Minggu, November 1, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 167

Buruan Daftar, Beasiswa Kalla 2025 Akan Ditutup Sepekan Lagi

0

KENDARIKINI.COM – Beasiswa Kalla 2025 kini memasuki hitungan hari menjelang penutupan pendaftaran pada 5 September 2025.

Hingga saat ini, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Barat (Sulbar), dan Sulawesi Tengah (Sulteng) telah menunjukkan antusiasme luar biasa untuk mendaftar.

Yayasan Hadji Kalla kembali mengingatkan bahwa program ini terbuka bagi mahasiswa aktif dari berbagai jurusan yang memiliki semangat tinggi untuk berprestasi sekaligus berkontribusi bagi masyarakat.

Penerima Beasiswa yang lulus akan menerima bantuan biaya pendidikan, pendampingan pengembangan kapasitas diri, pelatihan kepemimpinan, hingga ruang kolaborasi sosial yang menjadi pembeda utama dari beasiswa lainnya.

Direktur Eksekutif, Lembaga Amil Zakat (LAZ) Yayasan Hadji Kalla, Mohammad Zuhair, menegaskan bahwa beasiswa ini merupakan wujud komitmen keluarga besar Kalla untuk melanjutkan nilai-nilai kebaikan Hadji Kalla.

“Kami berkomitmen untuk menjangkau seluas-luasnyamahasiswa di semua perguruan tinggi si wilayah kerja kami (4 provinsi di sulawesi),” ujarnya.

Menurutnya, Beasiswa Kalla telah menyalurkan program ini untuk mahasiswa yang berasal dari sekitar 73 PTN dan PTS di 4 provinsi. Hal tersebut membuktikan komitmen inklusivitas yang menjadi salah satu ciri khas beasiswa Kalla.

“Beasiswa Kalla bukan sekadar tentang biaya kuliah. Lebihdari itu, kami ingin mencetak generasi muda Sulawesi yang berdaya, mandiri, dan peduli pada lingkungannya. Karena itu, kami mengajak para mahasiswa untuk tidak melewatkankesempatan ini. Masih ada waktu sepuluh hari, manfaatkansebaik mungkin,” tambahnya.

Selain itu, selama lebih dari satu dekade Beasiswa Kalla telah melahirkan ribuan penerima manfaat.

Manager Educare LAZ Hadji Kalla, Therry Alghifary, menjelaskan bahwa program beasiswa kalla tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga menghadirkan pembinaan karakter, pengembangan soft skill, hingga kesempatan membangun jejaring antar penerima beasiswa di berbagai daerah.

“Melalui Beasiswa Kalla, kami ingin memastikan bahwamahasiswa tidak hanya mendapatkan dukungan finansial, tetapi juga bekal kepemimpinan dan semangat pengabdian. Kami percaya, penerima beasiswa ini akan tumbuh menjadigenerasi yang berkontribusi positif bagi masyarakat,” beber Therry.

Pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 dapat dilakukan secara daring melalui laman resmi beasiswa.yayasanhadjikalla.co.id. Semua berkas dan formulir harus sudah masuk paling lambat pada 5 September 2025 pukul 23.59 WITA.

Yayasan Hadji Kalla mengajak seluruh mahasiswa yang memenuhi syarat untuk segera menyiapkan dokumenpen daftaran dan tidak menunggu hingga batas akhir.
 
“Kami percaya, setiap anak bangsa berhak mendapatkesempatan yang sama untuk mewujudkan cita-citanya. Beasiswa Kalla hadir untuk membuka jalan itu,” tutup Zuhair.

Pendaftaran Beasiswa Kalla 2025 telah dibuka aejak 16 Juni 2025 dan akan ditutup pada 5 September 2025, pukul 23,59 WIB. Informasi selengkapnya mengenaipersyaratan dan mekanisme pendaftaran dapat diakses melaluisitus resmi www.yayasanhadjikalla.or.id.*

Kapolda Sultra Temui Pendemo Solidaritas Ojol di Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Aksi Solidaritas Ojek Online (Ojol) Kota Kendari terkait kasus mobil Rantis Brimob lindas Ojol di Jakarta, kini disambut baik Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu, 31 Agustus 2025.

Salah satu massa aksi Ojol Kota Kendari Safar mengatakan bahwa Aksi ini merupakan bukti empati dan bentuk solidaritas Ojol Kota Kendari terhadap saudara Ojol yang tewas dilindas mobil Rantis Brimob di Jakarta, pada tanggal 28 Agustus 2025.

Tujuan aksi ini untuk meminta Polda Sultra usut tuntas secara terbuka kasus tewasnya Almarhum Affan Kurniawan.

“Bukti bahwa kami masih punya empati dan bentuk solidaritas kita terhadap saudara kita Affan. Tujuan aksi ini untuk meminta Polda Sultra usut tuntas oknum Brimob secara terbuka dan adil,” ungkap Safar salah satu Ojol Kota Kendari saat aksi pada hari Minggu, 31 Agustus 2025 sore di Polda Sultra.

Menanggapi aksi ini Kepala Bid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian, yang mewakili Kapolda Sultra saat temui massa Ojol Kota Kendari, mengatakan Polda Sultra siap kawal kasus Almarhum Affan Kurniawan, secara terbuka dan adil.

“Atas peristiwa tersebut kita sudah ketahui Presiden dan Polri sudah proses oknum Brimob yang menabrak saudara kita Affan, sampai kasus ini diproses secara terbuka dan adil,” ungkap Kombes Pol Iis Kristian.

Tak hanya itu dalam aksi ini Ojol Kota Kendari juga meminta Kapolda Sultra untuk membolehkan mereka menggunakan atribut Ojol masuk di Polda Sultra.

Alasannya setiap mereka membawa orderan makanan di Polda Sultra, mereka tidak dibolehkan masuk menggunakan atribut Ojol.

Menanggapi permintaan itu, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko, S.IK., M.H., mulai hari ini boleh.

“Saat ini perintah saya boleh masuk menggunakan atribut Ojol,” tegasnya.

Untuk diketahui dalam aksi ini Kapolda Sultra, Ketua DPRD Sultra, TNI bersama Ojol Kota Kendari menggalang dana untuk diberikan kepada keluarga Almarhum Affan Kurniawan di Jakarta.(Faldi)*

Pemprov Sultra Liburkan Pelajar SMA, SMK dan SLB Senin 1 September 2025

0

KENDARIKINI.COM – Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang Himbauan Belajar Mandiri (HBM) di Sekolah SMA, SMK, dan SLB Negeri/Swasta se-Seluruh Sulawesi Tenggara, tembusan Gubernur Sultra, pada hari Senin, 1 September 2025 sampai dengan Rabu, 3 September 2025.

Dalam SE HBM Nomor : B/10768/4.21/IX/2025 ini Kadis Dikbud Sultra, Aris Badara menyampaikan bahwa tujuan SE HBM ini untuk menjaga ketertiban umum pada rencana aksi yang gelar di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawasi Tenggara Sultra) pada hari Senin, 1 September 2025.

“Untuk menjaga ketertiban umum kenyamanan peserta didik,” ungkapnya saat dikonfirmasi media ini pada hari Minggu, 31 Agustus 2025.

Harapannya dengan dikeluarkan SE HBM ini Kepala Satuan Pendidikan dapat melakukan pembelajaran mandiri siswa-siswi SMA, SMK, SLB Negeri/Swasta se-Seluruh Sulawesi Tenggara di Rumah.

“Maka diharapkan kepada Kepala Satuan Pendidikan untuk melakukan pembelajaran mandiri di rumah,” tegasnya.(Faldi)*

Dikbud Kendari Liburkan Pelajar TK, SD dan SMP Senin 1 September 2025

0

KENDARIKINI.COM – Kadis Dikbud Kota Kendari, Saemina mengeluarkan surat edaran tentang masa pembelajaran di rumah untuk TK, SD, SMP pada Senin 1 September 2025.

Saemina yang dihubungi via telepon WhatsApp membenarkan perihal surat edaran tersebut.

“Langkah ini diambil mengingat besok (1/9/2025) ada rencana aksi unjuk rasa besar-besaran di Kota Kendari, dan beberapa sekolah dekat dengan lokasi tujuan demonstrasi,” katanya, Minggu 31 Agustus 2025.

Lanjutnya langkah tersebut juga diambil untuk mencegah agar para pelajar SMP tidak ikut-ikutan melakukan aksi demonstrasi.

“Kita imbau orang tua untuk mencegah anaknya keluar besok,” ungkapnya.

Pihaknya juga menyampaikan masa belajar di rumah juga akan menyesuaikan dengan kondisi.

“Kita lihat besok, kita berdoa Semoga tidak terjadi apa-apa,” pungkasnya.*

Pria di Baubau Diseret ke Meja Hijau Gegara Gelapkan Mobil Cicilan

0

KENDARIKINI.COM – Seorang pria inisial YAT warga Jalan Burasatongka, Kelurahan Wajo, Kecamatan Murhum, Kota Baubau menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Baubau.

Ia didakwa memindahtangankan atau take over 1 unit kendaraan mobil merk Daihatsu/Grandmax PU 1.5 ACPS kepada seseorang tanpa ada persetujuan tertulis dari pihak perusahaan pembiayaan PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk cabang Baubau.

Diketahui, kasus ini dilaporkan pihak perusahaan ke Kepolisian Resor (Polres) Baubau pada Bulan Maret 2025 lalu.

Pada Juli 2025, berkas perkara telah dinyatakan lengkap barang bukti dan tesangka dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau.

Kasusnya kemudian dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Baubau untuk disidangkan. Sidang perdana pembacaan dakwaan berlangsung pada Rabu, 27 Agustus 2025.

Manager Collection PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk Cabang Baubau Sarif kepada wartawan media ini membeberkan kronologi berawal ketika bulan Maret 2024 terdakwa membeli mobil dengan metode pembayaran secara cicil.

Berdasarkan kontrak perjanjian, nasabah ini mempunyai kewajiban melakukan pembayaran cicilan tiap bulannya sejumlah Rp. 5.700.000 selama 48 bulan.

Selain itu, yang bersangkutan wajib tidak menjual atau mengalihkan dengan cara dan bentuk apapun terhadap mobil tersebut tanpa izin dari pihak perusahaan

“Berjalan angsuran mulai April 2024 sampai dengan Oktober 2024 dan November 2024 terdakwa tidak lagi melakukan pembayaran,” terang Sarif.

Sarif mengatakan pihaknya secara kooperatif menghubungi terdakwa, namun setelah dilakukan pengecekan di rumah mobil tersebut sudah tidak ada.

“Yang bersangkutan ini diduga memindahtangankan mobil itu tanpa persetujuan perusahaan. Dan unit tidak diketahui keberadaannya, ” ungkap Sarif.

Atas kejadian itu, lanjut Sarif, pihaknya melaporkan yang bersangkutan ke Mapolres Baubau.

Sebelum itu, pihaknya menempuh jalur persuasif namun nasabahnya ini tidak memberikan respon.

“Jadi kendaraan tersebut masih massa cicilan, hingga kami mengalami kerugian sebesar Rp159 juta dan melaporkan kejadian tersebut guna proses lebih lanjut, ” ungkapnya.

Lebih lanjut Sarif mengimbau kepada nasabah yang mengajukan kredit di pembiayaan, khususnya di Adira untuk tidak melakukan over alih atau dijual maupun digadai objek jaminan tanpa sepengetahuan pihak pembiayaan.

“Itu melanggar perjanjian kontrak dan melanggar aturan hukum yang berlaku. Jika tidak sanggup melanjutkan kredit, datang ke pembiayaan tersebut untuk meminta solusi,” pungkasnya.

Akibat perbuatannya YAT didakwa Pasal 36 Jo Pasal 23 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 42 tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia dan atau Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.*

Upaya PT Vale Peduli Masyarakat dan Lingkungan Towuti

0

KENDARIKINI.COM — Periode tanggap darurat pasca kebocoran pipa minyak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, resmi ditetapkan oleh Bupati Luwu Timur sejak 23 Agustus hingga 5 September 2025. Selama periode ini, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Daerah Luwu Timur, masyarakat, dan para pakar independen terus bergerak aktif untuk memastikan penanganan berjalan secara transparan, inklusif, dan berkeadilan.

Sejak hari pertama, desa terdampak, Lioka, Langkea Raya, Baruga, Timampu, Matompi, dan Wawondula menjadi prioritas utama. Proses pemulihan dipimpin langsung oleh Pemda Luwu Timur, sementara PT Vale menjalankan peran sebagai mitra yang bertanggung jawab. Tim ahli independen dari universitas terkemuka turut terlibat untuk melakukan asesmen sosial, ekonomi, dan ekologis.

Camat Towuti, Amri Mustari, menegaskan pentingnya kerja bersama, “Ini bukan kerja sepihak, kami dari pemerintah berkolaborasi dengan baik, termasuk masyarakat yang kita libatkan agar kejadian ini bisa segera kita atasi.”

Hingga hari kedelapan, PT Vale telah menerima 112 aduan resmi, dengan hampir 90 persen disampaikan langsung saat tim berkunjung ke lapangan. Untuk memastikan akses yang merata, PT Vale tetap membuka Posko Pengaduan & Informasi di Kantor Camat Towuti serta menyediakan Hotline 24 jam.

Keterlibatan masyarakat menjadi kunci: tokoh desa turut mencatat keluhan dan kebutuhan warga, yang kemudian diverifikasi serta ditindaklanjuti oleh PT Vale. Mekanisme ini memastikan bahwa setiap suara warga mendapat tempat, dan setiap aduan menjadi dasar perbaikan.

Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menekankan bahwa proses pemulihan ini adalah perjalanan bersama, “Bapak Bupati telah menetapkan masa tanggap darurat sampai 5 September. Kami optimis dengan keterlibatan aktif masyarakat, dukungan pemerintah, dan masukan dari para ahli, pemulihan akan terus berlanjut dengan prinsip berkeadilan dan transparansi.”

Tim ahli akan melanjutkan wawancara lapangan di wilayah hilir sebelum menyusun rekomendasi resmi pada awal minggu depan. Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar langkah pemulihan jangka panjang yang lebih kokoh baik bagi lingkungan maupun bagi kehidupan sosial-ekonomi masyarakat Towuti.*

PT Hoffmen Energi Perkasa Salurkan Bantuan Beras Tahap Tiga ke Warga Lingkar Tambang

0

KENDARIKINI.COM – PT Hoffmen Energi Perkasa kembali menyalurkan bantuan beras kepada warga lingkar tambang di Kabupaten Konawe Selatan, pada Sabtu (30/8/2025). Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

Humas PT Hoffmen Energi Perkasa, Tri Ajis, menjelaskan bahwa penyaluran kali ini sudah memasuki gelombang ketiga di tahun 2025.

“Alhamdulillah, perusahaan telah menyalurkan bantuan beras untuk tahap III di tahun 2025 ke warga lingkar tambang,” ujar Ajis usai menyerahkan bantuan.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan yang semula dilakukan setiap tiga bulan kini berubah menjadi dua bulan sekali sesuai aspirasi masyarakat.

“Alhamdulillah saat ini ada perubahan sesuai permintaan dari warga yang sebelumnya penyaluran beras pertiga bulan, kini jadi perdua bulan,” tambah Ajis.

Menurutnya, program ini merupakan agenda rutin yang akan terus berlanjut untuk menyasar langsung warga yang terdampak aktivitas pertambangan.

Salah seorang warga Desa Wawatu, Kecamatan Moramo Utara, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan perusahaan.

“Kami sangat mengapresiasi perusahaan yang terus berkomitmen dengan menyalurkan beras ke warga. Semoga kegiatan ini terus berlanjut,” ungkapnya.

Melalui program bantuan sosial tersebut, PT Hoffmen Energi Perkasa berharap hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat sekitar semakin terjalin erat.*

Akibat Kebijakan Pemerintah Sengsarakan Rakyat, Ratusan Personel TNI-Polri Disiagakan Jaga Kantor DPRD Sultra

0

KENDARIKINI.COM – Sebanyak 501 personel gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI)-Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dikerahkan menjaga Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk mengantisipasi terjadinya aksi demonstrasi anarkis oleh elemen masyarakat dan mahasiswa, Minggu, 31 Agustus 2025.

Aksi yang akan gelar di Kantor DPRD Sultra merupakan aksi lanjutan akibat kebijakan pemerintah yang sengsarakan masyarakat, sehingga berujung mobil rantis Brimob lindas ojek online (Ojol) di Jakarta, pada tanggal 28 Agustus 2025.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Kendari AKP Iyan Sofyan, mengatakan sebanyak 501 personel gabungan tersebut dikerahkan jaga di Kantor DPRD Sultra sejak pagi hari.

“Personel ada jumlah semua 480 semua backup di DPRD, personel dari Polres dan Brimob Polda Sultra,” kata Iyan Sofyan saat dikonfirmasi pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025.

Selain personel Polri, ia juga meminta bantuan siaga satu pleton TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) Kendari sebanyak 21 Tentara dan Batalion Yonif 725 Woroagi jaga Kantor DPRD Sultra.

“Karena di Kendari juga statusnya siaga, jadi kami turunkan personel dibantu TNI,” ucapnya.

Iyan Sofyan menyampaikan pengerahan pengamanan selain karena adanya permintaan dari Kantor DPRD Sultra, hal tersebut juga sebagai upaya siaga aksi demonstrasi anarkis yang mengganggu suasana Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kota Kendari.

Alasannya karena Kantor DPRD Sultra berada di Pusat Kota Kendari, sehingga untuk mengantisipasi, TNI dan Polri dikerahkan di lokasi tersebut. Di samping itu sejumlah kendaraan taktis seperti water canon, pengurai massa (raisa) hingga ambulans dikerahkan di Kantor DPRD Sultra.

“Apalagi itu (DPRD) dekat dengan kantor walikota kan, kalau pelayanan terganggu masalah juga. Jadi untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas,” sebutnya.

Ia meminta kepada para demonstrasi jika melaksanakan aksi dilakukan dengan damai tanpa bertindak anarkis hingga berujung pengerusakan fasilitas publik.

“Kalau memang menyampaikan aspirasi, sampaikan dengan baik tanpa harus anarkis. Polisi akan menjembatani dan mengawal rekan-rekan atau saudara kita yang menyampaikan aspirasi,” terangnya.

Di tempat yang sama, Anggota DPRD Sultra dari Fraksi PAN Suwandi Andi mengungkapkan massa demonstran yang akan melaksanakan aksi unjuk rasa agar tidak bertindan anarkis dalam menyampaikan aspirasi.

Ia mengaku pasti siap mendengar aspirasi masyarakat dan mahasiswa terkait dengan protes kebijakan pemerintah yang sengsarakan masyarakat.

Kepastian sikap ini merupakan bentuk nyata untuk mencegah aksi demonstrasi oleh elemen masyarakat dan mahasiswa membakar Kantor DPRD Sultra, seperti kejadian di daerah lain.

“Pasti kami dengarkan kalau ada aspirasi, yang penting tidak ada kekerasan, pengerusakan, semoga di Kendari tidak ada lagi kejadian seperti di daerah lain,” ungkap Suwandi Andi.

Sekadar informasi aksi demonstrasi yang rencana akan gelar di Kantor DPRD Sultra, pada 1 September 2025 akan dirangkaikan dengan aksi September Berdarah.(Faldi)*

Seekor Buaya Berukuran Tiga Meter Ditemukan Melintas di Penyebarangan Pincara Bondoala

0

KENDARIKINI.COM – Warga dibuat kaget dengan kemunculan seekor buaya di penyebrangan pincara pebunooha, Kecamatan Bondoala, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Sabtu 30 Agustus 2025.

Kemunculan seekor buaya ini menjadi viral setelah diunggah oleh beberapa warganet di media sosial.

Berdasarkan video singkat berdurasi 0.43 detik yang diterima Jurnalis Kendarikini.com memperlihatkan seekor buaya melintas tepat didepan pincara yang ditumpangi oleh beberapa warga.

Warga bernama Aldi mengatakan ukuran buaya tersebut diperkirakan sepanjang 3 meter.

“Sekitar 2 meter atau 3 meter lah kurang lebih,” kata Aldi.

Lanjut, kata dia, buaya tersebut sering kali melintas di area penyebrangan pincara.

“Sudah biasami di sini muncul terus,” ujarnya.

Meskipun sering melintas area tesebut, sambung Aldi, buaya tersebut belum pernah mengganggu warga setempat.(Amin)*

Polri Pastikan Langkah Terukur dan Sesuai Aturan dalam Atasi Aksi Anarkis

0

KENDARIKINI.COM – Kadiv Humas Polri Irjen. Pol. Sandi Nugroho menegaskan bahwa seluruh langkah yang diambil TNI dan Polri dalam menghadapi situasi terkini dilakukan secara terukur, profesional, dan sesuai dengan kewenangan serta peraturan yang berlaku. Hal ini disampaikan Irjen. Sandi sesuai arahan Bapak Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (30/8/2025).

Irjen. Sandi menjelaskan, arahan Presiden kepada Kapolri dan Panglima TNI menegaskan perlunya langkah tegas dalam menindak aksi-aksi anarkis yang terjadi di sejumlah wilayah. Namun, ia menekankan bahwa seluruh tindakan aparat dilakukan berdasarkan Undang-Undang maupun ketentuan lainnya.

“Seluruh langkah yang dilakukan Polri dan TNI di lapangan bersifat terukur, profesional, dan sesuai dengan kewenangan serta peraturan yang berlaku, baik Undang-Undang, maupun ketentuan lainnya. Kami pastikan penanganan dilakukan dengan penuh tanggung jawab,” ujar Irjen. Pol. Sandi Nugroho.

Sandi menambahkan, Polri akan melaksanakan prosedur operasi standar (SOP) dan pentahapan penanganan situasi secara disiplin. Prioritas utama adalah melindungi keselamatan masyarakat, personel Polri dan TNI di lapangan, markas komando, asrama, serta objek vital lainnya.

“Polri memastikan seluruh SOP dan pentahapan penanganan dijalankan dengan ketat. Fokus kami adalah melindungi masyarakat, anggota, markas komando, asrama, dan objek vital lainnya agar situasi tetap aman dan terkendali,” tegasnya.

Lebih lanjut, Irjen. Sandi menegaskan bahwa seluruh jajaran Polda, Polres, hingga Polsek diminta untuk menindaklanjuti arahan Kapolri dengan cepat dan tepat. Kompulir data dan permasalahan yang sedang terjadi, buat persiapan dan perencanaan baik personel, cara bertindak maupun sarana prasarana yang dibutuhkan untuk menindaklanjuti secara proporsional dan profesional. Disamping itu, sinergi TNI dan Polri sangat penting dalam memulihkan situasi keamanan yang sedang terjadi.

“Kami sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran agar menindaklanjuti arahan Bapak Kapolri secara serius dan terukur. Sinergi TNI-Polri akan terus diperkuat untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga,” jelasnya.

Sandi juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan bekerja sama menjaga situasi agar kondusif. Ia menegaskan, Polri menghormati kebebasan menyampaikan pendapat, namun mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi harus sesuai dengan aturan hukum.

“Kami menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat, tetapi pelaksanaannya harus mematuhi ketentuan hukum dan tidak menimbulkan kerugian bagi kepentingan umum. Kami mengajak semua pihak menjaga ketertiban dan mendukung upaya TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan,” tutupnya.*

Kapolri dan Panglima TNI Siapkan Langkah Tegas Atasi Aksi Anarkis, Pastikan Pemulihan Keamanan Nasional

0

KENDARIKINI.COM – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa Polri bersama TNI akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan undang-undang untuk memulihkan situasi keamanan di sejumlah wilayah yang belakangan ini diwarnai aksi anarkis. Hal tersebut disampaikan Kapolri usai menghadiri rapat evaluasi bersama Presiden RI, Panglima TNI, dan sejumlah menteri terkait di Sentul, Sabtu (30/8/2025).

Kapolri menjelaskan, Presiden memerintahkan TNI dan Polri untuk segera menindak tegas setiap tindakan yang melanggar hukum, khususnya aksi anarkis yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Tadi Bapak Presiden memintakan kepada saya dan Panglima, khusus terkait tindakan-tindakan yang bersifat anarkis, kami Panglima dan Kapolri, TNI dan Polri diminta untuk mengambil langkah tegas sesuai dengan ketentuan dan undang-undang yang berlaku,” ujar Jenderal Sigit.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri juga menyoroti sejumlah insiden selama unjuk rasa yang dilakukan di beberapa wilayah, termasuk pembakaran gedung, fasilitas umum, dan penyerangan terhadap markas. Menurutnya, aksi-aksi tersebut sudah melampaui batas penyampaian pendapat yang dijamin undang-undang.

“Terkait dengan penyampaian pendapat itu adalah hak setiap warga negara dan dilindungi undang-undang. Namun, tentunya ada syarat-syaratnya, antara lain harus memperhatikan kepentingan umum, mengikuti peraturan perundang-undangan, dan menjaga persatuan bangsa. Jika ada aksi yang berujung pada pembakaran, penyerangan, dan perusakan, maka itu sudah mengarah pada peristiwa pidana,” tegasnya.

Selain itu, Kapolri turut menyinggung perkembangan penanganan kasus tujuh personel Brimob yang menabrak seorang pengemudi ojek online hingga meninggal dunia. Ia memastikan proses hukum terhadap para anggota tersebut berjalan cepat dan transparan.

“Proses penanganan oleh Propam sudah berlangsung dan saya sudah perintahkan untuk dilaksanakan secara cepat dan maraton. Kartif Propam sudah menyampaikan bahwa dalam waktu satu minggu harus siap melaksanakan sidang etik dan tidak menutup kemungkinan juga ada proses pidana jika ditemukan kesalahan,” jelasnya.

Kapolri menambahkan, pihaknya juga membuka akses bagi lembaga seperti Kompolnas dan Komnas HAM untuk memantau jalannya proses pemeriksaan, sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Di akhir pernyataannya, Kapolri mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan mendukung langkah-langkah TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.

“Kami berharap mendapatkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, tokoh-tokoh nasional, dan seluruh elemen bangsa untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di tengah situasi yang ada,” pungkasnya.*

Begini Penjelasan Manajemen RSU Hermina Kendari Soal Tudingan Perbedaan Penanganan Pasien BPJS dan Umum

0

KENDARIKINI.COM – Polemik perbedaan penanganan pasien jaminan kepersetaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan jaminan pribadi (umum), dibantah oleh manajemen Rumah Sakit Umum (RSU) Hermina Kendari, Jum’at, 29 Agustus 2025.

Polemik tersebut, berawal dari pasien bernama Yayuk Sapta Bella mendapat rujukan dokter kandungan untuk operasi pematangan paru di RSU Hermina Kendari, pada tanggal 24 Juli 2025.

Awalnya pasien datang dengan jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan, namun dalam proses bergulirnya waktu pasien mengalihkan satus jaminan kepertaan BPJS Kesehatan ke pasien jaminan pribadi (umum) di RSU Hermina Kendari.

Pengalihan status jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan ke pasien jaminan pribadi (umum) berdasarkan persetujuan tanda tangan biaya selama rawat inap di RSU Hermina Kendari oleh suami pasien bernama Ahmad Ariansyah, pada tanggal 24 Juli 2025.

Namun dalam pengalihan status jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan ke pasien jaminan pribadi (umum), data pasien tidak terdata dalam Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) RSU Hermina Kendari sebagai pasien jaminan pribadi (umum).

Hal ini merupakan bentuk kesalahan teknis pelayanan di RSU Hermina Kendari. Namun, penanggung jawab hubungan masyarakat (Humas) RSU Hermina Kendari, Dokter Fauziah, telah mengakui kesalahan teknis ini, pada tanggal 25 Agustus 2025.

“Jadi kita kembali dulu dari awal pasiennya pertama kali masuk ke rumah sakit. Jadi pada awal pasien berpindah penjaminan, pasien menggunakan jaminan BPJS. Sehingga dalam SIMRSnya kami sudah terdata bahwa pasien menggunakan penjaminan BPJS kesehatan sehingga tertulislah penjaminnya penjamin BPJS kesehatan,” akui Dokter Fauziah saat diwawancarai media ini pada hari Senin, 25 Agustus 2025 lalu di RSU Hermina Kendari.

“Dalam bergulirnya waktu kemudian berpindah penjaminan tanpa kami menutup alur SIMRSnya dulu. Sehingga walaupun secara teknis pasien sudah berpindah, namun dalam SIMRSnya kami masih tetap tercatat penjaminnya BPJS Kesehatan,” lanjutnya.

Menurut Dokter Fauziah, ketika pasien berpindah dari jaminan kepesertaan BPJS kesehatan ke jaminan pribadi (umum) harus kami lakukan doubel cek lebih dahulu sebelum memberikan tagihan kwitansi (billing).

“Hal itulah sebenarnya ketika harusnya kami memberikan biling kepada pasien, seharusnya kami lakukan doubel cek lebih dahulu lalu kita hilangkan penjaminan tersebut,” kata Dokter Fauziah.

Namun sebelum pasien beralih status jaminan kepesertaan BPJS ke jaminan pribadi (umum). Pasien pada waktu itu naik ke ruang perawatan medis masih berstatus jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan. Sehingga pada waktu itu tidak perbedaan penanganan pasien jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan dan jaminan pribadi (umum) di RSU Hermina Kendari yang diduga kuasa hukum pasien Andri Dermawan berdasar laporan kliennya Ahmad Ariansyah.

Untuk perbedaan pengananan pasien jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan dan jaminan pribadi (umum) di RSU Hermina Kendari, menurut Manajer Pelayanan Medis RSU Hermina Kendari, dr. LM. Dila Pramashari, penanganan pasien di RSU Hermina Kendari berdasarkan Triase pasien.

Triase pasien adalah proses pengelompokan dan penentuan prioritas penanganan pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan kondisi pasien, terutama saat jumlah pasien melebihi kapasitas sumber daya medis. Tujuannya adalah memastikan pasien dengan kondisi kritis mendapatkan pertolongan segera, sementara pasien dengan kondisi ringan dapat menunggu atau dirawat kemudian.

“Terkait diskriminasi pasien umum dan BPJS yang kami dapat infonya itu adalah sama-sama pasien hamil yang itu adalah pasien BPJS. Jadi tidak ada perbedaan. Terkait itu adalah merupakan salah satu penanganan di rumah sakit berdasarkan Triase pasien,” ungkap dr. LM. Dila Pramashari saat konferensi pers pada hari Jum’at, 29 Agustus 2025 di sebuah Coffee Shop di Kota Kendari.

Sebelumnya, kuasa hukum pasien Andri Dermawan menduga ada perbedaan perlakuan penanganan pasien jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan dan jaminan pribadi (umum) kepada pasien bernama Yayuk Sapta Bella di RSU Hermina Kendari.

Sementara pada waktu itu pasien bernama Yayuk Sapta Bella masuk ke RSU Hermina Kendari berstatus jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan bukan pasien jaminan pribadi (umum), pada tanggal 24 Juli 2025.

Sehingga, Andri Dermawan menduga RSU Hermina Kendari lebih mendahulukan penanganan pasien jaminan pribadi (umum) dibanding pasien jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Istrinya ditempatkan di IGD, setelah 12 jam menunggu istrinya belum dapat kamar, sementara pasien lain yang datang belakangan pake jalur umum langsung dapat, makanya dia putuskan untuk ambil umum juga karana takut istirnya tidak mendapat pelayanan maksimal,” ucap Andri.(Faldi)*

Diadukan ke Polda Sultra, Begini Tanggapan Manajemen RSU Hermina Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Kasus dugaan tindak pidana penipuan dan pemalsuan kwitansi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang diadukan oleh kuasa hukum pasien di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), pada tanggal 27 Agustus 2025 lalu, kini ditanggapi oleh manajemen Rumah Sakit Umum (RSU) Hermina Kendari, Jum’at, 29 Agustus 2025.

Sebelumnya, kuasa hukum pasien Andri Dermawan layangkan aduan kliennya terkait kasus dugaan tindak pidana pemalsuan dan penipuan kwitansi pasien BPJS Kesehatan di RSU Hermina Kendari.

Aduan kasus dugaan ini berawal dari pasien bernama Yayuk Sapta Bella mendapat rujukan dokter kandungan untuk pematangan paru di RSU Hermina Kendari, pada tanggal 24 Juli 2025 lalu.

“Aduan klien kami itu dugaan pemalsuan dan penipuan, yang mana terdapat tercatat bahwa pasien dijamin BPJS, dan telah diakui BPJS rumah sakit dalam pengajuan sekalipun belum dicairkan,” ungkap Andri.

Menanggapi terkait kasus dugaan tersebut, Manajer Pelayanan Medis RSU Hermina Kendari, dr. LM. Dila Pramashari, kita RSU Hermina Kendari tetap kooperatif.

“Kita tetap kooperatif mengikuti proses. Prinsipnya kita kalau ada pemanggilan tetap kita akan kooperatif,” tanggap Dila Pramashari saat konferensi pers pada hari Jum’at 29 Agustus 2025 malam di sebuah Coffee Shop di Kota Kendari.

Meski manajemen RSU Hermina Kendari tetap kooperatif terkait aduan tersebut, Andri Dermawan tetap menduga kalau kliennya tidak komplen RSU Hermina Kendari pasti akan doubel klaim mencairkan kwitansi pasien tercatat jaminan BPJS Kesehatan.

“Kalau sebenarnya pihaknya tidak komplen, kami menduga sudah pasti akan dicairkan, dan BPJS saat ini sudah mengaku ini sudah ada klaim ini,” tegasnya.

Namun dalam konferensi pers pada hari Jum’at, 29 Agustus 2025 malam di sebuah tempat Coffee Shop di Kota Kendari, Manajer Pelayanan Medis RSU Hermina Kendari, dr. LM. Dila Pramashari, menginformasikan terkait double klaim itu sudah dijawab Bagian Sumber Daya Manusia (SDM), Umum dan Komunikasi BPJS Kesehatan Cabang Kendari, Sandi Paskirab Nugroho (PN), pada hari Senin, 25 Agustus 2025 lalu di RSU Hermina Kendari.

“Terkait hal tersebut memang betul peserta datang ke BPJS Kesehatan, dan kami melakukan kroscek untuk klaim dan kami sampaikan bahwa tidak ada klaim yang masuk dari Hermina terkait dengan pasien tersebut,” akui Sandi PN saat diwawancarai media ini pada hari Senin, 25 Agustus 2025 lalu di RSU Hermina Kendari.

Sekadar informasi pada tanggal 24 Juli 2025, suami pasien bernama Ahmad Ariansyah melakukan persetujuan tanda tangan pembayaran deposit (DP) sebanyak Rp 17.400.000 di RSU Hermina Kendari. Setelah melakukan persetujuan tanda tangan DP tersebut, pada tanggal 24 Juli 2025, suami pasien bernama Ahmad Ariansya juga melakukan persetujuan tanda tangan biaya selama rawat inap pasien bernama Yayuk Sapta Bella di RSU Hermina Kendari menggunakan jaminan pribadi (umum), serta bersedia melunasi seluruh tagihan RSU Hermina Kendari.

Pada tanggal 24 Juli 2025, suami pasien bernama Ahmad Ariansyah melakukan transaksi ke perincian kwitansi pasien RSU Hermina Kendari tercatat sebanyak Rp 2.873.000 tanpa jaminan BPJS Kesehatan. Kemudian, pada tanggal 29 Juli 2025, pihak RSU Hermina Kendari mengeluarkan bukti perincian kwitansi pasien dan tertulis sudah terima dari suami pasien bernama Ahmad Ariansyah.

Perincian Kwitansi Pasien Tanpa Jaminan BPJS Kesehatan dalam LABORATORIUM RSU Hermina Kendari, tanggal 29 Juli 2025:

26/7/2025 Labu Darah Biasa Rp 674.000
27/7/2025 Hematologi Rutin-1 Rp 177.000
27/7/2025 Labu Darah Biasa Rp 674.000
27/7/2025 Labu Darah Biasa Rp 674.000
28/7/2025 Labu Darah Biasa Rp 674.000
Sub Total Rp 2.873.000

Perincian Kwitansi Pasien Tanpa Jaminan BPJS Kesehatan dalam PROSEDUR BEDAH RSU Hermina Kendari, pada tanggal 29 Juli 2025:

28/7/2025 Paket Persalinan Rp 17.400.000
Sub Total Rp 17.400.000

Total Transaksi Tanpa Jaminan BPJS Kesehatan dalam Perincian Kwitansi Pasien RSU Hermina Kendari, tanggal 29 Juli 2025 sebanyak Rp 21.925.300.

Deposit Tanpa Jaminan BPJS Kesehatan dalam Perincian Kwitansi Pasien RSU Hermina Kendari, pada tanggal 29 Juli 2025 sebanyak Rp 17.400.000

Total Yang Harus Dibayar Tanpa Jaminan BPJS Kesehatan dalam Perincian Kwitansi Pasien RSU Hermina Kendari, pada tanggal 29 Juli 2025 sebanyak Rp 2.873.000.(Faldi)*

Ini Penyebab Meninggalnya Warga yang Ditemukan Digudang Barang Bekas Kolaka

0

KENDARIKINI.COM – Begini dugaan penyebab meninggalnya warga inisial AE (56) yang ditemukan di sebuah gudang barang bekas Jalan Sira Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka, Kabupaten Kolaka pada Jumat 29 Agustus 2025 malam.

Menurut Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif, korban meninggal dunia diduga akibat penyakit stroke yang telah lama dideritanya.

“Korban telah lama menderita penyakit stroke,” katanya, Sabtu 30 Agustus 2025.

Lanjut, kata dia, semasa hidupnya korban tinggal seorang diri dan bekerja serabutan untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Korban selama ini tinggal sendiri ditempat tersebut. Tapi ini almarhum serabutan kerjanya, tidak tetap,” ujarnya.

Saat ditemukan, tambah Dwi Arif, korban diperkirakan telah meninggal dunia selama dua hari lamanya.

“Diperkirakan korban sudah meninggal dunia selama 2 – 3 hari,” tambahnya.

Untuk diketahui, pihak keluarga ikhlas menerima meninggalnya korban dan menolak untuk dilakukan visum dan autopsi.(Amin)*

Warga Kolaka Digegerkan dengan Penemuan Mayat Digudang Barang Bekas

0

KENDARIKINI.COM – Lagi dan lagi, warga di Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali digegerkan dengan penemuan mayat pada Jumat 29 Agustus 2025 malam.

Mayat korban berinisial AE (56) ini ditemukan di sebuah gudang barang bekas Jalan Sira Kelurahan Lamokato, Kecamatan Kolaka oleh masyarakat setempat.

Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif menerangkan bahwa awalnya seorang warga inisial R mencium aroma yang tidak sedap disekitar gudang tersebut.

Saat naik dilantai 2 rumahnya, ia melihat mayat yang sudah bengkak dan berulat dalam posisi terlentang.

“Saksi R naik kelantai dua rumah miliknya dan melihat kebawah gudang barang bekas terlihat mayat yang sudah bengkak berulat dengan posisi terlentang,” kata Dwi Arif, Sabtu 30 Agustus 2025.

Kemudian pada pukul 19.00 WITA patroli Polsek Kolaka bersama dengan tim inavis Polres Kolaka tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban. Selanjutnya korban dilarikan ke RSUD Benyamin Guluh Kolaka guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan adanya peristiwa ini, pihak keluarga mengikhlaskan kepergian korban dan menolak adanya visum dan autopsi.(Amin)*

Masyarakat Lingkar Tambang Minta Bantuan PT WIN Tata Lahannya

0

KENDARIKINI.COM – Masyarakat Lingkar Tambang di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) meminta PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) untuk melakukan penataan lahannya.

Para pemilik lahan ini meminta perusahaan untuk meratakan lahannya yang berupa tebing, hal tesebut dikarenakan pemilik lahan mau membangun pemukiman serta mengurangi dampak saat hujan datang.

“kami yang meminta kepada perusahaan untuk menata lahan dan membuat drainase mencegah air hujan turun ke belakang rumah saya,” katanya.

Lanjutnya pihaknya juga meminta pihak luar tidak menyudutkan tanpa mengetahui kebenarannya langsung.

“Jadi kami memohon kepada pihak-pihak luar janganlah buat-buat berita tidak benar yang menyudutkan PT WIN, nanti dia tarik alatnya lagi sehingga tidak dikerja lagi ini penataan lahan, ini saja sudah susah paya kami minta ke perusahaan untuk tambah alat, yang awalnya cuman di kasi satu, alhamdulillah sudah ditambahkan,” ungkapnya.

Ditempat terpisah, Ardin juga menyampaikan bahwa warga biasa meminta bantuan PT WIN.

“Kami selama ini memang sering meminta alat berat ke perusahaan untuk buat jalan, ambil timbunan dan ambil batu guari untuk kebutuhan kami. Jadi saya rasa tidak betul itu masalah-masalah lingkungan, kalau memang berdampak buruk pasti kami yang ribut duluan,” jelasnya.

Sementara itu warga lainnya, Majid juga sependapat dengan warga lainnya yang mendukung aktivitas penataan lahan.

“Saya sependapat dengan warga lain, artinya jangan di goreng terus isu ini oleh pihak luar, kami mayoritas warga aman-aman saaj. Mmg ada warga yg demo2 palingan cuman beberapa org sj, yang saya heran rumahnya jauh disana tapi ribut-ribut disini padahal kita yg dekat aman-aman saja,” katanya.

Lanjutnya pihaknya membeberkan bahwa yang ribut-ribut itu dulunya juga meminta bantuan perusahaan untuk lahannya diratakan.

“Saya lebih heran lagi ada warga demo, padahal dulu dibelakang rumahnya sudah diratakan, malahan dulu dia yg cari dukungan warga, sekarang giliran kami yang minta di ratakan dia protes, ini kan aneh. Ada apa, jangan sampai mereka di manfaatkan oleh pihak luar,” bebernya.

Terkait hal tersebut Direktur Utama (Dirut) PT WIN, Muhammad Nuriman Djalani juga membenarkan bahwa warga yang meminta pihaknya untuk melakukan penataan lahan.

“Bahwa, aktivitas yang dipersoalkan oleh seorang warga sesungguhnya bukan merupakan kegiatan pertambangan komersial milik PT Wijaya Inti Nusantara (WIN), melainkan merupakan penataan lahan milik warga yang telah memperoleh izin atau akses sebelumnya,” jelasnya.

Lanjutnya bahwa tujuan utama dari penataan lahan tersebut adalah untuk mengurangi potensi longsor dan banjir yang dapat mengancam keselamatan warga di wilayah permukiman Desa Torobulu, sehingga kegiatan tersebut bersifat preventif dan demi kepentingan masyarakat.

“PT WIN dalam hal ini hanya memberikan dukungan teknis terbatas berupa penyediaan alat berat, kegiatan penataan lahan tersebut sejalan dengan ketentuan Pasal 70 ayat (1) Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang menegaskan: “Masyarakat memiliki hak dan kesempatan yang sama dan seluas-luasnya untuk berperan aktif dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.”
Bahwa, selain itu, ketentuan Pasal 96 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 3 Tahun 2020 juga menegaskan bahwa: “Pemegang IUP dan IUPK wajib menerapkan kaidah pertambangan yang baik, melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan pertambangan, menjamin keselamatan dan kesehatan kerja, serta menjamin keselamatan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya juga dilema, dikarenakan tudingan-tudingan yang tidak benar adanya.

“Kami pihak perusahaan juga merasa terganggu dengan adanya berita-berita miring ini. Perusahaan jadi berada dalam dilema. Di satu sisi kami ingin membantu warga yang meminta penataan lahan untuk mencegah longsor dan banjir, tapi di sisi lain kami terbebani dengan pemberitaan negatif. Makanya kami tidak terlalu serius mengerahkan bantuan, awalnya hanya memberikan satu alat berat. Namun karena desakan warga, alat pun kami tambah,” tambah Nuriman Djalani.

Lanjutnya lagi ketentuan tersebut menunjukkan bahwa PT WIN telah berkomitmen melaksanakan kewajiban hukum untuk mendukung pengelolaan lingkungan hidup dan keselamatan masyarakat.

“Dengan demikian, tuduhan bahwa PT WIN melakukan kegiatan pertambangan yang merusak lingkungan adalah tidak benar, tidak berdasar, dan keliru,” pungkasnya.

Polda Sultra Gelar Gerakan Pangan Murah di Mandonga, 600 Karung Beras Ludes Terjual

0

KENDARIKINI.COM – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara melaksanakan kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Jl. Supu Yusuf No. 98, Korumba, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Sabtu (30/8/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kompol Muh. Sioti, S.H. yang hadir mewakili Dirkrimum Polda Sultra Kombes Pol Wisnu Wibowo, S.I.K., S.H., M.Si.

Adapun komoditas utama yang disediakan berupa beras sebanyak 600 karung ukuran 5 kilogram, dan seluruh stok tersebut ludes terjual kepada masyarakat.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Sulawesi Tenggara khususnya Kota Kendari.

Masyarakat yang hadir menyambut positif program ini dan mengucapkan terimakasih kepada personel Ditreskrimum Polda Sultra yang sangat membantu, terutama di tengah tingginya kebutuhan pokok menjelang akhir bulan.

Polda Sultra memastikan program seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wujud hadirnya Polri di tengah masyarakat.*

Polda Sultra Gelar Gerakan Pasar Murah di Kelurahan Talia, 3 Ton Beras Tersalurkan

0

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara melalui Direktorat Polairud bekerja sama dengan Perum Bulog menggelar Gerakan Pasar Murah di Lapangan Kelurahan Talia, Kota Kendari, Sabtu (30/8/2025).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WITA ini menyediakan 600 karung beras ukuran 5 kilogram atau setara dengan 3.000 kilogram beras. Seluruh beras yang disiapkan tersalurkan kepada masyarakat dengan harga terjangkau.

Direktur Polairud Polda Sultra, Kombes Pol Saminata, S.I.K., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri bersama Bulog untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga stabil.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, tertib, dan seluruh stok beras tersalurkan. Kami tetap mengedepankan keselamatan dan kesehatan masyarakat selama kegiatan berlangsung,” ungkap Kombes Pol Saminata.

Gerakan Pasar Murah ini mendapat sambutan positif dari warga sekitar. Selain meringankan beban ekonomi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kendari menjelang momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80.*

JMSI Apresiasi Mabes Polri Soal Perlindungan Wartawan saat Bertugas

0

KENDARIKINI.COM — Organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) mengapresiasi ketegasan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko yang meminta agar aparat kepolisian melindungi wartawan yang sedang melakukan pekerjaan di lapangan.

Permintaan Trunoyudo itu disampaikan sebagai respons atas kekerasan terhadap wartawan yang dilakukan oknum aparat kepolisian di kapangan dalam beberapa waktu belakangan ini.

“Kami menyambut baik permintaan tegas Brigjen Trunoyudo agar teman-teman aparat kepolisian ikut melindungi teman-teman wartawan yang sedang bertugas melakukan peliputan. Kami memahami bahwa terkadang situasi di lapangan begitu menegangkan. Tetapi dengan saling menghargai dan menghormati tugas dan tanggung jawab masing-masing, insiden kekerasan terhadap wartawan dapat dihindarkan,” ujar Ketua Umum JMSI Teguh Santosa kepada media di Semarang, Jawa Tengah, Rabu, 27 Agustus 2025.

Teguh juga mengatakan, aparat kepolisian rasanya perlu mendapatkan pendidikan dasar untuk mengetahui tugas dan tanggung jawab yang diemban masyarakat pers nasional dalam konteks demokrasi dan pembangunan.

“Saya kira ini hal minimal yang perlu dilakukan agar kasus kekerasan terhadap wartawan oleh aparat kepolisian di lapangan dapat dihindarkan,” kata Teguh lagi.

Adapun Trunoyudo, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 26 Agustus 2025, mengakui bahwa media merupakan mitra strategis dan salah satu sumber utama informasi dan literasi bagi masyarakat.

Dia juga mengatakan bahwa masyarakat pers berperan besar dalam memberikan informasi mengenai kinerja Polri secara profesional serta program-program pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, pelayanan masyarakat serta program strategis lainnya.*

Perkuat Kerja Sama Media, JMSI Bakal Teken MoU dengan Asosiasi Wartawan Tiongkok

0

KENDARIKINI.COM — Dalam rangka memperkuat kerja sama organisasi media Indonesia dan Tiongkok, organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) akan menandatangani Memorandum Kesepahaman (MoU) dengan Asosiasi Wartawan Seluruh Tiongkok atau All China Journalists Association (ACJA). Penandatangan MoU direncanakan dilakukan di Jakarta pada bulan Oktober 2025 mendatang.

Ketua Umum JMSI Teguh Santosa dalam keterangannya, Minggu, 24 Agustus 2025, di Jepara, Jawa Tengah, mengatakan Pengurus Pusat JMSI telah mengirimkan undangan kepada ACJA untuk berkunjung ke Jakarta.

“Dalam pertemuan di Jiangxi, Tiongkok, bulan Juli lalu telah disepakati bahwa MoU akan ditandatangai di Jakarta di bulan Oktober yang akan datang, bersamaan dengan kunjungan balasan ACJA,” ujar Teguh yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Jepara. Dalam kunjungan itu Teguh didampingi Anggota Dewan Pakar JMSI Arief Gunawan.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi ACJA akan mengunjungi Bandung dengan kerta cepat Whoosh. Selama di Bandung, delegasi ACJA juga akan mengunjungi museum Konferensi Asia-Afrika (KAA).

Delegasi ACJA juga dijadwalkan untuk melakukan pembicaraan dengan Dewan Pers dan berkunjung ke sejumlah redaksi media dan kementerian.

Teguh menjelaskan bahwa ACJA telah mensponsori dua platform yang mempertemukan organisasi wartawan dan media dunia. Kedua platform itu adalah Belt and Road Journalists Network (BRJN) dan Home of Journalist.

Teguh ikut dalam pendirian BRJN pada tahun 2017 lalu. Ketika itu dia menjabat sebagai Ketua Bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Karena terlibat sejak awal dengan BRJN, Teguh dengan relatif mudah dapat mempromosikan JMSI sehingga diterima menjadi bagian dari BRJN. Selain itu, pada tahun 2024 lalu JMSI juga bergabung dengan Home of Journalists.

“Kita perlu aktif di forum global ini dan mengambil manfaat berupa peningkatan kapasitas media dan wartawan,” ujar Teguh lagi.

Delegasi ACJA yang akan berkunjung ke Indonesia di bulan Oktober 2025 dipimpin Sekretaris Eksekutif ACJA Wu Xu. Adapun anggota delegasi terdiri dari Wakil Pimred Global Times Meng Yuhong, Direktur Pelaksana China Daily Wang Shanshan, Sekjen Asosiasi Shaanxi Fu Hangzhen, Direktur Eksekutif Asosiasi Wartawan Chongqing Ni Ning, dan Wakil Direktur Internasional ACJA Wang Lin.*

Hendry Ch Bangun Diestimasi Unggul Jelang Kongres Persatuan PWI 2025

0

KENDARIKINI.COM — Proses verifikasi bakal calon Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan (DK) PWI Pusat untuk Kongres Persatuan PWI 2025 resmi tuntas. Hasilnya, dua nama untuk kursi ketua umum dan dua nama untuk ketua DK dinyatakan sah maju ke kongres yang akan digelar di Cikarang, Bekasi, 29–30 Agustus 2025.

Ketua Tim Penjaringan, Zulkifli Gani Ottoh atau Zugito, menegaskan semua dokumen telah diperiksa teliti. “Setelah diverifikasi, dua calon ketua umum dan dua calon ketua DK memenuhi syarat dan resmi sebagai calon Kongres Persatuan PWI 2025,” ujarnya di Sekretariat Panitia Kongres Persatuan PWI, di Hall Gedung Dewan Pers, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (26/8).

Untuk kursi ketua umum, Akhmad Munir yang semula mengklaim dukungan 17 provinsi tinggal 15 setelah dua dinyatakan tidak sah. Dukungan Riau dan Banten tidak sah. Riau karena tak bermaterai, Banten karena dukungan ganda.

Sementara Hendry Ch Bangun yang menyerahkan 14 dukungan resmi, terverifikasi 13 karena satu ganda. Namun, di luar itu, ada 7 surat dukungan tambahan yang masih dalam bentuk PDF dan belum dikirim fisik. Total faktual, Hendry sudah mengantongi dukungan 21 provinsi dengan estimasi 49 suara dari 87 suara yang diperebutkan pada Kongres Persatuan PWI 2025 ini.

Kursi Ketua DK juga kompetitif. Atal S. Depari yang awalnya 15 dukungan, sah 13. Sihono HT yang sejak awal bersama Hendry, kini juga mengantongi 13 dukungan. Dengan demikian, pasangan Hendry–Sihono dan Munir–Atal sama-sama sah karena melebihi ambang minimal 8 provinsi.

Selain verifikasi, rapat Tim Penjaringan juga membahas Pakta Integritas yang wajib ditandatangani panitia kongres, calon ketua umum, calon ketua DK, dan seluruh ketua PWI provinsi.

“InsyaAllah lancar. Beberapa hari lagi kita sudah punya ketua umum baru PWI Pusat 2025–2030,” seloroh Zugito yang juga Ketua SC. Ia menegaskan tujuan utama kongres bukan sekadar memilih, melainkan menguatkan kembali semangat persatuan wartawan.

“Setelah kongres, seluruh anggota PWI harus kembali bersatu demi organisasi,” tandasnya.*

Ojol Bersama Polri dan TNI Doa Bersama untuk Affan, Komitmen Kondusif

0

KENDARIKINI.COM – Sejumlah pengemudi ojek online (ojol) bersama Polda Jawa Timur dan Kodam V/Brawijaya menggelar doa bersama untuk mengenang Affan Kurniawan yang wafat saat unjuk rasa di Jakarta. Sebanyak 1.000 lilin juga dinyalakan dalam acara itu.

Doa bersama ini digelar di Markas Polda Jatim, Surabaya. Salah satu driver ojol Jatim, Agus Ardianto, mendukung rekan ojol lain dan mengajak untuk tetap menjaga situasi tetap kondusif.

“Saya menangis melihat kejadian itu. Kami meminta keadilan. Kami juga mengapresiasi Bapak Kapolda Jawa Timur beserta jajarannya yang memfasilitasi kegiatan ini,” kata Agus, dilansir Antara, Jumat (29/8/2025).

Driver ojek online lainnya, Rico, menegaskan komunitas ojol Jawa Timur tetap berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah meski diliputi rasa duka.

“Kami akan tetap taat dan kondusif dalam melaksanakan kegiatan ini. Salam perjuangan, salam satu aspal,” ujar Rico.

Selain aksi menyalakan lilin, para pengemudi ojol bersama pejabat Polda Jawa Timur dan jajaran Kodam V/Brawijaya turut memanjatkan doa agar almarhum Affan mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.

Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Affan. Dia menyampaikan proses hukum terhadap oknum aparat dipastikan berjalan secara transparan.

“Saat ini sudah ada sekitar tujuh orang yang diperiksa. Kami tegaskan penegakan hukum tetap dilakukan sesuai prosedur,” kata Nanang.

Nanang menegaskan bahwa Polri berkomitmen menyelesaikan perkara tersebut secara terbuka. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan di Jawa Timur.

“Kita percaya perdamaian hanya bisa terwujud dengan keadilan. Mari kita bergandengan tangan, memperkuat komunikasi, dan membangun energi positif,” katanya.

Dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam aksi solidaritas tersebut.

“Semoga doa yang kita panjatkan dikabulkan Allah SWT, dan semoga kita senantiasa diberi petunjuk, perlindungan, serta keberkahan,” tuturnya.*

Upaya PLN Tingkatkan Layanan EV, Luncurkan Home Charging Services Versi Terbaru

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) resmi meluncurkan _Home Charging Services_ (HCS) Ultima sebagai versi terbaru dari layanan pengisian daya kendaraan listrik (EV) di rumah. Hadir dengan proses pemasangan yang lebih singkat dan praktis, HCS Ultima menjadi terobosan penting dalam peningkatan layanan pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia.

Berbeda dari versi sebelumnya, HCS Ultima dirancang lebih singkat dan praktis. Layanan ini terintegrasi pada sistem PLN seluruh proses mulai dari pengajuan, instalasi, hingga layanan purna jual dapat dilakukan secara _end-to-end_ dan _real-time_ melalui aplikasi PLN Mobile, di mana pada layanan sebelumnya pemohon tidak dapat melihat progress masing-masing tahapan secara _real-time_.

Dari segi kecepatan penyambungan, layanan HCS Ultima dipercepat menjadi hanya 7 hari kerja untuk sambungan standar saluran udara tegangan rendah.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menjelaskan bahwa HCS Ultima dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan pemasangan fasilitas pengisian daya yang cepat dan praktis. Langkah ini sebagai upaya meningkatkan minat masyarakat untuk beralih kendaraan listrik.

“Layanan terbaru ini kami hadirkan sebagai langkah nyata dalam mendukung percepatan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) di Indonesia sekaligus mendorong upaya pemerintah untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi,” ujar Darmawan.

Executive Vice President Penjualan dan Pelayanan Pelanggan Retail PLN, Daniel Lestanto, menjelaskan bahwa HCS Ultima pertama kali diluncurkan di Surabaya, Jawa Timur pada Rabu, (27/8) bersamaan dengan _event_ Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

Jawa Timur dipilih sebagai lokasi peluncuran karena wilayah ini menjadi wilayah yang memiliki pertumbuhan kendaraan listrik terbesar di luar Jabodetabek. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan layanan yang sesuai dengan harapan pelanggan.

“Sebagai penyedia layanan HCS, kami mendengar apa yang diinginkan para pelanggan. Untuk itu kami meluncurkan layanan HCS Ultima. Tidak sampai di situ kami juga menawarkan penawaran khusus berupa diskon pemasangan 50 persen untuk mengakomodir antusiasme masyarakat,” ujarnya.

Daniel menambahkan promo ini berlaku mulai 27 Agustus 2025 hingga 30 Juni 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan menyambut momentum Hari Pelanggan Nasional.

Sementara itu, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PLN Icon Plus, Aditya Syarief Darmasetiawan menambahkan hadirnya layanan HCS Ultima ini diharapkan dapat menjadi pilihan utama pelanggan dalam melakukan pengisian daya kendaraan listriknya.

Dengan HCS Ultima, pengguna cukup melakukan pengisian daya 1 sampai 2 kali seminggu di rumah, terutama untuk kebutuhan harian dalam kota.

“Bagi pelanggan yang ingin mengajukan pemasangan HCS Ultima cukup melalui aplikasi PLN Mobile pada menu EV. Setelah pengajuan, pelanggan bisa melakukan monitoring _real-time_ hingga pemasangan HCS Ultima selesai,” pungkas Syarief.*

Ayah Affan Minta Tindak Pelaku yang Berbuat

0

KENDARKINI.COM – Zulkifli, ayah dari pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang tewas usai dilindas kendaraan taktis di Pejompongan, Jakarta Pusat (Jakpus) meminta keadilan. Dia berharap pelaku harus ditindak.

“Betul (tidak ngajuin gugatan hukum), cuma kami meminta cuma rasa keadilan aja, yang berbuat aja. Tidak semua polisi harus jadi korbannya,” kata Zulkifli kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menemui pihak keluarga Affan kemarin malam. Zulkifli mengungkap pembicaraan dengan Kapolri.

“Kalau masalah pesan yaitu ada, kalau dibilang, cuma dia (Kapolri) bilang ‘Ya bapak pikir-pikir dulu mau yang mana, jalur hukum kita tuntaskan semuanya’ itu aja dibilang,” jelasnya.

Zulkilfi mengatakan bahwa Kapolri berjanji kepadanya akan mengusut kasus kematian Affan. “Janji akan mengusut, seperti itu,” kata dia.

Affan Kurniawan tewas usai dilindas kendaraan taktis Brimob di Pejompongan tadi malam, Kamis (28/8/2025). Affan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat.

Propam Polri telah menangani kasus ini. Tujuh anggota polisi diamankan terkait kematian Affan.

Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal terhadap tujuh anggota Brimob yang melindas Affan Kurniawan. Ketujuhnya dinyatakan terbukti melanggar kode etik profesi Polri.

“Tujuh orang terduga pelanggar telah terbukti melanggar kode etik profesi kepolisian,” ujar Irjen Karim dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jumat (29/8).

Dia menjamin kasus ini akan diusut tuntas. Kini tujuh orang itu ditempatkan khusus atau patsus.*

PT Vale dan Masyarakat Towuti Menapaki Jalan Pemulihan Berkelanjutan

0

KENDARIKINI.COM – Sebuah insiden dapat menjadi ujian sekaligus titik balik. Bagi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), kebocoran pipa minyak yang terjadi di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, pada 23 Agustus 2025 lalu adalah momen penting untuk membuktikan bahwa pemulihan bukan hanya soal menangani dampak, melainkan juga membangun kembali kepercayaan, solidaritas, dan semangat kebersamaan.

Memasuki hari ketujuh, PT Vale terus menjalankan langkah pemulihan dengan tiga pilar utama: transparansi, kolaborasi, dan solusi berkelanjutan. Fokus diarahkan pada lima desa terdampak – Lioka, Langkea Raya, Baruga, Matompi, dan Timampu – dengan memastikan kebutuhan masyarakat maupun pemulihan lingkungan ditangani secara menyeluruh dan adil.

Sebagai wujud keterbukaan, hingga hari ketujuh tercatat 88 aduan resmi telah diterima melalui Posko Pengaduan & Informasi Towuti maupun hotline 24 jam. Dari jumlah tersebut, lebih dari sepertiganya telah ditangani tuntas, sementara sisanya dalam tahap penyelesaian dan verifikasi. Mayoritas aduan berasal dari Desa Lioka, menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap kondisi lingkungan dan kehidupan sehari-hari mereka.

Data ini bukan sekadar angka, tetapi penegasan bahwa setiap suara masyarakat tercatat, direspons, dan menjadi dasar dalam menentukan langkah pemulihan berikutnya.

Seperti yang dirasakan oleh Hamka, seorang warga dari Desa Timampu, yang lega setelah sapinya kembali aman berkat bantuan hotline grievance dari PT Vale. “Terima kasih PT Vale karena sudah cepat merespon. Bantuan ini membuat saya bisa menjaga ternak saya dengan tenang,” ungkapnya.

Komitmen PT Vale juga diwujudkan melalui dialog terbuka bersama masyarakat, pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, aparat desa, serta TNI-Polri. Kehadiran manajemen PT Vale secara langsung di lapangan memastikan bahwa setiap masukan menjadi landasan bagi rencana jangka pendek maupun jangka panjang.
“Kami hadir bukan sekadar untuk melihat, tetapi untuk mendengar dan mencari solusi yang berkelanjutan. Semua masukan masyarakat akan menjadi dasar langkah pemulihan,” ujar Budiawansyah, Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale saat berdialog dengan warga Dusun Molindowe, Desa Lioka.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, kembali menambahkan ajakan agar seluruh pihak mendukung proses pemulihan ini dengan semangat gotong royong, sembari menunggu hasil asesmen tim ahli yang akan menjadi pedoman bagi langkah lanjutan.

Di bawah arahan Tim Satgas Kebocoran Pipa Minyak yang terdiri dari Pemda Luwu Timur, DPRD, aparat keamanan, dan tokoh masyarakat, PT Vale memastikan pemulihan tidak berhenti pada penanganan darurat. Rencana komprehensif telah disusun untuk mencakup pemulihan sosial-ekologis, penguatan ketahanan masyarakat, dan dukungan berkelanjutan terhadap pembangunan daerah.

PT Vale percaya, pemulihan yang berkeadilan dan kolaboratif adalah fondasi untuk membangun kepercayaan jangka panjang, tidak hanya dengan masyarakat Towuti hari ini, tetapi juga dengan generasi mendatang.*

RS Hermina Kendari Diadukan ke Polda Sultra

0

KENDARIKINI.COM – Rumah Sakit (RS) Hermina Kendari diadukan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (26/8/2025).

Aduan tersebut disampaikan langsung oleh Ahmad Ariansyah, suami eks pasien RS Hermina Kendari, Yayuk Sapta Bela yang didampingi Andri Darmawan selaku kuasa hukumnya.

Andri Dermawan mengatakan, aduan yang dilayangkan kleinnya berkenaan dengan kasus dugaan tindak pidana pemalsuan dan penipuan yang dilakukan RS Hermina Kendari.

“Aduan klien kami itu dugaan pemalsuan dan penipuan,” ucap dia.

Disebutkannya aduan dugaan pemalsuan dan penipuan pengadu kliennya, berawal istri pengadu mendapat rujukan dokter kandungan untuk melakukan operasi sesar di RS Hermina Kendari, tepatnya 24 Juli 2025 lalu.

Datang sebagai pasien BPJS Kesehatan, teradu kemudian mengalihkan status istrinya sebagai pasien umum, dengan alasan agar mendapatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan yang memadai.

Lantas saat itu, suami pasien langsung membayar biaya perawatan ke pihak RS Hermina Kendari senilai Rp17,9 juta, dibuktikan dengan resi transferan ke Bank RS Hermina Kendari atas nama Medika Loka Kendari.

“Istrinya ditempatkan di IGD, setelah 12 jam menunggu istrinya belum dapat kamar, sementara pasien lain yang datang belakangan pake jalur umum langsung dapat, makanya dia putuskan untuk ambil umum juga karana takut istrinya tidak mendapat pelayanan maksimal,” ucap Andri.

Yang menjadi aneh, ketika suami pasien dikirimkan kwitansi bukti pembayaran lewat pesan WhatsApp. Didalam surat itu, pasien tercatat sebagai pasien yang dijaminkan BPJS Kesehatan.

Padahal sebelumnya, suami pasien sendiri telah mengalihkan status perawatannya ke umum. Sehingga ini yang dinilai janggal oleh suami pasien. Ia pun memutuskan untuk menghubungi dua staf di bagian admin RS Hermina Kendari.

“Semua chatnya (suami pasien) tanyakan soal billing ini, tapi dapat dilihat chatnya, si admin tidak menanggapi, bahkan admin hanya mengatakan nanti konfirmasi ke kasir, selebihnya tidak ada lagi. Jadi dua orang dia chat, sama tidak ada jawaban terkait ini,” ungkapnya.

Karena tidak mendapat jawaban dari pihak RS Hermina Kendari, suami pasien lantas memutuskan untuk mengadukan masalah ini ke Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kendari.

“Sekilas, Pak Antar Kepala Bagian Kantor BPJS menyampaikan terima kasih karena sudah datang melaporkan terkait ini, dan mereka akan memblokir. Itu ada saksinya, empat orang, karana suami pasien ini ditemani beberapa teman,” jelas Ketua DPW KAI Sultra itu.

Dari situ, Kantor BPJS Kesehatan Cabang Kendari menginisiasi guna memediasi guna mempertemukan pihak rumah sakit dan suami pasien.

Dalam mediasi di tanggal 8 Agustus 2025, pihak rumah sakit lanjut Andri Dermawan mengatakan permohonan maaf terhadap suami pasien apa yang sudah menimpah mereka.

Meski begitu, ia menganggap ini sebuah kesengajaan yang dilakukan rumah sakit, untuk mengakali supaya ada klaim biaya ke BPJS Kesehatan. Pasalnya, nanti di hari mediasi itu, barulah rumah sakit kembali mengirimkan bukti pembayaran baru yang tidak ada lagi penjaminan BPJS.

“Kalau sebenarnya pihaknya pasien tidak komplen, kami menduga sudah pasti akan dicairkan, dan BPJS saat itu sudah mengaku ini sudah ada pengajuan terkait klaim ini,” tegasnya.

Dari kejadian ini, ia cukup menyayangkan sikap rumah sakit yang membedakan antara pasien BPJS dan umum. Apalagi ada dugaan upaya untuk mengklaim biaya jaminan kesehatan pasien, yang mana pasien sudah mengalihkan statusnya ke umum.

“Makanya hari kami laporkan soal dugaan pemalsuan dan penipuan, yang mana terdapat catatan bahwa pasien dijaminkan BPJS, dan telah diakui BPJS rumah sakit dalam pengajuan sekalipun belum dicairkan. Sehingga kami katakan ini dugaan pemalsuan surat dan penipuan yang dapat merugikan pasien,” pungkasnya.*

Insiden Kebocoran Pipa Minyak di Towuti, Pihak Berwenang Gelar Rakor Bersama PT Vale dan Masyarakat

0

KENDARIKINI.COM – Rapat koordinasi terkait kebocoran minyak digelar di Kantor Camat Towuti, Kamis (28/08/2025). Untuk membahas dampak dan penanganan kebocorannya yang telah terjadi beberapa hari, Bupati Ibas memimpin rapat tersebut.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh perwakilan PT Vale, Kapolres Lutim, Pabung, Ketua DPRD Lutim, Camat Towuti, para kepala desa di Towuti, dan warga yang terdampak.

‎Bupati menyampaikan kronologi awal terjadinya kebocoran pipa minyak pada hari sabtu 23 Agustus 2025. Pemda dan PT Vale mengambil langkah cepat untuk mengidentifikasi dan melihat langsung terjadinya kebocoran pipa yang berada di desa yang terdampak.

Di dalam rapat tersebut warga menyampaikan aspirasi langsung dan keluh kesah terhadap pihak yang terlibat.

Bupati menegaskan “Kita harus objektif dalam menentukan dan menyelesaikan persoalan ini, harus adil dan terbuka agar tidak muncul isu-isu yang tidak diinginkan.”

Pemda dan PT Vale berkolaborasi untuk menurunkan tim ahli agar langsung melakukan identifikasi dan peninjauan langsung di lokasi terkait hal-hal taktis yang segera dilakukan.

Pemda dan PT Vale bersama-sama mengevaluasi dan melakukan introspeksi guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. ”Melalui kejadian ini, kita evaluasi hal-hal teknis yang mungkin menjadi penyebab kebocoran, pengecekan pipa secara berskala agar kedepannya cepat di atasi.”

Salah satu pemuda di desa menyampaikan untuk meminta pihak perusahaan bertanggung jawab atas kejadian ini.

Dari pihak PTVI, Pak Budiawansyah, menyatakan komitmen penuh perusahaan untuk bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan dan sosial yang ditimbulkan. “Kami tegaskan Manusia, Hewan dan lingkungan adalah yang terpenting. komitmen kami segera melakukan pemulihan dan mitigasi dampak sebagai bentuk tanggung jawab moral kami, selaku perusahaan yang telah beroperasi lebih dari 50 tahun di Luwu Timur,”
Pak Budiawansyah menyatakan bahwa jika ada hal yang terlewati atau pun luput dari kami, perusahaan sangat terbuka untuk mendapatkan masukan dari masyarakat.*

Bersama Pulihkan Towuti: Kolaborasi Pemerintah, Masyarakat, dan PT Vale untuk Ketahanan Bersama

0

KENDARIKINI.COM – Kejadian kebocoran pipa minyak yang berdampak pada sejumlah desa di Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur, menjadi sebuah tantangan yang memerlukan kebersamaan semua pihak. Dari masyarakat hingga pemerintah, dari tenaga teknis hingga dukungan perusahaan, semua bergerak dengan hati untuk mempercepat pemulihan. Semangat gotong royong ini mencerminkan nilai luhur bangsa Indonesia: menghadapi bencana bersama, dan bangkit bersama.

Melihat kejadian ini, masyarakat dari desa-desa terdampak tidak tinggal diam. Mereka dengan sukarela turun membantu pembersihan titik-titik terdampak bersama tim teknis di lapangan. Hingga hari keenam, warga dari Langkea Raya, Lioka (Dusun Malindoe), Baruga, Matompi, dan Timampu ikut serta dalam pemulihan bantaran sungai dan sawah.

PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) mendukung upaya ini dengan memastikan seluruh kegiatan dilakukan sesuai standar keselamatan, membekali masyarakat dengan pembekalan yang sesuai keperluan di lapangan sehingga semangat gotong royong tetap berjalan dengan aman.
“Sebagai warga kampung di sini, kami merasa terpanggil untuk ikut membantu agar pemulihan lebih cepat. Ini kampung kami, mari kita jaga bersama. Kami percaya PT Vale juga hadir sebagai bagian dari kehidupan di sini,” ujar Batteng, warga Longkea Raya.

Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat, pemerintah, dan PT Vale di konferensi pers yang diadakan di kantor Camat Lioka yang dihadiri oleh puluhan masyarakat, “Kami melihat sendiri bagaimana kolaborasi terjalin di lapangan. Laporan sementara menunjukkan bahwa lima desa terdampak. Namun, penyebab kejadian masih dalam proses investigasi oleh tim ahli dan mengumumkan bahwa bencana kebocoran pipa minyak Marine Fuel Oil (MFO) sejak hari pertama sampai 14 hari kedepan yakni 5 September 2025 akan dintinjau kembali. Karena itu, kita harus menunggu hasil resmi, bukan berspekulasi. Yang jelas, kebersamaan ini adalah modal besar bagi Towuti untuk bangkit kembali,” kata Irwan.

Beliau juga menambahkan bahwa sinergi seperti ini memperkuat resiliensi daerah menghadapi tantangan, dan mengapresiasi kesiapan PT Vale untuk terbuka dan hadir bersama masyarakat dalam proses pemulihan.

Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, menegaskan bahwa perusahaan menempatkan masyarakat dan lingkungan sebagai prioritas utama.
“Kami telah menyusun rencana pemulihan sosial dan lingkungan yang komprehensif dengan melibatkan para ahli di bidangnya. Ini adalah tanggung jawab moral kami sekaligus pembelajaran penting agar kesiapsiagaan ke depan semakin kuat. Dengan sinergi pemerintah, masyarakat, dan PT Vale, kami percaya Towuti bisa bangkit kembali #BersamaUntukTowuti,” ujar Budiawansyah.*

Karantina Sultra Dorong Pelaku Usaha Terapkan CKIB untuk Dorong Ekspor

0

KENDARIKINI.COM – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sulawesi Tenggara (Karantina Sultra) menekankan pentingnya Instalasi Karantina Ikan (IKI) dengan menerapkan sistem Cara Karantina Ikan yang Baik (CKIB). Hal tersebut dilakukan untuk menjamin mutu produk perikanan sebelum diekspor.

“Selain melakukan pengawasan terhadap masuk dan tersebarnya hama dan penyakit ikan karantina, Barantin juga memastikan setiap produk perikanan yang dilaulintaskan baik ekspor maupun dalam negeri telah aman, sehat, serta sesuai standar nasional maupun internasional. Dengan demikian, produk kita tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki jaminan mutu dan keamanan,” ungkap Kepala Karantina Sultra Andi Azhar saat melakukan sosialisasi karantina pada Kamis (28/8) kemarin di Parepare.

Menurut Azhar, meskipun produk perikanan di wilayah Sulawesi Tenggara belum ada penolakan di negara tujuan, Namun, hal tersebut menjadi pengingat. Sehingga implementasi karantina, kedepan pada lalulintas perikanan wajib menjamin mutu dan keamanan produk perikanan, baik di tempat pemasukan maupun pengeluaran, demi mendukung perdagangan domestik dan ekspor.

Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, terutama pada pasal 37 huruf (b) yang menjelaskan bahwa tindakan karantina oleh pejabat karantina yaitu pemeriksaan kesehatan ikan, uji keamanan pangan, uji keamanan pakan, serta uji mutu pangan dan pakan. Pengujian tersebut termasuk pengujian mutu baik secara fisik, klinis maupun laboratorium untuk menjamin mutu produk ikan.

IKI sendiri menurut Azhar, merupakan kebutuhan yang sangat penting, mengingat sifat ikan yang perlu penanganan dengan mempertahankan rantai dingin sehingga tindakan pengawasan yang terintegrasi dengan tindakan karantina dapat dilakukan di instalasi.
‎
‎”Instalasi berfungsi sebagai benteng pertama mencegah penyebaran penyakit ikan dan menjaga mutu produk sebelum masuk ke rantai perdagangan. Melalui CKIB, mutu dan keamanan ikan dapat dijamin dan memperlancar lalu lintas produk ikan dan memberi kepercayaan pasar baik domestik maupun internasional,” jelasnya.
‎
‎Ia juga menekankan bahwa uji mutu dan keamanan pangan maupun pakan harus mengacu pada standar internasional, termasuk Codex Alimentarius yang dikeluarkan oleh FAO dan WHO, serta memenuhi ketentuan perdagangan internasional yang berlaku. Pengujian baik sensori, fisik, kimia dan mikrobiologi dengan penerapan standar tersebut, tentunya akan menambah daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global.

Kegiatan yang bertema Akselerasi Lalu Lintas Komoditas Perikanan serta Kewenangan dan Peran Barantin dalam Penjaminan Mutu dan Keamanan Pangan maupun Pakan di Wilayah Sultra tersebut dihadiri oleh para pelaku usaha perikanan dengan narasumber dari Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Tenggara, Bea Cukai dan Karantina Sultra.

Azhar berharap, para pelaku usaha semakin memahami pentingnya sertifikasi kesehatan karantina. Ia juga mendorong pentingnya membangun sinergi antar lembaga, baik pusat maupun daerah, agar berbagai produk perikanan Sulawesi Tenggara memiliki kualitas yang baik dan mampu bersaing di tingkat nasional dan Internasional.*

OPINI: Menjaga Towuti, Biodiversitas sebagai Penopang Kehidupan

0

Sebagai akademisi yang meneliti biodiversitas selama puluhan tahun, saya memandang setiap insiden lingkungan bukan hanya sebagai peristiwa teknis, melainkan juga sebagai pengingat betapa rapuh sekaligus berharganya ekosistem yang menopang kehidupan kita. Kebocoran pipa minyak di kawasan Towuti, Luwu Timur, menjadi salah satu contoh nyata bagaimana aktivitas manusia harus senantiasa ditimbang terhadap keseimbangan alam.

Dalam kasus ini, langkah cepat PT Vale Indonesia bekerja sama dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Natural Heritage & Biodiversity Universitas Hasanuddin adalah hal yang patut diapresiasi. Tim kami segera diturunkan ke lokasi, membawa mandat bukan hanya untuk mengukur kerusakan, tetapi juga untuk memahami dinamika ekologis secara komprehensif.

Sejak 2019, kami telah melakukan long-term biodiversity monitoring di kawasan hutan Towuti—baik di area alami maupun konsesi tambang. Basis data ini menjadi kunci: memungkinkan kami membandingkan kondisi flora, fauna, dan bahkan mikroorganisme sebelum dan sesudah insiden. Dengan demikian, analisis dampak dapat dilakukan berbasis bukti, bukan sekadar persepsi.

Biodiversitas ibarat denyut nadi bagi ekosistem. Kehadiran spesies pionir yang tumbuh di lahan bekas tambang, hingga keberlangsungan flora endemik Sulawesi, memberi sinyal tentang tingkat resiliensi alam. Namun, setiap kontaminasi—sekecil apapun—berpotensi mengganggu rantai ekologis ini.

Oleh karena itu, survei awal kami akan fokus pada beberapa indikator:
• Kondisi vegetasi (apakah terjadi stres fisiologis atau penurunan keanekaragaman).
• Keberadaan fauna kunci seperti burung endemik atau serangga penyerbuk.
• Kualitas air dan mikroba akuatik, mengingat ekosistem perairan Towuti merupakan penyangga kehidupan masyarakat setempat.

Dari pengalaman sebelumnya, kami melihat bahwa langkah-langkah konservasi yang konsisten—seperti reklamasi lahan dan rehabilitasi hutan—mampu meningkatkan biodiversitas di area yang terdampak aktivitas manusia. Tumbuhnya tanaman endemik di area rehabilitasi Vale adalah salah satu bukti bahwa pemulihan ekologi bukan sekadar wacana, melainkan sesuatu yang bisa diukur.

Insiden di Towuti memang menjadi tantangan, namun juga peluang untuk memperkuat komitmen lintas pihak. Sains, pemerintah, masyarakat, dan industri harus berjalan seiring, memastikan pemulihan yang tidak hanya mengembalikan kondisi, tetapi juga memperkuat ketahanan ekosistem jangka panjang.

Sebagai ilmuwan, saya meyakini bahwa edukasi publik adalah bagian dari solusi. Biodiversitas bukan istilah abstrak; ia adalah fondasi pangan, air bersih, dan udara yang kita hirup. Peristiwa di Towuti harus menjadi pelajaran bersama: bahwa menjaga alam berarti menjaga kehidupan kita sendiri.*

Insiden Kebocoran Minyak di Towuti, 60 Warga Turut Bantu Pemulihan, 52 Aduan Masyarakat Ditangani Transparan

0

KENDARIKINI.COM — Lima hari pasca insiden kebocoran pipa minyak di Desa Lioka, Kecamatan Towuti, semangat kebersamaan masyarakat menjadi sumber kekuatan dalam proses pemulihan. Tidak hanya tim teknis dan pemerintah, tetapi juga warga sendiri yang secara sukarela datang meminta untuk dilibatkan dalam kegiatan pembersihan dan pemulihan.

Sekitar 60 warga komunitas berinisiatif melalui Kepala Desa untuk turut serta membersihkan area terdampak. Kehadiran mereka menegaskan bahwa pemulihan bukan hanya tanggung jawab perusahaan, tetapi juga gerakan bersama demi keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Selain keterlibatan warga, PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) juga memperkuat komitmen transparansi melalui Posko Pengaduan & Informasi di Kantor Camat Towuti (07.00–18.00 WITA) serta Hotline 24 jam. Hingga 27 Agustus 2025, tercatat 52 aduan masyarakat telah diterima: 17 aduan diselesaikan, 20 dalam proses penanganan, dan 15 masih tahap verifikasi.

Salah seorang warga Desa Lioka, Elieser Sula, mengungkapkan bahwa kedatangannya ke Posko Pengaduan dan Informasi setelah mengikuti sosialisasi dari Kepala Desa. Elieser Sula yakin, aduan yang disampaikan akan didengarkan dan ditindaklanjuti oleh PT Vale. “Saya yakin PT Vale bisa memberikan solusi terbaik dari keresahan saya,” ungkapnya dengan optimis, Rabu (27 Agustus 2025).

Untuk memperkuat langkah pemulihan, PT Vale bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan pihak terkait telah membentuk Tim Monitoring dan Asesmen Dampak Lingkungan dan Sosial. Tim ini bertugas memetakan dampak, melakukan asesmen lapangan, dan memastikan setiap tindak lanjut berjalan akuntabel dan terukur.

Direktur dan Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer PT Vale, Budiawansyah, menegaskan komitmen perusahaan. “Keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Kami berkomitmen menangani insiden ini secara transparan dan bertanggung jawab, dengan langkah yang terukur serta kolaborasi bersama semua pihak,” ujarnya.

Head of External Relations PT Vale, Endra Kusuma, menambahkan apresiasinya terhadap antusiasme warga. “Melihat warga yang datang sendiri untuk meminta ikut bergotong royong adalah hal yang sangat menguatkan. Kami percaya, pemulihan hanya bisa terwujud dengan kebersamaan. Semoga semangat ini membuat recovery lebih cepat, menyeluruh, dan menghadirkan kembali rasa aman bagi masyarakat,” katanya.

Dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan, PT Vale yakin proses pemulihan akan berjalan lebih cepat, transparan, dan mampu memulihkan kembali ketenangan warga.*

Polda Sultra Jemput Keluhan Warga Puuwatu Lewat Jum’at Curhat

0

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara kembali melaksanakan program Jumat Curhat sebagai upaya mempererat komunikasi dengan masyarakat. Kali ini kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Jumat (29/8/2025) pukul 08.00 WITA.

Acara yang dipimpin langsung oleh Dir Binmas Polda Sultra KBP Antonius Danang Heruwibowo, S.H., S.I.K., M.M. ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polda Sultra, pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta 34 orang masyarakat Kelurahan Puuwatu yang terdiri dari para Ketua RT dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, KBP Antonius menyampaikan bahwa program Jumat Curhat merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, maupun masukan secara langsung kepada pihak kepolisian. “Polri hadir untuk mendengarkan dan mencari solusi bersama atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan sesi dialog interaktif, di mana warga Puuwatu diberi kesempatan menyampaikan berbagai persoalan, mulai dari keamanan lingkungan, peredaran narkoba, hingga permasalahan sosial kemasyarakatan. Berbagai keluhan tersebut ditampung langsung oleh jajaran pejabat Polda Sultra yang hadir untuk dicarikan tindak lanjutnya.

Kehadiran pejabat Polda Sultra dalam kegiatan ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka menilai program Jumat Curhat menjadi sarana efektif untuk memperkuat hubungan antara polisi dan warga, sekaligus meningkatkan rasa aman dan nyaman di lingkungan tempat tinggal.

Melalui kegiatan rutin ini, Polda Sultra menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kedekatan dengan masyarakat serta memastikan setiap aspirasi warga mendapat perhatian dan tindak lanjut.*

Doakan Almarhum Affan Kurniawan, Polda Sultra Gelar Sholat Gaib

0

KENDARIKINI.COM – Polda Sultra menggelar shalat gaib untuk mendoakan almarhum Affan Kurniawan, driver ojek online yang meninggal dunia pada saat aksi unjuk rasa, Kamis (28/8/2025).

Diketahui Alamarhum Affan Kurniawan telah dimakamkan pada hari Jumat(29/09/2025) di TPU Karet Bivak sekitar Pukul 10.30 WIB.

Shalat gaib dilaksanakan di Masjid Al-Amin Polda Sultra, Jumat (29/8/2025), seusai pelaksanaan shalat Ashar. Ibadah tersebut dipimpin oleh Ustad Izah.

Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko, S.IK., M.H turut hadir bersama jajaran pejabat utama dan personel polda sultra yang sekaligus menjadi jamaah shalat Ashar.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan memanjatkan doa bersama bagi Almarhum dan turut berduka cita serta kepada keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan semoga almarhum Affan Kurniawan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.*

Divhumas Polri Gelar Shalat Gaib untuk Almarhum Affan Kurniawan

0

KENDARIKINI.COM – Divisi Humas (Divhumas) Polri menggelar shalat gaib untuk mendoakan almarhum Afan Kurniawan, driver ojek online yang meninggal dunia akibat tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis (28/8/2025).

Diketauhi Alamarhum Affan Kurniawan telah dimakamkan pada hari Jumat(29/09/2025) di TPU Karet Bivak sekitar Pukul 10.30 WIB.

Shalat gaib dilaksanakan di Masjid Divhumas Polri, lantai 3 Gedung Divhumas Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/8/2025), seusai pelaksanaan shalat Jumat. Ibadah tersebut dipimpin oleh Ustad Ali Khalidin.

Kadivhumas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, turut hadir bersama jajaran pejabat utama dan personel Mabes Polri yang sekaligus menjadi jamaah shalat Jumat.

Rangkaian kegiatan diakhiri dengan doa bersama agar almarhum Afan Kurniawan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Selain itu, jamaah juga memanjatkan doa bagi keselamatan seluruh bangsa Indonesia serta memohon agar persatuan dan kesatuan bangsa senantiasa terjaga dalam nuansa kedamaian.*

Hadiri Pemakaman Affan Kurniawan di TPU Karet Bivak, Kapolda Sampaikan Permohonan Maaf

0

KENDARIKINI.COM – Kapolda Metro Irjen Asep Edi Suheri menghadiri pemakaman Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas tertabrak Rantis Brimob.

Jenazah Affan dimakamkan di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat Jumat (29/8/2025), Irjen Asep ditemani oleh sejumlah pejabat utama Polda Metro. Dia tampak mengenakan seragam dan peci hitam.

Jenazah Affan tiba di TPU Karet Bivak pukul 10.13 WIB. Jenazah akan dimakamkan di Blok AA1, Blad 1070, petak 0930.

Prosesi pemakaman dihadiri oleh banyak warga. Mereka melantunkan tahlil dan mendoakan almarhum Affan.

Jenazah Affan sebelumnya dibawa oleh ambulans dari rumah duka di Menteng, Jakarta Pusat. Kawan-kawan ojol turut mengawal proses keberangkatan jenazah ke tempat pemakaman.

Affan meninggal setelah tertabrak rantis Brimob yang tengah melintas dalam pengamanan demo di Jakarta pada Kamis (28/8) malam. Kapolda Metro Irjen Asep telah menemui pihak keluarga korban dan menyampaikan permohonan maaf.

“Saya atas nama pimpinan Polda Metro dan atas nama kesatuan menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas musibah ini, saya juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga almarhum serta seluruh warga jakarra” kata Asep, Jumat (29/8).

Asep mengatakan pihaknya akan mengusut kasus ini secara transparan. Pelaku yang terlibat akan diberikan hukuman tegas.

“Saya tegaskan di sini akan menindak tegas anggota yang melakukan kesalahan pelanggaran terhadap kejadian tadi sore,” katanya.

Pengusutan kasus ini akan melibatkan Propam Polri dan pihak eksternal. Kapolda menjamin tidak akan pandang bulu memberikan hukuman kepada anggota yang terlibat.*

Kedapatan Miliki Shabu 97 Gram, Pria di Kolaka Diamankan Polisi

0

KENDARIKINI.COM – Pria inisial RAF (28) asal Kelurahan Sea, Kecamatan Latambaga, Kabupaten Kolaka, diamankan aparat kepolisian setelah kedapatan menguasai narkotika jenis shabu.

Penangkapan ini bermula saat anggota unit Opsnal Satresnarkoba Polres Kolaka menerima informasi bahwa diduga kerap terjadi transaksi narkotika di Kampung Tua Mangolo, Kelurahan Mangolo, Kecamatan Latambaga.

Setelah melakukan penyelidikan, anggota menemukan tempat yang kerap digunakan pelaku untuk melakukan transaksi narkotika di sebuah rumah BTN yang beralamat di Kampung Tua Mangolo, Kelurahan Mangolo.

Adapun barang bukti narkotika yang berhasil diamankan berupa 2 (dua) shacet plastik klip bening di dalamnya berisi butiran kristal bening diduga narkotika jenis shabu dengan berat brutto 97,27 gram

Sementara barang bukti non narkotika diantaranya 1 (satu) buah tas warna hitam, 2 (dua) buah timbangan digital, 1 (satu) buah korek api gas, 1 (satu) buah sendok kecil warna hijau, 1 (satu) buah alat hisap berupa bong, 1 (satu) ball plastik klip bening besar kosong dan 1 (satu) unit handphone merk Realme warna biru.

Kasi Humas Polres Kolaka IPTU Dwi Arif menjelaskan modus operandi yang diperankan pelaku sebagai pengedar.

“Tersangka merupakan pengedar narkotika jenis shabu,” kata Dwi Arif, Jumat 29 Agustus 2025.

Adapun motif pelaku dalam mengedarkan narkotika, kata Dwi Arif, masih dalam tahap pendalaman.

Selanjutnya pelaku dan sejumlah barang bukti dibawa ke Polres Kolaka untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.(Amin)*

Pria Berusia 26 Tahun Dinyatakan Hilang di Area Pelabuhan Ereke

0

KENDARIKINI.COM – Seorang pria bernama Jamiludin (26) dinyatakan hilang di area pelabuhan Ereke, Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra), Jumat 29 Agustus 2025.

Faane selaku bapak dari Jamiludin mengatakan sebelum dinyatakan hilang, Jamiludin sempat menyampaikan tidak mau melanjutkan bekerja di Morosi dikarenakan sering sakit-sakitan.

“Sebelum hilang dia menelpon orang tuanya, bahwa sudah tidak mau bekerja di morosi dan katanya sakit-sakitan dan dia mau pulang,” katanya

Ketika Jamiludin menyebrang dari Pelabuhan Kendari menuju Pelabuhan Ereke menuju Wanci, kapal yang ditumpanginya singgah dulu di pelabuhan Ereke.

Disaat itu, Jamiludin turun dari kapal diduga memiliki gangguan jiwa hingga sampai saat ini Jamiludin tak kunjung pulang ke rumahnya.

“Pas kapalnya singgah Jami ikut turun dari kapal ternyata memiliki gangguan kecemasan berlebihan. Namun, pada hari itu ia tidak kunjung pulang hingga saat ini,” ujarnya.

Pihak keluarga telah melakukan pencarian terhadap Jamiludin, namun hingga saat ini tak kunjung ditemukan

“Kami sudah mencari ke semua tempat yang kemungkinan pernah dilalui oleh saudara Jami, tapi tidak ada hasil,” jelasnya.

Adapun ciri-ciri jamiludin saat hilang yakni mengenakan baju kaos hitam, celana pendek abu-abu, kulit sawo matang dan tinggi badan 175 cm.

Pihak keluarga telah melaporkan kejadian ini ke Polres Buton Utara guna dilakukan pencarian. Bagi yang mengetahui keberadaan Jamiludin segera melapor ke Polres Buton Utara atau ke kantor polisi terdekat.(Amin)*

Peduli Pendidikan Masyarakat Lingkar Tambang, PT SBP Salurkan Bantuan Seragam dan Sepatu ke Sekolah

0

KENDARIKINI.COM – Halaman sekolah di Desa Pusuli tampak berbeda. Siswa-siswi berbaris rapi, sebagian matanya berbinar melihat bungkusan plastik berisi baju olahraga dan sepatu baru. Di tengah teriknya matahari Andowia, senyum mereka mengembang saat menerima bantuan dari PT Sumber Bumi Putera (SBP), Jum’at 29 Agustus 2025.

Kegiatan yang dikemas dalam program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) itu menyasar tiga sekolah lingkar tambang: SMPN 1 Satap Andowia dan SDN 8 Andowia di Desa Pusuli, serta SDN 7 Andowia di Desa Puwonua, Kecamatan Andowia, Kabupaten Konawe Utara.

“Ini bentuk komitmen perusahaan terhadap dunia pendidikan di wilayah lingkar tambang,” ujar Jumadil S.H., Humas PT SBP, di sela kegiatan.

Ia menambahkan, perusahaan ingin kehadiran tambang tidak hanya berimplikasi ekonomi, tapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

Seragam dan sepatu yang dibagikan bukan sekadar perlengkapan sekolah, melainkan simbol dukungan agar siswa dan guru lebih bersemangat menjalankan aktivitas belajar mengajar. Sudriyanto, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT SBP, menegaskan hal itu.

“Kami berharap anak-anak semakin percaya diri, sehat, dan giat berolahraga. Pendidikan adalah pondasi masa depan daerah ini,” katanya.

Sambutan hangat datang dari para kepala sekolah penerima. Nening S.Pd, Kepala SDN 7 Andowia, menyebut bantuan tersebut ibarat “angin segar” bagi murid-muridnya.

“Seragam dan sepatu baru membuat anak-anak lebih kompak. Mereka senang sekali, itu bisa dilihat dari raut wajahnya,” ujar Nening.

Hal serupa disampaikan Juriatin S.Pd, Kepala SDN 8 Andowia, yang mengaku bantuan ini sangat membantu orang tua siswa.

“Banyak murid yang seragamnya sudah lusuh. Ini benar-benar meringankan beban keluarga mereka,” tuturnya.

Sementara itu, Asbullah S.Pd, Kepala SMPN 1 Satap Andowia, menekankan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan pendidikan.

“Apa yang dilakukan PT SBP patut diapresiasi. Semoga bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain,” katanya.

Suasana penyerahan bantuan siang itu berakhir dengan tawa anak-anak yang mencoba seragam barunya. Di tengah deru aktivitas tambang, terselip harapan: pendidikan di lingkar tambang tetap tumbuh bersama perhatian perusahaan.*

Kapolda Sultra Ancam Beri Hukuman Mati ke Pengedar Narkoba

0

KENDARIKINI.COM – Kapolda Sultra Irjen Didik Agung Widjanarko dorong pemberian hukuman mati terhadap para pelaku tidak pidana narkotika.

Hal ini dikemukakannya setelah kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika oleh Ditresnarkoba Polda Sultra pada Jumat 29 Agustus 2025.

“Akan ada hukuman mati bagi para pengedar. Untuk yang periode ini saja 8 kilo, tersangkanya hanya 5 orang. Berarti mereka betul-betul pengedar yang pertama ada 3 kilo kemudian 1 setengah kilo dan 1 kilo. Itu kita harap mereka ada yang dapat vonis hukuman mati,” katanya pada awak media, Jumat 29 Agustus 2025.

Lanjut, kata dia, pemberian hukuman mati ini bertujuan untuk memberikan efek jera kepada para tersangka.

“Supaya memberikan efek jera para pengedar tidak berani untuk melakukan peredaran di bumi anoa,” ujarnya.

Selain itu, Polda Sultra berkomitmen akan terus melakukan pengungkapan terhadap perkara peredaran narkotika.

Didik Agung Widjanarko juga meminta dukungan dari sejumlah masyarakat agar memberikan informasi apabila menemukan indikasi tindakan peredaran narkotika.

“Kami mohon dukungan masyarakat semua, kalau ada hal hal kecil apapun berkaitan dengan peredaran narkoba disekitarnya tolong disampaikan kepada kami,” pungkasnya.(Amin)*

YBM PLN UID Sulselrabar Tebar Manfaat bagi Pendidikan dan Kesehatan

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) kembali menunjukkan komitmennya dalam menebar kebermanfaatan bagi masyarakat melalui kegiatan Voluntrip Muzzaki. Kegiatan yang diikuti oleh 60 peserta relawan dan pengurus YBM unit se-Sulselrabar ini melakukan penyaluran program bantuan di bidang pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan, YBM PLN UID Sulselrabar membagikan 100 paket peralatan sekolah kepada siswa-siswi kurang mampu di SDN 315 Kahayya dan SMPN Satap 13 Bulukumba. Bantuan serupa juga disalurkan kepada 57 siswa di SDN 170 Liukang Loe. Paket berisi tas, buku tulis, alat tulis, hingga perlengkapan belajar lain, sehingga diharapkan dapat meringankan beban orang tua serta memotivasi anak-anak agar lebih semangat belajar.

Selain itu, tim YBM PLN UID Sulselrabar juga mengunjungi Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Athaya, yang menjadi rumah bagi 160 santri. Dalam kesempatan itu, YBM PLN menyalurkan bantuan sembako untuk kebutuhan harian pesantren, melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, serta menghadirkan program Solidarity Food Truck yaitu dengan berbagi gizi berupa pemberian susu, makanan sehat, dan vitamin untuk menunjang kebutuhan para santri. Para relawan juga melaksanakan kegiatan Muzakki Mengajar, yaitu mengajar dan berbagi inspirasi kepada para santri mengenai semangat belajar, wawasan umum, serta motivasi untuk terus berprestasi.

Ustadz Kaherul Anam, pimpinan Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Athaya, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan.

“Kami sangat bersyukur atas kepedulian YBM PLN UID Sulselrabar. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi para santri kami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT,” ujarnya.

Selain bantuan pendidikan, Voluntrip Muzakki juga menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi dan kesehatan masyarakat Pulau Liukang Loe. Bersama Bidan Cahaya, tim Voluntrip memberikan makanan tambahan untuk balita, bertujuan untuk mendukung perbaikan gizi anak-anak di daerah tersebut.

Lebih lanjut, YBM PLN UID Sulselrabar memberikan pelatihan inovasi produk pangan kepada masyarakat. Dalam pelatihan ini, warga diajarkan cara mengolah daun kelor menjadi produk ekonomis seperti teh dan puding. Inisiatif ini diharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga setempat.

Ketua YBM PLN UID Sulselrabar, Rachmat Nur, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk nyata dari keberkahan zakat yang dikelola secara kolektif dan bertanggung jawab.

“Voluntrip Muzakki ini adalah upaya kami membawa para muzzaki melihat langsung manfaat dari zakat yang mereka tunaikan. Ini bukan hanya program sosial, tapi juga edukasi, syiar, dan bentuk pertanggungjawaban kepada para pegawai PLN yang telah mengamanahkan sebagian rezekinya untuk disalurkan kepada yang berhak,” ujarnya.

Pada kesempatan yang berbeda, General Manager PLN UID Sulselrabar sekaligus sebagai Pembina YBM PLN UID Sulselrabar, Edyansyah menyampaikan bahwa PLN tidak hanya hadir sebagai penyedia layanan kelistrikan, namun juga sebagai perusahaaan yang menjunjung tinggi nilai-nilai sosial.

“Setiap bulan, zakat sebesar 2,5% dipotong dari gaji pegawai Muslim PLN dan disalurkan melalui YBM. Kami melihat sendiri bagaimana dana ini bisa menjangkau wilayah-wilayah yang mungkin selama ini luput dari perhatian. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa PLN juga berperan aktif dalam membangun masyarakat melalui jalur sosial-keagamaan,” tutupnya.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti