Jumat, Oktober 30, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 125

Dua Tongkang Bermuatan Nikel dari Jetty PT DMS Dilepas, Aktivis Pertanyakan Prosedur Penegakan Hukum

0

KENDARIKINI.COM — Publik Sulawesi Tenggara kembali dibuat heboh setelah tersiar kabar bahwa dua kapal tongkang bermuatan ore nikel yang sebelumnya ditahan TNI Angkatan Laut (TNI AL) di Perairan Konawe Utara, kini telah dilepas kembali. Perkembangan ini memunculkan tanda tanya besar di kalangan mahasiswa dan aktivis daerah, Jum’at 12 Desember 2025.

Meski sebelumnya ditahan, informasi terbaru menyebutkan bahwa kedua tongkang tersebut telah dilepas.

Ketua Umum Himarasi Sultra sekaligus Ketua Umum Persatuan Pemuda Pemerhati Daerah Konawe Utara (P3D-Konut), Jefri, menyatakan bahwa pelepasan tersebut menimbulkan tanda tanya besar.

“Ini benar-benar aneh. Jika melihat pelanggarannya, sangat jelas ada konsekuensi pidana maupun denda sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pelayaran. Mengapa bisa dilepas begitu saja tanpa sanksi?,” ujar jeje sapaan akrabnya.

Jefri menegaskan bahwa dugaan pelanggaran yang terjadi meliputi kegiatan pengapalan di jetty yang masih disegel, tidak adanya SPOG, serta ketidaklengkapan dokumen pelayaran termasuk Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dari Syahbandar UPP Kelas I Molawe.

Jefri juga menyoroti adanya informasi bahwa perusahaan siap membayar denda kepada KKP terkait reklamasi tanpa izin. Menurutnya, hal itu tidak berkaitan langsung dengan dugaan pelanggaran pelayaran.

“Jika PT DMS bersedia membayar denda reklamasi, itu hal lain. Tapi soal pelanggaran pelayaran—SPOG, SPB, dan dokumen muatan—itu tidak boleh serta-merta diabaikan. Undang-undang pelayaran mengatur jelas adanya sanksi pidana dan denda,” tegas Putra Daerah Konut.

Lebih jauh, Jefri menyatakan pihaknya siap membawa persoalan ini ke DPR RI jika benar pelepasan kapal dilakukan tanpa koordinasi dengan Syahbandar UPP Kelas I Molawe.

“Jika benar dilepas tanpa koordinasi resmi, kami akan meminta DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat. Kasus ini bukan pelanggaran kecil,” tegasnya.

Ia juga menduga adanya potensi kerugian negara apabila proses pengapalan dan pergerakan ore nikel keluar dari wilayah Konawe Utara tidak tercatat dengan baik.

Sementara itu sebelumnya diberitakan Danlanal Kendari, Kolonel Laut (P) Dedi Wardana yang dikonfirmasi via pesan whats app membenarkan pelepasan kapal tongkang.

“Benar sudah dilepas karena PT DMS sudah berkomitmen dengan DKP untuk membayar denda kepada negara terkait PKPPRL,” katanya, Kamis 11 Desember 2025.

Lanjutnya bahwa saat penahanan kapal PT DMS sedang berproses di DKP.

“Sebenarnya pada saat kapal ditahan, pihak DMS sedang berproses penghitungan nilai terkait angka yang akan dibayarkan,” ungkapnya.

Sebelumnya juga operasi penegakan hukum di wilayah perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali membuahkan hasil signifikan. Kapal Cepat TNI Angkatan Laut, KRI Bung Hatta-370, berhasil mengamankan dua set kapal tunda dan tongkang yang diduga terlibat dalam pengiriman ilegal bijih nikel di Perairan Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara, Selasa, 25 November 2025.

Dua kapal tersebut—TB Prima Mulia 06/TK Prima Sejati 308 dan TB Nusantara 3303/TK Graham 3303—diketahui memuat ore nikel milik PT DMS.

Pemeriksaan awal mengungkap bahwa kegiatan pengapalan dilakukan dari jetty PT DMS yang telah disegel dan dibekukan izinnya oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akibat penyalahgunaan ruang laut.

Penangkapan ini menguatkan dugaan adanya praktik pengiriman nikel dari sumber yang tidak sah. Muatan dari kedua kapal tersebut rencananya akan dikirim menuju smelter PT IMIP di Morowali.

Kemudian Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari secara resmi menerima penyerahan dua unit kapal tunda dan tongkang yang ditindak oleh KRI Bung Hatta-370.

Penindakan ini dilakukan saat operasi patroli di Perairan Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara, karena kedua kapal tersebut diduga kuat melakukan aktivitas pengangkutan ore nikel tanpa dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan.

Pasops Lanal Kendari, Mayor Laut (P) Nur Yusroni, kepada media, Sabtu (29/11/2025), mengungkapkan bahwa penyerahan kapal dilaksanakan pada Rabu, 26 November, untuk penanganan lebih lanjut di tingkat satuan wilayah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, muatan ore nikel yang dibawa kedua kapal tersebut berasal dari PT DMS, perusahaan yang sebelumnya telah dilakukan penyegelan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait dugaan pelanggaran pemanfaatan ruang laut.

Selain bergerak dari Jetty PT DMS, kedua kapal juga diketahui menuju area lego jangkar tanpa memiliki Surat Persetujuan Olah Gerak (SPOG).

Selain itu TNI AL melalui KRI Bung Hatta-370 melakukan penahanan terhadap TB Prima Mulia 06/TK Prima Sejati 308 dan TB Nusantara 3303/TK Graham 3303, yang masing-masing merupakan kapal milik PT PMJ dengan muatan ore nikel milik PT Dwimitra Multiguna Sejahtera (DMS).

Penahanan dilakukan karena dugaan pelanggaran dalam proses pengapalan dan pelayaran.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Tunggul menjelaskan bahwa penahanan kedua tongkang tersebut dilakukan karena beberapa pelanggaran, antara lain:

Aktivitas pengapalan di Jetty PT DMS yang sedang dalam status penyegelan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

Perpindahan kapal ke area lego jangkar tanpa Surat Persetujuan Olah Gerak (SPOG).

Ketidakhadiran nakhoda saat kapal melakukan olah gerak.

Ketiadaan dokumen kapal dan dokumen muatan yang sah.

Pelanggaran tersebut menjadi dasar TNI AL mengambil tindakan penahanan.*

PLN Terus Kebut Siang Malam Perbaiki Jalur Listrik di Lokasi Bencana

0

KENDARIKINI.COM — PT PLN (Persero) terus mempercepat upaya pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan yang terdampak banjir di wilayah Aceh. Perbaikan pada Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan menjadi kunci untuk pemulihan sistem kelistrikan Aceh.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo turun langsung memimpin percepatan pemulihan sekaligus memastikan seluruh sumber daya PLN dimobilisasi dan bekerja secara maksimal. Ia menegaskan bahwa pemulihan hanya dapat dicapai dengan kolaborasi lintas sektor.

“Tim PLN bekerja tanpa henti meskipun di tengah cuaca tidak bersahabat. Mereka harus melewati jalur berlumpur, membawa material secara manual, dan memastikan setiap pekerjaan aman. Kami juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang memberikan dukungan penuh sehingga progres perbaikan bisa berjalan baik,” ujar Darmawan.

Sebelumnya, lima tower SUTT roboh dan tujuh lainnya mengalami kerusakan di jalur Langsa–Pangkalan Brandan akibat banjir serta pergeseran tanah yang terjadi beberapa waktu lalu. Kondisi tersebut membuat sistem kelistrikan Aceh terputus dari sistem besar Sumatra.

Untuk recovery, PLN mengerahkan 1.476 personel yang di datangkan dari berbagai unit PLN se-Indonesia untuk membantu mempercepat pekerjaan, baik perbaikan tower di jalur transmisi, perbaikan jaringan distribusi ke pelanggan, hingga dukungan armada dan logistik.

General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS), Amiruddin menambahkan bahwa pekerjaan dilakukan _non stop_ dengan sistem _shift_ untuk memastikan perbaikan berjalan lebih cepat.

“Saat ini tim di lokasi secara terus menerus 24 jam bekerja membangun tower darurat dan melakukan modifikasi untuk perbaikan tower yang rusak,” ujar Amirrudin.

Pihaknya juga menjalin kolaborasi strategis dengan TNI, khususnya Marinir Batalyon 8 Pangkalan Brandan yang memberikan dukungan pengamanan, mobilisasi personel, hingga akses logistik di area yang sulit dijangkau. Sinergi ini menjadi kekuatan penting dalam percepatan pemulihan infrastruktur transmisi yang terdampak.

“Prioritas utama kami adalah memastikan penormalan secepatnya. Tim gabungan terus bekerja, meski medan sulit dan cuaca tidak bersahabat, untuk mengembalikan keandalan sistem kelistrikan di Aceh,” tambah Amiruddin.

PLN mengajak seluruh pihak untuk mendukung upaya percepatan pemulihan ini. Seluruh langkah perbaikan ini dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan Aceh.*

PT Wijaya Inti Nusantara Turunkan Alat Berat Bantu Pembangunan Masjid Pondok Tahfiz Desa Parasi

0

KENDARIKINI.COM – Sebagai wujud komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan sosial, pendidikan, dan keagamaan di wilayah operasional, PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) kembali menunjukkan kepeduliannya melalui bantuan alat berat berupa excavator untuk mempercepat pembangunan Masjid Pondok Tahfiz Desa Parasi, Kecamatan Palangga Selatan, Kabupaten Konawe Selatan.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 11 Desember 2025, mulai pukul 08.00 hingga 15.30 WITA, melibatkan 8 orang yang terdiri dari Tim Humas WIN News, Tim CSR, serta operator alat berat.

Sinergi Membangun Sarana Ibadah dan Pendidikan Tahfiz

Dengan mengusung tema:

“PT. WIN Peduli Pendidikan dan Keagamaan – Bersinergi Membangun Sarana Ibadah dan Pendidikan Tahfiz”. perusahaan menurunkan satu unit excavator untuk mendukung pekerjaan:
• Land clearing
• Penggalian pondasi
• Perataan lahan

Bantuan ini menjadi dorongan penting bagi proses pembangunan masjid, yang nantinya akan menjadi pusat kegiatan ibadah dan pendidikan bagi para santri serta masyarakat Desa Parasi.

Selama kegiatan berlangsung, pengurus Pondok Tahfiz, aparat desa, dan warga setempat turut hadir memberikan dukungan. Kebersamaan dan gotong-royong tampak jelas, menunjukkan betapa kuatnya harapan masyarakat terhadap berdirinya rumah ibadah ini.

Apresiasi dan Sambutan Positif dari Masyarakat

Risultan selaku pengurus Pondok Tahfiz, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada PT WIN. Menurutnya, bantuan ini bukan sekadar dukungan fisik, tetapi juga bukti nyata kepedulian perusahaan terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan di wilayah tersebut.

Warga Desa Parasi pun menyambut baik inisiatif ini. Selama ini pembangunan masjid dilakukan secara swadaya, dan kehadiran alat berat sangat membantu mempercepat pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan tenaga besar dan waktu panjang.

Komitmen Berkelanjutan PT WIN

Perwakilan Humas PT WIN, Fandi Gunawan, menegaskan bahwa perusahaan akan terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan. PT WIN memandang dukungan terhadap pembangunan fasilitas ibadah dan tahfiz sebagai investasi moral bagi generasi muda.

Operator alat berat mengerjakan tugas sesuai standar keselamatan dan mengikuti arahan teknis panitia pembangunan. Kegiatan pun berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Aspirasi dan Harapan Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, masyarakat dan pengurus Pondok Tahfiz menyampaikan beberapa harapan lanjutan kepada PT. WIN, antara lain:

• Dukungan tambahan berupa material bangunan seperti pasir dan batu untuk tahapan pembangunan berikutnya.

• Keterlibatan perusahaan dalam program pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan di Pondok Tahfiz.

Masukan tersebut telah dicatat oleh Tim CSR PT WIN sebagai bahan evaluasi untuk program keberlanjutan di masa mendatang.*

Kasus Dugaan Kredit Macet Rp 26 Miliar dan Proyek Fiktif di Kolaka Bergulir, Polda Sultra Tunggu Audit BPKP

0

KENDARIKINI.COM— Penyidikan dugaan kredit macet senilai Rp 26 miliar di Bank Sultra Cabang Kolaka yang disebut berkaitan dengan proyek fiktif mulai bergulir di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara. Kasus ini menjadi sorotan publik karena diduga melibatkan proyek pada instansi pemerintah daerah, Jum’at 12 Desember 2025.

Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sultra, Kompol Nico Darutama, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon WhatsApp, membenarkan bahwa perkara tersebut telah masuk pada tahap penyidikan.

“Sudah penyidikan. Saat ini masih progres dan kami menunggu hasil audit BPKP terkait kerugian negara,” katanya, Rabu 9 Desember 2025.

Kompol Nico membenarkan bahwa nilai kredit macet yang tengah ditangani mencapai sekitar Rp 26 miliar.

“Iya, kurang lebih sebanyak itu,” ujarnya

Ia menjelaskan, dugaan proyek fiktif yang berhubungan dengan kredit tersebut terjadi pada tahun anggaran 2024.

Lebih lanjut, Kompol Nico menyebut bahwa dugaan proyek fiktif tersebut terkait kegiatan di Dinas Perkebunan. Hingga kini, penyidik belum menetapkan tersangka.

“Dinas Perkebunan, Tersangka belum ada,” ungkapnya.

Dalam proses penyidikan, penyidik Tipidkor telah memeriksa sejumlah pihak terkait, termasuk pejabat bank dan pejabat dinas.

“Kepala BPD Sultra Cabang Kolaka, PPK, dan Kadisnya sudah kita periksa,” tandasnya.

Polda Sultra masih menunggu hasil perhitungan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sebagai dasar untuk melanjutkan proses penetapan tersangka dalam perkara tersebut.*

Andi Ady Aksar Terpilih sebagai Ketua IKA SMAN 1 Kendari

0

KENDARIKINI.COM — Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan Musyawarah Ikatan Alumni (IKA) SMAN 1 Kendari yang digelar di Hotel Azizah Syariah pada Kamis 11 Desember 2025.

Dalam forum yang dihadiri ratusan alumni lintas angkatan tersebut, Andi Ady Aksar resmi terpilih sebagai Ketua IKA SMAN 1 Kendari untuk periode mendatang.

Pemilihan berlangsung dinamis namun tetap kondusif. Setelah melalui proses penjaringan dan musyawarah, mayoritas peserta menyepakati Andi Ady Aksar sebagai sosok yang dianggap mampu membawa organisasi alumni menuju arah yang lebih solid, profesional, dan bermanfaat bagi sekolah maupun masyarakat luas.

Ketua IKA SMAN 1 Kendari terpilih, Andi Ady Aksar menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para alumni. Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan IKA SMAN 1 Kendari sebagai wadah kolaborasi yang aktif dan berdaya guna.

“IKA bukan hanya soal nostalgia, tetapi ruang untuk berjejaring, berbagi gagasan, dan berkontribusi. Saya berharap seluruh alumni dapat terlibat dalam program-program yang akan kita rumuskan bersama,” katanya.

Triple A sapaan akrabnya menyampaikan bahwa program kerja awal yang akan disusun mencakup penguatan database alumni, kegiatan sosial, dukungan terhadap prestasi siswa, serta peningkatan peran alumni dalam pembangunan daerah.

Dengan terpilihnya Andi Ady Aksar, diharapkan IKA SMAN 1 Kendari semakin berkembang dan mampu mempererat hubungan antargenerasi alumni, sekaligus memberikan dampak positif bagi sekolah dan komunitas di sekitarnya.*

Busel Dua Kali Diguncang Gempa Bumi Beruntun

0

KENDARIKINI.COM – Kabupaten Buton Selatan (Busel) diguncang gempa bumi beruntun sebanyak dua kali pada Kamis, 11 Desember 2025.

Kepala BMKG Kendari, Rudin mengatakan bagwa gempa bumi tersebut terjadi tak berselang lama rentang waktunya.

“Gempa yang pertama dengan kekuatan Magnitudo 4.0, pada pukul 22:42:06 WITA, dengan lokasi 5.99 Lintang Selatan, 122.51 Bujur Timur, 46 kilo meter selatan, Busel dengan kedalaman 13 Kilp Meter,” jelasnya berdasarkan keterangan resminya yang diterima media ini.

Kemudian gempa kedua terjadi hanya berselang waktu sejam lebih belasan menit.

“Gempa kedua dengan kekuatan magnitudo 2,2 pada pukul 23:58:20 WITA, dengan lokasi 5.74 Lintang Selatan, 122.46 Bujur Timur, 26 Kilo Meter Barat Daya, Busel dengan kedalaman 9 Kilo Meter,” pungkasnya.*

Kadis Kesehatan Konkep Terjerat Laporan Dugaan Perzinaan, Polda Sultra Lakukan Pendalaman

0

KENDARIKINI.COM – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) berinisial B dilaporkan ke Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan. Laporan tersebut kini tengah diproses oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Perkara ini sedang ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Subdit IV Ditreskrimum Polda Sultra. Penanganan kasus dikabarkan sudah berjalan sejak laporan resmi diterima aparat kepolisian.

Direktur Reskrimum Polda Sultra, Kombes Pol Wisnu Wibowo, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan penyidik PPA telah menindaklanjuti laporan sesuai mekanisme penyelidikan yang berlaku.

“Kasusnya ditangani Unit PPA Subdit 4 Krimum Polda Sultra,” ujarnya saat dikonfirmasi Sultranesia pada Kamis, 11 Desember 2025.

Meski demikian, hingga saat ini polisi belum mengungkapkan kronologi detail terkait dugaan perselingkuhan tersebut. Penyidik masih melakukan pendalaman, termasuk memeriksa sejumlah saksi yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Tim Redaksi masih berusaha mendapatkan keterangan tambahan dari pihak kepolisian maupun pihak Dinas Kesehatan Konkep untuk memperoleh perkembangan terbaru mengenai penanganan laporan ini.*

KPK Pindahkan Abdul Azis ke Rutan Kendari untuk Kepentingan Persidangan Kasus Suap RSUD Koltim

0

KENDARIKINI.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI resmi memindahkan lokasi penahanan empat tersangka kasus dugaan suap proyek pembangunan RSUD Kolaka Timur (Koltim), termasuk Bupati Koltim nonaktif Abdul Azis (ABZ). Keempatnya dipindahkan ke Rutan Kelas II A Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Senin 8 Desember 2025 lalu.

Jaksa KPK, Muhammad Albar Hanafi, mengatakan bahwa proses pemindahan berjalan aman dan lancar.

“Empat tahanan, yaitu Abdul Azis, Ageng Dermanto, Andi Lukman Hakim Amin, dan Yasin, telah kami pindahkan ke Rutan Kelas II A Kendari,” ungkap Albar dalam keterangan kepada wartawan pada Rabu, 10 Desember 2025.

Pemindahan tersebut dilakukan guna mendukung persidangan perkara dengan terdakwa Arif Rahman dan kawan-kawan, yang disebut sebagai pihak pemberi suap. Sidang dijadwalkan berlangsung di Pengadilan Tipikor Kendari.

“Hari ini tim JPU menghadirkan Abdul Azis sebagai saksi dalam persidangan terdakwa Arif Rahman dan lainnya,” jelasnya.

Menurut Albar, proses pemindahan dilakukan dengan pengamanan ketat bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri Kendari dan personel Brimob Polda Sultra.

*Tahap II Rampung, Sidang Segera Bergulir*

Sebelumnya, pada Jumat, 5 Desember 2025, KPK telah merampungkan tahap II berupa pelimpahan tersangka dan barang bukti kepada jaksa penuntut umum. Dengan demikian, perkara ini siap memasuki tahap persidangan.

*Kronologi Kasus dan Para Tersangka*

Kasus suap pembangunan RSUD Koltim bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Koltim Abdul Azis. Dari hasil penyelidikan awal, KPK menetapkan lima tersangka, yaitu :

Abdul Azis (ABZ) – Bupati Koltim 2024–2029

Andi Lukman Hakim (ALH) – PIC Kemenkes untuk pembangunan RSUD

Ageng Dermanto (AGD) – PPK proyek RSUD Koltim

Deddy Karnady (DK) – Pihak swasta, PT PCP

Arif Rahman (AR) – Pihak swasta, KSO PT PCP

Dalam perkara ini, Abdul Azis diduga meminta commitment fee sebesar Rp 9 miliar dari proyek pembangunan RSUD bernilai total Rp 126 miliar. Sejauh ini, KPK menemukan bahwa Azis telah menerima sekitar Rp 1,6 miliar.

Seiring perkembangan penyidikan, KPK kembali menetapkan tiga tersangka tambahan, diantaranya :

Yasin (YSN) – ASN di Provinsi Sulawesi Tenggara

Hendrik Permana (HP) – ASN Kementerian Kesehatan

Aswin Griska (AGR) – Direktur Utama PT Griska Cipta

KPK menegaskan bahwa pengembangan perkara masih terus dilakukan untuk mengungkap aliran dana dan pihak-pihak lain yang diduga terlibat.*

Dua Kapal Tongkang yang Berasal dari Jetty PT DMS yang Sempat Ditahan, Kini Dilepas

0

KENDARIKINI.COM – Dua Kapal tongkang yang berasal dari Jetty PT Dwimitra Multiguma Sejahtera (DMS) yang hendak dikirim ke smelter PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) sebelumnya sempat dilakukan penahanan, terbaru dua kapal tersebut telah dilepaskan.

Danlanal Kendari, Kolonel Laut (P) Dedi Wardana yang dikonfirmasi via pesan whats app membenarkan pelepasan kapal tongkang.

“Benar sudah dilepas karena PT DMS sudah berkomitmen dengan DKP untuk membayar denda kepada negara terkait PKPPRL,” katanya, Kamis 11 Desember 2025.

Lanjutnya bahwa saat penahanan kapal PT DMS sedang berproses di DKP.

“Sebenarnya pada saat kapal ditahan, pihak DMS sedang berproses penghitungan nilai terkait angka yang akan dibayarkan,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan operasi penegakan hukum di wilayah perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali membuahkan hasil signifikan. Kapal Cepat TNI Angkatan Laut, KRI Bung Hatta-370, berhasil mengamankan dua set kapal tunda dan tongkang yang diduga terlibat dalam pengiriman ilegal bijih nikel di Perairan Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara, Selasa, 25 November 2025.

Dua kapal tersebut—TB Prima Mulia 06/TK Prima Sejati 308 dan TB Nusantara 3303/TK Graham 3303—diketahui memuat ore nikel milik PT DMS.

Pemeriksaan awal mengungkap bahwa kegiatan pengapalan dilakukan dari jetty PT DMS yang telah disegel dan dibekukan izinnya oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akibat penyalahgunaan ruang laut.

Penangkapan ini menguatkan dugaan adanya praktik pengiriman nikel dari sumber yang tidak sah. Muatan dari kedua kapal tersebut rencananya akan dikirim menuju smelter PT IMIP di Morowali.

Kemudian Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kendari secara resmi menerima penyerahan dua unit kapal tunda dan tongkang yang ditindak oleh KRI Bung Hatta-370.

Penindakan ini dilakukan saat operasi patroli di Perairan Mandiodo, Kabupaten Konawe Utara, karena kedua kapal tersebut diduga kuat melakukan aktivitas pengangkutan ore nikel tanpa dilengkapi dokumen yang dipersyaratkan.

Pasops Lanal Kendari, Mayor Laut (P) Nur Yusroni, kepada media, Sabtu 29 November 2025, mengungkapkan bahwa penyerahan kapal dilaksanakan pada Rabu, 26 November, untuk penanganan lebih lanjut di tingkat satuan wilayah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, muatan ore nikel yang dibawa kedua kapal tersebut berasal dari PT DMS, perusahaan yang sebelumnya telah dilakukan penyegelan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait dugaan pelanggaran pemanfaatan ruang laut.

Selain bergerak dari Jetty PT DMS, kedua kapal juga diketahui menuju area lego jangkar tanpa memiliki Surat Persetujuan Olah Gerak (SPOG).*

Jelang Nataru, Polda Sultra dan Bapanas Rakor Pengendalian Harga dan Mutu Beras

0

KENDARIKINI.COM — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) hari ini Kamis (11/12/2025) berpartisipasi aktif dalam Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Pengendalian Harga dan Mutu Beras Provinsi Sultra Tahun 2025. Pertemuan ini digelar untuk memastikan stabilitas harga dan kualitas komoditas pangan utama menjelang akhir tahun.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini berlangsung di Aula Dhacara Polda Sultra, mulai pukul 13.30 WITA hingga selesai.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Brigjen Pol Hermawan, S.I.K., M.M., selaku Direktur Pengawasan Penerapan Standar Keamanan dan Mutu Pangan Bapanas, serta Apriyanto Dwi Nugroho sebagai Ketua Tim Pengawas Bapanas.
Rapat koordinasi ini juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan daerah, antara lain Kepala Divisi Regional (Kadivre) Bulog Wilayah Sultra, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sultra, para Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadis Ketapang) dari kabupaten se-Sultra, dan para Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) se-Sultra.

Dari jajaran Kepolisian, turut hadir para Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres jajaran Polda Sultra, serta para Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu (Kanit Tipidter) yang memiliki peran krusial dalam pengawasan di lapangan.

“Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan langkah strategis antara pemerintah pusat, daerah, dan aparat penegak hukum (APH) dalam memantau dan mengintervensi pasar, khususnya untuk mencegah praktik penimbunan, kartel, atau peredaran beras di bawah standar mutu yang dapat merugikan masyarakat menjelang periode hari natal dan tahun baru,” pungkas AKBP Didik Erfianto*

Polri Menuju Era Baru

0

KENDARIKINI.COM — Polri memperlihatkan langkah besar menuju transformasi teknologi melalui kegiatan Bedah Buku Teknologi Kepolisian: “Automasi dalam Dinamika Keamanan Modern” karya Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., yang tahun ini disertai dengan Expo Pameran Teknologi Kepolisian yang dilaksanakan Kamis, 11 Desember 2025, pukul 13.00 WIB di Gedung Utaryo Sespim Lemdiklat Polri. Dari Lembang, pusat pembentukan kepemimpinan Polri, institusi ini menegaskan bahwa reformasi dan modernisasi teknologi merupakan kebutuhan mendesak di tengah tantangan keamanan modern dan tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Wakapolri dalam sambutannya menegaskan bahwa Polri harus bergerak cepat mengejar perkembangan teknologi global. Polri bersama Aslog tengah menyiapkan fondasi industri keamanan nasional, agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi luar tetapi mampu memproduksi teknologi kepolisian secara mandiri. “Teknologi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis agar Polri lebih profesional dan presisi dalam melayani masyarakat,” tegas Wakapolri. Ia menambahkan bahwa peserta pendidikan Sespim adalah calon pemimpin yang harus memiliki cara pandang futuristik dan keberanian untuk melakukan terobosan.

Expo teknologi yang digelar bersamaan menghadirkan berbagai perangkat dan inovasi modern yang sudah mulai diterapkan Polri saat ini. Mulai dari drone udara untuk pemantauan dan evakuasi, robot taktis untuk situasi berbahaya, robot K9 untuk pencarian, sistem komunikasi portabel anti-jammer seperti WonTech, hingga platform analitik berbasis data. Pameran ini menjadi bukti nyata bahwa Polri bukan hanya berbicara tentang transformasi, tetapi benar-benar mengimplementasikannya dalam tugas operasional.

Para penanggap memberikan pandangan strategis yang memperkaya arah perubahan Polri. Ir. Dr. Hendy, pakar rekayasa teknologi, menegaskan bahwa kepolisian dunia bergerak dari pendekatan reaktif menuju prediktif. Di tengah maraknya kejahatan digital, penipuan berbasis AI, serta ancaman siber lintas negara, Polri harus mengembangkan teknologi prediktif berbasis data dan kecerdasan buatan secara bertahap dan realistis. Ia menekankan perlunya peta jalan 10 tahun, penguatan regulasi, perlindungan privasi, serta pembangunan SDM teknologi yang berkelanjutan. “Teknologi harus memberikan dampak sosial bagi masyarakat, bukan hanya menjadi jargon,” ujarnya.

Dalam diskusi panel, pemimpin Polri dan para pakar eksternal menyoroti pentingnya peningkatan profesionalisme penyidik yang tingkat sertifikasinya masih perlu ditingkatkan secara signifikan. Reformasi ini menjadi fundamental dalam meningkatkan kualitas penegakan hukum dan membangun kepercayaan publik. Diskusi juga menekankan perlunya memperkuat talenta digital Polri, mempersiapkan generasi yang melek teknologi, serta memperluas kerja sama akademik dan industri agar Polri tidak tertinggal dari kecepatan perubahan generasi saat ini.

Dari sisi akademisi, Prof. Dr. Kemal Nazaruddin Siregar menilai buku Wakapolri sebagai salah satu fondasi penting dalam membangun digital policing Indonesia. Ia menegaskan bahwa Polri harus naik kelas menjadi inovator dan produsen teknologi, bukan hanya pengguna. Namun ia mengingatkan bahwa transformasi digital harus tetap menjaga sisi humanis kepolisian. “Teknologi harus memperkuat kepercayaan masyarakat, bukan mengikisnya,” ujarnya.

Kegiatan Bedah Buku dan Expo Teknologi di Lembang hari ini memperlihatkan komitmen kuat Polri melakukan lompatan besar dalam transformasi teknologi. Pemanfaatan AI, robotika, drone, sistem komunikasi modern, penguatan data, serta peningkatan kapasitas penyidik menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Polri yang lebih responsif, profesional, dan presisi.

Menutup kegiatan, Wakapolri menyampaikan pesan tegas: “Ini era baru bagi Polri. Kita sedang membangun fondasi kepolisian yang modern, mandiri dalam teknologi, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.”

Dari Lembang, Polri menegaskan bahwa masa depan kepolisian Indonesia sedang dibangun hari ini—lebih modern, presisi, humanis, dan berdaulat teknologi.*

Tinjau Pengungsian di Lokasi Bencana, Kapolri Tekankan Percepatan Perbaikan Akses hingga Distribusi Bantuan

0

KENDARIKINI.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung lokasi pengungsian korban bencana alam di Masjid Besar Al-Abrar, Takengon Aceh Tengah. Dalam kunjungannya, Sigit menekankan percepatan untuk melakukan perbaikan akses atau jalur darat hingga pendistribusian bantuan untuk masyarakat terdampak.

Sigit mengungkapkan, percepatan perbaikan akses dan distribusi bantuan hasil dari koordinasi dengan pemerintah setempat dan menyerap aspirasi dari masyarakat atau korban bencana alam.

“Untuk jangka pendek dibutuhkan alat angkut logistik. Berikutnya membangun jalur akses, baik itu jembatan maupun akses jalan yang terputus,” kata Sigit kepada wartawan usai melakukan peninjauan, Kamis (11/12/2025).

Selain itu, Sigit menyebut, masyarakat juga menyampaikan aspirasi soal rumah atau hunian rusak parah akibat terjadinya bencana alam tersebut. Menurut Sigit, hal itu sedang didata secara serius oleh Pemerintah serta pihak terkait.

“Saat ini tentunya sedang didata pemerintah gabungan antara Kepolisian, TNI, BNPB untuk kemudian nanti mana yang masuk Huntara, mana yang masuk hunian tetap. Dan tentunya kita semua akan terlibat disitu,” ujar Sigit.

Sigit juga menegaskan, Polri dan stakeholder terkait lainnya komitmen untuk terus memperbaiki akses darat guna mempercepat masuknya bantuan untuk masyarakat. Sementara ini, logistik dikirimkan melalui udara atau Airdrop.

“Tentunya akan terus ditingkatkan dan masalah lain bisa segera selesai. Namun untuk situasi kedaruratan sementara ini cara yang dilakukan menggunakan bantuan Airdrop dan juga melalui jalur darat yang dilakukan oleh para kepala desa dan tentunya ada TNI, Polri juga masyarakat bersama-sama,” ucap Sigit.

Untuk diketahui, di lokasi pengungsian ini, Polri telah menyediakan layanan, yakni dapur lapangan, dengan kapasitas 250 porsi untuk 1 kali masak. Posko Layanan Kesehatan, yang melibatkan lima tenaga kesehatan.

Selanjutnya, dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan, yaitu 300 paket sembako, 300 pcs selimut, delapan dus obat-obatan, dan 150 pcs mainan anak.*

PT Vale Dorong Upskilling Media sebagai Bagian dari Upaya Keberlanjutan

0

KENDARIKINI.COM — Di tengah meningkatnya disrupsi informasi, kualitas jurnalisme tidak hanya menjadi kebutuhan industri media, tetapi juga bagian penting dari agenda keberlanjutan global. Laporan UNESCO 2024 menyebutkan bahwa peningkatan kualitas jurnalisme lokal dan regional adalah salah satu pilar untuk memastikan keterbukaan informasi, memperkuat akuntabilitas industri, dan mendorong kepercayaan publik.

Karena itu, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota grup Mining Industry Indonesia (MIND ID), menempatkan penguatan kapasitas jurnalis sebagai bagian dari strategi keberlanjutan perusahaan—khususnya pada pilar Social Performance, transparansi, dan tata kelola yang bertanggung jawab (responsible governance).

Media Training 2025 bukan program pelatihan biasa. Para peserta dipilih melalui serangkaian kompetisi jurnalisme yang berlangsung sejak Oktober dan difinalisasi pada November 2025, melibatkan juri profesional tingkat nasional CNN Indonesia Titin Rosmasari, Investor Daily Djaka Susila, National Geographic Indonesia Didi Kasim.

Melalui proses kurasi berlapis, 28 jurnalis terbaik dari Luwu Timur, Makassar, Morowali, Palu, Kendari, Kolaka, hingga Jakarta terpilih untuk mengikuti pelatihan di Denpasar pada 11–13 Desember 2025.

Pendekatan ini memastikan bahwa pelatihan diberikan kepada mereka yang memiliki rekam jejak, komitmen integritas, dan kemampuan untuk menghasilkan karya jurnalisme yang berdampak bagi publik.

Dalam sambutannya, Direktur & Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, menegaskan bahwa upskilling media merupakan bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang perusahaan.
“Transparansi bukan hanya prinsip komunikasi, tetapi fondasi keberlanjutan. Untuk menjaganya, ekosistem media harus kuat, independen, dan kompeten. PT Vale berkomitmen menciptakan ruang dialog yang sehat agar publik mendapatkan informasi yang akurat dan objektif,” ungkap Budi.

Ia menambahkan bahwa dalam operasi pertambangan yang kompleks dan berisiko tinggi, kualitas informasi adalah bagian dari mitigasi risiko, termasuk risiko sosial, lingkungan, dan reputasi.

Program ini selaras dengan berbagai standar global keberlanjutan, termasuk:
• ESG Governance Principles: transparansi, akuntabilitas, dan akses terhadap informasi.
• IFC Performance Standards (PS1 & PS4): mendorong komunikasi efektif antara perusahaan dan pemangku kepentingan.
• UN SDGs: SDG 16 (Peace, Justice & Strong Institutions) – menguatkan institusi publik melalui informasi yang kredibel.
• ⁠SDG 17 (Partnership for the Goals) – membangun kemitraan strategis dengan media dan institusi pendidikan pers.

Di banyak negara, upskilling media merupakan bagian dari social license to operate. PT Vale menerapkan prinsip yang sama di Indonesia, menguatkan kapasitas jurnalis sebagai kontribusi nyata terhadap tata kelola informasi yang lebih kuat dan lebih adil.

*Tiga Hari Pembekalan Intensif untuk Menghasilkan Jurnalisme yang Lebih Kuat dan Berbasis Data*

Berkolaborasi dengan Tempo Institute, pelatihan ini mencakup Investigasi berbasis data, Teknik riset mendalam & verifikasi fakta, Wawancara investigatif, Analisis data dan storytelling berbasis angka, Simulasi investigasi dan roleplay.

Menurut Wakil Pemimpin Redaksi Tempo, Bagja Hidayat, jurnalisme yang kuat membutuhkan kedalaman konteks, bukan hanya perburuan fakta.
“Tanpa nuansa, informasi menjadi kering. Dengan kapasitas yang meningkat, jurnalis mampu menghadirkan laporan yang lebih komprehensif bagi publik,” ujarnya.

Sementara itu, Praktisi Komunikasi dan Pengamat Pertambangan, Basrie Kamba, menegaskan bahwa integritas tetap menjadi puncak kompas moral jurnalis.
“Hubungan profesional antara media dan korporasi harus selalu dilandasi transparansi dan kejujuran. Jurnalis tetap harus tajam dan kritis,” ujarnya.

*Menghubungkan Kompetisi, Kapasitas, dan Dampak Sosial*

Pelatihan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian Journalist Writing & Photo Competition (JWPC) 2025, di mana PT Vale juga memberikan penghargaan kepada pemenang karya tulis nasional, regional, dan kategori foto.

Abdul Rahim, jurnalis dari Luwu Timur, mengatakan
“Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi momentum pencerahan. Banyak teknik investigatif yang baru kami pahami. Ini memperkuat integritas dan motivasi kami sebagai jurnalis daerah.”

Melalui Media Training 2025, PT Vale menawarkan tiga solusi strategis:
1. Meningkatkan kapasitas jurnalis untuk menghadapi tantangan misinformasi global. Di saat dunia menghadapi infodemic, perusahaan menyediakan ruang belajar yang berbasis data, fakta, dan integritas.

2. Memperkuat hubungan berbasis transparansi antara industri dan masyarakat. Media yang kuat → informasi yang kuat → kepercayaan publik yang stabil.

3. Memastikan keberlanjutan sosial melalui ekosistem komunikasi yang etis dan akuntabel. Informasi yang kredibel adalah fondasi keberlanjutan industri pertambangan.

Media Training 2025: Investasi Sosial Jangka Panjang untuk Indonesia yang Lebih Transparan dan Berdaya Saing
Dengan berpegang pada nilai CARES dan komitmen pada ESG global, PT Vale percaya bahwa keberlanjutan tidak hanya dibangun dari sisi operasional, tetapi juga dari kekuatan ekosistem informasi di sekitarnya.

Media Training 2025 adalah investasi sosial lintas generasi—untuk jurnalis yang lebih kompeten, masyarakat yang lebih kritis, dan Indonesia yang lebih transparan.*

PT Vale Hadirkan Inovasi, Pemberdayaan, dan Harapan untuk Masa Depan Berkelanjutan

0

KENDARIKINI.COM — Perayaan Hari Ulang Tahun Kabupaten Morowali ke-26 bukan sekadar pesta tahunan. Di balik kemeriahan panggung dan keramaian pengunjung, terselip sebuah pesan besar tentang masa depan daerah ini: inovasi, kolaborasi, dan keberlanjutan.

Pesan inilah yang dibawa PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) melalui proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali ketika hadir di Alun-Alun Rumah Jabatan Bupati Morowali pada 5–9 Desember 2025. Kehadiran PT Vale sekaligus menegaskan posisi perusahaan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan daerah.

“Partisipasi kami dalam HUT Morowali ke-26 adalah wujud nyata komitmen PT Vale untuk tumbuh bersama masyarakat. Kami tidak hanya hadir sebagai pelaku industri, tetapi juga sebagai mitra pembangunan yang mengedepankan keberlanjutan,” ungkap Wafir, Head of Bahodopi Project PT Vale.

Selama lima hari pameran, PT Vale menampilkan beragam produk unggulan hasil binaan masyarakat—mulai dari beras organik berkualitas tinggi, pupuk kompos ramah lingkungan, produk UMKM dan olahan herbal yang semakin bervariasi, hingga maggot hasil budidaya TPS3R sebagai solusi pengelolaan sampah organik.

Produk-produk ini mencerminkan keberhasilan program pengembangan ekonomi lokal yang dijalankan sekaligus menjadi wujud nyata upaya perusahaan dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Morowali. “Produk binaan yang kami tampilkan adalah bukti bahwa kolaborasi dengan masyarakat dapat menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” sambung Wafir.

Tak berhenti di situ, PT Vale bersama kontraktornya juga berpartisipasi dalam Job Fair yang menjadi bagian dari rangkaian HUT Morowali. Ratusan pencari kerja memadati area untuk mendapatkan informasi peluang karir, menandai antusiasme masyarakat terhadap kesempatan kerja yang lebih luas. Langkah ini menegaskan komitmen PT Vale dalam membuka akses lapangan kerja dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Morowali.

Ke depan, PT Vale akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, komunitas lokal, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa setiap langkah pembangunan membawa manfaat jangka panjang. Dengan semangat keberlanjutan, PT Vale percaya bahwa pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan, menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat program pemberdayaan dan keberlanjutan, serta membuka peluang kerja. Kami percaya bahwa masa depan Morowali yang lebih baik hanya dapat terwujud melalui sinergi antara industri, pemerintah, dan masyarakat,” tutup Wafir.*

Polisi Amankan Pelaku Pencurian Emas Ratusan Juta Rupiah di Koltim

0

KENDARIKINI.COM – Pelaku pencurian perhiasan bernilai ratusan juta di rumah seorang warga di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Sulawesi Tenggara (Sultra), berhasil ditangkap.

Pelaku berhasil ditangkap oleh personel Polres Koltim yang dibantu tim Resmob Polda Sultra, pada Selasa (9/12/2025).

Kasat Reskrim Polres Koltim, AKP Ahmad Fatoni yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut.

Pelaku diketahui bernama Evan, dia ditangkap di tempat persembunyiannya Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

“Pelaku sudah kita amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut,” kata Fatoni kepada awak media, Rabu 10/12/2025).

Fatoni menceritakan, pelaku melakukan aksinya saat rumah korban dalam keadaan sunyi.

Pelaku lebih dulu memarikan kwh listrik rumah korban agar CCTV tidak berfungsi. Dalam keadaan gelap, pelaku melancarkan aksinya.

“Pelaku kemudian masuk lewat pintu samping, lalu mengambil brankas perhiasan yang ada di kamar korban. Perhiasan yang dicuri berupa kalung emas serta mainnya 24 gram, cincin 3 buah 15 gram dan lbros 25 gram. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 200 juta,” ungkapnya.

Lanjut Fatoni, korban baru mengetahui rumahnya dibobol pencuri saat baru pulang dari kerja. Dia melihat kondisi rumahnya sudah dalam kondisi gelap.

“Saat korban masuk dia mendapati kamarnya sudah acak-acakan dan brankas berisi perhiasan miliknya sudah hilang,” pungkasnya.*

Sengketa Tanah The Park Kendari Berlarut, Anthar Ungkap Sejumlah Fakta

0

KENDARIKINI.COM – Sengketa lahan yang melibatkan PT Bina Citra Niaga (PT BCN) dan PT Nirvana Wastu Pratama (PT NWP), pengelola The Park Kendari, terus berlanjut setelah lebih dari sepuluh tahun.

Direktur Utama PT BCN, Anthar Syahadat Al Damary, selaku pelapor menyatakan masih memperjuangkan hak kepemilikan lahan yang luasnya sekitar empat hektare. Ia menyebut lahan tersebut belum dibayarkan sepenuhnya.

Berdasarkan dokumen yang diterima oleh tim redaksi, Anthar pertama kali melaporkan dugaan tindak pidana terkait sengketa lahan itu ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) pada tahun 2012. Sejumlah dokumen perkembangan laporan, mulai dari tanda bukti laporan hingga surat pemberitahuan perkembangan penyidikan (SP2HP), tercatat diterbitkan oleh penyidik.

Namun, laporan tersebut kemudian dihentikan penyidikannya pada tahun 2019 melalui Surat Penghentian Penyidikan Nomor: B/157.a/III/2019/Ditreskrimum. Anthar mengaku kecewa dengan keputusan tersebut dan menilai seluruh pihak terlapor belum diperiksa secara mendalam. Pernyataan tersebut merupakan klaim pribadi Anthar, dan hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak Polda Sultra.

“Semua dokumen lengkap saya serahkan, tetapi kasus diberhentikan karena dianggap tidak cukup bukti,” ujarnya saat ditemui pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Tidak puas dengan penanganan kasus di Polda Sultra, pada 2016 Anthar melanjutkan pelaporan ke Polda Metro Jaya dengan Laporan Polisi Nomor: LP/2052/IV/2016/PMJ/Ditreskrimsus. Ia mengaku penyidik di Polda Metro Jaya kemudian menyarankan agar unsur dugaan pemalsuan diperkuat melalui putusan pengadilan.

Anthar menyebut telah mengikuti arahan tersebut dan menyerahkan salinan putusan kepada penyidik. Namun ia menduga terdapat kejanggalan dalam proses lanjutan penanganan laporan tersebut.

“Kerugian miliaran rupiah saya alami selama menangani kasus ini,” katanya.

Terpisah, pendamping hukum Anthar, Muhammad Azhar, membenarkan bahwa laporan di Polda Metro Jaya pernah mengalami kendala, namun kini kembali berproses. Ia menyebut bahwa laporan tersebut telah naik ke tahap penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/16/I RES.2.6./2023/Ditreskrimsus pertanggal 24 Januari 2023.

“Polda Metro Jaya telah memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan aliran dana hasil penjualan tanah,” terang Azhar pada Rabu, 3 Desember 2025.

Ia juga menyatakan pihaknya akan melaporkan dugaan pelanggaran etik penyidik ke Propam.

Hingga berita ini diterbitkan, tim Redaksi masih berupaya mengonfirmasi kepada Polda Sultra, Polda Metro Jaya, PT NWP, serta pihak-pihak terkait lainnya untuk memperoleh tanggapan dan keberimbangan informasi.*

Heboh Iuran Rp270 Ribu, SMKN 4 Kendari Klarifikasi; Dikbud Sultra: Tunggu Hasil Audit

0

KENDARIKINI.COM – Dugaan pungutan liar (pungli) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 4 Kendari mendapat tanggapan resmi dari pihak sekolah, Kamis 11 Desember 2025.

Kasus ini sebelumnya menjadi sorotan publik setelah lembaga Aliansi Masyarakat Pemerhati Pendidikan (AMP2) Sultra menilai adanya pungutan sebesar Rp270.000 per siswa yang diduga dilakukan tanpa dasar hukum. Ketua AMP2 Sultra, Muhammad Amshar, menilai pungutan tersebut berpotensi merugikan siswa dan mencederai integritas sekolah negeri.

“Tidak boleh ada iuran tanpa dasar yang jelas. Ini menyangkut kenyamanan dan hak siswa,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMKN 4 Kendari, Herman, memberikan penjelasan bahwa pungutan dimaksud bukanlah pungli, melainkan iuran partisipasi orang tua siswa. Menurutnya, penggalangan dana itu dibahas dan disepakati dalam rapat musyawarah bersama orang tua siswa dan pihak sekolah pada September 2025.

Herman menjelaskan bahwa dasar hukum yang digunakan dalam musyawarah tersebut merujuk pada Pasal 51 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2022 tentang perubahan atas PP Nomor 48 Tahun 2008, serta Surat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82954/A.A4/HK/2017.

Dalam rapat itu disepakati iuran partisipasi sebesar Rp45.000 per siswa setiap bulan atau Rp270.000 per semester. Kesepakatan tersebut dituangkan dalam Hasil Keputusan Rapat Nomor 422.4/169/IX/2025 yang dihadiri 113 orang tua siswa pada 20 September 2025 di Aula SMKN 4 Kendari.

“Pungli itu pungutan tanpa dasar hukum. Sementara iuran ini merupakan partisipasi orang tua, sebagaimana diperbolehkan dalam regulasi yang berlaku,” jelas Herman.

Hingga kini, pihak sekolah menyatakan siap memberikan klarifikasi lebih lanjut apabila dibutuhkan dalam rangka menjaga transparansi dan kepercayaan publik.

Disisi lain, dalam menyikapi laporan AMP2 Sultra perihal adanya dugaan pungli di SMKN 4 Kendari, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sultra telah menurunkan tim audit dari Inspektorat Provinsi untuk melakukan pemeriksaan.

Kepala Dikbud Sultra, Aris Badara mengatakan tim audit telah berada di lapangan untuk mengumpulkan data dan melakukan klarifikasi kepada pihak terkait.

“Tim kami sudah turun. Semua masih dalam proses. Kita tunggu hasilnya,” pungkas Aris Badara saat ditemui awak kendarikini.com di Kantor Dikbud Sultra, Selasa 9 Desember 2025.*

JMSI Usul Dahlan Iskan Terima Anugerah Dewan Pers

0

KENDARIKINI.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) resmi mengusulkan Dahlan Iskan sebagai penerima Anugerah Dewan Pers 2025 untuk kategori Spirit Media Baru.

Usulan tersebut disampaikan melalui surat bernomor 079/PP/JMSI/XII/2025 yang ditujukan kepada Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, pada Selasa, 9 Desember 2025.

Ketua Umum JMSI, Teguh Santosa, didampingi Sekjen Dr. Rahimandani, menandatangani surat tersebut dan menyerahkannya langsung ke Dewan Pers.

“Tadi malam surat sudah kami kirim dan diterima langsung Dewan Pers. Kami berharap Pak Dahlan mendapat anugerah ini,” ujar Teguh saat dikonfirmasi Disway, Rabu (10/12/2025).

Dalam penjelasannya, Teguh menyebut pemilihan Dahlan Iskan sebagai figur yang layak menerima penghargaan berdasarkan rekam jejak panjang dan kontribusinya terhadap perkembangan pers nasional, baik di “era cetak” maupun era digital.

“Dari waktu koran hingga digital, beliau selalu aktif berkarya. Keterlibatan dan dedikasi beliau tidak pernah putus,” ujarnya.

Menurut Teguh, ada dua nama yang mengerucut untuk kategori Spirit Media Baru tahun ini. Namun JMSI hanya mengusulkan satu nama Dahlan Iskan.

Figur Dahlan dinilai bukan hanya inspiratif, tetapi juga menjadi teladan bagi ekosistem media siber Indonesia, perkembangan media baru di tanah air.

“Beliau terbukti membesarkan perusahaan pers (ia sebutkan sebuah grup besar media pada masanya). Termasuk, kini seperti Disway Group. Bahkan bagi kami di JMSI, Pak Dahlan adalah sosok pembina yang turut menjadi inspirasi,” terangnya.

Ia sekaligus berharap seluruh media yang merupakan anggota JMSI mendapat contoh keberhasilan Dahlan Iskan dalam mengembangkan bisnis media baru tersebut.

Dalam pandangan JMSI, kontribusi Dahlan Iskan lainnya yaitu membangun dan membina ekosistem besar yang menaungi ratusan perusahaan pers dan media siber nasional, menjaga kemerdekaan pers di tengah tekanan ekonomi maupun politik, mendorong lahirnya gaya jurnalisme baru yang relevan dengan ekosistem digital, dan konsisten berkarya setiap hari hingga menjadi rujukan bagi jurnalis generasi muda.

Selain itu, Teguh juga menyebut gaya penulisan Dahlan yang adaptif, cair, dan kuat secara narasi, mampu menginspirasi jurnalis muda untuk terus produktif di tengah kompetisi media digital.

“Pak Dahlan tetap bisa masuk (diterima) di era sekarang, ini bukti spirit media baru itu sendiri,” katanya.

JMSI menilai Dahlan Iskan memenuhi kriteria Dewan Pers Award melalui indikator bahwa ia memiliki kemampuan beradaptasi lintas era yakni dari cetak ke digital tanpa kehilangan kualitas.

Selanjutnya, produktivitas tinggi yang konsisten dan relevan dengan kebutuhan pembaca masa kini, jejak panjangnya dalam membangun media yang survive dan tumbuh, dan dedikasi memperkuat demokrasi melalui jurnalisme yang bebas, kritis, dan bertanggung jawab.

“Peran nyata dalam pembinaan ekosistem media digital nasional,” tegasnya.

Karena itu, JMSI menilai Dahlan tidak hanya layak menjadi penerima anugerah, tetapi juga menjadi figur pendidikan profesionalisme bagi insan pers saat ini.

Teguh menegaskan bahwa di tengah kondisi media yang menghadapi tekanan ekonomi, disrupsi teknologi, hingga dinamika politik, kehadiran figur seperti Dahlan Iskan semakin relevan.

Komitmennya menjaga marwah jurnalisme dan merawat kompetensi jurnalis menjadi inspirasi bagi industri yang sedang menghadapi banyak tantangan.

JMSI berharap usulan ini menjadi dukungan moral dari komunitas media siber agar budaya apresiasi terhadap tokoh-tokoh penjaga kemerdekaan pers tetap terpelihara.

Ia berharap Dewan Pers mempertimbangkan usulan tersebut dan menetapkan Dahlan Iskan sebagai penerima Anugerah Spirit Media Baru 2025.

Figur Dahlan Iskan bukan sekadar simbol, tetapi energi yang menghidupkan semangat jurnalisme berkualitas di tengah tantangan dunia digital serta pengembangan bisnis media.

Diketahui, Dewan Pers menghadirkan Anugerah Dewan Pers 2025 dengan tema “Tegas Menjaga Kemerdekaan Pers”.

Penghargaan ini tidak hanya diberikan kepada insan pers, tetapi juga tokoh publik yang menunjukkan komitmen memperjuangkan nilai demokrasi, kepedulian terhadap ekosistem media yang berkelanjutan, dan konsistensi dalam menjaga ruang kebebasan pers di Indonesia.

Melalui ajang ini, Dewan Pers ingin menegaskan bahwa kemerdekaan pers adalah tanggung jawab bersama antara pers, masyarakat sipil, dan tokoh bangsa.

Sedangkan tujuan penyelenggaraan anugerah Dewan Pers 2025, dikutip dari laman resminya, memberikan apresiasi kepada tokoh nasional yang memperkuat demokrasi melalui komunikasi dan diplomasi, dan menguatkan peran Dewan Pers sebagai lembaga penjaga kemerdekaan pers serta promotor apresiasi bagi dunia media.*

OPINI: Merawat Lingkungan Merupakan Perbuatan Islami di Era Krisis Ekologis di Pulau Kabaena

0

Krisis ekologis di Pulau Kabaena, Sulawesi Tenggara, telah mencapai titik kritis akibat aktivitas pertambangan nikel yang masif, dengan deforestasi mencapai 3.374 hektar hutan sejak 2001 hingga 2022, termasuk 24 hektar hutan lindung, serta pencemaran laut oleh logam berat seperti nikel dan kadmium

Pulau seluas 891 kilometer persegi ini, di mana 73% wilayahnya atau sekitar 650 kilo meter persegi, telah dialokasikan untuk tambang, melanggar UU No.1 tahun 2014 tentang pengelolaan pulau-pulau kecil yang melanggar eksploitasi di pulau dibawah 2.000 kilometer persegi.

Kondisi ini tidak hanya menghancurkan ekosistem, tetapi juga mengancam kehidupan suku Bajo dan Moronene, sehingga merawat lingkungan menjadi panggilan islami.

Krisis Ekologis di Pulau Kabaena

Aktivitas perusahaan seperti PT Anugrah Harisma Barakah (AHB) dan PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS), menjadi penyumbang utama kerusakan, dengan AHB menggunduli 641 hektar hutan dan TMS 295 hektar hutan lindung dalam tiga tahun terakhir, menghilangkan sumber air utama penduduk.

Limbah tambang mengalir ke laut, membunuh terumbu karang dan mencemari perairan di sekitar pemukiman suku bajo, yang menyebabkan penyakit kulit seperti gatal-gatal yang terkena pada penduduk sekitar pesisir laut dan anak-anak, bahkan kematian tiga anak bajo di desa pesisir Baliara yang terjadi pada tahun 2025.

Pantai kabaena selatan, tampak berwarna kemerahan akibat dugaan limbah PT Tambang Bumi Sulawesi (TBS), memicu banjir dan kerusakan pertanian, sementara 82% masyarakat mengalami penurunan pendapatan dratis dari Rp 1 juta menjadi Rp 15.000 per hari.

Di dataran tinggi pulau Kabaena, yang merupakan hostpot keanekaragaman hayati dengan spesies endemik seperti anoa, monyet hitam sulawesi, dan juga kus-kus lereng curam seluas 20.621 hektar, kini terancam akibat deforestasi.

Nelayan bajo harus melaut hingga 20 km dengan biaya bahan bakar 10 kali lipat hanya untuk tangkapan 2-3 kg ikan. Sementara suku moronene, kehilangan lahan perkebunan kacang mete dan kopi yang menjadi tidak subur.

Krisis ini diperburuk jaringan korupsi terkait penerbitan IUP sebelum 2012, termasuk keterlibatan mantan Gubernur Sultra periode tahun (2008-2018).

Perspektif Islam Dalam Pelestarian Alam

Islam menempatkan manusia sebagai khalifah fill ardhi (QS. Al-Baqarah; 30), bertanggung jawab memelihara bumi dengan prinsip Mizan (keseimbangan, QS.Ar- Rahman; 7-9).

Rasulullah SAW bersabda, ”Jika kiamat datang sementara salah seorang di antara kalian memegang bibit pohon, maka tanamlah bibit itu”, menekankan aksi nyata meski di akhir zaman, relevan bagi Kabaena yang hutan lindungnya dirusak tambang.

Merawat lingkungan menjadi ibadah, karena menjaga ciptaan Allah, menghindari fasad fill ardhi (kerusakan di bumi, QS.Ar-Rum; 41) yang kini nyata dipencemaran sungai dan laut kabaena.

Prinsip ini, mendesak umat islam di Kabaena untuk menolak eksploitasi berlebih, sebagaimana hadist tentang membersihkan lingkungan sebagai sebagian iman, sambil mendukung good mining practice yang menjamin kelestarian.

Dengan demikian, menjaga hutan lindung dan laut bersih bukan sekedar ekologis, tapi wujud taqwa yang mendatangkan rahmat Allah. Di tengah ambang kehancuran Pulau Kabaena dari hutan gundul hingga laut beracun merawat lingkungann adalah jihad fisabilillah melawan kerusakan yang disebabkan israf industri tambang.

Umat Islam Sulawesi Teggara, khususnya di Bombana, harus satukan suara tuntut penegakan hukum terhadap PT AHB, TMS, dan TBS. Sambil tanam pohon ribuan DAS Pulau Kabaena untuk pulihkan sumber air.

Dengan mengamalkan ajaran Rasulullah tentang kebersihan separuh iman, Pulau Kabaena bisa bangkit sebagai model harmoni islam ekologi, menjaga nikmat allah untuk generasi mendatang.*

Komisi IX DPR RI Puji Capaian UHC Sultra, Tertinggi Hingga 103 Persen

0

KENDARIKINI.COM – Komisi IX DPR RI mengapresiasi capaian Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam sektor kesehatan, khususnya peningkatan Universal Health Coverage (UHC) hingga mencapai 103,33 persen. Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, M. Yahya Zaini, dalam Kunjungan Kerja Reses Komisi IX di Kantor Gubernur Sultra pada Rabu 10 Desember 2025.

Yahya Zaini menyebutkan bahwa kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Sultra per 1 Agustus 2024 telah mencapai 2.849.818 jiwa, melampaui target UHC nasional sebesar 98 persen. Selain itu, tingkat keaktifan peserta JKN di provinsi tersebut juga mencapai 80 persen.

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi atas capaian kepesertaan JKN di Sulawesi Tenggara. Ini prestasi yang harus dipertahankan dan terus ditingkatkan,” ungkap Yahya.

Universal Health Coverage (UHC) merupakan sistem penjaminan kesehatan yang memastikan seluruh penduduk dapat mengakses layanan kesehatan bermutu tanpa mengalami kesulitan finansial. Di Indonesia, implementasinya dilakukan melalui Program JKN-KIS yang dikelola BPJS Kesehatan.

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyatakan bahwa peningkatan UHC merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat. Salah satu langkahnya adalah memperluas akses layanan kesehatan dan meningkatkan kapasitas fasilitas rujukan.

“Kami telah meningkatkan layanan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Oputa Yi Koo, yang kini mampu menyelenggarakan operasi bedah jantung terbuka dan menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Sultra,” bebernya.

Untuk menambah tenaga kesehatan, Pemprov Sultra mengalokasikan anggaran beasiswa dan melaksanakan program pelatihan bagi tenaga medis. Selain itu, dalam penanganan tuberkulosis, pemerintah daerah juga membentuk Koalisi Organisasi TBC (KOPI TB) serta menambah mesin tes cepat molekuler hingga tingkat puskesmas.

Komisi IX DPR RI juga mengapresiasi kinerja pemprov dalam realisasi program pemeriksaan kesehatan gratis. Sultra tercatat sebagai provinsi dengan pencapaian tertinggi kedua secara nasional pada kategori tersebut.

“Kami menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program pemeriksaan kesehatan gratis. Ini capaian luar biasa yang menunjukkan komitmen Pemprov Sultra,” tambah Yahya Zaini.

Komisi IX menegaskan bahwa kunjungan kerja tersebut bertujuan menyerap aspirasi dan masukan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk dikawal dan diteruskan ke kementerian terkait.*

Pemprov dan Kejati Sultra Resmi Terapkan Pidana Kerja Sosial Mulai 2026

0

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Kejaksaan Tinggi Sultra menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) terkait penerapan pidana kerja sosial yang mulai diberlakukan pada 2026. Penandatanganan tersebut berlangsung di Kendari pada Rabu, 10 Desember 2025.

Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyatakan kesiapan daerah dalam mengimplementasikan pidana kerja sosial sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen penuh mendukung pelaksanaan pidana kerja sosial sebagai bagian dari sistem peradilan pidana yang modern, bermartabat, dan berorientasi pada keadilan,” ujar ASR melalui siaran pers yang diterima tim Redaksi, Kamis 11 Desember 2025.

Selain Pemprov dan Kejati, bupati dan wali kota di Sultra bersama kejaksaan negeri, masing-masing turut menandatangani perjanjian kerja sama serupa. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi mewujudkan penegakan hukum yang humanis, edukatif, serta bermanfaat bagi masyarakat.

Pidana kerja sosial nantinya akan mencakup aktivitas di sektor lingkungan hidup, sosial, kebencanaan, infrastruktur, hingga pelayanan publik.

Gubernur Andi Sumangerukka meminta seluruh perangkat daerah menyiapkan SOP, pedoman teknis, serta lokasi pelaksanaan yang layak, aman dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Ia juga meminta agar dilakukan evaluasi berkala guna memastikan efektivitas program.

Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Undang Mogupal yang hadir dalam kegiatan menegaskan pentingnya kesiapan pemerintah daerah menjelang diberlakukannya KUHP baru pada 2026.

“Pelaksanaan pidana kerja sosial tidak dapat berjalan hanya oleh kejaksaan, tetapi harus melalui kolaborasi dengan gubernur, bupati, dan wali kota,” tandasnya.

Menurut Undang, hakim akan menentukan durasi pidana kerja sosial, sementara jenis kegiatan akan disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing daerah. Ia menambahkan bahwa, penerapan pidana kerja sosial diharapkan dapat mengurangi kepadatan lembaga pemasyarakatan sekaligus memberi ruang pembinaan produktif bagi pelanggar hukum.

“Melalui pembinaan dan pelatihan keterampilan, mereka dapat kembali produktif dalam masyarakat,” tutupnya.*

Pedagang Pasar Anduonohu Masih Menunggu Kepastian Ganti Untung Pembebasan Lahan Proyek Jalan Kedondong

0

KENDARIKINI.COM – Kepastian pembayaran ganti untung pembebasan lahan pedagang Pasar Anduonohu untuk proyek pelebaran Jalan Kedondong di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, hingga kini belum jelas.

Hasil penelusuran jurnalis Kendarikini.com menunjukkan bahwa pembahasan terkait ganti untung dilakukan dalam rapat Pemkot Kendari bersama delapan pedagang terdampak pada Senin, 8 Desember 2025.

Salah satu pedagang berinisial S (48) menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut disepakati nilai ganti untung sebesar Rp1.400.000 per meter.

“Kesepakatannya seperti itu, satu juta empat ratus ribu rupiah per meter,” ujar S saat ditemui pada Rabu, 10 Desember 2025.

Menurut S, ukuran lahan delapan pedagang yang terdampak rata-rata sekitar 3 meter, sementara lahan miliknya yang terkena proyek sekitar 2,8 meter. Namun, ia mengaku belum mengetahui kapan pembayaran akan direalisasikan.

“Itu yang belum ada kepastiannya, belum jelas,” tambahnya.

Sebelumnya beredar informasi bahwa pembayaran ganti untung akan dilakukan setelah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Kendari merampungkan proses pengukuran lahan.

Petugas Ukur BPN Kota Kendari, Ical, mengonfirmasi bahwa saat ini pihaknya masih berada pada tahap pengolahan data.

“Untuk hasilnya masih dalam pengolahan angka-angka dari lapangan, dicocokkan dengan data yang ada di kami,” jelasnya saat ditemui di kantor BPN Kota Kendari.

Proyek pelebaran Jalan Pasar Anduonohu dilaksanakan oleh CV Dzaky Shalih Pratama dengan nilai kontrak Rp6,77 miliar yang bersumber dari APBD Kota Kendari Tahun Anggaran 2025. Pekerjaan dimulai pada 3 September 2025 dengan masa pelaksanaan 120 hari kalender dan ditargetkan selesai pada akhir Desember 2025.(Faldi)*

Ular Piton 3 Meter Masuk Pekarangan Rumah Warga di Andonohu, Damkar Kendari Lakukan Evakuasi

0

KENDARIKINI.COM – Seekor ular piton berukuran sekitar tiga meter ditemukan masuk ke pekarangan rumah warga di BTN Puri Maharani, Lorong Jambu, Kecamatan Andonohu, Kota Kendari pada Minggu Desember 2025 malam.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaludin mengatakan pihaknya langsung mengerahkan Tim Rescue Damkar Kendari untuk melakukan evakuasi setelah menerima laporan dari warga.

Ia menjelaskan, laporan pertama diterima sekitar pukul 20.53 Wita dari Muhammad Sofian, pemilik rumah.

Kata Martoyo, ular tersebut pertama kali terlihat oleh anak-anak yang sedang bermain di sekitar kompleks rumah Sofyan. Menindaklanjuti laporan itu, tim Damkar berangkat menuju lokasi pada pukul 20.58 Wita dan tiba di TKP sekitar pukul 21.17 Wita.

“Sampai di lokasi, petugas melakukan peninjauan area untuk memastikan posisi ular sebelum melakukan proses evakuasi. Dengan menggunakan tongkat penjepit ular dan peralatan pendukung lainnya, tim berhasil mengamankan satwa liar tersebut. Proses evakuasi selesai pada pukul 21.39 Wita, ” beber Martoyo melalui siaran pers yang diterima Tim Redaksi Kendarikini, Rabu 10 Desember 2025.

Martoyo menambahkan pada operasi ini, Damkar Kendari mengerahkan satu unit Fire Rescue, dua buah senter, dan dua tongkat penjepit ular. Tidak ada kendala berarti selama proses penanganan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati, terutama pada musim hujan ketika kemunculan hewan liar seperti ular lebih sering terjadi di area pemukiman,” pungkasnya.*

Banjir Rendam Tiga Desa di Poleang dan Poleang Timur, Puluhan Rumah Terdampak

0

KENDARIKINI.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Poleang dan Poleang Timur sejak Selasa 9 Desember 2025 dini hari mengakibatkan banjir yang merendam permukiman warga di tiga desa. Kepolisian Sektor (Polsek) Poleang Timur turun langsung melakukan pengecekan dan membantu warga yang terdampak.

Kapolsek Poleang Timur, Ipda Muh. Fajar Aswan, memimpin personel untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik banjir sejak pukul 08.00 Wita.

Menurut Aswan, dari hasil pengecekan, banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi yang terjadi sejak sekitar pukul 02.00 Wita. Selain itu kondisi geografis desa-desa yang berada di dataran rendah serta saluran pembuangan air yang belum memadai semakin memperparah banjir.

Berdasarkan data Polsek Poleang Timur, banjir merendam rumah warga dan beberapa bangunan umum, dengan rincian sebagai berikut:

Dusun Jatie, Desa Biru, Kecamatan Poleang Timur
– TK Jatie
– 5 KK terdampak

Dusun Labiu-biu, Desa Laea, Kecamatan Poleang Selatan
– 26 KK terdampak

Desa Batu Putih, Kecamatan Poleang Selatan
– Masjid Babul Jannah
– 4 KK terdampak

“Sebagai respon cepat, Polsek Poleang Timur melakukan beberapa langkah penanganan di lapangan. Di antaranya mendatangi lokasi banjir, membantu warga mengevakuasi barang-barang, serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk penanggulangan lanjutan,” ungkap Aswan melaui release pers yang diterima Redaksi Kendarikini.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat laporan korban jiwa. Aparat kepolisian dan pemerintah setempat masih memantau perkembangan kondisi di lokasi banjir.*

Seorang Warga Hilang di Kebun Walompo, Basarnas Kendari Kerahkan Tim Pencarian

0

KENDARIKINI.COM — Seorang warga Desa Walompo, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, dilaporkan hilang saat berada di area kebun pada Senin, 8 Desember 2025. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari telah mengerahkan tim untuk melakukan pencarian terhadap korban.

Informasi hilangnya korban diterima Comm Centre KPP Kendari pada Selasa, 10 Desember 2025 pukul 06.05 Wita dari Kanit Intel Polsek Sampoabalo, Ashawan. Berdasarkan laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian pada pukul 06.20 Wita. Jarak lokasi kejadian dengan Pos SAR Baubau sekitar 67 kilometer.

Korban diketahui bernama La Lili (55), warga Dusun Walompo I, Desa Walompo, Kecamatan Siotapina.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan bahwa pencarian dilakukan setelah pihak keluarga dan warga setempat sebelumnya berupaya mencari korban namun tidak menemukan hasil.

“Korban dilaporkan hilang setelah pergi ke kebun bersama kakaknya. Saat hendak pulang, kakaknya tidak lagi menemukan korban. Upaya pencarian oleh keluarga dan masyarakat sekitar belum membuahkan hasil sehingga tim SAR dikerahkan ke lokasi,” ujar Amiruddin melalui realese persnya.

Menurut laporan awal yang diterima oleh Basarnas Kendari, korban dan kakaknya berangkat ke kebun sekitar pukul 11.00 Wita. Keduanya sempat berpisah dan saat waktu kembali tiba pada pukul 17.40 Wita, namun korban sudah tidak berada di lokasi.

Adapun unsur yang terlibat dalam operasi SAR meliputi Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Baubau, Polsek Sampoabalo, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.

Peralatan yang digunakan dalam pencarian antara lain rescue car, peralatan medis, peralatan evakuasi, peralatan komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya.

Cuaca di lokasi dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar 5 km/jam dari arah tenggara, berdasarkan data BMKG.

Hingga saat ini pencarian terhadap korban masih berlangsung. Basarnas Kendari akan menyampaikan informasi perkembangan lebih lanjut.*

SBSI Kendari Desak Pihak Berwenang Tindak Mie Gacoan Soal Dugaan Penahanan Gaji dan Upah di Bawah UMK

0

KENDARIKINI.COM — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Kendari meminta Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) turun tangan memeriksa PT Pesta Pora Abadi, pengelola restoran Mie Gacoan Kendari, terkait dugaan penahanan gaji dan pembayaran upah di bawah Upah Minimum Kota (UMK).

Permintaan itu disampaikan setelah SBSI menerima laporan dari seorang mantan pekerja yang mengaku belum menerima gaji terakhirnya.

Mantan pekerja tersebut menyampaikan kepada SBSI bahwa ia mengajukan pengunduran diri pada 24 September 2025, yang dibuktikan dengan surat resign yang dikirimkan kepada Store Manager melalui pesan WhatsApp. Pada hari yang sama, ia juga menghubungi pihak HRD untuk menanyakan gaji bulan September.

Namun, menurut pengaduan itu, HRD menyampaikan bahwa gajinya ditahan sementara dengan alasan pengunduran diri dianggap tidak sesuai prosedur. Hingga Desember 2025, pekerja tersebut mengaku belum menerima kejelasan terkait pembayaran gaji terakhirnya.

Ketua SBSI Kendari, Iswanto Sugiarto, mengatakan pihaknya telah memeriksa data slip gaji dari pekerja tersebut.

“Slip gaji sudah diberikan kepada pekerja, tetapi gajinya belum dibayarkan. Selain itu, dari slip gaji tercantum nilai Rp 3.000.000, padahal UMK Kota Kendari sebesar Rp 3.314.000,” ujarnya.

Iswanto menjelaskan bahwa menahan gaji pekerja dapat berpotensi dikategorikan sebagai tindak pidana penggelapan apabila terdapat unsur melawan hukum dan niat jahat sebagaimana diatur dalam Pasal 372 dan 374 KUHP. Ia juga menyebutkan ketentuan dalam UU Ketenagakerjaan dan PP No. 36 Tahun 2021 yang mewajibkan perusahaan membayar upah secara penuh.

“Terkait dugaan penahanan gaji, biarlah pihak berwenang yang menilai apakah unsur pidananya terpenuhi atau tidak. Kami hanya menyampaikan dugaan berdasarkan laporan pekerja,” katanya.

Iswanto menambahkan, berdasarkan aturan Pasal 88E ayat (2) UU Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja dan Pasal 23 PP No. 36 Tahun 2021, perusahaan wajib membayar upah sesuai UMK yang berlaku.

“Berdasarkan regulasi yang ada serta slip gaji pekerja, jelas terjadi ketidaksesuaian dengan ketentuan UMK Kota Kendari senilai Rp 3.314.000 sebagaimana diatur dalam SK Gubernur Nomor 100.3.3.1/488 Tahun 2024,” tegasnya.

Ia menyebutkan bahwa pelanggaran upah di bawah UMK dapat dikenakan sanksi administratif maupun pidana, termasuk ancaman penjara hingga 4 tahun dan denda maksimal Rp 400 juta sebagaimana diatur dalam UU Cipta Kerja.

Karena itu, SBSI Kendari berencana melaporkan persoalan tersebut ke Binaan Pengawasan Tenaga Kerja (Binwasnaker) dan K3 Provinsi Sulawesi Tenggara serta Polda Sultra.

“Kami berharap Binwasnaker dan Polda Sultra menindaklanjuti laporan ini secara profesional setelah aduan masuk,” ujarnya.

Iswanto menegaskan SBSI selalu mendukung investasi di Kota Kendari, tetapi tetap mengutamakan perlindungan terhadap hak-hak pekerja.

“SBSI Kendari mendukung investasi yang mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi harus tetap memperhatikan kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi pekerja,” tutupnya.

Sementara itu salah satu penanggung jawab Mie Gacoan di Kendari, Didit yang dikonfirmasi via pesan whatsapp sejak Rabu 10 Desember 2025 belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.*

Lepas 16 Personel Purnabakti, Kapolda Sultra: Pengabdian di Masyarakat Tidak Berakhir

0

KENDARIKINI.COM — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen. Pol. Didik Agung Widjanarko, S.I.K., M.H., memimpin Upacara Wisuda Purnabakti Personel Polda Sultra Tahun Anggaran 2025, Kamis (11/12/2025) yang dilaksanakandi Aula Dhacara Polda Sultra.

Wisuda purna bakti turut dihadiri oleh Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, S.I.K., S.H., M.Hum, para pejabat utama Polda Sultra beserta pengurus Bhayangkari Sultra.

Karo SDM Polda Sultra, Kombes Pol. Dr. Arief Fitrianto, S.H., S.I.K, M.M menyampaikan bahwa Sebanyak 16 personel, terdiri dari 11 Pamen, 3 Pama, dan 2 PNS Polri, dilepas secara resmi dalam upacara yang berlangsung di Mapolda Sultra.
Dalam amanatnya, Irjen. Pol. Didik Agung Widjanarko menegaskan bahwa upacara ini bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan ungkapan apresiasi dan penghargaan tulus dari kesatuan atas dedikasi, loyalitas, dan kerja keras para purnawirawan.

“Atas nama pribadi dan selaku Kapolda Sulawesi Tenggara, saya menyampaikan terima kasih dan rasa hormat atas dedikasi Saudara selama bertugas, yang telah memberikan kontribusi bagi institusi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menekankan bahwa memasuki masa purnabakti bukanlah akhir dari pengabdian. Sebaliknya, ia menyebut masa purnabakti adalah awal baru bagi para personel untuk melanjutkan pengabdian secara langsung kepada masyarakat, dengan ruang dan waktu yang lebih lapang.

“Ilmu pengetahuan, pengalaman tugas, dan nilai-nilai kedisiplinan yang Saudara peroleh selama bertugas akan menjadi bekal berharga dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Saya berharap Saudara tetap dapat menjadi suri teladan dan menjembatani komunikasi yang baik antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Kapolda Sultra juga mengharapkan doa, dukungan, dan masukan konstruktif dari para purnawirawan untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah Sultra.

Kapolda mengajak seluruh anggota Polri yang masih aktif berdinas untuk menjadikan dedikasi para purnabakti sebagai teladan dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Acara ditutup dengan doa agar Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan perlindungan dalam setiap langkah pengabdian.*

Kapolri Tinjau Pembersihan Lokasi Terdampak Bencana

0

KENDARIKINI.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung proses pembersihan Sekolah Dasar (SD) dan Masjid yang terdampak bencana alam di Aceh Tamiang, Kamis (11/12/2025).

Pembersihan ini dilakukan oleh personel kepolisian bersama dengan warga. Hal ini merupakan salah satu wujud kontribusi Polri dalam rangka memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, khususnya yang terdampak bencana.

Peninjauan proses pembersihan itu sendiri berlangsung di tiga lokasi yang melibatkan 200 personel Polri, yaitu SDN 01 Karangbaru 25
personel, Masjid Syuhada 25 jajaran dan Mapolres Aceh Tamiang 150 personel.

Sebelumnya, Sigit juga meninjau posko pengungsian bencana alam di wilayah Aceh Tamiang. Dalam kesempatan itu, Sigit menyalurkan bantuan untuk masyarakat.

Lokasi pengungsian di Jembatan Kuala Simpang ditempati sebanyak 240 orang. Masyarakat langsung menyambut antusias kehadiran Sigit dan rombongan.

Dalam lokasi pengungsian tersebut, Polri telah menyediakan layanan, di antaranya dapur lapangan, dengan kapasitas 450 porsi untuk satu kali masak. Trauma healing, dengan melibatkan 12 orang anggota tim.

Water treatment, yang dapat menghasilkan 16.000 liter air bersih/hari. Posko layanan kesehatan, yang melibatkan 31 tenaga kesehatan.

Sigit juga menyerahkan bantuan sebanyak enam truk untuk masyarakat yang terdampak bencana. Beberapa di antaranya adalah, Chainsaw, peralatan untuk air bersih, sembako dan kebutuhan lainnya yang sangat diperlukan oleh warga.

Sigit sebelumnya menekankan bahwa seluruh pihak harus turun tangan membantu penanganan bencana. “Dalam situasi seperti ini tidak ada yang boleh berjalan sendiri. Semua unsur harus bergerak cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran,” kata Sigit dalam keterangannya, Senin, 1 Desember 2025.

Menurut Sigit, diperlukan respons yang cepat untuk melakukan penanganan bencana alam. “Kita pastikan respons cepat. Warga tidak boleh menunggu terlalu lama untuk mendapatkan bantuan,” ujar Sigit.*

Polda Sultra Upacara Wisuda Purnabakti Personel

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara melaksanakan Upacara Wisuda Purnabakti bagi personel Polri dan Aparatur Sipil Negara yang memasuki masa purna tugas periode Januari sampai dengan Desember 2025. Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Upacara Markas Polda Sulawesi Tenggara pada hari kamis tanggal 11 Desember 2025 yang dipimpin oleh Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara.

Pada pelaksanaan upacara tersebut, sebanyak 16 personel secara resmi dilepas melalui tradisi Wisuda Purnabakti sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, integritas, dan loyalitas selama mengabdi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polda Sulawesi Tenggara.

Dalam amanatnya, Kapolda Sulawesi Tenggara menyampaikan apresiasi dan rasa hormat kepada para personel yang telah menyelesaikan masa tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.

“Polda Sulawesi Tenggara menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para wisudawan purnabakti atas pengabdian, pengorbanan, serta kontribusi nyata yang telah diberikan selama bertugas. Semoga masa purnabakti menjadi masa yang penuh kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan,” ujar Kapolda.

Rangkaian upacara meliputi pengalungan medali, penyerahan piagam penghargaan dan cinderamata, foto bersama, dilanjutkan dengan acara tradisi pelepasan wisudawan purnabakti dengan penuh khidmat.

Upacara Wisuda Purnabakti ini merupakan wujud penghargaan institusi Polri terhadap seluruh personel yang telah menyelesaikan masa tugasnya dengan dedikasi tinggi, serta menjadi momentum untuk memperkuat ikatan emosional antara purnawirawan dan keluarga besar Polri.*

PLN UID Sulselrabar Raih Penghargaan Tax Award dari Pemerintah

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menorehkan prestasi dengan meraih Penghargaan Tax Award dari Pemerintah Kota Makassar atas kontribusinya dalam kategori Wajib Pajak Patuh dan Taat dalam Pembayaran Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen PLN UID Sulselrabar dalam mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan, khususnya sektor PBJT Tenaga Listrik yang menjadi salah satu sumber pendapatan daerah penting bagi Kota Makassar.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar atas sinergitas pembangunan daerah yang telah terjalin. Ia menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tata kelola yang baik (good corporate governance), termasuk transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi perpajakan yang berlaku.

“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen PLN mendukung pendapatan daerah melalui kepatuhan pajak, khususnya PBJT Tenaga Listrik. Ini juga wujud sinergi nyata antara PLN dan Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong pembangunan berkelanjutan,” ungkap Edyansyah.

Ia juga menegaskan bahwa pajak merupakan kewajiban perusahaan dan sebagai wujud kontribusi nyata PLN dalam menjaga kesinambungan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, PLN UID Sulselrabar berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja layanan kelistrikan, sekaligus menjaga integritas dan kepatuhan terhadap seluruh regulasi, termasuk perpajakan. Penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus berkontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah dan negara.

*Narahubung*
Ahmad Amirul Syarif
Manager Komunikasi dan TJSL
PLN UID Sulselrabar
No HP : 0815-2309-123_Siaran Pers Nomor: 109/UIDSSTB/XII/2025_

*Listrik untuk Rakyat, PLN UID Sulselrabar Raih Penghargaan Pajak dari Pemerintah Kota Makassar*

*Makassar, 10 Desember 2025* – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) menorehkan prestasi dengan meraih Penghargaan Pajak dari Pemerintah Kota Makassar atas kontribusinya dalam kategori Patuh dan Taat Pajak Wajib dalam Pembayaran Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Tenaga Listrik.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen PLN UID Sulselrabar dalam mendukung pembangunan daerah melalui kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan, khususnya sektor PBJT Tenaga Listrik yang menjadi salah satu sumber pendapatan daerah yang penting bagi Kota Makassar.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Makassar atas sinergitas pembangunan daerah yang telah terjalin. Ia menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tata kelola yang baik (good corporate governance), termasuk transparansi dan kepatuhan terhadap regulasi perpajakan yang berlaku.

“Ini penghargaan menjadi bukti komitmen PLN mendukung pendapatan daerah melalui kepatuhan pajak, khususnya PBJT Tenaga Listrik. Ini juga mewujudkan sinergi nyata antara PLN dan Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong pembangunan berkelanjutan,” kata Edyansyah.

Ia juga menegaskan bahwa pajak adalah kewajiban perusahaan dan sebagai wujud nyata kontribusi PLN dalam menjaga kesinambungan infrastruktur pembangunan, pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ke depan, PLN UID Sulselrabar berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja layanan kelistrikan, sekaligus menjaga integritas dan kepatuhan terhadap seluruh regulasi, termasuk perpajakan. Penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus berkontribusi lebih besar bagi pembangunan daerah dan negara.*

Ketua KONI Sultra Lantik Pengurus KONI Konut Periode 2025–2029

KENDARIKINI.COM— Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Sulawesi Tenggara (KONI Sultra), Andi Ady Aksar, resmi melantik pengurus KONI Kabupaten Konawe Utara (Konut) masa bakti 2025–2029 pada Rabu, 10 Desember 2025.

Pelantikan yang berlangsung khidmat tersebut ditandai dengan pengambilan sumpah janji terhadap 30 orang pengurus KONI Konut yang baru.

Pengukuhan kepengurusan ini menjadi momentum baru dalam upaya pengembangan dan pembinaan olahraga di Bumi Oheo, Kabupaten Konut.

Ketua KONI Sultra Andi Ady Aksar dalam sambutannya menekankan pentingnya pembinaan atlet sejak dini serta perlunya kolaborasi antara seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha seperti PT Antam, untuk memperkuat ekosistem olahraga di daerah.

“Saya melihat wajah-wajah optimis dalam kepengurusan baru ini. Mari membangun olahraga prestasi dengan semangat dan kerja nyata,” ungkap Andi Ady saat memberikan sambutan pada acara pelantikan.

Ketua KONI Konawe Utara, Abuhaera, turut dikukuhkan bersama jajaran pengurus lainnya. Ia menyampaikan bahwa tantangan pembinaan olahraga ke depan semakin kompetitif, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Meskipun demikian, ia tetap optimistis Konut mampu melahirkan atlet berprestasi melalui sinergi antara pemerintah daerah, KONI Provinsi, seluruh pengurus, serta dukungan masyarakat.

Abuhaera juga menegaskan bahwa olahraga tidak hanya berkaitan dengan perolehan medali, tetapi juga menyangkut pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kerja sama.

“Semoga pelantikan ini menjadi momentum tumbuhnya semangat olahraga yang lebih kuat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” pungkasnya.*

Polri Percepat Distribusi Bantuan ke Tiga Provinsi Terdampak Bencana

0

KENDARIKINI.COM – Polri melalui Staf Logistik (Slog) mempercepat penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hal ini disampaikan Karo Faskon Slog Polri, Brigjen Pol. Moch Sagi Dharma Adhyakta, S.H., saat memberikan keterangan di Gudang D Slog Polri Cipinang, Jakarta Timur pada Rabu (10/12). Brigjen Sagi menjelaskan bahwa seluruh bantuan dihimpun dari gudang logistik Polri berdasarkan laporan kebutuhan dari masing-masing wilayah. “Kami dari Logistik Polri telah menyiapkan bantuan sesuai kondisi di tiga provinsi tersebut,” ujarnya.

Bantuan awal yang dikirim mencakup obat-obatan, makanan cepat saji, perlengkapan penyelamatan, serta dukungan bagi personel Polri, termasuk 600 pasang pakaian dinas dan rencana tambahan 10.000 pasang.

Selain kebutuhan masyarakat seperti makanan bayi, pakaian, dan kebutuhan perempuan, Polri juga mengaktifkan perangkat Wontek untuk memperkuat jaringan komunikasi di daerah yang terisolir.

Pengiriman dilakukan setiap hari melalui jalur darat dan udara menggunakan fasilitas Polri, termasuk pesawat, helikopter, hingga kargo penerbangan.
“Fokus sebelumnya adalah Aceh Tamiang yang sempat tertutup akses. Alhamdulillah sekarang seluruh barang sudah dapat masuk,” jelas Brigjen Sagi.

Untuk daerah yang tidak bisa dilewati jalur darat, bantuan dipusatkan lebih dulu di Bandara Kualanamu sebelum diteruskan menggunakan helikopter.

Brigjen Sagi menutup keterangan dengan memastikan Polri akan terus menjaga kelancaran distribusi. “Bila jalur darat memungkinkan, kami tetap tempuh jalur darat. Demikian penjelasan kami, terima kasih,” pungkasnya.*

Tugas Kemanusiaan Berlanjut, Tim Brimob Evakuasi Jenazah Korban Bencana di Kecamatan Palembayan

0

KENDARIKINI.COM — Personel Satuan Brimob Polda Riau yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II kembali melaksanakan tugas kemanusiaan di wilayah terdampak bencana, tepatnya di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Selasa, 9 Desember 2025.

Sekitar pukul 14.00 WIB, tim Brimob Polda Riau yang dipimpin Danton 3 BKO Ipda Sakwan berhasil mengevakuasi satu jenazah berjenis kelamin perempuan di kawasan Kampung Padang Gadih. Korban diperkirakan berusia sekitar 50 tahun dan masih dalam kondisi belum teridentifikasi.

Proses evakuasi berjalan lancar, aman, dan dilaksanakan dengan mengutamakan standar operasional pencarian dan pertolongan (SAR) di lokasi yang memiliki kondisi geografis cukup menantang akibat bencana.

Menanggapi operasi kemanusiaan tersebut, Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri menyampaikan apresiasi sekaligus penegasan mengenai komitmen Polri dalam merespons kondisi darurat.

“Personel Brimob Polda Riau menunjukkan profesionalisme dan kecepatan dalam melaksanakan evakuasi. Setiap langkah di lapangan dilakukan dengan penuh kehati-hatian sesuai prosedur SAR. Polri berkomitmen memberikan penanganan terbaik dalam operasi kemanusiaan, terutama pada wilayah terdampak bencana,” ujar Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri.

Ia juga menambahkan bahwa operasi kemanusiaan yang tengah berlangsung di wilayah Agam akan terus diperkuat dengan koordinasi intensif bersama pemerintah daerah, Basarnas, TNI, dan berbagai unsur terkait.

“Prioritas utama kami adalah menyelamatkan korban, melakukan pencarian, serta memastikan keamanan masyarakat. Sinergi di lapangan merupakan kunci agar proses penanganan bisa berjalan cepat, tepat, dan aman,” tambahnya.

Dengan ditemukannya satu jenazah tersebut, tim gabungan masih melanjutkan pencarian lanjutan untuk memastikan tidak ada korban lain yang belum terdata, seraya memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Palembayan.*

Dikbud Sultra Beri Pelatihan Pengelolaan Sekolah ke Kasek SMA di Kolaka

0

KENDARIKINI.COM – Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan pendidikan, lima SMA di Kabupaten Kolaka mendapatkan pendampingan intensif melalui Pelatihan Implementasi di SMA Negeri Kolaka pada 20 hingga 22 November 2025. Pelatihan implementasi ini merupakan keberlanjutan dari pelatihan dan pendampingan yang dimulai dari Bulan September 2025.

Peserta pelatihan terdiri dari kepala sekolah dan wakil kepala sekolah dari SMAN 1 Latambaga, SMAN 1 Kolaka, SMAN 2 Kolaka, SMAN 1 Wundulako, dan SMAN 1 Pomalaa, serta sejumlah guru Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) di Kabupaten Kolaka.

Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat kapasitas sekolah dalam menyusun profil sekolah berdasarkan Evaluasi Diri Sekolah, Analisis SWOT, dan Berbasis Aset, serta rencana kerja tahunan hingga rencana peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga kependidikan.

Melalui diskusi terarah dan latihan penyusunan dokumen, peserta didorong untuk memastikan setiap rencana dan program sekolah tersusun secara terukur dan relevan sehingga dapat dipastikan dapat diimplementasikan pada tahun ajaran berikutnya.

“Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini sangat bermanfaat karena memberikan wawasan, keterampilan, dan pemahaman dalam mengelola sekolah yang berorientasi pada mutu pendidikan. Metode yang digunakan fasilitator kreatif, aplikatif, dan mendorong peserta aktif serta berbagi pengalaman nyata”, ucap Ibu Syahriani, peserta pelatihan.

Sejak bulan September lalu, SMA Negeri di Kolaka telah mendapatkan rangkaian pelatihan dan pendampingan melalui Lighthouse School Program. Melalui Lighthouse School Program, SMA Negeri di Kolaka berupaya untuk mewujudkan sebuah SMA efektif yang melampaui Standar Nasional Pendidikan dengan menghasilkan lulusan berkualitas sehingga menjadi referensi bagi sekolah lainnya.

“Harapan kami bahwa pelaksanaan Program Lighthouse School yang dimulai tahun ini melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF) dapat menjadi momentum penting dalam peningkatan mutu pendidikan menengah. Program ini diharapkan mampu memperkuat manajemen sekolah, meningkatkan profesionalisme guru, serta menghadirkan lingkungan belajar yang lebih efektif bagi seluruh peserta didik sehingga mampu berkembang menjadi model praktik baik yang dapat ditiru oleh sekolah-sekolah lain di wilayah Sulawesi Tenggara. Melalui upaya bersama ini, kami meyakini kualitas layanan pendidikan akan semakin meningkat dan memberikan dampak positif bagi pembangunan sumber daya manusia di daerah” ucap Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Prof. Dr. Aris Badara, S.Pd., M.Hum.

Program ini diharapkan dapat menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola sekolah sekaligus menyiapkan calon pemimpin pendidikan yang mampu membawa perubahan positif pendidikan di Kabupaten Kolaka.*

Kerap Terjadi Dugaan Kecelakaan Kerja, SBSI Minta Pihak Berwenang Periksa PT KS di Konut

0

KENDARIKINI.COM — Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Kendari meminta pemerintah dan aparat penegak hukum menindak tegas PT Konutara Sejati (KS) terkait dugaan kecelakaan kerja yang terjadi pada November 2025 di area perusahaan tambang yang beroperasi di Desa Sarimukti, Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara.

Kecelakaan tersebut diduga menimpa seorang pekerja berprofesi sebagai pengemudi dump truck, yang mengalami cedera serius pada bagian tubuhnya.

Ketua SBSI Kota Kendari, Iswanto Sugiarto menilai peristiwa itu menunjukkan indikasi lemahnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan.

“K3 merupakan pondasi utama dalam operasional perusahaan. Kejadian ini sangat kami prihatinkan dan kami menduga PT KS tidak menjalankan penerapan K3 sebagaimana mestinya,” ujar Iswanto, Rabu 10 Desember 2025.

Ia juga menyoroti dugaan bahwa perusahaan tidak melaporkan kecelakaan tersebut secara terbuka. Hal ini, menurutnya memicu spekulasi bahwa PT KS tidak menerapkan ketentuan Permenaker Nomor 11 Tahun 2023 tentang K3, termasuk kewajiban pemeriksaan kendaraan secara berkala sebelum digunakan.

“Kecelakaan pasti ada sebabnya. Insiden ini terkesan disembunyikan oleh perusahaan. Kami menduga PT KS tidak menjalankan aturan K3, khususnya pemeriksaan kendaraan secara berkala sebelum beroperasi,” tegasnya.

Iswanto mendesak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulawesi Tenggara, Binwasnaker K3, serta Deks Ketenagakerjaan Polda Sultra segera turun melakukan pemeriksaan dan memberikan tindakan tegas kepada pihak perusahaan.

“Dalam waktu dekat, kami akan mendatangi Disnakertrans Sultra untuk meminta agar persoalan ini ditindak tegas. Jika dibiarkan, potensi kecelakaan lain bisa terus terjadi dan tentu merugikan pekerja,” ujarnya.

Ia juga menyatakan akan mendorong DPRD Provinsi Sultra menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), bahkan membentuk Panitia Khusus (Pansus) bila diperlukan, guna mengusut tuntas dugaan kecelakaan kerja tersebut.

“Jika perlu, kami minta DPRD membentuk Pansus agar masalah ini benar-benar terungkap sampai tuntas,” katanya.

Iswanto berharap pemerintah mengambil langkah tegas agar penerapan K3 di perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara dapat diperbaiki, sehingga angka kecelakaan kerja dapat ditekan semaksimal mungkin.

Sementara itu sebelumnya perihal kecelakaan kerja ini dikemukakan oleh mantan Supir Dump Truk, Bayu. Ia mengatakan bahwa peristiwa memilukan ini terjadi di bulan November 2025.

“Bulan ini kalau tidak salah kecelakaannya,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon WhatsApp, Kamis 27 November 2025.

Lanjut, kata dia, peristiwa naas ini menimpa rekan kerjanya yang juga punya posisi yang sama, yakni supir dump truk.

Bayu menambahkan kecelakaan ini menimbulkan cedera serius pada bagian anatomi tubuh korban.

“Lumayan cedera juga,” singkatnya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa peristiwa kecelakaan kerja di PT KS Konut kerap terjadi.

Selain itu sebelumnya diberitakan seorang pekerja tambang di Konut, Korban yang bernama Marwin bekerja sebagai Grade Control (GC) atau pengawas di PT Maha Bhakti Abadi, kontraktor mining dari PT Konutara Sejati.

Kapolsek Wiwirano, Ipda German Saro membenarkan peristiwa yang merenggut nyawa korban. Ia menjelaskan, kejadian naas itu, terjadi pada Rabu (31/7/2024) kemarin, sekitar pukul 16.20 WITA.

Terkait hal tersebut, Humas PT kS, Rahmat Manangkari mengatakan bahwa pihaknya akan memverifikasi perihal kecelakaan kerja tersebut.

“Ini masih di verifikasi ke departemen terkait, Soalnya ini foto foto lama. Diketerangan waktunya ada foto yang di ambil tahun 2022. Jadi saya verifikasi terlebih dahulu,” jelasnya saat dihubungi via pesan Whats App.*

BBP Sultra Raih Penghargaan ZI WBK dan PEKPPP Mandiri

KENDARIKINI.COM – Bertepatan dengan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) pada tanggal 9 November 2025, diselenggarakan acara Pemberian Penghargaan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) serta Pelayanan Prima Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) Mandiri Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2025. Acara ini berlangsung di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel.

Dalam kesempatan tersebut, dua penghargaan diserahkan kepada Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara (BBP Sultra). Penghargaan yang diterima oleh BBP Sultra adalah predikat Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK) tahun 2025. Selain itu, BBP Sultra juga masuk dalam kategori A (pelayanan prima) pada PEKPPP Mandiri tahun 2025 di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Penghargaan yang diraih oleh BBP Sultra ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen lembaga dalam memberikan pelayanan prima dan bebas dari korupsi.

Penyerahan penghargaan ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan, “Melayani merupakan sikap memanusiakan manusia dan ini harus dilaksanakan oleh semua lembaga pemerintahan.” Selain itu, Wakil Menteri juga menegaskan bahwa perilaku korupsi adalah penyalahgunaan wewenang yang harus dihilangkan dari sikap dasar manusia. Harapannya, dengan penghargaan yang telah diperoleh oleh beberapa unit pelaksana teknis (UPT) di lingkungan Kemendikdasmen ini, UPT dapat terus memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat.

Ditlantas Polda Sultra Bareng Instansi Terkait Evaluasi Pembukaan Kembali Akses Jalan Nasional Pomalaa–Wolulu

0

KENDARIKINI.COM — Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara bersama sejumlah instansi teknis melakukan evaluasi dan peninjauan lapangan terhadap pembukaan kembali akses Jalan Nasional pada Ruas Pomalaa–Wolulu, Selasa (9/12/2025). Peninjauan difokuskan pada area pembangunan flyover yang menjadi jalur utama penghubung transportasi di Kabupaten Kolaka.

Kegiatan dimulai pukul 11.00 WITA dan melibatkan unsur Ditlantas Polda Sultra, BPJN Sultra, BPTD Wilayah XVIII, Dinas Perhubungan Kabupaten Kolaka, Dinas PU Kabupaten Kolaka, Satlantas Polres Kolaka, serta manajemen teknis PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum akses jalan dibuka kembali sepenuhnya untuk masyarakat.

—

Hasil Evaluasi Lapangan

1. Rekomendasi Ditlantas Polda Sultra

• Pemasangan rambu batas ketinggian 5,8 meter
Ditlantas mengusulkan pemasangan rambu pembatas ketinggian pada titik rawan untuk mencegah kendaraan bermuatan tinggi menabrak struktur flyover.

• Penambahan penerangan jalan umum (PJU)
Beberapa titik masih minim pencahayaan sehingga perlu penambahan lampu untuk meningkatkan visibilitas, terutama pada malam hari.

• Rambu larangan parkir dan penjagaan area flyover
Ditlantas mengimbau pemasangan rambu dilarang parkir untuk mencegah masyarakat berhenti atau berfoto di area flyover yang dapat menghambat arus lalu lintas.

• Penguatan koordinasi jelang Nataru
Ditlantas meminta Satlantas Polres Kolaka dan Pemda Kolaka memastikan area flyover tidak menjadi lokasi keramaian dadakan menjelang Natal dan Tahun Baru.

—

2. Rekomendasi BPJN Sulawesi Tenggara

• Overlay AC-WC setebal 5 cm
BPJN menilai kondisi permukaan jalan perlu dilapisi ulang guna memenuhi standar kenyamanan dan keselamatan jalan nasional.

• Perkerasan bahu jalan beton FC-15
Bahu jalan pada beberapa segmen butuh perkuatan dengan beton mutu FC-15 ketebalan minimal 10 cm.

• Perkuatan abutment jembatan
Untuk menjaga stabilitas struktur flyover, BPJN mengusulkan penambahan perkerasan beton FC-15 pada sisi abutment.

• Penanganan saluran dengan U-Ditch FC-20
Beberapa saluran drainase ditemukan terganggu sehingga direkomendasikan pemasangan U-Ditch tipe buka–tutup agar fungsi drainase optimal.

—

3. Rekomendasi BPTD Wilayah XVIII

• Penerapan marka jalan standar nasional
Marka garis kuning di tengah dan marka putih di tepi direkomendasikan untuk memberikan panduan yang jelas bagi pengemudi.

• Pemasangan rambu peringatan “Hati-Hati”
Rambu peringatan diminta tetap dipasang selama masa transisi pembukaan jalan karena kondisi lalu lintas masih beradaptasi.

• Penambahan rambu larangan berhenti
Rambu ini dinilai penting untuk mencegah hambatan samping yang berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama di bawah flyover.

Usai peninjauan, seluruh temuan dan rekomendasi dituangkan dalam Berita Acara Evaluasi dan Peninjauan Lapangan pembukaan kembali akses Jalan Nasional Ruas Pomalaa–Wolulu. Hasil evaluasi tersebut akan digunakan sebagai dasar tindak lanjut oleh instansi terkait dalam memastikan jalur tersebut aman dan layak digunakan masyarakat.
. Instansi Terkait Evaluasi Pembukaan Kembali Akses Jalan Nasional Pomalaa–Wolulu

Kolaka — Direktorat Lalu Lintas Polda Sulawesi Tenggara bersama sejumlah instansi teknis melakukan evaluasi dan peninjauan lapangan terhadap pembukaan kembali akses Jalan Nasional pada Ruas Pomalaa–Wolulu, Selasa (9/12/2025). Peninjauan difokuskan pada area pembangunan flyover yang menjadi jalur utama penghubung transportasi di Kabupaten Kolaka.

Kegiatan dimulai pukul 11.00 WITA dan melibatkan unsur Ditlantas Polda Sultra, BPJN Sultra, BPTD Wilayah XVIII, Dinas Perhubungan Kabupaten Kolaka, Dinas PU Kabupaten Kolaka, Satlantas Polres Kolaka, serta manajemen teknis PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur sebelum akses jalan dibuka kembali sepenuhnya untuk masyarakat.

Hasil Evaluasi Lapangan

1. Rekomendasi Ditlantas Polda Sultra

Pemasangan rambu batas ketinggian 5,8 meter
Ditlantas mengusulkan pemasangan rambu pembatas ketinggian pada titik rawan untuk mencegah kendaraan bermuatan tinggi menabrak struktur flyover.

Penambahan penerangan jalan umum (PJU)
Beberapa titik masih minim pencahayaan sehingga perlu penambahan lampu untuk meningkatkan visibilitas, terutama pada malam hari.

Rambu larangan parkir dan penjagaan area flyover
Ditlantas mengimbau pemasangan rambu dilarang parkir untuk mencegah masyarakat berhenti atau berfoto di area flyover yang dapat menghambat arus lalu lintas.

Penguatan koordinasi jelang Nataru
Ditlantas meminta Satlantas Polres Kolaka dan Pemda Kolaka memastikan area flyover tidak menjadi lokasi keramaian dadakan menjelang Natal dan Tahun Baru.

2. Rekomendasi BPJN Sulawesi Tenggara

Overlay AC-WC setebal 5 cm
BPJN menilai kondisi permukaan jalan perlu dilapisi ulang guna memenuhi standar kenyamanan dan keselamatan jalan nasional.

Perkerasan bahu jalan beton FC-15
Bahu jalan pada beberapa segmen butuh perkuatan dengan beton mutu FC-15 ketebalan minimal 10 cm.

Perkuatan abutment jembatan
Untuk menjaga stabilitas struktur flyover, BPJN mengusulkan penambahan perkerasan beton FC-15 pada sisi abutment.

Penanganan saluran dengan U-Ditch FC-20
Beberapa saluran drainase ditemukan terganggu sehingga direkomendasikan pemasangan U-Ditch tipe buka–tutup agar fungsi drainase optimal.

3. Rekomendasi BPTD Wilayah XVIII

Penerapan marka jalan standar nasional
Marka garis kuning di tengah dan marka putih di tepi direkomendasikan untuk memberikan panduan yang jelas bagi pengemudi.

Pemasangan rambu peringatan “Hati-Hati”
Rambu peringatan diminta tetap dipasang selama masa transisi pembukaan jalan karena kondisi lalu lintas masih beradaptasi.

Penambahan rambu larangan berhenti
Rambu ini dinilai penting untuk mencegah hambatan samping yang berpotensi menimbulkan kemacetan, terutama di bawah flyover.

Usai peninjauan, seluruh temuan dan rekomendasi dituangkan dalam Berita Acara Evaluasi dan Peninjauan Lapangan pembukaan kembali akses Jalan Nasional Ruas Pomalaa–Wolulu. Hasil evaluasi tersebut akan digunakan sebagai dasar tindak lanjut oleh instansi terkait dalam memastikan jalur tersebut aman dan layak digunakan masyarakat.*

Andri Darmawan Ungkap Chat WhatsApp Oknum Guru yang Disebarkan Kuasa Hukum Korban Editan

0

KENDARIKINI.COM – Pertikaian antara Kuasa Hukum korban pelecehan anak, Nasruddin dan Kuasa Hukum guru Mansur terpidana kasus pelecehan terus berlanjut. Terbaru, yang tengah hangat diperbincangkan terkait masalah chat WhatsApp.

Dimana sebelumnya Nasruddin membuka ke publik chat Whatsapp antara terduga korban empat tahun yang lalu, dan guru Mansur semasih mengajar di MUAS.

Nasruddin mengatakan, selama sidang, sebanyak tiga saksi dari korban telah diperiksa, diantaranya saksi anak (korban) orang tua korban, saksi anak, saksi ahli, dan bukti chat Whatsapp dari Mansur.

“Jika mengatakan Mansur itu orang baik-baik, saya bisa buktikan bahwa Mansur itu adalah orang sakit (kejiwaan), ada WA Mansur terhadap anak ketika masih mengajar di MUAS (sambil menunjukan bukti chat Mansur dan anak muridnya),” ucap Nasruddin.

Ia melanjutkan, bahwa di chat Whatsapp itu, Mansur meminta muridnya untuk membuka cadarnya. Menurut dia, sikap Mansur itu tidak mencerminkan dirinya sebagai pemuka agama (Ustadz).

“Dia WA seorang anak, anak itu pakai cadar dan dia suruh buka, logis gak untuk seorang Ustadz. Ini juga yang perlu diketahui orang-orang PGRI, dan di persidangan terungkap juga tentang chat ini, jadi ini merupakan bukti juga,” jelas dia.

Sementara itu, Kuasa Hukum Mansur, Andri Darmawan menegaskan jika chat Whatsapp yang disebarkan luaskan Kuasa Hukum korban, Nasruddin itu chat palsu dan hasil editan.

“Itu kelihatan nomornya, tidak ada di WA seperti itu, pakai awalan kode plus (+) 62, lalu diikuti angka nol dibelakang, kalau nomor baru yang belum tersave penerima itu kode plus kemudian angka 62, terus diikuti angka delapan. Jadi ini sudah pasti editan,” tegas dia.

Terkait isi chat Mansur dan anak muridnya tersebut, Andri kembali tegaskan bahwa itu tidak benar. Mansur telah membantah didalam naskah putusan Majelis Hakim PN Kendari.

“Pak Mansur tidak akui, dan itu sudah dibantah di putusan bahwa terdakwa pernah menghubungi anak saksi dan meminta foto karena terdakwa ingin memastikan bahwa anak saksi adalah perempuan dan bukan laki-laki karena suara saksi seperti suara laki-laki,” tutur Andri.

Kemudian pernyataan Nasruddin yang menyebut chat Whatsapp merupakan bukti, kata Andri itu tidak benar. Sebab, bukti yang sita Jaksa Penutut Umum (JPU) hanya dua yakni rekaman dan chat korban pelecehan dan orang tua korban.

“Tidak diperlihatkan bukti chat Mansur dan muridnya sewaktu mengajar di MUAS, karena tidak disita, dan bukan barang bukti. Itu mi saya bilang dia (Nasruddin) tidak pernah ikut sidang,” pungkasnya.*

Akses Terputus dan Medan Berat, Polri Maksimalkan Kinerja di Lokasi Bencana

0

KENDARIKINI.COM – Sejumlah wilayah di Aceh, Sumut, dan Sumbar masih mengalami hambatan akses darat akibat kerusakan parah pascabencana. Di Aceh, Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah bahkan tidak dapat dilalui jalur darat sama sekali. Kondisi serupa terjadi di Kota Sibolga dan Tapanuli Tengah di Sumatera Utara yang hanya bisa diakses dari arah Aceh.

Untuk mempercepat penanganan, Polri telah mendirikan 105 posko tanggap bencana yang tersebar di tiga provinsi:
– 35 posko di Polda Aceh
– 19 posko di Polda Sumut
– 37 posko di Polda Sumbar
Selain itu, Polri juga mendistribusikan 87 unit jaringan internet darurat untuk memastikan komunikasi tak terputus di titik-titik kritis.

“Kelancaran komunikasi sangat menentukan efektivitas penanganan darurat. Karena itu, Polri mendistribusikan perangkat internet ke polda dan polres yang paling membutuhkan,” ujar Kombes Pol Erdi A. Chaniago.

Upaya kemanusiaan turut diperkuat dengan 20 dapur lapangan yang menyuplai makanan siap saji bagi para pengungsi. Layanan bakti kesehatan Polri telah membantu 17.986 pasien, meliputi keluhan umum seperti demam, batuk, flu, gatal-gatal, hingga hipertensi.*

Rakyat Konut Menggugat, Minta Menteri ESDM Desak Pemilik IUP Berdayakan Kontraktor Lokal

0

KENDARIKINI.COM – Masyarakat lingkar tambang bumi anoa Konawe Utara menggeruduk Kementerian ESDM RI terkait kejelasan keterlibatan kontraktor lokal dalam bisnis pertambangan.

Massa aksi yang tergabung dalam bumi Anoa Konawe Utara memanggil melakukan aksi unjuk rasa di kantor Kementerian ESDM RI guna mempertanyakan konsisten Menteri ESDM RI Bahlil Lahadalia .

Terkait nasib kontraktor lokal yang sampai hari ini belum bisa melakukan Kerjasama kegiatan di beberapa izin usaha pertambangan (IUP) yang ada di konawe utara

Ketua Asosiasi Izin Usaha Jasa pertambangan (IUJP) lokal Konawe Utara, Rakhmatullah mengatakan bahwa aksi ini merupakan gejolak dari hati nurani masyarakat melihat bagaimana kondisi masyarakat yang hanya jadi penonton di antara ratusan iup yang berada di Konawe Utara.

“Kami datang atas nama masyrakat lokal konawe utara melihat perlakuan beberapa izin usaha pertambangan (IUP) yang tidak sama sekali melibatkan kontraktor lokal, ini bentuk kejahatan yang sangat nyata mengambil keuntungan di tanah kami tapi tidak melibatkan kami sebagai masyarakat, dari Ratusan IUP ada kurang lebih 36 Perusahan pada tahun 2025 yang mendapatkan Kuota RKAB namun tidak ada satupun IUP Yang melakukan Kerjasama Dengan Kontraktor lokal, Ujar Rakmatullah Berorasi di depan Gedung ESDM RI,” jelasmnya.

Rakhmatullah juga dalam orasinya meminta Menteri ESDM RI Bahlil Lahadia untuk menangguhkan Rencana Kerja Anggaran Dan Biaya (RKAB) izin usaha pertambangan yang ada di konawe utara guna untuk memastikan Kontraktor lokal benar benar di libatkan dalam aktivitas pertambangan.

“Jika IUP Di Konawe Utarae mendapatkan Persetujuan RKAB Tanpa melibatkan Kontraktor Lokal Maka akan terjadi konflik Horizontal ke depan karena ini soal aturan yang harus di tegakkan dan untuk memajukan kesejahteraan ekonomi dan sumber daya manusia masyarakat lingkar tambang,” ungkapnya.

“Jangan jadikan Konawe Utara kaya akan sumber daya alam tapi miskin sumber daya manusia,” tutupnya.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti