Rabu, Oktober 28, 2026
spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
Beranda blog Halaman 97

Aktivis Sultra Boikot PT Samator Terkait Dugaan BPJS

0

KENDARIKINI.COM – Koalisi Aktivis Buruh dan Pemuda Sultra memboikot PT Samator Indo Gas (AGI), Senin (23/2/2026).

Aksi tersebut dipicu dugaan pelanggaran hak normatif pekerja terkait kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Koalisi menyebut seorang karyawan, Nasrudin, bekerja 10 tahun tanpa terdaftar BPJS Ketenagakerjaan.

Padahal, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan merupakan kewajiban perusahaan sesuai peraturan perundang-undangan.

Koalisi juga menyoroti kondisi anak karyawan yang sempat dirawat di rumah sakit.

Keluarga disebut tidak memperoleh perlindungan jaminan sosial akibat belum terdaftar dalam program tersebut.

Menurut koalisi, jaminan sosial mencakup kecelakaan kerja, hari tua, kematian, dan pensiun.

Hak tersebut seharusnya diterima pekerja sejak awal masa kerja.

Koalisi menilai dugaan kelalaian itu bertentangan dengan UUD 1945 dan UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS.

Mereka menyebut pengabaian kewajiban pendaftaran melanggar hukum dan merugikan pekerja.

Koordinator lapangan, Sarman, menegaskan boikot dilakukan hingga perusahaan memenuhi kewajibannya.

Koalisi mendesak seluruh karyawan didaftarkan dalam BPJS Ketenagakerjaan dan hak normatif dipenuhi.

“Tidak boleh ada perusahaan kebal hukum dan mengorbankan pekerja,” tegas Sarman kepada media.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Samator Indo Gas.*

Ditreskrimum Polda Sultra Bagi Takjil di Awal Ramadhan 1447 H

0

KENDARIKINI.COM – Ditreskrimum Polda Sultra membagikan paket takjil kepada masyarakat di awal Ramadhan 1447 Hijriah.

Kegiatan berlangsung Senin, 23 Februari 2026, sekitar pukul 16.00 Wita hingga selesai.

Pembagian takjil digelar di Jalan Komjen Dr. H.M. Jasin, depan Rumah Jabatan Kapolda Sultra, Kendari.

Aksi sosial tersebut dipimpin langsung Dirreskrimum Polda Sultra, Wisnu Wibowo.

Seluruh personel Ditreskrimum turut ambil bagian membagikan takjil kepada pengendara dan warga.

Takjil diberikan kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.

Warga menyambut kegiatan itu dengan antusias dan mengapresiasi kepedulian jajaran kepolisian.

Wisnu Wibowo mengatakan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian Polri di bulan suci.

Selain berbagi, kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat.

Ditreskrimum berharap kehadiran Polri dirasakan tidak hanya dalam penegakan hukum.

Momentum Ramadhan diharapkan memperkuat solidaritas sosial dan kebersamaan di Sulawesi Tenggara.*

TMMD 127 Kodim Kendari Perkuat Infrastruktur Desa Sambuli

0

KENDARIKINI.COM – Kebersamaan TNI dan warga terlihat dalam program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari di Kelurahan Sambuli, Selasa (24/2).

Personel Satgas TMMD bersama masyarakat bahu-membahu merakit besi tulangan untuk pembangunan infrastruktur desa.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari percepatan pembangunan fisik yang menyasar fasilitas umum dan akses warga.

Di bawah terik matahari, prajurit dan warga bekerja tanpa sekat, menunjukkan kekompakan dan semangat gotong royong.

Kehadiran TNI tidak hanya membantu tenaga, tetapi juga memberi motivasi bagi masyarakat membangun desanya.

Warga Sambuli mengaku terbantu dengan keterlibatan langsung personel Satgas TMMD dalam setiap tahapan pekerjaan.

Interaksi hangat terjalin di sela pengerjaan, memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

Program TMMD bertujuan mempercepat pembangunan desa sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.

Sinergi tersebut diharapkan berdampak positif dan berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Melalui TMMD 127, Kodim 1417/Kendari menegaskan komitmennya mendukung pemerataan pembangunan di wilayah Kota Kendari.*

Tower Crane Melintang Ancam Keselamatan Pengguna Jalan Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Keberadaan tower crane melintang di jalan raya proyek Landmark Kendari menuai sorotan warga.

Alat berat tersebut beroperasi tepat di atas jalur lalu lintas aktif.

Warga menilai kondisi itu berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Saat crane mengangkat material, lengan alat menjangkau badan jalan.

Di lokasi proyek tidak terlihat rambu peringatan maupun petugas pengatur lalu lintas.

Sejumlah pengendara mengaku was-was saat melintas di area tersebut.

Erik, salah satu pengendara, menyebut tidak ada pemberitahuan aktivitas crane.

Ia khawatir material proyek dapat jatuh ketika alat bergerak.

Pantauan di lapangan, proyek hanya dibatasi pagar sederhana.

Area tersebut juga tidak dilengkapi papan informasi pekerjaan.

Warga menilai standar keselamatan kerja belum diterapkan maksimal.

Pengoperasian alat berat di ruang publik seharusnya disertai pengamanan ekstra.

Masyarakat meminta pemerintah dan instansi terkait segera melakukan inspeksi.

Perusahaan pelaksana diminta memasang rambu peringatan dan menempatkan petugas.

Warga juga meminta pembatasan area operasi crane demi keselamatan.

Mereka khawatir kondisi ini memicu kecelakaan serius bagi pengendara.

Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi.*

Patroli Subuh Polda Sultra Cegah Balap Liar Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Ditlantas Polda Sultra menggelar patroli subuh mencegah balap liar dan pelanggaran lalu lintas, Selasa (24/2/2026).

Kegiatan dimulai pukul 03.30 WITA dipimpin Perwira Pengendali Patroli Subuh.

Empat personel diterjunkan, yakni AIPTU Ilham Majid, AIPTU Mujalidif, BRIGPOL Heru Sutikno, dan BRIPDA Muh. Fahri.

Patroli diawali dari Mako PJR dan menyasar sejumlah titik rawan pelanggaran.

Lokasi yang dipantau meliputi Kolam Retensi, Bundaran Tenk, Bundaran Abunawas, dan pertigaan Jalan Baru.

Personel melakukan pemantauan arus lalu lintas serta pengaturan kendaraan.

Petugas juga memberikan imbauan kepada pengendara agar tidak melawan arus.

Pelanggaran kategori berisiko tinggi turut menjadi fokus pengawasan.

Patroli subuh dilakukan pada jam rawan menjelang sahur dan waktu subuh.

Dirlantas Polda Sultra menyebut kegiatan sebagai langkah pencegahan dini.

Upaya ini bertujuan menciptakan situasi kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif.

Hingga patroli berakhir, situasi di sepanjang rute terpantau tertib.

Ditlantas mengimbau generasi muda tidak melakukan balap liar.

Masyarakat diminta bersama menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.*

Satgas TMMD 127 Tunjukkan Keahlian Konstruksi di Sambuli

0

KENDARIKINI.COM – Personel Satgas TMMD 127 menunjukkan keahlian teknis konstruksi di Kelurahan Sambuli, Selasa (24/2).

Seorang personel terlihat mengarahkan pembengkokan besi tulangan sesuai spesifikasi pembangunan.

Proses dilakukan menggunakan alat manual di meja kerja darurat.

Meski sederhana, ketelitian dan presisi tetap menjadi prioritas utama.

Pembengkokan besi menjadi tahap penting sebelum perakitan struktur bangunan.

Langkah tersebut memastikan konstruksi kuat dan aman digunakan masyarakat.

Keahlian personel juga menjadi ajang transfer ilmu kepada warga sekitar.

Personel menjelaskan teknik dasar konstruksi kepada masyarakat yang membantu.

Warga dilibatkan agar pekerjaan selesai tepat waktu tanpa mengurangi kualitas.

Kegiatan ini memperlihatkan profesionalisme Satgas TMMD di lapangan.

Kemampuan teknis tersebut mendukung percepatan pembangunan infrastruktur.

Program TMMD 127 menargetkan pembangunan berkualitas di wilayah Kendari.

Sinergi TNI dan warga terus diperkuat selama proses pengerjaan berlangsung.

Satgas memastikan setiap tahapan konstruksi sesuai standar keamanan.*

KSBSI Desak Polda Sultra Periksa CV Langit Bumi Perkasa

0

KENDARIKINI.COM – DPC KSBSI Kota Kendari mendesak Polda Sultra memeriksa CV Langit Bumi Perkasa terkait tunggakan upah pekerja.

Desakan muncul setelah laporan lima eks cleaning service perusahaan outsourcing tersebut.

Laporan resmi disampaikan ke Polda Sultra pada 19 Februari 2026.

Ketua KSBSI Kendari, Iswanto Sugiarto, menyebut perusahaan belum menunjukkan itikad baik.

Ia menilai upah pekerja hingga kini belum diselesaikan pihak CV LBP.

KSBSI meminta Deks Ketenagakerjaan Polda Sultra segera melakukan pemeriksaan.

Iswanto mengaku masih menunggu kejelasan pembayaran dari perusahaan.

Namun hingga kini, belum ada informasi resmi terkait penyelesaian hak pekerja.

Ia juga menyebut adanya dugaan tekanan psikis terhadap pekerja.

Berdasarkan bukti percakapan WhatsApp, terdapat pesan mengatasnamakan pihak perusahaan.

Pesan tersebut diduga bernada intimidatif kepada pekerja dan kuasa hukum.

KSBSI meminta Gubernur Sultra turun tangan menyelesaikan persoalan ini.

Menurutnya, tunggakan gaji terjadi di lingkup kerja sama Pemprov Sultra.

KSBSI juga meminta evaluasi kerja sama dengan CV Langit Bumi Perkasa.

Meski demikian, pihaknya tetap mendukung visi gubernur dalam mensejahterakan pekerja.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan.*

Polda Sultra Bantu Seragam Siswa di Jembatan Kolaka

0

KOLAKA, KENDARIKINI.COM – Polda Sultra menyalurkan bantuan seragam dan perlengkapan sekolah di lokasi pembangunan Jembatan Polri, Senin (23/2/2026).

Kegiatan berlangsung pukul 13.00 WITA di Desa Sabilambo, Kecamatan Kolaka.

Bantuan diberikan kepada 33 siswa Sekolah Satu Atap Nomor 3.

Paket bantuan berupa seragam sekolah, tas, dan alat tulis.

Kegiatan tersebut bagian dari rangkaian bakti sosial Polri di sekitar proyek jembatan.

Hadir Kanit Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sultra AKP Muhammad Salman.

Turut hadir Kasat Resnarkoba Polres Kolaka Iptu Jamal dan Kapolsek Kolaka Ipda Laode Usman.

Perangkat desa serta orang tua siswa juga menyaksikan penyerahan bantuan.

Plh Kasihumas Polres Kolaka AKP Dwi Arif Setiawan menyebut bantuan sebagai bentuk kepedulian pendidikan.

Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan memotivasi siswa lebih semangat belajar.

Ia menegaskan Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum.

Polri juga berperan sebagai mitra sosial masyarakat, khususnya bidang pendidikan.

Penyerahan bantuan dilakukan simbolis sebelum dibagikan kepada seluruh siswa.

Orang tua siswa menyampaikan apresiasi atas perhatian jajaran kepolisian.

Kegiatan berlangsung aman dan kondusif di lokasi pembangunan jembatan.

Polri berharap sinergi dengan masyarakat Kolaka semakin kuat.*

TMMD 127 Kodim Kendari Rakit Besi Jembatan Anggoeya

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mulai merakit besi jembatan di Kelurahan Anggoeya, Selasa 24 Februari 2026.

Personel TNI bersama warga memasuki tahap perakitan dan pemasangan besi tulangan.

Tahap tersebut menjadi fondasi utama sebelum proses pengecoran badan jembatan dilakukan.

Perakitan besi bertujuan memastikan struktur jembatan kuat dan tahan lama.

Pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara prajurit dan masyarakat setempat.

Meski cuaca terik, Satgas TMMD tetap memacu pekerjaan sesuai target waktu.

Progres pembangunan dinilai signifikan dalam membuka aksesibilitas wilayah Anggoeya.

Jembatan tersebut diharapkan memperlancar mobilitas warga dan distribusi barang.

Program TMMD 127 juga ditargetkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Kodim Kendari menegaskan komitmen menghadirkan infrastruktur berkualitas bagi warga.

Pembangunan jembatan menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD tahun ini.

Warga menyambut positif pembangunan karena mempermudah aktivitas sehari-hari.

Sinergi TNI dan masyarakat terus diperkuat selama pelaksanaan TMMD berlangsung.*

Lampu Jalan Konda Konsel Mati, Pemuda LIRA Sorot Pemda

0

KENDARIKINI.COM – Lampu Penerangan Jalan Umum di Kecamatan Konda dilaporkan banyak tidak berfungsi.

Sejumlah titik jalan gelap gulita pada malam hari akibat lampu mati dan minim perawatan.

Beberapa tiang lampu bahkan terlihat miring berbulan-bulan tanpa perbaikan dari pemerintah daerah.

Warga menilai kondisi tersebut membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama saat arus lalu lintas padat.

Kecamatan Konda dikenal sebagai akses strategis menuju Kota Kendari dengan mobilitas kendaraan tinggi.

Warga khawatir minimnya penerangan memicu kecelakaan lalu lintas dan tindak kriminal malam hari.

Selain itu, pedagang yang beraktivitas menuju pasar pada malam hari merasa terganggu akibat jalan gelap.

Seorang warga berharap pemerintah segera memperbaiki lampu jalan yang mati.

Program PJU Konda diketahui dibangun melalui APBD dan diresmikan 5 Februari 2024.

DPD Pemuda LIRA Konawe Selatan turut menyoroti persoalan lampu jalan tersebut.

Ketua DPD Pemuda LIRA Konsel, Ibrahim Haris, menilai ada pembiaran terhadap fasilitas publik.

Ia menegaskan penerangan jalan berkaitan langsung dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Menurutnya, aktivitas meningkat saat Ramadan sehingga penerangan jalan sangat dibutuhkan.

Jalan gelap dinilai rawan dimanfaatkan pelaku kejahatan serta meningkatkan risiko kecelakaan.

Pemuda LIRA mendesak Pemkab Konawe Selatan segera melakukan perbaikan menyeluruh.

Mereka menyatakan akan terus mengawal persoalan ini demi keselamatan masyarakat.*

Dirlantas Polda Sultra Rampcheck Angkutan Lebaran 2026

0

KENDARIKINI.COM – Direktur Lalu Lintas Polda Sultra memimpin rampcheck Angkutan Lebaran 2026 di Terminal Puuwatu, Selasa 24 Februari 2026.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WITA sebagai langkah antisipasi arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah.

Rampcheck dilakukan untuk memastikan seluruh armada angkutan umum dalam kondisi laik jalan dan aman beroperasi.

Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi kendaraan dan pengemudi serta uji teknis kendaraan.

Petugas mengecek sistem pengereman, lampu penerangan, kondisi ban, dan peralatan keselamatan darurat.

Dirlantas Polda Sultra, Kombes Pol. Dr. Argowiyono, menegaskan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama.

Ia memastikan kendaraan pengangkut pemudik harus siap operasi dan memenuhi standar keselamatan.

Kegiatan ini melibatkan Dishub Provinsi Sultra, Dishub Kota Kendari, dan PT Jasa Raharja Sultra.

Sinergi lintas instansi dilakukan untuk mewujudkan Kamseltibcarlantas selama periode Lebaran 2026.

Turut hadir Kepala Dishub Sultra Muh. Rajulan dan Kepala Jasa Raharja Sultra Nur Akbar.

Hadir pula perwakilan Ditlantas Polda Sultra dan Kepala Terminal Tipe A Puuwatu.

Melalui rampcheck ini, Ditlantas Polda Sultra menargetkan penurunan angka kecelakaan saat arus Lebaran.

Pengusaha dan pengemudi angkutan umum diimbau rutin memeriksa kendaraan dan taat aturan lalu lintas.

Langkah preventif tersebut diharapkan menciptakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman di Sulawesi Tenggara.*

Gotong Royong Ibu Sambuli Dukung TMMD Ke-127 Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Sejumlah ibu-ibu Kelurahan Sambuli membantu Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari, Selasa (24/2).

Mereka turun langsung ke lokasi pembangunan mengangkut material pengecoran bersama prajurit TNI.

Aksi kebersamaan itu terlihat saat warga dan personel bahu-membahu memindahkan campuran semen ke titik pengecoran.

Kehadiran ibu-ibu tersebut menjadi penyemangat bagi Satgas dalam menyelesaikan target fisik program TMMD.

Keterlibatan warga dilakukan secara sukarela sebagai dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di lingkungan mereka.

Dengan peralatan sederhana seperti sekop dan ember, warga membantu mempercepat proses pekerjaan.

Program TMMD ke-127 di wilayah Sambuli fokus pada pembangunan jalan dan sarana umum.

Pengerjaan infrastruktur tersebut diharapkan meningkatkan akses dan kesejahteraan masyarakat setempat.

Gotong royong antara TNI dan warga mencerminkan kemanunggalan yang terus terjaga.

Sinergi itu diharapkan mempercepat penyelesaian proyek sesuai target yang telah ditetapkan.*

PPI Bongkar Dugaan Limbah Ilegal Kawasan Berikat Morosi

0

KENDARIKINI.COM – Dugaan pengeluaran ilegal limbah dari Kawasan Berikat Morosi kembali mencuat dan disorot Pergerakan Pemuda Indonesia (PPI).

Kawasan tersebut dikelola PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Ketua Umum PP PPI, Sulkarnain, menyebut praktik itu diduga telah berlangsung selama beberapa tahun.

“Bukan kali ini saja terjadi, dugaan penyalahgunaan kawasan sudah lama berlangsung,” ujarnya.

Ia mengungkapkan adanya dugaan pengeluaran limbah ban bekas tanpa dokumen resmi pada Januari lalu.

Menurutnya, aktivitas tersebut diduga melibatkan oknum Bea Cukai Kendari dan oknum aparat kepolisian.

Sulkarnain menyebut sejumlah nama pejabat disebut-sebut mengetahui aktivitas tersebut.

Ia menegaskan aparat seharusnya menjadi pengawas dan penindak, bukan terlibat dalam praktik bisnis.

“Kalau pengawas justru terlibat, fungsi kontrol tentu tidak berjalan maksimal,” katanya.

PPI menilai dugaan pelanggaran tersebut bertentangan dengan aturan, termasuk PMK Nomor 69 Tahun 2021.

Ia menduga pelanggaran terjadi secara terstruktur karena lemahnya pengawasan internal.

PPI kini melakukan konsolidasi nasional untuk menyiapkan langkah demonstrasi.

Selain itu, mereka berencana melaporkan dugaan keterlibatan oknum Bea Cukai dan kepolisian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.*

Ampuh Sultra Desak Kejati Periksa Eks Kadis DPMPTSP Bombana Soal Penerbitan Rekomendasi PT SIP

0

KENDARIKINI.COM – Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara mendesak Kejati Sultra memeriksa eks Kadis DPMPTSP Bombana.

Desakan itu terkait polemik rekomendasi kesesuaian tata ruang untuk rencana kawasan industri PT Sultra Industrial Park (SIP).

Rekomendasi bernomor 503.14/0004/DPMPTSP/04/2025 diterbitkan DPMPTSP Bombana untuk lokasi di Desa Wumbubangka, Rorowatu Utara.

Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo, menilai rekomendasi tersebut bertentangan dengan RTRW Kabupaten Bombana.

Menurutnya, dalam RTRW Bombana, Desa Wumbubangka tidak diperuntukkan bagi kegiatan usaha industri.

Ia menyebut penerbitan rekomendasi itu diduga bentuk penyalahgunaan wewenang dalam jabatan.

Hendro mengatakan kebijakan tersebut memicu kegaduhan dan konflik di tengah masyarakat.

Ampuh Sultra meminta Kejati memanggil dan memeriksa semua pihak yang terlibat.

Mereka juga menduga adanya konspirasi terstruktur antara oknum pemerintah daerah dan pihak perusahaan.

“Kejati Sultra harus melihat persoalan ini secara komprehensif,” ujar Hendro, Senin (23/2/2026).

Selain itu, Ampuh meminta Pemda Bombana segera mencabut rekomendasi yang telah diterbitkan.

Pencabutan dinilai penting untuk menghindari polemik berkepanjangan di masyarakat.

Ampuh juga meminta Kadis DPMPTSP Bombana yang baru mengevaluasi dan mencabut rekomendasi tersebut.

Mereka menegaskan pengusutan perlu dilakukan demi kepastian hukum dan tata kelola pemerintahan yang baik.*

TMMD 127 Kendari Bangun MCK, Warga Sambuli Gotong Royong

0

KENDARIKINI.COM – Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari bersama warga membangun fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Kelurahan Sambuli, Selasa 24 Februari 2026.

Pembangunan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan prajurit TNI dan masyarakat setempat.

Di lokasi kegiatan, personel TNI dan warga terlihat bahu-membahu memasang dinding batako serta mengaduk semen.

Kebersamaan tersebut menunjukkan sinergi kuat antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan wilayah.

Program ini merupakan bagian dari sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 di Kota Kendari.

Pembangunan MCK difokuskan untuk meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan masyarakat pesisir Sambuli.

Fasilitas tersebut diharapkan membantu warga memenuhi kebutuhan sanitasi yang lebih layak dan higienis.

Selain mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, TMMD juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Program ini menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan dasar masyarakat di daerah.

Dengan rampungnya pembangunan MCK, warga diharapkan menerapkan pola hidup bersih dan sehat secara berkelanjutan.*

Tipidter Polresta Kendari Naikkan Kasus Travel Umrah ke Penyidikan

0

KENDARIKINI.COM – Unit Tipidter Satreskrim Polresta Kendari menaikkan dua kasus travel umrah ke tahap penyidikan.

Peningkatan status dilakukan setelah penyidik mengantongi minimal dua alat bukti sah sesuai Pasal 184 KUHAP.

Kasus tersebut melibatkan Travelina Kendari dan Tajak Ramadhan Grup (TRG) Kendari.

Penyidik mendalami peran pemilik dan pengelola operasional dalam pengumpulan serta pengelolaan dana jemaah.

Dari penyelidikan awal, operasional diduga berjalan tanpa memenuhi ketentuan legalitas PPIU resmi pemerintah.

Selain itu, ditemukan indikasi penggunaan dana jemaah tidak sesuai peruntukan.

Dana periode berjalan diduga menutup defisit sebelumnya hingga berdampak pada kegagalan keberangkatan jemaah.

Dalam konstruksi hukum, penyidik menerapkan asas lex specialis derogat legi generali.

Perkara diprioritaskan menggunakan UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Persangkaan mengarah pada Pasal 122 terkait pengumpulan dana tanpa legalitas PPIU sah.

Penyidik juga menerapkan Pasal 124 terkait penggunaan dana jemaah tidak sesuai ketentuan.

Ancaman pidana maksimal mencapai delapan tahun penjara dan denda miliaran rupiah.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau melalui Kanit Tipidter Ipda Ariel Mogenz Ginting menyatakan penyidikan terus dikembangkan.

Pendalaman dilakukan melalui pemeriksaan saksi, ahli, serta penelusuran aliran dana.

Polresta menegaskan proses hukum berjalan profesional, transparan, dan menjunjung asas praduga tak bersalah.

Upaya pemulihan hak jemaah tetap terbuka melalui mekanisme pengembalian dana atau jalur perdata.

Namun, pengembalian kerugian tidak menghapus pertanggungjawaban pidana jika unsur delik terpenuhi.*

TMMD 127 Kodim 1417 Kendari Kebut Pembangunan Jembatan

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat pembangunan jembatan di Kota Kendari, Selasa 24 Februari 2026.

Personel TNI fokus merakit besi tulangan sebagai bagian struktur utama pondasi jembatan.

Pekerjaan dilakukan di bawah tenda darurat bersama warga sekitar lokasi pembangunan.

Prajurit dan masyarakat bahu-membahu mengikat serta menyusun rangkaian besi sesuai standar konstruksi.

Perakitan besi dilakukan untuk memastikan kekuatan dan ketahanan pondasi jembatan.

Program ini menjadi salah satu sasaran fisik prioritas TMMD 127 di wilayah Kota Kendari.

Pembangunan jembatan ditargetkan meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas antarwilayah masyarakat.

Sinergi TNI dan warga terlihat kuat melalui semangat gotong royong selama pengerjaan.

Satgas terus memacu progres agar proyek selesai tepat waktu.

Keberadaan jembatan diharapkan memperlancar arus transportasi dan distribusi ekonomi warga.

Infrastruktur tersebut juga diproyeksikan mendukung aktivitas harian masyarakat sekitar.

Program TMMD menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam pembangunan daerah.*

Sengketa Pulau Kawi-Kawia Disepakati, RTRW Sultra Segera Berjalan

0

KENDARIKINI.COM – Sengketa perbatasan Pulau Kawi-Kawia antara Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan menemukan titik terang.

Kementerian Dalam Negeri menindaklanjuti pertemuan Gubernur Sultra Andi Sumangerukka dan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.

Pertemuan tersebut difasilitasi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian guna mencari solusi batas wilayah dua provinsi.

Kemendagri kemudian menggelar rapat koordinasi dipimpin Irjen Pol (Purn.) Sang Made Mahendra Jaya, Jumat, 20 Februari 2026.

Rapat turut didampingi Sekretaris Dirjen Bina Adwil Sri Purwaningsih dan Direktur Toponimi Raziras Rahmadillah.

Pemprov Sultra dihadiri Kadis Cipta Karya, Kepala Biro Hukum, Kepala Biro Adpim, serta Bupati Buton Selatan.

Pemprov Sulsel diwakili Kadis Cipta Karya, Kadis Kominfo, Staf Ahli Gubernur, dan perwakilan Pemkab Selayar.

Rapat menyepakati empat poin penting terkait status dan pengelolaan Pulau Kawi-Kawia.

Pertama, Pulau Kawi-Kawia ditetapkan dalam cakupan nasional.

Kedua, pengelolaan dilakukan Pemerintah Pusat melibatkan Pemkab Selayar dan Pemkab Buton Selatan.

Ketiga, pulau tersebut menjadi area bersama penentuan batas daerah dan tata ruang administrasi pemerintahan.

Keempat, penanganan bencana dilakukan bersama oleh Kabupaten Selayar dan Buton Selatan.

Kesepakatan itu akan ditandatangani Gubernur Sultra dan Sulsel bersama kedua bupati terkait.

Penandatanganan dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat.

Dengan kesepakatan ini, Rancangan Perda RTRW Sultra yang lama terhambat kini dapat kembali berproses.

Langkah tersebut menjadi solusi konkret atas sengketa Pulau Kawi-Kawia yang berlangsung bertahun-tahun.*

Oknum Dokter RSJPDO Kendari Diduga Abai Usai Laka Lantas

0

KENDARIKINI.COM – Seorang oknum dokter berinisial FF di RSJPDO Oputa Yi Koo Kendari diduga kurang empati usai kecelakaan lalu lintas.

Insiden terjadi Rabu, 18 Februari 2026 sekitar pukul 21.00 WITA, di depan RSJPDO Jalan Dr Sam Ratulangi.

Dandi, adik korban Asri, menyebut kecelakaan melibatkan sepeda motor dan mobil yang dikemudikan dokter tersebut.

“Persoalan salah benar itu ranah kepolisian. Kami menyoroti tanggung jawab moralnya,” ujar Dandi, Minggu 22 Februari 2026.

Ia menilai proses mediasi tidak menemukan titik temu sejak awal kejadian.

Menurutnya, korban mengalami 27 jahitan di lengan kanan dan sementara tidak dapat beraktivitas normal.

Korban disebut merupakan anak pertama dan telah berkeluarga.

Dandi menyayangkan sikap terlapor yang dinilai tidak menjenguk maupun menanyakan kondisi korban.

Ia juga menyebut korban sempat diminta pulang pada hari kejadian meski perawatan belum tuntas.

Keluarga meminta IDI Sultra dan manajemen RSJPDO mengambil langkah etik terhadap oknum dokter tersebut.

Kasat Lantas Polresta Kendari, Iptu Kevin, membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

“Sementara ditangani unit gakkum,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Media ini telah menghubungi dokter FF, namun belum memberikan keterangan resmi.

Konfirmasi juga dilakukan kepada Plt Direktur RSJPDO dan Ketua IDI Sultra, namun belum mendapat tanggapan.*

Desakan PAW Anggota DPRD Konawe ‘S’ Menguat, DPW PKB Sultra Disorot

KENDARIKINI.COM – Desakan terhadap DPW PKB Sulawesi Tenggara untuk mengusulkan Pergantian Antarwaktu (PAW) Sapiudin kian menguat.

Sejumlah aktivis meminta pimpinan wilayah segera bersikap tegas atas polemik utang ratusan juta rupiah.

Kasus yang menyeret anggota DPRD Konawe itu dinilai mencoreng nama partai dan merusak kepercayaan publik.

Sorotan publik menguat setelah beredar kwitansi pinjaman menggunakan nama istri keduanya di Kecamatan Pondidaha.

Istri yang bersangkutan disebut mengaku kecewa karena merasa ikut terseret tanggung jawab utang tersebut.

Berdasarkan bukti transaksi, pinjaman terjadi sejak awal masa pencalonan legislatif.

Pemberi dana mengaku dijanjikan pengembalian beserta bunga dan bonus jika terpilih. Disebutkan pula adanya jaminan aset sebagai penguat kesepakatan pinjaman.

Namun hingga kini, kewajiban pembayaran disebut belum diselesaikan. Janji pelunasan dikabarkan berulang kali disampaikan, tetapi belum terealisasi.

Aktivis menilai persoalan ini menyangkut etika jabatan publik dan tanggung jawab moral wakil rakyat.

Mereka menegaskan partai harus menjaga integritas dan tidak membiarkan polemik berlarut.

“Jika terbukti mencederai nama partai, mekanisme PAW harus dijalankan,” ujar seorang aktivis.

Secara regulasi, usulan PAW dapat diajukan partai jika kader melanggar kode etik. Prosesnya melalui evaluasi internal dan Badan Kehormatan DPRD.

Jika terbukti, partai dapat mengusulkan pemberhentian dan mengganti dengan peraih suara terbanyak berikutnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari DPW PKB Sultra. Tekanan publik terus meningkat menuntut ketegasan demi menjaga integritas partai.*

PT SDP Bantah Dugaan Penipuan, Sebut Murni Jual-Beli Kavling

0

KENDARIKINI.COM – Manajemen PT Swarna Dwipa Property (SDP) membantah dugaan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan konsumen berinisial AS.

Legal Corporate PT SDP, Fadli Sardi didampingi Direktur perusahaan, menegaskan persoalan tersebut murni transaksi jual-beli kavling.

“Ini transaksi jual-beli. Kami akui ada keterlambatan balik nama karena faktor administrasi pertanahan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tanah awalnya berstatus SHM lalu diturunkan menjadi HGB untuk pengembangan perumahan komersial.

Menurutnya, perubahan status itu sesuai ketentuan nasional dalam pengembangan properti.

Setelah pembeli menandatangani Akta Jual Beli (AJB), sertifikat dapat ditingkatkan kembali menjadi SHM atas nama pembeli.

Perusahaan mengaku telah mengundang AS pada 9 Februari untuk penandatanganan AJB.

Namun proses tersebut batal karena yang bersangkutan tidak menandatangani dokumen di hadapan notaris dan PPAT.

“Tanpa AJB, tidak mungkin terjadi balik nama. Dokumen sudah kami siapkan,” tegasnya.

PT SDP juga menyatakan telah menanggapi somasi dan membuka ruang komunikasi dengan pihak pelapor.

Perusahaan mengaku siap membuat surat pernyataan serta mengganti kerugian jika terbukti ada kerugian.

Terkait permintaan jaminan, perusahaan menyiapkan empat kavling sebagai jaminan, sementara yang dibeli dua kavling.

Namun negosiasi menemui jalan buntu setelah muncul permintaan kuasa menjual atas dua sertifikat tambahan.

Permintaan tersebut dinilai tidak dapat dipenuhi sehingga terjadi deadlock.

Soal sertifikat elektronik, perusahaan menegaskan dokumen tersebut resmi dari Kementerian ATR/BPN.

“Sertifikat elektronik sah dan memiliki sistem validasi resmi,” jelasnya.

PT SDP menilai persoalan ini ranah perdata dan berharap penyelesaian melalui mekanisme hukum yang berlaku.

Sebelumnya, AS melaporkan empat petinggi PT SDP atas dugaan penipuan dan penggelapan.

AS mengaku membeli dua kavling senilai sekitar Rp725 juta yang dibayarkan lunas melalui transfer bank.*

Polresta Kendari Tegaskan Tidak Ada Perbedaan Penanganan Kasus Travelina dan TRG

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari menegaskan bahwa tidak ada perbedaan penanganan dalam perkara Travelina dan Travel Tajak Ramadhan Group (TRG).

Penegasan disampaikan Kasat Reskrim AKP Welliwanto Malau melalui Kanit Tipidter IPDA Ariel Mogenz Ginting.

Penjelasan ini merespons berkembangnya perbandingan penanganan kedua perkara di tengah masyarakat.

“Dalam perkara Travelina, penyidik menemukan dugaan penyelenggaraan umrah tanpa izin resmi sebagai PPIU. Hal tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah,” jelasnya.

Lanjutnya Penyidik juga menduga pelanggaran Pasal 122 dan Pasal 124 UU Nomor 8 Tahun 2019. Karena unsur pidana dan alat bukti dinilai cukup, diterbitkan Laporan Polisi Model A.

“Perkara Travelina kemudian ditingkatkan ke tahap penyidikan sesuai ketentuan hukum berlaku,” tambahnya.

Sementara itu, perkara TRG masih dalam tahap penyelidikan atau lidik.

“Fakta awal menunjukkan adanya penundaan keberangkatan jemaah pada 20 Februari 2026. Sejumlah jemaah juga menuntut pengembalian dana yang telah disetorkan,” ungkapnya.

Penyidik masih mendalami legalitas penyelenggara sebagai PPIU dan hubungan cabang dengan pusat.

“Pendalaman juga mencakup aliran dana serta pertanggungjawaban keuangan. Tahapan lidik dilakukan sesuai Pasal 102 KUHAP untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana,” bebernya.

Kemudian, Jika ditemukan pelanggaran pidana, penyidik akan menerbitkan Laporan Polisi Model A.

“Perkara selanjutnya dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan sesuai mekanisme hukum,” tegasnya.

Polresta Kendari menegaskan penerapan prinsip lex specialis derogat legi generali.

“Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 diprioritaskan jika unsurnya terpenuhi. Perbedaan tahapan penanganan didasarkan pada fakta hukum dan alat bukti,” tuturnya.

Polresta memastikan tidak ada perlakuan berbeda dalam penanganan kedua perkara.*

Polresta Kendari Tegaskan Proses Hukum Travel TRG Berjalan

0

KENDARIKINI.COM – Polresta Kendari menegaskan penanganan kasus Travel Tajak Ramadan Group (TRG) tetap berjalan sesuai ketentuan hukum, Minggu 22 Februari 2026.

Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Welliwanto Malau melalui Kanit Tipidter IPDA Ariel Mogenz Ginting menyampaikan pihaknya memahami keresahan jemaah.

“Para jemaah mengalami dampak psikologis dan kerugian materiil akibat persoalan tersebut,” ujarnya.

Ia menegaskan pengamanan terhadap terlapor dilakukan atas permohonan kuasa hukum karena potensi ancaman massa.

“Langkah itu bersifat preventif demi menjaga keselamatan semua pihak. Tindakan tersebut merupakan kewenangan Polri menjaga kamtibmas sesuai Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002,” ungkapnya.

Ia menegaskan pengamanan bukan bentuk perlindungan dari proses hukum.

“Penyelidikan tetap berjalan dan tidak dihentikan. Saat ini Unit Tipidter masih mendalami hubungan hukum cabang dan pusat berdasarkan akta kuasa,” ungkapnya.

Penyidik juga memeriksa legalitas penyelenggara sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019.

“Selain itu, aliran serta pertanggungjawaban dana turut didalami. Pendalaman dilakukan agar penetapan tanggung jawab hukum tepat sasaran,” tuturnya.

Kemudian, Sesuai Pasal 102 KUHAP, penyidik berwenang melakukan penyelidikan dugaan tindak pidana. Jika unsur pidana terpenuhi, perkara akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.

“Polresta memastikan tidak ada tebang pilih dalam penegakan hukum. Terkait tuntutan pengembalian dana, hal tersebut ranah keperdataan,” bebernya

Meski begitu, proses pidana tidak menghilangkan hak jemaah menuntut ganti rugi.

“Upaya pidana dan perdata dapat berjalan paralel sesuai mekanisme hukum. Polresta mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi,” bebernya.

Ia juga meminta agar penyidik diminta diberi ruang bekerja profesional dan objektif.

“Polresta berkomitmen melindungi masyarakat, menegakkan hukum, dan menjaga ketertiban. Perkembangan perkara akan disampaikan secara terbuka sesuai kewenangan hukum,” pungkasnya.*

Gegana Brimob Sultra Intensif Patroli Ramadan di Kendari

0

KENDARIKINI.COM – Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sulawesi Tenggara mengintensifkan patroli preventif selama Ramadan 1447 Hijriah di Kota Kendari.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.

Komandan Detasemen Gegana Brimob Polda Sultra, Kompol Asri Diyni, menyatakan personel disiagakan penuh selama Ramadan.

Menurutnya, patroli difokuskan pada malam hari saat masyarakat melaksanakan salat tarawih hingga dini hari.

Personel menyasar masjid, pusat perbelanjaan, ruang publik, serta titik rawan gangguan kamtibmas.

Patroli dilakukan guna memastikan umat Muslim dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan mengantisipasi potensi kriminalitas yang cenderung meningkat selama Ramadan.

Kompol Asri menegaskan kehadiran polisi merupakan bentuk pelayanan nyata kepada masyarakat.

Ia menyebut pengamanan dilakukan secara humanis namun tetap tegas terhadap potensi gangguan keamanan.

Personel Gegana juga disiagakan untuk merespons cepat setiap laporan masyarakat.

Termasuk penanganan ancaman yang memerlukan keahlian dan peralatan khusus.

Polda Sultra berharap situasi kamtibmas di Kendari tetap terjaga hingga Idulfitri.

Masyarakat pun diimbau turut menjaga ketertiban dan segera melapor jika menemukan hal mencurigakan.

Dengan patroli intensif ini, keamanan Ramadan di Kota Kendari diharapkan tetap kondusif.*

Tim Terpadu Sultra Tinjau Dispensasi Jalan PT MCM Konawe

0

KENDARIKINI.COM – Tim Terpadu Provinsi Sulawesi Tenggara meninjau lapangan dan menggelar rapat koordinasi terkait perpanjangan dispensasi jalan PT Modern Cahaya Makmur (MCM), Sabtu 21 Februari 2026.

Kegiatan berlangsung pukul 09.00 Wita di area PT TAS–PT MCM, Desa Sonai, Kecamatan Puriala, Kabupaten Konawe.

Rapat dipimpin Kepala Dinas Perhubungan Sultra dan diawali pemaparan kuasa direktur PT MCM mengenai rencana operasional angkutan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ditlantas Polda Sultra, BPJN Wilayah Sultra, BPTD Kelas II Sultra, Dishub provinsi dan kabupaten, serta Dinas SDA dan Bina Marga.

Turut hadir Satlantas Polresta Kendari, Satlantas Polres Konawe, Dinas PUPR Konawe, Datasemen Polisi Militer XIV/3 Kendari, DPRD Konawe Komisi II, dan Kepala Desa Sonai.

Forum membahas langkah strategis menjamin keselamatan lalu lintas serta meminimalisir dampak kendaraan tambang terhadap infrastruktur dan masyarakat.

Ditlantas Polda Sultra menekankan pemasangan papan imbauan minimal 100 meter sebelum lokasi tambang dan pengawasan ketat pengemudi.

Pengawasan dilakukan untuk mencegah sopir di bawah umur serta menjaga keamanan pengguna jalan lainnya.

BPJN Sultra merekomendasikan pembatasan maksimal 50 unit dump truck sesuai kajian teknis.

Jam operasional diusulkan mulai pukul 09.00 hingga 05.00 Wita dengan standar muatan wajib dipatuhi.

Beberapa titik jalan dilaporkan retak dan rusak sehingga perlu perhatian serius perusahaan.

BPTD dan Dishub menekankan kelengkapan izin, kelayakan kendaraan, pengawasan konvoi, serta penyediaan maintenance mobile.

DPRD Konawe menyoroti potensi pemalangan dan pungutan liar serta mengusulkan pembentukan safety patrol.

Kepala Desa Sonai berharap pelibatan masyarakat dan peningkatan kualitas pengaspalan hingga ke lokasi site.

Tim Terpadu memberi kesempatan PT MCM melengkapi kewajiban administrasi dan teknis sebelum dispensasi diperpanjang.

Perusahaan menyatakan siap memenuhi seluruh persyaratan sesuai berita acara.

Rapat ini diharapkan memperkuat sinergi perusahaan, pemerintah, dan aparat demi keselamatan serta perlindungan infrastruktur jalan.*

Gunakan Sumur Bor, Air Mineral MAXI Kendari Klaim Izin ESDM dan BPOM Lengkap

0

KENDARIKINI.COM – CV Mitra Inti Jaya, produsen air mineral merek MAXI di Kendari, menggunakan sumber air tanah melalui sumur bor.

Hal tersebut dibenarkan Humas CV Mitra Inti Jaya, Munsir, saat dikonfirmasi Kendarikini.com, 17 Februari 2026.

Ia menjelaskan, penggunaan air tanah perusahaan telah mengantongi perizinan lengkap dari instansi terkait.

“Perizinan airnya lengkap. Dulu pernah diperiksa Polda dan sudah diklarifikasi ke ESDM,” ujar Munsir.

Menurutnya, izin penggunaan air tanah telah sesuai ketentuan. Jika tidak, perusahaan terancam sanksi pidana.

Selain itu, produk air mineral MAXI juga disebut telah mengantongi izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Munsir menegaskan, seluruh dokumen legalitas perusahaan tersedia dan dapat dipertanggungjawabkan.

Terkait perpajakan, ia memastikan kewajiban perusahaan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

“Perpajakan aman karena ada konsultan pajak. Perusahaan memiliki NPWP dan pelaporan ketat,” jelasnya.

Ia menambahkan, sistem perpajakan perusahaan terpantau dari berbagai sumber pertanggungjawaban resmi.

Pernyataan tersebut disampaikan menanggapi isu penggunaan sumur bor air tanah dan legalitas operasional perusahaan.*

Pemuda 27 Tahun di Lambuya Ditemukan Tewas di Kamar

0

KENDARIKINI.COM – Warga Desa Amberi, Kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe, digegerkan penemuan seorang pemuda meninggal dunia, Sabtu Februari 2026 sore.

Korban berinisial MA (27) ditemukan tak bernyawa di dalam kamar rumahnya oleh pihak keluarga setelah tak terlihat beraktivitas seharian.

Informasi dihimpun menyebutkan, korban terakhir terlihat masuk kamar sekitar pukul 15.00 Wita dan tidak keluar hingga menjelang Magrib.

Keluarga mulai curiga karena korban biasanya rutin keluar kamar untuk beraktivitas atau berbincang bersama anggota keluarga lainnya.

“Saat pintu kamar dibuka, korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa,” ujar seorang warga setempat, Sabtu malam.

Pihak keluarga yang panik langsung membawa korban ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, petugas kesehatan menyatakan korban telah meninggal dunia sebelum tiba di fasilitas pelayanan kesehatan tersebut.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban diduga tengah menghadapi persoalan pribadi sebelum peristiwa itu terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat Polsek Lambuya masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan saksi.

Polisi menyebut tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, sementara penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan medis.

Jenazah korban rencananya dimakamkan pihak keluarga setelah proses identifikasi selesai.

Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Korban dikenal sebagai pribadi pendiam dan ramah.

Sementara itu, Kapolsek Lambuya, IPDA Samrun yang dikonfirmasi via panggilan whats app membenarkan perihal peristiwa tersebut.

“Iya benar,” ujarnya singkat.*

ESDM Hentikan Operasional PT SLG di Kolaka, SMW Desak Reklamasi Dituntaskan

0

KENDARIKINI.COM – Direktur Sultra Mining Watch (SMW), Ikzan, menegaskan PT Suria Lintas Gemilang (SLG) tidak diperbolehkan beroperasi.

Penegasan itu merujuk Surat Edaran Ditjen Minerba Kementerian ESDM Nomor T-1533/MB.07/DJB.T/2025 tertanggal 18 September 2025.

Dalam surat tersebut, Kementerian ESDM menjatuhkan sanksi penghentian sementara terhadap perusahaan tambang di Kabupaten Kolaka itu.

Menurut Ikzan, sanksi diberikan karena perusahaan tidak memenuhi ketentuan Peraturan Nomor 26 Tahun 2018.

Aturan itu mengatur pelaksanaan kaidah pertambangan yang baik serta pengawasan mineral dan batu bara.

Ia menyebut penghentian sementara wajib dipatuhi hingga seluruh kewajiban administratif dan teknis dipenuhi.

Ikzan juga meminta PT SLG segera menyelesaikan kewajiban jaminan reklamasi pascatambang.

Ia menduga perusahaan masih melakukan aktivitas meski status operasionalnya dihentikan sementara.

“Tidak ada alasan bagi perusahaan untuk mengabaikan kewajiban,” tegasnya, Sabtu, 21 Februari 2026.

Menurutnya, meski operasional dihentikan, perusahaan tetap wajib melakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan.

Kewajiban itu mencakup pemeliharaan wilayah IUP serta pengawasan dampak lingkungan pertambangan.

SMW mendorong pemerintah memastikan pengawasan berjalan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.*

Puluhan Jemaah Geruduk Polresta Kendari, Tuntut Dana TRG

0

KENDARIKINI.COM – Puluhan jemaah umrah dan haji mendatangi Polresta Kendari, Sabtu 21 Februari 2026.

Mereka menuntut klarifikasi owner Tajak Ramadhan Group (TRG) terkait dugaan penggelapan dana keberangkatan. Aksi dipicu keberangkatan yang dijanjikan tak terealisasi meski pembayaran dilakukan sejak beberapa tahun lalu.

Jemaah berasal dari Kolaka, Bombana, dan Morowali, Sulawesi Tengah, didampingi kuasa hukum. Mereka meminta Kepala TRG Cabang Kendari, Amra Nur, menemui korban di Polresta Kendari.

Namun hingga sore hari, yang bersangkutan disebut belum menemui para jemaah. Korban membawa bukti pembayaran dan dokumen pendaftaran haji serta umrah.

Mereka menuntut kepastian pengembalian dana yang diduga mencapai miliaran rupiah. Kuasa hukum jemaah, Supriyadi, menyebut total kerugian ditaksir sekitar Rp11 miliar.

“Kami meminta kepastian pengembalian dana. Jika tidak, kami tempuh jalur hukum,” tegas Supriyadi.

Menurutnya, klien telah menunggu sejak pagi tanpa kepastian pertemuan. Beberapa kali permintaan pertemuan melalui kuasa hukum TRG juga belum membuahkan hasil.

Manajer TRG kemudian menemui jemaah untuk memberikan klarifikasi. Dalam pertemuan itu, manajer menyebut dana jemaah sudah tidak tersedia.

Ia bahkan mempersilakan korban melaporkan persoalan tersebut ke pihak kepolisian.

Pernyataan itu memicu kekecewaan para jemaah yang merasa dirugikan. Korban menilai dana tersebut hasil kerja keras yang dikumpulkan bertahun-tahun.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TRG terkait tudingan tersebut.*

Ramadan Sultra Fest 2026 Dorong UMKM dan Transaksi Digital

KENDARIKINI.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Bank Sultra dan Bank Indonesia menggelar Ramadan Sultra Fest 2026 di Kota Kendari.

Kegiatan berlangsung 21 Februari hingga 15 Maret 2026 sebagai upaya mendorong ekonomi kreatif dan mendukung UMKM lokal.

Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana, mengatakan festival ini fokus pada literasi keuangan dan transaksi digital masyarakat.

“Sebanyak 30 tenant UMKM hadir menyediakan takjil dan makanan berat bagi pengunjung selama Ramadan,” katanya.

Bank Sultra memberikan cashback Rp10.000 untuk transaksi minimal Rp50.000 bagi nasabah sebagai edukasi pembayaran nontunai.

“Apresiasi juga disiapkan bagi tenant dengan volume transaksi digital tertinggi pada akhir kegiatan,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan BI Sultra, Edwin Permadi, menegaskan pentingnya sinergi pemerintah, regulator, dan perbankan.

“BI menghadirkan UMKM binaan serta gerai edukasi QRIS dan program Cinta Bangga Paham Rupiah,” tuturnya.

Lanjutnya, Edukasi sertifikasi halal dan pengelolaan wakaf turut diberikan kepada pelaku usaha dan masyarakat.

“Mobil Kas Keliling BI dan Bank Sultra melayani penukaran uang kecil secara bergantian selama festival. Kegiatan sosial juga digelar melalui pembagian 50 paket makanan gratis setiap hari,” bebernya.

Kemudian kegiatan ini juga diramaikan berbagai lomba mengaji, azan, dan kompetisi UMKM memeriahkan Ramadan Sultra Fest 2026.

“Pasar murah direncanakan untuk menjaga stabilitas harga pangan selama bulan suci Ramadan. Festival ini diharapkan memperluas promosi kuliner lokal Kendari dan mempercepat adaptasi digital UMKM Sultra,” pungkasnya.(Faldi)*

Damkar Kendari Evakuasi Mobil Terkunci di Anduonohu

0

KENDARIKINI.COM – Tim Rescue Damkar Kendari mengevakuasi pintu mobil terkunci di Anduonohu, Kecamatan Poasia, Sabtu, 21 Februari 2026.

Humas Damkar Kendari, Martoyo Awaluddin, membenarkan kejadian tersebut. Laporan diterima pukul 17.08 Wita dari pelapor Andgini Rhizky.

“Tim diberangkatkan pukul 17.13 Wita menuju lokasi kejadian. Jarak tempuh dari Mako Damkar ke TKP sekitar 7,5 kilometer,” katanya.

Ia menambahkan Tim tiba di lokasi pukul 17.27 Wita dalam kondisi cuaca cerah. Mobil terkunci otomatis sementara kunci berada di dalam kendaraan.

“Petugas segera melakukan penanganan menggunakan alat pembuka khusus. Proses pembukaan pintu berlangsung cepat dan tanpa kerusakan,” ungkapnya.

Lanjutnya Evakuasi dinyatakan selesai pukul 17.31 Wita. Damkar mengerahkan satu unit rescue dan perlengkapan pendukung.

“Peralatan digunakan antara lain alat pembuka pintu dan senter. Komandan Regu Peleton 3 dipimpin M. Ruslin Goa,” tuturnya.

Ia mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat meninggalkan kendaraan. Respons cepat Damkar memastikan situasi kembali aman dan terkendali.*

Satgas TMMD 127 Kendari Cor Jembatan Sambuli

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat pembangunan jembatan di Kelurahan Sambuli, Kota Kendari.

Pengerjaan difokuskan pada pengecoran balok lantai jembatan, Sabtu, 21 Februari 2026. Personel TNI bersama warga terlihat bergotong royong menyelesaikan proses pengecoran.

Tahap ini menjadi bagian krusial dalam memperkuat struktur jembatan. Pengecoran dilakukan untuk memastikan daya tahan konstruksi jangka panjang.

Program tersebut termasuk sasaran fisik utama TMMD 127 Kendari. Satgas menargetkan pembangunan selesai sesuai jadwal yang ditetapkan.

Jembatan diharapkan meningkatkan aksesibilitas masyarakat Sambuli. Mobilitas warga dan distribusi barang diproyeksikan lebih lancar.

Infrastruktur ini juga mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Partisipasi warga mempercepat progres pekerjaan di lapangan.

Kegiatan ini mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat. Kodim 1417/Kendari menegaskan komitmen mendukung pembangunan daerah.

TMMD 127 difokuskan pada infrastruktur yang menyentuh kebutuhan warga. Pembangunan jembatan menjadi prioritas peningkatan konektivitas wilayah.*

Satgas TMMD 127 Kendari Tuntaskan Penimbunan Jembatan

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari menuntaskan penimbunan ujung jembatan di wilayah Kota Kendari, Sabtu, 21 Februari 2026.

Penimbunan dilakukan untuk memperkuat struktur penghubung agar aman dilalui kendaraan dan pejalan kaki. Personel Satgas bekerja mempercepat progres pembangunan infrastruktur tersebut.

Pekerjaan difokuskan pada penguatan fondasi di sisi jembatan. Langkah ini bagian dari komitmen TNI mendukung pemerataan pembangunan daerah.

Program TMMD menyasar wilayah yang membutuhkan peningkatan aksesibilitas. Jembatan tersebut diharapkan memperlancar mobilitas warga sekitar.

Distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok diproyeksikan lebih efisien. Warga sebelumnya menghadapi kendala geografis saat melintas.

Dengan penimbunan rampung, akses transportasi menjadi lebih stabil. Satgas TMMD menargetkan seluruh sasaran fisik selesai tepat waktu.

Kodim 1417/Kendari menegaskan pembangunan difokuskan bagi kepentingan masyarakat. Program TMMD 127 diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.*

Program RTLH TMMD 127 Wujudkan Rumah Layak Ibu Momi

0

KENDARIKINI.COM – Program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari merealisasikan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Kelurahan Petoaha.

Sasaran RTLH tersebut diperuntukkan bagi warga bernama Ibu Momi. Pengerjaan dilakukan Satgas TMMD bersama masyarakat setempat.

Pada Sabtu, 21 Februari 2026, personel memasang dinding batako rumah. Material disusun sebagai fondasi utama memperkuat struktur bangunan.

Program RTLH menjadi salah satu sasaran fisik TMMD 127 Kendari. Pembangunan difokuskan membantu warga kurang mampu memperoleh hunian layak.

Ibu Momi mengaku terharu atas bantuan Satgas TMMD. Ia menyampaikan terima kasih atas percepatan pembangunan rumahnya.

Satgas optimistis pengerjaan dapat selesai sesuai jadwal. Rumah tersebut ditargetkan menjadi hunian kokoh dan sehat.

TMMD 127 juga mendorong partisipasi aktif warga sekitar. Kemanunggalan TNI dan masyarakat terlihat dalam proses pembangunan.

Kodim 1417/Kendari menegaskan komitmen membantu kebutuhan dasar warga. Program ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir Kendari.*

Satgas TMMD 127 Kendari Gelar Buka Puasa Bersama

0

KENDARIKINI.COM – Personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari menggelar buka puasa bersama di Kota Kendari, Jumat, 20 Februari 2026.

Kegiatan berlangsung sederhana dan penuh kekeluargaan di sela pelaksanaan program TMMD. Buka puasa menjadi momen istirahat bagi prajurit setelah menyelesaikan pekerjaan harian.

Satgas TMMD saat ini menuntaskan sasaran fisik dan nonfisik di wilayah Kendari. Kebersamaan tersebut dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi antarpersonel.

Kegiatan juga bertujuan menjaga moril dan semangat prajurit tetap prima. Suasana berlangsung khidmat dengan nuansa kebersamaan yang kuat.

Momentum Ramadan dimaknai sebagai penguatan nilai spiritual dan solidaritas. Satgas tetap berkomitmen menyelesaikan target pembangunan tepat waktu.

Program TMMD difokuskan pada peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Kehadiran TNI di tengah warga diharapkan memberi dampak positif berkelanjutan.

Semangat gotong royong menjadi landasan utama keberhasilan TMMD 127 Kendari. Kodim 1417/Kendari optimistis seluruh sasaran tercapai maksimal.*

Satgas TMMD 127 Kendari Gelar Apel Malam Evaluasi

0

KENDARIKINI.COM – Personel Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1417/Kendari menggelar apel malam rutin usai menuntaskan target pekerjaan harian di sejumlah sasaran fisik dan nonfisik di wilayah Kota Kendari, Jumat, 20 Februari 2026.

Apel malam tersebut dipimpin oleh personel tertua di masing-masing lokasi sasaran sebagai bentuk konsolidasi internal, sekaligus melakukan pengecekan kekuatan personel guna memastikan seluruh anggota dalam keadaan sehat, lengkap, dan siap melanjutkan tugas pada hari berikutnya.

Komandan SSK TMMD ke-127, Kapten Inf Taslim, menyampaikan bahwa apel malam menjadi instrumen penting dalam menjaga disiplin, kekompakan, serta soliditas tim di tengah padatnya aktivitas pembangunan infrastruktur yang sedang berjalan di lokasi TMMD.

Menurutnya, melalui apel rutin ini setiap perkembangan pekerjaan dapat dievaluasi secara menyeluruh, termasuk kendala teknis di lapangan, sehingga langkah perbaikan dan percepatan bisa segera dirumuskan secara terarah dan terukur.

Selain evaluasi, apel malam juga dimanfaatkan untuk menyampaikan rencana kerja esok hari agar seluruh personel memahami pembagian tugas masing-masing dan dapat bekerja secara efektif sesuai target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Dalam suasana tertib dan penuh tanggung jawab, pimpinan apel menekankan pentingnya menjaga faktor keamanan kerja, mematuhi prosedur keselamatan, serta terus membangun komunikasi harmonis dengan masyarakat sekitar lokasi kegiatan TMMD.

Satgas TMMD ke-127 optimistis dengan koordinasi yang solid dan kedisiplinan yang terjaga, seluruh sasaran program dapat diselesaikan tepat waktu guna mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Kendari.*

TNI AD dan AL Kompak Sukseskan TMMD 127 Anggoeya

0

KENDARIKINI.COM – Personel TNI Angkatan Darat dan Angkatan Laut bersinergi dalam program TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari.

Kegiatan berlangsung di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sabtu, 21 Februari 2026.

Prajurit lintas angkatan terlihat bahu-membahu mengangkut material semen menggunakan gerobak dan ember.

Mereka mempercepat pengerjaan sasaran fisik berupa pembangunan infrastruktur lingkungan warga. Sinergi TNI AD dan TNI AL menunjukkan soliditas dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.

Program TMMD difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur di wilayah pinggiran Kota Kendari. Partisipasi masyarakat setempat turut memperkuat proses pengerjaan di lapangan.

Warga bersama Satgas TMMD bergotong royong menyelesaikan pekerjaan secara bertahap. Kolaborasi ini ditargetkan rampung sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Selain hasil fisik, TMMD juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Program TMMD ke-127 diharapkan meningkatkan kesejahteraan warga Anggoeya. Kodim 1417/Kendari menegaskan komitmen mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Kendari.*

TMMD Ke-127 Kodim Kendari Bangun Talud Anggoeya

0

KENDARIKINI.COM – Satgas TMMD ke-127 Kodim 1417/Kendari mempercepat pembangunan talud di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia.

Pengerjaan berlangsung Sabtu, 21 Februari 2026, dengan melibatkan personel TNI dan masyarakat setempat.

Anggota Satgas terlihat menyusun batu gunung dan memperkuat dinding penahan tanah menggunakan campuran semen.

Sistem drainase pipa dipasang untuk mendukung kekuatan konstruksi dan mencegah genangan air. Pembangunan talud menjadi salah satu sasaran fisik prioritas program TMMD tahun ini.

Talud dibangun guna mengantisipasi erosi dan potensi longsor saat cuaca ekstrem melanda. Selain itu, proyek ini bertujuan meningkatkan keamanan lingkungan warga Anggoeya.

Program TMMD juga diharapkan memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Poasia. Semangat gotong royong tampak dalam kolaborasi prajurit TNI bersama masyarakat.

Kemanunggalan TNI dan rakyat menjadi kekuatan utama percepatan pembangunan tersebut. Kodim 1417/Kendari menargetkan pekerjaan talud rampung sesuai jadwal yang ditetapkan.

Warga berharap pembangunan ini memberi manfaat ekonomi dan rasa aman berkelanjutan. Program TMMD ke-127 menjadi wujud komitmen TNI mendukung pembangunan daerah.*

13 Nelayan Longboat Rusak Dievakuasi Selamat di Lambasina Kolaka

0

KENDARIKINI.COM – Tim SAR gabungan mengevakuasi 13 nelayan dari longboat rusak di perairan Pulau Lambasina, Kolaka. Informasi diterima Comm Centre KPP Kendari pada Sabtu, 21 Februari 2026, pukul 12.04 Wita.

Pelapor Abdul Razak menyebut longboat bermuatan 13 orang mengalami kerusakan mesin akibat hantaman ombak. Posisi kapal berada di sekitar perairan Pulau Lambasina dan membutuhkan bantuan segera.

Tim Rescue Pos SAR Kolaka diberangkatkan pukul 12.24 Wita menggunakan RIB menuju lokasi kejadian. Jarak tempuh dari Pos SAR Kolaka ke lokasi sekitar 14 mil laut.

Cuaca cerah berawan, angin 18 kilometer per jam dari barat. Tinggi gelombang berkisar 0,5 hingga 0,75 meter berdasarkan data BMKG.

Tim SAR tiba di lokasi pukul 15.48 Wita dan menemukan seluruh korban selamat. Lima orang dievakuasi menggunakan RIB Pos SAR Kolaka.

Tiga korban dipindahkan ke longboat Polair Polres Kolaka. Lima lainnya dievakuasi ke kapal ikan yang menarik longboat korban.

RIB tiba di Pelabuhan Nusantara Kolaka pukul 17.13 Wita. Seluruh korban dipastikan dalam kondisi selamat tanpa luka serius.

Operasi SAR resmi ditutup setelah seluruh korban berhasil dievakuasi. Unsur terlibat meliputi KPP Kendari, Pos SAR Kolaka, dan Polair Polres Kolaka.

ABK kapal ikan dan keluarga korban turut membantu proses evakuasi. Peralatan digunakan antara lain RIB, rescue car, rescue truck, dan perlengkapan medis.

Kepala KPP Kendari, Amiruddin A.S, membenarkan keberhasilan operasi tersebut. Ia mengimbau nelayan memastikan kondisi kapal sebelum melaut.*

Kader PKB Konawe Diduga Tunggak Utang Dana Nyaleg

KENDARIKINI.COM, KONAWE – Polemik dugaan utang menyeret Sapiudin, anggota DPRD Konawe dari Partai Kebangkitan Bangsa.

Ia dituding belum melunasi pinjaman warga yang digunakan untuk kepentingan pencalonan legislatif.

Kasus tersebut memicu sorotan publik dan reaksi kalangan aktivis di Sulawesi Tenggara.

Persoalan berkembang dari sengketa utang menjadi isu integritas pejabat publik.

Sejumlah aktivis menilai sikap tersebut tidak mencerminkan tanggung jawab moral wakil rakyat.

Mereka juga menilai dugaan itu berpotensi mencoreng nama partai pengusungnya.

Informasi beredar menyebut pengakuan melalui istri keduanya terkait kewajiban pembayaran utang. Disebutkan, utang tersebut telah berlangsung selama beberapa tahun tanpa pelunasan.

Pihak pemberi pinjaman mengaku kecewa karena janji pembayaran tak terealisasi. Menurutnya, Sapiudin dinilai mampu mengangsur sejak sekitar tiga tahun lalu.

Namun hingga kini, belum ada pembayaran yang diterima pemberi dana. Setiap dikonfirmasi, yang bersangkutan disebut berjanji akan segera membayar.

Janji tersebut diklaim terus berulang tanpa realisasi konkret. Dana yang dipinjam disebut berasal dari modal usaha warga.

Akibatnya, pemberi pinjaman mengaku mengalami kerugian ekonomi. Aktivis mendesak agar persoalan ini tidak dianggap sekadar urusan pribadi.

Mereka meminta penyelesaian dilakukan secara transparan dan bertanggung jawab. Salah satu aktivis menyebut dugaan ini menyangkut etika pejabat publik.

Dikonfirmasi awak media, Sapiudin menyatakan akan membayar utang tersebut. Tekanan publik terus meningkat menuntut kejelasan dan penyelesaian kasus.*

3,452FansSuka
84,893PengikutMengikuti
0PengikutMengikuti
346,777PengikutMengikuti
4,356PengikutMengikuti