Selasa, Oktober 27, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 89

Satgas TMMD Kendari Lembur Malam Pasang Paving Blok Bersama Warga

KENDARIKINI.COM – Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari tetap bekerja hingga malam untuk mempercepat pembangunan infrastruktur.

Kegiatan berlangsung Selasa malam (3/3/2026) dengan pemasangan paving blok bersama warga Kota Kendari.

Di bawah penerangan lampu, prajurit TNI dan masyarakat terlihat menyusun paving blok di lokasi pekerjaan.

Pekerjaan malam dilakukan untuk mempercepat penyelesaian pembangunan fasilitas umum bagi masyarakat.

Langkah ini menunjukkan komitmen Satgas TMMD dalam menyelesaikan program tepat waktu.

Selain itu, kegiatan tersebut mencerminkan sinergi kuat antara TNI dan masyarakat.

Gotong royong terlihat ketika prajurit dan warga bersama-sama menyusun paving blok di sepanjang jalan.

Kerja sama ini mempercepat proses pembangunan infrastruktur di wilayah kegiatan TMMD.

Pemasangan paving blok diharapkan meningkatkan akses jalan dan mobilitas warga.

Fasilitas tersebut juga mendukung aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Program TMMD ke-127 menjadi wujud pengabdian TNI dalam membantu pembangunan daerah.

Satgas bersama masyarakat optimistis pembangunan dapat segera selesai dan dimanfaatkan warga.*

Satgas TMMD Kendari Mulai Pengacian Dinding MCK di Sambuli

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari memulai tahap pengacian dinding fasilitas MCK di Kelurahan Sambuli.

Pekerjaan dilakukan Rabu (4/3/2026) setelah proses plesteran dinding bangunan sebelumnya selesai.

Personel TNI terlihat mengoleskan campuran semen halus pada permukaan dinding MCK.

Proses pengacian bertujuan menghasilkan dinding yang lebih rata, rapi, dan kuat.

Tahap ini juga berfungsi menutup pori-pori dinding agar bangunan lebih tahan air.

Selain meningkatkan estetika, pengacian memperkuat struktur bangunan agar lebih awet.

Satgas TMMD memastikan setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan teliti.

Pengerjaan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga mengutamakan kualitas hasil akhir.

Fasilitas MCK ini dibangun untuk meningkatkan sanitasi masyarakat di wilayah pesisir Sambuli.

Sarana tersebut diharapkan mendukung lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Setelah pengacian selesai, pembangunan akan dilanjutkan dengan tahap pengecatan.

Satgas juga akan memasang instalasi air agar fasilitas segera dapat digunakan warga.

Program TMMD ini menjadi bagian upaya meningkatkan infrastruktur dasar masyarakat.*

Rangka Rumah RTLH TMMD Kendari Berdiri, Warga Sambut Harapan Baru

KENDARIKINI.COM – Program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari menunjukkan progres signifikan dengan berdirinya rangka rumah RTLH di lokasi kegiatan.

Pembangunan berlangsung di Kelurahan Sambuli dan Petoaha, Kota Kendari, Rabu (4/3/2026).

Struktur tiang dan rangka atap rumah kini telah terpasang kokoh di sejumlah unit yang dikerjakan.

Pembangunan ini menjadi bagian dari program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni bagi masyarakat.

Bagi warga penerima manfaat, berdirinya rangka rumah menjadi tanda perubahan menuju hunian lebih layak.

Rumah yang sebelumnya tidak layak kini mulai berubah menjadi bangunan yang lebih aman.

Satgas TMMD terus memastikan setiap tahap pembangunan dilakukan sesuai standar konstruksi.

Personel Kodim 1417/Kendari bersama warga bekerja gotong royong menyelesaikan pembangunan.

Mereka bersama-sama mengangkat material kayu dan rangka baja ringan untuk mempercepat pekerjaan.

Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat kuat selama proses pembangunan berlangsung.

Program RTLH dalam TMMD ke-127 kini memasuki tahap penting menuju penyelesaian.

Pembangunan ini diharapkan meningkatkan kualitas hunian masyarakat pesisir Kota Kendari.

Selain itu, program tersebut juga mendukung upaya pengentasan kemiskinan melalui pembangunan infrastruktur permukiman.*

Satgas TMMD Kendari Pasang Atap RTLH Unit 4 di Petoaha

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mulai memasang atap seng RTLH unit ke-4 di Kelurahan Petoaha.

Pemasangan atap dilakukan pada Rabu (4/3/2026) bersama warga setempat secara gotong royong.

Personel TNI dan masyarakat terlihat menaikkan serta memasang lembaran seng pada rangka rumah.

Tahapan ini menjadi fase penting dalam penyelesaian pembangunan rumah bagi warga penerima manfaat.

Dengan terpasangnya atap, bangunan kini terlindungi dari panas dan hujan.

Selanjutnya, pekerjaan akan dilanjutkan pada bagian interior serta pengecatan rumah.

Progres pembangunan RTLH ini menjadi capaian positif program TMMD di wilayah pesisir Kendari.

Kolaborasi TNI dan masyarakat mempercepat proses pembangunan rumah layak huni.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas tempat tinggal masyarakat kurang mampu.

Satgas TMMD berkomitmen menjaga ritme kerja agar pembangunan unit lainnya segera selesai.

Diharapkan warga Petoaha dapat segera menempati rumah yang lebih aman dan nyaman.

Program TMMD juga menjadi wujud pengabdian TNI membantu kesejahteraan masyarakat.*

TMMD Kodim Kendari: Pembangunan RTLH di Petoaha Capai 95 Persen

KENDARIKINI.COM – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari menunjukkan progres signifikan.

Hingga Rabu (4/3/2026), pembangunan dinding unit rumah ketiga di Kelurahan Petoaha telah mencapai 95 persen.

Satgas TMMD bersama warga kini menuntaskan pemasangan batako serta merapikan struktur dinding bangunan.

Tahapan tersebut menjadi bagian akhir sebelum pekerjaan memasuki pemasangan atap dan penyelesaian bagian dalam rumah.

Program ini merupakan bentuk sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat pesisir Kelurahan Petoaha.

Kerja sama tersebut mempercepat proses pembangunan rumah bagi warga yang membutuhkan hunian layak.

Meski pengerjaan berlangsung cepat, kualitas bangunan tetap menjadi perhatian utama Satgas TMMD.

Hal ini dilakukan agar rumah yang dibangun tetap kokoh, aman, dan nyaman ditempati penerima manfaat.

Satgas TMMD optimistis pembangunan unit ketiga dapat segera diselesaikan dalam waktu dekat.

Program RTLH ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah pesisir Kota Kendari.

Selain pembangunan fisik, TMMD juga menjadi wujud pengabdian TNI dalam membantu kesejahteraan masyarakat.*

80 Siswa SDS Kingdom Academy Kunjungi Balai Bahasa Sultra

KENDARIKINI.COM – Sebanyak 80 siswa kelas 3 dan 4 SDS Kingdom Academy melakukan kunjungan edukatif ke Balai Bahasa Sulawesi Tenggara.

Kunjungan berlangsung pada 2 Maret 2026 sebagai bagian pembelajaran langsung tentang bahasa dan sastra.

Kegiatan digelar di Aula Kandai Balai Bahasa Sultra dan disambut antusias para siswa.

Para siswa didampingi guru serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Ersin.

Dalam kegiatan itu, siswa diperkenalkan berbagai program dan produk terbitan Balai Bahasa Sultra.

Mereka melihat kamus bergambar, buku cerita anak dwibahasa, serta materi literasi lainnya.

Selain itu, siswa juga menyaksikan tayangan animasi cerita rakyat dari Sulawesi Tenggara.

Kegiatan tersebut bertujuan mengenalkan peran Balai Bahasa dalam pembinaan bahasa dan sastra daerah.

Kepala Balai Bahasa Sultra, Dewi Pridayanti, menyambut langsung kunjungan rombongan sekolah.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menumbuhkan minat baca dan semangat literasi sejak usia dini.

“Kami berharap siswa semakin termotivasi untuk membaca dan berkarya setelah mengenal program Balai Bahasa,” ujarnya.

Wakil Kepala SDS Kingdom Academy Bidang Kesiswaan, Ersin, mengapresiasi kegiatan edukatif tersebut.

Menurutnya, kunjungan ini memberi pengalaman belajar baru bagi para siswa.

Ia juga berharap kerja sama antara sekolah dan Balai Bahasa Sultra dapat terus berlanjut.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat baca serta bakat menulis siswa di masa depan.*

Sekda Sultra Buka Safari Kisah Palestina, Dorong Pendidikan Empati Global

KENDARIKINI.COM – Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, membuka Safari Kisah Palestina dan Training for Trainer guru TK-SD.

Kegiatan berlangsung di Kendari, Rabu (4/3/2026), diikuti ratusan guru TK dan SD se-Kota Kendari.

Agenda ini digelar Koordinator Wilayah KNRP Sulawesi Tenggara sebagai penguatan pendidikan karakter di sekolah.

Hadir pula Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sultra dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kendari.

Sekda Asrun Lio menyoroti tantangan global yang semakin kompleks di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Menurutnya, kemajuan teknologi sering tidak diiringi dengan penguatan nilai kemanusiaan dan empati sosial.

“Kita hidup di era teknologi maju, tetapi dunia menghadapi krisis empati,” ujar Asrun Lio.

Ia menegaskan pendidikan harus menjadi benteng membentuk generasi berkarakter dan memiliki kepedulian sosial.

Asrun menjelaskan usia TK dan SD merupakan masa emas pembentukan karakter anak.

Pada fase ini nilai empati, solidaritas, dan kepedulian sosial perlu ditanamkan melalui metode pembelajaran tepat.

Ia menilai kepedulian anak perlu dibangun tidak hanya di lingkungan sekitar, tetapi juga pada isu kemanusiaan global.

Salah satunya dengan mengenalkan kondisi rakyat Palestina sebagai bagian dari isu kemanusiaan dunia.

“Membantu Palestina bukan sekadar persoalan agama, tetapi amanat konstitusi,” tegasnya.

Ia mengutip Pembukaan UUD 1945 yang menegaskan penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.

Melalui pelatihan ini, guru diharapkan memiliki metode inspiratif menyampaikan kisah kemanusiaan kepada siswa.

Narasi yang disampaikan juga diharapkan menonjolkan ketangguhan, harapan, dan semangat perjuangan.

Sekolah diharapkan menjadi ruang tumbuhnya empati serta gerakan kemanusiaan bagi generasi muda.*

Sekda Sultra Buka Sosialisasi Pergub Pengawasan Sumber Daya Kelautan

KENDARIKINI.COM – Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, membuka sosialisasi Pergub Nomor 21 Tahun 2025 tentang pengawasan sumber daya kelautan.

Kegiatan berlangsung di Kendari, Rabu (4/3/2026). Asrun Lio hadir mewakili Gubernur Sultra Andi Sumangerukka.

Sosialisasi dihadiri perwakilan pemerintah, aparat penegak hukum, nelayan, organisasi masyarakat, serta lembaga swadaya masyarakat.

Agenda ini menjadi langkah Pemprov Sultra memperkuat partisipasi publik dalam pengawasan dan pelestarian sumber daya laut.

Dalam sambutannya, Asrun Lio mengapresiasi komitmen seluruh pihak mendukung implementasi Pergub Nomor 21 Tahun 2025.

Ia menegaskan pengawasan sumber daya kelautan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Sulawesi Tenggara memiliki wilayah perairan sekitar 114.879 kilometer persegi atau 70 persen dari total wilayah provinsi.

Potensi perikanan daerah diperkirakan mencapai 1.520.340 ton per tahun.

Namun tingkat pemanfaatannya baru sekitar 17,30 persen sehingga perlu optimalisasi pengelolaan dan pengawasan berkelanjutan.

Sekda juga menyoroti kondisi nelayan kecil yang mendominasi sektor perikanan di Sultra.

Dari total 73.935 nelayan, sekitar 98 persen merupakan nelayan skala kecil.

Ia menilai degradasi ekosistem serta keterbatasan sarana pengawasan masih menjadi tantangan serius.

Karena itu, peran Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) dan Satgas pengawasan berbasis masyarakat dinilai sangat penting.

Kolaborasi pemerintah daerah, aparat hukum, dan masyarakat pesisir diperlukan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya laut.

“Hanya dengan sinergi yang kuat, kekayaan laut Sulawesi Tenggara dapat terlindungi dari praktik merusak,” tegasnya.

Pemprov Sultra berharap sosialisasi ini memperkuat koordinasi serta meningkatkan partisipasi masyarakat menjaga sumber daya kelautan.*

Dugaan Penyerobotan Lahan, Pemilik Duduki Hotel R Foresta Syariah

KENDARIKINI.COM – Dugaan penyerobotan lahan kembali terjadi di Kota Kendari. Kali ini terjadi di Hotel R Foresta Syariah di Jalan Bypass Poros Bandara Halu Oleo, Kelurahan Wundudopi, Kecamatan Baruga.

Pemilik lahan ditemani kerabat melakukan aksi pendudukan lokasi pada Rabu 5 Maret 2026 dari pagi hingga sore hari. Aksi tersebut dilerai oleh Polsekta Baruga.

Pemilik Lahan melalui anaknya, Nandar mengatakan pihaknya baru mengetahui dugaan penyerobotan lahan itu berawal di tahun 2017.

“Awalnya itu tahun 2017, ada pondasi, kita sudah tegur, saya ketemu dengan Murtati, dia bilang mau selesaikan dengan bapak saya, bapak saya dengan murtati memang saling kenal, bahkan bersamaan buat sertipikat, nomor sertpikiat 27 dia 28,” katanya.

“Setelah tahun 2017 kami semua pindah ke Batam dan baru mengetahui setahun lalu dari kerabat kami setahun lalu,” tambahnya.

Lanjutnya bahwa persoalan ini telah beberapa kali mediasi di BPN.

“Sudah tiga kali, terakhir murtati ini tidak datang, BPN juga ini akui bahwa ini lahan kami,” ungkapnya.

“Ukuran tanah kami 5X60, 240 meter persegi,” ujarnya.

Pihaknya meminta ganti rugi atas persoalan dugaan penyerobotan lahan.

“Saya juga sudah melapor sejak 19 Januari 2026 di Polsekta Baruga,” tutupnya.

Terkait hal tersebut, Kanit Reskrim Polsekta Baruga, IPDA Ivo Idrus yang berada di lokasi tersebut mengatakan bahwa laporan pengaduan dugaan penyerobotan lahan sementara berproses.

“Saya jelaskan kita sudah beberapa mengambil langkah-langkah, Pelapor dan terlapor kita sudah periksa dan dimintai keterangan, kita akan periksa saksi-saksi batas, kemudian kita akan menyurat ke BPN, untuk kita lakulan plotting batas-batas lahan,” jelasnya.

Sementara itu salah seorang penanggung jawab Hotel R. Foresta Syariah, Rahmat Aji Wijayanto yang dikonfirmasi via pesan whats app mengatakan “Saya juga tidak tau apa-apa Pak. Semuanya sudah dikuasakan ke pengacaranya. Jadi silahkan tanya ke pengacaranya saja,”.*

Polda Sultra Gelar Pesantren Kilat Ramadhan untuk Pelajar

KENDARIKINI.COM – Direktorat Binmas Polda Sulawesi Tenggara menggelar Pesantren Kilat Ramadhan 1447 Hijriah bagi pelajar.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Hamdasyiah SMKN 2 Kendari, Rabu (4/3/2026).

Pesantren kilat mengusung tema Belajar, Beribadah dan Berkarakter.

Kegiatan ini diikuti siswa SMKN 1 Kendari dan SMKN 2 Kendari.

Program tersebut merupakan kolaborasi Ditbinmas Polda Sultra bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra.

Kegiatan dibuka langsung Dirbinmas Polda Sultra Kombes Pol Suharman Sanusi.

Pembukaan turut dihadiri pejabat utama Ditbinmas serta kepala sekolah dan guru.

Dalam ceramahnya, Dirbinmas menyampaikan pesan Ramadhan kepada para pelajar.

Ia menegaskan Ramadhan merupakan momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.

Menurutnya, umat Islam diajak menahan hawa nafsu serta memperkuat akhlak selama Ramadhan.

Selain materi keagamaan, Ditbinmas juga menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Pelajar diimbau menghindari tawuran, balapan liar, serta aktivitas yang mengganggu ketertiban umum.

Imbauan juga disampaikan kepada orang tua dan tokoh masyarakat agar meningkatkan pengawasan remaja.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan selama Ramadhan.

Kegiatan berlangsung tertib dan mendapat respons positif dari para peserta.

Ditbinmas Polda Sultra menyebut program ini sebagai langkah preemtif menjaga stabilitas kamtibmas.

Ke depan, pesantren kilat akan terus dilaksanakan untuk memperkuat kemitraan Polri dan masyarakat.*

Polda Sultra Musnahkan Sabu dan Ganja, 63 Ribu Jiwa Terselamatkan

KENDARIKINI.COM – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan kasus.

Pemusnahan dilakukan di depan Tribun Presisi Polda Sultra, Rabu (4/3/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolda Sultra Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan.

Barang bukti berasal dari pengungkapan tiga kasus narkotika periode Desember 2025 hingga Januari 2026.

Dalam kasus tersebut, polisi menetapkan empat orang tersangka.

Petugas menyita sabu seberat 6.268,8038 gram serta ganja seberat 958,63 gram.

Seluruh barang bukti kemudian dimusnahkan menggunakan incinerator milik BPOM Kendari.

Kegiatan ini juga disaksikan sejumlah instansi terkait sebagai bentuk transparansi penegakan hukum.

Hadir dalam kegiatan itu pejabat utama Polda Sultra dan Kapolresta Kendari.

Selain itu, perwakilan BNN Sultra, BNN Kota Kendari, BPOM Kendari, serta Pengadilan Negeri Kendari turut menyaksikan.

Wakapolda Sultra Brigjen Pol Gidion Arief Setyawan menegaskan narkoba merupakan ancaman serius bagi masyarakat.

Menurutnya, peredaran narkotika dapat merusak tatanan sosial dan menghancurkan generasi muda.

Ia menyebut narkoba juga berdampak pada kesehatan, kriminalitas, hingga stabilitas sosial.

Karena itu, Polda Sultra berkomitmen memperkuat pemberantasan narkotika melalui penegakan hukum tegas.

Upaya tersebut juga dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai instansi terkait.

Dari jumlah barang bukti yang dimusnahkan, diperkirakan sekitar 63.647 jiwa berhasil diselamatkan.

Wakapolda juga mengajak masyarakat berperan aktif memerangi peredaran narkoba.*

Polresta Kendari Tahan Tersangka Penipuan Umrah Travelina, 64 Jemaah Jadi Korban

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari menetapkan seorang pria berinisial AK sebagai tersangka kasus dugaan penipuan penyelenggaraan ibadah umrah.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka mengungkapkan, kasus tersebut menyebabkan 64 jemaah umrah menjadi korban.

Tersangka diketahui bernama Ashabul Kahpi, laki-laki kelahiran Pesantek, 20 Agustus 1998.

Ia berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di Jalan Sao-Sao BTN 1, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Saat ini tersangka telah ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan yang diterbitkan penyidik.

Kasus tersebut bermula dari kegiatan penghimpunan dan pengelolaan keberangkatan umrah yang mengatasnamakan Travelina Indonesia.

Namun setelah dilakukan penyelidikan, tersangka tidak memiliki kerja sama resmi dengan pihak Travelina Indonesia selaku pemegang izin PPIU.

Dalam praktiknya, tersangka menerima pembayaran jemaah ke rekening pribadi, bukan rekening resmi penyelenggara.

Dana jemaah kemudian digunakan secara lintas periode untuk menutupi kebutuhan keberangkatan jemaah lain.

Akibatnya, sebagian jemaah gagal berangkat sesuai jadwal yang telah dijanjikan.

Penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk dokumen pendaftaran jemaah, paspor, tiket pesawat, serta brosur paket umrah.

Selain itu, polisi menyita satu unit handphone, komputer, spanduk Travelina Indonesia, serta beberapa koper milik jemaah.

Pengungkapan kasus bermula dari laporan masyarakat yang diterima Unit II Tipidter Satreskrim Polresta Kendari pada 15 Februari 2026.

Setelah melakukan pemeriksaan saksi, korban, serta analisis dokumen, penyidik menetapkan tersangka dan melakukan penahanan pada 4 Maret 2026.

Polisi masih terus melakukan pendalaman terkait kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.

Polresta Kendari juga mengimbau masyarakat yang merasa menjadi korban agar segera melapor.*

Kapolres Buton Beri Bantuan Korban Laka Laut KM Cahaya Alam

KENDARIKINI.COM, BUTON SELATAN – Kapolres Buton menyerahkan bantuan kepada korban kecelakaan laut KM Cahaya Alam 05 di Tanjung Pamali.

Bantuan tersebut diberikan kepada nakhoda dan anak buah kapal sebagai bentuk kepedulian Polri.

Kecelakaan laut itu terjadi di perairan Tanjung Pamali, Desa Burangasi Rumbia, Kecamatan Lapandewa, Selasa (3/3/2026).

Kapal mengalami mati mesin induk hingga terombang-ambing sebelum akhirnya karam di perairan tersebut.

Seluruh penumpang dan anak buah kapal dilaporkan selamat dalam insiden tersebut.

Sebagian penumpang sempat bermalam di Kantor Balai Desa Burangasi Rumbia sebelum melanjutkan perjalanan.

Sebanyak 14 penumpang melanjutkan perjalanan menuju Pasarwajo untuk menyeberang ke Wanci, Wakatobi.

Sementara 25 penumpang lainnya menuju Kota Baubau untuk menunggu kapal menuju Pulau Binongko.

Dari total 47 penumpang dan ABK, sebanyak 39 orang telah meninggalkan lokasi penampungan.

Sementara delapan orang lainnya masih berada di desa untuk menjaga barang milik penumpang.

Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha melalui Kasat Reskrim AKP Sunarton Hafala menyerahkan bantuan tunai.

Penyerahan bantuan turut didampingi Kapolsek Lapandewa Iptu Jasrudin di Desa Burangasi Rumbia.

Selain itu, polisi bersama nelayan juga mengevakuasi barang milik penumpang dari dalam kapal.

Barang-barang tersebut kemudian diamankan di aula Kantor Balai Desa Burangasi Rumbia.

Sejumlah barang berhasil diselamatkan, termasuk kulkas, kursi plastik, tabung gas, dan material bangunan.

Barang diserahkan kepada pemiliknya dengan menunjukkan bukti kepemilikan serta disaksikan ABK kapal.

Sementara itu, badan kapal masih berada di lokasi karena mengalami kebocoran dan keretakan.

Proses evakuasi kapal masih terkendala kondisi cuaca dan gelombang laut.

Polisi memastikan seluruh penumpang dalam kondisi sehat dan situasi wilayah tetap aman.*

Damkar Kendari Evakuasi Sarang Tawon di SMPN 7 Abeli

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kendari mengevakuasi sarang tawon di SMP Negeri 7 Kendari.

Evakuasi dilakukan pada Rabu (4/3/2026) malam di Jalan Pendidikan, Kelurahan Anggalomalai, Kecamatan Abeli.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan disampaikan penjaga sekolah bernama Ivan.

Ia menghubungi petugas karena keberadaan sarang tawon dinilai membahayakan siswa dan tenaga pendidik.

Sarang tawon tersebut berada di area lingkungan sekolah yang sering dilalui siswa.

Keberadaannya dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Selain itu, sengatan tawon berpotensi menimbulkan risiko bagi warga sekolah.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkar Kendari segera menuju lokasi kejadian.

Jarak antara Mako Damkar dan lokasi evakuasi sekitar 15 kilometer.

Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan asesmen cepat terhadap kondisi sarang tawon.

Petugas kemudian mengevakuasi sarang menggunakan perlengkapan pelindung diri dan peralatan khusus.

Proses penanganan berlangsung sekitar 40 menit hingga sarang tawon berhasil diamankan.

Setelah proses evakuasi selesai, area sekolah dinyatakan aman untuk aktivitas belajar.

Damkar Kendari mengimbau masyarakat segera melaporkan potensi bahaya serupa kepada petugas.

Hal ini penting untuk mencegah risiko sengatan, terutama di lingkungan sekolah dan fasilitas umum.*

Damkar Kendari Evakuasi Cincin Tersangkut di Jari Pemuda

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari mengevakuasi cincin tersangkut di jari seorang warga.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (4/3/2026) malam di Mako Damkarmat Kota Kendari.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 21.21 Wita.

Korban diketahui bernama Anugrah Ramadhan (23), warga Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Korban datang langsung ke kantor Damkarmat untuk meminta bantuan petugas.

Saat tiba di lokasi, cincin yang melingkar di jari telunjuk tangan kiri korban tidak dapat dilepaskan.

Kondisi jari korban juga dilaporkan sudah mengalami pembengkakan.

Jika tidak segera ditangani, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan rasa nyeri dan gangguan sirkulasi darah.

Tim penyelamatan Damkarmat Kendari kemudian melakukan penanganan sesuai prosedur keselamatan.

Petugas menggunakan peralatan khusus untuk memotong cincin secara hati-hati.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan gurinda kecil dan sejumlah peralatan pendukung lainnya.

Setelah proses penanganan, cincin berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan cedera tambahan.

Korban kemudian dipastikan dalam kondisi baik setelah penanganan selesai.

Proses evakuasi cincin tersebut berakhir sekitar pukul 22.35 Wita.

Damkar Kendari mengimbau masyarakat segera meminta bantuan apabila mengalami kejadian serupa.

Warga juga diminta tidak memaksakan melepas cincin secara mandiri saat jari sudah membengkak.*

Kebakaran Lahan Alang-Alang di Baruga Kendari Dipicu Bakar Sampah

KENDARIKINI.COM – Kebakaran lahan alang-alang terjadi di kawasan BTN Grida Darusalam, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, Rabu (4/3/2026).

Peristiwa tersebut diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah oleh seorang warga yang meninggalkan api sebelum benar-benar padam.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, mengatakan laporan kebakaran diterima sekitar pukul 16.50 Wita.

Petugas pemadam dari Poskotis Poasia langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Tim pemadam tiba di lokasi sekitar pukul 17.05 Wita dan segera melakukan upaya pemadaman.

Api dengan cepat membesar karena kondisi angin yang cukup kencang di lokasi.

Kobaran api kemudian merambat ke lahan kosong lain yang berada dekat BTN Kumala Town House 2.

Warga sekitar sempat panik karena api berada tidak jauh dari kawasan permukiman.

Beberapa warga berusaha memadamkan api secara manual sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Setelah dilakukan penanganan intensif, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.30 Wita.

Petugas kemudian kembali ke markas komando pada pukul 17.51 Wita.

Beruntung, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan bangunan warga.

Meski begitu, kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah.

Damkar Kendari mengimbau warga tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi angin kencang.

Warga juga diminta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi pembakaran.*

Polresta Kendari Tangkap Pria Pengancam yang Gunakan Parang di Kos Wua-Wua

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari menangkap seorang pria berinisial VI terkait dugaan tindak pidana pengancaman.

Penangkapan dilakukan Unit 1 Sub 3 Pidum Satreskrim Polresta Kendari pada Selasa (3/3/2026) sekitar pukul 20.00 Wita.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, mengatakan pelaku diamankan setelah memenuhi panggilan penyidik.

Pelaku diketahui berinisial VI, laki-laki, kelahiran Jakarta, 10 September 1992, berkewarganegaraan Indonesia.

Sementara korban dalam kasus tersebut bernama Rinda Wulandari, perempuan kelahiran Kendari, 12 Februari 1996.

Peristiwa itu terjadi di Kos Rahayu, Jalan Gersamata, Kelurahan Wua-Wua, Kota Kendari.

Kejadian bermula pada Selasa, 18 November 2025 sekitar pukul 02.00 Wita.

Saat itu pelaku dan korban terlibat pertengkaran terkait persoalan utang pembayaran sewa kos.

Pelaku kemudian emosi dan melempar gembok ke arah pintu kamar korban yang berjarak sekitar setengah meter.

Dua sepupu korban yang berada di dalam kamar langsung menahan pelaku hingga sempat terjadi pemukulan.

Pelaku kemudian menghubungi rekannya untuk datang membantu.

Sekitar 15 menit kemudian, dua orang teman pelaku datang ke lokasi, salah satunya membawa parang.

Mereka kemudian mengejar orang yang sebelumnya memukul pelaku.

Pelaku bersama rekannya juga memaksa masuk ke kamar korban dengan menendang dan merusak pintu.

Salah satu rekannya bahkan mengayunkan parang dan merusak jendela kamar kos.

Setelah pintu kamar jebol, pelaku mengejar korban hingga masuk ke kamar mandi.

Di dalam kamar mandi, pelaku kembali menanyakan orang yang memukulnya dan meminta pembayaran utang kos.

Korban kemudian memberikan sejumlah uang kepada pelaku.

Dalam kasus ini polisi mengamankan barang bukti berupa satu bilah parang sepanjang 60 sentimeter.

Selain itu, polisi juga menyita satu potong papan yang diduga bagian pintu kamar kos.

Pelaku dijerat Pasal 448 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.*

Gempa M2,8 Guncang Kolaka Timur Dini Hari, BMKG Pastikan Aman

KENDARIKINI.COM, KOLAKA TIMUR – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 2,8 mengguncang Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Kamis (5/3/2026) dini hari.

Berdasarkan analisis BMKG, gempa terjadi pada pukul 02.43.46 WIB.

Episenter gempa berada pada koordinat 4,10 Lintang Selatan dan 121,90 Bujur Timur.

Lokasi gempa berada di darat, sekitar 13 kilometer selatan Kolaka Timur.

BMKG mencatat gempa terjadi pada kedalaman lima kilometer.

Dilihat dari kedalaman hiposenter, gempa tersebut termasuk gempa dangkal.

Gempa diduga dipicu aktivitas sesar aktif di wilayah tersebut.

Berdasarkan peta guncangan BMKG, getaran dirasakan masyarakat di Kolaka Timur dengan intensitas III MMI.

Getaran juga dirasakan di wilayah Kolaka dengan skala intensitas II hingga III MMI.

Pada skala tersebut, getaran terasa jelas di dalam rumah seperti truk melintas.

BMKG memastikan hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.

Hasil pemantauan BMKG hingga pukul 03.10 WIB mencatat satu gempa susulan.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.

Informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi resmi BMKG.

Masyarakat dapat memantau informasi melalui website BMKG dan media sosial resmi.*

Pemprov Sultra Apresiasi Satu Tahun Kepemimpinan Wali Kota Kendari

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengapresiasi capaian satu tahun kepemimpinan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dan Wakil Wali Kota Sudirman.

Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Sultra, Asrun Lio, saat membuka Ekspose Satu Tahun Kepemimpinan Wali Kota Kendari.

Kegiatan itu digelar di Kendari dengan Sekda Sultra mewakili Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka.

Dalam sambutannya, Asrun Lio menegaskan Kota Kendari memiliki posisi strategis sebagai ibu kota provinsi.

Menurutnya, perkembangan pembangunan Kota Kendari menjadi barometer keberhasilan pembangunan di Sulawesi Tenggara.

“Kota Kendari adalah wajah Sulawesi Tenggara. Keberhasilannya mencerminkan kinerja pembangunan provinsi secara keseluruhan,” ujarnya.

Ia menyebut sejumlah indikator pembangunan di Kota Kendari menunjukkan tren positif selama satu tahun terakhir.

Beberapa indikator tersebut meliputi pertumbuhan ekonomi yang stabil dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Selain itu, pembangunan infrastruktur terus berkembang dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan.

Capaian tersebut menjadi dasar bagi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan apresiasi terhadap kinerja SKI–Sudirman.

Asrun Lio menilai kegiatan ekspose ini juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Kendari terhadap pemerintahan transparan.

Forum tersebut tidak hanya menyampaikan laporan kinerja kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang evaluasi pembangunan.

Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kota Kendari dan Pemerintah Provinsi Sultra terus diperkuat.

Dengan kolaborasi yang baik, pembangunan di daerah diharapkan semakin merata dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pimpinan OPD, akademisi, tokoh masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan.*

Safari Ramadan di Konawe, Wagub Sultra Tegaskan Pemerintah Harus Dekat Rakyat

KENDARIKINI.COM, KONAWE – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, menegaskan Safari Ramadan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Hal itu disampaikan saat Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe, Selasa (3/3/2026).

Menurut Hugua, kegiatan Safari Ramadan tidak sekadar agenda seremonial pemerintah setiap tahun.

Momentum tersebut harus dimanfaatkan sebagai ruang mempererat silaturahmi sekaligus mendengar aspirasi masyarakat secara langsung.

“Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat. Safari Ramadan menjadi ruang untuk mendengar dan menyatukan niat membangun daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, komunikasi langsung penting agar kebijakan pembangunan selaras dengan kebutuhan nyata masyarakat.

Hugua juga menekankan pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan fisik semata.

Menurutnya, pembangunan moral, spiritual, dan nilai keagamaan juga harus diperkuat dalam kehidupan masyarakat.

Nilai Ramadan seperti kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial dinilai menjadi fondasi penting pembangunan daerah.

Ia berharap nilai tersebut dapat memperkuat karakter masyarakat Sulawesi Tenggara yang religius dan berakhlak.

Pada kesempatan itu, Hugua juga menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-66 Kabupaten Konawe.

Ia menyebut usia tersebut sebagai bukti perjalanan panjang masyarakat Konawe dalam mendukung pembangunan daerah.

Hugua turut mengingatkan aparatur pemerintah bahwa jabatan adalah amanah untuk melayani masyarakat.

Menurutnya, kepentingan rakyat harus selalu menjadi prioritas dibanding kepentingan pribadi atau golongan.

Ia berharap momentum Ramadan menjadi ajang refleksi memperkuat sinergi pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.*

Kolaborasi BI dan Bank Sultra, Gubernur Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Kendalikan Harga Ramadan

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri.

Kegiatan tersebut digelar di area parkiran Eks-MTQ Kendari, Rabu (4/3/2026), dan menjadi bagian dari rangkaian Grand Opening Ramadan Sultra Fest.

Ramadan Sultra Fest sendiri telah dimulai sejak soft opening pada 21 Februari 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 15 Maret 2026.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, mengatakan permintaan bahan pokok biasanya meningkat selama Ramadan dan menjelang Idulfitri.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga jika tidak diantisipasi secara tepat oleh pemerintah.

“Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret menjaga stabilitas harga serta mengendalikan inflasi daerah,” kata Andi Sumangerukka.

Selain itu, program ini juga bertujuan melindungi daya beli masyarakat selama meningkatnya kebutuhan pokok di bulan suci.

Sebelum pelaksanaan GPM, Gubernur juga melakukan inspeksi mendadak harga bahan pokok di sejumlah pasar di Kota Kendari.

Sidak tersebut bertujuan memastikan ketersediaan pasokan serta memantau langsung kondisi harga pangan di lapangan.

Ia menegaskan stabilitas harga pangan menjadi fondasi penting bagi ketahanan ekonomi daerah.

Karena itu, pengendalian inflasi memerlukan sinergi pemerintah, perbankan, pelaku usaha, distributor, hingga masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, diluncurkan pula Anoa Link sebagai inovasi layanan digital Bank Sultra.

Platform ini diharapkan memperluas akses transaksi serta mendorong peningkatan inklusi keuangan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur juga menyerahkan beasiswa kepada 50 siswa madrasah berprestasi senilai total Rp100 juta.

Selain itu, diberikan santunan kepada 50 hafiz Al-Qur’an serta sertifikasi halal kepada 114 pelaku UMKM dan juru sembelih.

Langkah ini menjadi bagian dari dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem halal dan ekonomi syariah di Sulawesi Tenggara.

Untuk diketahui Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan kolaborasi BI perwakilan Sultra dan Bank Sultra.*

Kematian M Mudatsir Dilaporkan ke Polda Sultra, Keluarga Duga Penganiayaan

KENDARIKINI.COM – Kematian M. Mudatsir masih menyisakan tanda tanya bagi pihak keluarga di Kota Kendari.

Keluarga menilai kematian korban bukan murni kecelakaan lalu lintas, melainkan diduga akibat penganiayaan berat.

Orang tua korban, Amrain, resmi melaporkan kasus tersebut ke Polda Sulawesi Tenggara pada Rabu (4/3/2026).

Laporan diterima Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sultra sekitar pukul 13.00 Wita.

Saat ini laporan tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh penyidik kepolisian.

Dalam tanda terima laporan, perkara itu merujuk dugaan penganiayaan berat sesuai Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Hukum Pidana.

Amrain mengatakan keluarga menemukan sejumlah kejanggalan pada kondisi tubuh korban.

Menurutnya, luka-luka yang ditemukan tidak menyerupai ciri khas korban kecelakaan lalu lintas biasa.

“Kami melihat luka yang menurut kami bukan ciri kecelakaan biasa. Karena itu kami menduga ada penganiayaan,” kata Amrain.

Sebagai bukti awal, keluarga menyerahkan hasil visum et repertum kepada penyidik.

Keluarga juga melampirkan tangkapan layar percakapan WhatsApp korban sebelum kejadian.

Bukti tersebut diharapkan membantu kepolisian mengungkap penyebab kematian korban.

Kerabat korban, Gerson, berharap kepolisian dapat mengusut tuntas kasus tersebut.

Ia meminta kematian M. Mudatsir tidak hanya dianggap sebagai kecelakaan lalu lintas.

“Kami berharap polisi mengungkap fakta sebenarnya. Jika ada unsur penganiayaan harus disampaikan secara terang,” ujarnya.

Saat ini penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan menganalisis bukti yang diserahkan keluarga.

Keluarga berharap proses hukum berjalan objektif dan mampu mengungkap penyebab kematian M. Mudatsir.*

Mahasiswi Asal Bombana Dilaporkan Hilang di Kendari

KENDARIKINI.COM – Seorang mahasiswi bernama Resky Amalia Purnamasari (19) dilaporkan hilang di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Laporan kehilangan tersebut telah disampaikan ke Polres Kota Kendari pada Selasa (3/3/2026).

Laporan itu dibuat oleh M. Hidayat Ashabul, keluarga korban, setelah Resky tidak kembali ke rumah sejak Senin (2/3/2026).

Dalam surat keterangan orang hilang yang diterbitkan Polres Kendari, Resky diketahui lahir di Bulukumba, 14 Maret 2006 dan berstatus sebagai mahasiswa.

Korban tercatat beralamat di Dusun Tiwoa II, Desa Tanah Poleang, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana.

Berdasarkan keterangan keluarga, Resky terakhir terlihat pada Senin (2/3/2026) sekitar pukul 06.30 Wita di Jalan Wanggu Permai, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Saat itu, ia meninggalkan rumah dengan alasan hendak pergi ke Kampus IAIN Kendari.

Namun hingga saat ini, Resky tidak kembali ke rumah dan nomor telepon miliknya juga sudah tidak aktif.

Keluarga menyebutkan ciri-ciri Resky Amalia Purnamasari memiliki badan sedang, kulit putih, rambut lurus agak kemerahan, tinggi sekitar 158 cm, dan gigi gingsul.

Selain itu, ia juga memiliki bekas jerawat pada pipi kiri dan kanan.

Pihak keluarga berharap masyarakat yang melihat atau mengetahui keberadaan Resky dapat segera memberikan informasi.

Informasi dapat disampaikan melalui SPKT Polres Kendari di nomor 110 atau 082188718179, maupun menghubungi keluarga di 085215666947.*

PT SDP Serahkan Fasilitas Umum dan Siapkan 1.000 Rumah di Kendari

KENDARIKINI.COM – PT Swarna Dwipa Property (SDP) kembali menunjukkan komitmennya mendukung pembangunan hunian berkelanjutan di Kota Kendari.

Selain membangun rumah, perusahaan juga menyerahkan empat fasilitas umum kepada Pemerintah Kota Kendari sebagai bentuk kontribusi sosial.

Penyerahan fasilitas tersebut dilakukan secara simbolis di Kantor Pemerintah Kota Kendari, beberapa waktu lalu.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan menghadirkan kawasan hunian terintegrasi dengan fasilitas publik bagi masyarakat.

Empat fasilitas yang diserahkan meliputi masjid di kawasan Grand Mangkubumi Residence, Jalan Konggoasa, Watulondo, Kecamatan Puuwatu.

Masjid tersebut diharapkan menjadi pusat ibadah sekaligus aktivitas keagamaan warga sekitar kawasan perumahan.

Fasilitas lainnya adalah posyandu di kawasan Hombis, Kelurahan Lepo-Lepo, untuk mendukung pemantauan kesehatan ibu dan anak.

PT SDP juga menyerahkan Puskesmas Pembantu di area Kantor Lurah Watubangga, Kecamatan Baruga.

Selain itu, perusahaan turut memberikan satu unit motor pengangkut sampah untuk membantu pengelolaan kebersihan lingkungan.

Perwakilan manajemen PT SDP menyatakan pembangunan hunian harus sejalan dengan penyediaan fasilitas sosial bagi masyarakat.

Menurutnya, perusahaan ingin memastikan konsumen tidak hanya memiliki rumah, tetapi juga lingkungan sehat, religius, dan nyaman.

Di sisi lain, PT SDP juga mengumumkan rencana pengembangan kawasan hunian Bumi Samarkand di Kecamatan Puuwatu, Kendari.

Pada tahun 2026, perusahaan menargetkan pembangunan sekitar 1.000 unit rumah di kawasan tersebut.

Perumahan ini dirancang sebagai hunian strategis dengan konsep lingkungan asri dan fasilitas pendukung memadai.

PT SDP juga menyiapkan program kepemilikan rumah tanpa uang muka atau 0 persen DP.

Selain itu, perusahaan memberikan kemudahan berupa 0 persen biaya akad bagi calon pembeli rumah.

Program tersebut ditujukan khusus bagi aparatur sipil negara dan PPPK di Kota Kendari.

Manajemen berharap program ini dapat mempermudah masyarakat memiliki rumah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.*

OJK: Sektor Jasa Keuangan Sultra 2025 Stabil, Investor Naik Signifikan

KENDARIKINI.COM — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara melaporkan kinerja sektor jasa keuangan daerah tetap stabil sepanjang 2025.

Laporan tersebut disampaikan melalui peluncuran infografis kinerja sektor jasa keuangan di Kendari, Senin (2/3/2026).

Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha mengatakan sektor keuangan daerah tumbuh kokoh dan inklusif.

Pertumbuhan didorong stabilitas perbankan serta meningkatnya kepercayaan investor lokal.

Menurut Bismi, sinergi kinerja aset dan edukasi keuangan menjaga ketahanan sektor keuangan daerah.

Sepanjang 2025, total aset perbankan di Sultra tercatat mencapai Rp63,25 triliun.

Dana pihak ketiga mencapai Rp33,11 triliun atau tumbuh 2,31 persen secara tahunan.

Komposisi dana didominasi tabungan 68,4 persen, deposito 15,9 persen, dan giro 15,7 persen.

Sementara total kredit yang disalurkan mencapai Rp42,72 triliun atau tumbuh 5,20 persen.

Penyaluran kredit didominasi sektor konsumsi sebesar 57 persen.

Kredit modal kerja tercatat 26 persen dan kredit investasi sebesar 17 persen.

Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah 1,24 persen.

Loan to Deposit Ratio tercatat sebesar 129,04 persen.

Pada sektor pasar modal, jumlah investor meningkat 42,67 persen menjadi 157.693 investor.

Instrumen reksa dana mendominasi dengan porsi 70,1 persen.

Sementara saham 28,1 persen dan Surat Berharga Negara sebesar 1,8 persen.

Industri Keuangan Non-Bank juga mencatat piutang pembiayaan Rp6,79 triliun.

OJK Sultra juga menggelar 360 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau 153.676 peserta.

Sepanjang 2025, OJK menerima 1.404 layanan pengaduan masyarakat.

Memasuki 2026, OJK menargetkan edukasi keuangan bagi 160.000 peserta di seluruh kabupaten kota.

OJK juga memperkuat pengawasan investasi ilegal melalui Satgas PASTI.

Langkah tersebut untuk menjaga kepercayaan publik terhadap sektor keuangan.*

Gubernur Sultra Sidak Pasar, Harga Sembako Dipastikan Stabil

KENDARIKINI.COM — Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka bersama Forkopimda melakukan sidak harga bahan pokok, Rabu (4/3/2026).

Sidak dilakukan di pasar tradisional dan sejumlah lokasi perniagaan untuk memastikan harga dan ketersediaan sembako tetap stabil.

Sejumlah komoditas seperti telur, minyak goreng, bawang, cabai, ayam, dan daging terpantau masih stabil.

Gubernur juga meninjau langsung ketersediaan beras di Gudang Bulog Punggaloba, Kota Kendari.

Hasil pengecekan menunjukkan stok beras dinyatakan aman hingga tiga bulan ke depan.

“Ada dua hal kami pantau, yaitu stok dan harga. Dari hasil peninjauan, stok masih aman,” ujar Gubernur.

Ia menambahkan harga bahan pokok di pasar tradisional masih sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

Namun ditemukan perbedaan harga cukup signifikan antara pasar tradisional dan pasar modern.

Karena itu, Gubernur mengingatkan pedagang agar tidak menjual di atas harga yang ditetapkan pemerintah.

Pemerintah akan kembali melakukan pengecekan untuk memastikan pedagang mematuhi aturan harga.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tidak terbebani, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri.

Gubernur juga menjelaskan pola daya beli masyarakat selama Ramadan biasanya mengalami fluktuasi.

Pada pekan pertama Ramadan daya beli meningkat, kemudian menurun pada pekan kedua.

Selanjutnya kembali meningkat menjelang pekan terakhir sebelum Idulfitri.

Untuk menekan potensi kenaikan harga, pemerintah akan menggelar pasar murah di beberapa daerah.

Pasar murah direncanakan di Kolaka, Baubau, Konawe, dan Kendari yang memiliki inflasi pangan tertinggi.

Distribusi komoditas direncanakan satu ton untuk Kolaka, Baubau, dan Konawe, serta dua ton untuk Kendari.*

Kasus Dugaan Penipuan Tanah di Kendari, Terlapor Dua Kali Mangkir

KENDARIKINI.COM — Kasus dugaan penipuan jual beli tanah di kawasan Boulevard, Kota Kendari, masih ditangani Ditreskrimum Polda Sulawesi Tenggara.

Perkara tersebut dilaporkan korban Muhamad Kadir Iju pada 9 Oktober 2025 dan hingga kini masih berstatus penyelidikan.

Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) tertanggal 4 Februari 2026, penyidik telah memeriksa lima orang saksi.

Dalam surat tersebut juga disebutkan penyidik telah memanggil terlapor Ahmad Yani untuk dimintai klarifikasi.

Namun terlapor tidak menghadiri dua kali undangan klarifikasi yang dilayangkan oleh penyidik.

Paur Mitra Subbid Penmas Bidhumas Polda Sultra Ipda Hasrun mengatakan penyidik akan kembali mengirimkan panggilan ketiga.

Menurutnya, apabila terlapor kembali tidak hadir, penyidik akan mengambil langkah hukum selanjutnya.

Kasus ini bermula saat Kadir Iju membeli tanah kavling pada 2022 dari Ahmad Yani.

Lahan seluas 375 meter persegi itu berada di depan Kolam Retensi, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Harga tanah disepakati Rp60 juta termasuk biaya pemecahan sertifikat dan proses balik nama.

Pembayaran dilakukan secara bertahap hingga lunas dan diserahkan langsung kepada terlapor.

Namun hingga kini sertifikat tanah yang dijanjikan belum juga diberikan kepada pembeli.

Kadir Iju mengaku tanah yang dibelinya diduga telah dijual kembali kepada pihak lain.

Akibatnya terjadi saling klaim kepemilikan lahan di lokasi kavling tersebut.

Beberapa pihak bahkan mengaku memiliki lahan berdasarkan Surat Keterangan Tanah (SKT).

Pelapor lain bernama Asdam mengaku mengalami kejadian serupa saat membeli tanah pada Januari 2022.

Ia membeli lahan berukuran 15×20 meter dengan harga Rp52 juta dan telah melunasi pembayaran.

Namun hingga kini sertifikat tanah yang dijanjikan belum juga diterbitkan.*

JMSI Jakarta Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Pengurus Pusat

KENDARIKINI.COM — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Jakarta memfasilitasi silaturahmi dan buka puasa bersama pengurus pusat.

Kegiatan berlangsung di Kedai Halaman, Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan, Selasa (3/3/2026).

Acara dihadiri Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa dan Ketua Dewan Pakar JMSI Pusat Hendry Ch Bangun.

Sejumlah pengurus serta anggota JMSI Jakarta turut hadir mempererat hubungan kelembagaan antara pengurus daerah dan pusat.

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban di tengah momentum Ramadan.

Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menekankan pentingnya menjaga soliditas organisasi di tengah dinamika industri media siber.

Ia mengajak seluruh pengurus daerah tetap menjaga profesionalisme, integritas, dan kualitas pemberitaan.

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum memperkuat silaturahmi serta komitmen membangun ekosistem media siber yang sehat.

Ketua Dewan Pakar JMSI Pusat Hendry Ch Bangun menilai tantangan pers semakin kompleks di era digital.

Ia menyoroti maraknya disinformasi serta perubahan teknologi yang menuntut peningkatan kapasitas anggota media.

Karena itu, JMSI diharapkan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis berbagai pemangku kepentingan.

Ketua JMSI Jakarta Edi Kuswanto didampingi Sekretaris Kornelius Naibaho menyampaikan apresiasi atas kehadiran pimpinan pusat.

Ia berharap silaturahmi seperti ini dapat dilakukan secara berkala untuk memperkuat komunikasi organisasi.

Acara dilanjutkan dengan doa bersama, buka puasa, serta diskusi santai mengenai program kerja JMSI.

Turut hadir Ketua Harian Ari Rahman, Ketua Bidang Media Digital Iqbal Irsyad, dan Ketua Bidang Kerjasama Bisnis Budi Nugraha.*

Kementerian Kebudayaan Gandeng JMSI Promosikan Budaya Indonesia ke Dunia

KENDARIKINI.COM — Kementerian Kebudayaan menggandeng Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) untuk memperkuat promosi dan pengembangan kebudayaan nasional.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya memajukan kebudayaan Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan hal itu saat menerima audiensi pengurus JMSI di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Fadli menilai JMSI sebagai organisasi perusahaan pers yang memiliki kredibilitas serta komitmen kuat dalam mendukung pengembangan kebudayaan nasional.

Ketua Umum JMSI Teguh Santosa menegaskan pihaknya siap berkolaborasi mempromosikan kekayaan budaya Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Menurut Teguh, jaringan JMSI yang beranggotakan sekitar 900 perusahaan media daring dapat menjadi kekuatan dalam memperluas narasi kebudayaan.

Fadli Zon mengatakan media memiliki peran penting sebagai sarana apresiasi sekaligus promosi berbagai kekayaan budaya Nusantara.

Ia menegaskan penguatan kebudayaan memiliki landasan konstitusional melalui Pasal 32 Ayat 1 UUD 1945 tentang pemajuan kebudayaan nasional.

Menurutnya, kebudayaan sebagai aspek immaterial harus menjadi fondasi sebelum membahas aspek material pembangunan nasional.

Saat ini, Kementerian Kebudayaan sedang menghimpun dan mendigitalisasi sekitar 7.000 cerita rakyat serta mitologi Nusantara.

Cerita-cerita tersebut berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan dinilai memiliki potensi besar dikenal masyarakat dunia.

Selain itu, pemerintah juga menunggu pengumuman UNESCO terkait pengakuan tempe sebagai warisan budaya Indonesia.

Kementerian Kebudayaan juga mengusulkan sejumlah warisan budaya lain seperti rendang serta objek budaya benda selain batik.

Pertemuan tersebut ditutup dengan pertukaran buku antara Fadli Zon dan Teguh Santosa sebagai simbol kolaborasi.*

Polemik Hauling PT ST Nickel, DPRD Kendari Bakal Kunjungan Lapangan ke PT TAS dan RDP Lanjutan

KENDARIKINI.COM — DPRD Kota Kendari menggelar RDP membahas pengangkutan ore nikel lintas wilayah yang melintasi jalan kota.

Rapat berlangsung Senin (2/3/2026) sebagai tindak lanjut aduan Aliansi Pemerhati Hukum Sultra Bersatu.

RDP dipimpin Ketua Komisi I Zulham Damu bersama Komisi III DPRD Kendari.

Sejumlah instansi hadir, termasuk Dishub, PUPR, Balai Jalan Nasional Sultra, serta Polresta Kendari.

Turut hadir pimpinan PT ST Nickel Resources, PT Modern Cahaya Makmur, dan perwakilan aliansi.

Rapat menyepakati dilakukan kunjungan lapangan ke lokasi operasi PT TAS.

Langkah ini untuk mengkaji dampak aktivitas pengangkutan ore terhadap kondisi jalan dan keselamatan lalu lintas.

DPRD menilai kunjungan penting guna memperoleh data faktual di lapangan.

Setelah itu, DPRD akan menjadwalkan kembali RDP untuk membahas hasil kajian.

Pertemuan lanjutan diharapkan menghasilkan solusi komprehensif atas persoalan angkutan ore.

Sejumlah anggota dewan turut menyampaikan pendapat dalam rapat tersebut.

DPRD menegaskan komitmennya menindaklanjuti aduan masyarakat terkait aktivitas angkutan ore nikel.*

Laka Kerja, Sopir Dump Truck VDNI Tewas Tertimpa Portal di Konawe

KENDARIKINI.COM — Sopir dump truck PT VDNI, Yusril Mahendra (27), meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di Konawe.

Korban merupakan warga Desa Lakapodo, Kecamatan Watopute, Kabupaten Muna.

Peristiwa terjadi di kawasan PT VDNI, Desa Diolo, Kecamatan Bondoala, Selasa (4/2/2026) sekitar pukul 05.20 Wita.

Kecelakaan bermula saat korban melakukan pembongkaran slag nikel di lokasi kerja.

Saat hendak meninggalkan area, bak dump truck belum diturunkan sehingga tersangkut pada gerbang portal.

Kasi Humas Polres Konawe, Iptu Andi Gafur, mengatakan portal seberat sekitar dua ton kemudian roboh.

Portal tersebut jatuh tepat mengenai atap kabin sopir hingga ringsek.

“Korban mengalami luka parah pada bagian kepala,” ujar Iptu Andi Gafur.

Korban sempat dievakuasi ke RS Bhayangkara Kendari untuk mendapatkan perawatan medis.

Namun setibanya di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

Jenazah kemudian dipulangkan ke rumah duka di Desa Lakapodo menggunakan ambulans.

Pihak keluarga menerima kejadian tersebut dan menolak dilakukan autopsi.

Polisi menyebut kecelakaan diduga akibat kelalaian sopir dan kurangnya pengawasan di lokasi.

Polres Konawe mengimbau manajemen PT VDNI memenuhi santunan dan hak keluarga korban.*

KSBSI Kendari Desak CV LBP Bayar Gaji Eks Pekerja

KENDARIKINI.COM — DPC Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kendari mendesak Gubernur Sultra menyelesaikan gaji eks pekerja CV Langit Bumi Perkasa.

Perusahaan outsourcing tersebut merupakan penyedia jasa cleaning service di Rumah Jabatan Gubernur Sultra.

Desakan muncul setelah perusahaan baru membayar empat dari lima eks pekerja yang menuntut hak upah.

Ketua KSBSI Kendari, Iswanto Sugiarto, menilai CV LBP terkesan arogan karena belum menuntaskan pembayaran.

Ia meminta gubernur turun tangan menyelesaikan persoalan upah pekerja yang tersisa satu orang.

“Padahal tinggal satu orang, tetapi CV LBP terkesan kesulitan membayar,” ujar Iswanto.

Ia mengungkapkan sempat ada komunikasi dengan Biro Umum Pemprov terkait pembayaran gaji pengawas cleaning service.

Upah pengawas diketahui sebesar Rp3.000.000, di bawah UMP Sultra 2026 sebesar Rp3.306.496.

Iswanto menilai kondisi tersebut bertentangan dengan SK Gubernur tentang penetapan upah minimum.

“Sudah di bawah UMP, masih ditawar Rp1.850.000. Kami bingung dengan perusahaan ini,” tegasnya.

KSBSI juga meminta gubernur mengevaluasi bahkan memutus kerja sama dengan CV LBP.

Menurutnya, jika perusahaan tak mampu, gubernur diminta menalangi sisa gaji pekerja.

Ia menegaskan hak normatif pekerja tidak boleh dipermainkan, terlebih menjelang Ramadan.

Hingga kini, pihak CV Langit Bumi Perkasa belum memberikan tanggapan resmi.*

KP2H Desak BWS dan Polda Sultra Periksa Kades Puusangi

KENDARIKINI.COM — Konsorsium Pemuda Pemerhati Hukum (KP2H) Sulawesi Tenggara mendesak BWS IV dan Polda Sultra memeriksa Kades Puusangi.

Desakan tersebut terkait dugaan aktivitas penambangan ilegal pasir galian C di Kecamatan Anggalomoare, Kabupaten Konawe.

Ketua Umum KP2H Sultra, Jusmanto, menyebut aktivitas penambangan diduga dilakukan tanpa Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi masyarakat, aktivitas penambangan pasir di lokasi itu berlangsung lebih dari satu dekade.

“Aktivitas pertambangan pasir di sana sudah lebih 10 tahun dan kami duga tidak memiliki IUP,” ujarnya.

Jusmanto menegaskan, penambangan tanpa izin merupakan tindakan ilegal dan berpotensi pidana.

Ia merujuk UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba Pasal 158 terkait ancaman pidana bagi pelaku PETI.

“Penambangan tanpa izin dapat dipidana lima tahun penjara dan denda Rp100 miliar,” tegasnya.

KP2H juga menyoroti rekomendasi BWS yang disebut tidak bisa menjadi dasar melakukan penambangan pasir.

Menurut Jusmanto, rekomendasi tersebut hanya kelengkapan administrasi penerbitan IUP dan berlaku terbatas.

Atas dasar itu, KP2H meminta BWS dan aparat penegak hukum segera memeriksa oknum Kades Puusangi.

KP2H memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas, termasuk mendorong RDP di DPRD Sultra.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan masih berupaya menghubungi Kepala Desa Puusangi.*

Gubernur Sultra Hadiri HUT ke-66 Konawe, Tekankan Persatuan

KENDARIKINI.COM — Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menghadiri HUT ke-66 Kabupaten Konawe, Selasa (3/3/2026).

Perayaan berlangsung di Kantor Bupati Konawe mengusung tema “Desa Tumbuh, Kota Berkembang, Masyarakat Sejahtera”.

Dalam sambutannya, Gubernur mengapresiasi perjalanan Konawe serta berbagai capaian dan penghargaan yang diraih pemerintah daerah.

Ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan harmoni keberagaman dengan mengedepankan kearifan lokal Kalosara.

Gubernur menekankan pengelolaan potensi daerah harus berpegang pada prinsip pembangunan berkelanjutan dan kerja tuntas.

Ia mengajak seluruh pihak memperkuat kolaborasi dan menjadikan HUT sebagai momentum membangun Konawe Bersahaja.*

KM Cahaya Alam 05 Kandas di Tanjung Pamali, 47 Selamat

KENDARIKINI.COM – Kapal penumpang KM Cahaya Alam 05 kandas di perairan Tanjung Pamali, Buton Selatan, Selasa (3/3/2026).

Kapal dilaporkan mengalami kerusakan mesin induk sebelum akhirnya terombang-ambing dan kandas di Pantai Rampea.

KM Cahaya Alam 05 berangkat dari Baubau menuju Pulau Binongko sekitar pukul 09.30 Wita.

Kapten La Sumu membawa 40 penumpang dan tujuh anak buah kapal dalam pelayaran tersebut.

Mesin induk dilaporkan rusak sekitar pukul 12.00 Wita sehingga kapal hanyut terbawa arus laut.

Personel Polsek Lapandewa menerima laporan warga lalu bergerak ke lokasi bersama masyarakat setempat.

Nelayan sekitar lebih dulu memberi pertolongan hingga seluruh penumpang dan ABK berhasil dievakuasi selamat.

Para korban kemudian dibawa ke Balai Desa Burangasi Rumbia untuk mendapatkan bantuan awal.

Data manifes mencatat 22 penumpang resmi, namun terdapat 18 penumpang tambahan tidak terdaftar.

Total penumpang mencapai 40 orang ditambah tujuh ABK, sehingga seluruhnya berjumlah 47 orang.

Kapolsek Lapandewa Iptu Jazrudin memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kerugian materi diperkirakan berupa kerusakan satu unit kapal yang masih berada di lokasi.

Aparat telah berkoordinasi dengan BPBD Buton Selatan dan Basarnas untuk penanganan lanjutan.

Saat ini situasi di lokasi dilaporkan aman, sementara penumpang masih ditampung di balai desa.*

Kasus Korupsi Nikel Kolut Berlanjut, Kejati Sultra Periksa ‘Gofur’ dan ‘Timber’

KENDARIKINI.COM – Penanganan dugaan penyalahgunaan wewenang mantan Kepala Syahbandar Kolaka, Supriadi, kembali bergulir di Kejati Sultra.

Sebelumnya, Supriadi telah divonis lima tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Kendari.

Penyidik kini mendalami keterangan sejumlah nama yang muncul dalam persidangan.

Asisten Intelijen Kejati Sultra, Muhammad Ilham, menyebut pemeriksaan masih terus berjalan.

Ilham mengatakan sebagian pihak terkait telah menjalani pemeriksaan oleh penyidik.

Kasi Penkum Kejati Sultra, Irwan Said, memastikan beberapa nama sudah dimintai keterangan.

Menurut Irwan, Timber dan Gofur telah diperiksa penyidik.

Sementara Koh Andi belum diperiksa karena keberadaannya belum diketahui.

Kejaksaan sebelumnya juga memenjarakan sejumlah bos tambang nikel yang terlibat perkara ini.*

Penilaian Sampah Nasional 2026, Muna Barat Terendah

KENDARIKINI.COM – Kementerian Lingkungan Hidup mengumumkan hasil penilaian kinerja pengelolaan sampah kabupaten dan kota seluruh Indonesia.

Penilaian tersebut mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 126 Tahun 2026.

Sekretaris KLH sekaligus Sestama BPLH, Rosa Vivien Ratnawati, menjelaskan terdapat sejumlah kriteria utama.

Dilansir dari Publik Satu, Penilaian Adipura menggunakan tiga komponen utama dengan bobot berbeda.

Komponen anggaran dan kebijakan berbobot 20 persen dari total penilaian.

Aspek SDM dan fasilitas memiliki bobot 30 persen dalam penilaian nasional.

Pengelolaan sampah dan kebersihan menjadi komponen terbesar dengan bobot 50 persen.

Syarat penilaian meliputi tidak adanya TPS liar dan TPA minimal controlled landfill.

Secara nasional, tidak ada daerah meraih Adipura maupun Adipura Kencana tahun ini.

Kabupaten Muna Barat menempati peringkat terakhir nasional dengan nilai 12,71 kategori pengawasan.*

Upah Tukang Renovasi MI Tapuhaka Diduga Belum Dibayar

KENDARIKINI.COM – Para tukang proyek Renovasi MI Al-Istiqomah di Desa Tapuhaka, Bombana, mengaku belum menerima upah.

Mereka menyebut telah bekerja sekitar empat bulan, namun pembayaran hingga kini belum terealisasi.

Proyek renovasi MI Al-Istiqomah bersumber dari APBN dengan nilai Rp21,5 miliar.

Pekerjaan tersebut dikerjakan oleh PT Wirabaya Nusantara Permai dan kini menuai keluhan pekerja.

Kepala tukang, Madam, mengaku merasa dibohongi oleh pihak kontraktor.

Ia menyebut bangunan sekolah telah selesai, tetapi upah pekerja belum dibayarkan.

“Kontraktor tidak hadir dan dihubungi lewat WhatsApp juga tidak diangkat,” ujarnya.

Keluhan serupa disampaikan Asmin, warga Lambale, Kabaena Timur.

Ia merinci upah tukang sekitar Rp80 juta, pasir Rp20 juta, serta sewa scaffolding Rp2 juta lebih belum dibayar.

Menurutnya, pihak kontraktor kini sulit dihubungi atau los kontak.

Kepala MI Al-Istiqomah Tapuhaka, Darlia, turut meminta persoalan segera diselesaikan.

Ia berharap kontraktor menunjukkan itikad baik kepada para pekerja dan warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Wirabaya Nusantara Permai yang dikonfirmasi penafaktual belum memberikan tanggapan.*

Jamdatun Kawal Streamlining IFG, Tekankan Mitigasi Risiko Hukum

KENDARIKINI.COM – Jamdatun R. Narendra Jatna menegaskan streamlining asuransi IFG adalah tindakan hukum kompleks.

Pernyataan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Strategis Jamdatun bersama IFG Group di Kejaksaan Agung, Senin.

Ia menilai restrukturisasi BUMN memiliki konsekuensi luas, termasuk perubahan kepemilikan saham dan peralihan aset.

Tanpa rancangan hukum kuat, konsolidasi berpotensi memicu gugatan perdata, sengketa tata usaha negara, hingga risiko kerugian negara.

Jamdatun menginstruksikan kepatuhan menjadi instrumen utama melalui pelaksanaan legal due diligence yang komprehensif.

Ia mengingatkan konsolidasi harus menghindari penggabungan dengan perusahaan tidak sehat agar entitas hasil tetap kuat.

Setiap langkah korporasi, lanjutnya, wajib memiliki dokumentasi kuat berupa kajian hukum, analisis bisnis, dan valuasi independen.

Sesjamdatun Ahelya Abustam menyebut sinergi ini memperkuat kemitraan strategis Kejaksaan RI dengan BUMN.

Melalui Jaksa Pengacara Negara, Jamdatun berkomitmen menjadi legal gatekeeper sejak tahap perencanaan transformasi.

Pendekatan preventif diharapkan menghasilkan BUMN lebih ramping, sehat, dan tahan uji hukum demi kepentingan negara.*

Truk Tertimpa Portal Besi di VDNI Morosi, Sopir Luka

KENDARIKINI.COM, KONAWE – Sebuah video memperlihatkan truk tertimpa portal besi raksasa beredar di media sosial, Selasa (3/3/2026).

Peristiwa itu diduga terjadi di area pabrik pemurnian nikel PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) Morosi, Konawe.

Dalam rekaman, portal besi berukuran besar terlihat menimpa bagian depan truk yang melintas.

Akibat insiden tersebut, sopir truk dilaporkan mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan intensif.

Penyebab pasti kecelakaan masih belum diketahui dan sedang dalam penelusuran pihak terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari perusahaan maupun kepolisian.

Tim kendarikini.com masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk melengkapi kronologi dan identitas korban.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti