Senin, Oktober 26, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 85

Satu Dekade GMNI Kendari, Alumni dan Kader Gelar Temu Marhaenis

KENDARIKINI.COM, KENDARI – GMNI Kendari memperingati satu dekade perjalanan organisasi melalui kegiatan Temu Marhaenis, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan tersebut mengusung tema “Arah Ideologi, Konsolidasi Kader, dan Transformasi Perjuangan Marhaenis dari Masa ke Masa.”

Acara digelar di salah satu warkop di Kota Kendari dan dihadiri ratusan kader serta alumni lintas generasi.

Kegiatan dibuka Pengurus DPP GMNI Bidang Koperasi, Musrivind, yang juga mantan Ketua DPD GMNI Sulawesi Tenggara.

Musrivind menegaskan GMNI harus terus menjaga arah perjuangan ideologis sesuai nilai Marhaenisme.

Menurutnya, GMNI tidak boleh hanya menjadi ruang diskusi tanpa tindakan nyata bagi rakyat.

Ia menilai momentum satu dekade GMNI Kendari penting untuk memperkuat konsolidasi kader.

Ketua DPC GMNI Kendari pertama periode 2015–2018, Zulzaman, menyebut forum ini bukan sekadar kegiatan seremonial.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang refleksi perjalanan organisasi sejak kembali terbentuk pada 2015.

Ia mengenang dinamika perjuangan kader dalam membangun GMNI Kendari dari awal.

Sementara itu, eks Ketua DPC GMNI Kendari 2018–2020, Abdul Wahab, mengingatkan pentingnya menjaga persaudaraan kader.

Ia menilai GMNI harus tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah dan berpihak kepada rakyat kecil.

Ketua DPC GMNI Kendari 2023–2025, Rasmin Jaya, menegaskan GMNI adalah ruang ideologis pembentukan gagasan.

Menurutnya, nilai Marhaenisme harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam memperjuangkan kepentingan rakyat.

Ketua DPC GMNI Kendari, Awaluddin, juga menekankan pentingnya pemurnian nilai perjuangan organisasi.

Ia berharap kader GMNI tetap menjaga semangat nasionalisme dan pengabdian kepada rakyat.

Kegiatan Dies Natalis tersebut ditutup dengan diskusi kader dan buka puasa bersama.*

Satgas TMMD 127 Kendari Kerjakan Pengacian Jembatan di Sambuli

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari terus mempercepat pembangunan jembatan di Kelurahan Sambuli, Kota Kendari.

Pada Senin (9/3/2026), personel Satgas melaksanakan tahap pengacian pada struktur jembatan yang sedang dibangun.

Tahapan tersebut dilakukan untuk memperkuat konstruksi sekaligus meningkatkan kualitas bangunan jembatan.

Pengacian menjadi bagian penting sebelum pembangunan memasuki tahap penyelesaian akhir.

Satgas TMMD memastikan setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara maksimal agar jembatan lebih kokoh dan tahan lama.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mempermudah akses transportasi masyarakat setempat.

Selain itu, keberadaan jembatan akan memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Infrastruktur tersebut juga diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kelurahan Sambuli.

Program TMMD ke-127 menjadi salah satu upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Kota Kendari.

Melalui program ini, TNI bersama masyarakat terus memperkuat kemanunggalan dalam membangun desa.

Ke depan, jembatan tersebut diharapkan menjadi akses yang lebih aman dan representatif bagi warga.*

Mayat Perempuan Ditemukan di Eks MTQ Kendari, Polisi Selidiki

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Warga Kota Kendari digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan di kawasan eks MTQ.

Mayat tersebut ditemukan di Jalan Abunawas, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Senin (9/3/2026).

Penemuan terjadi sekitar pukul 14.30 WITA di area pedestrian eks MTQ.

Lokasi tepatnya berada di depan Rumah Makan Sederhana.

Kanit Pamapta Polresta Kendari IPDA Umahuk membenarkan adanya penemuan mayat perempuan tersebut.

Menurutnya, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga.

Personel Polresta Kendari bersama Polsek Mandonga segera melakukan penanganan di tempat kejadian perkara.

Polisi juga melakukan koordinasi untuk proses identifikasi korban.

Selanjutnya, jenazah perempuan tersebut dievakuasi dari lokasi kejadian.

Mayat kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kendari untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian korban.

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi.*

Satgas TMMD 127 Kendari Lembur Pasang Plafon RTLH di Petoaha

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari terus mempercepat pembangunan rumah warga di Kelurahan Petoaha.

Pada Minggu (8/3/2026) malam, personel Satgas bersama warga memasang plafon rumah program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Pengerjaan dilakukan hingga malam hari untuk mempercepat penyelesaian pembangunan rumah warga penerima bantuan.

Meski kondisi sudah gelap, personel TNI tetap bekerja bersama warga dengan semangat gotong royong.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan progres program TMMD di wilayah Kota Kendari.

Pemasangan plafon merupakan tahap penting dalam penyelesaian pembangunan rumah layak huni.

Satgas TMMD berharap rumah tersebut segera dapat ditempati oleh pemiliknya.

Selain meningkatkan kualitas hunian, program ini juga bertujuan memperbaiki taraf hidup masyarakat.

Kehadiran Satgas TMMD turut mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat.

Program TMMD juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam pembangunan daerah.

Melalui program ini, warga diharapkan dapat menikmati hunian yang lebih sehat dan layak.*

Polresta Kendari Ungkap Dua Kasus Sabu, Dua Pelaku Ditangkap

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Satresnarkoba Polresta Kendari mengungkap dua kasus peredaran narkotika jenis sabu pada Minggu (8/3/2026).

Dua tersangka diamankan dari lokasi berbeda di Kabupaten Konawe Selatan dan Kota Kendari.

Kasat Narkoba Polresta Kendari AKP Andi Musakkir Musni mengatakan pengungkapan berawal dari laporan masyarakat.

Informasi tersebut menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika di beberapa lokasi.

Kasus pertama terjadi sekitar pukul 18.30 Wita di BTN Bintang Regency, Desa Lalowiu, Kecamatan Konda, Konawe Selatan.

Polisi mengamankan pria bernama Agus Apriyanto alias Agus (32), warga Desa Boro-Boro, Ranomeeto Barat.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah yang diduga menjadi lokasi transaksi narkotika.

Dari lokasi tersebut, polisi menemukan 18 paket plastik bening berisi kristal diduga sabu.

Total berat bruto barang bukti tersebut sekitar 14,59 gram.

Polisi juga mengamankan timbangan digital, potongan pipet, klip plastik, tas pink, rokok, serta handphone.

Pada hari yang sama, polisi kembali mengungkap kasus kedua sekitar pukul 23.20 Wita.

Lokasinya berada di Jalan Kolonel Abd Hamid, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Petugas mengamankan pria bernama Andika Aditya bin Hairun (27), warga Kelurahan Tabuuha, Kecamatan Puuwatu.

Dari tangan tersangka, polisi menemukan sembilan sachet plastik berisi kristal diduga sabu.

Barang bukti tersebut memiliki berat bruto sekitar 2,94 gram.

Polisi juga menyita sedotan plastik, tas samping hitam, tempat headset, serta handphone Samsung.

Saat ini kedua tersangka bersama barang bukti diamankan di Satresnarkoba Polresta Kendari.

Keduanya dijerat Pasal 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Polisi juga masih mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika lainnya.*

TMMD Ke-127 Kendari Percepat Pembangunan Bak Air Bersih di Sambuli

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1417/Kendari terus mempercepat pembangunan infrastruktur air bersih.

Pengerjaan dilakukan di Kelurahan Sambuli, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Senin (9/3/2026).

Personel Satgas TMMD bersama warga melaksanakan pengecoran bagian atap bak penampungan air bersih.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan fasilitas air bersih bagi masyarakat pesisir.

Pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara prajurit TNI dan warga setempat.

Semangat kebersamaan terlihat saat proses pengecoran yang berlangsung di tengah kondisi medan cukup menantang.

Satgas TMMD terus memaksimalkan waktu agar pembangunan infrastruktur tersebut dapat segera selesai.

Bak penampungan air bersih ini diharapkan membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Sambuli.

Selain itu, fasilitas tersebut juga diharapkan meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan warga setempat.

Program TMMD ke-127 tidak hanya fokus pada pembangunan fisik.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Melalui program tersebut, diharapkan desa dapat berkembang lebih mandiri dan memiliki infrastruktur yang lebih baik.*

Satresnarkoba Polres Konawe Tangkap Dua Pelaku Narkoba dalam Dua Hari

KENDARIKINI.COM, KONAWE – Satuan Reserse Narkoba Polres Konawe mengungkap dua kasus penyalahgunaan narkotika dalam kurun dua hari. Dua tersangka berhasil diamankan.

Kasi Humas Polres Konawe IPTU Andi Abd Gafur membenarkan pengungkapan tersebut. Kedua kasus terjadi pada Sabtu (7/3/2026) dan Senin (9/3/2026).

Menurutnya, penangkapan dilakukan Tim Opsnal Satresnarkoba setelah menerima informasi masyarakat terkait dugaan transaksi narkotika di wilayah tersebut.

Pengungkapan pertama terjadi Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 14.00 WITA di Kelurahan Abuki, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe.

Operasi yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Muh Yusran itu mengamankan seorang perempuan berinisial KAP (35).

Petugas kemudian melakukan penggeledahan di rumah tersangka dengan disaksikan warga dan aparat pemerintah setempat.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan delapan sachet plastik kecil diduga berisi sabu dengan berat bruto 0,84 gram.

Barang tersebut disembunyikan dalam bungkusan tisu di balik tikar plastik yang menempel pada dinding dapur.

Selain sabu, polisi juga mengamankan satu unit handphone merek Vivo Y21 warna biru dari dalam rumah tersangka.

Sementara pengungkapan kedua terjadi Senin (9/3/2026) sekitar pukul 01.00 WITA di Kelurahan Tuoy, Kecamatan Unaaha.

Dalam operasi tersebut, polisi menangkap seorang pria berinisial RAM (24), warga Desa Pinole, Kecamatan Latoma.

Saat penggeledahan, petugas menemukan satu sachet plastik berisi sabu dengan berat bruto 10,08 gram.

Barang haram tersebut disimpan dalam bungkus rokok Surya yang berada di dalam kantong plastik.

Polisi juga mengamankan handphone Realme, kantong plastik, satu pack microcentrifuge tube, dan tiga klip plastik kosong.

Kedua tersangka kini diamankan di Polres Konawe untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga akan melakukan pemeriksaan urine, pengiriman barang bukti ke Laboratorium Forensik Makassar, serta gelar perkara.

Polres Konawe mengimbau masyarakat aktif melaporkan dugaan penyalahgunaan narkotika di lingkungannya.*

TNI dan Warga Petoaha Gotong Royong Bangun Dapur Layak Huni

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari bersama warga mempercepat pembangunan dapur layak huni di Kelurahan Petoaha, Senin (9/3).

Pembangunan tersebut merupakan salah satu sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.

Personel TNI dan warga terlihat bergotong royong menyelesaikan pemasangan rangka, atap, serta dinding kayu dapur penerima manfaat.

Beberapa prajurit bahkan memanjat rangka bangunan untuk memastikan pemasangan material berjalan rapi dan kokoh.

Pengerjaan dilakukan dengan penuh ketelitian agar dapur dapat digunakan dengan aman dan nyaman oleh keluarga penerima bantuan.

Program ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup warga pesisir.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga diharapkan memberi dampak positif terhadap kondisi sosial dan psikologis masyarakat.

Hunian yang lebih tertata dan sehat diyakini dapat meningkatkan kenyamanan serta kesejahteraan keluarga penerima manfaat.

Satgas TMMD terus mempercepat pekerjaan agar seluruh target program dapat diselesaikan tepat waktu.

Kodim 1417/Kendari menegaskan komitmennya menyukseskan program TMMD sebagai upaya pemerataan pembangunan di daerah.*

PLN Beri Diskon 50 Persen Tambah Daya Listrik, Promo Berakhir Besok

KENDARIKINI.COM — PT PLN (Persero) menghadirkan promo diskon 50 persen biaya tambah daya listrik melalui aplikasi PLN Mobile selama Ramadan.

Program bertajuk “Ramadan Terang, Lebaran Tenang” itu bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan listrik yang meningkat menjelang Idulfitri.

General Manager PLN UID Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (Sulselrabar), Edyansyah, mengatakan promo tersebut berakhir pada 10 Maret 2026.

Menurutnya, program ini memudahkan pelanggan rumah tangga maupun pelaku UMKM yang membutuhkan daya listrik lebih besar.

“Kebutuhan listrik biasanya meningkat selama Ramadan hingga Lebaran karena aktivitas rumah tangga dan usaha bertambah,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Ia menyebutkan, hingga 8 Maret 2026, sebanyak 4.092 pelanggan di wilayah UID Sulselrabar telah memanfaatkan promo tambah daya tersebut.

Melalui program ini, pelanggan dapat menghemat biaya penyambungan listrik secara signifikan dibanding tarif normal.

Sebagai contoh, pelanggan dengan daya 450 VA yang ingin menambah daya hingga 7.700 VA biasanya dikenakan biaya sekitar Rp7.025.250.

Namun melalui promo Ramadan, pelanggan hanya membayar sekitar Rp3.512.625 atau hemat lebih dari Rp3,5 juta.

PLN juga menilai program ini mendukung gaya hidup modern berbasis listrik atau Electrifying Lifestyle bagi masyarakat.

Untuk mendapatkan promo, pelanggan cukup melakukan transaksi listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Setelah transaksi berhasil, pelanggan akan memperoleh e-voucher tambah daya yang dapat digunakan pada menu layanan tambah daya.

Promo ini berlaku bagi pelanggan satu fasa dengan daya awal 450 VA hingga 5.500 VA, dengan penambahan maksimal 7.700 VA.

PLN mengimbau masyarakat segera memanfaatkan promo tersebut sebelum periode program berakhir pada 10 Maret 2026.*

Hujan Es Gegerkan Warga Desa Tanggola Konawe

KENDARIKINI.COM, KONAWE – Fenomena hujan es terjadi di Desa Tanggola, Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sabtu (8/3/2026).

Peristiwa cuaca langka itu datang secara tiba-tiba dan sempat mengejutkan warga setempat.

Hujan es dilaporkan turun bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.

Butiran es berukuran kecil hingga sedang terlihat jatuh di atap rumah dan pekarangan warga.

Fenomena tersebut hanya berlangsung singkat, namun cukup menarik perhatian masyarakat.

Salah seorang warga, Amrul, mengatakan hujan es turun cukup deras dalam waktu singkat.

Menurutnya, banyak warga keluar rumah untuk melihat langsung fenomena alam tersebut.

Sebagian warga juga merekam kejadian itu menggunakan telepon genggam.

Dalam video yang beredar, terlihat butiran es jatuh di atap rumah dan halaman permukiman.

Beberapa warga tampak berdiri di luar rumah untuk menyaksikan peristiwa tersebut.

Meski sempat mengejutkan, tidak ada laporan kerusakan rumah maupun tanaman warga.

Situasi di Desa Tanggola juga tetap aman setelah fenomena hujan es tersebut berakhir.

Bagi warga setempat, kejadian ini menjadi pengalaman langka yang jarang terjadi di wilayah mereka.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Percepat Plasteran Drainase Anggoeya

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat pembangunan drainase di Kelurahan Anggoeya, Kota Kendari.

Pengerjaan infrastruktur tersebut kini memasuki tahap plasteran dinding saluran air yang dilakukan personel Satgas, Senin (9/3/2026).

Sejumlah prajurit TNI terlihat bekerja bersama menyelesaikan plasteran untuk memperkuat struktur drainase.

Tahapan ini penting agar saluran air lebih kokoh dan mampu mengalirkan air secara optimal.

Pembangunan drainase menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD ke-127 di wilayah Kodim 1417/Kendari.

Selain memperkuat konstruksi, plasteran juga bertujuan mencegah kerusakan dinding saluran akibat aliran air.

Drainase yang baik diharapkan mampu mengurangi potensi genangan saat musim hujan.

Program ini juga bertujuan meningkatkan kualitas lingkungan permukiman warga di Kelurahan Anggoeya.

Dengan infrastruktur drainase yang memadai, aktivitas masyarakat diharapkan tidak lagi terganggu oleh luapan air.

Satgas TMMD terus mengoptimalkan pengerjaan agar seluruh target pembangunan dapat selesai sesuai jadwal.

Program TMMD juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat melalui kerja bersama di lapangan.*

Pria di Konawe Ditemukan Meninggal di Belakang Rumah

KENDARIKINI.COM, KONAWE – Seorang pria bernama Mulyadi (49) ditemukan meninggal dunia di Kelurahan Pondidaha, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe.

Korban ditemukan tergeletak di tanah di belakang sebuah rumah pada Jumat (7/3/2026) sekitar pukul 15.30 Wita.

Kasi Humas Polres Konawe, Iptu Andi Abd Gafur, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Ia menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh pihak keluarga setelah dilakukan pencarian.

Menurut keterangan kakak korban, Mulyana (51), Mulyadi sebelumnya meninggalkan rumah pada Kamis (5/3/2026).

Korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan sering pergi meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan keluarga.

Setelah dua hari dicari, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di belakang rumah warga.

Mendapat laporan warga sekitar pukul 15.50 Wita, petugas Polsek Pondidaha segera mendatangi lokasi kejadian.

Kapolsek Pondidaha Iptu Amar Asran bersama tim Inafis Polres Konawe kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara.

Petugas juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.

Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan tenaga medis dari Puskesmas Pondidaha untuk melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah.

Pemeriksaan dilakukan oleh dokter Rahnat Bastaman di rumah keluarga korban sekitar pukul 19.10 Wita.

Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dugaan sementara, korban meninggal akibat perdarahan otak yang dipicu serangan stroke.

Waktu kematian diperkirakan antara 12 hingga 24 jam sebelum pemeriksaan dilakukan.

Polisi telah membuat Visum Et Repertum (VER) terkait peristiwa tersebut.

Namun pihak keluarga menolak autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari dan Warga Sambuli Bangun RTLH

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari bersama warga Kelurahan Sambuli terus mempercepat pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Pada Senin (9/3/2026), pengerjaan rumah memasuki tahap penting dengan pemasangan rangka atap dan dinding kayu secara bersamaan.

Anggota TNI dan masyarakat terlihat bekerja kompak menyelesaikan pembangunan rumah bagi warga kurang mampu di wilayah tersebut.

Kegiatan ini menjadi bukti kuat semangat gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat dalam mewujudkan hunian layak.

Pembangunan RTLH merupakan salah satu sasaran fisik utama program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Kota Kendari.

Satgas TMMD tidak hanya mengejar percepatan pembangunan, tetapi juga memastikan kualitas konstruksi bangunan tetap terjaga.

Material yang digunakan dipilih dengan cermat agar rumah memiliki kekuatan dan ketahanan dalam jangka panjang.

Program TMMD diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih aman, sehat, dan nyaman.

Selain meningkatkan kesejahteraan warga, kegiatan ini juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kerja bersama di lapangan.

Melalui kolaborasi tersebut, pembangunan di wilayah Kelurahan Sambuli diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.*

Gubernur Sultra Prioritaskan Gedung Baru RSUD Bahteramas dan Ambulans Laut

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka memprioritaskan pembangunan gedung baru RSUD Bahteramas guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat Gubernur menjenguk korban kecelakaan lalu lintas asal Buton yang sedang dirawat di RSUD Bahteramas, Minggu (8/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Gubernur meminta Direktur RSUD Bahteramas, dr. Sukirman, segera mempersiapkan pembangunan gedung baru rumah sakit tersebut.

Ia menargetkan pembangunan dapat dimulai tahun ini agar pelayanan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Sultra semakin optimal.

“Upayakan pembangunannya bisa dimulai tahun ini. Gedung ini akan menjadi pusat pelayanan rumah sakit,” kata Andi Sumangerukka.

Gedung baru RSUD Bahteramas direncanakan dibangun secara vertikal setinggi delapan lantai untuk meningkatkan kapasitas layanan rumah sakit.

Selain menambah daya tampung pasien, pembangunan ini juga disertai pengadaan peralatan medis modern untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik.

Dengan fasilitas tersebut, pasien dengan kondisi berat diharapkan tidak lagi harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah.

Selain pembangunan rumah sakit, Gubernur juga menginstruksikan pengadaan ambulans laut untuk memperkuat layanan kesehatan di wilayah kepulauan Sultra.

Ia meminta Kepala Dinas Kesehatan Sultra, dr. Andi Edy Surahmat, mempercepat realisasi pengadaan dua unit ambulans laut tahun ini.

Menurutnya, ambulans laut sangat penting untuk mempercepat penanganan pasien dari daerah kepulauan menuju fasilitas kesehatan rujukan.

Pemerintah Provinsi Sultra menargetkan pengadaan hingga 17 unit ambulans laut yang akan melayani seluruh kabupaten dan kota.

Sektor kesehatan menjadi salah satu dari empat agenda prioritas pembangunan pasangan ASR–Hugua.

Tiga agenda lainnya meliputi pendidikan, pembangunan infrastruktur, dan ketahanan pangan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sultra.*

Koalisi Besar Save Routa Terbentuk, Tuntut PT SCM Bangun Smelter dan Berdayakan Masyarakat Lokal

KENDARIKINI.COM – Sejumlah elemen masyarakat yang terdiri dari keluarga besar masyarakat Routa, PB HIPTI, lembaga swadaya masyarakat (LSM), praktisi pertambangan, dan media resmi membentuk koalisi besar bernama “Save Routa” (Selamatkan Routa).

Pembentukan koalisi ini bertujuan untuk memperjuangkan aset kekayaan alam Sulawesi Tenggara di wilayah Routa agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal.

Dalam pertemuan tersebut, Koalisi Besar Save Routa, Rusmin Abdul Gani menyatakan bahwa seluruh kelompok masyarakat telah sepakat bahwa kekayaan alam di Routa adalah aset milik bersama masyarakat Sulawesi Tenggara, bukan hanya milik segelintir pihak atau perusahaan.

“Alhamdulillah, semua sepakat bahwa Routa adalah aset harta kekayaan Sulawesi Tenggara yang harus kita perjuangkan bersama. Tidak ada klaim atau persepsi bahwa potensi itu hanya milik mereka (perusahaan),” katanya di salah satu tempat di Kota Kendari, Minggu 8 Maret 2026.

Koalisi “Save Routa” menyoroti aktivitas PT SCM yang dinilai belum memberikan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar selama kurang lebih empat tahun beroperasi. Ada dua tuntutan utama yang akan diperjuangkan:

“Pertama Realisasi Pembangunan Smelter, Kami menuntut pembangunan smelter sesuai dengan dokumen Proyek Strategis Nasional (PSN). dan Pemberdayaan Masyarakat: Mendesak adanya program pemberdayaan yang nyata, mengingat selama ini dampak ekonomi bagi warga Routa maupun Sulawesi Tenggara secara umum masih sangat minim,” ungkapnya.

Koalisi juga mengkritik keberadaan kantor PT SCM yang tidak berlokasi di wilayah operasional maupun di ibu kota provinsi (Kendari), yang dianggap menyulitkan koordinasi dan kontribusi daerah.

Praktisi pertambangan, Yudi Nurcahya, yang hadir dalam pertemuan tersebut mengungkapkan bahwa wilayah Routa memiliki cadangan nikel yang sangat masif.

“Cadangan terukur terkira sudah sekitar 1 miliar ton. Ini termasuk yang terbesar di dunia, bahkan dibandingkan dengan wilayah Halmahera atau Sulawesi Tengah,” jelas Yudi.

Dengan potensi sebesar itu, koalisi menekankan pentingnya pengelolaan yang berkelanjutan agar tidak hanya meninggalkan “kota hantu” setelah cadangan habis.

Mulai esok hari, koalisi akan mengaktifkan Posko Perjuangan di Kendari sebagai pusat gerakan. Perwakilan Aliansi Masyarakat Routa Bersatu, Rafly, menambahkan bahwa perjuangan ini telah dimulai sejak September tahun lalu untuk menagih janji perusahaan yang tertuang dalam dokumen Amdal tahun 2019.

Koalisi menyatakan akan membawa isu ini hingga ke tingkat pusat karena kewenangan pertambangan berada di bawah pemerintah pusat. Mereka juga membuka ruang bagi seluruh elemen masyarakat Sulawesi Tenggara yang peduli untuk bergabung dalam koalisi “Save Routa”.*

Safari Ramadan di Konawe Utara, Wagub Hugua Salurkan Bantuan

KENDARIKINI.COM, KONAWE UTARA – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menghadiri Safari Ramadan sekaligus buka puasa bersama di Kecamatan Molawe, Konawe Utara, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan tersebut digelar bersama PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Nikel (UBPN) Konawe Utara dan dirangkaikan dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Bantuan yang disalurkan berasal dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) PT Antam serta dukungan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.

Bantuan diberikan kepada anak yatim piatu dan masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian pada momentum Ramadan.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Konawe Utara, Ketua DPRD Konawe Utara, unsur Forkopimda, serta General Manager PT Antam UBPN Konawe Utara.

Selain itu, tokoh masyarakat dan warga setempat juga hadir mengikuti rangkaian Safari Ramadan tersebut.

Wagub Hugua menyampaikan kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Ia juga memanfaatkan kunjungan tersebut untuk memantau perkembangan pembangunan serta menyerap aspirasi masyarakat.

Dalam ceramah Ramadan bertepatan dengan malam Nuzulul Qur’an, Hugua mengajak masyarakat menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Menurutnya, nilai-nilai spiritual penting sebagai penyejuk hati dan penuntun menghadapi tantangan kehidupan modern.

Hugua juga mengapresiasi potensi sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Konawe Utara.

Ia menilai sektor pertambangan, pariwisata, dan pertanian memiliki peluang besar mendorong kemajuan daerah.

Namun, ia menegaskan pembangunan harus dirasakan secara inklusif oleh seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan suku maupun agama.

Hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah yang mengusung semangat “Rumah Bersama” di Sulawesi Tenggara.

Mengakhiri kegiatan, Wagub berharap momentum Ramadan memperkuat sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Ia optimistis dengan kolaborasi yang kuat, Konawe Utara dapat berkembang menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera.*

TMMD 127 Kodim Kendari Percepat Pengecoran Fondasi RTLH di Nambo

KENDARI, KENDARIKINI.COM — Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan melakukan pengecoran slop beton di Kelurahan Nambo, Minggu (8/3).

Pengecoran slop menjadi tahapan penting karena berfungsi mengikat fondasi agar struktur bangunan rumah lebih kuat dan tahan lama.

Personel TNI bersama warga setempat terlihat bergotong royong menyiapkan material serta meratakan campuran beton pada bagian fondasi rumah.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh jajaran Kodim 1417/Kendari guna memastikan proses pembangunan berjalan sesuai standar konstruksi.

Para prajurit juga memastikan setiap tahapan pekerjaan dilakukan dengan presisi demi menjamin keamanan dan kenyamanan hunian penerima manfaat.

Program rehabilitasi RTLH merupakan salah satu sasaran fisik utama dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127.

Melalui program ini, TNI berupaya membantu masyarakat kurang mampu memperoleh rumah yang lebih sehat dan layak huni.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat setempat.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pembangunan sehingga rumah dapat segera ditempati pemiliknya.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat di Kota Kendari.*

Kadin Sultra Gelar Gerakan Pangan Murah di Kolaka, Warga Membludak

KOLAKA, KENDARIKINI.COM – Ketua Kadin Sultra Anton Timbang menyatakan dukungan terhadap Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Pomalaa, Kolaka.

Dukungan disampaikan melalui konferensi pers virtual bersama awak media, Sabtu (7/3/2026).

Anton belum dapat hadir langsung karena sedang menjalani perawatan kesehatan, namun tetap menyampaikan komitmen mendukung program pangan masyarakat.

Ia mengatakan program GPM Kadin Sultra juga mendapat dukungan Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka.

Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi motivasi bagi Kadin menghadirkan program stabilisasi harga kebutuhan pokok.

“Kadin Sultra siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi daerah,” kata Anton.

Program Gerakan Pangan Murah dilaksanakan di daerah yang mengalami tekanan inflasi cukup tinggi.

Sebelumnya kegiatan serupa digelar di Kendari, kemudian dilanjutkan di Kolaka dan direncanakan berlangsung di Baubau.

Sejak dibuka pukul 09.00 WITA, halaman Kantor Camat Pomalaa dipadati warga yang ingin membeli sembako murah.

Warga datang berjalan kaki maupun menggunakan sepeda motor dari berbagai permukiman sekitar.

Petugas mengatur antrean karena arus kedatangan warga terus berlangsung sepanjang kegiatan.

Program ini menjadi langkah Kadin Sultra membantu menekan inflasi Kolaka yang tercatat mencapai 7,77 persen.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Andi Yuslim Patawari menilai tingginya antusiasme menunjukkan kebutuhan intervensi harga.

Ketua Kadin Kolaka Hj Vebrianti mengatakan sebanyak 12.000 paket sembako disiapkan untuk masyarakat.

Paket tersebut berisi beras, gula pasir, dan minyak goreng dengan subsidi harga hingga Rp5.000.

Sementara itu, tim Badan Pemeriksa Keuangan RI juga memantau pelaksanaan GPM dan penyaluran beras SPHP Bulog.*

Satgas TMMD 127 Kendari Langsir Material Demi Rampungkan Bak Air Sambuli

KENDARIKINI.COM – Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari menunjukkan semangat pantang menyerah dalam pembangunan bak penampungan air di Kelurahan Sambuli, Minggu (8/3).

Medan menuju lokasi pembangunan cukup sulit dijangkau kendaraan. Karena itu, prajurit TNI bersama warga melangsir material secara manual menuju titik konstruksi.

Material berupa pasir, semen, dan kerikil dipindahkan secara estafet. Cara ini dilakukan agar kebutuhan pengecoran bak air tetap tersedia tepat waktu.

Kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat jelas selama proses pelangsiran. Mereka bekerja bergotong royong meski harus menghadapi jalur yang menantang.

Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kekuatan utama dalam percepatan pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat setempat.

Pembangunan bak penampungan air ini menjadi fasilitas penting bagi warga Sambuli yang selama ini membutuhkan pasokan air bersih lebih stabil.

Satgas TMMD berharap pengerjaan konstruksi dapat segera rampung. Dengan begitu, masyarakat dapat segera memanfaatkan fasilitas air bersih tersebut.

Keberadaan bak air ini diharapkan mampu mendukung kebutuhan rumah tangga warga sekaligus meningkatkan standar kesehatan lingkungan di wilayah Sambuli.*

ABK Kapal PT Uki dan PT Aksar Keluhkan Tidak Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

KENDARI, KENDARIKINI.COM – Sejumlah Anak Buah Kapal (ABK) di Sulawesi Tenggara mengeluhkan belum terdaftar BPJS Ketenagakerjaan.

Keluhan datang dari pekerja kapal di PT Uki Raya Lines dan PT Aksar Saputra Lines.

Para ABK bekerja melayani rute pelayaran antar pulau di wilayah Sulawesi Tenggara.

Pekerjaan tersebut memiliki risiko tinggi, mulai terpeleset di dek hingga kecelakaan kerja.

Namun para pekerja mengaku belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Salah satu ABK PT Uki Raya Lines berinisial A mengaku telah lama bekerja tanpa kepastian status.

Ia mengatakan dirinya bersama rekan kerja tidak memiliki kontrak kerja yang jelas.

“Kami takut menanyakan ke perusahaan karena khawatir diberhentikan,” ujarnya, Minggu (8/3/2026).

Kondisi tersebut membuat para ABK memilih tetap bekerja tanpa menuntut hak mereka.

Mereka khawatir kehilangan pekerjaan jika mempertanyakan jaminan ketenagakerjaan.

Situasi serupa juga dialami pekerja di PT Aksar Saputra Lines.

Seorang ABK berinisial S mengaku sering merasa cemas saat bekerja di kapal.

Menurutnya, risiko kecelakaan kerja di laut cukup tinggi.

“Walau sudah hati-hati, musibah bisa datang kapan saja saat bekerja,” katanya.

Para ABK berharap perusahaan memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja.

Hal itu dinilai penting mengingat risiko pekerjaan di sektor pelayaran.

Sementara itu, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.

Media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada manajemen perusahaan.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Percepat Pembangunan RTLH Petoaha

KENDARI, KENDARIKINI.COM – Program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari membawa perubahan bagi warga Kelurahan Petoaha.

Salah satu sasaran utama program tersebut adalah pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Rumah yang sebelumnya dalam kondisi rusak kini mulai menunjukkan bentuk bangunan yang lebih kokoh.

Pantauan di lokasi, Minggu (8/3), pembangunan RTLH menunjukkan progres signifikan.

Kerangka atap rumah telah terpasang dan dinding bangunan sudah berdiri.

Pekerjaan dilakukan oleh personel Satgas TMMD bersama warga setempat.

Para prajurit terlihat bekerja hingga lembur untuk mempercepat proses pembangunan.

Semangat kemanunggalan TNI dan masyarakat terlihat dalam kegiatan gotong royong tersebut.

Personel Satgas mengerjakan berbagai tahapan pembangunan rumah.

Mulai dari pemasangan rangka kayu bagian atas hingga perapian lantai bangunan.

Langkah percepatan dilakukan agar rumah segera selesai dibangun.

Dengan demikian, pemilik rumah dapat segera menempati hunian yang lebih layak.

Program TMMD menjadi bentuk dukungan TNI terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain pembangunan fisik, kegiatan ini juga mempererat hubungan TNI dan warga.*

Wakapolda Sultra Hadiri Misa dan Gelar Bakti Kesehatan di Kendari

KENDARI, KENDARIKINI.COM – Wakapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Pol Gidion Arif Setyawan menghadiri misa di Gereja Stasi St. Isidorus.

Kegiatan berlangsung pada Minggu (8/3/2026) pukul 07.30 WITA di Kota Kendari.

Wakapolda hadir bersama personel Persekutuan Oikumene Polda Sultra.

Ibadah misa dipimpin Pastor Daud La Bolo dan diikuti jemaat gereja.

Selain mengikuti ibadah, Polda Sultra juga menyerahkan bantuan kepada pihak gereja.

Bantuan berupa satu unit keyboard diserahkan langsung oleh Wakapolda Sultra.

Keyboard tersebut diharapkan mendukung pelayanan serta kegiatan ibadah jemaat.

Polda Sultra juga menggelar kegiatan bakti kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Pelayanan kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah dan konsultasi dokter.

Selain itu, tersedia pemeriksaan laboratorium sederhana bagi masyarakat.

Tim medis juga memberikan obat-obatan kepada peserta yang membutuhkan.

Sebanyak 67 warga tercatat mengikuti kegiatan pelayanan kesehatan tersebut.

Pemeriksaan dilakukan langsung oleh tim medis yang disiapkan Polda Sultra.

Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

Selain menjaga keamanan, Polri juga berupaya menghadirkan pelayanan sosial.

Melalui kegiatan ini, Polda Sultra ingin mempererat hubungan dengan masyarakat.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan semakin memperkuat kebersamaan.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Pasang Atap RTLH di Petoaha

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari memasang atap seng rumah tidak layak huni di Kelurahan Petoaha.

Pemasangan atap dilakukan bersama warga sebagai bagian percepatan program pembangunan RTLH.

Kegiatan tersebut berlangsung secara gotong royong pada Minggu (8/3).

Personel TNI dan masyarakat bekerja sama menaikkan serta memasang lembaran seng di rangka atap rumah.

Proses pemasangan dilakukan dengan teliti agar struktur atap kuat dan tahan lama.

Dengan atap baru, rumah warga diharapkan tidak lagi mengalami kebocoran saat hujan.

Pembangunan RTLH merupakan salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD ke-127.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat kurang mampu.

Tahapan pemasangan atap menandai pembangunan rumah telah memasuki tahap akhir.

Satgas TMMD memastikan setiap bagian konstruksi terpasang dengan baik.

Warga penerima manfaat menyambut antusias progres pembangunan tersebut.

Mereka berharap rumah yang direnovasi dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga.

Program TMMD juga menjadi bentuk kemanunggalan TNI dan masyarakat dalam pembangunan wilayah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Petoaha semakin meningkat.*

Polres Kolut Tangkap Petani di Wawo Gegara Kedapatan Miliki Sabu

KOLAKA UTARA, KENDARIKINI.COM – Satresnarkoba Polres Kolaka Utara mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Wawo.

Pengungkapan terjadi pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 11.30 WITA.

Petugas mengamankan seorang pria berinisial J.A (50) di Dusun II Desa Wawo.

Pelaku diketahui berprofesi sebagai petani dan merupakan warga setempat.

Kasi Humas Polres Kolaka Utara, Aipda Saiful, mengatakan penangkapan bermula dari informasi masyarakat.

Informasi tersebut terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah Kecamatan Wawo.

Menindaklanjuti laporan itu, personel Satresnarkoba melakukan penyelidikan di lokasi.

Petugas kemudian mendatangi rumah terduga pelaku untuk melakukan pemeriksaan.

Saat penggeledahan, polisi menemukan satu sachet plastik berisi kristal bening diduga sabu.

Barang tersebut ditemukan di samping rumah pelaku dekat jendela.

Polisi selanjutnya mengamankan pelaku beserta sejumlah barang bukti lainnya.

Barang bukti berupa satu sachet sabu seberat bruto 0,17 gram.

Selain itu, polisi juga menyita 90 sachet plastik kecil kosong.

Petugas turut mengamankan satu plastik besar bertuliskan klip plastik.

Satu unit handphone OPPO A53 warna biru juga diamankan sebagai barang bukti.

Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Kolaka Utara untuk proses penyidikan.

Dari pemeriksaan awal, pelaku diduga memiliki dan menguasai narkotika golongan I bukan tanaman.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Polres Kolaka Utara menegaskan akan terus memberantas peredaran narkotika di wilayahnya.*

Material Batako Tiba, Satgas TMMD 127 Kendari Percepat RTLH

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mulai mendistribusikan material bangunan untuk pembangunan RTLH di Kelurahan Nambo.

Material yang didatangkan berupa batu batako dan papan kayu sebagai bahan utama pembangunan rumah.

Pantauan di lokasi, Minggu (8/3), personel TNI bersama warga menurunkan material dari kendaraan operasional.

Proses tersebut dilakukan secara gotong royong agar material segera tersedia di lokasi pembangunan.

Langkah ini bertujuan mempercepat pengerjaan fisik dalam program TMMD ke-127.

Satgas TMMD menargetkan pembangunan RTLH dapat selesai sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Batako digunakan sebagai material utama dinding bangunan rumah.

Sementara papan kayu disiapkan untuk rangka atap serta kebutuhan interior rumah.

Ketersediaan material menjadi faktor penting dalam kelancaran pembangunan RTLH.

Personel Satgas bersama masyarakat terus bekerja sama menyelesaikan tahapan pembangunan.

Program TMMD menjadi upaya TNI membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pembangunan RTLH, warga diharapkan memiliki hunian yang lebih layak dan aman.

Warga penerima manfaat juga menyambut antusias kedatangan material bangunan tersebut.

Mereka berharap pembangunan rumah dapat segera selesai dan ditempati bersama keluarga.*

Temuan BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp569 Juta di BKPSDM Konsel

KONSEL, KENDARIKINI.COM – Forum Gerakan Mahasiswa Sulawesi Tenggara (Forgema Sultra) menyoroti temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Temuan tersebut berkaitan dugaan mark-up belanja makan dan minum di BKPSDM Kabupaten Konawe Selatan.

Koordinator Forgema Sultra, Abdul Rahman, menilai temuan itu bukan sekadar kesalahan administrasi.

Menurutnya, dugaan tersebut bisa menjadi indikasi awal praktik korupsi dalam pengelolaan anggaran daerah.

Ia menyebut laporan audit BPK menemukan potensi kerugian negara sekitar Rp569,84 juta.

Kerugian tersebut diduga berasal dari ketidakwajaran realisasi anggaran makan dan minum.

“Temuan ini harus menjadi alarm serius atas tata kelola keuangan daerah,” ujar Rahman, Sabtu (7/3).

Ia menyebut mark-up belanja konsumsi merupakan modus klasik korupsi dalam birokrasi.

Manipulasi anggaran bisa terjadi melalui penggelembungan harga, penambahan peserta, hingga pencatatan kegiatan tidak sesuai.

Rahman menilai praktik tersebut sering luput dari perhatian publik.

Padahal, penyimpangan administrasi tetap berpotensi merugikan keuangan negara.

Ia meminta aparat penegak hukum menjadikan temuan BPK sebagai pintu masuk penyelidikan.

Menurutnya, jika terbukti mark-up, tindakan tersebut dapat melanggar UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ia menegaskan pengembalian kerugian negara tidak otomatis menghapus unsur pidana.

Aparat penegak hukum tetap perlu mengusut pihak yang bertanggung jawab.

Forgema Sultra juga mendesak Pemkab Konawe Selatan membuka dokumen pertanggungjawaban anggaran secara transparan.

Langkah itu dinilai penting agar publik mengetahui proses pengelolaan anggaran daerah.

Rahman menegaskan pihaknya akan terus mengawal persoalan tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya mengonfirmasi pihak terkait.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Percepat Pemasangan Atap MCK Sambuli

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Kelurahan Sambuli.

Pada Minggu (8/3), personel TNI bersama warga bergotong royong memasang atap bangunan MCK.

Tahapan pemasangan atap menjadi prioritas agar fasilitas sanitasi segera terlindungi dari cuaca.

Dengan demikian, MCK dapat segera dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Pekerjaan dilakukan secara bersama antara Satgas TMMD dan warga setempat.

Kerja sama tersebut memperlihatkan semangat gotong royong dalam pembangunan fasilitas umum.

Pembangunan MCK menjadi bagian dari program TMMD untuk meningkatkan kualitas sanitasi masyarakat.

Fasilitas tersebut diharapkan membantu warga menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Dansatgas TMMD 127 Kodim 1417/Kendari, Letkol Arm Danny A.P. Girsang, mengatakan pembangunan MCK memiliki manfaat besar.

Menurutnya, program ini tidak hanya mengejar target fisik pembangunan.

Namun juga mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat.

Ia berharap fasilitas MCK yang dibangun dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat.

Warga Kelurahan Sambuli menyambut positif pembangunan fasilitas sanitasi tersebut.

Selama ini, akses terhadap fasilitas MCK yang layak masih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.*

Arinta Andi Sumangerukka Bareng IZI Sultra Ajak Ratusan Anak Yatim Belanja

KENDARIKINI.COM – Ratusan anak yatim dhuafa mengikuti program Belanja Bersama yang digelar IZI Sulawesi Tenggara.

Kegiatan berlangsung di Hypermart Lippo Plaza Kendari, Sabtu (7/3), dengan dukungan para donatur IZI Sultra.

Anak-anak tampak antusias mendorong troli belanja dan memilih berbagai kebutuhan mereka.

Mereka membeli pakaian, perlengkapan sekolah hingga kebutuhan sehari-hari secara langsung di pusat perbelanjaan.

Bagi sebagian anak, pengalaman ini menjadi momen yang jarang mereka rasakan.

Selain menerima bantuan, mereka juga dapat memilih sendiri barang yang dibutuhkan.

Tawa dan senyum terlihat saat anak-anak menyusuri rak-rak belanja di Hypermart.

Beberapa anak memilih tas sekolah, pakaian lebaran, sandal, buku tulis hingga kebutuhan lainnya.

Kepala Perwakilan IZI Sulawesi Tenggara, Ramli, mengatakan kegiatan ini bertujuan menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim.

“Kami ingin mereka merasakan kebahagiaan seperti anak-anak lainnya,” ujar Ramli.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya menyalurkan bantuan tetapi juga memberi pengalaman berharga.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat anak-anak meraih masa depan lebih baik.

Salah satu donatur IZI Sultra, Arinta Andi Sumangerukka, berharap kegiatan ini memberi manfaat bagi anak yatim.

Ia juga berharap semakin banyak masyarakat tergerak membantu dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan.

Di akhir kegiatan, troli belanja penuh kebutuhan menjadi simbol kepedulian para donatur.

IZI Sultra berharap program ini dapat menginspirasi masyarakat untuk terus menebar kebaikan.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Pasang Gelagar Atap RTLH Sambuli

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Sambuli.

Pada Minggu (8/3), personel TNI bersama warga mulai memasang gelagar kayu untuk kerangka atap bangunan.

Tahapan ini menjadi proses penting untuk memastikan kekuatan struktur rumah sebelum pemasangan atap seng.

Pemasangan gelagar dilakukan setelah dinding bangunan selesai berdiri dan konstruksi utama mulai terbentuk.

Personel Satgas TMMD dan warga terlihat kompak mengangkat balok-balok kayu ke bagian atas bangunan.

Pekerjaan dilakukan secara gotong royong dengan penuh ketelitian agar rangka atap tersusun kuat.

Meski bekerja di bawah terik matahari, proses pembangunan tetap berjalan dengan semangat kebersamaan.

Satgas TMMD memastikan setiap bagian konstruksi dipasang sesuai standar keamanan bangunan.

Langkah ini dilakukan agar rumah yang dibangun dapat digunakan dalam jangka waktu lama.

Program TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan masyarakat dalam pembangunan wilayah.

Melalui program ini, diharapkan warga penerima bantuan dapat segera menempati hunian yang lebih layak.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.*

OPINI: Habibienomic dan Prabowonomic: Pelajaran dari Masa Lalu untuk Masa Depan Ekonomi Indonesia menuju Tata Kelola Dunia Baru

Seorang kepala negara harus memiliki kebijakan ekonomi yang mampu memperkuat stabilitas mata uang negaranya di mata internasional. Kebijakan ekonomi yang kuat dan efektif tidak hanya menjaga stabilitas domestik tetapi juga meningkatkan kepercayaan pasar global.

Beberapa presiden Indonesia telah membuktikan hal ini melalui kebijakan ekonomi mereka masing-masing, seperti Soehartonomic, Habibienomic, Gusdurnomic, Megawatinomic, SBYnomic, dan Jokowinomic. Presiden Indonesia Prabowo Subianto, diharapkan membawa perubahan positif dengan kebijakan ekonominya sendiri, yang bisa disebut sebagai Prabowonomic.

Habibienomic: Contoh Kepemimpinan Ekonomi yang Sukses

BJ Habibie, meskipun hanya menjabat selama 1 tahun 5 bulan, dikenal sebagai Presiden Penakluk Dollar. Salah satu pencapaian terbesarnya adalah penguatan Rupiah terhadap Dollar, dari Rp 16.800 per Dollar pada 20 Mei 1998 menjadi Rp 7.385 per Dollar pada 20 Oktober 1999. Habibie juga memisahkan Bank Indonesia dari pemerintahan, yang berhasil memulihkan kepercayaan pasar global. Berikut adalah beberapa kebijakan penting lainnya yang diambil oleh BJ Habibie:

Pemilu Demokratis: Habibie melaksanakan pemilu yang bebas dan demokratis melalui UU Nomor 2 Tahun 1999, yang menghasilkan 48 partai politik berpartisipasi dalam pemilu tahun 1999. Ini adalah pemilu legislatif paling demokratis dan bebas saat itu.

Kebebasan Pers: Habibie mengeluarkan UU Nomor 40 Tahun 1999 yang memberikan kebebasan kepada pers, berlawanan dengan kebijakan pemerintah sebelumnya yang membungkam pers. Kebijakan ini merupakan langkah penting dalam memulihkan kedaulatan dan kebebasan berpendapat.

Otonomi Daerah: Habibie memberlakukan UU Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah, yang meredakan gejolak disintegrasi dengan memberikan otonomi kepada daerah-daerah di Indonesia.

Komnas Perempuan: Sebagai tanggapan atas banyaknya kasus kekerasan seksual terhadap wanita pada Mei 1998, Habibie membentuk Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan melalui Keputusan Presiden Nomor 181 Tahun 1998.

Pembangunan Politik Sebagai Prasyarat Pembangunan Ekonomi

Habibie memahami bahwa pembangunan politik yang stabil dan demokratis adalah prasyarat untuk pembangunan ekonomi. Dengan stabilitas politik, pembangunan ekonomi dapat berjalan dengan lancar. Konsep ini tercermin dalam kebijakan pembangunan politik yang diimplementasikan oleh Habibie, yang meliputi:

Stabilitas Politik: Mengutamakan stabilitas politik sebagai dasar untuk pembangunan ekonomi.

Demokratisasi: Mendorong partisipasi politik dan demokratisasi sebagai bagian dari proses pembangunan politik.

Trilogi dan Caturlogi Pembangunan :

Trilogi pembangunan yang dipopulerkan oleh Soeharto , ide dari Soemitronomic mencakup:

Stabilitas nasional yang dinamis

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi

Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya

Namun, trilogi ini belum mencakup aspek demokrasi dan partisipasi publik. Oleh karena itu, Caturlogi Pembangunan yang mencakup partisipasi publik dan demokrasi diusulkan sebagai tambahan, yaitu:

Stabilitas nasional yang dinamis

Pertumbuhan ekonomi yang tinggi

Pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya

Partisipasi publik dan demokrasi

10 Konsep Pembangunan Politik Lucian W. Pye

Lucian W. Pye mengajukan sepuluh konsep pembangunan politik yang relevan untuk pembangunan ekonomi:

Pembangunan politik sebagai prasyarat politik bagi pembangunan ekonomi

Pembangunan politik sebagai ciri khas masyarakat industri

Modernisasi politik

Operasi negara bangsa

Pembangunan administrasi dan hukum

Mobilisasi dan partisipasi massa

Pembinaan demokrasi

Stabilitas dan perubahan teratur

Mobilisasi dan kekuasaan

Proses perubahan sosial yang multidemensi

Soemitronomic : Beriorientasi pada sosialisme dalam keberpihakan pada rakyat

Prabowonomics :

Prabowonomics adalah konsep dan strategi kebijakan ekonomi yang diusung Presiden Prabowo Subianto, berlandaskan ekonomi Pancasila dengan fokus pada pertumbuhan tinggi (5-8%), kemandirian (swasembada pangan/energi), dan inklusivitas (kesejahteraan rakyat). Konsep ini menekankan peran negara yang kuat
Pemberantasan korupsi, pemberantasan penyelundupan, dan pemberantasan perjudian merupakan bagian integral dari strategi ini untuk memperkuat ekonomi. dalam mendistribusikan kemakmuran, menarik investasi asing, serta memastikan pemerataan.

Menurut penulis konsep Prabowonomics :

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat untuk menghadirkan peran negara secara maksimal dalam penguasaan dan pengelolaan kekayaan negara, guna memastikan kemakmuran rakyat serta kedaulatan ekonomi dan pertahanan. Visi ini didasarkan pada amanat konstitusi Pasal 33 UUD 1945, di mana bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat

Saran penulis Kepada Konsep Prabowonomic:

Saran Yang Pertama:

Konseptualisasi Prabonomic agar bisa berjalan seirama dengan tatanan demokrasi dalam Pembangunan politik di dalam negeri
*4 konsep utama yang relevan dan mendesak untuk diimplementasikan adalah:

1. Stabilitas politik – menjaga ketertiban nasional dan konsolidasi kekuatan negara

2. Modernisasi politik – memperkuat kelembagaan politik dan tata kelola pemerintahan

3. Pembinaan demokrasi – meningkatkan kualitas demokrasi dan partisipasi politik rakyat.

4. Pemerataan Ekonomi. Bertujuan memastikan pertumbuhan ekonomi yang tinggi tidak hanya dinikmati segelintir orang, melainkan menciptakan kesejahteraan yang merata di seluruh Indonesia.

Dengan menerapkan konsep-konsep ini, Presiden RI Bpk. Prabowo diharapkan dapat menciptakan kebijakan ekonomi yang kuat dan berkelanjutan, menjadikan Prabowonomic sebagai kebijakan politik akan berpengaruh pada kebijakan ekonomi tidak terpisahkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar keberhasilan untuk memperkuat posisi Indonesia di mata dunia Internasional. Kesimpulan akhirnya kepemimpinan pemerintahan tidak di anggap menjadi gagal dimata publik.

Saran Kedua :

Tata kelola Meritokrasi yang baik dalam implementasi yang terukur sistemik dari gagasan awal dari Bpk. Prabowo tsb dan keterlibatan Partisipasi Publik. Untuk menanggapi respon partisipasi publik baik dari masyarakat sipil , pergerakan aktifis dan mahasiswa

Oleh karena itu perlu dipertimbangkan secara matang dampaknya bagi pemerintahan Bpk. PRABOWO SUBIANTO yang tetap menghormati aspirasi rakyatnya, termasuk dalam hal ini mahasiswa secara proporsional.

Saya sebagai penulis Tody A Prabu sebagai Waketum DPP FABEM – SM ( Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa dan Alumni Senat Mahasiswa meminta wakil rakyat DPR RI Legsilatif dan Pemerintahan Eksekutif untuk terus bekerja maksimal dalam menjalankan fungsi tugas dalam memperbaiki kekurangan tata kelola program yang sudah dijalankan ( MBG, Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan, Swasembada Pangan & Energi dll ) sesuai dengan ide – ide awal dari gagasan Bpk.Prabowo maupun yang masih dalam proses program tsb untuk kepentingan rakyat indonesia dalam situasi ekonomi yang belum membaik dan serta kondisi geopolitik yang belum bisa di prediksi.

Karena Kebijakan itu berawal dari Konsep dan Narasi

saya sebagai Waketum DPP FABEM – SM ( Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa dan Alumni Senat Mahasiswa mendorong langkah konkret dan nyata dibandingkan cuma berdebat tanpa ada langkah konkret dan solusi yang jelas buat rakyat indonesia tercinta ini.

*Dengan begitu Peta Jalan Indonesia Terang, Unggul dan Emas 2045 melalui Penguatan tata kelola pemerintahan yang terukur dan tegaknya kepastian hukum sebagai negara hukum ( Kepastian, Keadilan & kemanfaatan hukum ) merupakan fondasi utama untuk mencapai kesejahteraan rakyat.*

*Sistem Demokrasi di Indonesia :*

*Ada 4 pertanyaan cocok untuk di indonesia , pengetahuan yang harus di aplikasikan :*

1. Sistem kepartaian apa cocok untuk indonesia ? Apakah mono partai ? Dwi partai ? Atau multi partai ?

2. Sistem pemilu apa yang cocok untuk indonesia ?
Sistem Proporsional representatif atau distrik?

3. Sistem pemerintahan nasional seperti apa cocok di indonesia ? Federal atau kesatuan ?

4. Sistem pemerintahan daerah apa yang cocok untuk indonesia ?
Sentralisasi atau Desentralisasi ?

Dalam sistem pemerintahan daerah itu di antaranya mengatur daerah itu berdasarkan tingkat atau fungsi?

Beberapa kota administrasi menjadi kotamadya .

Berdasarkan tingkat :

Contoh kota cimahi dari kota administrasi, meningkatkan statusnya menjadi kotamadya

Daerah otonomi fungsi pertanian di wilayah kabupaten,
Fungsi permukiman , gaya hidup, fasilitas publik, perdagangan dan industri di wilayah perkotaan

2 Presiden yang berorientasi pada kerakyatan menurut Doktor Syahganda Nainggolan yakni
Presiden Bpk. Soekarno dan Presiden Bpk. Prabowo Subianto

4 sistem yang tidak bisa dikesampingkan dalam penyelenggaran pemerintahan indonesia :
Sistem Sosialisme , sistem Kapitalisme, sistem Islam , sistem ekonomi Pancasila

Samuel Phillips Huntington pakar ilmuwan politik Amerika menyatakan bahwa didunia ada 3 peradaban yang sedang berkembang era kekinian saat ini :

Peradaban Timur , Peradaban Barat , Peradaban Islam

Samuel Phillips Huntington berpendapat bahwa konflik di masa depan bukan lagi berbasis ideologi (seperti Kapitalisme vs Sosialisme), melainkan budaya dan agama. Fokus utamanya adalah “Benturan Peradaban” (Clash of Civilizations), terutama antara Barat dengan kombinasi peradaban Islam dan Konfusianisme ( Timur )

Huntington berpendapat bahwa peradaban-peradaban utama dunia – berdasarkan sejarah, bahasa, agama, dan tradisi yang sama – akan menjadi pemain sentral dalam konflik global di masa depan. Tidak seperti Perang Dingin, yang didefinisikan oleh perjuangan ideologis antara komunisme dan kapitalisme , konflik dalam tatanan dunia baru akan lebih tentang kelangsungan hidup dan dominasi budaya.

New Paradigm ( Paradigma Baru ) :

RUMUS KONSEPSI :

Paradigma + Krisis = New Paradigm ( Paradigma Baru ),

Thomas Kuhn

Berikut adalah poin-poin kunci konsep paradigma Thomas Kuhn Filsuf & Fisikawan Amerika :
Definisi Luas: Paradigma mencakup seluruh pandangan dunia (worldview), asumsi dasar, metode, teknik, dan standar penelitian yang dianut oleh ilmuwan dalam kurun waktu tertentu.

Terjadi Anomali ( Tidak Normal dan Krisis ) : Ketika penemuan baru tidak dapat dijelaskan oleh paradigma yang ada, muncul anomali. Jika anomali menumpuk dan mendasar, paradigma lama masuk fase krisis.

Revolusi Ilmiah: Pergeseran paradigma terjadi melalui revolusi ilmiah, di mana paradigma lama digantikan sepenuhnya oleh paradigma baru yang lebih baik. Ini adalah perkembangan non-kumulatif, bukan sekadar penambahan pengetahuan.

Dampak Perang Iran Vs Israel Amerika terhadap konsumsi & Stock BBM nasional dalam beberapa hari pekan kedepan apalagi menghadapi situasi Mudik Lebaran di Indonesia

BBM sangat mempengaruhi inflasi ekonomi & Daya Beli Masyarakat tanah air

Solusinya & Saran Untuk Pemerintah Prabowo :

Jangka Pendek Indonesia Harus Memperhatikan Impor Minyak bukan saja dari Amerika Tapi dari Rusia yang harganya bisa lebih murah untuk mengalihkan impor ketergantungan dari Timur Tengah

Jangka Pendek Perlu tempat Penyimpanan yang cukup Lama di Nasional

Membangun Energi Alternatif dari Jerami Padi Bobibos menjadi solusi Lokal DISAAT URGENITAS & membangun energi alternatif lainnya Sawit Biodisel Solar

Mengalihkan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) adalah bagian dari program transisi energi nasional yang dipercepat oleh Pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi karbon dan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Peralihan ini dilakukan baik melalui pembelian unit kendaraan listrik baru maupun konversi kendaraan konvensional menjadi listrik

2.Jangka Menengah :

Membangun Kekuatan Kilang dan Revitalisasi Kilang Kilang Indonesia Yang sudah Tua tidak diberdayakan agar menekan ketergantungan Impor.

Jangka panjang ;

Membangun kekuatan keilmuan ekosistem dari para pakar dan Teknologi untuk pengembangan Explorasi SDA Sumber Minyak , Gas & Energi Terbarukan yang perlu untuk konsumsi nasional dengan tetap menjaga keseimbangan keberlanjutan Alam

Pasca Perang Iran Vs Peradaban Barat

Negara Iran :
Sejarah peradaban Iran adalah salah satu yang tertua di dunia, berakar dari permukiman 7000 SM dan kekaisaran Persia kuno (Achaemenid, Parthia, Sassanid) yang berpusat pada budaya Arya. Setelah penaklukan Arab (abad ke-7 M), Iran mengalami Islamisasi namun tetap mempertahankan identitas budayanya. Negara ini menjadi Republik Islam setelah Revolusi 1979.

Iran beserta rakyatnya memiliki pendirian sangat kuat, tradisi pemikiranya sangat kuat ). Iran senantiasa bisa mengimbangi kekuatan peradaban barat

Dengan adanya perang iran dan israel amerika
Semakin memiliki masalah yang kompleksitas yang tali – temali dimana pemerintahan donald trump akan menuai problematika yang rumit baik secara in ward looking maupun out ward looking. Perang akan mengubah dunia tatanan baru dan pada akhirnya amerika dibawah pemerintahan donald trump tidak akan mampu menghindar untuk segera melakukan negosiasi kepada semua negara – negara terlebih lagi dengan negara iran untuk melakukan penghentian peperangan karena harus menyelamatkan kehidupan umat manusia baik secara ekonomi maupun politik global supaya hidup damai , menghargai harkat dan martabat manusia seutuhnya menciptakan dunia damai yang tidak saling bermusuhan.

Kesimpulan akhir Pada akhirnya Indonesia harus mengimplementasikan politik bebas aktifnya secara kontekstual sesuai dengan era jaman sekarang.

Peradaban islam dan Timur akan diprediksi akan muncul matahari baru sebagai kekuatan untuk menyinari kehidupan umat manusia selanjutnya dan diharapkan akan muncul Tata kelola Dunia baru yang di isitilahkan sebagai New Paradigm.

Semoga Allah Swt. mengabulkan harapan kita semua untuk Indonesia yang sejahtera, aman, damai, diberkahi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perdamaian dunia.  Aamiin ya Rabbal alami.*

Satgas TMMD 127 dan Warga Nambo Kompak Bangun RTLH

KENDARIKINI.COM – Sinergi Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari bersama warga terlihat dalam pembangunan RTLH di Kelurahan Nambo.

Meski terik matahari menyengat, prajurit TNI dan masyarakat tetap bekerja menyelesaikan sasaran fisik program TMMD, Minggu (8/3).

Mereka bahu-membahu memahat dan membentuk balok kayu untuk rangka rumah secara manual.

Pekerjaan dilakukan dengan ketelitian tinggi agar sambungan konstruksi kayu presisi dan kuat.

Keterampilan anggota Satgas dan warga dalam mengolah material kayu terlihat saat proses pemahatan berlangsung.

Setiap balok dibentuk hati-hati agar struktur bangunan yang dihasilkan kokoh dan tahan lama.

Proses pembuatan sambungan kayu menjadi bagian penting dalam memperkuat rangka bangunan RTLH.

Satgas TMMD dan warga juga saling berbagi keterampilan dalam pertukangan kayu selama proses pembangunan.

Kerja sama tersebut memastikan setiap potongan kayu dapat menyatu dengan baik dalam konstruksi rumah.

Semangat gotong royong yang terlihat di lokasi mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat.

Program TMMD tidak hanya menargetkan penyelesaian fisik, tetapi juga kualitas bangunan bagi penerima bantuan.

Diharapkan, rumah yang dibangun dapat meningkatkan kenyamanan serta kesejahteraan warga di Kelurahan Nambo.*

Balita Korban Kekerasan Ayah di Kendari Diselamatkan Tim Patroli Presisi

KENDARIKINI.COM – Tim Patroli Perintis Presisi Polda Sultra mengevakuasi balita 1,5 tahun korban kekerasan ayah kandungnya.

Peristiwa itu terjadi di sebuah indekos di Kelurahan Anaiwoi, Kota Kendari, Jumat (6/3/2026) malam.

Aksi penyelamatan bermula saat tim patroli dipimpin Bripka Boy Sagita menerima panggilan darurat sekitar pukul 22.30 WITA.

Laporan disampaikan seorang wanita berinisial N yang mengaku nyawa anaknya dalam bahaya.

N melihat unggahan video di Facebook milik suaminya berinisial ADT yang diduga menyiksa anak mereka.

Dalam video tersebut, pelaku terlihat melilitkan selimut ke leher balita hingga korban tampak kesulitan bernapas.

Korban menyebut kejadian itu merupakan puncak dari rangkaian kekerasan dalam rumah tangga yang dialaminya.

N mengaku sebelumnya sering menjadi korban penganiayaan dari ADT hingga memutuskan pulang ke rumah orang tuanya di Konawe Selatan.

Namun pelaku menyusul ke Konsel dan membawa paksa anak mereka kembali ke Kendari.

Keberadaan balita itu kemudian diduga dijadikan alat intimidasi dengan penyiksaan yang direkam dan disebarkan di media sosial.

“Korban sangat khawatir terhadap keselamatan anaknya setelah melihat video tersebut,” ujar Bripka Boy Sagita.

Mendapat laporan itu, Tim Patroli Presisi segera menuju lokasi tempat pelaku berada.

Petugas berhasil mengevakuasi balita tersebut dalam kondisi selamat meski mengalami trauma.

Sementara pelaku ADT berhasil melarikan diri saat penggerebekan dan kini dalam pengejaran kepolisian.*

TMMD 127 Kodim Kendari Percepat Pembangunan RTLH di Petoaha

KENDARIKINI.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1417/Kendari menghadirkan perubahan nyata bagi warga Kelurahan Petoaha.

Salah satu fokus kegiatan ialah pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

Rumah yang sebelumnya dalam kondisi rusak dan memprihatinkan kini mulai menunjukkan struktur bangunan yang lebih kokoh dan permanen.

Pantauan di lokasi, Minggu (8/3), progres pembangunan terlihat signifikan dengan rangka atap yang telah terpasang rapi.

Selain itu, dinding bangunan juga sudah berdiri sehingga bentuk rumah mulai terlihat jelas.

Personel Satgas TMMD bahkan bekerja hingga lembur demi mengejar target penyelesaian pembangunan rumah tersebut.

Semangat kemanunggalan TNI dan masyarakat terlihat dari kerja bersama di lokasi pembangunan.

Para prajurit terlibat langsung dalam pekerjaan fisik, mulai pemasangan rangka kayu bagian atas hingga perapian lantai bangunan.

Langkah percepatan ini dilakukan agar pemilik rumah dapat segera menempati hunian yang lebih sehat dan aman.

Program TMMD juga menjadi wujud komitmen TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain pembangunan fisik, kegiatan TMMD diharapkan memperkuat hubungan TNI dengan masyarakat di wilayah Kota Kendari.*

Satgas PKH Halilintar Tertibkan 73 Hektare Tambang PT Tristaco di Konut

KENDARIKINI.COM – Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) Halilintar menertibkan areal pertambangan PT Tristaco Mineral Makmur di Konawe Utara.

Penertiban dilakukan terhadap lahan seluas 73,17 hektare di wilayah pertambangan perusahaan tersebut.

Langkah ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penertiban Kawasan Hutan.

Satgas PKH Halilintar melakukan penguasaan kembali kawasan yang berada dalam wilayah hutan negara.

Penertiban berlangsung di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, dengan berbagai kendala medan dan teknis.

Meski menghadapi tantangan lapangan, personel satgas tetap menjalankan operasi penertiban kawasan.

Komandan Satgas PKH Halilintar, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, mengatakan operasi berjalan sesuai rencana.

Ia menyebut lokasi penertiban di Konawe Utara memiliki medan yang cukup menantang.

Namun, kondisi tersebut tidak menjadi hambatan bagi personel satgas di lapangan.

“Lokasi penertiban memberikan tantangan teknis dan medan yang berat,” ujar Febriel.

Meski demikian, seluruh personel tetap solid menjalankan misi penertiban kawasan hutan.

Menurutnya, langkah ini merupakan komitmen negara dalam menegakkan aturan pengelolaan kawasan hutan.

Pemerintah memastikan kawasan hutan dikelola sesuai ketentuan hukum dan fungsi lingkungan.

Penertiban juga menjadi bagian dari upaya menjaga kelestarian hutan serta tata kelola sumber daya alam.*

Gempa M4,1 Guncang Wakatobi, Getaran Terasa hingga Buton

KENDARIKINI.COM – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Minggu (8/3/2026).

Plt. Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, mengatakan gempa terjadi pukul 12.24.26 WIB berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Episenter gempa berada pada koordinat 5,32 Lintang Selatan dan 123,26 Bujur Timur.

Lokasinya berada di laut, sekitar 31 kilometer barat Wakatobi, Sulawesi Tenggara, dengan kedalaman 19 kilometer.

Menurut Nasrol, gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

Berdasarkan estimasi peta guncangan BMKG dan laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di wilayah Buton.

Intensitas gempa tercatat III MMI, di mana getaran terasa jelas di dalam rumah.

Pada tingkat ini, getaran biasanya terasa seperti ada kendaraan besar atau truk melintas.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.

BMKG juga memastikan belum terdeteksi adanya gempa susulan hingga pukul 12.50 WIB.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

BMKG mengingatkan agar informasi resmi hanya diperoleh melalui kanal komunikasi resmi BMKG.

Informasi dapat diakses melalui media sosial @infoBMKG, situs bmkg.go.id, serta aplikasi InfoBMKG dan WRS-BMKG.*

Mantan Orang Nomor Satu Konawe Utara Dilaporkan ke Polda Sultra

KENDARIKINI.COM – Mantan orang nomor satu di Konawe Utara (R) dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) atas dugaan pencurian dengan pemberatan.

Laporan ini dilayangkan oleh Kantor Hukum LMN & Partners sebagai kuasa hukum korban (J) yang menderita kerugian atas peristiwa tersebut.

Penjelasan Kuasa Hukum Korban, La Ode Muhram Naadu, peristiwa hukum ini terjadi pada hari Jum’at, 27 Februari 2026, di Desa Tadoloiyo Kecamatan Oheo Kabupaten Konawe Utara.

“Terjadi pencurian mesin Crusher/Penggilingan Batu milik klien kami. Saksi di lokasi menemukan sekelompok orang sedang membongkar rangkaian besi pabrik menggunakan alat blender pemotong dan memuatnya ke dalam truk,” terang Muhram Naadu.

Perbuatan pidana tersebut dilakukan oleh sekelompok orang. Berdasarkan keterangan para pelaku di lapangan, mereka bergerak atas perintah langsung dari R yang merupakan eks pejabat di Konawe Utara.

R dilaporkan dengan pasal berlapis yakni Pasal 479 ayat (2) huruf (b) j.o Pasal 521 ayat (1) j.o. Pasal 364 KUHP Nasional. Sebagaimana dugaan perbuatan R bersama rekan telah mencuri, merusak barang dan melanggar garis polisi.

Muhram mengatakan bahwa kerugian kliennya atas peristiwa ini ditaksir mencapai 4 Milliar Rupiah.

“Atas kejadian ini kerugian klien kami ditaksir mencapai 4 Milliar Rupiah. Kami sudah estimasi dan mengumpulkan bukti-buktinya. Sudah kami lampirkan dalam pelaporan,” tutupnya.*

PPI Tantang Polres Konawe Periksa Oknum Polisi Terkait Limbah PT VDNI

KENDARIKINI.COM – Ketua Umum Pergerakan Pemuda Indonesia (PPI), Sulkarnain, menantang Polres Konawe memeriksa oknum polisi berinisial HP.

Tantangan tersebut terkait dugaan keterlibatan dalam pengeluaran limbah dari Kawasan Berikat (KB) PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI).

Pernyataan itu menanggapi keterangan Kasi Humas Polres Konawe, IPTU Andi Abd Gafur. Polisi menyebut penyelidikan masih berlangsung.

Ia mengatakan kepolisian tidak menutup kemungkinan memeriksa pihak tertentu, termasuk jika ada anggota polisi terlibat.

Sulkarnain mempertanyakan pengawasan Polres Konawe terhadap aktivitas di Kawasan Berikat PT VDNI.

Menurutnya, aktivitas pengeluaran limbah seharusnya bisa terpantau aparat penegak hukum di wilayah tersebut.

Ia juga menyinggung pernyataan Menteri Pertahanan tentang kemungkinan adanya “negara dalam negara”.

“Jangan sampai Polres tidak berani masuk kawasan berikat,” kata Sulkarnain, Minggu (8/3/2026).

Sulkarnain menilai jika penyelidikan serius dilakukan, oknum polisi berinisial HP seharusnya segera diperiksa.

Ia mempertanyakan keberanian dan transparansi Polres Konawe dalam memeriksa anggota kepolisian yang diduga terlibat.

Sulkarnain mengaku pernah bertemu dengan HP yang disebut merupakan anggota Paminal Polda Sultra.

Ia mengklaim dalam pertemuan itu dirinya diminta memberikan nomor rekening bank.

Menurutnya, hal tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kapasitas HP dalam persoalan limbah tersebut.

Sulkarnain menegaskan pihaknya siap menyerahkan data jika penyelidikan dilakukan secara serius.

Ia mengaku memiliki bukti berupa foto, video, serta rekaman percakapan terkait pertemuan tersebut.

Bukti tersebut rencananya juga akan dilaporkan ke Propam Mabes Polri.

“Jika ada bantahan, kami siap menunjukkan bukti,” tegasnya.*

Gempa Susulan M3,9 Guncang Konawe, BMKG Sebut Akibat Sesar Lawanopo

KENDARIKINI.COM – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 3,9 kembali mengguncang Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Minggu (8/3/2026) pagi.

Plt. Kepala BBMKG Wilayah IV, Nasrol Adil, mengatakan gempa terjadi pukul 07.50.41 WIB. Hasil analisis BMKG mencatat magnitudo 3,9.

Episenter gempa berada pada koordinat 3,72 LS dan 122,16 BT. Lokasinya sekitar 20 kilometer timur laut Konawe.

Pusat gempa berada di darat dengan kedalaman 4 kilometer. Kondisi tersebut menunjukkan gempa tergolong gempa dangkal.

Menurut Nasrol, gempa dipicu aktivitas Sesar Lawanopo. Struktur patahan ini memang aktif di wilayah Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan peta guncangan BMKG dan laporan masyarakat, getaran dirasakan di Konawe dan Konawe Utara.

Intensitas guncangan mencapai skala III MMI. Getaran terasa nyata di dalam rumah seperti truk besar melintas.

BMKG memastikan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut. Situasi di wilayah terdampak juga dilaporkan tetap kondusif.

Gempa ini merupakan gempa susulan dari peristiwa sebelumnya. Sebelumnya gempa magnitudo 4,3 terjadi pukul 04.59.41 WIB.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum terverifikasi.

Informasi resmi terkait aktivitas gempa hanya disampaikan melalui kanal resmi BMKG, termasuk website dan media sosial terverifikasi.*

IMALAK Sultra Soroti Konflik Kepentingan Jabatan Plt Direktur RSUD Abunawas

KENDARIKINI.COM – Ikatan Mahasiswa Aktivis Lintas Kampus Sulawesi Tenggara (IMALAK Sultra) menilai klarifikasi Pemerintah Kota Kendari soal polemik Plt Direktur RSUD Abunawas belum menyentuh inti persoalan.

Wakil Ketua IMALAK Sultra, Azizul, menyebut masalah utama adalah potensi konflik kepentingan dalam struktur birokrasi yang saling mengawasi.

Menurutnya, posisi pejabat yang berada dalam lingkaran jabatan dan hubungan keluarga dapat memengaruhi objektivitas pengawasan.

Azizul menjelaskan, Sekretaris Daerah memiliki peran strategis sebagai koordinator dan pengawas seluruh organisasi perangkat daerah.

Namun, ia menyoroti fakta bahwa Plt Direktur RSUD Abunawas merupakan istri dari Sekretaris Daerah Kota Kendari.

“Bagaimana mungkin Sekda menjalankan fungsi pengawasan jika pejabat yang diawasi adalah istrinya sendiri,” ujar Azizul.

Selain itu, IMALAK juga menyoroti posisi Kepala Dinas Kesehatan yang sekaligus menjabat sebagai Pelaksana Tugas Direktur RSUD.

Menurut Azizul, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan tumpang tindih kewenangan dalam sistem pengawasan.

Ia menilai Kepala Dinas Kesehatan memiliki tugas melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap rumah sakit daerah.

Namun di sisi lain, jabatan sebagai Plt Direktur RSUD membuat pengawasan tersebut berpotensi tidak berjalan objektif.

“Artinya, pejabat yang seharusnya mengawasi justru berada dalam posisi yang diawasi,” katanya.

IMALAK Sultra menilai kondisi tersebut berpotensi melemahkan mekanisme kontrol dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Organisasi mahasiswa itu juga mengingatkan pentingnya menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan pelayanan publik.

“RSUD adalah institusi pelayanan masyarakat, bukan ruang konsentrasi kekuasaan dalam satu lingkaran,” tutup Azizul.*

Uji Materi UU Ormas di MK, Advokat Soroti Standar Organisasi Profesi

KENDARIKINI.COM – Delapan advokat mengajukan uji materi Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan (UU Ormas) ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Permohonan tersebut terdaftar dengan Nomor 83/PUU-XXIV/2026 dan disidangkan pada tahap pemeriksaan pendahuluan, Jumat (6/3/2026), di Gedung MK, Jakarta.

Sidang panel dipimpin Ketua MK Suhartoyo bersama Hakim Konstitusi M. Guntur Hamzah dan Daniel Yusmic P. Foekh.

Dilansir dari MKRI, Para pemohon adalah ST Luthfiani, Syamsul Jahidin, Henoch Thomas, Popy Desiyantie, Fredy Limantara, Uswatun Hasanah, dan Steven Izaac Risakotta.

Mereka menguji Pasal 11 ayat (1) huruf a serta Pasal 12 ayat (3) UU Ormas terhadap Pasal 28D ayat (1) UUD 1945.

Pasal 11 ayat (1) huruf a mengatur ormas berbadan hukum dapat berbentuk perkumpulan. Sementara Pasal 12 ayat (3) mengatur pengesahan badan hukum setelah pertimbangan instansi terkait.

Pemohon menilai pertumbuhan organisasi advokat yang tidak terkendali menimbulkan fragmentasi standar profesi.

Kondisi itu, menurut mereka, berdampak pada lemahnya pengawasan serta kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

ST Luthfiani menyebut sebagian organisasi advokat dianggap longgar dalam proses seleksi dan pelantikan anggota.

Akibatnya, profesi advokat dinilai berpotensi dipengaruhi uang dan koneksi, bukan integritas serta perjuangan profesional.

Para pemohon meminta MK menyatakan pasal tersebut inkonstitusional bersyarat sepanjang tidak dimaknai bahwa organisasi advokat tidak termasuk kategori perkumpulan.

Selain itu, mereka meminta pengesahan organisasi advokat sebagai badan hukum juga harus mendapat persetujuan Mahkamah Agung.

Hakim Konstitusi M. Guntur Hamzah meminta pemohon memperjelas kedudukan hukum atau legal standing dalam permohonan.

Menurutnya, perlu dijelaskan hubungan sebab akibat antara norma yang diuji dengan kerugian konstitusional para pemohon.

Hakim Daniel Yusmic P. Foekh juga meminta pemohon memperkuat uraian kerugian konstitusional yang dialami.

Ia menyinggung adanya Rancangan UU Perkumpulan yang sedang dibahas dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas).

Sementara itu, Ketua MK Suhartoyo menekankan pentingnya menjelaskan posisi organisasi advokat apakah termasuk dalam kategori ormas.

Mahkamah memberi waktu 14 hari kepada pemohon untuk memperbaiki permohonan.

Perbaikan harus diserahkan paling lambat 25 Maret 2026 pukul 12.00 WIB ke Kepaniteraan MK.

Sidang lanjutan akan digelar untuk mendengarkan pokok-pokok perbaikan permohonan tersebut.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti