Jumat, Oktober 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 133

Polri Gelar Apel Kasatwil 2025, Wujudkan Transformasi yang Profesional untuk Rakyat

0

KENDARIKINI.COM – Polri akan menggelar Apel Kasatwil Tahun 2025 pada 24–26 November 2025 di Mako Pusat Latihan Korbrimob Polri, Cikeas, Bogor. Kegiatan ini akan diikuti sebanyak 607 peserta, terdiri dari pejabat utama Mabes Polri, para Kapolda, Karo Ops, hingga seluruh Kapolres dari berbagai wilayah Indonesia.

Apel Kasatwil tahun ini mengusung tema “Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat”. Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mendapatkan paparan dari berbagai narasumber strategis, baik internal maupun eksternal, di antaranya Menteri Hukum dan HAM, Panglima TNI, Kapolri, PJU Mabes Polri, Komisi Percepatan Reformasi Polri, serta sejumlah pakar dan ahli.

Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menjelaskan bahwa Apel Kasatwil merupakan momentum penting bagi jajaran kepolisian untuk memperkuat arah kebijakan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Apel Kasatwil Polri ini diselenggarakan sebagai forum strategis untuk merumuskan langkah konkret dalam memperkuat profesionalisme Polri dan memastikan sinergi dengan arah kebijakan nasional,” jelas Brigjen Trunoyudo, Minggu (23/11/25).

Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, Polri diharapkan semakin siap menjalankan peran sebagai instrumen negara dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus menjadi mitra masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional.

“Dengan adanya Apel Kasatwil 2025 ini, Polri diharapkan dapat berperan optimal sebagai instrumen negara yang menjaga keamanan, sekaligus sebagai mitra masyarakat dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan,” lanjutnya.

Selain itu, kegiatan ini juga akan dihadiri sejumlah perwakilan Atase Kepolisian dari berbagai negara sahabat. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan internasional terhadap komitmen Polri dalam memperkuat profesionalisme.

“Acara ini juga akan dihadiri sejumlah perwakilan Atase Kepolisian dari berbagai negara sahabat,” tutup Brigjen Trunoyudo.*

Polresta Kendari Tetapkan Satu Tersangka dalam Kasus Sepasang ‘Gay’

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari menetapkan AD (20) sebagai tersangka yang merupakan salah satu pihak dari pasangan gay dengan seorang pelajar berumur 17 Tahun yang menjadi korbannya.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau mengatakan pihaknya telah menetapkan AD sebagai tersangka.

“Sore ini resmi kita tetapkan tersangka, besok kepada korban anak di bawah umur kita fasilitasi psikiater atas trauma kepada korban anak sesama jenis (gay) tersebut selama 14 hari kedepan,” katanya, Minggu 23 November kepada media ini.

Lanjutnya bahwa Tersangka sebelumnya pernah menjadi korban.

“Hasil koordinasi dengan psikiater bahwa Pernah menjadi korban LGBT juga (sebagai cewek), Dan akhirnya menurut psikiater bila pernah menjadi korban, akan kelanjutannya mencari korban dan menjadi cowok (top),” ungkapnya.

Lebih lanjut ia meneranglan bahwa Tersangka dijerat dengan Pasal Pasal 82 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, serta denda paling banyak Rp5 miliar, tersangka juga per hari ini kita sudah lakukan penahanan,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Polresta Kendari mengamankan seorang pelajar (17) bersama seorang pria dewasa berinisial AD (20) setelah keduanya terciduk telanjang saat berhubungan badan di salah satu tempat di Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sabtu 22 November 2025 sekitar pukul 16.00 WITA.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan penindakan tersebut.

“Benar, dua laki-laki kami amankan, pasangan gay, AD berperan sebagai pria dan pelajar berperan sebagai perempuan,” ujarnya.

Kasus ini terungkap setelah ayah NI, berinisial EK (52), menerima informasi bahwa anaknya berada di salah satu kamar BTN PNS bersama seorang rekan prianya. Merasa curiga, EK langsung menuju lokasi.*

Berkunjung ke PT Vale, Deputi KLH Apresiaisi Pertambangan yang Baik dan Berkelanjutan

0

KENDARIKINI.COM – Sebagai produsen nikel yang memainkan peran penting dalam rantai pasok mineral kritis dunia untuk transisi menuju energi bersih, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari MIND ID, menempatkan keberlanjutan sebagai inti dari strategi bisnis jangka panjangnya. Komitmen ini kembali ditegaskan melalui kunjungan strategis Sigit Reliantoro, Deputi Bidang Tata Lingkungan dan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, yang datang secara langsung ke wilayah operasi PT Vale di Sorowako.

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi PT Vale karena menandai perhatian dan pengawasan tingkat tinggi pemerintah terhadap bagaimana perusahaan besar seperti PT Vale menerjemahkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam praktik nyata di lapangan. Sebagai pejabat tinggi yang bertanggung jawab atas tata lingkungan nasional, Sigit Reliantoro membawa mandat besar untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam Indonesia berjalan selaras dengan perlindungan keanekaragaman hayati, penurunan emisi, dan tata kelola berkelanjutan. Kehadirannya di Sorowako menunjukkan bahwa pemerintah memandang PT Vale sebagai mitra strategis dalam mendorong tata kelola pertambangan yang berstandar global.

Selama kunjungan, rombongan Deputi Sigit menyaksikan secara langsung implementasi reklamasi progresif PT Vale, termasuk area yang berdekatan dengan Danau Matano, salah satu danau terdalam dan terjernih di dunia. Kondisi lingkungan yang terjaga dengan baik di sekitar danau menjadi bukti bahwa kegiatan pertambangan dan perlindungan ekosistem dapat berjalan berdampingan ketika dilandasi komitmen, disiplin, dan kontrol operasional yang ketat. Deputi Sigit menegaskan bahwa praktik reklamasi PT Vale merupakan contoh “best practice” yang dapat menjadi rujukan nasional dalam pengelolaan tambang berkelanjutan.

Selain aspek lingkungan, rombongan KLH juga meninjau program pengembangan ekonomi masyarakat yang menjadi bagian dari komitmen “post-mine economy” PT Vale. Salah satu contohnya adalah kebun nanas Ponda’ta di Desa Tabarano, yang berhasil mengubah lahan kritis dan rawan kebakaran menjadi kawasan produktif yang mendorong kemandirian ekonomi warga.

Deputi Sigit menekankan bahwa inti ESG dalam pertambangan adalah memastikan masyarakat tetap memiliki mata pencaharian dan kehidupan yang lebih baik setelah periode tambang berakhir. Program semacam ini memperlihatkan bahwa strategi keberlanjutan PT Vale bukan hanya soal memulihkan alam, tetapi juga memastikan kesejahteraan komunitas jangka panjang.

“Melalui kunjungan kami ini, PT Vale sudah menunjukkan ke kami cara penambangan dengan reklamasi yang progresif. Lokasi yang dekat dengan Danau Matano menunjukkan kondisi danau yang terjaga, menjadi bukti pengelolaan tambang yang baik. Ini adalah contoh best practice penambangan. “ESG untuk pertambangan adalah menyiapkan ekonomi pasca tambang sehingga kehidupan masyarakat sekitar tetap bertahan dengan ekonomi dan kesejahteraan yang lebih baik setelah tambang selesai,” pungkas Sigit usai berkeliling di Kebun Nanas di Desa Tabarano, Kecamatan Wasuponda, Luwu Timur.

Kunjungan ini memperkuat pencapaian terbaru PT Vale dalam keberlanjutan, salah satunya peningkatan signifikan skor risiko ESG menurut Sustainalytics, dari 29,8 menjadi 23,7 hanya dalam waktu kurang dari satu tahun. Penurunan –5,7 poin ini menempatkan PT Vale sebagai salah satu dari sekitar lima belas perusahaan pertambangan logam terdiversifikasi dengan risiko ESG terendah di dunia. Bagi pelaku industri global, kemajuan ini menegaskan bahwa PT Vale tidak hanya memenuhi harapan pasar, tetapi juga menaikkan standar operasional ESG di sektor nikel internasional.

Direktur Utama dan CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menyatakan bahwa kunjungan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga mekanisme penting dalam memastikan transparansi dan akuntabilitas perusahaan. Ia menegaskan bahwa komitmen ESG PT Vale tidak pernah dimaksudkan sebagai kampanye, tetapi sebagai cara bekerja yang ditopang kolaborasi erat dengan regulator, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan keberlanjutan hanya dapat dicapai bila seluruh pemangku kepentingan berjalan seiring dalam visi yang sama.

Sebagai bagian dari tindak lanjut kunjungan, PT Vale akan menyusun laporan resmi berisi temuan, rekomendasi, serta langkah implementasi yang akan diterapkan dalam beberapa bulan mendatang. PT Vale juga akan memperluas inisiatif pengembangan masyarakat dan reklamasi sebagai bagian dari visi jangka panjang “Reklamasi dan Kemandirian 2030”, sebuah inisiatif yang akan diperkenalkan kepada publik dan mitra internasional untuk memperlihatkan bagaimana Indonesia dapat memimpin standar pertambangan berkelanjutan di dunia.

Kunjungan Deputi KLH ini menegaskan bahwa PT Vale berada pada jalur yang tepat dalam memadukan operasi kelas dunia dengan perlindungan lingkungan dan pemberdayaan sosial. Dengan komitmen yang konsisten, peningkatan kinerja ESG yang terukur, serta hubungan yang kuat dengan regulator, perusahaan siap melangkah lebih jauh dalam menjadi salah satu produsen nikel paling berkelanjutan di dunia.*

Soal Polemik Fasilitas RSUD Muna, BPRS Sebut Berpotensi dapat Sanksi Penurunan Status

0

KENDARIKINI.COM – Badan Pengawas Rumah Sakit (BPRS) Sulawesi Tenggara (Sultra) berikan tanggapan mengenai polemik pelayanan dan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. LM Baharuddin.

Ketua BPRS Sultra La Ode Bariun mengatakan bahwa polemik ini mestinya diselesaikan secara tuntas oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Muna.

“Yang harus menyelesaikan masalah ini adalah Pemerintah Daerah. Tentunya membenahi kembali fasilitas Rumah Sakit Daerah sehingga menjadi normal, apalagi Rumah Sakit ini kan sebagai kebutuhan masyarakat yang paling mendasar,” kata La Ode Bariun melalui sambungan telpon WhatsApp, Minggu 23 November 2025.

Lanjut, kata dia, pelayanan RSUD juga mesti ditingkatkan. Apabila tidak dilakukan, dapat berdampak pada penurunan status.

“Pelayanan dan tata kelola harus menjadi perhatian khusus. Ini harus dilakukan Pemerintah Daerah bersama pihak Rumah Sakit. Nah kalau tidak, ini akan berdampak pada penurunan status,” ujarnya.

La Ode Bariun menambahkan Pemda Muna bersama pihak RSUD harus menambah tenaga medis untuk menunjang pelayanan kesehatan sehingga bisa berjalan dengan efektif.

“Tentunya juga soal dokter-dokternya, makin hari makin berkurang bukan makin menambah. Hal ini dapat berdampak pada pelayanan masyarakat,” tambahnya.

Mengenai rekomendasi pencabutan sementara Surat Izin Praktik (SIP) dr. Ruhwati Kadir, kata Bariun, harus melalui komite medik guna mengkaji fakta dibalik materi yang diviralkan.

“Kalau mencabut itukan tidak gampang juga, harus dibuktikan di komite medik dulu. Dari komite medik itu memeriksa, betul nda yang dia viralkan itu sesuai dengan faktanya atau tidak,” imbuhnya.

La Ode Bariun menegaskan bahwa apabila pihak RSUD tidak dapat membenahi sistem pelayanan dan fasilitas, maka berpotensi pada penurunan status.

“Kalau memang diberi waktu Rumah Sakit Baharuddin tidak mampu membenahi diri yah pasti turun sanksi, sanksinya berdampak pada penurunan status,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam sepekan terakhir, masyarakat Kabupaten Muna dihebohkan oleh viralnya video dan foto proses operasi medis di ruang bedah RSUD dr. LM. Baharuddin Raha.

Materi tersebut diduga diambil dan disebarkan oleh salah satu dokter spesialis kandungan bernama dr. Ruhwati Kadir, melalui fitur WhatsApp Story pribadinya hingga akhirnya menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Dalam unggahan tersebut, dr. Ruhwati menyoroti kondisi alat kesehatan (Alkes) di ruang operasi yang disebutnya memprihatinkan. Ia menampilkan beberapa hal yang dianggap tidak layak, mulai dari kondisi jarum suntik, benang jahitan, hingga petugas medis yang terekam tidak mengenakan jubah operasi standar.(Amin)*

Detik-detik Kanopi Warkop di Kendari Nyaris Ambruk Dihantam Angin Kencang dan Hujan Deras

0

KENDARIKINI.COM – Hujan deras dan angin kencang yang melanda Kota Kendari sekitar pukul 15.00 WITA Minggu 23 November 2025 mengakibatkan sejumlah ruas jalan terendam.

Selain itu akibat angin kencang salah satu UMKM Kopi Keliling (Kopling) yang terletak di ex AMIK Catur Sakti, di Jalan Drs. Abdul Silondae, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari Kanopi nyaris ambruk.

Dalam video yang diterima media ini nampak atap kanopi kedai kopi itu patah tenngah. dalam video cctv itu juga nampak sejumlah pengunjung yang sontak berdiri saat mendengar suara kanopi yang patah.

Untungnya dalam peristiwa tersebut tak ada korban jiwa.*

Konferda dan Konfercab PDIP di Sultra Akan Digelar Serentak Besok

KENDARIKINI.COM — Pasca terima surat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P Sulawesi Tenggara instruksikan pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferesin Cabang (Konfercab) secara serentak pada Senin 24 November 2025.

Surat dari DPP PDI-P tersebut diketahui ditandatangani Ketua Umum, Megawati Soekarno Putri. Instruksi ini tertuang dalam surat resmi DPD PDI Perjuangan Sultra Nomor: 734/IN/DPD/XI/2025, yang ditandatangani oleh Ketua DPD DR H Lukman Abunawas SH MH M.Si dan Sekretaris DPD Hasrat Haji Nabi SH.

Kegiatan konsolidasi partai ini akan dipusatkan di Hotel Sahid Azizah Syariah (Hotel and Convention), Kota Kendari.

Acara ini dilaksanakan dalam rangka memantapkan kepemimpinan struktural partai sebagaimana diatur dalam Peraturan Partai No. 1 tahun 2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Konferensi.

Agenda utama Konferda dan Konfercab meliputi pembacaan Laporan Pertanggung Jawaban kepengurusan masa bakti 2019-2024 yang diperpanjang hingga tahun 2025.

Puncak acara dalam kedua konferensi adalah pengumuman nama Ketua terpilih hasil penjaringan dan penetapan oleh DPP Partai, diikuti pembentukan Tim Formatur, serta pengumuman struktur dan komposisi DPD/DPC Partai.

Juru bicara DPD PDIP Sultra Agus Sanaa mengungkapkan bahwa pembukaan dimulai pukul 09.00 WITA, akan diisi dengan pengarahan dari DPP PDI Perjuangan sekaligus pembukaan Konferda.

“Sesi Konferda berlangsung dari pukul 10.00 hingga 15.00 WITA, mencakup Pleno I (pengesahan sidang dan laporan pertanggungjawaban), Sidang-Sidang Komisi (Komisi A: Politik, Komisi B: Organisasi, Komisi C: Program), dan Pleno III (pengumuman Ketua DPD dan komposisi pengurus),” katanya Minggu 23 November 2025.

Agus Sanaa menambahkan, sesi Konfercab diimulai pukul 15.00 WITA dengan pembagian tempat Konfercab.

Sesi pleno, sidang komisi, hingga pengumuman Ketua DPC terpilih dan struktur pengurus akan berlangsung hingga pukul 21.00 WITA.

DPD PDI Perjuangan Sultra telah menetapkan utusan resmi yang wajib hadir yaitu, utusan Konferda, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPC Partai.

Utusan Konfercab, Ketua, Sekretaris, dan Bendahara PAC Partai. Peninjau Konfercab, Kepala dan Sekretaris Badan Partai, Ketua dan Sekretaris Sayap Partai, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten/Kota, dan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Kader PDI Perjuangan.

Seluruh DPC diinstruksikan untuk segera berkoordinasi dengan kader-kader partai, termasuk kepala/wakil kepala daerah dan anggota legislatif dari Fraksi PDI Perjuangan, untuk memastikan kehadiran dan pelaksanaan acara berjalan lancar.

Pembagian Zona Konfercab (Dimulai Pukul 15.00 WITA) melipyti, Zona A: Kota Kendari, Konawe Selatan, Konawe Utara, Konawe Kepulauan, Konawe, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Kolaka.

Zona B: Muna, Wakatobi, Buton Utara, Bombana, Buton dan Zona C: Buton Selatan, Muna Barat, Kota Baubau, Buton Tengah.

Ketua DPD terpilih, setelah diumumkan, akan didampingi oleh DPP Partai untuk membentuk Tim Formatur dan membacakan Sumpah Janji Jabatan.

Acara ini diharapkan menjadi momentum konsolidasi struktural dan ideologis partai di Sulawesi Tenggara.*

Soal Polemik RSUD Muna, DPD KAI Sultra Dorong APH Periksa Anggaran Fasilitas

0

KENDARIKINI.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sulawesi Tenggara (Sultra) angkat bicara perihal polemik pelayanan dan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. LM Baharuddin.

Masalah ini mulai mencuat setelah viralnya video dan foto proses operasi medis di ruang bedah RSUD dr. LM. Baharuddin Raha.

Hal ini diduga diambil dan disebarkan oleh salah satu dokter spesialis kandungan bernama dr. Ruhwati Kadir, melalui fitur WhatsApp Story pribadinya hingga akhirnya menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Menanggapi hal ini, Ketua DPD KAI Sultra, Andre Darmawan mendukung sikap dari dr. Ruhwati Kadir dalam menyuarakan kebenaran.

“Saya dukung bu dokter untuk menyuarakan kebenaran,” kata Andre melalui pesan WhatsApp pada Kendarikini.com, Minggu 23 November 2025.

Menurutnya, pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Muna dan Manajemen RSUD LM. Baharuddin seyogyanya menanggapi kritikan dengan positif untuk melakukan pembenahan, bukannya mencari celah pembenaran.

“Kritikan ini harusnya ditanggapi positif oleh pemda dan rumah sakit untuk lakukan pembenahan dan perbaikan jangan mencari pembenaran,” ujarnya.

Andre menjelaskan fasilitas RSUD tersebut mestinya harus memenuhi standar dan diperiksa kelengkapannya.

Selain itu, ia mendorong Aparat Penegak Hukum (APH) untuk melakukan pemeriksaan terkait anggaran RSUD.

“Saya minta APH juga turun untuk lakukan pemeriksaan kalau ada penyimpangan terhadap anggaran untuk pelayanan rumah sakit,” ungkapnya.

Andre juga mengaku siap mendampingi dr. Ruhwati Kadir apabila masalah ini digiring sampai ke ranah hukum.

“Iya saya siap dampingi gratis,” pungkasnya.(Amin)*

Kakanwil Kemenag Sultra: Ciptakan Branding Melalui Momentum HGN 2025

0

KENDARIKINI.COM – Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Mansur. S.Pd., M.A, melepas Jalan Santai dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 Tingkat Prov. Sultra, yang mengambil titik Start di MTsN 1 Kendari dan Finish di Pelataran Kanwil Kemenag Prov. Sultra, Minggu (23/11/2025).

Jalan Santai HGN Nasional Tahun 2025 dengan tema “Merawat Semesta dengan Cinta” ini, turut dihadiri Kabid Penmad Kanwil Kemenag Prov. Sultra, Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari, Pengurus PGMI Prov. Sultra, Guru Madrasah serta Siswa-Siswi Madrasah se Kota Kendari.

Kakanwil dalam sambutannya mengatakan, peringatan Hari Guru Nasional adalah salah satu bentuk penghargaan terhadap profesi guru dan pengakuan akan keberadaan dan dedikasi guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Kegiatan semacam ini semestinya dijadikan momen untuk menciptakan branding dimasyarakat bahwa kita itu ada dan besar. Maka disinilah pentingnya kolaborasi,” tegas Kakanwil.

Tak sekedar jalan sehat , Mansur berharap ada nilai-nilai positif yang bisa diambil dari kegiatan tersebut. Menurutnya, HGN Tahun 2025 semestinya menjadi momentum refleksi, untuk menyatukan langkah memperkuat peran strategis guru dan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak demi meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

“Mari tingkatkan keteladanan, merubah mindset lebih maju dari yang tidak biasa menjadi biasa untuk melakukan hal-hal yang lebih bermanfaat. Terimakasih kepada para guru yang sudah mencintai diri dan profesinya,” tandas Mansur.

Jalan Sehat HGN yang puncaknya jatuh tanggal 25 Movember ini, ditutup dengan senam bersama di pelataran Kanwil Kemenag Sultra.*

Tak Jera, Polda Sultra Kembali Amankan Residivis Spesialis Pembobol Rumah

0

KENDARIKINI.COM – Polda Sultra memgamankam seorang pelaku F alias G (43) yang melakukan pembobolan rumah di Kecamatan Konda Kabupaten Konsel, Minggu 23 November 2025.

Kanit Resmob Polda Sultra AKP Gayuh Pambudhi Utomo mengatakan bahwa pelaku merupakan residivis dan merupakan spesialis pembobol rumah.

“Pelaku F atau G (43) merupakan seorang residivis dan spesialis pembobolan rumah,” katanya.

Ia menambahkan langkah ini diambil sebagai tindak lanjut aduan masyrakat di Polsek Konda, Kabupaten Konsel.

“Berawal dari adanya laporan masyarakat terkait maraknya kejadian tindak pidama Pencurian dengan cara membobol rumah yang terjadi di wilayah hukum Polda Sultra. Tim langsung memonitoring ke jajaran yang mempunyai Pengaduan terkait kejadian tersebut untuk dikembangkan dan ditindak lanjut,” ungkapnya.

Kemudian menindak lanjuti laporan yang ada di Polsek Konda, Tim Resmob langsung melakukan penyelidikan terkait pelaku pencurian yang membobol rumah dengan sasaran barang berharga seperti Handphone, Laptop dan Emas.

“Berdasarkan informasi yang didapatkan oleh Resmob Polda Sultra, Tim langsung mengejar pengguna hp yang diduga hp korban yg hilang tersebut yang berada di Kecatan Wonggeduku Kabupaten Konawe dan Kemudian Tim berhasil mengamankan seorang perempuan L selaku pemegang Handphone tersebut dan langsung dilakukan introgasi serta penyitaan BB,” tuturnya.

Selanjutnya dari hasil introgasi bahwa L memperoleh Handphone tersebut dari suaminya S.

“Setelah berkordinasi dengan S yang sedang berada dikampung bahwa Handphone tersebut ia beli untuk istrinya dan memperoleh Handphone tersebut dari F yang berada di Kecamatan Lasolo Kabupaten Konut,” tambahnya.

Lalu dari hasil introgasi tersebut Tim langsung melakukan pengejaran terhadap F di Konut.

“Dibantu oleh personil Satreskrim Polsek Lasolo Tim berhasil mengamankan terduga pelaku F,” katanya lagi.

Pihaknya juga menyampaikan nahwa pelaku merupakan seorang Residivis sebanyak 2 kali masuk rutan kasus pencurian spesialis bobol rumah.

“Bahwa pada saat dilakukan penggeledahan dirumah terduga pelaku didapati 1 buah Cas Handphone milik pelapor, 1 buah Laptop Acer berwarna hitam serta beberapa kartu ATM. Untuk BB lainnya berupa 1 Buah Notebook dan Emas sedang dalam pengembangan,” pungkasnya.*

Begini Penjelasan Direktur RSUD Muna Soal Keluhan Fasilitas

0

KENDARIKINI.COM — Dalam sepekan terakhir, masyarakat Kabupaten Muna dihebohkan oleh viralnya video dan foto proses operasi medis di ruang bedah RSUD dr. L. M. Baharuddin Raha.

Materi tersebut diduga diambil dan disebarkan oleh salah satu dokter spesialis kandungan bernama dr. Ruhwati Kadir, melalui fitur WhatsApp Story pribadinya hingga akhirnya menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Dalam unggahan tersebut, dr. Ruhwati menyoroti kondisi alat kesehatan (Alkes) di ruang operasi yang disebutnya memprihatinkan. Ia menampilkan beberapa hal yang dianggap tidak layak, mulai dari kondisi jarum suntik, benang jahitan, hingga petugas medis yang terekam tidak mengenakan jubah operasi standar.

Mendengar hal tersebut, Direktur RSUD dr. L. M. Baharuddin, dr. Muhammad Marlin, menegaskan bahwa informasi yang disampaikan dr. Ruhwati tidak sepenuhnya benar. Ia menyayangkan tindakan sang dokter yang memilih mempublikasikan keluhan tanpa melakukan koordinasi terlebih dahulu.

“Kalau ada keluhan seperti itu harusnya ada konfirmasi ke kami, tapi kan kita tidak tahu, tiba-tiba dia ekpos di Medsos, ini yang kami sesalkan, kalau ada keluhan sampaikan ke kita,” kata Marlin pada Jumat 21 November 2025.

Menurut Marlin, alat kesehatan yang dipermasalahkan sebenarnya tersedia, namun terdapat miskomunikasi antara pihak penanggung jawab perlengkapan operasi dan ruang bedah terkait kesiapan seragam steril.

Ia menjelaskan bahwa penyediaan jubah operasi tidak dapat dilakukan secara instan karena harus melalui proses sterilisasi selama 50–60 menit sebelum digunakan.

Mengenai keluhan terhadap kualitas benang jahitan, dr. Marlin mengatakan hal tersebut telah digunakan oleh seluruh tenaga medis sejak lama dan tidak pernah menimbulkan masalah.

“Jadi masalah benang itu kejadiannya Minggu lalu. Jadi ada tiga dokter yang melakukan operasi dengan prosedur yang sama dengan benang yang sama, mungkin dua dokter itu punya keluhan tetapi dua dokter itu tidak menjadikan masalah, makanya kepala farmasi katakan saya catat sebagai keluhan dokter, saya minta agar koordinasi dengan dokternya benang apa yang ini mereka pakai, saya sebagai direktur cuma bisa menyiapkan anggarannya,” ujarnya.

Marlin mengungkapkan pihaknya telah melayangkan surat panggilan untuk meminta klarifikasi dari dr. Ruhwati, namun yang bersangkutan belum memenuhi panggilan tersebut.

Ia menegaskan bahwa tindakan merekam serta menyebarkan visual pasien di ruang operasi merupakan pelanggaran berat kode etik kedokteran.

Pihak manajemen rumah sakit menyatakan telah mengusulkan agar izin praktik dr. Ruhwati di RSUD dicabut sementara, dan saat ini tengah menunggu respons Pemerintah Daerah.

Menyikapi polemik tersebut, Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil melakukan inspeksi mendadak ke rumah sakit dan menemui jajaran manajemen. Asrafil menegaskan tidak ada kekurangan alat kesehatan sebagaimana dalam video viral tersebut.

Ia meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh isu yang beredar dan memastikan pelayanan rumah sakit tetap berjalan normal.

“Saya berharap masyarakat tidak perlu gaduh. Manajemen rumah sakit tetap bekerja sebagaimana mestinya,” tutupnya.(Amin)*

44 Kendaraan Terlibat Balap Liar di Konsel Diamankan Polisi

0

KENDARIKINI.COM — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Konawe Selatan kembali melakukan penertiban terhadap aktivitas balap liar yang kerap meresahkan masyarakat, Minggu 23 November 2025 malam.

Kegiatan patroli dan penindakan ini dilaksanakan oleh gabungan personel Satlantas, personel Operasi Zebra Anoa 2025, serta personel yang tergabung dalam sprint KRYD.

Patroli difokuskan di Jalan Poros Perkantoran Kelurahan Andoolo, Kecamatan Andoolo, yang selama ini menjadi lokasi favorit para pelaku balapan liar.

Kegiatan diawali dengan apel persiapan di halaman Gedung Satlantas Polres Konawe Selatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Konawe Selatan, IPTU Muhammad Subhan. Setelah apel, personel bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi arena balap liar.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan 44 unit sepeda motor yang diduga terlibat dalam aksi balap liar. Seluruh kendaraan tersebut kemudian dibawa dan diamankan di Mako Polres Konawe Selatan untuk proses lebih lanjut.

Selain penyitaan kendaraan, petugas juga melakukan tindakan hukum berupa 44 tilang dan 10 teguran lisan

Para pelaku diberikan pembinaan dan imbauan agar tidak lagi melakukan aktivitas balapan liar yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.

Kasat Lantas IPTU Muhammad Subhan menegaskan bahwa kegiatan penindakan serupa akan terus dilaksanakan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kabupaten Konawe Selatan.

“Balap liar bukan hanya melanggar aturan lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan jiwa. Kami berharap masyarakat, khususnya para remaja, tidak lagi melakukan kegiatan ini,” ujarnya.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan situasi secara umum terpantau kondusif. Dokumentasi kegiatan telah dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi.(Amin)*

Polsek Poasia Bakal Tetapkan Tersangka Pelaku Penganiayaan Pelajar yang Diserang Gunakan Sajam

0

KENDARIKINI.COM – Tim penyidik Polsek Poasia terus bekerja keras mengungkap kasus penganiayaan terhadap MCA (18) yang terjadi di sebuah asrama di Lorong Salangga, Jalan HEA Mokodompit, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari pada Selasa malam 18 November 2025 lalu.

Sejumlah saksi termasuk korban telah diperiksa maraton. Pelaku tunggal pun sudah teridentifikasi. Ia adalah ORF, seorang mahasiswa aktif di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) dari sebuah universitas ternama di Kota Kendari.

Sayangnya, hingga hari ini, Minggu 23 November 2025, yang sudah memasuki hari keenam, ORF belum juga berhasil ditangkap.

Informasi yang berhasil dihimpun, penyidik dalam waktu dekat akan melaksanakan gelar perkara kasus tersebut guna penetapan tersangka.

“Untuk laporannya sudah kami naikkan ke laporan polisi agar dalam melakukan upaya paksa kita tidak ada kendala. Karena kita sudah lakukan lidik dan mencari tahu identitas pelaku,” ungkap Kapolsek Poasia, AKP Samsir Bahar.

Lambannya penanganan kasus ini pun kini menjadi sorotan pihak keluarga korban. AK, orang tua MCA yang didampingi suaminya mengaku kecewa dengan kinerja kepolisian. AK berharap pelaku segera ditangkap.

“Semua sudah kami serahkan sepenuhnya ke proses hukum. Harapan kami, pelaku secepatnya diamankan agar motif penganiayaan terhadap anak saya bisa terungkap,” tutur AK sembari menahan tangis di sisi sang putra yang masih dalam tahap pemulihan.

Peristiwa penganiayaan yang dialami MCA, pemuda asal Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari ini terjadi pada Selasa malam 18 November 2025 lalu sekitar pukul 21.00 Wita.

MCA diserang secara tiba-tiba menggunakan botol kaca dan senjata tajam (Sajam) oleh ORF yang baru saja ditemuinya di sebuah asrama di Lorong Salangga.

Kehadiran MCA di asrama mahasiswa tersebut atas ajakan seorang rekannya, A yang kini telah diperiksa polisi. Setibanya ditujuan, ternyata di dalam kamar, rekan A lainnya bersama pelaku tengah mengadakan pesta minuman keras (miras).

MCA yang merasa tak nyaman berusaha untuk menyesuaikan diri. Sesaat kemudian, sebelum pesta tersebut usai, MCA dan A pun memilih pamit pulang.

Entah apa penyebabnya, ORF yang dalam pengaruh miras tiba-tiba langsung melakukan penyerangan menggunakan botol kaca ke arah belakang kepala MCA. Sejurus kemudian, pelaku menyusul serangan keduanya ke arah tubuh korban menggunakan sebilah sajam.

Beruntung, MCA yang setengah sempoyongan akibat pukulan botol di kepala masih sigap menahan serangan sajam pelaku. Namun, lutut dan telapak tangan kanan korban terluka akibat sabetan sajam pelaku sebelum melarikan diri.

Usai penyerangan tersebut, MCA langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abunawas oleh sejumlah rekannya guna mendapatkan pertolongan medis.*

Polda Sultra Intensifkan Patroli Antisipasi Balap Liar di Kota Kendari

0

KENDARIKINI.COM — Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan apel Operasi Zebra Anoa 2025 pada Minggu (23/11/2025) pukul 01.00 WITA. Apel yang berlangsung di Pos Lantas 9.0 tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Binops Ditlantas Polda Sultra, AKBP Faisal, S.Sos., dan dihadiri oleh personel gabungan dari berbagai satuan.

Adapun unsur yang terlibat dalam apel tersebut antara lain personel Ditlantas Polda Sultra, Satlantas Polresta Kendari, Satuan Brimob, Sat Samapta Polda Sultra, Polisi Militer TNI, serta petugas Dinas Perhubungan Kota Kendari.

Dalam arahannya, AKBP Faisal menegaskan pentingnya sinergi lintas instansi untuk menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya pada malam akhir pekan yang rawan aktivitas balap liar.

Usai pelaksanaan apel, seluruh personel gabungan langsung digerakkan untuk melaksanakan kegiatan antisipasi balap liar malam Minggu di sejumlah titik rawan di Kota Kendari serta di wilayah jajaran Polres se-Polda Sultra. Patroli dan penindakan preventif dilakukan sebagai langkah menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Hingga kegiatan berakhir, situasi dilaporkan aman, tertib, dan terkendali. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan oleh petugas di lapangan.

Apel dan kegiatan Operasi Zebra Anoa 2025 ini menjadi salah satu upaya berkelanjutan Polda Sultra dalam menekan pelanggaran lalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat pengguna jalan.*

Polresta Kendari Amankan Pasangan ‘Gay’

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari mengamankan seorang pelajar (17) bersama seorang pria dewasa berinisial AD (20) setelah keduanya terciduk telanjang saat berhubungan badan di salah satu tempat di Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Sabtu 22 November 2025 sekitar pukul 16.00 WITA.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, membenarkan penindakan tersebut.

“Benar, dua laki-laki kami amankan, pasangan gay, AD berperan sebagai pria dan pelajar berperan sebagai perempuan,” ujarnya.

Kasus ini terungkap setelah ayah NI, berinisial EK (52), menerima informasi bahwa anaknya berada di salah satu kamar BTN PNS bersama seorang rekan prianya. Merasa curiga, EK langsung menuju lokasi.

“Setibanya di sana, ia mendapati salah satu kamar terkunci dan kemudian mendobrak pintu tersebut,” tambahnya.

Setelah pintu terbuka, EK menemukan NI dan AD dalam kondisi telanjang dan sedang melakukan hubungan terlarang. Keduanya langsung diamankan dan dibawa ke Polsek Baruga sebelum dilimpahkan ke Polresta Kendari.

Welliwanto menyebut, pihaknya telah menginterogasi keduanya lalu melakukan oleh tempat kejadian perkara. Di sana, polisi menemukan bercak cairan yang diduga kuat adalah sperma dari salah satu pria tersebut.

“Anggota sudah melakukan olah tempat kejadian. Kami menemukan bercak cairan di lokasi. Mohon maaf, itu sejenis sperma,” bebernya.

Saat ini keduanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Unit PPA Satreskrim Polresta Kendari. Polisi juga tengah menelusuri riwayat pertemuan keduanya dan kemungkinan adanya unsur pelanggaran hukum lain mengingat salah satu terduga masih berstatus di bawah umur.*

Idris Hayang Nahkodai DPD PJS Sultra

0

KENDARIKINI.COM – DPD Projurnalis Media Siber (PJS) Sultra melaksanakan Musyawarah Daerah I (satu) di aula Diskominfo Bombana, Sabtu 22 November 2025.

Kegiatan Musda tersebut merupakan rangkaian UKW yang dilaksanakan mulai hari Rabu 19 November 2025. Dalam Musda tersebut Idris Hayang terpilih secara aklamasi.

Ketum DPP PJS, Mahmud Marhaba mengatakan bahwa pihaknya percaya bahwa organisasi PJS di Sultra akan besar dibawah kepemimpinan Idris Hayang.

“Yakin dan percaya PJS di sultra akan besar dibawah nahkoda Idris Hayang,” katanya sembari memberikan pataka.

Sementara itu Ketua DPD PJS Sultra terpilih, Idris Hayang menuturkan bahwa akan menjaga amanah yang telah diberikan sebaik-baiknya.

“Amanah yang diberikan akan saya jaga dengan baik,” katanya.*

15 Peserta UKW LU UPN Veteran Yogyakarta di Bombana Dinyatakan Lulus

0

KENDARIKINI.COM – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerjasama dengan lembaga Uji (LU) UPN Veteran Yogyakarta melaksanakan UKW yang bertempat di aula Diskominfo Bombana.

Kegiatan yang dimulai pada Rabu 19 November 2025 itu dimulai dengan kegiatan Pra UKW dan dibuka langsung oleh Ketum DPP PJS Mahmud Marhaba.

Kemudian kegiatan tersebut berlanjut dengan agenda UKW dimulai pada Jum’at hingga Sabtu 21-22 November 2025 di aula Diskominfo Bombana.

Dari 18 (Delapan Belas) peserta yang ikut 3 (Tiga) mengundurkan diri, dan 15 (Lima Belas) peserta mengikuti UKW dan dinyatakan lulus.

“Sebanyak lima belas peserta yang mengikuti dinyatakan lulus,” kata salah satu Penguji Lembaga UKW UPN Veteran Yogyakarta Drs. Arip Wibawa, M.Si, Sabtu 22 November 2025.

Ditempat yang sama Direktur LU UKW UPN Veteran Yogyakarta, Dr Susilastuti DN, M.Si menyampaikan apresiasinya kepada para peserta.

“Tidak banyak tempat kami menguji dengan kelulusan seratus persen, pesan saya jangan cepat berpuas diri, ini hanya langkah awal,” katanya.

Senada dengan hal tersebut Ketum DPP PJS, Mahmud Marhaba menuturkan bahwa pihaknya mengapresiasi Pemda Bombana yang telah memfasilitasi UKW hingga terlaksana.

“Terimakasih Bupati Bombana, yakin dan percaya daerah yang bersinergi dengan wartawan akan baik pembangunannya,” tuturnya.

Sementara itu Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menyampaikan bahwa UKW akan menjadi agenda tahunan.

“Semoga ini bisa menjadi agenda tahunan kita, langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap insan pers, pilar demokrasi ke empat,” jelasnya sembari menutup kegiatan UKW.*

Polemik Kondisi Fasilitas RSUD Muna, UB Sebut Mirip Masa Penjajahan

0

KENDARIKINI.COM – Wakil Ketua Komite II DPD RI La Ode Umar Bonte angkat bicara perihal polemik pelayanan dan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. LM Baharuddin, Sabtu 22 November 2025.

Umar Bonte mengatakan bahwa fenomena ini terkesan melahirkan citra buruk bagi Pemerintah Daerah (Pemda) Muna.

“Jangan begitu, itu sangat mempermalukan daerah itu,” kata Umar Bonte melalui video di akun Tiktok miliknya, @umarbonte01.

Melihat kondisi ini, pria yang akrab disapa UB ini menyebut fasilitas RSUD ini identik dengan masa penjajahan Jepang.

“Itu Rumah Sakit seperti itu kondisi seperti itu Rumah Sakit tahun tahun masa masa penjajahan itu. Spreinya saja pa seperti sprei peninggalan jaman Jepang pa, itu sangat menyedihkan pa,” ujarnya.

UB juga meminta kepada Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (RI) Indonesia agar memberikan bantuan fasilitas kepada RSUD LM. Baharuddin.

Selain itu, UB meminta kepada Pemda untuk membantu menyediakan fasilitas kesehatan yang mumpuni bagi tenaga medis RSUD LM. Baharuddin.

“Saya mohon pemerintah daerah, tolonglah, bantu itu Rumah Sakit,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sorotan perihal fasilitas RSUD ini bermula dari unggahan salah satu dokter spesialis kandungan bernama dr. Ruhwati Kadir, Sp. OG di akun Instagram pribadinya @ruhwati_docatyspog.

Dalam unggahan tersebut, dokter tersebut mengungkapkan bahwa fasilitas operasi sangat terbatas, bahkan hanya tersedia dua set kain operasi yang siap pakai.

Ia juga mengaku telah berulang kali meminta ketersediaan kain penutup pasien dan jubah operasi steril, namun hingga kini belum juga tersedia.

“Pasien rencana SC Cito 3 orang, set kain yang siap hanya dua paket. Kain penutup pasien dan baju jubah operasi diminta tidak pernah ada,” tulisnya dalam Instagram Story.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi lanjutan dari pihak rumah sakit terkait keluhan tenaga medis tersebut.

Sementara publik berharap permasalahan ini tidak hanya berhenti pada perdebatan di media sosial, namun berujung pada pembenahan nyata agar pelayanan kesehatan di Kabupaten Muna dapat maksimal.(Amin)*

Mobil Dump Truk Terbalik di Konsel Gegara Ban Pecah Saat Muat Bahan Bangunan

0

KENDARIKINI.COM – Telah terjadi kecelakaan lalu lintas tunggal berupa mobil dump truck bermuatan bahan bangunan yang terbalik akibat pecah ban di ruas jalan poros Kendari–Bombana, tepatnya di Desa Tatangge, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan pada Sabtu 22 November 2025 sekitar pukul 07.30 WITA.

Kecelakaan tersebut melibatkan kendaraan dump truck Toyota warna merah-hijau dengan nomor polisi DT 9197 BK, yang dikemudikan oleh Jumawan (23), warga Desa Mapila, Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana.

Pengemudi tidak seorang diri, ia didampingi seorang penumpang bernama Basir (19), warga Desa Lengora Pantai, Kecamatan Kabaena Tengah, Kabupaten Bombana.

Menurut hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan oleh Satlantas Polres Konawe Selatan, kendaraan yang bergerak dari arah Kendari menuju Bombana itu mengalami pecah ban pada dua roda bagian kiri belakang, sehingga menyebabkan kendaraan hilang kendali. Akibatnya, mobil tersebut oleng dan terguling di lokasi kejadian.

“Pada saat melintas di Desa Tatangge, Kecamatan Tinanggea, 2 buah ban belakang bagian kiri mobil tersebut meletus/pecah sehingga mobil bergerak oleng kemudian terbalik,” kata Kasat Lantas Polres Konawe Selatan, IPTU Muh. Subhan.

Kondisi lingkungan pada saat kejadian terbilang normal dengan cuaca cerah, jalan beraspal lurus, dan situasi lalu lintas terpantau lancar.

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak terdapat korban luka maupun korban jiwa. Namun, kecelakaan ini menyebabkan kerusakan pada kendaraan dengan estimasi kerugian material mencapai sekitar Rp25 Juta Rupiah.(Amin)*

Paradoks Investasi dan Kemiskinan di Sultra, Ketika Pertumbuhan Tak Menetes ke Bawah

0

Dalam lebih dari satu dekade terakhir, Sulawesi Tenggara menjelma menjadi salah satu magnet investasi nasional, khususnya di sektor pertambangan dan pengolahan mineral. Nilai Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp7,73 triliun pada tahun 2023, dan Penanaman Modal Asing (PMA) sempat menembus USD 1,6 juta pada 2021. Kawasan industri seperti Morosi, Routa, dan Pomalaa berkembang pesat sebagai pusat-pusat ekonomi baru.

Namun, di balik kemajuan itu, ada realitas yang tidak seindah grafik pertumbuhan. Angka kemiskinan justru stagnan. Jumlah penduduk miskin hanya turun dari 434 ribu jiwa (2009) menjadi 321 ribu jiwa (2023). Dalam lima tahun terakhir, tren penurunan bahkan melambat dan sesekali naik. Ini menimbulkan pertanyaan besar: Mengapa pertumbuhan ekonomi tidak sejalan dengan pengurangan kemiskinan?

Pertumbuhan Ekonomi Tanpa Efek Menetes ke Bawah

Penelitian yang saya lakukan dengan pendekatan Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) atas data tahun 2009–2023 menunjukkan adanya paradoks struktural. Investasi dan pertumbuhan ekonomi memang meningkat, tetapi tidak menunjukkan pengaruh langsung maupun tidak langsung yang signifikan terhadap pengurangan kemiskinan.

Secara statistik, PMDN menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi dengan nilai effect size sebesar 3,472 terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). PMA juga berkontribusi, meskipun masih di bawah PMDN. Sementara itu, Dana Bagi Hasil (DBH), yang seharusnya berfungsi sebagai instrumen redistribusi fiskal, tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan, apalagi terhadap kemiskinan.

Di permukaan, data PDRB terlihat impresif.
Namun jika ditelaah lebih dalam, pertumbuhan ini bersifat sektoral, padat modal, dan terlokalisasi—terkonsentrasi di kawasan industri seperti Morosi (Konawe). Daerah-daerah pesisir, kepulauan kecil, dan pedesaan tetap tertinggal. Hal ini menunjukkan bahwa trickle-down effect—asumsi bahwa pertumbuhan ekonomi akan otomatis menetes ke bawah—gagal terwujud di Sulawesi Tenggara.

Investasi Besar, Manfaat Terbatas

Masalah utama terletak pada struktur sektoral investasi yang bias pada industri padat modal seperti pertambangan dan pengolahan nikel. Proyek-proyek tersebut menyumbang besar terhadap pertumbuhan, tetapi tidak menyerap banyak tenaga kerja lokal, apalagi tenaga kerja dari kelompok miskin dan berpendidikan rendah. Akibatnya, multiplier effect terhadap ekonomi rakyat sangat terbatas.

Sektor produktif rakyat—seperti pertanian, perikanan, dan UMKM—belum mendapatkan porsi dukungan kebijakan yang proporsional. DBH pun lebih banyak digunakan untuk belanja rutin atau proyek infrastruktur yang tidak berdampak langsung pada pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan demikian, ketimpangan spasial dan sosial makin melebar.

Ketimpangan di Tengah Maraknya Tambang

Salah satu dinamika paling mencolok adalah ekspansi besar-besaran industri tambang di wilayah daratan dan pulau-pulau kecil. Kawasan seperti Morosi (Konawe), Pomalaa (Kolaka), dan Lasolo-Routa (Konawe Utara) menjadi pusat eksploitasi nikel, sebagian besar dikuasai oleh PMA asal Tiongkok.
Namun, ledakan investasi ini tidak datang tanpa konsekuensi.

Di berbagai lokasi, masyarakat menghadapi konflik agraria, pencemaran lingkungan, serta perampasan ruang hidup. Di Pulau Wawonii dan Pulau Labengki, misalnya, masyarakat lokal menolak keras kehadiran tambang karena mengancam kelangsungan hidup berbasis laut dan pertanian. Resistensi ini menjadi tanda bahwa investasi yang tidak berpijak pada keadilan ekologis dan sosial justru menimbulkan ketegangan struktural.

Kebijakan Perlu Dirombak: Menuju Pertumbuhan yang Berkeadilan

Dari hasil penelitian dan dinamika lapangan tersebut, sejumlah rekomendasi strategis patut dipertimbangkan oleh pembuat kebijakan, baik di tingkat pusat maupun daerah:

1. Reorientasi Investasi ke Sektor Padat Karya dan Pro-Rakyat
Fokus pada pertanian, perikanan, dan industri kecil-menengah yang mampu menyerap tenaga kerja lokal dan memperkuat ekonomi desa.

2. Penguatan Fungsi Redistribusi Dana Bagi Hasil (DBH)
Gunakan DBH secara strategis untuk mendanai program berbasis komunitas, pembangunan ekonomi desa, dan penguatan kapasitas lokal, bukan hanya untuk belanja rutin dan proyek fisik.

3. Integrasi Perencanaan Sosial dan Ekonomi
Sinkronisasi program antar-dinas seperti Bappeda, Dinas Sosial, Dinas Penanaman Modal, dan Dinas UMKM, agar arah pembangunan menjadi satu kesatuan yang menyasar kesejahteraan rakyat.

4. Penggunaan Indikator Pembangunan Inklusif (IPID)
Tidak cukup hanya berpatokan pada PDRB. Pemerintah perlu mengembangkan dan menggunakan indikator pembangunan yang mengukur distribusi manfaat dan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan.

5. Perluasan Partisipasi dan Pengawasan oleh Masyarakat Lokal
Libatkan warga dalam proses perencanaan dan evaluasi dampak investasi, khususnya di wilayah tambang dan kawasan industri.

Menolak Kutukan Sumber Daya

Apa yang terjadi di Sulawesi Tenggara mencerminkan gejala klasik yang dikenal sebagai resource curse atau kutukan sumber daya. Ketika kekayaan alam melimpah, tetapi tata kelola yang lemah dan arah kebijakan yang bias, maka kesejahteraan hanya dinikmati oleh segelintir pihak.

Transformasi struktural di Sulawesi Tenggara tidak bisa ditunda. Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi benar-benar berpihak pada masyarakat kecil—petani, nelayan, pekerja informal, dan perempuan di pedesaan. Mereka adalah fondasi sesungguhnya dari perekonomian lokal yang berkelanjutan.

Penutup: Pertumbuhan Tidak Cukup, Pemerataan adalah Keharusan

Paradoks antara meningkatnya investasi dan stagnannya kemiskinan di Sulawesi Tenggara bukan sekadar ironi statistik, tetapi alarm keras bagi arah pembangunan daerah. Kita tidak bisa terus-menerus membanggakan pertumbuhan PDRB jika sebagian besar masyarakat tetap hidup dalam kemiskinan struktural.

Sudah saatnya investasi dibaca bukan hanya dari nilai triliunan rupiah yang masuk, tetapi dari seberapa besar ia mampu mengubah nasib warga paling rentan. Karena dalam demokrasi ekonomi yang sehat, pertumbuhan hanya bermakna jika ia memerdekakan semua orang dari kemiskinan—bukan memperdalam ketimpangan.*

SPBU Motaha di Konsel Terbakar, Diduga Akibat Percikan Api dari Kendaraan

0

KENDARIKINI.COM – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.933.04 Motaha yang berada di Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan mengalami insiden kebakaran pada Sabtu, 22 November 2025.

Dalam rekaman video berdurasi 25 detik yang diperoleh Jurnalis Kendarikini.com, terlihat sejumlah pria tampak panik ketika kobaran api muncul di area SPBU tersebut. Beberapa di antaranya berupaya memadamkan api dengan melemparkan kayu ke arah atap bangunan SPBU.

Kapolsek Angata, IPTU Mujianto, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut. Ia memastikan kondisi saat ini telah terkendali dan api berhasil dipadamkan.

“Iya betul, tapi sudah padam, sudah aman,” ujar Mujianto saat dikonfirmasi melalui panggilan WhatsApp.

Menurut hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari sebuah mobil jenis open cup yang sedang mengisi bahan bakar. Saat kendaraan tersebut dinyalakan, percikan api muncul dan langsung menyambar area sekitar.

“Ada mobil open cup lagi mengisi, setelah itu dia mau starter langsung ada percikan di mobil itu,” jelasnya.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Sementara itu, nilai kerugian materi akibat insiden tersebut masih dalam proses perhitungan.

“Nda ada (korban jiwa). Masih dihitung (kerugian materil),” pungkasnya.(Amin)*

Fasilitas RSUD Muna Jadi Sorotan, DPRD Dorong Pembentukan Pansus

0

KENDARIKINI.COM — Polemik terkait pelayanan dan fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. LM Baharuddin kembali mencuat dan menjadi perhatian publik, Sabtu 22 November 2025.

Dalam beberapa hari terakhir, masyarakat ramai menyoroti minimnya fasilitas di rumah sakit yang baru saja diresmikan dengan struktur bangunan tiga lantai tersebut.

Sorotan bermula dari unggahan salah satu dokter spesialis kandungan bernama dr. Ruhwati Kadir, Sp. OG di akun Instagram pribadinya @ruhwati_docatyspog.

Dalam unggahan tersebut, dokter tersebut mengungkapkan bahwa fasilitas operasi sangat terbatas, bahkan hanya tersedia dua set kain operasi yang siap pakai.

Ia juga mengaku telah berulang kali meminta ketersediaan kain penutup pasien dan jubah operasi steril, namun hingga kini belum juga tersedia.

“Pasien rencana SC Cito 3 orang, set kain yang siap hanya dua paket. Kain penutup pasien dan baju jubah operasi diminta tidak pernah ada,” tulisnya dalam Instagram Story.

Menanggapi viralnya informasi tersebut, Direktur RSUD dr. LM Baharuddin, Dr. Marlin, membantah adanya kekurangan fasilitas di ruang operasi. Melalui pesan WhatsApp saat dikonfirmasi pada Kamis 20 November 2025, ia menegaskan bahwa semua perlengkapan operasi tersedia.

“Ada ji, hanya mereka tidak cek,” jawabnya singkat.

Pernyataan tersebut justru menimbulkan reaksi beragam di tengah masyarakat, terutama setelah munculnya perbedaan informasi antara tenaga medis dan pihak manajemen rumah sakit.

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Kabupaten Muna, Cahwan. Ia menyayangkan persoalan tersebut terus bergulir dan menjadi keresahan warga.

Menurutnya, masalah ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut dan harus segera ditindaklanjuti secara formal. Oleh karena itu, pihaknya bersama Fraksi Demokrat berencana mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus).

“Dalam waktu dekat ini kami Fraksi Demokrat melalui pimpinan akan mengusulkan pembentukan pansus,” tegasnya.

Cahwan menjelaskan bahwa pansus nantinya akan bekerja untuk menggali akar permasalahan dan mencari solusi konkrit terkait kondisi RSUD dr. LM Baharuddin.

Lebih lanjut, Ketua Fraksi Demokrat ini menerangkan bahwa pembentukan pansus mengacu pada tata tertib DPRD.

“Berdasarkan tatib DPRD, pansus dibentuk dalam rapat paripurna atas usul anggota DPRD baik perorangan maupun kelompok, setelah mendapat pertimbangan Badan Musyawarah. Masa kerja pansus paling lama enam bulan dan beranggotakan nama-nama yang diusulkan oleh masing-masing fraksi,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi lanjutan dari pihak rumah sakit terkait keluhan tenaga medis tersebut.

Sementara publik berharap permasalahan ini tidak hanya berhenti pada perdebatan di media sosial, namun berujung pada pembenahan nyata agar pelayanan kesehatan di Kabupaten Muna dapat maksimal.(Amin)*

Link Sultra Sebut PT DJL Lebih dari 1 Dekade Garap Ribuan Hektare Kawasan Hutan Tanpa Izin, Diduga Timbulkan Kerugian Negara Fantastis

0

KENDARIKINI.COM — Lingkar Kajian Kehutanan (Link) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengungkap dugaan aktivitas perkebunan sawit ilegal yang dilakukan PT Damai Jaya Lestari (DJL) di atas ribuan hektare kawasan hutan tanpa izin dari Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.

Temuan ini menunjukkan bahwa perusahaan milik keluarga mendiang Darianus Lungguk (DL) Sitorus tersebut diduga telah beroperasi secara melawan hukum selama lebih dari satu dekade.

Dokumen yang diperoleh Link Sultra menunjukkan bahwa sejak 2007, Kementerian Kehutanan telah menolak permohonan pelepasan kawasan hutan seluas 20.000 hektare di Kabupaten Konawe Utara (ketika itu masih wilayah Kabupaten Konawe). Meski ditolak, aktivitas perkebunan sawit PT DJL tetap berlangsung di kawasan yang secara legal berstatus hutan.

Ketua Link Sultra, Adriansyah Husen, menjelaskan bahwa dua tahun setelah penolakan itu, pemerintah pusat kembali mengambil langkah tegas. Kementerian Kehutanan menerbitkan surat pemberhentian aktivitas perkebunan sawit PT DJL di wilayah kawasan hutan. Namun, surat itu pun tak menghentikan kegiatan perusahaan.

“Melalui surat tersebut, Dinas Kehutanan Provinsi Sultra mengingatkan kepada PT DJP agar segera menghentikan aktivitas perkebunan, yang berada dalam kawasan hutan, sebelum memperoleh izin dari Menteri Kehutanan sesuai keterangan peraturan perundang-undangan,” ujar Adriansyah, Sabtu 22 November 2025.

Selain itu, Adriansyah juga mengungkapkan surat peringatan dari Dinas Kehutanan Provinsi Sultra pada 19 September 2014 nomor 211/742/2014 juga mengungkap luas lahan yang telah dikelola perusahaan tanpa izin. Berdasarkan dokumen itu, PT DJL menggarap kurang lebih 5.819,67 hektare kawasan hutan untuk perkebunan sawit.

“Dengan demikian, maka PT DJL telah menimbulkan kerugian negara yang nilainya tak sedikit. Bayangkan saja, selama belasan tahun menggarap kawasan hutan, dan selama itu pula mereka menikmati hasilnya,” ungkapnya.

Lanjut, Ia menyebut praktik tersebut sebagai bentuk pembangkangan yang berlangsung lama dan menimbulkan kerugian signifikan bagi negara. Karena itu, ia mendesak aparat penegak hukum, terutama satuan tugas (Satgas) PKH untuk segera menindak.

“Kalau pun saat ini sudah mengantongi dokumen perizinan, APH harus tetap mengejar kerugian negara yang ditimbulkan selama beraktivitas tanpa disertai dokumen perizinan selama ini,” tegasnya.

Lebih jauh, aktivis jebolan HMI Sultra ini juga menilai adanya potensi ketidakseriusan dalam penegakan hukum.

“Saya juga meminta Presiden RI, Pak Prabowo Subianto mengevaluasi tim Satgas PKH, karena ada indikasi mereka bermain mata dengan pengusaha nakal. Sebab, penegakan hukum terkesan tebang pilih,” tutupnya.*

Polda Sultra Tetapkan 10 Tersangka dalam Kasus Pengeroyokan saat Aksi Penolakan Konstatering Lahan Eks PGSD

0

KENDARIKINI.COM – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara menetapkan 10 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengeroyokan terhadap La Ode Nuruddin, seorang petugas yang menjadi korban dalam aksi ricuh saat pembacaan Surat Penetapan Konstatering (Pencocokan) lahan eks PGSD Kendari, Kamis (20/11/2025).

Penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara yang dipimpin langsung Dirreskrimum Polda Sultra Kombes Pol Wisnu Wibowo, S.I.K, S.H., M. Si. Insiden tersebut terjadi di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kadia, saat Pengadilan Negeri Kendari melaksanakan agenda pencocokan batas dalam perkara perdata yang telah berkekuatan hukum tetap.

Aksi pengeroyokan bermula ketika massa dari Konsorsium Pribumi Menggugat, sekitar 300 orang, melakukan protes dan berupaya menghentikan proses konstatering. Massa kemudian bertindak anarkis dengan melempar petugas menggunakan batu dan kayu, sehingga membuat beberapa aparat keamanan mengalami luka-luka. La Ode Nuruddin yang bertugas dalam kegiatan tersebut turut menjadi korban pengeroyokan.

Dari hasil pemeriksaan, polisi menetapkan 10 tersangka, masing-masing berinisial AN, ZA, RA, LJ, FI, AN, US, DE, FI, dan NO. Sejumlah barang bukti turut diamankan dari lokasi kejadian, antara lain 65 batu, dua batang kayu, pecahan tameng, sepasang sepatu milik salah satu tersangka, serta 11 tameng yang mengalami kerusakan. Polisi juga menyita sejumlah barang dari para tersangka berupa uang tunai, telepon genggam, kunci kendaraan, hingga power bank.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 214 KUHP subsider Pasal 212 KUHP dan atau Pasal 170 KUHP terkait tindak pidana pengeroyokan, perlawanan terhadap petugas, dan kekerasan di muka umum. Polisi juga masih mendalami dugaan peran masing-masing tersangka serta kemungkinan adanya provokator lain dalam aksi tersebut.

Dalam waktu dekat, penyidik akan memeriksa saksi tambahan hingga pemberkasan perkara sebelum dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Polda Sultra memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional dan transparan hingga kasus ini tuntas.*

Berkontribusi Bagi Rakyat dan Menginspirasi, Menko AHY Dianugerahi Penghargaan

KENDARIKINI.COM — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dianugerahi Nanyang Distinguished Alumni Award 2025, penghargaan tertinggi bagi alumni Nanyang Technological University (NTU) Singapura, pada Jumat (21/11/2025). Penghargaan ini diberikan kepada alumni yang dinilai berhasil memberikan kontribusi luar biasa bagi masyarakat, bangsa, maupun komunitas global.

Nanyang Alumni Awards, yang diselenggarakan sejak 2005, merupakan bentuk apresiasi NTU kepada para alumni yang mengharumkan nama universitas melalui pencapaian di tingkat nasional, regional, dan internasional. Program ini terdiri dari empat kategori penghargaan, dengan Nanyang Distinguished Alumni Award sebagai level tertinggi.

Menko AHY menerima penghargaan ini atas kontribusi signifikan dalam bidang pertahanan, pelayanan publik, dan pembangunan nasional. Dalam perannya sebagai Menko, ia memimpin berbagai program strategis untuk memperkuat infrastruktur serta mempercepat pembangunan wilayah di Indonesia. Dedikasinya dalam memperluas akses pembangunan dan meningkatkan kualitas layanan publik menjadikannya salah satu tokoh penting dalam percepatan transformasi infrastruktur nasional.

Selain kiprah di pemerintahan, Menko AHY juga aktif mendorong pengembangan kepemimpinan generasi muda dan partisipasi masyarakat melalui The Yudhoyono Institute serta berbagai inisiatif sosial yang ia dirikan. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memperkuat pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia.

Dalam pernyataannya, Menko AHY menyampaikan rasa terima kasih serta penghormatan atas apresiasi tersebut.

“Penganugerahan Nanyang Distinguished Alumni Award merupakan kehormatan yang sangat berarti bagi saya. NTU mengajarkan saya untuk berpikir kritis dan strategis, serta memandang kepemimpinan dari perspektif yang lebih luas,” ujar Menko AHY.

Ia menegaskan bahwa pengalaman akademiknya di NTU menjadi salah satu fondasi intelektual yang terus memengaruhi perjalanan kepemimpinannya.

“Sekitar sepuluh tahun setelah studi di Singapura, saya meninggalkan dunia militer setelah enam belas tahun mengabdi dan memasuki dunia politik. Bentuk pengabdiannya berbeda, tetapi misinya tetap sama: mengabdi kepada Indonesia,” ungkapnya.

Menko AHY menambahkan bahwa pendekatan kepemimpinan yang ia pelajari di NTU terus menjadi pegangan dalam menjalankan tanggung jawab publik.

“Cara berpikir analitis, lintas disiplin, dan berorientasi masa depan yang saya dapatkan di NTU selalu menemani saya dalam setiap langkah pengabdian. Saya percaya bahwa kebijakan yang baik memerlukan nilai dan gagasan yang diuji oleh data, dipandu empati, dan disempurnakan oleh ilmu pengetahuan,” pungkasnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan pentingnya wawasan strategis dalam memandang dinamika nasional dan global.

“Kekuatan harus selalu diarahkan oleh wawasan dan kebijaksanaan. Cara pandang itu terus membimbing saya dalam melihat kepentingan nasional, stabilitas kawasan, dan kerja sama global.”

Dengan penganugerahan ini, Menko AHY menjadi salah satu alumni NTU yang tidak hanya berhasil menorehkan prestasi di panggung nasional, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kemajuan Indonesia. Penghargaan ini menegaskan pengakuan internasional atas kontribusi dan dedikasinya dalam membangun negeri.

Presiden NTU, Profesor Ho Teck Hua, menyampaikan bahwa para penerima penghargaan tahun ini mencerminkan kualitas lulusan NTU yang mampu memanfaatkan pengetahuan, kreativitas, dan empati untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Para penerima penghargaan tahun ini menunjukkan bahwa lulusan NTU mampu memadukan pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian untuk memberikan dampak nyata bagi Singapura dan dunia. Kiprah mereka dalam meraih keunggulan, memimpin perubahan, dan berkontribusi bagi masyarakat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika NTU,” ujarnya.*

Demonstrasi Berujung Permintaan Uang, Ridwan BAE: Saya Simpan Semua Buktinya

0

KENDARIKINI.COM – Aksi demonstrasi yang digelar sekelompok massa di jakarta beberapa waktu lalu ternyata menyisakan cerita berbeda di balik panggung.

Anggota DPR RI Ridwan BAE, yang menjadi salah satu sasaran tuntutan massa, akhirnya angkat bicara.

Ia menyatakan tetap menghargai demonstrasi sebagai bagian dari hak demokrasi warga negara, tetapi menilai aksi tersebut tidak sepenuhnya tulus memperjuangkan kepentingan publik, sebagaimana perjuangan murni saya untuk mengupayakan agar program infrastruktur yang strategis dapat masuk ke Sulawesi Tenggara sebagai bentuk tanggungjawab moral saya kepada masyarakat Sultra.

“Setiap orang punya hak menyampaikan pendapat. Itu dijamin konstitusi. Tetapi yang kemarin itu bukan murni perjuangan publik,” kata Ridwan BAE kepada media ini, Sabtu 22 November 2025.

“Ada motif lain, yakni meminta uang kepada saya, ” tambahnya.

SMS Permintaan Dana dan Rekam Jejak Lama

Ridwan mengungkap bahwa para pelaku aksi sebelumnya telah mengirim pesan singkat (SMS) kepadanya untuk meminta sejumlah dana. Permintaan itu terjadi sebelum aksi berlangsung.

“Mereka kirim pesan meminta uang. Saya masih simpan bukti komunikasinya,” ungkapnya.

Menurutnya, beberapa oknum yang terlibat bukan orang asing. Mereka merupakan individu yang selama ini ia bantu ketika mereka ada kebutuhan.

“Saya kenal mereka, dan mereka juga kenal saya sekalipun tidak pernah ketemu, akan tetapi ketika mereka minta bantuan dan saya bantu. Kali ini saya tidak berikan,” tegasnya.

Nomor Rekening Dikirim ke Rekan-Rakan Ridwan

“Yang mengejutkan, permintaan dana itu terkadang tidak langsunh kepada dirinya, tetapi tetapi lewat rekan-rekan dekatnya. Ridwan mengungkap pihak tersebut pernah mengirimkan nomor rekening kepada rekannya, La Ode Aca, dengan tujuan disampaikan kepadanyabuntuk meminta sejumlah dana kepada saya,” bebernya.

“Bahkan mereka mengirim nomor rekeningnya kepada rekan saya, La Ode Aca, agar dikirimi uang,” sambungnya.

Modus yang sama, masih menurut Ridwan pernah juga mereka lakukan melalui seseorang bernama Masda Agus. Dalam percakapan itu, permintaan dana mencapai angka jutaan rupiah, tetapi semuanya ia tolak.

“Mereka juga pernah meminta lewat Masda Agus, jumlahnya jutaan rupiah. Saya tidak tanggapi karena cara-caranya sangat tidak elegan,” tuturnya.

Tudingan Tanpa Data Valid

Ridwan menilai bahwa materi tuduhan dalam aksi demonstrasi tersebut jauh dari akurasi. Ia menyebut apa yang dibawa para pendemo tidak didukung oleh data yang valid, sehingga memperkuat dugaan bahwa aksi tersebut sekadar dijadikan kendaraan untuk mencari keuntungan.

“Mereka tidak pegang data valid. Hanya modus saja, dan ujung-ujungnya minta dana kepada saya,” ujarnya.

Siap Buka Bukti Jika Diperlukan

Ridwan menyatakan dirinya siap membeberkan seluruh bukti komunikasi, termasuk riwayat transfer ke orang-orang tersebut di masa lalu, apabila diperlukan untuk meluruskan opini publik.

“Saya punya semua buktinya. Kalau dibutuhkan untuk klarifikasi, saya siap buka,” tegas Ridwan BAE di akhir penuturannya.*

Toyota Perkuat Produk Elektrifikasi dalam Negeri di GJAW 2025

KENDARIKINI.COM – Astra Motor (TAM) membuka GAIKINDO Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 dengan momentum penting bagi industri otomotif Indonesia – World Premiere New Veloz Hybrid EV yang diproduksi secara lokal di Indonesia. Di momen ini Toyota juga secara resmi memulai penjualan New bZ4X Battery EV produksi lokal dan New Urban Cruiser Battery EV, yang sebelumnya telah diperkenalkan di GIIAS 2025. Kehadiran tiga model ini melengkapi lini elektrifikasi Toyota yang semakin luas, memperkuat komitmen Toyota dalam menghadirkan solusi mobilitas inklusif, berkelanjutan, dan relevan bagi masyarakat Indonesia.

“Di Toyota, kami memahami bahwa tidak ada satu produk pun yang dapat memenuhi kebutuhan semua orang dengan cara yang sama. Dengan semangat “Toyota Ada Untuk Indonesia” kami berkomitmen untuk menghadirkan solusi mobilitas yang sesuai dengan kebutuhan setiap masyarakat Indonesia, termasuk pada model elektrifikasi. Karena itu, kami memperluas pilihan elektrifikasi dan mendorong produksi lokal, agar mempermudah akses pelanggan terhadap teknologi ramah lingkungan, sekaligus berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan industri otomotif nasional.” ujar President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Hiroyuki Ueda.

World Premiere New Veloz Hybrid EV Jadi Sorotan di GJAW 2025
Sebagai MPV andalan keluarga Indonesia, New Veloz Hybrid EV kini memasuki era baru elektrifikasi. Diproduksi secara lokal, model ini memadukan efisiensi bahan bakar tinggi dan performa tangguh, menjadikannya pilihan ideal bagi keluarga modern yang ingin bertransisi ke kendaraan ramah lingkungan tanpa perlu mengubah kebiasaan berkendara.

“Dengan sistem self-charging hybrid atau pengisian daya dilakukan secara otomatis saat kendaraan melaju, New Veloz Hybrid EV bukan hanya menawarkan efisiensi bahan bakar dan kemudahan perawatan, tetapi juga pengalaman berkendara yang ramah lingkungan. Sehingga dengan hadirnya model MPV Hybrid baru di segmen yang paling besar di Indonesia, akan lebih menjangkau masyarakat yang lebih luas untuk beralih ke kendaraan elektrifikasi, serta dapat turut berkontribusi dalam pengurangan emisi,” ujar Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto.

Di GJAW 2025, Toyota membuka pemesanan indent untuk New Veloz Hybrid EV, dengan harga spesial khusus pemesanan hingga Desember 2025. Dengan performa tangguh di berbagai medan, efisiensi bahan bakar yang maksimal, serta kenyamanan optimal, New Veloz Hybrid EV hadir sebagai pilihan paling ideal bagi keluarga Indonesia.

New bZ4X Battery EV Produksi Lokal dan New Urban Cruiser Battery EV Resmi Dijual di Indonesia
. Pada momen GJAW 2025 ini Toyota juga secara resmi memulai penjualan New bZ4X Battery EV Produksi Lokal dan New Urban Cruiser Battery EV. Kedua model ini memperkuat pilihan elektrifikasi. Toyota untuk memenuhi beragam kebutuhan mobilitas masyarakat, serta menjadi bagian dari strategi mewujudkan ekosistem mobilitas ramah lingkungan di Indonesia.

New bZ4X Battery EV yang kini diproduksi di dalam negeri, hadir dengan sejumlah penyempurnaan signfikan, termasuk peningkatan kapasitas dan performa baterai, yang memungkinkan jarak tempuh lebih jauh, akselerasi yang lebih responsif, serta pembaruan desain eksterior-interior yang terintegrasi penuh dengan New T-Intouch.

“Dengan berbagai peningkatan, New bZ4X Battery EV menjadi pilihan ideal bagi pelanggan yang ingin merasakan pengalaman berkendara listrik sebagai pelengkap kendaraan yang sudah dimilik,” tambah Henry.
Sementara itu, New Urban Cruiser Battery EV menjadi solusi bagi masyarakat Indonesia yang mendambakan kendaraan elektrifikasi yang stylish, dengan performa andal untuk menemani rutinitas harian di berbagai kondisi lalu lintas.

Komitmen Jangka Panjang: Toyota Ada Untuk Indonesia
Sejak awal kehadirannya, Toyota berkomitmen mendukung mobilitas masyarakat Indonesia di setiap tahap kehidupan dan lintas generasi. Selama lebih dari 54 tahun, semangat “Toyota Ada untuk Indonesia” terus berkembang dan menjadi dasar dari setiap langkah Toyota dalam berkontribusi nyata bagi bangsa.

“Komitmen kami untuk berkontribusi dan tumbuh bersama Indonesia tercermin dari investasi lebih dari Rp100 triliun yang kami tanamkan di Indonesia. Investasi tersebut bukan hanya untuk memperkuat ekosistem otomotif nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan, serta untuk pengembangan R&D, inovasi lokal, dan pengembangan industri pendukung. Bersama para mitra, kami juga telah menciptakan lebih dari 360.000 lapangan kerja di Indonesia,” kata Ueda.

Beberapa waktu lalu, Toyota Indonesia Group juga merayakan pencapaian penting dengan mencapai volume ekspor tiga juta unit kendaraan dari Indonesia ke lebih dari 100 negara. Pencapaian ini mencerminkan kekuatan dan kemampuan industri otomotif nasional sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia bisa menciptakan kendaraan yang kompetitif di pasar global.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan dan kepercayaan masyarakat Indonesia, yang menjadi fondasi utama dari semangat “Toyota Ada untuk Indonesia”,” tambah Ueda.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap seputar Kalla Toyota, pelanggan dapat berkunjung ke website Kalla Toyota di kallatoyota.co.id atau sosial media Kalla Toyota di Instagram @KallaToyotaID, Twitter @KallaToyotaID dan Facebook KallaToyota.me. Dapat pula menghubungi hotline Kalla Care di nomor 04113000103 atau live chat via WhatsApp di nomor 08114414030.
*

Dokter RSUD Muna Keluhkan Minimnya Fasilitas Operasi

0

i

KENDARIKINI.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. L.M Baharuddin, M. Kes Kab. Muna tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial Instagram pada Sabtu 22 November 2025.
‎
‎Pasalnya, seorang dokter spesialis kandungan mengungkap keluhan serius melalui unggahan di Instagram akun pribadinya.
‎
‎Dokter tersebut bernama dr. Ruhwati Kadir, Sp.OG, @ruhwati_docatyspog yang bertugas sebagai dokter spesialis di rumah sakit daerah tersebut.
‎
‎Unggahannya menjadi viral dan memicu perhatian publik terhadap dugaan ketidaklayakan fasilitas serta buruknya manajemen RSUD Muna tersebut.
‎
‎Dalam unggahannya, dr. Ruhwati menyebutkan bahwa pada kamis pagi terdapat tiga pasien yang harus menjalani operasi Sectio Caesarea (SC) secara cito atau darurat. Namun, ruang bedah hanya memiliki dua set kain operasi yang steril dan siap digunakan.
‎
‎“Pasien rencana SC cito 3 orang, set kain yang siap hanya 2 paket…! Kain penutup pasien dan baju jubah operasi diminta tidak pernah ada,” tulis Ruhwati dalam akun Instagramnya.
‎
‎Tak hanya itu, Sang Dokter juga menyoroti klaim BPJS untuk tindakan SC yang seharusnya bisa menutupi kebutuhan operasional bila dikelola dengan benar.
‎
‎“SC saja per hari minimal 5 pasien itu sudah 35 juta klaimnya dari BPJS. Jangan alasan efisiensi, pemda sementara jalan-jalan bisa,” tuturnya.
‎
‎Dokter Ruhwati mempertanyakan mengapa pengadaan kebutuhan murah dan vital seperti kain operasi tidak diprioritaskan, sementara anggaran untuk kegiatan lain justru cepat direalisasikan.
‎
‎Ia bahkan menyebut adanya alat CT Scan senilai Rp15 miliar yang kini hanya terbengkalai di gudang dan tidak digunakan, padahal dana sebesar itu dapat digunakan untuk membayar insentif tenaga kesehatan selama dua tahun.
‎
‎”Kalau tidak keterlaluan, tidak akan saya ekspose seperti ini tapi kami bicara tidak pernah digubris. Kain sudah sangat tidak layak pake, sudah robek-robek tak berbentuk, cape mulut bicara,” tulisnya dengan nada kesal.

Sementara itu dilansir dari Kendariinfo, Direktur RSUD Muna, Muhammad Marlin, membenarkan terdapat tiga pasien yang akan menjalani operasi bedah. Ia mengatakan persoalan tersebut hanya salah paham. Dua set kain penutup itu telah disiapkan dalam ruangan kamar operasi. Sementara kain lainya sedang disterilkan.

“Kain sebenarnya lagi disterilkan. Kalau kain yang dua itu, sudah berada di OK. Sebenarnya tidak ada masalah, hanya miskomunikasi,” kata Marlin.*

Polda Sultra Ringkus Dua Pelajar Kedapatan Bawa Belasan Paket Tembakau Gorila di Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Tim Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta (Dit Samapta) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika di Kota Kendari. Dua remaja yang masih berstatus pelajar/mahasiswa diamankan setelah kedapatan membawa belasan paket narkotika jenis Sinte atau Tembakau Gorila. Penangkapan ini dilakukan saat Tim Patroli rutin menggelar kegiatan di wilayah hukum Polresta Kendari, yang bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Penangkapan terjadi pada Sabtu dini hari, 22 November 2025, sekitar pukul 01.30 WITA. Operasi patroli tersebut dipimpin langsung oleh PADAL IPDA BATRUDIN SULEMAN LAIDY bersama DANTIM 2 BRIPKA BASKAR BASRA. Lokasi penemuan pelaku dan barang bukti berada di Jalan Sakulawu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

Adapun identitas kedua terduga pelaku adalah MF (15), seorang pelajar yang beralamat di Lorong Dermaga, Kelurahan Lapulu, serta MH (17), yang berstatus pelajar/mahasiswa dan beralamat di Jalan Palakaria, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Keduanya masih tergolong di bawah umur dan berdomisili di wilayah yang sama.

Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil menyita barang bukti yang cukup signifikan. Barang bukti tersebut meliputi 14 sachet narkotika jenis Sinte/Tembakau Gorila, dua unit handphone merek Vivo Y30 dan iPhone XR, serta satu unit kendaraan bermotor roda dua yang digunakan pelaku. Kronologi penangkapan bermula ketika Tim Patroli Mobile mencurigai kedua pemuda tersebut saat melintas di lokasi.

Setelah diamankan, kedua pelaku beserta seluruh barang bukti yang terkait dengan tindak pidana penyalahgunaan narkotika tersebut langsung dibawa dan diserahkan kepada Satuan Narkoba Polresta Kendari. Penyerahan ini dilakukan untuk proses penyelidikan dan penegakan hukum lebih lanjut sesuai dengan undang-undang yang berlaku.*

Kasus Kejahatan Siber di Sultra Terus Meningkat

0

KENDARIKINI.COM – Subdirektorat (Subdit) V Tipid Siber Dit Reskrimsus Polda Sulawesi Tenggara mencatat tren kenaikan signifikan pada penanganan kejahatan siber dalam lima tahun terakhir. Berdasarkan data tahunan 2021 hingga Oktober 2025, jumlah kasus yang ditangani terus meningkat, dengan penipuan online dan pencemaran nama baik menjadi dominasi laporan masyarakat.

Pada tahun 2021, Subdit Siber menangani 265 kasus. Jumlah ini sedikit menurun menjadi 252 kasus pada 2022, namun melonjak menjadi 307 kasus pada 2023. Tren kenaikan kasus jauh lebih mencolok pada 2024 dengan total 550 kasus, dan terus bertambah menjadi 565 kasus hanya dalam periode Januari–Oktober 2025, menandakan ancaman kejahatan siber yang terus berkembang.

Kasus pencemaran nama baik tercatat stabil dalam empat tahun terakhir, yakni 143 kasus (2021), 126 kasus (2022), 173 kasus (2023), 175 kasus (2024), dan kembali naik menjadi 193 kasus hingga Oktober 2025. Sementara penipuan online menunjukkan peningkatan paling drastis. Pada 2021 terdapat 77 kasus, naik menjadi 122 kasus pada 2022, kemudian 144 kasus pada 2023, melonjak ke 259 kasus pada 2024, dan mencapai 280 kasus hanya dalam 10 bulan tahun 2025.

Untuk kasus ilegal akses juga menunjukkan kenaikan moderat, dari 17 kasus pada 2021 menjadi 27 kasus pada 2025. Sementara kasus pengancaman mengalami lonjakan tajam pada 2025 dengan 40 laporan, dibandingkan hanya 13–19 kasus pada tahun-tahun sebelumnya. Kasus PDP (perbuatan tidak menyenangkan) juga mengalami peningkatan, dari 1 kasus pada 2021 menjadi 10 kasus pada 2025.

Menanggapi tren tersebut, Kasubdit V Siber Polda Sultra AKBP Decky Hendra Wijaya, S.I.K., M.M melalui Kanit I Tipid Siber, Iptu Asfandy, S.H., M.H menjelaskan bahwa meningkatnya kasus menunjukkan dua hal: tingginya aktivitas masyarakat di ruang digital serta meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melapor.

“Setiap tahun pola kejahatan siber semakin berkembang. Penipuan online menjadi kasus paling dominan karena metode pelaku makin beragam dan menyasar semua kalangan. Kami mengimbau masyarakat lebih berhati-hati dalam bertransaksi di ruang digital,” ujarnya.

Iptu Asfandy juga menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan patroli siber dan edukasi kepada masyarakat. Ia menyebut pencemaran nama baik dan penyebaran isu SARA masih menjadi perhatian serius karena berpotensi memicu konflik sosial. “Kami mendorong seluruh pengguna media sosial agar lebih bijak, tidak menyebarkan ujaran kebencian, dan memastikan informasi yang dibagikan benar adanya. Kami ingin ruang digital Sultra tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Dengan kasus yang terus meningkat setiap tahun, Subdit Siber Polda Sultra berkomitmen memperkuat upaya pencegahan dan penegakan hukum agar keamanan siber di Sulawesi Tenggara semakin terjaga.*

Bayar Pendemo Rp100 Ribu Per Orang, Oknum Ketua Ormas Dilahan Eks PGSD Wua-Wua Diamankan Polisi

0

KENDARIKINI.COM – Polisi amankan barang bukti dari massa aksi unjuk rasa konstatering lahan Eks Sekolah Pendidikan Guru Negeri (SPGN) atau Eks PGSD di Kecamatan Wua-Wua pada Kamis 20 November 2025.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau mengatakan polisi menyita uang yang diduga untuk membayar massa aksi.

“Hasil uang pendemo anarkis kemarin kami sita sebagai barang bukti,” kata Welliwanto Malau, Jum’at 21 November 2025.

Lanjut, kata dia, setiap pendemo diduga menerima uang senilai Rp100 ribu rupiah dari pria berinsial A alias N selaku oknum ketua organisasi masyarakat (ormas).

“Masing-masing pendemo terima 100 ribu rupiah dari A” ujarnya.

Ia menambahkan total uang yang berhasil diamankan senilai Rp2,6 juta rupiah.

“Udah kami amankan A alias N tersebut juga kemarin. Uangnya senilai Rp2.068.000 juta rupiah,” tutupnya.

Meskipun terjadi kericuhan, agenda konstatering tetap dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri (PN) Kendari. Proses diawali pembacaan surat penetapan perintah sita objek sengketa, kemudian dilanjutkan dengan penentuan titik batas lahan.

Untuk diketahui, proses konstatering tersebut merujuk pada Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 3487 K/PDT/2022 tanggal 13 Oktober 2022, dalam perkara antara Kikila Andi Kusuma melawan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra).(Amin)*

Peletakan Batu Pertama SPPG Lanud Halu Oleo, Gubernur Sultra Sebut sebagai Upaya Fondasi Perbaikan Gizi Rakyat

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, melakukan peletakan batu pertama pada Pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Halu Oleo di Konawe Selatan, Jumat (21 November 2025).

Dapur SPPG Lanud Halu Oleo merupakan SPPG ke-301 dari total 324 SPPG yang akan dibangun. Pembangunannya ditargetkan berlangsung selama 45 hari dan direncanakan mulai beroperasi pada Januari 2026.

Dapur SPPG Lanud Halu Oleo juga akan mendistribusikan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi pelajar di 30 sekolah dengan total penerima 3.589 siswa yang tersebar di Kecamatan Ranomeeto dan Ranomeeto Barat. Rinciannya yakni 11 TK/PAUD, 13 Sekolah Dasar (SD), empat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dua Sekolah Menengah Atas (SMA), serta satu pesantren.

Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan bahwa kegiatan peletakan batu pertama bukan sekadar aktivitas seremonial, melainkan memiliki nilai strategis yang jauh lebih besar.

“Kita tidak hanya meletakkan batu, tetapi kita meletakkan Fondasi dalam membangun kesehatan dan gizi masyarakat Sulawesi Tenggara”, ujar Gubernur

Menurutnya, pembangunan SPPG di Sultra merupakan langkah penting dalam mencegah risiko stunting. Ia menambahkan bahwa ke depan pemenuhan gizi masyarakat tidak akan lagi menjadi persoalan.

Di sisi lain, keberadaan SPPG juga akan menggerakkan sentra ekonomi daerah, dimana Dapur SPPG Lanud Halu Oleo direncanakan akan berkolaborasi dengan berbagai UMKM serta merekrut tenaga kerja dari masyarakat lokal.

“Petani kita, nelayan kita, peternak kita akan memiliki masa depan yang baik, khususnya dalam rangka menggerakkan ekonomi mikro”, tambahnya.

Selain untuk peserta didik, dapur ini juga menyediakan layanan pemenuhan gizi bagi ibu hamil guna memastikan janin mendapatkan nutrisi yang cukup sehingga terhindar dari stunting. Sultra juga mencatatkan prestasi sebagai provinsi peringkat ketiga tertinggi di Indonesia dalam pemenuhan gizi kategori 3B.*

Saleh: Kader Fatayat NU, Garda Perempuan Muda Ahlussunnah Wal Jama’ah

0

KENDARIKINI.COM – Fatayat Nadhatul Ulama (NU) yang merupakan wadah organisasi perempuan muda NU di Sultra melaksanakan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) dan pemilihan Ketua Fatayat NU, Jum’at 21 November 2025.

Kegiatan yang dilaksanakan di Rujab Bupati Koltim itu dibuka langsung oleh Sekretaris PWNU Sultra, H. Muhammad Saleh.

“Alhamdulillah, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT. Atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, kita dapat berkumpul pada pelaksanaan Latihan Kepemimpinan Dasar (LDK) Fatayat NU ini dalam keadaan sehat dan penuh semangat,” kata Kakanwil Kemenag Kaltara ini.

Mantan Kakanwil Kemenag Sultra ini juga menyampaikan shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.

“Kader Fatayat NU, Garda Perempuan Muda Ahlussunnah wal Jama’ah, Fatayat NU adalah rumah kader perempuan muda Nahdlatul Ulama. Di ruang inilah lahir pemimpin-pemimpin perempuan yang berkarakter, berilmu, dan berakhlak. Kegiatan LDK ini merupakan langkah nyata Fatayat NU dalam membangun kapasitas kader, membentuk mental pemimpin, serta menanamkan nilai-nilai ke-NU-an dan kebangsaan,” jelasnya.

Sambungnya bahwa pada era digital, perempuan tidak hanya menjadi benteng moral keluarga, tetapi juga aktor perubahan sosial.

“Oleh karena itu, penguatan kepemimpinan perempuan—khususnya kader Fatayat—adalah investasi masa depan NU dan bangsa,” tambahnya.

PWNU Sultra juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terlaksananya LDK ini.

“Kami berharap Kader Fatayat mampu menjadi pemimpin yang berintegritas, berpikir kritis, dan responsif terhadap persoalan umat.

Kemudian menguatkan komitmen ke-NU-an, dengan menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyah.

“Aktif berkontribusi di masyarakat, baik dalam bidang pendidikan, sosial, ekonomi, maupun pemberdayaan perempuan. Dan memperkuat struktur organisasi, sehingga Fatayat NU semakin solid di semua tingkatan, dari wilayah hingga ranting.

“Ingatlah bahwa pemimpin bukanlah mereka yang hanya berada di depan, tetapi mereka yang mampu membawa manfaat, menjadi teladan, dan mendorong perubahan yang lebih baik,” tuturnya.

Pihaknya jga mengucapkan selamat mengikuti Latihan Kepemimpinan Dasar ini. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat diri, memperkokoh jaringan, dan memperluas wawasan sebagai kader perempuan NU yang siap memimpin.

“Semoga Allah SWT meridai langkah kita dan menjadikan Fatayat NU di Sulawesi Tenggara semakin maju, berdaya, dan memberi manfaat,” pungkasnya.*

Sijago Merah Lahap Sejumlah Rumah di Kendari Barat

0

KENDARIKINI.COM – Sijago merah kembali melahap sejumlah rumah di Jalan Dr. Muh. Hatta, Lorong Lasolo, Kelurahan Sodohoa, Kecamatan Kendari Barat sekitar Pukul 15.16 WITA pada Jum’at 21 November 2025.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaludin mengatakan peristiwa tersebut diketahui berdasarkan aduan masyarakat, kemudian pihaknya sigap menurunkan sejumlah personel untuk melakukan pemadaman.

“Untuk penyebab kejadian masih dalam tahap penyelidikan, da Jumlah armada yang turun kelokasi Kebakaran berjumlah 4 unit Pemadam Kebakaran dan 1Unit Rescue di bantu 1 unit mobil Tower,” katanya.

Lanjutnya akibat peristiwa tersebut sejumlah bangunan hangus terbakar, namun dalam insiden ini tak ada korban jiwa.

“Dampak Kejadian 3 bangunan rumah dan 1 bangunan asrama polsek kemaraya terdiri 4 petak ikut terbakar dan Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ungkapnya.

“Untuk kerugian berkisar Kurang lebih 1 Miliar,” tambahnya.

Pihaknya juga menyampaikan ke masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

“Kami minta masyarakatMelakukan pengecekan rutin terhadap instalasi listrik di rumah-rumah warga, Periksa kembali Kompor dan Colokan Listrik Ketika Meninggalkan rumah dan Meningkatkan koordinasi antara Damkar Kendari dengan pihak kepolisian dan warga sekitar dalam menghadapi kejadian darurat,” pungkasnya.*

PT Hoffmen Energi Perkasa Salurkan CSR, Beri Empat Perahu Nelayan ke Masyarakat

0

KENDARIKINI.COM – PT. Hoffmen Energi Perkasa kembali menunjukkan komitmen tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan menyalurkan bantuan signifikan kepada masyarakat lingkar tambang, khususnya kelompok nelayan di Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara.

Bantuan berupa empat unit perahu nelayan beserta mesinnya yang siap operasional diserahkan langsung kepada Kelompok Nelayan Dusun IV Desa Wawatu.

​Aksi ini merupakan realisasi dari tanggung jawab moral perusahaan dalam mendukung peningkatan ekonomi lokal di wilayah operasinya.

​Bantuan perahu dan mesin ini memiliki nilai strategis tinggi untuk meningkatkan efisiensi dan hasil tangkapan nelayan. Mekanisme penyerahan bantuan dikelola secara mandiri oleh kelompok nelayan, dengan dukungan penuh pendanaan dari PT. Hoffmen Energi Perkasa.

​”Kami menyadari bahwa peningkatan ekonomi masyarakat lingkar tambang adalah bagian integral dari operasi kami. Bantuan empat unit perahu dan mesin ini adalah salah satu bentuk tanggung jawab moral perusahaan kepada masyarakat,” kata humas PT Hoffem Tri ajis jumat 21 November 2025

​Ia menambahkan bahwa dengan adanya fasilitas baru ini, aktivitas melaut masyarakat nelayan dapat berjalan lebih lancar dan efektif, yang secara langsung akan berdampak pada peningkatan hasil tangkapan.
​
​Lebih dari sekadar memberikan alat, PT. Hoffmen Energi Perkasa juga memberikan jaminan stabilitas pasar bagi hasil tangkapan nelayan. Perusahaan berkomitmen untuk membeli hasil melaut nelayan di Desa Wawatu.

​”Kami tidak hanya memberi kail, tetapi juga menjamin pasarnya. Dengan adanya kepastian pembelian hasil tangkapan dari nelayan, fluktuasi harga dapat diminimalisir, dan kami berharap ini dapat memacu peningkatan signifikan dalam ekonomi masyarakat,” tegas Ajis

​sementara itu,Kelompok Nelayan Dusun IV Desa Wawatu menyambut baik inisiatif dan dukungan penuh dari PT. Hoffmen Energi Perkasa.

​”Kami sangat berterima kasih atas bantuan perahu dan mesin ini. Ini adalah dukungan nyata yang langsung kami rasakan manfaatnya untuk mencari nafkah.,” jelas warga

​Untuk diketahui, Inisiatif PT. Hoffmen Energi Perkasa ini menjadi contoh nyata sinergi positif antara sektor pertambangan dan masyarakat pesisir, di mana perusahaan berupaya keras untuk memastikan kehadirannya memberikan dampak yang berkelanjutan dan menyejahterakan bagi komunitas di sekitarnya.*

Polda Sultra Gelar Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas

0

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Pengambilan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas bagi panitia serta peserta seleksi Sekolah Pengembangan Profesi Kepolisian (SPPK), Sespimma Polri Angkatan ke-75 dan 76, serta Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 55 dan 56 Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (21/9/2025) di Aula Dhacara dan Dhalas Polda Sultra.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Karo SDM Polda Sultra Kombes Pol Dr. Arief Fitrianto, S.H., S.I.K., M.M dan dihadiri pejabat utama serta unsur pengawas internal. Hadir dalam kegiatan tersebut Karorena Polda Sultra, Auditor Madya Itwasda, Dirreskrimsus, Dirsamapta, Kabidpropam, Kabidhumas, Kabid TIK, Kayanma, Kabagdalpers Ro SDM, Tim Panitia Verifikator, Pengawas Internal dari Itwasda dan Propam, serta Panitia Sekretariat.

Adapun peserta yang mengikuti penandatanganan pakta integritas ini terdiri dari satu peserta SPPK, sebelas peserta Sespimma Polri Angkatan 75 dan 76, serta 312 peserta SIP Angkatan 55 dan 56, yang terdiri atas 299 pria dan 13 wanita. Penandatanganan pakta integritas ini menjadi komitmen awal bahwa seluruh proses seleksi akan dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.

Melalui kegiatan ini, Biro SDM Polda Sultra menegaskan kembali komitmennya dalam memastikan proses seleksi pendidikan pengembangan Polri berjalan jujur dan objektif sesuai prinsip Polri Presisi. Harapannya, seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian seleksi dengan penuh integritas dan menjunjung tinggi etika profesi.*

Menteri Hukum Puji Standar Kualitas Layak SPPG POLRI

0

KENDARIKINI.COM – Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas meninjau dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polda Sulawesi Tengah, Jumat (21/11/2025). Kunjungan itu dilakukan untuk melihat langsung standar pelayanan dan kualitas penyajian makanan yang diberikan kepada pelajar di sejumlah sekolah Kota Palu.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Hukum didampingi Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi dan Kepala SPPG Polda Sulteng, Aldino. Rombongan disambut jajaran SPPG kemudian diajak melihat beberapa fasilitas yang digunakan untuk pengolahan makanan bergizi gratis (MBG).

Kepala SPPG Polda Sulteng, Aldino, mengajak Menteri Hukum menelusuri area penyajian hingga dapur utama. Ia menjelaskan proses pengolahan makanan yang disebut sudah mengikuti standar kebersihan dan kualitas gizi.

Setelah melihat seluruh fasilitas, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas memberikan apresiasi. Ia menilai SPPG Polda Sulteng berhasil menjadi yang terbaik di Sulawesi Tengah berkat kedisiplinan dan komitmen dalam menjaga kualitas makanan.

“Ini harus menjadi contoh bagi SPPG lain di Sulawesi Tengah karena mendapatkan predikat terbaik nomor satu,” ujar Supratman di hadapan Kapolda Sulteng dan Kepala SPPG.

Ia menyebut meski tugas pelayanan konsumsi bukanlah pekerjaan yang mudah, namun hasilnya terlihat dari kepuasan memberikan makan berigizi gratis kepada ribuan pelajar di sejumlah sekolah Kota Palu.

Menteri Hukum menambahkan, bahwa peningkatan kualitas pemenuhan gizi sangat berkaitan dengan generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, ia meminta standar yang ada terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.

Sementara itu, Kapolda Sulteng Irjen Pol Endi Sutendi menyampaikan terima kasih atas apresiasi dari Menteri Hukum. Ia menegaskan bahwa Polda Sulteng akan terus berupaya menjaga mutu pelayanan kepada masyarakat, termasuk di bidang pemenuhan gizi.

Irjen Endi Sutendi juga menambahkan, bahwa dukungan pimpinan kementerian menjadi motivasi bagi Polda Sulteng untuk terus melakukan pembenahan. Ia berharap SPPG tetap menjadi role model dalam pelayanan pemenuhan gizi di wilayah Sulawesi Tengah.

“Kami berkomitmen menjaga kualitas layanan pemenuhan gizi, karena standar yang baik adalah tanggung jawab kami kepada masyarakat, terutama bagi anak-anak penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045” pungkasnya.*

Buntut Ricuh Konstatering Lahan Eks PGSD Wua-Wua, Polisi Amankan 15 Pendemo Anarkis

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari amankan sejumlah masyarakat yang diduga terlibat dalam kericuhan saat konstatering lahan Eks Sekolah Pendidikan Guru Negeri (SPGN) atau Eks PGSD di Kecamatan Wua-Wua pada Kamis 20 November 2025.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menyebut terdapat 15 orang pria yang berhasil diamankan.

“Iya ada pak, 15 orang pak,” katanya pada Kendarikini.com, Jumat 21 November 2025.

Lanjut, kata dia, penangkapan ini dikarenakan terdapat temuan dugaan tidak pidana yang dilakukan oleh para terduga pelaku.

“Ditemukannya perbuatan diduga pidana, saat kericuhan dan anarkis beberapa pendemo kemarin di Wua-Wua pak,” ujarnya.

Lebih lanjut, saat ini, para terduga pelaku diamankan di Mako Polda Sultra untuk dilakukan gelar perkara.

“Sekarang ini di Polda, kami gabungan sedang gelar perkara,” tutupnya.

Meskipun terjadi kericuhan, agenda konstatering tetap dilaksanakan oleh Pengadilan Negeri (PN) Kendari. Proses diawali pembacaan surat penetapan perintah sita objek sengketa, kemudian dilanjutkan dengan penentuan titik batas lahan.

Untuk diketahui, proses konstatering tersebut merujuk pada Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 3487 K/PDT/2022 tanggal 13 Oktober 2022, dalam perkara antara Kikila Andi Kusuma melawan Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra).(Amin)*

Dirut Bank Sultra Gelar Media Gathering

KENDARIKINI.COM – Bank Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar kegiatan media gathering dengan tema “Trust in Partnershi, Strength in Collaboration”, Jum’at, 21 November 2025.

Kegiatan ini dilaksanakan di gedung lantai 7 kantor pusat Bank Sultra di Jalan H. Abdullah Silondae, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Kegiatan tersebut dalam rangka mempererat hubungan baik dan sinergi antara Bank Sultra dengan rekan-rekan media di lingkup wilayah Sultra.

Dalam memimpin kegiatan ini Direktur Utama (Dirut) Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media.

Ucapan terima kasih itu sebagai rasa syukurnya bisa bertemu dengan rekan-rekan media setelah lama direncanakan.

Kegiatan media gathering dengan tema “Trust in Partnershi, Strength in Collaboration”, ini berlangsung lancar dan seru.

Ia berharap dengan pertemuan dalam kegiatan ini rekan-rekan media dapat mendukung dan berkolaborasi secara sinergi dengan Bank Sultra untuk membantu menginformasikan keluhan nasabah Bank Sultra di hari yang baik ini.

“Harapan kita kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” ungkap Dirut Bank Sultra, Andri, pada hari Jum’at, 21 November 2025 di gedung lantai 7 Kantor Pusat Bank Sultra.

Disela keseruan berlangsungnya kegiatan ini diisi dengan sesi tanya jawab antara rekan-rekan media dengan Dirut Bank Sultra serta di penghujung kegiatan dilanjutkan dengan berbagi doprize.(Faldi)*

Nelayan di Konkep Ditemukan Meninggal Mengapung di Perairan Nambo Jaya

0

KENDARIKINI.COM – Seorang nelayan asal Desa Roko-Roko, Kecamatan Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), berinisial IS, ditemukan meninggal dunia di perairan Desa Nambo Jaya, Jumat 21 November 2025.

Kapolsek Waworete, IPDA La Ode Sadi, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 05.30 WITA oleh warga yang sedang melintas di lokasi kejadian.

“Betul, korban ditemukan pagi tadi sekitar jam 5.30 WITA,” ujarnya melalui pesan WhatsApp kepada Jurnalis Kendarikini.com.

Sebelum ditemukan meninggal, korban diketahui berangkat melaut pada Kamis 20 November 2025 sekitar pukul 23.00 WITA setelah berpamitan kepada istrinya untuk memancing.

Kemudian pada Jumat pagi, korban pertama kali ditemukan oleh seorang pemancing bernama Marson dalam kondisi terapung di permukaan air.

Mengetahui hal tersebut, Marson segera menginformasikan temuan itu kepada warga Desa Nambo Jaya. Bersama warga lainnya, ia kemudian mengevakuasi jenazah korban ke daratan.

Jenazah awalnya dibawa ke Balai Desa sebelum akhirnya dibawa ke Puskesmas Roko-Roko untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak medis serta kepolisian.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun hasil pemeriksaan awal dari tenaga medis mengindikasikan adanya dugaan pecah pembuluh darah.

“Penyebabnya sementara masih didalami. Namun dari hasil pemeriksaan medis ditemukan indikasi pecah pembuluh darah, karena terdapat darah yang keluar dari hidung, telinga, mulut, bahkan mata,” jelas IPDA La Ode Sadi.(Amin)*

Gubernur Sultra Sambut Baik Penandatanganan MoU RSJPDO dengan BPJS Kesehatan Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) gelar acara pendatanganan memorandum of understanding (MoU) antara Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kendari dengan Rumah Sakit Jantung Pembuluh Darah dan Otak (RSJPDO) Oputa Yi Koo Kendari, Jum’at, 21 November 2025.

Acara ini bertempat di pelataran RSJPDO Oputa Yi Koo Kendari di Jalan Dr. Sam Ratulangi Nomor 151, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sultra.

Dalam acara tersebut turut hadir anggota FORKOPIMDA lingkup wilayah Pemerintahan Provinsi se-Sultra, organisasi profesi kesehatan se-Sultra, tokoh masyarakat se-Sultra, dan tokoh agama se-Sultra.

Mengawali sambutannya, Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas pendatanganan MoU tersebut.

Karena RSJPDO Kendari merupakan rumah sakit yang diproyeksikan menjadi rumah sakit rujukan di kawasan Indonesia timur dengan layanan unggulan jantung dan pembuluh darah, stroke, urologi, untuk memberikan pelayanan dan perhatian penuh fisiologi dan psikologi.

“Saya menyambut baik kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan akses bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan rumah sakit dan untuk meningkatkan jumlah kepesertaan jaminan kesehatan nasional di provinsi Sultra,” ucap Andi Sumangerukka, pada hari Jum’at, 21 November 2025 di pelataran RSJPDO Kendari.

Karena itu Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, segera mempersiapkan tenaga medis yang berkompeten sesuai keperluan rumah sakit dengan baik.

Persiapan itu berdasarkan hasil penilaian Andi Sumangerukka setelah melaksanakan kunjungan di Instalasi Gawat Darurat (IGD), Chatlab, OK, VIP/VVIP Lt 5 RSJPDO Oputa Yi Koo Kendari sebelum acara pendatanganan MoU.

“Artinya rumah sakit ini menjadi rumah sakit rujukan. Karena itu tenaga medis harus kita siapkan dengan baik,” ujarnya.

Andi Sumangerukka, juga dalam sambutannya memerintahkan Direktur RSJPDO Kendari untuk melakukan persiapan pendataan BPJS Kesehatan bagi masyarakat di Sultra.

Persiapan ini dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang unggul dan berkualitas agar supaya menjadi rumah sakit yang bisa dibanggakan di wilayah timur Indonesia.

Kesiapan pendataan BPJS kesehatan bagi masyarakat di Sultra penting dilakukan untuk menghadapi konsekuensi teknis ketika pelayanan kesehatan dibuka untuk umum dalam kegiatan rumah sakit.

“Harapan saya jadilah betul-betul rumah sakit yang bisa dibanggakan. Maka sejak awal dan sedini mungkin lakukan kegiatan dan atur sesuai SOP mengaju pada profesional sehingga pada saatnya nanti tidak menjadi kendala-kendala teknis dikemudian hari,” pungkasnya.(Faldi)*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti