KENDARIKINI.COM – Peredaran narkotika masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda di Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari.
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga merusak masa depan generasi produktif.
Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum terus melakukan penindakan dan pencegahan melalui edukasi masyarakat.
Namun, sejumlah kasus yang terungkap menunjukkan peredaran narkoba masih menjadi tantangan serius dan berkelanjutan.
Penanganan masalah ini membutuhkan langkah komprehensif, terintegrasi, serta dukungan seluruh elemen masyarakat.
Peran pekerja dan organisasi buruh dinilai penting dalam menjaga lingkungan kerja dari ancaman narkotika.
Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kendari menyatakan komitmen mendukung pemberantasan narkoba oleh kepolisian.
Dukungan tersebut khususnya ditujukan kepada Polda Sultra dan Polresta Kendari dalam menindak peredaran narkotika.
Ketua KSBSI Kendari, Iswanto Sugiarto, mengatakan peredaran narkoba menjadi tantangan serius bagi kepolisian.
Menurutnya, narkoba dapat merusak generasi muda, termasuk pekerja usia produktif di berbagai sektor.
KSBSI juga siap melakukan sosialisasi bahaya narkoba di lingkungan pekerja.
Pihaknya menegaskan akan terus sejalan dengan kebijakan pemerintah dan aparat penegak hukum.
Langkah ini diharapkan mampu menekan penyalahgunaan narkoba di kalangan pekerja dan masyarakat luas.*










