Rabu, Oktober 28, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 93

Oknum Guru ASN Dilaporkan Soal Dugaan Perselingkuhan ke Polres Koltim

0

KENDARIKINI.COM, KOLAKA TIMUR – Dua oknum guru ASN dilaporkan ke Polres Kolaka Timur atas dugaan perselingkuhan.

Laporan dibuat istri sah berinisial S pada 27 Februari 2026.

Terduga masing-masing berinisial H dari SDN 1 Simbune dan R dari SDN 1 Tawarotebota.

Kuasa hukum S, Agus Mundu SH, menyebut laporan berawal dari kecurigaan klien terhadap suaminya.

“S mengaku suaminya sering meninggalkan rumah tanpa kabar dan tidak memberikan nafkah keluarga,” katanya.

Sambungnya, Kecurigaan semakin menguat setelah klien mendapat informasi suaminya memiliki wanita lain.

“Perempuan yang disebut dalam laporan diketahui berstatus ASN dan bertugas di SDN 1 Simbune,” tambahnya.

Lanjutnya, S bersama kuasa hukumnya kemudian melaporkan kasus ini ke Polres Kolaka Timur.

“Pelapor meminta kedua terlapor diproses hukum serta diberi sanksi kode etik ASN dan guru,” pungkasnya.

Hingga kini, polisi masih mendalami laporan tersebut.*

PT TAS Dipanggil Disnaker, Diduga Tak Bayarkan Pesangon Eks Pekerja

0

KENDARIKINI.COM — Dewan Pengurus Cabang (DPC) Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Kota Kendari menggelar pertemuan bipartit dengan PT Tiara Abadi Sentosa (TAS) melalui fasilitasi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Kendari, Kamis (26/2/2026).

Pertemuan tersebut dipicu dugaan tidak dibayarkannya pesangon serta ketidakjelasan status kerja seorang mantan pekerja berinisial S.

Pekerja S mengaku telah bekerja selama 10 tahun tanpa kejelasan status hubungan kerja. Ia menyebut menerima gaji bulanan, namun disebut sebagai pekerja harian.

“Saya bekerja selama 10 tahun, tapi tidak jelas kontraknya. Mau dikata harian, tapi gaji bulanan,” ujarnya.

Ketua KSBSI Kendari, Iswanto Sugiarto, selaku kuasa hukum pekerja, menyatakan bahwa merujuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2021 Pasal 10 ayat (3) dan (4), pekerja harian lepas yang bekerja lebih dari 21 hari berturut-turut dapat dianggap sebagai pekerja dengan status Perjanjian Kerja Waktu Tidak Tertentu (PKWTT).

“Status pekerja itu disebut harian lepas (PHL), tetapi PHL memiliki klausul kontrak yang jelas. Sementara di PT TAS tidak ada kontrak sama sekali, sehingga secara regulasi statusnya dapat dianggap PKWTT dan wajib mendapat pesangon,” jelas Iswanto.

Dalam pertemuan bipartit tersebut, lanjut Iswanto, pihak HRD PT TAS menyampaikan bahwa manajemen saat ini tidak memiliki kewajiban menanggung beban manajemen lama pasca RUPS.

Alasan itu langsung dibantah KSBSI. Menurut Iswanto, selama badan hukum perusahaan tetap sama, kewajiban terhadap pekerja tetap melekat.

“Selagi perusahaannya tetap sama, maka tetap wajib memberikan hak pekerja. Pergantian pemegang saham bukan urusan pekerja. Objek pengusahanya tetap PT TAS,” tegasnya.

KSBSI juga menyoroti ketidakhadiran pimpinan PT TAS dalam pertemuan tersebut.

“Hanya HRD yang hadir. Seharusnya pimpinan jika kita berbicara aturan. Namun kami tidak mempersoalkan selama pada pertemuan selanjutnya dibuktikan dengan surat kuasa direksi,” tutupnya.

Sementara itu, Direktur PT TAS, Faqih, yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.

Lahan Dipalang, Sengketa Ganti Untung PT RJL Memanas

0

KENDARIKINI.COM – Pemilik lahan kembali melakukan pemalangan di area garapan PT Riota Jaya Lestari (RJL).

Aksi tersebut dipicu belum adanya kesepakatan ganti untung antara perusahaan dan pemilik lahan.

Lahan yang digarap PT RJL diketahui milik Rasbi seluas 7,5 hektare.

Total keseluruhan lahan milik Rasbi di wilayah itu mencapai sekitar 20 hektare.

Anak pemilik lahan, Saudi Rasbi, mengatakan negosiasi harga sebenarnya telah dilakukan sebelumnya.

Ia menyebut mediasi juga pernah difasilitasi oleh Polres Kolaka Utara.

Menurutnya, perusahaan sempat menawarkan ganti untung sebesar Rp160 juta untuk lahan 7,5 hektare.

Pihak keluarga kemudian menerima pengajuan baru sebesar Rp200 juta, namun tetap belum mencapai kesepakatan.

Saudi menegaskan lahan orang tuanya telah dikuasai perusahaan sejak beberapa tahun terakhir.

Namun hingga kini, kata dia, kompensasi ganti untung belum direalisasikan.

Ia memastikan aksi pemalangan akan terus dilakukan sampai ada kepastian pembayaran.

Sementara itu, Humas PT RJL, Awal, yang dikonfirmasi melalui WhatsApp belum memberikan tanggapan.*

Pulau Laburoko Tinggalkan Bekas Tambang, Reklamasi Jadi Sorotan

0

KENDARIKINI.COM – Pulau Laburoko menyisakan bekas galian tambang setelah izin usaha pertambangan berakhir.

Pulau kecil seluas sekitar 42 hektare itu kini menjadi sorotan terkait kewajiban reklamasi perusahaan.

Kabid Minerba ESDM Sultra, Hasbullah, mengatakan IUP PT Duta Indonusa berlaku 2010 hingga 27 April 2020.

Ia menyebut izin perusahaan tidak diperpanjang setelah masa berlaku berakhir.

Menurutnya, perusahaan aktif beroperasi ketika kewenangan perizinan masih berada di tingkat kabupaten.

Setelah 2014 kewenangan beralih ke provinsi dan aktivitas perusahaan disebut tidak lagi berjalan.

Hasbullah menegaskan kewajiban reklamasi tetap melekat pada PT Duta Indonusa meski izin telah habis.

Sebelumnya, Ditreskrimsus Polda Sultra memastikan pulau tersebut pernah ditambang saat IUP masih berlaku.

Penyidik melakukan pengecekan lokasi pada 21 Juli 2023 dan tidak menemukan aktivitas penambangan.

Dengan jejak tambang tersisa, publik menunggu realisasi reklamasi oleh perusahaan pemegang izin sebelumnya.*

Satgas TMMD Kendari Tuntaskan Cor Struktur Jembatan Sambuli

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat pembangunan jembatan di Kelurahan Sambuli, Sabtu (28/2).

Personel TNI fokus melakukan pengecoran lantai dudukan sandaran jembatan di lokasi.

Pekerjaan dilakukan teliti untuk memastikan campuran beton terpasang sempurna dan kuat.

Struktur ini menjadi bagian penting akses mobilitas warga Sambuli.

Kegiatan tersebut merupakan komitmen TNI menghadirkan fasilitas publik yang aman dan kokoh.

Kehadiran Satgas juga mendorong semangat gotong royong bersama masyarakat setempat.

Pengerjaan sandaran berkualitas diharapkan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Infrastruktur jembatan baru diproyeksikan memperlancar transportasi dan mendukung ekonomi warga.*

Satgas TMMD Kendari Rakit Mal Beton Jembatan Sambuli

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari terus mempercepat pembangunan jembatan di Kelurahan Sambuli, Sabtu (28/2).

Personel TNI terlihat merakit mal atau cetakan beton untuk pemasangan besi sandaran jembatan.

Tahapan ini penting guna memastikan keamanan dan kekuatan struktur penopang jembatan.

Pekerjaan dilakukan teliti agar sandaran mampu melindungi warga yang melintas setiap hari.

Proses pembangunan berlangsung secara gotong royong antara prajurit dan masyarakat setempat.

TMMD tidak hanya membangun fisik, tetapi mempercepat pemerataan pembangunan wilayah.

Satgas memastikan setiap detail konstruksi memenuhi standar teknis yang kokoh dan aman.

Jembatan dengan sandaran permanen diharapkan mendukung mobilitas ekonomi warga Sambuli.*

Ibu Ninda Bantu Satgas TMMD Kendari Bangun RTLH

0

KENDARIKINI.COM – Ibu Ninda ikut membantu Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari dalam rehabilitasi RTLH di Petoaha, Sabtu (28/2).

Pemilik rumah tersebut turun langsung mengangkat material bersama personel TNI di lokasi.

Kehadiran Ibu Ninda menjadi motivasi tambahan bagi Satgas mempercepat penyelesaian hunian layak.

Progres pembangunan rumah warga itu kini menunjukkan perkembangan signifikan.

Partisipasi warga mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dan rakyat dalam program TMMD.

Ibu Ninda mengaku bersyukur dan antusias membantu proses pembangunan rumahnya.

Program TMMD diharapkan terus menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat pesisir Petoaha.*

Satgas TMMD Kendari Plester RTLH Petoaha, Hunian Kian Layak

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat plester dinding RTLH unit ke-5 di Kelurahan Petoaha, Sabtu (28/2).

Personel TNI tampak meratakan adukan pasir dan semen menggunakan sendok semen bersama warga.

Pekerjaan plesteran dilakukan untuk memastikan rumah segera layak ditempati penerima manfaat.

Tahapan ini dikerjakan dengan ketelitian guna menjamin struktur bangunan tetap kokoh dan rapi.

Semangat gotong royong prajurit dan masyarakat terlihat kuat di lokasi TMMD.

Program ini menjadi wujud sinergi TNI dan rakyat dalam percepatan pembangunan di pesisir Kendari.

Diharapkan, rehabilitasi RTLH mampu meningkatkan kenyamanan dan kualitas hidup warga Petoaha.*

Satgas TMMD Kendari Cor Slop Atas MCK Sambuli

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari terus mempercepat pembangunan infrastruktur sanitasi di Kelurahan Sambuli, Sabtu (28/2).

Personel TNI bersama warga terlihat bahu-membahu melaksanakan pengecoran slop atas bangunan MCK.

Pekerjaan struktur atas ini dilakukan untuk memastikan bangunan lebih kokoh dan tahan lama.

Semangat gotong royong antara prajurit dan masyarakat tampak kuat selama proses pengecoran berlangsung.

Tahapan ini menjadi bagian krusial dalam sasaran fisik program TMMD di wilayah tersebut.

Satgas menargetkan fasilitas MCK segera dapat dimanfaatkan masyarakat setempat.

Pembangunan ini diharapkan meningkatkan standar kesehatan dan kebersihan lingkungan di Kelurahan Sambuli.

Program TMMD juga menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat di Kendari.*

Satgas TMMD Kendari Percepat Plester Pondasi Jembatan Sambuli

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat pembangunan infrastruktur di Kelurahan Sambuli, Sabtu (28/2).

Fokus kegiatan diarahkan pada plesteran pondasi jalan jembatan untuk memastikan struktur kuat dan tahan lama.

Personel TNI bersama warga tampak bahu-membahu meratakan adukan semen di lokasi pekerjaan.

Gotong royong tersebut mencerminkan kemanunggalan TNI dan masyarakat dalam program TMMD.

Pembangunan jembatan ini dinilai krusial karena menjadi akses vital mobilitas warga Sambuli.

Dengan rampungnya plesteran pondasi, ketahanan jembatan diharapkan lebih kuat menghadapi gerusan air dan beban kendaraan.

Percepatan pekerjaan dilakukan agar manfaat infrastruktur segera dirasakan masyarakat.

Program TMMD diharapkan mampu menunjang kelancaran transportasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.*

Satgas TMMD Kendari Percepat RTLH Petoaha

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni di Kelurahan Petoaha, Sabtu (28/2).

Personel TNI bersama warga bahu-membahu memasang dinding rumah menggunakan papan kayu berkualitas.

Langkah ini menjadi bagian penting percepatan pembangunan hunian warga yang sebelumnya kurang memadai.

Di tengah terik matahari, prajurit dan masyarakat tetap bekerja dengan semangat kemanunggalan.

Program TMMD menargetkan warga segera menempati rumah yang lebih kokoh, sehat, dan nyaman.

Kehadiran Satgas juga diharapkan meningkatkan kualitas hidup serta rasa aman keluarga penerima manfaat.

TMMD menjadi wujud kemanunggalan TNI dan rakyat di wilayah Kendari.*

Rektor Unsultra Versi ‘NA’ Diduga Cacat Hukum dan Bawa Masalah, Alumni: Mundur Lebih Tepat

KENDARIKINI.COM – Gonjang-ganjing konflik Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara memasuki episode baru. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) menyetujui permohonan pemblokiran akses Sistem Administrasi Badan Hukum (SABH) Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Keputusan ini tempuh menyusul adanya laporan dugaan pemalsuan akta yayasan, rapat ilegal atau pengalihan pengurus tanpa rapat pembina, hingga penerbitan Administrasi Hukum Umum (AHU) Nomor AHU-AH.01.06-0001018 versi mantan Gubernur Sultra, NA.

Atas pemblokiran ini segala tindakan kepengurusannya menjadi cacat hukum. Terlebih jika berkonsekuensi terhadap keuangan maka akan masuk ke ranah hukum.

Alumni Pemerhati Unsultra (AHU), menyampaikan bahwa Unsultra harus diselamatkan. Saat ini kepemimpinan Rektor Versi NA, yakni JS diduga memunculkan banyak masalah.

Menurut hasil investigasi AHU, di bawah komando JS, ada banyak masalah terjadi. Adi Maliano menyampaikan, baru kali ini Unsultra kacau seperti ini. Dalam komentar di media, anehnya JS mengelak.

“Kami punya datanya. Diantaranya penahanan honor dosen, pungli staf yang diduga perintah atasan, diskriminasi dosen, pemecatan pejabat dan staf yang tidak sesuai statuta, penggunaan uang yayasan untuk berangkat ke luar kota, campur tangan pengawasan yayasan ke tata kelola keuangan dan masih banyak lagi. Kami akan laporkan ke Dikti,” tegas Adi, Sabtu 28 Februari 2026.

Adi menambahkan bahwa seharusnya JS sudah mundur saat ini. Mengingat secara etik seorang Akademisi memiliki etika dan moral yang tahu diri. Terlebih yayasan yang menaunginya diblokir dan sudah cacat hukum.

“Kalau masih merasa sebagai akademisi, seorang yang amat terpelajar, harusnya JS tahu diri. Saat ini Unsultra berjalan mundur. Tidak usah ditutup-tutupi. Kami dari Alumni prihatin dengan kondisi ini,” lanjut Mantan BEM Unsultra ini.

Beberapa masalah lainnya mencuat ke publik, seperti penahanan honor dosen. JS pun mengelak saat dikonfirmasi wartawan. Padahal jelas disitu bahwa nama penerima honor diganti dengan inisial S, orang yang tiba-tiba dia lantik menjadi Direktur Pascasarjana tanpa ada pengalaman jabatan akademik sebelumnya.

“Ini luar biasa aneh. Orang lain yang mengajar, lain yang mau ambil honor. Malah yang mengajar dicoret namanya. Tapi JS mengelak lagi. Nanti sudah ribut baru diberikan honornya. Saran saya, jujurlah terhadap keadaan. Tegur bawahan yang semena-mena,” lanjut Adi.

Adi juga menyoroti keterlibatan pengurus Yayasan dalam pelesiran ke Dikti Makassar. Lumayan banyak yang berangkat memakai anggaran kampus yang notabene dari jerih payah mahasiswa. Selain itu beredar dewan pengawas yayasan menyebar pemberitahuan perubahan rekening pembayaran mahasiswa.

“Pihak yayasan NA harusnya jangan terlalu mencampuri soal tata kelola akademik. Apalagi masuk ke dalam kampus tiap hari seolah sudah dapat pekerjaan baru disitu. Ini kampus, bukan lapangan pekerjaan yang baru di buka. Banyak juga perekrutan yang tidak sesuai. Pejabat dan staf dipecat tanpa mekanisme pembinaan dan sanksi. Direktur Pasca Sarjana dan Dekan Hukum diangkat tanpa pernah punya pengalaman jabatan. JS telah gagal dan baru saja menjatuhkan reputasi Unsultra yang selama ini sudah Go Internasional,” beber Adi.

Sambil menunggu Putusan Hukum baru. Adi juga mengajak kepada seluruh Mahasiswa untuk tidak bertindak seolah menjilat kepentingan Yayasan versi NA yang sudah diblokir itu. Adi menegaskan bahwa kritik ini demi Unsultra yang lebih baik dengan dilandasi data-data yang ia punya. Sebagai alumni kita menyampaikan ini sebagai bentuk rasa cinta terhadap Unsultra.

Sementara itu Kuasa Hukum Yayasan Unsultra, Muh. Ardi Hazim, menyatakan bahwa pemblokiran akses SABH tersebut bersifat administratif dan bertujuan untuk mencegah terbitnya akta baru di atas akta perubahan yang telah ditetapkan pada 13 Januari 2026.

Menurutnya, langkah tersebut justru mempertegas bahwa dokumen Administrasi Hukum Umum (AHU) tertanggal 13 Januari 2026 tetap menjadi dokumen terakhir yang sah dan berlaku secara hukum.

“Pemblokiran ini supaya tidak ada lagi akta yang muncul di atas akta kami tanggal 13 Januari 2026. Jadi AHU kami tetap menjadi yang terakhir dan sudah tervalidasi oleh Dirjen AHU dan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IX,” ujar Ardi, Rabu (25/2/2026).

Sebelumnya diberitakan dugaan pungli, Hal tersebut berdasarkan informasi yang diterima redaksi media ini.

“Assalamualaikum wr wb
Kepada bapak/ibu jika sedang mengurus
transkip nilai atau sedang mengurus sesuatu dan di mintai uang sebesar 20ribu itu sudah ketentuannya ya, karena uang itu dimasukan ke dalam kas fakultas hukum, itu bukan
pemerasan ya uang itu akan di gunakan untuk pembeli kertas hvs, tinta print dan kebutuhan fakultas lainya,” bunyi pesan Whats App yang diedarkan di salah satu group kelas di kampus itu.

Terkait hal tersebut, Rektor Unsultra Dr. Eng. Jamhir Safani membantah adanya tudingan tersebut

“Mungkin hal itu yang pernah dan telah berlaku pada periode sebelum saya. Pada periode saya memimpin Unsultra, saya mengintruksikan ke Fakultas agar tidak melakukan pungutan seperti itu. Tugas saya adalah melakukan pembenahan-pembenahan atas segala persoalan di masa lalu,” jelasnya saat dikonfirmasi via pesan Whats App, Rabu 25 Februari 2026.

Rektor Unsultra itu juga membantah tudingan terkait penahanan honor dosen.

“Saya sudah memberikan perintah ke bawah tidak ada penahanan honor dosen karena itu adalah hak mereka,” katanya saat dikonfirmasi via pesan Whats App, Jum’at 27 Februari 2026.

Pihaknya juga menampik adanya beda perlakuan pemberian gaji terhadap konflik yayasan.

“Sebagai Rektor saya tidak memandang ada kubu sebelah sini dan sebelah sana. Saya memandang semua dosen Unsultra adalah pelaksana akademik di Unsultra yang mempunyai tugas, kewajiban dan hakbyang setara,” jelasnya.*

BPA Kejagung Berhasil Lelang Tanah Korupsi di Jaksel Rp52,7 Miliar

KENDARIKINI.COM, JAKARTA – Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI berhasil melelang satu bidang tanah hasil sita perkara korupsi.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, mengatakan lelang dilakukan melalui KPKNL Jakarta IV.

“Lelang terkait perkara koneksitas tindak pidana korupsi atas nama terpidana Agus Purwoto dan dua pihak lain,” katanya melalui keterangan resminya yang diterima Redaksi.

Sambungnya, Dua terpidana lainnya yakni Surya Cipta Witoelar dan Arifin Wiguna.

“Pelaksanaan lelang mengacu pada putusan Mahkamah Agung Nomor 909 K/Pid.Sus/2024 tertanggal 7 Maret 2024,” tambahnya.

Lanjutnya, Putusan tersebut menguatkan putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

“Lelang digelar Kamis, 26 Februari 2026, di KPKNL Jakarta IV secara daring melalui e-Auction,” ungkapnya.

Kemudian, Proses penawaran berlangsung terbuka melalui situs resmi lelang.go.id hingga pukul 14.00 WIB.

“Objek yang terjual berupa tanah dan bangunan seluas 1.265 meter persegi. Aset tersebut tercatat dalam Hak Milik Nomor 05513 tahun terbit 2014 atas nama Arifin Wiguna,” bebernya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa lokasi properti berada di Kelurahan Cipete Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

“Nilai limit lelang ditetapkan sebesar Rp52.526.000.000. Dalam proses open bidding, harga naik Rp200.000.000. Dengan demikian, aset berhasil terjual senilai Rp52.726.000.000,” pungkasnya.*

Bantuan Pangan Sultra Cair Sebelum Lebaran, KPM Terima Beras dan Minyak

0

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memastikan bantuan pangan disalurkan sebelum Lebaran untuk meringankan beban masyarakat.

Setiap Keluarga Penerima Manfaat akan menerima 10 kilogram beras dan dua liter minyak goreng.

Bantuan ini bertujuan menjaga daya beli sekaligus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

Kebijakan tersebut terungkap dalam Rapat Koordinasi Satgas Ketahanan Pangan Sultra 2026 di Kendari.

Rakor dibuka Sekda Sultra Asrun Lio bersama Deputi Bapanas Andriko Noto Susanto.

Asrun menegaskan langkah ini memastikan masyarakat memperoleh pangan cukup, aman, dan terjangkau menjelang Lebaran.

“Satgas juga akan menindak tegas pelanggaran harga, keamanan, maupun mutu pangan di lapangan,” katanya.

Pengawasan difokuskan pada penerapan HET serta praktik manipulasi beras medium menjadi premium.

Andriko menekankan arahan Presiden untuk menjaga stabilitas harga menjelang hari besar keagamaan.

Bulog diminta menjamin pasokan beras dan minyak goreng tetap aman selama periode Lebaran.

Pemerintah juga menyiapkan program Jagung SPHP guna menekan biaya produksi peternak.*

Balap Liar saat Berbuka Puasa di Eks MTQ Kendari, Dua Motor Pelajar SMAN 4 Kendari Disita

0

KENDARIKINI.COM – Satlantas Polresta Kendari menyita dua sepeda motor milik pelajar SMAN 4 Kendari yang terlibat balap liar.

Aksi tersebut terjadi di kawasan eks MTQ Kota Kendari, Jumat (27/2/2026), menjelang waktu berbuka puasa.

Warga mengeluhkan suara knalpot bising yang mengganggu kenyamanan saat persiapan berbuka.

Kasat Lantas Polresta Kendari AKP Kevin Fahri Ramadan mengatakan pihaknya segera merespons laporan masyarakat.

“Masyarakat merasa terganggu karena para pelajar menggeber motor saat waktu berbuka,” katanya.

Sambungnya, Saat petugas tiba di lokasi, para pelajar diduga melarikan diri dan meninggalkan kendaraannya.

Kanit Tipidter Polresta Kendari IPDA Ariel Mogenz Ginting bersama anggota Satreskrim turut membantu pengamanan.

“Dua sepeda motor tersebut kemudian diamankan dan langsung dikenakan sanksi tilang,” tambahnya.

AKP Kevin menegaskan kendaraan hanya bisa diambil setelah pemilik memenuhi ketentuan.

“Pemilik diwajibkan mengganti knalpot brong dengan knalpot standar sebelum kendaraan dikembalikan,” ungkapnya.

Polresta Kendari memastikan patroli balap liar terus digencarkan selama bulan Ramadan.

“Pengawasan dilakukan hingga menjelang sahur demi menjaga ketertiban masyarakat,” pungkasnya.*

Tim Wasev TMMD Kendari Interaksi Hangat dengan Warga

0

KENDARIKINI.COM – Tim Wasev TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari berinteraksi langsung dengan masyarakat di Kelurahan Nambo.

Kegiatan dipimpin Kolonel Inf Yanto R. Nainggolan saat pelaksanaan sunatan massal di Puskesmas Nambo, Kamis (26/2).

Kolonel Yanto yang menjabat Pa Sahli TK II Kasad Bidang Ideologi terlihat akrab bersama warga dan anak-anak.

Ia menyapa peserta sunatan massal serta memberikan dukungan kepada anak-anak dengan suasana hangat.

Interaksi tersebut menjadi bagian dari kegiatan sosial dan edukasi program nonfisik TMMD.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan kebersamaan, kepedulian, dan karakter positif bagi anak-anak.

Kehadiran Tim Wasev juga menunjukkan komitmen TNI mendekatkan diri dengan masyarakat.

Warga menyambut positif kedatangan tim yang dinilai memberi semangat dan perhatian langsung.

Program TMMD diharapkan terus memberi dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Kendari.*

Laka Maut hingga Balita Tewas dalam Tabrakan Truk di Kolaka, Lantas Gunakan ‘TAA’ Olah TKP Ulang

0

KENDARIKINI.COM – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Desa Ulukalo, Kecamatan Iwomendaa, Kabupaten Kolaka, Rabu 25 Februari 2026.

Insiden melibatkan dump truk Hanvan XCMG putih DD 9175 XY dan Daihatsu Grand Max silver DD 1446 XP.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 14.20 WITA di Jalan Poros Kolaka–Kolaka Utara dengan kondisi jalan menikung.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sultra bersama Kasat Lantas IPTU Della Indah Lestrari membenarkan kejadian tersebut.

“Kecelakaan bermula saat truk dikemudikan Nasir melaju dari arah Kolaka Utara menuju Kolaka,” kata Kasat Lantas Polres Kolaka, IPTI Della kepada kendarikini.com.

Sambungnya, Saat melintasi tikungan menurun, roda depan kanan truk melewati marka tengah hingga masuk jalur berlawanan.

“Dari arah depan muncul Grand Max yang dikemudikan Asdar dengan kecepatan di atas rata-rata,” tambahnya.

Lanjutnya, Benturan keras tak terhindarkan sehingga menyebabkan satu balita penumpang Grand Max meninggal dunia.

“Korban meninggal diketahui bernama Syafiq Abiyan Zimran, balita berusia sekitar satu tahun lima bulan. Selain korban tewas, sejumlah penumpang Grand Max mengalami luka berat dan ringan,” ungkapnya.

Kemudian, Para korban sempat dievakuasi ke Puskesmas Ulukalo sebelum dirujuk ke RS SMS Berjaya Kolaka.

“Petugas kepolisian telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memeriksa saksi,” tuturnya.

Ditlantas Polda Sultra juga melakukan asistensi serta olah TKP ulang menggunakan metode TAA (Traffic Accident Analysis).

“TAA merupakan pendekatan berbasis teknologi tinggi yang digunakan dalam proses olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kecelakaan untuk menganalisis penyebab insiden,” bebernya.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa saat ini Ditlantas Polda Sultra masih mendalami penyebab pasti kecelakaan.

“Polisi masih mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut,” pungkasnya.*

TMMD 127 Kodim Kendari Gelar Sunatan Massal Gratis

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari kembali menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan sunatan massal bagi masyarakat.

Kegiatan nonfisik tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Nambo dan diikuti sekitar 50 anak.

Pelaksanaan berlangsung di Puskesmas Kelurahan Nambo, Kecamatan Nambo, Kota Kendari, Kamis (26/2), dengan pendampingan orang tua peserta.

Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari Letkol Arm Danny A.P. Girsang, S.Sos., M.Han menyatakan kegiatan ini bentuk kepedulian kepada masyarakat.

Menurutnya, program TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membantu kebutuhan sosial warga.

Ia menegaskan sunatan massal ini menyasar masyarakat kurang mampu agar beban biaya kesehatan dapat diringankan.

Kegiatan tersebut mendapat respons positif dari warga yang merasa terbantu dengan program TMMD.

Sejumlah orang tua mengaku senang karena kegiatan ini memudahkan mereka menyunatkan anak tanpa biaya besar.

Program TMMD diharapkan terus memberi manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah Kota Kendari.*

Kisah Pria Dewasa Cabul Terhadap Pelajar di ‘Masjid’ Kendari Berujung Jeruji Besi

0

KENDARIKINI.COM – Entah apa yang merasuki pikiran seorang Pria Dewasa MYA (43) yang tega berbuat cabul terhadap seorang pelajar di Kota Kendari pada 18 Februari 2026.

Ironisnya aksinya dilakukan di salah satu masjid di Kota Kendari, saat itu melati (11)(nama samaran) bersama teman sebayanya sedang membersihkan masjid.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau mengatakan bahwa saat itu melati sedang mencari sapu digudang masjid. Kemudian pelaku datang dari belakang dan melakukan aksi cabulnya.

“Awalnya pada hari Rabu tanggal 18 Februari 2026 sekitar pukul 18.30 WITA Anak korban bersama temannya sedang membersihkan masjid, saat sedang membersihkan Anak korban mencari sapu kemudian tersangka menyuruh anak korban untuk mengambil di dalam gudang Masjid,” jelasnya.

“Setelah itu anak korban menuju gudang Masjid dan tiba tersangka memeluk anak korban dengan mengatakan “sa sayang ko” lalu mencium bibir anak korban 1 (satu) kali,” tambahnya.

Lanjutnya, setelah itu tersangka mencoba untuk memegang kemaluan anak korban.

“Namun anak korban mengatakan “om jangan sa teriak itu” kemudian tersangka melepaskan pelukannya dan anak korban berusaha untuk keluar dari dalam gudang namun di halangi oleh tersangka kemudian tersangka kembali mencium bibir anak korban 1 (satu) kali,” tambahnya lagi.

Kemudian Tersangka di amankan oleh warga, lalu di bawa ke polresta kendari selanjutnya tersangka dilakukan penangkapan di Ruangan Unit VI PPA Pada hari Jumat tanggal 27 Februari 2026 Satreskrim guna proses penyidikan.

“Pelaku disangkakan melanggar Pasal 415 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya.*

Satgas TMMD 127 Kodim Kendari Pasang Paving Blok Anggoeya

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari bersama warga memasang paving blok di Anggoeya, Jumat (27/2).

Kegiatan ini untuk mempercepat pembangunan fisik dan meningkatkan kualitas akses jalan lingkungan warga.

Personel TNI dan masyarakat bekerja gotong royong, mulai dari perataan tanah hingga pemasangan material secara presisi.

Program TMMD juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui kolaborasi nyata di lapangan.

Diharapkan, pembangunan ini memberi dampak ekonomi serta menciptakan lingkungan Anggoeya yang lebih bersih dan tertata.*

Diberi Uang dan Dipinjamkan Motor Berujung Pencurian, Kisah ‘Oki’ Berakhir Ditangan Polisi

0

KENDARIKINI.COM – Polsek Kemaraya menangkap tersangka penggelapan motor di wilayah Kendari Barat.

Kapolsek Kemaraya IPTU Busran menyebut tersangka bernama Oki.

“Pria kelahiran Jombang, 12 Oktober 2000, itu diduga melakukan pencurian dan penggelapan. Peristiwa terjadi Kamis, 19 Februari 2026 sekitar pukul 01.00 WITA,” katanya.

Sambungnya, Lokasi kejadian berada di Jalan Pembangunan, Kelurahan Dapu-dapura, Kecamatan Kendari Barat.

“Kasus bermula saat korban duduk bersama temannya di depan Pasar Sentral Kendari. Tersangka datang dalam keadaan lemas hingga korban menanyakan kondisinya,” tambahnya.

Lanjutnya, Korban kemudian memberi uang Rp20 ribu dan meminjamkan motor Honda Genio DT 3957 AI.

“Namun, tersangka justru membawa kabur motor dan menjualnya melalui Facebook. Motor tersebut dijual seharga Rp2,5 juta kepada pihak lain,” ungkapnya.

Kemudian, Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp15.040.000.

S”etelah memeriksa saksi dan pelapor, penyidik menemukan dua alat bukti yang cukup. Polisi menangkap tersangka pada Rabu, 25 Februari 2026,” bebernya.

Selanjutnya, Oki ditahan sejak Kamis, 26 Februari 2026.

“Tersangka dijerat Pasal 486 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara,” pungkasnya.*

TMMD Kendari Berhasil Hadirkan Sumber Air Bersih di Sambuli

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari berhasil menghadirkan sumber air bersih di Kelurahan Sambuli, Jumat (27/2).

Proyek pengeboran yang dikerjakan beberapa waktu terakhir kini menghasilkan air bersih melimpah.

Keberhasilan ini menjadi solusi atas keterbatasan akses air bersih yang lama dikeluhkan warga setempat.

Program tersebut juga menunjukkan kehadiran TNI dalam membantu kebutuhan dasar masyarakat.

Personel Satgas di lapangan langsung melakukan pengecekan kualitas air secara manual.

Hasil awal menunjukkan air yang keluar dari sumur bor dalam kondisi baik.

Dengan tersedianya air bersih, kesehatan dan kesejahteraan warga Sambuli diharapkan meningkat.

Satgas TMMD berkomitmen menuntaskan infrastruktur pendukung distribusi air.

Langkah itu dilakukan agar manfaat air bersih dirasakan merata seluruh masyarakat.

Program ini sekaligus memperkuat sinergi TNI dan rakyat dalam pembangunan daerah.*

Damkar Kendari Buka Mobil Terkunci di Parkiran Kingdom Billiard

0

KENDARIKINI.COM – Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, melaporkan evakuasi mobil terkunci di Mandonga, Sabtu (28/2).

“Laporan diterima pukul 01.43 Wita dari Faiz Ilham yang meminta bantuan darurat. Tim Rescue berangkat pukul 01.48 Wita dan tiba di lokasi pukul 01.54 Wita,” katanya.

Sambungnya, Peristiwa terjadi di parkiran Kingdom Billiard, Jalan H. Supu Yusuf, Korumba, Mandonga.

“Jarak tempuh dari Mako Damkar ke lokasi sekitar 2,4 kilometer dengan kondisi cuaca cerah,” tambahnya.

Lanjutnya, Pelapor menyebut pintu mobil terkunci otomatis, sementara kunci tertinggal di dalam kendaraan.

“Operator komunikasi segera mengerahkan Tim Rescue setelah menerima laporan tersebut. Setibanya di lokasi, petugas melakukan peninjauan sebelum proses pembukaan pintu,” ungkapnya.

Kemudian, Tim berhasil membuka pintu mobil menggunakan alat khusus tanpa menimbulkan kerusakan.

“Operasi penyelamatan selesai pukul 02.09 Wita dalam kondisi aman dan terkendali. Kegiatan dipimpin Danru Penyelamatan Pleton 3, M. Ruslin Goa,” pungkasnya.*

Satgas TMMD Kendari Percepat Plester Dinding MCK Sambuli

0

KENDARIKINI.COM – Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari memasuki tahap krusial pembangunan MCK di Kelurahan Sambuli, Jumat (27/2).

Fokus pekerjaan saat ini adalah pemelesteran dinding sebagai bagian penting untuk memperkuat struktur bangunan.

Prajurit TNI bersama warga setempat bekerja teliti mengaplikasikan campuran semen dan pasir pada permukaan bata merah.

Proses tersebut bertujuan menghasilkan dinding yang lebih kokoh, rata, dan tahan terhadap rembesan air.

Selain memperkuat bangunan, plesteran juga menjadi tahap persiapan sebelum pekerjaan pengecatan dilakukan.

Kualitas lapisan plester dinilai sangat menentukan ketahanan fasilitas sanitasi yang sedang dibangun.

Satgas memastikan teknik plesteran dilakukan presisi agar pori-pori dinding tertutup sempurna.

Dengan pengerjaan rapi dan cepat, fasilitas MCK diharapkan segera difungsikan masyarakat Sambuli.*

40 Korban Investasi Kripto AMG Phanteon Lapor Polres Baubau

0

KENDARIKINI.COM – Puluhan korban dugaan investasi bodong kripto AMG Phanteon melapor ke Polres Baubau.

Sekitar 40 korban datang bersama membuat laporan pada Kamis, 26 Februari 2026.

Mereka mengaku mengalami kerugian setelah mengikuti trading kripto yang mengatasnamakan AMG Phanteon.

Salah satu korban, Waode Nurul (34), mengaku rugi sekitar 200 dolar AS atau Rp3,5 juta.

Ia tertarik bergabung karena dijanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Waode mengaku direkrut affiliator berinisial LSA yang aktif promosi melalui Facebook.

“Promosinya meyakinkan dan sering muncul di Facebook,” ujar Waode kepada wartawan.

Para korban berharap polisi segera mengusut kasus tersebut dan menindak pelaku.

Polres Baubau saat ini masih mendalami laporan dan mengumpulkan bukti awal.

Kasi Humas Polres Baubau Iptu Rino Asnan menyebut aduan korban masih dipelajari penyidik.*

TMMD 127 Kodim Kendari Percepat Pengecoran Jembatan Sambuli

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat pengecoran jembatan di Kelurahan Sambuli, Jumat (27/2).

Personel TNI bersama warga setempat bekerja gotong royong menyelesaikan struktur utama jembatan.

Material beton cair dialirkan bertahap menggunakan mesin molen ke rangka besi yang telah terpasang.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kekuatan dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang.

Sinergi TNI dan masyarakat terlihat dalam pembagian tugas di lokasi pekerjaan.

Warga menyiapkan pasir dan semen, sementara personel Satgas meratakan permukaan beton.

Fokus pekerjaan saat ini mengejar kualitas pengecoran agar sesuai standar teknis.

Setelah tahap ini rampung, jembatan akan memasuki proses pengeringan atau curing.

Pembangunan jembatan diharapkan memperlancar akses ekonomi dan sosial warga Sambuli.

Program TMMD ini juga menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan masyarakat di Kendari.*

Satgas Pangan Sultra Pantau Harga Sembako Konsel, Stok Aman

0

KENDARIKINI.COM – Satgas Pangan Sultra memantau harga sembako di Konawe Selatan dan memastikan stok tetap aman.

Kegiatan berlangsung Jumat pagi, dimulai pukul 08.30 Wita di Kecamatan Konda.

Tim mengunjungi peternakan ayam petelur PT Barokah Lancar Bersama dan penggilingan beras ABBATIRENG CIALAM.

Pemantauan dipimpin Deputi BAPANAS RI Dr. Andriko Noto Susanto bersama Brigjen Pol. Hermawan.

Kegiatan juga melibatkan AKP Hastantya Bagas dari Ditreskrimsus Polda Sultra serta dinas terkait dan Bulog.

AKP Hastantya menyebut harga pangan relatif stabil dan stok di dua lokasi masih mencukupi.

Tim turut mengecek distribusi telur ayam ras dan beras guna mencegah lonjakan harga.

Satgas mengimbau pedagang mematuhi HET agar stabilitas harga dan pasokan tetap terjaga.

Pemantauan berakhir pukul 11.30 Wita dalam kondisi aman dan kondusif.*

TMMD 127 Kodim Kendari Rakit Besi Jembatan Anggoeya

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mulai merakit besi jembatan di Kelurahan Anggoeya, Selasa (24/2).

Personel TNI bersama warga memasuki tahap perakitan dan pemasangan besi tulangan.

Tahap tersebut menjadi fondasi utama sebelum proses pengecoran badan jembatan dilakukan.

Perakitan besi bertujuan memastikan struktur jembatan kuat dan tahan lama.

Pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara prajurit dan masyarakat setempat.

Meski cuaca terik, Satgas TMMD tetap memacu pekerjaan sesuai target waktu.

Progres pembangunan dinilai signifikan dalam membuka aksesibilitas wilayah Anggoeya.

Jembatan tersebut diharapkan memperlancar mobilitas warga dan distribusi barang.

Program TMMD 127 juga ditargetkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kodim Kendari menegaskan komitmen menghadirkan infrastruktur berkualitas bagi warga.

Pembangunan jembatan menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD tahun ini.

Warga menyambut positif pembangunan karena mempermudah aktivitas sehari-hari.

Sinergi TNI dan masyarakat terus diperkuat selama pelaksanaan TMMD berlangsung.*

Bid Humas Polda Sultra Bagikan 100 Takjil Ramadan

0

KENDARIKINI.COM – Bid Humas Polda Sultra membagikan takjil kepada masyarakat di depan Rumah Jabatan Kapolda, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan sosial ini menyasar pengendara sepeda motor yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Sebanyak 100 paket takjil dibagikan sebagai bentuk kepedulian Polri selama bulan suci Ramadan.

Program tersebut merupakan agenda rutin kepedulian sosial Polri setiap Ramadan.

Kabid Humas Polda Sultra Kombes Pol Iis Kristian melalui Ipda Hasrun menyebut kegiatan bertujuan mempererat hubungan.

Menurutnya, Ramadan menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas sosial.

“Diharapkan kegiatan sederhana ini semakin mendekatkan institusi kepolisian dengan warga,” ujar Hasrun.

Ia menegaskan, kegiatan ini menunjukkan kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan.

Polri, lanjutnya, juga aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di tengah masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.

Masyarakat penerima takjil menyambut positif serta mengapresiasi kepedulian Bid Humas Polda Sultra.*

TMMD Kodim Kendari Percepat Plaster Talud

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim Kendari mempercepat plaster dinding talud di lokasi sasaran fisik, Jumat (27/2).

Personel TNI bersama warga setempat meratakan adonan semen pada susunan batu dinding penahan tanah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan talud memiliki struktur kuat menghadapi tekanan tanah dan gerusan air.

Selain memperkuat konstruksi, pengerjaan plaster juga membuat tampilan dinding lebih rapi dan estetis.

Pekerjaan ini menjadi fokus tahap finishing agar manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat.

Lapisan plaster turut melindungi sela batu dari rembesan air yang berpotensi merusak bangunan.

Satgas Kodim Kendari optimistis pengerjaan talud dapat selesai sesuai target program TMMD.*

Gakkum Sulawesi Tetapkan Pelaku Illegal Logging di Napabalano

0

KENDARIKINI.COM – Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sulawesi menetapkan R (29) sebagai tersangka illegal logging.

Kasus terjadi di kawasan konservasi Cagar Alam Napabalano, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Penetapan tersangka merupakan tindak lanjut operasi gabungan sejak 18 Februari 2026.

Operasi melibatkan Balai Gakkum Sulawesi bersama BKSDA Sultra setelah menerima laporan masyarakat.

Warga sebelumnya melaporkan aktivitas mencurigakan disertai suara chainsaw dari dalam kawasan konservasi.

Petugas menemukan satu pohon jati besar telah ditebang dan dipotong menjadi tiga bagian.

Bagian tengah kayu berukuran panjang 475 sentimeter dengan diameter sekitar 80 sentimeter.

Tim juga menggagalkan pengangkutan menggunakan mobil dumping kuning tanpa nomor polisi.

Tersangka sempat melarikan diri, namun berhasil diamankan dan mengakui keterlibatannya.

Barang bukti berupa mobil dumping dan satu batang kayu jati kini diamankan di Polsek Tampo.

Penyidik menahan tersangka di Rutan Polda Sultra dan menjeratnya dengan pasal konservasi.

Pelaku terancam hukuman penjara maksimal 11 tahun dan denda hingga Rp2 miliar.

Kepala Balai Gakkum Sulawesi, Ali Bahri, menekankan pentingnya sinergi pengungkapan kasus.

Ia memastikan berkas perkara segera dilimpahkan ke Kejaksaan untuk proses hukum lanjutan.*

TMMD Kodim Kendari Genjot Pondasi Jembatan Sambuli

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat pembangunan pondasi jembatan di Kelurahan Sambuli, Jumat (27/2).

Pekerjaan dilakukan gotong royong dengan penyusunan batu gunung dan pengecoran presisi agar struktur jembatan kuat.

Program ini menjadi salah satu sasaran fisik prioritas TMMD untuk memperlancar mobilitas masyarakat antarkampung.

Satgas Kodim 1417/Kendari optimistis pembangunan infrastruktur tersebut rampung sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Kehadiran jembatan layak diharapkan meningkatkan konektivitas wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi warga Sambuli.*

Gaji Sejumlah Dosen di Unsultra Diduga Ditahan Pihak Kampus

KENDARIKINI.COM – Gaji sejumlah dosen diduga ditahan bendahara kampus Unsultra. Salah satunya yang merasakan dampak penahanan gaji yaitu Dr. La Ode Munawir.

“Jadi memang kemarin kami ke rektorat, ke bendahara di universitas, kami kemarin ada kelebihan mengajar S2 di pascasarjana, kemarin mau pergi ambil, nama saya ada, tapi di coret, alasannya tidak jelas,” katanya saat dikonfirmasi via telepon Whats App.

“Kata Dir pasca si ‘S’ nama-nama ini ditahan, padahal ini hak kami, kami keberaratan, karena kami sudah laksanakan kewajiban.

Lanjutnya ada beberapa dosen lain yang mengalami hal serupa.

“Ada indikasi berkaitan dengan konflik kemarin, karena kami juga belum menerima, karena ini masih berproses hukum,” ungkapnya.

Sambungnya bahwa untuk Dosen di Fakultas Hukum itu ada sebanyak 4 (Empat) Dosen yang gajinya diduga ditahan.

“Ada juga di fakultas lain, yang kemarin saya sama-sama tanyakan gaji kami,” tambahnya.

Pihaknya juga menduga hal tersebut terjadi karena adanya kebijakan pengambil kebijakan.

Sementara itu, Rektor Unsultra, Prof. Dr. Eng. Jamhir Safani membantah tudingan tersebut.

“Saya sudah memberikan perintah ke bawah tidak ada penahanan honor dosen karena itu adalah hak mereka,” katanya saat dikonfirmasi via pesan Whats App, Jum’at 27 Februari 2026.

Pihaknya juga menampik adanya beda perlakuan pemberian gaji terhadap konflik yayasan.

“Sebagai Rektor saya tidak memandang ada kubu sebelah sini dan sebelah sana. Saya memandang semua dosen Unsultra adalah pelaksana akademik di Unsultra yang mempunyai tugas, kewajiban dan hakbyang setara,” ungkapnya.

Ia juga sudah mempersilahkan dosen yang menanyakan gajinya untuk mengambil honornya.

“Saya sudah mempersilahkan para dosen yang bertanya kepada saya untuk mengambil haknya. Dan tidak boleh ada hambatan atas hal tersebut,” tutupnya.*

Konten Kreator Soroti Ketimpangan UMR, Lowongan Kerja Sulit dan Biaya Hidup Kendari yang Tinggi hingga Picu Kriminalitas

0

KENDARIKINI COM – Video unggahan kreator TikTok Sapta Bahaya mendadak viral setelah menyoroti ketimpangan ekonomi di Kota Kendari.

Dalam video tersebut, ia mengeluhkan tingginya biaya hidup yang tidak sebanding dengan Upah Minimum Regional.

Menurutnya, kondisi itu berpotensi memicu meningkatnya aksi pencurian di masyarakat.

Ia membandingkan situasi ekonomi di Bekasi dengan Kota Kendari.

Di Bekasi, biaya hidup tinggi masih diimbangi UMR sekitar Rp5,9 juta pada 2026.

Sementara UMR Kendari berkisar Rp3,5 juta, tetapi harga kebutuhan pokok dinilai hampir sama.

Ia mencontohkan harga makan sari laut di Kendari sekitar Rp25.000 belum termasuk minuman.

Selain itu, ia menilai lapangan pekerjaan di Kendari masih terbatas bagi lulusan baru.

Melalui videonya, ia meminta pemerintah menyesuaikan UMR dan memperluas peluang kerja bagi masyarakat.

Fenomena ini mencerminkan tantangan ekonomi daerah dengan biaya tinggi namun daya beli rendah.*

Polresta Kendari Jadwalkan Pemeriksaan Saksi Ahli dan Bakal Panggil Agen Travel TRG dan Travelina

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari terus melakukan pendalaman terhadap kasus dugaan penipuan perjalanan ibadah haji dan umrah yang melibatkan agen travel Travelina dan TRG. Hingga saat ini, penyidik fokus pada pemeriksaan saksi-saksi dan penelusuran aliran dana yang diduga “menguap” dalam jumlah besar.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welli Wanto Malau melalui Kanit Tipidter IPDA Ariel Mogenz Ginting mengatakan pihaknya telah menjadwalkan Pemeriksaan Saksi dan Ahli.

Ariel, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mengambil keterangan dari sejumlah jamaah yang baru saja kembali ke tanah air.

“Kami telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, baik jamaah dari Travelina maupun TRG. Selanjutnya, agenda kami adalah melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli dari Kementerian Agama Pusat yang dijadwalkan pada hari Senin mendatang,” ujar Ariel dalam keterangannya.

Ia juga menuturkan bahwa pihaknya bakal Fokus pada Aliran Dana melalui Agen
Poin krusial dalam penyidikan ini adalah peran para agen travel. Penyidik menemukan indikasi bahwa hampir seluruh aliran dana dari jamaah disetorkan melalui agen sebelum sampai ke pihak travel.

Beberapa temuan penting dalam penyidikan meliputi:

* Ketidaksesuaian Dana: Ditemukan adanya selisih antara jumlah uang yang disetorkan jamaah kepada agen dengan dana yang diteruskan ke pihak travel.

* Kasus TRG: Di travel TRG, satu orang agen diketahui membawahi hampir setengah dari total seluruh jamaah. Di sinilah ditemukan indikasi dana yang “hilang” atau tidak dapat dipertanggungjawabkan.

* Persangkaan Pasal: Kedua kasus ini dijerat dengan Pasal 122 dan Pasal 124 Undang-Undang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Langkah Selanjutnya

Pihak kepolisian akan segera memanggil para agen terkait untuk melakukan klarifikasi dan pembuktian data keuangan. Para agen akan diminta menunjukkan bukti otentik mengenai besaran dana yang diterima dari jamaah dan berapa yang benar-benar disetorkan ke perusahaan travel.

“Kami akan meminta pertanggungjawaban dari pihak agen terkait selisih dana yang ada. Pendalaman ini penting untuk melihat sejauh mana keterlibatan mereka dalam kerugian yang dialami jamaah,” tutup Ariel.*

Sat Lantas Polres Buton Atur Lalin Demi Kelancaran Tarawih

0

KENDARIKINI.COM – Sat Lantas Polres Buton menggelar pengaturan lalu lintas selama Ramadhan, Kamis (26/2/2026).

Langkah ini untuk memberi rasa aman bagi masyarakat yang melaksanakan Shalat Isya dan Tarawih.

Pengaturan difokuskan pada masjid dan ruas jalan yang mengalami peningkatan aktivitas jamaah.

Personel disiagakan di depan masjid, persimpangan, serta titik rawan macet guna membantu penyeberangan.

Kasat Lantas Iptu M. Arifudin mengatakan kegiatan ini bentuk pelayanan prima kepada masyarakat.

Polisi memastikan arus tetap lancar serta mencegah kemacetan dan kecelakaan selama waktu ibadah.

Petugas juga mengimbau pengendara mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan helm standar.

Remaja diingatkan tidak melakukan balap liar atau konvoi yang mengganggu ketertiban umum.

Sat Lantas menegaskan pengaturan rutin dilakukan selama Ramadhan demi situasi tetap kondusif.*

Polsek Sampuabalo Larang Remaja Perang Sarung saat Ramadan

0

KENDARIKINI.COM – Personel Polsek Sampuabalo mengintensifkan imbauan kamtibmas selama bulan suci Ramadhan, Kamis (26/2/2026).

Imbauan difokuskan kepada para remaja agar tidak melakukan perang sarung yang rawan terjadi malam hingga sahur.

Kegiatan dilakukan melalui patroli malam dan subuh di sejumlah titik yang sering menjadi lokasi berkumpul anak muda.

Petugas memberikan edukasi humanis bahwa perang sarung berpotensi memicu perkelahian dan gangguan keamanan.

Kapolsek Sampuabalo Ipda Syahrir, S.H menyebut langkah ini sebagai upaya preventif mencegah tawuran remaja.

Ia juga mengajak orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak, khususnya pada malam hari selama Ramadhan.

Selain itu, remaja diimbau mengisi Ramadhan dengan kegiatan positif seperti tadarus dan shalat berjamaah.

Polsek berharap patroli rutin mampu menciptakan suasana Ramadhan yang aman dan kondusif.*

Polsek Sampolawa Gencar Imbau Remaja Jaga Kamtibmas

0

KENDARIKINI.COM – Personel Polsek Sampolawa terus menggencarkan patroli dialogis demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.

Kegiatan dilakukan dengan menyambangi lokasi yang kerap menjadi tempat berkumpul para remaja di wilayah hukum.

Petugas mengimbau remaja tidak terlibat tawuran, perang sarung, balap liar, maupun aktivitas yang mengganggu ketertiban.

Kanit Binmas Bripka Abalyadin menegaskan peran generasi muda sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan lingkungan.

Ia juga mengingatkan remaja agar bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi ajakan konflik.

Polsek berharap sinergi polisi, orang tua, dan masyarakat menjaga wilayah Sampolawa tetap aman dan tertib.*

Vonis Korupsi Pertamina, 9 Terdakwa Dihukum Hingga 15 Tahun

KENDARIKINI.COM, JAKARTA — Majelis Hakim memvonis sembilan terdakwa korupsi tata kelola PT Pertamina, 26–27 Februari 2026.

Sidang digelar di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Riva Siahaan dan Maya Kusmaya divonis sembilan tahun penjara.

Edward Corne dan Agus Purwono masing-masing dijatuhi hukuman sepuluh tahun penjara.

Sani Dinar Saifuddin serta Yoki Firnandi divonis sembilan tahun penjara.

Dimas Werhaspati dan Gading Ramadhan Joedo masing-masing dihukum 13 tahun penjara.

Vonis terberat dijatuhkan kepada Muhamad Kerry Adrianto Riza selama 15 tahun penjara.

Seluruh terdakwa juga didenda Rp1 miliar subsider 190 hari kurungan.

Khusus Kerry, majelis menjatuhkan uang pengganti Rp2,9 triliun.

Jika tidak dibayar, harta disita atau diganti pidana tambahan lima tahun.

Majelis menyatakan para terdakwa terbukti bersalah melakukan korupsi secara bersama-sama.

Barang bukti dipergunakan dalam perkara lain dan biaya perkara Rp7.500 dibebankan kepada terdakwa.*

Sinergi Polres Buton dan Saka Bhayangkara Bagi Takjil ke Pengguna Jalan

0

KENDARIKINI.COM, BUTON — Sat Binmas Polres Buton bersama Saka Bhayangkara menggelar bagi-bagi takjil, Kamis, 26 Februari 2026.

Kegiatan berlangsung di depan Makopolres Buton menjelang waktu berbuka puasa.

Personel Sat Binmas dan anggota Saka Bhayangkara membagikan takjil kepada pengguna jalan.

Sasaran kegiatan meliputi pengendara roda dua, roda empat, serta masyarakat yang melintas.

Kasat Binmas Iptu Almuhalid mengatakan kegiatan ini bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan,” ujarnya.

Selain berbagi takjil, petugas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat.

Warga diimbau tertib berlalu lintas dan menghindari aktivitas yang mengganggu keamanan.

Kegiatan sosial tersebut mendapat respons positif dari masyarakat penerima takjil.

Polres Buton berharap sinergi kepolisian dan masyarakat semakin kuat menjaga kamtibmas kondusif.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti