Jumat, Oktober 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 132

Lakalantas Motor Vs Motor di Konsel, Satu Tewas dan Tiga Orang Luka-Luka

0

KENDARIKINI.COM — Kecelakaan lalu lintas terjadi di jalan poros Kolono–Mataiwoi, tepatnya di Desa Andinete, Kecamatan Kolono, Kabupaten Konawe Selatan pada Senin 24 November 2025, sekitar pukul 20.30 WITA

Insiden tersebut melibatkan dua sepeda motor dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia serta tiga lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Konawe Selatan IPTU Muhammad Subhan mengatakan kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Revo putih DT 4446 MH yang dikendarai Rinto Harahap berboncengan dengan Risky, bergerak dari arah Kolono menuju Desa Mataiwoi.

Saat hendak berbelok dan menyeberang ke sisi kanan jalan, dari arah belakang melaju sepeda motor Yamaha R15 hitam DW 3741 MQ yang dikendarai Asrul dengan penumpang Jusman.

Diduga karena melaju dengan kecepatan tinggi, pengendara Yamaha R15 tidak mampu mengendalikan kendaraannya hingga menabrak Honda Revo yang berada di depannya. Tabrakan keras pun tak terhindarkan.

Akibat insiden tersebut, penumpang Yamaha R15, Jusman (16), mengalami luka parah seperti robek pada pelipis, memar pada mata, serta pendarahan di hidung dan telinga. Ia dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Kolono.

“Saudara Jusman mengalami luka robek pada pelipis mata kanan, memar pada bagian mata, keluar darah dari hidung, keluar darah dari telingga dan meninggal dunia di puskesmas kolono,” kata Subhan, Selasa 25 November 2025.

Pengendara Yamaha R15, Asrul (20), mengalami luka berat dan tidak sadarkan diri. Ia segera dirujuk ke RS Bahteramas Kota Kendari untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, pengendara Honda Revo, Rinto (22), mengalami luka robek di telapak kaki, sedangkan penumpangnya, Risky (28), mengalami luka pada pelipis, bibir, serta lecet pada siku.

Dari hasil olah TKP, ditemukan bekas seretan di lokasi kejadian, serta kedua kendaraan masih berada di tempat saat petugas tiba. Lingkungan sekitar TKP diketahui merupakan area pemukiman penduduk.

Adapun total kerugian material yang diakibatkan dalam kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp2 juta rupiah.(Amin)*

Dewan Pers Kukuhkan Pengurus Pusat JMSI Periode 2025–2030

0

KENDARIKINI.COM – Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) periode 2025–2030 resmi dikukuhkan pada Selasa (25/11/2025) di Hall Dewan Pers, Jakarta. Pengukuhan dipimpin Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, dan berlangsung dengan khidmat serta dihadiri sejumlah tokoh penting dunia pers nasional.

Ketua Dewan Pers, Prof. Komaruddin Hidayat, turut hadir memberikan sambutan sekaligus menyampaikan harapannya agar JMSI terus menjadi wadah yang memperkuat profesionalisme media siber di Indonesia. Turut hadir pula pendiri sekaligus Pembina JMSI, H. Mursyid Sonsang, serta CEO Promedia, Agus Sulistriyono, bersama tamu undangan lainnya.

Dalam struktur kepengurusan yang diperkenalkan, Dahlan Iskan dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina. Sementara itu, mantan Ketua Dewan Pers, Hendry Ch. Bangun, mendapat amanah sebagai Ketua Dewan Pakar JMSI untuk periode 2025–2030.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Komaruddin Hidayat mengharapkan kehadiran organisasi perusahan pers terus menjadi wadah memperkuat profesionalisme media siber di Indonesia.

“JMSI teruslah menjadi wadah yang memperkuat profesionalisme media siber,” harapnya sembari menambahkan JMSI sudah memberikan kontribusi dalam dunia pers.

Sedangkan, Ketua Umum JMSI Pusat Dr. Teguh Santosa, M.A mengatakan, organisasi dipimpinnya itu sudah memiliki 9000 anggota yang telah memiliki badan hukum pers dan terbentuk pengurus daerah dari Aceh sampai Papua.

“Perlu saya sampaikan JMSI punya anggota itu perusahan pers yang sudah berbadan hukum dan sudah terbentuk dari Aceh sampai Papua,” ucapnya di hadapan Ketua Dewan Pers.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru ini, JMSI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas ekosistem media siber di Indonesia, termasuk memperkuat jaringan hingga ke daerah-daerah. JMSI juga berharap dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga keberlangsungan pers yang profesional, beretika, dan bertanggung jawab.

Berikut susunan pengurusan JMSI Pusat periode 2025-2030
 
Ketua Dewan Pembina : Dahlan Iskan
Anggota:
• Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E.
• DR. Agung Dharmajaya
• DR. Akbar Faisal
• H. Mursyid Sonsang
• DR. (H.C.) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, FIPR
• DR. Syahganda Nainggolan

Dewan Pakar
Ketua: Hendry Ch. Bangun
Anggota:
• Adhi Ferdiya
• Akbar Endra
• Arief Gunawan

Pengurus Harian
Ketua Umum : Dr. Teguh Santosa,M.A
Wakil Ketua Umum : Dr. Eko Pamuji
Ketua Harian : Ir. Ari Rahman
Sekretaris Jenderal : DR. Rahimandani
Wakil Sekjen : Sabri, SKM., M.Kes
Bendahara Umum: Akhiruddin Mahjuddin, S.E., Ak., M.E.
Wakil Bendahara Umum: H. Riza Awaluddin, S.E.*

Putusan Kasasi Kuatkan Kemenangan Kantor Hukum Alvian Liambo atas PT Adira Dinamika Multi Finance

0

KENDARIKINI.COM – Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui sistem e-Court resmi menetapkan bahwa PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk kembali dikalahkan dalam perkara hubungan industrial yang diajukan oleh Penggugat Budiman.

Kuasa Hukum Penggugat, Agus Alvian Saputra dari Alvian Liambo Law Office, turut menyampaikan rasa syukur atas putusan ini. Beliau menegaskan bahwa putusan tersebut merupakan bentuk nyata penegakan hukum terhadap hak-hak buruh yang selama ini harus diperjuangkan melalui jalur litigasi.

“Pada tingkat pertama, perkara ini teregistrasi dengan Nomor Perkara: 6/Pdt.Sus-PHI/2025/PN Kdi, sebagaimana tercantum dalam sistem e-Court. Majelis Hakim mengabulkan sebagian gugatan Penggugat, menyatakan bahwa PHK yang dilakukan oleh Tergugat tidak sah, serta menghukum PT Adira untuk membayar hak-hak pekerja sesuai peraturan perundang-undangan,” jelasnya, Selasa 25 November 2025.

Lanjutnya bahwa Tidak menerima putusan tersebut, PT Adira mengajukan upaya hukum Kasasi, yang teregistrasi dengan Nomor Register Kasasi: 1344 K/Pdt.Sus-PHI/2025.

“Namun, Mahkamah Agung melalui putusan kasasinya menolak permohonan kasasi PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk. Dengan demikian, putusan tingkat pertama dikuatkan sepenuhnya dan berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde),” ungkapnya.

Kemudian Putusan yang telah berkekuatan hukum tetap tersebut mewajibkan PT Adira untuk:
1. Membayar uang pesangon, penghargaan masa kerja, dan uang penggantian hak sebesar
Rp45.618.400,00.
2. Membayar upah proses sejumlah
Rp30.480.000,00.
3. Membebankan biaya perkara kepada negara sebesar
Rp154.000,00.

“Dengan ditolaknya permohonan kasasi, PT Adira berkewajiban melaksanakan seluruh amar putusan tersebut secara penuh, tanpa pengecualian,” pungkasnya.*

Menambang Tanpa Merusak, Inovasi Teknologi Bersih PT Vale

0

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) telah membuktikan bahwa pertambangan dapat dilakukan tanpa merusak lingkungan. Dengan inovasi teknologi bersih, perusahaan ini telah menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar.

Salah satu contoh inovasi teknologi bersih PT Vale adalah penggunaan energi terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Larona, Balambano, dan Karebbe, yang memiliki kapasitas lebih dari 300 MW. Penggunaan energi terbarukan ini telah membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan efisiensi energi.

Selain itu, PT Vale juga telah mengembangkan teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL) untuk mengolah bijih nikel laterit berkadar rendah menjadi Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), bahan baku utama dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik. Teknologi ini telah membantu meningkatkan nilai tambah mineral dalam negeri dan mengurangi dampak lingkungan.

PT Vale juga telah melakukan reklamasi lahan pasca-tambang dengan metode progresif, sehingga 66% lahan tambang telah direhabilitasi. Perusahaan ini juga berkomitmen untuk melakukan rehabilitasi lahan di luar area konsesi, mencakup lebih dari 12 ribu hektare.

Dengan inovasi teknologi bersih dan komitmen lingkungan, PT Vale telah membuktikan bahwa pertambangan dapat dilakukan tanpa merusak lingkungan. Ini adalah contoh nyata bahwa pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan dapat berjalan bersama-sama.*

Polresta Kendari Ringkus Tiga Pelaku Curanmor, Ungkap Aksi Kejahatan Berantai

0

KENDARIKINI.COM – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari kembali berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor yang meresahkan warga. Pada Selasa, 25 November 2025 sekitar pukul 01.30 Wita, tiga terduga pelaku masing-masing RR alias R (26), AM alias M (27), serta I alias E (38), ditangkap di lokasi berbeda setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup berdasarkan laporan pengaduan korban tertanggal 22 November 2025.

Kasus ini berawal saat pelapor WH (47), seorang perempuan warga Kemaraya, tengah berbelanja di pasar dan meminta anaknya menjemput di lokasi menggunakan sepeda motor miliknya. Namun anak korban mengabarkan bahwa motor tersebut sudah tidak berada di tempat parkir, padahal sebelumnya dalam keadaan terkunci stang. Atas kehilangan itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp22 juta dan melapor ke kantor kepolisian guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Buser77 bergerak cepat melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan para pelaku. R ditangkap di sebuah kos-kosan di Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu; M diamankan di kos-kosan di Jalan Tanukila, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia; sedangkan E ditangkap di kediamannya di Jalan Bunga Kolosua, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat. Dari tangan para pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang dicuri di depan rumah korban di Jalan Bunga Kolosua.

Dalam proses interogasi, ketiganya mengakui perbuatannya. Mereka mengungkapkan telah berkeliling di sekitar rumah korban untuk mencari sasaran sebelum beraksi. Setelah melihat motor terparkir, pelaku R mematahkan kunci stang hanya dengan injakan kaki. Motor tersebut kemudian didorong menjauh oleh pelaku M, sementara R dan E mengikuti menggunakan sepeda motor milik E. Setelah berada di lokasi aman, para pelaku menyambung kabel kontak hingga kendaraan bisa dinyalakan dan dibawa kabur. Bahkan, M mengaku membeli motor hasil curian itu dari R seharga Rp400 ribu, lalu mengganti nomor polisi untuk menghilangkan jejak.

Modus operandi yang mereka gunakan terbilang sederhana namun efektif, yaitu mematahkan kunci stang, mendorong kendaraan menjauh dari lokasi, kemudian menyambung kabel kontak sebelum membawa kabur motor tersebut. Tidak berhenti sampai di situ, pengembangan penyidik juga mengungkap jejak kejahatan lain para pelaku. Pelaku R dan M diketahui pernah melakukan pencurian dengan pemberatan di sebuah ruko kawasan Pasar Grosir Jalan Pasaeno sekitar satu minggu sebelumnya. Pelaku R juga mengakui pernah mengambil satu unit handphone di kawasan Jalan Tanukila, sementara pelaku M memiliki rekam jejak pencurian sepeda motor lainnya di depan Kampus Lama Kemaraya serta dekat Pertamina Tipulu pada tahun 2011, di mana motor tersebut kemudian dijual di daerah Laute.

Saat ini ketiga pelaku beserta barang bukti telah dititipkan di Piket Reskrim Polresta Kendari untuk proses penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut. Tim Buser77 masih terus mendalami kemungkinan keterlibatan para pelaku dalam aksi pencurian lainnya yang terjadi di wilayah Kota Kendari.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP WelliWanto Malau, S.I.K., M.H membenarkan penangkapan tersebut dan memastikan proses hukum akan terus berjalan. Ia juga mengapresiasi kerja cepat tim di lapangan dalam menindak setiap laporan masyarakat.*

Ketua DPRD Sultra dan Ketua Fraksi NasDem Dikabarkan Berganti, Berikut Figurnya

KENDARIKINI.COM – Dinamika politik di Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali memanas setelah isu pergantian Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, La Ode Tariala, mengemuka pada Senin malam, 24 November 2025.

Informasi tersebut mencuat setelah beredar surat resmi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sultra bernomor 134-SI/DPW-NasDem/SULTRA/X/2025, yang berisi usulan perubahan struktur pimpinan lembaga legislatif daerah.

Berdasarkan isi surat itu, posisi Ketua DPRD Sultra yang kini dijabat La Ode Tariala rencananya akan digantikan oleh Syahrul Said.

Usulan tersebut disebut merupakan tindak lanjut hasil rapat konsolidasi internal yang dilakukan sejak Sabtu, 16 Agustus hingga Jumat, 19 September 2025.

Tak hanya itu, perubahan struktur juga menyasar posisi Ketua Fraksi NasDem DPRD Sultra. Jabatan yang sebelumnya ditempati Sudarmanto akan dialihkan kepada Suparjo.

DPW Partai NasDem Sultra dalam surat tersebut menyebut, langkah rotasi ini dilakukan sebagai upaya memperkuat soliditas, efektivitas, dan peran fraksi partai di parlemen daerah, selaras dengan visi gerakan restorasi Indonesia yang diusung NasDem.

Menanggapi beredarnya isu tersebut, Sekretaris DPW Partai NasDem Sultra, Tahir Kimi, tidak menampik adanya wacana pergantian. Namun ia menyatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan keterangan resmi dalam waktu dekat.

“Insya Allah akan ada penyampaian resmi dari partai terkait informasi yang berkembang,” ujarnya, Selasa 25 November 2025.

Isu ini diperkirakan akan terus menjadi perhatian dalam beberapa hari ke depan, mengingat posisi Ketua DPRD merupakan jabatan strategis yang berpengaruh pada arah kebijakan legislatif daerah.(Amin)*

Upaya PT Vale Perkuat Kinerja dan Dorong Masa Depan Nikel Berkelanjutan Indonesia

0

KENDARIKINI.COM — Di tengah tahun yang penuh tekanan pasar global, perubahan regulasi, dan tantangan operasional, perjalanan PT Vale Indonesia Tbk (“PT Vale”), Kode Saham (“INCO”) bagian dari Mining Industry (MIND ID) justru menunjukkan ketahanan, kedisiplinan, dan transformasi yang semakin matang. Pada Analyst Gathering hari ini, perusahaan memaparkan kisah kuat tentang bagaimana eksekusi strategis dan kepemimpinan operasional yang bertanggung jawab terus menciptakan nilai jangka panjang bagi Indonesia dan dunia.

Kinerja Operasional yang Menguat dan Semakin Andal

Stabilitas operasi selama 3Q25 memperkokoh performa sepanjang tahun. Produksi nikel matte mencapai 19.391 ton, naik 4% dibanding triwulan sebelumnya, mendorong total produksi 9M25 menjadi 54.975 ton. Di balik angka ini terdapat perencanaan pemeliharaan yang lebih disiplin, intervensi teknis lebih awal, dan kerja tim yang tak mengenal lelah di site Sorowako.

Momentum tersebut tercermin dalam hasil keuangan yang solid. Pendapatan mencapai US$705 juta, EBITDA berada pada US$166 juta, dan laba bersih meningkat 3% menjadi US$52 juta. Efisiensi di sisi pengadaan dan optimasi energi berhasil menurunkan cash cost nikel matte sebesar 5%, memperkuat daya tahan perusahaan terhadap tekanan eksternal.

Diversifikasi Bisnis Melalui Penjualan Bijih Nikel

Bisnis perusahaan semakin lincah melalui penjualan bijih nikel saprolit, yang mencapai 896.263 WMT hingga September 2025. Langkah ini membuka sumber pendapatan baru, menguatkan margin, dan memberikan fleksibilitas komersial pada kondisi harga global yang menantang.

“Ketahanan finansial itu tidak datang begitu saja, melainkan dihasilkan dari kerja keras dan disiplin,” jelas Rizky Andhika Putra, Chief Financial Officer. “Dengan menata ulang struktur biaya, memperkuat modal kerja, dan membuka sumber pendapatan baru, kami mampu menjaga margin dan likuiditas. Memasuki 2026, prinsip kehati-hatian finansial akan tetap menjadi fondasi kami.”

Tantangan yang Diubah Menjadi Gerak Maju

Paruh pertama 2025 bukan tanpa tantangan—mulai dari gangguan furnace hingga tekanan kenaikan biaya regulasi. Namun alih-alih memperlambat langkah, perusahaan justru mempercepat eksekusi. Jadwal pemeliharaan dipercepat ke 1H25, persiapan rebuilding EF3 dimajukan, dan kontrol biaya diperketat. Semua ini menyiapkan pijakan yang lebih kuat untuk 2H25 dan tahun 2026.

Keselamatan dan Komunitas: Komitmen yang Tidak Pernah Ditawar

Tidak ada capaian yang lebih penting dari keselamatan. Dengan zero fatality year-to-date, penurunan TRIFR menjadi 0,43 dan lebih dari 200 kontrol risiko kritis diverifikasi setiap hari, budaya keselamatan menjadi bukti kedisiplinan dan kepemimpinan yang kuat.

Kinerja Keberlanjutan yang Menguatkan Kredibilitas Indonesia

Serangkaian pengakuan nasional dan internasional—seperti ENSIA Award, Lestari Award, ESG Business Award, Investortrust ESG Award, dan Subroto Award—menggambarkan kekuatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan dan pembangunan sosial.

Pencapaian besar lainnya adalah peningkatan Sustainalytics ESG Risk Rating menjadi 23,7, menjadikan perusahaan masuk dalam Top 15 perusahaan pertambangan berisiko ESG terendah di dunia. Upaya menuju sertifikasi IRMA-50 juga terus berlanjut dan memasuki fase critical requirement improvement—penanda keseriusan dalam mematuhi standar pertambangan bertanggung jawab kelas dunia.

Kemajuan Bersejarah dalam Program Pertumbuhan US$9 Miliar

Empat mesin pertumbuhan besar—Pomalaa, Bahodopi, Sorowako Limonite, dan Tanamalia—mencatat progres signifikan dan menjadikan ini salah satu investasi berorientasi energi bersih terbesar di Indonesia:
              •            Pomalaa (Ford & Huayou): Progres tambang 43,71%, HPAL 33,04%
              •            Bahodopi (GEI): Progres tambang 89,7%, HPAL 16,72%
              •            Sorowako Limonite: Progres konstruksi 25,37%
              •            Tanamalia: Studi kelayakan dan pemilihan mitra teknis berjalan baik

Proyek-proyek ini akan menghasilkan “nikel yang tepat”—kelas 1, rendah karbon, dan dibutuhkan oleh industri baterai kendaraan listrik global.

“Rangkaian proyek pertumbuhan ini bukan hanya investasi, tetapi kontribusi besar bagi negeri,” tutur Muhammad Asril, Chief of Projects. “Setiap persen progres, setiap milestones yang tercapai, dan setiap ton kapasitas baru adalah bagian dari ambisi bersama untuk membangun ekosistem nikel energi bersih yang terintegrasi di Indonesia.”

Eksplorasi Masa Depan untuk Menggandakan Cadangan

Rencana eksplorasi jangka panjang tengah disiapkan untuk membuka potensi mineral hingga 2,5 kali cadangan saat ini, mencakup lebih dari 118.000 hektare di Sulawesi Selatan, Tengah, dan Tenggara. Mulai 2026, program pengeboran intensif—hingga 6.500 hole per tahun—akan memastikan keberlanjutan pasokan nikel strategis Indonesia di masa depan.

Arah 2026: Efisiensi, Keandalan, dan Transformasi Berkelanjutan

Tahun mendatang akan menjadi fase penting ketika perusahaan membentuk baseline biaya baru, meningkatkan keandalan operasi, dan memperkuat disiplin di tiga area operasi utama: Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa.

Dengan ketidakpastian pasar yang masih terasa dan ekspektasi regulasi yang meningkat, fokus perusahaan memasuki 2026 sangat jelas: meningkatkan keandalan produksi, menjaga standar keberlanjutan tertinggi, mempercepat eksekusi proyek, dan menciptakan nilai bersama bagi Indonesia.*

Dua Anak 14 Tahun di Kendari Lakukan Intimidasi terhadap Karyawan Toko, Polisi Berikan Edukasi

0

KENDARIKINI.COM – Dua orang anak berusia 14 tahun yang masing-masing berinisial A dan LMY melakukan tindakan pemukulan terhadap karyawan dan satpam hingga parkir liar di salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Sorumba, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Kadia, Kota Kendari pada Senin 24 November 2025.

Komandan Tim Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita menjelaskan bahwa peristiwa ini mulai diketahui setelah menerima aduan dari warga.

“Kami menerima aduan masyarakat terkait aktifitas parkir liar disertai intimidasi baik kepada karyawan maupun kepada pengunjung di salah satu Toko perbelanjaan yang terletak di Jalan Sorumba, Kota Kendari,” jelas Boy, Selasa 25 November 2025.

Tidak hanya melakukan pemukulan, dalam rekaman kamera pengawas (CCTV), keduanya juga terlihat melakukan aksi pelemparan.

“Berdasarkan rekaman video yang kami terima beberapa orang anak melakukan tindakan pemukulan terhadap karyawan dan satpam penjaga bahkan melakukan tindakan pelemparan,” kata Boy.

Setibanya dilokasi kejadian, Tim Perintis segera mengamankan kedua anak yang serupa dengan rekaman kamera pengawas (CCTV).

“Pada saat kami tiba kamipun langsung menciduk kedua pelaku anak di bawah umur tersebut seperti yang ada dalam tayangan video CCTV milik toko tersebut,” tambahnya.

Boy menegaskan mengingat keduanya masih dalam kategori dibawah umur, pihak hanya memberikan edukasi agar tidak melakukan tindakan serupa.

“Mengingat masih dibawah umur, kami peringati dan berikan edukasi dan setelah itu kamipun menyuruh pulang kedua anak tersebut dan mengingatkan untuk tidak berbuat hal yang serupa,” pungkasnya.(Amin)*

Hakim Dalami Keterlibatan ‘Ko Andi’ di Kasus Dugaan Korupsi Tambang Nikel Kolut

0

KENDARIKINI.COM – Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Kendari, Arya kembali mendalami keterlibatan Ko Andi Heryanto atas kasus dugaan tindak pidana korupsi tambang nikel di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ko Andi Heryanato diketahui merupakan trader atau pembeli ore nikel dan diduga terlibat dalam proses koordinasi hingga penjualan ore nikel ilegal yang di tambang di eks Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Pandu Citra Mulia (PCM) di Kecamatan Batu Putih, Kabupaten Kolut, setelah disebut saksi maupun para terdakwa.

Terbaru, dalam sidang pemeriksaan atau kesaksian terdakwa kasus dugaan tindak pidana korupsi tambang Kolut, Hakim PN Tipikor Kendari memberikan kesempatan terdakwa Posalina Dewi untuk bersaksi dibawah sumpah.

Terdakwa Dewi mengatakan, dirinya adalah perpanjangan tangan atau orang yang diperintahkan Ko Andi Heryanto, dalam kegiatan koordinasi pembelian ore nikel.

“Perpanjangan tangan Ko Andi di lokasi,” ucap terdakwa Dewi.

Dengan perintah Ko Andi, terdakwa Dewi cukup banyak mengetahui beberapa nama yang ikut terlibat dalam proses penambangan ilegal di eks IUP PT PCM.

“Cukup tahu, Timber pernah saya ketemu satu kali di rumahnya, namun tidak ada kaitannya koordinasi antara Ko Andi dan Timber,” bebernya.

Untuk menyamakan kesaksian terdakwa Dewi di persidangan, Ketua Majelis Hakim Arya meminta Jalsa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sultra kembali membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) terdakwa Dewi.

JPU menjelaskan bahwa, terdakwa Dewi hanya bekerjasama dengan Ko Andi ihwal koordinasi penambangan di eks IUP PT PCM.

Selain itu, terdakwa Dewi dalam BAP yang dibacakan JPU, mengetahui ada pihak lain yang membeli kargo dan berkoordinasi sendiri, diantaranya Yomi, dan Timber sebagai penambang di eks IUP PT PCM.

“Dewi mengenal Ko Andi di Jakarta yang diperkenalkan oleh saudara Bowo, Yomi merupakan trader, sementara saudara Timber adalah penambang sekaligus trader,” ucap dia.

Hakim Arya lalu kembali mempertegas di BAP terdakwa Dewi poin 10 sebagai trader ataupun penambang, Timber berada di lokasi eks IUP PT PCM, apakah betul?

“Iya, ada,” jawab terdakwa Dewi.

Kemudian, Hakim Arya mempertanyakan terkait keberadaan Ko Andi, sebab selama ini, setelah namanya disebut-sebut dalam sidang, dan diminta hadir di sidang, tetapi Ko Andi tidak pernah tanggapi panggilan JPU.

“Saya tidak tahu rumahnya (Ko Andi), dan nomor hp-nya pun sudah tidak aktiv,” tutur terdakwa Dewi.

Untuk itu, Hakim Arya meminta agar JPU mengakses lokasinya lewat nomor rekening yang digunakan Ko Andi untuk mengirim dana koordinasi ke terdakwa.*

Aksan Jaya Putra Hadiri Konferensi Internasioanl Tahunan China Huayou

KENDARIKINI.COM – Untuk pertama kalinya, perusahaan tambang nikel PT Raodah Bumi Sultra (RBS) yang berlokasi di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) diundang dalam agenda Konferensi Internasional tahunan PT Huayou Indonesia di Kota Tonxiang, Provinsi Zhejiang, China.

PT Huayou Indonesia, merupakan perusahaan multi nasional yang ada di Indonesia, dengan beberapa kawasan industri pemurnian nikel dintaranya, PT IPIP Kolaka, IWIP di weda bay Halmerah, PT IMIP dan beberapa smelter lainnya yang ada di Indonesia.

External Relationship PT RBS, Aksan Jaya Putra (AJP) hadir memenuhi undangan gelaran Konferensi Internasional tahunan Huayou mengatakan bahwa, agenda ini dilaksanakan selama dua hari. Tamu undangan yang hadir adalah mitra bisnis maupun calon mitra bisnis di sektor pertambangan nikel.

“Dari Indonesia ada 300 undangan, dan sisanya tamu undangan yang berasal dari berbagai negara di dunia,” ucap dia, Selasa (25/11/2025).

Ia menerangkan, Konferensi Internasional ini rutin dilaksanakan PT Huayou Indonesia, dalam rangka untuk meyakinkan para partner bisnis dan calon partner bisnis yang tersebar di seluruh dunia, termasuk di Indonesia ihwal kemampuan pengelolaan biji nikel.

“Nah saat ini, mereka (PT Huayou Indonesia) fokus pada pengembangan pabrik baterai yang bahan bakunya dari limonit, yang ada di beberapa IUP di Indonesia, seperti di PT RBS,” jelas AJP.

AJP berharap, dengan relasi bisnis yang dibangun antara PT RBS dan PT Huayou Indonesia, bisa berjalan dengan baik kedepan, sebab perusahaan raksasa asal China itu akan berencana membangun pabrik baterai/HPAL di Kabupaten Konut.

“Ini baru tahap penjajakan, yang memang sudah beberapa kali dilakukan pertemuan, nah untuk meyakinkan kami, yah mereka mengundang kami untuk hadir di acara Konferensi Internasional ini. Ya mereka berharap, kami segera bekerjasama dengan mereka dalam hal meyuplai bahan baku limonit,” jelas mantan Anggota DPRD Sultra ini.

Terkait masalah perizinan PT RBS, tambah dia, bahwa pihaknya telah menuntaskan dokumen perizinan pinjam pakai kawasan hutan (PPKH), serta perizinan lainnya dan menunggu RKAB tahun 2026 yang dianggap tidak ada lagi masalah.

“Semua perizinan sudah kami lengkapi, dan tentunya ketika perusahaan sudah jalan, pasti masyarakat lingkar tambang kami perdayakan, dan itu komitmen PT RBS,” pungkasnya.*

Polda Sultra Optimalkan Edukasi Pengguna Jalan melalui Teguran

0

KENDARIKINI.COM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan penindakan berupa teguran dan tilang di kawasan Rumah Sakit Bhayangkara Kendari, Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 10.30 WITA. Kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas sekaligus menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Kegiatan penindakan tersebut dipimpin oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sultra dan diikuti oleh personel Ditlantas, antara lain KOMPOL M. Rizal Syahrir, S.H., S.I.K., AKP Yonathan, S.H., M.H., serta sejumlah perwira dan brigadir lainnya.

Dalam pelaksanaan kegiatan, petugas melakukan pemeriksaan terhadap para pengendara yang melintas di sekitar kawasan rumah sakit. Hasilnya, sebanyak 50 pelanggar diberikan teguran, sementara 4 pengendara dikenai tilang karena melakukan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sultra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya rutin kepolisian dalam menekan angka pelanggaran lalu lintas. “Penegakan hukum dilakukan secara humanis dan persuasif. Kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan resmi.*

Bupati Resmi Ganti Direktur RSUD Muna

0

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kabupaten Muna resmi melakukan pergantian pimpinan di RSUD Lm. Baharuddin. Bupati Muna, Bachrun, mengonfirmasi bahwa dirinya telah menyetujui pengunduran diri dr. Muh. Marlin dari jabatan Direktur RSUD Muna dan menunjuk dr. Wa Ode Harniana sebagai Pelaksana Tugas (Plt) untuk menggantikan posisi tersebut.

Ia menjelaskan bahwa permohonan pengunduran diri dr. Marlin sebenarnya telah diajukan sejak tahun 2024. Namun, pergantian baru dilakukan saat ini karena dinilai waktu sebelumnya belum tepat.

“Direktur sudah kita ganti. Beliau sudah meminta berhenti sejak tahun lalu, tetapi saya tahan karena momentumnya kurang tepat,” kata Bachrun, Senin 24 November 2025.

Pergantian ini dilakukan di tengah perhatian publik terhadap kondisi pelayanan RSUD Muna, menyusul keluhan dr. Ruhwati yang viral terkait fasilitas alat kesehatan di ruang operasi. Merespons hal tersebut, Bachrun menyatakan pemerintah daerah menerima masukan tersebut sebagai bahan evaluasi.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara, Algazhali, turut memberikan tanggapan.

Ia berharap pergantian direktur dapat membawa perbaikan signifikan dalam mutu pelayanan rumah sakit. Terkait polemik etik yang menyeret nama dr. Ruhwati, ia menegaskan tidak ditemukan pelanggaran.

“Majelis kode etik sudah membahas hal ini dan menyatakan tidak ada pelanggaran kode etik,” jelasnya.

Dengan penunjukan Plt direktur yang baru, Pemerintah Kabupaten Muna berharap peningkatan kualitas layanan publik di sektor kesehatan dapat segera terwujud, sekaligus menjawab kritik dan kebutuhan masyarakat.(Amin)*

Pastikan Keselamatan Berlayar Nataru, KSOP Kendari Uji Kelaiklautan Kapal

0

KENDARIKINI.COM – Pejabat Pemeriksa Keselamatan Kapal (PPKK) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) bersama Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari melakukan uji kelaiklautan kapal di Pelabuhan Pangkalan Perahu, Selasa, 25 November 2025, dalam rangka memastikan keselamatan pelayaran selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Dalam pemeriksaan mendadak tersebut, tim PPKK dan KSOP Kendari menemukan sejumlah kekurangan kritis pada salah satu kapal, yakni KM Simba 1. Temuan ini wajib segera ditindaklanjuti pihak operator kapal demi menjamin keamanan ribuan penumpang.

“Tujuan kami jelas, memastikan keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama selama periode sibuk Nataru,” ujar Suwandi, Penata Keselamatan Pelayaran Ditjen Hubla.

Suwandi menegaskan bahwa seluruh alat dan fasilitas keselamatan harus dipastikan dalam kondisi siap pakai sebelum melayani penumpang pada puncak arus.

“Jika tidak dipenuhi, maka konsekuensinya jelas, kapal tidak diizinkan berlayar,” tegas Suwandi.

Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal KSOP Kelas II Kendari, Leksono Kuncoro Budi Widodo, membenarkan bahwa temuan kali ini bersifat mayor dan memerlukan perhatian serius.

“Hari ini KSOP Kendari mendampingi uji kelayakan kapal penumpang. Dari pemeriksaan, masih ditemukan beberapa temuan mayor,” jelas Leksono.

Leksono menambahkan bahwa proses inspeksi akan mencakup seluruh kapal penumpang yang beroperasi di wilayah Kendari tanpa terkecuali. Hal ini untuk memastikan standar kelaiklautan terpenuhi demi memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan Nataru.

Pengetatan pengawasan ini diharapkan dapat menekan potensi kecelakaan laut dan memastikan kelancaran serta keamanan arus mudik Nataru 2025 di perairan Kendari

“Zero Compromise for Safety – Do Not Bend the Rule,” pungkasnya.*

Gadis 13 Tahun di Kendari Dinyatakan Hilang Usai Pergi Bermain

0

KENDARIKINI.COM – Seorang anak perempuan bernama Nabila Saskia Rahman (13), warga Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, dinyatakan hilang sejak Rabu, 19 November 2025. Hingga kini, keluarga masih melakukan pencarian dan meminta bantuan masyarakat untuk menemukan keberadaannya.

Peristiwa ini bermula saat Nabila pergi bermain bersama adiknya. Namun ketika kembali ke rumah, sang adik pulang seorang diri. Sejak saat itu, keluarga mulai cemas dan berinisiatif melakukan pencarian.

Ayah korban, Rahman, mengungkapkan bahwa pencarian pertama dilakukan pada malam hari dengan meminta keterangan dari warga sekitar Pasar Baruga, tempat di mana Nabila sering terlihat bermain.

“Di situlah malamnya saya mulai panik dan mencari bersama istri serta anak saya. Saya tanya-tanya kepada orang-orang di Pasar Baruga, mereka bilang masih sering lihat (Nabila) main tiga hari berturut-turut dengan anak-anak pasar,” kata Rahman, Selasa 25 November 2025.

Menurut keterangan seorang tukang parkir di lokasi yang sama, Nabila sempat terlihat berjalan sendirian menuju arah Terminal Baruga pada malam hari sekitar pukul 20.00 WITA.

“Saya bertanya lagi sama tukang parkir, katanya dia lihat sekitar jam 8 lewat malam, jalan kaki mengarah ke terminal,” tambah Rahman.

Keluarga telah resmi melaporkan hilangnya Nabila ke Polsek Baruga untuk dilakukan proses penyelidikan dan koordinasi lebih lanjut.

Adapun ciri-ciri fisik Nabila, yaitu:

Tinggi badan: sekitar 162 cm

Rambut: Panjang lurus sebahu

Mata: Hitam

Kulit: Putih

Keluarga berharap warga yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan Nabila dapat segera menghubungi:

Keluarga: 0813-5601-0730
Polsek Baruga: 0812-3234-4122

Masyarakat diimbau membantu penyebaran informasi ini sebagai upaya mempercepat proses pencarian.(Amin)*

Diperiksa sebagai Saksi, Kejati Sultra Diminta Tersangkakan Lili Salim dalam Kasus Korupsi Antam Mandiodo

0

KENDARIKINI.COM – Aksi unjuk rasa mendesak Kejati Sulawesi Tenggara (Sultra) menetapkan komisaris PT LAM insial TL (Tan Lie Pil) alias Lili Salim jadi tersangka berlangsung ricuh, pada Senin (24/11/2025) siang.

Pasalnya Lili Salim yang namanya mencuat dari beberapa fakta persidangan terlibat dalam kasua korupsi pertambangan Blok Mandiodo, tidak kunjung dipanggil oleh Kejati.

Padahal, kerugian negara akibat kasus korupsi tambang di Mandiodo Konawe Utara mencapai Rp 5,7 triliun. Namun, Kejati dianggap tidak serius dan menutupi dugaan keterlibatan pelaku lainnya seperti sosok TL.

“Berdasarkan kesaksian saksi di sidang bahwa pembukaan rekening atas perintah TL untuk menampung uang hasil penjualan nikel secara ilegal, menurut kami Tindakan Pencucian Uang nya masuk, tindakan pertambangan ilegal masuk,” ujar Muhamad Ikbal, koordinator massa aksi.

Pihak Kejati Sultra melalui Kasi Intel Ruslan mengatakan, pihak Kejati sudah memeriksa sejumlah saksi. Kata Ruslan, saat ini tim sementara bekerja.

“TL (Lili Salim) sudah diperiksa, tergantung tim saja,” ujar Ruslan.

Skandal Kasus Korupsi Tambang PT LAM di Mandiodo

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Sultra), sampai saat ini belum menetapkan adanya tersangka baru dalam kasus korupsi pertambangan Blok Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Dalam kasus ini diketahui kerugian negara akibat korupsi pertambangan tersebut nilainya mencapai Rp 5,7 triliun.

Salah satu nama yang sempat disebut-sebut dalam perkara tersebut yaitu Komisaris PT Lawu Agung Mining Tan Lie Pin alias Lili Salim.

Terdakwa Pemilik PT Lawu Agung Mining, yaitu Windu Aji Sutanto, dituntut enam tahun penjara terkait dugaan pencucian uang (TPPU) dari hasil korupsi penjualan bijih nikel (ore nikel) yang berasal dari wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) PT Antam Tbk (Persero), Blok Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Namun, setelah lamanya kasus ini bergulir di Kejati Sultra, nama Lili Salim masih adem-adem saja. Padahal sederet pemegang jabatan penting di PT Lawu Agung Mining, tidak sedikit yang menjadi tersangka.

“Setelah kami konfirmasi di tim penyidik Pidsus, Komisaris PT Lawu ini masih dalam tahap pemeriksaan dengan status sebagai saksi,” kata Kasi Penkum Kejati Sultra, Muhammad Ilham saat dikonfirmasi awak media, di ruang kerjanya, pada Senin (22/9/2025) siang.

Saat ditanya terkait perihal pemeriksaan tersebut, Ilham menyebut untuk kepentingan pemberkasan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Iya ini terkait perkara TPPUnya,” tambahnya.

Sebelumnya diketahui, pada persidangan Perkara dengan nomor 031-Pid-sus-TPK/2025/PN Jkt-Pst ini, Terdakwa Pemilik PT Lawu Agung Mining, yaitu Windu Aji Sutanto, dituntut enam tahun penjara terkait dugaan pencucian uang (TPPU) dari hasil korupsi penjualan bijih nikel (ore nikel) yang berasal dari wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) PT Antam Tbk (Persero), Blok Mandiodo, Konawe Utara.

Lili Salim ketika itu sudah tiga kali absen dari panggilan persidangan, termasuk pada sidang yang digelar senin (11/6/2025) lalu.

Praktisi Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum Perjuangan Nasional Indonesia (LBH PERJUANGAN), Hardius Karo Karo, mengatakan Majelis Hakim yang menyidangkan perkara ini telah memerintahkan agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan Tan Lie Pin alias Lili Salim secara paksa pada sidang 28 April 2025.

Namun, perintah itu belum dijalankan secara efektif.

“Tidak mungkin Jaksa dan atau penyidik tidak mengetahui dimana keberadaan Tan Lie Pin alias Lili Salim itu. Mereka pasti tahu itu. Namun mengapa tak dieksekusi tindakan pemanggilan paksa? Ya karena itu tadi, ada permainan di antara mereka,” kata Hardius.

Fakta Dan Kronologi Kasus WIUP PT ANTAM Blok Mandiodo

Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) pada Rabu (11/6/2025), Jaksa Penuntut Umum (JPU) R Alif Ardi Darmawan membeberkan fakta mengejutkan terkait aliran dana sebesar Rp 135,8 miliar yang diduga berasal dari hasil penjualan nikel ilegal.

Dana tersebut disamarkan melalui rekening dua orang office boy dari PT Lawu Agung Mining (LAM).

“Dana itu dialirkan melalui rekening dua office boy yang atas perintah langsung dari Komisaris perusahaan, Tan Lie Pin. Ini jelas merupakan upaya untuk menyamarkan transaksi ilegal,” ungkap JPU Alif Ardi Darmawan di ruang sidang tersebut.

Windu Aji didakwa melakukan TPPU dari hasil korupsi penjualan bijih nikel yang berasal dari Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) Antam Blok Mandiodo, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Windu Aji menggunakan uang korupsi untuk membeli satu unit mobil Toyota Land Cruiser, satu unit Mercedes Benz Maybach, dan satu unit mobil Toyota Alphard, serta menerima uang Rp1,7 miliar.

Sementara Glenn Ario, yang hanya selaku pelaksana lapangan PT Lawu Agung Mining, didakwa justru lebih aktif berperan dalam penambangan bijih nikel hingga melakukan pengangkutan dan penjualan.

Hasil penambangan bijih nikel yang dilakukan PT Lawu Agung Mining pada lahan Antam seharusnya diserahkan kepada Antam, serta tidak dapat dilakukan pengangkutan dan penjualan ke pihak lain.

Akan tetapi, Glenn diduga membeli dokumen PT Kabaena Kromit Pratama (KKP) dan dokumen PT Tristaco Mineral Makmur (TTM) dengan harga antara 3 dolar amerika hingga 5 dolar amerika per metrik ton sehingga seolah-olah bijih nikel tersebut berasal dari WIUP PT KKP dan PT TMM dan dapat dijual ke pihak lain.

Adapun Windu Aji dan Glenn Ario telah divonis dalam kasus korupsi penjualan bijih nikel tersebut. Berdasarkan putusan tingkat kasasi, Windu Aji divonis 10 tahun penjara dan Glenn Ario divonis tujuh tahun penjara, serta denda masing-masing sebesar Rp500 juta subsider enam bulan kurungan.*

Kakanwil Kemenag Sultra Pimpin HGN

0

KENDARIKINI.COM – Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Mansur, S.Pd., MA, memimpin Upacara Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2025 di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara yang dilaksanakan di lapangan upacara MTsN 1 Kendari, Selasa (25/11/2025). 

Kegiatan ini dihadiri jajaran ASN Kanwil Kemenag Sultra dan KanKemenag Kota Kendari bersama segenap Pengurus PGMI, AGPAI dan IGRA Prov. Sultra serta Siswa dan Siswi Madrasah Negeri se Kota Kendari.

Dalam Amanat Menteri Agama yang dibacakan Kakanwil, dikatakan Guru adalah pilar utama pembangunan pendidikan. Maju mundurnya suatu bangsa ditentukan oleh sistem pendidikan yang tanggungjawab besarnya berada di pundak guru.

 Sejarah dunia mencatat, ketika bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki dalam Perang Dunia Kedua tahun 1942 – 1945 yang mengakibatkan Jepang menyerah kalah tanpa syarat kepada Sekutu, satu pertanyaan Kaisar kepada menterinya adalah: Berapa guru yang tersisa? Ia yakin dari tangan guru-guru yang tersisa, akan lahir pemimpin-pemimpin bangsa yang baru. 

“Sejarah dunia menunjukkan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kesalahan dalam membangun sektor lain dapat diperbaiki dalam waktu singkat, tetapi kesalahan dalam pendidikan akan berdampak lintas generasi. Karena itu, sistem pendidikan nasional harus disusun dengan penuh pertimbangan, kecermatan, dan keutuhan visi kebangsaan,” sambungnya. 

Mansur menambahkan, di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan, peran guru tidak dapat digantikan. Pendidikan bukan hanya transfer pengetahuan, tetapi pembentukan karakter, akhlak, serta budi pekerti.

“Hanya manusia terdidik yang dapat mendidik manusia. Guru adalah profesi yang melahirkan profesi-profesi lain. Dari ruang kelas dan bimbingan guru, lahir dokter, ulama, dosen, pemimpin masyarakat, negarawan, serta generasi penerus bangsa di masa depan,” imbuhnya. 

Dijelaskan, Tema Hari Guru Nasional Tahun 2025 di lingkungan Kementerian Agama “Merawat Semesta Dengan Cinta”  sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Asta Protas Menteri Agama RI, yang menekankan pentingnya ekoteologi dan kurikulum berbasis cinta. Guru tidak hanya dituntut mengajarkan ilmu, tetapi juga menumbuhkan kesadaran mencintai sesama dan menjaga lingkungan. Pendidikan yang berlandaskan cinta akan melahirkan generasi yang berkarakter, welas asih, dan bertanggung jawab terhadap kelestarian bumi.

Karenanya, negara terus berupaya meningkatkan kesejahteraan dan profesionalisme guru. Pemerintah menerapkan wajib sertifikasi PPG bagi seluruh guru, baik ASN maupun non-ASN, sebagai langkah menuju standarisasi nasional profesi guru. Tujuannya adalah memastikan mutu pendidikan yang merata, adil, dan berkualitas. 

Bahkan, seluruh guru di bawah naungan Kementerian Agama memperoleh kesempatan yang sama untuk meningkatkan kompetensi dan pengakuan profesionalnya. Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa pada era kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, pemerintah memberikan perhatian nyata dan berkesinambungan terhadap peningkatan mutu guru sebagai pilar utama pendidikan bangsa.

“Mari kita terus memperkuat dedikasi, profesionalisme, dan keikhlasan dalam mendidik generasi bangsa. Didiklah anak-anak kita dengan cinta, agar lahir generasi yang mencintai Tuhan, tanah air, dan sesama manusia. 

Selamat Hari Guru Nasional, semoga pengabdian Bapak/Ibu Guru dicatat sebagai amal kebaikan yang tidak terputus,” pungkasnya.

Momentum peringatan Hari Guru Nasional 2025 ini, diwarnai dengan pemberian penghargaan oleh Kakanwil Kemenag Sultra kepada sejumlah guru berprestasi dan purnabakti.*

Densus 88 AT Polri Bersatu Lawan Kekerasan dan Radikalisme di Sekolah

0

KENDARIKINI.COM – Densus 88 AT Polri bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyelenggarakan kegiatan penguatan kapasitas bagi 400 Guru Bimbingan Konseling (BK) SD, SMP, dan SMA/SMK se-Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran sekolah sebagai lingkungan aman dan bebas dari kekerasan maupun paparan paham radikal.

“Sekolah perlu menjadi benteng nilai kebangsaan dengan memastikan seluruh warganya—guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik—berperan aktif menjaga lingkungan belajar dari pengaruh intoleransi, kekerasan, serta konten negatif digital,” kata Dr. Nahdiana, S.Pd., M.Pd., Kadisdik Prov. DKI Jakarta.

Direktur Pencegahan Densus 88 AT Polri yang diwakilkan oleh Kombespol Moh Dofir, S.Ag., M.H., sebagai Kasubdit Kontra Ideologi Ditcegah Densus 88 AT Polri, menegaskan bahwa perundungan (bullying) tidak boleh lagi dianggap masalah ringan. “Bullying, trauma, dan kerentanan ekstremisme harus ditangani sejak dini,” ujarnya.

Dr. Naomi Soetikno, S.Psi., M.Pd., Psikolog, menekankan bahwa memahami dinamika psikologis anak adalah fondasi penting dalam menangani kerentanan yang berpotensi dimanfaatkan kelompok radikal. “Guru BK diharapkan mampu menjadi early detector terhadap kondisi psikologis siswa,” katanya.

Prima Dea Pangestu, M.Pd., perwakilan kementerian PPPA, menegaskan bahwa guru BK memegang peran krusial sebagai garda terdepan dalam perlindungan anak, pencegahan eksploitasi, serta penguatan sikap moderasi beragama di lingkungan sekolah.

Solahudin, Akademisi & Peneliti jaringan Teror, menyoroti bahwa anak-anak saat ini hidup dalam dua dunia sekaligus fisik dan virtual di mana dunia virtual menyimpan ancaman yang lebih sulit dilihat oleh orang tua maupun guru.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sekolah sebagai ruang aman dan bebas ekstremisme, serta meningkatkan kemampuan guru BK dalam mendeteksi dini dan mencegah kekerasan dan radikalisme di lingkungan pendidikan.*

Ditpolairud Polda Sultra Gelar Upacara Tabur Bunga di Teluk Kendari

0

KENDARIKINI.COM — Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Upacara Tabur Bunga di laut sebagai rangkaian peringatan HUT ke-75 Polairud. Kegiatan berlangsung di perairan Teluk Kendari, Selasa (25/11/2025), dan dipimpin langsung oleh Dirpolairud Polda Sultra, Kombes Pol Saminata.

Upacara berlangsung khidmat di atas Kapal Polisi (KP) Tekukur 5010 BKO Baharkam Polri, diikuti oleh personel Ditpolairud serta Bhayangkari Ranting Ditpolairud Polda Sultra. Rangkaian kegiatan dimulai dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, dilanjutkan pelarungan karangan bunga, dan tabur bunga oleh seluruh peserta upacara.

Dalam sambutannya, Dir Polairud Kombes Pol Saminata, S.I.K menegaskan bahwa upacara tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para pahlawan bangsa sekaligus wujud rasa cinta tanah air. Ia menyampaikan bahwa momen peringatan HUT Polairud menjadi pengingat pentingnya meneladani pengorbanan para pejuang kemerdekaan.

“Kegiatan ini adalah momentum untuk meningkatkan kecintaan kita sebagai anak bangsa Indonesia, sekaligus mengingat jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur dalam merebut kemerdekaan,” ujar Dirpolairud Polda Sultra.

Kombes Saminata juga menekankan pentingnya profesionalisme jajaran Polairud dalam menghadapi tantangan tugas ke depan, khususnya di bidang penegakan hukum dan pengamanan wilayah perairan.

“Saya mengharapkan kita sebagai aparat Kepolisian dapat semakin profesional dan mampu menghadapi tantangan tugas, khususnya di bidang perairan,” tambahnya.

Menutup penyampaiannya, ia menyebutkan bahwa Ditpolairud Polda Sultra juga menggelar sejumlah kegiatan sosial lainnya, seperti donor darah, pembersihan rumah ibadah, hingga bakti sosial dalam rangka menyambut HUT Polairud ke-75.

“Kegiatan-kegiatan tersebut kami laksanakan sebagai bagian dari peringatan HUT Polairud ke-75,” tutupnya.*

Polda Sultra Gelar Penindakan Humanis, 50 Pengendara Diberi Teguran

0

KENDARIKINI.COM — Subdit Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan penindakan melalui teguran dan pemeriksaan kendaraan di Jalan Kolonel H. Abdul Amid, Kota Kendari, pada Senin, 24 November 2025. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.30 Wita hingga selesai dan dipimpin langsung oleh Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sultra, Kompol M. Rizal Syahrir, S.H., S.I.K.

Turut terlibat dalam kegiatan tersebut sejumlah personel perwira dan brigadir. Mereka melakukan pemantauan dan pemeriksaan terhadap para pengendara guna meningkatkan kepatuhan berlalu lintas serta mendorong budaya berkeselamatan di jalan raya.

Selama kegiatan berlangsung, petugas memberikan 50 teguran kepada pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran ringan, seperti tidak memakai helm standar, tidak membawa kelengkapan berkendara, atau melanggar marka jalan. Meski demikian, tidak ada tindakan tilang yang dikeluarkan pada pelaksanaan kegiatan kali ini.

Kasubdit Gakkum menegaskan bahwa penindakan berupa teguran lebih diutamakan untuk memberikan edukasi langsung dan meningkatkan kesadaran masyarakat tanpa harus melakukan penindakan administratif, selama pelanggaran yang ditemukan masih bersifat ringan dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Ditlantas Polda Sultra dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang tertib, aman, dan kondusif, sekaligus mendukung program keselamatan berkendara yang tengah digencarkan di wilayah Kota Kendari.

Subdit Gakkum berkomitmen untuk terus melakukan patroli dan penegakan hukum secara humanis, dengan harapan dapat menekan pelanggaran dan angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tenggara.*

Pemprov Sultra Perkuat Kebijakan Anggaran Kebencanaan

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, memberikan bantuan kemanusiaan secara pribadi berupa empat unit ambulans kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra, serta dua unit mobil Rescue Tactical Unit (RTU) dan tiga unit sepeda motor kepada Dinas Sosial Provinsi Sultra dalam kegiatan Apel Siaga dan Simulasi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami di Halaman Kantor Gubernur Sultra, Senin 24 November 2025.

Tidak hanya itu, Gubernur Sultra juga menyerahkan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah kabupaten/kota yang telah membentuk desa/kelurahan tangguh bencana, antara lain: Kabupaten Kolaka, Buton Tengah, Buton, Buton Utara, Konawe, Konawe Utara, Kota Kendari, Kota Bau-Bau, Konawe Selatan, Kolaka Timur.

Dalam sambutannya Gubernur Sultra menegaskan bahwa pelaksanaan Apel Siaga dan Simulasi Gempa Bumi ini adalah salah satu wujud nyata dari tanggung jawab sebagai komponen Pembangunan daerah Sultra dan sebaagai sesama warga negara, untuk itu Gubernur Sultra menginstruksikan kepada pemerintah kabupaten atau kota untuk mengalokasikan anggaran dalam APBD untuk pemenuhan standar pelayanan minimal sub urusan bencana di wilayahnya masing-masing.

“Kita tidak dapat memilih untuk tinggal di wilayah bebas bencana, tetapi kita dapat memilih untuk menjadi masyarakat Sultra yang selalu siap, siaga, dan Tangguh”, ujar Gubernur menutup sambutannya.*

KPK Tahan Tiga Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Proyek RSUD Kolaka Timur

0

KENDARIKINI.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan tiga tersangka baru dalam pengembangan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ketiga tersangka tersebut langsung ditahan dan dikenakan rompi oranye sebagai tanda telah resmi menyandang status tersangka.

Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan bahwa penetapan tersangka baru ini merupakan hasil pendalaman penyidikan pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada Agustus 2025 lalu.

“Setelah menemukan bukti yang cukup dalam proses penyidikan, hari ini, Senin 24 November 2025, KPK melakukan penahanan terhadap tiga tersangka baru dalam pengembangan penyidikan perkara ini,” ujar Asep dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 24 November 2025.

Tiga tersangka yang baru ditahan tersebut adalah Yasin, aparatur sipil negara (ASN) di Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Sulawesi Tenggara; Hendrik Permana, ASN Kementerian Kesehatan; serta Aswin Griksa, Direktur Utama PT Griksa Cipta (GC).

Menurut Asep, para tersangka diduga memiliki peran dalam proses pengaturan dan suap terkait pelaksanaan proyek pembangunan RSUD Kolaka Timur yang menggunakan anggaran pemerintah pusat.

Sebelumnya, KPK telah lebih dulu menahan lima tersangka dalam kasus yang sama. Mereka adalah Abdul Aziz (Bupati Koltim periode 2024–2029), Andi Lukman Hakim (PIC Kementerian Kesehatan), Ageng Dermanto (PPK proyek), Deddy Karnady (perwakilan PT Pilar Cerdas Putra/PCP), dan Arif Rahman (KSO PT PCP).

Dengan penambahan tiga tersangka baru ini, total sudah delapan orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek RSUD Koltim.

Asep menjelaskan bahwa untuk kepentingan penyidikan, ketiga tersangka ditahan selama 20 hari pertama, mulai 24 November hingga 13 Desember 2025 di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Gedung Merah Putih KPK.

“Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU 31/1999 yang telah diubah dengan UU 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP,” tegas Asep.

Hingga kini, KPK memastikan penyidikan masih terus berkembang dan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lain dalam kasus tersebut.(Amin)*

14 Hari Dinyatakan Hilang saat Memancing, Pria Asal Baubau Ditemukan Mengapung di Perairan Buteng

0

KENDARIKINI.COM — Setelah dua minggu dinyatakan hilang akibat insiden tenggelam saat memancing, seorang pria bernama Arif Kurniawan (33) akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di perairan Desa Rahia, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, Minggu 23 November 2025 sekitar pukul 12.45 WITA.

Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Minggu, 9 November 2025, di perairan Desa Tolandona, Kecamatan Sangia Wambulu, Kabupaten Buton Tengah.

Kapolsek Sangia Wambulu, Ipda Laode Ahmadi menjelaskan berdasarkan laporan pihak keluarga dan saksi, korban bersama tiga nelayan lainnya berangkat memancing menggunakan perahu kecil (koli-koli) pada Minggu 9 November 2025 sekitar pukul 07.30 WITA menuju perairan antara Desa Tolandona-Matanaeo, Kecamatan Sangia Wambulu, dan Kelurahan Kalia-Lia, Kecamatan Lea-Lea, Kota Baubau.

Sekitar pukul 08.00 WITA, kondisi cuaca mulai memburuk disertai angin kencang dan gelombang tinggi. Upaya para nelayan untuk kembali ke daratan terhambat akibat hantaman gelombang yang menyebabkan perahu kemasukan air.

Dalam situasi tersebut, dua orang, termasuk korban Arif Kurniawan dan seorang rekannya Zulfikar, terpental ke laut. Zulfikar berhasil diselamatkan dan kini masih dalam perawatan medis, sementara Arif dinyatakan hilang dan upaya pencarian segera dilakukan.

Kapolsek Sangia Wambulu, Ipda Laode Ahmadi, mengatakan setelah menerima laporan kejadian, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Badan SAR Baubau.

Pencarian dilakukan bersama tim SAR, warga, dan keluarga korban mulai pukul 13.00 WITA pada hari kejadian. Namun, hingga satu minggu pencarian sesuai SOP SAR, korban tidak ditemukan dan operasi resmi dihentikan.

Pada Minggu 23 November 2025 pukul 10.30 WITA, seorang penumpang kapal rute Baubau–Lombe melaporkan adanya tubuh terapung di sekitar perairan Baruta. Setelah dicek, keberadaan tersebut tidak ditemukan.

“Pada tanggal 23 November 2025 sekitar pukul 10.30 WITA, seorang penumpang di atas speed (penumpang) rute Baubau – Lombe melaporkan adanya sesosok tubuh terapung di sekitar perairan Baruta namun di cek keberadanya tidak ada,” katanya, Senin 24 November 2025.

Tim SAR Baubau kemudian mengevakuasi jenazah dan membawanya menuju Kelurahan Kalia-Lia, Kota Baubau untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Pihak keluarga menerima kabar penemuan jenazah dengan penuh haru setelah dua minggu pencarian tanpa hasil. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai proses pemakaman.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat dan nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, khususnya memasuki musim angin selatan dan gelombang tinggi.(Amin)*

Kakanwil Kemenag Sultra Sebut Fatayat NU Penguat Nilai Wasathiyah di Masyarakat

0

KENDARIKINI.COM – Kakanwil Kementerian Agama Prov. Sulawesi Tenggara, H. Mansur, S.Pd., MA, hadir dan memberikan sambutan pada Pelantikan dan Latihan Kader Dasar IV Pengurus Fatayat NU Kab. Buton. Senin (24/11/2025).

Turut hadir, Ketua PW Fatayat NU Sulawesi Tenggara beserta jajaran, para pengurus, para tokoh Nahdliyyin, serta seluruh Kader Dasar IV Fatayat NU Sultra.

Kakanwil mengatakan, Fatayat NU adalah organisasi perempuan muda NU yang telah terbukti menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat, mencerdaskan umat, dan menjaga nilai-nilai ahlusunnah wal jama’ah. Peran perempuan dalam Islam bukan sekadar pelengkap, tetapi pilar utama peradaban.

Hal ini, kata Mansur, sebagaimana firman Allah SWT dalam surat An-Nahl (16): 97 yang artinya “Barang siapa mengerjakan kebaikan, baik laki-laki maupun perempuan, dan ia beriman, maka pasti Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik.”

“Ayat ini menjadi penegasan bahwa kontribusi perempuan dan laki-laki sama mulianya di sisi Allah SWT. Maka, kader Fatayat NU harus tampil percaya diri, berani berperan, dan teguh memegang ilmu serta akhlak,” ujarnya.

Mansur menjelaskan, dalam sebuah hadis juga menegaskan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki kedudukan yang setara dalam peran mereka, baik dalam kehidupan sosial, ekonomi, maupun agama. Dalam konteks ini, Fatayat NU menjadi jembatan untuk memastikan bahwa perempuan-perempuan dalam organisasi ini memiliki peran yang sejajar, berdaya, dan berpengaruh.

“Negeri kita saat ini menghadapi banyak tantangan. Kemajuan teknologi, derasnya arus informasi, pergeseran nilai sosial, dan dinamika kebangsaan yang tidak selalu mudah. Dalam kondisi ini, Fatayat NU memiliki peran strategis,” imbuhnya.

Selain menjadi penjaga moderasi beragama
Dengan karakter NU yang ramah, toleran, dan cinta damai. Mansur menyebut Fatayat NU berperan sebagai penguat nilai wasathiyah di tengah masyarakat.

“Fatayat NU juga menguatkan pendidikan perempuan dan anak, mampu menjadi motor sosial di tengah masyarakat serta menjadi duta nilai kebangsaan dalam menanamkan nilai toleransi, cinta tanah air, dan menjaga harmoni di tengah keberagaman Sulawesi Tenggara,” tutur Mansur.

Kepada para kader yang dilantik, Mansur memberikan tiga pesan motivasi. Pertama tetap belajar, kedua berani tampil, dan Ketiga, tebarkan manfaat sebab sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

Mansur mengucapkan selamat kepada seluruh peserta pelatihan dan latihan kader dasar IV Fatayat NU Sulawesi Tenggara. Dirinya berharap, kegiatan ini menjadi tonggak awal lahirnya kader-kader perempuan yang kuat, cerdas, berakhlak, dan mencintai tanah air.

“Mari jadikan setiap langkah, kata, dan tindakan kita sebagai sumber kebaikan untuk masyarakat. Teruslah menjadi perempuan hebat, perempuan yang menguatkan agama, menggerakkan bangsa, dan mengharumkan NU di bumi Sulawesi Tenggara,” tandasnya.*

Dari Konstatering Hingga Pot Bunga, Jejak Panjang Kejanggalan yang Mengarah ke Dugaan Kriminalisasi KOPPERSON

0

Selama perjalanan panjang perjuangan hukum KOPPERSON, publik semakin melihat rangkaian kejanggalan yang terlalu konsisten untuk dianggap sebagai kebetulan. Sejak awal, siapa yang melanggar hukum dan siapa yang menjadi korban sesungguhnya sudah sangat jelas. Namun hingga kini, tidak ada tindakan tegas, tidak ada proses hukum, dan tidak ada penyikapan objektif dari aparat terhadap pihak-pihak yang nyata melakukan pelanggaran.

Sebaliknya, yang muncul justru adalah pola-pola yang seakan dirancang untuk melemahkan KOPPERSON.
Serangan personal terhadap kuasa khusus, penghalangan kegiatan konstatering yang memiliki dasar hukum, hingga sikap berbeda aparat di lapangan saat berhadapan dengan pihak lain—semua ini telah menjadi catatan publik.

Perbedaan perlakuan terlihat jelas.
Ketika Pemprov melakukan konstatering di lahan PGSD, pengamanan sangat ketat dan terkoordinasi. Namun ketika KOPPERSON melakukan konstatering yang memiliki legitimasi sama, pengamanan justru longgar, massa dibiarkan mendekat, dan relawan berada dalam situasi tidak aman. Perbandingan ini menimbulkan pertanyaan besar: mengapa standar keamanan berubah tergantung siapa yang meminta?

Informasi dari sejumlah pihak kredibel bahkan menyebut adanya indikasi oknum aparat yang diduga turut terlibat dalam dinamika ini. Jika benar demikian, hal tersebut tentu sangat memprihatinkan, karena institusi penegak hukum seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjamin keadilan.

Hampir 800 massa KOPPERSON pernah bersiap melakukan pengawalan demi keselamatan, namun justru diminta “bersabar”. Sementara pihak lain membawa parang, tombak, busur, dan pentungan tanpa adanya tindakan signifikan. Hingga kini, tidak ada langkah tegas terhadap ancaman tersebut.

Di tengah situasi yang sudah janggal ini, muncul pula upaya kriminalisasi yang semakin menegaskan arah tekanan terhadap KOPPERSON. Selain kasus pot bunga yang nilainya bahkan tidak sampai Rp250.000, kini salah seorang anggota Relawan Keadilan—Ketua Ormas Tapak Kuda—juga dipanggil oleh Polda Sultra dengan tuduhan pemukulan berdasarkan laporan Pengadilan Negeri Kendari.

Padahal rekaman CCTV dengan jelas memperlihatkan bahwa tidak ada pemukulan, melainkan hanya dorong-mendorong antara aparat kepolisian dan massa KOPPERSON akibat kondisi lapangan yang chaos. Fakta visual ini semakin menguatkan dugaan bahwa laporan-laporan tersebut bukan lahir dari kejadian objektif, tetapi lebih sebagai alat untuk menekan dan melemahkan relawan.

Ironisnya, ketika masyarakat menuntut hak berdasarkan putusan inkrah, yang muncul justru laporan-laporan kecil yang dipaksakan, sementara pelanggaran besar oleh pihak lain justru dibiarkan. Publik pun bertanya:
Apakah keadilan di negeri ini hanya diterapkan ketika menguntungkan pihak tertentu?

Fianus Arung, kuasa khusus KOPPERSON, kembali menegaskan:

“Pot bunga yang mana yang saya rusakkan? Saksi siapa dulu? Kalau saksi dari pihak pengadilan, tentu mereka punya sentimen terhadap massa KOPPERSON. Ratusan saksi dari pihak kami tidak melihat pot yang rusak—kecuali pot yang jatuh, dan itu pun tidak rusak kecuali dirusak kemudian oleh oknum yang mengaku saksi,” — Fianus Arung

Catatan ini juga berdiri di atas fakta lain bahwa kaca Pengadilan Negeri pernah pecah akibat massa lain, namun tidak ada proses hukum serius atau tindakan tegas yang terlihat. Perbandingan ini memperjelas adanya standar ganda yang menciderai integritas penegakan hukum.

Rakyat melihat.
Relawan melihat.
Dan sejarah mencatat.

Jika benar ada upaya membungkam perjuangan KOPPERSON melalui rangkaian laporan yang tidak proporsional, maka hal tersebut bukan hanya masalah hukum, tetapi persoalan moral dan integritas institusi negara.

Namun satu hal pasti:

KOPPERSON tidak akan mundur.
Fianus Arung sebagai kuasa khusus, bersama tim hukum dan Relawan Keadilan, akan terus berdiri, terus melawan, dan terus memperjuangkan hak masyarakat.

Keadilan dapat ditunda, dipelintir, dihimpit,tetapi tidak dapat dibunuh.

Perjuangan ini tidak akan berhenti
hingga kebenaran tegak
dan ketidakadilan tumbang sepenuhnya.*

Pencabutan SIP Ruhwati Dibatalkan, Dinkes Sultra Tegaskan Tidak Ada Pelanggaran Etik

0

KENDARIKINI.COM – Polemik terkait rekomendasi pencabutan sementara Surat Izin Praktik (SIP) salah satu dokter di RSUD Lm. Baharuddin Muna akhirnya mendapat klarifikasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Rekomendasi tersebut sebelumnya muncul setelah beredar foto dan video mengenai kondisi fasilitas ruang operasi rumah sakit tersebut.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Sultra, Alghazali Amirullah, menegaskan bahwa pencabutan SIP dokter tidak dapat dilakukan secara sepihak oleh manajemen rumah sakit, melainkan harus melalui mekanisme resmi yang melibatkan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK).

“Jadi saya kira kalau untuk pencabutan izin dokter itu harus melalui mekanisme yang berlaku. Bahwa di Ikatan Dokter Indonesia itu ada majelis kode etik kedokteran yang harus dilihat apakah yang bersangkutan melanggar kode etik atau tidak,” katanya, Senin 24 November 2025.

Dalam pembahasan yang turut melibatkan pihak MKEK, dipastikan bahwa dr. Ruhwati Kadir, Sp.OG, tidak terbukti melakukan pelanggaran etik profesi sebagaimana dituduhkan.

“Tadi sudah dibahas disini, kebetulan dari MKEK datang dan mengatakan bahwa tidak ada pelanggaran kode etik yang dilakukan,” ujarnya.

Dengan hasil tersebut, dr. Ruhwati dipastikan dapat kembali melakukan praktik sebagaimana mestinya tanpa ada pembatasan terhadap kewenangan profesinya.

Selain itu, Dinkes Sultra juga meminta manajemen RSUD Lm. Baharuddin untuk melakukan evaluasi internal, khususnya terkait fasilitas kesehatan dan sarana penunjang pelayanan medis.

“Saya kira yang harus dibenahi bahwa pihak Manajemen Rumah Sakit ini apa yang dikeluhkan oleh teman-teman dokter atau perawat dalam pelayanannya itu yang harus di sanggupi,” pungkasnya.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya profesionalisme, transparansi, dan prosedur resmi dalam mengambil tindakan terhadap tenaga kesehatan, demi menjaga mutu layanan dan kepercayaan publik terhadap fasilitas kesehatan daerah.(Amin)*

Masyarakat Makin Nyaman Urus SKCK, Survei Tunjukkan Kepuasan Terus Naik

0

KENDARIKINI.COM – Baintelkam Polri meluncurkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) layanan SKCK di Hotel Grand Sahid Jakarta, Senin (24/11/1025). Survei yang digelar bersama Pusat Riset Ilmu Kepolisian (Pripol) Universitas Syiah Kuala itu menunjukkan peningkatan signifikan kepuasan publik di tahun 2025.

Kabid Yanmas Baintelkam Kombes Pol Yosef Sriyono mengatakan kerja sama survei ini sudah berjalan selama 10 tahun. Polri menyebut transformasi digital SKCK menjadi faktor utama peningkatan layanan.
“Tujuannya agar masyarakat lebih mudah mengakses SKCK dari mana saja. Untuk wilayah Metro Jaya, pengambilan juga sudah bisa dilakukan di sejumlah polsek,” katanya.

Kemudian Kabid Yanmas Baintelkam menegaskan survei ini menjadi tolak ukur penting layanan publik Polri.
“Survei ini adalah cermin bagi kami. Digitalisasi SKCK adalah komitmen kami menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan,” ujar Kombes Yosef.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti Pripol Universitas Syiah Kuala, DR. M. Gausyah, menyebut angka kepuasan publik meningkat dari 86 menjadi 88,03.
“Digitalisasi SKCK membuat proses lebih sederhana. Masyarakat kini tak perlu lagi sidik jari karena sudah terintegrasi dengan NIK Dukcapil,” jelasnya.

Dari sisi pengawasan eksternal, Ombudsman RI juga melihat tren positif. Siti Uswatun Hasanah, Kepala Keasistenan Penegakan Hukum Ombudsman, mengatakan layanan SKCK kini hampir bebas keluhan.
“Di Ombudsman sudah lama tidak ada laporan soal SKCK. Kami juga lakukan mystery shopping, hasilnya petugas ramah, prosedur jelas, bahkan tidak ada pungli. Review resmi Ombudsman terkait layanan SKCK akan kami rilis Desember atau Januari nanti,” ujar Siti.*

Langkah Kakanwil Kemenag Sultra Mitigasi Potensi Intoleransi

0

KENDARIKINI.COM — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara, H. Mansur, S.Pd., MA, secara resmi membuka Kegiatan Early Warning System (EWS) yang dirangkaikan dengan Pembinaan ASN di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Buton. Senin, 24/11/2025

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Buton, H. Muchtar, S.Ag., MA, jajaran FKUB Kabupaten Buton, serta unsur Densus 88 sebagai pemateri.

Dalam sambutannya, Kakanwil menegaskan pentingnya EWS sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi radikalisme, konflik keagamaan, dan gangguan sosial lainnya. Ia menekankan bahwa radikalisme kerap muncul akibat kesalahpahaman teks agama, ketidakadilan sosial, dan lemahnya literasi keagamaan moderat.

Kakanwil juga mengingatkan, kemajemukan masyarakat Buton membutuhkan komitmen bersama dalam menjaga harmoni. ASN Kemenag, Penyuluh, dan Tokoh Masyarakat diharapkan menjadi agen perdamaian yang aktif membangun dialog, memperkuat moderasi beragama, dan menjaga kerukunan.

Kegiatan ditutup dengan sesi materi dari Densus 88 dan FKUB terkait deteksi dini, pencegahan ekstremisme, serta penguatan toleransi di tingkat lokal.*

P3D Konut Ungkap Dugaan Penambangan Ilegal di Lahan Celah Antara PT IBM, PT NPM dan PT KDI, APH Diminta Tindaki

0

KENDARIKINI.COM – Lembaga Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah (P3D) Konawe Utara (Konut) mengungkap adanya dugaan aktivitas penambangan ilegal yang terjadi di wilayah kabupaten Konawe utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Aktivitas tersebut diduga dilakukan tanpa izin resmi dan berpotensi merugikan negara serta merusak lingkungan.

Ketua Umum P3D Konut, Jefri dalam keterangannya kepada media menyatakan bahwa pihaknya telah menemukan sejumlah indikasi kuat terkait operasi penambangan liar di lokasi yang seharusnya tidak boleh ada aktivitas apapun karena tidak memiliki izin usaha pertambangan (IUP)

“Kami menemukan aktivitas penggalian dan pengangkutan ore nikel di lokasi Koridor antara lahan celah PT IBM, PT NPM hingga PT KDI seluas kurang lebih 23 hektar dan di duga masih berlangsung masif hingga kini,” katanya, Senin 24 November 2025.

P3D menduga bahwa praktik tambang ilegal ini melibatkan sejumlah pihak, termasuk oknum atau perusahaan yang tidak memiliki legalitas yang sah di lokasi tersebut. Aktivitas tersebut dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan sudah berlangsung lama , namun jejak operasi mereka terpantau oleh tim investigasi lapangan P3D sejak beberapa minggu terakhir dan melalui citra satelit bukaan 2025.

Selain dugaan pelanggaran administratif, aktivitas tambang ilegal tersebut juga ditengarai menimbulkan kerusakan lingkungan yang cukup serius

P3D menyebut bahwa terjadi penggundulan hutan secara buta-buta dan sedimentasi aliran sungai di sekitar area tambang hingga kerusakan lingkungan yang cukup parah anehnya kegiatan tersebut seakan di biarkan begitu saja oleh aparat penegak hukum

“Kami menduga bahwa kegiatan pertambangan ilegal hingga pengeluaran ore nikel di lahan celah antara PT IBM , PT NPM dan PT KDI pasti di ketahui oleh ketiga IUP Ini karena aktivitasnya hanya berjarak beberapa Kilo Saja,” ungkapnya.

“Saya menduga aktivitas ilegal itu sudah berlangsung lama dan di ketahui oleh IUP PT IBM, PT NPM hingga PT KDI yang berada di sampingnya, kurang lebih 23 ha lokasi koridor tersebut pantauan kami sudah sekitar 9 sampai 10 hektar bukaan pertambangan dan masih berlangsung dengan kira kira ratusan ribu ore nikel telah di kapalkan entah menggunakan kuota rkab milik perusahan apa kami masih menginvestigasi,” bebernya.

Kata Jeje sapaan akrabnya menyampaikan, pihaknya akan mengumpulkan bukti kuat siapa dibalik aktivitas pertambangan ilegal tersebut dan segera melakukan pelaporan resmi ke Tipidter Bareskrim Polri dan Kejaksaan Agung RI agar melakukan investigasi mendalam sehingga aparat penegak hukum segera mengambil tindakan terhadap pelaku penambangan ilegal dan mengusut tuntas jaringan yang terlibat mulai dari pelaku (perusahan) penambangan ilegal, Trader pembeli ore nikel ilegal hingga perusahan penyedia dokumen penjualan dan Penyedia terminal khusus (Tersus) karena praktik begini pasti ada permainan koordinasi tingkat tinggi.

“Jangan sampai ada pembiaran terhadap praktik seperti ini praktik ini pasti ada koordinasi tingkat tinggi , Negara bisa kehilangan potensi penerimaan yang besar, belum dampak ekologis yang ditimbulkan karena setelah pontesi cadangan Nikelnya habis pasti di tinggalkan tanpa ada reklamasi apa lagi bukaan tersebut sangat luas potensi kerugian negaranya mungkin mencapai ratusan milyar rupiah,” tegas Jebolan Aktivis HmI.

P3D juga meminta Polres Konut untuk lebih aktif melakukan pengawasan terhadap wilayah-wilayah Koridor di konawe utara yang rawan disalahgunakan untuk praktik penambangan ilegal jika Polres Konut kekurangan data kami siap berkolaborasi sebagai lembaga putra Daerah .

“Lembaga ini juga menegaskan komitmennya untuk terus memantau dan melaporkan segala bentuk aktivitas tambang ilegal di wilayah Sulawesi Tenggara terkhusus di konawe utara,” pungkas putra daerah Konut

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak manapun.*

Upaya Bea Cukai Kendari Berantas Rokok Ilegal

0

KENDARIKINI.COM – Sepanjang Januari hingga 23 November 2025, KPPBC TMP C Kendari mencatat kinerja pengawasan yang signifikan di seluruh wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara. Sebagai community protector, Bea Cukai Kendari bersama berbagai pihak, terutama melalui sinergi apparat penegak hukum serta dukungan Masyarakat, berhasil mengamankan berbagai barang ilegal yang berpotensi merugikan negara dan membahayakan masyarakat.

Hingga November 2025, Bea Cukai Kendari telah melakukan penindakan terhadap 4.186.580 batang rokok ilegal melalui 243 berkas penindakan. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, perkembangan penindakan rokok ilegal menunjukkan tren yang sangat dinamis.

Pada November 2022 tercatat 1.627.880 batang, pada 2023 menjadi 1.891.560 batang (naik 16,19%). Lalu terjadi lonjakan signifikan pada 2024 menjadi 4.524.136 batang (139,17%). Sementara itu, pada 2025 penindakan mencapai 4.186.580 batang. Tren ini menunjukkan bahwa efektivitas pengawasan Bea Cukai Kendari terus meningkat dari tahun ke tahun.

Selain itu, hingga November 2025 Bea Cukai Kendari juga mengamankan 2.455,44 liter MMEA ilegal melalui 4 berkas penindakan, serta 690 gram sabu, 7,82 kg ganja, 63 gram MDMB Butinaca, dan 600 butir tramadol melalui 13 berkas penindakan narkotika, 3 surat rekomendasi, da 1 LPT-N hasil sinergi dengan BNN Provinsi Sultra dan BPOM Sultra.

Pada aspek penyidikan, sepanjang 2025 Bea Cukai Kendari telah menerbitkan 4 Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dengan total 4 tersangka. Dari jumlah tersebut, 2 tersangka telah diputus bersalah dengan pidana penjara 2 tahun dan denda Rp 1,3 miliar, sementara 2 tersangka lainnya masih dalam proses persidangan.

Total Barang Hasil Penindakan (BHP) yang tercatat dalam proses penyidikan mencapai 2.128.000 batang rokok ilegal, dengan total nilai barang sebesar Rp 3.008.880.000 dan potensi kerugian negara sebesar Rp 2.060.014.400. Capaian ini menunjukkan bahwa fungsi penegakan hukum di Bea Cukai Kendari tidak hanya kuat di tahap penindakan, tetapi juga konsisten hingga proses penyidikan.

Dalam aspek penegakan ultimum remedium, Bea Cukai Kendari juga berhasil menghasilkan 15 berkas pembayaran denda administrasi cukai dengan total nilai Rp 2.233.858.000. Secara keseluruhan, seluruh penindakan pengawasan hingga November 2025 berhasil mencegah potensi kerugian negara sebesar Rp 4.510.228.000, dengan total nilai barang mencapai sekitar Rp 7.510.225.000. Capaian ini menegaskan komitmen Bea Cukai Kendari dalam menjaga masyarakat dari peredaran barang-barang berbahaya dan tidak berizin.

Kepala Kantor Bea Cukai Kendari, Taufik Sapto Harsono, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menjaga dan meningkatkan kinerja pengawasan.

“Kami tetap bekerja dengan extra effort dalam melindungi masyarakat dan negara. Tren peningkatan penindakan bukan hanya menunjukkan maraknya barang ilegal, tetapi juga bukti bahwa Bea Cukai Kendari semakin responsif, sigap, dan hadir di setiap lini pengawasan,” ujarnya.

Sinergi dengan aparat penegak hukum dan laporan masyarakat disebutnya sebagai kunci keberhasilan pengawasan yang berkelanjutan ini.*

Cegah Lakalantas, Perempatan Pasar Baru Kini Dilengkapi Voice Announcer

0

KENDARIKINI.COM – Kota Kendari kini ditetapkan sebagai zona merah sebagai wilayah dengan angka kecelakaan lalulintas cukup tinggi mendorong Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengambil langkah maju dan terpadu, salah satunya melalui pemanfaatan teknologi canggih.
‎
‎Hal ini disampaikan Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadir Lantas) Polda Sultra, AKBP Arif Irawan, saat memantau kondisi lalu lintas di Simpang Pasar Baru, Senin (24/11/2025).
‎
‎”Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan sudah melakukan kolaborasi. Kegiatan kami ini berdasarkan aplikasi dan sistem peralatan yang canggih”, jelas AKBP Arif Irawan.
‎
‎Mantan Kapolres Kolaka Utara ini menambahkan bahwa setiap pergerakan pengemudi, baik roda 2, roda 4, maupun roda 6, akan terus dipantau melalui kamera CCTV yang dikelola oleh Dinas Perhubungan Provinsi, Kota, dan Balai Transportasi.
‎
‎Kolaborasi ini, lanjut Perwira Dua Melati ini, bertujuan untuk menjadikan Sultra dan Kota Kendari lebih baik dalam ketertiban berlalu lintas.
‎
‎Menanggapi pertanyaan mengenai penindakan bagi pelanggar, AKBP Arif Irawan menegaskan bahwa penindakan tilang manual akan dikurangi seminimal mungkin. Menurutnya, Fokus penegakan hukum akan diarahkan pada sistem Tilang ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement).
‎
‎”Apabila masyarakat sudah ter-capture melakukan pelanggaran satu kali dua kali, mereka akan kami berikan satu layanan melalui WA teguran atau juga melalui SMS”, ungkapnya.
‎
‎Lebih lanjut, Forum LLAJ sedang menyiapkan perangkat yang lebih maju sehingga bagi masyarakat yang tidak melakukan konfirmasi terhadap informasi pelanggaran yang disampaikan adalah pemblokiran STNK.
‎
‎”Masyarakat apabila mau membayar pajak itu harus membayar dulu denda tilangnya. Kalau di awal itu sangsinya masih bersifat ringan, tetapi seiring berjalannya waktu, aplikasi yang bermain, maka dendanya bisa-bisa maksimal,” tegas Wadir Lantas.
‎
‎Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Sultra, Husni Mubarak, menambahkan bahwa Kota Kendari menyumbang angka lakalantas tertinggi di Sultra.
‎
‎Salah satu titik rawan kecelakaan fatalitas yang paling menumpuk adalah Simpang Pasar Baru.
‎
‎”Berdasarkan data, ini menjadi salah satu provinsi yang rawan lakalantas, sudah menjadi zona merah. Sehingga perlu tindak lanjut yang terpadu secara bersama-sama dari Forum LLAJ,” terang Husni Mubarak.
‎
‎Sebagai tindak lanjut, di Simpang Pasar Baru telah dilakukan rekayasa penanganan, antara lain mengubah lokasi tiang lalu lintas menjadi lebih rapat ke dalam mulut simpang.
‎
‎Selanjutnya, BPTD juga mengatur ulang fase lampu lalu lintas, dan menambahkan perangkat speaker announcer dan kamera untuk mengimbau pengguna jalan dan menurunkan kecepatan di area simpang.
‎
‎Selain itu, rekayasa ulang juga dilakukan pada waktu tunggu lampu merah. “Waktu lampu merahnya itu menjadi hanya sekitar 50 sampai 60 detik saja,” imbuh Husni Mubarak, dari yang sebelumnya bisa mencapai 130-150 detik dari arah Bandara.
‎
‎Selain Simpang Pasar Baru, titik lain yang segera ditangani adalah Bundaran Adi Bahasa, yang juga kerap menjadi lokasi kecelakaan. Tindakan terpadu ini diharapkan dapat menyelamatkan jiwa dan menurunkan fatalitas kecelakaan di Kota Kendari.*

Beredar Informasi Pengajuan Pengunduran Diri Dirut RSUD Muna, Wabup Benarkan

0

KENDARIKINI.COM – Masyarakat Kabupaten Muna hingga warganet dihebohkan dengan viralnya foto dan video fasilitas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Lm. Baharuddin yang diduga kurang lengkap.

Hal ini bermula dari unggahan salah satu dokter spesialis kandungan bernama dr. Ruhwati Kadir, Sp. OG di akun Instagram pribadinya @ruhwati_docatyspog.

Dalam unggahannya, dokter tersebut mengungkapkan bahwa fasilitas operasi sangat terbatas, bahkan hanya tersedia dua set kain operasi yang siap pakai.

Ia juga mengaku telah berulang kali meminta ketersediaan kain penutup pasien dan jubah operasi steril, namun hingga kini belum juga tersedia.

Namun dibalik adanya polemik ini, tersiar kabar perihal pengajuan pengunduran diri dari Dirut RSUD dr. Lm. Baharuddin, Marlin. Informasi ini pun kian menjadi pertanyaan besar terkait kebenaran penangajuan tersebut.

Wakil Bupati Muna La Ode Asrafil Ndoasa mengatakan bahwa pengunduran diri tersebut telah lama diajukan, bahkan sebelum pergantian Bupati dan Wakil Bupati.

“Sudah lama mengajukan, sejak tahun 2024, 2025 sudah pernah mengajukan,” kata Asrafil pada Kendarikini.com saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, Senin 24 November 2025.

Lanjut, kata, alasan dibalik pengunduran diri tersebut diduga karena Dirut RSUD dr. Lm. Baharuddin, Marlin, telah lama menjabat.

“Kan dia sudah lama juga disana,” ujarnya.

Saat ditanyakan apakah pengajuan pengunduran diri tersebut memiliki kaitan dengan polemik di RSUD, Asrafil mengaku belum mengetahui.

“Saya belum tahu yah, saya belum lihat dia punya pengajuan. Sebelum kami dilantik dulu, sudah mengajukan juga sebelum kami bertugas di Raha,” tutupnya.

Sementara itu, Jurnalis Kendarikini.com telah melakukan upaya konfirmasi kepada Dirut RSUD Lm. Baharuddin, Marlin. Namun hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan.(Amin)*

Hasrida Hamid Terpilih sebagai Ketua IDI Baubau, Usung Misi ‘IDI Berdampak’

0

KENDARIKINI.COM – Nama lengkapnya, dr. Hasrida Hamid, lahir di Baubau pada 16 Mei 1981. Ia dipercaya memimpin asosiasi profesinya, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kota Baubau periode 2025-2028, melalui Musyawarah Cabang pada Sabtu 22 November 2025

Alumni FK Universitas Indonesia ini mengusung misi IDI Berdampak (Bersinergi, Empatik, Responsif, Disiplin, Amanah, Profesional, Akuntabel, dan Kolaboratif.) Dengan visi besar: Mewujudkan IDI Kota Baubau yang solid dalam silaturahmi, tertib dalam administrasi, kuat dalam pengabdian, dan nyata berdampak positif bagi masyarakat.

“Kita adalah bagian dari profesi yang dipercaya banyak orang sebelum mereka mempercayai dirinya sendiri. Kita hadir pada saat-saat paling rapuh dari kehidupan seseorang. Dan di situlah letak kehormatan kita,” kata dr. Ida, sapaan akrabnya, Senin 24 November 2025.

“Saya membawa niat yang sederhana, menghadirkan IDI Kota Baubau sebagai organisasi yang tidak hanya terlihat bekerja, tetapi betul-betul menghadirkan manfaat. Yang tidak hanya ada dalam struktur, tetapi hadir dalam rasa, dirasakan oleh dokter, dan dirasakan oleh masyarakat,” imbuhnya.

Visi dan Misi itu dielaborasi dalam beberapa arah gerak yang dicanangkan IDI Baubau di masa kepemimpinannya;
1. Mempererat silaturahmi dan kolaborasi antar dokter
2. Menjadikan IDI sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat
3. Memperkuat tradisi pengabdian
4. Meningkatkan kapasitas profesional dan etika
5. Menghadirkan organisasi yang profesional dan akuntabel.

“Kita jadikan IDI sebagai organisasi yang bukan hanya mengurus administrasi, tetapi memberi arah, yang bukan hanya membuat program, tetapi memastikan setiap program memberi perubahan nyata yang bermakna,” tegasnya.

Orang Lama dengan Program dan Visi Misi Baru

Saat mencalonkan diri sebagai Ketua saat itu, Hasrida Hamid merasa terpanggil untuk menghidupkan kembali marwah organisasi profesi kedokteran yang selaras dengan kebutuhan, tantangan zaman, dan keinginan para dokter yg bernaung di rumah besar IDI Cabang Baubau.

Dokter Ida bukan orang baru di IDI cabang Baubau. Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia ini pernah dipercaya 2 periode sebagai Sekretaris IDI (2012-2015 dan 2015-2019). Selanjutnya pernah menjadi Wakil Ketua sekaligus Ketua Bidang Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) di tahun 2019-2023. Ia berpengalaman dalam mengurus rumah tangga IDI dari zaman ke zaman. Paham dan ulet dalam mengupayakan keberlanjutan dan keberlanjutan IDI cabang Baubau, mampu berkolaborasi dengan siapa pun, serta terampil mengelola kegiatan pengembangan anggota IDI baik internal maupun ekternal.

Dengan mengusung gagasan “IDI Berdampak”, IDI Baubau ke depan mesti lebih dirasakan peran dan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat. Oleh karena itu, dia mengusung visi untuk mewujudkan IDI Kota Baubau yang solid dalam silaturahmi, tertib dalam administrasi, kuat dalam pengabdian, dan berdampak nyata bagi masyarakat.

Dengan dukungan dari keluarga dan tempat kerja, dr. Ida kini mengemban dan mewakafkan dirinya untuk merangkul semua pihak dan memajukan IDI cabang Baubau.

Dokter Ida merasa perlu hadir dan mengakomodir berbagai keinginan dan kebutuhan anggota IDI, baik dalam keseharian internal organisasi maupun dalam hal pelayanan kesehatan publik di tempat kerja masing-masing.

“Cukup sering kita mendengar ada anggota IDI menghadapi masalah yang membutuhkan kehadiran organisasi untuk peduli, memberikan dukungan bantuan organisasi dan advokasi untuk mengatasi keluh kesah dan hambatan internal. Di mana keluh kesah itu seharusnya diobati, bukan diacuhkan. IDI itu satu dan harus bersatu. Satu IDI terus maju,” ucapnya.

Harmonisasi dengan berbagai macam pihak yang merupakan mitra kerja strategis, misal Pemkot Baubau, BPJS, Kemenkes, organisasi profesi tenaga kesehatan lain, PMI, HIPMI, KADIN, BUMN, Perguruan tinggi, NGO, organisasi sosial, serta stakeholders lain sama-sama tumbuh dan tidak bisa kita abaikan karena sama-sama bernaung di kota Baubau.

“Ibarat saudara ataupun kerabat yang tinggal serumah dengan kita masa iya kita tidak ajak ngobrol dan sama-sama bicara, untuk bersama merawat rumah tempat kita tinggal dan bernaung,” tandas dr. Ida.*

Telkomsel melalui NextDev Tahun ke-11 Fokus Cetak Technopreneurs Unggul melalui Kurikulum Inovasi Berbasis AI

KENDARIKINI.COM – Telkomsel gelar NextDev Tahun ke-11, program impact incubator yang sejak 2015 menjadi inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan untuk memberdayakan technopreneurs tahap awal di Indonesia. Memasuki dekade keduanya, NextDev hadir dengan fokus utama AI-Powered Innovation Curriculum, yang dirancang untuk mendorong technopreneurs menciptakan solusi digital berdampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI).

Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan, “Telkomsel bangga mempersembahkan NextDev Tahun ke-11 dengan fokus pada AI-Powered Innovation Curriculum. NextDev berkomitmen sebagai impact incubator yang mendukung technopreneurs Indonesia melahirkan solusi digital yang inovatif, serta memberi dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Selain itu, kami terus konsisten mendorong inovasi berbasis data yang memberikan manfaat bagi industri dan masyarakat, serta memperkuat ekosistem digital Indonesia.”

Alumni NextDev Tahun ke-9 dan Founder Startup Smartcoop, M. Ihsan Firdaus menambahkan, “NextDev telah menjadi katalis penting bagi kami dalam membentuk ekosistem technopreneurs Indonesia. Memasuki dekade kedua, kami berharap program ini terus relevan menghadirkan kurikulum yang mampu menjawab tantangan masa depan. Kami mengapresiasi konsistensi Telkomsel dalam mendukung technopreneurs untuk menciptakan solusi digital AI yang berdampak, tetaplah menjadi bagian terpenting dari perkembangan ekosistem digital di negeri ini.”

Inovasi di NextDev Tahun ke-11
NextDev Tahun ke-11 mengusung AI-Powered Innovation Curriculum sebagai landasan kurikulum utama. Fokus AI diterapkan sejak tahap seleksi, memprioritaskan technopreneurs dengan integrasi AI dalam solusi digital mereka.
Tahun ini, NextDev Tahun ke-11 tidak lagi membagi peserta dalam kategori khusus, sehingga memberikan kesempatan bagi technopreneurs dari berbagai sektor untuk berpartisipasi. Technopreneurs dapat mendaftarkan digital business-nya dengan mengakses link pendaftaran program NextDev di tsel.id/11thnextdevregist hingga 7 November 2025.

Sejumlah hal baru di NextDev meliputi:
 Pendampingan Ahli : Bimbingan fokus pada empat pilar utama, yaitu strategi, keuangan, pemasaran, dan produktivitas untuk membangun fondasi bisnis kokoh.
 Konsultasi Diagnostik : Menyediakan Konsultasi khusus dan teknis untuk mengidentifikasi masalah dan menerapkan solusi efektif.
 Rujukan Alumni : Seleksi mempertimbangkan rekomendasi alumni NextDev untuk menjaga kualitas peserta.
 Ekosistem Inklusif : Melakukan kolaborasi lintas ekosistem digital dengan melibatkan investor, komunitas, dan pemimpin industri.
 Onsite Coaching : Sesi tatap muka di roadshow kota-kota utama, yang memungkinkan konsultasi langsung dengan mentor untuk memecahkan tantangan bisnis.

Tiga Tahapan NextDev Tahun ke-11
Rangkaian NextDev Tahun ke-11 dirancang dalam tiga fase utama untuk menginkubasi para peserta:
1. Scouting (September – Desember 2025)
Tahap awal ini bertujuan untuk merekrut technopreneurs potensial melalui serangkaian acara. Open Session di Bandung (9 Oktober) dan Roadshow di tiga kota: Makassar (14 Oktober), Medan (23 Oktober), dan Bali (30 Oktober). Dalam setiap acara, peserta berkesempatan mengikuti berbagai kegiatan seperti diskusi bersama para ahli, pameran komunitas, pembinaan tatap muka, dan sesi pitching yang akan memilih lima technopreneurs terbaik dari masing-masing kota untuk mendapatkan fast track untuk langsung lolos ke tahap Top 18.
2. Academy (Januari – April 2026)
Technopreneurs yang lolos seleksi akan memasuki tahap inkubasi intensif selama empat bulan. Fase ini mencakup bootcamp, sesi mentoring, dan diskusi bersama para ahli. Kurikulumnya akan fokus pada empat area utama, yaitu: strategi pertumbuhan bisnis, memperkuat fundamental business, pemasaran dan penjualan, serta strategi implementasi AI.
3. Summit (April 2026)
Merupakan puncak dari seluruh rangkaian program. NextDev Summit akan menghadirkan pameran, sesi konferensi, final pitch, dan awarding bagi technopreneurs terbaik. Sesi ini juga menjadi wahana untuk mempertemukan para finalis dengan investor dan pelaku ekosistem digital lainnya.

Telkomsel mengajak technopreneurs visioner di Indonesia untuk bergabung dalam impact incubator NextDev. Manfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan kapabilitas, berkolaborasi dengan para ahli, serta mendapatkan akses ke jaringan ekosistem digital. Informasi selengkapnya terkait NextDev Tahun ke-11 dapat diakses melalui nextdev.co.id.

Tanya Jawab (FAQ) NextDev:
T: Apa itu NextDev?
J: NextDev adalah program inkubator yang diinisiasi oleh Telkomsel sebagai bagian dari pilar CSR, dengan tujuan mendukung technopreneurs menciptakan solusi digital berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

T: Siapa saja yang bisa mengikuti NextDev Tahun ke-11?
J: NextDev terbuka untuk semua technopreneurs di Indonesia yang memiliki solusi berbasis teknologi yang telah terintegrasi dengan AI dan memiliki misi untuk menciptakan dampak sosial dan lingkungan.

T: Apa yang membedakan NextDev Tahun ke-11 dengan program sebelumnya?
J: NextDev Tahun ke-11 mengusung AI-Powered Innovations sebagai dasar kurikulum, tidak memiliki kategori khusus, dan memperkenalkan sesi onsite coaching selama roadshow untuk membantu technopreneurs lokal memecahkan tantangan bisnis secara praktis.*

Telkomsel Gelar IndonesiaNEXT Summit 2025, Pertajam Kepiawaian Generasi Muda dalam Manfaatkan Teknologi Kecerdasan AI

KENDARIKINI.COM – Telkomsel resmi menutup rangkaian program IndonesiaNEXT ke-9 melalui IndonesiaNEXT Summit 2025 di Jakarta (18/9). Mengusung tema “AI Sharpening Youths”, agenda pamungkas Corporate Social Responsibility (CSR) unggulan Telkomsel ini merupakan upaya meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia agar lebih tajam, progresif, dan siap menghadapi tantangan masa depan melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI).

IndonesiaNEXT ke-9 sendiri adalah wadah pengembangan talenta digital muda dengan kurikulum berbasis tren industri, mencakup AI, komunikasi digital, pitching inovasi, kepemimpinan, hingga desain layanan. Program ini sejalan dengan misi Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia dalam membangun SDM unggul melalui sains dan teknologi, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Dimulai sejak Desember 2024, IndonesiaNEXT ke-9 telah menarik 9.692 pendaftar dari berbagai universitas. Setelah melalui tahapan National Webinar & Placement Test, Tech-Based Certification, dan Ideation Bootcamp, 24 finalis terbaik yang terbagi dalam delapan tim mendapatkan pembekalan intensif Digitalent Academy bersama para pakar industri pada 15-17 September 2025, dengan topik seperti The Future of AI, Communication & Networking, Deliver a Good Pitch, Leadership for Team Building, Digital Industry Career Path, dan Service Design.

Pada IndonesiaNEXT Summit 2025, delapan tim finalis mempresentasikan proyek inovasi digital mereka dalam sesi Group Pitching untuk mendapatkan gelar The Best MVP.

Selain itu, sembilan talenta terbaik dari masing-masing peran (Hipster, Hustler, Hacker) berkompetisi dalam Digital Talent Challenge untuk memperebutkan gelar The Best Talents.

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, menyampaikan, “Melalui IndonesiaNEXT ke-9, Telkomsel berupaya memastikan bahwa generasi muda Indonesia menjadi pelaku aktif dalam transformasi digital. Tema ‘AI Sharpening Youths’ kami wujudkan di program CSR ini melalui kurikulum khusus AI yang bisa mendorong mereka untuk menjadi lebih tajam, progresif, dan siap untuk masa depan. Kami percaya dengan dukungan yang tepat, talenta digital kita bisa mengakselerasi pencapaian visi Indonesia Emas 2045.”

Berdasarkan kreativitas, kolaborasi, dan dampak yang diusung, Telkomsel mengumumkan Jason Emmanuel (BINUS University) sebagai Best Hacker, Khoiru Rizki B.A. (Universitas Negeri Surabaya) sebagai Best Hipster, dan Atha Marcela (BINUS University) sebagai Best Hustler.

Kemudian, inovasi PennyWise terpilih sebagai The Best MVP. Digagas oleh Muhammad Abir N. (Institut Teknologi Bandung), Azzalia Salsabila (Universitas Gajah Mada), dan Jason Emmanuel (BINUS University), PennyWise merupakan aplikasi keuangan pintar yang dirancang untuk Gen Z dan milenial muda agar dapat membangun kebiasaan finansial sehat dan efisien dengan mencatat pengeluaran secara cepat, menetapkan anggaran, memonitor kemajuan keuangan, dan menghindari doom spending.

Fitur andalannya mencakup input one-tap, scan otomatis, chatbot AI, serta rekomendasi penghematan personal.
Perwakilan The Best MVP PennyWise sekaligus Best Hacker, Jason Emmanuel, mengatakan, “IndonesiaNEXT menjadi pengalaman berharga bagi kami di tim PennyWise.

Program ini tidak hanya mengajarkan pentingnya kolaborasi, tetapi juga membuka wawasan baru tentang pemanfaatan AI. Di bidang finansial, AI sangat membantu kami, mulai dari forecasting saldo, membaca struk, hingga mengembangkan chatbot finansial 24 jam yang bisa diakses kapan pun. Bagi kami, AI menjadi mitra yang memperkuat produktivitas dan memberi dampak nyata bagi kehidupan sehari-hari.”

Sejak 2016, IndonesiaNEXT telah menjangkau lebih dari 96.000 peserta dari 807 universitas di 38 provinsi, menghasilkan 256 alumni terbaik dan menerbitkan lebih dari 7.700 sertifikat kompetensi digital. Informasi lebih lanjut mengenai program IndonesiaNEXT Telkomsel dapat diakses melalui indonesianext.co.id.*

Telkomsel Jalin Kolaborasi Strategis Perluas Adopsi AI, Hadirkan Bundling Konektivitas dan AI Pertama di Indonesia

KENDARIKINI.COM – Bundling kuota internet Telkomsel dan layanan premium Perplexity Pro hingga 1 tahun tersedia untuk pelanggan B2B dan B2C Telkomsel dengan harga terjangkau

Telkomsel resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Perplexity, perusahaan mesin penjawab berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terdepan, untuk menghadirkan bundling kuota internet Telkomsel dengan layanan premium Perplexity Pro – yang pertama di Indonesia.

Ini menjadi langkah nyata Telkomsel – pada usianya yang ke-30 tahun ini – dalam memperluas adopsi AI yang inklusif, membuka akses teknologi cerdas bagi seluruh lapisan masyarakat, serta mendorong produktivitas dan efisiensi di berbagai sektor industri.

Perplexity adalah mesin penjawab berbasis AI yang merujuk pada sumber-sumber kredibel secara real-time untuk memberikan jawaban yang akurat dengan kutipan langsung, melakukan riset mendalam, dan berbagai fungsi lainnya. Didirikan pada tahun 2022, misi Perplexity adalah melayani rasa ingin tahu dunia dengan menjembatani kesenjangan antara mesin pencari tradisional dan antarmuka berbasis AI.

Saat ini, Perplexity menjawab lebih dari 150 juta pertanyaan setiap minggunya secara global.

Dengan paket bundling ini, pelanggan memperoleh kuota internet Telkomsel yang cepat dan stabil di seluruh Indonesia serta kapabilitas Perplexity Pro. Layanan premium ini tak hanya menawarkan pencarian berbasis AI secara real-time dengan referensi tepercaya, tetapi juga lebih dari 300 pencarian Pro per hari, akses ke model AI mutakhir (GPT-4 Omni, Claude 3.5 Sonnet & Haiku, Sonar Large, Grok-2, Gemini 2.0 Flash, OpenAI o3-mini, DeepSeek R1), unggahan file tanpa batas (PDF, CSV, gambar), pembuatan gambar via DALL-E 3 dan Flux, serta Custom Spaces untuk organisasi dan kolaborasi konten.

Direktur Planning and Transformation Telkomsel, Wong Soon Nam, menyatakan, “Kolaborasi ini merupakan wujud nyata komitmen Telkomsel dalam menghadirkan konektivitas andal serta solusi AI yang memberdayakan semua orang, setiap rumah, dan kegiatan bisnis. Dengan memadukan keunggulan jaringan nasional kami dan teknologi AI canggih Perplexity, kami memastikan akses informasi yang akurat dan personal secara seamless, kapan pun dan di mana pun, sehingga pelanggan dapat berinteraksi dengan informasi secara lebih cerdas dan senantiasa selangkah lebih maju di era digital.”

Bundling Telkomsel x Perplexity Pro juga menegaskan peran Telkomsel sebagai pionir implementasi teknologi terkini dari Sabang hingga Merauke. Dengan jaringan 4G/LTE yang menjangkau hampir seluruh populasi, perluasan 5G, dan konektivitas fixed broadband IndiHome, masyarakat di setiap penjuru – pelajar, peneliti, pelaku UMKM, lembaga kesehatan, hingga instansi pemerintah – kini dapat merasakan langsung manfaat AI secara nyata untuk riset, pembelajaran jarak jauh, optimalisasi rantai pasok, sampai layanan publik yang berbasis data.

General Manager APAC Perplexity, June Morita, menambahkan, “Kami bangga dapat menjalin kemitraan dengan Telkomsel untuk menghadirkan layanan Perplexity AI yang lebih mudah diakses oleh jutaan masyarakat di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperluas kehadiran kami di Asia Tenggara, sekaligus menegaskan komitmen bersama untuk memberdayakan masyarakat dengan menghadirkan manfaat teknologi AI di dunia kerja maupun kehidupan sehari-hari.”

Sebagai solusi praktis yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan otomatisasi alur kerja, bundling Telkomsel x Perplexity Pro diharapkan dapat membantu pelanggan enterprise (B2B) meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis.

Enterprise (Prabayar) E+ AI: Kartu SIM perdana seharga Rp35 ribu dan paket isi ulang, sudah termasuk kuota internet Telkomsel + akses Perplexity Pro 3 bulan.

Enterprise (Pascabayar) Halo+ AI: Paket pascabayar mulai Rp100 ribu, sudah termasuk kuota internet Telkomsel + akses platform video streaming + Perplexity Pro 12 bulan.

Device Bundling: Pembelian smartphone tertentu, sudah termasuk kuota internet Telkomsel + Perplexity Pro 12 bulan + voucher belanja.*

Pertambangan Berkelanjutan, PT Vale Peduli Petani Kolaka dengan Hadirkan Transformasi Pertanian Berbasis Inovasi

0

KENDARIKINI.COM – Di tengah upaya bangsa memperkuat ketahanan pangan nasional sesuai Asta Cita Presiden, Kabupaten Kolaka menjadi panggung kolaborasi penting yang menyatukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha. Hari ini, melalui penanaman perdana demplot padi berkelanjutan di Desa Puubunga (Baula), Desa Lemedai (Tanggetada), dan Desa Pubenua (Baula), lahir sebuah inisiatif yang bukan hanya menanam benih padi—tetapi menanam harapan, pengetahuan, dan masa depan kemandirian pangan Kolaka.

Kabupaten Kolaka memiliki potensi pangan yang besar, namun selama bertahun-tahun petani masih menghadapi tantangan klasik: ketersediaan varietas unggul yang terbatas, teknik budidaya yang belum optimal, hingga akses terhadap teknologi pertanian presisi yang belum merata.

Melalui kemitraan strategis antara Pemerintah Kolaka dan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari Mining Industry (MindID) melihat tantangan tersebut mulai dijawab lewat pendekatan riset dan inovasi berbasis teknologi. Demplot ini menguji varietas unggul (PR25, PR107, Bujang Marantau, Trisakti, Menthik Wangi, dan Menthik Susu) serta sistem budidaya presisi seperti Perennial Rice dan Salibu, yang memungkinkan panen berulang tanpa penanaman ulang.

Inisiatif ini bukan hanya mengikuti agenda nasional, tetapi mengakselerasinya: memperkuat kedaulatan pangan dari desa, menaikkan produktivitas dari tapak, dan memastikan kesejahteraan petani sebagai fondasi pembangunan Kolaka yang tangguh.

“Kami Hadir untuk Menanam Masa Depan Kolaka”
Direktur Utama PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari misi perusahaan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang berdaya:

“Setiap benih yang ditanam hari ini bukan sekadar tanaman, tetapi simbol komitmen kami untuk menanam masa depan Kolaka. Ketahanan pangan adalah fondasi kemandirian sebuah daerah, dan kami percaya inovasi pertanian dapat berjalan berdampingan dengan pembangunan industri. Melalui kemitraan ini, kami ingin memastikan masyarakat Kolaka tumbuh, maju, dan sejahtera bersama kami.”

Bagi Pemerintah Kabupaten Kolaka, kolaborasi ini menjadi langkah nyata menuju agenda Kolaka Mandiri Pangan. Pertanian bukan lagi sektor pendukung, tetapi tulang punggung kemandirian ekonomi desa. Penelitian varietas dan teknologi pertanian presisi dalam demplot ini diproyeksikan menjadi model yang dapat direplikasi di desa lain.

Deputi Bidang Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian RI, Widiastuti, menyampaikan:
“Presiden menegaskan bahwa kesejahteraan bangsa dimulai dari pemenuhan gizi masyarakat. Benih unggul sudah tersedia, tetapi distribusinya belum merata. Karena itu, desa harus dikembangkan sesuai keunggulan lokal. Inisiatif seperti demplot ini bukan hanya relevan, tetapi strategis untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.”

Inisiatif ini melanjutkan fondasi yang dibangun sejak 2021 melalui pertanian organik SRI yang dikembangkan PT Vale di Blok Pomalaa. Hingga kini, 55 petani, termasuk 9 perempuan telah ikut serta. Salah satu varietas organik, Menthik Susu, sudah mulai dipasarkan dan dikonsumsi masyarakat Kolaka.

Demplot baru ini akan dikembangkan bertahap. Pada musim panen mendatang, varietas dengan hasil terbaik akan direplikasi, dipasarkan secara lokal, dan digunakan sebagai pangan berkualitas untuk masyarakat Kolaka.

Direktur dan CSCAO PT Vale Indonesia, Budiawansyah, menegaskan bahwa inisiatif ini mencerminkan filosofi keberlanjutan perusahaan:
“Bagi kami, keberlanjutan adalah cara kami bekerja. Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi hadir bersamaan dengan pemberdayaan masyarakat. Melalui demplot ini, kami tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi menciptakan ekosistem pertanian yang resilient, ramah lingkungan, dan memberikan nilai tambah bagi petani Kolaka.”

Gerakan ini menunjukkan bagaimana industri, pemerintah, dan masyarakat dapat berjalan seiring untuk menjawab tantangan pangan yang semakin kompleks. Dengan pendekatan ilmiah, penguatan kapasitas petani, dan dukungan pemerintah, demplot ini diproyeksikan memberi dampak jangka panjang bagi ketahanan pangan daerah, pertumbuhan ekonomi desa, peningkatan gizi masyarakat, serta kemandirian Kolaka sebagai pusat pangan berkelanjutan di Sulawesi Tenggara.

Di Kolaka, benih hari ini adalah masa depan yang sedang ditumbuhkan, masa depan di mana pertanian, industri, dan masyarakat dapat berkembang bersama, saling menguatkan, dan memberi kontribusi nyata bagi Indonesia.*

Kades dan Tomas Mondoe Tegaskan Informasi Keliru Soal Aktivitas PT WIN

0

KENDARIKINI.COM — Pemerintah Desa Mondoe bersama tokoh masyarakat memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan yang menyebutkan bahwa aktivitas penambangan PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) menyebabkan hilangnya sumber air, kerusakan irigasi, hingga terhentinya produksi pertanian. Klarifikasi ini disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) Mondoe, Aswan, dan Tokoh Masyarakat (Tomas) Mondoe Muh Rizal, serta Nawir alias Ndati.

Keduanya menegaskan bahwa informasi yang beredar tersebut tidak benar, tidak mencerminkan kondisi lapangan, dan perlu diluruskan agar masyarakat memahami fakta secara objektif.

Klarifikasi Pemerintah Desa Mondoe

Kepala Desa Mondoe, Aswan, menyampaikan bahwa tuduhan terhadap PT WIN tidak sesuai dengan kenyataan.

Menurutnya PT WIN justru telah memperbaiki saluran irigasi, sehingga mendukung kebutuhan air untuk pertanian.

Kemudian perusahaan juga berkontribusi menangani krisis air bersih dengan membangun beberapa titik sumur bor untuk masyarakat

Kemudian PT WIN bahkan membantu pembangunan lapangan sepak bola Desa Mondoe, yang kini menjadi sarana olahraga bagi pemuda dan masyarakat.

Aswan mengimbau masyarakat untuk melihat kontribusi perusahaan secara objektif:

“Jangan hanya melihat kekurangan PT WIN, tetapi mari juga melihat banyak kebaikan dan bantuan yang telah diberikan. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat selalu diusahakan untuk dipenuhi,” jelasnya.

Bantahan dan Klarifikasi Resmi dari Warga Mondoe

Tokoh masyarakat Desa Mondoe, Nawir alias Ndati, turut memberikan penjelasan untuk meluruskan informasi yang berkembang. Ia menegaskan beberapa poin penting berikut:

“Tidak Benar Bahwa Aktivitas PT WIN Menyebabkan Gagal Panen atau Terhentinya Persawahan,” katanya.

Nawir menolak tuduhan bahwa tambang telah merusak pertanian. Penjelasannya bahwa Sawah di Mondoe merupakan sawah tadah hujan sejak dahulu.

“Aktivitas pertanian hanya bisa dilakukan saat musim hujan. Pada musim kemarau, sawah memang kering secara alamiah dan aktivitas pertanian terhenti. Karena itu, kekeringan bendungan atau irigasi bukan akibat tambang, tetapi pola tanam tradisional masyarakat yang bergantung pada curah hujan,” jelasnya.

Masyarakat Justru Mendapatkan Banyak Manfaat dari PT WIN

Menurut Nawir, kehadiran PT WIN telah memberi dampak nyata dan positif mulai dari Bantuan Dana Condev Rutin, Warga menerima bantuan community development (condev) setiap bulan. Bantuan tersebut membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

Kemudian Bantuan Bibit Pertanian, PT WIN memberikan bibit tanaman kepada petani. Bantuan ini meningkatkan produktivitas dan hasil pertanian masyarakat.

“Dua Kali Panen dalam Setahun, Berkat dukungan perusahaan, masyarakat kini bisa dua kali tanam dan panen per tahun. Hal ini lebih baik dibanding sebelum operasi PT WIN,” ungkapnya.

Kemudaian Tidak Ada Bukti Kerusakan Irigasi atau Bendungan akibat Kegiatan Tambang. Nawir memastikan tidak ada bukti bahwa PT WIN menyebabkan pendangkalan bendungan, kerusakan irigasi, atau hilangnya sumber air.

“Kondisi kering pada musim kemarau merupakan pola tahunan di sawah tadah hujan,” tegasnya.

Warga Mondoe Bersyukur atas Kehadiran PT WIN

Nawir menyampaikan dengan adanya PT WIN, kami masyarakat Mondoe justru bersyukur karena pendapatan meningkat dibanding sebelum ada perusahaan.

Ia menambahkan bahwa berbagai program sosial dan kesempatan kerja telah meningkatkan kesejahteraan warga.

Kesimpulan Resmi

Berdasarkan hasil klarifikasi pemerintah desa dan tokoh masyarakat, dapat disimpulkan Pemberitaan sebelumnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Tidak ada hubungan antara aktivitas PT WIN dengan berhentinya persawahan. Persawahan di Mondoe memang tadah hujan, sepenuhnya bergantung pada musim penghujan. masyarakat justru merasakan manfaat ekonomi dan sosial dari PT WIN, seperti bantuan condev, bibit, dan peningkatan produktivitas pertanian.

Kehadiran PT WIN memberikan kontribusi signifikan terhadap pembangunan dan kesejahteraan warga Desa Mondoe.*

Beraksi di 150 TKP, Polresta Kendari Tangkap Residivis Pencurian dengan Pemberatan di Morowali

0

KENDARIKINI.COM – Tim Buser77 Sat Reskrim Polresta Kendari kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalanan. Seorang pelaku pencurian dan pemberatan bernama Nuriyamin alias Aril (29), warga Desa Lampeapi, Kecamatan Wawonii Tengah, berhasil ditangkap setelah sebelumnya kabur dari upaya penegakan hukum. Pelaku diketahui telah beraksi di 150 Tempat Kejadian Perkara (TKP) sepanjang tahun 2025.

Kasus ini bermula dari laporan korban berinisial SU (45), seorang PNS asal Kota Kendari, yang kehilangan sepeda motor Yamaha N-Max DT 3521 AI pada Minggu (26/10/2025). Motor yang disimpan di dalam rumah raib saat korban bangun untuk salat subuh, sementara pintu depan rumah ditemukan terbuka dan jendela ruang tamu tercungkil. Selain motor, sejumlah barang lain turut hilang, termasuk laptop, dompet berisi identitas, dan berkas pekerjaan.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka melalui Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau menjelaskan bahwa berdasarkan Laporan Polisi LP/B/342/X/2025, Tim Buser77 langsung melakukan penyelidikan dan sempat mengamankan pelaku. Namun, Aril melarikan diri hingga memaksa polisi melakukan pengejaran lintas daerah.

Pelarian Aril berakhir pada Sabtu (22/11/2025), sekitar pukul 13.20 Wita, ketika ia ditangkap kembali di Kelurahan Bahorea Reko-reko, Kecamatan Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulteng, dengan dukungan Satreskrim Polresta Morowali. Lokasi pencurian utama berada di Jalan Haeba Dalam, Lorong Empang, Kelurahan Wua-Wua, Kota Kendari.

Dari tangan pelaku, polisi menyita satu unit motor Yamaha N-Max milik korban dan satu unit HP Oppo A57S warna hitam sebagai barang bukti. Dalam pemeriksaan, Aril mengakui melakukan pencurian tersebut bersama rekannya yang kini berstatus DPO, yakni Risal. Keduanya masuk ke rumah korban dengan mencungkil jendela, lalu membawa kabur motor dan barang berharga lainnya. Motor hasil curian dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup pelaku.

Lebih mengejutkan, interogasi mengungkap bahwa Aril memiliki rekam jejak kriminal panjang. Ia mengaku telah melakukan 41 kasus curanmor di Kota Kendari, 5 kasus di luar kota, serta 6 kasus pencurian dengan pemberatan dengan membobol rumah. Total aksinya pada 2025 mencapai 150 TKP, termasuk aksi pencurian selama 16 hari pelariannya di Kota Kendari, Konawe, Konawe Utara, hingga Morowali.

Aril juga merupakan residivis yang telah empat kali menjalani proses hukum serupa pada 2012, 2016, 2019, dan 2025. Saat hendak diamankan, pelaku kembali melakukan perlawanan sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur.

“Pelaku ini sudah berulang kali melakukan aksi pencurian, bahkan mencapai 150 TKP. Penangkapan ini adalah bukti komitmen kami menjaga keamanan di Kota Kendari,” tegas AKP Welliwanto Malau. Pelaku kini mendekam di tahanan Polresta Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.*

Upaya Dojo Saibun Kokohkan Diri sebagai Wadah Pembinaan Atlit Karate Generasi Muda

‎KENDARIKINI.COM – Dojo Saibun terus mengokohkan diri sebagai wadah pembinaan karate yang serius dan terstruktur bagi generasi muda Sulawesi Tenggara (Sultra). Baru berdiri sekitar empat bulan pada 2025, dojo ini telah berkembang pesat dengan jumlah anggota mencapai 100 orang.
‎
‎Ketua Dojo Saibun, Amril Sabara, menegaskan komitmen mereka untuk membentuk karakter dan fisik para anggota melalui latihan intensif yang digelar setiap hari.
‎
‎“Daripada anak-anak menghabiskan waktu bermain game, lebih baik kita arahkan ke olahraga agar tetap sehat dan bugar, seperti karate,” ujarnya.
‎
‎Amril menjelaskan, Dojo Saibun terbuka bagi semua usia mulai dari anak-anak hingga dewasa. Karate, kata dia, bukan hanya soal bela diri, tetapi juga wadah pembentukan mental, kedisiplinan, serta peluang karier bagi generasi muda.
‎
‎“Karate bisa menjadi bekal masa depan, termasuk bagi yang bercita-cita menjadi tentara atau polisi,” tambahnya.
‎
‎Dengan antusiasme yang terus meningkat, Dojo Saibun menargetkan perluasan jaringan ke berbagai kabupaten di Sultra.
‎
‎“Saat ini baru ada di Kota Kendari. Insyaallah ke depan kami akan membuka cabang di daerah lain,” ujar Amril optimistis.
‎
‎Meski baru berkembang, Dojo Saibun punya rekam jejak membanggakan. Para atlet binaan yang pernah ikut kejuaraan Asia pada 2023 di Malaysia berhasil membawa pulang tiga medali perak dan satu perunggu, sebuah pencapaian yang menegaskan kualitas pembinaan mereka.
‎
‎Dojo ini menargetkan pengiriman atlet ke berbagai event, baik tingkat lokal, nasional maupun internasional.
‎
‎Ditempat yang sama, Salah satu orang tua murid, Jumhari Baco, mengungkapkan rasa puasnya terhadap pola latihan di Dojo Saibun.
‎
‎“Pelatih disiplin namun tetap perhatian. Anak kami merasa nyaman dan bersemangat setiap kali berlatih. Kami melihat perkembangan besar dalam kepercayaan diri dan kedisiplinannya,” ujarnya.
‎
‎Ia menilai keputusan memasukkan anaknya ke Dojo Saibun merupakan langkah tepat, karena para sensei tidak hanya mengajarkan teknik karate tetapi juga nilai-nilai penting seperti disiplin, rasa hormat, dan tanggung jawab.
‎
‎“Lingkungannya aman dan suportif. Setelah beberapa bulan, anak kami jauh lebih percaya diri, fokus belajar, dan semakin aktif,” tambahnya.
‎
‎Orang tua murid juga tidak lupa mengucapkan terimakasih banyak kepada para pelatih di Dojo Saibun yang sudah mendidik anak anak mereka.*

Ditlantas Polda Sultra Tindaki Pelanggaran Lalu Lintas, 25 Pengendara Ditegur dan 4 Ditilang

0

KENDARIKINI.COM – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Tenggara melalui Subdit Gakkum melaksanakan kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas di Jalan Dewi Sartika, Kota Kendari, pada Minggu (23/11/2025). Operasi yang dimulai pukul 10.30 Wita tersebut menyasar para pengendara yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas.

Kegiatan dipimpin oleh Kompol M. Rizal Syahrir, S.H., S.I.K., dan melibatkan 11 personel Subdit Gakkum Ditlantas Polda Sultra, termasuk AKP Yonathan, S.H., M.H., Iptu Hery Mulyanto, S.H., serta sejumlah Bintara Lantas.

25 Pelanggar Ditegur, 4 Ditilang

Dalam operasi tersebut, petugas memberikan 25 teguran kepada pengendara atas berbagai pelanggaran ringan, seperti tidak menggunakan helm standar, melawan arus, atau tidak membawa kelengkapan surat-surat kendaraan.
Selain itu, terdapat 4 pelanggaran yang dilakukan penindakan tegas berupa tilang, karena dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Penindakan ini dilakukan sebagai bentuk penegakan hukum sekaligus edukasi agar masyarakat meningkatkan disiplin berlalu lintas.

Upaya Cegah Pelanggaran dan Kecelakaan

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sultra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan tugas rutin untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kota Kendari.

“Kami mengutamakan tindakan persuasif melalui teguran, namun tetap memberikan sanksi tilang bagi pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kehadiran polisi di lapangan diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas dan menekan angka kecelakaan.

Operasi Berjalan Lancar

Selama kegiatan berlangsung, situasi lalu lintas terpantau aman dan kondusif. Penindakan dilakukan secara humanis namun tegas kepada para pengendara yang tidak mematuhi aturan.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti