Senin, Oktober 26, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 88

Bareskrim Polri Sita Aset Judi Online Rp58 Miliar untuk Negara

KENDARIKINI.COM, JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengeksekusi aset hasil perjudian online senilai Rp58 miliar.

Eksekusi tersebut terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU) dari aktivitas perjudian online yang telah berkekuatan hukum tetap.

Langkah ini dilakukan sebagai implementasi Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2013 tentang penanganan harta kekayaan TPPU.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Himawan Bayu Aji, menjelaskan aset tersebut dirampas untuk negara.

Ia menegaskan eksekusi aset merupakan bagian penting dalam penanganan kejahatan keuangan berbasis digital.

Menurut Himawan, tindakan ini juga merupakan tindak lanjut Laporan Hasil Analisis (LHA) dari PPATK.

Polri berkomitmen mendukung program pemerintah dalam optimalisasi pemulihan aset hasil tindak pidana.

Ia menyebut perjudian online menimbulkan dampak serius terhadap stabilitas ekonomi nasional.

Karena itu, penegakan hukum tidak hanya menghukum pelaku, tetapi juga merampas aset hasil kejahatan.

Dalam kegiatan tersebut, aset hasil eksekusi diserahkan kepada Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Aset tersebut selanjutnya disetorkan sebagai penerimaan negara.

Penyerahan ini juga menjadi bentuk transparansi serta pertanggungjawaban kepada publik.

Berdasarkan data, terdapat 16 laporan polisi dari 20 LHA yang telah inkracht.

Total aset yang diserahkan mencapai Rp58.183.165.803 dari 133 rekening bank.

Bareskrim Polri juga menargetkan aliran dana operasional perjudian online melalui penerapan TPPU.

Langkah itu dilakukan untuk memutus jaringan keuangan dan menghentikan aktivitas perjudian online.

Polri turut mengapresiasi dukungan PPATK, Kejaksaan Agung, Kemenko Polhukam, Kementerian Keuangan, perbankan, serta masyarakat.*

Kapolri Ungkap Upaya Presiden Prabowo Redakan Konflik Global

KENDARIKINI.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan langkah pemerintah Indonesia dalam merespons konflik global yang terus memanas.

Hal itu disampaikan Sigit saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Ramadhan di Polda Jawa Barat, Rabu (4/3/2026).

Ia menilai situasi global saat ini sedang tidak stabil, terutama setelah meningkatnya ketegangan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Kapolri berharap eskalasi konflik internasional tersebut dapat segera mereda demi menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

Sigit menegaskan, pemerintah Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto aktif menjalankan politik luar negeri bebas aktif.

Menurutnya, Indonesia berupaya mendorong penyelesaian konflik global melalui pendekatan diplomasi dan komunikasi dengan berbagai negara.

Ia mengungkapkan Presiden Prabowo rutin berdiskusi dengan sejumlah pemimpin negara, terutama di Asia Tenggara dan Timur Tengah.

Pertemuan tersebut membahas langkah-langkah untuk meredakan ketegangan global yang berpotensi berdampak luas.

Selain itu, Presiden Prabowo juga terus melakukan konsolidasi serta menerima berbagai masukan terkait situasi geopolitik dunia.

Langkah tersebut dilakukan untuk menyiapkan strategi mitigasi menghadapi dampak konflik global terhadap Indonesia.

Kapolri juga mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan dan energi.

Menurutnya, stabilitas kedua sektor itu penting agar dampak ekonomi dari konflik global tidak memicu masalah sosial di dalam negeri.*

Ketum PPI Mengaku Diteror Usai Soroti Limbah Kawasan Berikat Morosi

KENDARIKINI.COM – Pergerakan Pemuda Indonesia (PPI) mengungkap dugaan teror terkait kritik aktivitas limbah di Kawasan Berikat Morosi.

Ketua Umum PPI, Sulkarnain, mengaku mendapat teror dari orang tak dikenal melalui aplikasi WhatsApp.

Ia menyebut beberapa kali menerima panggilan dan pesan mencurigakan yang diduga bertujuan menekan dirinya.

“Ada beberapa kali saya ditelepon dan dihubungi lewat chat pribadi dengan gelagat meneror,” kata Sulkarnain, Kamis (5/3/2026).

Selain teror, Sulkarnain juga mengaku sempat mendapat tawaran suap agar tidak lagi menyoal aktivitas limbah tersebut.

Ia menyebut pernah bertemu dengan seorang oknum polisi yang mengajak berbincang terkait persoalan limbah.

Menurutnya, oknum tersebut sempat meminta nomor rekening dengan alasan ada pihak perusahaan yang ingin membantu.

Namun tawaran tersebut langsung ditolak karena dinilai sebagai upaya menyuap agar isu limbah tidak lagi diangkat.

“Saya langsung menolak dan marah ketika diminta nomor rekening,” ujarnya.

Ia juga mengaku sempat menerima telepon dari seseorang yang menyebut nominal uang.

Sulkarnain menilai upaya tersebut justru memperkuat dugaan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas limbah di Morosi.

PPI sebelumnya menyoroti dugaan pengeluaran limbah ban dari Kawasan Berikat Morosi tanpa dokumen lengkap.

Aktivitas tersebut diduga melibatkan perusahaan perantara serta oknum aparat dan pejabat terkait pengawasan kawasan berikat.

Eks Ketua Umum HMI Kendari itu juga menduga adanya kelompok yang melibatkan beberapa perwira polisi.

Ia menyebut salah satu nama yang sering disebut diduga merupakan pejabat di Polda Sulawesi Tenggara.

PPI kini tengah menyiapkan laporan resmi ke Propam Mabes Polri serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran aktivitas limbah di Kawasan Berikat Morosi.*

Begini Kronologi Kecelakaan Beruntun di Buton yang Libatkan Dua Mobil Kadis dan Truk Tangki Pertamina

KENDARIKINI.COM, BUTON – Kecelakaan lalu lintas beruntun terjadi di Jalan Poros Kapontori–Baubau, Desa Kamelanta, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 11.30 WITA dan melibatkan tiga kendaraan.

Kasat Lantas Polres Buton, Muhammad Arifudin, mengatakan kecelakaan melibatkan mobil Toyota Rush, Mitsubishi Pajero, dan truk tangki Hino.

Toyota Rush warna hitam DT 48 dikemudikan Fendy Wahyudi S.IP (45), warga Kelurahan Watulondo, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari.

Kendaraan tersebut bertabrakan dengan truk tangki Hino merah DT 8077 AG yang dikemudikan Marwan (33).

Marwan merupakan warga Desa Moopano, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton.

Selain itu, mobil Mitsubishi Pajero hitam DT 1887 yang dikemudikan Hardiman (41) juga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Hardiman diketahui merupakan warga Desa Bangkali, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna.

Kronologi kejadian bermula saat Toyota Rush dan Mitsubishi Pajero bergerak dari Kapontori menuju Kota Baubau.

Saat melintas di jalan lurus agak menikung di Desa Kamelanta, Toyota Rush tiba-tiba keluar jalur ke kanan.

Mobil tersebut kemudian menabrak truk tangki yang datang dari arah Baubau menuju Kapontori.

Mitsubishi Pajero yang berada di belakang Toyota Rush tidak sempat menghindar dan ikut menabrak kendaraan tersebut.

Akibat kecelakaan itu, pengemudi Toyota Rush Fendy Wahyudi mengalami luka robek pada pipi kanan dan memar di dada.

Korban sempat mendapat perawatan awal di Puskesmas Barangka sebelum dirujuk ke RS Siloam Baubau.

Tiga penumpang Toyota Rush juga mengalami luka dan dilarikan ke RS Siloam Baubau.

Mereka masing-masing Indri Nopriani (42), Usnia (53), dan La Ode Chairul Ulum (47).

Sementara sopir truk tangki dan pengemudi Mitsubishi Pajero dilaporkan tidak mengalami luka.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.

Petugas juga mencatat identitas pengendara, memeriksa saksi, serta mengamankan barang bukti kendaraan.*

Panjat Balkon Seperti Spiderman, Pemuda Kendari Curi HP untuk Beli Sabu

KENDARIKINI.COM – Unit Reskrim dan Timsus Polsek Kemaraya menangkap pemuda berinisial K alias Udin (26) atas kasus pencurian di Kendari.

Pelaku ditangkap di rumahnya di kawasan Papalimba, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kamis (5/3/2026), tanpa perlawanan.

Kapolsek Kemaraya IPTU Busranuddin mengatakan, pelaku mencuri ponsel dengan memanjat balkon lantai dua rumah korban.

Aksi pencurian terjadi di Jalan Bunga Kamboja, Kelurahan Lahundape, Kota Kendari, Selasa dini hari (3/3/2026) sekitar pukul 01.00 WITA.

Korban, Nunung Dewi Asmana, sebelumnya meletakkan ponsel milik anaknya di railing tangga depan kamar pada Senin malam.

Memanfaatkan situasi rumah yang sepi, pelaku memanjat tembok samping teras hingga mencapai balkon lantai dua rumah korban.

Pelaku kemudian masuk karena pintu lantai dua tidak terkunci dan mulai mencari barang berharga di dalam rumah.

Saat itu, pelaku menemukan satu unit ponsel Vivo Y04S di atas railing tangga lalu membawanya kabur.

Kejadian baru diketahui korban sekitar pukul 03.00 WITA ketika bangun untuk makan sahur.

Korban mendapati ponsel telah hilang dan melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

Kerugian korban diperkirakan mencapai Rp1.399.000.

Hasil penyelidikan polisi mengungkap pelaku sempat membawa ponsel curian ke tempat servis untuk dilakukan reset ulang.

Setelah itu, ponsel digadaikan oleh pelaku dengan harga Rp500.000.

Uang hasil gadai tersebut kemudian digunakan pelaku untuk membeli narkotika jenis sabu.

“Pelaku berhasil kami amankan di kediamannya tanpa perlawanan,” ujar IPTU Busranuddin.

Saat ini pelaku telah ditahan di Polsek Kemaraya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Pelaku dijerat Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.*

Polairud Tangkap Pelaku Bom Ikan di Perairan Mawasangka Buton Tengah

KENDARIKINI.COM – Tim Lidik KP Tekukur-5010 Korpolairud Baharkam Polri menangkap terduga pelaku pengeboman ikan di perairan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah.

Komandan KP Tekukur-5010, Kompol Suryo Pandowo, menjelaskan penyelidikan dilakukan setelah adanya keresahan masyarakat terkait praktik bom ikan.

Penyelidikan dimulai pada Selasa, 24 Februari 2026, menyusul laporan maraknya aktivitas penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di wilayah tersebut.

Pada Selasa, 3 Maret 2026 sekitar pukul 12.00 Wita, tim melakukan pengejaran terhadap sebuah perahu motor mencurigakan.

Perahu berlambung putih dengan palka biru itu dihentikan di perairan Kampung Nelayan, Kelurahan Watolo, Kecamatan Mawasangka.

Lokasi penghentian berada pada koordinat -5.2872915, 122.2797558, yang diduga menjadi area aktivitas pengeboman ikan.

Dari hasil pemeriksaan, perahu tersebut dikendalikan seorang pria bernama Firman.

Petugas menemukan sejumlah alat yang diduga digunakan untuk pengeboman ikan di dalam perahu tersebut.

Barang bukti yang diamankan berupa satu mesin kompresor, selang selam sepanjang 130 meter, satu kotak es, dan sepuluh botol bahan peledak.

Dalam pemeriksaan awal, Firman mengakui akan melakukan penangkapan ikan menggunakan bahan peledak.

Ia mengaku berencana melakukan pengeboman ikan di wilayah Perairan Pasipadangan, Kabupaten Buton Tengah.

Firman juga mengaku praktik tersebut sudah sering dilakukannya.

Terakhir, ia melakukan pengeboman ikan pada Minggu, 1 Maret 2026 di perairan Mawasangka.

Setelah interogasi awal, terduga pelaku bersama barang bukti dibawa ke KP Tekukur-5010.

Kapal tersebut saat ini sandar di Pelabuhan Nusantara Kendari untuk proses hukum lebih lanjut.*

Oknum Perwira Polisi Kolaka Utara Dilaporkan Aniaya Istri Usai Kepergok Selingkuh

KENDARIKINI.COM – Oknum perwira polisi berinisial Ipda MA dilaporkan ke Polres Kolaka Utara atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Laporan tersebut diajukan istrinya, SL (32), setelah mengaku menjadi korban penganiayaan oleh suaminya.

Laporan resmi tercatat dengan nomor LP/17/III/2026/SPKT/Polres Kolaka Utara/Polda Sulawesi Tenggara tertanggal 4 Maret 2026.

SL mengaku mengalami memar pada pipi kiri setelah ditampar oleh suaminya.

Peristiwa tersebut terjadi setelah korban memergoki suaminya bermesraan dengan perempuan lain di dalam mobil.

Insiden bermula saat SL bersama temannya mendatangi sebuah kafe di Kelurahan Lasusua, Kecamatan Lasusua, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 22.00 WITA.

Setibanya di lokasi, korban melihat mobil Honda Jazz merah milik suaminya terparkir di halaman kafe.

Korban kemudian mendekati mobil tersebut karena merasa curiga dengan keberadaan kendaraan suaminya.

Saat mengintip melalui kaca mobil, korban mengaku melihat suaminya sedang bermesraan dengan seorang perempuan berinisial NN.

Korban kemudian mengetuk pintu mobil dan langsung membukanya karena tidak terkunci.

Saat menanyakan hubungan suaminya dengan perempuan tersebut, korban justru mendapat kata-kata kasar.

Korban mengaku ditampar hingga pipi kirinya memerah dan rahangnya terasa nyeri.

Selain itu, korban juga didorong hingga terjatuh sebelum pelaku pergi meninggalkan lokasi bersama perempuan tersebut.

Merasa menjadi korban kekerasan, SL kemudian melaporkan kejadian itu ke Polres Kolaka Utara.

SL juga mengungkapkan pernah mengalami kekerasan serupa pada 22 Januari 2026.

Namun saat itu kasus tidak dilanjutkan karena keduanya sepakat berdamai.

Kesepakatan damai ditandatangani pada 3 Februari 2026 dengan janji pelaku tidak mengulangi perbuatannya.

Korban menilai janji tersebut dilanggar setelah kembali mengalami kekerasan pada 4 Maret 2026.

SL berharap kasus ini diproses hukum dan pelaku diberhentikan dari institusi kepolisian.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Kolaka Utara Ipda Ahmad Syaiful belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi.*

Kecelakaan Beruntun di Buton, Mobil Dinas Kadispar dan Kadis Perpustakaan Sultra Rusak Parah

KENDARIKINI.COM – Rombongan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami kecelakaan beruntun di wilayah Kapontori, Kabupaten Buton, Kamis (5/3/2026).

Insiden tersebut melibatkan dua kendaraan dinas milik organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Sultra.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kendaraan yang terlibat yakni mobil dinas Dinas Pariwisata dan mobil dinas Dinas Perpustakaan Sultra.

Kecelakaan terjadi saat rombongan pejabat daerah mengikuti agenda Safari Ramadan Pemprov Sultra di wilayah Kepulauan Buton.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan mobil dinas Kepala Dinas Perpustakaan mengalami kerusakan cukup parah.

Bagian kendaraan terlihat ringsek akibat benturan keras dalam kecelakaan beruntun tersebut.

Sementara mobil dinas milik Dinas Pariwisata juga mengalami kerusakan pada bagian depan kendaraan.

Kendaraan tersebut dilaporkan bertabrakan dengan kendaraan lain yang disebut milik Pertamina.

Kepala Dinas Pariwisata Sultra, Ridwan Badallah, membenarkan adanya kecelakaan beruntun tersebut.

Ia mengatakan insiden melibatkan beberapa kendaraan dalam rombongan Safari Ramadan Pemprov Sultra.

“Memang benar terjadi kecelakaan beruntun antara mobil Kadis Perpustakaan, mobil kami, dan kendaraan Pertamina,” ujarnya.

Ridwan mengungkapkan kendaraan yang ditumpangi Kepala Dinas Perpustakaan mengalami kerusakan paling parah.

Akibat kejadian itu, Kepala Dinas Perpustakaan dilaporkan mengalami patah tangan.

Sopir kendaraan tersebut juga dilaporkan mengalami luka serius hingga sempat kehilangan kesadaran.

Selain itu, beberapa penumpang lainnya dilaporkan mengalami luka di bagian kepala dan tulang rusuk.

Ridwan memastikan dirinya bersama dua orang dalam mobilnya tidak mengalami luka serius.

“Kami bertiga alhamdulillah selamat dan dalam kondisi sehat,” katanya.

Hingga kini, pihak terkait masih dimintai keterangan mengenai kronologi kecelakaan dan kondisi korban.*

Kebakaran Hebat Hanguskan Sejumlah Kios di Pasar Lombe Buton Tengah

KENDARIKINI.COM – Kebakaran hebat melanda Pasar Lombe di Kelurahan Bombonawulu, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah, Kamis (5/3/2026) pagi.

Peristiwa itu menghanguskan sejumlah kios milik pedagang yang berada di kawasan pasar tersebut.

Berdasarkan video singkat berdurasi sekitar 17 detik yang beredar, terlihat kobaran api membakar bangunan toko berlantai dua.

Api tampak membesar dan cepat menyebar, sehingga warga sekitar kesulitan melakukan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Sejumlah warga hanya bisa menyaksikan kobaran api yang melalap kios-kios di area pasar.

Kasi Humas Polres Buton Tengah, IPTU Thamrin, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.

Ia menyampaikan, kebakaran terjadi sekitar pukul 06.00 WITA.

“Kurang lebih sekitar pukul 06.00 WITA,” kata Thamrin saat dikonfirmasi.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut.

Selain itu, petugas juga masih mendata jumlah kios yang terdampak akibat peristiwa tersebut.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran yang terjadi di Pasar Lombe.

Meski demikian, kerugian material diperkirakan cukup besar karena sejumlah kios dilaporkan hangus terbakar.*

Residivis Kasus Narkoba Kembali Diamankan Polisi Gegara Curi Motor dan Tabung Gas

KENDARIKINI.COM – Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor di Kecamatan Wua-Wua.

Penangkapan dilakukan Rabu malam (4/3/2026) sekitar pukul 22.30 Wita di Kelurahan Anawai.

Pelaku berinisial EP (39), warga Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan pelaku ditangkap berdasarkan laporan korban.

Korban berinisial AN (57), warga Jalan Tunggala, Kelurahan Anawai.

Peristiwa pencurian terjadi saat korban meninggalkan rumah untuk menemani anaknya berobat di rumah sakit.

Motor Honda Revo Absolute milik korban sebelumnya terparkir di dapur samping rumah.

Saat korban pulang, sepeda motor tersebut sudah tidak berada di tempat.

Korban juga menemukan dua tabung gas elpiji 3 kilogram hilang dari rumahnya.

Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar Rp13 juta.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pelaku.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan satu unit sepeda motor milik korban.

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku masuk rumah korban melalui jendela belakang yang tidak terkunci.

Pelaku awalnya berniat mencuri tabung gas, namun menemukan kunci motor tergantung di rumah korban.

Motor tersebut kemudian digadai pelaku seharga Rp500 ribu.

Sementara dua tabung gas dijual di kios sekitar Pasar Panjang.

Pelaku juga mengaku melakukan sembilan aksi pencurian di wilayah hukum Polresta Kendari.

Pelaku diketahui merupakan residivis kasus narkoba pada tahun 2015 dan 2018.*

Anak 5 Tahun Tewas Tersengat Jebakan Biawak di Muna, Polisi Amankan Pelaku

KENDARIKINI.COM, MUNA – Seorang anak perempuan berusia lima tahun meninggal dunia akibat tersengat listrik di Kabupaten Muna.

Peristiwa terjadi di Desa Wadolao, Kecamatan Marobo, Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 14.30 Wita.

Korban bernama Felisia Ilora diketahui merupakan tetangga dari terduga pelaku.

Kasat Reskrim Polres Muna, IPTU Sumber Jaya Tarigan, menjelaskan korban sebelumnya bermain di halaman rumah terlapor.

Sekitar pukul 14.00 Wita, korban tiba-tiba berteriak meminta pertolongan.

Seorang saksi bernama Wa Samba mendengar teriakan tersebut dan segera menuju lokasi.

Saksi kemudian melihat korban menjerit kesakitan di samping rumah terlapor.

Peristiwa itu segera diberitahukan kepada kedua orang tua korban.

Orang tua korban langsung membawa anaknya ke Puskesmas Marobo.

Namun setelah pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Polisi menyebut korban tersengat kabel listrik telanjang yang terpasang di samping rumah terlapor.

Kabel tersebut terhubung langsung dengan aliran listrik rumah.

Menurut keterangan terlapor, kabel dipasang sekitar satu minggu sebelumnya.

Kabel tersebut digunakan sebagai perangkap untuk menangkap biawak yang sering memangsa ayam peliharaannya.

Polres Muna telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Petugas juga mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian.

Terduga terlapor kini telah diamankan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Polisi juga mengimbau masyarakat tidak menggunakan listrik sebagai perangkap hewan.*

Bank Sultra Luncurkan ANOAlink di Ramadan Sultra Fest 2026

KENDARIKINI.COM – Bank Sultra menggelar Grand Opening Ramadan Sultra Fest 2026 di Pelataran Eks MTQ Kendari.

Kegiatan berlangsung Rabu (4/3/2026) dan dirangkaikan dengan peluncuran layanan ANOAlink Bank Sultra.

Acara juga menghadirkan Gerakan Pangan Murah bersama Pemprov Sultra dan Bank Indonesia.

Kegiatan dihadiri Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran.

Turut hadir Kepala BI Sultra Edwin Permadi dan Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha.

Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar juga hadir bersama jajaran Forkopimda.

Ramadan Sultra Fest sebelumnya telah melakukan soft launching pada 21 Februari 2026.

Kegiatan ini berlangsung hingga 15 Maret 2026 dengan partisipasi lebih 30 pelaku UMKM.

Berbagai produk lokal, kuliner berbuka puasa, dan lomba Ramadan turut meramaikan kegiatan.

Bank Sultra juga mencatat sekitar 1.400 transaksi non-tunai melalui QRIS sejak pembukaan.

Total nilai transaksi digital tersebut mencapai sekitar Rp45 juta.

Pada momen ini Bank Sultra resmi meluncurkan layanan ANOAlink.

ANOAlink merupakan layanan keagenan perbankan tanpa kantor dari Bank Sultra.

Melalui layanan ini masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi keuangan.

Di antaranya setor tunai, tarik tunai, transfer, pembayaran, dan pembelian.

Direktur Utama Bank Sultra mengatakan layanan ini memperluas akses keuangan masyarakat.

Program ini juga mendorong digitalisasi transaksi di Sulawesi Tenggara.

Selain itu, kegiatan juga diisi penyerahan beasiswa Rp100 juta bagi siswa madrasah.

Bantuan sertifikasi halal UMKM serta santunan untuk 50 hafiz Al-Qur’an juga diberikan.*

Polda Sultra Gelar Rakor Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 2026

KENDARIKINI.COM – Polda Sulawesi Tenggara menggelar Rakor Lintas Sektoral kesiapan pelayanan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Rapat berlangsung di Aula Dachara Polda Sultra, Kamis (5/3/2026).

Rakor dipimpin Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko.

Kegiatan juga diikuti Wakapolda Sultra Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan dan pejabat utama Polda.

Para Kapolres jajaran mengikuti rapat melalui sambungan zoom meeting.

Rakor turut dihadiri unsur Forkopimda Sultra dan instansi terkait.

Di antaranya perwakilan Gubernur Sultra, DPRD Sultra, Danrem 143/Halu Oleo, dan Danlanud Halu Oleo.

Hadir pula Basarnas, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BMKG, serta sejumlah instansi lainnya.

Kapolda Sultra mengatakan rakor ini memperkuat koordinasi menjelang perayaan Idul Fitri.

Menurutnya, Polda Sultra akan menggelar Operasi Ketupat Anoa 2026.

Operasi tersebut merupakan bagian dari operasi nasional pengamanan Idul Fitri.

Fokus operasi meliputi pengamanan kamtibmas serta kelancaran arus mudik dan balik.

Selain itu, operasi juga bertujuan menekan angka kriminalitas dan kecelakaan lalu lintas.

Rakor juga membahas kesiapan transportasi dan kondisi jalur jalan.

Pembahasan lain meliputi distribusi bahan pokok serta pemantauan prakiraan cuaca.

Sinergi TNI, Polri, dan pemerintah diharapkan memastikan Idul Fitri berlangsung aman.

Masyarakat Sultra diharapkan dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman.*

Satgas TMMD Kendari Gelar Apel Pagi Awali Kegiatan Pembangunan

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mengawali kegiatan dengan apel pagi di lokasi sasaran.

Apel dilaksanakan Kamis (5/3/2026) sebelum personel memulai pekerjaan pembangunan.

Kegiatan ini menjadi prosedur rutin untuk memastikan kesiapan fisik dan mental prajurit.

Komandan kelompok memberikan arahan terkait tugas dan keamanan kerja di lapangan.

Pembagian tugas dilakukan agar proses pembangunan berjalan efektif dan tepat waktu.

Apel pagi juga menjadi sarana koordinasi antara personel Satgas TMMD.

Selain itu, kegiatan tersebut meningkatkan disiplin dan tanggung jawab prajurit.

Setelah pengecekan personel dan perlengkapan, prajurit langsung menuju lokasi pekerjaan.

Mereka melanjutkan berbagai kegiatan pembangunan di wilayah sasaran TMMD.

Program TMMD ke-127 meliputi pembangunan rumah, jalan, serta fasilitas umum.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kota Kendari.

Apel pagi mencerminkan profesionalisme prajurit dalam menjalankan tugas.

Disiplin kerja menjadi bagian penting dalam keberhasilan program TMMD.

Sinergi TNI dan masyarakat diharapkan mempercepat pembangunan di wilayah tersebut.*

Pasutri Kendari Bantu Satgas TMMD Angkut Material RTLH

KENDARIKINI.COM – Sepasang suami istri membantu Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mengangkut material pembangunan rumah.

Kegiatan berlangsung di lokasi rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni, Kamis (5/3/2026).

Pasutri tersebut terlihat melangsir timbunan tanah menggunakan gerobak dorong.

Mereka bekerja bersama personel TNI di area pembangunan rumah warga.

Aksi tersebut dilakukan secara sukarela untuk membantu mempercepat pekerjaan.

Kehadiran warga menunjukkan semangat gotong royong di lokasi TMMD.

Meski harus mengangkut tanah dan pasir, keduanya tetap terlihat bersemangat.

Mereka bahu-membahu bersama prajurit menyuplai material ke titik pembangunan.

Satgas TMMD mengapresiasi partisipasi warga dalam kegiatan tersebut.

Keterlibatan masyarakat dinilai membantu mempercepat proses pembangunan.

Program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik.

Kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat.

Pembangunan RTLH diharapkan segera selesai dan dapat ditempati warga.

Hunian yang layak akan meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.*

TNI-Polri Bangun Jalan Paving Blok TMMD di Anggoeya

KENDARIKINI.COM – Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari bersama anggota Polri membangun jalan paving blok.

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Kamis (5/3/2026).

Personel TNI dan Polri terlihat bekerja bersama menyusun paving blok di lokasi pembangunan.

Mereka menata material di atas hamparan pasir untuk membentuk akses jalan warga.

Pembangunan jalan tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik program TMMD.

Kegiatan dilakukan secara gotong royong antara aparat keamanan dan masyarakat setempat.

Cuaca panas tidak mengurangi semangat petugas menyelesaikan pekerjaan.

Setiap paving blok dipasang secara rapi agar menghasilkan jalan yang kuat.

Jalan yang dibangun diharapkan memperlancar mobilitas warga di wilayah tersebut.

Akses yang lebih baik juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Kehadiran Polri dalam kegiatan ini menunjukkan sinergi bersama TNI.

Kolaborasi lintas instansi tersebut mendukung percepatan pembangunan daerah.

Program TMMD juga mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat.*

Anggota DPRD Konawe Dilaporkan Terkait Dugaan Penipuan Jaminan Utang

KENDARIKINI.COM – Anggota DPRD Konawe, Sapiudin, dilaporkan ke polisi terkait dugaan penipuan jaminan utang.

Laporan diajukan Asrul Hamid pada Senin setelah muncul dugaan ketidaksesuaian jaminan sertifikat rumah.

Asrul menyebut pinjaman diberikan karena adanya jaminan sertifikat rumah dari pihak peminjam.

Jaminan tersebut juga disebut tercantum dalam kwitansi penyerahan dana.

Menurut Asrul, pinjaman diberikan setelah diyakinkan oleh pihak peminjam dan perantara.

Ia mengaku sempat ragu, namun akhirnya menyerahkan dana dalam jumlah besar.

Asrul menyebut sebagian utang telah dibayar, tetapi masih tersisa ratusan juta rupiah.

Saat melakukan pengecekan, ia menemukan objek sertifikat bukan rumah melainkan lahan kosong.

Temuan itu kemudian menjadi dasar laporan dugaan penipuan atau penggelapan.

“Ketika akan mengambil jaminan, ternyata hanya lahan kosong,” ujar Asrul.

Dalam laporan tersebut, seorang perempuan bernama Citra Ramlan juga ikut dilaporkan.

Citra disebut mengetahui proses transaksi dan menandatangani dokumen terkait.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena Sapiudin merupakan pejabat legislatif daerah.

Pelapor juga menyebut sempat terjadi laporan balik terkait tudingan pemerasan.

Hingga kini pihak kepolisian masih melakukan klarifikasi dan pengumpulan keterangan.

Proses hukum disebut berjalan sesuai prosedur dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Sementara itu, pihak terlapor belum memberikan tanggapan atas laporan tersebut.*

PLN Nyalakan Listrik Gratis untuk 336 Rumah Prasejahtera Sulselrabar

KENDARIKINI.COM, MAKASSAR – PT PLN (Persero) menyalakan listrik gratis bagi 336 keluarga prasejahtera di Sulsel, Sultra, dan Sulbar.

Program tersebut dilaksanakan melalui kegiatan Light Up The Dream bertepatan Ramadan 1447 Hijriah.

Penyalaan listrik serentak dilakukan pada 4 Maret 2026 melalui donasi pegawai PLN.

Program ini bertujuan membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan akses listrik secara gratis.

Salah satu penerima bantuan, Abdul Rajab, mengaku bersyukur atas pemasangan listrik tersebut.

Sebelumnya ia menyalur listrik dari rumah tetangga dan membayar sekitar Rp100 ribu per bulan.

Kini, dengan kWh meter sendiri, biaya listriknya lebih hemat.

“Bantuan ini sangat membantu kehidupan keluarga kami,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar melalui Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kaharuddin Bakti, mengapresiasi program tersebut.

Menurutnya, bantuan listrik gratis dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Selain itu, program tersebut juga mendukung pembangunan daerah.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan Ramadan menjadi momentum berbagi manfaat bagi masyarakat.

Ia menyebut program Light Up The Dream mewujudkan mimpi keluarga prasejahtera mendapatkan listrik.

Pada Ramadan 1447 H, PLN berhasil melistriki 336 keluarga di wilayah Sulselrabar.

Sejak diluncurkan, program ini telah membantu 6.202 keluarga prasejahtera.

PLN juga menyalurkan 119 paket sembako melalui Yayasan Baitul Maal PLN.

PLN berkomitmen meningkatkan rasio elektrifikasi melalui kolaborasi bersama berbagai pihak.*

Satgas TMMD Kendari Bangun Menara Tandon Air Bersih di Sambuli

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari membangun menara tandon air bersih di Kelurahan Sambuli.

Pekerjaan dilakukan Kamis (5/3/2026) untuk memperkuat infrastruktur air bersih bagi masyarakat.

Personel TNI fokus memasang rangka menara tandon yang akan menopang penampungan air.

Menara tersebut dirancang menampung air berkapasitas besar bagi warga sekitar.

Sistem distribusi air memanfaatkan aliran gravitasi agar penyaluran lebih merata.

Personel Satgas TMMD bersama warga terlihat bergotong royong menyelesaikan pekerjaan.

Mereka melakukan pengecoran fondasi serta perakitan rangka menara tandon.

Kehadiran fasilitas ini diharapkan meningkatkan akses air bersih masyarakat.

Warga Kelurahan Sambuli menyambut positif pembangunan sarana tersebut.

Selama ini sebagian warga masih menghadapi keterbatasan pasokan air bersih.

Program ini menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD ke-127 Kodim Kendari.

Selain pembangunan rumah dan jalan, TMMD juga membangun infrastruktur dasar masyarakat.

Program tersebut merupakan bentuk kemanunggalan TNI dan rakyat.

Pembangunan diharapkan meningkatkan kualitas hidup warga di wilayah pesisir Kendari.*

TMMD 127 Kodim Kendari Renovasi RTLH Warga Kota Kendari

KENDARIKINI.COM – Program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari terus membantu warga melalui renovasi Rumah Tidak Layak Huni.

Kegiatan berlangsung di beberapa wilayah Kota Kendari, Kamis (5/3/2026).

Personel TNI bersama masyarakat memperbaiki rumah warga yang sebelumnya dalam kondisi tidak layak.

Rumah yang awalnya berupa gubuk kayu kini direnovasi menjadi bangunan lebih kokoh.

Pekerjaan meliputi perbaikan atap, dinding, dan lantai rumah penerima manfaat.

Renovasi tersebut bertujuan memberikan hunian yang lebih aman dan nyaman bagi warga.

Program ini menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD ke-127 di wilayah Kota Kendari.

Pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara prajurit TNI dan masyarakat setempat.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat membantu mempercepat proses pembangunan rumah.

Program tersebut juga bertujuan meningkatkan kualitas hidup warga prasejahtera.

Dengan rumah yang lebih layak, warga dapat tinggal dengan lebih aman.

Mereka juga tidak lagi khawatir terhadap kebocoran atau kerusakan bangunan saat hujan.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menumbuhkan semangat kebersamaan masyarakat.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah tersebut.*

Satgas TMMD Kendari Ajarkan Mengaji Anak Pesisir

KENDARIKINI.COM – Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mengajar mengaji anak-anak di wilayah pesisir Kota Kendari.

Kegiatan dilakukan di sela pembangunan infrastruktur program TMMD, Kamis (5/3/2026).

Sertu La Ode Suka terlihat membimbing anak-anak membaca Al-Qur’an di sebuah rumah panggung sederhana.

Anak-anak setempat mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Satgas TMMD kepada masyarakat.

Selain membangun infrastruktur, prajurit TNI juga turut mendukung pendidikan agama.

Pembinaan tersebut diharapkan membantu membentuk karakter anak-anak pesisir.

Keterbatasan akses guru mengaji menjadi salah satu alasan kegiatan ini dilakukan.

Warga setempat menyambut positif kehadiran prajurit TNI yang mengajar anak-anak mereka.

Program ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Satgas TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik di lokasi kegiatan.

Kegiatan sosial dan pendidikan juga menjadi bagian dari program tersebut.

Melalui pembinaan ini, anak-anak diharapkan memiliki dasar spiritual yang kuat.

Nilai tersebut penting sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.*

LSM LIRA Konsel Siap Awasi Program Makan Bergizi Gratis

KENDARIKINI.COM, KONAWE SELATAN – Satgas LSM LIRA Konawe Selatan menyatakan komitmen mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Komitmen tersebut disampaikan melalui deklarasi dan imbauan kepada masyarakat serta tenaga pendidik.

Satgas LIRA mengajak masyarakat dan guru aktif mengawasi pelaksanaan program tersebut.

Masyarakat diminta tidak pasif jika menemukan dugaan penyimpangan dalam pelaksanaan MBG.

Menurut LIRA, program ini penting untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak.

Karena itu, pengawasan publik dinilai penting agar pelaksanaan program tetap transparan.

Satgas LIRA juga mengingatkan potensi penyimpangan yang perlu diwaspadai.

Di antaranya pengurangan kualitas makanan atau jumlah porsi yang tidak sesuai standar.

Selain itu, makanan tidak layak konsumsi serta dugaan penyalahgunaan anggaran.

Manipulasi data penerima manfaat juga disebut sebagai potensi pelanggaran.

Jika menemukan indikasi tersebut, masyarakat diminta segera melaporkan kepada Satgas LIRA.

Laporan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Pengawasan program MBG juga memiliki dasar hukum yang kuat.

Di antaranya UU Perlindungan Konsumen, UU Pangan, serta aturan pemberantasan korupsi.

Bupati LSM LIRA Konawe Selatan, Soni Septyawan, menegaskan komitmen mengawal program tersebut.

Menurutnya, organisasi akan berdiri bersama masyarakat dan guru mengawasi pelaksanaannya.

Ia menegaskan tidak boleh ada penyalahgunaan anggaran dalam program MBG.

Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk memastikan manfaat program tepat sasaran.*

Mahasiswa Desak Kejagung Tetapkan BRHN Tersangka Korupsi Jembatan Cirauci

KENDARIKINI.COM, JAKARTA – Massa mahasiswa kembali menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Agung RI.

Aksi tersebut merupakan demonstrasi jilid IV terkait dugaan korupsi proyek Jembatan Cirauci II Buton Utara.

Proyek tersebut berasal dari Tahun Anggaran 2021 dengan nilai sekitar Rp2,1 miliar.

Mahasiswa menilai penanganan kasus itu belum menunjukkan kepastian hukum.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa mendesak Kejagung segera menetapkan BRHN sebagai tersangka.

Penetapan diminta dilakukan jika telah memenuhi minimal dua alat bukti.

Mahasiswa menilai BRHN memiliki peran strategis saat proyek berjalan.

Saat itu BRHN menjabat sebagai Kepala Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara.

Jabatan tersebut dinilai memiliki kewenangan dalam perencanaan dan pengawasan proyek infrastruktur.

Koordinator aksi, Agus Rohi, menegaskan proyek negara harus dikelola transparan dan akuntabel.

Ia menilai dugaan penyimpangan anggaran harus diusut hingga pihak yang memiliki kewenangan.

“Kami tidak ingin hukum berhenti pada pelaksana teknis saja,” ujarnya.

Mahasiswa juga menyoroti adanya surat penahanan terhadap Burhanudin yang belum dieksekusi.

Hal tersebut dinilai menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat.

Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal penanganan kasus tersebut.

Mereka meminta Kejagung mengusut seluruh proses proyek Jembatan Cirauci II.

Mahasiswa berharap ada kepastian hukum yang transparan dan akuntabel.*

Satgas TMMD Kendari Distribusi Material Hingga Larut Malam

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari terus mendistribusikan material pembangunan hingga malam hari.

Kegiatan berlangsung Selasa malam (3/3/2026) di lokasi sasaran fisik program TMMD.

Truk pengangkut material terlihat keluar masuk lokasi pembangunan membawa berbagai bahan konstruksi.

Distribusi malam dilakukan untuk memastikan kebutuhan logistik pembangunan tetap tersedia.

Langkah tersebut diambil agar pekerjaan pembangunan tidak terhambat kendala teknis.

Selain itu, distribusi malam juga mengantisipasi hambatan cuaca di lokasi kegiatan.

Satgas TMMD memastikan pasokan material tetap lancar selama proses pembangunan berlangsung.

Material yang didistribusikan antara lain semen, pasir, dan bahan konstruksi lainnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari percepatan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.

Personel TNI di lapangan bekerja bersama tim logistik untuk mengatur distribusi material.

Dukungan armada pengangkut membantu menjaga kelancaran ritme pekerjaan.

Program TMMD ke-127 bertujuan meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah Kota Kendari.

Dengan suplai material yang cukup, pembangunan diharapkan selesai tepat waktu.*

Satgas TMMD Kendari Bangun Talud di Kelurahan Anggoeya

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari melanjutkan pembangunan talud di Kelurahan Anggoeya.

Pekerjaan dilakukan Rabu (4/3/2026) sebagai bagian program pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.

Personel TNI terlihat menyusun batu dan material talud dengan teliti di lokasi pembangunan.

Talud tersebut dibangun untuk menahan tanah serta mengurangi risiko abrasi dan longsor.

Pembangunan dilakukan melalui kerja sama antara prajurit TNI dan warga setempat.

Kegiatan gotong royong ini mempercepat proses pembangunan talud di kawasan permukiman.

Talud diharapkan mampu melindungi rumah warga dari ancaman kerusakan saat musim hujan.

Selain itu, pembangunan juga meningkatkan keamanan lingkungan di wilayah tersebut.

Program TMMD ke-127 bertujuan memperkuat infrastruktur dasar masyarakat.

Kehadiran Satgas TMMD menjadi wujud dukungan TNI terhadap pembangunan daerah.

Sinergi antara TNI dan masyarakat terlihat selama proses pengerjaan di lapangan.

Pembangunan talud ini diharapkan meningkatkan kenyamanan warga Kelurahan Anggoeya.

Program TMMD juga mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di Kota Kendari.*

Satgas TMMD Kendari Bangun Lantai Rumah Ibu Suriana di Petoaha

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari melanjutkan pembangunan rumah warga di Kelurahan Petoaha.

Pekerjaan dilakukan Rabu (4/3/2026) dengan fokus pada pemasangan lantai rumah milik warga penerima manfaat.

Personel TNI terlihat menyusun papan lantai dengan rapi di rumah milik Ibu Suriana.

Pembangunan tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni.

Satgas TMMD bersama warga bekerja secara gotong royong menyelesaikan pembangunan.

Pemasangan lantai dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan rumah.

Ibu Suriana mengaku bersyukur rumahnya kini diperbaiki melalui program TMMD.

Sebelumnya kondisi rumahnya kurang layak dan rawan saat musim hujan.

Program TMMD Kodim 1417/Kendari bertujuan meningkatkan kualitas hunian masyarakat.

Selain pembangunan rumah, kegiatan ini juga memperkuat kebersamaan TNI dan warga.

Sinergi tersebut mempercepat proses pembangunan rumah penerima manfaat.

Diharapkan rumah yang dibangun dapat memberikan kenyamanan bagi keluarga.

Program TMMD menjadi wujud pengabdian TNI membantu kesejahteraan masyarakat.*

KSBSI Kendari Soroti Pesangon Eks Pekerja PT Tiara Abadi Sentosa

KENDARIKINI.COM – DPC Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kendari menyoroti pesangon eks pekerja PT Tiara Abadi Sentosa.

Permasalahan tersebut dibahas dalam pertemuan bersama perusahaan melalui Dinas Tenaga Kerja Kota Kendari, Kamis (26/2/2026).

Pertemuan dilakukan setelah proses bipartit antara pekerja dan perusahaan tidak menemukan kesepakatan.

Salah satu pekerja berinisial S mengaku tidak menerima pesangon setelah mengalami pemutusan hubungan kerja.

Ia mengaku telah bekerja selama 10 tahun tanpa kejelasan status kontrak kerja.

“Saya bekerja selama 10 tahun, tetapi status pekerjaan tidak jelas,” ujarnya.

Pekerja tersebut kemudian melaporkan permasalahan itu kepada KSBSI Kendari.

Ketua KSBSI Kendari, Iswanto Sugiarto, menyebut pekerja seharusnya berstatus PKWTT.

Ia merujuk Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2021 tentang perjanjian kerja.

Menurutnya, pekerja yang bekerja lebih dari 21 hari selama tiga bulan dapat dianggap sebagai pekerja tetap.

Karena itu, pekerja dinilai berhak mendapatkan pesangon sesuai aturan ketenagakerjaan.

“Di negara ini tidak ada yang kebal hukum, semua harus taat aturan,” tegas Iswanto.

Dalam sidang tripartit, pihak perusahaan menyebut manajemen telah berganti setelah RUPS.

Perusahaan juga menyebut pekerja pernah mangkir dan diduga merusak fasilitas perusahaan.

Namun KSBSI menilai alasan tersebut tidak dapat dijadikan dasar pemutusan hubungan kerja.

Hingga kini sidang tripartit pertama belum menghasilkan kesepakatan.

KSBSI berharap pertemuan berikutnya dapat menyelesaikan hak normatif pekerja, termasuk pesangon.*

Kemenag Sultra Gelar Harmoni Ramadan, Beri Beasiswa dan Santunan

KENDARIKINI.COM – Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Harmoni Ramadan di pelataran kantor Kemenag Sultra.

Kegiatan berlangsung Rabu (4/3/2026) sebagai ajang silaturahmi dan penguatan kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Acara dibuka langsung Kepala Kanwil Kemenag Sultra, Mansur.

Kegiatan diisi pemberian beasiswa dari Gubernur Sultra kepada sekitar 100 santri di Kota Kendari.

Selain itu, digelar buka puasa bersama serta penyaluran santunan kepada umat lintas agama.

Santunan diberikan kepada masyarakat beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha.

Kegiatan tersebut menjadi simbol toleransi serta kepedulian sosial antarumat beragama di Sulawesi Tenggara.

Acara turut dihadiri pejabat Kanwil Kemenag Sultra dan Kepala Kemenag Kota Kendari.

Hadir pula MUI Sultra, Ketua LPTQ Sultra, Densus 88 Polda Sultra, serta tokoh agama.

Selain itu, hadir perwakilan RRI Kendari, TVRI Kendari, bank mitra, Baznas, dan majelis taklim.

Kakanwil Kemenag Sultra, Mansur, mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat kolaborasi dan nilai empati masyarakat.

Menurutnya, Ramadan harus menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam konsumsi selama Ramadan.

Mansur menyebut Kemenag Sultra akan menggelar program Tebar Harapan Ramadan pada 11 Maret.

Program tersebut akan menyalurkan bantuan di beberapa titik di Kota Kendari.

Ia berharap kegiatan ini memperkuat semangat berbagi dan harmoni di tengah masyarakat.*

Satgas TMMD Kendari Lembur Bangun Jalan di Kelurahan Anggoeya

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari bersama warga mengerjakan pengerasan jalan di Kelurahan Anggoeya.

Pekerjaan dilakukan hingga malam hari untuk mempercepat penyelesaian pembangunan infrastruktur.

Kegiatan berlangsung Selasa malam (3/3/2026) dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat setempat.

Di bawah penerangan lampu, prajurit dan warga terlihat bekerja menggunakan cangkul dan sekop.

Mereka bergotong royong meratakan material jalan di lokasi pembangunan.

Pengerjaan malam dilakukan untuk mengejar target penyelesaian program TMMD.

Pembangunan jalan tersebut diharapkan meningkatkan akses transportasi masyarakat.

Selain itu, jalan yang lebih baik dapat mendukung aktivitas ekonomi warga.

Program TMMD ke-127 menjadi upaya TNI membantu percepatan pembangunan daerah.

Sinergi antara TNI dan masyarakat terlihat kuat selama proses pengerjaan berlangsung.

Warga juga turut aktif membantu pengerasan jalan di lingkungan mereka.

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kota Kendari.

Dengan kerja sama tersebut, pembangunan jalan di Kelurahan Anggoeya ditargetkan selesai tepat waktu.*

TMMD Kodim Kendari Renovasi Rumah Warga Petoaha Jadi Layak Huni

KENDARIKINI.COM – Program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari kembali membantu warga kurang mampu mendapatkan rumah layak huni.

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Petoaha, Kota Kendari, Kamis (5/3/2026).

Personel TNI bersama masyarakat melakukan renovasi sejumlah rumah yang sebelumnya tidak layak ditempati.

Perbaikan meliputi bagian atap, lantai, dan dinding rumah penerima manfaat.

Satgas TMMD juga memastikan rumah memiliki fasilitas sanitasi yang memadai.

Langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan dan kenyamanan penghuni rumah.

Program renovasi RTLH tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-127.

Pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara prajurit TNI dan warga sekitar.

Kolaborasi tersebut mempercepat proses pembangunan rumah bagi masyarakat.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.

Program ini juga mendukung pemerataan pembangunan di wilayah Kota Kendari.

Dengan rumah yang lebih layak, warga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Lingkungan hunian yang baik juga mendukung tumbuh kembang anak-anak penerima manfaat.*

Satgas TMMD Kendari Angkut Material Pakai Gerobak Demi Pembangunan

KENDARIKINI.COM – Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari terus bekerja menyelesaikan pembangunan di lokasi sasaran fisik.

Kegiatan berlangsung di Kota Kendari, Kamis (5/3/2026), bersama masyarakat sekitar lokasi pembangunan.

Para prajurit bersama warga terlihat mengangkut material bangunan menggunakan gerobak dorong.

Material yang dibawa antara lain semen, pasir, dan bahan bangunan lainnya.

Pengangkutan manual dilakukan karena akses jalan menuju lokasi cukup sempit.

Selain itu, kondisi tanah yang lembek membuat kendaraan pengangkut tidak dapat menjangkau area pembangunan.

Satgas TMMD bersama warga akhirnya menggunakan gerobak dorong untuk melansir material.

Langkah tersebut dilakukan agar proses pembangunan tetap berjalan sesuai target.

Meski menghadapi medan sulit, personel TNI tetap menunjukkan semangat kerja tinggi.

Warga sekitar juga turut membantu proses pengangkutan material secara gotong royong.

Kerja sama antara TNI dan masyarakat mempercepat proses pembangunan di lokasi TMMD.

Program TMMD ke-127 ini bertujuan meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi TNI dan rakyat diharapkan mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah Kota Kendari.*

Kejati Sultra Tegaskan Kasus TPPU Tambang Mandiodo Masih Berjalan

KENDARIKINI.COM – Penanganan perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) tambang Blok Mandiodo, Konawe Utara, masih bergulir di Kejati Sultra.

Meski jarang terdengar perkembangannya, penyelidikan kasus tersebut dipastikan tidak pernah dihentikan.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sultra, Irwan Said, menegaskan proses hukum masih berjalan.

“Prosesnya masih berjalan, perkaranya tidak berhenti,” ujar Irwan Said, Rabu (4/3/2026).

Ia menjelaskan tim penyidik Pidana Khusus masih mendalami fakta serta mengumpulkan alat bukti.

Saat ditanya potensi tersangka baru, Irwan belum memberikan penjelasan rinci.

Menurutnya, penyidik masih fokus melakukan pendalaman terhadap sejumlah informasi terkait perkara.

“Masih proses,” katanya singkat.

Sebelumnya, mantan Aspidsus Kejati Sultra Iwan Catur Karyawan sempat memberi sinyal adanya tersangka tambahan.

Pernyataan itu disampaikan pada 23 Januari 2025 terkait pengembangan perkara TPPU Blok Mandiodo.

Dalam kasus ini, penyidik sebelumnya menetapkan dua tersangka.

Mereka adalah pemilik PT Lawu Agung Mining inisial WAS dan pelaksana lapangan PT LAM berinisial GAS.

Keduanya telah menjalani proses persidangan di pengadilan.

Namun majelis hakim memutuskan keduanya tidak dapat dihukum dengan pertimbangan asas ne bis in idem.

Asas tersebut menyatakan perkara dengan pokok kasus dan pihak sama tidak dapat diadili kembali.

Putusan itu sempat memunculkan pertanyaan publik mengenai pengusutan aliran dana tambang Mandiodo.

Termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain yang diduga menikmati hasil tindak pidana tersebut.*

PT VDNI Mulai Bayar Pajak Air Permukaan ke Pemprov Sultra

KENDARIKINI.COM – PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) mulai membayar kewajiban Pajak Air Permukaan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pembayaran dilakukan secara bertahap sesuai kesepakatan antara manajemen perusahaan dan Pemprov Sultra.

Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Sultra, La Ode Mahbub, menyebut pembayaran tahap pertama telah dilakukan.

Pembayaran awal dilakukan pada 27 Februari 2026 dengan nilai Rp2.349.788.822.

“Pembayaran tahap pertama nilainya sekitar Rp2,3 miliar,” ujar La Ode Mahbub, Selasa (3/3/2026).

Ia menjelaskan, sebelumnya Pemprov Sultra dan manajemen PT VDNI menggelar pertemuan membahas penyelesaian kewajiban pajak tersebut.

Dari pertemuan itu disepakati pembayaran Pajak Air Permukaan dilakukan melalui sistem angsuran.

Skema pembayaran berlangsung selama 12 bulan hingga seluruh kewajiban pajak terpenuhi.

Setiap bulan perusahaan akan membayar kewajiban pokok sekitar Rp2 miliar lebih.

Total kewajiban Pajak Air Permukaan PT VDNI sebelumnya tercatat sebesar Rp26,3 miliar.

Setelah penyesuaian, nilai kewajiban pajak tersebut meningkat menjadi sekitar Rp27,3 miliar.

Dengan sistem angsuran tersebut, Pemprov Sultra memperoleh tambahan penerimaan sekitar Rp1,3 miliar.

Pemerintah daerah berharap pembayaran berjalan lancar hingga seluruh kewajiban pajak dilunasi.

Pembayaran ini juga diharapkan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Sulawesi Tenggara.*

TMMD 127 Kodim Kendari Renovasi RTLH untuk Warga Pelosok

KENDARIKINI.COM – Program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari terus berjalan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kota Kendari.

Kegiatan yang berlangsung Kamis (5/3/2026) ini menyasar pembangunan dan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Program tersebut bertujuan memberikan hunian yang lebih layak, aman, dan sehat bagi warga prasejahtera.

Satgas TMMD bersama masyarakat bekerja sama menyelesaikan pembangunan rumah penerima manfaat.

Selain pembangunan rumah, TMMD juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan dan edukasi kesehatan masyarakat.

Program ini diharapkan meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya kesehatan dan persatuan bangsa.

Kehadiran personel Kodim 1417/Kendari juga mendorong semangat gotong royong di lingkungan masyarakat.

Warga bersama prajurit TNI terlihat aktif terlibat dalam proses pembangunan di lapangan.

Sinergi tersebut mempercepat penyelesaian berbagai sasaran program TMMD.

Dengan selesainya program ini, kondisi permukiman masyarakat diharapkan semakin baik.

TMMD juga menjadi bukti komitmen TNI dalam membantu pembangunan daerah hingga wilayah pelosok.*

Satgas TMMD Kendari Lembur Malam Pasang Paving Blok Bersama Warga

KENDARIKINI.COM – Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari tetap bekerja hingga malam untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

Kegiatan berlangsung Selasa malam (3/3/2026) dengan pemasangan paving blok bersama warga Kota Kendari.

Di bawah penerangan lampu, prajurit TNI dan masyarakat terlihat menyusun paving blok di lokasi pekerjaan.

Pekerjaan malam dilakukan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan fasilitas umum bagi masyarakat.

Langkah ini menunjukkan komitmen Satgas TMMD dalam menyelesaikan program tepat waktu.

Selain itu, kegiatan tersebut mencerminkan sinergi kuat antara TNI dan masyarakat.

Gotong royong terlihat ketika prajurit dan warga bersama-sama menyusun paving blok di sepanjang jalan.

Kerja sama ini mempercepat proses pembangunan infrastruktur di wilayah kegiatan TMMD.

Pemasangan paving blok diharapkan meningkatkan akses jalan dan mobilitas warga.

Fasilitas tersebut juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Program TMMD ke-127 menjadi wujud pengabdian TNI dalam membantu pembangunan daerah.

Satgas bersama masyarakat optimistis pembangunan dapat segera selesai dan dimanfaatkan warga.*

Satgas TMMD Kendari Mulai Pengacian Dinding MCK di Sambuli

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari memulai tahap pengacian dinding fasilitas MCK di Kelurahan Sambuli.

Pekerjaan dilakukan Rabu (4/3/2026) setelah proses plesteran dinding bangunan sebelumnya selesai.

Personel TNI terlihat mengoleskan campuran semen halus pada permukaan dinding MCK.

Proses pengacian bertujuan menghasilkan dinding yang lebih rata, rapi, dan kuat.

Tahap ini juga berfungsi menutup pori-pori dinding agar bangunan lebih tahan air.

Selain meningkatkan estetika, pengacian memperkuat struktur bangunan agar lebih awet.

Satgas TMMD memastikan setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan teliti.

Pengerjaan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga mengutamakan kualitas hasil akhir.

Fasilitas MCK ini dibangun untuk meningkatkan sanitasi masyarakat di wilayah pesisir Sambuli.

Sarana tersebut diharapkan mendukung lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Setelah pengacian selesai, pembangunan akan dilanjutkan dengan tahap pengecatan.

Satgas juga akan memasang instalasi air agar fasilitas segera dapat digunakan warga.

Program TMMD ini menjadi bagian upaya meningkatkan infrastruktur dasar masyarakat.*

Rangka Rumah RTLH TMMD Kendari Berdiri, Warga Sambut Harapan Baru

KENDARIKINI.COM – Program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari menunjukkan progres signifikan dengan berdirinya rangka rumah RTLH di lokasi kegiatan.

Pembangunan berlangsung di Kelurahan Sambuli dan Petoaha, Kota Kendari, Rabu (4/3/2026).

Struktur tiang dan rangka atap rumah kini telah terpasang kokoh di sejumlah unit yang dikerjakan.

Pembangunan ini menjadi bagian dari program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni bagi masyarakat.

Bagi warga penerima manfaat, berdirinya rangka rumah menjadi tanda perubahan menuju hunian lebih layak.

Rumah yang sebelumnya tidak layak kini mulai berubah menjadi bangunan yang lebih aman.

Satgas TMMD terus memastikan setiap tahap pembangunan dilakukan sesuai standar konstruksi.

Personel Kodim 1417/Kendari bersama warga bekerja gotong royong menyelesaikan pembangunan.

Mereka bersama-sama mengangkat material kayu dan rangka baja ringan untuk mempercepat pekerjaan.

Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat kuat selama proses pembangunan berlangsung.

Program RTLH dalam TMMD ke-127 kini memasuki tahap penting menuju penyelesaian.

Pembangunan ini diharapkan meningkatkan kualitas hunian masyarakat pesisir Kota Kendari.

Selain itu, program tersebut juga mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui pembangunan infrastruktur permukiman.*

Satgas TMMD Kendari Pasang Atap RTLH Unit 4 di Petoaha

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mulai memasang atap seng RTLH unit ke-4 di Kelurahan Petoaha.

Pemasangan atap dilakukan pada Rabu (4/3/2026) bersama warga setempat secara gotong royong.

Personel TNI dan masyarakat terlihat menaikkan serta memasang lembaran seng pada rangka rumah.

Tahapan ini menjadi fase penting dalam penyelesaian pembangunan rumah bagi warga penerima manfaat.

Dengan terpasangnya atap, bangunan kini terlindungi dari panas dan hujan.

Selanjutnya, pekerjaan akan dilanjutkan pada bagian interior serta pengecatan rumah.

Progres pembangunan RTLH ini menjadi capaian positif program TMMD di wilayah pesisir Kendari.

Kolaborasi TNI dan masyarakat mempercepat proses pembangunan rumah layak huni.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat kurang mampu.

Satgas TMMD berkomitmen menjaga ritme kerja agar pembangunan unit lainnya segera selesai.

Diharapkan warga Petoaha dapat segera menempati rumah yang lebih aman dan nyaman.

Program TMMD juga menjadi wujud pengabdian TNI membantu kesejahteraan masyarakat.*

TMMD Kodim Kendari: Pembangunan RTLH di Petoaha Capai 95 Persen

KENDARIKINI.COM – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari menunjukkan progres signifikan.

Hingga Rabu (4/3/2026), pembangunan dinding unit rumah ketiga di Kelurahan Petoaha telah mencapai 95 persen.

Satgas TMMD bersama warga kini menuntaskan pemasangan batako serta merapikan struktur dinding bangunan.

Tahapan tersebut menjadi bagian akhir sebelum pekerjaan memasuki pemasangan atap dan penyelesaian bagian dalam rumah.

Program ini merupakan bentuk sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat pesisir Kelurahan Petoaha.

Kerja sama tersebut mempercepat proses pembangunan rumah bagi warga yang membutuhkan hunian layak.

Meski pengerjaan berlangsung cepat, kualitas bangunan tetap menjadi perhatian utama Satgas TMMD.

Hal ini dilakukan agar rumah yang dibangun tetap kokoh, aman, dan nyaman ditempati penerima manfaat.

Satgas TMMD optimistis pembangunan unit ketiga dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat.

Program RTLH ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pesisir Kota Kendari.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menjadi wujud pengabdian TNI dalam membantu kesejahteraan masyarakat.*

80 Siswa SDS Kingdom Academy Kunjungi Balai Bahasa Sultra

KENDARIKINI.COM – Sebanyak 80 siswa kelas 3 dan 4 SDS Kingdom Academy melakukan kunjungan edukatif ke Balai Bahasa Sulawesi Tenggara.

Kunjungan berlangsung pada 2 Maret 2026 sebagai bagian pembelajaran langsung tentang bahasa dan sastra.

Kegiatan digelar di Aula Kandai Balai Bahasa Sultra dan disambut antusias para siswa.

Para siswa didampingi guru serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ersin.

Dalam kegiatan itu, siswa diperkenalkan berbagai program dan produk terbitan Balai Bahasa Sultra.

Mereka melihat kamus bergambar, buku cerita anak dwibahasa, serta materi literasi lainnya.

Selain itu, siswa juga menyaksikan tayangan animasi cerita rakyat dari Sulawesi Tenggara.

Kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan peran Balai Bahasa dalam pembinaan bahasa dan sastra daerah.

Kepala Balai Bahasa Sultra, Dewi Pridayanti, menyambut langsung kunjungan rombongan sekolah.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan minat baca dan semangat literasi sejak usia dini.

“Kami berharap siswa semakin termotivasi untuk membaca dan berkarya setelah mengenal program Balai Bahasa,” ujarnya.

Wakil Kepala SDS Kingdom Academy Bidang Kesiswaan, Ersin, mengapresiasi kegiatan edukatif tersebut.

Menurutnya, kunjungan ini memberi pengalaman belajar baru bagi para siswa.

Ia juga berharap kerja sama antara sekolah dan Balai Bahasa Sultra dapat terus berlanjut.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat baca serta bakat menulis siswa di masa depan.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti