Rabu, Oktober 28, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 94

Sinergi Polres Buton dan Saka Bhayangkara Bagi Takjil ke Pengguna Jalan

0

KENDARIKINI.COM, BUTON — Sat Binmas Polres Buton bersama Saka Bhayangkara menggelar bagi-bagi takjil, Kamis, 26 Februari 2026.

Kegiatan berlangsung di depan Makopolres Buton menjelang waktu berbuka puasa.

Personel Sat Binmas dan anggota Saka Bhayangkara membagikan takjil kepada pengguna jalan.

Sasaran kegiatan meliputi pengendara roda dua, roda empat, serta masyarakat yang melintas.

Kasat Binmas Iptu Almuhalid mengatakan kegiatan ini bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan,” ujarnya.

Selain berbagi takjil, petugas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Warga diimbau tertib berlalu lintas dan menghindari aktivitas yang mengganggu keamanan.

Kegiatan sosial tersebut mendapat respons positif dari masyarakat penerima takjil.

Polres Buton berharap sinergi kepolisian dan masyarakat semakin kuat menjaga kamtibmas kondusif.*

Safari Ramadhan, Kapolsek Lapandewa Sampaikan Imbauan Kamtibmas

0

KENDARIKINI.COM, BUTON SELATAN — Kapolsek Lapandewa menggelar Safari Ramadhan di Masjid Al Muhajirin, Kamis, 26 Februari 2026.

Kegiatan di Desa Lapandewa itu diisi dengan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah.

Usai ibadah, Kapolsek Iptu Jasrudin menyampaikan imbauan kamtibmas kepada para jemaah.

Ia mengajak masyarakat bersama menjaga keamanan lingkungan selama bulan suci Ramadhan.

Kapolsek juga menekankan pentingnya kepedulian sosial dan mempererat silaturahmi antarwarga.

Orang tua diminta lebih mengawasi aktivitas anak, khususnya pada malam hari.

Langkah ini untuk mencegah tawuran, perang sarung, dan balap liar yang meresahkan.

Masyarakat juga diimbau memastikan rumah dalam keadaan aman saat ditinggalkan beribadah.

“Kami harap dukungan masyarakat menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Jasrudin.

Ia meminta warga segera melapor jika menemukan potensi gangguan kamtibmas.

Safari Ramadhan ini menjadi sarana mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat.

Polsek Lapandewa berharap situasi wilayah tetap aman, tertib, dan kondusif selama Ramadhan.*

Residivis Curanmor 31 TKP Diringkus Buser 77 Polresta Kendari

0

KENDARIKINI.COM, KENDARI — Residivis curanmor berinisial D (23) ditangkap Tim Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari.

Pelaku diringkus saat bermain kelereng di Kelurahan Mangga Dua, Jumat, 27 Februari 2026.

D diketahui telah beraksi di 31 tempat kejadian perkara di Sulawesi Tenggara.

Saat penangkapan, pelaku melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri dari petugas.

Polisi akhirnya memberi tindakan tegas terukur pada kaki kanan pelaku.

Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau menyebut D merupakan target operasi.

“Pelaku melawan dan mencoba kabur sehingga diberikan tindakan tegas terukur,” ujarnya dilansir dari Kisahan.

Dari pemeriksaan awal, pelaku mengaku mencuri sepeda motor sebanyak 31 kali.

Aksi dilakukan di Kota Kendari dan sejumlah wilayah lain di Sulawesi Tenggara.

Motor hasil curian dijual dengan harga Rp2 juta hingga Rp3 juta per unit.

Pelaku mengaku uang digunakan untuk kebutuhan pribadi.

Selain itu, uang dipakai membeli sabu, bermain judi online, dan membiayai pacarnya yang hamil.

Saat ini, pelaku menjalani perawatan di RS Bhayangkara Kendari akibat luka tembak.

Penyidik masih mengembangkan kasus untuk memburu penadah dan kemungkinan pelaku lain.*

Kapolres Buton Beri Tali Asih Korban Laka Sampolawa

0

KENDARIKINI.COM, BUTON SELATAN — Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha memberikan tali asih kepada korban kecelakaan.

Bantuan diserahkan saat kunjungan ke RS Palagimata Baubau, Kamis, 26 Februari 2026.

Kunjungan ini bertujuan memberi dukungan moril serta meringankan beban keluarga korban.

“Kehadiran kami di sini sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu proses pemulihan korban.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat pentingnya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Masyarakat diimbau selalu memakai helm, sabuk pengaman, serta tidak berkendara saat lelah atau mabuk.

Polres Buton menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan humanis dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.*

Lukisan Gua di Muna Berumur 67.800 Tahun, Bukti Seni dan Peradaban Tertua Dunia

KENDARIKINI.COM – Penemuan stensil tangan berusia minimum 67.800 tahun di Liang Metanduno, Pulau Muna, Sulawesi Tenggara, menegaskan kemampuan artistik Homo sapiens sejak masa Pleistosen.

Temuan ini merupakan hasil kolaborasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Griffith University, dan Kementerian Kebudayaan. Penelitian dipimpin arkeolog BRIN, Adhi Agus Oktaviana.

Dilansir dari Mongobay, Menurut Adhi, lukisan tersebut membuktikan manusia modern yang bermigrasi sekitar 70.000 tahun lalu telah memiliki kemampuan maritim dan seni yang matang.

Analisis ilmiah menunjukkan teknik unik “narrowed fingers” pada cap tangan. Kompleksitas ini menandakan perilaku simbolis manusia purba sudah sangat maju.

Penelitian lain mengungkap mayoritas pembuat stensil tangan prasejarah kemungkinan perempuan. Kesimpulan ini berdasarkan analisis rasio jari 2D:4D pada ratusan gambar tangan.

Guru Besar Antropologi UI, Cecep Eka Permana, menyebut stensil tangan merupakan jejak identitas langsung pembuatnya. Tekniknya menggunakan semprotan pigmen di sekitar telapak tangan.

Temuan ini mengubah perspektif lama yang menganggap aktivitas seni prasejarah didominasi laki-laki. Perempuan diduga berperan penting dalam budaya gua masa lalu.

Namun, kondisi situs kini memprihatinkan. Lukisan mulai pudar akibat pelapukan alami, perubahan iklim, serta serangan jamur Paecilomyces.

Para peneliti menekankan perlunya kolaborasi multidisipliner untuk konservasi. Upaya pelestarian dinilai mendesak agar warisan purbakala di Muna tidak hilang.*

KSOP Kendari: Izin Jetty PT Tiara Abadi Sentosa dan Pengisian Gas Oksigen Tidak Berkaitan

0

KENDARIKINI.COM – APH Sultra Bersatu menyoroti jetty PT Tiara Abadi Sentosa di Kendari.

Sorotan muncul karena diduga ada aktivitas kepelabuhanan dan pengisian tabung gas oksigen dalam satu kawasan.

Menanggapi hal itu, Kepala KSOP Kendari, Capt Rahman, mengaku belum mengetahui persoalan tersebut.

“Saya tidak tahu itu, karena izinnya berbeda,” ujar Rahman saat dihubungi melalui WhatsApp.

Ia menyarankan klarifikasi izin pengisian ulang oksigen ditanyakan ke PTSP kota maupun provinsi.

Rahman juga mengaku belum bisa memastikan terkait pemisahan area aktivitas tersebut.

Menurutnya, selama tidak saling mengganggu, pemisahan di area darat dinilai masih memungkinkan.

“Lebih tepatnya ke yang memberikan izin itu,” katanya.

Ia menegaskan aktivitas pengisian ulang gas oksigen tidak berkaitan langsung dengan operasional pelabuhan.

“Tidak ada kaitannya dengan pelabuhan, karena itu pengisian ulang gas oksigen,” pungkas Rahman.*

Kecelakaan di Buton, Remaja Pengendara Motor Luka Serius

0

KENDARIKINI.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Desa Matanauwe, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, Rabu (25/2/2026).

Insiden sekitar pukul 17.15 Wita itu melibatkan motor Honda Beat Street DT 6950 IC dan Suzuki Carry DT 1775 XX.

Motor dikendarai RISKI EGO PUTRA (15), warga Desa Matanauwe, melaju dari Pasarwajo menuju Lasalimu.

Saat di jalan menurun beraspal, korban mencoba mendahului kendaraan di depannya dengan kecepatan tinggi.

Pada waktu bersamaan, dari arah berlawanan datang mobil Suzuki Carry dikemudikan La Ode Muslimin (53).

Karena jarak terlalu dekat, tabrakan tak terhindarkan. Motor menabrak bemper kanan depan mobil.

Akibat kecelakaan, Riski mengalami luka robek kepala, patah kaki kiri, dan dislokasi siku kiri.

Korban juga mengalami luka dada sebelah kiri serta nyeri pada bagian leher.

Sementara pengemudi mobil dilaporkan tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.

Usai kejadian, sopir mobil sempat meminta bantuan warga untuk menolong korban.

Namun karena warga mulai berkerumun, ia menuju kantor polisi untuk melaporkan kejadian.

Petugas Polsek Sampuabalo dan Unit Gakkum Satlantas Polres Buton langsung mendatangi TKP.

Polisi mengamankan lokasi, mendata saksi, serta membawa barang bukti ke Mako Polres Buton.

Petugas juga berkoordinasi dengan Puskesmas Siotapina untuk penanganan medis korban.

Kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp11 juta.

Polisi mengimbau pengendara selalu berhati-hati dan memastikan aman sebelum mendahului.*

DKPP Periksa KPU Konawe Utara Soal Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah

0

KENDARIKINI.COM – DKPP memeriksa Ketua dan empat anggota KPU Konawe Utara terkait dugaan pelanggaran etik.

Sidang perkara nomor 1-PKE-DKPP/I/2026 digelar di Kantor Bawaslu Sultra, Kendari, Rabu (25/2/2026).

Pengadu adalah mahasiswa Muh. Robby S. Lamasigi yang melaporkan lima komisioner KPU Konawe Utara.

Para teradu diduga menyalahgunakan dana hibah Pilkada 2024 di Kabupaten Konawe Utara.

Inspektorat Jenderal KPU RI menemukan indikasi penyimpangan anggaran sekitar Rp1,6 miliar.

Pengadu menyebut ada transfer uang dari mantan Sekretaris KPU, Uddin Yusuf, kepada para teradu.

Total transfer disebut mencapai sekitar Rp40 juta dengan waktu pengiriman berbeda.

Edison Peokodoh membantah mengetahui masalah dana hibah yang dipersoalkan pengadu.

Ia mengakui menerima transfer, namun disebut sebagai tunjangan hari raya dari Uddin Yusuf.

Menurutnya, seluruh uang yang diterima telah dikembalikan kepada pihak Kejaksaan.

Ketua KPU Konawe Utara Abdul Makmur menegaskan pimpinan tidak memiliki kewenangan mencairkan dana.

DKPP juga memanggil sejumlah pihak, termasuk Uddin Yusuf dan jajaran terkait lainnya.

Sidang dipimpin Ketua Majelis I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi bersama anggota majelis.*

Dugaan Pungli di Kampus Unsultra Mencuat, Urus Transkrip Nilai Mahasiswa Diduga Dimintai Rp 20 Ribu

KENDARIKINI.COM – Dugaan pungli di kampus Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) mencuat, Mahasiswa dimintai biaya tambahan senilai Rp 20 Ribu jika mau mengurus transkrip nilai.

Hal tersebut berdasarkan informasi yang diterima redaksi media ini.

“Assalamualaikum wr wb
Kepada bapak/ibu jika sedang mengurus
transkip nilai atau sedang mengurus sesuatu dan di mintai uang sebesar 20ribu itu sudah ketentuannya ya, karena uang itu dimasukan ke dalam kas fakultas hukum, itu bukan
pemerasan ya uang itu akan di gunakan untuk pembeli kertas hvs, tinta print dan kebutuhan fakultas lainya,” bunyi pesan Whats App yang diedarkan di salah satu group kelas di kampus itu.

Terkait hal tersebut, Rektor Unsultra Dr. Eng. Jamhir Safani membantah adanya tudingan tersebut

“Mungkin hal itu yang pernah dan telah berlaku pada periode sebelum saya. Pada periode saya memimpin Unsultra, saya mengintruksikan ke Fakultas agar tidak melakukan pungutan seperti itu. Tugas saya adalah melakukan pembenahan-pembenahan atas segala persoalan di masa lalu,” jelasnya saat dikonfirmasi via pesan Whats App, Rabu 25 Februari 2026.

Sementara itu Dekan Fakultas Hukum yang dikonfirmasi via pesan Whats App enggan memberikan komentar, Ia mengarahkan untuk mengkonfirmasi salah satu stafnya.

“Nanti hubungi fitrah, saya masih di luar,” ujarnya.

Selain itu Fitrah saat dikonfirmasi via pesan whats app malah bertanya balik ke redaksi media ini.

“Sapa yg minta ini?,” tanyanya.

Staf lainnya, Indra S. Maranai yang dikonfirmasi via pesan whats app juga enggan mengomentari dugaan pungli dan malah bertanya balik ke Redaksi.

“Nda perlu. Ndd waktu, Pungutan apa itu yah …?,” jawabnya.*

Aliansi Mahasiswa Ajukan Amicus Curiae Dukung Kejagung Berantas Mafia Minyak Pertamina

0

KENDARIKINI.COM – Aliansi Pergerakan Mahasiswa mengajukan Amicus Curiae dalam perkara dugaan korupsi Pertamina.

Aliansi terdiri dari HMI, PII, dan Gerakan Pemuda Mahasiswa Nasional.

Pernyataan disampaikan Andi Leo saat doorstop di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis, 26 Februari 2026.

Mahasiswa menyatakan dukungan penuh kepada Kejaksaan Agung memberantas korupsi yang diduga melibatkan mafia minyak.

Mereka menyoroti narasi influencer yang menggiring opini bahwa terdakwa Muhammad Kerry Adrianto dan lainnya tidak bersalah.

Andi Leo menegaskan mahasiswa terpanggil meluruskan informasi karena negara sedang berjuang melawan koruptor.

Aliansi menilai monopoli bisnis minyak menyengsarakan masyarakat melalui mahalnya BBM dan maraknya peredaran BBM oplosan.

Mereka juga mendesak pemanggilan Riza Chalid guna membuka seluruh fakta perkara secara terang.

Amicus Curiae akan disampaikan kepada majelis hakim untuk mendukung penegakan hukum yang transparan.*

Menu Buah Salak MBG di SMA Kabangka Diduga Berulat

0

KENDARIKINI.COM – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, menu MBG di SMA Kabangka, Kabupaten Muna, dilaporkan mengandung ulat.

Informasi tersebut disampaikan pemilik akun Facebook Har Udin melalui pesan kepada redaksi.

“Tanggal 26 Februari di SMA Kabangka, pembagian MBG dua kali seminggu, dapat salak busuk,” ujarnya, Jumat, 27 Februari 2026.

Ia juga menyoroti kualitas buah yang dinilai tidak segar dan sudah berulat.

“Kue sekitar seratusan satu biji, tempe dua iris, telur satu biji, serta salak busuk,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah maupun penyedia MBG belum memberikan klarifikasi resmi.*

Rizki Sebut Banjir Tanpa Disertai Hujan di Tunggala Dalam Gegara Tanggul Perumahan Tapalosa yang Jebol

0

KENDARIKINI.COM – Wakil Ketua DPRD Kota Kendari, Rizki Brilian Pagala mengungkapkan bahwa banjir tanpa disertai hujan di Tunggala Dalam (Baito), Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari, disebabkan oleh tanggul perumahan Tapalosa jebol pada Selasa 24 Februari 2026.

“Dan di hulu di perumahan Tapolosa, dimana ada tanggul yang jebol,” katanya dalam video yang di posting akun Instagram Rizki Brilian Pagala.

Lanjutnya bahwa pihak developer berjanji untuk menuntaskan persoalan tersebut.

“Pihak developer hari ini sudah mencoba menyelesaikan, menuntaskan, mudah-mudahan tidak ada persoalan di kemudian hari yang menyebabkan masalah di masyarakat,” ungkapnya, Kamis 26 Februari 2026.

Sebelumnya diberitakan Warga Tunggala Dalam dibuat geger setelah wilayah permukiman mereka tiba-tiba dilanda banjir meski tidak terjadi hujan di lokasi tersebut, pada Selasa 24 Februari 2026.

Peristiwa yang terjadi secara mendadak ini membuat masyarakat heran dan panik karena air datang tanpa tanda-tanda cuaca buruk.

Menurut keterangan warga, air mulai muncul pada pukul 02:00 WITA dini hari dan terus meningkat hingga merendam jalan serta halaman rumah. Beberapa warga mengaku tidak melihat hujan sama sekali sejak malam sebelumnya.

“Tidak ada hujan, tiba-tiba air sudah masuk ke dalam rumah. Kami semua kaget,” ujar Januar salah satu warga di lokasi kejadian.*

Dana Jamaah TRG Diduga Disalahgunakan, Selisih Rp1,3 Miliar Terungkap dari Agen ‘N’

0

KENDARIKINI.COM — Kasus yang melibatkan Travel Tajak Ramadhan Group (TRG) terus bergulir, terbaru Polresta Kendari menemukan adanya selisih signifikan dugaan penyalahgunaan dana, Jum’at 27 Februari 2026.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welli Wanto melalui Kanit Tipidter IPDA Ariel Mogenz Ginting mengatakan dugaan penyimpangan dana jamaah TRG mulai terungkap.

“Dari hasil pemeriksaan awal terhadap aliran dana periode Januari 2025 hingga Februari 2026, ditemukan selisih signifikan sebesar Rp1.336.740.000 dari salah satu agen terbesar TRG,” katanya.

Lanjutnya pendalaman dilakukan terhadap rekening BRI atas nama Hj Amra Nur yang menjadi objek analisa arus dana dari agen tersebut.

“Hasil pemeriksaan mutasi menunjukkan total dana masuk sebesar Rp9.691.405.000. Dari jumlah tersebut terdapat fee atau upah agen sebesar Rp381.145.000 yang berada di luar harga paket jamaah, sehingga dana bersih yang tercatat dikelola sebesar Rp9.310.260.000,” ungkapnya.

Sementara itu, total kewajiban perjalanan yang seharusnya dibayarkan agen tersebut tercatat sebesar Rp10.647.000.000, dengan rincian sebagai berikut:

• Bintang 3 Reguler 9 Hari: 336 orang x Rp20.000.000 = Rp6.720.000.000
• Bintang 3 Ramadhan 30 Hari: 24 orang x Rp35.000.000 = Rp840.000.000
• Bintang 3 Reguler 12 Hari: 19 orang x Rp32.500.000 = Rp617.500.000
• Bintang 5: 35 orang x Rp38.000.000 = Rp1.330.000.000
• Aqsa: 7 orang x Rp48.500.000 = Rp339.500.000
• DP Ibadah Haji: 4 orang x Rp200.000.000 = Rp800.000.000

Kemudian Total keseluruhan kewajiban Umroh dan Haji tersebut berjumlah Rp10.647.000.000..

“Rekonsiliasi antara dana yang tercatat dikelola dengan total kewajiban menunjukkan adanya kekurangan sebesar Rp1.336.740.000,” tambahnya.

Akibatnya, Selisih tersebut menimbulkan dugaan kuat bahwa sebagian dana jamaah tidak sepenuhnya disetorkan kepada travel sebagaimana mestinya.

“Perlu ditegaskan bahwa temuan ini baru berasal dari pemeriksaan terhadap satu agen terbesar TRG inisial N dan masih berdasarkan analisa rekening travel. Penelusuran lanjutan terhadap kemungkinan aliran dana langsung dari jamaah kepada agen serta pemeriksaan terhadap agen lainnya masih akan dilakukan,” bebernya.

Terakhir pihaknya menyampaikan, Proses klarifikasi dan pendalaman terus berjalan guna memastikan transparansi serta akuntabilitas pengelolaan dana jamaah.*

Tangkap Lepas Kapal Tongkang, Kepastian Hukum Dipertanyakan

0

KENDARIKINI.COM – Himpunan Pemuda Pemerhati Lingkungan dan Anti Korupsi (HIPPLAK) Sultra menyoroti perihal tangkap lepas kapal tongkang di wilayah perairan Konut, Kamis 26 Februari 2026.

Pasalnya menurut Ketua HIPPLAK Sultra, Sahril peristiwa tersebut telah beberapa kali terjadi, diantaranya kapal tongkang yang berasal dari CB UBP, PT DMS dan terakhir PT Bososi Pratama.

“Negara Indonesia adalah negara hukum, artinya mesti ada kepastian hukum, ditangkap bukan untuk dilepas, ditangkap untuk diproses hukum,” katanya.

Lanjut jebolan aktivis HmI ini mempertanyakan prosedur penangkapan kapal tongkang yang berujung dilepas.

“Yang kita tahu penangkapan pasti diawali dari informasi awal dan koordinasi dengan pihak terkait, jika barang ini lengkap datanya, artinya tidak ada salah tangkap, atau ditangkap hanya untuk dilepas,” ungkap pemuda asal Konut.

Pihaknya juga menyoroti tidak adanya tranaparansi ke publik.

“Ini kita dengar tiba-tiba ada kapal tongkang ditangkap, eh tidak lama kita dengar lagi sudah dilepas, jika hal ini berulang, jangan sampai ini hanya jadi bentuk permainan oknum,” pungkasnya.

Sementara itu Komandan Lanal (Danlanal) Kendari saat ini dijabat oleh Kolonel Laut (P) Dedi Wardana yang dikonfirmasi via pesan Whats App mengatakan bahwa kapal tongkang yang memuat ore nikel dari PT Bososi Pratama dilepaskan karena sangkaan awal penahanan tak terbukti.

“Tolong dipelajari apa yang menjadi sangkaan muatan 25% dari kuota, bukti dari RKAB yang dikeluarkan oleh pihak yanh berwenang masih jauh dari kuota 25%, sehingga tidak menyalahi aturan pemerintah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penahanan sempat dilakulan karena awal kapal tugboat yang menarik kapal tongkang tak membawa dokumen asli RKAB.

“Karena dokumen RKAB yang asli tidak di kapal
Serta diduga mengangkut muatan lebih dari 25% kuota yang diijinkan pemerintah namun terbantahkan dengan adanya dokumen asli yanh dapat ditunjukkan,” tambahnya.

Lanjutnya pihaknya membeberkan bahwa pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Kita senantiasa berkoordinasi dgn Syahbandar serta instansi terkait lainnya, namun apabila ada ketidaksesuaian ini yang harus kita kroscek kebenarannya,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan TNI Angkatan Laut (TNI AL) melalui KRI Terapang-648 menahan Tug Boat Samudera Luas 8/TK. Indonesia Jaya yang menarik tongkang berisi nikel ore asal Marombo, Konawe Utara, menuju Weda, Halmahera Tengah, pekan ini.

Kapal berawak 11 orang tersebut diduga tidak memiliki surat persetujuan berlayar dari Syahbandar, sehingga melanggar aturan pelayaran. Selain itu, muatan nikel ore disebut melampaui kuota izin RKAB Tahun 2026 sebesar 25%, sehingga dugaan pelanggaran juga terjadi di sektor pertambangan.

Kapal beserta awak dan muatannya kini diamankan di Posal Konawe Utara, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Kendari untuk pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.*

Kejati Sultra Naikkan Kasus PT Mandala Jayakarta ke Penyidikan

0

KENDARIKINI.COM — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara meningkatkan penanganan kasus PT Mandala Jayakarta ke tahap penyidikan.

Hal itu dibenarkan Asisten Intelijen Kejati Sultra, Ilham, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Kamis (26/2/2026).

Ilham menyampaikan proses hukum kini telah memasuki tahap penyidikan.

“Sudah penyidikan,” singkat Ilham.

Ia menambahkan, penyidik masih fokus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

“Dan masih tahap pemeriksaan saksi-saksi,” ungkapnya.

Kejati Sultra belum merinci jumlah saksi maupun potensi tersangka dalam perkara tersebut.

Proses penyidikan disebut masih terus berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.*

IMALAK Sultra Soroti Koperasi Transportasi Bandara Halu Oleo, Diduga Hanya Jadi Ladang ‘Japre’ Oknum

0

KENDARIKINI.COM – Ikatan Mahasiswa Aktivis Lintas Kampus (IMALAK) Sultra menyoroti buruknya layanan transportasi Bandara Halu Oleo, Kamis 26 Februari 2026.

IMALAK Sultra menduga koperasi yang menangani transportasi di Bandara Halu Oleo hanya modus oknum untuk menarik jatah preman (Japre).

Ketua IMALAK Sultra, Ali Sabarno mengatakan pasalnya koperasi yang didirikan sejak tahun 2017 itu tidak seperti koperasi pada umumnya.

“Yang pertama dari informasi yang kami dapatkan, untuk jadi sopir atau mendaftarkan mobil ke koperasi itu dipungut biaya 2 juta, dan per bulan di pungut iuran 500 ribu,” katanya.

Lanjutnya bahwa pada umumnya koperasi ditiap akhir tahun ada bagi hasil ke anggotanya.

“Informasi yang kami terima tidak ada bagi hasil di akhir tahun ke anggota,” ungkapnya.

Pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa tak semua mobil terdaftar di koperasi.

“Ada mobil beberapa oknum, entah itu milik kerabat atau apanya, tidak didaftarkan di koperasi, sementara masyarakat sekitar yang tak punya relasi dan kerabat oknum mesti membayar biaya pendaftaran dan iuran rutin bulanan,” bebernya.

Pihaknya juga membeberkan perihal tak ada aturan yang mengatur perihal antrian mengambil penumpang bandara.

“Bandara Halu Oleo adalah wajah Sulawesi Tenggara, ketika penampakan para sopir berebut penumpang, dilihat oleh orang luar Sultra, ini penampakan yang tak elok, bahkan jika berujung pada keributan,” tuturnya.

Lebih jauh ia juga menyoroti tidak adanya transportasi online di Bandara.

“Di bandara luar, transportasi online ada, nah di Bandara Halu Oleo, barang itu tidak ada, ini ada apa? jangan pertahankan koperasi yang kami duga jadi hanya modus japre,” urainya.

Pihaknya juga menyesalkan adanya informasi dugaan persekusi Oknum terhadap Sopir Transportasi Online yang kedapatan mengambil penumpang di Bandara.

“Kita juga dapat informasi, adanya persekusi dan denda terhadap sopir trasnportasi online yang kedapatan mengambil penumpang, bahkan ada yang hanya jemput keluarga ataupu temannya, hanya karena ada stiker maxim atau grab, malah mendapatkan perlakuan seperti itu walau sudah membela diri,” bebernya lagi.

Untuk itu pihaknya mendesak pihak berwenang tidak membiarkan persoalan tersebut berlarut-larut.

“Mesti ada perbaikan secepatnya, jangan dibiarkan, Bandara Halu Oleo wajah Sultra, malu kita, kalau dibiarkan terus menerus, bila perlu koperasi tersebut di audit, mengalir kemana saja uang pungutan koperasi itu,” pungkasnya.

Sebelumnya juga diberitakan sebuah video keluhan pengunjung Bandara Halu Oleo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial TikTok. Dalam video tersebut, seorang penumpang mengeluhkan tidak dapat mengakses layanan transportasi online Grab setibanya di Bandara Halu Oleo.

Video berdurasi 41 detik yang diunggah akun TikTok @milop.dessert mendapatkan 4.184 Like, 413 Komentar dan 417 kali dibagikan. Dalam video tersebut juga memperlihatkan seorang perempuan mengaku kesulitan mendapatkan transportasi menuju hotel di Kota Kendari. Ia menyebutkan tarif transportasi yang harus dibayarkan cukup mahal karena tidak tersedianya layanan taksi online atau Grab di area bandara.

“Apa di seluruh Kendari tidak ada Grab, atau Bandara Kendari saja yang tidak ada Grab? Jadi aku dari sini ke hotel dari Rp180 ribu, nego Rp150 ribu,” ujar perempuan tersebut dalam video.

Menanggapi keluhan itu, Humas Bandara Halu Oleo, Nurlansyah, menegaskan bahwa pengelolaan layanan transportasi penumpang bukan berada di bawah kewenangan pihak bandara.

“Terkait pengelolaan layanan transportasi penumpang seperti rental dan Grab, itu bukan kewenangan pihak Bandara. Wilayah tersebut masih menjadi kewenangan Lanud,” kata Nurlansyah saat dikonfirmasi jurnalis Kendarikini.com, Sabtu, 17 Januari 2026.

Sementara itu, Kepala Penerangan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Kapentak) Lanud Halu Oleo, Yusuf, menjelaskan bahwa layanan transportasi daring Grab belum diperbolehkan beroperasi di kawasan Lanud Halu Oleo karena belum adanya kerja sama resmi dengan pihak Lanud

“Grab tidak diperbolehkan masuk karena sampai saat ini belum ada kerja sama. Di bandara sudah ada taksi resmi yang memiliki kerja sama,” jelas Yusuf saat dikonfirmasi, Sabtu (17/01).

Menurutnya, selama belum ada kesepakatan atau regulasi yang mengatur, operasional transportasi online di wilayah Lanud belum dapat diizinkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Grab terkait rencana kerja sama atau kebijakan operasional di Bandara Halu Oleo.*

Anggota DPR RI Kunjungi Pelabuhan Kolaka

0

KENDARIKINI.COM, KOLAKA — Anggota DPR RI Komisi V Ahmad Syafei melakukan kunjungan kerja ke Kantor UPP Kelas III Kolaka, Kamis (26/2/2026).

Kunjungan ini bertujuan mendukung peningkatan infrastruktur maritim nasional di wilayah Kabupaten Kolaka.

Politikus Fraksi PDIP tersebut meninjau langsung rencana pembangunan dan pengembangan fasilitas Pelabuhan Peti Kemas Kolaka.

Selain itu, mantan Bupati Kolaka ini memastikan kesiapan sarana pendukung keselamatan pelayaran dan peningkatan pelayanan kapal.

Ia juga menyoroti pentingnya optimalisasi arus logistik di kawasan pelabuhan.

“Kita ketahui Pelabuhan Kolaka sangat membantu perekonomian masyarakat karena posisinya strategis,” ujar Ahmad Syafei.

Menurutnya, fasilitas pelabuhan perlu segera diperbaiki melalui dukungan Kementerian Perhubungan.

“Melalui pertemuan ini, kami akan mendorong usulan KUPP ke Kementerian Perhubungan agar pembangunan segera dilaksanakan,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ahmad Syafei menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat dan daerah.

Ia berharap pelabuhan dapat berfungsi maksimal sebagai penggerak ekonomi daerah dan nasional.

Sementara itu, Kepala KUPP Kelas III Kolaka, Lukmanul Hakim, mengapresiasi kunjungan legislator PDIP tersebut.

“Kami sangat bersyukur atas kunjungan ini. Beliau menyambut baik usulan kami,” kata Lukmanul.

Ia berharap rencana pembangunan pelabuhan dapat segera terealisasi melalui dukungan pemerintah pusat.

Usai meninjau pelabuhan peti kemas, rombongan juga mengunjungi pelabuhan feri. Kunjungan tersebut untuk memantau aktivitas menjelang angkutan Lebaran 2026.*

Kisah Pemuda Asal Koltim Berakhir Diamankan Polresta Kendari, Curi Lalu Gadai Kulkas dan Mesin Cuci Orang Tua Demi Lamaran

0

KENDARIKINI.COM – Entah cinta yang tak direstui atau apa, yang membuat seorang pemuda asal Koltim nekat mencuri dan menggadai kulkas dan mesin cuci orang tuanya sendiri.

Langkag tersebut diambil karena pemuda tersebut tak diberi uang untuk menyewa baju bodo dalam rangka melamar sang kekasih.

Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari mengungkap kasus pencurian dan pemberatan, Kamis (26/2/2026).

Kasat Reskrim AKP Welli Wanto Malau mengatakan pelaku berinisial AS (25) berhasil diamankan.

“Penangkapan dilakukan sekitar pukul 16.05 WITA di BTN Margahayu Regency, Kecamatan Kambu, Kota Kendari,” katanya.

Sanbyngnya, AS merupakan warga Kecamatan Tinondo, Kabupaten Kolaka Timur, yang berprofesi wiraswasta.

“Korban berinisial MU (59), pensiunan PNS, warga Kecamatan Kambu, Kota Kendari,” tambahnya.

Lanjutnya, Peristiwa bermula saat korban menyimpan mesin cuci dan kulkas di rumahnya.

“Saat itu rumah dalam kondisi kosong dengan pintu serta jendela terkunci. Pada Jumat (13/2/2026), saksi Yogi mengecek rumah dan menemukan pintu belakang rusak,” ungkapnya.

Kemudian, Setelah diperiksa, mesin cuci dan kulkas milik korban sudah hilang.

“Korban kemudian menelusuri dan memperoleh pengakuan anaknya, AS. Pelaku mengakui mengambil barang dan menyimpannya di rumah temannya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp17 juta.

“Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap pelaku. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui menggadaikan barang milik orang tuanya,” bebernya.

Kemudian, Barang digadai di Jalan Jambu, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia.

“Pelaku menerima uang Rp2 juta dari hasil gadai tersebut. Uang itu digunakan untuk menyewa baju bodo keperluan lamaran,” ungkapnya lagi.

Motif pelaku karena sakit hati tidak diberi uang oleh orang tuanya. Polisi mengamankan barang bukti mesin cuci dan kulkas merek Sharp berwarna pink.

“Saat ini pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.*

Ini Identitas dan Kronologi Pegawai Kejari Bombana yang Ditemukan Tewas Gantung Diri

0

KENDARIKINI.COM – Warga BTN Zamzam, Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, digegerkan penemuan pria meninggal tergantung, Rabu (25/2/2026) malam.

Korban diketahui bernama Muhammad Hendri Sampurno (39), seorang aparatur sipil negara yang tinggal di BTN Zamzam Blok E-10.

Kasi Humas Polres Bombana, Iptu Abdul Hakim, mengatakan penemuan bermula dari kecurigaan tetangga korban, Maya (45).

Maya terakhir bertemu korban pada Senin (23/2/2026) sekitar pukul 14.00 WITA sepulang dari Kendari.

Pada Rabu malam, Maya curiga karena pintu rumah korban terlihat terbuka selama beberapa hari.

Ia kemudian meminta bantuan tetangganya, Agus Hamza (51), untuk memeriksa kondisi rumah tersebut.

Saat pengecekan, korban ditemukan sudah tergantung di kusen pintu kamar sebelah kiri.

Hasil olah TKP menunjukkan korban dalam posisi tergantung dengan lebam di bagian lutut.

Petugas juga menemukan cairan keluar dari mulut korban saat pemeriksaan awal.

Atas permintaan keluarga, jenazah dibawa ke RS Tanduale untuk visum sebelum diberangkatkan ke Kendari.

Satreskrim Polres Bombana masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kematian.

Polisi juga tidak menutup kemungkinan adanya persoalan pribadi yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Sebelumnya diberitakan warga Bombana juga digegerkan kabar meninggalnya bendahara Kejari Bombana.

Kasubsi PIDM Sihumas Bripka Yusuf Hadi membenarkan kasus tersebut sedang ditangani penyidik.

“Saat ini Satreskrim Polres Bombana masih melakukan penyelidikan,” ujarnya singkat.

Sementara itu, akun Instagram Kejati Sultra mengunggah ucapan duka atas wafatnya Muhammad Hendri Sampurno.*

Polresta Kendari Ringkus Dua Pemuda Edarkan Sabu di Baruga

0

KENDARIKINI.COM – Satresnarkoba Polresta Kendari kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya, Kamis dini hari (26/2/2026).

Dua pria diamankan dalam operasi sekitar pukul 00.30 WITA di kawasan BTN PNS, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga.

Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan masyarakat terkait dugaan transaksi sabu di lokasi tersebut.

Kasat Narkoba Polresta Kendari, Andi Musakkir Musni, mengatakan tim Opsnal segera melakukan penyelidikan lapangan.

“Hasil penyelidikan, anggota mengamankan pria berinisial TM (28),” ujar Andi Musakkir.

Saat penggeledahan, polisi menemukan satu paket plastik bening diduga sabu seberat bruto 4,91 gram.

Barang haram itu ditemukan di saku jaket kanan yang dikenakan tersangka TM.

Selain sabu, polisi menyita sendok sabu, timbangan digital, tiga sachet plastik kosong, dan satu handphone.

Dari interogasi awal, TM mengaku memperoleh sabu dari pria berinisial W (27).

W diketahui berdomisili di Jalan Dr. Moh. Hatta, Kelurahan Sodohoa, Kecamatan Kendari Barat.

Tim kemudian melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan W pada malam yang sama.

Penangkapan dilakukan di pinggir Jalan Dr. Moh. Hatta tanpa perlawanan.

Dari tangan W, polisi menyita uang tunai Rp1.250.000 yang diduga hasil penjualan sabu.

Polisi juga mengamankan satu unit handphone milik tersangka kedua.

Kedua tersangka kini ditahan di Satresnarkoba Polresta Kendari untuk proses hukum lanjutan.

Mereka disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika.

Polresta Kendari mengimbau masyarakat aktif melaporkan peredaran narkotika di lingkungannya.*

Menu MBG SDN 51 Kendari Disorot Netizen

0

KENDARIKINI.COM – Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 51 Kendari kembali menuai sorotan warganet, Kamis (26/2).

Akun Facebook Naget Kendari mengirim dua foto menu MBG dari hari berbeda ke redaksi.

Pada Selasa (24/2), siswa menerima kacang goreng, satu telur rebus, roti, serta lima buah kelengkeng.

Sehari berikutnya, Rabu (25/2), menu berisi lima kurma, sebutir telur, roti, dan susu UHT 103 ml.

Unggahan Naget Kendari memicu 222 komentar beragam dan telah dibagikan sebanyak 27 kali.

Hingga berita ini diterbitkan, pesan tersebut hanya terbaca tanpa tanggapan resmi.

Sebagai informasi, anggaran MBG per porsi berkisar antara Rp8.000 hingga Rp10.000.*

PT Panca Logam Makmur Pertanyakan Pembongkaran Pos Jaga oleh Pemkab Bombana

0

KENDARIKINI.COM – PT Panca Logam Makmur meminta kejelasan pembongkaran pos jaga oleh Pemkab Bombana.

Direktur Operasional Merry Febrianti Rumbayan menegaskan perusahaan tidak sedang melakukan aktivitas penambangan.

Peristiwa pembongkaran terjadi oleh tim gabungan Pemkab Bombana, Rabu 25 Februari 2026.

Tim dipimpin Wakil Bupati Bombana berdasarkan SK Bupati tentang penertiban pertambangan ilegal.

Unsur Satpol PP, TNI, dan Polri turut dilibatkan dalam kegiatan penertiban tersebut.

Perusahaan menyatakan menghormati kewenangan pemerintah daerah menindak pertambangan ilegal.

Namun, PT Panca Logam Makmur mempertanyakan relevansi penerapan SK terhadap pos jaga internal.

“Pos tersebut fasilitas pengamanan, bukan aktivitas pertambangan,” ujar Merry dalam keterangan tertulis.

Perusahaan menegaskan tidak ada kegiatan penambangan berlangsung di lokasi saat ini.

Pos jaga disebut bagian penting untuk menjaga aset dan keselamatan pekerja.

Pembongkaran dinilai berpotensi menimbulkan dampak material maupun nonmaterial bagi tenaga kerja.

PT Panca Logam Makmur menyatakan tetap taat regulasi dan siap berkoordinasi.

Jika ada persoalan administratif, perusahaan siap menyesuaikan sesuai mekanisme hukum.

Saat ini manajemen tengah mengkaji langkah hukum untuk memperoleh kepastian.

Perusahaan juga membuka ruang dialog dengan Pemkab Bombana.

Manajemen berharap penyelesaian dilakukan secara proporsional demi menjaga iklim investasi.*

Polisi Periksa Saksi Terkait Kasus Pencurian Motor

0

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari memeriksa saksi Prada Taufik Hidayat terkait kasus pencurian motor. Pemeriksaan berlangsung di Lanud Haluoleo Kendari, Rabu 25 Februari 2026 pukul 21.30 WITA.

Kasat Reskrim AKP Welli Wanto Malau mengatakan pemeriksaan berjalan kondusif. Kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor B/44/1/2026/SPKT/Polres Kendari.

“Dua tersangka dalam perkara ini yakni Muh. Aditiya Yasnur alias Panji dan Reskiyawan Saputra alias King,” katanya, Kamis 26 Februari 2026.

Sambugnya, Pemeriksaan saksi dilakukan penyidik didampingi piket Provost dan anggota POM AU Lanud Haluoleo.

“Dalam keterangannya, Prada T mengaku tidak mengenal kedua tersangka secara dekat,” tambahnya.

Ia menyebut hanya sekali bertemu saat transaksi sepeda motor Honda CRF merah.

“Motor tersebut, kata saksi, telah dikembalikan ke Polsek Ranomeeto. Prada T juga membantah pernah membeli Yamaha Mio M3 biru dari para tersangka,” ungkapnya.

Lanjutnya, Motor yang dimaksud bernopol A 5188 JH dengan harga Rp1,7 juta.

“Namun saksi mengakui pernah membeli Honda CRF merah di wilayah Ranomeeto,” tuturnya.

Sementara itu, tersangka mengaku telah tujuh kali menjual motor curian kepada saksi.

“Polresta Kendari telah berkoordinasi dengan Den POM AU terkait penanganan perkara,” pungkasnya.*

Kasus Dugaan Kredit dan Pengadaan Bibit Fiktif Dinas Perkebunan Sultra, Audit BPKP Potensi Kerugian Negara Rp 24 Miliar

0

KENDARIKINI.COM – Penyidikan dugaan kredit macet senilai Rp 26 miliar di Bank Sultra Cabang Kolaka yang disebut berkaitan dengan proyek fiktif mulai bergulir di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulawesi Tenggara. Kasus ini menjadi sorotan publik karena diduga melibatkan proyek pada instansi pemerintah daerah, Kamis 26 Februari 2026.

Kasubdit Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Nico Darutama, mengatakan terbaru BPKP telah mengeluarkan hasil audit.

“PKN (Perhitungan Kerugian Negara), nya belum, auditnya sudah ada, tapi masih berubah di PKN,” katanya.

Ia menegaskan bahwa berdasarkan hasil audit BPKP ditemukan potensi kerugian negara senilai Rp 24 Miliar.

“24 Miliar auditnya, tahun anggaran 2024,” tegasnya.

Sambungnya pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Mantan Kadis Perkebunan dan Holtikultura, La Haruna.

“Banyak yang sudah diperiksa, termasuk Mantan Kadis,” ungkapnya.

Lanjutnya bahwa penetapan tersangka menunggu hasil PKN dari Inspektorat.

“Penetapan tersangka masih menunggu PKN nya,” tuturnya.

Saat ini pihaknya sementara fokus melakukan pemeriksaan saksi-saksi.

“Kita masih pemeriksaan, kita menyurat ke inspektorat perhitungan PKN nya, kita gelar, baru kita penetapan tersangka,” pungkasnya.

Selain itu saat kasus ini sementara bergulir La Haruna mengundurkan diri dari Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Sultra dalam perombakan pejabat pemprov sultra terbaru.

Pengunduran diri tersebut dibenarkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, Prof Andi Khaeruni.

Sebelumnya diberitakan dalam proses penyelidikan, penyidik telah memeriksa sekitar 10 orang saksi untuk dimintai keterangan, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada proyek pengadaan bibit tersebut.

“Beberapa pihak sudah kami periksa, salah satunya Haruna. Dan kemungkinan akan dilakukan pemanggilan kembali untuk pendalaman keterangan,” jelas AKBP Nico.

Terkait perusahaan pelaksana proyek, Nico membenarkan bahwa CV Wahana Multi Cipta merupakan salah satu perusahaan yang terlibat dalam pengadaan tersebut.

“Iya, benar, CV Wahana Multi Cipta,” ujarnya.

Sementara sebelumnya juga Kepala OJK Sultra, Bismi Maulana Nugraha, menyusul hasil investigasi internal yang dilakukan pihaknya terhadap proses pencairan kredit dalam program pengadaan bibit pala tersebut.

“OJK mendesak dan mendorong manajemen direksi Bank Sultra untuk memberikan sanksi, termasuk sanksi non-job, kepada pegawai yang berada dalam lingkaran proses sehingga menyebabkan dugaan korupsi ini terjadi,” kata Bismi saat ditemui di Kantor OJK Sultra, Jumat 23 Januari 2026.

Pihak Polda Sultra juga terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan bibit di Dinas Perkebunan Sulawesi Tenggara.

Untuk diketahui berdasarkan informasi yang dihimpun media ini kasus tersebut bergulir berawal dari adanya dugaan jaminan proyek yang diagunkan ke Bank Sultra untuk pengambilan kredit, namun proyek pengadaan bibit di Dinas Perkebunan dan Holtikultura itu tidak pernah ada atau fiktif.

Selain itu berdasarkan informasi yang diterima media ini adanya dugaan penggunaan dana kredit untuk membiayai salah satu Caleg pada Pileg 2024 dan kini Caleg tersebut telah duduk di kursi Dewan.*

CIMB Niaga Bukukan Laba Rp8,8 Triliun Sepanjang 2025

KENDARIKINI.COM, JAKARTA – PT Bank CIMB Niaga Tbk mencatat laba sebelum pajak Rp8,8 triliun pada 2025.

Kinerja audited tersebut menghasilkan earnings per share sebesar Rp273,53 dan memperkuat pertumbuhan bisnis Bank.

Presiden Direktur Lani Darmawan menilai kinerja 2025 mencerminkan fundamental bisnis yang sehat.

Likuiditas dan permodalan dinilai kuat, didukung kualitas aset yang tetap terjaga.

Rasio kredit bermasalah bruto tercatat 1,81 persen, sedangkan cost of credit turun menjadi 0,74 persen.

Return on equity Bank mencapai 13 persen, menunjukkan profitabilitas yang stabil.

Permodalan dan likuiditas tetap solid dengan CAR 24,8 persen dan LDR 86,8 persen.

Total aset konsolidasian CIMB Niaga per 31 Desember 2025 mencapai Rp372,7 triliun.

Dana pihak ketiga naik 3,8 persen menjadi Rp270,5 triliun.

Pertumbuhan didorong CASA yang meningkat 10,1 persen menjadi Rp189,5 triliun.

Total kredit dan pembiayaan tumbuh 4,5 persen menjadi Rp238,3 triliun.

Pertumbuhan tertinggi berasal dari segmen korporat, diikuti konsumer dan UKM.

Dari sisi digital, 91,6 persen transaksi nasabah dilakukan melalui kanal perbankan digital.

Transaksi OCTO meningkat 48 persen, menunjukkan penguatan engagement nasabah.

CIMB Niaga juga mencatat pembiayaan berkelanjutan sebesar Rp59,5 triliun.

Program sosial perusahaan sepanjang 2025 menjangkau lebih dari 10.000 penerima manfaat.*

Pemprov Sultra Perkuat Tata Kelola Data Statistik Sektoral 2026

0

KENDARIKINI.COM – Staf Ahli Gubernur Sultra La Ode Fasikin membuka Rapat Identifikasi Statistik Sektoral 2026, Kamis 26 Februari 2026.

Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra dan melibatkan perangkat daerah terkait.

Rapat ini menindaklanjuti Perpres Nomor 39 Tahun 2019 tentang kebijakan nasional Satu Data Indonesia.

Kebijakan tersebut diperkuat dengan Pergub Sultra Nomor 10 Tahun 2021 tentang Satu Data Provinsi.

Rapat diinisiasi Diskominfo, Bappeda, dan BPS Sultra untuk memperkuat koordinasi pemenuhan data sektoral.

Plt Kepala Diskominfo Sultra Andi Syahrir menyebut kegiatan ini bagian penguatan statistik sektoral.

Ia menambahkan integrasi e-Walidata dengan SIPD-RI penting menjaga konsistensi perencanaan dan pelaporan pembangunan.

“Sebanyak 53 data sektoral akan dihimpun sesuai kewenangan masing-masing perangkat daerah,” katanya.

“Pengelompokan kerja didampingi BPS guna memastikan keseragaman serta peningkatan kualitas data pemerintah daerah,” tambahnya.

Andi menegaskan data bermutu menjadi roh utama dalam setiap pengambilan kebijakan pembangunan daerah.

La Ode Fasikin menekankan implementasi Satu Data merupakan fondasi kebijakan berbasis bukti di Sultra.

Kegiatan ini dihadiri Kepala BPS Sultra, perencana Bappeda, serta tim walidata Pemprov Sultra.*

Damkar Kendari Turun Langsung Bantu Warga Tunggala Dalam

0

KENDARIKINI.COM – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari turun langsung membantu warga yang terdampak luapan air di Jalan Tunggala Dalam (Baito), Kelurahan Anawai, Kecamatan Kadia, Kota Kendari pada Selasa 24 Februari 2026.

Humas Damkar Kota Kendari, Martoyo Awaluddin yang dikonfirmasi via pesan whats app membenarkan langkah penanganan tersebut.

“Iya,” ujarnya singkat, Rabu 25 Februari 2026.

Dalam postingan video Instagram Damkar Kendari, nampak sejumlah personel melakukan pembersihan jalan dari lumpur menggunakan selang dari Mobil Damkar.

Sebelumnya diberitakan Warga Tunggala Dalam dibuat geger setelah wilayah permukiman mereka tiba-tiba dilanda banjir meski tidak terjadi hujan di lokasi tersebut, pada Selasa 24 February 2026.

Peristiwa yang terjadi secara mendadak ini membuat masyarakat heran dan panik karena air datang tanpa tanda-tanda cuaca buruk.

Menurut keterangan warga, air mulai muncul pada pukul 02:00 Wita dini hari dan terus meningkat hingga merendam jalan serta halaman rumah. Beberapa warga mengaku tidak melihat hujan sama sekali sejak malam sebelumnya.

“Tidak ada hujan, tiba-tiba air sudah masuk ke dalam rumah. Kami semua kaget,” ujar Januar salah satu warga di lokasi kejadian.*

PT ST Nickel Resource Dua Kali Mangkir dari Panggilan Polresta Kendari Soal Dugaan Pelanggaran

0

KENDARIKINI.COM — Satreskrim Polresta Kendari menindak kendaraan hauling ore nikel yang melintas di dalam Kota Kendari.

Kanit Tipidter IPDA Ariel Mogenz Ginting menyebut informasi awal diterima dari laporan masyarakat, 16 Desember 2025 dini hari.

Petugas kemudian patroli dan menemukan truk hauling melintas di Jalan R. Soeprapto, Kecamatan Puuwatu.

“Hasil pemeriksaan awal menunjukkan pengemudi tidak memiliki SIM dan kendaraan terindikasi Over Dimension Over Load (ODOL),” katanya.

Selain itu, petugas juga menemukan unit kendaraan tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor yang sah.

Ariel menjelaskan lokasi tambang berada di Kabupaten Konawe, namun aktivitas hauling dan jetty di wilayah Kendari.

“Karena menggunakan jalan umum kota, pengawasan dan penindakan menjadi kewenangan Polresta Kendari,” tambahnya.

Hingga Februari 2026, polisi masih menemukan pelanggaran teknis serupa di lapangan.

“Penyidik telah dua kali melayangkan panggilan klarifikasi kepada penanggung jawab hauling, namun belum dihadiri,” ungkapnya.

Secara hukum, dugaan pelanggaran berkaitan dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas.

“Pasal yang disorot antara lain Pasal 281, Pasal 307, dan Pasal 280 terkait pelanggaran kendaraan,” tuturnya.

Pihaknya juga menyampaikan, Jika terdapat pelanggaran operasional tambang, perkara dapat berkaitan dengan UU Minerba Nomor 3 Tahun 2020.

“Polresta menegaskan tetap mendukung investasi, namun pelaku usaha wajib mematuhi seluruh ketentuan hukum,” tutupnya.*

Polisi Ungkap Pencurian Mesin Alkon di Tinondo, Dua Ditangkap

0

KENDARIKINI.COM — Tim Opsnal Satreskrim berhasil mengungkap kasus pencurian mesin alkon di Kecamatan Tinondo, Kamis, 19 Februari 2026.

Pengungkapan kasus tersebut dipimpin langsung Kanit I Pidum Aipda Fandy Samsuryadi, S.H., bersama personel lapangan.

Dalam operasi itu, polisi mengamankan dua tersangka di lokasi berbeda wilayah Kabupaten Kolaka Timur.

Tersangka berinisial K diamankan di Desa Wungguloko, Kecamatan Ladongi, tanpa perlawanan.

Sementara tersangka berinisial I ditangkap di Desa Lamunde, Kecamatan Tinondo, setelah dilakukan penyelidikan.

Keduanya kini diamankan untuk proses hukum lebih lanjut oleh penyidik Satreskrim.*

Indonesia Abstain Resolusi Perdamaian Ukraina di PBB

KENDARIKINI.COM, JAKARTA — Indonesia memilih abstain dalam pemungutan suara Sidang Majelis Umum PBB, Selasa, 24 Februari 2026.

Resolusi tersebut berjudul “Support for Lasting Peace in Ukraine” yang menyerukan perdamaian komprehensif dan adil.

Dokumen itu juga meminta pertukaran tawanan perang serta pengembalian warga sipil yang dipindahkan secara paksa.

Dalam voting sesi darurat, resolusi disahkan dengan 107 dukungan, 51 abstain, dan 12 penolakan.

Amerika Serikat dan Tiongkok, seperti Indonesia, memilih abstain pada pemungutan suara Majelis Umum PBB tersebut.

Wakil Dubes AS Tammy Bruce menilai bahasa resolusi berpotensi mengalihkan fokus dari negosiasi perdamaian yang berlangsung.

Direktur Geopolitik GREAT Institute Teguh Santosa menyebut abstain Indonesia mencerminkan dorongan dialog inklusif dan seimbang.

Menurutnya, banyak negara berkembang mengambil sikap serupa demi mendorong perundingan damai berkelanjutan.*

Canda Tawa Warnai Gotong Royong TMMD 127 di Sambuli

0

KENDARI, KENDARIKINI.COM – Suasana kekeluargaan mewarnai pengerjaan sasaran fisik TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari.

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Sambuli, Kota Kendari, Kamis (26/2).

Momen kebersamaan itu menunjukkan kuatnya kemanunggalan TNI bersama masyarakat setempat.

Di lapangan, personel TNI dan warga bekerja kompak menyelesaikan target pembangunan.

Kolaborasi prajurit berseragam loreng dan warga berpakaian harian menciptakan energi positif.

Suasana penuh canda tawa membuat pekerjaan berat terasa lebih ringan.

Semangat gotong royong ini diharapkan mempercepat penyelesaian sasaran fisik TMMD.

Selain itu, kebersamaan tersebut mempererat silaturahmi antara prajurit dan masyarakat Sambuli.*

Satgas TMMD 127 Kendari Gelar Sahur Bersama di Lokasi

0

KENDARI, KENDARIKINI.COM – Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari menggelar sahur bersama di lokasi sasaran.

Kegiatan berlangsung di wilayah Kota Kendari pada Kamis (26/2) dini hari.

Momentum sahur bersama dimanfaatkan untuk menjaga stamina sekaligus mempererat kebersamaan antar-prajurit.

Para personel tetap menunjukkan semangat meski menjalankan tugas jauh dari keluarga.

Suasana hangat terlihat saat prajurit menyantap hidangan sahur sederhana dengan khidmat.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI menuntaskan pembangunan infrastruktur bagi masyarakat.

Program TMMD yang tetap berjalan di bulan suci menunjukkan pengabdian tanpa mengenal waktu.

Diharapkan semangat kebersamaan ini terus mendukung percepatan pembangunan di Kota Kendari.*

Mesin Molen Tiba, TMMD 127 Kendari Percepat Pembangunan Jembatan

0

KENDARIKINI.COM – Progres pembangunan jembatan program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari terus menunjukkan perkembangan.

Pada Kamis (26/2), mesin molen pembetonan telah disiagakan di lokasi Kelurahan Sambuli.

Kehadiran alat itu menandai kesiapan Satgas TMMD memasuki tahap pengecoran jembatan.

Pengecoran akan dilakukan setelah pemasangan rangka besi oleh personel TNI dan warga selesai.

Pembangunan jembatan ini menjadi wujud sinergi TNI bersama masyarakat setempat.

Proyek tersebut bertujuan membuka akses transportasi lebih memadai bagi warga pesisir Sambuli.

Di lapangan, prajurit dan warga tetap bekerja meski cuaca terik menyengat.

Mereka bahu-membahu merangkai besi tulangan dengan presisi untuk mempercepat pekerjaan.

Infrastruktur ini diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat Sambuli.*

RW Anawai Soroti Sikap Plt Kadis PUPR Soal Banjir Tunggala

0

KENDARIKINI.COM – Ketua RW 05 Kelurahan Anawai, Mirkas, menyoroti pernyataan Plt Kadis PUPR Kendari, Jayadin.

Sorotan itu terkait penjelasan Jayadin di salah satu media mengenai banjir di Jalan Tunggala, Kecamatan Baito.

Menurut Mirkas, pernyataan tersebut terkesan membela diri dan tidak memahami fakta lapangan sebenarnya.

Ia menilai, sikap itu justru terlihat melindungi dampak pembangunan perumahan oleh sejumlah developer.

Mirkas menyebut, lumpur yang merendam jalan dan rumah warga diduga berasal dari aktivitas pembukaan lahan perumahan.

Namun, Pemerintah Kota Kendari dinilai belum menunjukkan tindakan tegas terhadap para developer.

“Aneh, tidak ada satu kata pun menyinggung kontribusi pembangunan perumahan terhadap banjir,” tegas Mirkas, Kamis (26/2).

Ia mempertanyakan alasan Plt Kadis PUPR terkesan melindungi pihak developer.

Menurutnya, pemerintah seharusnya mengambil langkah tegas agar developer melakukan upaya pencegahan banjir.

Mirkas juga menyoroti belum adanya kolam retensi yang dibangun developer di kawasan tersebut.

Padahal, aktivitas pembukaan lahan dan pembangunan perumahan disebut semakin masif.

Ia turut menyentil Jayadin yang dinilai tidak turun langsung meninjau lokasi banjir.

Mirkas meminta Pemerintah Kota Kendari mengevaluasi kinerja Plt Kadis PUPR.*

TMMD 127 Kendari Percepat Pengeboran Sumur Air Bersih

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat pengeboran sumur air bersih, Kamis (26/2).

Kegiatan ini menjadi sasaran fisik utama program TNI Manunggal Membangun Desa di wilayah Kota Kendari.

Program tersebut bertujuan mengatasi kesulitan masyarakat dalam memperoleh akses air bersih yang layak.

Di lapangan, prajurit TNI bersama warga setempat bahu-membahu mengoperasikan alat bor sumur.

Pengeboran dilakukan secara teliti untuk memastikan kualitas dan debit air memenuhi kebutuhan harian warga.

Dengan sumur bor ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat meningkat dan kebutuhan air bersih terpenuhi berkelanjutan.*

UPP Molawe Gelar Rapat Kesyahbandaran Tingkatkan Pelayanan

0

KENDARIKINI.COM, KONAWE UTARA – Kantor UPP Kelas I Molawe menggelar rapat internal Seksi Kesyahbandaran, Rabu 25 Februari 2026.

Kegiatan berlangsung sebagai langkah strategis meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan pengguna jasa.

Kepala KUPP Kelas I Molawe Capt Marsri Tulak melalui Kasi Kesyahbandaran Capt Sorindra menyampaikan pentingnya forum tersebut.

“Rapat menjadi sarana evaluasi, koordinasi, dan penguatan komitmen seluruh jajaran,” katanya.

Sambungnya, Fokus utama adalah optimalisasi pengawasan keselamatan dan keamanan pelayaran.

“Petugas diharapkan bekerja profesional, efektif, dan akuntabel dalam menjalankan tugas,” tambahnya.

Lanjutnya, Sinergi dan komunikasi internal terus diperkuat melalui pertemuan rutin ini.

“UPP Molawe menargetkan pelayanan pelayaran semakin tertib dan aman,” pungkasnya.

Langkah ini juga untuk memastikan seluruh layanan sesuai ketentuan perundang-undangan.*

TMMD 127 Kendari Kebut Pembangunan Talud Penahan Tanah

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari terus mempercepat pembangunan talud penahan tanah.

Hingga Kamis (26/2), progres pekerjaan menunjukkan hasil signifikan dan mendekati bagian atas struktur. Personel TNI bersama warga terlihat menyusun batu dan semen secara gotong royong.

Langkah ini untuk memastikan konstruksi talud kokoh dan tahan terhadap tekanan tanah. Talud dibangun guna mengantisipasi abrasi serta potensi longsor di lokasi sasaran.

Sinergi Satgas TMMD dan masyarakat menjadi faktor utama percepatan pembangunan. Meski medan cukup menantang, semangat gotong royong tetap terjaga di lapangan.

Satgas optimistis pekerjaan talud dapat selesai sesuai target waktu. Kehadiran talud diharapkan memberi rasa aman bagi warga sekitar.

Program ini sekaligus memperkuat ketahanan infrastruktur lingkungan di Kota Kendari. TMMD kembali menegaskan kemanunggalan TNI dan rakyat dalam pembangunan daerah.*

Ditlantas Sultra Dirikan Pos Mobile Keselamatan di Pohara

0

KENDARIKINI.COM – Ditlantas Polda Sultra mendirikan Pos Keselamatan Terpadu di Desa Pohara, Kecamatan Sampara.

Pos ditempatkan di pertigaan strategis penghubung Konawe, Konawe Utara, dan Kota Kendari.

Fasilitas ini bertujuan meningkatkan pelayanan serta keselamatan berlalu lintas masyarakat.

Sebanyak enam personel Ditlantas disiagakan untuk memberikan pelayanan langsung.

Petugas fokus pada titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

Dirlantas Kombes Pol Argowiyono menyebut pos mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Pos ini diharapkan mempercepat penanganan kecelakaan dan pelaksanaan TPTKP,” ujarnya, Kamis (26/2).

Selain itu, personel rutin melakukan pengaturan lalu lintas pada jam rawan.

Upaya pencegahan pelanggaran juga dilakukan melalui kehadiran aktif di lapangan. Lokasi pos dinilai strategis karena mobilitas kendaraan di kawasan tersebut cukup tinggi.

Ditlantas berharap keberadaan pos mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas. Kehadiran layanan ini juga diharapkan meningkatkan rasa aman pengguna jalan.*

TMMD 127 Kendari Pasang Rangka RTLH Keempat di Petoaha

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat program bedah rumah di Kelurahan Petoaha.

Pada Kamis (26/2), pengerjaan memasuki pemasangan rangka badan rumah unit keempat RTLH.

Personel TNI bersama warga terlihat merakit struktur bangunan secara gotong royong.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan hunian penerima manfaat kokoh dan aman.

Pemasangan rangka menjadi tahap krusial dalam progres pembangunan RTLH.

Satgas menargetkan seluruh pekerjaan dapat rampung sesuai jadwal yang ditetapkan.

Program ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat pesisir Kendari.

Partisipasi aktif warga dinilai mempercepat pengerjaan di lapangan.

Hunian tersebut diharapkan segera memberikan tempat tinggal layak bagi warga kurang mampu.

TMMD 127 terus difokuskan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik.*

Sahur On The Jack, Ditlantas Sultra Gandeng Gojek Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Ditlantas Polda Sultra menggelar Sahur On The Jack bersama komunitas Gojek Kendari, Kamis (26/2) dini hari.

Kegiatan Ramadan itu dimulai pukul 03.00 WITA di Base Camp Army Kendari, samping Kopi Raja.

Hadir Dirlantas Polda Sultra, Kadishub Sultra, Kepala Jasa Raharja, pejabat Ditlantas, serta komunitas Gojek.

Sahur bersama menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan koordinasi keselamatan lalu lintas.

Dirlantas menegaskan pentingnya peran pengemudi ojek online dalam mendukung Kamseltibcarlantas.

Pengemudi dinilai sebagai mitra strategis menciptakan keamanan dan kelancaran lalu lintas.

“Kami berharap sinergi kepolisian, Dishub, Jasa Raharja, dan Gojek semakin solid,” ujarnya.

Selain edukasi, kegiatan menjadi ruang dialog antara aparat dan komunitas pengemudi.

Aspirasi mitra diharapkan memperkuat kolaborasi keselamatan berlalu lintas di lapangan.

Kegiatan berlangsung aman dan tertib sepanjang pelaksanaan.

Sinergi ini diharapkan menjaga situasi kamtibmas dan lalu lintas tetap kondusif selama Ramadan.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti