Jumat, Oktober 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 3

PLN Gandeng Koperasi Merah Putih, 107 KDKMP Layani Pembayaran Listrik

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) memperkuat dukungan terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.

Kolaborasi ini membuka peluang pendapatan bagi koperasi sekaligus memudahkan masyarakat mengakses layanan kelistrikan di lingkungan tempat tinggalnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyampaikan hal tersebut saat memantau operasionalisasi KDKMP di Kecamatan Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (13/10/2026).

Ia mengatakan, koperasi desa diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi masyarakat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Melalui koperasi desa, Pak Prabowo mengatakan agar desa tumbuh, agar desa itu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi, tidak hanya kota,” ujar Zulkifli.

Menurutnya, kolaborasi dengan berbagai pihak diperlukan agar koperasi mampu menyediakan layanan yang dibutuhkan masyarakat, termasuk pembayaran listrik.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan perusahaan berkomitmen mendukung KDKMP melalui penyediaan listrik andal dan pengembangan layanan kelistrikan.

“PLN *all out* mendukung program KDKMP. Kami tidak hanya mendukung kebutuhan listrik untuk operasional koperasi, tetapi juga membuka peluang usaha melalui layanan pembayaran tagihan dan pembelian token listrik,” kata Darmawan.

Direktur Retail dan Niaga PLN, M. Fahrur Rozy, menjelaskan layanan *Payment Point Online Bank* (PPOB) memungkinkan koperasi melayani transaksi pembayaran tagihan dan pembelian token listrik.

Hingga Oktober 2026, sebanyak 107 KDKMP di Indonesia telah bergabung dalam pengembangan layanan PPOB PLN dengan lebih dari 2.000 transaksi kelistrikan.

PLN menyatakan pengembangan layanan tersebut terus dilakukan melalui koordinasi dengan koperasi dan unit PLN di berbagai wilayah.

Kolaborasi ini diharapkan memperluas akses layanan kelistrikan sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi koperasi desa dan kelurahan.*

POSBI Laporkan Dugaan Pungli Rp50 Juta per Kapal Nelayan ke KKP

0

KENDARIKINI.COM – Perkumpulan Orang Same Bajau Indonesia (POSBI) melaporkan dugaan pungutan liar (pungli) Rp50 juta per kapal nelayan kepada Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (12/10/2026).

Presiden POSBI, Erni Bajau, menyampaikan laporan tersebut kepada Direktur Pengawasan Sumber Daya Perikanan, Sahono Budianto. Ia turut menyerahkan nama-nama pengurus kapal yang diduga menjadi korban.

Erni mengatakan, laporan itu meminta PSDKP menindaklanjuti dugaan pungutan serta memastikan pengembalian uang nelayan jika terbukti terdapat pelanggaran.

“Saya sudah menceritakan semua hal terkait video saya,” ujar Erni dalam keterangan tertulis kepada Kendarikini.com, Selasa (13/10/2026).

Menurut Erni, pihak PSDKP berjanji menindaklanjuti dan mengonfirmasi informasi yang disampaikan.

Dugaan pungli tersebut sebelumnya mencuat setelah Erni menerima laporan pemilik kapal mengenai penarikan uang jaminan dokumen sebesar Rp50 juta per kapal.

Nelayan mengaku dokumen kapal ditahan hingga pembayaran dilakukan. Kondisi tersebut disebut menghambat akses nelayan untuk memperoleh es balok, mengisi bahan bakar, dan melaut.

Perwakilan nelayan Buton Utara, Riswan, sebelumnya menyebut pemilik tiga kapal telah membayar masing-masing Rp50 juta secara tunai kepada pihak ketiga yang ditunjuk.

Sementara itu, Kepala Satwas PSDKP Kendari, Asep Rahmat Hidayat, membantah dugaan pungli tersebut. Ia juga meluruskan informasi mengenai jumlah kapal yang diperiksa.

“Tidak benar itu 21 kapal. Laporan yang masuk ke kami totalnya ada 11 kapal, dan saat ini kami baru memeriksa tiga kapal,” kata Asep pada 28 September 2026.

Asep menegaskan tidak ada pungutan liar dalam proses tersebut. Ia menyebut pemeriksaan kapal lainnya belum dilakukan karena sebagian masih berada di laut.

POSBI menyatakan akan membawa bukti tambahan ke KKP pusat di Jakarta untuk mendorong investigasi menyeluruh atas dugaan tersebut.*

PLN UID Sulselrabar Perkuat UMKM Lewat Listrik dan Pendampingan Usaha

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) UID Sulselrabar memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui dukungan kelistrikan dan pendampingan usaha masyarakat.

Sepanjang Januari–September 2026, PLN UID Sulselrabar mencatat 15.362 pelanggan listrik golongan bisnis, termasuk 2.063 pelanggan baru pada September.

Penjualan listrik kepada pelanggan bisnis mencapai sekitar 1,52 miliar kilowatt hour (kWh) selama sembilan bulan tersebut.

Selain menyediakan listrik, PLN melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Sulselrabar menyalurkan bantuan modal dan pendampingan bagi pelaku UMKM.

Program tersebut mencakup pembukuan keuangan, peningkatan kualitas produk, perbaikan kemasan, pengadaan peralatan produksi, hingga perluasan pemasaran.

Di Sombano, Kabupaten Wakatobi, pendampingan membantu UMKM meningkatkan kualitas produk dan kemasan. Pelaku usaha juga memperoleh kesempatan mengikuti expo tahunan di Wakatobi.

Sementara itu, empat UMKM binaan di Desa Cahaya Bontojai, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, mendapatkan pendampingan pengelolaan usaha dan pemasaran.

Produk mereka meliputi madu hutan, kerajinan Boja Kriya dan Bojahit, kue tradisional Bugis, serta gula aren Batu Bontojai.

Program tersebut juga membuka kesempatan bagi pelaku UMKM Bontojai mengikuti pameran di Kantor Pusat PLN untuk memperkenalkan produk unggulan mereka.

Salah satu pelaku UMKM binaan, Muhammad Arif Muhaimin, mengapresiasi bantuan dan kesempatan pameran yang diberikan PLN bersama YBM PLN.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, mengatakan dukungan PLN tidak terbatas pada penyediaan listrik, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Melalui YBM PLN, kami mendorong agar bantuan yang diberikan dapat menjadi langkah awal bagi penerima manfaat untuk membangun usaha yang lebih mandiri,” ujar Didik.

Ia berharap pendampingan berkelanjutan dapat meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperluas akses pasar bagi produk lokal.

PLN UID Sulselrabar menilai kolaborasi antara dukungan energi dan pemberdayaan usaha dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih produktif dan mandiri.*

Prof Takdir Saili Terpilih sebagai Rektor UHO Periode 2026–2030

KENDARIKINI.COM – Prof. Takdir Saili terpilih sebagai Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) periode 2026–2030 dalam pemilihan di Gedung Rektorat UHO, Selasa (13/10/2026).

Prof. Takdir Saili meraih 42 suara, mengungguli dua kandidat lainnya dalam pemilihan pimpinan universitas negeri di Sulawesi Tenggara tersebut.

Prof. Ida Usman memperoleh 18 suara, sedangkan Dr. Herman meraih 13 suara.

Hasil tersebut menempatkan Prof. Takdir Saili sebagai peraih suara terbanyak dalam pemilihan rektor UHO untuk periode mendatang.

Sebelumnya, pemilihan berlangsung secara tertutup dengan pengamanan ketat di Gedung Rektorat UHO.

Petugas keamanan kampus bersama personel TNI-Polri mengawasi akses keluar masuk gedung selama proses pemilihan berlangsung.

Terpilihnya Prof. Takdir Saili menandai babak baru kepemimpinan UHO periode 2026–2030, setelah jabatan rektor sebelumnya dijalankan oleh pelaksana tugas.*

Vale Indonesia Edukasi Bahaya Narkoba dan HIV kepada Pelajar Kolaka

0

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa mengedukasi pelajar SMP Negeri 1 Baula, Kabupaten Kolaka, tentang bahaya narkoba dan pencegahan penularan HIV, Senin (12/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) melalui program ESG bertajuk “Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya”.

Head of Pomalaa Project Vale Indonesia, Mohammad Rifai, mengatakan edukasi kesehatan sejak dini penting untuk membangun generasi muda yang sehat, tangguh, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, pelajar perlu memperoleh informasi kesehatan yang benar dari sumber tepercaya agar mampu menjaga diri dan menyebarkan pesan hidup sehat di lingkungannya.

“Melalui kolaborasi dengan BNN Kolaka dan pihak sekolah, kami berharap para pelajar mampu menjaga diri sekaligus menjadi agen perubahan,” ujar Rifai.

Program “Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya” merupakan kolaborasi Vale Indonesia dan Pemerintah Kabupaten Kolaka.

Program tersebut mencakup tiga pilar, yakni peningkatan kesehatan masyarakat, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM dan pelatihan keterampilan.

Konselor HIV BNN Kabupaten Kolaka, Iwan Ahmadi, menegaskan pentingnya pembekalan sejak dini untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai bahaya narkoba dan risiko HIV.

Ia berharap siswa dan guru dapat meneruskan informasi pencegahan kepada keluarga serta masyarakat agar semakin banyak orang memahami pentingnya hidup sehat.

Ketua OSIS SMP Negeri 1 Baula, Muhammad Ibrahim, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengetahuan baru tentang bahaya narkoba dan pencegahan HIV.

Ia mengingatkan teman-temannya untuk menjauhi narkoba dan rokok serta berhati-hati dalam memilih lingkungan pergaulan.

Melalui program ini, Vale Indonesia berharap edukasi kesehatan dapat memperkuat kesadaran generasi muda sekaligus mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Kolaka.*

Gubernur Sultra Tinjau Revitalisasi Sarana Olahraga KONI, Pengerjaan Dimulai

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, meninjau kesiapan revitalisasi sarana dan prasarana olahraga terpadu Lakidende di kawasan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sultra, Senin (12/10/2026) sore.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pelaksanaan proyek revitalisasi sebelum pekerjaan fisik dimulai. Proyek ini diharapkan dapat menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih representatif dan bisa dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat.

Dalam kunjungan itu, Andi Sumangerukka memeriksa kesiapan kontraktor pelaksana, mulai dari ketersediaan peralatan, tenaga kerja, hingga kebutuhan teknis di lapangan.

Tahap persiapan diawali dengan *Mutual Check 0%* (MC 0%), yakni pemeriksaan dan pengukuran bersama untuk mencocokkan kondisi fisik lapangan dengan dokumen perencanaan serta kontrak pekerjaan.

Setelah tahapan tersebut, pengerjaan fisik dijadwalkan mulai Selasa (13/10/2026), dengan masa pelaksanaan selama 80 hari.

“Kalau ini sudah jadi, sarana olahraga yang disiapkan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Andi Sumangerukka.

Revitalisasi tersebut mencakup pembenahan sejumlah fasilitas olahraga, di antaranya lapangan golf dan *driving range*, lapangan tenis indoor dan outdoor, lapangan softball, lapangan padel, kolam renang, lapangan basket, serta area skateboard. Proyek ini juga meliputi renovasi gedung Kantor KONI Sultra.

Penataan berbagai fasilitas tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap sarana olahraga sekaligus mendukung pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga di Sulawesi Tenggara.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengalihkan anggaran yang sebelumnya direncanakan untuk pembangunan Stadion Lakidende guna mendukung revitalisasi sarana olahraga di kawasan KONI Sultra.

Kebijakan tersebut diarahkan untuk mengoptimalkan fasilitas olahraga yang tersedia agar dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat dan mendukung pengembangan olahraga daerah.

Proyek revitalisasi ini dikerjakan oleh PT Boriandy Putra KSO PT Angkasa Lentera Madani Jaya. Sementara itu, perencanaan teknis dan pengawasan berada di bawah Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang Provinsi Sulawesi Tenggara.*

Kendari Raih Predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Perizinan 2026

0

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari meraih predikat Sangat Baik dalam Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Pemerintah Daerah Tahun 2026.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk pengakuan atas kinerja pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan perizinan dan menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Penilaian dilakukan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) yang dipimpin Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kendari, Ibram Agus Sakti, menjelaskan bahwa predikat tersebut merupakan hasil penilaian terhadap kinerja pelayanan perizinan terpadu dan percepatan pelaksanaan berusaha di lingkungan pemerintah daerah.

Menurutnya, kualitas pelayanan perizinan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kemudahan berusaha dan meningkatkan daya tarik investasi daerah.

Penilaian kinerja PTSP dan PPB merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat untuk mengevaluasi kualitas pelayanan perizinan sekaligus mendorong pemerintah daerah melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Penilaian tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 42 Tahun 2020 tentang Pemberian Penghargaan dan/atau Pengenaan Sanksi kepada Kementerian Negara/Lembaga dan Pemerintah Daerah.

Aspek penilaian mencakup penyelenggaraan pelayanan terpadu, pelaksanaan fungsi perizinan oleh DPMPTSP, serta pemanfaatan teknologi melalui sistem perizinan berbasis elektronik atau *Online Single Submission* (OSS).

Selain itu, pemerintah daerah juga dinilai berdasarkan upaya percepatan pelaksanaan berusaha, termasuk penyusunan standar operasional prosedur perizinan, reformasi pelayanan, dan pengawalan realisasi kegiatan usaha sesuai ketentuan perundang-undangan.

Hasil penilaian tersebut menjadi tolok ukur kinerja sekaligus bahan evaluasi untuk mengidentifikasi aspek pelayanan yang masih perlu ditingkatkan.

Bagi Kota Kendari, predikat Sangat Baik diharapkan menjadi motivasi untuk mempertahankan kualitas pelayanan, memperkuat kepastian prosedur, serta meningkatkan kemudahan akses perizinan bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Peningkatan kualitas pelayanan tersebut juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kegiatan usaha dan memperluas peluang investasi di Kota Kendari.*

Alokasi Bedah Rumah di Sultra Melonjak 852 Persen, Capai 10.742 Unit pada 2026

0

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memperkuat program penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pada 2026, alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau program bedah rumah di Sultra mencapai 10.742 unit, meningkat 852 persen dibandingkan 2025 yang hanya sebanyak 1.129 unit.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Perumahan Provinsi Sultra Tahun Anggaran 2026 di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Senin (12/10/2026).

Rakor tersebut membahas evaluasi dan percepatan pelaksanaan program perumahan, meliputi BSPS, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), serta Kredit Program Perumahan (KPP) dan KUR Perumahan.

Gubernur mengatakan, rapat koordinasi itu merupakan tindak lanjut pertemuan bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI pada 21 September 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung program nasional penyediaan hunian layak, aman, dan terjangkau.

“Jika kita ingin menyelesaikan masalah kesejahteraan masyarakat, maka kita harus memulainya dari rumah. Sebab dengan menghadirkan hunian layak, separuh persoalan kesejahteraan daerah telah teratasi,” kata Andi Sumangerukka.

Berdasarkan data yang dipaparkan dalam rakor, jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Sultra mencapai 114.917 unit dari total penduduk sekitar 2,8 juta jiwa.

Dari alokasi BSPS 2026 sebanyak 10.742 unit, realisasi keuangan telah mencapai Rp155,44 miliar atau 72,35 persen. Sementara itu, progres fisik telah mencapai 100 persen pada 1.444 unit atau 13,44 persen dari total alokasi.

Hasil verifikasi lapangan mencatat sebanyak 12.463 unit telah selesai diverifikasi. Dari jumlah tersebut, 8.980 calon penerima bantuan atau 72,05 persen telah direkomendasikan, sedangkan Surat Keputusan Pejabat Pembuat Komitmen (SK PPK) telah diterbitkan untuk 7.814 unit.

Selain program pemerintah pusat, Pemprov Sultra mengalokasikan anggaran Rp30 miliar melalui APBD 2026 untuk memperbaiki 602 unit RTLH yang tersebar di 17 kabupaten/kota.

Andi Sumangerukka menyebut program bedah rumah tidak hanya meningkatkan kualitas hunian masyarakat, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian daerah. Program tersebut tercatat menyerap 21.484 tenaga kerja lokal dan melibatkan 359 tenaga pendamping masyarakat.

Di sektor pembiayaan perumahan, penyaluran FLPP di Sultra telah mencapai 5.760 unit dengan nilai pembiayaan Rp717,5 miliar melalui delapan bank penyalur dan 13 asosiasi pengembang.

Sementara itu, realisasi KPP mencapai Rp277,51 miliar atau 54,74 persen dari target Rp506,96 miliar. Dukungan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) juga diberikan pada empat lokasi perumahan untuk 248 unit dengan nilai kontrak Rp1,03 miliar.

Gubernur meminta seluruh bupati dan wali kota di Sultra mengawal pelaksanaan program perumahan serta memastikan fasilitas pendukung tersedia agar bantuan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Ia juga meminta kepala daerah segera menyelesaikan kendala teknis yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota. Adapun persoalan di luar kewenangan daerah diminta segera dilaporkan kepada pemerintah provinsi untuk ditindaklanjuti bersama.

“Saya berharap setelah rakor ini ada tindak lanjut berupa rapat teknis, dan pihak perbankan dapat melakukan sosialisasi program seoptimal mungkin,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Heru Pudyo Nugroho, turut memaparkan program KPR Sejahtera di Sultra.

Heru menegaskan, penyediaan rumah bagi masyarakat merupakan amanat Pasal 28H ayat (1) UUD 1945 dan menjadi bagian dari program prioritas nasional pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto.

BP Tapera, lanjutnya, berkomitmen mendukung pencapaian target tersebut melalui penyediaan fasilitas KPR subsidi bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan.

Pemerintah berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perbankan, pengembang, dan pemangku kepentingan lainnya dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Sulawesi Tenggara.*

Gubernur Sultra Tekankan Percepatan Anggaran dan Kualitas Pembangunan

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, memimpin rapat evaluasi kinerja OPD untuk mempercepat realisasi anggaran pembangunan fisik, Senin (12/10/2026).

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Gubernur Sultra dengan melibatkan BPKAD, Biro Pembangunan, Inspektorat, serta sejumlah organisasi perangkat daerah terkait.

Empat OPD yang menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut yakni Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga, Dinas Cipta Karya, Dinas Perhubungan, serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

Dalam arahannya, Andi Sumangerukka menegaskan percepatan realisasi anggaran harus diimbangi dengan kualitas pelaksanaan pembangunan.

Ia meminta setiap program pembangunan diselesaikan tepat waktu, memenuhi standar kualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Evaluasi tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sultra untuk memastikan pelaksanaan program pembangunan berjalan efektif dan anggaran daerah terserap secara optimal.*

Gubernur Sultra Dorong Perlindungan Perempuan dan Anak di Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, mengunjungi Pengadilan Tinggi Agama Kendari, Senin (12/10/2026), untuk memperkuat kolaborasi pembinaan keluarga serta perlindungan perempuan dan anak.

Kunjungan yang berlangsung di Aula Hamzah Mappa tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi pemerintah daerah dan lembaga peradilan agama dalam menangani persoalan keluarga.

Andi Sumangerukka menegaskan, kolaborasi lintas lembaga diperlukan agar penanganan persoalan masyarakat tidak sekadar administratif, tetapi memberikan manfaat nyata.

Ia juga menyatakan dukungan terhadap perlindungan perempuan dan anak, termasuk edukasi kehidupan berkeluarga serta pemahaman mengenai perjanjian pranikah.

“Saya sangat bangga bisa hadir di sini. Melalui kunjungan ini, saya memahami kebutuhan dan harapan Pengadilan Tinggi Agama Kendari,” ujar Andi Sumangerukka.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat melahirkan program yang bermanfaat dan menjadi warisan positif bagi peningkatan kualitas pelayanan publik.

Dalam pertemuan itu, Gubernur juga menerima laporan mengenai rumah dinas hakim tinggi yang kerap terdampak banjir.

Menanggapi laporan tersebut, ia meminta agar penyebab banjir ditelusuri dan didokumentasikan sebagai dasar penanganan lebih lanjut.

Menurutnya, koordinasi terkait persoalan sumber daya air telah dilakukan bersama Balai Wilayah Sungai dan Pemerintah Kota Kendari.

“Insyaallah, pemerintah provinsi siap kapan saja berkolaborasi serta menerima masukan dari Pengadilan Tinggi Agama Kendari,” katanya.

Pemerintah Provinsi Sultra berharap sinergi tersebut terus diperkuat untuk meningkatkan respons pelayanan publik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.*

Sejalan dengan Kepmen ESDM, Ferdin Apresiasi PT Cinta Jaya Konsisten Libatkan Kontraktor Lokal di Konut

0

KENDARIKINI.COM – Kehadiran PT Cinta Jaya di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) Blok Mandiodo, Tapunggaya, dan Tapuemea, Kabupaten Konawe Utara, dinilai membawa dampak positif bagi keterlibatan pengusaha lokal sejak 2021.

Perusahaan tersebut dinilai konsisten menjalin kemitraan dengan kontraktor lokal. Kerja sama itu tidak hanya mencakup aktivitas pertambangan, tetapi juga sektor pendukung lainnya, seperti bongkar muat dan keagenan kapal.

Hal tersebut disampaikan Ferdin, ST, tokoh pemuda Desa Tapuemea, Kecamatan Molawe. Ia menilai PT Cinta Jaya dapat menjadi contoh bagi pemegang IUP lainnya di Konawe Utara, khususnya perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Molawe.

Ferdin mengungkapkan, perusahaannya, PT Putra Konut Perkasa, telah menjalin kemitraan dengan PT Cinta Jaya sejak awal 2021 hingga saat ini. Kemitraan tersebut meliputi aktivitas pertambangan, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta penyaluran program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi masyarakat di lingkar tambang.

“PT Cinta Jaya ini sudah lama melakukan kemitraan dengan kontraktor lokal, salah satunya pihak kami, bahkan jauh sebelum keluarnya Kepmen 365. Kemitraan yang dilakukan bukan hanya berfokus pada aktivitas pertambangan, tetapi juga bongkar muat, keagenan kapal, dan lain sebagainya,” ujar Ferdin.

Meski demikian, Ferdin menegaskan bahwa pemberdayaan kontraktor lokal di Kecamatan Molawe tidak boleh hanya bertumpu pada satu perusahaan. Menurutnya, seluruh pemegang IUP yang beroperasi di Blok Mandiodo dan sekitarnya perlu membuka peluang kemitraan yang lebih luas bagi pengusaha setempat.

Ia juga mengapresiasi terbitnya Keputusan Menteri ESDM Nomor 365.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang pemberdayaan pengusaha lokal dan pembatasan anak perusahaan atau afiliasi di bidang pertambangan mineral dan batu bara.

Menurut Ferdin, kebijakan tersebut menjadi peluang bagi pengusaha lokal untuk mengambil bagian dalam rantai bisnis pertambangan. Namun, implementasinya perlu dipahami secara menyeluruh agar peluang pemberdayaan tidak terbatas pada pekerjaan inti pertambangan saja.

“Secara pribadi, saya sangat mengapresiasi adanya keputusan menteri yang dikeluarkan oleh Menteri ESDM. Ini membuka peluang besar bagi para pengusaha lokal. Namun, kita jangan hanya fokus pada aktivitas pertambangan. Ada banyak jenis usaha yang bisa kita tawarkan kepada perusahaan, seperti pengadaan logistik, penyediaan tenaga kerja atau *manpower*, dan masih banyak peluang bisnis lainnya,” jelasnya.

Ia berharap kajian dan kebijakan pemberdayaan pengusaha lokal dapat menjadi dorongan bagi seluruh pemegang IUP yang beroperasi di wilayah Mandiodo, Tapunggaya, Tapuemea, dan secara umum di Kabupaten Konawe Utara untuk meningkatkan keterlibatan pelaku usaha daerah.

Ferdin menilai, keterlibatan kontraktor lokal perlu diwujudkan melalui pembukaan akses kemitraan yang adil dan berkelanjutan, sehingga manfaat kegiatan pertambangan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat setempat.

“Saya berharap para pemegang IUP yang beraktivitas di Blok Mandiodo, Tapunggaya, Tapuemea, dan secara umum di Konawe Utara menjadikan Kepmen 365 sebagai dorongan untuk selalu melibatkan kontraktor-kontraktor lokal,” tutupnya.*

Muaythai Kendari Bidik Prestasi Lebih Tinggi di Porprov Sultra 2026

KENDARIKINI.COM – Muaythai Kota Kendari mulai memanaskan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) 2026. Puluhan atlet mengikuti seleksi di Camp 10.2, Minggu (11/10/2026), untuk memperebutkan tempat dalam skuad Kota Kendari.

Seleksi tersebut menjadi tahapan awal menjaring atlet potensial sekaligus menentukan komposisi tim yang akan berlaga pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Kegiatan itu dihadiri Sekretaris Muaythai Sultra Hendra Alimin dan Sekretaris KONI Kota Kendari Abdul Salam.

Abdul Salam mengapresiasi pelaksanaan seleksi tersebut. Menurut dia, pembinaan atlet membutuhkan dukungan organisasi olahraga serta sinergi antara atlet dan pelatih.

“KONI selalu ada di tengah-tengah semua cabor. Kami mendukung semua untuk pengembangan olahraga dan pembinaan atlet,” ujarnya.

Mantan atlet PON XIV itu menegaskan, atlet berprestasi diharapkan mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Kendari sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga daerah.

“Kami akan berbuat untuk kemajuan Kota Kendari dan yang pasti setiap atlet yang berprestasi akan mendapatkan perhatian dari Pemerintah Kota Kendari,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Muaythai Kota Kendari Azwirman Madanua mengatakan, seleksi tidak sekadar mencari atlet terbaik. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari pembinaan generasi muda yang memiliki potensi di olahraga bela diri.

“Yang mengikuti seleksi kali ini memang merupakan generasi muda yang memiliki bakat di bidang olahraga Muaythai,” kata pria yang akrab disapa Awi tersebut.

Awi menegaskan, Muaythai Kendari menargetkan pencapaian lebih baik dibandingkan Porprov sebelumnya. Karena itu, persiapan atlet perlu dimaksimalkan sejak tahap seleksi.

“Yang pasti, target kami di Porprov Sultra melebihi capaian dan prestasi dari Porprov sebelumnya,” tegasnya.

Menurut Awi, persaingan pada Porprov mendatang diperkirakan berlangsung ketat karena setiap daerah memiliki atlet potensial yang dipersiapkan untuk meraih medali.

Dia pun meminta atlet, pelatih, dan pengurus memperkuat kolaborasi agar persiapan berjalan optimal dan Muaythai Kendari mampu memberikan hasil terbaik bagi daerah.

“Semua daerah di Sultra pasti ingin meraih prestasi di Porprov nanti. Tentu ini tantangan bagi kami untuk memberikan yang terbaik bagi Kota Kendari,” pungkasnya.*

IMALAK Desak Polda Sultra Usut Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di Muna Barat

0

KENDARIKINI.COM – Ikatan Mahasiswa Aktivis Lintas Kampus (IMALAK) Sulawesi Tenggara mendesak kepolisian mengusut dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Muna Barat, khususnya Kecamatan Maginti.

Ketua Umum IMALAK Sultra, Ali Sabarno, mempertanyakan efektivitas pengawasan dan penindakan aparat terhadap dugaan penyimpangan distribusi solar, Pertalite, hingga minyak tanah.

“Penyalahgunaan BBM bersubsidi di Muna Barat semakin memprihatinkan. Kami mempertanyakan sejauh mana penindakan yang telah dilakukan aparat kepolisian terhadap dugaan aktivitas tersebut,” kata Ali, Minggu (11/10/2026).

Menurut Ali, Kecamatan Maginti perlu mendapat perhatian khusus karena diduga menjadi salah satu wilayah aktivitas distribusi BBM bersubsidi yang menyimpang dari ketentuan.

Ia meminta Polsek, Polres Muna, hingga Polda Sulawesi Tenggara menelusuri sumber pasokan, jalur distribusi, dugaan penimbunan, serta pihak-pihak yang berpotensi memperoleh keuntungan dari aktivitas tersebut.

Ali juga meminta kepolisian memverifikasi informasi mengenai dugaan keterlibatan pihak tertentu yang mengendalikan distribusi BBM bersubsidi.

“Siapa yang berada di balik aktivitas ini sehingga terkesan berjalan mulus? Apakah ada pihak tertentu yang membekingi atau mengendalikan distribusinya? Ini harus dijawab melalui penyelidikan yang transparan dan berdasarkan bukti,” tegasnya.

Meski demikian, dugaan adanya pihak yang membekingi aktivitas tersebut, termasuk kemungkinan keterlibatan oknum aparat, masih memerlukan pembuktian melalui proses hukum.

IMALAK Sultra mendesak Kapolda Sultra mengevaluasi pengawasan dan penegakan hukum oleh jajaran terkait, serta meminta Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sultra menindaklanjuti dugaan penyimpangan di Kecamatan Maginti.

Ali menegaskan, penanganan perkara harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu apabila ditemukan bukti pelanggaran.

Ia juga meminta perkembangan penanganan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi disampaikan kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban aparat.*

Polresta Kendari Tangkap Anggota Geng Motor Silent Team 01 Terkait Pengancaman

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari kembali mengungkap kasus pengancaman menggunakan senjata tajam yang diduga melibatkan anggota geng motor Silent Team 01 di Jalan Sao-Sao, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin melalui Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau mengatakan, seorang terduga pelaku berinisial DI diamankan pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 00.30 Wita.

Penangkapan dilakukan Tim URC Buser 77 Satreskrim bersama Unit Kamneg Satintelkam Polresta Kendari di Lorong Torada, Jalan Sao-Sao.

Kasus tersebut bermula pada 27 September 2026, saat korban bersama rekannya berada di halaman sebuah warung kopi. Sekelompok orang yang datang menggunakan sepeda motor kemudian menyerang mereka menggunakan busur dan senjata tajam.

Korban bersama rekannya berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam warung kopi.

Dalam pemeriksaan, DI mengakui terlibat dalam penyerangan bersama sejumlah orang yang disebut tergabung dalam kelompok Silent Team 01, Home Star, dan WARPEm.

DI juga mengaku mengancam korban dengan menarik busur dan mengarahkannya ke tubuh korban sebanyak tiga kali hingga korban melarikan diri.

Menurut keterangan polisi, aksi tersebut dilakukan untuk mencari kesenangan atau hiburan.

Polisi mengamankan satu kaus putih yang diduga digunakan saat beraksi. Sementara itu, ketapel busur yang berkaitan dengan kasus tersebut masih dalam pencarian.

Sebelumnya, Polresta Kendari telah mengamankan tiga orang berinisial R (16), A (17), dan RA (19) terkait kasus penyerangan yang sama.

Penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk mengetahui kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam aksi pengancaman dan penyerangan tersebut.*

Tiga Pekerja di Kendari Ditangkap Usai Curi 60 Aki, Rugi Rp20,4 Juta

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari menangkap tiga pekerja terkait dugaan pencurian dengan pemberatan (curat) 60 aki mobil milik PT Manunggal Sarana Surya Pratama.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin melalui Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau menyampaikan pengungkapan kasus tersebut, Sabtu (10/10/2026).

Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial RU, AD, dan HA. Mereka bekerja sebagai mekanik, welder, dan helper mekanik di workshop perusahaan tersebut.

Kasus ini terungkap setelah pemeriksaan rekaman CCTV pada 3 dan 5 Oktober 2026. Rekaman memperlihatkan aktivitas pemindahan aki dari kontainer ke kendaraan operasional.

Setelah dilakukan pengecekan, sebanyak 60 aki dilaporkan hilang. Perusahaan mengalami kerugian sekitar Rp20,4 juta.

Tim URC Buser 77 Satreskrim bersama Unit Kamneg Satintelkam Polresta Kendari kemudian mengamankan ketiga terduga pelaku di lokasi berbeda di Kota Kendari.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiganya mengakui keterlibatan dalam pencurian aki yang terjadi pada 3 dan 5 Oktober 2026.

Polisi mengungkapkan, aki diambil secara bertahap dari kontainer workshop, kemudian disembunyikan di dalam dump truck sebelum dipindahkan ke kendaraan operasional lainnya.

Sebanyak 10 aki diduga dijual kepada penimbang besi di Jalan Mekar Jaya 1, Kendari, dengan harga Rp250 ribu per unit. Total hasil penjualan mencapai Rp2,5 juta.

Uang hasil penjualan tersebut dibagi kepada ketiga terduga pelaku. Sebagian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, sedangkan sisanya ditemukan sebagai barang bukti.

Polisi turut mengamankan uang tunai Rp1.087.000, pakaian yang diduga digunakan saat beraksi, serta 10 aki yang masih dalam pencarian.

Saat ini, penyidik mendalami kasus tersebut untuk mengungkap keseluruhan rangkaian pencurian dan keberadaan barang bukti lainnya.*

PLN Sulselrabar Dorong Pertanian Modern, 4.438 Pelanggan Manfaatkan Listrik

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) UID Sulselrabar mencatat 4.438 pelanggan program *Electrifying Agriculture* dengan total daya tersambung 208.553,3 kVA hingga September 2026.

Program tersebut dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, perkebunan, dan peternakan melalui pemanfaatan energi listrik.

Upaya ini sekaligus menyambut Hari Listrik Nasional ke-81 yang diperingati pada 27 Oktober 2026.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, mengatakan program tersebut mendorong penggunaan listrik yang lebih produktif dan efisien.

“Melalui Electrifying Agriculture, kami mendorong pemanfaatan listrik yang lebih produktif dan efisien guna membantu petani menekan biaya operasional, meningkatkan hasil pertanian, serta memperkuat ketahanan pangan,” ujar Didik.

Salah satu penerapannya berada di Desa Takkalasi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan.

Di wilayah tersebut, listrik dimanfaatkan untuk mengoperasikan pompa air guna mendukung pengairan sawah, terutama saat musim kemarau.

Sekitar 395 hektare lahan pertanian di Desa Takkalasi dikelola 13 kelompok tani. Pada 2025, sebanyak 39 titik sumur bor tersedia untuk membantu memenuhi kebutuhan air.

Pada panen Agustus 2026, produktivitas pertanian tercatat sekitar 10,4 ton per hektare, meningkat dari kisaran 7 ton per hektare pada musim tanam sebelumnya.

Peningkatan tersebut didukung optimalisasi lahan, bantuan benih, penyediaan sumber air, dan pemanfaatan listrik untuk pengairan.

Didik menjelaskan, penggunaan listrik untuk pompanisasi dapat menjadi alternatif bahan bakar minyak sekaligus mendukung pengelolaan pertanian yang lebih efisien.

Selain pertanian, listrik juga dimanfaatkan untuk irigasi, perkebunan, pencahayaan, ventilasi, dan peralatan pendukung peternakan.

PLN UID Sulselrabar terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah, kelompok tani, dan pelaku usaha untuk memperluas pemanfaatan listrik bagi sektor agrikultur.

Melalui program ini, PLN berharap penggunaan teknologi modern dapat meningkatkan produktivitas, memperkuat ketahanan pangan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.*

FH UHO Susun Renstra 2026–2030, Targetkan Akreditasi Unggul

KENDARIKINI.COM – Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (FH UHO) menyusun Rencana Strategis (Renstra) 2026–2030 dengan target meningkatkan akreditasi menjadi Unggul. Dokumen ini menjadi pedoman pengembangan fakultas dan evaluasi program kerja hingga 2030.

Dekan FH UHO, Dr. Heriyanti, S.H., M.H., mengatakan Renstra disusun untuk memetakan kondisi fakultas, menentukan arah pengembangan, serta merumuskan strategi pencapaian target.

Hal itu disampaikan dalam lokakarya penyusunan Renstra FH UHO periode 2026–2030, Minggu (11/10/2026).

Menurut Heriyanti, penyusunan Renstra harus melibatkan seluruh unsur fakultas agar program yang dirancang sesuai kebutuhan dan dapat dilaksanakan bersama.

“Renstra yang baik itu tidak boleh kaku. Renstra harus mampu mengakomodasi secara *bottom-up* dengan melibatkan segenap unsur terkait,” ujarnya.

Ia menegaskan, setiap program harus memiliki target terukur agar pelaksanaannya dapat dipantau dan dievaluasi selama masa kepemimpinan.

Salah satu sasaran utama Renstra tersebut adalah peningkatan akreditasi fakultas menjadi Unggul. Saat ini, FH UHO berstatus akreditasi A.

Renstra mencakup tiga bagian utama, yakni landasan strategis, Sapta Karya, serta konsep Rumah Kita, Rumah Hukum. Sapta Karya memuat tujuh program strategis beserta kegiatan, jadwal pelaksanaan, dan pembagian tanggung jawab.

Sementara itu, konsep Rumah Kita, Rumah Hukum diarahkan untuk membangun budaya akademik partisipatif, memperkuat integritas tata kelola, dan menciptakan lingkungan kampus yang nyaman.

Heriyanti juga mengusung arah pengembangan *Transforming Law and Empowering Future*. Transformasi tersebut mencakup pemberdayaan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.

Saat ini, FH UHO memiliki sekitar 1.819 mahasiswa, 70 dosen, dan 23 tenaga kependidikan. Sebanyak 37,1 persen dosen telah berkualifikasi doktor.

Fakultas juga menindaklanjuti kerja sama dengan Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin untuk membuka jalur pendidikan doktoral. Perjanjian kerja sama telah ditandatangani, sementara pendataan dan persiapan sosialisasi masih berlangsung.

Hasil lokakarya akan dirumuskan menjadi dokumen resmi, disahkan melalui rapat senat fakultas, dan ditindaklanjuti dengan surat keputusan dekan.

Melalui Renstra 2026–2030, FH UHO menargetkan penguatan tata kelola, peningkatan kualitas akademik, serta pencapaian akreditasi Unggul melalui program kerja yang terukur dan berkelanjutan.*

Vale Indonesia Dukung 127 UMKM Luwu Timur, Perkuat Ekonomi Lokal

0

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk memperkuat ekonomi lokal melalui pemberdayaan koperasi dan UMKM di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Hingga 30 September 2026, perusahaan telah mendukung 127 UMKM di Kecamatan Nuha, Towuti, Wasuponda, dan Malili.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 74 UMKM binaan telah memperoleh akses pasar melalui Pusat Oleh-Oleh Telaloa.

Komitmen tersebut sejalan dengan penyelenggaraan Pekan Expo Koperasi dan UMKM pada 6–10 Oktober 2026 di Lapangan Iniaku, Sorowako.

Kegiatan ini merupakan bagian dari peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menghadiri kegiatan tersebut bersama pemerintah daerah, gerakan koperasi, dan pelaku UMKM dari 23 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan.

Dalam momentum tersebut, Vale Indonesia menerima dua penghargaan sebagai mitra strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Presiden Direktur dan CEO Vale Indonesia, Bernardus Irmanto, mengatakan keberhasilan industri juga harus diukur dari manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat.

Menurutnya, investasi dan pengembangan industri nikel diharapkan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.

“Melalui kegiatan operasi, pengembangan proyek hilirisasi dan pemberdayaan UMKM, kami bermaksud membuka lebih banyak peluang ekonomi agar masyarakat dapat tumbuh bersama perkembangan industri,” kata Bernardus.

Ia menambahkan, program pemberdayaan UMKM berfokus pada peningkatan kapasitas usaha dan perluasan akses pasar.

Selain mendukung UMKM, Vale Indonesia juga menyoroti peran Koperasi Karyawan Vale dalam perekonomian Sorowako.

Koperasi yang berdiri sejak 1979 tersebut kini memiliki lebih dari 1.300 anggota dan mengembangkan layanan ritel serta simpan pinjam.

Ketua Kopkar Vale, Muhammad Parawansa Lamude, mengatakan koperasi terus berinovasi dan membangun kemitraan agar tetap relevan dengan kebutuhan anggota.

Penguatan koperasi dan UMKM diharapkan memperluas manfaat pertumbuhan industri bagi masyarakat serta mendorong ekonomi daerah yang berkelanjutan.*

Polresta Kendari Ungkap Pengeroyokan di Pelabuhan Kapal Malam

0

KENDARIKINI.COM — Tim URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari mengamankan seorang pria berinisial DO (26) terkait dugaan pengeroyokan di Pelabuhan Kapal Malam, Jalan Tinumbu, Kelurahan Kandai, Kota Kendari.

Penangkapan dilakukan pada Rabu, 9 September 2026, sekitar pukul 20.00 WITA, setelah polisi menerima informasi dari anggota Polsek Kawasan Pelabuhan (KP3).

Kapolresta Kendari KBP Safi’i Nafsikin melalui Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau mengatakan Tim kemudian mendatangi Polsek KP3 untuk mengamankan terduga pelaku sekaligus melakukan pengembangan kasus.

“Peristiwa pengeroyokan tersebut diduga terjadi pada Senin, 7 September 2026, sekitar pukul 12.00 WITA. Korban berinisial RA (32), warga Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, mengalami luka di kepala akibat dugaan penganiayaan secara bersama-sama,” jelasnya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, kejadian bermula ketika korban dituduh mengambil sisa solar di dalam kawasan pelabuhan.

“Salah seorang pria berinisial IN kemudian diduga memanggil rekan-rekannya sebelum mendatangi korban dan melakukan pemukulan,” tambahnya.

Korban sempat berusaha menahan pukulan menggunakan tangan dan melarikan diri. Namun, sejumlah orang diduga mengejar dan kembali memukul korban hingga mengalami luka.

“Dalam pemeriksaan awal, DO mengakui keterlibatannya dalam dugaan pengeroyokan tersebut,” ujarnya.

Polisi mendalami dugaan bahwa aksi itu dipicu perselisihan mengenai sisa solar dalam tangki mobil pengangkut BBM untuk kapal.

Menurut keterangan dalam pemeriksaan, DO bersama beberapa rekannya mendatangi korban setelah mendapat informasi bahwa sisa solar telah diambil orang lain.

“Kasus tersebut kini ditangani kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut, termasuk mendalami keterlibatan pihak lain dalam kejadian tersebut,” pungkasnya.*

Hasil Curanmor Dipakai Beli Sabu, Pemuda Gunung Jati Kendari Berujung Ditangkap Polisi

0

KENDARIKINI.COM — Polresta Kendari menangkap seorang pemuda berinisial AR (19) yang diduga terlibat dalam pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sejumlah lokasi.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin melalui Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau mengatakan, penangkapan dilakukan tim URC Buser 77 Satreskrim bersama Unit Kamneg Satintelkam.

“Terduga pelaku ditangkap di Jalan Bunga Kamboja Nomor 35, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 02.35 WITA,” katanya.

Sambungnya, Kasus ini bermula dari hilangnya sepeda motor Yamaha Mio M3 warna hitam milik seorang mahasiswa berinisial NU (20).

“Motor tersebut diparkir di Kost Ar Arisalah Putri, Desa Kota Bangun, Kecamatan Ranomeeto, Konawe Selatan, Kamis (8/10/2026),” tambahnya.

Korban memarkir kendaraan sekitar pukul 10.00 WITA dalam kondisi setang tidak terkunci. Sekitar pukul 12.30 WITA, motor tersebut diketahui telah hilang.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk motor milik korban, STNK, obeng, Yamaha Mio M3 merah, dan sisa rangka Honda Scoopy putih,” tuturnya.

Polisi mengungkapkan, AR diduga membawa motor curian ke tempat duplikat kunci di Kecamatan Mandonga untuk dibuatkan kunci baru seharga Rp100 ribu.

“Terduga pelaku kemudian membawa kendaraan tersebut ke rumahnya di kawasan Gunung Jati untuk digunakan sehari-hari,” ungkapnya.

Dalam pemeriksaan awal, AR mengaku terlibat dalam pencurian sepeda motor di 10 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Kota Kendari.

Polisi juga mendalami dugaan keterlibatan tiga orang lainnya, yakni LBJ, FN, dan LW, dalam sejumlah aksi pencurian serta penjualan motor hasil curian.

Menurut keterangan kepolisian, kendaraan curian dijual dengan harga Rp1,5 juta hingga Rp3 juta. Uangnya diduga digunakan untuk membeli sabu dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Polisi masih mendalami kasus tersebut, termasuk dugaan keterlibatan pihak lain dalam jaringan pencurian kendaraan bermotor.*

Proyek SustainaBlue Perkuat Ekonomi Biru di Indonesia dan Malaysia

0

KENDARIKINI.COM – Proyek SustainaBlue mencatat tiga tahun capaian dalam memperkuat ekonomi biru berkelanjutan di Indonesia dan Malaysia melalui kolaborasi 11 mitra internasional.

Proyek yang didanai Uni Eropa melalui program Erasmus+ ini melibatkan perguruan tinggi, industri, pemerintah, masyarakat sipil, dan pemangku kepentingan lingkungan.

PT Pandu Bina Sejahtera menjadi salah satu mitra Indonesia bersama Universitas Indonesia dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Kolaborasi tersebut juga melibatkan sejumlah institusi dari Malaysia, Yunani, dan Siprus untuk mendorong inovasi serta pengembangan kapasitas ekonomi biru.

Salah satu capaian utama SustainaBlue ialah pembentukan *Sustainable Blue Economy Centers* (SBECs) di empat perguruan tinggi mitra Indonesia dan Malaysia.

Pusat tersebut menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan pengetahuan serta inovasi ekonomi biru.

SustainaBlue juga mengembangkan *Blue & Green Acceleration Platform*, sebuah platform digital untuk memperluas jejaring, pertukaran pengetahuan, dan kolaborasi ekonomi biru serta hijau.

Selain itu, proyek ini menyusun kajian pasar tenaga kerja untuk mengidentifikasi kesenjangan keterampilan teknis, digital, dan hijau di Indonesia dan Malaysia.

Laporan tersebut merekomendasikan penguatan keterampilan digital, peningkatan pelatihan vokasi, serta perluasan kerja sama antara lembaga pendidikan dan industri.

Proyek ini turut menyelenggarakan webinar, lokakarya, modul pembelajaran, dan pelatihan *Training of Trainers* (ToT) bagi tenaga akademik serta administrasi.

Program tersebut diharapkan meningkatkan kemampuan perguruan tinggi dalam mengembangkan kurikulum inovatif dan mempersiapkan tenaga kerja menghadapi kebutuhan sektor ekonomi biru berkelanjutan.

Presiden Aegean Rebreath, Sarelakos Giorgos, mengatakan pendekatan SustainaBlue mendorong inovasi, kebijakan, dan pendidikan yang mendukung pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga ekosistem laut.

SustainaBlue bertujuan memodernisasi program akademik, memperkuat kemitraan perguruan tinggi dan industri, serta meningkatkan keterampilan mahasiswa dan tenaga kerja.

Informasi lebih lanjut mengenai proyek dan partisipasi dalam *Blue & Green Acceleration Platform* dapat diakses melalui https://learning-sustainablue.eu/.*

Wali Kota Kendari Pelajari Pengolahan Sampah Jadi RDF di Sleman

0

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, meninjau pengolahan sampah menjadi bahan bakar alternatif di TPST Donokerto, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Jumat (9/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Siska melihat proses pengolahan sampah anorganik menjadi *Refuse Derived Fuel* (RDF) untuk bahan bakar alternatif industri.

Kedatangan Siska disambut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Sleman, Makwan, bersama jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Bappeda.

Peninjauan ini bertujuan mempelajari teknologi pengolahan sampah untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pemrosesan akhir.

Siska mengatakan, kunjungan tersebut menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Kendari dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah terpadu.

“Pengelolaan sampah membutuhkan inovasi dan teknologi yang tepat,” ujarnya.

Ia juga menilai pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai guna perlu didukung infrastruktur, sumber daya manusia, dan manajemen operasional yang berkelanjutan.

Menurutnya, penerapan teknologi pengolahan sampah harus disesuaikan dengan karakteristik sampah di Kota Kendari.

Pemkot Kendari berharap hasil kunjungan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mengurangi timbulan sampah sekaligus mewujudkan lingkungan perkotaan yang bersih dan berkelanjutan.*

Gubernur Sultra ASR Usulkan Ambulans Laut untuk Delapan Wilayah Kepulauan

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR), mengusulkan pengadaan ambulans laut untuk memperluas akses layanan kesehatan masyarakat kepulauan.

Usulan tersebut disampaikan saat menerima kunjungan kerja reses Komisi IX DPR RI di Kantor Gubernur Sultra, Jumat (9/10/2026).

ASR mengatakan, karakteristik geografis Sultra membutuhkan pendekatan layanan kesehatan yang menjangkau wilayah kepulauan.

“Dari 17 kabupaten/kota kita, terdapat delapan kabupaten yang berada di wilayah kepulauan, sehingga akses layanan kesehatan harus didekatkan kepada mereka,” ujar ASR.

Selain ambulans laut, Pemprov Sultra memperkuat layanan kesehatan primer melalui Puskesmas, Posyandu, program Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan pengendalian penyakit.

Pemprov Sultra juga mematangkan rencana pembangunan gedung layanan delapan lantai di RSUD Bahteramas yang ditargetkan terealisasi pada 2027.

Pemerintah daerah turut mengejar target cakupan kepesertaan aktif BPJS Kesehatan sebesar 89 persen pada akhir 2026.

Dalam sektor ketenagakerjaan, ASR menekankan peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal melalui pelatihan vokasi untuk memenuhi kebutuhan kawasan industri.

Ia juga menyoroti harmonisasi hubungan industrial, pengawasan pengupahan, serta perluasan jaminan sosial bagi pekerja informal dan kelompok rentan.

Ketua Tim Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, mengapresiasi inisiatif ambulans laut untuk membantu masyarakat kepulauan memperoleh penanganan medis darurat.

Nihayatul berharap hasil penyerapan aspirasi di Sultra menjadi bahan perumusan kebijakan nasional yang sesuai kebutuhan masyarakat.

Kunjungan tersebut membahas sejumlah isu strategis, meliputi kesehatan, pemenuhan gizi, ketenagakerjaan, jaminan sosial, dan kependudukan.*

PLN Bangun Jaringan Listrik di Laonti Konawe Selatan, Warga Terharu

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) mulai merealisasikan pembangunan jaringan listrik di Kecamatan Laonti, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Kedatangan truk pengangkut tiang listrik di Desa Lawisata disambut tangis haru masyarakat yang puluhan tahun menantikan layanan PLN.

Momen tersebut viral setelah diunggah akun Facebook Heriyanti Heriyanti pada Sabtu (3/10/2026).

“Kami masyarakat Laonti tidak bisa menahan rasa bahagia kami. Hanya bisa terharu sampai saya tidak bisa berkata-kata,” tulis Heriyanti.

Menurutnya, kedatangan material listrik menjadi momen bersejarah setelah 23 tahun Kabupaten Konawe Selatan terbentuk.

Selama ini, keterbatasan akses jalan menjadi kendala utama pengiriman material pembangunan jaringan listrik menuju wilayah Laonti.

Namun, sinergi PLN bersama Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan berhasil membuka akses pengangkutan material ke wilayah tersebut.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Didik Wicaksono, mengatakan pembangunan jaringan merupakan komitmen PLN menghadirkan pemerataan akses energi listrik.

“Kami memahami betul bahwa listrik adalah kebutuhan dasar yang membuka banyak peluang,” ujar Didik.

Menurutnya, kehadiran listrik dapat mendukung aktivitas belajar anak-anak pada malam hari sekaligus mendorong pertumbuhan usaha masyarakat.

Didik menegaskan PLN terus berupaya menjangkau wilayah dengan kondisi geografis menantang agar masyarakat memperoleh layanan listrik.

Sebelumnya, warga Laonti mengandalkan genset dan panel surya dengan kapasitas terbatas untuk memenuhi kebutuhan penerangan sehari-hari.

PLN selanjutnya akan melaksanakan pembangunan jaringan, penyambungan, hingga pengoperasian listrik ke rumah warga secara bertahap.

“Kami mohon dukungan dan doa seluruh masyarakat serta pemerintah daerah agar pekerjaan ini berjalan lancar,” kata Didik.

PLN berharap pembangunan tersebut segera mengakhiri penantian panjang masyarakat Laonti sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga.*

GREAT Institute: Integrasi Papua ke Indonesia Sah Menurut Hukum Internasional

0

KENDARIKINI.COM — GREAT Institute menegaskan integrasi Papua ke Indonesia telah memperoleh pengakuan internasional melalui Resolusi Majelis Umum PBB Nomor 2504 Tahun 1969.

Direktur Geopolitik GREAT Institute, Teguh Santosa, menyebut integrasi tersebut berkaitan dengan Perjanjian New York 1962 dan pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) 1969.

“Integrasi Papua ke Indonesia sudah sesuai dengan prinsip penentuan nasib sendiri atau *self determination*,” ujar Teguh dalam keterangannya.

Menurut Teguh, Resolusi 2504 menjadi bagian penting dalam pembahasan status Papua di forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pernyataan itu disampaikan untuk merespons insiden dalam sidang Komite 4 PBB di New York, Selasa (6/10/2026).

Dalam sidang yang membahas dekolonisasi Kaledonia Baru, petisioner Ronald Waromi menyebut istilah “West Papua” dalam pernyataannya.

Diplomat Indonesia, Nara Masista Rakhmatia, kemudian memprotes pernyataan tersebut karena dinilai tidak sesuai dengan agenda dan tata tertib sidang.

Pimpinan sidang, Duta Besar Senegal Coly Seck, menerima protes delegasi Indonesia dan mengingatkan petisioner agar tidak membahas wilayah di luar agenda.

Teguh menilai perdebatan mengenai Papua seharusnya tidak mengaburkan persoalan utama yang dihadapi masyarakat setempat.

Ia menyoroti tiga prioritas, yakni percepatan pembangunan, pemberantasan korupsi, serta penanganan kekerasan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Teguh juga menekankan pentingnya objektivitas dan pemahaman sejarah bagi petisioner dalam forum dekolonisasi PBB.

Menurutnya, penyampaian aspirasi harus berfokus pada penyelesaian sengketa sesuai fakta sejarah dan konteks pembahasan.

Selain menjabat Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh merupakan dosen hubungan internasional UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Ia menghadiri sidang tersebut sebagai petisioner dalam pembahasan sengketa Sahara Barat.*

Patroli Perintis Presisi Polda Sultra Amankan Pemuda Mabuk yang Resahkan Pengendara di Kemaraya

0

KENDARIKINI.COM – Tim Patroli Perintis Presisi Polda Sulawesi Tenggara mengamankan seorang pemuda yang diduga mabuk dan meresahkan pengendara di Jalan Poros Kemaraya, tepatnya di depan simpang Jalan Teratai, Sabtu 10 Oktober 2026.

Pengamanan dilakukan setelah petugas menerima aduan masyarakat terkait dua pemuda yang diduga dalam kondisi mabuk dan mengganggu ketertiban umum.

Dantim Aipda Baskar Basra, Tim 2 Patroli Perintis Presisi Polda Sultra, yang menjabat PS Panit 2 Siturjawali, mengatakan salah satu pemuda tersebut menghadang kendaraan yang melintas.

“Pemuda tersebut menghentikan beberapa kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil, sambil mengancam hendak melempar kendaraan,” ujarnya dalam laporan kegiatan patroli.

Menindaklanjuti aduan tersebut, petugas mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan pemuda yang diduga melakukan tindakan tersebut.

Selanjutnya, pemuda itu dibawa ke polsek terdekat untuk menjalani proses lebih lanjut.

Berdasarkan keterangan masyarakat dan pengendara yang melintas, beberapa kendaraan sempat dihentikan. Bahkan, terdapat kendaraan yang sempat dilempari, tetapi lemparan tersebut tidak mengenai kendaraan.

Setelah pengamanan dilakukan, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.*

Vale Indonesia Dorong Kepemimpinan Inklusif dan Berkelanjutan di Makassar

0

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk mendorong kepemimpinan inklusif dan berkelanjutan dalam Makassar Leadership Summit 2026 di Makassar, Kamis (8/10/2026).

Chief Human Capital Vale Indonesia, Heriyanto Agung Putra, menyampaikan hal tersebut dalam panel bertajuk *Inclusive & Sustainable Leadership: People, Planet and Long-Term Values*.

Kegiatan tersebut diselenggarakan Perkumpulan Manajemen Sumberdaya Manusia Indonesia, APINDO Sulsel, dan GNIK.

Heriyanto mengatakan, pemimpin masa kini harus mampu mengelola keberagaman, membangun sumber daya manusia tangguh, serta beradaptasi menghadapi perubahan bisnis.

Menurutnya, setiap orang harus memperoleh kesempatan berkembang tanpa dibatasi perbedaan latar belakang.

Di Vale Indonesia, prinsip tersebut diterapkan melalui nilai CARES, yakni *Compassion, Accountability, Resilience, Excellence,* dan *Sustainability*.

Nilai tersebut menjadi landasan budaya kerja dan pengelolaan bisnis yang bertanggung jawab, inklusif, serta memperhatikan masyarakat dan lingkungan.

Heriyanto menambahkan, perusahaan menerapkan prinsip *People, Planet and Profit* untuk menyeimbangkan pengembangan karyawan, perlindungan lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan keterwakilan perempuan dan generasi muda dalam lingkungan kerja.

Menurutnya, keberagaman dan inklusivitas dapat memperkuat organisasi dalam menghadapi dinamika bisnis.

Sementara itu, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, menyampaikan pesan melalui rekaman video dari Amerika Serikat.

Jusuf Kalla menekankan empat nilai kepemimpinan Bugis-Makassar, yakni *macca* (cerdas), *warani* (berani), *getteng* (tegas), dan *malempu* (jujur).

Ia menegaskan, kepemimpinan tidak cukup berorientasi pada keuntungan perusahaan, tetapi juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Pesan tersebut sejalan dengan prinsip *Environmental, Social, and Governance* (ESG) dalam pengelolaan bisnis berkelanjutan.

Vale Indonesia merupakan perusahaan pertambangan dan pengolahan nikel terintegrasi yang beroperasi di Indonesia sejak 1968. Perusahaan ini mengembangkan proyek pertumbuhan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Sulawesi Tenggara.*

PGN Raih Penghargaan Emiten Terbaik Sektor Energi di BEI

0

Miningnews.id – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) meraih penghargaan Best Energy Sector – IDX Main Board dalam ajang EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi terhadap kinerja perusahaan, tata kelola, reputasi, serta kontribusi kepada pemegang saham.

Dalam ajang bertema *Connecting Leaders, Championing Growth* tersebut, PGN memperoleh skor maksimal pada sejumlah indikator. Di antaranya kepemilikan saham publik, minat investor, kontribusi dividen, dan reputasi.

Penghargaan ini sejalan dengan kinerja keuangan PGN sepanjang 2025. Perseroan membukukan pendapatan USD 3,9 miliar, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

PGN juga mencatatkan laba operasi sebesar USD 519,6 juta dan laba bersih USD 215,4 juta.

Dari sisi imbal hasil kepada investor, PGN membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar USD 172,29 juta atau sekitar Rp3,04 triliun.

Nilai tersebut setara dengan rasio pembayaran dividen atau *dividend payout ratio* (DPR) sebesar 80 persen dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya perusahaan menjaga kinerja sekaligus menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham.

“PGN akan terus menjalankan strategi pertumbuhan secara prudent dengan mempertahankan disiplin keuangan dan memperkuat fundamental bisnis,” ujar Fajriyah dalam keterangan resmi, Jumat (9/10/2026).

Ke depan, PGN melihat prospek bisnis gas bumi domestik masih positif seiring meningkatnya kebutuhan energi nasional dan peran gas bumi dalam transisi energi.

Untuk menangkap peluang tersebut, PGN memperkuat pengelolaan portofolio gas bumi melalui jaringan pipa maupun moda nonpipa, seperti *liquefied natural gas* (LNG) dan *compressed natural gas* (CNG).

Optimalisasi infrastruktur serta peningkatan efisiensi operasional dan keuangan juga menjadi bagian dari strategi perusahaan.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN berupaya memperkuat bisnis gas bumi terintegrasi, menyediakan solusi energi bagi berbagai segmen pelanggan, dan menjaga penciptaan nilai bagi pemegang saham serta pemangku kepentingan.*

Kajati Sultra Enggan Buka Surat SP3 PT Mandala Jayakarta, Ini Alasannya

0

KENDARIKINI.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara (Kajati Sultra), Sugeng Riyanta, belum bersedia menunjukkan nomor surat penghentian penyidikan (SP3) kasus PT Mandala Jayakarta (MJ).

Sugeng beralasan, dokumen penghentian penyidikan memiliki ketentuan akses berdasarkan hukum acara pidana. Hal itu disampaikannya saat dikonfirmasi Kendarikini.com, Jumat (9/10/2026).

“APH (penyidik dan JPU) dalam menjalankan tugasnya bekerja secara rigid berdasarkan KUHAP UU Nomor 20 Tahun 2025 sebagai hukum acaranya,” kata Sugeng.

Ia merujuk Pasal 24 KUHAP dan menyebut dokumen SP3 hanya dapat diberikan kepada pihak-pihak tertentu sesuai ketentuan hukum.

“Sekali lagi Anda perlu memperhatikan Pasal 24 KUHAP ya. Ini negara hukum, semua sudah diatur rigid,” ujarnya.

Sugeng juga menilai dokumen SP3 termasuk informasi yang dikecualikan berdasarkan ketentuan keterbukaan informasi publik.

Sementara itu, penghentian penyidikan perkara PT MJ sebelumnya disampaikan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sultra, Irwan, pada 29 September 2026.

Irwan menyebut pemeriksaan terhadap 19 saksi belum menemukan cukup alat bukti untuk membuktikan dugaan pembukaan kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) seluas 32 hektare oleh perusahaan tersebut.

Perkara itu berkaitan dengan dugaan pembukaan kawasan hutan di Desa Boelambo, Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara, tanpa izin penggunaan kawasan hutan.

Penghentian penyidikan tersebut menuai sorotan sejumlah kelompok aktivis. Koordinator Konsorsium Aktivis Revolusioner Sulawesi Tenggara (KARST), Ikhram, sebelumnya menduga penanganan perkara tersebut tidak transparan.

KARST juga menyoroti temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengenai bukaan kawasan hutan yang dikaitkan dengan aktivitas PT MJ.

Berdasarkan data yang dikutip KARST, bukaan tersebut mencapai 55,75 hektare, terdiri atas 51,74 hektare HPT, 1,05 hektare hutan lindung, dan 2,96 hektare areal penggunaan lain.

Temuan tersebut merupakan bagian dari sorotan aktivis dan perlu dibedakan dari objek perkara penghentian penyidikan seluas 32 hektare.

Sebelumnya, kelompok Gempur Sultra juga menyoroti status perkara tersebut melalui aksi pada 11 Agustus 2026.

Kejati Sultra menyatakan penyidikan dapat dibuka kembali apabila ditemukan bukti baru. Hingga berita ini diterbitkan, Kendarikini.com belum memperoleh penjelasan tambahan dari pihak terkait mengenai nomor surat SP3 tersebut.*

Bangunan Sekolah Diduga Langgar Sempadan Jalan, Dikbud Kendari Klaim Berizin

0

KENDARIKINI.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Kendari mengklaim bangunan yang dipersoalkan karena diduga melanggar Garis Sempadan Jalan (GSJ) telah mengantongi izin.

Kepala Dikbud Kendari, Saemina, menyampaikan klaim tersebut saat dikonfirmasi Kendarikini.com, Jumat (9/10/2026).

“Iya sudah ada semua izinnya. Apalagi ini termasuk salah satu proyek strategis,” ujar Saemina.

Namun, Saemina belum menunjukkan dokumen perizinan yang diminta awak media hingga berita ini diterbitkan.

Sementara itu, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kendari, Arfan, menyatakan pihaknya masih menelusuri legalitas pembangunan tersebut.

Arfan mengaku baru mengetahui bahwa bangunan yang dipersoalkan merupakan fasilitas sekolah. Pihaknya juga telah meminta petugas berkoordinasi dengan Dikbud Kendari.

“Kemarin saya sudah suruh anggotaku turun ke sana. Anggotaku bilang itu sekolah,” kata Arfan, Kamis (8/10/2026).

Menurut Arfan, pembongkaran belum dapat dilakukan sebelum riwayat pembangunan dan legalitas lahan diperiksa. Ia menduga bangunan tersebut berdiri di atas tapak bangunan lama.

Meski demikian, Arfan menegaskan aturan tata ruang tetap berlaku bagi seluruh instansi, termasuk fasilitas pendidikan.

“Kalau kami yang namanya pelanggaran pasti kami tindak,” tegasnya.

Sebelumnya, Ikatan Mahasiswa Aktivis Lintas Kampus (IMALAK) Sulawesi Tenggara mendesak PUPR Kendari membongkar bangunan tersebut jika terbukti melanggar ketentuan tata ruang.

Sekretaris Jenderal IMALAK Sultra, Akmal, menduga pembangunan di atas lahan sekolah itu tidak memiliki izin resmi dan melanggar GSJ.

Akmal menegaskan pembangunan fasilitas publik harus mematuhi regulasi tata ruang demi ketertiban kota dan keselamatan masyarakat.

Hingga kini, legalitas bangunan dan dugaan pelanggaran sempadan jalan tersebut masih memerlukan verifikasi dari instansi berwenang.*

Bea Cukai Kendari Belum Buka Suara soal Rokok Ilegal hingga Limbah VDNI

0

KENDARIKINI.COM – Permintaan konfirmasi Kendarikini.com kepada Bea Cukai Kendari terkait dugaan peredaran rokok ilegal, minuman beralkohol tanpa cukai, hingga pengeluaran limbah B3 dari kawasan berikat PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) Morosi belum mendapat jawaban substantif.

Hingga berita ini diterbitkan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Kendari belum memberikan kepastian jadwal wawancara maupun penjelasan resmi atas sejumlah persoalan tersebut.

Upaya konfirmasi dilakukan untuk memperoleh keterangan mengenai efektivitas pengawasan kepabeanan dan cukai. Termasuk dugaan penindakan rokok ilegal yang dinilai tebang pilih karena disebut hanya menyasar toko eceran, bukan gudang grosir.

Jurnalis Kendarikini.com sebelumnya telah mendatangi kantor Bea Cukai Kendari untuk menyerahkan surat permohonan wawancara melalui bagian teknis.

Pada Jumat (2/10/2026), jurnalis menghubungi Humas Bea Cukai Kendari, Ade, guna menanyakan tindak lanjut surat tersebut. Namun, pesan konfirmasi belum mendapat respons.

Tiga hari kemudian, Senin (5/10/2026), petugas teknis Bea Cukai Kendari, Ammarin, menyampaikan bahwa permohonan wawancara telah diteruskan kepada penanggung jawab terkait.

“Adapun permohonannya sudah saya sampaikan ke PIC (Person in Charge) terkait. Demikian disampaikan, terima kasih,” ujar Ammarin.

Sebelum mengirimkan surat resmi, jurnalis juga mendatangi kantor Bea Cukai Kendari pada Rabu (16/9/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

Kedatangan itu bertujuan meminta penjelasan mengenai penindakan rokok ilegal yang dipersoalkan karena diduga belum menyentuh jaringan distribusi skala besar.

Saat itu, Humas Bea Cukai Kendari, Ade Jamaludin, menyarankan agar media mengatur jadwal pertemuan terlebih dahulu dan membawa bukti pendukung.

Pada Kamis (17/9/2026), jurnalis kembali menanyakan kepastian jadwal melalui pesan singkat. Ade menyampaikan bahwa Kepala Kantor Bea Cukai Kendari, Taufik Sapto Harsono, sedang bertugas di pusat.

“Sementara ini Kakan lagi tidak di tempat, ada penugasan di Pusat. Nanti menunggu konfirmasi kesediaannya kapan. Setelah itu saya infokan lagi,” kata Ade.

Kendarikini.com masih menunggu penjelasan Bea Cukai Kendari untuk mengklarifikasi dugaan tersebut, sekaligus memperoleh informasi mengenai pengawasan barang kena cukai dan pengeluaran limbah B3 dari kawasan berikat.

Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak Bea Cukai Kendari maupun pihak terkait lainnya.*

Seluruh OPD Pemprov Sultra Punya Website Resmi, Diskominfo Soroti Pengelolaan

0

KENDARIKINI.COM – Seluruh perangkat daerah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) telah memiliki website resmi berdomain **sultraprov.go.id** sejak triwulan pertama 2026.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sultra, Andi Syahrir, dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengelolaan Domain dan Subdomain di Kendari, Kamis (8/10/2026).

Andi mengatakan, pemanfaatan website pemerintah masih belum optimal. Sejumlah situs belum memuat informasi atau tidak diperbarui secara berkala.

Selain itu, masih ditemukan perangkat daerah yang menggunakan ekstensi domain berbeda dari domain resmi pemerintah daerah.

Menurut Andi, penggunaan domain resmi penting untuk menjaga identitas digital, keamanan informasi, dan kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemerintah.

Ia berharap seluruh perangkat daerah segera mengoptimalkan website untuk menyampaikan informasi publik, data sektoral, dan layanan masing-masing.

“Kita ingin memastikan website pemerintah dikelola secara tertib, aman, dan aktif dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan,” kata Andi.

Rapat tersebut dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sultra, Pahri Yamsul. Ia menegaskan, pemanfaatan teknologi informasi penting untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif, transparan, dan berkualitas.

Pahri meminta seluruh perangkat daerah menginventarisasi website, menetapkan penanggung jawab, memperbarui informasi, serta meningkatkan keamanan layanan digital.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi dengan Diskominfo Sultra dalam penataan domain dan pengembangan layanan digital.

Menurut Pahri, pengelolaan domain merupakan bagian dari tata kelola pemerintahan digital dan implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Dalam rapat tersebut, turut disampaikan perubahan evaluasi pemerintahan digital. Mulai 2026, penilaian yang sebelumnya dikenal sebagai indeks SPBE berubah menjadi Indeks Pemerintahan Digital (PemDi).

Perubahan ini menekankan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari jumlah aplikasi, tetapi juga dampaknya terhadap masyarakat.*

PGN Raih Capital Market Excellence Awards 2026, Catat Laba Bersih US$215,4 Juta

0

KENDARIKINI.COM – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) meraih penghargaan Best Energy Sector – IDX Main Board dalam ajang EmitenNews Capital Market Excellence Awards 2026.

Penghargaan tersebut diberikan atas kinerja PGN sebagai emiten dalam menjaga fundamental bisnis, disiplin keuangan, tata kelola, dan penciptaan nilai bagi pemegang saham.

Dalam penilaian tersebut, PGN memperoleh skor maksimal 5 pada indikator kepemilikan saham publik, minat investor, kontribusi dividen, dan reputasi.

Capaian ini sejalan dengan kinerja keuangan PGN sepanjang 2025. Perseroan membukukan pendapatan US$3,9 miliar, meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

PGN juga mencatat laba operasi US$519,6 juta dan laba bersih US$215,4 juta sepanjang 2025.

Dari sisi imbal hasil investor, PGN membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar US$172,29 juta atau sekitar Rp3,04 triliun.

Nilai dividen tersebut setara dengan dividend payout ratio (DPR) sebesar 80 persen dari laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya perusahaan menjaga kinerja bisnis dan menciptakan nilai berkelanjutan bagi pemegang saham.

“PGN akan terus menjalankan strategi pertumbuhan secara prudent dengan mempertahankan disiplin keuangan dan memperkuat fundamental bisnis,” ujar Fajriyah dalam keterangan tertulis, Jumat (9/10/2026).

Ke depan, PGN melihat prospek bisnis gas bumi domestik tetap positif seiring meningkatnya kebutuhan energi nasional dan peran gas bumi dalam transisi energi.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus mengoptimalkan infrastruktur serta menjaga keandalan pasokan melalui jaringan pipa dan moda nonpipa, termasuk LNG dan CNG.

Perseroan juga mendorong efisiensi operasional dan keuangan untuk memperkuat bisnis gas bumi serta menciptakan nilai jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.*

Vale Indonesia Perkuat Kepatuhan Ketenagakerjaan Mitra IGP Pomalaa

0

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk memperkuat kepatuhan ketenagakerjaan perusahaan mitra melalui sosialisasi pelaporan ketenagakerjaan di Kabupaten Kolaka, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan yang digelar melalui Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa itu berlangsung di Hotel Sutan Raja, Kolaka, dengan melibatkan perwakilan sekitar 44 perusahaan mitra dan kontraktor.

Peserta terdiri atas jajaran Human Resources Department (HRD) dan Penanggung Jawab Operasional (PJO) perusahaan yang beroperasi di wilayah proyek Vale Indonesia Blok Pomalaa.

Head of Pomalaa Project Vale Indonesia, Mohammad Rifai, menegaskan kepatuhan terhadap regulasi dan perlindungan tenaga kerja menjadi faktor penting dalam keberhasilan proyek.

Menurutnya, perusahaan mitra harus meningkatkan kedisiplinan pelaporan ketenagakerjaan serta menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara konsisten.

“Keberhasilan proyek tidak hanya ditentukan oleh capaian operasional, tetapi juga kualitas tata kelola dan perlindungan tenaga kerja,” kata Rifai.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Kolaka memaparkan kewajiban pelaporan ketenagakerjaan berkala, termasuk Wajib Lapor Ketenagakerjaan di Perusahaan (WLKP).

Kepala Disnakertrans Kolaka, Ilham S., mengapresiasi inisiatif Vale Indonesia dalam meningkatkan pemahaman perusahaan mitra mengenai regulasi ketenagakerjaan.

Ia menekankan standar kepatuhan harus diterapkan di seluruh rantai kerja, termasuk kontraktor dan subkontraktor.

Ilham juga menilai penerapan keselamatan kerja di lingkungan proyek perlu terus dipertahankan melalui mitigasi risiko yang konsisten.

Selain kepatuhan ketenagakerjaan, Disnakertrans Kolaka mendorong penguatan kompetensi tenaga kerja lokal melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha.

Pemerintah Kabupaten Kolaka melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) terus mendorong pelatihan sesuai kebutuhan industri guna memperluas peluang kerja masyarakat.

Vale Indonesia berharap kolaborasi dengan pemerintah dan mitra kerja dapat memperkuat hubungan industrial, meningkatkan keselamatan kerja, serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.*

Wali Kota Kendari Pelajari Pengolahan Sampah 25 Ton per Hari di Jakarta

0

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengunjungi TPS 3R Rawasari, Jakarta Pusat, Kamis (8/10/2026), untuk mempelajari sistem pengelolaan sampah terpadu.

Fasilitas di Kelurahan Rawasari, Kecamatan Cempaka Putih, tersebut memiliki kapasitas pengolahan sekitar 25 ton sampah per hari dengan cakupan pelayanan skala kecamatan.

TPS 3R Rawasari menerapkan pemilahan sampah, pengolahan organik menggunakan maggot atau Black Soldier Fly (BSF), serta pengolahan sampah residu menjadi Refuse Derived Fuel (RDF).

Sampah organik dimanfaatkan untuk budidaya maggot, sedangkan sampah bernilai kalor diolah melalui pencacahan dan pengeringan menjadi bahan bakar alternatif bagi industri.

Sistem tersebut juga bertujuan mengurangi volume sampah yang dibawa ke tempat pemrosesan akhir sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Dalam kunjungan itu, Siska melihat langsung teknologi pengolahan, sistem operasional, serta pemanfaatan hasil pengolahan sampah di fasilitas tersebut.

Model pengelolaan TPS 3R Rawasari menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Kendari untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu di tingkat kecamatan.

Penerapannya akan disesuaikan dengan kondisi dan karakteristik Kota Kendari agar pengelolaan sampah lebih efektif dan berkelanjutan.

Pemkot Kendari juga mendorong pengelolaan sampah sejak dari sumbernya agar sampah tidak hanya menjadi persoalan lingkungan, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.*

Safari Jumat, Kapolresta Kendari Ajak Warga Jaga Kamtibmas

0

KENDARIKINI.COM – Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui kegiatan Safari Jumat, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baitul Muslimin, Jalan Hj. Lamuse, Kelurahan Lepo-Lepo, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.

Safari Jumat diawali dengan salat Jumat berjamaah, kemudian dilanjutkan penyampaian imbauan kamtibmas dan dialog bersama pembina serta pengurus masjid.

Dalam kesempatan itu, Safi’i mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, menjaga kerukunan, dan mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Kegiatan ini menjadi upaya Polresta Kendari mempererat silaturahmi sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

Safari Jumat tersebut juga sejalan dengan tagline Kapolda Sulawesi Tenggara, “Jaga Bumi Anoa – Humanis, Profesional,” yang menekankan pentingnya menjaga masyarakat, wilayah, lingkungan, persatuan, dan institusi Polri.

Sejumlah pejabat Polresta Kendari turut hadir, di antaranya Kasat Intelkam AKP Awaluddin, Kasat Lantas AKP Kevin Fachri Ramdhan, Kabag Log AKP Harmin, serta Kapolsek Baruga AKP La Ode Hasmil Hamzah.

Pembina Masjid Baitul Muslimin H. Mahmud Hamundu, pengurus masjid, dan jamaah juga mengikuti kegiatan tersebut.

Rangkaian Safari Jumat berakhir pukul 12.55 WITA dalam keadaan aman dan kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polresta Kendari berharap sinergi antara kepolisian dan masyarakat semakin kuat untuk mewujudkan Kota Kendari yang aman dan nyaman.*

Hakim Agung Jupriyadi Bahas Sistem Peradilan Indonesia di FH UHO

KENDARIKINI.COM – Fakultas Hukum (FH) Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari menggelar kuliah umum bertajuk Sistem Peradilan Indonesia, Jumat (9/10/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung FH UHO dengan menghadirkan Hakim Agung Mahkamah Agung Republik Indonesia, Jupriyadi, sebagai narasumber.

Kuliah umum dibuka Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerja Sama FH UHO, Handrawan, yang mewakili Dekan FH UHO, Heryanti.

Handrawan mengapresiasi kesediaan Jupriyadi berbagi ilmu dan pengalaman mengenai sistem peradilan kepada sivitas akademika UHO.

Diskusi berlangsung interaktif dengan Sabarudin Sinapoy sebagai moderator. Mahasiswa FH UHO turut mengajukan pertanyaan mengenai dinamika hukum dan penanganan sejumlah kasus yang menjadi perhatian publik.

Kunjungan Jupriyadi ke Kendari juga berkaitan dengan pemantauan pelaksanaan ujian Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri Kendari.

Melalui kuliah umum tersebut, Jupriyadi berharap mahasiswa memahami hukum positif dan sistem peradilan Indonesia secara komprehensif.

Ia juga mendorong mahasiswa mengembangkan integritas, pemikiran kritis, dan objektivitas sebagai bekal menjadi penegak hukum yang mampu mewujudkan keadilan substantif.

Kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman tentang praktik peradilan dan tantangan penegakan hukum di Indonesia.*

Vale Indonesia Serahkan Ijazah Paket C kepada Warga Pomalaa

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk menyerahkan ijazah Paket C kepada masyarakat sekitar Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu (7/10/2026).

Program ini bertujuan memperluas akses pendidikan dan meningkatkan peluang kerja bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan setara SMA.

Program pendidikan kesetaraan tersebut menyasar masyarakat usia sekolah dan dewasa di empat kecamatan, yakni Wundulako, Baula, Pomalaa, dan Tanggetada.

Penyerahan simbolis ijazah berlangsung di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kabupaten Kolaka dengan dukungan Vale Indonesia yang merupakan bagian dari MIND ID.

Head of External Relations Regional & Growth Vale Indonesia, Endra Kusuma, mengatakan pendidikan menjadi salah satu fokus perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, program Paket C diharapkan meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta mendorong kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kolaka, Haji Yusrin Jafar, mengapresiasi kontribusi Vale Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.

Ia berharap berbagai program pendidikan tersebut terus berlanjut untuk mendukung kemajuan daerah.

Salah satu penerima ijazah, Harudin (53), warga Kolaka Sabilambo, mengaku bersyukur karena akhirnya memperoleh ijazah setara SMA untuk melamar pekerjaan.

Penerima lainnya, Nur Hidayatullah (22), menilai ijazah Paket C memberinya kesempatan lebih luas untuk bersaing dalam dunia kerja.

Selain pendidikan, Vale Indonesia menjalankan program pengembangan masyarakat di bidang kesehatan, kemandirian ekonomi, lingkungan, serta sosial budaya.

Melalui program tersebut, perusahaan berupaya mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah pemberdayaannya.*

UHO Gelar ICFE 2026, Dorong Inovasi Riset dan Kolaborasi Kehutanan Global

0

KENDARIKINI.COM — Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar The 2nd International Conference of Forestry and Environment (ICFE) 2026.

Konferensi internasional tersebut berlangsung di Claro Hotel Kendari, Rabu, 7 Oktober 2026 secara hibrida.

ICFE 2026 mengusung tema “Forest for Future: Climate, Biodiversity and Sustainability”.

Forum ini mempertemukan akademisi, peneliti, pemerintah, dan praktisi kehutanan membahas tantangan lingkungan serta strategi keberlanjutan.

Kegiatan dibuka Rektor UHO yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Sistem Informasi dan Humas, Prof. Dr. Ir. H. Takdir Saili.

Prof. Takdir menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, pemerintah, dan organisasi nonpemerintah.

Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis data terkait pengelolaan hutan.

Ia menyebut hutan mencakup 31 persen daratan dunia dan menyimpan sekitar 296 gigaton karbon.

Namun, ekosistem hutan menghadapi tekanan deforestasi, fragmentasi habitat, alih fungsi lahan, serta perubahan iklim.

Prof. Takdir juga menyoroti posisi strategis Sulawesi Tenggara sebagai bagian kawasan biogeografi Wallacea.

Hutan Sultra menjadi habitat satwa endemik seperti maleo, anoa, babirusa, dan tarsius.

UHO juga mengembangkan Hutan Pendidikan sebagai laboratorium untuk pendidikan, pemantauan lingkungan, restorasi, dan penelitian.

Pemanfaatan teknologi seperti drone, GIS, penginderaan jauh, dan kamera perangkap dinilai penting memperkuat riset kehutanan.

Konferensi menghadirkan pembicara dari Indonesia, Malaysia, Norwegia, dan Belanda melalui sesi presentasi, panel, serta diskusi ilmiah.

ICFE 2026 digelar UHO bersama Universiti Teknologi MARA Malaysia dan Universitas Hasanuddin.

Konferensi tersebut menargetkan publikasi ilmiah bereputasi serta penyusunan rekomendasi kebijakan bagi pengambil keputusan.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama melindungi, memulihkan, berinovasi, dan memperkuat kolaborasi menjaga keberlanjutan hutan.*

Hadapi Asap Karhutla, Dinkes Sultra Bagikan Masker Gratis di Kendari

0

KENDARIKINI.COM — Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara membagikan masker gratis kepada masyarakat di sejumlah titik Kota Kendari.

Pembagian masker dilakukan sebagai langkah preventif menghadapi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menyampaikan imbauan tersebut melalui Kadis Kominfo Sultra Andi Syahrir.

Masyarakat diimbau mengurangi aktivitas luar ruangan ketika kondisi udara dinilai kurang sehat.

Masyarakat juga diminta menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah untuk mengurangi paparan asap.

“Segera periksakan diri apabila mengalami batuk, sesak napas, atau iritasi mata,” kata Andi Syahrir.

Pembagian masker menyasar sejumlah lokasi yang menjadi titik aktivitas masyarakat di Kota Kendari.

Lokasi pertama berada di pertigaan Jembatan Masjid Al Alam, kemudian perempatan Wua-Wua–Pasar Baru.

Masker juga dibagikan di Bundaran Pesawat Lepo-Lepo dan kawasan sekitar MTQ Kota Kendari.

Lokasi lainnya meliputi perempatan McD atau eks Stenlis dan perempatan perbatasan Kendari–Konawe Selatan.

Pembagian masker turut dilakukan di Bundaran Tank Anduonohu dan Pertamina Anduonohu.

Pemprov Sultra mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kesehatan selama kondisi asap karhutla masih berdampak.

Masyarakat diminta tetap waspada dan segera mendapatkan pemeriksaan apabila mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti