Jumat, Oktober 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 119

Ortu Bercerai, Siswi SMP di Kendari Minta Bantuan Damkar Jadi Wali untuk Ambil Rapor

0

KENDARIKINI.COM – Sebuah kisah menyentuh hati terjadi di Kota Kendari. Seorang siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) berusia 13 tahun terpaksa meminta bantuan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari untuk menjadi wali murid saat penerimaan rapor sekolah.

Permintaan tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp pada Kamis, 18 Desember 2025 oleh siswi kelas VIII SMP Negeri 5 Kendari, Waode Pipin April Dinova, warga Kompleks Perumahan BTN BSB, Jalan Orinunggu, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu.

Siswi tersebut mengaku tidak memiliki wali laki-laki yang dapat hadir di sekolah. Kedua orang tuanya telah berpisah, sementara pihak sekolah mewajibkan kehadiran wali murid saat pembagian rapor.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Damkarmat Kota Kendari langsung merespons. Pada Senin, 22 Desember 2025, Komandan Peleton II Damkarmat Kota Kendari, Sainuddin Saranani, hadir langsung di SMP Negeri 5 Kendari, Jalan Kelapa, Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, untuk mendampingi siswi tersebut dan bertindak sebagai wali murid penerima rapor.

“Kami menerima pesan dari anak tersebut yang meminta bantuan karena tidak ada wali yang bisa hadir. Bagi kami, ini bagian dari tugas kemanusiaan. Damkar hadir bukan hanya saat kebakaran, tapi juga ketika masyarakat membutuhkan pertolongan sosial,” ujar Sainuddin Saranani pada Kamis, 25 Desember 2025.

Ia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan penerimaan rapor yang dimulai pukul 08.30 Wita hingga selesai sekitar pukul 10.00 Wita.

Kehadiran petugas Damkar dengan Unit Fire Rescue menjadi perhatian pihak sekolah serta orang tua murid lainnya.

Sementara itu, pihak Damkarmat Kota Kendari menegaskan bahwa layanan penyelamatan tidak selalu berkaitan dengan kondisi darurat kebakaran, tetapi juga mencakup respons cepat terhadap persoalan kemanusiaan yang dihadapi warga.

Aksi kemanusiaan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak dan menjadi bukti nyata bahwa kehadiran negara dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, bahkan dalam momen sederhana namun bermakna seperti penerimaan rapor sekolah.*

PLN Tingkatkan Kapasitas Fasilitator Rumah BUMN

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) terus memperkuat peran Rumah BUMN sebagai motor penggerak pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan Up Skilling Fasilitator Rumah BUMN. Kegiatan ini difokuskan pada penguatan peran fasilitator, digitalisasi, pendampingan UMKM, serta manajemen program berbasis Key Performance Indicator (KPI).

Program Up Skilling ini dilaksanakan pada 18–20 Desember 2025 bertempat di Golden Tulip Essential Hotel, dan diikuti oleh 13 fasilitator Rumah BUMN dari RB Majene, RB Muna, RB Muna Barat, dan RB Selayar. Para fasilitator tersebut saat ini mendampingi total 2.625 UMKM, yang terdiri dari RB Majene sebanyak 879 UMKM, RB Muna 615 UMKM, RB Muna Barat 555 UMKM, dan RB Selayar 576 UMKM.

Pada hari pertama, peserta memperoleh pembekalan terkait facilitating skill, komunikasi, dan problem solving yang disampaikan oleh Nurfadila, S.M., M.M. Materi kemudian dilanjutkan dengan pemahaman pengelolaan Rumah BUMN serta penerapan Key Performance Indicator (KPI) oleh Haidir Ali, guna memastikan program pendampingan UMKM berjalan terukur dan berdampak.

Hari kedua pelatihan diisi dengan materi pengantar audio visual, manajemen dan riset konten berbasis praktik yang disampaikan oleh Muh. Taufik D. Putra, sebagai upaya meningkatkan kualitas dokumentasi dan publikasi kegiatan Rumah BUMN. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi panduan dan perencanaan kerja tahun 2026 serta evaluasi fasilitator Rumah BUMN yang kembali disampaikan oleh Haidir Ali.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah menjelaskan kegiatan Up Skilling ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme fasilitator Rumah BUMN agar mampu memberikan pendampingan UMKM yang efektif, adaptif, serta berdampak terhadap peningkatan kelas UMKM. “Secara khusus, program ini diarahkan untuk menyelaraskan pemahaman peran dan fungsi fasilitator, memperkuat kemampuan coaching dan mentoring UMKM, meningkatkan pemanfaatan teknologi dan digitalisasi, serta meningkatkan kualitas pelaporan dan dokumentasi kegiatan,” kata Edyansyah.

Edyansyah optimis melalui penguatan kompetensi fasilitator dan penerapan manajemen program berbasis KPI, Rumah BUMN dapat semakin optimal dalam mendorong UMKM binaan agar naik kelas, berdaya saing, dan berkelanjutan, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.*

Gubernur Sultra dan Baznas Dorong Penguatan Pembangunan Sosial dan Ekonomi Umat

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Sulawesi Tenggara terus mendorong penguatan pembangunan sosial dan ekonomi umat guna mewujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius.

Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kegiatan Pendistribusian dan Pendayagunaan Dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) Akhir Tahun 2025 yang digelar di halaman Kantor Baznas Sultra pada Rabu, 24 Desember 2025.

Gubernur Sultra secara simbolis menyerahkan berbagai bantuan kepada para penerima manfaat, di antaranya paket logistik keluarga, bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM, jaminan sosial ketenagakerjaan (JKK–JKM) bagi dai, marbut, dan imam masjid, serta bantuan modal usaha bengkel motor melalui Program Z-Auto Baznas.

Sebanyak 113 penerima manfaat menerima bantuan pada pendistribusian kali ini. Mereka terdiri dari pegawai harian non-ASN, petugas keamanan, dan tenaga kebersihan dengan penghasilan di bawah Rp3 juta per bulan. Total dana zakat yang disalurkan mencapai Rp115 juta, yang merupakan akumulasi zakat periode Oktober hingga Desember 2025.

Gubernur Sultra menegaskan bahwa dana ZIS memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Menurutnya, zakat, infak, dan sedekah tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga menjadi instrumen sosial yang mampu menekan kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan umat.

“Dana ZIS yang disalurkan hari ini bukan sekadar angka dalam laporan, tetapi menjadi harapan dan jalan perubahan bagi kehidupan para mustahik,” tegas Andi Sumangerukka dalam sambutannya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas Sultra atas komitmen dan profesionalisme dalam mengelola dana umat secara amanah, transparan, dan akuntabel, serta perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan sosial dan ekonomi umat.

Selain itu, Gubernur Sultra mengimbau seluruh umat Muslim, khususnya ASN di lingkungan Pemerintah Sultra, karyawan BUMN dan BUMD, serta masyarakat yang memiliki kemampuan finansial, untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Sultra sebagai lembaga resmi pemerintah.

Sementara itu, Ketua Baznas Sultra, Punardin menjelaskan bahwa pendistribusian dana ZIS merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan sesuai ketentuan Baznas Pusat.

“Dana zakat, wajib disalurkan dalam tahun anggaran berjalan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Melalui sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat, Pemerintah Provinsi Sultra optimistis penguatan pembangunan sosial dan ekonomi umat dapat terus ditingkatkan demi terwujudnya daerah yang maju, aman, sejahtera, dan religius.*

Jelang Perayaan Natal, Satgas Operasi Lilin Anoa 2025 Polres Konut Gelar Patroli Kamtibmas

0

KENDARIKINI.COM — Kepolisian Resor (Polres) Konawe utara melalui Satuan tugas (Satgas) Preemtif, Preventif, Gakkum, Kamseltibcar dan Banops Operasi Lilin Anoa 2025 gelar patroli kemanan dan ketertiban masyaarakat (Kamtibmas) jelang perayaan Natal Tahun 2025, Rabu (24/12/25)

Giat Patroli Satgas Operasi Lilin Anoa Polres Konut dipimpin Kabag Ops AKP Dr. La Ajima Paimo selaku Karendalopsres didampingi para Kasatgas maupun Kasubsatgas operasi lilin 2025

Patroli menyasar sejumlah lokasi yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama momentum Nataru

Patroli diawali dengan apel pengecekan personel selanjutnya tim patroli di pimpin Karendalopsres AKP La Ajima Paimo bergerak menuju sasaran patroli yaitu Gereja Oikumene Konasara Wanggudu di Desa Punggomosi

Dalam kesempatan tersebut Karendalopsres AKP La Ajima Paimo berdialog dengan Pdt. Abraham , S.Th dan beberapa jemaat usai kegiatan Ibadah Malam Natal serta menyampaikan selamat Natal kepada jemaat Gereja Oikumene Wanggudu

Tim patroli selanjutnya bergerak menuju Pos Pam Asera dan kegiatan pasar malam bertempat di depan gerbang perkantoran Kelurahan Wanggudu Kecamatan Asera Kab. Konut

Selain patroli personel Satgas Preventif dipimpin Kasatgas AKP Agus Darmanto melakukan himbauan dan pesan kamtibmas kepada pengunjung agar selalu berhati-hati ketika berkendara, memastikan rumah dalam keadaan aman dan terkunci ketika ditinggalkan dan berpesan keepada pedagang senantiasa menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan dan melaporkan ketika terjadi gangguan kamtibmas

Kapolres Konawe utara AKBP Rico Fernanda, S.H., S.I.K., M.H melalui Kabagops AKP Dr. La Ajima Paimo menjelaskan bahwa tujuan patroli jelang perayaan Natal sebagai wujud kehadiran Polri memastikan situasi kondusif sebelum dan selama perayaan Ibadah Natal 2025.*

Jamin Kamtibmas Penerimaan PIP, Pos Pam Asera Berikan Pengamanan dan Pengaturan di Bank BNI

0

KENDARIKINI.COM — Penyaluran dana bantuan pemerintah bagi pelajar melalui Program Indonesia Pintar (PIP) telah berlangsung sejak hari senin tanggal 22 Desember 2025 bertempat di kantor Bank negara Indonesia (BNI) Cabang Asera Kelurahan Wanggudu Kecamatan Asera Kabupaten Konawe utara

Dana yang di peruntukan bagi pelajar tersebut di salurkan serentak kepada pelajar di seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Konawe utara mengakibatkan kepadatan terjadi di Bank BNI Wanggudu

Guna mengantisipasi kepadatan dan gangguan kamtibmas personel Polri Pos Pam Asera dipimpin Kapospam Ipda Wicaksono gelar personel untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas, Rabu (24/12/25)

Dengan kehadiran personel Polri Pos Pam Asera dalam Operasi Lilin Anoa 2025 kegiatan penyaluran dana PIP berjalan aman kondusif dan arus lalu lintas lancar

Selain pengamanan dan pengaturan personel Pos Pam Asera memberikan himbauan kamtibmas kepada para pelajar untuk berhati-hati dalam berkendara mengutamakan keselamatan serta selalu patuh aturan berlalu lintas dengan selalu menggunakan helm SNI

Kapolsek Asera AKP Sumantri selaku Kasubsatgas Asera mengatakan dalam rangka mengantisipasi gangguan kamtibmas pada saat penerimaan PIP diturunkan personel untuk melaksanakan pengamanan monitoring dan pengaturan demi kelancaran dan keamanan masyarakat.*

Dewan Pakar JMSI Sultra Sebut Pers Mesti Jadi Garda Terdepan Penjernih Informasi Ditengah Gempuran Hoaks dan AI

0

KENDARIKINI.COM – Dewan Pakar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara, Andri Darmawan, menekankan pentingnya peran pers sebagai kontrol sosial dan verifikator informasi di era digital yang semakin kacau saat ini.

Hal ini disampaikannya menanggapi tantangan dunia pers saat ini, termasuk maraknya penggunaan Kecerdasan Buatan (AI) dan media sosial yang seringkali menyebarkan informasi tanpa verifikasi.

Andri menyoroti bagaimana teknologi AI kini mulai menyusup ke produk jurnalistik dengan cara yang berbahaya.

“Saya pernah melihat opini di media online yang seakan ditulis praktisi hukum, padahal itu tulisan AI. Banyak pasal yang dikutip ternyata tidak ada di undang-undang. Ini penyesatan,” tegasnya dalam JMSI Talk di Kota Kendari, Jumat (19/12/2025).

Sebagai praktisi hukum yang kini menjadi Dewan Pakar JMSI, Andri memahami kesulitan media lokal di Sulawesi Tenggara, terutama setelah media cetak mulai tergerus media online.

Tantangan terbesar saat ini adalah ketergantungan pendapatan media pada anggaran APBD.

“Ada fungsi informasi pembangunan, tapi di sisi lain pers harus menjadi kontrol sosial. Hubungan media dan pemerintah sering panas dingin karena posisi ini,” ujarnya.

Ia juga menyayangkan tren pejabat yang kini lebih memilih menggunakan media sosial pribadi daripada media massa resmi untuk menyampaikan informasi birokrasi, yang dianggapnya sebagai ancaman terhadap keberlangsungan perusahaan pers.

“Fungsi pers adalah memastikan kebijakan-kebijakan seperti di pemerintahan ini tersampaikan ke masyarakat secara akurat untuk menghindari penyesatan informasi atau hoaks yang sering beredar di platform non-pers.

Andri juga menyentuh aspek hukum terkait UU ITE dan putusan MK terbaru yang kini lebih melindungi kritik terhadap lembaga pemerintah.

Ia berharap hal ini meminimalisir kekhawatiran wartawan dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.

“Sekarang ada fenomena No Viral No Justice. Orang merasa harus viral dulu baru direspon pemerintah. Di sinilah pers dibutuhkan untuk mengawal isu secara etis sesuai kode etik jurnalistik, bukan sekadar memicu keviralan tanpa konteks,” tambahnya.

Terakhir, ia mendukung adanya penguatan hak cipta atas karya jurnalistik agar tidak mudah “dicomot” oleh pihak lain tanpa kompensasi yang layak, demi kesejahteraan perusahaan media dan wartawan di daerah.*

Dua Calon Dipastikan Tarung di Pemilihan Ketua IAI Sultra

0

KENDARIKINI.COM – Dua calon dipastikan bertarung di pemilihan Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu 23 Desember 2025.

Ketua IAI Sultra, Dr. Ar. M. Arzal Tahir, ST., M.Si, saat dikonformasi via telepon Whats App mengatakan bahwa dua calon telah memenuhi syarat.

“Dua Calon memenuhi syarat dan dipastikan bertarung, sekarang masuk tahapan kampanye,” katanya.

“Untuk pemilih ada sekitar seratus lebih pemilik KTA, dan pemilihan dilakukan secara online,” tambahnya.

Lanjutnya bahwa pihaknya juga menyampaikan kepada pemilih untuk menggunakan hak pilihnya sebaik-baiknya.

“Pemilihannya di januari,” pungkasnya.

Sementara itu Ketua Panitia, Andi Mustagfir mengatakan bahwa saat ini masuk masa kampanye.

“Masa kampanye sampai 10 Januari, kemudian ada jeda 4-5 hari baru pemilihan secara voting,” katanya.

Lanjutnya bahwa pihaknya juga memastikan ada dua calon yang dipastikan bertarung.

Untuk diketahui kedua calon tersebut diantaranya, La Ode Yusri Jayanti dan I Made Krisna.*

Garap Kawasan Hutan di Konut, PT Tristaco Berpotensi Didenda Rp629 Miliar

0

KENDARIKINI.COM, KONAWE UTARA – Aktivitas pertambangan di kawasan hutan kembali menyeret perusahaan tambang ke sanksi negara. PT Tristaco Mineral Makmur (TMM) dijatuhi sanksi administratif berupa denda sebesar Rp629.235.189.073,56 oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan dan Pertambangan (Satgas PKH).

Denda ratusan miliar rupiah tersebut dijatuhkan akibat bukaan kawasan hutan seluas 64,69 hektare yang dilakukan perusahaan tambang tersebut di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Nilai denda itu mencerminkan besarnya dampak aktivitas pertambangan terhadap kawasan hutan yang masuk dalam wilayah yang seharusnya dilindungi dari kegiatan eksploitasi tanpa dasar hukum yang sah.

Hingga berita ini diterbitkan m, pihak manajemen PT Tristaco Mineral Makmur belum memberikan keterangan resmi. Tim Redaksi masih berupaya menghubungi pihak perusahaan untuk mengonfirmasi sanksi administratif yang dijatuhkan oleh Satgas PKH tersebut.

Kasus PT Tristaco Mineral Makmur bukan kali pertama menjadi sorotan publik. Sebelumnya, perusahaan ini telah dipersoalkan oleh puluhan mahasiswa asal Sulawesi Tenggara yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa Sultra Jakarta (KMSJ).

Dalam aksi unjuk rasa di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Kejaksaan Agung RI, Kamis (16/10/2025), KMSJ menyampaikan dua tuntutan utama terkait aktivitas pertambangan PT Tristaco.

Pertama, mereka menolak Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Tristaco Mineral Makmur yang dinilai tidak layak secara hukum dan moral.

Kedua, massa aksi mendesak Kejaksaan Agung RI mengambil alih penanganan dugaan tindak pidana korupsi di sektor pertambangan yang melibatkan PT Tristaco, yang dinilai mandek di Kejaksaan Tinggi Sultra.

“Kejati Sultra gagal menunjukkan ketegasan hukum. Kami menduga ada upaya melindungi aktor besar di balik kasus ini. Karena itu, kami mendesak Jaksa Agung turun tangan membersihkan mafia tambang yang selama ini kebal hukum,” tegas Koordinator KMSJ, Eghy Seftiawan, dalam orasinya.

Denda administratif dari Satgas PKH ini menjadi babak baru dalam penertiban aktivitas tambang di kawasan hutan Sulawesi Tenggara. Namun publik masih menanti, apakah sanksi tersebut akan berhenti pada ranah administratif, atau berlanjut ke proses hukum pidana atas dugaan pelanggaran kehutanan dan kerugian negara.*

Forkopimda Sultra Pastikan Keamanan Misa Natal 2025 Lewat Patroli Gabungan di Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan patroli pengamanan Misa Natal 2025 guna memastikan pelaksanaan ibadah umat Katolik berjalan aman, tertib, dan kondusif pada Rabu, 24 Desember 2025.

Patroli pengamanan tersebut dimulai dari Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra menuju Gereja Ora Et Labora. Selanjutnya rombongan meninjau Gereja Katolik Paroki Santo Clemens Kendari. Di sela kegiatan, Gubernur Sultra melaksanakan ibadah salat Magrib di Masjid Agung Kendari.

Rangkaian patroli kemudian dilanjutkan ke Gereja GEP Sultra Immanuel dan berakhir di Gereja Katolik Santo Fransiskus Xaverius Kendari.

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyampaikan bahwa patroli pengamanan yang dilaksanakan berjalan dengan lancar, aman, dan tertib.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur bersama Forkopimda juga meninjau sejumlah pos pengamanan Natal yang disiagakan oleh jajaran Polda Sultra di setiap gereja.

“Di setiap gereja terdapat pos pengamanan, dan kami melihat adanya keterpaduan seluruh unsur yang bertugas di pos tersebut,” ujar Andi Sumangerukka kepada awak media.

Ia menjelaskan bahwa pos pengamanan mulai digelar sejak 19 Desember 2025. Pada 20 Desember, pihaknya juga meninjau sejumlah pos terjauh, termasuk yang berada di kawasan pelabuhan.

“Kami melihat langsung kesiapan personel di lapangan. Alhamdulillah, semuanya berjalan dengan baik, aman, dan tertib,” tambahnya.

Andi Sumangerukka turut menyampaikan apresiasi kepada Kapolda Sultra beserta jajaran, Komandan Korem 143/Halu Oleo dan seluruh perangkatnya, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengamanan Natal 2025.

“Saya mengucapkan terima kasih atas penyelenggaraan pengamanan ini dan atas kesiapsiagaan seluruh pihak,” pungkasnya.*

Merawat Keberlanjutan Lewat Operasi Tambang Bertanggung Jawab, Bupati dan Kapolres Apresiasi Kehadiran PT Vale

0

KENDARIKINI.COM – Di tengah pesatnya pertumbuhan industri pertambangan di Kabupaten Morowali, pengelolaan lingkungan menjadi isu penting yang terus mendapat perhatian. Dalam konteks tersebut, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari group MIND ID melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali menunjukkan praktik nyata pengelolaan lingkungan berkelanjutan, sebagaimana disaksikan langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, dalam kunjungan kerja ke sejumlah area operasional PT Vale di Morowali pada Selasa, 23 Desember 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Morowali bersama jajaran pejabat pemerintah daerah meninjau langsung area port dan jetty, ruang kontrol operasi, serta kawasan reklamasi Rasyidah. Peninjauan ini memberikan gambaran menyeluruh kehadiran PT Vale di Morowali, mulai dari aktivitas logistik hingga pengelolaan lingkungan di area pascatambang.

Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf menyampaikan apresiasi atas upaya pengelolaan lingkungan yang diterapkan PT Vale di tanah Morowali. Kondisi lapangan mencerminkan komitmen nyata perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan, bukan sekadar pemenuhan kewajiban administratif.

“Alhamdulillah, kami dapat menyaksikan langsung aktivitas barging di pelabuhan PT Vale tanpa adanya indikasi pencemaran. Saya melihat sendiri bagaimana PT Vale sangat memperhatikan aspek lingkungan. Hingga saat ini, proses barging berlangsung tanpa terlihat adanya air berwarna merah di area pelabuhan. Selain itu, di area reklamasi kami turut menanam pohon dan juga melihat persiapan penanaman dengan tanaman khas lokal Morowali. Ke depan, kami berharap ada lebih banyak variasi tanaman, termasuk tanaman buah-buahan,” ujarnya.

Upaya merawat keberlanjutan yang turut disaksikan Bupati di area operasional PT Vale adalah pengelolaan air tambang melalui sistem pond sediment yang dirancang dengan baik. Menjadi inisiatif yang dapat menjadi tolok ukur bagi perusahaan tambang lain yang beroperasi di Morowali.

“PT Vale telah mempersiapkan pond sediment dan sistem pengelolaan air yang sangat baik. Air yang keluar dari ujung pond terlihat jernih. Ini merupakan indikator pengelolaan lingkungan yang serius dan layak menjadi contoh bagi perusahaan lain. Hari ini saya sangat salut dan bangga kepada PT Vale,” tegasnya.

Rombongan pemerintah daerah turut meninjau ruang kontrol operasi yang memantau aktivitas barging dan kegiatan tambang secara real-time. Sistem pemantauan ini dinilai mencerminkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan dalam mengelola operasional, sekaligus menjadi instrumen penting untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai standar lingkungan yang berlaku.

Head of Bahodopi Project PT Vale IGP Morowali, Wafir, menegaskan bahwa keberlanjutan merupakan fondasi utama dalam setiap kegiatan operasional perusahaan. “Sebagai perusahaan yang menjunjung tinggi prinsip keberlanjutan, perlindungan lingkungan menjadi landasan dalam setiap aktivitas kami. Kami percaya bahwa keberlanjutan adalah kunci bagi industri pertambangan modern. Karena itu, kami tidak hanya berupaya memenuhi, tetapi juga melampaui standar lingkungan yang ditetapkan, agar operasional hari ini tidak mengorbankan masa depan,” ujar Wafir.

Ia menambahkan bahwa PT Vale berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Morowali. “Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan industri berjalan selaras dengan pembangunan daerah, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Bagi kami, Morowali bukan sekadar lokasi operasi, tetapi rumah bersama yang harus dijaga dan dibangun secara berkelanjutan,” tambahnya.

Komitmen tersebut kembali diperkuat pada Rabu, 24 Desember 2025 melalui kunjungan Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain, ke area port, jetty, dan kawasan tambang PT Vale IGP Morowali. Dalam kunjungan tersebut, Kapolres menyampaikan bahwa pengelolaan operasional dan lingkungan yang diterapkan PT Vale dapat menjadi rujukan bagi perusahaan lain.

“Setelah kami melakukan kunjungan, kami melihat PT Vale seharusnya menjadi contoh bagi perusahaan lain, terutama dalam menjaga kelestarian dan keseimbangan lingkungan. Saya juga melihat PT Vale memiliki perencanaan jangka panjang yang baik dan semoga dapat memberikan kesetaraan yang lebih bagi masyarakat,” ujarnya.

Kunjungan dua hari ini menegaskan bahwa pengelolaan lingkungan yang baik bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan investasi jangka panjang bagi keberlanjutan industri dan kesejahteraan masyarakat. PT Vale menunjukkan bahwa prinsip keberlanjutan diwujudkan secara konkret, mulai dari pengelolaan air tambang, reklamasi lahan dengan tanaman lokal khas Sulawesi, hingga pemanfaatan teknologi untuk pemantauan operasional secara transparan.

PT Vale meyakini bahwa keberhasilan industri pertambangan tidak hanya diukur dari capaian produksi, tetapi juga dari dampak positif yang dihadirkan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Melalui inovasi berkelanjutan dan kolaborasi erat dengan pemerintah daerah, PT Vale berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan pertumbuhan industri yang selaras dengan pembangunan daerah, pelestarian lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat Morowali.*

Binsar Terpilih Aklamasi Nahkodai APDESI Kolaka

0

KENDARIKINI.COM – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Cabang Kabupaten Kolaka, menggelar musyawarah pengurus pasca mundurnya Ketua Apdesi sebelumnya Punggoro, S.Sos. Musyawarah tersebut dihadiri langsung mantan Ketua APDESI, Dewan Pengurus Daerah, Dewan Pengurus Cabang dan Dewan Pengurus Kecamatan, yang di gelar Di Ball Room Hotel Sutan Raja Kolaka, Rabu,24/12/2025.

Dalam pertemuan tersebut Punggoro menyampaikan alasan mengundurkan diri sebagai Ketua APDESI Kabupaten Kolaka, dirinya menilai bahwa saat ini telah lahir banyak generasi muda yang berkompeten dan berjiwa kerakyatan yang bisa memimpin APDESI di Kabupaten Kolaka .

“Tentu saya melihat ini merupakan angin segar bagi Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia Khususnya APDESI Cabang Kolaka maka dari itu saya tidak ingin menyia-nyiakan moment ini untuk kepentingan dan masa depan APDESI dalam berkontribusi terhadap sosial kemasyarakatan,” ucap Punggoro mantan Ketua APDESI Cabang Kolaka.

Dirinya berharap, agar semua Kepala Desa yang ada di Kabupaten Kolaka dapat memahami keputusannya, demi berjalannya roda organisasi dan untuk mencapai kemajuan yang berkelanjutan serta memberikan kesempatan kepada generasi baru serta yang berkelanjutan.

Untuk diketahui bahwa pasca penyampaian pengunduran diri sebagai Ketua APDESI Cabang Kolaka secara lisan dan di sertai surat pernyataan bermaterai yang diserahkan kepada forum musyawarah. Maka forum bersepakat untuk melanjutkan musyawarah penunjukan ketua APDESI guna mengisi Kekosongan jabatan pasca mundurnya Punggoro sebagai Ketua APDESI Cabang Kolaka.

Lebih lanjut, Forum Musyawarah berjalan dengan hikmat dalam nuansa kekeluargaan, dengan berbagai argumentasi, saran maupun masukan dari suluruh peserta musyawarah yang dimana berjalan cukup alot dengan berbagai rekomendasi kandidat ketua APDESI Cabang Kolaka selanjutnya. Sehingga pada akhirnya rekomendasi mengerucut pada satu nama, seluruh peserta bersepakat rekomendasi musyawarah Pengurus DPD, DPC dan DPK memberikan mandat kepada saudara H. Binsar., S.Ap.,MM untuk melanjutkan estafet kepemimpinan sebagai Ketua Umum Asosiasi Aparat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Cabang Kolaka periode 2024 – 2029.

Setelah terpilih jadi Ketua APDESI Cabang Kolaka, H. Binsar dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Dewan Pengurus Daerah, Dewan Pengurus Cabang dan Dewan Pengurus Kecamatan yang telah memberikan kepercayaan untuk memimpin APDESI Cabang Kolaka.

“Kalau boleh saya jujur dari hati, saya belum siap mau maju karena saya tidak bisa berjalan sendiri. Karena forum sepakat semua menunjuk saya sebagai ketua Apdesi Kabupaten Kolaka untuk mengantikan Kakanda Punggoro, S.Sos. Maka dengan hati yang tulus dan Ridho Tuhan Yang Maha Esa, saya menerima dan akan melaksanakan amanah ini, tapi saya sangat berharap jangan biarkan saya berjalan sendiri, bantu saya agar roda organisasi APDESI di Kabupaten Kolaka dapat berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan dan semangat awal terbentuknya APDES,” ini. ungkap Ketua APDESI Cabang Kolaka, H. Binsar.

Dirinya juga menegaskan bahwa APDESI Kolaka akan senantiasa mendukung program – program pemerintah, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi dan Pusat.

“Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah Desa dengan pemerintah yang lebih tinggi, sehingga program – program pembangunan berjalan lebih efektif dan efisien,” tutupnya.*

Orang Tua Murid SD MIN 1 Kendari Keluhkan MBG: Rapel 3 Hari, Susu Cuma 1

0

KENDARIKINI.COM – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SD Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kota Kendari dikeluhkan orang tua murid. Salah satu orang tua berinisial R mengaku jumlah MBG yang diterima tidak sesuai dengan rapel pembagian selama tiga hari.

Menurut R, pihak sekolah menyampaikan bahwa MBG yang dibagikan merupakan rapel dari Senin hingga Rabu (22–24 Desember 2025). Namun, susu yang diterima hanya satu kemasan kecil berukuran 250 mililiter. Padahal, apabila menggunakan kemasan kecil, seharusnya anaknya menerima tiga kemasan susu 250 mililiter untuk jatah tiga hari.

“Katanya rapel tiga hari, harusnya tiga. Kalau satu juga tidak masalah asal satu liter, ini cuma 250 ml,” keluhnya pada Rabu, 24 Desember 2025.

Tak hanya itu, snack yang dibagikan sebagai MBG, ia nilai kurang layak diberikan kepada anak.

“Baru bukan hanya itu, sebelumnya snack-nya juga tidak masuk akal, masa cuma roti beta,” ujarnya.

Ia menambahkan, keluhan ini bukan hanya dialami dirinya, tetapi juga dirasakan hampir seluruh orang tua murid di SD MIN 1 Kendari.

Hingga berita ini diterbitkan, Jurnalis Kendarikini.com masih berupaya menghubungi pihak SD MIN 1 Kendari, namun pihaknya belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan pembagian MBG tersebut.(Faldi)*

Demokrat Sultra Gelar Rakerda, Herman Khaeron sampaikan Perintah AHY

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka konsolidasi organisasi Partai Demokrat Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Kerja Daerah(Rakerda) pada Selasa 23 Desember 2025 disalah satu hotel di Kota Kendari Sulawesi Tenggara.

Menurut keterangan S. Budhi Prasodjo Ketua Panitia Pelaksana, Rakerda tersebut dihadiri dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Dr. Ir. Herman Khaeron, diikuti oleh Ketua Sekretaris dan Bendahara DPC se Sultra, Kader Partai dan para Bupati dan Wakil Bupati dari Partai Demokrat.

“Total peserta kurang lebih seratus lima puluh orang”. Jelas Budhi.

Dalam Rakerda tersebut Herman Khaeron menyampaikan tiga instruksi Ketua Umum DPP Partai Demokrat kepada para kader Partai Demokrat se-Sultra.

Instruksi pertama, supaya Kader Partai Demokrat Sultra aktif meng agregasi dan meng artikulasi aspirasi rakyat.

“Belajar dari peristiwa Agustus lalu, kantor-kantor Partai Demokrat harus selalu terbuka menerima aspirasi rakyat, itu instruksi Ketum, tidak boleh tertutup” tegas Herman.

Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara itu juga menyampaikan instruksi AHY yang kedua kepada para Kader Partai Demokrat yang mendapat amanah di kursi eksekutif dan legislatif untuk terus bekerja mewujudkan visi misinya walaupun ditengah tantangan dan efisiensi anggaran.

“Pintar-pintarlah memanfaatkan potensi yang ada karena pada akhirnya rakyat pemilih akan mengevaluasi Kita semua”. Urai Herman.

Sedangkan untuk instruksi yang ketiga menurut penyampaian Herman yang juga Aleg DPR RI lima periode ini, Ketua Umum AHY meminta seluruh kadernya di Sultra untuk tidak menyakiti hati rakyat dan terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya,

“Jangan sakiti hati rakyat dengan perkataan dan perbuatan, serta teruslah perkuat SDM pribadi dengan sekolah, pelatihan, dan penguatan kapasitas lainnya”. Tutup Herman.

Sementara itu dalam sambutannya Ketua DPD Partai Demokrat Sultra Dr. Muh. Endang SA mengharapkan kesungguhan para Kader untuk mengikuti Rakerda dengan sungguh-sungguh sehingga dengan pelaksanaan Rakerda ini Partai Demokrat Sultra bis berfungsi sebagaimana mestinya Partai.

“Banyak diantara Kita Partai hanya berfungsi saat pemilu, setelahnya tidak lagi Kita tidak mau seperti itu” tegas Endang.

Diakhir keterangannya Partai Demokrat Sultra menyatakan komitmen dan dukungannya terhadap program-program Pemerintahan Presiden Prabowo dengan memastikan nya berlangsung dengan baik dan benar.

“Semua kader di eksekutif, legislatif, struktural Partai harus memastikan program-program unggulan Presiden Prabowo dapat berlangsung dengan baik,” tutup Endang.*

DKV UM Kendari Resmikan Desa Binaan

KENDARIKINI.COM – Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) kembali menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Baini, Kecamatan Sampara, Kabupaten Konawe, Selasa (23/12/2025). Dalam kegiatan tersebut, Desa Baini resmi ditetapkan sebagai Desa Binaan FISIP UM Kendari melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoA).
Kegiatan PkM tahun ini menandai tahun kedua pendampingan DKV UM Kendari di Desa Baini. Pada tahun pertama, pengabdian difokuskan pada pemetaan potensi desa, identifikasi produk kerajinan dan seni lokal, serta penguatan komunikasi antar pengrajin.

Memasuki tahun kedua, pendampingan diperluas dengan dukungan konkret berupa dokumentasi produk, pengembangan desain, hingga penguatan strategi pemasaran digital untuk kerajinan desa. Secara teknis, kegiatan ini memfokuskan pendataan dan dokumentasi kerajinan ibu-ibu Desa Baini yang akan disusun dalam bentuk buku katalog kerajinan, baik cetak maupun digital, sebagai pintu masuk promosi dan pemasaran produk desa.

Ketua Program Studi DKV UM Kendari, Muh. Nato Alhaq, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pengabdian atau praktik perkuliahan lapangan. Menurutnya, pelestarian budaya lokal Sulawesi Tenggara, khususnya budaya masyarakat Tolaki, merupakan tanggung jawab akademisi agar warisan leluhur tidak hilang di tengah arus modernisasi.

Dekan FISIP UM Kendari, Patta Hindi Asis, menyampaikan bahwa penetapan Desa Baini sebagai Desa Binaan merupakan bentuk keseriusan kampus dalam mendorong pembangunan desa secara nyata melalui riset, pengabdian, dan pengajaran yang terarah, termasuk dukungan anggaran dan program.
Kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa DKV UM Kendari, di antaranya ahli digital branding Sriwidyah Rosalina Bst, pakar fotografi Billy Fiberius, fotografer jurnalistik senior Suwarjono, serta pakar arsitektur publik La Ode Muh. Abdi.

Kepala Desa Baini, Edi Syahputra, menyambut positif penetapan tersebut dan menilai kehadiran dosen berprestasi nasional menjadi motivasi besar bagi masyarakat. Ia berharap kerja sama ini mempercepat rencana Desa Baini menjadi Desa Wisata dengan unggulan wisata hutan pinus dan cenderamata kerajinan lokal.

Ke depan, DKV UM Kendari akan mendampingi pengembangan motif dan desain kerajinan bergaya klasik dan modern. Dari sisi pemasaran, mahasiswa DKV dengan keahlian desain, digital marketing, serta kemampuan bahasa Mandarin, Jepang, dan Inggris akan mendukung promosi melalui media sosial dan marketplace internasional dengan target produk Desa Baini menembus pasar global.

Oknum Akunting Maxcell dan Pegawai Pajak di Kendari Diduga Gelapkan Pajak demi Gaya Hidup Hedon

0

KENDARIKINI.COM – Kasus dugaan penggelapan pendapatan pajak yang menyeret Toko Maxcell Depo dan Bangauna di Kota Kendari kini menjadi sorotan publik, Rabu (24/12/2025).

Dugaan tersebut mencuat setelah pemilik akun TikTok tiesaranani02new mengunggah konten yang menyoroti praktik penggelapan pendapatan daerah di sektor perpajakan. Dalam unggahannya, ia mengangkat tema “Bongkar Praktik-Praktik Maling Pajak di Kota Kendari”.

Pemilik akun tersebut mengklaim telah lama menelusuri dugaan penyimpangan pajak yang melibatkan oknum akunting Toko Maxcell Kendari berinisial S, serta seorang oknum pegawai pajak di Kendari yang belum disebutkan identitasnya. Dugaan itu, menurutnya, diperkuat oleh pengamatan terhadap gaya hidup mewah (hedon) para pihak yang diduga terlibat.

Ia menegaskan, pajak merupakan salah satu sumber utama pendapatan daerah yang seharusnya dikelola secara jujur dan bertanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam mengentaskan kemiskinan di Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Kalau pajak dijalankan dengan benar dan tidak disalahgunakan oleh oknum-oknum nakal, saya yakin masalah kemiskinan bisa terurai dan masyarakat hidup lebih sejahtera,” ujarnya dalam unggahan tersebut.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa penelusuran dilakukan berdasarkan aktivitas dan gaya hidup oknum yang mengelola akunting pajak di salah satu toko besar di Kendari. Ia bahkan menuding adanya indikasi pajak tidak disetorkan sebagaimana mestinya.

“Saya menelusuri perusahaan-perusahaan besar yang diduga tidak membayar pajak secara benar. Salah satunya toko besar di Kota Kendari, yakni Maxcell. Ini bisa diselidiki lebih lanjut,” pungkasnya.

Menanggapi hal tersebut, Manajer Operasional Toko Maxcell Kendari, Randy, menegaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya dugaan penggelapan pajak yang dilakukan oleh oknum akunting berinisial S.

“Pada dasarnya ini masih sebatas cerita yang beredar. Kami di sini tidak merasa demikian, karena pada prinsipnya kami taat pajak,” kata Randy saat ditemui jurnalis Kendarikini.com di Anthurium Room Lantai 3 Toko Maxcell Kendari pada Rabu, 24 Desember 2025.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengawasan Pajak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Kendari, Nasrun, menjelaskan bahwa secara regulasi pihaknya tidak menghitung langsung besaran pajak wajib pajak.

“Kami hanya menerima dan mengawasi laporan perpajakan yang disampaikan wajib pajak. Terkait dugaan ini, terus terang kami baru mendengarnya,” ujar Nasrun saat ditemui di kantornya.

Ia menambahkan, apabila terdapat bukti pelanggaran, maka pihaknya akan menindaklanjuti sesuai ketentuan. Ia juga menekankan bahwa Direktorat Jenderal Pajak memiliki mekanisme pengawasan internal, termasuk sanksi terhadap pegawai yang melanggar kode etik.

Namun, Nasrun menyarankan agar identitas oknum pegawai pajak yang dimaksud dapat diperjelas agar penanganan dapat dilakukan secara konkret.

“Akan lebih baik jika disampaikan secara jelas siapa oknum yang dimaksud, sehingga bisa kami tindak lanjuti,” ucapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, jurnalis Kendarikini.com masih berupaya menghubungi pemilik akun TikTok tiesaranani02new untuk memperoleh klarifikasi lanjutan terkait identitas oknum pegawai pajak yang dimaksud, namun belum mendapat keterangan resmi.(Faldi)*

Kanwil Kemenag Sultra Dukung Program Masjid Ramah Pemudik

0

KENDARIKINI.COM – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tenggara mendukung pelaksanaan program Masjid Ramah Pemudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang digagas oleh Menteri Agama Republik Indonesia, H. Nasaruddin Umar. Program ini bertujuan menghadirkan masjid sebagai ruang singgah yang aman, nyaman, dan humanis bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur akhir tahun.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara, H.Mansur, S.Pd.,MA. menyampaikan bahwa masjid memiliki peran strategis tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pelayanan sosial dan kemanusiaan. Oleh karena itu, Kanwil Kemenag Sultra mendorong masjid-masjid di jalur perjalanan untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung kelancaran arus pemudik Nataru.

“Masjid harus menjadi tempat yang memberi rasa aman dan ketenangan bagi para musafir. Program Masjid Ramah Pemudik ini merupakan wujud nyata kehadiran agama dalam menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar H. Mansur.

Menurutnya, dengan jumlah masjid yang tersebar luas di Sulawesi Tenggara, program ini memiliki potensi besar dalam menciptakan perjalanan yang lebih aman, tertib, dan berkesan. Selain itu, program ini juga memperkuat citra masjid sebagai rumah bersama yang terbuka dan ramah bagi semua.

“Kanwil Kemenag Sultra mengajak pengurus masjid, KUA, penyuluh agama, serta seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan program Masjid Ramah Pemudik Nataru, demi terciptanya perjalanan akhir tahun yang selamat, nyaman, dan penuh keberkahan,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Urais Jumaing mengatakan di Sulawesi Tenggara sekitar 363 masjid yang tersebar di 17 Kab/Kota telah disiapkan sebagai masjid ramah pemudik. Masjid-masjid tersebut menyediakan fasilitas dasar seperti ruang ibadah yang bersih dan nyaman, toilet dan tempat wudhu yang layak, Ruang Ganti, area istirahat sementara, air minum, serta bantuan informasi bagi pemudik sesuai dengan kemampuan masing-masing masjid.*

Peringatan HAB ke 80, Kemenag Sultra Akan Gelar Fun Walk Serta Dzikir dan Doa Lintas Iman

0

KENDARIKINI.COM – Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Mansur S.Pd., MA didampingi Kabag Tata Usaha dan Kepala Kantor Kemenag Kota Kendari memimpin Rapat Pemantapan Panitia Pelaksana Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Tahun 2026 di Aula Kanwil Kemenag Sultra, Rabu (24/12/2025).

Rapat dihadiri seluruh pejabat administrator dan ASN lingkup Kanwil Kemenag Sultra, ASN Kota Kendari, Kepada Madrasah dan Kepala KUA se Kota Kendari.

Rapat ini membahas sejumlah agenda kegiatan yang masih akan mengisi semarak peringatan HAB ke-80, sebelum puncak HAB yang jatuh pada 3 Januari 2026 mendatang.

Setelah pembukaan Porseni HAB pada 9 Desember lalu dan diisi sejumlah lomba seni dan olahraga serta donor darah, kemeriahan HAB masih akan berlangsung sebelum puncak HAB. Diantaranya Fun Walk Kerukunan Lintas Iman akan dilaksanakan pada 29 Desember pagi, dilanjutkan dengan pelaksanaan Dzikir dan Doa Lintas Iman pada malam harinya, yang akan diikuti oleh seluruh ASN dan Purnabakti Kemenag se Sultra serta tokoh dan ormas keagamaan.

“Kita juga akan menyalurkan sejumlah paket sembako di rumah-rumah ibadah dan kepada masyarakat yang membutuhkan. Mari kita turut berpartisipasi memeriahkan dan menyukseskan HAB ke-80 Kemenag RI dengan program-program Kemenag berdampak yang bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Mansur.

Ziarah dan Upacara Taman Makam Pahlawan dilakukan tanggal 2 Januari 2026, dan puncak HAB tepatnya 3 Januari 2026 seperti biasa akan dilakukan upacara yang dirangkai dengan ramah tamah yang diisi dengan sejumlah persembahan dan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba.

“Untuk menyukseskan ini semua, saya minta semua panitia agar berkoordinasi dan bekerjasama dengan baik, sehingga semua bisa berjalan dengan lancar,” pungkasnya.*

Dua Oknum Prajurit Aktif Yonif TP 823 Diduga Terlibat Pembunuhan Wanita di Baubau

0

KENDARIKINI.COM, BAUBAU – Dugaan keterlibatan dua prajurit aktif TNI Angkatan Darat dalam kasus pembunuhan seorang wanita muda berinisial WK (23) di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menjadi ujian serius bagi komitmen transparansi dan penegakan hukum di lingkungan militer.

Dua prajurit tersebut diketahui merupakan anggota aktif Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 823 Raja Wakaka, Kodam XIV/Hasanuddin, masing-masing berinisial Prada Y (19) dan Prada Z (19).

Keterlibatan keduanya dibenarkan langsung oleh Komandan Infanteri Brigade TP 29/Mekongga, Kolonel Infanteri Alfriandy Bayu Laksono. Ia menyatakan bahwa kedua prajurit telah diamankan dan kini menjalani proses hukum di Sub Detasemen Polisi Militer (Sub Denpom) Baubau.

“Kami membenarkan bahwa yang terlibat adalah prajurit dari Yonif TP 823 Raja Wakaka, inisial Y dan Z,” ujar Alfriandy pada Selasa, 23 Desember 2025.

Menurut Alfriandy, penanganan perkara masih berada pada tahap penyelidikan. Aparat militer tengah mengumpulkan barang bukti guna memastikan konstruksi perkara sebelum ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Keduanya sudah dilakukan penahanan di Sub Denpom Baubau. Saat ini proses masih tahap penyelidikan dan pengumpulan bukti,” jelasnya.

Ia menegaskan, apabila ditemukan unsur pidana yang kuat, maka perkara akan dinaikkan ke tahap penyidikan dan status tersangka akan ditetapkan tanpa pengecualian.

“Tidak ada yang kami tutupi. Jika terbukti, proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Alfriandy.

Kasus ini sekaligus menempatkan institusi TNI AD pada sorotan publik. Alfriandy secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban atas peristiwa yang merenggut nyawa WK (23).

“Kami menyampaikan belasungkawa dan memohon maaf kepada keluarga korban. Peristiwa ini menjadi evaluasi serius bagi kami agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.

Ia juga memastikan tidak akan ada upaya perlindungan terhadap pelaku jika terbukti bersalah. Seluruh proses hukum, kata dia, akan dilakukan secara terbuka dan dapat dipantau publik.

“Apabila nantinya ditetapkan sebagai tersangka, semuanya akan diproses sesuai hukum. Tidak ada yang diringankan,” tandasnya.

Di tengah berkembangnya informasi di ruang publik, Alfriandy meminta masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi penyelidikan.

“Saya berharap setiap informasi dapat di-crosscheck. Proses penanganannya jelas dan bisa dilihat langsung di Sub Denpom Baubau,” tambahnya.

TNI Angkatan Darat menegaskan komitmennya untuk menegakkan hukum secara tegas terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya. Kasus ini disebut menjadi indikator penting sejauh mana prinsip equality before the law diterapkan di tubuh militer.

“Proses penyelidikan tidak ada yang ditutup-tutupi,” pungkasnya.*

Ditpamobvit Polda Sultra Laksanakan KRYD Pengamanan Nataru

0

KENDARIKINI.COM — Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan Kegiatan Kepolisian Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dalam rangka pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan mulai pukul 10.00 Wita hingga selesai dengan menyasar area perbelanjaan Toko Maxcell Pasar Baru, Kota Kendari. Pengamanan dipimpin oleh AKP Saidil Umar dengan melibatkan lima personel Ditpamobvit Polda Sultra.

Dalam kegiatan tersebut, personel Ditpamobvit melaksanakan patroli dan pemantauan secara langsung di area perbelanjaan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas menjelang perayaan Natal dan pergantian tahun.

Hasil dari pelaksanaan patroli menunjukkan situasi di sekitar Toko Maxcell Pasar Baru dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif tanpa ditemukan adanya gangguan kamtibmas.

Dirpamobvit Polda Sultra Kombes Pol Andi Herman, S.I.K., menyampaikan bahwa kegiatan KRYD ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga keamanan objek vital dan pusat aktivitas masyarakat selama momentum Natal dan Tahun Baru, serta akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai dengan rencana pengamanan yang telah ditetapkan.*

Ditreskrimsus Polda Sultra Pantau Stabilitas Harga Pangan Jelang Nataru

0

KENDARIKINI.COM — Satgas Kegiatan Kepolisian Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dengan fokus pada pengecekan stabilitas harga pangan, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai pukul 13.30 Wita hingga selesai dengan melibatkan sebanyak 20 personel Satgas KRYD Ditreskrimsus Polda Sultra. “Langkah ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mencegah terjadinya gejolak harga kebutuhan pokok menjelang perayaan hari natal dan tahun baru,” kata Dir Reskrimsus Kombes Pol Dody Ruyatman, S.I.K.

Dalam pelaksanaannya, personel Satgas KRYD melakukan pengecekan langsung di Toko BLI Gusti yang beralamat di Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuatu, Kota Kendari. Pengecekan difokuskan pada ketersediaan stok serta perkembangan harga sejumlah bahan pangan pokok.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga pangan di toko tersebut terpantau masih stabil dan tidak mengalami lonjakan signifikan. Selain itu, stok bahan kebutuhan pokok dinilai masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen Polda Sulawesi Tenggara dalam mendukung kelancaran perayaan Nataru, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya terkait ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pangan.

Satgas KRYD Ditreskrimsus Polda Sultra akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan secara berkala guna memastikan stabilitas harga dan distribusi pangan tetap terjaga selama momentum Natal dan Tahun Baru.*

Jumlah Janda dan Duda di Kendari Meningkat

0

KENDARIKINI.COM — Pengadilan Agama (PA) Kelas 1A Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) catat setidaknya 90 hingga 100 pasangan bercerai setiap bulannya, Rabu 24 Desember 2025.

Setidaknya PA Kelas IA Kendari mencatat 1.118 perkara perceraian sepanjang tahun 2025 di Kota Kendari.

Kenaikan ini diketahui mulai terlihat sejak tahun 2024, di mana PA Kendari menangani sekitar 1.062 perkara perceraian.

Wakil Ketua PA Kelas IA Kendari, La Ode Mustafa, menyebut angka tersebut untuk ketahanan keluarga perlu mendapat perhatian lebih serius.

“Angka perceraian tahun 2025 lebih tinggi dari sebelumnya. Ini sinyal kuat bahwa ketahanan keluarga di Kendari butuh perhatian serius,” katanya.

Tak hanya itu tingginya perceraian membawa dampak sosial kata La Ode Mustafa terutama terhadap anak-anak.

Banyak anak menjadi terlantar kata dia karena kurangnya pengasuhan setelah orang tua berpisah.

“Stabilitas sosial bisa terganggu. Anak tanpa figur pendamping rentan terjerumus masalah dan memicu gangguan Kamtibmas,” terangnya.

Meski angka perceraian meningkat, PA Kendari menegaskan tetap mengutamakan proses mediasi sebelum menjatuhkan putusan cerai.

“Kami pasif menerima perkara, tapi aktif melakukan mediasi. Setiap celah perdamaian selalu kami upayakan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Pengadilan Agama Kendari juga berharap Pemerintah Kota Kendari lebih terlibat dalam program pembinaan keluarga sejak dini untuk menekan angka perceraian di masa mendatang.*

Kapolda Sultra Resmikan Gedung Ibadah dan Letakkan Batu Pertama Pembangunan Sarana SPN

0

KENDARIKINI.COM – Kapolda Sulawesi Tenggara Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., meresmikan gedung ibadah serta melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan sarana di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sultra, Selasa (24/12/2025). Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan rangkaian agenda penutupan pendidikan dan pembinaan Bintara Remaja Polri Tahun Anggaran 2025.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Sultra meresmikan Gedung Ibadah Kristen Oikumene Duta Agape SPN Polda Sultra dan Gedung Ibadah Hindu Dharma Acarya SPN Polda Sultra. Selain itu, Kapolda juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan kolam renang SPN Polda Sultra yang akan digunakan sebagai sarana pendukung pembinaan jasmani dan kesehatan peserta didik.

Kapolda Sultra menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe atas dukungan dan kepeduliannya terhadap pengembangan SPN Polda Sultra. Menurutnya, dukungan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas antara Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan sumber daya manusia Polri yang unggul dan berkarakter.

Ia menegaskan bahwa pendidikan di lingkungan SPN tidak hanya menitikberatkan pada pembentukan kemampuan teknis dan kedisiplinan, tetapi juga harus diimbangi dengan pembinaan mental, spiritual, dan moral yang kuat. Kehadiran gedung ibadah lintas agama di lingkungan SPN Polda Sultra dinilai sebagai sarana penting dalam membentuk insan Bhayangkara yang beriman, toleran, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan.

Selain pembinaan mental dan spiritual, Kapolda Sultra juga menekankan pentingnya pembinaan fisik. Pembangunan kolam renang SPN Polda Sultra diharapkan dapat menunjang kesiapan fisik calon anggota Polri agar mampu menjalankan tugas secara profesional dan humanis di tengah masyarakat. Sarana olahraga tersebut juga direncanakan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, sebagaimana fasilitas olahraga lain yang selama ini telah digunakan oleh pemuda di wilayah Wawotobi.

Lebih lanjut disampaikan, SPN Polda Sultra merupakan rumah bagi calon anggota Polri dari seluruh wilayah Sulawesi Tenggara. Oleh karena itu, Kapolda berharap dukungan dan partisipasi pemerintah daerah lainnya agar turut berkontribusi dalam mendukung kemajuan SPN Polda Sultra, sehingga dapat melahirkan polisi-polisi yang profesional, berintegritas, dan siap mengabdi di daerah masing-masing.

Pada kesempatan yang sama, Kapolda Sultra juga memberikan apresiasi kepada Kepala SPN Polda Sultra serta para orang tua siswa atas dukungannya dalam penyediaan fasilitas Perpustakaan SPN Polda Sultra “Dharma Aya Wiweka”. Perpustakaan tersebut diharapkan menjadi pusat literasi dan pengembangan wawasan bagi peserta didik dan tenaga pendidik dalam menghadapi dinamika tugas Polri ke depan.

Menutup sambutannya, Kapolda Sultra menegaskan bahwa seluruh fasilitas yang diresmikan dan dibangun merupakan investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia Polri yang seimbang antara kecerdasan intelektual, kekuatan fisik, kematangan emosional, dan kedalaman spiritual. Ia mengajak seluruh pihak untuk merawat dan memanfaatkan fasilitas tersebut secara optimal demi kemajuan daerah dan generasi mendatang.*

Melestarikan Budaya, Membangun Masa Depan: Festival Budaya PT Vale Jaga Keberlanjutan Tradisi

0

KENDARIKINI.COM – Budaya bukan sekadar warisan, tetapi perekat sosial yang menjaga harmoni di tengah perubahan. Kehadirannya penting untuk terus dijaga demi sebuah keberlanjutan agar tak lekang oleh zaman dan terus mengakar. Upaya pelestarian budaya inilah yang dijaga PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bagian dari group MIND ID dengan secara konsisten dengan melaksanakan Festival Budaya Morowali untuk keempat kalinya.

Tak sekedar euphoria budaya, tapi ada nilai kebersamaan yang disematkan didalamnya. Memadukan sinergi dan Kolaborasi perusahaan dengan melibatkan masyarakat yang berada di 13 desa binaan.

Selama sepekan mulai 17 hingga 23 Desember 2025, warga berkumpul untuk merayakan kekayaan budaya Bungku melalui dua lomba utama: Mehule, permainan gasing tradisional yang menguji ketangkasan dan strategi, serta Tarian Luminda, tarian yang melambangkan kegembiraan, persatuan, dan harmoni. Kedua lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi simbol penguatan identitas masyarakat Morowali di tengah arus globalisasi.

Head of External Relation Regional and Growth PT Vale Indonesia, Endra Kusuma mengatakan, festival ini bukti bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga tentang penghormatan terhadap budaya, adat, dan kearifan lokal.Hal tersebut juga sejalan dengan nilai perusahaan CARES.

“Festival ini sebagai wujud nyata perseroan hadir menjaga keberlanjutan tradisi, tak sekedar mengakomodir masyarakat untuk mementaskan seni dan tradisi tapi ada pesan-pesan moral didalamnya yakni kebersamaan melibatkan masyarakat pada desa binaan. Kami percaya pembangunan berkelanjutan harus mengakomodasi aspek budaya, adat, dan kearifan lokal, bukan semata-mata soal infrastruktur dan ekonomi,” katanya.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa pelestarian budaya adalah kerja bersama. PT Vale Indonesia berkolaborasi dengan pemerintah desa, dewan adat, tokoh masyarakat, dan pemuda setempat. Karang Taruna yang ada di area pemberdayaan IGP Morowali menjadi motor penggerak pelaksanaan kegiatan, menunjukkan bahwa pelestarian budaya bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga masyarakat. Kolaborasi ini menciptakan ruang dialog antar generasi, di mana nilai-nilai lama dipertahankan sambil membuka diri terhadap inovasi.

Arman, Kepala Desa Ululere, menegaskan pentingnya kolaborasi ini. “Masih banyak tradisi dan budaya di daerah ini yang bisa kita kenalkan. Kami berharap ke depan lomba-lomba yang diadakan semakin beragam,” ujarnya.

Festival ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah. Yopi Sabara, Ketua Komisi I DPRD Morowali, menyampaikan apresiasinya. “Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada PT Vale karena telah konsisten mengadakan festival budaya ini. Ini adalah langkah nyata dalam menjaga identitas lokal di tengah arus modernisasi.”

Ia juga menekankan pentingnya pelestarian budaya di Morowali. “Sebagai generasi penerus, kita memiliki tanggung jawab untuk terus menyampaikan kepada masyarakat bahwa kita punya tradisi dan budaya yang menjadi perekat kebersamaan. Harapan ke depan, kegiatan ini dapat diperluas ke skala kabupaten sehingga semua desa dan kecamatan bisa ikut serta.”

Tarian Luminda telah terdaftar sebagai warisan budaya tak benda Indonesia, menandakan nilai autentik budaya Morowali. Sementara Mehule atau permainan gasing sedang dalam proses pendaftaran sebagai permainan tradisional yang mendukung ekonomi kreatif berbasis tradisi.

Lebih dari sekadar festival, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen PT Vale Indonesia melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali. Pelestarian budaya adalah bagian dari filosofi keberlanjutan perusahaan: bahwa kemajuan tidak boleh mengorbankan akar budaya. Selain lomba Mehule dan Tarian Luminda, festival ini juga menjadi ajang silaturahmi antar warga, memperkuat peran pemuda melalui kepanitiaan, dan menguatkan nilai-nilai budaya di Kabupaten Morowali khususnya di area pemberdayaan PT Vale Indonesia site Morowali.*

Kapolda Sultra Tutup Pendidikan Pembentukan Bintara Polri, 76 Bintara Remaja Resmi Dilantik

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) menggelar Upacara Penutupan Pendidikan Pembentukan (Diktuk) Bintara Polri Tahun Anggaran 2025 yang dirangkaikan dengan pelantikan Bintara Remaja Polri, Rabu (24/12/2025). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H.

Upacara penutupan ini turut dihadiri Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, S.I.K., M.H beserta para Pejabat Utama Polda Sultra, Kepala SPN Polda Sultra Kombes Pol Gusti Agung Dhana Aryawan, S.I.K., M.I.K, para tenaga pendidik, instruktur dan pengasuh di lingkungan SPN Polda Sultra. Hadir pula pimpinan instansi pemerintah daerah dan TNI, Bupati Konawe Yusran Akbar beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Konawe, personel Polri dan PNS Polda Sultra, para tamu undangan, serta orang tua Bintara Remaja Polri.

Dalam upacara tersebut, Kapolda Sultra membacakan amanat Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Prof. Dr. Komisaris Jenderal Polisi Chryshnanda Dwiklaksana, M.Si. Dalam amanatnya disampaikan bahwa upacara penutupan ini merupakan momentum penting yang menandai berakhirnya seluruh rangkaian program pendidikan pembentukan Bintara Polri di SPN Polda Sultra yang telah berlangsung selama lima bulan.

Disebutkan, pada 30 Juli 2025 Kapolda Sultra telah melantik sebanyak 76 orang sebagai siswa Diktuk Bintara Polri di SPN Polda Sultra. Setelah melalui seluruh tahapan pendidikan dan pelatihan, pada 24 Desember 2025 seluruh peserta tersebut dinyatakan lulus dan resmi dilantik sebagai Bintara Remaja Polri dengan jumlah yang sama. Hal ini menjadi bukti bahwa para peserta mampu mengikuti dan menyelesaikan proses pendidikan dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sultra menyampaikan ucapan selamat kepada para Bintara Remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan dan secara resmi dilantik menjadi anggota Polri dengan pangkat Brigadir Polisi Dua dan Bhayangkara Dua Polisi. Ia berharap para Bintara Remaja yang baru dilantik menjadi pribadi-pribadi yang tercerahkan serta siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Lebih lanjut ditekankan bahwa menjadi seorang polisi merupakan sebuah panggilan hidup. Dalam pelaksanaan tugasnya, setiap anggota Polri dituntut untuk menunjukkan sikap, perkataan, dan perbuatan sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, serta pejuang kemanusiaan. Kapolda juga mengingatkan agar para Bintara Remaja senantiasa menjaga nama baik lembaga pendidikan tempat mereka ditempa, serta menjunjung tinggi kehormatan institusi Polri.

Menutup amanatnya, Kapolda Sultra berpesan agar para Bintara Remaja Polri senantiasa mengingat bahwa keutamaan dalam kepolisian adalah pengabdian bagi kemanusiaan, keteraturan sosial, dan peradaban. Dengan demikian, diharapkan seluruh anggota Polri dapat terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional serta berintegritas.*

PLN UID Sulserabar Pastikan Keandalan Pasokan Listrik saat Nataru

0

KENDARIKINI.COM – Direktur Manajemen Risiko PT PLN (Persero), Adi Lumakso, bersama Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar), turun langsung untuk memastikan kesiapan serta keandalan pasokan listrik menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di wilayah Sulselrabar.

Direktur Manajemen Risiko PT PLN (Persero), Adi Lumakso, dalam kunjungannya ke Gereja Katolik Katedral Makassar, Posko Siaga PLN, serta Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN ULP Mattoanging pada Rabu (24/12), menegaskan kesiapan PLN dalam menghadirkan pasokan listrik yang andal dan aman guna memenuhi kebutuhan pelanggan selama perayaan dan ibadah Natal.

“Gereja ini merupakan simbol perayaan Natal dan Tahun Baru. Oleh karena itu, kami akan all out memastikan distribusi listrik yang andal agar rangkaian ibadah dan perayaan di gereja ini dapat berlangsung tanpa gangguan,” ujar Adi.

Sementara itu, Pastor Paroki Gereja Katolik Katedral Makassar, Pastor Yulius Malli, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan PLN dalam memastikan keandalan pasokan listrik selama Perayaan Natal. Menurutnya, dukungan tersebut memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani dalam menjalankan ibadah.

“Kami berterima kasih kepada PLN atas kunjungan langsung Direksi PLN untuk memastikan keamanan pasokan listrik. Saya mewakili pihak gereja mengapresiasi kerja sama dan dukungan PLN, karena listrik merupakan kebutuhan yang sangat penting dalam pelaksanaan ibadah. Selain itu, PLN juga menyiapkan UPS, sehingga ibadah dapat berlangsung dengan baik,” ujar Pastor Yulius.

Ia menambahkan bahwa komitmen PLN dalam menjaga keandalan listrik saat Natal merupakan bukti nyata dalam membangun kebersamaan dan toleransi antarumat beragama sebagai sesama anak bangsa.

Pada kesempatan yang sama, General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, merinci bahwa selama masa siaga Nataru yang berlangsung pada 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026, PLN UID Sulselrabar telah mengerahkan 79 posko siaga dengan dukungan 2.454 personel guna memastikan pasokan listrik tetap andal dan aman di seluruh wilayah layanan.

“Kunjungan ini merupakan wujud kesiapan PLN dalam menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. Sejak jauh hari, kami telah memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan dalam kondisi prima, sekaligus menyiapkan sistem pengamanan berlapis di 226 titik prioritas. Khusus Gereja Katolik Katedral Makassar, kami menyiapkan tiga unit _Uninterruptible Power Supply_ dengan total kapasitas 176 kVA,” ujar Edyansyah.

Dari sisi pasokan daya, Edyansyah menjelaskan bahwa proyeksi Beban Puncak (BP) Sistem Kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel) pada periode Nataru mencapai 1.852,6 megawatt (MW). Dengan Daya Mampu Pasok (DMP) sebesar 2.185,1 MW, sistem kelistrikan masih memiliki cadangan daya sekitar 332,4 MW.

“Seluruh petugas PLN disiagakan untuk memastikan masyarakat, khususnya umat Nasrani, dapat menjalankan ibadah Natal dengan tenang dan nyaman. Hal ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal dan berkelanjutan,” tambahnya.

Sebagai langkah penguatan, PLN UID Sulselrabar membentuk _Special Force_ Siaga Nataru yang melibatkan 2.454 personel dan tersebar di 79 posko siaga. Tim tersebut didukung berbagai peralatan pendukung, antara lain 144 unit genset, 25 unit _Uninterruptible Power Supply_ (UPS), serta 46 unit Gardu Bergerak (UGB) guna menjaga kontinuitas pasokan listrik.

Untuk mempercepat penanganan gangguan di lapangan, PLN juga menyiapkan sarana operasional berupa 12 unit truk crane, 157 unit sepeda motor, dan 295 unit kendaraan operasional.

“Menghadapi potensi cuaca ekstrem, kami memperkuat sistem melalui penerapan digitalisasi smart distribution sehingga pemantauan dan penanganan gangguan dapat dilakukan secara cepat dan terukur,” jelas Edyansyah.

Selain penguatan sistem, PLN turut melakukan inspeksi langsung ke sejumlah gereja guna memastikan kesiapan pasokan listrik, sehingga umat Nasrani dapat beribadah dengan aman dan khidmat.

“Di tengah suasana damai Natal, insan PLN tetap bersiaga di lapangan untuk menjaga keandalan listrik. Kami berharap seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung lancar tanpa kendala. Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan, kami mengimbau agar tetap berhati-hati dan selamat sampai tujuan,” tutup Edyansyah.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya pengguna kendaraan listrik, PLN UID Sulselrabar juga memastikan ketersediaan 65 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang beroperasi di 52 lokasi di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat.*

Polda Sultra Gelar Pengamanan Nataru di Sejumlah Titik Keramaian

0

KENDARIKINI.COM — Satuan Tugas Kegiatan Kepolisian Rutin yang Ditingkatkan (Satgas KRYD) Korps Brimob Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di sejumlah lokasi strategis wilayah hukum Polda Sultra, Rabu (24/12/2025).

Kegiatan pengamanan tersebut berlangsung sejak pukul 09.00 Wita hingga selesai, dengan sasaran utama tempat-tempat keramaian masyarakat dan pos pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Adapun lokasi yang menjadi fokus patroli meliputi Pasar Tobuuha, Pasar Korumba (Mall Mandonga), Pos Pam Punggaloba, Pos Pam Sanua, serta Pos Pam Kandai.

Pengamanan dipimpin oleh Aipda Topan Harapan dengan kekuatan personel sebanyak 21 orang. Seluruh personel yang tergabung dalam Satgas KRYD terlebih dahulu melaksanakan apel pengecekan sebelum diterjunkan ke lapangan.

Dansat Brimob Polda Sultra, Kombes Pol Dr. Sugianto Marweki, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan menjelang pergantian tahun.

“Personel Satgas KRYD melaksanakan patroli dialogis dengan menyasar pusat-pusat keramaian dan pos pengamanan Nataru. Hal ini dilakukan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan situasi di seluruh lokasi pengamanan dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Masyarakat juga menyambut baik kehadiran aparat kepolisian yang aktif melakukan patroli dan pengamanan.

Kegiatan KRYD ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan selama masa pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 guna memastikan stabilitas keamanan di wilayah Sulawesi Tenggara tetap terjaga.*

Truk Angkut Batu Bara di PT VDNI Terbakar

0

KENDARIKINI.COM – Sebuah truk pengangkut batu bara milik PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNi) terbakar saat melintas dari arah jetty menuju kawasan perusahaan di Desa Puuruy, Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Selasa 23 Desember 2025 sekitar pukul 12.30 WITA.

Truk bernomor lambung 357 tersebut dilaporkan terbakar secara tiba-tiba saat sedang melaju. Api pertama kali muncul dari bagian depan kendaraan dan dengan cepat membesar.

Melihat kondisi berbahaya, sopir truk langsung melompat keluar dari kabin untuk menyelamatkan diri.

Tak berselang lama, tim pemadam kebakaran internal perusahaan tiba di lokasi dan melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke seluruh bagian kendaraan.

Kapolsek Bondoala, Iptu Heder Payapo, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga disebabkan panas berlebih pada radiator yang memicu percikan api.

“Kebakaran diduga berasal dari radiator yang mengalami panas berlebih sehingga memicu percikan api dan dengan cepat membesar,” ujar Iptu Heder.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hingga saat ini, situasi di lokasi kejadian telah aman dan kondusif.

Sementara itu, truk yang terbakar masih berada di lokasi untuk keperluan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak terkait.*

Satgas PKH Pasang Plang Negara di PT BKU, Tambang Ilegal 18 Hektare di Hutan Lindung Konut Terbongkar

0

KENDARIKINI.COM, KONAWE UTARA – Aktivitas pertambangan ilegal di kawasan hutan lindung Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), mulai terbongkar satu per satu. Terbaru, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) memasang plang penguasaan negara di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Bhumi Karya Utama (BKU).

Pemasangan plang tersebut menandai bahwa negara secara resmi mengambil alih lahan seluas 18,01 hektare yang diduga digunakan PT BKU untuk melakukan aktivitas pertambangan tanpa izin yang sah di kawasan hutan lindung.

Ketua Umum Perhimpunan Pemerhati Pembangunan Daerah (P3D) Konawe Utara, Jefri, menyebut langkah Satgas PKH sebagai bukti kuat adanya pelanggaran serius yang dilakukan perusahaan tambang tersebut.

“Pemasangan plang itu adalah bukti nyata bahwa PT BKU telah melakukan aktivitas pertambangan di dalam kawasan hutan lindung. Luasannya mencapai 18,01 hektare,” ujar Jefri kepada awak media, pada Selasa, 23 Desember 2025.

Jefri mengungkapkan, berdasarkan ketentuan yang berlaku, setiap hektare kawasan hutan yang dirambah secara ilegal dikenakan denda administratif sekitar Rp6,5 miliar. Jika dikalikan dengan luasan pelanggaran, maka total denda yang harus dibayarkan PT BKU diperkirakan mencapai sekitar Rp117 miliar.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa pembayaran denda tidak serta-merta menghapus unsur pidana dalam perkara tersebut.

“Sekalipun dendanya dibayar, unsur pidananya tetap ada. Aktivitas pertambangan di kawasan hutan tanpa izin adalah kejahatan lingkungan dan harus diproses secara hukum,” tegasnya.

Menurut Jefri, perbuatan tersebut merupakan bentuk perampokan kekayaan alam negara yang dilakukan secara ilegal dan terstruktur.
Diduga Masih Muat Ore Nikel

Tak hanya itu, Jefri juga mengungkapkan adanya informasi terkait tongkang bermuatan ore nikel milik PT BKU yang diduga masih melakukan aktivitas pengisian.

Pihaknya mendesak agar aparat berwenang segera melakukan pemeriksaan terhadap asal-usul ore nikel tersebut.

“Tongkang itu harus diperiksa. Jika ore nikelnya berasal dari dalam kawasan hutan lindung, maka wajib dijadikan barang bukti dan tidak boleh diterbitkan Surat Persetujuan Berlayar,” tegasnya.

Plang Resmi Penguasaan Negara
Sebagai informasi, plang yang dipasang Satgas PKH di lokasi IUP PT BKU bertuliskan:
“Areal Pertambangan PT Bhumi Karya Utama seluas 18,01 hektare dalam penguasaan Pemerintah Republik Indonesia oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan.”

Kasus ini menambah daftar panjang perusahaan tambang di Sultra yang terseret dalam dugaan kejahatan lingkungan akibat aktivitas penambangan di kawasan hutan lindung. Aparat penegak hukum didesak untuk tidak hanya berhenti pada sanksi administratif, tetapi juga menindaklanjuti aspek pidana secara tegas dan transparan.*

Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Gubernur Sultra Ikuti Rakor Pengamanan Nataru 2025–2026

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 secara virtual pada Selasa 23 Desember 2025.

Rakor tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, dari Gedung Utama Kemenko Polkam, Jakarta.

Dalam rakor itu, Menko Polkam menyampaikan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan bahwa pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) harus dilaksanakan secara terpadu, antisipatif, dan humanis guna menjamin keselamatan masyarakat serta menjaga stabilitas keamanan nasional.

Menko Polkam menyebutkan, berdasarkan evaluasi pelaksanaan Nataru tahun sebelumnya, terdapat dua tantangan utama yang perlu diantisipasi, yakni tingginya mobilitas masyarakat dan potensi bencana hidrometeorologi.

Mobilitas masyarakat yang meningkat berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas, kecelakaan, serta gangguan keamanan dan ketertiban, sehingga diperlukan pengamanan optimal di titik-titik strategis seperti pelabuhan, terminal, bandara, tempat ibadah, dan kawasan wisata.

Selain itu, potensi bencana hidrometeorologi akibat siklon tropis Koto dan gangguan atmosfer lainnya diperkirakan masih berlangsung hingga awal 2026, yang dapat memicu banjir dan longsor di sejumlah wilayah, termasuk Sulawesi.

Untuk itu, Menko Polkam menegaskan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dan menginstruksikan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar bekerja secara terpadu dan solid.

Seluruh unsur terkait, mulai dari TNI, Polri, BNPB, Basarnas, BMKG, ASDP, hingga Dinas Perhubungan, diminta memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem dan kecelakaan selama periode Nataru.

Gubernur Andi Sumangerukka mengikuti rakor tersebut bersama unsur Forkopimda Provinsi Sultra, didampingi Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sultra dan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra.*

Pemprov Sultra Siap Terapkan Manajemen Talenta ASN Berbasis Sistem Merit

0

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menyatakan kesiapan menerapkan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari percepatan reformasi birokrasi berbasis sistem merit.

Kesiapan tersebut disampaikan dalam audiensi Pemprov Sultra dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta Timur pada Selasa, 23 Desember 2025.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Sultra, Asrun Lio, didampingi Plt. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Andi Khaeruni memaparkan kesiapan daerah dalam mengimplementasikan manajemen talenta ASN secara terintegrasi.

Sekda Sultra Asrun Lio mengatakan, manajemen talenta merupakan instrumen strategis dalam membangun birokrasi yang profesional dan berbasis kinerja.

“Pemprov Sultra berkomitmen menerapkan manajemen talenta ASN agar penempatan pegawai dilakukan sesuai kompetensi dan potensi yang dimiliki,” ujar Asrun Lio.

Ia menegaskan, penerapan sistem tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Sulawesi Tenggara, khususnya dalam penguatan birokrasi yang akuntabel dan berorientasi pada hasil.

Sementara itu, Plt. Kepala BKD Sultra, Andi Khaeruni, menjelaskan bahwa manajemen talenta ASN dirancang sebagai sistem pengelolaan karier yang mencakup tahapan akuisisi, identifikasi, pengembangan, penempatan, hingga retensi talenta.

Menurutnya, sistem tersebut akan menjadi dasar dalam pengisian jabatan struktural, dengan mempertimbangkan potensi, kompetensi, dan kinerja ASN secara objektif.

“Pemprov Sultra saat ini mengelola lebih dari 23 ribu ASN. Manajemen talenta akan memastikan pengisian jabatan dilakukan secara terencana dan berbasis data,” jelasnya.

Asrun Lio juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat, khususnya BKN, dalam pelaksanaan kebijakan tersebut.

“Kami membutuhkan pendampingan BKN agar implementasi manajemen talenta sejalan dengan kebijakan nasional,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN, Herman, mengapresiasi kesiapan Pemprov Sultra. Ia menilai Pemprov Sultra telah memiliki fondasi awal dalam penerapan manajemen talenta ASN.

“Alurnya sudah tepat. Tantangannya adalah memastikan kecocokan talenta dengan kebutuhan organisasi, bukan sekadar mengisi jabatan,” ujar Herman.

BKN, lanjut Herman, siap memberikan pendampingan agar penerapan manajemen talenta ASN di Sulawesi Tenggara berjalan optimal.*

LBH HAMI Sultra Dampingi Warga Kendari Dalam Hadapi Gugatan Dugaan Penyerobotan Tanah

0

KENDARIKINI.COM – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) HAMI Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan kesiapan memberikan pendampingan hukum kepada warga Tunggala Dalam (Baito) yang diduga menjadi korban penyerobotan tanah oleh seorang perempuan berinisial JU.

Peristiwa tersebut terjadi di Lorong Tunggala Dalam, Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari.

Kasus dugaan penyerobotan itu terus bergulir. Setelah sebelumnya delapan warga dilaporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara, kini mereka kembali menghadapi ancaman gugatan perdata ke pengadilan.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua LBH HAMI Sultra, Andre Darmawan, usai bertemu dengan warga di Kantor LBH HAMI Sultra, Selasa (23/12/2025).

Andre menegaskan pihaknya siap mengawal serta memberikan bantuan hukum penuh kepada delapan warga Tunggala Dalam yang dilaporkan terkait kasus tersebut.

“Kami siap mendampingi dan mengawal warga apabila perkara ini berlanjut ke pengadilan. Negara harus hadir memberikan perlindungan hukum kepada masyarakat yang merasa haknya dirampas,” tegas Andre Darmawan.

Ia juga meminta warga untuk segera menyiapkan dan mengumpulkan seluruh bukti kepemilikan lahan, seperti Surat Keterangan Tanah (SKT), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta dokumen pendukung lainnya.

“Saya sudah mengarahkan warga agar menyiapkan seluruh berkas dan bukti kepemilikan tanah untuk menghadapi proses hukum ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga Tunggala Dalam, Erik Lerihardika, mengungkapkan bahwa tanah tersebut dibeli oleh orang tuanya pada tahun 2013 dari seseorang bernama Suharto. Namun, secara tiba-tiba lahan tersebut diklaim oleh pihak lain dan bahkan telah terbit sertifikat atas nama orang yang berbeda.

“Tanah itu kami beli secara sah, ada saksi dan bukti. Tapi tiba-tiba sekarang sudah bersertifikat atas nama orang lain. Kami sangat terkejut,” ungkap Erik.

Ia menambahkan, warga sempat melakukan pertemuan dengan pihak yang mengklaim tanah tersebut di Kantor Lurah Wuawua untuk mempertanyakan dasar penerbitan sertifikat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Namun, pihak yang bersangkutan enggan menunjukkan bukti kepemilikan dan justru melaporkan warga ke Polda Sultra.

“Kami hanya meminta penjelasan dasar hukum penerbitan sertifikat itu, tapi tidak ada jawaban. Justru kami yang dilaporkan ke Polda. Ini sangat janggal,” keluhnya.

Warga lainnya, Harjun, menyebut bahwa dugaan penyerobotan ini bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, warga juga pernah dilaporkan oleh pihak lain dengan klaim serupa, namun laporan tersebut kandas karena tidak mampu dibuktikan.

“Ini sudah beberapa kali. Tahun lalu juga ada yang mengaku pemilik tanah dan melaporkan kami ke Polres, tapi mereka kalah karena tidak bisa membuktikan. Sekarang muncul lagi klaim baru oleh ibu JU, dan tiba-tiba sudah punya sertifikat,” jelas Harjun.

Harjun menegaskan bahwa warga memiliki bukti kepemilikan yang kuat, mulai dari alas hak, bukti pembayaran PBB, hingga riwayat jual beli tanah yang jelas.

“Kami punya alas hak, bukti PBB, dan asal-usul tanah yang dibeli orang tua kami dari Pak Gawu. Semua jelas dan bisa kami pertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Atas kejadian tersebut, warga Tunggala Dalam kini tengah menyiapkan langkah hukum lanjutan dengan didampingi penasihat hukum guna memperjuangkan hak atas tanah yang mereka klaim sebagai milik sah.*

Kalla Toyota Resmikan Kantor Cabang Baru di Baubau

KENDARIKINI.COM – Sejarah Panjang dan Dampak Sosial Hadir sejak tahun 1998, Kalla Toyota Baubau telah melewati perjalanan panjang dan berpindah lokasi sebanyak lima kali untuk memberikan akses terbaik bagi pelanggan, mulai dari Jl. Pahlawan Bure hingga kini menempati lokasi permanen yang lebih representatif di Jl. Pahlawan Palatiga.

Pada Selasa, 23 Desember 2025, Kalla Toyota secara resmi mengumumkan pembukaan gedung operasional terbaru di Kota Baubau sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan yang diresmikan langsung oleh Walikota Baubau, Bapak H. Yusran Fahim, SE. Peresmian ini menandai babak baru perjalanan 27 tahun Kalla Toyota di Kota Baubau dengan fasilitas yang lebih modern dan lengkap.

“Kalla Toyota Baubau hadir menjadi kebanggaan sekaligus harapan baru bagi masyarakat Kota Baubau. Khusus dalam meningkatkan pelayanan di bidang otomotif. Kita mengetahui bersama bahwa Kalla Toyota Baubau tidak hanya dikenal sebagai produsen kendaraan, tetapi juga sebagai perusahaan yang menunjang kualitas dalam hal inovasi dan pelayanan”, Ujar H. Yusran Fahim.

Di tengah kondisi pasar otomotif nasional yang mengalami penurunan signifikan, Toyota justru menunjukkan “anomali positif” yang membanggakan. Berdasarkan data hingga November 2025, pangsa pasar Toyota di wilayah Sulawesi Tenggara mencapai 39%, tumbuh sebesar 8% dibandingkan tahun 2024. Khusus untuk wilayah penjualan Kalla Toyota Baubau, pangsa pasar Toyota berhasil menembus angka 40,6%, naik 7,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Arfan Anwar, East Region General Manager Kalla Toyota, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini merupakan hasil dari kepercayaan besar masyarakat terhadap layanan Kalla Toyota yang memegang teguh tagline “Semua Lebih Mudah”.

“Pencapaian luar biasa di angka 40,6% ini membuktikan bahwa Toyota tetap menjadi pilihan utama masyarakat Kota Baubau dan sekitarnya. Hal ini tentunya merupakan hasil dari standar pelayanan dan fasilitas yang senantiasa kami berikan. Investasi sebesar lebih dari Rp20 Miliar lebih untuk gedung baru ini adalah bentuk apresiasi kami agar pelanggan dapat menikmati fasilitas standar nasional yang jauh lebih baik,” ujar Arfan Anwar.

Fasilitas Modern dan Performa Purnajual kantor cabang baru yang berdiri di atas bangunan seluas 1.032,5 m² ini dilengkapi dengan fasilitas komprehensif, meliputi ruang penerimaan dengan area yang nyaman dan petugas yang telah bersertifikasi, ruang tunggu eksklusif yang bisa membuat pelanggan dapat bersantai sambil memantau langsung proses servis kendaraan mereka, serta area servis standar nasional yang dapat menjamin kualitas perawatan kendaraan yang optimal.

Keunggulan layanan purnajual Kalla Toyota Baubau juga tercermin dari angka Customer Paid Units Service (CPUS) yang mencapai sekitar 6.905 unit, dengan Service Share berada di angka 109%. Saat ini, pasar di wilayah Baubau masih didominasi oleh segmen LCGC, yakni unit Toyota Agya dan Calya.

Arfan Anwar menekankan bahwa kehadiran Kalla Toyota bukan sekadar mengejar angka penjualan, “Investasi ini diharapkan tidak hanya menggerakkan sektor otomotif, tetapi juga menghidupkan ekosistem bisnis lokal. Kami ingin membantu membuka lapangan kerja baru serta meningkatkan kualitas keterampilan pemuda daerah di bidang otomotif,” pungkasnya.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap seputar Kalla Toyota, pelanggan dapat berkunjung ke website Kalla Toyota di kallatoyota.co.id atau sosial media Kalla Toyota di Instagram @KallaToyotaID, Twitter @KallaToyotaID dan Facebook KallaToyota.me. Dapat pula menghubungi hotline Kalla Care di nomor 04113000103 atau live chat via WhatsApp di nomor 08114414030.
*

Perkuat Tata Kelola Informasi, PT Vale Indonesia Dorong Aparat Desa Melek Literasi Media

0

KENDARIKINI.COM — Di tengah percepatan transformasi digital hingga ke tingkat desa, tantangan tata kelola informasi menjadi semakin nyata. Arus informasi yang cepat, masif, dan sering kali tidak terverifikasi berpotensi memicu kesalahpahaman, menurunkan kepercayaan publik, hingga menghambat efektivitas pelayanan pemerintah desa. Kondisi ini menuntut peningkatan kapasitas aparat desa agar mampu berperan sebagai penjaga informasi yang akurat, etis, dan bertanggung jawab. Sejalan dengan agenda Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa, transparansi layanan publik, serta ketahanan sosial masyarakat di era digital, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari grup MIND ID, berkolaborasi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kolaka menggelar kampanye “Melek Literasi Media” bagi aparat pemerintah desa se-Kabupaten Kolaka.

Program ini dirancang sebagai respon atas kebutuhan nyata di lapangan, di mana aparat desa tidak hanya dituntut menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menjadi rujukan informasi bagi masyarakat. Dengan literasi media yang memadai, desa diharapkan mampu mencegah penyebaran hoaks, mengelola isu secara konstruktif, serta membangun komunikasi publik yang transparan dan akuntabel, selaras dengan arah pembangunan daerah Kolaka yang menempatkan desa sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, PT Vale dan PWI Kolaka mendorong penguatan kapasitas aparat desa agar mampu menghadapi dinamika komunikasi publik secara lebih percaya diri dan profesional, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah desa, media, dan masyarakat.

Rangkaian kegiatan dalam program ini meliputi:
• Pelatihan Literasi Media, untuk meningkatkan kemampuan memilah informasi, mengenali hoaks, serta menggunakan media sosial secara bijak;
• Workshop Komunikasi Publik, guna memperkuat kemampuan aparat desa dalam menyampaikan informasi secara terbuka, jelas, dan bertanggung jawab kepada masyarakat;
• Diskusi Interaktif, yang membahas peran strategis media dan pemerintah desa dalam membangun serta menjaga kepercayaan publik.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang dalam menciptakan ekosistem komunikasi yang sehat di tingkat desa, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan Berita Acara Pendampingan dan Pengaduan Kasus Pers antara PWI Kabupaten Kolaka dan aparat pemerintah desa se-Kabupaten Kolaka. Kesepakatan ini memberikan jalur resmi pendampingan bagi desa dalam menghadapi persoalan pemberitaan, sekaligus memastikan mekanisme pengaduan dapat berjalan sesuai prosedur dan kode etik jurnalistik.

Ketua PWI Kolaka, Abdul Saban, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi tersebut, “Sinergi ini bukan hanya memperkuat kapasitas aparat desa, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam menciptakan masyarakat yang lebih melek informasi,” ujarnya.

Dukungan terhadap inisiatif ini juga disampaikan oleh perwakilan Dewan Pers, yang menekankan bahwa literasi media merupakan fondasi penting bagi demokrasi dan tata kelola pemerintahan yang sehat. “Literasi media adalah fondasi untuk menjaga kualitas demokrasi. Kami mendukung langkah PT Vale dan PWI Kolaka karena semakin banyak masyarakat memahami etika jurnalistik, semakin kecil peluang terjadinya misinformasi. Dewan Pers memiliki fungsi melindungi hak-hak publik, tidak hanya jurnalis. Jika ada pelanggaran kode etik oleh media, masyarakat berhak melaporkannya kepada kami,” ungkapnya.

Sebagai konteks nasional, sepanjang tahun 2025 Dewan Pers mencatat lebih dari 1600 pengaduan terkait dugaan pelanggaran kode etik jurnalistik, dengan sekitar 70% laporan berasal dari masyarakat umum. Data ini menunjukkan bahwa literasi media menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat, termasuk aparatur desa, memahami hak dan mekanisme pengaduan secara tepat.

Sebagai bagian dari MIND ID, PT Vale berkomitmen untuk terus mendukung agenda pembangunan berkelanjutan melalui program-program pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi literasi media ini menegaskan peran PT Vale sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola desa, membangun kepercayaan publik, dan menciptakan masyarakat Kolaka yang tangguh, cerdas informasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.*

Ini Kata Nasdem Soal PAW Anggota DPRD Kota Kendari Pasca Divonis 1 Tahun 6 Bulan Pidana Penjara dan Denda Rp50 Juta

0

KENDARIKINI.COM – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Fraksi Partai Nadem La Ami dijatuhi vonis 1 Tahun 6 Bulan Pidana Penjara dan denda sebesar Rp50.000.000 atas dugaan pidana penggunaan ijazah palsu.

Pembacaan putusan tersebut dilakukan di Ruang Sidang Kusumah Admaja Pengadilan Negeri (PN) Tipulu Kota Kendari oleh Ketua Majelis Hakim Arya Putera Nagara yang didampingi dua hakim anggota.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Partai Nasdem Sultra, Tahir Kimi mengatakan, pihaknya tetap menunggu salinan putusan dari Pengadilan Negeri (PN) Kendari untuk melakukan proses Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap La Ami.

“Kita menunggu saja salinan putusan dari pengadilan,” ungkap Tahir Kimi saat dikonfirmasi Jurnalis Kendarikini.com pada Selasa, 23 Desember 2025.

Pasalnya, hingga saat ini pihak Partai NasDem Sultra belum menerima hasil putusan maupun rencana langkah lanjutan dari Kuasa Hukum La Ami untuk melakukan proses lanjutan.

“Menerima putusan atau banding kita lihat bagaimana saja kedepannya prosesnya,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Hakim Arya Putera Nagara yang didampingi dua hakim anggota membacakan putusan hukum La Ami yang terbukti secara sah melakukan tindakan pidana penggunaan ijazah palsu.

“Terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana menggunakan ijazah palsu pada dakwan fakultatif utama, menjatuhkan hukuman pidana penjara satu tahun dan enam bulan dan denda 50 juta dengan subsaider 4 bulan,” ucap Arya di ruang sidang.

Pasca pembacaan putusan tersebut, Kuasa Hukum La Ami, La Ode Suparno langsung mengambil sikap menyatakan banding.

“Dalam pertimbangan-pertimbangan Majelis Hakim yang semuanya mempertimbangkan dari pada jaksa penuntut umum dan fakta-fakta yang kami hadirkan tidak dipertimbangkan sama sekali maka dengan ini kami dari kuasa hukum terdakwa langsung menyatakan banding,” pungkasnya.(Faldi)*

Polemik PPPK Paruh Waktu, LBH POSPERA Kepton Sampaikan Hasil Temuan Investigasi dan Minta Klarifikasi Wali Kota

0

KENDARIKINI.COM – Menindaklajuti langkah advokasi atas kasus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPKPW) di Kota Baubau, Tim Pengacara Honorer PPPKPW dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) Kepulauan Buton (Kepton) pada hari Senin (22/12) telah melayangkan surat kepada Wali Kota Baubau Yusran Fahim.

Surat tersebut berisikan laporan temuan investigasi LBH POSPERA (LBHP) yang telah dilakukan sejak tanggal 13-22 Desember 2025.

“Temuan Tim Pengacara LBHP ada pola-pola sistematis untuk mengakali kelemahan sistem rekrutmen pegawai untuk meloloskan honorer yang semestinya Tidak Memenuhi Syarat (TMS),” ungkap La Ode Samsu Umar Ketua LBHP Kepton.

Polanya antara lain, membuat surat keterangan kerja (SKK) dan absensi kehadiran dengan tanggal mundur _(back date),_ meloloskan honorer yang sudah terputus lama waktu magangnya dengan Surat Pernyataan Pertanggung Jawaban Mutlak atau SPTJM yang tak valid, dan adanya upaya pejabat menitipkan honorer yang semestinya dinyatakan TMS.

Tim LBHP juga menemukan data adanya pegawai magang yang lulus bahkan tak mengikuti tes wawancara di kantor Wali Kota.

“Yang bersangkutan mengkuti tes wawancara di panitia seleksi setelah jadwal resmi ditutup beberapa hari kemudian, dengan diantar oleh lurahnya,” beber Umar.

Tim Pengacara LBHP mensinyalir lolosnya honorer TMS ini karena faktor kedekatan dengan orang dalam (ordal) di lingkup Pemkot Baubau. Selain itu juga akibat tindakan tidak cermat dan tidak teliti dari pihak BKD Kota Baubau dan Pansel PPPKPW dalam memeriksa berkas honorer yang sudah masuk.

“Surat kami tembuskan juga ke KemenpanRB, Kepala BKN, Pimpinan Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI, pimpinan Komisi II DPR RI, dan Gubernur Sultra untuk mendapatkan perhatian serius, mengingat honorer yang lulus akan mendapatkan NIP/NI PPPKPW dan gaji yang berasal dari anggaran negara, itu uang rakyat yang setiap rupiah wajib dipertanggung jawabkan,” ungkap Umar.

Tim Pengacara LBHP juga meminta masyarakat Baubau untuk berani dan aktif untuk menyampaikan laporan ke Posko Pengaduan LBHP bila mengetahui adanya honorer siluman atau titipan yang sebenarnya TMS.

Ditambahkannya, masyarakat berhak bersuara tentang kasus ini, karena menyangkut honorer yang semestinya berhak lulus tapi sengaja dirampas dan digantikan haknya oleh pihak yang tidak bertanggung jawab karena mendapatkan beking atau dukungan dari orang dalam di OPD berwenang. Wali Kota Baubau dan pihak APH mesti serius mengusut kasus ini.

“Tim LBHP meminta Wali Kota Baubau untuk membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang terdiri dari unsur birokrasi, perguruan tinggi, dan unsur perwakilan masyarakat untuk melakukan investigasi atas kasus PPPKPW Baubau secara adil dan imparsial. Ini sebagai bukti Pemkot serius melakukan upaya korektif dan perbaikan konkrit, baik pada sistem rekrutmen maupun pada personil pelaksana pansel,” tambah Erwin Usman Ketua Tim Pengacara P3KPW LBHP.

Sebelumnya, pada Selasa (16/12) Tim Pengacara secara resmi menyampaikan Laporan Pengaduan ke Kepala Kejaksaan Negeri Baubau. Tim meminta pihak Kejari Baubau untuk segera melakukan penyelidikan secara profesional, progresif, dan serius atas kasus honorer TMS ini, dan mempublikasikan secara periodik, transparan, dan terbuka terkait perkembangan penanganan kasusnya.*

Forkopimda Sultra Gelar Patroli Skala Besar dalam Rangka Operasi Lilin Anoa 2025 di Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra menggelar patroli skala besar operasi lilin anoa di Kota Kendari, Selasa, 23 Desember 2025.

Patroli tersebut dimaksudkan untuk menjaga kantibmas di wilayah Sultra. Titik kumpul Patroli skala besar ini bertempat di dalam area Tribun Presisi Polda Sultra di Jalan Haluoleo Nomor 1, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sultra, dengan estimasi jarak tempuh 29 kilometer (km).

Kegiatan Patroli skala besar ini dilaksanakan Polda Sultra dan Forkominda Sultra untuk pengecekan Pos Pam keamanan jelang hari natal (Nataru) mendatang sekaligus menyapa masyarakat di beberapa lokasi yakni di Pasar Andonohu dan Pasar Grosir Mandonga Kendari.

Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, saat memimpin persiapan patroli skala besar mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada Kapolda Sultra beserta jajarannya yang telah bersama-sama melakukan kegiatan tersebut.

Ia berharap dengan kegiatan ini dapat memberikan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Sultra.

“Semoga patroli ini dapat memberika rasa aman kepada masyarakat yang akan menyelenggarakan kegiatan keagamaan dan dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan agama sekaligus memanfaatkan hari libur,” ujar Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, pada hari Selasa, 23 Desember 2025 malam di dalam area Tribun Presisi Polda Sultra.

Peserta Patroli dalam rangka Ops Lilin Anoa 2025:

• Gubernur Provinsi Sultra
• Kapolda Sultra
• Ketua DPRD Provinsi Sultra
• Kajati Provinsi Sultra
• Komandan Resort Militer 143/UHO Kendari
• Kepala Badan Intelijen Daerah Sultra
• Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut Kendari
• Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Haluole Kendari
• Komandan Kodim Kota Kendari
• Pejabat Utama Polda Sultra yakni Irwasda, Karoops, Dirlantas, Dirsamapta, Dirpamobvit, Dirintel, Direskrimum, Dansat Brimob, Kabid Humas, Kabid Propam, dan Kapolresta Kendari.

Rute Patroli dalam rangka Ops Lilin Anoa 2025:

Start Lobby Polda Sultra – Taman lantas – Bundaran Gubernur – Bundaran Tank – depan Marina Sawalayan – Pasar Anduonohu – perempatan Polsek Poasia – Perempatan Jalan Container – Perempatan Pasar Abeli – Jembatan Bahteramas – Polsek Kemaraya – Rumah Sakit Jantung – Bundaran Mandonga – Depan Mesjid Agung – Rumah Sakit Korem Belok Kiri – Bundaran Tapak Kuda – Pintu Masuk Ring Road – perempatan Kampus UHO belok kanan – melewati The Park – Pertigaan Polsek Mandonga – Perempatan 9.0 – Finish depan Pos Lantas depan Kantor Wali Kota Kendari.(Fadli)*

Tinjau Terminal, Kapolri Tekankan Utamakan Keselamatan Penumpang

0

KENDARIKINI.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung Terminal Terpadu Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur. Kegiatan ini untuk memastikan pengamanan serta pelayanan arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) bagi masyarakat yang menggunakan transportasi bus.

Sigit menekankan kepada seluruh pengemudi bus untuk mengutamakan keselamatan penumpang. Ia mengingatkan agar sopir tidak memaksakan mengemudi jika tidak dalam kondisi yang prima. Kemudian, diingatkan juga soal batas kecepatan dan pengemudi cadangan jika diperlukan.

“Kecepatannya tolong dijaga sesuai aturan yang ada, disiapkan juga pengemudi pengganti sehingga saat lelah bisa saling bergantian, dan paling utama jaga keselamatan penumpang. Jangan paksakan apabila kondisi kesehatan tidak memungkinkan untuk membawa penumpang. Karena ini menyangkut masalah keselamatan jiwa di jalan raya,” kata Sigit di Terminal Pulo Gebang, Jakarta Timur, Selasa (23/12/2025).

Dalam tinjauannya, Sigit mengecek langsung terkait proses mulai dari calon penumpang hingga pengemudi masuk ke dalam bus. Sigit bahkan menyaksikan adanya pengecekan urine bagi driver sebelum melakukan perjalanan mengangkut penumpang.

Semua itu dilakukan untuk memastikan para penumpang bebas dari konsumsi narkoba ketika membawa penumpang ke kampung halamannya masing-masing. Terminal Pulo Gebang juga menyiapkan fasilitas kesehatan dan arena bermain untuk anak.

“Termasuk juga pengemudi, dimana tadi saya lihat ada proses pengecekan urine kemudian berikutnya juga ada pelayanan-pelayanan yang disiapkan ada pelayanan kesehatan, pelayanan playground untuk anak-anak bermain sambil menunggu waktu yang ada,” ujar Sigit.

Pihak terkait di Terminal Pulo Gebang pun melakukan ramp check terhadap kendaraan sebelum melakukan perjalanan mudik. Menurut Sigit, secara umum SOP sudah berjalan dengan baik.

Pulo Gebang sendiri merupakan terminal dengan memiliki tujuan terbanyak baik ke Sumatra, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Bali.

Oleh karenanya, Sigit menegaskan kepada pihak untuk terus memberikan pengamanan dan pelayanan terbaik kepada para pemudik. Hal itu sebagaimana arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Sehingga tentunya kita harapkan bahwa apa yang menjadi harapan Bapak Presiden terkait pelayanan angkutan Nataru betul-betul kita maksimalkan. Secara umum pelayanan kesiapannya termasuk kegiatan-kegiatan yang harus dipersiapkan kalau menghadapi lonjakan sudah dipersiapakan dengan baik,” tutup Sigit.*

Tarung di Pemilihan Ketua IAI Sultra, La Ode Jusri Jayanti Usung Penguatan Profesi dan Kepastian STRA

0

KENDARIKINI.COM – Ar. H. La Ode Jusri Jayanti, IAI. maju sebagai calon Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Sulawesi Tenggara dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-5. Pencalonan tersebut menjadi bagian dari kontestasi kepemimpinan organisasi profesi arsitek di Sulawesi Tenggara untuk periode mendatang.

Jusri menyampaikan bahwa langkahnya maju sebagai calon ketua dilandasi keinginan membangun IAI Sulawesi Tenggara sebagai rumah bersama bagi para arsitek, sekaligus organisasi yang mampu memberikan kepastian arah, perlindungan profesi, dan peningkatan kualitas anggota.

Menurut Jusri, selama ini organisasi belum sepenuhnya hadir menjawab persoalan mendasar yang dihadapi arsitek, terutama terkait kepastian legalitas dan pendampingan profesional. Karena itu, visi dan misi yang ia usung berfokus pada penguatan internal organisasi dan perlindungan hak-hak arsitek.

“IAI harus menjadi tempat yang memberi rasa aman dan kepastian bagi anggotanya. Bukan hanya sebagai wadah berkumpul, tetapi juga sebagai organisasi yang memperjuangkan profesi secara nyata,” ujarnya.

Salah satu isu utama yang disoroti Jusri adalah masih rendahnya jumlah arsitek yang memiliki Surat Tanda Registrasi Arsitek (STRA). Dari sekitar 400 lebih anggota IAI Sulawesi Tenggara, baru sekitar 38 orang yang telah mengantongi STRA. Kondisi ini dinilai menjadi persoalan serius karena STRA merupakan syarat utama pengakuan legal profesi arsitek.

Ia menilai rendahnya kepemilikan STRA bukan disebabkan lemahnya sumber daya manusia, melainkan minimnya informasi, pendampingan, dan fasilitasi dari organisasi terkait mekanisme pemenuhan regulasi.

“SDM arsitek di Sulawesi Tenggara sangat kuat. Masalahnya adalah kurangnya ruang informasi dan pendampingan tentang bagaimana menjadi arsitek profesional sesuai aturan,” katanya.

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek, Jusri menjelaskan bahwa terdapat dua jalur untuk mengikuti uji kompetensi, termasuk kewajiban melanjutkan pendidikan profesi bagi arsitek muda tertentu. Jika terpilih, ia berkomitmen memfasilitasi proses tersebut melalui organisasi, termasuk menghadirkan tim uji kompetensi yang independen dan kredibel.

Selain penguatan kompetensi, Jusrin juga menjadikan pembangunan sekretariat IAI Sulawesi Tenggara sebagai program prioritas. Menurutnya, sekretariat memiliki fungsi strategis sebagai pusat aktivitas organisasi, ruang konsolidasi anggota, serta sarana pengembangan usaha yang dapat menghasilkan pemasukan bagi organisasi.

“Sekretariat bukan hanya kantor. Ini pusat organisasi, tempat kita berkumpul, berkoordinasi, sekaligus membangun kemandirian finansial,” ujarnya.

Dalam upaya memperkuat perlindungan profesi, Jusrin mendorong terbangunnya kemitraan dengan pihak eksternal, termasuk kepolisian dan pengadilan. Kerja sama tersebut dinilai penting untuk memperkuat posisi arsitek dalam menghadapi persoalan hukum maupun sengketa pekerjaan di lapangan.

Ia juga menargetkan penguatan hubungan antara IAI dan pemerintah daerah, baik di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi. Menurut Jusrin, keterlibatan arsitek dalam perencanaan dan pembangunan daerah merupakan bagian dari marwah pembangunan Sulawesi Tenggara yang harus diperjuangkan secara organisasi.

Musprov ke-5 IAI Sulawesi Tenggara saat ini telah memasuki tahapan kampanye. Pemilihan Ketua dijadwalkan berlangsung pada 13–15 Januari melalui mekanisme pemungutan suara langsung. Sebanyak 130 anggota tercatat sebagai pemilih wajib, dengan dua calon yang akan bersaing dalam kontestasi tersebut.

Jusrin mengajak seluruh anggota menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. Ia menekankan bahwa pemilihan ketua bukan sekadar memilih figur, melainkan menentukan arah dan masa depan organisasi.

“Gunakan hak pilih. Ini bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi tentang bagaimana kita membesarkan IAI Sulawesi Tenggara ke depan,” tegasnya.

Ar. H. La Ode Jusri Jayanti, IAI. diketahui bergabung dengan IAI sejak 2017 dan mulai aktif sebagai pengurus pada 2023. Ia merupakan praktisi arsitek sekaligus pemilik Bee Box, dengan pengalaman profesional yang menjadi modal dalam kontestasi kepemimpinan organisasi tersebut dan Jaringannya Secara Eksternal dgn Lembaga Organisasi, Stakeholder, Pemerintah Kota dan Provinsi bahkan Nasional, memperkuat keyakinannya Besar Untuk Membawa IAI Sultra Bisa lebih Maju dimasa Kepemimpinanya.*

Pensiunan Guru 71 Tahun di Konawe Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur

0

KENDARIKINI.COM, KONAWE – Seorang pria lanjut usia berinisial S (71), yang diketahui merupakan pensiunan guru, dilaporkan ke Polres Konawe atas dugaan pencabulan terhadap seorang anak perempuan berusia 4 tahun di Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe.

Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Taufik Hidayat, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan kasus saat ini dalam penanganan pihak kepolisian.

Laporan tersebut disampaikan oleh orang tua korban pada Rabu, 17 Desember 2025, sekitar pukul 12.30 WITA. Sedangkan dugaan tindak pidana tersebut terjadi pada Rabu, 10 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 hingga 15.30 WITA, di rumah korban yang berlokasi di Desa Mokaleleo.

“Menurut keterangan awal, terduga pelaku datang ke rumah korban dengan alasan membantu memperbaiki atap rumah. Pada saat itu, ayah korban meninggalkan rumah untuk menjemput istrinya di kebun, sementara korban dalam kondisi tertidur di dalam rumah,” ungkap AKP Taufik kepada jurnalis pada Selasa, 23 Desember 2025.

AKP Taufik menjelaskan, sekitar pukul 15.30 WITA, kedua orang tua korban kembali ke rumah dan mendapati terduga pelaku telah mengerjakan sebagian atap rumah sebelum akhirnya pamit pulang.

Kecurigaan muncul pada sore harinya ketika ibu korban memandikan anaknya dan korban mengeluhkan rasa sakit. Orang tua korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa setempat untuk dimediasi, namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

“Karena tidak mendapatkan penyelesaian, pihak keluarga korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Konawe. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan, pada Selasa, 22 Desember 2025, terduga pelaku diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya.

Polisi menyatakan terduga pelaku akan diproses sesuai Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Hingga kini, proses hukum masih terus berjalan.*

Ibadah Pra Natal Gereja, Kapolsek Sawa Pimpin Personel Lakukan Pengamanan

0

KENDARIKINI.COM — Kepolisian Resor (Polres) Konawe utara melalui personel Operasi Lilin Anoa Pos Pam Sawa dipimpin Kapolsek Ipda La ode Bilhuda, S.I.P didampingi Kapospam Ipda Irfan Tato, S.H melaksanakan pengamanan preventif dan preemtif kegiatan Ibadah Pra Natal, Selasa (23/12/25)

Kegiatan Ibadah Pra Natal umat Kriatiani Gereja Baithani (GKB) Puriala Jemaat Puupi bertempat di pantai Wale Desa Ulu Sawa Kecamatan Sawa Kabupaten Konawe utara

Sebanyak 10 orang personel Pos Pam Sawa bersama 1 orang personel TNI Koramil Lasolo melaksanakan pengamanan guna kelancaran Ibadah dan tercapainya kamtibmas yang kondusif

Ibadah Pra Natal umat Kriatiani Gereja Baithani Jemaat Puupi dengan tema “Dia Datang untuk menyelamatkan Dunia” dipimpin pendeta Jhonly NS Didimus, S.Th diikuti jemaat sebanyak 25 orang

Adapun susunan acara ibadah dimulai dari pembukaan oleh MC, sambutan ketua panitia, Ibadah (Worship Leader), persembahan lagu-lagu pujian, penutup dan istirahat

Pendeta Jhonly NS Didimus mewakili jemaat menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kesigapan anggota TNI Polri melaksanakan pengamanan sehingga kegiatan Ibadah Pra Natal berjalan aman lancar dan kondusif.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti