Jumat, Juli 24, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 55

Setoran Rp1 Miliar Mengendap, Pemasangan Listrik PLN UP3 Kendari Tertunda

KENDARIKINI.COM – PLN UP3 Kendari belum menuntaskan pemasangan listrik PT KSN Konawe Selatan hingga 17 Maret 2026.

Perusahaan telah menyetor Rp1,035 miliar sejak 6 Januari 2026 untuk biaya penyambungan dan jaminan pelanggan.

Pembayaran mencakup gardu, meterai, dan kebutuhan administrasi lain yang telah diselesaikan pihak perusahaan.

Namun, instalasi listrik belum terealisasi meski persetujuan pemasangan telah terbit dari PLN.

PT Kasuari Silika Nusantara beroperasi di Desa Meronga Raya, Kecamatan Lalembuu, Konawe Selatan.

Perusahaan tambang silika ini membutuhkan suplai listrik sebesar 1,2 juta Volt Ampere.

Staf PT KSN, Rian, menyatakan seluruh kewajiban ke PLN telah dipenuhi sejak awal tahun.

Ia menegaskan operasional ditargetkan mulai April 2026, dengan potensi pembayaran listrik bulanan signifikan.

Rian menyayangkan keterlambatan yang berpotensi menghambat operasional dan merugikan investasi perusahaan.

PLN UP3 Kendari menyebut keterlambatan disebabkan proses anggaran yang masih menunggu persetujuan pusat.

Peralihan anggaran disebut menjadi kendala utama realisasi pemasangan jaringan listrik tersebut.

Sementara itu, pihak lain PLN menyebut diperlukan perluasan jaringan sepanjang 1,5 kilometer.

Penjelasan berbeda ini memunculkan dugaan ketidaksinkronan internal dalam penanganan proyek.

Pengamat kebijakan publik Sultra, Zulfan, meminta PLN memprioritaskan investor yang telah memenuhi kewajiban.

Ia juga menyoroti potensi dampak keterlambatan terhadap masyarakat sekitar yang belum menikmati listrik.

Sekdes Meronga Raya, Salomon, berharap kehadiran perusahaan dapat membuka akses listrik bagi warga.

Ia menyebut sebagian warga belum menikmati listrik selama puluhan tahun.

Masyarakat kini menanti realisasi pasokan listrik dari proyek tersebut.*

Telkomsel Perluas Jaringan 5G di Sulawesi dan Maluku Utara

KENDARIKINI.COM – Telkomsel memperluas jaringan Hyper 5G di Sulawesi dan Maluku Utara.

Langkah ini mendukung percepatan transformasi digital dan pertumbuhan ekonomi Indonesia Timur.

Ekspansi 5G merupakan kelanjutan pengembangan sejak 2021 di berbagai kota besar Indonesia.

Kini jaringan 5G hadir di sejumlah wilayah strategis Sulawesi dan Maluku Utara.

Di Sulawesi Tengah, jaringan tersedia di Palu dan Morowali, termasuk kawasan industri.

Sulawesi Utara mencakup Manado, seperti bandara, pusat kota, dan kawasan wisata Likupang.

Maluku Utara meliputi Ternate dan Halmahera Tengah, termasuk kawasan industri strategis.

Di Kendari, jaringan 5G tersedia di Mall The Park dan Taman Kadia.

Sementara Gorontalo mencakup area kota dan Citimall Gorontalo.

General Manager Telkomsel Sulawesi, Asep Hermawan, menyebut 236 BTS 5G telah beroperasi.

Telkomsel akan terus memperluas jaringan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat.

Jaringan 5G menawarkan kecepatan tinggi, latensi rendah, dan kapasitas koneksi lebih besar.

Teknologi ini juga didukung Artificial Intelligence melalui sistem Autonomous Network.

Hal ini memungkinkan pengelolaan jaringan lebih responsif dan optimal di berbagai kondisi.

Pelanggan dapat menikmati 5G dengan perangkat kompatibel dan berada di area cakupan.

Telkomsel juga meraih berbagai penghargaan global dalam ajang MWC Barcelona 2026.

Penghargaan mencakup jaringan tercepat, cakupan terbaik, hingga pengalaman gaming dan video.

Informasi lengkap layanan 5G dapat diakses melalui situs resmi Telkomsel.*

Kalla Toyota Siaga 24 Jam, Amankan Mudik Lebaran 2026

KENDARIKINI.COM – Menyambut mudik Lebaran 2026, Kalla Toyota menghadirkan Layanan Siaga Toyota bagi pelanggan.

Program ini memastikan perjalanan aman, nyaman, dan tenang di jalur utama mudik.

Salah satu titik utama berada di Posko Siaga Kupa, Barru, Sulawesi Selatan.

Posko tersebut beroperasi penuh mulai 17 hingga 29 Maret 2026.

Aftersales & Customer Experience GM Kalla Toyota, M. Noor Iqbal Yafie, menegaskan pentingnya keselamatan mudik.

Ia menyebut mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi momen kebersamaan bersama keluarga tercinta.

Kalla Toyota juga menawarkan diskon jasa servis 10 persen dan suku cadang 5 persen.

Pelanggan mendapat pemeriksaan kendaraan gratis sebelum melanjutkan perjalanan mudik.

Selain itu, tersedia layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pengendara.

Fasilitas Posko Siaga mencakup ruang istirahat dan hiburan bagi pelanggan.

Kalla Toyota menyiapkan Posko Siaga 24 jam dengan layanan non-stop.

Terdapat 23 Bengkel Siaga yang siap melayani perbaikan kendaraan.

Sebanyak 27 unit Toyota Mobile Service disiagakan untuk membantu pelanggan di jalan.

Empat unit truk towing juga disiapkan untuk kondisi darurat.

Layanan ini diharapkan memberi rasa aman selama perjalanan mudik Lebaran.

Informasi lengkap tersedia di kallatoyota.co.id dan media sosial resmi Kalla Toyota.

Pelanggan juga dapat menghubungi Kalla Care di 04113000103 atau WhatsApp 08114414030.*

Krisis Gaji dan THR, Hillcon Terancam Putus Kontrak di PT AKP

KENDARIKINI.COM – Situasi kerja di site PT Hillcon Jaya Sakti (HJS) Job Site AKP memanas akibat kendala pembayaran.

Manajemen mengungkapkan kesulitan finansial yang berdampak pada operasional dan kesejahteraan para pekerja di lapangan.

Dalam pertemuan terbuka, perwakilan manajemen menyampaikan kekecewaan atas belum adanya kepastian pembayaran gaji dan THR.

Mereka mengaku telah berupaya berkomunikasi dengan pihak pusat di Jakarta serta mitra kerja terkait masalah tersebut.

Namun, hingga kini, kepastian pembayaran hak karyawan masih belum menemukan titik terang dari pihak terkait.

“Kami sudah memohon agar gaji dan THR bisa dibayarkan, tetapi peluangnya sangat kecil,” ujar perwakilan manajemen dalam postingan akun instagram Esramarrising.

Kekecewaan memuncak setelah respons negatif dari pemilik perusahaan saat dihubungi melalui sambungan telepon.

Akibatnya, manajemen di lapangan mengajukan pemutusan kontrak kerja mulai 19 Maret 2026.

“Saya merasa upaya membantu sudah tidak ada gunanya lagi,” tambahnya dengan nada kecewa.

Manajemen juga mengakui kondisi internal perusahaan sedang berada di titik terendah saat ini.

Sistem pembayaran berbasis kontrak disebut menjadi kendala utama dalam memenuhi hak karyawan tepat waktu.

Seorang karyawan, Edi Dasopang, mengaku hingga kini gaji mereka belum dibayarkan oleh pihak perusahaan.

“Direksi Hillcon tidak membayarkan gaji kami sampai hari ini,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Sementara itu, GM PT Adhi Kartiko Pratama (AKP), Riki, menegaskan masalah tersebut merupakan internal Hillcon.

Ia menyebut seluruh invoice yang jatuh tempo kepada Hillcon telah dibayarkan oleh pihak AKP.

PT Hillcon diketahui merupakan salah satu kontraktor tambang yang beroperasi di bawah PT AKP.*

Kreator Konten Sapta Bahaya Pertanyakan Urgensi Pinjaman Rp250 Miliar Pemkab Bombana

BOMBANA, KENDARIKINI.COM – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana untuk mengajukan pinjaman sebesar Rp250 miliar guna menuntaskan pembangunan jalan dan Rumah Sakit (RS) di Kabaena menuai sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari konten kreator TikTok asal Sulawesi Tenggara, Sapta Bahaya.

Melalui unggahan video terbarunya, Sapta Bahaya mempertanyakan apakah langkah besar ini sudah sepantasnya diprioritaskan bagi masyarakat. Ia menyoroti tantangan geografis dan aksesibilitas masyarakat Kabaena yang selama ini sangat bergantung pada moda transportasi laut yang terbatas.

“Masyarakat di sana (Kabaena) kasihan kalau sakit harus diangkut pakai kapal katinting (perahu kecil). Karena itu, pembangunan rumah sakit memang harus diprioritaskan,” ujar Sapta dalam videonya.

Namun, Sapta juga memberikan catatan kritis mengenai lokasi dan integrasi fasilitas tersebut. Ia mempertanyakan alasan di balik pemilihan lokasi pembangunan dan bagaimana skema pinjaman sebesar itu akan berdampak pada beban keuangan daerah di masa depan, mengingat kecamatan-kecamatan lain di Bombana juga akan bertanya-tanya mengenai pemerataan pembangunan di wilayah mereka.

“Kok kenapa hanya Kabaena? Pasti kecamatan lain akan bertanya-tanya juga,” tambahnya.

Isu mengenai pinjaman daerah ini memang sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat Bombana. Hingga saat ini, publik masih menunggu penjelasan lebih rinci dari Pemerintah Daerah terkait urgensi serta rencana matang penggunaan dana pinjaman tersebut agar benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.*

Kondisi Memprihatinkan, Konten Kreator Soroti Aset Pemprov Sultra P2ID yang Terbengkalai

KENDARIKINI.COM – Konten kreator asal Sulawesi Tenggara, Inal Tora, kembali melakukan aksi “patroli” untuk menyoroti fasilitas publik yang kurang terawat. Kali ini, sasarannya adalah kawasan Pusat Promosi dan Informasi Daerah (P2ID) yang terletak di Kota Kendari.

Dalam unggahan video terbarunya di akun instagramnya, Inal menunjukkan kondisi jalan masuk kawasan yang rusak parah dan dipenuhi genangan air. Ironisnya, meski kawasan ini merupakan aset resmi milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, banyak bangunan di dalamnya yang terlihat terbengkalai dan ditumbuhi semak belukar yang tinggi.

Inal Tora menegaskan bahwa status lahan P2ID ini sudah sah secara hukum sebagai milik pemerintah daerah. Ia merujuk pada hasil penelusuran hukum dan penyerahan sertifikat tanah yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi Sultra kepada Gubernur Sultra pada Maret 2021 lalu.

“Sertifikat itu sah menjadi milik pemerintah provinsi berdasarkan hasil penelusuran Kejaksaan. Tapi kenapa sejak 2021 sampai sekarang tidak diurus? Aset ini seperti dibiarkan begitu saja,” ujar Inal dalam videonya.

Selama menyusuri area tersebut, Inal memperlihatkan gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sultra yang berdiri di kawasan tersebut, namun dikelilingi oleh ilalang yang tidak terawat. Ia juga menyoroti adanya aktivitas warga yang mendirikan bangunan di atas trotoar atau area yang seharusnya menjadi fasilitas umum P2ID.

Inal berharap pemerintah memiliki “tools” atau langkah nyata untuk melakukan negosiasi dengan kelompok masyarakat yang ada di sana guna mencari solusi terbaik.

“Bisakah tempat ini dijadikan sesuatu yang bermanfaat? Jangan dibiarkan tidak diurus. Pemerintah punya kemampuan untuk bernegosiasi dan mencarikan solusi agar aset daerah ini bisa berfungsi maksimal kembali,” pungkasnya.

Hingga saat ini, kawasan P2ID yang seharusnya menjadi pusat promosi unggulan daerah masih menunggu langkah revitalisasi nyata dari pemerintah setempat.*

Gubernur Sultra Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, secara resmi mengajak seluruh elemen masyarakat dan pelaku usaha di Bumi Anoa untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan gelaran Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Dalam penyampaiannya, Andi Sumangerukka menekankan bahwa sensus ini merupakan momentum krusial bagi masa depan pembangunan daerah. Partisipasi dari skala usaha mikro, kecil, menengah, hingga usaha besar sangat dibutuhkan untuk menghasilkan basis data yang komprehensif.

“Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum penting untuk menghadirkan data ekonomi yang lengkap, akurat, dan terpercaya,” kata Andi Sumangerukka, Rabu 18 Maret 2026 melalui postingan video akun instagram Diskominfo Sultra.

Lebih lanjut, purnawirawan jenderal bintang dua ini menjelaskan bahwa data yang dihasilkan nantinya akan menjadi pijakan utama bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan daerah yang tepat sasaran.

“Kemudian Mendorong peningkatan investasi di Sulawesi Tenggara, Memperkuat daya saing usaha lokal, dan Memastikan program kesejahteraan masyarakat terdistribusi dengan baik,” ungkapnya.

Andi Sumangerukka juga menghimbau masyarakat agar tidak ragu dalam memberikan informasi kepada petugas lapangan. Ia menjamin bahwa seluruh data yang diberikan oleh responden bersifat rahasia dan dilindungi oleh undang-undang, serta hanya akan digunakan untuk kepentingan statistik.

“Terima kedatangan petugas sensus ekonomi dan berikan informasi yang benar serta jujur. Dengan data yang akurat, kita wujudkan Sulawesi Tenggara yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.*

Kerjasama dengan FH UHO, PERADI-SAI Buka Pendaftaran Pendidikan Profesi Advokat di Kendari

KENDARIKINI.COM — Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia Suara Advokat Indonesia (PERADI-SAI) melalui Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PERADI-SAI Kota Kendari resmi membuka pendaftaran Pendidikan Profesi Advokat (PPA) angkatan ke-VI tahun 2026.

Program ini diselenggarakan bekerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari sebagai bentuk komitmen dalam mencetak advokat yang profesional dan berintegritas.

Pendaftaran dibuka mulai 9 Februari hingga 31 Maret 2026. Calon peserta dapat mendaftar dan mengambil formulir di Fakultas Hukum UHO atau di Sekretariat DPC PERADI-SAI Kendari yang beralamat di Jalan Bunga Wijaya Kusuma No. 49, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari.

Adapun biaya yang ditetapkan yakni Rp1.000.000 untuk pendaftaran dan Rp4.500.000 untuk biaya pendidikan. Pembayaran dilakukan melalui Bank BRI KC Kendari Bypass dengan nomor rekening 064601013403530 atas nama DPC PERADI Kendari.

Untuk persyaratan, peserta diwajibkan menyerahkan formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap, fotokopi ijazah sarjana hukum yang telah dilegalisir beserta bukti dari PDDIKTI, pas foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak tiga lembar dengan latar merah, serta bukti pembayaran biaya PKPA.

Kegiatan Pendidikan Profesi Advokat ini dijadwalkan berlangsung pada April 2026, bertempat di Fakultas Hukum UHO Kendari. Peserta juga akan mendapatkan fasilitas berupa konsumsi, materi pelatihan, serta sertifikat PKPA PERADI.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui kontak panitia di nomor 0812-4561-7181 (Sukrianto), 0813-4380-2380 (Yayat), dan 0822-9310-6568 (Indah).*

UKM SAR UHO Gelar Mubes, Perkuat Regenerasi dan Solidaritas Relawan

KENDARIKINI.COM – UKM SAR Universitas Halu Oleo menggelar Musyawarah Besar (Mubes) pada 12-13 Maret 2026.

Kegiatan berlangsung di Studio Mini Fakultas Ekonomi dan Bisnis UHO dengan tema revitalisasi semangat relawan.

Mubes dibuka Alimin Dima mewakili Plt Rektor UHO, Dr. Herman, S.H., LL.M.

Ia menegaskan organisasi kemahasiswaan berperan penting menumbuhkan kepedulian sosial dan semangat kemanusiaan mahasiswa.

Mubes merupakan forum tertinggi organisasi untuk evaluasi kepengurusan dan menentukan arah kebijakan ke depan.

Forum ini juga menjadi ajang regenerasi kepemimpinan di tubuh UKM SAR UHO.

Ketua UKM SAR UHO 2022, Muhammad Matin Adhiddia, menyebut Mubes sebagai momentum strategis organisasi.

“Mubes menjadi ruang evaluasi dan melahirkan gagasan serta kepemimpinan baru,” ujarnya dilansir dari sultrakini.

Ia menambahkan tema kegiatan mendorong anggota tetap adaptif dan tangguh menghadapi tantangan kebencanaan.

Agenda utama meliputi laporan pertanggungjawaban, pembahasan aturan organisasi, serta pemilihan pengurus baru.

Peserta terdiri dari pengurus, anggota aktif, alumni, serta perwakilan universitas dan instansi terkait.

Melalui Mubes ini diharapkan lahir kepengurusan berintegritas dengan visi jelas untuk pengembangan organisasi.

Kegiatan berlangsung meriah dan sukses serta memperkuat solidaritas dan semangat pengabdian anggota.

UKM SAR UHO diharapkan semakin berkontribusi dalam kegiatan kemanusiaan dan penanggulangan bencana.*

UHO Resmi Buka PPDS Bedah, Perkuat Layanan Kesehatan Timur

KENDARIKINI.COM – Fakultas Kedokteran Universitas Halu Oleo (UHO) resmi membuka Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Bedah.

Program ini mendukung percepatan pemenuhan dokter spesialis, khususnya di wilayah Indonesia Timur.

Langkah ini diharapkan meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memperluas akses pelayanan medis spesialis bagi masyarakat.

Pembukaan PPDS merupakan bagian pengembangan pendidikan dokter melalui sistem Academic Health System (AHS).

Program ini melibatkan Kementerian Kesehatan, Kemendiktisaintek, serta dukungan pemerintah daerah.

Dilansir dari Telisik, Dekan FK UHO, Dr. dr. I Putu Sudayasa, menyebut persiapan program telah dimulai sejak 2022.

“Percepatan pembukaan program spesialis didorong pemerintah sejak 2025, terutama di daerah,” ujarnya, Rabu (10/3/2026).

FK UHO mendapat penugasan membuka PPDS Bedah dan Obgyn pada 3 Oktober 2025.

Pelaksanaan program didukung Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin sebagai tim pembina.

Persiapan mencakup kurikulum, tenaga pengajar, fasilitas, hingga rumah sakit pendidikan.

Pengusulan dilakukan melalui sistem SIAGA, SIPINTER, dan Dirjendikti pada November 2025.

Evaluasi dan visitasi dilakukan tim Dirjendikti bersama Unhas dan UGM pada Januari 2026.

Izin operasional PPDS Bedah terbit 9 Februari 2026 dan diluncurkan 13 Februari 2026.

RSUD Bahteramas menjadi rumah sakit pendidikan utama dalam program ini.

Jejaring pendidikan juga melibatkan RSUD Kendari, RS Bhayangkara, dan RS Ismoyo.

Dr. Putu berharap dokter daerah memanfaatkan program ini untuk meningkatkan kompetensi.

Pemerintah daerah juga diharapkan mendukung melalui program beasiswa pendidikan spesialis.

Program ini diharapkan memperkuat pelayanan kesehatan dan pemerataan tenaga medis di daerah.*

Kecelakaan Tambang Kolaka Tewaskan Buruh, Dugaan Pelanggaran K3 Menguat

KENDARIKINI.COM – Kecelakaan kerja kembali terjadi di sektor tambang Kolaka, Sulawesi Tenggara. Seorang buruh tewas tertimpa batu besar.

Korban bernama Ardan (31), buruh harian lepas di area konsesi PT Aneka Usaha Perumda Kolaka.

Lokasi kerja tersebut dikelola mitra perusahaan, PT Inti Karya Mitra (IKM).

Peristiwa terjadi Senin (9/3/2026) saat korban melintas menggunakan ekskavator di jalur kerja tambang.

Batu berukuran sekitar 1×1 meter tiba-tiba jatuh dari tebing dan menghantam korban.

Keluarga menerima kabar awal sekitar pukul 17.49 WITA dari istri saksi bernama Erwin.

Namun, informasi yang diterima sempat simpang siur dan membingungkan pihak keluarga.

Empat menit kemudian, saksi memastikan korban telah meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah tiba di rumah duka Kelurahan Sabilambo sekitar pukul 18.57 WITA.

Keluarga menyoroti sikap rekan kerja korban yang dinilai tidak empatik saat kejadian.

Salah satu pekerja sempat berteriak agar tidak langsung menyalahkan pihak tertentu.

Peristiwa ini memunculkan dugaan pelanggaran keselamatan kerja di area tambang tersebut.

Diduga tidak dilakukan pembersihan material tebing atau pengawasan lereng secara berkala.

Padahal, aturan Minerba mewajibkan analisis risiko di jalur kerja tambang.

Keluarga korban juga menyatakan belum ada perwakilan perusahaan yang datang secara resmi.

Mereka menilai belum terlihat itikad baik dari pihak perusahaan pascakejadian.

Publik mendesak aparat penegak hukum dan Dinas ESDM Sultra melakukan investigasi menyeluruh.

Kasus ini berpotensi melanggar Pasal 359 KUHP terkait kelalaian yang menyebabkan kematian.

Selain itu, evaluasi izin usaha dan tanggung jawab perusahaan juga diminta segera dilakukan.*

SBKB Laporkan PT SMI ke Polda Sultra Terkait Kecelakaan Kerja

KENDARIKINI.COM – Serikat Buruh Keadilan Bersatu (SBKB) melaporkan PT Sumatra Mining Investama ke Polda Sultra.

Laporan tersebut terkait dugaan kelalaian keselamatan kerja yang menyebabkan karyawan mengalami cacat permanen.

Ketua SBKB, Ikbal Mbalakia, menyayangkan sikap perusahaan yang dinilai tidak bertanggung jawab.

Ia menyebut perusahaan terkesan menghindari tanggung jawab atas kecelakaan kerja tersebut.

“Kasus ini sangat memprihatinkan, perusahaan diduga abai terhadap keselamatan karyawan,” ujar Ikbal.

SBKB menilai kecelakaan terjadi akibat minimnya peralatan keselamatan kerja di lokasi.

Selain itu, pekerja disebut tidak mendapatkan pelatihan keselamatan yang memadai dari perusahaan.

SBKB meminta Polda Sultra segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap kasus tersebut.

Jika ditemukan pelanggaran, aparat diminta menindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

SBKB juga mendesak perusahaan memberikan kompensasi layak kepada korban kecelakaan kerja.

Ikbal menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses hukum hingga tuntas.

SBKB menyebut perusahaan sebelumnya juga pernah dilaporkan terkait kecelakaan kerja serupa.

Namun, hingga kini dinilai belum ada peningkatan signifikan dalam standar keselamatan kerja.

SBKB mendorong pemerintah memperketat pengawasan terhadap perusahaan yang abai keselamatan pekerja.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak perusahaan belum memberikan tanggapan resmi.*

Warga Korumba Keluhkan Bansos Tidak Tepat Sasaran, Data DTKS Disorot

KENDARIKINI.COM – Warga Kelurahan Korumba, Mandonga, Kendari, mengeluhkan penyaluran bantuan sosial yang dinilai belum tepat sasaran.

Keluhan tersebut berkaitan dengan data penerima bantuan yang bersumber dari DTKS.

Warga menyebut masih ada penerima bantuan tergolong mampu, sementara warga kurang mampu justru tidak terdata.

Kondisi tersebut memicu ketidakpuasan masyarakat terhadap distribusi bantuan sosial pemerintah.

Warga berharap Dinas Sosial dan Puskesos turun langsung melakukan pengecekan kondisi masyarakat di lapangan.

Menurut mereka, verifikasi harus dilakukan dengan mendatangi rumah warga secara langsung.

Proses pendataan juga diharapkan melibatkan ketua RT dan RW setempat.

Langkah itu dinilai penting untuk memastikan bantuan diberikan kepada yang benar-benar berhak.

“Data penerima bantuan perlu dimutakhirkan langsung agar tepat sasaran,” ujar seorang warga dilansir dari uraian news.

Masyarakat juga menyoroti peran Puskesos dalam membantu pendataan warga secara lebih akurat.

Keberadaan Puskesos diharapkan mampu memperbaiki sistem verifikasi data penerima bantuan.

Warga meminta proses pendataan dilakukan transparan berdasarkan kondisi riil masyarakat.

Langkah tersebut dinilai penting dalam mendukung program penanggulangan kemiskinan.

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas Sosial Kota Kendari belum memberikan tanggapan resmi.*

Demo AMARA Desak Polda Selidiki Dugaan BBM Subsidi Dijual di Atas HET

KENDARIKINI.COM – Asosiasi Mahasiswa Radikal Sulawesi Tenggara (AMARA Sultra) menggelar aksi di Polda Sultra, Selasa (10/3/2026).

Aksi tersebut mendesak penyelidikan dugaan penjualan BBM subsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET).

Lokasi yang disorot berada di SPBUN Fahri Pratama Energi, Desa Ngapawali, Kolono Timur, Konawe Selatan.

Koordinator lapangan, Sarfan, menyebut adanya perbedaan harga berdasarkan temuan di lapangan.

Ia menjelaskan, harga Solar subsidi seharusnya Rp6.800 per liter sesuai ketentuan pemerintah.

Namun, pihaknya menemukan dugaan penjualan Solar mencapai Rp7.500 per liter di lokasi tersebut.

Selain itu, Pertalite yang seharusnya Rp10.000 diduga dijual dengan harga Rp10.500 per liter.

Sarfan menilai selisih harga tersebut berpotensi merugikan masyarakat jika terjadi terus-menerus.

Menurutnya, BBM subsidi harus disalurkan sesuai aturan karena diperuntukkan bagi masyarakat kecil.

AMARA juga mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat praktik pembelian BBM yang melanggar aturan.

Secara hukum, pelanggaran distribusi BBM subsidi dapat dijerat UU Nomor 22 Tahun 2001.

Ancaman pidana berupa penjara hingga enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.

“Aksi ini bentuk kepedulian kami terhadap hak masyarakat kecil,” tegas Sarfan.

AMARA mendesak Polda Sultra segera melakukan penyelidikan dan penindakan jika terbukti pelanggaran.

Massa juga berkomitmen mengawal kasus tersebut hingga ada langkah konkret dari aparat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBUN maupun kepolisian.*

KSBSI Sultra Siapkan May Day 2026, Beragam Kegiatan Bakal Dilaksanakan

KENDARIKINI.COM – Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyiapkan perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day 1 Mei 2026.

Rapat persiapan digelar Rabu 18 Maret 2026 di salah satu Warung Kopi di Kota Kendari, untuk membahas rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan.

Sejumlah agenda disiapkan, seperti pasar murah dan konsultasi hukum gratis bagi pekerja. Selain itu, akan digelar liga mini soccer, jalan sehat, dan dialog interaktif buruh.

Panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan dan donor darah gratis untuk masyarakat.

Panggung aspirasi buruh turut dihadirkan sebagai wadah penyampaian tuntutan pekerja. Kegiatan dipusatkan di Kota Kendari, dengan koordinasi DPC KSBSI Kota Kendari.

Ketua DPW KSBSI Sultra, Agus Alvian, menyebut kegiatan melibatkan Disnakertrans dan Apindo.

Perusahaan di Sultra juga diajak berpartisipasi dalam mendukung kegiatan May Day.

“Kami berkolaborasi menciptakan hubungan industrial yang sehat dan harmonis,” ujarnya.

Ia berharap May Day menjadi ajang silaturahmi pekerja se-Sulawesi Tenggara.

“Kegiatan ini diharapkan memperkuat solidaritas buruh di berbagai sektor. Rencana lokasi kegiatan akan digelar di pelataran eks MTQ Kendari,” ungkapnya.

Perayaan May Day tahun ini diharapkan berlangsung meriah dan bermanfaat bagi pekerja.*

Kapolres Buton Cek Pos Pengamanan Operasi Ketupat Jelang Lebaran

KENDARIKINI.COM – Kapolres Buton mengecek Pos Pengamanan Operasi Ketupat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (17/3/2026).

Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat selama arus mudik.

Kegiatan ini melibatkan sinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, dan instansi terkait.

Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha meninjau kesiapan personel dan sarana pendukung di pos pengamanan.

Fasilitas yang dicek meliputi layanan masyarakat, peralatan komunikasi, serta kendaraan patroli operasional.

Kapolres menegaskan Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Kami memastikan personel siap memberikan pelayanan terbaik secara humanis,” ujar AKBP Ali Rais Ndraha.

Ia juga mengingatkan anggota menjaga kesehatan dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Tiga pos pengamanan yang ditinjau berada di Kecamatan Siotapina, Wolowa, dan Lasalimu Selatan.

Bupati Buton turut hadir memberikan arahan dan motivasi kepada personel yang bertugas.

Pemerintah daerah mengapresiasi kesiapsiagaan petugas dalam menjaga keamanan selama Idul Fitri.

Sinergi lintas instansi diharapkan mampu mengantisipasi gangguan kamtibmas dan kemacetan arus mudik.

Operasi Ketupat melibatkan TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, tenaga kesehatan, dan instansi lainnya.

Kegiatan ini diharapkan membuat pelayanan dan pengamanan masyarakat berjalan optimal selama Lebaran.*

Gubernur Sultra Bakal Gelar Open House Idul Fitri, Warga Diundang

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengundang masyarakat menghadiri Open House Idul Fitri 1447 Hijriah.

Mewakili Gubernur Sultra, Mayjend TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Plt Kepala Dinas Kominfo Sultra, Andi Syahrir menyampaikan undangan terbuka.

“Open house digelar pada 1 Syawal 1447 Hijriah atau hari pertama Lebaran. Acara berlangsung pukul 09.30 hingga 12.00 WITA di Rumah Jabatan Gubernur Sultra,” katanya.

Kegiatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat sebagai ajang mempererat silaturahmi. Andi Syahrir mengimbau masyarakat hadir tepat waktu karena padatnya agenda gubernur.

“Momentum Idul Fitri diharapkan menjadi sarana memperkuat persatuan di Sulawesi Tenggara,” tambahnya

“Mari jadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” ujarnya.

Informasi ini disampaikan melalui akun resmi Diskominfo Sultra, Selasa (17/3/2026). Pemerintah berharap partisipasi masyarakat dapat menambah kehangatan perayaan Idul Fitri tahun ini.

“Open house ini menjadi tradisi tahunan untuk mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga guna memperkuat hubungan antara pemimpin daerah dan warga,” pungkasnya.*

Jembatan Boro-Boro Lameuru Rusak Parah, Pengendara Terancam

KENDARIKINI.COM – Jembatan penghubung Ranomeeto Barat dan Sampara di Desa Boro-Boro Lameuru mengalami kerusakan parah.

Kondisi tersebut mengancam keselamatan pengendara yang melintas setiap hari di jalur tersebut.

Jembatan ini menjadi satu-satunya akses bagi kendaraan menuju Kabupaten Konawe maupun Konawe Selatan.

Kerusakan terlihat pada lantai papan jembatan yang mulai rapuh dan berlubang di sejumlah titik.

Lubang pada lantai jembatan menyulitkan pengendara, terutama kendaraan roda dua dan roda empat.

Pengendara kerap merasa khawatir saat melintas karena kondisi papan yang tidak lagi kokoh.

Bahkan, tidak sedikit kendaraan memilih memutar balik karena takut melintas di jembatan tersebut.

Kepala Desa Tunduno, Subhan, mengatakan jembatan itu dilalui kendaraan menuju Konawe dan kawasan industri Morosi.

Menurutnya, aktivitas masyarakat dan pekerja VDNI serta OSS sangat bergantung pada akses tersebut.

“Setiap hari dilalui kendaraan, tetapi kondisinya semakin mengkhawatirkan,” ujarnya.

Ia menyebut banyak warga mengeluhkan kondisi jembatan yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Subhan berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen terhadap jembatan tersebut.

“Perlu penanganan cepat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

Warga berharap perbaikan segera dilakukan demi kelancaran dan keselamatan aktivitas transportasi.*

Gebrakan Balai Bahasa Sultra, Hadirkan Program Mudik Asyik Baca Buku Hidupkan Literasi

KENDARIKINI.COM – Suasana ruang tunggu Bandara Haluoleo berubah lebih ceria, Selasa (17/3/2026) siang. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan literasi.

Program “Mudik Asyik Baca Buku 2026” diinisiasi Balai Bahasa Sultra bersama Duta Bahasa dan pihak bandara.

Kegiatan dimulai pukul 13.00 Wita dengan misi mendekatkan buku kepada masyarakat di ruang publik.

Anak-anak diajak membaca, mendengarkan dongeng, serta menerima buku bacaan gratis dari panitia.

Duta Bahasa Sultra tampil mendongeng dengan gaya ekspresif, menarik perhatian anak-anak yang hadir.

Permainan ular tangga raksasa juga menjadi daya tarik utama dalam kegiatan tersebut.

Anak-anak aktif bergerak sambil menjawab pertanyaan seputar bahasa dan pengetahuan umum.

Kepala Bandara Haluoleo, Denny Ariyanto, meninjau langsung kegiatan bersama Abdul Razak dari BB Sultra.

Abdul Razak menyampaikan kegiatan ini bertujuan menanamkan budaya baca sejak dini.

“Membaca bisa dilakukan di mana saja, termasuk di bandara saat menunggu penerbangan,” ujarnya.

Salah satu orang tua pemudik mengaku terbantu karena kegiatan ini mengisi waktu tunggu penerbangan.

Bandara Haluoleo menyambut positif kegiatan ini sebagai upaya meningkatkan minat baca masyarakat.

Kegiatan berlangsung hingga pukul 16.00 Wita dengan antusiasme pengunjung yang tetap tinggi.

BB Sultra berharap buku yang dibagikan dapat menumbuhkan budaya literasi di daerah asal pemudik.

Mudik tahun ini diharapkan tidak hanya perjalanan fisik, tetapi juga pengalaman literasi yang menyenangkan.*

Jaksa Gadungan Ditangkap, Sempat Tipu Korban dengan ‘Janji Nikah’

KENDARIKINI.COM – Tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (SDO) Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menangkap seorang pejabat kejaksaan gadungan berinisial IRV.

Penangkapan dilakukan di kediamannya di Kabupaten Bogor, Selasa malam (17/03/2026), setelah pemantauan menggunakan teknologi intelijen.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, mengatakan penindakan berawal dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan pelaku.

“II diketahui berpenampilan dan bertindak layaknya pejabat Kejaksaan Republik Indonesia untuk meyakinkan korban,” katanyan

Setelah diamankan, II langsung diserahkan ke Polres Depok guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku mengaku sebagai jaksa dengan jabatan Direktur Penyidikan di Kejati DKI Jakarta hingga Jampidsus,” tambahnya.

Dalam penindakan, tim menyita sejumlah barang bukti berupa seragam dinas harian lengkap atribut, pakaian bidang khusus, dan ID card palsu.

“Aksi penipuan bermula pada April 2025 saat IRV berkenalan dengan seorang wanita yang kemudian menjadi korban,” ungkapnya.

Dengan identitas palsu, pelaku menjanjikan pernikahan hingga melakukan foto pre-wedding menggunakan seragam kejaksaan.

“Namun, korban mulai curiga setelah menemukan kejanggalan dalam identitas pelaku. Korban kemudian mendatangi Kejaksaan Agung untuk memastikan status II,” tuturnya.

Hasilnya, Kejaksaan Agung memastikan II bukan pegawai Kejaksaan RI. Kejati Jawa Barat mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap modus penipuan serupa.

“Masyarakat juga diminta segera melapor ke kejaksaan atau melalui kanal resmi jika menemukan indikasi kejahatan,” pungkasnya.*

KAHMI Konawe Siapkan Sekretariat dan Wisma HMI Usai Lebaran

KENDARIKINI.COM, KONAWE – MD KAHMI Konawe menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama di Warkop Alika Coffee, Unaaha, Selasa (17/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri pengurus, alumni, dan kader HMI se-Konawe sebagai ajang mempererat ukhuwah Ramadan.

Koordinator Presidium KAHMI Konawe, Afdhal, menekankan pentingnya menjaga silaturahmi di tengah kesibukan anggota.

“Kontribusi kader HMI dan KAHMI di Konawe telah melahirkan sejumlah pemimpin daerah,” katanya

Momentum ini juga dimanfaatkan memperkuat konsolidasi organisasi serta mempererat hubungan antar kader.

“Kami berencana pembangunan sekretariat bersama KAHMI dan wisma HMI di Konawe,” tambahnya.

Menurutnya, lahan pembangunan telah tersedia dan seluruh administrasi dinyatakan rampung.

“Insya Allah setelah Lebaran, pembangunan sekretariat dan wisma HMI segera dimulai,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses penentuan lokasi hingga legalitas membutuhkan waktu cukup panjang.

“Mulai dari pemilihan lokasi strategis, penyesuaian anggaran, hingga penyelesaian administrasi,” ungkapnya.

Panitia pembangunan juga telah dibentuk dengan menunjuk Ulfa sebagai penanggung jawab. Ulfa diketahui merupakan anggota DPRD Konawe dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

“Melalui kegiatan ini, diharapkan solidaritas kader semakin kuat dan berkontribusi bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.*

Kuasa Hukum Ruksamin Tegaskan Laporan Tak Prematur, Sebut Tuduhan Jalil Tidak Benar

KENDARIKINI.COM – Kuasa hukum mantan Bupati Konawe Utara (Konut), Ruksamin, Dedi Ferianto, menegaskan laporan kliennya tidak prematur.

Dedi menyebut laporan tersebut didasarkan pada keyakinan serta bukti bahwa tuduhan Jalil merupakan fitnah atau hoaks.

“Kami menilai laporan Jalil justru terlalu dibesar-besarkan dan tidak memiliki dasar kuat secara hukum,” katanya, Selasa 17 Maret 2026 melalui keterangan resminya yang diterima media ini.

Menurutnya, laporan dugaan pencemaran nama baik diajukan sebagai bentuk klarifikasi kepada publik atas pemberitaan yang berkembang.

“Kami menyoroti adanya pemberitaan yang dinilai menggiring opini seolah perkara telah terbukti secara hukum,” tambahnya.

Padahal, kata dia, kasus tersebut masih sebatas pengaduan dan harus melalui proses pembuktian panjang.

“Kami mempertanyakan apakah pemberitaan tersebut bertujuan menegakkan hukum atau justru menyerang kehormatan kliennya,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menduga adanya kepentingan lain, termasuk upaya mencari perhatian publik.

Dedi menegaskan, pemberitaan yang belum tentu benar telah merugikan nama baik Ruksamin.

“Karena itu, pihaknya melaporkan dugaan pencemaran nama baik, termasuk melalui Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik,” tuturnya.

Ia juga menyebut Jalil tidak memiliki legal standing dalam laporan yang diajukan.

“Mesin crusher yang dipersoalkan merupakan milik Ruksamin, bukan Jalil, Mesin tersebut hanya dikelola oleh Jalil atas kepercayaan saat Ruksamin masih menjabat bupati,” bebernya.

Lokasi mesin itu juga disebut berada di lahan milik Ruksamin, bukan milik Jalil. Dedi menyatakan seluruh fakta akan dibuktikan dalam proses hukum yang berjalan.

Ia pun meminta semua pihak menghormati proses hukum dan tidak menggiring opini publik.

“Kami juga mendorong aparat penegak hukum bekerja profesional dan objektif dalam menangani perkara tersebut,” pungkasnya.*

Ketua Kadin Sultra Laporkan Akun Medsos Diduga Penyebar Hoaks

KENDARIKINI.COM – Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polda Sultra. Laporan diajukan melalui kuasa hukumnya, Fatahillah, dari Kantor Advokat FHP Law Office.

“Laporan tersebut terkait dugaan penyebaran berita bohong melalui sejumlah akun media sosial. Beberapa akun yang kami laporkan yakni Instagram sultrahits, tiga akun instagram lainnya, dan akun Facebook WUNA INFO, serta aktifis IDS juga turut dilaporkan,” katanya usai melaporkan di piket Ditreskrimsus Polda Sutra, Selasa 17 Maret 2026.

Fatahillah menyebut laporan mengacu pada UU ITE dan KUHP terbaru. Perkara ini diduga melanggar Pasal 45A ayat (1) dan (2) UU ITE. Selain itu, turut disangkakan Pasal 263 dan 264 KUHP.

“Peristiwa terjadi pada 15 hingga 16 Maret 2026 di Kota Kendari. Para terlapor diduga menyebarkan informasi bahwa Anton Timbang telah ditetapkan tersangka,” ungkapnya.

Informasi tersebut disebut terkait kasus penambangan ilegal di Mabes Polri. Kuasa hukum menegaskan informasi itu tidak benar dan menyesatkan publik.

“Anton Timbang mengetahui penyebaran berita tersebut pada 16 Maret 2026. Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian materiil,” tuturnya.

Lanjutnya, Kerugian ditaksir mencapai Rp10 miliar serta merusak reputasi. Pihak pelapor meminta polisi menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kasus ini diharapkan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.*

Kuasa Hukum Jalil Sebut Laporan Pencemaran Nama Baik yang Diadukan Mantan Bupati Konut ‘Prematur’

KENDARIKINI.COM – Kuasa hukum Jalil, La Ode Muhram, menanggapi laporan dugaan pencemaran nama baik terhadap kliennya.

Muhram menilai laporan mantan Bupati Konawe Utara tersebut terlalu dini karena perkara masih berproses hukum.

Ia menyebut laporan itu berkaitan dengan perkara yang sebelumnya dilaporkan pihaknya pada 8 Maret 2026.

“Pelaporan pencemaran nama baik ini prematur karena perkara masih perlu pembuktian,” ujar Muhram, Senin 16 Maret 2026.

Menurutnya, dugaan pencemaran nama baik baru dapat dipersoalkan jika perkara sebelumnya dinyatakan tidak terbukti atau dihentikan.

Ia menjelaskan penghentian perkara melalui SP3 menjadi dasar untuk menilai adanya unsur pencemaran nama baik.

Muhram mengungkapkan laporan kliennya terkait dugaan pencurian dengan pemberatan di Desa Tondoloyo, Konawe Utara.

Peristiwa itu terjadi pada 27 Februari 2026 dan disertai dugaan tindakan perusakan.

Ia menyebut barang yang diduga dicuri berada dalam status garis polisi atau police line.

Menurutnya, tindakan tersebut juga berpotensi melanggar otoritas penegak hukum.

Muhram membantah isu bahwa pabrik crusher bukan milik kliennya dan menyebutnya sebagai opini yang dibangun pihak tertentu.

Ia menegaskan pabrik tersebut pernah menjadi objek pencurian dan telah diputus bersalah oleh pengadilan.

Putusan itu tertuang dalam perkara nomor 67 tanggal 10 November 2025 yang telah inkrah.

Muhram menilai laporan pencemaran nama baik berpotensi menjadi bumerang jika laporan kliennya terbukti.

Ia menyebut pihaknya dapat menempuh langkah hukum terkait dugaan fitnah dan laporan palsu.

Muhram juga mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan laporan lanjutan dalam perkara tersebut.*

Kapolda Sultra Salurkan Zakat Fitrah untuk 159 Penerima

KENDARIKINI.COM – Kapolda Sultra Irjen Pol Didik Agung Widjanarko menyalurkan zakat fitrah di Kendari, Selasa 17 Maret 2026.

Penyaluran berlangsung di Masjid Al-Amin Polda Sultra, didampingi pejabat utama dan panitia zakat Biro SDM.

Zakat diberikan kepada 159 penerima, terdiri santri ponpes, penyandang disabilitas, dan pegawai harian lepas.

Sebanyak 80 penerima berasal dari Ponpes LPQ Alhidayah yang menerima bantuan zakat fitrah.

Selain itu, 47 penyandang tunanetra dan 32 PHL turut menerima zakat dari Polda Sultra.

Kapolda menyebut zakat fitrah sebagai bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat membutuhkan.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban penerima menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Semoga zakat ini membantu memenuhi kebutuhan saudara kita saat lebaran,” ujarnya.

Kapolda menegaskan kegiatan sosial akan terus dilakukan sebagai komitmen Polri hadir di tengah masyarakat.

Penyaluran zakat fitrah ini mendapat sambutan positif dari para penerima manfaat.*

Polres Buton Intensifkan Patroli KRYD Jelang Idulfitri 1447 H

KENDARIKINI.COM – Polres Buton menggelar patroli KRYD untuk menjaga kamtibmas jelang Idulfitri 1447 Hijriah, Senin malam.

Patroli dipimpin IPTU Musrifin bersama IPTU Almuhalid menyasar sejumlah wilayah strategis di Kecamatan Pasarwajo.

Rute patroli meliputi Desa Dongkala, Poros Pasarwajo–Wabula, jalur protokol, Pasar Kaloko, hingga perbatasan Takimpo-Kombeli.

Sasaran difokuskan pada keramaian, lokasi balap liar, pusat perbelanjaan, titik rawan kriminal, dan kawasan permukiman warga.

Personel memberikan imbauan humanis kepada masyarakat, khususnya pemuda, agar menjauhi tindakan merugikan.

Warga juga diingatkan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan di lingkungan masing-masing.

Polisi meminta masyarakat segera melapor melalui layanan 110 atau kantor polisi terdekat jika terjadi gangguan keamanan.

Kegiatan ini merupakan upaya preventif menjaga stabilitas kamtibmas melalui pemantauan wilayah secara berkala.

Patroli KRYD diharapkan mampu mencegah dan menekan potensi gangguan keamanan menjelang hari raya.

Kehadiran polisi di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.*

Kapolres Buton Tinjau Pasar Murah Lapandewa Jelang Idulfitri

KENDARIKINI.COM – Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha meninjau pasar murah di Kecamatan Lapandewa, Buton Selatan.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok jelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Kapolres bersama Bupati Buton Selatan memantau langsung penyaluran bahan pokok kepada masyarakat.

Pasar murah menyediakan beras, gula, minyak goreng, dan kebutuhan lain dengan harga lebih terjangkau.

AKBP Ali Rais menegaskan kehadiran polisi untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Ia memastikan situasi tetap kondusif agar masyarakat dapat berbelanja dengan aman dan nyaman.

Bupati Buton Selatan menyebut pasar murah sebagai langkah membantu warga menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Program ini difokuskan untuk meringankan beban masyarakat menjelang hari raya.

Kegiatan pasar murah diharapkan mampu menjaga stabilitas harga di wilayah Buton Selatan.

Peninjauan berlangsung aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.*

Demo Tolak Jetty PT TIS di Konsel Ricuh

KENDARIKINI.COM – Aksi penolakan pembangunan jetty PT TIS di Konawe Selatan diwarnai kericuhan, Senin 16 Maret 2026.

Aksi dilakukan ARPEKA Sultra bersama sekitar 100 warga Desa Bangun Jaya, Kecamatan Lainea.

Penolakan dipicu lokasi pembangunan jetty yang dinilai dekat pemukiman warga.

Warga juga mengeluhkan dampak terhadap alat tangkap ikan tradisional yang terganggu.

Selain itu, proyek disebut berjalan tanpa sosialisasi kepada masyarakat setempat.

Sebelumnya, RDP DPRD Sultra pada 9 Maret 2026 tidak dihadiri pihak PT TIS.

Meski demikian, aktivitas pembangunan jetty tetap berlanjut di lokasi tersebut.

Situasi memanas saat terjadi bentrokan antarwarga di lokasi aksi.

ARPEKA menuding adanya pihak yang menghadirkan massa dari luar desa untuk menghalau demonstrasi.

Ketua ARPEKA Sultra, Zaldin, menyayangkan terjadinya bentrokan antar masyarakat.

Ia menilai investasi seharusnya membawa manfaat, bukan konflik di tengah warga.

Menurutnya, kejadian ini mencederai kebebasan masyarakat dalam menyampaikan pendapat.

Peristiwa tersebut terjadi di hadapan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan.

Hingga kini, polemik pembangunan jetty PT TIS masih menjadi perhatian publik.*

Kapolres Buton Salurkan Bantuan Korban Kebakaran Lapandewa

KENDARIKINI.COM – Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha menyambangi korban kebakaran di Lapandewa Makmur, Senin 16 Maret 2026.

Kunjungan dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak musibah kebakaran rumah.

Kapolres menyerahkan bantuan sosial kepada tiga warga yang rumahnya terdampak kebakaran.

Bantuan diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban korban kebakaran,” ujar Kapolres Buton.

Ia menegaskan bantuan tersebut merupakan wujud empati dan kepedulian Polri kepada masyarakat.

Sementara itu, Bupati Buton Selatan turut menyampaikan rasa prihatin atas musibah tersebut.

Ia berharap para korban tetap tabah dan kuat menghadapi cobaan.

Kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan pemerintah, kepolisian, dan masyarakat.

Selain itu, menunjukkan kehadiran negara dalam membantu warga yang membutuhkan.

Bantuan sosial diharapkan dapat memberi semangat bagi korban untuk bangkit kembali.*

Jetty PT TIS Picu Protes Warga Bangun Jaya

KENDARIKINI.COM – Pembangunan jetty PT TIS di Desa Bangun Jaya menuai protes warga setempat.

Proyek tersebut dinilai menimbulkan polemik terkait dampak lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Aktivitas pembangunan berlangsung di Kecamatan Lainea, Kabupaten Konawe Selatan.

Sejumlah pihak mempertanyakan legalitas, tata ruang, serta transparansi pelaksanaan proyek.

Ketua ARPEKA Sultra, Zaldin menilai pembangunan jetty tidak layak karena dekat pemukiman warga.

Ia menyebut jarak proyek sekitar 25 meter dari rumah warga.

Selain itu, aktivitas tersebut dinilai mengganggu alat tangkap ikan tradisional milik nelayan.

Zaldin juga menyoroti tidak adanya sosialisasi kepada masyarakat terkait dampak lingkungan.

Warga mengaku mengalami kerugian akibat laut menjadi keruh dan aktivitas nelayan terganggu.

Salah satu warga menyebut kebisingan proyek berlangsung hingga malam hari.

“Kami tidak bisa tidur dan penghasilan menurun,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Meski demikian, pihak perusahaan disebut telah mengantongi perizinan terkait proyek tersebut.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan terhadap proses perizinan yang diberikan kepada perusahaan.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan menindaklanjuti keluhan masyarakat.*

Kapolres Buton Cek Pos PAM Ops Ketupat Anoa 2026

KENDARIKINI.COM – Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha mengecek Pos PAM Operasi Ketupat Anoa 2026 di Buton Selatan.

Kegiatan berlangsung Senin 16 Maret 2026 bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait.

Pengecekan bertujuan memastikan kesiapan pengamanan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.

Fokus utama meliputi pengamanan arus mudik dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

Rombongan mengunjungi Pos PAM di kawasan wisata Waburi Park, Kecamatan Lapandewa.

Kapolres memastikan kehadiran personel Polri, TNI, dan instansi terkait di lokasi.

Selain itu, dilakukan pengecekan sarana dan prasarana pendukung operasional Pos PAM.

“Ini untuk memastikan kesiapan personel dan memantau situasi arus mudik,” ujar AKBP Ali Rais.

Pos PAM difungsikan sebagai pusat pelayanan, informasi, dan pengamanan bagi masyarakat.

Petugas diminta siaga mengantisipasi potensi gangguan selama Ramadan hingga Lebaran.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres dan Bupati menyerahkan bingkisan kepada personel.

Bingkisan diberikan sebagai bentuk dukungan dan apresiasi kepada petugas lapangan.

Sinergi Polri, pemerintah, dan stakeholder diharapkan memperkuat pengamanan mudik.

Langkah ini untuk memastikan pelayanan maksimal bagi masyarakat selama Idulfitri.*

GMNI Kendari Desak Polda Sultra Hentikan Pemeriksaan Jurnalis

KENDARIKINI.COM – DPC GMNI Kendari mendesak Polda Sultra menghentikan pemeriksaan terhadap sejumlah jurnalis.

Desakan ini muncul terkait pemanggilan jurnalis oleh penyidik Polda Sulawesi Tenggara.

Ketua DPC GMNI Kendari, Awaluddin menilai langkah tersebut berpotensi mengancam kebebasan pers.

Ia menegaskan jurnalis menjalankan fungsi kontrol sosial dan dilindungi dalam sistem demokrasi.

Menurutnya, laporan Kadis Pariwisata Sultra terhadap jurnalis merupakan langkah yang tidak tepat.

“Pemanggilan jurnalis karena pemberitaan berbahaya bagi kebebasan pers,” ujar Awaluddin.

Ia menambahkan sengketa pemberitaan seharusnya diselesaikan melalui mekanisme Dewan Pers.

Mekanisme tersebut meliputi hak jawab, hak koreksi, atau pengaduan resmi sesuai Undang-Undang Pers.

Awaluddin juga meminta aparat mengedepankan profesionalisme, humanis, dan prinsip presisi dalam penanganan perkara.

Ia khawatir kondisi ini dapat memengaruhi independensi media dalam menjalankan fungsi pengawasan publik.

Menurutnya, pers memiliki peran penting sebagai penyampai informasi dan kontrol kebijakan pemerintah.

GMNI berharap polemik ini diselesaikan secara bijak tanpa menekan kebebasan pers.

“Penegakan hukum harus adil tanpa menimbulkan ketakutan bagi jurnalis,” tegasnya.*

OPINI: Gejolak Timur Tengah, Kebijakan Imigrasi sebagai Instrumen Resiliensi Ekonomi

Di tengah ketidakpastian geopolitik global, eskalasi perang antara Iran, Israel dan Amerika Serikat (AS) telah menimbulkan “getaran fluktuasi tinggi” pada neraca perdagangan global. Jika peta konflik meluas, kebijakan keimigrasian Indonesia tidak lagi sekadar menjalankan fungsi administratif. Tata kelola mobilitas manusia lintas negara kini akan semakin saling berkaitan dengan stabilitas perdagangan, investasi, serta ketahanan rantai pasok nasional.

Kondisi ini semakin diperparah dengan diberlakukannya kebijakan protokol ketat di kawasan Selat Hormuz, yaitu jalur operasi pendistribusian yang sedang dilalui oleh “seperlima” dari pasokan minyak dunia dan “seperempat” dari pasokan gas alam cair dunia, sehingga mendorong terjadinya lonjakan harga impor energi hingga melewati US$100 per barel. Bagi Indonesia, dampaknya akan terasa langsung pada sisi fiskal. Kenaikan harga minyak global sangat berpotensi memperbesar nilai impor energi, sekaligus menekan ruang fiskal kita melalui peningkatan beban subsidi.

Tekanan tersebut tidak berhenti pada sektor energi saja. Disrupsi rantai pasok global yang kerap mengikuti konflik geopolitik juga dapat memicu kenaikan biaya logistik dan mengganggu aktivitas industri domestik. Dalam situasi seperti ini, Indonesia berupaya memperkuat ketahanan ekonomi melalui rekonfigurasi rantai pasok global menuju model yang lebih “resilien” dan “de-risking” melalui skema kerja sama perdagangan internasional. Langkah ini dilakukan untuk memanfaatkan peluang pasar alternatif yang tersedia untuk mengisi kekosongan pasokan akibat disrupsi tersebut.

Salah satu perkembangan terpenting adalah finalisasi Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat pada Februari 2026. Perjanjian ini membuka peluang yang lebih luas bagi ekspor Indonesia ke pasar AS melalui penurunan tarif untuk berbagai produk unggulan. Pada saat yang sama, Indonesia juga memperkuat kerja sama perdagangan dengan Iran melalui skema Preferential Trade Agreement (PTA) yang membuka akses ekspor-impor bagi sejumlah komoditas strategis.

Manfaat ekonomi dari perjanjian perdagangan tersebut tentu tidak akan optimal apabila mobilitas pelaku usaha, investor, dan tenaga profesional lintas negara tidak dikelola secara adaptif. Pergerakan manusia sering kali menjadi pintu masuk bagi terbentuknya kemitraan bisnis, transfer teknologi, serta pengembangan jaringan produksi yang lebih luas.

Tanpa kebijakan keimigrasian yang responsif, rencana aliansi strategis untuk mengintegrasikan rantai pasok global yang lebih resilien akan sulit terbentuk dengan maksimal. Hal ini akan berdampak langsung pada penguatan posisi Indonesia sebagai hub ekonomi Indo-Pasifik.

Di sinilah reformulasi kebijakan keimigrasian muncul sebagai pilar strategis untuk memperkuat kolaborasi ekonomi dengan Iran dan AS, sekaligus membangun ketahanan nasional. Inisiatif penguatan kebijakan keimigrasian selanjutnya dapat difokuskan pada tiga hal paling fundamental yaitu;

Pertama, memfasilitasi pertukaran talenta dan investor guna mendukung diversifikasi rantai pasok. Ketegangan geopolitik global mendorong banyak negara, termasuk Indonesia, untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan energi dari Timur Tengah. Melalui kebijakan yang lebih fleksibel seperti visa talenta, visa investor, atau visa pekerja terampil yang diproses lebih cepat, Indonesia dapat menarik investor dan tenaga ahli untuk mengembangkan rantai pasok alternatif. Skema ini juga membuka peluang pertukaran talenta, peningkatan remitansi, transfer pengetahuan, serta pembentukan joint venture dengan perusahaan dari AS maupun Iran di sektor non-energi.

Kedua, menjaga stabilitas implementasi Preferential Trade Agreement antara Indonesia dan Iran. Perjanjian ini membuka akses perdagangan bagi produk seperti makanan olahan, farmasi, tekstil, dan karet dari Indonesia, serta impor dari Iran seperti minyak, bahan kimia, dan aluminium. Penguatan kebijakan keimigrasian melalui program mobilitas bisnis memungkinkan pelaku usaha Iran berinvestasi di sektor manufaktur Indonesia tanpa hambatan birokrasi yang berlebihan. Hal ini penting, karena konflik geopolitik mendorong Iran untuk mencari mitra ekonomi baru di luar kawasan Barat, sementara Indonesia membutuhkan investasi untuk memperkuat industri domestik.

Pendekatan yang sama juga relevan dalam implementasi ART dengan Amerika Serikat. Mobilitas pelaku usaha, investor, dan eksekutif bisnis akan semakin intensif untuk melakukan negosiasi investasi, inspeksi industri, maupun transfer teknologi. Reformulasi kebijakan keimigrasian melalui percepatan visa bisnis, visa investor, visa talenta, maupun program seperti Second Home Visa dapat mempercepat realisasi investasi sekaligus memperkuat kerja sama perdagangan.

Ketiga, kebijakan keimigrasian juga dapat menjadi alat strategis untuk menjaga stabilitas neraca perdagangan nasional. Dengan pendekatan yang netral dan pro-bisnis, Indonesia dapat menarik investasi alternatif dari negara-negara non-konflik seperti Eropa maupun Asia Timur, sekaligus memperluas diversifikasi mitra dagang.

Penguatan kebijakan keimigrasian juga mencakup perlindungan bagi pekerja migran Indonesia. Program repatriasi dan reintegrasi yang terkelola dengan baik dapat memastikan aliran remitansi tetap stabil. Hal ini juga penting karena remitansi pekerja migran yang bekerja di kawasan Timur Tengah mencapai miliaran dolar setiap tahun, dan berkontribusi terhadap konsumsi domestik serta stabilitas neraca pembayaran nasional.

Gejolak di Timur Tengah menunjukkan bahwa kebijakan imigrasi tidak lagi sekadar berkaitan dengan pengawasan perbatasan. Dalam ekonomi global yang semakin terhubung, pengelolaan mobilitas manusia juga menjadi bagian dari strategi menjaga perdagangan, investasi, dan ketahanan ekonomi nasional di tengah perubahan geopolitik dunia yang semakin dinamis.*

Kapolresta Kendari Pantau Harga Sembako Jelang Idulfitri

KENDARIKINI.COM – Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L Sengka ikut pengecekan harga sembako jelang Idulfitri, Selasa 17 Maret 2026.

Kegiatan dipimpin Wali Kota Kendari Siska Karina Imran bersama Forkopimda dan instansi terkait.

Pengecekan dimulai pukul 09.20 WITA di sejumlah pasar utama Kota Kendari.

Lokasi yang dikunjungi meliputi Pasar Mandonga, Pasar Sentral Kota, Pasar Baruga, dan Pasar Anduonohu.

Rombongan turun langsung memantau harga serta ketersediaan bahan pokok di lapangan.

Selain itu, mereka berinteraksi dengan pedagang dan masyarakat untuk mengetahui kondisi riil pasar.

Wali Kota menegaskan pentingnya menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi sembako.

Hal ini penting karena kebutuhan masyarakat meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kapolresta Kendari menyatakan Polri siap mendukung upaya menjaga keamanan dan ketertiban.

Menurutnya, situasi kamtibmas harus tetap kondusif selama periode menjelang Lebaran.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.30 WITA dalam kondisi aman, tertib, dan lancar.*

Gubernur Sultra Lepas Mudik Gratis 13.750 Pemudik

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka melepas ratusan peserta mudik gratis di Pelabuhan Nusantara Kendari, Selasa 17 Maret 2026.

Program ini merupakan kolaborasi Pemprov Sultra dan Kementerian Perhubungan menyambut Idulfitri 1447 Hijriah.

Andi Sumangerukka menyebut mudik gratis menjadi agenda tahunan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Ia menegaskan pemerintah ingin memastikan warga Sultra pulang kampung dengan aman, nyaman, dan bahagia.

“Program ini gratis tanpa pungutan biaya, untuk membantu masyarakat saat momen Lebaran,” ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan fasilitas mudik berlaku untuk arus pergi dan arus balik.

“Jangan hanya digunakan berangkat saja, karena kami fasilitasi pulang-pergi,” tegasnya.

Kepala Dishub Sultra Rajulan mengatakan kuota mudik gratis tahun ini mencapai 13.750 orang.

Program ini juga melayani pengangkutan 1.030 unit sepeda motor melalui jalur laut dan darat.

Rute yang dilayani meliputi Kendari-Raha, Kendari-Baubau, Torobulu-Tampo, Kendari-Langara, Kendari-Wanci, hingga Baubau-Waara.

Rajulan menyebut tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan program ini sangat dibutuhkan.

Menurutnya, keberhasilan program ini tak lepas dari komitmen gubernur membantu meringankan beban ekonomi warga.

Program ini juga diharapkan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat Sulawesi Tenggara.*

Kejaksaan Agung dan PERSAJA Gelar Mudik Gratis 2026

KENDARIKINI.COM – Kejaksaan Agung bersama PERSAJA menggelar program Mudik Bareng 2026 bagi masyarakat, Selasa 17 Maret 2026.

Pelepasan peserta dilakukan Plt Wakil Jaksa Agung Asep N Mulyana mewakili Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kejaksaan Agung.

Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat selama Ramadan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Jaksa Agung menyampaikan mudik bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga mempererat silaturahmi keluarga.

Program ini membantu meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan menjelang Lebaran.

Selain itu, mudik bersama ini bertujuan menekan angka kecelakaan melalui transportasi aman dan terorganisir.

Kegiatan ini didukung Kementerian Perhubungan dengan 12 unit bus dan Bank Jakarta sebanyak 3 unit bus.

Total 15 bus mengangkut 671 peserta dari 660 kuota kursi yang tersedia.

Bus melayani 10 rute tujuan seperti Lampung, Cilacap, Kudus, Solo, Surabaya, Yogyakarta, dan Wonogiri.

Jaksa Agung mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

Pemudik diimbau menjaga keselamatan, mematuhi petugas, serta mengingatkan pengemudi jika berkendara terlalu cepat.

Program ini diharapkan terus berlanjut dengan jangkauan lebih luas dan manfaat lebih besar bagi masyarakat.*

Soal Oknum TNI AU Diduga Beli Motor Hasil Curanmor, Den Pom TNI AU Ambil Kesaksian Dua Tersangka di Polresta Kendari

KENDARIKINI.COM – Detasemen Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (DENPOM TNI AU) melaksanakan pemeriksaan saksi dua tersangka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di ruangan Provos Polresta Kendari pada Senin 16 Maret 2026.

Pemeriksaan tersebut sebagai tindak lanjut pemeriksaan saksi Prada TH terkait dugaan pembelian motor hasil curanmor. Sebelumnya Prada TH menjalani pemeriksaan di Lanud Haluoleo Kendari, Rabu 25 Februari 2026 pukul 21.30 WITA.

Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau membenarkan terkait pemeriksaan tersebut.

“Iya ada,” ujarnya saat dikonfirmasi via pesan whats app.

Lanjutnya bahwa pihak DENPOM TNI AU yang memintai keterangan Prada TH sebagai saksi.

“Denpom AU pemeriksaan saksi terhadap tersangka curanmor. Pemeriksaan di provos polresta,” ungkapnya.

“Pemeriksaan saksi terhadap tersangka di provos,” tambahnya.

Sebelumnya diberitakan Polresta Kendari menetapkan Dua tersangka yakni MAY alias P dan RS alias K dalam perkara curanmor.

Menindaklanjuti hal tersebut, Polresta Kendari melaksanakan pemeriksaan saksi Prada TH dilakukan penyidik didampingi piket Provost dan anggota POM AU Lanud Haluoleo.

“Dalam keterangannya, Prada TH mengaku tidak mengenal kedua tersangka secara dekat,” tambahnya.

Ia menyebut hanya sekali bertemu saat transaksi sepeda motor Honda CRF merah.

“Motor tersebut, kata saksi, telah dikembalikan ke Polsek Ranomeeto. Prada TH juga membantah pernah membeli Yamaha Mio M3 biru dari para tersangka,” ungkapnya.

Lanjutnya, Motor yang dimaksud bernopol A 5188 JH dengan harga Rp1,7 juta.

“Namun saksi mengakui pernah membeli Honda CRF merah di wilayah Ranomeeto,” tuturnya.

Sementara itu, tersangka mengaku telah tujuh kali menjual motor curian kepada saksi.

“Polresta Kendari telah berkoordinasi dengan Den POM AU terkait penanganan perkara,” pungkasnya.*

Penumpang Keluhkan Layanan Kapal Dharma Indah Kendari-Raha

KENDARIKINI.COM – Penumpang kapal Dharma Indah mengeluhkan pelayanan rute Kendari-Raha, Selasa (17/3/2026).

Salah satu penumpang, Baba, menduga banyak penumpang tanpa tiket berada di dalam kapal.

Menurutnya, kondisi itu menyebabkan suasana di kapal menjadi sesak dan tidak nyaman.

“Banyak penumpang diduga tidak punya tiket, jadi kapal penuh dan semrawut,” ujarnya.

Ia menilai, upaya pemerintah menghadirkan kenyamanan mudik belum maksimal dirasakan penumpang.

“Padahal DPR RI dan Forkopimda sudah berupaya memberi kenyamanan bagi pemudik,” katanya.

Burhan menegaskan, tanggung jawab pelayanan tetap berada pada pihak operator kapal Dharma Indah.

Selain itu, ia juga menyoroti adanya penumpang yang merokok di dalam kapal.

“Masih ada yang merokok, padahal ada larangan dan penumpang sedang berpuasa,” ungkapnya.

Ia meminta pihak perusahaan segera melakukan evaluasi dan penertiban penumpang.

Menurutnya, jika dibiarkan, kondisi ini bisa mengarah pada dugaan praktik yang merugikan penumpang.

“Kami minta jangan dibiarkan berlarut, karena bisa ada oknum mencari keuntungan,” tegasnya.*

ART Banting Bayi 11 Bulan di Kendari, Pelaku Ditangkap

KENDARIKINI.COM – Polisi mengungkap kasus kekerasan terhadap bayi 11 bulan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pelaku berinisial NS (45) ditangkap Tim Buser77 bersama Unit PPA Satreskrim Polresta Kendari, Selasa (17/3/2026) dini hari.

Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau mengatakan penangkapan berdasarkan laporan polisi nomor LP/B/97/III/2026.

“Pelaku diamankan di BTN Permata Residence, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan,” katanya.

Sambungnya, awalnya kasus ini dilaporkan oleh ibu korban berinisial ER (30), warga Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

“Korban berinisial Z, bayi perempuan berusia 11 bulan, mengalami kekerasan saat diasuh pelaku,” tambahnya.

Lanjutnya, Peristiwa terungkap setelah orang tua korban melihat rekaman CCTV di dalam rumah.

“Dalam rekaman, pelaku terlihat membanting korban di atas kasur secara kasar. Merasa keberatan, orang tua korban langsung melapor ke Polresta Kendari,” ungkapnya.

Hasil visum menunjukkan korban mengalami luka memar di kepala, dahi, pipi, leher, dan lengan.

“Selain itu, ditemukan luka lecet pada telinga akibat trauma benda tumpul. Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya terjadi pada 4 Maret 2026 siang,” bebernya.

Ia juga menyampaikan bahwa motif pelaku emosi karena korban rewel, sakit pilek, dan sulit ditidurkan.

“Saat korban menangis, pelaku mengangkat dengan keras lalu membanting bagian kepala ke bawah. Polisi menyebut motif pelaku karena kelelahan dan emosi saat mengasuh anak,” tuturnya.

Saat ini pelaku telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.*

Jangkar Sultra Kecam Dugaan Kriminalisasi Jurnalis, Desak Gubernur Copot Kadis Pariwisata Sultra

KENDARIKINI.COM – Jaringan Demokrasi Rakyat Sulawesi Tenggara (JANGKAR SULTRA), mengecam keras dugaan tindakan kriminalisasi terhadap jurnalis yang tergabung dalam Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara.

Kecaman tersebut muncul menyusul langkah Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara yang melaporkan sejumlah jurnalis ke Polda Sultra terkait pemberitaan yang dinilai merugikan pihaknya.

Ketua Harian Jangkar Sultra, Malik Botom, menilai langkah tersebut sebagai tindakan yang tidak mencerminkan sikap seorang pejabat publik yang seharusnya menjunjung tinggi prinsip keterbukaan informasi dan menghormati kebebasan pers.

Menurut Malik, apabila terdapat pihak yang merasa dirugikan oleh sebuah pemberitaan, mekanisme penyelesaiannya telah diatur secara jelas dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, yakni melalui hak jawab, hak koreksi, ataupun pengaduan kepada Dewan Pers.

“Persoalan pemberitaan seharusnya diselesaikan melalui mekanisme yang telah diatur dalam Undang-Undang Pers, bukan dengan cara membawa persoalan tersebut ke ranah pidana. Langkah seperti ini berpotensi menciptakan preseden buruk terhadap kebebasan pers,” tegas Malik dalam keterangannya.

Jangkar Sultra menilai langkah pelaporan terhadap jurnalis justru berpotensi menimbulkan kegaduhan di ruang publik dan memunculkan kesan adanya upaya pembungkaman terhadap kerja-kerja jurnalistik.

“Alih-alih meredam polemik, tindakan yang dilakukan justru memperkeruh situasi dan memicu kegaduhan di tengah masyarakat. Publik tentu berharap pejabat daerah mampu bersikap bijak dan memahami mekanisme penyelesaian sengketa pers yang telah diatur dalam regulasi,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Jangkar Sultra menilai sikap tersebut tidak mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

Atas dasar itu, Jangkar Sultra mendesak Gubernur Sulawesi Tenggara untuk mengevaluasi secara serius kinerja Kepala Dinas Pariwisata Sulawesi Tenggara.

“Jika benar langkah pelaporan tersebut dilakukan tanpa menempuh mekanisme yang semestinya dalam sengketa pers, maka kami meminta Gubernur Sulawesi Tenggara untuk mengambil langkah tegas, termasuk mencopot Kepala Dinas Pariwisata dari jabatannya demi menjaga kondusivitas dan marwah pemerintahan daerah,” ujar Malik.

Jangkar Sultra juga menegaskan bahwa kebebasan pers merupakan bagian penting dalam sistem demokrasi yang harus dilindungi, bukan justru dihadapkan pada ancaman kriminalisasi.

“Pers adalah mitra kritis pemerintah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas. Upaya-upaya yang berpotensi menekan kerja jurnalistik tidak boleh dibiarkan berkembang karena dapat merusak iklim demokrasi di daerah,” tutup Malik.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti