Minggu, Oktober 25, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 83

Jamintel Reda Manthovani Dorong Program Jaga Desa

KENDARIKINI.COM – Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof. Reda Manthovani menghadiri konsolidasi ABPEDNAS Kabupaten Karawang.

Kegiatan berlangsung di kawasan industri KIIC Karawang bersama pemerintah daerah dan pengurus desa.

Acara tersebut dihadiri Bupati Karawang Aep Syaepuloh serta Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Hermon Dekristo.

Seluruh pengurus Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Karawang juga turut hadir.

Pertemuan ini menjadi wadah penguatan sinergi antara pemerintah daerah, desa, dan aparat penegak hukum.

Selain itu, agenda tersebut juga dirangkaikan dengan kegiatan sosial bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Jamintel menyoroti pentingnya Program Jaga Desa atau Jaksa Garda Desa.

Program tersebut bertujuan mengawal penggunaan dana desa agar tepat guna dan tepat sasaran.

Menurutnya, kehadiran jaksa di tingkat desa berfungsi sebagai upaya pencegahan tindak pidana.

Pendampingan hukum dilakukan agar perangkat desa tidak terjerat masalah akibat ketidaktahuan regulasi.

“Program Jaga Desa hadir agar penggunaan anggaran negara tepat sasaran,” ujar Reda Manthovani.

Ia menambahkan jaksa diharapkan menjadi mitra konsultasi bagi perangkat desa.

Dalam kegiatan itu, Kejaksaan juga menyerahkan bantuan alat bantu peraga untuk lima Sekolah Luar Biasa.

Penyerahan bantuan dilakukan Jamintel bersama Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Dedy Irwan Virantama.

Bantuan tersebut bertujuan mendukung pendidikan siswa berkebutuhan khusus di Karawang.

Selain itu, kegiatan juga diramaikan dengan pasar murah bagi masyarakat sekitar kawasan KIIC.

Pasar murah digelar untuk membantu warga mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengapresiasi perhatian Kejaksaan terhadap pemerintah desa dan masyarakat.

Menurutnya, Program Jaga Desa memberikan rasa aman bagi perangkat desa dalam mengelola anggaran.

Kajati Jawa Barat juga menegaskan komitmen memperkuat sinergi Kejaksaan dengan pemerintah daerah.

Program ini diharapkan mampu mendorong kemajuan desa melalui edukasi hukum berkelanjutan.*

Jampidum Setujui 4 Kasus Narkotika Diselesaikan Lewat Restorative Justice

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Prof. Dr. Asep Nana Mulyana menyetujui rehabilitasi empat perkara penyalahgunaan narkotika.

Persetujuan tersebut diberikan melalui mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice.

Keputusan diambil setelah ekspose perkara yang dilaksanakan secara virtual, Rabu (11/3/2026).

Empat perkara yang disetujui berasal dari sejumlah kejaksaan negeri di Indonesia.

Tersangka pertama adalah Indria Wulan Luxy dari Kejaksaan Negeri Empat Lawang.

Perkara kedua melibatkan tersangka Nurliya Pratiwi yang juga ditangani Kejaksaan Negeri Empat Lawang.

Selanjutnya, perkara Jamaluddin Ma’ruf alias Jamal dari Kejaksaan Negeri Barito Kuala.

Sementara satu perkara lainnya melibatkan tersangka Salihin alias Lihin dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Banjar.

Seluruh tersangka dijerat dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain itu, juga dikaitkan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta penyesuaian pidana.

Jampidum menjelaskan persetujuan rehabilitasi didasarkan sejumlah pertimbangan penyidik.

Hasil pemeriksaan laboratorium forensik menunjukkan para tersangka positif menggunakan narkotika.

Namun, penyidikan memastikan mereka tidak terlibat jaringan peredaran gelap narkotika.

Para tersangka juga dikategorikan sebagai pengguna terakhir atau end user.

Selain itu, mereka tidak tercatat dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Hasil asesmen terpadu menyatakan para tersangka termasuk pecandu atau korban penyalahgunaan narkotika.

Beberapa tersangka juga belum pernah menjalani rehabilitasi sebelumnya.

Sementara yang pernah menjalani rehabilitasi tercatat tidak lebih dari dua kali.

Para tersangka juga dipastikan bukan produsen, bandar, pengedar, maupun kurir jaringan narkotika.

Jampidum meminta kepala kejaksaan negeri menerbitkan ketetapan penyelesaian perkara berbasis keadilan restoratif.

Langkah tersebut mengacu pada Pedoman Jaksa Agung Nomor 18 Tahun 2021.

Pedoman itu mengatur penyelesaian perkara narkotika melalui rehabilitasi dengan pendekatan restorative justice.*

Mensesneg Prasetyo Hadi Ucapkan Selamat Milad ke-63 Gubernur Sultra

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menerima ucapan selamat ulang tahun ke-63 dari Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Ucapan tersebut disampaikan secara simbolis melalui pengurus DPD Partai Gerindra Sultra.

Penyerahan dilakukan dalam bentuk nasi tumpeng saat acara buka puasa bersama di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Rabu (11/3/2026).

Sekretaris DPD Gerindra Sultra, Safarullah, mengatakan ucapan tersebut berasal langsung dari Mensesneg Prasetyo Hadi.

Menurutnya, pesan tersebut disampaikan melalui Ketua DPD Gerindra Sultra, Andi Ady Aksar.

Namun, karena Andi Ady Aksar sedang berada di luar Kendari, penyampaian ucapan diwakilkan kepada pengurus daerah.

Safarullah hadir bersama Bendahara DPD Gerindra Sultra, Andi Agus Cahyadi, dalam penyerahan simbolis tersebut.

Ia menjelaskan, ucapan dari Mensesneg menjadi bentuk perhatian pengurus pusat kepada kader partai di daerah.

Menurutnya, hal tersebut juga menunjukkan solidaritas internal Partai Gerindra yang tetap terjaga.

“Ucapan ini menjadi penyemangat bagi kader Gerindra di daerah untuk terus berbuat bagi partai dan negeri,” ujar Safarullah.

Sementara itu, Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan.

Ia mengapresiasi doa serta ucapan yang disampaikan Mensesneg melalui pengurus Gerindra Sultra.

Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi untuk terus mengabdi kepada masyarakat dan negara.

“Terima kasih atas perhatiannya. Salam hormat kami untuk Mensesneg dan Bapak Presiden,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia juga berharap para pemimpin nasional selalu diberi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Indonesia.*

Danantara dan PLN Bagikan 2.000 Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Sultra

BUTON, KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) bersama Danantara Indonesia menyalurkan 2.000 paket perlengkapan sekolah untuk siswa sekolah dasar di Sulawesi Tenggara. 📚

Program tersebut merupakan bagian dari peringatan satu tahun Danantara Indonesia melalui gerakan nasional Cahaya Kebahagiaan untuk Generasi Harapan Bangsa.

Penyaluran bantuan mulai dilakukan sejak 3 Maret 2026 di sejumlah wilayah di Provinsi Sulawesi Tenggara.

Program ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang menyalurkan 88.000 paket perlengkapan sekolah untuk anak-anak di seluruh Indonesia.

Inisiatif tersebut menjadi bentuk komitmen BUMN dalam mendukung akses pendidikan serta meningkatkan semangat belajar generasi muda.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, turut menyampaikan pesan kepada anak-anak Indonesia untuk terus menanamkan nilai kebaikan.

“Belajar yang baik, cintai orang tua, hormati guru, rukun dengan teman, dan cintai tanah air,” pesan Presiden Prabowo.

Pada tahap awal, PLN UID Sulselrabar menyalurkan 400 paket perlengkapan sekolah kepada siswa di Kabupaten Buton dan sekitarnya.

Bantuan diberikan kepada siswa SDN 95 Buton, Yayasan Terpadu Al Mutmainnah Buton, serta sejumlah sekolah di Baubau dan Raha.

Wilayah tersebut diprioritaskan karena masih memiliki keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendukung pendidikan.

Salah satu penerima bantuan, Syahnafika (12), siswa Yayasan Terpadu Al Mutmainnah Buton, mengaku sangat senang menerima perlengkapan sekolah baru.

Ia berterima kasih kepada Presiden Prabowo, Danantara, dan PLN atas bantuan tas, buku, serta alat tulis untuk belajar.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan program ini bentuk komitmen PLN mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

Menurutnya, PLN tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga menyalakan harapan bagi generasi masa depan. ⚡

Manager PLN ULP Pasar Wajo, Zulkifli Setiok, menambahkan bantuan tersebut diharapkan memotivasi siswa untuk terus belajar dan berprestasi.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar serta mendukung masa depan pendidikan generasi Indonesia.*

Polresta Kendari Ajak Warga Laporkan Premanisme Berkedok Ormas

KENDARIKINI.COM – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Kendari mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan atau mengalami aksi premanisme yang berkedok organisasi kemasyarakatan (ormas).

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menegaskan pihaknya berkomitmen menindak tegas segala bentuk premanisme yang meresahkan masyarakat.

Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian memberantas praktik premanisme di wilayah hukum Polresta Kendari.

“Jika masyarakat menemukan, mendapati, atau mengalami aksi premanisme berkedok ormas, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Welliwanto Malau.

Ia menjelaskan, laporan masyarakat dapat disampaikan melalui layanan Call Center Polri di nomor 110 yang aktif selama 24 jam.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk merekam atau mendokumentasikan kejadian apabila memungkinkan, guna membantu proses penanganan oleh aparat kepolisian.

“Rekam dan segera laporkan. Informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam melakukan penindakan,” tambahnya.

AKP Welliwanto juga menegaskan bahwa Polresta Kendari tidak akan memberikan ruang bagi kelompok atau individu yang melakukan tindakan intimidasi, pemerasan, maupun pungutan liar terhadap masyarakat.

Polresta Kendari, lanjutnya, terus meningkatkan pengawasan serta patroli untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.

Dengan dukungan masyarakat, kepolisian optimistis upaya pemberantasan premanisme di Kota Kendari dapat berjalan lebih efektif.*

Taat Instruksi DPP, DPD PDIP Sultra Tegaskan Tak Ada Kader Terlibat Proyek MBG

KENDARIKINI.COM – DPD PDIP Sultra menegaskan taat terhadap instruksi DPP yang melarang kader PDIP untuk tidak terlibat dalam proyek Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jubir DPD PDIP Sultra, Agus Sana’a menegaskan bahwa DPD PDIP Sultra taat terhadap instruksi DPP PDIP.

“Jadi instruksi ini tidak berlaku surut, saat instruksi turun kita langsung pastikan tidak ada kader, ataupun anggota dprd yang terlibat proyek MBG,” katanya.

Sambungnya, bahwa langkah tersebut diambil untuk menunjukkan loyalitas kader terhadap Instruksi DPP PDIP.

“Kita pastikan tidak ada yang terlibat langsung,” tambahnya.

Pihaknya juga menyampaikan dan menduga bahwa dana proyek MBG ini diambil dari anggaran pendidikan.

“Lahirnya instruksi ini, karena adanya informasi MBG ini memakai anggaran pendidikan,” pungkasnya.*

OJK Sultra Perkuat Sinergi Media, Waspadai Investasi Ilegal di Daerah

KENDARIKINI.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara memperkuat sinergi dengan media melalui forum Bincang Jasa Keuangan (BIJAK). Kegiatan ini membahas perkembangan sektor jasa keuangan serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal. 📊

Forum berlangsung di Learning Center OJK Sultra, Kendari, Kamis (5/3/2026). Sebanyak 64 peserta hadir, terdiri dari anggota Satgas PASTI Sultra dan insan media dari berbagai daerah.

Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menyatakan kondisi sektor jasa keuangan di daerah masih stabil dan menunjukkan kinerja positif.

Menurutnya, OJK terus mendorong penguatan industri jasa keuangan daerah melalui berbagai kebijakan strategis, termasuk sektor perbankan. 🏦

Salah satu langkah yang ditempuh adalah mendorong konsolidasi Bank Perekonomian Rakyat (BPR) guna meningkatkan efisiensi dan memperkuat struktur permodalan.

Langkah ini diharapkan memperluas kapasitas layanan BPR serta meningkatkan akses pembiayaan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

OJK juga menyoroti pemerataan penyaluran kredit di Sulawesi Tenggara. Meski pertumbuhan kredit positif, beberapa kabupaten masih memiliki realisasi pembiayaan rendah.

Karena itu, perbankan didorong lebih aktif menangkap potensi ekonomi lokal, khususnya pembiayaan sektor produktif dan pelaku UMKM.

Manajer Pengawasan OJK Sultra, Muhammad Dwi Wicaksana, menyampaikan kinerja perbankan hingga Januari 2026 masih menunjukkan tren positif.

Total aset perbankan Sultra tercatat Rp61,43 triliun atau tumbuh 6,5 persen secara tahunan. Dana Pihak Ketiga mencapai Rp33,64 triliun.

Penyaluran kredit mencapai Rp42,59 triliun atau tumbuh 5,1 persen. Rasio kredit bermasalah (NPL) tercatat 2,10 persen, masih terkendali. 📈

OJK Sultra juga mencatat 378 kegiatan literasi keuangan sejak Januari 2025 hingga Februari 2026 dengan 210.134 peserta.

Selain itu, OJK menerima 1.713 pengaduan masyarakat terkait layanan jasa keuangan, mayoritas dari sektor perbankan dan fintech.

Kasubdit II Ekonomi Khusus Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Ahmad Mega Rahmawan, mengungkapkan penyelidikan dugaan investasi ilegal masih berjalan.

Polisi telah memeriksa enam saksi dan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap tawaran investasi mencurigakan.

OJK mengingatkan masyarakat menerapkan prinsip 2L: Legal dan Logis sebelum berinvestasi.*

Polresta Kendari Tangkap Pelaku Curanmor di Parkiran RSUD Kota Kendari

KENDARIKINI.COM – Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Kendari.

Pelaku diketahui berinisial AP (29), warga Desa Alangga, Kecamatan Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau mengatakan penangkapan dilakukan Selasa, 10 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 Wita.

Penangkapan dilakukan berdasarkan laporan polisi nomor STPL/114/H/YAN 2.5/2026/SPKT-B/Sultra/Res-Kdi/Sek Poasia.

Pelaku diamankan di depan Ata Billiard & Cafe, Jalan Laode Hadi No.77, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Kasus ini bermula saat korban TA (51), warga Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe, memarkir sepeda motor di RSUD Kota Kendari.

Korban datang ke rumah sakit untuk mengantar makanan kepada anaknya yang sedang dirawat.

Sekitar 15 menit kemudian, korban kembali ke parkiran dan mendapati sepeda motor miliknya telah hilang.

Motor yang hilang yakni Yamaha Mio M3 warna hitam dengan nomor polisi DT 4984.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp20 juta.

Hasil penyelidikan menunjukkan pelaku berjalan kaki menuju area parkiran RSUD Kota Kendari.

Pelaku kemudian mencoba menyalakan beberapa motor menggunakan kunci miliknya.

Setelah mencoba tiga kendaraan, pelaku berhasil menyalakan motor Yamaha Mio M3 milik korban.

Motor tersebut kemudian dibawa melalui jalan belakang RSUD menuju bengkel milik rekannya di Pasar Panjang.

Sehari setelah digunakan, pelaku mengalami kecelakaan di belakang The Park Kendari.

Pelaku kemudian dilarikan ke RS Bhayangkara, sementara motor diamankan petugas piket laka lantas.

Dari hasil interogasi, pelaku mengaku mencuri motor karena tidak memiliki kendaraan untuk bekerja.

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polresta Kendari untuk proses hukum lebih lanjut.*

OPINI: Kado Ulang Tahun untuk Rakyat : Kisah Perahu Layar dan Filosofi Kepala Ikan

0

Bagi Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka (ASR), kekuasaan bukanlah tentang fasilitas mewah atau tumpukan materi. Jauh sebelum ia memegang tongkat komando sebagai Panglima Kodam XIV Hasanuddin hingga kini menjadi orang nomor satu di Sultra, ada sebuah janji batin yang tertanam sejak ia masih belia. Sebuah janji yang bermula dari tiupan angin di atas perahu layar di Pulau Wawonii.

Kisah ini dimulai pada tahun 1965. ASR kecil yang baru berusia dua tahun ikut diboyong sang ayah, Andi Baso Syam Daud—seorang tentara berpangkat letnan satu—yang ditugaskan ke Sulawesi Tenggara. Garis tangan membawa keluarga ini menetap di Pulau Wawonii selama 3,5 tahun, setelah sang ayah yang sudah berpangkat Kapten ditunjuk oleh Gubernur Eddy Sabara menjadi camat di sana.

“Kamu bertugas di Wawonii sampai saya datang ke sana Molulo,” demikian instruksi Gubernur kala itu.

Di pulau itulah, ASR menyaksikan ketulusan rakyat yang paling murni. Saban kali sang ayah hendak menyeberang ke Kendari, warga Wawonii dengan sukarela menyiapkan perahu. Tanpa mesin tempel, mereka hanya mengandalkan kekuatan angin. Jika angin enggan bertiup, perjalanan bisa memakan waktu berhari-hari.

Namun, warga tak pernah meminta bayaran. Sebaliknya, mereka justru menjamu keluarga sang Camat dengan makanan saat tiba di tujuan.

“Bapak saya meninggal, belum sempat membalas kebaikan mereka,” kenang ASR dengan nada lirih. Kenangan tentang warga yang memberi meski mereka sendiri tak punya apa-apa itulah yang membentuk karakter dermawannya hingga kini.

Mengikuti jejak sang ayah, ASR menempuh karier militer melalui AKABRI (sekarang Akmil). Ia lulus tahun 1987. Kariernya cemerlang hingga menjabat sebagai Panglima Kodam XIV Hasanuddin. Di kalangan prajurit, ia dikenal dengan prinsip hidup yang sederhana, “bersedekah adalah kebahagiaan saya.”

Kini, sebagai Gubernur, prinsip itu ia transformasikan ke dalam tata kelola pemerintahan. Di tengah situasi fiskal negara yang sulit dan pemangkasan anggaran, ASR mengambil langkah berani: ia tidak menerima fasilitas apapun dari pemerintah. Gaji, tunjangan, hingga hak-hak materiil lainnya yang melekat pada dirinya selaku kepala daerah, ia lepaskan.

Ia bahkan mengikhlaskan milik pribadinya untuk menutupi celah keterbatasan fiskal demi memastikan pembangunan tetap berjalan. Ia sadar betul bahwa masyarakat tidak bisa menunggu.

Langkah ini bukan untuk gagah-gagahan atau sekadar mencari simpati populis. ASR memegang teguh filosofi “ikan busuk dimulai dari kepalanya.”

“Jika kepala sudah busuk atau rusak, maka bagian yang lainnya juga akan ikut rusak,” tegasnya.

Dengan menolak fasilitas negara, ia memberi pesan kuat kepada seluruh jajarannya: jika gubernurnya tidak “macam-macam” dengan uang negara, maka bawahannya pun tak punya alasan untuk menyimpang. Integritas. Itu pesan besarnya.

Di awal pemerintahannya ini, ASR menyadari satu hal. Untuk bisa mewujudkan cita-citanya membangun Sultra, tidak hanya bisa mengandalkan anggaran semata, tetapi juga strategi yang matang. Anggaran besar sekalipun tanpa tata kelola pemerintahan yang bersih, justru akan menimbulkan inefisiensi.

Potensi-potensi daerah dimaksimalkan. Ia lantas menemukan setidaknya 800 aset milik pemprov yang bermasalah. Dengan berbagai keadaannya. Dikuasai orang. Dokumennya entah kemana. Hingga arsip yang tidak tertata.

ASR mulai membenahinya. Aset adalah modal dasar pembangunan. Jika aset-aset ini kembali dikuasai pemprov sepenuhnya, tentu dapat mengurangi ketergantungan pemda yang semata mengandalkan transfer dana pemerintah pusat.

Penuntasan aset ini dipetakan berdasarkan skala prioritasnya. Berangkat dari status “clean and clear”. Aset-aset dengan kepemilikan dan penguasaan dokumen yang jelas menjadi prioritas untuk dibenahi.

ASR juga menyadari satu hal. Potensi tambang yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi Sultra, suatu saat akan habis. Sumber daya manusia harus disiapkan dengan baik.

Di sisi lain, pertumbuhan ekonomi harus diakselerasi dengan konektifitas. Pembangunan infrastruktur menjadi harga mati. Dan untuk menjaga kelangsungan hidup, pangan harus terjamin. Tersedia dalam jumlah yang cukup, terjangkau harganya, dan aman untuk dikonsumsi. ASR memutuskan empat prioritas utamanya: pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pangan berbasis agromaritim.

Kini, di tengah perjuangan mewujudkan empat pilar prioritas, Andi Sumangerukka merayakan hari kelahirannya yang jatuh tepat pada hari ini, 11 Maret.

Di usianya yang kian matang, ia akan terus membawa semangat pengabdian yang diwarisinya dari ketulusan warga Wawonii dan kedisiplinan sang ayah. Doa-doa terbaik untuk kesehatan dan kebahagiaan senantiasa mengalir bagi sosok yang memilih jalan sunyi tanpa fasilitas negara demi menjaga “kepala ikan” tetap bersih.

Semoga momentum ulang tahun ini menjadi bahan bakar semangat bagi ASR untuk menuntaskan janji batinnya: membalas kebaikan rakyat dengan pembangunan yang merata dan pemerintahan yang bersih hingga akhir masa jabatannya.*

Gubernur Sultra Serahkan TPG, THR, Gaji ke-13 Guru dan Seragam SLB

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka menyerahkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), THR, dan gaji ke-13 kepada guru serta pengawas pendidikan menengah.

Penyerahan dilakukan kepada guru SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta dalam kegiatan yang digelar di Kendari, Rabu.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah provinsi juga menyalurkan bantuan seragam sekolah bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pendidikan anak berkebutuhan khusus di Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka mengatakan penyerahan tunjangan dan gaji dilakukan secara terbuka agar hak guru diterima tepat waktu.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan kepada para guru yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Gubernur mengapresiasi pengawas pendidikan menengah serta guru SMA, SMK, dan SLB yang terus berkontribusi memajukan dunia pendidikan.

Menurutnya, kegiatan ini berawal dari adanya sejumlah guru yang datang menemuinya menanyakan kepastian pencairan gaji ke-13 dan tunjangan.

Setelah melakukan pengecekan, ia mengetahui bahwa pembayaran masih menunggu proses administrasi sebelum dana bisa dicairkan.

Gubernur kemudian meminta jajarannya mempercepat proses tersebut agar hak para guru segera diterima.

Ia sempat menargetkan pencairan dilakukan pada 10 Maret, namun harus menunggu proses pemindahan dana ke rekening penerima.

“Alhamdulillah hari ini sudah bisa disalurkan. Saya juga sudah cek langsung jumlah yang diterima guru,” katanya.

Sebagai bentuk apresiasi, Gubernur juga memberikan hadiah satu kali gaji pokok kepada guru yang sebelumnya menyampaikan aspirasi.

Penyerahan langsung dilakukan untuk memastikan penyaluran berjalan transparan dan menghindari potensi penyimpangan.

Sementara bantuan seragam SLB diharapkan membantu meringankan beban orang tua siswa.

Program tersebut juga diharapkan meningkatkan semangat belajar anak berkebutuhan khusus di Sulawesi Tenggara.*

Ampuh Laporkan Kades Lelewawo Kolut ke Polda Sultra Dugaan Korupsi CSR

KENDARIKINI.COM – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara resmi melaporkan Kepala Desa Lelewawo, Kolaka Utara, ke Polda Sultra.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan tambang.

Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, mengatakan laporan dilayangkan pada Rabu (11/3/2026).

Ia menjelaskan laporan terkait realisasi dana Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dari PT Tambang Mineral Maju (TMM).

Dana tersebut disalurkan kepada Forum Komunikasi CSR Desa Lelewawo dengan nilai Rp985,5 juta.

Menurut Hendro, sebagian besar dana tersebut diklaim digunakan untuk pembangunan masjid di desa tersebut.

Namun, kata dia, kondisi pembangunan masjid di lapangan dinilai tidak menunjukkan perkembangan signifikan.

“Sekitar 60 persen dana disebut digunakan membangun masjid, tetapi kondisi bangunan belum terlihat perubahan berarti,” ujarnya.

Hendro juga mengungkapkan pengakuan Kepala Desa Lelewawo bahwa dana tersebut merupakan pencairan tahap kedua.

Hal itu menimbulkan dugaan bahwa sebelumnya telah ada pencairan dana tahap pertama.

Jika benar ada dua tahap pencairan, Hendro menilai pembangunan masjid seharusnya sudah menunjukkan progres jelas.

“Jika dua tahap pencairan digabung, nilainya bisa mencapai sekitar Rp1,5 miliar,” katanya.

Dengan anggaran sebesar itu, ia menilai pembangunan seharusnya terlihat lebih signifikan.

Ampuh meminta Polda Sultra melakukan pemeriksaan menyeluruh terkait penyaluran dan penggunaan dana PPM tersebut.

Mereka juga meminta pihak kepolisian memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dana CSR tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Lelewawo, Rusmiana yang dikonfirmasi melalui pesan dan panggilan WhatsApp belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.*

Setia Bersama Rakyat, DPD PDIP Sultra Bagikan 200 Paket Sembako ke Kaum Dhuafa

KENDARIKINI.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melaksanakan agenda tahunan di Bulan Ramadhan berbagi paket sembako, Rabu 11 Maret 2026.

Bertempat di kantor DPD PDIP Sultra, 200 paket sembako dibagikan ke kaum dhufa. Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Ideologi DPD PDIP Sultra Agus Sana’a mengatakan bahwa giat pembagian sembako ke kaum dhuafa di bulan Ramadhan sudah menjadi agenda tahunan

“Ini instruksi DPP, dan menjadi agenda tahunan kami, baik didalam pemerintahan atau oposisi, 200 paket sembako untuk kaum dhuafa kita salurkan tadi,” katanya.

Sambungnya bahwa hal serupa juga dilaksanakan di DPC Kabupaten dan Kota di Sultra.

“Kami ada untuk rakyat, setia bersama wong cilik, menangis dan tertawa untuk rakyat,” tambahnya.

Lanjutnya bahwa hari ini pihaknya juga mengadakan agenda buka puasa bersama pengurus.*

ForLink Sultra Desak Aparat Usut Dugaan Pengangkutan Nikel Ilegal di Jetty 2 PT Kasmar

KOLAKA UTARA, KENDARIKINI.COM – Pusat Kajian Infrastruktur, Lingkungan, dan Korupsi bersama Forum Advokasi Lingkungan Hidup Sulawesi Tenggara (ForLink Sultra) akan menggelar aksi demonstrasi, Kamis (12/3/2026).

Aksi tersebut rencananya berlangsung di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara dan Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara.

Demonstrasi itu bertujuan mendesak aparat penegak hukum mengusut dugaan pengangkutan ore nikel ilegal di Jeti 2 milik PT Kasmar Tiar Raya.

Jetty tersebut berada di Kabupaten Kolaka Utara dan diduga beroperasi di luar wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) perusahaan.

Kelompok masyarakat menilai kondisi itu berpotensi melanggar aturan serta memicu aktivitas pengangkutan ore nikel tanpa dasar hukum jelas.

Aktivitas pengangkutan kargo bahkan disebut sering terjadi pada malam hari.

Jenderal Lapangan aksi, Aksan Setiawan, menyoroti keberadaan dua tongkang yang diduga terlibat dalam aktivitas tersebut.

Kedua tongkang itu yakni Triniti 312 BG dan Pasifik 323 yang diduga mengangkut ore nikel dari lokasi jetty tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu diduga berkaitan dengan pertambangan dan penjualan ore nikel tanpa Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026.

“Kami tidak bisa tinggal diam melihat dugaan pelanggaran yang terus berlangsung,” tegas Aksan.

Ia juga meminta seluruh pihak terkait segera mengambil langkah tegas terhadap dugaan aktivitas tersebut.

Dalam aksinya, massa menyampaikan beberapa tuntutan kepada instansi terkait.

Mereka meminta Kantor Syahbandar, Otoritas Pelabuhan Kolaka, serta Wilker Kolaka Utara tidak menerbitkan Surat Izin Berlayar.

Permintaan itu khususnya untuk tongkang Triniti 312 BG dan Pasifik 323 melalui Jeti 2 PT Kasmar Tiar Raya.

Selain itu, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara diminta segera memanggil pimpinan PT Kasmar Tiar Raya.

Pemanggilan tersebut untuk memberikan klarifikasi terkait dugaan aktivitas pengangkutan ore nikel tanpa RKAB.

Massa juga mendesak aparat kepolisian memasang garis polisi di Jeti 2 yang diduga beroperasi secara ilegal.

Di sisi lain, perusahaan juga diminta segera menyelesaikan pembayaran royalti kepada pemilik lahan masyarakat di Kecamatan Batu Putih.

Aksan berharap aparat penegak hukum bertindak transparan dan profesional dalam menangani kasus tersebut.

Ia menilai langkah tegas penting untuk memastikan aktivitas pertambangan berjalan sesuai aturan.*

Jembatan TMMD 127 Kodim 1417 Kendari Resmi Rampung

KENDARIKINI.COM – Pembangunan jembatan dalam program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari resmi rampung.

Jembatan tersebut kini siap dimanfaatkan masyarakat di wilayah Kota Kendari.

Infrastruktur yang didominasi warna kuning itu menjadi penghubung antarwilayah warga.

Sebelumnya, akses menuju lokasi tersebut cukup sulit dilalui masyarakat.

Warga harus memutar atau melewati jalur rusak untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Dengan selesainya jembatan, mobilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan efisien.

Jembatan tersebut juga diharapkan memperlancar distribusi hasil ekonomi warga.

Akses menuju fasilitas publik di sekitar wilayah kini menjadi lebih terbuka.

Program pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari TMMD ke-127.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kodim 1417/Kendari bersama masyarakat.

Selama proses pembangunan, warga turut membantu personel TNI secara gotong royong.

Kehadiran jembatan menjadi simbol kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.

Program TMMD bertujuan mempercepat pembangunan di wilayah pinggiran.

Selain itu, kegiatan ini mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kodim 1417/Kendari berharap fasilitas tersebut dijaga dan dimanfaatkan bersama.*

Lahan Alang-Alang Terbakar di Kendari, Damkar Lakukan Pemadaman

KENDARIKINI.COM – Kebakaran lahan alang-alang terjadi di Jalan Kancil, Lorong Faradillah, Kota Kendari, Selasa (10/3).

Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar khawatir karena api cepat membesar.

Lokasi kebakaran berada di kawasan dekat permukiman warga dan masjid setempat.

Kebakaran dilaporkan warga bernama Wira kepada petugas pemadam kebakaran.

Laporan diterima sekitar pukul 16.57 Wita.

Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja.

Namun, api kemudian merambat cepat akibat kondisi vegetasi kering di lokasi.

Alang-alang yang mudah terbakar membuat kobaran api semakin meluas.

Tim Dinas Pemadam Kebakaran Kota Kendari dari Poskotik Poasia segera menuju lokasi.

Petugas langsung melakukan pemadaman untuk mencegah api menjalar ke permukiman.

Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 17.46 Wita.

Setelah upaya pemadaman dilakukan, api berhasil dikendalikan oleh petugas.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dilaporkan dalam kejadian tersebut.

Meski demikian, warga diminta lebih berhati-hati saat melakukan pembakaran lahan.

Vegetasi kering seperti alang-alang dinilai sangat mudah memicu kebakaran.

Damkar Kendari juga mengimbau masyarakat segera melapor jika terjadi kebakaran serupa.*

Jembatan TMMD Kodim 1417 Kendari Rampung, Akses Warga Makin Lancar

KENDARIKINI.COM – Pembangunan jembatan dalam program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari telah rampung.

Jembatan tersebut menjadi salah satu sasaran fisik utama dalam program TMMD di Kota Kendari.

Infrastruktur itu kini berdiri kokoh dan siap dimanfaatkan masyarakat setempat.

Jembatan bercat kuning tersebut dibangun melalui kerja sama prajurit TNI dan masyarakat.

Pembangunan dilakukan secara gotong royong selama pelaksanaan program TMMD.

Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari, Letkol Arm Danny A.P. Girsang, menyampaikan jembatan akan mempermudah mobilitas warga.

Selain itu, jembatan juga diharapkan memperlancar distribusi hasil ekonomi masyarakat.

Sebelumnya, akses transportasi warga di wilayah tersebut cukup terbatas.

Dengan adanya jembatan baru, aktivitas masyarakat diperkirakan menjadi lebih lancar.

Proyek pembangunan tersebut menjadi bukti kolaborasi antara TNI dan masyarakat.

Selama proses pengerjaan, warga terlibat aktif membantu personel TNI.

Semangat gotong royong terlihat dalam setiap tahapan pembangunan jembatan.

Kodim 1417/Kendari berharap masyarakat menjaga fasilitas tersebut.

Perawatan jembatan dinilai penting agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Program TMMD sendiri bertujuan mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.*

Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah di Kendari Nyaris Terbakar

KENDARIKINI.COM – Kebakaran diduga akibat korsleting listrik terjadi di sebuah rumah warga di Kecamatan Kendari.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Bunga Seroja 2, kawasan Kampus Lama UHO, Kelurahan Lahundape, Rabu (11/3).

Rumah tersebut diketahui milik warga bernama Herikal.

Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari sekitar pukul 14.10 Wita.

Setelah menerima laporan, tim pemadam segera bersiap menuju lokasi kejadian.

Petugas berangkat dari Mako Damkar pada pukul 14.15 Wita.

Tim tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 14.25 Wita.

Kabid Penyelamatan Damkar Kendari, La Ode Darmawan, melaporkan kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di atap rumah.

Percikan api dari instalasi listrik memicu munculnya api dan asap pada bagian atap bangunan.

Saat petugas tiba di lokasi, api dilaporkan telah padam.

Meski demikian, tim Damkar tetap melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan kondisi aman.

Petugas juga melakukan pengecekan instalasi serta memastikan tidak ada potensi api kembali muncul.

Proses penanganan berlangsung hingga pukul 15.08 Wita.

Setelah situasi dinyatakan aman, tim pemadam kembali ke Markas Komando.

Laporan kejadian kemudian diteruskan kepada pihak PLN untuk pemeriksaan instalasi listrik.

Operasi penanganan melibatkan satu unit mobil pemadam dan satu unit alat pemadam api ringan.

Komandan Peleton 3 Damkar Kendari, Rusdin, memimpin proses penanganan di lokasi.*

Pangdam Hasanuddin Tinjau Proyek TMMD Kodim 1417 di Kendari

KENDARIKINI.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko meninjau progres program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari.

Peninjauan dilakukan di sejumlah lokasi pembangunan sasaran fisik TMMD di Kota Kendari, Rabu (11/3).

Pangdam didampingi unsur Forkopimda Kota Kendari saat meninjau kegiatan tersebut.

Turut hadir Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan Dandim 1417/Kendari Letkol Arm Danny A.P. Girsang.

Rombongan meninjau beberapa infrastruktur hasil program TMMD.

Salah satunya fasilitas penyediaan air bersih “Manunggal Air Bersih”.

Fasilitas tersebut kini siap dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Program ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-127 di wilayah Kota Kendari.

Selain meninjau pembangunan, Pangdam juga berinteraksi langsung dengan masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyerahkan bantuan sosial kepada warga.

Bantuan diberikan secara simbolis sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat.

Kegiatan tersebut juga bertujuan mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Pangdam berharap fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dengan baik.

Ia juga meminta masyarakat menjaga dan merawat infrastruktur yang telah tersedia.

Program TMMD diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.*

Damkar Kendari Evakuasi Sarang Tawon di Kadia

KENDARIKINI.COM – Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari mengevakuasi sarang tawon vespa di Kecamatan Kadia.

Evakuasi dilakukan di Jalan Mekar Jaya 1, Kelurahan Kadia, Kota Kendari, Selasa (10/3) malam.

Laporan awal disampaikan warga bernama Saipul kepada Damkar Kendari.

Ia mendatangi kantor Damkar sekitar pukul 16.41 Wita.

Warga melaporkan keberadaan sarang tawon yang dinilai berpotensi membahayakan lingkungan sekitar.

Menurut pelapor, tawon tersebut merupakan jenis vespa dengan sengatan cukup berbahaya.

Kondisi tersebut membuat warga khawatir terhadap keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Rescue Damkar Kendari menuju lokasi pada malam hari.

Evakuasi dilakukan sekitar pukul 21.30 Wita untuk mengurangi risiko serangan tawon.

Pada malam hari, aktivitas tawon relatif lebih rendah sehingga proses penanganan lebih aman.

Petugas menggunakan alat pelindung diri serta peralatan evakuasi yang sesuai prosedur.

Proses penanganan berlangsung selama sekitar 26 menit.

Evakuasi berhasil diselesaikan sekitar pukul 21.56 Wita.

Tim yang terlibat berasal dari Regu Penyelamatan Pleton 2 Damkar Kendari.

Komandan regu dalam operasi tersebut yakni Darius Simbong.

Setelah evakuasi selesai, kondisi lingkungan sekitar kembali aman dan kondusif.

Damkar Kendari mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan sarang tawon berbahaya.*

TMMD Kodim 1417 Kendari Rehab Rumah Warga Jadi Layak Huni

KENDARIKINI.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1417/Kendari merehabilitasi rumah tidak layak huni milik warga.

Program tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD yang dilaksanakan di Kota Kendari.

Rumah warga yang sebelumnya dalam kondisi memprihatinkan kini telah diperbaiki.

Bangunan yang direhabilitasi kini menjadi lebih kokoh, sehat, dan layak ditempati.

Perbaikan rumah dilakukan oleh personel TNI bersama masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut mencerminkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan warga.

Program rehabilitasi RTLH ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, program ini juga menjadi upaya membantu warga berpenghasilan rendah.

Dengan adanya rumah layak huni, warga dapat tinggal lebih aman dan nyaman.

Program TMMD juga diharapkan mendorong semangat gotong royong di masyarakat.

Selain pembangunan rumah, TMMD turut melaksanakan berbagai program pembangunan lainnya.

Kegiatan tersebut meliputi pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum bagi masyarakat.

Kodim 1417/Kendari berharap manfaat program TMMD dapat dirasakan secara berkelanjutan.

Program ini juga diharapkan mendukung peningkatan kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.*

Mobil Masuk Got di Kendari Barat, Damkar Lakukan Evakuasi

KENDARIKINI.COM – Tim Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari mengevakuasi sebuah mobil yang masuk ke dalam got.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pariama, Kecamatan Kendari Barat, Rabu (11/3).

Informasi kejadian pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Andi.

Laporan diterima petugas Damkar sekitar pukul 08.34 Wita melalui radio komunikasi.

Kasi Kerja Sama dan Publikasi Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, menyampaikan laporan tersebut kepada tim siaga.

Tim pemadam dari Poskotik Benu-Benua kemudian bergerak menuju lokasi kejadian.

Jarak lokasi kejadian dari Poskotik Benu-Benua sekitar satu kilometer.

Petugas tiba di lokasi dan segera melakukan proses evakuasi kendaraan.

Evakuasi berlangsung sekitar 10 menit, mulai pukul 08.35 hingga 08.45 Wita.

Menurut laporan, mobil tersebut tiba-tiba bergerak sendiri hingga menabrak pagar rumah warga.

Setelah menabrak pagar, kendaraan tersebut masuk ke dalam got di sekitar lokasi.

Petugas Damkar kemudian melakukan penanganan untuk mengangkat kendaraan dari got.

Kondisi cuaca saat proses evakuasi berlangsung dilaporkan cerah.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Proses evakuasi berhasil dilakukan dengan cepat oleh tim Damkar Kendari.*

TMMD Kodim 1417 Kendari Bangun Fasilitas MCK untuk Warga Sambuli

KENDARIKINI.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1417/Kendari merampungkan pembangunan fasilitas MCK di Kelurahan Sambuli.

Fasilitas mandi, cuci, kakus tersebut kini siap dimanfaatkan masyarakat untuk mendukung sanitasi lingkungan.

Bangunan permanen bercat hijau khas TNI itu berdiri kokoh di kawasan permukiman warga.

Pembangunan MCK dilakukan oleh personel TNI bersama masyarakat setempat.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik program TMMD ke-127.

Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup dan kebersihan lingkungan warga.

Sebelumnya, sebagian masyarakat masih mengalami keterbatasan akses sanitasi layak.

Dengan adanya fasilitas tersebut, kebutuhan sanitasi warga diharapkan dapat terpenuhi.

Selain itu, fasilitas MCK juga mendukung pola hidup bersih dan sehat di lingkungan masyarakat.

Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari, Letkol Arm Danny A.P. Girsang, berharap fasilitas dijaga bersama.

Ia meminta masyarakat merawat sarana yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Pembangunan ini juga menjadi bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang kesehatan lingkungan.

Selain itu, kegiatan tersebut memperkuat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.

Program TMMD sendiri melibatkan kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat.

Kegiatan ini diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Kendari.*

Warga Buton Tengah Menang Mobil Listrik dari Program Gelegar PLN Mobile

KENDARIKINI.COM, BUTON TENGAH – Pelanggan PLN di Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Busra, memenangkan hadiah mobil listrik.

Hadiah tersebut merupakan program Gelegar PLN Mobile 2025 dari PT PLN (Persero).

Penyerahan hadiah dilakukan General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, Selasa (10/3).

Busra menjadi satu dari empat pelanggan PLN di Indonesia yang memenangkan mobil listrik.

Ia mengaku bersyukur atas hadiah yang diterimanya menjelang Ramadan.

Menurutnya, pengalaman menggunakan mobil listrik terasa nyaman dan senyap.

“Alhamdulillah berkah Ramadan, saya bisa menggunakan mobil listrik saat Idul Fitri nanti,” ujar Busra.

Ia juga tidak khawatir soal pengisian daya kendaraan listrik.

Saat ini telah tersedia Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di PLN Unit Layanan Pelanggan Mawasangka.

Busra mengaku telah menggunakan aplikasi PLN Mobile sejak 2019.

Awalnya ia mengunduh aplikasi tersebut untuk layanan tambah daya listrik.

Sejak saat itu, ia rutin membeli token listrik melalui aplikasi PLN Mobile.

Ia juga memanfaatkan berbagai layanan kelistrikan yang tersedia dalam aplikasi tersebut.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan program Gelegar PLN Mobile merupakan bentuk apresiasi kepada pelanggan.

Program ini diberikan kepada pelanggan aktif yang menggunakan aplikasi PLN Mobile.

Melalui program tersebut, pelanggan memperoleh poin dari setiap transaksi.

Semakin banyak transaksi, semakin besar peluang memenangkan hadiah.

PLN berharap program ini mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital PLN Mobile.

Selain itu, aplikasi tersebut memudahkan pelanggan dalam mengakses berbagai layanan kelistrikan.*

TMMD Kodim 1417 Kendari Bangun Sumur Bor Atasi Krisis Air

KENDARIKINI.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1417/Kendari membangun fasilitas air bersih di Kelurahan Sambuli.

Pembangunan tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD untuk membantu kebutuhan dasar masyarakat.

Salah satu program unggulan adalah pembangunan sumur bor di titik keempat.

Fasilitas tersebut kini telah selesai dan siap dimanfaatkan warga sekitar.

Sumur bor ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di wilayah tersebut.

Selama ini, sebagian warga masih mengalami keterbatasan akses air bersih.

Melalui program TMMD, TNI berupaya membantu mengatasi persoalan tersebut.

Pembangunan fasilitas air bersih ini menjadi bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, program ini juga memperkuat sinergi antara TNI dan warga.

Ketersediaan air bersih diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat dalam mencari sumber air.

Fasilitas ini juga menjadi langkah mendukung lingkungan yang lebih sehat dan mandiri.

Kodim 1417/Kendari berharap masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut secara bersama.

Warga juga diminta menjaga dan merawat sarana air bersih agar tetap berfungsi dalam jangka panjang.

Program TMMD sendiri merupakan bentuk kolaborasi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.*

KNPI Konsel Kritik BPJN Soal Pengawasan Dispensasi Jalan Nasional

KONAWE SELATAN, KENDARIKINI.COM – DPD KNPI Kabupaten Konawe Selatan mengkritik pengawasan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) terkait izin dispensasi jalan.

Ketua KNPI Konsel Yusran Al Sandi menilai pengawasan BPJN terhadap perusahaan penerima dispensasi masih lemah.

Ia menyebut BPJN terkesan tidak efektif dalam memberi teguran maupun sanksi administratif.

Kritik tersebut disampaikan menyusul keluhan warga terkait kondisi jalan nasional di Kecamatan Palangga Selatan.

Menurut Yusran, aktivitas perusahaan membuat jalan sering berlumpur dan licin.

Kondisi tersebut dinilai mengganggu mobilitas masyarakat serta berpotensi memicu kecelakaan.

“Jalan sering berlumpur dan licin sehingga membahayakan pengguna jalan,” ujar Yusran, Rabu (11/3).

Ia menegaskan BPJN harus melakukan pengawasan ketat terhadap perusahaan penerima izin dispensasi.

Perusahaan diwajibkan menjaga kebersihan jalan dan memastikan aktivitas operasional tidak merugikan masyarakat.

Yusran meminta BPJN segera mengevaluasi perusahaan yang tidak menjalankan kewajiban.

Jika ditemukan pelanggaran, izin dispensasi diminta untuk dievaluasi hingga dicabut.

“Jangan sampai masyarakat terus dirugikan akibat lemahnya pengawasan,” tegasnya.

Kritik serupa juga disampaikan anggota DPRD Konawe Selatan, Erman.

Ia menilai perusahaan wajib memperhatikan dampak aktivitas operasional terhadap masyarakat.

Menurutnya, penggunaan jalan umum harus disertai tanggung jawab menjaga kondisi jalan.

Erman juga meminta BPJN meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan penerima dispensasi.

Ia mendorong BPJN memanggil perusahaan untuk mengevaluasi kewajiban yang telah disepakati.

“Jika ada pelanggaran, harus ada tindakan tegas,” kata politisi Partai Golkar tersebut.*

TMMD Kodim 1417 Kendari Gelar Pasar Pangan Murah Tekan Inflasi

KENDARIKINI.COM – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1417/Kendari menggelar Gerakan Pasar Pangan Murah.

Kegiatan berlangsung usai upacara penutupan TMMD di Pelabuhan Bungkutoko, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Rabu (11/3).

Pasar murah tersebut menyediakan berbagai kebutuhan pokok bagi masyarakat sekitar.

Komoditas yang dijual antara lain beras dan minyak goreng dengan harga lebih terjangkau dibanding pasar.

Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih murah.

Kegiatan tersebut juga menjadi upaya mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan.

Sejumlah warga terlihat memadati stan penjualan sejak kegiatan dimulai.

Antusiasme masyarakat terutama datang dari kalangan ibu rumah tangga.

Mereka memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih hemat.

Satgas TMMD menyebut kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga melaksanakan program sosial yang langsung dirasakan warga.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menekan laju inflasi daerah.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan di masyarakat.

Kodim 1417/Kendari berharap kegiatan serupa dapat terus memberikan manfaat bagi warga.

Kegiatan pasar murah ini sekaligus mempererat hubungan antara prajurit TNI dan masyarakat.*

Wali Kota Jakbar Gandeng Kongres Advokat Indonesia Wujudkan Kota Layak Anak

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat menggandeng Kongres Advokat Indonesia (KAI) memperkuat perlindungan perempuan dan anak.

Komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan di Hotel Ciputra, Jakarta Barat, Selasa (10/3).

Pertemuan itu menyoroti berbagai tantangan sosial yang berdampak pada kelompok rentan.

Presiden KAI, Dr. Nasrullah Nawawi, menegaskan pentingnya peran praktisi hukum dalam menjaga ketahanan keluarga.

Ia menyoroti persoalan perundungan, kekerasan dalam rumah tangga, hingga dampak pinjaman online dan judi online.

Menurutnya, perempuan dan anak sering menjadi korban utama dalam berbagai persoalan tersebut.

Nasrullah menilai edukasi hukum dalam keluarga dapat menekan potensi pelanggaran hukum.

“Ketahanan keluarga menjadi kunci utama dalam mencegah berbagai persoalan sosial,” ujarnya.

Sebagai langkah konkret, KAI membentuk wadah Pergumulan Advokat Keluarga, Wanita, dan Anak.

Wadah tersebut bertujuan memperkuat pendampingan hukum bagi korban dengan pendekatan empati.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, menyambut baik komitmen tersebut.

Ia mengajak KAI menjadi mitra strategis pemerintah dalam melindungi kelompok rentan.

Pemkot Jakarta Barat saat ini mengembangkan program Sekolah Aman dan Nyaman.

Selain itu, Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R) juga diaktifkan di tingkat SMP dan SMA.

Program tersebut bertujuan membentuk konselor sebaya di kalangan remaja.

Iin berharap kolaborasi dengan advokat dapat memperkuat aspek hukum kebijakan pemerintah.

Sinergi ini juga diharapkan mendukung target Jakarta meraih predikat Kota Layak Anak.

Jakarta Barat saat ini menjadi lokasi percontohan kota aman bagi anak, perempuan, lansia, dan disabilitas.

Pertemuan turut dihadiri pengurus KAI DKI Jakarta serta sejumlah pejabat pemerintah dan tokoh masyarakat.*

TMMD Kodim 1417 Kendari Bedah Rumah Warga Nambo Jadi Layak Huni

KENDARIKINI.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1417/Kendari membantu renovasi rumah warga di Kelurahan Nambo.

Rumah milik Isban sebelumnya dalam kondisi rusak dan tidak layak huni.

Melalui program TMMD, hunian tersebut kini berubah menjadi rumah yang lebih kokoh dan layak ditempati.

Perbaikan rumah dilakukan prajurit TNI bersama masyarakat di Kelurahan Nambo, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Rabu (11/3).

Bangunan kini berdiri lebih kuat dengan dinding kayu yang dicat rapi serta atap seng baru.

Renovasi tersebut membuat rumah lebih aman dari panas matahari maupun hujan.

Program bedah rumah ini merupakan salah satu sasaran fisik dalam kegiatan TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari.

Kegiatan tersebut menjadi wujud kemanunggalan TNI bersama masyarakat dalam pembangunan desa.

Selain membantu perbaikan rumah warga, program TMMD juga mendukung upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Isban mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan prajurit TNI melalui program tersebut.

Ia menyebut rumah yang sebelumnya sederhana kini berubah menjadi tempat tinggal yang lebih nyaman.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat membantu keluarganya dalam memperoleh hunian yang layak.

Kodim 1417/Kendari berharap program TMMD dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara TNI dan masyarakat di wilayah Kota Kendari.*

Jaksa Ungkap Kaitan Investasi Google dengan Nadiem Makarim di Persidangan

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengungkap kaitan laporan harta Nadiem Makarim dengan investasi Google dalam persidangan korupsi digitalisasi pendidikan.

Sidang berlangsung di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (10/3).

Nadiem Anwar Makarim hadir sebagai saksi mahkota dalam perkara pengadaan Chromebook Kementerian Pendidikan tahun 2020 dan 2022.

Terdakwa dalam perkara ini yakni Ibrahim Arief, Sri Wahyuningsih, dan Mulyatsyah.

JPU Roy Riady menjelaskan sejumlah dokumen terkait aksi korporasi PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (AKAB) dan PT Gojek Indonesia.

Menurut jaksa, terdapat kesepakatan bisnis antara PT AKAB dengan Google ketika Nadiem menjabat Komisaris Utama.

Google disebut menjadi pemegang saham terbesar dalam perusahaan tersebut.

Jaksa menilai hubungan tersebut berpotensi membentuk simbiosis mutualisme terkait kebijakan pengadaan perangkat Chromebook di Kemendikbud.

Hal itu diperkuat dengan adanya petinggi Google yang menjabat komisaris di perusahaan Nadiem.

Penempatan tersebut disebut bertujuan mempromosikan produk Chrome OS di kawasan Asia Tenggara.

JPU juga memaparkan data SPT dan LHKPN terkait sumber kekayaan Nadiem.

Dalam catatan tersebut, Nadiem memiliki deposito sekitar Rp1,2 triliun di Bank UOB dan BCA pada 2021.

Total kekayaan Nadiem tercatat mencapai sekitar Rp5 triliun pada tahun 2022.

Jaksa juga mengungkap dugaan upaya memperkaya diri sebesar Rp809 miliar.

Dana itu disebut berasal dari transfer investasi Google melalui PT AKAB ke PT Gojek Indonesia.

Dalam sidang, jaksa juga menyoroti tanggung jawab kebijakan pengadaan di kementerian.

Menurut jaksa, tanggung jawab penggunaan anggaran berada pada Menteri sesuai Undang-Undang Kementerian Negara dan aturan pengadaan.

Hal itu dikaitkan dengan terbitnya Permendikbud Nomor 5 Tahun 2021 dan kebijakan serupa pada 2022.

Jaksa turut menggali peran staf khusus menteri yang direkrut dari luar kementerian.

Persidangan masih berlanjut dengan pendalaman keterangan saksi dan pemeriksaan dokumen.*

TMMD Ke-127 Kodim 1417 Kendari Resmi Ditutup Pangdam Hasanuddin

KENDARIKINI.COM – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1417/Kendari Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup, Rabu (11/3). Penutupan dipimpin Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko di Pelabuhan Bungkutoko, Kecamatan Abeli, Kota Kendari.

Upacara penutupan turut dihadiri Ketua Persit KCK PD XIV/Hasanuddin Renny Wahyuni serta sejumlah pejabat Kodam XIV/Hasanuddin dan pemerintah daerah.

Di antaranya Asren Kasdam XIV/Hasanuddin Kolonel Inf Abi Kusnianto, Asops Kasdam Kolonel Inf Dody Triyo Hadi, serta Aster Kasdam Kolonel Inf Hipni Maulana Farhan.

Rangkaian kegiatan meliputi penandatanganan naskah penyerahan hasil program TMMD, penyematan tanda peserta, serta penyerahan peralatan kerja.

Dalam amanatnya, Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan TMMD ke-127 berlangsung selama 30 hari, sejak 10 Februari hingga 11 Maret 2026.

Program tersebut dilaksanakan serentak di tiga wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, yakni Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Soppeng, dan Kota Kendari.

Menurutnya, kegiatan TMMD merupakan bentuk sinergi TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam pembangunan desa.

Selama pelaksanaan, berbagai sasaran fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan melalui kerja sama seluruh pihak yang terlibat.

Ia berharap program ini mendorong masyarakat meningkatkan kesejahteraan ekonomi serta lebih peduli terhadap lingkungan sekitar.

Selain itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga kebersamaan, kerukunan, dan kewaspadaan menghadapi tantangan perkembangan zaman.

Upacara penutupan turut dihadiri Danrem 143/HO Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran, dan Ketua DPRD Kendari Inarto.

Hadir pula Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka, pejabat Korem 143/HO, para Dandim jajaran, serta unsur pemerintah kecamatan.*

PT PLM Polisikan Pemda Bombana Gegara Dugaan Pengrusakan

KENDARIKINI.COM – PT Panca Logam Makmur (PLM) resmi mengadukan ke Ditreskrimum Polda Sultra soal dugaan pengrusakan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Bombana, Rabu 11 Maret 2026.

Direktur Operasional Merry Febrianti Rumbayan mengatakan pihaknya mengadukan hal tersebut guna mendapatkan kepastian hukum.

“Kita minta Polda Sultra menindaki aduan kami,” tegasnya usai melakukan pengaduan.

Sebelumnya diberitakan Peristiwa pembongkaran terjadi oleh tim gabungan Pemkab Bombana, Rabu 25 Februari 2026.

Tim dipimpin Wakil Bupati Bombana berdasarkan SK Bupati tentang penertiban pertambangan ilegal.

Unsur Satpol PP, TNI, dan Polri turut dilibatkan dalam kegiatan penertiban tersebut. Perusahaan menyatakan menghormati kewenangan pemerintah daerah menindak pertambangan ilegal.

Namun, PT Panca Logam Makmur mempertanyakan relevansi penerapan SK terhadap pos jaga internal.

“Pos tersebut fasilitas pengamanan, bukan aktivitas pertambangan,” ujar Merry dalam keterangan tertulis.

Perusahaan menegaskan tidak ada kegiatan penambangan berlangsung di lokasi saat ini. Pos jaga disebut bagian penting untuk menjaga aset dan keselamatan pekerja.

“Pembongkaran dinilai berpotensi menimbulkan dampak material maupun nonmaterial bagi tenaga kerja. PT Panca Logam Makmur menyatakan tetap taat regulasi dan siap berkoordinasi,” ungkapnya.

Jika ada persoalan administratif, perusahaan siap menyesuaikan sesuai mekanisme hukum.*

KKJ Sultra Kecam Pemanggilan Jurnalis Kendarikini dan Ketua JMSI oleh Polda

KENDARIKINI.COM – Komite Keselamatan Jurnalis Sulawesi Tenggara (KKJ Sultra) mengecam pemanggilan jurnalis Kendarikini Irvan dan Ketua JMSI Sultra Adi Yaksa Pratama oleh Polda Sultra.

Keduanya dipanggil penyidik Ditreskrimsus Polda Sultra terkait laporan dugaan pencemaran nama baik oleh Kadis Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah.

Laporan itu merujuk pasal 433 ayat 1 dan 2, subsider pasal 343 ayat 1 juncto pasal 441 KUHP baru.

Pemanggilan tersebut berkaitan dengan berita berjudul “JMSI Sultra Adukan Pemilik Akun @eRBe#bersuara ke Polda Sultra”.

Dalam berita itu, Adi Yaksa Pratama menjadi narasumber yang memberikan keterangan kepada jurnalis Kendarikini.

Laporan Ridwan Badallah tertuang dalam Surat Perintah Penyelidikan Nomor SP.Lidik/201/II/Res.2.5/Ditreskrimsus tertanggal 6 Februari 2026.

Adi Yaksa dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada 4 Maret dan 14 Maret 2026.

Sementara Irvan dipanggil melalui surat tertanggal 9 Maret 2026 untuk diperiksa pada 12 Maret 2026.

KKJ Sultra menilai polisi tidak berwenang memeriksa jurnalis terkait produk jurnalistik yang dipublikasikan media.

Menurut KKJ, sengketa pemberitaan merupakan ranah etik pers, bukan perkara pidana.

Penyelesaiannya harus melalui hak jawab, hak koreksi, atau pengaduan ke Dewan Pers.

Ketentuan itu diperkuat Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXIII/2025.

MK menegaskan sengketa produk jurnalistik wajib melalui mekanisme Dewan Pers sebelum jalur pidana atau perdata.

KKJ Sultra juga menilai pemanggilan ini melanggar Perjanjian Kerja Sama Dewan Pers dan Kepolisian tahun 2022.

Perjanjian itu mengatur perlindungan kemerdekaan pers dan penanganan dugaan penyalahgunaan profesi wartawan.

KKJ menilai pemeriksaan terhadap jurnalis dan narasumber berpotensi menjadi bentuk intimidasi terhadap kerja pers.

Organisasi ini juga khawatir kasus tersebut menjadi preseden buruk bagi kebebasan pers di Sulawesi Tenggara.

KKJ Sultra pun mendesak Polda Sultra menghentikan penyelidikan dan menyerahkan penyelesaian ke Dewan Pers.

Selain itu, Propam Polda Sultra diminta memeriksa penyidik yang menangani perkara tersebut.

KKJ Sultra dideklarasikan di Kendari pada 25 Oktober 2025 sebagai aliansi perlindungan keselamatan jurnalis.

Aliansi ini diinisiasi AJI Kendari, IJTI Sultra, AMSI Sultra, PuspaHAM, Walhi Sultra, UKM Pers IAIN Kendari, dan advokat.*

Mendagri Tito Larang Kepala Daerah ke Luar Negeri saat Lebaran

JAKARTA, KENDARIKINI.COM – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan kepala daerah tetap siaga di wilayahnya selama periode libur Lebaran.

Instruksi tersebut berlaku satu minggu sebelum hingga satu minggu setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kebijakan itu tertuang dalam Surat Edaran Mendagri Nomor 000.2.3/1171/SJ tertanggal 8 Maret 2026.

Surat edaran tersebut mengatur penundaan perjalanan ke luar negeri selama masa libur Idul Fitri.

SE itu ditujukan kepada seluruh gubernur, bupati, wali kota, serta wakil kepala daerah di Indonesia.

Dalam aturan tersebut, kepala daerah diminta menunda perjalanan luar negeri mulai 14 hingga 28 Maret 2026.

Namun, pengecualian diberikan bagi kegiatan yang sangat esensial atau atas arahan Presiden.

Selain itu, perjalanan luar negeri juga diperbolehkan jika terkait kepentingan pengobatan.

Mendagri Tito Karnavian menjelaskan kebijakan tersebut bertujuan memastikan pelayanan pemerintah daerah tetap optimal.

Menurutnya, kepala daerah harus fokus menjalankan agenda strategis menjelang dan selama libur Lebaran.

Agenda tersebut termasuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan keselamatan masyarakat.

Kepala daerah juga diminta memperkuat koordinasi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Selain itu, pemerintah daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi arus mudik Lebaran.

Pemantauan serta pengendalian inflasi daerah juga menjadi perhatian selama periode tersebut.

Pemerintah daerah juga harus memastikan kesiapan pelaksanaan perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Tito menegaskan kepala daerah harus berada di wilayahnya agar respons terhadap kebutuhan masyarakat lebih cepat.

Ia juga meminta izin perjalanan dinas luar negeri yang telah terbit agar dibatalkan atau dijadwal ulang.

Surat edaran tersebut ditembuskan kepada Presiden serta sejumlah kementerian terkait.*

Prodi Pendidikan Biologi UHO Raih Akreditasi Unggul dari LAMDIK

KENDARKINI.COM – Program Studi (Prodi) Pendidikan Biologi Universitas Halu Oleo (UHO) resmi meraih akreditasi “Unggul” dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 230/SK/LAMDIK/Ak/S/II/2026.

Dalam keputusan tersebut, Prodi Pendidikan Biologi memperoleh nilai 367 dan dinyatakan berstatus akreditasi Unggul. Status akreditasi tertinggi ini berlaku selama lima tahun.

Masa berlaku akreditasi dimulai sejak 10 September 2025 hingga 9 September 2030. Predikat ini menjadi pengakuan atas kualitas penyelenggaraan pendidikan di program studi tersebut.

Proses akreditasi dilakukan LAMDIK berdasarkan Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor T/497/M/T.00/2019. Keputusan tersebut memberikan persetujuan pembentukan Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan.

LAMDIK bertugas melaksanakan akreditasi mandiri untuk menilai mutu dan status program studi kependidikan. Penilaian dilakukan menggunakan kriteria dan standar mutu yang telah ditetapkan secara nasional.

Program studi kependidikan yang dinilai meliputi pendidikan guru, manajemen pendidikan, serta berbagai program pendidikan lainnya. Sebelumnya, proses akreditasi tersebut berada di bawah kewenangan BAN-PT.

Pencapaian akreditasi Unggul ini menunjukkan Prodi Pendidikan Biologi FKIP UHO telah memenuhi standar mutu pendidikan tinggi. Prestasi tersebut juga memperkuat reputasi Universitas Halu Oleo.

Melalui capaian ini, UHO diharapkan semakin memperkokoh posisinya sebagai perguruan tinggi berkualitas. Khususnya dalam mencetak lulusan pendidikan Biologi yang kompeten di tingkat regional dan nasional.*

SMK Negeri 2 Kendari Masuk 30 Besar Nasional Puspresnas 2026

KENDARIKINI.COM – SMK Negeri 2 Kendari kembali mencatat prestasi membanggakan di tingkat nasional. Sekolah ini menempati peringkat ke-30 nasional berdasarkan penilaian Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) tahun 2026.

Pada skala regional, SMK Negeri 2 Kendari juga berhasil meraih posisi keempat terbaik di Pulau Sulawesi dalam pemeringkatan prestasi sekolah.

Kepala SMK Negeri 2 Kendari, Ahmad Mustapa, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari berbagai kompetisi yang diikuti siswa.

Prestasi itu berasal dari lomba akademik maupun nonakademik yang diselenggarakan Puspresnas dan Badan Talenta Indonesia.

“Alhamdulillah, tahun ini SMK Negeri 2 Kendari meraih peringkat ke-30 nasional dan keempat di Sulawesi,” kata Ahmad Mustapa, Selasa (10/3/2026).

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan peningkatan prestasi sekolah sejak dirinya memimpin SMK Negeri 2 Kendari pada 2023.

Ia menyebutkan, pada 2025 lalu siswa SMK Negeri 2 Kendari juga mendominasi berbagai lomba tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sejumlah siswa kemudian mewakili daerah mengikuti kompetisi tingkat nasional yang digelar di Bandung.

“Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi sekolah. Ini juga pertama kalinya kami meraih peringkat nasional,” ujarnya.

Ahmad Mustapa menjelaskan, pencapaian tersebut tidak lepas dari proses seleksi dan pembinaan siswa secara berjenjang.

Tahapan dimulai dari seleksi tingkat sekolah, kemudian dilanjutkan pembinaan intensif oleh guru pembimbing sebelum lomba tingkat provinsi.

Menurutnya, prestasi tersebut juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan di SMK Negeri 2 Kendari.

Sekolah, kata dia, terus berkomitmen membimbing siswa agar memiliki keterampilan yang mampu bersaing di tingkat nasional.

Selain itu, pihaknya juga berupaya menghapus stigma negatif terhadap sekolah kejuruan melalui berbagai prestasi siswa.

Untuk mendukung hal tersebut, SMK Negeri 2 Kendari menerapkan konsep 3P, yakni penampilan, pelayanan, dan prestasi.

“Penampilan sekolah harus baik, pelayanan maksimal, sehingga mampu melahirkan prestasi membanggakan,” tutupnya.*

Penerimaan Polri 2026 Dibuka, Polresta Kendari Ajak Generasi Muda Daftar

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Republik Indonesia kembali membuka penerimaan anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Polresta Kendari mengajak generasi muda yang memiliki integritas, disiplin, dan semangat pengabdian untuk bergabung menjadi bagian dari institusi kepolisian.

Penerimaan Polri tahun ini membuka tiga jalur pendidikan, yakni Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui website resmi penerimaan Polri.

Untuk periode tahun ini, pendaftaran online dan proses verifikasi berlangsung mulai 9 hingga 30 Maret 2026.

Polresta Kendari melalui Bagian Sumber Daya Manusia (Bag SDM) mengimbau masyarakat, khususnya para lulusan SMA/sederajat yang memenuhi persyaratan, agar memanfaatkan kesempatan ini untuk mengikuti seleksi menjadi anggota Polri.

Calon peserta dapat mengakses informasi lengkap mengenai persyaratan, tahapan seleksi, serta proses pendaftaran melalui website resmi penerimaan Polri di https://penerimaan.polri.go.id.

Polresta Kendari juga menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan Polri tidak dipungut biaya (gratis) dan dilaksanakan secara transparan serta akuntabel.

Dengan dibukanya penerimaan ini, diharapkan lahir generasi muda yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara melalui institusi Kepolisian Republik Indonesia.*

Ayah Tiri di Buton Ditangkap Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri

KENDARIKINI.COM, BUTON – Seorang pria berinisial LR (43) diamankan polisi atas dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak tirinya, FA (15).

Kasus tersebut terungkap setelah keluarga korban menemukan pesan singkat mencurigakan dari pelaku kepada korban.

Pesan tersebut ditemukan pada Sabtu (7/3/2026). Isinya diduga mengajak korban melakukan perbuatan asusila di sebuah kebun.

Temuan itu memicu kecurigaan keluarga korban. Mereka kemudian menanyai korban hingga akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

Kasat Reskrim Polres Buton, AKP Sunarton Hafala, mengatakan pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan keluarga korban.

Tim Satreskrim kemudian mengamankan LR untuk dimintai keterangan terkait dugaan perbuatan tersebut.

“Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku telah melakukan perbuatan tersebut sejak tahun 2023,” ujar Sunarton, Selasa (10/3/2026).

Ia menegaskan tindakan pelaku sangat bertentangan dengan hukum serta norma sosial karena korban merupakan anak tirinya sendiri.

Saat ini tersangka telah diamankan di Mapolres Buton untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 473 ayat (1), ayat (2) huruf d, dan ayat (9) atau Pasal 418 ayat (1) KUHP.

Ancaman hukuman maksimal yang menanti pelaku mencapai 12 tahun penjara. Polisi menegaskan komitmen menindak tegas kejahatan terhadap anak.*

Ayah Aniaya Bayi di Kendari, Ditangkap Tim Buser77 Polresta

KENDARIKINI.COM – Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari menangkap seorang pria berinisial AS atas dugaan penganiayaan terhadap anaknya.

Penangkapan dilakukan Senin (9/3/2026) sekitar pukul 21.00 Wita di Jalan Suprapto, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan penangkapan berdasarkan laporan polisi yang diterima sebelumnya.

Kasus tersebut merupakan dugaan tindak pidana kejahatan perlindungan anak.

Pelaku diketahui berinisial AS (24), seorang sopir asal Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan.

Korban berinisial MH yang masih berusia satu tahun merupakan anak kandung pelaku.

Peristiwa penganiayaan terjadi di Jalan Tanukila, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Pelaku diduga melilit leher korban menggunakan selimut.

Setelah itu, pelaku juga menginjak bagian leher korban.

Aksi tersebut bahkan direkam dan diunggah melalui akun Facebook milik pelaku.

Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan.

Setelah memperoleh bukti permulaan yang cukup, tim kemudian melakukan pencarian terhadap pelaku.

Pelaku akhirnya berhasil diamankan tanpa perlawanan di wilayah Puuwatu.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa selimut tidur.

Polisi juga menemukan satu bilah senjata tajam jenis pisau saat penangkapan.

Berdasarkan hasil interogasi, pelaku mengaku melakukan perbuatannya karena emosi terhadap istrinya.

Saat itu korban terus menangis dan pelaku kesal karena istrinya tidak datang menjemput anaknya.

Video tersebut diunggah ke media sosial dengan tujuan agar istrinya datang menemuinya.

Saat ini pelaku telah diamankan di Polresta Kendari untuk proses hukum lebih lanjut.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Rampungkan Renovasi Rumah Warga

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari memasuki tahap akhir renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), Selasa (10/3/2026).

Program tersebut dilaksanakan di salah satu lokasi sasaran TMMD di Kota Kendari.

Personel TNI terlihat melakukan pengecatan dinding rumah sebagai tahap penyelesaian pembangunan.

Cat berwarna hijau digunakan untuk memperindah tampilan rumah warga.

Proses pengecatan dilakukan secara teliti agar hasilnya merata dan rapi.

Renovasi rumah ini merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD ke-127.

Program tersebut bertujuan membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat kemanunggalan antara TNI dan masyarakat.

Selama proses pengerjaan, warga turut membantu personel Satgas TMMD.

Kebersamaan tersebut terlihat dalam semangat gotong royong di lokasi pembangunan.

Satgas TMMD berupaya memastikan seluruh proses renovasi selesai tepat waktu.

Kualitas pengerjaan juga menjadi perhatian agar rumah dapat digunakan dalam jangka panjang.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan tempat tinggal warga.

Dengan rumah yang lebih layak, kualitas hidup keluarga penerima manfaat diharapkan meningkat.

TMMD menjadi salah satu program TNI untuk mendukung pembangunan masyarakat.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Bangun Tugu Prasasti di Anggoeya

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mulai membangun tugu prasasti di lokasi kegiatan TMMD, Selasa (10/3/2026).

Pembangunan tugu tersebut menjadi simbol pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa di Kota Kendari.

Tugu prasasti dibangun di kawasan lokasi sasaran fisik TMMD.

Personel TNI terlihat mengerjakan pembangunan tugu dengan teliti.

Monumen tersebut menjadi penanda keberhasilan pelaksanaan program TMMD di wilayah tersebut.

Selain itu, tugu juga menjadi simbol kemanunggalan TNI dan masyarakat.

Program TMMD melibatkan kerja sama antara personel TNI dan warga setempat.

Semangat gotong royong terlihat selama proses pembangunan berlangsung.

Saat ini pembangunan tugu memasuki tahap perapian relief dan tulisan prasasti.

Tulisan tersebut memuat identitas kegiatan TMMD ke-127 tahun 2026.

Keberadaan prasasti diharapkan menjadi catatan sejarah pembangunan daerah.

Tugu ini juga menjadi pengingat kolaborasi antara TNI dan masyarakat.

Program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik.

Kegiatan tersebut juga memperkuat kebersamaan dalam membangun wilayah.

Satgas TMMD berharap hasil pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti