Jumat, Oktober 23, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 9

Muskotlub Muaythai Kendari Digelar, Organisasi dan Pembinaan Atlet Dibenahi

0

KENDARIKINI.COM – Pengurus Muaythai Indonesia Kota Kendari menggelar Musyawarah Kota Luar Biasa (Muskotlub), Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan berlangsung di Sekretariat KONI Kota Kendari dan dibuka Ketua KONI Kota Kendari, L. M. Rajab Jinik.

Muskotlub turut dihadiri Sekretaris Pengprov Muaythai Sultra, Hendra Alimin, serta jajaran pengurus Muaythai Indonesia Kota Kendari.

Rajab Jinik mengatakan, Muskotlub menjadi momentum penting untuk menata kembali organisasi Muaythai Kota Kendari.

Menurutnya, pembenahan organisasi diperlukan agar pembinaan atlet dapat berjalan lebih terarah menghadapi berbagai agenda olahraga.

“Saya mengapresiasi Muskotlub cabor Muaythai ini untuk merapikan organisasi,” kata Rajab.

Ia menegaskan, KONI Kota Kendari siap memberikan dukungan kepada seluruh cabang olahraga dalam pembinaan dan pengembangan atlet.

Sementara itu, Hendra Alimin mendukung pelaksanaan Muskotlub sebagai bagian dari penataan organisasi Muaythai Kota Kendari.

Menurut Hendra, organisasi yang tertata dapat membantu pengurus menjalankan program pembinaan atlet secara lebih terarah.

“Tentunya, kita ingin setiap cabor bisa tertata dengan baik sehingga fokus terhadap pembinaan atlet,” ujarnya.

Plt Ketua Muaythai Indonesia Kota Kendari, Azwirman Madanua, mengapresiasi dukungan berbagai pihak terhadap pelaksanaan Muskotlub.

Ia mengatakan, pembenahan organisasi menjadi bagian dari upaya memajukan Muaythai sekaligus meningkatkan pembinaan atlet.

“Yang pasti, saat ini kita akan lakukan perbaikan untuk memajukan organisasi olahraga ini,” kata Azwirman.

Menurutnya, pembenahan tersebut diharapkan memperkuat organisasi dan pembinaan atlet Muaythai di Kota Kendari.*

JMSI Sultra Beri Mandat Sarman Pimpin Pembentukan Pengcab JMSI Konawe

0

KENDARIKINI.COM – Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara memberikan mandat pembentukan Pengcab JMSI Konawe.

Mandat tersebut diberikan kepada Sarman sebagai Ketua dan Riswanto sebagai Sekretaris untuk membentuk kepengurusan JMSI Konawe.

Penunjukan itu tertuang dalam Surat Mandat Nomor 040/PD-Sultra/SM/JMSI/IX/2026 tertanggal 18 September 2026.

Surat mandat tersebut berlaku selama tiga bulan sejak diterbitkan oleh Pengda JMSI Sultra.

Sarman dan Riswanto ditugaskan melakukan konsolidasi serta koordinasi dengan perusahaan media siber di Kabupaten Konawe.

Perusahaan media yang dihimpun harus memenuhi persyaratan keanggotaan JMSI sesuai ketentuan organisasi.

Pengcab JMSI Konawe dapat terbentuk setelah terdapat sedikitnya lima perusahaan media siber yang memenuhi persyaratan keanggotaan.

Struktur kepengurusan disesuaikan dengan kebutuhan, dengan minimal terdiri atas Ketua, Sekretaris, dan Bendahara.

Ketua Pengda JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama mengatakan, pembentukan JMSI Konawe didorong pertumbuhan pers siber.

“Pertumbuhan pers siber di Konawe cukup pesat,” kata Adhi, Sabtu (19/9/2026).

Menurut Adhi, JMSI sebagai organisasi perusahaan media perlu hadir membantu pengelolaan perusahaan pers secara sehat dan profesional.

“JMSI sebagai organisasi perusahaan media merasa perlu hadir membantu teman-teman mengelola perusahaan pers secara sehat,” ujarnya.

Adhi berharap JMSI dapat berkembang dan tumbuh besar di Kabupaten Konawe.

Sementara itu, Sarman menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pengda JMSI Sultra.

“Kami akan segera melakukan konsolidasi dan membangun komunikasi dengan perusahaan media siber di Kabupaten Konawe,” kata Sarman.

Ia berharap proses pembentukan Pengcab JMSI Konawe mendapat dukungan insan pers dan perusahaan media setempat.

Sarman juga mengajak perusahaan media siber membangun organisasi dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme.

“Harapan kami, seluruh perusahaan media siber dapat bersama-sama membangun organisasi ini,” pungkasnya.*

Kapolresta Kendari Cek Santri Diduga Keracunan MBG, SPPG Disidak

0

KENDARIKINI.COM – Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin mengecek kondisi santri Pondok Pesantren Al Askar.

Pengecekan dilakukan setelah puluhan santri mengalami keluhan kesehatan usai mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kegiatan berlangsung Jumat (18/9/2026), mulai pukul 21.00 hingga 23.30 Wita.

Kapolresta didampingi Wakapolresta Kendari AKBP Moh. Yosa Hadi dan Kasat Reskrim Kompol Welliwanto Malau.

Rombongan pertama mengunjungi Puskesmas Lepo-Lepo untuk melihat kondisi 23 santri yang menjalani pemeriksaan.

Kapolresta juga berkoordinasi dengan tenaga kesehatan terkait kondisi dan penanganan para santri tersebut.

Selanjutnya, rombongan mendatangi Rumah Sakit Dewi Sartika Kendari untuk mengecek 19 santri yang mendapatkan perawatan.

Di rumah sakit, Kapolresta berkoordinasi dengan pihak medis terkait perkembangan kondisi kesehatan para santri.

Usai mengunjungi fasilitas kesehatan, Kapolresta melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPPG Baruga Watubangga Kendari.

Sidak dilakukan untuk memperoleh informasi awal mengenai proses penyediaan makanan MBG yang dikonsumsi para santri.

Pengecekan meliputi penerimaan bahan makanan, pengolahan, penyimpanan, pemasakan, pengemasan, hingga pendistribusian makanan.

Unit II Tipidter Satreskrim Polresta Kendari selanjutnya akan melakukan pendalaman terkait kejadian tersebut.

Polisi juga akan memantau perkembangan kondisi santri yang mengalami keluhan kesehatan.*

Hari Kelima Pencarian, Warga Konawe Ditemukan Meninggal di Hutan Abuki

0

KENDARIKINI.COM – Tim SAR gabungan menemukan Nasarudin (52), warga Desa Sambeani, Kecamatan Abuki, Kabupaten Konawe, dalam kondisi meninggal dunia.

Korban ditemukan pada hari kelima operasi pencarian, Sabtu (19/9/2026), sekitar pukul 10.05 Wita.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S., mengatakan korban ditemukan sekitar 410 meter barat daya dari lokasi kejadian perkara (LKP).

Setelah ditemukan, korban dievakuasi menuju rumah dan diserahterimakan kepada pihak keluarga.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR terhadap warga yang dilaporkan hilang tersebut dinyatakan selesai dan ditutup.

Seluruh unsur SAR gabungan yang terlibat kemudian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Pencarian dilakukan setelah Nasarudin dilaporkan hilang saat hendak mencari ikan di rawa sekitar Desa Anggoro.

Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

Saat itu, korban keluar rumah untuk mencari ikan dan telah berjanji bertemu beberapa kerabatnya di lokasi.

Namun, hingga pukul 17.30 Wita, korban tidak ditemukan di lokasi pertemuan.

Kendaraan dan tas milik korban kemudian ditemukan berada di sekitar lokasi pertemuan tersebut.

Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian hingga akhirnya korban ditemukan pada hari kelima operasi.

Operasi melibatkan Basarnas Kendari, BPBD Konawe, Damkar Konawe, Puskesmas Abuki, TNI-Polri, RAPI, Kartana, keluarga, dan masyarakat.

Dalam pencarian, tim menggunakan rescue car, motor trail, drone thermal, peralatan medis, evakuasi, komunikasi, dan perlengkapan keselamatan.*

PLN Perkuat Koordinasi Pemprov Sulsel Percepat Pemulihan Listrik Sulbagsel

0

KENDARIKINI.COM — PLN memperkuat koordinasi dengan Pemprov Sulawesi Selatan untuk mempercepat pemulihan Sistem Kelistrikan Sulbagsel.

Koordinasi dilakukan di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan pada 10 September 2026.

Pertemuan melibatkan PLN UID Sulselrabar, UIP Sulawesi, serta UIP3B Sulawesi.

Pembahasan mencakup kondisi sistem, perkembangan pasokan, dan langkah percepatan pemulihan kelistrikan.

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan kondisi sistem masih menghadapi tantangan pada sisi pasokan.

Menurutnya, berkurangnya produksi sejumlah pembangkit hidro turut memengaruhi kemampuan pasok Sistem Sulbagsel.

Kondisi hidrologi yang dipengaruhi fenomena El Nino berdampak pada produksi PLTA Poso, Bakaru, Malea, dan sejumlah PLTM.

Daya mampu pembangkit hidro yang sebelumnya sekitar 850 MW kini berada di kisaran 250 MW.

Penurunan tersebut mencapai sekitar 600 MW dan memberikan tekanan terhadap kemampuan pasok sistem.

PLN terus mendorong pemulihan sejumlah pembangkit, termasuk PLTU Jeneponto, untuk memperkuat pasokan listrik.

Selain itu, pembangkit yang masih tersedia terus dioptimalkan sesuai kondisi teknis sistem.

“Berbagai upaya kami jalankan secara paralel, mulai pemulihan pembangkit hingga optimalisasi pembangkit,” kata Edyansyah.

PLN juga bersinergi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan menghadapi kondisi hidrologi yang memengaruhi pembangkit hidro.

Salah satu langkahnya melalui dukungan terhadap pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

TMC ditujukan meningkatkan peluang hujan di wilayah yang memengaruhi ketersediaan air pembangkit hidro.

Gubernur Sulsel mengatakan pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan PLN terkait kondisi kelistrikan dan pengaturan beban.

Ia menyebut kondisi kelistrikan Makassar mulai membaik, meski sejumlah wilayah masih mengalami pengaturan beban.

PLN memastikan kondisi Sistem Sulbagsel terus dipantau secara real time untuk menyesuaikan pengoperasian pembangkit.

PLN juga mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan stakeholder dalam proses pemulihan sistem kelistrikan Sulbagsel.*

Pemkot Kendari Bentuk Satgas Atasi Antrean Panjang di SPBU

0

KENDARIKINI.COM — Pemkot Kendari menggelar rapat koordinasi lintas sektor membahas antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU.

Rakor dipimpin Wakil Wali Kota Kendari Sudirman di Ruang Rapat Wali Kota, Jumat (18/9/2026).

Rakor digelar sebagai respons pemerintah terhadap antrean kendaraan yang membutuhkan penanganan secara terpadu.

Koordinasi dilakukan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU.

Sudirman menekankan pentingnya pengawasan bersama terhadap kondisi lapangan, termasuk data setiap SPBU.

Pengawasan akan melibatkan Pemkot Kendari, DPRD, dan sejumlah instansi terkait untuk memperoleh data faktual.

Data tersebut nantinya menjadi dasar pemerintah menentukan langkah penanganan antrean kendaraan di SPBU.

Salah satu hasil rakor yakni rencana pembentukan Satuan Tugas (Satgas) yang melibatkan Forkopimda Kota Kendari.

Satgas tersebut diharapkan memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pengawasan dan penanganan antrean kendaraan.

Selain pengawasan, Pemkot Kendari mendorong peningkatan kedisiplinan pengelola SPBU dalam memberikan pelayanan.

Pengelola SPBU diharapkan membuka layanan lebih awal untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan.

Pemkot Kendari juga akan menertibkan pelaksanaan Perda Nomor 10 Tahun 2014 Pasal 9 Ayat 6.

Penertiban berkaitan dengan ketertiban di area SPBU dan dilakukan bersama instansi sesuai kewenangannya.

Rakor turut dihadiri Ketua DPRD Kendari, Sekda, Kapolresta, Dandim, Danlanal, dan Danlanud Haluoleo.

Hadir pula Danpom XIV/3 Kendari, Kajari, Ketua PN Kendari, BIN, BNN, serta pimpinan komisi DPRD.

Jajaran Pemkot Kendari, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, dan Hiswana Migas Sultra juga mengikuti rakor tersebut.*

Basarnas Kendari Kerahkan KN SAR Pacitan Cari Korban KM Virgo Transport 8

0

KENDARIKINI.COM — Basarnas Kendari mengerahkan KN SAR Pacitan untuk membantu operasi pencarian korban KM Virgo Transport 8.

Kapal tersebut tenggelam di sekitar perairan Laut Jawa pada 13 September 2026.

KN SAR Pacitan diberangkatkan dari Dermaga Basarnas Kawasan Timur Kendari, Jumat, 18 September 2026.

Kapal bertolak menuju lokasi kejadian perkara (LKP) sekitar pukul 20.45 Wita.

Jarak Kendari menuju LKP diperkirakan mencapai 620 nautical mile (NM) atau sekitar 1.148 kilometer.

Perjalanan menuju lokasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar 45 jam.

KN SAR Pacitan merupakan kapal berbahan aluminium dengan panjang 59,8 meter.

Kapal tersebut memiliki kecepatan maksimum hingga 20 knot dalam mendukung operasi pencarian.

Kepala KPP Kendari Amiruddin A.S mengatakan pengerahan tersebut merupakan bagian BKO operasi SAR kecelakaan kapal.

Dalam operasi tersebut, KN SAR Pacitan membawa total 40 personel dengan berbagai keahlian.

Personel terdiri dari 20 kru, 11 rescuer, satu pilot drone, dan satu petugas medis.

Selain itu, terdapat dua mekanik, satu electrician, serta empat kadet yang turut dikerahkan.

Sejumlah peralatan SAR turut dibawa, termasuk sea rider, sekoci, rubber boat, dan drone thermal.

Tim juga membawa peralatan selam, PALSAR medis, PALSAR evakuasi, serta perangkat komunikasi.

Berdasarkan informasi BMKG, kondisi cuaca di perjalanan diperkirakan berawan.

Angin bertiup dari timur menuju barat dengan kecepatan sekitar 5 hingga 20 kilometer per jam.

Sementara tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,5 meter.

Pengerahan KN SAR Pacitan diharapkan mendukung percepatan operasi SAR terhadap kecelakaan KM Virgo Transport 8.*

Pemprov Sultra Raih Dua Penghargaan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

0

KENDARIKINI.COM — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meraih dua penghargaan pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan yang berlangsung di Kota Makassar, Jumat malam, 18 September 2026.

Acara tersebut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta gubernur se-Sulawesi.

Ajang tersebut digelar untuk mendorong pemerintah daerah meningkatkan kinerja, inovasi, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pemprov Sultra meraih peringkat kedua pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan.

Sultra juga menempati peringkat kedua pada kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.

Atas dua penghargaan tersebut, Pemprov Sultra memperoleh dana apresiasi dengan total Rp3 miliar.

Gubernur Sultra Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Dalam Negeri atas penghargaan yang diberikan kepada Sultra.

Sebelumnya, Sultra juga meraih penghargaan pada Batch I yang berlangsung di Kota Kendari, Juni 2026.

Pada ajang tersebut, Pemprov Sultra meraih peringkat kedua kategori Creative Financing.

Andi Sumangerukka mengatakan kesehatan menjadi salah satu fokus pembangunan Pemerintah Provinsi Sultra saat ini.

Untuk menjaga lingkungan tetap asri, Pemprov Sultra mencanangkan kegiatan bersih lingkungan setiap Selasa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bersama-sama melalui program korve yang melibatkan pemerintah dan masyarakat.

“Saya bersama seluruh masyarakat menyampaikan banyak terima kasih kepada Bapak Mendagri,” kata Andi.

Menurutnya, dana apresiasi tersebut akan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat Sulawesi Tenggara.

Prestasi Sultra turut dilengkapi capaian Pemerintah Kota Kendari dan Kota Baubau pada kategori layanan kesehatan tingkat kota.

Kota Kendari meraih peringkat pertama dan memperoleh dana apresiasi sebesar Rp2 miliar.

Sementara Kota Baubau menempati peringkat kedua dengan dana apresiasi sebesar Rp1,5 miliar.*

SAC Demo di Polda Sultra, Desak Penambangan Emas Ilegal di Bombana Diusut

0

KENDARIKINI.COM – Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Kabupaten Bombana kembali disorot. Lembaga Sultra Advocation Center (SAC) mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) mengusut dugaan aktivitas tersebut yang disebut kembali berlangsung meski sebelumnya telah dilakukan penindakan.

Desakan itu disampaikan SAC saat menggelar aksi demonstrasi di depan Markas Polda Sultra, Jumat (18/9/2026).

Jenderal lapangan aksi, Zul, mengatakan aktivitas pertambangan yang mereka soroti masih berlangsung setelah sejumlah orang sebelumnya ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut dia, operasi penyisiran yang dilakukan aparat belum sepenuhnya menghentikan aktivitas penambangan.

“Setelah beberapa oknum ditetapkan sebagai tersangka, aktivitas kembali berjalan. Penyisiran yang dilakukan Polda Sultra tidak membuat para pelaku jera,” kata Zul dalam orasinya.

SAC juga mempertanyakan efektivitas pola operasi yang selama ini dilakukan aparat. Zul mengklaim para penambang kerap mengetahui lebih dahulu ketika polisi akan melakukan penyisiran.

Kondisi itu, kata dia, menimbulkan dugaan adanya kebocoran informasi dari internal kepolisian.

“Setiap kali Polda Sultra melakukan penyisiran, pihak penambangan seolah sudah mengetahui. Kami menduga ada informan dari internal kepolisian,” ujarnya.

Meski demikian, dugaan tersebut belum disertai bukti yang dibuka kepada publik. SAC meminta Polda Sultra melakukan pemeriksaan untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.

Soroti Kinerja Polres Bombana

Selain meminta pengusutan aktivitas tambang, SAC juga mendesak Polda Sultra mengevaluasi penanganan perkara tersebut di tingkat Polres Bombana.

Zul menilai pergantian pimpinan kepolisian di wilayah itu belum menyelesaikan persoalan yang mereka soroti.

“Pergantian Kapolres baru tidak menjawab persoalan. Aktivitas ilegal justru masih kami temukan,” katanya.

SAC meminta penanganan tidak berhenti pada penertiban pekerja lapangan. Mereka mendorong aparat menelusuri pihak yang diduga menjadi pemodal hingga pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap aktivitas pertambangan.

Klaim Setoran Rp350 Ribu per Mesin

Sorotan lain disampaikan Koordinator Lapangan Aksi, Dion. Ia mengklaim terdapat dugaan aliran uang kepada oknum aparat dalam aktivitas pertambangan tersebut.

Berdasarkan informasi yang disebut diperoleh dari investigasi internal SAC, setiap mesin tambang diduga memiliki kewajiban setoran sekitar Rp350 ribu per hari.

“Informasi yang kami dapat, setiap mesin dikoordinasikan Rp350 ribu per hari yang disetorkan kepada oknum kepolisian,” ujar Dion.

Menurut Dion, apabila puluhan mesin beroperasi secara bersamaan, nilai uang yang terkumpul bisa mencapai jumlah besar dalam sebulan.

Karena itu, SAC meminta aparat tidak hanya mengejar pekerja di lapangan. Aliran dana dan pihak yang diduga mengendalikan aktivitas pertambangan juga dinilai perlu ditelusuri.

Namun, klaim mengenai adanya setoran kepada oknum kepolisian tersebut belum disertai bukti yang dipaparkan secara terbuka dalam aksi.

SAC meminta Polda Sultra menguji informasi tersebut melalui penyelidikan.

Desak Bentuk Tim Khusus

Untuk mengusut persoalan secara menyeluruh, SAC mendesak Polda Sultra membentuk tim khusus penanganan dugaan PETI di Bombana.

Dion mengatakan tim tersebut diharapkan tidak sebatas melakukan penyisiran di lokasi tambang. Hasil penindakan juga diminta disampaikan secara transparan kepada publik.

“Kami meminta Polda Sultra segera membentuk tim khusus. Jangan hanya melakukan penyisiran, tetapi hasilnya harus dibuka dan siapa aktor intelektualnya harus ditangkap,” tegasnya.

Menurut Dion, penyidikan perlu diarahkan untuk memetakan seluruh rantai aktivitas pertambangan. Mulai pekerja lapangan, pemodal, hingga pihak yang diduga memberikan perlindungan.

“Siapa aktor intelektualnya? Siapa pemodalnya? Siapa yang membekingi? Itu yang harus diungkap,” ujarnya.

SAC menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut. Mereka juga meminta Polda Sultra memberikan penjelasan mengenai langkah penegakan hukum terhadap dugaan aktivitas penambangan emas tanpa izin di Bombana.

Sementara itu, seluruh tudingan dan klaim yang disampaikan SAC dalam aksi tersebut masih perlu dikonfirmasi kepada pihak kepolisian maupun pihak-pihak lain yang disebut.*

Imalak Sultra Soroti Dugaan Tambang Batu Ilegal di Timbala, Minta Polda Turun Tangan

0

KENDARIKINI.COM – Aktivitas penambangan batu di Desa Timbala, Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali menjadi sorotan.

Ikatan Mahasiswa Aktivis Lintas Kampus Sulawesi Tenggara (Imalak Sultra) menduga aktivitas pertambangan yang sebelumnya sempat dihentikan aparat tersebut kembali beroperasi.

Sekretaris Imalak Sultra, Akmal, mengatakan dugaan itu berdasarkan informasi yang diterima pihaknya serta hasil pantauan di lapangan.

“Informasi yang kami terima dan hasil pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas penambangan kembali berjalan. Alat berat bahkan kembali terlihat beroperasi di lokasi,” kata Akmal.

Menurut dia, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait pengawasan dan tindak lanjut aparat setelah sebelumnya dilakukan penghentian aktivitas di lokasi.

Imalak Sultra menduga adanya pembiaran terhadap aktivitas pertambangan yang mereka nilai berpotensi melanggar ketentuan perizinan.

Akmal meminta aparat penegak hukum memastikan legalitas kegiatan tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran, dia meminta pihak yang bertanggung jawab diproses sesuai ketentuan hukum.

“Setelah dilakukan penghentian, semestinya proses hukum berjalan apabila ditemukan unsur pelanggaran. Pihak-pihak yang bertanggung jawab harus diperiksa secara profesional dan transparan,” ujarnya.

Imalak Sultra kemudian mendesak Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, khususnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), turun tangan melakukan penyelidikan.

Mereka meminta aparat tidak hanya memastikan status perizinan aktivitas tambang, tetapi juga menelusuri pihak-pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Tak hanya itu, Imalak Sultra meminta Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sultra memeriksa jajaran Polsek Poleang Barat terkait dugaan pembiaran aktivitas pertambangan.

Akmal mengatakan pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan apakah terdapat kelalaian maupun pelanggaran prosedur dalam penanganan aktivitas tambang di Desa Timbala.

“Kami meminta proses pemeriksaan dilakukan secara objektif dan profesional. Jika ada dugaan pelanggaran oleh oknum, tentu harus diproses sesuai aturan,” katanya.

Imalak Sultra menyatakan akan terus memantau perkembangan persoalan tersebut.

Jika aparat di tingkat Polres Bombana maupun Polsek Poleang Barat tidak mengambil langkah tegas, mereka mengancam menempuh langkah konstitusional.

“Jika tidak ada langkah tegas berupa penghentian aktivitas dan penegakan hukum sesuai ketentuan, kami akan mengambil langkah konstitusional, termasuk melakukan unjuk rasa dan membuat laporan resmi ke Polda Sultra,” tegas Akmal.

Hingga berita ini ditulis, tudingan mengenai kembali beroperasinya aktivitas penambangan tersebut masih memerlukan verifikasi dari pihak berwenang, termasuk terkait status perizinan dan tindakan aparat di lokasi.*

PT Vale Perkuat Pencegahan HIV/AIDS di Lingkungan Kerja IGP Pomalaa

0

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk memperkuat program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di wilayah operasional IGP Pomalaa.

Program tersebut mencakup edukasi, pencegahan, pemeriksaan sukarela, pemantauan kesehatan, hingga pendampingan bagi pekerja yang membutuhkan.

Senior Manager HSOR IGP Pomalaa, Guntur Suryaning Hadi, mengatakan program tersebut dikoordinasikan melalui Panitia Pembina HIV/AIDS (P2HIV).

“Melalui P2HIV, kami memastikan pekerja memperoleh informasi benar serta akses layanan kesehatan yang memadai,” kata Guntur, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, pelaksanaan program mengedepankan kerahasiaan, kesetaraan, serta penghormatan terhadap hak dan martabat setiap individu.

Sejak 2024, Site Pomalaa juga meraih Predikat Gold dari Kementerian Ketenagakerjaan atas implementasi program P2HIV.

Edukasi HIV/AIDS diberikan kepada karyawan, pekerja mitra, dan kontraktor melalui Health & Hygiene Induction serta kampanye tahunan.

Materinya mencakup pola penularan, pencegahan HIV, pemeriksaan dini, serta upaya menciptakan lingkungan kerja bebas stigma.

PT Vale juga menyediakan pemeriksaan HIV melalui Voluntary Counseling and Testing (VCT) secara sukarela berdasarkan persetujuan pekerja.

Layanan VCT turut tersedia dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan perusahaan secara berkala setiap tiga bulan.

Guntur menegaskan hasil pemeriksaan HIV dijaga kerahasiaannya sebagai bagian dari rekam medis pekerja.

Data kesehatan dikelola melalui sistem elektronik berbasis cloud dengan pembatasan akses kepada dokter perusahaan berwenang.

Program P2HIV juga diperkuat melalui kerja sama dengan Dinas Kesehatan dan BNN Kabupaten Kolaka.

Kerja sama tersebut mencakup pencegahan, penanggulangan, serta dukungan layanan pengobatan HIV/AIDS bagi karyawan dan kontraktor.

Program perusahaan turut menyasar masyarakat sekitar melalui Program “Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya”.

Kegiatan tersebut meliputi kampanye, edukasi, promosi kesehatan, serta penyampaian informasi mengenai pencegahan HIV/AIDS.

PT Vale menyatakan program tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan mendukung peningkatan kesehatan masyarakat Kabupaten Kolaka.*

PLN UID Sulselrabar Dorong UMKM dan Peternakan Sinjai melalui Program TJSL

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) UID Sulselrabar mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Sinjai melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Program tersebut diwujudkan melalui Digital Skill Bootcamp dan peresmian sentra peternakan NUMA Farm.

Kegiatan ini digelar PLN UID Sulselrabar bersama Pemerintah Kabupaten Sinjai dan Nusantara Muda Berdaya.

Digital Skill Bootcamp berlangsung pada 31 Agustus hingga 1 September 2026 di Aula Paripurna Kabupaten Sinjai.

Pelatihan tersebut diikuti puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sinjai.

Peserta mendapatkan materi desain grafis, digital marketing, hingga pembuatan konten untuk mendukung pengembangan usaha.

Melalui pelatihan itu, pelaku UMKM didorong memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan daya saing.

Selain pelatihan digital, PLN juga meresmikan sentra peternakan NUMA Farm sebagai sumber ekonomi produktif masyarakat.

Dalam program tersebut, PLN memberikan delapan ekor sapi Limousin sebagai aset produktif bagi NUMA Farm.

Bantuan itu dilengkapi kandang, pakan, vitamin, vaksin, serta dukungan tenaga kesehatan hewan.

Bendahara Kecamatan Sinjai Selatan, Sudirman, mengapresiasi dukungan PLN Peduli terhadap pengembangan kapasitas dan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, Digital Skill Bootcamp memberikan keterampilan bagi UMKM, sedangkan NUMA Farm membuka peluang ekonomi melalui sektor peternakan.

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan, program tersebut merupakan komitmen PLN tumbuh bersama masyarakat.

“PLN tidak hanya hadir melalui penyediaan energi listrik, tetapi juga menghadirkan energi perubahan bagi masyarakat,” kata Edyansyah.

Ia berharap keterampilan digital dan pengembangan NUMA Farm dapat menciptakan ekosistem pemberdayaan masyarakat yang mandiri.

Peserta Digital Skill Bootcamp, Bahtiar (23), mengatakan pelatihan tersebut memberikan pengetahuan praktis untuk mendukung pengembangan usahanya.

Ia mengaku mendapatkan pemahaman mengenai desain produk, pengelolaan media sosial, serta strategi pemasaran digital.

PLN menyatakan program TJSL diarahkan pada peningkatan kapasitas, penguatan usaha produktif, dan pengembangan potensi ekonomi lokal.

Melalui program tersebut, PLN berharap masyarakat Sinjai mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.*

Harhubnas 2026, UPP Molawe Tekankan Keselamatan dan Konektivitas

0

KENDARIKINI.COM – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Molawe menggelar upacara Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026.

Upacara tersebut berlangsung Kamis (17/9/2026) dengan mengusung tema “Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju.”

Kepala UPP Kelas I Molawe Capt. Marsri Tulak R. diwakili Kepala Seksi Kesyahbandaran Capt. Sorindra.

Dalam kesempatan tersebut, Sorindra membacakan amanat Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.

Menteri Perhubungan menekankan keselamatan harus menjadi tanggung jawab moral seluruh insan perhubungan.

Menurutnya, standar keselamatan tidak boleh sekadar menjadi rutinitas administratif dalam penyelenggaraan transportasi.

“Keselamatan adalah tanggung jawab moral. Standar keselamatan harus hidup di lapangan,” tegasnya dalam amanat tersebut.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan transportasi, termasuk bencana alam, gangguan penerbangan, hingga kecelakaan pelayaran.

Dalam kondisi tersebut, keselamatan dan konektivitas harus dijaga secara bersamaan.

Petugas diminta berani menghentikan operasi ketika kondisi dinilai tidak aman.

Namun, alternatif transportasi juga harus segera disiapkan agar mobilitas masyarakat tidak terputus.

Tema Harhubnas 2026 disebut mencerminkan peran transportasi dalam menghubungkan berbagai wilayah Indonesia.

Transportasi menghubungkan pulau, kota, desa, sentra produksi, pasar, sekolah, hingga fasilitas kesehatan.

Pemerintah juga mendorong penguatan layanan wilayah 3T serta integrasi antarmoda transportasi.

Selain itu, sistem logistik dinilai perlu terus diperbaiki untuk menekan biaya angkut dan mendukung perekonomian.

Transformasi digital juga didorong untuk memperkuat transparansi dan efektivitas pengawasan transportasi.

Sorindra menyampaikan momentum Harhubnas menjadi pengingat meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan.

“Transportasi harus aman, selamat, nyaman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh insan perhubungan memperkuat konektivitas serta memberikan kontribusi bagi kemajuan transportasi Indonesia.

Harhubnas 2026 juga ditetapkan sebagai momentum awal Bulan Keselamatan Transportasi.*

Polresta Kendari Tangkap Terduga Pelaku Pemerkosaan dan Curas di Anawai

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari mengamankan seorang pria berinisial IQ terkait dugaan pemerkosaan disertai pencurian dengan kekerasan.

Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan, IQ diamankan pada Kamis (17/9/2026).

“Penangkapan dilakukan Tim Buser 77 Satreskrim bersama Unit Kamneg Satintelkam Polresta Kendari sekitar pukul 18.45 Wita,” katanya melalui keterangan resminya yang diterima media ini.

Sambungnya, Terduga pelaku diamankan di BTN 2, Jalan Sapati, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.

“Peristiwa tersebut dilaporkan korban berinisial SU yang terjadi di BTN Permata Anawai, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 02.30 Wita,” tambahnya.

Lanjutnya, Berdasarkan laporan korban, pelaku masuk ke rumah ketika korban sedang tertidur dan kemudian melakukan kekerasan.

“Korban mengaku mulut dan matanya ditutup, sedangkan kedua tangannya diikat menggunakan lakban,” ungkapnya.

Pelaku kemudian diduga melakukan tindakan seksual terhadap korban dengan kekerasan sebelum meninggalkan kamar.

“Selain itu, pelaku diduga mengambil sejumlah barang berharga milik korban. Barang tersebut berupa dua cincin emas, sejumlah jam tangan, perhiasan, serta telepon selule,” bebernya.

Korban menduga pelaku merupakan mantan suaminya setelah melihat postur tubuh pelaku sebelum matanya ditutup.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga mengamankan IQ berdasarkan bukti permulaan yang cukup.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara.

Barang bukti di antaranya sepeda motor Suzuki Axelo, pakaian, tujuh jam tangan perempuan, dan dua cincin emas.

Polisi juga mengamankan satu set perhiasan serta iPhone 12 Pro Max milik korban.

Menurut polisi, pelaku diduga masuk melalui jendela rumah yang rusak sebelum menuju kamar korban.

Sebagian barang diduga disembunyikan di plafon kamar rumah orang tua pelaku.

Sementara telepon seluler korban disebut dititipkan kepada seorang temannya di kawasan Gunung Jati.

IQ kini diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut terkait dugaan tindak pidana tersebut.

“Polisi mempersangkakan Pasal 473 ayat (3) huruf c atau Pasal 414 ayat (1) huruf b KUHP. Selain itu, pelaku juga disangkakan Pasal 479 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP,” pungkasnya.*

Curanmor di Anawai Kendari Terungkap, Pelaku Ditangkap Buser 77

0

KENDARIKINI.COM – Tim URC Buser 77 Satreskrim Polresta Kendari mengungkap kasus pencurian sepeda motor di Jalan Anawai.

Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan, pelaku berinisial AM ditangkap Kamis (17/9/2026).

“Penangkapan dilakukan sekitar pukul 16.00 Wita bersama personel Polsek KP3 Kendari. Pelaku merupakan pria berusia 24 tahun asal Baubau yang bekerja sebagai nelayan,” katanya.

Sambungnya, Kasus tersebut bermula ketika korban berinisial LI memarkir sepeda motornya di depan rumah sekitar pukul 07.00 Wita.

“Saat itu, kunci kontak sepeda motor masih terpasang pada kendaraan. Korban kemudian mendengar suara sepeda motor, namun tidak mencurigai kendaraan tersebut telah dibawa orang lain,” tambahnya.

Lanjutnya, Ketika hendak menggunakan kendaraan, korban mendapati sepeda motor Yamaha Mio J merah tersebut sudah tidak berada ditempat.

“Korban kemudian memeriksa rekaman CCTV dan melihat seorang pria masuk ke halaman rumah. Pria tersebut kemudian mengambil sepeda motor milik korban dan membawanya pergi,” ungkapnya.

Atas kejadian itu, korban melaporkan kasus pencurian tersebut kepada Polresta Kendari. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan bukti permulaan yang cukup untuk mengidentifikasi pelaku.

“AM akhirnya diamankan Tim URC Buser 77 bersama personel Polsek KP3 Kendari di Kelurahan Kandai. Polisi turut mengamankan satu unit Yamaha Mio J merah bernomor polisi DT 5446 AF sebagai barang bukti,” bebernya.

Dalam pemeriksaan awal, AM mengakui mengambil sepeda motor tersebut saat kunci kontak masih terpasang.

“Pelaku disebut terlebih dahulu mendorong sepeda motor keluar halaman sebelum menyalakan mesin dan membawanya. Polisi menyebut pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan sehingga proses pemeriksaan masih mengalami kendala,” pungkasnya.*

Bazar Trade-In Kalla Toyota Kendari, DP Mobil Bekas Mulai Rp5 Juta

KENDARIKINI.COM – Kalla Toyota Kendari menggelar Bazar Trade-In dan Mobil Bekas Berkualitas dengan penawaran DP mulai Rp5 juta.

Program tersebut memberikan kemudahan masyarakat yang ingin menukar kendaraan lama dengan mobil Toyota terbaru.

Kepala Cabang Kalla Toyota Kendari Andi Aswar mengatakan program trade-in terbuka bagi kendaraan berbagai merek.

“Tidak harus Toyota, merek lain juga bisa selama masih layak dan memiliki nilai taksasi,” kata Andi, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, sejumlah kendaraan Honda, Suzuki, dan Mitsubishi telah diproses melalui program tukar tambah tersebut.

Kendaraan lama pelanggan kemudian dapat ditukar dengan berbagai produk Toyota sesuai kebutuhan dan hasil penilaian kendaraan.

Produk Toyota yang pernah dipilih pelanggan antara lain Veloz, Sienta, Hilux terbaru, hingga Raize.

Andi mengatakan usia kendaraan bukan menjadi batasan utama dalam program trade-in selama kendaraan masih layak.

“Terakhir kita proses ada mobil Kijang Super tahun 1998, itu bisa ditukar dengan Agya baru,” ujarnya.

Selain trade-in, bazar menawarkan mobil bekas berkualitas dengan DP mulai Rp5 juta dan cicilan sekitar Rp2 juta.

Kalla Toyota juga mendorong masyarakat mempertimbangkan kendaraan hybrid untuk efisiensi penggunaan bahan bakar.

Pengunjung bazar memperoleh hadiah langsung, door prize, serta voucher Rp500 ribu yang dapat dikonversi menjadi BBM.

Hadiah lainnya berupa sepeda listrik, televisi, kulkas, mesin cuci, dan berbagai hadiah menarik lainnya.

Program tersebut juga dirangkaikan dengan momentum ulang tahun ke-74 Kalla Group melalui program undian berhadiah.

Hadiah utama yang disiapkan dalam program undian tersebut berupa iPhone 17.

Bazar dikemas dengan konsep santai melalui kolaborasi bersama kafe yang ramai dikunjungi masyarakat Kendari.

Konsep tersebut memungkinkan pengunjung berkonsultasi, melakukan negosiasi kendaraan, sekaligus menikmati suasana kafe.

Kalla Toyota juga menyediakan layanan digital melalui aplikasi Kalla Care yang tersedia di App Store dan Play Store.*

Diduga Catut Nama JMSI, Mantan Ketua Kendari Dilaporkan ke Polda Sultra

0

KENDARIKINI.COM – Mantan Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) JMSI Kota Kendari, Edi Sartono, dilaporkan ke Polda Sultra.

Laporan tersebut terkait dugaan pencatutan nama dan identitas organisasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).

Pengurus Daerah (Pengda) JMSI Sultra melayangkan laporan melalui Surat Nomor 039/PD-Sultra/JMSI/IX/2026 tertanggal 16 September 2026.

Laporan itu kemudian tercatat dalam Tanda Bukti Lapor Nomor TBL/679/IX/2026/Ditreskrimsus tertanggal 17 September 2026.

Pelaporan dilakukan Sekretaris JMSI Sultra, Muh. Irvan S, didampingi Kabid LKBA, Noer Fajriansyah.

Menurut JMSI Sultra, pelaporan bermula dari temuan penggunaan nama dan identitas JMSI Kota Kendari.

Penggunaan identitas tersebut diduga dilakukan dalam kegiatan organisasi serta penyampaian informasi kepada publik melalui media online.

JMSI Sultra menyebut Edi Sartono sebelumnya telah dibekukan dari jabatannya sebagai Ketua JMSI Kota Kendari.

Pembekuan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 035 PD-Sultra/SK/JMSI/V/2026 tertanggal 22 Mei 2026.

“Yang bersangkutan tidak lagi memiliki hak ataupun kewenangan mengatasnamakan diri sebagai pengurus aktif JMSI Kota Kendari,” kata Irvan, Kamis (17/9/2026).

JMSI Sultra menilai penggunaan nama dan identitas organisasi setelah pembekuan perlu ditelusuri aparat penegak hukum.

Pihak JMSI Sultra berharap Polda Sultra segera melakukan penyelidikan secara objektif terhadap laporan tersebut.

“Harapannya agar laporan dugaan pencatutan ini dapat segera diproses pihak Kepolisian,” pungkas Irvan.

JMSI Sultra menyatakan proses hukum selanjutnya diserahkan kepada Polda Sultra sesuai ketentuan yang berlaku.*

PLN Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sulbagsel, Daya Hidro Turun 600 MW

0

KENDARIKINI.COM – PT PLN (Persero) melakukan percepatan pemulihan keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik Sistem Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).

Langkah tersebut dilakukan menyusul penurunan daya mampu sejumlah pembangkit hidro akibat kondisi hidrologi yang dipengaruhi fenomena El Nino.

Penurunan produksi terjadi pada beberapa pembangkit, termasuk PLTA Poso, Bakaru, Malea, serta sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM).

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan kondisi tersebut berdampak terhadap kemampuan pasok Sistem Sulbagsel.

Daya mampu pembangkit hidro yang sebelumnya sekitar 850 megawatt (MW), kini turun menjadi sekitar 250 MW.

“Penurunan daya mampu pembangkit hidro menjadi salah satu tantangan menjaga keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik,” ujar Edyansyah.

Menurutnya, PLN terus mengoptimalkan pembangkit yang masih tersedia untuk memperkuat daya mampu sistem kelistrikan Sulbagsel.

PLN juga mempercepat proses pemulihan dan perbaikan PLTU Jeneponto yang mengalami kendala teknis.

“Kami terus melakukan langkah percepatan secara paralel. Setiap tambahan megawatt sangat berarti untuk memperkuat sistem,” katanya.

Selain itu, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan untuk memitigasi dampak kondisi hidrologi.

Salah satu langkah dilakukan melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna meningkatkan potensi ketersediaan air pembangkit hidro.

PLN juga memantau Sistem Sulbagsel secara real time dan menyesuaikan pola operasi pembangkit berdasarkan kondisi pasokan.

Edyansyah mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kestabilan sistem sekaligus mempercepat pemulihan kapasitas pasokan listrik.

“Kami terus mengevaluasi perkembangan sistem agar keseimbangan suplai dan kebutuhan listrik segera kembali,” pungkasnya.*

Pimpin Upacara HKN, Pj Sekda Sultra Tekankan Disiplin dan Integritas ASN

0

KENDARIKINI.COM – Pj Sekretaris Daerah Sulawesi Tenggara (Sultra), Muhammad Fadlansyah, memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN).

Upacara tersebut berlangsung Kamis (17/9/2026), di Lapangan Kantor Gubernur Sultra dan diikuti jajaran Pemerintah Provinsi Sultra.

Dalam arahannya, Fadlansyah mengevaluasi pelaksanaan upacara, khususnya terkait kesiapan, ketertiban, kelengkapan pakaian, serta disiplin kehadiran ASN.

Ia meminta seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengevaluasi kedisiplinan pegawai di lingkungan instansi masing-masing.

Menurutnya, disiplin ASN menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pada momentum HKN, Fadlansyah juga mengingatkan ASN menghayati serta mengamalkan nilai-nilai KORPRI dan Panca Prasetya KORPRI.

Ia menekankan pentingnya integritas, moralitas, kerja sama, sikap adaptif, serta kolaboratif dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Nilai tersebut dinilai penting untuk memperkuat profesionalitas ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Fadlansyah juga mengingatkan ASN menjaga kesehatan agar dapat menjalankan tugas secara optimal.

Ia berharap seluruh ASN tetap menjaga kedisiplinan dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sehari-hari.*

PT Vale Luncurkan Beasiswa Mota’u, 19 Mahasiswa Morowali Terima Bantuan

0

KENDARIKINI.COM — PT Vale Indonesia Tbk Site Morowali meluncurkan Program Beasiswa Mota’u untuk mendukung pendidikan generasi muda.

Program tersebut merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bidang pendidikan.

Beasiswa Mota’u menyasar mahasiswa dari 13 desa wilayah pemberdayaan PT Vale di Kabupaten Morowali.

Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa jenjang S1, D4, dan D3 di perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Sosialisasi dan pendaftaran program telah dimulai sejak Mei 2026 dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Peserta kemudian mengikuti sejumlah tahapan seleksi, mulai verifikasi administrasi, penilaian dokumen, tes tertulis hingga wawancara.

PT Vale juga melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan penerima berasal dari wilayah pemberdayaan perusahaan.

Proses tersebut turut melibatkan pemerintah daerah untuk memastikan penerima tidak memperoleh beasiswa sejenis dari pemerintah daerah.

Setelah melalui rangkaian seleksi, komite program menetapkan 19 mahasiswa sebagai penerima Beasiswa Mota’u angkatan perdana.

Dana beasiswa mulai disalurkan pada awal September 2026 kepada mahasiswa dari wilayah lingkar operasional PT Vale Site Morowali.

Senior Coordinator Stakeholder Relation PT Vale Site Morowali, Asharul, mengatakan pendidikan menjadi fondasi penting pembangunan sumber daya manusia.

“Melalui Beasiswa Mota’u, kami ingin memastikan putra-putri terbaik Morowali memiliki kesempatan lebih luas mengakses pendidikan tinggi,” ujar Asharul.

Menurutnya, program tersebut diharapkan membantu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.

Ke depan, Beasiswa Mota’u ditargetkan berkembang menjadi ekosistem pembinaan talenta daerah secara berkelanjutan.

Para penerima beasiswa juga diharapkan mampu memberikan kontribusi melalui pengetahuan, inovasi, dan dampak positif bagi daerah asal.

Melalui program tersebut, PT Vale menegaskan komitmennya mendukung pembangunan masyarakat melalui peningkatan kualitas pendidikan generasi muda Morowali.*

Kadin Sultra Dorong UMKM Melek Perbankan dan Naik Kelas

KENDARIKINI.COM — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendorong pengusaha meningkatkan literasi perbankan untuk memperkuat pengembangan usaha.

Wakil Ketua/Wakil Ketua Umum Kadin Sultra, Sastra Alamsyah, mengatakan literasi perbankan penting bagi pengusaha yang mulai berkembang.

Menurutnya, banyak pelaku usaha belum memahami edukasi serta layanan perbankan yang dapat mendukung perkembangan bisnis mereka.

“Banyak pengusaha belum melek edukasi perbankan, utamanya literasi. Ini penting bagi pengusaha yang sementara naik grade,” kata Sastra, Kamis (17/9/2026).

Sastra menegaskan edukasi keuangan tidak cukup dilakukan melalui satu kegiatan, tetapi harus berlangsung secara berkelanjutan.

Kadin Sultra juga mendorong adanya penanggung jawab atau PIC untuk memperkuat edukasi keuangan di kalangan pengusaha.

Menurut Sastra, penguatan literasi keuangan merupakan bagian dari upaya membangun ekosistem bisnis berkelanjutan di Sultra.

Ia menyebut potensi ekonomi Sultra sangat besar sehingga membutuhkan kolaborasi solid antara pemerintah, perbankan dan pelaku usaha.

Kadin juga fokus mendorong pelaku UMKM meningkatkan kapasitas agar mampu naik kelas dan memperluas daya saing.

“UMKM sangat luar biasa. Kadin sangat konsen agar mereka naik kelas dan mampu bersaing dari sisi produk maupun market,” ujarnya.

Dalam mendukung pembiayaan UMKM, Kadin Sultra telah menyerahkan sejumlah data pelaku usaha kepada BNI untuk ditindaklanjuti.

“Memang kemarin kita sudah serahkan beberapa data UMKM untuk bisa dibiayai. Kita sudah serahkan ke BNI,” ungkap Sastra.

Kadin berharap informasi produk perbankan dapat menjangkau lebih banyak pengusaha, termasuk pelaku UMKM di tingkat bawah.

Sastra menilai akses pembiayaan perlu berjalan bersama peningkatan literasi agar pertumbuhan UMKM lebih terarah dan berkelanjutan.*

GEKRAFS Gerak Cepat, Pertamina Tambah Pasokan BBM Sultra

0

KENDARIKINI.COM – Persoalan pasokan dan pelayanan BBM di Kendari mendapat perhatian GEKRAFS Sultra.

Ketua DPW GEKRAFS Sultra Muh. Miradz menyampaikan persoalan tersebut kepada Ketua DPP GEKRAFS Kawendra Lukistian.

Komunikasi itu kemudian diteruskan kepada Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo.

Hasilnya, Pertamina menyatakan telah meminta penambahan pasokan BBM untuk wilayah Kendari.

“Pasokan di Kendari sudah saya minta ditambahkan,” kata Mars Ega dalam komunikasi tersebut.

Pertamina juga disebut telah berkoordinasi dengan BPH Migas terkait rencana relaksasi kuota Pertalite dan Solar.

Langkah tersebut disiapkan untuk merespons kondisi pasokan BBM yang terjadi di Kendari.

Tak hanya pasokan, Pertamina juga menyiapkan penambahan nosel Pertalite di sejumlah titik layanan.

Penambahan nosel diharapkan mampu membuka lebih banyak jalur pengisian dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat.

Penguatan personel turut disiapkan. Pertamina merencanakan tambahan tim dari Makassar untuk membantu operasional di Kendari.

Tim tersebut akan membantu mengurai antrean dan menangani persoalan pelayanan BBM di lapangan.

Di sisi lain, pengawasan distribusi BBM bersubsidi menjadi perhatian Pertamina.

Pertalite dan Solar bersubsidi diharapkan tidak disalahgunakan untuk kepentingan industri maupun pertambangan.

Pertamina akan berkoordinasi dengan stakeholder daerah untuk memperkuat pengawasan distribusi BBM bersubsidi.

Masyarakat juga diharapkan ikut mengawasi dan melaporkan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Bagi GEKRAFS Sultra, komunikasi tersebut merupakan upaya mendorong penyelesaian persoalan pasokan dan pelayanan BBM.

Langkah itu diharapkan dapat membantu memastikan kebutuhan BBM masyarakat Kendari terpenuhi secara lebih baik.*

Kapolresta Kendari Ungkap Kronologi Dugaan Aborsi Janin Empat Bulan

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari mengungkap dugaan tindak pidana aborsi yang melibatkan pasangan mahasiswa dan mahasiswi.

Kasus tersebut dirilis Kapolresta Kendari Kombes Pol Safi’i Nafsikin, Rabu (16/9/2026) sore.

Safi’i mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan seorang perempuan berinisial RM (22).

Peristiwa tersebut diduga terjadi pada awal September 2026 di wilayah hukum Polresta Kendari.

Saat itu, AR (22) memeriksakan diri ke dokter karena mengalami keluhan sakit lambung.

Hasil pemeriksaan menunjukkan AR sedang mengandung. AR kemudian membicarakan kehamilan tersebut bersama kekasihnya, MRS (22).

Keduanya kemudian diduga sepakat menggugurkan kandungan tersebut.

MRS selanjutnya mencari obat yang diduga digunakan untuk menggugurkan kandungan, yakni Protecit Misoprostol.

Obat tersebut diperoleh melalui perantara berinisial B dengan harga Rp1,6 juta untuk empat butir.

Berdasarkan pengembangan penyidik, B diduga memperoleh obat tersebut dari pemasok berinisial S.

Setelah obat diperoleh, AR kemudian mengonsumsinya sesuai petunjuk penggunaan.

Beberapa jam kemudian, AR mengalami kontraksi hingga janin diperkirakan berusia empat bulan keluar dari rahim.

Dalam perkara ini, polisi menetapkan MRS dan AR sebagai tersangka.

Keduanya kini ditahan di Mapolresta Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

MRS dan AR dijerat Pasal 464 Ayat (1) huruf a UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Pasal tersebut mengatur tindak pidana terkait aborsi dengan ancaman pidana penjara maksimal lima tahun.*

Polresta Kendari Selidiki Dugaan Pungli Rp270 Ribu di SMKN 4

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari masih menyelidiki dugaan pungutan liar (pungli) di SMKN 4 Kendari.

Pungutan tersebut diduga dibebankan kepada siswa sebesar Rp270 ribu per orang.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, mengatakan penyelidikan berkaitan dengan dugaan penyelewengan jabatan.

Menurutnya, dugaan tersebut dinilai tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 12 huruf b Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016.

“Tidak sangat urgent karena itu hanya penyelewengan jabatan dan tidak sesuai dengan Permendikbud,” ujar Welliwanto, Rabu (16/9/2026).

Saat ini, penyidik masih mengumpulkan bukti dan dokumen terkait dugaan pungutan tersebut.

“Kami masih penyelidikan, pemeriksaan, mengumpulkan baket data dokumen, ambil sampel kepada siswa-siswi dan orang tua,” katanya.

Welliwanto menyebut proses audit bersama instansi pengawas internal akan dilakukan setelah bukti-bukti terkumpul.

“Kami belum bersurat ke Inspektorat karena kami belum yang namanya melaksanakan audit,” jelasnya.

Kasus tersebut sebelumnya mendapat sorotan Aliansi Mahasiswa Pemerhati Pendidikan dan Pembangunan (AMP2) Sultra.

AMP2 Sultra menilai penarikan iuran siswa tidak memiliki dasar hukum yang jelas.

Sementara itu, pihak sekolah menyebut pungutan tersebut merupakan hasil musyawarah bersama orang tua siswa.

Pihak sekolah juga menyatakan dana tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional sekolah.

Namun, hasil pemeriksaan Dikbud Sultra menyatakan penarikan pungutan tersebut melanggar ketentuan perundang-undangan.

Polresta Kendari kini masih mendalami bukti-bukti sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.*

Polresta Kendari Tunggu Audit Kerugian Dugaan Penggelapan Dana SPP STMIK Bina Bangsa

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari masih mendalami dugaan penggelapan dana mahasiswa STMIK Bina Bangsa Kendari.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, Welliwanto Malau, mengatakan penyelidikan masih menunggu hasil audit internal terkait kerugian.

Menurutnya, kepolisian telah mengirimkan surat permintaan audit kepada pihak terkait, namun belum mendapat tanggapan.

“Surat kami belum direspons dan belum dibalas,” ujar Welliwanto, Rabu (16/9/2026).

Welliwanto menjelaskan, kepolisian berfokus pada dugaan penggelapan anggaran dalam perkara tersebut.

Sementara, penentuan nominal kerugian membutuhkan hasil audit dari pihak yang memiliki kewenangan.

Ia menyebutkan, kerugian yang dilaporkan mahasiswa berbeda-beda sehingga perlu diverifikasi melalui audit internal.

“Kami belum mendapatkan jawaban audit internal investigasi yang dimunculkan penggelapan,” katanya.

Meski audit belum diterima, Welliwanto memastikan proses penyelidikan tetap berjalan di Sat Reskrim Polresta Kendari.

Polisi juga siap memfasilitasi pemeriksaan saksi ahli keuangan apabila diperlukan dalam proses penyelidikan.

“Kalau mereka siap menghadirkan saksi audit ahli keuangan, kami fasilitasi,” ujarnya.

Welliwanto meminta pihak terkait kooperatif dan segera memberikan data hasil audit kepada penyidik.

Ia menegaskan, kepastian angka kerugian diperlukan untuk memperkuat proses hukum berdasarkan fakta.

Sebelumnya, Koordinator Konsorsium Aktivis Sulawesi Tenggara (KARST), Ikhram, menyoroti lambannya audit internal STMIK Bina Bangsa.

Ikhram menyebut dugaan penggelapan dana SPP mahasiswa mencapai Rp1,1 miliar dan meminta perkembangan audit disampaikan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Yayasan STMIK Bina Bangsa Kendari belum memberikan keterangan terbaru.*

Pemprov Sultra Terjunkan Tim Gabungan Tangani Karhutla 423 Hektare di Koltim

0

KENDARIKINI.COM – Pemprov Sulawesi Tenggara (Sultra) mengerahkan tim gabungan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kolaka Timur (Koltim).

Berdasarkan laporan BPBD Koltim, hingga 16 September 2026, luas lahan terdampak mencapai sekitar 423,14 hektare.

Karhutla tersebut tersebar di tiga kecamatan, tujuh desa, dan satu kelurahan di wilayah Kolaka Timur.

BPBD Sultra menurunkan personel dan peralatan untuk memperkuat penanganan bersama BPBD Koltim.

Pos penanganan Karhutla dipusatkan di Kantor Polsek Lalolae untuk memudahkan koordinasi tim gabungan.

Salah satu wilayah terdampak parah berada di Desa Weamo, Kecamatan Tinondo, dengan luas penanganan mencapai 319,35 hektare.

Sebagian wilayah terbakar merupakan lahan gambut yang membutuhkan penanganan khusus agar api tidak kembali muncul.

Petugas harus berjalan sekitar satu kilometer dari permukiman warga menuju sejumlah titik api akibat akses yang sulit.

Kondisi semakin berat karena angin kencang dan perubahan arah angin menghambat proses pemadaman.

Peralatan pemadaman dan mobil tangki air disiagakan untuk mendukung operasi pemadaman secara berkelanjutan.

Selain pemadaman, Dinas Kesehatan Sultra turut menerjunkan tim medis untuk memeriksa kondisi warga dan petugas.

Layanan kesehatan digelar di Balai Kelurahan Tinengi dengan sasaran sebanyak 35 warga terdampak Karhutla.

Dari pemeriksaan tersebut, 15 warga mengalami hipertensi, sementara 20 lainnya mengalami batuk, sesak napas, dan ISPA.

Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan terhadap 30 warga di Desa Solewatu dan masyarakat Desa Weamo.

Petugas pemadam dari Manggala Agni, TNI/Polri, dan BPBD turut mendapatkan pemeriksaan serta pengobatan.

Kebutuhan mendesak meliputi tambahan obat-obatan, vitamin, serta masker N95 bagi warga dan petugas lapangan.

Sementara itu, DLH Sultra melakukan pemetaan dan analisis lahan gambut yang berpotensi mengalami Karhutla.

Hasil analisis tersebut digunakan sebagai bahan edukasi, penanganan, dan mitigasi Karhutla di kawasan gambut.

Pemprov Sultra juga menggelar rapat koordinasi penanggulangan Karhutla dan kekeringan sebagai langkah konsolidasi.

Dalam rapat tersebut, Kolaka Timur ditetapkan sebagai prioritas utama penanganan Karhutla oleh Satgas Bencana Provinsi Sultra.

BWS menyatakan siap mendukung peralatan dan bahan bakar bagi tim yang bertugas di lapangan.

BWS juga menginisiasi rencana pengadaan sumur bor di lokasi kebakaran, namun masih menunggu Instruksi Presiden.*

PLN UID Sulselrabar Raih Gold InTechSEA Awards 2026 Lewat Program B-POWER

0

KENDARIKINI.COM – PLN UID Sulselrabar meraih penghargaan Gold InTechSEA Awards 2026 melalui program TJSL B-POWER.

Penghargaan tersebut diraih dalam kategori CSR dan Pemberdayaan Masyarakat, topik Sosial-Budaya dan Pendidikan.

B-POWER merupakan program pemberdayaan pemuda desa sebagai agen perubahan digital yang dikembangkan PLN UID Sulselrabar.

Program tersebut berkolaborasi dengan Kelas Bebas Bicara untuk memperkuat kapasitas pemuda di tingkat desa.

Pelatihan B-POWER mencakup komunikasi, kepemimpinan, literasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan, dan media sosial produktif.

Program tersebut juga memberikan edukasi keselamatan ketenagalistrikan melalui pendekatan pemberdayaan berbasis komunitas.

Penghargaan diserahkan dalam acara InTechSEA Awards 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9/2026).

General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi memperluas program pemberdayaan masyarakat.

“PLN tidak hanya hadir melalui penyediaan energi listrik, tetapi juga menghadirkan energi perubahan bagi masyarakat,” kata Edyansyah.

Menurutnya, B-POWER mendorong pemuda desa menjadi agen perubahan yang mampu mengembangkan potensi wilayahnya.

Hingga akhir program, B-POWER telah memberdayakan 409 pemuda melalui sembilan batch pelatihan.

Pelatihan tersebut dilaksanakan di 25 desa yang tersebar di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Program itu juga menghasilkan 37 proyek inovasi desa berdasarkan kebutuhan dan potensi lokal masyarakat.

Selain itu, PLN membentuk 24 Son’s of Gen-B sebagai kader agen perubahan di desa masing-masing.

Para kader tersebut melanjutkan edukasi literasi digital, keselamatan ketenagalistrikan, serta pemberdayaan masyarakat.

PLN UID Sulselrabar menyatakan B-POWER dirancang agar manfaat program tetap berlanjut setelah pelatihan selesai.

Melalui program tersebut, pemuda didorong menjadi pelaku utama dalam pengembangan potensi dan pembangunan desa.*

Tiga Mahasiswi FH UHO Raih Medali di Kompetisi Internasional Thailand

0

KENDARIKINI.COM – Tiga mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Halu Oleo (UHO) meraih medali dalam kompetisi internasional di Thailand.

Ketiganya merupakan anggota Komunitas Penulis Hukum (KPH) Fakultas Hukum UHO.

Mereka yakni Siska Nadayanti, Naila Cahya Anugerah, dan Imelzy Andine Christiani.

Prestasi tersebut diraih dalam ajang 3rd International Student Competition (ISC) di Chiang Mai University, Thailand.

Kompetisi tersebut diselenggarakan Sentosa Foundation bersama Faculty of Agro-Industry, Chiang Mai University.

Dalam kompetisi tersebut, Siska Nadayanti dan Naila Cahya Anugerah meraih Silver Medal.

Keduanya juga memperoleh penghargaan Favorite Poster dalam ajang tersebut.

Sementara itu, Imelzy Andine Christiani berhasil membawa pulang Bronze Medal.

Capaian tersebut menjadi prestasi internasional mahasiswa Fakultas Hukum UHO melalui bidang penulisan dan riset.

Melalui KPH, mahasiswa didorong mengembangkan kemampuan menulis, melakukan riset, serta mengikuti kompetisi akademik.

Dekan Fakultas Hukum UHO mengapresiasi capaian ketiga mahasiswa tersebut.

Ia berharap prestasi tersebut dapat mendorong mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan mengikuti kompetisi internasional.

Keikutsertaan mahasiswa UHO dalam kompetisi tersebut sekaligus memperkenalkan karya akademik mereka di forum internasional.

Prestasi tiga mahasiswi itu menambah catatan capaian mahasiswa UHO dalam kompetisi tingkat internasional.*

PT Vale Perkuat Ketahanan Energi Lewat PLTA dan Inovasi Rendah Karbon

0

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk memperkuat ketahanan energi melalui pengelolaan sumber daya alam dan inovasi rendah karbon.

Komitmen tersebut disampaikan dalam Sosialisasi Kebijakan Energi DEN bersama Universitas Hasanuddin di Makassar, Senin (15/9/2026).

Wakil Presiden Direktur PT Vale Abu Ashar menjelaskan operasi Sorowako ditopang tiga PLTA berkapasitas total 365 megawatt.

Ketiga PLTA tersebut yakni Larona, Balambano, dan Karebbe yang memanfaatkan aliran Sungai Larona.

Sungai tersebut bersumber dari tiga danau, yakni Matano, Mahalona, dan Towuti di Luwu Timur.

Selain memasok operasi PT Vale, sebanyak 10,7 MW listrik disalurkan melalui jaringan PLN untuk masyarakat Luwu Timur.

Menurut Abu, keberlanjutan energi bergantung pada pengelolaan daerah tangkapan air dan perlindungan ekosistem.

“Menjaga hutan, daerah aliran sungai, dan kualitas air menjadi fondasi ketahanan energi kami,” ujar Abu.

PT Vale juga mengelola air limpasan melalui sediment pond dan fasilitas pengolahan sebelum dialirkan.

Pengelolaan debit air dilakukan berdasarkan kondisi hidrologis, kebutuhan pembangkitan, serta keberlanjutan ekosistem danau.

Di sisi lain, perusahaan mengembangkan berbagai inovasi untuk meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi karbon.

Program tersebut mencakup optimalisasi kanal, penggunaan electric boiler, pengelolaan bijih, serta efisiensi pengangkutan material.

Anggota DEN Sripeni Inten Cahyani menilai pengelolaan PLTA Sorowako dapat menjadi pembelajaran pengembangan energi terbarukan.

“PLTA milik PT Vale tetap mampu beroperasi dengan baik di tengah kondisi cuaca ekstrem,” kata Sripeni.

Menurutnya, ketahanan energi tidak hanya bergantung pada kapasitas pembangkit, tetapi juga kelestarian ekosistem pendukungnya.

PT Vale menyatakan akan melanjutkan praktik pertambangan bertanggung jawab untuk mendukung transisi energi dan pembangunan rendah karbon.*

Wagub Hugua: Masa Depan Indonesia Ada di Sulawesi Tenggara

0

KENDARIKINI.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara Hugua menjadi narasumber Simposium Kebangsaan HUT ke-25 UMK, Selasa (15/9/2026).

Kegiatan bertema “Sultra dan Masa Depan Pembangunan Berkelanjutan” tersebut berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Kendari.

Simposium turut menghadirkan Wakil Ketua Komite II DPD RI La Ode Umar Bonte dan Dirbinmas Polda Sultra Kombes Pol Suharman Sanusi.

Dalam paparannya, Hugua membahas dinamika pembagian kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Ia menyoroti sejumlah sektor strategis, termasuk pertambangan dan pengelolaan lingkungan yang kewenangannya terbagi antara pusat dan daerah.

Menurut Hugua, keterbatasan kewenangan daerah menjadi konsekuensi dari sistem pemerintahan dan pembagian urusan pemerintahan.

Hugua juga mengajak mahasiswa mempersiapkan kapasitas diri menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan masa depan.

“Era ini membutuhkan orang-orang yang mampu mengendalikan dan menguasai teknologi,” tegas Hugua.

Ia kemudian memaparkan potensi strategis Sulawesi Tenggara dalam pembangunan Indonesia menuju 2045.

“Dahulu pusat peradaban dunia berada di Eropa, lalu bergeser ke Asia,” ujar Hugua.

Hugua menyebut Sultra memiliki potensi sumber daya energi, pertanian, perikanan serta posisi geografis yang strategis.

Sultra juga berada pada jalur ALKI III yang menghubungkan kawasan Asia Timur dengan Pasifik, Australia dan Amerika.

Ia kemudian mengajak mahasiswa memikirkan kontribusi yang dapat diberikan bagi pembangunan Sultra dan Indonesia.

Wakil Rektor III UMK Yusuf menekankan pentingnya sinergi akademisi, pemerintah dan mahasiswa dalam pembangunan daerah.

“Mahasiswa sebagai agen perubahan masa kini dan masa depan harus mengambil peran aktif,” kata Yusuf.

Simposium dilanjutkan diskusi interaktif bersama peserta sebelum ditutup dengan penyerahan cinderamata dan foto bersama.*

Tiga Nama Lolos Seleksi Terbuka Sekda Sultra, Ini Daftarnya

0

KENDARIKINI.COM – Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi Madya menetapkan tiga nama lolos seleksi Sekda Sultra.

Penetapan tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 18/SELTER/JPTM/IX/2026 tertanggal 13 September 2026.

Pengumuman itu menetapkan tiga peserta sebagai tiga besar hasil seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Ketiga peserta yang dinyatakan lolos seluruhnya berasal dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Nama pertama adalah La Ode Muhammad Rusdin Jaya, yang tercantum pada urutan pertama.

Nama berikutnya Muhammad Fadlyansyah, yang berada pada urutan kedua dalam pengumuman resmi tersebut.

Sementara posisi ketiga ditempati Parinringi, yang juga tercatat sebagai peserta dari Pemprov Sultra.

Penetapan tiga besar tersebut berdasarkan keputusan Ketua Pansel Nomor 17/SELTER/JPTM/IX/2026 tertanggal 13 September 2026.

Dokumen pengumuman ditandatangani Ketua Pansel Harun Damanik, S.STP., MM., di Kendari.

Dalam pengumuman tersebut, Pansel menyampaikan penetapan tiga besar untuk menjadi perhatian dan dipergunakan sebagaimana mestinya.

Selanjutnya, ketiga nama tersebut masuk dalam tahapan lanjutan proses pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Madya Sekda Sultra.

Penetapan tiga besar menjadi bagian penting dalam proses seleksi terbuka pengisian jabatan strategis di lingkungan Pemprov Sultra.*

OJK Sultra Dorong Perlindungan Petani Lewat Program PROSPERITI

KENDARIKINI.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara mendorong penguatan perlindungan sosial dan akses keuangan petani.

Langkah tersebut dilakukan melalui Program Sinergi Perlindungan Petani Sultra (PROSPERITI) yang melibatkan sejumlah pemangku kepentingan.

OJK Sultra menggelar Pertemuan Koordinasi Sinergi Perlindungan Petani di Gedung Learning Center OJK Sultra, Selasa (15/9/2026).

Pertemuan tersebut dihadiri BPJS Ketenagakerjaan, BRMP, Kanwil DJPb Sultra, Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, serta Bank Indonesia.

Turut hadir Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepala OJK Sultra Bismi Maulana Nugraha mengatakan PROSPERITI dirancang menghubungkan petani dengan layanan keuangan dan perlindungan sosial.

Menurutnya, kebutuhan petani mencakup pembiayaan, tabungan, asuransi, edukasi, serta pendampingan pengembangan usaha.

Bismi menyebut sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan menyumbang 23,79 persen terhadap PDRB Sultra pada 2025.

Sektor tersebut juga mencakup sekitar 329.555 Rumah Tangga Usaha Pertanian yang tersebar di 17 kabupaten/kota.

Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan menyiapkan perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

Iuran perlindungan tersebut sebesar Rp16.800 per bulan, dengan diskon 50 persen hingga akhir 2026.

Dengan diskon tersebut, petani cukup membayar Rp8.400 setiap bulan untuk mendapatkan perlindungan JKK dan JKM.

BSI juga menyiapkan pembukaan rekening bagi petani sebagai tahap awal implementasi PROSPERITI.

Layanan tersebut terintegrasi dengan aplikasi Jamsostek Mobile (JMO), mencakup akses tabungan, pembiayaan, dan perlindungan sosial.

Program tersebut selanjutnya diarahkan pada pemetaan kelompok tani, penentuan sasaran, piloting, evaluasi, hingga perluasan program.*

Pemkot Kendari dan KPK Perkuat Pencegahan Korupsi dan Tata Kelola

0

KENDARIKINI.COM – Pemkot Kendari memperkuat pencegahan korupsi bersama Tim Korsupgah KPK RI, Selasa (15/9/2026).

Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Aula Samaturu Balai Kota Kendari dan membahas penguatan tata kelola pemerintahan.

Direktur Korsup Wilayah IV KPK RI Edy Suryanto hadir bersama jajaran dalam kegiatan tersebut.

Hadir pula pimpinan DPRD Kota Kendari, seluruh kepala OPD serta camat lingkup Pemerintah Kota Kendari.

Wali Kota Kendari Siska Karina Imran mengatakan, forum tersebut menjadi momentum memperkuat pemerintahan bersih, transparan dan akuntabel.

Menurut Siska, pembahasan mencakup evaluasi serta tindak lanjut rekomendasi KPK, termasuk hasil Survei Penilaian Integritas (SPI).

“Pencegahan korupsi bukan hanya sekadar pemenuhan indikator dalam monitoring, tetapi kewajiban moral memberikan pelayanan terbaik,” kata Siska.

Dalam forum tersebut, Pemkot Kendari memaparkan sejumlah perkembangan tata kelola pemerintahan daerah.

Pembahasan meliputi tindak lanjut rekomendasi SPI 2025, pelaksanaan APBD, sertifikasi aset, sistem merit dan manajemen talenta.

Siska berharap Tim Korsup KPK membantu pemerintah daerah menemukan solusi terhadap berbagai hambatan administratif maupun teknis.

Ia meminta seluruh kepala OPD menyampaikan kendala lapangan dan mencermati arahan serta rekomendasi KPK RI.

Siska juga menginstruksikan perangkat daerah mempercepat tindak lanjut terhadap setiap rekomendasi perbaikan yang diberikan.

Menurutnya, penguatan tata kelola pemerintahan membutuhkan kerja bersama seluruh perangkat daerah, legislatif dan lembaga pengawasan.

Pemkot Kendari menargetkan penguatan perencanaan, penganggaran, PBJ dan pengawasan dapat meningkatkan ketepatan penggunaan anggaran daerah.

Langkah tersebut diharapkan memperkuat pelayanan publik serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.*

Polresta Kendari Bongkar STPL Palsu, Dua Warga Diamankan

0

KENDARIKINI.COM – Satreskrim Polresta Kendari mengungkap dugaan pemalsuan dokumen berupa Surat Tanda Penerimaan Pelaporan (STPL) palsu.

Kasat Reskrim Polresta Kendari Kompol Welliwanto Malau mengatakan, dua pria diamankan terkait perkara tersebut.

Keduanya berinisial AR, warga Ranomeeto Barat, Konawe Selatan, dan TA, warga Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.

“Pelaku diamankan terkait dugaan pemalsuan dokumen negara dan pengaduan atau laporan palsu,” kata Welliwanto.

Pengungkapan tersebut dilakukan Tim URC Buser77 Satreskrim Polresta Kendari pada Rabu, 16 September 2026 sekitar pukul 00.30 Wita.

Kasus bermula pada 10 Juli 2026 di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pondambea, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Saat itu, seseorang diberikan kuasa melaporkan dugaan pencurian kabel yang disebut terjadi di Kecamatan Moramo.

Selanjutnya, bukti STPL dikirim melalui WhatsApp grup kantor sebagai bukti laporan kepolisian.

Pihak terkait kemudian mengecek ke Polsek Moramo untuk memastikan keaslian dokumen tersebut.

Hasil pengecekan menunjukkan STPL yang dikirim tersebut diduga tidak sesuai dengan laporan yang tercatat.

Atas kejadian tersebut, pihak yang merasa dirugikan kemudian melaporkannya ke Polresta Kendari.

Setelah mengantongi bukti permulaan yang cukup, polisi melakukan pencarian terhadap para terduga pelaku.

AR kemudian diamankan di Jalan Rambutan II, Kelurahan Wowawanggu, Kecamatan Kadia, Kota Kendari.

Sementara TA diamankan di Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan satu dokumen STPL yang diduga palsu.

Polisi juga menyita satu surat Telkomsel terkait penunjukan yang diduga menggunakan nama perusahaan yang tidak sesuai.

Perkara tersebut disangkakan dengan Pasal 391 KUHP dan Pasal 361 KUHP.

Polisi masih melakukan proses penyidikan untuk mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut.*

Gubernur Sultra Desak Kepastian Lahan Eks HGU PT Kapas

0

KENDARIKINI.COM – Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Andi Sumangerukka membawa persoalan lahan eks HGU PT Kapas ke DPR RI.

Persoalan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja dan RDP Komisi II DPR RI, Selasa (15/9/2026).

Rapat berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPR RI, Jakarta, bersama sejumlah kementerian dan gubernur se-Indonesia.

Andi Sumangerukka menjelaskan, PT Kapas merupakan perusahaan di bawah PT Berdikari yang beroperasi sejak 1996.

Perusahaan tersebut kini telah bubar dan tidak lagi mencatatkan aset berupa lahan eks HGU.

Lahan seluas 2.393 hektare itu kini menjadi persoalan karena bersinggungan dengan kepentingan masyarakat setempat.

“Kami sudah hampir satu tahun memfasilitasi ini,” ujar Andi dalam rapat tersebut.

Pemprov Sultra juga telah berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN untuk memperoleh kepastian hukum mengenai status lahan.

Namun, hingga kini pemerintah daerah belum memperoleh kepastian terkait status lahan tersebut.

Andi menilai kepastian hukum penting untuk mencegah konflik sekaligus mendukung rencana pembangunan fasilitas pertahanan.

“Kami berharap lahan tersebut diserahkan ke pemerintah daerah agar pemanfaatannya lebih maksimal,” katanya.

Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menilai persoalan aset negara menjadi salah satu kendala penataan lahan.

Menurutnya, HGU BUMN yang berakhir tidak otomatis dapat langsung didistribusikan kepada masyarakat.

Ia mendorong rekonstruksi aturan melalui undang-undang reforma agraria untuk menyederhanakan kewenangan penataan lahan.

Komisi II juga mendesak Kementerian ATR/BPN segera menyelesaikan berkas penataan lahan eks PT Kapas.*

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026 Berkat Program Pangan dan Kemaritiman

0

KENDARIKINI.COM – PT Vale Indonesia Tbk meraih dua penghargaan Gold Award dalam ajang InTechSEA Awards 2026.

Penghargaan tersebut diberikan untuk kategori Corporate Social Responsibility (CSR) dan Pemberdayaan Masyarakat.

PT Vale meraih Gold Award Bidang Pangan melalui program PONDATA dan Bidang Kemaritiman melalui program restorasi pesisir.

Penghargaan diterima Wakil Presiden Direktur PT Vale, Abu Ashar, dan Direktur Human Capital PT Vale, Heriyanto Agung Putra.

Penghargaan diserahkan dalam acara InTechSEA Awards 2026 di Four Seasons Hotel Jakarta, Senin (14/9/2026).

Abu Ashar mengatakan penghargaan tersebut menjadi apresiasi terhadap upaya perusahaan menciptakan manfaat bagi masyarakat.

“Keberhasilan program ditentukan sejauh mana mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan menciptakan kemandirian,” kata Abu.

Program PONDATA mengembangkan lahan nonproduktif menjadi lahan bernilai ekonomi dengan memanfaatkan komoditas lokal.

Program tersebut telah mengubah lima hektare lahan kritis menjadi lahan produktif.

Pengembangan dilakukan melalui penanaman 36.000 pohon nanas dan 200 pohon kelapa genjah.

PONDATA juga menghasilkan lima produk olahan nanas berupa selai, jus, dodol, manisan, dan keripik.

Program tersebut melibatkan 105 penerima manfaat langsung dan 390 penerima manfaat tidak langsung.

Sementara itu, program kemaritiman berfokus pada restorasi dan konservasi kawasan pesisir Kecamatan Malili.

Program tersebut melibatkan masyarakat dalam menjaga ekosistem laut sekaligus memperkuat ketahanan menghadapi perubahan iklim.

Pendekatan Ecosystem-Based Approach diterapkan melalui perlindungan terumbu karang, mangrove, dan lamun.

Program juga mengembangkan produk olahan hasil laut untuk memperkuat perekonomian masyarakat pesisir.

Heriyanto Agung Putra menegaskan keberlanjutan program membutuhkan keterlibatan masyarakat dan kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.

Pencapaian tersebut melanjutkan prestasi PT Vale pada InTechSEA 2025 dengan raihan Platinum Award dan Gold Award.*

Dugaan Hubungan Terlarang Wakasek SMAN 2 Kendari dan Siswi Terbongkar

0

KENDARIKINI.COM – Dugaan hubungan khusus antara Wakil Kepala SMAN 2 Kendari berinisial MAB dan seorang siswi berinisial K mencuat.

MAB diketahui merupakan Wakasek Bidang Sarana dan Prasarana serta berstatus sebagai guru dan telah beristri.

Dugaan tersebut mencuat setelah sejumlah siswi menyampaikan kesaksian kepada orang tua K terkait kedekatan keduanya.

Kesaksian itu terekam dalam percakapan yang diterima Kendarikini.com pada Rabu (9/9/2026).

Dalam rekaman, sejumlah siswi mengaku mengetahui kedekatan MAB dan K sejak siswi tersebut duduk di kelas XI.

Kedekatan itu disebut semakin terlihat ketika K memasuki kelas XII.

Para siswi juga mengungkap dugaan perlakuan khusus yang diterima K dari oknum guru tersebut.

“Kita baru tahu itu kelas 12 awal. Mereka pernah dipanggil,” ujar seorang siswi dalam rekaman.

Siswi tersebut juga menyebut MAB sempat dikabarkan akan dipindahkan tugas, namun hingga kini masih mengajar.

Para siswa mengaku telah mengingatkan K, tetapi upaya tersebut disebut tidak membuahkan hasil.

Dugaan hubungan tersebut kemudian disampaikan kepada keluarga K karena muncul kekhawatiran terhadap kondisi psikologis siswi tersebut.

Ibu K bahkan mengaku terkejut mengetahui anaknya kerap membawa uang jajan dalam jumlah besar.

“Pantas banyak uangnya. Waktu saya tanya, katanya gajinya karena ada dia kerja di sekolah,” ungkapnya sambil menangis.

Siswi berinisial AL juga disebut sempat dipanggil guru BK karena mengetahui persoalan tersebut.

AL mengatakan K masih bersekolah di SMAN 2 Kendari dan belum dipindahkan pihak keluarga.

Namun, K disebut memiliki keinginan pindah sekolah demi menjaga kondisi psikologisnya.

Hingga berita ini diterbitkan, MAB masih aktif mengajar di SMAN 2 Kendari.

Kendarikini.com telah meminta klarifikasi kepada MAB, namun belum memperoleh tanggapan.

Kepala SMAN 2 Kendari, Nur Aida, juga belum memberikan keterangan terkait dugaan tersebut.

Catatan: Seluruh informasi mengenai dugaan hubungan tersebut masih berupa kesaksian dan belum terverifikasi melalui keterangan resmi pihak terkait.*

Dirut PLN Kawal Perbaikan PLTU Jeneponto, Pasokan Listrik Sulbagsel Diperkuat

0

KENDARIKINI.COM – Direktur Utama PT PLN (Persero) Darmawan Prasodjo memimpin langsung upaya penguatan pasokan listrik Sulawesi Bagian Selatan (Sulbagsel).

Darmawan melakukan inspeksi sejumlah pembangkit listrik di Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Senin (14/9/2026).

Salah satu yang ditinjau yakni PLTU Jeneponto berkapasitas 2 x 100 megawatt (MW) milik swasta.

Pembangkit tersebut mengalami gangguan teknis yang berdampak terhadap berkurangnya pasokan listrik sistem Sulbagsel.

PLN turut mendukung percepatan perbaikan agar PLTU Jeneponto segera kembali memasok listrik ke sistem.

“Setiap megawatt sangat berarti dalam kondisi seperti ini,” ujar Darmawan.

Menurutnya, PLN juga mengoptimalkan pembangkit yang tersedia dan menyiapkan tambahan pasokan untuk memperkuat sistem kelistrikan.

Tekanan pasokan Sulbagsel turut dipengaruhi penurunan daya mampu sejumlah pembangkit hidro akibat kondisi hidrologi.

Fenomena El Niño menyebabkan produksi PLTA Poso, Bakaru, Malea, serta sejumlah PLTM mengalami penurunan.

Darmawan menyebut daya mampu agregat pembangkit hidro turun dari sekitar 850 MW menjadi 250 MW.

Penurunan tersebut mencapai sekitar 600 MW sehingga menambah tekanan terhadap keseimbangan pasokan dan kebutuhan listrik Sulbagsel.

PLN menyiapkan tambahan kapasitas pembangkit hingga 627 MW melalui sejumlah langkah yang dilakukan secara simultan.

PLN juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Forkopimda untuk pelaksanaan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Upaya TMC ditujukan meningkatkan potensi ketersediaan air bagi pembangkit hidro, meski awan yang dapat disemai masih terbatas.

“Seluruh langkah kami jalankan secara paralel,” kata Darmawan.

PLN menargetkan pasokan dan kebutuhan listrik Sulbagsel berangsur seimbang kembali pada akhir September 2026.

Untuk jangka panjang, PLN menyiapkan penguatan sistem melalui sekitar 5,2 GWp PLTS dan 8,2 GWh BESS.

Kombinasi PLTS dan BESS diharapkan membuat sistem Sulbagsel lebih beragam, fleksibel, dan resilien menghadapi dinamika pasokan.*

Dikbud Kendari Klaim PKBM Metro Riset Boleh Cairkan Dana BOP

0

KENDARIKINI.COM – Dugaan persoalan administrasi pencairan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) Kesetaraan mencuat di Kota Kendari.

Sorotan tersebut menyasar PKBM Metro Riset terkait dokumen izin yang digunakan sebagai dasar pencairan bantuan pemerintah.

Berdasarkan Pasal 15 huruf c Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026, satuan pendidikan kesetaraan masyarakat wajib memiliki izin operasional.

Izin tersebut harus terdata secara resmi dan sah pada Aplikasi Dapodik sebagai salah satu prasyarat penerimaan dana BOSP.

Namun, dokumen PKBM Metro Riset Nomor 421.9/5640/2018 tertanggal 28 Desember 2018 dipersoalkan.

Dokumen yang ditunjukkan pihak Dikbud Kendari diduga merupakan izin pendirian, bukan izin operasional sebagaimana dipersyaratkan regulasi.

Ketua Yayasan PKBM Metro Riset Abdul Hakim sebelumnya membantah adanya pelanggaran administrasi dalam pengelolaan lembaganya.

“Itu izin awal. Kami selalu update sesuai regulasi,” kata Abdul Hakim, Selasa (8/9/2026).

Kepala Bidang PAUD dan Sekolah Kesetaraan Dikbud Kendari, Asriani, awalnya menyebut izin operasional PKBM tersebut telah diperbarui.

“Izin operasionalnya sudah diperbarui 2024, masih berlaku,” ujar Asriani, Senin (14/9/2026).

Namun, setelah diperlihatkan dokumen fisik, Asriani mengakui dokumen tersebut merupakan izin pendirian.

“Iya, ini izin pendirian,” akunya.

Meski demikian, Asriani tetap menyatakan pencairan BOSP dapat menggunakan izin pendirian tersebut.

“Pencairan BOSP boleh pakai izin pendirian,” katanya tanpa menunjukkan dasar hukum tertulis.

Terkait pencairan tahap pertama 2026, Asriani belum memberikan penjelasan rinci karena mengaku sedang mengikuti kegiatan pelatihan.

Sementara itu, Plt Kepala DPMPTSP Kendari Ibrahim menyebut dokumen izin pendirian tersebut berlaku tiga tahun sejak Agustus 2024.

“Nanti OPD teknis yang menjelaskan urut-urutan izin sekolah (PKBM),” ujar Ibrahim, Selasa (15/9/2026).*

Pangdam Hasanuddin Tanam Padi Perdana di Konawe, Dukung Swasembada Pangan

0

KENDARIKINI.COM – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawako menghadiri penanaman padi perdana program Cetak Sawah Rakyat (CSR).

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Meraka, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Senin (14/9/2026).

Kunjungan Pangdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam XIV/Hasanuddin dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra.

Program Cetak Sawah Rakyat di Sultra menargetkan pembukaan lahan seluas 1.998 hektare.

Lahan tersebut tersebar di 1.000 titik yang berada di lima kabupaten di Sulawesi Tenggara.

Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan pangan.

Wakil Gubernur Sultra Hugua mengapresiasi kunjungan Pangdam XIV/Hasanuddin dalam kegiatan penanaman padi tersebut.

Menurut Hugua, kehadiran Pangdam menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam membangun Sultra.

“Dengan kunjungan ini, kita meningkatkan kerja sama, sinergi, persatuan dan kesatuan,” kata Hugua.

Sementara itu, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawako mengatakan TNI dan petani memiliki tugas bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Lewat swasembada pangan, kita bersama-sama meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sultra,” ujar Bangun Nawako.

Ia menyebut program CSR seluas 1.998 hektare di lima kabupaten tersebut menjadi pekerjaan besar yang membutuhkan kolaborasi.

“Kita mengerjakan 1.998 hektare di lima kabupaten dan 1.000 titik. Ini pekerjaan yang luar biasa,” katanya.

Pangdam berharap kehadiran TNI di tengah masyarakat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani.

Sebelum penanaman, Pangdam bersama Forkopimda menyerahkan bantuan tali asih secara simbolis kepada kelompok tani setempat.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti