Selasa, Agustus 11, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 13

FABEM Soroti Ancaman Blackout Jawa-Bali, Desak Evaluasi Direksi PLN

KENDARIKINI.COM – DPP FABEM-SM menyoroti potensi blackout sistem kelistrikan Jawa-Bali akibat masalah pasokan batu bara dan gangguan pembangkit listrik.

Wakil Ketua Umum DPP FABEM-SM, Tody Ardiansyah Prabu, menilai persoalan tersebut mengancam stabilitas energi dan perekonomian nasional.

Menurutnya, sekitar 20 juta ton kebutuhan batu bara PLN belum memiliki kontrak pasokan hingga kini.

Kondisi itu dinilai berisiko mengganggu operasional PLTU yang masih menjadi pemasok utama listrik nasional.

Data Kementerian ESDM menunjukkan lebih dari 60 persen listrik Indonesia masih bergantung pada pembangkit berbahan bakar batu bara.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebelumnya mengungkapkan kebutuhan batu bara PLN mencapai 154 juta ton setiap tahun.

Namun, kontrak pasokan yang tersedia baru sekitar 134 juta ton sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 20 juta ton.

Bahlil menjelaskan Indonesia tidak kekurangan cadangan batu bara, tetapi mengalami keterbatasan batu bara kalori menengah untuk PLTU.

FABEM juga menyoroti gangguan dua PLTU swasta yang keluar dari sistem transmisi Jawa dan memicu pembatasan listrik bergilir.

Pembatasan dilakukan PLN di sejumlah wilayah Jawa untuk mencegah pemadaman total atau blackout sistem.

FABEM menilai persoalan tersebut mencerminkan lemahnya perencanaan, kontrak jangka panjang, dan koordinasi sektor energi nasional.

Organisasi itu mendesak Presiden Prabowo Subianto mengevaluasi direksi PLN serta memperkuat tata kelola berbasis kompetensi.

FABEM juga meminta pemerintah meninjau kembali RUPTL 2025-2034 guna memperkuat ketahanan energi nasional dan mencegah krisis serupa.*

Universitas Halu Oleo Gelar Wisuda Semester Genap Periode 5

KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) menggelar Wisuda Semester Genap Periode 5 Tahun Akademik 2025/2026.

Prosesi wisuda menjadi momen penting bagi lulusan yang berhasil menyelesaikan pendidikan di berbagai program studi.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan wisudawan dari jenjang diploma, sarjana, profesi, magister, hingga doktor.

Wisuda menjadi simbol keberhasilan akademik sekaligus awal pengabdian lulusan di dunia kerja dan masyarakat.

Universitas Halu Oleo terus berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berintegritas.

Melalui prosesi wisuda, UHO mendorong para lulusan berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.

Pihak universitas berharap para alumni menjaga nama baik almamater dan terus meningkatkan kompetensi.

Wisuda Semester Genap Periode 5 menjadi bagian dari komitmen UHO meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara.*

DPP Pemuda LIRA Mandatkan Pemrin Bentuk DPW Sultra

KENDARIKINI.COM – DPP Pemuda LIRA menerbitkan surat mandat pembentukan DPW Pemuda LIRA Provinsi Sulawesi Tenggara.

Surat Mandat Nomor 002/Mnd/DPP-Pemuda LIRA/VII/2026 diterbitkan pada 1 Juli 2026.

Mandat ditandatangani Ketua Umum DPP Pemuda LIRA, Sultoni, bersama Sekretaris Jenderal Rio Susanto.

DPP menyatakan DPW Pemuda LIRA Sulawesi Tenggara belum memiliki kepengurusan yang definitif.

Pemrin, S.H., ditunjuk sebagai Ketua Pelaksana Pembentukan DPW Pemuda LIRA Sulawesi Tenggara.

Mandat tersebut merupakan tindak lanjut konsolidasi organisasi pasca Musyawarah Nasional II Pemuda LIRA.

Penerima mandat diberi kewenangan membentuk kepengurusan wilayah sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi.

Masa berlaku surat mandat selama satu bulan sejak ditetapkan dan dapat disempurnakan melalui ketetapan berikutnya.

Pemrin menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan jajaran DPP Pemuda LIRA.

Ia menyatakan siap membangun konsolidasi dan menyusun kepengurusan yang profesional, solid, serta berintegritas.

Menurutnya, DPW Pemuda LIRA Sultra diharapkan menjadi wadah penguatan partisipasi pemuda dan pengawasan pembangunan daerah.*

KPU Kendari Tetapkan PDPB Triwulan II 2026 Capai 257.766 Pemilih

KENDARIKINI.COM – KPU Kota Kendari menetapkan hasil Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Triwulan II Tahun 2026.

Ketua KPU Kota Kendari, Jumwal Saleh, menyampaikan total pemilih mencapai 257.766 orang berdasarkan keputusan KPU.

Jumlah tersebut terdiri atas 126.555 pemilih laki-laki dan 131.211 pemilih perempuan.

KPU juga mencatat 360 pemilih baru, 391 perbaikan data, serta 1.145 pemilih tidak memenuhi syarat.

Data tersebut ditetapkan melalui Keputusan KPU Kota Kendari Nomor 55 Tahun 2026.

Berdasarkan generasi, pemilih milenial mendominasi dengan 93.082 orang atau 36 persen.

Disusul Generasi Z sebanyak 79.628 pemilih atau 31 persen, serta Generasi X 60.667 pemilih.

Pemilih Baby Boomer tercatat 22.326 orang atau 9 persen, sedangkan Pre-Boomer 2.063 orang atau 1 persen.

Sebaran pemilih terbanyak berada di Kecamatan Puuwatu sebanyak 32.176 pemilih.

Posisi berikutnya Kecamatan Poasia 31.275 pemilih dan Kendari Barat 29.774 pemilih.

KPU Kota Kendari berharap pembaruan data pemilih dilakukan berkelanjutan demi menjaga akurasi daftar pemilih pada pemilu mendatang.*

Warga Keluhkan Dampak Lingkungan Proyek Indonesia Pomalaa Industrial Park

KENDARIKINI.COM – Pembangunan Indonesia Pomalaa Industrial Park (IPIP) menuai keluhan dari sejumlah petani dan nelayan di Kabupaten Kolaka.

Mereka mengaku menghadapi perubahan kualitas lingkungan sejak pembangunan kawasan industri nikel berlangsung.

Warga menyebut aktivitas pembangunan jetty, smelter, PLTU, dan permukiman pekerja berlangsung secara masif.

Petani Desa Oko-oko, Amran, mengaku sawahnya lebih sering terendam lumpur saat Sungai Oko-oko meluap.

Ia juga menilai kualitas air sungai berubah menjadi keruh, berlumpur, dan berbau sehingga mengganggu pertanian.

Amran mengaku sebagian kebunnya digunakan sebagai jalur hauling sejak 2023 tanpa penyelesaian ganti rugi.

Keluhan serupa disampaikan petani Desa Lamendai yang mengaku kehilangan sumber pendapatan akibat proyek tersebut.

Nelayan Oko-oko dan Hukatutobu juga mengaku hasil tangkapan menurun serta muncul dugaan gangguan kesehatan akibat debu.

Warga berharap pemerintah memperketat pengawasan lingkungan tanpa menghentikan investasi yang sedang berjalan.

DLH Kolaka menyatakan pengawasan rutin dilakukan melalui pengujian kualitas air dan pemantauan sediment pond perusahaan.

Satya Bumi melaporkan dugaan deforestasi serta sedimentasi sawah yang disebut berdampak pada produktivitas pertanian masyarakat.

Hingga berita diterbitkan, General Manager Eksternal PT IPIP, Saefuddin Muslim, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan.*

Tenun Khas Kendari Laris di Indonesia City Expo APEKSI 2026

KENDARIKINI.COM – Dekranasda Kota Kendari mempromosikan produk unggulan pada Indonesia City Expo rangkaian Rakernas APEKSI XVIII di Medan.

Produk tenun khas Kendari menjadi daya tarik utama dan mencatat penjualan selama pameran berlangsung.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, meninjau langsung stan Dekranasda Kota Kendari, Rabu (1/7/2026).

Siska mengatakan pameran menjadi strategi memperluas pasar UMKM dan memperkenalkan identitas Kota Kendari secara nasional.

Pemkot Kendari berkomitmen mendukung promosi industri kreatif demi meningkatkan daya saing produk lokal.

Ketua Dekranasda Kendari, Shintya Putri Anawula, menyebut pameran membuka peluang promosi dan kerja sama antardaerah.

Dekranasda terus mendorong perajin lokal agar mampu menembus pasar nasional melalui pembinaan berkelanjutan.

Ketua Harian Dekranasda, Farida Agustina, menilai antusiasme pengunjung membuktikan kualitas produk Kendari mampu bersaing.

Stan Kendari menampilkan tenun khas, anyaman rotan, kerajinan perak, produk berbahan nentu, dan olahan pangan lokal.

Pengurus Promosi Dekranasda, Anwar, mengatakan dua lembar tenun Kendari dibeli pengunjung dari Dekranasda Jakarta Barat.

Menurutnya, pembeli tertarik setelah melihat kualitas kain serta contoh busana yang dikenakan tim Dekranasda Kendari.

Keikutsertaan Dekranasda diharapkan memperluas pasar UMKM sekaligus memperkuat ekonomi kreatif Kota Kendari.*

Siska Karina Imran Sampaikan Enam Rekomendasi Strategis Komwil VI APEKSI

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan laporan Komwil VI dalam Sidang Pleno II Munas APEKSI XVIII.

Sidang berlangsung di Medan, Kamis (2/7/2026), dengan membahas berbagai isu strategis pembangunan kawasan Indonesia Timur.

Siska, selaku Ketua Komwil VI APEKSI, memaparkan enam rekomendasi untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah.

Rekomendasi pertama menyoroti percepatan pembangunan infrastruktur dasar serta peningkatan konektivitas antardaerah.

Komwil VI mendorong penguatan industri, perdagangan, elektrifikasi kampung, perumahan layak, dan digitalisasi pelayanan publik.

Siska menilai infrastruktur menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat.

Komwil VI juga memprioritaskan peningkatan pendidikan, layanan kesehatan, serta percepatan penanganan stunting dan kematian ibu.

Pengembangan pendidikan vokasi, layanan disabilitas, dan kapasitas perencanaan daerah turut menjadi perhatian.

Dalam tata kelola pemerintahan, Komwil VI mendorong penguatan pengelolaan keuangan sesuai Undang-Undang Hubungan Keuangan Pemerintah Daerah.

Kebijakan fiskal diharapkan mempertimbangkan kemampuan daerah tanpa mengurangi kualitas pelayanan publik.

Komwil VI juga mengusulkan evaluasi pembiayaan Program Strategis Nasional agar tidak membebani anggaran pemerintah daerah.*

Pemkot Kendari Perkuat Program Nelayan di Rakornas KKP 2026

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari mengikuti Rakornas Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan 2026 di Jakarta.

Kepala Dinas Perikanan Makmur hadir bersama Sekretaris Dinas Perikanan Rusdin pada forum berlangsung 2–3 Juli 2026.

Rakornas dibuka Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, untuk memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah.

Forum membahas penguatan perikanan tangkap, budidaya, kawasan pesisir, serta percepatan swasembada pangan berbasis protein ikan.

Pemkot Kendari juga mengawal pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih di Tondonggeu, Sambuli, dan Puday.

Makmur mengatakan Rakornas menjadi momentum menyelaraskan pembangunan sektor perikanan dengan kebijakan pemerintah pusat.

Menurutnya, forum tersebut menghadirkan arahan strategis sekaligus ruang bertukar pengalaman antardaerah.

Pemkot Kendari memanfaatkan Desk Kampung Nelayan Merah Putih untuk memastikan program berjalan sesuai kebijakan KKP.

Hasil Rakornas akan menjadi acuan penyusunan program perikanan yang berpihak kepada masyarakat pesisir dan nelayan.

Makmur menilai potensi kelautan Kendari membutuhkan dukungan infrastruktur, peningkatan kapasitas nelayan, serta pengelolaan berkelanjutan.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan sektor kelautan menjadi pilar penting ketahanan pangan nasional.

KKP terus mempercepat implementasi ekonomi biru melalui konservasi, budidaya berkelanjutan, dan pengelolaan sumber daya laut.*

Delegasi Kendari Ikuti Youth City Changers APEKSI 2026 di Medan

KENDARIKINI.COM – Delegasi pemuda Kota Kendari mengikuti Youth City Changers (YCC) APEKSI 2026 di Kota Medan.

Kegiatan dibuka Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, di Hotel Le Polonia, Minggu (28/6/2026).

Youth City Changers menjadi rangkaian pembuka Rakernas XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).

Ajang tersebut diikuti perwakilan pemuda dan komunitas dari seluruh kota anggota APEKSI, termasuk Kota Kendari.

Rico Waas mengajak peserta memperkuat kolaborasi dan kepemimpinan generasi muda untuk mendukung pembangunan kota berdaya saing.

Menurutnya, Youth City Changers menjadi ruang menyerap aspirasi dan gagasan kreatif bagi pembangunan daerah.

Pembukaan kegiatan ditandai pemukulan Gendang Taganing sebagai simbol dimulainya rangkaian Youth City Changers APEKSI 2026.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi berbagi inspirasi bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto dan sejumlah kepala daerah.

Rico Waas menyampaikan kebanggaannya karena Medan dipercaya menjadi tuan rumah pembuka Rakernas APEKSI XVIII 2026.

Ia juga mengungkapkan banjir pernah melanda 19 dari 21 kecamatan di Medan dan berdampak terhadap puluhan ribu warga.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting dalam membangun kota yang tangguh dan berkelanjutan.*

Wali Kota Kendari Hadiri Dialog Kota Tangguh di Rakernas APEKSI 2026

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menghadiri Dialog Kota Tangguh dalam Rakernas XVIII APEKSI di Medan.

Kegiatan berlangsung di Grand City Hall, Medan, Rabu (1/7/2026), sebagai forum penguatan sinergi pembangunan perkotaan.

Dialog membahas strategi membangun kota tangguh menghadapi tantangan ketahanan pangan, perubahan iklim, dan risiko bencana.

Forum menghadirkan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq bersama sejumlah pejabat kementerian terkait.

Turut menjadi narasumber Deputi Kemenko PMK Woro Sri Astuti Sulistyaningsih dan Muhammad Saleh Nugrahadi dari Kemenko Pangan.

Siska Karina Imran mengatakan dialog tersebut memberikan perspektif baru dalam membangun kota yang adaptif dan berkelanjutan.

Menurutnya, ketahanan kota mencakup kesiapsiagaan bencana, ketahanan pangan, kualitas lingkungan, dan pelayanan publik yang responsif.

Pemerintah Kota Kendari berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan itu, Siska didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala BPBD, dan Kepala Dinas PUPR Kota Kendari.

Partisipasi tersebut mempertegas komitmen Pemkot Kendari memperkuat ketahanan daerah melalui sinergi pemerintah dan pemangku kepentingan.*

Wali Kota Kendari Bahas Strategi Peningkatan PAD Bersama Wali Kota Pekanbaru

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, memperkuat jejaring antardaerah saat Rakernas APEKSI XVIII di Medan.

Siska menggelar pertemuan santai bersama Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, di sebuah kafe, Rabu (1/7/2026).

Pertemuan membahas strategi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi dan optimalisasi potensi daerah masing-masing.

Keduanya bertukar pengalaman mengenai kebijakan, pengelolaan fiskal, serta upaya meningkatkan pelayanan publik secara berkelanjutan.

Siska mengatakan diskusi informal membuka ruang bertukar gagasan dan praktik terbaik antarkepala daerah.

Menurutnya, setiap daerah memiliki tantangan berbeda sehingga kolaborasi menjadi langkah penting menyusun kebijakan yang efektif.

Ia menegaskan peningkatan PAD menjadi fokus Pemerintah Kota Kendari untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah.

Pemkot Kendari terus mendorong inovasi perpajakan, retribusi, pengelolaan aset, serta pengembangan investasi daerah.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pelayanan publik sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi Kota Kendari.

Siska menambahkan keikutsertaan pada Rakernas APEKSI juga bertujuan memperluas kerja sama antardaerah.

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkot Kendari berharap memperoleh referensi kebijakan yang mendukung pembangunan dan daya saing daerah.*

Delegasi Kendari Raih Juara Konten Terbaik Youth City Changers APEKSI 2026

KENDARIKINI.COM – Delegasi Kota Kendari menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Youth City Changers (YCC) APEKSI 2026.

Perwakilan Kendari, Gaharu Intra Binjani, meraih penghargaan Juara Konten Terbaik, mengungguli peserta dari berbagai kota anggota APEKSI.

Penghargaan diumumkan dalam rangkaian kegiatan menuju Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII APEKSI di Kota Medan, Minggu (28/6/2026).

Keberhasilan tersebut membuktikan kreativitas dan kemampuan komunikasi generasi muda Kota Kendari mampu bersaing di tingkat nasional.

Youth City Changers menjadi wadah kolaborasi pemuda antarkota untuk bertukar gagasan, memperluas jejaring, serta menghadirkan inovasi perkotaan.

Konten karya Gaharu dinilai edukatif, inspiratif, dan mampu menyampaikan pesan pembangunan secara kreatif kepada masyarakat.

Dewan juri menilai karya tersebut merepresentasikan semangat generasi muda dalam mendukung pembangunan kota yang berkelanjutan.

Prestasi ini menjadi kebanggaan Pemerintah Kota Kendari yang terus mendorong partisipasi pemuda pada berbagai forum nasional.

Delegasi muda diharapkan terus menjadi duta daerah yang memperkenalkan potensi, identitas, dan inovasi Kota Kendari.*

Gubernur Sultra Hadiri Rakornas KKP, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan komitmen memperkuat sektor kelautan dan perikanan melalui Rakornas KKP 2026 di Jakarta.

Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menghadiri Rakornas Program Kerja Prioritas Nasional Sektor Kelautan dan Perikanan 2026.

Kegiatan berlangsung di Ballroom Gedung Mina Bahari III, Jakarta Pusat, pada 2–3 Juli 2026.

Gubernur didampingi bupati, wali kota, serta kepala dinas kelautan dan perikanan se-Sulawesi Tenggara.

Kehadiran mereka menunjukkan dukungan terhadap percepatan pembangunan sektor kelautan dan perikanan nasional.

Rakornas mengusung tema akselerasi program prioritas untuk mendukung swasembada pangan nasional berbasis sektor kelautan dan perikanan.

Menteri Kelautan dan Perikanan membuka kegiatan tersebut bersama Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menekankan pentingnya sinergi kebijakan menuju swasembada protein ikan dan garam.

Forum menghadirkan kementerian, BPKP, Kejaksaan Agung, serta berbagai lembaga strategis pemerintah.

Pembahasan meliputi perikanan tangkap, budidaya, pengelolaan kelautan, pergaraman, dan penguatan kolaborasi pemerintah pusat serta daerah.

Bagi Sulawesi Tenggara, Rakornas menjadi momentum menyelaraskan kebijakan daerah dengan arah pembangunan nasional.

Pemprov Sultra berkomitmen mengembangkan budidaya, meningkatkan hasil perikanan, mengoptimalkan kawasan pesisir, dan memberdayakan masyarakat nelayan.

Hari kedua membahas Desk Kampung Nelayan Merah Putih, budidaya tematik, pergaraman, serta rehabilitasi bencana Sumatera.

Hasil pembahasan akan menjadi rekomendasi percepatan pelaksanaan Program Kerja Prioritas Nasional di berbagai daerah.

Pemprov Sultra menegaskan kolaborasi dengan pemerintah pusat untuk mewujudkan sektor kelautan berdaya saing dan berkelanjutan.*

Polresta Kendari Tangkap Dua Pelajar Terduga Begal Enam TKP

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari menangkap dua pelajar yang diduga terlibat pencurian dengan kekerasan atau begal jalanan.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, membenarkan penangkapan tersebut.

Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial AY (17) dan ME (16).

Mereka diamankan Tim URC Buser77 bersama Unit Kam Satintelkam, Rabu (1/7/2026) malam.

Korban merupakan pelajar berusia 17 tahun asal Kabupaten Muna.

Peristiwa terjadi di Jalan Mayjen Sutoyo, depan Hotel XO, Kecamatan Kendari Barat.

Korban dipepet dua sepeda motor lalu diancam menggunakan sebilah badik.

Pelaku diduga merampas tas berisi uang tunai, kacamata, dan barang pribadi lainnya.

Kerugian korban diperkirakan mencapai sekitar Rp1,05 juta.

Polisi mengamankan barang bukti berupa tas selempang, kacamata, dan uang tunai Rp900 ribu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, AY mengakui keterlibatan dalam aksi tersebut bersama beberapa rekannya.

ME juga mengaku terlibat dalam dugaan pencurian dengan kekerasan bersama AY.

Uang hasil kejahatan diduga digunakan membeli makanan dan rokok.

Polisi masih memburu terduga pelaku lainnya yang disebut dalam pemeriksaan.

Satreskrim Polresta Kendari juga mendalami pengakuan AY terkait dugaan keterlibatan pada enam lokasi begal berbeda.

Catatan Redaksi: Seluruh terduga pelaku berstatus anak berhadapan dengan hukum. Identitas disamarkan dan perkara masih dalam proses penyidikan.*

PMII Sultra Desak Polisi Usut Dugaan Penganiayaan di PT Merbau Indah Raya

KENDARIKINI.COM – PKC PMII Sulawesi Tenggara mengecam dugaan aksi main hakim sendiri terhadap terduga pencuri sawit di PT Merbau Indah Raya.

Ketua PKC PMII Sultra, Awaludin Sisila, menegaskan penyelesaian dugaan pencurian harus melalui proses hukum.

Menurutnya, tidak ada pihak yang berwenang menjatuhkan hukuman melalui tindakan kekerasan.

PMII Sultra menyoroti video yang diduga memperlihatkan korban mengalami kekerasan di Pos Security perusahaan.

Berdasarkan informasi diterima, korban diamankan setelah diduga mencuri buah kelapa sawit.

Saat berada di pos keamanan, korban diduga mengalami penganiayaan sebelum diserahkan kepada kepolisian.

Awaludin menyatakan dugaan pencurian tidak menghilangkan hak seseorang memperoleh perlindungan hukum.

PMII Sultra juga menerima informasi adanya dugaan pemberian kompensasi kepada korban.

Menurutnya, kompensasi tidak menghapus pertanggungjawaban pidana apabila penganiayaan benar terjadi.

PKC PMII Sultra mendesak kepolisian menyelidiki dugaan tersebut secara profesional dan objektif.

Polisi diminta memeriksa korban, saksi, rekaman video, serta seluruh pihak yang diduga terlibat.

PMII Sultra juga meminta manajemen PT Merbau Indah Raya bersikap kooperatif selama proses hukum berlangsung.

Catatan Redaksi: Berita ini memuat pernyataan sikap PKC PMII Sulawesi Tenggara. Dugaan peristiwa tersebut masih menunggu hasil penyelidikan aparat kepolisian.*

KPU Wakatobi Tetapkan 83.487 Pemilih pada PDPB Triwulan II 2026

KENDARIKINI.COM – KPU Kabupaten Wakatobi menetapkan 83.487 pemilih dalam Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Triwulan II Tahun 2026.

Penetapan dilakukan melalui rapat pleno terbuka di Kantor KPU Wakatobi, Rabu (1/7/2026).

Jumlah tersebut terdiri dari 40.819 pemilih laki-laki dan 42.668 pemilih perempuan.

Seluruh pemilih tersebar di delapan kecamatan dan 100 desa atau kelurahan.

Pemutakhiran dilakukan melalui sinkronisasi data kependudukan bersama Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri.

KPU juga melakukan Pencocokan Data Pemilih Terbatas serta koordinasi dengan instansi terkait.

Pada Triwulan II 2026, KPU mencatat 1.710 pemilih baru.

Sebanyak 174 pemilih dinyatakan tidak memenuhi syarat sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, terdapat 569 perubahan data pemilih yang telah ditindaklanjuti.

Rapat pleno dihadiri Bawaslu, Kesbangpol, Lanal Wakatobi, Disdukcapil, serta pemerintah kecamatan.

KPU Wakatobi mengapresiasi dukungan seluruh pemangku kepentingan dalam pemutakhiran data pemilih.

Masyarakat diimbau aktif melaporkan perubahan data kependudukan agar daftar pemilih tetap akurat dan mutakhir.*

Kebakaran Toko Roti El Ummu Kendari Diduga Dipicu Kebocoran Gas

KENDARIKINI.COM – Kebakaran melanda Ruko Toko Roti El Ummu di Jalan Kapten Pierre Tendean, Baruga, Kamis (2/7/2026).

Peristiwa tersebut dilaporkan warga melalui aplikasi Kendari Sigap 112 pada pukul 10.09 WITA.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Tim Damkar Mako, Poskotik Boulevard, dan Poskotik Poasia langsung menuju lokasi.

Sebanyak tiga unit mobil pemadam dikerahkan menangani kebakaran tersebut.

Armada yang diterjunkan terdiri dari Unit CSR, Unit 013, dan Unit 014.

Petugas tiba di lokasi pukul 10.32 WITA dan menyelesaikan pemadaman pukul 10.55 WITA.

Api diketahui menghanguskan area dapur Toko Roti El Ummu.

Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga dipicu kebocoran gas saat karyawan sedang memasak.

Percikan api muncul di area kompor kemudian membesar dan membakar dapur.

Karyawan sempat mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan.

Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Api berhasil dikendalikan sehingga tidak menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Kerugian material akibat kebakaran tersebut masih dalam proses pendataan.

Damkar Kendari mengimbau masyarakat rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan gas demi mencegah kebakaran.*

OPINI: Tobat Ekologis dari Kampus, Membaca Darurat Sampah Indonesia

Oleh: Abdullah Rasyid
Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pendiri GREAT Institute

saya menghadiri Forum Akademik “Memetakan Solusi Darurat Sampah Indonesia” di Universitas Negeri Jakarta. Di forum tersebut, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Moh. Jumhur Hidayat, menyampaikan pandangan penting tentang arah baru penyelesaian krisis sampah nasional. Acara ini juga dihadiri Rektor UNJ Prof. Dr. Komaruddin, M.Si., bersama segenap civitas academica Universitas Negeri Jakarta.

Forum ini menarik bukan hanya karena membahas sampah sebagai persoalan teknis, tetapi karena menempatkannya sebagai persoalan peradaban. Sampah tidak lagi cukup dipahami sebagai urusan kebersihan kota, tugas dinas lingkungan hidup, atau masalah armada pengangkut. Sampah adalah cermin dari cara manusia memperlakukan alam, cara negara mengelola layanan publik, dan cara masyarakat memaknai tanggung jawab ekologisnya.

Di tengah suhu bumi yang semakin hangat, sungai yang membawa lebih banyak sampah daripada ikan, serta tempat pemrosesan akhir yang semakin penuh, Indonesia menghadapi pertanyaan mendasar: apakah kita masih menganggap bumi sebagai rumah bersama, atau sekadar ruang konsumsi yang dapat terus dipakai tanpa batas?

Pertanyaan inilah yang membuat gagasan Tobat Ekologis menjadi sangat relevan. Pada peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026, Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat mengajak seluruh elemen bangsa melakukan Tobat Ekologis. Seruan ini melampaui bahasa administratif. Ia bukan sekadar program, bukan hanya slogan kampanye, melainkan panggilan moral untuk kembali menyadari bahwa manusia tidak hidup di luar alam. Manusia adalah bagian dari jejaring kehidupan yang sama dengan air, tanah, udara, hutan, laut, dan makhluk hidup lainnya.

Dalam khazanah spiritual, tobat berarti kembali. Kembali setelah menyadari kekeliruan. Kembali kepada kesadaran. Kembali kepada tanggung jawab. Kembali kepada jalan yang benar. Ketika kata itu dipadukan dengan ekologis, maknanya menjadi semakin dalam: manusia diajak kembali menempatkan alam bukan sebagai objek eksploitasi, melainkan sebagai amanah kehidupan.

Forum di UNJ memperlihatkan bahwa ajakan moral tersebut harus bertemu dengan agenda kebijakan yang konkret. Sebab krisis sampah Indonesia sudah berada pada titik yang mengkhawatirkan. Data KLH/BPLH menunjukkan timbulan sampah nasional tahun 2026 mencapai sekitar 51,8 juta ton. Dari jumlah itu, baru 26,07 persen atau sekitar 13,5 juta ton yang terkelola dengan baik. Sebaliknya, 29,51 persen atau sekitar 15,3 juta ton masih ditimbun di TPA open dumping, sementara 44,42 persen atau sekitar 23 juta ton masih terbuang ke lingkungan.

Artinya, hampir tiga perempat sampah nasional belum terkelola dengan baik. Ini bukan angka biasa. Ini adalah alarm ekologis.

Sampah yang tidak terkelola menjadi sumber krisis berlapis. Sampah organik menghasilkan gas metana, salah satu gas rumah kaca yang jauh lebih kuat dampaknya terhadap pemanasan global dibanding karbon dioksida. Sampah yang dibakar terbuka mencemari udara. Lindi dari TPA mencemari tanah dan badan air. Sampah plastik yang bocor ke sungai dan laut merusak ekosistem serta mengancam biota laut. Dalam bahasa global, sampah adalah bagian dari triple planetary crisis: perubahan iklim, polusi dan kerusakan lingkungan, serta hilangnya keanekaragaman hayati.

Karena itu, darurat sampah tidak bisa diselesaikan dengan cara lama. Paradigma kumpul, angkut, buang ke TPA harus ditinggalkan. Indonesia perlu bergerak menuju paradigma baru: pilah dari sumber, olah, manfaatkan, dan hanya residu yang masuk ke TPA.

Perubahan ini sangat mendasar. Selama ini TPA sering diperlakukan sebagai tujuan akhir semua jenis sampah. Padahal TPA seharusnya hanya menerima residu, yakni sisa yang benar-benar tidak dapat diolah lagi. Sampah organik harus diolah melalui komposter, maggot BSF, biodigester, atau rumah kompos. Sampah anorganik bernilai ekonomi harus masuk ke bank sampah, TPS 3R, atau Material Recovery Facility. Sampah yang dapat menjadi bahan bakar alternatif dapat diarahkan ke TPST RDF dengan dukungan offtaker seperti industri semen atau pembangkit. Di wilayah aglomerasi besar, teknologi Waste-to-Energy dapat menjadi salah satu pilihan, sepanjang dijalankan dengan tata kelola yang transparan, ramah lingkungan, dan diawasi secara ketat.

Target nasional juga sudah jelas: 100 persen sampah terkelola pada tahun 2029. Bahkan dalam skema percepatan, target itu dapat dikejar lebih awal pada 2028, tetapi dengan syarat yang tidak mudah: open dumping harus dihentikan, fasilitas pengolahan harus dibangun secara masif, dan pemerintah daerah harus memiliki kapasitas kelembagaan serta pendanaan yang kuat.

Di sinilah letak tantangan pemerintahan. Sampah bukan hanya masalah perilaku warga, tetapi juga masalah kapasitas negara. Pemerintah kabupaten/kota memegang peran penting sebagai penyelenggara layanan persampahan. Namun banyak daerah masih menghadapi keterbatasan anggaran, teknologi, sumber daya manusia, kelembagaan, dan sistem pengawasan. Karena itu, pemerintah pusat perlu hadir bukan hanya melalui regulasi, tetapi juga melalui standar layanan, insentif fiskal, dukungan infrastruktur, dan pendampingan kelembagaan.

Pengelolaan sampah harus diperlakukan sebagai layanan publik strategis. Sama seperti air bersih, transportasi, kesehatan, dan pendidikan, layanan sampah menentukan kualitas hidup warga. Kota yang gagal mengelola sampah pada akhirnya gagal menjaga kesehatan publik, estetika ruang, daya dukung lingkungan, dan kepercayaan warga kepada pemerintah.

Namun kebijakan tidak akan berhasil tanpa perubahan perilaku. Di titik inilah kampus memiliki peran besar. Kehadiran forum akademik di UNJ menjadi penting karena universitas bukan hanya tempat produksi pengetahuan, tetapi juga tempat pembentukan kesadaran publik. Kampus dapat menjadi laboratorium perubahan perilaku: memilah sampah dari sumber, mengurangi plastik sekali pakai, membangun sistem bank sampah, mengembangkan riset teknologi tepat guna, menggerakkan mahasiswa KKN sebagai agen edukasi lingkungan, dan memperkuat literasi ekologis di masyarakat.

Tobat Ekologis membutuhkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membutuhkan keteladanan. Ia harus hadir di ruang kelas, rumah ibadah, kantor pemerintahan, pasar, rumah tangga, kawasan industri, dan media sosial. Ia harus menjadi gerakan sosial yang mengubah kebiasaan kecil menjadi budaya besar.

Agama dan kearifan lokal sebenarnya telah lama mengajarkan prinsip keseimbangan. Dalam Islam, manusia disebut sebagai khalifah di bumi, penjaga kehidupan, bukan perusak. Al-Qur’an mengingatkan agar manusia tidak membuat kerusakan di muka bumi. Dalam tradisi Kristen dikenal gagasan stewardship. Dalam Hindu, Buddha, dan berbagai kebudayaan Nusantara, hubungan harmonis antara manusia dan alam merupakan dasar kehidupan. Karena itu, penguatan ekoteologi dalam kebijakan keagamaan nasional menjadi relevan: menjaga lingkungan bukan hanya kewajiban administratif, tetapi amanah moral dan spiritual.

Forum di UNJ hari ini mengingatkan kita bahwa darurat sampah Indonesia tidak cukup dijawab dengan teknologi besar atau kampanye sesaat. Kita memerlukan gabungan antara kesadaran ekologis, kapasitas pemerintahan, pembiayaan yang memadai, penegakan hukum, inovasi teknologi, dan perubahan perilaku.

Tobat Ekologis memberi dasar nilai. Reformasi tata kelola sampah memberi jalan kebijakan. Keduanya harus berjalan bersama. Kesadaran tanpa sistem akan berhenti sebagai nasihat. Sistem tanpa kesadaran akan kehilangan jiwa.

Pada akhirnya, cara sebuah bangsa memperlakukan sampahnya mencerminkan cara bangsa itu memperlakukan masa depannya. Bila sampah dibiarkan mencemari sungai, memenuhi TPA, dan merusak laut, maka yang sedang kita cemari sesungguhnya bukan hanya lingkungan hari ini, tetapi kehidupan generasi yang akan datang.

Bumi bukan warisan yang boleh dihabiskan. Ia adalah titipan yang harus dijaga. Dan mungkin, dari forum akademik di UNJ inilah kita perlu menegaskan kembali: menyelesaikan sampah bukan hanya soal membersihkan lingkungan, melainkan mengembalikan manusia pada jati dirinya sebagai penjaga kehidupan.*

Pemilihan Tiga Besar Rektor UHO Ditunda, Senat Perbaiki SK Anggota

KENDARIKINI.COM – Proses penjaringan tiga besar calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) resmi ditunda.

Keputusan tersebut disampaikan Ketua Senat UHO, Prof. Dr. H. Jamili, M.Si.

Penundaan dilakukan setelah Senat menemukan kekeliruan administrasi dalam Surat Keputusan keanggotaan senat.

Kekeliruan terdapat pada pencantuman status Wakil Rektor I Bidang Akademik, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande.

Dalam SK, yang bersangkutan tercantum sebagai anggota senat ex officio sekaligus PAW.

Menurut Ketua Senat, pencantuman istilah PAW tidak sesuai ketentuan administrasi.

Karena itu, Senat memutuskan memperbaiki konsideran Surat Keputusan keanggotaan tersebut.

Perbaikan dilakukan agar seluruh tahapan pemilihan rektor berjalan sesuai aturan administrasi.

Setelah revisi SK selesai, Senat akan menjadwalkan kembali penjaringan tiga besar calon rektor.

Ketua Senat menegaskan penundaan murni dilakukan untuk menyempurnakan administrasi keanggotaan senat.*

Wali Kota Kendari Hadiri Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI di Medan

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, menghadiri pembukaan Rakernas XVIII APEKSI, Rabu (1/7/2026).

Pembukaan berlangsung di Aula Hotel Grand City Hall, Kota Medan.

Acara dibuka secara simbolis melalui pemukulan bedug oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut seluruh kepala daerah dan delegasi dari berbagai daerah.

Rakernas APEKSI berlangsung mulai 28 Juni hingga 4 Juli 2026.

Kegiatan juga melibatkan delegasi muda melalui forum Youth City Changers (YCC).

Rico menyebut Rakernas mengintegrasikan forum pangan, lingkungan, investasi, Bappeda, ladies program, dan Indonesia City Expo.

Ia berharap seluruh rekomendasi Rakernas dapat diwujudkan melalui aksi nyata di setiap daerah.

“Komitmen harus diimplementasikan setelah peserta kembali ke daerah masing-masing,” ujar Rico.

Wamendagri Bima Arya mengingatkan pentingnya menjaga integritas seluruh kepala daerah.

Ia mengajak pemerintah daerah membangun komunikasi intensif dengan Kementerian Dalam Negeri.

Menurut Bima, koordinasi yang baik dapat mencegah kepala daerah terjerat persoalan hukum.

Kemendagri, lanjutnya, selalu terbuka memberikan asistensi kepada seluruh pemerintah daerah.*

Inflasi Kota Kendari Juni 2026 Capai 5,14 Persen, Transportasi Tertinggi

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Kota Kendari mengikuti rilis Indeks Harga Konsumen dan inflasi yang digelar BPS Kota Kendari, Rabu (1/7/2026).

Rapat dipimpin Kepala Bagian Ekonomi Setda Kendari, Winarti Ismail, di Ruang Rapat BPS Kota Kendari.

BPS mencatat inflasi tahunan atau year-on-year Kota Kendari pada Juni 2026 sebesar 5,14 persen.

Inflasi dipicu kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran masyarakat.

Kelompok transportasi mencatat kenaikan tertinggi sebesar 9,57 persen.

Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik 6,30 persen.

Makanan, minuman, dan tembakau meningkat 6,20 persen sepanjang Juni 2026.

Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 4,69 persen.

Sementara kelompok pendidikan mengalami kenaikan sebesar 4,61 persen.

Perlengkapan rumah tangga, kesehatan, restoran, serta komunikasi juga mengalami kenaikan indeks.

Sebaliknya, kelompok pakaian dan alas kaki turun 0,94 persen.

Kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya tercatat relatif stabil tanpa perubahan berarti.

BPS juga mencatat inflasi bulanan sebesar 1,50 persen.

Sementara inflasi tahun kalender atau year-to-date hingga Juni 2026 mencapai 4,39 persen.

Data tersebut menjadi acuan Pemerintah Kota Kendari menyusun kebijakan pengendalian inflasi bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah.

Pemkot Kendari berkomitmen memperkuat sinergi dengan BPS, Bank Indonesia, dan seluruh pemangku kepentingan menjaga stabilitas harga.*

Wawali Kendari Apresiasi Polresta pada HUT Bhayangkara ke-80

KENDARIKINI.COM – Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menghadiri Upacara HUT ke-80 Bhayangkara di Polresta Kendari, Rabu (1/7/2026).

Upacara diikuti Forkopimda, TNI-Polri, instansi vertikal, serta berbagai elemen masyarakat.

Jajaran Pemkot Kendari turut hadir, termasuk Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin Louis Sengka menyampaikan tema peringatan tahun ini, “Polri untuk Masyarakat.”

Menurutnya, tema tersebut mencerminkan komitmen Polri semakin dekat, terbuka, dan melayani kepentingan masyarakat.

Kapolresta menyebut situasi kamtibmas di wilayah Kendari masih relatif kondusif hingga saat ini.

Meski demikian, konflik agraria, hoaks, narkotika, unjuk rasa, dan kejahatan jalanan tetap menjadi perhatian.

Ia menegaskan sinergi pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat penting menjaga stabilitas keamanan daerah.

Polri juga berkomitmen mendukung ketahanan pangan, makan bergizi gratis, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Kapolresta mengapresiasi personel Polresta serta seluruh mitra yang mendukung keamanan di Kota Kendari.

Wakil Wali Kota Kendari, Sudirman, menyampaikan selamat HUT ke-80 Bhayangkara kepada seluruh jajaran Polri.

Ia mengapresiasi dedikasi Polresta Kendari dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, keamanan menjadi fondasi pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Sudirman berharap sinergi lintas sektor terus diperkuat demi mewujudkan Kota Kendari yang aman dan sejahtera.*

BPS: Ekspor Sultra Turun, Impor Melonjak Tajam pada Mei 2026

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara merilis perkembangan ekspor dan impor Mei 2026.

Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, melalui siaran pers, Rabu (1/7/2026).

Nilai ekspor Sulawesi Tenggara pada Mei 2026 mencapai US$215,93 juta.

Nilai tersebut turun 29,76 persen dibanding Mei 2025 yang mencapai US$307,43 juta.

Volume ekspor juga menurun menjadi 136,67 ribu ton.

Penurunan volume ekspor mencapai 41,49 persen dibanding Mei 2025 sebanyak 233,59 ribu ton.

Sebaliknya, nilai impor Sulawesi Tenggara meningkat signifikan selama Mei 2026.

Nilai impor tercatat sebesar US$379,76 juta atau naik 442,47 persen dibanding Mei 2025.

Volume impor juga melonjak menjadi 776,11 ribu ton.

Angka tersebut meningkat 226,35 persen dibanding volume impor Mei 2025.

Data BPS menunjukkan tren ekspor melemah, sementara aktivitas impor mengalami lonjakan tajam.

Perkembangan ini menjadi salah satu indikator penting kondisi perdagangan luar negeri Sulawesi Tenggara.*

BPS: Nilai Tukar Petani Sultra Turun Tipis Jadi 101,61

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara merilis perkembangan Nilai Tukar Petani (NTP) Juni 2026.

Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, melalui siaran pers, Rabu (1/7/2026).

NTP Sulawesi Tenggara pada Juni 2026 tercatat sebesar 101,61.

Angka tersebut turun 0,03 persen dibanding Mei 2026 yang mencapai 101,64.

Penurunan terjadi karena kenaikan indeks harga diterima petani lebih rendah dibanding harga yang dibayar petani.

Indeks harga diterima petani naik 0,68 persen, sedangkan indeks harga dibayar meningkat 0,71 persen.

NTP subsektor tanaman pangan tercatat sebesar 101,68.

Subsektor hortikultura mencatat NTP tertinggi sebesar 112,57.

NTP subsektor tanaman perkebunan rakyat berada pada angka 97,07.

Subsektor peternakan mencatat NTP sebesar 107,22, sedangkan perikanan mencapai 108,31.

Secara nasional, NTP Juni 2026 tercatat sebesar 127,65.

Angka nasional tersebut turun 0,06 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar 127,73.

BPS juga mencatat Indeks Konsumsi Rumah Tangga Sultra meningkat 0,71 persen.

Kenaikan IKRT dipengaruhi meningkatnya indeks pada kelompok pengeluaran transportasi.*

BPS: Penumpang Udara dan Laut Sultra Turun pada Mei 2026

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara merilis perkembangan transportasi periode Mei 2026, Rabu (1/7/2026).

Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, melalui siaran pers di Kantor BPS Sultra.

Penumpang angkutan udara domestik yang berangkat tercatat sebanyak 51.739 orang pada Mei 2026.

Jumlah tersebut turun 6,54 persen dibanding April 2026 yang mencapai 55.360 penumpang.

Penumpang udara yang datang juga menurun 17,53 persen menjadi 53.311 orang.

Pada April 2026, jumlah penumpang udara datang tercatat sebanyak 64.640 orang.

Penumpang angkutan laut domestik yang naik mencapai 109.511 orang selama Mei 2026.

Angka itu turun 27,19 persen dibanding April yang mencapai 150.405 penumpang.

Penumpang laut yang turun juga berkurang 12,48 persen menjadi 117.758 orang.

Sebelumnya, jumlah penumpang turun pada April tercatat sebanyak 134.551 orang.

Aktivitas bongkar barang domestik justru meningkat menjadi 1.401.317 ton selama Mei 2026.

Jumlah tersebut naik 23,43 persen dibanding April yang mencapai 1.135.281 ton.

Sebaliknya, aktivitas muat barang domestik turun 14,02 persen menjadi 1.243.276 ton.

Pada April 2026, volume barang dimuat tercatat sebesar 1.445.952 ton.

Data BPS menunjukkan pergerakan penumpang menurun, sementara aktivitas bongkar barang mengalami peningkatan.*

BPS: Inflasi Sultra Juni 2026 Capai 4,68 Persen, Baubau Tertinggi

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara merilis perkembangan inflasi Juni 2026, Rabu (1/7/2026).

Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, melalui siaran pers di Kantor BPS Sultra.

Sulawesi Tenggara mencatat inflasi tahunan atau year-on-year (y-on-y) sebesar 4,68 persen.

Indeks Harga Konsumen (IHK) Sultra pada Juni 2026 tercatat sebesar 114,60.

Kota Baubau mengalami inflasi tertinggi mencapai 5,60 persen dengan IHK sebesar 116,58.

Sementara Kabupaten Konawe mencatat inflasi terendah sebesar 2,12 persen dengan IHK 113,78.

Inflasi dipicu kenaikan harga pada seluruh kelompok pengeluaran masyarakat.

Kelompok transportasi naik 6,59 persen dan makanan, minuman, serta tembakau meningkat 5,88 persen.

Perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat kenaikan tertinggi sebesar 8,55 persen.

Kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga naik 3,81 persen.

Pendidikan juga meningkat 3,81 persen, sedangkan restoran mengalami kenaikan 2,66 persen.

Selain itu, Sulawesi Tenggara mencatat inflasi bulanan atau month-to-month sebesar 1,29 persen.

Inflasi tahun kalender atau year-to-date hingga Juni 2026 tercatat mencapai 4,55 persen.

Data BPS menjadi acuan pemerintah dalam memantau stabilitas harga dan pengendalian inflasi daerah.*

BPS Sultra: Tingkat Hunian Hotel Bintang Turun Jadi 36,67 Persen pada Mei 2026

KENDARIKINI.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara merilis perkembangan sektor pariwisata periode Mei 2026.

Data tersebut disampaikan Kepala BPS Sultra, Hadi Susanto, dalam siaran pers di Kantor BPS Sultra, Rabu (1/7/2026).

BPS mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang mencapai 36,67 persen pada Mei 2026.

Angka itu turun 2,37 poin dibanding April 2026 yang tercatat sebesar 39,04 persen.

Sebaliknya, Tingkat Pemakaian Tempat Tidur (TPTT) mengalami peningkatan pada periode yang sama.

TPTT Mei 2026 mencapai 39,64 persen atau naik 1,96 poin dibanding April sebesar 37,68 persen.

Rata-rata lama menginap tamu hotel bintang juga meningkat menjadi 1,28 malam.

Pada April 2026, rata-rata lama menginap tamu tercatat selama 1,19 malam.

Komposisi tamu hotel masih didominasi wisatawan domestik sepanjang Mei 2026.

Sebanyak 98,79 persen tamu merupakan wisatawan domestik, sedangkan wisatawan asing hanya 1,21 persen.

BPS mencatat terjadi pergeseran komposisi tamu sebesar 0,12 poin dibandingkan bulan sebelumnya.

Data tersebut menjadi indikator perkembangan industri perhotelan dan pariwisata di Sulawesi Tenggara.*

Pangdam Hasanuddin Terima Kunjungan PT Vale, Bahas Sinergi CSR dan Pembangunan Daerah

KENDARIKINI.COM – Panglima Kodam (Pangdam) XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko menerima kunjungan silaturahmi jajaran PT Vale Indonesia Tbk yang dipimpin Presiden Komisaris F.S. Multhazar di Makodam XIV/Hasanuddin, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Jumat (5/6/2026).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, Pangdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam XIV/Hasanuddin. Kunjungan ini menjadi ajang mempererat sinergi antara TNI dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Mayjen TNI Bangun Nawoko menyampaikan apresiasi atas dukungan PT Vale terhadap Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), khususnya melalui penyediaan lahan di Kabupaten Luwu Timur.

Menurutnya, lokasi pembangunan koperasi tersebut memiliki potensi menjadi salah satu KDKMP terbaik karena berada di kawasan dengan panorama danau yang indah.

Pangdam juga mengapresiasi komitmen PT Vale dalam menjaga kelestarian lingkungan selama menjalankan operasional perusahaan di Luwu Timur.

“Apabila terdapat program CSR dari PT Vale, kami berharap dapat dikerjasamakan dengan Kodam XIV/Hasanuddin, khususnya yang mendukung program prioritas Presiden seperti pembangunan jembatan perintis, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), serta berbagai kegiatan sosial lainnya yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Bangun Nawoko.

Ia berharap kerja sama antara Kodam XIV/Hasanuddin dan PT Vale terus diperkuat, termasuk dalam pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan program pembangunan pemerintah.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Vale Indonesia Tbk, F.S. Multhazar, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung program-program strategis pemerintah serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah operasional perusahaan sebagai bagian dari praktik pertambangan yang berkelanjutan.*

Panji Sewu Gelar Suran dan Jamasan Pusaka Nusantara di Pringsewu

KENDARIKINI.COM – Perkumpulan Paguyuban Pelestari Tosan Aji Panji Sewu Lampung menggelar Suran dan Jamasan Pusaka Nusantara, Rabu.

Kegiatan berlangsung di Sekretariat Panji Sewu, Pekon Sukoharjo III, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu.

Acara dihadiri tokoh adat, tokoh agama, masyarakat, serta unsur pemerintah dan Forkopimda setempat.

Hadir mewakili Gubernur Lampung, Kepala Bakesbangpol Lampung Ahmad Saipul membacakan sambutan Rahmat Mirzani Djausal.

Gubernur mengapresiasi Panji Sewu yang konsisten menjaga tradisi budaya di tengah perubahan zaman.

Menurutnya, tradisi bertahan karena nilai luhur terus dipahami, diwariskan, dan diterapkan lintas generasi.

Ia menegaskan Suran mengajak masyarakat melakukan refleksi, memperbaiki niat, serta menghormati perjuangan para pendahulu.

Gubernur juga mengingatkan pelestarian budaya harus melibatkan generasi muda melalui pemahaman makna setiap tradisi.

Ia berharap Suran dan Jamasan menjadi ruang memperkuat persaudaraan serta memperkokoh pembangunan berbasis budaya.

Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan mengatakan tradisi Jamasan harus terus dilestarikan sebagai kekayaan budaya Indonesia.

Menurutnya, pelestarian budaya dapat memperkuat identitas bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Panji Sewu Lampung Dony Estavian menyebut Jamasan bukan sekadar ritual, melainkan penghormatan kepada leluhur.

Ia menjelaskan UNESCO telah mengakui keris sebagai Warisan Budaya Takbenda dunia.

Dony berharap kegiatan tahunan tersebut terus menjadi perekat persaudaraan tanpa membedakan suku, agama, maupun ras.*

Gubernur Sultra Apresiasi Kinerja Polri di Hari Bhayangkara ke-80

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara, Andi Sumangerukka, menghadiri Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Aula Dhalas Polda Sultra, Rabu (1/7/2026).

Sebelumnya, peringatan diawali upacara di Lapangan Apel Presisi Mapolda Sultra yang dipimpin Kapolda Sultra Irjen Pol. Himawan Bayu Aji.

Peringatan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” sebagai penguatan komitmen pelayanan, perlindungan, pengayoman, dan penegakan hukum profesional.

Dalam sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada seluruh jajaran Polri di Indonesia.

Ia berharap Polri terus menjadi institusi profesional, dipercaya masyarakat, serta konsisten mengabdi kepada bangsa dan negara.

Menurut Gubernur, Polri memegang peran strategis menjaga keamanan dan ketertiban demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Ia menilai Polda Sultra berhasil bertransformasi melalui kontribusi pada sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, dan sosial.

Polri juga dinilai sigap menangani bencana alam maupun nonalam serta aktif memberdayakan masyarakat di berbagai wilayah.

“Polri tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga mendukung kemajuan pembangunan daerah,” ujar Andi Sumangerukka.

Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Polda Sultra atas dedikasi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bumi Anoa.

Ia juga mengapresiasi sinergi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Polri dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Menutup sambutannya, Gubernur berharap Hari Bhayangkara ke-80 menjadi motivasi meningkatkan pelayanan yang profesional, efektif, dan humanis.

Pelayanan tersebut diharapkan mendukung terwujudnya Sulawesi Tenggara yang maju, aman, sejahtera, dan religius.*

KSBSI Sultra Laporkan Yayasan Politeknik Bombana ke Polda Sultra

KENDARIKINI.COM – KSBSI Sulawesi Tenggara melaporkan Yayasan Politeknik Bombana ke Polda Sultra, Rabu (1/7/2026).

Laporan diajukan mewakili sembilan mantan pekerja terkait dugaan pelanggaran ketenagakerjaan.

KSBSI menyebut dugaan pelanggaran meliputi tunggakan upah, kekurangan upah, dan tidak didaftarkannya pekerja ke BPJS.

Ketua KSBSI Sultra, Iswanto Sugiarto, mengatakan laporan mengacu Undang-Undang Cipta Kerja dan Undang-Undang BPJS.

Menurutnya, sebagian perkara telah berproses sejak tahun lalu dan berada pada tahap penyidikan.

Ia menyebut laporan terbaru terkait dugaan pekerja tidak didaftarkan sebagai peserta BPJS tetap diterima kepolisian.

Iswanto menilai persoalan tersebut menjadi kewenangan pengawas ketenagakerjaan dan aparat penegak hukum.

Ia merujuk Permenaker Nomor 1 Tahun 2020 tentang Prosedur Pengawasan Ketenagakerjaan.

KSBSI juga mengutip PP Nomor 36 Tahun 2021 mengenai sanksi administratif atas keterlambatan pembayaran upah.

Selain melapor ke Polda Sultra, KSBSI berencana mengajukan Rapat Dengar Pendapat di DPRD Sulawesi Tenggara.

Organisasi buruh itu juga menyatakan akan menyampaikan laporan kepada Dirjen Binwasnaker Kementerian Ketenagakerjaan dan Dittipiter Mabes Polri.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak Yayasan Politeknik Bombana terkait laporan tersebut. Kendarikini.com akan memperbarui informasi setelah memperoleh konfirmasi dari pihak terkait.*

Menteri Diktisaintek Tinjau Pembangunan SMA Unggul Garuda Konawe Selatan

KENDARIKINI.COM – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, meninjau pembangunan SMA Unggul Garuda, Rabu (1/7/2026).

Kunjungan kerja berlangsung di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Menteri didampingi Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka dan Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Sultra Aris Badara serta jajaran Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan.

Rombongan meninjau progres pembangunan, sarana, prasarana, dan fasilitas pendukung sekolah unggulan nasional tersebut.

Pelaksana proyek memaparkan progres pembangunan telah mencapai 61,933 persen per 28 Juni 2026.

Kawasan sekolah meliputi ruang belajar, asrama, rumah dinas, gedung multifungsi, kantin, dan fasilitas olahraga.

Usai pemaparan, Menteri bersama rombongan meninjau langsung sejumlah titik pembangunan di lokasi proyek.

Gubernur Andi Sumangerukka menegaskan sinergi pemerintah menjadi kunci menghadirkan pendidikan berkualitas dan berdaya saing.

Menurutnya, kolaborasi pusat, provinsi, dan kabupaten penting memperkuat ekosistem pendidikan di Sulawesi Tenggara.

Target penyelesaian pembangunan dijadwalkan pada 27 September 2026 sesuai papan proyek.

Masa pemeliharaan proyek berlangsung mulai 28 September 2026 hingga 22 September 2027.*

WALHI Sultra dan 33 Petani Gugat PT Merbau ke Pengadilan

KENDARIKINI.COM – WALHI Sulawesi Tenggara bersama 33 petani Desa Rakawuta mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Andoolo.

Gugatan Perbuatan Melawan Hukum itu turut menggugat PT Merbau Jaya Indah Raya dan Bupati Konawe Selatan.

Perkara tersebut telah terdaftar di Pengadilan Negeri Andoolo dengan Nomor 36/Pdt.G/2026/PN Adl.

WALHI menyebut gugatan diajukan atas dugaan penguasaan lahan pertanian masyarakat secara sepihak.

Para penggugat mengaku kehilangan akses terhadap lahan yang menjadi sumber penghidupan selama bertahun-tahun.

Dalam gugatan, penggugat meminta majelis hakim menyatakan para tergugat melakukan perbuatan melawan hukum.

Mereka juga meminta pemulihan hak, pengembalian lahan, serta pembayaran ganti rugi kepada masyarakat.

Menurut gugatan, lahan terdampak mencapai sekitar 46,88 hektare milik dan garapan kelompok tani.

Penggugat menyebut kerugian meliputi hilangnya lahan, hasil pertanian, serta sumber penghidupan masyarakat.

Nilai kerugian materiil yang diajukan dalam gugatan mencapai Rp7.629.032.500.

Direktur Eksekutif WALHI Sultra selaku kuasa hukum menyatakan gugatan bertujuan memperjuangkan keadilan agraria.

Menurutnya, tanah merupakan ruang hidup yang harus dilindungi sesuai konstitusi dan peraturan perundang-undangan.

WALHI berharap Pengadilan Negeri Andoolo memeriksa perkara secara independen, objektif, dan memberikan kepastian hukum.*

YBM PLN Sulselrabar Khitan 1.000 Anak Sambut Muharram 1448 Hijriah

KENDARIKINI.COM – YBM PLN UID Sulselrabar menggelar Khitanan Massal dan Berbagi Kado Anak Yatim Dhuafa menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Kegiatan dipusatkan di PLN UP3 Makassar Selatan, Selasa (30/6/2026), dan dilaksanakan serentak di 10 UP3.

Acara dibuka General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, bersama jajaran YBM PLN.

Edyansyah menegaskan komitmen PLN menghadirkan manfaat bagi masyarakat melalui program sosial dan kemanusiaan.

Program Khitanan Massal memberikan layanan khitan gratis kepada 1.000 anak dari keluarga kurang mampu.

Peserta berasal dari wilayah kerja 10 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan di bawah PLN UID Sulselrabar.

Selain layanan kesehatan, YBM PLN menyalurkan paket alat tulis kepada anak yatim dan dhuafa.

Bantuan tersebut diharapkan meningkatkan semangat belajar sekaligus menghadirkan kebahagiaan pada momentum Muharram.

YBM PLN menyatakan program ini berasal dari amanah para pegawai PLN yang disalurkan melalui berbagai kegiatan sosial.

Program tersebut mencakup bidang kesehatan, pendidikan, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

PLN berharap kegiatan serupa terus mempererat hubungan dengan masyarakat serta memberikan manfaat berkelanjutan.

Melalui YBM PLN, perusahaan menegaskan komitmennya menghadirkan pelayanan kelistrikan sekaligus kepedulian sosial bagi masyarakat.*

Produksi Bijih Besi dan Nikel Vale Naik pada Kuartal II 2026

KENDARIKINI.COM – Vale merilis Laporan Produksi dan Penjualan Kuartal II 2026 yang menunjukkan peningkatan produksi dan penjualan di seluruh segmen bisnis dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Laporan yang dipublikasikan pada 21 Juli 2026 itu mencatat kinerja operasional solid, didukung peningkatan produksi bijih besi, tembaga, dan nikel.

Produksi bijih besi mencapai 84,3 juta ton (Mt), naik 1 persen atau 0,7 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut ditopang produksi rekor di S11D serta tambahan volume dari proyek Capanema dan VGR1.

Sementara itu, produksi pelet tercatat 7,3 juta ton, turun 7 persen akibat penghentian sementara operasional pabrik di Oman selama sebagian kuartal.

Penjualan bijih besi mencapai 79,7 juta ton, meningkat 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didukung penjualan persediaan dan kenaikan produksi.

Di sektor tembaga, produksi mencapai 98,4 ribu ton (kt), naik 6 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Peningkatan tersebut didorong kinerja aset di Brasil, termasuk rekor produksi kuartal kedua di Salobo serta kenaikan produksi di Sossego dan Voisey’s Bay.

Sementara itu, produksi nikel mencapai 42 ribu ton, meningkat 4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kenaikan produksi nikel didukung peningkatan kinerja tambang Onça Puma dan rekor produksi di Long Harbour, yang mampu mengimbangi dampak pemeliharaan berkala fasilitas hilir Sudbury.

Secara keseluruhan, Vale mencatat produksi kuartal kedua tertinggi sejak 2018 untuk bijih besi, produksi tembaga kuartal kedua terbaik sejak 2017, serta produksi nikel kuartal kedua tertinggi sejak 2020.*

PT Vale Edukasi Green Mining kepada Siswa SMA di Kolaka

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk mengedukasi praktik green mining kepada siswa SMA Negeri 1 Pomalaa melalui Nursery Tanggetada.

Kegiatan berlangsung dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, Selasa (30/6/2026).

Puluhan siswa didampingi guru mengunjungi pusat persemaian milik PT Vale Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa.

Tim Environmental PT Vale memperkenalkan tahapan pembibitan tanaman serta pengelolaan lingkungan berkelanjutan.

Siswa mempelajari proses persemaian, teknik stek, pemindahan bibit ke polybag, hingga tanaman siap ditanam.

Mereka juga mengikuti penanaman pohon bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

Senior Permit & Compliances Analyst PT Vale, Emyliana Manurun, mengatakan nursery menjadi wujud kolaborasi perusahaan, pemerintah, dan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut memperkenalkan komitmen PT Vale dalam menerapkan praktik green mining yang berkelanjutan.

“Fasilitas ini mendukung kebutuhan penghijauan perusahaan, masyarakat, dan para pemangku kepentingan,” kata Emyliana.

Ketua OSIS SMA Negeri 1 Pomalaa, Davi Qhirand Best Ferdi, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru.

Ia berharap PT Vale terus berkontribusi memulihkan kawasan hutan melalui program penghijauan berkelanjutan.

PT Vale menegaskan pengoperasian Nursery Tanggetada menjadi bagian komitmen menjaga keseimbangan operasional pertambangan dan pelestarian lingkungan.*

GMKI Kendari Desak Pemprov Sultra Usut Dugaan Hak Guru Baubau Dirampas

KENDARIKINI.COM – GMKI Cabang Kendari mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengusut dugaan perampasan hak seorang guru SMP Negeri 2 Baubau.

Guru bernama Hasrianti mengaku belum menerima gaji dan tunjangan profesi sejak 2019.

Informasi itu mencuat setelah Hasrianti menyampaikan pengakuannya melalui pemberitaan yang beredar di ruang publik.

Hasrianti mengaku haknya terhenti setelah menolak mutasi yang dianggap tidak sesuai prosedur.

Ia juga menduga persoalan tersebut berkaitan dengan dinamika politik pasca-Pilkada Kota Baubau.

Dikutip dari Kendari Info, Selasa (30/6/2026), Hasrianti menyebut suaminya merupakan pengurus partai politik berbeda dengan petahana.

Sekretaris Fungsi Litbang GMKI Kendari, Rivaldo Sulle, meminta Pemprov Sultra segera melakukan supervisi terhadap kasus tersebut.

Menurutnya, dugaan tidak dibayarkannya hak guru bertahun-tahun merupakan persoalan serius yang menyangkut keadilan dan kepastian hukum.

“Bila benar terjadi, negara tidak boleh membiarkan hak warga diabaikan tanpa kepastian hukum,” ujar Rivaldo.

GMKI menilai birokrasi harus menjunjung profesionalitas, netralitas, dan bebas dari kepentingan politik praktis.

Organisasi itu juga meminta Pemerintah Kota Baubau memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat.

Selain itu, GMKI mendesak Inspektorat serta lembaga pengawas melakukan pemeriksaan independen apabila ditemukan dugaan maladministrasi.

GMKI menegaskan seluruh hak Hasrianti harus dipulihkan apabila hasil pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran administrasi kepegawaian.

Mereka berharap penanganan kasus berlangsung transparan, objektif, serta sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.*

Komdigi dan DPR Perkuat Edukasi Bahaya Narkoba di Era Digital

KENDARIKINI.COM – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama DPR RI menggelar webinar pemberantasan narkoba, Selasa (30/6), melalui Zoom.

Forum bertajuk Pemberantasan Narkoba Menuju Indonesia Maju di Tengah Era Digital melibatkan akademisi dan masyarakat.

Anggota DPR RI, Dr. H. Sukamta, menyebut narkoba menjadi ancaman serius bagi ketahanan bangsa dan masa depan generasi muda.

Menurutnya, peredaran narkoba kini semakin mengkhawatirkan karena menyasar anak usia sekolah dengan berbagai modus baru.

Sukamta mengajak generasi muda meningkatkan kesadaran agar tidak terjebak penyalahgunaan narkoba dan tindak kejahatan lainnya.

Dosen Universitas Al Azhar Indonesia, Wildan Hakim, menyebut narkoba sebagai pencuri masa depan generasi muda.

Ia memaparkan kelompok usia 15–24 tahun menjadi yang paling rentan terhadap penyalahgunaan narkoba.

Wildan menilai pemberantasan narkoba membutuhkan edukasi, rehabilitasi, penegakan hukum, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan, Dr. Rahmat Muhajir Nugroho, menyoroti munculnya New Psychoactive Substances atau NPS.

Menurutnya, narkotika jenis baru semakin sulit dideteksi karena memanfaatkan perkembangan teknologi digital.

Rahmat mendorong harmonisasi regulasi, penguatan rehabilitasi, serta pencegahan berbasis keluarga, sekolah, dan komunitas.

Pada penutupan webinar, narasumber mengajak masyarakat aktif melaporkan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.

Masyarakat juga diingatkan tidak pernah mencoba narkoba karena sekali terjerat dapat merusak masa depan.

Komdigi dan DPR RI berharap kolaborasi berbagai pihak memperkuat perlindungan generasi muda menuju Indonesia Maju.*

Majelis Hakim Vonis Nadiem Makarim 10 Tahun Penjara

KENDARIKINI.COM – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta Pusat menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Nadiem Anwar Makarim, Selasa (30/6/2026).

Catatan redaksi: Informasi ini disusun berdasarkan materi rilis yang Anda lampirkan. Kendarikini.com perlu melakukan verifikasi independen terhadap putusan pengadilan sebelum dipublikasikan sebagai fakta.

Berdasarkan amar putusan dalam rilis tersebut, majelis hakim menyatakan terdakwa tidak terbukti pada dakwaan primair.

Namun, majelis menyatakan terdakwa terbukti bersalah pada dakwaan subsidair tindak pidana korupsi secara bersama-sama.

Majelis menjatuhkan pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp1 miliar kepada terdakwa.

Jika denda tidak dibayar, harta terdakwa dapat disita atau diganti pidana kurungan sesuai putusan.

Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa uang pengganti sebesar Rp809,59 miliar.

Apabila uang pengganti tidak dibayar, harta terdakwa dapat disita atau diganti pidana penjara lima tahun.

Majelis menetapkan terdakwa tetap ditahan serta barang bukti digunakan untuk perkara lain yang berkaitan.

Jaksa Penuntut Umum menyatakan putusan tersebut mencerminkan penegakan hukum tanpa membedakan jabatan maupun status sosial.*

Bank Sultra Salurkan Beasiswa CSR Rp200 Juta untuk Mahasiswa UMKOTA

KENDARIKINI.COM – Bank Sultra menyalurkan beasiswa CSR senilai Rp200 juta kepada mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kolaka Utara (UMKOTA), Senin (29/6/2026).

Bantuan diserahkan secara simbolis Kepala Bank Sultra Cabang Lasusua, Ernawati, kepada Wakil Bupati Kolaka Utara, Jumarding.

Penyaluran beasiswa berlangsung pada peringatan Hari Anti Narkoba Internasional dan Hari Keluarga Nasional di Lapangan Aspirasi.

Program tersebut membiayai pendidikan 80 mahasiswa melalui pembebasan biaya SPP selama satu semester.

Penerima terdiri dari 57 mahasiswa PGSD, 22 mahasiswa Pendidikan Jasmani, dan satu mahasiswa Teknik Komputer.

Beasiswa diprioritaskan bagi anak guru, tenaga honorer, dan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Wakil Bupati Jumarding mengapresiasi kontribusi Bank Sultra dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menegaskan pendidikan merupakan investasi terbaik bagi kemajuan daerah.

Menurutnya, program CSR tersebut diharapkan meringankan biaya pendidikan sekaligus memotivasi mahasiswa meraih prestasi.

Bank Sultra berkomitmen memperluas program kepedulian sosial secara berkelanjutan untuk mendukung pendidikan di Sulawesi Tenggara.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti