Jumat, Oktober 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 10

Pangdam Hasanuddin Tanam Padi Perdana di Konawe, Dukung Swasembada Pangan

0

KENDARIKINI.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawako menghadiri penanaman padi perdana program Cetak Sawah Rakyat (CSR).

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Meraka, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (14/9/2026).

Kunjungan Pangdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam XIV/Hasanuddin dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra.

Program Cetak Sawah Rakyat di Sultra menargetkan pembukaan lahan seluas 1.998 hektare.

Lahan tersebut tersebar di 1.000 titik yang berada di lima kabupaten di Sulawesi Tenggara.

Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan.

Wakil Gubernur Sultra Hugua mengapresiasi kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin dalam kegiatan penanaman padi tersebut.

Menurut Hugua, kehadiran Pangdam menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun Sultra.

“Dengan kunjungan ini, kita meningkatkan kerja sama, sinergi, persatuan dan kesatuan,” kata Hugua.

Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawako mengatakan TNI dan petani memiliki tugas bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Lewat swasembada pangan, kita bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sultra,” ujar Bangun Nawako.

Ia menyebut program CSR seluas 1.998 hektare di lima kabupaten tersebut menjadi pekerjaan besar yang membutuhkan kolaborasi.

“Kita mengerjakan 1.998 hektare di lima kabupaten dan 1.000 titik. Ini pekerjaan yang luar biasa,” katanya.

Pangdam berharap kehadiran TNI di tengah masyarakat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani.

Sebelum penanaman, Pangdam bersama Forkopimda menyerahkan bantuan tali asih secara simbolis kepada kelompok tani setempat.*

Warga Konawe Hilang saat Cari Ikan, Tim SAR Kerahkan Drone Thermal

0

KENDARIKINI.COM – Seorang warga Desa Sambeani, Kecamatan Abuki, Konawe, dilaporkan hilang saat mencari ikan di sekitar Desa Anggoro.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS mengatakan Korban bernama Nasarudin (52). Ia terakhir diketahui keluar rumah pada Senin, 14 September 2026, sekitar pukul 14.00 Wita.

“Nasarudin pergi mencari ikan di rawa sekitar Desa Anggoro. Beberapa kerabat kemudian menyusul setelah sebelumnya berjanji bertemu di lokasi,” katanya melalui keterangan resminya diterima kendarikini.com.

Sambungnya, Namun, hingga pukul 17.30 WITA, kerabat korban tidak menemukan Nasarudin di lokasi yang disepakati.

“Kendaraan dan tas milik korban ditemukan di sekitar lokasi pertemuan. Pencarian awal dilakukan keluarga dan kerabat, tetapi hasilnya nihil,” ungkapnya.

Informasi tersebut kemudian diterima Comm Centre KPP Kendari pada pukul 23.45 Wita dari BPBD Konawe.

Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan menuju lokasi pada Selasa, 15 September 2026, pukul 00.10 Wita.

Setelah menempuh perjalanan sekitar 90 kilometer, tim tiba di lokasi pencarian pada pukul 02.04 Wita.

Petugas langsung mengecek titik dugaan terakhir keberadaan korban hingga pukul 03.00 Wita.

Operasi SAR gabungan kembali dilanjutkan pukul 07.00 Wita dengan membagi personel menjadi dua tim.

Tim pertama menyisir area kanan seluas 800 x 750 meter menggunakan metode ESAR dan menyusuri jalan setapak.

Sementara tim kedua menyisir area kiri seluas 800 x 650 meter dengan metode serupa.

Pencarian juga didukung drone thermal untuk memantau area hutan yang menjadi lokasi pencarian.

Operasi melibatkan Basarnas Kendari, BPBD Konawe, Damkar Konawe, Polsek Abuki, Bhabinkamtibmas, aparat desa, masyarakat, dan keluarga korban.

Hingga laporan ini diterima, pencarian terhadap Nasarudin masih berlangsung.*

Kakek dan Cucu Hilang di Laut Bombana Ditemukan Selamat

0

KENDARIKINI.COM – Operasi SAR menemukan dua korban longboat hilang di Perairan Pulau Basa, Kabupaten Bombana.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi selamat setelah sempat hilang kontak selama dua hari.

Mereka adalah Darmasin, 63, dan cucunya, Dicky Saputra, 6, warga Pulau Sagori.

Kepala KPP Kendari Amiruddin AS mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 23.45 Wita.

Informasi keberadaan korban diterima tim SAR pada Senin (15/9/2026) pukul 01.07 Wita.

Seorang nelayan bernama Alif melihat kedua korban berada di pesisir Pulau Basa.

Nelayan tersebut sempat mengajak korban menuju daratan, namun keduanya memilih tetap berada di perahu.

Tim SAR gabungan kemudian bergerak menjemput korban untuk dievakuasi menuju Poleang.

Kedua korban tiba di Puskesmas Poleang sekitar pukul 01.00 Wita dalam kondisi selamat.

Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR kecelakaan kapal tersebut dinyatakan selesai dan ditutup.

Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Sebelumnya, Darmasin dan cucunya berangkat memancing menggunakan longboat pada Sabtu (12/9/2026).

Korban terakhir terlihat anaknya sekitar pukul 17.00 Wita, berjarak dua nautical mile dari Pulau Basa.

Keduanya seharusnya kembali ke Pulau Sagori pada Minggu, namun belum juga tiba.

Pencarian sebelumnya dilakukan keluarga dan masyarakat sekitar, tetapi belum membuahkan hasil.

Operasi melibatkan Pos SAR Kolaka, Polsek Poleang, Polair Bombana, Pos TNI AL Bombana, nelayan, keluarga, dan Puskesmas Poleang.

Saat evakuasi, cuaca cerah dengan angin 12 kilometer per jam dan gelombang 0,5–1,25 meter.*

Pengda JMSI Sultra Reshuffle Kepengurusan

0

KENDARIKINI.COM – Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan perubahan susunan kepengurusan periode 2025–2030.

Perubahan tersebut ditetapkan melalui Rapat Pleno Pengda JMSI Sultra pada 5 Agustus 2026 di sekretariat organisasi.

Rapat pleno membahas evaluasi, penataan, serta penyegaran struktur organisasi JMSI Sulawesi Tenggara.

Hasil pleno kemudian menjadi dasar pengajuan perubahan Surat Keputusan (SK) kepengurusan JMSI Sultra kepada Pengurus Pusat (PP) JMSI dan telah mendapat pengesahan dari PP JMSI, Senin 14 September 2026.

Hasil rapat menyepakati beberapa perubahan susunan pengurus. Dalam struktur terbaru, Struktur Pengurus Harian, Ketua Adhi Yaksa Pratama, Wakil Ketua Rislan, Sekretaris Muhamad Irvan S., Wakil Sekretaris Hiswaluddin, dan Bendahara Mas Jaya.

Pada Dewan Pembina, M. Nasir Idris ditetapkan sebagai Ketua, bersama Asrun, Muhajirin Haikal, Herman, dan Mahmud Tahir.

Dewan Pakar diisi tujuh anggota, termasuk Dr. Herman, Dr. M Sabaruddin Sinapoy, Dr. Basrin Melamba, Dr. Jabal Arfah, Dr. Rahmanuddin Tomalili, Dr. Maulana Saputra Sauala, dan Andri Darmawan.

Sementara itu, bidang organisasi dipimpin Syahnal dengan La Ode Hermawan sebagai sekretaris dan Asri sebagai anggota.

Bidang Jurnalisme Berkualitas dipimpin Agus Setiawan, didampingi sekretaris Hasrul Mangidi dan anggota Eko Prihananto.

Bidang Platform Digital dipimpin Laiwoy, Sekretaris Israjab dan anggota Ashadi. Sedangkan Bidang Potensi Daerah dipimpin Asdar, Sekretaris M. Ridwan dan anggota Yuto H. Silondae.

Bidang Hukum, Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga dipimpin Thamrin Dalby, Sekretaris Mirkas dan anggota Suhardi

Adapun Bidang Kerja Sama Bisnis dan Advokasi dipimpin Nur Fajriansyah, dengan La Ode Husaini dan La Ode Kadamu.

Untuk sekretariat, Hasan Basri dipercaya sebagai kepala, didampingi La Niati sebagai sekretaris, Ruslan dan Rifaldi Ciusnoyo ditetapkan sebagai anggota sekretariat.

Ketua Pengda JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama mengatakan penataan dilakukan untuk meningkatkan efektivitas organisasi dan memperkuat konsolidasi kepengurusan.

“Pengcab Konawe Raya dalam waktu dekat ini juga kita akan bentuk,” katanya, Selasa 15 September 2026.*

New Veloz Hybrid EV Dongkrak Penjualan Toyota hingga 40 Persen

KENDARIKINI.COM – New Veloz Hybrid EV mendorong pertumbuhan penjualan Toyota di segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV).

PT Toyota-Astra Motor (TAM) mencatat penjualan Toyota di segmen Low MPV meningkat 40 persen hingga Agustus 2026.

Peningkatan tersebut dibandingkan periode yang sama pada 2025, dengan Veloz Hybrid EV menjadi salah satu pendorongnya.

Marketing General Manager Kalla Toyota Suliadin mengatakan Veloz Hybrid EV mendapat respons positif dari konsumen.

“Hingga Agustus 2026, penjualan Toyota di segmen MPV Low meningkat hingga 40 persen,” kata Suliadin.

Menurutnya, kehadiran Veloz Hybrid EV turut memperkuat posisi Toyota dengan market share mencapai 66,2 persen.

“Berbagai respons positif terhadap kehadiran unit ini menjadi pemacu semangat kami menghadirkan pilihan kendaraan relevan,” ujarnya.

New Veloz Hybrid EV mengusung teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) yang diproduksi secara lokal di Indonesia.

Mobil tersebut memadukan mesin bensin 1.5 liter dengan motor listrik melalui teknologi self-charging hybrid.

Teknologi tersebut memungkinkan baterai terisi tanpa membutuhkan pengisian daya eksternal.

Veloz Hybrid EV juga mempertahankan konfigurasi tujuh penumpang dengan baterai lithium-ion yang dirancang hemat ruang.

Suliadin menyebut minat terhadap kendaraan elektrifikasi semakin tinggi, terutama ditengah kebutuhan efisiensi konsumsi bahan bakar.

“Teknologi hybrid terbukti menjadi solusi praktis dan ekonomis untuk konsumsi harian masyarakat,” katanya.

New Veloz Hybrid EV turut dilengkapi Toyota Safety Sense (TSS) sebagai teknologi keselamatan aktif.

Kehadirannya memperkuat strategi Multi-Pathway Toyota dalam memperluas akses kendaraan elektrifikasi bagi masyarakat Indonesia.*

Longboat Hilang di Perairan Bombana, Kakek dan Cucu Belum Ditemukan

0

KENDARIKINI.COM – Tim SAR mencari dua warga Pulau Sagori yang hilang setelah longboat mereka mengalami kecelakaan.

Kedua korban yakni Darmasin (63), dan cucunya, Dicky Saputra (6), dilaporkan hilang di sekitar Perairan Pulau Basa.

Kepala KPP Kendari Amiruddin AS mengatakan laporan diterima Comm Centre pada Senin (14/9/2026) pukul 05.55 Wita.

Laporan tersebut disampaikan Mursidin, anak Darmasin, terkait hilangnya komunikasi dengan korban.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan pukul 06.15 Wita menuju lokasi kejadian.

Jarak lokasi kejadian dengan Pos SAR Kolaka diperkirakan mencapai 51 nautical mile atau sekitar 94,5 kilometer.

Berdasarkan laporan, korban berangkat memancing pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 13.00 Wita.

Darmasin dan cucunya menggunakan satu longboat, sementara anak korban menggunakan longboat lainnya secara terpisah.

Anak korban sempat singgah di Sikeli sekitar pukul 13.30 Wita untuk menyerahkan ikan kepada keluarga.

Selanjutnya, ia kembali melaut untuk memancing bersama keluarganya.

Darmasin dan Dicky terakhir terlihat sekitar pukul 17.00 Wita, berjarak dua nautical mile dari Pulau Basa.

Korban biasanya kembali dari melaut pada keesokan harinya, namun hingga Minggu (13/9/2026) belum pulang.

Keluarga bersama masyarakat sekitar telah melakukan pencarian, namun belum menemukan keberadaan kedua korban.

Operasi SAR melibatkan Pos SAR Kolaka, keluarga korban, nelayan sekitar, serta unsur SAR lainnya.

Pencarian menggunakan Rescue Carrier, RIB, kapal nelayan, Aquaeye, peralatan medis, evakuasi, komunikasi, dan perlengkapan keselamatan.

Cuaca di lokasi dilaporkan cerah, dengan angin 20 kilometer per jam dari timur dan tinggi gelombang 1–2 meter.*

Pemkot Kendari Ajukan Perubahan APBD 2026 Senilai Rp1,615 Triliun

0

KENDARIKINI.COM — Pemerintah Kota Kendari mengajukan Raperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dengan pendapatan Rp1,615 triliun.

Raperda tersebut disampaikan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dalam Sidang Paripurna DPRD Kendari, Senin (14/9/2026).

Sidang paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Kendari La Ode Muhammad Inarto di Gedung DPRD Kota Kendari.

Siska mengatakan perubahan APBD diperlukan untuk menyesuaikan kebijakan anggaran dengan perkembangan pembangunan dan kemampuan fiskal daerah.

“Perubahan APBD merupakan langkah strategis untuk memastikan perencanaan dan penganggaran tetap relevan dengan kebutuhan,” kata Siska.

Dalam Raperda tersebut, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1.615.757.675.201 setelah mempertimbangkan perkembangan penerimaan daerah.

Penyesuaian pendapatan juga memperhitungkan kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, belanja daerah dialokasikan sebesar Rp1.594.711.064.691,42 dengan pendekatan money follow program.

Anggaran diarahkan pada program yang memberikan dampak langsung terhadap pelayanan dasar masyarakat.

Menurut Siska, belanja daerah kini diarahkan berdasarkan kinerja dan skala prioritas, bukan sekadar pemerataan anggaran.

Prioritas tersebut mencakup pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan optimalisasi Program Strategis Nasional (PSN).

Pemkot Kendari juga memprioritaskan pembayaran kewajiban kepada pihak ketiga dalam perubahan APBD 2026.

Fokus lainnya meliputi kesehatan, pendidikan, infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, pengendalian inflasi, dan penanganan kemiskinan.

Pada sisi pembiayaan, penerimaan daerah dialokasikan sebesar Rp40.890.777.766,42 dan pengeluaran Rp61.937.388.276.

SILPA dimanfaatkan secara cermat untuk menutup defisit belanja dan membayar cicilan pokok utang jangka panjang.

Siska berharap pembahasan bersama DPRD menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran dan berpihak pada kepentingan masyarakat.*

Pemprov Sultra Doakan ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas

0

KENDARIKINI.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) menggelar doa bersama bagi ASN yang gugur menjalankan tugas negara di Jayawijaya, Papua.

Doa bersama tersebut berlangsung melalui apel gabungan di Lapangan Kantor Gubernur Sultra, Senin (14/9/2026).

Apel dipimpin Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Muhammad Fadlansyah dan diikuti seluruh ASN lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam arahannya, Fadlansyah mengajak seluruh peserta apel mendoakan ASN Kabupaten Jayawijaya yang gugur saat menjalankan tugas negara.

ASN tersebut menjadi korban serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

“Marilah kita bersama-sama mendoakan arwah ASN Kabupaten Jayawijaya yang gugur dalam melaksanakan tugas negara,” kata Fadlansyah.

Penghormatan tersebut merupakan bentuk empati terhadap ASN yang gugur saat menjalankan tugas pemerintahan.

Kegiatan itu juga menindaklanjuti ajakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memberikan penghormatan kepada ASN yang gugur.

Selain doa bersama, Fadlansyah menyoroti kondisi cuaca ekstrem akibat musim kemarau panjang di sejumlah wilayah Sultra.

Menurutnya, minimnya curah hujan meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah.

“Banyak kejadian seperti kebakaran hutan di Kolaka Timur. Lahan gambut lebih dari 40 hektare mengalami kebakaran,” ujarnya.

Fadlansyah meminta perangkat daerah terkait mengambil langkah strategis untuk menangani potensi kebakaran akibat kemarau.

Dia juga mengingatkan ASN menjaga kesehatan selama kondisi cuaca ekstrem agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Saya minta kita semua tetap menjaga kesehatan agar dapat melaksanakan tugas-tugas dengan baik,” katanya.

Fadlansyah menegaskan apel gabungan bukan sekadar rutinitas kedinasan, tetapi bagian dari penguatan tanggung jawab aparatur.*

Polresta Kendari Ungkap Dugaan Aborsi, Sembilan Orang Diamankan

0

KENDARIKINI.COM — Polresta Kendari mengungkap dugaan tindak pidana aborsi yang terjadi di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan sembilan orang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

Mereka diamankan Tim URC Buser77 Satreskrim bersama Unit Kamneg Satintelkam Polresta Kendari.

Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan penangkapan dilakukan setelah polisi menemukan bukti permulaan yang cukup terkait dugaan tindak pidana tersebut.

“Kasus ini bermula dari laporan masyarakat melalui layanan 110 Polresta Kendari terkait dugaan aborsi. Personel piket Satreskrim dan Unit Identifikasi kemudian mendatangi lokasi yang dilaporkan,” jelasnya.

Saat tiba di lokasi, polisi mendapati rumah tersebut dalam keadaan kosong.

“Petugas kemudian melakukan pengecekan terhadap lokasi kejadian, namun janin sudah tidak ditemukan,” tambahnya.

Penyelidikan selanjutnya dilakukan untuk mengungkap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.

“Hasil penyelidikan mengantarkan petugas ke sebuah rumah di BTN Anugerah Regency III, Kelurahan Anggoeya. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan sembilan orang pada Kamis (11/9/2026) sekitar pukul 09.30 WITA,” ungkapnya.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut.

“Barang bukti itu berupa beberapa jenis obat lambung serta obat yang diduga digunakan untuk menggugurkan kandungan,” tuturnya.

Berdasarkan keterangan kepolisian, janin yang berkaitan dengan kasus tersebut diperkirakan berusia empat bulan.

“Saat ini, sembilan orang yang diamankan masih dalam proses penanganan dan pemeriksaan kepolisian,” pungkasnya.*

Kapal Tenggelam di Perairan Bombana, Tiga Kru Ditemukan Selamat

0

KENDARIKINI.COM — Tiga orang kru Kapal Layar Motor (KLM) Boine Bai Mole ditemukan selamat setelah kapal mereka tenggelam di perairan Bombana.

Kapal tersebut tenggelam di sekitar perairan Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Minggu (13/9/2026).

Kepala KPP Kendari Amiruddin AS mengatakan, tim SAR menemukan kapal dalam kondisi setengah tenggelam.

“Pada pukul 07.13 Wita, KLM Boine Bai Mole ditemukan sekitar 5,5 NM barat daya dari LKP,” kata Amiruddin.

Saat ditemukan, ketiga orang yang berada di kapal tersebut dalam kondisi selamat.

Tim SAR kemudian mengevakuasi ketiganya menuju Pelabuhan Syahbandar Pomalaa untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketiga korban diketahui merupakan warga Banggai, Sulawesi Tengah. Mereka terdiri dari seorang nakhoda dan dua kru kapal.

Mereka masing-masing Rijan Lauke (54), Laode Umur (33), dan Ridwan Lamanda (41).

Sebelumnya, KLM Boine Bai Mole berangkat dari Bulukumba menuju Luwuk pada Minggu sekitar pukul 06.00 Wita.

Sekitar pukul 22.14 Wita, kapal tersebut dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang di perairan Bombana.

Tim SAR kemudian melakukan pencarian menggunakan RB 307. Kapal ditemukan pada pukul 07.13 Wita dalam kondisi setengah tenggelam.

Dengan seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup.

Dalam operasi tersebut, cuaca dilaporkan cerah dengan angin 20 kilometer per jam dari arah timur.

Sementara itu, ketinggian gelombang di lokasi mencapai 1 hingga 2 meter.*

Wali Kota Kendari Dorong KNPI Perkuat Sinergi dan Peran Pemuda

0

KENDARIKINI.COM — Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menghadiri pelantikan 160 pengurus DPD KNPI Kota Kendari periode 2025–2028.

Pelantikan dan pengukuhan tersebut berlangsung di salah satu hotel di Kendari, Sabtu (12/9/2026).

Siska hadir bersama Wakil Wali Kota Kendari Sudirman dalam kegiatan yang turut dihadiri sejumlah pejabat daerah.

Dalam sambutannya, Siska menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPD KNPI Kota Kendari yang baru dilantik.

Ia berharap KNPI mampu menjadi wadah kepemudaan yang menyatukan berbagai potensi pemuda dalam pembangunan daerah.

Menurut Siska, pemuda memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Kota Kendari melalui kreativitas, energi, dan inovasi.

Karena itu, KNPI diharapkan terus membangun komunikasi serta kolaborasi dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat.

“Besar harapan kami, KNPI Kota Kendari adalah satu. Mari menjaga persatuan dan membangun sinergi untuk kemajuan Kota Kendari,” katanya.

Siska juga meminta pengurus KNPI menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.

Ia mendorong KNPI menghadirkan program-program produktif yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Kendari.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Kendari Muh. Maulana Alisyahputra menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Kendari.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelantikan pengurus KNPI periode 2025–2028.

Maulana mengatakan kepengurusan baru siap menjalankan amanah dan memperkuat peran KNPI sebagai wadah berhimpunnya pemuda.

KNPI, kata dia, akan memperkuat sinergi bersama pemerintah, organisasi kepemudaan, dan berbagai elemen masyarakat.

Sinergi tersebut diarahkan untuk melahirkan program yang produktif dan konstruktif bagi masyarakat.

Pelantikan 160 pengurus diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi serta meningkatkan kontribusi pemuda dalam pembangunan Kota Kendari.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kota Kendari, Wakil Ketua DPRD, Forkopimda, dan sejumlah undangan.*

Kapal Tenggelam di Perairan Bombana, Tiga Orang Dalam Pencarian Tim SAR

0

KENDARIKINI.COM — Kapal layar motor (KLM) Boine Bai tenggelam di perairan Bombana, Sulawesi Tenggara, Minggu (13/9/2026) malam.

Kapal tersebut membawa tiga orang saat tenggelam setelah dihantam gelombang di sekitar perairan Kecamatan Poleang.

Kepala KPP Kendari Amiruddin AS mengatakan, laporan kecelakaan kapal diterima Comm Centre pada Senin (14/9/2026) pukul 00.50 Wita.

Laporan tersebut disampaikan Muh Iqbal, staf Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Molawe.

“Informasi awal menyebutkan satu kapal dengan tiga orang di dalamnya tenggelam,” demikian laporan KPP Kendari.

Merespons laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan pukul 01.05 Wita.

Tim menggunakan Rescue Boat (RB) 307 dari Pelabuhan Pomalaa menuju lokasi kejadian.

Jarak lokasi kejadian dengan Pelabuhan Pomalaa mencapai sekitar 52 nautical mile atau 96,3 kilometer.

Berdasarkan informasi awal, KLM Boine Bai berangkat dari Bulukumba menuju Luwuk pada Minggu pukul 06.00 Wita.

Sekitar pukul 22.14 Wita, kapal tersebut dilaporkan tenggelam akibat hantaman gelombang di perairan Bombana.

Tiga orang yang berada di kapal masing-masing Rijan Lauke sebagai nakhoda.

Kemudian, Umur Laode dan Ridwan Lamanda sebagai kru kapal.

Dalam operasi pencarian, Basarnas melibatkan SMC dan staf SMC, Rescuer Pos SAR Kolaka, serta ABK RB 307.

Unsur lainnya yakni KUPP Molawe, BMKG Meteo, dan SROP Kolaka.

Operasi SAR didukung RB 307, rubber boat, peralatan medis, evakuasi, komunikasi, navigasi laut, dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Saat operasi dimulai, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan angin 20 kilometer per jam dari arah timur.

Ketinggian gelombang di sekitar lokasi mencapai 1 hingga 2 meter.

Tim SAR masih melakukan upaya pencarian terhadap tiga orang yang dilaporkan berada di kapal tersebut.*

Wagub Sultra Dorong Mahasiswa Farmasi UHO Jadi Pemain Global

0

KENDARIKINI.COM — Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua membuka dialog publik PHARMAVORA 2026 di Kota Kendari.

Kegiatan tersebut digelar BEM Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo (UHO) di Hotel Kubah 9, Sabtu malam (12/9/2026).

Hugua sekaligus menjadi narasumber dalam dialog publik yang diikuti mahasiswa Fakultas Farmasi UHO tersebut.

Dalam paparannya, Hugua menekankan pentingnya mempersiapkan generasi emas menyongsong satu abad Indonesia pada 2045.

Menurutnya, generasi emas harus memiliki kemampuan intelektual, berbudi pekerti, sehat, serta bermental juara.

Hugua juga menyoroti posisi strategis dunia farmasi dalam perkembangan industri kesehatan di tingkat global.

Menurutnya, industri farmasi merupakan sektor padat modal sekaligus memiliki fungsi sosial yang berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.

“Mahasiswa Fakultas Farmasi UHO ke depan tidak hanya menjadi pemain lokal, tetapi juga harus mampu menjadi pemain global dari Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Hugua turut memaparkan perkembangan teknologi masa depan dan potensi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Ia menyebut perkembangan AI berpotensi menggantikan banyak pekerjaan manusia dan menggeser pusat kekuatan ekonomi.

Menurut Hugua, penguasaan teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi perubahan tersebut.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Farmasi UHO, Adryan Fristiohady, memaparkan perjalanan fakultasnya.

Adryan mengatakan Fakultas Farmasi UHO berdiri pada 2014 dan kini telah memasuki usia 12 tahun.

Meski menjadi fakultas termuda, kata Adryan, Fakultas Farmasi UHO telah mencatat berbagai prestasi.

Prestasi tersebut diraih pada tingkat lokal, nasional hingga internasional.*

Gubernur Sultra Hadiri Pembukaan MTQ Nasional XXXI di Semarang

0

KENDARIKINI.COM — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menghadiri pembukaan MTQ Nasional XXXI 2026.

Pembukaan berlangsung di Lapangan Pancasila, Simpang Lima, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu malam (12/9/2026).

MTQ Nasional XXXI berlangsung 11–20 September 2026 dengan Jawa Tengah sebagai tuan rumah penyelenggaraan.

Sebanyak 37 kafilah dari berbagai provinsi di Indonesia ambil bagian dalam ajang tersebut.

Sultra mengirimkan 55 peserta yang akan berkompetisi dalam sejumlah cabang lomba Al-Qur’an.

Kontingen Sultra juga diperkuat 15 pengurus kafilah, tujuh official, 16 pendamping peserta, dan 33 pelatih.

Cabang yang diikuti meliputi tilawah, qira’at, hifzhil Qur’an, tafsir, dan fahmil Qur’an.

Selain itu, Sultra mengikuti syahril Qur’an, seni kaligrafi, serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an.

Sejumlah pejabat negara turut menghadiri pembukaan, termasuk Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Menko PMK Pratikno.

Menteri Agama menyampaikan MTQ dan STQ membutuhkan persiapan serupa, termasuk pembinaan kafilah dan pelibatan masyarakat.

Karena itu, penyelenggaraan MTQ Nasional diarahkan kembali menjadi agenda tahunan.

MTQ Nasional XXXI 2026 mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.”

Tema tersebut menekankan nilai Al-Qur’an sebagai inspirasi membangun masyarakat harmonis, berkarakter, dan berperadaban.

Sebanyak 2.242 peserta mengikuti kompetisi yang terbagi dalam delapan cabang dan 24 golongan lomba.

Peserta tersebut terdiri atas 1.751 peserta inti dan 491 peserta cadangan dengan 48 kategori lomba.

Keikutsertaan Sultra menjadi momentum memperkuat pembinaan generasi Qur’ani dan mengembangkan potensi putra-putri daerah.*

Polisi Ungkap Penggelapan Motor di Kendari, Pelaku Diduga Gadai untuk Nyabu dan Judi

0

KENDARIKINI.COM — Satreskrim Polresta Kendari mengungkap kasus dugaan penggelapan sepeda motor yang terjadi di wilayah hukumnya.

Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan, seorang pria berinisial ER, 26, diamankan polisi.

“ER ditangkap Tim URC Buser77 Satreskrim Polresta Kendari, Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 17.30 WITA. Tersangka diamankan di Jalan Sorumba, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia, Kota Kendari,” jelasnya.

ER diketahui bekerja sebagai anggota Satpol PP Provinsi Sulawesi Tenggara dan berdomisili di Kabupaten Muna.

“Kasus tersebut bermula saat korban berinisial SY, 19, meminjamkan sepeda motornya kepada ER. Peristiwa itu terjadi Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 14.00 Wita di Jalan Ade Irma Nasution, Kelurahan Watubangga,” ungkapnya.

Kemudian, Motor Yamaha Mio M3 merah hitam bernomor polisi DT 5894 NH tersebut dipinjam dengan alasan digunakan untuk pulang ke kos.

“Sekitar pukul 17.30 WITA, korban menghubungi ER untuk meminta kendaraan tersebut dikembalikan. Namun, ER mengaku masih menggunakan motor tersebut untuk bepergian bersama pacarnya,” tuturnya.

Korban kembali menghubungi ER sekitar pukul 23.00 Wita untuk meminta motornya dikembalikan.

“ER kemudian tidak mengangkat telepon korban. Pesan korban juga tidak mendapat respons setelahnya,” tambahnya.

Dalam pendalaman kasus, polisi menemukan motor tersebut telah digadaikan tanpa sepengetahuan pemiliknya.

“Uang hasil gadai diduga digunakan ER untuk membeli sabu, bermain judi, dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tambahnya lagi.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit Yamaha Mio M3 merah hitam bernomor polisi DT 5894 NH.

“Atas perbuatannya, ER kini diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” pungkasnya.*

Teguh Santosa: Indonesia di BRICS Perkuat Arah Politik Luar Negeri

0

KENDARIKINI.COM — Indonesia dinilai semakin menegaskan arah politik luar negeri melalui keikutsertaan aktif dalam BRICS.

Hal itu disampaikan Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, merespons KTT ke-18 BRICS di New Delhi, India.

KTT BRICS tersebut menghasilkan Deklarasi New Delhi yang disahkan pada 12 September 2026.

Menurut Teguh, keikutsertaan Indonesia sebagai anggota penuh memiliki arti strategis bagi posisi diplomasi Indonesia.

Ia menilai partisipasi tersebut memperkuat orientasi politik luar negeri Indonesia yang aktif dan berorientasi kepentingan Global South.

“Kehadiran Indonesia memperkuat solidaritas Asia-Afrika yang berakar dari semangat Bandung 1955,” kata Teguh.

Dosen Hubungan Internasional UIN Jakarta itu menilai prinsip kesetaraan kedaulatan tetap relevan melalui kerja sama BRICS.

Deklarasi New Delhi juga mendorong reformasi lembaga multilateral seperti PBB, Bank Dunia, dan Dana Moneter Internasional.

Teguh menyebut reformasi diperlukan agar tata kelola global lebih representatif terhadap perkembangan ekonomi dunia.

Selain itu, BRICS menyoroti penguatan rantai pasok global dan transformasi digital yang inklusif.

Isu ketahanan pangan dan transisi energi berkelanjutan juga menjadi bagian penting pembahasan KTT BRICS.

“Kolaborasi riset dan transfer teknologi hijau diperlukan untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

BRICS juga mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan antarnegara anggota melalui skema Local Currency Settlement.

Menurut Teguh, langkah tersebut berpotensi mengurangi kerentanan negara anggota terhadap gejolak mata uang global.

Bagi Indonesia, keterlibatan dalam BRICS membuka peluang memperkuat kepentingan nasional melalui kerja sama ekonomi lintas benua.

Teguh menilai langkah tersebut tetap sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

Ia juga mengingatkan implementasi komitmen menjadi tantangan utama setelah KTT BRICS berakhir.

“Kredibilitas BRICS diuji dari seberapa cepat kebijakan strategis dirasakan langsung masyarakat,” tegasnya.

Teguh berharap Indonesia dapat memperkuat posisi negara berkembang dalam mendorong tata ekonomi global yang adil.*

Insan Pers Sultra Doakan Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau

0

KENDARIKINI.COM — Insan pers Sulawesi Tenggara menggelar doa bersama untuk lima jurnalis yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau.

Doa bersama digelar Sabtu malam (19/9/2026), disertai pembakaran lilin untuk mendoakan keselamatan para jurnalis dan awak kapal.

Lima jurnalis tersebut yakni M. Bagus Khoirunnas dari ANTARA, Ari Basuki dari Merdeka.com, dan Yudistiro Pranoto dari iNews.

Kemudian Firman Daus dari Anadolu Agency serta Donal Husni yang merupakan jurnalis freelance.

Mereka berangkat dari kawasan Carita, Pandeglang, menggunakan speedboat untuk melakukan peliputan Gunung Anak Krakatau.

Dalam perjalanan tersebut, mereka bersama tiga awak kapal, yakni Warta, Sukarman, dan Heriyanto.

Warta diketahui bertugas sebagai kapten, Sukarman sebagai ABK, sedangkan Heriyanto merupakan pemandu perjalanan.

Kabar hilangnya lima jurnalis tersebut mendapat perhatian dari sesama insan pers Sultra yang pernah bekerja bersama mereka.

Salah satunya Zabur yang mengenang Ari Basuki atau Arbas sebagai senior yang banyak membantunya saat bertugas di Jakarta.

Menurut Zabur, Ari kerap memberikan arahan, masukan, serta mengajaknya melakukan peliputan bersama sejak 2011.

Zabur juga memiliki kenangan bersama Donal Husni yang beberapa kali mengajaknya melakukan peliputan pada 2012 hingga 2013.

“Semoga segera pulang, semuanya segera pulang,” kata Zabur.

Sementara itu, Sadah mengingatkan pentingnya keselamatan jurnalis ketika menjalankan tugas, terutama saat melakukan peliputan berisiko.

Menurutnya, jurnalis tetap harus mengutamakan keselamatan meski dituntut mendapatkan informasi dan gambar untuk masyarakat.

“Tidak ada berita senilai nyawa harus menjadi perhatian kita bersama, khususnya dalam kegiatan peliputan berisiko,” ujarnya.

Ia juga menilai penerapan standar operasional prosedur keselamatan kerja perlu diperhatikan dalam setiap kegiatan jurnalistik.

Doa bersama tersebut menjadi bentuk solidaritas insan pers Sultra sembari menunggu perkembangan pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal.

Para jurnalis berharap seluruh korban segera ditemukan dan kembali kepada keluarga dalam kondisi selamat.*

Dies Natalis ke-45 UHO, Khairul Munadi Ajak Civitas Jaga “Rumah Kita”

KENDARIKINI.COM — Puncak Dies Natalis ke-45 Universitas Halu Oleo (UHO) menjadi momentum memperkuat kebersamaan keluarga besar kampus.

Hal itu disampaikan Plt. Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munadi, S.T., M.Eng., dalam acara “UHO Rumah Kita”.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Merawat Silaturahmi, Merajut Kebersamaan, Menyatukan Langkah” pada Sabtu (12/9/2026).

Khairul mengatakan, perbedaan pandangan dan kesalahpahaman merupakan dinamika wajar dalam sebuah keluarga besar.

Namun, perbedaan tidak boleh menghilangkan tujuan bersama untuk menjaga dan membesarkan Universitas Halu Oleo.

“Seberapa pun berbedanya kita, pada akhirnya mempunyai kepentingan dan cita-cita yang sama,” kata Khairul.

Menurutnya, UHO merupakan hasil perjuangan berbagai generasi yang telah berkontribusi membangun universitas hingga berkembang seperti sekarang.

Para pendiri, tokoh, rektor terdahulu, dosen, tenaga kependidikan, alumni, hingga mahasiswa memiliki peran dalam perjalanan UHO.

“UHO yang kita lihat hari ini tidak lahir dari ruang kosong. Ada orang-orang yang dahulu bermimpi dan berjuang,” ujarnya.

Khairul mengajak seluruh keluarga besar UHO menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk menjaga keberlangsungan universitas.

Sementara itu, mantan Rektor UHO Prof. Dr. Ir. H. Usman Rianse mendorong kampus terus bertumbuh dan menginspirasi perubahan.

“Saya selalu percaya UHO tidak boleh takut untuk bertumbuh dan harus menginspirasi perubahan,” kata Usman.

Ia menilai UHO harus berani membuka ruang baru, membangun kelembagaan, melahirkan program studi, serta menyiapkan generasi baru.

Menurut Usman, kebesaran universitas tidak hanya diukur dari gedung dan aset, tetapi manfaat pendidikan bagi masyarakat.

Dies Natalis ke-45 menjadi momentum memperkuat fondasi dan membawa UHO tumbuh lebih baik bagi generasi berikutnya.*

UHO Mendengar Ungkap Persoalan Kampus, Target Transformasi Menuju Usia 50 Tahun

KENDARIKINI.COM — Universitas Halu Oleo (UHO) memetakan berbagai persoalan internal kampus melalui survei “UHO Mendengar”.

Survei tersebut menjadi bagian rangkaian Dies Natalis UHO ke-45 dengan melibatkan dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan.

Komposisi responden terdiri dari 40 persen dosen, 43,4 persen mahasiswa, dan 16,2 persen tenaga kependidikan.

Prof. Nasrun mengatakan, survei menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif untuk menggambarkan kondisi UHO dari perspektif civitas akademika.

Sebanyak 10 aspek diukur, meliputi kebanggaan, kepercayaan, kepemimpinan, budaya organisasi, tata kelola, integritas, dan kolaborasi.

Aspek lainnya mencakup reputasi, dampak, serta rasa memiliki terhadap Universitas Halu Oleo.

“Untuk dosen, tingkat positif terhadap 10 kategori mayoritas sangat setuju. Tenaga kependidikan juga demikian,” kata Nasrun.

Namun, mahasiswa memberikan penilaian yang menunjukkan masih terdapat sejumlah hal yang perlu diperbaiki.

Persoalan fasilitas meliputi ruang kelas tanpa AC, kerusakan AC, keterbatasan proyektor, toilet kurang terawat, dan ketersediaan air bersih.

Laboratorium juga menghadapi keterbatasan peralatan, kualitas fasilitas, serta minimnya tenaga teknisi laboratorium.

Pada layanan kampus, sistem digital dinilai masih terfragmentasi sehingga membutuhkan integrasi melalui sistem satu akun atau single sign-on.

Nasrun menyebut proses birokrasi juga masih banyak dilakukan secara manual dan membutuhkan waktu relatif panjang.

Administrasi akademik, kepegawaian, jabatan fungsional, dan surat-menyurat menjadi sejumlah layanan yang disoroti.

Survei turut menemukan persoalan kesejahteraan dosen, tenaga kependidikan, serta keamanan kampus, termasuk kehilangan barang dan keterbatasan CCTV.

UHO Mendengar kemudian merumuskan sejumlah prioritas, termasuk pembangunan smart and full campus dan percepatan digitalisasi birokrasi.

UHO juga didorong bertransformasi menuju PTN-BH serta mengembangkan sumber pendapatan melalui pengelolaan unit bisnis profesional.

Selain itu, civitas akademika mendorong kepemimpinan tanpa diskriminasi serta penerapan sistem merit dalam penempatan pejabat.

“Penempatan pejabat dan rekrutmen pegawai harus berdasarkan kompetensi, rekam jejak, dan kapabilitas,” tegas Nasrun.

Hasil survei diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk mengawal pembenahan UHO menuju Dies Natalis ke-50.*

Lansia 86 Tahun Hilang di Kebun Buton Selatan Ditemukan Selamat

0

KENDARIKINI.COM – La Mbolo (86), warga Desa Karea, Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton Selatan, ditemukan selamat setelah dilaporkan hilang di kebun.

Korban sebelumnya dilaporkan tidak kembali ke rumah setelah pergi berkebun pada Jumat, 11 September 2026.

Korban berangkat ke kebun sekitar pukul 08.00 Wita dan biasanya kembali pada sore hari.

Namun, hingga pukul 18.12 Wita, korban belum juga kembali ke rumah.

Keluarga bersama masyarakat kemudian melakukan pencarian, tetapi korban belum berhasil ditemukan hingga malam hari.

Informasi orang hilang tersebut diterima Comm Centre KPP Kendari dari BPBD Buton Selatan, Sabtu (12/9/2026).

Laporan disampaikan Haerul Kamul dari BPBD Buton Selatan sekitar pukul 06.30 Wita.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian sekitar pukul 06.40 Wita.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian terhadap korban di sekitar kebun Desa Karea.

Sekitar pukul 07.59 Wita, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat oleh tim SAR gabungan.

Korban ditemukan sekitar 112 meter arah barat daya dari lokasi kejadian yang dilaporkan.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju rumahnya untuk mendapatkan penanganan dari keluarga.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin AS, menyebut operasi SAR dinyatakan selesai setelah korban ditemukan selamat.

Seluruh unsur SAR yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Operasi tersebut melibatkan Pos SAR Baubau, BPBD Buton Selatan, Bhabinkamtibmas, aparat desa, masyarakat, dan keluarga korban.*

PT Erianti Mandiri Sejahtera Salurkan Santunan

0

KENDARIKINI.COM – Kepedulian terhadap warga yang terdampak insiden ditunjukkan PT Erianti Mandiri Sejahtera. Perusahaan tersebut memberikan santunan kepada pemilik rumah yang terdampak setelah kediamannya ditabrak.

Santunan diserahkan langsung oleh Humas PT Erianti Mandiri Sejahtera, Sarjan Pambahako. Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian perusahaan sekaligus upaya meringankan beban korban akibat kerusakan yang dialami.

Sarjan mengatakan, pemberian santunan merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak. Pihaknya berharap bantuan tersebut dapat sedikit membantu kebutuhan korban pascakejadian.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada korban. Semoga bantuan yang diberikan dapat meringankan beban dan membantu memenuhi kebutuhan setelah kejadian,” ujar Sarjan.

Ia menambahkan, PT Erianti Mandiri Sejahtera berkomitmen untuk terus menjaga hubungan baik dengan masyarakat di sekitar wilayah kegiatan perusahaan.

Pemberian santunan tersebut juga diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun kepedulian dan komunikasi yang baik antara perusahaan dengan masyarakat.*

Forum Pemuda Wolo Dukung Smelter Merah Putih PT CNI Tetap Berjalan

0

KENDARIKINI.COM – Forum Pemuda Kecamatan Wolo berharap Smelter Merah Putih milik PT Ceria Nugraha Indotama tetap berjalan dan berkembang bersama masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Ketua Forum Pemuda Kecamatan Wolo, Syamsuriadi, di tengah persoalan hukum yang sedang dihadapi perusahaan.

Syamsuriadi mengatakan, masyarakat menghormati proses hukum terkait persoalan hukum dan pengembalian kerugian negara yang sedang berjalan.

Namun, menurutnya, proses hukum tersebut tidak seharusnya menghapus berbagai cerita dan harapan yang telah tumbuh bersama masyarakat Wolo.

“Bagi kami, Smelter Merah Putih telah menjadi bagian dari perjalanan Wolo,” kata Syamsuriadi.

Dia menilai kehadiran PT Ceria Nugraha Indotama telah membuka ruang dan kesempatan bagi masyarakat lokal, khususnya generasi muda.

Menurutnya, industri tersebut turut melahirkan harapan bagi anak muda untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan perekonomian keluarga.

Syamsuriadi menyebut masyarakat Wolo berharap daerahnya tidak hanya menjadi lokasi pengambilan sumber daya alam.

“Harapan kami, nilai tambah, kesempatan, pendidikan, dan masa depan juga dibangun di tanah Wolo,” ujarnya.

Meski demikian, Syamsuriadi menegaskan perusahaan tetap memiliki tanggung jawab memperbaiki kekurangan dan memastikan seluruh aktivitas berjalan sesuai aturan.

Dia berharap persoalan yang dihadapi PT Ceria menjadi momentum evaluasi sekaligus memperkuat tata kelola perusahaan.

“Kami tidak sedang membela kesalahan. Kami sedang menjaga harapan agar industri dan masyarakat berjalan beriringan,” tegasnya.

Syamsuriadi berharap Smelter Merah Putih tetap menjadi bagian dari masa depan Wolo dan memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.

“Semoga setiap proses menemukan jalan terbaik dan Smelter Merah Putih terus maju bersama masyarakat,” pungkasnya.*

Pemprov Sultra Dukung RUU Daerah Kepulauan, Dorong Kewenangan dan Anggaran

0

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mendukung penguatan regulasi melalui RUU tentang Daerah Kepulauan.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sultra Hugua saat menerima kunjungan kerja Pansus RUU Daerah Kepulauan.

Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, Jumat (11/9/2026) siang.

Kunjungan Pansus bertujuan menghimpun aspirasi pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait penyusunan RUU tersebut.

Wagub Hugua mengapresiasi Pansus yang memilih Sultra sebagai salah satu daerah untuk menjaring masukan.

Menurut Hugua, RUU Daerah Kepulauan penting bagi Sultra yang memiliki karakteristik geografis dan tantangan pembangunan khas.

“Sultra mendukung sepenuhnya RUU tentang Daerah Kepulauan ini,” ujar Hugua.

Ia mengatakan daerah kepulauan membutuhkan pengaturan khusus dan proporsional, terutama menyangkut kewenangan serta dukungan anggaran.

Kondisi geografis dan ekologis kepulauan, kata Hugua, membutuhkan pendekatan pembangunan yang berbeda dengan wilayah kontinental.

Hugua menilai RUU tersebut dapat mempercepat pembangunan kawasan Indonesia Timur dan memperkuat pengelolaan wilayah kepulauan.

Sementara itu, Ketua Pansus RUU Daerah Kepulauan Mercy Chriesty Barends mengatakan pihaknya sedang menjaring aspirasi daerah.

Menurut Mercy, RUU tersebut diarahkan menjadi instrumen afirmasi untuk mempercepat pembangunan dan mewujudkan keadilan sosial.

“Tujuannya bagaimana menjadikan RUU Kepulauan sebagai instrumen afirmasi kebijakan,” kata Mercy.

Ia menyebut regulasi tersebut diharapkan meningkatkan kualitas pembangunan dan pelayanan publik masyarakat daerah kepulauan.

Peningkatan tersebut mencakup penyediaan infrastruktur dasar serta infrastruktur berbasis kelautan dan kepulauan.

Selain ekonomi, RUU Daerah Kepulauan juga diarahkan memperkuat perlindungan ekologis dan keadilan sosial masyarakat.

“Ini bukan hanya instrumen percepatan ekonomi, tetapi juga perlindungan ekologis dan keadilan sosial,” tegas Mercy.

Masukan dari Sultra diharapkan memperkaya substansi RUU, khususnya mengenai kewenangan, pembiayaan, geografis, dan karakteristik ekologis daerah kepulauan.*

Kombes Safi’i Nafsikin Resmi Jadi Kapolresta Kendari, Gantikan Edwin Sengka

0

KENDARIKINI.COM – Tongkat komando Polresta Kendari resmi berganti. Kombes Pol Safi’i Nafsikin kini menjabat Kapolresta Kendari menggantikan Kombes Pol Edwin Louis Sengka.

Serah terima jabatan dipimpin Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Irjen Pol Himawan Bayu Aji, di Mapolda Sultra, Jumat (11/9/2026).

Dalam prosesi tersebut, Edwin Louis Sengka resmi menyerahkan kepemimpinan Polresta Kendari kepada Safi’i Nafsikin.

Safi’i sebelumnya menjabat sebagai Kaden B Ropaminal Divpropam Polri sebelum mendapat kepercayaan memimpin Polresta Kendari.

Pergantian jabatan tersebut merupakan bagian dari rotasi besar-besaran di lingkungan Polri yang melibatkan 119 perwira tinggi dan perwira menengah.

Mutasi itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1584/VII/KEP/2026 tertanggal 30 Juli 2026.

Surat telegram tersebut ditandatangani Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Anwar.

Dalam daftar mutasi, Edwin Louis Sengka dan Safi’i Nafsikin tercatat sebagai pejabat yang bertukar posisi.

Dengan serah terima jabatan tersebut, Safi’i resmi memimpin jajaran Polresta Kendari.

Ia mengemban tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Kota Kendari.

Sementara itu, Edwin Louis Sengka meninggalkan jabatan Kapolresta Kendari setelah sebelumnya memimpin institusi tersebut.*

Kafilah Sultra Siap Berlaga di MTQ Nasional XXXI Semarang

0

KENDARIKINI.COM – Kafilah Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi dilepas mengikuti MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Semarang.

Pelepasan berlangsung di Aula Mawaddah Hotel Sahid Azizah Syariah, Jumat (10/9/2026).

Sambutan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dibacakan Pj Sekda Sultra Muhammad Fadlansyah.

Gubernur berpesan agar kafilah menjadikan MTQ sebagai momentum memperkuat syiar Islam dan nilai Al-Qur’an.

“Jadikan MTQ Nasional tidak hanya sebagai ajang mengejar prestasi dan meraih juara,” pesan Andi.

Menurutnya, MTQ juga menjadi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat.

Fadlansyah turut mengapresiasi pelatih, pembimbing, official, pengurus kafilah, dan jajaran LPTQ Sultra.

Menurutnya, persiapan dan kerja keras seluruh pihak menjadi modal penting menghadapi kompetisi tingkat nasional.

Kafilah Sultra diperkuat 55 peserta, 33 pelatih, 16 pendamping, tujuh official, dan 15 pengurus.

Mereka akan mengikuti sejumlah cabang, mulai tilawah, qira’at, hafalan, tafsir, hingga fahmil Qur’an.

Selain itu, peserta mengikuti syahril Qur’an, seni kaligrafi, serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an.

MTQ Nasional XXXI mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.”

Rangkaian MTQ berlangsung 11–20 September 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Perlombaan dijadwalkan berlangsung 13–18 September, sedangkan penutupan digelar pada 19 September 2026.

Fadlansyah mendoakan seluruh kafilah mampu memberikan penampilan terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian perlombaan.

Kafilah juga diminta menjaga nama baik Sultra, menjunjung sportivitas, serta memperkuat persaudaraan.*

Siska Karina Imran Dikukuhkan Pimpin HKTI Kendari, Dorong Petani Naik Kelas

0

KENDARIKINI.COM – Wali Kota Kendari Siska Karina Imran dikukuhkan sebagai Ketua DPC HKTI Kota Kendari periode 2026–2031.

Pengukuhan dilakukan Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding di Aula Kantor Gubernur Sultra, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri pengurus HKTI dari 14 kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara.

Dalam kepengurusan tersebut, Siska didampingi Imran Ismail sebagai sekretaris dan Saemina sebagai bendahara.

Siska mengatakan jabatan tersebut menjadi amanah untuk memperjuangkan kesejahteraan dan hak-hak petani.

Ia menargetkan petani Kendari tidak sekadar bertahan sebagai produsen, tetapi mampu berkembang dan naik kelas.

“Besar harapan seluruh kesejahteraan petani dan hak-hak petani, tentu petani kita harapkan harus naik kelas,” ujar Siska.

Langkah awal kepengurusan yakni memetakan kondisi petani secara terukur di seluruh wilayah Kota Kendari.

Pemetaan mencakup jumlah petani, klasifikasi usaha, lokasi, kebutuhan, serta infrastruktur penunjang pertanian.

Menurut Siska, pemetaan diperlukan agar program HKTI tidak disusun berdasarkan asumsi semata.

“Yang pertama tentu kita harus identifikasi berapa jumlah petani di Kota Kendari, apa saja klasifikasinya,” katanya.

Selanjutnya, pengurus akan melakukan konsolidasi internal untuk menyusun program kerja sesuai kebutuhan petani.

Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding mengatakan organisasi harus meningkatkan daya tawar dan kesejahteraan petani.

Ia menyebut Munas HKTI ke-10 menetapkan lima agenda transformasi pertanian bagi organisasi tersebut.

Agenda itu meliputi penguatan kapasitas, regenerasi petani, kelembagaan ekonomi, akses pasar dan ekspor, serta organisasi solutif.

Sementara Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menilai HKTI memiliki posisi strategis memperkuat ketahanan pangan daerah.

Ia berharap kepala daerah dalam kepengurusan HKTI dapat mempercepat penyelesaian persoalan pertanian.

“Petani bukan hanya produsen pangan. Petani adalah penjaga kehidupan,” kata Andi Sumangerukka.*

UHO Kukuhkan 9 Guru Besar, Total Profesor Kini Capai 170 Orang

KENDARIKINI.COM – Universitas Halu Oleo (UHO) kembali mengukuhkan sembilan guru besar, Jumat (11/9/2026).

Pengukuhan tersebut berlangsung di UHO Kendari dan dihadiri civitas akademika serta keluarga para profesor.

Plt Rektor UHO, Prof. Dr. Khairul Munandi, mengatakan jumlah guru besar UHO kini mencapai 170 orang.

Para profesor tersebut tersebar dalam berbagai bidang keilmuan pada 14 fakultas yang dimiliki UHO.

“UHO menargetkan jumlah guru besar sebelum 2030 mencapai 200 hingga 250 orang,” kata Khairul.

Sembilan guru besar yang dikukuhkan berasal dari empat fakultas di lingkungan UHO.

Fakultas Pertanian menyumbang tiga guru besar, FMIPA tiga orang, FKIP dua orang, serta FPIK satu orang.

Mereka yakni Prof. Dr. Ir. Hj. Rahayu M., M.P., bidang Pengendalian Hama Terpadu.

Kemudian Prof. Dr. Weka Gusmiarty Abdullah, S.P., M.P., bidang Manajemen Risiko Agribisnis.

Prof. Dr. Gusnawaty HS, S.P., M.P., dikukuhkan dalam bidang Pengendalian Penyakit Terpadu.

Prof. Dr. Rosliana Eso, S.Si., M.Si., mendapat jabatan guru besar bidang Kemagnetan Tanah dan Batuan.

Selanjutnya Prof. Dr. Nasriadi Dali, M.Si., bidang Kimia Sintesis Sensor Organik.

Prof. Dr. H. La Aba, S.Si., M.Si., dikukuhkan dalam bidang Fisika Terapan.

Prof. Dr. Ir. Yusnaini, D.E.A., bidang Ekofisiologi Reproduksi Ikan.

Prof. Dr. Hj. Darnawati, S.Pd., M.Pd., bidang Teknologi Pembelajaran Sejarah.

Sementara Prof. Dr. Jamiludin, M.Hum., dikukuhkan dalam bidang Sosiologi Pendidikan.

Khairul menyebut pengukuhan guru besar bukan sekadar pencapaian jabatan fungsional dosen.

Menurutnya, predikat profesor membawa tanggung jawab besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengabdian masyarakat.

“Bertambahnya guru besar berkontribusi terhadap peningkatan kualitas SDM dan penguatan kelembagaan UHO,” ujarnya.

Ia meminta para profesor memperkuat penelitian, menghasilkan karya ilmiah, serta berkontribusi melalui Tridharma Perguruan Tinggi.

Guru besar juga diharapkan menjadi teladan sekaligus penggerak budaya akademik yang unggul dan berintegritas.

Khairul berharap para profesor mampu meningkatkan daya saing UHO di tingkat nasional maupun internasional.*

UHO Bawa Sultra Juara 3 Nasional di Peksiminas XVIII 2026

KENDARIKINI.COM – Kontingen BPSMI Sulawesi Tenggara meraih posisi tiga besar nasional dalam Peksiminas XVIII 2026.

Ajang Pekan Seni Mahasiswa Nasional tersebut berlangsung di Universitas Jember, Jawa Timur, pada 6–12 September 2026.

BPSMI Sultra dinobatkan sebagai Terbaik 3 Nasional berdasarkan akumulasi perolehan penghargaan dan penilaian dewan juri.

Prestasi tersebut tidak lepas dari kontribusi kontingen Universitas Halu Oleo (UHO) yang mewakili Sulawesi Tenggara.

Tim Peksiminas UHO berhasil meraih sejumlah prestasi pada berbagai tangkai seni yang diperlombakan.

Pada kategori putri, UHO meraih Juara 1 Pop Hiburan. Sementara kategori putra menyabet Juara 1 Dangdut.

UHO juga meraih Juara 2 Penulisan Lakon, Juara 2 Penulisan Puisi, dan Juara 2 Penulisan Cerpen.

Selain itu, kontingen UHO memperoleh Juara Harapan 2 pada cabang Fotografi.

Rangkaian prestasi tersebut turut mengantarkan Sulawesi Tenggara bersaing di papan atas nasional.

Berdasarkan pengumuman penutupan, Jawa Timur menjadi Terbaik 1, disusul D.I. Yogyakarta sebagai Terbaik 2.

Sulawesi Tenggara menempati posisi Terbaik 3, kemudian Lampung, DKI Jakarta, dan Jawa Tengah.

Posisi berikutnya ditempati Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, serta Kepulauan Riau.

Atas capaian tersebut, apresiasi diberikan kepada Plt Rektor UHO dan seluruh civitas akademika.

Dukungan moral, material, dan doa disebut turut mengiringi persiapan hingga pelaksanaan kompetisi nasional tersebut.

Prestasi ini diharapkan memacu mahasiswa UHO dan Sultra mengembangkan potensi seni dan budaya.

Capaian tersebut juga diharapkan menjadi motivasi untuk kembali berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.*

IZI Sultra Berbagi, 510 Warga Terima Manfaat

0

KENDARIKINI.COM – JNE Cabang Kendari bersama IZI Sulawesi Tenggara menghadirkan Program Jumat Berkah–Borong Berbagi.

Program tersebut telah berjalan selama delapan pekan dan menyasar 510 penerima manfaat di Kota Kendari.

Selain penerima manfaat, program ini turut membantu delapan pelaku usaha kecil melalui aksi memborong dagangan.

Konsep program mengusung semangat Satu Aksi Dua Kebaikan yang memberikan manfaat kepada dua kelompok sekaligus.

Dagangan pelaku usaha kecil diborong terlebih dahulu, kemudian makanan tersebut dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Penerima manfaat berasal dari berbagai kalangan pekerja informal dan harian yang membutuhkan dukungan.

Di antaranya pekerja harian, buruh, petugas kebersihan, tukang ojek, pengemudi ojek online, hingga tukang becak.

Perwakilan IZI Sultra mengatakan program tersebut bukan sekadar membagikan makanan kepada masyarakat.

“Ketika kita memborong dagangan, kita membantu pelaku usaha kecil. Makanan kemudian dibagikan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, konsep tersebut memungkinkan satu kegiatan menghadirkan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, IZI Sultra melakukan assessment untuk menentukan sasaran penerima manfaat secara tepat.

Program ini juga menjadi bentuk sinergi sosial JNE Kendari dan IZI Sultra bagi masyarakat sektor informal.

Program Jumat Berkah–Borong Berbagi telah dimulai sejak Juli 2026 dan ditargetkan berlangsung hingga Desember mendatang.

Ke depan, program tersebut diharapkan menjangkau lebih banyak pelaku usaha kecil dan masyarakat penerima manfaat.

Selama delapan pekan, program telah mencatat 510 penerima manfaat serta delapan pelaku usaha kecil.

JNE Kendari dan IZI Sultra berharap semangat berbagi tersebut terus memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Kendari.*

PT EMS Bantah Edarkan Solar Tanpa Izin, Klaim Seluruh Legalitas Lengkap

0

KENDARIKINI.COM – PT Erianti Mandiri Sejahtera (EMS) membantah dugaan mendistribusikan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar tanpa izin.

Pimpinan PT EMS, Suwardin, menegaskan seluruh legalitas dan persyaratan administrasi perusahaan telah dipenuhi.

Dia menyebut dokumen perusahaan diterbitkan dan disahkan pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.

Di antaranya Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak Nomor S-00714/SPPKP-CT/KPP.1505/2025 tertanggal 30 Desember 2025.

Selain itu, terdapat Surat Keterangan Terdaftar Nomor S-45457/SKT-WP-CT/KPP.1505/2026 tertanggal 10 September 2026.

PT EMS juga mengantongi Sertifikat Standar Nomor 17092400053760005 yang diterbitkan pada 7 September 2025.

Dokumen tersebut berkaitan dengan izin penyelenggaraan barang khusus berbasis risiko.

Sertifikat itu disebut diterbitkan melalui Kementerian Perhubungan, Investasi dan Hilirisasi bersama BKPM RI.

“Seluruh dasar administrasi sudah terpenuhi. Jadi, dugaan kepada perusahaan itu tidak benar,” tegas Suwardin, Jumat (11/9/2026).

Meski demikian, pihak perusahaan tidak tinggal diam menghadapi tuduhan tersebut.

Suwardin mengatakan tim legal PT EMS tengah mengkaji dasar hukum tuduhan yang diarahkan kepada manajemen perusahaan.

“Tim legal kami saat ini sedang mengkaji dasar hukum yang dituduhkan kepada manajemen kami,” tambahnya.*

JMSI Soroti Pemanggilan Jurnalis Simpulindonesia Buntut Pemberitaan PT GMS

0

KENDARIKINI.COM – Pengurus Pusat Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) angkat bicara terkait dugaan kriminalisasi terhadap jurnalis Simpulindonesia.com.

Persoalan itu mencuat setelah pemberitaan dugaan pencemaran sungai di Kecamatan Laonti, Konawe Selatan, yang dikaitkan dengan aktivitas pertambangan PT Gerbang Multi Sejahtera (GMS).

Kasus bermula dari Undangan Klarifikasi Nomor B600/VIII/RES.1.18./2026/Satreskrim tertanggal 24 Agustus 2026.

Undangan tersebut disebut berdasarkan laporan Safrun Loga terkait dugaan penyebaran informasi bohong melalui media sosial.

Dalam laporan itu turut dilampirkan tautan pemberitaan Simpulindonesia.com.

Ketua Bidang Jurnalisme Berkualitas PP JMSI, Dino Umahuk, meminta kepolisian lebih cermat melihat kedudukan produk jurnalistik.

Menurutnya, berita yang disebarkan melalui akun media sosial resmi perusahaan pers tetap berkaitan dengan aktivitas jurnalistik.

“Pengelolaannya secara khusus sudah diatur oleh Peraturan Dewan Pers Nomor 01/Peraturan-DP/X/2022,” kata Dino, Jumat (11/9/2026).

Dino mengatakan, terdapat perbedaan antara akun media sosial biasa dengan akun resmi yang dikelola perusahaan pers.

Akun resmi perusahaan pers, kata dia, digunakan sebagai kanal distribusi produk jurnalistik kepada masyarakat melalui berbagai platform digital.

“Karena yang dipakai merupakan akun resmi media bersangkutan, semestinya polisi lebih jeli dalam menangani perkara ini,” tegasnya.

Dino juga mengingatkan adanya mekanisme khusus untuk menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan produk jurnalistik.

Menurutnya, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers memberikan ruang penyelesaian melalui mekanisme pers dan Dewan Pers.

Jika terdapat dugaan kekeliruan pemberitaan, kata Dino, tersedia mekanisme hak jawab, hak koreksi, ralat, hingga pengaduan kepada Dewan Pers.

“Ralat, koreksi, dan hak jawab harus mengacu pada UU Pers, Kode Etik Jurnalistik, serta Pedoman Hak Jawab,” pungkasnya.*

Exodus Kendari Dua Tahun Beroperasi, Belum Kantongi Pertek IPAL

0

KENDARIKINI.COM – Tempat Hiburan Malam (THM) Exodus Kendari belum mengantongi Persetujuan Teknis (Pertek) Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Exodus diketahui telah beroperasi sejak 2024. Pengelola baru mengajukan proposal Pertek IPAL kepada DLHK Kendari pada pertengahan 2026.

Kepala Bidang Persampahan dan Pengelolaan Limbah B3 DLHK Kendari, Irawan Hamiaso, membenarkan kondisi tersebut.

Irawan mengungkapkan hal itu diketahui dalam rapat koordinasi terkait Pertek IPAL Exodus pada Rabu, 9 September 2026.

“Saya baru kemarin ikut rapat tentang Pertek IPAL Exodus dan baru tahu selama ini mereka belum punya izin,” kata Irawan, Kamis (10/9/2026).

Menurut Irawan, sejak awal beroperasi, Exodus hanya memiliki dokumen lingkungan berupa Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (SPPL).

Ia menjelaskan, pelaku usaha dengan skala risiko SPPL tidak secara mutlak diwajibkan memiliki Pertek IPAL.

Ketentuan tersebut mengacu pada PP Nomor 22 Tahun 2021 dan regulasi terbaru melalui PP Nomor 28 Tahun 2025.

“Terkait IPAL, izin lingkungan Exodus itu SPPL. Di peraturan pemerintah, SPPL tidak wajib IPAL,” jelasnya.

Namun, peningkatan skala usaha Exodus turut meningkatkan volume produksi dan pembuangan air limbah.

Kondisi itu membuat pengelola berupaya meningkatkan status dokumen lingkungan dari SPPL menjadi UKL-UPL.

“Jadi ada itikad baik dari pengelola Exodus untuk menaikkan status usahanya dari SPPL menjadi UKL-UPL,” ujar Irawan.

Irawan menegaskan, perubahan tersebut membuat Exodus wajib memenuhi persyaratan Pertek IPAL.

DLHK Kendari baru dapat memproses UKL-UPL setelah persyaratan teknis Pertek IPAL dinyatakan terpenuhi.

“Ketika berubah dari SPPL ke UKL-UPL wajib Pertek IPAL. Setelah Pertek keluar, baru dibuat UKL-UPL,” pungkasnya.*

Gubernur Sultra Luruskan Isu Pengambilalihan Yayasan Ummusshabri

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka meluruskan isu pengambilalihan Yayasan Ummusshabri.

Hal itu disampaikan saat mengunjungi Yayasan Ummusshabri Kendari, Kamis (10/9/2026), sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga besar yayasan.

Andi Sumangerukka mengatakan, persoalan Ummusshabri berkaitan dengan status aset Pemerintah Provinsi Sultra yang selama ini dimanfaatkan yayasan.

Menurutnya, pemerintah tidak bermaksud mengambil alih yayasan maupun mengganggu aktivitas pendidikan yang telah berjalan selama puluhan tahun.

“Tidak ada cerita nanti pemerintah mengambil alih, terus guru-gurunya disingkirkan semua. Bukan begitu. Itu omong kosong,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Ummusshabri merupakan yayasan yang sah, namun berdiri di atas aset Pemerintah Daerah Sultra.

Penataan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah menyelesaikan sekitar 800 aset yang menjadi perhatian BPK dan KPK.

“Dari 800 aset itu, mana yang bisa dilakukan secara cepat. Salah satunya Ummusshabri,” jelas Andi.

Untuk penyelesaian persoalan tersebut, Pemprov Sultra telah meminta pendapat hukum kepada Kejaksaan terkait mekanisme penataan aset.

Setelah pendapat hukum diperoleh, pemerintah akan duduk bersama Yayasan Ummusshabri untuk menentukan penyelesaian secara proporsional.

Andi menyebut pembahasan akan mempertimbangkan kemampuan yayasan, bentuk kontribusi, serta ketentuan pengelolaan aset pemerintah.

Ia berharap kerja sama pemanfaatan aset diperbarui agar memberikan kepastian bagi pemerintah dan Yayasan Ummusshabri.

“Harus dihasilkan kerja sama yang proporsional dan tidak saling merugikan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari Supriyanto mengatakan, yayasan tersebut telah berdiri selama 55 tahun.

Ia berharap penyelesaian persoalan aset tidak mengganggu keberlanjutan pendidikan dan aktivitas Ummusshabri.*

Andi Sumangerukka Pimpin HKTI Sultra, Dorong Petani Naik Kelas

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menekankan pentingnya peningkatan kesejahteraan petani.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pengurus HKTI Sultra periode 2026–2031 dan Musda HKTI Sultra, Kamis (10/9/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Serbaguna Kantor Gubernur Sultra dan dihadiri pengurus HKTI kabupaten/kota.

Dalam sambutannya, Andi Sumangerukka meminta HKTI memperjuangkan kepentingan petani serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Petani bukan hanya produsen pangan, tetapi juga penjaga kehidupan,” kata Andi Sumangerukka.

Menurutnya, petani memiliki peran penting menghasilkan beras, jagung, umbi-umbian, sayuran, perkebunan hingga komoditas hortikultura.

Ia berharap sektor pertanian tetap menjadi fondasi pembangunan Sultra dan mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Andi Sumangerukka juga mendorong petani agar “naik kelas” dari pekerja biasa menjadi profesi yang semakin maju dan sejahtera.

Ia menilai keterlibatan kepala daerah sebagai Ketua DPC HKTI dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan teknis pertanian.

“Saat ini, Bapak dan Ibu yang dilantik adalah kepala daerah, sehingga masalah teknis dapat diselesaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen DPN HKTI sekaligus Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, menyebut Musda HKTI Sultra membawa harapan baru.

Menurut Karding, HKTI harus menjadi instrumen strategis dalam mengawal aspirasi dan memperjuangkan hak-hak petani.

Ia mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu agenda utama Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita.

Karding menyebut lima agenda transformasi pertanian hasil Munas ke-10 HKTI.

Agenda tersebut meliputi penguatan kapasitas, regenerasi petani, kelembagaan ekonomi, akses pasar dan ekspor, serta organisasi solutif.

Dalam Musda tersebut, Andi Sumangerukka ditetapkan secara bulat sebagai Ketua DPD HKTI Sultra periode 2026–2031.*

Ekspor Langsung Sultra Rp10,9 Miliar Dilepas, Kirim Produk ke Tiongkok-Malaysia

0

KENDARIKINI.COM — Barantin bersama Pemprov Sulawesi Tenggara melepas ekspor langsung senilai Rp10,9 miliar, Kamis (10/9/2026).

Ekspor perdana tersebut mencapai 1.027 ton tepung tapioka dan minyak kelapa menuju Tiongkok serta Malaysia.

Sebanyak 900 ton tepung tapioka produksi PT Agri Cassava Makmur dikirim ke Tiongkok senilai Rp7,3 miliar.

Sementara itu, 127 ton minyak kelapa mentah produksi PT Sofi Agro Industries dikirim ke Malaysia senilai Rp3,6 miliar.

Pelepasan ekspor dipusatkan di fasilitas PT Agri Cassava Makmur, Kabupaten Konawe Selatan.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka mengatakan ekspor langsung menjadi langkah penting bagi penguatan perekonomian daerah.

“Selama ini komoditas pertanian ikon Sultra diekspor melalui daerah lain seperti Makassar dan Surabaya,” ujar Andi.

Menurutnya, ekspor langsung memungkinkan produk unggulan Sultra menuju negara tujuan tanpa melalui pelabuhan luar provinsi.

Andi menilai langkah tersebut membuktikan kesiapan industrialisasi dan hilirisasi komoditas Sultra.

Pemprov Sultra, kata Andi, akan terus mendorong hilirisasi serta memperluas akses pasar internasional.

Kepala Barantin Abdul Kadir Karding menyebut ekspor langsung memperlihatkan peran strategis karantina dalam mendukung perdagangan internasional.

“Karantina menyeimbangkan aspek perlindungan hayati dengan penyediaan fasilitas perdagangan yang cepat,” kata Karding.

Ia menjelaskan sertifikasi karantina menjadi instrumen penting agar komoditas memenuhi persyaratan negara tujuan.

Berdasarkan data BEST Trust, nilai sertifikasi komoditas wajib karantina Sultra mencapai Rp593,54 miliar sepanjang 2026.

Komoditas tersebut berasal dari sektor hewan, perikanan, dan tumbuhan yang telah menembus pasar internasional.

Anggota Komisi IV DPR RI Jaelani mengapresiasi ekspor perdana tersebut sebagai bukti sinergi pemerintah pusat dan daerah.

Jaelani mendorong penguatan digitalisasi sertifikasi, ketertelusuran produk, laboratorium, serta sumber daya manusia karantina.

Pelepasan turut disaksikan Forkopimda Sultra, Bank Indonesia, Bea Cukai Kendari, KSOP, Pelindo, dan pelaku usaha.

Barantin dan Pemprov Sultra berharap ekspor langsung diperluas ke komoditas unggulan lainnya untuk meningkatkan nilai tambah daerah.*

PLN Sulselrabar Gelar Shalat Istisqa, Berdoa Agar Hujan Segera Turun

0

KENDARIKINI.COM — PLN UID Sulselrabar menggelar Shalat Istisqa sebagai ikhtiar menghadapi kondisi cuaca dan memohon turunnya hujan.

Kegiatan berlangsung di pelataran PLN UID Sulselrabar, Makassar, Kamis (10/9/2026).

Shalat Istisqa diikuti karyawan PLN UID Sulselrabar bersama jajaran PLN UIP Sulawesi dan UP2B Makassar.

Shalat dipimpin Dr. Muh. Basran Yusuf, Lc., MA., yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib.

Dalam khutbahnya, Basran mengatakan Shalat Istisqa merupakan ikhtiar memohon pertolongan Allah SWT atas keterbatasan manusia.

“Shalat Istisqa ini adalah bentuk kita sebagai hamba untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT,” ujarnya.

Ia mengajak jamaah tidak sekadar memohon turunnya hujan, tetapi juga memohon keimanan, ketakwaan, dan keberkahan.

Doa juga dipanjatkan agar hujan turun di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan doa menjadi bagian dari ikhtiar PLN menjaga keberlangsungan sistem kelistrikan.

“Ikhtiar kita tidak hanya dilakukan melalui langkah-langkah teknis, tetapi juga melalui doa dan munajat,” kata Edyansyah.

Menurutnya, hujan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan alam dan mendukung berbagai aktivitas masyarakat.

Karena itu, Shalat Istisqa diharapkan memperkuat kepedulian dan kebersamaan insan PLN menghadapi kondisi cuaca.

Edyansyah berharap hujan segera turun membawa keberkahan bagi masyarakat, lingkungan, dan sistem kelistrikan.

“Kami berharap hujan segera turun dengan membawa keberkahan,” tambahnya.

Ia menegaskan PLN tetap melakukan berbagai langkah teknis untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.

PLN juga mengajak masyarakat memberikan dukungan dan doa agar upaya menjaga kondisi kelistrikan berjalan lancar.

Shalat Istisqa menjadi momentum spiritual sekaligus bentuk kepedulian PLN terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat.*

Ombudsman Sultra Dalami Dugaan Keterbukaan Biaya Seragam SMAN 2 Kendari

KENDARIKINI.COM — Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) mendalami dugaan persoalan keterbukaan biaya seragam dan atribut siswa di SMAN 2 Kendari.

Tim Ombudsman Sultra melakukan pengumpulan informasi di SMAN 2 Kendari, Rabu (9/9/2026), mulai pukul 09.30 hingga 12.00 WITA.

Kegiatan tersebut dipimpin Kepala Perwakilan Ombudsman RI Sultra, Mastri Susilo, bersama Asisten Pemeriksaan Laporan Fakhri Samadi dan Annisa Ayu Hafidzah.

Tim meminta keterangan Kepala SMAN 2 Kendari Nur Aida, Pengurus Koperasi Abdul Rahim, Bendahara Sekolah Nurdiana, serta perwakilan siswa kelas X.

Mastri mengatakan, Ombudsman mendalami mekanisme pengadaan dan penetapan harga seragam serta atribut siswa.

“Informasi yang dihimpun antara lain berkaitan dengan mekanisme pengadaan dan penetapan harga seragam serta atribut siswa,” ujar Mastri.

Ombudsman juga menelusuri keterbukaan rincian biaya kepada orang tua, pihak yang terlibat, serta dokumen acuan pengadaan.

Selain itu, Ombudsman mendalami dugaan kewajiban pembelian seragam melalui sekolah atau koperasi.

Pendalaman juga mencakup dugaan keterkaitan pembayaran seragam dengan hak siswa mengikuti proses pembelajaran.

Menurut Mastri, pemeriksaan memperhatikan Permendikbudristek Nomor 50 Tahun 2022 dan PP Nomor 17 Tahun 2010.

“Pendalaman juga dilakukan untuk memperoleh kejelasan mengenai dugaan kewajiban pembelian seragam,” ungkapnya.

Pengumpulan informasi tersebut merupakan langkah awal menindaklanjuti pemberitaan media massa dan media sosial.

Selanjutnya, Ombudsman akan memadukan informasi dengan dokumen pendukung untuk menentukan tindak lanjut sesuai kewenangannya.

Sebelumnya, dugaan penjualan paket seragam siswa kelas X SMAN 2 Kendari mendapat sorotan orang tua siswa.

Paket tersebut disebut mencakup batik, tenun, olahraga, pakaian muslim, topi, dasi, ikat pinggang, dan berbagai atribut sekolah.

Paket juga mencakup kaus kaki, buku tata tertib, lambang sekolah, lambang kelas, lambang pramuka, serta jilbab.

Orang tua siswa mempertanyakan belum terbukanya rincian harga setiap seragam dan atribut yang dibayarkan.

Mereka meminta penjelasan mengenai dasar penetapan harga, rincian setiap item, mekanisme pembelian, serta pihak pengelola pengadaan.

Nilai pembayaran yang disebut berkisar Rp675 ribu hingga Rp1,3 juta juga diminta dijelaskan secara transparan.*

Bursah Zarnubi Sampaikan Pesan Prabowo untuk Palestina di Lahat

0

KENDARIKINI.COM — Bupati Lahat Bursah Zarnubi menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Pesan tersebut disampaikan Bursah saat menerima Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A.K. Alsattari, Rabu (9/9/2026).

Pertemuan berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Bursah menyebut kunjungan Dubes Palestina sebagai kehormatan sekaligus momentum mempererat hubungan persaudaraan Indonesia dan Palestina.

Ia mengatakan masyarakat Kabupaten Lahat turut mengikuti perkembangan kondisi kemanusiaan Palestina dengan penuh empati.

Menurut Bursah, Indonesia tetap berkomitmen mendukung perjuangan Palestina hingga memperoleh kemerdekaan sepenuhnya.

“Pesan Presiden Prabowo kepada kita semua sangat jelas, yaitu terus melanjutkan perjuangan bersama rakyat Palestina,” ujar Bursah.

Dukungan Indonesia terhadap Palestina, kata Bursah, berlandaskan Pembukaan UUD 1945 tentang kemerdekaan sebagai hak segala bangsa.

Ia juga menyebut hubungan emosional Indonesia dan Palestina telah terjalin sejak era Presiden Soekarno.

Bursah menilai komitmen tersebut harus terus dirawat generasi penerus melalui dukungan nyata dan doa.

Sementara itu, Dubes Palestina Abdalfatah A.K. Alsattari mengapresiasi dukungan masyarakat Indonesia terhadap perjuangan Palestina.

Ia mengaku terharu atas sambutan hangat yang diberikan Bupati Bursah dan masyarakat Kabupaten Lahat.

“Di sini saya memiliki begitu banyak saudara,” kata Abdalfatah.

Dubes Palestina tersebut juga menceritakan pengalaman hidupnya yang lahir dan besar di Gaza.

Ia mengaku merasakan langsung dampak penjajahan dan penindasan sejak masih kecil.

Pertemuan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan rakyat Palestina dan penyerahan cinderamata khas Kabupaten Lahat.

Bursah berharap momentum tersebut semakin memperkuat kepedulian masyarakat terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.*

BINTANG 3.0 Kawan Inspirasi Kendari Buka Ruang Anak SLB Unjuk Bakat

0

KENDARIKINI.COM — Kawan Inspirasi Kendari menggelar BINTANG 3.0 di SLB F Mandara Kota Kendari, Kamis (10/9/2026).

BINTANG merupakan singkatan Berbagi Inspirasi dan Semangat untuk Anak Gemilang, dengan kegiatan yang melibatkan anak-anak secara langsung.

Kegiatan diawali senam bersama, kemudian dilanjutkan berbagai aktivitas di dalam ruangan bersama anak-anak SLB F Mandara.

Sejumlah kegiatan tersebut meliputi bernyanyi, menampilkan bahasa isyarat, membuat kerajinan clay, serta membuat cap tangan.

Ketua Panitia BINTANG 3.0, Sry Putry Handayani, mengatakan kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak untuk berekspresi.

“Tidak hanya berkumpul dan bermain, tetapi memberikan pengalaman menyenangkan serta ruang berekspresi dan menunjukkan potensi,” kata Sry.

Menurutnya, penampilan menyanyi dan bahasa isyarat menjadi salah satu momen yang menarik perhatian selama kegiatan berlangsung.

“Mereka sangat excited, khususnya ketika tampil menyanyi dan menggunakan bahasa isyarat. Itu pengalaman baru untuk kami semua,” ujarnya.

Kepala SLB F Mandara Kendari, Sunanto Wibowo, mengapresiasi Kawan Inspirasi yang telah meluangkan waktu bersama anak-anak.

Menurut Sunanto, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk bersenang-senang sekaligus memperoleh pengalaman baru.

Ia berharap BINTANG 3.0 mampu meningkatkan motivasi anak-anak untuk belajar dan menata masa depan.

“Walaupun dengan kondisi keterbatasan, mereka tentunya juga punya harapan seperti anak-anak lainnya,” ujarnya.

Sunanto juga berharap kegiatan serupa dapat menginspirasi komunitas lain untuk memberikan ruang kepada anak-anak SLB.

“Kalau perlu dikembangkan. Bisa tertanam di hati kita bahwa berbagi itu indah,” pungkasnya.*

Wagub Hugua Apresiasi Kolaborasi dan Prestasi SMAN 9 Kendari

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Hugua, mengapresiasi kiprah SMAN 9 Kendari selama 22 tahun.

Apresiasi itu disampaikan saat menghadiri peringatan HUT ke-22 SMAN 9 Kendari, Rabu (9/9/2026).

Atas nama Pemprov Sultra, Hugua menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar SMAN 9 Kendari.

Ia berharap sekolah tersebut semakin maju, berkembang, dan terus mencetak generasi berprestasi.

Dalam sambutannya, Hugua menekankan pentingnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan akademik.

Menurutnya, pendidikan juga harus membangun budi pekerti, potensi spiritual, dan kesehatan peserta didik.

“Pendidikan itu terdiri dari akal dan budi pekerti. Punya akal, potensi terhadap akademis, punya budi pekerti, potensi terhadap spiritual dan sehat,” ujarnya.

Hugua turut mengapresiasi berbagai prestasi yang diraih SMAN 9 Kendari.

Ia menilai prestasi tersebut tercermin melalui keterampilan dan bakat siswa dalam rangkaian kegiatan HUT sekolah.

Mulai dari pembawa acara, penampilan tari, hingga prestasi olahraga, seluruhnya menunjukkan kemampuan para siswa.

“Sekolah ini hampir semua juara-juara. Saya lihat mulai dari pembawa acara, penari, semuanya dari murid,” ungkapnya.

Selain prestasi siswa, Hugua mengapresiasi keterlibatan alumni dalam berbagai kegiatan sekolah.

Menurutnya, kehadiran alumni menunjukkan kuatnya ikatan antara sekolah dan lulusan yang telah melanjutkan pendidikan atau bekerja.

“Ini merupakan contoh baik dalam membangun manajemen sekolah. You manage the people to collaborate,” tuturnya.

Hugua menilai kolaborasi tersebut penting untuk membangun komunikasi dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan pendidikan.

Ia menyebut kepala sekolah, guru, tenaga administrasi, siswa, orang tua, alumni, hingga aparat keamanan memiliki peran penting.

Menurutnya, keterlibatan seluruh pihak dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.

“Acara ulang tahun seperti ini sayang sekali kalau hanya dihadirkan oleh satu pihak saja,” katanya.

Hugua berharap semangat kerja sama, kolaborasi, dan keterhubungan seluruh pihak terus ditingkatkan.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti