Selasa, Agustus 11, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 4

PERMAHI Desak Polda Periksa Bos BSI Kendari Terkait Dugaan Mafia Tanah

KENDARIKINI.COM – DPC Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Kendari mendesak Polda Sulawesi Tenggara memeriksa Branch Manager BSI Kendari terkait dugaan pembiayaan proyek bermasalah di Puuwatu, Kamis (30/7/2026).

Kasus bermula dari laporan dugaan mafia tanah atas lahan milik Nurminah yang disebut digusur meski memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) resmi.

PERMAHI menyoroti dugaan pembiayaan PT Bank Syariah Indonesia Tbk terhadap proyek yang diklaim berdiri di atas lahan bersengketa.

Menurut PERMAHI, dugaan tersebut perlu diusut karena berkaitan dengan kemungkinan pelanggaran prinsip kehati-hatian perbankan dan aspek pidana.

Plt Ketua PERMAHI Kendari, Nadin, menilai klaim BSI yang menyatakan tidak terlibat perlu diuji melalui proses penyelidikan kepolisian.

Ia menyebut bank semestinya melakukan analisis dokumen, verifikasi lapangan, dan pemeriksaan legalitas sebelum mencairkan pembiayaan kepada pengembang.

“Mustahil pembiayaan disalurkan tanpa proses pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen dan status objek,” ujar Nadin dalam keterangannya.

PERMAHI juga meminta penyidik memeriksa seluruh pihak yang diduga mengetahui proses pembiayaan proyek tersebut, termasuk pimpinan cabang BSI Kendari.

Mereka berharap penyidikan dilakukan secara profesional dan transparan untuk mengungkap ada atau tidaknya pelanggaran hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, BSI belum memberikan tanggapan lanjutan atas desakan pemeriksaan tersebut maupun dugaan yang disampaikan PERMAHI.*

KARST Desak Hentikan Tambang Pantai Kartika, Buka Donasi untuk Dispar Sultra

KENDARIKINI.COM – Konsorsium Aktivis Revolusioner Sulawesi Tenggara (KARST) mengecam aktivitas tambang batu gamping di Pulau Senja dan Pantai Tanjung Kartika, Konawe Selatan.

Kawasan wisata yang dikenal sebagai “Raja Ampat Mini” itu dinilai mengalami kerusakan akibat aktivitas pertambangan sejumlah perusahaan.

KARST menyebut perusahaan yang beroperasi di lokasi antara lain PT Citra Khusuma Sultra, CV Ramadhan Moramo, dan PT Hoffmen Energi Perkasa.

Aliansi yang beranggotakan 14 organisasi itu menilai Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara gagal melindungi kawasan wisata dari aktivitas industri ekstraktif.

Penanggung Jawab KARST, Ikram, mengatakan kerusakan kawasan tersebut mengancam ekosistem pesisir dan masa depan sektor pariwisata daerah.

Ia mendesak Gubernur Sultra mengevaluasi kinerja Dinas Pariwisata, termasuk mencopot kepala dinas jika dinilai tidak mampu menjalankan tugasnya.

Selain itu, KARST meminta pemerintah membekukan izin usaha pertambangan perusahaan yang diduga merusak kawasan wisata tersebut.

Menurut Ikram, seluruh aktivitas pertambangan di kawasan itu harus dihentikan sambil menunggu evaluasi menyeluruh dari pemerintah.

KARST juga menyatakan siap mengawal proses hukum terhadap perusahaan yang diduga melakukan pelanggaran lingkungan.

Sebagai bentuk protes, KARST membuka gerakan donasi publik sebesar Rp200 ribu untuk diserahkan kepada Dinas Pariwisata Sultra.

Aksi tersebut merupakan sindiran terhadap pemerintah daerah yang dinilai tidak mampu melindungi aset wisata dari ancaman pertambangan.*

PLN Sulselrabar Resmikan HSSE Control Center Perkuat Budaya Keselamatan

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) UID Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat meresmikan HSSE Control Center untuk memperkuat budaya keselamatan kerja.

Peresmian dilakukan usai Board of Directors (BOD) Safety Walkdown yang dipimpin Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN, Edwin Nugraha Putra, Selasa (29/7).

Kegiatan berlangsung di Kantor PLN UID Sulselrabar bersama Executive Vice President HSSE Dispriansyah dan General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah.

Turut hadir General Manager PLN UIP Sulawesi I Gusti Made Aditya San Adinatha dan General Manager PLN UIP3B Sulawesi Fermi Trafianto.

HSSE Control Center menjadi pusat kendali pemantauan keselamatan, kesehatan kerja, keamanan, dan lingkungan secara terintegrasi berbasis data.

Fasilitas tersebut diharapkan mempercepat identifikasi potensi bahaya, meningkatkan pengawasan, serta mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah menegaskan keselamatan kerja merupakan budaya yang wajib diterapkan seluruh insan PLN.

Menurutnya, HSSE Control Center memperkuat tata kelola keselamatan modern agar potensi risiko terdeteksi lebih dini dan segera ditindaklanjuti.

Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN Edwin Nugraha Putra menegaskan teknologi tidak menggantikan peran Pengawas K3 di lapangan.

Ia menyebut sistem tersebut memperkuat pengawasan agar seluruh pekerjaan berlangsung aman, terkontrol, dan sesuai standar keselamatan.

Edwin juga meminta seluruh unit terus mengevaluasi sistem keselamatan dan pengamanan guna meminimalkan risiko operasional.

Selain meresmikan HSSE Control Center, jajaran PLN meninjau kesiapan Regional Control Center UP2B Sistem Makassar menghadapi Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Pengamanan Baharkam Polri.

Langkah ini mempertegas komitmen PLN membangun budaya HSSE Excellence guna mewujudkan target Zero Harm, Zero Loss, dan Zero Accident.*

Wagub Sulteng Dorong Pengembangan UMKM di Sekitar Kawasan Industri PT Vale

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Arniwaty Lamadjido, menegaskan pembangunan kawasan industri harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurutnya, pengembangan kawasan industri tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga perlu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Kolaborasi yang memberi ruang bagi UMKM lokal serta keterbukaan terhadap fasilitas publik menjadi model pembangunan kawasan industri yang inklusif dan berkelanjutan bagi Sulawesi Tengah,” ujar Reny.

Ia mengatakan keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi faktor penting agar manfaat investasi dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

Reny juga menilai penyediaan fasilitas publik di kawasan industri akan memperkuat dampak positif investasi terhadap pembangunan daerah.

Sementara itu, geliat industri pengolahan mineral mulai mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Tengah tumbuh 8,32 persen secara tahunan pada Triwulan I 2026.

Dari sisi produksi, sektor industri pengolahan menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar dengan kenaikan 15,09 persen.

Capaian tersebut menunjukkan program hilirisasi mineral mulai memperkuat struktur ekonomi daerah sekaligus menempatkan Sulawesi Tengah sebagai salah satu pusat industri pengolahan nikel nasional.*

Hilirisasi Nikel Dongkrak Ekonomi Sulawesi Tengah, Industri Pengolahan Tumbuh 15,09 Persen

KENDARIKINI.COM – Program hilirisasi mineral mulai memberikan dampak positif terhadap perekonomian Sulawesi Tengah. Hal itu terlihat dari pertumbuhan sektor industri pengolahan yang menjadi penyumbang terbesar terhadap ekonomi daerah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sulawesi Tengah pada Triwulan I 2026 tumbuh 8,32 persen secara tahunan.

Dari sisi lapangan usaha, sektor industri pengolahan mencatat pertumbuhan tertinggi, yakni 15,09 persen, seiring meningkatnya aktivitas pengolahan mineral di provinsi tersebut.

Pertumbuhan tersebut memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai salah satu pusat hilirisasi nikel nasional yang terus berkembang.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny Arniwaty Lamadjido, mengatakan pembangunan kawasan industri harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai ekonomi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat di sekitar kawasan industri.

Reny menilai pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penyediaan fasilitas publik menjadi bagian penting dalam menciptakan pembangunan yang inklusif.

“Kolaborasi yang memberi ruang bagi UMKM lokal serta keterbukaan terhadap fasilitas publik menjadi model pembangunan kawasan industri yang inklusif dan berkelanjutan bagi Sulawesi Tengah,” ujarnya.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, investor, dan masyarakat terus diperkuat agar manfaat hilirisasi dapat dirasakan secara merata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.*

PERMAHI Kendari Gelar MAPERCA VIII, Cetak Kader Hukum Berintegritas

KENDARIKINI.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Kendari sukses menggelar Masa Perkenalan Calon Anggota (MAPERCA) Angkatan VIII.

Kegiatan berlangsung selama dua hari, 28–29 Juli 2026, dan diikuti puluhan calon anggota dari berbagai perguruan tinggi di Kota Kendari.

Sebelumnya, panitia melaksanakan proses screening peserta pada 27 Juli 2026 sebagai tahapan awal seleksi calon anggota.

MAPERCA merupakan agenda tahunan untuk memperkenalkan organisasi, membangun kepemimpinan, serta memperluas wawasan hukum para peserta.

Selama kegiatan, peserta menerima materi tentang sejarah PERMAHI, nilai organisasi, kepemimpinan, advokasi hukum, dan peran mahasiswa hukum di masyarakat.

Ketua DPC PERMAHI Kendari, L.M. Nadin Al Jisri, mengapresiasi panitia dan peserta atas kelancaran pelaksanaan MAPERCA Angkatan VIII.

Menurutnya, MAPERCA menjadi wadah membentuk kader hukum yang berintegritas, berintelektual, dan berkomitmen memperjuangkan keadilan serta supremasi hukum.

Ketua panitia, Gilmar Ilmiawan, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Ia menilai keberhasilan MAPERCA merupakan hasil kerja sama panitia serta antusiasme peserta selama seluruh rangkaian kegiatan.

DPC PERMAHI Kendari berharap calon anggota mampu mengimplementasikan nilai organisasi dalam kehidupan akademik dan sosial.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda berakhirnya rangkaian MAPERCA Angkatan VIII DPC PERMAHI Kendari.*

PT Vale Catat Laba AS$61 Juta, Produksi Nikel Naik 19 Persen

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk membukukan kinerja keuangan dan operasional positif sepanjang triwulan II 2026. Produksi nikel matte meningkat 19 persen dibanding triwulan sebelumnya.

Perseroan menghasilkan 16.153 metrik ton nikel matte pada triwulan II. Total produksi semester pertama mencapai 29.773 ton.

Peningkatan produksi didorong selesainya pembangunan kembali Tanur Listrik 3 pada Juni 2026. Perseroan optimistis mencapai target produksi tahunan.

Pendapatan PT Vale mencapai AS$290 juta, naik 15 persen dibanding triwulan sebelumnya. Kenaikan ditopang peningkatan harga rata-rata nikel matte.

Harga realisasi nikel matte tercatat AS$14.765 per ton. Sementara biaya tunai produksi turun menjadi AS$10.005 per ton.

EBITDA melonjak 45 persen menjadi AS$116 juta. Laba bersih juga meningkat 39 persen menjadi AS$61 juta.

PT Vale juga memperkuat bisnis melalui tiga hub pertambangan di Sorowako, Bahodopi, dan Pomalaa. Penjualan bijih nikel kedua blok tumbuh signifikan.

Selama triwulan II, perseroan mengalokasikan belanja modal sekitar AS$116 juta. Dana tersebut mendukung keberlanjutan operasi dan proyek strategis.

Presiden Direktur PT Vale Bernardus Irmanto mengatakan pengembangan proyek HPAL akan memperkuat rantai pasok bahan baku baterai kendaraan listrik nasional.*

Sopir Keluhkan Retribusi Parkir Antrean Solar di SPBU Kendari

KENDARIKINI.COM – Penarikan retribusi terhadap kendaraan yang mengantre BBM jenis solar di salah satu SPBU Kota Kendari menuai keluhan sopir.

Para pengemudi menilai kebijakan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kendari itu tidak adil karena hanya berlaku bagi antrean solar.

Retribusi dikenakan sebesar Rp5.000 untuk kendaraan kecil dan Rp10.000 bagi kendaraan berukuran besar.

Salah seorang sopir, Rudi, mengaku tidak keberatan jika retribusi menjadi pendapatan daerah. Namun, ia mempertanyakan penerapannya yang dinilai tebang pilih.

Menurutnya, kendaraan yang mengantre Pertalite di bahu jalan tidak dipungut retribusi, meski sama-sama menggunakan ruang jalan.

“Kalau memang aturan, seharusnya semua kendaraan yang mengantre di bahu jalan dikenakan retribusi,” kata Rudi, Rabu (29/7/2026).

Ia menegaskan para sopir tidak sengaja memarkir kendaraan di bahu jalan. Antrean terjadi akibat terbatasnya pasokan solar di SPBU.

Rudi menilai penarikan retribusi saat kelangkaan BBM justru menambah beban sopir yang sudah menghabiskan waktu berjam-jam mengantre.

Keluhan tersebut memunculkan sorotan terhadap keadilan penerapan retribusi daerah di lapangan, khususnya bagi kendaraan yang mengantre BBM.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dishub Kota Kendari, Paminuddin, belum memberikan penjelasan terkait keluhan tersebut.

Saat dihubungi melalui WhatsApp, Paminuddin meminta media melakukan konfirmasi langsung di kantornya.

“Nanti besok ya, konfirmasi di kantor, selesai saya kerja bakti,” ujarnya singkat.*

Polresta Kendari Tangkap Empat Pelaku Pembunuhan di Kawasan Eks MTQ

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari menangkap empat terduga pelaku penganiayaan bersama yang menyebabkan seorang pemuda meninggal dunia di kawasan Eks MTQ Kendari.

Kasatreskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan penangkapan dilakukan Tim URC Buser77 pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 15.57 Wita.

“Empat pelaku masing-masing berinisial KI, AL, AN, dan IB. Seluruhnya merupakan warga Kota Kendari dan kini menjalani pemeriksaan penyidik,” katanya

Sambungnya, Korban diketahui berinisial MK, warga Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari. Korban meninggal akibat luka tusuk dan sejumlah luka akibat benda tumpul.

“Peristiwa bermula di kawasan Eks MTQ, Jalan Tebaununggu, Kecamatan Mandonga, Senin (27/7/2026) sekitar pukul 01.00 Wita,” tambahnya.

Lanjutnya, Berdasarkan hasil penyelidikan, insiden dipicu pelemparan botol dan kayu oleh kelompok korban ke arah para pelaku.

“Merasa tersulut, para pelaku mengejar korban. Salah seorang pelaku mengambil badik yang sebelumnya disembunyikan di sekitar lokasi,” tuturnya.

Korban kemudian ditikam satu kali. Saat berusaha melarikan diri, korban dipukul dan dikejar hingga terjatuh ke dalam got.

“Dua pelaku lainnya melemparkan paving blok dan balok kayu ke arah korban sebelum seluruh pelaku melarikan diri,” ungkapnya.

Polisi menyita barang bukti berupa satu badik, dua paving blok, satu balok kayu, kaus hitam, dan topi yang diduga digunakan pelaku.

Kompol Welliwanto Malau menegaskan keempat pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Penyidik masih melengkapi berkas perkara dan mendalami seluruh rangkaian kejadian.*

Ada Apa dengan DLHK Kendari? Alexandria Hills Disorot, Pengawasan Dipertanyakan

KENDARIKINI.COM — Bau pembiaran dugaan pelanggaran lingkungan kembali menyeruak di Kota Kendari.

Kali ini, sorotan tajam mengarah ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kota Kendari yang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan terhadap aktivitas pembangunan yang berpotensi melanggar hukum.

Kasus ini mencuat dari proyek perumahan subsidi Alexandria Hills di Jalan Chairil Anwar, Kecamatan Puuwatu.

Aktivitas pembukaan lahan yang berlangsung di lokasi tersebut diduga kuat berjalan tanpa kepastian legalitas yang jelas, namun tetap dibiarkan tanpa tindakan tegas dari otoritas terkait.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) menjadi pihak yang pertama kali membongkar dugaan ini.

Ketua HMI Komisariat UMK, Juraidin, mengungkapkan bahwa hasil penelusuran awal organisasinya menemukan indikasi kuat adanya aktivitas land clearing tanpa dokumen perizinan lengkap.

“Temuan kami menunjukkan aktivitas pembukaan lahan berjalan tanpa kepastian legalitas. Ini bukan sekadar kelalaian, tapi bisa mengarah pada pelanggaran serius yang seharusnya diawasi ketat oleh DLHK,” tegas Juraidin, Rabu (29/7/2026).

Situasi ini memantik pertanyaan besar: di mana peran DLHK Kota Kendari ketika aktivitas yang diduga bermasalah justru berlangsung terbuka di ruang publik?

Juraidin menilai, lemahnya respons dan pengawasan dari DLHK memperkuat dugaan adanya pembiaran sistematis.

Ia bahkan mengingatkan potensi rusaknya kepercayaan publik jika aparat pengawas terkesan diam terhadap dugaan pelanggaran oleh pihak pengembang.

“Kalau benar ada pelanggaran, kenapa tidak ada tindakan? Jangan sampai publik melihat hukum hanya tajam ke rakyat kecil, tapi tumpul saat berhadapan dengan pengembang besar,” sindirnya.

Lebih jauh, HMI menegaskan bahwa DLHK tidak bisa sekadar bersembunyi di balik fungsi administratif. Sebagai institusi pengawas lingkungan, DLHK memiliki kewenangan sekaligus tanggung jawab untuk memastikan setiap proyek pembangunan mematuhi regulasi dan tidak merusak lingkungan.

Namun fakta di lapangan menunjukkan sebaliknya. Aktivitas pembukaan lahan terus berjalan, sementara pengawasan dari pemerintah justru dipertanyakan.

Kondisi ini membuka ruang spekulasi liar di tengah masyarakat, mulai dari dugaan kelalaian hingga potensi “main mata” antara pengembang dan aparat pengawas.

Upaya konfirmasi kepada DLHK Kota Kendari pun menemui jalan buntu.

Kepala Bidang Pengawasan DLHK Kendari, Indri, tidak memberikan respons.

Sementara Kepala DLHK Kota Kendari, Erlis Satya Kencana, juga bungkam saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp hingga berita ini diterbitkan.

Sikap diam ini justru memperkuat kesan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan.

Publik kini menunggu, apakah DLHK akan segera bertindak atau terus membiarkan dugaan pelanggaran ini menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum lingkungan di Kota Kendari.

Jika dugaan ini terbukti, maka yang dipertaruhkan bukan hanya legalitas proyek, tetapi juga integritas pemerintah dalam menjaga lingkungan dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu.*

Dinas Perpustakaan Kendari Buka Kelas Teater SD, Gandeng Profesional Seni

KENDARIKINI.COM – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari membuka Kelas Teater bagi siswa Sekolah Dasar (SD), Rabu (29/7/2026).

Program berlangsung di Ruang Komunitas Lantai 2 Gedung Layanan Perpustakaan Kota Kendari sebagai ruang belajar seni pertunjukan.

Kelas ini bertujuan mengembangkan kreativitas, keberanian, kemampuan komunikasi, dan rasa percaya diri anak sejak usia dini.

Untuk mendukung pembelajaran, dinas menggandeng profesional teater berpengalaman sebagai mentor dan pelatih peserta.

Pendiri sekaligus Sutradara Kampung Pisang Sultra, Ka Sidin Lahoga, dipercaya menjadi mentor utama program tersebut.

Sementara itu, Ahmad Ridwan Wanderer membimbing peserta mengenal dasar teater dan seni peran melalui metode interaktif.

“Kami mengutamakan pendekatan yang nyaman agar anak berani berekspresi dan membangun kepercayaan diri secara alami,” ujar Ahmad Ridwan Wanderer.

Melalui program ini, Dinas Perpustakaan Kota Kendari berharap seni teater menjadi media pembelajaran kreatif bagi siswa SD.

Program tersebut juga diharapkan menumbuhkan kecintaan terhadap seni budaya serta meningkatkan keberanian tampil di depan umum sejak dini.*

UHO Targetkan 250 Guru Besar, Perkuat Riset dan SDM Unggul

KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) menargetkan memiliki 200 hingga 250 guru besar sebelum 2030 untuk memperkuat kualitas akademik.

Target tersebut disampaikan Plt. Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munadi, saat Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Guru Besar, Rabu (29/7/2026).

Saat ini, UHO memiliki 170 guru besar yang tersebar di 14 fakultas dengan berbagai disiplin ilmu.

Menurut Khairul, penambahan profesor harus diiringi peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Jumlah guru besar sebelum 2030 ditargetkan mencapai 200 hingga 250 orang,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, UHO mengukuhkan delapan guru besar dari lima fakultas dengan bidang keilmuan berbeda.

Mereka berasal dari bidang ekosistem pesisir, pembelajaran matematika, administrasi keuangan, komunikasi pembangunan, kehutanan, material konstruksi, jalan dan jembatan, serta pendidikan jasmani.

Khairul menegaskan, guru besar tidak hanya memperoleh pengakuan akademik, tetapi juga memikul tanggung jawab memperkuat Tridharma Perguruan Tinggi.

Ia meminta profesor menghasilkan riset berkualitas, pengabdian berdampak, serta membimbing dosen dan mahasiswa menjadi akademisi unggul.

Menurutnya, guru besar harus menjadi academic leader melalui keteladanan intelektual, kolaborasi, inovasi, dan akuntabilitas.

Guru Besar Komunikasi Pembangunan, Prof. H. M. Najib Husain, menyebut jabatan profesor merupakan amanah besar mencetak sumber daya manusia unggul.

Najib menilai warisan guru besar bukan sekadar publikasi ilmiah, tetapi melahirkan generasi berkualitas bagi bangsa.

UHO berharap delapan profesor baru memperkuat riset, inovasi, dan solusi ilmiah bagi pembangunan daerah serta kebutuhan masyarakat.*

Trafik Data Indosat Sulawesi Tumbuh 29,5 Persen, BTS 5G Diperluas

KENDARIKINI.COM – Trafik data Indosat Region Sulawesi tumbuh 29,5 persen secara tahunan (YoY) pada paruh pertama 2026.

Pertumbuhan tersebut mencerminkan meningkatnya pemanfaatan layanan digital masyarakat untuk komunikasi, hiburan, pendidikan, produktivitas, hingga pengembangan usaha.

Mengantisipasi kebutuhan itu, Indosat memperkuat kualitas dan kapasitas jaringan di berbagai wilayah Sulawesi.

Perusahaan mengoperasikan lebih dari 15.500 BTS 4G dan memperluas jaringan menjadi lebih dari 120 BTS 5G.

Penguatan infrastruktur dilakukan hingga akhir kuartal II 2026 sebagai bagian dari strategi peningkatan layanan digital.

Melalui semangat “Lebih Baik Indosat”, perusahaan menghadirkan pengalaman digital yang lebih andal bagi pelanggan.

Pengembangan jaringan juga membuka peluang pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Indosat menilai penguatan jaringan menjadi fondasi penting untuk mendukung transformasi digital di berbagai kota strategis Sulawesi.*

Wakil Wali Kota Kendari Hadiri Sidang Majelis Sinode XIX Gepsultra 2026

KENDARIKINI.COM – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menghadiri Pembukaan Sidang Majelis Sinode XIX Gereja Protestan Sulawesi Tenggara (Gepsultra), Selasa (28/7/2026).

Sidang berlangsung di salah satu hotel di Kendari mengusung tema “Hiduplah sebagai Terang yang Membuahkan Keadilan, Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan” berdasarkan Efesus 5:8b-9.

Forum tersebut menjadi agenda konstitusional Gepsultra untuk mengevaluasi pelayanan, menetapkan kebijakan strategis, dan menyusun program kerja organisasi.

Kegiatan dihadiri pendeta, majelis gereja, tokoh agama, unsur pemerintah, serta sekitar 450 utusan jemaat dan klasis se-Sulawesi Tenggara.

Kehadiran Wakil Wali Kota menunjukkan dukungan Pemerintah Kota Kendari terhadap kegiatan keagamaan yang memperkuat persatuan dan kerukunan masyarakat.

Mewakili Gubernur Sultra, Asisten Administrasi Umum Setda Sultra, Dr. Drs. Rony Yakob, M.Si, mengapresiasi penyelenggaraan sidang tersebut.

Menurutnya, persidangan gereja menjadi wadah mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Rony menegaskan pemerintah terus membuka ruang kolaborasi dengan organisasi keagamaan demi mewujudkan pembangunan berlandaskan toleransi dan persatuan.

Ia mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan, memperkuat toleransi, serta membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera.

Ketua BPM Sinode Gepsultra, Pdt. Marthen Sambira, M.Th., menyebut sidang sebagai forum tertinggi pengambilan keputusan organisasi gereja.

Persidangan membahas evaluasi pelayanan, kebijakan organisasi, hingga arah pelayanan Gepsultra untuk periode mendatang.

Marthen mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Kendari dan berharap sidang menghasilkan keputusan strategis bagi pelayanan gereja di Sulawesi Tenggara.*

Wali Kota Kendari Pelajari Inovasi Pengelolaan Sampah di Depok

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengikuti forum pembelajaran pengelolaan sampah antarkota di Depok, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan digelar UCLG ASPAC bersama Pemerintah Kota Depok selama 28–29 Juli 2026 di Margo City Hotel.

Forum mempertemukan pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk memperkuat kolaborasi pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Pembahasan meliputi kebijakan daerah, koordinasi kelembagaan, pemilahan sampah dari sumber, serta inovasi pengelolaan yang dapat direplikasi.

Siska menegaskan pengelolaan sampah harus beralih dari pola kumpul, angkut, dan buang menuju ekonomi sirkular.

Menurutnya, sistem persampahan harus mencakup pengurangan, pemilahan, pengangkutan, pengolahan, hingga pemanfaatan kembali sampah bernilai ekonomi.

Pemkot Kendari juga memperkuat sinergi perangkat daerah, kecamatan, kelurahan, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.

Langkah tersebut mencakup pengembangan bank sampah, TPS 3R, pengolahan sampah organik, serta penerapan teknologi sesuai kebutuhan daerah.

Wali Kota menilai keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengelolaan sampah berkelanjutan.

Ia mendorong edukasi, pemberdayaan komunitas, pemberian insentif, serta pelibatan perempuan, generasi muda, dan kelompok rentan.

Forum turut membahas inovasi pembiayaan, model bisnis bank sampah, pemanfaatan material daur ulang, serta penguatan inklusi sosial.

Kepala Bappeda Muhammad Saiful menyebut hasil forum akan memperkuat perencanaan pembangunan sektor persampahan di Kota Kendari.

Kepala BRIDA Seko Kaimuddin mendukung pengembangan inovasi kebijakan, sementara DLHK fokus pada implementasi teknis di lapangan.

Peserta juga mengunjungi fasilitas pengolahan sampah maggot dan pengelolaan minyak jelantah berbasis masyarakat di Kota Depok.*

Ketua JMSI Tegaskan Prabowo Tak Sebut Wartawan sebagai Londo Ireng

KENDARIKINI.COM – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Teguh Santosa meluruskan pemahaman publik terkait pernyataan Presiden Prabowo Subianto mengenai istilah “Londo Ireng”.

Penegasan itu disampaikan Teguh saat melantik Pengurus Daerah JMSI Sumatera Selatan di Gedung Bina Praja Pemprov Sumsel, Palembang, Selasa (28/7/2026).

Pelantikan dihadiri Staf Ahli Gubernur Sumsel Panji Cahyanto, mewakili Gubernur Herman Deru, Forkopimda, dan insan pers Sumatera Selatan.

Menurut Teguh, Prabowo tidak pernah menyebut wartawan, jurnalis, pengamat, maupun LSM sebagai “Londo Ireng”.

Ia menjelaskan, Presiden hanya mengingatkan adanya pihak yang mengabdi kepada kepentingan bangsa lain dengan menggunakan profesi tertentu sebagai kedok.

“Presiden tidak mengatakan wartawan, pengamat, dan LSM adalah Londo Ireng,” kata Teguh.

Ia meminta seluruh insan pers memahami pernyataan Presiden secara utuh agar tidak menimbulkan salah tafsir di masyarakat.

Selain itu, Teguh mengingatkan dua tugas utama JMSI Sumatera Selatan usai dilantik.

Pertama, membangun perusahaan media yang sehat, profesional, mandiri, dan mampu menyejahterakan karyawannya.

Kedua, menghasilkan karya jurnalistik berkualitas, beretika, serta mampu meningkatkan literasi masyarakat.

Teguh juga mengingatkan anggota JMSI agar tidak mengejar klik melalui judul sensasional atau sekadar mengikuti isu yang sedang viral.

Menurutnya, media harus menghadirkan informasi utuh, akurat, dan berimbang, bukan sekadar mengikuti arus atau fenomena fear of missing out (FOMO).

Menutup sambutannya, Teguh optimistis kebebasan informasi dan revolusi digital dapat menjadi penggerak pembangunan nasional jika dimanfaatkan secara bertanggung jawab.*

Kadin Sultra Perkuat Kolaborasi Industri, UMKM, dan Vokasi untuk SDM Unggul

KENDARIKINI.COM – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Tenggara menggelar Coffee Morning di Hotel Plaza Inn Kendari, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan mengusung tema Kolaborasi Industri, UMKM, dan Vokasi Sebagai Pilar Indonesia Emas.

Acara menghadirkan pelaku usaha, industri, pemerintah, dan lembaga pendidikan vokasi untuk memperkuat sinergi pembangunan daerah.

Kegiatan terselenggara melalui kolaborasi Kementerian Ketenagakerjaan, Kadin Sultra, GAPENSI, PT Sultra Alam Perkasa, dan PT Idalia Marannu Mandiri.

Wakil Ketua Kadin Sultra, Sastra Alamsyah, mengatakan kolaborasi menjadi langkah penting meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal.

Menurutnya, sinergi industri, UMKM, dan pendidikan vokasi mampu menghadirkan SDM kompeten yang siap memenuhi kebutuhan dunia kerja.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara.

Selain diskusi interaktif, peserta mengikuti pemaparan materi dari para pemangku kepentingan mengenai penguatan vokasi dan kemitraan usaha.

Kegiatan turut dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman dan perjanjian kerja sama antar-lembaga.

Kesepakatan itu menjadi komitmen bersama memperluas pelatihan vokasi dan meningkatkan peluang penyerapan tenaga kerja lokal.

Acara diawali lagu Indonesia Raya, dilanjutkan sambutan, diskusi panel, penandatanganan kerja sama, dan diakhiri foto bersama peserta.*

UHO Berangkatkan 805 Mahasiswa KKN Tematik ke Lima Kabupaten

KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) melepas 805 mahasiswa peserta KKN Tematik Literasi dan KKN Tematik Infrastruktur 2026.

Pelepasan berlangsung di Auditorium UHO, 23 Juli 2026, dipimpin Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. La Ode Santiaji Bande.

Ketua Panitia, Dr. Muhaimin Hamzah, melaporkan kesiapan pelaksanaan kedua program KKN kepada pimpinan universitas.

KKN Tematik Literasi merupakan kerja sama UHO dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Sementara KKN Tematik Infrastruktur bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.

Sebanyak 700 mahasiswa KKN Literasi didampingi 50 dosen pembimbing lapangan dan ditempatkan di 50 lokasi.

Lokasi KKN Literasi tersebar di Konawe Selatan, Bombana, dan Kolaka Utara selama 30 hari.

KKN Tematik Infrastruktur melibatkan 105 mahasiswa yang didampingi tujuh dosen pembimbing lapangan.

Peserta ditempatkan di tujuh lokasi pada Kabupaten Kolaka, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Selatan, dan Bombana.

Panitia menargetkan seluruh administrasi dan atribut selesai 24 Juli 2026 sebelum pemberangkatan ke lokasi sehari berikutnya.

Dr. Muhaimin menyampaikan apresiasi kepada Rektor UHO, Perpusnas, Kementerian PUPR, pimpinan fakultas, LPPM, dosen pembimbing, dan mahasiswa.

Program tersebut diharapkan memperkuat budaya literasi serta mendukung pembangunan infrastruktur berbasis pengabdian masyarakat di Sulawesi Tenggara.*

Komisi X DPR Bahas RUU Sisdiknas Bersama UHO di Kendari

KENDARIKINI.COM – Komisi X DPR RI menggelar workshop pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) di Universitas Halu Oleo (UHO), Kendari.

Kegiatan dihadiri Wakil Ketua Komisi X DPR RI H. Lalu Hardian Irfani, ST., M.Si, Plt. Rektor UHO Prof. Khairul Munadi, ST., M.Eng, dan Staf Khusus Kemdiktisaintek Dr. Ismail Hasani, SH., MH.

Workshop mengangkat tema tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas dan berdaya saing sebagai masukan penyusunan draf RUU Sisdiknas.

Lalu Hardian Irfani mengatakan hasil workshop akan menjadi bahan pertimbangan Komisi X dalam menyempurnakan RUU Sistem Pendidikan Nasional.

Menurutnya, pembahasan saat ini baru melibatkan Universitas Halu Oleo dan akan diperluas ke perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Ia menegaskan masukan dari berbagai kampus penting untuk memastikan regulasi mampu menjawab tantangan pendidikan nasional secara menyeluruh.

Komisi X juga menyoroti masih adanya ketimpangan akses pendidikan di berbagai daerah, termasuk luar Pulau Jawa.

Melalui RUU Sisdiknas, DPR berharap seluruh warga negara memperoleh hak pendidikan yang setara tanpa perbedaan wilayah.

Penyusunan regulasi tersebut diharapkan menjadi dasar penguatan tata kelola pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas perguruan tinggi di Indonesia.*

UHO Buka Pembayaran UKT Jalur Mandiri Gelombang 2 hingga 4 Agustus

KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) membuka pembayaran UKT, IPI, dan biaya pemeriksaan kesehatan bagi calon mahasiswa baru SMMUHO Gelombang 2 Tahun 2026.

Pembayaran dilakukan secara daring menggunakan Virtual Account (VA) mulai 25 Juli hingga 4 Agustus 2026 pukul 23.59 WITA.

Besaran UKT, IPI, biaya pemeriksaan kesehatan, dan bank mitra dapat diakses melalui laman resmi maba.uho.ac.id.

Khusus calon mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi dikenakan biaya tambahan pemeriksaan kesehatan jiwa (MMPI).

Jadwal pemeriksaan kesehatan ditetapkan Tim Dokter Fakultas Kedokteran UHO dan diumumkan melalui situs resmi universitas.

Peserta KIP Kuliah yang dinyatakan lulus tetap wajib membayar UKT, IPI, dan biaya pemeriksaan kesehatan.

UHO menegaskan pembayaran UKT akan dikembalikan apabila peserta kemudian ditetapkan sebagai penerima KIP Kuliah.

Seluruh pembayaran yang telah masuk menjadi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan tidak dapat dikembalikan, kecuali ketentuan KIP Kuliah.

Calon mahasiswa yang tidak memenuhi seluruh ketentuan pembayaran dinyatakan mengundurkan diri atau gugur sebagai mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027.

UHO mengimbau peserta hanya mengikuti informasi melalui laman resmi universitas guna menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.*

Pemkot Kendari Matangkan Pengadaan Tanah Skala Kecil Tahun 2026

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari menggelar sosialisasi dan konsultasi publik pengadaan tanah skala kecil Tahun Anggaran 2026, Selasa (28/7/2026).

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di Ruang Rapat Sekda bersama perangkat daerah dan instansi terkait.

Kegiatan bertujuan menyamakan persepsi serta memastikan seluruh tahapan pengadaan tanah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Amir Hasan menegaskan pengadaan tanah menjadi tahapan penting mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.

Menurutnya, proses pengadaan harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.

Sosialisasi dan konsultasi publik juga menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan masukan terhadap rencana pengadaan tanah.

Rapat membahas tahapan pelaksanaan, aspek administrasi, teknis, serta koordinasi antarinstansi untuk mencegah kendala di lapangan.

Pemerintah Kota Kendari berharap pengadaan tanah Tahun Anggaran 2026 berjalan tepat waktu dan memberikan kepastian hukum.

Pelaksanaan juga diharapkan menjamin keterbukaan serta perlindungan terhadap hak-hak masyarakat dalam setiap proses pengadaan.

Pemkot Kendari menegaskan komitmen menjalankan pengadaan tanah secara profesional, partisipatif, dan sesuai regulasi.

Rapat dihadiri Kantor Pertanahan Kota Kendari, Kejaksaan Negeri Kendari melalui Kasi Datun, serta OPD terkait.*

Pemkot Kendari Matangkan Persiapan MPLS Sekolah Rakyat

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari mematangkan persiapan pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat.

Rapat dipimpin Sekretaris Daerah Kota Kendari, Amir Hasan, di Ruang Rapat Sekda, Selasa (28/7/2026).

Pertemuan bertujuan memastikan kesiapan seluruh perangkat daerah mendukung kelancaran pelaksanaan pembukaan MPLS Sekolah Rakyat.

Amir Hasan menegaskan koordinasi lintas perangkat daerah menjadi kunci sukses penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Ia meminta setiap OPD menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing secara maksimal dan terkoordinasi.

Persiapan meliputi pengaturan lalu lintas, layanan kesehatan, pengamanan, kebersihan, serta dukungan informasi dan publikasi.

Rapat juga mengevaluasi kesiapan sarana dan prasarana demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.

Pemkot Kendari berkomitmen menghadirkan suasana pembelajaran yang mendukung adaptasi peserta didik sejak hari pertama.

Melalui MPLS, siswa diharapkan mengenal lingkungan sekolah, tata tertib, budaya belajar, dan nilai kedisiplinan.

Program tersebut juga menjadi langkah awal membangun karakter serta semangat belajar peserta didik.

Rapat dihadiri para asisten Setda, OPD terkait, Satpol PP, Damkar, Camat Puuwatu, dan Lurah Abeli Dalam.*

Raperwali Layanan Darurat 112 Kendari Lolos Harmonisasi Kemenkum Sultra

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari mematangkan regulasi Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 melalui rapat harmonisasi, Senin (27/7/2026).

Rapat digelar di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara dan dihadiri Kepala Diskominfo Kendari, Sahuriyanto Meronda.

Harmonisasi merupakan tindak lanjut permohonan Pemkot Kendari kepada Kanwil Kemenkum Sultra melalui Sekretaris Daerah.

Sebelumnya, Pemkot mengajukan lima rancangan peraturan wali kota untuk proses harmonisasi sesuai ketentuan.

Kelima rancangan mencakup layanan disabilitas, desain olahraga, BLUD kesehatan, layanan darurat 112, dan penilaian kinerja ASN.

Kanwil Kemenkum Sultra menyatakan seluruh dokumen telah memenuhi persyaratan administrasi berdasarkan Permenkum Nomor 40 Tahun 2025.

Tim perancang peraturan juga melakukan analisis dan pembahasan untuk memastikan kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan.

Kepala Diskominfo Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengatakan Raperwali Layanan Darurat 112 dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya.

Menurutnya, regulasi tersebut menjadi dasar penguatan layanan kedaruratan yang cepat, efektif, dan mudah diakses masyarakat.

Pemkot Kendari optimistis Raperwali segera ditetapkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik dalam menghadapi kondisi darurat.*

Raperwali Layanan Darurat 112 Kendari Lolos Harmonisasi Kemenkum Sultra

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari mematangkan regulasi Layanan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112 melalui rapat harmonisasi, Senin (27/7/2026).

Rapat digelar di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tenggara dan dihadiri Kepala Diskominfo Kendari, Sahuriyanto Meronda.

Harmonisasi merupakan tindak lanjut permohonan Pemkot Kendari kepada Kanwil Kemenkum Sultra melalui Sekretaris Daerah.

Sebelumnya, Pemkot mengajukan lima rancangan peraturan wali kota untuk proses harmonisasi sesuai ketentuan.

Kelima rancangan mencakup layanan disabilitas, desain olahraga, BLUD kesehatan, layanan darurat 112, dan penilaian kinerja ASN.

Kanwil Kemenkum Sultra menyatakan seluruh dokumen telah memenuhi persyaratan administrasi berdasarkan Permenkum Nomor 40 Tahun 2025.

Tim perancang peraturan juga melakukan analisis dan pembahasan untuk memastikan kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan.

Kepala Diskominfo Kendari, Sahuriyanto Meronda, mengatakan Raperwali Layanan Darurat 112 dapat dilanjutkan ke tahapan berikutnya.

Menurutnya, regulasi tersebut menjadi dasar penguatan layanan kedaruratan yang cepat, efektif, dan mudah diakses masyarakat.

Pemkot Kendari optimistis Raperwali segera ditetapkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik dalam menghadapi kondisi darurat.*

Pemkot Kendari Perkuat Pengendalian Inflasi dan Distribusi BBM

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi secara virtual, Senin (27/7/2026).

Rakor dipimpin Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir dan diikuti Asisten II Setda Kendari, Nismawati, bersama TPID.

Agenda membahas pengendalian inflasi, kelancaran distribusi BBM, serta evaluasi Program 3 Juta Rumah.

Tomsi Tohir menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Pengendalian inflasi dilakukan melalui pemantauan harga, penguatan pasokan, serta kelancaran distribusi barang.

Rakor juga mengevaluasi distribusi BBM agar kebutuhan energi masyarakat dan dunia usaha tetap terpenuhi.

Pemerintah daerah diminta memperkuat koordinasi untuk mengantisipasi hambatan distribusi bahan bakar.

Selain itu, pemerintah membahas percepatan Program 3 Juta Rumah sebagai prioritas pembangunan nasional.

Daerah didorong mempercepat penyediaan lahan, perizinan, dan koordinasi lintas sektor mendukung pembangunan hunian layak.

Asisten II Setda Kendari, Nismawati, menegaskan komitmen pemerintah menjalankan arahan melalui penguatan koordinasi bersama TPID.

Menurutnya, langkah tersebut penting menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus mendukung program strategis nasional.

Pemkot Kendari berharap hasil rakor memperkuat pengendalian inflasi, distribusi BBM, dan percepatan Program 3 Juta Rumah.*

Wali Kota Kendari Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui evaluasi lintas sektor.

Komitmen itu disampaikan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran saat menerima Kepala KPPG Kendari, Mulyadi, Senin (27/7/2026).

Audiensi dihadiri Wakil Wali Kota, Ketua DPRD, Sekda, OPD terkait, Badan Gizi Nasional, dan Satgas MBG.

Mulyadi melaporkan 36 dari target 40 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Kota Kendari.

Menurutnya, cakupan penerima manfaat Program MBG telah mencapai sekitar 90 persen dari target pelayanan.

KPPG mengusulkan rapat koordinasi rutin bersama seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi pelaksanaan program.

Rapat awal Agustus akan membahas higiene sanitasi, sertifikasi halal, rantai pasok pangan, stabilitas harga, dan relawan lokal.

Wali Kota Siska menegaskan keberhasilan MBG ditentukan kualitas pelaksanaan, bukan hanya tingginya cakupan penerima manfaat.

Ia meminta seluruh pihak terbuka menyampaikan kendala agar dapat segera dievaluasi dan diselesaikan bersama.

Siska juga mengusulkan identifikasi menu favorit siswa agar makanan bergizi yang disediakan tidak terbuang percuma.

Menurutnya, menu yang sesuai selera siswa akan meningkatkan efektivitas program sekaligus mengurangi pemborosan pangan.

Pemkot Kendari memastikan dukungan terhadap perizinan, koordinasi lintas sektor, dan skrining kesehatan relawan SPPG.

Rapat koordinasi awal Agustus diharapkan memperkuat pengawasan dan memastikan Program MBG berjalan optimal serta tepat sasaran.*

Pemprov Sultra Teken Tujuh Perjanjian BMD, Eks MTQ Dikelola Perumda

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menandatangani tujuh perjanjian pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD), Selasa (28/7/2026).

Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Aquarium BPKAD Sultra dan disaksikan Pj Sekda Sultra, Muhammad Fadlansyah.

Perjanjian meliputi enam skema pinjam pakai dan satu skema sewa melibatkan perangkat daerah serta sejumlah instansi penerima manfaat.

Salah satu perjanjian mengatur penyewaan kawasan eks MTQ kepada Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sultra selama dua tahun.

Melalui kerja sama itu, Perumda Sultra bertanggung jawab mengelola kawasan eks MTQ, termasuk menjaga kebersihan, keamanan, dan kelestarian aset.

Kepala BPKAD Sultra, Umikun Latifah, mengatakan sebagian perjanjian merupakan perpanjangan, sementara lainnya merupakan kerja sama baru.

Menurutnya, seluruh proses administrasi telah diselesaikan sesuai ketentuan sehingga penandatanganan dapat dilaksanakan.

Enam perjanjian pinjam pakai melibatkan Ombudsman RI Sultra, BP3MI Sultra, Direktorat Jenderal Kawasan Permukiman, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, dan BNN Kota Kendari.

Masa pinjam pakai ditetapkan paling lama lima tahun sesuai Permendagri Nomor 7 Tahun 2024.

Pj Sekda Sultra Muhammad Fadlansyah menegaskan pemanfaatan aset daerah harus dilakukan secara tertib, bertanggung jawab, dan sesuai aturan.

Ia meminta seluruh penerima manfaat menjaga aset, melakukan pemeliharaan rutin, serta mengajukan perpanjangan sebelum masa perjanjian berakhir.

Menurutnya, optimalisasi pemanfaatan BMD juga menjadi langkah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah secara transparan.

Fadlansyah berharap Perumda Sultra mengelola kawasan eks MTQ secara profesional karena menjadi pusat kegiatan pemerintah di Kendari.*

Milad HmI UMK Soroti Kaderisasi dan Regenerasi Kepemimpinan di Kendari

KENDARIKINI.COM – Milad XIV HMI Komisariat Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) dan Milad X KOHATI menjadi momentum evaluasi kaderisasi serta regenerasi kepemimpinan organisasi.

Ketua Umum HMI Komisariat UMK, Juraidin, menegaskan HMI merupakan wadah pembentukan karakter dan kepemimpinan mahasiswa melalui proses kaderisasi.

Menurutnya, selama 14 tahun, HMI Komisariat UMK berhasil melahirkan kader yang memimpin berbagai organisasi kemahasiswaan di Kendari.

Beberapa alumni dipercaya menjadi Presiden Mahasiswa, Ketua BEM, hingga Ketua Umum HMI Cabang Kendari.

Juraidin mengakui regenerasi kepengurusan masih menjadi pekerjaan rumah organisasi yang harus segera diselesaikan.

Ia menyebut kepengurusannya telah berlangsung lebih dari tiga tahun, melampaui ketentuan organisasi yang mengatur masa jabatan satu tahun.

“Kami menyadari ini menjadi evaluasi dan akan diperbaiki pada kepengurusan berikutnya,” kata Juraidin.

Ia berharap Milad HMI dan KOHATI memperkuat silaturahmi alumni serta meningkatkan semangat kaderisasi generasi penerus.

Ketua Umum HMI Cabang Kendari, Yusril, mengapresiasi kontribusi Komisariat UMK dalam mencetak kader progresif dan berdaya saing.

Menurutnya, komisariat tersebut konsisten melahirkan pemimpin, termasuk Ketua Umum HMI Cabang Kendari dan Presiden Mahasiswa.

Yusril juga berjanji meningkatkan perhatian terhadap kebutuhan Komisariat UMK selama masa kepemimpinannya di HMI Cabang Kendari.

Milad X KOHATI turut menjadi ruang memperkuat peran kader perempuan melalui kolaborasi pengurus, alumni, dan kader aktif.

Kegiatan diharapkan memperkuat komitmen HMI dan KOHATI mencetak kader berintegritas, adaptif, serta mampu menjawab tantangan zaman.*

BSI Kendari Tegaskan Tak Biayai Lahan Sengketa Alexandria Hills

KENDARIKINI.COM – Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Kendari menegaskan tidak membiayai akuisisi lahan proyek Alexandria Hills yang masih bersengketa.

Penegasan itu disampaikan usai Aliansi Masyarakat Anti Mafia Tanah mendatangi kantor BSI Kendari, Selasa (28/7/2026).

Massa meminta BSI menarik diri dari seluruh aktivitas terkait proyek Alexandria Hills di Jalan Khairil Anwar, Kecamatan Puuwatu.

Aksi dipicu dugaan keterlibatan pembiayaan perbankan terhadap pembukaan lahan yang masih menjadi objek sengketa.

Dugaan menguat setelah ditemukan atribut BSI di sekitar lokasi proyek, sehingga memunculkan pertanyaan publik.

Kuasa hukum Hj. Nurmina, Arwan Rakmin, SH, MH, meminta BSI tetap netral selama proses hukum berlangsung.

“Kami meminta BSI tidak terlibat dalam aktivitas apa pun terkait objek sengketa,” tegas Arwan.

Kepala Cabang BSI Kendari, Irwanto Aziz, membantah banknya membiayai akuisisi lahan Alexandria Hills.

“BSI tidak pernah memfasilitasi pembiayaan akuisisi lahan tersebut. Kami siap menuangkannya dalam berita acara,” ujar Irwanto.

Ia menjelaskan atribut BSI di lokasi merupakan bagian promosi yang dilakukan mitra pengembang, bukan bukti pembiayaan lahan.

Pihak kuasa hukum menyatakan akan mengawasi konsistensi sikap BSI selama sengketa tanah masih berproses.

Pertemuan diakhiri dengan penandatanganan risalah yang menegaskan BSI tidak memberikan pembiayaan terhadap pembangunan proyek Alexandria Hills.*

Polresta Kendari Tangkap Pencuri Mesin Truk, Kerugian Capai Rp40 Juta

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari mengungkap kasus dugaan pencurian mesin truk di Bengkel Dzul Jaya Motor, Kecamatan Baruga.

Tersangka berinisial AD ditangkap Tim URC Buser 77 bersama Unit I Sub 5 Pidum, Senin (27/7/2026).

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan tersangka merupakan pelajar atau mahasiswa asal Kecamatan Baruga.

“Peristiwa terjadi pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 19.45 Wita di Bengkel Dzul Jaya Motor,” katanya.

Polisi menyebut tersangka diduga menjual mesin truk 14B yang berada di lokasi bengkel kepada pembeli besi tua.

“Mesin tersebut dijual seharga Rp1,6 juta sebelum diangkut menggunakan mobil pikap menuju lokasi penimbangan,” tambahnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp40 juta.

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan alat bukti, penyidik kemudian menetapkan AD sebagai tersangka,” tuturnya.

Saat hendak diamankan, tersangka diduga berusaha melawan dan melarikan diri.

“Petugas kemudian memberikan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan tersangka. Polisi turut mengamankan satu unit mesin mobil truk 14B sebagai barang bukti,” ungkapnya.

Kasus tersebut kini masih dalam proses penyidikan Satreskrim Polresta Kendari.

“Tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 476 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP),” pungkasnya.*

PT Vale Gandeng Tempo Institute Tingkatkan Kompetensi Jurnalis di Sorowako

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk kembali menggandeng Tempo Institute untuk meningkatkan kapasitas insan pers melalui program Upskilling & Site Visit Media di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, pada 26–28 Juli 2026.

Kegiatan yang memasuki tahun ketiga ini diikuti 40 jurnalis dari Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Para peserta mendapat pelatihan jurnalistik investigasi, teknik verifikasi data, serta penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan berbasis fakta.

Selain pelatihan, peserta diajak mengunjungi area operasional PT Vale untuk melihat langsung praktik pertambangan berkelanjutan dan implementasi program Environmental, Social, and Governance (ESG).

Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-58 PT Vale yang mengusung tema “Tangguh dan Bertanggung Jawab: Tumbuh dengan Integritas, Memimpin dengan Tanggung Jawab.”

Head of External Relations Sorowako & Outer Area PT Vale Indonesia, Yusri Yunus, mengatakan media memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan publik melalui penyampaian informasi yang independen dan berbasis fakta.

Menurutnya, integritas perusahaan juga tercermin melalui keterbukaan informasi kepada publik.

“Melalui kegiatan ini kami berharap jurnalis tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga memahami secara langsung komitmen keberlanjutan PT Vale sehingga mampu menghadirkan pemberitaan yang objektif dan berimbang,” ujar Yusri.

Redaktur Pelaksana Tempo, Raymundus Rikang, mengapresiasi komitmen PT Vale dalam mendukung peningkatan kompetensi wartawan, khususnya di bidang jurnalistik investigasi.

Ia menilai tidak banyak perusahaan yang membuka ruang bagi jurnalis untuk memperdalam kemampuan investigasi sekaligus memahami proses bisnis secara langsung.

Dalam kesempatan itu, PT Vale juga memaparkan perkembangan Indonesia Growth Project (IGP) Sorowako Limonite (Sorlim).

Senior Manager Construction IGP Sorlim PT Vale, Ridwan Banda, menjelaskan proyek tersebut mengintegrasikan penambangan limonit dengan pembangunan fasilitas High Pressure Acid Leach (HPAL) untuk mengolah bijih nikel kadar rendah menjadi produk bernilai tambah bagi industri kendaraan listrik.

Hingga saat ini, progres konstruksi tambang telah mencapai 50,5 persen dan ditargetkan selesai pada kuartal II 2027.

Sementara pembangunan fasilitas HPAL telah mencapai 19,3 persen dengan target penyelesaian pada kuartal IV 2027.

PT Vale juga terus menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat melalui pendampingan pertanian organik, pelestarian lingkungan, pelatihan keterampilan, beasiswa, percepatan penurunan stunting, hingga penguatan UMKM sebagai bagian dari komitmen pembangunan berkelanjutan di Luwu Timur.*

KARST Buka Donasi Rp170 Ribu, Soroti Keamanan THM Kendari

KENDARIKINI.COM – Konsorsium Aktivis Revolusioner Sulawesi Tenggara (KARST) membuka aksi donasi simbolis Rp170 ribu, Selasa (28/7/2026).

Aksi tersebut merupakan bentuk kritik terhadap sistem keamanan di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) Kota Kendari.

KARST menaungi 14 organisasi, di antaranya SAC, AMAN Sultra, KORAN Sultra, GEMPUR Sultra, hingga AMPK Sultra.

Koalisi menilai sejumlah insiden kekerasan di THM menunjukkan lemahnya pengawasan dan sistem pengamanan internal.

Beberapa kasus yang disoroti terjadi di THM Spazio, Liquid/Karaoke Lyrics, Exodus, dan Tokyo.

Penanggung Jawab KARST, Ikhram, mengatakan donasi Rp170 ribu merupakan aksi satire kepada pengusaha THM.

Menurutnya, pengusaha dinilai lebih mengutamakan keuntungan dibanding peningkatan profesionalisme petugas keamanan.

“Donasi ini simbol agar pengelola meningkatkan kualitas keamanan tanpa mengedepankan kekerasan,” kata Ikhram.

Ia menegaskan petugas keamanan seharusnya bertugas mencegah konflik, bukan terlibat dalam tindakan kekerasan.

KARST juga meminta pengelola THM bertanggung jawab atas keamanan pengunjung selama operasional berlangsung.

Selain itu, koalisi mendesak Pemerintah Kota Kendari dan kepolisian mengevaluasi operasional THM yang berulang kali dikaitkan dengan kasus kekerasan.

KARST meminta sanksi tegas hingga penutupan permanen diberlakukan apabila pengelola tidak mampu menjamin keselamatan pengunjung.

Aksi donasi tersebut rencananya akan diserahkan secara simbolis sebagai bentuk penyampaian aspirasi kepada pengelola THM.*

OPINI: All Indonesia, Menyatukan Pintu Masuk, Pelayanan, dan Promosi Negeri

Oleh Abdullah Rasyid, Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan

Pada penghujung Juli, saya melakukan perjalanan ke Jawa Timur bersama Pak Rahmad Wahyudi (Tenaga Ahli Menteri IMIPAS).
Surabaya, Blitar, dan Malang menjadi titik kunjungan dalam agenda penguatan Tata Kelola serta Evaluasi layanan pada UPT (unit pelaksana teknis) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu: Kantor Imigrasi, Balai Pemasyarakatan (BAPAS), Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA), Rumah Tahanan, dan Lembaga Pemasyarakatan.

Perjalanan semacam ini sesungguhnya bukan sekadar melihat gedung, memeriksa dokumen, atau mendengar paparan capaian. Evaluasi pelayanan publik seharusnya menjadi kesempatan untuk menemukan apa yang bekerja, apa yang masih tersendat, dan inovasi apa yang layak dikembangkan melampaui daerah tempat gagasan itu lahir.

Di Jawa Timur, kami menemukan salah satu gagasan yang menarik perhatian: DE IMEJ – Digital Ecosystem of Immigration and East Java, inovasi yang dikembangkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur, Novianto Sulastono—yang akrab dipanggil Pak Toton.

DE IMEJ berangkat dari persoalan sederhana, tetapi sangat nyata. Warga negara asing yang datang ke Indonesia tidak hanya membutuhkan informasi tentang visa dan izin tinggal. Mereka juga memerlukan petunjuk mengenai apa yang harus dilakukan ketika kehilangan paspor, bagaimana menjangkau kantor imigrasi, transportasi apa yang tersedia, destinasi mana yang dapat dikunjungi, di mana mereka dapat belajar, berinvestasi, menikmati budaya, atau menemukan layanan dasar selama berada di Jawa Timur.

Melalui kode QR yang dapat dipindai dengan telepon pintar, DE IMEJ dirancang sebagai pintu informasi yang menghubungkan pelayanan keimigrasian dengan pariwisata, pendidikan, investasi, transportasi, kebudayaan, dan dunia usaha. Kode tersebut dapat ditempatkan di bandara, hotel, stasiun, maskapai penerbangan, tempat wisata, perguruan tinggi, kawasan industri, bahkan perwakilan Indonesia di luar negeri. Dalam prototipenya, DE IMEJ menempatkan Imigrasi, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, WNA, dan dunia usaha dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Gagasan ini penting karena memperluas cara pandang kita terhadap pelayanan keimigrasian. Imigrasi memang bertugas menjaga kedaulatan negara, menyeleksi orang yang masuk, mengawasi keberadaan orang asing, serta menegakkan hukum. Namun, negara yang kuat tidak hanya ditandai oleh ketatnya pemeriksaan. Negara juga dinilai dari kemampuannya memberikan kepastian, kemudahan, dan rasa aman kepada orang yang datang secara sah.

Di titik inilah DE IMEJ menemukan relevansinya. Ia tidak mengurangi fungsi pengawasan, tetapi melengkapinya dengan fungsi pelayanan. WNA yang memperoleh informasi secara benar akan lebih mudah mematuhi aturan. Ketidaktahuan terhadap masa berlaku izin tinggal, kewajiban pelaporan, atau prosedur penggantian paspor dapat dicegah sebelum berubah menjadi pelanggaran administratif.

Namun, nilai strategis DE IMEJ tidak berhenti pada urusan keimigrasian. Platform ini juga dapat menjadi pintu promosi daerah. Jawa Timur memiliki Bromo, Kawah Ijen, kawasan Malang Raya, wisata sejarah Blitar, budaya Madura, pesisir selatan, pesantren, perguruan tinggi, sentra industri, kuliner, dan ribuan produk ekonomi kreatif. Persoalannya, kekayaan tersebut sering dipromosikan secara terpisah oleh masing-masing instansi.

Wisatawan asing tidak seharusnya dipaksa memahami kerumitan struktur birokrasi kita. Mereka tidak terlalu mempersoalkan apakah informasi transportasi dikelola dinas perhubungan, destinasi oleh dinas pariwisata, investasi oleh dinas penanaman modal, atau izin tinggal oleh Imigrasi. Mereka membutuhkan satu pengalaman pelayanan yang utuh.

Karena itu, DE IMEJ sesungguhnya bukan sekadar inovasi kode QR. Ia adalah embrio perubahan dari pelayanan berbasis instansi menuju pelayanan berbasis perjalanan pengguna.

Gagasan ini menjadi semakin relevan ketika Direktorat Jenderal Imigrasi tengah mengembangkan All Indonesia. Dalam agenda analisis dan evaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Dirjen Imigrasi menginginkan adanya sebuah layanan yang dapat menyederhanakan proses kedatangan internasional.

Selama ini, orang yang memasuki Indonesia harus berhadapan dengan beberapa kepentingan sekaligus: dokumen keimigrasian, deklarasi kepabeanan, persyaratan karantina, informasi kesehatan, dan kebutuhan perjalanan setelah kedatangan. Masing-masing memiliki sistem, formulir, dan kanal informasi sendiri. Bagi pemerintah, pembagian tersebut mungkin dianggap wajar karena mengikuti batas kewenangan. Bagi pengguna, fragmentasi itu justru menciptakan kebingungan.

All Indonesia harus dibangun sebagai jawaban terhadap fragmentasi tersebut. Namun, aplikasi ini sebaiknya tidak berhenti menjadi alat untuk mengisi deklarasi sebelum mendarat. Ia harus berkembang menjadi gerbang digital perjalanan ke Indonesia.

Di sinilah DE IMEJ dapat memberikan pelajaran. Layanan informasi Jawa Timur tersebut dapat diintegrasikan atau direplikasi dalam All Indonesia sebagai fitur informasi daerah. Ketika orang asing memilih bandara kedatangan, tujuan perjalanan, atau provinsi yang akan dikunjungi, sistem dapat menampilkan informasi yang relevan: aturan keimigrasian, layanan kesehatan, ketentuan bea cukai, prosedur karantina, transportasi lanjutan, destinasi wisata, agenda budaya, pendidikan, dan peluang investasi.

Dengan demikian, All Indonesia dapat menjadi hasil kolaborasi beberapa kementerian dan lembaga: Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sebagai pengampu keimigrasian; Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai; lembaga karantina; Kementerian Kesehatan; serta Kementerian Pariwisata sebagai penyedia ekosistem informasi destinasi. Pemerintah daerah harus dilibatkan sebagai pemasok data lokal, sedangkan dunia usaha dapat menjadi mitra layanan dengan mekanisme yang transparan.

Tetapi integrasi digital tidak boleh dimaknai sebagai mengumpulkan semua fungsi ke dalam satu birokrasi baru. All Indonesia harus menjadi orchestrator, bukan pemilik seluruh layanan. Setiap kementerian tetap bertanggung jawab terhadap kewenangannya, sementara pengguna cukup berhadapan dengan satu antarmuka.

Ada beberapa prasyarat yang tidak boleh diabaikan. Pertama, informasi harus selalu diperbarui. Platform yang menyediakan aturan kedaluwarsa justru berbahaya. Kedua, pelindungan data pribadi dan keamanan siber harus ditempatkan sebagai fondasi, bukan tambahan. Ketiga, integrasi harus menggunakan sistem resmi yang telah ada, bukan melahirkan duplikasi aplikasi. Keempat, pelibatan hotel, restoran, maskapai, atau pelaku usaha tidak boleh berubah menjadi ruang promosi eksklusif yang menimbulkan konflik kepentingan.

Ukuran keberhasilan juga harus melampaui jumlah unduhan atau pemindaian kode QR. Pemerintah perlu menilai apakah layanan tersebut mengurangi kesalahan pengisian, meningkatkan kepatuhan WNA, mempercepat proses kedatangan, memperpanjang lama tinggal wisatawan, menyebarkan kunjungan ke daerah, meningkatkan transaksi UMKM, dan memperbaiki pengalaman orang asing selama berada di Indonesia.

Inovasi daerah sering kali lahir karena pejabat setempat memahami masalah secara konkret. Tantangannya adalah bagaimana negara tidak membiarkan inovasi itu berhenti sebagai kebanggaan lokal. DE IMEJ layak diuji, disempurnakan, lalu dikembangkan menjadi bagian dari arsitektur nasional All Indonesia.

Jika pintu masuk negara dapat menyatukan keamanan, pelayanan, dan promosi, Indonesia tidak hanya akan dikenal sebagai negeri yang indah untuk dikunjungi. Indonesia juga akan dinilai sebagai negara yang mampu menyambut dunia secara tertib, cerdas, dan bermartabat.*

JMSI Lampung Dorong Metro Perkuat Identitas Kota Pendidikan Nasional

KENDARIKINI.COM – Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Lampung mendorong Pemerintah Kota Metro memperkuat identitas daerah sebagai kota pendidikan berdaya saing nasional.

Gagasan itu disampaikan dalam audiensi bersama Pemerintah Kota Metro, Senin (27/7/2026), yang diterima Sekda Ahmad Hariyanto mewakili Wali Kota Bambang Iman Santoso.

Audiensi dipimpin Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan. Hadir Kepala Dinas Kominfo Deddy Hasmara, Ketua Pengcab JMSI Metro Sony, dan jajaran pengurus.

Novriwan menilai Metro memiliki modal besar menjadi kota beridentitas kuat melalui pembangunan berbasis pendidikan, sejarah, dan kolaborasi berbagai pihak.

Menurutnya, keberadaan belasan perguruan tinggi serta tingginya Indeks Pembangunan Manusia menjadi kekuatan utama yang harus terus diperkuat.

Ia menyebut citra Kota Pendidikan perlu diwujudkan melalui program inovatif yang mampu menarik perhatian publik sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.

JMSI juga mendorong pemerintah memperkuat pemahaman sejarah daerah agar masyarakat memiliki rasa memiliki terhadap Kota Metro.

Selain itu, kolaborasi pemerintah dan perguruan tinggi dinilai mampu melahirkan desa-desa unggul yang meningkatkan daya saing Metro secara nasional.

Novriwan turut mendorong penyelenggaraan event nasional secara rutin guna menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, perhotelan, kuliner, transportasi, dan ekonomi kreatif.

Ia menegaskan pembangunan akan lebih cepat apabila seluruh unsur pimpinan daerah memiliki visi bersama dan menjaga kekompakan.

Sementara itu, Sekda Ahmad Hariyanto mengapresiasi berbagai masukan JMSI Lampung untuk mendukung arah pembangunan Kota Metro.

Pemerintah Kota Metro juga menyatakan dukungan terhadap pelaksanaan Hari Pers Nasional dan HUT JMSI ke-8 tahun 2027.*

Pemkot Metro Dukung HPN dan HUT JMSI 2027, Perkuat Sinergi Media

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Metro mendukung pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) dan HUT JMSI ke-8 tahun 2027.

Komitmen itu disampaikan Sekda Kota Metro Ahmad Hariyanto saat menerima audiensi Pengda JMSI Lampung, Senin (27/7/2026).

Audiensi berlangsung di ruang kerja Sekda mewakili Wali Kota Metro, H. Bambang Iman Santoso.

Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan memimpin rombongan bersama pengurus provinsi dan Pengcab JMSI Kota Metro.

Ketua Pengcab JMSI Kota Metro Sony beserta jajaran turut hadir dalam pertemuan tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro, Deddy Hasmara, juga mengikuti audiensi.

Pertemuan berlangsung hangat dengan pembahasan sinergi pemerintah daerah bersama media siber.

Ahmad Hariyanto menegaskan Pemkot Metro siap mendukung suksesnya HPN dan HUT JMSI 2027.

Menurutnya, Metro memiliki peluang besar menjadi daerah dengan identitas pembangunan yang semakin kuat.

Pemerintah menargetkan Metro sebagai sentra bibit unggul pertanian, penggerak UMKM, dan destinasi wisata kuliner.

Metro juga diproyeksikan menjadi pusat pendidikan serta kawasan transit strategis melalui akses pintu tol.

Hariyanto menilai pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan infrastruktur fisik.

Menurutnya, identitas kota menjadi kunci menarik investasi, pertumbuhan ekonomi, dan sektor pariwisata.

Ia menegaskan media berperan penting membangun kepercayaan publik terhadap arah pembangunan daerah melalui publikasi berkualitas.*

KARST Galang Donasi Rp140 Ribu Soroti Akses Air Terjun Routa

KENDARIKINI.COM – Konsorsium Aktivis Revolusioner Sulawesi Tenggara (KARST) menggelar aksi satire melalui program Open Donasi Rp140 Ribu, Senin (27/7/2026).

Koalisi terdiri dari 14 organisasi itu menyebut aksi tersebut sebagai bentuk kritik terhadap kinerja Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara.

Aksi dipicu polemik pembatasan akses menuju Air Terjun Routa di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

KARST menyebut objek wisata itu kini berada dalam kawasan Izin Usaha Pertambangan PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM).

Koalisi mengklaim warga mengeluhkan pembatasan memasuki kawasan wisata dan aktivitas mencari ikan di sekitar danau.

Penanggung jawab kegiatan, Ikram, mengatakan donasi Rp140 ribu merupakan simbol kritik terhadap lemahnya respons pemerintah daerah.

Menurutnya, dana tersebut akan diserahkan kepada Dispar Sultra sebagai bentuk protes dan dorongan agar turun langsung ke lapangan.

KARST juga menyoroti dugaan belum terealisasinya pembangunan smelter PT SCM sebagaimana disebut dalam dokumen AMDAL tahun 2020.

Koalisi mendesak pemerintah berkoordinasi dengan Kementerian ESDM untuk mengevaluasi RKAB PT SCM sesuai ketentuan berlaku.

Selain itu, KARST meminta akses masyarakat menuju Air Terjun Routa kembali dibuka tanpa pembatasan yang dinilai merugikan publik.

Ikram menilai kawasan wisata merupakan aset publik yang harus dapat dinikmati masyarakat sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.

Hingga pernyataan ini disampaikan, belum terdapat tanggapan resmi dari Dinas Pariwisata Sultra maupun PT Sulawesi Cahaya Mineral terkait tuntutan tersebut.*

Bank Indonesia Sultra Perluas QRIS Lewat Jelajah Kuliner Nusantara 2026

KENDARIKINI.COM – Bank Indonesia Sulawesi Tenggara menggelar QRIS Jelajah Kuliner Indonesia Sultra 2026. Program ini bagian Road to FEKDI x ISEF 2026.

Mengusung tema Jelajah Kuliner Nusantara, Bayar Praktis dengan QRIS. Kegiatan mempercepat digitalisasi pembayaran, memperluas QRIS, dan mendukung UMKM serta pariwisata.

Program berlangsung di Kota Kendari, Kota Baubau, dan Kabupaten Muna. Pendekatan edukatif dipadukan dengan pengalaman langsung bagi para peserta.

Pendaftaran dibuka 25–30 Juni 2026. Sebanyak 227 orang mendaftar, lalu dipilih delapan tim berisi 24 peserta dan delapan fasilitator.

Peserta menjalankan misi edukasi QRIS, CBP Rupiah, Pelindungan Konsumen, transportasi online, serta promosi kuliner dan UMKM lokal.

Kegiatan berlangsung 8 Juli di Kendari, 9–10 Juli di Baubau, dan 11–12 Juli 2026 di Kabupaten Muna.

Bank Indonesia mencatat edukasi transportasi online menjangkau 270 orang. Pengalaman tujuh fitur QRIS diikuti 369 pengguna.

Edukasi CBP Rupiah dan Pelindungan Konsumen menjangkau 1.541 orang. Konten digital meraih engagement 652.974 dengan jangkauan 23.834 orang.

Di Muna, kegiatan dirangkaikan Festival Liangkobhori ke-4. Festival dihadiri Menteri Kebudayaan, Wakil Menteri Dalam Negeri, dan Gubernur Sultra.

Festival merayakan pengakuan Gua Liangkobhori sebagai situs lukisan cadas tertua dunia. Pengakuan tersebut tercatat dalam Guinness World Records.

Bank Indonesia juga mendukung fasilitas wisata Gua Liangkobhori, UMKM binaan, Tenun Masalili, serta implementasi transaksi digital QRIS.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra, Edwin Permadi, mengatakan kegiatan meningkatkan penggunaan QRIS, memperluas akseptasi UMKM, dan memperkuat ekonomi digital daerah.*

Polresta Kendari Gerebek Sabung Ayam, 17 Pelaku Diamankan

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari menggerebek arena perjudian sabung ayam di Lorong Sakura, Kecamatan Mandonga, Sabtu (25/7/2026).

Operasi dilakukan setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas perjudian di lokasi tersebut.

Kapolresta Kendari Kombes Pol. Edwin Louis Sengka mengatakan Tim Buser 77 bersama Satreskrim langsung bergerak menuju lokasi.

Saat penggerebekan, petugas menemukan para pelaku sedang menggelar pertandingan sabung ayam di arena.

Kasatreskrim Polresta Kendari AKP Weli memimpin langsung operasi penindakan tersebut.

Sebanyak 17 orang berhasil diamankan di lokasi, sementara beberapa lainnya melarikan diri saat polisi datang.

Polisi juga menyita enam ayam aduan, arena sabung ayam, perlengkapan pertandingan, dan uang tunai Rp5.405.000.

Barang bukti lain berupa dua spanduk, empat tas ayam, tiga kurungan, satu botol obat ayam, serta 20 sepeda motor.

Menurut polisi, kendaraan tersebut diduga milik para pelaku yang mengikuti aktivitas perjudian.

Seluruh tersangka dijerat Pasal 426 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Kapolresta mengapresiasi laporan masyarakat yang membantu pengungkapan praktik perjudian tersebut.

Polresta Kendari mengajak masyarakat terus melaporkan aktivitas perjudian maupun tindak pidana lainnya.

Penyidik masih mengembangkan kasus untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam penyelenggaraan arena sabung ayam.*

Polresta Kendari Buru Dua Pelaku Pengeroyokan Celurit, Korban Alami 23 Jahitan

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari mengungkap kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban berinisial NB mengalami luka berat di kepala.

Kasus tersebut disampaikan Kapolresta Kendari Kombes Pol. Edwin Louis Sengka dalam konferensi pers di Mapolresta Kendari.

Kapolresta mengungkapkan, pengeroyokan dilakukan tiga pelaku. Satu pelaku berinisial FM telah diamankan.

FM diketahui masih berstatus anak di bawah umur, sedangkan pelaku berinisial R dan Z masih berstatus DPO.

Korban mengalami luka serius akibat sabetan senjata tajam jenis celurit hingga mendapat 23 jahitan di kepala.

Peristiwa terjadi pada 21 Juli 2026 sekitar pukul 19.00 WITA di wilayah hukum Polresta Kendari.

Penyelidikan mengungkap korban keluar rumah setelah mendengar keributan yang terjadi di sekitar lokasi kejadian.

Cekcok kemudian berujung pengeroyokan. Salah seorang pelaku membacok kepala korban menggunakan celurit.

Polisi mengamankan barang bukti berupa sebilah celurit yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Kapolresta memastikan pengejaran terhadap dua pelaku yang masih buron terus dilakukan hingga berhasil ditangkap.

Ia mengimbau masyarakat tidak menyelesaikan persoalan dengan kekerasan karena dapat berujung pada proses hukum.*

Siska Gandeng Kejari Pulihkan Aset Pemkot, Tegaskan Tanpa Intervensi Hukum

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, memastikan kerja sama dengan Kejari Kendari tidak mengganggu independensi penegakan hukum.

Pernyataan itu disampaikan usai penandatanganan kesepakatan bantuan hukum bidang perdata dan tata usaha negara, Senin (27/7/2026).

Siska mengatakan pendampingan hukum mencakup berbagai program pemerintah, termasuk penyelesaian sengketa lahan dan pemulihan aset daerah.

Menurutnya, Jaksa Pengacara Negara dibutuhkan agar program pemerintah berjalan sesuai ketentuan dan memiliki kepastian hukum.

Ia meminta masyarakat tidak membangun persepsi keliru terhadap kerja sama tersebut.

“Kalau ada perkara yang ditangani kejaksaan, kami tidak akan mengintervensi. Semua berjalan sesuai kewenangan,” tegas Siska.

Tahap awal pendampingan difokuskan pada Bapenda, Dinas Pendidikan, Dinas PUPR, dan Dinas Perumahan Kota Kendari.

Kepala Kejari Kendari, Azy Tyawhardana, menjelaskan pendampingan merupakan pelaksanaan fungsi Kejaksaan sebagai Jaksa Pengacara Negara.

Menurutnya, kejaksaan dapat memberikan bantuan hukum kepada pemerintah daerah dalam perkara perdata dan tata usaha negara.

Azy menegaskan pendampingan tidak mencampuri kebijakan pemerintah karena kewenangan tetap berada pada Pemkot Kendari.

Ia menambahkan, Kejari juga mendampingi pemerintah hingga proses persidangan apabila menghadapi gugatan perdata atau sengketa tata usaha negara.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti