Kamis, Oktober 29, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 111

Kapolda Sultra Soroti Kejahatan Anak hingga Narkoba Saat Pimpin Hari Kesadaran Nasional

0

KENDARIKINI.COM – Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Kapolda Sultra) Irjen Pol Didik Agung Widjanarko memimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional yang diikuti seluruh personel Polda Sultra pada Senin, 19 Januari 2026.

Upacara tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Apel Presisi Polda Sultra dan turut dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol Dr. Gidion Arief Setyawan, Irwasda Polda Sultra Kombes Pol Hartoyo, serta para pejabat utama Polda Sultra.

Kapolda menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen moral dan profesionalisme seluruh insan Bhayangkara dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Kapolda Sultra secara khusus menyoroti sejumlah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang menjadi perhatian publik, di antaranya kejahatan seksual terhadap anak, peredaran narkotika, serta pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

“Berbagai persoalan kamtibmas tersebut harus ditangani secara serius, profesional, dan berkelanjutan. Situasi kamtibmas perlu terus dievaluasi agar Polri mampu menghadirkan rasa aman sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat,” tegas Irjen Pol Didik dalam sambutannya.

Selain isu kriminalitas, Kapolda juga mengingatkan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam. Ia meminta seluruh satuan kerja memperkuat kesiapsiagaan personel serta mempererat koordinasi lintas sektor guna meminimalisir dampak bencana yang mungkin terjadi.

Kapolda Sultra juga menyinggung pemberlakuan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru. Menurutnya, regulasi tersebut menjadi tonggak baru dalam sistem penegakan hukum di Indonesia.

Ia menekankan agar seluruh penyidik dan personel terkait segera menyesuaikan pola kerja, pelaksanaan tugas, serta kewenangan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Menutup amanatnya, Kapolda kembali mengingatkan pentingnya disiplin sebagai pondasi utama institusi Polri. Disiplin personel, kata dia, merupakan kunci dalam membangun integritas dan kepercayaan publik terhadap Polri.

Upacara Hari Kesadaran Nasional ini menjadi pengingat bagi seluruh personel Polda Sultra untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga profesionalisme, serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.*

Dinilai sebagai Tokoh Penjaga Kedaulatan dan Mitra Kestabilan Informasi Daerah, Danrem 143 Halu Oleo Diberi JMSI Sultra Award

0

KENDARIKINI.COM – Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan penghargaan kepada Komandan Korem (Danrem) 143/Halu Oleo, Brigadir Jenderal TNI Raden Wahyu Sugiarto, Senin 19 Januari 2026.

Penghargaan tersebut diberikan karena Danrem 143/Halu Oleo dinilai sebagai Tokoh Penjaga Kedaulatan dan Mitra Kestabilan Informasi Daerah, khususnya dalam menjaga sinergi antara TNI dan insan pers di Sulawesi Tenggara.

Penyerahan penghargaan berlangsung di ruang kerja Danrem 143/Halu Oleo. Ketua Pengda JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama, menyerahkan langsung penghargaan bertajuk JMSI Sultra Award kepada Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto.

Adhi Yaksa Pratama mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi JMSI Sultra atas peran aktif Danrem 143/Halu Oleo dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus keterbukaan informasi di daerah.

“Danrem 143/Halu Oleo kami nilai memiliki komitmen kuat dalam menjaga kedaulatan wilayah serta membangun komunikasi yang sehat dengan media. Ini penting untuk menciptakan stabilitas informasi yang akurat dan bertanggung jawab di tengah masyarakat,” ujar Adhi.

Ia menambahkan, sinergi yang terjalin antara Korem 143/Halu Oleo dan media siber di Sultra selama ini berjalan sangat baik, terutama dalam penyampaian informasi yang edukatif dan menyejukkan publik.

Sementara itu, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh JMSI Sultra. Ia menegaskan bahwa TNI, khususnya Korem 143/Halu Oleo, akan terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan media.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga stabilitas keamanan serta mendukung terciptanya iklim informasi yang kondusif dan berimbang di Sulawesi Tenggara,” kata Danrem.

Danrem juga menekankan pentingnya peran media dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, terutama di tengah dinamika informasi yang berkembang pesat saat ini.*

Polresta Kendari Ungkap Kasus Persetubuhan terhadap Anak di Soropia

0

KENDARIKINI.COM – Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Kendari mengungkap kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak yang terjadi di wilayah Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Pengungkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/14/I/2026/SPKT/Polresta Kendari/Polda Sultra tertanggal 16 Januari 2026. Dalam perkara ini, polisi telah mengamankan dua anak laki-laki yang diduga sebagai pelaku.

Kasatreskrim Polresta Kendari, AKP Welliwanto Malau, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan pada Minggu, 18 Januari 2026 sekitar pukul 12.00 WITA, setelah penyidik mengantongi bukti permulaan yang cukup.

“Kedua terduga anak pelaku telah diamankan dan saat ini menjalani proses penyidikan di Unit PPA Satreskrim Polresta Kendari,” ujar AKP Welliwanto kepada awak media, Senin, 19 Januari 2026.

Lanjutnya, korban dalam kasus ini adalah seorang anak perempuan berusia 12 tahun, berstatus pelajar dan berdomisili di Kota Kendari. Sementara kedua terduga pelaku diketahui masih berstatus anak dan berasal dari wilayah Kabupaten Konawe.

“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Jumat, 9 Januari 2026, di area semak-semak atau lahan terbuka di Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe,” tambahnya

Saat ini, penyidik masih melakukan pendalaman perkara dengan memperhatikan ketentuan Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA) serta mengedepankan perlindungan hak anak, baik korban maupun pelaku.

Atas perbuatannya, terduga pelaku dijerat Pasal 81 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perppu Nomor 1 Tahun 2016 sebagai Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Polresta Kendari mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak serta segera melaporkan kepada pihak berwajib apabila mengetahui adanya dugaan tindak kekerasan atau kejahatan seksual terhadap anak.*

KONI Sultra Matangkan Rakerprov 2026, Bahas Porprov dan Persiapan PON Beladiri

KENDARIKINI.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mematangkan persiapan pelaksanaan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Januari 2026. Jadwal tersebut mengalami perubahan dari rencana awal yang semula ditetapkan pada 23 Januari.

Ketua Umum KONI Sultra, Andi Ady Aksar, mengatakan panitia pelaksana Rakerprov telah terbentuk dan mulai bekerja. Peserta Rakerprov nantinya berasal dari perwakilan KONI kabupaten/kota serta cabang olahraga (cabor) yang terdaftar secara resmi di bawah induk organisasi KONI.

“Insyaallah undangan segera kami sebarkan. Rakerprov akan digelar di Hotel Azizah,” ujar Andi Ady Aksar pada Minggu, 18 Januari 2026, usai memimpin rapat persiapan.

Menurut Ketua DPD Partai Gerindra Sultra tersebut, Rakerprov bertujuan membahas persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) sekaligus memfinalkan cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Selain itu, agenda penting lainnya adalah persiapan menghadapi PON Beladiri di Sulawesi Utara, serta pembahasan program kerja KONI Sultra ke depan.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengundang Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, untuk menghadiri sekaligus membuka Rakerprov.

“Kami tentu mengundang Bapak Gubernur. Semoga beliau dapat hadir membuka Rakerprov. Mohon doa agar kegiatan ini berjalan sukses,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Harian KONI Sultra, Sofyan, menegaskan bahwa Rakerprov akan berlangsung selama satu hari penuh. Selain evaluasi kegiatan, forum tersebut juga akan membahas sejumlah agenda strategis lainnya.

“Kami berharap Rakerprov ini menghasilkan keputusan penting, karena target KONI bukan hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga sukses prestasi. Intinya membahas program kerja KONI Sultra tahun 2026,” jelas Sofyan.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Rakerprov, Sukriyanto, menyebut forum tersebut memiliki peran strategis sebagai ajang evaluasi program yang telah berjalan serta penyusunan rencana kerja satu tahun ke depan.

“Seluruh persiapan terus berjalan. Untuk KONI daerah, peserta akan diinapkan di hotel. Insyaallah semua siap dan tinggal pelaksanaan,” tandasnya.*

Lanud Halu Oleo Sampaikan Permohonan Maaf dan Komitmen Beri Pelayanan Terbaik Soal Transportasi

0

KENDARIKINI.COM – Kapen Lanud Halu Oleo, Lettu Sus M Yusuf menyampaikan permohonan maaf terkait pelayanan transportasi di bandara Halu Oleo yang kurang baik.

“Terkait dengan pelayanan taksi online atau transportasi bandara itu, kami dari Lanud memohon maaf, karena pelayanan belum bisa memuaskan masyarakat, kedepannya kamk akan perbaiki, dan kami akan kerjasama dengan pihak transportasi, agar bisa mempermudah masyarakat,” jelasnya via sambungan telepon whats app, Senin 19 Januari 2026.

“Intinya saya minta maaf terhadap masyarakat, perjalanan masyarakat dari bandara ke kota,” tambahnya.

Lanjutnya bahwa pihaknya menuturkan bahwa pihak taksi online tetapi pihak mereka yang keluar.

“Mereka yang keluar, katanya nda sesuai standar, terkendala di biaya penjemputan, Lanud Open, bisa bekerjasama dengan siapapun,” ungkapnya.

Pihaknya juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat.

Sebelumnya diberitakan video keluhan pengunjung Bandara Halu Oleo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial TikTok. Dalam video tersebut, seorang penumpang mengeluhkan tidak dapat mengakses layanan transportasi online Grab setibanya di Bandara Halu Oleo.

Video berdurasi 41 detik yang diunggah akun TikTok @milop.dessert mendapatkan 4.184 Like, 413 Komentar dan 417 kali dibagikan. Dalam video tersebut juga memperlihatkan seorang perempuan mengaku kesulitan mendapatkan transportasi menuju hotel di Kota Kendari. Ia menyebutkan tarif transportasi yang harus dibayarkan cukup mahal karena tidak tersedianya layanan taksi online atau Grab di area bandara.

“Apa di seluruh Kendari tidak ada Grab, atau Bandara Kendari saja yang tidak ada Grab? Jadi aku dari sini ke hotel dari Rp180 ribu, nego Rp150 ribu,” ujar perempuan tersebut dalam video.

Menanggapi keluhan itu, Humas Bandara Halu Oleo, Nurlansyah, menegaskan bahwa pengelolaan layanan transportasi penumpang bukan berada di bawah kewenangan pihak bandara.

“Terkait pengelolaan layanan transportasi penumpang seperti rental dan Grab, itu bukan kewenangan pihak Bandara. Wilayah tersebut masih menjadi kewenangan Lanud,” kata Nurlansyah saat dikonfirmasi jurnalis Kendarikini.com, Sabtu, 17 Januari 2026.*

Kebakaran Alang-alang Terjadi di Jalan Boulevard Kendari, Damkar Lakukan Pemadaman

0

KENDARIKINI.COM, KENDARI – Kebakaran lahan berupa alang-alang terjadi di kawasan Jalan Boulevard, Kota Kendari, pada Minggu dini hari, 18 Januari 2026. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.29 Wita dan segera ditangani oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari.

Humas Damkar Kota Kendari, Martoyo Awaludin mengatakan laporan kebakaran tersebut diterima dari seorang warga bernama Darius yang melihat api telah membesar dan menyebar cukup luas. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pasukan Jaga Poskotik Boulevard Damkar Kendari langsung bergerak ke lokasi kejadian.

“Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 00.35 Wita dan berhasil dikendalikan pada pukul 01.02 Wita. Petugas membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit untuk memadamkan api agar tidak meluas ke area sekitar,” kata Martoyo kepada awak media.

Hingga pemadaman selesai, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun dampak kerugian dalam peristiwa tersebut.

“Pihak Damkar Kendari memastikan situasi di lokasi telah aman dan kami himbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di area terbuka,” tukasnya.
KENDARIKINI.COM, KENDARI – Kebakaran lahan berupa alang-alang terjadi di kawasan Jalan Boulevard, Kota Kendari, pada Minggu dini hari, 18 Januari 2026. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.29 Wita dan segera ditangani oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari.

Humas Damkar Kota Kendari, Martoyo Awaludin mengatakan laporan kebakaran tersebut diterima dari seorang warga bernama Darius yang melihat api telah membesar dan menyebar cukup luas. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pasukan Jaga Poskotik Boulevard Damkar Kendari langsung bergerak ke lokasi kejadian.

“Proses pemadaman dimulai sekitar pukul 00.35 Wita dan berhasil dikendalikan pada pukul 01.02 Wita. Petugas membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit untuk memadamkan api agar tidak meluas ke area sekitar,” kata Martoyo kepada awak media.

Hingga pemadaman selesai, penyebab kebakaran masih belum diketahui. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun dampak kerugian dalam peristiwa tersebut.

“Pihak Damkar Kendari memastikan situasi di lokasi telah aman dan kami himbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan, terutama di area terbuka,” tukasnya.*

Damkar Kendari Evakuasi Sarang Tawon di Rumah Warga BTN Azakata

0

KENDARIKINI.COM, – Tim penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari melakukan evakuasi sarang tawon yang berada di rumah warga di BTN Azakata, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari pada Minggu malam, 18 Januari 2026.

Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan dari seorang warga bernama Wahyuni, yang mengaku terdapat sarang tawon di bagian atas plafon rumahnya. Keberadaan sarang tersebut dinilai berpotensi membahayakan penghuni rumah.

Proses penanganan dimulai sekitar pukul 21.50 WITA hingga selesai pada pukul 22.53 WITA. Satu unit mobil rescue diterjunkan ke lokasi dengan melibatkan Regu Tim Penyelamatan Peleton 2 Damkarmat Kota Kendari.

Petugas terlebih dahulu melakukan persiapan peralatan sebelum mengevakuasi sarang tawon. Proses evakuasi berlangsung lancar dengan menggunakan alat pelindung diri (APD), senter, serta tangga, dan dilanjutkan dengan pendokumentasian kegiatan.

Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Pihak Damkarmat memastikan kondisi rumah warga kembali aman setelah sarang tawon berhasil dievakuasi.

Hingga kegiatan selesai, tidak ditemukan kendala berarti di lapangan. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai laporan resmi penanganan kejadian.*

Ikal Smansa Dilantik, Ivan Batubara Ajak Alumni Berkontribusi untuk Rakyat

0

KENDARIKINI.COM – Pengurus Pusat Ikatan Alumni (Ikal) SMA Negeri 1 (Smansa) Medan periode 2025–2030 resmi dilantik di Hotel Santika Premiere Dyandra Convention Centre Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Kota Medan, Jumat (16/1) malam.

Ivan Iskandar Batubara yang dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Ikal Smansa
Medan periode 2025–2030 bersama pengurus lainnya sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) VII Ikal Smansa Medan pada September 2025.

Ketua Umum Ikal Smansa Medan Ivan Iskandar Batubara menyampaikan bahwa visi untuk menjadikan Ikal Smansa Medan sebagai organisasi alumni yang guyub, progresif, inklusif, dan berdampak nyata.

Dia menegaskan bahwa kepengurusan lima tahun ke depan akan fokus pada penguatan database dan jejaring alumni, peningkatan peran sosial dan pendidikan, serta dukungan berkelanjutan bagi almamater SMAN 1 Medan.

“Ikal Smansa Medan harus menjadi rumah besar bagi seluruh alumni, tempat bertukar gagasan, saling menguatkan dan bersama-sama berkontribusi untuk masyarakat dan bangsa,” katanya.

Disamping itu Ivan Batubara
yang merupakan alumni Smansa angkatan 1984 juga mengingatkan seluruh pengurus untuk menjaga kekompakan serta menanamkan nilai-nilai kebaikan dalam organisasi. “Senior harus menunjukkan keteladanan, memberikan contoh yang baik, serta mencintai organisasi,” katanya.

Sementara itu mantan Gubernur Sumatera Utara, H. Edy Rahmayadi, yang juga merupakan alumni SMANSA Medan angkatan 1979, menekankan pentingnya menjaga persaudaraan, loyalitas, dan amanah dalam menjalankan roda organisasi.

“Loyalitas itu penting. Kita harus saling menasihati, bekerjasama dan membangun komunikasi sosial yang baik. Alumni SMANSA Medan harus terus menjadi yang terbaik,” ujarnya.

Adapun susunan Ikal SMA Negeri 1 (Smansa) Medan periode 2025–2030 Ketua Umum Ivan Iskandar Batubara, Sekretaris Amelia Prihartini, Bendahara Boyke Piay.

Selanjutnya Ketua Bidang (Kabid) Organisasi Eliza A Rahayu, Kabid Legal dan Advokasi Hukum Wili Erlangga, Kabid Sosial dr. Rointan Simanungkalit, Kabid Pendidikan dan Keterampilan Prof. Elmeida Effendy, Kabid Humas dan Media Komunikasi Rizky Hermana, Kabid Seni, Budaya dan Olahraga Syahrizal Juned, Kabid Kerohanian Islam Ade Kurniawan Gajah, Kabid Kerohanian Kristen Mangatas Simarmata, Kabid Kewirausahan Renny Wulan Sari, Kabid Hubungan Antar Lembaga Gerald Partogi Siahaan, Kabid IT Hendra Arbie.

Kemudian, Ketua Korwil Sumatera Khairul Oyong, Ketua Korwil Jawa Pitua Simanjutak, Korwil Luar Negeri Waty Purba, dan sejumlah Wakil Ketua, Wakil Sekretaris, Wakil Bendahara dan Anggota seluruh bidang.

Turut dilantik Dewan Penasehat Jonner Napitupulu, Kisharianto Pasaribu, Tris Radityan, Nasrun Husin Lubis, Muhammad Aslam, Prof. dr. Fidel Ganis Siregar, Muhammad Edwin Syahputra dan Binsar Situmorang, dan Dewan Pembina Let.Jend. TNI (Purn) Edy Rahmayadi, Gus Irawan Pasaribu, Maulana Pohan, Berlinton Siahaan, Wiriya Alrahman, Ir.Jend. Pol. (Purn) Erwin TPL Tobing, dan Deliana Pasaribu, serta Dewan Penyantun Hatunggal Siregar, Revita Evitika Lubis, dan Andi Ismailsyah Nasution.*

DPRD Sultra Tegaskan Pemda Bombana Jangan Sekedar Pencitraan, Fasilitas Kesehatan Warga Harus Jadi Prioritas

0

KENDARIKINI.COM, BOMBANA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) Daerah Pemilihan (Dapil) Bombana mengingatkan Pemerintah Daerah (Pemda) Bombana, khususnya Bupati Bombana, agar tidak hanya fokus pada kegiatan pencitraan, tetapi lebih serius memperhatikan fasilitas kesehatan masyarakat, terutama di wilayah kepulauan.

Peringatan tersebut disampaikan menyusul beredarnya video viral berdurasi 1 menit 4 detik di media sosial yang memperlihatkan warga Bombana harus merujuk pasien menggunakan perahu akibat minimnya fasilitas layanan kesehatan darurat jalur laut pada Minggu, 18 Januari 2026.

Anggota DPRD Sultra Dapil Bombana, Halik, menegaskan bahwa peristiwa tersebut menjadi bukti lemahnya perhatian pemerintah daerah terhadap pelayanan kesehatan warga, yang seharusnya menjadi kebutuhan dasar.

“Jangan hanya fokus pada pembangunan fisik seperti jembatan dan jalan. Ada kesan ingin kelihatan pencitraan, padahal yang paling penting dan wajib adalah kesehatan karena itu kebutuhan pokok rakyat,” kata Halik saat dikonfirmasi jurnalis Kendarikini.com, Minggu (18/1)

Menurut Halik, fasilitas kesehatan merupakan bagian dari pelayanan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah daerah tanpa terkecuali, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Bombana.

“Ini wajib, karena kesehatan masyarakat adalah salah satu pelayanan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Halik juga merekomendasikan agar Pemda Bombana segera melakukan langkah konkret pada tahun 2026 dengan membangun fasilitas kesehatan yang memadai, seperti puskesmas di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil.

“Pemda Bombana harus segera membangun puskesmas di pesisir pulau-pulau kecil agar masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan layanan kesehatan, khususnya saat kondisi darurat,” pungkas Halik.

Ia berharap, pemerintah daerah dapat menjadikan persoalan kesehatan warga sebagai prioritas utama, bukan sekadar program yang bersifat seremonial.(Faldi)*

Ambulans Laut Bombana Rusak, Pasien Kepulauan Dirujuk Pakai Perahu hingga Sewa Speedboat Rp17 Juta

0

KENDARIKINI.COM, BOMBANA – Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan pasien kepulauan Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), dirujuk ke rumah sakit menggunakan perahu. Kondisi ini memicu kemarahan warga dan menyoroti minimnya fasilitas kesehatan serta tidak berfungsinya ambulans laut Bombana.

Dalam video berdurasi 1 menit 4 detik tersebut, pasien terlihat terbaring di atas perahu saat menempuh jalur laut menuju Rumah Sakit Bombana. Warga yang merekam video itu meluapkan kekecewaannya terhadap pemerintah daerah yang dinilai tidak serius menangani layanan kesehatan di wilayah kepulauan.

“Bupati, Wakil Bupati, dan wahai anggota DPRD, lihat ini warga kalian dirujuk pakai perahu,” ujar perekam video yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Menanggapi viralnya video rujukan pasien kepulauan tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Bombana, Darwin, membenarkan bahwa pihaknya sebenarnya memiliki kapal ambulans laut. Namun, kapal tersebut tidak dapat dioperasikan karena mengalami kerusakan.

“Ambulans laut Bombana itu ada satu unit, tetapi kondisinya rusak. Selang bahan bakar dan oli mesin bocor. Spare part-nya tidak tersedia di Kendari dan baru kami dapatkan dari Makassar. Insyaallah hari Jumat depan sudah tiba,” kata Darwin saat dikonfirmasi jurnalis Kendarikini.com pada Minggu, 18 Januari 2026.

Darwin juga menjelaskan bahwa pada tahun 2025 lalu, Dinas Kesehatan Bombana sempat merencanakan pengadaan dua unit kapal ambulans laut melalui Dana Alokasi Khusus (DAK). Namun, pengadaan tersebut gagal karena penyedia tidak mampu memenuhi kontrak.

“Pengadaan dua unit kapal ambulans laut melalui DAK 2025 putus kontrak karena penyedianya tidak mampu. Kami sudah memberikan deadline, tetapi tidak bisa dipenuhi, sehingga kami tidak berani mengambil risiko,” jelasnya.

Ia menambahkan, persoalan ambulans laut Bombana kembali dibahas dalam rapat evaluasi APBD pada 5 Januari 2026. Hasilnya, pemerintah daerah mengalokasikan kembali anggaran pengadaan dua unit kapal ambulans laut melalui APBD.

“Anggaran pengadaan dua unit kapal ambulans laut sudah dimasukkan kembali dalam APBD 2026 sebesar Rp2,8 miliar,” tambah Darwin.

Sementara itu, Anggota DPRD Sultra Dapil Bombana, Halik, menilai kejadian rujukan pasien kepulauan menggunakan perahu merupakan bukti lemahnya layanan kesehatan di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Bombana.

Ia merekomendasikan Pemerintah Daerah Bombana agar segera membangun puskesmas di wilayah kepulauan serta menyediakan kapal speed khusus layanan kesehatan yang siaga 1×24 jam.

“Kami merekomendasikan kepada Bupati Bombana agar membangun puskesmas di pesisir dan pulau-pulau kecil, serta mengadakan kapal speed pelayanan kesehatan yang aktif 1×24 jam mengantar dan menjemput pasien, bukan hanya fokus di daratan,” tegas Halik.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur kesehatan di wilayah kepulauan Bombana jauh lebih mendesak dibandingkan proyek fisik lain yang bersifat pencitraan.

“Kesehatan adalah kebutuhan pokok rakyat dan merupakan pelayanan dasar yang wajib dipenuhi pemerintah. Jangan hanya fokus pada pembangunan jembatan dan jalan,” katanya.

Sebagai informasi, berdasarkan data yang dihimpun jurnalis Kendarikini.com, biaya sewa perahu untuk rujukan pasien kepulauan Bombana mencapai Rp5 juta. Sementara jika menggunakan speedboat, biayanya bisa menembus Rp17 juta. Angka tersebut dinilai sangat memberatkan masyarakat.

Kondisi ini kembali menegaskan pentingnya kehadiran ambulans laut Bombana yang layak dan siap operasi guna menjamin layanan darurat kesehatan bagi warga kepulauan Sulawesi Tenggara.(Faldi)*

Damkar Kendari Evakuasi Monyet yang Resahkan Warga di Jalan Ahmad Yani

0

KENDARIKINI.COM – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari kembali melakukan evakuasi satwa liar berupa seekor monyet yang meresahkan warga di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari pada Minggu pagi 18 Januari 2026.

Laporan kejadian diterima petugas melalui pesan WhatsApp layanan Damkarmat pada pukul 08.00 WITA dari seorang warga bernama Aprilyani. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pleton 2 langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 08.05 WITA dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar 08.08 WITA.

Berdasarkan keterangan petugas, monyet tersebut ditemukan berada di depan sebuah ruko, sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan warga maupun pengguna jalan di sekitar lokasi.

“Setelah menerima laporan, tim operator komunikasi segera mengerahkan Tim Rescue Pleton 2 untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi berlangsung aman dan terkendali,” ujar Komandan Regu Pemadaman Pleton 2, Wendy Bin Maddi.

Lanjutnya, selama proses penanganan, cuaca terpantau cerah dan tidak terdapat kendala signifikan, meski petugas mencatat keterbatasan alat pelindung berupa sarung tangan.

“Proses penanganan tersebut menggunakan alat penjepit (tongsis) dan petugas berhasil mengevakuasi monyet tersebut sekitar pukul 08.14 WITA,” tambahnya.

Usai memastikan situasi aman dan tidak membahayakan warga sekitar, Tim Rescue Pleton 2 kembali ke Mako Damkar Kota Kendari.

Dinas Damkarmat Kota Kendari mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan satwa liar di area permukiman, agar dapat ditangani secara cepat dan mencegah risiko keselamatan.*

Diduga Dipermalukan Usai Digeledah, Toko Kochi Kendari Dilaporkan ke Polisi

KENDARIKINI.COM – Seorang perempuan berinisial NS melaporkan salah satu toko ritel di Kota Kendari, Toko Kochi, ke Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan tersebut dilayangkan setelah NS mengaku dipermalukan di hadapan umum usai dituduh mencuri oleh karyawan toko.

Peristiwa itu terjadi di Toko Kochi Jalan AH Nasution, Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, pada Sabtu, 17 Januari 2026 sekitar pukul 21.30 Wita.

NS saat itu datang berbelanja bersama dua rekannya. Namun karena tidak menemukan barang yang dicari, ia berniat meninggalkan toko. Saat keluar, alarm sensor toko berbunyi, sehingga NS dikejar oleh tiga orang karyawan.

Salah satu karyawan kemudian meminta izin untuk memeriksa isi tas NS di depan pengunjung lain. Meski merasa keberatan dan malu, NS mengizinkan pemeriksaan tersebut untuk membuktikan dirinya tidak melakukan pencurian.

“Setelah diperiksa, tidak ditemukan barang apa pun. Tapi orang tua kami sudah terlanjur dipermalukan karena diperiksa di depan umum,” ujar Syahrul, anak NS, saat dikonfirmasi.

Usai kejadian, NS meninggalkan lokasi dan menceritakan peristiwa tersebut kepada pihak keluarga. Tidak terima dengan perlakuan itu, keluarga kemudian kembali mendatangi pihak toko untuk meminta klarifikasi.

“Pihak toko menyampaikan bahwa pemeriksaan dilakukan sesuai SOP jika alarm sensor berbunyi,” jelas Syahrul.

Namun pihak keluarga menilai tindakan tersebut tidak tepat dan tidak beretika. Menurut Syahrul, karyawan toko tidak memiliki kewenangan melakukan penggeledahan terhadap konsumen tanpa dasar yang jelas, terlebih dilakukan di ruang publik.

“Seharusnya dicek dulu lewat CCTV. Faktanya tidak terbukti apa-apa, tapi ibu saya sudah dipermalukan,” tegasnya.

Atas kejadian tersebut, Syahrul mendampingi NS melaporkan Toko Kochi ke Polda Sultra dengan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik. Pihak keluarga berharap laporan tersebut dapat diproses sesuai hukum yang berlaku.

Terkait hal tersebut Marcom Toko Kochi, Haikal yang dikonfirmasi via pesan sms, pesan whatss app, panggilan whats app serta panggilan telepon belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Media ini juga telah ke Toko Kochi Anduonohu, Dan diarahkan untuk menghubungi Manager. Sementara itu Manager Kochi Andonohu yang dikonfirmasi juga belum bisa memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.

“Kalau untuk sekarang belum bisa, Nanti kita pakai media lain, kita juga sudah punya bukti-bukti, nanti kami kabari,” jelasnya.*

Lahan Alang-Alang di BTN Punggolaka Permai Terbakar, Diduga Akibat Pembukaan Lapangan Bola

0

KENDARIKINI.COM – Kebakaran lahan alang-alang terjadi di kawasan BTN Punggolaka Permai, Jalan Hurami, Kelurahan Punggolaka, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, pada Sabtu sore, 18 Januari 2026. Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar panik sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.

Informasi yang dihimpun Kendarikini.com, kebakaran terjadi sekitar pukul 17.35 WITA. Laporan masuk ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari pada pukul 17.56 WITA, dan penanganan berlangsung hingga 18.12 WITA.

Pelapor kejadian diketahui bernama Yusri Adinata. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Damkar Kota Kendari segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.

Ketua RT setempat, Aris, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga dipicu oleh aksi sekelompok remaja yang hendak membuka lahan untuk dijadikan lapangan sepak bola. Namun, api dari pembakaran ranting tidak terkendali dan dengan cepat merembet ke alang-alang kering di sekitarnya.

“Api cepat menjalar karena kondisi alang-alang kering, sehingga menyebar cukup luas,” ujar Aris saat dikonfirmasi di lokasi.

Petugas Damkar Kota Kendari langsung melakukan pemadaman api guna mencegah kebakaran meluas ke area permukiman warga. Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan kerusakan bangunan maupun korban jiwa.

Hingga berita ini diterbitkan, luasan lahan yang terbakar masih dalam pendataan, sementara pihak terkait mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran terbuka, khususnya di musim cuaca panas, karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar.*

Biawak Masuk Rumah Warga di Wua-Wua, Damkar Kendari Lakukan Evakuasi

0

KENDARIKINI.COM – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari mengevakuasi seekor biawak yang masuk ke dalam kamar anak warga di Lorong Mata Iwoi No. 01, Kelurahan Mataiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari pada Minggu siang, 18 Januari 2026.

Laporan kejadian diterima petugas melalui sambungan telepon pada pukul 13.53 WITA dari pemilik rumah, Ibu Sundari. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pleton 2 langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 13.58 WITA dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar 14.05 WITA.

Komandan Regu Pemadaman Pleton 2, Safiudin, menjelaskan bahwa biawak tersebut ditemukan berada di dalam kamar anak pelapor, sehingga menimbulkan kepanikan bagi penghuni rumah.

“Setelah menerima laporan, tim operator komunikasi segera mengerahkan Tim Rescue Pleton 2 untuk melakukan evakuasi. Proses penanganan berjalan lancar dan aman,” ujarnya.

Dengan menggunakan unit rescue dan peralatan penjepit (tongsis), petugas berhasil mengevakuasi biawak tersebut sekitar pukul 14.11 WITA. Selama proses evakuasi, kondisi cuaca terpantau cerah dan tidak ditemukan kendala berarti di lapangan.

Usai memastikan situasi aman dan tidak membahayakan warga, Tim Rescue Pleton 2 kemudian kembali ke Mako Damkar Kota Kendari.

Dinas Damkarmat Kota Kendari mengimbau masyarakat agar segera melapor ke petugas apabila menemukan satwa liar yang berpotensi membahayakan, guna mencegah risiko keselamatan bagi penghuni rumah.*

Raker LBH HAMI Sultra Tegaskan Komitmen Advokasi Masyarakat di Era KUHP dan KUHAP Baru

0

KENDARIKINI.COM – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) se-Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahunan sebagai agenda evaluasi kinerja organisasi sekaligus perumusan arah kebijakan dan program strategis ke depan. Kegiatan tersebut berlangsung di salah satu objek wisata di Kota Kendari pada Jumat, 16 Januari 2026.

Raker LBH HAMI Sultra tahun ini mengusung tema “Bantuan Hukum Progresif Pasca Berlakunya KUHP dan KUHAP Baru”. Kegiatan diikuti seluruh jajaran pengurus dan anggota LBH HAMI dari berbagai kabupaten/kota di Sultra, yang menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat layanan bantuan hukum bagi masyarakat pencari keadilan.

Ketua LBH HAMI Sultra, Andri Darmawan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi kader seiring diberlakukannya KUHP dan KUHAP baru. Menurutnya, penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci peningkatan kualitas layanan dan perluasan jangkauan bantuan hukum, khususnya bagi masyarakat kurang mampu.

“LBH HAMI harus tampil lebih progresif, responsif, dan siap menjawab tantangan isu-isu hukum kontemporer. Penguatan kapasitas dan inovasi layanan menjadi kunci agar kami hadir lebih dekat dengan masyarakat,” ujar Andri.

Berdasarkan pantauan awak media, forum raker berlangsung dinamis dan produktif. Sejumlah masukan strategis mengemuka, di antaranya terkait pengembangan klinik hukum, penguatan advokasi publik, pendampingan litigasi dan nonlitigasi, serta rencana kerja sama eksternal dengan berbagai lembaga dan mitra kolaboratif.

Andri Darmawan juga menyampaikan bahwa keputusan-keputusan yang dihasilkan dalam raker akan menjadi pijakan organisasi untuk bergerak lebih solid dan profesional ke depan.

“Kami ingin setiap program kerja yang ditetapkan benar-benar aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” katanya.

Selain agenda raker, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 LBH HAMI Sultra. Suasana semakin hangat dengan pelaksanaan family gathering yang diikuti seluruh peserta guna mempererat kebersamaan antaranggota.

Berbagai perlombaan turut digelar dengan hadiah menarik. Tercatat sekitar 100 peserta hadir, terdiri dari pengurus LBH HAMI Sultra tingkat provinsi dan 12 cabang LBH HAMI yang telah terbentuk di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pengurus yang telah hadir, serta panitia yang telah bekerja maksimal sehingga kegiatan ini berjalan sukses dan meriah,” tuturnya.

Andri berharap, LBH HAMI Sultra ke depan semakin solid dan konsisten menjadi garda terdepan dalam penyediaan bantuan hukum yang berkualitas, humanis, profesional, dan berpihak pada keadilan masyarakat.*

Kebakaran Hebat di Kendari Barat, 3 Gudang dan Belasan Bangunan Warga Hangus, Kerugian Capai Rp5 Miliar

0

KENDARIKINI.COM – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman dan pertokoan di Depan Toko Damai, dekat Pelabuhan Batu Kota Lama, Jalan Pembangunan, Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Sabtu malam, 17 Januari 2026. Insiden tersebut menghanguskan 3 gudang penyimpanan, 6 kios, 4 warung makan, serta sekitar 4 rumah warga, dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp5 miliar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kendari, Ahriawandy Effendy, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pada pukul 21.55 WITA. Tak berselang lama, Unit Pos Benua-Benua tiba di lokasi pada pukul 21.59 WITA, disusul armada dari Mako Damkar pada pukul 22.05 WITA.

“Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 00.40 WITA, dan seluruh personel kembali ke mako pada pukul 01.00 WITA,” kata Ahriawandy dalam laporan resminya.

Ia menerangkan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, api pertama kali muncul dari salah satu kios warung yang berada di samping gudang. Kobaran api dengan cepat merembet ke bangunan lain lantaran mayoritas kios dan rumah warga merupakan bangunan semi permanen berbahan kayu dan papan.

Objek yang terbakar meliputi gudang penyimpanan hasil bumi seperti cengkeh, pala, kopra, cokelat, dan jambu, serta deretan kios dan rumah warga di sekitarnya.

“Dalam proses pemadaman, sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, yakni Unit 11, 12, 13, 14, 15, Unit CSR, dan Unit Rescue. Selain Damkar, unsur TNI-Polri, komunitas SAR, serta komunitas tower turut membantu, khususnya dalam penyediaan dan suplai air,” jelasnya.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan dan pengecekan menyeluruh guna memastikan tidak ada titik api yang berpotensi menyala kembali.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Namun dugaan awal mengarah pada sumber api dari kios warung sebelum merambat ke bangunan lainnya.

Sejumlah pemilik bangunan terdampak di antaranya Samada, Sirida, Nabid, Sukri, La Ufa, La Bau, La Rungku, La Uma, La Han Sipu, La Eko, Mulyani, Lasamada, La Rae, dan Wa Emma.

Dinas Damkarmat Kota Kendari mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan melakukan pengecekan rutin instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha.

“Kami juga mendorong peningkatan koordinasi antara Damkar, PLN, aparat keamanan, dan masyarakat agar penanganan kebakaran bisa lebih cepat dan efektif,” ujar Kabid Pemadaman, Amir Yusuf.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran akan keselamatan lingkungan, terutama di kawasan padat bangunan dan usaha dengan konstruksi semi permanen.*

Viral Keluhan Tak Bisa Pesan Taksi Online di Bandara Halu Oleo, Lanud Sebut Belum Ada Kerja Sama

0

KENDARIKINI.COM, KONAWE SELATAN — Sebuah video keluhan pengunjung Bandara Halu Oleo, Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, viral di media sosial TikTok. Dalam video tersebut, seorang penumpang mengeluhkan tidak dapat mengakses layanan transportasi online Grab setibanya di Bandara Halu Oleo.

Video berdurasi 41 detik yang diunggah akun TikTok @milop.dessert mendapatkan 4.184 Like, 413 Komentar dan 417 kali dibagikan. Dalam video tersebut juga memperlihatkan seorang perempuan mengaku kesulitan mendapatkan transportasi menuju hotel di Kota Kendari. Ia menyebutkan tarif transportasi yang harus dibayarkan cukup mahal karena tidak tersedianya layanan taksi online atau Grab di area bandara.

“Apa di seluruh Kendari tidak ada Grab, atau Bandara Kendari saja yang tidak ada Grab? Jadi aku dari sini ke hotel dari Rp180 ribu, nego Rp150 ribu,” ujar perempuan tersebut dalam video.

Menanggapi keluhan itu, Humas Bandara Halu Oleo, Nurlansyah, menegaskan bahwa pengelolaan layanan transportasi penumpang bukan berada di bawah kewenangan pihak bandara.

“Terkait pengelolaan layanan transportasi penumpang seperti rental dan Grab, itu bukan kewenangan pihak Bandara. Wilayah tersebut masih menjadi kewenangan Lanud,” kata Nurlansyah saat dikonfirmasi jurnalis Kendarikini.com, Sabtu, 17 Januari 2026.

Sementara itu, Kepala Penerangan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Kapentak) Lanud Halu Oleo, Yusuf, menjelaskan bahwa layanan transportasi daring Grab belum diperbolehkan beroperasi di kawasan Lanud Halu Oleo karena belum adanya kerja sama resmi dengan pihak Lanud

“Grab tidak diperbolehkan masuk karena sampai saat ini belum ada kerja sama. Di bandara sudah ada taksi resmi yang memiliki kerja sama,” jelas Yusuf saat dikonfirmasi, Sabtu (17/01).

Menurutnya, selama belum ada kesepakatan atau regulasi yang mengatur, operasional transportasi online di wilayah Lanud belum dapat diizinkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Grab terkait rencana kerja sama atau kebijakan operasional di Bandara Halu Oleo.(Faldi)*

Menu MBG di Konawe Disorot, Warga Keluhkan Snack Berjamur Dibagikan ke Anak-anak

0

KENDARIKINI.COM, KONAWE — Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, kembali menuai sorotan. Kali ini, keluhan datang dari warga Desa Andalambe, Kecamatan Tongauna Utara, terkait kualitas makanan yang dinilai tidak layak konsumsi.

Seorang warga sekaligus orang tua balita, Anita Fitria, mengungkapkan kekecewaannya setelah menemukan menu snack MBG yang dibagikan kepada anak-anak dan balita dalam kondisi berjamur.

“Kualitas MBG makin ke sini makin tidak terjaga. Kasihan anak-anak yang datang sendiri mengambil makanan, tidak tahu apakah layak atau tidak, lalu langsung dimakan. Ini jamur, bukan jamur sehari,” ujar Anita kepada wartawan, Sabtu 17 Januari 2026.

Ia menyesalkan makanan yang sudah berjamur tersebut masih dibagikan kepada anak-anak. Menurutnya, kondisi ini sangat membahayakan kesehatan, khususnya bagi balita yang rentan terhadap gangguan pencernaan dan infeksi.

Anita juga mempertanyakan sistem pengawasan dalam pelaksanaan program MBG. Pasalnya, setiap dapur penyedia makanan disebut memiliki pengawas dari tenaga ahli gizi.

“Coba jelaskan ini salah siapa, karena katanya masing-masing dapur ada pengawas dari ahli gizi,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti pihak yang bertanggung jawab atas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Tongauna Utara. Tim redaksi masih berupaya menghubungi pihak terkait untuk memperoleh klarifikasi dan penjelasan resmi.*

Rapat Pleno IMI Sultra Dirangkai Sosialisasi Narkoba, BNN Kendari Pastikan Pengurus Negatif

0

KENDARIKINI.COM — Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari kembali menggelar sosialisasi bahaya narkotika sekaligus tes urine bagi Pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulawesi Tenggara, Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di kediaman Anton Timbang, Jalan Cempaka Putih, Kota Kendari, usai pelaksanaan Rapat Pleno Pengurus IMI Sultra.

Rapat Pleno tersebut membahas sejumlah program strategis IMI Sultra tahun 2026. Salah satunya persiapan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) IMI Sultra yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Januari 2026. Dalam Rakerprov tersebut akan dibahas program IMI Sultra Road to School, yang fokus pada sosialisasi safety riding, keselamatan berkendara, serta tata cara berkendara secara berkelompok guna meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas.

Selain itu, rapat juga membahas persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XXII, termasuk penetapan Technical Delegate serta pembentukan tim penjaringan bakal calon Ketua IMI Sultra periode 2026–2031.

Agenda lainnya yakni rencana event touring Ramadan yang akan digelar pada Februari 2026 mendatang, dengan rute sejumlah kabupaten seperti Konawe, Kolaka Timur, Kolaka, dan Bombana. Kegiatan ini dirangkaikan dengan silaturahmi serta aksi sosial berbagi berkah Ramadan ke pondok pesantren dan panti asuhan.

Sekretaris IMI Sultra, Astin Abus, dalam keterangannya menyebutkan bahwa IMI Sultra mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan. Salah satunya menjadi satu-satunya IMI di Indonesia yang menggelar ajang Gymkhana atau Slalom pada Porprov 2024 di Kota Baubau.

“IMI Sultra juga berhasil meloloskan atlet pada ajang Prapon, sehingga bisa tampil di PON Papua dan PON Aceh–Sumut di Sirkuit Sentul, Bogor. Selain itu, kami meraih juara satu balap motor Region D Sulawesi, Maluku, dan Papua selama tiga tahun berturut-turut dari 2020 hingga 2023,” ungkap Astin kepada awak media.

Usai rapat pleno, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi pencegahan narkoba yang disampaikan langsung oleh Kepala BNN Kota Kendari, Widi Haryadi. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya upaya pencegahan sejak dini mengingat Sulawesi Tenggara termasuk daerah dengan angka penyalahgunaan narkoba yang cukup tinggi secara nasional.

Sementara itu, Anton Timbang, selaku Ketua IMI Sultra, mengatakan kegiatan sosialisasi dan tes urine tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba.

“Hari ini kami kembali melakukan sosialisasi dan tes urine kepada seluruh pengurus IMI Sultra, setelah sebelumnya juga dilakukan kepada pengurus Kadin Sultra. Tujuannya untuk memastikan seluruh pengurus bersih dari narkoba,” tegas Anton.

Usai pemeriksaan, Kepala BNN Kota Kendari mengumumkan hasil tes urine seluruh pengurus IMI Sultra negatif narkoba.*

Telkomsel Pamasuka Sukses Kawal Lonjakan Trafik 11,21 Persen Selama Libur Natal dan Tahun Baru

KENDARIKINI.COM, MAKASSAR — Telkomsel Pamasuka (Papua, Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan) sukses mengawal lonjakan trafik layanan data selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (NARU). Sepanjang Desember 2025 hingga Januari 2026, Telkomsel memastikan kelancaran konektivitas pelanggan melalui keandalan jaringan terluas dan terdepan dengan semangat Melayani Sepenuh Hati.

Vice President Area Network Operations Telkomsel Pamasuka, Anky Arief Priyagung, mengatakan Telkomsel berkomitmen memberikan layanan terbaik, khususnya pada momen-momen dengan peningkatan kebutuhan komunikasi masyarakat.

“Dengan semangat Melayani Sepenuh Hati, Telkomsel terus merespons keluhan pelanggan secara cepat dan memastikan kualitas layanan tetap optimal pada momen spesial seperti NARU. Capaian ini akan kami pertahankan dan tingkatkan ke depannya,” ujar Anky, Jumat (16/1/2026).

Selama periode NARU, Telkomsel Pamasuka mencatat lonjakan lalu lintas data sebesar 11,21 persen dibandingkan rata-rata hari biasa tahun 2025, atau meningkat 11,97 persen dibandingkan periode NARU tahun sebelumnya. Puncak konsumsi data terjadi pada 1 Januari 2026, dengan total trafik mencapai 17,39 petabyte.

Aktivitas digital pelanggan didominasi oleh layanan hiburan dan komunikasi. Lalu lintas pesan instan tumbuh 66,58 persen, disusul e-commerce sebesar 29,66 persen, online gaming 24,20 persen, web browsing 15,23 persen, dan media sosial 13,64 persen. Aplikasi dengan kontribusi trafik terbesar di antaranya TikTok, Roblox, YouTube, Instagram, serta WhatsApp yang mencatat pertumbuhan payload tertinggi hingga 19,23 persen.

Menariknya, selain layanan data, lalu lintas SMS juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 45,09 persen dibandingkan rata-rata hari biasa.

Keberhasilan pengawalan trafik NARU ini turut didukung pemanfaatan AI Autonomous Network (AN) yang diterapkan di 75 titik keramaian utama. Teknologi ini mampu memantau dan mengelola jaringan secara otomatis, sehingga jumlah insiden jaringan berhasil ditekan hingga 17,6 persen.

Sejumlah wilayah mencatat pertumbuhan trafik data tertinggi, di antaranya Toraja Utara sebesar 39.949 GB, Tana Toraja 34.126 GB, Banjar 28.698 GB, Palangkaraya 25.494 TB, dan Tanah Bumbu 23.958 TB.

Sementara itu, mobilitas pelanggan tertinggi tercatat di Palangkaraya dengan lebih dari 46 ribu pelanggan, disusul Toraja Utara lebih dari 44 ribu pelanggan, dan Tana Toraja lebih dari 39 ribu pelanggan.

“Kedepan, kami akan terus meningkatkan Quality of Service agar layanan digital Telkomsel dapat dinikmati dengan kualitas terbaik oleh seluruh masyarakat Indonesia,” tutup Anky.

Selama momen NARU 2025/2026, Telkomsel Pamasuka juga melakukan drive test jaringan 4G dan 5G sejauh 451 kilometer, menyiagakan 21 Posko Siaga Network, 6 Posko Utama Sales, serta 33 Posko Reguler Sales, dan menghadirkan berbagai penawaran spesial bagi pelanggan. Informasi lengkap dapat diakses melalui www.telkomsel.com/siaga.*

Yuk Ikuti Regional Public Launching All New Honda Vario 125 di Kendari

0

KENDARIKINI.COM — Astra Motor Sulawesi Selatan (Asmo Sulsel) akan menggelar Regional Public Launching (RPL) All New Honda Vario 125 di The Park Mall Kendari, pada 24–25 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ajang bagi masyarakat Kendari dan sekitarnya untuk mengenal lebih dekat skutik terbaru Honda yang hadir dengan desain dan fitur lebih modern.

All New Honda Vario 125 tampil dengan penyegaran desain yang semakin sporty. Lekukan bodi dibuat lebih tajam dengan tampilan fascia depan yang sekilas menyerupai Vario 160, namun tetap mempertahankan karakter khas Vario 125 yang modern dan rapi. Skutik ini tersedia dalam beberapa varian, yakni CBS, CBS-ISS, dan Street Style, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya berkendara masyarakat urban.

Dari sisi dapur pacu, All New Honda Vario 125 dibekali mesin 125 cc Enhanced Smart Power (eSP) yang dikenal irit dan responsif untuk penggunaan harian. Konsumsi bahan bakarnya diklaim mampu menembus lebih dari 50 kilometer per liter, menjadikannya pilihan ekonomis bagi pengendara.

Sejumlah fitur modern turut melengkapi skutik ini, di antaranya panel meter full digital, USB Type-C charger, serta bagasi luas berkapasitas sekitar 18 liter yang menunjang kenyamanan berkendara.

Daya tarik tersendiri hadir pada varian Street Style yang mengusung konsep naked handlebar dan panel meter terpisah, memberikan kesan lebih agresif dan berbeda dibandingkan skutik konvensional.

Tak hanya peluncuran produk, RPL All New Honda Vario 125 juga akan diramaikan dengan berbagai hiburan dan kompetisi. Mulai dari dance performance 3D (Dar Der Dor), pop-up store, hingga sejumlah lomba seperti Mobile Legends, Vario Got Talent, Coswalk, dan Cosplay Competition.

Pengunjung juga dapat mengikuti test ride, menikmati promo pembelian, memperoleh layanan servis spesial, serta mengikuti talkshow dan community gathering bersama komunitas Honda.

Region Head Asmo Sulsel, Thamsir Sutrisno, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum untuk menghadirkan produk yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

“Melalui RPL All New Honda Vario 125 ini, kami ingin memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat untuk merasakan keunggulan desain dan fitur terbaru. Kami berharap Vario 125 terbaru dapat menjadi pilihan kendaraan harian yang stylish dan fungsional,” ujar Thamsir kepada awak media pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Dengan konsep acara yang dikemas meriah dan interaktif, Asmo Sulsel berharap Regional Public Launching All New Honda Vario 125 dapat menjadi agenda yang dinantikan masyarakat Kendari.*

Bank Indonesia Sultra Buka Rekrutmen Tenaga Swakelola, Ini Formasi dan Syaratnya

KENDARIKINI.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Tenggara membuka rekrutmen Tenaga Swakelola untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bank Indonesia di daerah. Rekrutmen ini dibuka untuk dua formasi, yakni Tenaga Ahli Penguatan Ketahanan Pangan serta Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah serta Tenaga Pendukung Pengelola Komunikasi Kebijakan (Social Media Specialist).

Untuk formasi Tenaga Ahli Penguatan Ketahanan Pangan serta Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah, pelamar harus merupakan Warga Negara Indonesia dengan pendidikan minimal Strata 1 (S1), diutamakan dari Fakultas Ekonomi, Perbankan, dan Pertanian. Pelamar juga disyaratkan memiliki pengalaman kerja minimal tiga tahun di bidang penguatan klaster ketahanan pangan dan pengembangan ekonomi syariah, termasuk pelatihan dan pengembangan UMKM Syariah, pondok pesantren, serta lembaga ziswaf. Selain itu, pelamar diharapkan memiliki jejaring yang luas, wawasan regulasi ekonomi dan keuangan syariah, serta berdomisili di Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari.

Sementara untuk formasi Tenaga Pendukung Pengelola Komunikasi Kebijakan (Social Media Specialist), diperuntukkan bagi pria atau wanita berusia maksimal 32 tahun dengan pendidikan minimal S1 semua jurusan, diutamakan dari Ilmu Komunikasi, Desain Komunikasi Visual, atau Marketing Komunikasi. Pelamar harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, kreatif dalam pembuatan konten, memahami kebijakan platform media sosial, serta menguasai tools desain dan pengelolaan media sosial seperti Adobe Photoshop, Figma, CapCut, InShot, Canva, dan aplikasi sejenis. Pengalaman sebagai social media specialist atau content creator menjadi nilai tambah.

Adapun dokumen administrasi yang wajib disiapkan oleh pelamar meliputi surat lamaran kerja, CV, pas foto berwarna ukuran 4×6, scan ijazah, scan transkrip nilai, serta dokumen pendukung lainnya seperti portofolio atau sertifikat pelatihan. Untuk formasi Tenaga Ahli, berkas dikumpulkan menggunakan map berwarna biru, sedangkan untuk Social Media Specialist menggunakan map berwarna merah.

Seluruh berkas lamaran diantar langsung ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, Jalan Haluoleo, Kompleks Perkantoran Bumi Praja Anduonohu, Kendari. Batas akhir pendaftaran dan pengumpulan berkas ditetapkan pada 22 Januari 2026.

Bank Indonesia Sulawesi Tenggara juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan. Dalam proses rekrutmen ini, BI menegaskan tidak bekerja sama dengan pihak mana pun dan tidak memungut biaya dalam bentuk apa pun.

Informasi lebih lanjut mengenai rekrutmen Tenaga Swakelola Bank Indonesia Sultra dapat diakses melalui tautan resmi linktr.ee/RekrutmenSwakelolaBISultra.

Jelang Musprov, Kadin Sultra Gelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Bahaya Narkoba Bersama BNN

0

KENDARIKINI.COM – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar rapat koordinasi persiapan Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Sultra, yang dirangkaikan dengan sosialisasi bahaya narkotika bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari. Kegiatan ini berlangsung di Jalan Cempaka, Kota Kendari pada Jumat, 16 Januari 2026.

Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, mengatakan rapat koordinasi tersebut membahas kesiapan pelaksanaan Musprov sekaligus penyusunan program kerja Kadin ke depan.

“Hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi untuk membahas persiapan Musprov serta program kerja Kadin ke depan,” ujar Anton Timbang dalam keterangannya kepada awak media.

Ia menyampaikan, masa kepengurusan Kadin Sultra periode 2021–2026 telah memasuki akhir masa bakti. Selama lima tahun kepemimpinannya, Kadin Sultra telah menjalankan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

“Kita sudah berada di penghujung masa jabatan. Banyak program Kadin yang telah kita laksanakan dan semuanya bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya UMKM di Sultra,” ucapnya.

Usai rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi bahaya penggunaan narkoba yang dihadiri langsung oleh Kepala BNN Kota Kendari, Kombes Pol (KBP) Widi Haryadi, didampingi tim medis BNN Kota Kendari.

Dalam kegiatan tersebut, seluruh pengurus Kadin Sultra yang hadir mengikuti tes urine sebagai bentuk komitmen mendukung lingkungan organisasi yang bersih dari narkotika. Dari hasil pemeriksaan terhadap 48 orang pengurus, seluruhnya dinyatakan negatif atau bebas dari penggunaan narkotika.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa seluruh pengurus Kadin Sultra yang mengikuti tes urine dinyatakan bebas dari narkotika,” ungkap Widi Haryadi.

Ia pun memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus Kadin Sultra di bawah kepemimpinan Anton Timbang yang dinilai mampu menjaga profesionalitas dan komitmen terhadap gerakan antinarkoba.

Ucapan tersebut disambut kembali oleh Anton Timbang. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus Kadin Sultra atas kerja sama yang baik dalam menjalankan tugas organisasi secara profesional dan bebas dari narkoba.

Selain itu, Anton Timbang juga mengucapkan terima kasih kepada BNN Kota Kendari beserta jajaran atas dukungan dan kerja sama sehingga kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan narkotika tersebut dapat berjalan dengan lancar.*

Kapolda Sultra Tinjau Pembangunan SPPG Polri di Polresta Kendari, Dukung Program Pemenuhan Gizi Pelajar

0

KENDARIKINI.COM – Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra) Irjen Pol. Didik Agung Widjanarko meninjau langsung pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di lingkungan Polresta Kendari, Kamis, 15 Januari 2026 sore. Peninjauan dilakukan di lokasi SPPG yang berada di samping Markas Polresta Kendari.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.50 Wita tersebut turut dihadiri Wakapolda Sultra Brigjen Pol. Gidion Aruf Setyawan, pejabat utama Polda Sultra, Kapolresta Kendari Kombes Pol. Edwin L. Sengka, jajaran Polresta Kendari, serta mitra pengelola pembangunan SPPG.

Pada peninjauan tersebut, Kapolda Sultra melihat secara langsung progres pembangunan serta kesiapan sarana dan prasarana SPPG yang nantinya akan digunakan untuk mendukung program pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah. Program ini sejalan dengan kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi pelajar guna menunjang tumbuh kembang dan konsentrasi belajar.

Kapolda Sultra menegaskan bahwa kehadiran SPPG Polri Polresta Kendari diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung sektor pendidikan dan kesehatan anak.

“Melalui fasilitas ini, Polri tidak hanya menjalankan fungsi keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan generasi muda,” ujar Kapolda di sela peninjauan.

Selama kegiatan berlangsung, Kapolda dan rombongan juga berdialog dengan pihak pengelola pembangunan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai perencanaan serta memenuhi standar yang telah ditetapkan. Secara umum, progres pembangunan SPPG dinilai berjalan dengan baik.

Peninjauan pembangunan SPPG Polri Polresta Kendari berakhir sekitar pukul 17.30 WITA. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan kondusif.*

Pendaftaran SIPSS Polri 2026 Resmi Dibuka, Lulusan S1 hingga Dokter Spesialis Berpeluang Jadi Perwira

0

KENDARIKINI.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) resmi membuka Seleksi Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) Tahun Anggaran 2026. Pendaftaran dibuka mulai 15 hingga 22 Januari 2026 dan dapat diikuti oleh lulusan S1, S2, D-IV, hingga dokter spesialis dari berbagai disiplin ilmu.

Informasi tersebut disampaikan melalui pengumuman resmi Biro SDM Polda Sulawesi Tenggara. Dalam seleksi SIPSS 2026, Polri membuka kesempatan bagi lulusan sarjana dan profesi untuk menjadi Perwira Pertama Polri sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Sejumlah jurusan yang dibutuhkan antara lain Ilmu Pemerintahan, Teknik Sipil, Psikologi, Kedokteran, Kedokteran Gigi, Farmasi, Sistem Informasi, Teknik Informatika, Biologi, Kimia, Fisika, Desain Komunikasi Visual, Statistik, Manajemen, Seni Rupa, hingga Pendidikan Bahasa Prancis dan Sastra Korea. Polri juga membuka peluang bagi lulusan Theologi Hindu dan Kristen, serta peserta dengan sertifikat Commercial Pilot Licence Flying School.

Untuk jenjang S2 dan profesi, Polri membuka formasi Psikologi Profesi, Pengembangan Kurikulum, serta Kajian Ilmu Kepolisian. Sementara untuk D-IV, dibuka formasi Teknologi Rekayasa Pengolahan Kulit, khusus untuk wilayah penugasan tertentu.

Selain itu, terdapat rekrutmen proyeksi penugasan khusus bagi wilayah Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Tengah, Maluku Utara, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Utara, dengan kualifikasi khusus seperti S1 Kedokteran, S1 Psikologi Profesi, dan S2 Psikologi Profesi.

Persyaratan tinggi badan ditetapkan minimal 162 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita, dengan batas usia maksimal bervariasi sesuai jenjang pendidikan, mulai dari 26 tahun hingga 40 tahun.

Polri menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya alias gratis.

Pendaftaran dilakukan secara daring melalui situs resmi www.penerimaan.polri.go.id, dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Polres terdekat atau hotline sekretariat.

Melalui seleksi SIPSS ini, Polri berharap dapat menjaring sumber daya manusia profesional, berintegritas, dan berkompeten guna memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di seluruh wilayah Indonesia.*

PT Wijaya Inti Nusantara Bantah Tuduhan Kriminalisasi, Tegaskan Kendaraan Operasional Dialihkan Tanpa Izin

0

KENDARIKINI.COM – PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) memberikan klarifikasi resmi terkait polemik hukum antara perusahaan dengan mantan karyawannya, Agus Mariana, menyusul pemberitaan yang berkembang di ruang publik. Perusahaan menegaskan bahwa langkah hukum yang ditempuh murni untuk melindungi aset perusahaan, bukan bentuk kriminalisasi.

Head of Legal PT WIN, Alvian Pradana Liambo, menjelaskan bahwa kendaraan yang menjadi objek perkara merupakan kendaraan operasional milik perusahaan yang penggunaannya melekat pada hubungan kerja. Setelah hubungan kerja berakhir, kendaraan tersebut secara hukum wajib dikembalikan kepada perusahaan.

“Sejak hubungan kerja berakhir, kendaraan itu tidak lagi memiliki dasar hukum untuk dikuasai, apalagi dialihkan atau dijadikan jaminan utang untuk kepentingan pribadi,” kata Alvian dalam keterangan resminya, Jumat, 16 Januari 2026.

Menurutnya, fakta hukum menunjukkan kendaraan operasional tersebut telah dibalik nama dan dijadikan jaminan utang tanpa sepengetahuan maupun persetujuan manajemen PT WIN. Tindakan tersebut dinilai sebagai perbuatan sepihak dan tidak sah.

“Pengembalian aset perusahaan adalah kewajiban hukum, bukan bergantung pada ada atau tidaknya permintaan dari perusahaan,” tegasnya.

Lebih lanjut, manajemen perusahaan juga menemukan adanya dugaan pelanggaran berat berupa pemalsuan tanda tangan pimpinan perusahaan, Frans Salim Kalalo, yang digunakan sebagai dasar pembuatan dokumen pengalihan hak kendaraan. Dokumen tersebut kemudian dipakai untuk mengubah identitas kepemilikan kendaraan dan menjadikannya sebagai jaminan utang di PT WOM Finance Cabang Kendari.

“Fakta-fakta ini yang menjadi dasar perusahaan menempuh jalur hukum,” ujar Alvian.

Ia menjelaskan, sebelum membawa perkara ke ranah hukum, pihak perusahaan telah melakukan pemanggilan dan komunikasi langsung dengan Agus Mariana. Bahkan, perusahaan sempat menempuh pendekatan persuasif dengan itikad baik, dengan menganggap kendaraan operasional tersebut sebagai bagian dari kompensasi pesangon, disertai harapan agar persoalan tidak berlanjut ke proses hukum.

Namun demikian, Agus Mariana tetap mengajukan gugatan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI), sementara kendaraan tetap dikuasai dan tidak dikembalikan. Proses pemeriksaan perkara di PHI yang berlangsung relatif cepat membuat dugaan pelanggaran berat, khususnya terkait penggelapan dan pemalsuan dokumen, tidak dapat diuji secara menyeluruh dalam forum tersebut.

“Oleh karena kendaraan yang seharusnya menjadi objek eksekusi putusan hubungan industrial faktanya telah dialihkan dan dijadikan jaminan utang, maka perusahaan menempuh upaya hukum lanjutan untuk melindungi asetnya. Ini adalah hak hukum yang sah,” jelasnya.

Menanggapi pernyataan kuasa hukum Agus Mariana yang menyebut pelapor tidak pernah hadir dalam persidangan, Alvian menegaskan hal tersebut tidak sesuai fakta. Ia menyebut Junaedi selaku HRD PT WIN dan pelapor dalam perkara ini telah hadir dan memberikan keterangan di persidangan Pengadilan Negeri Andoolo.

“Jika yang dimaksud adalah ketidakhadiran Frans Salim Kalalo, perlu ditegaskan bahwa beliau bukan pelapor, melainkan saksi. Pembuktian perkara pidana tidak bergantung pada satu saksi saja,” katanya.

Alvian menambahkan, alat bukti dalam perkara ini meliputi dokumen pengalihan hak kendaraan, keterangan sejumlah saksi, termasuk direktur perusahaan dan pihak PT WOM Finance Cabang Kendari. Fakta-fakta tersebut pula yang menjadi dasar penyidik menetapkan tersangka.

“Pernyataan yang menyebut Jaksa Penuntut Umum tidak dapat membuktikan perkara ini adalah keliru dan menyesatkan,” tegasnya.

PT Wijaya Inti Nusantara, kata Alvian, menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan mengajak semua pihak untuk tidak membangun opini yang menyesatkan publik, serta menyerahkan sepenuhnya penilaian atas fakta dan alat bukti kepada pengadilan.*

JMSI Dorong Media Lokal Jadi Pengungkit

0

KENDARIKINI.COM – Potensi ekonomi biru Indonesia besar, tetapi belum bergerak sepadan di tingkat daerah. Jurang antara kebijakan nasional dan implementasi di wilayah pesisir, kepulauan, dan perbatasan masih menjadi titik lemah pembangunan.

Persoalan itu mengemuka dalam Dialog Strategis Nasional “Ekonomi Biru Indonesia: Menjembatani Kebijakan Nasional dengan Implementasi Daerah” yang digelar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pusat, Beyond Borders Indonesia, dan Pemkab Maluku Tenggara di Universitas Sahid, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa menegaskan, ekonomi biru akan terus berhenti sebagai wacana jika suara daerah tidak masuk dalam arus utama kebijakan nasional. Media daerah, menurut dia, harus berfungsi sebagai penguji realitas kebijakan.

“Media daerah menentukan apakah kebijakan pusat benar-benar bekerja di lapangan atau hanya berhenti di dokumen,” kata Teguh.

JMSI, lanjut dia, memposisikan diri sebagai penghubung antara kebijakan nasional dan kondisi riil daerah melalui penguatan narasi media lokal, distribusi konten lintas provinsi, serta penjagaan standar etika dan profesionalisme pers.

Dialog menghadirkan sejumlah pakar, antara lain Guru Besar UI Martani Huseini, Guru Besar Politeknik AUP Maman Hermawan, serta Bupati Maluku Tenggara Muhammad Thaher Hanubun. Forum diikuti akademisi, mahasiswa, wartawan, dan anggota JMSI.

Hanubun memaparkan Maluku Tenggara sebagai contoh wilayah dengan potensi ekonomi biru dan pariwisata yang tumbuh konsisten. Sepanjang 2025, kunjungan wisata ke Kepulauan Kei terus meningkat, dengan puncak pada Juli–Oktober seiring musim liburan nasional dan penguatan promosi digital.

Data Pemkab mencatat destinasi terpadat dikunjungi wisatawan, yakni Air Terjun Soindrat (18.275 pengunjung), Bukit Indah Bombay (16.275), Air Terjun Bombay (14.250), Pantai Ngursarnadan (13.851), dan Pantai Ngurtafur (10.910). Wisatawan didominasi domestik dan lokal, dengan wisatawan mancanegara meningkat signifikan pada semester kedua 2025.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Victor E. Budhi Toffi menegaskan Langgur berperan sebagai simpul utama transportasi dan layanan publik melalui Bandara Karel Sadsuitubun (LUV), sekaligus pintu awal seluruh pengalaman wisata Kei.

Forum ini menegaskan satu pesan penting bahwa tanpa media daerah yang aktif dan kritis, ekonomi biru berisiko terus menjadi jargon pembangunan, bukan mesin kesejahteraan.*

Diduga Serobot Lahan Warga, Bupati Bombana dan Kadis PUPR Dilaporkan ke Polda Sultra

0

KENDARIKINI.COM – Dugaan pencaplokan lahan milik warga menyeret nama Bupati Bombana, Burhanuddin, ke ranah hukum. Orang nomor satu di Kabupaten Bombana itu resmi dilaporkan ke Subdit II Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra).

Selain Burhanuddin, laporan tersebut juga mencantumkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bombana, Sofian Baco. Keduanya dilaporkan atas dugaan penyerobotan lahan seluas 1.888 hektare di kawasan Padang Pajjongang, Desa Waemputang, Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana, Sultra.

Laporan tersebut dilayangkan oleh Suwandi Suaib Sainong selaku ahli waris, yang menilai pembangunan Pos Jaga Satuan Radar di lokasi tersebut dilakukan tanpa alas hak dan tanpa persetujuan pemilik lahan.

Kuasa hukum ahli waris, Abdul Razak Said Ali, mengatakan pembangunan fisik di lokasi tersebut telah dimulai sejak 29 November 2025. Menurutnya, Pemda Bombana diduga mengabaikan hak kepemilikan warga dengan tetap melanjutkan pembangunan.

“Bupati Bombana tidak memiliki satu pun alas hak atas tanah itu. Tidak ada sertifikat, tidak ada izin dari ahli waris, namun bangunan tetap didirikan,” ujar Razak di Mapolda Sultra pada Kamis, 15 Januari 2026.

Razak menegaskan, penggunaan tanah milik warga untuk kepentingan negara seharusnya melalui mekanisme hukum yang sah, termasuk pelepasan hak atau pemberian ganti rugi. Akibat pembangunan tersebut, kerugian material yang dialami kliennya ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan dokumen ahli waris, lahan di Padang Pajjongang merupakan warisan keluarga besar Madde yang diperoleh dari Raja Moronene ke-III, Yeke Sangia Tina, pada 1928.

Kepemilikan lahan tersebut, kata Razak, diperkuat dengan pengukuran resmi oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Buton pada 1994. Dari pengukuran itu diterbitkan peta situasi lokasi atas nama keluarga untuk kepentingan usaha peternakan PT Poleang Indah Perkasa.

“Negara melalui BPN telah mengakui luas dan keberadaan tanah itu. Ini bukan tanah kosong atau tanah negara,” tegasnya.

Pihak ahli waris juga mengajukan sejumlah tuntutan dalam laporan tersebut, di antaranya penghentian total pembangunan Pos Radar, pengosongan lahan dari seluruh aset milik pemerintah daerah, serta pertanggungjawaban hukum atas kerugian yang dialami warga.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bombana, Abdul Muslikh, menyampaikan bahwa pemerintah daerah sedang menyiapkan telaah dan argumen hukum berdasarkan dokumen internal yang dimiliki.

“Ada telaahnya. Saya sudah dipanggil Sekda dan Asisten I. Nanti saya berikan telaah supaya jelas posisi pemerintah,” ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kabupaten Bombana belum menunjukkan dokumen atas hak resmi yang menjadi dasar pembangunan di kawasan Padang Pajjongang. Redaksi masih berupaya mengonfirmasi Bupati Bombana dan pihak terkait lainnya.*

Dankodaeral VI Makassar Kunjungi PT Vale IGP Morowali, Perkuat Sinergi Industri dan Pertahanan Laut

0

KENDARIKINI.COM, MOROWALI – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Makassar, Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz, melakukan kunjungan kerja ke PT Vale Indonesia Tbk di lokasi Indonesia Growth Project (IGP) Morowali pada Selasa, 14 Januari 2026.

Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara sektor industri strategis dan pertahanan laut guna mendukung pembangunan nasional yang aman, berkelanjutan, dan berdaya saing.

Dalam kunjungan itu, Dankodaeral VI Makassar bersama jajaran meninjau langsung aktivitas operasional PT Vale melalui control room, untuk melihat sistem pemantauan terintegrasi yang digunakan perusahaan dalam mengawasi proses penambangan hingga distribusi secara real time.

Rombongan kemudian meninjau Jetty Febriany, infrastruktur vital yang menjadi jalur utama distribusi material proyek. Keamanan wilayah perairan di sekitar jetty dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok dan stabilitas operasional perusahaan.

Selain peninjauan fasilitas, kegiatan juga diisi dengan penanaman pohon di area nursery sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem.

Laksamana Muda TNI Andi Abdul Aziz mengapresiasi pengelolaan fasilitas dan sistem yang dimiliki PT Vale. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara industri dan pertahanan merupakan elemen penting dalam mendorong kemajuan bangsa.

“Fasilitas yang dimiliki PT Vale sangat luar biasa, mulai dari jetty hingga sistem terintegrasi yang memonitor seluruh aktivitas secara real time. Sinergi antara industri dan pertahanan adalah kunci kemajuan negara. Tanpa pertahanan yang kuat, pembangunan ekonomi tidak akan berjalan optimal,” ujarnya kepada awak media, Kamis, 15 Januari 2026.

Ia juga menilai jetty PT Vale memiliki potensi strategis dan dapat dimanfaatkan dalam kondisi tertentu untuk mendukung kehadiran Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) di wilayah Morowali.

Sementara Head of Bahodopi Project PT Vale, Wafir, menyampaikan bahwa Proyek IGP Morowali tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Keberhasilan proyek strategis seperti ini tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan investasi, tetapi juga oleh keamanan dan stabilitas wilayah operasional, termasuk jalur logistik dan perairan. Peran TNI, khususnya unsur pertahanan laut, menjadi mitra strategis bagi keberlangsungan proyek,” kata Wafir.

Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat melalui koordinasi dan dukungan pengamanan yang berdampak langsung bagi masyarakat sekitar.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pada 15 Januari 2026, PT Vale juga turut berpartisipasi dalam Upacara Hari Dharma Samudera di Pelabuhan Bungku Tengah, Morowali, serta membagikan paket sembako kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian sosial.

Melalui kolaborasi ini, PT Vale dan TNI AL diharapkan dapat menciptakan ekosistem yang aman dan stabil, sekaligus mendorong pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.*

BPK Temukan 162,89 Hektare RTH di Kendari Beralih Fungsi Jadi Perumahan, Ratusan Kegiatan Langgar RTRW

0

KENDARIKINI.COM – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) menemukan pelanggaran serius dalam pemanfaatan tata ruang di Kota Kendari. Salah satu temuan utama adalah alih fungsi Ruang Terbuka Hijau (RTH) menjadi kawasan perumahan dan tempat usaha.

Temuan tersebut tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2025 Pemerintah Kota Kendari yang dirilis BPK Sultra.

Ketua BPK RI Perwakilan Sultra, Dadek Nandemar, mengungkapkan bahwa total luas RTH yang telah beralih fungsi mencapai 162,89 hektare. Selain itu, BPK juga mencatat 422 kegiatan pemanfaatan ruang di Kota Kendari tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

“Berdasarkan hasil pemeriksaan kami, terdapat 422 kegiatan pemanfaatan ruang yang tidak sesuai dengan RTRW. Salah satunya adalah alih fungsi Ruang Terbuka Hijau menjadi kawasan perumahan dan usaha,” kata Dadek saat menyampaikan LHP pada Selasa, 13 Januari 2026.

BPK menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan dampak lingkungan, mengganggu keseimbangan ekosistem perkotaan, serta mencerminkan lemahnya pengawasan dan penegakan aturan tata ruang oleh pemerintah daerah.

Sebagai informasi, alih fungsi RTH secara sembarangan dilarang oleh Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang serta diperkuat melalui Peraturan Menteri ATR/BPN Nomor 14 Tahun 2022.

Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa RTH merupakan bagian penting dari sistem tata ruang kota yang berfungsi menjaga keseimbangan lingkungan, kualitas udara, serta resapan air.

Pelanggaran pemanfaatan ruang, termasuk pembangunan perumahan di atas lahan RTH tanpa dasar hukum yang sah, dapat dikenakan sanksi berat. Sanksi tersebut diantaranya sanksi administratif, berupa pembongkaran bangunan dan penghentian kegiatan dan sanksi pidana, berupa ancaman hukuman penjara dan denda hingga miliaran rupiah sebagaimana diatur dalam UU Penataan Ruang.

BPK mendorong Pemerintah Kota Kendari untuk segera melakukan evaluasi, penertiban, serta penegakan hukum agar pelanggaran tata ruang tidak terus berulang dan merugikan masyarakat dalam jangka panjang.*

Limbah RSU Aliyah Tiga Diduga Cemari Badan Jalan di Baruga, PUPR dan Wawali Akan Turun Lapangan

0

KENDARIKINI.COM – Genangan air limbah mencemari salah satu ruas jalan utama di Kota Kendari yang menjadi akses masyarakat menuju Bandara Halu Oleo, di Konawe Selatan. Kondisi ini terjadi di Jalan D. Panjaitan, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga dan diduga kuat bersumber dari limbah Rumah Sakit Umum (RSU) Aliyah Tiga yang bercampur dengan limbah rumah tangga.

Pantauan Jurnalis Kendarikini.com di lokasi menunjukkan, air berwarna keruh dengan bau menyengat menggenangi sebagian badan jalan. Limbah yang menggenang ke badan jalan tersebut mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat. Genangan tersebut juga memperparah kondisi lalu lintas di jalur vital penghubung Kota Kendari dan Bandara Halu Oleo.

Dugaan sementara, limbah tersebut mengalir ke jalan akibat sistem drainase yang tidak berfungsi normal. Namun, keberadaan fasilitas layanan kesehatan di sekitar lokasi memunculkan sorotan terhadap pengelolaan limbah RSU Aliyah Tiga, yang seharusnya memiliki sistem pengolahan limbah medis dan nonmedis sesuai standar lingkungan.

Padahal, rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan diwajibkan memastikan limbahnya tidak mencemari lingkungan sekitar.

Menanggapi kondisi tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Kendari, Muh. Jayadi, menyatakan pihaknya memiliki perencanaan penanganan drainase secara menyeluruh, termasuk drainase yang tidak berfungsi di kawasan Baruga.

“Untuk perencanaan drainase, kami sudah memiliki master plan. Tinggal pelaksanaannya menyesuaikan dengan kemampuan anggaran,” ujar Jayadi saat dikonfirmasi jurnalis Kendarikini.com, Kamis, 15 Januari 2026.

Meski demikian, Jayadi mengakui perbaikan belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Ia memastikan pihak PUPR akan turun langsung ke lapangan untuk mengecek kondisi drainase di sekitar RSU Aliyah Tiga.

“Nanti kami cek langsung di lapangan. Kami tidak bisa langsung melaksanakan, tapi akan dilakukan peninjauan bersama, termasuk rencana sweeping dengan Wakil Wali Kota Kendari,” jelasnya.

Kondisi genangan limbah di jalan protokol ini memunculkan pertanyaan terkait pengawasan pengelolaan limbah rumah sakit oleh instansi terkait. Warga berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus pada perbaikan drainase, tetapi juga menertibkan sumber limbah agar kejadian serupa tidak terus berulang di kawasan padat aktivitas tersebut.

Di sisi lain, Direktur RSU Aliyah Tiga Kendari, dr. Hendra Wijaya, menyebut bahwa terkait kondisi genangan air di sebagian ruas badan jalan bukan disebabkan dari air Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), namun dari air penampungan.

“Penampungan yang satunya itu lagi bermasalah kemarin itu memang mesin pompa air lagi bermasalah satu ada dua pompa air sementara kita ganti dengan seluruh instalasi. Bukan air IPAL kalau air IPAL itu kami yakin nda keluar sampai ke situ pernah memang ada penampungan tersendiri dan sudah tersaring semua,” ujar dr. Hendra Wijaya, saat dikonfirmasi jurnalis Kendarikini.com pada Kamis, 15 Januari 2026.(Faldi)*

Nelayan Buton Tengah Diciduk Saat Bawa 10 Botol Bom Ikan di Perairan Watorumbe

0

KENDARIKINI.COM, BUTON TENGAH – Seorang nelayan berinisial LN di Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra) diamankan aparat usai diduga melakukan praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak di perairan Watorumbe, Kecamatan Mawasangka Tengah, pada Rabu, 14 Januari 2026.

Penindakan tersebut dilakukan saat patroli pengawasan perikanan berbasis masyarakat yang melibatkan Kelompok Pengawas Masyarakat (POKMASWAS/PAAP) Mawasangka Tengah, penyuluh perikanan, serta Babinsa desa setempat.

Saat patroli berlangsung, tim mencurigai aktivitas sebuah kapal nelayan yang dinilai tidak wajar saat beroperasi di laut. Petugas kemudian mendekati kapal tersebut dan melakukan pemeriksaan awal.

Dalam pemeriksaan lanjutan yang dilakukan Babinsa setempat, petugas menemukan 10 botol berisi bahan peledak yang diduga kuat digunakan sebagai bom ikan. Barang bukti tersebut terdiri dari empat botol berukuran besar dan enam botol berukuran kecil yang disimpan di atas kapal.

Seluruh barang bukti langsung diamankan untuk mencegah potensi bahaya, baik bagi petugas maupun nelayan lainnya di sekitar perairan tersebut.

“Barang bukti bom ikan sudah kami amankan dan selanjutnya diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum,” ujar Penyuluh Perikanan Buton Tengah, Yudha, saat dikonfirmasi pada Kamis, 15 Januari 2026.

Yudha menegaskan, praktik penangkapan ikan menggunakan bahan peledak merupakan pelanggaran serius karena tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merusak terumbu karang dan ekosistem laut serta membahayakan keselamatan manusia.

Ia menambahkan, pengawasan akan terus diperketat di wilayah perairan yang rawan praktik illegal fishing, khususnya penggunaan bom ikan.

Sementara itu, nelayan berinisial LN telah diserahkan dan dilaporkan ke Polsek Mawasangka Tengah. Kasus tersebut kini dalam penanganan kepolisian untuk proses penyelidikan dan penegakan hukum lebih lanjut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Nelayannya sudah kami laporkan ke Polsek Mawasangka Tengah,” tandasnya.*

Sekuriti THM Rich Club Kendari Mengamuk, Tiga Rekan Kerja Ditikam, Polisi Buru Pelaku

0

KENDARIKINI.COM – Insiden berdarah terjadi di area parkir Tempat Hiburan Malam (THM) Rich Club Kitchen Bar Executive Karaoke and Lounge, Jalan Laode Hadi, Kecamatan Kendari Barat pada Kamis dini hari, 15 Januari 2026. Seorang petugas keamanan berinisial R diduga menyerang tiga rekan kerjanya dengan senjata tajam.

Kapolsek Kemaraya, Iptu Busran, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengungkapkan bahwa ketiga korban masing-masing berinisial IR (21), IB (25), dan MA (28), yang semuanya merupakan karyawan di THM Rich Club Kendari.

“Benar, terduga pelaku merupakan sekuriti di lokasi tersebut. Ia diduga melakukan penganiayaan terhadap tiga karyawan,” ujar Iptu Busran saat dikonfirmasi awak media.

Menurut Busran, kejadian bermula sekitar pukul 03.00 WITA saat para korban hendak pulang kerja. Ketika berada di area parkiran, terduga pelaku R secara tiba-tiba mendatangi korban IB dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam jenis badik.

Tak berhenti di situ, pelaku kemudian menyerang korban IR dengan senjata yang sama. Melihat dua rekannya terluka, korban MA berupaya melerai. Namun, pelaku justru mengeluarkan ketapel dan melepaskan anak panah (busur) ke arah MA, meski tidak mengenai sasaran.

“Pelaku kemudian mengejar korban MA hingga ke lorong samping,” jelas Busran.

Situasi sempat dikendalikan oleh sejumlah sekuriti dan karyawan lain. Namun ketegangan kembali terjadi saat empat orang yang diduga rekan pelaku datang ke lokasi dan melakukan pengeroyokan terhadap korban MA sebelum akhirnya melarikan diri.

Akibat kejadian tersebut, ketiga korban mengalami luka serius dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit berbeda.

Korban IR mengalami luka tusuk di punggung belakang dan lengan kiri dan dirawat di RS dr Ismoyo. Korban IB mengalami luka tusuk di bagian bokong kiri dan dirawat di RS Santa Anna. Sementara korban MA mengalami luka robek di bagian jidat, pipi, dan kepala serta memar di wajah dan dirawat di RS Bhayangkara Kendari.

Saat ini, kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi ke Polresta Kendari. Tim Buser 77 Polresta Kendari tengah melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku R beserta rekan-rekannya yang diduga terlibat dalam pengeroyokan.

“Laporan resmi sudah masuk. Saat ini kasus masih dalam penanganan kepolisian dan pelaku sedang diburu,” pungkas Kapolsek Kemaraya.*

Pengedar Sabu Dibekuk di Kendari, Ditresnarkoba Polda Sultra Sita 22 Paket Sabu 225 Gram

0

KENDARIKINI.COM – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengungkap kasus peredaran gelap narkotika jenis sabu di Kota Kendari. Seorang pria berinisial F.B. (29) ditangkap aparat dengan barang bukti 22 paket sabu seberat bruto sekitar 225 gram.

Penangkapan tersebut dilakukan pada Rabu malam, 14 Januari 2026 sekitar pukul 21.30 WITA di Jalan Jambu Putih, Kelurahan Matabubu, Kecamatan Poasia, Kendari.

F.B. diduga kuat berperan sebagai pengedar yang menjalankan aktivitas transaksi narkotika dari rumahnya.

Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait adanya aktivitas peredaran sabu di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, tim Opsnal Unit 2 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Sultra melakukan penyelidikan sejak pukul 19.30 WITA.

Saat target diketahui berada di sekitar kediamannya, tim yang dipimpin langsung Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Sultra bergerak cepat dan melakukan penangkapan.

Dalam proses penggeledahan badan yang disaksikan Ketua RT dan Ketua RW setempat, petugas menemukan dua paket sabu yang disembunyikan di genggaman tangan dan di dalam celana tersangka. Kepada petugas, F.B. mengakui masih menyimpan narkotika di dalam rumahnya.

Penggeledahan lanjutan di rumah tersangka kembali membuahkan hasil. Polisi menemukan sebuah paper bag berisi 22 paket sabu, beserta sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

Kasubdit 2 Ditresnarkoba Polda Sultra, Kompol Ario Damar, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menegaskan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polda Sultra dalam memerangi peredaran narkotika di wilayah Sulawesi Tenggara.

“Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang kami tindak lanjuti melalui penyelidikan. Dari tangan tersangka berinisial F.B., kami mengamankan 22 paket sabu dengan berat bruto sekitar 225 gram. Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Ditresnarkoba Polda Sultra untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujar Kompol Ario Damar dalam keterangan resminya, Kamis, 15 Januari 2026

Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga kerap melakukan transaksi narkotika di rumahnya serta mengantarkan langsung sabu kepada pemesan.

Atas perbuatannya, F.B. dijerat Pasal 114 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana berat. Polda Sultra juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi guna memutus mata rantai peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.*

Politik Keseimbangan dan Kepemimpinan di Golkar Kota Kendari

Kepemimpinan dalam partai politik lokal bukan sekadar persoalan elektoral, melainkan soal bagaimana sebuah organisasi mengelola kekuasaan, merawat institusi, dan menempatkan diri dalam ekosistem pemerintahan daerah.

Di DPD II Golkar Kota Kendari, era kepemimpinan LM. Inarto, ST dapat dibaca sebagai periode konsolidasi yang menekankan stabilitas, rasionalitas politik, dan relasi kelembagaan yang lebih terukur. Di tengah kompetisi elite yang sering keras dan personal, gaya kepemimpinannya cenderung institusional, bukan impulsif.

Sejak memegang kendali partai, LM. Inarto dihadapkan pada tantangan klasik politik lokal, menjaga soliditas internal, mempertahankan pengaruh Golkar di DPRD, serta mengelola hubungan dengan pemerintah kota tanpa kehilangan posisi tawar.

Dalam konteks ini, kepemimpinannya lebih menonjol sebagai manajer politik ketimbang agitator. Ia memilih mengelola konflik secara elegan, memediasi kepentingan, dan menghindari polarisasi terbuka yang bisa merugikan partai.

Secara internal, Golkar Kendari di bawah kepemimpinannya relatif terjaga dari perpecahan frontal. Dinamika tentu ada, sebagaimana lazim dalam partai besar, namun tidak berkembang menjadi konflik destruktif.

Ini menunjukkan kemampuan memelihara kohesi organisasi, sesuatu yang kerap diremehkan tetapi sangat menentukan daya hidup partai dalam jangka panjang. Partai yang solid bukan hanya menang pemilu, tetapi mampu bertahan dari turbulensi elite.

Di level hubungan dengan DPRD Kota Kendari, kepemimpinan politik LM. Inarto berkontribusi pada ritme kerja yang lebih stabil. Fraksi Golkar tidak tampil sebagai kekuatan yang semata-mata konfrontatif, tetapi sebagai aktor legislatif yang kalkulatif: kritis ketika diperlukan, kooperatif ketika strategis.

Pola ini menciptakan ruang politik yang lebih produktif, di mana perdebatan kebijakan tidak selalu berubah menjadi pertarungan ego kepentingan.

Relasi Golkar dengan eksekutif juga menunjukkan karakter kepemimpinan yang seimbang. Partai tidak larut dalam subordinasi, tetapi juga tidak terjebak dalam oposisi permanen. Posisi tengah semacam ini penting dalam tata kelola daerah, karena memungkinkan kontrol demokratis tanpa menghambat roda pemerintahan. Dalam banyak kasus, stabilitas politik lokal justru ditopang oleh kemampuan elite partai mengelola perbedaan secara pragmatis.

Dari perspektif publik, kepemimpinan LM. Inarto dapat dilihat sebagai upaya menjaga kredibilitas Golkar sebagai partai yang relevan, bukan sekadar kendaraan kekuasaan. Orientasi kebijakan partai relatif selaras dengan agenda pembangunan daerah, terutama dalam isu regulasi, pelayanan publik, dan stabilitas kelembagaan. Meski tidak selalu tampil populis, pendekatannya mencerminkan logika pemerintahan yang berorientasi sistem, bukan pencitraan sesaat.

Namun, kepemimpinan semacam ini juga memiliki risiko politik. Gaya yang terlalu konsensus sering dituduh kurang tegas atau kurang heroik di mata sebagian kader yang menginginkan perubahan lebih drastis. Di sinilah letak dilema kepemimpinan partai, antara stabilitas dan transformasi, antara kontinuitas dan inovasi. LM. Inarto cenderung memilih kontinuitas yang terukur ketimbang lompatan politik yang berisiko.

Dalam lanskap politik Kendari yang semakin kompetitif, pertanyaan strategis bukan hanya siapa yang memimpin Golkar, tetapi bagaimana partai ini mempertahankan pengaruhnya tanpa kehilangan legitimasi moral. Kepemimpinan LM. Inarto memberikan satu model, kekuasaan dikelola melalui dialog, institusionalisasi, dan keseimbangan relasi, bukan melalui dominasi atau polarisasi.

Pada akhirnya, era kepemimpinan LM. Inarto menandai babak penting dalam perjalanan Golkar Kendari, sebuah periode di mana partai belajar menjadi kekuatan politik yang lebih dewasa, terkelola, dan berorientasi kelembagaan. Apakah model kepemimpinan ini akan diteruskan atau diubah, akan sangat bergantung pada bagaimana elite dan kader Golkar memaknai kebutuhan politik mereka ke depan. Yang jelas, jejak yang ditinggalkan bukan sekadar catatan personal, melainkan warisan tata kelola politik yang memengaruhi arah partai dan demokrasi lokal di Kota Kendari.*

Bertahun-tahun Dibiarkan Rusak, Jalan Akses SMAN 10 Kendari Baru “Dilirik” PUPR 2026

0

KENDARIKINI.COM – Jalan lorong penguburan yang menjadi akses utama menuju SMAN 10 Kendari hingga kini masih rusak parah dan tak tersentuh aspal. Kondisi tersebut telah berlangsung bertahun-tahun tanpa penanganan serius dari Pemerintah Kota Kendari.

Jalan yang berada di Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu itu membentang sekitar 5 kilometer dengan kondisi permukaan tanah dan bebatuan. Saat musim hujan, jalan berubah licin dan berlumpur, sementara di musim kemarau dipenuhi debu, membahayakan pengguna jalan.

Ironisnya, jalur tersebut bukan jalan sepi. Lorong penguburan ini menjadi akses harian bagi ratusan pelajar dan warga karena menghubungkan sejumlah fasilitas pendidikan, seperti SMAN 10 Kendari, Pondok Yasah, Madrasah Ibnu Abbas Assalafy Kendari, hingga TK Ibnu Abbas Kota Kendari.

Kondisi ini menuai keluhan warga, yang menilai pemerintah daerah terkesan abai terhadap infrastruktur dasar di kawasan pendidikan.

Menanggapi sorotan tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Kendari, Muh. Jayadi, mengakui bahwa perbaikan jalan tersebut baru masuk dalam anggaran tahun 2026.

“Sudah kami anggarkan tahun ini,” kata Jayadi saat dikonfirmasi Kendarikini.com, Kamis (15/1/2026).

Namun, Jayadi juga mengungkapkan bahwa perbaikan tidak akan dilakukan secara menyeluruh. Keterbatasan anggaran membuat pengerjaan hanya bisa dilakukan sebagian.

“Kami sesuaikan dengan kemampuan anggaran. Jadi belum bisa dikerjakan semua, mungkin hanya beberapa meter dulu,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memperkuat fakta bahwa meski telah bertahun-tahun menjadi keluhan warga, akses vital menuju sekolah ini belum menjadi prioritas utama pembangunan infrastruktur Pemkot Kendari.

Warga berharap janji penganggaran tersebut tidak kembali berujung pada penundaan, mengingat kondisi jalan yang semakin membahayakan keselamatan, khususnya bagi pelajar.(Faldi)*

Kejagung Periksa Eks Bupati Konawe Utara Terkait Dugaan Korupsi Izin Tambang

0

KENDARIKINI.COM– Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) di Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Dalam rangkaian penyidikan tersebut, mantan Bupati Konawe Utara, Aswad Sulaiman, telah dimintai keterangan oleh penyidik.

Hal tersebut dibenarkan Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi. Ia memastikan bahwa Aswad Sulaiman sudah pernah diperiksa terkait perkara dimaksud.

“Sudah, sudah pernah (diperiksa),” kata Syarief kepada wartawan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, dikutip dari RMOL.id, Kamis, 15 Januari 2026.

Syarief menjelaskan, pemeriksaan terhadap Aswad Sulaiman dilakukan di Kendari, Sulawesi Tenggara. Namun pihak Kejagung belum mengungkap secara rinci waktu pemeriksaan maupun materi yang didalami oleh penyidik.

Saat ini, penyidikan sedang difokuskan pada pendalaman dokumen perizinan pertambangan. Selain itu, Kejagung juga tengah melakukan pencocokan data dengan Kementerian Kehutanan, serta menunggu hasil perhitungan kerugian negara yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Masih kita pelajari dokumennya dan bersamaan sedang dilakukan perhitungan kerugian negara di BPKP,” jelasnya.

Diketahui, perkara dugaan korupsi izin tambang di Konawe Utara sebelumnya sempat ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejak 2017, dengan Aswad Sulaiman sebagai salah satu tersangka. Namun, penanganan kasus tersebut dihentikan pada Desember 2024.

Selanjutnya, perkara itu diambil alih oleh Kejaksaan Agung dan resmi dinaikkan ke tahap penyidikan sejak Agustus 2025. Informasi tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, pada akhir Desember 2025.

Kasus tersebut diduga berkaitan dengan penerbitan izin usaha pertambangan di wilayah yang masuk kawasan hutan lindung, dengan rentang waktu kejadian antara 2013 hingga 2025. Hingga saat ini, Kejaksaan Agung belum menetapkan tersangka dalam perkara tersebut.*

Kasasi Ditolak MA, PN Unaaha Siap Eksekusi Lahan PT OSS dan Buka Opsi Damai

0

KENDARIKINI.COM – Pengadilan Negeri (PN) Unaaha memastikan siap memproses eksekusi lanjutan terhadap lahan, bangunan gudang, dan conveyor milik PT Obsidian Stainless Steel (OSS) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), usai Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia menolak permohonan kasasi perusahaan tersebut.

Permohonan eksekusi lanjutan diajukan oleh pihak penggugat, Ainun Indarsih Cs, dan telah resmi diterima PN Unaaha setelah sempat tertunda. Lahan yang disengketakan berada di Desa Porara, Kecamatan Morosi, dengan luas sekitar 200 x 200 meter persegi.

Sebagai tindak lanjut, PN Unaaha menggelar pertemuan bersama pihak pemohon eksekusi dan termohon, PT OSS, pada Rabu (14/1/2026). Dalam pertemuan tersebut, Ketua PN Unaaha menegaskan bahwa perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap (inkrah), baik di tingkat banding maupun kasasi, sehingga tidak lagi membahas substansi putusan.

Kuasa hukum Ainun Indarsih Cs, Andri Darmawan, mengatakan PN Unaaha pada prinsipnya siap melanjutkan proses eksekusi sesuai permohonan yang diajukan. Namun demikian, pengadilan juga membuka ruang mediasi sebagai upaya penyelesaian damai sebelum eksekusi dilakukan.

“Ketua PN Unaaha tegas menyampaikan bahwa eksekusi akan diproses, tetapi tetap membuka ruang perdamaian dengan pertimbangan kemanusiaan dan dampak yang mungkin timbul ke depan,” kata Andri kepada awak media, pada Kamis, 15 Januari 2026.

Andri menyebut pihak pemohon tidak keberatan dengan tawaran mediasi tersebut, termasuk jika dilakukan pertemuan langsung dengan pihak PT OSS maupun PT Virtu Dragon Nickel Indonesia (VDNI). Namun, ia menekankan bahwa selama ini komunikasi dengan pihak perusahaan belum berjalan secara terbuka.

“Kami membuka ruang damai. Tapi kalau komunikasi tidak terbuka, maka proses eksekusi tentu akan tetap dilanjutkan,” ujarnya.

Ia juga berharap pada pertemuan berikutnya, PN Unaaha menghadirkan pimpinan PT OSS dan PT VDNI secara langsung, bukan hanya perwakilan kuasa hukum perusahaan. Menurutnya, kehadiran pimpinan perusahaan akan lebih memungkinkan adanya keputusan konkret terkait penyelesaian damai.

“Kalau pimpinan yang hadir, mereka bisa langsung menentukan sikap. Kalau tidak ada niat damai, kami siap membahas teknis eksekusi, termasuk apakah bangunan dibongkar sendiri atau dilakukan dengan alat berat,” jelas Ketua KAI Sultra tersebut.

Meski membuka ruang mediasi, Andri menegaskan pihaknya telah siap secara hukum maupun pembiayaan untuk menghadapi konsekuensi eksekusi lanjutan.

“Biaya eksekusi sudah kami siapkan. Tinggal menunggu sikap dari pimpinan OSS atau Virtu. Jika tidak ada itikad baik, kami akan menggunakan hak hukum kami sepenuhnya,” tegasnya.

Diketahui, di atas lahan sengketa tersebut saat ini telah berdiri bangunan gudang dan conveyor sebagai penunjang operasional PT OSS. Seluruh bangunan tersebut terancam dibongkar apabila upaya mediasi tidak menemukan titik temu dalam waktu dekat.*

IM3 Umumkan Pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025, Mobil dan Motor Listrik Dibawa Pulang Pelanggan

KENDARIKINI.COM, JAKARTA – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) melalui brand IM3 resmi mengumumkan para pemenang program Pesta Hadiah IMPoin 2025, Rabu (14/1/2026). Program apresiasi tahunan ini digelar sebagai bentuk penghargaan kepada jutaan pelanggan setia IM3 dan IM3 Platinum di seluruh Indonesia.

Pesta Hadiah IMPoin 2025 berlangsung sejak 1 September hingga 31 Desember 2025. Program ini memungkinkan pelanggan mengumpulkan poin dari setiap transaksi layanan IM3, yang kemudian dapat ditukarkan dan diikutsertakan dalam undian berhadiah.

Pengundian hadiah dilaksanakan pada 12 Januari 2026 di Kantor Pusat Indosat dan dilakukan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku. Proses pengundian disaksikan langsung oleh perwakilan Dinas Sosial DKI Jakarta, Kementerian Sosial RI, Kepolisian Republik Indonesia, notaris, serta manajemen Indosat.

Director & Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Bilal Kazmi, mengatakan program IMPoin bukan sekadar undian, melainkan bentuk apresiasi atas kepercayaan pelanggan terhadap layanan IM3.

“Kami mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang Pesta Hadiah IMPoin 2025 dan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang terus diberikan kepada IM3. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan terbaik melalui produk unggulan serta penguatan jaringan yang kuat dan aman di seluruh Indonesia,” ujar Bilal Kazmi melalui keterangan resminya, Kamis, 15 Januari 2026.

Pada tahun ini, IM3 menyediakan total 2.025 hadiah, mulai dari mobil listrik BYD M6, motor listrik Alva N3, smartphone premium, smartwatch, hingga ribuan voucher belanja dan voucher menginap. Pemenang hadiah utama berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, seperti Jawa, Sumatra, Jakarta Raya, dan kawasan Kalimantan, Sulawesi, Maluku, serta Papua (Kalisumapa).

IM3 memastikan seluruh pemenang ditentukan melalui sistem undian resmi menggunakan kode tiket unik yang telah diverifikasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Daftar lengkap pemenang dapat diakses melalui situs resmi IM3 di im3.id/pestahadiah.

Selain diumumkan melalui laman resmi, para pemenang juga telah dan akan dihubungi langsung oleh pihak Indosat melalui saluran komunikasi resmi seperti SMS dan WhatsApp.

IM3 mengajak pelanggan untuk terus memanfaatkan layanan IM3 dan IM3 Platinum, karena setiap transaksi akan terus mengumpulkan IMPoin yang dapat ditukarkan dengan berbagai manfaat dan voucher menarik melalui aplikasi myIM3.*

RKAB 2026 Disetujui ESDM, Operasional PT Vale di Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi Kembali Normal

0

KENDARIKINI.COM, JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menyetujui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Vale Indonesia Tbk untuk tahun 2026. Persetujuan tersebut menegaskan kepastian operasional sekaligus keberlanjutan investasi PT Vale dalam ekosistem industri nikel nasional.

Persetujuan RKAB 2026 diterbitkan pada Kamis, 15 Januari 2026. Dengan keluarnya izin tersebut, PT Vale memastikan seluruh aktivitas operasional dan konstruksi di wilayah Sorowako, Pomalaa, dan Bahodopi kembali berjalan secara bertahap dan optimal.

Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, mengatakan bahwa persetujuan RKAB menjadi dasar penting bagi perusahaan untuk melanjutkan kegiatan operasional secara patuh dan berkelanjutan.

“Dengan dasar perizinan yang lengkap, seluruh kegiatan kami kini berjalan kembali secara normal, patuh, dan berkelanjutan,” ujar Bernardus dalam keterangan resminya pada Kamis, 15 Januari 2026.

Ia menjelaskan, fokus utama perusahaan saat ini adalah mengembalikan aktivitas operasional dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja sebagai prioritas utama, sesuai dengan ketentuan perizinan yang berlaku. Hal ini dilakukan untuk mengejar ketertinggalan produksi akibat penghentian sementara sebelumnya.

Menurutnya, persetujuan RKAB 2026 juga merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang kembali menerapkan mekanisme persetujuan RKAB secara tahunan, menggantikan skema tiga tahunan yang sebelumnya terintegrasi dengan perizinan dasar lainnya. Kebijakan ini dinilai memberikan kepastian usaha sekaligus memperkuat tata kelola sektor pertambangan.

“Dengan berlakunya RKAB tersebut, PT Vale akan melanjutkan rencana produksi dan memastikan kesinambungan pasokan bahan baku bagi industri pengolahan dan pemurnian nikel dalam negeri,” tambahnya.

Sebagai perusahaan yang telah beroperasi lebih dari lima dekade di Indonesia, PT Vale turut berkontribusi melalui penerimaan negara dari pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP), penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok lokal, serta investasi jangka panjang di sektor hilirisasi nikel dan rantai nilai kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Sejalan dengan agenda pemerintah, PT Vale juga melanjutkan investasi pada teknologi rendah emisi, termasuk pengembangan proyek High Pressure Acid Leach (HPAL), guna meningkatkan daya saing industri nikel Indonesia di pasar global.

PT Vale juga menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun industri nikel nasional yang bertanggung jawab, berdaya saing, dan berkelanjutan, dengan mengedepankan kepatuhan, transparansi, dan tata kelola yang baik.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti