhan daerah. Kemudian syarat sekunder kata Fajar diantaranya harus ada modal sosial, modal kultural, modal politik dan logistik.

“Jadi memang tidak mudah untuk maju sebagai calon kepala daerah. Persiapan dan tantangannya besar. Dari daftar indikator tersebut, rasa-rasanya, saya tidak ada masalah. Jika partai memerintahkan dan warga Mubar menghendaki, Bismillah kita maju sebagai calon Bupati Muna Barat,” tegas Fajar penuh optimis.

Wakil Bendahara PP ICMI itu juga menilai, sampai sejauh ini pembangunan Muna Barat sudah makin maju dan kompetitif. Menurutnya pemimpin-pemimpin terdahulu telah berkarya membangun Mubar, tinggal bagaimana generasi selanjutnya untuk melanjutkannya.

“Kedepannya, secara prinsip pembangunan di Mubar, harus diletakan atau dikonstruksi dalam frame cita-cita pemekaran. Merefleksi kembali tujuan para perintis dan pejuang DOB Mubar sehingga pisah dari Muna induk. Ini yang harus digali kembali dan menjadi nafas dalam tata kelola pemerintahan,” paparnya.

“Pembangunan Mubar harus dikembalikan sesuai dengan cita-cita filosofis pemekaran, salah satunya adalah Mubar harus mandiri, berjaya dan berdiri di atas kaki sendiri, misalnya sumber daya manusia Mubar harus berdaya dan menjadi tuan rumah di Mubar, di semua sektor. Sekali lagi, kita tidak boleh mengkhianati cita-cita pemekaran,” lanjutnya.

Fajar menambahkan, Kabupaten Muna Barat harus dibangun dengan kearifan lokal, dalam dimensi sosio-budaya dan developmentalisme pro rakyat, berdasarkan karakter daerah.

Semua pihak harus terlibat dalam pembangunan, pemerintah berkolaborasi dengan warga. Kepentingan rakyat harus di atas segalanya. Pemerintahan yang mekanistik atau robotik sudah tidak relevan lagi yang mensyaratkan segala sesuatunya harus sesuai selera pemerintah.

Di era ini, dikatakannya, kebijakan pembangunan harus sesuai selera rakyat dan kebutuhan rakyat. Pemerintahan harus makin partisipatif.

“Rakyat harus menjadi perencana dalam pembangunan, pemerintah tinggal mengotorisasi dalam bentuk kebijakan. Kita ingin mewujudkan Daulat Rakyat, bukan Daulat Tuanku, di Mubar,” pungkasnya.*

Routa Konawe Dua Kali Diguncang Gempa Bumi

Kendari – BMKG Kendari kembali mengeluarkan informasi gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 3.7 pada 04 Maret 2024 Pukul 00:52:50 WITA.

Dengan lokasi 2.85 Lintang Selatan, 121.73 Bujur Timur, 19.2 km Timur Laut Routa, Kabupaten Konawe dengan kedalaman 5 kilo meter.

Tak berselang lama, BMKG Kendari mengeluarkan informasi gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 2.9, Pukul 01:07:10 WITA

Dengan Lok:2.89 Lintang Selatan, 121.54 Bujur Timur, 7.4 Kilo Meter Barat Laut Routa, Kabupaten Konawe, dengan kedalaman 10 Kilo Meter.*

Banjir di Kendari, Dewan Minta Pemprov Serius Tangani

Kendari – Ketua Komisi III DPRD Kota Kendari, Rajab Jinik angkat bicara masalah banjir yang masih belum teratasi hingga saat ini.

Rajab menyebut, persoalan banjir tidak bisa dipungkiri masih saja terus terjadi di Kota Kendari, bahkan belum tuntas teratasi.

Dia mengatakan beberapa pemicu banjir di Kota Kendari masih terus terjadi, akibat belum tuntasnya masalah drainase dan bagi-bagi tugas Pemerintah.

“Drainase ini masih jadi masalah sampai saat ini. Beberapa titik keberadaan drainase ini berada di jalur yang bukan kewenangan Pemkot Kendari, melainkan ada di jalur yang wewenangnya Pemprov Sultra. Masalah ini, tidak bisa hanya dititik bebankan pada Pemkot saja, tapi harus ada kolaborasi dengan Pemprov,” kata Rajab.

Selain itu, Rajab mengungkapkan minimnya APBD Kota Kendari juga jadi faktor penghambat pelaksanaan perbaikan drainase dan masalah penanggulangan lainnya soal banjir.

“Harus ada kolaborasi APBD antara Pemkot Kendari dan Pemprov Sultra. Sebab keberadaan anggaran di Pemkot saat ini hanya Rp 9 miliar saja untuk menyelesaikan soal infrastruktur drainase,” ungkapnya.

Rajab berharap, Pj Gubenernur Sultra mau terbuka hatinya ikut bersama mengatasi masalah banjir di Kota Kendari. Sebab, sebagian besar infrastruktur yang ada di dalam wilayah Kota Kendari, terdapat tanggung jawab Pemprov Sultra.

“Ya coba kita lihat saja jalur menuju kantor Gubernur itu langganan banjir, jalan utama yang di MTQ, itu juga wewenang balai dan Pemprov Sultra. Jadi saya berharap Pj Gubernur mau pikirkan soal ini. Masa daerah lain bisa dia bangun, sedangkan Kota Kendari yang jadi ikonnya Sultra tidak bisa bantu atasi,” ucapnya.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti