Senin, Oktober 26, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 84

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Percantik Jembatan di Anggoeya

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari melaksanakan pengecatan jembatan di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penyelesaian sasaran fisik program TMMD tahun 2026.

Personel TNI terlihat bergotong royong mengecat pagar pembatas jembatan bersama warga setempat.

Jembatan tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

Pengecatan dilakukan menggunakan warna cerah untuk memperindah tampilan infrastruktur.

Selain itu, warna mencolok juga berfungsi meningkatkan visibilitas jembatan bagi pengendara.

Hal tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

Kegiatan pengecatan menjadi tahap akhir pembangunan jembatan dalam program TMMD.

Satgas TMMD memastikan setiap proses pengerjaan dilakukan secara maksimal.

Warga setempat menyambut baik perbaikan jembatan yang telah lama dinantikan.

Kehadiran personel TNI di lokasi juga memperkuat semangat gotong royong masyarakat.

Program TMMD tidak hanya membangun infrastruktur desa.

Kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Dengan selesainya pembangunan jembatan, mobilitas warga diharapkan semakin lancar.

Infrastruktur tersebut juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.*

Jamintel dan Pertamina Hulu Energi Perkuat Kerja Sama Tata Kelola Migas

KENDARIKINI.COM, JAKARTA – Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof. Dr. Reda Manthovani menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan PT Pertamina Hulu Energi.

Penandatanganan berlangsung di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan nasional.

Kolaborasi tersebut juga menjadi langkah strategis meningkatkan tata kelola sektor hulu minyak dan gas bumi.

Jamintel Reda Manthovani mengatakan kerja sama ini memperkuat koordinasi antara Kejaksaan dan Pertamina Hulu Energi.

Menurutnya, kedua institusi memiliki tujuan sama dalam mendukung keberhasilan pembangunan nasional.

Salah satu fokusnya memastikan ketersediaan energi berkualitas dan terjangkau bagi masyarakat.

Ia menegaskan pendampingan hukum penting dalam pengelolaan sektor hulu migas.

Pendampingan tersebut bertujuan menjaga percepatan pembangunan tetap berjalan sesuai regulasi.

Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pencegahan tindak pidana korupsi.

PT Pertamina Hulu Energi saat ini mengelola sekitar 37 blok wilayah kerja migas di Indonesia.

Pengelolaan tersebut memiliki tantangan besar dalam aspek operasional dan tata kelola.

Melalui kerja sama ini, Kejaksaan berkomitmen melakukan pengawalan dan pengamanan pembangunan strategis.

Hal tersebut dilakukan melalui kewenangan intelijen penegakan hukum yang dimiliki Kejaksaan.

Jamintel berharap kerja sama ini dapat segera diimplementasikan melalui berbagai kegiatan nyata.

Sinergi tersebut diharapkan memperkuat tata kelola sektor energi nasional.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Selesaikan Pemasangan Pintu Rumah Warga

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari bersama warga melanjutkan pembangunan rumah di lokasi sasaran TMMD, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dengan pemasangan pintu rumah yang menjadi tahap akhir pembangunan.

Personel TNI bersama masyarakat bekerja sama menyelesaikan pemasangan pintu dengan teliti.

Mereka memastikan setiap bagian konstruksi terpasang dengan rapi dan kuat.

Pemasangan pintu dilakukan untuk menyempurnakan pembangunan rumah yang sedang dikerjakan.

Rumah tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik program TMMD ke-127.

Program ini bertujuan membantu meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan warga.

Kebersamaan terlihat saat personel Satgas dan masyarakat bekerja secara bergantian.

Proses pengerjaan dilakukan dengan memperhatikan keamanan dan ketahanan bangunan.

Melalui program TMMD, TNI berupaya menghadirkan hunian yang layak bagi masyarakat.

Pembangunan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan kesejahteraan warga.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Program ini menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam pembangunan daerah.

Satgas TMMD berharap rumah yang dibangun dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Percantik Jembatan di Anggoeya

KENDARIKINI.COM – Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari melakukan pengecatan jembatan di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Selasa (10/3/2026).

Pengecatan dilakukan sebagai tahap akhir penyelesaian pembangunan infrastruktur dalam program TMMD.

Personel TNI bersama warga terlihat bergotong royong mengecat pagar pembatas jembatan.

Warna kuning dan merah digunakan untuk memperjelas tampilan sekaligus meningkatkan keamanan pengguna jalan.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperindah fasilitas umum yang telah dibangun.

Selain mempercantik tampilan, pengecatan juga berfungsi melindungi material jembatan dari kerusakan akibat cuaca.

Dengan lapisan cat, struktur besi dan material jembatan diharapkan lebih tahan lama.

Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan kuatnya semangat gotong royong.

Program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik.

Kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Warga setempat menyambut baik pembangunan infrastruktur yang dilakukan melalui program TMMD.

Keberadaan jembatan tersebut dinilai memudahkan aktivitas dan mobilitas masyarakat.

Satgas TMMD berharap masyarakat dapat menjaga fasilitas yang telah dibangun bersama.

Program TMMD 127 Kodim 1417/Kendari diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.*

Dansatgas TMMD 127 Kodim Kendari Tinjau Langsung Pembangunan Infrastruktur

KENDARIKINI.COM – Komandan Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari, Letkol Arm Danny A.P. Girsang, meninjau langsung sasaran fisik TMMD, Selasa (10/3/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pembangunan berjalan sesuai rencana.

Dansatgas turun langsung memantau pekerjaan yang dilakukan personel TNI bersama masyarakat.

Ia juga mengecek kualitas pengerjaan infrastruktur yang menjadi sasaran program TMMD.

Kehadiran Dansatgas di lokasi menjadi bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Selain itu, langkah tersebut bertujuan memastikan seluruh pekerjaan selesai tepat waktu.

Dansatgas terlihat memeriksa beberapa titik pekerjaan sambil berdiskusi dengan anggota Satgas.

Ia juga memberikan arahan kepada personel agar pekerjaan dilakukan sesuai spesifikasi teknis.

Program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata.

Kegiatan ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dan masyarakat dalam pembangunan daerah.

Warga setempat turut terlibat membantu proses pengerjaan pembangunan.

Kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat dalam semangat gotong royong di lokasi.

Menurut Dansatgas, pengawasan langsung penting untuk mengantisipasi kendala teknis di lapangan.

Dengan demikian, setiap permasalahan dapat segera dicarikan solusi.

Program TMMD diharapkan dapat mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Gelar Penyuluhan Kebangsaan di Anggoeya

KENDARIKInI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari menggelar penyuluhan wawasan kebangsaan bagi warga Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai nasionalisme serta memperkuat persatuan masyarakat di tengah keberagaman.

Puluhan warga terlihat antusias mengikuti penyuluhan yang berlangsung di salah satu titik kegiatan TMMD.

Materi penyuluhan membahas pentingnya menjaga persatuan, kesatuan, serta semangat cinta tanah air.

Selain itu, warga juga diajak memahami ancaman ideologi negatif yang dapat merusak persatuan bangsa.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program non-fisik TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari.

Program tersebut tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat.

Dansatgas TMMD 127 Kodim 1417/Kendari, Letkol Arm Danny A.P. Girsang, S.Sos., M.Han., menegaskan pentingnya keseimbangan pembangunan fisik dan mental.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus dibarengi penguatan nilai kebangsaan masyarakat.

Hal tersebut penting agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, TNI juga mempererat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.

Suasana penyuluhan berlangsung hangat dengan interaksi aktif antara pemateri dan warga.

Warga diajak kembali menghidupkan semangat gotong royong dan patriotisme.

Nilai tersebut dinilai penting untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Satgas TMMD berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran kebangsaan masyarakat.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Tanamkan Bela Negara di SMA 8 Nambo

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari memberikan materi wawasan kebangsaan kepada pelajar SMA 8 Nambo, Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di ruang kelas SMA 8 Nambo, Kecamatan Nambo, Kota Kendari.

Materi disampaikan langsung oleh personel Satgas TMMD, Sertu Gozali, kepada para siswa.

Ia menjelaskan pentingnya bela negara dan peran generasi muda menjaga persatuan bangsa.

Para siswa juga diberikan pemahaman tentang nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air.

Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program non-fisik TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari.

Program tersebut bertujuan memperkuat karakter generasi muda yang disiplin, nasionalis, dan berjiwa kebangsaan.

Suasana kelas terlihat antusias saat para siswa menyimak materi yang disampaikan.

Beberapa siswa juga aktif bertanya mengenai makna bela negara di kehidupan sehari-hari.

Satgas TMMD berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran kebangsaan di kalangan pelajar.

Selain unggul dalam akademik, siswa diharapkan memiliki karakter kuat dan berintegritas.

Nilai-nilai Pancasila juga diharapkan dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat.

Melalui kegiatan ini, TNI berupaya menanamkan semangat nasionalisme sejak usia pelajar.*

Kebakaran di Buton Selatan, Tiga Rumah Warga Desa Lapandewa Makmur Hangus

KENDARIKINI.COM – Kebakaran melanda permukiman warga di Desa Lapandewa Makmur, Kecamatan Lapandewa, Kabupaten Buton Selatan, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 02.00 Wita.

Peristiwa tersebut menghanguskan tiga unit rumah warga dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp220 juta.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, api pertama kali muncul dari dapur rumah milik La Napi (74), seorang petani.

Rumah panggung yang sebagian besar berbahan kayu membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Kobaran api kemudian merembet ke rumah panggung milik La Toni (45) yang saat itu tidak ditempati.

Api juga sempat menjalar ke sebagian rumah milik La Udin (46), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Mereka juga menghubungi pihak Polsek Lapandewa untuk meminta bantuan penanganan kebakaran.

Sekitar pukul 03.20 Wita, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.50 Wita dengan bantuan warga setempat.

Pemilik rumah, La Napi, mengaku tidak berada di rumah saat kebakaran terjadi.

Ia sedang tidur di rumah lain dan mengetahui kejadian setelah mendengar keributan warga.

Saksi mata, La Kumpo, mengatakan api sudah membesar saat pertama kali terlihat dari dapur rumah La Napi.

Ia bersama La Udin sempat mencoba memadamkan api, namun kobaran api terus membesar.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik dari rumah milik La Napi.

Material rumah berbahan kayu serta jarak bangunan yang berdekatan membuat api cepat menyebar.

Akibat kejadian tersebut, rumah La Napi mengalami kerugian sekitar Rp150 juta.

Rumah La Toni diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp50 juta.

Sementara rumah La Udin mengalami kerusakan dengan kerugian sekitar Rp20 juta.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun total kerugian mencapai Rp220 juta.

Personel Polsek Lapandewa langsung melakukan pengamanan lokasi dan mengumpulkan keterangan saksi.

Polisi juga berkoordinasi dengan Unit Inafis Satreskrim Polres Buton untuk penyelidikan lebih lanjut.

Polisi mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap instalasi listrik yang berpotensi memicu kebakaran.*

PT Swarna Dwipa Property Raih Dua Penghargaan Developer Gathering 2026 Kendari

KENDARIKINI.COM – PT Swarna Dwipa Property (SDP) meraih dua penghargaan pada ajang Developer Gathering 2026 yang digelar Bank Syariah Nasional di Kendari, Senin (9/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Kendari itu menjadi ajang apresiasi bagi pengembang yang berkontribusi pada sektor perumahan.

Dalam acara tersebut, PT SDP memborong dua penghargaan sekaligus.

Penghargaan itu yakni Penataan Kawasan Terbaik 2025 dan Realisasi KPR Non Subsidi Terbanyak 2025.

Capaian ini memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pengembang aktif menghadirkan kawasan hunian terencana di Kendari.

Direktur PT Swarna Dwipa Property, Dian Agus Fathurohman, menyampaikan terima kasih atas penghargaan tersebut.

Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh tim serta dukungan berbagai pihak.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami meningkatkan kualitas pembangunan kawasan hunian,” kata Dian.

Ia menegaskan pembangunan rumah tidak hanya menghadirkan bangunan fisik.

Namun juga menciptakan lingkungan yang tertata, layak huni, dan bernilai bagi masyarakat.

Pada kesempatan itu, PT SDP juga mengumumkan rencana pengembangan proyek besar tahun 2026.

Perusahaan akan mengembangkan kawasan Bumi Samarkand di Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

Di kawasan tersebut, PT SDP menargetkan pembangunan sekitar 1.000 unit rumah.

Kawasan ini dirancang sebagai hunian strategis dengan konsep hijau dan penataan terintegrasi.

Selain rumah, kawasan tersebut juga dilengkapi fasilitas penunjang bagi penghuni.

Menurut Dian, proyek ini menjawab tingginya kebutuhan rumah di Kota Kendari.

Terutama bagi masyarakat berpenghasilan tetap yang membutuhkan hunian layak.

PT SDP juga memperkenalkan program pembelian rumah tanpa uang muka atau 0 persen DP.

Selain itu, pembeli juga tidak dikenakan biaya akad.

Program ini ditujukan bagi masyarakat, khususnya ASN dan PPPK di Kendari.

Skema tersebut diharapkan mempermudah masyarakat memiliki rumah.

Program 0 persen DP rencananya diterapkan di kawasan Bumi Samarkand.

Peluncuran program tersebut dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

PT SDP menegaskan komitmennya menghadirkan kawasan hunian terintegrasi di Kendari.

Perusahaan juga mendorong terciptanya lingkungan hunian yang sehat dan produktif.*

Paguyuban Pasundan Sultra Salurkan Sembako untuk Warga Konsel

KENDARIKINI.COM, KONSEL – Paguyuban Pasundan Sulawesi Tenggara (PPS) menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Rakawuta.

Kegiatan bakti sosial tersebut berlangsung di Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan, Minggu (8/3/2026).

Bantuan diberikan kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi.

Ketua Umum PPS Sultra, Dr. rer. nat. H. Ahmad Zaeni, mengatakan kegiatan ini berasal dari urunan anggota.

Selain itu, bantuan juga bersumber dari kas organisasi Paguyuban Pasundan Sultra.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk kebersamaan anggota dalam membantu masyarakat.

“Bantuan sembako ini merupakan hasil gotong royong anggota Paguyuban Pasundan Sultra,” ujarnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat.

Terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan di tengah meningkatnya kebutuhan sehari-hari.

Ahmad Zaeni juga menegaskan bahwa kegiatan sosial akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

Paguyuban Pasundan Sultra berkomitmen memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antara organisasi dan masyarakat.

Masyarakat Desa Rakawuta menyambut baik bantuan sembako yang diberikan oleh Paguyuban Pasundan Sultra.*

Polres Buton Edukasi Pengendara Lewat Brosur Keselamatan

KENDARIKINI.COM, BUTON – Sat Lantas Polres Buton menggelar sosialisasi keselamatan berlalu lintas di sejumlah ruas jalan.

Kegiatan dilakukan dengan membagikan brosur kepada pengendara roda dua dan roda empat.

Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara.

Personel Sat Lantas menyasar pengendara yang melintas di beberapa titik jalan utama wilayah Kabupaten Buton.

Melalui brosur tersebut, masyarakat diberikan edukasi tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas.

Materi brosur berisi berbagai imbauan keselamatan bagi pengguna jalan.

Di antaranya kewajiban memakai helm bagi pengendara motor dan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil.

Pengendara juga diingatkan untuk tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara.

Selain itu, masyarakat diminta selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas di jalan raya.

Kasat Lantas Polres Buton, Iptu M. Arifudin, mengatakan kegiatan ini bersifat preventif.

Menurutnya, sosialisasi tersebut bertujuan menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Melalui kegiatan ini kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya tertib berlalu lintas,” ujarnya.

Selain pembagian brosur, personel juga memberikan imbauan langsung kepada pengendara.

Edukasi ini dilakukan terutama menjelang meningkatnya aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.

Sat Lantas Polres Buton berharap masyarakat semakin disiplin berkendara demi keselamatan bersama.*

Kapolres Buton Pantau Pasar Murah Bersubsidi Jaga Harga Pangan

KENDARIKINI.COM, BUTON – Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha memantau Gerakan Pasar Murah Bersubsidi di Kecamatan Siotapina.

Kegiatan digelar Pemerintah Kabupaten Buton melalui Dinas Perdagangan di Balai Pertemuan Desa Matanauwe, Senin (9/3/2026).

Pasar murah ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan dihadiri Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra bersama sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda.

Turut hadir Kepala BPS Buton, para kepala OPD, Camat Siotapina, serta sekitar 350 warga.

Acara diawali pembukaan, doa, serta laporan Kepala Dinas Perdagangan Buton Asrudin.

Bupati Buton menegaskan komitmen pemerintah menjaga harga bahan pokok selama Ramadan.

Selain pasar murah, pemerintah juga menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Bantuan tersebut berupa alat kesenian tradisional, Al-Qur’an untuk Taman Bacaan Al-Qur’an, serta paket sembako.

Bupati bersama pejabat turut meninjau langsung stok dan distribusi bahan pokok di lokasi.

Penyerahan sembako juga dilakukan secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat.

Beberapa komoditas yang dijual yakni beras SPHP 5 kilogram seharga Rp50 ribu.

Telur ayam dijual Rp57 ribu per rak dan minyak goreng “Minyak Kita” Rp16 ribu per liter.

Masyarakat yang membeli sembako diwajibkan membawa kupon atau fotokopi KTP.

Sebanyak 350 kupon dibagikan kepada warga di 11 desa wilayah Kecamatan Siotapina.

Kegiatan pasar murah berlangsung aman dengan pengamanan Polres Buton dan Polsek Sampuabalo.*

Polres Buton Edukasi Siswa SDN 15 Pasarwajo

KENDARIKINI.COM, BUTON – Sat Binmas Polres Buton menggelar program Police Goes To School di SDN 15 Buton Pasarwajo.

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Pasarwajo, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Senin (9/3/2026).

Program ini bertujuan meningkatkan kedekatan antara Polri dan para pelajar sejak usia dini.

Kegiatan dipimpin Kasat Binmas Polres Buton, Iptu Almuhalid, didampingi Kanit Tibsos Aiptu Bambang Irawan.

Turut hadir Kanit Polmas Sat Binmas, Aipda Firman, bersama jajaran personel lainnya.

Personel Sat Binmas mengikuti apel pagi bersama para siswa SDN 15 Buton Pasarwajo.

Apel tersebut juga dihadiri kepala sekolah, dewan guru, serta perwakilan orang tua siswa.

Dalam kesempatan itu, polisi memberikan motivasi dan pesan kamtibmas kepada para pelajar.

Kasat Binmas mengatakan program Police Goes To School bertujuan menanamkan disiplin dan nilai positif.

Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran hukum bagi pelajar sejak usia sekolah dasar.

Polisi juga mengingatkan siswa untuk mematuhi aturan dan menjauhi perilaku negatif.

Program ini diharapkan mempererat hubungan antara kepolisian dan lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, situasi aman dan tertib di lingkungan pendidikan dapat terus terjaga.

Sat Binmas Polres Buton berharap siswa memahami pentingnya disiplin demi masa depan lebih baik.*

Polres Buton Bagikan Takjil, Ratusan Pengendara Antre Jelang Berbuka

KENDARIKINI.COM, BUTON – Ratusan pengendara mengantre takjil gratis yang dibagikan Polres Buton menjelang waktu berbuka puasa, Senin (9/3/2026).

Kegiatan berlangsung di sejumlah ruas jalan utama dan menarik perhatian pengendara roda dua maupun roda empat.

Aksi berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian Polres Buton bersama Bhayangkari Cabang Buton kepada masyarakat.

Takjil dibagikan kepada pengendara yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka puasa tiba.

Personel kepolisian turun langsung ke jalan untuk menyerahkan paket takjil kepada para pengendara.

Kapolres Buton, AKBP Ali Rais Ndraha, mengatakan kegiatan ini untuk mempererat hubungan Polri dan masyarakat.

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum memperkuat kebersamaan serta kepedulian sosial.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa,” ujarnya.

Para pengendara terlihat antusias menerima takjil yang dibagikan petugas kepolisian.

Sebagian pengendara mengapresiasi kegiatan tersebut karena membantu mereka yang belum sempat berbuka di rumah.

Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga memperkuat sinergi Polri dan warga menjaga keamanan.

Kegiatan sosial ini diharapkan semakin mendekatkan kehadiran Polri dengan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Buton turut melibatkan Bhayangkari, Saka Bhayangkara, Karang Taruna Kecamatan Pasarwajo, serta organisasi masyarakat.

Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari masyarakat sekitar.*

Kominfo Sultra Dukung Pembatasan Media Sosial Anak di Bawah 16

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Dinas Komunikasi dan Informatika Sulawesi Tenggara mendukung pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun.

Kebijakan tersebut akan diberlakukan Kementerian Komunikasi dan Digital mulai 28 Maret 2026.

Aturan ini menyasar platform media sosial berisiko tinggi seperti YouTube, TikTok, Instagram, dan Facebook.

Plt Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir, menilai kebijakan tersebut sebagai langkah penting melindungi generasi muda.

Menurutnya, pembatasan ini dapat mengurangi dampak negatif ruang digital terhadap anak.

“Kami menyambut positif kebijakan ini sebagai upaya negara melindungi anak dari konten tidak sesuai usia,” ujarnya, Senin (9/3/2026).

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sultra akan menyesuaikan kebijakan pusat dengan kondisi daerah.

Kominfo Sultra juga menyiapkan sejumlah langkah untuk mendukung implementasi aturan tersebut.

Salah satunya melakukan sosialisasi bersama Dinas Pendidikan dan pihak sekolah kepada pelajar serta guru.

Pemerintah juga akan menggelar kampanye melalui media lokal dan media sosial resmi pemerintah daerah.

Langkah ini bertujuan memberi pemahaman kepada orang tua mengenai mekanisme pembatasan media sosial.

Kominfo Sultra juga akan berkoordinasi dengan penyedia layanan internet di daerah.

Pengawasan akan dilakukan terhadap sistem verifikasi usia pengguna yang diterapkan pemerintah pusat.

Meski mendukung, Andi Syahrir mengakui implementasi kebijakan ini memiliki sejumlah tantangan.

Salah satunya kemungkinan penggunaan VPN atau pemalsuan identitas saat pendaftaran akun.

Ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas digital anak.

“Pendampingan keluarga tetap menjadi kunci agar anak menggunakan internet secara sehat dan produktif,” katanya.*

Wakapolda Sultra Bagikan Takjil ke Pengendara di Depan Mapolda

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Wakapolda Sulawesi Tenggara, Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan, membagikan takjil kepada pengendara.

Kegiatan berlangsung di depan Mapolda Sultra, Jalan Haluoleo, Kendari, Senin (9/3/2026) menjelang waktu berbuka puasa.

Aksi berbagi takjil ini menjadi bentuk kepedulian Polda Sultra kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan bersama sejumlah personel turun langsung ke jalan membagikan paket takjil.

Takjil diberikan kepada pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas di depan Mapolda Sultra.

Para pengendara terlihat antusias menerima takjil yang dibagikan oleh jajaran kepolisian.

Selain membantu masyarakat yang masih dalam perjalanan, kegiatan ini juga mempererat hubungan Polri dengan masyarakat.

Wakapolda Sultra mengatakan kegiatan berbagi takjil merupakan rangkaian kegiatan sosial selama bulan Ramadan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang sedang berpuasa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan kegiatan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

Wakapolda turut mengimbau masyarakat agar tetap tertib berlalu lintas selama Ramadan.

Selain itu, masyarakat diminta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Kegiatan berlangsung lancar tanpa mengganggu arus lalu lintas di sekitar Mapolda Sultra.*

Bank Sultra Gandeng Dukcapil, Perkuat Verifikasi Data Nasabah Digital

KENDARIKINI.COM – Bank Sultra menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

Kerja sama ini bertujuan meningkatkan efektivitas verifikasi dan validasi data calon nasabah maupun nasabah Bank Sultra.

Integrasi sistem memanfaatkan data kependudukan Dukcapil, termasuk Nomor Induk Kependudukan, KTP elektronik, dan Identitas Kependudukan Digital.

Melalui sistem tersebut, Bank Sultra memperoleh akses terbatas untuk melakukan konfirmasi data kependudukan secara elektronik.

Proses verifikasi dilakukan melalui mekanisme web service dan portal resmi Dukcapil.

Pencocokan data meliputi NIK, nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat, status perkawinan, hingga verifikasi foto wajah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keakuratan identitas nasabah sekaligus meningkatkan keamanan layanan perbankan.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyebut kerja sama ini sebagai langkah strategis transformasi digital perbankan.

Menurutnya, integrasi data kependudukan akan mempercepat layanan sekaligus meningkatkan keandalan administrasi nasabah.

“Pemanfaatan data kependudukan terintegrasi membuat verifikasi identitas nasabah lebih cepat, akurat, dan aman,” ujarnya.

Andri menegaskan Bank Sultra berkomitmen menjaga kerahasiaan dan keamanan data sesuai regulasi yang berlaku.

Penggunaan data kependudukan dilakukan secara terbatas dengan standar perlindungan data dan keamanan sistem yang ketat.

Kerja sama ini diharapkan mempercepat pembukaan rekening dan meningkatkan kualitas layanan perbankan digital.

Selain itu, kolaborasi tersebut juga memperkuat pencegahan penipuan serta penyalahgunaan identitas.

Bank Sultra juga menilai integrasi data ini dapat mendukung perluasan inklusi keuangan bagi masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan Dukcapil, Bank Sultra berkomitmen menghadirkan layanan keuangan yang aman dan inovatif.*

Gubernur Sultra Pastikan Tunjangan Guru Dibayar Sebelum Lebaran

KENDARIKINI.COM, BUTON – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka memastikan tunjangan dan gaji ke-13 guru segera dibayarkan.

Tunjangan tersebut diperuntukkan bagi guru SMA, SMK, dan SLB di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah menyiapkan anggaran sesuai kebutuhan untuk memenuhi hak para tenaga pendidik.

Pernyataan itu disampaikan gubernur saat meresmikan SMA Negeri 7 Pasarwajo, Kabupaten Buton, Jumat (6/3/2026).

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan komitmen pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas layanan pendidikan.

Gubernur juga menyampaikan permohonan maaf apabila pelayanan pemerintah terhadap guru masih belum maksimal.

Ia mengakui masih ada hak guru yang hingga kini belum sepenuhnya diterima.

“Saya mohon maaf apabila masih ada kekurangan pelayanan, terutama bagi guru yang belum mendapatkan haknya,” ujarnya.

Ia memastikan pembayaran tunjangan guru akan dilakukan pada pekan kedua Maret 2026, sebelum Lebaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra melalui Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan, Husrin, menjelaskan proses pembayaran segera dilakukan.

Penyerahan tunjangan akan diawali secara simbolis kepada perwakilan guru dari Kota Kendari.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung 11 Maret 2026 di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara.

Penyerahan simbolis hanya diwakili guru Kendari agar guru daerah lain tetap mengajar.

Saat ini sekolah sedang mempersiapkan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa SMK.*

CIMB Niaga Buka Fellowship Jurnalisme Keberlanjutan 2026, Dana Rp200 Juta

KENDARIKINI.COM, JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk bekerja sama dengan Indonesian Institute of Journalism (IIJ) meluncurkan program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship (SJF) 2026. Program ini juga mendapat dukungan Global Reporting Initiative (GRI).

Program tersebut membuka kesempatan bagi jurnalis di seluruh Indonesia untuk mengembangkan ide sosial dan lingkungan yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Corporate Communications Head CIMB Niaga, Hery Kurniawan, mengatakan jurnalis memiliki peluang besar menjadi penggerak perubahan dalam isu keberlanjutan.

Menurutnya, pengalaman jurnalis di lapangan memungkinkan lahirnya berbagai solusi nyata bagi persoalan sosial maupun lingkungan.

“Banyak cerita di lapangan yang dapat berkembang menjadi proyek sosial dan lingkungan,” ujar Hery saat Webinar Ngabuburit Jurnalis, Senin (9/3/2026).

Ia menjelaskan, berbagai ide keberlanjutan sebelumnya muncul dari roadshow media gathering CIMB Niaga di sejumlah kota sejak 2024.

Ide tersebut antara lain pelestarian hutan di Kediri, pengembangan ekosistem pantai Yogyakarta, serta pemeliharaan ekosistem laut di Batam dan Manado.

Direktur Eksekutif IIJ Umar Idris menyebut program ini menjadi kesempatan bagi jurnalis berperan langsung sebagai agent of change.

Melalui program ini, jurnalis didorong menerapkan jurnalisme konstruktif yang berfokus pada solusi dan dampak nyata bagi komunitas.

Program SJF 2026 menyediakan total dukungan pendanaan Rp200 juta untuk mewujudkan ide keberlanjutan para jurnalis.

Kompetisi berlangsung pada 9 Maret hingga 10 Mei 2026 dan terbuka bagi jurnalis aktif secara individu atau kelompok maksimal tiga orang.

Sebanyak 20 jurnalis terpilih akan menerima pendanaan Rp10 juta untuk merealisasikan ide yang diajukan.

Peserta juga akan mengikuti Sustainability Masterclass bersama pakar dari CIMB Niaga, GRI Indonesia, dan IIJ.

Selain itu, tiga karya terbaik berkesempatan mengikuti kegiatan keberlanjutan dan volunteer CIMB Niaga di Indonesia Timur.

Jurnalis yang ingin mengikuti program ini dapat mendaftar melalui tautan bit.ly/JournalismFellowshipCIMBNiaga.*

Bareskrim Polri Tertibkan Tambang Emas Ilegal dan Antimoni di Bombana

KENDARIKINI.COM – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menindak aktivitas tambang ilegal di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara.

Operasi dilakukan bersama Satreskrim Polres Bombana pada Jumat (6/3/2026) dalam rangka penyelidikan penambangan tanpa izin.

Dilansir dari Kumparan, Kasubdit II Dittipidter Bareskrim Polri, Kombes Pol Sardo Sibarani, mengatakan penindakan menyasar tambang emas ilegal.

Lokasi penambangan berada di wilayah konsesi PT AABI dan PT Panca Logam di Kabupaten Bombana.

Tim penyidik melakukan penertiban di dua lokasi berbeda, yakni Desa Wumbubangka dan Kelurahan Lameroro.

Di Desa Wumbubangka, penggerebekan dilakukan sekitar pukul 17.00 WITA pada area tambang emas ilegal.

Polisi menyita dua mesin diesel Dongfeng dan dua mesin penyedot air beserta material tambang.

Empat orang saksi turut diamankan untuk dimintai keterangan terkait aktivitas penambangan ilegal tersebut.

Kegiatan tambang ilegal di lokasi itu diduga dikelola oleh seseorang berinisial N.

Sementara itu, tim juga menindak sebuah gudang penyimpanan batu antimoni di Kelurahan Lameroro.

Penggerebekan di lokasi tersebut dilakukan sekitar pukul 23.00 WITA.

Petugas menemukan sekitar 20 ton batu antimoni dalam karung tanpa dokumen asal-usul resmi.

Empat orang yang berada di gudang penampungan tersebut turut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut penyidik, kedua lokasi tersebut berkaitan dengan aktivitas penambangan tanpa izin.

Batu antimoni merupakan mineral logam yang banyak digunakan dalam industri pertahanan, elektronik, baterai, cat, dan karet.

Para pelaku terancam dijerat Pasal 158 dan Pasal 161 Undang-Undang Minerba.

Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara serta denda hingga Rp100 miliar.

Direktur Tipidter Bareskrim Polri Brigjen Moh Irhamni menegaskan pihaknya terus menindak tambang ilegal di berbagai daerah.

Ia juga mengajak masyarakat dan media melaporkan aktivitas penambangan ilegal kepada aparat kepolisian.*

Jaksa Agung Dorong Penyelesaian Perkara SDA Lewat DPA dan Denda Damai

KENDARIKINI.COM – Jaksa Agung Republik Indonesia, ST Burhanuddin, mendorong transformasi penegakan hukum sektor sumber daya alam (SDA) melalui mekanisme penyelesaian perkara di luar pengadilan.

Arahan tersebut disampaikan dalam Focus Group Discussion (FGD) penyusunan pedoman penyelesaian perkara SDA di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Senin (9/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Prof. Dr. Asep N. Mulyana serta sejumlah narasumber dari Mahkamah Agung, Kementerian Hukum, Polri, KLHK, dan Walhi.

Forum tersebut membahas implementasi KUHAP baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui pendekatan hukum yang lebih modern.

Jaksa Agung menegaskan sektor SDA merupakan penggerak utama ekonomi nasional dengan kontribusi penerimaan negara lebih dari Rp228 triliun pada 2024.

Namun kompleksitas tindak pidana di sektor ini cukup tinggi, mulai dari kerusakan lingkungan hingga praktik pencucian uang.

Menurutnya, pendekatan penegakan hukum tidak lagi hanya menitikberatkan pada pemidanaan, tetapi juga harus bersifat progresif dan solutif.

Salah satu instrumen baru yang diperkenalkan adalah Deferred Prosecution Agreement (DPA) atau Perjanjian Penundaan Penuntutan.

Mekanisme ini ditujukan bagi korporasi agar pertanggungjawaban pidana dapat diselesaikan lebih cepat dan efektif.

Selain itu, KUHAP baru juga mengatur mekanisme Denda Damai untuk penyelesaian perkara tindak pidana ekonomi seperti perpajakan dan kepabeanan.

Jaksa Agung menyebut kebijakan ini merupakan pelaksanaan asas oportunitas yang menjadi kewenangan eksklusif Kejaksaan.

Melalui mekanisme tersebut, penyelesaian perkara dapat dilakukan secara lebih fleksibel namun tetap menjunjung keadilan.

Ia menilai pendekatan ini juga dapat mempercepat pemulihan lingkungan tanpa harus menunggu proses peradilan yang panjang.

Pelaku dapat langsung melakukan remediasi lingkungan sekaligus memperbaiki tata kelola internal perusahaan.

Jaksa Agung menekankan pentingnya parameter objektif dalam penyusunan pedoman agar tidak terjadi disparitas penegakan hukum.

Di akhir arahannya, ia menegaskan keberhasilan kebijakan ini bergantung pada pengawasan internal, transparansi administrasi, dan integritas aparat penegak hukum.*

PT Vale Panen Demplot Padi Berkelanjutan di Kolaka Dukung Ketahanan Pangan

KOLAKA, KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk menggelar panen bersama demplot padi berkelanjutan di Desa Puubunga, Kecamatan Baula, Kolaka.

Kegiatan tersebut merupakan bagian program penguatan ketahanan pangan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Program ini merupakan kelanjutan penanaman perdana yang dilakukan pada November 2025.

Penanaman dilakukan di tiga desa binaan PT Vale, yaitu Desa Puubunga, Pubenua, dan Lemedai.

Panen bersama dihadiri Sekretaris Daerah Kolaka, Forkopimda, serta perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

CEO PT Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, mengatakan program ini bagian pendekatan keberlanjutan perusahaan.

Menurutnya, perusahaan tidak hanya fokus pada pertambangan tetapi juga kesejahteraan masyarakat.

“Program demplot ini bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Program tersebut juga melibatkan pemerintah daerah, kelompok tani, dan lembaga riset pertanian.

Total lahan demplot yang dikembangkan mencapai 36 are.

Lahan tersebut terdiri dari 10 are budidaya organik dan 26 are budidaya konvensional.

Berbagai varietas padi diuji, di antaranya PR25, PR107, Bujang Marantau, Trisakti, Menthik Wangi, dan Menthik Susu.

Teknologi Perennial Rice dan sistem Salibu juga diterapkan untuk mendukung panen berulang tanpa penanaman ulang.

Pendekatan tersebut memungkinkan petani melakukan panen hingga delapan kali dalam satu kali tanam.

Head External Relation Growth PT Vale, Endra Kusuma, mengatakan program ini mendukung penguatan ekonomi lokal.

Menurutnya, program tersebut juga menjadi sarana transfer pengetahuan dan teknologi pertanian kepada petani.

Sekda Kolaka, Akbar, mengapresiasi kontribusi PT Vale dalam mendukung program ketahanan pangan daerah.

Hasil panen menunjukkan perkembangan positif dibandingkan pola budidaya sebelumnya.

Varietas Trisakti pada lahan organik menghasilkan sekitar 6,9 ton panen.

Sementara lahan konvensional menghasilkan sekitar 15 ton dari berbagai varietas padi yang diuji.*

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Digelar di Desa Wende Koltim

KOLAKA TIMUR, KENDARIKINI.COM – Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan digelar di Desa Wende, Kecamatan Dangia, Kabupaten Kolaka Timur.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (8/2/2026) sebagai upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap nilai kebangsaan.

Sosialisasi diprakarsai anggota DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Tenggara dari Partai Gerindra.

Kegiatan tersebut dihadiri aparat pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta warga setempat.

Peserta terlihat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi hingga acara berakhir.

Dalam kegiatan itu disampaikan pentingnya memahami nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Materi yang disampaikan mencakup Empat Pilar Kebangsaan sebagai fondasi kehidupan nasional.

Empat pilar tersebut meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara.

Selain itu, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara.

Materi lainnya adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara.

Sementara Bhinneka Tunggal Ika dijelaskan sebagai semboyan persatuan dalam keberagaman bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

Sosialisasi juga menjadi sarana memperkuat persatuan serta menjaga keutuhan NKRI.

Kegiatan tersebut sekaligus mendorong masyarakat berperan aktif dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman.*

KSBSI Kendari Soroti PT TAS Soal Pesangon dan Status Kerja

KENDARIKINI.COM – DPC Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kendari kembali menggelar pertemuan tripartit dengan PT Tiara Abadi Sentosa.

Pertemuan tersebut dimediasi Dinas Tenaga Kerja Kota Kendari di kantor PT TAS, Kelurahan Tondonggeu, Kecamatan Nambo, Senin (9/3/2026).

Mediasi dilakukan setelah pertemuan bipartit sebelumnya tidak mencapai kesepakatan antara perusahaan dan pekerja.

Perselisihan hubungan industrial terjadi antara perusahaan dengan mantan pekerja bernama Saddam.

Sengketa tersebut berkaitan dengan pembayaran pesangon serta kejelasan status hubungan kerja.

Ketua KSBSI Kendari sekaligus kuasa hukum Saddam, Iswanto Sugiarto, menyayangkan belum adanya kesepakatan dalam mediasi kedua.

Ia mengatakan pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan solusi karena dilakukan langsung di kantor perusahaan.

Namun hingga pertemuan berakhir, kedua pihak masih memiliki perbedaan pandangan.

Iswanto menjelaskan Saddam telah bekerja sekitar 10 tahun di perusahaan tersebut.

Menurutnya, masa kerja tersebut seharusnya membuat pekerja berhak mendapatkan pesangon.

Ia juga menyoroti status hubungan kerja Saddam yang disebut masih dianggap pekerja harian.

Padahal, kata Iswanto, aturan ketenagakerjaan mengatur perubahan status pekerja dalam kondisi tertentu.

Hal itu merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang perjanjian kerja.

Dalam aturan tersebut, pekerja yang bekerja 21 hari sebulan selama tiga bulan berturut-turut dapat menjadi pekerja tetap.

Namun, menurutnya perusahaan masih menganggap Saddam sebagai pekerja harian.

Iswanto juga menanggapi alasan perusahaan yang mengaku mengalami kesulitan keuangan.

Ia menegaskan kondisi tersebut harus dibuktikan melalui putusan pengadilan niaga.

KSBSI Kendari berharap mediasi berikutnya dapat menghasilkan keputusan atau anjuran resmi dari mediator.

Apabila belum ada kesepakatan, pihaknya berencana membawa persoalan tersebut ke DPR melalui rapat dengar pendapat.*

KP2H Sultra Laporkan Dugaan Korupsi Anggaran KPUD Koltim ke Kejati

KENDARIKINI.COM – Konsorsium Pemuda Pemerhati Hukum (KP2H) Sulawesi Tenggara melaporkan KPUD Kolaka Timur ke Kejati Sultra.

Laporan tersebut terkait dugaan penyimpangan anggaran belanja barang tahun 2024.

KP2H menilai terdapat ketidaksesuaian antara anggaran dan realisasi belanja di lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

Ketua Bidang Hukum KP2H Sultra, Iswanto, mengatakan laporan mereka merujuk pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan.

Temuan tersebut tercantum dalam Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Nomor 41/LHP/XIX.KDR/12/2024.

Menurut Iswanto, data BPK menunjukkan adanya selisih anggaran yang cukup signifikan.

Dalam laporan tersebut, anggaran belanja tercatat sebesar Rp17,3 miliar.

Namun realisasi belanja hanya mencapai sekitar Rp13,6 miliar.

“Selisih sekitar Rp4,3 miliar ini perlu ditelusuri karena berpotensi terjadi penyalahgunaan wewenang,” ujarnya.

KP2H menilai dugaan penyimpangan tersebut perlu diselidiki lebih lanjut oleh aparat penegak hukum.

Iswanto menyebut dugaan itu dapat dikaitkan dengan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Tipikor.

Pasal tersebut mengatur tentang penyalahgunaan wewenang yang merugikan keuangan negara.

KP2H menyatakan akan terus mengawal proses penanganan laporan tersebut hingga tuntas.

Organisasi tersebut juga siap memberikan data tambahan kepada penyidik apabila dibutuhkan.

Selain itu, KP2H meminta Kejati Sultra memanggil dan memeriksa pihak-pihak terkait.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk mengungkap dugaan korupsi secara transparan.

KP2H juga menegaskan akan membawa persoalan ini ke Kejaksaan Agung jika penanganannya berjalan lambat.*

Polresta Kendari Imbau Warga Waspada saat Parkir di Pasar

KENDARIKINI.COM – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Kendari mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan di kawasan pasar.

Imbauan tersebut disampaikan melalui poster edukasi yang disebarkan kepada masyarakat sebagai upaya mencegah tindak kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor.

Dalam poster tersebut, masyarakat diingatkan untuk selalu memastikan kendaraan dalam kondisi aman sebelum ditinggalkan.

Sat Reskrim Polresta Kendari menyarankan masyarakat memarkir kendaraan di tempat resmi yang telah disediakan.

Selain itu, warga juga dianjurkan menggunakan kunci ganda sebagai langkah pencegahan terhadap aksi pencurian.

Masyarakat diminta tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan saat diparkir.

Pengendara juga diingatkan memastikan kendaraan telah terkunci dengan baik sebelum meninggalkan lokasi parkir.

Sat Reskrim Polresta Kendari turut mengimbau warga memilih area parkir yang terpantau atau berada dekat petugas.

Langkah tersebut dinilai dapat meminimalkan potensi tindak kejahatan di area publik.

Selain itu, masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.

Sat Reskrim Polresta Kendari menegaskan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan.

Melalui imbauan ini, kepolisian berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga keamanan kendaraan saat beraktivitas di pasar.*

Warga Transmigran Landono Laporkan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Sultra

KENDARIKINI.COM – Sengketa lahan di Desa Tridana Mulia, Kecamatan Landono, Konawe Selatan, kembali mencuat.

Sejumlah warga transmigrasi melaporkan dugaan mafia dokumen pertanahan ke Polda Sulawesi Tenggara, Senin (9/3/2026).

Muhammad Jamil, salah satu pemegang sertifikat, mewakili warga untuk meminta kepastian hukum atas lahan mereka.

Ia menyebut konflik lahan tersebut telah berlangsung sejak 2013 dan belum menemukan penyelesaian.

Menurut Jamil, lahan tersebut merupakan kawasan transmigrasi yang telah ditempati warga sejak 1972.

Sertifikat Hak Milik (SHM) atas lahan itu diterbitkan negara pada 1982.

Namun pada 2013 muncul klaim dari sejumlah warga Kelurahan Landono yang mengaku sebagai pemilik lahan.

“Padahal kami sudah menempati lahan sejak 1972 tanpa ada klaim selama puluhan tahun,” kata Jamil.

Ia menyebut beberapa pihak diduga menguasai lahan, di antaranya Frans bersaudara, Firman, dan Jabal Hendra.

Jamil menilai terdapat dua pola penguasaan lahan, yakni penyerobotan fisik dan penggunaan dokumen diduga palsu.

Ia juga menyoroti penerbitan Surat Keterangan Tanah (SKT) di atas lahan bersertifikat tahun 1982.

Dokumen tersebut disebut diterbitkan saat Sawaludulin menjabat Lurah Landono.

Jamil mengaku menemukan indikasi penerbitan SKT ganda pada objek lahan yang sama.

Selain itu, ia menyebut munculnya sertifikat program Prona tahun 2022 di atas lahan transmigrasi lama.

“Setidaknya ada sekitar 10 sertifikat terbit tahun 2022 yang tumpang tindih,” ujarnya.

Jamil memperkirakan sengketa ini berdampak pada sekitar 60 hektare lahan warga transmigran.

Ia juga mengaku beberapa warga mengalami intimidasi saat mencoba mengakses lahan tersebut.

Dalam laporannya, warga mengajukan dugaan penyerobotan lahan, perusakan tanaman, serta penerbitan dokumen alas hak bermasalah.

Menanggapi tudingan tersebut, Sawaludulin membantah melakukan pemalsuan dokumen pertanahan.

Ia meminta pelapor menunjukkan bukti dokumen yang dituduhkan.

Menurutnya, persoalan sengketa lahan sebelumnya telah diupayakan penyelesaian melalui komunikasi di tingkat Polsek Landono.*

Riset Biodiversitas Wawonii Temukan Puluhan Spesies Baru Burung dan Kelelawar

KENDARIKINI.COM – Upaya menjaga biodiversitas di Pulau Wawonii membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai akademisi, perusahaan, pemerintah, hingga masyarakat.

Pendekatan kolaboratif tersebut dilakukan melalui pemantauan biodiversitas darat dan laut di wilayah Wawonii Tenggara.

Kegiatan pemantauan berlangsung berkelanjutan sejak 2023 hingga 2025.

Riset ini dipimpin peneliti biodiversitas PT Erdas Dwi Konsultan sekaligus Guru Besar UHO, Prof Faisal Danu Tuheteru.

Penelitian tersebut dilakukan bersama PT Gema Kreasi Perdana (GKP).

Menurut Prof Danu, Wawonii memiliki karakter ekologi unik dengan berbagai ekosistem dalam satu bentang alam.

Pulau kecil itu memiliki ekosistem mangrove, hutan dataran rendah, hingga hutan ultramafik yang kaya mineral.

“Kondisi ini membutuhkan pengelolaan berbasis data dan penelitian ilmiah yang kuat,” ujar Prof Danu.

Hasil pemantauan menunjukkan indeks keanekaragaman hayati di sejumlah lokasi relatif stabil.

Bahkan beberapa titik pengamatan menunjukkan peningkatan keanekaragaman spesies.

Tim peneliti mencatat 27 jenis burung endemik Sulawesi di wilayah tersebut.

Sebanyak 16 jenis burung merupakan catatan baru di Pulau Wawonii.

Selain itu, enam dari sebelas jenis kelelawar yang ditemukan juga merupakan data baru penelitian.

Temuan ini menunjukkan biodiversitas Wawonii belum sepenuhnya terdokumentasi secara ilmiah.

Tim peneliti juga menganalisis kualitas air sungai, laut, sedimen, serta kandungan logam berat pada ikan.

Hasil analisis menunjukkan seluruh parameter masih berada di bawah ambang batas baku mutu.

Environment & Forestry Superintendent PT GKP, Badrus Soleh, mengatakan data riset menjadi dasar pengelolaan lingkungan.

Data tersebut juga digunakan dalam menentukan strategi reklamasi pascatambang yang lebih adaptif.

Menurutnya, sekitar 114 jenis tumbuhan telah teridentifikasi dan menjadi basis pengembangan persemaian perusahaan.

Kolaborasi riset ini diharapkan mampu mendukung pengelolaan lingkungan Pulau Wawonii secara berkelanjutan.*

Damkar Kendari Evakuasi Mobil Terkunci di RS Hermina

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Kendari mengevakuasi mobil yang pintunya terkunci di RS Hermina Kendari.

Peristiwa tersebut terjadi di Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Senin (9/3/2026).

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin mengatakan laporan diterima petugas sekitar pukul 16.56 WITA.

Laporan tersebut disampaikan oleh seorang pelapor bernama Indah yang meminta bantuan membuka pintu mobil terkunci.

Menindaklanjuti laporan itu, tim operator komunikasi langsung mengerahkan Tim Rescue menuju lokasi kejadian.

Tim Rescue peleton 1 berangkat dari Markas Komando Damkar Kendari pada pukul 16.59 WITA.

Petugas tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 17.10 WITA dengan jarak tempuh sekitar 5,8 kilometer dari Mako.

Saat tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pengecekan situasi serta menyiapkan peralatan evakuasi.

Tim kemudian melakukan penanganan dengan menggunakan alat pembuka pintu mobil khusus.

“Petugas berhasil membuka pintu mobil tersebut dengan aman tanpa menimbulkan kerusakan,” ujar Martoyo.

Proses penanganan berlangsung sekitar 18 menit hingga evakuasi selesai pada pukul 17.28 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Damkar Kendari mengerahkan satu unit kendaraan rescue bersama peralatan pendukung.

Peralatan yang digunakan di antaranya alat pembuka pintu mobil serta senter untuk membantu proses evakuasi.

Cuaca saat proses evakuasi berlangsung dilaporkan dalam kondisi cerah.

Damkar Kendari mengimbau masyarakat segera melapor apabila mengalami kondisi darurat yang membutuhkan bantuan penyelamatan.*

Ini Kronologi dan Identitas Mayat Perempuan yang Ditemukan di Eks MTQ Kendari

KENDARIKINI.COM – Seorang perempuan ditemukan meninggal dunia di kawasan Taman Bunga MTQ, Jalan Abunawas, Mandonga, Kendari, Senin (9/3/2026).

Korban ditemukan dalam posisi terbaring menyamping di area pedestrian depan ATM Drive Thru Bank BNI sekitar pukul 14.30 WITA.

Saat ditemukan, korban tidak bergerak dan terlihat mengeluarkan cairan dari mulut.

Korban diketahui inisial Y (45), warga Jalan Sao-Sao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Petugas Pol PP yang berjaga di kawasan MTQ awalnya mendapat laporan dari petugas kebersihan.

Saksi M. Ruslin mengatakan informasi tersebut disampaikan cleaning service yang melihat korban tergeletak di taman.

Ia kemudian bersama petugas lain menuju lokasi dan melihat seorang perempuan sudah tidak bergerak.

Petugas piket selanjutnya menghubungi personel Polsek Mandonga untuk penanganan lebih lanjut.

Saksi lain, Saparudin, mengaku pertama mendapat informasi dari seorang perempuan yang melintas di sekitar lokasi.

Saat didatangi, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dan beberapa petugas telah berada di tempat kejadian.

Sekitar pukul 14.45 WITA, personel Polsek Mandonga, Polresta Kendari, dan Tim Inafis tiba di lokasi.

Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara serta memasang garis polisi di sekitar lokasi.

Tim Dokpol RS Bhayangkara Kendari kemudian mengevakuasi korban menggunakan ambulans menuju rumah sakit.

Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan hanya mengizinkan pemeriksaan visum luar.

Visum dipimpin Dr. Bambang Sukojo dan selesai dilakukan sekitar pukul 16.35 WITA.

Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Korban diduga meninggal secara wajar akibat overdosis karena terlalu banyak mengonsumsi obat.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Sao-Sao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kendari.*

Polda Sultra Periksa Senjata Api Personel, Pastikan Penggunaan Sesuai SOP

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan pemeriksaan senjata api (senpi) milik personel dari berbagai satuan kerja, Senin (9/3/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) bersama Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) sebagai bagian pengawasan internal penggunaan senpi dinas.

Pemeriksaan berlangsung pukul 16.00 WITA dan turut dihadiri Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko bersama Wakapolda Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan.

Hadir pula Irwasda Kombes Pol Hartoyo serta sejumlah pejabat utama di lingkungan Polda Sultra.

Auditor Kepolisian Madya TK III Itwasda Polda Sultra Kombes Pol Achmad Fathul Ulum mengatakan pemeriksaan senpi merupakan pengawasan rutin terhadap personel.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari pengawasan melekat untuk memastikan penggunaan senjata api dinas sesuai prosedur.

“Pemeriksaan ini memastikan penggunaan senjata api dinas oleh personel sesuai standar serta mencegah potensi penyalahgunaan,” ujar Fathul.

Dalam kegiatan itu dilakukan pengecekan fisik serta administrasi senjata api milik personel.

Pemeriksaan fisik meliputi kondisi, kebersihan, serta fungsi senjata. Sedangkan administrasi mencakup masa berlaku kartu pemegang senpi.

Petugas juga mencocokkan nomor seri senjata serta jumlah amunisi yang dimiliki oleh setiap personel.

Selain itu, evaluasi terhadap kondisi pemegang senjata api juga dilakukan sebagai bagian dari pengawasan.

Setiap personel wajib lulus tes psikologi serta dinyatakan sehat secara jasmani dan rohani sebelum memegang senpi.

Senjata api juga dapat ditarik jika masa izin pemegang senpi telah berakhir atau tidak memenuhi persyaratan administrasi.

Pengawasan ini mengacu pada Perkapolri Nomor 1 dan Nomor 8 Tahun 2009 tentang penggunaan kekuatan oleh anggota Polri.

Selain itu, Perpol Nomor 1 Tahun 2022 mengatur perizinan, pengawasan, serta pengendalian senjata api standar Polri.

Sementara Perkapolri Nomor 4 Tahun 2025 menjadi pedoman terbaru terkait tindakan tegas dan terukur penggunaan senpi.

Melalui pengawasan ini, Polri berharap dapat mencegah penyalahgunaan senjata api serta meningkatkan disiplin personel.

Pimpinan Polri juga menegaskan setiap pelanggaran terkait penggunaan senjata api akan ditindak tegas sesuai aturan.*

KP2H Laporkan Dugaan Korupsi Anggaran KPUD Buton Utara ke Kejati Sultra

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Konsorsium Pemuda Pemerhati Hukum (KP2H) Sulawesi Tenggara melaporkan KPUD Buton Utara ke Kejati Sultra.

Laporan tersebut terkait dugaan penyimpangan anggaran belanja barang tahun 2024.

Ketua KP2H Sultra, Jusmanto, mengatakan laporan didasarkan pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Menurutnya, terdapat ketidaksesuaian antara anggaran dan realisasi belanja barang di KPUD Buton Utara.

KP2H menilai perbedaan tersebut berpotensi mengarah pada penyalahgunaan wewenang.

Berdasarkan data BPK, anggaran belanja tercatat sebesar Rp9,8 miliar.

Sementara realisasi belanja yang dilaporkan sekitar Rp8,3 miliar.

Dari data tersebut terdapat selisih sekitar Rp1,4 miliar.

KP2H menduga selisih tersebut perlu ditelusuri oleh aparat penegak hukum.

Jusmanto menegaskan penyalahgunaan anggaran negara dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi.

Ia merujuk pada Pasal 2 dan Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

KP2H menyatakan siap memberikan data tambahan jika dibutuhkan oleh penyidik Kejati Sultra.

Pihaknya juga berkomitmen mengawal proses hukum hingga tuntas.

KP2H meminta Kejati Sultra serius menyelidiki dugaan kasus tersebut.

Jika penanganan dinilai lambat, KP2H berencana melaporkan perkara tersebut ke Kejaksaan Agung.*

Polres Konawe Jadwalkan Periksa Kabag Umum Setda Soal Dugaan Korupsi Rp9,2 M

KENDARIKINI.COM, KONAWE – Dugaan korupsi anggaran makan dan minum Bupati Konawe senilai Rp9,2 miliar menjadi sorotan publik.

Satreskrim Polres Konawe menjadwalkan pemeriksaan Kabag Umum Setda Konawe berinisial Y pada pekan ini.

Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan yang sedang berjalan.

Kasat Reskrim Polres Konawe AKP Taufik Hidayat membenarkan perkara tersebut masih dalam tahap penyelidikan.

“Kasus ini masih penyelidikan dan kami menunggu hasil audit kerugian negara,” ujar AKP Taufik, Senin (9/3/2026).

Ia menegaskan proses hukum tetap berjalan meski muncul isu penghentian kasus di masyarakat.

Menurutnya, penyidik terus meminta keterangan dari sejumlah pihak terkait.

Kasus ini mencuat setelah temuan BPK dalam LHP Nomor 33.B/LHP/XIX.KDR/05/2024.

Laporan tersebut mengungkap kejanggalan pengelolaan belanja daerah Tahun Anggaran 2023.

BPK mencatat anggaran makan minum kepala daerah pada Bagian Umum mencapai Rp3,1 miliar.

Selain itu terdapat anggaran makan minum lainnya sebesar Rp2,1 miliar yang diragukan kebenarannya.

BPK juga menemukan pengeluaran sewa tenda Rp257 juta yang tidak sesuai kondisi lapangan.

Temuan lain adalah belanja makan minum Bagian Humas dan Protokol sebesar Rp3,7 miliar.

Menurut AKP Taufik, hasil audit kerugian negara pada Bagian Humas telah diterima penyidik.

Perkara tersebut direncanakan segera ditingkatkan ke tahap penyidikan.

Sementara kasus pada Bagian Umum masih menunggu hasil audit kerugian negara.

Sejumlah pejabat telah dimintai keterangan, termasuk mantan Kabag Umum dan pejabat aktif.

Polres Konawe memastikan penyelidikan terus berjalan sesuai prosedur hukum.*

Video Pencurian Solar di Jetty Morosi Konawe Viral

KENDARIKINI.COM, KONAWE – Video dugaan pencurian BBM jenis solar di kawasan jetty PMS Morosi, Konawe, viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan industri Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (9/3/2026).

Video itu direkam oleh seorang pekerja di area pabrik PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT OSS.

Dalam rekaman, terlihat tiga orang terduga pelaku mengambil solar dari alat berat jenis excavator.

Para pelaku terlihat menguras bahan bakar dari tangki alat berat menggunakan jerigen.

Sedikitnya empat jerigen berisi sekitar 35 liter solar berhasil dikeluarkan dari excavator.

Pada lokasi lain, dua orang juga terlihat melakukan aksi serupa di alat berat berbeda.

Saat ditegur oleh pekerja, para pelaku diduga melakukan perlawanan.

Salah satu pelaku bahkan terlihat mengeluarkan senjata tajam jenis samurai.

Perekam video menyebut aksi pencurian solar tersebut sering terjadi di kawasan jetty PMS Morosi.

Ia juga menyebut pelaku tidak segan melukai orang yang mencoba menghalangi.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak perusahaan.

Media juga mencoba menghubungi Polsek Bondoala terkait kejadian tersebut.*

Kapolres Baubau Berbagi Sembako Ramadan di Ponpes Al-Marhamah

KENDARIKINI.COM, BAUBAU – Kapolres Baubau AKBP Mayestika Hidayat menggelar bakti sosial di Pondok Pesantren Al-Marhamah.

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Kaisabu Baru, Kecamatan Sorawolio, Sabtu (7/3/2026).

Kapolres hadir bersama Ketua Bhayangkari Cabang Baubau Ny. Mitha Mayestika.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari aksi berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Sejumlah pejabat utama Polres Baubau turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Pengurus Yayasan TK Kemala Bhayangkari serta murid TK juga ikut terlibat.

Kehadiran anak-anak bertujuan menanamkan nilai empati dan kepedulian sejak dini.

Kapolres menyerahkan bantuan sembako kepada pimpinan Ponpes Al-Marhamah, Ustadz Lukman Nul Hakim.

Bantuan berupa beras, telur, mi instan, minyak goreng, serta bahan pokok lainnya.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi kebutuhan 35 santri dan santriwati selama Ramadan.

Kapolres Baubau mengatakan kegiatan ini bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan membantu kebutuhan santri selama menjalankan ibadah puasa.

Ia juga berharap hubungan Polri dan tokoh agama semakin erat.

Pimpinan ponpes menyampaikan terima kasih atas perhatian Polres Baubau.

Kegiatan turut dihadiri Kapolsek Sorawolio Ipda Sardi bersama personelnya.

Acara berlangsung hangat dan berakhir dalam situasi aman serta kondusif.*

TMMD 127 Kodim Kendari Bangun Jalan Paving Blok di Anggoeya

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mulai menunjukkan hasil pembangunan infrastruktur di Kelurahan Anggoeya.

Pembangunan jalan paving blok menjadi salah satu sasaran fisik utama program tersebut.

Jalan yang sebelumnya berupa tanah kini telah tertata rapi dengan paving blok.

Akses tersebut berada di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari.

Sebelumnya, jalan tersebut sulit dilalui warga terutama saat musim hujan.

Kini masyarakat mulai merasakan manfaat dari akses jalan yang lebih baik.

Pembangunan jalan ini diharapkan meningkatkan mobilitas warga setempat.

Selain itu, akses transportasi juga dapat memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.

Distribusi hasil pertanian warga diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.

Program TMMD juga memperkuat semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam pembangunan desa.

Melalui program ini, diharapkan infrastruktur desa semakin berkembang dan mendukung kesejahteraan masyarakat.*

Ramadan 2026, Polres Baubau Bersihkan Masjid dan Pura

KENDARIKINI.COM, BAUBAU – Polres Baubau menggelar kerja bakti membersihkan sejumlah rumah ibadah di Kota Baubau, Sabtu (7/3/2026).

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan untuk menciptakan kenyamanan masyarakat beribadah selama bulan suci Ramadan.

Aksi korve dipimpin langsung Kapolres Baubau AKBP Mayestika Hidayat.

Ratusan personel Polres Baubau diterjunkan ke berbagai lokasi rumah ibadah.

Beberapa masjid yang menjadi sasaran di antaranya Masjid Agung Baubau, Masjid Mujahidin Tanah Abang, dan Masjid Al-Imam.

Selain itu, personel juga membersihkan Masjid Islamic Center Wameo dan Masjid Baitul Makmur Bataraguru.

Polres Baubau juga melakukan kerja bakti di Pura Bungi, tempat ibadah umat Hindu.

Pembersihan dilakukan secara menyeluruh mulai dari halaman hingga bagian dalam bangunan.

Petugas juga membersihkan area tempat wudhu dan lingkungan sekitar rumah ibadah.

Kapolres Baubau AKBP Mayestika Hidayat mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum mempererat toleransi antarumat beragama.

Ia menegaskan Polri hadir untuk menjaga kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari pengurus masjid dan pengelola Pura Bungi.

Mereka menilai kehadiran polisi membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah.*

Satgas TMMD 127 Kendari Percepat Pengecoran Bak Air Bersih Sambuli

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Satgas TMMD Kodim 1417/Kendari mempercepat pembangunan bak penampungan air bersih di Kelurahan Sambuli.

Pekerjaan pengecoran dilakukan bersama warga pada Senin (9/3/2026).

Pembangunan ini menjadi bagian dari sasaran fisik program TMMD di wilayah tersebut.

Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Personel TNI bersama warga bahu-membahu menyiapkan material dan melakukan pengecoran bak air.

Meski cuaca cukup menantang, proses pembangunan tetap berlangsung dengan semangat gotong royong.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat setempat.

Ketersediaan air bersih dinilai penting untuk menjaga kesehatan warga.

Selain itu, fasilitas tersebut akan mempermudah kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.

Satgas TMMD menargetkan pembangunan bak air dapat segera selesai.

Dengan begitu, fasilitas tersebut bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat Kelurahan Sambuli.

Program TMMD juga menjadi sarana memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat.*

Penhum Konut Desak Polisi Berantas Dugaan Mafia BBM Solar Ilegal

KENDARIKINI.COM, KONUT – Pemerhati Penegakan Hukum Konawe Utara menyoroti dugaan aktivitas penimbunan solar ilegal di Desa Morombo Pantai.

Lokasi tersebut berada di Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

Informasi yang dihimpun menyebutkan aktivitas bongkar muat solar menggunakan kendaraan tangki berkapasitas besar.

Kegiatan itu diduga berlangsung di lokasi terbuka yang dijadikan tempat penampungan BBM jenis solar.

Solar tersebut diduga disimpan dan didistribusikan tanpa izin resmi.

Kepala Bidang Kajian Hukum dan Lingkungan Penhum Konut, Muh Gylang Ramadhan, menyebut aktivitas tersebut berbahaya.

Menurutnya, praktik penampungan solar di kawasan pemukiman dapat mengancam keselamatan warga.

Ia juga menilai aktivitas tersebut berpotensi menimbulkan kebakaran dan pencemaran lingkungan.

“Lokasinya berada di dermaga dekat rumah warga yang sebagian besar berbahan kayu,” ujarnya.

Selain itu, penampungan solar tanpa fasilitas resmi dinilai berpotensi mencemari perairan laut sekitar.

Penhum Konut meminta aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan menyeluruh.

Pihaknya juga mendesak Kapolres Konawe Utara membentuk tim khusus untuk menangani dugaan kasus tersebut.

Menurutnya, proses penanganan harus dilakukan hingga tahap penetapan tersangka.

Ia menegaskan penindakan dapat merujuk pada UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Selain itu, juga mengacu pada UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Penhum berharap penegakan hukum dilakukan untuk memberi efek jera dan melindungi masyarakat.*

Satgas TMMD 127 Kendari dan Warga Lembur Pasang Paving Blok

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari bersama warga terus mempercepat pembangunan jalan di Kelurahan Anggoeya.

Pengerjaan pemasangan paving blok bahkan dilakukan hingga malam hari, Minggu (8/3/2026).

Personel TNI dan masyarakat bekerja bersama untuk mengejar target penyelesaian pembangunan infrastruktur.

Langkah tersebut dilakukan agar akses jalan warga dapat segera digunakan dengan baik.

Meski hanya diterangi lampu sederhana, semangat gotong royong tetap terlihat selama proses pekerjaan.

Warga setempat turut membantu menyusun dan merapikan material paving blok di lokasi pembangunan.

Kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi bagian penting dalam program TMMD.

Program tersebut bertujuan mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah masyarakat.

Pembangunan jalan paving blok ini diharapkan mempermudah mobilitas warga di Kelurahan Anggoeya.

Selain itu, akses jalan yang lebih baik diharapkan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Program TMMD juga menjadi sarana mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat dalam pembangunan daerah.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti